SERTIFIKA T
P E RS WAN DE
SABTU PAHING, 10 JUNI 2023
memorandumredaksi@gmail.com
memorandum.co.id
MemorandumTV & Memorandum ndum Online
memorandum
memorandumonline & memorandumredaksi memorandum mredaksi
HARGA ARGA Rp 5.000,5 000 -
memorandum
POSITIF SABU, KAJARI KABUPATEN MADIUN DICOPOT
Mata Hati Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
Partai Kaipang DUNIA perpolitikan nasional pekan ini masih saja gempita bicara capres (calon presiden) dan cawapres (calon wakil presiden). Kabar paling gres (paling akhir), partai politik (parpol) saling “melempar pujian” sekaligus menjadikan lawan politiknya sebagai objek jualan. Seperti Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menyebut nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai salah satu dari sepuluh nama cawapres yang ada di kantong partainya (untuk digandengkan capres Ganjar Pranowo). Padahal semua tahu AHY adalah Ketua Partai Demokrat yang masuk dalam Koalisi Indonesia untuk Perubahan pengusung Capres Anies Baswedan. Begitu pula Partai Amanat Nasional (PAN) menyodorkan nama Erick Tohir kepada PDI-P sebagai cawapres Ganjar Pranowo. Dan beberapa partai lain pun masih menyuarakan isi hatinya mendukung sosok atau figur pantas sebagai pendamping Ganjar Pranowo sebagai capres. Situasi seperti ini membuat Ketua Umum PDI-P Megawati menjadi jengah dan bosan. Bagi dia, persoalan memilih cawapres bukan hal sulit untuk segera dituntaskan. Tapi ya gitu Bersambung ke halaman 2
Lala Widy
Dibuat Jutek L
ala Widy ditanya seputar pengalaman manggung. Sang pedangdut mengaku kerap dibuat jutek biduan lain ketika manggung bersama. “Kalau itu sih sudah biasa kalau itu,” ujar Lala saat menjadi bintang tamu di Brownis Trans TV beberapa waktu lalu seperti dikutip detik.com. Lala Widy mengungkapkan alasan mengapa sering mendapat perlakuan jutek dari sesama penyanyi. Hal itu terjadi biasanya karena waktu tampil dan berebutan setlist lagu yang akan dibawakan. “Rebutan lagu. Terus habis gitu pengin nyanyi duluan karena keburu mau pindah lokasi gitu,” tutur Lala. Di sisi lain, Lala Widy mengaku pernah kesal Bersambung ke halaman 2
TERKUAK TES URINE DAN RAMBUT Surabaya, Memorandum Korps Adhyaksa tercoreng atas ulah oknum jaksa. Tak tanggung-tanggung, kali ini orang nomor satu di Kejari Kabupaten Madiun dicopot gegara positif sabu.
Berdasarkan data yang kami miliki kode peserta tes yang dinyatakan positif menggunakan narkotika dengan bahan aktif metamfetamina adalah atas nama Andi Irfan Syafruddin, jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun. MIA AMIATI Kajati Jawa Timur
Andi Irfan Syafruddin terbuktii positif menggunakan narkotika dengan bahan ungan aktif metamfetamina saat ada kunjungan ada 12 kerja (kunker) Komisi III DPR RI pada ari 39 Mei lalu. Di mana semua kajari dari kabupaten/kota hadir di kantor Kejati Jatim. misi “Jadi setelah acara kunker Komisi kan III selesai, para kajari saya perintahkan lah untuk tetap di tempat dan mulailah mdilaksanakan tes urine dan pengamnbilan sample rambut secara bergann tian dengan SOP sesuai ketentuan k dari Tim Polda Jatim. Termasuk i, pengambilan urine di kamar mandi, m petugasnya ikut masuk ke dalam a kamar mandi,” ujar Kajati Jatim Mia Amiati, Jumat (9/6). a hasil as tes u e da ge e eDari urine dan pe pengeei cekan samplee rambut pada 16 Me Mei Bersambung ke halaman 2
Andi Irfan Syafruddin
Jabat 4 Bulan
Pimpin 2 Kegiatan SEHARI sebelum muncul kabar Kajari Kabupaten Madiun Andi Irfan Syafruddin dicopot dari jabatannya, ia masih sempat memimpin pelaksanaan dua kegiatan. Dalam unggahan di akun Instagram milik Kejari kabupaten Madiun disebutkan Kajari Kabupaten Madiun Andi Irfan Syafruddin didampingi Kasubagbin, Kepala Tata Usaha Negara dan satu orang staf mengikuti sosialisasi proses kenaikan pangkat tahun 2023 dan pengangkatan jabatan Bersambung ke halaman 2
Pendampingan proyek strategis kepada dinas pendidikan terkait pembangunan SMPN 1 Dolopo.
JABATAN yang disandang Kajari Kabupaten Madiun Andi Irfan Syafruddin baru empat bulan. Andi dilantik Kajari Kabupaten Madiun pada 8 Februari 2023. Andi yang sebelumnya menjabat Kajari Kotabaru selama 2,6 tahun kemudian menggantikan posisi Kajari Kabupaten Madiun Nanik Kushartanti yang dipromosikan Asdatun Kejati Lampung. Bersambung ke halaman 2
Usai Bunuh Anak, Ibu Gagal Bunuh Diri
Psikolog: Punya Riwayat Depresi
Surabaya, Memorandum Aksi nekat Maimunah (46), mencoba bunuh diri usai menyayat leher putrinya, NJ (6), hingga tewas mendapat perhatian dari psikolog klinis dan forensik Riza Wahyuni. Dikatakan psikolog klinis dan forensik LPP Geofira Bersambung ke halaman 2
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce menunjukkan barang bukti koper dan CCTV terakhir korban sebelum dibunuh.
Pembunuhan Mahasiswi Ubaya
Jual Xpander untuk Modal Usaha Riza Wahyuni
Surabaya, Memorandum Motif pembunuhan Angeline Nathania (21), mahasiswi Universitas Surabaya (Ubaya) asal Perumahan Kahuripan Sidoarjo, akhirnya dibeber polisi. Dikatakan Kapol-
restabes Surabaya Kombespol Pasma Royce, bahwa terduga pelaku Rochmad Bagus Apriyatna alias Roy (41), warga Gunung Anyar Kidul, ingin menguasai harta milik korban. Bersambung ke halaman 2
Demi Anak, Istri Terjerembab ke Jurang Kemusyrikan (5)
Di Ruang Berasap Gelap, Tubuhnya seperti Malayang - Meng, kepala kejaksaan negeri Kabupaten Madiun dicopot gegara nyabu. - Dikira gula putih kristal kaleee… Si Mameng (Mantan kurir)
Masuk bulan keempat-kelima, Dirham sempat berpikir begini: mungkinkah Laksmi nekat berangkat sendiri ke kediaman Eyang Jostro? Tapi, tahukah dia jalan ke sana?
Walau begitu, karena sudah tidak ada lagi tempat yang mungkin didatangi Laksmi yang bisa dilacak, Dirham menyerah. Dia akhirnya melangkahkan kaki ke Mojokerto, ke lereng Penanggungan. Untung tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak. Baru selangkah keluar dari rumah, tiba-tiba Laksmi muncul dan langsung
merangkulnya erat-erat. Dengan napas terengah-engah dia mengabarkan keinginannya sudah terkabul. Ritual yang dia jalani sudah membuahkan hasil. Tentu saja Dirham kaget. Penuh tanda tanya. Dan marah. Ingin dia menumpahkan gejolak isi hatinya dengan menyemprotkan Bersambung ke halaman 2
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205