Skip to main content

Memorandum Edisi 04 November 2019

Page 1

6

HARI

MENUJU

ULANG TAHUN

EMAS

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

BUANG SAMPAH, TEWAS DISAMBAR LOKOMOTIF

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

Tubuh Korban Terseret 20 Meter Surabaya, Memorandum Seorang perempuan tewas disambar lokomotif (kepala kereta api) di Jalan Wonokusumo Jaya pinggir, Minggu (3/11) sekitar pukul 09.30.

KRONOLOGI KEJADIAN

 Bersambung ke halaman 7 

Tubuh korban sempat terseret sejauh 20 meter dari tempat kejadian perkara (TKP), hingga kaki kanannya putus akibat terlindas roda lokomotif.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

GR

KOMPOL ARYANTO AGUS Kapolsek Semampir

A

S FI

:M

EM

OR

A

U ND

M

/A

ZI

Z

1

2

Naifah hendak membuang sampah di depo seberang rumahnya.

Saat menyeberang, korban tidak mengamati kondisi sekitarnya.

3 Perempuan ini akhirnya dihantam lokomotif yang melintas dari utara, hingga tubuhnya terlempar sejauh 20 meter.

Petugas mengevakuasi jenazah korban.

Gagal Luruk Geng All Star

Air Semut Oleh: Dahlan Iskan

K

ota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu, dan yang di timur itu, juga masih di tengah gurun. Nama kota ini: Kelamayi. Itulah kota yang lahir karena ada gula. Di tengah padang pasir pun ada kota-kota kecil di beberapa lokasi. Hukum alamnya: di mana ada kota di situ pasti ada air. Para pengembara gurun biasa istirahat di sumber air. Lama-lama jadi kampung. Lalu jadi kota. Berarti lebih dulu ada sumber air. Baru lahirlah kota. Atau desa. Kalau  Bersambung ke halaman 4 

Belasan ABG dari Geng Jawara Kampung Diamankan

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Belasan anak baru gede (ABG) yang tergabung geng Jawara Kampung diamankan anggota Polsek Sukomanunggal saat bergerombol di parkiran SPBU Simo Pomahan, Minggu (3/11) dini hari.  Bersambung ke halaman 7 

Intan Anggraini, Awang Bayu Sajendra Rawi, dan Ferry Amanda Sinuraya diamankan di Mapolrestabes Surabaya.

Digigit Pengedar, 3 Budak SS Diringkus di Malang

Petugas mengamankan belasan anak baru gede (ABG) yang bergerombol di depan SPBU Simo Pomahan.

Pevita Pearce

Rutin Berlatih Fisik KESUKSESAN film Gundala di Tanah Air sepertinya melecut sutradara lokal untuk menyajikan film laga serupa. Tidak lama lagi setelah Gundala, akan tayang film berjudul Sri Asih.  Bersambung ke halaman 7 

Surabaya, Memorandum Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar rapat Forum Grup Diskusi (FGD) di mapolres dengan jajaran samping. Tujuan utamanya membahas masalah tawuran antarpelajar yang semakin marak terjadi. Dua geng yang terus berseteru tersebut adalah geng All Star melawan geng Jawara Kampung. Sementara itu rapat dipimpin  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Gelar FGD untuk Cegah Tawuran Pelajar

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Ahmad Faisol Amir didampingi Kabag Ops Kompol Yulianto memimpin rapat Forum Grup Diskusi (FGD) di mapolres.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Surabaya, Memorandum Tidak hanya berhenti meringkus para pengedar, anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya terus bergerak mengembangkan ke jaringan bawah.   Bersambung ke hal 7

Purwandi diapit petugas.

Transaksi Sabu di Permakaman, Disergap Surabaya, Memorandum Purwandi (39), warga Jalan Made Selatan, ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Tandes karena transaksi sabu di depan permakaman Mbah Ratu, Demak.  Bersambung ke halaman 7 

Pengunjung CFD Dijemput Ajal Surabaya, Memorandum Pengunjung car free day (CFD) di Jalan Darmo dikagetkan dengan teriakan Moendari (58), warga Jalan Simokerto Gang IV, Minggu (3/11) pagi.  Bersambung ke halaman 7 

PENYEMBUH ALTERNATIF YANG TERJEBAK DUNIA PARANORMAL Έ1Ή

Tir Podo Irenge, Sir Podo Senenge; Pernikahan pun Terjadi + Meng, 1.000 honorer K2 Pemkot Surabaya ngaplo tidak bisa daftar CASN karena batasan usia. -

Yaaah, nasiiiib... Kerja… kerja…kerja!

Si Mameng (Pekerja tulen)

Keluarga Anik (35, samaran) cukup terpandang. Suaminya, sebut saja Abiyasa (40), dikenal sebagai penyembuh alternatif. Dia tidak mau disebut paranormal, apalagi dukun. Abiyasa juga dipercaya pandai membaca nasib seseorang. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Setiap hari rumah mereka di kawasan Lakarsantri selalu ramai. Ada saja yang datang minta tolong. Baik penderita penyakit medis maupun nonmedis. Para tamu itu hanya diraba-raba tubuhnya, didiagnosis penyakitnya, lalu ditawari air mineral botolan 1,8 liter. Abiyasa tidak menarif jasanya,

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

hanya menjual air mineral tadi Rp 20 ribu per botol. Sebelum menyerahkan air botol tadi, Abiyasa membuka tutupnya dan meniupkan doa. Tangannya digerakkan seperti mengumpulkan tenaga dalam dan mendorongnya masuk ke dalam botol. “Begitulah cara kerja suamiku,” kata Anik di ruang tunggu Pengadilan  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, M Suud, HM Soumi, H Hariono . TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Jambret Kalung Keok di Waru

150 Peserta Ikuti Lomba Memancing Ikan Gabus Sidoarjo, Memorandum Memperingati Hari Pahlawan, Brother Angler’s Sidoarjo (BAS) menggelar lomba mancing. Acara dihelat di Waduk Kalitengah Tanggulangin, sisi utara tanggul kolam penampungan luapan lumpur, Minggu (3/11). Acara Casting Competition 2K19 ini bertambah seru karena didatangkan bintang tamu Cepy Yanwar, pembawa acara mancing mania sebuah televisi nasional. Ada hadiah utama, puluhan doorprize dan voucher senilai Rp 50 ribu dari Java Fishing Surabaya. Ada sebanyak 150 lebih peserta yang mengikuti acara lomba mancing ikan gabus tersebut. Uniknya dalam kategori juara dalam lomba ini, tak hanya panjang dan besar ikan yang berhasil menggondol umpan tiruan atau hiasan tersebut. Namun disertakan juga hadiah untuk kategori ikan terkecil yang berhasil dipancing oleh peserta lomba. Juara 1 dalam lomba ini didapatkan Anang yang berhasil mendapatkan ikan gabus sepanjang 57 centimeter. “Yang dapat ikan gabus terpanjang, dapat juara 1 dan berikutnya. Begitu juga kategori ikan terkecil yang berhasil diangkat, juga kami beri hadiah,” kata Ketua BAS Yudhistira. Yudhi menambahkan, lomba memancing ikan gabus ini dalam rangka merayakan Hari Pahlawan. Dalam lomba ini bukan semata-mata soal hadiah, melainkan kebersamaan sesama komunitas. “Peserta yang ikut tidak hanya dari Sidoarjo saja. Melainkan ada yang dari Surabaya, Pasuruan, Mojokerto dan bahkan ada yang dari luar kota lainnya,” jelas dia. “Perlombaan ini semata-mata sebagai wujud rasa suka cita dan terima kasih kita kepada para pahlawan terdahulu dalam memperjuangkan bangsa Indonesia,” imbuh dia. Cepy Yanwar merasa senang bisa hadir di tengah-tengah para pemancing mania Sidoarjo untuk ikuti lomba mancing BAS ini. “Tentunya terhibur dan semoga kegiatan seperti ini membawa manfaat bagi peserta maupun rejeki masyarakat sekitar lokasi lomba yang ikut berjualan dan lainnya,” papar Cepy. (som/jok/pi)

Kanitreskrim Polsek Waru Iptu Untoro

Embat HP Istri Pasien, Tikus RS Dibui Sidoarjo, Memorandum Tim Opsnal Unit Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo berhasil membekuk Rahmad Wijaya. Dia harus mendekam di tahanan karena menyabet handphone (HP) milik pasien di Rumah Sakit Waru, Sidoarjo. Informasi yang diperoleh dari kepolisian, Minggu (3/11) menyebutkan, warga Jalan Tuwowo, Kelurahan Kapas Madya Baru, Kecamatan Tambaksari, Surabaya ditangkap di Candi.

Kisahnya bermula saat pelaku mengambil HP milik Sanny Melia Dewi. Saat itu perempuan 37 tahun tersebut sedang menunggu suaminya yang menjalani rawat inap di rumah sakit. Sekitar pukul 03.00, warga Perum Pondok Candra, Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru itu terjaga dari tidurnya. Dia pun terkejut melihat HP-nya yang diletakkan di kursi di dalam ruang opname itu raib, sedangkan

pintu kamar sedikit terbuka. Sanny segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas sekuriti rumah sakit yang segera ditindaklanjuti dengan meneruskannya ke Polsek Waru. Polisi segera melakukan olah TKP termasuk memeriksa CCTV di rumah sakit, dan berhasil menemukan beberapa petunjuk yang mengarah pada pelaku. Setelah diburu selama beberapa hari, Rahmad pun ber-

hasil ditangkap di jalanan di kawasan Candi. Pria 31 tahun itu segera dibawa ke Polsek Waru beserta barang bukti yang masih ada di tangannya. Polisi menjerat perlaku dengan pasal 362 dan 363 KUHP atas kasus pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan. “Tersangka kini kami tahan,” ujar Kapolsek Waru Kompol Saebani lewat Kanit Reskrim Iptu Untoro, Minggu sore. (som/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Kepala Desa Buduran M Arifin menjelaskan, kegiatan satu hari itu sengaja digelar sebagai rintisan usaha rumah tangga, atau yang ingin berwirausaha. “Ini langkah kami untuk memberdayakan masyarakat Desa Buduran agar produktif meski di rumah. Menjadi wirausaha bakso dan nugget,” jelas M Arifin. Mulanya para peserta dike-

Warga Buduran foto bersama setelah mengikuti pelatihan pembuatan bakso dan nugget di BBPP Kota Batu.

Rahmad menunjukkan HP yang diembatnya di RS Waru.

Bakung Temenggungan Siapkan Pansel Perangkat Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Desa (Pemdes) Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, mulai menyiapkan Panitia Seleksi (Pansel) Perangkat Desa. Ini menyusul, adanya jabatan perangkat desa yang masih lowong. Persiapan pembentukan pansel itu ditandai dengan acara sosialisasi dan pembentukan panitia seleksi penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang digelar di Pendopo Balai Desa setempat, Jumat (1/11) malam. Rencananya, penjaringan perangkat desa itu bakal digelar pada bulan Desember 2019. Dalam sosialisasi itu, diikuti perwakilan RT, RW, tokoh masya-

rakat, BPD, pendanping lokal desa, Babinsa, Pj Kades BakungTemenggungan, dan pihak Kecamatan Balongbendo.“Mekanisme ini harus dilalui sebelum digelar proses rekruitmen perangkat desa baru,” kata Pj Kades Bakung Temenggungan, Heri Susetyo , Jumat (1/11) malam lalu. Heri menjelaskan, acara sosialisasi pembentukan panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa diserahkan sepenuhnya kepada para peserta rapat. Karena menurutnya, menjadi domain kepala desa.“Berbeda dengan musrengbangdes yang domainnya BPD. Semua kami serahkan ke peserta rapat untuk mekanisme pansel, maupun

Pj Kades Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Heri Susetyo, memimpin rapat penjaringan pembentukan pansel.

tahapan penjaringan perangkat desanya,” tukas Heri. Sementara Camat Balongbendo Puguh Santoso mengatakan, meski peserta rapat menyetujui

Warga Buduran Belajar Buat Bakso dan Nugget Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 55 warga Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, mengikuti pelatihan pembuatan bakso di Balai Besar Pelatihan Peternakan(BBPP), Jalan Songgoriti, Kota Batu, Sabtu (2/11) siang. Mereka terdiri pengurus RT, RW, anggota LPM, tokoh masyarakat dan perwakilan dari karang taruna.

Agus Imam Mufid dan BB kalung hasil kejahatan (inset).

FOTO: MEMORANDUM/SOM

diketahui bernama Agus Imam Mufid itu segera dibawa ke Mapolsek Waru. Sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol AG 6768 IW yang dikendarainya juga diamankan petugas. Saat diinterogasi, pelaku mengaku tinggal di Jalan Pahlawan III, RT 30/RW 06, Desa Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo. Atas perbuatannya, dia dikenai pasal 362 dan 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.”Tersangka kini kami tahan,” ujar Kapolsek Waru Kompol Saebani lewat Kanit Reskrim Iptu Untoro. (som/lud/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Para pemenang yang mendapatkan berbagai hadiah dari panitia.

