Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 11 Desember 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021

memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m

HARGA Rp 3.500,-

5 KALI BERAKSI, ALAPͳALAP MOTOR PELABUHAN KALIMAS DIBEKUK

PAKAI GUNTING KUKU Surabaya, Memorandum Tak butuh keterampilan khusus, Iwan Junianto (31), asal Banyuates, Sampang, Madura mampu memiliki motor. Namun, sejumlah kendaraan roda dua itu dari hasil mencuri. Belum pernah tertangkap dan dimassa, pelaku lebih dulu dibekuk polisi.

Mata Hati Oleh: Arief Sosiawan an Pemimpin Redaksi

Tuhan memang ng sia Bukan Manusia

Spesialis pencuri motor yang kesehariannya bekerja sebagai kuli panggul itu diringkus anggota Unit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Padahal, Iwan usai men-

B

elum lama ini KSAD Jenderal deral Dudung Abdul Rahman memukup buat pernyataan yang cukup but mengagetkan. Dudung menyebut ng“Tuhan Bukan Orang Arab”. Langral sung saja lontaran voice jenderal angberbintang empat ini menuai tanggapan positif dan negatif. uYang positif menegaskan Dudung mengajak semua orang beraa gama, terutama yang beragama

TANGGAL DAN HASIL KEJAHATAN: - 14 Mei 2021, hasil belum diketahui - Juni 2021, hasil Mio Soul - 10 Juli 2021, hasil Suzuki Satria - 28 September 2021, hasil Honda Vario - 4 November 2021, hasil Yamaha Vega

 Bersambung ke halaman 11 

Iwan Junianto

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

RUSAK GEMBOK PAGAR PENCURI BOBOL RUMAH EMBONG KEMIRI, JARAH SCOOPY

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Kejadian pencurian kendaraan bermotor (curanmor) makin menggila. Beragam cara dilakukan pelaku untuk menjarah hasilnya. Seperti yang terjadi di Jalan Embong Kemiri, Jumat (10/12) sekitar pukul 04.00. Di lokasi itu, Scoopy L 3727 CJ milik Angga Prasetyo (28), penjaga rumah yang tinggal di Jalan Wonokromo berhasil digondol. “Pelaku masuk dengan cara merusak gembok pagar lalu mencuri motor. Sepertinya maling itu juga merusak kunci setir Sco-

Haskel Surya Dewangga dan barang bukti di Mapolsek Rungkut.

FOTO: MEMORANDUM/RIO

 Bersambungg ke halaman 11 

PELAKU: LAKU: Iwan Junianto (31) ASAL: Banyuates, Sampang, Madura

Rumah yang dibobol pelaku hingga berhasil mencuri satu motor dari lokasi.

Pemuda Grogol Gang III Kecanduan Sabu

“Ditangkap di Trenggalek, kasusnya masih dilakukan pengembangan,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu Sukram, Jumat (10/12). Informasi yang dihimpun, kasus tipu gelap ini berawal saat korban memesan minyak goreng dan mi instan kepada pelaku pada Jumat (26/11) lalu. Setelah memesan, Riza mentransfer

 Bersambung ke halaman 11 

Iptu Sukram

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Tergiur dapat uang besar membuat ZA (25), warga Jalan Wonokromo Tengah gelap mata. Dia nekat menggelapkan penjualan sembako. Risikonya tersangka akhirnya dibekuk anggota Antibandit Polsek Wonokromo. Pria itu diamankan setelah dilaporkan korban, Riza Intan (33), warga Jalan Karangrejo Timur.

Ditangkap di TL Kaliondo Surabaya, Memorandum Kecanduan narkoba membuat Haskel Surya Dewangga berurusan dengan polisi. Usai membeli dua poket sabu, pria 28 tahun asal Jalan Grogol Gang III itu dicokok tim Antibandit Polsek Rungkut. Surya disergap saat mengendarai motor di traffic lights (TL)Kaliondo. Dari kasus itu, polisi menyita barang bukti

Warga Wonokromo Tilap Uang Sembako

-

Meng, antisipasi kejahatan, Polsek Pabean Cantikan patroli toko emas. Lha kapan giliran patroli toko embak, Ndan?

Si Mameng (Emak-bapak)

Surabaya, Memorandum Selain Pulau Garam, Madura juga dikenal sebagai daerah penimbun sabu. Di kalangan penikmat kristal putih itu, Desa Rabesan identik sebagai kampung sabu yang juga menyediakan bedeng-bedeng untuk nyabu. Anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya menangkap pengedar sabu jaringan Rabesan berinisial CD (33). Tersangka disergap petugas usai membeli sabu sebanyak 10 gram seharga Rp 7,5 juta dari bandar berinisial SR (buron). Kasatreskoba Polrestabes Su-

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Pengedar Sabu Rabesan Keok

-

GRAFIS: MEMORANDUM/PUNTADEWA

BANYAK TAWARAN N

E

AKP Giadi Nugraha Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak

MESKI bekerja sebagai kuli panggul di Pelabuhan Kalimas, Tanjung Perak ternyata tak bisa mencukupi kebutuhan hidup Iwan Junianto. Hingga dia nekat melanggar hukum dengan cara mencuri motor. Bahkan, motor yang dicuri kebanyakan milik pekerja yang diparkir di sekitar tempatnya mencari nafkah. “Karena kebutuhan cukup banyak membuat saya bingung Pak. Selain kerja halal saya akhirnya memilih mencuri motor,” ujar Iwan. Tersangka ini yang mengincar motor milik pekerja itu, memilih target yang jauh dari

Elvira Devinamira ra

lvira menceritakan awalnya tertarik menjadi DJ. Dari kerap me-request lagu saat party, dia lalu belajar menjadi DJ sejak tiga bulan terakhir. Masih belajar, Elvira sempat diundang menjadi DJ tamu di after party pernikahan sahabat-

 Bersambung ke halaman 11 

Sebulan Sekali

aman 4  Bersambung ke halaman 

Puteri Indonesia 2014 ya Elvira Devinamira rupanya ru sedang mencoba hobi baru di bidang disc jockey atau u DJ. Sehingga dia kini sedang belajar dunia per-DJ-an.

curi motor di pergudangan wilayah Pelabuhan Kalimas. Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Giadi Nugraha mengatakan, penangkapan itu bermula dari laporan korban, Ratmanto sekitar Mei 2021

Tersangka menggunakan bagian dari gunting kuku untuk merusak kunci kontak. Ia juga mencari sasaran yang kontaknya sudah rusak. Sehingga tak perlu susah payah mencuri motor tersebut.

lalu. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan. Hingga diketahui jika Iwan kerap beraksi di sekitar Pelabuhan Kalimas. Selain itu, pelaku ternyata menjual barang curiannya di Madura. “Pelaku

Barang bukti yang diamankan.

rabaya Kompol Daniel Marunduri menuturkan, bermula pada Minggu (28/11), pria yang berdomisili di Tambaksari itu pergi ke Madura dengan niat membeli sabu. “Sabu itu didapatkan dengan cara diranjau yang tujuannya untuk dijual kembali hingga mendapatkan keuntungan,” tutur Daniel, Jumat (10/12). Ditambahkan Daniel, dari penjualan tersebut, tersangka yang bekerja sebagai tenaga serabutan itu mendapat keuntungan Rp 250 ribu per gramnya.”Per gram dapat untung Rp 250 ribu. Jika ditotal mencapai Rp 1,25 juta,” imbuhnya. Lebih lanjut, Daniel menjelaskan tersangka yang hanya tamatan SD itu diamankan di tempat kosnya, Jalan

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Liku-Liku Korban Laki-Laki (4)

Suka GarukGaruk Anu H

ebat. Benar-benar hebat. Para korban Hardi tidak satu pun yang membawa kasusnya ke ranah hukum. Mereka menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada Yang Mahakuasa.

 Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

 Bersambung ke halaman 11 

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Dapur umum yang dibuka Rumah Aspirasi Indah Kurnia di Desa Sumberrejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Indah Kurnia Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru Buka Dapur Umum, Serahkan Sembako, Obat, dan Masker

Rombongan dari tim Indah Kurnia yang tercatat sebagai anggota DPR RI Komisi XI dari Dapil 1 Jawa Timur (Surabaya-Sidoarjo) itu membawa sejumlah bantuan untuk korban erupsi Semeru.

Indah Kurnia, anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil 1 Jawa Timur (Surabaya-Sidoarjo).

Bersama Yayasan Yayuk Edi Peduli, Rumah Aspirasi Indah Kurnia menurunkan tim relawannya ke wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru dengan mendirikan posko dan dapur umum untuk korban di Desa Sumberrejo,

Ke c a m a t a n Ca n d i p u r o, Kabupaten Lumajang. Koordinator Rumah Aspirasi Indah Kurnia, Vicky, mengatakan, timnya juga m e m b a w a s e m b a k o, a i r mineral, pakaian layak pakai, selimut, bantal, serta vitamin, dan masker untuk keperluan logistik posko dan dapur umum. “Dapur umum ini untuk melayani kebutuhan makan dan minum pengungsi erupsi Gunung Semeru,” ujar Vicky sebelum berangkat.

Dapur umum ini re n c a n a n y a a k a n d i b u k a sampai waktu yang belum ditentukan dan melihat situasi dan kondisi di pengungsian. “Ini wujud kepedulian kami kepada korban erupsi Gunung Semeru. Kami berusaha membantu sekuat tenaga dan meringankan beban korban,” jelas Vicky. Dihubungi secara terpisah, Indah Kurnia menyampaikan bahwa solidaritas sesama sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan

b e b a n w a r g a t e rd a m p a k awan panas guguran (APG) Gunung Semeru. “Solidaritas dan gotong-royong untuk bahu membahu meringankan dampak bencana. Oleh karena itu kami mengirimkan bantuan untuk warga t e rd a m p a k A P G G u n u n g Semeru,” jelas Indah Kurnia. “Semoga kondisi segera membaik. Kerusakan bisa segera diperbaiki. Dan, yang meninggal dunia diberikan husnul khotimah,” pungkasnya. (kam/jok/epe)

Rombongan Rumah Aspirasi Indah Kurnia yang bertolak ke Posko Erupsi Gunung Semeru.

FOTO: MEMORANDUM/KAM/JOK

Sidoarjo, Memorandum Wakil rakyat dari PDI Perjuangan, Indah Kurnia, peduli korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Kamis (9/12), rombongan dari Rumah Aspirasi Indah Kurnia di perumahan Pondok Tjandra, Waru, Sidoarjo, bertolak ke lokasi pengungsian di Lumajang.


memorandum.co.id

KOTA SURABAYA

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 3

DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI

PEMERINTAH KOTA SURABAYA

Peserta sosialisasi serukan gempur peredaran rokok ilegal di Surabaya.

Sosialisasi Pemberantasan Cukai Ilegal

Bekali Wawasan Pemangku Kebijakan tentang Barang Kena Cukai Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendukung penuh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Pabean B Sidoarjo dalam memerangi penjualan rokok ilegal. Bahkan, bersama Forkopimda Surabaya serukan gempur peredaran rokok ilegal saat di acara Sosialisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Graha Sawunggaling lantai 6, kompleks Pemkot Surabaya. Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, bahwa peserta sosialisasi di lingkup Pemkot Surabaya sebanyak 150 peserta. Itu terdiri atas 38 dari organisasi perangkat

daerah (OPD), 31 camat, 31 kasi trantib kecamatan, dan 50 anggota satpol PP. “Tujuan dan maksud dari kegiatan ini adalah memberikan bekal dalam hal ini untuk lingkup Pemkot Surabaya adalah satpol PP,” ujar Hebi. Hebi menambahkan, pemb berian wawasan kepada pemangku kebijakan pengawasan tentang barang kena cukai, khususnya cukai rokok ilegal. “Diharapkan setelah kegiatan ini pemangku kebijakan mengedukasi kepada jajaran dan masyarakat, terkait cukai rokok ilegal,” tambahnya. Hebi menambahkan, hasil cukai rokok yang masuk ke APBN berdasarkan informasi dari Bea Cukai Rp 200 triliun. Umtuk Jatim sendiri senilai Rp 100 triliun. “Nanti akan dikembalikan

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Agus Hebi Djuniantoro membuka kegiatan sosialisasi.

Barang bukti hasil operasi BKC ilegal Kabupaten Lumajang.

Operasi Gabungan Pemkab Lumajang dan KPPBC Probolinggo Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal Lumajang, Memorandum Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Probolinggo berhasil mengamankan 6.904 package atau 136.960 batang rokok ilegal atau polos. Ribuan batang rokok ilegal tersebut disita petugas gabungan dalam operasi bersama pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di wilayah Kabupaten Lumajang yang berlangsung sejak Agustus sampai Desember 2021 dengan menyasar 1.533 toko yang tersebar diseluruh daerah di Kabupaten Lumajang. Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Lumajang, Drs Murdiyanto mengatakan, dasar pelaksanaan operasi barang kena cukai adalah bentuk tindak lanjut dari UU 39 Tahun 2007 tentang cukai, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 206/ PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, PMK 139/

PMK.07/2019 tentang pengelolahan dana bagi hasil dana alokasi umum dan dana otonomi khusus, SE-01/ BC/2021 tentang pedoman penilaian pemerintah Daerah dan Petunjuk Tehnis Pemanfaatan DBHCTHT yang menyebutkan adanya ketentuan di bidang cukai, dan atau pemberantasan barang kena cukai ilegal. “Kami berharap masyarakat juga ikut mengimbau agar para pedagang tidak lagi menjual rokok ilegal karena berpotensi melanggar hukum, Semoga dalam jangka panjang barang ilegal berkurang sehingga legalitas dan keamanannya terjamin” ujarnya Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayananan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Probolinggo Andi Hermawan, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten gencar melaksanakan operasi gabungan untuk menertibkan peredaran rokok ilegal. “Operasi Gempur Rokok Ilegal ini adalah kerjasama antara pemerintah

Kabupaten Lumajang bersama Bea Cukai Probolinggo, Dalam hal ini penegakan hukum, Satpol PP bersama Bagian Perekonomian ikut andil bersama KPPBC dan kepolisian dalam operasi gabungan menertibkan rokok tanpa pita cukai/rokok ilegal di wilayah Kabupaten Lumajang ” katanya. Meskipun pada saat ini dalam suasanadukanasionalkarenaadanyabencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, namun kegiatan ini harus tetap dilakukan sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat. Ia berharap dengan kerjasama yang sudah terjalin bagus tetap berlangsung dan akan ditingkatkan di tahun tahun yang akan datang. “Diharapkan dengan adanya operasi ini, rokok ilegal akan semakin berkurang dan rokok yang legal semakin banyak sehingga kontribusi kepada daerah juga semakin besar yang pada akhirnya bisa dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Lumajang,” pungkasnya (adv/ani/ono)

lagi ke daerah-daerah untuk kesehatan, kesejahteraan masyarakat, sosialisasi. Untuk Surabaya Rp 24 miliar,” ujarnya. Untuk kesehatan sendiri, tambah Hebi, dipergunakan ketika penanganan Covid-19. “Signifikan Covid-19 yang kemarin. Banyak di kesehatan DBHCHT,” ulasnya. Setelah sosialisasi ini, selanjutnya diedukasikasi di tingkat kecamatan, kelurahan, RT dan RW. “Termasuk tindak lanjuti toko kelontong. Memang kegiatan ini baru November diadakan. Kenapa digebyarkan karena potensinya sangat besar,” pungkas Hebi. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menegaskan, Forkopimda Surabaya sudah sepakat untuk menolak rokok ilegal. Untuk itu, seluruh elemen di bawah seperti lurah dan camat harus menyosialisasikan dan mengampanyekannya kepada

masyarakat. Ketua PDC PDI Perjuangan Surabaya ini juga menegaskan, bersama jajarannya tak segan ikut menindak bila menemukan penjual rokok ilegal di Kota Pahlawan. Bukan hanya menindak, ia bersama konstituennya juga akan menyosialisasikan bahaya rokok ilegal ke masyarakat. “Output dari sosialisasi yang digelar Pemkot Surabaya, masyarakat nantinya dapat membedakan mana rokok ilegal dan legal. Mereka juga akan mengerti sanksi hukumnya, ini yang harus ditekankan di Kota Surabaya. Dukungan dari dewan kota berusaha mengkomunikasikan ke konstituen masing-masing, tentang kesepakatan menggempur rokok ilegal. Tentunya, kita juga ingin tahu hasil yang maksimal dari bagi hasil cukai rokok itu,” tandasnya. (adv/fer/lis)

PERBEDAAN ROKOK LEGAL DAN ROKOK ILEGAL

ROKOK LEGAL: 1. Memiliki pita cukai yang dilekati pada kemasannya. 2. Memiliki pita cukai asli merupakan pita cukai yang sesuai dengan Desain Pita Cukai 2020 (dibuat khusus dengan ciri-ciri tertentu) salah satu ciri-cirinya yaitu memiliki hologram dan cetakannya jelas dan tajam. 3. Memiliki pita cukai yang masih dalam kondisi yang baik. 4. Dilekati oleh pita cukai yang sesuai dengan peruntukannya ROKOK ILEGAL: 1. Rokok polos yang tidak dilekati pita cukai pada kemasannya. 2. Rokok yang pita cukainya sulit untuk dikenali. Biasanya desain dan warnanya akan memudar atau terlihat tidak jelas, terlihat seperti kertas print biasa. 3. Rokok yang dilekati dengan pita cukai yang telah digunakan sebelumnya. Biasanya akan terlihat sobek, berkerut, dan tidak rapi. 4. Rokok dengan pita cukai yang salah peruntukannya, dilekati pita cukai yang tidak sesuai dengan nama perusahaannya, jumlah batangnya atau jenis produknya.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JATIM

