XPANDER TERTABRAK KA BACA DI HALAMAN 2 memorandum.co.id
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
Mabuk, Jazz Tercebur Sungai Surabaya, Memorandum Honda Jazz tercebur ke Sungai Rungkut Alang Alang, Minggu (5/1) dini hari. Kendaraan warna putih L 1494 IC saat kejadian dikemudikan Benedict Felix Josman (27), warga Jalan Prapen Mas, tanpa penumpang. Bersambung ke halaman 7
Pengemudi Jazz mabuk hingga tidak bisa menguasai mobilnya dengan stabil. Saat di lokasi laju kendaraan mendadak oleng ke bahu jalan dan tercebur sungai. KOMPOL I GEDE SUARTIKA
KAPOLSEK RUNGKUT
GEREBEK GUDANG PRODUKSI CUKRIK BRONGGALAN SAWAH
DIJUAL DI WARUNG, DAN TOKO JAMU Kabur saat Dikeler, Ditembak Maling HP Diamuk Massa Warga Pacar Kembang Surabaya, Memorandum Nasib sial menimpa Nur Iwan (36), warga Jalan Simolawang II. Gegara tepergok mencuri HP di kos-kosan Jalan Pacar Kembang IV, pria ini ditinggal kabur dua rekannya. Bersambung ke halaman 7
Ayu Ting Ting
Kepedulian KETIKA alam murka apapun bisa terjadi. Salah satu contoh musibah banjir yang melanda sebagian tempat di Indonesia. Dari bencana tersebut semuanya terendam baik itu rumah si kaya atau tempat tinggal orang pinggiran. Bersambung ke halaman 7
+ Meng, pohon dan reklame tumbang plus listrik padam warnai hujan deras pertama di Surabaya. -
Sang alam membuktikan lebih berkuasa dari penguasa kota ini.
Si Mameng (Penyair kampung)
Pelaku awalnya tidak mengaku dan hanya dijebak rekannya. Setelah diinterogasi dia mengaku merupakan bagian dari komplotan pencurian HP tersebut.
Surabaya, Memorandum Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Tanjung Perak akan menghadirkan saksi Agus Setiawan Jong (ASJ), dalam sidang kasus jasmas pada Selasa (7/1) besok. Bersambung ke halaman 7
IPTU DANANG EKO ABRIANTO KANIT IDIK II SATRESKOBA POLRESTABES SURABAYA
Kardus berisi ratusan botol arak Jawa (cukrik) yang diamankan Anggota Unit II Satreskoba Polrestabes Surabaya
1
Nur Iwan
KRONOLOGI KEJADIAN
Ketiga pelaku masuk ke kamar kos Hamideh, lalu menjarah HP di meja. Saat akan kabur aksinya tepergok korban dan diteriaki maling.
Agus Setiawan Jong
3
2 Warga yang mengetahui pelaku
hendak kabur, lalu menendang motor sarananya hingga Iwan terjatuh dan dimassa. Sementara dua pelaku lainnya kabur.
Iwan kemudian dikeler untuk menunjukkan persembunyian rekannya ternyata nekat melarikan diri. Sehingga betis kirinya dijebol timah panas.
Ngantuk, Ertiga Tabrak Pohon
Hari Ini Polda Buka Posko Pengaduan Investasi Bodong
Surabaya, Memorandum Kecelakaan tunggal terjadi di depan Alfamart Jalan Banyuurip, Minggu (5/1) dini hari. Suzuki Ertiga yang dikemudikan Christoper Soegito (22), warga Jalan Donokerto VIII, menabrak pohon. Bersambung ke halaman 7
Surabaya, Memorandum Posko pengaduan kasus investasi ilegal Memiles resmi dibuka hari ini, Senin (6/1) di Sentra Pelayanan Kepolisian Bersambung ke halaman 7
Kondisi Ertiga yang dikemudikan Christoper setelah menabrak pohon di Jalan Banyuurip.
IPTU DIDIK ARIAWAN
KANITRESKRIM POLSEK TAMBAKSARI
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Dalam kegiatan pada Sabtu (4/1) malam itu, lima polisi berpakaian preman mengamankan ratusan botol miras oplosan yang siap edar. Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 21.30. Tidak mudah bagi pihak kepolisian menemukan gudang tersebut. Sejumlah Bersambung ke halaman 7
Kesaksian Agus SeƟawan Jong di Korupsi Jasmas
Berdasarkan informasi yang kami terima dalam menjalankan bisnis atau proses produksi miras, tempat ini digunakan mulai pukul 15:00 hingga menjelang isya.
Surabaya, Memorandum Anggota Unit II Satreskoba Polrestabes Surabaya menggerebek gudang produksi miras jenis arak Jawa (cukrik) di Jalan Bronggalan Sawah Gang V. FOTO: MEMORANDUM/DANNY
B
anjir sudah berlalu --mestinya. Yang belum adalah sentimen-sentimennya. Setiap kali ada masalah di Jakarta, gema pilpres mendengung lagi. Itu seperti luka yang belum sembuh tergores kembali. Masih juga belum bisa move on. Bahasa ejekannya saja yang berubah. Dari cebong dan kampret menjadi kutu babi dan kadal gurun. Bersih-bersih gorong-gorong bisa cepat dilakukan. Bersihbersih emosi sampai tujuh turunan --kelihatannya. Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Oleh: Dahlan Iskan
Petugas mengevakuasi mobil yang tercebur di Sungai Rungkut Alang Alang.
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA MENGALAHKAN SEGALANYA Έ1Ή
Kenal saat SMP lewat Sahabat Pena Majalah Remaja HAI Seorang lelaki paruh baya duduk sendirian di salah satu sudut Wana Wisata Air Panas Padusan, Pacet, Mojokerto. Di bawah pohon cemara. Bukan kursi biasa, melainkan kursi roda. Kakinya terjulur, tapi hanya sebatas lutut. Tidak lama kemudian datang perempuan paruh baya juga membawa secangkir kopi. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Pemandangan itu tampak biasa-biasa saja. Memorandum yang menggelar tikar untuk makan bersama keluarga tertarik kepada mereka pada kejadian selanjutnya. Si perempuan, sebut saja Tutik, mengajak bicara sang suami, sebut saja Waskito, dengan
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078
bahasa yang aneh. “Maa… aga… ama…” kata Tutik. Berat dan tersendat-sendat. Entah apa arti kata-kata itu. Memorandum hanya bisa menduga bahwa dia minta maaf karena agak lama. Memorandum menawari Bersambung ke halaman 7
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
Dendam Ilmiah
Akan Beber Peran Anggota Dewan
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokos Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Mesin Mati di Rel, Xpander Tertabrak KA Sidoarjo, Memorandum Mitsubishi Xpander hitam berpenumpang tujuh orang tertabrak kereta api (KA) di perlintasan Jalan Raya Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (5/1) sekitar pukul 12.00. Akibat kejadian itu, 1 orang tewas dan 6 luka-luka. Mobil W 1277 VF itu dikemudikan Hamsuh (49), warga Desa Putat, RT 10/RW 02. Sebelum kejadian, mobil meluncur dari Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, kemudian berbelok ke selatan menuju Porong. Mobil di-
hantam KA Mutiara Selatan jurusan Bandung-Malang yang tengah melaju cepat. Akibat kejadian itu, mobil tersebut terseret hingga 10 meter dan baru terhenti setelah mobil menabrak tiang pembatas rel KA. Akibat insiden
tersebut Hamsun meninggal dunia. Sementara, 6 orang di dalam mobil, yakni empat perempuan, satu balita dan seorang lelaki dewasa menderita luka ringan. “Waktu mobil itu melintasi rel, kami sudah mencoba meneriakinya dan kereta api juga sudah membunyikan klakson berkali-kali. Tapi sopirnya seolah tidak mendengar,” tutur Sukoto, salah satu saksi mata. Ia menjelaskan, insiden itu bermula saat mobil Mit-
subishi Xpander melaju dari arah timur ke barat, kemudian berbelok ke selatan menuju arah Porong. Dari keterangan beberapa saksi, mobil itu hendak menuju ke Pandaan, Pasuruan. Namun sesampai di lokasi, mesin mobil itu tiba-tiba mati. Hingga, sopirnya tak bisa memajukan maupun memundurkan kendaraan. Padahal dari utara tengah melaju cepat KA Mutiara Selatan jurusan Bandung-Malang. “Sehingga tidak terhindarkan
lagi, moncong KA itu menabrak mobil di depannya, hingga terseret beberapa meter dan baru terhenti setelah mobil itu menabrak pagar pembatas rel KA,” terangnya. Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistyo membenarkan peristiwa itu. Pihaknya juga langsung membawa korban ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong, untuk divisum serta, memeriksa saksi-saksi. “Dugaan sementara, sopir
Mobil Xpander hitam ringsek setelah tertabrak kereta api (KA) Mutiara Selatan di perlintasan Jalan Raya Tanggulangin.
HADIR LEBIH DEKAT, BERGERAK CEPAT, SIDOARJO MELESAT
#KELANADELTA Mas Kelana
Topi Kwalik mulai Bergerak
Kenalkan Cabup Kelana ke Masyarakat
FOTO: MEMORANDUM/LIK
Korcam Komunitas Topi Kwalik Tulangan, Gus Muin mulai turun ke masyarakat untuk memperkenalkan Mas Kelana Aprilianto SE sebagai Calon Bupati Sidoarjo.
Calon Bupati Sidoarjo Mas Kelana Aprilianto SE bersama ulama Tulangan, Gus Muin.
Sidoarjo, Memorandum Komunitas Topi Kwalik di bawah pimpinan H Dondik AS dan Sekjen Munalik tidak hanya bicara dalam mendukung Mas Kelana Aprilianto SE sebagai Calon Bupati Sidoarjo. Komunitas ini juga langsung bergerak ke bawah hingga akar rumput untuk memperkenalkan Mas Kelana. Minggu (5/1) pagi kemarin, Komunitas Topi Kwalik melalui koordinator kecamatan (Korcam) se-Kabupaten Sidoarjo turun ke kampung-kampung untuk memperkenalkan Mas Kelana sebagai Calon Bupati Sidoarjo. Korcam Topi Kwalik membagi-bagikan kalender 2020 bergambar Mas Kelana. Gambar calon bupati bernama lengkap H Kelana Aprilianto SE itu disebar ke masyarakat dalam bentuk kalender. Gerak cepat Komunitas Topi Kwalik dalam memperkenalkan jagonya dalam Pilkada Sidoarjo terlihat di Korcam Topi Kwalik Tulangan yang dipimpin Gus Muin. Gus Muin bersama Komunitas Topi Kwalik Tulangan turun ke desa-desa untuk membagikan kalender Mas Kelana kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan kepada mereka kalau Mas Kelana adalah Calon Bupati Sidoarjo. Ketua Umum Komunitas Topi Kwalik H Dondik AS didampingi Sekjen Munalik membenarkan kalau komunitasnya mulai bergerak untuk memperkenalkan Mas Kelana kepada masyarakat Kota Delta. Melalui korcam se-Kabupaten Sidoarjo pihaknya memang mulai menggerakkan anggota untuk turun ke tengah-tengah masyarakat. “Kami door to door ke masyarakat,” ujar Dondik dan Munalik kepada Memorandum. Mereka juga menyebutkan, door to door untuk memperkenalkan Mas Kelana tidak hanya digelar Minggu kemarin, tetapi akan terus dilakukan sampai menjelang pelaksanaan Pilkada Sidoarjo. “Kami juga melakukan cara lain untuk mensukseskan Mas Kelana menuju kursi W-1 (Bupati Sidoarjo),” jelasnya. Cara lain yang dimaksud di antaranya adalah mengawal Mas Kelana bertemu tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh organisasi massa. “Banyak yang kami lakukan untuk mensukseskan Mas Kelana menjadi Bupati Sidoarjo. Namun tidak perlu semuanya kami sebut di media massa. Ada yang tidak harus disampaikan kepada teman-teman wartawan,” tegas Dondik dan Munalik.(lik/jok/udi/adv)
FOTO: MEMORANDUM/SDM
1 Tewas dan 6 Luka
Polisi mengolah TKP.
Xpander kurang hati-hati saat melintasi rel KA yang tak berpalang pintu. Kami berharap, masyarakat lebih berhati-hati,
karena insiden seperti ini tidak hanya terjadi kali ini saja. Tapi sudah berkali-kali,” imbaunya.(sdm/som/lik/jok/udi)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
EKBIS & PENDIDIKAN
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 3
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Trafik Data XL Axiata di Jatim Naik 28 Persen Surabaya, Memorandum Trafik data PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) di wilayah Jawa Timur naik sebesar 28 persen selama libur akhir tahun dari 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 dibandingkan trafik di hari normal.
Pertamina Turunkan Harga BBM, Pertamax Jadi Rp 9.200/liter Jakarta, Memorandum PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, mulai Minggu (5/1) kemarin, pukul 00.00 waktu setempat. Penyesuaian harga tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan. Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman di Jakarta mengatakan, penyesuaian harga tersebut berlaku di seluruh Indonesia. “Penyesuaian harga BBM umum merupakan aksi korporasi yang mengacu pada ketentuan yang berlaku yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata Fajriyah seperti dirilis antara news.com, Minggu (5/1). Menurut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan memastikan pelayanan kepada masyarakat terus berjalan dengan baik, terutama pelanggan setia produk-produk unggulan Pertamina. Harga baru BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda-beda karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah. Pertamax mengalami penyesuaian dari harga semula Rp 9.850 menjadi Rp 9.200 per liter. Pertamax Turbo mengalami penyesuaian dari harga semula Rp11.200 menjadi Rp 9.900 per liter. Pertamina Dex mengalami penyesuaian dari harga semula Rp 11.700 menjadi Rp 10.200 per liter. Dexlite mengalami penyesuaian dari harga semula Rp 10.200 menjadi Rp 9.500 per liter. Dengan adanya penyesuaian harga ini, diharapkan dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan setia produk Pertamina. (*/day/lis)
Group Head XL Axiata East Region Bambang Parikesit mengatakan, kenaikan trafik didominasi layanan data game daring/online diikuti oleh web browsing serta instant messaging. “Area Jawa Timur kini semakin mudah dijangkau dari mana saja berkat keberadaan jalan tol Trans Jawa. Karena itu tidak mengherankan jika masa liburan panjang seperti kemarin banyak masyarakat luar yang masuk Jawa Timur untuk berlibur, berwisata, maupun pulang kampung,” kata Bambang dalam keterangan persnya. Ia mengatakan, beberapa area yang menjadi tujuan favorit wisata masyarakat juga mengalami kenaikan trafik data cukup tinggi, seperti Banyuwangi meningkat sekitar 24 persen, Malang dan Batu naik 26 persen khususnya di area Jatim Park 2 yang meningkat sebesar 115 persen, Surabaya
naik 2 persen, dan Madura naik 5 persen. Bambang mengatakan, pihaknya juga secara khusus menyiapkan jaringan yang memadai untuk area yang menjadi lokasi keramaian, seperti di tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal bus, bandara serta stasiun KA dan sepanjang jalur Tol Trans Jawa. Ia mengakui, kenaikan trafik juga terjadi di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). “Khusus Bali saja yang menjadi tujuan wisata sangat popular, kenaikan trafik data mencapai 20 persen dibanding hari biasa. Wilayah NTB naik 18 persen dan NTT naik 26 persen,” kata dia. Untuk Lombok NTB dan beberapa area di Flores dan Sumba (NTT), kata dia, juga naik karena menjadi tujuan favorit liburan baik oleh wisatawan lokal maupun internasional. Sementara itu, untuk nasional
Petugas melakukan perawatan BTS di Pelabuhan Ketapang.
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
XL Axiata juga mengalami lonjakan trafik data, dan tercatat mencapai sekitar 14 persen dibandingkan trafik di hari normal. Data dari customer experience and service operation center (CE&SOC) XL Axiata yang berada di kantor pusat XL Axiata mencatat, kenaikan trafik kali juga didominasi layanan data berbasis games 25 persen, diikuti oleh instant messaging sebesar 16 persen dan web browsing 12 persen.
Tiga area yang mengalami kenaikan trafik tertinggi secara nasional masing-masing Kabupaten Malang sebesar 26 persen, Kabupaten Cianjur 26 persen, serta dan Kabupaten Banyuwangi 25 persen. Sementara itu, XL Axiata mengklaim memiliki pelanggan sebanyak 55,5 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 129.261 BTS termasuk lebih dari 53.000 BTS 3G dan lebih dari 39.000 BTS 4G. (day/lis)
Belajar itu Menyenangkan Lamongan, Memorandum Pelajar SMPN 1 Lamongan kini sudah mengadopsi pembelajaran dengan metode kelas digital. Belajar kini semakin menyenangkan, tidak terbatas ruang tertutup dalam kelas. Ini seiring diluncurkannya kelas digital di Lamongan oleh Bupati Fadeli di SMPN 1 Lamongan, Minggu (5/1). Kelas digital di SMPN 1 Lamongan ini akan mengawali, dari pembukaan kelas digital di berbagai sekolah lainnya di Lamongan. Sebanyak 10 kelas, seperti disampaikan Kepala SMPN 1 Lamongan Khoirul Anam, sudah siap menjadi kelas digital. Yakni sebanyak 5 kelas di kelas 7 dan 5 kelas di kelas 8. “Belajar kini tidak harus di kelas. Belajar kini menyenang-
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Petugas SPBU melayani pembeli Pertamax Turbo.
Bupati Fadeli melihat proses belajar kelas digital di taman sekolah.
kan. Bisa di out door, di taman, gazebo, maupun di kantin, “ ujar Khoirul Anam. Anam meyakini, dengan konsep belajar yang menyenangkan, akan mampu
Jadi Destinasi Wisata Kota Delta Sidoarjo, Memorandum doarjo,” tand tandas dia. lerr yang Lebih Kegiatan Gowes Spektakuler Lebih-lebih, Bupati Sidoarjo H Saiful o dan akan digelar Pemkab Sidoarjo Ilah SH MHum dan jajaran ForkopimranS Surat Kabar Harian (SKH) Memoranda Sidoarjo, konon akan bersepeng, da bareng dengan masyarakat. dum pada 26 Januari mendatang, si M bisa menjadi salah satu destinasi Menurut dia, hal itu menjadi daya ttarik tersendiri bagi warga yang wisata yang cukup menarik dii Sidoarjo. Hal itu disampaikan M mengikutinya. Al Irsyad SAP SH MH, dari Kan“Saya sendiri, insya Allah tor Pengacara Irsyad Center. akan ikut dalam kegiatan itu. “Jika digarap dengan seriTidak tahu, berapa orang warga us, kegiatan Gowes Spektakuler Janti yang nanti akan ikut. Tapi itu akan menjadi salah satu yang jelas, saya ikut karena destinasi wisata yang cukup saya adalah warga Sidoarjo, menarik di Sidoarjo,” tukas dia. sehingga saya merasa, saya Ma n t a n Ke p a l a D e s a wajib ikut meramaikan Hari Jadi K (Kades) Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo,” tukas lelaki b itu pun melanjutkan, dirinya san-berambut gondrong itu. ar. gat yakin, jika prediksi itu benar. Apalagi, lanjut tokoh yang M Al Irsyad SAP SH MH nya mas Sebab, kegiatan tersebut tentunya masih betah melajang itu, hadiah mantan Kades Janti, kat Siyang d akan menyedot animo masyarakat disediakan panitia menurutnya Kecamatan Waru. sangat m doarjo dan sekitarnya. Terlebih, selama menggiurkan. Yakni, satu unit a hanyalah mobil Suzu ini destinasi wisata di Kota Delta Suzuki Karimun dan puluhan hadiah an wisata lum menarik lainny kerajinan kulit Tanggulangin dan lumlainnya. FOTO: MEMORANDUM/SDM pur Lapindo, sebagai wisata edukasi. “Kalaupun tidak dapat hadiah utama yang berupa “Tapi kalau Gowes Spektakuler nanti berjalan sukses mobil, hadiah-hadiah hiburan lainnya juga cukup mengdan berhasil menyedot animo masyarakat Sidoarjo dan giurkan. Ini juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi sekitarnya, tentu akan menjadi objek wisata baru di Si- pesertanya,” pungkas dia. (sdm/jok/fer)
Gowes Spektakuler Layak Jadi Agenda Tahunan jaran Forum K Sidoarjo, Memorandum Komunikasi Pimpinan Daerah ian Warih (Forkopim Cerdas. Itu adalah penilaian (Forkopimda) Sidoarjo. Rencananya, tai Golpara pej Andono SH, Ketua DPD Partai pejabat Sidoarjo itu akan ngonthel gagas baren kar Sidoarjo terhadap penggagas bareng warga Sidoarjo. bab ““Saya tidak bisa membayangacara Gowes Spektakuler. Sebab ng ka ia berpendapat, kegiatan yang kan, warga Sidoarjo ngonhel di ba digelar dalam rangka Hari Jadi bareng bupati, Pak Kapolresta, u d Kabupaten Sidoarjo ke-161 itu dan Pak Kajari (Kepala Kejakdan menggandeng Surat Kabar saan Negeri). Suasananya pasti Harian (SKH) Memorandum akan meriah sekali. Harmoni akan banyak menyedot animo seperti ini harus dipertahwarga Sidoarjo. Sehingga, bisa ankan agar menjadi tradisi, dijadikan agenda tahunan. bahwa tidak ada jarak antara “Selama ini, Hari Jadi Karakyat dan para pejabatnya,” bupaten Sidoarjo acara yang tandas dia. digelar untuk memperingatUntuk itu, uangkap Warinya ya hanya begitu-begitu ih, dirinya akan menginsaja. Baru tahun ini ada acara struksikan agar para kader P semacam Gowes Spektakulerr Partai Golkar yang tinggal di eSi ini. Kalau berjalan sukses, keSidoarjo dan sekitarnya, untuk mo iku giatan itu akan menyedot animo ikut acara tersebut. Mereka diKetua DPD Golkar Sidoarjo ekiwajib banyak warga Sidoarjo dan sekiwajibkan untuk memakai atribut Warih Andono SH gusulPartai Golkar di acara yang digelar tarnya, bahkan saya akan mengusullah satu pada 26 JJanuari nanti. kan agar acara itu menjadi salah “Ya, me agenda tahunan. Cukup cerdas, pihak yang meski yang ikut jumlahnya tidak k t i K i i FOTO: MEMORANDUM/SDM b k ttapii paling l menggagas acara ini,” tukas Sekretaris Komisi banyak, tidak, Partai Golkar Sidoarjo A DPRD Sidoarjo tersebut, Minggu (5/1). ikut andil dalam acara itu. Sekaligus ini untuk menunjukApalagi, lanjut Warih, kegiatan itu akan diikuti kan bahwa kader Partai Golkar sangat peduli dengan Hari Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum beserta ja- Jadi kotanya,” pungkas Warih. (sdm/jok/fer)
memacu rasa ingin tahu siswa. Juga untuk meningkatkan kompetensi 4K, berfikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Sebanyak 382 unit tablet batuan dari Kemendikbud sudah
disiapkan SMPN 1 Lamongan untuk penunjang pembelajaran kelas digital. Sementara Bupati Fadeli memberi apresiasi, atas inisiatif SMPN 1 dan Dinas Pendidikan Lamongan untuk menindaklanjuti program kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, merdeka belajar. “Kita punya Mendikbud yang milenial, dengan program merdeka belajar. Dan hari ini implementasinya sudah ditunjukkan lebih dulu oleh Kabupaten Lamongan, “ kata Fadeli. Dia berharap, terkait implementasi Kelas Digital di Lamongan, agar tidak hanya siswanya yang melek teknologi. Tapi juga pendidik agar di-upgrade pengetahuannya. SMPN 1 Lamongan me-
manfaatkan google classroom, google exam, dan laboratorium virtual untuk penunjang Kelas Digital ini. Usai meluncurkan kelas digital, bupati meninjau pembelajaran siswa SMPN 1 Lamongan di taman. Saat itu sedang berlangsung proses pembelajaran bahasa Indonesia materi teks ulasan kelas 8-F oleh Rininta Melati. Meski bisa belajar dimana saja, Rininta menjelaskan pembelajaran tetap diberi batas waktu, sebagaimana di ruang kelas. Materi ajarnya saat itu berlangsung 40 menit yang diakhiri dengan pemberian soal melalui gadget. Siswa juga bisa bertanya jawab melalui gadget, selama proses pembelajaran berlangsung. (*/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
AREMA
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 3
KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
Sepanjang 2019, Polres Malang Tekan Tindak Kejahatan Wali Kota Malang Sutiaji melakukan sidak ke kantor di lingkungan Pemkot Malang untuk program Gerbu.