Tak rela harta miliknya raib begitu saja, perempuan 34 tahun itu pun berteriak-teriak minta tolong. Seketika warga sekitar serta pengendera yang mendengarnya memburu pelaku yang berusaha kabur. Informasi yang diperoleh dari Polsek Waru, Minggu (3/11) menyebutkan, Polisi dari Polsek Waru dibantu warga akhirnya berhasil menangkap pelaku yang berusaha melarikan diri itu. Pasalnya arus lalu lintas di sana pagi itu masih relatif padat. Selanjutnya pelaku yang

FOTO: MEMORANDUM/SDM

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Sidoarjo, Memorandum Ernawati sama sekali tidak tahu dirinya dikuntit seseorang seusai membeli air mineral di dekat rumahnya. Sesampai di Jalan BungurasihTimur, tepatnya di wilayah RT 12/ RW 01, kalung emas yang dipakainya dijambret.

nalkan dengan alat pengolahan mulai dari menghancurkan daging, pengadonan sampai pembekuan hingga membuatan bakso. Setelah mengenal alat-alat, peserta yang terbagi menjadi tiga kelompok diajak mengenali bahan dan bumbu untuk membuat bakso dan

nugget hingga selesai. Sementara itu pemateri, Hardi instruktur BBPP Batu menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk berbagi pengalamanan terbaik dalam hal pengelolahan hasil ternak kepada para peserta. “Kami bersama berbagi pen-

galaman terbaik bagaimana cara pengolahan. Seperti hasil ternak dibuat bakso dan nugget lewat pelatihan ini,” ujar dia. Peserta sangat antusias dengan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Pemerintahan Desa Buduran Kecamatan Buduran. (*/jok/pi)

penjaringan dan penyaringan perangkat desa baru, namun harus tetap melalui mekanisme yang ada. Pihaknya meminta BPD untuk membuat Peraturan

Desa (Perdes) Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK). Tujuannya, agar masyarakat tahu jabatan yang kosong di samping menjadi landasan hukumnya. “Untuk masalah pembiayaan panitia pembentukan penjaringan dan penyaringan perangakat desa baru dibebankan ke dana (APBdes). Seharusnya dihitung secara cermat antara panitia yang terbentuk dan pemerintah desa,” papar dia. Selain itu, kata Puguh pihaknya berharap, panitia yang terbentuk bisa amanah. Dia pun berharap agar yang terpilih nanti sesuai kapasitas dan mumpuni dalam melaksanakan roda pemerintah desa dengan baik. (sdm/jok/pi)


EKBIS & PENDIDIKAN

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 3

Catatan dari Bangkok, Thailand (1)

Bangkok dianggap sebagai salah satu destinasi favorit dunia dan yang teratas di Asia. Bangkok merupakan pintu masuk wisatawan ke Thailand. Diperkirakan sekitar 15 juta turis mancanegara datang ke Bangkok setiap tahunnya. Banyaknya sungai di ibu kota Negeri Gajah Putih ini dimanfaatkan sebagai salah satu lalu lintas utama, terutama untuk mengunjungi kuil-kuil utama yang berada di pinggir sepanjang sungai Chao Phraya, seperti Wat Arun dan Wat Prakeow. Muchlis Darmawan di Bandara Suvarnabhumi Bangkok. Ini merupakan pertama kalinya saya menginjakkan kaki di bumi Negeri Gajah Putih. Cuaca siang itu sekitar pukul 13.30 waktu setempat cukup terik, namun tak menyurutkan semangat rombongan delegasi Kota Surabaya

Anak-anak mendengarkan dongeng pada acara Spooktaculer.

Pesta Kostum Anak Akhir Tahun Surabaya, Memorandum Akhir Oktober dikenal sebagai perayaan pesta kostum yang dimanfaatkan Mothercare Indonesia & Gingersnaps mengadakan spooktaculer. Acara tersebut mengajak anakanak bereksperimen dan berekspresi dengan pesta kostum. “Kami ingin anak-anak bebas memilih dan menyatakan apa yang mereka pakai. Tetap nyaman seperti di rumah walaupun sedang berpergian, dengan koleksi terbaru mothercare,” terang Stefani, Marketing Manager Mothercare Indonesia disela-sela kegiatan, Sabtu (2/11). Disampaikan Stefani, menjawab kebutuhan konsumen pada November ini, Mothercare Indonesia bersama dengan gingersnaps kembali mengadakan acara tahunan yang mengajak anak-anak untuk berekspresi dengan kostum. “Kami terus berupaya untuk menjawab kebutuhan konsumen,” terang dia. Lanjut Stefani, setelah diadakan di Jakarta, Mothercare Indonesia & Gingersnaps Indonesia mengadakan spooktacular di Mothercare Galaxy Mall lantai 3. Kampanye spooktaculer ini mengizinkan anak-anak untuk menjadi anak sebagaimana mestinya, dengan mengekspresikan kepribadian dan karakter mereka. “Mengajak anak-anak untuk menjadi diri sendiri dan merayakan pesta kostum di acara spooktaculer,” terang dia. (day/lis)

Wagub Minta Optimalkan Kecerdasan Buatan Surabaya, Memorandum Menghadapi industri 4.0 yang perkembangannya terus meningkat secara pesat dibutuhkan cara strategis untuk mengejarnya. Salah satu langkah yang harus dilakukan adalah dengan mengoptimalkan machine learning dan deep learning. Tak hanya itu, cara tersebut juga harus ditunjang dengan artificial intelegence atau kecerdasan buatan. “Sekarang ketika kita bicara kecerdasan buatan adalah salah satu bentuknya lewat machine learning, tujuannya untuk membawa kecerdasan buatan melalui belajar lewar data yang ada,” ujar Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Minggu (3/11). Ia mengatakan, machine learning dan deep learning dalam industri 4.0 dapat dilakukan dalam bentuk volume yang besar. Sehingga, cara tersebut diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan kompleksitas data yang tinggi. Pemprov Jatim sendiri melihat, industri 4.0 menjadi hal yang sangat penting. Karena, terdapat tiga sektor yang mampu berperan sebagai penggerak industri saat ini. Yakni penguatan digitalisasi, kecerdasan buatan serta konektivitas internet. “Ketiganya ini sangat pesat perkembangannya. Dan kita harus segera menangkap peluang ini dan mengoptimalisasikannya,” jelas dia. Emil berharap, lewat machine dan deep learning tersebut diharapkan dapat menangkap peluang dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jatim. Karena, sepertiga pertumbuhan ekonomi diisi oleh sektor manufakturing. Kalau pihak pemerintah tidak bisa menempatkan dan memiliki tenaga profesional yang bisa menguasai machine dan deep learning, maka daya saing dari manufakturing akan tertinggal. Terutama pada segi daya saing dalam memberikan pelayanan di sektor publik. Saat ini, sebut Emil Dardak, industri 4.0 menjadi solusi utama bagi sektor publik. Utamanya dalam menambah sistem dan bukan lagi menambah jumlah orang. Jadi pemerintah harus berani menaruh APBD yang lebih besar untuk membayar teknologi, dan bukan hanya menambah orang atau pegawai. Dirinya optimis, bahwa melalui dukungan teknologi yang ada bisa melayani masyarakat dengan lebih cepat, tepat dan transparan, terutama lewat machine dan deep learning. “Kami mengapresiasi Untag Surabaya yang telah menggagas seminar machine dan deep learning ini sebagai solusi dalam menghadapi industri 4.0 di Jatim,” tegas dia. (yok/lis)

gan panjang mencapai sekitar 372 kilometer. Sungai ini digunakan sebagai pusat transportasi di Bangkok. Ini untuk mendukung transportasi darat yang macet. Sebelum tiba di Wat Arun, rombongan delegasi Kota Surabaya ini diberikan kesempatan memberikan makan ikan jenis Patin. Nampak ikan Patin berukuran besar dengan jumlah banyak itu berebut roti yang dilemparkan ke sungai. “Ikan Patin tersebut tidak boleh dipancing atau dijala. Kalau mau mancing lokasinya jauh di ujung sungai,” kata Mr Somcai yang akrab disapa Mr Dee, pemandu wisata yang merupakan warga Bangkok dengan berbahasa Indonesia. Sesampainya diWat Arun, rombongan menikmati suasana dan arsitektur

bangunan suci yang memesona ini. Kawasan Wat Arun hanya terdiri dari satu kuil besar yang memiliki empat tingkat. Tepat di samping kuil ini, terdapat tempat perbelanjaan tradisional yang menjual pernak-pernik khas Bangkok. Mulai dari gantungan kunci, kaos, hingga aneka jenis tas. Beberapa pedagang pun mampu berbahasa Indonesia. Hal ini jelas mempermudah untuk berkomunikasi. Rombongan delegasi Kota Surabaya ini datang ke Kota Bangkok untuk melihat secara langsung dari dekat dan mempelajari upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Bangkok dan masyarakatnya mengembangkan wisata dan transportasi air yang diterapkan di Destinasi wisata Wat Arun yang banyak dikunjungi wisatawan. Sungai Chao Phraya. (yok/*)

Pemkot Dapat Donasi Beasiswa Rp 5 Miliar Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapatkan donasi beasiswa Rp 5 miliar. Donasi tersebut berasal PT Bank Mayapada International Tbk. Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, setiap tahun Prof Datuk Sri Taher lewat PT Bank Mayapada memberikan bantuan beasiswa donasi pendidikan bagi anak-anak Surabaya, khususnya untuk keluarga kurang mampu. Bahkan, beberapa dari mereka yang telah lulus kini sudah bekerja di beberapa maskapai penerbangan. “Atas nama pemerintah dan warga Surabaya kami ucapkan terima kasih,” kata dia, kemarin. Menurut Wali Kota Risma, salah satu cara untuk mengentas kemiskinan adalah melalui pendidikan. Jika anak dari keluarga tersebut lulus dan bekerja, maka

kemudian ia juga secara otomatis akan mengangkat derajat kedua orang tuanya. “Biasanya anak-anak ini ingin agar sekolah segera lulus dan bekerja untuk membantu orang tuanya,” kata dia. Pada kesempatan itu, Risma juga bercerita jika banyak anak-anak Surabaya penerima bantuan beasiswa telah lulus dan sudah bekerja. Mereka pun bekerja di beberapa sektor bidang, seperti pilot, pramugari, hingga teknisi pesawat terbang. Tak ayal, Risma mengaku sering kali bertemu dan dilayani anak-anak ini langsung ketika naik pesawat. “Ada sekitar kurang lebih 90 anak

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Setelah menempuh perjalanan sekitar 7 jam lebih dari Surabaya, akhirnya rombongan jurnalis dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya Muhammad Fikser, tiba

untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Bangkok. Tidak ada perbedaan waktu antara Kota Bangkok dengan Kota Surabaya. Seusai menikmati makan siang, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Wat Arun. Menariknya, untuk menuju kuil yang merupakan salah satu bangunan suci paling menakjubkan di Bangkok ini dengan menyusuri Sungai Chao Phraya. Tidak hanya lokasinya yang berada di tepi sungai, tetapi juga arsitektur uniknya sangat memesona. Sebagian menara kuil warna-warni ini terlihat megah dan cantik dari pantulan air Sungai Chao Phraya. Dengan menumpang perahu kayu bermesin, menyusuri aliran sungai yang merupakan sungai terbesar den-

FOTO: MEMORANDUM/MUCHLIS

Menyusuri Sungai Chao Phraya dan Wat Arun

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Prof Datuk Sri Taher menunjukkan naskah kerja sama.

di sana. Bahkan ketika naik pesawat ke Palu, ternyata pilotnya itu anak saya yang

dulu mendapat bantuan beasiswa,” kata Presiden UCLG Aspac ini. (udi/lis)

Pentingnya Aktivitas Fisik Anak Surabaya, Memorandum Pakar tumbuh kembang anak dari RS dr Soetomo Surabaya Dr dr Ahmad Suryawan SpA(K) menjelaskan, dalam ilmu kedokteran anak daya tahan tubuh merupakan salah satu pilar terpenting untuk membentuk tumbuh kembang anak dan perkembangan otak yang optimal. “Bila daya tahan tubuh anak mengalami gangguan maka akan mengancam proses tumbuh kembang dan perkembangan otaknya juga,” terang Ahmad Suryawan dalam seminar dengan topik Pentingnya Aktivitas Fisik untuk Stimulus Daya Tahan Tubuh Anak Bersama Stimuno di StimunoTimo Land, Tunjungan Plaza, Sabtu (2/11). Pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini mencontohkan, kegiatan aerobik adalah berlari, melompat-lompat, dan menari. Aktivitas aerobik ini dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi. Ia menyebutkan, membiasakan anak-anak untuk beraktivitas fisik akan memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk menangkal beragam penyakit. World Health Organization (WHO) merekomendasikan agar anak berusia 5-17 tahun beraktivitas fisik minimal 60 menit dalam sehari dan tiga kali dalam

Dr dr Ahmad Suryawan SpA(K) dan Andrew Sulistya menjawab pertanyaan undangan.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

seminggu. “Secara umum, aktivitas fisik pada anak-anak usia 5-17 tahun, sebaiknya difokuskan pada tiga hal yakni aerobik, penguatan otot, dan penguatan tulang,” kata dia. Sementara aktivitas untuk kekuatan otot ada pada permainan dengan menggunakan alat bermain, tarik-menarik, dan memanjat pohon. Sedangkan olahraga untuk kekuatan tulang

biasanya berasal dari kegiatan tumbukan seperti berlari, lompat tali, olahraga basket, dan tenis. Untuk mendorong anak menjalani aktivitas fisik yang optimal agar terjaga kesehatannya, Suryawa menyarankan untuk menjadikannya sebagai gaya hidup. “Sediakan banyak kegiatan menarik yang merangsang aktivitas fisik anak, penyediaan taman

bermain seperti banyak tersedia di Surabaya itu sudah bagus. Bahkan untuk mengoptimalkannya, sekolah harus memasukkan dalam kurikulum tentang durasi dan frekuensi beraktivitas fisik,” jelas dia. Sementara itu, Sales and Marketing Director of Consumer Health Dexa PT Dexa Medica (produsen Stimuno) Andrew Sulistya mengatakan, Dexa Group sebagai perusahaan farmasi memiliki peranan penting

mendukung ekosistem hidup sehat untuk anak-anak Indonesia melalui aktivitas fisiknya. Stimuno Timo Land selain hadir di Surabaya juga hadir di Jakarta dan Bandung. “Untuk kompetisi aktivitas anak-anak di Stimuno Timo Land yang diselenggarakan di Tunjungan Plaza Surabaya, diikuti sekitar 120 kelompok anak-anak dari sekolah dasar di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya,” kata Andrew. (day/lis)


AREMA

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

MenganƟsipasi Krisis Lahan Permukiman

Konsep Rusun Dilirik Pemkab Malang

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Direktur Polinema Awan Setiawan memimpin prosesi wisuda.

Ribuan mahasiswa Polinema yang diwisuda.