Apa Pecandu Bisa Sembuh TANYA: Apakah pecandu /penyalahguna bisa sembuh setelah direhabilitasi? Ulfa, warga Jemursari, Surabaya

Musrenbangkel Bukan sekadar Formalitas Surabaya, Memorandum Usulan warga dalam musyawarah perencanaan pembangunan kelurahan (musrenbangkel) jangan sekadar ditampung, namun wajib untuk direalisasikan. Hal itu diutarakan Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti saat memantau jalannya musrenbangkel di Kantor Kelurahan Sukomanunggal. Politisi PKS ini memberikan saran dan pandangan mengenai usulan-usulan yang belum terlaksana. Selain itu, dia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan musrenbangkel. Di samping itu, Reni juga menekankan agar Musrenbangkel dari waktu ke waktu harus lebih baik. Dia mendorong pemkot melalui bappeko mewujudkan pembangunan yang partisipatif. “Jangan jadikan musren-

bangkel formalitas. Pembangunan partisipatif adalah pembangunan yang menyerap dan menampung seluruh aspirasi dari suara-suara warga, jangan di-PHP (pemberi harapan palsu) terus, usulan warga wajib direalisasi,” tegasnya, Jumat (10/12). Terkait usulan musrenbangkel tahun lalu yang sudah disetujui, menurut Reni perlu disampaikan sejauh apa progres usulan tersebut di 2022. Manakala belum direalisasikan, dia mengimbau agar

Reni Astuti hadir dalam musrenbangkel di Kantor Kelurahan Sukomanunggal.

kelurahan memberikan alasan kepada masyarakat. “Kita ketahui juga bahwa Perwali 45 mengatur tentang usulan yang masuk ke dana kelurahan, namun poinnya adalah usulan warga itu sendiri tidak boleh sampai dibatasi, jika tidak bisa masuk dana kelurahan bisa dimasukkan di program dinas terkait,” te-

rangnya. Reni Astuti berharap, realisasi musrenbangkel bisa sesuai dengan harapan dan dapat memberdayakan masyarakat sesuai potensi di wilayahnya, sehingga meningkatkan aktivitas ekonomi warga. “Prinsipnya, musrenbangkel menekankan pada pemberdayaan masyarakat

dan pembangunan sarana prasarana di lingkungan kelurahan. Contohnya di Kelurahan Sukomanunggal ini, usulan yang sangat diharapkan adalah persoalan terkait keberadaan SMA/SMK. Memang SMA/ SMK kewenangan provinsi, tetapi jangan lupa warga Surabaya juga warga Jatim karenanya saya berharap wali kota bisa perjuangkan ini ke gubernur,” tandasnya. Sementara itu, Ketua LPMK Sukomanunggal Tutik Hidajati mengatakan, di Kelurahan Sukomanunggal hingga kini belum ada sekolah tingkat SMA/ SMK. “Kita sangat berharap agar usulan yang sudah diajukan bisa terealisasi, khususnya terkait kebutuhan gedung sekolah tingkat SMA/SMK negeri di wilayah Sukomanunggal yang hingga kini belum ada,” harapnya. (mg3/lis)

Surabaya, Memorandum Bantuan operasional pendidikan daerah (Bopda) bagi sekolah-sekolah swasta, baik SD maupun SMP yang mandek selama 6 bulan hingga memasuki akhir 2021 ini sangat disesalkan. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. “Saya menyayangkan belum cairnya Bopda sejak Juli hingga memasuki penghujung Saya berharap agar Wali 2021 ini,” tutur Reni, Jumat Kota Surabaya segera (10/12). turun untuk mengamPolitisi PKS ini menyebutbil langkah cepat demi kan bahwa bagaimanapun Bopda sangat membantu semembantu sekolahkolah swasta dalam menjalansekolah swasta. kan operasional, di antaranya termasuk untuk menggaji para RENI ASTUTI guru. Wakil Ketua DPRD “Apalagi kondisi yang maKota Surabaya sih pandemi, sekolah-sekolah swasta saat ini tengah kesulitan terkait dengan keuangan. Saya menyayangkan hal demikian lantaran tidak sesuai dengan janji wali kota yang selama ini telah disampaikan,” cetusnya. Reni menekankan, Wali Kota Surabaya kerap menyampaikan akan memberi perhatian besar terhadap pendidikan dan tidak membeda-bedakan antara sekolah negeri dan swasta. “Tetapi nyatanya, sampai saat ini Bopda belum juga cair,” tandasnya. Reni menjelaskan, hingga saat ini, masih banyak penghasilan guru utamanya di sekolah swasta yang jauh di bawah UMK (upah minimum kota). Maka dari itu, realita tersebut harus menjadi perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Menurutnya, Pemkot Surabaya perlu menyiapkan upaya dan langkah-langkah strategis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, utamanya guru-guru swasta. “Oleh karena itu, saya berharap agar Wali Kota Surabaya segera turun untuk mengambil langkah cepat demi membantu sekolah-sekolah swasta,” tukas Reni. Sebelumnya, pada momen Hari Guru Nasional 2021 (24/11) lalu, Reni pun turut memberi catatan dan menyuarakan terkait Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi guru swasta serta tunjangan fungsional guru yang juga mengalami kemacetan. (mg3/lis)

Mayjen TNI Nurchahyanto MSc dan Letjen TNI Suharyanto SSos bersalam komando di lapangan A Yani Makodam V/Brawijaya.

Usai Sertijab Langsung Pantau Erupsi Gunung Semeru Surabaya, Memorandum Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto MSc langsung tancap gas dalam penanganan erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Rencananya Sabtu (11/12), alumnus Akmil 1987 ini akan berangkat ke Lumajang. “Terpenting sekarang kami fokus kepada bagaimana penanganan bencana khususnya yang terjadi di Lumajang. Hari ini (Jumat, 10/12) saya serah terima, besok pagi saya di Lumajang untuk melihat kondisi di sana,” ujarnya di sela-sela lepas sambut dengan Letjen TNI Suharyanto SSos di lapangan A Yani Makodam V/Brawijaya. Di hadapan para undangan, ter-

masuk Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kota Surabaya, perwira tinggi (pati) yang ahli di bidang Artileri Pertahanan Udara itu mengatakan, bahwa ketika dirinya mengemban amanah sebagai Pangdam V/Brawijaya seakan kembali ke kampung halaman. Seperti diketahui, mantan Asisten Teritorial (Aster) Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini adalah kelahiran Malang. “Ini seperti berdinas di kampung sendiri,” ujar Mayjen TNI Nurchahyanto MSc yang didampingi istri. Mayjen TNI Nurchahyanto MSc menambahkan, pihaknya akan terus me-

lanjutkan program yang telah berjalan baik selama ini. “Senang menggantikan beliau (Letjen TNI Suharyanto SSos) karena program semuanya tuntas,” tambahnya. Lanjut Mayjen TNI Nurchahyanto MSc, bahwa keberadaan dirinya untuk semuanya Jatim. “Meningkatkan rasa aman, kesejahteraan. Keberadaan kami di sini dapat membuahkan hasil positif untuk warga Jatim. Sinergitas yang terbentuk selama ini mari kita pertahankan dam tingkatkan,” pungkas Mayjen TNI Nurchahyanto MSc. Sementara itu, Letjen TNI Suharyanto SSos mengatakan, bahwa selama berdinas di Jatim 13 tahun semuanya

Warga Sidotopo Wetan Bantu Korban Semeru Surabaya, Memorandum Bencana alam yang terjadi di Lumajang, menggugah rasa kepedulian warga Kelurahan Sidotopo Wetan. Mereka berbondong-bondong berpartisipasi memberikan bantuan. Ada yang menyumbang pakaian, sembako, hingga kebutuhan tepat guna lainnya. Ketua LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) Sidotopo Wetan Indah Sutoko menuturkan, bantuan tersebut berasal dari donatur kelurahan dan warga sekitar. Setelah terkumpul, pihaknya langsung memberangkatkan paket bantuan tersebut menuju Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang. “Alhamdulillah, penyerahan bantuan dari orangorang baik sudah tersalurkan ke salah satu wilayah yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan warga di Desa Sumbermujur, serta Kabupaten Lumajang secepatnya bisa pulih,” ucap Indah Sutoko. (mg3/lis)

Warga Kelurahan Sidotopo Wetan bersiap sebelum pemberangkatan paket bantuan ke Lumajang.

Tuhan memang Bukan Manusia Islam, untuk menjadi lebih pinter alias cerdas. Paling tidak pernyataan itu memaksa orang untuk mau berpikir jernih dan mau belajar serta memahami soal keimanan terhadap Tuhan Allah Yang Maha Esa. Tak hanya itu, pernyataan sosok yang gebrakan awal tugas sebagai KSAD ingin merekrut santri menjadi tentara menegaskan kalau orang Islam tidak mudah diarahkan kepada sesuatu yang tak masuk akal sehat. Yang negatif tidak demikian. Pernyataan Dudung langsung direaksi

atas dukungan anggota. “Kami sekeluarga tidak dapat membalasnya. Selama menjadi pangdam tidak bekerja sendiri tanpa dukungan anggota,” ujar pati yang sekarang menjabat Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) ini. Letjen TNI Suharyanto SSos juga merasakan pekerjaan selama ini bersama Forkopimda Jatim berjalan harmonis dan mendapat dukungan dari masyarakat Jatim. “Kami mengucapkan terima kasih. Tidak ada yang tidak enak, semuanya enak. Kami mohon diri dan pamit, jika ada salah mohon dimaafkan,” pungkas Letjen TNI Suharyanto SSos. (fer/lis)

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Enam Bulan Bopda Sekolah Swasta Ngadat

FOTO: MEMORANDUM/M FERRY

ILUST R

ASI: IS

TIME

WA

JAWAB: Sebagai suatu penyakit kronis, adiksi tidak dapat disembuhkan. Pulih merupakan kata yang lebih tepat dalam menggambarkan upaya seseorang mengatasi penyakit ini. Pemulihan seorang pengguna narkoba harus berlangsung seumur hidup di mana orang tersebut dan lingkungannya harus berjalan beriringan dalam mempertahankan pemulihan mereka. Brigjenpol Drs Mohamad Aris Purnomo MH Tujuan pemulihan diawali oleh stabilitas fisik rehabilitan. Selanjutnya KEPALA BNNP JAWA TIMUR diarahkan agar rehabilitan memandang dirinya serta lingkungannya melalui sudut pandang yang positif disertai dengan penerimaan diri, sehingga rehabilitan menyadari dirinya sebagai individu yang memiliki peran, hak serta kewajiban di dalam masyarakat. Dalam proses tersebut rehabilitan tidak akan dapat mempertahankan pemulihannya jika tidak didukung oleh pola interaksi yang sehat dengan lingkungannya. Pada dasarnya program pemulihan ditargetkan kepada proses reintegrasi rehabilitan ke masyarakat umum dimana dirinya memiliki kualitas hidup yang memadai untuk hidup wajar sebagai bagian dari masyarakat. (*/fer/lis)

Usulan Warga Wajib Direalisasi

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

BROLAN

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 4

keras dan dinilai berlebihan. Malah ada yang menilai Dudung sosok penista agama bahkan pemecah keutuhan warga. Melihat kedua sisi dengan perbedaan ini, sejujurnya wajar-wajar saja. Gak ada yang harus disalahkan, juga tak harus ada yang dibenarkan. Yang menilai positif atau pun negatif sama-sama harus dihargai sebagai “suara kebaikan”. Yang pasti kedua sisi memiliki argumentasi yang sama-sama kuat dan berdasar. Pertama, Tuhan itu memang

Sambungan dari halaman 1 bukan manusia. Sehingga, kalimat Tuhan Bukan Orang Arab sangat bisa dibenarkan karena Tuhan memang bukan manusia. Tuhan adalah zat yang tertinggi tidak dapat disamakan dengan manusia. Apalagi dianggap sebagai orang Arab, pasti salah besar. Alhasil, tidak ada yang salah dalam pernyataan Jenderal Dudung. Kedua, Tuhan dalam keimanan orang Islam adalah satu-satunya zat yang disembah. Sebab, Islam agama yang memerintahkan penganutnya untuk tidak menyembah selain Tuhan

Allah. Lagi-lagi pernyataan Tuhan Bukan Orang Arab sangat benar. Karena, sesembahan penganut Islam memang bukan orang Arab tetapi Tuhan Allah SWT. Dengan demikian jelas, pernyataan mantan Pangkostrad tidak harus diributkan. Tidak perlu dipertentangkan. Justru harus dipandang sebagai seruan atau ajakan kepada seluruh umat muslim untuk menjadi penganut Islam secara benar dan masuk akal. Tegasnya, pernyataan itu harus

dinilai sebagai pelajaran terbaik untuk diamalkan umat muslim dalam menjalani kehidupan beragama di tengah kemajemukan masyarakat di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meski begitu, agar tidak menjadi opini liar tentang pernyataan Dudung, yang patut digarisbawahi dalam beragama salah satunya tentang kenabian. Nah, kerasulan Muhammad SAW yang diyakini atau diimani seluruh umat Islam, Muhammad adalah orang Arab dan wujudnya ada-

lah manusia. Artinya, kalau seluruh umat Islam mengagungkan (bukan menyembah) Muhammad untuk ditiru tindak tanduknya sebagai suri tauladan tidak boleh disalahkan. Jadi jelas, apabila umat Islam (termasuk di Indonesia) ada yang meniru perilaku Rasulullah mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, cara menilai, cara memimpin, cara hidup di tengah kemajemukan umat manusia, cara berumah tangga, dan lain sebagainya, adalah wajar wajar saja.(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

FOTO: MEMORANDUM/IST

Bupati Sumenep: Jangan Sampai Ada Kesan Rakyat Dibatasi, Pejabat Dilonggarkan

Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan.

Pelayanan Lapas Narkotika Pamekasan Berbuah Reward Pamekasan, Memorandum Tepat pada momen hari hak asasi manusia (HAM) sedunia yang diperingati setiap 10 Desember, Lembaga Pemasyaratan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan, menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI. Penghargaan itu diberikan sebagai unit pelaksana teknis yang telah melaksanakan pelayanan publik berbasis HAM. Kepala lapas Sohibur Rachman, mengaku pihaknya memang sudah mempersiapkan layanan publik berbasis HAM. “Kami dituntut pada tahun 2021 ini memberikan pelayanan berbasis HAM mulai dari sarana dan prasarana,” terangnya, Jumat (10/12). Ia mencontohkan layanan yang mengedepankan HAM untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang masuk kategori rentan. “Kepada WBP yang masuk rentan tentunya diberikan layanan sesuai kebutuhan, layanan ini diberikan kepada keluarga WBP ataupun WBP yang berada di dalam Lapas,” tambahnya. (*/sjk/epe)

Warning ASN yang Nekat Keluar Kota Sumenep, Memorandum Menjelang Natal dan tahun baru (Nataru), Bupati Achmad Fauzi mengimbau warga Sumenep lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Khusus untuk jajaran, ia bahkan melarang bepergian ke luar kota. Ia juga me-warning keras kecuali kalau kepentingan sangat mendesak. Imbauan untuk aparatur sipil negara (ASN) itu untuk menjadi contoh kepada masyarakat. “Jangan sampai ada kesan hanya kegiatan masyarakat yang dibatasi, sementara para ASN atau pejabat dapat kelonggaran,” katanya, Jumat (10/12). Setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah berkaitan dengan pembatasan kegiatan masyarakat saat nataru memang untuk kebaikan bersama. Karena itu, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan supaya pandemi Covid-19 bisa terkontrol. Sebab, bupati tidak

menginginkan muncul klaster baru setelah nataru. “Kebijakan yang dibuat oleh pemerintah itu semata-mata untuk kebaikan masyarakat. Maka jangan sampai abai menerapkan prokes,” tegasnya. Pemkab Sumenep, sambung bupati, telah menyiapkan beberapa langkah-langkah tertentu yang tidak jauh berbeda dengan apa yang telah dilakukan selama ini. Termasuk di sektor pariwisata. Bupati masih menunggu perkembangan. “Nanti kita lihat situasi dan kondisi yang ada untuk membuka objek wisata

Bupati Achmad Fauzi

selama nataru,” sebutnya. Pihaknya mengacu pada kebijakan pengetatan mobilitas warga yang dilakukan pemerintah pusat pada momen

nataru. “Saya rasa dengan pengetatan ini, para wisatawan dari luar daerah dimungkinkan tidak ada,” katanya. Rencananya, bupati akan mengumpulkan para pelaku wisata bersama forkopimda mengenai kebijakan pembukaan objek wisata di Sumenep menjelang nataru. “Setelah ada kepastian, kami akan mengeluarkan surat edaran (SE) atas nama pemerintah daerah. Paling lama pekan depan sudah terbit,” pungkasnya. Untuk r umah ibadah, kebijakan yang diambil pemkab juga masih serupa tahun pertama pandemi covid-19. Hal itu dibenarkan Pastur Gereja Katolik Maria Gunung Karmel, Romo Emanuel Puji Astanto. Ia m e n ye b u t k a n , j e m a a t dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas maksimal saat misa natal yang digelar 34-25

Desember 2021. “Keseluruhan jemaat bisa mencapai 600 orang. Namun, yang akan hadir langsung ke gereja sekitar 150 jemaat. Dari jumlah jemaat itu, masih dibagi dua tahap,” terangnya. Teknisnya, hari pertama, misa digelar pukul 19.00 dengan 100 jemaat. Keesokan harinya dimulai pukul 07.00 dengan 50 jemaat. Jemaat yang lain disarankan mengikuti dari rumah masing-masing dengan dipandu pastur dari gereja. Bagi jemaat yang berasal dari luar Sumenep, wajib membawa bukti rapid test yang diterbitkan rumah sakit dengan hasil nonreaktif. “Bagi jemaat yang asli Sumenep cukup dengan menunjukan kartu vaksin. Kalau yang dari luar tetap dengan menyertakan rapid antigen dan kartu vaksin Covid-19,” tandasnya. (uri/epe)

