Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 10 April 2023

Page 1

SAKSIKAN TAYANGAN POLISI KITA, DUNIA KRIMINAL, DAN KOTA KITA DI

MEMORANDUMTV SENIN LEGI, 10 APRIL 2023

memorandumredaksi@gmail.com

memorandum.co.id

MemorandumTV & Memorandum Online

memorandum

memorandumonline & memorandumredaksi

HARGA Rp 5.000,-

memorandum

AWAS PEREDARAN UANG PALSU JELANG LEBARAN

RAZIA JASA PENUKARAN UANG

PUASA TOKOH

Sabar dan Salat RAMADAN adalah kesempatan bagi umat muslim untuk lebih bersungguh-sungguh dan memanfaatkan bulan penuh berkah ini dengan melakukan kebaikan-kebaikan. Apalagi dengan sabar dan menjalankan salat. Seperti yang disampaikan Kakanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Jonahar Timur Jonahar ketika memberikan kuliah tujuh menit (kultum) salat tarawih di Masjid Ar Ridha, Kanwil BPN Jatim. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pentingnya sabar dan salat dalam kehidupan sehari-hari.  Bersambung ke halaman 2 

Pastikan Uang Asli

Surabaya,, Memorandum Tingginya nya minat masyarakat menukarkan uang baru bisa memicu peredaran uang ang palsu (upal). Sindikat ini pun akan kan memanfaatkan jasa penyedia penukaran uang baru atau biasa a disebut inang-inang untuk melancarkan ancarkan bisnisnya. Tidak adanya nya jaminan keaslian uang yang ang dijajakan para inang-inang. ng. Tak hanya nya menyusupembaran uang kan di selembaran kat ini pun bisa baru, sindikat sung dan berbaterjun langsung ur dengan inang-inang bar di seyang tersebar lan propanjang jalan tokol. Beredarnya eteksi upal itu dideteksi abes dini Polrestabes Surabaya deerngan mener Bersambung  ke halaman 2

8 CIRI-CIRI UANG PALSU:  Umumnya bernominal besar.  Tidak multiwarna.  Tekstur uang seperti kertas biasa.  Benang pengaman menyatu.  Tidak terdapat rectoverso saat diterawang.  Gambar, angka, dan logo BI tidak menyala.  Kode tunanetra tidak terasa saat diraba.  Tidak terdapat cetakan kasar pada beberapa bagian.

JASA penukaran uang dimanfase atkan Suliha setiap menjelang Sepe tahun sebelebaran. Seperti lumnya, Suliha dan saudaranya la menggelar lapak penukaran pin uang di pinggir jalan raya. Lokasi yang pun berpindah-pindah. Namun ia akui kebutuhan tah ini melonjak. uang baru tahun demi Kendati demikian, itu karena pe tidak ada pembatasan karepandem Covid-19. na pandemi “Mas “Masyarakat mulai banyak yang cari uang k baru,” kata Suliha ditemui Memorandum, Minggu (9/4). Ia menawarkan jasa uang penukar mulai dari karan  Bersambung  ke halaman 2

GEREBEK PENJUAL MIRAS OPLOSAN KERTOPATEN

Dalih Usaha Keluarga Chika Jessica

Dipanggil Mama

R

umah tangga pasangan Ria Ricis dan Teuku Ryan belakangan ramai menjadi sorotan. Entah dari mana awalnya, namun belakangan banyak netizen yang menduga bahwa pernikahan orang tua dari Cut Raifa Aramoana itu disebut mulai merenggang. Sementara itu, tak lama setelah rumor tersebut ramai, adik Oki Setiana Dewi ini mendadak mengunggah sebuah tulisan yang diambilnya dari unggahan sebuah akun TikTok. Dalam unggahan tersebut, terlihat 11 poin yang menjabarkan soal penyebab  Bersambung  ke hal 2