Tahun Ini Polinema Wisuda 3.161 Mahasiswa Malang, Memorandum Tahun akademik 2018/ 2019, Politeknik Negeri Malang (Polinema) melepas sebanyak 3.161 wisudawan-wisudawati. Pelepasan dilaksanakan di Graha Polinema dengan tiga tahap. Tahap pertama, sebanyak 1.056 mahasiswa, tahap kedua sejumlah 1.080 mahasiswa dan tahap ketiga sejumlah 1.022 mahasiswa. Secara keseluruhan, Polinema telah menghasilkan lulusan sebanyak 35.312 wisudawan. Prosesi ini salah satu bentuk tanggungjawab Polinema dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Wisuda merupakan peristiwa akademik terakhir yang dilalui mahasiswa setelah melalui seluruh prosesi di masa perkuliahan. Mereka ini berasal dari program Magister Terapan (S2), Sarjana Terapan atau Diploma IV dan Program Diploma III. “Selamat kepada para wisudawan. Gelar akademik sudah disandang. Perjuangan panjang dalam menempuh pendidikan di

Politeknik Negeri Malang, kini sudah membuahkan hasil yang baik,” ujar Direktur Polinema Drs Awan Setiawan MM saat melepas wisudawan, Minggu (3/11). Aw a n m e n y a m p a i k a n ra s a bangga atas perjuangan para wisudawan hingga menyelesaikan studinya. Tentunya telah mengalami banyak rintangan dan tantangan. “Kepada orang tua, orang tua asuh, penyedia beasiswa, dan keluarga wisudawan, saya turut bersyukur, berbahagia, dan selamat atas keberhasilan putra-putri bapak ibu,” urainya. Direktur berpesan wisudawan dan yang telah menjadi alumni agar dapat menjaga nama baik almamater dan selalu berpikir, berkata serta berbuat baik. Yang tidak kalah pentingnya, wisudawan dapat mengamalkan ilmu dan lebih bertanggung jawab. “Dengan bangga kami serahkan kembali kepada Bapak dan Ibu sekalian, untuk melakukan pengabdian. Semoga silaturahmi ini tidak

terputus. Jadilah bagian yang tidak terpisahkan dari Politeknik Negeri Malang,” katanya. Sementara itu, Ikatan Alumni Sukses Polinema sangat berperan dalam kemajuan pendidikan di Polinema. Mengingat, sebagai alumni sukses, mereka juga sebagai ‘pemakai’ alumni itu sendiri. “Wisuda hari ini sangat luar biasa, karena dihadiri banyak alumni. Mereka sudah sukses di dunia industri, bahkan BUMN. Karena itu, mereka juga sebagai ‘pemakai jasa’ alumni Polinema. Dari mereka juga, bisa diketahui kebutuhan pasar dunia kerja,” terang Awan. Disamping sebagai pengguna tenaga para adik tingkat, peran alumni cukup besar karena mereka juga menyampaikan kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan. “Sehingga bisa menjadi bahan evaluasi bagi pembelajaran di kampus. Dengan begitu, kebutuhan tenaga yang seperti apa, bisa disiapkan oleh kampus,” jelas Awan. (cr-3/ari/epe/adv)

Air Semut desanya kecil berarti sumber airnya kecil. Dari situlah muncul pameo: air adalah sumber kehidupan. Kelamayi beda. Tidak ada sumber air di Kelamayi. Sama sekali. Sungai terdekat pun jauh. Hampir 400 km di utara kota itu. Kelamayi lahir bukan karena air. Tapi karena gula. Di situ ditemukan sumber minyak. Di tahun 1956. Tahun-tahun itu komunis Rusia masih sohib komunis Tiongkok. Lagi mesra-mesranya. Tiongkok belum dituduh sebagai penganut aliran sesat komunisme. Ahli-ahli Rusia-lah yang menemukan minyak di Kelamayi itu. Lalu menggali sumur minyak di situ. Kian tahun kian diketahui: banyak minyak mentah di bawah tanah Xinjiang. Industri pengilangan pun lahir. Belakangan ini. Disusul industri kimia. Bahkan minyak mentah dari negara sebelah dikirim ke Kelamayi. Tiongkok membangun pipa bawah tanah sejauh 1.000 km. Dari Kazakhstan ke Kelamayi. Kota Kelamayi pun kian besar. Menjadi kota modern. Inilah kota baru di Xinjiang. Yang tidak ada akar suku Uygur-nya. Orang Uygur pun menjadi pendatang di kota Kelamayi. Bagaimana dengan keperluan air penduduknya? Tidak ada jalan lain: harus mendatangkan dari sungai yang jauh itu. Pipa besar digelar di bawah gurun. Sejauh 300 km lebih.

Sambungan dari halaman 1 Sampai ke lokasi pengolahan di luar kota Kelamayi. Saya jadi ingat pemimpin Libya, Kolonel Muammar Gaddafi. Yang membangun ‘sungai’ di bawah gurun pasir Sahara. Sejauh 400 km. Dari sebuah sungai di wilayah selatan. Ke ibukota Libya Tripoli. Bagi Tiongkok proyek seperti itu tidak baru. Sekarang ini Beijing pun mendatangkan air dari Sungai Chang Jiang. Dari wilayah selatan yang rendah. Dipaksa mengalir ke utara yang tinggi. Sejauh 1.500 km. Menyeberangi banyak sungai lainnya. Itulah satu-satunya sungai yang mengalir ke arah utara. Tepatnya, dipaksa mengalir ke utara. Padahal semua sungai di Tiongkok mengalir dari barat ke timur. Saya bermalam di Kelamayi. Menikmati makanan Xinjiang di kota yang seperti bukan Xinjiang. Yang tidak ada huruf Arab di nama-nama toko, kantor, atau restorannya. Tapi nikmatnya sama. Kambingnya, mie kenyalnya, dan naannya. Hanya saja lebih sedikit lima ‘i’ nya. Di malam hari kota ini seperti siang: mandi cahaya. Listriknya seperti dibuang-buang. Sepanjang malam lampu tidak dimatikan. Gedung-gedung tinggi dihias dengan cahaya. Sampai pagi. Udaranya lagi enak. Di malam hari. Kami sengaja makan di resto yang agak jauh. Agar bisa berjalan membelah kota. Setelah sehari itu tidak berolahraga.

Pulang makan kami jalan kaki lagi. Sambil menghilangkan kambing di darah. Kali ini lebih satu jam. Sambil mampir di sumur minyak pertama. Yang ditemukan si Rusia. Yang lokasinya tepat di tengah perjalanan --dari restoran ke penginapan. Sumur itu sudah tidak bergerak. Dalamnya sudah kering. Minyaknya sudah habis. Lokasinya sendiri sekarang menjadi museum. Yang arsitektur bangunannya seperti setetes besar minyak. Yang di sebelahnya dibuat banyak tetesan mi-

nyak yang kecil-kecil. Bahan eksterior museum itu serba mengkilap. Yang kalau terkena cahaya menimbulkan affek abstrak yang menakjubkan. Tak terpermanai. Cukup lama saya berada di museum itu. Sampai masuk ke bawah bangunan itu. Lihatlah foto-fotonya. Entah berapa ‘i’ yang harus diberikan padanya. Air memang sumber kehidupan. Tapi gula juga selalu mengundang semut. Dan semut itulah yang kadang mendatangkan air kehidupan. (*)

Kepala Bappeda (badan perencanaan dan pembangunan daerah) Kabupaten Malang, Ir Tomie Herawanto mengatakan, tempat tinggal merupakan kebutuhan pokok yang permintaannya semakin tinggi namun ketersediaan lahan semakin sempit sehingga lahan pertanian produktif beralih fungsi menjadi kawasan perumahan. Menghindari semakin banyaknya alih fungsi lahan produktif, pemkab mengusung pengembangan pembangunan rusun seperti yang tertuang dalam Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang RTRW (rencana tata ruang wilayah). “Pengembangan pe-

FOTO: MEMORANDUM/CR-4

Malang, Memorandum Untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal warganya dan menyiasati semakin berkurangnya lahan perumahan, Kabupaten Malang akan mengembangkan konsep rumah susun (rusun).

Rumah susun di Kabupaten Malang.

rumahan rakyat dengan konsep vertikal ke atas di Kabupaten Malang, sangat bisa, regulasinya bahkan sudah ada, yaitu Perda RTRW. Salah satu arahnya memang untuk menekan alih fungsi lahan pertanian produktif,” terang Tomie. Konsep tersebut menurutnya seharusnya sudah mulai dikembangkan. Memang saat ini pihaknya sedang mengimbau para pengembang atau developer. “Ini nanti yang harus di diskusikan,” katanya.

Melihat kondisi geografis, tentu tidak semua wilayah bisa mengembangkan perumahan model rusun, ada daerah tertentu seperti Poncokusumo yang rawan gempa, tidak direkomendasikan untuk pembangunan rusun. “Tentu harus dilihat topografi wilyahnya, kalau sesuai regulasi, pengembangan rusun nanti di daerah lingkar kota seperti Kepanjen, Lawang, Singosari atau Dau yang memiliki risiko bencana, khususnya gempa tidak terlalu besar,” jelas

Tomie. Rencana mengembangkan konsep rusun disambut positif kalangan pengusaha. “Untuk wilayah Kabupaten Malang sudah saatnya membangun rusun sebagai pengganti RSS (rumah sangat sederhana, red) mengingat lahan untuk RSS yang harga tanahnya tidak boleh lebih dari 200 ribu, sudah sulit didapat. Jadi memang saat ini pengembangan rusun sebagai RSS sudah sangat tepat,” papar Wasekjen DPP REI, Tri Wediyanto. (cr-4/ari/epe)

Region Head South East Java Smartfren, Muhammad Cahyadi, menjelaskan smartpoint 2.0.


TULUNGAGUNG

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Dalami Keterlibatan ASN Pemprov Polisi Tetapkan Tersangka Pembalak Sonokeling

Candi Gayatri.

Tulungagung, Memorandum Mengunjungi kawasan bersejarah mampu menambah wawasan seseorang tentang sejarah. Di Kabupaten Tulungagung, banyak sekali kawasan bersejarah yang bisa dikunjungi. Salah satunya Candi Gayatri di Kecamatan Boyolangu. Annisa Oktafiani sebagai pelajar yang mencintai sejarah di Kabupaten Tulungagung mengatakan, Candi Gayatri biasa disebut dengan Candi Boyolangu atau Prajna Paramita Puri atau Candi Gilang. Banyaknya sebutan untuk candi ini berdasarkan nama kuno atau sebagaimana yang disebut dalam sumber prasasti maupun sastra. Dalam tulisan yang mendapat juara 3 pada lomba Lawatan Sejarah Tahun 2018, Annisa menjelaskan, Candi Gayatri berada di lingkungan rawa-rawa purba di Tulungagung selatan. Rawa-rawa ini antara lain rawa-rawa gelap, rawa-rawa

FOTO: MEMORANDUM/PUS

Bangga Mengenal Gayatri

Anisa Oktafiani

campur, rawa mbedalem, dan lain-lain. Dalam peta geologi pada masa kolonial di area candi dulu disebut rawa gelap. Candi Gayatri berada di sebelah utara dan timur rawa tersebut. Di daerah Kendal Bulur, Kecamatan Boyolangu, masih bisa dijumpai saluran kuno dari batu bata. Annisa berpendapat, kanal tersebut difungsikan sebagai saluran drainase untuk mempercepat proses pengeringan di Candi Gayatri pada musim

Keduanya adalah Agus Mahendra (33), warga Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung dan Achmad Kisworo (57), warga Desa/Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. “Sementara ini kita sudah tetapkan dua tersangka. Ya, keduanya sudah vonis dan jadi terpidana di Rutan Trenggalek,” ujar, kemarin. Menurut Hendi, dalam perkara ini kedua tersangka memiliki peran berbeda. Agus sebagai penadah sekaligus penyandang dana. Tersangka ini menyewa lahan di beberapa tempat sebagai lokasi penyimpanan kayu hasil pembalakan sebelum dijual kepada pembeli. Kini Agus masih menjalani proses hukum di Trenggalek untuk kasus serupa. Sedangkan tersangka Achmad Kisworo memiliki peran dalam pembalakan ini. Namun detailnya masih didalami pihak kepolisian. “Ya, keterangannya dia menyewa untuk simpan batang tersebut. Lokasinya seperti lahan kosong gitu,” kata Hendi.

hujan. Sebagai pelajar di SMAN Karangrejo jurusan IPS, Annisa sangat antusias jika menjelaskan tentang bangunan bersejarah tersebut. Saat ditemui di Candi Gayatri, Minggu (3/11), Annisa menunjukkan salah satu bagian dari candi yang bertuliskan sebuah angka. “Angka pada bagian candi ini merupakan konogram sebagai petunjuk berdirinya Candi Gayatri,” terangnya. Kronogram yang pertama berisi pahatan angka 1291 saka atau 1369 masehi. Kemungkinan kronogram itu menandakan tanggal berdirinya Candi Gayatri. “Saya senang sekali bisa mengenal Candi Gayatri sebagai salah satu bangunan sejarah,” ungkap gadis manis asli Tulungagung ini. Menurutnya, dengan mengenal bangunan sejarah, maka mampu meningkatkan rasa bangga terhadap suatu daerah. (pus/mad/rif )

Hendi menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada 2 tersangka ini. Sebab dimungkinkan masih ada terduga lain yang hingga saat ini terus didalami. Termasuk dugaan adanya keterlibatan oknum ASN (aparatur sipil negara) yang menerbitkan surat perintah palsu menebang pohon-pohon bernilai tinggi tersebut. “Dari hasil keterangan kedua tersangka ini, nantinya mengetahui peran masing-masing termasuk juga yang kita bidik. Dia ini mengeluarkan surat dari provinsi, padahal lokasi yang dibalak di jalan nasional,” jelasnya. Mengenai kerugian negara akibat pembalakan ini, Hendi mengaku belum mengajukan permohonan audit kepada lembaga yang berwenang. Saat ini, pihaknya masih fokus pada 5 batang pohon Sonokeling yang ditemukan. Fokus untuk memastikan terlebih dahulu lima pohon tersebut. “Informasinya, transaksinya itu langsung jemput ke sana.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Pendalaman kasus pembalakan pohon sonokeling di ruang milik jalan (rumija) nasional di Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, mulai membuahkan hasil. Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi mengatakan telah menetapkan dua tersangka.

AKP Hendi Septiadi

Ini sedang kita dalami. Karena, dia itu datang dan langsung pergi. Dan tentunya kalau bisa

kita usut tuntas sampai pendistribusiannya juga,” pungkas Hendi. (fir/mad/rif)

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Pemkot Blitar Usulkan Dua Besaran UMK 2020

Edarkan Narkoba, Pemuda Joho Diciduk “Setelah mengantongi informasi keberadaan tersangka, segera mendatangi lokasi tempat kos tersebut. Di lokasi, Satreskoba melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Akhirnya, anggota menemukan dua paket sabu di tempat kos itu. Tak hanya sabu, ternyata dia (tersangka) juga menyimpan pil dobel L,” jelasnya. Menemukan barang bukti tersebut, Satreskoba segera

Blitar, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar sudah mengusulkan besaran upah minimum kota (UMK) 2020 ke gubernur Jatim. “Ada dua besaran UMK 2020 yang kami usulkan ke gubernur. Kami masih menunggu keputusan,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Blitar Suharyono.

