Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 11 Juli 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SENIN PON, 11 JULI 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

DUA KASUS ASUSILA DI PONDOK PESANTREN

MATI ATAU KEBIRI Good Perfect Oleh: Dahlan Iskan

S

KORNYA berubah dari 20-1 menjadi 19-0. Akhirnya terjadilah yang kita harapkan tidak terjadi: Menlu Rusia walk out. Sergey Lavrov meninggalkan ruangan. Pertemuan Menlu G20 di Hotel Mulia, Nusa Dua, Bali, Kamis lalu itu pun menjadi monoton. Indonesia sebenarnya realistis. Tidak harus mencapai kesepakatan. Terlalu sulit. Yang penting, jangan sampai ada yang walk out. Harapan minimal itu pun tidak bisa terpenuhi. Ada filosofi mendasar mengenai sikap negara-negara Barat seperti itu: perfect.

Siapkan 10 Jaksa

Surabaya, Memorandum Mochammad Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi (42), diduga uga melakukan tindak pidana pencabulan. Anak dari kiai pemilik pem sekaligus pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Jombang Jom itu telah ditahan di Rutan Kelas lA Medaeng, Sidoarjo. rjo. Berkaitan dengan kasus tersebut, Abdul Malik, salah satu praktisi hukum Surabaya menyampaikan pandangan hukumnya. Menurutnya, tersangka dalam kasus penca-

KEPA KEPALA EPALA Seksi Penerangan H Hukum (Kas Kasipenkum) Kejati Ja (Kasipenkum) Jawa Timur Fath athur Rohman saat s Fathur dikonfirma masi terkait kasus ka dikonfirmasi menjelas askan jaksa yang y ini menjelaskan s menanganii sebanyak 10 orang. “Jaksanya ya 10 ora orang. Gabungan d dari JJPU K j k Kejaksaan Neg Ne N Negeri Jombang da an n Kedan jati Jatim. U Un Untuk nama-nama JPU-nya, S e en Senin (11/7) saya iinforn nf tu masikan,” tutur Fa atth Kasipenkum Fathur Meem m Rohman kepada Memorandum, Minggu (10/7). n diSaat disinggung akan tersa an sidangkan di mana tersangka burro on yang sempat menjadi buronan

bulan apabila ila terbukti bersalah selayaknya ya dihukum mati. Bersambung  ke halaman 11

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Fathur Rohman

Polda Jatim itu Fathur menyebutkan di Pengadilan Negeri  Bersambung ke halaman 11 

Gisella Anastasia

Betah Menjomblo

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Abdul Malik

Gisella Anastasia mengaku belum lagi terpikirkan mencari tambatan hati usai putus dari Wijin. Karena hal itu Gisella Anastasia pun belum terpikirkan untuk menikah lagi.

I

a merasa tak mau memilih orang untuk menjadi kekasih. Kata Gisel, ia sama sekali tak pernah menargetkan perihal urusan asmara. “Iya nggak tahu nih, nyari yang gimana ya maksudnya nggak ditargetin, jalanin aja dulu,” ujar Gisella Anastasia di kawasan

ILU

ST

RA

S

T I: I S

 Bersambung ke halaman 11 

IM

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

A EW

Kombespol Dirmanto

Lima Simpatisan Jadi Tersangka PENYIDIK Ditreskrimum Polda Ja Jatim dan Polres Jombang akhirnya men netapkan lima orang dari 320 simpatisan  Bersambung ke halaman 11 

Kuras Perhiasan untuk Bayar Kos

Beraksi saat Pacar Tidur

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Korban yang sempat diteriaki maling babak belur diamankan petugas.

Cari Saudara Malah Babak Belur

DITERIAKI MALING Surabaya, Memorandum Su Nasib sial menimpa H Hendriyanto Sisvana (38), w warga Jalan Pakis Gang III. Ia harus menahan sakit se setelah dihajar kelompok di diduga pemabuk di Jalan Je Jemursari Gang I. Selain itu itu, ia juga menerima boge gem mentah dari warga yan yang sedang berjaga di lokasi itu. Pa Pada insiden yang terjadi pada S Sabtu (9/7) dini hari tersebut, pria berambut keriting

itu mendadak diteriaki maling pemuda yang diduga pesta minuman keras. Pada saat itu, ia langsung menjadi sansak hidup warga. Alhasil, ia juga dilarikan anggota ke Polsek Wonocolo untuk tindaklanjut. “Benar. Jadi dia bukan maling. Saat itu dia mengaku sedang mencari saudaranya di sekitar lokasi. Namun, saat ia melintas, ada kelompok yang mabuk meneriakinya maling,” kata Kanitreskrim Polsek Wonocolo AKP Ristitanto, Minggu

Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Dukuh Pakis berhasil meringkus Theo Yacoebus (32), di rumah kos Jalan Kepuh Kiriman Dalam Gang Cempaka, Kecamatan Tropodo, Sidoarjo. Penangkapan pria asal Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu setelah mencuri dua HP dan perhiasan milik Rindang Nurhana (33), wanita yang indekos di Jalan Dukuh Kupang. “Korban adalah pacar korban,” kata Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis Ipda Aman Hasta, Minggu (10/7). Akiba perbuatannya itu, Theo kini mendekam di Mapolsek Dukuh Pakis.

Dari tangannya, petugas menyita barang bukti dua HP merek Iphone 12 Pro warna gold dan Iphone X warna silver; 1 buah Iwatch warna gold; 3 buah cincin emas putih seberat 3,330 gram, 1,646 gram, 0,560 gram, dan 1 dompet. Informasi yang dihimpun, kejadian bermula korban sedang tidur. Kondisi ini dimanfaatkan Theo untuk menguras barang berharga milik Rindang. Setelah berhasil, tersangka melarikan diri. Korban yang terbangun, mendapati barang-barangnya amblas beserta pacarnya tidak ada di ka Bersambung ke halaman 11 

(10/7) petang. Informasi dihimpun, kejadian itu bermula sekitar pukul 03.55. Saat itu, Hendriyanto masuk kampung Wonocolo Gang Benteng I dengan membawa kresek. Karena tak pernah bertemu, warga yang berjaga pun bertanya maksud dan tujuan Hendriyanto. Bukannya menjawab, Hendriyanto malah berbelit. Bahkan, saat warga menanyakan FOTO: MEMORANDUM/RIO

 Bersambung ke halaman 11 

Theo Yacoebus dan barang bukti di Mapolsek Dukuh Pakis.

Jatuh Cinta kepada Purel di Sebuah Rumah Hiburan (4) -

Meng, Kejati Jatim terjunkan 10 JPU gabungan dalam sidang tersangka pencabulan.

-

Saksikan... saksikan... 10 jaksa terjun di sidang kasus pencabulan.

Rini Keluar sambil Merapikan Pakaian Mata Rini berkaca-kaca. Diusapnya. Dia lantas minta izin ke kamar kecil. Cukup lama dia di sana. Lebih dari 30 menit. Khawatir terjadi sesuatu terhadap dia, Hery berniat mengetuk pintunya.

Si Mameng (MC sirkus)

P

ada saat hampir bersamaan, pintu terbuka. Rini hendak keluar sambil merapikan pakaian. “Maaf kalau terlalu lama,” ucapnya. Mereka segera kembali ke tempat duduk masing-masing. “Maaf

bila pertanyaanku dianggap kurang sopan: Mbak Rini sudah menikah?” tanya Hery setelah keduanya duduk santai. Rini tidak segera menjawab.  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO Polresta Sidoarjo Beri Pengamanan Humanis selama Iduladha

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 2

Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 280 personel Polresta Sidoarjo diturunkan untuk melakukan pengamanan Hari Raya Iduladha secara humanis dan profesional. Sebab, sebagian masyarakat ada yang melaksanakan pada 9 Juli. Meskipun pemerintah secara resmi menetapkan Iduladha jatuh pada 10 Juli. Meskipun begitu, aparat keamanan di Kabupaten Sidoarjo disiagakan guna menjamin situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Seperti pengamanan di sejumlah titik ini untuk meminamilisir takbir keliling hingga mengakibatkan kerumunan, dan antisipasi penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Sabtu (9/7) mengatakan, adanya perbedaan pelaksanaan Hari Raya Iduladha mulai tanggal 8 Juli 2022 personel Polresta Sidoarjo, polsek jajaran dan

TNI disiagakan sampai pelaksanaan salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban pada 10 Juli 2022. “Ada sekitar 280 personel kami siagakan untuk menjamin situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Teknisnya adalah pengamanan secara humanis namun tetap profesional,” ujarnya. Pengamanan secara humanis dilakukan Polresta Sidoarjo, dengan menghimbau masyarakat yang akan melakukan takbir keliling bahkan dapat menyebabkan kerumunan, agar melakukan di lingkungan atau di sekitaran tempat tinggalnya. Leb-

ih baiknya malam takbir diadakan di masjid maupun surau. Selain itu, polisi, TNI dan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo sebelum pelaksanaan Idul Adha hingga saat penyembelihan hewan kurban, juga masif turun ke wilayah-wilayah. Guna mengecek kesehatan hewan kurban sebagai antisipasi penyebaran virus PMK. “Untuk antisipasi virus PMK pada hewan kurban, kami juga menghimbau secara humanis kepada para pedagang hewan kurban dan masyarakat agar memastikan kondisi kesehatan hewannya. Tentunya dengan telah mendapatkan surat keterangan sehat dari dinas terkait,” jelas Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro. (jok/mik) Jajaran personel Polresta Sidoarjo menggelar apel pam Iduladha.

FOTO: MEMORANDUM/JOKOSAN

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Saluran Air Berubah menjadi Pertokoan

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 3

Warga Kebraon Menduga Sengaja Dimatikan

SALURAN AIR DI KEBRAON HILANG ● SEBELUMNYA ADA SALURAN AIR

SELEBAR 5 METER.

Surabaya, Memorandum Warga Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, menyayangkan hilangnya saluran air selebar lebih dari 5 meter di sekitar Jalan Kebraon V. Saluran air tersebut ditemukan sudah diuruk, lalu menjelma menjadi lahan kosong hingga pertokoan. Akibatnya, selain merugikan negara, pengurukan itu juga menyebabkan banjir di kawasan perumahan Kebraon dan sekitarnya. Terutama jika hujan lebat.

● PANJANG HINGGA RATUSAN METER

BERMUARA KE SALURAN BESAR DI JALAN RAYA MASTRIP

● WARGA RT2/RW3 SUDAH

MENDATANGI KELURAHAN UNTUK WADUL.

● GARA-GARA SALURAN AIR DIURUK

WARGA DIHANTAUI BANJIR JIKA HUJAN TURUN.

Abdul Mujib, warga RT 3/RW 1 Kebraon mengungkapkan, saluran selebar 5 meter itu memiliki panjang ratusan meter hingga ke Timur Jalan Raya Mastrip. Keberadaan saluran tersebut sudah ada sejak lama, bahkan saat dirinya masih muda. Saluran tersebut menjadi jalur utama pembuangan air masyarakat. “Kita tahu persis dulu itu saluran air utama perkampungan, lebarnya lebih dari 5 meter, sekarang sudah tidak ada. Kita menduga itu sengaja dimatikan, makanya jadi lahan kosong lalu sebagian di atasnya berdiri pertokoan,” kata Abdul Mujib, tokoh masyarakat yang

SUMBER: WARGA KEBRAON RT2/RW3

FOTO-FOTO: ILUSTRASI

yang berusia 70-an ini, Minggu (10/7). Pengurukan saluran air utama tersebut juga disesalkan oleh warga Kebraon yang lain. Salah satunya Sumono, warga RT 2/RW 3. Dia pun mendesak lurah dan camat setempat untuk menelusuri keberadaan saluran itu. Apalagi, pihaknya bersama warga pada Jumat (8/7) telah mendatangi Kelurahan Kebraon untuk wadul. Mereka menumpahkan masalah itu ke lurah. “Pengurukan itu jelas menyalahi aturan, karena saluran itu sudah ada sejak lama dan menjadi milik negara yang keberadaannya harus dijaga.  Bersambung ke halaman 4 

PDI-P Kurban 11 Sapi Surabaya, Memorandum PDI Perjuangan (PDI-P) Surabaya menyambut dengan penuh sukacita Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah. Momentum Hari Raya Kurban ini pun untuk memperkuat aspek spiritual para kader, sekaligus membumikan semangat berkurban untuk sesama. “Selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh umat Islam yang mera-

yakan, terutama di Kota Surabaya. Iduladha adalah momentum bagi kita semua untuk menjadi pribadi dengan spiritual yang baik, yang diwujudkan dalam sikap gotong royong dan suka membantu sesama,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI-P Surabaya, Minggu (10/7). Para kader PDI-P Surabaya yang beragama Islam melaksanakan berbagai ibadah menyambut Iduladha dengan penuh antusias dan khidmat. Mulai dari menggemakan takbir,

salat Iduladha, hingga menyembelih hewan kurban. Seusai menjalankan salat para kader melakukan pemotongan hewan kurban. Hal ini dilakukan sebagai wujud meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan putranya, Ismail. “Tahun ini, PDI Perjuangan Surabaya memotong hewan kurban 11 ekor sapi,” ungkap Abdul Ghoni Mukhlas Niam, Ketua Panitia Iduladha PDI-P Surabaya. Ghoni, yang juga anggota DPRD

Surabaya itu mengatakan, pemotongan 11 hewan kurban menggunakan jasa Rumah Potong Hewan (RPH) di Jalan Pegirian, yang merupakan BUMD milik Pemkot. Dia menambahkan, 11 sapi berasal dari gotong royong berbagai pihak. Mulai dari Ketua DPC PDI-P Surabaya dan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, para anggota Fraksi PDI-P DPRD Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji,  Bersambung ke halaman 4 

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Iduladha Momen Perkuat Spiritual

PDIP Surabaya bersama wali kota siapkan sapi kurban untuk disembelih di RPH Pegirian.

Inovasi, Kreativitas dan Kegotongroyongan, Antarkan Pemkot Surabaya Terima Sederet Penghargaan SEORANG pemimpin haarus mampu berpikir secara inovatif, kreatif dan solutif dalam menyelesaikan setiap masalah. Begitu bunyi kutipan yang selalu ditekankan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dalam beberapa kesempatan kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Penekanan yang disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi dalam membangun Surabaya, ternyata mendorong camat, lurah hingga kepala perangkat daerah (PD) berlomba-lomba berinovasi untuk memberikan kemudahan dan kedekatan pelayanan publik kepada masyarakat. Satu di antara hasil yang bisa dirasakan masyarakat sekarang adalah tak perlu jauh-jauh mereka datang ke kantor dinas untuk urus administrasi

k kependudukan. Bahkan sekarang, masyarakat bisa langsung bertemu dengan camat dan lurah di masing-masing k kantornya setiap Jumat. “Tujuan utama kita m memudahkan pelayanan k ke masyarakat,’’ kata Wali Kota Eri Cahyadi. Selain kemudahan pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi fokus utama Wali Kota Eri Cahyadi. Melalui program padat karya, pemkot memanfaatkan lahan-lahan aset yang dimilikinya untuk digunakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dari mulai lahan kosong, bekas tanah kas desa (BTKD), tambak, hingga taman hutan raya (Tahura), dikelola MBR dengan bermacam-macam klasifikasi bidang usaha. Ada pertanian, perikanan, budidaya maggot, cuci motor, laundry, dan bahkan potong

rambut hingga kafe. “Tujuan akhir program padat karya adalah mengentas kemiskinan di Kota Surabaya,” jelas Wali Kota Eri Cahyadi. Upaya mengentas kemiskinan di Surabaya juga dilakukannya melalui program pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Langkah itu didukung dengan teknologi pemasaran digital melalui aplikasi e-peken yang dibuat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya. Melalui aplikasi e-peken, pemkot menghimpun dan memasarkan toko kelontong dan produk UMKM Surabaya. “Kami terus gerakkan UMKM Surabaya supaya mandiri, dan upaya padat karya ini untuk meningkatkan taraf hidup warga Surabaya,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi. Tak ketinggalan, dunia pendidikan juga menjadi perhatian serius Wali Kota Eri Cahyadi. Meski sekarang SMA/ SMK sederajat bukan lagi menjadi kewenangan pemkot, namun pihaknya tetap aktif memberikan intervensi kepada para pelajar Surabaya. Bentuk intervensi itu diwujudkan dengan menembus ijazah 729 SMA/SMK sederajat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya. “Karena bagaimanapun ijazah ini sangat penting untuk meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi ataupun untuk bekerja,” katanya. Ide pemikiran yang dicetuskan Wali Kota Eri Cahyadi, rupanya memantik perhatian dan apresiasi banyak pihak. Apresiasi ini pun lantas dimanifestasikan melalui sederet penghargaan Nasional yang diberikan kepada pemerintah kota maupun Wali Kota Eri Cahyadi. Di antaranya adalah penghargaan dari Baznas Award 2022. Penghargaan ini diberikan kepada Wali Kota Eri Cahyadi karena dinilai sebagai salah satu kepala daerah yang peduli mendukung Gerakan Zakat Indonesia. “Saya yakin, zakat Kota Surabaya bisa dimanfaatkan oleh kepentingan umat di Kota Surabaya,” ujar Cak Eri panggilan lekat Wali Kota Surabaya. Bahkan, setelah Baznas Award 2022, Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) juga memberikan penghargaan kepada orang nomor satu di lingkup pemerintah kota tersebut. Penghargaan dari MURI diberikan atas rekornya sebagai pemrakarsa dan penyelenggara lomba inovasi daerah peserta terbanyak se-Indonesia. Peng-

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan ‘Tan Hana Dharma Mangrva’ dari Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta saat peringatan Hari Bhayangkara pada Selasa (5/7). hargaan tersebut diserahkan langsung oleh Senior Manager Muri Jusuf Ngadri kepada Wali Kota Eri Cahyadi saat Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729 pada Selasa (31/5). Tak berhenti di sana, keberhasilan dalam penanganan dan pengendalian Covid-19 di Kota Pahlawan melalui skema gotong-royong dan kolaborasi, juga mendapat respons baik dari Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi). Respons baik itu diwujudkan oleh Persakmi melalui penghargaan yang diberikan kepada Wali Kota Eri Cahyadi. Menurut dia, keberhasilan dalam penanganan Covid-19, tak lepas pula dari peran serta TNI-Polri serta seluruh stakeholder dan elemen masyarakat yang ada di Kota Pahlawan. “Membangun kota itu perlu gotong-royong dan hal ini kami awali dari Covid-19,” kata dia. Kemudian, sinergi aktif dengan kepolisian di Surabaya yang dilakukan Wali Kota Eri Cahyadi bersama jajarannya juga mendapat respons positif dari Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta. Dua penghargaan sekaligus dari Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan dan ‘Tan Hana Dharma Mangrva’ dari Kapolda Jawa Timur Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta diterimanya saat peringatan Hari Bhayangkara pada Selasa (5/7).

