GURU SD NIPU RP 2,6 MILIAR BACA DI HALAMAN 15 memorandum.co.id
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
PENCURIAN BESI REL DI GUDANG DEPO KA SIDOTOPO
Surabaya, Memorandum Alih-alih ingin dapat uang, dua pengamen nekat mencuri besi rel di gudang Depo KA Jalan Sidotopo Wetan. Akibat perbuatan itu, Safi’i (26), warga Kedung Mangu, dan JA (18), warga Wonokusumo Jaya, berurusan dengan polisi.
GUDANG
GUDANG
Bersambung ke halaman 7
IPTU SOETRISNO KANITRESKRIM POLSEK SIMOKERTO
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Beruntung tidak jauh dari lokasi, anggota kebetulan sedang berjaga. Sehingga bisa meredam amarah massa.
1
JA dan Safi’i
Aksi Safi’i dan JA dilakukan pada Minggu (5/1). Agar tidak dicurigai, mereka berpura-pura mengamen sembari memantau situasi.
KRONOLOGI KEJADIAN
2 Bahkan, beberapa hari sebelum beraksi kedua remaja ini sudah memetakan lokasinya terutama kapan waktunya gudang tersebut sepi.
3 Berhasil mencuri, keduanya kabur sembari memanggul besi curiannya. Sialnya pelaku tepergok warga lalu ditangkap dan dihajar ramai-ramai.
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
DUA PENGAMEN DIAMUK MASSA
Dealer Piaggio Pucang Anom Dilahap Api
Saibun Galau Oleh: Dahlan Iskan
Surabaya, Memorandum Dealer Piaggio Vespa yang berada di Jalan Pucang Anom Timur, terbakar pada Rabu (8/1) pagi. Dari informasi yang dihimpun, kebakaran di dealer yang baru buka pada Desember tahun Bersambung ke halaman 7
P
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
erkara ini semula disidang secara tertutup. Ini kan perkara pemerkosaan. Ibunya pernah didatangkan dari Jakarta. Untuk didengar kesaksiannya --di sidang pendahuluan di pengadilan Manchester, Inggris. Pengadilan akhirnya memutuskan: untuk menyidangkan anak Indonesia ini secara terbuka. Nama terdakwanya pun boleh disebut. Boleh diketahui publik. Dalam sekejap nama Indonesia mendunia --secara negatif. Media di belahan dunia mana pun memberitakannya: seorang maha Bersambung ke halaman 4
Petugas damkar memadamkan api yang menghanguskan dealer Piaggio Vespa di Jalan Pucang Anom.
Menantu Kirim 1,8 Kg SS ke Mertua
Bersambung ke halaman 7
Gudang Printer Bekas Sidorukun Terbakar
Terdakwa disuruh mengirim ke pemesan barang dan mendapat upah dua juta rupiah melalui transfer. Hari ini (kemarin, red) kami hadirkan empat saksi penangkap.
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Niatun alias Armuna (42), asal Sokobanah, Madura, tidak mengira paketan yang dikirim menantunya adalah 1,8 kilogram sabu. Ia hanya menerima paketan yang dikemas dalam kardus tersebut, setelah ditransfer Rp 2 juta oleh menantunya, Timuna alias Dimuna dari Malaysia melalui jasa ekspedisi. Terdakwa ditangkap petugas di rumah dengan barang bukti kardus
Petugas memeriksa kondisi gudang printer bekas.
Surabaya, Memorandum Diduga korsleting listrik, rumah kontrakan di Jalan Sidorukun II/56 terbakar, Rabu (8/1) dini hari. Asal api diduga dari lantai dua. Bersambung ke halaman 7
NI MADE SRI ASTRI UTAMI Niatun didampingi penasihat hukumnya mendengarkan keterangan saksi.
JAKSA PENUNTUT UMUM
Ketagihan Sabu, Bobol Toko Ban Pingsan KONDISI manusia itu ada batasnya. Jika terlalu diforsir meski capek, maka yang terjadi bisa fatal. Ini pula yang dialami pedangdut Via Vallen. Lantaran kondisinya terlalu lelah, Via Vallen mendadak pingsan saat tampil di Kota Bengkulu. Bersambung ke halaman 7
+ Meng, cawali-cawawali independen Sholeh-Taufik yakin mampu kumpulkan KTP dukungan. -
Ngumpulkan gampang, tapi untuk menang berapa dulu harganya…
Si Mameng (Pendukung bayaran)
dan mengonsumsinya. Setelah beberapa hari mencari lokasi yang tepat, Fitroni memutuskan membobol salah satu toko ban di Jalan Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Via Vallen
Surabaya, Memorandum Mengaku ketagihan narkoba jenis sabu, memaksa Fitroni alias Pitro (30), harus memutar otak agar bisa mendapatkan uang secara gampang. Warga Desa Bujudan Amparaan, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan Madura itu akhirnya nekat melakukan aksi pencurian agar bisa membeli sabu
Elpiji Bocor, Dapur Hangus
Fitroni alias Pitro dengan barang bukti yang diamankan anggota unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Surabaya, Memorandum Gegara regulator elpiji bocor, dapur yang ditempati Yuliati (42), penjual lontong di Jalan Petemon Barat 19 H, hangus pada Selasa (7/1) sekitar pukul 23.35. Bersambung ke halaman 7
CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA MENGALAHKAN SEGALANYA Έ4Ή
Belum Siap Bertemu karena Masih Ada Yang Disembunyikan Untung Waskito segera menyadari kesalahan dirinya. Kesadaran tersebut mampu membuat semangat belajarnya bangkit. Nanti, setelah lulus, dia berniat menemui Tutik. Dengan segala kekurangan dan kejujuran. Apa pun penerimaan Tutik, dia serahkan hasilnya kepada Allah. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Alhamdulillah Waskito lulus dengan nilai rata-rata memuaskan. Tujuh koma sembilan. Dia mendaftarkan diri di perguruan tinggi negeri Jogjakarta. Di sela waktunya, dia mampir ke rumah sahabat pena yang melekat di hati: Tutik. Waskito ingin memberikan surprise. Dia mendatangi rumah Tutik
pagi-pagi sekali. Pukul 06.30. Di luar pagar rumah yang dituju, Waskito melihat sesosok gadis menyirami kembang. Wajahnya sangat dia kenal. Waskito yang duduk di kursi roda mengucapkan salam. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Tidak ada jawaban. Diulangi, Bersambung ke halaman 7
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokos Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
FOTO: MEMORANDUM/DAR
Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Sarwo Waskito bersama Kepala Seksi Keindahan dan Dekorasi DLHK Kabupaten Sidoarjo Agus Basuki diundang talkshow di Radio Suara Sidoarjo.
Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem Sidoarjo, Memorandum Cuaca ekstrem terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Sidoarjo belakangan ini. Bahkan sejumlah tempat mengalami pohon dan tiang listrik tumbang. Karenanya perlu diwaspadai oleh masyarakat. Sebagai langkah antisipasi masyarakat menghadapi cuaca ekstrem, Polresta Sidoarjo bersama instansi terkait terus melakukan imbauan ke masyarakat. Rabu (8/1), Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Sarwo Waskito bersama Kepala Seksi Keindahan dan Dekorasi DLHK Kabupaten Sidoarjo Agus Basuki melakukan talkshow di Radio Suara Sidoarjo terkait mewaspadai cuaca ekstrem. Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Sarwo Waskito menyampaikan imbauan agar masyarakat berhati-hati pada saat berkendara apabila terjadi hujan. Karena kerawanan pada saat melintasi pohon usia tua dan memilih tempat teduh yang aman. Lalu dengan cuaca yang ekstrim ini sering terjadi hujan dan membuat jalanan dalam keadaaan licin, masyarakat harus memperhatikan kondisi ban baik dari ketebalan ban maupun isi angin. “Kami juga terus menjalin komunikasi dengan instansi-instansi terkait, terkait upaya tanggap bencana. Termasuk melakukan perapian pohon-pohon besar yang rawan tumbang,” ujarnya. Kepala Seksi Keindahan dan Dekorasi DLHK Kabupaten Sidoarjo Agus Basuki, mengatakan setiap tahun melakukan perapian terhadap pohon rawan tumbang di daerah Bundaran Waru, Arah Porong, dan di daerah Pusat Kota.(dar/jok/udi)
“Tidak usah khawatir, semua akan berjalan seperti biasanya,” ujar pria yang akrab dengan panggilan Cak Nur itu saat ditemui seusai sidang paripurna DPRD Sidoarjo, Rabu (8/1). Ia sendiri mengaku sudah mengumpulkan semua pimpinan organisasi pemerintah daerah (OPD) mulai dari kepala dinas, kepala bagian hingga camat untuk membahas keberlangsungan pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo. “Sudah kita bicarakan bersama, dan semua pihak sudah berkomitmen untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing meskipun ada masalah ini,” tegasnya. Terkait keputusan-keputusan yang bersifat strategis yang
menjadi kewenangan bupati, pihaknya dan DPRD Sidoarjo akan mengkomunikasikan hal ini dengan pemerintah provinsi Jatim, sesegera mungkin. “Sesuai aturan kewenangannya itu bisa dilimpahkan ke wakil bupati. Tapi tentang bagaimananya nanti menunggu hasil konsultasi dengan pemprop. Dan saya pikir itu bukan masalah yang rumit karena sudah banyak daerah yang pernah mengalami masalah seperti ini. Jadi Pemprop pasti sudah tahu tentang hal itu,” tegas dia. Sementara itu sehari setelah KPK melakukan OTT, situasi Pendopo Delta Wibawa dijaga aparat kepolisian serta jajaran lainnya. Pintu gerbang yang biasanya terbuka lebar kini
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Sidoarjo, Memorandum Ditangkapnya Bupati Sidoarjo Saiful Ilah oleh KPK berimbas pada tertundanya pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan Raperda Kearsipan. Ketua DPRD Sidoarjo Usman menyatakan, menunda pengesahan kedua raperda tersebut menjadi perda sampai batas waktu yang tidak ditentukan. “Kita tunggu hasil konsultasi dan koordinasi dengan Pemprop Jatim,” ujarnya kala menutup sidang paripurna di gedung DPRD Sidoarjo, Rabu (08/01) kemarin. Anggota Pansus Perda Pilkades DPRD Sidoarjo Vike Widya mengatakan, penundaan ini terpaksa dilakukan karena aturannya memang hanya bupati saja yang berhak mewakili jajaran eksekutif dalam proses pengesahan raperda. “Ini kan memang kejadian yang tidak diduga-duga. Jadi ya kita terpaksa harus menerimanya. Yang jelas peristiwa ini membuat kerja pansus bertambah banyak karena kita harus konsultasi lagi dengan pemprop,” ujarnya. Sesuai regulasi, para anggota pansus yang berasal dari berbagai fraksi di DPRD Sidoarjo akan kembali duduk semeja untuk membahas langkah-langkah yang bakal dilakukan. Terutama, terkait jadwal konsultasi tersebut. Menurutnya, langkah ini terbilang mendesak mengingat jadwal pelaksanaan Pilkades serentak di kota delta sudah semakin dekat. “Sesuai agenda, pendaftaran calon kepala desa sudah harus dibuka mulai 22 hingga 29 Januari,” jelas politisi PKS itu. Dan raperda tersebut memuat aturan baru yang cukup krusial. Yaitu terkait perubahan batasan umur dan juga domisili calon kades. Dalam perda sebelumnya, usia calon kades dipatok maksimal 63 tahun dan harus bertempat tinggal di desa tempatnya mencalonkan diri. “Kalau dalam raperda baru itu, batasan usia tersebut dihilangkan dan calon Kades juga tidak harus berdomisili di desa setempat. Tertundanya pengesahan raperda ini yang kami khawatirkan akan menimbulkan keresahan di masyarakat,” imbuh warga desa Kebonagung Sukodono itu. Pasalnya jika raperda itu benar-benar belum bisa disahkan sebelum tenggat waktu tersebut, berarti pelaksanaan pilkades serentak di 75 desa di Kabupaten Sidoarjo harus menggunakan perda sebelumnya sebagai landasan hukum positif. “Kasihan pada calon kades yang sudah terlanjur mempersiapkan diri karena bergantung aturan baru itu. Tentu hak politiknya sebagai warga negara tidak bisa diakomidir ,” imbuh Vike. Di sisi lain, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin yang ditemui seusai rapat paripurna, mengaku optimis masalah itu bisa diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. “Ini bukan masalah baru. Di daerah lain juga pernah terjadi seperti ini, jadi tinggal mengambil jurisprudensinya saja. Toh ini hanya masalah pelimpahan kewenangan dari Bupati ke Wakil Bupati saja,” ujarnya singkat.(lud/jok/udi)
Wabup Sidoarjo
Pintu gerbang kompleks kantor Pemkab Sidoarjo ditutup pasca-OTT Bupati Saiful Ilah.
ditutup. Sejak OTT Selasa malam (7/1), hingga Rabu pukul 12.00, terlihat pendopo masih da-
lam kondisi disterilkan, tidak semua orang bisa masuk pendopo, termasuk para jurnalis. Satpol PP yang bertugas di Pen-
dopo Delta Wibawa meminta untuk tidak memasuki joglo atau duduk di tempat depan pendopo. (lud/nca/jok/udi)
Usman: Pak Saiful Orang Baik
Ketua DPRD Sidoarjo Usman
Sidoarjo, Memorandum DPRD Sidoarjo akan mengambil langkah cepat untuk menangani pengalihan kewenangan pengambilan keputusan strategis dari bupati pada wakil bupati. Sikap ini dilakukan menyusul ditangkapnya Bupati Sidoarjo Saiful Ilah oleh KPK gegera dugaan kasus penyimpangan dana proyek pengadaan barang dan jasa di Kota Delta.
“Dalam waktu dekat kami akan segera ke Surabaya untuk berkonsultasi dengan Pemprop terkait masalah ini. Segera dilakukan karena banyak halhal mendesak yang tertunda penyelesaiannya,” ungkap Ketua DPRD Sidoarjo, Usman di kantornya, Rabu (08/01) Hanya saja ia tidak merinci masalah-masalah apa yang ‘tersandera’ lantaran aksi OTT yang dilakukan lembaga anti rasuah
itu terhadap bupati Sidoarjo. Ia sendiri mengaku prihatin dan sangat terkejut dengan peristiwa yang menimpa Saiful Ilah. Menurutnya, selama ini Saiful Ilah agar figur yang baik dan sudah melakukan tugas pokok dan fungsinya dengan baik sebagai pemimpin Sidoarjo. Parameternya, warga kota Delta mempercayai Ketua DPC PKB Sidoarjo tersebut menduduki jabatan pimpinan eksekutif
selama 4 periode berturut-turut. Yakni dua kali menjadi wakil bupati yang kemudian berlanjut dengan dua kali menduduki posisi bupati. “Saya harap semua komponen masyarakat Sidoarjo untuk berpegang pada azas praduga tak bersalah dulu. Jangan dulu menghakimi sebelum ada keputusan hukum yang bersifat tetap dan mengikat,” tegas politisi PKB tersebut.(lud/jok/udi)
Gandeng PDI-P dan PPP, Bahrul Amig Buru Kursi Bupati Sidoarjo Sidoarjo, Memorandum Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Bahrul Amig menyatakan, kesiapannya untuk maju sebagai calon bupati Sidoarjo dalam pilkada yang akan digelar serentak pada September mendatang. Dalam deklarasi yang dilakukan di Kantor DPC PDI-P Sidoarjo, Jalan Jati Selatan, Rabu (08/01), Amig menyatakan siap mempertaruhkan karirnya demi kemajuan Sidoarjo di masa depan. “Saya ini berasal dari birokrat. Dan baru 10 tahun lagi saya pensiun. Tapi dengan pencalonan ini saya harus menyatakan mundur dari PNS. Tapi inilah bentuk pengorbanan saya bagi Sidoarjo,” katanya dihadapan ratusan kader PDI-P, para relawan dan wartawan.
Menurutnya, Sidoarjo membutuhkan pemimpin yang hobinya membahagiakan warganya. “Dan Insya Allah saya siap jika PDI Perjuangan dan masyarakat menghendaki,” imbuh pria kelahiran Prasung, Buduran itu. Untuk memuluskan langkahnya tersebut, Amig telah menggandengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk berkoalisi dengan PDI-P dalam kontestasi pilkada tersebut. Pasalnya, dengan modal sembilan kursi di DPRD yang dimiliki PDI-P saat ini belumlah cukup untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati sendiri. Sedangkan PPP memiliki sebiji kursi. Koalisi kedua parpol ini jelas menjadi koalisi minimal yang sudah mampu memenuhi sya-
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Bupati Ditangkap KPK, Pengesahan Raperda Pilkades Tersandera
Nur Achmad Syaifuddin
Amig (baju putih) bersama Sumi Harsono (dua dari kanan).
rat yang ditetapkan KPU yang mengharuskan parpol maupun gabungan parpol pengusung harus memiliki sedikitnya 10 kursi. Sementara itu Ketua DPC PDI-P Sidoarjo Sumi Harsono mengatakan potensi yang dimiliki Bahrul Amig akan berubah
menjadi daya yang besar untuk mengumpulkan suara dukungan masyarakat jika berpasangan dengan kader tulen parpol berlambang banteng moncong putih itu. “Kita belajar saja dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya dimana jika tidak mengikutser-
takan kader asli dalam pilkada. Maka mesin partai tidak akan bergerak secara maksimal untuk memenangkan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan,” ujarnya. Ia sendiri yakin parpol besutan Megawati Soekarno Putri itu akan menangguk kemenangan di pilkada kali ini karena kader-kader partainya adalah figur-figur yang setia dan loyal. “Ikhtiar sudah kita lakukan, dan sekarang semuanya berpulang pada putusan DPP untuk menentukan siapa pasangan calon yang direkomendasikan dalam pilkada nanti. Dan apapun keputusan DPP, kita semua siap untuk mengamankan dan memperjuangkannya,” ujarnya tegas.(lud/jok/udi)
Sidang Penyerobotan dan Pemalsuan Akta Lahan Puskopkar
Saksi Beli Gudang tapi Tidak Dapat Surat Sidoarjo, Memorandum Sidang lanjutan perkara penyerobotan dan pemalsuan lahan milik Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) Jawa Timur kembali disidangkan (PN) Sidoarjo, Senin (6/1). Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan empat saksi yakni, Sungkono Ongko Dinoto dan Julie Tedjo Prawiro keduanya selaku pembeli gudang ke PT Gala Bumi Perkasa (GBP). Sedangkan dua saksi lainnya yaitu Raja Sirait selaku mantan PT Gala Bumi Perkasa dan Liliek djaliyah MA Sururi selaku pengacara PT Gala Bumi Perkasa saat itu. Perkara atas dugaan penyerobotan dan pemalsuan akta lahan milik Puskopkar Jatim ini menyeret lima orang sebagai terdakwa yakni, Cen Liang alias Henry Jocosity Gunawan selaku Direktur PT Gala Bumi Perkasa, Reny Susetyowardhani sebagai Dirut PT Dian Fortuna Erisindo, legal PT GBP Yuli Ekawati. Selain itu dua notaris yaitu, Dyah Nuswantari Ekapsari dan Umi Chalsum.
kepada terdakwa Henry J Sunawan dan Lie Yulien. Namun pembelian dilakukan tidak se-
cara tunai melainkan barteran. “Saya diminta menguruk lahan tanah di Desa Pranti kemudian nanti dikasih 6 gudang sebagai imbalannya,” terang, Julie. Selain itu masih lanjut Julie menyatakan, atas peristiwa ini dirinya merasa paling dirugikan karena sudah mengeluarkan uang sebesar Rp 20 miliar lebih. Julie juga mengaku, tidak mendapatkan surat apapun sampai diketahui lahan tersebut disita polisi karena bermasalah. “Kemudian polisi menyita gudang karena bermasalah,”tambahnya. (nca/jok/udi)
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Telah Hilang BPKB Sepeda Motor Nopol : W 2045 XP Merk : Yamaha Tahun: 2014 Warna: Merah No rangka. MH325V001EK144934 Nosin. :25V14506, Atas nama: MUSLIMIN
Telah Hilang BPKB Sepeda Motor Nopol. : W 2046 XP Merk :Yamaha Tahun. : 2014 Warna: Merah No. Rangka: MH325V00AEJ164863 Nosin. : 25V164972 Atas nama MUSLIMIN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Telah Hilang BPKB Sepeda Motor. Nopol. W 2047 XP Merk : Yamaha Tahun: 2014 Warna: Putih No rangka. MH325V001EK074354 Nosin :25V074435 Atas nama MUSLIMIN
Telah Hilang BPKB Sepeda Motor Nopol. W 2048 XP Merk : Yamaha Tahun. 2014 Warna : Hitam No. Rangka : MH325V00AEJ187968 Nosin : 25V167991 Atas nama MUSLIMIN
FOTO: MEMORANDUM/NCA
Vike Widya
Sudah kita bicarakan bersama, dan semua pihak sudah berkomitmen untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing meskipun ada masalah ini.
Sidoarjo, Memorandum Wakil Bupati Nur Achmad Syaifuddin menjamin roda pemerintahan di Sidoarjo tidak akan terganggu penangkapan Bupati Saiful Ilah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
FOTO: MEMORANDUM/LUD
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Pasca-OTT Bupati, Roda Pemerintahan Tidak Terganggu
Suasana sidang penyerobotan dan pemalsuan akta lahan puskopkar.
Namun, kelima terdakwa disidangkan di ruang Utama Delta Kartika Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo secara terpisah menjadi dua tahap. Sementara, terdakwa Henry J Gunawan dan Yuli Ekawati mendapat giliran sidang lebih dulu dengan mendengarkan keterangan dua orang saksi Sungkono Ongko Dinoto dan Julie Tedjo Prawiro. Dipersidangan saksi Sungkono Ongko Dinoto menerangkan bahwa membeli tiga buah gudang dari Henry J Gunawan selaku direktur utama dan Lie Yulien selaku Direktur PT GBP
masing-masing seharga Rp 1,5 miliar lebih.”Saya beli tiga buah gudang ke Henry J Gunawan selaku Direktur Utama dan Lie Yulien selaku Direktur PT GBP,”ucap, saksi Sungkono di persidangan, Senin (6/1). Sungkono menambahkan, dirinya walau sudah membeli tiga buah gudang namun tidak menerima selembar surat ataupun dokumen kepemilikan hanya mendapat surat perjanjian saja. Hal yang sama juga disampaikan saksi Julie Tedjo Prawiro di muka persidangan. Saksi juga membeli enam buah gudang
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
EKBIS & PENDIDIKAN
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 3
Konsumsi Avtur di Juanda dan Blimbingsari Naik Surabaya, Memorandum Konsumsi bahan bakar pesawat, avtur, di dua bandara Jawa Timur, yakni Juanda Sidoarjo dan Blimbingsari Banyuwangi, naik pada libur Natal dan Tahun Baru 2020 dibanding hari biasa. Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji mengatakan, untuk Bandara Juanda Surabaya mengalami kenaikan konsumsi avtur sebesar 12 persen, sedangkan di Bandara Blimbingsari
Banyuwangi naik sebesar 10,5 persen. “Di Juanda, konsumsi selama masa Satgas kemarin sebesar 1090 KL/hari dari rata-rata normal 970 KL/hari, sementara di Blimbingsari Banyuwangi
meningkat menjadi 8KL/hari dari rata-rata normal 7 KL/hari,” kata Rustam, dalam keterangan persnya. Sementara di bandara lain seperti Abdurahman Saleh Malang dan Iswahyudi Madiun, terjadi penurunan masing-masing sebesar 0,5 persen dan 13 persen. Ia menjelaskan, secara umum Pertamina MOR V yang memiliki wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara mencatat kenaikan konsums
avtur rata-rata sebesar 5 persen selama periode Satgas Natal dan Tahun Baru 2020. Kenaikan tertinggi terjadi di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Tambolaka sebesar 84,7 persen dari rata-rata normal harian atau sebanyak 7 KL/hari dari rata-rata normal 4 KL/hari. “Penjualan avtur tertinggi terjadi pada tanggal 26 Desember 2019, atau puncaknya yang mencapai 4.236 KL/hari atau meningkat 16,8 persen dari ra-
ta-rata normal harian sebesar 3.650 KL/hari,” kata dia. Untuk Bali dan Lombok, Rustam mengaku juga mengalami kenaikan, masing-masing di Bandara Ngurah Rai Bali sebesar 1,5 persen dan Bandara Internasional Lombok mengalami peningkatan 4,2 persen. “Puncak tertinggi dari sales di kedua bandara itu masing-masing tanggal 27 dan 28 Desember 2019, dimana Ngurah Rai terjadi peningkatan kon-
sumsi avtur sebesar 15 persen dari rata-rata normal atau 2757 KL/hari dan 29 persen dari rata-rata normal atau 84 KL/ hari di Bandara Internasional Lombok,” ujar Rustam. Peningkatan konsumsi avtur, kata dia, diyakini karena datangnya turis lokal maupun mancanegara selama musim libur Natal dan Tahun Baru 2020. “Untuk wilayah NTT khususnya di Bandara El Tari Kupang, Tambolaka dan Ko-
modo terdapat peningkatan yang cukup signifikan, yakni 46,6 persen, 84,7 persen, dan 13,5 persen,” kata dia. Pada puncaknya, konsumsi avtur di bandara El Tari Kupang mencapai 112 persen dari rata-rata normal, hal ini terjadi pada 20 Desember 2019, dan bandara Tambolaka mencapai 174 persen dari rata-rata normal pada 29 Desember 2019, serta 103 persen untuk bandara Komodo pada 22 Desember 2019. (day/lis)
HDCI Surabaya Berangkatkan Umrah 10 Marbot
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
RSUD Ngimbang Dibuatkan Masterplan Lamongan, Memorandum Kepercayaan masyarakat kepada RSUD Ngimbang semakin meningkat. Ini terlihat dari terus naiknya bed occupancy ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur. Pada 2018, dengan jumlah bed sebanyak 120, BOR RSUD Ngimbang 76, 21 persen. Angka ini kemudian naik menjadi 80, 19 persen pada 2019. Hal itu disampaikan Direktur RSUD Ngimbang Aini Mas’idha saat menyampaikan paparan master plan RSUSD Ngimbang kepada Bupati Fadeli kemarin. Secara spesifik, dia menyampaikan tingkat kunjungan di instalasi rawat jalan juga berkembang positif. Kunjungan tertinggi terjadi
di Oktober 2019 sebanyak 4.521 pasien. Sementara untuk kunjungan di instalasi rawat inap yang tertinggi di Januari, dengan sebanyak 1.115 pasien. Dan kunjungan di instalasi radiologi pada September sebanyak 1.185 pasien. Sekilas, wajah pelayanan RSUD Ngimbang memang seperti rumah sakit swasta yang sudah maju. Seperti lobby yang didesain seperti front office hotel. Penyediaan ruang bermain anak, ruang tunggu yang nyaman, hingga layanan pendaftaran pasien secara daring. Untuk mengantisipasi perkembangan di RSUD Ngimbang tersebut, Bupati Fadeli memerintahkan agar pembangunan kedepan
dibuatkan master plan. Sehingga setiap pembangunan yang dilaksanakan sudah terencana, tidak asal bangun. “Master plan ini dapat menjadi acuan kita membangun hingga beberapa tahun kedepan, “ ujar dia. Usai merampungkan master plan, Fadeli meminta agar dibuat rencana detail pembangunan setiap tahunnya. Sehingga target penuntasan master plan sudah bisa dibuat sejak awal. Dalam master plan tersebut, RSUD Ngimbang nantinya akan memiliki 3 gedung setinggi lima lantai. Masing-masing untuk rawat inap, instalasi rawat inap (Irna) bedah sentral dan parkir kendaraan. (*/lis)
Ketua HDCI Surabaya Tony Wahyudi memberikan uang saku kepada para marbot.