Wali Kota Gebrak Program Gerbu Malang, Memorandum Wali Kota Malang Sutiaji mengimbau kepada ASN (aparatur sipil negara) di lingkungan Pemkot Malang untuk mendukung program Gerbu (Gerakan Seribu Rupiah) dengan cara menyisihkan sebagian rejeki untuk membantu sesama. Ajakan ini digaungkan ketika melakukan sidak di beberapa perkantongan di lingkungan Pemkot Malang. “Saya yakinkan tidak akan rugi dan tidak memberatkan. Shodaqoh itu akan dapat menolak bala,” kata Wali Kota Malang Sutiaji saat melakukan monitoring awal kerja tahun 2020 di perkantoran terpadu Kota Malang. Diharapkan program Gerbu ini mampu mengedukasi dan menggerakkan secara masif pada ASN Pemkot Malang untuk memiliki rasa persaudaraan dan kebersamaan untuk meringankan beban bagi yang membutuhkan. Diyakini bahwa Gerbu ini akan menjadi energi positif dan besar untuk solusi berbagai permasalahan sosial. “Ada potensi minimal terhimpun sebesar Rp 2,7 Milyar per tahun dari sejumlah sekitar 7.500 ASN se Kota Malang. Itu kalau seribu rupiah, karena saya percaya pasti nanti ada yang lebih dari seribu rupiah,” urainya. Angka tersebut tentunya akan semakin banyak apabila juga diikuti oleh yang non ASN serta di lingkungan pendidikan yang jumlahnya cukup banyak. “Bagaimana Gerbu ini menjadi habit budaya dan nilai yang mengakar serta membiasa. Untuk itu saya sempatkan untuk secara langsung saya ajak para ASN,” ujar Sutiaji. Dana yang terkumpul tersebut selanjutnya dapat disetorkan atau diambil secara berkala oleh Baznas Kota Malang yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhkan kemanusiaan membantu sesama yang membutuhkan. (*/ari/sr)
Malang, Memorandum Selama tahun 2019, jajaran Polres Malang menunjukkan prestasi gemilang. Bukan hanya mampu menyelesaikan perkara, namun juga dapat menekan tindak kejahatan yang mengganggu kenyamanan warga Kabupaten Malang. Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK MSi menyampaikan kinerja Polres Malang sesuai dengan tujuh program prioritas Kapolri yaitu Penguatan Polri yang Promoter Menuju Indonesia Maju. Selaras dengan program prioritas Kapolri tersebut Polres Malang telah menelurkan program 77 Unggul Kapolres Malang yang terdiri dari 49 bidang operasional dan 28 bidang pembinaan. “Ini untuk mewujudkan situasi kamtibmas Kabupaten Malang yang kondusif,” kata Kapolres Malang. Berdasarkan data anev gangguan kamtibmas, bila dibandingkan tahun sebelumnya, di tahun 2019 ini menunjukkan prestasi yang membanggakan. Tahun 2018, crime total mencapai 3.093 sedangkan tahun 2019 turun menajdi 2.864 kasus. “ada penurunan sekitar 7 persen atau
229 kasus,” terangnya. Sedangkan untuk crime clearance, tahun 2018 sebanyak 1.917 kasus dan tahun 2019 sebanyak 2.185 kasus. Ada kenaikan kasus sebanyak 268 kasus atau sekitar 14 persen. Ini menunjukkan penanganan kasus yang dilakukan lebih banyak. Wilayah Kabupaten Malang yang cukup luas memiliki kerawanan tindak kejahatan 3C, yaitu curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan) dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Tahun 2018, kasus curas yang dilaporkan sebanyak 37 kasus dan yang selesai sejumlah 15 kasus. Sedangkan tahun 2019, kasus curas yang dilaporkan 12 kasus dan yang selesai sejumlah 7 kasus. Angka ini menunjukkan untuk kejadian mengalami
Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung saat pengungkapan kasus.
penurunan hingga 25 kasus, untuk juga menurun sejumlah 8 kasus. Tindak kejahatan curat yang tahun 2018 cukup mendominasi, pada 2019 mengalami penurunan yang cukup banyak, hingga 63 kasus. 2018, kasus curat yang terajdi mencapai 421 kasus dan yang dituntaskan sebanyak 163 kasus. Berbeda
dengan tahun 2019, kasus curat menurun di angka 358 kejadian dan yang dapat diselesaikan sebanyak 165 kasus. Selain angka curat dapat ditekan juga penyelesaian kasus mengalami kenaikan hingga 8 persen atau 12 kasus. Bukan hanya curat yang dapat ditekan, tindak kejahatan curanmor juga mengalami
penurunan. Tahun 2019 terjadi 361 kejadian dan tahun 2019 terjadi 343 kejadian. Ada penurunan kejadian hingga 18 kasus atau 8 persen. Begitu pula dengan penyelesaian kasus mengalami kenaikan, 2018 menyelesaikan 51 kasus dan 2019 menuntaskan 57 kasus. Ada kenaikan penyelesaian kasus hingga 6 kasus atau 12 persen. (*/ari/sr)
Dewan Minta RSUD Kota Malang Berbenah Malang, Memorandum Hingga kini RSUD Kota Malang masih bertahan sebagai rumah sakit tipe D. Kondisi itu memantik kritikan DPRD Kota Malang. Mereka meminta ujung tombak kesehatan di kota tersebut berbenah. Karena jika tidak, maka dapat dipastikan layanan dan fasilitas yang diberikan kepada masyarakat selama ini ma-
sih dengan standar yang sama. Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Rokhmad menyampaikan, dari beberapa upaya tinjauan ke lapangan yang dilakukan, dia menilai RSUD Kota Malang membutuhkan beberapa fasilitas baru. Terutama dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). “Terutama tenaga medis seperti dokter
spesialis yang menurut informasi manajemen RSUD memang masih kurang,” katanya pada wartawan seperti dikutip dari malangtimes. Dia menyampaikan, selama ini ada beberapa dokter spesialis yang jumlahnya tak ideal dan tak memenuhi kebutuhan. Satu di antaranya dokter spesaialis operasi ceasar. Sehibgga dia
mendorong agar ada upaya untuk meningkatkan SDM yang ada. “Kami akan terus kawal setiap layanan yang ada agar terus ditingkatkan,” urai politisi PKS itu. Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani menambahkan, manajeman RSUD Kota Malang perlu dilakukan
pembenahan. Hal itu juga masih berkaitan dengan sumber daya manusianya. Karena sejauh ini, proporsi tenaga RSUD sebagian besar masih pegawai swasta, yaitu sekitar 180 orang. Sedangkan pegawai negeri hanya 90 orang saja. “Dan gaji dokternya masih di bawah rata-rata. Saya rasa ini perlu diperhatikan,” terang dia.(*/sr)
SEPUTAR JATIM Pembalap Liar Dihukum Dorong Motor dan Ditilang Blitar, Memorandum Sebanyak 35 roda dua terciduk saat melakukan aksi balap liar di Kota Blitar. Sebagai hukumannya, selain ditilang, para bikers tersebut disuruh mendorong motornya menuju Mapolresta Blitar. Mereka terciduk di depan Taman Makam Pahlawan Raden Wijaya, di Jalan Sudanco Supriyadi. Polisi yang muncul tiba-tiba membuat para pebalap liar tak bisa lari menghindar. Patroli skala besar bersama piket gabungan polsekpolsek ini dipimpin Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela. Sebagaimana dilansir detik.com, patroli dilaksanakan Minggu (5/1) dini hari. Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengtakan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat ada balapan liar. “Untuk memberikan pembelajaran kepada pelanggar balapan liar, selain diberikan sanksi tilang, juga diberikan tindakan mendorong kendaraan menuju Polres Blitar Kota,” kata Leo dikonfirmasi detikcom, Minggu (5/1). Barang bukti yang ditilang diamankan di Polres Blitar Kota. Total sebanyak 35 motor yang diamankan. Rupanya, selain melalukan aksi balap liar, petugas juga menemukan banyak bikers yang tidak membawa surat izin mengemudi (SIM). “Semua motor ditahan dan ditilang. Karena pelanggar hampir semua gak bawa surat-surat dan tidak ada SIM,” imbuh Leo. Menurut Leo, patroli dalam skala besar akan kontinyu dilakukan. Upaya penertiban ini untuk mencegah laka lantas yang terjadi di wilayah hukum Blitar Kota. “Kami berharap kehadiran Polri dapat dirasakan oleh masyarakat kota Blitar. Dan situasi kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Blitar,” pungkas Leo. (*/udi)
Usai Hajar Pelajar, Preman Bakar Motor Korban Ponorogo, Memorandum Seorang pelajar di Ponorogo babak belur dihajar tiga orang yang sedang mabuk. Motor korban juga dibakar. Pelajar itu adalah Basam Amrulloh (16), warga Desa/ Kecamatan Sooko. Basam mengalami luka di bagian muka, dan lebam bekas dipukul. “Pelaku ada tiga orang. Inisialnya YA (19), LM (19), dan PB (17),” kata Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto sebagaimana dilansir detik.com, Minggu (5/1). Arief mengatakan kejadian ini berawal pada Kamis (2/1) sekitar pukul 23.45. Korban bersama dua orang rekannya saat berada di warung Desa/ Kecamatan Pulung, didatangi dua orang pelaku, YA dan LM. “Tanpa alasan yang jelas karena mabuk, keduanya memukuli korban. Sedangkan dua rekan korban berhasil kabur,” ujar Arief. Kedua pelaku, lanjut Arief, dalam kondisi mabuk. Pelaku secara membabi buta menyerang korban. Setelah melakukan aksi premanisme kedua pelaku ka-
bur. Korban lantas meminta tolong kepada orang tuanya untuk dijemput. “Nah saat dijemput itu, motor korban tertinggal,” imbuh Arief. Kemudian Jumat (5/1), Honda Kharisma Nopol L 2629 CU milik korban akan diambil. Namun motor itu ternyata sudah dibakar oleh pelaku. “Waktu pengeroyokan ada dua orang pelaku, saat pembakaran tambah satu orang pelaku,” papar Arief. Pada Sabtu (6/1) ketiga pelaku diciduk untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Salah satu pelaku juga merupakan residivis. Namun salah satu pelaku yang merupakan pelajar hanya dikenai wajib lapor. “Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka, pasal yang dikenakan pasal 170 (2) ke 1e KUHP jo pasal 80 (2) UU No.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,” pungkas Arief. (*/udi)
Polisi menunjukkan motor korban yang dibakar preman.
Dendam Ilmiah Ya sudah. Nikmati saja. Itulah kita. Dendam adalah kita. Bully adalah kita. Kita adalah dendam. Kita adalah bully. Saya masih bersyukur. Tidak ada yang menyalahkan alam. Tidak ada yang menghujat Tuhan. Ilmu pengetahuan juga harus mengalah. Tidak ada yang mempersoalkan mengapa tidak ada warning. Semua sibuk liburan. Sibuk tahun baru. Tidak hanya Carlos Ghosn yang memanfaatkan kelengahan akibat keasyikan pesta liburan. Curah hujan pun tumpah di saat orang asyik bertutup tahun. Tapi apa yang terjadi seandainya lembaga peramal cuaca turun tangan? Dengan memberi warning habis-habisan bakal turun hujan yang berlebihan? Bahkan yang terbesar dalam 100 tahun?
Sambungan dari halaman 1 Jangan-jangan kita juga tidak peduli. Kita bukanlah ilmu. Ilmu bukanlah kita. Filsafat negara kita tidak menempatkan ilmu sebagai salah satu silanya. Tidak usah gundah. Filsafat komunis juga tidak menempatkan ilmu dalam doktrinnya. Setidaknya dulu. Ketika komunis dilahirkan. Ketika komunisme masih asli. Masih hanya menjadi alat perjuangan kaum buruh. Untuk melawan kapitalis. Tapi ketika komunis masuk ke Tiongkok harus realistis. Tidak banyak buruh di sana. Yang banyak adalah petani miskin. Maka komunisme pun berubah. Menjadi alat perjuangan tani. Dari komunis satu kaki (buruh) menjadi
komunis dua kaki --buruh dan tani. Itu di zaman Mao Zedong. Yang komunisme --meski sudah dua kaki-- tetap tidak bisa menyejahterakan rakyat. Maka komunisme pun dibuatkan satu kaki lagi. Di zaman Deng Xiaoping - pengganti Mao. Menjadi komunisme tiga kaki: buruh-tani-pengusaha. Masuknya pengusaha ke dalam komunisme diresmikan di zaman pengganti Deng Xiaoping: Jiang Zeming. Dilihat dari azas dasar komunisme, komunis Tiongkok yang seperti itu bukan komunis sama sekali. Coba simak. Komunis adalah alat kaum proletar untuk melawan kapitalis. Tapi di Tiongkok prinsip itu dihancurkan. Justru si kapitalis dimasukkan seka-
lian ke dalam komunisme. Opo tumon! Dan itu pun belum cukup. Memang Tiongkok cepat maju. Bisa menjadi negara nomer 2 di dunia. Tapi merasa masih punya kekurangan. Tiongkok harus maju lagi. Ingin menjadi nomor satu, mengalahkan Amerika. Komunisme tiga kaki dianggap kurang kuat. Ibarat meja, kakinya harus empat --kalau ingin kokoh. Maka dicarilah kaki keempat itu. Ketemu: ilmu pengetahuan. Sesuatu yang tidak ilmiah dianggap tidak sesuai dengan prinsip komunisme. Itulah komunis empat kaki: buruh-tani-pengusaha dan ilmuwan. Teknologi harus maju. Kalau ingin menjadi nomor satu.
Dalam hal cuaca targetnya bukan saja mampu meramalkan cuaca --tapi sampai ke mengubah cuaca. Ilmuwan harus bisa membantu petani --tidak hanya sampai ke soal perkiraan cuaca. Apakah berarti tidak ada lagi banjir di Tiongkok? Sayangnya: masih ada. Terutama di bulan Juli dan Agustus. Tapi dampak banjir di sana kian bisa dikurangi. Tentu kita juga perlu minta bantuan ilmuwan --meski kita bukan komunis empat kaki. Tahap pertama ilmuwan yang bisa membuat peta. Peta banjir. Yang bisa di akses di HP masing-masing. Setidaknya penduduk bisa tahu: kawasan perumahan mereka termasuk yang mana.
Kan ada kawasan yang banjir ketika hujan deras berlangsung 3 jam. Itu kelurahan mana saja. RT berapa saja. Warnanya kuning tua. Ada kawasan yang baru banjir kalau hujan derasnya 4 jam. Diberi warna merah muda. Dan seterusnya. Merah tua dan merah kehitaman. Semua orang pun bisa tahu rumahnya di kawasan warna apa. Masing-masing bisa berpikir sendiri apa yang harus dilakukan --kalau hujan deras sudah berlangsung empat jam. Mungkin tidak harus seperti itu. Ilmuwan bisa menemukan cara yang lebih baik. Kita memang antikomunis. Mestinya kita bisa lebih baik dari komunis. Dendam itu tidak ilmiah sama sekali.(*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TULUNGAGUNG
SENIN LEGI 6 JANUARI 2020 HALAMAN 5
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
Warga Tulungagung Jadi Korban Banjir Jakarta
Selamatkan Mata Air dan Satwa
Kapolres dan Puluhan Komunitas Tanam Ribuan Pohon membatasi jumlah pohon yang ditanam. Sebab, pihaknya tidak hanya mengedepankan menanam pohon, tetapi juga perawatannya. “Sebenarnya sudah ada 8.000 pohon yang disumbang banyak pihak, tapi kita memang membatasinya agar mudah proses perawatannya,”ungkap Abdul. Pemuda yang aktif sebagai sekretaris Argo Pathuk Candi Dadi ini menjelaskan, kegiatan tandur bareng ini sudah dilakukan sejak 2016 silam. Namun, baru kali ini didukung dan didatangi langsung Kapolres Tulungagung. Pihaknya menambahkan, ke depan harapannya untuk menyelamatkan mata air dan satwa di perbukitan Candi Dadi bisa terwujud,sehingga hutan di lokasi ini bisa hijau kembali. “Sampai sekarang ada delapan mata air yang ada di perbukitan ini.Ada dua yang sangat membantu masyarakat di dua desa, yakni Desa Junjung dan Wajak Kidul. Makanya, kita berupaya untuk terus menyelamatkan mata air dan hewan yang ada di sini,” pungkas dia.(fir/mad/dhi)
Tulungagung,Memorandum Banjir yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada pergantian tahun 2020, tidak hanya menyisakan duka bagi warga ibu kota. Tapi juga ada warga Tulungagung ikut menjadi korban.
AKBP Eva Guna Pandia tanam pohon bersama masyarakat
Berdasarkan data pihak kepolisian, satu warga Tulungagung yang ditemukan meninggal akibat banjir di Jakarta adalah Koiru Subektiono (27), warga Desa Wateskroyo, Kecamatan Besuki. Kapolsek Besuki AKP Sumaji menjelaskan, satu warga yang ditemukan meninggal akibat banjir Jakarta merupakan warga Wateskroyo. Sumaji sudah memerintahkan bhabinkamtibmas untuk menelusuri keluarga korban, guna menyampaikan kabar tersebut. “Memang benar warga Kecamatan Besuki, bhabinkamtibmas dan anggota juga sudah ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa,”ujar dia, Minggu (5/1). Sumaji belum mendapatkan informasi pasti, di wilayah Jakarta bagian mana korban ditemukan. Namun yang jelas, saat ditemukan kondisi korban sudah meninggal dunia dan terdeteksi dari KTP di dompet korban. “Kalau itu kita belum dapat informasi, mengingat kejadian kan di sana. Jadi, yang lebih tahu pihak yang berwajib di sana maupun pihak yang terkait lainnya. Kalau saya hanya memastikan itu memang warga Besuki,” ungkap dia. Menurut keterangan sejumlah keluarga di Tulungagung, korban berangkat ke Jakarta sejak empat bulan lalu. Selebihnya Sumaji tidak bisa menyebutkan dengan detail. Sebab pihak keluarga masih sibuk berkoordinasi untuk proses pemulangan jenazahnya. Mengenai prediksi kepulangan jenazah korban, Sumaji mengaku masih berkoordinasi dengan banyak pihak, sehingga belum tahu kapan jadwal pastinya. “Kalau kepulangannya ya masih lama, ada prosesnya dan perlu koordinasi dengan banyak pihak-pihak,” pungkas Sumaji. (fir/mad/dhi)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
pohon di perbukitan seperti ini sangat bermanfaat bagi banyak orang. Karena akan menjaga mata air saat musim kemarau dan bisa menjadi penahan longsor saat musim hujan. “Kita tahu sendiri, kemarin musim kemarau sangat panjang, jika tidak ada penyelamatan sumber mata air maka masyarakat sendiri yang rugi. Begitu juga saat hujan, jika tidak ada yang menahan, bisa longsor tanahnya. Makanya, kegiatan ini sangat penting,”ungkap Pandia. Dia berharap semua yang terlibat dalam agenda ini bisa memahami arti menanam pohon bagi kehidupan.Sebab, menurut dia, tidak dalam waktu dekat ini manfaat pohon bisa langsung dirasakan, namun lima atau 10 tahun ke depan baru terasa manfaatnya.“Harapannya kita masih bisa mewariskan hal-hal baik untuk anak cucu, 15 atau 20 tahun ke depan baru bisa dirasakan,” tutur dia. Sementara Ketua Pelaksana Tandur Bareng, Abdul Mukosis mengatakan, sengaja
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Bertempat di lereng perbukitan masuk Desa Junjung, Kecamatan Boyolangu, Minggu (5/1) pagi, ratusan masyarakat dari berbagai komunitas menanam pohon.Tak tanggung-tanggung, 2.500 pohon buah sumbangan Pemkab Tulungagung,perusahaan swasta, dan pecinta lingkungan, ditanam di lereng perbukitan tersebut. Kegiatan ini mendapat respons positif dari Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia. Bahkan, secara simbolis Pandia turut menanam pohon sawo di sekitar lokasi. Harapannya, selain bisa menjaga mata air dan satwa, pohon sawo juga bisa dinikmati buahnya. “Ini pohon sawo. Filosofinya sawo itu manis. Semoga nanti ketika berbuah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar dia. Pandia mengatakan, semangat pemuda dan pemerhati lingkungan di Tulungagung yang sudah menggelar agenda serupa sejak 2016 harus didukung. Sebab,keberadaan
KTP korban banjir Jakarta.
SEPUTAR JATIM
Buronan Penggelapan Truk Gandeng Diringkus Situbondo, Memorandum Seorang buronan kasus penggelapan truk gandeng, SH (45), dibekuk tim Satreskrim Polres Situbondo. Diskusi Lakpesdam NU Bondowoso dengan tema NU dalam Pusaran Politik dan Kemiskinan.