Agus Suroso

Kediri, Memorandum Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberangkatkan ribuan peserta Jalan Sehat Sarungan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 yang diselenggarakan PCNU (pengurus cabang nahdatul ulama) Kota Kediri. Jalan Sehat Sarungan mengambil start di depan Stadion Brawijaya dan finish di Hutan Kota Joyoboyo, Minggu (3/11). Dalam sambutannya, Abdullah Abu Bakar mengapresiasi jalan sehat sarungan yang telah empat kali dilaksanakan di Kota Kediri. “Alhamdulillah dari tahun ke tahun pesertanya semakin banyak,” ujarnya. Pria yang populer disapa Mas Abu menjelaskan selain memperingati Hari Santri Nasional, jalan sehat sarungan ini juga mempertahankan tradisi menggunakan sarung. “Dulu memang jarang orang yang mau menggunakan sarung. Tapi Alhamdulillah Bapak Wakil Presiden kita juga biasa

FOTO: MEMORANDUM/YD

Peringatan HSN, PCNU Kota Gelar Jalan Sehat Sarungan

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memimpin jalan sehat sarungan.

menggunakan sarung. Tentu ini akan menambahkan kita untuk biasa menggunakan sarung,” jelasnya. Terakhir, Mas Abu memberikan beberapa dua pesan untuk para peserta jalan sehat. Pertama, memasuki era globalisasi ini gunakan smartphone yang dimiliki secara bijak dan tidak asal membagikan berita tapi harus diketahui kebenarannya. Kedua, agar anak-anak dimasukkan ke TPA/TPQ. Agar tidak hanya pandai di akademik namun juga

bagus agamanya. “Jadi kita ingin Kediri ini mencetak generasi yang pintar tapi juga memiliki akhlak karimah. Karena saat ini games ataupun tayangan televisi banyak perkelahian. Tentu ini harus kita imbangi dengan TPA/TPQ,” pesannya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil menyampaikan kegiatan Jalan Sehat Sarungan ini masuk dalam rangkaian Hari Santri Nasional di Kota

Kediri. “Alhamdulillah rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang dimulai tanggal 19 Oktober hingga 3 November ini berjalan lancar. Insya Allah nanti dipertengahan November akan ditutup dengan maludan serta tingkepan masal,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Ab ini. Peserta Jalan Sehat Sarungan ini menepuh rute Jalan Ahmad Yani - Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa - Jalan Airlangga - Jalan Pemuda - Jalan Teuku Umar Jalan Imam Bonjol - Jalan Ahmad Yani. Di finish, peserta jalan santai dapat menikmati panggung hiburan, pengundian doorprize, dan bazar produk UMKM (usaha masyarakay kecil menengah). Hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, Forkopimda plus Kota Kediri, Kepala Kemenag Kota Kediri Muchdar, tokoh agama, dan jajaran pengurus PCNU Kota Kediri. (yud/rif)

Suharyono mengungkapkan, dua besaran UMK yang diusulkan itu satu berdasarkan penghitungan rumus di PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan satu lagi berdasarkan survei kebutuhan hidup layak (KHL). Berdasarkan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, besaran UMK Kota Blitar 2020 naik 8,71 persen dari UMK 2019 atau ada kenaikan sekitar Rp 157.000. Sedangkan besaran UMK yang diusulkan berdasarkan hasil survei KHL, lanjut Suharyono, nilainya lebih tinggi dibandingkan besaran UMK yang dihitung sesuai rumus di PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Ada selisih sekitar Rp 90.000 - Rp 100.000 antara besaran UMK yang diusulkan berdasarkan hasil survei KHL dengan besaran UMK berdasarkan penghitungan rumus di PP Nomor 78 Tahun 2015. “Besaran yang diusulkan lebih tinggi yang berdasarkan hasil survei,” katanya. Menurut Suharyono, usulan besaran UMK Kota Blitar 2020 ke Gubernur Jatim itu sudah melalui rapat dewan pengupahan. Dewan pengupahan ini terdiri atas perwakilan Pemkot Blitar, pengusaha dan serikat pekerja. “Tinggal menunggu hasil dari gubernur saja,” katanya. Seperti diketahui, besaran UMK Kota Blitar pada 2019 ini Rp 1.801.406. Dengan ada kenaikan sekitar Rp 157.000 berarti besaran UMK Kota Blitar 2020 diperkirakan mencapai Rp 1.958.406 atau mendekati Rp 2 juta. Data dari Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Blitar, menyebutkan hanya separuh perusahaan yang mampu menerapkan UMK 2019. Dari sekitar 300 perusahaan di Kota Blitar, hanya 150 perusahaan yang sudah mampu membayar karyawannya sesuai dengan UMK 2019. Perusahaan yang mampu menerapkan UMK 2019 hanya perusahaan besar. Sedangkan peru-

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi menjelaskan, setelah mengetahui informasi mengenai salah satu penghuni kos yang diduga melakukan tindakan pidana tanpa hak serta melawan hukum karena memiliki, menyimpan, dan menguasai atau menyediakan narkotika golongan Ini jenis sabu, akhirnya satreskoba segera melakukan penyelidikan.

membawa tersangka ke Mapolresta Kediri untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti berupa dua paket sabu dikemas dalam plastik klip memiliki berat yang berbeda, satu paket mempunyai berat total 0,28 gram dan satu paket lagi seberat 0,26 gram. Selain itu, pil dobel L milik tersangka dikemas plastik kresek hitam dan ada yang dikemas dalam plastik klip. “Pil itu ada yang dikemas per paket 10 butir, tapi ada juga yang lebih. Sementara ini, anggota juga menyita telepon genggam milik tersangka yang diduga sebagai alat untuk transaksi serta uang tunai Rp 100.000, diduga hasil penjualan,” tutupnya. (st3/yud/rif )

FOTO: MEMORANDUM/ST3

Kediri, Memorandum Agus Suroso (30), warga Desa Joho, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, harus berurusan dengan Satreskoba Polres Kediri Kota. Ini setelah Agus diketahui mengedarkan sabu dan pil koplo jenis dobel L. Dia ditangkap di tempat kos Jalan Kabupaten Lama, Kota Kediri, Sabtu (2/11) dini hari.

Suharyono

sahaan kecil seperti pertokoan yang memiliki karyawan di bawah 10 orang rata-rata belum mampu menerapkan UMK 2019. (pra/rif)


MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

3 Pejudi Pilkades Jombang Dibekuk “Modusnya, pada Kamis (31/10) sekitar pukul 09 00, YL (Yuliati) menemui PSR (Puji Slamet Raharjo) di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang. YL menawarkan untuk ikut taruhan judi pilkades Desa Sentul. YL menyampaikan kalau ada uang taruhan untuk calon nomor urut 1,” ujarnya, saat rilis di Mapolres Jombang, Minggu (3/11) siang. Kemudian, lanjut Boby, PSR mencari lawan taruhan dan ber-

Polsek Jatirejo Bekuk Kurir Narkoba

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Jatirejo menangkap dua pemuda saat mengantarkan narkotika jenis sabu-sabu, Jumat (1/11) sekitar pukul 01.00. Keduanya masing-masing yaitu Rama Andika (25), Edo Galuh Saputra (24), keduanya asal Perum Sumput Asri Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Diungkapkan Paur Kasubag Humas Polres Mojokerto Ipda. Teguh Kariadi, petugas telah mengantongi informasi terkait adanya transaksi sabu, seketika bersiaga Salah satu tersangka yang di- dilokasi penangkapan. “Tidak lama berselang ringkus polisi. tersangka tiba dengan mengendarai Yamaha Vixion W 4296 KO. Begitu tiba, mereka langsung menunjukkan gelagat mencurigakan,” ungkapnya, Minggu (3/11). Yakin merekalah kurir dimaksud, upaya penangkapan seketika dilakukan. Namun bukannya menyerah, keduanya kompak mencoba kabur meninggalkan lokasi. Tapi berkat kesigapan petugas, upaya tadi dapat digagalkan. “Dari tangan tersangka kita amankan sejumlah barang bukti. Berupa sebuah paket sabu dengan berat 0,27 gram, lalu sebuah paket lagi yang disimpan di rumah dengan berat 4,12 gram, 17 plastik klip, uang tunai Rp. 385.000., serta dua unit handphone,” sambung paur humas. (no/rif)

Rilis hasil ungkap Satgas Antijudi Pilkades Polres Jombang.

temu Nandung Permana untuk menawarkan taruhan untuk calon kades nomor urut 2. Lalu Nandung setuju dan menyerahkan uang sebesar Rp 5.000.000. Lantas uang tersebut diserahkan kepada Yuliati. “Uang tersebut ditaruhkan dengan uang tersangka YL sebesar Rp 1.000 000, ditambah uang SK (kini DPO) Rp 4 juta. Atas pertaruhan judi tersebut, tersangka PSR mendapat uang komisi Rp 350.000 dan YL mendapat komisi Rp 150.000,” paparnya. Dijelaskan mantan kapolres Bangkalan itu, uang komisi yang diterima kedua tersangka itu sudah digunakan kebutuhan sehari-hari. Jadi barang bukti yang diamankan uang taruhan sebesar

Rp 9,5 juta dan komisi tersisa Rp 200.000. “Jadi mereka ini memanfaatkan momen-momen pilkades serentak ini untuk berjudi. Sampai saat ini tidak ada fakta-fakta terkait dengan calon. Mereka hanya memanfaatkan momen untuk pasang taruhan,” jelasnya. Boby mengimbau, menjelang pilkades ini Tim Satgas Anti Perjudian Pilkades Serentak akan meningkatkan patroli dan akan mewaspadai serangan fajar besok pagi. Jadi kepada masyarakat jangan memasang taruhan. “Atas perbuatan perjudian yang dilakukan, ketiga tersangka dikenakan Pasal 303 KUHP, tentang perjudian. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. (wan/rif)

Jombang Canangkan Turun Tanam Musim Tanam 2019-2020 Jombang, Memorandum Dalam menentukan awal turun tanam padi musim penghujan (MP) tahun 20192020, bersama dengan seluruh stakeholder melakukan sinkronisasi di antaranya Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (bidang sumber air), badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (BMKG), gapoktan/poktan, BPJS Ketenagakerjaan, distributor pupuk, dan para pegiat pertanian. Pencanangan Turun Tanam Musim Tanam 2019-2020 digelar di ruang Bung Tomo, Kamis (31/10), dipimpin Wakil Bupati Jombang Sumrambah, didampingi Jufri, Asisten Perekonomian, kepala dinas pertanian, Komisi B DPRD Jombang, serta para narasumber dari BMKG Malang Anung Suprayitno, dan DR.ChendyTata Kreswanto dari BPTP Karangploso. Hadir pula dari BPJS Ketenagakerjaan. “Sinkronisasi antar stakeholders diperlukan agar produksi dan provitas tanaman padi dapat meningkat karena faktor-faktor pendukung pertanian (ketersediaan air, pupuk, teknologi, cuaca dan pendukung lainnya bisa dikoordinasikan dengan tepat,“ tutur Ir Supriyanto, Plt. Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Kamis (31/10). Dari paparan masing-masing para narasumber sesuai dengan kapasitasnya. Rencana jadwal turun tanam musim tanam padi tahun 2019/2020 dengan memperhatikan tata tanam tahun 2019. “Yaitu pada tanggal 31 Oktober 2019. Hal ini karena memperhatikan kecukupan air sebagaimana prediksi BMKG akan datangnya musim penghujan, serta paparan dari BPTP

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Ketiga botoh tersebut Puji Slamet Raharjo (28), dan Yuliati (62), selaku pengepul, dan Nandung Permana (32), selaku penombok. Ketiganya warga Desa Sentul, Kecamatan Tembelang. Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, penangkapan ketiga botoh berawal dari masuknya informasi terkait adanya kegiatan judi pilkades di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Jombang, Memorandum Peringatan keras yang disampaikan Polres Jombang untuk tidak berjudi dengan memanfaatkan pemilihan kepala desa (pilkades) ternyata tidak membuat sejumlah oknum jera. Buktinya, satgas antijudi pilkades membekuk tiga botoh (pejudi) pada Minggu (3/11) sekitar pukul 02.10.

Pejabat dinas-dinas terkait pertanian beroto bersama usai dialog.

Karangploso Malang dan narasumber yang lainnya,” imbuhnya. Supriyanto menambahkan, dengan dilaksanakannya sinkronisasi turun tanam, semua faktor pendukung dapat dikoordinasikan sehingga produksi dan produktifitas tanaman padi bisa meningkat. “Untuk menentukan awal musim tanam tahun 2019/2020 maka semua kebutuhan tanaman harus dipersiapkan dengan tepat meliputi ketersediaan air, ketersediaan benih, ketersediaan pupuk, kesiapan penanggulangan hama penyakit, kesesuaian iklim, kesiapan alsintan dan lainnya, sehingga diperlukan rapat koordinasi dengan semua

stake holders bidang pertanian,” terangnya. Dialog interaktif bersama peserta dibuka lebar pada pertemuan siang itu. Antusias peserta yang hadir cukup tinggi untuk bertanya dan berdiskusi.Wakil Bupati Jombang Sumrambah selain memaparkan bagaimana budidaya indah pertanian serta mengulas kembali bagaimana nenek moyang kita dahulu menerapkan pola pengelolaan lahan dan tanaman pertanian yang mengandung kearifan lokal yang mengagumkan, mulai dari menangani hama dengan pola hayati hingga dengan system kebersamaan, gotong royong atau gropyokan.

Dengan adanya rapat koordinasi tersebut diharapkan dapat dicapai kesepakatan dimulainya musim tanam 2019/2020 sehingga produksi dan produktifitas bisa tercapai secara optimal. Wakil Bupati Jombang pada kesempatan tersebut juga menyerahkan bantuan berupa combain havester/mesin panen padi pada Poktan Nglele Sumobito, rice transplanter/alat tanam padi pada Gapoktan Keplaksari Peterongan. Benih Inpari 42, Gapoktan Carangrejo Kesamben dari BPTP Malang, dan alat pengering kopi di Poktan Jarak KrajanWonosalam dan Poktan Notorejo, Wonosalam. (adv/fdy/hms/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan bersih sungai.