“Ini merupakan kebanggan tersendiri bagi saya pribadi dan seluruh jajaran Pemkot Surabaya. Penghargaan ini menunjukkan bahwa kita bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan semua instansi dan elemen yang ada,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi. Meski demikian, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengapresiasi jajaran Kepolisian khususnya Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Selama ini, jajaran kepolisian dan TNI selalu bersinergi aktif dengan pemkot dalam penanganan dan pengendalian Covid-19. Juga, dalam dapat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Pahlawan. “Saya mewakili seluruh warga Kota Surabaya beserta jajaran Pemkot Surabaya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Pak Kapolda Jawa Timur dan Kapolrestabes Kota Surabaya,” tutur Wali Kota Eri Cahyadi. Sebagai pemimpin yang dikenal inovatif, hal itu membuat Wali Kota Eri Cahyadi menjadi sorotan media. Baik media sosial maupun arus utama ramai memuat informasi pemberitaan terkait orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya ini. Apalagi, ketika ada kebijakan dan inovasi baru yang digagas Wali Kota Eri Cahyadi, tentu saja media arus utama akan berbondong-bondong untuk memberita-

kannya. Banyaknya pemberitaan pada media arus utama lantas menghantarkan Wali Kota Eri Cahyadi menerima penghargaan dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) Indonesia. Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu mendapatkan penghargaan dari SPS Indonesia sebagai salah satu pemimpin terpopuler dalam media arus utama. Penghargaan ini diserahterimakan dalam acara puncak ulang tahun SPS ke-76 di Pekanbaru, Riau pada Rabu (6/7/2022) malam. Dalam acara puncak peringatan SPS ke-76 itu, juga dihadiri sejumlah tokoh pers Nasional. “Dari penghargaan itulah menjadi semangat kami bagaimana pemkot terus bisa bersinergi dengan semua stakeholder yang ada,” terang dia. Selama ini, Cak Eri selalu menegaskan, bahwa membangun sebuah kota tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemkot Surabaya. Tapi, dibutuhkan sinergi dan gotong-royong dari semua stakeholder dan berbagai elemen masyarakat yang ada di Kota Pahlawan. “Jadi membangun kota tidak bisa sendiri, tapi sinergi dengan semua stakeholder yang ada, insya Allah akan membawa kebahagiaan bagi warga Kota Surabaya,” tutur dia. Keberhasilan dalam membangun kota itu dikatakan Wali Kota Eri Cahyadi, apabila semua rakyat di Surabaya mau mencintai kotanya dari hati. Tentu saja untuk mewujudkan semua itu, harus dilakukan dengan gotong-royong dan kolaborasi bersama. “Dengan warga dan sinergi yang hebat, saya selalu mengatakan bukan wali kota yang hebat, tapi orang-orang yang cinta dengan Surabaya,” tuturnya. Cak Eri kembali menegaskan, bahwa menjadi seorang pemimpin itu harus mampu berpikir solutif, inovatif dan kreatif dalam menyelesaikan setiap masalah. Baginya, pemimpin yang berhasil bukanlah yang mampu menunjukkan siapa dirinya. Melainkan adalah bagaimana pemimpin itu dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen serta mampu menggerakkan semuanya. “Sebagai seorang pemimpin jangan pernah menyerah pada keadaan. Tapi, bagaimana kita (pemimpin) harus mampu mencari solusi, berpikir inovatif, kreatif, serta memiliki integritas tentunya,” tandasnya. (adv/fer/ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 4

Pilgub Jatim 2024

FOTO: MEMORANDUM/R DAYAT

Sarmuji: Belanda Masih Jauh Surabaya, Memorandum Ketua DPD Golkar Jatim Sarmuji mengatakan, Partai Golkar tidak ingin buru-buru mendukung salah satu tokoh di Pilgub Jatim 2024. Menurutnya, terkait Pilgub Jatim, Parpol bergambar pohon beringin itu masih melakukan pembahasan. Plt Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak melihat sapi di halaman Masjid Nasional Al Akbar.

“Belanda masih jauh,” kata Sarmuji ketika dikonformasi di perayaan Iduladha di DPD Golkar, Minggu (8/7). Sarmuji tidak ingin berandai-andai terkait tokoh Jatim yang akan didorong maju ke kursi Grahadi. Apalagi ia melihat, potensi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bisa kembali maju untuk kedua kalinya di Pilgub Jatim. "Ibu Khofifah masih mempunyai potensi tinggi untuk kembali menjadi Gubernur Jatim", tegas Sarmuji. Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar ini menyebutkan, koalisi yang dibangun bersama PAN, PPP saat ini mengarah untuk kepentingan Pilpres 2024. “Jadi belum membicarakan Pilgub Jatim,” ujar dia. Sejauh ini, Partai Golkar Jawa Timur menarget 17 kursi di DPRD Jatim. “Target 17 kursi dari 13 kursi yang didapat,” urai dia. Sarmuji menyebutkan, ada daerah pilihan (dapil) yang akan ditarget dua kursi. “Dapil mana itu strategi kita (Partai Golkar),” ujar dia. Pada kesempatan itu, Golkar Jatim minta pemerintah pusat responsif terhadap penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Salah satunya dengan segera menuntaskan inmendagri tentang bantuan peternak terdampak penyakit mulut dan kuku. “Kami mendorong pemerintah pusat segera memberikan langkah tepat. Agar inmendagri bisa diterbitkan, dan peternak bisa mendapat bantuan,” tegas Sarmuji. Sarmuji mengaku, saat ini peternak dan pedagang resah. Karena PMK belum ada solusi terkait penanganan. Pada Iduladha tahun ini, DPD Golkar Jatim menyembelih dan membagikan 17 sapi dan 16 kambing. “Daging kurban ini kita bagikan ke masyarakat

Jamin 17 Ribu Lokasi Penyembelihan Aman

“

"Ibu Khofifah masih mempunyai potensi tinggi untuk kembali menjadi Gubernur Jatim"

SARMUJI

Surabaya, Memorandum Plt Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut, ada 17 ribu titik penyembelihan yang sudah terdaftar di Dinas Peternakan Jawa Timur. Pernyataan ini disampaikan Emil Dardak usai mengikuti salad Hari Raya Iduladha 1443 hijriyah di Masjid Nasional Al Akbar, Minggu (10/7). Dalam kesempatan itu, Emil Dardak juga menyempatkan meninjau hewan kurban sumbangan di lokasi. Emil Dardak membawa kabar baik dalam kesempatan itu. Menurut dia, penyakit mulut dan kuku (PMK) saat ini mengalami penurunan.“Dapat kami informasikan bahwa PMK mengalami

Ketua DPD Golkar Jatim

yang membutuhkan di wilayah sekitar kantor DPD Golkar Jatim, dan lembaga sosial,” terang Sarmuji. Selain itu, jajaran DPD II Golkar kabupaten/kota se Jatim juga ikut menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban dan pembagian daging. “Kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran Golkar kabupaten/kota se Jatim,” tegas dia. Saat penyerahan hewan kurban, nampak Sahat Tua Simanjuntak (sekretaris DPD Golkar Jatim), dan Bayu Airlangga (wakil Ketua UMKM dan Ekonomi Kreatif DPD Golkar Jatim). Pada kesempatan itu, Bayu Airlangga menyerahkan seekor sapi jenis Simental dengan bobot 800 kilogram ke ketua Golkar Jatim, Sarmuji. (day/ono)

penurunan. Harapannya semoga penyakit yang menyerang hewan ternak ini segera musnah,” terang Emil. Plt Gubernur Jatim ini juga menegaskan, seluruh elemen pemerintah, dokter hewan, veteriner, dan para medis veteriner bekerja keras melakukan pemeriksaan pra terhadap hewan ternak. “Memastikan hewan kurban dalam keadaan sehat dan aman dikonsumsi,” tegas dia. Emil mengimbau masyarakat di Jawa Timur jangan ragu melaksanakan kurban. Syaratnya cukup dengan mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Plt Wagub Jatim menyebutkan, ada 17 ribu titik penyembelihan yang

sudah terdaftar di Dinas Peternakan Jawa Timur. “Tentunya dengan pengawasan dari petugas pemerintah. Tentunya kita patuhi demi kebaikan bersama,” tutup Emil. Dinas Peternakan Jatim melakukan pengawasan terhadap 103 RPH resmi dan 17 ribu lebih tempat pemotongan hewan dari 38 kabupaten/kota yang sudah melaporkan ke Disnak Prov Jatim. Kepala Dinas Peternakan Prov Jatim Indyah Ariyani mengatakan, jumlah RPH yang melakukan pemotongan hewan sebanyak 103 yang resmi. Diluar itu, terdapat 17 ribu lebih tempat pemotongan hewan dari 38 kabupaten/kota yang sudah

melaporkan ke Disnak Prov Jatim. Pihaknya menegaskan, bahwa semua tempat pemotongan hewan harus melalui proses antem dan post mortem yang didampingi oleh petugas medik dan paramedik menggunakan baju Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Petugas inilah yang akan bertugas melakukan pengecekan terhadap seluruh hewan kurban pada tahun ini. “Pada prinsipnya semua tempat pemotongan hewan terpantau dan dalam pengawasan Disnak Prov Jatim sehingga membuat masyarakat yang akan melaksanakan ibadah Kurban tahun ini bisa aman dan nyaman,” tutupnya. (day/ono)

PAPBD Jatim 2022 Fokus Tangani PMK Surabaya, Memorandum Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim berharap pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (PAPBD) Jawa Timur 2022, lebih fokus kepada menyelamatkan peternak dan pedagang daging yang saat ini terjatuh akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait mengatakan, persoalan PMK sama dengan Covid-19. Peristiwa ini merupakan kejadian luar biasa. “Berdampak luar biasa di segala sektor. Perlu ada penanganan khusus pula untuk PMK tersebut,” ungkap Muhammad Fawait Fawait mengatakan, pihak-pihak terkait seperti Dinas Peternakan, Dinas

Kesehatan dan lainnya untuk lebih berpikir ke hal-hal teknis mengatasi dampaknya. “Saya mengambil contoh saat ini sedang masuk ajaran baru anak-anak akan masuk sekolah atau pondok pesantren, tidak terkecuali anak peternak. Ini juga harus diperhatikan. Jangan sampai lima tahun ke depan akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia. Jangan sampai gara-gara PMK, proses sekolah maupun di ponpes terganggu,” jelas Fawait. Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Jawa Timur ini mengungkapkan, dampak-dampak ekonomi juga harus diperhatikan Pemprov Jawa Timur. “Kalau PMK tidak bisa diatasi dalam

jangka waktu pendek, maka kita mendesak Pemprov mengambil langkah teknis untuk memberikan pelatihan lainnya untuk peternak,”jelasnya. Gus Fawait sapaan akrabnya, juga memberi contoh sejumlah pelatihan yang bisa dilatih kepada peternak. Antara lain pelatihan budidaya air tawar yang tidak menunggu waktu lama untuk memanennya. “Kalau budidaya air tawar cukup dua sampai empat bulan bisa dipanen,” sambungnya. Dengan adanya pelatihan tersebut, lanjut Gus Fawait, manfaatnya adalah memberikan penghasilan lain bagi peternak sambil menunggu pandemi PMK usai.

Diakui Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini, Pemprov sedang menunggu payung hukum terkait bantuan untuk peternak. Maka tidak ada salahnya kalau langkah-langkah terkait penanganan PMK dan dampaknya ke depan sudah dirumuskan. “Apalagi sebentar lagi ada pembahasan PABD Jawa Timur. Ini bisa dijadikan momen untuk menambah anggaran penanganan PMK,” tegasnya. “Kami ingin ini diminimalisir secepatnya. Apalagi 2030 sampai 2034 ke depan, Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Jangan sampai ini akan akan menjadi bencana menurunkan kualitas SDM masyarakat Jatim,” lanjutnya. (day/ono)

Dosen Unusa Beber Tips Mengolah Daging Kurban

Pilih yang Segar dan Tidak Amis Momen Hari Raya Iduladha tahun ini dibayangi penyakit mulut dan kaki (PMK). Kondisi ini membuat dosen dari program studi (prodi) S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Rizki Nurmalya Kardina SGz MKes memberikan sejumlah tips dalam mengolah daging dengan benar dan aman di tengah wabah PMK. Seperti apa?

Alif Bintang Timur H Ali, wartawan SKH Memorandum

Proses pemotongan daging di PD RPH Pegirian.

Yang pertama, kata Rizki, memastikan daging harus segar dan tidak pucat secara kasat mata. Biasanya daging hewan yang berusia lebih tua akan lebih gelap warnanya. Kedua,

melihat tekstur yang kenyal dan cepat kembali ke posisi semula pada saat ditekan dengan jari. “Jika saat ditekan tidak kembali ke kondisi semula, maka bisa dikatakan kualitas daging-

nya mulai menurun,” ucapnya, Ahad (10/7). Ketiga, memastikan aroma daging khas sapi bukan yang beraroma amis. Keempat memilih daging yang tidak berair. Sebab daging yang bagus bertekstur keset dan tidak mengeluarkan air. “Pertimbangkan kandungan pada daging yang akan berpengaruh pada cita rasamasakan yang akan di olah,” ungkap perempuan yang juga menjadi ketua program studi (Kaprodi) S1 Gizi Unusa ini. Kendati demikian, Rizki menjelaskan, daging yang terinfeksi oleh PMK tidak dapat dibedakan atau dilihat dengan kasat mata. Karena itu untuk menghindari-

nya, , masyarakat harus memahami cara mengolahnya. Yakni, dengan cara dimasak dengan baik dan benar. “Cara memasaknya usahakan kondisi tangan dalam kondisi bersih, lalu jika daging tidak ingin dimasak jangan dicuci, lebih baik pindahkan ke wadah yang kedap udara lalu simpan di dalam freezer,” urainya. Jika ingin memasak daging, maka harus dimasak hingga matang sempurna dengan suhu 700c dengan waktu 30 menit. Air rebusan pertama wajib dibuang, kemudian baru diolah. Selain itu, jeroan yang ingin dikonsumsi sebaiknya direbus de-

ngan air mendidih terlebih dahulu selama 30 menit, sebelum diolah atau disimpan dalam pendingin. “Kemasanan daging yang terkena PMK jangan langsung dibuang, namun harus direndam terlebih dahulu dengan deterjen untuk mencegah penularan virus,” ucapnya. Dengan pengolahan yang benar, Rizki mengatakan bahwa daging tersebut masih dapat dikonsumsi dengan baik asalkan melewati proses yang baik dan benar. “Jika sudah mengkonsumsi daging, jangan lupa untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan,” tandasnya. (ono)

FOTO: MEMORANDUM/R DAYAT

Iduladha Momen Perkuat ...