Surabaya, Memorandum Penggerebekan penjual minuman keras (miras) di Jalan Kertopaten, sudah kali kelima. Dalam penggerebekan kemarin, Polsek Simokerto mengamankan 30 botol miras oplosan berbahan arak. Jika ditotal, polisi sudah menyita 90 botol miras dari tangan SF (50), pemilik kios miras tersebut. SF juga selalu berdalih bahwa berjualan miras ini adalah usaha keluarga. Kapolsek Simokerto Kompol Dwi Nugroho menjelaskan jika SF selalu memiliki cara untuk menghindari razia. Namun, petugas di lapangan tak kehilangan akal sehingga petugas selalu mendapatkan barang bukti miras ilegal di warung miras SF. “Jadi ini adalah usaha keluarga. Jadi, saat digerebek SF ini selalu berdalih jika miras ini punya anaknya, punya istrinya atau titipan orang lain,” kata Dwi, Minggu (9/4). Dwi mengatakan, jika SF sudah tiga kali  Bersambung ke halaman 2 

Pakar Sosiologi Universitas Trunojoyo Madura Iskandar Dzulkarnain.

Penggandaan Uang Mbah Slamet Dibayar Nyawa

Kapolsek Simokerto Kompol Dwi Nugroho merazia penjual miras Kertopaten.

KaryawaƟ Ekspedisi Gelapkan Ratusan Juta

Tagihan Masuk Rekening Pribadi Surabaya, Memorandum Gelapkan ratusan juta milik perusahaan, karyawati perusahaan ekspedisi di Jalan Margomulyo harus lebaran di tahanan. Terduga pelaku inisial M (39), warga Jalan Tanah Merah diamankan Polsek Asemrowo setelah terbukti menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja. Perbuatan M ini nyaris

Terduga pelaku M.

tak diketahui perusahaan. Bahkan karena rapinya penggelapan ini, perusahaan mengalami kerugian mencapai Rp 286 juta. Dalam aksinya, M yang bekerja di bagian keuangan PT YLI di Margomulyo ini membuat tagihan fiktif. Terduga pelaku beraksi ketika usai mendapat invoice dan surat tagihan dari perusahaan rekanan. Kemudian oleh terduga pelaku, nama rekanan diganti begitu juga dengan nomor rekeningnya. “Nomor rekening perusahaan fiktif ini diganti dengan nomor  Bersambung ke halaman 2

Tergiur Gaya Hidup Mewah Surabaya, Memorandum Kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Slamet Tohari alias Mbah Slamet, asal Banjarnegara, Jawa Tengah, dengan modus penggandaan uang mendapat perhatian pakar sosiologi dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Dr Iskandar Dzulkarnain SThI MSi. Gaya hidup yang terlampau hedon (bergaya hidup mewah) membuat masyarakat tergiur dan terjerat dalam kasus yang bahkan merenggut nyawa ini. Menurut Iskandar, bahwa penipuan penggandaan uang yang berulang, disebabkan oleh pendidikan yang masih kurang mengakibatkan pola pikir rasional yang rendah. Tuturnya, perilaku Mbah Slamet merupakan bentuk dari perilaku menyimpang.  Bersambung ke halaman 2

Anak-Anak dan Menantu Sarankan Ayah Ceraikan Ibu (4) - Meng, karyawati ekspedisi gelapkan ratusan juta. - Ingin lepas dari jerat hukum? Gampang. Pindahkan saja uangnya ke tempat terang! Si Mameng (HRD)

Prahara Rumah Tangga pun Berpindah ke Rumah Anak Bima sarapan ketika HP-nya berdering. Ternyata dari Johan, sulungnya yang tinggal di Jogjakarta. Dia mengabarkan bahwa ibunya tengah malam mengetuk pintu dan menangis.

Risma mengadu telah dijahati ayah Johan. Mendengar itu, Bima hanya tersenyum. Ia mengingatkan Johan agar tidak menelan mentah-mentah perkataan ibunya. Sebab, ada masalah di balik peristiwa tersebut yang tidak etis dilakukan ibunya. Johan mahfum karena su-

dah mengerti betul karakter ibunya. Karena itu, setiap diajak ibunya membicarakan perilaku ayahnya, Johan selalu menghindar. Dia tidak ingin terjebak dalam lingkaran ghibah, apalagi terhadap keluarga sendiri. Lagi pula, Johan paham betul siapa  Bersambung ke halaman 2 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook