Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 10 Juni 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

TANGKI METANOL PT CASI MELEDAK, 5 PEKERJA TEWAS

KORBAN AKAN RESIGN

Oleh: Dahlan Iskan

Gresik, Memorandum Insiden meledaknya tangki metanol PT Citra Adi Sarana Indonesia (CASI) di kawasan industri Jalan Dharmo Sugondo, Kecamatan Kebomas, Gresik, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Salah satunya keluarga Muhammad Andik (33).

S

aya berhenti di rest area dekat Batang, Jateng. Isi bensin. Di sepanjang jalan tol dari Jakarta itu, saya kepikiran isi novel yang hampir selesai saya baca: Mengadang Pusaran. Maka, sambil istirahat, saya selesaikan novel itu. Biar segera tahu ending-nya. Perjalanan ke Surabaya masih lima jam lagi. Tidak sabar. Itulah novel 440 halaman yang ditulis orang yang sangat benci Indonesia –lalu jatuh cinta pada bahasa Indonesia. Nama penulis novel itu: Lian Gouw. Kelahiran Bandung. Kini usianyi 84 tahun. Lian Gouw tinggal di Palo Alto, dekat San Francisco. Kepergian Lian ke Amerika Serikat pun akibat kebencian itu. Di awal tahun 1960. Yakni, ketika pemerintahan Soekarno melarang bahasa Belanda. Juga, apa pun yang berbau Belanda. Sejak kepergiannyi itu, Lian tidak mau lagi ingat Indonesia. Pun selama 50 tahun itu, selama di

Saat Memorandum mendatangi rumah yang ditempati keluarga Andik di Jalan Awikoen, Desa Gending Kebomas itu ternyata telah ramai

pelayat. Keluarga korban tampak kehilangan. “Bapak paling terpukul dan beberapa kali pingsan,” kata Riski Permana Putra, adik bungsu Andik,

Rabu (9/6). Dijelaskan Riski, korban merupakan anak kedua dari lima bersaudara. Kepergian Andik menghadap Sang Khalik meninggalkan kesedihan teramat sangat. Hal itu, terlihat di tatapan kosong ayah korban, Kutriman. Sejak kali pertama dikabari kejadian tersebut, ia yang paling gusar

FOTO: MEMO RANDUM/IST

Lian Gouw

Bersambung ke halaman 11

Kondisi tangki metanol setelah meledak.

Disnaker Beri Atensi

Bersambung ke halaman 2

Foto semasa hidup Septianingrum (atas) dan foto semasa hidup Muhammad Andik (bawah).

MUSIBAH meledaknya tangki metanol milik PT CASI telah ditangani Polres Gresik. Tempat kejadian perkara (TKP) sudah diamankan dan masih dalam proses penyelidikan petugas. “Iya, sudah ditangani polres. Penyebab ledakan masih kami selidiki,” kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Rabu (9/6). Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga masih belum bisa memberikan banyak keterangan terkait peristiwa yang menewaskan lima pekerja tersebut. Pihaknya mengaku, masih proses pendalaman termasuk meminta keterangan saksi-saksi. “Masih kami dalami, mohon waktu,” tandas Bayu. Terpisah, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Gresik memberikan atensi terhadap kejadian itu. Bahkan, Kamis (10/6), hari ini, Disnaker Jawa Timur direncanakan melakukan identifikasi di lokasi. Bersambung ke halaman 11

1

Kronologi:

Sebelum kejadian, lima pekerja sedang melakukan tugasnya melakukan pengelasan atau fabrikasi. Nahasnya, ketika mengecek instrumen level sensor di atas tangki metanol, mendadak terjadi ledakan. Dua pekerja yang berada di atas tangki dan tiga rekannya tewas.

2 Dua lainnya selamat meski menderita luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan di RS Semen Gresik. Bahkan, dalam insiden itu membuat warga setempat gempar. Ada yang menduga ledakan itu akibat ban meletus hingga terjadi gempa karena juga membuat rumah penduduk bergetar.

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ/PUNTADEWA

1 Tewas, 1 Selamat

PUAS

Kecelakaan di Tembok Dukuh

C

hintya Ramlan mulai terjun ke dunia sinetron. Sebelumnya ia dikenal sebagai model seksi. Chintya Ramlan belakangan terlihat main di beberapa sinetron yang tayang di salah satu televisi nasional usai sempat mengisi beberapa judul FTV. Ia sempat tampil di Putri untuk Pangeran dan Ikatan Cinta yang dibintangi Arya Saloka dan Amanda Manopo. Chintya Ramlan mengaku keenakan main sinetron. Cewek 20 tahun tersebut juga senang bisa membuat orangtuanya bangga,

Surabaya, Memorandum Kecelakaan yang melibatkan truk trailer dan motor terjadi di traffic light Jalan Tembok Dukuh, Rabu (9/6) sekitar pukul 10.00. dalam peristiwa itu, menyebabkan seorang pengendara Beat L 3718 ZU, Sri Utami (53), warga Jalan Kemayoran Baru, tewas terlindas ban truk. Sedangkan kerabatnya, LY (18), selamat. Hanya saja kecelakaan itu, membuat gadis tersebut shock. Sementara sopir trailer L 9997 UY Ferry Andrias (29), warga Jalan Sultan Iskandar Muda, Semampir langsung diamankan anggota Unitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya. Bersambung ke halaman 11

Bersambung ke halaman 11

Meng, bupati Lamongan sambut kapolda Jatim.

-

Untung tidak salah ketik sambat, sambet, atau sambit.

Si Mameng (Editor bahasa)

Wadir Polairud Polda Jatim AKBP Mustofa dan Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim AKBP Siswantoro, mendampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menunjukkan barang bukti pengungkapan penyelundupan benur lobster ilegal.

SEKALI KIRIM DIUPAH RP 400 RIBU

Serahkan Bayi kepada Madu

L

ima bulan berlalu. Wiwik hamil. Badar mulai tidak mampu memegang kemudi bahtera secara imbang. Dia menjadi lebih sering mengarahkan laju biduk ke vila di Pacet ketimbang pulang ke rumah Wanda. Wanda protes. Semula hanya ditujukan kepada Badar, namun lambat laun juga disampaikan Bersambung ke halaman 11

Ditpolairud Tangkap Kurir Ribuan Benur Lobster Ilegal FOTO: MEMORANDUM/RIO

-

Berbagi Cinta dengan Mindoan (2) FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Chintya Ramlan

Surabaya, Memorandum Penyeludupan benur lobster kembali digagalkan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim. Dalam kasus ini, polisi mengamankan Widodo (51), warga Plareng, Tlogoharjo, GiPetugas mengevakuasi jenazah Sri Utami.

Bersambung ke halaman 11

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Rem Blong, Truk Seruduk 5 Mobil Sidoarjo, Memorandum Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Jalan Raya Krian-Surabaya, tepatnya di depan SPBU Sidorejo, Kecamatan Krian, Rabu (9/6). Beruntung dalam kecelakaan yang melibatkan 6 mobil ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja satu kendaraan Honda Jazz warna merah yang dikemudikan M Ibram Ilhamsyah (19) warga Surabaya mengalami ringsek dan rusak parah, sedangkan kendaraan lainnya mengalami penyok dan kaca pecah.

Dari keterangan Ilhamsyah, saat itu dirinya melaju dari arah Surabaya menuju arah barat, lalu ia memperlambat laju kendaraannya, lantaran didepannya ada sebuah mobil boks yang hendak putar balik. Tiba-tiba dari arah belakang terdengar bunyi rem dari kendaraan truk yang sedang melaju, truk tersebut akhirnya menabrak mobilnya dari belakang, dan mobil milik Ilhamsyah kemudian menabrak mobil boks yang ada didepannya. Sehingga

Musnahkan Narkoba dan Rokok Ilegal Senilai Rp 30 M Sidoarjo, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarja memusnahkan narkoba dari berbagai jenis seperti ganja, sabu, pil dobel L, ekstasi, tembakau gorila, hingga rokok ilegal, Rabu (9/6) pagi. Total barang bukti narkoba dan rokok itu bernilai sekitar Rp 30 miliar. “Itu barang bukti dari keputusan yang sudah berkekuatan hukum tetap dari 469 perkara yaitu 465 perkara pidum dan 4 perkara pidsus,” ucap Arip Zahrulyani, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain, sabu-sabu 30.995,3 gram (30,9 kg), (ditimbang dengan pipet dan pembungkusnya. Ganja sebanyak 3.357,2 gram/3,3 kg (ditimbang dengan pembungkusnya), Pil LL sebanyak 124.927 butir. Extacy 1.045 butir, tembakau gorilla 3.245 gram dan rokok ilegal sebanyak 11 karton. Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo bersama Bupati Sidoarjo, Dandim 0816, Kepala BNNK Sidoarjo, Kepala Pengadilan Negeri Sidoarjo, juga turut memusnahkan barang bukti berupa

ponsel berbagai merek dan alat timbang elektrik. Pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini sebagai upaya transparansi penegakan hukum, dimana barang bukti sudah ada ketetapan hukum dan harus segera dimusnahkan. “Intinya sebagai penegak hukum, kita tidak main-main dalam memberantas peredaran narkoba, karena merusak generasi penerus bangsa, khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Apalagi saat ini yang dimusnahkan nilainya mencapai hingga Rp 30 miliar,” jelas Arip. Sementara Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) dalam kesempatan tersebut mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi atas keberhasilan kinerja pihak Kepolisian, Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Pengadilan, serta TNI yang telah membasmi atau menumpas kejahatan dan pengedar narkotika di wilayah Kabupaten Sidoarjo. “Dengan pemusnahan barang bukti ini, harapan kita ke depan aksi kriminalitas di Kab Sidoarjo dapat diminimalisir,” harap Gus Muhdlor, panggilan akrab Bupati Sidoarjo. (bwo/jok/yok)

Kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun.

mobilnya ringsek depan belakang. “Saat itu saya jalan pelanpelan, karena di depan ada mobil yang mau belok, saat itu saya sedang merokok, dan terdengar suara truk ngerem, lalu tiba-tiba nyeruduk mobil saya dari belakang,” ujar M Ibram Ilhamsyah. Kanit Lantas Polsek Krian Ipda Indra menyebut penyebab kejadian ini diduga dari truk pengangkut batubara mengalami rem blong. Saat

itu, posisi jalan sedang normal sehingga kendaraan melaju dengan kecepatan rata-rata. Pas di depan belokan SPBU Sidorejo, ada tr uk kontainer hendak belok. Saat itu 6 kendaraan yang ada dibelakangnya berjalan pelan-pelan. Kemudian ada truk pengangkut batubara yang dikendarai oleh Arip Abdul Wasis Suroso (48) warga Kediri, melaju dan tidak bisa mengerem, akhirnya kecelakaan beruntunpun tak terhindarkan.

“Saat itu, arah kendaraan dari Surabaya, sehingga 5 kendaraan diseruduk truk pengangkut batubara,” ujarnya. Selanjutnya kendaraan dan pengemudi yang terlibat kecelakaan beruntun diamankan di Pos Lantas Polsek Krian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kendaraan tersebut di antaranya Isuzu Panther boks, truk Isuzu boks, truk Mitsubishi diesel, Honda Jazz, Terios, dan dump truck tronton. (bwo/jok/yok)

Pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Kejari Sidoarjo.

Lian Gouw Amerika itu, dia tidak mau tersambung dengan apa pun yang berbau Indonesia. Bahasa Indonesia –yang hanya sebentar dia pelajari di SMA Belanda di Bandung– hilang sama sekali dari ingatannyi. Lian dibesarkan di keluarga Tionghoa golongan hollands spreken. Yang tidak mau lagi menyerap dan mempraktikkan budaya Tionghoa. Adat istiadat di rumahnyi memakai adat Belanda. Termasuk cara makan dan jenis makanannya. Mereka tidak mengenal sumpit. Sekolah pun harus di sekolah Belanda. Di Amerika, Lian jadi orang Amerika. Saat menulis novel ini pun, suasana kebatinannyi adalah ”sebagai orang Amerika yang menulis novel dengan latar belakang masa lalu Indonesia”. Judul novelnyi: Only a Girl. Penerbit Gramedia menemukan novel itu. Lalu menerjemahkannya. Dengan judul baru, Menantang Phoenix. Gramedia lantas mengundang penulisnya datang ke Indonesia. Saat undangan itu tiba, Lian masih benci Indonesia. Tapi, dia harus datang. Untuk acara peluncuran novel terjemahan itu. ”Saya seorang penulis yang harus bertanggung jawab pada karyanya,” ujar Lian kepada saya pekan lalu. ”Saat itu saya mengunjungi Indonesia sebagai penulis Amerika yang karyanya dibeli negara asing Indonesia,” ujar Lian.

Sambungan dari halaman 1 Lian menambahkan: buku saya dibeli Gramedia dan saya ”mengantar” ”anak batin” saya ke negera yang menyambutnya dengan baik. Itu tahun 2010. Ketika Lian berumur 73 tahun. Ketika sudah 50 tahun tidak pernah mau tahu lagi tentang Indonesia. “Waktu itu hujan deras. Dari bandara langsung ke tempat acara,” katanyi. Perbedaan waktu Jakarta-San Francisco yang lebih dari 12 jam membuat Lian kurang enak badan. Dia mengalami apa yang disebut jet lag. Kedatangan Lian ke Indonesia membawa perubahan drastis pada sikapnyi. Dari membenci ke mencintai. Terutama mencintai bahasa Indonesia. Cinta yang setengah mati. Sampai Lian memutuskan untuk kursus bahasa Indonesia. Setelah itu, Lian bolak-balik ke Indonesia. Ke banyak kota. Juga ke Bandung –yang melahirkannyi. Tapi, di Bandung dia sudah tidak punya keluarga sama sekali. Tempat sekolahnyi, SMA Lyceum, masih ada. Sudah banyak berubah. Rumah sakit Boromeus juga masih ada. ”Kosambi berubah menjadi lebih bagus,” katanyi. ”Bagaimana dengan rumah Nana yang ada di cerita novel itu?” tanya saya. ”Entah...,” jawabnyi. Mungkin rumah yang jadi sentral cerita itu memang hanya fiksi. ”Apakah nama Nana itu

diambil dari ’nai nai’ yang dalam bahasa Mandarin berarti nenek?” tanya saya. ”Bukan. Nana kan hollands spreken,” katanyi. Kecintaannyi yang baru pada bahasa Indonesia dia wujudkan di novel terjemahan terbaru itu: dengan judul Mengadang Pusaran.Yang diterbitkan Pustaka Kanisius, Jogjakarta, 2020. Di novel itu Lian tidak mau menggunakan kata Indonesia yang berasal dari serapan bahasa asing. Lian minta kepada penerjemahnya harus menggunakan kata asli bahasa Indonesia. Harus 100 persen. Lian tidak hanya cinta bahasa Indonesia. Dia juga merasa bangga dengan kekayaan bahasa Indonesia. Saat kirim WA ke saya pun, Lian tidak mau menggunakan bahasa Indonesia serapan. Bahasa Indonesia Lian murni. Terus terang, inilah untuk kali pertama saya membaca novel yang 100 persen bahasa Indonesia-nya asli. Saya pun menghubungi penerjemah novel Lian: Widjati Hartiningtyas. Saya ingin tahu seberapa sulit mengikuti keinginan Lian itu. ”Beliau sangat keras menentang kata serapan,” ujar Widjati. Ti d a k b o l e h a d a k a t a ”problem”, ”solusi”, ”provokasi”, dan sebangsanya. Semua itu disebut kata serapan dari bahasa

asing. Kadang Widjati perlu waktu lama untuk menemukan kata asli dalam bahasa Indonesia. Widjati orang Semarang. Lulus SMAN 4 di kota itu. Dia alumnus Universitas Negeri Semarang, jurusan sastra Inggris. Ibu dua anak tersebut seorang penulis yang produktif. Widjati kini mewakili Indonesia dalam global workshop Room to Read Amerika. Saya pun kirim WA ke Widjati. Yakni, saat saya membaca kata ”makmal” di novel itu. Saya sungguh tidak tahu apa yang dimaksud ”makmal”. Ternyata kata ”makmal” adalah bahasa Indonesia untuk ”laboratorium”. Sepanjang novel itu saya menemukan banyak kata asli Indonesia, tapi justru terasa sangat ”asing” di telinga saya. ”Saya bisa berjam-jam video call dengan beliau. Saya belum pernah bertemu langsung,” ujarnyi. Kata ”video call” bukan hanya serapan, melainkan asli bahasa asing. Saya belum tahu apa bahasa Indonesia-nya video call. Diskusi terpanjang terjadi ketika Widjati ingin menerjemahkan kata ”overall” menjadi ”celana monyet”. Lian tidak setuju. Celana monyet itu, menurut Lian, hanya dipakai anak kecil. Padahal, pakaian ”overall” yang ditulis Lian masih biasa dipakai tokoh di novel tersebut sampai pun masa remaja. Memang akhirnya Widjati

tidak menemukan apa padanan ”overall” dalam bahasa Indonesia. Akhirnya mereka sepakat menerjemahkan ”overall” dengan ”celana” saja. Widjati juga mengalami kesulitan menyebut jenis bahasa yang dipakai Belanda (atau juga orang Tionghoa) untuk berbicara kepada para pembantu rumah tangga mereka. Dalam novel asli yang berbahasa Inggris disebut bahasa ”Malay”. Semestinya itu bisa diterjemahkan menjadi ”bahasa Melayu”. Tapi, Lian tidak setuju. Bahasa yang dipakai zaman itu tidak sama dengan bahasa Melayu. Maka, di novel terjemahan tersebut, bahasa itu disebut ”Maleis”. Bahasa seperti itu sebenarnya juga sudah dipakai koran-koran Jakarta di zaman itu. Memang tidak sama dengan bahasa Melayu. Dalam literatur lama disebutkan, koran-koran tersebut menggunakan ”bahasa MelayuTionghoa”. Sebenarnya Lian akan ke Indonesia lagi tahun ini. Untuk peluncuran novel terjemahan kedua itu.Tapi, batal karena Covid. Lian sendiri mengaku puas atas terjemahan Widjati. Lian juga memuji kerja keras Widjati. ”Nilai terjemahannya 8,5. Nilai kegigihan dan kerja keras Widjati 9,5,” ujar Lian. Membaca novel ini, saya membayangkan Lian adalah Jenny, tokoh utama di novel tersebut.