Sambungan dari halaman 3

dan berbagai pihak yang mempercayakan pelaksanaan kurban pada PDI-P Surabaya. Selanjutnya, pemotongan hewan kurban dan pendistribusian daging dilakukan dengan menggerakkan gotong-royong semua pihak dan sinergi 3 pilar PDI-P Surabaya. “Yakni, para pengurus struktur partai, kader-kader yang bertugas di legislatif, hingga kader yang ditugaskan di lembaga eksekutif,” beber Ghoni, anggota Komisi C DPRD Surabaya ini. “Sebelas ekor sapi dipastikan bebas PMK (penyakit mulut dan kuku). Karena dicek kesehatan dulu dari daerah asal, dibuktikan surat dari otoritas veteriner daerah asal, dan masih diperiksa oleh dokter hewan di RPH Surabaya,” jlentreh Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Surabaya ini. Menurutnya, sejak dua pekan lalu, berbagai persiapan dilakukan PDI-P Surabaya untuk menyambut Iduladha. Rapat-rapat digelar dengan melibatkan pengurus anak

cabang di tingkat kecamatan. “Kami berterima kasih mendapat bantuan ribuan daun jati dari Bupati Nganjuk, Bapak Marhaen Djumadi. Ini sangat baik dan alami untuk membungkus daging-daging sapi setelah dipotong-potong. Kemudian dimasukkan besek-besek dan didistribusikan ke 31 kecamatan,” tuntas, alumni UINSA dan PMII itu. Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi yang juga kader PDI-P, hadir di RPH Surabaya sebelum pemotongan hewan kurban. Dia juga berkesempatan menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada PDI-P Surabaya. “Kita bersyukur, pelaksanaan kurban tahun ini bisa lebih baik. Jumlah sapi juga semakin banyak. Tahun depan harus lebih baik lagi. Dan, pelaksanaan kurban ini sekaligus menguatkan jiwa pengorbanan kita, memperkuat gotong royong dan soliditas kader PDI Perjuangan bersama warga masyarakat,” kata Eri. (bin/ono)

Saluran Air Berubah menjadi Pertokoan Selain itu, gara-gara saluran tersebut tidak berfungsi dengan baik, membuat Kebraon dihantui banjir bertahun-tahun,” kata Sumono. Mengetahui hal ini, ketua LPMK Kebraon Gatot Setiabudi berharap, masalah warga Kebraon tersebut dapat tersolusi. Apalagi, warga telah datang ke lurah, sebagaimana instruksi dari Wali Kota Surabaya yang menetapkan program wadul ke lurah, camat, dan kepala dinas setiap hari Jumat. “Kita berharap, Pak Lurah bisa menjembatani warga. Dan masalah terkait saluran itu bisa ditemukan solusinya,” kata Gatot. Namun begitu, Gatot mendorong agar lurah dapat menemukan solusi secepatnya. Selaras dengan arahan Wali Kota Surabaya yang meminta supaya masalah warga dapat dicarikan solusi oleh

lurah, camat, maupun kepala dinas tidak lebih dari seminggu. “Jangan sampai permasalahan yang diderita warga ini berlarut-larut. Dengan adanya program wadul lurah ini, ya kita harap dapat tersolusi. Seperti kita tahu, saat berkeluh kesah itu, warga juga mempertanyakan alas hak bangunan-bangunan yang berdiri di atas lahan yang dulunya itu saluran,” jelasnya. Sementara itu, Lurah Kebraon Zainal Abidin mengatakan, pihaknya tengah memastikan status dari saluran tersebut. Dia mengaku belum mengetahui secara persis, sebab peralihan saluran tersebut terjadi sudah lama. Ketika kawasan tersebut hendak dibangun perumahan. “Warga mengeluhkan masalah yang dulunya itu saluran, lalu kini

Sambungan dari halaman 3 posisinya sudah berubah. Saya belum tahu persisnya seperti apa, karena kejadiannya sudah lama. Sekarang kondisinya berubah, sudah puluhan tahun lalu ditanyakan, ini kan repot juga,” ucap Zainal. Kendati demikian, Zainal akan menelusuri dan mencari data terkait peralihan saluran tersebut. Pihaknya menyebut, ada berkas penyelesaian terkait peralihan saluran pada 2002. Karena itu, saat wadul beberapa waktu yang lalu, warga Kebraon menagih janji lurah yang akan menunjukkan berkas penyelesaian tersebut. Di samping itu, pihaknya juga berusaha menggali informasi ke dinas terkait. Termasuk, saluran tersebut apakah tercatat menjadi saluran di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM)

Surabaya. “Kalau posisinya saluran itu tidak tercatat di dinas PU, bisa lepas (tidak melanggar aturan),” tandasnya. Sedangkan Camat Karangpilang Febriaditya Prajata mengungkapkan, Kebraon menjadi wilayah yang rawan banjir. Pihaknya mengaku sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan banjir. Termasuk di Kelurahan Kedurus dan Kelurahan Karangpilang. “Tiga kelurahan sudah kami petakan, mengingat wilayah tersebut dulunya merupakan saluran irigasi, jadi perlu strategi terkait drainasenya. Nantinya akan diselesaikan berdasarkan hasil analisa, kemudian akan menjadi langkah penanganan, baik itu pekerjaan fisik maupun normalisasi saluran,” terang Febriaditya. (bin/ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 5

FOTO: MEMORANDUM/URI

BIRO MA MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Bupati Ahmad Fauzi menandatangani komitmen bersama pengelolaan Satu Data Indonesia.

Sumenep, Memorandum Bupati Sumenep Ahmad Fauzi meminta seluruh komponen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyukseskan Komitmen Bersama Satu Data Indonesia dengan cara kerja keras, cerdas, cepat dan tuntas. Komitmen tersebut ditunjukan dengan cara memberikan ketersediaan ketersediaan data akurat, mutakhir, terpadu, mudah diakses dapat dimanfaatkan instansi di daerah maupun, instansi pusat. Maka pelaksanaan program itu dapat meningkatkan kemampuan serta pemahaman, pengelolaan data statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. “Dengan menghasilkan data akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, telah mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sumenep yang lebih baik,” ujar Bupati Ahmad

Fauzi, Minggu (10/7) Para pimpinan OPD harus menyatukan persepsi serta pola pikir untuk mengoptimalkan penyelenggaraan satu data Indonesia di Sumenep, demi mengelola program itu dengan baik, serta bisa dibagi-pakaikan antar sistem. Sebab penyajian satu data dan pemanfaatannya bukan kepentingan satu pihak semata melainkan untuk semua pihak dalam mendorong pelaksanaan pembangunan di daerah. Untuk itu setiap OPD harus selalu memperbaharui data sebab tidak menutup kemungkinan adanya perubahan salah satunya data keluarga miskin dan data lain. Ahmad Fauzi berjanji akan memantau langsung perkembangan data. Jika OPD belum memasukkan data atau tidak menyelesaikan, diwajibkan memberikan penjelasan penyebabnya dan, kendala. (uri/mik)

Gedung DPRD Sumenep.

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Bupati Komitmen Sukseskan Satu Data Indonesia

DPRD Sumenep Tolak RKUHP Sumenep, Memorandum Pimpinan DPRD Sumenep ikut melakukan penolakan terhadap draf rancangan undang-undang hukum pidana (RKUHP) yang saat ini sedang proses pengesahan oleh DPR RI. Ketua DPRD Sumenep A b d u l Ha m i d A l i Mu n i r

menegaskan, RKUHP yang sedang dibahas menuai

kontroversi di masyarakat, salah satunya mengebiri hak berdemokrasi rakyat. Sehingga pihaknya juga melakukan penolakan. “Beberapa hari ini ada gelombang aksi demonstrasi dari mahasiswa di Sumenep yang menolak RKUHP. Kami

akan menyampaikan aspirasi mahasiswa sekaligus sikap DPRD Sumenep ke DPR RI,” ujar Hamid. Hamid berharap aspirasi masyarakat Sumenep ditindaklanjuti oleh wakil rakyat di Senayan. Karena menurutnya, ada sejumlah pasal yang tidak

berpihak kepada masyarakat. “Kami juga menandatangani pernyataan sikap yang berisi komitmen penolakan legislatif Sumenep atas RKUHP. Ini bukti bahwa kami membela masyarakat,” tandas Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut. (aan/mik)

Atlet dan Pelatih Banjir Bonus

Kontingen Porprov Bangkalan Meroket Ke Urutan 14 pencak silat. Itu berlanjut hingga Porprov VI 2019 lalu di Lamongan. Sejatinya, menurut Moh Fauzan, kotingen Bangkalan punya cukup peluang untuk mengamankan target peringkat 10 besar, Namun beberapoa atlet adalan yang diprediksi mampu manyabet emas gagal berlaga pada laga puncak semi final atau final. ”Contohnya, tiga atlet Wushu kita gagal bertarung di semi final karena menderita sakit atau cidera,” ungkap mantan Ketua KPU Bangkalan dua periode tersebut.

Banjir Bonus Namun diakui atau tidak, torehan prestasi atlet Bangkalan dalam even Porprov VII kali ini memang fantastis. Sukses ini sekaligus mengungguli peringkat dan klasemen perolehan medali tiga Kabupaten satu Pulau di Madura, yakni Pamekasan dengan kolseksi 12 medali emas, 13 perak dan 15 perunggu, Sumenep 7 emas, 7 perak dan 11 perunggu dan Kabupaten Sampang yang kini harus terpuruk sebagai juri kunci dengan raihan 3 emas, 4 perak dan 8 medali perunggu. Prestasi mengkilat Kontingen Bangkalan itupun segera disikapi dengan respons luar biasa. Tidak hanya oleh komunitas insan olahraga dan mayoritas warga Kota Bangkalan. Bahkan Ra Latif, mengemas acara lumayan glamour saat menyambut kedatangan kontingen Bangkalan, Senin (4/7) siang lalu. Ra Latif didampingi Ketua KONI, berbaur menyatu dengan 198 atlet dan 112 pelatih/oficial dalam arak-arakan belasan mobil dengan kap terbuka dari jalan akses Jembaran Suramadu sisi Madura menuju pendopo agung Kabupaten Bangkalan. Lautan publik juga berjejer rapi di kanan-kiri trotoar jalan mengelu-ngelukan para atlet dan oficial. Ketika tiba di pendopo, kabar tak kalah menggembirakan segera diunggah Ra Latif. Berkat torehan prestasi dalam event Porprov VII, Pemkab dan KONI secara gamblang memuntuskan

Ketua KONI Moh Fauzan Jakfar SAg SH MH FOTO: MEMORANDUM/RAS

Bangkalan, Memorandum Torehan prestasi kontingen Bangkalan dalam kancah olahraga Porprov VII 2022 di Jember, Situbondo, Bondowoso dan Lumajang, meroket naik. Tidak hanya dari koleksi raihan medali antar cabor. Klasemen prestasi kotingen binaan Pengkap KONI Bangkalan ini melejit dibanding sebelum-sebelumnya. Dalam giat olahraga multi event dua tahunan paling akbar di Jawa Timur kali ini, Pengkab KONI setempat tak ingin lagi kotingen Bangkalan menjadi cemoohan publik. Presitasi mereka tak boleh lagi betah bercokol di dasar klasemen. Kontingen Laskar Cakraningrat Harus terdongrak naik dari predikat juru kunci. Torehan prestasi buram itu memang sempat dirasakan kontingen Bangkalan dalam even Porprov IV Madiun, Porprov V Banyuwangi dan Porprov VI Lamongan tahun 2019 lalu. ”Itu tidak boleh terjadi lagi. Status juru kunci harus kita tanggalkan,” kata Ketua Pengkap KONI Bangkalan, Moh Fauzan Jakfar, disela-sela acara pelepasan Kontingen Porprov VII, Jumat (24/6). Ta k t a g g u n g - t a n g u n g , menindaklanjuti amanah dan harapan Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Pengkab KONI Bangkalan mematok target naik ke urutan 10 besar dari total 38 kabupaten dan kota peserta Porprov VII. Untuk mengamankan missi itu kontingen Bangkalan minimal harus mampu mengoleksi raihan 16 medali emas, 16 perak dan 16 perunggu dengan total poin 100. Alhasil Pengkab KONI berinisiatif mennerjunkan atlet skala besar. Sebanyak 198 atlet diharap berjibaku habis habisan untuk berlaga dalam 33 dari 47 cabor yang dipertandingkan dalam kancah persaingab Poprov VII. Mereka akan didampingi oleh 112 pelatih dan onficcial. Awalnya, para pengamat dan pemerhati olahraga di kabupaten berjuluk Bumi Sholawat dan Dzikir itu pesimistis. Alasannya cukup logis. Sebab sejak even Porprov I di helat di Surabaya 2007 lalu, lumbung perolehan medali Bangkalan hanya bertumpu pada cabor

Atlet Bangkalan diarak dengan belasan mobil kap terbuka.

dana senilai Rp 1,2 miliar untuk para atlet dan pelatih. Untuk atlet peraih medali emas akan ketiban bonus Rp 20 juta dan pelatih Rp 15 juta, peraih medali perak kebagian Rp 15 juta dan

pelatih Rp 10 juta, serta atlet peraih perunggu dapat jatah Rp 10 juta dan pelatih Rp 5 juta. “ Saya selaku Bupati mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus KONI yang

KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II PROVINSI JAWA TIMUR

telah berjuang keras melalui pemusatan latihan jangka panjang untuk mempersiapkan atlet menuju event Poprov VII,” kata Ra Latif. Sedangkan Ketua Pengkap

PENGUMUMAN: (Tentang Sertipikat hilang) Nomor: 1823/300-35.80/VI/2022

Jl Krembangan Barat Nomor 57 Surabaya, telp (031)3531476, fax (031)3531477

Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No

NAMA ALAMAT PEMOHON

1

IR. SIGIT SOSIANTOMO Jl. Ketintang Baru IV No. 20 Surabaya

HAK ATAS TANAH JENIS & NIB NOMOR HAK Hak Milik No. 1155 02211 Luas: 122 m2

TERDAFTAR ATAS NAMA IR. SIGIT SOSIANTOMO

LETAK JALAN TANGGAL a. JALAN PEMBUKUAN b . DESA/KEL. c. KEC. 24-02-2016 a. Jl.Clusters Taman Sejahtera XXII-A b. Kelurahan Kejawan Putih Tambak c. Kecamatan Mulyorejo

KETERANGAN

Surat Pernyataan di Bawah Sumpah / Janji Tanggal 17 Juni 2022. Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Barang/Surat-surat tanggal 12 Februari 2022 Nomor: SKTLK - BS / 63 / II / YAN.2.4./ 2022 / SPKT / Polrestabes Sidoarjo, dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resor Kota Sidoarjo Jalan Raya Cemengkalang No. 12 Sidoarjo 61234.

Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi. Surabaya, 23 JUN 2022

KONI Moh Fauzan Jakfar, dihadapan Ra Latif, berjanji akan tetap berupaya untuk meningkatkan kualitas prestasi olahraga Bangkalan. Termasuk dalam event Porprov VIII di Kabupaten

Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto 2023 mendatang. “Untuk itu, selepas dari Ponprov VII, saya berarap kepada seluruh pelatih di masing-masing induk organisasi olahraga, agar segera mempersiapkan pusltakab jangka panjang berikutnya. Motodologi pelatihan berbasis IPTEK harus tetap kita kembangkan agar prestasi Kontingen Bangkalan semakin baik dalam Poorprov VIII meendatang,” pesan Moh Fauzan. (adv/ras/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 6 - 7

Sembelih Hewan Kurban, Polres Bondowoso Distribusikan 600 Paket Daging untuk Masyarakat

AKBP Wimboko: Tingkatkan Keimanan dan Tidak Sombong Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyerahkan sapi kurban untuk disembelih pada Minggu (10/7).

Petugas memberikan pengamanan kepada jemaah salat Iduladha dan melakukan pengaturan lalu lintas terutama masjid yang letaknya di pinggir jalan.

