SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021
memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA Rp 3.500,HA
WARGA TENGGUMUNG WETAN DIDUGA LOMPAT DARI JEMBATAN SURAMADU
DEPRESI SETELAH KEHILANGAN MOTOR
Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
PON, Penistaan Olahraga Nasional
Surabaya, Memorandum Belum genap sepekan, Jembatan Suramadu kembali dijadikan tempat untuk mengakhiri hidup. Terbaru, dugaan aksi bunuh diri juga dilakukan Mastoki (30), warga Jalan Tenggumung Wetan Gang Randu.
Persaingan kualitas ribuan atlet Indonesia kembali dipertontonkan. Mereka bakal beradu kemampuan di tanah Papua, yang direncanakan dibuka 2 Oktober 2021 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Kejadian tersebut baru diketahui setelah pria asal Dusun Paleh Tengah, Karang Nangger, Omben, Sampang, Madura itu meninggalkan motor Honda Supra X L 5250 LO yang dipinjam dari kakak iparnya di tengah Jembatan Suramadu, Kamis (9/9) sekitar pukul 23.30. Tidak hanya kendaraan tapi juga ditemukan dompet warna hitam yang berisi kartu identitas Mastoki. Di antaranya berupa KTP, Kartu Indonesia Sehat (KIS), STNK, HP dan sepasang sandal milik korban. “Beberapa barang bukti ditemukan di da-
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Bersambung ke halaman 11
Supra X yang ditinggal Mustoki di Jembatan Suramadu.
Sempat Telepon Istri
Korban-Korban Bunuh Diri di Jembatan Suramadu :
Bersambung ke halaman 4
-
-
-
Kamis 12 Juli 2018 aksi bunuh diri dilakukan Fani. Beruntung belum sempat meloncat dari Jembatan Suramadu, ulah wanita itu tepergok anggota Polsek Kenjeran hingga dilakukan pencegahan. Minggu (1/8) seorang pria yang tinggal di Jalan PasarWonokromo, Hidayat (35), ditemukan tewas di selat Madura sisi Madura. Koban dilaporkan hilang usai dari Madura mengantar istrinya, Kamis (29/7) petang. Kemudian korban balik ke Surabaya. Namun sejak itu Hidayat dinyatakan hilang. Hingga akhirnya motor korban ditemukan pada keesokan harinya, Jumat (30/7).
SEBELUM mengakhiri ri hidupnya, Mastoabar singkat kepada ki sempat memberi kabar istrinya, Ufar melalui HP, Kamis (9/9) sekitar iceritakan sepupu korpukul 22.00. Hal itu diceritakan inggal bersama korban ban, Rizal (24), yang tinggal Rizal, sepupu korban
Bahan Evaluasi Pemerintah RENTETAN kasus bunuh Suraunuh diri di Jembatan Su uraan ini, mengundang poli itisi madu dalam sepekan politisi KB), muda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PK (PKB), omentari. Mahfudz ikut mengomentari. Meski enggan bicara terlalu dalam karena gkut ranah privasi setiap o rang, dinilainya menyangkut orang, erharap kasus bunuh dir ri ini bisa namun Mahfudz berharap diri ing tidak, Jembatan Sura amadu tak menjadi atensi. Paling Suramadu pat favorit untuk mengakh hiri hidup. menjelma jadi tempat mengakhiri erlebih di “Bunuh diri ini kan persoalan pribadi. T Terlebih perti ini, potensi depresi seseorang g situasi pandemi seperti
Senin malam (6/9) pengguna jalan Jembatan Suramadu arah Madura dibuat penasaran dengan temuan motor yang terparkir di jalur roda dua. Pemilik motor yang diduga anggota TNI itu dikabarkan bunuh diri dengan cara mencebur ke laut. Hingga akhirnya pengendara motor yang sempat menghilang hingga itu, jenazahnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa terapung di laut sekitar kaki jembatan penghubung Surabaya-Madura, Selasa (7/9). Korban diketahui bernama Widodo (53), warga perum Cendana Kamal, Bangkalan, Madura. Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: MEMORANDUM/PUNTADEWA
P
ON bisa disebut titik kulminasi pembinaan olahraga di negara ini. Kemampuan ribuan atlet bakal dilihat rakyat. Dari banyak provinsi, atlet berdatangan dengan satu tekad yang sama: menang dan juara! Tiap PON berlangsung pasti ada yang berbeda. Minimal perbedaan itu ada pada cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Biasanya, tuan rumah PON memiliki “kekuasaan” menambahkan cabor yang menguntungkan daerahnya untuk menyabet medali emas. Medali kebanggaan semua atlet mana saja. Pun begitu, tuan rumah juga memiliki power mencoret cabor yang mengung g Alhasil tungkan daerah ppesaing.
Bersambung ke halaman 11
Mahfudz
FOTO: MEMORANDUM/IST
ORANG TUA AYU TING TING DIPOLISIKAN Abdul Rozak dan Umi Kalsum
TANGKAP PENIPU
-
Meng, preman menganiaya polisi di Gunung Anyar. Mungkin polisinya sedang berpakaian preman, jadi bikin bingung
Si Mameng (Preman pensiun)
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Bersambung ke halaman 11
Moh Taufik
Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Dipicu saling klaim tanah di Jalan Gunung Anyar Tambak, gerombolan preman menganiaya empat orang. Bahkan, seorang di antara korban adalah anggota polisi yang bertugas di Polda Jatim. Merasa dilukai, para korban yang juga mengklaim lahan sengketa berinisial BR,Y, MAS, dan AAS (Polri) melapor ke Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Alhasil, seorang pelaku yakni Roni F (43), warga Jalan Rungkut Lor, berhasil ditangkap di sekitar Bersambung ke halaman 11
Edi menjelaskan, langkah hukum tersebut ditempuh lantaran kliennya merasa trauma dengan kedatangan Abdul Rozak dan Umi Kalsum. Bahkan, Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Mertua Kompor Ngebros (2)
Njebablah koyok Bakul Lombok
FOTO: MEMORANDUM/RIO
S
tevie Agnecya mengunggah hal yang mengejutkan. Eks istri Samuel Rizal itu membagikan foto seorang cewek berhijab yang tampak sedang diinterogasi. Dari keterangan yang ditulis, Stevie Agnecya berhasil menemukan dan menangkap oknum yang me-
“Kedatangan kami selaku PH dari keluarga Kartika ke polres dalam konteks pengaduan. Terkait dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan yang dilakukan Abdul Rozak dan Umi Kalsum,” ujarnya.
Sengketa Tanah, Preman Gunung Anyar Aniaya Polisi
Kasus Penjualan Aset YPCU Unitomo Surabaya, Memorandum Apa yang melatarbelakangi kasus pengalihan aset seluas 1 hektare yang akhirnya menjerat EY, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU) Universitas Dr Soetomo (Unitomo)?. Selidik punya selidik ternyata bermula dari pidato rektor pada saat kongres keluarga besar mahasiswa Unitomo di Mojokerto sekitar tahun 2014 silam. “Itu sewaktu saya menjadi mahasiswa S1 di Unitomo. Pada saat itu, rektor menyampaikan bahwa Unitomo memiliki cita-cita besar yakni, akan membangun
Edi Prasetyo, penasehat hukum keluarga Kartika mengatakan, bahwa kedatangan pihaknya bersama ayah, ibu dan anak Kartika Damayanti ke mapolres untuk mendampingi kliennya membuat aduan.
Dikepruk Vas Bunga
Terbongkar karena Temuan Brosur Promosi
STEVIE AGNECYA
-
Bojonegoro, Memorandum Keluarga Kartika Damayanti warga Kecamatan Kedungadem mengadukan Abdul Rozak dan Umi Kalsum, orang tua pedangdut Ayu Ting Ting ke Satreskrim Polres Bojonegoro.
N Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan menunjukkan barang bukti.
inik berusaha sabar. Yang tak bisa dimaafkan, Mama Iin bilang dia wanita matre, yang ngotot tak mau cerai karena berharap dapat warisan. Nauzubillah.
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Vaksinasi massal di Mapolsek Krian diserbu warga.
Pacu Herd Immunity, Polsek Krian Gelar Vaksinasi Massal Sidoarjo, Memorandum Untuk meningkatkan kekebalan komunal dan membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, Polsek Krian menggelar vaksinasi massal. Sebanyak 300 dosis disiapkan. Kapolsek Krian Kompol Mukhlason mengatakan, percepatan vaksinasi ini sebagai upaya agar pertumbuhan ekonomi berjalan dan berkembang lagi. “Karena itu, sektor kesehatan harus jadi prirotas selama masa pandemi Covid-19,” sebutnya. Jumat (10/9). Mukhlason menambahkan, keseriusan Satgas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo sudah terasa dengan turunnya status menjadi PPKM Level 2. “Ini berkat adanya sinkronisasi antara satgas dan masyarakat. Sehingga kesadaran untuk patuhi protokol kesehatan timbul dengan sendirinya,” tambahnya. Indikasi itu terlihat dari pengguna jalan di Krian yang sudah memakai masker semua. “Memang saat ini, pelaksanaan vaksinasi massal di polsek itu kesulitannya di tenaga kesehatan (nakes), tapi kami selalu menjalin komunikasi dengan beberapa rumah sakit, puskesmas, klinik, bidan desa, perawat, dan beberapa tenaga medis yang ada. Sehingga sewaktu-waktu kita butuh bantuan tenaga medis, mereka selalu siap,” sambungnya. Sesuai intruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam peluncuran program Vaksinasi Merdeka pada 1 Agustus 2021, kapolsek mengatakan, jika herd immunity terjadi, akan menjadi pertanda baik bagi pertumbuhan ekonomi. “Makanya kita terus gencarkan selama masih ada stok vaksin. Untuk vaksinasi hari ini, tenaga kesehatannya dari RS Yapalis Krian,” tutup Kompol Mukhlason. (bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Nyawa Nomensen Nufo (19), pemuda Desa Timau, Kecamatan Amafoang Barat Laut, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tak terselamatkan setelah terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Lajuk, Kecamatan Porong, Jumat (10/9). Korban yang mengendarai motor Honda nopol W 3942 XN, menabrak truk Mitsubishi nopol L 9830 UU, yang dikemudikan Kusworo (38), warga Dusun Rojopolo Persil, Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Lumajang. Keterangan Syakur (42), warga setempat yang menyaksikan kecelakaan, korban kehilangan kendali setelah memacu motornya dengan kecepatan tinggi dari arah barat Desa Lajuk, menuju Porong. Padagal, kondisi jalan menikung. “Diduga korban tidak mengerti medan, hingga masuk ke jalur berlawanan. Padahal ada truk yang melaju pelan. Suaranya cukup keras dan pemuda itu langsung tergeletak,” ujarnya. Syakur melihat tubuh korban sudah terpental beberapa meter dari motornya yang tergeletak di bawah bumper depan sisi kanan truk. “Yang naik motor tergeletak di aspal sebelum pak polisi datang ke lokasi,” tambahnya. Kapolsek Porong Kompol Rochsulullah menyebutkan, kecelakaan itu diduga karena kurang hati-hatinya pengendara motor. “Berdasarkan laporan dari masyarakat, kami langsung
FOTO: MEMORANDUM/KRI
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Ngebut, Pemuda NTT Dijemput Maut
Kondisi motor korban yang terlindas sebelum dievakuasi.
ke tempat kejadian perkara (TKP). Korban yang meninggal dunia dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum
Porong guna dilakukan visum,” ucapnya. Sementara, motor dan truk diamankan di Polsek
Porong sebagai barang bukti. Kasus itu sudah dilaporkan ke Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo. “Untuk mengatisipasi
kemacetan panjang, beberapa personel satlantas diterjukan ke TKP untuk mengurai pengguna jalan,” tutupnya. (kri/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Sosialisasi Gerakan Peduli Sungai
Ning Sasha menyampaikan rencana pelatihan bagi perempuan di desa-desa di Sidoarjo.
Sidoarjo, Memorandum Musim hujan sebentar lagi datang. Mengantisipasi dampak rutin yang selalu muncul, Bupati Ahmad Muhdlor Ali, menyosialisasikan gerakan peduli sungai. Yakni gerakan membersihkan aliran sungai terbebas dari sampah yang melibatkan warga. Upaya itu direspons antusias. Seperti yang terjadi pada 8 September 2021. Gus Muhdlor memimpin pembersihan Kali Mangeten Kanal 3 dari sampah dan eceng gondok. Tepat di sisi timur perempatan Jalan Raya Sukodono-Dungus. Padahal, funsi Kali Mangeten sangat vital untuk mengendalikan debit air di kawasan sekitar. Jika
alirannya terhambat, bisa berdampak pada akses jalan maupun permukiman warga. Dinas PUBM-SDA sampai mengerahkan satu alat berat dan 2 truk untuk mengangkut sampah di kali itu. Total lebih dari 10 truk sampah yang sudah diangkut. Sebagian besar adalah sampah rumah tangga yang tertutup tanaman eceng gondok. “Ayo warga Sidoarjo mari kita sama-sama menjaga lingkungan kita bersih dari sampah. Terutama sampah yang ada di kali. Sebentar lagi memasuki musim hujan,” ujar Gus Muhdlor. Bupati juga mengimbau warga agar tidak lagi membuang sampah di sungai. “Perlu
kesadaran kita masing-masing, kali bukan tempat untuk membuang sampah. Yang kita angkut sekarang ini lebih 10 truk sampah rumah tangga. Kalau tanaman eceng gondok itu kiriman dari barat, Rolak Mojokerto,” terangnya. Agar pembersihan optimal, bupati memerintahkan Kepala Dinas PUBMSDA Sigit Setyawan, untuk menyiagakan alat berat di kali yang berpotensi terjadi penumpukan sampah. “Ada 12 titik yang kita siapkan alat berat untuk siaga, ada di Sidokare, Prambon, dan Tulangan. Termasuk di Kali Mangeten ini. Di sini, setiap minggu petugas mengeruk sampah,” tutupnya. (kri/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Ketua TP PKK Pemkab Sidoarjo Hj Sa’adah Ahmad Muhdlor didampingi wakil ketua dr Hj Sriatun, menyambangi warga Prambon. Selain menyalurkan bantuan sembako hasil pengumpulan PKK, juga untuk menyerap aspirasi kaum perempuan di perdesaan. Ada empat desa yang dikunjungi. Yakni Prambon,
Gedangrowo, Bulang, dan Desa Mojoruntut. Permintaan yang sempat terlontar ketika pertemuan dengan warga, yakni adanya keinginan untuk diberi pelatihan usaha. Tidak sekadar diberi bantuan sembako. Ning Sasha, sapaan akrab ketua TP PKK langsung mengiyakan. “Bukan hanya bantuan yang dibawa TP PKK melainkan akan membawa
program-program khusus pemberdayaan perempuan,” jelasnya kemarin. “Semoga dengan program-program dari TP PKK yang langsung ber upaya menyentuh masyarakat dapat membantu kaum perempuan Sidoarjo dalam berkarya dan berdaya guna. Selain itu akan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambah Ning Sasha.
Kepala Desa Gedangrowo Slamet, menyambut baik rencana program pelatihan keterampilan oleh TP PKK. “Harapan kami memang kunjungan ibu tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan saja, namun warga sini menginginkan kegiatan yang berkesinambungan. Kegiatan pemberdayaan perempuan khususnya bagi masyarakat Desa Gedangrowo,” bebernya. (bwo/jok/epe)
Alat berat dikerahkan mengeruk dasar sungai untuk mengantisipasi musim hujan.
FOTO: MEMORANDUM/KRI
Ketua TP PKK Siapkan Program Pemberdayaan Perempuan Berbasis Keterampilan
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 3
SI: ISTI
MEWA
PAK Molor Hambat Kegiatan Kerakyatan Ketua Fraksi NasDem DPRD Jatim Muzzamil Syafii menjelaskan, saat ini pihaknya men menunggu draf P PAK dari Pemprov Jatim. “Draf kam dapatkan yang biasanya PAK belum kami diserahkan pa pada akhir Agustus,” terang Muzzamil Sy Syafii. Muzza Muzzamil memprediksi penyelesaian p pembahasan PAK dipastikan molor dari jadwal. Molornya pengesahan ini, jelas akan berpengaruh pada belanja daerah. “Saya kira molor, tidak se sesuai jadwal. Sumber kegiatan k kerakyatan akan terganggu, termas termasuk kegiatan pada KONI Jawa Timur,” te tegas Muzzamil. Mantan W Wakil Bupati Pasuruan ini menyampaikan, un untuk mengawal kepentingan pembahasan PA PAK itu sejumlah pimpinan Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
ILUSTR A
Surabaya Memorandum Surabaya, Pengesahan Pe Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Angg APBD Pemprov Jatim 2021 dipastikan molor. Karena draf pastik pengajuan dari eksekutif hingga pengaju saat ini belum di tangan DPRD Jatim. Sehingga ini b berpengaruh pada sumber kegiatan kerak kerakyatan, salah satunya nasib atlet yang be berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON (PON) XX.
Saya kira molor, tidak sesuai jadwal. Sumber kegiatan kerakyatan akan terganggu, termasuk kegiatan pada KONI Jawa Timur. Masyarakat menunggu program-program dari Pemprov Jatim baik yang sudah direncanakan maupun untuk menangani dampak sosial ekonomi akibat Covid-19. MUZZAMIL SYAFII Ketua Fraksi NasDem DPRD Jatim
La Nyalla Dukung Jatim Juara Umum FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mendukung penuh kontingen asal Jawa Timur (Jatim) yang menargetkan juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Pada ajang multievent terbesar di Indonesia ini, Kontingen Jawa Timur akan diperkuat 543 atlet. “Saya mendukung penuh dan memberikan semangat kepada kontingen asal Jawa Timur yang menarget juara umum di PON XX Papua,” kata La Nyalla, di kantor KONI Jatim, Jumat (10/9) siang.
Kepala Diskominfo Surabaya M Fikser menjelaskan aplikasi SSW Alfa.
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Pelayanan Perizinan Lamban, Sanksi Menanti
Ketua DPD RI La Nyala Mattalitti di kantor KONI Jatim.
Di PON Papua, Kontingen Jatim akan mengikuti 34 dari total 37 cabang olahraga yang dipertandingkan. Para atlet dan ofisial akan diberangkatkan secara bertahap. Senator asal Jatim itu berharap kepada para atlet untuk menyuguhkan permainan terbaik penuh semangat agar target memperoleh 120 medali emas dapat diraih. “Saya optimistis dengan target yang ditetapkan. Karena, kontingen Jatim punya andalan dalam perhelatan PON seperti cabang olahraga (cabor) menembak, atletik, panahan, selam, renang, tenis lapangan, panjat tebing, wushu hingga gulat,” tutur La Nyalla. La Nyalla Mahmud Mattalitti mengajak Pemerintah Provinsi se-Indonesia menyukseskan PON XX Papua dan Peparnas XVI Papua. La Nyalla juga memberikan solusi penambahan dukungan anggaran dari pemerintah provinsi Bersambung ke halaman 4
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan bansos kepada perwakilan MBR.
19.054 MBR Terima Bansos JPS
Nenek Sumirah Terdaftar Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya memberikan bantuan sosial (bansos) jaring pengaman sosial (JPS) total Rp3.8 miliar lebih untuk 19.054 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dana yang diambil dari anggaran tak terduga APBD Kota Surabaya tahun 2021 ini, juga dirasakan nenek Sumirah. Secara simbolis, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan bansos JPS masing-
-masing senilai Rp 200 ribu di halaman Balai Kota Surabaya, Jumat (10/9). Pada kesempatan itu, Eri mengatakan, bansos JPS yang diberikan pemkot kepada MBR hanya diperuntukkan bagi mereka yang belum menerima bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. “Kita kan punya data MBR. Jadi, kalau sudah mendapatkan bantuan dari Kemensos tidak boleh lagi diberikan bantuan oleh Pemprov
Jatim maupun Pemkot Surabaya. Jadi, orang harus mengerti jangan dipikir sekarang dapat dari pemkot, kemudian bantuan Kemensos turun berarti dapat dobel, tidak seperti itu,” kata Eri. Wali Kota Eri menyebut, total ada 25.304 MBR di Kota Surabaya yang belum menerima bansos dari Kemensos. Oleh sebab itu, Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya bersinergi memberikan bansos kepada mereka. Bersambung ke halaman 4
Surabaya, Memorandum Pelayanan maksimal masyarakat menjadi prioritas utama dan Wali Kota Eri Cahyadi memantau langsung kinerja jajarannya melalui aplikasi SSW (Surabaya Single Window) Alfa. Sehingga bila ada organisasi perangkat daerah (OPD) yang lambat dalam pelayanan perizinan tentu akan disanksi. Aplikasi tidak beda jauh dengan aplikasi sebelumnya, namun, melalui aplikasi ini semua aplikasi dari 21 OPD menjadi satu alur. Otomatis, wali kota akan tahu bagi OPD yang tidak bisa bekerja cepat, dan tidak memberikan solusi bagi masyarakat (pemohon). “Saya memberikan contoh. ketika ada permohonan yang kurang lengkap, di aplikasi tersebut ditulis kekuranganya. Bukan hanya sekadar permohonan ditolak dan tidak ada solusi,” jelas Kepala Bersambung ke halaman 4
Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RS Unair dr Brihastami Sawitri SpKJ mengatakan, berdasarkan hasil swaperiksa terhadap 4.010 orang yang dilakukan oleh PDSKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia) di masa pandemi ini, satu
dari lima orang di Indonesia mengaku memiliki pikiran ‘lebih baik mati’. “Pikiran ini terbanyak timbul pada usia dewasa muda 19 sampai 29 tahun. 15 persen dari mereka memikirkannya setiap hari dan 20 persen lainnya beberapa hari dalam seming-
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Setiap 10 September, seluruh dunia memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia (World Suicide Prevention Day). Bertepatan dengan momen tersebut, Surabaya justru ditandai dua kasus bunuh diri dalam sepekan ini.
dr Brihastami Sawitri SpKJ
gu,” ujar Brihastami, Jumat (10/9). Sedangkan menurut catatan WHO pada 2019, 1 dari 100 kematian di seluruh dunia adalah akibat bunuh diri. WHO juga menyatakan, lebih dari 703,000 setiap tahunnya orang meninggal karena bunuh diri. Dan didominasi oleh warga yang tinggal di negara dengan pendapatan menengah ke bawah. “Secara umum di seluruh dunia, bunuh diri menempati peringkat keempat penyebab kematian pada Bersambung ke halaman 4
ILUSTRASI: ISTIMEWA
Laki-Laki Berisiko Lebih Tinggi
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 4
Liga 3 Jatim Bergulir di 14 Kota
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Surabaya, Memorandum Asprov Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur menggelar Liga 3 Jawa Timur pada 3 November 2021. Persiapan terakhir, PSSI Jatim telah melakukan drawing 69 klub yang terbagi dalam 14 grup. “Drawing sudah ketemu 14 tuan rumah yang akan di-share secara lengkap, dan kompetisi ini menggunakan sistem home tournament,” ungkap Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Dyan Puspito Rini, Kamis (9/9). Karena itu, ia mengatakan akan ada 14 daerah yang akan menjadi tempat gelaran babak penyisihan nanti. Empat belas daerah itu adalah Persewangi Banyuwangi, Persid Jember, Persekabpas Kabupaten Pasuruan, NZR Sumbersari FC di Malang, Blitar Putra di Kabupaten Blitar. Selanjutnya, Persiga Trenggalek, Persedikab Kabupaten Kediri, AC Majapahit di Mojosari, Persinga Ngawi, Persibo Bojonegoro, Gresik United, Putra Delta Sidoarjo FC, Persepam Pamekasan, dan Madura FC di Sumenep. Menurut Ririn, sapaan akrab wanita pertama yang mejadi sekretaris PSSI Jatim ini, 14 titik yang dijadikan sebagai tuan rumah berdasar beberapa pertimbangan. Paling utama terkait dengan kesanggupan tim yang mau menjadi tuan rumah. “14 titik itu pertama kesanggupan mereka menjadi tuan rumah karena kita tahu di era pandemi ini sangat susah menerima atau mencari host yang bisa menggelar, karena syarat kita mereka harus bisa melaksanakan prokes yang implikasi pada biaya. Ada swab PCR atau antigen, keamanan, dan koordinasi dengan satgas setempat. Sehingga ada beberapa yang mundur,” kata dia.
Wakil Ketua PSSI Jatim Amir Burhanuddin dan Sekretaris Asprov PSSI Jatim Dyan Puspito Rini.
BERIKUT HASIL DRAWING LIGA 3 JATIM:
Penghijauan Meminimalisasi Pemanasan Global Agus, dengan penanaman dan penghijauan ini, diharapkan dapat meminimalisir dampak dari pemanasan global dan kekeringan. Sedangkan pada saat musim hujan dapat mengurangi risiko bencana alam, baik itu tanah longsor dan banjir. Selama pelaksanaan kegiatan ini dandim berpesan agar peserta tetap disiplin protokol kesehatan. “Kami berharap di tengah pandemi agar tetap menerapkan protokol kesehatan, khususnya untuk wilayah Surabaya yang sekarang sudah ke level 2,” pungkas Agus.(tyo/day)
GRUP A: Persedikab Kediri PSBI Blitar PSID Jombang Persem Mojokerto Persekam Metro FC** GRUP B: NZR Sumbersari FC Persema Malang Akor FC Jombang Triple’s Kediri Gresik Putra FC
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Surabaya, Memorandum Kodim Surabaya Timur menggelar sosialisasi program pembinaan lingkungan hidup di aula makodim, Jumat (10/9). Kegiatan ini dalam rangka melaksanakan gerakan menjaga dan melestarikan bumi Indonesia di masa depan. “Kegiatan sosialisasi ini dalam rangka mendukung dan menyukseskan progam pemerintah dalam rangka menjaga dan melestarikan lingkungan hidup,” ujar Dandim Tipe A Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto. Lebih lanjut dijelaskan
Terkait dengan klub, ia mengatakan, semula ada 72 tim yang mendaftar. Namun dalam proses, terdapat dua yang mengundurkan diri, kemudian satu klub yang dicoret karena tidak memenuhi persyaratan. Sehingga tersisa 69 klub, itupun masih ada satu yang masih dalam tahap mediasi karena ada masalah interanal. Apabila sampai deadline 28 September mendatang mediasi tidak menemui titik temu maka akan langsung dicoret. Selain itu, dalam Liga 3 Jatim musim ini PSSI Jatim menerapkan beberapa ketentuan baru, seperti mewajibkan seluruh pemain, pelatih, official tim, dan para perangkat pertandingan harus sudah vaksin 2 kali. Terbaru adalah setiap tim juga akan langsung terdaftar untuk sebagai peserta e-sport. “Terbaru lagi ada syarat asuransi, karena ini sebagai regulasi yang jadi poin kita ingin pemain save perlu di-back up sebuah aturan. Untuk itu kita mewajibkan semua klub, yang sudah punya pemain segera mendaftarakan yang belum kami paksa secara halus untuk mendaftarkan. Sehingga akan meng-cover para pemain,” kata dia. Ia menjelaskan, asuransi pemain tersebut ditanggung oleh masing-masing klub. Namun, apabila klub kesulitan untuk mencari asuransi, PSSI Jatim akan membantu menyambung klub dengan asuransi yang telah membuat janji dengan PSSI Jatim.(fdn/tyo)
Sosialisasi program pembinaan lingkungan hidup di Makodim Surabaya Timur.
GRUP C: Gresik United Surabaya Muda FC Maestro Persida Sidoarjo Malang United GRUP D: Persepam Pamekasan Perssu Sumenep Kresna FC
PS Kota Pahlawan GRUP E: Blitar Poetra Arema Indonesia Perseta Tulunggagun Mojokerto FC Akademi Arema Ngunut GRUP F: AC Majapahit Mojosari Putra Naga Emas Asri Bumi Wali FC Ngawi FC GRUP G: Persibo Bojonegoro Persatu Tuban Lamongan FC Persegres Putra Gen-B Mojokerto GRUP H: Persiga Trenggalek
Persenga Nganjuk Perspa Pacitan Persemag Magetan Swiss FC Magetan GRUP I: Madura FC Cahaya Madura Muda Mitra Surabaya Perseba Bangkalan Bajol Ijo GRUP J: Persid Jember PSIL Lumajang Banyuwangi Putra Persipro 1954 Singhasari FC GRUP K: Putra Delta Sidoarjo FC Persikoba Batu Arek Suroboyo Assyabaab Bangil Deltras Sidoarjo
Pelayanan Perizinan Lamban, Sanksi Menanti Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya M Fikser, Jumat (10/9). Lanjutnya, begitu juga ketika permohonan tersebut sampai kali kedua tidak ada solusi bagi pemohon dan tidak diberitahukan kekurangannya maka bisa menjadi catatan pimpinan. “Contohnya saya, yang dinilai kecepatan membuat aplikasi. se-
untuk KONI daerah masing-masing. Seperti dilaporkan Ketua Umum KONI Pusat, beberapa pemerintah provinsi memang tidak menganggarkan secara cukup untuk KONI daerah, karena pada saat penyusunan R-APBD 2021, beberapa pemerintah provinsi masih berasum-
PAK Molor Hambat Kegiatan... melakukan konsultasi ke Kemendagri. Terpisah Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur Fauzan Fuadi, berharap penyelesaian PAK tepat waktu. Sehingga penataan pelayanan di Jawa Timur berjalan sesuai jadwal. Selain itu Fauzan mempertanyakan serapan anggaran pada semester pertama masih di bawah 30 persen. Apalagi pemerintah pusat sudah mengintruksikan untuk refocusing anggaran 35 persen dari belanja barang dan jasa serta belanja modal untuk penanganan pandemi Covid-19. “Masyarakat menunggu program-
-masing kepala OPD. Sedangkan yang SSW Alfa ini yang menandatangani kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),” ujarnya. Lanjut Fikser, dari data di dashboard perizinan SSW per 1 Agustus 2021, tercatat 2.700 berkas yang masuk. Sebanyak 333 berkas dalam proses, 1.380 berkas kembali, 297 berkas telat,
Sambungan dari halaman 3
si PON XX Papua akan ditunda lagi akibat pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satu upaya yang ditawarkan La Nyalla adalah pemerintah provinsi dengan mengacu ke PP nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Perubahan Permendagri nomor 13
tahun 2006 tentang Perubahan APBD. “Kiranya saudara gubernur dapat menempuh upaya yang lazim disebut sebagai pengeluaran mendahului perubahan APBD, dengan memperhatikan kaidah serta norma keuangan dan hukum,” ujar La Nyalla dalam keterangan pers.(fdn/tyo)
Sambungan dari halaman 3
-program dari Pemprov Jatim baik yang sudah direncanakan maupun untuk menangani dampak sosial ekonomi akibat Covid-19,” pungkasnya. Sedangkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kinerja serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur hingga semester kedua sudah mencapai 43,61 persen per tanggal 23 Juli 2021. Menurut mantan Menteri Sosial RI ini, memasuki pengelolaan anggaran triwulan pertama tahun ini disaat pandemi ini tetap mengalami kontraksi ekonomi.(day/tyo)
dan 690 berkas selesai. Sedangkan total 563 perizinan dan sub perizinan di 21 OPD. Namun, dari verifikasi untuk yang ditangani SSW Alfa total 346 perizinan dan sisanya OSS total 217 perizinan. “Jadi ada pelayanan yang ditangani pemkot dan ada yang tidak. Seperti ada pelayanan risiko tinggi, sedang, dan rendah,” tambah Fikser.
Fikser menambahkan, di aplikasi https://sswalfa.surabaya.go.id/ ini, pemohon hanya sekali saja mengirimkan data perizinan karena akan masuk ke folder data masing-masing pemohon. “Misal, pemohon pernah mengajukan perizinan A. Lalu beberapa waktu kemudian akan mengajukan perizinan yang lain, maka pemohon
Laki-Laki Berisiko Lebih Tinggi
GRUP N: Persewangi Banyuwangi Persebo Muda Bondowoso PSPK Kota Pasuruan Persikapro Probolinggo PSSS Situbondo
usia 15 sampai 29 tahun. Laki-laki berisiko melakukan bunuh diri dua kali lebih sering daripada perempuan. Sedangkan penderita depresi berisiko 20 kali lipat untuk melakukan bunuh diri,” jelas Humas RS Unair ini. Menurutnya banyak cara untuk mencegah seseorang melakukan bunuh diri. Pertama, mulai dari mengenali gejalanya seperti munculnya keputusasaan, kemarahan tidak terkendali, bertindak impulsif, serta menja-
di pendiam, dan mulai tertutup. “Bila bertemu seseorang yang berniat bunuh diri maka jangan ditinggalkan sendirian. Dengarkan ceritanya dan jangan buru-buru memberikan nasihat. Berikan empati. Tanyakan bagaimana perasaannya dan alasan mengapa ingin mengakhiri hidup. Jangan menyalahkan atau membandingkan masalahnya dengan orang lain,” beber dokter muda ini.
Cara lain yang dapat mengatasi yakni, dengan membawa suspek kepada ahlinya. Seperti meminta bantuan psikiater atau psikolog. Tidak kalah penting setelahnya terus mendampingi suspek bunuh diri. “Bunuh diri bukan persoalan untuk mengakhiri kehidupan, tapi untuk mengakhiri penderitaan. Berani hidup kesatria daripada berani mati,” pungkasnya.(mg3/ tyo)
Nenek Sumirah Terdaftar Rinciannya, pemkot memberikan bantuan kepada 19.054 MBR. Sedangkan, pemprov memberikan bantuan kepada 6.250 MBR. “Tapi nanti kalau ada warga yang mendaftarkan diri baru, setelah disurvei oleh dinas sosial (dinsos) dia masuk ke dalam data MBR, maka nanti kita akan keluarkan bantuan lagi,” sebutnya. Ia menerangkan, mekanisme penyaluran bantuan akan dilakukan dengan cara ditransfer melalui rekening bank. Sebab, mekanisme
atas persoalan keuangan dan gengsi daerah. Gak kebayang perasaan daerah asli atlet yang repot-repot membina sejak masih junior, begitu si atlet “matang” dan “ranum” dipetik daerah lain demi menjaga gengsi daerah dengan iming-iming uang besar. Padahal status atlet yang berlaga di arena PON adalah amatir bukan profesional. Parahnya lagi si atlet hooh-hooh saja tanpa mempedulikan tangisan
mengambil berkas persyaratan dari folder data. Pemohon tidak perlu upload ulang berkas,” pungkas Fikser. Sedangkan sanksi yang diterima OPD bila tidak maksimal dalam pelayanan, masih menurut Fikser yakni pemotongan pendapatan sampai evaluasi kepala OPD dan stafnya.(fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3
Sambungan dari halaman 3 ini dinilai lebih efektif dan tidak menimbulkan kerumunan. Sementara itu, Kepala Dinsos Surabaya Suharto Wardoyo menjelaskan, pendistribusian bansos JPS kepada MBR mulai dilakukan hari ini hingga Jumat (17/9) depan. “Data ini sudah kami verifikasi, sehingga yang menerima bansos betul-betul mereka yang belum mendapatkan bansos dari Kemensos. Baik PKH, BPNT, dan BST, termasuk nenek Sumirah,” jelasnya. Ia menambahkan, data MBR
bersifat dinamis. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya tengah mengusulkan kembali sekitar 47.000 MBR untuk menerima bansos dari Kemensos. Apalagi, banyak warga yang mengusulkan untuk mendapatkan bansos melalui aplikasi Usul Bansos. “Setelah kita survei, mereka masuk dalam data MBR. Sehingga, kita usulkan kembali. Untuk tahap ini kita salurkan dulu yang dari APBD Kota Surabaya,” pungkasnya. Seperti diketahui, nenek Sumirah (89), warga Jalan Simo Jawar
PON, Penistaan Olahraga Nasional setiap PON jamak terjadi perpindahan atlet hingga kadang menimbulkan perselisihan antardaerah dalam perebutan atlet. Oleh sebagian daerah, perpindahan atlet diartikan riak-riak PON. Sebagian lain menilai perpindahan atlet lebih pada penistaan daerah hingga menimbulkan proses pembunuhan pembinaan olahraga. Disebut penistaan daerah, perpindahan atlet lebih didasarkan
GRUP M: Persinga Ngawi Bojonegoro FC Persekam Kab. Madiun Persepon Ponorogo Nganjuk Ladang
Sambungan dari halaman 3
dangkan teman-teman staf terkait pelayanannya,” tegas Fikser. Dalam Perwali nomor 41 tahun 2021 tentang Perizinan Berusaha, Perizinan Non Berusaha, dan Pelayanan Non Perizinan, lanjut Fikser juga mengatur waktu penyelesaian permohonan. “Kalau di SSW yang lama yang mengeluarkan izin dari masing-
La Nyalla Dukung Jatim Juara Umum
GRUP L: Persekabpas Persekap Kota Pasuruan AFA Syailendra Asifa Malang Mitra Bola Utama
Gang I ini, sempat viral karena tidak mendapatkan bantuan baik dari pusat, pemprov, maupun pemkot. Bahkan, atas kejadian itu wali kota melalui instagram pribadinya meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Dari kejadian itu, akhirnya nenek Sumirah yang sempat tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dan tercatat sebagai MBR akhirnya saat ini semua diterima, termasuk permakanan dari Pemkot Surabaya.(fer/tyo)
Sambungan dari halaman 1 daerah yang melahirkan dan membesarkan kemampuan teknisnya hingga masuk sebagai kategori atlet juara. Hal lain yang disebut penistaan daerah dalam ajang PON adalah masalah bonus. Semua daerah selalu bersaing besar-besaran soal ini. Daerah A misalnya mematok sekian ratus juta rupiah sebagai bonus peraih medali, daerah lain (daerah B, C, dan lain) pasti juga melakukan hal
yang sama. Kesan jor-joran besar-besaran rupiah bonus menyeruak di tengah pertandingan PON. Sebagian menilai hal demikian mematikan pembinaan atlet. Mereka menilai “lomba” besar-besaran bonus PON tidak mengedepankan etika sosial bagi rakyat di daerah si atlet tinggal. Seorang atlet meraih gelar juara adalah lumrah karena tugas atlet memang merebut gelar juara sebagai tanggungjawab dirinya
yang digembleng dan dilatih dengan menggunakan dana APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) seperti yang selama ini atlet terima. Lantas dua hal ini yang selalu membayangi perhelatan akbar olahraga nasional hingga memunculkan dugaan rakyat bahwa PON dijubeli berbagai kepentingan politik. Tentu saja boleh ada yang mengatakan PON sebagai ajang komunikasi politik para pemegang
kekuasaan daerah. Sehingga menggelontorkan bonus besar terhadap atlet juara PON menjadi tujuan utama sang penguasa daerah agar mendapatkan pujian baik dan peduli olahraga. Kalau memang demikian, bisa jadi PON bukan lagi sebagai arena Pekan Olahraga Nasional yang menjadi titik kulminasi pembinaan olahraga, tetapi menjadi ajang Penistaan Olahraga Nasional (PON). (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Vaksinasi Kwanyar Diserbu Ratusan Warga
Ferdiansyah Tetrajaya
Sumenep Catat Kasus Nihil Covid-19 Sumenep, Memorandum Kabupaten Sumenep mencatat rekor perdana nihil penambahan kasus Covid-19 setelah beberapa bulan pandemi menyebar, Jumat (10/9). Data nihil kasus itu berdasar laporan dari RSUD dr H Moh Anwar dan Rumah Sakit Islam (RSI) PT Garam Kalianget. Berdasarkan data dinas kesehatan, masih ada 11 pasien dirawat di Rumah Isolasi Darurat Covid-19 (RIDC) dan 21 pasien dirawat di rumah sakit daerah lain. “Sebelas pasien yang dirawat itu pun dengan gejala ringan. Sementara yang 21 pasien ber-KTP Sumenep, namun dirawat di kota lain, jadi datanya tetap masuk ke Sumenep,” kata Humas Satgas Covid-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya. Kendati demikian, masyarakat diingatkan untuk tetap waspada berdasarkan pengalaman sebelumnya. Yakni ketika gelombang kedua yang dipicu varian baru, Kabupaten Sumenep yang cukup lama menikmati zona hijau, dengan cepat berubah menjadi zona oranye dan merah. Sesuai arahan Presiden RI, pemkab menekankan dua hal, yakni implementasi penerapan protokol kesehatan (prokes) di lapangan dalam kerangka PPKM Mikro dan akselerasi program vaksinasi nasional. “Harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir, mari semakin disiplin dengan prokes dan mengikuti vaksinasi, karena kita tidak tahu seberapa berat gelombang berikutnya,” pintanya. (uri/epe)
Setidaknya, semangat warga untuk ikut ambil bagian dalam setiap kegiatan vaksinasi massal, itu bisa dicermati melalui giat serbuan vaksinasi yang dihelat Tim Satgas Penanganan Covid 19 Kecamatan Kwanyar selama dua hari beruntun (8-9 September). “Ratusan warga dari 16 desa di Kecamatan Kwanyar menyodorkan dir i untuk divaksin selama dua hari yang dipusatkan di Puskesmas Kwanyar,” kata Kapolsek Kwanyar Iptu Moh Mansur kemarin. Mantan Kanit KBO Satlantas Polres Bangkalan itu mengatakan, rata-rata 150 sampai 200 warga ikut ambil bagian vaksinasi serentak. Tingginya antusiasme warga itu disikapi tim satgas setempat. Terutama mengantisipasi kerumunan di puskesmas. Kapolsek sebagai korlap satgas, berinisiatif menerjunkan
sejumlah personel gabungan Polsek Kwanyar dan Koramil 0829/05. Mereka wajib memantau dan mengawasi detail proses pelaksanaan giat serbuan vaksinasi massal di puskesmas. “Itu wajib kami lakukan, agar kegatan ini bergulir sesuai dengan ramburambu ketentuan prokes,” kata Moh Mansur. Setidaknya, ratusan warga p e s e r t a va k s i n a s i , h a r u s mamatuhi disiplin penerapan prokes. Seperti wajib cuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, serta tidak berkerumun. Ini penting agar kegiatan itu tidak berpotensi menjadi klaster baru. Selain itu, satgas juga wajib memonitor proses vasinasi, untuk medeteksi agar seusai dengan SOP. “Alhamdulillah, runtut kegiatan vaksinasi oleh rekan-rekan nakes (tenaga kesehatan) dan tim vaksinator dari puskesmas, benar-benar sudah sesuai SOP,” ungkap Iptu
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/URI
Bangkalan, Memorandum Kendati Kecamatan Kwanyar tidak termasuk peta wilayah episentrum sebaran Covid-19 varian delta, namun antusiasme warga di pesisir selatan Kabupaten Bangkalan itu patut mendulang apresiasi positif.
Kapolsek Kwanyar Iptu Moh Mansur mengawasi serbuan vaksinasi massal di puskesmas.
Moh Mansur. Kegiatan selalu diawali oleh checking kelengkapan administrasi, cek tekanan
Pelaku Penganiayaan Kelbung masih Buram Bangkalan, Memorandum Polisi masih ter us bergerak mengungkap kasus penganiayaan di Desa Kelbung, Kecamatan Galis pada 30 Agustus 2021. Kasus itu mengakibatkan satu orang meninggal sedangkan seorang lagi mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam. Petunjuk berarti yang diharapkan bisa diungkap dari korban selamat, setelah melewati masa kritis, masih terkendala. Apalagi hingga
saat ini, bukti yang diamankan dari tempat kejadian perkara (TKP), hanya baju korban. K a s a t re s k r i m Po l re s Bangkalan AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo menyampaikan, selain pakaian, pihaknya sudah meminta keterangan kepada pelapor. Namun, senjata yang dipakai pelaku menganiaya kedua korban belum juga ditemukan. “Masih kita dalami, informasi yang kami dapat langsung ditindaklanjuti. Benda tajam tidak ada ditempat,” katanya,
Jumat (10/9). Polisi juga masih mengawal aktivitas N, korban selamat yang kini sudah pulang ke rumahnya. Hanya saja, karena luka sajam di leher, korban kesulitan berbicara. “Korban baru sembuh, sudah pulang sejak Jumat, lalu kemarin kontrol ke RSUD dr Soetomo Surabaya,” tambahnya. Kasatreskrim berjanji akan terus berupaya menemukan pelaku penganiayaan tersebut, sekaligus mengungkap modus di baliknya. (*/ras/epe)
darah, serta pertanyaan seputar riwayat penyakit bawaan. “Waktu 30 menit untuk recovery bagi warga pasca divaksin, juga
diterapkan. Semuanya, full bergulir tertib, lancar, aman, dan sesuai protap,” pungkas Iptu Moh Mansur. (ras/epe)
Pemkab Pamekasan Gelar Program DTS Pamekasan, Memorandum Pe m e r i n t a h K a b u p a t e n (Pemkab) Pamekasan, terus memaksimalkan sinergi dengan berbagai pihak untuk menjalankan program pelatihan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warganya. Terbaru, menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam program digital talent scholarship (DTS). Rencana ini muncul setelah Balai Pengembangan SDM dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Surabaya menggelar audiensi dengan Pemkab Pamekasan terkait program digitalisasi usaha di rumah dinas bupati, Jumat (10/9). Pelatihan rencananya
dilaksanakan awal 2022 secara online maupun offline. Jika dilaksanakan luring, pemkab berkewajiban menyediakan tempat atau ruangan. Sementara, pemateri, instruktur dan kurikulum langsung dari Kementerian Kominfo. Usai menerima paparan itu, Bupati Baddrut Tamam berkomitmen akan memaksinalkan adanya program tersebut untuk menfasilitasi masyarakat, mahasiswa, dan anak-anak sekolah yang mau mengembangkan potensinya di bidang usaha digital. "Kami sangat mengapresiasi program tersebut, ini merupakan program luar biasa yang harus dimanfaatkan dengan baik," pungkasnya. (*/sjk/epe)
KUA-PPAS APBD Perubahan Disahkan
Diprioritaskan untuk Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19 Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan pimpinan DPRD dengan kepala daerah tentang kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2021, Kamis (9/9). Pada draf KUA-PPAS APBD Perubahan 2021 yang telah disepakati legislatif bersama eksekutif tersebut, memprioritaskan kegiatan pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19. Jadi secara umum tidak ada perbedaan yang mencolok dengan APBD murni 2021. “A d a b e b e r a p a p e r u b a h a n berdasarkan hasil evaluasi. Ada juga program kegiatan yang dimaksimalkan. Jadi karena ada beberapa asumsi yang tidak sesuai dengan sebelumnya, maka dilakukan perubahan, tujuannya mengakomodir kegiatan yang
berkembang saat ini. Termasuk Covid dan ekonomi. Dari kegiatan ini semoga terlaksana berdasarkan kesepakatan badang anggaran (legislatif) dan tim anggaran (eksekutif ),” ujar Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir. Menurut Hamid, selain pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19, APBD Perubahan 2021 juga ada penyeimbangan kegiatan lain khususnya perhatian terhadap masyarakat berupa bantuan sosial dan semacamnya. Sehingga meski tahun anggaran 2021 tinggal tiga bulan berjalan, pihaknya tetap membuat kebijakan yang mengedepankan kepentingan masyarakat. “Korban Covid salah satunya, itu harus diprogramkan karena sudah perintah dari pemerintah pusat. Jadi silakan termasuk TAPD harus ditanyakan, karena kami hanya kebijakannya sementara tataran teknisnya di tim anggaran,” imbuh
Rapat paripurna DPRD Sumenep pengesahan KUA-PPAS APBD perubahan.
Hamid. Politisi PKB tersebut mengaku, APBD Perubahan 2021 juga masih memungkinkan ada refocusing anggaran, karena itu instruksi pusat. Sebagai pembuat kebijakan, pihaknya memastikan misalnya ada petunjuk teknis yang mengharuskan ada satu atau lebih item anggaran yang harus dikurangi atau dimaksimalkan, maka ia akan melakukannya. “Terkait persentase anggaran untuk penanganan covid masih belum dievaluasi apakah ada penurunan dibanding sebelumnya atau tetap. Cuma tetap disediakan anggaran tak terduga bisa untuk covid atau bantuan lainnya. Kalau pendapatan otomatis berkurang, karena mengakomodir di APBD murni sebelumnya, yaitu di kisaran Rp 2,3 triliun. Penyebabnya ada pengurangan atau penghapusan dana transfer pusat,” tandas Hamid. (adv/aan/epe)
Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir menyerahkan draf KUA-PPAS kepada Wabup Nyai Hj Dewi Khalifah.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA Kapolres Bojonegoro Imbau Mahasiswa Unigoro Taat Prokes meski Sudah Vaksin Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia meninjau vaksinasi mahasiswa di Universitas Bojonegoro (Unigoro), Jumat (10/9). Pelaksanaan vaksinasi serentak perguruan tinggi tersebut dilakukan di hall Gedung Suyitno Universitas Bojonegoro. Kepada mahasiswa, polres mengimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) meskipun telah dilaksanakan vaksinasi. "Meski sudah divaksin, tetap taati protokol kesehatan (prokes). Kami juga berharap bagi peserta vaksinasi untuk mensosialisasikan kepada masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan pentingnya vaksinasi," pinta kapolres, kemarin. Kapolres menambahkan, Polres Bojonegoro mendukung program percepatan vaksinasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid- 19 di Kabupaten Bojonegoro. "Diharapkan dalam pelaksanaan, para peserta vaksinasi tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5 M serta mengantisipasi adanya varian Virus Covid 19," harapnya. Hadir dalam kegiatan vaksinasi, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awana, Kapolres Eva Guna Pandia, Dandim 0813 yang diwakili Kasdim Mayor Inf Putu Gede Widarto, Kepala Kejasaan Negeri yang diwakili JPU Bambang Tejo, Wakapolres Kompol Muh
Wahyudin Latif, Ketua Yayasan Universitas Bojonegoro Arief Januarso, Rektor Universitas Bojonegoro Tri Astutu Handayani, dan lainnya. Pelaksanaan vaksinasi serentak ini untuk INDONESIA TANGGUH, INDONESIA TUMBUH. Tujuan utama program vaksinasi massal adalah diharapkan dapat
menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat covid. Lalu mengurangi transmisi/penularan Covid -19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan (herd immunity) secara menyeluruh serta menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi bisa segera tercapai. (top/har)
Kunjungi Ponpes An-Nur 2, Kapolres Malang Cek Persiapan Vaksinasi Massal Malang,Memorandum ndum lang Kapolres Malang AKBP Bagoes Wiukan bisono melakukan apan pengecekan persiapan sinasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal ur 2, Buludi Ponpes An-Nur en Malang, lawang, kabupaten Jumat (10/9). Rencananya n dilangsungvaksinasi ini akan kan hari ini. cekan ini, KaDalam pengecekan ersama Waka polres Malang bersama mpol Rizki Tri Polres Malang Kompol Putra, Kabag Ops Polres Malang awira, Kasdim Kompol Made Prawira, u Mayor Joko J, 0818 Malang/ Batu esMalangAKP Kasatreskrim Polres Malang AKP Dony Bara'Langi, Kasatsamapta AKP Bambang Sidik dan Kasatintel Polres Malang AKP Reza Rahman. Bagoes mengatakan, pemberian Vaksinasi secara massal ini menindaklanjuti instruksi bapak Presiden RI yang menginginkan mulai tanggal 26 Juni sampai dengan seterusnya adalah meru-
280 Pelajar Terdampak Pandemi Covid-19 Terima Bantuan Seragam Mojokerto, Memorandum Sedikitnya 14 polsek jajaran Polres Mojokerto ojokerto membagikan seragam dan peralatan sekolah gratis kepada 280 pelajar SD, SMP, dan SMA terdampak pandemi Covid-19, Jumat (10/9). 9). Seragam tersebut dibagikan menyusul pemberlakuan pembelajaran an tatap muka (PTM). Selain membantu seragam gratis, polisi menjadikan dikan dua anak yang ditinggal mati karena covid sebagai anak asuh.
Kapolres Pandia meninjau vaksinasi mahasiswa.
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono mengecek persiapan vaksinasi di Ponpes An Nur 2, Bululawang.
pakan programVaksinasi massal. Program ini bertujuan menekan lajunya penularan Covid-19 di Indonesia khususnya
wilayah hukum Polres Malang. “Dengan harapan agar bisa mencapai target 1 juta orang yang sudah mendapatkan vaksinasi
Covid-19 dapat dicapai per hari,” kata Kapolres Malang. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini sudah berjalan sejak awal vaksin diberikan pemerintah pusat ke pemerintah daerah. “Vaksinasi ini sudah berjalan sejak awal Juni sampai sekarang masih berlanjut,” jelas Bagoes. Terkait pelaksanaan vaksinasi di Ponpes An-Nur 2 ini, Bagoes berharap para santri An-Nur 2 semuanya mengikuti vaksinasi untuk mensukseskan program pemerintah pusat. “Saya ingin semua masyarakat melaksanakan vaksinasi guna melindungi dari penularan Covid-19,” ujarnya. Untuk itu, dalam pelaksanaan nanti Bagoes mengharapkan untuk para santri An-Nur 2 yang melaksanakan Vaksinasi tetap patuhi protokol kesehatan. “Tetap patuhi protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan jangan berkerumun,” harapnya. (*/ari/mik)
Percepatan Vaksinasi, Polres Kediri Jemput Bola bagi Difabel Kediri, Memorandum Polres Kediri bersama Pemkab Kediri melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kaum disabilitas dan marginal di Lapangan Indoor Mapolres
Kediri, Jumat (10/9). Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menyampaikan, vaksinasi ini menyasar ribuan kaum disabalitas di Kabupaten Kediri. "Jumlah disabilitas di Kabupaten Kediri mencapai empat ribuan dan kami akan terus lakukan vaksinasi untuk mereka secara berkala," ujar kapolres.