Tony menambahkan, dana untuk pemberangkatan marbot ke tanah suci didapat dari member (anggota) HDCI. Untuk itu, pihaknya juga mengajak club motor dan mobil yang mempunyai hobi
yang sama untuk saling berbagi. “Biarkan berbeda suku agama, tapi kita tetap satu bersama-sama membantu sesama yang kurang mampu,” kata Tony. (rio/lis)
FOTO: MEMORANDUM/OSCARIO
Bupati Fadeli melihat pelayanan di RSUD Ngimbang.
Surabaya, Memorandum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya memberangkatkan 10 marbot umrah, Rabu (8/1). Keberangkatan para marbot ke tanah suci ini merupakan serangkaian bakti sosial (baksos) pada 2020. Pemberangkatan umrah ini ditanggapi suka cita oleh Wiyadi (69), marbot Masjid Merah Putih asal Kota Batu. Ia bercerita sebelum berangkat, sebelumnya sempat bermimpi buah jannah (surga) dalam tidurnya. “Dalam mimpi itu saya berjalan di pekarangan milik tetangga yang tanamannya berbuah surga. Saat saya pegang buahnya mirip duku yang memiliki panjang sekitar 6 cm,” ungkap Wiyadi. Setelah beberapa bulan kemudian, dihubungi oleh salah satu anggota HDCI Surabaya dan mengatakan bahwa ia diberangkatkan umrah tahun ini. “Ternyata ini arti mimpi saya,” pungkas Wiyadi. Sementara itu, Ketua HDCI Surabaya Tony Wahyudi mengatakan, pemberangkatan marbot maupun takmir masjid dan musala merupakan program HDCI secara bergiliran setiap tahunnya.
Ketua HDCI Surabaya Tony Wahyudi bersama pengurus lain mengantar 10 marbot masjid ke Bandara Juanda.
Sidoarjo, Memorandum Di era masa kini, bangsa Indonesia membutuhkan momentum yang tepat untuk mengembalikan semangat toleransi dalam keberagaman kehidupan berbangsa yang sudah mulai luntur. “Dan saya pikir, event Gowes Spektakuler yang digagas Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum ini akan menjadi momentum yang tepat untuk hal itu,” kata Ketua DPC Taruna Merah Putih Sidoarjo Heru Sastrawan. Menurut Heru, kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-161 Kabupaten Sidoarjo tersebut mempunyai peran penting guna mengembalikan semangat kebersamaan itu. Sebab, acara yang akan digelar pada Minggu 26 Januari mendatang tersebut pasti akan diikuti oleh ribuan warga Sido-
arjo dan sekitarnya yang berasal dari semua unsur dan kelompok masyarakat yang berbeda latar belakang suku, agama, ras dan golongan. Pria yang akrab dipanggil Hersa itu menambahkan kebersamaan antaranggota masyarakat Sidoarjo yang majemuk tersebut akan menanamkan bibit-bibit toleransi antarwarga yang sama-sama hobi bersepeda. Sehingga kerumunan peserta lomba yang menyediakan berbagai macam hadiah tersebut akan melebur menjadi satu dan menghapuskan sentimen perbedaan di antara para peserta. “Acara ini sangat positif. Selain bisa menyehatkan jiwa dan raga juga punya dampak lain yang baik dalam semangat kebangsaan. Jadi semuanya sehat,” pungkas pria yang aktif di berbagai organisasi pemuda dan kemasyarakatan itu. (lud/jok/fer)
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Pererat Semangat Toleransi dalam Keberagaman
Heru Sastrawan
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Karyawan BPJamsostek Sidoarjo Ramaikan Gowes Spektakuler
Muhyidin
Sidoarjo, Memorandum Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Sidoarjo Muhyidin SE MM, mengapresiasi kegiatan positif Gowes Spektakuler yang akan digelar Pemkab Sidoarjo bersama Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum pada 26 Januari mendatang. Mu h y i d i n b a h k a n a k a n m e n g e r a h k a n kawan-kawannya atau biasa disebut goweser (sebutan untuk penyuka olahraga sepeda) yang tergabung dalam BPJamsostek Cycling Community meramaikan kegiatan tersebut. “Gowes itu olahraga kardiovaskuler dalam arti bisa meningkatkan kinerja jantung, paru-paru dan kinerja metabolisme tubuh kita agar sehat selalu. Dan yang kedua dengan gowes akan semakin mempererat tali silaturahmi,” ucap mantan Asisten Deputi Bidang Kepesertaan Skala Menengah BPJamsostek. Sudah ada puluhan komunitas BPJamsostek Cycling Community di Sidoarjo, dan sudah terbentuk pengurusan dari tingkat pusat hingga tingkat cabang. BPJamsostek sendiri komitmen gowes menjadi bagian olahraga yang harus dilakukan karyawan. “Setiap hari saya selalu menyempatkan waktu bangun pagi, start pukul 05.00, gowes keliling Sidoarjo minimal jarak yang saya tempuh 20 kilometer per hari. Bisa sendiri atau dengan teman-teman di kantor cabang Sidoarjo,” lanjutnya pria penyuka sepeda Brompton, sepeda mahal asal Inggris tersebut. (win/fer)
Didukung oleh:
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
AREMA
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 3
KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
Pembangunan Jembatan Kedungkandang
Muspika Lowokwaru Kerja Bakti Tangani Tanah Longsor Malang, Memorandum Muspika Lowokwaru bergerak cepat menangani bencana longsor yang terjadi wilayahnya. Respons ini dilakukan setelah mendapatkan laporan warga adanya bencana di wilayah RT 04/ RW 03, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (8/1). Petugas pun segera melakukan pengecekan tanah longsor di lahan tanah kosong milik Etik (50), sepanjang 20 meter dengan ketinggian 4 meter yang dikarenakan guyuran hujan deras. Diduga, dalam kondisi plesengan kurang kuat dan sudah retak. Nampak, Camat Lowokwaru Imam Badar, Lurah Tlogomas Andi Aisyah Muhsin dan Babinsa Koramil Lowokwaru Serka Mahsun Hadi, Babinkamtibmas Kelurahan Tlogomas, Tim Tanggap Bencana Anggota BPBD Kota Malang, Ketua RW dan RT setempat dan pengembang. Selanjutnya, petugas bahu-membahu melakukan pembersihan longsoran dan melakukan pencegahan agar tidak terjadi longsor. Bersamaan, memperbaiki kondisi tanah dengan menggunakan peralatan seadanya. Danramil Lowokwaru Kapten Kav Sumaryono agar warga yang terdampak longsor agar meningkatkan kewaspadaan terhadap longsor susulan dan hujan lebat. Untuk menjaga keamanan warga terdampak agar segera mengungsi ke tempat saudara atau yang lebih aman mengingat saat ini musim hujan sangat ekstrem. “ Diharapkan seluruh warga selalu waspada dan hati-hati kalau terjadi hujan lebat disertai angin segera saja cari tempat yang lebih aman,” katanya. (*/ari/sr)
Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan jembatan ini menjadi kebutuhan prioritas. “Prinsipnya ini memang dibutuhkan masyarakat dan tentu memperhatikan urgensinya maka sudah sepatutnya proyek ini untuk diteruskan. Terlebih kawasan timur kota Malang ke depan semakin bergerak cepat. Exit tol Malang (Madyopuro, red) juga akan segera difungsikan (Januari-Februari, red),” katanya di sela-sela takziah ke makam pahlawan KH Malik yang lokasinya berhimpitan dengan proyek jembatan Ke-
dungkandang. Pembangunan jembatan diupayakan dapat mulai dilaksanakan April 2020. “Itu rencana timeline. Tentu akan ditentukan pula oleh proses tahapan tender (tender konsultan maupun tender konstruksinya, red). Ini sudah kita dorong untuk bergerak sesuai tahapan,” jelasnya. Disampaikan, pada skala provinsi maupun nasional, tol Mapan (Malang Pandaan) akan dilanjutkan hingga ke wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang. Ini tentunya akan berkaitan
Wali Kota Malang Sutiaji kirim doa di makam KH Malik.
dengan wilayah timur Kota Malang sehingga keberadaan jembatan ini cukup penting. Tidak menutup kemungkinan dengan dibangunnya jalan tol tersebut arus lalu lintas
ke wilayah Kepanjen semakin besar. “Maka pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Kedungkandang akan terus kita dorong, termasuk merealisasikan pembangunan
Wawali Pantau Pengerjaan Exit Tol Madyopuro Malang, Memorandum Proyek exit tol Madyopuro yang berada di Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, kini dikebut pengerjaannya. Diperkirakan, proyek ini berlangsung hingga sekitar Februari 2020. Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengharapkan pengerjaan exit tol Madyopuro ini berjalan dengan lancar. “Saya sempatkan menengok karena informasinya antara bulan Januari atau Pebruari 2020 pengerjaan exit tol Madyopuro
ini selesai,” katanya di sela-sela monitoring didampingi Kabag Humas Pemkot Malang Nurwidianto. Sementara itu, perwakilan dari PT PP selaku pelaksana proyek pembangunan tol Mapan (Malang Pandaan), M Jazuli menyampaikan pada akhir bulan Januari ini menjadi target penuntasan pengerjaan exit tol Madyopuro. “Ini sudah memasuki tahapan finishing serta pembenahan dan penataan utilitas yang ada seperti aspek penerangan,” ujar Jazuli.
Ditambahkan bahwa area 200 meter ke kanan, arah utara menuju Desa Sekarpuro, dan 200 meter ke kiri, arah selatan menuju Jalan Ki Ageng Gribig, exit tol Madyopuro yang berada pada sisi timur jalan merupakan tanggungjawab PP untuk membangun dan menatanya. Pembangunan exit tol ini merupakan bagian dari proyek jalan tol Mapan yang diharapkan dapat meningkatkan layanan sarana transportasi di wilayah Malang Raya sehingga meminimalisir terjadinya kepadatan arus lalu lintas. (*/ari/sr)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edy Jarwoko melihat pengerjaan exit tol Madyopuro.
Saibun Galau siswa doktoral Indonesia melakukan kejahatan pemerkosaan terhebat sepanjang sejarah Inggris. Pemuda Indonesia ini benar-benar bikin sejarah dunia. Namanya: Reynhard Sinaga. Asal Jakarta. Kelahiran Jambi --dari ayah perantauan. Reynhard sarjana teknik arsitektur lulusan Universitas Indonesia. Begitu lulus Reynhard dikirim orang tuanya ke Inggris. Ke kota Manchester. Untuk ambil master di sana. Itu tahun 2007. Ketika umur Reynhard 24 tahun. Orang tuanya memang kaya raya. Ayahnya, Saibun Sinaga, punya bisnis properti di Jakarta. Rumahnya sangat besar di tengah kota Jakarta. Di kalangan warga asal Sumut, Saibun dikenal punya banyak sekali Bank Perkreditan Rakyat. Juga punya gedung-gedung pertemuan besar sekali --di Jakarta, Depok, dan di Medan. Pesta-pesta perkawinan besar menyewa di gedungnya. Yang bisa muat 4.000 undangan. Saibun juga lagi menyelesaikan pembangunan bisnis baru: rumah duka adat Batak di Jakarta. Dan banyak bisnis lainnya lagi. Te m a n - t e m a n Sa i b u n penuh simpati padanya. Bagaimana seorang ayah dicoba mempunyai anak seperti Reynhard. Yang kelihatannya laki-laki sejati tapi punya kelainan seks seperti itu. Di Manchester University Reynhard pun meraih gelar master. Di bidang planologi. Selama di Manchester Reynhard tinggal di apartemen sendiri. Di gedung Montana House. Hanya 600 meter dari hotel tempat saya tinggal waktu ke Manchester tahun lalu. Itu di pusat kota. Dekat dengan pusat bar dan hiburan malam. Apartemen Montana House praktis di sebelah night club terbesar di kota itu: The Factory. Apartemennya juga tidak jauh dari gereja Katolik tempatnya selalu mengikuti kebaktian. Rupanya ia sangat kerasan di Manchester. Di universitas itu ia mengambil S2 yang lain lagi: sosiologi. Juga selesai. Tapi kesibukan utama Reynhard adalah bergaul. Dan begadang di malam hari. Ia tidak perlu bekerja apa pun. Keluarganya kaya raya. Tapi belakangan Reynhard
jembatan jalan Kedungkandang,” papar Walikota Malang. Saat takziah ke makam pahlawan KH Malik, Walikota Malang didampingi Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Sekkota Malang Wasto, Kepala DPUPR Perkim Hadi Santoso, Kabag Humas Widianto, Kabag Kesra Mabrur dan Camat Kedungkandang Doni. Wali kota yang memimpin doa ini berlangsung khusuk dan dilanjutkan menabur bunga ke pusara pahlawan KH Malik. “Kita monitor rencana lokasi, sekaligus menyempatkan untuk kirim doa sekaligus memohon kepada Allah SWT agar pelaksanaan pembangunan jembatan Kedungkandang dapat berjalan dengan baik serta memberikan kemaslahatan untuk Kota Malang,” tutur Sutiaji. (*/ari/sr)
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Muspika Lowokwaru turun langsung menangani bencana longsor.
Malang, Memorandum Pembangunan jembatan Kedungkandang yang sempat berhenti sekitar enam tahun bakal dilanjutkan setelah dianggarkan pada 2020. Keberadaan jembatan ini dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di kawasan timur kota.
FOTO: MEMORANDUM/ARI
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Wali Kota Kirim Doa di Makam Pahlawan KH Malik
Sambungan dari halaman 1 mengambil program doktor. Meski umurnya sudah 32 tahun. Yang mengherankan saya, mengapa kali ini kuliahnya di Kota Leeds. Sekitar 1 jam naik mobil dari Manchester. Ke arah utara. Apakah orang tuanya yang berusaha memindahkannya dari Manchester? Atau ia sendiri yang menginginkannya untuk menenangkan orang tuanya? Studi program doktornya itu tidak lancar. Mungkin Reynhard kurang fokus. Atau terlalu fokus. Karya tulis yang diajukannya ditolak pembimbing. Dinilai tidak memenuhi syarat. Itulah karya tulis untuk mengajukan usul topik penelitian. Topik disertasi doktor yang ia usulkan sebenarnya sangat seksi. Yakni mengenai seks dan hubungan gay antarbangsa di Asia Tenggara serta keseharian pria biseksual di Manchester. Judulnya: Sexuality and everyday transnationalism among South Asian gay and bisexual men in Manchester. Kalau saja judul itu disetujui Reynhard tidak akan sulit melakukan penelitian. Bahkan mungkin saja ia bisa menikmati penelitiannya itu. Reynhard sendiri seorang gay. Seorang biseks. Seorang yang kini ditahan polisi dengan tuduhan melakukan perkosaan. Dengan korban terbanyak dalam sejarah Inggris --136 kali. Belum termasuk kasus-kasus usaha percobaan perkosaannya. Jenis perkosaan yang ia lakukan adalah ‘date rape’ --perkosaan yang diawali dengan perkenalan baik-baik. Menurut pengadilan Manchester Reynhard melakukan itu sejak tahun 2015. Tapi polisi menduga sudah dilakukannya sejak bertahun-tahun sebelumnya. Secara terus menerus. Sampai ia ditangkap polisi di tahun 2017 itu. Lingkungan Reynhard memang sangat memungkinkan untuk itu. Apartemennya berada di lingkungan seperti itu. Bahkan ada kawasan khusus di dekat situ. Di Manchester kawasan itu dikenal sebagai kampung gay. Manchester memang populer dengan kehidupan liberalnya. Termasuk dalam masalah seks --juga soal gay. Menjadi gay dianggap tidak aneh. Pemuda kita itu pun terang-terangan mengaku kepada teman-temannya --bah-
wa ia seorang gay. Awalnya ia kenal sepasang gay. Sudah agak tua. Pasangan inilah yang menjadi ‘orang tua’ gay-nya di perantauan. Reynhard juga punya grup WA yang anggotanya sesama gay. Di situlah polisi mengetahui bagaimana kehidupan Reynhard sehari-hari. Termasuk bagaimana Reynhard menikmati malam-malamnya. Di grup WA itu banyak sekali cerita --yang di mata kita terasa serem-serem. Ia juga sering menceritakan pengalaman apa saja yang terjadi ‘tadi malam’. Orang tuanya yang asli di Jakarta kaget setengah mati. Tapi mereka telat mengetahui bahwa anak mereka itu gay. Sekali waktu sang ibu ingin menjodohkan Reynhard dengan gadis Jakarta. Sesuku dan seiman. Tapi Reynhard dingin. Kini Reynhard sudah berumur 36 tahun. Sang ibu kini sering ke Inggris untuk menjenguk anaknya di tahanan. Tentu dengan sejuta rasa. Itulah anak laki-laki satu-satunya. Sesekali sang ibu ke Manchester disertai anak perempuannya. Adik perempuan Reynhard --seorang dokter yang juga masih bujangan. Keluarga Saibun Sinaga memang hanya dikaruniai dua anak. Reynhard dan dokter itu. Anak perempuannya itu terlihat sebagai anak yang makmur --bisa disebut obesitas. Sebagai dokter dia pernah bekerja di sebuah klinik tapi berhenti. Merasa gajinya kecil. Keluarga ini belum sekali pun menggunakan gedung sendiri untuk pesta perkawinan anak sendiri. Kini Reynhard menghadapi hukuman yang berat. Tuduhan padanya banyak dan berlapis. Ia bisa dijatuhi hukuman seumur hidup. Paling ringan ia akan dihukum 30 tahun. Bagaimana bisa Reynhard disebut melakukan ‘date rape’? Ceritanya panjang. Seperti dalam film. Dimulai lewat tengah malam. Kota Manchester sudah sepi. Tapi di sekitar apartemen Reynhard masih ramai. Suasananya khas pusat hiburan malam: banyak yang mabuk atau setengah mabuk. Reynhard ada di situasi seperti itu. Di situlah Reynhard memilih-milih. Ia memilih yang sesuai dengan seleranya: remaja. Sekitar umur 19-20 tahun. Tapi ia juga melihat-lihat kondisi anak itu. Biasanya ia mengincar anak yang dalam posisi sulit.
Misalnya lagi setengah mabuk. Atau lagi tidak bisa pulang. Atau pula lagi bertengkar. Ia memerankan diri menjadi orang yang baik --dengan tawarannya yang menarik. Ia menawarkan pertolongan bagi incaran yang tidak tahu jalan pulang. Ia menawari anak yang ia incar itu untuk bermalam di apartemennya. Atau mengajaknya minum-minum di apartemennya. “Di sebelah itu”. Suatu malam menjelang subuh ada dua remaja bertengkar. Cowok dan cewek. Si cowok didamprat habis-habisan oleh si cewek. Lalu Reynhard memberikan simpati pada si cowok. Ia mengajak pemuda itu menjauh dari pacarnya. Lalu menawarinya ke apartemennya. Ada juga pemuda yang tidak bisa pulang --ditinggal temannya. Ditawarinya ke rumahnya. Mereka lalu berkenalan. Sebagian menjadi sahabat beneran. Mereka pun masuk ke apartemen. Ada juga yang harus dirayu lewat WA. Dengan kalimat kutipan dari lagu. Anda tentu sudah tahu kalimat dalam lagu terkenal itu: take a sip of my secret poison, I will make you fall in love. Itulah kalimat kode. Yang menandakan Reynhard punya
obat yang bisa bikin orang melayang ke surga. Ada juga yang minta datang ke apartemen Reynhard untuk mencoba obat surga itu. Namanya: GHB --gamma-hydroxybutyrate. Itu obat kategori C yang dilarang diperjual belikan secara umum. Tapi orang seperti Reynhard bisa membelinya di pasar gelap. Mereka yang malam itu berhasil diajak ke apartemennya diberi obat tersebut. Umumnya mereka, itu tadi, masih remaja. Umur 19 atau 20 tahun. Setelah mendapat obat itu sang pemuda teler. Lalu diperkosa. Obat itu dikenal juga sebagai ekstasi cair. Yang pengaruhnya bisa membuat pikiran gembira. Juga bisa merangsang gairah seks. Suatu malam ada salah satu korban yang tidak teler. Saat Reynhard memperkosanya ia sadar. Lalu memberontak. Meraih gagang telepon. Memutar nomor 999. Itu tanggal 2 Juni 2017. Polisi pun menggerebek apartemen Reynhard. Ditemukanlah banyak barang terlarang di situ: obat-obat tadi. Juga video-video yang dibuatnya secara otomatis. Yakni saat ia melakukan persetubuhan itu --yang menurut ia bukan pe-
merkosaan. Selama sidang-sidang tertutup Reynhard seperti biasa saja. Seperti merasa tidak bersalah. Ia terlihat santai dan tidak ada penyesalan. Sang ibu sempat hadir di pengadilan prasidang anaknya. Hanya ayahnya yang tidak bisa --Saibun kemudian sakit jantung dan harus dioperasi di RS Mt Elizabeth Singapura. Dari sidang itulah diketahui Reynhard mempunyai ratusan video rekaman adegan di apartemennya. Hakim sampai berjam-jam menyaksikannya --sebagai pertimbangan apakah sidangnya nanti tetap tertutup atau terbuka. Juga untuk mempertimbangkan apakah Reynhard bisa ditahan luar. Berarti sudah lebih 2,5 tahun Reynhard ditangkap. Publik tidak tahu identitasnya. Perkaranya disidangkan secara tertutup. Baru dua hari lalu hakim memutuskan tidak ada gunanya lagi dirahasiakan.
Hakim memutuskan justru publik harus tahu. Kejahatan yang dilakukan Reynhard sudah berlebihan. Juga dianggap membahayakan umum. Terutama para remaja. Di antara korban Reynhard ada yang sampai mau bunuh diri. Ia merasa tidak ada gunanya lagi hidup. Masa depannya sudah hancur. Ia mengurungkan bunuh diri hanya karena ingat ibunya yang hanya hidup sendirian. Reynhard sendiri tetap tenang dan santai. Hanya saja ia tidak bisa lagi mengunggah foto-fotonya di instagram. Padahal itulah hobi Reynhard: selfi. Hampir setiap hari ia memosting hasil selfiannya untuk umum. Ia memang pandai bersolek. Rambutnya sering ganti-ganti --modelnya dan warnanya. Dunia begitu anehnya. Dunia orang tua begitu galaunya --dan dalam hal keluarga Saibun Sinaga begitu sedihnya. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TULUNGAGUNG
KAMIS WAGE 9 JANUARI 2020 HALAMAN 5
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
Cek Kapasitas, Daftar Pelayanan hingga Jadwal Operasi di Faskes Bisa lewat Mobile JKN Tulungagung, Memorandum Memasuki tahun ke-7 pengelolaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan memperkenalkan beberapa fitur baru di aplikasi Mobile JKN. Mulai dari cek ketersediaan kapasitas tempat tidur di fasilitas kesehatan (faskes), mendaftarkan pelayanan kesehatan baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL), hingga melihat jadwal tindakan operasi. “Ini bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam peningkatan kualitas layanan, kemudahan serta keterbukaan akses informasi bagi peserta JKN-KIS. Fitur-fitur ini diharapkan akan membantu peserta saat membutuhkan pelayanan. Hal ini juga kami lakukan sebagai tindak lanjut dari komitmen bersama dengan PERSI (perhimpunan rumah sakit seluruh Indonesia),” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Fitur berbagai layanan BPJS Kesehatan. Iqbal Anas Ma’ruf, kemarin. Iqbal menjelaskan, BPJS Kesehatan dan PERSI pada pertengahan dirujuk atau membutuhkan pelayanan November 2019 lalu sepakat melaku- di rumah sakit, peserta dapat mendaftar kan beberapa peningkatan kualitas ke FKRTL melalui Mobile JKN. BPJS pelayanan. Di antaranya pelayanan Kesehatan telah mengintegrasikan antrean elektronik dalam rangka mem- sistem informasi dari fasilitas kesehatan berikan kepastian waktu layanan bagi tingkat pertama (FKTP) dan fasilitas peserta JKN-KIS. Selain itu, rumah kesehatan rujukan tingkat lanjutan sakit harus memiliki display informasi (FKRTL). ketersediaan tempat tidur untuk per“Bersama dengan PERSI kami telah awatan, dan komitmen memastikan melakukan spotcheck di awal tahun ke kemudahan pasien gagal ginjal kronis RSUD Margono Soekarjo (RSMS) Purmendapatkan kemudahan layanan wokerto. Peserta JKN-KIS yang dirujuk cuci darah. dari FKTP sekitar bisa langsung didaft“Kami akomodir kebutuhan untuk arkan ke antrean di RSMS Purwokerto memenuhi komitmen tersebut melalui dengan menggunakan aplikasi Mobile integrasi sistem informasi platform ber- JKN. Fitur baru yang ada dalam Mobile sama, antara rumah sakit dan BPJS Kes- JKN ini terintegrasi dengan data nomor ehatan dalam aplikasi Mobile JKN. Dan rujukan pada aplikasi Pcare milik FKTP. diharapkan dukungan seluruh fasilitas Fitur ini juga memungkinkan peserta kesehatan baik itu FKTP maupun untuk bisa mengubah jadwal kedatanFKRTL, atau rumah sakit yang bekerja gan satu kali ke RS. Sehingga ada sama agar dapat mengintegrasikan kepastian kedatangan dan kepastian sistem ini secepatnya. Ini bagian dari pelayanan di RS,”ungkap Iqbal. komitmen BPJS Kesehatan. Karena Iqbal juga menjelaskan fitur terbaru tahun ini merupakan tahun pelayanan lain yaitu fitur Ketersediaan Tempat Tidan tahun peningkatan kepuasan pe- dur. Fitur ini tersedia sebagai sarana pelanggan,” jelas Iqbal. serta untuk dapat melihat ketersediaan Dalam fitur terbaru pendaftaran tempat tidur di rumah sakit. Sehingga pelayanan, peserta JKN-KIS dapat dapat memberikan alternatif pilihan melakukan pendaftaran ke FKTP rumah sakit sebagai tujuan tempat melalui Mobile JKN serta mendapatkan rawat inap di lokasi terdekat peserta. nomor antrean di FKTP. Dan apabila Bila suatu ketika rumah sakit tidak
dapat menerima pasien rawat inap dengan alasan tidak ada lagi ketersediaan tempat tidur, maka peserta dapat melakukan pengecekan ketersedian tempat tidur melalui display tempat tidur tersebut. Peserta yang direncanakan akan dilakukan tindakan medis operatif, akan memperoleh kemudahan informasi di aplikasi Mobile JKN melalui fitur jadwal tindakan operatif. Fitur ini secara bertahap akan diimplementasi pada tahun 2020. Peserta dapat mengetahui kapan dia akan mendapat pelayanan tindakan operasi. Fitur ini terdiri dari informasi jadwal pelaksanaan, nama rumah sakit dan SMF yang melakukan tindakan pembedahan. “Kami harap dengan pengembangan yang dilakukan ini, juga didukung oleh rumah sakit. Sehingga hal-hal yang selama ini menjadi keluhan peserta, khususnya terkait keterbukaan informasi, dapat segera teratasi. Kami mendorong rumah sakit lain dalam waktu dekat dapat menerapkan hal serupa. RSMS Purwokerto adalah role model yang dapat dicontoh oleh rumah sakit lain atas penerapan komitmen peningkatan mutu dan kualitas layanan,” tambah Iqbal. Komitmen lainnya yang disepakati BPJS Kesehatan bersama PERSI adalah kemudahan (simplifikasi) pelayanan bagi pasien gagal ginjal kronis yang rutin mendapatkan layanan cuci darah (hemodalisis) di rumah sakit, dan sudah terdaftar dengan menggunakan sidik jari (finger print). Kini surat rujukan yang berakhir setelah 90 hari dapat diperpanjang di rumah sakit, sehingga pasien tidak lagi direpotkan untuk mengurus perpanjangan surat rujukan ke FKTP. Hal ini diharapkan dapat memotong birokrasi dan semakin mempermudah pasien JKN-KIS untuk dapat mengakses layanan cuci darah. Sampai dengan 3 Januari 2020 lalu, dari 2.220 rumah sakit yang bekerja sama, 1.784 rumah sakit (80,36%) sudah mempunyai sistem antrean elektronik, dan 1.739 rumah sakit (78,33%) sudah memiliki display ketersediaan tempat tidur. Targetnya pada 2020, seluruh rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan telah memiliki antrean elektronik dan display ketersediaan tempat tidur, dan diintegrasikan dengan Mobile JKN. (fir/mad/dhi)
Dua Kasus Dugaan Korupsi PDAM Jalan di Tempat Tulungagung, Memorandum Hingga awal 2020, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung belum juga menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana operasional di tubuh PDAM Cahaya Tirta Tulungagung. Padahal, auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim sudah menyelesaikan tugasnya, menghitung kerugian negara pada kasus ini. Dikonformasi, Kasi Intelejen Kejari Tulungagung, Rahmat Hidayat mengakui, saat ini tim auditor BPKP Jatim yang ada di Tulungagung sejak pertengahan Desember lalu, sudah menyelesaikan tugasnya. Meski demikian, auditor belum secara resmi menyampaikan hasil kerjanya kepada kejaksaan.“Yang jelas auditor sudah menyelesaikan pekerjaannya, tinggal menunggu hasilnya saja,” ucap Rahmat, Rabu (8/1). Rahmat menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan ka-
pan auditor menyerahkan hasil kerjanya kepada kejaksaan. Tetapi Rahmat berharap secepat hal itu terlaksana.”Kita berharap secepatnya. Kita harapannya seperti itu,” ungkap dia. Dengan belum diterimanya hasil kerja auditor, praktis penetapan tersangka yang awalnya ditargetkan pada akhir tahun, kini mundur lagi.“Kalau hasil resmi belum kita terima, kan tidak bisa menetapkan tersangka. Karena belum ada data resmi,” ucap Rahmat. Masih menurut dia, selain menyidik kasus dugaan penyelewengan dana operasional, kejaksaan juga sedeng menyidik kasus dugaan penyelewengan dana hibah di tubuh PDAM. Setidaknya 15 orang saksi sudah diperiksa dalam kasus dugaan penyelewengan dana hibah sejak 2016– 2019 tersebut. Namun sama seperti kasus sebelumnya, kejaksaan juga belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. “Belum, ini kan perlu diaudit dulu terus tahu kerugian negara. Belumlah, yang pasti nanti tersangka untuk dana operasional dulu, baru dana hibah,”tutur dia.
Rahmat Hidayat
Rahmat mengatakan, sejatinya Rabu kemarin sudah menjadwalkan memanggil saksi dari orang dalam PDAM. Namun, hal itu batal dilakukan karena beberapa hal. “Belum, kita tunda dulu karena ada beberapa hal yang perlu kita bahas. Jadi, pemanggilannya kita anulir dulu,” pungkas dia. (fir/mad/dhi)
SEPUTAR JATIM Rekonstruksi Bule Belanda Bunuh Teman Kencan
Nelayan Banyuwangi memilih menyandarkan perahu di pinggir laut.
Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Mati
Cuaca Ekstrem, Nelayan Banyuwangi Pilih Tak Melaut
Banyuwangi, Memorandum Satreskrim Polresta Banyuwangi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dengan tersangka bule asal Belanda, Hendrik Tibboel alias Abdullah (56), yang membunuh teman kencannya.
Banyuwangi, Memorandum Sejumlah nelayan di Banyuwangi mewaspadai cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi. Karena itu, mereka memilih tidak melaut. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Propinsi Jatim memprediksi adanya gelombang tinggi di Laut Selatan Jawa dalam sepekan ke depan. Yakni berkisar antara 1,5 hingga 3 meter. Sedangkan di laut Selat Bali berkisar antara 1 hingga 2 meter. Hal ini perlu diwaspadai untuk aktivitas pelayaran. Imbas dari peringatan cuaca ekstrem tersebut, nelayan di Pantai Grajagan dan Pancer tidak ada yang pergi melaut.”Di wilayah itu (Pancer dan Grajagan) tidak ada nelayan yang kerja mencari ikan,” kata Abidin, Ketua Nelayan di TPI Kecamatan Muncar kepada wartawan, Rabu (8/1). Kendati demikian, kata dia, ada beberapa nelayan di Banyuwangi yang masih nekat mencari ikan di laut. Namun para nelayan tersebut tidak berani berlayar di tengah laut. Terutama di perairan Selatan Banyuwangi. “Kalau di Selat Bali masih ada beberapa nelayan yang mencari ikan. Kalau menuju ke tengah mereka masih belum berani,” tambah dia. Krisna (30), salah seorang nelayan Muncar mengaku tetap nekat melaut, meski ada informasi dari BMKG Jatim terkait cuaca ekstrem. Mereka yang pergi melaut, kata dia, hanya sebagian nelayan dengan perahu yang berukuran kecil. Mereka biasanya mencari lobster dan kepiting. “Kalau untuk perahu kecil seperti nelayan mencari kepiting dan lobster. Banyak yang pergi melaut, tapi ya di pinggir-pinggir saja. Untuk nelayan perahu besar tidak banyak,” kata dia. Sementara untuk harga ikan terbilang masih stabil. Harga per kilogramnya bervariasi antara Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu. “Untuk harga ikan seperti lemuru sekarang masih normal Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu. Tapi kalau malam Tahun Baru kemarin naik Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu,” lanjutnya. (*/dhi)
Pelaku memperagakan 15 adegan dalam rekonstruksi yang dilakukan di Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Rabu (8/1). Dalam proses rekonstruksi yang berlangsung sejak pukul 08.50 hingga 09.30, pelaku didampingi penasehat hukumnya, Arie Ramadani serta dipantau langsung Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Arman Asmara Syarifuddin. Adegan pertama sampai tiga dalam rekonstruksi itu dimulai dari datangnya korban, Nur Hofiani (42) yang mengendarai motor matic. Pada adegan keempat, pelaku dan korban berada di kamar rumah Hendrik Tibboel hingga adegan ke sembilan saat pelaku menjerat leher Nur Hofiani menggunakan kabel charger hingga tewas. Bahkan, Hendrik sempat membersihkan cairan diduga darah yang keluar dari hidung korban. Kepada polisi, Hendrik mengaku sempat menagih utang kepada korban. Namun, oleh korban, Hendrik ditawari untuk menyetubuhinya sebagai penggantinya. Tetapi ditolak oleh pelaku. Dalam adegan kesebelas, Hendrik Tibboel tampak mengambil jeriken yang berisi bensin dan melemparkannya ke tumpukan kayu di ruang belakang rumahnya. Adegan kedua belas, pelaku mengambil jeriken 5 literan yang berisi bensin dan menyiramkan ke tubuhnya. Selepas itu atau di adegan ketiga belas, ia mengambil sebuah korek yang direncanakan untuk membakar dirinya. Karena teringat jika di sebelah rumahnya
terdapat SDN 1 Gombengsari, Hendrik mengurungkan niatnya membakar diri. Pada adegan keempat belas, Hendrik mengambil HP dan mengirim pesan melalui WhatsApp kepada seseorang yang bernama Ari untuk diantarkan ke RSUD Blambangan. Adegan kelima belas, Hendrik bertemu dengan Ari di dekat gerbang rumahnya bersama satu orang lainnya. Selama proses rekonstruksi itu dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, AKP Solikhin Fery. Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, bahwa seluruh adegan yang diperagakan oleh pelaku telah sesuai dengan berita acara perkara (BAP). Proses rekonstruksi ini, menurut dia, untuk memperjelas suatu kejadian tindak pidana yang dilakukan pelaku terhadap korban. Serta untuk menemukan fakta-fakta yang dapat ditambahkan ke dalam hasil penyelidikan yang telah dilakukan. “Reka adegan ini kita lakukan lebih kurang 15 adegan. Dimulai korban datang, menempatkan kendaraan dan bertemu sama pelaku, hingga terjadi pembunuhan tersebut,” ungkap dia. “Korban datang ditelepon oleh pelaku. Bahwasanya pelaku mempunyai kepentingan uang yang digunakan si korban (sekitar Rp 11 juta),” imbuh dia. Di luar rumah korban tidak sedikit warga yang berkerumun untuk menyaksikan rekonstruksi pembunuhan dengan tersangka Hendrik Tibboel. Sementara Zaenal, putra sulung Nur
Rekonstruksi pembunuhan Nur Hofiani oleh Hendrik Tibboel.
Hofiani, meluapkan kemarahannya setelah rekonstruksi kasus pembunuhan ibunya selesai dilakukan. Zaenal sempat berusaha mendekati tersangka pembunuh ibunya yang saat itu hendak dibawa polisi menuju mobil tahanan. Sejumlah aparat keamanan yang bersiaga di lokasi kemudian membawa Zaenal menjauh dari jalan yang akan dilintasi Hendrik Tibboel dari rumahnya menuju mobil tahanan. Beberapa kali umpatan Zaenal sempat dilontarkan kepada tersangka pembunuh ibunya.”Mateni ibuku iku (membunuh ibuku itu),” teriak Zaenal menunjuk ke arah Hendrik Tibboel, Rabu (8/1). Pelajar yang masih kelas XI itu datang bersama dua adiknya yaitu Kiswa (11) dan Jibril (3) serta didampingi bibi dan pamannya. Bibi dari Zaenal, Fia berharap pelaku
pembunuh Nur Hofiani diganjar hukuman mati.”Saya minta pelaku dihukum mati serta tanggung jawab masa depan anak-anak (korban) yang ditinggalkan,” katanya. Fia yang juga kakak korban meminta agar Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara maupun dari pihak Kedutaan Belanda mempertimbangkan masa depan anak korban. Terkuak pula bahwa, Nur Hofiani merupakan mantan istri sah Hendrik Tibboel alias Abdullah (56). Mereka menikah pada 2014 dan resmi bercerai pada 2016. Dari hubungan itu, lahirlah seorang anak laki-laki yang diberi nama Jibril dan saat ini berusia 3 tahun.”Ini anaknya, waktu itu (Nur Hofiani) menikah sah sama turis itu,”sebut dia. Usai rekonstruksi, Kapolresta Arman memberikan bantuan dan santunan kepada anak-anak korban. (*/dhi)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 6
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
AkƟvis Perempuan Turun Jalan
Jombang, Memorandum Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual berunjuk rasa di depan Mapolres Jombang, Rabu (8/1). Mereka mendesak polisi mengusut tuntas kasus kekerasan seksual yang terjadi di Kabupaten Jombang. Dengan membawa poster berisikan tuntutan, ratusan massa yang sebagian besar terdiri dari kaum perempuan tersebut juga berorasi. Selain desakan penuntasan kasus yang melibatkan oknum salah satu pondok di Kota Santri, pengunjuk rasa juga meminta Kapolres Jombang AKBP Boby Paludin Tambunan menahan tersangka. “Kami meminta agar segera menyelesaikan proses penyidikan
kasus kekerasan seksual ini, serta pelaku segera ditangkap,” ujar koordinator aksi sekaligus Direktur Women Crisis Center (WCC) Jombang, Palupi Pusporini, Rabu (8/1). Selanjutnya, beberapa perwakilan dari pengunjuk rasa dipersilakan masuk ke Mapolres Jombang guna dilakukan mediasi. Sementara Kapolres Jombang AKBP Boby Paludin Tambunan menjelaskan, hasil perkembangan penyidikan kasus yang menjerat
MSA selama ini masih berjalan. Pelaku juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Kami sudah lakukan pemanggilan pertama namun tersangka tidak datang. Pemanggilan kedua juga sudah kita layangkan,”jelas dia usai mediasi dengan pengunjuk rasa. Soal belum ditangkapnya pelaku, padahal kepolisian sudah menetapkan sebagai terangka, Boby mengaku, karena masih ada dugaan korban lainnya.“Kami mendapat informasi kalau ada dugaan korban lain. Makanya,kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,”pungkas dia. Usai menyuarakan tuntutannya, para pengunjuk rasa kemudian membubarkan diri dengan tertib sambil meneriakkan yel-yel.(wan/dhi)
Palupi Pusporini Koordinator
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Desak Polisi Tuntaskan Kasus Kekerasan Seksual
Kami meminta agar segera menyelesaikan proses penyidikan kasus kekerasan seksual ini, serta pelaku segera ditangkap.
Ratusan pendemo membentangkan poster tuntutan.
BupaƟ Jombang Buka Bimtek PTSL 2020
Embat HP di Masjid, Maling Grogol Dibekuk Jombang, Memorandum Kendati sempat lolos setelah menggasak lima unit handphone (HP) milik temannya, Jumat (21/9/2019), namun aksi Moh Slamet (21), warga Dusun Dempok, RT 01/RW 01, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, harus berakhir. Ini setelah dia dibekuk anggota Reskrim Polsek Diwek, Selasa (7/1) sekitar pukul 13.30. Kapolsek Diwek AKP Achmad Chairuddin mengatakan, lokasi pencurian di Masjid Nurul Iman, Dusun Dempok, Desa Grogol, Kecamatan Diwek. Dan berawal saat tersangka dan korban sama-sama beristirahat di dalam masjid.”Korban bersama tersangka sama-sama beristirahat. Saat rekan-rekannya terlelap, tersangka lalu mengambil lima HP. Selanjutnya tersangka bergegas duluan meninggalkan lokasi,”ungkap dia, Rabu(8/1). Sadar kalau aksinya bakal ketahuan, tersangka memilih tidak pulang ke rumah. Bahkan, dalam pelariannya dia melewati waktu hingga berbulan-bulan. Setelah kehabisan bekal, baru Slamet pulang ke rumah. Dan, kesempatan itu dimanfaatkan petugas untuk membekuknya. “Selain tersangka, kita amankan pula sejumlah barang bukti. Berupa dua dus book handphone, berikut sebuah kartu memori,”tutur Chairuddin. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, tersangka terus menjalani pemeriksaan intensif penyidik. Sekaligus mendekam di balik jeruji besi.“Akibat perbuatannya tersangka kita kenakan pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHP, tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat). Dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,”tegas Chairuddin.(wan/dhi)
Bawa Kabur Siswi SMP, Karyawan Pabrik Dipolisikan Mojokerto, Memorandum Gegara membawa kabur siswi kelas tiga SMP, Akhmad David Mukhtar (19), warga Dusun Kamotan Kulon, Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging, dilaporkan ke Satuan Unit PPA Polres Mojokerto oleh M Irfan, warga Kecamatan Pungging, Senin (6/1). Laporan tersebut bermula, saat Irfan, ayah korban, pada 28 Desember 2019 sekitar pukul 07.00 akan membangunkan anaknya. Namun, anak gadisnya tak ada di kamar. Dia mengira masih bermain dengan teman sebayanya. Selanjutnya, Irfan berangkat kerja. Tapi saat kembali pulang, dia belum juga melihat anaknya di rumah. Akhirnya, dia menemukan sepucuk surat dari korban. Setelah itu, Irfan kembali berangkat kerja dan menghubungi adiknya melalui whatsApp (WA) untuk menanyakan keberadaan anaknya, apakah sudah pulang atau belum. Jawaban dari adik Irfan, ternyata korban belum juga pulang ke rumah. Dengan hati cemas, Irfan langsung mencari ke rumah teman-teman korban. Namun, tetap saja tidak ditemukan. Pada 29 Desember 2019 sekitar pukul 11.00, Irfan tahu keberadaan korban dengan mendownload aplikasi di playstore untuk melacak nomor HP korban. Di situ korban terlihat berpindah- pindah tempat di wilayah Ngoro. Pada Kamis (2/1) sekitar pukul 18.30 Irfan melihat keberadaan anaknya di rumah pelaku. Dia terkejut melihat anak gadisnya di rumah pelaku sambil berdiam diri. Ketika dikonfirmasi, Irfan membenarkan jika anaknya dibawa kabur selama empat hari oleh pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai karyawan pabrik. Bahkan, diajak jalan-jalan ke rumah saudaranya di wilayah Pacet, Trawas, dan di Jalan Malang. Irfan menuturkan, jika keluarga pelaku tidak ada iktikad baik kepada keluarganya. Akhirnya, apa yang menimpa korban di laporkan ke Polres Mojokerto.” Kejadian ini akan kita lanjutkan ke proses hukum,”kata Irvan dengan nada kesal.(no/dhi)
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Moh Slamet diapit petugas di Mapolsek Diwek.
Jombang, Memorandum Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab membuka bimbingan teknis (bimtek) program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, Selasa (7/1). Program tersebut merupakan program strategis nasional. PTSL sendiri merupakan satu terobosan dalam pengurusan sertifikat tanah secara gratis. Melalui program ini pengurusan sertifikat menjadi cepat sehingga manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Pada kesempatan itu, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera mengurus sertifikat tanah. Ini untuk menghindari sengketa dengan pihak lain di masa mendatang. Dia pun secara khusus me-
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memberikan paparan dalam acara bimtek PTSL.
nambahkan, selama ini fenomena yang berkembang di masyarakat
bahwa sertifikasi tanah atau lahan dianggap bukan hal penting.
Apalagi tanah atau lahannya warisan turun temurun. Pun adanya anggapan proses pembuatan sertifikat butuh biaya tinggi, lama, dan berbelit-belit, sehingga masyarakat kurang mampu enggan mengurus. Dan, pemerintah memiliki program PTSL yang merupakan satu terobosan dalam pengurusan sertifikat tanah secara gratis. Melalui program ini pengurusan sertifikat menjadi cepat sehingga manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat.“Nah, program PTSL ini untuk memastikan setiap lahan memiliki legalitas. Sekaligus menjadi upaya untuk mengamankan aset, sehingga para pemilik tanah bisa nyaman,tenang, tenteram, dan bahagia, beraktivitas di atas lahan yang dimiliki,” tandas Hj Mundjidah Wahab.
Karena itu, untuk mendukung suksesnya program PTSL di Jombang, Bupati meminta kepada peserta bimtek untuk membangun kerja sama yang baik dengan pemerintahan desa, khususnya kepala desa dan para perangkat desa. Sebelumnya selama 20182019, program PTSL di Kabupaten Jombang telah menerbitkan 88.875 sertifikat yang tersebar di 66 desa. Sedangkan untuk 2020 di Kabupaten Jombang akan dilakukan 60 ribu pengukuran tanah. “Saya Berharap setelah mengikuti bimbingan teknis ini, aparatur desa mampu menangani serta mengatasi permasalahan terkait pensertifikatan tanah. Aparatur desa diharapkan juga mampu mengetahui regulasi peraturan perundang-undangan tentang pertanahan,” tandas Bupati. (adv/hms/dhi)
Pisah Sambut Kapolres Mojokerto
AKBP Feby Doakan AKBP Setyo Cepat Naik Pangkat Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto menggelar serah terima jabatan (sertijab) kapolres baru yang dihadiri semua pejabat utama dan staf dan jajaran Kapolsek se-Polres Mojokerto. Pisah sambut dari Kapolres Mojokerto lama AKBP Setyo Koes Heriyatno kepada Kapolres Mojokerto baru AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung di halaman Mapolres Mojokerto, Rabu (8/1). Dalam sambutannya, Kapolres Mojokerto lama AKBP Setyo Koes Heriyatno mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polres Mojokerto.”Alhamdulilah impian yang kita cita-citakan untuk mendapat predikat wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) sudah terwujud. Ini semua berkat kerja keras kita semua,” ujar dia. Lebih jauh, Setyo memohon maaf jika selama ada salah yang menyakiti hati dan perasaan personel Polres Mojokerto. Namun
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Imbau Warga Urus Sertifikat Tanah
AKBP Setyo Koes Heriyatno bersama AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung (foto utama) dan AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung disambut dengan pedang pora (inset).
percayalah dirinya tidak ada niat yang jelek. Itu semua dilakukan untuk tugas. “Kepada bapak kapolres yang baru, kami titipkan semua personel Polres Mojokerto.