Benarkah? Lian paling tidak suka ditanya soal itu. Dari novel inilah saya bisa tahu keadaan Bandung di masa peralihan. Dari zaman Belanda ke zaman kemerdekaan. Saya jadi tahu apa beda Bandung Selatan dan Bandung Utara.Yang dibatasi rel kereta api. Jenny, tokoh remaja di novel itu, sampai naik pohon mangga tinggi-tinggi. Di malam yang gelap. Untuk bisa melihat lautan api di Bandung Selatan. Saya juga baru tahu soal ini: bendera Merah Putih ternyata baru dikibarkan di SMA Belanda di Bandung pada tahun 1950. Lima tahun setelah proklamasi kemerdekaan. Sampai tahun 1950 itu, foto yang dipasang di dalam kelas, di atas papan tulis pun, masih foto Ratu Wilhelmina. Dari novel ini kita bisa paham bagaimana keadaan golongan Tionghoa di masa peralihan itu. Ada yang hollands spreken yang pro-Belanda. Ada golongan Tionghoa netral. Ada juga Tionghoa yang pro kemerdekaan, yang membenci Belanda. Golongan Tionghoa totok ternyata juga membenciTionghoa yang kebelanda-belandaan. Mereka menyebutnya dengan ”Belanda Tun Pua” (Belanda satu setengah gobang). Itu karena mereka harus membayar 1,5 gulden untuk bisa mendapat status Belanda. Lian Gouw kini sudah agak

lancar berbahasa Indonesia. Itu saya lihat ketika Lian jadi pembicara zoominar ”tipis-tipis” di perkumpulan Boen Hian Tong Semarang pekan lalu. Lian Gouw kini melangkah lebih jauh lagi: mendirikan perusahaan penerbitan buku di Amerika. Dalang Publishing. Tujuannya: khusus menerbitkan buku-buku yang ditulis orang Indonesia. Untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Buku itu harus bermutu sastra. Juga, harus dengan latar belakang budaya Indonesia. ”Agar karya sastra dan budaya Indonesia dikenal publik Amerika,” ujar Lian. Sudah 12 buku yang disiapkan segera terbit. Misalnya, novel karya Junaedi Setiyono: Dasamuka serta Tembang dan Perang. Junaedi adalah sastrawan P u r w o re j o. Ju g a , d o k t o r pendidikan yang menjadi dosen di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Novel Tembang dan Perang itu telah diterbitkan Kanisius. Itulah novel berdasar cerita Panji asli Indonesia, dari abad ke-14 (zaman JenggoloKediri). Kisah Panji sedang diperjuangkan menjadi cerita warisan budaya ke UNESCO. Lian akan menerbitkannya untuk pasar Amerika dan dunia. Saya jadi ingin diskusi langsung dengan Lian. Kalau ke Amerika nanti. Saya ingin mampir ke Palo Alto. ”Tidur di rumah saya saja,” kata Lian. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

FOTO: ISTIMEWA

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 3

Petugas satgas Covid-19 membubarkan kerumunan driver ojol di gerai McD Plaza Marina.

Promo, Gerai McD Timbulkan Kerumunan

Sempat Tutup dan Denda Rp 5 Juta AKBP HARTOYO Wakapolrestabes Surabaya

 Bersambung ke halaman 4 

Produk BTS Meal yang dipromosikan McD.

FOTO: ISTIMEWA

Sudah kami antisipasi semua mua yang berpotensi kerumunan, ada unitan tiga pilar unit yang bergerak dengan an. untuk mengawasi dan mengingatkan.

Surabaya, Memorandum Dampak membeludaknya antrean pengemudi ojek online (ojol) imbas pesanan promo BTS Meal menyebabkan gerai McDonald’s (McD) ditutup sementara oleh polisi. Dengan adanya promo ini, tampak jelas McD melanggar protokol kesehatan (prokes) karena menimbulkan kerumunan.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Libur Lebaran bagi santri pondok pesantren (ponpes) telah berakhir. Para santri secara bertahap akan berangkat ke pesantrennya untuk kembali belajar dan mengaji. Kembalinya mereka ke pondok diharapkan tidak menimbulkan lonjakan kasus atau klaster baru di ponpes. Hal ini disampaikan Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota SuraAbdul Hakim baya Abdul Hakim, agar ponpes memperketat penerapan protokol kesehatan. Sebab, kondisi setelah liburan, biasanya diikuti dengan peningkatan potensi penyebaran Covid-19. “Sebagai langkah antisipasi, pesantren diharapkan memperketat protokol kesehatan berkenaan dengan kedatangan para santri dari berbagai daerah. Jangan lupa berkoordinasi dengan gugus tugas pencegahan penyebaran Covid-19 setempat,” terang Hakim, (9/6).  Bersambung ke halaman 4  Salah satu pedagang Pasar Kupang Gunung di-swab test PCR.

Penanganan Covid-19

OR

AN

D UM

/F E R R Y

Sekarang tempat-tempat kerumunan kita lakukan swab. Siapa yang datang, dan masuk ke pasar dan pertokoan di-swab.

FO

TO

M

EM

ERI CAHYADI Wali Kota Surabaya

eraksi di dalam (pasar dan mal) terkait Covid-19. “Sekarang tempat-tempat kerumunan kita lakukan swab. Siapa yang datang, dan masuk ke pasar dan pertokoan di-swab,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rabu (9/6). Tambah Cak Eri, sapaan Eri Cahyadi, ini merespons pedagang dari Madura. Sekarang Bangkalan sedang tinggi (Covid-19).  Bersambung ke halaman 4 

Buntut Larangan Pegawai ke Bangkalan Bocor

Hari Ini Nota Dinas Dishub Dibahas Dewan FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

Surabaya, Memorandum Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo mendesak pemerintah segera menyikapi munculnya varian virus corona baru, yakni B117 strain Inggris. Selain itu, pihaknya berharap pemprov maupun pusat menyuntikkan dana untuk daerah dalam penanganan Covid-19. Pihaknya menilai, SDM, sarana, dan prasarana untuk penanganan Covid-19 varian Agoeng Prasodjo baru ini mutlak. Sehingga pemerintah pusat ataupun pemerintah provinsi (pemprov) wajib memberikan atensi. “Untuk menangani ini, kita bersama-sama harus kompak baik warga ataupun pemerintah. Khususnya pemprov maupun pusat harus ikut campur terutama dalam hal alokasi anggaran,” ujar Sekretatis Komisi C ini, Rabu (9/6). Sebab, kata dia, semua daerah sedang mengalami krisis keuangan. Manakala konsentrasi terus diarahkan ke penanganan Covid-19, maka sektor lain tidak akan tergarap. “Ini berarti pembangunan, perkembangan ekonomi, dan perbaikan kualitas SDM tidak hanya stagnan, tapi mundur,” katanya.  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Melonjaknya kasus Covid-19 di Bangkalan, diantisipasi dini Pemkot Surabaya agar tidak merebak ke Kota Pahlawan. Salah satunya dengan menggelar swab test PCR di pasar dan mal secara acak. Langkah yang dilakukan Pemkot Surabaya dengan menerjunkan tim swab hunter itu untuk bisa mengeliminir jumlah orang yang akan berint-

:

Awas, Tim Swab Hunter Blusukan Pasar dan Mal

Butuh Suntikan Dana Pemprov dan Pusat

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ

Usai Liburan Santri, Rawan Klaster Ponpes

Hikmah Bafaqih

Surabaya, Memorandum Komisi E DPRD Jawa Timur akan menggelar hearing tentang perkembangan penanganan Covid-19, khususnya di Bangkalan, yang kini melonjak. Selain itu, para wakil rakyat ini akan membahas nota dinas Dishub Jatim yang melarang personelnya berkegiatan dinas di Bangkalan. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Hikmah

Bafaqih, bila hearing yang akan mengundang Satgas Covid-19 Jawa Timur, Dinkes Jatim, Dinkes Bangkalan, serta sejumlah stakeholder terkait akan digelar sebelum rapat paripurna. “Kami meminta semua penjelasan yang terjadi di lapangan dalam penanganan Covid-19 di Bangkalan. Kami juga akan mempertanyakan tentang munculnya nota dinas Dishub Jatim kepada pegawai di lingkungannya, yang

menuai kontroversi.” tutur Hikmah Bafaqih. Ia menyampaikan, munculnya nota dinas dari dishub harusnya terkonfirmasi dan dikoordinasikan dengan lembaga di atasnya, yaitu gubernur selaku penanggung jawab kebijakan. “Niatnya baik, tetapi harusnya tidak melebihi kewenangannya,” lanjut Hikmah Bafaqih. Ketua Perempuan Bangsa Jawa  Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 4

Tekan Laju Covid-19 di Bangkalan

Pastikan Rumah Sakit Rujukan Kondusif Surabaya, Memorandum Forkopimda Jatim terus berupaya mengambil tindakan pengendalian Covid-19 melalui pengetatan PPKM mikro dan penyekatan akses keluar-masuk di sisi Bangkalan. Hal ini dinilai efektif dalam menekan angka positif kasus Covid-19 di Bangkalan. “Penyekatan dilaksanakan secara terpadu di dua titik keluar masuk Bangkalan. Hasil dari penyekatan dan tracing hari ini terdapat dua orang yang reaktif di Pelabuhan Kamal sementara di Suramadu sebanyak lima orang yang reaktif,” ungkap Kapenhumas Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan, Kolonel Arm Imam Haryadi, Rabu (9/6). Dijelaskan Imam, saat ini kapasitas RSUD Bangkalan dan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 terbilang kondusif. Namun, Forkopimda Jatim telah mengambil langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19. Adapun enam RS rujukan tersebut antara lain RS dr Soetomo, RS Universitas Airlangga, RS Haji Surabaya, RS Al Irsyad, RS Adi Husada Undaan, dan RS PHC Perak serta bertambah satu, yakni RS Brawijaya. Sedangkan masyarakat yang reaktif

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

rapid antigen, sambil menunggu hasil swab PCR telah disiapkan 3 lokasi penampungan, yaitu BPWS dengan kapasitas 70 orang, balai latihan kerja kapasitas 50 orang, dan balai diklat berkapasitas 74 orang. “Bagi pasien yang tanpa gejala maupun gejala ringan juga sudah disiapkan di RS Lapangan Indrapura dan RS Badan Diklat Bangkalan,” ujarnya. Ke depan, agar lebih efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Forkopimda Jatim akan terus konsisten melakukan deteksi dini, screening, dan tracing secara masif. “Kita upayakan swab test PCR dengan target 500 PCR per hari. Begitupun pemberian vaksin juga terus berjalan serta yang tidak kalah penting melaksanakan pengetatan PPKM mikro di Desa Arosbaya dan Klampis,” pungkasnya.(mg3/tyo)

Babinsa Kodim Surabaya Utara Dibekali Latnister “Pembinaan yang harus bisa dilakukan babinsa yakni baik secara perorangan maupun dalam hubungan kelompok. Serta meningkatkan kemampuannya agar dapat melaksanakan tugas di lapangan dengan baik,” ujar periwra yang juga menjabat Pasi Ops Korem 084/BJ ini. Kegiatan latnister diikuti oleh seluruh Babinsa Koramil jajaran Kodim SU, serta dihadiri danramil jajaran, dan koordinator materi latnister ini dibuka oleh Dandim Surabaya Utara Kolonel Inf Sriyono. “Kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan babinsa dalam pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa, dan negara,”ujar Sriyono.(tyo/fer)

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta di Bangkalan.

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Pertahankan Pangan, Tingkatkan Urban Farming

Latnister TA 2021 di aula Makodim Surabaya Utara.

Surabaya, Memorandum Untuk menjaga ketahanan pangan, Pemkot Surabaya menggunakan sistem urban farming sebagai solusi. Salah satunya bercocok tanam padi dengan memanfaatkan lahan fiber atau bak sebagai pengganti lahan yang luas. Seperti di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Rabu (9/6), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama pejabat memanen padi varietas jenis ciherang yang sudah ditanam tiga bulan. “Urban farming, tidak harus padi ditanam di tanah atau lahan yang besar. Kita memberikan kepada warga Surabaya bisa mempertahankan pangannya,” ujar Cak Eri, sapaan Eri Cahyadi. Bahwa dengan masa tiga bulan juga bisa panen, ini akan kita kembangkan ke seluruh warga dan dipantau dan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya. “Setelah dipanen akan dibantu untuk menjualkannya. Ini memberikan contoh kepada warga dan ke depannya kita kembangkan lagi, dan jangan sampai ketika menanam padi tetapi jualnya tidak ada,” Cak Eri.

Awas, Tim Swab Hunter Blusukan Pasar dan Mal “Sebenarnya dari Bangkalan atau Madura yang masuk tidak selalu ke pasar. Tidak selalu ke mal tapi berinteraksi dengan tetangga. Tetangganya kan ada di mana-mana,” jelasnya. Sehingga dengan harapan di posisi-posisi tempat kerumunan mendapatkan informasi dari Madura bahwa ada yang telah berinteraksi di Surabaya. “Di keluarga ini keluarga ini. Berarti ini kita akan turun ke sana juga. Saling antisipasi Surabaya dengan Madura,” tambah Cak Eri. Tambahnya, dengan informasi ada yang pernah kontak dengan warga Surabaya agar bisa

Hari Ini Nota Dinas Dishub... Timur ini, menyampaikan tidak seharusnya munculnya nota dinas keluar di publik, sehingga bisa meresahkan banyak masyarakat. “Nota dinaskan internal, harusnya tidak keluar ke publik,” ujar dia. Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Jatim, Freddy Poernomo menyampaikan, koordinasi internal dishub patut diragukan. Karena nota dinas yang harusnya untuk internal, ternyata sampai ke publik. Selain

itu, Freddy yang juga pakar hukum pemerintahan meminta kadishub lebih dulu melaporkan ke gubernur selaku atasaan langsung. “Harusnya secepatnya berkoordinasi ke gubernur, meski kebijakan itu diskresi dinas,” tutur Freddy menanggapi munculnya nota dinas dengan nomor 800/083/113.1/2021 ditunjukkan kepada Kepala Bidang (Kabid) di Dishub Jatim.(day/tyo)

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi panen padi di Taman Surya Balai Kota Surabaya.

Sebelum pandemi, sebenarnya sudah ada perjanjian dengan pihak hotel bahwa hasil akan diambil. “Karena ada musibah ini kita bertahan dan untuk horikultura yang berkurang kita larikan ke bahan pokok, seperti padi ini,” pungkas Cak Eri.

Sambungan dari halaman 3

dilakukam tracing. “Berkunjung ke Surabaya atau warga Surabaya pernah berkunjung ke Madura. Saling memberikan informasi, untuk tracing-nya. Lanjut Cak Eri, tes usap ini tidak diberikan pengumuman titik sasarnnya dan acak saja. “Sehingga tidak ada lagi orang yang menghindari swab. Paling tidak kita sudah berusaha memang penyakit ini tidak ada yang tahu kapan datang di mana letaknya,” pungkas Cak Eri. Sementara itu, Humas PD Pasar Surya Jaeni menambahkan, bahwa langkah yang dilakukan Pemkot Surabaya adalah tepat dan merupakan solusi wali kota sebagai antisipasi penyebaran

Sambungan dari halaman 3

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Untuk meningkatkan kemampuan para babinsa dalam pelaksanaan pembinaan teritorial (binter) di wilayah, Kodim Surabaya Selatan menggelar kegiatan latihan teknis teritorial (latnister) TA 2021 di aula makodim, Rabu (9/6). Ketua Tim Dalwaslat Latnisterdim Korem 084/BJ Mayor Arm Imam Subandi menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan upaya satuan dalam rangka memelihara dan meningkatkan penguasaan dan keterampilan babinsa. Sebab sebagai prajurit kewilayahan harus memiliki kecakapan dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial.

Covid-19. “Kita berharap support program pemerintah. Ini program yang baik untuk pencegahan dan tracing dari pemkot dan tidak takut untuk swab, dan ini juga untuk keselamatan keluarga,” ujar Jaeni. Tambahnya, di Pasar Kupang Gunung ini adalah swab test PCR yang kelima dilakukan tim swab hunter. “Sebelumnya di Pasar Gayungsari, Pasar Pacarkeling, Pasar Kapasan, dan Pasar Blauran. Tadi di sini (Pasar Kupang Gunung) ada 53 pedagang yang swab test,” pungkas Jaeni. (fer/tyo)

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Yuniarto Herlambang mengatakan, ini sebagai bentuk percontohan. “Kurang lebih hasilnya gabah kering 72 kilogram. Susutnya tinggal 60 persen. Biasanya tidak sampai 50 kg,” ujarnya. Lanjut Herlambang, ini hanya percontohan jadi masyarakat bisa mencontoh di bak-bak yang kecil. “Tetapi bibitnya dari kami. Dan warga Surabaya bisa langsung datang lalu mengisi form,” ujarnya. Disinggung soal imbauan wali kota yang membantu warga untuk menjualkannya, Herlambang mengatakan, bahwa dilihat kelompok taninya. “Tingkat besar untuk kelompok tani itu memang menjual sendiri. Kalau untuk warga urban farming biasanya konsumsi sendiri. Untuk yang besar-besar selama ini tidak ada kendala. Mereka bisa menjual langsung ke pedagang. Itu ada konsumen sendiri seperti itu,” pungkas Herlambang. (fer/tyo)

Butuh Suntikan Dana

Sambungan dari halaman 3

Agoeng mengatakan, agar penanganan lebih efektif, tes antigen semestinya tidak hanya dibebankan kepada Kota Surabaya saja. Terutama saat orang-orang melintas memasuki Kota Pahlawan, namun juga harus dilakukan tes antigen di semua daerah yang terkait dan berpotensi terjadi penyebaran virus corona varian baru. ”Madura misalnya, semua kepala daerah di sana harus menerapkan kebijakan serupa, dan ini butuh biaya besar,” ulasnya. Dengan penanganan semacam itu, maka penyebaran Covid-19 tidak dilalukan

secara parsial antardaerah. Namun secara menyeluruh sehingga penularan bisa ditekan. ”Ayo para kepala daerah duduk bersama lah, ini masalah serius. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa harap bisa memanggil kepala-kepala daerah baik di Madura maupun di Surabaya untuk berembuk membahas pola penanganan Covid-19 yang cepat, tepat, dan bermanfaat. Tujuannya saya kira sama, memutus mata rantai penyebaran virus corona,” pungkasnya. (mg3/tyo)

Usai Liburan Santri, Rawan Klaster Ponpes Menurutnya, pandemi Covid-19 masih belum mengalami penurunan signifikan. Bahkan belakangan ini terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan, Madura. Ini perlu menjadi perhatian bersama, tidak terkecuali para santri dan ponpes. Kita tentu tidak berharap muncul kembali klaster di ponpes. Hal ini harus diantisipasi sejak awal. Kemenag Kota Surabaya akan proaktif melakukan pembinaan dalam penerapan protokol kesehatan di pesantren,” tuturnya. Hakim membenarkan bahwa kewenangan ponpes berada di tangan pengasuhnya. Namun,

Sambungan dari halaman 3

juga harus tetap menjalankan imbauan pemerintah khususnya dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ponpes mempunyai tradisi ketundukan dan ketaatan pada para kiai dan ulamanya. kewenangan memang kita serahkan kepada pengasuh masing-masing pondok. Tetapi imbauan yang telah disosialisasikan terkait pelaksanaan prokes tetap kita sampaikan dan harus di jalankan,” ungkapnya. Pihaknya menyebutkan bahwa saat ini, sebagian besar santri pondok pesantren yang ada di kota

surabaya sudah kembali ke pondok. “Hanya ada beberapa yang sedang proses, karena memang dilaksanakan secara bertahap. Seperti Pondok Alfitroh dan Amanatul Ummah yang pastinya dilaksanakan sesuai prokes,” papar Hakim. Selain persiapan protokol kesehatan ketat di lingkungan ponpes, para santri juga diharuskan menjalani tes usap sebelum kembali, agar tidak terjadi klaster baru pondok pesantren. “ Mereka kembali ke pondok dengan tetap menerapkan prokes. Termasuk tes usap antigen,” pungkas Hakim. (mg1/tyo)

Sempat Tutup dan Denda Rp 5 Juta Seperti halnya gerai McD di Jalan Basuki Rahmat (Basra), yang ditutup sementara oleh petugas Polsek Genteng. Langkah itu diambil menyusul antrean panjang pengunjung yang ingin merasakan promo paket BTS meal. Di lokasi, terlihat gerbang dan pintu masuk di McD Basra telah ditutup. Sejumlah satpam terlihat berjaga di depan pagar, sembari menginformasikan ke pengunjung jika gerai ditutup sementara. “Mohon maaf kami sedang temporary closed, silahkan ke gerai McD terdekat lainnya ya,” kata salah seorang petugas keamanan di lokasi, Rabu (9/6)siang. Sedangkan gerai McD Darmo, terkait promo BTS ini masih akan kembali dijual. Sebab stok produk tersebut di hari pertama launching tersisa 200 buah. “Sebenarnya esti-

Kerumunan driver ojol di gerai McD Wiyung.

Sambungan dari halaman 3 masi sampai satu bulan, tapi sampai dengan sekarang stok yang tersisa tinggal sedikit. Jadi kalau habis ya selesai,” ungkap Chintya selaku crew McD Darmo, Rabu (9/6). Saat disinggung soal terjadinya kerumunan akibat adanya produk tersebut, pihaknya mengaku sempat ada antrean panjang namun tetap disertai protokol kesehatan. “Jadi jaga jarak tetap diberlakukan. Bahkan sebelum masuk ke dalam terlebih dahulu kita cek suhu tubuh dan diberi hand sanitizer,” katanya. Menanggapi penutupan gerai McD ini, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengatakan, untuk kerumunan di McD pihaknya sudah menerjunkan personel bersama tiga pilar untuk mengantisipasi semua potensi kerumunan. “Sudah kami antisipasi semua

yang berpotensi kerumunan, ada unit-unit yang bergerak dengan tiga pilar untuk mengawasi dan mengingatkan,” kata Hartoyo. Hartoyo mengungkapkan, bukan hanya McD di Jalan Basuki Rahmat yang ditertibkan, melainkan juga McD di Jalan Mulyosari, dan McD Plaza Marina. “Terpantau dari sekian banyak gerai McD, tadi yang ditertibkan di Mulyosari, Plaza Marina, da Basuki Rahmat karena antrian drive thru dan ojek online,” papar Hartoyo. Sementara itu, Kabid Penegakan Perwali Satgas Percepatan Penganan Covid-19 Kota Surabaya Eddy Christijanto menjelaskan, bahwa seperti awal disampaikan wali kota agar satgas covid mandiri lebih aktif melakukan pencegahan agar tidak terjadi kerumunan. “Untuk mencegah itu (kerumunan), satgas covid mandiri harus lebih aktif. Itu

disampaikan pak wali kota,” ujar Eddy yang juga Kasatpol PP Kota Surabaya ini. Disinggung soal sanksi, Eddy mengatakan, bahwa dilakukan sesuai Perwali 67 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya. “Hari ini yang di Plaza Marina dikenakan denda administrasi Rp 5 juta,” ujarnya. Untuk menghindari kerumunan yang memesan melalui online, maka yang dihentikan aplikasi pembelian BTS. “Yang dihentikan aplikasi pembelian BTS,” jelas Eddy. Disinggung untuk yang di kawasan Basuki Rahmat, Eddy mengatakan bahwa yang menangani Polsek Genteng. “Basuki Rahmat dihentikan oleh Polsek Genteng,” pungkas Eddy.(fdn/rio/mg3/fer/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Masuk Pamekasan

Aksi warga Desa Karduluk di Kantor DPMD Sumenep.

Ratusan Warga Karduluk Datangi Kantor DPMD Sumenep

Pamekasan, Memorandum Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memimpin penyekatan lalu lintas untuk mencegah penyebaran Covid-19 di terminal barang Jalan Raya Larangan Tokol, Tlanakan, Selasa (8/6). Baddrut Tamam didampingi Kapolres AKBP Apip Ginanjar dan Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Tedjo j Baskoro. Bupati Baddrut Tamam meminta, pengendara roda empat turun untuk dites swab gratis demi kesehatan bersama. “Kita bersama forkopimda bergerak cepat melaksanakan penyekatan orang yang masuk ke Pamekasan,” ujar Baddrut Tamam di sela-sela penyekatan. Ia menyebutkan, penyekatan dimulai hari Minggu (7/6). Hasil sementara, hasil tes swab yang dilakukan terhadap 23 orang, tiga diantaranya dinyatakan positif covid-19. Namun, tiga orang itu bukan warga Pamekasan. Sehingga pihaknya akan memperketat beberapa orang yang akan masuk ke bumi Gerbang Salam. “Kita koordinasikan dengan satgas Covid-19 di kabupaten yang bersangkutan agar mereka ditindak lanjuti. Lonjakan Covid-19 di Madura sungguh membuat kita semua, kapolres, dan dandim akan bekerja lebih keras lagi untuk memasti-

Bupati Baddrut Tamam didampingi Kapolres AKBP Apip Ginanjar dan Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Tedjo Baskoro.

Bupati Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Ketua Satgas Kabupaten, serta anggota forkompimda, Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan, H Sudiyo,Skep Ns dan kepala OPD terkait, serta wakil Ketua dan anggota Satgas. Jubir Satgas Pemkab Bangkalan, Dr Agus Sugiyanto Zein menyampaikan, Menkes Budi Gunawan Sadiki juga menyampaikan, 4 saran dan harapan terkait strategi untuk mengatasi lonjakan kasus covid di Kabupaten Bangkalan. Budi Gunawan berharap pemkab tidak hanya mengandalkan peran dan fungsi tim satgas kabupaten dan kecamatan saja.”Tetapi juga mengajak peran serta para kiai, ulama dan tokoh masyarakat sebagai figur panutan publik,” pinta Budi Gunawan. Kedua, Budi Gunawan meminta satgas bertindak cepat merujuk warga yang terkonfirmasi positif covid ke rumah sakit rujukan. “Ini merupakan strategi yang tak kalah pentingnya untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid,” tutur dia. Selain itu, Menkes mende-

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Bangkalan, Memorandum Pemerintah pusat merespons lonjakan kasus coronavirus desease atau Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin saat tiba di Bangkalan menyampaikan, menggugah kesadaran masyarakat dengan menggelar pertemuan rutin untuk mengedukasi masyarakat. “Kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes) harus dilipatgadakan,” terang Budi Gunawan Sadiki didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Menkes bersama Kepala BNPB dan Gubernur Khofifiah Indar Parawansa menggelar rapat darurat dengan Satgas Penanganan Covid Kabupaten Bangkalan, dan Satgas Covid Provinsi Jatim di pendopo Agung Kabupaten Bangkalan. Mereka sidak di Kecamatan Arosbaya yang menjadi episentrum terbesar lonjakan kasus covid di Kabupaten Bangkalan. Rapat terbatas juga diikuti,

Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin didampingi Gubernur Khofifiah Indar Parawansa dan Kepala BNPB Letjan TNI Ganip Warsito pada kunjungan di Bangkalan.

sak upaya tracing, dan langkah isolasi secara mandiri bagi warga positif. Baik stadium ringan dan sedang. “Jika ada warga yang menolak, tim satgas bisa melakukan tindakan untuk mengisolasi yang bersangkutan di tingkat RT atau kecamatan,” saran Budi Gunawan. Terakhir, Budi Gunawan

meminta proses vaksinasi bisa dipercepat. Targetnya untuk meningkat imun mayoritas warga. Sehingga bisa membentengi diri agar tak mudah terpapar Covid. Budi Gunawan mengaku optimis, gejolak Covid-19 di Kabupaten Bangkalan akan segera terantisipasi, jika Tim Satgas kabupaten dan kecamatan me-

lakukannya upaya maksimal. Pada kesempatan itu, Menteri Kesehatan juga memastikan penggelontoran ragam bantuan untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid di Kabupaten Bangkalan. Diantaranya dana siap pakai senilai Rp 1 miliar, 20.000 Pcs masker INA, 10.000 Pcs masker anak, serta 20 cerigen handsanitizer. (ras/day)

Perketat Penyekatan Covid-19, TNI-Polri dan Pemkab Apel Pasukan Pamekasan, Memorandum Polres, Pemkab, dan Kodim 0826 Pamekasan menggelar apel pasukan pencegahan penyebaran Covid-19. Apel pasukan digelar di Monumen Arek Lancor, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (8/6). Dandim 0826 Letkol Inf Tejo Baskoro menyampaikan, apel gelar pasukan dilakukan

untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Pamekasan. Dandim 0826/Pamekasan juga memerintahkan Babinsa ikut membantu operasi penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di Kota Pamekasan. Lebih lanjut Dandim 0826 juga menyampaikan dalam Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan kali ini akan dilaksanakan pengawasan, menghimbau dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar mengerti serta memahami pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Letkol Inf Tejo Baskoro menegaskan, bersama Polres Pamekasan dan Satgas Covid-19 terus melakukan operasi wajib pakai masker terhadap masyarakat di ruang publik, seperti pasar dan tempat keramaian lainnya. . “Masyarakat diminta memperhatikan faktor keamanan, kesehatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan pendisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, serta laksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab,” tutup Dandim 0826/ Pamekasan. Sementara itu, Sekdakab Pamekasan

Totok Hartono, mengatakan penyakatan ini akan terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pamekasan. “Untuk itu kami akan terus melakukan penyekatan dengan tiap-tiap mobil yang masuk ke pamekasan akan kami stop dan dilakukan rapid tes antigen,” tegasnya. (sjk/day)

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Sumenep, Memorandum Pemkab Sumenep menjadwalkan vaksinasi serentak terhadap 1.500 orang, Jumat (11/6). Program ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, vaksinasi sebagai upaya untuk menaikkan status Sumenep dari zona kuning kembali ke zona hijau penyebaran Covid-19. Kabupaten Sumenep sempat zona hijau selama 9 minggu tapi tiba-tiba ada lonjakan kasus positif 17 orang beberapa hari yang lalu. Kasus baru tersebut menurut bupati tidak bisa diprediksi secara detail, tapi kalau mengacu pada lamanya Sumenep zona hijau, analisa sementara memang karena penularan saat arus mudik Idulfitri. “Tapi kami masih terus melakukan tracing kepada orang terdekat 17 pasien yang terkonfirmasi positif agar tidak cepat penyebarannya. Saat ini tinggal 9 orang yang masih dalam perawatan di RSUD Sumenep,” terang dia. Bupati Fauzi mengatakan, vaksinasi nanti dipantau Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Bupati mengaku akan mengikuti arahan protokoler sesuai rencana Kapolri dan Panglima TNI. Menunjang kelancaran kunjungan Kapolri dan Panglima TNI, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto berkunjung ke Sumenep guna meninjau kesiapan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Rabu (9/6). “Karena ini ada kunjungan, jadi kami persiapkan secara khusus. Kami siapkan sesuai rencana Kapolri dan Panglima TNI. Ada 1.500 orang vaksinasi tapi kami laksanakan sejak pagi, tidak mungkin bersamaan karena menghindari kerumunan. Jadi misalnya kunjungan siang, dari pagi sudah start, paling tidak setelah Kapolri dan Panglima TNI datang, proses vaksinasi masih berlangsung,” urai Fauzi. Bupati Fauzi menjelaskan, Kapolri dan Panglima TNI secara umum akan meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumenep, karena Sumenep sempat zona hijau kurang lebih 9 minggu. “Ini perlu disampaikan strateginya termasuk juga antisipasi agar kejadian di Bangkalan tidak terjadi di Sumenep,” tandas Bupati Achmad Fauzi. (aan/day)

terus dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di daerahnya. “Kami berterimakasih kepada bapak Bupati Pamekasan, dandim atas sinergitasnya. Forkompimda bersama-sama kita melakukan penyekatan atas inisiasi dari forkopimd a ,” p u n gkasnya. (sjk/day)

BNPB Gelontorkan Bantuan untuk Redam Pandemi di Bangkalan

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Bupati Sumenep Jadwalkan Vaksinasi Serentak 1.500 Orang

kan warga Pamekasan tidak terpapar covid-19,” ungkapnya.

Bupati yang akrab Mas Tamam ini melanjutkan, antisipasi dilakukan pada warga luar Pamekasan yang masuk dari beberapa pintu berbeda. Seperti pintu di wilayah pantura dan beberapa pintu lain untuk mengelabuhi petugas. Sementara itu, Kapolres Pamek a san, AKBP Apip Ginanjar mekan, nyampaisinergit a s forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimd a ) akan

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Sumenep, Memorandum Ratusan warga Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, berdemo di depan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Rabu (9/6). Mereka menolak bakal calon kepala desa (bacakades) dari luar desa. Korlap Aksi, Moh Abdan Syakuro mengatakan, masyarakat Desa Karduluk menolak bakal calon kepala desa (Bacakades) dari luar desa. Ia mendorong, agar kepala dasa merupakan warga asli, bukan warga asal desa lainnya. “Ada tiga tuntutan, pertama kita menolak Bacakades dari luar Desa Karduluk, kedua kami menduga ini menjadi calon bayangan yang memanfaatkan kelemahan Perbup karena masih ada seleksi tambahan sehingga asas domisili tidak diatur,” papar Moh Abdan Syakuro. Tuntutan ketiga, lanjut Moh Abdan Syakuro, adanya berkas bacakades dari luar. Ternyata pengumuman hasil penyaringannya tidak dilampirkan sedangkan merujuk pada form 36 dan 37 pada Perbup No 15 Tahun 2021 berkas itu harus dilampirkan. “Pernyataan panitia mengatakan bahwa itu dipengaruhi Kepala Dinas dan Kepala Dinas mengakui kalau itu pernyataannya sehingga kita menuntut pak kadis untuk mengundurkan diri dari jabatan,” katanya. Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Moh Ramli ditemui mengatakan, pihaknya mengapresiasi tuntutan masyarakat Desa Karduluk yang sudah memberikan koreksi/masukan kepada DPMD Sumenep. “Kami terbuka akan adanya masukan dan koreksi, tapi saya berharap semua patuh pada aturan. Kami penyelenggara memiliki kewajiban melaksanakan aturan dan kami pastikan semua masukan kami tindak lanjuti,” ujarnya. Ia mengatakan apabila ada yang tidak berkenan dengan kebijakan panitia boleh dituntut. Soal lampiran, menurutnya lampiran itu tidak diwajibkan dan merupakan tafsir karena lampiran untuk memastikan apa yang ditetapkan oleh panitia benar-benar ada berkasnya karena dipertanggungjawabkan selamanya. Saat aksi, masyarakat Desa Karduluk membawa beraneka macam poster dan membentangkan kain sepanjang 13 meter yang berisi tanda tangan petisi warga atas beberapa tuntutan yang mereka lakukan termasuk penolakan bakal calon kepala desa. (aan/day)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama kapolda Jatim dan pangdam V/Brawijaya di pendopo Keraton Sumenep.

Bupati Baddrut Pimpin Penyekatan

Suasana apel pasukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Monumen Arek Lancor.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 6 - 7

Gugah Kesadaran Warga, Polres Blitar Gencar Yustisi Covid Blitar, Memorandum B Operasi yustisi penertiban pemakaian masker kembali digelar anggota Polres Blitar bersama Koramil B Blitar, Rabu (9/6). AKBP Eva Guna Pandia memimpin rapat optimalisasi Omah Astuti.

Omah Astuti Siap Kawal Penegakan Hukum Berkeadilan

Bojonegoro, Memorandum Jargon agunge sikap tulung tinulung (Astuti) yang digagas Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, rupanya bukan sekadar jargon biasa. Selama ini, Astuti digelorakan dan diimplementasikan untuk memberikan bantuan sosial kepada kaum dhuafa dan anak yatim. Saat ini, jargon tersebut terus bergerak di tengah masyarakat dan memberikan solusi pada kehidupan bermasyarakat di kabupaten yang berjuluk Bumi Angling Dharma ini. Atas keberhasilan itu, Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia kembali meluncurkan program optimalisasi Omah Astuti

sebagai problem solving dalam rangka mewujudkan Polri yang presisi (prediktif, responsibilitas, transparan, dan berkeadilan). Dalam rapat koordinasi Omah Astuti itu, diikuti pejabat utama Polres Bojonegoro, para Kapolsek jajaran, Kasi Humas jajaran, bertempat di Aula Satlantas Polres Bojonegoro di Jalan Imam Bonjol, Bojonegoro, Rabu (9/6). Kapolres Bojonegoro AKBP Pandia menyampaikan, bahwa dengan adanya Omah Astuti di tingkat desa dapat menjadi tempat penyelesaian permasalahan di masyarakat. Permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat di pandang perlu adanya restor-

ative justice mengutamakan pendekatan dalam penyelesaian perkara atau permasalahan. Omah Astuti bisa menjadi solusi yang terbaik bagi masyarakat dan benar-benar mengawal penegakan hukum yang berkeadilan. “Omah Astuti sebagai tempat restorative justice sebagai bentuk penyelesaian permasalahan yang memenuhi rasa keadilan, kita coba formulasikan dengan baik sehingga rasa keadilan betul-betul kita wujudkan,” ujar Kapolres Bojonegoro. Kapolres Pandia juga menyampaikan dalam menyelesaikan permasalahan melalui restorative justice atau pendeka-

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 di wilayah Blitar. Setiap pagi, siang, dan malam anggota Polres Blitar menindak para pelanggar protokol kesehatan yang ditemukan saat operasi berlangsung. Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, bahwa penertiban pemakaian masker ini menyasar pengguna jalan yang melintas di sepanjang jalan protokol, maupun di tempat umum lainnya seperti pasar. “Masyarakat yang terjaring operasi tersebut sebanyak 25 orang langsung didata identitasnya selanjutnya diberikan teguran tertulis, lisan yang edukatif dan humanis serta diberi masker,” ujar Leonard, kemarin. Kapolres menerangkan, bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus corona. “Kegiatan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk selalu memakai masker saat beraktivitas di tempat umum sehingga penyebaran virus corona dapat dicegah sejak dini,” pungkas Kapolres Leonard. (pra/mik)

tan dalam penyelesaian permasalahan di Omah Astuti harus ada penengah dalam permasalahan tersebut seperti kepala desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan keluarga kedua belah pihak yang bersengketa. “Dengan adanya Omah Astuti ini bisa membantu dalam pelaksanaan tugas para bhabinkamtibmas untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang sifatnya ringan maupun permasalahan sosial sehingga dalam pelaksanaan tersebut akan didampingi oleh tiga pilar, tokoh agama, masyarakat penyelesaian permasalahan tersebut,” tutup Kapolres Pandia. (top/har/mik)

Polres Probolinggo Kota Fasilitasi Deklarasi Pelajar Cinta Damai Probolinggo, Memorandum Ratusan pelajar SMK Negeri 4 dan SMK AhmadYani Kota Probolinggo bersama polisi membacakan deklarasi cinta damai di sekolah masing-masing, Rabu (9/6). Usai membaca deklarasi, mereka menandatangani komitmen deklarasi di atas kertas bermaterai. Deklarasi disaksikan oleh Kasatbinmas Polres Probolinggo Kota AKP Retno Utami, Kasatintelkam Iptu Teguh Priyasan, Kasatsabhara AKP Eka, Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini, Kodim 0820/Probolinggo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa TimurWilayah Probolinggo Kiswanto, Camat Wonoasih Imam Cahyadi, Lurah Kedopok Sutari, Kepala Sekolah SMKN 4, Kepala Sekolah SMK Ahmad Yani, dan Komite Sekolah. Isi deklarasi itu, diantaranya menjaga kemananan, ketertiban dan keselamatan untuk menghentikan kegiatan konvoi, bleyer-bleyer sepeda motor, serta kegiatan lain yang menggangu kelancaran, keselamatan dan berlalu lintas di jalan. Selain itu, meminta menghentikan secara total dan permanen untuk tidak melakukan perbuatan anarkis berupa pengerusakan fasilitas umum seperti sekolah, bullying, perkelahian, saling menyerang, dan tawuran. Jika terjadi perselisihan antara SMK Negeri 4 dan SMK Ahmad Yani akan diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Selanjutnya, saling menjaga dan menghormati hak dan kewajiban masing-ma-

Anggota Polres Blitar menggelar operasi yustisi dengan mengecek suhu tubuh menggunakan thermo gun.