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono memantau vaksinasi bagi penyandang disabilitas.
Sambung AKBP Lukman Cahyono, bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Kediri akan proaktif bantu jemput bola melakukan vaksinasi Covid-19 kepada kaum disabalitas. "Petugas kami juga akan melakukan antar jemput untuk vaksinasi. Dan alhamdulilah antusias dari mereka sangat bagus untuk ikuti vaksinasi Covid-19," ungkapnya. Sementara itu, Ketua Persatuan Disabilitas Kabupaten Kediri Umi Salamah menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Kediri yang memperlihatkan kaum disabalitas. "Harapan kami teman - teman disabalitas tidak takut untuk divaksin dan tak percaya dengan berita hoax. Karena vaksin ini penting untuk kesehatan kita bersama," ungkap Umi Salamah. Umi Salamah menambahkan, bahwa saat ini jumlah kaum disabalitas di Kabupaten Kediri yang terima vaksin masih sedikit karena ini baru pertama. "Kami bersama Pemerintah Kabupaten Kediri akan berupaya untuk membantu mempercepat penyuntikan vaksin Covid-19," tandasnya. (mis/mik)
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menyambangi langsung rumah dua bersaudara yatim piatu korban Covid-19 kakak adik Zuhrufa Diana (17) dan Isnaini Amira (7), warga Desa Padusan, Kecamatan Pacet. Zuhfura saat ini duduk di bangku kelas XII SMA, sedangkan adik kandungnya kelas satu Madrasah Ibtidaiyah (MI). "Saya hadir sebagai orang tua asuh dari dua anak yang ditinggalkan orang tuanya akibat Covid-19 untuk melihat kondisi mereka dan memberikan motivasi. Alhamdulillah keluarga besarnya ikut merawat, ini bentuk kepedulian sosial di tengah pandemi, kita bisa saling membantu sesama," kata Dony kepada wartawan di lokasi, kemarin Dony juga menyerahkan piagam beasiswa ke Zuhfura dan Amira. Piagam tersebut wujud komitmen Polres Mojokerto mengangkat mereka sebagai anak asuh, serta menjamin pendidikan dan memberi beasiswa hingga mereka
us pendidikan jenjang lulus A. SMA. "Zuhfura saat ini wa SMA kelas 3, apasiswa a selesai sekolah, bila n kami pekerjaan akan agai pegawai sebagai ian lepas (PHL) harian olres Mojokerdi Polres to. Setidaknya dia nti bisa mennanti jadi tulang pungng keluarga dan gung agai tahapan sebagai dia untuk belajar am proses mendalam jadii PNS," terang ny. Dony. Tidak hanya itu, ny juga memDony rikan seragam berikan olah, sepatu, tas, sekolah, ku, alat tulis, serta buku, mbako dan uang sembako
ke adik kakak yatim piatu korban Covid-19 tersebut. Ratusan pelajar penerima seragam sekolah gratis merupakan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kepedulian Polres Mojokerto membuat Zuhfura tak mampu menahan air mata. Gadis berjilbab ini ditinggal mati ayahnya,
Nurali (50) pada 4 Juli 2021. Sedangkan ibunya, Khusnul Khotimah (41) meninggal dunia pada 18 Juli lalu. "Saya senang sekali, terima kasih kepada Bapak Kapolres atas perhatiannya. Selama ini saya hanya tinggal berdua dengan adik, kebutuhan seharihari dibantu bude saya," tandasnya. (no/mik)
Personel polsek dan koramil mengawasi kegiatan vaksinasi massal di Puskesmas setempat.
Wajib Sesuai SOP, Satgas Covid Klampis Monitor Vaksinasi Massal Bangkalan, Memorandum Instruksi Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino agar 17 Polsek jajaran aktif melakukan giat monitoring gerakan vaksinasi massal di lini kecamatan, rutin ditindaklanjuti Polsek Klampis. Kali ini, Kapolsek Iptu Anang Widiarto didampingi Bripka Sulis dan beberapa personel Koramil 0829/14 melakukan giat motitoring giat vaksinasi massal di Puskesmas Klampis, Kamis (9/9). “Dalam sepekan terakhir ini, kegiatan vaksinasi massal, setidaknya sudah empat kali dilaksanakan di beberapa lokasi berbeda,” kata AKP Anang, sapaan akrab Kapolsek, Jumat (10/9) siang. Sebelumnya, Sabtu (5/9) dan Senin (6/9) lalu, duet personel polsek dan koramil, berturut-turut mamantau giat vaksinasi massal di Balai Desa Larangan Glintong dan Ponpes Raudatul Ulum di Desa Klampis Barat. Kegiatan serupa di Balai Desa Ko’ol beberapa hari sebelumnya juga tak lepas dari pantauan. Malah ditinjau langsung oleh Bupati R Abdul Latif
Amin Imron, Ketua DPRD H Muhamad Fahad, Kapolres, Dandim 0829 Letkol Inf Syarifudin Liwang dan Kepala Dinkes H Sudiyo. Gerakan vaksinasi massal di Klampis memang menjadi salah satu fokus pantauan tim satgas kabupaten maupun kecamatan. Pasalnya, kecamatan yang membawahi 22 desa itu, sempat menjadi episentrum dan kawasan zona merah paling awal, ketika lonjakan kasus covid meningkat awal Juni 2021 lalu. Alhasil, gerakan vaksinasi massal di Klampis memang harus terus dipacu. Tidak boleh jeda. Targetnya, agar pemenuhan minimal 80 % herd immunity di kecamatan Klampis bisa secepatnya tercapai. Hanya saja, setiap kegiatan harus wajib dimonitor dan diawasi tim satgas, karena prosesnya wajib sesuai prosedur SOP. “Termasuk kegiatan vaksinasi massal di Puskesmas Klampis ,Kamis (9/9) kemarin, ya harus kami monitor.Tidak boleh-tidak,” tegas AKP Anang. (ras/mik)
Sidoarjo, Memorandum ta Bus gerai vaksin mobile Polresta d Sidoarjo dihadirkan di depan Masjid eAgung Sidoarjo untuk melayani keh butuhan masyarakat memperoleh at suntikan vaksin Covid-19, Jumat h ma(10/9). Sasaran vaksin kali ini adalah syarakat Sidoarjo, khususnya jemaah salat jumat di Masjid Agung Sidoarjo. “Mulai sebelum dilaksanakan salat jumat sampai setelah salat kami menyiapkan 500 dosis bagi jemaah dan warga sekitar. Tujuannya agar segera tercapainya herd immunity dimasyarakat,” ujar Kapolresta Sidoarjo KombespolKusumo Wahyu Bintoro, kemarin. Percepatan vaksinasi di rumah ibadah
ini m merupakan upaya yang dilakukan Po Polri bersama TNI dan Pemerintah, d di tengah mulainya ibadah tatap m muka. Selain tetap menerapkan p peraturan protokol kesehatan guna m mencegah penyebaran Covid-19. T k Takmir Masjid Agung Sidoarjo Mohammad Arifin menyambut baik adanya program vaksinasi di rumah ibadah. “Aturan protokol kesehatan tetap kami terapkan. Ditambah dengan semakin gencarnya vaksinasi bagi jamaah di tempat ibadah, membuat pelaksanaan ibadah jadi tenang,” ungkapnya. Sebelum ke Masjid Agung, Kapolresta Sidoarjo juga memantau vaksinasi serentak di Pondok Pesantren Baitul Muttaqin, Sa-
wotratap, Gedangan, Sidoarjo. Ada sekitar 300 dosis vaksin yang disiapkan bagi para santri di ponpes tersebut. “Vaksinasi di pondok ini sebagai upaya percepatan terbentuknya herd immunity bagi pelajar usia 12-17 tahun, sehingga mereka di saat menjalankan pembelajaran tatap muka menjadi tenang, lancar dan semuanya sehat terhindar dari Covid-19,” jelas kapolresta. Hingga saat ini, Polresta Sidoarjo sudah menyuntikan 1.070.000 dosis vaksin baik untuk tahap pertama dan kedua bagi masyarakat Sidoarjo. Karena itu pihaknya akan terus memasifkan vaksinasi agar target 70 persen masyarakat Sidoarjo tervaksin terpenuhi. (bwo/jok/mik)
Kapolres Pimpin Rakor Evaluasi Pelaksanaan Vaksin 30 Ribu per Hari Tuban, Memorandum Kapolres Tuban AKBP Darman melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dalam rangka kunjungan kerja Kapolri dan Panglima TNI di wilayah Jawa Timur sekaligus evaluasi pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Tuban, Jumat (10/9). Rakor yang digelar di ruang rapat Sanika Satyawada Polres Tuban dihadiri Dandim
Gresik, Memorandum Sinergitas dan soliditas semua pihak sangat diperlukan untuk memastikan kondusifitas kamtibmas. Hal ini yang selalu digaungkan Kapolsek Ujungpangkah, AKP Sujito kepada masyarakatnya. Oleh karenanya, diperlukan komunikasi aktif dan hubungan timbal balik antara TNI-Polri, perangkat kecamatan dan desa. Apabila ada sinergitas yang baik, tugas di lapangan akan lebih ringan dan masyarakat merasa nyaman pun merasa terayomi. Jumat (10/9), bertempat di Ruang Pendopo Kecamatan Ujungpangkah, AKP Sujito bersama jajaran forkopimcam melakukan kordinasi seputar situaasi kamtibmas di masa pandemi Covid 19. Antisipasi gejolak yang timbul di akar rumput. Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito, mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai sarana komunikasi dalam membangun sinergitas dan soliditas an-
Kapolres Dony membetulkan topi seorang pelajar SD.
Blitar, Memorandum Kasus pencurian susu yang dilakukan oleh dua ibu di sebuah toko akhirnya bisa bernapas lega setelah Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom melakukan mediasi antara pelaku dengan korban, Rabu (8/9). Korban bersedia mencabut laporan terhadap dua ibu yakni MRS (55) dan YLT (29), warga Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang tersebut. Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, pihak kepolisian berupaya melakukan restorative justice. Hal ini untuk memenuhi harapan dan rasa keadilan masyarakat. Melalui restorative justice ini, kepolisian melakukan mediasi antara pelapor dengan terlapor. Setelah terjadinya mufakat, pihaknya langsung melakukan pembebasan terhadap pelaku. "Kemarin setelah kegiatan mediasi selesai kedua ibu - ibu itu langsung kami bebaskan," ujarnya. Sebagai bentuk empati dan rasa kemanusiaan, Polres Blitar juga memberikan tali asih kepada kedua pelaku, sebelum meninggalkan ruang penyidik satreskrim. "Alhamdulillah kasus ini bisa berakhir dengan baik. Semalam kami juga menurunkan anggota
0811 Letkol Inf. Viliala Romadhon, Kadinkes Bambang Priyo Utomo, Wakapolres Tuban Kompol Priyanto, Kabag Ops Kompol Budi Santoso, serta tamu undangan. AKBP Darman menjelaskan, hasil rakor tersebut terkait evaluasi terkait pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kabupaten Tuban menjelang kunker Kapolri dan Panglima TNI di wilayah Jatim.
"Polres Tuban siap melaksanakan 30.000 dosis perhari dan akan kita simulasikan serentak," ujarnya. Kemudian, terkait problem pelaksanaan vaksinasi di tingkat puskesmas jalan di tempat dan tidak mau jemput bola. "Sinergitas TNI-Polri dan Kadinkes ini harus kita jaga, agar bisa jadi percontohan nasional, " harapnya. (top/har/mik)
Surabaya, Memorandum Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak membagikan nasi bungkus di sepanjang Jalan Karang Tembok, Jumat (10/9) pagi. Kegiatan yang digelar mulai pukul 09.00 ini dipimpin langsung Kapolsek Semampir, AKP Ari Bayu Aji. Kapolsek Semampir AKP Ari
Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito berkoordinasi dengan perangkat kecamatan.
tara TNI Polri dengan aparatur pemerintah. Tujuan utamanya memastikan kondusifitas kamtibmas terjaga. ”Kekompakan dan kesolidan stakeholder merupakan
jaminan dalam rangka menciptakan suatu wilayah tetap aman dan kondusif di masa pandemi Covid-19 yang belum berakir,” tegasnya. Pihaknya juga aktif untuk
turun ke desa. Soliditas menjadi hal yang sangat penting. Koordinasi bersama perangkat desa sebagai yang terdepan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. (and/har/mik)
Polrestabes Rapat Koordinasi dengan Pengelola Hotel dan RHU
Anggota polisi memberikan bantuan kepada masyarakat.
untuk berkunjung ke rumah YLT, untuk melihat keadaan pelaku, sekaligus memberikan bingkisan paket sembako, untuk meringankan beban keluarga mereka," pungkas Adhitya. Kini, kedua pelaku yang
ditangkap mencuri susu dan minyak telon di Blitar tersebut akhirnya dapat berkumpul kembali bersama keluarga lantaran telah dinyatakan bebas dari ancaman hukuman 7 tahun penjara. (pra/mik)
Kapolsek Semampir Berbagi Nasi Bungkus kepada PKL dan Tukang Becak
Kapolsek Semampir AKP Ari Bayu Aji bersama personel membagikan nasi bungkus kepada pengguna Jalan Karang Tembok.
AKBP Darman memimpin rakor.
Kapolsek Ujungpangkah Perkuat Soliditas Kamtibmas
Polres Blitar Mediasi Kasus Pencurian Susu
Polresta Sidoarjo Suntikkan 500 Dosis bagi Jemaah Salat Jumat
Kapolresta Kusumo didampingi takmir memantau vaksinasi di Masjid Agung Sidoarjo.
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 6 - 7
Bayu Aji mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial kepada masyarakat. “Kami ingin berbagi kebahagiaan. Mungkin bagi sebagian orang hanya nasi bungkus. Tapi ada saudara-saudara kita yang mungkin tidak bisa makan hari ini. Sehingga nasi bungkus bagi mereka sangat berharga,” ujarnya. Pembagian nasi bungkus yang merupakan bagian dari program
'Jumat Berkah' Polsek Semampir ini menyasar para penarik becak dan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Kareng Tembok. Sambil membagikan nasi b u n g k u s , a n g g o t a Po l s e k Semampir juga mengingatkan warga untuk tetap patuh protokol kesehatan. Termasuk memakai masker saat diluar rumah. (alf/mik)
Surabaya, Memorandum Penanganan Covid-19 di Kota Surabaya cukup efektif dan efisien, sehingga beberapa pekan terakhir Surabaya berhasil memasuki zona kuning dengan kebijakan PPKM level 3. Terkait hal ini Polrestabes Surabaya menggelar rapat koordinasi bersama pengelola Hotel dan RHU Kota Surabaya dalam rangka PPKM level 2 di Gedung Graha Bharadaksa, Jumat (10/9). Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, zona kuning merupakan resiko penyebaran covid-19, sudah menurun bahkan bisa saja tidak terjadi penularan. “Secara teori (kasus covid-19) tidak menularkan. Namun, euforia masyarakat jangan sampai menjadi masalah karena kita semua belum tuntas melaksanakan vaksinasi,” kata Yusep. Artinya, ke depannya akan segera banyak kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah agar dapat membangkitkan perekonomian, khususnya di wilayah Indonesia timur untuk mendukung Indonesia tumbuh. Selain itu, beliau mengimbau kepada seluruh pengelola hotel dan Rumah makan dan Hiburan
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan rapat koordinasi dengan pengelola hotel dan RHU di Gedung Bharadaksa.
(RHU), seperti tempat hiburan umum, rumah makan dan lainlain agar segera menyiapkan persyaratan dan ketentuan level 2 yang ditentukan oleh Pemkot Surabaya. Dan perlu diketahui pelaksanaan rapat koordinasi ini, bukan awal pembukaan RHU. Namun, persiapan untuk menuju PPKM level 2 dan pembukaan RHU sendiri menunggu keputusan pemerintah.
“Apapun peraturan yang dikeluarkan oleh Wali kota, tolong dilaksanakan, tolong jangan dilanggar. Kita harus bertanggung jawab, kita harus menghormati, kita harus menghargai upaya kita bersama yang telah mencapai zona kuning dan menjelang level 2,” harap Yusep. Terakhir, Yusep menyampaikan, bahwa saat ini pihaknya telah melakukan upaya vaksi-
nasi terhadap anak-anak usia 12 tahun ke atas dengan harapan pada tanggal 14 September 2021 mendatang dapat melaksanakan sekolah tatap muka dengan lancar. “Apabila tempat hiburan menjadi pemicu terjadinya lonjakan penularan (Covid-19), berarti kita telah menghancurkan anak-anak kita dalam perkembangan pendidikan,” pungkas Yusep Gunawan. (rio/mik)
Kapolres Jauhari Bagi Sembako kepada Warga yang Mendatangi Vaksinasi
Kapolres Jauhari menyerahkan paket sembako kepada warga usai disuntik vaksin.
Probolinggo, Memorandum Berbagai upaya dilakukan untuk menyemangati warga agar mau datang menjalani vaksinasi Covid-19 di dua kelurahan, yakni Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Wonoasih, dan Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jumat (10/9). Lokasi vaksin di Kelurahan Jrebeng Wetan di halaman Masjid Ar Ridho, dan Kantor Kelurahan Pilang. Vaksin dilakukan dengan cara warga mendaftar dan dilakukan diskrining. Setelah semua proses berjalan baik, barulah dilakukan penyuntikan vaksin.
Menariknya, usai warga menjalani vaksinasi Covid-19, mereka mendapatkan bingkisan paket sembako dan masker dari Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari. Pelaksanaan vaksinasi tersebut dihadiri Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Mohammad Khoiril, didampingi pejabat utama beserta KapolsekWonoasih Kompol Kuzaini melaksanakan kegiatan bagi-bagi bingkisan kepada masyarakat. “Vaksinasi ini dalam rangka mendukung penuh program
vaksinasi nasional dan upaya Pemerintah guna menekan penyebaran Covid-19 melalui program percepatan vaksinasi yang bertujuan untuk mempercepat menuju herd immunity (kekebalan kelompok) di tengah masyarakat guna memutus pandemi yang belum berakhir," ujar Kapolres AKBP RM Jauhari. Selama vaksinasi masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, hindari berkerumun, kemudian mencuci tangan di tempat yang
telah disediakan, menggunakan hand sanitizer, dan diukur suhu tubuh sebelum memasuki area vaksinasi. Bahkan, juga menghampiri dan menyapa beberapa masyarakat yang sedang mengikuti vaksin serta membagikan bingkisan kepada warga yang sudah selesai disuntik vaksin Covid-19. “Semoga apa yang kami perbuat bisa menjadi ladang amal bagi kita semua, mempercepat pembentukan herd immunity untuk menuju Indonesia sehat dan kita bisa keluar dari pandemi Covid-19,” tandas Kapolres. (mhd/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Polres Tulungagung Pantau Pelaksanaan PTMT Tulungagung, Memorandum Polres Tulungagung melalui polsek jajaran melakukan monitoring dan pengecekan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di sejumlah sekolah. Hal ini untuk memastikan PTMT berjalan sesuai ketentuan. Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko menyampaikan, berdasarkan hasil pantauan yang dilaporkan oleh sejumlah polsek jajaran, kegiatan PTMT sudah berjalan sesuai ketentuan. “Hasil pantauan petugas kami, tiap kelas melakukan pembelajaran hanya 25 persen sampai dengan 50 persen. Selanjutnya wajib mengenakan masker dan cuci tangan sebelum memulai pembelajaran,” terang Nenny, Jumat (10/9). Polsek jajaran Polres Tulungagung juga mengecek tempat cuci tangan, alat pengukur suhu, dan memastikan semua murid memakai masker. “Tujuan dari melakukan pengecekan ke tiap-tiap sekolah tersebut untuk memastikan penerapan protokol kesehatan sebagaimana aturan yang diterapkan pemerintah pusat. Seperti tersedianya tempat cuci tangan dan alat pengukur suhu. Kemudian yang paling utama murid dari sekolah tersebut semuanya sudah memakai masker,” paparnya. Dengan dibukanya kembali pembelajaran tatap muka, sudah barang tentu menjadi semangat tersendiri bagi para murid untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Hal itu terlihat dari murid-murid yang nampak semangat mengikuti proses pembelajaran. “Kami berharap, dengan pelonggaran ini murid-murid semakin semangat belajar. Namun perlu kita ingat, prokes jangan sampai dilupakan. Guru juga wajib mengingatkan pentingnya prokes kepada para muridnya,” lanjut Nenny. Terakhir, pihak kepolisian tak bosan-bosan mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan 5M protokol kesehatan Covid-19. Yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi. (mad/lis)
Tulungagung, Memorandum EN alias Een hanya tertunduk lesu saat digelandang ke Mapolres Tulungagung lantaran kedapatan mengedarkan sabu-sabu. Pria 27 tahun asal Dusun Bolu, Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, itu ditangkap di Desa/Kecamatan Campurdarat oleh anggota Satreskoba Polres Tulungagung. Dari penggeledahan terhadap tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa 3 poket sabu dengan rincian 1 klip berisi 0,38 gram dan 2 klip berisi masing-masing 0,16 gram. Kasatreskoba Polres Tulungagung Iptu Didik Riyanto melalui Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko mengatakan, tersangka ditangkap saat akan melakukan transaksi jual beli sabu-sabu. “Sebelumnya anggota Satreskoba Polres Tulungagung telah mendapatkan informasi tentang adanya
transaksi jual beli narkoba, sehingga anggota melakukan pengintaian,” kata Nenny, Jumat (10/9). Dari ciri-ciri yang sudah dikantongi tersebut akhirnya petugas berhasil meringkus tersangka. Setelah itu langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. “Selain mengamankan barang
bukti sabu, anggota juga mengamankan sepeda motor Honda Scoopy dan HP yang merupakan sarana tersangka untuk transaksi sabu,” lanjut Nenny. rena berperan Karena ai pengedar, sebagai lanjut Nenny, tera akan dikesangka nakan pasal 114 ayat (1)) sub pasal yat (1) UU 112 ayat mor 35 tahun RI nomor entang 2009 tentang tika. Narkotika. lis) (mad/lis)
Tersangka EN dan barang bukti yang diamankan.
Bank Mandiri Bagikan 565 KKS Program Kemensos Jember, Memorandum Akibat disemprot Menteri Sosial Tri Rismaharini saat berkunjung ke Jember beberapa hari lalu, Bank Mandiri langsung membagikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Seperti terlihat di Pendopo Kecamatan Kaliwates, sejumlah 565 KKS diserahkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Camat Kaliwates Bambang Saputro saat memantau penyerahan KKS oleh Bank Mandiri Jember mengatakan, mulai Senin sampai Kamis ini, Bank Mandiri menyalurkan KKS kepada penerima dan ini di seluruh kecamatan, termasuk di Kecamatan Kaliwates,” jelasnya, Jumat (10/9). Khusus di wilayah Kecamatan Kaliwates dari 7 kelurahan yakni, Kebon Agung, Mangli, Tegal Besar, Sempusari,
Kaliwates, Jember Kidul, dan Kepatihan, penyaluran KKS ditempatkan di pendopo kecamatan. Sejumlah 565 KKS yang terjadwal penya-
lurannya sampai Sabtu besok, namun khusus Kecamatan Kaliwates karena masih ada yang belum datang sampai Jumat (10/9). “Karena sampai Jumat sore
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Petugas kepolisian memantau kegiatan belajar mengajar.
Pengedar Sabu Tanggunggunung Keok FOTO: MEMORANDUM/MAD
FOTO: MEMORANDUM/MAD
JAWA TIMUR
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 8
Petugas perwakilan Bank Mandiri Jember memeriksa data penerima KKS di Pendopo Kecamatan Kaliwates.
para penerima manfaat masih belum tuntas, kami berkoordinasi dengan pihak Bank Mandiri untuk tetap dilayani sampai Sabtu,” terang Bambang. Bambang berterima kasih atas kelancaran proses penyaluran KKS dari Bank Mandiri berjalan lancer. Diharapkan penerima manfaat KKS diterima langsung oleh keluarga. “Bisa mendapatkan bantuan senilai Rp 200 ribu setiap bulan yang dapat ditukar di agen mandiri, berupa sembako, beras, telor, kacang-kacangan atau lainnya,” jelasnya. Bambang Saputro menambahkan, pada penyerahan kali ini baik pencairan 5 bulan dan 3 bulan yang belum tersalurkan kepada penerima bantuan dari program Kementerian Sosial RI. (edy/lis)
Pasuruan, Memorandum Pengurus Tim Penggerak PKK kota, kecamatan, dan kelurahan se-Kota Pasuruan resmi dilantik. Pelantikan serentak dilakukan di Gedung Gradika dipimpin Wali Kota Saifullah Yusuf dan Ketua TP PKK Kota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf. “Dengan ini saya resmi melantik pengurus Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan,” ujar Gus Ipul sapaan akrab wali kota Pasuruan saat pelantikan di Gedung Gradika. Dalam sambutannya, Gus Ipul berpesan agar PKK bisa terlibat aktif dalam mengawal pembangunan Kota Pasuruan. “Saya harap PKK tidak hanya terlibat tapi lebih dari itu membantu mengukir prestasi di bidang-bidang tertentu. Sebab, peran PKK dalam menyukseskan pembangunan bisa sangat nyata,” katanya. Gus Ipul lantas mencontohkan, Kota Pasuruan memiliki banyak potensi yang memerlukan sentuhan keuletan dan ketelatenan ibu-ibu PKK. Kampung tempe rekesan yang ada di Kelurahan Pekuncen misalnya. Jika mendapatkan sentuhan dan pengawalan PKK dipastikan akan bisa bangkit lagi. Di kampung Rekesan, dulu 90 persen warganya menjadi perajin tempe. Kini perajin tempe di Rekesan tinggal 4 keluarga saja. “Saya yakin jika ibu-ibu PKK ini sudah bergerak, maka tidak ada kata mustahil untuk membangkitkan lagi tempe rekesan,” kata Gus Ipul. Yang pasti Gus Ipul berpesan agar PKK bisa mengawal untuk mewujudkan gagasan satu Ikon produk andalan per kelurahan. “Mari kita bikin local champion. Setiap kelurahan harus punya ikon. Ayo kita bikin di kelurahan-kelurahan,” ujarnya. Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf mengatakan, pelantikan kali ini sengaja dibarengkan antara pengurus tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan. Tujuannya agar bisa saling sinergi dan menjalin kekompakan serta bentuk efisiensi.
“Kami menghaturkan terima kasih Kota Pasuruan masuk zona hijau Madinah, sebuah kota yang maju eko- lantas menutup sambutannya de- optimalkan, giatkan kader perbanyak pada bapak wali kota dan OPD yang Covid-19. nominya, indah kotanya dan harmoni ngan sebuah pantun “Pergi ke Pasar kegiatan, hidup jaya PKK.” (rul/lis) selalu men-support kegiatan PKK. “PKK dengan 10 program pokokwarganya. membeli ikan, semua dibeli menjadi Fa t m a catatan. Gerakkan PKK mari kita Tentu kami berharap ke depan bisa nya akan menjadi pilar yang kokoh semakin mendukung program PKK,” jika diamalkan untuk tujuan utama kata Fatma. kesejahteraan dan ketahanan keluarFatma yang juga sebagai Ketua ga. PKK juga bisa berperan aktif dalam Umum BKOW Provinsi Jawa Timur ini upaya meningkatkan perekonomian mengatakan, PKK memiliki potensi keluarga,” ujar Fatma. yang luar biasa dalam mendukung Di bidang kesehatan, banyak pemerintah dalam menjalankan pro- yang bisa dilakukan PKK di antaranya gram pembangunan melalui gerakan dengan memperbanyak sosialisasi yang masif dan terstruktur terutama dalam menjaga kesehatan reproduksi di masa pandemi Covid-19. perempuan untuk meminimalisir kePKK adalah gerakkan yang tum- matian ibu saat hamil dan melahirkan. buh dari bawah yang tujuan utama“Alhamdulillah di Kota Pasuruan nya adalah mewujudkan keluarga jumlah kematian Ibu dan bayi sangat sejahtera. Karena itu, kesejahteraan minim. Tapi ada PR masih adanya keluarga harus menjadi prioritas kasus stunting dan PKK siap untuk karena keluarga adalah unit terkecil membantu Pemkot mewujudkan Kota masyarakat yang memiliki arti besar Pasuruan bebas stunting,” ujarnya. dalam pembangunan. Dengan berbagai peran yang akan “Apabila keluarga sudah sejahtera dilakukan, PKK Kota Pasuruan yakin dan harmonis, tentu akan berimplika- mampu membantu visi misi mewusi pada terwujudnya masyarakat Kota judkan Kota Pasuruan sebagai Kota Suasana pelantikan pengurus PKK Kota Pasuruan di Gradika. Pasur uan dan Indonesia yang sejahtera pula,” kata dia. PENGUMUMAN PENGUMUMAN Selain itu, TENTANG SERTIPIKAT HILANG TENTANG SERTIPIKAT HILANG PKK juga bisa Nomor : 19/STP.HL/IX/2021 Nomor : 20/STP.HL/IX/2021 berperan penting Untuk mendapatkan Sertipikat baru Pengganti Sertipikat Hilang, Berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) PP. No. 24 Th 1997 Untuk mendapatkan Sertipikat baru Pengganti Sertipikat Hilang, Berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) PP. No. 24 Th 1997 dalam menciptentang Pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa : tentang Pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa : takan ketahanan No Hak Atas NIB Tanggal Letak Tanah Keterangan Nama dan Alamat Terdaftar No Hak Atas NIB Tanggal Letak Tanah Keterangan Nama dan Alamat Terdaftar keluarga khususTanah dan GS/SU a.Desa/Kel. Pemohon atas Nama/ Pembuku Tanah dan GS/SU a.Desa/Kel. Jenis No. b.Kecamatan Pemohon atas Nama/ Pembuku Alamat nya menjaga kean Jenis No. b.Kecamatan Hak Alamat an Hak 1 2 3 4 5 6 7 8 luarga yang sehat 1 2 3 4 5 6 7 8 NIB.12.31.05 1 SLAMET RIYADI Hak Milik Nyonya SRI Surat pernyataan dibawah A.Sumberk dalam mengha1 Achmad Su’udi Hak Milik NIB.Achmad 14-01.06.00080 A.Pajurang Surat pernyataan dibawah (Ketua Nadzir AN. No.859/ HANDARI sumpah/janji edawung No.53/1997 No.80/Sum dapi pandemi Kyai Sahlan RT.012 No.428/ Su’udi 1998 sumpah/janji Wakaf Masjid) Barat Sumbeke NINGSIH Tgl.31-08-2021 an berkedawu Tgl.03-01RW. 002 Desa Pajura Tgl.01-09-2021 Stasiun Leces III dawung Surat tanda laporan kehilangan B.Leces Covid-19 dengan ng/1998 1997 Mamyarsidomukti ngan Surat tanda laporan kehilangan No.38 RT 004 RW. Tgl.11-03-2020 B.Gending Tgl.03-08Luas 4560 menerapkan di010 Desa No..SKTLK/134/III/2020/Sek. Kec.Manyar Tgl.19-02-2021 1998 m2 siplin protokol Sumberkedawung Leces Kab.Gresik No..SKTLKLuas 357 m2 Kecamatan Leces BS/43/II/YAN.2.4/2021/SPKT kesehatan. Kabupaten Polres Pronilnmggo Kota PKK akan teProbolinggo Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tangga lini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tangga lini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan rus membantu keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan-alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah tiga puluh (30) keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan-alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah tiga puluh (30) Pemerintah Kota hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti mensosialisasiakan diterbitkan dan berlaku sah menurut hokum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi. akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hokum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi. kan dan mengeProbolinggo, 06-09- 2021 Probolinggo, 06-09-2021 dukasi masyaraKEPALA KANTOR PERTANAHAN KEPALA KANTOR PERTANAHAN kat untuk selalu KABUPATEN PROBOLINGGO KABUPATEN PROBOLINGGO taat protokol kesehatan. PKK Ir. Budi Doyo M.Si. Ir. Budi Doyo M.Si. akan membanNIP. 196404041995031001 NIP. 196404041995031001 tu mewujudkan
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Gus Ipul Lantik Pengurus PKK Kota Pasuruan
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 9
Jasad Nelayan Kalirejo Ditemukan Pasuruan, Memorandum Jasad Samsul Muarip (49), nelayan asal Dusun Tawangsari, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, akhirnya ditemukan di perairan Katingan, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (10/9). Informasi yang diterima Memorandum, jasad korban ditemukan oleh nelayan lainya pada Jumat (10/9) pagi sekitar pukul 05.21. “Jasad korban sudah ditemukan tadi pagi, dan sekarang sudah di rumah duka,” kata
Kasat Polairud Polres Pasuruan AKP Winardi. Winardi menjelaskan, awalnya warga Dusun Tawangsari, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, berjumlah sekitar 50 orang dengan sekitar 30 pe-
rahu mencari korban yang tenggelam. “Disaat mencari di sekitar TKP, salah satu nelayan tetangga melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dan mengapung. Selanjutnya menginformasikan ke nelayan lainnya lalu di evakuasi dan dibawa ke rumah duka,” jelasnya. Sebelumnya, seorang nelayan asal Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dikabarkan hilang di perairan Sidoarjo, Rabu, (8/9) ke-
marin. Nelayan yang hilang tersebut diketahui bernama Samsul Muarip, (49). Kala itu, perahu nelayan tanpa nama yang ditumpanginya bersama anaknya itu sedang berada di perairan Katingan Sidoarjo untuk aktivitas mencari ikan. (rul/lis)
Warga membawa jasad korban ke rumah duka. FOTO: MEMORANDUM/RUL
PTM Dimulai, Toko Seragam di Kota Marmer Banjir Rezeki Tulungagung, Memorandum Puluhan pedagang seragam sekolah di Jalan Basuki Rahmat Tulungagung kebanjiran rezeki. Itu setelah dua hari terakhir toko-toko tersebut diserbu warga yang ingin membeli seragam sekolah. Tidak hanya seragam saja, sejumlah atribut sekolah hingga topi juga menjadi sasaran pembeli menyongsong penerapan pembelajaran tatap
Toko seragam sekolah dipadati pembeli.
muka (PTM) di Kota Marmer. Mohammad Noer (25), pemilik toko Noer Seragam membenarkan adanya peningkatan pembeli sejak dua hari lalu. “Ramainya mulai dua hari lalu, terus tadi malam juga ramai sekali,” ujarnya, Jumat (10/9). Kendati permintaan mengalami peningkatan hingga lebih dari 100 persen, namun Noer memastikan harga seragam tidak mengalami kenaikan. Untuk satu potong seragam atasan putih misalnya, tetap di rentang harga Rp 40 sampai Rp 50 ribu. “Harga tidak naik, masih sama,”
jelasnya. Menurutnya, seragam warna putih menjadi seragam yang paling banyak dicari pembeli. Selain itu ada juga seragam pramuka, seragam khas dan lain-lain. Sementara salah satu pengunjung toko, Arisanti mengungkapkan dirinya membelikan seragam untuk anaknya yang baru masuk kelas 1 SMP di tahun ini. “Ya beli untuk anak mas, biar semangat saat sekolah. Inikan baru perta-
ma kali ini masuk,” terang dia. Dirinya menyambut baik upaya pemerintah untuk melaksanakan PTM bagi anak sekolah. Sebab selama ini pelaksanaan pembelajaran daring tidak selamanya menguntungkan anak dan orang tua. “Setuju saya dengan PTM ini, saya senang banget segera sekolah lagi,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Jember, Memorandum Anggota Tim Alap-Alap mengamankan seorang penjual minuman keras (miras) jenis arak di daerah Tanggul. Patroli kamtibmas yang dilakukan Tim Alap-Alap Samapta Polres Jember dipimpin Kasatsamapta AKP Eko Basuki TA bersama Danru 1 Patko dan Danru 2 Patko Samapta beserta anggota. “Awalnya kami mendapatkan informasi dari warga sekitar, bahwasannya di kediaman SM (52), banyak pemuda keluar-masuk yang dicurigai menjual minuman keras jenis arak. Bahkan sering dibuat kumpulan untuk pesta miras,” kata Eko Basuki. “Dari informasi tersebut kami mendatangi kediaman SM. Kebetulan saat kami berada di rumah pelaku sedang mengeluarkan sebotol miras untuk diberikan kepada seseorang yang sudah menunggu di depan rumahnya,” lanjutnya. Ketika dilakukan penggeledahan, pelaku tidak bisa berkutik. Kemudian anggota menggeledah rumah SM dan ditemukan 3 kardus miras. Penggeledahan juga dilakukan dari ponsel SM dan ditemukan chat yang mengarah ke penggunaan narkotika. Kemudian anggota melakukan penggeledahan lagi dan ditemukan 1 alat isap (bong) yang habis dipakai untuk menggunakan narkotika jenis sabu. “Untuk menindaklanjuti kami menghubungi pihak reskoba untuk penyelidikan lebih lanjut. SM mengakui semua perbuatannya dan untuk kasus narkoba kami serahkan kepada anggota reskoba untuk pengembangan,” tandas Eko Basuki.
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Geledah Rumah Penjual Miras, Temukan Bong Sabu
Kasatsamapta AKP Eko Basuki memimpin penggeledahan rumah penjual miras.
Anggota reskoba pun datang dan segera menggeledah serta melakukan
RUMAH DIJUAL
BIRO JASA
Dijual Rumah Uk 4.7x20 SHM Jln. Karang Gayam 3/23 A. Strategis Dekat Fasum, Dekat Kampus, dan Rumah Sakit, Tengah Kota, Bebas Banjir. Hub.081703122943.
Anda Butuh Tukang Lukis, Cat Dinding, Rehap Gedung Sekolahan, Pagar, Rehap Bangunan, Taman, dll. Hub: Bp Erwin 085755146081.
RMH Tingkat SHM Uk:8x12 di Ploso 9D/9. WA: 0838 3106 6650.
R U PA - R U PA
CV. SETIA JAYA PROPERTI PROMO KHUSUS PPKM !!! TANAH KAVLING SIAP BANGUN Harga 28 Juta - 30 Juta Menjadi 23 - 25 Juta an Lokasi Ds. Sedaput Klagen Benjeng - Gresik 100 % RESMI !!! WA / Tlp : 0812 3200 3191 LANGSUNG PEMILIK !
JUAL RUMAH / TANAH PANDAAN JUAL RUMAH & TANAH LUAS 640 M2 SERTIFIKAT JLN. BULU KANDANG TAMANDAYU PANDAAN HARGA 200 JUTA (NEGO) HUB : Hp. 0823 4310 0735 LANGSUNG PEMILIKNYA
penyelidikan lebih lanjut. “Sedangkan barang bukti miras diamankan tim
P E N G O B ATA N
LOWONGAN
MAKANAN MINUMAN
PA R A N O R M A L
KONSULTASI PRIBADI CEMAS, STRES, PATAH HATI, PERSELINGKUHAN, PERPISAHAN DLL. HUB : 0812 3511 1900
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Hilang BPKB Asli Mbl Hnd Jazz GE.8 Th’14 L-266-AS An.Simdany Yansim Jl.Rungkut Mapan Tengah IX/DH-21 Sby. Nk.MHRGE884 0EJ350017. Ns.L15A77757939.
HLG STNK AG-2515-OV AN.ANNA RAHMAWATI DS.TULUNGREJO KEC PARE KEDIRI.
Hlg STNK Hnd Beat Htm ‘2015 L-4593-KV An.Ruswanto Budi Wibowo D/a.Kebraon Gg 5/41 Surabaya.
Hilang Buku Kir L.9036.UO/ SB.182324.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY.
Hilang STNK Spd Mtr Honda Scoopy Th’2016 L-6942-PB An.Siti Zubaidah D/a. Jl. Dupak 4/65 Sby.
SOPIR TRUK Tronton Wingbox SIM B2 Umum Max.50Th Pengalaman Kota2 Jatim+Jabar, 081330994567.
Bismillahirohmanirrahim.. Dengan niat ibadah, menyediakan paket makanan bsh/krg/nasi/mcm2 roti/kripik tempe, dll. Ins dpt hadiah dunia akhirat.. Hubungi 081257034371.
KEHILANGAN
Hilang BPKB Asli Mbl Daihatsu F600RV Th’11 L-1825-B An. Salamah Jl.Nyamplungan 12/41 Sby. Nk.MHKV1AA2JBK101288. Ns.DP4546.
Usaha Cari Kerjasama Modal 30-100 Jt P/W Bisa Ikut Kerja Gaji + Keuntungan segera. Hub:085755146081.
P I J AT K E B U G A R A N Ryan Pijat Kesehatan untuk keluarga. Mengatasi capekcapek, pegal, lelah, dan letih. Susah tidur, keseleo, dan kecetit, dll. Hub:083831424978.
PIJAT MASSAGE PAK AGUS Hub. TLP 081322389995
SURABAYA
Alap-Alap untuk dibawa ke kantor sat samapta,” jelasnya. (edy/lis)
Hilang STNK Spd Mtr Th’2012 L-4929-RH An.Rina Wachyuni D/a.Dk Blk Banteng Suropati 5-C/60 Sby.
Hilang STNK BEAT wrn htm th’2016 L- 6846-MN a/n Poedji Soemarmiati T. 087855883731. HILANG STNK YAMAHA NMAX 155 HITAM W 6232 ZD ALFAREL YUSUF ALBHANI 081216456857. HILANG STNK SEPEDA MOTOR W 5675 ZK BENY RADIK RAHARDIKA 081917331102. Hilang Buku Kir L.8697.UV/ SB.166394.K PY.BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY. Hilang Buku Kir L.8485.UB FERHAD ACHMAD JL.MANYAR TIRTOMOYO 2/50 SBY.
Hilang STNK Spd Mtr Th’2003 L-2702-RQ An.Dody Isdiyanto D/a.Genteng Sidomukti 65 Sby.
Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.264 624.K PT.LOOKMAN DJAJA LOGISTICS JL.SURABAYA.
Hilang STNK Spd Mtr Yamaha Th’2008 L-3568-AU An.Achmad Riduwan Moyo D/a. Sukodono 5/50 Sby.
Hilang Buku Kir L.9951.UY/ SB.196011.K PT.AGUNG JAYA SEMESTA JL.RAYA OSOWILANGUN 111 SBY.
HLG STNK AG 6235 EAG AN.ACHMAD AFFANDI DS.KEPUNG KEC.KEPUNG KEDIRI.
Hilang Buku Kir L.9961. UZ PT.GROGOL SARANA TRANSJAYA JL.TANJUNG PRIOK INDAH PERMAI 29/F-6 SBY.
HLG BPKB AG-9445DH AN.SULISWANTO DS.SIDOMULYO KEC PUNCU KEDIRI. HILANG STNK HONDA BEAT HITAM W 5501 TX WASIAH 081937581243. HILANG STNK HONDA VARIO W 4938 R MARIYATI 085102527329. HILANG STNK HONDA VARIO 125 W 6530 UE MOHAMMAD BANI RIO 082299115385. HILANG STNK HONDA VARIO 125 W 2370 ZZ SITI NUGRAHENI 082234932248.
Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.259527.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY. Hilang Buku Kir L.9034. CJ PT.PUJI SURYA INDAH JL.KAWATAN 3/5 SBY. Hilang Buku Kir L.8042.GC PT.MODERN SURYA JAYA JL.RAYA TENGGILIS 26 SBY. Hilang Buku Kir CJ PT.PUJI SURYA JL.KAWATAN 3/5 SBY.
L.9037. INDAH
Hilang Buku Kir L.9740.UT PT.DINAR ASKARI INDONUSA JL.DINOYO 57 SBY.
HILANG STNK HONDA BEAT W 4748 PQ CHOIRI 081234858819.
Hilang Buku Kir L.8175.DW/ BNA.1320 INTAN AYU KARUNIA JL.SURABAYA.
HILANG STNK HONDA BEAT W 6204 ZW ADRIAN EKA PRAMUDITA 082335509160.
Hilang Buku Kir L.8828.UJ/ BKS.131801 BAMBANG HARI SUSENO JL.SURABAYA.
HILANG STNK SUZUKI SHOGUN W 2157 QH SHOLIKHATI 081917331102.
Hilang Buku Kir L.9006.UB/ SB.183427.K LINA HALIM JL.SURABAYA.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
KOMPLOTAN PERAMPOK MINIMARKET DIGULUNG
Todong Kasir dengan Air Gun FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Syaiful Arif dan Paulina Fajar Anggraini alias Neni.
Sepasang Kekasih Edarkan Sabu Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto membekuk sepasang kekasih diduga sebagai pengedar sabu-sabu. Keduanya Syaiful Arif (44) asal Dusun Sumur Warak, Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung dan menetap di Lingkungan Cakar Ayam Baru, RT 04/RW 03, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, serta Paulina Fajar Anggraini alias Neni (33), beralamat sama dengan Syaiful. KBO Satreskoba Polres Mojokerto Iptu Sugeng mengatakan keduanya merupakan target operasi (TO) lama. Sebelum melakukan penangkapan, petugas telah melakukan penyelidikan selama satu bulan lamanya. Gerak -gerik tersangka dipantau terus oleh petugas. Hingga saat mereka disibukkan dengan barang haram tersebut petugas berhasil menangkap keduanya di rumah Paulina. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti (BB) sabu-sabu. BB tersebut di antaranya 11 klip sabu dengan berat masing masing 0,86 gram, 0,54 gram, 0,82 gram, 0,54 gram, 0,54 gram, 0,56 gram, 0,54 gram, 0,54 gram, 0,34 gram, 0,32 gram, 2,34 gram, satu unit HP merek Oppo dari tangan Arif, dan satu lagi juga merek Oppo dari tangan Paulina. Kepada petugas, tersangka mengaku kalau kristal haram itu didapat dari Yansa (DPO) (37) asal Sidoarjo dengan harga beli Rp 1,2 juta kemudian dijual kembali Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu per klipnya.“Kedua tersangka melanggar pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 dan pasal 131 Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” jelas Sugeng. (no/yok)
Jombang, Memorandum Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang menggulung komplotan perampok di sebuah minimarket Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Lantaran berusaha melawan saat hendak diamankan, dua di antara empat pelaku yang tertangkap dilumpuhkan kakinya dengan timah panas. Informasinya, akibat aksi kawanan perampok bersenjata air gun itu kerugian ditaksir mencapai Rp 16 juta. Adapun empat pelaku itu Wanto (33), Samsul Anas (25), Novi Siswo Prakoso (26), dan Kasiono (26), semuanya warga Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Ditegaskan Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, saat beraksi guna menakut-nakuti korbannya, seorang pelaku menodongkan senjata jenis pistol air gun. Senjata tersebut ditodongkan ke kasir agar memberitahu tempat penyim-
panan uang atau brankas. Pistol juga sempat ditembakkan dua kali yang salah satunya mengenai lemari pendingin. Agung menambahkan, keempat tersangka berhasil diamankan kurang dari 24 jam. Lokasi penangkapan di rumah masing-masing. Akibat melawan, dua tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur (ditembak) pada bagian kaki. “Dua tersangka yang dilakukan tindakan tegas terukur oleh petugas yakni Samsul dan Wanto karena melawan dan membahayakan petugas saat akan diamankan,” paparnya saat
Pelaku perampokan minimarket digelandang petugas. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
press rilis di halaman Mapolres Jombang, Jumat (10/9). Kapolres menambahkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Samsul cs telah melakukan perampokan serupa di empat minimarket. “Namun di wilayah hukum Polres Jombang, baru pertama kali dan langsung tertangkap. Kita akan mendalami lagi apakah
meraka ini termasuk residivis atau ada jaringan lain,” imbuhnya. Selain tersangka, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa satu unit mobil Toyota Avanza nopol N 1978 SK yang digunakan sebagai sarana, sepucuk senjata jenis air gun beserta pelurunya, serta uang tunai Rp 4.770.000 sisa
hasil kejahatan. “Saat ini semua tersangka sudah ditahan di Mapolres Jombang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka kami jerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan ancaman hukumannya 12 tahun penjara,” pungkas Agung. (wan/yok)
Pelaksanaan KDAW Molor, DPRD Desak Pemkab Segerakan Pemilihan Jombang, Memorandum Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang mendesak Pemkab untuk secepatnya melakukan pengisian posisi kepala desa yang lowong. Hal ini mengingat, proses pemilihan kepala desa antar waktu (KDAW) terkesan jalan di tempat. Sedangkan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, usia pemangku jabatan (Pj) Kades dilakukan pembatasan. “Ini kan sudah lama kosong (Kades, red), namun sampai saat ini belum juga dilakukan pemilihan. Saat kemarin kami menggelar komisioning, hal itu yang kami prioritaskan,” papar Ketua Komisi A DPRD Jombang Andik Basuki Rahmat, Jumat
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Komisioning komisi A dengan DPMD Jombang.
(10/9). Ditegaskan, desakan Komisi A bukan tanpa dasar. Pasalnya selain memiliki keterbatasan waktu jabatan, tugas Pj atau pelaksana tugas (Plt)
sebatas mengantarkan pemilihan kades dengan membentuk pelaksanaan KDAW. “Harus diketahui jika tugas Pj atau Plt hanya sebatas mengantarkan pelaksanaan KDAW. Salah
satu tugasnya yakni melakukan pembentukan panitia,” tegasnya. Diakuinya, dari komisioning yang dilakukan dengan Dinas pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang diketahui. Jika penyebab molornya pemilihan KDAW lantaran terjadi tarik ulur perbup. “Jadi penyebab molornya proses KDAW sampai hari ini lantaran terjadi tarik ulur perbup. Banyak ketakutan maupun kekhawatiran untuk melaksanakan hal itu,” lanjut Politisi Golkar itu. Selain kendala, hasil dari komisioning diketahui pula jika Peraturan Bupati (Perbup) terkait KDAW sudah rampung. Maka sudah seharusnya Pemkab secepatnya melakukan
serangkaian tindak lanjut. “Setelah kami desak, DPMD menegaskan jika pekan depan segera mengundang camat untuk melakukan sosialisasi Perbup terkait KDAW,” ungkapnya. Seiring dengan selesainya Perbup yang dijadikan pijakan KDAW, wakil rakyat memastikan jika secepatnya bakal melakukan pembahasan perihal petunjuk teknis (juknis). Agar, dalam pelaksanaannya di lapangan tidak terjadi kebingungan. “Setelah mengetahui jika Perbup rampung, kami secepatnya bakal melakukan pembahasan terkait Juknis. Tujuannya agar saat pelaksanaan, tidak terjadi kebingunan karena ada petunjuk jelas,” pungkas Andik. (wan/adv/yok)
Bareng Kantor Bea Cukai Kediri
Pemkab Jombang Sosialisasikan Pemberantasan Rokok Ilegal di Desa Bendet Jombang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengajak masyarakat agar aktif dan menjadi bagian penting dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal. Hal ini karena keterlibatan aktif masyarakat dalam memberantas peredaran rokok ilegal, diyakini bisa membersihkan kota santri dari peredaran rokok tanpa cukai. Teranyar, sosialisasi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang cukai khususnya ‘Gempur Rokok Ilegal’ tadi dilakukan di desa Bendet-Diwek-Jombang, Rabu (1/9). Kepala Dinas Kominfo Budi Winarno melalui Kepala Bidang (Kabid) Kehumasan dan Komunikasi Publik Aries Yuswantono mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pencerahan sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemberantasan rokok ilegal. “Saya berharap sosialisasi ini tidak berhenti disini, disampaikan ke tetangga yang lain agar semua paham, mari kita cegah rokok ilegal untuk penerimaan negara, karena pajak cukai juga akan dikembalikan lagi ke masyarakat,” terangnya, Rabu
(1/9). Disampaikan pula olehnya, kegiatan sosialisasi dan penyampaian informasi terkait dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang cukai kepada masyarakat. Diharapkan juga bisa menjadi sarana komunikasi, untuk memperkuat sinergi di antara Bea Cukai Kediri, Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, dan Desa. Utamanya, dalam memberantas rokok ilegal agar kebocoran dapat diminimalisir dan tentunya penerimaan anggaran dari sektor pajak semakin meningkat. “Kita tidak melarang masyarakat untuk tidak boleh merokok, tapi kalau merokok jangan di tempat umum ada tempatnya. Tidak apa-apa nglinting dewe dirokok dewe pokoknya tidak dijual,
kalau dijual itu namanya melanggar, karena tidak ada pita cukai/pajaknya. Saya yakin meskipun peredaran rokok ilegal saat ini sudah berkurang, namun harus terus kita cegah secara terus menerus, karena meskipun kebocoran itu sedikit, lama-lama akan menjadi banyak dan itu akan mengurangi penerimaan negara,” pungkas Aris. Usai paparan dari Dinas Kominfo, agenda sosialisasi dilanjutkan dengan rangkaian materi yang disampaikan oleh Kantor Bea Cukai Kediri, melalui Raden Doni Sumbada. “Secara umum, ketentuan di bidang cukai dan kampanye rokok ilegal meliputi beberapa aspek karakteristik,” ujarnya. Disampaikan oleh narasumber bahwa beberapa sifat dan karakteristik barang-barang apa saja yang bisa dikenai cukai. “Ada 4 karakteristik barang kena cukai yaitu konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya dapat menimbulkan efek negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup, atau pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseim-
bangan,” bebernya. Masih menurutnya, selain 4 karakteristik tadi ada juga beberapa barang yang biasa dikenai cukai. “Termasuk ada 3 barang yang bisa dikenakan cukai meliputi Etil Alkohol (EA) atau Etanol yang dikenal dengan istilah umum alcohol, minuman yang mengandung etil alcohol (MMEA) atau dikenal dengan istilah umum minuman keras atau miras serta hasil tembakau meliputi sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris, dan hasil pengolahan tembakau lainnya,” terangnya. Sementara itu, materi terakhir yang disampaikan oleh Kantor Bea Cukai Kediri yakni pengertian perihal pita cukai. “Pita Cukai adalah dokumen sekuriti sebagai tanda pelunasan cukai dalam bentuk kertas yang memiliki sifat/unsur sekuriti dengan spesifikasi dan desain tertentu. Pita cukai dilekatkan pada kemasan barang kena cukai. Pita Cukai akan berganti desain pada setiap tahun anggaran berikutnya. Pita cukai dalam keseharian dikenal sebagai istilah BANDEROL,” tandas Doni. (wan/adv/yok)
Kabid Kehumasan dan Komunikasi Publik Aries Yuswantono memberikan paparan saat agenda sosialisasi.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Pemateri dan peserta sosialisasi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum agenda dimulai.
