ANGGOTA POLRES DITUSUK ORANG TIDAK DIKENAL BACA DI HALAMAN 11
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019
Gegara Sapi, Sopir Hajar Kerabat Surabaya, Memorandum Tiga bulan buron atas kasus penganiayaan di Jalan Dupak, sopir kontainer diringkus anggota Reskrim Polsek Bubutan. Adi Aris Wibowo (41), warga Desa Sanggahan, Mojokerto, ditangkap di Hotel Pasar Besar. Bersambung ke halaman 7
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
HARGA Rp 3.500,-
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com
Penganiayaan yang dilakukan tersangka dilatarbelakangi bisnis sapi. Korban dan tersangka ternyata masih kerabat.
Adi Aris Wibowo
IPDA PURWANTO Kanitreskrim Polsek Bubutan
KRONOLOGI KEJADIAN
1
3 Adi yang tidak bisa
2
Awal kejadian saat Adi menemui Imam di depan rumahnya di Jalan Dupak untuk membicarakan bisnis sapi.
Dalam pembicaraan itu, diduga bisnis yang dijalankan korban dengan tersangka tidak sesuai harapan hingga terjadi cekcok.
menahan emosinya, lalu menghajar Imam menggunakan sepatu boots hingga terkapar dan terluka.
PENYALURAN ANGGARAN JASMAS LEMAH DARI PENGAWASAN WALI KOTA
Ada Pembiaran Proposal Kembar Surabaya, Memorandum Perwali 25/2016 Tidak dijalankan secara benar dalam menangani dana hibah jasmas. Ini menjadi tanggung jawab sepenuhnya Wali Kota Surabaya Tri Bersambung ke halaman 7 Rismaharini.
Ali Tazkiapreneur Oleh: Dahlan Iskan
Meski diatur di perwali tetap tidak melakukan pengawasan yang ketat. Ada kelemahan di perwali dan wali kota harus tanggung jawab dalam hal ini.
D
ari India saya langsung ke Batu, Malang. Harusnya lima tahun lalu saya ke situ. Tapi baru hari Minggu kemarin terkabul. “Pak Dahlan, akhirnya sekolah ini belum pernah diresmikan,” ujar Ali Wahyudi. Saya merasa mendapat teguran keras --dengan cara halus. Kini sudah telat untuk diresmikan. Sudah telanjur maju, besar, modern, dan megah. “Mungkin ini bisa tumbuh cepat justru karena tidak pernah diresmikan,” gurau saya. Madrasah saya pun sudah kalah. Telak. Nama Tazkia kini identik dengan sekolah Islam yang modern de dan bermutu. Bersambung ke hal 4
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
SUDIMAN SIDABUKE Penasihat hukum Binti Rochmah
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Petugas mengevakuasi jenazah WBR ke ambulans.
Dini Rijanti, Ratih Retnowati, dan Syaiful Aidy menunggu sidang kasus korupsi dana hibah jasmas di Pengadilan Tipikor Surabaya.
Remaja Tambak Pring Korban Tabrak Lari Surabaya, Memorandum Seorang remaja tewas ditabrak pikap di depan pintu masuk Perumahan Pondok Benowo Indah (PBI), Selasa (10/12) pukul 04.30. Bersambung ke halaman 7
Surabaya, Memorandum Mayat seorang pria ditemukan mengambang di pinggir Sungai Lamong Dukuh Gendong, Romokalisari. Korban, Angga Hardika Putra (29), warga Jalan Veteran 5B, Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Penyebab kematian pemuda tersebut, diduga terpeleset dan tenggelam Bersambung ke halaman 7 Petugas mengevakuasi jenazah Angga Hardika Putra.
JJesica esica FFitriana itriianaa
Sabet Tiga Gelar PERJUANGAN Jesica Fitriana dalam kancah kontes kecantikan internasional, berbuah manis. Puteri Pariwisata Indonesia 2019 ini sukses menyabet gelar 2nd Runner Up (juara tiga) Miss Supranational 2019. Bersambung ke halaman 7
Vicon Penghargaan WBK di Ruang Sanika Satyawada Surabaya, Memorandum Video conference (vicon) penyerahan penghargaan zona integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) digelar di ruang Sanika Satyawada Mapolres Bersambung ke halaman 7
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal didampingi Kasatlantas AKP Edwin Nathanael, Kanitregident Iptu Aqnis Juwitamanurung, dan Kabagren Kompol Nurhadi Suseno.
Polres Jember Raih WBBM 2019
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Selfie di Pinggir Sungai, Tewas Tenggelam
Para pejabat utama dan kapolsek jajaran menyaksikan vicon penerimaan penghargaan di ruang Sanika Satyawada Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.
Jember, Memorandum M Berte Bertepatan dengan Hari Anti KoI rupsi Internasional (HAKI), prestasi mem membanggakan kembali diraih Polre Jember di bawah pimpinPolres A an AKBP Alfian Nurrizal SH, SIK, M.H M.Hum. Anugerah penghargaan tertinggi sebagai lembaga Bersambung ke halaman 7
ANGGOTA DEWAN YANG TERPANAH ASMARA KEPONAKAN ISTRI Έ5Ή
Terpaksa Mengancam Joe agar Segera Menyelesaikan Masalah + Meng, anggaran jasmas Surabaya lemah dari pengawasan wali kota hingga terjadi korupsi. -
Gak salah kok kalau diperlakukan sama dengan yang korupsi.
Si Mameng (Berpikir)
Benar. Susi menanyakan Joe. Tapi hanya sepintas. Begini pertanyaannya, “Mas Yuli, apakah Mas Joe mampir ke rumah Panjenengan?” Tidak ada pertanyaan atau pernyataan lain. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Sesuai permintaan Joe, Memorandum menyatakan Joe tidak pernah mampir. Menelepon saja tidak. Terdengar Susi menghela napas panjang. Memorandum balik bertanya, “Ada apa? Apa ada masalah dengan Joe?” “Tidak, Mas.” “Kok tampaknya Dik Susi gimana, gitu.” “Nggak ada apa-apa, Mas. Mas Joe
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078
sejak seminggu lalu pamit rakor ke Surabaya. Selama itu tidak bisa dihubungi. HP-nya selalu tidak aktif. Aku hanya khawatir. Tidak ada apa-apa kok Mas. Maaf.” Joe mendengarkan pembicaraan kami. Dia hanya diam. Diam seribu bahasa seperti manula tunawicara hlolak-hlolok. “Kenapa kau sama sekali tidak ngontak Susi?” Bersambung ke halaman 7
SIDOARJO
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 2
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: Jim Darwin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com KEPAL
Cegah Banjir, 48 Bangli di Waru Dibongkar
Sengketa Lahan 1.900 M2 Sidoarjo, Memorandum Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo mengabulkan pihak intervensi yang masuk dalam perkara gugatan tanah seluas 1.900 meter persegi di Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Ketua Majelis Hakim Dameria Frisella Simanjutak membacakan amar putusan sela, Selasa (10/12). Mengadili, mengabulkan penggugat intervensi sebagian untuk masuk dalam perkara nomor: 220/Pdt.G/2019/PN Sda. Selain itu, majelis juga memutuskan bahwa melanjutkan ke pokok perkara. Atas putusan itu, Kuasa Hukum Penggugat Intervensi Purnawirawan menyambut baik terhadap putusan sela hakim. Dia mengaku bersyukur atas dikabulkannya masuk sebagai penggugat intervensi dalam perkara tersebut. “Kami bersyukur majelis hakim mengabulkan permohonan kami,” ucap dia. Purnawirawan mengaku gugatan intervensi itu diajukan oleh 44 dari 57 eks gogol yang menjadi objek sengketa lahan yang diakui sudah dilakukan tukar guling tersebut. “Seharusnya lahan itu seluas 2.600 meter persegi, namun kami tidak tahu penggugat konpensi mendalilkan 1.900 meter persegi,” jelas dia. Gugatan yang teregister nomor: 220/Pdt.G/2019/PN Sda meminta kepada tergugat, yaitu H Abdul Ghoni bin Fakeh, Nuryana, Mohamad Arifin dan Sudamsik agar membantu proses pengurusan sertifikat di atas lahan seluas 1.900 meter persegi yang berada di Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu. Kini, masuknya penggugat intervensi itu menambah lawan bagi penggugat. Kuasa Hukum Penggugat Ashari, Muflih tampak santai atas putusan sela tersebut. Dia mengaku menghormati putusan sela yang dijatuhkan majelis hakim mengabulkan penggugat intervensi ikut masuk dalam perkara. Sementara, dalam sidang tersebut dihadiri Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU untuk melihat langsung proses sidang karena lahan seluas 750 meter persegi dari sebagian tanah dalam objek gugatan yang diajukan Ashari tersebut telah dihibahkan ke MWC NU Wonoayu. Menurut Muflih, kehadiran Banser ini diperintah PCNU untuk melihat langsung proses sidang karena tanah 750 meter persegi dari sebagian tanah milik kliennya dihibahkan ke MWC NU Wonoayu pada Tahun 2018 lalu. Sementara, Kuasa Hukum Tergugat, Donny Bagus Saputro mengaku menyetujui adanya penggugat intervensi yang masuk dalam perkara tersebut. “Karena itu hak dari penggugat intervensi, sah-sah saja masuk dalam perkara ini,” pungkas dia. (dar/jok/pi)
Sebanyak 200 personel gabungan yang terdiri Kodim Sidoarjo, Polresta Sidoarjo, dan Satpol PP disiagakan untuk membantu pengamanan. Pj Kepala DesaTambak Sawah, Yani Darusman mengatakan, normalisasi serta pembongkaran akan dilaksanakan hingga rumah
Bangunan liar di pinggir Kali Reformasi dibongkar.
pompa Desa Tambak Rejo. “Kemungkinan akan berlang-
sung hingga seminggu ke depan. Jadi setelah bangunan dibongkar
maka akan segera dilakukan pengangkatan kotoran yang ada di kali tersebut,” ucap dia. Dijelaskan, ada sekitar 8 bangunan milik warga Desa Tambak Sawah dan 40 bangunan milik warga Desa Tambak Rejo yang berdiri di atas kali Reformasi harus dibongkar. “Kita lakukan sosialisasi kepada warga sebelum pembongkaran, yang kemudian diberikan tanda silang beberapa bangunan yang melanggar. Dan kita meminta warga membongkar sendiri bangunannya yang berdiri di sepadan kali,” tandas dia. (som/jok/pi)
DPMPTSP Raih Penghargaan Zona Integritas Predikat WBK Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Kabupaten sidoarjo, dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, mendapat penghargaan Zona Integritas dengan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI itu, atas keberhasilannya melakukan pembangunan Zona Integritas pada sistem pelayanan perizinan terpadu melalui Mal Pelayanan Publik. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri PANRB RI Tjahjo Kumolo, kepada DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (10/12). Tahun 2019 ini, DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo merupakan satu-satunya DPMPTSP di Jawa Timur yang memperoleh penghargaan Zona Integritas dengan predikat WBK. Upaya membangun Zona Integritas dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Sidoarjo, melalui inovasi pelayanan perizinan yang terpadu satu pintu di Mal Pelayanan Publik, menggunakan sistem informasi terintegrasi.Yaitu aplikasi SIPPADU. “Hal ini dilakukan agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mewujudkan sistem pemerintakan efektif
FOTO: MEMORANDUM/DAR
Hakim PN Kabulkan Pihak Intervensi Masuk Gugatan
Pembongkaran dilakukan untuk menghadapi musim penghujan, agar arus air lancar dan banjir yang terjadi setiap tahun bisa diatasi. Tiga alat berat milik Dinas PUBM SDA Sidoarjo dan beberapa truk dikerahkan pada pembongkaran dan pembersihan kali ini.
FOTO: MEMORANDUM/SOM
Sidoarjo, Memorandum Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM SDA) Sidoarjo membongkar bangunan liar (bangli) yang berdiri di Kali Reformasi, wilayah Desa Tambak Rejo dan Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah usai menerima penghargaan zona integritas dengan predikat wilayah bebas korupsi dari Menpan-RB RI Tjahjo Kumolo.
dan efisien, bersih dan akuntabel,” kata Kepala DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo Ari Suryono. Pemberian penghargaan Zona Integritas merupakan bentuk apresiasi Kementerian PANRB RI terhadap unit kerja yang berkomitmen mempercepat implementasi reformasi birokrasi.
Selanjutnya, terhadap unit kerja yang telah melakukan percepatan Zona Integritas dan mendapatkan predikat WBK/WBBM, diharapkan dapat dijadikan role model nasional agar dapat memotivasi Kabupaten/Kota lain untuk melakukan hal yang sama. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah
berharap dengan diberikannya penghargaan Zona Integritas dengan predikat WBK Kepada DMPTSP Kabupaten Sidoarjo, mampu menumbuhkembangkan budaya kerja birokrasi yang bermuara pada terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel serta berorientasi
pada pelayanan yang prima. “Diraihnya penghargaan Zona Integritas oleh DPMPTSP dari Kemenpan RB ini bisa menumbuhkan budaya kerja birokrasi yang berintegritas dan terciptanya tata kelola pemerintah yang baik, bersih dan berorientasi pada pelayanan yang prima,” kata Saiful Ilah. (dar/jok/pi)
Agar Sesuai Target, Komisi C Sidak Proyek Infrastruktur Gedung dan Jalan Sidoarjo, Memorandum Menjelang akhir tahun, Komisi C DPRD Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan infrastruktur jalan dan gedung. Melakukan fungsi pengawasannya agar proyek-proyek yang dikerjakan sesuai target. Senin (09/12), komisi yang membidangi pengawasan pembangunan dan lingkungan itu sidak pengerjaan jalan cor Krembung. Rombongan sidak dipimpin Wakil Ketua Komisi C, H Anang Siswandoko dan Hj Nurhendriyati Ningsih. Proyek perbaikan jalan raya Krembung sampai saat ini masih belum tuntas. Bahkan dikabarkan sempat mandek tiga minggu. Menindaklanjuti hal tersebut, Komisi C DPRD Sidoarjo melakukan sidak untuk memastikan perbaikan jalan tersebut sesuai dengan seatplan yang sudah ditentukan. Kondisi di lapangan, jalan sebagian ada yang sudah dicor dan sebagian lagi masih aspal biasa. Waktu penyelesaian proyek ini tinggal 20 hari. Nurhendriyati Ningsih, anggota Komisi C DPRD Sidoarjo usai melakukan sidak menyampaikan bahwa proses pengecoran sudah selesai. Tinggal beberapa bagian yang perlu disempurnakan. “Jalan cornya sudah selesai, tinggal bahu jalannya yang perlu
diuruk karena ketinggian atau ketebalan cornya sekitar 30-50 cm,” kata politisi Partai Nasdem ini. Nurhendriyati Ningsih menambahkan, dia juga meminta proses pengerjaannya harus segera diselesaikan, karena cukup membahayakan terhadap pengguna jalan, apalagi di sisi kanan dan kiri ada sungai. “Dari keterangan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait dan pimpinan proyek, mereka menyanggupi untuk menyelesaikan tepat waktu. Saya minta Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Suyarno SH, Wakil Ketua Komisi C, H Anang bagi pengguna jalan untuk berhati-hati saat Komisi C DPRD Sidoarjo sidak proyek gedung SDN 1 Geluran dan SDN 1 Siswandoko, dan Sekretaris Komisi C, H Syaiful Ma’ali memimpin sidak melintasi jalan tersebut,” pesan dia. proyek SDN 1 Geluran dan SDN 1 Trosobo, Kecamatan Taman. Sementara, hari kedua, Selasa (10/12), Trosobo, Kecamatan Taman. rombongan Komisi C kembali melakukan sidak. Kali ini rombongan dipimpin seluruh pimpinan komisi. Yakni Ketua Komisi C Suyarno SH, Wakil Ketua Komisi C H Anang Siswandoko dan Sekretaris Komisi C H Syaiful Ma’ali. Sidak yang kedua, rombongan komisi mendatangi pembangunan infrastruktur gedung SDN I Geluran dan SDN I Trosobo, Kecamatan Taman. Dari dua lokasi itu, komisi ada temuan kurang bagus di bangunan SDN I Trosobo. Mulai dari tembok bangunan, jendela, atap dan keramik pengerjaannya dirasa kurang elok. “Rehab SDN ITrosobo kurang bagus,” tegas Suyarno kepada Memorandum. (adv/dar/jok/pi) Komisi C DPRD Sidoarjo sidak proyek jalan cor di Krembung yang dipimpin Wakil Ketua H Anang Siswandoko.
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Mulai SDN Geluran, Trosobo, hingga Jalan Cor Krembung
POLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 RA
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com
HALAMAN 3
(dari kiri) Kabag Ren Kompol Sukarti, Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir, Kapolres AKBP Antonius Agus Rahmanto, Kasubbag Dalgar Bagren AKP Junaidi, Kasatreskrim AKP Dimas Ferry Anuraga menunjukkan piagam penghargaan Zona Integritas dari Menteri PANRB.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak
Raih Zona Integritas
Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Penantian panjang dan kerja keras jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk memperoleh Penghargaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) akhirnya terwujud. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa, (10/12). Penyerahan penghargaan ini juga diberikan kepada 15 kementerian, lembaga pemerintah non kementerian dan pemerintah daerah. Dalam sambutannya Ma’ruf Amin menyampaikan, penghargaan ZI kepada unit-unit
AKBP Antonius Agus Rahmanto bersalaman dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.
pelayanan strategis tersebut merupakan upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan melayani. Dengan predikat unit kerja yang berhasil meraih WBK dan WBBM, artinya unit kerja menjadi ikon perubahan birokrasi. “Sehingga gerak langkah yang
saudara lakukan akan dilihat oleh seluruh stakeholder lain,” kata Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. Ma’ruf juga berpesan agar institusi pemerintahan yang mendapat penghargaan terse-
but terus menjalankan prinsip-prinsip pelayanan publik yang berintegritas dan bebas dari segala bentuk korupsi. “Semakin baiknya integritas birokrasi, maka akan memperkuat public trust dalam pelayanan publik kepada masyarakat,” tegas Ma’ruf. Sementara itu, Menteri Pen-
dayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, pembangunan ZI bertujuan untuk membangun budaya kerja birokrasi yang antikorupsi, berkinerja tinggi, dan berkualitas. “Pembangunan zona integritas bertujuan membangun program reformasi birokrasi serta membangun percontohan pada tingkat unit kerja pada instansi pemerintah sebagai unit WBK danWBBM,” kata Tjahjo Kumolo. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, penghargaan yang berhasil diraih ini merupakan kerja keras bersama seluruh personel dan dukungan dari masyarakat. “Tanpa kerja keras dan dukungan dari masyarakat hal ini tidak mungkin terwujud. Tentu saja kami tidak berhenti sampai di sini. Sekarang baru
AKBP Antonius Agus Rahmanto kami dapatkan WBK. Dan untuk target selanjutnya kami harus dapat meraih predikat WBBM,” ujar Agus. Adapun instansi yang menerima penghargaan tersebut adalah Kejaksaan Agung RI (55 unit kerja), Mahkamah Agung (62 unit kerja), Kementerian Keuangan (149 unit kerja), Kementerian Hukum dan HAM (43 unit kerja), Kementerian Perhubungan (12 unit kerja), Kementerian Perindustrian (6 unit kerja), Kemen-
terian Luar Negeri (8 unit kerja), Kementerian ATR (7 unit kerja), Kementerian Agama (5 unit kerja), BPOM (7 unit kerja), Kemendikbud (10 unit kerja), dan Polri (42 unit kerja). Selain itu, untuk kepala daerah ada dua yang mendapat penghargaan tersebut, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 5 unit kerja dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan 6 unit kerja. (rio/lis)
Program Pelayanan Masyarakat Jadi Kunci Sukses POLRES Pelabuhan Tanjung Perak menerima Penghargaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PANRB). Kunci sukses semuanya itu tak lepas dari program-program pelayanan masyarakat Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang dicetuskan Kapolres AKBP Antonius Agus Rahmanto. Di antaranya SPKT Door to Door. Program ini merupakan terobosan baru hasil gagasan pribadi Agus Rahmanto yang iba melihat ibuibu yang tidak memiliki banyak waktu untuk datang ke Polres mengurus surat kehilangan dokumen seperti KTP. Kesibukan mengurus rumah dan anak, menjadi alasan mereka harus menunda-nunda pengurusan surat kehilangan itu. Berawal dari inilah, Kapolres akhirnya membuat suatu gebrakan baru dan pertama kali di Indonesia, yakni SPKT Door to Door. Dengan adanya program ini, masyarakat yang kehilangan KTP tidak perlu lagi datang ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk membuat surat laporan. Mereka cukup menghubungi petugas SPKT Door To Door di nomor layanan 081918600000. Penelepon akan dijawab oleh operator SPKT Door to Door yang selalu siap memberikan pelayanan selama jam kerja. Masyarakat cukup menjelaskan kronologis kehilangan dokumen KTP mereka melalui telepon, dan selanjutnya operator SPKT Door to Door akan mendatanginya. Tidak hanya di rumah. Operator SPKT Door to Door bisa datang kemana saja sesuai permintaan masyarakat, selama masih berada di wilayah
Para kapolres penerima penghargaan berfoto bersama Menteri PANRB Tjahjo Kumolo.
hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Layanan ini sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. Bahkan petugas SPKT akan datang dengan membawa peralatan lengkap sendiri, yang diperlukan untuk pembuatan surat kehilangan. Termasuk printer portable dan stampel resmi SPKT Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Surat kehilangan akan dibuat saat itu juga dan bukti laporan kehilangan langsung dicetak dan diserahkan kepada masyarakat. Selain itu, ada juga 6 program unggulan yang digulirkan dengan harapan anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak mampu mendekatkan diri lebih intens dengan warga di sekitarnya. Adapun keenam program yang dimaksud, yakni Senin Militan. Dalam program Senin ini akan dilaksanakan jam pimpinan, sosialisasi sampai cangkrukan. Nantinya, warga dan tiga pilar akan ‘ngopi santai’ bersama
AKBP Antonius Agus Rahmanto (belakang lima dari kanan) bersama kapolres penerima penghargaan dan Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan.
personel kepolisian di jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sembari
ngopi santai ala cangkrukan, para peserta akan mengevaluasi kinerja mingguan
Kedua Selasa Sambang Tokoh Masyarakat alias Sambas. Seluruh perwira
maupun kapolsek di jajarannya wajib mengunjungi pemuda maupun tokoh masyarakat. Mereka diminta untuk mendekatkan diri pada masyarakat hingga ke lapisan bawah sekalipun. Rabu Narsis, yakni Nongkrong Bareng Siswa. Para personel kepolisian akan berkunjung ke kawasan sekolah di wilayah hukumnya untuk bersosialisasi maupun sekedar menyapa para siswa. Kamis Pak Polis, yaitu peningkatan kemampuan teknik kepolisian. Menurut Agus, kegiatan ini dikhususkan untuk internalnya saja. Program ini diklaim akan meningkatkan kinerja dan fungsi personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Agus akan mengundang narasumber dari luar yang sangat berkompeten untuk berbagi ilmu. Seluruh personel Polres Tanjung Perak akan disebar ke seluruh tempat agama untuk berceramah (sesuai agama masing-masing personel). Sabtu OSIS atau Olahraga, Sinergi dan Interaksi Sosial. Seluruh personelnya dapat berolahraga pagi di sekitar polsek maupun polres silih berganti. Tak hanya berolahraga ceria, adapula kegiatan bersih-bersih lingkungan. Selain itu juga masih ada program unggulan lainya, yakni Perak SOS, Siaga Perak, Suramadu, e-Disposis. Agus Rahmanto mengatakan, di internal Polres Pelabuhan Tanjung Perak setahun ini telah berbenah diri dan meningkatkan pelayanan publik. Selama ini, pelayanan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak jauh dari kata sempurna. “Namun yang terpenting personelnya ada keinginan berbenah. Untuk berbenah diri, pihaknya komitmen ikut Zona Integritas dalam hal pelayanan,” pungkas Agus Rahmanto. (rio/lis)
AREMA
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 4
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
Pemprov Jatim Dorong Tingkatkan Investasi Susu Malang, Memorandum Susu merupakan asupan penunjang gizi masyarakat, sayangnya 80 persen kebutuhan susu nasional masih impor. Mengatasi hal itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta pelaku usaha industri susu di Jatim lebih meningkatkan investasinya untuk memacu pertumbuhan produksi. Itu disampaikan ketika mengunjungi peternakan sapi PT Green Fields Indonesia di Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. “Kemarin kita melakukan misi dagang ke Kaltim. Teman-teman pasti sudah tahu, rencananya ibu kota dipindah ke sana. Kita melakukan misi dagang ke sana, kebutuhan besarnya adalah olahan makanan minuman,” terang gubernur. Untuk memenuhi kebutuhan domestik, Jatim masih impor 217 ribu ton susu. Karenanya, perlu penambahan sapi perah 30 ribu ekor untuk menutup kekurangan itu. “Kalau kita ingin swasembada susu, maka kita butuh 30 ribu ekor sapi lagi, dengan produksi perha hari 20 liter. Kita ikuti arahan Pak Presiden RI, kurangi impor dorong ekspor,” paparnya. Untuk memacu produksi susu, gubernur meminta pelaku usaha susu melakukan peningkatan investasi. “Titik mana yang bisa memaksimalkan budi daya sapi perah termasuk Green Fields, tentu kita berharap investasi kembali, perluas untuk budi daya, maksimalkan pemenuhan kebutuhan susu khususnya Jatim, lebih luasnya nasional,” tegas Khofifah. Direktur Corporate Affairs PT
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi PT Green Fields Indonesia di Desa Balesari.