Bangkalan, Memorandum Belasan anggota Polwan dari Polda Jawa Timur turun ke jalan membagi-bagikan beras dan masker di beberapa kawasan yang masuk zona merah penyebaran Covid-19, Rabu (9/6). agiBeras dan masker itu dibagiuas kan kepada masyarakat di ruas jalan Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Bangkalan Kota. an “Bagi-bagi sembako dan an masker itu merupakan bagian wan dari kepedulian adik-adik Polwan reuntuk ikut membantu mereng dam covid di Bangkalan yang kat angka sebarannya meningkat ari signifikan dalam beberapa hari mas terakhir ini,” ujar Kabid Humas pol Polda Jawa Timur Kombespol mui Repli Handoko, saat ditemui ten di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan, kemarin. olLanjutnya, komunitas Poltas wan ini tidak hanya sebatas api melakukan giat bagi-bagi, tetapi rajuga aktif mengedukasi masyaraenkat di lokasi pembagian denuh gan mengingatkan untuk patuh gar protokol kesehatan (prokes) agar terhindar dari virus corona. kat “Targetnya, agar tingkat uk kesadaran masyarakat untuk mematuhi disiplin penerapan

prokes sebagaimana diamanatKini status empat keca- Senin (7/6) sore, jumlah warga kan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 matan itu berada pada zona positif Covid-19 sudah mencapai semakin meningkat. Ini akan merah atau risiko tinggi penye- 1.819 orang. menjadi media yang cukup baran covid. Berdasar rilis peta Atau meningkat signifikan strategis untuk bisa mencegah sebaran covid yang diunggah dibanding pada Rabu (2/6) lalu, sebaran covid,” tandas Repli website resmi Pemkab bang- sebanyak 1.738 warga yang Handoko. kalankab.co.id kelolaan Dinas terpapar. Hanya dalam tempo sepekan, warga terpapar coSekadar diketahui, gejolak Kominfo setempat per vid bertambah 81 orang. pandemi Covid-19 di Ka(ras/mik) bupaten Bangkalan kembali memburuk pasca Idul Fitri 1442 H dan Lebaran ketupat. Angka pertambahan warga positif covid terus melejit naik. Te r utama di empat kecamatan yang dipatok sebagai episentrum sebaran covid terbesar yang mencemaskan. Yakni Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Klampis dan Seorang anggota polwan memberikan masker kepada pengemudi truk. Kecamatan Geger.

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kolaborasi Salurkan Bantuan Covid

Karyawan Kandang Ayam Kandat Ditangkap dengan BB 7 Klip Sabu

Pernyataan deklarasi yang ditandatangani pelajar SMKN 4 dan SMK Ahmad Yani.

sing sekolah; menyatukan visi, misi dan pandangan dalam menjunjung ketentraman, aman dan nyaman di wilayah Kota Probolinggo, khususnya dilingkungan kedua sekolah, yakni di Bengawan Solo dan jalan Mastrip; menjaga ketertiban dan keamanan serta nama baik almamater dimanapun berada; dan jika melanggar ikrar bersedia menerima sanksi sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku.

Kasatbinmas AKP Retno Utami mengatakan, deklarasi pelajar cinta damai ini tidak lepas dari masih terjadinya pelanggaran hukum yang dilakukan pelajar, baik tawuran, narkoba, dan kekerasan lainnya. Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo Kiswanto mengucapkan terima kasih atas penanganan dan koordinasi yang dilakukan berbagai instansi. (mhd/mik)

Kapolri Apresiasi Polres Malang lewat Aplikasi Smart Djata 2020 Malang, Memorandum Polres Malang mendapatkan apresiasi dalam pembukaan musrenbang Polri tahun 2021. istyo Kapolri Jenderal Polisi Listyo hkan Sigit Prabowo menyerahkan penghargaan peringkat satu garan kategori Nilai Kinerja Anggaran dung Satker Polres tersebut di gedung karta, Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, yang diadakan sejak Rabu (6/6) sampai Minggu (9/6). nunPenghargaan ini menunmiliki jukkan Polres Malang memiliki kategori sangat baik dari nilai kinerja anggaran melalui aplialam kasi Smart Djata 2020. Dalam ndri kegiatan ini, Kapolres Hendri ren Umar didampingi Kabagren di Polres Malang Kompol Adi ki Sunarto dan Bripda Vicki Dwi P sebagai operator. n Kapolri menyampaikan pentingnya menyinergi-kan rencana kerja tingkatt nMabes Polri dan Polda denber gan memaksimalkan sumber endaya yang tersedia guna pencapaian target program dan kegiatan Polri pada tahun 2022. eren“Manfaatkan sistem pereng bercanaan dan anggaran yang emubasis IT sehingga akan memumandahkan mekanisme pemanisme tauan kinerja dan mekanisme

Bantu Redam Covid, Polwan Jatim Bagi Sembako dan Masker

angka melaksanakan dalam rangka tugas pokok Polri untuk memelihara kamtibmas, memberikan p g dan p g perlindungan pengayoman kepada masyarakat se serta menegakkan hukum. Selain itu diharapka diharapkan memedomani ketentuan tentang anggaran berbasis kin kinerja sehingga setiap rupiah d dari anggaran dapat diwujud diwujudkan output dan outcome berupa kinerja yang dirasa dirasakan masyarakat. Ps Kasubbag Humas Polres Malang Aipda Nova Hant Hanta Putra menyamp menyampaikan, Po l re s M a l a n g mendapatkan penghargaan dari K Ka p o l r i . “Kapolres M a l a n g menerima piaga pengpiagam harga hargaan dari Kapo sebKapolri agai peringkat 1 nilai ker angkerja gar garan satker polres,” jela jelasnya. (*/ (*/ari/mik) Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menunjukkan penghargaan dari kapolri.

pengumpulan data kinerja, lakukan pengintegrasian dengan aplikasi di jajaran Polri p y dalam Polri 1 data,” p paparnya. Diharapkan agar terus melanjutkan program penguatan tatakelola Polri dalam mewujudkan g o o d g overnment dan clean gov-

ernance berbasis IT serta target alih teknologi oleh Polri sepenuhnya. j p Lebih lanjut, perlu meningkatkan kualitas perencanaan anggaran Polri tahun 2022 dengan cara menyusun dan melakukan review atas rencana kegiatan anggaran Polri serta memastikan bahwa pelaksanaan anggaran dapat berjalan dengan baik sehingga dapat dioptimalkan

Kediri, Memorandum Surani alias Mencle (37), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, dicokok anggota Satreskoba Polres Kediri karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu (SS). Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti tujuh klip sabu-sabu dengan total seberat 0,85 gram. Barang tersebut rencananya siap diedarkan ke pelanggannya. Kasatreskoba AKP Ridwan Sahara mengungkapkan, penangkapan tersangka merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang diterima petugas. “Setelah adanya informasi tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Kediri melakukan enyelidikan, serangkaian penyelidikan,” bu (9/6). AKP Ridwan, Rabu nyelidiDari hasil penyelidimukan, petugas kemuai dian mencurigai n Surani, karyawan di kandang ayam. Pelaku kemudian ditangkap dan dibawa ke polres untuk diproses. ari Lanjutnya, dari ebut tujuh klip tersebut masing-masing berisi-

kan sabu seberat 0,11 gram, 0,11 gram, 0,11 gram, 0,15 gram, 0,12 gram, 0,15 gram, 0,10 gram. “Selain itu, petugas juga mengamankan satu alat bong, satu ponsel, satu korek api, dan atu plastik klip. Barang bukti satu udah kami amankan, dan sudah pelaku telah mengakui perbuatannya,” ungkap Ridwan. Ridwan menambahkan, atas perbuatannya saat ni tersangka hurus ini mendekam dibaik jeruji besi Polres lik Kediri. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan

terhadap jaringan peredaran sabu. “Tersangka dijerat dengan Pasal 112 Undang Undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman pidana penjara selama 10 tahun,” pungkas Ridwan. (mis/mik)

Bhabinkamtibmas dan babinsa menyerahkan bantuan kepada masyarakat.

Tingkatkan Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid -19

Petugas gabungan menggelar razia prokes di perbatasan Sidoarjo-Mojokerto.

Surani dan barang bukti.

Tekan Penyebaran Covid, Polsek Tarik Gencar Razia Prokes Sidoarjo, Memorandum tus Berbagai upaya untuk memutus us mata rantai penyebaran Covid-19 terus o. dilakukan jajaran polsek di Sidoarjo. ta Polsek Tarik misalnya, bersama anggota si TNI dan satpol PP menggelar operasi oyustisi guna mencegah penyebaran Covid-19, Rabu (9/6). Sasaran razia adalah pengguna jalan sepanjang Jalan Rolak Songo, tepatnya di perbatasan Mojokerto. Dalam operasi ini, petugas menjaring orang yang tidak bermasker dan memberikan sanksi sosial dengan membersihkan fasilitas umum. Kanit Sahbara Polsek Tarik Iptu Suwignyo mengatakan, operasi yustisi dilakukan setiap

hari. T Tujuannya, menekan angka kasus pos positif Covid-19 dengan cara memberika imbauan protokol kesehatan serta kan m memberikan sanksi pengguna jalan ya tidak memakai masker. yang “Operasi yustisi ini guna untuk m menekan angka kasus positif Covid-19 di wil wilayah hukum Polsek Tarik dengan cara menghimbau setiap warga yang melintas di sepanjang jalan Rolak Songo serta memberikan sanksi bagi warga yang tidak makai masker,” ujarnya, kemarin. Diharapkan olehnya, masyarakat peduli dengan imbauan dan peraturan yang dibuat oleh pemerintah pusat maupun kabupaten mengenai protokol kesehatan.(is/jok/mik)

Kapolda dan Pangdam Tinjau Kesiapan Vaksinasi 1.500 Warga Sumenep Sumenep, Memorandum Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Rabu (9/6) siang. Mereka meninjau kesiapan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang akan melaksanakan vaksinasi serentak 1.500 orang, Jumat (11/6). Kapolda Jatim dan Pangdam V/ Brawijaya datang dengan mengendarai helikopter, disambut Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama Kapolres Sumenep AKBP Darman dan Dandim olis 0827 Sumenep Letkol Inf Nurcholis di Stadion A Yani. gSetelah itu, rombongan langn sung menuju pendopo Keraton a Sumenep. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto yang didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, ada dua kegiatan dalam kunjungan mereka ke Sumenep.

Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto berbincang dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi di pendopo Keraton Sumenep.

Pertama dalam rangka meninjau p persiapan vaksinasi serentak dengan sasaran 1.500 orang. “Kapolri dan Panglima TNI akan

Gresik, Memorandum Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Kabupaten Gresik berkolaborasi menyalurkan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. n Bantuan berupa masker kesehatan dan beras sebanyak lima ton itu dibagikan pada Rabu (9/6). Personel TNI-Polri jajaran Polres Gresik dan Kodim 0817/Gresik ini mendatangi masyarakat hingga ke lorong perkampungan. Tiap keluarga diberi 10 kilogram beras dan satu boks masker kesehatan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk realisasi sinergi Yayasan Budha Tzu Chi bareng Polres dan Kodim 0817 Gresik. “Melalui bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat akibat pendemi Covid-19,” tutur AKBP Arief, Rabu (9/6). Alumni Akpol 2001 itu juga meminta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas dinilai relevan menghindari paparan virus corona. “Pandemi ini masih menyelimuti setiap aktifitas sehari-hari. Virus asal wuhan mengintai kesehatan dan keselamatan masyarakat. Disiplin protokol kesehatan tidak boleh ditawar-tawar,” tandasnya. (and/har/mik)

hadir melihat langsung pelaksanaan vaksinasi di Sumenep. Sumenep sampai saat ini masuk zona kuning, penambahan kasus harian baik yang positif atau

yang meninggal kecil sekali. Bahkan sempat sembilan minggu tidak ada penambahan kasus positif satu orangpun,” ujar Suharyanto.

Kemudian, ia bersama Kapolda Jatim juga ingin mengecek pelaksanaan protokol kesehatan di ujung timur pulau Madura, sehubungan dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan yang merupakan kabupaten tetangga Sumenep. Menurut Suharyanto, pengecekan protokol kesehatan terkait dengan penajaman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, kemudian proses pengurusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sumenep yang baru tiba dari luar negeri. “Setelah PMI asal Sumenep dinyatakan negatif ketika dilaksanakan swab di asrama haji Surabaya ternyata di Sumenep juga dilaksanakan karantina dan swab. PMI yang negatif baru bisa kembali ke kampungnya masingmasing, sementara yang positif diisolasi lagi sampai negatif,” tandas Mayjen TNI Suharyanto. (aan/mik)

Distanpang Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi Blitar, Memorandum Untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan benih padi kepada petani. Bantuan alsintan itu terdiri dari traktor roda empat 6 unit, roda dua rotary 4 unit, dan traktor roda dua 8,5 sebanyak 5 unit yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wawan Widianto di halaman kantor Distanpang Kabupaten Blitar, Senin (7/6). Sedangkan penerima bantuan alsintan 15 kelompok tani (poktan) yakni Kecamatan Doko 2 unit, Kecamatan Bakung 2 unit, Kecamatan Binangun 1 unit, Kecamatan Garum 1 unit, Kecamatan Kanigoro 2 unit, Kecamatan Kademanagan 1 unit, Kecamatan Ponggok 1 unit, Kecamatan Talun 1 unit, Kecamatan Gandusari 2 unit, dan Kecamatan Wlingi 2 unit. Suparno, Ketua KelompokTani Sido Makmur Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, mengaku senang dengan adanya pemberian bantuan traktor. “Mesin traktor ini sangat membantu sekali. Pekerjaan selesai lebih cepat, mudah digunakan dan praktis hasil tanah lebih baik. Mengurangi biaya produksi dan menghasilkan panen lebih bermutu,” ucapnya. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar Wawan Widianto mengatakan, bantuan alsintan tersebut merupakan dukungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Harus dirawat dengan baik dan jika mengalami kerusakan segera dibenahi,” katanya. Wawan Widianto menambahkan bagi kelompok tani yang menerima bantuan juga bertanggung jawab atas penggunaan dan pemanfaatan, karena setiap bantuan yang diberikan akan diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Blitar. Pihaknya juga melarang kepada kelompok untuk menjual bantuan alsintan karena ada konsekwensi hukum yang diterima. “Kami peringatkan jangan sekali-kali bantuan alsintan dari pemerintah ini dijual. Manfaatkan untuk kepentingan bertani.” ujarnya. Selain berupa bantuan alsintan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar juga menyalurkan bantuan benih padi inpari 32 dan 42 sebanyak 100 ton 425 kg kepada 234 kelompok tani di 22 kecamatan. Bantuan benih padi tersebut merupakan

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar menyalurkan alsintan dan benih padi kepada petani.

anggaran bersumber dari DIPA TP Propionsi Jawa Timur TA.2021 dan penerima bantuan berdasarkan pengajuan calon penerima calon lokasi (CPCL) yang sudah dinyatakan valid dari hasil verifikasi. Salah satunya petani di wilayah Binaan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Wlingi mendapat bantuan benih padi inpari 32 sebanyak 15 ton untuk 21 kelompok tani yang tersebar di 6 desa. “Bantuan benih padi unggul ini merupakan dukungan untuk meningkatkan produktifitas pertanian di Kabupaten Blitar. Penyaluran langsung kepada kelompok tani kami kawal dan kami tekankan kepada penerima untuk ditanam jangan sampai disimpan atau dijual.” ujar Ninik Dwi Handayani, koordinator penyuluh BPP Wlingi. Dari 21 kelompok tani penerima bantuan benih wilayah Wlingi salah satunya kelompok Tani Barokah Kelurahan Beru yang diketuai Mohamad Fadil Ali Maskuri. Bantuan diserahkan oleh Koordinator Penyuluh BPPWlingi Ninik Dwi Handayani kepada Mustofa, Sekretaris Kelompok Tani Barokah. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kaupaten Blitar Wawan Widianto mengungkapkan bantuan benih padi diberikan sebagai upaya pelaksanaan program peningkatan produksi, produktivitas dan mutu hasil tanaman pangan. Dijelaskan oleh Wawan , pendistribusian benih padi dilakukan melalui kelompok tani masingmasing berdasarkan pengajuan calon penerima calon lokasi (CPCL) yang dinyatakan valid dari

hasil verifikasi. “Penyaluran kepada kelopok tani dan di bagi kepada anggotanya langsung di kawal oleh petugas Balai Penyuluh Pertanian atau BPP masing-masing wilayah. Selain itu pihak dinas juga akan melakukan pengawasan penyaluran benih padi untuk mencegah penyalahgunaan bantuan,” jelasnya. LanjutWawan untuk meningkatkan produksi padi, maka perlu adanya kerjasama antara semua pihak. Selain petani, tenaga penyuluh lapangan dan mantri tani juga harus bisa saling bekerjasama. “Saya meminta para mantri tani dan penyuluh pertanian agar terus aktif turun kelapangan dan mendampingi petani, karena para petani memerlukan penyuluhan dari tenaga penyuluh dan mantri tani, sehingga mereka dapat berhasil dalam bertani.” ujarnya. Sementara itu menurut Kabid Hortikultura dan Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Blitar Nuryono Darul Yohanda mengatakan untuk Kabupaten Blitar terdapat lahan sawah tadah hujan dan irigasi. Untuk sawah irigasi yang ditanami padi ada 53 ribu hektar. Tahun 2021 ini Dinas Pertanian dan Pangan kabupaten Blitar menargetkan produksi padi meningkat dari tahun sebelumnya. “Pada 2020 hasil produksi padi di Kabupaten Blitar kurang lebih 300 ribu ton dan 2021 ini kami manargetkan bisa meningkat 10 persen mencapai 330 ribu ton lebih. Target produktifitas tahun ini bisa mencapai 80-90 kwintal per hektare,” ujarnya. (adv/pra/lis/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 8

FOTO: MEMORANDUM/MAD

Hakim Jebloskan Anggota DPRD Jember ke Lapas Jember, Memorandum Pengadilan Negeri (PN) Jember menjebloskan seorang anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) ke lembaga pemasyarakatan (lapas). Dia warga Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat.