Lakpesdam PCNU Desak Pemkab Turunkan Angka Kemiskinan Bondowoso, Memorandum Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia PCNU Bondowoso (Lakpesdam PCNU Bondowoso), menyebutkan bahwa Bondowoso merupakan salah satu kabupaten terbaik dalam penurunan angka kemiskinan. Mifathul Huda, Ketua Lakpesdam PCNU Bondowoso mengatakan, bahwa penurunan yang signifikan ini dibuktikan dengan dicabutnya kabupaten Bondowoso sebagai daerah tertinggal. Namun demikian, kata dia, jika mengutip dari data Badan Pusat Statistik (BPS), masih ada 13 persen masyarakat yang masih miskin di Bondowoso. “Harapan kita pemerintah daerah fokus pada angka 13 persen, ini untuk mengentaskan mereka menjadi tidak miskin,” harap dia. Pihaknya pun menyarankan, agar pemerintah fokus dan dapat melakukan stabilitas politik. Sehingga tidak mengganggu pada kerja-kerja penanggulangan kemiskinan. “Ujungnya tren penurunan angka kemiskinan di Bondowoso stabil,” papar dia, dalam acara halaqoh yang diselenggarakan oleh Lakpesdam NU Bondowoso dengan tema “NU dalam Pusaran Politik dan Kemiskinan” di Orilla Resto and Cafe, Sabtu (4/1). Adapun dalam kegiatan Halaqoh tersebut, lanjut dia, telah menghasilkan rekomendasi tunggal. Yakni perlunya pemerintah meneruskan kebijakan baik dari pemerintah sebelumnya. Utamanya kebijakan dalam menurunkan angka kemiskinan secara signifikan. “Tak kalah penting juga perlu memproduksi kebijakan baru yang lebih baik, sehingga mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan dan memperbaiki kemakmuran rakyat,” sarannya. Menurut dia,rekomendasi tersebut rencananya akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah secara tertulis. Tampak hadir sebagai narasumber dalam acara yang digelar Lakpesdam PCNU tersebut yakni Kepala BPS Bondowodo Hartono, dan Dr Bahar Dosen UIN Surabaya. Selain itu juga turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Pengurus NU, Banom, Lembaga dan Lajnah NU Bondowoso. (*/dhi)
Kasubbag Humas Polres Situbondo Iptu Nuri mengatakan, pelaku penggelapan truk gandeng Hino nopol P 8916 UE itu ditangkap Sabtu (4/1) oleh tim Resmob Satreskrim di rumahnya, di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Kasus itu bermula saat korban melaporkan kejadian tersebut kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, 18 November 2019. Saat itu, terlapor adalah warga Besuki, SH (45) yang merupakan sopir di PT Indah Kuning Perkasa mengirimkan jagung ke wilayah Bogor, Jawa Barat, menggunakan truk gandeng Hino P 8916 UE pada 8 November 2019. Namun hingga tanggal 18 November 2019, terlapor tak kunjung kembali. Karena curiga,
korban melaporkan peristiwa itu.”Namun sampai kejadian tersebut dilaporkan, truk bersama sopir menghilang dan nomor HP (pelaku) tidak bisa dihubungi,” ungkap Nuri, Minggu (5/1). Setelah melakukan penyelidikan, pada 26 November 2019, Tim Resmob mengamankan AG (39), tersangka lain yang membawa truk gandeng Hino P 8916 UE, di daerah Pamekasan, Madura. Sementara untuk terlapor, SH (45) melarikan diri, sehingga tim Satreskrim Polres Situbondo menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) hingga dilakukan penyelidikan. “Setelah menangkap AG, Tim Resmob dipimpin Aiptu I Wayan Parka akhirnya menangkap tersangka SH di rumahnya di Kecamatan Besuki, Situbondo,” tambah Nuri. (*/dhi)
Pelaku penggelapan truk gandeng ditangkap petugas di rumahnya.
10 Kecamatan di Banyuwangi Terancam Banjir
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharam
Banyuwangi, Memorandum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi menegaskan, daerahnya sebagai salah satu daerah yang rawan banjir. Kondisi ini terlihat dari letak geografis serta terdapat hilir sungai besar yang membelah wilayah Bumi Blambangan ini. Bahkan, jumlah sungai di Banyuwangi mencapai 139 sungai besar yang terletak di sejumlah kecamatan. “Ancaman banjir itu bisa datang sewaktu-waktu. Kalau kita mencatat ratusan sungai itu berada di hampir seluruh wilayah Banyuwangi,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Eka Muharam,
Minggu (5/1). Selain itu, kata Eka, bukan hanya banyaknya jumlah sungai saja yang dapat menyebabkan potensi ancaman banjir. Tapi, kondisi sungai juga dapat menjadi penyebab banjir. “Faktor yang menyebabkan banjir itu juga bisa dari pendangkalan maupun penyempitan sungai yang membuat fungsi sungai terganggu,” jelas dia. Terlebih, adanya faktor perilaku warga yang dinilai kurang ramah dengan lingkungan. “Jadi ada faktor alam, ada faktor pembangunan infrastruktur dan faktor manusia. Kalau manusia ini biasanya mereka membuang sampah sembarang atau ke
sungai,” ungkap dia. Selain itu, musim penghujan yang mulai turun di Banyuwangi menjadi ancaman tersendiri bagi daerah ini. Pasalnya, dari catatan mitigasi bencana banjir BPBD Banyuwangi, ada 10 kecamatan yang menjadi daerah rawan banjir. “Jadi kita sudah melakukan asesmen dari 25 kecamatan di Banyuwangi ini ada 10 kecamatan yang rawan terjadi banjir. Yaitu ada di Kecamatan Wongosorejo, Kalipuro, Banyuwangi, Blimbingsari, Kabat, Rogojampi, Muncar, Singojuruh, Siliragung dan terakhir adalah Kecamatan Pesanggaran,” pungkas dia (*/dhi)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 6
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi mengatakan, kedua kendaraan
berjalan searah menuju ara Jombang. Setiba di lokasi kejadian, Suzuki Carry diseruduk Toyota
Pembebasan Lahan Tuntas
Dewan Desak Proyek Jembatan Baru Ploso Dikerjakan
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Jombang, Memorandum Kendati keberadaan jembatan baru Ploso sangat dibutuhkan, namun masih belum jelas kapan jembatan tersebut akan dibangun. Kondisi ini memantik reaksi dari kalangan wakil rakyat Kota Santri. Dulu progresnya masih terhambat, sebab terkendala proses pembebasan lahan. Namun kabar terakhir yang masuk ke DPRD Jombang, kini sudah rampung. Khoirul Anam Dengan perkembangan ini, kalangan legislatif berharap tahun ini pembangunan jembatan baru Ploso bisa dikerjakan. “Dari informasi terakhir yang kami terima, semua prosesnya sudah rampung. Maka tahun ini kami meminta sudah dapat dikerjakan,”ujar Ketua Komisi C DPRD Jombang, Khoirul Anam, Minggu,(5/1). Dari awal, komisi C telah berupaya mendorong secara maksimal. Sebab keberadaan saran penghubung tersebut sangat vital. Karena dapat mengurai kemacetan lalu lintas yang ditimbulkan akibat jembatan lama. Dengan adanya jembatan baru tersebut, proses pembangunan di kawasan utara Brantas dapat maksimal. “Yang jelas selain pembebasan lahan sudah rampung. Pemenang lelang juga sudah ada. Itu info terakhir yang kami dengar,” tandas dia. Dia mengakui, proses pembebasan lahan memang berlangsung alot. Sebab, sebagian warga enggan untuk melepaskan lahan miliknya. Pertimbangannya, tanah mereka hanya dibeli sebagian untuk keperluan proyek jembatan.“Ada memang sebagian warga yang berkeberatan untuk melepas tanah miliknya. Sebab hanya sebagian yang dibeli,”ungkap dia. Namun seiring proses yang terus berjalan, kendala tersebut telah selesai. Bahkan, penyaluran kompensasinya oleh pemprov sudah dilakukan. Maka, dengan perkembangan seperti itu, makawakil rakyat optimistis kalau 2020 ini proses pembangunan sudah dapat dilakukan. “Semua proses telah selesai. Kami optimistis tahun ini sudah bisa dibangun. Terlebih lagi pemenang lelang pembangunan jembatan juga sudah ada,” tandas Khoirul.(wan/dhi)
Polres Mojokerto Dirikan Tiga Posko Tanggap Bencana Mojokerto, Memorandum Tanggap darurat bencana, Polres Mojokerto dirikan tiga pos tanggap bencana.Tiga pos tanggap bencana tersebut didirikan di kawasan Pacet, Trowulan , dan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, sebagai pengendali. Wakapolres Mojokerto Kompol Toni Sarjaka mengatakan, pendirian pos tanggap bencana sebagai bentuk antisipasi petugas bila terjadi bencana alam, seperti banjir serta longsor di wilayah hukumnya. “Dalam menghadapi adanya bencana kita sudah siap mendirikan pos bencana dan memudahkan untuk berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujar Toni, kemarin. Lebih lanjut, dia menjelsakan, dalam pendirian tiga pos tanggap bencana polisi tidak sendirian, melainkan bersinergi dengan TNI, BPBD, instansi terkait, relawan dan juga Perhutani. Tiga pos tersebut bakal diisi 9 sampai 10 petugas secara bergilir dengan kendali perwira. “Setiap pos akan ada kendali seorang perwira, seperti pos tanggap bencana di Pacet akan dikendalikan polisi, di pos tanggap bencana Trowulan dikendalikan anggota TNI dan yang terakhir sebagai pengendali, di kantor BPBD,” terang dia. Sementara Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini menambahkan, Mojokerto dalam status siaga bencana.Penetapan status siaga bencana menyusul pemetaan BMKG pada Januari hingga Februari 2020 hujan lebat disertai petir dan angin kencang bakal terjadi di Mojokerto. Selain itu, status siaga bencana juga sesuai dengan surat Keputusan Bupati Mojokerto Nomor 188.45/1338/416012/2019 tentang status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, dan puting beliung. Keputusan status siaga bencana sampai empat bulan ke depan tepatnya pada 31 April 2020. Sesuai dengan pemetaan, lanjut Zaini, terdapat lima daerah yang dipetakan berpotensi adanya bencana banjir dan longsor. Adalah Kecamatan Pacet, Trawas, Gondang, Jatirejo dan Ngoro. Kelima kecamatan ini berada di kawasan geografis hutan dan kaki gunung.(no/dhi)
Vios dari belakang. “Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun empat orang menderita luka-luka,” ungkap Dwi. Lebih lanjut, dia mengatakan, pemicu tabrakan diduga akibat sopir Toyota Vios mengantuk, sehingga kurang konsentrasi.”Sopir mengantuk dan kurang konsentrasi, sehingga tidak dapat
menjaga jarak aman kendaraannya. Akibatnya, menabrak Suzuki Carry, dan kaki sopir terjepit pintu,”terang dia. Dia menambahkan, Suzuki Carry dikemudikan Rosidin (45) dengan membawa lima penumpang yakni,Taufik (40), Nur Azizah (29), Novi (29), Epong (45), Ari (29), danWindi (9). Semua penumpang
berasal dari Tasikmalaya. Sementara Toyota Vios hanya ditumpangi oleh M Halim (19), warga asal Perum Griya Inti Permata Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi petugas tol Jomo. Sedangkan korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat.(wan/dhi)
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan di tol Jomo.
Sapa Warga,Bupati Jombang Sidak Pembangunan Trotoar dan Drainase Jombang, Memorandum Mengawali tahun 2020 Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab melakukan inspeksi mendadak (sidak,red) ke beberapa proyek di Jombang kota, Jumat (3/1). Dengan mengendarai golfcar, bupati melihat langsung hasil pembangunan trotoar dan drainase di Jalan Kusuma Bangsa, Jalan RE Martadinata, Jalan Buya Hamka, dan Jalan Seroja Pasar Legi, Jombang, yang dibangun pada 2019. Sidak ini untuk untuk memastikan dan melihat secara langsung pembangunan trotoar dan drainase di sekitar Pasar Legi. “Pembangunan drainase dan trotoar sementara dilakukan bertahap. Tahap pertama dilakukan di sebelah timur, sudah selesai tepat waktu. Selanjutnya akan dilanjutkan sebelah barat pada 020,” ujar Hj Mundjidah Wahab disela-sela sidak, Jumat (3/1). Dia menambahkan, Pemkab Jombang membangun trotoar dan drainase agar masyarakat dapat benar-benar memfungsikan trotoar untuk pejalan kaki. Khusus untuk ini, pemkab akan menyosialisasikan kepada masyarakat dan pedagang, bahwa keberadaan trotoar bukan untuk jualan.”Pemkab akan mencari tempat untuk relokasi pedagang. Dan, solusinya Pemkab Jombang akan bekerjasama dengan PT KAI agar pedagang yang berada di belakang pasar diberi tempat di area PT KAI. Ini agar pedagang bisa berjualan di tempat tersebut,”ungkap dia.
FOTO: MEMORANDUM/HMS
Mojokerto, Memorandum Kecelakaan terjadi di tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 677, Minggu (5/1) dini hari. Diduga karena sopir mengantuk, Toyota Vios menabrak Suzuki Carry. Akibat kejadian tersebut empat penumpang menderita luka-luka.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Vios Seruduk Carry di Tol Jomo, 4 Luka-Luka
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyapa warga saat melihat hasil pembangunan trotoar dan drainase.
Lebih jauh, Mundjidah menjelaskan, keberadaan trotoar dan drainase tersebut sangat diharapkan masyarakat.Sebab daerah tersebut sering banjir akibat buruknya drainase. Terlebih keberadaan fasilitas yang baru dibangun tersebut bersumber dari keuangan negara. Ini harus
benar-benar dapat digunakan dan dimanfaatkan pejalan kaki. Dengan begitu, masyarakat merasa nyaman. “Kalau jalan-jalan, sebaiknya tidak berjalan di badan jalan. Sebab arus lalu lintas sangat padat pada pagi. Rencananya, para pedagang akan direlokasi ke bekas stasiun yang sekarang
digunakan BUMDES. Lokasi tersebut akan dirapikan,” terang dia. Khusus untuk realisasi hal itu, Pemkab Jombang akan membuat perencanaan terlebih dulu. Pedagang sangat senang jika ada tempat yang telah disiapkan karena pelebaran akan dilaksanakan pada 2020 ini.
“Perencanaannya dari PUPR, namun masih perlu proses. Tapi untuk anggaran sudah dipersiapkan tahun ini. Saya bertanya kepada masyarakat dan mereka senang karena sudah rapi dan tidak ada banjir becek lagi dan air sudah langsung terserap,” pungkas Mundjidah.(hms/dhi)
Polisi Tetapkan 3 Pengusaha Galian Tersangka Mojokerto, Memorandum Satreskrim Polres Mojokerto menetapkan tiga pengusaha sebagai tersangka. Mereka diduga terbukti melakukan penambangan galian C (sirtu) tanpa izin di wilayah Bangsal dan Ngoro. Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Yoga mengatakan, ketiga orang yang sudah ditetapkan tersangka berstatus pemilik tambang di dua lokasi, yakni galian di Dusun Punggul, Desa Ngastemi, Kecamatan Bangsal. Satu lokasi lagi di area Kecamatan Ngoro. “Mereka yang statusnya tahanan kota ini
diduga terbukti melakukan penambangan galian C (sirtu) tanpa izin,” ungkap Dewa, Sabtu (4/1). Para tersangka di antaranya, SDN (44),Warga Dusun Seno,RT 02/RW 03, Desa Sidomulyo; DY als JMN (44), warga Dusun Pekuwon, RT 10/RW 05,Desa Pekuwon, Kecamatan Bangsal, dan ZA. Penetapan tersangka ini tak lepas dari temuan petugas bersama tim DPRD Kabupaten Mojokerto yang beberapa bulan lalu menyidak sejumlah lokasi galian. Sesuai barang bukti yang didapat penyidik, diketahui ketiganya terbukti terlibat dalam pertambangan liar
di wilayah hukumnya. Mereka diketahui tak memiliki izin usaha pertambangan (IUP) yang dikeluarkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim “Sampai saat ini, ketiga tersangka masih kita dalami.Petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, rekapan bendel penjualan, kunci eskavator, izin eksplorasi. Ini sebagai penguatan illegal mining. Kami juga mengecek data perizinan ke ESDM,’’ ujar dia. Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya belum berani mem-
beberkan sejak kapan illegal mining itu berlangsung. Begitu juga dengan rata-rata keluar masuknya dump truck ke lokasi tambang untuk mengangkut. Yang jelas, hasil tambang selama ini, oleh para pelaku dibawa keluar untuk diperjualbelikan. Dia menjelaskan, nantinya data dari ESDM akan menjadi acuan petugas dalam penertiban tambang di wilayah hukumnya. Tidak hanya tiga lokasi ini saja, melainkan juga sejumlah lokasi yang ditengarai bodong. Untuk proses penyelidikan, di lokasi, petugas
juga memasang garis polisi. Kini para tersangka terancam dijerat pasal 158 UU Nomor 5Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. Kendati ancaman hukuman di atas lima tahun, sejauh ini kepolisian tidak melakukan penahanan. Para terangka saat ini masih menghirup udara bebas di luar tahanan.”Pelaku kita laksanakan tahanan kota. Dia kooperatif dan barang bukti sudah disita semua,”pungkas dia.(no/dhi)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 7
AKBP Teddy Chandra.
tuk memermudah pengurusan. Pemohon bisa langsung tes di sana dan melakukan perpanjangan SIM,” ungkap dia. Pengurusan SIM sendiri saat ini sudah terintegrasi secara nasional. Masyarakat yang memiliki SIM atau KTP luar kota Surabaya bisa mengurusnya di tempat-tempat tersebut. Untuk memerpanjang tidak perlu ke kota asal dan bisa langsung ke SIM Corner yang dibuka setiap hari selain tanggal merah. “Sudah tidak perlu ke daerah asal. Silahkan menuju SIM Corner yang sudah kami sediakan dan bisa membawa SIM baru jika sudah memenuhi persyaratan,” pungkas Teddy. (fdn/nov)
FOTO: ISTIMEWA
Surabaya, Memorandum Pandangan warga luar kota Surabaya yang berpikiran sulit untuk perpanjangan SIM, ternyata salah. Saat ini, para pemohon khususnya warga luar kota bisa melakukan perpanjangan SIM di beberapa tempat yang telah disediakan Satlantas Polrestabes Surabaya. Lokasi-lokasi untuk perpanjangan atau sering disebut SIM Corner dapat ditemui di sejumlah titik di antaranya, Jatim Expo, Tunjungan Plaza, atau langsung ke Satpas Colombo. Untuk keberadaan pengurusan SIM di mal memang terbatas pada alat cetak. Sehingga masyarakat diminta untuk lebih bersabar. Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra mengatakan, untuk pengurusan di tempat-tempat seperti mal atau tempat lain memang alat yang disediakan terbatas. Dia meminta masyarakat bisa lebih bersabar. Sebab, alat yang disediakan di lokasi-lokasi tersebut memang hanya ada satu dan bergantian. “Alat cetaknya satu beda jika mengurus langsung di Satpas Colombo. Namun, kami tetap memberikan pelayanan maksimal,” kata alumni Akpol 2002 itu. Teddy menuturkan, untuk pengurusan SIM baik perpanjangan tetap harus melalui tes psikologi dulu. Pemohon yang hendak melakukan perpanjangan di SIM Corner tidak perlu khawatir karena sudah disediakan tempat untuk melakukan tes psikologi di setiap lokasi pengurusan tersebut. Jadi pemohon tidak perlu bingung. “Kami sediakan di lokasi-lokasi tersebut un-
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Perpanjang SIM Semakin Mudah
Aksi pelaku terekam CCTV saat beraksi di Jalan Kupang Gunung Barat VII.
Aksi Curanmor di Kupang Gunung Terekam CCTV
Surabaya, Memorandum Aksi curanmor kembali terekam closed circuit television (CCTV) saat beraksi di Jalan Kupang Gunung Barat VII. Seorang pelaku berhasil menggasak Vario berpelat L 2738 ZM yang diparkir di depan rumah korban, Eka Wahyu (24), ibu rumah tangga. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Sawahan dan pelaku masih dalam penyelidikan anggota reskrim dan belum tertangkap. “Betul, pelaku belum tertangkap dan aksinya terekam CCTV,” kata Kapolsek Sawahan Kompol Argya Satriya Bhawana, saat
dikonfirmasi Minggu (5/1). Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku beraksi pada Rabu (1/1) pukul 23.30. Terlihat pelaku mengenakan kemeja dan sarung berjalan mengendap-endap menghampiri motor yang diparkir di depan rumah. Kemudian dia merusak kunci stir menggunakan kunci T kurang lebih tiga menit. Pelaku sempat pergi karena takut ketahuan warga yang melintas di kampung. Lalu kembali lagi menghampiri motor dan kali ini berhasil menggondol motor dan menuntunnya ke belakang menjauh dari
lokasi, setelah itu bergegas kabur. Aksi bandit motor yang terekam CCTV ini, sudah kali kedua yang beraksi di wilayah hukum Polsek Sawahan. Aksi pertama, pelaku menyamar sebagai driver online di Jalan Kupang Krajan V pada Jumat (6/12), pukul 14.10. Dalam kejahatan itu, pelaku berhasil menggasak Vario W 3625 T milik Mahendra Dwi (22), asal Wirabumi, Gedangan, Sidoarjo. Waktu kejadian, korban sedang bermain di rumah kos temannya, David Santoso. Hingga kini, pelaku juga belum tertangkap. (rio/nov)
Kabur saat Dikeler, Ditembak Alhasil, Iwan yang kondisinya mabuk tertangkap dan langsung dimassa hingga babak belur. Apesnya lagi, nekat melarikan diri saat dikeler anggota Reskrim Polsek Tambaksari, betis kiri pelaku ini dijebol timah panas. Sebagai korban terakhir yakni Hamideh (42). Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat ketiga pelaku mendatangi rumah kos Hamideh dengan mengendarai Scoopy L 4029 CR.
Sambungan dari halaman 1
Setiba di lokasi, ketiganya bergegas masuk kamar kos dan menjarah HP korban yang berada di atas meja. Sialnya hendak melarikan diri, aksi ketiga pelaku diketahui korban hingga diteriaki maling. “Warga setempat yang mendengar teriakan korban langsung berkumpul di depan rumah kos untuk menunggu para pelaku keluar,” kata Fian, tetangga kos Hamideh, Minggu (5/1).