Japfa Comfeed Indonesia Tbk Rachmat Indrajaya menyambut baik kedatangan dan keinginan gubernur. “Kami siap mendukung program pemerintah untuk swasembada susu,” jelas Rachmat. Untuk itu, pihaknya akan membuka farm baru. “Saat ini kita mempunyai dua buah farm di Ngajum dan Blitar dengan populasi sapi 12 ribu ekor dan produksi susu per tahun 43,5 juta liter. Kita berencana untuk membuka farm baru,” papar Rachmat. Selain untuk pemenuhan kebu-
tuhan susu nasional, produk Green Fields juga melakukan ekspor susu ke sejumlah negara di kawasan Asean. “20 persen dari produksi memang untuk pasar ekspor ke negara seperti Hongkong, Singapura, Malaysia, Filipina, Myanmar, Brunai,” bebernya. Peluang industri susu dan pengolahan di Indonesia masih sangat besar. “Dengan penduduk lebih dari dua ratus juta, dan kebutuhan susu 80 persennya masih impor, dan konsumsi susu setiap tahunnya naik 5 persen, artinya peluang masih besar sekali,” ungkapnya. (cr-4/ari/epe)
SEPUTAR JATIM Imigrasi Perkuat Timpora BNNK Tes Urine Sopir Bus Blitar, Memorandum Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Blitar memperkuat pengawasan orang asing dengan membentuk 47 tim pengawas orang asing (Timpora). Tim itu juga mengawasi jika terindikasi ada pengantin pesanan, seperti yang banyak terjadi di Jawa Barat belakangan ini. Muhammad Akram, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mengatakan, 47 Timpora itu meliputi tiga tim tingkat kota/kabupaten. Tiga tim tingkat kecamatan se Kota Blitar, 22 tim tingkat kecamatan se Kabupaten Blitar, serta 22 tim kecamatan se Kabupaten Tulungagung. “Pada tingkat kecamatan ini, kita menggandeng seluruh elemen mulai Camat, Kepala KUA, Danramil, Kapolsek, dan Kepala Desa. Tujuannya kita perkuat ini agar ketika ada orang asing tanpa izin yang lengkap bisa segera diamankan,” kata Muhammad Akram. Selain mengawasi orang asing, Timpora tersebut juga mengawasi jika ada kecurigaan terjadinya tindak pidana perdagangan orang melalui modus pengantin pesanan. Muhammad Akram mengatakan, sejauh ini belum ada kasus tersebut di wilayahnya, namun guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran itu Imigrasi
Blitar juga memperketat pembuatan paspor. “Alhamdulillah sejauh ini tidak ada di wilayah kami. Tapi kami tetap harus waspada. Dengan penguatan Timpora itu diharapkan bisa mendapatkan informasi yang tepat sehingga tidak terjadi perdagangan orang melalui modus pengantin pesanan itu,” kata dia. Akram menjelaskan, mencerdaskan masyarakat agar tidak terjerumus pada kasus tersebut sangat diperlukan. Karena, modus yang digunakan dalam kasus pengantin pesanan biasanya salah seorang agen menawari sejumlah uang, dan berjanji akan menikahkan targetnya itu dengan warga negara asing. Kebanyakan tujuannya adalah Negara Tiongkok. Setelah korban bersedia, disana akan diperas tenaganya untuk menjadi pembantu rumah tangga tanpa upah. “Terkadang pihak korban sendiri tidak menyadari akan terjadi hal itu, memaksa jika sudah pasangan sah jadi berhak mendapatkan paspor. Maka dari itu, kami menggandeng KUA juga untuk mengetahui informasi tersebut sehingga tidak mudah menerbitkan paspor tanpa alasan dan tujuan yang jelas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelas dia. (pra/pi)
Kediri, Memorandum Dalam rangka mengantisipasi penyalahgunaan narkoba menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kediri (BNNK) menggelar tes urine. Khusus pengemudi angkutan umum AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) yang masuk Terminal Pare, Selasa (10/12) pagi. Seluruh pengemudi bus yang transit di Terminal Pare langsung diarahkan petugas BNNK bersama petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten setempat, menuju ke ruang tes urine yang sudah disediakan. Dari hasil tes tersebut, semua awak Petugas BNNK Kediri melayani sopir bus. bus yang sudah dilakukan tes tak terdapat indikasi penyalahgunaan narkoba. Hasilnya bahaya narkoba. Dijelaskan Kepala BNNK AKBP Lilik dinyatakan negatif. BNNK juga memaparkan kinerja sela- Dewi Indarwati, bahwa BNNK juga telah ma tahun 2019 dalam upaya Pencegahan melakukan sosialisasi dan tes urine di Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap lingkungan instansi pemerintah, lingkunnarkoba (P4GN). Melalui Seksi Pencegah- gan swasta, lingkungan pendidikan sekolah an dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) dan universitas. “Salah satu program P2M yang tengah sepanjang tahun 2019, telah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dijalankan adalah Program Desa Bersinar
tingkat kabupaten, dimana masing-masing kecamatan diwakili oleh 1 desa,” jelas AKBP Lilik Dewi Indarwati. Masih menurut AKBP Lilik Dewi Indarwati, seksi rehabilitasi hingga Desember 2019 telah menangani 45 orang, dengan rincian penyalahgunaan narkoba 24 orang dan datang secara sukarela untuk dilakukan rehab 21 orang. (yud/pi)
Ali Tazkiapreneur Padahal baru didirikan tahun 2013 lalu. Kampusnya sudah dua lokasi: putri dan putra. Masing-masing dengan dua gedung. Empat lantai. Yang arsitekturnya sangat modern, terbuka. Lokasinya di kota wisata Batu, tetangga Malang. Ini sekaligus pertama kali saya ke Malang --lewat jalan tol baru. Cepat sekali. Satu setengah jam sudah sampai Batu. Ini juga berarti Batu sudah punya dua sekolah Islam yang luar biasa. Satunya lagi Al Izza --yang saya juga pernah meninjaunya. Bahkan pendiri Tazkia ini, Ali Wahyudi, dulunya juga Al Izza. Pendiri Al Izza adalah empat orang profesor dan seorang Ali Wahyudi. Ali ikut pula menjadi pimpinannya. Selama 4 tahun. Batu sudah berubah --juga di bidang pendidikan. Kalau dulu hanya dikenal sebagai pusat peng-
Sambungan dari halaman 1 kajian Kristen, kini juga pusat pendidikan Islam. Dulu, di Batu, di bidang pendidikan, selalu hanya dikenal dengan tiga ‘i’ --Institut Injil Indonesia. Terkenal di seluruh Indonesia. Baik fasilitas, kemegahan gedungnya, mutunya, maupun pendetanya --Pendeta Petrus Octavianus yang terkenal dengan buku-bukunya itu. Pendeta tesohor sejagad, Stephen Tong, juga dari sini. Lihatlah video-video khotbahnya --sangat memikat. Saya dua kali ke Institut Injil Indonesia Batu. Terakhir saat pendeta se-Indonesia kumpul di situ. Al Izza, dan lalu Tazkia, ikut membentuk wajah baru Batu. Bukan lagi hanya kota wisata. Tapi juga kota pendidikan. Murid Tazkia, misalnya, dari seluruh Indonesia. Banyak juga yang dari Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Malaysia. Beberapa dari Australia --keturunan
Indonesia. Demikian juga Al Izza dan Institut Injil Indonesia. Tentu juga sudah banyak sekolah Islam dengan kualitas mirip Tazkia. Di seluruh Indonesia. Beberapa sudah saya lihat sendiri. Dan sudah saya tulis di DI’s Way. Amanatul Ummah di daerah wisata Pacet, Mojokerto, adalah juga sekolah bermutu yang kecepatan perkembangannya seperti Bouraq. Ini bisa disebut era baru pendidikan Islam. Setelah era pondok pesantren salaf dan sistem madrasah. Era baru itu sekaligus bisa diartikan era sekolah mahal. Meski ‘hanya’ SMP dan SMA Tazkia memiliki tujuh guru bergelar doktor. Termasuk lulusan Jepang dan Al Azhar Mesir. Bahkan satu gurunya didatangkan dari Sudan. Untuk SMA jurusan Ulama. Di salah satu banner motonya memang
tertulis ‘Takzia: SMA rasa Universitas’. SMA Takzia punya lima jurusan: Ulama, Enterpreneur, Sciencepreneur, jurusan CEO dan profesional manajer. “Banyak orang tua murid yang pengusaha. Jangan sampai gara-gara anaknya sekolah di pesantren tidak mampu meneruskan usaha orang tua,” ujar AliWahyudi. Tokoh kita ini orang Madura --maksud saya: dari pedesaan luar Kota Pamekasan. Ali Wahyudi dari keluarga Nahdlatul Ulama. Ia lulusan SMAN di kotanya. Merangkap belajar agama di pondok setempat. Dari Pamekasan ia masuk fakultas ekonomi jurusan manajemen Universitas Muhammadiyah Malang --universitas terbesar di lingkungan Muhammadiyah, yang umumnya besar-besar itu. Ayahanda Ali Wahyudi petani. Ibunya yang pengusaha: toko mracangan di
desanya. Tokoh kita dari Madura ini bisa menangkap fenomena baru di masyarakat --khususnya masyarakat Islam. Yang ekonomi mereka sudah sangat baik. Yang jumlahnya sudah sangat besar. Yang menginginkan anak mereka lebih baik lagi. Anak dari kelompok ini sudah biasa hidup di rumah bagus. Dengan fasilitas bagus. Dengan makan yang bergizi. Kelompok ini juga kian sulit mendidik anak mereka sendiri --karena sibuk. Tapi mereka juga tidak mau anak mereka tidak paham agama. Ali Wahyudi mencatat baik-baik fenomena baru itu. “Pertanyaan pertama orang tua yang datang ke sini adalah: bagaimana makan anak saya nanti,” ujar Ali Wahyudi. “Bukan lagi soal bagaimana kurikulumnya,” tambahnya. Pertanyaan kedua adalah kualitas kamar dan tempat tidurnya. Di mana
kamar mandinya. Seperti apa kebersihannya. Saya melihat kamar tidur di Tazkia. Satu kamar berisi empat tempat tidur bertingkat. Tapi kamarnya luas sekali. Seandainya boleh pingpong di kamar itu, jarak antar tempat tidur itu bisa untuk dua meja pingpong. Kamar mandinya pun di dalam kamar itu. Anak yang sekolah di situ sudah tidak bisa lagi seperti saya dulu: kamarnya sempit, tidurnya di lantai plester tanpa tikar, kamar mandinya di luar ramai-ramai dan harus masak sendiri. Sekolah ini punya dapur khusus. Dengan peralatan modern. Seperti di restoran besar. Letak dapurnya pun di depan: dengan kaca lebar --agar terlihat dari luar tingkat kebersihannya. Plaza makan siswa sama baiknya dengan fasilitas sekolah bermutu di negara maju. Tidak ada ruang kelas dalam pengertian kelas
model sekolah lama. Model kelasnya sama dengan di negara maju. Yang tidak mungkin kalah dari sekolah lain adalah: alam pegunungan Batu-nya. Dan fasilitas olahraganya: sangat luas. Termasuk untuk olahraga berkuda. Saat saya ke Tazkia Minggu kemarin lagi ada dua murid yang berlatih olahraga berkuda. “Kami punya enam kuda,” ujar Ali Wahyudi. Berarti guru di sekolah ini banyak sekali. “Guru kami lebih dari 300 orang,” ujar Ali Wahyudi. Untuk itu Tazkia bekerja sama dengan real estate terdekat. Guru diminta membeli rumah di situ. Dengan keringanan dari Takzia. “Gaji baik saja tidak cukup untuk mengikat guru yang baik,” ujar Ali Wahyudi. “Tapi kalau rumahnya sudah di sini mereka tidak pindah-pindah lagi,” tambahnya. Saat saya berdialog
dengan seluruh siswa di ruang besarnya, empat orang anak berani bicara dalam bahasa Inggris dengan sangat baiknya. Yang satu lagi dengan bahasa Arab --masih malu-malu. Saat meninjau hasil prakarya para siswa penunggu stan itu semua memberi penjelasan dalam bahasa Inggris yang sangat lancar. Kini kian banyak sekolah Islam seperti Tazkia. Kian banyak juga yang tidak mengikatkan diri pada NU atau Muhammadiyah. Atau aliran yang lain. “Apakah ini tidak terlalu komersial?” tanya saya. “Kami alokasikan 10 persen siswa untuk anak yatim,” ujar Ali Wahyudi. “Yang tahu mereka yatim atau bukan hanya manajemen. Guru tidak tahu,” tambahnya. Era baru telah datang --agak terlambat. Masa depan bangsa terlihat cerah --kalau kian banyak lagi yang seperti ini.(*)
TULUNGAGUNG
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 5
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
Aksi Terekam CCTV, Emak Kediri Masuk Bui
Stadion Rejoagung Tak Layak
Perseta Pindah Brawijaya alah utama. Kemudian kamar ganti, toilet dan rumput juga kurang mendukung,” tuturnya. Pihaknya secara langsung sudah menyampaikan hal ini ke Pemkab Tulungagung. Namun, karena status Stadion Rejoagung bukan milik pemkab, tetapi milik Desa Rejoagung, sedikit banyak menghambat proses penambahan fasilitas di stadion ini. Termasuk penambahan lampu stadion yang memungkinkan pertandingan tetap bisa digelar di malam hari. “Jadi sebenarnya sudah saya sampaikan ke aset pemkab. Tapi stadion kan masih punya pemdes dan berdiri di lahan desa, jadi bukan punya pemkab. Makanya nanti kalau ada penambahan aset otomatis akan jadi milik pemdes, ini yang masih perlu pambahasan,” keluhnya. Baharudin merinci, jika masalah lampu sudah terpenuhi, pihaknya yakin masalahmasalah lain akan bisa diatasi. Seperti ruang ganti pemain dan official serta toilet maupun kualitas rumput bisa menyusul. “Kalau dihitung global untuk kebutuhan penambahan lampu penerangan stadion saja paling butuh Rp 1,5 miliar. Kalau untuk ruang ganti pemain, toilet itu bisa renovasi. Untuk rumput itu bisa menyusul,” pungkasnya. Meskipun demikian, Baharudin berharap seluruh komponen Perseta tetap bersemangat mengarungi Liga 3 Nasional. Termasuk dukungan dari Lasbas Mania, sebutan bagi suporter Perseta. (fir/mad/rif)
Perseta mendapat dukungan Lasbas Mania.
Kapolsek Campurdarat AKP Maga Fidri Isdiawan mengatakan, tersangka ditangkap saat akan mengembalikan puluhan set baju gamis yang berhasil dibawanya dari toko korban, 2 hari sebelumnya. “Dari tangan tersangka berhasil diamankan uang tunai sebesar Rp 2,84 juta. Kemudian 10 stel baju gamis dan satu unit sepeda motor yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya,” ujarnya, Selasa (10/12). Maga menjelaskan, saat beraksi tersangka mengaku memiliki kios di Pasar Ngentrong, Campurdarat. Kemudian dengan alasan membantu menjualkan gamis milik korban, tersangka langsung membawa 10 baju milik korban, tanpa meninggalkan identitas dan uang jaminan. Korban yang awalnya akan minta identitas tersangka dan uang jaminan, tiba-tiba saja seperti merelakan baju-baju gamisnya tersebut dibawa tersangka. Namun saat tersangka sudah pergi, barulah dia sadar telah menjadi korban penipuan. “Korban sebenarnya sudah berniat memfoto dan mencatat data diri tersangka. Tapi entah bagaimana bisa lupa, bahkan uang muka untuk gamis-gamis
tersebut juga tidak diberi,” ungkap Maga Fidri. Tak kehilangan akal, akhirnya anak korban melihat rekaman CCTV dan memposting aksi tersangka di media sosial. Video tersebut lantas viral dan anak tersangka mengetahuinya. Kemudian minta tersangka mengembalikan baju-baju tersebut ke toko gamis korban. Dan saat itulah polisi menangkap tersangka. Maga mengungkapkan, saat video itu viral, ada lebih dari 5 korban lainnya di sekitar Kecamatan Campurdarat juga melaporkan hal sama. “Pas video itu diupload banyak yang lapor ke polsek. Ada lebih dari 5 toko baju yang lapor menjadi korban dengan modus serupa,” terangnya. Us a i d i a m a n k a n p o l i s i , kondisi tersangka sempat drop dan sakit-sakitan. Bahkan oleh polisi sempat diperiksakan ke RS Bhayangkara. Kemudian setelah sehat lagi, tersangka kembali dibawa ke ruang tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Kini akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 337 jo pasal 373 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkas Maga Fidri. (fir/mad/rif )
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Upaya Siti Cholipah (49), warga Grogol, Kabupaten Kediri, menambah korban penipuan gagal. Unit Reskrim Polsek Campurdarat menangkapnya di toko baju milik Khomsatun (40), warga Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Langkah Persatuan Sepakbola Tulungagung (Perseta) mengarungi putaran Liga 3 Nasional tak terbendung lagi. Terlebih setelah kemarin menang telak 5-0 atas Pro Direct FC. Dengan agregat ini, Perseta sudah pasti mengamankan satu tiket di babak 32 besar Liga 3 Nasional. Namun sayang, dalam menggelar babak 32 besar Liga 3 Nasional, tim kebanggaan warga Tulungagung ini tidak bisa menggunakan Stadion Rejoagung sebagai homebasenya. Pasalnya, standarisasi fasilitas Stadion Rejoagung kurang, sehingga memaksa Perseta menjalani pertandingan di Stadion Brawijaya, Kediri. Manajer Perseta Ahmad Baharudin dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengakui kondisi tersebut. Menurutnya, dalam menjalani lanjutan babak 32 besar Liga 3 Nasional yang digelar pada tanggal 12, 14 dan 16 Desember mendatang, Perseta terpaksa harus menjamu lawan-lawannya di Kediri. “Kita akan tanding lagi tanggal 12, 14 dan 16 Desember di stadion Brawijaya Kediri,” ujar Baharudin, Selasa (10/12). Baharudin menjelaskan, kualitas penerangan Stadion Rejoagung yang jelek, kemudian diperparah dengan ruang ganti pemain dan official serta toilet kumuh, membuat stadion ini masuk kategori tidak layak. Apalagi ditambah dengan kurang baiknya kualitas rumput stadion. “Lampunya stadion itu yang jadi mas-
Siti Cholipah bersama dua aparat.