Iptu Nenny memberikan teguran kepada pelanggar prokes.

Terdakwa Imron Baihaqi selama ini belum menjalani penahanan. Setelah menjalani sidang perdana di ruang sidang Cendana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh R Yuri Andina Putra, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jember, majelis hakim memerintahkan untuk melakukan penahanan terdakwa.

Belasan Pelanggar Prokes Terjaring Yustisi Tulungagung, Memorandum Operasi yustisi disiplin protokol kesehatan (prokes) tetap digelar di Tulungagung. Seperti terlihat di jalan raya depan Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung di Sumbergempol, Rabu (9/6). Masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker dihentikan petugas. Mereka diberi teguran, didata, dan juga diberi masker gratis. Giat yustisi ini melibatkan personel dari Polres Tulungagung, satpol-PP, dan TNI. Perwira Pengendali (Padal) operasi yustisi Iptu Nenny Sasongko mengatakan, belasan pelanggar prokes terjaring dalam yustisi kali ini. “Kurang lebih satu jam, ada 11 pelanggar yang terjaring. Tiga orang mendapatkan teguran tertulis, 7 orang didenda, dan 1 orang disanksi sosial,” paparnya. Nenny menjelaskan, pada operasi yustisi pihaknya mengingatkan kepada warga, untuk selalu memperhatikan prokes. Di antaranya mengenai penggunaan masker, sering melakukan cuci tangan/menggunakan handsanitizer, dan selalu menjaga jarak ketika berada di luar rumah. “Pandemi Covid-19 masih ada, makanya kita mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin protokol kesehatan. Dengan disiplin prokes, harapannya Tulungagung akan lebih cepat menuju zona hijau,” terang Nenny. Masih menurutnya, operasi yustisi ini juga bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat terkait adanya Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan guna pencegahan dan pengendalian Covid-19. “Sekali lagi kita imbau warga masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Ingat, pandemi masih ada. Mematuhi protokol kesehatan wajib dilaksanakan,” pungkasnya. (mad/lis)

“Majelis hakim melakukan penahanan terhadap terdakwa yang berinisial IB yang didakwa oleh JPU pasal 351 ayat 1 KUHP. Penahanan dilakukan untuk mempermudah pemeriksaan, menghindari penghilangan barang bukti, dan mempengaruhi para saksi,” beber Humas Pengadilan Negeri Jember Slamet Budiono, Rabu (9/6)

Lajut Slamet, tidak mengulangi perbuatannya dan melarikan diri dan selebihnya untuk memberikan perlakuan yang sama di hadapan hukum. “Sidang perdana nomer perkara 336/Pid.B/2021/PN/JMR, pembacaan dakwaan, dan akan dilanjut pada Rabu pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi (korban), “ imbuhnya. Sekadar diketahui, anggota DPRD Jember berinisial IB tersebut dilaporkan ke polisi telah melakukan penganiayaan. Korbannya yakni Dodik Wahyu Rianto (38), Ketua RT di Perumahan Bernardy Land,

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Lamongan, Memorandum Selama pandemi banyak hal yang berubah, baik perilaku di masyarakat juga dunia usaha. Hal itu memaksa masyarakat untuk mengikuti perubahan tersebut, beradaptasi agar tidak ter-

tinggal terutama terkait sumber daya manusia (SDM). Ini disampaikan Bupati Yuhronur Efendi saat menjadi narasumber dalam webinar Unisla 2021 bertajuk Sukses Membangun Karir Pasca Pandemi di kerjany Rabu (9/6). ruang kerjanya, “Tak han hanya skill dan knowledge, adaptasi juga harus bisa dilakukan untuk suks di kala pandemi seperti menjadi sukses Mengeta ini. Mengetahui bagaimana prubahan mas perilaku masyarakat dan apa saja yang butuh mereka butuhkan,” jelasnya. Yuhronur mengungkapkan, saat ini di Kabupaten Lamongan terdapat 3 sekusah yang berkontribusi besar t o r usaha te terhadap PDRB dan memiliki banyak peluang tenaga kerjanya. Yakni sektor

pertanian yang tidak terpengaruh sama sekali oleh pandemi, sektor perdagangan dan reparasi, serta sektor lapangan usaha konstruksi. Perkiraan kesempatan kerja di Kabupaten Lamongan juga disampaikannya. “Perkiraan jumlah kesempatan kerja di Kabupaten Lamongan pada 2020 sebanyak 616.347 orang. Di 2021 mencapai 630.338 orang. Jika dilihat per sektor, penciptaan kesempatan kerja sektor pertanian pada 2020 mecapai 199.794 orang, 118.979 orang di sektor perdagangan, dan untuk lapngan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum diperkirakan proporsinya akan terus meningkat dari 2020 sebesar 8,93 persen,” ungkapnya. Kesempatan kerja untuk tingkat pendidikan yang diperkirakan mengalami penurunan adalah kesempatan kerja dengan tingkat pendidikan maksimum SD dan SMP. Kesempatan kerja dengan tingkat pendidikan SD diperkirakan mengalami penurunan dari 2020 seba-

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan paparan dalam webinar.

untuk masa jabatan 2017-2023. Kemudian Kades Gempol Muchammad Chamdi, Kecamatan Gempol; Kades Bendungan Maksum, Kecamatan Kraton; Kades Trewung Abdi, Kecamatan Grati; serta Kades Sekarputih Kholifah, Kecamatan Gondangwetan untuk masa jabatan 2019-2025. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, pengambilan sumpah atau janji dan pelantikan kades terpilih merupakan suatu proses panjang yang dilakukan para panitia Pilkades PAW dan telah disepakati melalui musyawarah desa (musdes). “Ujung proses ini bukanlah akhir,

melainkan awal dari pengadian para kades untuk menjalankan roda pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di masing-masing desa,” ucapnya. Kepada para kades PAW terpilih, Gus Irsyad mengucapkan selamat mengemban amanah yang diberikan oleh warga. Ia berharap kepada para kades agar segera melaksanakan segala tugas dan kewajiban. Utamanya terkait pelayanan masyarakat. “Niati dalam hati. Harus ikhlas untuk menjalankan segala amanah yang diberikan oleh masyarakat. Konsekuensinya harus diterima dan dinikmati dengan ikhlas,” harapnya.

FOTO: MEMORANDUM/ION

Berdasarkan ketentuan Pasal 226 ayat (1) Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No. 47 /Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Sby. tanggal 3 Juni 2021, atas Permohonan PKPU yang diajukan oleh :

Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf menyematkan tanda jabatan sebagai kepala desa PAW.

KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / BADAN PERTAHANAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II PROVINSI JAWA TIMUR

PENGUMUMAN: (Tentang Sertipikat hilang) Nomor: 1149/300-35.80/VI/2021

JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477

Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa:

1

NAMA ALAMAT PEMOHON

LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC.

Hak Milik No. 595 Kelurahan Gununganyar Jl. Rungkut Kidul Kecamatan YKP RK V/D Gununganyar Surabaya Luas: 120 m2 SOENARTHIE MARTHASARIE MOKOGINTA

-

FILIPUS NOH MOKOGINTA

27/01/1987 Jl. Wiguna I A/10

KETERANGAN

- Surat Pernyataan di Bawah Sumpah / Janji Tanggal 25/05/2021. - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Tanggal 17-02-2021 Nomor: SKTLK - BS / 458/ II / YAN.2.4 / 2021 / SPKT / POLRESTABES SURABAYA, dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya.

Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.

ajak para kades terpilih agar langsung tancap gas dalam membantu Pemerintah menangani Covid-19 di masing-masing desa yang dipimpinnya. Terlebih berkaca dari kejadian meningkatknya kasus Covid-19 di Madura, akhir-akhir ini.

nyak 233.086 orang menjadi 218 orang pada 2024. “Sedangkan kesempatan kerja untuk tingkat pendidikan SMA, SMK, diploma, dan universitas diperkirakan terus mengalami peningkatan sampai dengan 2024,” tambah Yuhronur. Dia menyampaikan bahwa masih terdapat gap antara kebutuhan tenaga kerja dengan dunia usaha, sehingga kualitas SDM harus ditingkatkan kembali. Terdapat tiga tips yang diberikan bupati di depan mahasiswa Unisla yang ikut webinar tersebut. “Untuk membangun karir diperlukan tiga kemampuan yakni personal branding, personal develompmet, dan teamwork capability. Personal branding adalah apa yang ada di diri kita yang membedakan dengan yang lain. Personal development adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri, dan teamwork capability yakni kemampuan melaukan kerjasama,” pungkasnya. (*/asw/lis) “ Segera silaturrahmi dengan tokoh masyarakat, alim ulama, guru, dan lainnya. Harus ada terobosan dari setiap kades agar warganya aman dari Covid-19. Semoga situasi ini terjaga, jangan sampai seperti di Madura,” tegasnya. (ion/lis)

Kepala daerah jago sepak bola ini juga meminta agar dapat bersikap baik dan berperilaku bijak, sehingga akan tercipta suasana yang kondusif di desa. Di KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / samping itu, seorang kades BADAN PERTAHANAN NASIONAL PENGUMUMAN: harus dapat mengayomi KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II (Tentang Sertipikat hilang) dan melayani masyarakat PROVINSI JAWA TIMUR Nomor: 958/300-35.80/IV/2021 JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477 tanpa membedakan latar belakangnya. Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) “Seorang kades bukan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: hanya harus disegani, tapi LETAK JALAN juga bijaksana dan dicintai No NAMA ALAMAT NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS KETERANGAN oleh warganya. Dua hal ini PEMOHON TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC. harus dimiliki oleh seorang kades,” ungkapnya. - Surat Pernyataan di Bawah Sumpah / Janji 1 SALIMAH Hak Milik - Nyonya Salimah 05/02/2008 Tanggal 23/04/2021. No. 2098 Tak selesai sampai di - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Dsn Jenengan, Kelurahan Tanggal 18-08-2020 Nomor: SKTLK / situ, Gus Irsyad juga mengDs Merengan Tembok Dukuh

PENGUMUMAN PUTUSAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (PKPU) PT. PANJALU TRITUNGGAL (DALAM PKPU-Sementara) SEKALIGUS UNDANGAN RAPAT KREDITOR DAN RAPAT PERMUSYAWARATAN MAJELIS HAKIM

No

satu lagi nyerempet,” paparnya. Karena merasa menjadi korban penganiayaan, Dodik kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi. Dengan diantar warga, dia juga melakukan visum ke RSD dr Soebandi. “Kemudian lanjut laporan ke Mapolsek Patrang,” katanya. Kapolsek Patrang AKP Solikin Agus Wijaya mengaku telah menerima laporan dari korban. Polisi juga telah meminta keterangan korban untuk proses hukum lebih lanjut. “Kita telah terima laporan korban. Kita proses sesuai prosedur,” kata AKP Solikin. (edy/lis)

Pandemi, SDM Lamongan Diharuskan Beradaptasi

Bupati Pasuruan Lantik 6 Kades PAW Pasuruan, Memorandum Usai pemilihan beberapa pekan lalu, Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf melantik 6 kepala desa (kades) PAW (pergantian antarwaktu), Rabu (9/6). Pelantikan tersebut digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti. Kegiatan dihadiri Wakil Bupati KH Abdul Mujib Imron, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Lulis Irsyad Yusuf, Sekretaris Daerah (Sekda) Anang Saiful Wijaya, dan undangan lainnya. Keenam Kades PAW terpilih di antaranya Kades Desa Tunggul Wulung Agung Fathur Rohman, Kecamatan Pandaan, dan Kades Semare Juma’asin

Jalan Cendrawasih, Lingkungan Puring, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang. “Per istiwanya Minggu (31/1) malam sekitar pukul 19.45 di perumahan tempat tinggal saya,” kata Dodik, Selasa (2/2) lalu. Menurut Dodik, IB menghentikan mobilnya usai ditegur. Kemudian anggota dewan itu mendekati korban dan melakukan penganiayaan. “Saat itu mendatangi saya, bilang ‘kamu tidak terima?’ sambil memukul bagian kepala saya sebelah kiri dekat telinga dua kali. Satu pukulan kena dan

Laok Kec Kalianget Kab Sumenep

Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.

PT. PANJALU TRITUNGGAL sebagai Pemohon PKPU terhadap dirinya sendiri (voluntary petition) yang diwakili oleh Kuasa Hukumnya Alvianto Wijaya, S.H, Advokat yang tergabung pada Kantor Hukum Alvianto Wijaya, S.H Advokat dan Konsultan Hukum yang beralamat kantor di Grand Pakuwon JF 1-82 Cluster Adelaide, Kota Surabaya, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 27 April 2021.Dengan amar putusan sebagai berikut : MENGADILI: 1. Mengabulkan Permohonan PKPU dari Pemohon PKPU tersebut; 2. Menetapkan Pemohon PKPU (PT. Panjalu Tritunggal) dalam keadaan PKPU Sementara selama 45 (empat puluh lima) hari terhitung sejak tanggal putusan diucapkan ; 3. Menunjuk Sdr. IMAM SUPRIYADI, S.H., M.H Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas ; 4. Mengangkat Sdr. MIRZA JULMA SAMPURNA, S.H , yang terdaftar sebagai Kurator dan Pengurus di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, sebagaimana ternyata dalam Surat Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus Nomor: AHU-170 AH.04.03-2021, tanggal 19 Maret 2021, yang beralamat kantor di Perumahan Gunung Sari Indah Blok AB-1, Surabaya, sebagai Pengurus; 5. Menangguhkan biaya perkara dalam PKPU Sementara sampai dengan proses PKPU berakhir;

KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / BADAN PERTAHANAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II PROVINSI JAWA TIMUR

Agenda

Hari/Tanggal/Waktu

Hari/Tanggal/Waktu

1

Rapat Kreditor Pertama

Hari Kamis, Tanggal 17 Juni 2021, Pukul 10:00 WIB.

Hari Kamis, Tanggal 17 Juni 2021, Pukul 10:00 WIB.

2

Batas Akhir Pengajuan Tagihan Para Kreditor dan Tagihan Pajak

Hari Jum’at, Tanggal 25 Juni 2021, Pukul 17:00 WIB.

Hari Jum’at, Tanggal 25 Juni 2021, Pukul 17:00 WIB.

3

Rapat Pencocokan Piutang Para Kreditor GDQ 9HUL¿NDVL 7DJLKDQ Pajak

Hari Jum’at, Tanggal 09 Juli 2021, Pukul 09:00 WIB.

Hari Jum’at, Tanggal 09 Juli 2021, Pukul 09:00 WIB.

4

Persidangan Rapat Permusyawaratan Majelis

Hari Senin, Tanggal 19 Juli 2021, Pukul 10:00 WIB.

Hari Senin, Tanggal 19 Juli 2021, Pukul 10:00 WIB.

Nomor: 1148/300-35.80/VI/2021

Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No

1

Sehubungan dengan adanya Putusan Pengadilan Niaga Surabaya dan Penetapan Hakim Pengawas tersebut, maka dengan ini kami mengundang Debitor PT. Panjalu Tritunggal (Dalam PKPU Sementara), Para Kreditur dan Kantor Pajak yang berwenang serta pihak-pihak yang berkepentingan lainnya untuk menghadiri Rapat-Rapat sebagaimana tersebut di atas, dan segera mengajukan tagihan dengan menyerahkan copy dokumen pendukung serta memperlihatkan asli dokumen pendukung kepada Pengurus yang beralamat kantor di Perumahan Gunung Sari Indah Blok AB No. 1, Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, Kota Surabaya, dengan memperhatikan ketentuan tentang batas waktu pengajuan tagihan sebagaimana telah ditetapkan di atas.

PENGUMUMAN: (Tentang Sertipikat hilang)

JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477

Bahwa selanjutnya, berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas No. 47 /Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga. Sby. tanggal 8 Juni 2021 telah ditetapkan hal-hal sebagai berikut : No

B-S / 2718/ VIII / YAN.2.4 / 2020 / SPKT / POLRESTABES SURABAYA, dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya.

Kecamatan Bubutan Luas: 21 m2

NAMA ALAMAT PEMOHON

LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC.

HARI UTAMA Hak Guna SETJOATMODJO Bangunan No. 469 Jl. Perum Wisata Kelurahan Bukit Mas Blok Kalirungkut D.5-18 Kecamatan Rungkut Luas: 395 m2

KETERANGAN

- HARDI SOEBIAKTO 04-01-1995 Jl. Rungkut Mejoyo - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Tanggal 22-05-2021 Nomor: SKTLK - BS / Utara 35

1473/ V / YAN.2.4 / 2021 / SPKT / POLRESTABES SURABAYA, dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya.

Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.

Demikian Pengumuman ini disampaikan untuk diketahui oleh khalayak umum dan berlaku sebagai undangan bagi Debitur, Para Kreditur dan Pihak Lain yang Berkepentingan. Surabaya, 10 Juni 2021 PENGURUS PT. PANJALU TRITUNGGAL (Dalam PKPU Sementara) Ttd. MIRZA JULMA SAMPURNA S.H.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Maskur. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

Urus KTP-E, Kasun Susukanrejo III Tarik Warga Rp 700 Ribu

Penerapan Prokes di Tulungagung Capai 85 Persen “Ini buah dari penerapan PPKM Mikro yang dilaksanakan hingga ke tingkat desa-desa, sampai perpanjangan ke-8 ini,” jelasnya. Maryoto mengakui, kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan juga cukup bagus. Yaitu dengan persentase lebih dari 85 persen masyarakat yang taat prokes. Sementara Wakil Ketua 1 Satgas Covid-19 Tulungagung Letkol Inf Mulyo Junaidi mengatakan, apel ini dilakukan untuk mengingatkan kembali agar masyarakat tidak lengah menerapkan protokol kesehatan. “Kita ingatkan lagi, agar jangan sampai lengah, agar jangan teledor menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya. Terlebih saat ini di beberapa daerah mengalami lonjakan penyebaran Covid-19 yang cukup signifikan. Maka dari itu pihaknya tidak ingin hal yang sama terjadi di Tulungagung. (fir/mad/lis)

Pasuruan, Memorandum Pengurusan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E) milik Mudawamah (60), warga Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, dikenai biaya Rp 700 ribu oleh kepala dusun (kasun) desa setempat, beberapa waktu lalu.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tiga pilar Tulungagung kembali menggelar apel kesiapsiagaan pencegahan penyebaran Covid-19 di halaman kantor pemerintah kabupaten, Rabu (9/6). Hadir dalam apel tersebut Bupati Maryoto Birowo sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Tulungagung, Komandan Kodim 0807 Letkol Inf Mulyo Junaidi, dan Kapolres AKBP Handono Subiakto. Usai menggelar apel, Maryoto Birowo mengatakan, dalam 3 bulan terakhir penambahan terkonfirmasi Covid-19 di Tulungagung cukup landai dan bisa dikendalikan. “Selama 3 bulan terakhir ini peningkatannya landai-landai saja. Artinya terkendali,” ujarnya. Pihaknya menyebut, penambahan dalam sehari ada di kisaran 5 sampai 10 orang, kemudian angka kesembuhan juga berimbang. Hal ini menandakan penerapan PPKM Mikro hingga jilid 8 mampu menekan penyebaran Covid-19.