Lanjut Fian, saat ketiganya keluar dari kos-kosan, seorang warga berinisiatif menendang motor sarana pelaku hingga terjatuh dan menimpa seorang tersangka. “Ketika mengetahui seorang pelaku terjatuh, warga yang geram langsung menghajarnya. Sementara, dua pelaku lain berhasil kabur. Saat dipukuli warga, pelaku tersebut kondisinya mabuk,” terang Fian. Beruntung nyawa pelaku dapat
terselamatkan, setelah diamankan petugas yang kebetulan sedang kring serse. Saat diinterogasi, Iwan berdalih dirinya tidak melakukan pencurian, tetapi hanya menunggu di atas motor. Untuk mengembangkan kasusnya, polisi kemudian mengeler Iwan. Tujuannya menunjukkan rumah dua temannya sekaligus lokasi yang pernah diobok-obok. Dasar penjahat, Iwan ternyata nekat ka-
bur meski dikawal petugas. Alhasil betis kirinya dilumpuhkan dengan timah panas. “Pelaku awalnya tidak mengaku dan hanya dijebak rekannya. Setelah diinterogasi dia mengaku merupakan bagian dari komplotan pencurian HP tersebut,” kata Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan. Iwan juga mengaku pernah melakukan pencurian HP bersama komplotannya di sejumlah tempat. “Iwan
cs pernah mencuri HP di Bronggalan. Uang hasil menjual barang curiannya digunakan beli makan dan rokok,” tutur Didik. Didik menambahkan, pihaknya kini masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lain yang identitasnya sudah dikantongi. “Dua pelaku madsih kita buru. Kami telah mengetahui tempat persembunyiannya. Semoga cepat tertangkap,” harap Didik. (x-3/nov)
Hari Ini Polda Buka Posko Pengaduan Investasi Bodong Terpadu (SPKT) Polda Jatim. Selain itu, mulai pekan ini penyidik juga memanggil empat public figure untuk dimintai keterangan. “Masyarakat yang merasa dirugikan atas praktik investasi
bodong itu bisa datang kapan pun selama 24 jam,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (5/1) . Trunoyudo menjelaskan, posko pengaduan itu juga
Dijual di Warung, dan Toko Jamu gang sempit dan lorong-lorong harus dilalui petugas dengan didampingi ketua RT dan RW setempat. Tidak jauh dari gudang, tercium bau menyengat khas cukrik sudah mulai menusuk hidung. Setelah di depan lokasi, kondisi pintu utama tertutup dan terkunci rapat. Petugas kemudian berinisiatif untuk melihat kondisi dalam gudang melalui sela-sela jendela. Setelah dipastikan gudang tersebut adalah tempat produksi miras, petugas disaksikan pengurus kampung langsung membongkar paksa pintunya. “Setiba di lokasi, kami mendapati kondisi gudang tergembok. Kemudian kami meminta ketua RT dan RW setempat menyaksikan proses membongkar pintunya. Hasilnya ada ditemukan sejumlah barang bukti yang dipakai memproduksi miras,” kata Kanit Idik II Satreskoba Polrestabes Surabaya Iptu Danang Eko Abrianto. Lebih lanjut, Danang menjelaskan, gudang
Akan Beber Peran Anggota Dewan Kehadiran saksi pihak ketiga yang saat ini masih menunggu putusan kasasi itu diharapkan bisa membuka peran dari keenam anggota DPRD Kota Surabaya periode 2015-2019 terkait kerugian negara Rp 4,9 miliar. “Rencana ASJ (Agus Setiawan Jong) yang kami hadirkan sebagai saksi,” ujar JPU M Fadhil saat dikonfirmasi Memorandum, Minggu (5/1). Lanjut JPU yang juga menjabat Kasubsi Penyidikan Pidana Khusus ini menambahkan, bahwa saksi ASJ akan menjelaskan pertemuan dan kesepakatan antara dirinya dengan para anggota DPRD ini. Apakah itu, pertemuan secara pribadi atau dengan keenam anggota DPRD untuk membahas proposal jasmas tersebut. “Di dakwaan kami jelas, bahwa ada pertemuan antarmereka. Tapi untuk detailnya di sidang
Kepedulian Dari penderitaan tersebut, sejumlah artis berupaya ikut meringankan dengan menyalurkan bantuan. Seperti yang dilakukan Ayu Ting Ting. Pedangdut yang terkenal dengan lagu ‘Alamat Palsu’ ini memberi bantuan kepada korban banjir yang melanda Jabodetabek di awal tahun 2020. Ayu diketahui menyalurkan bantuan seperti sembako hingga air mineral di beberapa kawasan di kota Depok, Jawa Barat. Hal itu pun dibenarkan oleh Umi Kalsum ibu dari Ayu saat dihubungi awak media. “Ya sembako lah, roti, buat anak-anak terutama air putih ya gitu. Aqua terus nasi boks juga, indomie, langsung ibu pesan nasi boks. Ada tiga ratusan kayaknya karena kita kunjungan dua
dilengkapi lima bilik petugas sehingga masyarakat tak perlu khawatir akan lamanya waktu proses pengaduan. Sedikitnya sudah ada lima korban membuat laporan aduan terkait kasus tersebut.
Sambungan dari halaman 1 tersebut diketahui dikontrak oleh seseorang yang bernama Widodo. Tapi, hingga kini yang bersangkutan masih dalam pengejaran petugas. “Berdasarkan informasi yang kami terima dalam menjalankan bisnis atau proses produksi miras, tempat ini digunakan mulai pukul 15:00 hingga menjelang isya,” lanjut Danang. Dari penggerebekan gudang miras tersebut, petugas mengamankan 4 tong berukuran besar yang dijadikan tempat mencampur miras oplosan, 8 buah galon, ratusan botol kemasan siap pakai, 8 kardus berisi miras siap diedarkan, corong dan selang. Peredaran miras oplosan ini, masih kata Danang, biasanya diedarkan di warung-warung kecil dan toko jamu di kawasan Tambaksari. “Untuk memastikannya kami masih perlu keterangan dari pengontrak gudang tersebut. Sementara barang bukti kami serahkan ke Polsek Tambaksari,” pungkas Danang. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 nanti,” jelasnya. Disinggung apakah itu juga termasuk ASJ juga memberikan fee atau uang lainnya jika proposal disetujui, Fadhil kembali meminta untuk menunggu fakta persidangan nanti. “Iya, semua kemungkinan itu ada,” pungkas Fadhil. ASJ ini akan menjadi saksi kepada tiga terdakwa yaitu Sugito, Darmawan, dan Binti Rochmah. Sebelumnya, jaksa sudah menghadirkan beberapa saksi, baik itu mantan anak buah ASJ, pejabat Pemkot Surabaya, dan sekretaris DPRD Kota Surabaya. Sementara untuk tiga terdakwa lainnya yaitu Ratih Retnowati, Dini Rijanti, dan Syaiful Aidy pada 7 Januari nanti akan mendengarkan putusan sela dari majelis hakim yang diketuai Hisbullah Idris. (fer/nov)
Sambungan dari halaman 1 lokasi tempat kan,” kata Umi Kalsum. “Pondok Cina sama (kampung) Lio. (Kampung) Lio yang masih parah, masih banjir, ada posko juga di (kampung) Lio buat masak gitu,” imbuhnya. Di sisi lain Umi Kalsium dan keluarga Ayu Ting juga merasa prihatin atas bencana banjir ini. Sehingga hal itu jadi alasan untuk Ayu membantu warga Depok yang terkena banjir maupun longsor. “Sedih ya, nggak usah jauh-jauh dulu, karena lingkungan kita juga membutuhkan kan. Daerah lokasi Depok juga banyak yang kebanjiran, ada juga longsor. Jadi kita utamakan lingkungan kita dulu,” pungkas Umi Kalsum. (*/nov)
Sambungan dari halaman 1 Empat orang di antaranya tercatat berdomisili di luar Jatim; Bekasi, Jakarta, Paronopong-Bandung, dan Banyumas Jateng. Sedangkan sisanya berasal dari Gubeng, Surabaya. “Kami yakin nanti akan ada banyak. Makanya kami siapkan format form laporannya,” lanjut dia. Demi memudahkan masyarakat yang berdomisili di luar Surabaya, Trunoyudo mengimbau masyarakat tak harus datang ke Mapolda Jatim. Namun, bisa membuat laporan pengad-
uan di markas polisi daerah dan mapolres setempat. “Polda Jatim nanti akan meminta polres jajaran menerima lebih dahulu, untuk percepatan atau kedekatan atau layanan masyarakat kan tersebar,” tambah dia. Sedangkan untuk di luar Jatim, Trunoyudo juga mengimbau masyarakat melapor di polda setempat. “Silahkan melaporkan nanti akan dilimpahkan, disatukan, lalu dianalisis, kemudian kami proses. Kalau
di Jakarta, silahkan saja bisa melapor ke polda setempat,” tutur perwira dengan pangkat tiga melati di pundak ini. Terkait public figure yang akan dipanggil penyidik Direskrimsus Polda Jatim, disebut-sebut berkegiatan di dunia hiburan alias artis Ibu Kota. Trunoyudo mengiyakan ketika ditanya di antara artis yang dimaksud yakni inisial J dan E. “Yang jelas empat public figure yang dipanggil,” ungkap Trunoyudo.
Mabuk, Jazz Tercebur Sungai Beruntung di musibah tersebut tidak ada korban jiwa. Setelah kejadian, tak lama kemudian datang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya menggunakan crane melakukan evakuasi. “Usai dievakuasi selanjutnya ditangani anggota lantas Polsek Rungkut,” kata Kepala PMK Surabaya Dedik Irianto, Minggu (5/1). Kapolsek Rungkut Kompol I Gede Suartika mengatakan, bahwa kejadian itu disebabkan pengemudi mobil dalam kondisi mabuk minuman keras (miras). “Pengemudi Jazz mabuk hingga tidak
Sambungan dari halaman 1 bisa menguasai mobilnya dengan stabil. Saat di lokasi laju kendaraan mendadak oleng ke bahu jalan dan tercebur sungai,” kata Gede. Lanjut Gede, saat dilakukan pemeriksaan, Benedict mengaku jika sebelum kejadian dirinya menenggak minuman beralkohol (mihol) saat reuni dengan teman-temannya. “Dia habis minum di reuni sebelum kejadian,” terang Gede. Gede juga menambahkan, pihaknya juga telah melakukan tes urine kepada Benedict dan hasilnya positif mengonsumsi
Ngantuk, Ertiga Tabrak Pohon Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 sewaktu mobil L 1613 TR melaju dari timur ke barat di Jalan Banyuurip. Saat melintas di depan tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi kurang konsentrasi hingga oleng ke kiri dan menabrak pohon. Beruntung mobil saat menabrak pohon
alkohol, tapi negatif narkoba. “Hanya minum alkohol saja untuk narkotika hasilnya negatif setelah di tes urine,” jelas Gede. Ketika ditanya mengenai hukuman yang diterima pengemudi Jazz tersebut, Gede menuturkan bahwa polisi akan memberikan tilang karena Benedict mengemudikan mobil dalam kondisi mabuk. “Hanya kita berikan tilang karena saat kejadian dia mengemudikan mobil sendiri. Kalau tadi ada teman atau orang lain yang terluka maka bisa kami proses lebih lanjut,” pungkas Gede. (x-3/nov)
Sambungan dari halaman 1 tidak terlalu keras, sehingga pengemudi tidak sampai terluka. Hanya saja, bagian depan Ertiga ringsek. Kejadian ini kontan mengejutkan warga dan pengunjung warung kopi yang berada di seberang lalu memberikan pertolongan. Hingga tak lama kemudian, polisi datang dan mengamankan pengemudi mobil
Kenal saat SMP lewat Sahabat Pena Majalah Remaja HAI mereka ikut bergabung makan bersama, namun dengan halus ditolak. Mereka beralasan barusan makan di warung dekat lokasi parkir mobil. Sambil makan, perhatian Memorandum tidak bisa lepas dari pasangan tadi. Keduanya tampak mesra. Harmonis. Kekurangan pada cara wicara Tutik sama sekali tidak mengurangi ketintiman mereka. Canda ria terlihat dan terdengar hampir sepanjang waktu. “Wah, mesra banget. Penuh canda dan tawa,” kata Memorandum setelah kami saling memperkenalkan diri. “Hidup ini memang lucu, Mas,” kata Waskito. “Ya… u’u,” sambung Tutik sambil tersenyum dan merangkul suaminya. Edan. Mesra banget. Seperti remaja belasan tahun. Betul-betul bikin iri. Peristiwa tadi terjadi Selasa (31/12), akhir tahun lalu. “Jadi ngiri lihat kemesraan kalian,” sela istri Memorandum sambil meniru-niru memeluk Memorandum. Agak canggung, memang, namun sungguh terasa
Sementara ini, polisi baru menetapkan dua tersangka dan sudah ditahan yaitu KTM (47), warga Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara; dan FS (52), warga Desa Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Tersangka menjalankan bisnis dengan bendera PT Kam and Kam. Menggunakan aplikasi Memiles, investasi itu dijalankan tersangka dengan sistem jaringan member model top up. (tyo/nov)
hangat dan menjadikan hati tenteram. Sungguh. Hem. “Resepnya apa sih?” Mereka tertawa. Bersamaan. Kemudian saling pandang dan mendekatkan wajah. Menempelkan ujung hidung masing-masing disambung kecup pipi kanan dan kiri. “Tidak ada resep. Semua berawal dari kesombongan dan ketidakjujuran kami,” kata Waskito. “Kesombongan dan ketidakjujuran? Masa sih?” “Ceritanya panjang. Amat panjang. Tapi kalau kalian bersedia mendengarkan, kami tidak keberatan berbagi kisah. Mungkin bisa dijadikan pelajaran.” Kami mengangguk bersamaan. Merapatkan tempat duduk. Saling peluk pinggang. Dan, memusatkan perhatian kepada Waskito-Tutik. Tiba-tiba terdengar anak kami pamit mau berendam air panas. Kami mempersilakan. Menurut Waskito, semua berawal pada 1970-an. Waktu itu dia masih duduk di
ke Kantor Unitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan. “Pengemudinya seorang mahasiswa. Dugaan awal mengantuk saat mengemudi. Hanya kerugian materi saja, korban jiwa nihil,” kata Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP M Fakih saat dikonfirmasi Memoradum. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 bangku SMP. Waskito berlangganan majalah Hai, yang saat itu memang salah satu majalah remaja paling top. “Kami sama-sama menjadi anggota sahabat pena,” kata Waskito sambil melirik Tutik dan merapatkan pelukan. Kami pun melakukan hal yang sama. Merapatkan pelukan. Waskito dan Tutik saling berkirim surat. Intens. Lebih intens dibanding dengan saling balas dengan sahabat pena-sahabat pena lain. “Jujur aku naksir Tutik,” kata Waskito. “A’u ua,” imbuh Tutik. Mereka kembali saling pandang. (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
memorandum.co.id
HUKUM & KRIMINAL
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 8
Lumajang, Memorandum Antisipasi maraknya balapan liar di kalangan anak muda, Tim Tangguh Polres Lumajang menggandeng TNI dan Satpol PP menggelar patroli gabungan yang dipimpin Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, Sabtu (4/1) malam. Dalam kegiatan itu dibagi menjadi dua session. Pada session pertama, dimulai pukul 20.00 hingga pukul 22.00 dengan cara mobiling menyusuri jalan yang sering digunakan anak muda untuk menggelar balapan liar dengan menggunakan mobil backbone dan lampu rotator menyala. Selain untuk mengantisipasi balap liar patroli malam
ditujukan untuk mencegah tindak kejahatan lain, apalagi banyak warga yang menghabiskan waktu bersama keluarga di tempat-tempat hiburan atau perbelanjaaan. “Aksi trek-trekan sepertinya sudah menjadi kebiasaan kelompok pemuda yang kerap dilakukan setiap malam minggu,
oli maka kita lakukan patroli hingga menjelang Sub-uh agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Adewira sambil menutup giatt session pertama. Pada session kedua, dimulai pukul 23.00. Tim Panther Tangguh berkolaborasi dengan Tim Cobra Tangguh Polres Lumajang. Adapun sasarannya adalah, anak muda yang kerap nongkrong sambil menggelar pesta minuman keras (miras) hingga tengah malam di kawasan Jalan Toga dan tempat-tempat rawan lainnya.
Malam itu, satu per ssatu remaja yang tengah nongkrong diperiksa oleh polisi. Selain remaja, personel juga menemukan sejumlah a anak di bawah umur yang masih nongkrong hingga larut malam. Pada kesempatan itu, Adewira mengatakan, dalam penyisiran kali ini pihaknya memerintahkan para remaja yang masih nongkrong di beberapa lokasi di Lumajang untuk pulang ke rumah. “Para remaja yang sedang nongkrong melebihi pukul 00.00 diperintahkan pulang,” tegasnya.
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah serta menekan aksi kriminalitas yang terjadi pada malam hari. Razia malam hari ini diarahkan untuk menekan aksi premanisme, jambret, pemalakan dan balap liar sehingga terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat. “Mari kita sama-sama mendukung aparat kepolisian untuk menciptakan keamanan dan ketertiban. Polri tidak bisa bertindak sendiri tanpa bantuan masyarakat,” pungkasnya. Dalam operasi malam itu, diamankan 60 unit motor yang terdiri dari motor bodong dari
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Cegah Kriminalitas, Sisir Lokasi Nongkrong ABG Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar merazia sejumlah anak muda.
pengendara yang tidak bisa menunjukan surat-surat kendaraan. Serta kendaraan yang tidak memakai knalpot serta tidak
memiliki kunci kontak. Selain itu, ada juga nomor pelat kendaraan yang dicurigai merupakan hasil curanmor. (tri/fer)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Cek Aliran Sungai Welang Bareng BPBD dan Camat
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH memberi ucapan selamat kepada 67 anggota yang naik pangkat.
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Bangkalan, Memorandum Berbagai upaya dilakukan Kapolres Bangkalan AKBP Rama SamtamaPutra SIK MSi MH untuk meningkatkan kadar kualitas SDM anggota Polri di lingkungan Polres setempat. Di antaranya, pamen Polri kelahiran Sidoarjo itu, acap kali momotivasi seluruh anggota di lingkup polres dan 17 polsek jajaran, agar rajin mengasah kemampuan mereka. Targetnya, agar kadar kualitas SDM seluruh anggota Polri di lingkup Polres Bangkalan sebagai aparat penegak hukum, semakin teruji, mumpuni dan profesional. Di sisi lain, agar mereka sebagai pengemban amanah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, selalu mampu menyalaraskan diri dengan perkembangan dan tuntutan zaman. “Itu sebabnya, dalam setiap kali kesempatan, saya selalu memotivasi anggota agar terus belajar dan belajar. Manfaatkan setiap ada waktu luang untuk itu. Mereka bisa belajar secara otodidak. Syukur jika kemauan belajar itu ditempuh melalui perkuliahan,” kata Rama, sapaan akrab Kapolres, Sabtu (4/1). Kiat untuk memotivasi semangat anggota itu, menurut Rama, kembali digelorakan dalam momentum upacara korps raport kenaikan pangkat bagi 67 anggota, serta ritual wisuda purna bakti bagi 8 anggota lainnya yang memasuki masa pensiun, Selasa (31/12) lalu, di halaman mapolres. Kiat untuk kembali menggelorakan motivasi itu, menurut Rama, diilhami oleh tampilan Kasubbag Humas AKP Moh Bahrudi yang baru naik pangkat dari Iptu. “Kepada para junior saya, seperti kerap disampaikan Bapak Kapolres, saya berharap agar kalian terus mengasah diri dengan cara belajar dan belajar terus,” nasihat Bahrudi. (ras/fer)
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Jember Nita Purnama Sari Alfian di RSUD dr Soetomo Surabaya.
Kawal Penderita Kanker Tulang ke RSUD dr Soetomo Jember Memorandum Jember, Evi Aprilianti (26), pasien asal Jember yang didiagnosa menderita kanker tulang b di bagian bahu kanan akhirnya dirujuk di RS RSUD dr Soetomo, Jumat (3/1). Tidak hanya berempati saat dirawat d Jember, Kapolres Jember AKBP Alfidi an Nurrizal SH SIK MHum bersama Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Jember Nita Purnama Sari Alfian juga menyempatkan waktu untuk menjenguknya di rumah sakit saat menghadiri kegiatan di Polda Jatim. “Memang peduli bisa hadir tanpa sekat. Seseorang bisa saja rela dan ikhlas hadir di tengah beban derita sakit orang lain tanpa pamrih sebagai satu bentuk tindakan humanis yang nyata,” ujar Alfian untuk memberikan support kepada Evi dan keluarganya. Alfian juga menambahkan, bahwa seseorang butuh dikuatkan dan dihibur saat jiwanya rapuh. “Dalam kondisi seperti ini pasien butuh kekuatan orang lain untuk menopangnya,” pungkas Alfian. Seperti diketahui, Evi menderita kanker tulang yang menggerogotinya tubuhnya sejak dua tahun lalu. Tidak hanya telah merusak kesehatan fisiknya, tapi juga kondisi mentalnya. (edy/hms/fer)
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Rama Dukung Personel Asah Kualitas SDM
Anggota Polres Probolinggo Kota bersama warga mengevakuasi pohon tumbang di tengah jalan.
Respons Cepat, Evakuasi Pohon Tumbang Probolinggo, Memorandum Kesigapan Polres Probolinggo Kota kembali diuji saat mendapat laporan warga adanya pohon tumbang yang menutupi akses jalan di dua lokasi berbeda.Yakni, di Jalan Raya Tongas, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, dan Jalan Prof Hamka, Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok. Tumbangnya pohon itu akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Probolinggo, kemarin. Respon cepat personel Polres Probolinggo Kota dipimpin Kabagops Kompol Hermawan Tjahyono langsung mengevakuasi pohon tumbang yang melintang di badan jalan dengan gergaji mesin, dan dibantu warga. “Mendapat laporan warga adanya pohon tumbang, jajaran Polres Probolinggo Kota melalui Polsek Tongas dan Polsek Wonoasih langsung mendatangi lokasi. Selanjutnya bersama warga desa
mengevakuasi pohon agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” kata Hermawan. Hermawan mengatakan, pihakya selalu memberikan atensi terhadap perubahan cuaca yang mengarah pada banyaknya pohon tumbang akibat hujan deras dan angin. Bahkan, juga selalu memonitor kesiapsiagaan jajaran dalam mengantisipasi setiap adanya laporan warga tentang adanya pohon tumbang atau bencana memasuki musim penghujan di awal tahun ini. Tak hanya itu, anggota polsek di lokasi juga melakukan pengamanan agar masyarakat tidak mendekat ke lokasi. Hal itu karena pohon yang tumbang menimpa kabel listrik hingga putus. “Untuk pohon roboh, jajaran kita sudah melakukan proses evakuasi. Untuk penanganan kabel listrik yang putus masing-masing anggota polsek sudah koordinasi dengan PLN,” tutur
Hermawan. Apalagi kesiapsiagaan tanggap bencana, kata Hermawan merupakan bentuk pelayanan Polri kepada warga masyarakat. Bahkan, mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota dalam mengantisipasi perubahan cuaca musim hujan dan angin kencang. Masyarakat diminta menghindari atau mengurangi aktivitas di luar ruangan seperti berkendara di jalan raya dan melakukan perjalanan laut apabila cuaca hujan dan angin kencang. Warga diminta menghindari berlindung di bawah pohon, karena rawan akan tumbang dan petir. “Saat musim hujan selalu waspada, apalagi dalam berkendara, dan bila perlu hindari melewati jalanan rawan banjir. Upayakan berlindung di tempat yang aman,” pinta Hermawan. (mhd/fer)
Kabagops AKBP Subadar mewakili Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan foto bersama setelah memasang tenda tanggap bencana. FOTO: MEMORANDUM/RUL
Dirikan Tenda Tanggap Bencana Pasuruan, Memorandum Dalam rangka antisipasi tanggap bencana, Polres Pasuruan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, kecamatan dan perangkat desa yang memasuki daerah rawan banjir. “Ini sebagai bentuk kesiapan Polri dalam memberikan bantuan penyelamatan, pencarian, dan evakuasi korban bencana alam. Pada tahap darurat dan pascabencana apabila terjadi di wilayah hukum Polres Pasuruan,” Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, Sabtu (4/1). Lanjut Rofiq, Polres Pasuruan
sudah mendirikan em-pat tenda di lokasi desa rawan banjir seperti di Desa Kalirejo Bangil, Desa Kedungboto, dan Desa Kedung Ringin, Keen camatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Rofiq mengharapkan tidak ada bencana yang terjadi di Kabupaten Pasuruan. Meski demikian, pihaknya terus mempersiapkan seluruh anggotanya dalam mengantisipasi terjadinya bencana. Tak hanya kesiapsiagaan warga, peralatan pendukung pun wajib disiapkan untuk proses evakuasi maupun pertolongan.