Paparan materi cukai dari Kantor Bea Cukai Kediri oleh Raden Doni Sumbada.
Penyerahan cendera mata dari Kantor Bea Cukai Kediri kepada Dinas Kominfo Jombang.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 11
Laka Tunggal Fly Over Pasar Kembang
Surabaya, Memorandum Kecelakaan tunggal terjadi di fly over Pasar Kembang, Kamis (9/9) malam. Satu korban tewas, Kholilul Rohman (19), warga Jalan Putat Jaya Pasar. Korban meregang nyawa setelah motor Vario yang dikendarai terjatuh tepat di tengah fly over tersebut.
Informasi yang dihimpun, insiden berdarah terjadi sekitar pukul 22.14. Saat itu, pengguna jalan yang kebetulan melintas di fly over melihat korban sudah tergeletak berlumuran darah. Saksi kemudian melaporkan peristiwa itu ke pihak berwajib. Namun, setelah dicek tim PMI, korban
Sempat Telepon...
Depresi setelah Kehilangan Motor
di rumah kontrakan, Jalan Tenggumung Wetan Gang Randu. Ditemui Memorandum, Rizal mengungkapkan bahwa sebelum meninggalkan Supra X yang dipinjam dari kakak iparnya, Mastoki menyempatkan menelpon istrinya sekitar pukul 22.00. Betapa kagatnya, keluarga mendapati kabar bahwa Mastoki akan melompat dari Jembatan Suramadu. “Dalam percakapan telepon itu Mastoki juga bilang supaya keluarga mengambil motor di Jembatan Suramadu,” kata Rizal. Belum sempat dicegah, tiba-tiba telepon terputus dan korban tidak dapat dihubungi lagi. Khawatir hal-hal yang tidak diinginkan, Ibrahim, kakak ipar korban segera menuju Jembatan Suramadu. Jarak sekitar 6 kilometer ditempuh Ibrahim dan adiknya dari rumah kontrakan menuju Jembatan Suramadu. Di sana motor korban sudah dikerumuni para pengguna jalan yang geger dengan pemuan motor tak bertuan itu. “Benar saja, motor kakak ipar yang dipinjam korban ditinggal di Jembatan Suramadu. Di lokasi juga ditemukan sandal Mastoki dan dompet yang diletakkan di dalam jok motor,” terang Rizal Firasat buruk juga sempat dirasakan Rizal. Sebab, sewaktu pukul 20.00 korban diajak nongkrong kakak iparnya tapi menolak. “Biasanya ya nongkrong di warkop giras. Tapi pada malam itu korban tidak mau. Dan tidak lama telepon istrinya itu,” imbuhnya. Rizal juga menceritakan bahwa korban kerap kali mengeluh depresi semenjak motor Vario 125 miliknya hilang digendam pelaku di Jembatan Merah Plaza (JMP) pada dua bulan lalu. “Semenjak kejadian tersebut korban yang bekerja serabutan mengaku kehilangan motor yang baru saja lunas dari kredit. Setiap hari akhirnya pinjam motor kakak iparnya,” ujar Rizal. Menurut Rizal, sosok Mastoki dikenal baik dan ramah dengan tetangga sekitar. Mereka tidak menyangka jika Mastoki nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri melompat ke laut. “Kalau sama istrinya ya baik baik saja selama ini. Tidak pernah ada masalah. Tapi semenjak motornya hilang itu perilaku korban berbeda. Seperti merasa kecewa sangat mendalam,” tutupnya. (alf/nov)
Bahan Evaluasi...
Sambungan dari halaman 1
naik. Dari sini, mungkin pemerintah bisa ikut membantu menjaga psikologis warganya. Jadi bahan evaluasi kenapa hal seperti ini bisa terjadi,” jelasnya, Jumat (10/9). Untuk mencegah kejadian berulang, Mahfudz menyarankan ada kontrol pengawasan di Jembatan Suramadu. Manakala ada warga yang ketahuan menghentikan motor secara sembarang di jembatan agar dapat ditindak. “Menurut saya mulai sekarang harus ada kontrol pengawasan. Yang suka berhenti mendadak itu jangan hanya ditegur tapi ditindak. Selain membahayakan khawatirnya ada niat untuk bunuh diri. Sehingga kasus bunuh diri ini tidak ada lagi dan jangan sampai menjadi inspirasi bagi warga lain,” tuntas Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya ini. (mg3/nov)
Tangkap Penipu
Sambungan dari halaman 1
nipunya. Ia mengaku berhasil menangkap orang tersebut usai melapor ke polisi. “Nih ya buat yang niat mau nipu aku. Aku gak main main ya. Ini aku dapat orangnya, dan polres sudah tangkap pelakunya,” tulis Stevie. Ibu tiga anak itu menjelaskan soal alasan menindaklanjuti penipuan yang dialami. Stevie Agnecya bukan semata-mata mengejar uang, tapi memang ingin memberi pelajaran terhadap siapa pun yang hendak melakukan tindakan kriminal tersebut. “Bukan soal uangnya. Tapi niatnya untuk menipu harus diberi pelajaran,” ujar Stevie. Posting-an Stevie Agnecya tangkap penipu ramai disukai warganet. Kolom komentarnya juga dibanjiri dukungan. “Good job Tepi. Harus banget dibikin kaya gini biar pada kapok yang niat2 jahat,” komen presenter sekaligus model Crystal Oceanie. “Keren Cici. Emang yg beginian harus dikasih pelajaran gunakan media sosial yg bijak lah #bukan kompor ya,” sahut akun @irmafitria75. Ada juga netizen yang tak paham awal mula kasus penipuan yang dialami Stevie Agnecya. Ternyata Stevie Agnecya ditipu oleh cewek tersebut yang mengaku sudah berbelanja produknya sampai Rp 5 juta. Namun, ia sama sekali tak menerima uang tersebut padahal sudah memberikan barangnya. Setelah ditelusuri, Stevie Agnecya mengetahui dirinya ditipu lantaran bukti transfer yang diberikan wanita itu palsu. Sampai ia melaporkan masalah itu ke polisi. Belakangan memang banyak artis jadi korban penipuan. Salah satunya Baim Wong. Nama Baim dicatut oleh pihak tak bertanggung jawab. Mereka mengincar uang korban usai diberi tahu sudah memenangkan giveaway dari sang artis. (dth/nov)
lam jok motor tak bertuan di Jembatan Suramadu,” kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi, Jumat (10/9). Pihaknya mengatakan, setelah mendapat penemuan motor tersebut, petugas langsung ke lokasi dan bertemu dengan keluarga Mastoki. Keluarga korban mengaku mendapat telepon dari Mastoki untuk membawa pulang motor yang ditinggal di Jembatan Suramadu. “Sebelum kejadian korban sempat telepon keluarganya untuk membawa pulang motor yang sengaja ditinggal di Jembatan Suramadu. Kendaraan itu dipijam dari kakak iparnya. Tidak lama kemudian, korban sudah tidak dapat dihubungi lagi,” jelas Suryadi. Suryadi menambahkan, pihak keluarga korban udah dimintai keterangan perihal kasus tersebut. Dari dugaan sementara korban nekat menceburkan diri ke laut karena masalah ekonomi. Mastoki juga diketahui baru menikah setahun yang lalu. “Dugaan sementara karena faktor ekonomi. Sementara keterangan pihak keluarga, korban mengalami depresi semenjak kehilangan motor sekitar dua bulan lalu,” ujarnya. Hingga kini, petugas gabungan
Sementara menurut keterangan sejumlah saksi yang dihimpun, korban melaju dari arah Kedungdoro mengendarai Vario L 3124 FG. Ketika melintas di tengah fly over, korban diduga mengantuk dan kehilangan konsentrasi. Akibatnya motor korban hilang kendali berikut pengendaranya. (fdn/nov)
Sejumlah barang milik korban yang ditemukan di dalam jok kendaraan.
masih melakukan pencarian terhadap jenazah korban di sekitar lokasi bunuh diri. Sedangkan motor korban sudah diamankan di Mapolsek Kenjeran guna penyelidikan lebih lanjut. Lain lagi dengan anggota TNI yang bunuh diri beberapa waktu lalu, jenazah korban bernama Widodo itu ditemukan keesokan harinya. Hanya saja, tubuh Mastoki hingga Jumat sore (10/9) belum ditemukan. Apakah dia masih hidup atau
malah sebaliknya. Suryadi menjelaskan, dari sejumlah keterangan yang dihimpun dugaan kuat korban melompat dari Jembatan Suramadu. “Namun keberadaannya belum ditemukan hingga sore. Kami bersama kapolsek berpatroli di sekitar lokasi. Jika meninggal, kemungkinan jenazah korban terseret arus laut. Bisa ke perairan Bangkalan atau ke perairan sekitar Taman Suroboyo,” beber Suryadi. Kasus Mastoki menambah panjang dugaan aksi bunuh diri yang terjadi di Jembatan Suramadu. Total, Agustus-September tahun ini sudah ada dua aksi bunuh diri di jembatan yang menjadi ikon Kota Pahlawan ini. Sebelumnya Hidayat (35), ditemukan tewas mengambang di selat Madura, Minggu (1/8). Korban dilaporkan hilang usai dari Madura mengantar istrinya, Kamis (29/7) petang. Hingga akhirnya motor korban ditemukan esokan harinya, Jumat (30/7) di Jembatan Suramadu. Sedangkan kejadian serupa baru-baru ini juga dilakukan anggota TNI yang nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat ke laut. Jenazahnya ditemukan keesokan harinya oleh tim SAR gabungan.
Menangapi hal tersebut Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Giadi Nugraha menuturkan bahwa bunuh diri adalah kejadian yang termasuk dalam peristiwa yang tidak dapat diprediksi. “Namun tentu Polres Pelabuhan Tanjung Perak khususnya kami dari satreskrim akan berkolaborasi dengan satsabhara untuk rutin melaksanakan patroli terutama di lokasi-lokasi yang menjadi titik rawan kejadian serupa maupun tindak pidana lain,” kata mantan Kanit Harda Polrestabes Surabaya itu. (alf/nov)
Korban-Korban Bunuh Diri di Jembatan Suramadu : -
Orang Tua Ayu Ting Ting Dipolisikan karena saking traumanya setiap ada kendaraan berhenti, ayah Kartika yang sudah tua merasa tertekan. “Klien kami merasa harkat mereka tertekan dengan kedatangan Abdul Rozak dan Umi Kalsum itu,” terangnya. Meski kedua orang tua Ayu Ting Ting telah diadukan berkenaan pasal 310 junto
Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) pasal 27 ayat 3, namun Edi masih membuka peluang perdamaian. “Kami welcome meski surat aduan kami telah diterima. Karena upaya hukum memang tetap harus dilakukan. Tentunya harapan kami, kasus ini segera
-beli,” paparnya. Tidak berhenti sampai di situ. Taufik kemudian bergegas menemui orang dalam yayasan, termasuk salah satu pendiri. Dari sana pun dibenarkan adanya pengambilalihan aset yayasan oleh beberapa organ YPCU. “Sehingga saya mengadukan hal ini ke Polda Jatim untuk melakukan pendalaman atas pelanggaran Undang-Undang Yayasan dan Undang-Undang Perdagangan. Bahwa ada salah satu oknum yayasan yang mengalihkan harta kekayaan yayasan yang dibagi-bagi dan ada yang diperjualbelikan,” sebutnya. “Jadi yang diperkuat dalam kasus ini adalah pengalihan aset yayasan. Karena sebagian ada yang diberikan ke beberap orang. Artinya aset yang sebagian tidak dijual itu yang menjadi pidana,”
selesai,” tandasnya. Terpisah Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia membenarkan kabar tersebut. Pihaknya akan segera memanggil para saksi. “Iya keluarga KD membuat pengaduan kemarin terkait kasus pengancaman. Yang diadukan Pak Rojak dan Umi Kalsum. Nanti kita akan
minta keterangan dan panggil saksi-saksi,” ujar AKBP Pandia, Jumat (10/9). Pandia menambahkan, jika ditemukan unsur tindak pidana, baru bisa dimasukkan menjadi laporan. “Iya, akan kami mintai keterangan, kami panggil dulu saksi-saksinya ya, kami klarifikasi dulu, belum (ada nomor
imbuh Taufik. Taufik mengungkapkan, saat ini terlapor berpredikat sebagai tersangka. Bahkan dia menyebut masih ada beberapa nama yang dapat diseret menjadi tersangka. Tetapi, khusus EY, diduga kuat yang mengotaki pengambilalihan aset tersebut. Namun kini, tak ditahannya EY, dinilai Taufik terlapor yang masih menjabat sebagai ketua pembina yayasan dapat melakukan tindakan abuse power yang dapat menghambat proses penyidikan. “Profesor EY ini kan statusnya masih ketua pembina yayasan, ditakutkan jika tidak ditahan bisa menghilangkan barang bukti atau bahkan melarikan diri. Kalau sesuai syarat objektif, penyidik sudah punya kewenangan melakukan penahanan,” kata Taufik. Atas kasus ini, Taufik tegas
mengatakan tak ada dendam pribadi dengan tersangka. Dia melakukan ini beralaskan kewajibannya sebagai alumni untuk masa depan Unitomo yang lebih baik. “Saya bahkan mendapat dukungan dari persatuan dosen dan karyawan (pendekar) di Unitomo. Mereka mendukung penuh langkah saya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas,” tandas pria yang akrab disapa Bung Taufik ini. Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kasubdit I Industri Perdagangan (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Suryono belum memberikan respons terkait perkembangan kasus tersebut. Namun beberapa waktu lalu, pihaknya menegaskan jika sudah menetapkan EY sebagai tersangka. Hanya saja, pihaknya tidak
dibagikan, dia tidak dihiraukan lagi oleh anak-anaknya. Harta tersebut disimpan di sebuah bank beserta surat wasiat—yang akan dibacakan pengacara Mama Iin sepeninggal wanita ini kelak. “Aku nggak sudi dibilang wanita matre, Om. Gendeng opo, mbelani donya,’’ katanya bernada sinis. Ninik lebih sakit hati karena Salam, yang semula diyakini
menahan yang bersangkutan karena sejumlah alasan. Pertama, dihadapan penyidik, EY bersikap kooperatif. “Sangat kooperatif mas yang bersangkutan,” kata Suryono melalui sambungan telepon. Selain itu, lanjut Suryono, tidak ada potensi atau kekhawatiran EY untuk melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Bahkan, alasan kesehatan dan kondisi pandemi juga menjadi alasan untuk tidak ditahannya EY. “Pandemi juga Mas. Lagian, kita juga sudah tahu rumah dia,” tandas dia. Disinggung perkembangan kasus tersebut saat ini, mantan Kasubdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum itu mengaku masih proses pemberkasan. “Belum (dilimpahkan) Mas. Masih proses pemberkasan,” tandas Suryono. (mg3/fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 penganiayaan ini didasari adanya saling klaim atas kepemilikan lahan atau tanah di Jalan Gunung Anyar Tambak pada Sabtu (4/9) sekitar jam 18.00. Kejadian bermula para pelapor atau pemilik lahan membangun pos dan memasang papan di lahan yang menjadi sengketa pada 10 juni 2021. Pemasangan papan itu, diketahui Roni cs. Tidak terima, pelaku lalu mendatangi lokasi dan merusak pos hingga tidak bisa digunakan lagi. Mengetahui pos dirusak, BR, Y, MAS, AAS mendatangi lahan untuk mediasi dengan RF dkk. AAS, salah satu korban yang juga polisi lalu diajak tersangka Roni
masuk di dalam pos. Sedangkan para korban lainnya menunggu di luar pagar dengan dijaga oleh sekitar sepuluh teman-teman Roni. Selama mediasi, Roni dengan arogan memprovokasi rekan-rekannya dan melakukan penyerangan ke AAS dengan cara dipukul menggunakan vas bunga mengenai kepala. Sedangkan korban lain juga dipukuli teman-teman pelaku hingga menggalami memar di wajah dan tangan. Bahkan sepeda motor milik salah satu korban dirusak oleh para pelaku hingga mengakibatkan kaca spion pecah dan kaca speedometer retak. Atas kejadian tersebut, para korban melapor ke
Satreskrim Polrestabes Surabaya. Setelah mendapat informasi tersebut, anggota melakukan penyelidikan. Pada Selasa (7/9) pukul 19.00, petugas berhasil menangkap Roni di sekitar Jalan Gunung Anyar Tambak, sedangkan teman-temannya masih dalam pengejaran. “Beberapa orang lain termasuk ST telah dinyatakan DPO,” tandas Yusep. Yusep menegaskan, aksi premanisme tidak akan diabaikan serta dibiarkan, harus segera dilakukam penindakan tegas untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Surabaya harus aman, Surabaya harus pulih, Jogo Suroboyo dan harus bergotong-royong untuk mewujudkannya lingkungan
Njebablah koyok Bakul Lombok Diakui Ninik, harta benda peninggalan almarhum ayah Salam—yang blasteran India-Aceh—memang banyak. Tidak habis dimakan tiga turunan. Pernah dihitung, tiap anak yang berjumlah tiga orang, masing-masing dapat bagian sekitar Rp 11,4 miliar. Tapi, harta itu masih dikuasai Mama Iin. Wanita ini tidak segera membagikan kepada anak-anaknya karena takut setelah harta
perkara),” pungkas Pandia. Beberapa waktu lalu orang tua Ayu Ting Ting sempat mendatangi rumah Kartika Damayanti yang diduga pem-bully anak dan cucunya di Kedungadem, Bojonegoro. Ternyata Kartika tidak ada di rumah yang ada hanya orang tua dan anak KD. (top/har/nov)
Sambungan dari halaman 1
Dikepruk Vas Bunga Gunung Anyar Tambak. Roni ditetapkan tersangka karena terbukti telah memprovokasi teman-temannya dan menganiaya keempat korban. Sedangkan temannya yang teridentifikasi berinisial ST ditetapkan daftar pencarian orang (DPO) sedangkan beberapa orang lainnya masih dalam penyelidikan polisi. “Aksi premanisme ini dilakukan sekelompok orang terhadap masyarakat, di antaranya wanita dan anggota polisi sehingga membuat mereka terluka memar di wajah dan kepala,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan, Jumat (10/9). Yusep mengungkapkan,
Kamis malam (9/9), pengguna jalan di Jembatan Suramadu kembali dibuat penasaran dengan temuan motor misterius. Pemilik motor Honda Supra L 5250 LO itu diketahui warga Jalan Tenggumung Gang Randu. Pria itu diduga bunuh diri dengan cara mencebur ke laut sekira pukul 23.30. Diketahui pemilik kendaraan roda dua itu adalah Mastoki (30), asal Dusun Paleh Tengah, Karang Nangger, Omben, Sampang, Madura. Hingga Jumat (10/9) sore, keberadaan pria tersebut belum ditemukan. Pihak kepolisian juga terus melakukan pencarian.