Jalan kabupaten yang rusak parah di Kecamatan Geger jadi prioritas perbaikan pemkab tahun depan.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Perbaikan Jalan Fokus di 4 Kecamatan Bangkalan, Memorandum Kebijakan untuk m e re h a b i l i t a s i k e r u s a k a n infrastruktur jalan kabupaten, masih menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan pada Tahun Anggaran 2022. Pertimbangan jadi skala prioritas salah satunya, berdasar hasil kajian dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR). DPUPR mendeteksi banyak jalan kabupaten di empat kecamatan yang kerusakannya bertambah parah. Padahal, perbaikan sepanjang 2021 sudah merata. “Hasil kajian dan analisa kami di lapangan. Masih banyak jalan kabupaten di kecamatan yang kadar kerusakannya cukup parah,” kata Kabid Bina Marga DPUPR Guntur Setiyadi, Jumat

(10/12). Pada 2021, DPUPR telah menganggarkan dana maksimal untuk merehabilitasi kerusakan kerusakan jalan kabupaten, jalan desa, dan jembatan di 18 kecamatan. Total, mencapai Rp 75.323.988.700 yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) pusat dan dana alokasi umum (DAUM) APBD. “Ternyata, anggaran itu belum mencukupi untuk perbaikan semua kerusakan jalan. Tahun depan, jalan rusak parah yang belum direhabilitasi akan masuk skala prioritas. Jika tidak, kerusakannya akan semakin parah yang bisa berimbas pada aktivitas warga,” sebut Guntur. Syarat masuk pr ior itas perbaikan, di antaranya kondisi kerusakan sudah di atas 65 persen,

mobilitas kendaraan tinggi, serta berfungsi sebagai penghubung beberapa kecamatan. Kajian DPUPR, sebut Guntur, kondisi itu terkonsentrasi di empat kecamatan. Yakni Kokop, Konang, Geger, dan Kecamatan Modung. Seperti jalan kabupaten di Kokop dan Geger misalnya, berfungsi sebagai penghubung dengan Blega, Tanahmerah, dan Arosbaya di jalur tengah. Sedangkan jalan kabupaten di Modung yang masuk jalur selatan, menjadi penghubung dengan Blega, Galis, dan Kecamatan Kwanyar. “Ke depan, kami masih menunggu persetujuan pimpinan. Sebab kerena beberapa pertimbangan lain, bisa saja dialihkan ke wilayah lain,” pungkas Guntur Setiyadi. (ras/epe)

Serapan Anggaran Rendah, Bakal Panggil OPD Terkait Kami akan panggil lagi sekdakab dan OPD yang serapan anggarannya rendah. Legislatif akan melakukan evaluasi sekaligus mengingatkan agar pada realisasi APBD 2022 tidak terjadi keterlambatan lagi”

HAMID ALI MUNIR Ketua DPRD Sumenep

Hamid Ali Munir

terjadi keterlambatan lagi,” imbuh Hamid. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengaku tidak bisa memberikan sanksi kepada OPD yang serapan anggarannya rendah. Legislatif hanya memiliki kewenangan untuk mengeluarkan re k o m e n d a s i k e p a d a b u p a t i Sumenep agar mengevaluasi OPD terkait. “Setelah semua OPD kami panggil nanti, baru akan ketahuan

FOTO: MEMORANDUM/DOK

Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep menyoroti rendahnya serapan APBD Tahun Anggaran 2021. Sebab menjelang tutup tahun, baru terealisasi 71 persen. “Kenapa ini selalu terjadi? Padahal setiap tahun pengesahan APBD oleh legislatif selalu diketok pada bulan November. Seharusnya jika dikerjakan dengan serius tidak ada keterlambatan,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Abdul Hamid Ali Munir, Jumat (10/12). Pihaknya berjanji akan memanggil Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep Edi Rasiyadi dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Tujuannya, untuk mengetahui kendala apa saja yang menyebabkan lambannya penyerapan anggaran. “Kami akan panggil lagi sekdakab dan OPD yang serapan anggarannya rendah. Legislatif akan melakukan evaluasi sekaligus mengingatkan agar pada realisasi APBD 2022 tidak

Gedung DPRD Kabupaten Sumenep. siapa saja yang serapannya rendah. Bar u kami bisa member ikan rekomendasi kepada bupati,” tegas Hamid. Sementara itu, Sekdakab Edi Rasiyadi mengakui bahwa serapan

anggaran hingga Desember 2021 baru mencapai 71 persen dari pagu Rp 2,3 triliun. Edi mengungkapkan, OPD yang serapannya rendah adalah Dinas PU Bina Marga, Dinas Perumahan

Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya, Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep. “OPD yang serapannya rendah

rata-rata yang bergerak di bidang konstruksi dan pembebasan tanah. Salah satunya di disperindag dan PU. Target kami sampai tutup anggaran mencapai 85 persen,” janji Edi. (adv/aan/epe)


POLISI KITA

Tepergok Maling, 2 Pria Dikerangkeng Tuban, Memorandum Dua warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, T (40) dan S (61), diamankan anggota Resmob Polres Tuban dari rumah masing-masing setelah dilaporkan melakukan percobaan pencurian karet conveyor di PT Solusi Bangun Persada (SBI) oleh keamanan setempat. Kronologisnya, Jumat (3/12) sekitar pukul 17.00 lalu, kedua tersangka memasuki area tambang milik PT Solusi Bangun Persada (SBI) dan mengambil karet bekas sabuk confeyor warna hitam. Karet seberat dua kuintal itu diambil dengan cara digulung lalu didorong keluar area tambang.

Setelah barang hasil curian berhasil dikeluarkan dari pagar, aksi kedua pelaku dipergoki oleh keamanan setempat yang membuat pelaku melarikan diri dengan meninggalkan barang curian. Namun, identitas keduanya pelaku berhasil dikenali oleh keamanan setempat yang selanjutnya dilaporkan ke

Polres Tuban. “Kejadian ini bermula saat tersangka memasuki area tambang milik PT SBI, kemudian mengambil karet bekas conveyor. Tersangka merupakan masyarakat sekitar dan menurut pengakuannya baru sekali melakukan dan belum sempat di jual,” terang Kapolres AKBP Darman, Jumat (10/12). Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (1) huruf ke 4e, 5e KUHP juncto pasal 53 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. (top/har/mik)

Kapolres Tuban AKBP Darman memberikan keterangan kepada wartawan.

Anggota Polsek Kwanyar mengunjungi salah satu warkop tempat nongkrong sekelompok pemuda di Desa Morombuh.

imbuh Iptu Moh Mansur. Untuk itu, operasional giat patroli rutin personel polsek setempat, kini mulai lebih difokuskan untuk menyisir semua pusat perbelajaan dan obyek vital lainnya. Alasannya, ragam jenis pusat perbelanjaan, seperti pasar tradisional, deretan kafe, warkop, warung nasi dengan ragam menu serta basis sebaran PKL, rawan menjadi lokasi kejahatan. “Nah, di kawasan seperti itu kami kerap

mengendus informasi terjadinya aksi premanisme. Ini harus kami antisipasi, karena menjelang Nataru, aksi premnisme dan 3C biasanya menunjukkan gelagat peningkat,” tandas Moh Mansur. Itu sebabnya, dalam tiga hari terakhir ini, giat ptroli rutin Polsek Kwanyar, mulai lebih fokus menyasar semua tempat nongkrong sekelompok pria yang tersebar di sekitar pusat perbelanjaan berbasis keramaian publik. (ras/mik)

Kapolres Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional Polsek Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP R BagoesWibisono menyerahkan bantuan mobil operasional ke polsek jajaran yang telah membantu kelancaran penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Jumat (10/12). Secara simbolis, Kapolres Bagoes menyerahkan kepada lima kapolsek. Yaitu Kapolsek Singosari, Pakis, Pakisaji, Tirtoyudo, dan Ampelgading. Penyerahan pada lima polsek ini, karena telah menyelesaikan vaksinasi hingga mencapai 100% baik yang lansia maupun biasa. Mobil operasional ini merupakan bantuan dari Pemkab Malang yang diserahkan oleh Bupati Malang HM Sanusi kepada Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono. Selanjutnya, Kapolres menyerahkan ke polsek jajaran.

Bupati Malang HM Sanusi menyaksikan Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono menyerahkan bantuan mobil operasional ke polsek jajaran.

Kapolres Malang mengharapkan kendaraan operasional ini akan membuat seluruh jajaran Polsek semakin giat dalam

menjaga stabilitas kamtibmas di wilayahnya masing-masing sehingga Kabupaten Malang tetap kondusif.

“Kendaraan operasional ini nantinya akan dapat membantu meningkatkan k kinerja di masing-masing wi wilayah,” harapnya, kemarin. Selain itu, jajaran Polsek juga diharapkan terus menggiatkan vaksinasi di masyarakat agar tingkat vaksinasi sesuai dengan harapan. Hingga kini, di polsek tertentu masih ada yang di bawah 70% dari target pemerintah. “Bupati Malang berharap sebelum Natal semua wilayah bisa mencapai lebih dari 70%,” kata Bagoes. Untuk itu, semua jajarannya perlu menggiatkan pelaksanaan vaksinasi baik secara massal maupun door to door, terutama untuk lansia. Ini agar tingkat vaksinasi di wilayah Kabupaten Malang mencapai di atas 70% sehingga dapat terwujud herd immunity. (*/kid/ari/mik)

Mengaku Dibegal, Pelaku Penggelapan Dibekuk Gresik, Memorandum Unit Reskrim Polsek Gresik Kota membekuk sales toko plastik bernama Januar Ibrahim (22), warga Jalan Harun Thohir, Kelurahan Pulopancikan. Bermodus menjadi korban begal, tersangka menggelapkan uang sebesar Rp 5,2 juta milik toko tempatnya bekerja. Januar bekerja di toko plastik Midi Jaya milik Ahmad Bustami Arifin (29), warga Jalan Berlian IV/23, Perum Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar. Mulanya, tersangka melapor ke majikannya bahwa ia baru saja menjadi korban begal. Di hadapan Bustami, Januar bercerita bahwa dirinya diancam begal dengan menggunakan

senjata tajam jenis parang di areaTempat Pemakaman Umum (TPU) Gumuk, Perumahan BP Wetan, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik Kota. Begal lalu merampas uang yang dibawanya, Rp 5,2 juta. Mendapat laporan itu, majikan tersangka melapor ke Polsek Gresik Kota. Setelah dilakukan penyelidikan dan olah TKP, didapatkan bahwa uang setoran senilai Rp 5,2 juta telah digelapkan atau dipakai sendiri oleh tersangka. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku bahwa uang setorannya telah digunakan untuk bermain trading binomo dan kalah. Barang bukti berupa satu buah tas warna hijau disembunyikan di tumpukan sampah di bawah pohon

Januar Ibrahim diamankan polisi.

pisang Perumahan BP Wetan. Kapolsek Gresik Kota AKP Inggit Prasettiyanto membenarkan anggotanya mengamankan pelaku tindak penggelapan dan penipuan. “Pelaku sudah kami amankan. Modusnya berpura-pura uang perusahaan dibawa begal. Padahal, telah dihabiskan untuk bermain trading,” jelas dia, kemarin.

Atas kejadian ini, Inggid mengungkapkan, korban Ahmad Bustami Arifin mengalami kerugian. Pasalnya, uang tersebut merupakan uang buat modal belanja perusahaan. “Korban menyerahkan kasus ini kepada kami, dan meminta memproses hukum sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.(and/har/mik)

Antisipasi Varian Baru, Polsek Balongbendo Percepat Vaksinasi Sidoarjo, Memorandum Mengantisipasi covid varian baru, Polsek Balongbendo terus melakukan percepatan vaksinasi sampai ke pelosok-pelosok desa. Vaksinasi kali ini yang ditempatkan di Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, polsek menyediakan ratusan dosis jenis Sinovac dan Pfizer bagi masyarakat maupun lanjut usia (lansia). “Kami kebut vaksinasi di desa guna antisipasi adanya covid varian baru,” ujar Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di balai Desa Seketi, Kamis (9/12). Menurut Ari, vaksinasi ini sengaja dikebut dengan menyasar ke masyarakat pedesaan. Sebab, penyebaran Covid varian baru jika tidak secepatnya diantisipasi dengan melakukan

percepatan vaksinasi, dikhawatirkan bisa menjangkit dan menyebar di masyarakat. Dan tidak menutup kemungkinan menjadi penyebab lonjakan gelombang ketiga. “Dengan melakukan percepatan vaksinasi dan tetap menjaga Protokol Kesehatan, bisa menangkal penyebaran Covid,” terangnya. Ari juga berharap, percepatan vaksinasi ini juga digencarkan oleh pihak pemerintah desa khususnya yang ada di wilayah hukum Polsek Balongbendo Tujuannya untuk mendorong warga yang belum mendapatkan layanan vaksinasi baik dosis satu maupun dua untuk segera mendatangi gerai gerai vaksin yang sudah disiapkan. “Mudah-mudahan dengan percepatan vaksinasi ini, bisa menangkal covid varian baru,” pungkasnya.(bwo/jok/mik)

Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo meninjau vaksinasi warga di Balai Desa Seketi.

Tekan Sebaran Covid, Vaksinasi 500 Warga Lancar Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom melaksanakan peninjauan vaksinasi di Pasar Kademangan yang diselenggarakan oleh jajaran Polres Blitar, Jumat (10/12). Seperti nampak di Pasar Kademangan, Kecamatan

Kademangan, Kapolres Adhitya bersama jajaran memimpin pelaksanaan vaksinasi kurang lebih 500 warga Kademangan. Kapolres mengatakan, bahwa warga di pemukiman padat jadi prioritas disuntik vaksin karena klaster vaksinasi Covid-19

Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto memberikan penyuluhan kepada puluhan anggota perlindungan masyarakat (linmas) yang berasal dari seluruh desa di wilayah Kabupaten Mojokerto bertempat di Gedung Nusantara Universitas Islam mojopahit, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Jumat (10/12). Penyuluhan ini untuk memberikan pengetahuan terkait cara bertindak yang biasa dilakukan oleh kepolisian dalam menjaga harkamtibmas.

Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu dari berbagai desa di Bojonegoro bertempat di Masjid Al Ikhlas, Polres Bojonegoro, Jumat (10/12). Kegiatan ini dimaksudkan, sebagai makhluk sosial harus menyadari bahwa masih banyak sesama di tempat lain yang membutuhkan perhatian, bantuan, dan dukungan moral. “Pada kesempatan ini, kami ingin menunjukkan rasa kepedulian terhadap kehidupan anak-anak yatim piatu di sekitar kita. Karena memelihara dan memperhatikan anak yatim merupakan perintah dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Kapolres Pandia kepada awak media, kemarin. Pada kesempatan tersebut

K Kapolres Bojonegoro juga menyampaikan kepada anak-anak Yatim untuk terus belajar memperdalam ilmu baik agama maupun sekolah atau umum sehingga menjadi cita cita dapat terwujud. “Kita (Polres Bojonegoro) selalu terbuka mendengarkan keluh kesah anak yatim piatu apabila terdapat kesulitan atau kendala,” pesan Pandia. Dari pantuan awak media anak yatim piatu yang mendapatkan santunan sebanyak 50 anak yatim piatu dari berbagai desa yang ada di Bojonegoro. Kegiatan santunan ini, Kapolres Bojonegoro didampangi Wakapolres Bojonegoro, para pejabat utama (PJU) Polres Bojonegoro dan anak yatim piatu. (top/har/mik)

AKBP Pandia memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

Satlantas Probolinggo Kota Rakor Hadapi Nataru

d dilakukan untuk memotong penyebaran virus Corona atau SARS-CoV-2. Selain itu untuk mempercepat terciptanya herd immunity (kekebalan kelompok). Oleh karena itu masyarakat di daerah yang padat penduduk akan mendapat prioritas vaksin

Covid-19. “Daerah rentan wabah dan daerah berpenduduk padat. Itu menjadi prioritas karena vaksin tujuannya adalah memotong transmisi. Jadi kalau penduduknya padat, itu menjadi prioritas. Kalau itu merah, itu juga menjadi prioritas,” ujarnya. Untuk mendukung proses

vaksinasi Kapolsek garum selalu berkordinasi dengan instansi samping bersama TNI, puskesmas dan perangkat desa setempat untuk mengajak warganya yang belum melaksanakan vaksin agar melaksanakan vaksinasi dan menyukseskan gerakan vaksinasi yang telah digaungkan pemerintah untuk memutus penyebaran

corona. Kapolres mengatakan, bahwa dengan kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi serta ketaatan melakukan prokes dalam keseharian diharapkan pandemi ini segera berakhir dan situasi dalam masyarakat bisa berangsur normal kembali.(pra/mik)

Probolinggo, Memorandum Satlantas Polres Probolinggo Kota menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Probolinggo, Jumat (10/12). Rakor di aula Rupatama Mapolres Probolinggo Kota itu membahas kesiapan pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Diskusi forum diawali pembukaan olehWakapolres Probolinggo Kota Kompol Mohammad Khoiril, dilanjutkan paparan oleh Kasatlantas AKP Roni Faslah tentang kesiapan pengamanan nataru dan penanganan Covid-19. Kasatlantas AKP Roni Faslah memaparkan kalender Kamtibmas tahunan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang Presisi. Yakni, Pertama, prediktif menyangkut mobilitas, kerumunan, Lakalantas, dan kemacetan, hingga soal situasi harga sembako dan ancaman teroris. Kedua Responsiblity menyangkut penanganan Covid-19 di wilayah Kota Probolinggo yang

Kasatlantas Roni Faslah memaparkan kesiapan pengamanan pada Nataru.

masih menyisakan 1 orang terkonfirmasi, capaian vaksinasi dosis 1 mencapai 81,82 persen, dan dosis 2 mencapai 61,09 persen. Sedangkan capaian vaksinasi lansia dosis 1 mencapai 59,16 persen dan dosis 2 mencapai 35,98 persen. Belum lagi, adanya beberapa pasar dan SPBU yang perlu diantisipasi adanya titik kerawanan lalu lintas, serta terdapat tempat wisata, tongkrongan, kuliner, restoran, beserta adanya 13 gereja yang ada di wilayah Kota Probolinggo. “Upaya yang dilakukan den-

gan menyiapkan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian kesiapan pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022,”ujar AKP Roni Faslah. Tahapan perencanaan, lanjut Roni Faslah, ia menyiapkan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan.Yakni, pos pelayanan Rest Area Tongas, dan Randu Pangger. Sedangkan pos pengamanan berada di exit tol Probolinggo Barat dan depan Makodim 0820 Probolinggo yang menitik beratkan pendisiplinan protokol

kesehatan. “Untuk pos pantau berlokasi di Geladak Serang, Brak dan Pilang yang akan melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Senkom, Orari dan Pramuka,”tandas Kasatlantas. Begitu juga, Kasatlantas mengaku sudah menyiapkan sejumlah peralatan sarana dan prasarana pendukung lainnya, seperti water barier, trafick cone, panel data, meja kursi, sarana komunikasi, buku mutasi, buku tamu, jas hujan, sepatu boat, tongkat, senter lalin, dan sebagainya. (mhd/mik)

Pemberantasan Cukai Ilegal

PEMERINTAH KOTA SURABAYA

Kapolres Adhitya mengawal vaksinasi di Pasar Kademangan.