Wabup Dampingi Gubernur Bersih-Bersih Sungai Mojokerto, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membahas PR (pekerjaan rumah) bersama terkait masalah popok bekas yang dibuang sembarangan ke sungai. Orang nomor satu di Jawa Timur ini, menaksir jumlah sampah popok di Jawa Timur mencapai kisaran 2,4 juta setiap harinya. Hal tersebut disampaikan pada acara Adopsi Sungai Brantas Gerakan Aksi Bersih Sungai Tahun 2020 di Taman Brantas Indah (TBI) Kabupaten Mojokerto. “Jika di Jawa Timur ada 800 ribu anak-anak yang pakai popok, sehari ganti tiga kali, artinya ada 2,4 juta sampah popok. Kalau separuhnya dibuang ke sungai, itu masalah serius,” kata Khofifah, Minggu (3/11) pagi. Khofifah juga menegaskan akan terus berkoordinasi dan membuat kerjasama baik swasta maupun daerah lain termasuk JawaTengah yang memiliki problem yang sama. Khofifah bahkan menyatakan telah menyusun kerjasama dengan investor dari Inggris, terkait inovasi popok ramah lingkungan. Popok tersebut nantinya bisa dipakai hingga

beberapa kali, sehingga diharapkan memberi dampak positif terhadap ekosistem lingkungan. “Kita juga koordinasi dengan Bapak Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah terkait Bengawan Solo. Permasalahannya sama dengan kita (sampah popok di sungai). Kita terus bangun partnership dengan dunia industri juga,” tambah Khofifah. Di akhir arahan, Khofifah menyerukan gerakan sebar biji buah. Menurutnya, lebih baik untuk tidak membuang biji buah begitu saja. Ia berbagi tips kebermanfaatan biji buah untuk kelangsungan alam terutama sumber daya air. “Kalau makan buah, bijinya jangan dibuang langsung. Lebih baik disimpan lalu dikeringkan. Nanti bisa kita sebar di tempat-tempat gersang. Jika bijinya tumbuh, kita telah ikut memelihara ketersediaan sumber air di bumi Jawa Timur,” tandas Khofifah. Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi juga hadir pada acara ini dan menjelaskan pada sambutannya bahwa Pemkab Mojokerto akan terus bersinergi dengan unsur pemerhati ling-

Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi menyampaikan sambutan.

kungan. Wabup setuju jika permasalahan buang sampah popok di sungai harus diatasi segera. Menurutnya anggapan di masyarakat terkait buang sampah popok harus di sungai, perlu diluruskan dengan sosialisasi dan edukasi yang mengena. “Masyarakat sudah kadung percaya, buang sampah popok bayi di sungai agar bayi tidak ‘suleten’ dalam tradisi lokal. Biar adem, gitu kepercayaannya. Ini yang harus diluruskan. Mesti ada sosialisasi dan edukasi. Sungai

itu sumber air, tidak boleh dicemari,” kata wabup. Wabup juga menginfomasikan agenda bersih-bersih sungai bersama Aliansi Air, bertajuk River to River Journey. Kegiatan ini rencananya akan digelar tanggal 5-7 November depan. Kegiatan akan diikuti kurang lebih 2.500 relawan, yang akan melakukan lari estafet sejauh 88 km sepanjang hulu hingga hilir untuk aksi bersih-bersih sungai. Pembukaan acara ini diawali penyerahan santunan oleh Gubernur Khofifah pada 20 orang pemulung sampah, wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Dilanjutkan penyerahan drop box sampah pada Ponpes Al Istiqomah Desa Mojokarang Kecamatan Dlanggu. Serta, penanaman 500 batang bibit pohon trembesi di sepanjang bibir Sungai Brantas. Gubernur Khofifah bersama Wabup Pungkasiadi serta tamu penting lainnya sepertiWali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, beserta Wakil Wali Kota Mojokerto Ahmad Rizal Zakaria, kemudian melanjutkan kegiatan susur sungai Brantas menggunakan perahu karet. (adv/hms/rif)

Mojokerto, Memorandum Komisi II DPRD Kota Mojokerto segera menggelar sidak ke dua lokasi proyek rehabilitasi saluran air. Sidak dilakukan menyusul ada pengaduan masyarakat jika dalam pengurukan ugether menggunakan tanah bekas kerukan setempat. Dua proyek yang menjadi sorotan para wakil rakyat yakni, proyek rehabilitasi saluran air dan trotoar jalan Mojopahit yang dikerjakan oleh CV Dwi Mulya Jaya senilai Rp 3.121.960.000 dan rehabilitasi saluran di Lingkungan Kelurahan Balongsari di Jalan Empunala senilai Rp 2,6 miliar yang dikerjakan CV Jaya Mulya Cek ricek tentang adanya penggunaan material bongkaran sebagai pengganti tanah urug sedianya digelar Jumat (1/11). Kegiatan sidak tersebut adalah respon atas pengaduan masyarakat (dumas). Namun lantaran adanya kegiatan partai yang dilakukan koordinator Komisi II Djunaedi Malik di Surabaya, inspeksi ditangguhkan sampai Senin (4/11) mendatang. “Kami mendapatkan pengaduan masyarakat jika pengurukan ugether di proyek jalan Mojopahit dan jalan Empunala tidak menggunakan sirtu melainkan tanah sisa pengerukan. Jika benar, tentu itu jelas tidak benar karena menyalahi spek,” ujarWahyu Nur Hidajat, Wakil Ketua Komisi II. Menurutnya, penggunaan material sisa pengerukan akan menyebabkan tanah disekitarnya amblas. “Tanah dimungkinkan akan mengalami amblas seperti yang sudah-sudah. Karena tanah kerukan kan berupa bongkahan-bongkahan material sehingga akan amblas meski dikasih sirtu,” imbuhnya. Tak hanya menyoal penggunaan sisa tanah kerukan. Komisi II menyoroti penempatan material

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Dewan Pelototi Proyek Saluran Air

Rehabilitasi saluran air Jalan Empunala yang disorot dewan.

saluran air di pinggir jalan. “Mestinya tidak ditaruh di pinggir jalan, apalagi dalam jumlah yang besar. Itu akan menganggu aktivitas lalu lintas dan perekonomian di daerah tersebut. Sekarang banyak toko-toko dan usaha warga yang tutup selama berlangsungnya proyek tersebut,” sesalnya. Dalam kesempatan itu, Wahyu menyatakan Komisi II akan meminta timeline dari setiap proyek. Sehingga pola pengawasan Komisi II terhadap proyek bisa maksimal. “Sehingga representasi kronologis urutan peristiwa atau jadwal aktivitas. Garis waktu dapat dibuat,” pungkasnya. Sementara itu, Moch. Harun, anggota Komisi II lainnya mengungkapkan jika pihaknya akan secepatnya mengagendakan sidak tersebut.“Secepatnya. Ini lagi kita rapatkan,” katanya. Senada dengan Wahyu ia mengatakan mendapat aduan masyarakat perihal adanya penggunaan material kerukan dalam proyek tersebut. “Iniloh ada dumas mengenai penggunaan kerukan. Kan bisa longsor mas,” tandasnya.(war/rif)


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Film Hanya Manusia Beri Edukasi Kasus Human Trafficking Surabaya, Memorandum Human trafficking atau perdangangan manusia saat ini sudah menjadi isu internasional. Di semua negara, kegiatan human trafficking sangat dikecam keras. Rata-rata penyebab terjadinya kasus ini salah satunya faktor ekonomi atau kemiskinan. Untuk mengurangi kegiatan trafficking, selain melakukan penindakan terhadap para pelakunya, Divisi Humas Mabes Polri juga memberikan pandangan terhadap masyarakat mengenai human trafficking. Pandangan tersebut diberikan melalui tontonan film layar lebar yang berjudul ‘Hanya Manusia’. Kadiv Humas Mabes Polri Irjenpol Mohammad Iqbal mengatakan, alasan Divisi Humas Polri memilih isu human trafficking karena maraknya perdagangan manusia di Indonesia maupun di dunia. “Kali ini kami mengangkat isu human traficking atau perdagangan manusia yang cukup marak belakangan ini untuk difilmkan. Karena isu ini sudah menjadi isu internasional dan bukan isu nasional serta jarang sekali film Indonesia

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 7

Kabag Penum Biro Penmas Divhumas Mabes Polri Kombespol Asep Adi Saputra bersama pemain film ‘Hanya Manusia’ saat meet and greet di Tunjungan Plaza III.

mengangkat isu ini,” kata Iqbal. Sementara itu, Kabag Penum Biro Penmas DivHumas Mabes Polri Kombespol Asep Adi Saputra yang hadir di meet and greet film ‘Hanya Manusia’ mengatakan bahwa film ini memiliki dua pesan utama yakni memperlihatkan bahwa polisi seca-

ra emosional sama seperti manusia biasa, serta melakukan tugas sesuai undang-undang. “Film ini bertema perdagangan manusia. Jadi, bentuk kejahatan yang memperihatinkan di Indonesia ada lima yakni tindakan terorisme, narkoba, korupsi, jual beli sen-

jata ilegal, dan terakhir perdagangan orang,” kata Asep, Sabtu (2/11). Perlu diketahui, film ‘Hanya Manusia’ ini dibintangi oleh deretan aktris dan aktor ternama seperti Prisia Nasution, Yama Carlos, Lian Firman, Tegar Satrya, Verdi Solaiman, Shenina Cinnamon, Soleh Solihun, Fuad

Idris, Nagra Kautsar, Windy Apsari, Egi Fedly, Sakilla Hanif Annisa, Billy Kausha. Selain itu, di Film berdurasi 90 menit yang disutradarai oleh Tepan Kobain dan penulisan skenarionya dibuat oleh Monty Tiwa itu menceritakan seorang perwira Muda bernama Iptu Annisa (Prisia Nasution), yang tergabung dalam satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara di bawah pimpinan Kompol Angga (Yama Carlos). Bersama Iptu Aryo (Lian Firman), Annisa ditugaskan mengusut sebuah kasus penculikan yang dilakukan oleh sindikat human trafficking. Bahkan puncak dalam dalam film ‘Hanya Manusia’ ini ketika Dinda (Shenina Cinnamon), adik perempuan Annisa, menjadi korban penculikan dalam kasus yang sama. Hal ini membuat emosi Annisa tidak karuan sebab dirinya diancam oleh pelaku agar tidak melanjutkan penyelidikan tentang kasus ini. Namun karena tugasnya sebagai polisi yang menuntutnya harus profesional, akhirnya ia dapat mengungkap kasus human trafficking tersebut. (x-3/nov)

Usai Beli Narkoba, Dua Remaja Bronggalan Diborgol Surabaya, Memorandum Dua remaja Bronggalan Sawah ditangkap anggota Reskrim Polsek Tambaksari usai membeli sabu di Jalan Bronggalan VI. Keduanya yakni MOD (17) dan Romadhonu (19). Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka bermula dari informasi jika ada dua remaja membeli sabu di Jalan Bronggalan. Mendapati laporan tersebut, petugas segera menyelidiki ke lokasi. “Anggota mendapati dua remaja yang sedang berjalan di Jalan Bronggalan, lalu dihentikan dan dilakukan pemeriksaan,” kata Didik, Minggu (3/11). Ketika dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati satu poket sabu seberat 0,30 gram yang disimpan di saku sebelah kiri MOD. Selanjutnya mereka dibawa ke mapolsek guna dilakukan penyidikan. “Tersangka mengaku membeli sabu dari seseorang yang tidak diketahui namanya,” imbuh Didik. Lanjut Didik, untuk mendapatkan barang haram tersebut keduanya harus memesan terlebih dahulu sebelum mengambilnya. Bahkan keduanya harus menabung dari uang saku yang didapat dari orang tuanya agar bisa membeli sabu. “Tersangka belum bekerja. Kami masih melacak siapa penjual narkoba tersebut,” pungkas Didik. (x-3/nov)

Tubuh Korban Terseret 20 Meter Korban adalah Naifah (59), warga setempat. Tragisnya, tubuh perempuan ini terseret sejauh 20 meter, hingga mengalami luka parah dan akhirnya tewas. Informasi yang dihimpun Memorandum, pagi itu sebelum kejadian Naifah akan membuang sampah

Sambungan dari halaman 1

di depo yang letaknya di seberang rumahnya. “Korban hendak membuang sampah,” ungkap Siti Asiah (55), tetangga Naifah kepada petugas. Diduga Naifah saat menyeberang rel tidak mengamati sekitarnya, sehingga ia tidak mengetahui jika ada

lokomotif melintas dari utara Stasiun Sidotopo. Alhasil tubuh korban langsung dihantam kepala ular besi tersebut. Rencananya lokomotif itu hendak memindahkan gerbong ke jalur lain “Tubuh korban sempat terseret sejauh 20 meter dari tempat kejadian

perkara (TKP), hingga kaki kanannya putus akibat terlindas roda lokomotif,” ungkap Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus. Meski terluka parah, korban masih bernafas meski tersengal-sengal. Masyarakat setempat yang mengetahui ada warga tertabrak kereta api

segera menepikan tubuh Naifah di pinggir di rel. Hanya saja, nyawa perempuan ini akhirnya tidak tertolong di lokasi. Tak lama kemudian, anggota dari Polsek Semampir dan jajaran samping mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah Naifah ke RSUD dr

Soetomo menggunakan ambulans untuk divisum. “Kecelakaan tersebut karena korban tidak hati-hati. Sehingga saat menyeberang rel langsung tertabrak lokomotif. Kami juga memintai keterangan masinis terkait musibah tersebut,” kata Aryanto Agus. (rio/nov)

Transaksi Sabu di Permakaman, Disergap Pria pengangguran ini tak berkutik saat digeledah hingga ditemukan sabu seberat 0,40 gram. Petugas lalu menggiring tersangka ke mapolsek untuk diproses hukum lebih lanjut. “Tersangka adalah target operasi (TO) kami dan sering

transaksi narkoba di permakaman Mbah Ratu,” kata Kapolsek Tandes Kompol Kusminto didampingi Kanitreskrim Ipda Gogot Purwanto, Minggu (3/11). Saat diinterogasi petugas, Purwandi mengaku bisnis sabu

Gagal Luruk Geng All Star Guna pendataan, para ABG tersebut kemudian digiring ke Mapolsek Sukomanunggal karena dikhawatirkan akan tawuran dengan musuhnya. Belasan remaja tersebut adalah SH (16), warga Jalan Simogunung III-A; MG (15), warga Jalan Waringin. Disusul PK (16), warga Jalan Kupang Indah; FR (16), warga Jalan Simojawar; MRS (18), warga Jalan Tambak Pring Timur; AT (13), warga Jalan Simorejo; SA (13), warga Jalan Simorejo; FM (14), warga Jalan Simo Pomahan Baru; dan MA (14), warga Jalan Simorejo; Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono mengatakan, para ABG tersebut diamankan setelah menindaklanjuti laporan dari masyarakat bahwa ada segerombolan remaja sedang berkumpul di SPBU Simo Pomahan. Kemudian Muljono bersama anggota dan

Sambungan dari halaman 1 yang dijalani sudah berlangsung beberapa bulan. Sewaktu ditangkap, dia sedang menunggu pelanggannya datang di tempat yang telah disepakati. Hanya saja, apa yang dilakukan pria ini terendus polisi dan mengintai aktivitasnya.