“Tentu kita harapkan di Kabupaten Pasuruan tidak terjadi bencana, tetapi jika terjadi kita sudah persiapkan semuanyya. Baik peralatan hingga pe personel,” tegas Rofiq. Dalam pengecekan ini, sejumlah peralatan seperti perahu karet, dayung, rompi pelampung, tali dan gergaji mesin sudah disiapkan. Sampai saat ini dilaporkan situasi aman. “Kejadian bencana alam banjir maupun tanah longsor di wilayah hukum Polres Pasuruan aman dan kindusif,” tutup Rofiq. (*/rul/fer)
Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota mengecek debit air dan kondisi jalur aliran Sungai Welang. Antisipasi banjir di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, di sepanjang daerah aliran Sungai Welang Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Minggu (5/1). Dalam kegiatan itu, selain Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH juga hadir Wakapolres Kompol Mario Prahatinto, Camat Kraton, BPBD Kota Pasuruan, Kades Tambakrejo, Danramil Kraton serta pejabat utama Polres Probolinggo Kota dab kapolsek jajaran. Dony menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polri dengan menggandeng Pemerintah serta BPBD, telah siap siaga dan telah menyiapkan langkah untuk antisipasi dalam menghadapi ancaman dari bencana alam. “Kami bersama instansi lain siap menghadapi bencana yang mungkin terjadi di wilayah Kota Pasuruan,” jelas Dony. Dalam kesempatan itu, kapolres bersama rombongan juga melaksanakan pengecekan debit air dengan menggunakan dua perahu menuju ke arah muara laut atau arah utara. “Dalam perjalanan menuju muara laut ditemukan bahwa terdapat beberapa titik jalur aliran sungai yang menyempit, dan ranting-ranting pohon bambu yang menjorok ke sungai. Sehingga menyebabkan terjadi penumpukan sampah. Selain itu juga ada beberapa sampah yang menumpuk di sisi aliran sungai, sehingga hal tersebut berpotensi menghambat aliran sungai yang dapat menyebabkan terjadinya banjir. Apabila saat hujan deras serta air laut sedang pasang,” jelas Dony. Lanjut Dony, setelah diketahui adanya beberapa penyempitan di jalur aliran sungai, serta ada beberapa titik sungai dengan kedalaman yang dangkal. (*/rul/fer)
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander bersama rombongan menyusuri Sungai Welang.
Pastikan Kesiapan di Posko Aman Nusa II Tulungagung, Memorandum Wilayah Kecamatan Pagerwojo dan Sendang menjadi salah satu titik rawan bencana longsor di Tulungagung. Tercatat sejak akhir 2019 hingga sekarang, sudah beberapa kali terjadi bencana tanah longsor. Bahkan, ada yang sampai memutus akses jalan. Karena kondisi ini, maka tak heran jika Polres Tulungagung bersama Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah relawan mendirikan Posko Aman Nusa II di lapangan Kecamatan Pagerwojo. Dalam posko tersedia sejumlah peralatan guna memastikan proses evakuasi pascabencana bisa dilakukan dengan cepat. Ada peralatan kesehatan dan tenaga medis, peralatan pertukangan, alat pemotong kayu, pemotong beton serta senter. Selain itu juga disiagakan personel yang bertugas di posko tersebut. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, guna memastikan kesiapsiagaanya pada Sabtu (4/1), pihaknya bersama pejabat utama polres mengunjungi posko Pagerwojo. “Ini untuk melihat kesiapsiagaan petugas dan peralatan yang ada. Tadi juga sudah dicoba peralataannya dan sudah ready, siap digunakan ketika ada bencana,” ujar Pandia. Pihaknya mengingatkan agar setiap anggota yang bertugas piket, segera memberikan respons cepat ketika ada laporan masuk.(fir/mad/fer)
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengecek persiapan peralatan siaga bencana.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 9
FOTO: MEMORANDUM/TIM
Pohon tumbang di perlintasan kereta api di perbatasan Surabaya-Sidoarjo dan sejumlah dampak hujan deras disertai angin kencang di sejumlah wilayah Surabaya.
Pohon, Tiang, dan Reklame Tumbang, Listrik Padam Hujan Deras Pertama di Surabaya Surabaya, Memorandum Hujan deras pertama di Surabaya yang terjadi pada Minggu (5/1) sore, disertai angin kencang. Akibatnya, belasan pohon, papan reklame, dan tiang listrik doyong atau malah roboh. Kendati tidak ada korban jiwa, dilaporkan beberapa pohon yang tumbang mengenai mobil dan rumah. Pohon roboh atau doyong juga dilaporkan mengenai kabel listrik. Kemacetan juga terjadi akibat pohon roboh ke bahu jalan. Salah satunya, 3 pohon di Jalan A Yani, depan Bulog (badan urusan
logistik), dekat Taman Pelangi. Pohon yang patah dahan dengan diameter 30 centimeteran tersebut membuat macet lalu lintas sekitar. Di Jalan Prapen juga dilaporkan pohon tumbang membuat lalu lintas macet. Di Surabaya Barat, pohon tum Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Pohon tumbang di Jalan Kutisari Besar, Kelurahan Kutisari.
Udara Panas di Stasiun Depo Sidotopo
DLH Turun ke Lokasi, Tunggu Hasil Lab ITS
FOTO: ISTIMEWA
Lubang yang menyemburkan panas dan bisa membakar kayu.
Surabaya, Memorandum Keluarnya udara panas di sekitar Stasiun Dipo Sidotopo yang sempat menggegerkan warga sekitar, diteliti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Minggu (5/1) pagi. Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan, penelitian DLH itu sendiri dilakukan sekitar pukul 08.00 hingga 09.30. Caranya dengan mengambil contoh tanah dan mengukur udara di sekitar dan udara di dalam tanah. “Kami sempat menanyakan kepada petugas DLH hasilnya bagaimana, namun diminta untuk menunggu. Sebab, akan diuji lab terlebih dahulu di ITS (Institut Teknologi 10 Nopember, red),” jelasnya, Minggu (5/1). Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
Puskesmas Tanjungsari akan menjadi rumah sakit tipe D.
Warga Surabaya Timur Gigit Jari Belum Ada Rencana Pembangunan RS
DPD PKS Surabaya me-launching lima kandidat internal untuk Pilwali 2020. FOTO: MEMORANDUM/BAUD
PKS Siapkan 5 Bacawali Surabaya, Memorandum DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melaunching lima nama bakal calon wali kota/wakil
wali Kota Surabaya. Mereka ini adalah kader yang mendapat suara tertinggi hasil pemilihan internal dengan sistem e-voting. Lima nama tersebut adalah Kabid Kepemudaan DPW PKS Jatim Ach Bersambung ke halaman 10
Surabaya, Memorandum Keinginan warga Surabaya Timur bisa berobat di rumah sakit milik Pemkot Surabaya, harus tertunda dulu. Padahal keberadaan RS di wilayah tersebut dianggap sangat penting. Ini dikatakan oleh anggota DPRD Surabaya dari dapil 3 Surabaya Timur Arif Fathoni. Arif menyatakan, pihaknya mendukung penuh pemkot bila membangun fasilitas pendidikan dan kesehatan di wilayah Surabaya Timur. “Sejak awal kami dorong dan harapkan, agar Pemkot Surabaya membangunan rumah sakit di kawasan Surabaya Timur. Sayangnya belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini,” kata dia. Ia menambahkan, di kawasan Surabaya Timur sendiri pemkot memiliki lahan kosong yang begitu luas. Jika dilakukan perencanaan pembangunan yang matang, tidak akan terjadi silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran) dalam APBD 2020. Sementara itu, untuk 2020 ini, Pemkot Surabaya akan membangun rumah sakit di Surabaya Barat dan Surabaya Bersambung ke halaman 10
Musim Hujan, Saatnya Mengeruk Keuntungan Awal 2020, di wilayah Kota Surabaya sudah mulai memasuki musim penghujan. Malah beberapa hari terakhir, Surabaya sudah mulai diguyur hujan. Setiap hari dalam intensitas tinggi. Kondisi seperti ini pengendara motor sangat membutuhkan jas hujan. Dodik Wahyu
S
etiap hujan turun, beberapa pengendara motor memilih menepi ke teras pertokoan terdekat dan berteduh hingga reda. Pengendara lain dengan sigap mengeluarkan jas hujan dari bagasi motor, mengenakannya kemudian melanjutkan perjalanan. Tapi sebagian lagi memilih membeli jas hujan dadakan kemudian melanjutkan perjalanan. Karena
inilah, penjual jas hujan belakangan ini ketimpa rezeki nomplok karena penjualan meningkat hingga tiga kali lipat. “Per hari bisa 5-6 jas hujan yang terjual. Malah sebenarnya saya waktu masih kemarau nggak nyetok jas hujan. Hanya jual seadanya aja,” ujar Fandi, penjual jas hujan di Jalan Rungkut Lor kepada Memorandum, Minggu (5/1).
Dengan harga kisaran Rp 45 ribu sampai Rp 150 ribu, jas hujan yang dijual Fandi ludes diborong pembeli. Pembeli biasanya membeli jas hujan yang berharga kisaran Rp 45 ribu Rp 75 ribu. Jas hujan yang dijual ada dua jenis. Yaitu jas hujan ponco dan jas hujan jaket plus celana dengan ukuran dewasa dan anak-anak. Pembeli cenderung membeli jas hujan jaket plus celana lengkap yang dapat dipakai satu orang. “Tapi biasanya ada yang beli sekaligus dua. Atau membeli ponco yang lebar bisa dipakai berdua,” ujar Fandi. Karena omzet yang naik, Fandi sampai menyetok beberapa jas hujan. Menurutnya, mulai bulan Desember Surabaya diprediksi akan
terus diguyur hujan sampai akhir bulan Maret 2020. Memasuki musim penghujan seperti sekarang, jas hujan akan jadi perbekalan wajib yang harus dibawa. “Namun warga Surabaya masih banyak yang memilih untuk berteduh karena tidak memiliki jas hujan,” ucap dia. Fandi menambahkan, pembeli jas hujan sebagian besar adalah pekerja kantoran dan mahasiswa. Biasanya, mereka membeli saat hujan turun di sore hari. Selain berteduh, mereka juga mampir membeli jas hujan. “Kebetulan kan tempat jualan saya tidak jauh dari Jalan Rungkut Lor. Mahasiswa dan pekerja kantoran banyak yang lewat sini,” pungkas dia. (why/rif)
Fandi melayani pembeli di pinggir Jalan Rungkut Lor.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 10
Pavingisasi Jalan Jambu Amburadul Digarap Asal-asalan, Warga Tuntut Perbaikan Surabaya, Memorandum Warga RT 04/RW 01 Jambu, Kelurahan/Kecamatan Tambaksari, mengeluhkan pemasangan paving yang digarap asal-asalan oleh kontraktor pelaksana proyek. Sebab, setelah selesai dikerjakan tiga hari lalu, paving tersebut sudah banyak yang bergelombang dan lepas. Disinyalir selain bahan pasir penahan di bawah paving sangat jelek, tipis, dan tidak memakai perekat semen sehingga cepat rusak. “Harusnya memasang paving ini di semen dan dikunci pakai kanstin yang benar. Jadi kalau dilewati kendaraan tidak mudah rusak. Ini sudah ambles dan baru dipasang tiga hari yang lalu sudah awut-awutan. Bahkan sisa material tidak dibersihkan,” ungkap Danik,
Sekretaris RT 04 Jambu, Minggu (5/1). Danik menjelaskan, dengan adanya pemasangan paving yang dinilai asal-asalan itu, warga pun beberapa kali memberikan laporan komplain kepada pengurus kampung. “Karena wilayah kami ini warganya mayoritas orang ngerti soal pavingisasi. Jadi warga ngerti dan paham pemasangan paving ini. Jelas ini pengerjaannya sangat jelek sekali dibandingkan wilayah lainnya. Banyak yang ambles dan membahayakan warga. Saya minta harus dibongkar
POLISI MENYAPA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Perpanjang SIM Luar Kota
dan diperbaiki,” tegas dia. Menurut Ketua RT 04 Jambu Laraswati, proyek pemasangan paving jalan sepanjang 200 meter ini menggunakan anggaran ratusan juta rupiah dari Pemkot Surabaya. “Jadi sangat disayangkan dengan mengeluarkan anggaran besar, hasilnya tidak maksimal. Kembali lagi yang dirugikan tetap masyarakat. Siapa yang nggak bisa garap proyek asal-asalan seperti ini? Meskipun bukan seorang pemborong, saya yakin semua orang bisa kalau digarap asal-asalan,” keluh Laraswati sambil menunjuk pemasangan paving yang amburadul. Laraswati mengaku, pekerjaan yang amburadul ini tidak boleh dibiarkan. Bahkan, sebelumnya dua pekan lalu pihaknya sudah lapor ke Di-
nas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya. Namun kenyataannya hingga sekarang belum ada tanggapan. Dia melanjutkan, warga berharap ada perhatian dari Pemkot Surabaya agar pembangunan paving ini bisa lebih diperhatikan kualitasnya. “Kami mohon kepada dinas terkait tolong perhatikan kualitas paving dan bahan bahannya sesuai dengan RAB-nya. Pemborong jangan hanya mengambil untungnya saja, agar anggaran yang dikeluarkan hasilnya benar-benar berkualitas,” pungkas Laraswati. (why/lis) Warga menunjukkan pemasangan paving yang amburadul.
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Alumni SMAN 3 Bantu Tandon Air Untuk Musala Mbah Sumbo Surabaya, Memorandum Untuk meningkatkan pelayanan kepada jemaah salat di Musala Waliyullah Habib Syeh Umar Sumbo (Mbah Sumbo) di Pesisir Pantai Nambangan, Kenjeran, alumni SMAN 3 angkatan 86 menyerahkan tandon air. Bantuan ini sangat berguna karena selama ini musala tersebut merasakan kelangkaan air.
“Atas inisiatif alumni SMAN 3, kita memberikan tandon air berkapasiatas 5300 liter. Semoga ke depan bermanfaat,” kata Agus Basuki didampingi Rochman perwakilan alumni SMAN 3 kepada Memorandum, Minggu (5/1). Basuki mengatakan, daya tampung air yang cukup banyak diharapkan bisa melayani kebutuhan air yang cukup ban-
yak bagi umat Islam yang salat dan berziarah di makam Mbah Sumbo,” imbuhnya. Bantuan diterima perwakilan pengurus Musala Mbah Sumbo, Muhammad Said. ”Kami mewakili Jamaah Gus Fahmi mengucapkan terima kasih atas bantuan tandon air dan semoga menjadi berkah,” ungkap Said. (why/rif)
Tanya: Yang ingin saya tanyakan adalah bisakah warga luar Surabaya memerpanjang surat izin mengemudi (SIM) di Surabaya, terima kasih sebelumnya. Susi Irmawati, asal Jember Jawab: Bagi warga luar Kota Surabaya yang ingin memerpanjang SIM online Kombespol Sandi Nugroho SIK SH MHum dapat dilakukan pada bus SIM Keliling Satlantas Kapolrestabes Surabaya Polrestabes Surabaya di Jatim Expo. SIM Keliling melayani perpanjangan SIM A dan SIM C pada Senin hingga Sabtu kecuali hari libur nasional mulai pukul 08.00. Pemohon diharuskan untuk memakai kemeja atau pakaian berkerah, menunjukkan KTP dan SIM lama, fotokopi SIM dan KTP masing-masing dua lembar, membawa surat keterangan sehatdari dokter serta biaya penerimaan negara bukan pajak (PNBP) SIM A Rp 80.000 sedangkan SIM C Rp 75.000. (*/fer)
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Alumni SMAN 3 memberikan bantuan tandon air kepada pengurus Musala Mbah Sumbo.
di Kebraon II dan Gunungsari III. Sejumlah papan reklame dan tiang listrik juga dilaporkan doyong ataupun roboh. Rokhim, Kasi Ruang Terbuka Hijau DKRTH Surabaya melaporkan, hingga pukul 17.00, dilaporkan ada 13 lokasi pohon tumbang dan berpeluang jumlah ini akan bertambah. Akibat lain, hujan deras yang
DLH Turun ke Lokasi, Tunggu Hasil Lab ITS FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Kedisiplinan Latih Mental Surabaya, Memorandum Kedisiplinan merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh setiap unsur keamanan. Sebab, kedisiplinan ialah suatu langkah yang mampu melatih mental maupun kesigapan. “Linmas harus tanggap dan memiliki kedisiplinan yang kuat,” ujar Danramil Mayor Inf Hendi Eko Yono. Seperti yang dilakukan anggotanya Pelda Yusuf membekali pelatihan baris-berbaris para linmas di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo. Linmas, kata Hendi, ialah salah satu bagian terpenting dari masyarakat yang mampu memberi contoh kedisiplinan, kebersamaan, dan keamanan lingkungan. “Mudah-mudahan pelatihan ini nantinya bisa menjadi bekal utama bagi para linmas dalam menjalankan tugasnya,” ucap dia. (tyo/lis)
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
Surabaya, Memorandum Pendaftaran sertifikasi tanah bagi penghuni perumahan Yayasan Kas Pembangunan (YKP), ternyata sepi peminat. Buktinya, dibuka sejak 6 sampai 31 Desember 2019, hanya sekitar 750-an yang mengajukan. Ketua Pengurus YKP sekaligus Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Kota Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu (Yayuk) mengakui, yang mendaftar sertifikasi yang difasilitasi pihaknya, tidak begitu banyak. “Sertifikasi ini lewat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang bekerja sama dengan BPN Surabaya. Mereka yang tidak mendaftar, silahkan mengurus sendiri karena kami tidak memperpanjang pendaftaran lagi,” kata dia. Untuk diketahui ada sebanyak 2.373 rumah sudah lunas pembayarannya namun belum memiliki sertifikat tanah. Untuk itu Yayasan Kas Pembangunan (YKP) membuka pendaftaran sertifikasi tanah bagi mereka. Perumahan YKP sendiri tersebar pada 11 kelurahan yaitu Gayungan, Menanggal, Mojo, Kalirungkut, Medokan Ayu, Penjaringan Sari, Kendangsari, Siwalankerto, Tenggilis Mejoyo, Jemur Wonosari, dan Kelurahan Rungkut Kidul. Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Komunikasi Penabung Beli Rumah YKP KMS Darmantoko mengatakan, YKP adalah yayasan yang bergerak di bidang kemanusiaan dan keagamaan dan itu sesuai dengan UU 15/ 2001 yang diubah menjadi UU 28/2004 tentang Yayasan. “Mengacu UU yayasan, YKP tidak berhak mengurusi PTSL atau sertifkasi tanah YKP. Kalau dalihnya membantu pembeli rumah YKP itu tetap tak boleh,” tegas dia yang selama ini konsen terhadap persoalan YKP. Kalau tetap dilakukan, masih lanjut dia, termasuk perbuatan melawan hukum. Sebab, itu sama menjerumuskan pembeli rumah YKP dalam penyertifikatan yang tidak prosedural. Ia menegaskan tanah YKP itu itu hak pengelolaan lahan (HPL). Jual beli rumah YKP tidak pernah dilakukan di hadapan notaris. (udi/rif)
Pohon, Tiang, dan Reklame Tumbang, Listrik Padam bang di Jalan Raya Wiyung juga berdampak pada lalu lintas setempat. Malah sejumlah pohon yang tumbang dilaporkan mengenai mobil terjadi di Pacar Keling, depan Dealer Yamaha, Jalan Rungkut Asri, dan di Pucang Sewu. Sedang pohon yang tumbang dan mengenai kabel listrik dilaporkan terjadi
Pelda Yusuf melatih linmas.
Sertifikasi Rumah YKP Sepi Peminat
Yang pasti di sana, masih lanjut dia, tidak ada pipa gas. Kemungkinan besar, udara panas itu murni keluar dari dalam tanah melalui lubang kecil seperti sarang ketam. Ia menambahkan, udara panas itu keluar dari tiga lubang yang ada di sana. Demi keamanan, sekarang ini sudah dipasang policeline oleh aparat Polsek
Simokerto. “Di sekitar area itu disterilkan sekitar 30 meter persegi. Tujuannya agar tidak ada yang lewat dan itu demi keamanan bersama,” jelasnya. Lokasi udara panas itu sendiri, masih lanjut dia, jauh dari permukiman pendudukan dan jalur rel KA. “Untuk sementara ini tidak berdampak terhadap lingkungan sekitar,”
Warga Surabaya Timur Gigit Jari Utara. Ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita. Feni mengatakan belum ada rencana pembangunan RS di Surabaya Timur. Meski begitu, pihaknya akan mengkaji untuk pembangunan rumah sakit di sana. Untuk tahun ini, pihaknya akan membangun rumah sakit baru tapi tidak di wilayah
Surabaya Timur. Direncanakan Puskesmas Tanah Kalikedinding dan Puskesmas Tangjungsari menjadi rumah sakit. “Untuk Puskesmas Tanah Kalikedinding nanti jadi rumah sakit tipe C dan diutamakan untuk rehab sosial. Tipe ini hanya melayani pelayanan kesehatan dasar. Jadi dokter spesialis yang ada itu dokter spesialis dasar,”
disertai dengan angin kencang ini membuat 29 penyulang (tiang listrik) yang tersebar di wilayah Surabaya Selatan, Surabaya Barat, Surabaya Utara, dan Sidoarjo, mengalami gangguan. Beberapa tiang listrik patah, bengkok, miring, dan roboh menyebabkan aliran listrik ke pelanggan di daerah tersebut terputus dan padam.