1000 persen personel Polres Mojokerto akan mendukung bapak meningkatkan kinerja di Polres Mojokerto,” ungkap Setyo. Sementara Kapolres Mo-
jokerto yang baru, AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung mengatakan, jika Pak Setyo mempunya empat AS, yakni pekerja keras, tegas, cerdas, dan loyatitas tanpa batas. Selain itu, juga mengingatkan dirinya untuk mencipkan Kabupaten Mojokerto lebih aman, tenteram dan harmonis. “Sungguh kebanggaan bagi saya bisa menggantikan beliau. Sangat banyak peningkatan dan pembangunan sarana dan prasarana serta ide-ide inovatif.Alhamdulilah di
bawah kepemimpinan Pak Setyo, Polres Mojokerto sudah mendapat anugerah WBBM,”ujar Feby. Lebih jauh, Feby minta dukungan agar bisa bersinergi dan solid untuk membawa Polres Mojokerto lebih baik. “Kita doakan di tempat tugas barunya Pak Setyo selalu diberi kesehatan, perlindungan, dan mudah-mudahan beliau ke depan cepat naik jabatan menjadi kombes dan cepat menjadi jenderal,”ungkap dia. (no/dhi)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 7
SAKIT HATI DIPUTUS CINTA
Kondisi SDN Gentong, Kota Pasuruan yang ambruk akibat tidak sesuai spesifikasi, dan terindikasi anggarannya dikorupsi.
Polda Usut Tersangka Korupsi SDN Gentong
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Sakit hati diputus pacar, Oscar Anangga Sugiarto (36), warga Jalan Manyar Rejo 9, memposting penistaan agama terhadap mantan pacarnya, Anita di media sosial facebook. Dalam postingan itu, terdakwa membuat akun fiktif dengan menggunakan nama samaran Sherlin Chan dan Merlin Chan. Di akun itu, terdakwa memposting foto editan kolase yang menggambarkan Anita dengan Alquran yang seolah-olah diinjak. Saat sidang pada Rabu (8/1) dengan agenda saksi, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Anita dan kakak kandungnya, Alex (36), untuk memberikan kesaksian di depan ketua mejelis hakim Sarwadi. “Apa benar foto dalam unggahan akun tersebut adalah anda (Anita, red)?,” tanya Hakim Sarwadi. Korban menjawab, apa yang ditanyakan oleh hakim. Menurut pengakuannya, foto itu memang dirinya namun kaki yang menginjak kitab suci umat Islam itu bukan kakinya. “Foto itu benar saya, tapi foto kaki itu bukanlah kaki saya. Itu jelas editan,” jelas Anita. Anita dengan gamblang menceritakan semuanya di dalam ruang sidang. Karena dirinya merasa dituduh dengan tindakan terdakwa. Bahkan dirinya sempat di datangi oleh anggota kepolisian untuk diperiksa terkait postingan tersebut. Selain itu, korban juga merasa trauma dan tidak berani keluar rumah. Karena pada saat itu isu yang beredar, rumahnya akan didatangi sejumlah ormas yang geram akibat postingan foto kolase tersebut. “Saya tidak membenarkan, atas
FOTO: ISTIMEWA
Edit Foto Mantan Pacar Injak Alquran
Oscar Anangga Sugiarto di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
tuduhan itu. Saat itu saya sempat tidak keluar rumah beberapa hari karena tuduhan dia (Oscar, red),” ungkap korban. Saat persidangan berlangsung, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dedy Arisandi
tidak habis pikir dengan kelakuan tak pantas terdakwa. Menurutnya, postingan tersebut sangat berisiko tinggi karena menyangkut soal agama. “Kamu ini melakukan hal itu apa ngga mikir. Bisa memicu konflik antar agama,” tegasnya.
Saat terdakwa ditanya oleh Dedy, apakah menyesali perbuatan tersebut. Pria bujang itu mengaku menyesali perbuatannya di depan saksi. “Saya menyesal pak. Saya tidak akan mengulangi lagi,” ucap memelas terdakwa. (fer/nov)
Surabaya, Memorandum Setelah menuntaskan kasus kelalaian dan tidak sesuai spesifikasi hingga mengakibatkan ambruknya atap SDN Gentong, Kota Pasuruan, serta menetapkan dua tersangka, kini penyidik Polda Jatim mengusut tentang korupsi dalam kasus ini. “Sudah ada tersangkanya, pekan ini kami panggil,” terang Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Gidion Arif Setiawan. Ketika disinggung siapa nama tersangka tersebut, Gidion enggan membeberkannya. “Kalau saya sebutkan khawatirnya tidak datang,” imbuh Gidion. Namun, masih menurut Gidion, bila orang yang dimaksud tersebut sebelumnya sudah pernah dimintai keterangan dengan status sebagai saksi. “Tunggu saja, nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” lanjut dia. Sedangkan untuk kerugian negara dijelaskan Gidion, sekitar Rp 52 juta lebih. Sebelumnya penyidik polda melimpahkan berkas berita acara pemeriksaan (BAP) dan dua tersangka, Dedi Seto dan Sutaji ke kejaksaan setelah berkasnya dinyatakan sempurna (P21). Dalam insiden ambruknya atap SDN ini menewaskan seorang siswa, Irza Almira (8) dan seorang guru, Sevina Arsy Putri Wijaya (19) pada Selasa (5/11) silam. (tyo/nov)
Ketagihan Sabu, Bobol Toko Ban Undaan Kulon. Aksi tersebut dilakukan pada akhir Oktober lalu. Dengan berbekal obeng dan linggis kecil, pria ini berhasil masuk melalui jendela di lantai dua. “Tersangka naik ke lantai dua dengan cara memanjat ruko lewat dinding hingga berhasil merusak jen-
Sambungan dari halaman 1
dela lantai dua di toko tersebut,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (8/1). Setelah masuk ke ruangan yang digunakan untuk menyimpan barang, tersangka dengan leluasa mengacak-acak
untuk mencari barang berharga di laci toko. Hasilnya dia berhasil membawa kabur sebuah HP merek Samsung dan kotak berisi sejumlah uang. Dari rekaman CCTV yang sempat merekam aksi tersangka, setelah berhasil membawa kotak dan HP, pria yang mengenakan topi dan jaket hitam itu
bergegas turun lalu secepatnya kaburi. “Rekaman itulah yang menjadi petunjuk kami untuk memburu pelaku,” lanjut alumni Akpol 2013 itu. Sekitar satu bulan melakukan penyelidikan, petugas berhasil mengendus keberadaan tersangka. Sejumlah anggota berpakaian preman mengintai
di sekitar tempat tinggal Fitroni yang diduga kuat jadi tempat persembunyiannya. “Setelah memastikan informasi itu kami langsung meringkus tersangka,” tandas Bima. Dari penangkapan itu, petugas dikejutkan dengan barang bukti yang disita. Selain HP hasil curian yang
ternyata digunakan tersangka, petugas juga mendapati dia sedang mengonsumsi sabu. “Untuk kepentingan penyidikan, tersangka berikut bukti seperangkat alat isap (bong) selanjutnya dibawa ke Mapolrestabes Surabaya,” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Pakal itu. (fdn/nov)
Dua Pengamen Diamuk Massa Sebelum digiring ke Mapolsek Simokerto, kedua pelaku sempat merasakan bogem mentah dari warga yang memergoki aksi tersebut. “Beruntung tidak jauh dari lokasi, anggota kebetulan sedang berjaga. Sehingga bisa meredam amarah massa,” kata Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Soetrisno, Rabu (8/1). Lebih lanjut, Soetrisno mengungkapkan, aksi kedua
Sambungan dari halaman 1
pelaku dilakukan pada Minggu (5/1) sekitar pukul 11.30. Agar tidak dicurigai warga sekitar, mereka berpura-pura mengamen sembari memantau situasi sekitar. Bahkan, beberapa hari sebelumnya kedua remaja ini sudah memetakan lokasinya. “Setelah memastikan kapan saja lokasi yang diincarnya sepi, keduanya segera masuk ke gudang yang berisi onderdil dan puluhan potong besi rel
Dealer Piaggio Pucang Anom Dilahap Api lalu itu diduga karena korsleting listrik. Kebakaran itu juga menghanguskan miniature circuit breaker (MCB) dan satu unit vespa serta beberapa sofa. Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Bambang Vistadi mengatakan, bahwa pihaknya harus menjebol pintu harmonika ruko karena saat kejadian sedang terkunci. “Selain menjebol pintu, kami juga memecahkan kaca dari lantai dua agar dapat menjangkau
Pingsan Ketika itu, Via sedang manggung dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Kepahiang Bengkulu. Kabar ini juga berawal dari video yang beredar di media sosial terkait pingsannya pelantun lagu ‘Sayang’ itu. Saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (8/1), Yanto selaku tim Via enggan memberikan komentar perihal kabar ini. Yanto hanya sempat memperkenalkan namanya lalu mulai tak menjawab pertanyaan selanjutnya terkait Via. Hingga saat ini, tim Via Vallen belum ada yang bisa dimintai keterangannya lebih lanjut mengenai hal tersebut. Video Via Vallen pingsan itu pertama kali beredar lewat instagram Lambe Turah. Sampai akhirnya, Via memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut. Di instagram, Via Vallen mengunggah foto bersama empat pria. Di situ, ia mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kabupaten Kepahiang. “Selamat ulang tahun Kabupaten Kepahiang
Sambungan dari halaman 1
titik api untuk memudahkan anggota,” kata Bambang, Rabu (8/1). Bambang menambahkan, pihaknya membutuhkan waktu setengah jam untuk memastikan api benar-benar padam. Ia memastikan jika tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Tidak ada korban jiwa karena kondisi dealer sedang kosong alias tidak ada kegiatan karena kosong dan terkunci. Untuk dugaan penyebab kebakaran akibat korsleting listrik,” pungkas Bambang. (x-3/nov)
Gudang Printer Bekas Sidorukun Terbakar Kabid Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Surabaya Bambang Vistadi mengatakan, bangunan yang terbakar hanya di lantai dua yang ditempati oleh Seniwar (48), bekerja tukang service AC dan pengepul barang rongsokan. “Bangunan digunakan penyimpanan printer bekas yang kebetulan kosong berukuran 2x4 meter dan tidak ada korban jiwa,” kata Bambang Vistadi. Petugas mendapatkan laporan sekitar pukul 01.02. Kemudian ditindaklanjuti dengan mengerahkan 11 unit mobil damkar ke lokasi kejadian. Keterangan dari pemilik rumah, api disertai kepulan asap muncul dari lantai dua dan dike-
KA,” lanjut mantan Kasubnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. Mengira aksinya berjalan mulus, mereka bergegas keluar dengan memanggul satu lonjor rel KA yang beratnya belasan kilogram tersebut. Sialnya saat berjalan menuju ke motor sarananya jenis Shogun, ulah pelaku tepergok sejumlah warga yang sedang cangkruk di sekitar gudang. Mendengar
Sambungan dari halaman 1
tahui oleh warga setempat. Melihat itu, saksi lalu memberitahu Seniwar , yang kebetulan tinggal tak jauh dari lokasi. “Api semakin berkobar dan asap juga mengepul karena yang terbakar alat elektronik,” ungkap Seniwar ke petugas. Petugas damkar sempat kesulitan untuk memadamkan api di lantai dua. Penyebabnya, di lantai satu dipenuhi printer bekas. Untuk sampai ke lantai dua, petugas memadamkan api menggunakan tangga darurat. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.06, sehingga tidak sampai merembat ke bangunan di lantai satu dan tiga. (rio/nov)
teriakan itu, keduanya kabur sembari meninggalkan besi hasil curiannya. “Karena tidak hafal wilayah di tempat kejadian perkara (TKP), mereka akhirnya ber-
hasil diamankan warga dan sempat dihajar untuk melampiaskan amarahnya. Hingga ada anggota yang sedang patroli kring mampu meredam aksi massa tersebut,” pungkas
Soetrisno. Dari hasil pemeriksaan terungkap, kedua tersangka mengaku baru sekali melakukan pencuria itu. Mereka berdalih jika sedang terbelit kebutuhan
Menantu Kirim 1,8 Kg SS ke Mertua yang berisi kemasan satu buah botol Heavy Duty Grease dan tas kain ungu yang berisi empat buah tube sealent, keseluruhan di dalamnya berisi sabu seberat 1.856,343 gram. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Niatun duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (8/1). Kemarin, terdakwa dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2), jo pasal 113 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 35 Tahun
2009 Tentang Narkotika. “Terdakwa disuruh mengirim ke pemesan barang dan mendapat upah dua juta rupiah melalui transfer. Hari ini (kemarin, red) kami hadirkan empat saksi penangkap,” jelas jaksa penuntut umum (JPU) Ni Made Sri Astri Utami. Terpisah, ditemui usai sidang, Muhammad Dawam, penasihat hukum terdakwa meminta polisi untuk memburu menantu terdakwa dan bandarnya, Salimun yang
Elpiji Bocor, Dapur Hangus Meski hanya dapur yang terbakar, peristiwa ini membuat wanita itu shock. Kepada petugas, Yuliati mengungkapkan awal kejadiannya. Waktu itu dia memasak di dapur menggunakan gas elpiji. Tanpa sepengetahuan saksi ternyata selang regulator bocor, hingga muncul api. Mengetahui itu, pemilik rumah langsung mencari kain basah dan menutupi kebocoran selang itu sehingga api tidak sampai membakar rumahnya. Total keseluruhan ruangan yang terbakar hanya berukuran 2x1 meter. Kabid Operasional PMK Surabaya Bambang Vistadi mengungkapkan, saat petugas damkar datang ke lokasi, api sudah padam. Meski begitu petugas tetap melakukan pembasahan di lokasi hingga dinyatakan kondusif. “Hanya regulator dan selang saja yang hangus,” kata Bambang Vistadi, Rabu (8/1). (rio/nov)
hidup hingga berbuat seperti itu. Ditambah, penghasilan dari mengamen tidak mencukupi. “Butuh uang pak karena ngamen sepi,” ujar JA diamini Safi’i. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Dawam juga membantah, kliennya menerima upah Rp 2 juta yang disebut sebagai komisi untuk mengirimkan paket sabu tersebut pada pemesannya. “Segera itu ditangkap, karena terdakwa ini korban. Terdakwa ini pekerjaannya hanya petani dan tidak tahu kalau barang yang dikirim berisi sabu, karena dipikirnya pakaian,” pungkas Dawam. (fer/nov)
Sambungan dari halaman 1
Petugas mengecek elpiji bocor.
Sambungan dari halaman 1 yang ke 16 tahun. Semoga semakin maju dan berkembang. Amiinnn Allahumma amiinn. Terimakasih banyak sudah mengundang saya di acara luar biasanya,” tulisnya. Lalu Via Vallen memohon maaf soal kejadian ambruk dan tak bisa menyelesaikan pekerjaan. Ia juga menjelaskan penyebabnya. “Tapii saya mohon maaf untuk semua masyarakat kepahiang yang td malam sudah hadir di perayaan ulang tahun kabupaten kepahiang, saya tidak bisa menyelesaikan perform dengan baik, dikarenakan kondisi yang sangat tidak memungkinkan akibat mabuk perjalanan di liku 9. Harap dimaklumi kondisi saya,” tuturnya. Via Vallen berharap bisa mengisi acara lagi di tempat tersebut. Ia juga ingin tak ada oknum yang memperburuk keadaan soal kejadian ambruknya di atas panggung. “Semoga kita masih bisa bertemu di lain kesempataan dan semoga diluaran sana tidak ada oknum yang menyalah gunakan kejadian ini,” tandas Via Vallen. (*/nov)
Belum Siap Bertemu karena Masih Ada Yang Disembunyikan masih belum dapat respons. Baru pada ucapan salam yang ketiga, gadis itu menoleh. Dia menempelkan sesuatu di telinga. Mulutnya komat-kamit sambil matanya memandang lekat-lekat wajah Waskito. Sejenak kemudian Tutik balik badan dan berlari masuk rumah.Waskito bingung. Tidak tahu apa yang harus diperbuat. Setelah berpikir sejenak, dia kemudian mendekati pintu dan mengetuk. Yang membukakan bukan Tutik, melainkan perempuan paruh baya. “Ya, ada yang bisa saya bantu?” tanya perempuan tersebut setelah menjawab salam Waskito. Waskito menjelaskan bahwa dia adalah sahabat pena Tutik dan ingin bertemu. Mendengar itu, perempuan tadi berkata bahwa anaknya sedang shock berat dan
belum bisa menemuinya sekarang. Waskito lantas pulang. Tentu dengan hati kecewa. Hancur. Dia menjadi ragu untuk berkirim surat. Hampir dua bulan berlalu, Pak Pos berteriak lantang di depan rumah,“Surat!” Ternyata dari Tutik. Isinya permintaan maaf karena pagi itu kaget dan belum siap menerima kehadiran Waskito. Setelah itu terjadilah tanya-jawab via surat. Waskito bertanya apakah kekagetan Tutik dikarenakan melihat dirinya yang ternyata cacat? Tutik menjawab tidak. Sudah lama Tutik mengaku mengetahui Waskito cacat dari foto-foto yang dikirim pemuda itu. Tutik yang gemar fotografi mengetahui ada yang aneh dan janggal pada foto-foto sahabat penanya itu. Dia lantas mengoreksi foto-foto tadi dan menemukan fakta sebenarnya tentang kondisi Waskito.
Sambungan dari halaman 1 Tutik memang kaget dan sedikit kecewa. Tapi bukan karena kecacatan Waskito, melainkan karena ketidakjujuran mereka. Ketidakjujuran pemuda yang selalu mengisi mimpi-mimpinya itu. Juga, ketidakjujuran dirinya sendiri yang tidak lebih baik dari sahabatnya itu. Tutik juga kaget karena kedatangan Waskito yang teramat sangat tiba-tiba. (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
memorandum.co.id
HUKUM & KRIMINAL
memorandumredaksi @gmail.com
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 8
Pembunuhan Pemuda Kareng Lor Direkonstruksi Probolinggo, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Probolinggo Kota merekonstruksi kasus pembunuhan Muhammad Dani (22), warga Blok Krajan, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Rabu (8/1). senjata tajam jenis celurit. Tanpa raut muka menyesali dan raguragu, tersangka mengulang aksi yang merenggut nyawa korban yang akrab disapa Dani ini. “Hari ini (kemarin, red) rekonstruksi telah selesai kita gelar. Dalam rekonstruksi terdapat 23 adegan yang diperagakan langsung oleh tersangka. Puluhan adegan tersebut sesuai dengan BAP yang sudah dibuat
oleh penyidik Satreskrim Polres Probolinggo Kota,” kata Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Dwi Susanto, usai reka ulang di Sumber Mata Air Ardi. Rekonstruksi ini sebenarnya, kata Nanang Fendi untuk melengkapi berkas. Karena kita lihat sendiri, di situ ada jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo dan penasihat hukum tersang-
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Dalam reka ulang di Sumber Mata Air Ardi, Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, tersangka Rivan Effendi (19), warga Jalan Kelengkeng, Blok Kongsi, Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, memeragakan 23 adegan. Satu per satu adegan diperagakan Rivan, bagaimana menghabisi korban dengan
Rekonstruksi yang dilakukan Rivan Effendi saat membacok korban.
ka. Setelah merekonstruksi, pihaknya akan segera melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan. Tak hanya itu, dari satu tersangka hingga kini pihaknya masih memburu satu pelaku lain yang yang memiliki celurit yang dipakai untuk menghabisi nyawa korban. “Kita masih terus lakukan pencarian DPO yang belum tertangkap. Insya Allah keberadaan tersangka akan segera ditemukan. Kami imbau kepada tersangka untuk segera menyerahkan diri,” tandas Kasatreskrim. Diketahui, tersangka Rivan Effendi ditangkap beberapa jam
usai kejadian, Rabu, 16 Oktober 2019 sekitar pukul 18.15, bersama tiga rekannya. Tersangka Rivan Effendi disergap petugas Satreskrim Polres Probolinggo Kota di rumah neneknya, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Barang bukti yang diamankan di TKP, di antaranya, sebilah celurit tanpa gagang beserta sarung celurit bahan kulit warna coklat, sepasang sandal japit milik korban, satu motor dan pakaian milik korban serta pakaian tersangka. Sedangkan 4 teman korban yang ada di lokasi kejadian, hanya sebagai saksi. (mhd/fer)
Pimpin Simulasi Bencana di Prigen tujuan mendapat gambaran apa yang harus dilakukan apabila terjadi bencana sesungguhnya. “Sarana dan Prasarana (sarpras) harus siap. Tiga pilar Kabupaten Pasuruan membentuk posko terpadu kesiapan penanggulangan bencana alam. Selain itu juga membuat dapur umum sebagai bagian dari kesiapan pelayanan kepada para korban,” jelad Rofiq. Lanjut Rofiq, dalam simulasi ini diharapkan bisa memberikan gambaran kepada Rayon II (Pandaan, Prigen, Sukorejo, Purwosari, Purwodadi) dan dapat dievaluasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana, “Kami berharap dengan kegiatan tersebut bisa memberikan gambaran kepada per-
sonel apabila terjadi kita sudah melakukan evaluasi terlebih dahulu,” ucap Rofiq. Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Pasuruan Agus Sutiadji mengapresiasi kepada Polres Pasuruan atas pelaksanaan simulasi dan mudah-mudahan di Pasuruan tidak terjadi bencana. Tetapi apabila terjadi bencana dengan adanya kegiatan seperti ini, sudah ada pembagian tugas masing-masing untuk siapa harus berbuat apa. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan mendukung penuh dalam kesiapan sarana dan prasarana dengan menyiapkan ambulans, dan obat-obatan. Serta kami sudah membentuk posko di beberapa Kecamatan seperti Bangil, Grati, Winongan,” tutup Agus. (*/rul/fer)
Kapolres Bantu Warga Terdampak Banjir Pasuruan, Memorandum Hujan deras yang mengguyur wilayah Pasuruan Kota dan Kabupaten sejak Selasa siang membuat sejumlah wilayah di Pasuruan mengalami banjir. Salah satunya, di wilayah Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ketinggian air diperkirakan mencapai 50 sentimeter. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto, serta Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Burhan Fajri Alfian, pasukan tanggap bencana dan BPBD Pasuruan langsung mendatangi lokasi banjir setelah memperingati Hari Jadi Tim Resmob Suropati. Dalam kegiatan itu, Kapolres menuju rumah warga yang rumahnya tergenang air. Menggunakan perahu karet, Kapolres bersama Dandim dan tim tanggap darurat evakuasi warga. “Sebagai bentuk kepedulian kami mengayomi masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota yang rumahnya tergenang banjir. Kami datang bersama
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander menggendong Pratini.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Dandim Pasuruan,” jelas Dony. Lanjut Dony, setelah dirinya bersama rombongan tiba di Kedawung Kulon langsung terjun ke rumah warga yang terkena banjir. “Kami mendatangi satu per satu rumah warga untuk mengecek kesehatan warga Kedawung Kulon. Saat kami keliling, saya mendapati Ibu Partini (70), penderita stroke yang rumahnya tergenang air, sehingga kami bersama rombongan men-
gevakuasinya ke Puskesmas Kedawung Wetan,” ucap Dony. Spontanitas, Kapolres langsung menggendong nenek itu untuk dibawa ke posko tanggap darurat. Selanjutnya, dipindahkan ke ambulans darurat dan dibawa ke Puskesmas Kedawung Wetan. “Kami ingin hadir di tengah banjir yang merendam rumah warga. Kami memberikan bantuan dan upaya untuk evakuasi warga,” tutup dony. (*/rul/fer)
Lima Pengedar Sabu Dibekuk Bangkalan, Memorandum Polres Bangkalan kembali panen tangkapan pengedar sabu. Kali ini, hanya dalam tempo tiga hari, anggota satreskoba menggaruk lima pengedar dari daerah berbeda. Dua di antaranya, AN (31) dan MZN (28), pengedar asal Desa Tambak Agung, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, diciduk di jalan raya Desa Macajah, Kecamatan Tanjung Bumi. “Keduanya yang menggunakan pikap angkuatan barang, ditangkap Rabu (1/1) sekitar pukul 01.00 di jalan raya Desa Macajah,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH, dalam jumpa pers, Rabu (8/1). Tersangka A dan ZK, menurut Rama, sapaan akrab Kapolres, tergolongpengedar skala gede. Dari tangan keduanya, petugas menyita kristal sabu sekitar 1 ons. Rencananya, barang haram seberat banyak itu, akan diedarkan kepada sekitar 2.000 pengguna sabu di Kabupaten Sumenep. Kepada penyidik, tersangka AN mengaku berkenalan dengan R (DPO), salah seorang bandar sabu ketika sama bekerja sebagai TKI di Malaysia. Ketika pulang ke Madura Juli 2019, AN meminta kepada R agar dapat jatah pasokan sabu untuk diedarkan di Sumenep. Beberapa saat sebelum disergap petugas, AN dan rekannya MZN sowan ke rumah bandar R di Kecamatan Tanjung Bumi, kabupaten
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama Wakapolres Kompol Tri menyerahkan kendaraan dinas.
Tanggap Darurat, Survei Lokasi Rawan Banjir Jember, Memorandum Menyikapi potensi bencana alam yang disebabkan cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum meminta seluruh jajarannya agar siap dan tanggap dalam merespons setiap kejadian yang diakibatkan bencana alam, Rabu (8/1). Kesiapan tindak lanjut aksi tanggap darurat, Kapolatkan res Jember mengingatkan si pentingnya koordinasi n antarlembaga maupun pihak terkait bukan hanya kesiapan personel saja, tetapi menyangkut peralatan, sarana dan prasarana penanggulangan bencana maupun logistik pendukungnya. “Meminimalisir resiko dampak bencana menjadi tugas bersama, masyararakat juga perlu diajak melakukan pencegahan dini terhadap potensi bencana di Kabupaten Jember. Rencananya
Kap Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum mengecek lok lokasi rawan longsor di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari.
kit akan melaksanakan kita Apel Gelar Pasukan Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam,” kata Kapolres saat ditemui sebelum memimpin rakor bersama BPBD Jember di lobi mapolres. Usai rapat koordinasi, Kapolres Jember bergerak melakukan survei lapangan terhadap lokasi rawan banjir di wilayah Desa
Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Jember. Didampingi unsur Muspika Bangsalsari dan perangkat desa, Kapolres Jember turun langsung menyisir sungai yang rawan bencana. “ Tentunya di sini kami ingin memantau langsung kondisi sungai-sungai yang rawan banjir, sehingga masyarakat bisa lebih waspada,” ujar Kapolres.(edy/hms/fer)
Malam Dicuri, Pagi Ditemukan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menunjukkan barang bukti.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bangkalan. Keduanya mengaku membeli sabu Rp 850.000 per gramnya. “Tapi akan dipasarkan lagi dengan harga Rp 1.200.000 per gram. Bisa dibayangkan, berapa keuntungan AN dan MZN.” Tandas Rama. Selain itu, anggota Satreskoba, juga menangkap tiga pengedar sabu di lokasi terpisah. Tersangka MH (41), warga Desa Banyior, Kecaman Sepulu, disergap di rumahnya, Minggu (29/12) lalu sekitar pukul 16.30. Dari tangan tersangka, petugas menyita 14 kantong plastic klip kecil berisi sabu dengan berat total 8 gram. Kemudian, Rabu (3/1) sekitar pukul 13.30, giliran tersangka AY (49), ditangkap di rumahnya Kelurahan Bancaran, Kecamatan
kendaraan selalu dalam kondisi siap pakai, sehingga bisa langsung digunakan saat diperlukan. Seperti ketika ada panggilan tugas di lokasi kejadian, maupun panggilan tugas di lokasi bencana alam. Tidak hanya itu saja, Pandia juga memerintahkan anggotanya supaya tertib ketika menggunakan kendaraan dinas. Seperti tidak mengganti pelat kendaraan dinas dengan pelat pribadi. Sebab, kendaraan yang disediakan ini adalah kendaraan dinas, bukan kendaraan pribadi. “Tadi juga disampaikan, jangan sampai plat kendaraan dinas diganti dengan pelat kendaraan pribadi. Karena kendaraan ini peruntukannya untuk kegiatan dinas,” ungkapnya. (fir/mad/fer)
Bangkalan. Dari lelaki asal Desa Sangra Agung, Kecamatan Socah ini, petugas menyita satu kantong plastik klip kecil berisi 1,15 gram sabu. Tersangka mengaku kulakan sabu seberat 2 gram dari bandar SR (DPO) dengan harga Rp 1,6 juta. Terakhir, tersangka MRD (52), pengedar sabu asal Desa Ketelkeng, Kecamatan Tragah, juga tak luput dari sergapan anggota Satreskoba. Dia digaruk di rumahnya Senin (6/1) lalu. Dari tersangka petugas menyita 5 kantongplastik klip kecil berisi sabu dehngan berat total 1,44 gram, Ironisnya, sehari sebelumnya, MRD sempat kulakan 1 gram sabu kepada M (DPO), menantunya seharga Rp 1 juta. (ras/fer)
Lumajang, Memorandum sa Jumal (62), bersasma istrinya, Sulastri (50), pasangan suami istri (pasutri) asal Dusun Krajan, Desa Selok Awar-awar, Keca-sa matan Pasirian, bisa tersenyum. Sebab, sapi limusin jantan merah berumur 16 bulan yang sempat dicuri ditemukan lagi, Rabu (8/1). Aksi pencurian tersebut baru dikatahui oleh korban pada pagi buta sekitar pukul 04.00. Ketika bangun tidur untuk salat Subuh. “Pada saat saya melihat kandang, ternyata pintunya sudah terbuka dan sapi saya sudah tidak ada,” terang korban kepada petugas. Mengetahui sapinya hilang, korban pagi itu langsung memberitahukan ke warga dan melapor ke Mapolsek Pasirian. Dengan dibantu petugas dari Koramil Pasirian dan Satgas Keamanan Desa (SKD) bersama warga langsung mencari dengan menelusuri jejak kaki sapi. Pencarian pagi itu tidak hanya
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Pasuruan, Memorandum Musim penghujan sudah memasuki kawasan Kota dan Kabupaten Pasuruan. Untuk mengantisipasi datangnya bencana, Polres Pasuruan melaksanakan simulasi terpadu kesiapan penanggulangan bencana alam di lapangan parkir Wisata Air Terjun Kakek Bodo, Prigen, Rabu (8/1). Dalam kegiatan itu dipimpin Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH didampingi Wakapolres Kompol Hendi Kurniawan, para pejabat utama dan Forkompimda Kabupaten Pasuruan. Rofiq menyampaikan, bahwa diadakannya simulasi di wilayah Prigen adalah sesuai dengan kondisi riil potensi rawan bencana yang terjadi di wilayah tersebut. Dengan
motor trail Honda CRF. Pada kesempatan itu, Pandia mengatakan, bahwa penambahan kendaraan operasional ini harus diiringi dengan perawatan oleh masing-masing anggota yang diberi kewenangan menggunakan kendaraan tersebut. “Jangan sampai kendaraan yang diberikan hanya digunakan sehari-hari saja tapi tidak dirawat. Imbasnya saat akan dibutuhkan malah tidak bisa dipakai,” jelas mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini. Pandia mengingatkan, perawatan kendaraan oleh anggota sangat diperlukan. Apalagi di Tulungagung saat ini kondisi cuacanya cenderung ekstrem. Pandia berpesan agar semua
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH foto bersama jajaran SKPD Kabupaten Pasuruan.
Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia secara simbolis menyerahkan replika kunci kendaraan operasional baru kepada Kasatlantas AKP Aristianto Budi, Kasat Sabhara AKP Saimun Soleh, dan Kasatreskrim AKP Hendi Septiadi di GOR Lembu Peteng, Rabu (8/1). Belasan kendaraan baru itu diperoleh dari Kakorlantas Polri dan sumbangan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap institusi kepolisian. Delapan belas kendaraan operasional yang diserahkan berupa satu unit mobil Mazda-6, satu unit Isuzu Dmax Patwal, dua unit motor NMAX, 2 unit BMW 800 CC Patwal, 2 motor Jupiter Z dan 10 unit
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Serahkan 18 Kendaraan Operasional Baru
Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar mengembalikan sapi kepada pemiliknya.
di kandang-kandang yang dekat dengan rumah korban, tetapi juga di lahan tebu. Setelah berjalan sekitar 2 kilometer dari tempat kejadian, pencarian berhasil dan menemukan sapi milik korban terikat di tengah lahan sengon di Dusun Timur Curah, Desa Bago, Kecamatan Pasirian. Selanjutnya, petugas bersama warga yang membantu mencari dan langsung membawa sapi yang ditemukan itu untuk diserahkan kembali kepada pemiliknya. Kapolres Lumajang,AKBP
Adewira Negara Siregar, mengaku senang dengan sikap warga yang masih guyup dan rukun untuk bersama-sama membantu mencari sapi milik korban yang hilang dicuri itu. Dari hasil olah TKP, pelaku yang diduga lebih dari dua orang tersebut berhasil masuk kandang sapi milik korban dengan cara merusak pintu kandang lalu membawa kabur sapi yang terikat didalam kandang dengan cara memotong tali pengikatnya.(tri/fer)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 9
Enggan Gabung Calon Lain, Sholeh Ke-PD-an
“
Yakin Mampu Kumpulkan KTP Dukungan Surabaya, Memorandum Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dari jalur independen, M Sholeh dan Taufik Hidayat, optimistis bisa maju dalam Pilwali Surabaya 2020. Sebab, mereka yakin akhir Januari nanti bisa mengumpulkan sejumlah KTP sebagaimana yang disyaratkan KPU. M Sholeh mengatakan hingga sekarang ini pihaknya sudah mengumpulkan KTP dukungan dari warga sebanyak 125 ribu. “InsyaAllah akhir Januari ini
sudah selesai dengan mengumpulkan 138.500 KTP,” kata M Sholeh, Rabu (8/1). Dikatakan Sholeh, dirinya yakin dengan susahnya calon
independen mencari dukungan, proporsi di lapangan, Sholeh yakin mampu mendapatkan KTP sebanyak itu. Malah targetnya melebihi jumlah yang disyaratkan. Meski nanti sudah mencapai jumlah minimal KTP, pihaknya masih terus mencari KTP dari warga. Sebab, bisa jadi ketika dilakukan verfikasi kemungkinan ada KTP yang dicoret KPU Bersambung ke halaman 10
Syarat dukungan minimal pasangan calon perseorangan adalah 6,5% dari DPT yang berjumlah 2.131.756 pemilih,”
FOTO: ISTIMEWA
Samuel Teguh Santoso dan Sholeh-Taufik optimistis bisa maju dalam pilwali Surabaya melalui jalur independen.
Muh Kholid Asyadulloh Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Surabaya
FOTO: ISTIMEWA
Khusnul Khotimah
Sejumlah Jalan di Surabaya Akan Ganti Nama Surabaya, Memorandum Pansus rapat membahas usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait pergantian nama sejumlah jalan, Rabu (8/1). Pansus Pergantian Nama Jalan DPRD Kota Surabaya ini mempelajari usulan dari pemkot. Ketua Pansus Khusnul Khotimah mengatakan, Pemkot Surabaya minta persetujuan DPRD Kota Surabaya terkait perubahan nama jalan. Salah satunya yang diusulkan adalah Jalan Kartini, Jalan Bung Tomo dekat Marvell City, dan Jalan Sawunggaling di kawasan Lontar. “Pansus sudah empat kali menggelar rapat dengan tim membahas pergantian nama jalan di Surabaya, salah satunya dari Pemkot Surabaya,” ujar Ketua Komisi D DPRD Surabaya ini usai memimpin rapat. Ia menuturkan, Pemkot Surabaya minta Jalan Kartini diganti Sawunggaling. Jalan Bung Tomo dekat Marvell City diganti nama JLLB (jalan lingkar luar barat), tapi proyek JLLB sendiri belum selesai. Nama Bung Tomo akan digunakan menjadi nama jalan di sekitaran Gelora Bung Tomo. Anggota Komisi D sekaligus Politikus PKS Ibnu Shobir minta Pemkot Surabaya memberikan kesepahaman perubahan nama jalan di tingkat kelurahan dan kecamatan. Selanjutnya, mereka harus menyosialisasi kepada masyarakat terdampak dengan perubahan nama jalan tersebut. “Minimal masyarakat mengetahui kenapa dan alasannya apa jika nama jalan itu dirubah. Sedangkan dampak pergantian nama jalan itu. Bagaimana pelayanan administrasi pergantian KTPnya, sertifikat hak milik (SHM) milik warga. Solusinya seperti apa. Apakah alamatnya di ganti atau bagaimana?. Ini semua harus dijelaskan kepada warga sebelum nama jalan itu diganti,” ungkapnya. Staf Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Surabaya Sartiko menyampaikan, selain koordinasi dengan Tim Pergantian Nama Jalan Pemkot Surabaya. Pihaknya juga segera melakukan sosialisasi ke tingkat kelurahan dan kecamatan sesuai arahan dari rapat pansus DPRD Surabaya. Nama jalan lain yang diusulkan diganti adalah jalan lingkar luar barat (JLLB) menjadi Jalan Dr Mohammad Hatta, Jalan Baru Timur Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi Jalan Bung Tomo, dan Jalan Timur Darmo Park menjadi Jalan Dr KH Idham Chalid. Nama jalan Singapore (Jalan Benowo Sawah) menjadi Jalan Abdul Wahab Hasbullah, Jalan Sukomanunggal Jaya menjadi Jalan Pangeran Antasari, Jalan Raya Satelit Selatan menjadi Jalan Hasanuddin, Jalan Darmo Harapan I dan III serta Darmo Baru XII menjadi Jalan Cut Nyak Dhien dan Jalan Bung Tomo menjadi Jalan Kencana. (why/rif)
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Pengendara motor yang terlanjur hendak melewati Jalan Tambak Wedi Baru putar balik karena jalan tersebut tertutup tembok.
Pemkot Klaim Jalan Tambak Wedi Baru Berdasarkan Topdam Surabaya, Memorandum Keinginan H Ichwan agar Jalan Tambak Wedi Baru yang diklaim sebagai miliknya segera dibeli Pemkot Surabaya, bakal menguap. Sebab, Pemkot Surabaya mengklaim tanah tersebut asetnya. Kepala Bagian Hukum Pemerintah Pemkot Surabaya Ira Tursilowati menegaskan, Jalan Tambak Wedi Baru itu sudah lama tercatat sebagai aset pemerintah kota. Hal itu berdasarkan peta Topografi Komando Daerah Militer V/Brawijaya (Topdam) yang diukur dan dibuat pada tahun 1929. Bersambung ke halaman 10
Kepala Bagian Hukum Pemerintah Pemkot Surabaya Ira Tursilowati menunjukkan peta didampingi Asisten Pemerintahan Yayuk Eko Agustin.
Warga Kaget, Putar Balik SEHARI penutupan akses penghubung Jalan Tambak Wedi Baru dengan Jalan Dukuh Bulak Banteng, warga mulai terdampak. Mereka harus memutar dan membutuhkan waktu hingga 15 menit lebih lama. Beberapa warga lain sempat kaget setelah terlanjur masuk dan menemui tembok setinggi 1 meteran. Hasilnya, mereka harus putar balik. Bersambung ke halaman 10
FOTO: ISTIMEWA
Tingkatkan Silaturahmi, Direktur Memorandum Kunjungi Kapolres Pasuruan Pasuruan, Memorandum Untuk meningkatkan silaturahmi antara media dan jajaran kepolisian, khususnya Polres Pasuruan, Rabu (8/1), H Choirul Shodiq, Direktur Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum mengunjungi Mapolres Pasuruan. Ditemani Manajer Iklan Akhmad Saikhu dan Kepala Biro Memorandum Pasuruan Ali Muchtar, rombongan langsung ditemui AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK MH, Kapolres Pasuruan.
FOTO: MEMORANDUM/MAS
Direktur SKH Memorandum H Choirul Shodiq foto bersama Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK MH.
Menurut H Choirul Shodiq, kunjungan tersebut merupakan satu langkah untuk menjalin tali silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Memorandum dengan pihak kepolisian. “Dengan adanya silaturahmi seperti ini, semoga kedepan sinergritas antara media khususnya Memorandum dengan pihak Kepolisian tetap terjaga, guna mendukung sosialisasi tentang program dan kinerja dari pihak kepolisian, khususnya Polres Pasuruan,” ungkapnya. Dalam kunjungan tersebut, AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK MH, Kapolres Pasuruan, menyambut baik kedatangan Direktur Bersambung ke halaman 10
Aplikasi Tahti Semeru Mudahkan Keluarga Kunjungi Tahanan Melihat banyaknya keluarga tahanan yang seolah kurang terlayani dengan baik saat mengunjungi tahanan, Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Jatim membuat terobosan baru. Inovasi dalam hal manajemen tahanan ini dengan meluncurkan aplikasi Tahti Semeru. Indra Anugrah Hardiantoko
A
plikasi Tahti Semeru yakni aplikasi yang mengatur jadwal besuk tahanan dengan keluarganya. Selain itu, aplikasi ini juga dapat membuat tahanan bisa video call (panggilan video) dengan keluarga. Aplikasi yang sudah di-launching sejak November itu merupakan gagasan Dirtahti Polda Jatim AKBP
Sutrisno. Bahkan sebulan setelah aplikasi tersebut diluncurkan, Dittahti Polda Jatim mendapat penghargaan dari Lembaga Kajian Kepolisian Indonesia (Lemkapi). “Lemkapi memberikan penghargaan tentang tiket besuk tahanan dan besuk tahanan secara video call. Selain itu dengan aplikasi yang dapat diunduh di PlayStore itu,
keluarga tahanan saat membesuk juga merasa lebih dimanusiakan,” ujar Sutrisno. Sutrisno membeberkan alasan pihaknya membuat aplikasi tersebut yakni ketika ia melihat keluarga tahanan yang ingin membesuk para tahanan seolah-olah tidak mendapat pelayanan dengan baik. Kondisi itu, juga diperparah dengan ruangan besuk yang kurang memadai. “Setiap jam besuk itu keluarga yang ingin membesuk rata-rata mencapai seratus orang. Hal ini tidak bisa saya biarkan, karena saat itu daya tampungnya hanya 30 orang, sehingga saya mengambil inisiatif itu,” papar dia. Dengan aplikasi tersebut, Su Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Dittahti Polda Jatim mendapat penghargaan dari Lemkapi atas inovasi aplikasi Tahti Semeru.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 10
Seniman Galang Mosi Tak Percaya OBROLAN PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Suami Konsumsi Narkoba Tanya: Saya mau tanya. Risiko suami yang mengonsumsi narkoba apakah bisa menurun ke anak-anak. Bagaimana cara mencegah dan memberitahukan kepada anak yang masih kecil kalau orang tuanya seorang pecandu narkoba. Terima kasih sebelumnya. Ratih, warga Jalan Mulyorejo, Surabaya Jawab: Penyebab seseorang menjadi kecanduan terhadap Brigjenpol Drs Bambang Priyambadha SH MHum suatu zat memang Kepala BNNP Jatim multifaktorial. Beberapa penelitian memperkirakan faktor genetik mempengaruhi 40 - 60 persen kecenderungan seseorang menjadi kecanduan. Namun beberapa faktor lain juga sangat penting seperti bagaimana suasana lingkungan sosial tempat dia berinteraksi banyak penyalahgunaan narkoba, bagaimana juga pola asuh dan komunikasi dalam keluarga, serta bagaimana kemampuan life skill/coping skill seseorang dalam menghadapi stressor. Keluarga perlu menerapkan pola asuh dan komunikasi yang tepat dengan anak. Kapan orang tua harus bersikap tegas dan kapan harus bersikap demokratis. Pengetahuan tentang narkoba bisa dimulai dengan menyesuaikan tingkat usianya. Ajak diskusi anak, tanyakan pendapatnya mengenai narkoba sambil berikan pengetahuan yang benar. Keputusan untuk memberi tahu anak mengenai orang tua pecandu kembali pada pertimbangan orang tua keuntungan dan kerugian memberi tahu hal tersebut. Usahakan orang tua yang mengalami kecanduan segera pulih dari kecanduannya dan bisa mempertahankan supaya tidak pakai lagi. Harapannya dengan pemulihan orang tua dapat membentuk suasana keluarga fungsional dan pola komunikasi keluarga lebih membaik. Hal ini akan semakin mendukung pencegahan terjadinya penyalahgunaan dalam keluarga. (*/fer)
Surabaya, Memorandum Terpilihnya kembali Chrisman Hadi sebagai ketua Dewan Kesenian Surabaya (DKS) periode 2020-2025 memunculkan gejolak di kalangan seniman. Bahkan, muncul gerakan mosi tidak percaya. Seniman Srimulat Eko Kucing mengungkapkan, pemilihan ketua DKS pada 29 Desember 2019, tidak sesuai dengan AD/ ART. Terutama tidak ada informasi yang melibatkan orang pemkot, ex officio, dan para senior. “Sejauh ini saya sebagai seniman Srimulat tidak pernah diberi informasi terkait DKS. Padahal Srimulat adalah lembaga yang besar. Termasuk tidak ada undangan untuk pemilihan ketua DKS,” ungkap dia. Disinggung soal gerakan mosi tak percaya, Eko Kucing mengatakan dirinya ikut saat
rembugan soal gerakan tersebut. Soal beberapa banyak seniman atau komunitas yang ikut dalam gerakan ini, ia mengaku tidak tahu secara detailnya. “Menurut informasi ada 100 seniman lebih,” kata dia. Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang didapat, setelah rapat dan hasil mosi tidak percaya itu sudah digulirkan ke Pemkot Surabaya dalam hal ini dinas budaya dan pariwisata (disbudpar) pada Senin kemarin dan juga ke wali kota. “Hasilnya kami diminta untuk menunggu pengarahan dari bu wali (Wali Kota Risma, red). Soal kapannya
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Tanggap dan Waspada Potensi Bencana Surabaya, Memorandum Setelah mengunjungi Koramil Gubeng, Dandim Tipe-A 0831/Surabaya Timur Letkol Inf Agus Faridianto mengunjungi markas Koramil Tipe-A Rungkut dan Koramil Tipe-A Kenjeran, Rabu (8/1). Dalam kunjungannya itu dandim mengimbau pada tiga pilar dan masyarakat agar tanggap bencana dan menjaga kekompakan. “Yang terpenting sekarang bagaimana cara kita tanggap dan waspada terhadap potensi bencana yang mengiringi musim hujan,” ujar Agus ketika ditemui Forkopimcam Kenjeran di makoramil. Dandim juga mendorong peran elemen masyarakat dan tiga pilar kecamatan untuk terus berkolaborasi bersama-sama dalam menjaga suasana kondusivitas di lingkungan warga. “Hal ini penting untuk meningkatkan keteduhan keamanan di lingkungan masyarakat,” lanjut Agus. Agus juga berharap masyarakat segera memberikan informasi pada babinsa di wilayahnya ketika ada hal yang meresakan. “Sehingga kami bisa melakukan deteksi dini dan cegah dini,” pungkas dia. (tyo/lis)
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
mengetahui. “Saya dapat info ada 37 nama yang melakukan mosi tak percaya. Ketika saya cek secara acak sebanyak lima orang, ternyata mereka mengaku namanya diklaim,” kata dia. Terkait tidak adanya pelibatan dinas budaya dan pariwisata sebagai ex officio, Chrisman mengatakan, sebenarnya tidak ada masalah dengan teman-teman dinas. Sejak awal pihaknya tidak mengambil anggaran itu karena melakukan kritik sistem penganggaran yang ada. Ia berpendapat dispudpar mendapatkan masukan yang tidak betul. “Kami akan membentuk kepengurusan. Setelah mengadakan audensi dengan wali kota, ketua DPRD Surabaya. Itu langkah yang kami lakukan waktu dekat,” kata dia. Kepala Disbudpar Kota Surabaya Antiek Sugiharti me-
ngatakan, sebagai anggota pleno dan ex officio yang merupakan anggota DKS, dirinya tidak pernah difungsikan. “Termasuk saat musyawarah tidak dilibatkan sama sekali,” kata. Namun demikian, Antiek memastikan, pemkot telah mengalokasikan anggaran untuk pembinaan, pengembangan, serta fasilitasi seni dan budaya melalui program dan kegiatan di dinas teknis terkait. Dinas teknis tersebut, seperti dinas pendidikan dan dinas kebudayaan dan pariwisata. “Kalau DKS dalam hal ini memiliki program dan perencanaan yang jelas serta realistis terkait kegiatan dan membutuhkan dukungan anggaran pemerintah kota, maka mereka bisa mengajukan ke pemkot sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (udi/rif)
Cuaca Buruk, Pemkot Bantu Beras Nelayan Surabaya, Memorandum Diprediksi selama sepekan ke depan, cuaca buruk melanda wilayah Surabaya sehingga nelayan bakal tidak melaut. Untuk meringankan beban mereka, Pemkot Surabaya akan memberikan bantuan. Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, selama para nelayan tersebut berhenti melaut karena kondisi cuaca buruk, Pemkot Surabaya memberikan bantuan berupa beras untuk kebutuhan sehari-hari mereka. “Misalkan nanti cuacanya jelek, panjenengan (anda, red) tidak bisa melaut, saya coba memberikan bantuan sedikit. Ada beras yang bisa digunakan,” ungkap Tri Rismaharini di hadapan para nelayan di TPI
Romokalisari, Rabu (8/1).. Secara simbolis, Risma juga menyerahkan bantuan berupa beras kepada para nelayan untuk kebutuhan sehari-hari mereka selama tidak bekerja melaut, karena kondisi cuaca yang buruk. Risma juga mengungkapkan berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca dalam sepekan ke depan diprediksi tidak bagus. Karena itu, kemudian pihaknya mengimbau para nelayan agar memperhatikan kondisi cuaca terkini sebelum berangkat melaut. Sebelum nelayan berangkat melaut, Wali Kota Risma mengimbau kepada mereka agar melihat weather infor-
mation display (WID) untuk mendapatkan informasi seputar kondisi cuaca. “Saya berharap bukan hanya untuk seminggu ini nelayan melihat WID, namun juga ke depannya,” kata Risma di hadapan nelayan yang berasal dari Kecamatan Krembangan, Benowo, dan Asemrowo. Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menyampaikan, kegiatan pembinaan kepada para nelayan ini rutin dilakukan. Dalam kegiatan ini, Pemkot Surabaya juga menggandeng BMKG, Basarnas, dan Polairud untuk mengigatkan kepada nelayan tentang pentingnya alat-alat keselamatan, termasuk informasi
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDDIN
Penyerahan bantuan beras kepada nelayan.