FOTO: MEMORANDUM/ILUSTRASI
SEPUTAR JATIM
Pejudi Biliar Digerebek Polsek Srono Banyuwangi, Memorandum Empat pelaku judi biliar, Dusun Parirejo, Desa Parijatah Wetan digerebek Reskrim Polsek Srono, Minggu (8/12) dini hari. Usai menjalani pemeriksaan, mereka mendekam di balik jeruji Mapolsek Srono. Kapolsek Srono AKP Mulyono melalui Kanitreskrim Ipda Sutarkam, menjelaskan tersangka adalah Sug (33), Dusun Bongkoran, Desa Parijatah Wetan, Srono; Sis (48), warga Dusun Truko, Desa Karangsari, Sempu; Ari (29), warga Dusun Payaman Desa Mangir, Rogojampi, dan And (31), warga Dusun Melik, Desa Parijatah Kulon, Srono. Barang bukti yang diamankan, jelas Ipda Sutarkam, 1 buah meja biliar, 1 set bola, 1 buah segi tiga, 1 buah papan skor, 2 buah kapur stik, 2 buah kapur tulis, 4 buah stik dan uang Rp 435 rb. Penangkapan ini, berawal informasi masyarakat yang mengeluh adanya praktek perjudian yang tak kenal waktu. Judi dengan modus permainan bola sodok ditindaklanjuti dengan lidik. Setelah bukti cukup kuat, langsung dilakukan penangkapan. “Mereka akan dijerat dengan pasal 303 (1) ke 2e Sub pasal 303 Bis (1) ke-1 KUHP,” pungkasnya. (net/rif)
Warga Ketapang Judi Remi Banyuwangi, Memorandum Tempat biliar milik Rohman, warga Krajan, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, dibuat ajang main judi remi. Ini membuat warga sekitar resah. Kapolsek Kalipuro AKP Jaenur Kholiq SH memerintahkan kepala unit reskrim Polsek Kalipuro menggelar cipta kondisi mengamankan pelaku perjudian. Dalam penggerebekan, reskrim berhasil menangkap tiga pelaku judi. Di antaranya, Suh (57), Jok (45), Mis (44), ketiga warga Krajan, Desa Ketapang, digelandang ke mapolsek guna dimintai keterangan lebih lanjut. AKP Jaenur Kholiq SH menambahkan, selain menangkap tiga pelaku petugas Reskrim menyita barang bukti (BB) berupa 1 set kartu remi, uang Rp 310.000. Ketiga tersangka itu masih menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Polsek Kalipuro. Setelah melakukan penyidikan ketiganya langsung digiring dan dijebloskan kerumah tahanan Mapolsek Kalipuro. “Mereka akan dijerat pasal 303 (1) ke 1 sub pasal 303 bis (1) ke 1 KUHP,”akunya. (net/rif)
Perakit Bom Siap Ledak Ditangkap Banyuwangi, Memorandum Polresta Banyuwangi mengamanakan bom siap ledak dari tangan warga Kecamatan Wongsorejo. Dialah AB (33), yang ditangkap petugas saat sedang menunggu seorang pembeli asal Kecamatan Muncar. Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifudin menyampaikan, penangkapan pelaku bermula dari laporan warga kepada kepolisian mengenai AB yang diketahui membawa sejumlah bahan peledak. Berbekal informasi tersebut, kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku AB di sebuah warung di Kecamatan Wongsorejo. “Dari tangan pelaku, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 4 buah bom ikan dan 4 buah detonator,” ungkap AKBP. Arman Asmara, Senin (9/12).
Hasil pemeriksaan, lanjut Arman, AB mengaku bisa merakit bom sendiri sejak tahun 1996, hasil belajar dari salah seorang saudaranya yang saat ini telah meninggal dunia. Bom-bom tersebut dibuat dari beberapa material seperti potasium, bahan plastik, benang kasur, botol cuka, solar, cat bronze kering, selang, arang, dan belerang. Tersangka AB, terakhir merakit bom pada bulan September lalu untuk dijual kepada para nelayan dengan harga Rp. 300 ribu per-unitnya. “Kasus ini juga masih dalam tahap pengembangan. Karena diduga banyak keterlibatan pelaku-pelaku lain-
Perakit bom dirilis Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifudin.
nya, contohnya seorang pembeli asal Muncar dengan panggilan ‘Abang’. Bom yang dirakit pelaku
ini sangat berbahaya karena dapat merusak terumbu karang dan ekosistem di laut, dan
dikhawatirkan digunakan untuk kejahatan lainnya,” tandas Arman Asmara. (net/rif )
Hutan Terlarang Kawasan Gunung Srawet Terbakar Banyuwangi,Memorandum Api membakar hutan terlarang dalam kawasan Gunung Srawet, di Dusun Sendangrejo, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Selasa (10/12). Pantauan di tempat kejadian perkara (TKP), api belum bisa dipadamkan, justru tambah menjalar. Pihak polsek, danramil, Pemerintah Kecamatan Bangorejo, Desa Kebondalem, serta masyarakat sekitar kawasan gunung srawet terus melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Kepala Desa Kebon-
dalem Iksan ditemui lokasi kebakaran, mengatakan pihaknya sudah mengerahkan seluruh staf desa dan masyarakat untuk melakukan pemadaman api agar tidak menjalar. Kapolsek Bangorejo AKP Bahrul Anam SH menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, apakah kebakaran ini disengaja dibakar oleh manusia atau tidak. Pihak Kepolisian Bangorejo terus berupaya untuk memadamkan api. “Alhamdullilah api sudah bisa dipadamkan,” pungkasnya. (net/rif )
Warga di lokasi kebakaran dan hutan yang terbakar.
MOJOKERTO-JOMBANG
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 6
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Serapan APBD Jombang Minim, Bupati Belum Terima Laporan
Kapolres Mojokerto AKBP Setyo K Heriyatno SH SIK MH menerima penghargaan.
Polres Mojokerto Raih ZI WBBM Mojokerto, Memorandum Making change, making history, Kapolres Mojokerto AKBP Setyo K Heriyatno SH, SIK, MH, menerima penganugerahan predikat polres yang meraih WBBM (wilayah birokrasi bersih dan melayani) dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara yang dilaksanakan di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (10/12). Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional. Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo K Heriyatno SH, SIK, MH mengatakan, dalam perjalanannya, banyak inovasi yang telah dilakukan oleh Polres Mojokerto dalam peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, polri yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik. Dalam rangka mengakselerasi pencapaian sasaran hasil tersebut, Polres Mojokerto telah melakukan berbagai inovasi untuk mewujudkan reformasi birokrasi dalami upaya pembangunan WBBM (wilayah birokrasi bersih dan melayani). WBBM adalah wilayah birokrasi bersih dan melayani sebagai predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab foto bersama Kepala Desa Mojokrapak Warsubi mengendarai kereta saat pelaksanaan festival.
Bupati Mundjidah Buka Festival Desa Batu Gilang 2019 di Mojokrapak Jombang, Memorandum Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab kemarin membuka festival desa Batu Gilang 2019 di Desa Mojokrapak, KecamatanTembelang. Ia mengapresiasi dan mengimbau kepada seluruh desa agar mencetuskan terobosan baru potensi yang ada di desa masing-masing. Harapan itu pun ia tuliskan dalam secarik kertas yang diberikan panitia kemudian ditempel di pohon harapan. “Assalamualaikum, saya Bupati Jombang, memberikan apresiasi dan dukungan sepenuhnya kepada pemerintah Desa Mojokrapak atas terselenggaranya festival desa Batu Gilang 2019. Semoga menjadi inovasi masyarakat se-Kabupaten Jombang,” tulisnya. Mengawali festival ini, Bupati Mundjidah tiba di Dusun Ngledok. Kemudian singgah sejenak untuk mengenakan pakaian ala Tribhuwana Tunggadewi, kemudian menyaksikan pertunjukkan pencak silat yang menggambarkan kisah peperangan antara Ronggolawe dengan Patih Nambi. Dengan mengenakan mahkota ala Ratu Tribhuwana Tunggadewi Bupati MundjidahWahab menaiki delman ber-
sanding dengan kepala Desa Mojokrapak Warsubi yang juga berdandan ala raja. Di depan delman yang dinaiki Mundjidah, sudah ada ring-iringan rombongan sepeda ontel, iring-iringan replika Batu Gilang, kemudian pusaka pedang, keris dan sebagainya, hingga musik patrol. Iring-iringan delman berjalan dari Dusun Ngledok menuju Dusun Krapak berlanjut ke Dusun Sugihwaras dan finish di Dusun Gilang, Desa Mojokrapak. Lokasi pembukaan festival desa berada satu lokasi dalam situs Watu Gilang. Para tokoh desa membawa senjata pusaka yang diletakkan di atas bangku yang dilapisi kain hijau di sisi-sisi situs Watu Gilang. Bupati menegaskan, jika kegiatan ini bukan berarti menyembah batu, mengagung-agungkan batu atau kegiatan musyrik. Melainkan sebagai wujud syukur kepada Allah SWT, karena sudah diberikan kesempatan untuk napak tilas jejak leluhur zaman dulu. “Selama ritual ini disandingkan dengan pesantren dengan para alim ulama, dan ajaran syariat islam yang masih ada, Insyaallah tidak akan menyimpang. Kita napak tilas jejak leluhur
kita, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah, karena batu juga bagian dari alam ciptaan-Nya,” ungkap Mundjidah. Bupati Mundjidah juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inovasi baru yang dibuat Desa Mojokrapak. Ia berharap, semua desa bisa mengoptimalkan potensi yang ada di desa masing-masing. Mundjidah mengaku sering kali mengingatkan kepada kepala desa, BPD (badan permusyawaratan desa) maupun OPD (organisasi perangkat daerah) yang ada di lingkup Pemkab Jombang untuk mencetuskan terobosan baru, inovasi yang membangun, yang menginspirasi dan bisa dijadikan contoh. “Seperti di Mojokrapak ini, jika biasanya hanya ada bazar, hanya ada karnaval, tahun ini ada festival desa. Tujuh hari tujuh malam full, dengan memanfaatkan potensi yang ada di desanya yaitu situs Watu Gilang,” tambahnya. Ia berharap, masyarakat modern tidak melupakan leluhur-leluhurnya, tidak melupakan sejarah, dan terus disemarakkan dengan kegiatan seperti ini. “Mudah-mudahan acara selama tujuh hari berjalan lancar dan dapat
ndjidah. ridha Allah SWT,” pungkas Mundjidah. k WarsuKepala Desa Mojokrapak u Gilang bi mengatakan Festival batu minggu diselenggarakan selama seminggu estival ini mulai 7-14 Desember 2019. Festival ni, kirab dimeriahkan bazar, pentas seni, eribu budaya dan ditutup dengan seribu ata rebana, dan merupakan wisata n edukatif ide pemuda Dusun Gilang. “Momen ini sangat baik untuk menginspirasi generasi muda Desa Mojokrapak yang juga didukung oleh pemerintah daerah, pemerintah Kecamatan maupun pemerintah desa yang diharapkan mampu menjadi inspirasi desa lainnya untuk g kemajuan Kabupaten Jombang bi. dan Indonesia,” ungkap Warsubi. rasi Dia pun mengajak generasi aya muda untuk melestarikan budaya an bangsa yang telah ada dengan esebaik-baiknya. “Meski kita megi, miliki ilmu teknologi yang tinggi, sa tetapi warisan leluhur bangsa n, ini harus tetap dipertahankan, iditegakkan dan terus dilestarikan,” terangnya. (adv/hms/rif))
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab
”Untuk serapan APBD kan masih dalam proses, hari ini saya minta laporan dulu ke sekda berapa serapan APBD,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (9/12). Dikatakannya, dirinya juga akan segera menegumpulkan masing-masing dinas untuk meminta laporan serapan APBD tahun 2019. ”Kita akan kumpulkan dan minta laporan serapan APBD,” ungkapnya. Meski saat ini dirinya tidak mengetahui pasti berapa serapan APBD di Kabupaten Jombang. Kendati demikian, pihaknya meyakini serapan terus meningkat setiap harinya. Bahkan, dirinya menargetkan serapan bisa mencapai 90 persen. ”Perhari bahkan perdetik kan naik terus,” ungkapnya. Dikatakannya, serapan APBD ini minim dikarenakan, banyak dinas yang telat mengajukan lelang pada ULP, sehingga banyak proyek yang berakhir pada akhir tahun. Untuk itu, dirinya meyakini serapan APBD masih terkejar karena proyek juga terus berjalan. Untuk itu Mundjidah menegaskan, ke depan agar dinas bisa lebih awal untuk menyerahkan lelang pada ULP. Sehingga proyek bisa segera dijalankan dan selesai tepat waktu. ”Seperti himbauan presiden Januari hingga Februari itu sudah masuk proses lelang,” pungkas orang nomor satu di Jombang ini. Seperti diberitakan sebelumnya, masih banyaknya OPD (organisasi perangkat daerah) yang serapannya di bawah 50 persen mendapat warning dari kalangan DRPD. Mereka mendorong Bupati Mundjidah Wahab memantau kinerja masing masing OPD khususnya yang serapannya masih rendah. ”Ya informasi yang kami terima kemarin masih banyak di bawah 50 persen,’’ ujar M Subaidi Muchtar, anggota Komisi B, Selasa (10/12). Menurut dia, rendahnya serapan anggaran oleh OPD sangat memprihatinkan. ”Artinya kan sama saja banyak program yang belum selesai hingga akhir tahun ini,’’ sambung ketua Fraksi PKB ini. (adv/wan/rif )
Kapolres Mojokerto AKBP Setyo K Heriyatno SH SIK MH bersama beberapa kapolres lain menerima penghargaan.
tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik. Polres Mojokerto telah melakukan banyak inovasi untuk menjawab tantangan kebutuhan masyarakat, di antaranya tersedianya kantor samsat dan satpas “ngopi” yang berada di kawasan Ngoro Industri Persada dan yang paling utama adalah perubahan culture dan pola pikir personel Polres Mojokerto dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang sudah menjadi komitmen bersama seluruh personel untuk memberikan pelayanan tanpa imbalan apapun di luar ketentuan yang ada (PNBP). Polres Mojokerto bersama 2 polres lainya se
Indonesia selang waktu selama 2 tahun ini berhasil mendapatkan predikat WBK dan langsung mendapatkan predikat WBBM. Atas penghargaannini kapolres sangat bersyukur dan mengucap Alhamdulillah, karena telah kembali menerima penganugerahan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) yang sebelumnya pada tanggal yang sama 10 Desember 2018 lalu telah menerima predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi).” Ini merupakan hasil kerja keras kita semua, hal ini perlu kita syukuri dengan mempertahakannya dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat Mojokerto,” tutur kapolres. (adv/war/rif)
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab foto bersama Kepala Desa Mojokrapak Warsubi.
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab foto bersama Kepala Desa Mojokrapak Warsubi.
FOTO: MEMORANDUM/ADV
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Jombang, Memorandum Hingga memasuki pertengahan Desember, Bupati Jombang Mundjidah Wahab belum menerima laporan serapan APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) masing-masing dinas. Padahal, hingga saat ini serapan APBD masih di bawah 70 persen.
HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Warga Pacar Kembang Tekuni Judi Online
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Kodam V/Brawijaya Gelar Operasi Bibir Sumbing
Agus diapit anggota Tim Antibandit Polsek Simokerto.
Kembang Gang II,” kata Kapolsek Simokerto Kompol Muljono melalui Kanitreskrim Ipda Soetrisno. Dihadapan penyidik, tersangka mengaku nekat menjadi pejudi online karena tergiur keuntungan besar. Tidak ada penghasilan membuatnya menekuni bisnis haramnya. “Enak kerjanya gampang, untungnya juga besar,” singkat dia. (fdn/nov)
Surabaya, Memorandum Kodam V/Brawijaya menggelar bakti sosial (baksos) operasi bibir sumbing di dua wilayah, di RS DKT Kodam dan RS Medika Mojokerto, Selasa (10/12). Baksos tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Juang TNI-AD dan HUT ke-71 Kodam V/Brawijaya. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi mengatakan, bahwa baksos tersebut dilaksanakan secara serentak di masing-masing kodam di Indonesia. “Tujuannya ikut membantu masyarakat dalam bidang kesehatan,” kata Wisnoe sembari menemui pasien yang akan dioperasi. Wisnoe berharap, jika keberadaan operasi tersebut nantinya dapat mengurangi masyarakat penderita bibir sumbing. “Diharapkan dengan acara ini, anak-anak dapat sehat semua dan tidak ada yang mengalami kelainan (bibir sumbing, red),” ujar perwira tinggi dengan dua bintang ini. Sementara itu, Kepala Kelompok Staf Ahli Kolonel Inf Dian Sundiana mengatakan, jika sebelumnya terdapat 22 masyarakat yang mendaftarkan diri untuk mengikuti proses operasi bibir sumbing yang digelar oleh pihak kodam. Namun pada hari pelaksanaan, masyarakat yang datang untuk mengikuti operasi sebanyak 16 orang. Selanjutnya
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019
Surabaya, Memorandum Lagi-lagi masalah keuntungan judi membuat segelintir orang rela tidak bekerja. Terlebih, hukuman yang terbilang ringan turut menjadi alasan para pejudi tidak takut dengan jeruji besi. Seperti yang dilakukan Agus (42), warga Jalan Pacar Kembang Gang VII. Dengan keuntungan jutaan rupiah per hari, dia rela meninggalkan pekerjaan demi fokus menjadi pejudi online. Dengan bermodal HP jenis Nokia jaman dulu (jadul), pria berambut cepak ini cukup tenar di wilayah tempat tinggalnya. Tidak hanya orang sekitar yang memasang nomor ke Agus, namun juga orang luar yang kebanyakan berdomisili di Surabaya Timur. Hingga hal tersebut membuat geram para penegak hukum. Dengan bermodal informasi dari masyarakat, anggota Tim Antibandit Polsek Simokerto melakukan penyelidikan. Tidak semudah membalikkan telapak tangan bagi anggota untuk menemukan keberadaan Agus. Cukup lama menjadi pengepul, Agus memiliki naluri menghindari polisi. Untuk mengantisipasi hal itu, Agus berinisiatif untuk berpindah-pindah lokasi. Namun, akal bulus Agus tidak bisa mengecoh petugas. “Saat tersangka hendak menuju ke rumahnya, anggota langsung menyergap tersangka di Pacar
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 7
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi memberi bingkisan ke keluarga pasien operasi bibir sumbing di RS DKT Kodam V/ Brawijaya.
dilakukan verifikasi hingga akhirnya 12 orang dinyatakan lolos untuk melaksanakan operasi “Sesuai hasil verifikasi, hanya 12 orang yang dinyatakan memenuhi syarat untuk melaksanakan operasi,” kata Dian . Perwira Menengah TNI-AD dengan
pangkat tiga melati di pundak itu juga menjelaskan, bahwa seluruh biaya para pasien penderita bibir sumbing tersebut ditanggung pihak kodam. “Semua biaya kita gratiskan. Nantinya juga para peserta akan mendapat bingkisan dari kodam,” pungkasnya. (x-3/tyo/nov)
Polres Jember Raih WBBM 2019 publik berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) mampu dipertahankan Polres Jember, tahun ini. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemanpan RB RI) memberikan penghargaan kepada 506 unit kerja dari 63 instansi pemerintah yang berhasil membangun zona Integritas. Penghargaan ini diberikan lang-
Sambungan dari halaman 1
sung kepada kepala kesatuan yang berhasil membangun zona integritas secara masif sehingga mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Pemberian penghargaan dalam acara apresiasi dan penganugerahan pembangunan zona integritas dalam tata kelola pemerintahan diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan RB) Tjahjo Kumolo kepada Kapolres Jember AKBP Alfian
Nurrizal di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta pada Selasa (10/12). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden (Wapres) Prof Dr KH Ma’ruf Amin, para menteri pemerintahan kabinet Indonesia Maju, Wairwasum Polri Irjenpol Umar Septono, para kapolda dan gubernur dari unit kerja Polri penerima penghargaan WBK dan WBBM.
Menteri Kemenpan RB RI Tjahjo Kumolo menegaskan, unit kerja mendapatkan predikat WBK/WBBM harus menjadi pilot project dan benchmark untuk unit kerja lainnya. Ditambah dengan program yang menyentuh masyarakat, manajemen media dan hadirnya pemimpin yang menyentuh masyarakat. Sementara itu, Wapres KH Ma’ruf Amin berpesan, semakin tingginya
keinginan masyarakat terhadap tuntutan birokrasi untuk lebih transparan, akuntabel, bebas KKN, dan menuntut perbaikan birokrasi untuk terus dilakukan. “Perbaikan birokrasi merupakan langkah awal untuk menata pemerintahan yang baik untuk melayani masyarakat dengan tidak diskriminatif, mudah, dan murah,” kata wapres.