Sambungan dari halaman 9 kata Suprapto. Sebelumnya, pada Sabtu (4/1) sekitar pukul 13.00, warga yang sedang mengembalakan kambing di sekitar lokasi itu menemukan lubang tanah yang mengeluarkan asap. Bahkan ketika lubang tersebut dimasukkan kayu atau ranting, akan terbakar dan terlihat nyala api. (udi/rif)
Sambungan dari halaman 9 ungkap wanita yang disapa Feni, beberapa waktu lalu. Ia menambahkan untuk Puskesmas Tanjungsari akan dibangun tipe D. Di sana akan melayani penyakit dalam dan anak. “Puskesmas Tanjungsari dijadikan rumah sakit karena lahannya mencukupi. Selain itu lokasinya jauh dari RSUD BDH,” ungkap dia. (udi/rif)
Sambungan dari halaman 9 Wilayah tersebut adalah Rungkut, Jemursari, Gayungan, Tegalsari, Waru, Taman, Krian, Gedangan, Keboharan, dan sekitarnya. “Upaya kami tahap pertama setelah cuaca membaik adalah mengevakuasi pohon-pohon dan material yang menimpa jaringan. Selanjutnya akan dilakukan penanganan
tiang-tiang listrik yang patah, bengkok, serta penggantian material yang rusak. PLN akan menormalkan kembali jaringan listrik yang terganggu setelah kondisi dinyatakan aman,” kata A Rasyid Naja, Senior Manager General Affairs PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur dalam rilisnya. (udi/why/rif/lis)
PKS Siapkan 5 Bacawali mad Zakaria, Ketua MPW PKS Jatim H Ahmad Jabir,Ketua DPD PKS Akhmad Suyanto, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti, dan anggota DPR RI Sigit Sosiantomo. Ketua DPD PKS Kota Surabaya Akhmad Suyanto mengatakan, kelima nama tersebut disaring dari 10 nama dalam pemilu internal partai tahap dua yang melibatkan seluruh pengurus partai hingga di tingkat ranting. Lima orang ini perintahnya DPW PKS Jatim diminta merunning bersama-sama dalam kerangka komunikasi politik dan dalam kerangka diplomasi bersama partai politik yang lain,” jelas dia, Minggu (5/1). Menurut dia, komunikasi politik dengan lintas partai diperlukan mengingat PKS hanya memiliki lima kursi di DPRD Kota Surabaya. Untuk memenuhi syarat 10 kursi agar bisa mengusung calon, PKS perlu
Sambungan dari halaman 9
berkoalisi dengan partai lain. Akhmad Suyanto mengungkapkan,kelima calon nantinya dapat melakukan komunikasi politik baik person to person, atau partai untuk nantinya ditentukan tingkat aksebtabilitas, elektabilitas, dan popularitas mereka. “Mereka disuruh running semaksimal mungkin, mengerahkan tim sukses tidak dilarang, memakai profesional tidak dilarang bahkan diimbau supaya menunjukkan keseriusan sebagai calon,” tegas dia. Dia juga menjelaskan, PKS telah menjalin komunikasi politik dengan sekitar lima partai. Namun, dia enggan menyebutkan partai mana saja yang telah intens menjalin komunikasi politik. “Garis besarnya kira-kira mau tidak berkoalisi dengan kita, tentu akan kita sampaikan kita juga punya calon,” pungkas dia. (dhi/rif )
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 11
Wabup Achmad Fauzi melepas peserta napak tilas.
Napak Tilas Arya Wiraraja untuk Mengenang Pendiri Sumenep Sumenep, Memorandum Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi membuka napak tilas Arya Wiraraja yang diberangkatkan di garis start di depan kantor PT Garam Kalianget, Sabtu (4/1) malam. Acara itu untuk mengenang adipati pendiri Sumenep tersebut. Menurut Wabup Fauzi, napak tilas Arya Wiraraja sebagai upaya mencintai sejarah yang telah ditorehkan oleh pendiri Kabupaten Sumenep, Arya Wiraraja. Sebab ada ungkapan bijak mengatakan bahwa barang siapa melupakan sejarahnya, maka tidak mungkin ia mencintai daerahnya. Berdirinya Kabupaten Sumenep ini menurut Wabup Fauzi tidak bisa dilepaskan dari peristiwa penting sekitar 750 tahun silam. Yakni momen diangkatnya Arya Wiraraja menjadi adipati pertama menurut kalender sekarang terjadi pada 31 Oktober 1269 oleh raja Singhasari, Prabu Kertanegara. Momentum tersebut sampai sekarang diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Sumenep. “Arya Wiraraja bukan hanya sosok negarawan yang memiliki andil lahirnya Kabupaten Sumenep, namun juga menjadi inspirator lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab melalui pemikirannya, ia mampu menjadi pengatur utama berdirinya kerajaan Majapahit. Saat itu Raden Wijaya sampai datang sendiri ke Kadipaten Sumenep yang terletak di Kecamatan Batuputih,” beber wabup. Arya Wiraraja juga merupakan sosok yang cerdas, loyal terhadap pimpinan, pandai mengatur strategi, merakyat dan totalitas dalam mengabdikan diri bagi Kabupaten Sumenep. Dia juga memiliki relasi yang luas hingga luar negeri di masanya. “Sepak terjang Arya Wiraraja harus menjadi inspirasi, motivasi dan sumber kekuatan bagi generasi penerus sekarang ini. Saya berharap nilai-nilai dan teladan yang telah diajarkan oleh Arya Wiraraja menjadi bekal untuk ikut serta berkontribusi terhadap kemajuan Sumenep,” tandas wabup. (aan/epe)
RSA Kangean Ditarget Tuntas November 2020 Warga Kepulauan Sudah Tidak Sabar Menunggu Operasionalnya Sumenep Memorandum Puluhan tahun warga Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep mendambakan pelayanan kesehatan maksimal. Salah satu harapannya, ada fasilitas rumah sakit lengkap yang dibangun pemerintah di Kangean. Harapan itu mendekati kenyataan dengan adanya pembangunan Rumah Sakit Arjasa (RSA) di Kangean. Sayang, hingga awal 2020 manfaat RSA belum dirasakan karena belum selesai pembangunannya. Abu Hasan (50), warga Kangean mengaku, masyarakat kepulauan khususnya Kangean menganggap pelayanan kesehatan lengkap sangat didambakan. Selama ini, mereka hanya mengandalkan pelayanan puskesmas. Jika tidak mampu menangani, warga kepulauan yang sakit terpaksa dirujuk ke daratan dengan menempuh perjalanan yang cukup memakan waktu. Paling cepat 8 jam menggunakan kapal cepat Ekspres Bahari. Bagi warga yang ekonominya pas-pasan, kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) milik Pemkab Sumenep jadi solusi kendati harus betah selama 12 jam menyusuri per-
jalanan di laut. “Selesainya RSA merupakan harapan kita semua masyarakat Kepulauan Kangean. Makanya kami sangat berharap segera diselesaikan,” pinta Abu Hasan, Minggu (5/1). Suara dia seolah mewakili harapan seluruh masyarakat kepulauan kepada Pemkab Sumenep untuk segera menyelesaikan proses pembangunan RSA agar tidak lagi kesulitan mendapat pelayan kesehatan maksimal. Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan (dinkes) Sumenep Nur Insan menjelaskan, pembangunan rumah sakit di Kangean sebenarnya sudah ada progresnya. “Seperti untuk poli umum dan UGD sudah selesai 100 persen pada 13 Desember 2019,” tegasnya.
FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI
FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Proyek pembangunan RSA di Kangean terus dikebut untuk memenuhi kebutuhan fasilitas medis bagi warga Kabupaten Sumenep yang ada di kepulauan.
Sedangkan sisanya, segera dikerjakan awal 2020 ini. Meliputi kamar operasi, kamar bersalin, rawat inap serta, laboratorium. Pengerjaan itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 22 miliar yang telah diserahkan ke perwakilan dinas cipta karya. “Cipta Karya telah melakukan rapat dengan Dinkes Jatim sekaligus berkunjung ke Sumenep berdiskusi soal RSA,” ungkapnya.
Hasil rapat dan diskusi ada revisi perencanaan dari Dinkes Jatim tujuan masukan tersebut, diharapkan nanti RSA setelah terbangun memenuhi standar sebagai rumah pelayanan kesehatan. Targetnya, November tahun ini tuntas, termasuk pembangunan rumah dinas dokter. “Itu yang saya tangkap dari penjelasan cipta karya per November,” sebut Nur Ihsan.
Selain kesiapan sarana prasarana (sarpras), Nur Ihsan juga mengungkap sudah ada sekitar 100 sumber daya manusia (SDM) yang siap bertugas di RSA. Mulai dari tenaga dokter, bidan, analis, perawat, dan farmasi. Saat sekarang pihaknya tengah mengurus semua perizian, bahkan tidak sampai akhir 2020 RSA sudah dapat dioperasikan. (uri/epe)
Harga BBM Turun, Warga Serbu SPBU Pamekasan, Memorandum Harga sejumlah bahan bakar minyak ( BBM ) mulai Minggu (5/1) dini hari resmi turun menyusul langkah Pertamina melakukan penyesuaian harga. Khususnya untuk jenis Pertamax Series dan Dex Series. Turunnya harga disambut positif masyarakat. Seperti yang diakui Ismail, karyawan SPBU milik Haji Ahmad di ruas jalan pintu gerbang Pamekasan. “Mudah-mudahan dengan adanya penurunan harga, pembeli pada pada
SPBU kami meningkat,” sebutnya. Agus, warga Desa Bugih, Kecamatan Kota, bersyukur akhirnya harga BBM turun. Kendati sedikit tapi pengaruhnya sangat besar bagi perekonomi rakyat kecil sepertinya. “Mudah-mudahan pemerintah selalu memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, khususnya masyarakat pamekasan,” harap agus. Sebelumnya, VP Corporate Communication PT Pertamina Persero Fajriyah Usman mengatakan, penyesuaian harga Pertamax semula Rp 9.850 menjadi
Rp 9.200 per liter. Sedangkan Pertamax Turbo mengalami penyesuaian dari harga Rp 11.200 menjadi Rp 9.900 per liter. Lalu Pertamina Dex mengalami penyesuaian dari harga semula Rp 11.700 menjadi Rp 10.200, dan Dexlite mengalami penyesuaian dari harga semula Rp 10.200 menjadi Rp 9.500 per liter. Meski harga turun berlaku secara nasional, namun di beberapa daerah bisa berbeda-beda. Karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan
Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing wilayah. Ditambahkannya, penyesuaian harga tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019, tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bahan bakar minyak umum, jenis bensin dan minyak solar, yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau stasiun pengisian bahan bakar nelayan. (sjk/epe)
Rekam Jejak Prestasi DPM-PTSP
Ada Sentuhan Inovasi, Capaian PAD Over Target dan Investasi Meroket Bangkalan, Memorandum Ada sederet torehan prestasi manis dikoleksi Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Bangkalan. Di antaranya, ada beberapa sentuhan inovasi berbasis layanan publik. Utamanya di bidang perizinan. Di sisi lain, aliran modal investasi juga terus meroket naik. Cukup fantastis. Di sisi lain, capaian PAD yang dibebankan duet Pemkab dan DPRD kepada DPM-PTSP juga selalu over target. “Alhamdulillah, setidaknya dalam dua tahun terahir ini, capaian prestasi kerja DPMPSPT memang cukup bagus. Di antaranya, ada beberapa sentuhan inovasi untuk sektor layanan publik yang sudah kami kembangkan,” terang Kepala DPM-PTSP Bangkalan M Ainul Ghufron S Sos MM, Jumat (3/1). Tidak hanya itu. Sebagai salah satu OPD unit penghasil, DPM-PTSP juga mematok deretan prestasi menggembirakan. Di antaranya,capaian pendapatan asli daerah (PAD) sejak 2017 s/d 2019 selalu over target. Volume aliran modal investasi di sepanjang 2019, juga meningkat fantastis. Meningkat 300 persen dibanding tahun sebelumnya. ”Nah, seperti apa progres capaian masing-masing prestasi itu, coba anda wawancarai para kabid yang ada di DPM-PTSP ini. Mereka punya data riil-nya. Insya Allah riil dan lengkap,” saran Ainul Ghufron kepada Memorandum. Faaktanya memang begitu. Kabid Perizinan DPM-PTSP Ery Yadi Santoso MM misalnya. Dia membenarkan akumulasi prestasi DPM-PTSP dalam pemenuhan PAD. Bahkan selalu over target dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun anggaran 2018 lalu, sumbangsih PAD DPM-PTSP kepada Pemkab Bangkalan tercatat mencapai Rp 877.569.806,64. Ini over target Rp 127.359.806,64 atau sekitar 117 persen, dari target yang dibebankan senilai Rp 750.010.000. Kemamampuan daya pasok PAD tahun sebelumnya juga
Kepala DPM-PTSP Ainul Ghufron SSos MM
tak kalah bagus. Menjelang tutup tahun 2017 lalu, akumulasi kinerja DPM-PTSP sudah mampu menggaet PAD senilai Rp 891.125.580,43. Capaian ini over target 141 persen. Atau lebih besar Rp 261.115.115.580,43 dibanding patokan target yang dibebankan sebesar Rp 630.010.000. “Alhamdulillah, ketika target PAD yang dibebankan kepada DPM-PTSP ditingkatkan menjadi Rp 800.000.000 lebih pada tahun 2019 lalu, pemasukan PAD yang digalang oleh temanteman ternyata juga bagus. Yakni over target hingga 104 persen,” tandas Ery Yadi. Akumulasi sukses itu, menurut Ery Yadi, ditopang oleh perkembangan izin mendirikan bangunan (IMB) sebagai lumbung pemasuk DPM-PTS yang kian prospektif. Itu terjadi karena pasca beroperasinya Jembatan Suramadu pada 2009, arus kehadiran investor ke Kabupaten Bangkalan, utamanya para pengembang bisnis properti terus meningkat tiap tahun. Itu fakta. Bukan pepesan kosong. Di Kecamatan Bangkalan, misalnya, kehadiran investor pengembang pemukiman, benar-benar mewabah. Di kawasan pesisir Kelurahan Pangeranan, Kemayoran, Mlajah hingga ke Desa Mertajasah, dan Desa Kramat, benar-benar berderet marak bisnis properti. “Masing-masing pengembang (investor-red) membangun ratusan unit rumah baru,” tandas Ery Yadi.
Wabup Drs H Mohni meninjau ruang layanan OSS Kelolaan DPM-PTSP, serta profil bisnis properti di Kelurahan Pangeranan dan Rumah Makan Bebek Sinjay di Jalan Raya Ketengan, Bangkalan.
Bursa bisnis properti juga meluber di sepanjang kanan-kiri ruas Jalan Halim Perdana Kusuma atau kawasan ring road (jalan lingkar) timur. Juga di Jalan ER Martadinata atau ring road barat. Bahkan, kepak sayap bisnis pemukiman baru, menurut Ery Yadi, sudah berekskalasi ke sejumlah kecamatan yang berdekatan dengan jalan akses Jembatan Suramadu sisi Madura. Di antaranya di Kecamatan Burneh, Kamal, Socah, Labang, dan kecamatan strategis lainnya. Bagusnya, realita positif ini juga diikuti kian suburnya pertumbuhan sektor usaha lainnya. Terutama bisnis restoran, rumah makan, kios suvenir, cafe, toko swalayan, minimarket, homestay, rumah kos, losmen, dan bahkan sektor usaha perhotelan. Itu terlihat di Kecamatan Bangkalan Kota, Burneh, Labang, Tanah Merah, Socah, Kamal, dan Arosbaya. “Nah, realita itu, sudah barang tentu amat berkait erat dengan kian prospetifnya sumber PAD DPM-PTSP dari sektor IMB. Sebab kian suburnya pertumbuhan ragam jenis sektor usaha baru itu, pasti diawali dengan pembangunan gedung baru,” tegas Ery Eriyadi, Itu sebabnya, meski beban target pemasukan PAD dari DPM-PTSP pada untuk
tahun anggaran 2020 kali ini didongkrak naik menjadi Rp 1 miliar lebih, Ery optimis DPMPTSP akan mampu memenuhi target itu. Bahkan bisa jadi akan kembali over target. Sementara Kabid Informasi Dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal (IP3-M) Moh Hosun SPd MM menambahkan, kian marak dan menjamurnya ragam jenis sektor usaha tidak hanya berpotensi mendongkrak naik capaian PAD dari tahun ke tahun. Tetapi pemasukam modal investasi ke Kabupaten Bangkalan, juga terus meroket naik. Disepanjang tahun 2017 lalu, misalnya, aliran modal investasi yang masuk ke Kabupaten Bangkalan masih mencapai Rp 287.804.466.324. Kemudian melejit naik jadi Rp 309.390.188.000 pada tahun 2018. Jadi ada peningkatan Rp 21.585.721.776. Lalu pada tahun 2019 ? Luar biasa. Total dana investasi yang masuk dan beredar disemua lini sektor usaha, per September 2019 mencapai Rp 1.096.326.942.314, atau Rp 1,096 triliun lebih. Itupun melonjak lagi per November. Yakni mencapai Rp 1.219.958.389.857 atau Rp 1,219 triliun lebih. “Jadi di banding 2018 lalu, aliran modal investasi yang masuk ke Kabupaten Bangkalan pada 2019 meningkat sangat
fantastis. Kenaikannya mencapai Rp 910.568.201.858 atau Rp 910,5 miliar lebih. Jika diprosentase naik sekitar 300 % lebih,” tegas Hosun. Realita ini, sekaligus membuktikan betapa pesatnya laju perkembangan ragam jenis sektor usaha di Kabupaten Bangkalan. Dampaknya, tingkat perekonomian kesejahteraan rakyat juga jadi meroket naik. Peluang dan kesempatan kerja juga semakin terbuka lebar. Deretan sukses itu, menurut Kepala DPM-PTSP, Ainul Ghufron, merupakan bias positif dari gerakan sosialisasi, promosi dan pencerahan yang terus digelorakan dari waktu ke waktu. Di sepanjang 2019, misalnya, sosialisasi tentang IMB gencar difokuskan di lingkup kecamatan dan lini pedesaan. Itu dilakukan karena mayoritas rumah dan bangunan lain milik warga ternyata belum memiliki IMB. “Targetnya, agar rumah warga yang belum punya IMB, ya agar segara mau mengurus ke DPM-PTSP. Nah, untuk beberapa tahun ke depan, ini akan menjadi sumber pemasok PAD yang potensial bagi DPM-PTSP,” papar Ainul Ghufron. Torehan rekam jejak prestasi DPM-PTSP tidak hanya sebatas itu. Upaya untuk membenahi kualitas layanan publik, juga terus dikembangkan. Untuk
pengajuan surat izin usaha, misalnya, mulai 19 Maret 2019 lalu, DPM-PTSP sudah menerapkan layanan berbasis Online Single Submission (OSS). Yakni layanan perizinan usaha terintegrasi secara elektronik. Atau berbasis teknologi IT. Melalui layanan OSS, pengusaha yang mengurus izin usaha tidak usah wira-wiri ke mana-mana. Jika berkas permohonannya sudah lengkap, tinggal memasukkan permohonan mereka secara online melalui laman OSS di oss.go.id. Layanan serupa juga sudah diterapkan kepada mereka yang mengajukan permohonan izin profesi, dengan menggunakan tagline layanan bertajuk Si Cantik. “Prosedur dan mekanisme Si Cantik sama dengan layanan OSS. Finishing-nya, jika surat izin usaha dan izin profesi dari pusat sudah turun, pemohon hanya cukup sekali datang ke kantor DPM-PTSP. Yakni minta tanda tangan kepala dan tok stempel. Cuma begitu doang. Simple, singkat dan efektif,” tegas Ainul Ghufron. Berkat layanan OSS ini, kemampuan DPM-PTSP dalam menerbitkan sdurat izin usaha jadi berlipat ganda. Pada tahun
2019 lalu mampu menggolkan 1.487 surat izin usaha mikro dan kecil ke atas. Capaian ini jauh meningkat dibanding 2018 sebanyak 684 surat izin usaha. Selain itu, pada triwulan pertama 2020, DPM-PTSP sudah berancang-ancang menerapkan inovasi layanan terpadu bertajuk Mall Public Servise (MPS). Lokasi layanannya di Bangkalan Plaza (Bang-Plaz), Jalan Halim Perdana Kusuma. Di sini, akan ditempatkan petugas dari 17 OPD yang berkait dengan layanan pemenuhan syarat perizinan. Di antaranya ada petugas dari DPM-PTSP, dinas PRKP, PUPR, DLH, dispertapa horbu, dinas perikanan, samsat bersama, satlantas, dan lainnya. Inovasi layananan dijamin tidak akan bikin ribet pemohon. Untuk mengurus izin mendirikan bangungan (IMBRed), misalnya, pemohon tidak usah wira-wiri ke Kantor DLH, Dinas PUPR atau PRKP, untuk ngurus persyaratan uji dampak lingkungan dan gambar disain konstruksi bangunannya. “Tetapi, mereka cukup berkunjung ke layanan MPS di Bang-Plaz. Di sana sudah ada petugas dari DLH,PUPR atau PRKP,” pungkas Ainul Ghufron. (ras/epe/adv)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PASURUAN
SENIN LEGI 6 JANUARI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
BPBD Imbau Warga Waspadai Pohon Tumbang
Desa Maslahat
BPD Kedungboto Terus Awasi dan Mendukung Program Desa
Imbauan ini bukan tanpa sebab. Beberapa hari hujan deras disertai angin kencang telah menyebabkan satu rumah warga di Desa Ketegan, Kecamatan Rejoso, serta 2 rumah warga Dusun Jatisari, Desa Purwodadi, roboh akibat tertimpa pohon tumbang. Plt Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati mengatakan, 2 rumah warga yang tertimpa pohon tumbang di Desa Purwodadi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Hanya lecet saja, cucu salah satu pemilik
rumah yang tertimpa pohon. Namanya Mubarok Al Kautsar. Sudah diberikan perawatan,” kata Tectona. Dengan kejadian itu, Tecto mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan hati-hati dengan kondisi alam yang kurang bersahabat seperti sekarang. “Namanya bencana kita tidak tahu datangnya. Tapi seminimal mungkin kita sudah mengantisipasinya dengan selalu waspada kalau hujan turun dengan derasnya. Apalagi disertai angin kencang. Kalau punya pohon besar dan sangat tinggi,
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai ancaman bencana puting beliung, tanah longsor dan banjir.
Pohon tumbang di tengah jalan yang menghalangi pengendara lewat.
mungkin bisa dipangkas,” imbuh Tecto. Di musim penghujan seperti saat ini, BPBD Kabupaten Pasuruan siap mendampingi masyarakat dalam hal kebencanaan. Seperti contohnya melakukan
pembersihan Jembatan Magersari, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Kata Tecto, jembatan tersebut sempat buntu akibat banyaknya material tanah, barongan (ranting pohon bamboo) dan sampah lain
yang merupakan kiriman dari wilayah Winongan atas. Ditanya seputar wilayah di Kabupaten Pasuruan yang masuk dalam daerah rawan bencana banjir, Tecto menegaskan ada 9 kecamatan. Yakni Gempol, Beji, Bangil, Kraton, Pohjentrek, Rejoso, Grati, Winongan, Gondang Wetan. Apabila terjadi bencana banjir, pihaknya akan mendirikan posko bencana di beberapa wilayah. Di antaranya di Kalirejo, Bangil; Tambakrejo, Kraton; dan Kedawung Kulon, Grati. Posko tersebut sebagai bagian koordinasi, di samping selalu siap untuk memberikan bantuan yang sifatnya urgent. Seperti dapur umum, obatobatan dan keperluan bencana lainnya. (rul/sr)
Produksi Melimpah, Harga Garam Jeblok Pasuruan, Memorandum Produktivitas garam yang dihasilkan petambak di Kota Pasuruan terus bertambah. Sepanjang 2019, hasil produksi garam cukup melimpah. Hasilnya, target produksi yang ditetapkan Pemkot Pasuruan terlampaui. Sepanjang 2019, Dinas Perikanan Kota Pasuruan menargetkan bisa memproduksi 9.700 ton garam. Syukur, hasilnya bisa mencapai target, 11.065 ton. “Target yang ditetapkan tahun 2019 sebanyak 9.700 ton. Sedangkan, hasil produksi melampaui target, 11.065 ton,” ujar Kabid Budi Daya Dinas Perikanan Kota Pasuruan, Imron Rosadi. Menurutnya, melimpahnya hasil produksi garam tahun ini banyak dikarenakan faktor cuaca. Sepanjang tahun kemarin
musim kemarau lebih lama, sehingga membuat tambak garam lebih produktif. “Beberapa tambak bisa panen sampai tiga kali dalam waktu sebulan. Umumnya kan dua kali,” ujar Imron. Di samping hasil yang melimpah, Imron mengatakan, kualitas garam yang dihasilkan juga cukup baik. Setelah masa panen raya menjelang akhir tahun lalu, pihaknya mengambil sampel garam dari tambak. “Secara kasat mata memang sangat putih. Setelah dicek, kualitasnya juga baik. Kandungan natrium kloridanya mencapai 94 persen,” jelas Imron. Sayang hasil produksi garam yang melimpah berbanding terbalik dengan kondisi pasar. Kemarin harga garam belum juga normal dan sangat murah. “Harga net
masih sekitar Rp 350 per kilogram, belum stabil,” kata Imron. Menurutnya, jebloknya harga garam dikarenakan pasokan garam di pasaran melimpah. Sebab, garam lokal kini tengah digempur dengan suplai garam ekspor. “Padahal, dari segi kualitasnya sudah bisa digunakan untuk kebutuhan industri,” tambah Imron. Sekadar diketahui, tambak penghasil garam yang diandalkan Pemkot Pasuruan, tersebar di tujuh kelurahan. Meliputi Kelurahan Blandongan, Kepel, dan Tapaan di Kecamatan Bugul Kidul. Lalu, Kelurahan Panggungrejo, Mandaranrejo, dan Ngemplakrejo di Kecamatan Panggungrejo. Serta, satu kelurahan di Kecamatan Gadingrejo.(ion/sr)
FOTO: MEMORANDUM/ION
FOTO: MEMORANDUM/ION
Pasuruan, Memorandum Pemerintahan Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, berencana terus berinovasi. Baik itu inovasi bidang pelayanan, inovasi bidang wisata, dan pasar Desa. Untuk peningkatan perekonomian warga. “Kami selaku ketua BPD (Badan permusyawaratan Desa) Kedongboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Sesuai tugas dan fungsi kami, bersama seluruh anggota terus menampung aspirasi masyarakat baik melalui rapat antar-RT atau RW. Rapat Musrenbangdes (Musyawarah Ketua BPD Desa Kedungboto Rencana PembanMashuri gunan Desa),” jelas Mashuri, Ketua BPD Desa Kedungboto. Ia menjelaskan bahwa tentunya dalam hal ini ia bersama anggota juga melakukan pengawasan, mengontrol dan mengawasi keuangan untuk pembangunan desa. Baik itu dana DD maupun ADD. Tentunya ia sebagai ketua lembaga desa, bersama-sama anggota dan dengan lembaga desa lainnya akan terus bersinergi untuk bersama-sama membangun Desa Kedungboto. “Melalui program dan potensi yang ada di desa diharapkan mampu meningkatkan perekonomian, dan kesejahteraan warga Desa Kedungboto selaras, dan bersinergi dengan program-program pemerintah Kabupaten Pasuruan. Menuju Pasuruan dan Desa Maslahat (Maju, Sehat Lahir, Adil dan Bermartabat). (ion/sr)
Petani Pasuruan memanen garam sebelum musim hujan.
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
PKL Sumber Lele Wadul YKBH-BK
Dapat 1 Fortuner, 2 Mobilio, 1 Motor, dan Haji Plus GraƟs Lumajang, Memorandum Hanya butuh waktu 9 bulan, wanita yang akrab
disapa Ibu Endah (50), istri dari Kapolsek Jatiroto AKP Bambang Supeno, yang
FOTO: MEMORANDUM/YD
Probolinggo, Memorandum PKL Sumber Lele, Kecamatan Kraksaan, Probolinggo, mendatangi kantor Yayasan Konsultasi dan Bantuan Hukum Bela Keadilan (YKBH-BK) untuk menyampaikan keluhannya. Mereka wadul soal rencana penggusuran yang akan diambil pemerintah daerah setempat. Warung atau tempat jualan yang sudah puluhan tahun ditempati itu akan digusur. Mengingat lahan yang ditempati adalah tanah negara. Warga pun sadar akan status tanah tersebut. Hanya saja, mereka mempersoalkan keadilan bagi masyarakat. “Tanah itu memang milik negara. Kami berjualan di sana sudah 60 tahun lamanya. Kami generasi kedua. Di tanah itu ada gudang mi dan toko moderen yang sekarang bisa menjadi hak milik seseorang, dan bahkan tanah itu disewakan,” kata Hasan, pemilik warung, mewakili puluhan warga lainnya. Hasan mengatakan, harus ada rasa kemanusiaan dan keadilan bagi semua warga negara. Sebab di tempat itu ada seorang yang bisa memiliki dan sertifikat tanah milik negara itu. “Sedangkan kami yang hanya warung biasa mau digusur.
Anggota Bhayangkari Lumajang Sukses Geluti Bisnis Eco Racing
PKL Sumber Lele mendatangi kantor Yayasan Konsultasi dan Bantuan Hukum Bela Keadilan.
Kenapa baru sekarang mau menggusur. Kami menerima sebuah surat yang mengatasnamakan seorang tokoh di Desa Rangkang. Dimana dalam surat itu ada perintah dari tokoh tersebut, untuk menggusur warung kami. Saya rasa tokoh itu tidak punya wewenang untuk mengusir kami, harusnya Dinas terkait yang punya wewenang,” keluh Hasan di kantor YKBH-BK di Desa Bulu, Kraksaan. Hasan mengungkapkan, ia dan
pemilik warung lainnya, dipanggil ke kantor desa dan ke kantor kecamatan, terkait penggusuran warung itu. Humas YKBH-BK, Mustofa mengungkapkan, bahwa tanah milik negara itu sudah dihuni warga dua generasi sekitar 60 tahunan. Masalahnya beberapa tahun belakangan ini ada oknum pengusaha mengaku sebagai pemilik lahan tersebut, luasnya sekitar 60m2. “Yang jadi keberatan warga adalah, kenapa justru pebisnis yang ingin mengusir mereka? Tanah negara PENGUMUMAN kok begitu mudahnya dimiTENTANG SERTIPIKAT HILANG liki pengusaha Nomor : 33/STP.HL/XII /2019 dengan mengUntuk mendapatkan Sertipikat baru Pengganti Sertipikat Hilang, Berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) PP. No. 24 Th 1997 tentang Pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa : abaikan penghuni rakyat N NamadanAlamatPem HakAta NIB Terdaftar TanggalPembuk Letak Keterangan o ohon s Tanah GS/SU atas uan Tanah kecil, yang danJeni Nama/Ala a.Desa/Kel berpuluh-pus No. mat . Hak b.Kecamat luh tahun mean nempatinya, 1 2 3 4 5 6 7 8 bahkan sebagai A.Sebaung Hak NIB. ASMAUL 23Ͳ09Ͳ2008 1 ASMAUL HUSNA Surat pernyataan Milik No.2214/19 HUSNAH lahan mencari Dsn Taman dibawah sumpah/janji b.Gending No.31 96 RT.002/RW.002 Tgl 23Ͳ10Ͳ2019 nafkah,” samTgl.21Ͳ12Ͳ Ds.Sebaung, Kec. 3/ Surat tanda laporan bung Mustofa. Sebau 1996 Gending, kehilangan Tgl.18Ͳ04Ͳ ng Luas 1120 Kata Mustofa, Kab.Probolinggo 2018 m2 warga sekarang No.STLK/267/IV/2018/P OLSEK bukan ingin Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan menguasai keberatanͲkeberatan kepada kami dengan disertai alasanͲalasan dan bukti yang kuat. Jika setelah tiga puluh (30) tanah negara, hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti tapi mencari akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi. keadilan. Seh Probolinggo, 30Ͳ12Ͳ2019 ingga mereka KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PROBOLINGGO mengadu ke YKBH-BK, karena warung Drs. MARTONO, M.Si mereka akan di NIP. 19660406 199103 1 010 gusur.(yud/sr)
Bunda Endah bersama suami AKP Bambang Supeno, Kapolsek Jatiroto dan ketika menerima hadiah.
juga anggota Bhayangkari Lumajang, ini sukses mendapat 1 unit Toyota Fortuner, 2 unit Honda Mobilio, 1 unit motor, dan Haji Plus gratis bersama keluarga. Ternyata, sukses perempuan berparas cantik ini diperoleh setelah dia menggeluti bisnis Eco Racing. Sebuah bisnis yang mengusung Gerakan Indonesia Bebas Polusi dan Riba. Sebagai salah satu orang yang sukses dalam menggeluti bisnis ini, Ibu Endah mengatakan, semangat, kerja keras dan tekun serta optimis merupakan modal utama untuk sukses dalam menggeluti bisnis Eco Racing. “Bisnis ini tidak hanya memberikan janji namun kepastian,” ujar istri Kapolsek Jatiroto ini. Mau tahu seperti apa bisnisnya? Silakan datang ke seminar bisnis dahsyat Eco Racing. “Go Berkah No Riba” Pasuruan Dalwa Syariah Hotel di Jalan Raya Raci 51 Bangil setiap Jumat pukul 13.30. Untuk Probolinggo, diselenggarakan di Orin Resto dan Hall, setiap Sabtu pukul
12.30. Narasumber adalah M Deny Ferdiani SP MK. Mantan karyawan yang di PHK ini, adalah peraih reward 2 unit motor, 2 unit Honda Mobilio, dan 1 unit Toyota Fortuner di kalimantan Timur yang diraih hanya dalam kurun waktu 10 bulan saja. Deny juga membina 7.000 mitra di seluruh Indonesia. Sampai saat ini, sudah melahirkan 20 peraih reward Honda Mobilio dan Mitsubhisi Pajero. “Alhamdullillah, saya juga bisa melunasi hutang, karena mencapai target. Di samping itu, saya juga mendapatkan jalan-jalan gratis ke luar negeri dengan menggunakan kapal pesiar Star Cruise untuk tiga orang dengan tujuan ke Malaysia dan Singapura,” tutur Ibu Endah. Jika ingin sukses seperti yang dialami Ibu Endah, jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti seminar yang diselenggrakan oleh Eco Racing dijamin tidak rugi dan gratis.! (Adv/tri/sr)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
OLAHRAGA
SENIN LEGI 6 JANUARI 2020 HALAMAN 13
MU Buang Andik Bersama 6 Pemain Lokal Pemain Persebaya U-19 Rizky Ridho bersuka cita usai menjebol gawang lawan ketika tampil di kompetisi Pro Academy U-20.
Persebaya Promosikan 6 Pemain Jebolan Internal Surabaya, Memorandum Persebaya tak mau melepas pemain muda jebolan internal ke klub lain. Ada empat pemain jebolan klub anggotanya yang dipromosikan ke tim senior untuk musim 2020 yakni Koko Ari Araya (belakang), Muhammad Kemaluddin (gelandang), Zulfikar Akhmad Medianar Arifin (gelandang), dan Muhammad Supriadi (penyerang). Sebelumnya, empat pemain ini sudah bersama Persebaya sejak 2018 di tim U-19. Tahun lalu, selain masuk dalam skuad tim senior, mereka juga turut mengantarkan Persebaya juara Elite Pro Academy U-20. Selain empat nama itu, tahun ini akan ada dua tambahan pemain yang dinaikkan ke tim senior dari tim U-20. Yaitu Ernando Ari Sutaryadi (kiper) dan Rizky Ridho (belakang). Dari enam nama tersebut, tiga diantaranya membela timnas Indonesia U-18. Mereka adalah Ernando, Rizky, dan Supriadi. Keberadaan mereka di tim senior bisa mempercepat perjalanan karir mereka. Baik di Persebaya maupun timnas senior. ”Persebaya punya banyak talenta muda, tentu saja itu harus dimaksimalkan,” kata Aji Santoso, pelatih kepala Persebaya. ”Saya sudah mengamati penampilan mereka, punya potensi yang sangat besar. Supriadi misalnya, dia pemain yang pintar dan punya skill,” lanjut Aji seperti dikutip dari Persebaya.id. Aji menegaskan, para pemain dari tim U-20 memiliki bakat yang bagus. Karena itu, dia tidak segan untuk memberi kepercayaan mereka nantinya. Baik di Liga 1, Piala Presiden, Piala Indonesia, maupun Asean Club Championship. Sebelumnya manajemen tim sudah memanggil kembali Rachmad Irianto. Pemain timnas Indonesia yang berhasil membawa medali Perak di Sea Games 2019 ini dikontrak hingga 2021 mendatang sebagai pemain belakang Bajul Ijo. Sepanjang musim 2019, meski sering absen karena agenda timnas, Rian tampil apik bersama Persebaya. “Dia bisa bermain dalam beberapa posisi. Stopper, gelandang bertahan, sampai bek kiri. Penampilan apik Rian itu pula yang membuat Aji mempercayainya menjadi kapten tim saat Persebaya mengalahkan Persija di Gelora Bung Karno,” ucap Aji Santoso. Di musim 2020 ini, Persebaya membuat kejutan baru. Di tangan Aji Santoso tim asal Surabaya ini lebih banyak pemain muda dibanding dengan musim sebelumnya yang lebih condong beberapa pemain senior di Liga 1. (*/sr)
Pamekasan, Memorandum Madura United (MU) membuang tujuh pemain lokal yang menjadi bagian tim berjuluk Laskar Sape Kerab di musim 2019. Dari tujuh nama itu, muncul nama penyerang sayap Andik Vermansah. Selain Andik, Madura United juga melepas enam pemain lainnya seperti Engelberd Sani, Drey Buyung Panyalay, Fajar Ramadhan, Rafit Ikhwanuddin, dan Yohandes Saputra. Satu pemain lagi adalah Alfath Faathier yang sudah resmi berseragam Persija Jakarta. “Terima kasih banyak untuk segala dedikasi kalian selama bersama Madura United. Doa kami yang tetap yang terbaik untuk kalian,” kata Rahmad Darmawan, pelatih sekaligus manajer Madura United seperti dikutip dari bola.com Sejauh ini, belum muncul kabar ke mana enam pemain yang tidak mendapat tawaran perpanjangan kontrak itu bakal meneruskan kariernya. Hanya Alfath Faathier yang memastikan mendapatkan klub baru di musim 2020. Nama Andik sendiri sudah dikaitkan dengan pintu keluar Madura United sejak akhir musim lalu. Sebab, klub berjulukan Laskar Sape Kerap itu tidak menawarkan kontrak baru. Andik sendiri juga sempat berpamitan lewat akun instagramnya meski kemudian dihapus. Pemain kelahiran Jember itu masih
sempat dikaitkan bakal kembali ke Persebaya, klub yang telah membesarkan namanya. Namun, belum ada sinyal bahwa klub berjulukan Bajul Ijo itu bakal merekrut Andik lagi. Di sisi lain, Andik mengaku sempat mendapat tawaran dari klub Malaysia. Kabarnya, klub tersebut adalah Sabah FA dan Melaka United. Namun, pemain berusia 28 tahun tersebut mempertimbangkan faktor keluarga sehingga memilih berkarier di Indonesia lagi. Rumor yang berkembang menyebut Andik sedang didekati oleh juara bertahan Liga 1, Bali United. Sejauh ini, belum ada kepastian apakah penyerang sayap Timnas Indonesia itu bakal benar-benar menyebrang ke Pulau Dewata. Rahmad Darmawan sendiri secara resmi mengumumkan lima pemain lokal anyar yang berhasil direkrut, Sabtu (4/1/2020). Semua nama-nama baru
Andik Vermansah (kanan) melewati pemain Borneo FC ketika membela Madura United di Liga 1 musim lalu.
yang diumumkan itu tergolong pemain muda, di mana dua di antaranya merupakan pemain yang pernah berlabel Timnas Indonesia usia muda. Dua di antaranya adalah Dodi Alekvan Djin (21 tahun) dan Risna Prahalabenta (21 tahun), yang membawa Persik Kediri menjuarai Liga 2 2019.
Dua pemain lainnya merupakan mantan penggawa PSS Sleman, yaitu Haris Tuharea (25) dan Samuel Christianson Simanjuntak (20). Sementara satu pemain lagi adalah mantan striker Arema FC, Rifaldi Bawuoh (26), yang tercatat pernah menjadi top scorer Liga 2 2017 bersama Kalteng Putra. (*/sr)
Getuk Pertahankan Karakter Persik Kediri, Memorandum Manajemen Persik Kediri resmi memperkenalkan Joko Susilo sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Liga 1 2020, Sabtu (4/1). Mantan pelatih Arema FC yang akrab dipanggil Getuk itu berjanji untuk mempertahankan karakter permainan yang sudah ditunjukkan tim berjuluk Macan Putih ketika menjuarai Liga 2 musim lalu. Joko Susilo menilai karakter permainan Persik Kediri sangat bagus di Liga 2 lalu. “Saya tertarik melatih Persik karena misi dan visi kami sama, yakni pemberdayaan pemain muda. Saya tak akan mengubah cara main Persik yang kemarin sukses menjuarai Liga 2. Saya nilai
karakter itu sudah bagus,” tutur Joko Susilo. Sejauh ini Gethuk telah mengkomunikasikan terkait rancangan tim pada pihak manajemen. Namun tak jauh berbeda dengan kekuatan tim Persik Kediri musim lalu. Sementara untuk sponsor tim, Manajemen tim masih terus berkomunikasi dengan sejumlah pihak. Mereka optimistis akan mampu berbicara banyak di kancah persepakbolaan tertinggi tanah air dengan target berada di 10 besar Soal rekrutmen pemain baru untuk melengkapi skuat Persik, Joko Susilo akan mencari pemain yang punya kualitas sesuai karakter Persik. “Pakemnya
Pelatih Persik Joko Susilo bersama asisten pelatih Johan Prasetyo.
sudah terbentuk. Pemain baru nanti, baik lokal atau asing, harus memiliki visi bermain yang sama. Sehingga pembentukan tim tak butuh waktu lama,” ujarnya kepada bola.com. Sosok yang akrab disapa
Getuk ini pun mengaku telah punya daftar pemain yang pantas direkrut Persik Kediri. “Sudah ada nama-nama pemain baru nanti. Saya sudah diskusi dengan manajemen. Berikutnya saya serahkan kepada manaje-
men untuk menindaklanjuti,” katanya. Yang pasti, kehadiran Getuk di klub kebanggaan Kota Tahu Kediri itu, akan ada reuni duet maut Arema di Persik Kediri. Namun kali ini, dua figur tersebut berada di jajaran staf pelatih, Joko Susilo sebagai pelatih kepala, Johan Prasetyo Wibowo sebagai asisten. Beban cukup berat bakal diemban pelatih baru itu, yakni mengembalikan kejayaan Macan Putih di pentas sepak bola Indonesia. Persik memang pernah merasakan kejayaan pada 2003 dan 2006. Kala itu, klub kebanggaan warga Kediri itu sukses meraih gelar juara. (*/sr)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 14
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Ingatkan untuk Tegak Lurus Ora Korupsi
Bupati Faida Lantik Pejabat Pemkab Sesuai SOTK Baru 2020 “Ingat, hanya menjalankan amanat, bukan memiliki anggaran. Itu (anggaran) bukan untuk kita. Tegak lurus atau tidak sama sekali,” tegas orang nomor satu di Jember ini. Para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember yang dilantik dan dikukuhkan tersebut merupakan pejabat yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan Administrator. Menurut Bupati Faida, sebelumnya ada 7 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) merupa-
kan pejabat pelaksana tugas (plt). Namun sekarang sudah definitif. “Tujuh pejabat merupakan hasil dari Pansel (panitia seleksi) open bidding wabup dan bupati sepakat untuk dipilih dan ditetapkan untuk diusulkan pusat mengisi kepala dinas definitif,” tegas Bupati Faida. Selain itu, pelantikan dilakukan untuk menyesuaikan dengan susunan organisasi tata kinerja (SOTK) yang baru versi 2020. Selain itu, pelantikan juga untuk pejabat yang lolos pada seleksi
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Jember, Memorandum Komitmen Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jember untuk tidak menyelewengkan anggaran ditegaskan kembali oleh Bupati dr Hj Faida MMR ketika melantik 179 pejabat di PendopoWahya Wibawagraha, Jumat (3/1).