Forpimda Tulungagung memeriksa perlengkapan satgas Covid-19.

Munip, anak kandung Mudawamah mengadukan hal itu. Awalnya ia hendak mengurus KTP-E di desanya. Ternyata didatangi oleh Rohim, Kasun Susukanrejo III, Desa Susukanrejo, di rumahnya serta meminta uang pengurusan Rp 700 ribu. “Beberapa waktu lalu, harinya saya lupa yang penting sore, Pak Rohim itu langsung ke rumah dan bilang kepada saya untuk biaya pengurusan KTP-ERp 700 ribu. Padahal saya sudah meminta keringanan, tapi Pak Rohim tidak mau. Akhirnya saya bayarkan sesuai permintaannya,” ungkapnya.

Munip menambahkan, usai membayar sejumlah uang itu, kasun tersebut malah meminta biaya tambahan lagi kepadanya, “Sempat meminta biaya tambahan, namun saya tak memberikannya,” paparnya kepada Memorandum, Rabu (9/6). Saat ditemui Memorandum, Kepala Dusun Susukanrejo III Rohim mengakui kalau dirinya menerima uang dari Munip untuk pengurusan KTP-E baru. “Iya mas, uang pembuatan KTP-E baru dari Saudara Munip, saya yang menerimanya Rp 700 ribu,” akunya. Rohim mengaku, dari uang Rp 700 ribu itu, ia men-

FOTO: MEMORANDUM/RSK

Tulungagung, Memorandum

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 9

Balai Desa Susukanrejo dan Rokhim, kasun Susukanrejo III (inset).

dapatkan komisi Rp 25 ribu dari seorang calo, “Saya dari calo itu mendapatkan uang bensin saja Rp 25 ribu,” ungkapnya. Menanggapi kabar tersebut, Pjs Kepala Desa Susukanrejo Rijono sangat menyayangkan kejadian itu sekaligus memberikan peringatan keras kepada

kasunnya. “Usai kabar itu meluas, kami langsung memanggil seluruh perangkat desa untuk memberikan peringatan agar tidak terjadi kejadian seperti itu lagi,” ungkapnya. Lebih lanjut ia menuturkan, kalau praktik penarikan biaya seperti itu sudah lama, tepatnya sebelum ia menja-

bat sebagai Pjs kepala desa. “Saya baru di sini. Praktik itu sudah lama mulai dari kepemimpinan kades yang lama, tapi saya tetap mengambil tindakan. Apabila masih tetap dilakukan, akan kami tindak tegas,” tandasnya saat ditemui Memorandum di kantornya, kemarin. (rul/rsk/lis)

DPRD Trenggalek Dengarkan LPj Bupati dan Sahkan Perda

R U K O D I S E WA K A N

dari penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi dan komisi-komisi terhadap LPj serta lebih dominan badan anggaran,” jelas dia. Di tempat sama, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara menuturkan, eksekutif dan legislatif sudah menyelesaikan pembahasan dua raperda merger BPR BPS ke dalam BPR Jwalita dan penyelenggaraan kabupaten sehat, hingga akhirnya disepakati menjadi perda. “Seperti diketahui bersama dalam sidang tadi, intinya semua sudah sepakat antara eksekutif dan legislatif atas persetujuan dua perda ini. Dan selanjutnya bupati yang akan menin-

Wabup Syah Muhammad Natanegara menyerahkan LPj ke pimpinan DPRD Trenggalek.

P E N G O B ATA N

Disewakan Ruko / Stand Jalan Raya Arteri Porong. Pertahun 10 Juta. Hub:082343100735.

MOBIL DIJUAL

ELEKTRONIK

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Hilang STNK Spd Mtr Yamaha Th’2011 L-5158-XB An.Eko Yulianti Palupi D/a.Dk Mulyorejo Baru Rt.01 Rw.06 Sby.

Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2015 L6354HH A/N: Indra Mochtar D/A: Mulyosari Prima I/4.

Hilang Buku Kir L.9220.UX/ SB.218452.K PT.DOMINIC NISI JL.KALIANAK BARAT 55-EG SBY.

Hilang Buku Kir L.9875.UA I MADE SUYASA JL.LEO 30 SBY.

Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2007 L4301DK A/N: Supriyanto D/A: Bronggalan Sawah 5 Baru 23.

Hilang Buku Kir L.8271.UV/ SB.127326.K PT.HASIL LASEM INDAH JL.MARGOMULYO SBY.

Hilang STNK Motor Scoopy Th’2018 Nopol L-4045-SM An.Ineke Srihidayati Jl.Teluk Nibung Barat 4/4 Sby.

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

Tlh hilang STNK L-4016-KK Honda an.Endah Suliawati Jl.Teluk Aru Utara Asrama no.37 Sby. Hub:081231180012.

PA R A N O R M A L Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706 (tdk terima SMS).

* KELANA YOUTUBE * WA : 082252111195 Phone : 085283111195 Lokasi Sidoarjo

KEHILANGAN

Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2013 L-3966-MO An.Gusti Nanang Nurianto D/a. Jl.Pulo Wonokromo 271-B Sby.

Pajero sport GLX4x4 2014 (W) Manual Solar Putih Pjk baru, 240 JT (082158665858)

%81'$ .(/$1$ $+/, 18-80 5$0$/ %(53(1*$/$0$1 6(-$. 7+1 µ TERIMA KONSULTASI SGLH MACAM KECUALI JUDI BISA KURSUS KILAT MEMBACA KARTU LENORMAND, KONSUL DATANG ATAU ONLINE VIA WA, TRANSFER BCA. RAMALAN MADAM

daklanjutinya,” paparnya. Mas Syah, sapaan akrab wabup Trenggalek juga menyampaikan, mengenai laporan pertanggungjawaban dalam sidang paripurna, hal tersebut merupakan bentuk kewajiban bupati atas segala penyelesaian terhadap penggunaan APBD 2020. Meskipun dalam LPj yang disampaikan dalam sidang paripurna masih terdapat beberapa catatan dan perlu dibenahi, namun setidaknya tidak ada hal yang krusial. “Syukurlah, tahun ini masih lebih baik dari tahun sebelumnya. Apalagi tahun ini juga ada wabah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (adv/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Trenggalek, Memorandum Dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat di masa pandemi Covid-19, DPRD Trenggalek menggelar sidang paripurna dengan beberapa agenda kegiatan, Senin (7/6). Di antaranya pengesahan rancangan peraturan daerah (raperda) merger Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bangkit Prima Sejahtera (BPS) ke dalam BPR Jwalita menjadi peraturan daerah (perda). Persetujuan raperda penyelenggaraan kabupaten sehat (PKS) menjadi perda. Dan yang terakhir penerimaan laporan pertanggungjawaban (LPj) Bupati Trenggalek atas APBD 2020. Sidang paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Samsul Anam. Kemudian dihadiri seluruh anggota, Wakil Bupati Syah Muhammad Natanegara, segenap kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta pejabat terkait lainnya. Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam mengatakan, setelah proses pembahasan pengesahan perda dan penerimaan hasil LPj disetujui, pihaknya meminta bupati segera menindaklanjutinya. “Karena hasil ini juga sudah merupakan evaluasi dari gubernur Jawa Timur,” ucap dia. Pihaknya menambahkan, dengan kelengkapan itu maka semua perangkat lunaknya harus disiapkan untuk direalisasikan. Sebab, lanjut Samsul Anam, hal tersebut masih memerlukan keputusan bupati untuk menindaklanjuti keputusan dari implementasi peraturan daerah itu sendiri. “Kemudian terkait laporan pertanggungjawaban bupati, sesuai amanat Undang-undang nomor 23 tahun 2014 telah dilaksanakan. Mulai

Hlg STNK Ymh ‘1997 L-6250-AB Hitam An.Riono D/a.Dk Karangan Rt.10 Rw.03 Babatan Wiyung Surabaya. Hlg STNK Honda CB 15AIRRE M/T ‘2014 L-3122-AW An.Foni Pratiwi D/a.Bogangin 2B/25 Sby. Hlg STNK Hnd Scoopy ‘2016 L-6659MG An. Angga Achmad Sholih D/a. Bratang Wetan 52 Surabaya.

KEHILANGAN Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2011 L3669AN A/N: M.B.Gretia D/A: Kelapa No 25. Hilang STNK Yamaha Mio Th’2008 An.Nurul Muzayyannah L-2110-OB Hub: 0851 0025 3404.

Hilang STNK Spd Mtr Th’2014 L-6344-SW An.Yasmaul Sholiha D/a.Tanah Merah 2/33 Sby. Hilang STNK Spd Mtr Honda Beat Th’2015 L-2492-HK An.Parmiati D/a.Bulak Banteng Wetan 7/10 Sby. Hilang Buku Kir L.9923.UC/ SB.217162.K SRI HARTATIK JL.SEMOLOWARU UTARA SBY. Hilang Buku Kir L.8742.UI/ SB.292413.K PT.SUGIH MUKTI SENTOSA JL.BABATAN MUKTI 3/16 B-2 SBY. Hilang Buku Kir L.8143.ZN/ BKS.9001 PT.INDOMARCO ADI PRIMA JL.TANJUNG JATI 1 SBY.

Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2007 L4267EE A/N: Surjanto D/A: Kejawan Putih Tambak 12/10.

Hilang Buku Kir L.9179.UQ/ SB.224885.K PT.SURYA BARU ANEKA BANGUNAN JL.PANDEGILING 344 SBY.

Hilang STNK Mobil Suzuki Th’2018 L-1599-QL An.Rizki Budiman Hariyanto SE D/a. Legundi 17-C Sby.

Hilang Buku Kir TEMPELAN/ JKT.803031 PT.PUMA LOGISTICS INTERNATIONAL JL.SURABAYA.

HILANG STNK YAMAHA VIXION W 6431 CE MUHAMAD ILHAM WAHYUWONO 082228905327. Hilang STNK Spd Mtr Honda Kharisma Th’05 L-4794-UN An.Basori D/a.Sidosermo Gg Langgar No.53 Sby. Hlg BPKB L1433WS Daihatsu Thn 2010 Hariyanto Putat Jaya C Brt 9/24 Sby. Noka MHKV3BA3JAK008895 Nosin DF72834. Hilang STNK VARIO 125 2012 Merah S 6903 LM Hub .Ridwan 081255577596. Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2010 L-6643-DR A/N:Mad Arip D/A:Lebak Arum 1/30. Hlg STNK motor Honda 2010 L 6747 WO a/n Mujib d/a Lempung 3/15 Blok 47 Sby. Hilang STNK Mobil Brio Th’2020 L-1794-HI An.Sholeh D/a.Jln Dupak Jaya 3/40 Sby. Hilang Buku Kir L.8380.UA/ JKT.605559 SRI HARTATIK JL.SEMOLOWARU UTARA SBY.

Hilang Buku Kir L.8037. PN/SB.152553.K KIRNO JL.KEBALEN TIMUR 26 SBY. Hilang Buku Kir L.9192.UB/ SB.214050.K WILLEM TAN DIARY JL.MANYAR ADI SBY. HILANG STNK HONDA W 6127 TV FATIMAH 082332259092 HILANG STNK MOBIL ISUZU W 9752 NA SYAMSUL 08155526664 HILANG STNK YAMAHA W 5065 UA INDIRA 082219333696. HILANG STNK HONDA BEAT W 3833 QH WAHYU ANDRIYANTO 085852500017. HILANG STNK HONDA 2015 HITAM W 4505 WU ENI KUSRINI 082244556211. HILANG BPKB SPD MOTOR: S-3649-LM. NK. MH1JFB117C K353232. NS JFB1E1350990. AN. TITIN SUFAIRO. D/a: DS. SUMERWUDI RT/RW.01/03 KEC . KARANGGENENG KAB. LAMONGAN HILANG STNK P 5215 RS NK. 2321 NS. 3343 AN. WARIKI YULIANTO D/A JL PANJAITAN SUMBERSARI JBR

HILANG STNK P 3093 QU NK. 2812 NS. 2981 AN. ARIEN SEPTIAN ADI CAHYA D/A DSN KRAJAN MAYANG JBR HILANG STNK P 2075 GD NK. 8123 NS. 7827 AN. AMIRUL MUKMININ D/A DSN KRAJAN KIDUL BALUNG JBR HILANG STNK P 3376 GU NK. 5279 NS. 5279 AN. KARSONO D/A DS DUKUH MENCEK SUKORAMBI JEMBER HILANG STNK P 3655 GS NK. 5074 NS. 4730 AN. PT SURYA MADISTRINDO D/A JL MUJAHIR SUKORAMBI JBR HILANG STNK P 2578 GN NK. 5732 NS. 3525 AN. ABB RAHMAN D/A DSN KRAJAN SUMBERBARU JBR HILANG STNK P 3608 RC NK. 7149 NS. 5071 AN. MOCH. HAFIFI D/A JL KARIMATA SUMBERSARI JBR HILANG STNK P 3873 QC NK. 2157 NS. 0406 AN. WIWIT SUGIANTO D/A JL SEMANGKA PATRANG JBR

HILANG Surat kutipan letter C. Tahun 1996. No.6258 persil 31 kelas lll. Luas tanah + 200m 2 . A/N Patonah binti dahlan. Terletak di Kelurahan Sidotopo Wetan Surabaya.


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Peringatan Hari Lanjut Usia Ke-25

Bupati Jombang Buka Gebyar Vaksinasi Lansia Jombang, Memorandum Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab membuka Gebyar Vaksinasi Lansia dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional Ke-25, Selasa (8/6). Agenda acara itu mengusung tema ‘Bersama Lansia Keluarga Bahagia’ dan digelar di Pendopo Kota Santri itu. Sebagai puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional yang biasa diperingati tiap tahun pada tanggal 29 Mei. Hadir dalam agenda tersebut, Sekdakab Jombang Akh. Jazuli, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Wiwin Sumrambah, perwakilan forkopimda, kepala dinas kesehatan dan para kepala OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para lansia yang peserta vaksinasi. Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional adalah bentuk apresiasi dan penghargaan atas semangat jiwa raga serta peran penting dan strategi para lanjut usia Indonesia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan dan memajukan bangsa. Acara ini diawali dengan memberikan santunan pada anak yatim, serta menghadirkan paduan suara yang dibawakan oleh paguyuban WULAN (wanita usia lanjut). “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyampaikan ucapan selamat Hari Lanjut Usia Nasional tahun 2021 Kabupaten Jombang yang gebyarnya dilaksanakan hari ini di Pendopo Kabupaten Jombang,” tutur Bupati Jombang mengawali sambutannya, Selasa (8/6). Bupati Hj Mundjidah Wahab juga mendoakan dan memotivasi para lansia. “Semoga Bapak Ibu sekalian senantiasa dilimpahkan kesehatan untuk tetap dapat beraktivitas, bersosialisasi, kita harus berbuat banyak bagi masyarakat, memberikan sumbangsih pikiran serta berbagi ilmu dan pengalaman demi kemajuan pembangunan Kabupaten Jombang,” tutur Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. Perlu diketahui, salah satu keberhasilan pembangunan kesehatan dan kemajuan teknologi adalah meningkatnya Usia Harapan Hidup (UHH) yang memiliki korelasi positif terhadap peningkatan populasi lanjut usia. Sementara itu, sesuai hasil riset kesehatan dasar tahun 2013, pola penyakit terbanyak pada lansia sudah bergeser ke arah penyakit kronik degeneratif dan cenderung menderita penyakit lebih dari satu (multi patologi). Berdasarkan data survei sosial ekonomi nasional (susenas) tahun 2019, yak 47,46 seban% lansia

masih aktif bekerja dan 32,4% mengurus rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa lansia masih potensial untuk berdaya guna, maka dari itu sudah saatnya lansia tidak hanya dipandang sebagai objek, tetapi juga sebagai subjek yang dapat berperan dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan khususnya kesehatan keluarga. “Jika di usia lansia masih bisa melakukan pekerjaan, kerjakanlah dan lakukan hobby yang disukai, sesuai kemampuan, ikutilah perkumpulan pengajian, organisasi sosial, Insyaallah kita akan tetap selalu sehat dengan selalu bersosialisasi, bersilaturahim, kita akan makin bersemangat,” saran Bupati Mundjidah Wahab. “Jangan merasa tua, jangan berhenti bekerja selagi masih mampu untuk beraktivitas, anggaplah itu adalah bagian dari olahraga, menggerakkan fisik juga fikiran kita. Kita harus selalu berdoa agar diberikan panjang umur, sehat, diberikan ketetapan iman dan rezeki yang barokah,” tambah Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jombang. Dalam gebyar lansia tersebut Bupati Mundjidah Wahab juga ikut menjalani suntikan dosis kedua vaksin AstraZeneca. Ada sekitar 2.300 target sasaran vaksin hari ini, secara serentak dilaksanakan di 21 Kecamatan juga Puskesmas. Dengan gebyar vaksinasi lansia ini, Pemkab melakukan gerakan bersama yang jauh lebih masif. Dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan stakeholder terkait agar semakin banyak lansia yang divaksinasi. Untuk itu Bupati berpesan kepada keluarga khususnya anak dan kerabat dari para lansia, tokoh agama, tokoh masyarakat agar terus memotivasi para lansia supaya bersedia divaksinasi. “Vaksin ini aman dan halal, bertujuan untuk meningkatkan imunitas, dan juga merupakan program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 dengan cara kita ramai-ramai vaksin, jadi tidak ada ruginya kalau kita divaksin, tidak terasa apa-apa,” tutur Bupati Mundjidah Wahab saat menjalani suntikan vaksin. “Saya minta Dinas Kesehatan terus melakukan edukasi yaitu dengan kunjungan ke rumah-rumah serta mendekatkan pos vaksinasi lansia di desa bahkan hingga tingkat RT dan RW, jadi lansia tidak perlu pergi jauh ke faskes,” pungkasnya. (wan/adv/yok) Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab ikut divaksin pada agenda gebyar vaksinasi lansia di pendopo Kabupaten Jombang.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Tersangka Muhammad Junaidi dikawal petugas yang menangkapnya.