Sambungan dari halaman 1 Unit Jatanras Polrestabes Surabaya meluncur ke lokasi dan langsung mengamankan mereka berikut sejumlah motor ke mapolsek. “Setelah diinterogasi belasan ABG itu dari kelompok Jawara Kampung,” kata Muljono. Ironisnya, para ABG itu ternyata mayoritas masih duduk di bangku SMP. Mereka mengaku hendak menghadiri acara ulang tahun geng Jawara Kampung di Menganti, Gresik. Sebelum berangkat, mereka sepakat kumpul di SPBU Simo Pomahan. Setelah itu, mereka akan mendatangi dan membuat perhitungan dengan geng All Star yang sedang berkumpul di depan sekolah Barunawati, Perak. Tidak hanya diamankan dan memberi pembinaan, polisi juga mendata para ABG itu serta menyuruh membuat surat pernyataan tidak akan tawuran lagi. “Semua orang tuanya (ABG, red) juga kami panggil,” tegas Muljono. (rio/nov)

Digigit Pengedar, 3 Budak SS Diringkus di Malang Kali ini, tiga pengguna barang haram itu disergap saat menggelar pesta sabu di rumah di Jalan Kapi Woro Gang II, Kecamatan Pakis, Malang, Minggu (3/11) dini hari. Mereka adalah Awang Bayu Sajendra Rawi (40), warga Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran, Malang; Intan Anggraini (38), warga Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Malang, dan Ferry Amanda Sinuraya (42), warga Jalan Dali Selatan, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Malang. “Mereka kami tangkap di rumah kedua milik Intan yang sengaja disewa untuk mengonsumsi barang haram itu,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian, Minggu (3/11).

Rutin Berlatih Fisik Sebagai pemeran tokoh pahlawan super dari komik ciptaan R.A. Kosasih tersebut adalah Pevita Pearce. Biasa dikenal feminin, Pevita rela mengubah penampilan jadi lebih gahar di film action kali ini. Ia melewati berbagai latihan fisik untuk menjadi Sri Asih. Tak heran jika belakangan ini adik Keenan Pearce makin sering memperlihatkan rutinitas olahraga. Artis 27 tahun itu terlihat sering menghabiskan waktu di gym. Perubahan fisik Pevita mulai terlihat dari bentuk tubuh yang lebih bugar. Lewat instagram, ia menampilkan hasil jerih payah latihan fisik selama ini. Pada foto yang diunggah, Pevita tampak sedang meminum air di sela-sela olahraga. Ia mengenakan sport bra, legging pendek dan sneakers untuk menunjang performa olahraga. Pakaian tersebut memperlihatkan bagian tubuh Pevita yang lebih kekar. Otot-otot tubuh artis keturunan Wales itu terlihat jelas, terutama di bagian kaki, perut serta lengan atas. “Stay hydrated guys!” tulis Pevita di keterangan foto. Foto tersebut sontak menyita perhatian

Sambungan dari hal 1

Dari penangkapan itu, petugas mendapatkan barang bukti satu poket berisi sabu seberat 1,70 gram serta satu plastik klip kosong bekas bungkus sabu. Selain itu, turut diamankan satu perangkat alat isap yang tergeletak di lantai rumah. “Mereka diduga usai menggelar pesta sabu. Itu diperkuat dari barang bukti yang ditemukan tergeletak di lantai ruang tamu,” imbuh alumni Akpol 2002 itu. Di hadapan penyidik, ketiga tersangka mengaku mendapatkan barang haram itu dari tersangka yang terlebih dulu diamankan. “Dia merupakan pelanggan yang kerap mengambil sabu itu dari Surabaya,” pungkas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau, ini. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 publik. Pemain film ‘5 cm’ juga mendapat komentar julid (dengki) dari netizen. Seorang netizen melontarkan komentar yang ternyata mencuri perhatian Pevita. “ Bukan bermaksud apa-apa ya Pev, tapi cowok biasanya lebih suka cewek yang bodynya feminim. Bentuk tubuh yang wanita yang seharusnya, bukan berotot,” kata akun @ajikurnia94. Pevita pun membalas, “ @ajikurnia94 bukan bermaksud apa apa tetapi apa yang saya lakukan untuk diri saya sendiri bukan untuk cowok seperti anda,” tulisnya. Balasan Pevita sukses mengundang perhatian dari netizen lain. Mereka bersama-sama mendukung artis kelahiran 1992 itu. “Nah kan kena deh deterjennya,” kata @ shity.violet “wadidaw,” ucap @miloshop.id “ Emang salah wanita berotot? Lol,” sahut @ syiaratania “ Jangankan dia, gua yg bukan artes aja tiap hari gym biar shape keren dan sehat. dasar deterjen kadang ga ngaca dlu klo komen,” ujar @sarahmaharani68. (*/nov)

Bahkan, tersangka sudah beberapa kali melayani pembeli. “Ketika melayani pembeli, tersangka kami sergap dan langsung digeledah hingga ditemukan barang bukti,” ungkap

Kusminto. Purwandi sempat dibawa ke klinik Polrestabes Surabaya di Jalan Rajawali untuk di tes urine. Hasilnya, dia juga positif narkoba. “Tersangka selain

pengedar juga pemakai sabu,” imbuh Kusminto. Di hadapan penyidik, Purwandi tidak bisa mengelak dan mengakui semuanya. Dia terpaksa menjual sabu karena

Pengunjung CFD Dijemput Ajal Ini karena suami yang sudah belasan tahun menemaninya, Abdul Chamid (63), tiba-tiba tergeletak saat akan pulang dari acara mingguan tersebut. Bahkan saat diperiksa oleh petugas kesehatan yang stand by di sekitar lokasi, kondisi korban dinyatakan tidak bernyawa. Menurut keterangan saksi (Moendari), korban sudah lama mengidap penyakit komplikasi. Selain penyakit jantung, korban juga

memiliki riwayat paru-paru dan diabetes. “Penyakit itulah yang diduga menjadi penyebab dari kematian korban. Keterangan itu kami himpun dari istri dan anak korban, Irvan Zulfani yang saat itu juga berada di lokasi,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto. Arie menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 07.00. Saat itu, korban bersama anak, istri dan beberapa tetangganya berangkat dari rumahnya

Gelar FGD untuk Cegah Tawuran Pelajar Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Ahmad Faisol Amir didampingi Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Yulianto. Acara dihadiri juga dari Dinas Sosial Provinsi Jatim, Kemensos Kota Surabaya, BAPAS Surabaya, Dispendik Kota Surabaya, Dinas DP5A, Bakesbangpol, Linmas Kota Surabaya, dan Dinas Liponsos Surabaya. Adapula Danramil Krembangan, Danramil Tandes, Babinkamtibmas Polsek Bubutan dan Sawahan serta perwakilan babinkamtibmas dari polsek-polsek jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Ahmad Faisol Amir mengatakan, tujuan diadakannya rapat ini adalah untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan menghadapi tawuran pelajar. “Termasuk langkah pembinaan dan

proses hukum, serta merazia HP yang diduga terkoneksi dengan grup whatsapp (WA) dari geng All Star dan geng Jawara Kampung,” tegas Faisol Amir. Menurut Faisol, grup diskusi ini digelar agar dapat ditemukan solusi bersama untuk mengatasi masalah tawuran dua geng tersebut. “Karena mereka berstatus pelajar, tentunya kami tidak bisa hanya menggunakan jalur hukum saja. Untuk itu diskusi ini kami gelar. Termasuk menghadirkan dinas pendidikan, dinas sosial, TNI dan lain-lain,” jelas mantan Kapolsek Kenjeran ini. Hasil dari rapat, polisi akan melaksanakan deteksi dini, penggalangan dan mapping terhadap kelompok All Stars dan Jawara Kampung. Melakukan mediasi terhadap geng All Star dan Jawara Kampung yang sudah teridentifikasi dan terdata dengan melibatkan tim cyber patrol. “Pada waktu penangkapan, kami menyita

Tir Podo Irenge, Sir Podo Senenge; Pernikahan pun Terjadi Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa waktu lalu. Kalimat tadi menjawab pertanyaan Memorandum mengapa dia berada di PA dan mengapa, dst, dll, dsb. “Sudah lama suami Mbak punya kepandaian seperti itu?” tanya Memorandum. “Ngakunya sih sejak kecil. Warisan dari neneknya yang tinggal di lereng Penanggungan, Mojokerto.” Anik menjelaskan bahwa dia mengenal Abiyasa saat kos dan bekerja di pabrik sepatu Mojokerto. Abiyasa juga bekerja di tempat yang sama sebagai kepala gudang. “Di tempat kerja kami, Mas Abi sering menawarkan diri membantu teman yang mengeluh sakit. Dia mengaku punya tenaga dalam yang bisa mengobati sakit yang diderita teman-teman,” kata Anik. Anik sendiri termasuk satu di antara puluhan teman yang merasakan keajaiban tangan Abiyasa. Dia mengeluh sering sakit kepala. “Kepalaku hanya diusap-usap. Lalu dia menarik napas panjang dan meniupkan udaranya di ubun-ubun. Memang ajaib, saya yang hampir setiap

hari perasa pusing, sejak itu tidak pernah kambuh.” Yang minta tolong kepada Abiyasa semakin hari semakin banyak. Karena tidak bisa melayani meraka di tempat kerja, Abiyasa memberi kesempatan temanteman yang mengeluh sakit untuk datang ke tempat kosnya di sekitar pabrik. Abiyasa tidak pernah meminta imbalan. Walau begitu, dia menerima berapa pun tanda terima kasih yang diberikan kepadanya. “Aku yang satu kos-kosan dengan Mas Abi sering membantu. Akhirnya tir podo irenge, sir podo senenge. Kami pun menikah.” Itu terjadi sekitar 15 tahun silam. Ternyata yang datang minta tolong semakin banyak. Tidak hanya teman kerja, melainkan juga tetangga dan orang-oran jauh. Sampai antre. Banyak juga yang datang tapi tidak untuk kesembuhan dirinya sendiri, melainkan untuk saudara atau keluarga di rumah. Mereka membawa sebotol besar air dan minta agar air tersebut didoai serta disaluri tenaga dalam. Pengakuan para tamu, cara

ingin mencari keuntungan, sekaligus nyabu gratis. “Saya jual sabu untuk biaya hidup. Selain itu bisa nyabu gratis dari keuntungan penjualan,” ujar Purwandi. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 di kawasan Simokerto. Mereka ingin menikmati pagi dengan olahraga jalan sehat di acara CFD. Sekitar pukul 08.30, mereka kemudian berniat kembali ke rumah. “Saat di depan Bank Hana, korban awalnya berjalan agak pelan dari rombongan. Tanpa curiga, rombongan berjalan terus ke utara. Tapi tidak berselang lama mereka dikagetkan suara jatuhnya korban di jalan,” lanjut mantan Panitreskrim Polsek Tegalsari itu. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 HP, mencatat nomor HP dan IMEI, data identitas lengkap, difoto dan disidik jari,” ungkap Faisol. Tak hanya itu, anggota dan polsek-polsek di jajaran sering kali melaksanakan patroli di Jalan Kalimas Baru 1, Jalan Dupak Rukun, Jalan Demak, Jalan Gresik, dan Jalan Tanjungsari untuk mengantisipasi tawuran antarkedua kelompok tersebut. Polisi juga melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada kelompok All Stars dan Jawara Kampung yang pernah tertangkap secara kontinu. Bahkan, kapolres dan kapolsek membuat surat kepada Kepala UPT Liponsos dengan dilampiri surat pernyataan dari orang tua atau wali yang isinya bahwa tidak keberatan anaknya masuk liponsos jika tertangkap tawuran. “Kami menitipkan ke liponsos selama tiga bulan bagi pelaku tawuran yang tertangkap,” pungkas Faisol. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 seperti ini ternyata sama ampuhnya dengan bila yang sakit datang sendiri. Memang tidak bisa sekali datang langsung sembuh, kadang membutuhkan beberapa kali kedatangan. “Mas Abi pernah berkata kepadaku, selama dia mematuhi petuah-petuah nenek, ilmunya akan terus berkembang. Banyak sekali yang harus dilakukan dan dilarang,” kata Anik. Yang harus dilakukan, antara lain, rutin menjalankan salat wajib lima waktu, puasa Senin-Kamis, dan bersedekah setiap hari. Sedangkan yang dilarang, antara lain, berbohong, meminta-minta, dan berzina. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALA HALAMAN 8

Pembajakan Truk di Tol Romokalisari

Musala Idaman Warga Kedungsalam

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Malang, Memorandum Kerja keras satgas TMMD ke-106 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu dan warga memugar Musala Al Azhar, kini sudah bisa digunakan. Bahkan warga semakin nyaman saat beribadah. “Semua pekerjaannya murni kerja keras para satgas dan warga sekitar Kedungsalam, yang bekerja dengan tulus ikhlas tanpa minta imbalan apapun,” ujar Danramil Kedungsalam Kapten Inf Suwarno. Melihat hasil yang memuaskan itu, tentu saja menjadi kebanggan satgas TMMD bisa memberikan terbaik bagi warga. Suwarno berharap apa yang dikerjakan oleh satgas TMMD dan warga ini bisa dirawat dengan baik. (tyo/fer)

Jalan sehat bertajuk Sinergitas Mangga Manis yang digelar Polres Probolinggo Kota.

Jalan Sehat Sinergitas Mangga Manis Probolinggo, Memorandum Suasana Sabtu pagi di Mapolres Probolinggo Kota ada kedamaian menikmati aktivitas olahraga jalan santai yang disertai canda personel TNI, Polri, anggota Bhayangkara dan Bhayangkari, beserta wartawan. Bukan hanya melibatkan peserta yang jumlahnya ratusan orang, peserta jalan santai juga berkesempatan mengikuti senam, dan menikmati panggung hiburan, serta membawa pulang hadiah menarik. Penyelenggara menyiapkan undian door prize berupa hadiah utama satu unit lemari es, mesin cuci, dua unit televisi, lima belas sepeda, hadiah hiburan lainnya yaitu lima buah kipas angin, lima unit rice cooker, lima belas setrika, serta hadiah hiburan berupa kaus, payung dan gelas cantik. Nampak sinergitas dan kebersamaan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo, Komandan Yon Zipur, Pelaksana Tugas Sekdakot Probolinggo Achmad Sudiyanto, Asisten Administrasi Pemerintahan Budi Wirawan, Wakapolres Kompol Imam Pauji, serta jajaran kabag dan kasat mengikuti jalan santai sinergitas. Giat jalan sehat berjargon “Mangga Manis” ini dengan jarak tempuh 2,5 kilometer, dengan mengambil start dari Mapolres Probolinggo Kota menuju Jalan Dr Moh Saleh, Jalan Imam Bonjol, Jalan Dr Sutomo, Jalan Ahmad Yani, dan berakhir di Mapolres Probolinggo Kota. Momen itu dilakukan dalam mengakomodir aktivitas olahraga. Aktivitas jalan santai tersebut tentunya juga tempat ajang kreatifitas olahraga, berkumpul sambil silaturrahmi bersama menjauhkan perbedaan dan mengedepankan kebersamaan untuk memajukan pembangunan Kota Probolinggo. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya menjelaskan, jalan sehat sinergitas Mangga Manis ini bertujuan untuk menyehatkan serta menyadarkan masyarakat dan anggota agar gemar berolahraga. “Mangga Manis bermakna Aman, Nyaman, Terjaga dan Humanis. Dalam giat ini, kami libatkan Anggota Polres, Kodim 0820, Yon Zipur, dan Pemkot Probolinggo untuk guyup rukun dan kompak,” tuturnya.(mhd/fer)

dan membongkar tumpukan bambu ini. “Memang sekilas tidak terlihat, ketika daun bambu kering ini kami singkirkan baru terlihat kayunya,” lanjut dia. Bima menyebut, kayu kamper yang ditemukan sama dengan jumlah semula saat hilang. Jumlah keseluruhan kayu 442 batang. Dugaan sementara kayu ini sengaja dibiarkan terlebih dulu menunggu situasi aman. Setelah dinyatakan aman baru akan dijual oleh para pelaku. “Dugaannya seperti itu, kemungkinan memang dibiarkan dulu. Seperti truk yang kami temukan sebelumnya,” tandas mantan Kanitreskrim Polsek Pakal itu. Diberitakan sebelumnya, truk DK 8369 QW bermuatan kayu kamper dibajak lima pelaku yang saat itu menggunakan mobil Suzuki Ertiga. Sopir truk Suwarnata hendak mengantar muatan kayu dari Gresik ke Bali. Setiba di tol Romokalisari, korban dihentikan oleh mobil yang didalamnya berisi lebih dari tiga pelaku. Korban diminta turun kemudian dilakban dan

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Musala Al Azhar yang tampak bagus.