cuaca sebelum melaut. “Kita tahun ini memasang tambahan tiga lagi WID. Jadi ada enam WID yang diperuntukkan untuk nelayan sebelum melaut agar bisa memprediksi keadaan cuaca,” kata Irvan. Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya, Taufiq Hermawan
menambahkan, kondisi cuaca secara umum di Jawa Timur, termasuk Surabaya, telah memasuki puncak musim penghujan. Biasanya, puncak musim penghujan ini terjadi pada Januari dan Februari. “Jadi hingga bulan depan (Februari) kita masih berada di puncak musim hujan,” kata Taufiq. (udi/lis)
Enggan Gabung Calon Lain, Sholeh Ke-PD-an dengan berbagai sebab. “Target kami mencapai 170 ribu lebih KTP,” kata dia. Ia menambahkan, 23 Februari adalah penyetoran pertama KTP dukungan kepada KPU yaitu minimal 138 ribu. Meski begitu, KPU masih memberikan kesempatan kepada calon independen untuk perbaikan KTP yang dicoret. Diakui, kendati banyak pas-
angan yang maju pilwali, Sholeh meyakini (PeDe alias percaya diri) kalau dirilah yang paling serius maju. “Ketika kami mendatangi masyarakat, mereka cerita sudah didatangi calon lainnya. Itu tidak menjadi masalah,” kata dia. Sementara itu, calon lain dari jalur independen (perorangan) pasangan Samuel Teguh Santoso-Gunawan, mengaku berhasil
Pemkot Klaim Jalan Tambak Wedi Baru
Dandim Tipe-A 0831/Surabaya Timur Letkol Inf Agus Faridianto di Koramil Kenjeran.
kami tidak tahu,” kata dia. Sedangkan Chrisman Hadi, ketua DKS periode 2020-2025 mengatakan, tidak menjadi masalah dengan adanya gerakan mosi tidak percaya terhadapnya. Mereka memiliki pendapat yang berbeda. Yang pasti, dalam musyawarah pemilihan ketua DKS, masih lanjut dia, sesuai dengan AD/ART. Sebab, per bidang diwakili 25 orang, per bidang ada kuratornya lima orang. “Prinsipnya ada keterwakilan. Dulu per bidang hanya 10, sekarang malah 25 orang. Itu kewenangan kurator yang merekomendasikan nama-nama yang diundang,” ungkap Chrisman Hadi, kemarin. Disinggung apakah dia sudah mengetahui adanya gerakan mosi tidak percaya, Chrisman mengatakan sudah
“Dalam peta tersebut, Jalan Tambak Wedi Baru itu memang sudah berupa jalan, meskipun jalan setapak,” tegas Ira ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/1). Bahkan dalam SIMBADA (sistem informasi manajemen barang dan aset daerah), Jalan Tambak Wedi Baru itu sudah tercatat sebagai aset Pemkot Surabaya. “Sudah jelas itu aset resmi Pemkot Surabaya,” ucap Ira Tursilowati. Pada 2002, masih lanjut wanita berhijab, melalui musrenbang kelurahan, Jalan Tambak Wedi Baru sampai Jalan Kedung Cowek diaspal oleh pemkot. Ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sana karena menjadi jalan umum. Terkait dengan penem-
bokan jalan, Ira mengaku sudah pernah ada koordinasi antara warga yang mengklaim pemilik dengan jajaran Pemkot Surabaya. Bahkan, koordinasi itu sudah dilakukan hingga tiga, pertama di Balai Kota Surabaya, DPRD Surabaya, dan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Dari hasil koordinasi itu, diketahui Ichwan mendapatkan tanah itu dari hasil lelang tahun 1998. Kemudian pada tahun 2018, mereka baru melakukan balik nama ke BPN. Saat itu, BPN memberi informasi kepada Ichwan bahwa Jalan Tambak Wedi Baru itu masuk sertifikatnya, Ichwan langsung ingin menutup jalan tersebut. Padahal BPN belum mengeluarkan produk apap-
Aplikasi Tahti Semeru Mudahkan... trisno meyakini kalau permasalahan itu dapat teratasi, karena keluarga bisa mengambil tiket antrean melalui aplikasi tanpa harus datang ke Mapolda Jatim. “Jadi ambil tiket antreannya itu dapat dilakukan di rumah sehingga tidak perlu menunggu lagi. Bahkan untuk saat ini, ruang besuk bagi keluarga para tahanan di Mapolda Jatim ditambah menjadi dua tempat,” terang dia. Sutrisno menjelaskan, fitur besuk tahanan secara video call, hanya bisa dipakai untuk keluarga dekat para tahanan seperti
istri maupun sebaliknya. Sebab, ada nomor khusus yang hanya diberikan oleh petugas kepada yang berhak menerima. “Nomor itu semacam password yang dipakai ketika hendak menggunakan fitur video call. Jadi tidak sembarangan bisa dibuka, itu kan privasi. Hanya keluarga dekatnya saja yang mengetahuinya,” jelas dia. Sutrisno juga menambahkan, video call tersebut dapat dilakukan di semua tempat, baik di rumah maupun saat di luar negeri. Kendati demikian
Sambungan dari halaman 9 pengumpulkan KTP dukungan sebanyak 90.000 lebih. Masih cukup jauh dibandingkan dengan kekurangan KTP dukungan dari kubu Sholeh-Taufik. Diakui Samuel, sauh sebelum berpasangan dengan Gunawan, Cak Sam, panggilan Samuel Teguh Santoso, punya wacana merangkul atau berkoalisi dengan Sholeh. Bahkan, dia tak mempersoalkan posisi di L-1
Sambungan dari halaman 9 un terkait dengan keterangan tersebut dan itu hanya sekadar informasi. “Yang perlu diperhatikan juga sebagaimana yang dikatakan BPN, kalau beli dari hasil lelang harus menerima apa adanya seperti itu,” katanya. Di samping itu, sertifikat mereka keluarnya tahun 1983. Setelah dicek beberapa datanya hingga ke kelurahan, ternyata ada ketidaksamaan data dengan buku tanah di kelurahan. Data ini masih terus ditelusuri oleh Pemkot Surabaya sambil meminta bantuan hukum kepada pihak Kejaksaan Negeri Surabaya. “Jadi, kami sudah meminta pendampingan hukum kepada kejaksaan,” ujarnya. (udi/rif)
Sambungan dari halaman 9 petugas tahanan tetap akan memonitor jalannya komunikasi tersebut. Apabila nantinya saat video call berlangsung terjadi percakapan yang tak seharusnya, nantinya video call tersebut akan dihentikan secara sepihak. “Jadi keluarga para tahanan harus mengambil antrean dulu. Jika waktu yang diminta sudah terisi, keluarganya harus mencari waktu lain. Waktu video call juga hanya 10 menit,” pungkas pamen dengan dua melati di pundaknya itu. (*/lis)
(wali kota) atau L-2 (wakil wali kota). Yang penting, bisa lolos sebegai calon alternatif dari independen di tengah rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat kepada partai politik. Peluang berkoalisi dengan Sholeh diakui Cak Sam sudah dilakukan, tetapi ditolak. Namun, dia tak membeberkan alasan penolakan Sholeh. “Ya, kami belum berjodoh saja,” ujar Cak Sam singkat. Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Surabaya Muh Kholid Asyadulloh mengatakan, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 15/2019, KPU Kota Surabaya menetapkan jumlah minimum dukun-
gan bagi pasangan calon perseorangan yang akan mendaftar. Sesuai dengan pasal 41 ayat 2 item d UU 10 Tahun 2016, Surabaya masuk kategori kota dengan daftar pemilih tetap dalam pemilu terakhir di atas 1 juta. “Syarat dukungan minimal pasangan calon perseorangan adalah 6,5% dari DPT yang berjumlah 2.131.756 pemilih,” tegas Kholid. Ia juga mengatakan pihaknya juga telah menetapkan persebaran dukungan terhadap calon independen. Jumlah dukungan untuk pasangan calon perseorangan harus tersebar pada lebih dari 50% jumlah kecamatan yang ada di Surabaya. (udi/dhi/rif)
Warga Kaget, Putar Balik Sempat membuat warga dan pengguna jalan kebingungan dan terjadi penumpukan kendaraan di ujung Jalan Dukuh Bulak Banteng dan Jalan Tambak Wedi Baru. Bahkan, untuk kendaraan roda empat harus berputar balik lebih jauh melewati Jalan Kedinding Lor menuju Dukuh Bulak Banteng. “Jalan ini sudah ada sejak lama dan dimanfaatkan warga sekitar. Kami berharap dibuka minimal untuk pejalan kaki dan pengendara motor,” kata Hamidah, warga setempat. Kini, Hamidah harus menempuh waktu 10 hingga 15 menit lebih lama jika memilih akses lain. “Apalagi anak saya seko-
Sambungan dari halaman 9
lah di MI Dewi Sartika,setiap harinya antar jemput anaknya di sekolah, ” tambahnya. Keluhan lain disampaikan Romli, distributor telur ayam dari Pegirian. Ramli kecewa atas pemblokiran jalan yang dilakukan pemilik lahan di Jalan Tambak Wedi Baru. “Saya baru tahu hari ini kalau jalan itu ditutup. Karena tidak ada alternatif lain dan harus memutar balik harus lewat Jalan Kedinding Lor sangat merugikan dirinya. Selain waktu yang ditempuh menuju Tambak Wedi Baru 25 menit, pengeluaran bahan bakar kendaraan juga bertambah,” ucap Romli. (why/rif)
Tingkatkan Silaturahmi... Sambungan dari halaman 9 Memorandum beserta rombongan. Pertemuan bernuansa kekeluarga ini diselingu dengan cerita tentang tugas hingga program-program Polres Pasuruan untuk pelayanan kepada masyarakat, menjadi pembahasan yang menarik dalam pertemuan tersebut. “Saya ucapkan terima kasih
sekali atas kunjungannya, semoga dengan adanya silaturahmi ini, hubungan kepolisian dengan kawan-kawan media khususnya Memorandum bisa semakin baik untuk mendukung publikasi atau menyosialisasikan kinerja kami kepada masyarakat luas,” tandas Rofiq. (mas/rif)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 11
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
5 Jam Tempuh Perjalanan Sapudi-Kalianget
Tamima Melahirkan di Tengah Laut Peristiwa melahirkan di tengah pelayaran memang b ukan cerita pertama. Namun apa yang dialami Tamima bisa disebut keajaiban. Di tengah kondisi perairan yang memburuk, dia melahirkan dengan serba keterbatasan di atas geladah perahu yang ditumpangi. Bidan Gesi Variana Sari
menceritakan, Tamima bersama keluarganya mendatangi Puskemas Gayam memeriksakan kandungan untuk proses persalinan sehari sebelumnya. Namun hingga pukul 08.00, tidak kunjung melahirkan sehingga harus dirujuk ke rumah sakit di daratan. Karena tidak ada pilihan
lain, Tamima diharuskan dibawa ke daratan. Atas kesepakatan keluarga meski cuaca sedang ekstrem akhirnya berangkat dari Gayam menggunakan perahu angkutan barang.”Sebelum berangkat rencana mau ikut perahu dari Sokarami terkenda bocor,” tuturnya kemarin. Dengan perasaan waswas kondisi cuaca waktu itu, sedang ekstrem ombak besar disertai hujan lebat menemani perjalanan 5 jam dari Kepulauan Sepudi menuju daratan mendampingi Tamima bersama keluarganya ke daratan.
Setelah menempu hampir 5 jam perjalanan sekitar pukul 15.30 Wib, di sekitar perairan pulau Desa Poteran, Kecamatan Talango, Tamima melahirkan anak berjenis kelamin laki-laki dengan selamat meski tanpa bantuan alat medis memadai. “Tamima melahirkan anak laki-lakinya di atas perahu pengakut barang di tengah lautan dengan kondisi selamat,” terangnya. Kemarin, Tamima bersama bayi dan keluarganya kembali pulang ke kampung halaman kendati cuaca juga tidak bersa-
habat. Untuk diketahui peristiwa yang sama pernah terjadi pada 2016 lalu, yakni dialami Rosalina (23), warga Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, lahir di perairan setempat. Kejadian berikutnya 2018, dialami keluarga Syarif Hidayat dan Annisa, warga Desa Laut Jangjang, Kecamatan Arjasa, juga melahirkan di tengah laut. (uri/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ IST
Sumenep, Memorandum Perasaan Tamima (34), warga Dusun Wak Duwak, Desa/ Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, berkecamuk. Dia terpaksa melahirkan di atas perahu dalam perjalanan menuju rumah sakit di Sumenep, Rabu (8/1) dini hari.
Tamima dan anaknya yang dilahirkan di perairan Talango, Sumenep.
FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK
Bupati Sumenep Lantik 255 Pejabat
Bersama warga Jarin, personel TNI-Polri bahu membahu membangun kembali rumah yang terdampak bencana.
Polri-TNI Bersinergi Bantu Warga Desa Jarin Pamekasan, Memorandum Polsek dan Koramil Pademawu bersinergi melaksanakan giat kerja bakti pasca bencana menerjang dua rumah warga Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Rabu (8/1). Pelaksanaan giat kerja bhakti tersebut dipimpin Kapolsek AKP Suryono dan Komandan Koramil Pademawu Kapten Sumarno. “Kami dari polsek, koramil, beserta perangkat Desa Jarin dibantu juga oleh masyarakat telah melaksanakan giat kerja bakti bersama di dua rumah yang terkena dampak bencana”, terangnya. Rehabilitasi dua rumah disambut sujud syukur Suratmi dan Sumiati, pemilik rumah. “Semoga amal perbuatan baik bapak-bapak polisi dan TNI digantikan pahala lebih besar. Dan juga kepada warga yang telah peduli pada kami,” tutur Suratmi. (sjk/epe)
Sumenep, Memorandum Bupati A Busyro Karim melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas, dan kepala sekolah dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep, Selasa (7/1) malam. Menurut bupati, menjadi pemimpin harus kuat, jujur dan amanah karena itu adalah kunci keberhasilan dalam menata kepemerintahan. Ia mencontohkan kepemimpinan Rasulullah zaman bahwa dalam memilih pemimpin sangat selektif. “Penempatan pemimpin bukan karena umur dan bukan karena kecakapannya, namun berdasarkan kemampuan di bidangnya. Ketika sudah fathu Makkah ada riwayat Abi Dzar Al-Ghifari. Dia tidak diperkenankan masuk di jajaran pemerintahan era Rasulullah. Sebab Rasulullah telah memprediksi apa yang akan terjadi pada dirinya seandainya ia dimasukkan dalam struktur kepemerintahan,” terang bupati. Ketika itu, Rasulullah menerangkan kepada Abi Dzar Al-Ghifari bahwa sesungguhnya dia adalah orang yang lemah, jika dipaksakan ikut berjuang akan mati. Sementara jabatan itu amanah. Sampai Rasulullah wafat, menurut Bupati Busyro, Abi Dzar tetap tidak diberi tempat oleh Ra-
Bupati A Busyro Karim menandatangani SK pelantikan pejabat Pemkab Sumenep.
sulullah. Tapi Abi Dzar terus berjuang di jalan Allah bersama Nabi Muhammad. “Jabatan akan menjadi kehinaan dan penyesalan bagi orang yang menerimanya, kecuali ia mengambilnya dengan cara yang benar dan menunaikan amanah jabatan tersebut juga dengan benar. Rasulullah
dalam memilih pemimpin tidak mengharuskan orang yang sudah tua atau yang mampu berperang, akan tetapi memilih orang yang paham dan tahu tugas serta kewajibannya dan kemampuan di bidangnya,” tegas Bupati Busyro. Ia mencontohkan Khalid bin Walid yang masih muda
tapi sudah diberikan jabatan. Dan Amiruddin Ash langsung diangkat oleh Rasulullah padahal baru masuk Islam. Maka pemimpin yang sudah tua-tua pun protes. Dalam penempatan posisi jabatan, bupati menegaskan sudah ada pertimbangan, bagaimana Kabupaten Sume-
nep lebih maju. Ia berharap pemimpin memberikan contoh yang baik kepada bawahannya dan mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. “Di posisi apapun kita adalah satu kesatuan, satu tubuh dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Sumenep. Setelah selesai pelantikan, para pemimpin di bidangnya masing-masing harus mampu membawa suatu perubahan yang signifikan menuju Sumenep yang lebih baik dan sejahtera,” harap dia. Bupati juga menjelaskan kriteria pemimpin yang tersurat dalam Alquran, bahwa ada empat syarat menjadi pemimpin. Yaitu orang beriman, sehat, amanah, dan berilmu. Dari 255 ASN yang dilant i k , t e rd i r i d a r i p e j a b a t pimpinan tinggi pratama sebanyak 19 orang, kepala SD dan SMP sebanyak 44 orang. Sisanya pengawas dan administrator. Di antara pejabat yang dilantik adalah Purwo Edi Prawito mantan Camat Batuputih menjadi kepala Satpol PP, Moh Iksan mantan Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora menjadi kepala dinas sosial, Bambang Iriyanto mantan kepala dinas pendidikan menjadi kepala disparbudpora. Bambang bertukar posisi dengan Carto yang saat ini menjadi kepala dinas pendidikan. (aan/epe/adv)
Pertama di JaƟm
Layanan Uji Kir Akan Berbasis Online Bangkalan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melalui dinas perhubungan (dishub) tengah mempersiapkan sistem pelayanan uji kir kendaraan secara online. Kabid Lalu lintas dan Angkutan Jalan Dishub Bangkalan Arif Eka Putra menyampaikan, Ssetiap wajib uji kir akan dibekali smart card. Tidak pakai lagi buku uji dan buku induk. Ia menjelaskan, penggunaan sistem smart card lebih mudah dan efektif. Sebab, seluruh database kendaraan tersimpan secara elektronik dan dapat dibaca melalui aplikasi cek KIR baik secara online maupun offline melalui Near File Communication (NFC). “Setiap kendaraan yang telah diuji kir, akan mendapatkan sertifikat data teknis kendaraan, stiker berhologram dengan barcode serta terdapat nomor ujinya. Stiker itu akan dipasang di bagian dalam kaca depan kendaraan. Nantinya, saat melakukan razia di jalan, petugas hanya tinggal mengecek stiker tersebut,” jelasnya, Rabu (8/1). Arif menyatakan, penggunaan smart card tidak hanya memudahkan pelayanan kepada para wajib uji KIR namun juga sebagai bentuk pengawasan terhadap para petugas. Sejumlah perangkat kamera akan terhubung langsung dari lokasi uji KIR ke kementerian perhubungan. “Setiap kendaraan yang masuk, baru atau lama langsung terbaca. Karena database-nya ada di kementerian,” ungkapnya. Sekedar diketahui, KIR adalah pengujian kendaraan bermotor untuk mengetahui apakah memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan atau tidak. Pengujian KIR meliputi brake tester, axle load meter, hingga speedometer tester. “Semisal ada tahapan yang terlewati, kementerian juga tahu,” imbuhnya. Arif menambahkan, sistem online uji KIR yang menjadi program prioritas 2020 dipastikan akan mulai diterapkan pertengahan tahun ini. “Tak ada kebocoran PAD (pendapatan asli daerah). Pembayaran pun dilakukan di bank,” pungkasnya. (yus/epe)
Duet Pemkab-PN Bangkalan Launching Peter Sicora Bangkalan, Memorandum Sebuah terobosan baru berbasis inovasi layanan hukum dicetuskan di Kabupaten Bangkalan. Itu dipastikan setelah duet Bupati R Abdul Latif Amin Imron dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) setempat Masykur Hidayat, me-launching pelayanan terpadu e-Court dan Eraterang (Peter Sicora) di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan, Selasa (7/1). Operasional layanan hukum Peter Sicora itu dikukuhkan melalui MoU oleh Bupati Bangkalan dengan Ketua PN disaksikan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jatim Herri Swantoro. Gagasan duet Pemkab-PN untuk meluncurkan layanan hukum terpadu via aplikasi Peter Sicora itu, diapresiasi positif Ketua PT Jatim. Herri Swantoro menilai, kretivitas untuk mencetuskan Peter Sicora merupakan inovasi dalam layanan dan bantuan hukum. “Layanan Peter Sicora ini baru pertama kali ada di Jawa Timur. Sebab layanan dan bantuan hukum di kabupaten dan kota lainnya di Jawa Timur, hingga kini masih menerapkan layanan secara manual,” kata Herri Swantoro. Melalui layanan Peter Sicora ini, proses layanan secara online tidak hanya bisa dinikmati
oleh sebagian kecil masyarakat. Tetapi azas manfaatnya bisa dinikmati oleh seluruh warga di semua lini kecamatan, desa, dan kelurahan di Bangkalan. Sebab aplikasi ini bisa diakses di 18 kecamatan. Selain itu, layanan Peter Sicora, menurut Heri, dipastikan lebih efektif dan efisien dibanding layanan manual. Sebab siapapun warga yang butuh layanan dan bantuan untuk mendapat keadilan dalam proses hukum, tidak usah wira-wiri ke kantor PN Bangkalan. Lebih dari itu, Peter Sicora bisa menghindari praktik pungli, suap, atau keterlibatan markus (makelar kasus) dalam proses hukum di PN Bangkalan. “Itu bisa dipastikan karena masyarakat yang memanfaatkan layanan Peter Sicora ini tidak akan berhadapan secara langsung dengan aparat penegak hukum. Utamanya di PN Bangkalan,” tandas Herri Swantoro. Implementasi layanan ini membuktikan Bupati R Abdul Latif Amin Imron peduli terhadap rakyatnya yang butuh layanan dan keadilan hukum. Dengan cara yang lebih mudah, efentif, efisien, serta bersih dari praktek KKN. Ra Latif, sapaan akrab Bupati, dalam sambutannya menegaskan bahwa gagasan Peter
FOTO: MEMORANDUM/ RAS
Petugas Dishub Bangkalan melayani uji kir kendaraan.
Bupati R Abdul Latif Amin Imron didampingi Ketua PT Jawa Timur Herri Swantoro (kanan) dan Ketua PN Bangkalan Masykur Hidayat (tengah), menandatangani MoU layanan Peter Sicora.
Sicora itu, merupakan bentuk kepedulian agar warga pencari keadilan hukum mendapat layanan lebih mudah. Juga hemat tenaga dan dana. “Lebih dari itu, melalui layanan Peter Sicora ini, kami pastikan tidak akan meberikan peluang bagi terjadinya praktik
pungli, suap atau praktek KKN lainnya,” tegas Ra Latif. Itu bisa dipastikan karena warga yang memanfaatkan Peter Sicora sebagai media layanan, tidak akan pernah bertemu langsung dengan aparat penegak hukum di kelembagaan manapun.
Hal ini ditegaskan Masykur Hidayat. Utamanya praktik pungli, suap, dan lainnya. “Jika masih ada indikasi adanya praktik pungli dan semacamnya di balik layanan Peter Sicora ini, saya dan bapak bupati berjanji akan menindak tegas oknum pelakunya,” tegasnya.(ras/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PASURUAN
KAMIS WAGE 9 JANUARI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
Banjir Kepung Pasuruan, Warga Butuh Bantuan Makanan
Desa Maslahat
Tingkatkan Perekonomian Warga
Seperti pantauan Memorandum di Kecamatan Rejoso, banjir membuat sekolah di SMPN 1 Rejoso, terpaksa diliburkan karena sekolah tergenang hingga selutut orang dewasa. Air tak hanya masuk ke halaman sekolah. Tapi juga ke ruangan kelas, perpustakaan hingga laboratorium. Hanya ada beberapa guru yang terlihat masih berada di sekolah. Di antaranya, Khusaeni, Kasek SMPN 1 Rejoso. Menurut dia, banjir mulai menggenangi sekolah sejak Selasa (7/1) malam. Memasuki pagi hari, sejumlah siswa sejatinya ada yang datang. “Tapi karena kondisi
darurat kami memutuskan untuk meminta siswa belajar di rumah,” kata Khusaeni. Dia mengatakan, saat air mulai masuk, sekolah mengambil langkah pengamanan dengan mengevakuasi sejumlah barang. Seperti benda elektronik dan sejumlah buku. “Ada buku yang terendam tapi tidak banyak karena berhasil dipindah lebih dahulu,” kata Khusaeni. Sementara itu, banjir juga membuat aktivitas warga di Rejoso terganggu. Seperti di Dusun Krajan, Desa Kedungbako. Warga sejak malam, fokus menyelamatkan barang-ba-
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Banjir tahun ini kembali mengepung Kota dan Kabupaten Pasuruan. Di beberapa wilayah, aktivitas masyarakat termasuk proses belajar-mengajar di sekolah terpaksa diliburkan. Bahkan, kini warga membutuhkan bantuan makanan untuk bisa mempertahankan hidup.