Masih kata wapres, di momen HAKI dengan capaian predikat WBK dan WBMM, satuan kerja diharapkan berkomitmen untuk melakukan sksi pencegahan dan pemberantasan korupsi secara konkrit, sistematis, dan berkelanjutan melalui penerapan program reformasi birokrasi yang telah ditetapkan grand design reformasi birokrasi nasional 2010-2025. (edy/ hms/nov)
Ada Pembiaran Proposal Kembar Sebab, dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa pemkot sebagai penerima proposal harus melakukan klarifikasi, verifikasi dan pengawasan meski dana sudah dicairkan. Seperti yang dikatakan Sudiman Sidabuke, penasihat hukum Binti Rochmah saat ditemui Memorandum, Selasa (10/12). Bahwa berdasarkan aturan hukum di Perwali 25/2016 itu pengaju proposal langsung ke wali kota dan direkomendasikan kepada sub-sub di pemkot. “Meski diatur di perwali tetap tidak melakukan pengawasan yang ketat. Ada kelemahan di perwali dan wali kota harus tanggung jawab dalam hal ini,” tegas Sidabuke, kemarin. Sebagai bentuk tanggung
Sambungan dari halaman 1
jawab, maka pihaknya mendesak jaksa untuk menghadirkan wali kota ke pengadilan. “Minimal memberikan keterangan di muka persidangan. Dugaan sementara, saya berpendapat penyakit korupsi didomain pemkot bukan di dewan. Untuk terbukti apa tidaknya, kita buktikan di persidangan,” jelasnya. Hal sama juga diutarakan Hasonangan Hutabarat, penasihat hukum Darmawan. Menurut Hasonangan, dalam kasus ini diduga tidak adanya pengawasan dan koordinasi antara wali kota dengan bawahannya. “Artinya, wali kota perannya sangat penting sekali untuk mengawasi anggaran yang disalurkan. Permasalahannya ada pengusaha yang bernama
Vicon Penghargaan WBK di Ruang Sanika... Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa, (10 /12) pukul 08.30. Seluruh pejabat utama (PJU) polres, kapolsek jajaran dan para perwira tampak hadir dan menjadi heboh saat Kapolres AKBP Antonius Agus Rahmanto menerima penghargaan tersebut. Ucapan syukur terlontar dari semua yang hadir. Mereka gembira karena akhirnya perjuangan mendapatkan penghargaan WBK tersebut tidak sia-sia. Setelah berbulan-bulan memperbaiki kinerja, termasuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, akhirnya apa yang diharapkan benar-benar
Sabet Tiga Gelar Meski hanya juara tiga, Jesica, tetap mengharumkan nama Indonesia di ajang tersebut. Bahkan, Jesica sempat mengalahkan puluhan kontestan dari berbagai negara, hingga sukses masuk ke jajaran tiga besar Miss Supranational. Namun sayang langkahnya terhenti sampai di sini, dan harus merelakan piala kemenangan pada kontestan dari Thailand, Anntonia Porsild yang dinobatkan sebagai juara Miss Supranational 2019. Kabar bahagia ini disampaikan oleh akun resmi Yayasan Puteri Indonesia, @officialputeriindonesia. Tidak hanya menyabet gelar 2nd Runner Up, Jesica juga menang jadi 2nd Runner Up Best National Costume dan pemenang Supra Fan Vote. Jesica selama mengikuti ajang Miss Supra-
Sambungan dari halaman 1
terwujud. Penghargaan itu diterima langsung kapolres yang saat itu berangkat ke Jakarta didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir dan Kasatreskrim AKP Dimas Ferry Anuraga. Agus usai menerima penghargaan tersebut, berucap syukur dan semua ini tak lepas dari kerja keras seluruh personel dan juga dukungan dari masyarakat di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak. “Tentu saja kami tidak akan berhenti sampai di sini. Sekarang baru kami dapatkan WBK. Dan untuk target selanjutnya kami harus dapat meraih predikat WBBM,” katanya. (rio/nov)
Remaja Tambak Pring Korban Tabrak Lari Korban, WBR (16), warga Jalan Tambak Pring Timur II, Asemrowo. Kini kasusnya ditangani Unitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya. Informasi yang dihimpun Memorandum, saat kejadian kebetulan kondisi jalan sepi. WBR bersama teman-temannya terlihat menghadang pikap yang melaju dari timur ke barat di simpang tiga Jalan Raya Babat Jerawat. Tujuan para remaja itu untuk sekadar menumpang. Celakanya pikap ternyata tidak mau berhenti, dan malah menabrak WBR hingga korban terkapar. Setelah itu, pikap bergegas kabur dan hingga kini masih dalam pencarian polisi. Mengetahui adanya kecelakaan, warga setempat kemudian memberikan pertolongan
Agus Setiawan Jong langsung berhubungan dengan pemkot. Untuk mengawal anggaran tersebut, artinya di sini pengusaha dan pemkot ada keterkaitan menyangkut soal jasmas,” beber Hasonangan. Lanjutnya, meski anggaran itu sudah dicairkan bukan berarti wali kota melepaskan begitu saja. “Ini anggaran negara yang harus terus-menerus diawasi. Karena tiap tahun anggaran jasmas disalurkan kepada masyarakat dan tidak bisa lepas begitu saja. Selama dia (wali kota, red) menjabat harus dimonitor. Selain itu, wali kota harus tangung jawab dan tidak melepas begitu saja dengan menunjuk stafnya. Karena di depan persidangan, mereka menjelaskan berda-
Sambungan dari halaman 1
dengan meminggirkan tubuh korban ke tempat pangkalan ojek depan PBI. Tak lama kemudian tiga anggota Polsek Pakal datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Dan segera membawa jenazah WBR ke RSU dr Soetomo menggunakan ambulans guna divisum. Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP M Fakih membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini anggota masih mencari saksisaksi di TKP dan rekan-rekan korban untuk dimintai keterangan. “Karena saat kejadian, informasinya korban bersama teman-temannya. Dengan begitu kami bisa melacak ciri-ciri pikap yang menabrak lalu kabur begitu saja,” pungkas Fakih. (rio/nov)
sarkan SK wali kota,” beber Hasonangan. Sedangkan, Yusuf Eko Nahuddin menambahkan, bahwa wali kota harus bertanggung jawab dalam kasus ini. Menurutnya, dengan dihadirkannya wali kota di persidangan maka akan transparan siapa yang patut disalahkan dalam kasus ini. “Bukan alasan, wali kota tidak perlu turun langsung, tetap pola pengawasan dengan sistem bisa mengetahui apa yang dilakukan bawahannya,” ujarnya Yusuf. Lanjutnya, ini pembelajaran bagi penegakan hukum dalam menetapkan tersangka, terdakwa maka semua saksisaksi yang dianggap berhubun-
gan perkara harus dituntaskan dulu pemeriksaannya. “Harus ada keberanian jaksa untuk menghadirkan wali kota,” pungkas Yusuf. Sementara itu, Taufik Rachman, dosen hukum pidana korupsi Universitas Airlangga menambahkan, terkait pertanyaan wali kota soal adanya proposal yang sama hingga akhirnya mencuat kasus ini bisa diduga adanya pembiaran akan terjadinya tindak pidana. “Tetapi bukan konteks untuk dakwaan sekarang, tapi untuk berikutnya. Tetapi jaksanya berani tidak memeriksa lebih lanjut wali kota sebagai saksi,” jelasnya. Atau bisa jadi, lanjut Taufik,
jaksa saat ini sedang mengatur strategi. Jika dalam keterangan saksi ada fakta baru di persidangan keterlibatan wali kota ini maka akan ada perkembangan. “Dia (jaksa) bisa menentukan, ini harus datang untuk memperjelas. Bukan berarti dia wajib mendatangkan,” tambah Taufik. Disinggung soal didatangakannya wali kota ke pengadilan, Taufik menegaskan bahwa siapapun sama di atas hukum. “Apa itu wali kota, presiden wajib datang kalau dipangil sebagai saksi atau dimintai keterangan. Tidak boleh dia bilang tidak tahu, tidak boleh dia bilang tidak bisa,” pungkas Taufik.
Gegara Sapi, Sopir Hajar Kerabat Kini, Adi harus mendekam di tahanan Mapolsek Bubutan atas perbuatan yang dilakukan. Sementara, penangkapan tersangka setelah mendapatkan laporan dari Rizki Maulana (33), warga Jalan Dupak. Pria ini tidak terima bapaknya, Imam Ghozali (56), dihajar oleh Adi. “Penganiayaan yang dilakukan tersangka dilatarbelakangi bisnis sapi. Korban dan tersangka ternyata masih kerabat,” kata Kapolsek Bubutan AKP Ari Galang melalui Kanitreskrim Ipda Purwanto, Selasa (10/12). Ditambahkan Purwanto, awal kejadian ketika Adi menemui korban di depan rumahnya di Jalan Dupak untuk membic-
arakan bisnis sapi. Dalam pembicaraan itu, diduga bisnis yang dijalankan korban dengan tersangka tidak sesuai harapan hingga terjadilah cekcok. Karena Adi tidak bisa menahan emosinya, kemudian menghajar Imam menggunakan sepatu boots. “Tersangka menghajar dan menendang korban beberapa kali hingga terkapar. Korban juga mengalami luka robek di pelipis kiri, hidung, dan mulut mengeluarkan darah,” beber Purwanto. Penganiayaan itu diketahui Rizki Maulana dan segera memberikan pertolongan ke bapaknya. Sedangkan Adi, setelah menghajar kerabatnya segera melarikan diri. Tidak terima perbuatan Adi, korban didampingi
Sambungan dari halaman 1 anaknya melapor ke Polsek Bubutan. Tiga bulan kabur, anggota mendapatkan informasi dari korban, bahwa tersangka berada di Hotel Pasar Besar. Polisi lalu bergerak dan menangkap Adi tanpa perlawanan. “Tersangka kami tangkap di sebuah hotel. Dia sempat buron tiga bulan terkait kasus penganiayaan,” pungkas Purwanto. Dalam pengakuannya ke polisi, Adi tidak mampu menahan emosinya karena korban tidak menjalankan bisnis sapi seperti harapan semula. “Jika bisnis dijalankan dengan baik tentunya kami sama-sama untung. Tapi ini malah sebaliknya,” ujar Adi di mapolsek. (rio/nov)
Selfie di Pinggir Sungai, Tewas Tenggelam saat selfie di pinggir sungai. Jenazah Angga ditemukan mengambang pada Senin (9/12) pukul 13.15 oleh pemancing, Bambang Sugiarto (36). Kondisi mayat saat ditemukan posisinya miring di pinggir sungai, mengenakan baju dan celana hitam. Di dalam saku korban ditemukan HP merek Oppo tipe F2 warna merah, dan kacamata dengan frame hitam. Awalnya polisi merasa kesulitan karena tidak ditemukan identitas seperti KTP atau tanda pengenal lain. “Awalnya mayat tanpa identitas. Di dalam HP-nya tidak ditemukan kontak sama
sekali. Beruntung keluarganya mengetahui dari media sosial dan mendatangi Mapolsek Benowo,” ungkap Kanitreskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno Warsito, Selasa (10/12). Jumeno menambahkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Ada dugaan Angga terpeleset saat selfie di pinggir sungai di Gresik. Lantaran tidak bisa berenang, pemuda ini akhirnya tenggelam. “Menurut kerabatnya korban memang hobi selfie,” imbuh Jumeno. Hal ini berdasarkan keterangan kakak kandung korban, Rahmat Zakki Sultoni.
Sambungan dari halaman 1 Bahwa sebelum tewas, Angga pamit pergi ke Taman Selamat Datang di Gresik pada Minggu (8/12) pukul 20.30. Setelah itu, kabar Angga tidak diketahui lagi. Sementara, setelah diidentifikasi selanjutnya jenazah Angga dibawa ke RSU dr Soetomo guna divisum. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jenazah pun sudah dibawa pulang keluarganya ke Gresik. “Kematian korban murni karena tenggelam. Hal itu sesuai penuturan keluarganya dan hasil visum rumah sakit,” pungkas Jumeno. (rio/nov)
Terpaksa Mengancam Joe agar Segera Menyelesaikan Masalah Sambungan dari halaman 1 national yang digelar di Polandia, mengawali dengan masa karantina dan berbaur bersama kontestan lainnya dari berbagai negara dengan baik. Dengan persiapan maksimal, Jesica pun mendapatkan hasil yang memukau. Ia membawa 3 prestasi sekaligus yang membuat nama Indonesia semakin harum di kancah kontes kecantikan internasional. Lewat Instagram, Yayasan Puteri Indonesia mengajak masyarakat untuk ikut menyambut kepulangan Jesica di Bandara Soekarno Hatta. Ia akan mendarat di Cengkareng, Selasa, (10/12) pukul 17.00. Dengan prestasi yang didapatkan oleh Jesica, ia layak mendapatkan sambutan meriah dari masyarakat. Selamat untuk Jesica. (*/nov)
“Takut, Mas.” “Susi tidak ada masalah begitu lho.” “Tapi aku takut.” Ya sudah. Tidak ada yang bisa Memorandum katakan atau perbuat. Biarkan Joe menyelesaikan sendiri masalahnya. Ternyata Susi menelepon lagi keesokan harinya. “Aku sudah menelepon ke mana-mana, tapi tidak ada yang tahu. Keluarganya, saudara-saudaranya, juga teman dewannya. Mereka bahkan ada yang mengaku tidak ada acara rakor di luar kota.” Dari nada bicaranya, tampak kepanikan melanda pikiran Susi. Kasihan sebenarnya. Tapi bagaimana lagi, Joe belum mau membuka keberadaan dirinya. “Kasihan Susi. Segeralah pulang dan jelaskan apa yang terjadi sebenarya kepada dia,” saran
Memorandum. “Aku masih takut, Mas.” “Aku temani kau menemui Susi.” “Untuk apa? Nanti malah kacau, Mas. Sampeyan nanti malah kena getahnya.” “Begini saja. Kuberi kau kesempatan berpikir lagi. Tapi tidak lama. Cukup sehari. Bila waktu sehari sudah lewat dan kau belum menemukan solusi, dengan berat hati aku minta kau tinggalkan rumahku!” Joe kaget. Wajahnya ndomblong. Mungkin tidak mengira bakal mendengar kalimat itu. Tapi biarlah. Kalau tidak begitu, dia tidak akan dewasa menghadapi masalah ini. Harus dipaksa. “Kalau memang itu yang Mas Yuli maui, baiklah,” katanya sambil meninggalkan tempat kami ngobrol dan masuk kamar tidurnya.
Di hari yang sama, jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Tanjung Perak juga mendakwa Syaiful Aidy, Ratih Retnowati, dan Dini Rijanti. Dalam dakwaan itu, Syaiful Aidi menerima Rp 811.370.396,24; Dini Rijanti menerima Rp 1.121.309.422,98; dan Ratih Retnowati menerima Rp 139.019.461,52. Sementara itu, dikonfirmasi sebelumnya Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, bahwa Wali Kota Tri Rismaharini ada acara ke luar negeri. “Soal tersebut (jasmas, red), nanti saya carikan (pejabat, red) yang membidangi untuk dikonsultasikan,” kata Febriadhitya. (fer/ udi/nov)
Sambungan dari halaman 1
Sekilas tampak raut kekecewaan di wajah Joe. Kasihan, memang. Tapi, Memorandum lebih merasa kasihan bila membayangkan wajah Susi di rumahnya sana. Betapa nelangsa dan galaunya lebih dari seminggu tidak mengetahui wajah suami. Tidak mendengar kabarnya. Hemmm… warna-warni kehidupan. (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
HUKUM & KRIMINAL Rumah Penjual Miras Wonosari Digerebek RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019
Diajak Cangkrukan Wali Kota Probolinggo, Memorandum Memelihara kamtibmas yang stabil dan kondusif sebagai salah satu pra-syarat proses pembangunan, sekaligus dalam upaya meningkatkan profesionalisme Polri menuju keunggulan. Di mana dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi sebagai penanggungjawab utama di bidang keamanan ketertiban masyarakat. Demikian dikatakan Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji dalam cangkrukan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Probolinggo bersama Wali Kota Hadi Zainal Abidin, di halaman Museum Probolinggo, Senin (9/12) malam. Kegiatan itu juga dihadiri Kasdim 0820 Probolinggo Mayor Miftah Fuadi, beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, dan belasan komunitas yang ada di wilayah Kota Probolinggo Imam Pauji mengatakan memelihara kamtibmas yang stabil dan kondusif output yang diharapkan adalah menurunnya kejahatan jalanan (street crime), tindak pidana penyalahgunaan narkoba dan permasalahan sosial. Serta public trust dan terciptanya stabilitas kamtibmas, rasa dan tentram di Kota Probolinggo. Secara umum, wilayah Kota Probolinggo sudah sangat terjaga kondusifitasnya. Jika dipetakan, memiliki banyak titik yang menjadi sumber kerawanan. Hal tersebut disebabkan karena aktivitas masyarakatnya yang tinggi. “Memberikan layanan pada masyarakat secara prima adalah tugas pokok kita yang tujuannya adalah bagaimana masyarakat merasa terpuaskan oleh layanan yang diberikan perangkat pemerintahan,” tandas Imam Pauji. Tak hanya itu, Imam Pauji menjelaskan soal kejahatan kekayaan negara itu berupa kejahatan pajak dan lain sebagainya. Lebih ngetren lagi kejahatan trans nasional baik berupa terorisme, juga kejahatan internet. Bahkan, ada kejahatan yang berimplikasi konflik yang bersumber dari suku, agama dan ras.(mhd/fer)
Untuk menjualnya, Muis secara sembunyi-sembunyi sejak dua tahun lalu. Kemudian arak dikemas dalam botol dan dijual ke pembeli Rp 75 ribu per botol. “Saya kulakan Rp 50 ribu per botol,” pungkas Abdul Muis. (rio/fer)
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
IPTU TRITIKO GESANG HARIYANTO Kanitreskrim Polsek Semampir
Petugas memamerkan ratusan miras jenis arak hasil sitaan dan Abdul Muis.
Pengobatan Gratis untuk Warga
Bangun Rumah Warga yang Terbakar
Pasuruan, Memorandum Dalam memberikan kenyamanan masyarakat di Kecamatan Sukorejo, Polres Pasuruan melaksanakan bakti sosial pengobatan gratis door to door ke rumah warga Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/12). Hal ini dilakukan tim kesesuruan hatan dari Polres Pasuruan aur yang dipimpin Paur Kesehatan Polres Pa-suruan Ipda Zainul, Paur Binmas Ipda Abd Rohman, Pj Kades Kenduruan dan Kepala Dusun, Waka Polsek Sukorejo, Kanit Binmas. uan Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Pasuruan yang ingin memberikan pengobatan gratis. Un-
Bangkalan, Memorandum Bantuan sosial berbasis kemanusiaan acapkali diterapkan Polres Bangkalan dan polsek jajaran. Tak terkecuali, ketika rumah Rosidah (70), nenek di Dusun Banyuajuh, Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, ludes terbakar segera mengusik rasa kemanusiaan Kapolsek Arosbaya Iptu Fery Riswantoro. “Kapolsek bersama belasan personal Polsek Arosbaya, segera sowan ke rumah Ibu Rosidah. Mereka menyalurkan bantuan ragam jenis sembako,” kata Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Barudi, Selasa (10/12). Maklum, akibat kebakaran itu, rumah semi permanen nenek Rosidah ludes. Tidak hanya itu, seluruh harta-benda nenek Rosidah mulai dari pakaian, tempat tidur, perabotan, serta peralatan dapur tidak tersisa. Semuanya rata dengan tanah. Dampaknya nenek Rosidah yang selama ini hidup tergantung pada uluran tangan kerabat dan tetangga, terpaksa harus numpang berteduh di rumah family. “Realita inilah yang mengusik rasa kemanusiaan kapolsek dan anggota Polsek Arosbaya,” tandas Barudi. Peristiwa kebakaran itu sejatinya terjadi sekitar dua pekan lalu. Tepatnya Jumat (22/11) malam. Belum diketahui, penyebab terjadinya kebakaran. Kapolsek bersama Kepala Desa Lajing, kemudian menggelar masyawarah. Satu keputusan berbasis kemanusiaan dikukuhan menjadi satu kesepakatan. Kades Lajing, kapolsek, serta sebagian besar warga Dusun Banyuajuh, Desa Lajing, sepakat untuk turun dan bergotong royong membangun kembali rumah nenek Rosidah. Menurut Barudi, giat bansos serupa memang kerap diakumulasikan oleh polsek jajaran di 16 kecamatan lainnya. Bahkan untuk tingkat polres, akumulasi bansos serupa juga kerap dilakukan langsung oleh Kapolres AKBP Rama Samtama Putra SIK MH. Kesimpulannya, bakti sosial yang dilakukan baik oleh polres maupun polsek jajaran, pada hakekatnya, menurut Barudi, merupakan bagian dari aplikasi tugas polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. (ras/fer)
Tim kesehatan Polres Pasuruan melaksanakan pengobatan gratis untuk warga.
tuk warga Sukorejo yang mengalami g gangguan kesehatan seca secara gratis. “Kita mendatangi rumah-rumah warga dan menawarkan layanan kesehatan. Serta pengobatan gratis, dan memberikan pesan kamtibmas
kepada warga yang mau berobat,” ujar Rofiq. Lanjut Rofiq, harapannya dengan digelarnya kegiatan tersebut supaya masyarakat bisa dekat dengan anggota kepolisian. “Sesuai dengan Program Polri mengayomi masyarakat,” tutup Rofiq. (*/rul/fer)
Pimpin Sertijab Tiga Perwira Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH memimpin serah terima jabatan (sertijab) di ruang Rupatama Mapolres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada No19, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Senin (9/12). Dony Alexander melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto menyampaikan, selamat bertugas kepada pejabat lama para kabagops, kasatintelkam, kasatreskoba beserta ibu Bhayangkari semoga di tempat baru, terus mengukir prestasi serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan humanis. Berikut nama para perwira yang dimutasi Kasat Kabag Ops yang dulu dijabat Kompol Hari Subagyo, mendapatkan tugas baru sebagai Kapolsek Lawang Polres Malang digantikan Kompol Saiful
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH menyematkan tanda jabatan ke perwira baru.
Rizal yang sebelumnya menjabat Kabag Sumda Polres Mojokerto. Kasatintelkam AKP Bambang Sugiharto mendapat tugas baru sebagai Kasatintelkam Polres
probolinggo, digantikan Iptu Riza Rahman yang sebelumnya Kasatintelkam Polres Malang Kota. Kasatreskoba AKP Imam Yuwono mendapat tugas baru sebagai pama Polresta Sidoarjo, digantikan Iptu Rachmad Ridho Satrio, yang sebelumnya Ps Kasatreskoba Polresta Malang Kota. (*/rul/fer)
Kaizen Hadir di Bukit Palma Mas GunƟng Rambut Steril Teknik Zen Wash “Di tempat kami, semuanya serba higienis. Mulai sisir, tisu sampai peralatan lain dipastikan steril. Kita nggak pakai handuk, diganti tisu leher sekali buang,” ujar Anita disela grand opening, Selasa (10/12). Bahkan, lanjut Anita, satu costumer akan memakai satu sisir baru untuk peralatan potong bukan bekas dipakai orang lain. Sedang pembersihan sisa rambut cukup dengan vacuum, hal ini untuk menghindari rasa gatal dan terlihat segar setelah dipotong. Lebih dari itu, kehadiran Kaizen sekaligus untuk mengu-
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Surabaya, Memorandum Kaizen, teknologi gunting rambut ala Jepang dengan teknik zen wash tanpa memerlukan banyak air, buka cabang di Ruko Green Junction GN-11, Bukit Palma, Citraland, Surabaya. Dijamin, setelah gunting rambut di Kaizen, costumer akan mendapat banyak keuntungan dan manfaat. Anita Dwi, owner Kaizen Bukit Palma mengatakan, costumer tidak akan kecewa ketika datang gunting rambut ditempatnya. Setelah dipotong, rambut tak hanya rapi, tapi juga steril.
bah image bahwa potong rambut lama dan ngantre. Cukup 10 menit, rambut sudah rapi dan dan siap untuk bergaya. “Di kita, fokus pada kecepatan, kebersihan, gaya, harga yang terjangkau dan tanpa air,” sambung Anita. Sementara itu, Novi Larasati, Operasional Supervisor Kaizen pusat mengatakan, kehadiran Kaizen di Bukit Palma ini untuk melayani costumer akan kebutuhan pangkas rambut yang semakin pesat di kawasan Citraland dan sekitarnya. “Di sini jangkauannya banyak. Ada sekolah, aktivitas kampus bahkan para pekerja di sekitar perumahan. Makanya
Herin, Anita Dwi, dan Novi di depan outlet Kaizen, dan kapster salon sedang memotong rambut.
kami hadir di sini. Harga yang kami tawarkan sangat menjangkau,” ujarnya didampingi Herin, selaku HRD Kaizen Salon. Pada grand opening ini, costumer cukup mengeluarkan kocek hanya Rp 35 ribu. Bagi costumer beruntung akan mendapatkan voucher selama bulan promo. Customer juga tidak perlu repot untuk bayar tunai. Sejak Kaizen berdiri sudah menggunakan fitur Moka Payment. Service lainnya, costumer akan mendapat berbagai informasi melalui gadget tentang Kaizen. “Bayarnya juga bisa dengan online, pakai Mokay Pay. Selain layanan di kursi pangkas.
Layanan di kasir juga ikut cepat. Caranya, cukup klik di fitur Moka Loyalty Program dan Moka Payment, lalu masukkan nomor HP. Selanjutnya ikuti perintahnya,” pungkas Novi. (mik/fer)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji bersama Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Kasdim 0820 Mayor Miftah Fuadi pada acara cangkrukan di halaman Museum Probolinggo.
“
Pada saat tersangka melayani pembeli itulah, anggota masuk ke dalam rumah dan menemukan barang bukti tersebut di dalam kamar.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
di dalam kamar,” beber Tritiko, Selasa (10/12). Guna kepentingan penyidikan, petugas kemudian membawanya ke Mapolsek Semampir. Sedangkan barang bukti yang disita, antara lain 19 kantong plastik berisi arak yang sudah dikemas dalam 228 botol; 3 dos berisi 96 botol tanggung; 5 kantong plastik besar berisi 72 botol berisi arak; dan 1 bendel botol kosong. Di hadapan penyidik, Abdul Muis mengaku miras dibeli di Desa Semanding, Tuban. “Saya biasa pesan ke T. Untuk pergi ke sana naik motor dan dimasukkan ke tas secara bertahap untuk persiapan malam tahun baru,” kata Abdul Muis.
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus melalui Kanitreskrim Iptu Tritiko Gesang Hariyanto mengatakan, penggerebekan berawal anggota opsnal mendapat informasi bahwa di Jalan Wonosari Wetan terdapat penjual miras. Anggota kemudian menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan pemantahuan di lokasi pada Senin (9/12), sekira pukul 19.00. Ternyata benar, di rumah Abdul Muis banyak keluar-masuk orang membeli miras. “Pada saat tersangka melayani pembeli itulah, anggota masuk ke dalam rumah dan menemukan barang bukti tersebut
HALA HALAMAN 8
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Semampir menggerebek rumah penjual miras di Jalan Wonosari Wetan Gang 3/2-A. Selain mengamankan pemiliknya, Abdul Muis (41), polisi menyita ratusan botol miras jenis arak.
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Anggota Polsek Arosbaya menyalurkan bantuan sembako.
KOTA SURABAYA
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 9
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
PEMILIHAN ULANG KETUA RW 01 KARANGAN
Bu Rudy Tumbangkan Istri RW Lama Surabaya, Memorandum Kartika Elisabeth akhirnya terpilih menjadi ketua RW 01 Karangan, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, dalam pemilihan ulang yang dilakukan door to door, Selasa (10/12).
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Pemilihan ulang ketua LPMK Sawahan.
Pemilihan Ketua LPMK Sawahan
Petahana Terpilih Lagi Surabaya, Memorandum Calon petahana Edwin Ariyanto akhirnya terpilih kembali menjadi ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sawahan, Kecamatan Sawahan. Pada pemilihan ulang di Kantor Kelurahan Sawahan, Senin (9/12) malam, dari 13 RW yang memiliki hak suara, Edwin memperoleh enam suara. Pesaingnya, Sofyan Hadi dan Irwan Hanafi masing-masing mendapat dua suara. Sementara tiga RW tidak menyalurkan hak suaranya. Pemilihan ini, adalah pemilihan ulang. Karena, pada pemilihan sebelumnya yang dimenangkan Irwan Hanafi dianggap tidak sah dan dibatalkan. Sebab, pada pemilihan tersebut panitia tiga tidak mengantongi surat keputusan (SK) dari Camat Sawahan. Lurah Sawahan Suwito Yuswo mengatakan, pemilihan kedua (ulang) ini memunculkan nama Edwin Ariyanto. Dari 13 RW di Kelurahan Sawahan, hanya 11 ketua RW terpilih yang menyalurkan suara dalam pelaksanaan pemilihan ketua LPMK tersebut. “Sedangkan ketua RW 07 tidak bisa hadir lantaran kerja. Sementara ada salah satu ketua RW tidak memilih lantaran keberatan dengan salah satu calon ketua LPMK yakni Irwan yang merangkap jabatan pada lembaga kemasyarakatan ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), ketua Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dan Badan Keswadayaan Masyarakat (PKM). Sedangkan RW satunya tak menyalurkan hak suaranya karena tidak ingin ada keributan,” jelas Suwito, Selasa (10/12) siang. Lebih lanjut, Suwito berharap kepada ketua LPMK terpilih untuk melaksanakan tugasnya dengan tepat, sebab kelurahan saat ini mempunyai tugas semakin berat. Karena dana yang dikucurkan kepada kelurahan untuk pembangunan fisik harus bisa tersalurkan dengan tepat. “Perlu blusukan untuk penyaluran dana kelurahan,” Bersambung ke halaman 10
Pada pemilihan ulang tersebut, Kartika Elisabeth menyisihkan dua pesaingnya Rahmad Agus Effendi (Sekretaris RW) dan Siti Aliyah (istri AR Kuncoro, ketua RW lama). Kartika mendapat 39 suara, Rahmad Agus Effendi 29 suara,
dan Siti Aliyah 12 suara. Sekretaris Lurah Sawunggaling Sularsono mengatakan, rekapitulasi penghitungan suara langsung dilakukan, setelah seluruh surat suara terkumpul di kotak suara. “Reka Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Ketua RW 01 Karangan terpilih Kartika Elisabeth foto bersama Warga Karangan.
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Panitia pemilihan mendatangi rumah warga untuk menyalurkan hak suara pemilihan ulang ketua RW 01 Karangan.
Pemilihan Door to Door
GUNA memaksimalkan pertisipasi warga dalam menyalurkan suaranya, tim panitia pemilihan RW 01 Karangan dari Kelurahan Sawunggaling jemput bola. Artinya, mendatangi rumah warga secara
door to door (pintu ke pintu) dengan membawa kotak suara. Pantauan Memorandum di lapangan, tiga personel ditunjuk langsung Kelurahan Sawunggaling sebagai panitia pemilihan. Yakni, Sekretaris
Kelurahan Sularsono, Kasi Pemerintahan Purwanto, dan anggota Linmas Kelurahan Sawunggaling Ciptadi. Pada pemilihan ulang ketua RW 01 Karangan, Selasa (10/12), tim panitia hanya
membawa alat peraga, di antaranya satu kotak kardus, paku coblos, dan kertas suara. Sementara itu, ada tiga calon ketua RW 01 baru yang diusung delapan RT terpilih. Bersambung ke halaman 10
Antarkan Jawa Timur Raih Wilayah Bebas Korupsi
Kemenpan-RB Beri Gubernur Khofifah Anugerah Pemimpin Perubahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan sebagai Pemimpin Perubahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB). GUBERNUR Khofifah menerima penghargaan tersebut bersama 13 pimpinan kementerian/ lembaga/pemda di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (10/12). Penghargaan diserahkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin didampingi Menpan-RB Tjahjo Kumolo. Khofifah dinilai memiliki komitmen besar dalam melakukan perubahan untuk menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih, baik, dan transparan dan berhasil membangun zona integritas secara massif sehingga mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) untuk enam unit layanan yang sekaligus merupakan pemprov penerima penghargaan terbanyak dari seluruh pemerintah
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan apresiasi dan penganugerahan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) dari Wapres Ma’ruf Amin di Hotel Bidakara Jakarta.
provinsi di Indonesia. WBK/WBBM merupakan predikat yang diberikan kepada unitunit kerja pelayanan yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen kuat untuk memberantas korupsi serta peningkatan pelayanan
melalui reformasi birokrasi. Tahun 2019, Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pertama kalinya meraih penghargaan wilayah bebas korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN
Gubernur Khofifah berfoto bersama kepala OPD peraih penghargaan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).
RB) Republik Indonesia. Sedikitnya enam unit kerja Pemprov Jatim berhak menyandang predikat WBK yakni masing-masing UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Jombang Badan Pendapatan Daerah Prov. Jatim, UPT Pengujian
Sertifikasi Mutu Barang dan Lembaga Tembakau Jember Disperindag Prov. Jatim, UPT Pengawasan dan Sertifikasi Hasil Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Jatim. Selanjutnya, UPT Pelayanan dan Perlindungan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Jatim, RSU Haji Surabaya, dan RSU Jiwa Menur Surabaya. “Penghargaan ini merupakan buah dari komitmen Pemprov Jatim menciptakan tata kelola pemerintahan yang Cepat-Efektif-Efisien-Tanggap-Transparan-Akuntabel-Responsif (CETTAR). Saya ucapkan terimakasih kepada unit kerja yang berhasil meraih predikat WBK, semoga ini bisa memotivasi dan diikuti oleh unit kerja lainnya. Semoga masyarakat Jawa Timur makin mudah mengakses berbagai layanan publik,” ungkap Khofifah di Jakarta. Menurut Khofifah, penghargaan WBK ini merupakan pencapaian yang monumental setelah kurang lebih 21 tahun reformasi. Khofifah mengatakan, Oktober lalu Laporan Keuangan Pemprov Jatim juga mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Raihan WBK ini berseiring dengan status WTP tersebut. Setelah ini Pemprov Jatim menargetkan predikat sebagai wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM),” ujarnya. Khofifah menerangkan, nantinya enam unit kerja yang meraih WBK
Gubernur Khofifah berfoto bersama para penerima penghargaan apresiasi pemimpin perubahan.
tersebut akan dijadikan contoh atau role model bagi instansi lainnya di lingkungan Pemprov Jatim. Ia berharap setelah ini seluruh unit kerja Pemprov Jatim menumbuhkan suasana kompetisi untuk bergerak menuju perubahan dan perbaikan menuju birokrasi yang lebih baik, lebih bersih, lebih cepat, dan lebih berkualitas dari sisi pelayanan. Meski diakuinya, bahwa untuk meraih predikat penghargaan di bidang ini tidaklah mudah. Oleh karena itu, lanjutnya, dibutuhkan manajemen dan kemauan untuk melakukan perubahan agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pemerintah yang bersih dan bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). “Dalam implementasi WBK, dibutuhkan komitmen dari semua pihak mulai kepala daerah beserta seluruh jajarannya. Yang ditunjang dengan manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja,” paparnya. Khofifah yakin melalui penanaman nilai dan budaya kerja yang positif kepada aparatur di lingkungan Pemprov Jatim, akan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance) sehingga kesejahteraan dapat dirasakan seluruh masyarakat Jawa Timur. (yok/dhi)
KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Ditarget Tuntas Akhir Desember
Pilwali Surabaya 2020
Calon Independen Berpeluang Menang Surabaya, Memorandum Tidak adanya calon petahana pada Pilwali Surabaya 2020, membuat peluang calon independen terbuka lebar untuk memenangkan pesta demokrasi tersebut. Apalagi, di beberapa kota lain calon independen berjaya. “Calon independen yang mempunyai kualitas pemimpin, integritas tinggi, dan didukung oleh publik, adalah suatu FOTO: ISTIMEWA fenomena baru yang bisa Sila Tumiyanto keluar sebagai pemenang pilkada. Sekaligus dapat mengubah peta dan struktur politik,” beber Sila Tumiyanto, pengamat sosial politik, Selasa (10/12). Lebih jauh, dia mengatakan, tanpa dukungan partai politik (parpol)pun seseorang bisa menjadi kepala daerah. Selanjutnya, kemenangan seorang calon independen di pilkada, bisa menjawab nyaris putus asanya masyarakat. Karena mereka harus menerima kenyataan, bahwa selama ini hanya calon dari jalur politik yang bisa memenangi pilkada. Kalau ini terjadi, menurut Sila, itu bisa membuat sejarah dan peta politik baru. Sehingga putra-putri terbaik di kota/kabupaten bisa menjadi kepala daerah tanpa harus tergantung pada parpol. Terpenting lagi adalah bisa melakukan pendanaan kampanye dalam jumlah yang masuk akal dengan caracara yang bersih. “Dengan begitu dia akan sangggup memimpin dengan kepala tegak, penuh percaya diri, dan terhormat,” tegas dia. Di Surabaya, saat ini ada dua pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota dari jalur independen yang mendeklarasikan diri siap maju dalam Pilwali Surabaya 2020. Yakni pasangan M Sholeh-Taufik Monyong dan pasangan Samuel Teguh Santoso- Gunawan. Untuk itu mereka harus mengumpulkan dukungan 138.565 warga. Itu dibuktikan dengan fotokopi KTP mereka. Angka tersebut dihitung dari 6,5 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) di Surabaya. Sementara itu KPU Kota Surabaya mengundang bakal calon wali kota dan wakil wali kota independen untuk memperoleh username dan password sistem informasi pencalonan (silon) di Kantor KPU Surabaya, Jalan Adityawarman, Rabu (10/12). Muh Kholid AS, Komisioner KPU Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan mengatakan, untuk mendapat username dan password silon, mereka harus membawa surat tugas/surat mandat dan diserahkan kepada KPU Kota Surabaya. Kholid mengatakan, mekanisme pendaftaran pasangan independen tersebut merujuk pasal 14 ayat (2) PKPU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. (udi/dhi)
Proyek Pedestrian Dikebut Surabaya, Memorandum Memasuki minggu kedua Desember, proyek pembangunan pedestrian di sejumlah tempat banyak yang belum tuntas. Padahal, Pemkot Surabaya menargetkan akhir Desember ini proyek tersebut harus sudah tuntas. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Ganjar Siswo Pramono mengatakan, ada beberapa proyek pedestrian yang belum tuntas hingga minggu kedua Desember. Di antaranya di Jalan Arjuna, Jalan Mayjen Sungkono, dan Jalan Diponegoro. “Seperti di Jalan Arjuna tidak sampai dikeramik karena anggarannya tidak mencukupi. Pedestrian tersebut rencananya akan dikeramik tahun depan,”ungkap dia. Ganjar menambahkan, pedestrian itu selesai semua pada Desember. “Paling lambat 25 Desember sudah tuntas,” tegas dia. Sedangkan untuk pedestri-
an di Jalan Mayjen Sungkono, depan Hotel Shangri-La, dia mengatakan, kemungkinan untuk akses masuk dan keluarnya akan dibangun sendiri oleh pihak hotel. Sebab, mereka tidak mau akses masuknya dibongkar dulu karena banyak event dalam bulan ini. “Persoalan itu masih kita diskusikan. Sebab, kemungkinan akses masuk hotel itu kita tinggal karena berpacu dengan waktu,” tandas. Sementara pada pembangunan pedestrian di Jalan Diponegoro masih berlangsung. Para pekerja proyek fokus membuat separator dekat Kantor PT Telkom. Sedangkan di sana belum sama sekali dicor untuk
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDDIN
Pekerja menggarap proyek pedestrian di Jalan Diponegoro.
pedestrian. Arifin dari PT Arisco Cipta Graha Sarana, selaku pelaksana proyek mengatakan, pihaknya terus mengebut untuk menun-
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Ketua RT 02/ RW 02, Karah II, Kukuh Sudiyono, bersama warga menunjukkan ular sanca kembang yang ditangkap.
Ular Sanca Kembang Teror Warga Karah II Surabaya, Memorandum Ular sanca sepanjang tiga meter yang meresahkan warga Jalan Karah II, akhirnya tertangkap, Selasa (10/12). Ini membuat warga lega karena ular tersebut kerap memakan hewan ternak. Ketua RT 02/RW 02, Karah II, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan Kukuh Sudiyono mengatakan, penangkapan ular tersebut bermula ketika warga sedang jaga malam di pos dekat lapangan kosong. Ketika keliling kampung, salah satu warga yang mengarahkan senter tempat gelap, tiba-tiba dikejutkan ular tersebut. “Saya langsung menghubungi petugas damkar guna mengevakuasi ular tersebut,”kata Kukuh, Selasa (10/12).
Namun, ular tersebut melarikan diri sebelum petugas damkar datang. Keesokan harinya, warga yang berjaga malam hari tetap mencari keberadaan ular tersebut. Hingga akhirnya ditemukan di sebuah gang kecil yang lokasinya tidak jauh dari kandang ternak warga. “Ada salah satu warga yang berani menangkap ular tersebut, sehingga ketika petugas damkar datang ular tersebut sudah diamankan warga,” papar dia. Kukuh menambahkan, setelah ular tertangkap, pihak damkar sempat ingin membawa ular tersebut. Namun, oleh warga ditolak karena ular tersebut digunakan sebagai umpan agar ular jenis sanca kembang betina
mau keluar dari persembunyiannya. “Kalau ularnya dibawa pihak damkar, nanti kita susah menangkap ular betinanya. Sebab ular jantan ini setiap sore kita taruh di lapangan untuk memancing ular betina keluar,” jelas dia. Sementara itu, Riski, penangkap ular mengatakan, ular jenis sanca kembang ini tidak memiliki bisa. Tapi ular tersebut sangat berbahaya ketika bagian tubuhnya sudah melilit korbannya. “Ular ini tidak memiliki bisa. Jadi kalau mau menangkap ular ini, harus dipegang kepalanya langsung. Selain itu, ular sanca suka makan tikus atau ayam,” tutur Riski. (x-3/dhi)
taskan proyek tersebut hingga akhir bulan ini, tepatnya 27 Desember 2019. Diakui memang ada sedikit kendala, terutama adanya utili-
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal Surabaya, Memorandum Kodim Tipe A 0831 Surabaya Timur menggelar pembinaan bahaya laten komunis (balatkom) dan paham radikal di makodim. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan mampu mengambil langkah yang tepat dalam mengamankan dan menjaga keselamatan bangsa. “Untuk menghadapi berbagai kemungkinan tersebut perlu diberikan pemahaman kepada semua prajurit dan ASN AD, termasuk masyarakat di dalamnya,” ujar Dandim Tipe A 0831 Surabaya Timur Letkol Inf Agus Faridianto. Masih kata dandim, oleh karena itu sangat tepat bila dibekali informasi-informasi terkait faham komunis dan radikal yang mungkin timbul sewaktu-waktu, sehingga dapat mengantisipasinya. “Perlu diingat bahwa ideologi komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya baru,” lanjut dia. (tyo/lis)
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
pitulasi surat suara di Kantor Kelurahan Sawunggaling dilaksanakan secara transparan dan disaksikan delapan RT terpilih dan warga Karangan,” ujar dia. Dia mengatakan, sesuai perolehan suara terbanyak, Kartika Elisabeth atau kerap disapa Bu Rudy, dinyatakan
secara sah terpilih sebagai ketua RW 01 Karangan. “Besok (hari ini, red) dapat dilantik oleh Camat Wonokromo,” kata Sularsono. Sularsono berharap kepada ketua RW 01 terpilih tetap utamakan kerukunan warga.”Semoga RW 01 bisa lebih maju dan
Pemilihan Door to Door Mereka adalah Rahmad Agus Effendi (Sekretaris RW), Kartika Elisabeth, dan Siti Aliyah (istri ketua RW lama, Kuncoro). Dalam pemilihan tersebut Kartika Elisabeth terpilih sebagai ketua RW 01 Karangan baru dengan memperoleh 39 suara, Rahmad Agus Effendi 29 suara, dan Siti Aliyah 12 suara. Kasi Pemerintahan Kelurahan Sawunggaling Purwanto mengatakan, pemilihan ulang ketua RW 01 Karangan secara langsung ini atas kesepakatan delapan RT terpilih pada rapat koordinasi di Kantor Kelurahan Sawunggaling, Selasa (10/12) pagi. “Jadi kita hanya memfasilitasi saja, setelah ada keputusan rapat koordinasi tadi (kemarin, red) pagi. Ya,mau tidak mau harus kita jalankan. Teknisnya, yaitu 10 warga di setiap RT ber-
hak menyalurkan suaranya. Jadi total ada 80 suara,” jelas Purwanto kepada Memorandum di lokasi warga RT 04 Karangan. Selain itu, lanjut dia, kenapa pemilihan ulang ini harus segera diselesaikan? Sebab, Rabu (11/12), digelar pelantikan serentak seluruh pengurus baru RT,RW, dan LPMK Wonokromo di Gedung SMPN 12 Surabaya. “Waktunya sudah mepet mas, besok (hari ini, red) tinggal pelantikan. Dari 12 RW Karangan, tinggal pilihan RW 01 saja yang tertinggal dan segera tuntas. Ya, memang dibilang unik sih pemilihan ulang secara langsung. Dan ini, baru kali pertama terjadi di Kelurahan Sawunggaling,”beber dia. Purwanto bersyukur proses pemilihan ulang RW 01 berjalan lancar, sehingga proses pelantikan serentak seluruh
tas di saluran. ”Kami optimistis bisa menuntaskan akhir tahun ini. Soal sekarang sudah berapa persen proyek ini dikerjakan, saya kurang tahu,” tegas dia. (udi/dhi)
Kerap Diobrak, PKL Tembok Dukuh Tetap Jualan Surabaya, Memorandum Camat Bubutan Eko Kurniawan menegaskan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Tembok Dukuh dan Jalan Kalibutuh, sangat mengganggu arus lalu lintas dan pengguna jalan protokol tersebut. Apalagi, berimbas pada banyaknya sampah yang tercecer, meski akhirnya dibersiFOTO: ISTIMEWA hkan petugas sampah. Menurut dia, ada keseEko Kurniawan pakatan dengan warga, PKL boleh menggelar dagangan hingga pukul 06.00. Tapi kesepakatan itu kerap dilanggar PKL. “Mereka (PKL, red) kerap melebihi waktu yang disepakati,” ujar dia. Untuk itu, lanjut Eko, untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum (fasum), Satpol PP Kecamatan Bubutan bersama Satpol PP Kota Surabaya gencar melakukan penertiban dengan menyisir Jalan Tembok Dukuh-Jalan Kalibutuh.“Kami tidak mengizinkan. Aktivitas PKL jelas salah karena melanggar.Bahkan setiap hari diobrak Satpol PP,” jelas Eko. Menurut data, sebagian besar PKL adalah dari wilayah luar Bubutan yang berjualan di sana. Sedangkan warga Tembok Dukuh yang berjualan di sana hanya sedikit. Disinggung soal rencana relokasi, Eko mengaku itu bukan wewenangnya. “Kami tidak mempunyai kewenangan untuk merelokasi. Kita hanya memonitoring, dan mengimbau saja. Untuk penertiban itu kewenangannya satpol PP,” imbuh dia. Terkait aktivitas PKL pada malam hari, pihaknya juga tidak mengizinkan.“Tidak ada yang mengizinkan. Jalan protokol tersebut harus tetap bersih. Jadi tidak ada kesepakatan dengan saya. Itu melanggar,” pungkas dia. (alf/dhi)
Bu Rudy Tumbangkan Istri RW Lama
Dandim Tipe A 0831 Surabaya Timur Letkol Inf Agus Faridianto memberikan cendera mata.