Kayu itu ditemukan dengan jumlah yang sama seperti sebelum dibawa lari. Kayu ini ditemukan di area permakaman Desa Karang Entang, Kabupaten Bangkalan, Madura. Kayu ini dibiarkan begitu saja di sana. Sebelum ditemukan, kepolisian sempat kesulitan melacak keberadaan kayu namun diketahui setelah ada laporan temuan kayu ini. “Saat kami datangi ternyata benar kayu kamper yang kami cari. Itu setelah kami dapatkan informasi dari masyarakat saat kami temukan truk sebelumnya,” kata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, Minggu (3/11). Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2013 itu mengatakan, warga sekitar lokasi sempat terkejut dengan tumpukan kayu kamper di lokasi tersebut. Mereka saat ditanya mengaku tidak tahu menahu siapa yang menaruhnya. Kayu tersebut disembunyikan di tengah bambu dan tertutup daun bambu. Ini baru diketahui saat polisi ke lokasi

Petugas mengamankan kayu muatan truk yang dibajak di tol Romokalisari.

diikat selanjutnya dibuang ke persawahan di Lamongan pada 23 Oktober lalu. Korban berjalan kaki ke Surabaya dan

menumpang kendaraan untuk bisa melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya. (fdn/fer)

Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Pasuruan, Memorandum Satlantas Polres Pasuruan Kota menggelar kegiatan sosialisasi dan membagikan brosur keselamatan kepada pemohon SIM di ruang tunggu Kantor Satpas Pasuruan Kota Jalan Balaikota Nomor 3, Sabtu (2/11). Dalam kegiatan itu Kasatgas Preemtif Iptu Kamaroeddin AS didampingi Aiptu Ridwan menjadi narasumber. Kasatlantas AKP Achmadi SH melalui Kanitdikyasa Kamaroeddin AS, menuturkan, dalam pelaksanaan ini jajaran Satlantas Polres Pasuruan Kota juga mengimbau kepada pemohon dan perpanjangan SIM untuk tertib berlalu lintas saat berkendara di jalan. “Masih banyak kita temukan pelanggar-pelanggar lalu lintas yang dilakukan pengguna kendaraan bermotor, pada saat melaksanakan kegiatan “Ops Zebra

Anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota bersama pemohon SIM di Kantor Satpas Pasuruan Kota.

Semeru 2019″. Di antaranya, tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor dan kondisi kendaraan bermotornya tidak komplit serta pengguna kendaraan bermotor ada yang masih di

Giyanto alias Yanto memeragakan adegan.

b Rusdianto diperankan ban oleh anggota Polres Pasuruan. Adegan diawali dengan tersangka memesan taksi online melalui HP, kemudian datang korban dengan membawa mobil dan mengantar tersangka sesuai dengan tujuan. Hingga tersangka mengambil

tali untuk menjerat leher korban hingga lemas dan dipindahkan ke bangku tengah. Kemudian tersangka membawa korban ke Surabaya untuk membuang HP. Selanjutnya tubuh korban dibuang di lalu membuang tubuh korban di pintu tol.(rul/fer)

Kasatlantas Polres Jember Edwin Nathanael cangkrukan bersama warga perdesaan.

Sarapan Pagi Bersama Satlantas

Polantas Polres Jember Blusukan Desa

bawah umur dan tidak memakai helm SNI,” ungkap Kamaroeddin. Selain membagikan brosur keselamatan, Satgas Preemtif Satlantas Polres Pasuruan Kota juga mengimbau agar masyarakat dapat mengikuti aturan berlalu lintas serta berhati-hati dalam berkendara di jalan raya dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan.(rul/fer)

Pembunuhan Sopir Taksi Online Direkonstruksi Pasuruan, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Pasuruan merekonstruksi pembunuhan Rusdianto di pintu tol Purwodadi KM 72.200 tepatnya di Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. gan Sebanyak 20 adegan o diperagakan Giyanto aliasYanto di samping kantor Satreskrim Polres Pasuruan, Sabtu (2/11) sekitar pukul 10.30 hingga pukul 12.35. Tampak hadir, Kau satreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda SIK, Kasubbag Humas AKP Drs Hardi, KBO Reskrim Iptu Kurmani SH, Kanitpidum Iptu Maryana, dan seluruh anggota pidum penyidik dan opsnal. Dalam rekonstruksi itu, kor-

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Malang, Memorandum Walaupun kegiatan TMMD ke-106 Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu berakhir, akan tetapi banyak kisah yang tertoreh di hati warga Kedungsalam. Hari-hari yang biasa sepi berubah menjadi ramai dengan kehadiran satgas. “Meski baru saja ditinggal oleh satgas TMMD namun banyak kisah yang tidak dapat dilupakan oleh kami warga Kedungsalam,,” ujar Tarjo, warga Krajan, Kedungsalam. Seperti halnya ketika istirahat, Tarja berbagi kopi dengan satgas TMMD ketika menggarap saluran irigasi. “Tidak ada perbedaan untuk makanan, kami semua sama apa yang dinikmati ketika istirahat siang,” lanjut Tarjo. Tarja berharap satgas masih tetap menjalin silaturahmi dengan mengunjungi dusunnya, meski kegiatan sudah selesai. (tyo/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Sepenggal Kisah Keakraban Warga dan Satgas

Surabaya, Memorandum Polisi sedikit demi sedikit mendapatkan titik terang terkait kasus pembajakan truk di tol Romokalisari, beberapa hari lalu. Setelah menemukan truk di pinggir Jalan Bangkalan arah Suramadu. Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya menemukan 442 balok kayu kamper yang sempat hilang saat penemuan truk.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Warga dan satgas TMMD berbagi kopi.

Jember, Memorandum angkruAnggota Satlantas Polres Jember cangkruajan kan bersama masyarakat di Dusun Krajan er, Barat, Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Blusukan ke desa-desa itu sebagai salah satu inovasi untuk sosialisasi tertib berlalu lintas. Acara itu dikemas dengan sarapan dengan cangkrukan (lesehan) a dan duduk santai di saung. Di mana mui anggota Satlantas Polres Jember menemui warga yang bekerja di sawah. Hadir dalam kegiatan itu, Kasatlantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael SH SIK, Kepala Desa Mlokorejo H Mahfud, KBO Satlantas Polres Jember Ipda Agus Yudi Kurniawan, Kanitregident Satlantas Polres Jember Iptu Agnis J Manurung dan Kanitbinmas Polsek Puger Aiptu Agus Irwanto. Selain itu, Bhabinkamtibmas Desa Mlokorejo Bripka A Mahmur, Babinsa Desa Mlokorejo Serda Suhadak, maupun anggota Satlantas Polres Jember bersama masyarakat Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger. Suasana gayeng dan penuh kekeluargaan terlihat saat warga dan polantas duduk bersama. Banyak hal yang ditanyakan oleh beberapa warga terkait aturan lalu lintas. Dan bagi warga yang tinggal di perdesaan, pertanyaan seputar surat izin mengemudi (SIM) menjadi topik utama dalam sosialisasi ini. Kasatlantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael yang ikut hadir langsung pada acara ini pun menjelaskan, bahwa SIM yang masa berlakunya habis harus mengurusi kembali dan prosesnya sama dengan ketika pembuatan SIM baru. “Meski matinya baru lewat sehari, tetap bapak-ibu harus mengurusi dari awal lagi. Seperti mengurusi pembuatan SIM baru. Makanya bapak-ibu dicek SIM-nya, jangan terlambat memperpanjang,” kata Edwin. Sementara itu, Kepala Desa Mlokorejo Mahfud mengapresiasi langkah Satlantas Polres Jember menyosialisasikan berbagai kebijakan terkait lalu lintas kepada warganya. (edy/fer)

Berjibaku Bersih-Bersih Sungai Bangkalan, Memorandum Tekad Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi untuk mengaplikasikan tugas Polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, terus digelorakan dari waktu ke waktu. Kiat simpatik itu antara lain diaplikasikan dalam wujud edukasi dan pengabdian terhadap masyarakat. Seperti Sabtu (2/11) pagi, Kapolres Rama Samtama Putra turun langsung memimpin bakti sosial bersih-bersih aliran muara sungai Bangkalan yang membelah dua perkampungan nelayan. Yani Kampung Lebak di Kelurahan Pangeranan dan Kampung Bandaran, Kelurahan Pejagan.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

442 Balok Kayu Kamper Ditemukan di Permakaman

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi terjun langsung turut membersihkan sungai.

Wakapolres Kompol Hendy Kurniawan, seluruh kasat, para kapolsek dari 17 polsek jajaran

juga ramai-ramai terjun ke aliran sungai di sekitar muara yang kesehariannya acap kali keruh dan

terkontaminasi berbagai jenis sampah itu. Bagusnya, inisiatif Kapolres itu mendapat respons positif dari komunitas nelayan dari dua perkampungan nelayan padat penduduk itu. Dengan aneka ragam peralatan tradisional seperti cangkul, arit, sapu lidi, gerobak dorong serta seabrek plastik dan karung untuk wadah sampah, menyisir sepanjang aliran muara Sungai Bangkalan Hasilnya, tak lebih dari lima jam, tepatnya mulai pukul 07.30 hingga 11.00, semak belukar di sepanjang tepian sungai dan jalan lapen (lapisan penetrasi/

aspal) di Kampung Lebak dan Bandaran menjadi bersih. “Bakti sosial bersih bersih di Sungai Bangkalan itu sudah kami janjikan kepada komunitas nelayan setempat. Mereka, ternyata menyambut baik. Bahkan cukup antusias ketika kami ajak untuk bersih kali,” kata Rama Samtama Putra. Janji dan ajakan itu, sambung Rama, disampaikan ketika Polres bersama Karang Taruna Asri Jaya dan Paguyuban Nelayan Lebak dan Bandaran, Sabtu (26/10) dan Minggu (27/10) , berinisiatif menggelar lomba dayung tradisional memperingati HUT ke488 Bangkalan di sekitar muara Sungai Bangkalan. (ras/fer)


KOTA SURABAYA 1.000 Honorer K2 Ngaplo

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Terganjal Usia, Tidak Bisa DaŌar CASN FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Kusairi didampingi Ketua RW 03 Arifin menunjukkan munculnya jenglot dan dua butir telur buatan di halaman rumah Jalan Kendangsari VII/19.

Penemuan Jenglot di Kendangsari

Akan Dikubur di Makam Tertua Surabaya Surabaya, Memorandum Jenglot yang ditemukan di halaman rumah Hendro Jalan Kendangsari VII/19, Kamis (31/10), akhirnya segera dikubur. Untuk menyempurnakan kembali ke wujud manusia, jenglot dan dua butir telur tersebut akan dikubur di makam tertua di Surabaya. Salah seorang paranormal Kendangsari Kusairi (61) mengatakan, sebelum dikubur, makhluk yang dianggap mistis itu akan dilakukan ritual dulu agar saat proses pemakamannya lancar. “Saya dapat petunjuk, untuk menyempurnakan jenglot ini kembali ke wujud manusia, caranya harus ditanam di kuburan tertua di Surabaya, bukan dilarung ke laut,” ungkap Kusairi usai menunjukkan lokasi penemuan jenglot dan dua butir telur di Jalan Kendangsari VII/19, Minggu (3/11). Kusairi mengaku, Wujud jenglot ini bermula dari manusia mempunyai tujuan tertentu dan melakukan ritual bertapa selama ratusan tahun. Namun, tujuannya gagal dan akhirnya tidak diterima di alam gaib dan bumi, maka jadilah manusia kerdil tersebut. Kusairi berjanji dalam minggu ini proses penguburan makhluk kerdil ini dilaksanakan agar tidak meresahkan warga Kendangsari. “Dikubur di mana? Itu rahasia. Ini agar makhluk gaib tersebut tidak diambil lagi oleh warga. Saya akan ke makam Sunan Giri lebih dulu untuk minta petunjuk proses pemakaman makhluk jenglot tersebut,”kata bapak kelahiran Banyuwangi ini. Sementara Ketua RW 03 Kendangsari Arifin mengaku alasan membuang jenglot agar kenyamanan warga Kendangsari tidak terganggu.”Sejak penemuan jenglot, banyak warga yang penasaran dan ingin melihat makhluk kerdil tersebut di rumah Kusairi. Makanya, kami segera membuang jenglot tersebut,”kata Arifin. Selain itu, lanjut Arifin, pembuangan jenglot untuk menghindari keresahan dan ajaran yang menyimpang  Bersambung ke halaman 10 

Surabaya, Memorandum Sekitar 1.000 pegawai honorer kategori dua (K2) di lingkungan Pemkot Surabaya hanya bisa meratapi nasib. Mereka tidak bisa mendaftar penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) karena terganjal usia. Ketua Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Surabaya Eko Mardiono menegaskan, nasib pegawai honorer K2 memang kurang beruntung dalam

penerimaan CASN. “Masih ada pembatasan umur. Yang boleh mendaftar CASN maksimal berusia 35 tahun. Ini mengacu  Bersambung ke halaman 10 

Pipa PDAM Lidah Kulon Bocor, Warga Kelabakan Air Berwarna Kecokelatan, Respons Lemot Surabaya, Memorandum Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada milik Pemkot Surabaya seolah tiada hari tanpa keluhan masyarakat. Selain kondisi airnya yang kerap tak jernih alias berwarna kecokelatan, respons petugas dinilai lemot saat ada permasalahan dengan kondisi air maupun pipa. Seperti yang terjadi di sekitar kampung Sepat, Lidah Kulon, Lakarsantri, Minggu (3/11) kemarin. Di mana di lokasi tersebut terjadi kebocoran pipa mulai Sabtu (2/11) malam hingga matinya aliran air di sekitar lokasi. Meski sejumlah warga sekitar telah melapor ke PDAM, namun petugas lapangan baru datang Minggu (3/11) sekitar pukul 13.00. Karuan kejadian  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/TRI HARYOKO

Tergerus Air, Tanggul Babatan Rukun Jebol Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya memberikan perhatian serius terhadap persoalan banjir. Apalagi sekarang memasuki musim hujan. Salah satu upaya mengatasi persoalan banjir adalah dengan perawatan intensif rumah pompa. Sekitar delapan petugas satuan tugas (satgas) Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya dikerahkan untuk memperbaiki tanggul rumah pompa Babatan Rukun, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Minggu (3/11).  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Satgas DPUBMP Kota Surabaya memperbaiki tanggul rumah pompa di Babatan Rukun yang jebol.