Penipu Berkedok Belanja Online Diringkus Kediri, Memorandum Unit Reskrim Polsek Kunjang, Polres Kediri, mengamankan pelaku penipuan berkedok belanja online. Pelaku yang merupakan warga Dusun Ngajaran, Desa/ Kecamatan Karang Binangun, Kabupaten Lamongan itu, berinisial YT (28). Kapolsek Kunjang Iptu Ashanik mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan korban bernama Adi Wikresno, warga Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Awalnya, Adi membuka aplikasi belanja online untuk membeli suku cadang kendaraan. Setelah melakukan pencarian, akhirnya korban tertarik dengan toko milik pelaku di aplikasi tersebut. “Korban tertarik untuk membeli barang sparepart karena

Tersangka YT diamankan.

murah. Akhirnya korban dan pelaku chatting-an hingga terjadi kesepakatan harga,” ujar Ashanik. Sambung Iptu Ashanik, mereka akhirnya sepakat dan Adi membeli suku cadang motor den-

gan harga Rp 2 juta, lalu pelaku meminta kepada korban untuk menransfer uang. Tak lama, korban mengirim uang kepada pelaku. “Korban sudah menransfer uang ke nomor rekening pelaku. Namun, kesepakatan itu diingkari oleh pelaku karena barang yang dijanjikan itu tidak dikirim oleh pelaku ke korban,” paparnya. Merasa jadi korban penipuan, tambah Iptu Ashanik, Adi kemudian melapor ke Polsek Kunjang. Petugas langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap. “Pelaku kami amankan di wilayah Gresik. Pelaku saat ini kami limpahkan ke Satreskrim Polres Kediri guna penyidikan lebih lanjut. Kami menduga masih ada korban lainnya,” pungkas Kapolsek Kunjang. (mis/mik)

Polres Optimalkan Peran Linmas dalam Pamswakarsa

Penyuluhan linmas yang dilakukan Polres Mojokerto.

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 6 - 7

Kapolres Pandia Berikan Santunan 50 Anak Yatim Piatu

Tangkal Premanisme, Polsek Patroli Tempat Nongkrong ABG Bangkalan, Memorandum Potensi ancaman tindak kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) termasuk aksi premanisme di masyarakat menjelang akhir tahun biasanya cenderung meningkat. Menyikapi hal itu, menjelang momen perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), disikapi dengan sigap oleh Kapolek Kwanyar Iptu Moh Mansur. Kamis (9/12) sore hingga malam hari misalnya, jajaran polsek diturunkan untuk patroli keliling di Desa Morombuh. Semua tempat nongkrong kelompok pemuda atau ABG secara door to door disambangi satu persatu. Bahkan di masing-masing tempat, anggota rajin mengedukasi anak-anak muda agar ikut jaga kamtibmas. “Pesan yang kita sampaikan jangan sampai ada pesta miras, bawa sajam serta tindakan terlarang lainnya. Alhamdulillah, untuk sementara sikon masih tetap aman terkendali,” ujar Iptu Moh Mansur, Jumat (10/12) pagi. Tidak dipungkiri kejahatan yang kadang terjadi seperti aksi pemalakan, pemerasan dan pemaksaan kehendak ala premnisme patut diwaspadai. “Agar masyarakat tidak menjadi korban,”

memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Mengingat, jumlah personel Polri yang tidak sebanding dengan pertumbuhan masyarakat Indonesia, memberikan sebuah masalah tersendiri bagi Polri. Demngan perkembangan situasi kamtibmas ini, membuat Polri harus memberdayakan masyarakat untuk membantu tugas tugas kepolisian sampai tingkat pedesaan. Dalam hal ini Linmas di desa - desa untuk ikut serta menjaga harkamtibmas. Kasatbinmas Polres Mojokerto AKP Joko Pranoto yang menjadi narasumber

menyampaikan peran serta Satlinmas dalam rangka menciptakan kamtibmas. Meliputi optimalisasi, KTS, PPKM Skala Mikro, edukasi dn sosialisasi 5M dan 3T) serta optimalisasi Poskamling dan giat-giat harkamtibmas, baik bencana dan giat sosial masyarakat lainnya yang ada di desa. “Setiap Desa pasti memiliki tingkat kerawanan masyarakat yang berbeda namun kegiatan penyuluhan siang ini kami harap mampu memberikan ket-

rampilan yang lebih kepada Sat Linmas dalam menjaga Harkamtibmas di masing-masing Desa,” ujar AKP Joko, Jumat (10/12). Selain Polres Mojokerto, dalam kegiatan tersebut juga diundang narasumber dari Bakesbangpol, Kabupaten Mojokerto dan juga Dandim 0815/Mojokerto. Sinergi tiga pilar ini diharapkan mampu memberikan semangat kepada para petugas Linmas di desa untuk terus menjaga harkamtibmas. (no/mik)

untuk Tingkatkan Optimalisasi Penerimaan Negara

Surabaya, Memorandum Perang terhadap rokok ilegal tidak bisa dilakukan sendiri. Untuk mewujudkan itu semua, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Pabean B Sidoarjo menggandeng Forkopimda Kota Surabaya. Pemkot Surabaya siap mendukung KPPBC TMP Pabean B Sidoarjo untuk Gempur Rokok Ilegal melalui sosialisasi pemberantasan cukai ilegal yang diikuti oleh semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah se-Surabaya. Tidak hanya Pemkot Surabaya, dari pihak kejaksaan pun all out melakukan pemberantasan terhadap peredaran cukai ilegal. Seperti yang dikatakan jaksa fungsional Pidana Khusus Wira Buana Putra, yang mewakili Kajari Surabaya Anton Delianto ketika menjadi narasumber di sosialisasi pemberantasan cukai ilegal di Graha Sawunggaling lantai 6 kompleks Pemkot Surabaya. Bahwa, prinsip penerapan Undang-Undang (UU) Cukai meliputi pembatasan dalam rangka perlindungan masyarakat di bidang kesehatan, ketertiban, dan keamanan. Selain itu, netral dalam pemungutan cukai yang tidak menimbulkan distorsi pada perekonomian nasional. “Kelayakan administrasi dengan maksud agar pelaksanaan administrasi cukai dapat dilaksanakan secara tertib, terkendali, sederhana, dan mudah dipahami oleh anggota masyarakat,” ujar Wira. Optimalisasi penerimaan negara dari sektor cukai, tambah Wira, terdiri dari penyempurnaan sistem administrasi pungutan cukai, peningkatan upaya pen-

egakan hukum (law enforcement), penegasan pembinaan pegawai dalam rangka tata pemerintahan yang baik (good governance), dan pengaturan tentang dana bagi hasil dari cukai hasil tembakau (DBH CHT) kepada pemerintah daerah. “Peran kejaksaan dalam pidana cukai, terkait perbuatan melanggar UU Tindak Pidana Cukai yaitu melakukan penuntutan jaksa sebagai penuntut umum (pasal 50, 52-58A) UU nomor 39/2007. Terkait dana bagi hasil cukai hasil tembakau hibah bersumber dari, yaitu melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan,” tegasnya. Wira menambahkan, penggunaan dana DBH CHT untuk mendanai program peningkatan kualitas bahan baku (kesejahteraan masyarakat), pembinaan industri (penegakan hukum), pembinaan lingkungan sosial (kesehatan dan kesejahteraan masyarakat), sosialisasi ketentuan di bidang cukai (penegakan hukum), dan pemberantasan barang kena cukai ilegal (penegakan hukum). “Dengan prioritas dalam bidang kesehatan untuk mendukung program jumlahjaminan jumlah jaminan kesehatan nasional terutama peningkatan kuantitas dan kualitas layanan kesehatan dan pemulihan perekonomian di daerah,” tambah Wira. Untuk ketentuan alokasi DBHT CHT, dikatakan Wira di

Wira Buana Putra, perwakilan dari Kejari Surabaya, menjadi narasumber dalam sosialisasi pemberantasan cukai ilegal dan Kasi Pidana Khusus Kejari Tanjung Perak Mochamad Ali Rizza.

mana 50 persen untuk bidang kesejahteraan masyarakat, 25 persen untuk bidang penegakan hukum. “Dan 2 5

perse untuk bidang kesehatan,” persen ujarny ujarnya. La Lanjut Wira, ketentuan pasal 66 A terkait DBH CHT (dana bagi hasil cuha tembakau) yaitu penerimaan kai hasil negara dari cukai hasil tembakau yang dibuat di Indonesia dibagikan kepada provin penghasil cukai hasil temprovinsi bakau sebesar 2 persen. “D “Digunakan untuk mendanai peningkat kualitas bahan baku, pembiingkatan i naan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang d cukai dan/atau pemberantasan barang c kena cukai ilegal,” ulasnya. Di akhir pemaparannya, Wira

DIREKTORAT JENDERAL

BEA DAN CUKAI

menyimpulkan bahwa cukai sebagai pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik sesuai dengan undang-undang merupakan penerimaan negara guna mewujudkan kesejahteraan, keadilan, dan keseimbangan. keseim pe Lalu, pengenaaan cukai perlu diba pertegas batasannya sehingga dapat memberika landasan dan kepastian memberikan dala upaya menambah atau hukum dalam memperlua objek cukai dengan tetap memperluas memperha memperhatikan aspirasi dan kemammasy puan masyarakat. Dan untuk un mengoptimalkan upapenerim ya penerimaan negara dari sektor cukai, selain upaya penegasan batasan cuka juga perlu penyempurobjek cukai, naan sistem adminsitrasi pungutan cuka dan peningkatan upaya cukai pen penegakan hukum (law enforc forcement), penegasan pembin binaan pegawai dalam rangka tat pemerintahan yang baik tata (g (good governance). Sementara itu, Kasi P Pidana Khusus Kejari Tanju Perak Mochamad Ali jung R Rizza ditemui usai sosiali lisasi mengatakan, salah sat alternatif terbaik untuk satu men mendapatkan pendapatan asli (PA khususnya pajak. daerah (PAD) “Karen dengan sosialisasi ini oto“Karena selu matis seluruh masyarakat Surabaya akan mengenal atau mengetahui terkait rokok ilegal seperti apa,” ujarnya. Rizza menambahkan, selama ini hubungannya sangat baik, itu dibuktikn dengan memang ada beberapa tindak pidana terkait cukai khususnya rokok yang diberikan oleh bea cukai. “Karena penyidikan cukai itu hanya boleh dilakukan oleh kita. Tapi untuk di Kejari Tanjung Perak sampai saat ini belum ada.Yang ada di Kejari Surabaya dan saat ini ada beberapa yang sudah disidangkan,” ujar Rizza. Lanjutnya, untuk mencegah meluasnya peredaran, pihaknya kerja sama degan stakeholder bea cukai dan melakukan sosialisasi. “Ini (sosialisasi) salah satu strategi untuk pencegahan,” pungkas Rizza. (adv/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 8

180 Maskin Terima Tabungan BSPS

PMR Madya MTs Nadhatul Tholabah Yasinat proses donor darah.

Tingkatkan Wawasan dengan Edukasi ke PMI Jember Jember, Memorandum Palang Merah Remaja (PMR) Madya MTs Nadhatul Tholabah Yasinat melakukan wisata edukasi dengan berkunjung ke UDD PMI Jember, Jumat (10/12). Sejumlah anggota PMR melihat langsung proses donor darah sampai pengolahan di unit donor darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Anggota PMR MTs Nadhatul Tholabah Yasinat Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember itu antusias saat di UDD PMI. Rombongan PMR Madya MTs Nadhatul Tholabah Yasinat berjumlah 10 anak dipimpin langsung Nalal Huda Maulana dengan didampingi 3 guru. Mereka langsung diterima oleh UDD PMI Kabupaten Jember. Sebelum melihat langsung donor dan pengolahan darah, mereka mendapatkan pemaparan dulu dari UDD PMI Kabupaten Jember. Para anggota PMI diberi penjelasan detail tentang proses kegiatan donor darah dan pengolahan darah. Termasuk tentang proses donor plasma konvalesen yang khusus hanya ambil plasmanya yang beberapa waktu lalu aktif untuk membantu pasien Covid-19. Para anggota PMR Madya dari MTs Nadhatul Tholabah Yasinat nantinya diharapkan meneruskan menjadi PMR Wira agar tetap menjadi bagian dari relawan kemanusiaan PMI. Salah satunya untuk aktif menjadi pendonor darah. “Kami harapkan anggota PMR Madya dari MTs Nadhatul Tholabah Yasinat menjadi penerus relawan pendonor PMI,” kata Akmal Fauzan dari UDD PMI Kabupaten Jember. Gurita Dwi Kuning A.S, Koordinator P2D2S UDD PMI Kabupaten Jember menjelaskan, menjadi pendonor aktif banyak manfaatnya bagi kesehatan. “Setiap akan donor akan dicek tensi, HB-nya. Kalau tidak lolos maka akan mendapatkan masukan petugas kesehatan PMI agar tetap sehat, minimal tensi dan HB darahnya normal,” terangnya. Selain itu, bagi pendonor yang lolos maka darahnya akan disaring mengandung penyakit atau tidak. “Darah dari pendonor minimal dites mengandung virus HIV, Hepatitis, Sipilis atau tidak. Kalau ditemukan ada kandungan virus tersebut maka darah akan dimusnahkan tidak ditransfusikan ke pasien di rumah sakit,” terangnya. M. Nasrullah S, guru yang menjadi pendamping PMR Madya dari MTs Nadhatul Tholabah Yasinat mengucapkan banyak terima kasih atas pengetahuan yang diperoleh anak asuhnya yang wisata edukasi ke UDD PMI Jember. “Terima kasih kepada UDD PMI yang menerima PMR Madya dari MTs Nadhatul Tholabah Yasinat,” kata M. Nasrullah S. Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki mengatakan, PMI adalah milik masyarakat. “Kami sangat terbuka kepada masyarakat, tidak hanya PMR, KSR atau relawan PMI lain, masyarakat umum boleh datang ke UDD untuk tanya soal donor darah dan lainnya,” kata H EA Zaenal Marzuki SH MH. Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki mengapresiasi PMR Madya MTs Nadhatul Tholabah Yasinat yang ingin belajar tentang donor darah dan pengolahannya ke UDD PMI. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang donor darah dan pengolahannya. (edy/ono)

FOTO: MEMORANDUM/ASW

BSPS di wilayah extrem di Balai Desa Kedungwaras Kecamatan Modo, Jumat (10/12). Hadir pula dalam acara Wabup Abdul Rouf, Brand Manajer Bank Mandiri KCP Lamongan Nur Rahmawati, serta seluruh kepada organisasi perngkat daerah (OPD) terkait. “Saya atas nama pemerintah memberikan buku tabungan kepada 75 penerima manfaat di Desa Kedungwaras berupa bantuan stimulus yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan rumah tidak layak huni. Semoga dengan berbagai upaya ini kemiskinan di Lamongan dapat cepat terurai,” tutur Bupati Yes-sapaan karib-Yuhronur Efendi di hadapan waraga Desa Kedungwaras. Bupati Yes juga menjelaskan dalam pembangunannya, penerima manfaat akan mendapat pendampingan sehingga dalam pembangunan rumah akan menjadi rumah yang layak huni dan sehat. “Tidak usah kuatir terkait bagaimana ini prosesnya, karena dalam pembangunannya para penerima manfaat juga akan didampingi, supaya dalam pembangunannya menjadi

Bupati Yes (tengah) berkunjung ke rumah warga yang mendapatkan BSPS. rumah yang sehat. Seperti apa rumah yang sehat itu? Yakni ada ventilasi udaranya, jendela, cahayanya juga bagus dan sebagainya. Semoga menjadi barokah,” imbuhnya. Sementara itu Kades Ke-

Perbaikan Infrastruktur akibat Tanah Longsor Pasuruan, Memorandum Bencana tanah longsor dan angin kencang dalam beberapa minggu terakhir membuat sejumlah infrastruktur di Kabupaten Pasuruan rusak. Selain jalan rusak dan longsor, hujan yang disertai angin kencang juga membuat saluran irigasi bermasalah. Dari fakta tersebut, Pemkab Pasuruan akan menyiapkan anggaran untuk memperbaiki seluruh kerusakan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Ridwan

Harris mengatakan, ada belasan infrastruktur yang mengalami kerusakan. “Seperti jalan dan tembok penahan tanah (TPT) di Cangkring Malang, Kecamatan Beji yang jebol ataupun jalan di Tosari yang longsor serta kerusakan infrastruktur lain yang membutuhkan penanganan,” jelasnya, Jumat (10/12). Kata Ridwan, pihaknya mendapatkan laporan dari tim tekhnis berkaitan dengan kerusakan infrastruktur yang terjadi. Ada belasan infrastruktur yang rusak.