Sambungan dari halaman 1
Terbongkar karena Temuan Brosur Promosi kampus kedua di Desa Kesiman Tengah, Trawas itu. Karena Unitomo memang benar mempunyai aset di sana,” jelas alumni Fakultas Hukum Unitomo Moh Taufik yang juga pelapor dalam kasus tersebut, Jumat (10/9). Seiring berjalannya waktu, pada 2018, Taufik yang saat itu baru menjadi mahasiswa S2 Unitomo, lantas dikejutkan penemuan selembar brosur promosi. Brosur tersebut berisikan penjualan tanah kaveling yang diduga kuat milik YPCU. “Di tahun 2018, saat saya berhenti di masjid kampus, setelah salat zuhur, ditemukanlah selembaran promosi yang berisi tentang penjualan tanah kaveling. Di situ saya kaget. Lantas saya langsung konfirmasi ke rektorat. Mereka mengatakan bahwa itu domainnya daripada yayasan dan membenarkan adanya jual-
Foto Kholilul Rohman semasa hidup.
Sambungan dari halaman 1
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Sambungan dari halaman 1
dinyatakan meninggal. “Ya benar Mas, korban meninggal di lokasi. Diduga kuat mengalami kecelakaan tunggal. Untuk proses lanjut ditangani unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya” kata Kanitlantas Polsek Tegalsari Iptu Sigit, melalui pesan singkat, Jumat (10/9).
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Pemotor Tewas
yang aman dan kondusif. “Surabaya harus aman, jika ada aksi premanisme segera laporkan ke polisi atau telepon call centre pasti akan kami tindak,” imbau Yusep. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti 1 bendel bukti pembelian bahan baku pos, 1 buah flasdisk berisi rekaman, foto pembongkaran pos, dan 3 hasil visum et repertum. Terpisah, Roni saat diwawancarai wartawan seputar penganiayaan yang dilakukan bersama teman-temannya, tidak berkomentar sama sekali dan hanya terdiam saat dikeler anggota jatanras menuju tahanan Mapolrestabes Surabaya. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 mencintainya secara tulus, ternyata berubah 180 derajat begitu diperkenalkan seorang perawan cantik dari Solo, Jawa Tengah, sebut saja Sinam. “Dia terhipnotis lekuk aduhai perawan Solo. Itu sekarang. Dua-tiga tahun lagi kan njebablah ombo koyok bakul lombok nang pasar,” selorohnya disertai tawa kecil. Ninik yang terbakar emosi kini terbawa arus ikut berkata
kasar. Dia mengatakan Mama Iin adalah kompor ngebros penyebab semua petaka rumah tangganya. Ibu mertua yang satu ini tidak membawa berkah bagi anak-anak dan menantunya. “Adik Mas Salam yang nomor dua juga cerai karena kompor ngebros itu,” katanya lantang, sampai-sampai pengacara yang duduk di belakangnya terlonjak terkejut. Karena itulah Ninik berusa-
ha mencari pengacara sebagai persiapan menghadapi Salam di pengadilan. Sudah tiga minggu yang lalu dia mendengar rencana Salam mengajukan talak cerai. Rencana tadi dia dengar dari mantan istri istri adik iparnya. “Mbak, Sampeyan korban berikutnya,” kata Ninik menirukan kalimat mantan istri bakal mantan adik iparnya itu. Dia yakin Salam diminta cepat-
-cepat menceraikannya agar gono-gini yang dia dapatkan kecil.Tanpa warisan orang tua, kekayaan Salam memang relatif kecil. Dia hanya punya sebuah mobil Avanza dan rumah di gang perkampungan Jagir. “Tapi aku nggak mempermasalahkan itu, Om. Gak butuh donya.Aku punya sumber penghasilan sendiri. Masio gak akeh, tapi mudah-mudahan barokah. Aku siap hidup mandiri. Mandiri aba-
di,” katanya penuh tekad, kemudian tersenyum. Suaranya terdengar tegas dan penuh keyakinan. Ninik menambahkan, setiap pemikiran kompor ngebros selalu dikaitkan duit. Dikit-dikit, duit. Dikit-dikit, duit.. Karena itu, dia yakin calon penggantinya berasal dari keluarga kaya. Minimal dari keluarga sok kaya.“Biarin aja.Biar kapok,” tegas perempuan berbibir ndomble tapi seksi ini. (jos, habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU KLIWON, 11 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Dewan Soroti Pembangunan Saluran Air Manyar Gresik, Memorandum Komisi III DPRD Gresik lagi-lagi menemukan proyek pembangunan yang dinilai tak sesuai. Kali ini yang disorot pengerjaan saluran air di Jalan KH Syafi’i, Kecamatan Manyar. Saluran tersebut berpotensi tidak berfungsi optimal, bahkan menimbulkan banjir. Posisi saluran lebih tinggi daripada tanah di sekitarnya. Sehingga air akan kesulitan masuk ketika hujan datang. Hal ini terungkap saat Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi melakukan inspeksi mendadak (sidak). Wakil rakyat itu juga mendapat keluhan dari warga sekitar yang khawatir rumahnya kebanjiran. “Kami juga kaget saat melihat kondisi proyek saluran. Ini bukannya membantu mengurangi banjir, malah menjadi penyebab,” ujarnya, Jumat (10/9). Pihaknya mendesak pihak
terkait untuk mencari solusi terkait proyek tersebut. Jangan sampai nanti menimbulkan protes dari warga. Apalagi jika musim hujan sudah datang. Jika banjir, warga pasti akan complain. “Dimana-mana saluran air harusnya lebih rendah. Agar pembuangan air warga bisa masuk ke saluran. Ini malah kebalikannya. Air dari saluran masuk ke rumah warga. Ini harus segera dicarikan solusi,” pungkas Hamdi. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman saat dikonfirmasi tidak menampik
pengerjaan proyek yang menjadi sorotan itu. Menurutnya, hal tersebut menyesuaikan dengan kontur saluran air yang ada di sana. “Ketinggian saluran air itu harus menyesuaikan kondisi hulu dan hilir. Karena di hilir cukup tinggi, maka saluran air yang ada di lokasi itu akhirnya menyesuaikan,” katanya. Pihaknya menegaskan, selisih ketinggian saluran air dengan tanah dan rumah warga sekitar tidaklah seberapa. Sehingga masih bisa diantisipasi terkait kekhawatiran banjir atau saluran air kurang berfungsi secara optimal. “Karena beberapa hal, untuk saat ini yang dibangun terlebih dahulu saluran airnya. Sedangkan peninggian badan jalan akan dilakukan tahun depan. Tinggi jalan nantinya akan menyesuaikan saluran air tersebut,” pungkasnya. (and/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Komisi III DPRD Gresik sidak proyek saluran air di Jalan KH Syafi’I, Manyar.
Mahasiswa Bojonegoro Divaksin
FOTO: ISTIMEWA
Kantor Bupati Gresik.
Swab Antigen Gratis bagi CASN/PPPK
Gresik, Memorandum Persiapan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 di Kota Pudak terus dimatangkan. Terbaru, Pemkab Gresik menyediakan fasilitas tes swab antigen gratis bagi peserta. Tes antigen gratis akan diberikan dengan dua syarat. Yakni memliki KTP/surat domisili 6 bulan di Kota Pudak dan kartu peserta uji SKD 2021. Fasilitas cuma-cuma itu bisa diakses di puskesmas terdekat. Setiap pukul 07.30 - 11.00. Peserta bisa datang ke puskesmas maksimal sehari sebelum pelaksanaan SKD. Sebab, hasil tes swab antigen ini hanya berlaku 1 x 24 jam. Berbeda dengan tes PCR yang berlaku 2 x 24 jam. Lalu kapan uji SKD di Gresik akan dimulai? Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Adi Yumanto menyebut pada akhir September 2021. Lokasinya berpusat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). “Untuk tes SKD dimulai 25 September 2021,” kata mantan kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (KBPP-PA) Pemkab Gresik itu. Sebelumnya, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatakan, hasil swab antigen menjadi syarat wajib yang harus dibawa peserta seleksi CPNS dan PPPK saat uji SKD. Tidak harus membawa sertifikat vaksinasi. “Hasil rapat memang demikian. Kami hanya mensyaratkan peserta membawa surat swab antigen untuk masuk dan mengikuti tes CPNS,” katanya beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, tahun ini Pemkab Gresik membuka 2.272 formasi pada penerimaan CASN dan PPPK. Yakni 440 formasi CPNS dan 1.832 formasi PPPK. Tahun 2020, lowongan PPPK dibuka untuk umum. Namun, pada tahun 2021 diperuntukan bagi tenaga honorer. Untuk tenaga pendidik juga tidak bisa ikut seleksi CASN, melainkan ikut jalur PPPK. Informasi yang dihimpun, ada 5.785 peserta uji SKD CASN dan PPPK Pemkab Gresik. Namun, 400 di antaranya mengikuti tes di 23 tempat yang berada di 22 provinsi agar akses peserta ke lokasi tes lebih mudah. Bagi peserta yang mengikuti tes berlokasi di luar Gresik, jadwal pelaksanaannya sudah keluar. Yaitu mulai 5 September untuk tes SKD di lokasi BKN Balikpapan, hingga terakhir 18 Oktober di Kanreg V BKN Jakarta. (and/har/udi)
Bojonegoro, Memorandum Setelah pelajar, giliran vaksinasi menyasar mahasiswa di Bojonegoro. Kali ini dilakukan di Gedung Hall Suyitno Universitas Bojonegoro, Jumat (10/9). Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awana, Dandim 0813 yang diwakili Kasdim Mayor Inf Putu Gede Widarto, Kepala Kejasaan Negeri yang diwakili JPU Bambang Tejo, Wakapolres Kompol Muh Wahyudin Latif, Ketua Yayasan Universitas Bojonegoro Arief Januarso, Rektor Universitas Bojonegoro Tri Astutu Handayani dan lainnya. Pelaksanaan vaksinasi serentak ini untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Tujuan utama program vaksinasi massal adalah menurunkan angka
kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Lalu mengurangi transmisi/penularan Covid -19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan (herd immunity) secara menyeluruh serta menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi bisa segera tercapai. Kegiatan vaksinasi massal dilaksanakan dalam rangka mendukung dan mensukseskan program percepatan vaksinasi. Diketahui, target vaksinasi serentak perguruan tinggi sebanyak 1.000 dosis. Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, Polres Bojonegoro mendukung program percepatan vaksinasi Covid-19 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid- 19 di Kabupaten Bojonegoro. “Diharapkan dalam pelaksanaan, para peserta vaksinasi
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Forkopimda Bojonegoro meninjau vaksinasi mahasiswa.
tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5 M serta mengantisipasi adanya varian Covid 19,” harapnya. AKBP Pandia mengimbau
masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan meskipun telah dilaksanakan vaksinasi. “Diharap bagi peserta Vaksinasi untuk mensosial-
isasikan kepada masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan pentingnya Vaksinasi Covid-19,” bebernya. (top/har/udi)
Peringati Haornas Ke-38, Anna Mu’awanah Buka Bupati Cup 2021 Bojonegoro, Memorandum Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-38, Pemkab Bojonegoro menggelar Bupati Cup 2021. Acara itu dibuka oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, kemarin. Hal ini ditandai dengan pertandingan persahabatan tim eksekutif melawan legislatif. Peringatan Haornas berlangsung di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro yang dihadiri forkopimda dan kepala OPD. Acara itu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat. Pada tahun ini, Pemkab Bojonegoro mengusung tema Desain Besar Olahraga Nasional Menuju Indonesia Maju yang
FOTO: ISTIMEWA
Bupati Anna Mu’awanah mengikuti senam bersama pada acara haornas.
dibuka dengan penyerahan busur panah oleh Bupati Bojonegoro kepada Bagas Setia, atlet panahan peraih medali emas kejuaraan Porprov Jawa Timur 2019. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bojonegoro Amir Syahid melaporkan, peringatan Haornas ini dirangkaikan dengan kick off Bupati Cup 2021 dengan melakukan 4 kejuaraan olahraga yakni sepak bola, bulu tangkis, bola voli dan tenis meja. “Pada pelaksanaan peluncuran turnamen Bupati Cup 2021 akan dilaksanakan senam bersama dan pertandingan sepakbola persahabatan antara tim eksekutif (kepala OPD) melawab tim legislatif (anggota DPRD),” ujar Amir. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah berharap sedini mungkin anak-anak di Bojo-
negoro sudah tergali potensi dan bidang yang digemari yang nantinya akan dipupuk oleh Pemkab Bojonegoro. “Serta akan launching KPOB (Kartu Potensi Olahraga Bojonegoro) guna menunjang atlet Bojonegoro,” harapnya. Ia berhatap dengan dukungan DPRD, Pemkab Bojonegoro pertama akan merevisi peraturan bupati tentang pembinaan olahraga berjenjang. “Pemkab Bojonegoro sudah menyiapkan insentif para putra putri kita (asli Bojonegoro, red) dari sedini mungkin yang minat di bidang olahraga dari tingkat SD sampai SLTA,” ungkap Bupati Anna. Bupati menambahkan, dalam kegiatan ini diharapkan mampu mencari bibit atlet baik untuk pemprov, nasional maupun tingkat internasional. (top/har/udi)
Pudak Galeri Buka Akhir September Gresik, Memorandum Pemkab Gresik berencana membuka kembali gerai Pudak Galeri. Hal ini seiring zonasi Covid-19 yang beralih ke kuning dan turunnya status ke PPKM level 2. Pembukaan direncanakan akhir September 2021. Hal tersebut disampaikan Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono saat koordinasi di Pendopo Bupati, Jumat (10/9). Hadir sebanyak 31 komunitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam kegiatan tersebut. “Pudak Galeri akan dibuka lagi dengan kemasan baru. Tentu tujuannya pemulihan ekonomi nasional,” terang Agus Budiono. Rencananya, jika tidak ada halangan maka sentra kuliner dan oleh-oleh khas Gresik itu akan dibuka mulai akhir September 2021. Saat ini tengah membahas teknis bersama pelaku UMKM.
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Rapat koordinasi UMKM Pudak Galeri Gresik.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut tren Covid-19 terus menurun. Surabaya Raya kini bertatus PPKM Level 2. Oleh karenanya, momentum ini disambut degan
program pemulihan ekonomi. Bupati menyebut, Pudak Galeri menjadi rumah bersama bagi pelaku UMKM. Bahkan, ke depan bakal ada penambahan program baru. Yakni, klinik
revitalisasi ekspor. Tujuannya, mendorong ekspor serta mengembangkan potensi produk. “Pelaku UMKM tidak perlu takut produknya gagal diekspor. Cukup fokus mengembangkan
kualitas produk. Soal izin dan lainnya itu urusan pemerintah dan Bea Cukai Gresik,” tegasnya. Bupati milenial itu berharap dibukanya kembali Pudak Galeri bisa mendongkrak geliat perekonomian. Sehingga pemulihan ekonomi dapat terwujud begitu pun kesejahteraan pelaku UMKM juga ikut meningkat. Namun demikian, pelaku UMKM dan pengunjung nantinya diminta tidak abai protokol kesehatan (Prokes). Meski kondisi Covid-19 trennya terus turun dan gerai kembali buka, proses jual beli harus mengedepankan disiplin prokes. Seperti diketahui, Pudak Galeri tutup sudah sekitar 1,5 tahun atau sejak awal kemunculan pandemi Covid-19. Beroperasinya kembali sentra UMKM ini diproyeksikan bisa mendorong pemulihan ekonomi. (and/har/udi)