Kondisi banjir di Desa Kedungbako yang menghambat aktivitas warga.
rang mereka hingga pagi hari. Sampai Rabu (8/1) pagi, warga tak bisa beraktivitas, termasuk masak untuk makan. Alhasil, sejumlah warga mengaku ada yang lapar
dan membutuhkan bantuan makanan. “Terutama warga yang dapur rumahnya terendam air. Kami belum makan sejak pagi,” jelas Isnaini, salah satu warga Dusun Krajan, Desa
Kedungbako. Informasi yang diperoleh Memorandum, bukan hanya di Rejoso banjir terjadi. Sejumlah titik di Winongan, Pohjentrek dan Kraton, tergenang air.(rul/sr)
Pemkab Pasuruan Usulkan Formasi CASN Pasuruan, Memorandum Pelaksanaan penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dilanjutkan sampai awal 2020 ini. Walaupun proses masih berjalan, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan tetap akan mengusulkan formasi CASN ke pusat. Hal tersebut diungkapkan Nurhayati Purba, kabid Pengadaan Data dan Pemberhentian BKP-
PD Kabupaten Pasuruan. Nurhayati mengatakan, memang ada pertanyaan terkait penerimaan CASN tahun 2020. Ini, lantaran proses rekrutmen CASN dilanjutkan di tahun 2020. “Kendati masih belum ada informasi resmi dari pusat, Kementerian PAN-RB sudah menginformasikan ke daerah agar menyiapkan e-formasi atau kebutuhan pegawai di tahun 2020 ini,” terang Nurhayati. Dikatakan Nurhayati,
setiap tahun BKPPD rutin mengusulkan kebutuhan pegawai ke pusat. Seperti tahun 2019 lalu, yang diusulkan adalah sebanyak 806 kuota sesuai dengan jumlah ASN yang pensiun di tahun tersebut. Kendati setelah diusulkan, formasi yang diberikan di tahun 2019 lalu hanya mencapai 634 formasi saja. Untuk tahun 2020 ini, BKPPD kembali akan mendata lagi kebutuhan pegawai. “Yang pasti selain dari
jumlah ASN yang pensiun, juga dilihat kebutuhan pegawai. Sehingga, data itulah yang kita usulkan nanti ke Pusat,” jelas Nurhayati. Tercatat di tahun 2020 ini, ada sebanyak 540 ASN yang purnatugas. Selain masih memfokuskan terhadap kelanjutan tes CASN 2019 di awal tahun 2019. BKPPD juga masih menunggu terkait kepastikan pembukaan penerimaan CASN kembali di tahun 2020 ini.(ion/sr)
FOTO: MEMORANDUM/ION
FOTO: MEMORANDUM/ION
Pasuruan, Memorandum Pemerintahan Desa Gondangrejo, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, terus berupaya dan berinovasi di segala bidang kehidupan yang dibutuhkan warganya. Baik itu inovasi bidang pelayanan, peningkatan perekonomian, kesehatan, dan pasar desa. Dalam hal ini, Pemerintahan Desa Gondangrejo, terus melakukan inovasi bidang pelayanan, dan terus berupaya memakmsimalkan lemaga baga-lembaga yang sudah ada di desa tersebut. Seperti karang taruna dan BUMdes. Dengan harapan terus bisa bersinergi dengan pemerintahan k Desa. Untuk n menciptakan peluang baru untuk n peningkatan iperekonomiKepala Desa Gondang Rejo an warga. sekaligus ketua AKD “Tentunse-Gondangwetan, M Agus Jakfar ya dengan bisa selaras dan bersinergi dengan program-program pemerintahan Kabupaten Pasuruan, menuju Kabupaten Pasuruan, dan Desa yang (Maslahat ) Maju, sehat lahir batin, adil dan bermartabat,” terang Kepala Desa Gondang Rejo yang saat ini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) se-Gondangwetan M Agus Jakfar. Ia juga menambahkan, dengan adanya pelayanan yang sigap, warga desa akan nyaman. Karena kehadiran pemerintah desa, utamanya untuk melayani kebutuhan warga. “Kita harus mampu memberikan kenyamanan. Ini penting jika ingin desa kita maju,” tutupnya. (ion/sr)
Pemberian SK pengangkatan kepada 480 CASN pada awal 2019 lalu.
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
Santri Terseret Banjir Sungai Kertosono pukul 22.00. Informasi yang didapat, korban awalnya bersama beberapa orang temannya sedang melihat kondisi sungai di belakang pondoknya yang banjir. Dalam kondisi begitu, korban nekat menyeberang jembatan yang masih proses pembangunan, dan memegang besi katrol yang berada di tengah jembatan. “Korban memegang besi saat melintas di jembatan yang masih tahap pembangunan itu. Besi yang ia pegang jatuh ke sungai, dan korban ikut terjatuh. Langsung hanyut terbawa arus air yang deras,” tutur Samsul, kerabat korban sekaligus saksi saat kejadian. Selang satu jam kemu-
FOTO: MEMORANDUM/YD
Probolinggo, Memorandum Seorang santri Yayasan Pondok Al Mabrur, terseret banjir di aliran Sungai Kertosono, tepatnya di batas Kelurahan Patokan dan Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Jasad korban ditemukan mengapung di laut utara Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten setempat. Korban yang diketahui bernama Muhammad Rizky (15) asal Desa Kidul Gunung, Kecamatan Subo, Kabupaten Situbondo, terseret arus sungai deras pascahujan yang berada di belakang asrama pondoknya. Peristiwa itu terjadi pasa Selasa (7/1/2020) malam sekitar
Korban yang meninggal sedang diautopsi.
dian, TNI dan polisi beserta instansi terkait yang juga dibantu warga setempat lmelakukan pencarian, namun tak membuahkan hasil karena suasana gelap. Pada pukul 06.00 pagi hari, Rabu (8/1), jasad korban ditemukan seorang nelayan
dengan poisisi tertelungkup mengambang di laut. “Kami langsung membawa korbanyang merupakan santri itu ke kamar jenazah RSUD Waluyo Jati Karaksaan, untuk autopsi,” terang Aipda Dadan, Panit Shabara Polsek Kraksaan.(yd/sr)
Wawali Pantau Lokasi Langganan Banjir Probolinggo, Memorandum Wa k i l Wa l i Ko t a ( Wa w a l i ) Probolinggo HM Soufis Subri memantau kondisi lokasi yang sering menjadi langganan banjir. Hal itu sebagai antisipasi sekaligus menang-
Bunda Endah Sukses Geluti Bisnis Eco Racing
gulangi derasnya hujan yang mulai menggenangi beberapa titik di Kota Probolinggo. “Intinya, Pemerintah Kota tidak mau meremehkan cuaca yang terjadi saat ini. Kami harus melihat betul-bet-
ul, mengetahui apa penyebabnya (genangan air atau banjir) yang terjadi,” tegas Wawali Soufis Subri ditemui di sela-sela sidak ke lokasi sungai Kasbah di Jalan Soekarno Hatta, Rabu (8/1). Subri mendapati ada pipa rendah yang masih dilacak milik siapa. Rendahnya pipa juga menjadi salah satu penyebab luapan air di sungai lebih cepat ditambah tumpukan sampah. Saat dibersihkan, sungai tersebut didapati sampah yang menghambat air, khususnya sampah dari sawah berupa tumbuhan sisa panen. Kata Wawali bahwa sungai yang berpotensi terjadi luapan air ada di Sungai Kasbah, Sungai Seng, Sungai Kapuran dan di Kademangan. (mhd/sr)
Peraih 5 Motor, 4 Mobilio, 1 Pajero, Luxuri, dan Rumah Rp 1 M Lumajang, Memorandum Hanya butuh waktu 9 bulan, wanita yang akrab disapa Bunda Endah (50), istri dari AKP Bambang Supeno, Kapolsek Jatiroto, yang juga merupakan anggota Bhayangkari Polres Lumajang, ini sukses mendapat 1 unit Toyota Fortuner, 2 unit Honda Mobilio dan haji Plus bersama keluarga. Ternyata, sukses yang dialami perempuan berparas cantik ini diperoleh setelah dia menggeluti bisnis Eco Racing. Sebuah bisnis yang mengusung gerakan Indonesia bebas polusi dan riba. Seiring dengan bergesernya waktu, kesuksesan yang diraih oleh Bunda Endah cukup signifikan. Di akhir tahun 2019, bonus yang diraih oleh anggota Bhayangkari Polres Lumajang terus bertambah yaitu, meraih 5 unit motor cash, 4 unit Mobilio cash, 1 unit mobil Pajero cash, Luxuri, serta rumah senilai Rp 1 Milyar. Bunda Endah juga dijuluki Bhayangkari ajaib yang sukses menjadi leader nasional. Sebagai salah satu orang yang sukses dalam menggeluti bisnis ini, Ibu Endah mengatakan, semangat, kerja keras dan tekun serta optimis merupakan modal utama untuk sukses dalam menggeluti bisnis Eco Racing. “Bisnis ini tidak hanya memberikan janji namun kepastian,” ujar istri Kapolsek Jatiroto ini. Jika anda berminat dan ingin tahu bagaiamana caranya menjadi orang sukses dan mau tahu seperti apa bisnisnya? silakan datang dalam seminar bisnis
Bunda Endah
dahsyat Eco Racing. “Go Berkah No Riba” yang akan diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut di tempat atau kota yang berbeda. Probolinggo Bersinergi diselenggarakan pada Jumat tanggal 10 Januari 2020 bertempat di Joglo Café
Bisnis Eco Racing
Mobil Pajero yang diterima Bunda Endah.
Boston depan Hotel Ratna Jalan Raya Panglima Sudirman, Probolinggo, dimulai pukul 13.00 hingga selesai. Bangil Bersinergi, diselenggarakan pada Sabtu 11 Januari 2010 bertempat di Jalan Raya Latek Bangil, tepatnya di sebelah timur SPBU Bangil. Adapun acara akan dimulai pada pukul 13.00- hingga selesai. Banyuwangi Bersinergi, diselengarakan pada Minggu 12 Januarai 2020 bertempat Jalan Raya Adi Sucipto No.27 tepatnya Utara Kantor Pajak Banyuwangi. Acara akan dimulai pada pukul 13.00 hingga selesai. “Untuk hari Kamis malam tanggal 9 nanti, saya akan menjadi narasumber bersama dua teman saya yang sukses pada acara yang akan tayang di JTV. Selanjutnya, akan ada seminar di seluruh Jawa Timur bahkan di Indonesia,” pungkasnya. HTM : Rp. 30.000,-Narasumber Bunda Endah. Pastikan anda hadir bersama keluarga maupun rekan anda dengan terlebih dahulu menghubungi Bunda Endah di nomor HP 085334952000. Atau Putranya Boby nomor HP 08125964494. (Adv/tri/sr)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
OLAHRAGA Timnas Dihukum tanpa Penonton dan Didenda Jakarta, Memorandum Kabar buruk bagi Timnas Indonesia setelah menjalani laga lawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 11 November 2019. Federasi sepak bola internasional atau FIFA menghukum PSSI dengan tidak mengizinkan Timnas Indonesia tanding dilihat penonton dan denda yang lumayan besar. Timnas Indonesia dijerat FIFA dengan dua pasal sekaligus, 12 dan 16 FIFA Disclipinary Code (FCD) dalam salinan disiplin FIFA untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 per 19 Desember 2019. Hukuman yang dikenakan selain pertandingan tanpa penonton ialah denda sebesar 245 ribu Swiss franc alias Rp 3,5 miliar plus teguran. Dalam rilis yang disampaikan FIFA seperti dikutip dari liputan6.com, suporter Timnas Indonesia di Bukit Jalil dianggap bersalah karena tidak dapat menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan. Militan tim berjulukan Skuat Garuda ini juga disebut menyalakan dan melempar kembang api dan melakukan perusakan. Adapun, denda Rp2,8 miliar berasal dari pelanggaran pemain dan ofisial Timnas Indonesia yang membuat waktu sepak mula babak kedua
Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas, dihalangi pemain Malaysia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang sempat ricuh.
tertunda. Alhasil, Timnas Indonesia harus bertanding tanpa penonton ketika menjamu Uni Emirat Arab pada pertandingan kandang tersisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Rencananya, laga itu bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 31 Maret 2020.
Wakil Ketua PSSI Cucu Somantri mengaku belum menerima laporan resmi dari FIFA. Ia mengklaim pelanggaran lawan Thailand hanya sebatas peringatan. Sementara Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria belum merespons konfirmasi dari CNNIndonesia.
com Hanya saja, sumber Bola.com di PSSI menyebutkan bahwa induk sepak bola Indonesia itu telah bereaksi dengan membuka komunikasi dengan FIFA. “Kami sedang mencoba klarifikasi ke FIFA atas hukuman tersebut,” imbuhnya. (*/sr)
Tim Puslatda Voli Putri Ikuti Proliga Surabaya, Memorandum Tim puslatda (pusat latihan daerah) voli indoor putri Jatim bersaing dengan juara bertahan Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, dan Bandung BJB Tandamata di Proliga 2020 yang mulai di seri 1 yang berlangsung di Pekanbaru. Me m a k a i n a m a t i m Petrokimia Puslatda Jatim, tim yang disiapkan menuju PON XX di Papua, Oktober nanti diharapkan lebih matang secara tim, karena mereka akan terus berkumpul dalam satu tim hingga pelaksanaan PON. Program ini, kata ketua umum KONI Jatim Erlangga, dinilai lebih efektif untuk menyatukan tim menjadi lebih kompak,
Tim puslatda bola voli putri Jatim.
dan terpantau langsung oleh tim pelatih dan tim empat pilar KONI Jatim. Hal itu terbukti dengan masih dominannya tim putra Jatim yang konsisten menjaga
gelar juara karena selalu berada di dalam satu tim yakni Surabaya Bhayangkara Samator. Berbeda dengan putri, tim ini selalu terpecah karena tim-tim hanya memberi kon-
trak kepada 1-2 pemain. “Kalo kayak dulu lagi sulit teamwork-nya karena terpisah,” katanya beberapa waktu lalu. Sementara itu Surabaya Bhayangkara Samator yang menjadi tuan rumah seri Proliga 2020 di Pekanbaru, menargetkan mencuri dua kemenangan. Sesuai jadwal, skuad asuhan Ibarsjah Djanu Tjahjono itu akan menghadapi Jakarta Garuda pada 24 Januari. Dua hari kemudian, Samator akan ditantang pendatang baru Lamongan Sadang MHS. Manajer Surabaya Bhayangkara Samator Hadi Sampurno mengatakan timnya akan berusaha semaksimal mungkin memenangkan
kedua laga tersebut. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin,” ujar Hadi dalam rilis PBVSI. Di Proliga 2020, juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator bergabung bersama Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Palembang Bank Sumsel Babel, Jakarta Garuda, dan Lamongan Sadang MHS. Tahun ini, kompetisi yang mulai bergulir sejak 2002 lalu ini berlangsung di delapan kota di Indonesia. Kedelapan kota itu di antaranya Pekanbaru, Purwokerto, Palembang, Gresik, Bandung, Yogyakarta, Kediri, dan Solo. Proliga akan ditutup di Yogyakarta, 19 April 2020 mendatang. (*/sr)
KAMIS WAGE 9 JANUARI 2020 HALAMAN 13
Persebaya Gagal Gandoli Ruben Sanadi Jakarta, Memorandum Upaya manajemen tim Persebaya untuk mempertahankan Ruben Sanadi akhirnya gagal terlaksana. Kapten tim berjuluk Bajul Ijo di Liga 1 musim lalu memilih berlabuh ke Bhayangkara FC. Faktor kenaikan nilai kontrak menjadi pemicu kepergian pemain asal Papua yang sudah dua musim membela Persebaya. Kehadiran pemain berusia 33 tahun tersebut akan merapat ke Jakarta diakui Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji. “Benar, seperti itu,” ujarnya seperti dikutip dari Bola.com, Rabu (8/1). Bhayangkara FC tidak banyak mengubah komposisi tim untuk musim depan. Kursi pelatih masih menjadi milik Paul Munster. Dua dari empat pemain asing, yakni Lee Yoo-joon dan Bruno Matos dipertahankan. Pemain lokal yang menjadi pilar pada musim lalu, yaitu Putu Gede, Sani Rizki, T.M. Icshan, dan Adam Alis Setyano tetap akan berseragam Bhayangkara FC. Sumardji juga tidak membantah bahwa kedatangan Ruben Sanadi tinggal menunggu pengumuman resmi dari Bhayangkara FC. “Iya seperti itu,” imbuh pria berpangkat Komisaris Besar (Kombes) Pol. tersebut. Pelatih tim Persebaya Aji Santoso sebelumnya sangat berharap duo asal Papua, Ruben bersama Oslvaldo Haay tetap bersama Persebaya. Kedua pemain tersebut memang memberikan kontribusi besar pada Persebaya musim Liga 1 2019.
Ruben Sanadi
“Yang jelas saya dan manajemen (Persebaya) ingin mempertahankan pemain, tapi seumpamanya tidak terjadi kesepakatan gimana lagi,” terang Aji Santoso. Sementara itu,manajer Persebaya Candra Wahyudi Candra Wahyudi mengatakan, sebenarnya dari manajemen sudah melakukan serangkaian komunikasi dengan pemain kelahiran Biak, Papua itu. Tapi, tampaknya tidak ada kata sepakat antar keduanya. Disinggung soal Oslavdo Haay, dia menilai pemain tersebut terindikasi melakukan tindakan indisipliner. Alasan Candra Wahyudi membeberkan jawaban itu dikarenakan pemain ini tidak kunjung ikut berlatih.“Kami sudah mencoba menghubungi pemain itu tapi sampai saat ini tidak ada respons,” kata CandraWahyudi seperti dikutip dari indobola.com, Rabu (8/1).“Padahal manajemen sudah menginfokan jika latihan Persebaya mulai tanggal 6 Januari 2020. Tapi dia tetap tidak ada respons dari pemainnya,” lanjutnya.(*/sr)
memorandum.co.id
DEWI RENGGANIS
memorandumredaksi @gmail.com
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 14
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Pelantikan Eselon III Tahap Akhir Dipimpin Wabup
Fun Bike HUT Ke-71 Kodam V/Brawijaya
Komandan Kodim 0824 Jember Jajal Rute Gowes gram olahraga rekreasi di Jember dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat luas,” imbuhnya. Banyak hadiah yang disediakan di event yang digelar Kodim 0824 bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan Memorandum ini. Peserta berpeluang berangkat umrah dan membawa pulang motor, sepeda gunung, serta puluhan hadiah menarik lainnya. Kendati harus menempuh total jarak 17 km, acara dikemas dengan meriah. Bahkan titik start dimulai dari arena car free day (CFD) di Jalan PB Sudirman, tepat di depan makodim. Selanjutnya, rute melewati Jalan Besar SMPN 2 Jember, jembatan Semanggi, Jalan Jawa, Jalan Karimata, Jalan Letjen Panjaitan, hingga Jalan Letjen Suprapto. Setelah itu melintasi markas Armed 8, Jalan Wolter Monginsidi, hingga menuju ke perempatan besar Sukorejo, Jalan Tidar, Kampus Poltek Jember, Jalan Mastrip, pertigaan Jarwo, dan kembali ke Jalan PB Sudirman sebagai lokasi finis. “Tiket tersedia dua kategori. Yakni Rp 50 ribu dan 30 ribu. Bedanya, yang Rp 50 ribu dapat kaos eklusif event,” tutup Kabiro Memorandum Edy Winarko. (edy/epe)
Letkol Inf La Ode M Nurdin bersama jajaran perwira Kodim 0824 memimpin cek jalur Fun Bike HUT Ke-71 Kodam V/Brawijaya.
FOTO: MEMORANDUM/JUN
La Ode mengajak seluruh jajaran perwira di Kodim 0824 untuk merasakan rute yang bakal menguras fisik peserta kendati ber-title fun bike, Rabu (8/1). Apalagi animo pendaftar cukup tinggi. La Ode menyatakan, hingga kini kupon yang terjual sudah ribuan. Meski begitu, La Ode menegaskan, pihaknya akan tetap melayani pembelian maupun penukaran kupon hingga hari H. ”Nanti akan disediakan stan untuk pembelian kupon,” ujar lulusan Akmil 2001 tersebut kemarin. Karenanya, bagi yang belum sempat mendaftar diharapkan segera mendaftar. Pembelian tiket bisa dilakukan di setiap koramil dan bisa juga langsung ke makodim. Sedangkan di hari H, bisa langsung membeli di stan yang didirikan di titik start. La Ode menegaskan, fun bike awal tahun ini digelar agar TNI lebih dekat dengan rakyat dan tambah merakyat. Apalagi, ini sudah menjadi agenda rutin yang pasti layak ditunggu-tunggu.“Dilakukannya program seperti anniversary agar event ini tetap ada di hati masyarakat,” sebutnya. ”Ini untuk membuktikan bahwa Kodim 0824 selalu konsisten dan semakin eksis dalam program-pro-
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Jember, Memorandum Fun Bike HUT Ke-71 Kodam V/Brawijaya tinggal menghitung hari. Persiapan serius terus dilakukan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin agar event yang digelar Minggu (12/1) berlangsung lancar dan meriah. Termasuk menjajal rute gowes sepanjang 17 kilometer.
Jember, Memorandum Wakil Bupati (Wabup) Drs KH A Muqit Arief melantik dan mengukuhkan sejumlah pejabat pengawas dan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, di Pendopo Wahya Wibawagraha, Selasa (7/1) malam. Pelantikan pejabat eselon III ini sekaligus jadi pelantikan tahap terakhir di lingkup pemkab. Dalam arahannya, wabup mengajak pejabat yang baru dilantik untuk melaksanakan tugas dengan penuh ketulusan dan keikhlasan dalam mengabdi serta menjalankan tugas sesuai tupoksi. “Untuk menghindari hal-hal yang memang tidak pantas untuk dilakukan, maka kita akan bisa melaksanakan tugas dengan tenang, baik, dan membawa keberkahan,” pesan wabup. Wabup menerangkan, para pejabat yang dilantik ini tidak semua pindah tugas. Ada yang dikukuhkan kembali dengan posisi yang sama. Ada juga sebagian pindah dengan tugas baru. “Sehingga, ketika bisa melihat gerak kehidupan di tempat tugas, kita pada saatnya bisa melakukan apa yang diinginkan masyarakat atau anak buah kita,” tuturnya. Kepada wartawan, wabup mengungkapkan, pelantikan sesuai dengan peraturan dan pertimbangan dari kemendagri dalam pelaksanaan mutasi dan pengukuhan. Penataan ini menggunakan SOTK yang baru. “Tanggal 7 Januari 2020 adalah hari terakhir bupati boleh mengangkat jabatan dan memutasi, dalam kaitan dengan peraturan pemilu. Sehingga, maraton tiga hari berturut-turut dan bisa terselesaikan dalam tiga hari,” terangnya. Dalam SOTK yang baru ada perubahan nama instansi. Seperti bagian bina mental kembali menjadi kesejahteraan rakyat (kesra). Total pejabat eselon yang dilantik mulai tahap pertama sebanyak 602 orang. (jun/edy/epe)
Sebanyak 238 ASN Pemkab Jember mengucapkan sumpah jabatan.
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan
Koramil Kawedanan Kawal Pembagian PTSL Warga Selorejo
Magetan, Memorandum Forkopimka Kawedanan mendampingi Bupati Magetan Suprawoto membagikan ratusan sertifikat program PTSL (pembagian tanah sistematis lengkap) di Balai Desa Selorejo, Rabu (8/1). Warga Selorejo menjadi bagian dari ribuan rakyat Jatim penerima sertifikat tanah gratis program pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam acara tersebut, sejumlah warga yang memiliki aset tanah dan bangunan dipersilakan untuk mengurus SHM (sertifikat hak milik) secara gratis. Apalagi pembagian PTSL dan Prona (program nasional agraria) di Desa Selorejo, merupakan Program Prima Unggulan Kantah (Kantor Pertanahan) Kabupaten Magetan
Tahun ini. Hal itu dijelaskan Kepala Kantah Magetan Ridwan Jauhuri. Menurut dia, sertifikasi tanah melalui program prona merupakan salah satu program strategis BPN yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. “Program Prona ini biayanya ditanggung pemerintah pusat sehingga tidak ada biaya di BPN dan diberikan secara gratis kepada masyarakat,” bebernya. Namun untuk tahap pra permohonan, diperlukan biaya pada tingkat Kelurahan dan desa berupa biaya
materai dan biaya patok. “Selain itu juga dikenakan biaya perolehan hak atas tanah bangunan (BPHTB) yang merupakan kewenangan pemerintah daerah,” tambahnya. Menurut dia, selama ini tidak ada kendala berarti dalam penyelesaian administrasi untuk program sertifikat prona. Hanya saja, masyarakat terkadang enggan untuk melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan BPN. Jadi tak jarang, petugas bolak-balik ke desa untuk melengkapi persyaratan. Salah satu warga penerima sertifikat tanah melalui program prona, mengaku sangat bersyukur dengan adanya program ini. “Bisa dijadikan akses untuk mengembangkan usaha bagi para pemilik tanah,” ungkapnya. Bupati menyebutkan, ada 700
sertifikat dan program sertifikat prona di Desa Selorejo. “saya akan mengajukan untuk tahun berikutnya agar Desa Selorejo bisa dilaksanakan kembali. Sertifikat yang sudah diterima dijaga dan dirawat, jangan sampai hilang apalagi sampai jatuh ke tangan orang lain, karena sertifikat ini satu-satunya sertifikat dan tidak ada duplikatnya,” ucap bupati dalam pesannya kepada penerima sertifikat. Pembagian sertifikat gratis kemarin, menurut Komandan Koramil Kawedanan Kapten Caj Jemani, menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dalam pemenuhan hak dasar warganya. Terutama dari golongan tidak mampu. “Kami mengawal agar pembagian ini berjalan aman dan lancar. Rakyat sejahtera, TNI juga ikut bahagia,” katanya. (ack/alv/mt/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ACK
Bupati: Jaga dan Jangan Sampai Hilang!
Bupati Suprawoto membagikan sertifikat tanah gratis kepada perwakilan warga Selorejo disaksikan unsur Forkopimka Kawedanan.
Menghilang Tiga Hari
Personel satlantas dibantu satpol PP Kota Madiun menggunakan pengeras suara meminta pengendara tidak parkir dan berhenti mendadak di sisi timur Jalan Pahlawan.