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 10
Sambungan dari halaman 9 berkembang,” tandas dia. Ditemui usai proses penghitungan suara, Ketua RW 01 terpilih Kartika Elisabeth menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga RW 01 Karangan. “Saya juga mohon dukungan semua pihak, termasuk kandidat yang tidak
Sambungan dari halaman 9 pengurus dapat dilaksanakan. “Alhamdulillah, mulai sejak di RT 01 hingga RT 04 berjalan lancar-lancar saja dan di empat RT lainnya mudah-mudahan tidak ada kendala,” tandas dia. Warga RT 04 Karangan Kusmiasih mengatakan, senang pemilihan ulang ketua RW 01 Karangan ini berjalan lancar dan tidak ada kendala sampai akhir. “Kami berharap calon terpilih bisa memimpin kampung Karangan lebih bagus lagi,” ujar Kusmiasih. Sementara warga RT 05 Ny Sugianto menambahkan, kalau melihat situasi sebelumnya tidak kondusif, warga setuju keputusan pemilihan ulang ketua RW 01 Karangan ini. “Ke depan, warga ingin ada perubahan, utamanya dari sisi pelayanan kepada warga lebih ditingkatkan,” pungkas dia. (why/dhi)
terpilih, untuk memajukan dan menyejahterakan warga RW 01 Karangan ini,” kata Bu Rudy. Ditanya soal langkah-langkah ke depan?Bu Rudy menyatakan akan membentuk struktur pengurus RW 01 Karangan.“Komitmen saya, segala sesuatunya tak akan lepas dari musyawarah,”ujar dia. Bu Rudy menjelaskan, dirinya akan melanjutkan apa yang menjadi cita-cita warga Karangan, yakni lebih maju dan lebih baik lagi. Dia juga memiliki komitmen bahwa bekerja itu adalah hasil keringat dan jerih payah swadaya sendiri. “Jangan pernah mengambil keuntungan yang bukan hak dari kita. Kalau keuntungan itu didapat dari luar seyogyanya harus dimanfaatkan sebenar-benarnya untuk kemakmuran warga. Jadi bukan untuk kepentingan pribadi,” ungkap dia. Dia menegaskan, meski
Petahana Terpilih Lagi imbuh dia. Irwan Hanafi menyatakan, tak mempersoalkan dirinya kalah dalam pemilihan ulang ini.“Saya legowo dengan pemilihan ketua LPMK yang ke dua kalinya ini. Saya tidak ingin bikin
dirinya seorang perempuan tetap memberanikan diri akan selalu memegang amanah warga Karangan. “Insya Allah, saya adalah orang yang bekerja keras. Artinya, saya tidak suka meminta-minta, tapi sebaliknya lebih suka memberi. Lebih baik tangan di atas dari pada di bawah,” tandas dia. Setelah dilantik sebagai ketua RW 01 Karangan, Bu Rudy akan menata kembali susunan pengurus.Selain itu, melakukan pemerataan prestasi lomba kampung di delapan RT Karangan. “Misalnya Green and Clean, Surabaya Smart City. Jangan hanya di wilayah RT 06 saja yang mendapatkan juara, namun di RT-RT lainnya harus merasakan tampil ke depan juga. Itulah i target saya dalam memajukan kampung Karangan ini,” pungkas dia. (why/dhi)
Sambungan dari halaman 9 rumit,” tegas dia. Pelantikan ketua LPMK serentak dilangsungkan se-Kecamatan Sawahan pada Selasa (10/12) malam di Graha Sawunggaling, Jalan Jimerto. (alf/dhi)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
MADURA
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 11
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Anggota Polres Ditusuk Orang Tidak Dikenal
AKP Deddy Eka Aprianto
Antisipasi Laka, Polisi Sasar Pelajar di Bawah Umur Sumenep, Memorandum Satlantas Polres Sumenep menyasar pelajar di bawah umur atau siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menggunakan sepeda motor ke sekolah. Puluhan pelajar setiap hari berhasil ditindak langsung oleh polisi di berbagai titik Kota Sumenep. Kasatlantas Polres Sumenep AKP Deddy Eka Aprianto mengatakan, polisi akan terus melakukan penertiban pelajar di bawah umur saat menggunakan sepeda motor ke sekolah. Karena menurut dia, siswa tersebut belum cukup usia untuk menggunakan motor. “Pelajar di bawah umur pasti tidak punya surat izin mengemudi (SIM). Sehingga mereka belum memenuhi syarat mengendarai motor. Makanya kami instruksikan anggota untuk memberi tindakan tilang agar ada efek jera,” ujar Deddy. Menurut dia, Satlantas Polres Sumenep sering melakukan sosialisasi Undang-undang tertib berlalu-lintas dan imbauan terkait keselamatan berkendara di sekolah-sekolah. Tujuannya mengurangi potensi pelanggaran dan mencegah kecelakaan lalu-lintas. “Polisi langsung memberi pembinaan dan mengarahkan pelajar di bawah umur untuk datang ke kantor Satlantas Polres Sumenep dengan membawa orang tuanya agar lebih maksimal,” tandas mantan Kanit Turjawali Polrestabes Surabaya tersebut. (aan/sr)
Dia ditemukan dengan kondisi terluka pada bagian perut ketika terjatuh. Namun diketahui korban sudah terluka dibagian saat mengendarai sepeda motor Honda Scopy warna hitam. Dion, seorang warga jalan Sersan Mesrul, Kabupaten Pamekasan mengatakan, bahwa korban diduga dianiaya di sebuah rumah Jalan Sersan Mesrul. “Setelah dianiaya, korban menaiki sepeda motor Scoopy, mungkin mau ke rumah sakit, tetapi tidak sampai
ke rumah sakit pihak korban terjatuh depan Bank SPM Pamekasan, jalan Agus Salim Pamekasan,” ungkap Dion kepada wartawan seperti dikutip dari timesindonesia.co.id. “Setelah dilihat, ternyata korban jatuh pingsan, mungkin sudah tidak kuat, karena banyak darah yang keluar. Akhirnya memanggil ambulans untuk dibawa ke rumah sakit. Saya kemudian mengantar ibu korban ke rumahnya di Teja Timur. Ibunya tidak mau diantar ke
rumah sakit,” jelasnya. Dion menjelaskan bahwa korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Selamet Martodirdjo untuk mendapatkan penanganan secara intensif dari dokter. Sementara, Kasubag Humas Polres Pamekasan, Iptu Nining Diah PS, membenarkan adanya kejadian penusukan anggotanya di jalan Agus Salim Pamekasan. “Memang benar anggota Polres Pamekasan dengan inisial IS mengalami luka tusuk dan saat ini sedang dalam perawatan di rumah serta sekarang dalam proses penyelidikan,” ungkapnya. (sjk/sr)
FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK
FOTO: MEMORANDUM/ ANUL ANAM
Pamekasan, Memorandum Seorang anggota Polres Pamekasan berinisial IS terjatuh di Jalan Agus Salim, Kabupaten Pamekasan, Selasa (10/12) siang. Diduga anggota yang bertugas di reskrim itu menjadi korban penusukan orang tidak dikenal.
Korban dievakuasi petugas ke rumah sakit dibantu warga.
Sumenep, Memorandum Tiga budak narkotika jenis sabu-sabu (SS) ditangkap Satreskoba Polres Sumenep, Selasa (10/12) dini hari. Para tersangka berpesta barang haram tersebut di Dusun Nangnangan, Desa/Kecamatan Saronggi, Kabupaten setempat. Ketiga tersangka yakni Roni Santoso (22), Adi Baihaki (27), keduanya asal Dusun Tajjan, Desa Bluto, Kecamatan Bluto dan Mutawakkil Alallah (27), warga Dusun Libiliyan. Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. In f o r m a s i m a s y a ra k a t menyebut, tersangka Adi Baihaki sering menggelar pesta sabu bersama teman-temanya di rumahnya. Penyelidikan intensif kemudian dilakukan aparat Satresnarkoba kemudian diketahui yang bersang-
FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
Tiga Budak Sabu Menyerah
Para tersangka pengguna sabu di Mapolres Sumenep.
kutan akan menggelar pesta. Lalu aparat satreskoba memantau keberadaan ketiga tersangka. Setelah dinyatakan cukup, penangkapan disertai pengeledahan dilakukan. “Ter-
sangka diamankan bersama dua orang temanya saat hendak akan pesta sabu.”Terang Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Ditambahkan, dalam peng-
gerebekan kemarin aparat Satresnarkoba menemukan sejumlah barang bukti (BB) dari ketiga tersangka, antaranya dua poket kantong plastik klip kecil berisi SS beserta alat his-
ap. Berikut BB lain diamankan dari ketiga tersangka Roni Santoso, dua poket kantong plastik klip kecil berisi masing masing berisi SS ± 0,39 gram dan, 0,34 gram total keseluruhan 0.73 gram. Seperangkat alat hisap terbuat botol plastik, pipet kaca terdapat sisa SS, satu unit Hp, satu unit motor matic bernomor polisi (Nopol) M-2591-XI. Sedangkan BB Adi Baihaki satu unit motor matic bernopol M-5032-VT. BB tersangka Mutawakkil Alallah uang senilai Rp. 33.000, satu unit Hp beserta satu unit motor matic bernopol M-3871-X.”Para tersangka dikenakan pengetrapan pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) Subsider pasal 132 ayat (1) undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” tegasnya. (uri/sr)
Petugas melihat kondisi korban di rumah sakit.
Warga Sidoarjo Meninggal di Hotel Sumenep, Memorandum Munalim (52), warga Dusun Trompo Wetan. Desa Trompo Asri, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, meninggal di Hotel Wijaya 1 nomor 61, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Diduga penyebabnya akibat serangan jantung. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menerangkan, korban bersama dua temanya Arifin dan, Suwandi sampai di Sumenep pada Senin (9/12) sekitar pukul 17.00, kemudian ketiganya menginap di Hotel Wijaya I kamar 61. Kedatangan mereka ke Sumenep dalam rangka bekerja sebagai sales makanan ringan pemasaran area Pasar Tradisional Anom Sumenep. Semalam kemudian, sekitar pukul 05.00, diketahui korban berada di lobi kamar dengan posisi selonjor. “Temanya Arifin membangunkan korban sedang duduk di lobi untuk mandi. Namun temannya kaget, saat dibangunkan korban sudah meninggal,” ungkapnya, Selasa (10/12). Menyaksikan temannya sudah dalam kondisitidak bernyawa, Arifin kemudian membangunkan rekan sejawatnya Suwandi untuk meminta pertolongan. Setelah di lokasi keduanya memastikan korban sudah meninggal. Mendapat laporan peristiwa itu, aparat kepolisian mendatangi lokasi dan, melakukan olah tempat kejadian perkara (olah TKP) meminta keterangan saksi-saksi kemudian membawa jenasah korban untuk dilakukan verifikasi. “Hasil verifikasi jenasah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya, dugaan sementara korban meninggal karena serangan jantung,” terangnya. (uri/sr)
Bangkalan, Memorandum Angin puting beliung menerjang tiga desa di Kecamatan Burneh. Yakni Desa Burneh, Banangkah dan Langkap, Senin (9/12). Kendati tidak membawa korban jiwa, namun sejumlah pohon besar dan tiang listrik bertumbangan. Beberapa gudang, warung dan satu unit angkutan barang milik warga rusak berat. Itu terjadi di jalan poros dan seputar area traffic light simpang tiga menuju jalan akses Jembatan Suramadu. Tepatnya di seantero Dusun Tangkel yang jadi penyekat batas Desa Burneh dan desa Benangkah. “Ketika angin puting beliung itu datang menerjang, saya lihat puluhan benner, papan baliho, spanduk, papan reklame dan ragam jenis material lainnya berterbangan di udara.Yaahh...cukup mengerikan memang,” kata Drs Mas Imam Luthfi (54), pengendara mobil Xenia yang sedang melintas di sekitar lokasi musibah. Di lain pihak, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan, Rizal Morris AP MSi membenarkan terjadinya musibah di awal musim hujan itu.” Menurut beberapa saksi mata di sekitar lokasi kejadian, tiupan kencang angin puting beliung itu berlangsung sekitar 15 s/d 20 menit,” kata Rizal. Menurut Rizal, mendung hitam tebal mulai bergelayut di Kecamatan Bangkalan dan Kecamaan Burneh sekitar pukul 14.30. Melihat karakter dari sebaran mendung, Rizal sudah curiga jangan-jangan angin puting beliung bakal melanda. Itu sebabnya, belasan personal Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera siaga. Benar saja, ketika guyuran hujan lebat turun sekitar pukul 15.00, BPBD menerima informasi musibah angin puting beliung sedang melanda Desa Burneh dan Desa Benangkah di Kecamatan Burneh.” Begitu hujan reda sekitar pukul 15.30,
FOTO: MEMORANDUM/ RAS
FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
Puting Beliung Terjang 3 Desa di Burneh
Kondisi jalan poros di sekitar traffic light simpang tiga menuju jalan akses Jembatan Suramadu pascaputing beliung.
kami instruksikan team TRC BPBD segera meluncur ke lokasi,” ungkap Rizal. Ketika tiba di lokasi musibah, tepatnya di sepanjang jalan poros nasional dan seputar area traffick light simpang tiga menuju jalan akses Jembatan Suramadu di Kampung Tangkel, Desa Burneh, situasinya sudah porak-poranda. Pohon besar dan tiang listrik bertumbangan. Sebagian melintas di ruang jalan poros, ada juga yang tumpang tindih di areal persawahan.
Tidak hanya itu. Ragam material bekas pajangan bener, baliho dan spanduk di sekitar pintu masuk jalan akses Jembatan Suramadu, juga berserak di mana-mana.”Namun satu hal patut kita syukuri. Dalam musibah ini tak sampai terjadi korban jiwa. Juga tak ada warga yang cidera,” tandas Rizal. Berdasar hasil pendataan TRC-BPBD, tercatat ada 6 tiang beton listrik roboh, sebuah pohon besar tumbang, serta ada 4 dahan
pohon ukuran besar sempal. Semuanya berserak di sekitar jalan poros dan areal persawahan. Selain itu, juga terdata ada 2 gudang penyimpanan barang, sebuah bengkel, warung milik warga, serta satu unit mobil angkutan barang milik seorang pedagang, mengalami kerusakan berat dan sedang. Sdemuanya akibat tertipa pohon atau tiang listrik yang roboh. Sedangkan di Desa Langkap, terdeteksi beberapa rumah penduduk mengalami
kerusakan ringan. Tetapi nasib tragis dialami Roni. Kadang bebek berukuran jumbo milik Roni, luluh-lantak disapu puting beliung. Tak ada sisa. Semuanya rata dengan tanah. Untuk beberapa pekan ke depan, Rizal mengingatkan agar seluruh masyarakat tetap awas dan waspada terhadap kemeungkinan terjadinya serupa. Sebab dalam beberapa tahun terakhir ini, bencana angin puting beliung kaprah terjadi pada setiap awal musim hujan. (ras/sr)
PASURUAN
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 12
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
pendeta Lukas. “Saya bersama anggota lainnya memang berkewajiban mengamankan perayaan Natal di Gereja Gepekris, untuk membuat semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala,” ujar Johanes. Ada dua personel Polsek Prigen yang diturunkan. Mereka dibantu satu personel TNI, serta PAM swakarsa dari jemaat Gapekris untuk
Peringatan Natal di Gereja Gepekris tahun ini yakni berkorbar-kobarlah melayani Tuhan. Kebaktian sendiri dipimpin Pendeta Krista
dari Malang. Selain kotbah juga diisi dengan puji pujian, pengakuan dosa, persembahan, tarian candle light dan di tutup dengan doa penutup oleh
FOTO: MEMORANDUM/RUL
mengingatkan kepada generasi milenial dan masyarakat untuk menghilangkan tindakan korupsi dengan mengendarai kendaraan becak. Dalam kegiatan tersebut dimulai dari Jalan Doktor Soetomo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan menuju ke Alun-alun Bangil dan diikuti oleh 60 orang. “Harapan kami dengan diadakannya kegiatan ini, untuk memberikan gambaran kepada anak milenial dan masyarakat Pasuruan untuk tidak melakukan korupsi,” tutup Ramdhanu.(rul/sr)
Pegawai Kejari Pasuruan berfoto sebelum melaksanakan pawai Hari Antikorupsi Sedunia.
Anggota Polsek Prigen foto bersama pengurus gereja.
Pemkab Rencana Bangun Gudang Garam Standar Nasional
Kejari Pawai Bersama Tukang Becak Pasuruan, Memorandum Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi se-Dunia dengan Tema “Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju”, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasuruan menggelar pawai bersama, Senin (9/12). Dalam kegiatan yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro SH, selain diikuti seluruh pejabat dan pegawai, juga mengajak tukang becak. Kajari Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro SH menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini untuk
melaksanakan giat pengamanan perayaan Natal. Dua jam sebelum pelaksanaan kegiatan, didahului dengan sterilisasi tempat oleh petugas dari Polsek Prigen yang didampingi dari pihak panitia penyelenggara Natal. Setelah pelaksanaan kegiatan sterilisasi dilanjutkan dengan perayaan Natal, hingga berakhir berjalan dalam keadaan aman dan tertib.(ion/sr)
Pasuruan, Memorandum Musim panen raya membuat stok garam di Pasuruan melimpah. Bahkan, terlalu banyaknya garam membuat hasil panen tidak terserap pasar. Sehingga membuat para petambak terpaksa menimbun hasil garamnya. Kondisi ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan. Rencananya, Dinas Perikanan akan membangun gudang garam berstandar nasional tahun 2020 mendatang. Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, gudang garam tersebut direncanakan akan dibangun di Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, sebagai salah satu wilayah penghasil garam terbesar di Kabupaten Pasuruan. “Kita inginnya secepatnya. Karena kami ingin memenuhi keinginan para petani garam kalau pas panen raya seperti ini. Ada gudang khusus untuk garam, karena sampai sekarang memang belum ada,” kata Slamet.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Kanit Patroli Polsek Prigen Ipda Johanes bersama anggota mengamankan perayaan Natal di Gereja Gepekris, Ngemplak, Prigen. Perayaan Natal kali ini diikuti 100 jemaat dari Mojokerto, Malang, Sidoarjo, dan tuan rumah Prigen.
FOTO: MEMORANDUM/ION
Rayakan Natal, Polsek Prigen Amankan Gereja
Petambak garam sedang memanen hasil kerjanya.
Saat ini, rencana tersebut sudah diusulkan ke Pemprov Jawa Timur untuk bisa direalisasikan tahun 2020 mendatang. Diharapkan, gudang garam ini bisa menampung 1.000 ton garam dari hasil produksi garam di semua wilayah perairan di Kabupaten Pasuruan, yakni Kecamatan Lekok, Kraton, Nguling dan Bangil. “Pas musim hujan, harga garam bisa naik sehingga menguntungkan para petani. Maka dari itu, kami usulkan pembangunan gudang garam,”
tandas Slamet. Hanya saja, usulan pembangunan gudang garam ini sampai sekarang belum mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Meski begitu, Slamet optimis bahwa rencana pembangunan gudnag garam ini akan terealisasi, minimal tahun depan. “Semoga awal tahun atau pertengahaun tahun sudah ada kabar baik yang kami terima,” singkat Slamet. Sementara itu, menumpuknya hasil tambak garam, sebenarnya
sudah terlihat dalam 2-3 bulan terakhir. Harga garam pun sampai anjlok. Mustajab (45), petambak garam asal Gerongan, Kecamatan Kraton, mengeluhkan harga garam yang anjlok. Yaitu, hingga Rp 250 per kilogram. Harga jual garam yang anjlok, membuat banyak petambak enggan menjual garamnya. Termasuk Mustajab yang terpaksa menjual garam eceran ke toko-toko, agar harganya bisa lebih bersaing dibanding dijual ke distributor. “Ya gimana lagi, daripada gak lagu, mending saya jual sendiri ke toko-toko terdekat. Yang penting laku,” ungkap Mustajab. Mustajab terpaksa menjual garam ke toko-toko secara ecer, lantaran sebentar lagi memasuki musim hujan. Dia dan para petambak lainnya takut, garam yang ditumpuk akan rusak selama musim hujan. Dan pada akhirnya, merugikan petambak sendiri. “Kalau ada gudang garam, maka bisa menyimpan garam kami, kemudian kami jual pas hujan,” jelas Mustajab.(rul/sr)
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
Ketua DPC Gerindra Disebut di Sidang Ijazah Palsu Dewan Probolinggo, Memorandum Sidang kedua kasus dugaan ijazah palsu anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Abdul Kadir yang berlangsung di PN Kraksaan, menghadirkan empat orang saksi dari pelapor. Di antaranya Saudi Hasyim dan Samsul Arifin. Kedua saksi tersebut menyebut bahwa Ketua DPC Gerindra Probolinggo Jon Junaedi terlibat dalam kasus tersebut. Hosnan Taufik, pengacara terdakwa Abdul Kadir mengatakan, dari fakta persidangan dua saksi yakni
Saudi Hasyim dan Syamsul Arifin, dengan gamblang menyebut Jon Junaedi yang menjadi fasilitator ijazah palsu yang digunakan oleh terdakwa pada Pileg 2019 lalu. Disebutkan pula bahwa ada oknum pegawai kecamatan dan dispendik yang diduga terlibat. “Itu sudah suatu bukti kalau klien saya ada yang memfasilitasi dan mendorong agar maju sebagai anggota DPRD,” ujar Hosnan, Selasa (10/12). Sementara itu, JPU Ardian Junaedi mengatakan, munculnya
nama Jon Junaedi, yang disebutkan pada persidangan, akan diupayakan pemanggilan dan mengkroscek kebenarannya dan akan memanggil Jon Junaedi pada persidangan yang akan datang. Sidang kedua ijazah palsu anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, digelar Senin (9/12). Dan sidang akan dilanjutkan Kamis (12/12) mendatang dengan memanggil Jon Junaedi dan ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim untuk dimintai keterangan.(yd/sr)
Ketua Dewan Minta OPD Mampu Terjemahkan Visi Wali Kota Probolinggo, Memorandum Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mudjib bernada agak keras saat mengetahui program wali kota tentang bantuan seragam bagi anak sekolah dasar tidak terealisasi pada tahun ini. Padahal wali murid sudah berharap seragam itu segera diterima. Namun karena terbentur oleh masalah regulasi, pengadaannya menjadi tidak terlaksana tahun ini. Nada keras Mudjib tersebut dialamatkan kepada perangkat daerah
(OPD) yang tidak sinkron antara satu dengan lainnya. Padahal program itu sudah direncanakan sejak awal termasuk penganggarannya. “Begitu saya mendengar ini, sangat miris. Ada pertentangan dari masing-masing SKPD. Progam ini sangat bagus dan ditunggu masyarakat,”tandas Mudjib kepada wartawan. Harusnya, kata Mudjib, apa yang dilakukan SKPD itu mampu menerjemahkan visi dan misi serta program wali kota. “Jangan ia saja
di depan, asal bapak senang. Tapi harus mampu menerjemahkan visi misi atau pun program wali kota,” tegas Mudjib. Mudjib pun mewarning keras OPD supaya permasalahan tersebut tidak terulang lagi tahun depan. Sebab jika dilaksanakan tahun ini, dianggap tidak memungkinkan karena waktunya sangat mepet. “Ini PR kedepan jangan sampai terulang lagi,” pungkas politisi PKB ini.(yd/sr)
FOTO: MEMORANDUM/HUM
Suasana sidang dugaan ijazah palsu anggota dewan.
Lumajang, Memorandum Potensi wisata di Kabupaten Lumajang mendapat perhatian beberapa investor baik dalam dan luar negeri. Salah satunya, investor dari Kanada Mr Paul Hamel. Didampingi Bakorwil Jember, Paul Hamel dan timnya bertemu Bupati Lumajang Thoriqul Haq di ruang rapat Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Selasa (10/12). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lumajang yang akrab disapa Cak Thoriq itu menjelaskan bahwa saat ini pemkab tengah konsentrasi dalam pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata. Cak Thoriq juga mempersilakan Mr Paul Hamel untuk berinvestasi dalam bidang pengelolaan pariwisata di Lumajang. Untuk melakukan pengembangan dan pembangunan pariwisata, pihaknya sudah mempersiapkan akses ke seluruh destinasi wisata di Kabupaten Lumajang pada tahun 2020. “Harapan kami tidak ada persoalan dengan akses jalan di tahun
Cak Thoriq bertemu investor asal Kanada Mr Paul Hamel.
depan, fasilitas dan kegiatan yang mendukung juga sudah kami persiapkan,” papar Cak Thoriq. Selain memaparkan potensi wisata Ranupani dan Puncak B29 Desa Argosari, Cak Thoriq juga memamerkan potensi wisata di Perkebunan Teh PTPN XII Kertowono, Panorama Tumpak Sewu, dan Goa Tetes. Bupati juga menawarkan agar Mr Paul dan tim untuk mengunjungi
beberapa potensi yang sudah menjadi pilihan investasinya. “No problem, i’m ready here,” ujar Mr Paul menanggapi tawaran Cak Thoriq. Paul yang sudah tertarik dengan beberapa destinasi di Kabupaten Lumajang, bersama tim dan didampingi beberapa OPD terkait melanjutkan kegiatan melakukan peninjauan di beberapa lokasi. (Hum/tri/sr)
Cak Thoriq Ajak Jaga Perdamaian Lumajang,Memorandum Pengajian umum dalam rangka resepsi Hari Santri Nasional (HSN) 2019 dan peringatan Hari Jadi ke-764 Lumajang, digelar di Alun-Alun Lumajang, Senin (9/12) malam. Acara tersebut menghadirkan penceramah kondang KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau yang dikenal dengan Gus Miftah asal Jogakarta. Antusias warga untuk mendengar langsung ceramah dari ustaz kondang tersebut cukup besar. Terbukti, hampir seluruh sisi alun alun dipadati para pengunjung yang datang dari berbagai pelosok di wilayah Lumajang. Bah-
FOTO: MEMORANDUM/HUM
FOTO: MEMORANDUM/YD
Bupati Gaet Investor Asing Kembangkan Wisata
Cak Thoriq dan Gus Miftah berfoto bersama.
kan juga ada pengunjung yang datang dari luar Kabupaten Lumajang. Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang hadir pada acara tersebut ber-
pesan agar masyarakat Lumajang untuk selalu menjaga perdamaian antar-sesama. “Ayuk kita jaga kedamaian karena Lumajang sudah kondu-
sif dan sudah tenang,” ajaknya. Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu mengingatkan kepada masyarakat, jangan sampai ada yang mencoba -coba mengdiskreditkan nahdlatul ulama, pesantren, para kiai dan ulama. Sementara itu, dalam ceramahnya Gus Miftah berpesan agar warga Lumajang harus rukun dan Forkopimda Kabupaten Lumajang harus dekat dengan para kyai dan ulama. “Jika pemerintahnya dengan ulama dan para Kiai rukun, Insya Alloh, Lumajang akan makmur,” ungkap Gus Miftah. (hum/tri/sr)
OLAHRAGA
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 13
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Asia Junior Championship U-17 dan U-15
PBSI Andalkan Peringkat 8 Besar Nasional Surabaya, Memorandum Perbaikan peringkat dunia dan Asia pebulu tangkis U-17 dan U-15 jadi kesempatan wakil Indonesia yang diturunkan di kejuaraan Badminton Asia Junior Championship U-17 dan U-15 di GOR Sudirman Surabaya. Kejuaraan dimulai hari ini, Rabu (11/12), hingga 15 Desember mendatang.
Pebalap Jatim memastikan gelar juara umum setelah menutup CCI Series 2019 dengan total poin tertinggi.
Jatim Berjaya di CCI Series 2019 Lombok, Memorandum Pencoretan cabang balap sepeda dari PON XX 2020 di Papua, tak membuat atlet balap sepeda Jatim kehilangan gairah. Event CCI Series 2019 di Lombok, NTB jadi sasaran pelampiasan dengan status juara umum. CCI Series merupakan balapan rutin yang dilangsungkan tiga kali dalam setahun. Pada 2019 ini balapan CCI Series ditutup dengan event Piala Bupati Lombok Barat 2019, akhir pekan lalu. Atlet-atlet Jatim menuai banyak prestasi di sini. Atlet Puslatda Jatim, Muhammad Andy Royan menjadi juara umum kategori Men Youth. Siswa SMAN 1 Manyar, Gresik tersebut mengumpulkan 171 poin hasil tiga kali balapan di CCI Series tahun ini. Peringkat kedua ditempati atlet Puslatda lainnya, Januar Alki Zulkarnain yang mendulang 104 poin. Tempat ketiga diduduki atlet PPLP Jatim, Muhammad Syelhan Nurachmad dengan 75 poin. Anggota Puslatda Jatim lainnya, Dika Alif Dhentaka ditahbiskan sebagai juara umum nomor Men Junior dengan koleksi total poin 151. Atlet Puslatda Jatim lainnya, Daniel Purwanto menempati posisi kedua dengan 103 poin. Dari kelompok putri, atlet Puslatda Jatim, Chika Zerra Arta menjuarai nomor Women Elite dengan koleksi 122 poin. Sedangkan pebalap muda Jatim, Nur Izzah menjadi juara umum nomor Women Junior. Izzah mengoleksi 168 poin. Jumlah tersebut tak terkejar oleh pembalap-pembalap lainnya. Termasuk yang berasal dari Malaysia. “Ini adalah bukti bahwa tim balap sepeda Jatim tetap eksis berlatih, dan berlomba sambil menunggu kepastian PON tahun depan,” bilang Krisyanto, pelatih balap sepeda Jatim. Menurutnya, pencapaian ini tak lepas dari dukungan Pengprov ISSI Jatim, dan KONI Jatim. Terima kasih atas dukungan kepada kami. Sehingga anak-anak bisa menjadi juara umum di empat kategori,” ucapnya. (*/epe)
Namun target besar PBSI pada kejuaraan yang baru pertama kali dihelat untuk kelompok umur ini adalah juara umum. “Target PBSI tentu meraih juara umum. Apalagi, para pebulutangkis kita main di kandang sendiri,” kata Wakil Sekjen PP PBSI Wijanarko Adi Mulya kemarin (10/12). Target itu terbuka lebar karena China, salah satu kekuatan bulutangkis dunia, tidak menurunkan wakilnya. Dari 17 negara yang sudah mendaftarkan nama peserta, tantangan Indonesia ada di Jepang, Korea Selatan, India, dan Malaysia. “Di luar itu masih ada wakil dari Thailand, China Taipei, dan Singapura,” sebut pria yang akrab disapa Wijar tersebut.
Senior Event Badminton Asia Chooi Wang Sheng yang hadir dalam sesi pre match kemarin, menerangkan total ada 388 atlet muda yang turun di kejuaraan ini. Mereka sesuai ketentuan merupakan penghuni peringkat enam besar nasional di negaranya. Khusus untuk Indonesia sebagai tuan rumah, boleh mengirimkan atlet sampai peringkat 8 besar nasional turun di nomor tunggal putra-putri, handa putra-putri, dan mix double. “Untuk penentuan drawing, pul pertama diisi pemain yang punya rangking dunia di U-17 dan U-15. Sedangkan pul kedua diisi pemain yang memiliki rangking Asia U-17 dan U-15,” terang Chooi. Ketentuan itu yang membuat gengsi kejuaraan sangat tinggi. Bahkan tidak
Senior Event Badminton Asia Chooi Wang Sheng (tengah) memberikan penjelasan penetapan drawing berdasarkan peringkat dunia dan Asia.
ada atlet Jatim di masing-masing kategori yang turun karena rangking mereka tidak memenuhi persyaratan. “Hanya pebulutangkis yang memiliki peringkat terbaik saja yang tampil di kejuaraan Asia ini,” ungkapnya. Kejuaraan ini punya nilai strategis.
Setidaknya, atlet yang turun berpeluang menjadi penguasa top level di usia senior. Karena itu, sebagian negara seperti Korea Selatan bahkan sudah melakukan TC U-15. Sedangkan di Indonesia, pembinaan yang dilakukan cenderung di-handle klub. (*/epe)
Batakan Jadi Venue Derbi Sengit Persebaya vs Arema Surabaya, Memorandum Persebaya usai menjamu Bhayangkara FC sebenarnya berpeluang terus melaju ke papan atas. Namun pemindahan venue ke Stadion Batakan di Balikpapan membuat persiapan armada besutan pelatih Aji Santoso melakoni duel bergengsi lawan Arema FC di pekan ke-32 Liga 1 2019, sedikit terganggu. Sekretaris Persebaya Ramn Surahman mengatakan, pemindahan venue terpaksa dilakukan karena panpel dikejar deadline oleh PT LIB selaku operator kompetisi untuk memberitahukan venue pertandingan digelar dimana. ”Setelah insiden yang terjadi saat lawan PSS Sleman lalu, kami di tiap pertandingan kandang harus memberitahukan ke LIB mengenai kepastian tempat pertandingan. Pasalnya, ini terkait dengan pihak-pihak lain yang terlibat di pertandingan tersebut. Baik tim tamu, hak siar
Ruben Sanadi dan David da Silva mengejar bola dalam sesi latihan sebelum berangkat ke Balikpapan.
TV, sponsor, dan lainnya,” terang Ram Surahman, Selasa (10/12). Terkait venue pertandingan lawan Arema FC, LIB sudah menagih sejak 6 Desember. Sebagai catatan, banyaknya pertandingan Shopee Liga 1 2019 yang tertunda membuat PT LIB menggelar emergency meeting pada 12 Oktober lalu. Dalam pertemuan itu disepakati, tidak boleh lagi ada penundaan pertandingan. PT LIB
menentukan tenggat waktu kapan satu klub harus memastikan akan menjalani partai home di mana. Setelah diputuskan, maka tidak boleh ada perubahan. Tim tuan rumah akan dinyatakan kalahWO kalau pertandingan yang dijadwalkan gagal digelar dengan alasan apa pun. Kecuali force majeur. Panpel Persebaya, kata Ram, sedari awal sudah mengurus segala perizinan untuk bisa menggelar
pertandingan di Gelora Bung Tomo pada 12 Desember. Proses itu satu paket dengan perizinan lawan Bhayangkara FC. “Rekom dari Dispora Surabaya untuk dua pertandingan itu juga sudah kami kantongi,” jelasnya. Tetapi, dalam perjalanan ini, izin dxari kepolisian untuk pertandingan 8 Desember sempat tersendat. Panpel Persebaya baru bisa mendapatkan kepastian pada H-1. Padahal, di sisi lain, bersamaan dengan proses itu, venue pertandingan lawan Arema FC juga sudah harus diberikan jawaban ke LIB. ”Situasi memang serba repot. Kami tak miliki kelonggaran waktu. LIB segera minta kepastian. Di sisi lain, kami dihadapkan pada proses keluarnya ijin pertandingan saat lawan Bhayangkara FC yang seperti itu. Akhirnya dengan berat hati kami putuskan main di Balikpapan,” terangnya. Ram menegaskan bahwa itu bukan berarti pihaknya meny-
alahkan kepolisian. Persebaya, kata Ram, sangat memahami prosedur pemberian izin di tiap pertandingan. “Lawan Bhayangkara FC kemarin kan hari minggu. Jika lancar, izin kepastian pertandingan lawan Arema FC paling cepat kami dapat dari Senin (9/12). Sudah masuk H-3. LIB pasti akan kenakan pasal regulasi menolak ini. Tim tamu juga berhak menolak bertanding. Sangat berisiko sekali,” ungkapnya. (*/epe) PENGUMUMAN PT. ANUGERAH CITAR NIAGA Berkedudukan di Surbayaa
TELAH DI BUBARKAN Dengan Akta Tanggal 06 Desember 2019 No. 07, Dibuat dihadapan H. ACHMAD SALIS, Sarjana Hukum Notaris di Surabaya Ttd Henry Adisastra (Penanggung Jawab PT)
DEWI RENGGANIS
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 14
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Wujudkan 22 Janji
Bupati dr Faida memberikan bantuan alsintan dan KUR serta beasiswa anak petani dan buruh tani.
FesƟval Tani Jember 2019
Bupati Bagikan Kartu Tani dan Beasiswa, Anak Petani Maupun Anak Buruh Tani Jember, Memorandum Kelompok tani (poktan) maupun gabungan kelompok tani (gapoktan) yang dilantik dalam Festival Tani Jember 2019 diharapkan mampu memperhatikan anggota beserta keluarganya. Harapan ini disampaikan Bupati Jember dr Hj Faida MMR ketika membuka acara yang dipusatkan di Pondok Pesantren (PP) Nurul Jadid Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Senin (9/12). Dalam festival itu, bupati melantik sejumlah pengurus poktan hasil verifikasi oleh pemerintah daerah. Pelantikan itu diharapkan mampu mendorong pengurusnya untuk lebih memperhatikan anggotanya. Perhatian tidak sebatas
mengurusi pupuk maupun bantuan saja. “Tetapi, kawal anak-anak petani dan keluarganya yang perlu bantuan atau beasiswa pendidikan,” terang bupati. Karena itu, selain membagikan Kartu Tani bupati juga memberikan
beasiswa untuk anak-anak petani atau buruh tani. Bupati juga membagikan bibit, bantuan alsintan (alat mesin pertanian) , serta bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sedangkan kesulitan atau kebutuhan petani, tambah bupati, bisa disampaikan melalui kelompok. Seperti pemenuhan kebutuhan air. Dalam kesempatan itu, bupati mengungkapkan bahwa keberadaan kelompok tani yang sangat banyak di Kabupaten Jember ternyata tidak terverifikasi sejak 2015. “Sejak 2015 belum pernah ada verifikasi tentang kelompok tani,”
kata bupati. Verifikasi yang dilakukan pemerintah beberapa waktu lalu menunjukkan adanya kelompok tani yang tidak aktif maupun anggotanya tidak aktif. “Ada juga kelompok yang tidak memenuhi syarat,” ungkap bupati. Poktan dan gapoktan yang telah terverifikasi pemerintah kabupaten (pemkab) itu yang kemudian dilantik pada Festival Tani Jember 2019. Selain mengevaluasi kelompok tani, bupati juga mengevaluasi keberadaan Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa).(edy/epe/adv)
Jember, Memorandum Membumikan selawat di Kabupaten Jember menjadi momen tahap kedua Bupati Faida di akhir 2019 untuk memberikan bantuan kepada 10 ribu anak yatim piatu dari 27 kecamatan. Kumandang pujian dan mengagungkan nama Rasulullah SAW tersiar lantang dari Aula PB Soedirman Jember, Senin (9/12). Mereka yang diundang mulai dari usia 6 bulan hingga 18 tahun. Lantunan selawat dipimpin langsung Nyai Atiyah Arifiana, istri dari KH Hamid Hasbulloh. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan 22 janji Bupati/Wakil Bupati Jember. Bantuan yang diberikan Bupati Faida terdiri dari berbagai jenis. Mulai santunan, uang saku dalam bentuk tabungan anak di rekening Bank Jatim, BKSM bagi 119 anak dalam bentuk buku tabungan, sarana dan prasarana anak sekolah dan sembako, Kartu Indonesia Sehat PBID anak beserta keluarganya, kupon angkutan gratis, dan KIA serta akta anak. Bupati Faida berharap dengan kegiatan ini, mereka tetap memiliki semangat untuk menjalani hidup dan mampu mandiri. “Ini gelombang kedua yatim berselawat. Sejatinya kegiatan ini selain berselawat bersama anak yatim juga meluncurkan program lebih lengkap untuk anak-anak yatim piatu Jember,” terang bupati. Bupati menegaskan, setiap anak yatim di Jember berhak mendapatkan BPJS kese-
hatan yang ditanggung pemkab, beasiswa sampai SMA hingga perguruan tinggi bagi yang melanjutkan, dan biaya hidup Rp 750 ribu per bulan sampai lulus. “Juga anak-anak yatim berhak memilih kuliah ke kampus yang diinginkan. Pemkab Jember akan bekerjasama dengan universitas tersebut untuk mengawal hak-haknya anak yatim,” ujarnya. Selain itu, kemarin juga menjadi momen Dispendukcapil Jember menuntaskan adminduk anak yatim yang belum punya akta kelahiran. Hal ini untuk memperlancar akses mereka di masa depan. Sedangkan untuk kartu siswa penerima bantuan angkutan kota, angkutan pedesaan, dan ojek tradisional gratis, bupati juga memastikan dinas perhubungan sudah mengakomodir. “Sehingga mereka bisa berangkat dan pulang sekolah gratis,” katanya. Anggaran transportasi gratis ini sebesar Rp 1 miliar yang dibagikan dalam bentuk kupon. Sedangkan untuk menambah semangat, setiap anak yatim piatu juga mendapat bantuan alat sekolah. “Memuliakan anak yatim merupakan tuntunan agama. Jadi ini bukan sekedar program, program itu cuma nama dipemerintahan tetapi sejatinya ini kita semua pemimpin dan masyarakat menjalankan perintah tuhan yaitu memuliakan anak yatim,” jelas Bupati Faida. (jun/edy/epe/adv)
FOTO: MEMORANDUM/JUN
FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO
Bupati Berselawat Bersama Anak Yatim Piatu
Perwakilan anak yatim piatu Kabupaten Jember secara simbolis menerima bantuan beasiswa dari Bupati Faida.
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan
Madiun, Memorandum Unit Dikyasa Satlantas Polres Madiun punya cara untuk meminimalisasi kecelakaan fatal di perlintasaan kereta api (KA) yang tidak memiliki palang pintu. Yakni, melibatkan relawan penjaga dengan memberikan rompi keselamatan secara gratis.
Ini yang dilakukan puluhan anggota satlantas dipimpin Kanit Dikyaksa Aiptu Sulaiman ke beberapa perlintasan KA tidak berpalang pintu di Kabupaten Madiun. Bersama empat anggotanya, Aiptu Sulaiman mendatangi perlintasan KA di Desa Klagen Serut,
Kecamatan Jiwan, Selasa (10/12). “Kami memberikan rompi keselamatan kepada dua relawan penjaga palang pintu KA. Masing-masing Andris dan Joko,” terang Aiptu Sulaiman. Menurut Kasatlantas AKP Budi Cahyono, rompi ini diha-
rapkan membantu pengendara yang melintas mengetahui ada penjaga perlintasan kendati tidak ada palang pintunya.“Diharapkan dengan bisa terhindar adanya kecelakaan di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Desa Klagen Serut,” sebutnya. (ack/alv/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ALVIN
Rompi Gratis untuk Penjaga Perlintasan KA tanpa Palang Pintu Polisi foto bersama relawan penjaga lintasan KA tanpa palang pintu.
FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO
Pengendara motor yang akan memulai aktivitas pada pagi hari dihentikan untuk dicek kelengkapan kendaraannya.
Pengaturan Arus Pagi Wujud Pelayanan Prima Ponorogo, Memorandum Seluruh personel Polres Ponorogo dan jajaran, melaksanakan kegiatan rutin melakukan pengaturan lalu lintas dan pelayanan rawan pagi, Selasa (10/12). Giat ini merupakan bentuk pelayanan prima polisi kepada masyarakat yang akan memulai aktivitas pagi hari. Seluruh anggota Polres Ponorogo sebelum pelaksanaan apel pagi melaksanakan pergelaran pagi sebagai kegiatan rutin dalam melayani masyarakat. Kapolres AKBP Arief Fitrianto menyampaikan, pengaturan lalu lintas dan pelayanan rawan pagi yang dilaksanakan sudah di-ploting sesuai dengan lokasi yang membutuhkan kehadiran anggota. “Kegiatan ini bertujuan untuk terciptanya situasi kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya khususnya pada saat jam rawan seperti pagi hari ketika anak berangkat sekolah dan masyarakat mencari nafkah,” bebernya. Pelayanan terhadap warga masyarakat yang melaksanakan aktivitas tiap pagi seperti di pasar, simpang empat, pertigaan, tempat keramaian lainnya, dan anak sekolah yang akan menyeberang. Kegiatan ini sebagai wujud pelayanan prima polri sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. (ji/mt/epe)
Kemampuan beladiri anggota Polri terus diperkuat Polres Ponorogo.
Beladiri Polri
Polres Ponorogo Asah Kemampuan Anggota Ponorogo, Memorandum Usai pelaksanaan apel pagi seluruh personel Polres Ponorogo dipimpin Kabag Sumda Kompol Bahrun Nasikin, melakukan latihan beladiri Polri di halaman mapolres, Selasa (10/12). Beladiri Polri adalah kemampuan anggota kepolisian mempertahankan diri dari serangan pihak lain dengan menggunakan teknikteknik menghindar, menangkis, dan bila perlu menyerang balik. Baik dengan tangan kosong maupun dengan alat untuk melumpuhkan
lawan, guna melindungi, mengayomi, melayani masyarakat serta menegakkan hukum dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto melalui Kompol Bahrun Nasikin menyampaikan tujuan dilaksanakannya latihan ini. “Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan beladiri Polri karena teknik itu sangat penting untuk menunjang tugas kita sebagai pengayom masyarakat,” katanya. Apalagi melihat situasi di lapangan dalam pelaksanakan tugas
kepolisian sangat dekat dengan hal-hal yang membahayakan diri anggota. Mengingat pentingnya kehadiran polri di tengah masyarakat dengan harapan masyarakat tentu mereka mendapat perlindungan dari polri. “Dan ini salah satunya adalah kemampuan bela diri,” harapnya. “Oleh karena itu, setiap anggota harus dibekali kemampuan bela diri untuk melindungi dirinya maupun orang lain guna menghindari adanya korban,” pungkas kapolres. (ji/mt/epe)
Magetan, Memorandum Sebagai upaya dalam menggalang tertib berlalu lintas di jalanan sejak usia dini, Satlantas Polres Magetan mendatangiTK Marsudisiwi di Desa Madurejo, Kecamatan Magetan, Selasa (10/12). Dipimpin Kanit Diyaksa Iptu Sumarno, 5 personel satlantas memberikan pelajaran tentang tertib berlalu lintas kepada puluhan anak didik TK Marsudisiwi. Puluhan siswa terlihat antusias mendapat pengertian sejak dini agar terhindar dari kecelakaan bermotor. Selain itu petugas juga mengimbau agar selalu mengenakan helm apabila berkendara bersama orangtua atau kerabatnya bila bepergian menggunakan motor. Kasatlantas Polres Magetan AKP Ega Prayudi didampingi Iptu Sumarno membenarkan pihaknya telah melakukan kunjungan ke pelajar TK Marsudisiwi untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menaati dan tertib berlalu lintas di jalan agar terhindar dari kecelakaan. “Ini bentuk kampanye keselamatan berkendara sejak usia dini. Kami berharap, pelajaran ini membekas hingga mereka besar nanti. Sehingga potensi kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku semakin berkurang,” terangnya. (alv/ack/mt/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ALV
FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO
Kampanye Biasakan Berhelm sejak Dini
Iptu Sumarno memasangkan helm kepada murid TK Marsudisiwi.
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019 HALAMAN 15
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
Blangko KTP-E Bojonegoro Langka Bahkan, sejak Mei lalu daftar tunggu antrean pencetakan KTP-e mencapai 33.590 orang. Namun, Dispendukcapil setiap bulan hanya mampu mencetak 500 KTP-e. Jumlah ketersediaan blangko tidak sebanding dengan pemohon. Per harinya sekitar 300 pemohon KTP-e. Kepala Dispendukcapil Muhammad Chosim menjelaskan, persediaan blangko KTP-e memang minim. Kondisi itu sudah berlangsung sejak Mei lalu. “Hingga kini kondisinya masih belum normal,” ungkapnya, Selasa (10/12). Menurut Chosim, kondisi itu tidak hanya terjadi di Bojonegoro. Namun, terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Sebab, ketersediaan blangko KTP-e itu permasalahan nasional. Bukan masalah daerah. Sejak Mei lalu, jatah blangko KTP-e untuk Bojonegoro tidak banyak. Setiap bulan hanya diberikan jatah 500 keping. Jumlah itu sangat jauh dari ideal.
Padahal, kebutuhan blangko KTP-e di Bojonegoro per hari mencapai 300 keping. “Sangat jauh dari ideal,” ujarnya. Menurut Chosim, minimnya blangko KTP-e disebabkan masih belum adanya pengadaan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih belum melakukan pengadaan. “Itu keterangan dari Mendagri beberapa waktu lalu. Jadi, memang minim stok blangko karena belum ada pengadaan,” jelasnya. Diperkirakan, stok blangko KTP-e tersebut akan normal lagi mulai awal tahun nanti. Sebab, awal tahun nanti sudah mulai dilakukan pengadaan blangko. Saat ini masyarakat yang mengurus KTP-e diberikan surat keterangan (suket). Suket berlaku selama 6 bulan. “Jika masa berlaku habis bisa mengajukan lagi. Tapi kita berusaha sebelum habis blangko sudah tersedia,” bebernya.
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Bojonegoro, Memorandum Blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bojonegoro langka. Oleh sebab itu pemohon harus sabar, karena tak langsung dapat KTP-E.
Suasana di Dispendukcapil Bojonegoro.
Chosim menuturkan, dalam melakukan pencetakan KTP-e
saat ini pihaknya mendahulukan mereka yang sudah lama dalam
daftar antrean. Yakni, yang suketnya sudah hampir habis.
’’Nanti kita dahulukan itu. Supaya tidak sampai ada per-
panjangan suket,” pungkasnya. (top/har/mik)
Pengurus PWI dan TNI memberantas tikus.
PWI dan Kodim 0812 Gerebek Tikus Lamongan, Memorandum Pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan dan Kodim 0812 Lamongan melakukan aksi gerebek tikus bersama petani di Desa Paji, Kecamatan Pucuk, Selasa (10/12). Aksi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk pengendalian sebelum masa tanam yang akan dilakukan para petani. Selain itu, wartawan juga bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan Holtikulultura dan petani dengan diberikan teknis pengobatan massal di area sawah untuk hama tikus. “Grebek tikus merupakan inisiasi kami wartawan yang tergabung dalam PWI. sebagai upaya membantu para petani untuk menghadapi permasalahan hama tikus yang semakin mewabah,” ujar Ketua PWI Lamongan Bachtiar Febrianto. Febri menegaskan, tujuan menggandeng anggota TNI dan Dinas terkait untuk bersatu dan bersinergi dalam upaya serius membasmi tikus adalah tidak lain untuk membantu petani yang sudah lama mengalami gagal panen. “Masyarakat diserang wabah hama tikus sejak tahun lalu dan tahun 2019 ini. Keberadaan tikus menyebabkan hasil panen para petani menurun dan bahkan banyak yang gagal panen. Untuk itu kita bersama melakukan kegiatan gerebek tikus,” tutur Febri sekaligus menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai rangkaian Hari Pers Nasional 2020. Dandim 0812 Letkol Inf. Sidik Wiyono melalui Kasdim Mayor Arh. G.N Putu Ardana menjelaskan bahwa gerebek tikus adalah salah satu tugas utama TNI dalam membantu masyarakat untuk mempertahankan ketahanan pangan. Ia mengajak untuk terus menjaga kekompakan, agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. “Ini merupakan pelajaran kepada kita semua bahwa kita harus mencintai lingkungan, dengan merebahnya hama tikus berarti ada ekosistem yang tidak seimbang contohnya ular dan barung hantu yang banyak diburu oleh masyarakat,” tegasnya. Sementara Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Anton Sujarwo mengatakan, untuk membasmi tikus perlu kebersamaan agar tidak ada kesempatan bagi tikus untuk berkembang biak. Mengingat Lamongan sendiri merupakan hasil beras tertingi se - Jatim. “Apresiasi kepada Pemdes Paji, ini merupakan kegiatan paling kompak marilah kita laksanakan kegiatan ini dengan kebersamaan dan semangat gotong royong. Sejauh ini gerakan pengendalian hama tikus kita lakukan secara merata dan kita lakukan secara bersama - sama,” kata mantan Camat Solokuro ini. (al/har/mik)
Gresik, Memorandum Proyek saluran bawah tanah (ducting) di sejumlah titik masih dalam tahap pengerjaan meskipun proyek itu ditargetkan harus selesai pada 27 Desember 2019. Untuk itu, DPRD Gresik meminta kepada rekanan agar setelah menyelesaikan pekerjaan ducting supaya melakukan perbaikan jalan yang rusak oleh aktivitas proyek. Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Gresik Abdullah Hamdi mengatakan, jika sudah selesai pengerjaan supaya segera diperbaiki. “Kalau sudah selesai semua pengerjaan ducting diharapkan rekanan untuk melakukan pen-
gaspalan jalan yang telah rusak,” pintanya, Selasa (10/12). Terlihat setelah melakukan pemasangan pipa dan lubang berdiameter cukup besar tersebut telah ditutup. Namun belum dilakukan pengaspalan sebab pengerjaan ducting diketahui belum selesai, sehingga jalan tersebut tampak rusak. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkab Gresik, Gunawan Setijadi mengatakan saat ini rekanan masih melakukan pengejaran manhole. “Sedangkan untuk pemasangan pipa sudah selesai dilaksanakan. Tinggal pemasangan manhole dan kemudian pengaspalan,” terangnya.
Tercatat, pipa yang dikerjakan oleh PT Viramid Merah Groups dan PT Cipta Wisesa Bersama, di simpang lima Petro sepanjang 401,50 meter. Kemudian simpang empat Sentolang hingga 347 meter panjang pipa yang tertanam dan 420 meter untuk pemasangan pipa di simpang empat Kebomas. Dana pembangunan ducting ini dianggarkan DPU-TR Pemkab Gresik senilai Rp 5 miliar. “Jadi total ducting yang telah dikerjakan yakni 5.320 meter itu tidak termasuk HDDnya. Kalau laporan secara keseluruhan 1.168,50 meter,” pungkasnya. (dri/har/mik)
Titik pengerjaan ducting di Jalan Jaksa Agung Suprapto, simpang lima Petro, yang rusak akibat pembangunan proyek.
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Dewan Minta Rekanan Tak Pergi setelah Proyek Selesai
Bi’in Abdussalam mengembalikan formulir kesediaan menjadi bacabup ke kantor DPC PPP.
Bi’in Siap Berantas Korupsi dan Narkoba Lamongan, Memorandum M a n t a n Ke t u a P C N U Lamongan Bi’in Abdussalam, mengembalikan formulir kesediaan bakal calon bupati (bacabup) ke kantor DPC PPP Lamongan, Selasa (10/12) siang. Saat mengembalikan formulir, Bi’in mengungkapkan siap memberantas korupsi dan narkoba jika diberikan kepercayaan masyarakat menjadi Bupati periode 2020-2025. Menurut Biin, untuk menciptakan pemerintahan yang bebas dari korupsi maka harus dibangun budaya yang baik dan bersih hingga ke akarnya. Ia juga mengaku akan membasmi habis pungli yang masih sering terjadi. “Korupsi adalah penyakit yang merusak dan pembangunan sumber daya manusia, khususnya kesejahteraan masyarakat banyak yang terebut
dengan paksa atas ulaj oknum yang rakus akan harta dan jabatan, oleh karena itu perlu niat serius untuk memberantasnya,” tegasnya. Terkait Narkoba, Bi’in mengaku akan melakukan pemetaan secara teliti dan menyeluruh terkait wilayah yang rawan penyebaran narkoba khususnya di wilayah Pantura Lamongan, yaitu Paciran dan Brondong. “Sampai saat ini wilayah Pantura atau pantai menjadi basis utama penyebaran dan masuknya narkotika ke wilayah Lamongan dan itu akan kami sikapi dengan serius,” terangnya. Sampai saat ini, Bi’in menegaskan akan tetap mencalonkan diri menjadi calon bupati, bukan wakil bupati. “Dari pertama daftar hingga sekarang, kami tetap komitmen nyalon Bupati, tidak berubah,” pungkasnya. (al/har/mik)
LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)
Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com
GRESIK-PANTURA
RABU KLIWON, 11 DESEMBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
HALAMAN 16
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP
Gerebek Sabung Ayam Pengalangan, Sita 9 Ekor Gresik, Memorandum Arena sabung ayam di area persawahan Dusun Bongsowetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, digerebek polisi, Selasa (10/12) sekitar pukul 13.00. Sayang, para pejudi berhasil melarikan diri. Namun, petugas hanya mengamankan sembilan ekor ayam.
LAKONE
Gresik, Memorandum Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Gresik resmi menetapkan 10 desa sebagai Desa Anti Politik Uang, Selasa (10/12). Penetapan itu berlangsung di kantor desa masing-masing. Penetapan ini berdasarkan historis yang cukup baik di desa tersebut, terkait antusiasme dalam berorganisasi masyarakat setempat. Serta kader muda Bawaslu yang berada di desa tersebut terlihat aktif juga dalam berbagai organisasi. Divisi Penanganan dan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Gresik Achmad Nadhori mengatakan, karena atensi itu Bawaslu ingin menjadikan desa-desa tersebut sebagai pilot projects untuk desa lainnya. Undang-undang (UU) No 7 tahun 2017 tentang pemilu menyebutkan agar partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu di wilayah kabupaten atau kota ditingkatkan. “Dengan adanya kegiatan sosialisasi desa anti money politik di desa klangonan mampu memberikan kesadaran pada masyarakat setempat akan bahanya money politik dalam pesta demokrasi kita,” jelas Nadhori. Desa yang telah ditetapkan oleh Bawaslu Kabupaten Gresik di antaranya Desa Bolo Kecamatan Ujungpangkah;, Desa Sumurber, Kecamatan Panceng;, Desa Pengundan, Kecamatan Bungah;, Desa Sidomukti, Kecamatan Manyar, dan Desa Kelangonan, Kecamatan Kebomas. Serta Desa Kebungson, Kecamatan Gresik;, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang;, Desa Wedoro Anum, Kecamatan Driyorejo;, Desa Palem Watu, Kecamatan Menganti, dan terakhir Desa Kawisto Windu, Kecamatan Duduksampeyan. “Tujuannya untuk meningkatkan partispasi masyarakat, khususnya untuk melek politik dan ikut berperan aktif dalam suksesi pemilihan apapun dengan semangat jujur, adil, mandiri, dan anti money politik,” urainya. Menurutnya, partisipasi masyarakat memiliki peran penting untuk terwujudnya pesta demokrasi sesuai amanah UU 45. “Sehingga desa tersebut mampu menjadi desa percontohan,” pungkasnya.(dri/har/mik)
Polres Gresik Kembali Raih Predikat WBBM Gresik, Memorandum Prestasi membanggakan kembali diraih Polres Gresik. Institusi yang dipimpin AKBP Kusworo Wibowo itu kembali menorehkan predikat wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menpan-RB Tjahjo Kumolo di Jakarta, Selasa (10/12). Penghargaan itu bagian wujud kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri. Terutama mengenai kecepatan pelayanan yang selama ini sangat dinilai sangat baik dan mudah. Usai menerima piagam penghargaan tersebut, Menpan-RB Tjahjo Kumolo sempat memberikan arahan dan pesan kepada kapolres dan pejabat yang mendapatkan penghargaan tersebut. Salah satunya pelayanan harus cepat. “Tetap lakukan program dan pendekatan yang menyentuh masyarakat,” ujar Tjahjo Kumolo dalam kegiatan tersebut. Pihaknya memberika selamat kepada peraih penghargaan predikat WBK dan WBBM. Pasalnya, setiap dua tahun sekali,
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo beserta kapolres yang lain didampingi Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan foto bersama setelah menerima penghargaan.
institusi yang mendapat penghargaan tersebut akan terus dievaluasi.
Lamongan, Memorandum Prestasi sangat membanggakan diraih Polres Lamongan. Sebelumnya, kesatuan kepolisian di bawah komando AKBP Feby DP Hutagalung ini telah menyandang predikat wilayah bebas korupsi (WBK). Kini, polres kembali dianugerahi predikat wilayah birokrasi bebas melayani (WBBM). Pember ian penghargaan apresiasi dan penganugerahan pembangunan zona integritas dalam tata kelola pemerintahan, diterima dari Menteri Pemberdayaan Apatatur Negara (MenpanRB) Tjahyo Kumolo kepada AKBP Feby DP Hutagalung selaku Kapolres Lamongan di Ruang Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (10/12). Turut hadir dalam Apresiasi dan penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM tahun 2019, wakil Presiden RI Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, para Menteri pemerintahan kabinet Indone-
sia maju, Wairwasum Polri Irjen. Pol. Umar Septono, Para Kapolda dan Gubernur dari unit kerja Polri penerima penghargaanWBK dan WBBM. Menteri KemenpanRB RI, Tjahyo Kumolo menegaskan, unit kerja mendapatkan predikat WBK/WBBM harus menjadi pilot project dan benchmark untuk unit kerja lainnya. “Arahan utama bapak Presiden dan Wapres RI melalui visi misi adalah pencapaian melalui transformasi ekonomi dengan memanfaatkan SDA dan infrastruktur serta penyederhanaan regulasi dan birokrasi,”jelasnya. Ditambahkan olehnya, program yang menyentuh masyarakat manajemen media, pemimpin yang meyentuh rakyat. Wakil Presiden RI Prof Dr. KH. Ma’ruf Amin, berpesan, semakin tingginya keinginan masyarakat
Dukung Program Presiden dan Perintah Kapolri kel kelalulintasan untuk m menghadapi ujian m mendapatkan SIM. Dengan bimbing para Bhabinkamgan t tibmas yang sudah ditunjuk di masing-masing polsek. Terlihat, warga nampak bersemangat untuk mengikuti pelatihan yang diberikan. Pelatihan meliputi ketrampilan mengemudi untuk ujian praktik dan pengetahuan tentang lalu lintas untuk ujian teori. Dengan inovasi ini, masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari kota sangat terbantu, sehingga tidak perlu berkali-kali datang. Apalagi kalau sampai gagal berkali - kali akan sangat menguras waktu biaya dan tenaga.
berinovasi,” pungkasnya. Menanggapi hal itu, Kapolres Gresik AKBP KusworoWibowo
WBBM Diraih Polres Lamongan
Inovasi SIMBA Pangkas Birokrasi Berbelit um Tuban, Memorandum Untuk menm dukung program Presiden Jokowi dan perintah Kapolri Jenderal Idham Aziss dalam memangkas birokrasi yang berbelit-belit, Polres Tuban menelurkan program Simba (SIM Bhabinkamtibmas). Simba adalah program prioritas Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono dalam pelayanan kepada calon pemohon SIM (Surat Izin Mengemudi). Yakni, dengan memberikan pelatihan, baik teori maupun praktik ujian SIM. Para Bhabinkamtibmas diterjunkan ke lapangan untuk memberikan bekal ilmu
“Apakah masih layak atau tidak. Kami berharap tidak terjebak tugas rutinitas, tapi teruslah
mengaku sangat bersyukur institusi yang di pimpin kembali mendapat penghargaan predikat WBBM. Predikat ini sebagai penyemangat anggota untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat Gresik yang turut menjaga Kamtibmas di Gresik,” ungkap mantan Kapolres Jember itu, kemarin. Selain itu, Kusworo juga berterimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah bersinergi dan bekerjasama selama ini sehingga predikat WBBM kembali melekat pada Polres Gresik. “Alhamdulillah penghargaan ini sebagai motivasi kami dan seluruh anggota untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, tulus dan ikhlas,” imbuh alumnus Akpol 2000 tersebut. Sekadar diketahui, selain Polres Gresik ada sejumlah lain yang juga mendapatkan predikan yang sama. Di antaranya Polres Sidoarjo, Jember, Mojokerto, Malang, Lamongan, Polrestabes Surabaya, dan Polrestabes Medan. (an/har/mik)
Bhabinkamtibmas Polsek Merak Urak, Polres Tuban, memantau calon ujian praktik pemohon SIM. FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Program Simba ide Tuban 1 sebutan terkenalnya Kapolres Tuban, mendapat respon positif dari masyarakat. Seperti pengakuan Sri Sundari, warga Desa Boto Kecamatan Semanding, Tuban. Menurut perempuan 30 tahun, mengaku bila mengurus SIM di Polres Tuban sangat mudah dan tidak berbelit-belit. “Siapa bilang bikin SIM C
susah, ini buktinya, tetimakasih Simba, karena membantu kami mendapatkan SIM C, ujar,”kata Sundari, dibenarkan Nursahada, temannya. Ka p o l re s Tu b a n A K B P Nanang Haryono, mengharapkan para petugas Simba bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat atas inovasi yang diberikan oleh pimpinan.(top/har/mik)
terhadap tuntutan birokrasi untuk lebih transparan, akuntabel, bebas KKN menuntut perbaikan birokrasi untuk terus dilakukan. “Perbaikan birokrasi merupakan langkah awal untuk menata pemerintahan yang baik yang dapat melayani masyarakat dengan tidak diskriminatif, mudah dan murah,”tuturnya. Lebih lanjut Kyai Ma’ruf Amin, menekankan, bila birokrasi sebagai motor penggerak nasional harus mempunyai integritas sehingga diharuskan meninggalkan segala bentuk penyimpangan. “Maksimalkan pemanfaatan TI sebagai sarana kegiatan pemerintahan,”jelasnya. Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P Hutagalung mengucapkan terima kasih kepada petinggi Polri, Bapak Kapolda, Wakapolda dan PJU Polda Jatim,
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Bawaslu Resmi Tetapkan 10 Desa Antipolitik Uang
Petugas mengamankan barang bukti ayam jago.
kabur tanpa memperdulikan ayam jagonya. Alhasil, sebanyak 9 ayam, uang Rp 400 ribu, buku catatan, keber dan jam dinding berhasil diamankan. Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno menjelaskan, ada lima anggotanya yang melakukan penggerebekan. Namun, hanya mendapati baranh bukti yang di tinggalkan di lokasi. “Semuanya barang bukti
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
SETIAP orang memiliki cara berbeda untuk mengisi akhir pekan. Biasanya diisi dengan aktivitas yang paling disenangi. Seperti Ummi Khoiroh, yang mengaku paling suka menonton film bioskop. Apalagi kalau ssedang stres, ia hanya bisa rileks ka sudah nonton film. kalau “Akhir pekan biasanya aku isi untuk nonton film. Hampir setiap Ummi Khoiroh minggu aku nonton film. Sukanya nonton film bergenre drama dan action,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik ini, tersenyum. Lulusan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) ini mengaku ada satu film yang ia tonton berkali-kali bahkan puluhan kali, The Blind Side. Menurutnya, film yang dibintangi Sandra Bullock itu sangat menginspirasi. Sebab banyak pelajaran yang bisa diambil. “Baik buruknya seseorang dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Kemudian ketekunan, rajin dan tekat yang kuat akan menghantarkan kita kepada keberhasilan dan kesuksesan itu harus diperjuangkan,” aku pemilik bintang virgo itu. Lanjut Ummi, saat menonton film bisa bareng dengan siapa saja. Mulai suaminya, anak, sahabat bahkan tidak jarang teman kantor pun diajak. “Aku suka nonton film itu karena dari alur cerita yang ada di film tersebut aku bisa belajar tentang banyak hal. Belajar juga tentang cara menyikapi sesuatu dan segala hal tentang kehidupan,” bebernya. Ada cerita lucu saat dia menonton film bareng suaminya. Di mana, suaminya ini tidak suka menonton. “Kadangkadang kalau nonton film sama suami di dalam gedung bioskop ditinggal tidur. Tapi tidak apa-apa asal ada yang menemani,” pungkasnya.(dri/har/mik)
Mulanya, petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada sabung ayam disertai taruhan uang. Berdasarkan informasi tersebut, sejumlah anggota bergegas menuju ke lokasi. Dalam perjalanan ke lokasi yang berada di area persawahan, para pejudi itu diduga mengetahui kedatangan petugas. Sehingga mereka langsung
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Suka Film
kami amankan di kantor,” kata Tatak. Mantan Kapolsek Sidayu tersebut mengatakan, arena perjudian itu akan terus menjadi perhatiannya. Pasalnya, praktik judi sabung ayam itu sudah sangat meresahkan masyarakat setempat. “Kami akan awasi terus lokasi itu,” pungkasnya. Pihaknya berharap, masyarakat itu membantu menciptakan wilayah yang aman dan kondusif. Melaporkan temuan yang ada di wilayahnya masing-masing. Sehingga dirinya dan anggota dapat merespon dengan cepat. (an/har/mik)
Wairwasum Polri Irjenpol Umar Septono memberikan penghargaan kepada Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung disaksikan Menpan-RB Tjahyo Kumolo di Jakarta.
yang telah membimbing kami sehingga meraih predikat ini. “Selain pimpinan, kami juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan steakholder
yang telah mendukung sehingga kami bisa meraih WBK hingga ke WBBM, “ kata alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 itu merendah. (ali/har/mik)