Polsek Baureno Beri Pengamanan Salat Iduladha

Bojonegoro, Memorandum Untuk mengantisipasi kemacetan dan pencurian motor, Kapolsek Baureno Iptu Matsuis Wanto memerintahkan anggotanya melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di masjid yang digunakan salat Iduladha, Minggu

(10/7). “Sudah kami turunkan personel untuk pengaturan lalu lintas khususnya masjid yang letaknya di pinggir jalan agar tidak terjadi kemacetan,” jelas Matsuis. Kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas itu me-

rupakan antisipasi banyaknya jemaah di beberapa masjid wilayah Kecamatan Baureno yang melaksanakan salat Iduladha yang dikhawatirkan akan terjadi kemacetan. Matsuis menambahkan, bahwa anggotanya juga melaksanakan pengamanan

parkir motor milik Jemaah salat id agar tidak terjadi aksi pencurian. “Selamat merayakan hari raya Iduladha untuk warga Baureno, semoga dengan adanya giat ini dapat mencegah adanya gangguan kamtibmas,” harap Matsuis. (top/har/nov)

Polres Gresik Salurkan 84 Sapi dan Kambing Kurban

Bondowoso, Memorandum Perayaan hari raya Iduladha 1443 Hijriah yang jatuh pada Minggu (10/7), Polres Bondowoso juga ikut melakukan penyembelihan dan pemotongan hewan kurban di halaman mapolres. Dalam kegiatan itu, polres menyiapkan 600 paket daging yang dibagikan ke masyarakat sekitar mapolres dan juga kaum duafa. Ada 4 sapi dan 11 kambing yang disembelih pada hari raya kurban tahun ini. Sementara itu, hewan-hewan kurban tersebut merupakan sumbangan dari kapolres dan sejumlah pejabat utama (PJU) polres. “Hari raya Iduladha ini merupakan momen jajaran Polres Bondowoso untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ada 4 sapi dan 11 kambing yang dipotong dan akan dibagikan ke masyarakat,” ucap Wimboko. Menurut kapolres, berkurban merupakan sebuah kewajiban bagi umat muslim yang mampu, di mana tujuan dari berkurban adalah untuk menghilangkan sisi negatif yang ada pada diri manusia, agar tidak sombong, congkak, dan bersenang-senang di atas penderitaan orang lain. “Selain untuk meningkatkan keimanan, berkurban juga sebagai upaya membuang sisi negatif diri manusia, agar tidak sombong atau tidak peduli dengan penderitaan orang di sekitarnya. Semoga kegiatan kami ini mendapat rida Allah SWT,” harap Wimboko. (iku/nov)

Gresik, Memorandum Polres Gresik menyalurkan 84 ekor hewan kurban dalam momentum Iduladha 10 Zulhijah 1443 Hijriah, Minggu (10/7). Hewan-hewan tersebut dibagikan ke sejumlah titik. Mulai di masjid, musala, panti asuhan, pondok pesantren, dan tempat lainnya. Puluhan hewan kurban yang terdiri dari 11 sapi dan

Polresta Sidoarjo sebagai top 15 inovasi pelayanan publik melalui layanan SKCK online dan SKCK keliling online mempresentasikan layanan publiknya secara virtual.

Masuk Top 15 Inovasi Pelayanan Publik, Polresta Sidoarjo Presentasi KIPP Kemenpan RB Sidoarjo, Memorandum Dalam rangka penyelenggaraan kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP) di lingkungan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD tahun 2022, Kemenpan RB mengadakan wawancara top 15 inovasi pelayanan publik. Di KIPP tersebut, Polresta Sidoarjo sebagai top 15 inovasi pelayanan publik melalui layanan SKCK online dan SKCK keliling online berkesempatan mempresentasikan layanan publiknya secara virtual, Jumat (8/7) di hadapan tim panel in-

an dependen dari Kemenpan RB yang diketuai Prof Dr J.B Kristiadi. Dalam kesempatan n ini, presentasi disampaikan n espol Kapolresta Sidoarjo Kombespol KusumoWahyu Bintoro dan disupervisi Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo dan didampingi inovator SKCK online dan SKCK keliling online Kombespol Muhammad Anwar Nasir di hadapan tim panel KIPP. Sementara itu, wakapolda mengatakan pihaknya bangga karena dalam kompetisi KIPP kali ini layanan SKCK online

da SKCK keliling online dan P Polresta Sidoarjo masuk to top 15 inovasi pelayanan p publik yang diadakan Kem menpan RB. ““Polda Jatim mengapresiasi di jajaran wilayahnya ada yang terus mempertahankan integritasnya dalam pelayanan publik. Berikutnya upaya ini tak lepas dari kepuasan masyarakat terhadap kemudahan dan perbaikan pelayanan SKCK online dan SKCK keliling online Polresta Sidoarjo. Terus dukung kami, supaya layanan ini bisa masuk lima besar nantinya,” beber Slamet.

Sedangkan kapolresta menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh staf, jajaran, dan terutama masyarakat Sidoarjo atas kepuasan terhadap layanan publik SKCK online dan SKCK keliling online Polresta Sidoarjo. Terkait keberhasilan Polresta Sidoarjo dengan mengikuti presentasi dan wawancara KIPP Kemenpan RB, inovator SKCK online dan SKCK keliling online Muhammad Anwar Nasir merasa bangga dengan inovasi publik ini yang sampai sekarang terus dikembangkan polresta. (jok/nov)

Polres Blitar Lakukan Pengamanan Salat Iduladha di Masjid Raya Wlingi

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko ikut melihat proses pemotongan daging hewan kurban yang selanjutnya dibagikan ke masyarakat sekitar dan kaum duafa setelah salat Iduladha.

Blitar, Memorandum Perayaan salat Iduladha 1443 Hijriah, jajaran Polres Blitar menggelar pengamanan di Masjid Raya Wlingi, kabupaten setempat, Minggu (10/7). Kegiatan dimulai pada pukul 05.00 dengan tujuan menjaga kamtibmas dan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat khususnya wilayah hukum Polres Blitar. Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom SIK melalui Kasihumas Iptu Udiono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan acara rutin agenda tahunan Polres Blitar yang selama ini sudah didata berdasarkan koordinasi dengan pengurus atau masjid setempat. “Kegiatan tersebut untuk menjaga dan menjamin pelaksanaan ibadah salat Iduladha sehingga berjalan dengan semestinya,” ujarnya. Selain itu, lanjut Udiono, kegiatan berlanjut kepada pengecekan dalam pelaksanaan hewan kurban yang ada di wilayah Kabupaten Blitar.

bergantian. Kapolsek juga telah memerintahkan jajarannya untuk menyebar dalam aksi penyemprotan tersebut. Tak hanya melakukan sterilisasi, Kapolsek Kandangan juga mengimbau pemilik ternak untuk menjaga kebersihan kandang serta memantau kesehatan hewan ternak mereka. “Jadi tindakan pencegahan tak hanya dilakukan oleh kami dengan penyemprotan disinfektan, tapi juga dari pemilik. Kebersihan harus dijaga dan kesehatan hewan dipantau terus,” ungkapnya. Wahyu berharap, dengan adanya upaya pencegahan seperti ini bisa menekan angka penyebaran PMK di wilayah Kediri, khususnya di Kecamatan Kandangan. Merebaknya PMK ini, tak hanya merugikan peternak namun

Anggota Polsek Kandangan menyemprot sapi dan kandang di Desa Medowo dalam pencegahan PMK. Petugas juga mengimbau pemilik ternak selalu menjaga kebersihan.

juga konsumen. Karena harga daging di pasaran melambung tinggi dan banyak masyarakat yang khawatir untuk mengonsumsi. Salah satu kandang ternak yang disemprot adalah milik Darno, warga Desa Medowo, Kecamatan Kandangan. Darno mengaku adanya giat sterilisasi seperti ini bisa membuat pemilik ternak lebih tenang. Apalagi, wabah PMK sudah banyak menjangkiti ternak di wilayah Kediri. “Jadi tidak was-was kalau ada giat seperti ini. Kami sebagai pemilik ternak juga bisa lebih waspada dan memperhatikan kebersihan. Apalagi buat yang minim informasi, kegiatan serupa bisa meningkatkan pengetahuan. Semoga tidak ada lagi ternak yang terkena PMK,” harapnya. (iku/nov)

Ciptakan Rasa Aman Pelaksanaan Salat Iduladha

Polsek Nglames Pantau Masjid di 13 Desa

Madiun, Memorandum Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo SIK melalui Kapolsek Nglames AKP Suwandono SH pada Minggu (10/7) melaksanakan pengamanan salat Iduladha tahun ini di masing-masing masjid wilayah Kecamatan Madiun. Kapolsek menyampaikan bahwa lokasi kegiatan berada di 13 desa/kelurahan yang

tersebar. Dalam pengamanan kali ini, sebagai perwira pengawas (pawas) adalah kapolsek. Sedangkan perwira pengendali (padal) yakni Wakapolsek Nglames Iptu Puguh Wiyono. “Tujuan pengamanan yakni untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Madiun yang sedang melaksanakan salat Iduladha,” tutur Suwan-

dono. Sebelum dilakukan salat, wakapolsek memimpin apel anggota dalam rangka pengamanan bertempat di halaman mapolsek. Selain mengecek kelengkapan dan kesiap-siagaan anggota, Puguh juga memberi arahan-arahan selama kegiatan berlangsung sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar. (iku/nov) Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar menjalankan salat Iduladha di Masjid As Syuhada yang berada di asrama mapolres bersama keluarga dan seluruh anggota polres.

Kapolres Mojokerto Jalankan Salat Iduladha di Masjid As Syuhada

Personel Polres Blitar memantau situasi di Masjid Raya Wlingi dalam giat pengamanan salat Iduladha untuk menjaga kamtibmas.

“Kami melakukan pengecekan tempat penyembelihan hewan dan alhamdulilah berjalan dengan aman, lancar dalam pelaksanaanya,” terangnya. Udiono juga menyebut-

kan, pihaknya juga terus mensosialisasi perihal penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada masyarakat yang saat ini sudah terkendali. Bahkan, pihaknya juga kerap mengim-

bau selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada. “Alhamdulilah semuanya mengerti, walaupun pandemi sudah mulai mereda,” tandas kasihumas. (iku/nov)

manan sejak malam takbiran hingga prosesi penyembelihan hewan kurban. Salat Iduladha berlangsung lancar. Baik yang digelar Sabtu (9/7) maupun Minggu (10/7). “Setelah salat Iduladha tadi langsung dilakukan penyembelihan hewan kurban. Dagingnya selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud

kesalehan sosial,” kata lulusan Akpol 2002 tersebut. Pihaknya berharap, momentum hari raya Iduladha ini bisa menjadi refleksi bagi seluruh masyarakat untuk menguatkan ikatan sosial. Gotong royong dan saling membantu terhadap sesama. “Dan saya berdoa semoga Gresik selalu aman, tertib, dan terkendali,” tutupnya. (and/har/nov)

Kapolres Tuban Laksanakan Salat Iduladha di Masjid Agung

Tekan Penyebaran PMK, Polres Kediri Semprot Kandang Ternak secara Berkala Kediri, Memorandum Mengantisipasi menyebarnya penyakit mulut dan kuku (PMK), anggota Polsek Kandangan, Polres Kediri melakukan penyemprotan di beberapa kandang ternak milik warga. Penyemprotan dilakukan secara berkala, termasuk pada Minggu (10/7). Kapolsek Kandangan Iptu Wahyu Hariyadi beserta jajarannya turun langsung melakukan penyemprotan di beberapa kawasan Kecamatan Kandangan. “Kami melakukan sterilisasi dengan menyemprot disinfektan ke kandang milik warga,” kata kapolsek. Wahyu menuturkan, penyemprotan tak hanya dilakukan di satu lokasi saja, namun menyeluruh. Hanya saja, dilaksanakan secara

73 kambing itu secara simbolis diserahkan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis SIK usai pelaksanaan salat Iduladha di Masjid Al Aziz. Hewan kurban langsung didistribusikan ke tempat - tempat yang sudah ditentukan. Kapolres mengatakan, perayaan Iduladha tahun ini tetap penuh kekhidmatan. Pihaknya melakukan penga-

Polri-TNI mengamankan jemaah salat Iduladha di Masjid Jami Baiturrahman sehingga dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar.

Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar SIK bersama keluarga menjalankan salat Iduladha 1443 H di Masjid As Syuhada, asrama mapolres, Jalan Pahlawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Minggu (10/7). Selain bersama keluarga dan personel Polres Mojokerto, salat Id kali ini juga diikuti masyarakat lingkungan sekitar, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Menurut Apip, makna hari raya Iduladha tahun ini yakni

dengan menanamkan nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan pengabdian personel guna mewujudkan Polri yang presisi bersama keluarga besar Polres Mojokerto dan masyarakat. Selain keikhlasan, imbuh Apip, makna Iduladha adalah membentuk masyarakat yang lebih bertakwa kepada Allah SWT. “Tidak lupa kami ucapkan selamat hari raya Iduladha 1443 Hijriah bagi seluruh umat muslim di Kabupaten Mojo-

kerto, serta umat muslim yang sedang menjalankan ibadah Haji di tanah suci, semoga menjadi haji yang mabrur,” beber kapolres. Lanjut Apip, karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid- 19 maka sebelum pelaksanaan salat Iduladha semua jemaah diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker, pengecekan suhu badan, dan penyemprotan desinfektan. (no/nov)

Tuban, Memorandum Kapolres Tuban AKBP Darman SIK bersama Ketua Bhayangkari Ny Risma Darman melaksanakan salat Iduladha di Masjid Agung Tuban, Minggu (10/7). Selain kapolres, turut hadir dalam salat itu Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Dandim 0811 Letkol Inf Suhada Erwin, dan Sekda Budi Wiyana Darman mengatakan, pelaksanaan salat Iduladha pada 10 Zulhijah 1443 H itu mengambil tema Iduladha menanamkan nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan. Kegiatan salat berjalan lancar, aman dan kondusif dan dilakukan secara khusyuk dan berjemaah. Sebab, Covid-19 sudah mulai melandai. (top/har/nov)

Kapolres Tuban AKBP Darman melaksanakan salat Iduladha bersama Bupati Aditya Halindra Faridzky dan Dandim 0811 Letkol Inf Suhada Erwin.

Polres Lumajang Libas Delapan Anggota Sindikat Curanmor Lumajang, Memorandum Ancaman menindak tegas sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Lumajang tak hanya isapan jempol. Baru saja dibentuk, Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang berhasil melibas delapan terduga pelaku yang selama ini meresahkan masyarakat. Mereka adalah Yusuf serta Sugik, warga Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh; Rofik, warga Desa Jatigono, Kecamatan Kunir; A’an, warga Desa Ranuwungun, Kecamatan Randuagung; Patas asal Desa Sumberingin, Kecamatan Klakah. Tersangka lain yakni Ramadhani, asal Desa Panjanrakan, Kecamatan Randuagung dan Tegar serta Rohim, asal Kecamatan Tekung. Para tersangka yang diamankan tersebut merupakan eksekutor dalam beraksi. Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan SIK mengatakan, hasil ungkap kali ini secara tak langsung menambah catatan pelaku kejahatan yang diamankan selama ini. Dewa menyebut, para terduga pelaku ini ada kaitannya dengan sindikat yang berhasil diamankan beberapa waktu lalu. “Ini merupakan hasil ungkap sejak akhir Juni 2022 kemarin. Satu tersangka merupakan DPO (daftar pencarian orang) dari kejadian yang sebelumnya berinisial ‘RM’. Dia ini partner atau bersama-sama melakukan pencurian dengan tersangka T dan saat ini sudah diproses hukum,” kata Dewa, Minggu (10/7). Dewa menambahkan, jika hasil ungkap itu merupakan upaya dari anggota Resmob Satreskrim dan Timsus Polres Lumajang yang selalu berkolaborasi di lapangan. Sehingga, tindak kejahatan curanmor bisa

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan memimpin konferensi pers kasus pencurian motor yang melibatkan delapan tersangka di mapolres.

diungkap secara optimal. “Kami terus fokus pengembangan dan mencari barang bukti, karena beberapa penadah masih kita cari juga. Mo-ihon doa agar bisa maksimal lagi,” lanjut alumnii Akpol 2001 itu. Dewa mengakui, uranmor membongkar sindikat curanmor merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Sebab, banyak penadah yang memantau pergerakan polisi. Penadah biasanya akan kabur hingga ke luar kota jika ada kabar terduga pelaku curanmor tertangkap. “Jadi begitu ada maling yang tertangkap, biasanya penadahpenadah akan cepat menghilang dulu. Sehingga kami terkadang ketika menggerebek di rumahnya, penadah sudah tidak ada di tempat,” tandas Dewa. Meski begitu, Dewa memastikan, dia akan terus memburu penadah. Upaya yang telah dilakukan yakni memetakan

lokasi-lokasi persembunyian. Ia berharap, setelah para penadah tertangkap angka kejahatan jalanan bisa turun. Sehingga rantai ke kejahatan akan pelanp pelan terputus. Sementara itu, RM mengaku jika sudah beraksi di 19 lokasi yang se semuanya berada di Kabupaten Lumajang. “RM ditangkap pascaberaksi di salah satu tempat parkir di wilayah hukum Polsek Kota Lumajang,” tegas kapolres. Sementara tersangka A dan MP diamankan usai beraksi di area parkir salah satu kafe.“Dari tangan keduanya, kami sita barang bukti kunci palsu dan sejumlah alat untuk melakukan kejahatan. Diketahui MP adalah DPO dari wilayah lain,” imbuh Dewa. Kemudian tersangka FY diamankan setelah beraksi bersama rekannya, RH yang masih dalam pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai DPO.

Sedangkan tersangka Y, S, dan R diamankan di Kecamatan Kunir. “Tiga terduga pelaku ketahuan saat mengambil motor di samping rumah korban hingga diteriaki. Namun salah satu dari mereka mengacungkan celurit ke korban,” tegas Dewa. “Waktu bersamaan, warga lain mendengar lalu berupaya mengepung. Selanjutnya motor korban ditinggal para terduga pelaku dan memilih kabur. Karena banyak orang, akhirnya mereka lari ke tengah sawah dan motor sarana kejahatan juga ditinggalkan hingga berhasil tertangkap massa,” sambung kapolres. Dewa berharap, hukuman yang menjerat tersangka akan membuat jera. Meskipun, tersangka beralasan aksi yang dilakukan didorong oleh kebutuhan hidup. “Kami tentu akan terus berupaya menciptakan kenyamanan dan keamanan masyarakat,” pungkas mantan Kapolres Madiun Kota itu. (ani/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Polisi Amankan Puluhan Gram Sabu dan Ribuan Pil LL

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 8

Tulungagung, Memorandum Satuan Reserse Narkoba Polres Tulungagung kembali menggagalkan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukumnya. Teranyar, dari tangan para tersangka, polisi mengamankan 20,53 gram sabu-sabu dan 3.000 pil dobel L Kasatreskoba Polres Tulungagung AKP Didik Riyanto melalui Kasihumas Iptu Anshori mengungkapkan, seluruh barang bukti ini diamankan dari tiga orang tersangka. “Dua orang merupakan satu sindikat. Sedangkan yang satunya jaringan terputus dalam kasus peredaran narkoba yang sudah malang melintang di wilayah Tulungagung,” ujarnya, Ahad (10/7). Dijelaskan Anshori, para tersangka diamankan di tempat dan waktu yang berbeda. Awalnya petugas menerima laporan adanya transaksi narkoba di wilayah Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru. Dari hasil tindak lanjut laporan itu, petugas menangkap pria berinisial DS (28) dan perempuan berinisial SA (26), keduanya warga Kedungwaru. “Kemudian juga diamankan barang buktinya 10 poket sabu berat bruto 19,04 gram dan 3.000 butir pil dobel L,” ungkapnya. Anshori melanjutkan, penyelidikan petugas tidak berhenti sampai di situ. Selang beberapa jam kemudian, polisi juga menangkap seorang laki-laki berinisial Y (35), yang juga warga Kedungwaru. “Dari tersangka ini ditemukan barang bukti sisa sabu dalam plastik seberat 0,19 gram,” jelasnya. Para tersangka merupakan jaringan peredaran narkoba yang modus transaksinya terputus. Sedangkan uang pembayarannya menggunakan sistem transfer. Selain puluhan gram sabu dan ribuan pil dobel L, petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua buah pipet kaca, korek api, dua timbangan digital, tiga handphone, bukti transfer, serta uang tunai Rp 200 ribu. “Terhadap tersangka DS dan SA dikenakan pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dan pasal 197 sub pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, jo pasal 60 ke 10 UU

Terduga pelaku DS dan SA.

Wabup Lamongan Abdul Rouf menyerahkan hewan kurban.

Bupati Lamongan Kurbankan 8 Ekor Sapi

Barang bukti yang diamankan polisi.

RI nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo pasal 55 KUH Pidana. Kemudian tersangka Y dikenakan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Anshori. (fir/mad/lis)

Lamongan, Memorandum Pada Iduladha kali ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan hewan kurban berupa delapan ekor sapi. Dua di antaranya diserahkan kepada Masjid Agung Lamongan dan Masjid Al Azhar. Meski Iduladha kali ini bersamaan dengan adanya wabah PMK (penyakit mulut dan kuku), namun dipastikan hewan-hewan berkuku belah seperti sapi dan kambing yang dijadikan kurban telah memenuhi syarat, sehat, dan aman dikonsumsi. Selain itu, virus penyebab PMK ini tidak bersifat zoonosis alias tidak menular kepada manusia.

Untuk memastikan keamanan konsumsi hewan kurban, Pemkab Lamongan sebelumnya telah menyiapkan pos-pos pemeriksaan di setiap kecamatan. Selain itu, panitia Iduladha Lamongan juga diwajibkan mengajukan lokasi pemotongan serta hewan kurban yang akan disembelih juga harus memiliki SKKH (surat keterangan kesehatan hewan) atau surat veteriner. Wabup Lamongan Abdul Rouf bersama forkopimda melaksanakan salat Iduladha berjemaah di Masjid Agung Lamongan. Rombongan berjalan kaki dari Guest House Bupati

Lamongan menuju Masjid Agung Lamongan. Abdul Rouf mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan daging kurban yang diterima. “InsyaAllah ini aman. Pemkab Lamongan telah menyiapkan berbagai ikhtiar untuk menjamin keamanan hewan yang dikurbankan. Sesuai syariat agama juga hewan yang dikurbankan haruslah sesuai syarat, yang sehat,” ucapnya. Bertindak sebagai imam salat Iduladha KH Ach Muchlas Aziz dari PP Al-Ma’ruf 2 Lamongan. Bertindak sebagai Khatib KH Achsan Ghozali dari PP Langitan, Widang, Tuban. (*/asw/lis)

Perlintasan KA di Garahan dan Kalisat Diperbaiki

Kondisi eksisting JPL 30 Garahan, Kecamatan Silo yang akan dibongkar.

Jember, Memorandum Dua pekan lalu PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember memperbaiki geometri jalur di perlintasan sebidang KA di Desa Jubung, Sukorambi. Ini untuk meningkatkan pelayanan dan memberi kenyamanan kepada para pelanggan yaitu meningkatkan keandalan jalur, di antaranya di perlintasan sebidang. Pelaksana Harian Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Tohari mengatakan, sesuai dengan program kerja yang telah disusun, Daop 9 Jember dalam pekan ini akan merawat jalur di dua titik perlintasan, yaitu JPL 183 di KM 213 + 2/3 antara Stasiun Kotok dan Kalisat, Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat – Jember. Kedua yaitu di JPL 30 KM 18 + 0/1 antara Stasiun

Sempolan - Garahan, Desa Garahan, Kecamatan Silo. “Senin (11/7) dan Selasa (12/7) akan dilakukan proses peningkatan keandalan jalur yang berada JPL 183 yang berada di Desa/Kecamatan Kalisat. Selanjutnya Rabu (13/7) dan Kamis (14/7) perbaikan di JPL 30, Desa Garahan, Kecamatan Silo,” katanya, Ahad (10/7). Adapun proses peningkatan jalur tersebut, yaitu dengan membongkar aspal di sekitar rel. Setelah itu dilakukan perbaikan geometri jalur. Usai perbaikan geometri, untuk sementara di sekitar rel akan ditimbun dengan batu kricak untuk menjaga kestabilan jalur. Tohari menjelaskan, bahwasanya pekerjaan dilaksanakan setelah pukul 19.00,

dilakukan penggantian rel. Selama proses tersebut akan dilakukan buka tutup jalan. Usai penggantian rel, di sekitar jalur yang tadinya dibongkar akan kembali diaspal setelah 3 atau 4 hari. “Hal ini agar kondisi jalur KA benar-benar stabil, sehingga aman dan nyaman saat dilalui kereta api,” terangnya. Perlu diketahui bahwa JPL 30 Garahan ini menghubungkan antara Kabupaten Banyuwangi dan Jember, yang juga merupakan jalan provinsi. “Selama proses tersebut, kami mengimbau kepada para pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut untuk lebih berhati-hati, karena mungkin ada tumpukan material atau kondisi jalan yang masih belum beraspal,” tutup Tohari. (edy/lis)

RSUD dr Iskak Doa Bersama di Makam Warga Tak Dikenal Tulungagung, Memorandum Perwakilan pimpinan direksi RSUD dr Iskak Tulungagung bersama anggota tim instalasi kedokteran forensik berdoa bersama di kompleks makam Mr dan Mrs X (warga tak dikenal) yang ada di Kecamatan Kedungwaru, Jumat (8/7) lalu. Direktur RSUD dr Iskak, dr Supriyanto melalui Wadir Pelayanan Zuhrotul Aini mengatakan, doa bersama yang dilakukan merupakan wujud kepedulian pihaknya kepada pasien yang dilayani rumah sakit. “Tidak hanya pasien yang tidak memiliki biaya pengobatan, bahkan warga yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan tidak diketahui identitasnya, kita makamkan dan makamnya kita bersihkan secara teratur,” terangnya, kemarin. Zuhrotul Aini melanjutkan, kom-

dr Supriyanto

pleks makam ini mulai digunakan pada 2009 lalu. Namun pada 2015 dinyatakan sudah penuh. Dan sejak

Kegiatan ziarah dan doa bersama di makam.

saat itu pasien meninggal tanpa identitas yang dirawat di RSUD dr Iskak, dimakamkan di pemakaman

umum tempat penemuan jenazah tersebut. “Sejak 2015 sudah ada SK dari

pemkab, bahwa jika ada penemuan mayat lagi maka akan dimakamkan di makam umum lokasi penemuan mayat tersebut. Yang di sini saat ini sudah penuh. Total ada 113 jenazah dewasa dan 31 jenazah bayi,” jelasnya. Tetapi, menurut Zuhrotul Aini, ada saja pasien yang akan dimakamkan di makam umum desa setempat, namun karena sebab-sebab tertentu ditolak oleh pengelola makam, sehingga kembali lagi dimakamkan di lokasi ini. “Yang baru-baru juga ada. Karena pas Covid-19 kemarin, akhirnya dimakamkan di sini,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr Iskak Bogy Andik menjelaskan, sebagian besar Mr dan Mrs X yang dimakamkan di kompleks makam seluas 10 ru ini merupakan korban

penemuan mayat tidak dikenal di Tulungagung. “Rata-rata mereka ini ditemukan dalam kondisi meninggal, kemudian tidak ada kartu identitasnya, serta tidak diketahui keluarganya di mana. Makanya kita makamkan di sini,” papar Bogy. Sesuai dengan prosedur yang ada, setelah dua hari tak diketahui keluarganya, maka jenazah akan dimakamkan di kompleks ini. Namun ada juga jenazah yang sudah terlanjur dimakamkan, kemudian diketahui keluarganya, akhirnya dipindahkan ke makam umum daerah asalnya. “Dulu ada yang korban kecelakaan, sudah seminggu di makamkan kemudian ada keluarganya, akhirnya dipindahkan,” pungkas dia. (fir/ mad/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S Choirul Shodiq SH MH M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langganan: Rp. 85.000,- Harga Eceran: Rp. 5.000,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id

JAWA TIMUR

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 9

Jasad Warga Umbulsari Ditemukan

Terseret Ombak hingga Tiga Mil Jember, Memorandum Jasad Syamsul Arifin berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan Satpolairud, Polsek Ambulu, Basarnas, dan Relawan Rimba Laut (SAR Binaan Satpolairud) tiga mil dari lokasi jatuhnya korban saat memancing. Pencarian ini baru membuahkan hasil setelah tiga hari korban dinyatakan hilang saat memancing di Gunung Wedus, Dusun Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Rabu (6/7) lalu. Kasatpolairud Puger Polres Jember AKP Muhammad Na’i mengatakan jasad korban ditemukan di tengah laut. “Dari titik awal jatuhnya korban dengan penemuan jasadnya berjarak sekira tiga mil ke tengah laut,” ungkapnya, Ahad (10/7). Muhammad Na’i menambahkan, tim SAR gabungan telah menemukan dan mengevakuasi jasad korban tenggelam, Sabtu (9/7). “Karena terendam

dalam air selama dua hari dua malam jasad korban mulai membengkak dan sebagian kulit kaki mulai terkelupas. Secara umum kondisi masih utuh. terakhir keluar rumah mengenakan kaos AC Milan yang, diakui oleh keluarga saat penyerahan jenazah di Puskesmas Ambulu,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Diduga terpeleset pemancing asal Umbulsari hilang terseret ombak. Dilaporkan hilang sejak Rabu (6/7) lalu ketika memancing di tebing perairan bibir pantai selatan Gunung Wedus, Dusun Payangan, Desa Sumberejo. (edy/lis)

Iduladha, Tugu Tirta Berbagi Hewan Kurban Kasatpolairud Puger Polres Jember AKP Muhammad Na’I memimpin evakuasi jenazah Syamsul Arifin.

Lapas Jember Sembelih Hewan Kurban

Kado Istimewa Warga Binaan Jember, Memorandum Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember mendapatkan bantuan hewan kurban sapi dan kambing dari Pemerintah Kabupaten Jember dan berbagai pihak untuk tambahan menu makanan 911 warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kalapas Kelas IIA Jember Hasan Basri menerangkan, pihaknya telah mendapatkan delapan ekor kambing dan seekor sapi untuk Iduladha 1443 H. “Setelah Salat Iduladha, dilanjutkan pemotongan hewan kurban,” ujarnya, Ahad (10/7). Menurut Hasan Basri, adapun hewan kurban yang dipotong di Lapas Jember yakni seekor sapi dari Pemkab Jember dan delapan ekor kambing dari kejaksaan, warga binaan, serta petugas lapas. “Daging kurban dimasak untuk beberapa hari ke depan sebagai menu makanan tambahan kepada

Warga binaan Lapas Jember memotong daging hewan kurban.

warga binaan dan sebagian untuk petugas lapas yang membantu penyembelihan,” katanya. Sementara Hendry Sastronino, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menguraikan, yang mendapatkan menu makanan tambahan 911 orang. “Untuk tahanan 281 orang, pria 266 dan wanita 6 orang. Sementara

anak-anak berjumlah 4. Sedangkan narapidana 630 orang, pria 591 dan wanita 29 dan anak-anak 1. Total keseluruhan 911 orang,” beber Hendry. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Harapannya semangat Iduladha dapat terwujud, yakni kebersamaan dan saling berbagi antarsesama. “Selain itu untuk meningkatkan ukhuwah Islamiah melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban,” kata Hendry. Sedangkan salah satu warga binaan yang tidak mau disebutkan namanya mengaku belum pernah berkurban waktu sebelum masuk lapas. “Saat ini keluarga saya alhamdulilah mendapat rezeki, ini adalah waktu yang tepat untuk berbagi dengan rekan-rekan WBP di sini sambil beribadah. Salah satunya adalah dengan berkurban,” ungkapnya. (edy/lis)

Malang, Memorandum Menjelang Hari Raya Iduladha 1443 H, Perumda Air MinumTuguTirta Kota Malang menyalurkan puluhan ekor hewan kurban ke sejumlah wilayah di Malang Raya. Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang M Nor Muhlas menyerahkan hewan kurban tersebut secara marathon sejak Jumat (8/7) dan dilanjutkan hingga sebelum pelaksanaan Iduladha. “Hari Raya Iduladha ini menjadi momentum bagi kami untuk mengimplementasikan semangat berbagi dan peduli kepada sesama. Ini adalah salah satu upaya untuk terus merajut tali silaturahmi,” ujarnya di sela-sela penyerahan hewan kurban. Muhlas menyampaikan, penyerahan hewan kurban dilakukan di kawasan yang berdekatan dengan sumber air, tandon air, serta wilayah yang terdapat aset dan

Dirut Perumda Tugu Tirta Kota Malang M Nor Muhlas menyerahkan hewan kurban.

Polisi mengamankan pelaksanaan ibadah Iduladha.

Polisi Beri Pengamanan Salat Iduladha di Tulungagung Tulungagung, Memorandum Polres Tulungagung bersama Polsek Jajaran melaksanakan pengamanan salat Iduladha 1443 H di sejumlah lokasi, Ahad (10/7). Ratusan personel gabungan dari polres, polsek jajaran bersama tiga pilar, kali ini melakukan pengamanan pelaksanaan salat Iduladha di masjid maupun lapangan. “Pelaksanaan pengamanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaah yang sedang melaksanakan salat Iduladha,” jelas Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Kasihumas Iptu Anshori. Selain itu, ujar Anshori, personel juga mem-

berikan imbauan kepada para jemaah agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya menggunakan masker, serta menjaga jarak antarjemaah. Lebih lanjut Anshori menuturkan, personel sudah ditempatkan di sejumlah titik dan lokasi. Termasuk di malam takbiran, serta saat pembagian daging kurban. “Ratusan personel tidak hanya melaksanakan pengamanan ibadah, namun juga saat pemotongan hewan dan pembagian daging. Selain itu, di tempat wisata, perbelanjaan, dan rekreasi juga silakukan pengamanan. Tujuan Polri ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat,” tandasnya. (fir/mad/lis)

IKLAN PAS TA N A H D I J U A L

P I J AT K E B U G A R A N

Dijual tanah kebun, 1280 m2 srt SHM desa hendrosari menganti gresik. Hub 081245250972

Pak Wahyu Massagge untuk kesehatan keluarga . Terima pijat untuk capek capek . lelah , letih dan lesu , bisa full body kerokan untuk masuk angin dll bisa di panggil rumah dan kost hub ; 083831424978.

TANAH KAVLING CV. SETIA JAYA PROPERTY OPERLING KAVLING OPP Langsung angsuran 1.060.000 x 47 Bln surat langsung jadi !!! Cukup KTP,KK,Domisili Surabaya- Sidoarjo Legalitas 100% Resmi Lok. Kavling Desa Pulung -Balong Panggang WA /Telp Kantor : 081232003191 08121710740

LOWONGAN DICARI SOPIR SIM A/B UNTUK TOKO BANGUNAN USIA MAX 45THN DAN SERABUTAN. DATANG LAANGSUNG DI JAGIR WONOKROMO NO.270 SURABAYA. DICARI SEGERA TUKANG SKRAP BESI. HUBUNGI : 031 3818600.

PIJAT KEBUGARAN Kalau Anda Lagi Di Surabaya.

Anda Butuh Teman dan Pijat. Telpon Liana 082245051290. Calling Hotel VIAGRA - CIALIS • Hammer of Thor • Titan Gel / Levitra • Lintah Oil Papua • Procomil Spray • Vacum Penis

• Big Penis/Vimax • Kondom Silikon • Vibrator/Vagina • Maximum/Maxman • Perangsang DLL

SIN-YE HARMONIS Jln. Pandegiling No. 332 SBY (depan SD Khadijah)

No. Hp./WA: 081332906646

ELEKTRONIK

KEHILANGAN

KEHILANGAN

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

HILANG STNK SPD MOTOR SUZUKI SHOGUN L3201FI A/N: SYAMSUL ARIFIN D/A: KARANG GAYAM TERATAI 15.

HILANG STNK P 2312 MW NK. 8875 NS. 9090 AN. IMAM D/A DSN KRASAK AJUNG JBR

KEHILANGAN

HILANG BPKB YAMAHA JUPITER NO: N04424391 NOPOL: L-6820-OF NOKA: MH35TP0013K033376 NOSIN: 5TP033541 A/N MUHAMMAD SAIFUL HASAN 08121747273.

Hilang STNK. spd motor Honda Beat tahun 2013 warna putih. NOPOL: L-4836-MT. an/ Stepanus yakub israel B. da/ Menanggal sawo 16 RT/ RW 01/03 gayungan sby. Hilang STNK. spd motor Honda GL tahun 2011 warna hitam abu-abu. NOPOL: L-2530-TR. an/ Hangga abdi saputra da/ Simomulyo baru 02-E/27 sukomanunggal sby. HILANG STNK P 2422 NJ NK. 6488 NS. 6587 AN. MISTO ARIFIN D/A DSN GUMUK KERANG AJUNG JBR

HLG BPKB L1501 DQ TOYOTA THN 2013 RAPI TRANS LOGESTIK IND JEMUR ANDAYAN X1/1 SBY. NOKA ANH208269939 NOSIN 2AZG110555. HLG BPKB L6813 CW VESPA THN 1976 RANDIYAN PERMADI DUKUH KUPANG 14/10 SBY. NOKA V9A1T21530 NOSIN V9A1M118024.

infrastruktur vital milik Perumda Tugu Tirta. Adapun tempat penyerahan dilakukan di antaranya ke musala dan masjid di kawasan Sumur Badut Karangbesuki, Tandon Mojolangu, Tandon Betek, Tandon Tlogomas, Sumber Wendit Pakis, hingga ke Kantor Desa Pulungdowo. “Ibaratnya, kami juga punya ‘rumah’ di sini. Artinya, beliau-beliau ini adalah tetangga kami juga sehingga silaturahmi harus terus dijalin. Semoga persaudaraan yang terbina baik selama ini dapat terus dikuatkan,” harap Muhlas. Hewan kurban juga disalurkan ke masjid permukiman warga sekitar kantor pusat Perumda Tugu Tirta serta sumber-sumber yang tersebar di Malang Raya, seperti Sumber Sumbersari dan Sumber Karangan di Karangploso, Kabupaten Malang hingga Sumber Binangun dan Sumber Banyuning di Kota Batu. (*/ari/lis)

HILANG STNK P 2920 LX NK. 734D NS. 5255 AN. AGUS MULYADI D/A DSN CURAH RENTENG AJUNG JBR HILANG STNK P 5256 LD NK. 6922 NS. 6582 AN. MOH ROEKAN D/A DSN CURAH RENTENG AJUNG JBR

KEHILANGAN Kehilangan petok D no. 2585 atas nama Sarofah Persil 32, Kel. Gununganyar Tambak. Dasar Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan No.SKTLKBS/2305/VII/YAN.2.4/2022/SPKT/ Polrestabes Surabaya, tgl. 7 Juli 2022. Agar menghubungi Drs. H. KHOIRIL ANWAR. No. HP. +6289633642699.


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Tepergok Korban, Ditarik ketika Kabur

Pemotongan sapi kurban DPC MKGR.

DPC MKGR Jombang Berbagi Daging Kurban Jombang, Memorandum Anggota DPRD dari Fraksi F-Golkar sekaligus Ketua DPC MKGR Kabupaten Jombang, Maya Novita menyerahkan hewan kurban berupa seekor sapi kepada pengurus. Penyembelihan hewan kurban digelar di Desa Ploso Geneng, Kecamatan Jombang setelah salat id, Minggu (10/7). Maya Novita mengatakan, iduladha dapat dimaknai sebagai kebersamaan. “Ini merupakan kebersamaan kami di keluarga besar MKGR. kami juga memberikan hewan kurban untuk dibagikan secara merata kepada seluruh pengurus dan warga sekitar,” kata Maya. Maya mengatakan, kegiatan penyembelihan hewan kurban sangat penting apalagi hanya dilakukan setahun sekali. “Jadi niat untuk ikut berkurban sudah dari jauh-jauh hari sebelumnya oleh pengurus sudah dipersiapkan secara matang bersama-sama,” jelasnya. Maya berharap, kebersamaan itu tetap terjalin dan terus berlanjut sampai kapan. “Jangan mudah menerima isu-isu yang menghilangkan kekompakan antara kita, tingkatkan rasa kebersamaan dan tali silaturahmi,” tutupnya. (fdy/war/epe)

Mojokerto, Memorandum Keberuntungan Dodik Prastyo (43), warga Dusun Kedung , Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo setiap beraksi, berakhir di Ngoro. Ia jadi sasaran amuk massa setelah tepergok mencuri di rumah Reni Syamsu Alam (31), warga Dusun Jetak, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro. Kanitreskrim Polsek Ngoro AKP Syaiful Hadi membeberkan, Dodik diamankan setelah ada laporan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dari warga. “Tersangka kami amankan Jumat (8/7). Ia dipergoki pemilik rumah dan mencoba kabur,” katanya, Minggu (10/7). Polisi masih mengembangkan kasus ini. Termasuk jaringan serta berapa kali Dodik beraksi. “Pengakuan tersangka DP (Dodik), ia bersama satu terduga pelaku lainnya yang berhasil kabur. Namun identitasnya sudah kita kantongi identitas. Semoga dalam waktu dekat dapat ditangkap,” tutup AKP Syaiful Hadi. Dalam pemeriksaan, sepak terjang residivis kasus serupa itu bisa lebih dari tiga lokasi. “Saya tiga kali pernah (mencu-

ri). Di Pungging, Sidoarjo, dan terakhir Ngoro,” katanya. Aksi Dodik di Ngoro gagal lantaran keburu pemilik Reni pulang kerja. Karena masuk lewat pintu belakang, kedatangan Reni sempat tidak terpantau Dodik yang kemungkinan masuk dari depan dengan merusak gembok pagar. Reni kaget melihat ada orang tidak dikenal sudah masuk kamar. Reny segera berteriak memanggil suaminya yang sedang berada di belakang rumah. Pasangan suami istri itu sontak berteriak sambil mengejar pelaku yang sudah ditunggu temannya di atas Honda Beat di jalan raya. Namun, gerak Dodik kalah cepat. Ia ditarik hingga terjatuh. Melihat hal itu, rekan Dodik segera tancap gas me-

FOTO: MEMORANDUM/NO

FOTO: MEMORANDUM/FDY

Spesialis Bobol Rumah Dimassa

Tersangka sesaat setelah diamankan dari amukan massa.

larikan diri. Teriakan korban juga ga a. mengundang respons warga. mJatuhnya Dodik segera disamn but pukulan dan tendangan h sebelum diarak ke rumah ik kepala dusun. Nyawa Dodik oterselamatkan setelah perso-

nel Polsek Ngoro tiba di lokasi. Dalam penggeledahan, Dodik ternyata sempat menggondol 2 gelang emas, 5 cincin emas, sepasang anting-anting emas, 3 jam tangan, dan uang tunai Rp 1,065 juta. (no/war/epe)

Pastikan Aman, Bupati Pantau Pemotongan Hewan Kurban kurban yang berada di Desa Jerukseger, Kecamatan Gedeg. Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Teguh Gunarko, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Nurul Istiqomah, Kalaksa BPBD Yo’i Afrida, Camat Gedeg memantau pemeriksaan postmortem. Sebelumnya, Ikfina lebih dulu memeriksa surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) salah satu sapi hibah dari pemkab untuk warga Kecamatan Gedeg yang akan

disembelih. Setelah hasil pemeriksaan antemortem dinyatakan sehat, sapi langsung disembelih panitia pelaksana kurban. Tak lama kemudian, organ dalam sapi langsung dikeluarkan dan dilakukan pemeriksaan postmortem oleh drh Agoes Hardjito. “Hasilnya aman, tidak ada tanda-tanda kelainan, jadi bisa langsung didistribusikan seperti biasa tanpa ada perlakuan khusus,” ujar Ikfina usai turut memeriksa organ dalam hewan kurban itu.

Selain itu, kehadiran bupati di Jerukseger juga untuk memastikan proses pengemasan dan distribusi daging kurban tidak menggunakan kemasan plastik yang diganti dengan daun atau anyaman bambu. “Seperti imbauan ibu gubernur Jawa Timur, pembagiannya nanti diupayakan jangan pakai plastik untuk pembungkus daging. Diganti ya, pakai daun atau apa yang penting jangan plastik. Ini untuk mengurangi sampah plastik,” imbaunya. (war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Mojokerto, Memorandum Bupati Ikfina Fahmawati turun langsung memantau proses pemotongan hewan kurban di sejumlah tempat di Kabupaten Mojokerto, Minggu (10/7). Langkah itu untuk memastikan kepada masyarakat bahwa hewan kurban aman untuk dikonsumsi. Seperti yang dilakukan usai salat iduladha di Masjid Syaiful Anwar, Desa Randegan, Kecamatan Dawarblandong. Bupati langsung menuju ke salah satu titik penyembelihan hewan

Personel Satpol PP Kabupaten Jombang di pabrik pengolah daging.

Ketua DPRD Minta Pabrik Pengolah Daging Ditutup Jombang, Memorandum Keluhan masyarakat atas aktivitas pabrik pengolah daging di Dusun Sumbernongko, Desa Denanyar, yang belum ada tindakan konkret dari penegak perda, satpol PP, memantik respons Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi. Ia tegas meminta pabrik itu segera ditutup. ”Saya sudah sering sampaikan berkali-kali apabila ada kegiatan usaha yang tidak mempunyai izin harus ditutup,” ujarnya, Minggu (10/7). Mas’ud menyebutkan, peraturan hukum harus ditegakkan. Jangan sampai pemerintah kalah dengan pengusaha yang melanggar aturan sehingga meresahkan masyarakat. ”Kalau tidak ada tindakan tegas, wibawa pemerintah yang akan tercoreng. Karena dianggap tidak berani dengan pengusaha,” katanya. Hal ini tentu membuat banyak pengusaha bandel atau nekat membuka usaha tanpa mengurus dokumen perizinan terlebih dahulu. ”Kita tidak menghambat investasi. Akan tetapi harus tetap peraturan harus tetap dijalankan,” tegasnya. Untuk itu, ia mendorong satpol PP segera melakukan tindakan tegas dengan menutup kegiatan usahanya. ”Kalau menutup juga jangan tebang pilih. Harus semuanya, pengusaha yang menyalahi aturan harus ditutup,” ungkapnya. Ia mengatakan, pihaknya juga

Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi

akan mengintruksikan komisi C untuk melakukan sidak. ”Nanti saya akan sampaikan ke komisi untuk melakukan sidak atau hearing dengan pihak terkait termasuk Satpol PP Jombang,” tegas Mas’ud. Kepala Satpol PP Jombang Thonsom Pranggono dikonfirmasi, mengaku akan memanggil pemilik pabrik pada 15 Juli 2022. Pemanggilan nanti juga sekaligus melakukan rapat koordinasi dengan dinas lingkungan hidup (DLH), PUPR, perizinan, camat, serta kepala desa setempat. ”Jadi ketemuan semua biar lebih jelas dan cepat menyelesaikan permasalahannya,” tutur Thonsom. Ia tak menampik bila Satpol PP

belum mengambil langkah. Sebab, masih menunggu hasil rapat koordinasi itu. ”Kita juga tidak bisa langsung memberikan tindakan, apabila nanti bisa dilakukan pembinaan akan dilakukan pembinaan,” terangnya. Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi juga mengungkap, belum ada berkas pengajuan PBG pabrik pengolahan daging di Desa Denanyar. “Sampai hari ini (kemarin, Red) belum ada berkas pengajuan PBG,” ujarnya. Sebenarnya, pada akhir 2021 sempat ada pengajuan namun berkasnya dikembalikan. “Sekitar bulan Desember 2021 ada pengajuan PBG atas nama Ibrahim Attamimi. Tapi kami kembalikan karena ada persyaratan yang kurang. Sehingga belum mendapat rekomendasi PBG. Maaf saya lupa apa yang kurang kemarin. Tapi yang jelas dokumen dikembalikan,” tegasnya. Ia menambahkan, karena untuk mendapat rekomendasi PBG ada beberapa persyaratan yang harus dimasukkan. Di antaranya, harus ada masterplan, struktur bangunan, dan lain sebagainya.“Kemungkinan salah satu itu ada yang kurang,” imbuhnya. Kendati demikian, meski pengusaha membangun dulu bangunan tidak melanggar aturan. “Ini yang membedakan IMB dan PBG. Kalau PBG membangun dulu baru mengurus izin tidak ada masalah,” pungkas Bayu. (adv/wan/war/epe)

Wali Kota Imbau Warga Hargai Perbedaan Hari Raya Iduladha Mojokerto, Memorandum Wali Kota Ika Pupitasari bersama keluarga salat id di Masjid Agung Al Fatah di Alun-Alun Kota Mojokerto, Minggu (10/7). Dalam kesempatan itu, wali kota menyampaikan imbauan untuk menghargai perbedaan perayaan Hari Raya Iduladha 1443 H tahun ini. Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu, mengajak seluruh warganya untuk tetap saling menghargai. Hal tersebut ia sampaikan di depan ribuan jemaah salat id. “Tahun ini iduladha sedikit berbeda, ada ada yang tanggal 9, ada yang tanggal 10. Namun saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto jangan dijadikan perbedaan ini sebagai pemecah ukhuwah islamiyah di antara kita,” ujarnya. Ia menilai perbedaan

itu juga sebagai suatu kebesaran untuk saling berbagi dan menghormati agar harmonisasi yang indah selalu terwujud di Kota Mojokerto. Lebih lanjut, Ning Ita juga mengajak seluruh jemaah mendoakan 65 jemaah haji Kota Mojokerto agar diberi kelancaran dalam menunaikan ibadah. Terkait adanya wabah PMK (penyakit mulut dan kuku), ia mengimbau warga yang ingin berkurban untuk mendapatkan sertifikat sehat atas hewan yang akan dikurbankan melalui dinas terkait. “Pemotonganya juga mohon untuk dilakukan di rumah potong hewan (RPH). Dengan demikian harapan kita kesehatan hewan kurban bisa dipastikan kesehatanya agar tidak terjadi penularan lebih besar di Kota Mojokerto,” pungkasnya. (war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/WAR

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Bupati Mojokerto memantau proses pemotongan hewan kurban.

Wali Kota Ika Puspitasari salat id di Masjid Agung Al Fatah.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 11

POLISI BURU OTAK KOMPLOTAN MALING MANHOLE

Menghilang dari Rumah Surabaya, Memorandum Tugas penyidik Polsek Asemrowo mengungkap kasus aksi komplotan pencuri manhole belum berakhir. Masih ada tiga orang terduga pelaku yang buron. Mereka berinisial R dan F berperan sebagai otak pencurian. Sedangkan pelaku lain J hanya diajak melancarkan aksi kejahatan. “Masih kami upayakan menangkap ketiga terduga pelaku. Ketiganya warga Asemrowo,” kata Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan, Minggu (10/7). Menurut Hari, dalam upaya pengungapan kasus ini anggota juga telah mendatangi kediaman masing- masing DPO. Meski begitu dari keterangan pihak keluarga maupun tetangga sekitar, mereka tidak terlihat sesaat setelah dua rekanannya diringkus polisi karena terlibat dalam pencurian itu. “Pelaku masih menyembunyikan diri tidak pulang ke rumah. Kami terus lakukan pengejaran sampai semua terduga pelaku tertangkap,”

jelas Hari. Dalam aksinya komplotan ini berbagi peran. Dari rekaman CCTV di lokasi kejadian. Para terduga pelaku awalnya datang ke TKP dengan mengendarai dua motor. Mereka berbagi peran. Dua DPO berperan eksekutor dan tiga di antaranya membantu menaikkan manhole ke becak. “R dan F yang inisiatif, mengajak, mengambil dan menjual. Sedangkan J dan dua tersangka yang sudah kami amankan hanya ikut serta membantu mengangkat menaruh ke becak,” imbuhnya. Sedangkan becak yang dimaksud, menurut Hari masih didalami dari mana sarana ter-

sebut didapat. Apakah pinjam dari seseorang atau memang milik komplotan ini. “Masih kami dalami ya itu, karena otak komplotan ini juga masih buron sehingga perlu kami kembangan,” terangnya. Hari menambahkan setelah menguasai barang hasil curian, kawanan pencuri ini langsung membawa kabur. Agar tidak terbongkar aksi kejahatannya, besi tebal itu dipotong-potong lalu dijual ke pengepul. “Sementara keterangan yang kami dapat dari tersangka besi itu dijual ke Krian. Tapi kami tidak percaya begitu saja. Karena yang jual besi itu masih buron,” paparnya. Hari menyebut, komplotan ini merupakan spesialis pencuri manhole yang sudah beraksi berulang kali. “Total yang dicuri 46 penutup saluran air,” tegasnya. Diberitakan sebelumnya, polisi meringkus Yan Mahendra (36) dan Adi Sony Saputra (32),

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Rekaman CCTV di lokasi di mana komplotan terduga pelaku mengangkut penutup manhole menggunakan becak.

keduanya warga Jalan Asem IV. Komplotan ini mencuri 46

manhole. Sebelumnya mereka menggasak 42 buah manhole di

sepanjang trotoar wilayah Sukomanunggal dan empat sisanya

Mati atau Kebiri “Jika terbukti bersalah, jaksa harus berani memberikan tuntutan hukuman mati. Tetapi, biar menjadi efek jera bagi pelaku pencabulan lebih baik dihukum kebiri,” kata Abdul Malik kepada Memorandum melalui sambungan telepon, Minggu (10/7). Menurut Malik, hukuman mati bagi pelaku pencabulan bisa saja diterapkan. Karena sudah ada yurisprudensi putusan hukum sama yang dikeluarkan oleh pengadilan dan telah memiliki kekuatan hukum. “Bila ada yurisprudensinya harus diikuti. Dampak negatif-

Sambungan dari halaman 1 nya besar. Orang tua yang ingin anaknya baik dimasukkan ke ponpes ternyata begitu perlakuannya. Mental psikis santrinya itu bisa rusak masa depannya dan menimbulkan trauma,” tegas Malik. Untuk diketahui, kasus serupa yang terjadi di Jawa Barat dan pelakunya juga pemilik sekaligus pengasuh ponpes yang mencabuli 11 santriwatinya serta 8 orang di antaranya hamil hingga melahirkan, Saat ini, pria 36 tahun tersebut telah divonis pidana mati oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi Bandung dalam putusan

Lima Simpatisan Jadi Tersangka M Subchi Azal Tsani (MSAT), sebagai tersangka. Lima orang itu terbukti menghalang-halangi petugas saat melakukan penangkapan di ponpes Shidiqiyah, Ploso, Jombang. Kelima tersangka masing-masing, WH asal Sidoarjo; MR (19), warga Ploso, Jombang; MN, asal Gunung Kidul; SA, asal Lamongan, dan DD, warga

Jombang. Dalam kasus yang menjerat, mereka memiliki peran berbeda. WH berperan menabrak barikade petugas di pintu pondok pesantren menggunakan motor. “MR menyiram kaki Kasatreskrim Polres Jombang (AKP Giadi) menggunakan air panas. Alhamdulillah tidak luka serius,” kata Kabidhumas Polda Jatim

Diteriaki Maling identitas, ia juga berkilah jika tak bawa. Kepada warga, Hendriyanto juga mengaku selama ini tidur di Masjid Mudmainnah. Dari pengakuan itu, warga pun mengantar Hendriyanto ke masjid tersebut. Namun, petugas masjid maupun anggota linmas

mengaku jika yang bersangkutan tidak pernah menginap di masjid itu. Mendengar omongan itu, warga yang geram secara bergantian menghajar Hendriyanto. Setelah itu, ia digiring ke pos 1 oleh warga dan petugas. Dari pos 1, petugas kemudian

Sambungan dari halaman 1 Kombespol Dirmanto. Sementara MN berperan menghalangi petugas dengan tindakan kekerasan fisik. Lalu, SA memprovokasi barikade petugas dengan tindakan kekerasan. “DD adalah sopir yang menabrak mobil polisi saat akan melakukan penangkapan terhadap MSAT pada Minggu (3/7) lalu,” jelas dia. (fdn/fer)

menyerahkan ke anggota lalu lintas Polsek Wonocolo. “Ya sempat diamankan. Namun, dia memilih pulang sesuai alamat di KTP (kartu tanda penduduk) yang dibawa” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Sawahan itu. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1 sangan yang memiliki visi misi sama. Ia benar-benar mencari sosok laki-laki yang bisa mengimbanginya. Maka dari itu, Gisella Anastasia juga tak ingin asal memilih pasangannya yang selanjutnya. “Bukan karena nggak ada, karena justru kitanya makin hari makin jelas mau ngapain. Ada visi misi, ada apa, jadi kan enggak sembarangan juga orang

Rini Keluar sambil Merapikan Pakaian Dia menarik napas panjang dan mengeluarkannya perlahan-lahan. Tampak sekali dia berusaha menahan sesuatu yang mendesak-desak di dalam hatinya. Sebab, bila tidak, tentu dia akan mengeluarkan napasnya dengan satu hentakan. Seperti pada umumnya orang yang memendam masalah. “Mbak Rini tidak perlu menjawab kalau memang tidak menghendaki,” kata Hery. “Sejarah berulang,” kata Rini pelan, namun terasa berat. Hery melihat Rini seperti menyimpan beban yang sangat berat. Dia sangat ingin menguranginya, bahkan membebaskan perempuan tersebut dari impitan beban tadi. Tapi, bagaimana caranya? Rini mengaku sempat be-

bandingnya. Sebelumnya, Herry hanya dihukum seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung. Padahal Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntutnya dengan pidana mati. Dasar putusan tersebut yaitu Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama. Sementara Mas Bechi, baru saja diseret ke tahanan setelah enam bulan lamanya menjadi buronan kepolisian. Bahkan,

Sambungan dari halaman 1

Betah Menjomblo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, baru-baru ini seperti dikutip detik.com. Kata Gisella Anastasia kini ia lebih mengkerucut ketika memilih pasangan. “Karena kan makin ke sini kayaknya pilihan juga makin mengkerucut ya,” kata Gisella Anastasia. Tak hanya itu saja, Gisella Anastasia juga ingin mencari pa-

di Jalan Tanjung Sari wilayah Asemrowo. (alf/fer)

kerja seperti almarhumah ibunya di sebuah pabrik rokok di Kediri. Ternyata bukan hanya pekerjaan yang diwariskan sang ibu, melainkan juga nasib buruknya. Pada suatu hari Rini menghadiri undangan pengantin di Jombang. Dia bersama pacarnya. Sepulang dari acara resepsi sekitar pukul 22.00, mereka dibegal di tengah perjalanan. Pacarnya dihajar hingga gegar otak—dan meninggal tiga bulan kemudian, motornya dibawa kabur, dan Rini digilir dua perampas motornya. Sama dengan almarhum ibunya, Rini pun hamil dari benih bajingan. Ada satu yang patut dipuji pada ibu dan anak ini, “Aku ingin mewarisi sikap almarhumah yang baik. Tidak menggugurkan

bisa ber-partner. Benar-benar mana nih yang bisa imbang, yang bisa balance gitu,” papar Gisella Anastasia. “Jadi ya nggak bisa asal comot,” lanjutnya. Diketahui, Gisella Anastasia belum lama ini memilih untuk mengakhiri hubungannya dengan Wijin. Meski begitu keduanya masih tetap berteman baik. (*/fer)

Sambungan dari halaman 1 kandungan. Nenek mendukung,” cerita Rini. Kini anaknya sudah berumur 1,5 tahun dan dititipkan di PAUD. “Namanya—sebut saja— Intan. Dia diasuh buyutnya di Kediri. Aku bekerja di sini atas ajakan seorang tetangga.” “Sudah lama?” “Belum. Masih tiga bulan. Kenapa? Pak Herry punya alternatif pekerjaan lain untukku?” “Kok balik pertanya?” “Aku sebenarnya tidak nyaman di sini. Kalau tidak terpaksa, tidak mungkin aku di sini.” Peremuan berambut sebahu dan berdagu nyathis ini lantas bercerita bahwa di desa dia terjerat utang yang tidak kecil. Waktu itu anaknya jatuh saat bermain di balai RW. (jos, bersambung)

keluarganya berdalih bahwa pencabulan yang dilakukan anaknya tersebut adalah fitnah belaka. Kasus yang sempat membuat heboh jagad maya saat polisi berupaya menjemput paksa tersangka yang bersembunyi di Ponpes tersebut, langsung menjalani

pelimpahan tahap ll (tersangka dan barang bukti) ke Kejaksaan Tinggi Jatim dan untuk segera dilimpahkan ke pengadilan. “Kami dari kejaksaan siang hari ini menerima tahap kedua penyerahan tersangka dan barang bukti atas nama MSAT,”

kata Aspidum Kejati Jatim, Sofyan Sele, beberapa waktu lalu. Sofyan mengatakan Bechi diancam dengan pidana penjara hingga 12 tahun. Sementara untuk pasal yang didakwakan terhadap Bechi terdapat tiga. “Tersangka ini akan kami

Siapkan 10 Jaksa (PN) Surabaya. “Nanti disidangkan di PN Surabaya,” singkatnya. Mantan Kasi Intel Kejari Surabaya itu menyampaikan,

Sambungan dari halaman 1 meski locus delicty (tempat terjadinya perkara) di Jombang, persidangan yang akan digelar di PN Surabaya berdasarkan adanya surat keputusan dari Mahkamah

Agung Republik Indonesia. “Dasarnya surat keputusan MA dengan nomor : 170/ KMA/SK/ V/2022 tentang penunjukkan Pengadilan Negeri

Beraksi saat Pacar Tidur mar. Dia menduga pencurinya adalah Theo kemudian melapor ke Mapolsek Dukuh Pakis. “Setelah kejadian pencurian itu, terduga pelaku tidak pernah berkunjung ke rumah kos korban,” ungkap Aman. Anggota opsnal yang mendapatkan laporan segera me-

lakukan pencarian terhadap Theo. Alhasil, tepatnya Sabtu (11/6) anggota mendapatkan informasi jika terduga pelaku bersembunyi di Kepuh Kiriman Dalam Gang Cempaka, Kecamatan Tropodo, Kabupaten Sidoarjo. Anggota bergegas bergerak

Surabaya untuk memeriksa dan memutus perkara pidana atas nama terdakwa Bechi Azal Bin Muhammad Muchtar Mu’thi,” tandasnya. (jak/fer)

Sambungan dari halaman 1 ke alamat tersebut dan berhasil menangkapnya tanpa perlawanan. Saat digeledah, di kamarnya juga ditemukan barang bukti hasil curian. Selanjutnya, dibawa ke Mapolsek Dukuh Pakis. Pengakuan Theo di hadapan penyidik mengaku, terpaksa