Salah satu tempat yang terdampak tanah longsor di Kabupaten Pasuruan mulai diperbaiki. Untuk bisa memperbaikinya, biaya rehabilitasi yang ditaksir

ternyata tidak murah. Menurut Harris, setidaknya

dibutuhkan dana sekitar Rp 5 miliar. Dana tersebut bersumber dari biaya tidak terduga (BTT) APBD Kabupaten Pasuruan. Hingga kini, proses rehabilitasi sedang berjalan. Seperti di Cangkringmalang, Kecamatan Beji. Begitu pula dengan perbaikan tembok penahan tanah yang rusak, juga tengah dalam perbaikan. “Pelaksanaannya dilakukan oleh tim teknis. Baik oleh Bina Marga, Perkim dan Dinas SDA. Kami mengusulkan penganggarannya ke Badan Keuangan Daerah yang anggarannya dialokasikan melalui BTT,” tutup Haris. (rsk/ono)

Magana Unusa Beri Trauma Healing Anak-anak Korban Bencana Semeru Surabaya, Memorandum Sejumlah mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), yang tergabung dalam Mahasiswa Tanggap Bencana (Magana), turun memberikan trauma healing atau proses penyembuhan pasca trauma pada anak-anak terdampak erupsi Semeru. Tidak hanya itu, Magana Unusa juga melakukan pemeriksaan kesehatan di salah satu posko pengungsian erupsi Gunung Semeru di wilayah Pronojiwo, Lumajang. Ketua Magana Unusa, Putri Wahyuni menjelaskan, mahasiswa yang diberangkatkan tersebut hadir memulihkan kondisi psikologi anak-anak pascabencana. Salah satu metode yang dilakukan yakni, dengan mengajak anak-anak Pronojiwo mendengarkan cerita dan bermain. Sehingga anak-anak dapat terhibur.

“Kami lakukan pendekatan dan membujuk dia untuk ikut main bersama, kondisi ini membuat kondisi anak tersebut mulai bisa aktif kembali,” beber Putri. Putri mengakui, selama proses pendekatan untuk menjalani trauma healing ini ada beberapa anak yang memilih menyendiri. “Ini tantangan tersendiri bagi kami, dan kami terus memberikan support yang membuat anak-anak bisa bangkit dan kembali ceria seperti sedia kala,” ucap wanita berusia 20 tahun itu. Magana Unusa berangkat ke lokasi pengungsian bersama dengan relawan Rescue Ideru Jatim. Mereka tidak hanya melakukan trauma healing, mahasiswa juga melakukan pemeriksaan kesehatan. “Kondisi pascabencana tidak jarang masyarakat dengan mudah terserang penyakit, jadi kami juga memeriksa kondisi kesehatan dari masyarakat yang terdampak bencana,” terangnya. Nantinya, mahasiswa yang

“Kami melakukan trauma healing kepada anak-anak karena mereka yang paling tertekan dengan adanya bencana. Metode yang kami lakukan ini untuk membuat anak-anak ceria dan melupakan apa yang baru saja dialami,” terang Putri, Jumat (10/12). Dikatakannya, pascabencana erupsi Gunung Semeru, anak-anak lebih banyak diam dan tidak mau makan. Hal ini dikarenakan ada trauma yang mereka alami. “Selain itu ada anak yang harus kehilangan kedua orang tuanya. Jadi mereka masih merasa sedih dan memilih menyendiri,” terang mahasiswa S1 Keperawatan ini. Putri menceritakan, di pengungsian ada anak kelas 1 SD yang mengalami kendala psikologis berat. Ini karena sampai saat ini dirinya belum menemukan kedua orang tuanya. Kondisi ini membuat anak tersebut lemas, menyendiri, serta susah makan.

FOTO: MEMORANDUM/FER

Petugas mulai menutup crossing saluran air di Kedung Cowek.

takan, setengah dari pengerjaan pembuatan saluran air di kawasan Jalan Kedung Cowek di sisi timur telah selesai. Artinya, warga yang biasa melintas di kawasan tersebut

kami yang menerima program BSPS untuk memperbaiki rumahnya menjadi layak huni dan lebih sehat. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat mengentaskan kemiskinan ekstream di Lamongan,” pungkasnya. (*/asw/ono)

Pemkab Pasuruan Alokasikan Rp 5 M

Crossing Saluran Air Kedung Cowek Tuntas, Lalu Lintas Lancar Surabaya, Memorandum Pengerjaan crossing saluran air di kawasan Jalan Kedung Cowek, segera selesai. Nantinya, saluran ini akan berfungsi untuk mengurangi debit air ketika hujan turun di kawasan Jalan Kenjeran. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya menginginkan agar pengerjaan crossing saluran air di kawasan Jalan Kedung Cowek harus selesai secepatnya. Karena, dia tak ingin warga yang biasa melalui jalan tersebut terganggu. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Erna Purnawati menga-

dungwaras, Muhammad Nawir Ghozali mengungkapkan apresiasinya kepada Bupati Yes atas upayanya dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayahnya. “Seperti yang bapak bupati sampaikan, terdapat 75 warga

tidak akan terganggu kemacetan. “Kamis malam, total 8 box culvert sudah tertanam di lokasi,” kata Erna sapaan lekatnya, Jumat (10/12).

Erna juga menambahkan, pihaknya tidak mengalami kendala selama proses pengerjaan pembuatan saluran air tersebut. Setelah selesai melakukan pe-

nanaman box culvert, pihaknya langsung melakukan pengecoran over topping agar bisa dilalui oleh kendaraan. “Karena tidak ada kendala utilitas, tadi malam bisa kami selesaikan cor over topping-nya,” ungkap dia. Usai dicor, Erna menjelaskan, bahwa membutuhkan waktu selama dua hari agar warga bisa melewati jalan tersebut. Sebab, pihaknya membutuhkan waktu untuk menunggu cor beton mengering. “Setelah itu diaspal, kurang lebih membutuhkan waktu satu jam. Senin (13/12), InsyaAllah sudah bisa dilewati,” jelas dia.

FOTO: MEMORANDUM/MG3

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Lamongan, Memorandum Menjadi pilot project penanganan kemiskinan ekstrem nasional, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya percepat pengentasan kemiskinan.

Diantaranya menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 180 penerima manfaat untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Lamongan. Program BSPS merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat dimana bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan masyarakat untuk mewujudkan rumah layak huni, sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 54 ayat (3) huruf b Undang-undang Nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman. Di Kabupaten Lamongan sendiri, terdapat 180 penerima manfaat yang tersebar di tiga lokasi, yakni 80 di Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio , 75 di Desa Kedungwaras Kecamatan Modo, dan 23 di Desa Sidokumpul Kecamatan Sambeng dengan nilai bantuan sebesar Rp 20 juta yang terdiri dari Rp 17,5 jura untuk bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah kerja. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyerahkannya secara langsung Buku Tabungan (Serbutab) program

FOTO: MEMORANDUM/RSK

Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Lamongan

Magana Unusa mengajak anak-anak Pronojiwo bermain dan menggambar. tergabung dalam Magana Unusa akan bergiliran menuju ke lokasi pengungsian. “Kami bergantian untuk ke lokasi untuk memberikan trauma healing serta cek kesehatan dari pengungsian,” ucapnya. Putri berharap, langkah ini dapat membantu pengungsi, terlebih

anak-anak agar dapat keluar dari masalah psikologi pascabencana erupsi Gunung Semeru. “Kami ingin membantu mengatasi masalah tersebut. Terpenting bagi kami, pengungsi anak-anak maupun dewasa akan teratasi,” tuntasnya. (mg3/ono)

Erna menerangkan, bila mengacu pada target selesai pengerjaan pembuatan saluran air tersebut, pihaknya membutuhkan waktu selama 14 hari. Namun, apabila Senin (13/12) pengerjaan pembuatan saluran air tersebut selesai, maka waktu yang dibutuhkan lebih cepat dari target. “Kalau Senin sudah selesai, berarti lebih cepat dari yang direncanakan. Artinya, 10 hari sudah selesai,” terang dia. Sedangkan untuk saluran air di kawasan Jalan Setro dan Jalan Kenjeran, Erna menerangkan, saluran air di kawasan tersebut sudah dilakukan normalisasi. Upaya ini diharapkan dapat mengatasi genangan yang biasa merendam kawasan tersebut. “Saluran di Jalan Setro dan

tepi Jalan Kenjeran sudah dinormalisasi. Sehingga air sudah bisa mengalir di saluran Kedung Cowek atau Kali Jeblokan,” pungkasnya. (fer/ono)

PENGUMUMAN Dengan akta tertanggal 09 Desember 2021, nomor : 04, yang dibuat dihadapan Haji ACHMAD SALIS, SH Notaris di Surabaya, telah didirikan PT. ARTA MAKMUR GEMILANG Berkedudukan di Surabaya dengan memasukkan seluruh aktiva dan pasiva dari CV. SUMBER ANUGERAH MAS, Berkedudukan di Surabaya. Segala keberatan mengenai hal tersebut dapat diajukan ke Ditjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Ham, RI, di Jl. HR Rasunan Said Kav. 6-7, Kuningan, Jakarta Selatan selambat-lambatnya 60 (enam puluh hari) terhitung sejak pengumuman ini. Direksi PT. ARTA MAKMUR GEMILANG

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Direktur Utama: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Choirul Shodiq SH MH Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. Pemimpin Perusahaan: 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. Yoyok Khayatullah AMD SE 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 9

Bupati Berharap Peningkatan Ekonomi Tulungagung, Memorandum Bupati Tulungagung Maryoto Birowo didampingi Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo, Sekdakab Sukaji, Kepala Dinas PUPR Robinson Nadeak, Kapolres AKBP Handono Subiakto serta sejumlah pejabat lainnya meresmikan jembatan Karangrejo, Jumat (10/12). Jembatan tersebut baru saja direnovasi. Secara simbolis, Bupati Maryoto Birowo memotong untaian bunga, pertanda beroperasinya kembali jembatan dengan tonase mencapi 30 ton tersebut. Bupati Maryoto mengatakan, pembukaan kembali jembatan Karangrejo diharapkan mampu memudahkan masya-

rakat dan pengguna jalan. Selain itu, peningkatan ekonomi juga diharapkan bisa terjadi usai pembukaan kembali jembatan tersebut. “Tentu harapan kami peningkatan ekonomi terjadi dengan dibukanya kembali jembatan ini. Apalagi sebelum dibuka kembali, untuk kendaraan- kendaraan

besar harus memutar sampai 15 kilometer,” ujarnya. Bupati menyebut, jembatan Karangrejo merupakan jembatan sekunder yang bisa memecah kepadatan arus lalu lintas di wilayah perkotaan. Terlebih untuk kendaraan dengan muatan berat. “Ini statusnya jembatan sekunder, yang bisa memecah arus lalu lintas di wilayah kota,” ucapnya. Maryoto menegaskan, tahun depan sudah ada proyeksi jembatan lain yang juga akan diselesaikan proses renovasinya. Yakni jembatan di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo yang menghubungkan wilayah Kabupaten Tulungagung dan Kediri. “Jeli itu tahun depan proyeksinya akan dikerjakan, semoga bisa terlaksana,” ungkapnya. Sementara Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Robinson Nadeak menyebut, penganggaran pelaksanaan renovasi jembatan Jeli merupakan wewenang dari kementerian. Termasuk anggaran yang

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Jembatan Karangrejo Dioperasikan Lagi

Bupati Maryoto Birowo (tengah) memotong pita sebagai tanda resmi pengoperasian kembali jembatan Karangrejo.

digunakan untuk perbaikannya dari APBN.

“Nanti pelaksanaanya langsung pusat, harapan kami ta-

hun depan itu sudah dimulai renovasinya dan langsung jadi

di tahun yang sama juga,” pungkasnya. (fir/mad/ono)

Bupati Maryoto Birowo dan Gus Hadi.

Prostitusi Online Marak, MUI Wadul Bupati Tulungagung, Memorandum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung wadul ke Bupati Maryoto Birowo, Jumat (10/12) siang. Mereka wadul terkait maraknya prostitusi online di Kota Marmer. Perbuatan asusila ini jelas meresahkan masyarakat. Ketua MUI Tulungagung, Gus Hadi mengaku memiliki data yang bisa disampaikan terkait dengan hal tersebut. “Untuk data yang kami miliki nanti bisa saya sampaikan. Kalau disampaikan di sini pasti akan panjang,” ungkapnya. Menurutnya, kondisi seperti ini tidak hanya memperburuk citra Kabupaten Tulungagung, namun juga memberikan perkembangan yang negatif bagi masyarakat Tulungagung. Oleh sebab itu pihaknya meminta pemkab bersama polisi dan pihak berwajib mengambil sikap tegas atas perkembangan yang meresahkan ini. “Karena jika dibiarkan akan semakin mengkhawatirkan kondisinya, dan akan berdampak buruk bagi masyarakat,” ucapnya. Gus Hadi menyebut, dalam perkembangannya, prostitusi online kerap kali dilakukan di banyak tempat, termasuk kos-kosan yang tidak terpantau oleh petugas. “Perkembangannya, sampai dilakukan di kos-kosan, saya kira sudah banyak yang tahu dengan kondisi ini,” terangnya. Sementara Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengapresiasi langkah MUI yang melaporkan hal tersebut kepada pihaknya. “Dalam audiensi, ada beberapa persoalan, salah satunya prostitusi online yang berpengaruh pada kondusifitas masyarakat di Tulungagung saat ini,” ujarnya. Maryoto menambahkan, selama ini, pihaknya bersama polisi sudah melakukan upaya pencegahan, namun dengan adanya laporan ini, maka upaya penindakan lebih ketat akan dilakukan. “Akan segera kami tindak lanjuti, sebelumnya sudah kami lakukan, sekarang ditingkatkan juga operasional juga akan dilakukan, lewat Kominfo akan lakukan pemantauan,” tegasnya. (fir/ mad/ono)

RUMAH DIJUAL DISKON MURAH RMH BANYU URIP WTN 2/15 HDP JL DIPONEGORO DKT TERM ANGKOT T 082233186186

BIRO JODOH SAYA RAFLI USIA 40 TAHUN BEKERJA DI SALES SERA BUTAN BERDOMISILI DI SURABAYA MENDAMBAKAN SEORANG WANITA YG SETIA. JANDA USIA 35/40 JAWA / CINA BERDOMISILI DI SURABAYA DAN MENERIMA APA ADANYA. HUB. 081358022468.

S E RV I C E SURYA TEHNIK : SERVICE PANGGILAN 24 JAM AHLI KULKAS, M. CUCI, AC, P.AIR, K.LPG, W.HEATER, TV. MELAYANI DALAM / LUAR KOTA. BERGARANSI. HP:0822 3433 6481 - 082140586819.

ELEKTRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 0 8 510 0 9 9 5 0 9 8 / 0 31- 5 0124 81 Persewaan AC.

LOWONGAN

P I J AT K E B U G A R A N

LOWONGAN SOPIR TRONTON WINGBOX SIM B2 UMUM DOMISILI JATIM PGLMAN HUB: 081330994567.

RONI MASSAGE KESEHATAN UNTUK KELUARGA. CAPEK, KESELEO, LELAH, LETIH, LESU. HUB:083831424978.