Bupati dr Hj Faida MMR melantik 179 pejabat yang menduduki jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama dan Administrator Pemkab Jember.
terbuka. Saat pengarahan pelantikan itu, bupati berpesan agar para pejabat membuat catatan dalam
sejarah dengan bekerja sebaikbaiknya selama amanat masih di tangan. Kepada pejabat yang lolos seleksi terbuka, bupati berharap
dapat bekerja baik sesuai dengan harapan semua pihak. “Selamat kepada para pejabat yang mendapatkan kesempatan
pada jabatan baru. Segeralah menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” tuturnya. Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang diangkat kembali pada jabatan yang sama. Bupati berharap pengangkatan ini dapat memperbaiki komitmen kinerja. Lebih jauh bupati menjelaskan, pelantikan ini merupakan tahap awal untuk menata sesuai SOTK baru. Pelantikan pejabat pada eselon IV direncanakan Senin pekan depan. “Tahap awal masih melantik para pejabat eselon II dan eselon III pada jabatan yang baru, SOTK baru yang diberlakukan tahun 2020,” jelasnya. Bupati juga menyatakan, be-
berapa pejabat masih memiliki tugas rangkap dengan jabatan pelaksana tugas. Hal ini terjadi karena belum cukup untuk diangkat secara definif. Namun, ada juga pejabat yang mendapatkan promosi, yaitu yang semula Plt sudah memenuhi syarat untuk diangkat secara definitif di eselon III. Kepada para pejabat, bupati kembali berpesan untuk berhati-hati dalam memegang amanat. Para pejabat diminta untuk fokus dan berhati-hati memegang amanat, menjalankan tugas dan amanat dengan sebaik baiknya. Sebagai aparatur sipil negara (ASN), tandas bupati, hanya ada satu kebijakan, satu komando. “Lakukan tugas dengan sebaik-baiknya,” tegasnya. (nia/edy/epe)
Bupati Faida: Ketua RT dan RW Kepanjangan Tangan Pemkab Melayani Masyarakat langsung ketua RT dan RW di Kelurahan Mangli dan bisa langsung menitipkan tugas yang diemban,” terang bupati. Menurut bupati, RT dan RW merupakan ujung tombak pembangunan dan berdiri di garda terdepan. Karena itu, mereka menjadi kepanjangan tangan pemerintah. Dengan pelantikan, lanjut bupati, maka para pengurus RT dan RW memiliki akses program pemerintah. Banyak program Pemkab Jember perlu peran aktif para ketua RT dan RW. “Sejatinya RT dan RW itu bisa membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan pemerintah, akses untuk membantu masyarakat dan menolong masyarakat,” tandasnya.
Bupati dr Faida MMR menyerahkan bantuan kursi roda dan tongkat jalan.
Bupati juga menyampaikan, peran RT dan RW mengusulkan data masyarakat yang perlu menerima manfaat program pemerintah. Data itu akan ditindaklanjuti satgas untuk diverifikasi. “Berbagai program bisa dikerjakan pencatatan anak yatim piatu, kaum duafa, lansia, dan untuk mendapatkan bantuan, sehingga pelantikan RT dan RW ini, merupakan bagian penting dari kunci sukses pembangunan di Kabupaten Jember,” jelas Faida. Selain melantik pengurus RT dan RW, bupati juga berkesempatan untuk memberikan santunan dan bantuan berupa kursi roda, tongkat, dan sembako kepada sejumlah warga yang membutuhkan. (nia/edy/jun/epe)
Bupati dr Faida bersama muspika dan ketua RT dan RW terpilih beserta pengurusnya.
FOTO: MEMORANDUM/JUN
Jember, Memorandum Bupati dr Hj Faida MMR menganggap penting ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW). Karena itu, bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember tersebut, melantik langsung ketua RT-RW terpilih periode 2020-2022. Kendati bukan aparatur sipil negara (ASN), ketua RT-RW bagi bupati merupakan kepanjangan tangan pemerintah, khususnya pemerintah kabupaten (pemkab) dalam melayani masyarakat. Hal ini ditegaskan dalam pelantikan pengurus RT-RW se-Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jumat (3/1). “RT-RW ini kepanjangan tangan pemerintah dalam melayani masyarakat, tentunya kami diundang untuk melantik
Bupati Jember bersama kelompok Posyandu se-Kelurahan Mangli.
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan
Luncurkan Be-Pay, Aplikasi Payment Gateway pada April 2020
Madiun, Memorandum Dari pokok bahasan sebelumnya, Betrust Machine adalah alat bantu untuk mendapatkan keuntungan di bidang trading Forex. Selain Betrust Machine sendiri, perusahaan mulai berinovasi di bidang Payment Gateway yang produknya akan diluncurkan pada April 2020. Produk payment gateway ini diberi nama Be-Pay. Apa sih keuntungan dan manfaat dari produk ini? Keuntungan Be-Pay ada banyak. Semisal, top up saldo sekali, bisa dipakai belanja, pembayaran tagihan, dan bisa dicairkan ke rekening pemilik akun berulang kali. Manfaat Be-Pay? User bisa melakukan transaksi belanja atau pembayaran tagihan hanya melalui smartphone. Mengapa harus pakai aplikasi BePay? Karakter payment gateway yang kita luncurkan berbeda dengan karakter dari payment gateway yang sudah ada. Bedanya darimana? Bedanya terletak pada saat top up saldo dan saldonya bisa dipakai berkali-kali untuk transaksi apapun. Jika Anda tertarik untuk tahu lebih dalam lagi sistem payment gateway kita, ikuti terus perkembangan informasi ini di episode selanjutnya….
Suasana seminar di I Club Madiun.
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Setelah seminar diskusi dilanjutkan dengan nuansa keakraban di Cafe I Club Madiun.
Seminar Betrust Machine di Tangerang.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 15
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
Polres Periksa Sejumlah Saksi Pembunuhan Mertua Sekda
Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat menjelaskan, pihaknya sedang fokus mengungkap siapa pelaku, dan mungkin ada dalang dibalik pembunuhan itu. Namun, pihaknya belum bisa berbicara banyak, karena proses pengembangan masih terus berlanjut. “Sudah diperiksa beberapa saksi. Sabar dulu beri kami waktu untuk bekerja dan melakukan pengungkapan. Untuk barang buktinya, kita masih belum bisa sebutkan,” ujar perwira dengan tiga balok di pundak tersebut, Minggu (5/1) siang. Sementara berdasarkan kesaksaian Yuniati, selama hidupnya korban dikenal sebagai orang baik dan tidak per-
KBO Lantas Polres Gresik Iptu Khairul Alam beserta anggota foto bersama anak yatim.
Peduli Sosial, Satlantas Berbagi dengan Anak Yatim Gresik, Memorandum Sebagai polisi, tugasnya tidak hanya fokus pada melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Namun, harus memberikan manfaat pada lingkungan sekitar. Hal itu yang dilakukan Satlantas Polres Gresik, Minggu (5/1). Bertempat di Kantor Satpas Satlantas Polres Gresik, polisi menggelar kegiatan social dengan menyantuni puluhan anak yatim piatu dan doa bersama yang dilakukan rutin setiap seminggu sekali. “Ini kami adakan setiap seminggu sekali dengan berkeliling di berbagai tempat,” kata KBO Lantas Iptu Khairul Alam, didampingi Kanit Laka Ipda Yossy Eka Prasetya, kemarin. Polisi dengan balok dua di pundak itu menjelaskan, dengan menyisahkan sebagian rezeki untuk anak-anak yatim dharapkan dapat memberikan manfaat. Di mana seluruh anggota satlantas punya kewajiban menebar kebaikan bagi lingkungan sekitar. “Alhamdulillah sampai sekarang Satlantas Polres Gresik sudah beberapa kali menggelar acara seperti ini. Kadang di lokasi panti asuhan, kali ini di kantor satpas,” ungkapnya. (an/har/mik)
Suasana prosesi pemakaman jenazah mertua Sekda Lamongan.
saya baru saja diberikan oleh ibu sarung. Saat memberikan sarung, ibu berpesan agar jangan
lupa digungakan untuk ibadah. Sampai sekarang saya masih ingat betul dan merasa sedih,”
terang Defit, yang seakan belum percaya atas kematian korban. (al/har/mik)
Warga Ngasem Tewas Tersetrum Bojonegoro, Memorandum Gegara memperbaiki televisi, seorang warga bernama Eko Patmo Prianto (35), asal Desa Setren, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, harus meregang nyawa. Ia mengembuskan napas terakhir setelah tersengat listrik, Sabtu (4/1) sore. Informasi awal, petugas jaga Polsek Ngasem menerima laporan dari Kades Setren Jumadi, melalui telpon bahwa ada seseorang warganya meninggal dunia. Setelah menerima telepon, Kapolsek bersama anggota dan petugas dari Puskesmas Ngasem langsung meluncur ke lokasi kejadian, guna mengetahui kebenaran laporan tersebut dan mengolah TKP (tempat kejadian perkara). Kapolsek Ngasem AKP Dumas Barutu, membenarkan jika ada warga meninggal yang diduga tersengat aliran listrik. Yaitu saat korban sedang memperbaiki televisi didalam rumah yang sedang rusak. “Kami tiba dirumah korban, dan melihat korban sudah dipindahkan diatas meja didalam rumah oleh orang tuanya,” ujarnya. Petugas bersama tim medis pukesmas setempat melakukan pemeriksaan terhadap jenasah korban. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. (top/har/mik)
Bojonegoro, Memorandum Hujan deras yang terjadi beberapa hari ini membuat debit air di Sungai Bengawan Solo naik. Hal itu menjadi perhatian Polsek Kanor untuk meninjau langsung sungai terpanjang di Pulau Jawa di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Minggu (5/1). Kapolsek Kanor IPTU Hadi Waluyo mengatakan, hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya korban akibat banjir. Selain itu, pihaknya juga mengecek kelengkapan para penumpang perahu tradisonal yang menyeberang di sungai tersebut. “Kita meninjau bengawan, sekaligus melihat debit air bengawan. Karena ini musih hujan, karena hujan sering turun. Sekaligus dalam rangka siaga antisipasi banjir,” beber Hadi didampingi jajaranya, yaitu Aiptu M Dullah, Aiptu Bambang Sugianto, Aipda Siswanto, Aipda Sunarto, dan Aipda Arika Fuadi, kemarin. Polisi juga memberikan ja-
Anggota Polsek Kanor memberikan jaket dan pelampung kepada warga.
ket dan alat pelampung kepada pemilik perahu tradisonal yang sering beroperasi dan membawa penumpang menyeberangi
sungai. Karena dengan penyemberangan melewati sungai jarak tempuh antara Kecamatan Ren-
Tabrakan dengan Mobil, Pemotor Luka Berat Gresik, Memorandum Kecelakaan di Jalan Raya Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Minggu (5/1) dini hari, membuat Ahmad Huda (25), pengendara motor asal Suci, Manyar, mengalami luka berat di kepala dan kaki. Informasinya, pengendara motor Beat nopol W 6470 WO melaju dari arah timur ke barat. Secara bersamaan datang mobil Brio L 1572 IA dari arah berlawanan dengan kecepatan sedang. Tidak ada yang tahu pasti mobil dan motor itu beradu moncong. Mobil Brio yang ditumpangi Anok Hadianto (39), warga Kelurahan Menangal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, bagian depan rusak. Sementara kondisi motor Ahmad Huda hancur. “Pen-
LOWONGAN WARTAWAN
Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Debit Air Naik, Polsek Kanor Tinjau Bengawan Solo
Petugas Polsek Ngasem mengolah TKP.
Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)
Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com
nah membicarakan kejelekan orang lain. Bahkan, korban dikenal sebagai orang yang suka berbagi kepada orang lain. “Korban punya banyak kontrakan. Beberapa hari lalu juga sempat cerita tentang keluarganya dan berencana akan pergi ke luar kota, ke rumah anaknya yang tinggal di Bogor,” jelas Yuniati, dengan raut wajah sedih. Hal serupa disampaikan Defit (30), karyawan salah satu perusahaan koperasi yang kebetulan menempati ruko milik korban dan berdekatan dengan rumah korban. Bahkan, Defit mengaku baru saja diberikan barang oleh korban untuk beribadah. “Saya kaget Mas. Kemarin
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Lamongan, Memorandum Sebagai upaya mengungkap pelaku pembunuhan Ruwani (70), ibu mertua Sekretaris Daerah Lamongan Yuhronur Efendi, Polres Lamongan memeriksa sejumlah saksi kunci untuk mencari data-data pendukung lainnya.
wilayah Kecamatan Kanor berada di pinggir Bengawan Solo, sehingga hampir setiap tahun terjadi banjir. (top/har/mik)
PJU dan Drainase Dikeluhkan Pengguna Jalan
Petugas membawa pemotor ke RSUD Ibnu Sina.
gendara motor sudah dilarikan ke rumah sakit,” kata Hendy, salah satu saksi, kemarin. Sementara kendaraan yang terlibat sudah diamankan pihak kepolisian. Kanitlaka Satlantas Polres
gel dengan Desa Semambung, Kecamatan Kanor, lebih dekat dan cepat. Sekadar diketahui, sebagaian
Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya menyatakan, pengendara motor sudah mendapat perawatan medis di RSUD Ibnu Sina Gresik. “Pemotornya mengalami luka serius di bagian kepala,” imbuhnya. (an/har/mik)
Tuban, Memorandum Lebih dari sepekan, lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalur provinsi turut Desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban padam. Tak ayal kondisi tersebut dikeluhkan pengguna jalan maupun warga setempat. Apalagi saat ini memasuki musim penghujan dan kerap turun hujan di malam hari. Kondisi tersebut diklaim cukup berbahaya. “Sudah sepekan padam, dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan bagi pengguna jalan,” ungkap Warga Kedungjambangan, Defry (25) kepada blokTuban.com, Minggu (5/1). Hal senada dilontarkan pengguna jalan Riski (24) yang kerap menggunakan jalur penghubung Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut. Menurut karyawan salah satu minimarket itu, harus ekstra hati-hati saat melin-
Di jalur jalan Desa Kedungjambangan, Bangilan inilah, para pengguna jalan mengeluh.
tas.“Kondisinya musim hujan, kalau bisa segera diperbaiki,” timpal Riski. Pantauan wartawan media ini, kondisi jalan cukup gelap. Badan jalan juga licin saat hujan turun. Selain itu sistem drainase di sepanjang jalan buruk. Air menggenang di mana-mana meski hujan hanya sekejap. (*/har/mik)
BMKG Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Tuban, Memorandum Kepala BMKG Juanda Surabaya, Bambang Hargiyono mengingatkan warga di Jawa Timur termasuk di Kabupaten Tuban untuk berhati-hati dan waspada selama sepekan ke depan, karena berpotensi terjadi angin kencang dan cuaca ekstrem. Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Juanda Surabaya membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui http://www.bmkg. go.id, http://www.juanda.jatim. bmkg.go.id, follow media sosial
@infobmkgjuanda, maupun telp (031) 8668989. “Potensi ini karena adanya pola tekanan rendah di Samudra Hindia selatan wilayah Nusa Tenggara menyebabkan terbentuknya pola pertemuan angin atau konvergensi di sepanjang wilayah Jawa Timur,” kata Bambang dalam siaran resmi yang diterima reporter blokTuban. com, Minggu (5/1). Dari analisa MJO, Bambang menambahkan mulai menguat yang mengindikasikan suplay uap air meningkat. Selain itu, saat ini
wilayah Jawa Timur juga sudah mendekati puncak musim hujan. Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Juanda Surabaya memprakirakan dalam sepekan ke depan potensi cuaca ekstrem, curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Beberapa wilayah yang mengalami cuaca ekstrem mulai 4-10 Januari 2020 yaitu, Bangkalan, Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Jombang, Kab. Blitar, Kab. Kediri, Kab. Malang, Kab. Mojokerto, Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo,
Kota Batu. Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Lamongan, Lumajang, Magetan, Pacitan, Pamekasan, Pulau Bawean, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung. Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. (*/har/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN LEGI, 6 JANUARI 2020 HALAMAN 16
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: KEP T: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Jaala lan Emerald EEm meerral ald VVII NNoo 3 GGr Gresik. reessiikk. TTE TELP: ELLPP: 0031.395949431.3959494- 085.311.868.686
Antisipasi Banjir Susulan,
Polres Gresik Pasang Jalur Evakuasi
Gresik, Memorandum Banyaknya korban jiwa meninggal dunia akibat banjir di Jakarta, penyebabnya diduga rata-rata tidak bisa berenang. Untuk mengantisipasi itu, Polres Gresik melakukan tindakan pencegahan (preventif, red) sejak dini dengan membagikan ribuan ban dalam di sejumlah wilayah banjir.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo memberikan bantuan ban dalam kepada ada warga di Desa Iker-iker, Kecamatan Cerme.
aat banjir. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo memasang tali tambang jalur evakuasi saat
ada korban saat banjir di desanya. “Desa kami menjadi langganan banjir saat musim penghujan, terutama di Rt 2. Upaya Pak Kapolres ini sangat membantu kami dan warga untuk antisipasi sejak dini,” katanya usai menerima bantuan ban dalam dan tali tambang. Menurutnya, langkah preventif Polres
Jadi Evaluasi BPK, Mekanisme Pemungutan Pajak Baru Disusun
LAKONE
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Tak Ada Sekat HUBUNGAN antara rekan-rekan media dengan Humas Polres Bojonegoro boleh dibilang tidak ada sekat. Hal itulah yang dilakukan jajaran humas di bawah komando M. Abul Wafa. Para jurnalis yang biasa meliput berbagai kegiatan di Polres Bojonegoro, bisa dipastikan kenal dengan pria ini. Sosok satu ini dikenal apa adanya dan ramah. “Kalau saya sih pokokM. Abul Wafa nya saling membantu. Sama-sama kerja hehe,” ujar Mas Wafa begitu lelaki satu ini biasa disapa, tersenyum. Seringkali, ia suka memberikan info-info terkait giat di polres untuk memudahkan rekan-rekan media. Tak hanya itu, bapak dua anak ini juga sering bareng rekanrekan media di lapangan. “Paling tidak memudahkan koordinasi dengan teman-teman,” sahut pria yang selalu kebagian tugas mengambil gambar (cameramen,red) ketika ada giat Polres Bojonegoro. (top/har/mik)
ggulangan Gresik beserta Badang Penanggulangan mil Cerme Bencana Daerah (BPBD), Koramil kan. Mengdan instansi lain sangat dibutuhkan. ingat intensitas hujan masih diprediksi sangat tinggi. “Tadi sudah dipasang juga petunjuk ka banjir,” untuk jalur evakuasi warga ketika pungkasnya. (dri/har/mik)
Gresik, Memorandum Setelah menjadi laporan hasil pemeriksaan (LHP) semester II 2019 lalu oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait tidak adanya mekanisme pemungutan pajak, Pemkab Gresik sementara ini baru mulai menyusun rencana aturan tersebut. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Gresik Tursilowanto Hariogi mengatakan, tahapan itu dilakukan sebelum mekanisme tersebut dilegalkan menjadi Peraturan Bupati (Perbup) Gresik. “Mekanisme pemungutan tengah disusun dan segera dikirim ke bagian hukum biar segera diagendakan oleh tim legislasi,” jelasnya dikonfirmasi, Minggu (5/1). Temuan tersebut tertulis dalam LHP semester II 2019 oleh BPK perwakilan Provinsi Jatim yang diterima Wakil Bupati Gresik Moh Qosim pada
Pria Asal Rembang Jabat Kapolres Lamongan FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Tidak hanya membagikan ban dalam, polisi juga membuat tempat evakuasi di sejumlah titik di wilayah dusun dan desa masing-masing yang rawan terjadi banjir. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengungkapan, bila yang dilakukan adalah langkah-langkah antisipatif dan meminimalisir korban jiwa maupun materiil bila banjir melanda Gresik. “Ban tersebut akan ditempatkan di sejumlah pos kamling di wilayah beberapa desa yang rawan banjir, “ jelas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000. Lanjut Kusworo, biasanya saat banjir masih tergolong rendah, masyarakat enggan untuk dievakuasi. Namun, bila air sudah tinggi, batas-batas jalan raya dan parit, tidak akan terlihat. Untuk itu polres perlu membuatkan rambu-rambu evakuasi banjir yang diletakkan di pinggir-pinggir jalan. Langkah tersebut sebagai antisipasi agar motor, mobil tidak sampai hanyut terbawa air karena tak ada tanda batas. Ditambah lagi, perlu dipasang kentongan sebagai alarm untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Khususnya bila air naik saat tengah malam, ketika masyarakat sudah terlelap. “Memasang tali tambang menjadi pegangan masyarakat saat evakuasi. Sehingga tidak hanyut terbawa arus dan dapat menuju ke dataran tinggi,” sambung mantan Kapolres Jember. Rupanya, upaya tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Salah satunya dari Kepala Desa Iker-Iker Kristono. Dia mengaku sangat terbantu oleh langkah Polres Gresik yang melakukan pencegahan supaya tidak
Tursilowanto Hariogi
akhir Desember 2019 kemarin. Sehingga pembuatan rencana Perbup tentang mekanisme pemungutan pajak diwajibkan. Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkab Gresik, Siswadi Aprilianto mengatakan pihaknya diberikan waktu 6 bulan oleh BPK untuk menyelesaikan peraturan mekanisme pemungutan pajak. “Kami diberi waktu 6 bulan untuk menyelesaikan. Mulai awal Januari hingga Juni 2020 mendatang. Perdanya sudah ada sesuai Perda No 10 tahun 2015 tentang perubahan atas peraturan Daerah Kabupaten Gresik No 2 tahun 2011 tentang Panjak Daerah,” terangnya. Disusunnya mekanisme pemungutan pajak ini, karena berkaitan dengan Standar operasional prosedur (SOP). Sehingga SOP itu tidak boleh dijadikan satu dengan perda yang sudah ada. “Mekanismenya sebetulnya sudah ada dan sudah dilakukan. Tapi belum diformalkan. Oleh karena itu, selama waktu 6 bulan ini SOP tersebut segera kami formalkan terkait 9 jenis pajak,” pungkasnya. (dri/har/mik)
NAMA AKBP Harun di jajaran Polda Jawa Timur sebenarnya sudah tidak asing lagi. Sebab, pria kelahiran Rembang, 26 Januari 1979 ini, mengawali kariernya di Jawa Timur. Terhitung mulai pertama berdinas pada tahun 2002 sebagai Pamapta Polres Malang.
Nama Tempat/Tgl lahir Nama istri Anak
Hingga berputar-putar di Polda Jatim, mulai dari intelkam, reskrim hingga di Densus 88 Polda Jatim yang berakhir pada 2007. “ Permisi, salam kenal kepada masyarakat Lamongan. Mohon dukungan dan doanya semua pihak agar bisa melaksanakan amanah ini dengan sebaik mungkin,” kata AKBP Harun, Kapolres Lamongan, singkat. (har/mik)
: Harun, S.Ik., S.H : Rembang, 26 Januari 1979. : Ayu Permata Sarie, S.Sos : 1. Muhammad Arya Bagaskara Putra Harun 2. Adinda Aisyah Putri Harun
Karier : 1. Pamapta Polres Malang Tahun 2002. 2. Kanit Resintel Polsektif Batu Tahun 2002 - 2003. 3. Kanit Reskrim Polres Batu Tahun 2003 - 2004. 4. Kanit Pengayom Dit Samapta Polda Jatim Tahun 2004. 5. Kanit Patroli Polwiltabes Surabaya Tahun 2004 - 2005. 6. Kanit Resintel Polsek Tegal Sari Surabaya Selatan Tahun 2005-2006. 7. Panit investigasi Den 88 Polda Jatim Tahun 2006-2007. 8. PabanOps den 88 Polda Jatim Tahun 2007. 9. PTIK Tahun 2008-2009. 10. Penyidik KPK Tahun 2009-2017. 11. Sespimmen 2017. 12. Kanit 2 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Tahun 2017-2018. 13. Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Tahun 2018- Des 2019. 14. Kapolres Lamongan.