Satlantas Sosialisasikan Larangan Berhenti dan Parkir di Bahu Jalan Madiun, Memorandum Satlantas Polres Madiun Kota melakukan sosialisasi penertiban kendaraan yang berhenti mendadak dan parkir di bahu jalan, mulai Rabu (8/1). Sasaran sosialisasi di hari pertama adalah bahu jalan parkir di sisi timur Jalan Pahlawan. “Setelah melakukan sosialisasi, Satlantas terus mencari gebrakan lain guna melancarkan arus lalu lintas di wilayah Kota Madiun,” jelas Kanit Dikyasa Satlantas Polres Madun Kota Aiptu Sulaiman. Dalam sosialisasi, empat personel
diterjunkan dibantu satpol PP Kota Madiun. Sasaran utama agenda ini adalah kendaraan roda dua dan empat yang berhenti dan parkir di bahu jalan sembarangan. “Aturan ini harus ditegakkan karena dapat mengganggu pengguna jalan lainnya. Terutama di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore. Sehingga bisa menghindari arus yang menumpuk atau kepadatan jalan di kawasan yang selama ini kerap menjadi titik masalah lalu lintas di Kota Madiun,” tutup Aiptu Sulaiman. (alv/mt/epe)
Ponorogo, Memorandum Penemuan mayat oleh Moch Langgeng (60), warga Dukuh Krajan, Desa Blembem, menggemparkan warga yang tinggal di sekitar aliran sungai Genting, Rabu (8/1). Setelah dilakukan pemeriksaan, korban ternyata Tumari (60), warga Dukuh Watuagung, Desa Dayakan yang dinyatakan menghilang sejak tiga hari sebelumnya. “Kasus ini kini dalam penanganan petugas,” terang Kapolsek Jambon Iptu Nanang Budianto. Berdasarkan keterangan saksi, termasuk dari aparat desa Tukimin, korban diketahui sudah meninggalkan rumah sejak Minggu (5/1). Dugaan sementara, korban terpeleset ketika melintas di tepian sungai. Karena arus cukup deras, membuat korban tidak berdaya dan tenggelam. Hal ini dibenarkan saudara korban, Paeran (50). Warga yang tinggal di Dukuh Watuagung, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, menceritakan korban diketahui sudah tidak ada di rumah sejak Minggu siang. Sudah coba dicari keberadaannya, termasuk ke tempat-tempat yang selama ini kerap dikunjungi, namun tidak terlihat keberadaan Tumari. Sebelum akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa di sungai Genting. (ji/mt/epe)
FOTO: MEMORANDUM/JI
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Kakek Badegan Ditemukan Mengambang di Sungai Genting
Proses evakuasi jasad Tumari ke RS setelah diangkat dari Sungai Genting.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 15
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
Guru SD Nipu hingga Rp 2,6 Miliar
AKBP Muchamad Budi Hendrawan didampingi Kasatnarkoba AKP Bambang Ady Tenggani memperlihatkan barang bukti.
Satu Keluarga di Baureno Jual Jamu Ilegal Bojonegoro, Memorandum Satreskoba Polres Bojonegoro mengamankan penjual jamu tanpa izin resmi. Adalah Urip Mudjiono (65) warga Desa Pasinan, Kecamatan Baureno. Selain itu, polisi juga menangkap enam orang lainnya sebagai tersangka. Mereka adalah Yazid, pemasok obat dari Urip. Kemudian Lisa (anak,red), Suci (menantu), Siti (pembantu) yang semuanya keluarga Urip dan berperan ikut memproduksi. Lalu Boby, pemasok bahan dari salah satu apotek kepada Yazid. Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi Hendrawan menjelaskan, bila penangkapan tersangka sudah sejal Desember 2019 lalu. Namun, baru bisa dipublikasikan sekarang. Pihaknya berhasil mengamankan ribuan saset jamu ilegal. Budi menambahkan, bila tersangka memperoleh omset Rp 1,5 juta per hari dari jualan jamu kebugaran ilegal. Jamu-jamu tersebut sudah beredar di Kabupaten Lamongan, Tuban dan Bojonegoro. “Tersangaka dikenakan 196 juncto pasal 98 ayat 2 dan 3. Pasal 197 juncto pasal 106 Undang-undang RI nomor 36 tahun 2009. Acaman hukuman paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar,” ujarnya. (top/har/mik)
Bojonegoro, Memorandum Sandiyono (37), guru SD negeri di Kecamatan Ngasem, diringkus anggota Satreskrim Polres Bojonegoro, Rabu (8/1). Kepada korban, pelaku mengaku bisa meloloskan seseorang menjadi pegawai ASN (aparatur sipil negara) asal menyetorkan uang. Tak main-main, setiap korbannya dimintai uang Rp 30 juta untuk bisa lolos menjadi ASN. Total uang kejahatan yang dihasilkan tersangka mencapai Rp 2,6 miliar lebih. Oleh pelaku, uang itu dipakai kepentingan pribadi. “Yang terdata ada 82 orang yang menjadi korban penipuan. Total uang yang didapat Rp 2. 640.000.000 (dua miliar enam ratus empat puluh juta),” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi Hendrawan, Rabu (8/1). Hasil dari melakukan pe-
nipuan yang dilakukan oleh guru matematika ini bervariasi. “Sebagain dibuat renovasi rumah, kredit mobil Ertiga, pergi ke Bogor sama istri, membeli tujuh unit motor, membeli perabotan rumah tangga, dan dibuat umroh juga,” beber Budi. Dari penangkapan tersangka, petugas menyita uang sisa penipuan sekitar Rp 933. 500.000,- (sembilan ratus tiga puluh tiga juta lima ratus ribu rupiah). Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Ngaku Bisa Loloskan Korban Jadi ASN
AKBP Muchamad Budi Hendrawan didampingi Kasatreskrim AKP Rifaldhy Hangga Putra menunjukkan tersangka.
ancaman 4 tahun penjara. “Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya
dengan iming-iming bisa lolos ASN dengan cara membayar. Karena pendaftarannya online,
Tak Bisa Berenang, Dua Remaja Tewas
Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN
Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)
Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com
Lamongan, Memorandum Gara-gara tidak bisa berenang, dua remaja asal Desa Sogo, Kecamatan Babat, tewas tenggelam, Selasa (7/1) pukul 17.00. Mereka adalah Erik Setiawan (17) dan Fajar Primaga (18). Peristiwa itu bermula ketika korban bersama tiga orang temannya bermain hujan-hujanan di sekitar rumah. Usai bermain, keenam orang tersebut pergi ke waduk desa yang berjarak sekitar 300 meter untuk berenang. Sesampai di TKP, Erik (korban,red) langsung terjun ke waduk untuk berenang dan disusul Fajar (korban,red), dan Ragul. Ketiganya pun berenang ke tengah waduk. Sedang tiga saksi lainnya hanya duduk di pinggir waduk. Selang beberapa saat kemudian, Ragil yang berenang ke waduk belakangan, sudah berenang
kembali ke pinggir waduk. Tak lama kemudian, saksi Al Falah melihat Fajar melambai-lambaikan tangan isyarat meminta tolong. Melihat hal itu, Erik berenang mendekati Fajar berusaha untuk menolong. Tetapi keduanya malah tenggelam bersama-sama. Melihat kejadian itu, saksi berlari sambil berteriak meminta tolong pada warga sekitar. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono menjelaskan, jika beberapa saat kemudian datang warga untuk mencari dan menolong korban. Namun saat ditemukan kedua korban sudah tenggelam. “Korban ditemukan pada kedalaman 4 meter dan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Atas kejadian itu, warga melapor ke polsek guna proses penyelidikan,” ujar mantan Kasatreskoba Polres Lamongan ini, Rabu (8/1) siang. (al/har/mik)
Petugas menunjukkan lokasi tenggelamnya korban dan mengidentifikasi korban (inset).
Ribuan Warga Hadiri Pisah-Sambut Kapolres Lamongan Lamongan, Memorandum Pisah sambut Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung kepada AKBP Harun berlangsung meriah, Selasa (7/1) malam. Kegiatan yang berlangsung di Sport Center Lamongan itu, dibanjiri ribuan masyarakat. Membludaknya masyarakat yang hadir menandakan bahwa betapa dekatnya hubungan antara masyarakat dengan institusi kepolisian, khusunya Polres Lamongan. Acara tersebut dimeriahkan musisi kondang tanah air, yang baru pertama kali tampil di kota Soto Lamongan, Ari Lasso. Alumni Kapolres Lamongan yang kini menjabat Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung mengaku sangat berkesan selama bertugas di Kabupaten Lamongan. “Sejak saya lulus Akpol 1999 dan sudah bertugas di berbagai provinsi, baru kali ini saya merasakan betapa masyarakat-
FOTO: MEMORANDUM/ALI
LOWONGAN WARTAWAN
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Tak Ada Dokter Spesialis, Nyawa Bayi Tak Tertolong Gresik, Memorandum Nahas menimpa Ernawati (24), warga Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean, Rabu (8/1). Bayi dalam kandungan yang hendak dilahirkan meninggal dunia. Kepala Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean Fadal mengatakan, tidak adanya dokter spesialis membuat bayi dalam kandungan warganya melayang. Sebelumnya, Senin (6/1), Ernawati sempat dirujuk ke RSUD Umar Mas’ud untuk mendapatkan penanganan medis. “Sementara pasien dirawat di RSUD Umar Mas’ud. Satu-satunya upaya adalah merujuk pasien ke Rumah Sakit di Jawa. Sehingga, pihak RSUD Umar Mas’ud dan jajaran Muspika setempat berharap ada jadwal kapal dari Bawean ke Gresik,” jelasnya, kemarin. Diceritakan olehnya, pada 1 Januari 2020 bahwa kondisi tubuh pasien diketahui sedang hamil tua, sehingga pasien merasa lemas. Kemudian pada 2 Januari 2019 malam, Ernawati dibawa ke bidan terdekat karena akan melahirkan. “Namun, posisi bayi diketahui tidak normal (terbalik, red). Selain itu berat bayi juga cukup besar dengan berat mencapai 3,9 kilogram. Sehingga bayi dipastikan meninggal dalam kandungan,” tambahnya. Anggota DPRD Gresik Musa sangat prihatin terhadap peristiwa tersebut. Secara tegas dia mendesak kepada Bupati Sambari Halim Radianto untuk segera menindaklanjuti masalah tersebut. “Pemkab Gresik harus andil dan turun tangan langsung dalam hal ini. Karena pelayanan kesehatan sangat penting dan merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat,” pungkasnya. Sekadar diketahui, peristiwa tersebut menambah catatan buruk Pemkab Gresik terhadap angka kematian bayi (AKB). Sebab Per Januari hingga September 2019 sebanyak 58 bayi meninggal dan 83 pada tahun 2018. (dri/har/mik)
siapapun bisa mengikuti tes tanpa dipungut biaya,” pungkasnya. (top/har/mik)
Suasana pisah-sambut kapolres Lamongan yang meriah.
nya sangat guyub, rukun dan ramah-ramah. Itu membuat saya
betah tinggal di sini, berat untuk meninggalkan,” ujar perwira
menengah kepolisian yang sudah resmi ber KTP Lamongan ini.
Pria kelahiran Kota Sukabumi, Jawa Barat tersebut berterima kasih kepada masyarakat Lamongan yang sudah sangat baik selama dua tahun bertugas. “Pada awalnya saya melihat Pak Bupati kok sering dapat penghargaan. Sehingga saya terus terpacu untuk berbuat yang terbaik, dan Alhamdulillah kami berhasil meraih WBK tahun 2018 dan WBBM 2019,” tegasnya. Sementara Kapolres Lamongan yang baru AKBP Harun berharap terus diberikan arahan oleh senior dan pendahulunya yang sudah berhasil. Ia juga berharap kerja sama dari Forkompimda dan seluruh elemen masyarakat. “Sebagai pejabat baru, saya berharap kerja sama dengan seluruh stakeholder dan tokoh masyarakat. Semoga saya bisa meneruskan dan mempertahankan apa yang sudah dicapai sekarang,” tegas penyidik KPK 2009 - 2017 ini. (al/har/mik)
Pemuda Sedenganmijen Dicokok Usai Transaksi Sabu Gresik, Memorandum Rencana Edri Rinaldi mengonsumsi sabu gagal total. Pemuda 24 tahun asal Desa Sedanganmijen, Kecamatan Krian, Sidoarjo tersebut, diringkus polisi setelah transaksi sabu di sebuah SPBU di Desa Bambe, Driyorejo, Selasa (7/1) malam. Dari hasil penggeledahan, petugas mendapati sejumlah barang bukti. Di antaranya satu klip narkoba seberat 0,35 gram, bungkus rokok, dan satu unit handphone (HP).
Penangkapan terhadap lelaki itu, bermula dari informasi masyarakat. Laporan itu menyangkut dugaan penyalahgunaan narkoba di wilayah Bambe. Setelah diselidiki, petugas mendapati pemuda yang mencurigakan di sebuah SPBU. Tidak lama kemudian, pemuda tersebut masuk ke dalam toilet. Setelah keluar, langsung didatangi petugas berpakaian preman. Proses penggeledahan pun dilakukan. “Kami temukan bungkus rokok berisi satu klip yang diduga sabu,” kata Kapolsek
Driyorejo Kompol Wavek Arifin, kemarin. Mantan Kapolsek Menganti itu menjelaskan, saat dilakukan penggeledahan pada tersangka juga disaksikan seorang rekannya yang berada di lokasi itu. “Yang bersangkutan sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” imbuhnya. Edri sudah dijebloskan ke Rutan Polsek Driyorejo. Barang bukti disita untuk bukti di persidangan nanti. Saat ini petugas masih mengembangkan kasus tersebut
Edri Rinaldi diapit petugas di Mapolsek Driyorejo.
untuk mencari orang lain yang terlibat dalam kasus peredaran narkoba. Tersangka dijerat dengan
pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. (an/har/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
KAMIS WAGE, 9 JANUARI 2020 HALAMAN 16
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP
Terduga Pembunuhan di Tol Kebomas Tertangkap Gresik, Memorandum Kasus pembunuhan terhadap pria yang ditemukan tewas dengan leher telilit tali tampar di selokan tol Kebomas terungkap. Polisi mengamankan dua terduga pelaku pembunuhan. Mereka sudah dibawa ke Mapolres Gresik untuk dimintai keterangan. Dua pelaku itu ditangkap di lokasi yang berbeda. Satu orang diringkus di wilayah Sampang, Madura. Seorang lagi ditangkap di daerah Kalimantan. Namun, polisi belum membuka identitas kedua pelaku tersebut. “Iya, dua terduga pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih dikonfrontir keterangannya di kantor,” kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Rabu (8/1). Alumnus Akpol 2000 itu belum bisa menjelaskan motif pembunuhan terhadap Muhammad
Mulla (34). Sebab, anggotanya masih mengembangkan kasus tersebut untuk mencari komplotan pelaku yang lain. Sebab, dugaan sementara ada pelaku lain yang ikut terlibat menghabisi korban. “Kami masih memburu pelaku yang lainnya,” imbuh mantan Kapolres Jember tersebut. Sebelumnya, kasus pembunuhan ini berawal dari penemuan mayat tanpa identitas di dalam selokan Tol Kebomas pada Sabtu (28/12) sekitar
pukul 05.40. Saat ditemukan posisi mayat tengkurap hanya mengenakan baju bermotif kotak-kotak. Kali pertama mayat itu ditemukan seorang sopir bernama Suhari (60), warga Krembangan, Surabaya, yang saat itu hendak buang air kecil di KM 16.400 mengarah ke Romokalisari. Temuan itu akhirnya dilaporkan petugas tol dan dilanjutkan ke polisi. Di lokasi penemuan, petugas mendapati kain warna hitam yang terikat di jari tengah tangan kanan korban. Setelah dibuka, kain itu berisi 3 batu akik, 1 keris dengan sarung, 1 koin tiara dewata, 1 koin 20 sen Australia, 1 siung babi, 1 ikat patahan lidi dan 1 kertas bertuliskan rajah. Dalam waktu sepekan, polisi berhasil menemukan identitas korban dan pelaku. (an/har/mik)
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menunjukkan identitas korban pembunuhan.
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
Petrokimia Raih Penghargaan Proper Hijau dari KLHK Gresik, Memorandum Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berhasil meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri KLHK Republik Indonesia Siti Nurbaya Bakar kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, Rabu (8/1) di Jakarta. Rahmad menyatakan, bahwa hal ini akan menjadi modal Petrokimia Gresik untuk melangkah mencapai Proper Emas. Seperti diketahui, untuk meraih Proper Emas, sebuah perusahaan harus mendapat predikat Proper Hijau tiga kali berturut-turut terlebih dahulu. “Kami bertekad untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan hingga mampu memperoleh kategori tertinggi atau Proper Emas,” ujar Rahmad, kemarin. Penghargaan Proper Hijau, lanjut Rahmad, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam program Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik (TBPG) untuk menjadi perusahaan berwawasan lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan. Hal ini penting, mengingat Petrokimia Gresik akan terus mengembangkan diri. Dimana hingga kini memiliki kapasitas produksi pupuk dan non-pupuk sebesar 8,9 juta ton per tahun. “Karena asa kami adalah sebagai perusahaan penyedia pelayanan lengkap pertanian atau solusi bagi sektor agroindustri di Indonesia,” papar Rahmad. Proper merupakan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam penge-
lolaan lingkungan yang dilakukan oleh KLHK. Program ini bertujuan untuk mendorong perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui instrumen insentif atau penyebarluasan reputasi perusahaan dengan kinerja pengelolaan lingkungan yang baik berlabel biru, hijau dan emas. Serta reputasi kinerja buruk dalam pengelolaan lingkungan dengan label merah dan hitam. Di samping penilaian terhadap penataan peraturan, evaluasi juga dilakukan terhadap sejauh mana perusahaan memberikan nilai tambah terhadap konservasi sumber daya alam, konservasi energi dan pengembangan masyarakat. “Pada penilaian Propwrperiode 2018-2019 ini, Petrokimia Gresik memperoleh Peringkat HIJAU bersama dengan 174 perusahaan dari 2.045 perusahaan yg dilakukan penilaian,” jelas Rahmad. Pengharagaan tersebut, lanjutnya, membuktikan bahwa pengelolaan lingkungan dan kegiatan produksi di Petrokimia Gresik sudah berjalan dengan baik dan efisien, serta perusahaan dapat memberikan manfaat terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar. Bagi Petrokimia Gresik, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan daya saing. Karena komitmen terhadap lingkungan sudah menjadi tuntutan seiring dengan semakin tingginya kepedulian pasar akan kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. “Kepedulian terhadap lingkungan adalah salah satu instrumen untuk mengantarkan Petrokimia Gresik menjadi market leader dan dominant player untuk mendukung sektor agroindustri,” tutup Rahmad. (an/har/nia/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
Anggota komisi III dan IV menggelar pertemuan dengan puluhan mahasiswa HMI Gresik.
sekali. Ditambahkan, dewan sudah melakukan langkah. Tiga kali pembahasan APBD untuk mendorong mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan di Kali Lamong. Tapi Pemkab Gresik tidak melakukan dengan berbagai argumentasi. “Yang dilakukan Pemkab Gresik setiap tahun hanya menormalisasi anak sungai Kali Lamong. Dan membuat pintu buka tutup anak Kali Lamong saja,” imbuhnya. Dikatakan, dewan tidak bisa bertindak jauh soal normalisasi Kali Lamong. Kendalanya adalah regulasi dan kebijakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik juga tidak mempunyai kewenangan. Meski demikian, karena lokasi Kali Lamong berada di Kota Pudak, maka Pemkab Gresik mempunyai tanggungjawab mengantisipasi terjadinya banjir. “Kalau soal pembebasan lahan memang menjadi tanggungjawan pemerintah ka-
bupaten gresik. Namun sampai sekarang belum ada solusi,” imbuh politisi Golkar tersebut. Sementara itu, Ketua Komisi IV Muhammad menambahkan, kalangan dewan sudah berkali-kali bertemu dengan pihak BBWS dan Kementerian yang membidangi. Namun, tapi tidak pernah ada tindaklanjut hingga sekarang. Pihaknya menyatakan, wilayah Balongpanggang- Benjeng dan Cerme akan terus terdampam banjir. Sebab, posisi gresik ini berada di wilayah hilir. Sehingga menjadi tempat kiriman air dari wilayah laur gresik. “Sikap dewan jelas. DPRD sudah menfasilitasi pertemuan dari beberapa pihak dari Provinsi hadir Wakil Gubernur, juga anggota dewan. Tujuannya mensiasati kondisi Kali Lamong. Artinya DPRD memperhatikan betul masalah ini, tinggal bagaimana pihak eksekutif,” pungkasnya. (adv/an/har/mik)
Polisi Amankan Penadah HP Mertua Sekda Lamongan, Memorandum Polres Lamongan menetapkan satu orang pelaku yang diduga sebagai penadah handphone (HP) milik korban Hj Rowani (68), ibu mertua Sekda Lamongan Yuhronur Efendi yang menjadi korban pembunuhan. Kapolres Lamongan AKBP Harun menjelaskan, jika pihaknya masih terus mengejar pelaku utama pembunuhan. “Kita sudah mengamankan satu orang tersangka, sebagai penadah handphone. Kami masih mengejar pelaku utama, mohon doanya,” kata Kapolres yang baru menjabat dua hari ini, Rabu (8/1). Namun, mantan penyidik KPK tersebut, masih enggan menggungkap identitas pelaku yang sudah diamankan. Bagi Harun, ditangkapnya penan-
Kapolres Lamongan AKBP Harun memberikan keterangan kepada wartawan.
dah HP milik korban menjadi petunjuk baru untuk bisa mengungkap pelaku utama yang sampai saat ini masih dalam
pengejaran. “Karena HP sudah ketemu. Polisi masih mengembangkan lebih lanjut lagi. Kita juga sudah
telusuri dari mana HP itu. Tunggu perkembangan lebih lanjut ya mas,” ujar mantan Kasubdit 2 Ditkrimsus Polda Metro Jaya ini. Seperti diketahui, ibu mertua Sekda Lamongan yang tinggal di Dusun Glogok Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng menjadi korban pembunuhan, Jumat (3/1) malam lalu. Penjaga rumah korban Salekan dan warga digemparkan dengan penemuan mayat korban, dalam kondisi bersimbah darah di musholla dalam rumah, ketika masih menggunakan mukenah. (al/har/mik)
Datangi Rumah Warga, Rutin Patroli Dialogis um Tuban, Memorandum ya Sebagai upaya mengantisipasi tin-dak kejahatan, Selasa (8/1) dini hari, Polsek Parengan ru-tin patroli malam. Patroli malam yang merupakan atensi Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono ini, untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman, kondusif. Patroli ini, khusus dilakukan di pemukiman penduduk dan tempat tempat yang dianggap rawan terjadinya aksi kejahatan. Langkah tersebut sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Di saat melaksanakan kegiatan patrol, anggota polsek juga menghampiri warga dan melakukan kegiatan dialogis dengan menyampaikan pe-
sansan-pesan kamtibmas. Kapolsek Parengan A AKP Mujito mengat takan, patroli dialog ini merupakan gis b bentuk perlindungan, pengayoman dan pelayanan* masyarakat. Sehingga masyarakat bisa merasakan dampak dari patroli dialogis tersebut. Patroli dialogis ini juga sebagai ajang untuk polisi bersilahturahmi dengan warga. Polisi juga mengimbau para warga desa untuk sama-sama menjaga kemanan supaya terciptanya desa yang bebas dari aksi kejahatan. “Dengan melakukan patroli ini, kami ingin membuat pelayanan terbaik ter hadap masyarakat, sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman,” ucapnya.
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi menerima penghargaan yang diserahkan Menteri LHK Republik Indonesia Siti Nurbaya Bakar di Jakarta.
Gresik, Memorandum Banjir akibat luapan Kali Lamong terus menjadi perhatian. Salah satunya dari kalangan mahasiswa. Rabu (8/1), puluhan mahasiswa mendatangi kantor DPRD Gresik mempertanyakan peran dewan mendorong pemkab menormalisasi Kali Lamong. Pasalnya, setiap tahun masyarakat terus menjadi korban. Para mahasiswa itu menaruh harapan besar pada wakil rakyat untuk terus mendorong eksekutif mengambil langkah menyangkut pembebasan lahan sekitar Kali Lamong. Mereka menyebut, rencana normalisasi Kali Lamong terkendala karena pembebasan lahan yang tak kunjung dilakukan oleh pemerintah. Oleh karena itu dewan mempunyai kebijakan menganggarkan anggaran untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Masalah ini sudah berkali-kali dibahas oleh Gubernur, namun kendalanya hanya pembebasan lahan. Nah, kami menaruh harapan bapak wakil rakyat mengambil langkah setelah adanya pertemuan ini,” ungkap Ketua HMI Gresik Umar Faruq, kemarin. Menaggapi hal itu, Ketua Komisi III Asroin menyampaikan, kalangan dewan sudah melakukan berbagai langkah. Berkali-kali melakukan pertemuan dengan pihak terkait. Mulai dari BBWS dan Kementerian yang membidangi. Namun, sampai sekarang belum ada progres sama
FOTO: MEMORANDUM/ALI
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
Dewan Dorong Pembebasan Lahan Sekitar Kali Lamong, Eksekutif Tak Bertindak
Anggota Polsek Parengan berdialog dengan warga.
Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menegaskan, ia menetapkan patroli dialogis sebagai program tetap Polres Tuban.
“Ini adalah bentuk tugas untuk seluruh jajaran sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” tegas Nanang. (top/har/mik)