LOWONGAN Dicari penjahit Hem,Kra & Bdn bisa tdr dlm.Juga dicari penjahit baju wanita/serabutan Hub: Ploso Baru 109 Sby Hp. 081232666027

Jember, Memorandum Ketua Asosiasi Komite Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Jember A Chairul Farid mengajak wali murid untuk berlomba-lomba mengejar kebaikan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pria yang kerap dengan sapaan H Farid mengatakan bahwa, bantuan wali murid ke sekolah harus bersifat sukarela bukan paksaan. Sebagai wujud sumbangsih meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik. “Mari kami berlomba – lomba mengejar kebaikan. Mari kita bersama – sama menggugah untuk meningkatkan pendidikan di kabupaten Jember, dengan sukarela tidak ada paksaan, ” ungkap pria bernama lengkap H A Chairul Farid SE SH

MH kepada wartawan Memorandum, Jumat (10/12). Sekolah harus mengukur kemampuan lanjut H Farid yang juga sebagai Ketua Komite SMA Negeri 2 Jember. Kata Farid, Kondisi wali murid sesuai dengan kondisi saat ini, agar masyarakat tetap bisa berjariah dan tidak ada murid yang putus sekolah ditengah jalan. “Saya apresiasi media yang turut serta mengawasi pendidikan di kabupaten Jember. Saya juga mengapresiasi kinerja komite sekolah yang secara gigih mensosialisasikan Permendikbud no 75 tahun 2016,” tegas pria yang juga dosen mengampu mata kuliah di UIN KHAS Jember. Farid juga berharap agar kedepan, tidak ada aturan yang menyimpang dalam

pelaksanaan permohonan bantuan ke m e n g gugah partisipasi tanpa wali murid. “Jangan sampai anak sekolah paksaan dan intimidangah jalan gara-gara di Jember putus ditengah si, namun demikian ar,” terangnya. adanya pungutan liar,” sekolah menyesu“Komite sekolah merupakan kepanaikan kemampuan jangan tangan wali murid. Kami ingin wali murid sesuai menggandeng dari Tipikor Polres Jemkondisi saat ini, “ ber saat rapat agar para komite tidak pungkasnya (edy/ lebihi aturan ono) salah jalan atau melebihi elalu dalam yang ada, sehingga selalu FO TO :M EM koridor yang benar dan baik,” OR AN DU erprofesi beber H Farid yang berprofesi M/ ED Y sebagai advokat. n atau “Tanpa bantuan sponsor, terutama wali idak murid, sekolah tidak akan berkembang leKetua Asosiasi Komite Sekolah Kabupaten Jember bih baik. Untuk itu saya H A Chairul Farid SE SH MH

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, PMI Lamongan Upgrade Mesin Baru Lamongan, Memorandum Misi peningkatan pelayanan masyarakat yang terus digelorakan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi disambut baik oleh semua elemen di Lamongan, tak terkecuali Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lamongan. Pada peringatan HUT PMI ke-76 tahun, Jumat (10/12), PMI Kabupaten Lamongan memperkenalkan beberapa mesin baru yang difungsikan untuk meningkatkan kualitas darah, yang tentunya hal ini akan memberikan dampak lebih besar pada pelayanan yang lebih baik. Terdapat empat jenis mesin baru yang dimiliki PMI Lamongan, empat mesin ini yakni refrigerated centrifuge, separator, plasma freezer, dan electric sealer. Refrigerated centrifuge merupakan alat pemutar berpendingin yang memiliki fungsi untuk mengendapkan komponen sel darah dengan plasma darah. Separator memiliki fungsi sebagai pemisah darah komponen secara otomatis. Plasma freezer me-

miliki fungsi dalam pembekuan plasma, yang jika disimpan pada suhu minus 30oC akan dapat bertahan hingga 1 tahun. Selain itu, electric sealer yang berfungsi mengklem selang kantong darah secara permanen. Diungkapkan Ketua PMI Lamongan Agus Suyanto, dengan adanya mesin baru tersebut produk darah yang dihasilkan lebih

banyak dan bervariasi. Selain itu juga kualitas darah yang dihasilkan pun lebih baik. “Dengan mesin-mesin ini darah yang dihasilkan akan lebih bagus, menggunakan sistem tertutup sehingga sterilisasi komponen darah dari kontaminasi mikroorganisme lebih terjaga. yang dulunya hanya memproduksi sel darah merah dan kalau bu-

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG STNK HONDA BEAT BIRU PUTIH W 5314 VJ QORI AGUS TRIANI 085648600816.

Kehilangan STNK R2 merk Honda tahun 2010 nopol W 2336 DR An PT. Petrokimia kayaku Da Jl. Jend Sudirman A Yani Kotak Pos 107 Kel. Ngipik Kec. Gresik Kab. Gresik

Kehilangan STNK R2 merk Honda tahun 2006 nopol W 2809 DJ An Achmad isnaini Da Jl. Sunan giri 69 Rt. 003 Rw. 003 Kel. Kawisanyar Kec. Kebomas Kab. Gresik

HILANG BPKB ASLI MBL HND CITY TH.09 L.1234. BD AN.LUCIA CICILIA AGAN JL.PLOSO TIMUR 5-A/54 SBY. NK. MRH6M26409P920431 SIN:L15A71810595. HILANG STNK H.BEAT STREET ‘2019 POL L-3549-GL AN.RIKO ANGGARA BUDI.S PLOSO 8/11 BLK RT.08 RW.05 SBY. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA L5027OQ A/N: GATOT SANTOSO TJHAU D/A:LEBAK INDAH MAS NO 19. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA L6172AZ A/N: EKO HADI MURTOPO D/A: GUNDIH GG IV/44. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA VARIO L6182ET A/N: MOHAMMAD ARIF D/A: JANGKUNGAN 1-A/51. HLG BUKU KIR L.8671.UW/ SM.135128 PT.AGUNG JAYA SEMESTA JL.RAYA

FOTO: MEMORANDUM/ASW

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Ajak Tingkatkan Mutu Pendidikan

Bupati Yes bersama pengurus PMI Lamongan merayakan HUT ke-76 PMI.

TAMBAK OSOWILANGUN 111 SBY. HLG BUKU KIR L.8309.UM/ SB.248096.K ATRAV DJUMADY MARGIANO JL.GRAHA FAMILY N-146 SBY.

HILANG STNK HONDA BEAT PUTIH 2012 W 3237 OY ENY BUDI ASTUTI 087857113135.

HLG BUKU KIR L.8641.UJ/ SB.248097.K ATRAV DJUMADY MARGIANO JL.GRAHA FAMILY N-146 SBY.

HILANG STNK NOPOL W-4177BS THN 2018 A/N ASMANIAH JL DS MULUNG RT12 RW6 DRIYOREJO GRESIK.

HLG BUKU KIR L.8538.UU PT.DUTA KASIH LOGISTIK JL.TAMAN DARMO PERMAI UTARA 1/7 SBY.

HILANG STNK HONDA SUPRA X W 5761 TV PIPIT DWI HARTATI 081252577186.

HLG STNK HONDA BEAT 2014 W-6671 RK W.MRH AN.ARIF SANTOSO JL.JENDRAL SUPRATMAN 5/79 SIDOARJO. HILANG STNK HONDA VARIO 125 NOPOL L 5441 SQ A/N: ELLYN AINNIN HUB : 082132309977. HILANG STNK HONDA BEAT BIRU PUTIH W 5314 VJ QORI AGUS TRIANI 0856 4860 0816.

HILANG STNK HONDA BEAT HITAM 2015 W 3769 NAK SITI ALIMAH 082141260261. HILANG STNK HONDA VARIO W 2271 NBD WIDHIANINGRUM YUNIANTI 082231445100. Kehilangan STNK R2 merk Honda tahun 2006 nopol W 2735 KK An I made putu diasta Da Jl. Kapten dulasim XI/22 Rt. 004 Rw. 001 Ds. Kramatinggil Kec. Gresik Kab. Gresik

tuh plasma harus ke Surabaya, sekarang kita sudah punya, bervariasi menyesuaikan kebutuhan rumah sakit,” ungkapnya. Pada acara tersebut Bupati Yes melihat langsung proses donor darah menggunakan mesin-mesin baru. Beliau menyambut baik dan mengajak untuk terus meng-upgrade dan memperbaiki diri guna membe-

Hilang STNK Honda Vario Nopol L-3164-IA Hub. 082244484076 Bernard

rikankepuasan dan pelayanan prima pada masyarakat. “Jajaran PMI, kami minta untuk terus memperbaiki diri, meng-upgrade agar pelayanan yang diberikan, baik kepada pendonor, untuk menyalurkan donor, serta jaringan untuk keperluan darah untuk bisa diperbaiki terus, ditingkatkan. Sehingga masyarakat yang akan mendonor, yang membutuhkan darah, akan lebih mudah dan terlayani dengan baik,” kata Pak Yes. Pada kesempatan tersebut, Pak Yes juga menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada sukarelawan pendonor darah yang telah melakukan donor darah sebanyak 25 kali, 50 kali, 75 kali, dan 100 kali. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Lamongan menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Mudah-mudahan apa yang bapak/ibu lakukan untuk kepentingan kemanusiaan ini, menyelamatkan ribuan nyawa ini akan memperoleh balasan amalan dari Allah SWT,” pungkas pak Yes. (*/asw/ono)

HLG STNK AG-2379-EW AN.SIDIK DS. PLEMAHAN KEC. PLEMAHAN KEDIRI.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

BUANG HAJAT, NENEK TROWULAN TERSERET ARUS SUNGAI

Punya Riwayat Epilepsi Mojokerto, Memorandum Pamit buang hajat, seorang nenek pulang jadi mayat. Peristiwa ini dialami Ny Sutiyasih (63), warga Dusun/Desa Belo, Kecamatan Trowulan, yang tewas diduga setelah terseret arus aliran sungai di desa setempat. Kejadian sore hari itu saat korban yang pamit buang hajat di sungai yang tak jauh dari rumahnya. Akan tetapi setelah hari menjelang malam dia tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarga korban yang was-was berusaha mencari keberadaannya. Karena tak kunjung ditemu-

kan, keluarga korban segera melapor ke Polsek Trowulan. Petugas yang bergerak cepat dan dibantu relawan beserta TNI langsung melakukan pencarian. Tidak berselang lama sekitar pukul 21.45 korban berhasil ditemukan dengan jarak tak kurang 500 meter dari tempat

Masifnya Serangan Hama Tikus

Dewan Minta Penyuluh Turun ke Lapangan Jombang, Memorandum Masih masifnya serangan hama tikus di Kabupaten Jombang kembali mendapat sorotan dari kalangan dewan. Para wakil rakyat itu meminta Dinas Pertanian (Disperta) Jombang melalui penyuluh pertanian segera turun ke sawah. ”Saya rasa dinas gagal untuk tangani hama karena serangannya masih sangat parah,” ujar FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S Sunardi Ketua Komisi B Ketua Komisi B DPRD Jombang, Jumat DPRD Jombang Sunardi (10/12). Padahal lanjut Sunardi, para petani atau masyarakat sudah menyampaikan keluhan ada serangan hama di desanya. ”Setelah serangan sudah parah dinas baru melakukan tindakan,” terangnya. Sehingga kata Sunardi upaya dinas untuk melakukan penanganan hama masih lambat. Karena sudah ada serangan baru ada penanganan. Padahal, hal ini tidak bisa seperti itu. ”Harusnya kan ada pendampingan di masing-masing kecamatan,” katanya. Untuk itu, fungsi penyuluh ini harus dioptimalkan kembali. Karena menurutnya, para penyuluh ini baru akan melakukan kegiatan ke lapangan apabila sudah ada serangan hama. Sehingga kebanyakan dilakukan penindakan bukan penyegahan. ”Itu kan percuma harusnya kalau bisa ada pencegahan jangan tindakan,” terangnya. Sunardi menambahkan, dirinya menilai untuk penanganan hama yang dilakukan dinas terkesan lambat. Banyak petani yang sudah gagal panen dan bahkan merugi. ”Sudah banyak yang gagal panen baru ada penanganan, ini dinas harus segera turun tangan,” tegasnya. Dirinya juga mendorong, dinas lebih serius lagi untuk melakukan penanganan hama. Apabila ada petani memberikan laporan harus cepat tanggap dan diperhatikan. ”Ini kami juga akan dirapatkan dengan komisi terkait untuk melakukan pemanggilan ke dinas,” pungkas politikus PPP itu. Sementara itu Dinas Pertanian (Disperta) Jombang mencatat pada bulan kemarin ada 11 hektare lahan di Kabupaten Jombang yang terserang hama tikus. Terparah serangan hama terjadi di Kecamatan Mojoagung. ”Dari periode pengamatan 15-30 November, 11 hektare lahan sawah yang terserang hama tikus,” ujar Much. Rony Kepala Dinas Pertanian Jombang. Diungkapkannya, intensitas serangan hewan pengerat ini mulai dari ringgan hingga sedang. ”Paling banyak dari Kecamatan Mojoagung seluas 2 hektare sawah yang terserang hama tikus,” ungkapnya. Sedangkan, untuk di Desa Banjardowo lanjut Rony, ada sekitar 1,2 hektare sawah yang terserang hama tikus. ”Intensitas serangan juga ringan di Banjardowo,” katanya. Dirinya mengungkapkan, berbagai upaya terus dilakukan Disperta Jombang untuk mengurangi populasi, dengan memberikan bantuan obat-obatan, pengawasan gropyokan masal dan melestarikan musuh alami tikus. Bahkan, petani sendiri juga melakukan upaya untuk mengurangi jumlah populasi tikus. Bahkan, pada akhir bulan kemarin ada gropoyokan tikus juga dilakukan di Desa Banjardowo. ”Kami juga sudah memberikan sosialisasi ke petani untuk mengurangi dampak serangan itu harus dilakukan secara terus menerus,” bebernya. Akan tetapi, kebanyakan petani apabila serangan sudah dinilai berkurang. Petani mengabaikannya. ”Kalau tidak waspada adanya serangan hama tikus. Satu hari saja nanti bisa telat,” ungkapnya. Dirinya mengungkapkan, karena saat ini tanaman petani hampir panen. Serangan hama tikus tidak semasif pada awal tanam. ”Karena tanaman juga sudah hampir panen serangan berkurang,” pungkasnya. (wan/yok)

biasanya korban buang hajat. Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahfudi mengatakan, menurut keterangan keluarga korban, korban selama ini mempunyai riwayat penyakit epilepsi. “Dimungkinkan korban saat buang hajat penyakit epilepsinya kambuh,” ungkapnya, Jumat (10/12). Karena sekitar dua bulan yang lalu korban juga mengalami hal yang sama, tetapi korban yang sempat terseret arus sungai masih bisa diselamatkan. Setelah korban dievakuasi dan

dilakukan pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Selanjutnya jasad korban langsung dibawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan. “Pihak keluarga menerima atas meninggalnya korban dan tidak menghendaki untuk diautopsi dengan membuat surat pernyataan,” tandas kapolsek Trowulan. (no/yok) Petugas memeriksa jasad korban setelah proses evakuasi dari dasar sungai.

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

BIN Jatim Gelar Vaksinasi di Kabupaten Jombang Jombang, Memorandum Vaksinasi massal terus digelontorkan oleh pemerintah guna mencegah penularan Covid-19 di masyarakat. Terutama menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Vaksinasi juga digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Polda Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jombang, dan Korem 082/ Citra Panca Yudha Jaya. Bertempat di balai Desa Plandi, Kecamatan/Kabupaten Jombang, vaksinasi dilakukan oleh Puskesmas Jelakombo dengan tenaga kesehatan sekitar 12 orang. Kepala Puskesmas Jelakombo drg Dyah Suharti mengatakan, vaksinasi kemarin merupakan dosis kedua dengan menggunakan vaksin AztraZeneca. Namun, pihaknya juga melayani masyarakat yang belum vaksinasi dosis pertama. “Bila ada masyarakat yang mendaftar vaksinasi dosis pertama, kita tetap layani. Karena vaksinasi ini berkaitan dengan kekebalan guna mencegah dari virus Covid-19,” katanya, di Balai Desa Plandi, Jumat (10/12). Dyah mengungkapkan, untuk tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Jelakombo yang dilibatkan dalam vaksinasi sekitar 12 orang. Pihaknya kerja sama dengan BIN mulai Senin yang lalu. “Kita sebelumnya juga sudah beberapa kali di Desa Plandi ini. Sudah 5-6 kali pelaksanaan vaksinasinya. Kita menyasar ke desa-desa,” ungkapnya. Selanjutnya, Kepala Desa Plandi Dwi

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Pelaksanaan vaksinasi di Balai Desa Plandi, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Prayitno menerangkan, bahwa dengan adanya vaksinasi yang dilakukan Puskesmas Jelakombo yang bekerjasama dengan BIN sangat bermanfaat. “Jadi benar-benar bermanfaat buat saya, terutama kepada jajaran aparat desa. Karena kesulitan-kesulitan yang kita alami ini minimal bisa sharing sama BIN,” terangnya. Menurut Dwi, BIN bisa menjadi jembatan bagi pihaknya dengan yang terkait untuk kepentingan masyarakat. “Dan Alhamdulillah, capaian vaksinasi

hari ini (kemarin, red), khususnya Desa Plandi sudah bisa maksimal,” tukasnya. Warga terlihat antusias mengikuti vaksinasi ini. Sebelum suntik vaksin, peserta pendataan ulang, selanjutnya menjalani screening kesehatan dahulu, seperti cek suhu tubuh, cek tensi darah. BIN Daerah Jawa Timur Purwanto menjelaskan, bahwa vaksinasi di Balai Desa Plandi, menyasar 700 orang untuk dosis satu dan dosis dua. “Dan vaksinasi ini bukan hanya di Desa Plandi saja, namun serentak. Di antaranya di Dusun

Sumber Winong, Desa Banjardowo, Puskesmas Pulo Lor, dan Puskesmas Bandar Kedungmulyo,” jelasnya. Pihaknya menegaskan, untuk total sasaran pada vaksinasi kemarin target 1.900 orang. Dan tujuan digelarnya vaksinasi Covid-19 ini untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. “Juga mencegah atau mengantisipasi kemungkinan melonjaknya Covid-19, terlebih menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022,” pungkasnya. (war/yok)