Good Perfect Filsafat itu digambarkan dengan sangat baik oleh Prof Kishore Mahbubani dari Singapura. Di mata Barat, segala sesuatu itu harus perfect. ”Baik” belum cukup bagi Barat. Harus ”perfect”. ”Akhirnya ’perfect’ menjadi musuh bagi ’baik’,” tulisnya dalam sebuah artikel menjelang pertemuan Bali itu. ”Perfect” yang dimaksud Barat kelihatannya adalah: Rusia harus kalah, menghentikan perang, mundur dari Ukraina, NATO terus diperluas sampai Ukraina, Swedia, Finlandia. ”Good” adalah gencatan senjata, harga energi turun, pabrik pupuk bisa berproduksi, petani kembali menghasilkan bahan pangan, dan dunia tidak terancam kelaparan. ”Bad” adalah perang berkelanjutan –apalagi dengan irama slow seperti sekarang ini. ”Worst” adalah perang nuklir. Mungkin memang sulit bagi Barat untuk belajar menjalani hidup yang tidak sempurna. Kita bersyukur sudah terbiasa menjalani yang serbakurang: makan sekadarnya, naik kendaraan umum apa yang tersedia, dan bisa menerima suami apa adanya. Sampai mati sendiri. Pertanyaannyi –meminjam istilah pelawak Tukul Arwana– ”Kalau memang Barat mau perfect seperti itu, mengapa tidak serius mengalahkan Rusia,” kata Mahbubani. Cak Lontong pun tidak berhak menjawab itu. Mahbubani sendiri yang menjawab, ”Itu tidak mungkin.” Kalau itu dilakukan, yang terjadi adalah seperti yang digambarkan di sebuah lagu dangdut yang akan datang: ”the perfect yang dikejar, the worst yang didapat”. Sebenarnya Barat pernah menerima ketidak-perfect-kan

dakwakan Pasal 285 KUHP jo Pasal 65 KUHP ancaman pidana 12 tahun atau kedua Pasal 289 KUHP jo Pasal 65 ancaman pidana 9 tahun atau Pasal 294 ayat 2 KUHP jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun,” tandasnya. (jak/rio/fer)

mencuri HP dan perhiasan untuk bayar kos dan kebutuhan hidup sehari-hari di Surabaya. Begitu tidur langsung dicuri dan pergi meninggalkan kos. “Rencana barang akan saya jual, tapi belum laku saya ditangkap polisi,” terang Theo. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1 di masa yang tidak terlalu nan silam: Krimea. Barat membiarkan Krimea diduduki Rusia sejak 2014. Apakah berarti Barat juga harus menerima dua provinsi bagian timur Ukraina merdeka? Tidak harus begitu. Itulah perlunya perundingan. Kontak. Bertemu. Jangan walk out dan jangan membuat ada pihak yang walk out. Setidaknya belajarlah mulai mendengar. Terutama mendengar curhatan Indonesia dan India dan negara yang bukan anggota G20 seperti Sri Lanka. Penduduk negara Barat itu, kata Mahbubani, jumlahnya hanya 18 persen. Selebihnya masih 82 persen. Apakah suara yang 82 persen itu tidak perlu didengar. India, misalnya, sangat ingin didengar. Negara itu tidak cukup punya sumber energi. Lebih lagi Pakistan. India terpaksa impor minyak dari Rusia. Barat mengecam dan mempersalahkan India. Padahal itu, bagi India, menyangkut hidup dan mati 1,5 miliar manusia. ”Nilai migas yang kami impor dari Rusia itu, selama sebulan, hanya sama dengan impor Eropa dari Rusia satu petang,” ujar Menlu India. Berarti, Barat sendiri sebenarnya juga jadi korban. Bukan korban perang, melainkan korban sanksi yang mereka jatuhkan sendiri ke Rusia. Tentu korban perang juga. Tanpa serangan Rusia, sanksi itu tidak dikenakan. Kata Rusia: serangan itu tidak akan ada kalau Barat tidak memproses penerimaan Ukraina sebagai anggota NATO. Kini inflasi di Barat gila-gilaan. Rakyat mereka mulai tidak puas –apalagi kalau perang berkepanjangan. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson terpaksa kehilangan jabatan. Mantan PM Jepang Shinzo Abe tewas ditem-

bak di negeri yang begitu aman. Justru pemimpin di Timur yang sakti: Gotapala Rajapaksa di Sri Lanka itu. Sebenarnya Menlu Rusia mau datang ke Bali saja sudah maju. Demikian juga Menlu Amerika Serikat. Tapi, usaha untuk mempertemukan keduanya sambil ngopi-ngopi Bali tidak berhasil. Akhirnya pertemuan itu sangat formal. Di ruang rapat. Panas di luar pun dibawa masuk. Tidak ada proses pendinginan emosi sebelum rapat formal dilakukan. Sampai pun di teras ruang pertemuan. Suhunya justru dinaikkan. Oleh wartawan. Atau oleh orang yang berada di kerumunan wartawan di depan teras itu. Saat itu tuan rumah, Menlu Indonesia Retno Marsudi, menyambut semua tamu yang akan masuk ruang rapat. Giliran yang datang Menlu Rusia yang tinggi itu, teriakan datang dari kerumunan. Ketika siap menyalami tuan rumah, Lavrov sempat menengok ke teriakan tersebut. Dengan wajah tanpa senyum. Rupanya, ia langsung ingat tuan rumah yang sudah siap mengulurkan tangan tadi. Tidak ia tanggapi teriakan itu. Ia salami Retno. Lalu, masuk ruang rapat. Retno menyayangkan teriakan tersebut. ”Harusnya ajukan saja pertanyaan waktu doorstop,” ujarnyi. Saya pun mencari video di sekitar peristiwa itu. Saya ingin tahu: itu teriakan atau pertanyaan. Kesimpulan saya: itu pertanyaan. ”Why did you start the war?” Hanya, nada kalimatnya memang seperti teriakan. Terutama ketika ia mengulangi pertanyaan itu untuk kali kedua. Nada tersebut ia turunkan kembali

ketika mengulangi untuk kali ketiga. Posisi kerumunan wartawan itu memang terlalu dekat. Seharusnya memang hanya wartawan foto yang diizinkan untuk di momen tersebut. Yang dilengkapi kamera berlensa tele. Wartawan tulis di momen berikutnya. Saya jadi ingat peristiwa peliputan ulang tahun kembalinya Hong Kong ke Tiongkok 1 Juli lalu. Yakni, saat Presiden Xi Jinping tiba. Wartawan foto dilarang membawa payung. Padahal, lagi hujan. Tanpa alasan. Anda tahu kira-kira mengapa? Agar jangan terlihat ada foto di media begitu banyak payung di depan Presiden Xi. Anda sudah tahu artinya: jangan dikira ada demo. Simbol gerakan demo anti-Tiongkok di Hong Kong adalah payung. Begitulah mengatur wartawan. Momentum pertemuan para Menlu G20 pun berlalu. Pertemuan itu penting agar KTT G20 nanti sukses. Semua bahan dan putusan KTT dirumuskan para Menlu. Kini waktunya tinggal 3,5 bulan. Waktu berjalan begitu cepat. Kemarin dulu hari raya Iduladha. Besoknya sudah Iduladha lagi. KTT G20 Bali tinggal pertengahan November. Amerika Serikat dan Rusia masih sama kerasnya. ”Kami melihat tidak ada gunanya bertemu dengan Menlu Lavrov selama Rusia masih menyerang Ukraina,” ujar juru bicara Menlu Blinken seperti dikutip berbagai media. ”Kami tidak mengejar siapa pun untuk mau mengadakan pertemuan,” ujar Lavrov. Menlu Retno Marsudi wanita istimewa. Dia kuat menghadapi semua itu. Sulit, tapi siapa tahu masih bisa. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN PON, 11 JULI 2022 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Pernikahan Manusia dengan Kambing

Hari Ini Pemanggilan Pertama Tersangka Gresik, Memorandum Sepekan berlalu, hingga kini Satreskrim Polres Gresik belum menahan empat tersangka kasus penistaan agama dalam kasus pernikahan nyeleneh manusia dengan kambing. Namun, Senin (11/7) hari ini, kasus itu memasuki babak baru. Polisi menjadwalkan pemanggilan pertama para tersangka.

Legislator Dorong Penempatan Layanan Publik di Pudak Galeri

pembuat konten dan pemilik Sanggar Cipta Alam dijerat Pasal 44a Ayat 2 UU ITE Juncto Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama. Sementara tiga tersangka lain Saiful Arif, Sutrisna, dan Nur Hudi disangkakan Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama. Khusus tersangka Nur Hudi Didin Arianto yang saat ini duduk di kursi wakil rakyat, ia juga harus menjalani sidang etik di Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik. Terakhir, dia telah memberikan keterangan BK pada 6 Juli 2022. Di ranah legislatif, statusnya sebagai teradu. Politisi NasDem itu juga terancam dijatuhi sanksi etik. (and/har/epe)

Gresik, k Memorandum Keberlangsungan Pudak Galeri sebagai pusat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memerlukan solusi konkret. Kondisinya yang sepi membuat pelaku UMKM di sana kembang-kempis. Legislatif mendorong pemerintah kabupaten (pemkab) menempatkan pelayanan publik di tempat yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik Kota tersebut. Mengingat, di sisi selatan Pudak Galeri terdapat gedung tiga lantai yang bisa dimanfaatkan. Kehadiran pelayanan publik diharapkan bisa mengundang masyarakat untuk datang dan membuat tempat tersebut kembali ramai. Sehingga barang dagangan pelaku UMKM bisa terjual. Ekonomi pun turut bergeliat. Usulan itu disampaikan an-

Bupati Anna Serahkan 3 Sapi Kurban daritas sosial dengan sendirinya akan tercipta keharmonisan hidup karena dilandasi dengan kasih sayang,” katanya. Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa produktif di era pemulihan ekonomi nasional setelah kurang lebih dua tahun mengalami kontraksi ekonomi. Yang artinya melakukan kegiatan yang berorientasi pada hasil atau yang dapat mendatangkan manfaat. (top/har/epe)

Anna Mu’awanah setelah salat id menyerahkan sapi kurban.

dii Kantor d Kanto Dispendukcapil Di endukcapil Gres Gresik yang lokasinya di utara alunalun. Kondisi itu kerap memicu kemacetan karena lahan parkir yang sempit. Jika dipindah ke Pudak Galeri, langkah ini sekaligus bisa mengurangi kemacetan di kawasan alun-alun. “Di selatan Pudak Galeri ada gedung 3 lantai dan parkir yang luas. Saya kira sangat cocok,” terangnya. Legislatif berharap segera ada terobosan agar tempat yang telah menelan anggaran lebih dari Rp 8 miliar itu tidak mubazir. Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus mematangkan koordinasi agar bisa segera ditindaklanjuti. (and/har/epe)

Seor g pegawai salah Seorang lah satu stan yang masih bertahan melintas di tengah Pudak Galeri.

Terekam CCTV, Penguras Kotak Amal Gegerkan Temayang

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bojonegoro, Memorandum Bupati Anna Muawanah bersama suami dan beberapa jajaran setelah salat Iduladha 1443 H di Masjid Baiturrohman Islamic Centre, Minggu (10/7), menyerahkan tiga ekor sapi untuk kurban. Dalam pesannya, bupati mengajak masyarakat dalam momen hari raya iduladha untuk selalu memupuk solidaritas sosial, kepedulian kepada sesama, dan membahagiakan para dhuafa. “Dengan adanya soli-

ggota Komisi IV DPRD Gresik Taufiqul Umam. Politisi Gerindra itu menyebut sepinya Pudak Galeri karena tidak ada sesuatu yang bisa mengundang warga ke sana. “Dari awal perencanaan pembangunannya tidak terkonsep dengan baik. Perlu ada penataan kembali,” katanya, Minggu (10/7). Menurut dia, menempatkan pelayanan publik di Pudak Galeri bisa jadi solusi alternatif. Misalnya, menempatkan pelayanan administrasi kependudukan dinas kependudukan dan catatan sipil (adminduk dispendukcapil). “Saat ini layanan itu ada di kantor dispendukcapil. Kalau dipindah ke Pudak Galeri mungkin bisa lebih ramai,” paparnya. Seperti diketahui, setiap hari banyak masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro

Bojonegoro, Memorandum Aksi seorang pria mencuri isi kotak amal di Masjid Jami Al Amin, Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang terekam kamera CCTV. Sontak, potongan rekaman itu viral di media massa. Apalagi, pelaku yang seorang diri beraksi dengan tenang menguras kotak amal yang terletak di serambi masjid. “Pelaku hanya satu orang. Datang ke masjid menggunakan pakaian layaknya jemaah. Menggunakan sarung, baju muslim, dan kopyah (songkok),” kata pengurus masjid, Yudi Amin kemarin. Sebelum beraksi, pelaku terlihat sempat mondar-mandir di luar masjid. “Dalam rekaman CCTV kejadian

ini terjadi Kamis (7/7) pukul 23.51 WIB,” terang Yudi Amin. Ia menambahkan, aksi pencurian isi kotak amal memang sering terjadi. Namun, baru kali ini bisa terekam CCTV. Pelaku yang melakukan aksi seorang diri ini menggondol uang sekitar Rp 200 ribu. “Pelaku kemungkinan orang yang sama dan mengetahui ada CCTV di masjid karena menutupi wajahnya ketika melintas di depan CCTV,” tambahnya. Agar kejadian itu tidak terulang, takmir masjid berencana melapor ke pihak berwajib. Sementara Kapolsek Temayang AKP Jatmiko menjelaskan hingga kemarin, belum ada laporan terkait hal tersebut. “Gak ada lapor. Gak ada,” katanya. (top/har/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro membenarkan belum menahan para tersangka. Kendati demikian, pihaknya memastikan proses hukum terus berlanjut. Pemanggilan segera dilakukan. “Setelah semua syarat subjektif dan objektif terpenuhi. Proses pemanggilan akan dilakukan Senin,” katanya kemarin. Dari keempat tersangka, polisi memang belum memanggil semuanya. Satreskrim terlebih dulu meminta keterangan tersangka Arif Saifullah, Saiful Arif, dan Sutrisna. “Satu tersangka lain (Nur Hudi Didin Arianto, red) menunggu izin dari gubernur mengingat status sebagai anggota DPRD Gresik. Surat tembusan sudah kami kirimkan,” tandasnya. Proses pemanggilannya pun dilakukan secara bertahap. Kepolisian bakal melayangkan surat pemanggilan 1, 2, dan 3. Apabila para tersangka tidak kooperatif dalam proses penegakan hukum maka akan dilakukan penjemputan paksa. Pemanggilan ini untuk memenuhi berkas acara pemeriksaan (BAP) sebelum dilimpahkan ke pihak kejaksaan. Seperti diketahui, empat tersangka dijerat dengan pasal berbeda. Arif Saifullah selaku

Aksi pencuri kotak amal masjid yang terekam CCTV.

Kirab Kambing dan Sapi Berbobot 1 Ton Meriahkan Iduladha Gresik, Memorandum Umat Islam Kabupaten Gresik kebanyakan merayakan Iduladha 1443 Hijriah, Minggu (10/7). Berbagai acara tradisi memeriahkan hari napak tilas keikhlasan Nabi Ibrahim AS untuk menyembelih putranya Nabi Ismail AS ini. Salah satunya kirab kambing di Kalitutup, Gresik Kota. Di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, ribuan umat islam datang untuk menunaikan salat id kemairn. Prof H Abd Rachman Assegaf selaku khatib mengatakan, iduladha mengandung banyak makna eksplisit. Tidak hanya sekedar menyembelih hewan kurban secara lahiriah saja. ”Hewan kurban ini bukan persembahan untuk Allah. Ini merupakan wujud ketaatan atas perintahnya. Menyembelih hewan kurban secara sadar harus diikuti menyembelih segala bentuk hawa nafsu di dalam diri. Keserakahan, merasa memiliki, angkuh, dan lain sebagainya,” kata Guru Besar UIN Sunan Ampel tersebut. Ia menceritakan, kurban adalah cerita panjang yang sudah ada sejak zaman Nabi Adam AS. Ketika sang putra Qobil dan Habil diperin-

tah berkurban sebagai syarat untuk memilih jodoh saat akan dilakukan kawin silang. Kemudian berlanjut pada zaman Nabi Ibrahim AS ketika diperintah menyembelih putra yang sangat dicintai yakni Nabi Ismail AS. Ketaatan Nabi Ibrahim kepada perintah Allah menggambarkan bahwa dirinya berhasil mengalahkan hawa nafsu dan rasa memiliki putranya. Bahwa segala sesuatu adalah titipan dari Sang Pencipta. Kerelaan Nabi Ibrahim dibarengi Keikhlasan Nabi Ismail pun diganti dengan wujud domba untuk disembelih. Sejak saat itu, peringatan hari raya kurban selalu diperingati setiap 10 Zulhijjah. Diteruskan Nabi Muhammad SAW hingga ke para umatnya di seluruh dunia. Dalam peringatan iduladha, ada proses penyembelihan hewan kurban. Dagingnya dibagikan kepada orang yang membutuhkan. “Selain wujud ketaatan, ini adalah kesalehan sosial,” tandasnya. Sementara itu, pemandangan menarik tampak di Masjid Baiturrohim, Desa Betoyokauman, Kecamatan Manyar. Seekor sapi besar warna hitam menjadi salah satu pusat per-

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Khatib Masjid Agung: Kurban Wujud Kesalehan Sosial

Sapi kurban yang diperkirakan memiliki bobot satu ton di Betoyokauman, Kecamatan Manyar.

hatian. Badannya gemuk dan berisi. “Sapi jenis limosin, mungkin bobotnya satu ton,” kata Jatmiko, warga yang sedang berada di lokasi. Untuk menyembelih sapi besar tersebut, tidak kurang dari delapan orang harus berjibaku. Mulai dari mengikatkan sapi pada kerangka besi yang sudah disediakan, merubuhkan hingga memegangi sapi agar tidak berontak sampai dipastikan sudah mati. Daging sapi itu lantas dibagikan ke warga sekitar. Berbeda lagi di Kalitutup, Kelurahan Sukodono, Kecamatan Gresik Kota. Sehari sebelum 10 Zulhijjah, warga sekitar tepatnya para pecinta kambing melakukan pawai kirab kambing. Sekitar 50-an ekor kambing diarak keliling kampung sebelum disembelih. Mulai jenis kambing etawa, kambing senduro, kambing kacang hingga kambing domba merino. Informasi yang dihimpun, kegiatan ini baru pertama kali diadakan. Tujuan utamanya yakni memeriahkan hari raya Iduladha 1443 Hijriah dan memperkuat tali silaturahmi. Selain itu mendorong masyarakat untuk berkurban dengan hewan kualitas terbaik. Kirab ini pun mengundang antusiasme warga sekitar. (and/har/epe)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 11 Juli 2022 by memorandum - Issuu