BANDIT SPESIALIS TOKO BAJU DIRINGKUS

Berbekal Gunting Gembok Mojokerto, Memorandum Satreskrim Polres Mojokerto Kota terus bergerak memburu seorang lagi bandit pembobol toko baju. Sebelumnya polisi berhasil meringkus Muhammad Junaidi (38), warga Lingkungan/Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Mereka berkomplot membobol toko baju dengan berbekal alat berupa gunting gembok. Dalam aksi itu pelaku berhasil membobol sebuah toko di Jalan Raya Gempol Kerep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Senin (17/5) silam. Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota Iptu Hari mengatakan, tersangka dibekuk di

rumahnya pada Senin (7/6). Penangkapan itu sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Polres Mojokerto Kota dengan unit Reskrim Polsek Gedeg. “Dia kita ringkus di rumahnya sekitar pukul 16.00 saat tidur,” ungkap Hari, Rabu (9/6). Menurutnya, kejahatan pembobolan toko di kawasan Gedeg ini dilakukan oleh dua

Jombang, Memorandum Bertekad memberantas peredaran narkoba, Ditreskoba Polda Jatim menggandeng lembaga pemasyarakatan (Lapas) Rayon 5 yang meliputi Mojokerto, Jombang, Nganjuk, dan Kediri. Hadir dalam agenda kolaborasi ini, Wadirreskoba AKBP Aris Supriyono, Kabag Wassidik AKBP Agus, Kasubbagrenmin Kompol Nur Su’ud, dan Kasubdit II Kompol Mirza, Selasa (8/6). Sementara dari jajaran daerah Kasatreskoba Polres Jombang AKP Moch Mukid, Kasat Reskoba Polres Mojokerto AKP Bangkit Dananjaya, Kasatreskoba Polres Mojokerto Kota AKP Singgih Kurniawan, Kasatreskoba Polres Kediri AKP Ridwan S, Kasatresko-

ba Polres Kediri Kota AKP Subiyanto, dan Kasatreskoba Polres Nganjuk AKP Pujo Santoso. Sementara dari jajaran Lapas Rayon 5 di antaranya Kalapas Jombang Mahendra Sulaksana, Kalapas Mojokerto Dedy Cahyadi, Kalapas Nganjuk Sudarno, dan Kalapas Kediri diwakili Sastra Irawan. “Dalam agenda kolaborasi ini kami sepakat meningkatkan informasi, koordinasi dan kolaborasi antara Polri dengan Lapas. Utamanya dalam upaya memberantas peredaran narkoba,” papar Kasat Reskoba Polres Jombang AKP Moch Mukid, Rabu (9/6). Diakuinya, seiring upaya pemberantasan yang dilakukan polisi, sebagian besar jaringan

Capaian Vaksinasi Kota Mojokerto 70 Persen

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Wali Kota Ika Puspitasari meninjau persediaan vaksin.

an akrab wali kota, Selasa (8/6). Lebih jauh Ning Ita menjelaskan, pemberian vaksinasi kepada pelaku transportasi umum tidak hanya diperuntukkan bagi warga yang berdomisili di Kota Mojokerto saja. Namun, warga di luar Kota Mojokerto yang bekerja di wilayah Kota Mojokerto, diperbolehkan untuk menjalani vaksinasi secara gratis dari pemerintah daerah.

Sedangkan untuk remaja di atas 18 tahun, pemerintah daerah melalui dinas pendidikan telah mendata secara menyeluruh, bahwa vaksinasi akan diberikan kepada pelajar kelas tiga SMA/ SMK. “Kami menargetkan, vaksinasi tahap empat ini sebanyak 19.050 dapat terselesaikan pada akhir Juni ini. Oleh karena itu, kami sangat memaksimalkan dengan baik agar vaksinasi ini

amankan beberapa alat yang digunakan melakukan aksi kejahatan. Di antaranya satu unit mobil Toyota Rush warna hitam bernopol N 1789 TR, satu alat potong besi besar warna kuning, satu alat potong besi kecil warna merah, sebuah linggis kecil, tiga buah karung plastik dan 89 potong pakaian hasil curian. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan paling lama 7 tahun penjara. “Tersangka kita kenakan pasal 363 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkas Hari. (no/yok)

Berangus Jaringan Narkoba, Polisi Kolaborasi dengan Lapas

Buka PendaŌaran Online

Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan vaksinasi yang berjumlah 19.050 tercapai pada akhir Juni. Untuk itu, melalui instruksi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, pemerintah daerah membuka pendaftaran vaksinasi gratis secara online bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), pelaku transportasi umum, koperasi, relawan, dan remaja yang akan menempuh ke jenjang perguruan tinggi. Selama ini, Pemerintah Kota Mojokerto telah melaksanakan tiga tahap vaksinasi. Dimana, tahap pertama vaksin diberikan kepada tenaga medis atau kesehatan sebanyak 3.449 dengan sasaran 2.840. Sedangkan pada tahap dua, vaksin diberikan kepada pelayan publik sebanyak 18.357 dengan sasaran 12.330, serta lansia sebanyak 9.968 dengan sasaran 8.785. “Untuk pelaksanaan vaksinasi di tahap tiga, kami fokuskan pada masyarakat yang rentan. Seperti pedagang pasar. Sedangkan di tahap empat ini, vaksinasi akan diberikan kepada pelaku UMKM, pelaku transportasi umum, koperasi, relawan dan remaja yang akan menempuh ke jenjang perguruan tinggi. Jika mencukupi, vaksinasi akan kami berikan juga untuk Lapas (Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Mojokerto),” kata Ning Ita sapa-

orang pelaku. Dalam menjalankan aksinya kedua pelaku berbekal alat potong besi besar dan linggis. Usai memotong gembok, kedua pelaku langsung menjarah isi toko kemudian memasukkannya ke dalam mobil yang sudah disiapkan. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, usai menjarah toko, baju yang telah mereka ambil langsung dijual kepada seseorang dengan harga Rp 50-60 ribu per potong. “Ini masih kita terus kembangkan sebab, satu pelaku lagi masih dalam pengejaran,” bebernya. Dari tangan Junaidi setidaknya petugas berhasil meng-

dapat terselenggara dengan sukses. Mengingat, pelaksanaan vaksinasi di Kota Mojokerto telah mencapai 70 persen. Untuk itu, kami kerahkan semua kemampuan, tentunya dengan sinergitas dari para Kader Bina Keluarga Lansia, Relawan, Kader Kesehatan, agar mereka dapat memberikan motivasi, stimulus kepada masyarakat supaya mau melaksanakan vaksinasi.

Karena, seyogyanya vaksinasi itu aman,” tegasnya. Wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini melanjutkan, pemberian vaksinasi kepada masyarakat setiap harinya ditargetkan minimal sebanyak 1.180 orang dengan jumlah vaksinator atau tenaga medis sebanyak 164 orang. Sedangkan fasilitas kesehatan yang disediakan untuk pelaksanaan vaksinasi ada di 6 rumah sakit, 2 klinik pemerintah (TNI/Polri) dan 1 klinik swasta. Adapun pemberian vaksinasi secara gratis ini, masyarakat dapat mendaftarkan secara online melalui layanan gayatri. mojokertokota.go.id. “Kami buka pendaftaran selama 24 jam penuh, baik akhir pekan maupun hari biasa. Untuk pelayanan vaksinasi, kami lakukan selama seminggu penuh. Jadi, hari Minggu petugas akan tetap melayani vaksinasi. Untuk daftarnya pun sangat mudah, masyarakat cukup mengakses laman Gayatri Mojokerto Kota melalui smartphone, kemudian ikuti alurnya. Seperti, pemilihan faskes, isi data pribadi. Kalau sudah, buktinya disimpan untuk ditunjukkan saat pelaksanaan vaksinasi kepada petugas. Pemberian vaksinasi ini bukan berarti kita abai dengan protokol kesehatan, namun tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya. (war/adv/yok)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kasatreskoba Polres Jombang AKP Moch Mukid (berkemeja putih) menghadiri agenda kolaborasi pemberantasan narkoba.

barang haram dijalankan dari balik jeruji besi. Maka untuk memutus mata rantai penyebaran, kolaborasi antara kedua institusi mutlak dibutuhkan. “Dalam agenda kemarin, semua pihak sudah bersepakat bersinergi untuk memberantas narkoba yang melibatkan warga binaan yang ada di dalam lapas,” imbuh mantan Kasat Reskoba Polres Ngawi itu. Salah satu poin kesepakat-

an yang dicapai, yakni lapas dengan polisi bakal secara bersama-sama melaksanakan kegiatan press release. Utamanya terkait pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan warga binaan lapas. “Selain komitmen menggelar press release, nantinya kolaborasi juga bakal manyasar oknum-oknum yang diduga terlibat peredaran narkoba,” pungkas Mukid. (wan/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL Surabaya, Memorandum Aksi pencurian terjadi di kedai kopi cepat saji Kajo Jalan Dharmawangsa, Rabu (9/6) siang. Seorang pria yang menyaru sebagai pembeli berhasil membawa kabur HP milik pegawai kedai kopi tersebut. Tidak tanggung-tanggung, dalam pencurian itu pelaku berhasil menggasak 2 HP yang diletakkan di meja kasir. Modusnya berpura-pura membeli dengan menyerahkan uang Rp 10 ribu. Pasca kejadian tersebut, manajemen kedai kopi Kajo lantas mengunggah rekaman CCTV ke media sosial Twitter dengan akun @ruli_trs. Dalam video yang tersebar, tampak seorang pelaku beraksi sendiri. Dia menggunakan potongan jaket merah dengan celana jin berwarna biru dongker. Untuk meminimalisir risiko, pelaku juga mengenakan penutup wajah dengan helm merah yang masih terpasang. Saat datang, pelaku memesan minuman dengan menyodorkan uang kepada penjaga kedai senilai Rp 10 ribu. Setelah pesanan diproses, penjaga kedai yang juga jadi korban itu menyiapkan pesanan yang dipesan. Ketika korban ke belakang kedai, pelaku langsung mengambil HP yang diletakkan di meja kasir. Setelah menguasai barang curian itu, pelaku bergegas meninggalkan lokasi menuju motor yang terparkir tepat di depan kedai. Dalam komentaranya, Ruli memastikan jika pelaku yang mengambil HP bukanlah seorang driver ojol. “Pesan biasa. Ngasih uang Rp 10 ribu. Pesanannya diambilkan. Lha kok HP kasir sama baristanya diambil,” kata Ruli. Sampai saat ini, korban pencurian dikabarkan belum melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. “Belum (lapor polisi) Mas,” tutur Ruli dalam kolom komentar postingannya di Twitter. Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA), Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli membenarkan jika pencurian HP yang viral ini berada di wilayah hukumnya. Pihaknya sudah meminta anggota ke lokasi. Bahkan, petugas masih menyelidiki kasus tersebut. “Anggota sudah bergerak untuk menyelidikinya. Kami juga masih memeriksa CCTV,” terang mantan Kasatintelkam Polres Bojonegoro itu. (fdn/nov)

Disnaker Beri...

Sambungan dari halaman 1

Hal itu disampaikan Kepala Disnaker Gresik Ninik Asrukin. Atensi utamanya adalah terkait penerapan, kesehatan, keamanan, dan keselamatan kerja (K3). Apabila ditemukan kesalahan pada penerapan K3, nantinya kewenangan ada di Disnaker Jawa Timur dalam menjatuhi pembinaan. “Dulu pengawasan melekat di kami tapi sekarang di provinsi. Untuk itu, kami selalu mengimbau terkait K3 saja,” katanya. Ditambahkan Ninik, hingga saat ini pihaknya belum menerima kronologi insiden yang menewaskan lima pekerja tersebut. Namun, pihak perusahaan sudah melaporkan kejadiannya. Bahkan, kemarin, satu pegawai Disnaker Jawa Timur sudah berada di PT CASI . Tim lengkap direncanakan tiba pada hari ini. (and/har/nov)

1 Tewas,...

Sambungan dari halaman 1

“Korban meninggal yang dibonceng dan yang joki selamat. Keduanya masih bersaudara tinggal di Kemayoran Baru,” ungkap anggota Unitlaka Polrestabes Surabaya Bripka Suwandi. Informasi yang dihimpun, bermula korban berboncengan mengendarai Beat melaju dari barat ke timur di Jalan Tembok Dukuh. Sesampai di traffic light, korban hendak belok ke Jalan Arjuno. Diduga motor tersenggol bodi belakang trailer hingga membuatnya terjatuh dan terlindas ban kiri belakang. Korban akhirnya tewas di lokasi. “Motor berada di sebelah kiri hendak belok ke Jalan Arjuno. Tapi tersenggol trailer, korban (Sri) terjatuh ke kanan hingga masuk kolong dan terlindas ban,” jelas Suwandi. Masyarakat yang mengetahui adanya kecelakaan itu, langsung menghampiri lokasi serta memberikan pertolongan kepada korban. Sebagian lagi menghubungi anggota lalu lintas. Setelah petugas datang, kemudian mengevakuasi jenazah Sri Utami ke RSUD dr Soetomo guna divisum. “Sopir dan korban yang selamat sudah kami amankan di Kantor Unit Laka, Jalan Dukuh Kupang Barat untuk dimintai keterangan perihal kecelakaan tersebut,” pungkas Suwandi. (rio/nov)

Puas

Sambungan dari halaman 1

karena sebelumnya sempat tak disukai gegara pekerjaan sebagai model. “Ya enak sih. Aku suka main di Putri untuk Pangeran. Rekan-rekan kerjanya baik, bikin nyaman. Menurut aku, main sinetron seru, ya walaupun capek. Dan yang penting bisa buat keluarga bangga,” ujar Chintya saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. “Lebih enak saja sih di sinetron dibanding model. Alasannya kalau model mungkin keluarga aku kurang setuju, tapi kalau sinetron pasti mereka bangga. Karena aku orangnya suka buat bangga keluarga, terutama ya mama, ayah, kakak, dan adik aku,” lanjutnya. Chintya Ramlan mengatakan, sempat kesusahan saat awal berakting. Namun karena kegigihannya, Miss Popular Photogenic 2020 itu kini bisa menguasai semuanya dan disukai para sutradara. “Susah sih, tapi alhamdulilah aku terus berjuang sampai mahir. Di sini para sutradara pun tertarik sama aku, karena aku mainnya bener-bener tuntas sih dan semangatnya aku yang buat mereka suka,” tutur Chintya. Main sinetron di tengah pandemi virus corona membuat Chintya Ramlan tak khawatir. Sebab, katanya, semua kru dan pemain yang terlibat sudah dites untuk hal tersebut. “Oh aku selalu jaga kesehatan di lokasi. Kita semua yang main juga di swab dulu sebelum take. Jadi nggak takut atau khawatir sih, karena kita selalu jaga kesehatan dan nggak sembarangan,” kata wanita berpostur 162 cm tersebut. Chintya Ramlan pun buka-bukaan soal bayaran. Ia begitu puas atas upah yang didapat. “Mantap sih, walaupun nggak banyak, tapi hasil kerja yang bener-bener dari hasil kerja keras kita,” ujar Chintya. Chintya Ramlan juga bersyukur tak ada yang mem-bully karena penampilannya di sinetron. Ia malah menyebut para netizen terus memberikan dukungan. “Di-bully nggak sih, malah banyak yang chat kayak buat semangatin aku,” pungkasnya. (dth/nov)

Mantan Bupati Nganjuk Divonis 4 Tahun Penjara Wajib Bayar Uang PengganƟ GraƟfikasi Rp 24 M

Surabaya, Memorandum Terdakwa mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman divonis selama empat tahun penjara. Dia dinyatakan bersalah melakukan gratifikasi total Rp 25,657 miliar. Tak hanya itu, terdakwa juga dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) selama menjabat sebagai Bupati Nganjuk. Oleh karena itu majelis hakim menyatakan terdakwa melanggar pasal 12 B Undang Undang (UU) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 65 ayat 1 KUHP. Dan pasal 3 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU jo pasal 65 ayat 1 KUHP. Karena perbuatannya itu, bupati dua periode pada 2008-2018 itu, sekarang harus tinggal dalam penjara negara selama empat tahun. Dengan denda Rp 1 miliar, subsider 1 tahun penjara. Selain itu, ia juga dibebankan uang pengganti gratifikasi yang harus diserahkan kepada negara sebesar Rp 24 miliar. Kalau uang pengganti itu tidak dibayarkan hukumannya ditambah 4 tahun lagi dan harta benda terdakwa dirampas negara. Putusan majelis hakim tersebut lebih ringan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan

Korupsi (KPK) Arif Suhermanto dan Hendry Sulistiyawan yaitu 6 tahun penjara. “Dari bukti dan saksi yang ada, terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melawan hukum, melakukan pidana sesuai yang telah di dakwakan,” kata Ketua Majelis Hakim Cokorda Gede Arthana saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di Sidoarjo, Rabu (9/6). Dalam dakwaannya, mengungkap jika total gratifikasi terdakwa sebesar Rp 25,657 miliar. Uang itu diperoleh dari bawahannya. Mulai kepala dinas, camat, rekanan, hingga tenaga harian lepas. Gratifikasi itu diterima dalam rentan waktu 2013 sampai 2017. Majelis hakim membacakan secara rinci uang yang mengalir ke kantong pribadinya. Mulai dari fee proyek dinas PU bina marga, pengairan, dan cipta karya total sebesar Rp 14 miliar. Dinas peternakan dan

FOTO: MEMO RANDUM/JAKA

Nyaru Pembeli, Curi 2 HP Pegawai Kedai Kopi

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 11

Terdakwa mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman mendengar vonis hakim di Pengadilan Tipikor, Rabu (9/6).

perikanan sebesar Rp 330 juta. Dinas pertanian Rp 2,225 miliar, Dinas Kesehatan dan RSUD Kertosono sebesar Rp 2,980 miliar. Kemudian fee proyek dinas pendidikan Rp 1,367 miliar. ada juga dari badan kepegawaian daerah (BKD) yang berasal dari tenaga harian lepas (THL) dinas pertanian sebesar Rp 1,720 miliar. Kemudian bappeda sebesar Rp 465 juta. Bahkan, ada juga dari urunan kabid lingkungan hidup dan kebersihan (LHK) sebesar Rp 265 juta. Terakhir dari rekanan

sebesar Rp 2,1 miliar. Semua itu tidak dilaporkan ke KPK. Penerimaan itu tidak ada alas hak yang sah menurut hukum. Selain itu, TPPU yang dilakukan terdakwa selama menjabat sebesar Rp 9,536 miliar. semua barang yang digunakan dari uang hasil kejahatannya itu, saat ini sudah disita oleh negara. Sementara itu, tim penasihat hukum terdakwa yang diketuai M Farizi menilai ada beberapa hal dalam putusan hakim ada beberapa barang yang tidak didakwakan.