Zulhas Sambangi Ponpes Amanatul Ummah Mojokerto, Memorandum Jelang Pileg dan Pilpres 2024 Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menyambangi sejumlah tokoh di Jawa Timur. Selain bersilaturahmi ke Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Zulhas juga mengunjungi Ponpes di Jawa Timur. Di Kabupaten Mojokerto, Zulhas menghadiri Musyawarah Ranting bersama DPD PAN Mojokerto di Pondok Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Jumat (10/12). Dalam musyawarah ranting bersama DPD PAN Mojokerto tersebut, selain dihadiri Ketum DPP PAN Zukifli Hasan juga dihadiri sejumlah tokoh kader PAN di antaranya artis Desy Ratnasari yang menjabat sebagai DPW Jabar, Wali kota Kediri, Wakil Wali kota Blitar, DPR RI serta pengurus DPW PAN Jawa Timur. Dalam sambutannya, Zulhas mengajak para kader dan ranting bekerja keras untuk membesarkan PAN. Tujuan musyawarah ini adalah untuk menjalin

komunikasi dan silaturahmi kader PAN di Mojokerto. “Kami targetkan 6 kursi di DPRD Kabupaten dalam Pileg 2024 nanti,” ujar Zulhas di hadapan ratusan kader PAN Mojokerto. Selain konsolidasi partai, dalam kunjungan ke Ponpes Amanatul Ummah tersebut Zulhas menunjuk Muhammad Al barra sebagai kader kehormatan PAN. Muhammad Al barra yang akrab disapa Gus Barra adalah putra Pengasuh Ponpes Amanatul Umah KH Asep Syafuddin Chalim. Saat ini Gus Barra juga menjabat sebagai Wakil Bupati Mojokerto. Zulhas menilai sosok Muhammad Al Barra layak untuk didukung untuk maju menjadi Bupati Mojokerto. Bahkan untuk memperjuangkan Gus Barra menjadi Bupati Mojokerto di Pilkada nanti, dirinya 3 bulan sekali akan datang ke Mojokerto untuk merapatkan para kader PAN di Mojokerto untuk persiapan Pilkada Mojok-

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Zulhas bersama pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Syaifuddin Chalim dan Gus Barra.

erto tahun 2024. “Kabupaten Mojokerto sangat layak dipimpin Bupati seperti Gus Barra,” kata Zulhas. Terkait pernyataan Zulhas yang akan mengusung sebagai bakal calon bupati

dalam pilkada 2024 nanti, Gus Barra mengaku jika diinginkan siap untuk menjalankan. Namun ini kan masih jauh, saat ini masih fokus menjalankan tugas sebagai wakil bupati. (war/yok)

Kapolres Jombang Berangkatkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Jombang, Memorandum Sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak bencana alam erupsi gunung Semeru di Lumajang, Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat bersama Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Jombang Ny Mila Nurhidayat mengirimkan bantuan sosial. Seluruh bantuan didistribusikan langsung ke lokasi bencana erupsi gunung Semeru, diberangkatkan dari mapolres menuju Lumajang menggunakan dua unit truk Dalmas Polres Jombang dengan pengawalan satuan lalulintas polres setempat, Rabu (8/12). “Diharapkan seluruh bantuan tersebut dapat segera tiba ke lokasi yang dilanda musibah erupsi yang selanjutnya bisa langsung didistribusikan oleh personel Polres Jombang kepada korban yang terdampak bencana alam,” kata Kapolres

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

AKBP Moh Nurhidayat bersama Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Jombang Ny Mila Nurhidayat memberangkatkan bantuan.

Jombang. Bantuan yang dikirimkan itu di antaranya masker, obatobatan, pampers, sembako berupa beras, teh, kopi dan mi instan.

Bantuan itu dikumpulkan dari para pejabat utama, kapolsek jajaran dan seluruh personel jajaran polres Jombang. Kapolres mengungkapkan,

bagi seluruh personel jajaran polres Jombang yang telah memberikan bantuannya disampaikan terima kasih dan apresiasi atas bentuk partisi-

pasinya kepada para korban bencana alam. “Semoga bantuan yang kita berikan dapat meringankan beban saudara kita yang saat ini mengalami penderitaan bencana alam dan dapat menjadi pahala bagi kita semua,” ujar lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002 tersebut. Kapolres bersama jajaran juga turut mendoakan warga yang terdampak bencana erupsi gunung Semeru untuk tabah dan ikhlas atas musibah itu. Ia mendoakan korban yang meninggal dalam keadaan husnul khotimah, dan yang sakit segera sembuh dan sehat kembali. “Kami Polres Jombang berduka dan turut merasakan bencana erupsi gunung Semeru yang dialami masyarakat Lumajang dan sekitarnya. Semoga para korban diberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah ini,” pungkas Nurhidayat. (wan/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 11

Pengedar SS Kunti Disidang Cegah 3C, Rutin Gelar Patroli Surabaya, Memorandum Polsek Pabean Cantikan gelar patroli kewilayahan, Jumat (10/12). Giat ini dilaksanakan di sekitar pertokoan emas Pasar Baba’an, Jalan Kebalen sekitar pukul 13.00. Adapun personel yang bertugas adalah anggota piket fungsi Pabean 822 gabung dengan Pabean 202. Para petugas berpatroli di sekitar kawasan pertokoan dan mengimbau masyarakat. Mulai pemilik toko, pembeli, maupun masyarakat yang melintas jalan untuk selalu waspada akan tindak kriminalitas 3C (curas, curat, curanmor). Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Hegy Renata mengatakan, petugas mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan orang asing yang baru dikenal dan melindungi barang bawaan berharga seperti HP dan dompet. “Selain mengingatkan 3C, petugas juga mengingatkan untuk tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan yang berlaku sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19,” kata Hegy. Kegiatan ini dilakukan setiap hari dengan harapan untuk semakin meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan tindak kriminalitas yang dapat terjadi dimana dan kapan saja. “Sehingga angka kriminalitas di wilayah Pabean Cantikan dapat ditekan,” tandasnya. (alf/nov)

Ditangkap di TL ...

Sambungan dari halaman 1

dua poket sabu yang masing-masing memiliki berat 0,25 gram. Oleh Surya, kristal haram itu disimpan di saku celana sebelah kanan. “Ketika diamankan, dia berusaha mengelak tuduhan kami. Namun, setelah anggota menemukan dua poket sabu itu, tersangka langsung mengakui dan kooperatif,” kata Kanitreskrim Polsek Rungkut Iptu Djoko Soesanto, Jumat (10/12) siang. Djoko mengatakan, pengungkapan kasus pada Rabu (8/12) itu bermula saat pihaknya mendapatkan informasi jika ada transaksi sabu di Jalan Pragoto. Dari petunjuk tersebut petugas segera melakukan penyelidikan. Djoko bersama empat anggota berpakaian preman disebar. Sebagian di lokasi yang disebut. Sementara yang lain disebar di jalan yang disinyalir akan dilalui Surya. “Di tengah penyelidikan, kami kembali dapat informasi, pelaku sudah geser,” lanjut dia. Tidak ingin kehilangan target, Djoko dan anggota lain melakukan pengejaran. Dan hasilnya, petugas berhasil mengamankan tersangka saat di TL Kaliondo. “Setelah diinterogasi, kami bawa ke mapolsek (Polsek Rungkut),” tandas dia. Hasil penyidikan terungkap, meski saat ini menganggur Surya rutin mengisap sabu. Sekali bertransaksi, ia bisa membeli barang haram itu sebanyak dua poket. Setiap satu poket, ia beli dari temannya di daerah Jalan Pragoto dengan harga Rp 100 ribu. “Tersangka saat ini sedang menganggur. Namun, ia secara rutin membeli sabu tersebut untuk dikonsumsi sendiri,” ujar Djoko. Djoko menyebut, tersangka berhubungan dengan narkoba sudah sejak Januari 2021 lalu. “Kalau pengakuan tersangka sudah dari setahun lalu. Januari awal. Saat ini masih kami kembangkan lagi,” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Gubeng itu. Surya mengaku, ketergantungan dengan narkoba bermula dari ajakan temannya. Waktu itu, dia ditawari teman untuk mengisap sabu agar tubuhnya tetap fit. “Dari situ membuat saya kecanduan,” ujar Surya. (fdn/nov)

Banyak Tawaran

Sambungan dari halaman 1

nya. Ia pun menyanggupi. “Lagi belajar hal baru waktu itu di private party aku banyak request lagu gitu sama DJ-nya, ternyata orang-orang pada suka taste musik aku. Aku coba deck (DJ set) kok kayak senang bikin orang senang, euforia itu ada kesenangan tersendiri. Akhirnya aku tahun ini coba belajar DJ yang intensif, ya mulai tiga bulan ini,” kata Elvira dilansir detik.com. Mengulik dunia DJ adalah bagian skill lain yang dirasa Elvira harus diasah dan dimatangkan. Apalagi dia ingin sekali menjadi DJ profesional. “Nge-DJ ini nggak tahu kenapa keren buat aku. Mungkin kita nggak tahu jalannya bakal di situ, kita nggak tahu sekarang aku lebih mematengin diri saja. Biar nanti ada gigs yang proporsional, aku main di Potato Head Bali itu orang sudah menerima saya sebagai profesional DJ,” ungkapnya. Meskipun saat ini belum menerima tawaran DJ profesional, Elvira akui sudah banyak mendapat permintaan tersebut. Tapi dia tolak, lantaran belum percaya diri. “Aku sebenarnya belum terima gigs secara profesional ya, tapi tawaran itu sudah banyak banget ketika aku posting latihan aku. Ada yang nawarin di sini di beach club Bali, di Potato Head Bali, ada yang di beach club Lombok. Tapi aku ingin profesional, aku nggak asal nerima kalau belum matang banget. Aku nggak mau mempermalukan diri sendiri,” paparnya. Sementara itu, Elvira juga akui cukup idealis ke depannya untuk tawaran DJ. Apalagi dia ingin memutar lagu sesuai genre yang dia sukai, seperti house dan subgenre-nya. “Jadi gigs yang mau aku ambil dengan tempat dan musik yang aku suka. Selain aku memperkenalkan crowd, aku juga memperkenalkan diri aku, oh ini aku, ini musik yang aku mau mainin biar semoga orang enjoy. Aku lebih ke house, aku bisa main ke EDM commercial, hip hop, semuanya bisa. Musik aku house techhouse. Aku kiblatnya ke Europe,” tandasnya. (dth/nov)

Awalnya pada Jumat (25/12) sekira pukul 17.00, Marjalan dihubungi Romadon via telepon. Maksudnya, ingin membeli sabu seberat 5 gram. Namun saat itu Marjalan tidak memiliki stok. Kemudian Marjalan menelepon Rosi (DPO) menanyakan apa ada stok sabu seberat 5 gram. Ternyata Rosi memiliki sabu sesuai pesanan Romadon tersebut. Lalu Marjalan menelepon Robby Sugara dan memberi perintah untuk menelpon Romadon. Dalam percakapan dengan

Robby, Marjalan menyuruh Romadon untuk mengambil sabu tersebut. Untuk harga pembelian sabu per gramnya, Marjalan mematok nominal s Rp 1 juta. Selain itu, Robby disuruh menerima pembayaran itu. “Apabila pembayaran telah lunas, Robby disuruh mentransfer kembali ke rekening milik Marjalan,” tutur Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabetania R Paembonan saat membacakan dakwaannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (10/12). Selanjutnya JPU menerang-

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Anggota Polsek Pabean Cantikan berpatroli di salah satu toko emas.

Para Terdakwa mendengarkan dakwaan JPU, Jumat (10/12).

kan Romadon menemui Rosi di Jalan Kunti untuk menerima sabu seberat 5 gram. Di tempat yang sama, Romadon menemui Kipli dengan tujuan membagi sabu tersebut dengan harga

Rp 1,1 juta per gramnya. “Pada Sabtu (26/5) 2021 sekira pukul 17.00, Romadon mentransfer uang pembelian sabu ke rekening BCA milik Robby sebesar Rp 2 juta,” kata JPU.

Rupanya, peredaran narkoba sabu yang dilakukan para terdakwa terendus anggota Ditreskoba Polda Jatim. Pada Kamis (1/7), bertempat di area parkir samping sebuah hotel kawasan Semut Baru, Romadon ditangkap. Saat digeledah ditemukan barang bukti sabu seberat Rp 0,37 gram. “Ketika diinterogasi, Romadon menerangkan sabu tersebut dibeli dari Rosi melalui perantaraan Marjalan dan Robby. Sehingga polisi melakukan pengembangan dan akhirnya menangkap Robby di Jalan Pertukangan dengan barang bukti uang sebesar Rp 1,7 juta. Sedangkan Marjalan ditangkap pada Selasa (13/7) di tempat parkir sebuah apartemen dengan barang bukti 2 HP,” jelas JPU. (mg5/nov)

Polisi Sambang Warga Karang Tembok Surabaya, Memorandum Untuk menciptakan kedekatan dengan masyarakat dan mewujudkan kondusifitas kamtibmas, Polsek Semampir rutin cangkrukan dan silaturahmi dengan warga. Seperti yang digelar di Jalan Karang Tembok. Kegiatan bersama masyarakat tersebut dilaksanakan Kapolsek Semampir AKP Ari Bayu Aji didampingi kanitbinmas yang secara langsung bertatap muka dengan warga. Pada kesempatan tersebut, Ari menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar ikut serta menjaga keamanan dan selalu waspada terhadap situasi lingkungan sekitar rumahnya masing-masing. Karena hal ini sangat membantu tugas kepolisian dalam

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Surabaya, Memorandum Marjalan bersama Romadon dan Robby Sugara (keduanya dalam berkas terpisah) didakwa terlibat peredaran narkotika jenis sabu. Ketiganya dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Semampir AKP Ari Bayu Aji saat menyambangi warga di lokasi.

menjaga situasi yang kondusif. Ari Bayu Aji mengatakan dengan melaksanakan cangkrukan maka pelaksanaan tugas Kepolisian se-

bagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dapat lebih dirasakan masyarakat. “Dengan adanya kegiat-

an tersebut dapat diperoleh informasi lebih banyak dari masyarakat mengenai keadaan kamtibmas di wilayahnya. Acara seperti ini rutin dilaksanakan setiap hari oleh bhabinkanitbmas di beberapa wilayah hukum Polsek Semampir,” kata Ari, Jumat (10/12). Ari juga menyampaikan, selama sambang, pihaknya juga mengingatkan betapa pentingnya mematuhi peraturan protokol kesehatan (prokes) di masa sekarang ini. Petugas mengimbau masyarakat untuk selalu ingat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta menjaga kebersihan diri mulai dari hal kecil seperti mencuci tangan sebelum makan. “Kegiatan ini dilakukan secara humanis dengan tujuan

Pakai Gunting Kuku memang kerap melancarkan aksinya di sekitar Pelabuhan Kalimas. Setelah ditemukan cukup bukti, akhirnya anggota mengamankan bersangkutan saat bekerja,” kata Giadi, Jumat (10/12). Giadi menjelaskan, dalam

Sambungan dari halaman 1 aksinya pelaku mencuri motor korbannya dengan cara merusak rumah kunci kontak memakai gunting kuku. “Tersangka menggunakan bagian dari gunting kuku untuk merusak kunci kontak. Ia juga mencari sasaran yang kontaknya sudah

rusak. Sehingga tak perlu susah payah mencuri motor tersebut,” bebernya. Imbuh Giadi, modus yang digunakan tersangka lebih dulu berkeliling (mobile) untuk mencari target. Saat ada kesempatan, Iwan segera mendekati mo-

tor korban lalu merusak rumah kontaknya. Setelah menyalakan mesin motornya, dia membawanya ke Madura untuk dijual. Sementara itu, pengakuan Iwan telah mencuri 5 kali di lokasi yang sama. “Setelah kami kembangkan, dia mencuri lima kali

Sebulan Sekali pantauan pemiiknya. Sasaran kendaraan roda dua pun tidak harus bagus. Terpenting bisa dijual ke penadah. “Motor yang

saya curi sengaja parkirnya jauh agar tidak tepergok. Setelah berhasil langsung saya jual ke Madura,” ujarnya.

Iwan juga mengaku ada lima motor lain yang sudah dicuri di lokasi yang sama. Itu dilakukan mulai Mei hingga November.

“Rata-rata sebulan sekali saya mencuri. Hasil penjualan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Saya tidak pilih-pilih ter-

beber Angga. Angga mengungkapkan, rumah di tempat kejadian perkara (TKP) merupakan milik teman bapaknya (Katimin) yang sedang dijual. Sehari-hari bapaknya menyuruh dia untuk menjaganya. “Saya disuruh jaga rumah (Embong Kemiri) sudah sekitar enam bulan,” jelas korban. Saat pembobolan rumah terjadi, Angga sedang jaga rumah bersama Aditya. Mereka

datang pada Kamis (9/12) sekitar pukul 21.00. Kebetulan malam itu keadaan hujan. Setelah memarkir dua motor di teras, lalu ditinggal masuk. “Saya tidur di dalam. Motor sudah dikunci setir dan pagar digembok,” imbuhnya. Sekitar pukul 04.00, Angga terjaga kemudian secepatnya bangun. Merasa ada yang tak beres, dia mengecek keluar hingga mendapati motornya raib dan pagar rumah juga

terbuka. Pria itu menduga pelaku beraksi antara pukul 00.00 hingga 04.00. “Saya sempat bertanya ke tetangga, tapi tidak ada yang tahu. Begitu juga rekaman CCTV juga tidak ada. Saya yakin di sekitar Jalan Embong Kemiri ada yang punya CCTV dan merekam kejadian itu,” tandas Angga. Apa yang menimpanya, Angga kemudian melaporkan ke Mapolsek Genteng. Hingga

yang dikirim ZA ternyata hanya mi instan senilai Rp 1, 6 juta. Pihak korban sudah menanyakan ke ZA terkait pesanan lain (minyak goreng) yang tidak dikirim. Namun nomor pelaku mendadak tidak aktif. Upaya

barang bukti 1 bungkus plastik berisi sabu dengan berat 7,13 gram,” jelasnya.

Riza untuk mencari pelaku di rumahnya juga tidak membuahkan hasil. Bahkan, barang-barang pesanan korban, belum dikirim hingga melebihi waktu yang dijanjikan pelaku. Atas perbu-

atan ZA, korban mengalami kerugian Rp 17, 9 juta. Ia lalu memilih melapor ke Mapolsek Wonokromo. Tak sekadar melapor, Riza ternyata juga berinisiatif ikut mencari keberadaan pelaku.

Hingga akhirnya ZA terlacak berada di Trenggalek. Pria tersebut diamankan tanpa perlawanan dan mengakui semua perbuatannya. Selanjutnya pelaku dibawa ke Surabaya untuk proses lebih lanjut. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 Selain sabu, petugas juga menyita sebuah timbangan elektrik dan 1 bendel plastik klip.”

Ditemukan juga uang tunai Rp 1,2 juta, 1 buah HP Realme, dan 1 buah jaket. Pengakuan tersangka,

Suka Garuk-Garuk Anu “Saya hanya ingin mengingatkan perempuan-perempuan di luar sana agar berhati-hati menghadapi lelaki zaman now. Banyak lelaki matre yang menggantungkan hidupnya kepada perempuan,” kata Endah yang dikuatkan dengan anggukan Kunti dan Bagong. Ditambahkan Bagong, ada satu korban petualangan Hardi yang masih sangat muda. Usianya baru 23 tahun. Sebelum menikah dengan Hardi, dia adalah janda dari seorang pengusaha mebel di Jepara.

kini, pelakunya belum tertangkap. “Saya sudah lapor polisi dan berharap Scoopy juga kembali ke tangan. Muda-mudahan pelakunya tertangkap,” harap Angga. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno saat dikonfirmasi kejadian tersebut mengaku belum menerima laporan. “Tidak ada laporan, akan saya cek dulu ke SPKT,” kata Sutrisno kepada Memorandum. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

Pengedar Sabu Rabesan Keok Kalijudan pada Senin (29/12) sekira pukul 09.00. “Saat dilakukan penggeledahan ditemukan

penting gampang dicuri. Apalagi kondisi rumah kontaknya rusak malah lebih gampang,” tutur tersangka. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1

Warga Wonokromo Tilap Uang Sembako uang senilai Rp 19, 5 juta. Riza diminta mengirim uang pembayaran melalui mobile banking ke pelaku. Setelah uang masuk ke rekening ZA, barang itu dijanjikan datang pada Selasa (30/11). Tapi, barang

di wilayah Pelabuhan Kalimas. Sejak Mei 2021, kemudian Juni 2021 mendapat hasil Mio Soul, 10 Juli 2021 dapat Satria F, 28 September 2021 hasil Vario, dan 4 November 2021 mendapatkan Vega. Tapi kami yakin lebih dari itu,” ungkap Giadi. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1

Rusak Gembok Pagar opy,” ungkap Angga dihubungi melalui HP-nya. Peristiwa tersebut baru diketahui setelah Angga bangun tidur sekitar pukul 04.00. Seperti dikutip memorandum. co.id, pria ini kaget melihat motornya yang diparkir di teras rumah raib dan kondisi pagar juga terbuka. “Ada dua motor yang diparkir di teras, yakni Scoopy dan CBR milk saudara saya, Aditya. Tapi hanya motor saya yang dicuri,”

kedisiplinan masyarakat dalam menaati peraturan prokes semakin meningkat, sehingga angka penyebaran Covid-19 di Surabaya khususnya wilayah Semampir dapat ditekan bahkan dihentikan,” jelasnya. Di samping itu pihaknya juga menghimbau kepada warga supaya pada libur Nataru 2022 agar tidak berpergian ke luar kota. Selain itu, pihaknya mendesak warga supaya melakukan pengawasan internal melalui satgas Covid-19 di kampung masing-masing untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. “Saya berharap kalau memang tidak terpaksa, tidak usah keluar kota terlebih dahulu. Ini untuk kepentingan bersama sebagai antisipasi penyebaran virus tersebut,” kata dia. (alf/nov)

sabu didapat dari SR yang bermukim di Desa Rabesan,” tandas Daniel. (mg5/nov)

Sambungan dari halaman 1 Hardi cukup lama menikah dengan yang ini. Sekitar empat tahun. Ironisnya, si perempuan ditinggalkan ketika anaknya dengan Hardi masih berusia delapan bulan. “Melati yang pernah silatirahmi ke rumah saya yang menceritakan kisah wanita itu. Melati bahkan pernah bertemu perempuan itu di rumah si perempuan di Jepara. Melati sengaja pergi ke Jepara karena penasaran setelah beberapa kali saling telepon,” kata Bagong.

Selanjutnya Bagong menjelaskan tentang sosok Hardi. agar tidak ada lagi korban yang jatuh. Rambutnya selalu dicukur gundul plonthos, berusia 40-42 tahun, tinggi badan sekitar 165170 cm. “Saya mencari fotonya, ternyata tidak ada satu pun. Termasuk foto waktu jadi pengantin sama saya. Tidak ada. Semua mantan-mantan istrinya juga tidak punya,” kata Endah. Ada satu ciri khas Hardi yang diingat-ingat Endah yang tidak mungkin dimiliki

orang lain. Setiap empat-lima menit sekali dia pasti menggaruk-nggaruk aunya, bahkan kadang dengan cara memasukkan tangannya ke dalam celana, kemudian menarik dan membauinya. Jorok. Pada saat kami omong-omongan gayeng, tiba-tiba HP Endah menyalak. Nada panggil tembang kenangan lawas Kenangan Terindah-nya Samson. Ternyata dari Melati. Endah lantas berbicara sambil menjauh. Bagong dan Kunti hanya bisa menatap punggung

Endah yang bergoyang-goyang terdampak hentakan kaki yang berjalan tanpa alas. “Banyak lelaki yang naksir dia (Endah, red). Mudah-mudahan proses cerainya tidak berbelit-belit. Yang digugat kan tidak jelas keberadaan orangnya,” kata Bagong. Tidak lama kemudian Endah kembali. “Kata Melati, dia (Hardi, red) kabarnya di rumah istri barunya lagi di Peterongan. Jombang. Kami berencana beramai-ramai ke sana besok,” kata Endah. (jos, habis)


memorandum.co.id

GRESIK-PANTURA

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU LEGI, 11 DESEMBER 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Waspadai Omicron, Pelabuhan Diperketat Gresik, Memorandum Penyebaran Covid-19 di Kota Pudak terus melandai. Capaian vaksinasi juga telah melampaui target. Sudah tembus 80,4 persen. Kendati demikian, kewaspadaan tak sedikit pun dikendorkan. Instansi terkait harus mewaspadai lonjakan kasus dalam gelombang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Jumat (10/12), Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama jajaran forkopimda menggelar rapat koordinasi. Membahas langkah percepatan vaksinasi dan antisipasi pencegahan gelombang tiga penyebaran Covid-19 saat perayaan nataru. Mengingat, adanya varian baru jenis Omicron yang lebih mudah menular. Di hadapan bupati Gresik, Kepala Dinas Kesehatan dr Mukhibatul Khusnah memaparkan bahwa target herd immunity (kekebalan komunal) Kota Pudak sedah terealisasi. Capaian vaksinasi Covid-19 sudah tembus 80,4 persen sasaran vaksinasi umum dan 61,9 persen untuk kelompok lansia. “Masih kurang sekitar 197.446 sasaran dari vaksinasi kelompok umum untuk bisa mencakup keseluruhan 100 persen. Dan 41.376 ribu sasaran untuk mencapai 100 persen kelompok lansia. Ini yang terus kita kebut,” jelasnya. Atas capaian vaksinasi tersebut, tambah Khusnah, saat ini Gresik sudah masuk dalam wilayah PPKM level 1. Hal ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak yang terus bersinergi. Harapannya dalam waktu dekat, target 100 persen bisa diselesaikan. Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas capaian vaksinasi Covid-19. Akan tetapi, menurutnya situasi saat ini yang menjadi tantangan adalah mendata masyarakat yang berlum tervaksin. Karena jumlahnya yang sedikit, sehingga perlu terobosan dan kolaborasi semua pihak. Baik dari RT/RW hingga kabupaten. Bahkan kelompok industri. “Dengan berbagai temuan di lapangan terkait vaksinasi, kita akan tetap berusaha terutama di kelompok umum. Peluangnya masih ada, walaupun tidak mudah akan tetapi akan terus kita kejar 100 persen,” jelas mantan ketua DPRD Gresik itu. Di sisi lain, pihaknya mewanti-wanti terkait ancaman varian baru Covid-19 Omicron. Meskipun, sejauh ini belum ada konfirmasi kasus positif jenis tersebut di Kota Pudak. Pengawasan dan pengetatan protokol kesehatan (prokes) harus dilakukan sebagai antisipasi. Apalagi menjelang perayaan Nataru. “Kami memang tidak memiliki bandara di Kabupaten Gresik. Tetapi, jangan lupa bahwa kami memiliki pelabuhan internasional dan itu jumlahnya tidak hanya satu. Tidak menutup kemungkinan itu menjadi satu pintu keluar masuk wilayah Gresik,” jelas bupati berusia 36 tahun tersebut. Oleh karenanya, pengetatan pengawasan di wilayah perairan harus lebih ditingkatkan. Seperti pengecekan aplikasi PeduliLindungi, riwayat kesehatan dan juga data terkait apakah sudah tervaksin. Sebab, pelabuhan internasional bisa menjadi akses warga negara asing (WNA). Nah, terkait Nataru, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja Kabupaten Gresik (Bamag) Pdt Royke Willem David menyebut jadwal perayaan Natal akan dimajukan. Y Yang seharus 25 Desember dilaksanakan pada 19 Desem-ber 2021. “Sementara kegiatan peribadatan Natal akan diselengBupati Gresik garakan secara darFandi Akhmad ing yang bisa diikuti Yani dalam oleh jamaah dari rapat rumah,” tutupnya. koordinasi bersama (and/har/udi)

instansi terkait.

MISTERI KEMATIAN REMAJA DRIYOREJO

Polisi Bakal Gelar Perkara Gresik, Memorandum Sudah tiga bulan, misteri kematian tak wajar Saputra Firbiansyah (16) belum juga terkuak. Meski perkara itu terus bergulir di ranah hukum, hingga kini belum dipastikan penyebab kematian remaja asal Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, tersebut. Senin (13/12) mendatang, jajaran Satreskrim Polres Gresik dikabarkan kembali melakukan gelar perkara atas peristiwa tragis itu. Sebagai upaya lanjutan untuk mengungkap penyebab tewasnya Saputra akibat murni kecelakaan tunggal atau dibunuh sesuai kecurigaan pihak keluarga. Gelar perkara tersebut menyusul hasil autopsi jasad korban yang telah keluar. Pasca-pembongkaran makam dan autopsi oleh tim forensik pada 17 November lalu. Gelar perkara akan melibatkan pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim, tim dokter eksternal kepolisian serta keluarga korban. Rohmad Jazuli, selaku kuasa

hukum korban menyakini hasil autopsi akan memunculkan fakta baru. Khususnya terkait penyebab kematian Saputra yang diduga kuat mengalami kekerasan fisik sebelum meregang nyawa. Sebab, terdapat luka tak wajar di tubuh korban dan mayoritas di bagian kepala. “Untuk hasil autopsinya memang belum kami terima. Nanti akan disampaikan saat gelar perkara. Tapi kami yakin kematian korban bukan sekedar kecelakaan biasa,” tegas Jazuli, Jumat (10/12). Sehingga, pasca-gelar perkara selesai dilakukan, proses penyelidikan lanjutan akan terus bergulir. Yakni, mencari tahu siapa pelaku yang tega me-

FOTO: MEMORANDUM/ DOK

Suasana pembongkaran makam Saputra pada November lalu.

lakukan perbuatan keji tersebut. “Beberapa bukti pendukung lainnya juga kami siapkan. Yang pasti kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib,” paparnya. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro menyebut hasil autopsi

nantinya menjadi kunci menguak penyebab kematian korban.” Apakah murni kecelakaan atau ada indikasi pembunuhan. Kami terus melakukan penyelidikan sesuai prosedur dan secara profesional,” jelasnya. Tidak hanya itu, Wahyu mengaku bakal melibatkan tim

dokter internal dan ekternal Polri dalam proses gelar perkara. Tujuannya mengungkap fakta peristiwa yang sebenarnya terjadi. “Jadi tidak ada anggapan lain atau asumsi lain. Hasil autopsi nanti akan disampaikan pihak dokter forensik,” tutup dia. (and/har/udi)

Urai Kemacetan, Jalan Manyar Dipasang Road Barrier Gresik, Memorandum Kemacetan parah di Jalan Raya Manyar, Kecamatan Manyar, masih menjadi momok harian. Pemasalahan kian kompleks dengan bertambahnya volume kendaraan yang tak seimbang dengan lebar jalan. Sebagai solusi sementara, Jumat (10/12), jajaran Polsek Manyar kembali memasang road barier dari exit tol Manyar hingga depan pintu gerbang barat Kawasan Industri Maspion. Ini sifatnya jangka pendek. Jangka panjangnya, direncanakan pelebaran jalan sepanjang 2 kilometer. Sayangnya, road barrier itu kerap kali dipindah oleh orang tidak bertanggung jawab. Oleh karenanya anggota Polsek Manyar yang dipimpin Kapolsek AKP Windu Priyo Prayitno kembali turun ke jalan membenahi road barrier di lokasi. Harapannya kemacetan bisa terurai. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu menyebut road barrier itu untuk mengatasi kemacetan. Dijelaskan, jalur tersebut selalu dipadati kendaraan. Sedari pagi hingga sore. Apalagi ketika jam kerja dan pulang kerja. Kemacetan tak terhindarkan. “Ha ra p a n n y a , d e n g a n dibenahi kembali road barrier tersebut bisa mengurangi kemacetan yang dirasakan pengguna jalan hampir setiap hari.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno memasang road barrier bersama anggota.

Ini adalah solusi jangka pendek mengatasi kemacetan sebelum dilakukan pelebaran jalan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN),” jelas Windu, Jumat (10/9). Rencananya, jalan nasional itu akan dilebarkan mulai tahun 2021. Ini adalah langkah yang dipilih stakeholder untuk men-

gatasi kemacetan yang semakin akut. Dari yang sebelumnya dua jalur bakal menjadi empat jalur. Kajian dan persiapan sudah mulai digarap. Pelebaran jalan diproyeksikan mulai exit tol Manyar hingga Jembatan Manyar, sepanjang 2 kilometer. Dibagi menjadi empat jalur dengan lebar total sekitar 22

meter. Kemudian di tengahnya akan diberi pembatas jalan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi menyatakan, rencana pelebaran jalan sudah diprogramkan BPPJN dalam tahun anggaran 2022. Akan tetapi, untuk realisasi pelaksanaannya masih memer-

lukan persiapan. Khususnya soal lahan. Seperti diketahui, di kanan dan kiri sepanjang Jalan Raya Manyar banyak sekali warung dan rumah. “Karena itu, apabila akses itu dilebarkan maka perlu melakukan sterilisasi lokasi atau pembebasan lahan,” tutup dia.(and/har/udi)

Depresi, Warga Tuban Gantung Diri

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Tuban, Memorandum M Ridwan (38), warga Dusun Kuthi, Desa Sumurgung, Kecamatan/Kabupaten Tuban, ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga di pekarangan saudaranya, Jumat (10/12). Kepala Desa (Kades) Sumurgung, Prayitno, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari warga terkait adanya kejadian gantung diri.

“Kami mendapat laporan dari warga, kemudian langsung menghubungi pihak kepolisian dan puskesmas,” terang Kades. Setelah polisi datang, jasad korban diturunkan guna proses identifikasi luar oleh tim medis. “Dari hasil identifikasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” imbuhnya. Masih lanjut dia, dari kete-

rangan keluarga dan beberapa warga sekitar korban mengalami depresi sehingga nekat melakukan aksi gantung diri. “Dari keterangan keluarga, korban ini mengalami depresi,” imbuhnya. Selanjutnya, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga korban juga telah menerima untuk tidak dilakukan otopsi. (top/har/udi)

Pejambon Terima Penghargaan Desa Berpredikat Prospektif Good Governance Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menerima penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) dan buku daftar alokasi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) 2022 di Gedung Grahadi, Surabaya, kemarin. Pada kesempatan yang sama, Desa Pejambon, Kecamatan Sumberejo, juga menerima penghargaan Desa Berpredikat Prospektif Good Governance Pengelolaan Keuangan Dana Desa Tahun 2021. Hal ini karena upaya Pemerintah Desa Pejambon dinilai berhasil dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik. Bupati Anna menjelaskan upaya yang dilakukan Desa

Pejambon untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terkait keterbukan informasi publik berbagai media informasi publik sebagai sebuah pertanggungjawaban. Antara lain musrenbang desa, diskusi publik, SMS Center, dan WhatsApp grup. “Selain itu, keterbukaan informasi publik pemerintah Desa Pejambon yang dinilai paling sukses adalah laporan pertanggungjawaban APBDes yang dipublikasikan secara online melalui website serta baliho. Bentuk keterbukaan informasi publik tersebut merupakan bentuk inovasi yang paling menonjol dan dinilai berhasil dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik,” beber bupati. Sementara itu, Gubernur

Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya, berpesan bahwa dana desa bisa dioptimalkan untuk mendukung pemulihan ekonomi serta penanganan kemiskinan ekstrem. Sehingga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. “Hal ini sesuai amanat Bapak Presiden yang berpesan kepada gubernur serta kepala daerah terkait penggunaan DIPA dan TKDD, agar penggunaan alokasi bisa dilakukan dengan baik,” pungkas Khofifah Indar Parawansa. (top/har/udi) Bupati Anna Mu’awanah menerima DIPA dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

FOTO: ISTIMEWA

FOTO: ISTIMEWA

Polisi mendatangi TKP bunuh diri.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 11 Desember 2021 by memorandum - Issuu