Korban akan Resign memastikan kondisi putranya ketika menunggui proses visum di rumah sakit. “Kondisi jasad kakak sudah terbakar, tapi bentuk wajah masih dapat dikenali,” ucap Riski lirih. Diceritakan Riski, dirinya adalah orang yang mengajak Andik bekerja di tempat tersebut. Awalnya, Andik bekerja sebagai driver ojek online. Karena sepi, sejak tiga bulan yang lalu korban memutuskan ikut bergabung bekerja bersama adiknya. Menurut Riski, korban dikenal cukup menyukai olahraga ekstrem dan pencinta alam. Sehingga, lowongan kerja di bidang kontruksi material dinilai sesuai dengan keterampilannya. “Kakak satu divisi dengan saya dan bertugas memasang scaffolding,” imbuh pemuda 22 tahun itu. Sepekan sebelum kejadian, Andik sempat bercerita ingin mengundurkan diri (resign). Kakaknya mengaku risiko kerja semakin berbahaya. Sampai akhirnya pembuatan tangki

Sambungan dari halaman 1 berisi metanol mulai digarap. Meski peralatan keamanan cukup lengkap, perasaan tidak nyaman ternyata muncul dalam benak Andik. “Setelah berdiskusi bersama keluarga, kakak memutuskan resign pada Kamis (10/6), hari ini. Ternyata takdir berkata lain,” ujar Riski sembari matanya berkaca-kaca. Padahal, setelah resign, korban berniat mengajak adik-adiknya berlibur ke Gunung Bromo. Keluarga Andik berharap, pihak perusahaan bertanggung jawab penuh atas insiden yang menewaskan kakaknya tersebut. “Tadi pihak perusahaan sudah datang ke sini, besok rencananya membicarkan hal tersebut,” tutup Riski. Seperti diketahui, tangki metanol milik PT CASI tiba-tiba meledak. Akibatnya, lima pekerja tewas dan dua lain mengalami luka berat. Informasi yang dihimpun, kejadian pada Selasa (8/6) sekitar pukul 14.30 itu ketika para korban melakukan

pengelasan atau fabrikasi. Nahas, saat pekerja mengecek instrumen level sensor di atas tangki metanol mendadak terjadi ledakan. Akibatnya dua pekerja yang berada di atas tangki dan tiga rekannya tewas. Dua lainnya selamat meski menderita luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan di RS Semen Gresik. Dari data yang diperoleh Memorandum, lima korban tewas adalah Muhammad Burhanudin Al Ansori (22) warga Jalan Hidayatulloh, Desa Surodakap, Kecamatan /Kabupaten Trenggalek ; dan Ibnu Attoilah (21) asal Desa Parakan, Kecamatan/ Kabupaten Trenggalek. Korban tewas lain yakni Septianingrum (26), asal Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Ia adalah pekerja di bagian administrasi yang saat kejadian sedang melakukan pengecekan. Kemudian Muhammad Andik (33) warga Jalan Awikoen Kelurahan Gending, Kecamatan

Kebomas Gresik; dan Johanes Saputro (22) warga Margoanyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan. Jenazah korban telah diambil keluarganya. Sementara itu, dua korban luka berat yaitu Nur Kholik (35) warga Kelurahan Sukorame, Gresik dan Ali (25) yang hingga saat ini belum diketahui alamatnya. Keduanya mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Dari ledakan tangki metanol itu sempat membuat warga setempat geger. Bahkan, mereka ramai-ramai memberikan respons di media sosial. Ada yang menduga ledakan tersebut karena ban meletus hingga terjadi gempa karena juga membuat rumah penduduk bergetar. Pangkat, seorang warga mengaku mendapat penjelasan dari tetangganya yang kebetulan bekerja di tempat kejadian perkara (TKP). Tetangganya itu masih bernasib mujur. Padahal. saat terjadi ledakan ia juga berada di sekitar lokasi. “Tetangga saya selamat dan

Sekali Kirim Diupah Rp 400 Ribu ritontro, Wonogiri, Jawa Tengah. Sedangkan barang bukti yang disita yakni 22.200 ekor benur lobster yang dikemas dalam 79 kantong plastik. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pengungkapan penyelundupan ini berkat kerja keras tim subdit gakkum. “Penyelundupan benur lobster ilegal ini digagalkan saat anggota melakukan patroli. Kasus ini masih dalam pengembangan,” kata Gatot. Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim AKBP Siswantoro mengatakan dalam rangka implementasi

pencanangan zona integritas Ditpolairud Polda Jatim kembali menggagalkan upaya penyelundupan baby lobster atau benur. “Tentu penyelundupan benur lobster ini merugikan kekayaan negara cukup banyak sekitar ratusan juta rupiah. Tapi alhamdulillah berkat kemampuan tim, giat penyelundupan tersebut mampu digagalkan,” kata Siswantoro. Pengungkapan kasus ini bermula pada Kamis (6/6) sekitar 16.30, ketika anggota subdit gakkum melaksanakan pemantuan di wilayah Pantai Konang, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Setelah itu, ang-

Untuk menyelesaikan masalah, mereka bertiga berkonsultai ke ustaz. Oleh ustaz yang sering diajak memandu umrah ini, mereka diminta introspeksi diri. “Makanya saya tidak mau pernikahan kami dilakukan terbuka. Takut terjadi seperti ini,” kata Wiwik seperti ditirukan Wanda. Wiwik tidak yakin kaum perempuan sanggup berbagi cinta dengan alasan apa pun. Dengan siapa pun. “Hanya perempuan kekasih Allah yang bisa melakukannya. Maaf, sejak awal aku tidak melihat hal itu di wajah Mbak Wanda,” kata Wanda kembali

ikut mengevakuasi para korban. Ia sempat menangis histeris karena melihat teman-temannya tewas akibat ledakan itu,” jelas Pangkat, Rabu (9/6). Imbuh Pangkat, apa yang diceritakan tetangganya tersebut, dia bisa membayangkan betapa dahsyatnya ledakan tersebut. “Tetangga saya kerja di sana. Katanya akibat ledakan itu dua korban yang berada di atas tangki terhempas hingga tujuh meter. Sedangkan pekerja yang di bawah menderita luka bakar,” tuturnya. Tidak hanya itu, masih kata Pangkat, dampak dari ledakan membuat tangki metanol ambruk dan lepas dari dudukannya. Hal itu, dibenarkan dengan gambar yang beredar. Tangki sudah tidak berdiri seperti sedia kala. “Dua korban meninggal mengalami luka parah akibat patah tulang. Mereka posisinya di atas tangki saat kejadian. Tiga lainnya juga tewas dalam kondisi tubuhnya terbakar,” katanya. (and/har/nov)

Sambungan dari halaman 1 gota mendapat informasi ada pengiriman benur lobster yang berasal dari pantai tersebut yang akan dikirim ke Solo. Kemudian petugas mendalami petunjuk tersebut. Dalam penyelidikan, petugas melihat aktivitas mencurigakan dari seseorang yang diduga membawa ribuan benur lobster. “Pelaku saat itu mengendarai mobil Jazz warna silver F 1336 QL di Jalan Wilis sekitar pantai,” kata Siswantoro. Petugas lalu menghentikan mobil tersebut dan memeriksa pengemudi mobil yang mengaku bernama Widodo. “Saat digeledah, di bagasi ditemukan

benur lobster sebanyak 22.200 ekor. Masing-masing 22.145 benur lobster jenis pasir dan 55 ekor jenis mutiara yang diduga tanpa dilengkapi izin,” kata Siswantoro. Untuk mengelabuhi petugas, benur lobster tersebut dikemas rapi menggunakan 79 kantong plastik yang kemudian dimasukkan ke dalam 3 kardus besar, dan 2 tas plastik warna merah. “Masing-masing kantong plastik berisi 200 sampai 250 benur lobster,” jelasnya. Saat diinterogasi, pelaku mengaku disuruh seseorang berinisial P untuk mengirimkan benur lobster ke seseorang beri-

Serahkan Bayi kepada Madu kepada Wiwik. Mereka sempat bertengkar. Seperti anak kecil berebut mainan. Wiwik tidak mau disalahkan, karena semua ini berawal dari permintaan Wanda. Karena itu, Wanda harus mau menerima risiko apa pun yang terjadi. Apa pun itu yang berkaitan dengan masalah ini. Badar beralasan sengaja lebih sering mengunjungi Wiwik agar bisa ikut menjaga bayi yang ada di perut istri keduanya itu. “Jujur saya cemburu. Wiwik memang lebih cantik dibanding saya,” aku Wanda.

Tapi, dituntut untuk ikut dirampas oleh negara. Selain itu, ada juga uang yang disebut sebagai barang bukti, tapi selama persidangan tidak pernah dikonfirmasi kepada terdakwa. “Semuanya kan harus di konfirmasi terlebih dahulu. Keberadaan uang itu, dan asalnya dari mana,” ungkapnya. Namun, saat ini terdakwa menyatakan pikir-pikir. Penasihat hukum masih menunggu upaya hukum yang ingin dilakukan oleh prinsipalnya. “Terdakwa merasa berat dengan uang pengganti sebesar Rp 24 miliar itu,” celetuknya. Kasus yang dilakukanTaufiqurrahman ini merupakan yang kedua kalinya diadili di PengadilanTipikor Surabaya. Perkara ke dua ini, merupakan pengembangan KPK atas perkara suap tangkap tangan yang pertama menjerat terdakwa. Pada perkara suap tersebut, Taufiqurrahman divonis hukuman selama 7 tahun penjara, denda Rp 350 juta, subsider 4 bulan penjara. Selain itu, Taufiqurrahman juga dihukum pencabutan hak untuk dipilih dalam suatu pemilihan selama 3 tahun. Terhitung sejak selesai menjalani masa pidana penjara dan kurungan. Saat ini, terdakwa menjalankan hukuman di Lapas Delta Sidoarjo sejak ditangkap KPK pada Desember 2020 lalu. (mg5/nov)

nisial A di Pacitan. “Rencananya akan dikirim ke P sebagai penerima di Solo yang transit dulu di Pacitan. Dan tugas pelaku mengantar sampai ke Pacitan untuk bertemu dengan A yang merupakan orang kepercayaan dan karyawan seseorang berinisial M dengan tugas menghitung jumlah baby lobster,” jelas Siswantoro. Sementara itu, Widodo mengaku akan mendapatkan imbalan Rp 400 ribu untuk jasa pengantaran (kurir) benih lobster ke penerimanya. “Dapat uang Rp 400 ribu untuk satu kali pengiriman,” aku tersangka. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 menirukan kalimat madunya. Wanda terdiam di-skak mat Wiwik. Dia hanya bisa minta maaf dan berjanji bakal mengubah sikapnya di kemudian hari. Namun, janji tersebut tidak mudah diterima begitu saja oleh Wiwik. Wiwik lantas mengungkapkan apa yang ada di hatinya. Ia mengatakan, karena sejak awal tidak melihat niat tulus mindoan-nya itu untuk berpoligami, dia punya banyak rencana terhadap apa yang akan terjadi. Salah satunya, seperti disampaikan Wiwik kepada Wanda, dia akan menjalani peng-

galan hidupnya kali ini sesuai keinginan saudaranya itu. Yaitu, melahirkan anak untuk kerabatnya itu. “Aku dan Mas Badar akan cerai setelah melahirkan. Silakan Mbak Wanda bersama Mas Badar mengasuh anak tersebut,” kata Wiwik seperti ditirukan Wanda. Wiwik berencana pulang ke Pacitan, kembali tinggal dekat makam almarhum ayah dan ibunya. “Aku sebenarnya sudah minta maaf kepada Wiwik, tapi dia tetap bersiteguh pada pendiriannya,” tutur Wanda. Wanda menambahkan

bahwa dia akan berusaha semampunya untuk memberi kebebasan kepada Badar untuk bersikap kepada Wiwik, namun Wiwik malah mengatakan ingin mengembalikan cinta sejati Badar kepada Wanda. Wiwik juga rela menyerahkan bayinya bersama Badar diadopsi Wanda. “Mas Badar menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada kami berdua,” kata Wanda sambil menoleh ke pintu. Tampak perempuan cantik menggendong seorang bayi. Melangkah masuk sambil tersenyum. Wiwik? (jos, habis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

KAMIS PAHING, 10 JUNI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Tewas Dilempar Batu Tuban, Memorandum Suyitno (30), warga Desa Labutan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, meringkuk di penjara. Pelaku melemparkan batu kepada Ismail (44) asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, hingga tewas.

FOTO: ISTIMEWA

Peristiwa mengenaskan itu pada Selasa (8/6) malam. Saat itu korban minum tuak di warung T (46) alias Linda di lingkungan Makam Tundung, Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Korban minum tuak bersama pelaku dan beberapa orang lainnya. Mereka adalah BMB (52), SHN (28), dan H B T.

Buaya yang muncul di Bengawan Solo, Kecamatan Maduran.

2 Buaya Gegerkan Warga Parengan Lamongan, Memorandum Dua ekor buaya muncul di Bengawan Solo, masuk Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan. Bachtiar Latif, warga Desa Parengan, Kecamatan Maduran, membenarkan penampakan buaya yang viral di media sosial tersebut. Latif mengaku, video yang viral tersebut diambil oleh salah seorang temannya yang memancing ikan di bantaran Bengawan Solo. “Itu penampakan buaya di bantaran Bengawan Solo di Desa Parengan, Kecamatan Maduran. Video itu diambil teman saya,” kata Bachtiar Latif saat dikonfirmasi, Rabu (9/6). Latif mengatakan, buaya yang menampakkan diri di sana ada dua ekor, yaitu besar dan kecil. Kejadian itu baru pertama terjadi di sana. “Sudah kami laporkan ke perangkat desa untuk ditindaklanjuti,” katanya. Latief mengaku, sebagian masyarakat pinggir bengawan resah dengan kemunculan buaya tersebut. Ia berharap, segera ada penanganan dari instansi terkait, jangan sampai ada korban. “Pinginnya diamankan biar tidak takut lagi ke bengawan,” harapnya. Untuk diketahui pada 2019, penampakan buaya juga pernah terjadi di Bengawan Solo, turut Kecamatan Glagah, Lamongan. Ketika itu ada tiga ekor buaya. (tri/har/udi)

2 Nakes Puskesmas Cerme Terpapar Covid-19 Gresik, Memorandum Dua tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Gresik diduga tertular Covid-19 dari warga Kabupaten Bangkalan, Madura. Kasus baru tersebut direspons serius oleh dinas kesehatan. Bahkan, kecurigaan menjurus adanya varian baru Covid-19. Dua nakes tersebut bertugas di Puskesmas Cerme. Kemarin, area puskesmas itu disemprot cairan disinfektan. Layanannya pun ditutup sementara selama dua hari. Informasi yang dihimpun Memorandum, seorang nakes Puskesmas Cerme sempat bertemu dengan keluarganya dari Bangkalan. Tidak berselang lama, ia dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen. Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik Saifudin Ghozali langsung memerintahkan seluruh pegawai Puskesmas Cerme untuk dites massal. Hasilnya, tambah satu nakes yang terpapar. “Saat ini di Cerme ada dua nakes yang positif,” katanya. Sebagai tindak lanjut, dinas kesehatan mengirimkan spesimen kedua nakes tersebut untuk diuji laboratorium. Tujuannya, mengetahui apakah kasus tersebut varian baru. Sebab, berdasarkan syarat whole genome skuinsing (WGS), keduanya memenuhi. Yaitu metode pemeriksaan untuk varian baru. Perlu diketahui, syarat dugaan covid varian baru di antaranya cycle threshold (CT) dibawah angka 25, pernah terpapar Covid-19, dan sudah pernah divaksin. Kedua nakes itu sudah vaksinasi Covid-19. Sedangkan nilai CT nya berada di bawah angka 25, yakni 11,68. “Kami belum bisa memastikan karena menunggu hasil WGS yang sedang kami kirim ke Unair. Hari ini (kemarin,red) langsung kami kirim,” ucapnya. (and/har/udi)

Ketiganya warga Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Sebelum kejadian tersebut, sempat terjadi cekcok korban dengan saksi HBT yang merupakan teman pelaku. Melihat ada cekcok tersebut pelaku berusaha mengingatkan korban, namun tidak dihiraukan. Beberapa jam usai minum tuak, sekitar pukul 20.30, korban keluar dari warung. Tiba-tiba

“

Jadi korban ini datang sendirian dalam keadaan mabuk miras dan mengganggu pemilik warung serta pengunjung warung lainnya,”

AKP ADHI MAKAYASA Kasatreskrim Polres Tuban pelaku menghampiri korban dan mengambil

batu kemudian dilemparkan ke arah korban. Namun lemparan tidak mengenai korban. Pelaku kembali mengambil batu dan dilemparkan kembali ke arah korban. Lemparan kedua itu mengenai kepala korban yang mengakibatkan luka di kepala bagian belakang. Akibatnya, kepala Ismail bersimbah darah dan tewas di lokasi. Satreskrim Polres Tuban yang menerima laporan kejadian tersebut langsung bergerak cepat ke tempat kejadian perkara

1 Terjadi cekcok korban dengan pelaku di warung.

2 Pelaku melempar batu dan mengenai kepala korban hingga meninggal dunia.

GRAFIS: AZIZ

(TKP). Petugas mengamankan pelaku dan barang bukti batu. Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono melalui Kasatreskrim AKP Adhi Makayasa mengatakan saat melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal, pelaku mengaku dalam pengaruh minuman keras dan mengaku tidak mengenal korban. “Jadi korban ini datang sendirian dalam keadaan mabuk miras dan mengganggu pemilik warung serta pengunjung warung lainnya,” ucap Adhi Makayasa, Rabu (9/6). Dari pengakuan pelaku, ia merasa tersinggung karena sebelumnya korban sempat ribut dengan pemilik warung dan teman tersangka. Saat itu pelaku menyuruh untuk berhenti membuat keributan. Namun tidak dihiraukan oleh korban. Akibat perbuatannya, Suyitno ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 338 Sub Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun. (top/har/ udi)

Tiga Jalur PPDB SMPN Ditutup Gresik, Memorandum Tiga jalur pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMPN di Kabupaten Gresik ditutup, Rabu (9/6). Tiga jalur itu afirmasi, prestasi, dan perpindahan. Hingga sore, jalur prestasi masih jadi jalur favorit yang diserbu peserta didik. Dari 2.272 pagu yang tersedia untuk jalur prestasi, sampai pukul 16.00 pendaftarnya mencapai 2.691 orang. Dari jumlah itu, hanya 214 yang menyertakan piagam. Sementara sisanya menggunakan nilai rapor lima semester terakhir. Hal tersebut dibenarkan Kabid Pendidikan Dasar Disdik Gresik Nur Maslichah. Tiga jalur tutup pada 9 Juni ini, namun untuk jalur zonasi dibuka hingga 17 Juni mendatang. Sehingga, peserta didik yang tidak diterima di jalur afirmasi, prestasi dan perpindahan bisa mendaftar di

jalur zonasi. “11 Juni akan diumumkan yang lolos jalur prestasi, afirmasi dan perpindahan,” kata Icha, sapaan akrabnya, Rabu (9/6). Sementara itu, untuk jalur afirmasi sejauh ini ada 1.342 pendaftar dan perpindahan 105 pendaftar. Jika digabung prestasi, afirmasi dan prestasi menampung 50 persen kuota peserta didik di sekolah negeri. 30 persen jalur prestasi, 15 persen jalur afirmasi, serta lima persen jalur perpindahan. Sedangkan porsi terbesar untuk jalur zonasi dengan persentase 50 persen. PPDB kali ini, Dispendik Gresik juga membuka jalur tahfiz Quran tiga juz. Dari 36 pendaftar, hanya satu orang yang lolos uji petik. “Satu siswa yang lolos uji petik ini bebas seleksi dan bebas memilih sekolah,” imbuhnya.(and/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Situasi pendaftaran PPDB di Kantor Disdik Gresik.

Bupati Lamongan Sambut Kapolda Jatim Lamongan, Memorandum Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta berkunjung ke Lamongan, Rabu (9/6). Kedatangannya disambut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di pendopo Lokatantra Lamongan. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, kunjungan kapolda ini untuk persiapan menyambut kedatangan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjajanto ke Lamongan,

FOTO: MEMORANDUM/ YOGA

Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Kamis (10/6). “Ya ini hanya persiapan. Besok tidak hanya ke Lamongan, tapi juga ke Kediri dan Bangkalan,” kata Yuhronur. Selain terkait persiapan tersebut, Yuhronur juga menjelaskan perkembangan Covid-19 di Lamongan, khusunya di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo. Ia menjelaskan semuanya sudah terlokalisir dengan baik, dan penangan masih terus di gencarkan. “Tadi sudah kami laporkan. Alhamdullilah sudah terlokalisir dengan baik, dan melihat dari penangan sudah on the track,” jelas Bupati. (tri/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 10 Juni 2021 by memorandum - Issuu