Rusun Gunung Anyar Mangkrak

Kejaksaan: Tindak Tegas kalau Ada Aktivitas Surabaya, Memorandum Meski sudah diputus kontrak 15 Oktober 2019, namun papan nama kontraktor PT Penamas Rashata Prisma (PRP) masih menempel di samping pintu masuk proyek rusun Gunung Anyar. Bahkan, proyek senilai Rp 20 miliar tersebut bakal dilanjutkan hingga akhir Desember. Yang jadi pertanyaan, apakah Pemkot Surabaya sudah melakukan

GRAFIS/AZIZ

tender ulang? Sebab, pasca PT PRP diputus kontrak, di lapangan kabarnya ada kontraktor baru yang mengambilalih proyek tersebut. Kepala tukang proyek rusun Gunung Anyar Karim mengaku, jika pekerjaan proyek rusun Gunung Anyar segera dilanjutkan hingga akhir tahun. Selama dua bulan progres pekerjaan minimal sudah terlihat bangunan satu lantai. “Besok (hari ini, red)

lebih kurang 25 tenaga pekerja serta dua alat berat akan didatangkan. Alat berat ini untuk memasang 19 titik sisa tiang pancang kemarin. Selanjutnya dilakukan pemasangan pondasi,” kata Karim, Minggu (3/11). Ditanya siapa yang melanjutkan proyek rusun Gunung Anyar? Karim menjelaskan, pihaknya bekerja atas perintah kontraktor baru. Jadi kon Bersambung ke halaman 10 

HUT Ke-50 SKH Memorandum

Tinggal Dua Pekan, Segera Tukarkan Kupon Surabaya, Memorandum Puncak acara HUT ke-50 Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum yang ditempatkan di lapangan Makodam V/Brawijaya tinggal dua pekan lagi. Antusias masyarakat untuk mengikuti jalan sehat dan senam Dahlan Iskan Style Memorandum terlihat. Mereka yang datang untuk  Bersambung ke halaman 10  Warga yang menukarkan guntingan kupon di Kantor SKH Memorandum Jalan Ketintang Baru III/91 Surabaya. FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Warga menimba air di lokasi bocornya pipa PDAM di kampung Sepat, Lidah Kulon.


KOTA SURABAYA

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Gagal Masuk GBT, Menpora Cium Aroma Busuk Surabaya, Memorandum Simpang siur terkait bau tak sedap sekitar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) terjawab saat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mendatangi stadion di kawasan Kecamatan Pakal tersebut, Minggu (3/11) sore. Anehnya, saat Zainudin datang ke lokasi bermaksud sidak itu ternyata tak berhasil mesuk ke area stadion lantaran pintunya terkunci rapat rapat. Tentunya masalah ini kian memperuncing permasalahan sebelumnya terkait aroma busuk akibat lokasi stadion yang dekat dengan TPA Benowo. “Masih tercium. Belum hilang gitu lho. Kan saya sudah tahu dari sini, baunya itu lho,” ucap Zainudin Amali kepada puluhan wartawan di GBT, kemarin sore. Saat sidak sekitar pukul 15.00, menpora yang didam-

pingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim Supratomo dan Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung tidak bisa masuk ke dalam stadion GBT. Kunci gerbang utama stadion terkunci rapat. Hingga rombongan menpora bergeser, tak terlihat petugas yang membawa kunci GBT. Dikatakan Zainudin, secara fisik GBT memang layak dipakai untuk menggelar pertandingan internasional. Namun, untuk menjadi tempat pertandingan Piala Dunia U-20, masih harus memenuhi persyaratan yang

POLISI MENYAPA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Syarat SKCK untuk CASN Tanya: Saya ingin tanyakan bagaimana syarat untuk membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) untuk mendaftar calon aparatur sipil negara (CASN). Terima kasih atas jawabannya. Erlin Setiyowati, warga Jalan Jepara, Surabaya Jawab: Terima kasih atas pertanyaannya. Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) untuk persyaratan pendaftaran calon aparaKombespol Sandi Nugroho SIK SH MHum tur sipil negara (CASN) sebenarnya cara pendaftKapolrestabes Surabaya arannya sama saja dengan pengurusan SKCK lainnya. Hanya saja pembuatan SKCK ini tidak bisa dilaksanakan di polsek melainkan harus dilakukan di polres. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain fotokopi kartu keluarga (KK), fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), fotokopi akta kelahiran, pas foto 4x6 background merah 4 (empat) serta membayar penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 30.000,(tiga puluh ribu rupiah). (*/fer)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Dandim Tipe A 0831/Surabaya Timur Kolonel Arm Muhammad Haidir bersama peserta wasbang.

Mahasiswa UPN Dibekali Wasbang Surabaya, Memorandum Dandim Tipe A 0831/ Surabaya Timur Kolonel Arm Muhammad Haidir menyosialisasikan wawasan kebangsaan (wasbang) kepada ratusan mahasiswa UPN Veteran. Wasbang dan cinta tanah air wajib ditanamkan kepada generasi penerus bangsa. “Penerus bangsa seperti mahasiswa ini dituntut dapat mempertahankan Negara Kesatuan Republik indonesia,” ujar Haidir. Menurut Haidir, wasbang sangat perlu diketahui karena wasbang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 yang merupakan ideologi bangsa. “Kita wajib menjaga keutuhan NKRI untuk mencapai cita-cita nasional, yaitu membangun Bangsa dan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” terang Haidir. Sebagai generasi, lanjut Haidir, perlu menjaga, merawat keutuhan atau persatuan dan kesatuan. Karena Indonesia mempunyai banyak budaya, agama, dan berbagai karakter kedaerahan. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

ditetapkan oleh FIFA. Syaratsyarat itu, antara lain standarisasi stadion, lapangan pendukung, dan sarana prasarana yang lain. “Akses masuk dan lapangan pendukung jadi pertimbangan,” tandas dia. Dengan melihat kondisi GBT tersebut, Zainudin mengaku belum tahu apakah ada potensi GBT tak dipakai untuk venue PD U-20. “Saya tidak tahu. Saya belum ketemu Gubernur Jatim, Wali Kota Surabaya dan stakeholder lainnya. Dengan KONI, saya sudah ngobrol informal saja,” tutur dia Karena itu, menpora akan menemui gubernur, wali kota, KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim. “Kita harus duduk bersama tanpa mencari siapa yang salah. Duduk bersama untuk mencari

jalan keluar. Kita cari jalan keluar stadion mana yang sekiranya layak untuk ditentukan dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan FIFA,” paparnya. Menpora juga menegaskan FIFA telah menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah PD U-20. Karena itu, stadion mana yang akan dipakai untuk pertandingan PD U-20, FIFA yang menetapkan. “Yang menentukan venue itu FIFA, bukan pemerintah. Sebagai orang dari Jatim, tentu berharap rek. Kita berharap Jatim dan Bali itu menjadi tempat pertandingan,” ujar Zainudin Amali. Sementara itu Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara ketika dikonfirmasi soal Menpora Zainudin Amali yang tidak bisa masuk ke

FOTO: ISTIMEWA

Menpora Zainudin Amali hanya berdiri di pintu depan Stadion Gelora Bung Tomo.

Stadion Bung Tomo (GBT) ketika sidak, dia mengatakan tidak

tahu. “Benar saya tidak tahu. Saya koordinasi dulu dengan

dispora,” kata dia. (yok/udi/dhi)

Pipa PDAM Lidah Kulon Bocor, Warga Kelabakan ini membuat warga sekitar kelabakan. Tak sedikit warga yang antre untuk membeli air isi ulang untuk beraktivitas membersihkan badan dan mencuci baju. “Kami sudah melapor ke PDAM tapi tak segera direspons, dalihnya yang rusak tak hanya di lokasi itu tapi ada beberapa lokasi bersamaan di Surabaya,” ungkap Agus, warga Lidah Kulon. Imbas dari kebocoran pipa tersebut juga sampai ke perumahan Puri Lidah Kulon dimana mulai Sabtu malam aliran air mati tanpa ada pemberitahuan. Dampak lain kejadian pipa bocor itu adalah aliran air yang menggenangi jalan di gerbang kampung dan perumahan. Warga yang berkerumun berusaha menimba air di lokasi bocornya pipa hingga mema-

cetkan arus kendaraan yang melintas. Terlebih sejumlah anak kecil juga banyak yang bermain air di lokasi. “Sebelum pipa bocor ini kondisi air yang mengalir di rumah-rumah warga juga keruh bewarna kecokelatan. Untuk mandi saja rasanya jijik apalagi untuk minum,” keluhnya. Anehnya, kondisi ini diperparah lambatnya respons PDAM saat ada masalah dengan pipa. “Mestinya kan ada petugas piket meskipun hari Minggu,” tambah dia Sementara Humas PDAM Surya Sembada Adi Nugroho ketika dikonfirmas mengatakan, petugas PDAM Surya Sembada memperbaiki pipa yang bocor pada Minggu (3/11). Hasilnya, perbaikan tuntas pada pukul

Akan Dikubur di Makam Tertua Surabaya agama. Apalagi penemuan sosok jenglot memiliki aura magis negatif dan pertama kali ditemukan di Kendangsari.

“Kami mendukung saja jika solusi terbaiknya benda magis (jenglot dan dua butir telur, red) tersebut dikubur dan dira-

Tergerus Air, Tanggul Babatan Rukun Jebol Tanggul tersebut mengalami kerusakan berat akibat tergerus air yang keluar dari pipa rumah pompa. “Karena rusak, satgas diterjunkan untuk memperbaiki,” kata koordinator satgas Sidin Suyatno di lokasi, Minggu (3/11). Perbaikan tanggul tersebut sekaligus menambah diameter

Sambungan dari halaman 9

16.05. Setelah itu dilakukan proses normalisasi yang membutuhkan waktu satu hingga tiga jam. “Pipa yang bocor itu berdiameter 225 mm. Soal penyebabnya karena pipa sudah tua,” urai dia. Karena pipa sudah tua, maka pihaknya langsung mengganti dengan pipa yang baru. Namun penggantian itu tidak keseluruhan pipa di sana, karena membutuhkan waktu yang lama. Sementara di Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, PDAM Surya Sembada menambah diamater pipa. Pemasangan pipa tersebut akan dikoneksikan pipa dari kawasan Jalan Demak untuk langsung disambungkan dengan jaringan pipa di wilayah Tambak Asri.

Sambungan dari halaman 9 hasiakan. Kami berharap ini dilakukan secepatnya untuk menghilangkan keresahan warga,” pungkas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9

tanggul yang semula empat meter menjadi tujuh meter dengan ketinggian dua meter. Fungsi rumah pompa Babatan Rukun adalah untuk mengalirkan debit air dari wilayah Dupak untuk langsung dialirkan menuju utara Sungai Greges. “Tanggul ini mengantisipasi

bertemunya aliran air dari rumah pompa dan aliran air dari Sungai Genting,” jelas dia. Perbaikan ini sendiri, lanjut dia, berjalan empat hari. Sidin memperkirakan pengerjaan akan kelar dalam kurun waktu 15 hari. “Kendalanya kan kalau ada hujan,” pungkas dia. (alf/dhi)

Kejaksaan: Tindak Tegas kalau Ada Aktivitas

Sambungan dari halaman 9

traktor lama sudah tidak melanjutkan aktivitas proyek rusun Gunung Anyar tersebut. “Kontraktor baru yang mengambil alih proyek rusun tersebut. Tapi, nama PT nya apa dan kenapa papan namanya belum diganti, mohon maaf saya tidak tahu. Lebih jelasnya tanyakan langsung ke perwakilan kontraktornya, Senin (4/11),”ungkap dia. Sementara itu, warga Wiguna Tengah bersikukuh menutup akses jalan kendaraan material masuk menuju proyek rusun Gunung Anyar. Sekretaris RT 06 Wiguna Tengah Didit Darmawan mengaku, selama ini tidak ada konfirmasi dari kontraktor Gunung Anyar kapan segera memberikan ganti rugi rumah warga yang terdampak akibat proses pembangunan rusun lima lantai tersebut. “Meski diganti kontraktornya, warga sepakat akan menutup akses jalan tersebut. Jadi, sebelum ada iktikad baik dari pihak kontraktor menemui dan menyelesaikan permintaan yang sudah disepakati bersama, warga akan menutup akses,”jelas Didit. Sementara Camat Gunung Anyar Anna Fajriatin mengaku, dirinya justru baru mendengar informasi dari media kalau kontraktor PT Penamas Rashata Prisma diputus kontrak oleh

Pemkot Surabaya 15 Oktober. “Saya tidak tahu mas. Justru saya tahu informasi, ya baru sekarang,” kata dia. Fathur Rohman, Kasi Intelijen Kejari Surabaya mengatakan, hingga saat ini kontraktor hanya menyelesaikan proyek sekitar 11,42 persen. “Nanti yang dibayar ya hanya itu (11,42 persen, red),” tandas Fathur. Soal kontraktor baru dan adanya aktivitas di lokasi proyek pasca pemutusan kontrak PT PRP, Fathur menegaskan hal itu tidak ada. “Itu (pengerjaan proyek, red) atas kemauan dia sendiri. Tanpa sepengetahuan pejabat pembuat komitmen (PPK), seharusnya tidak boleh ada kegiatan. Jika toh kontraktor ngotot mengerjakannya tidak akan dihitung,”tegas Fathur seraya menambahkan setelah diputus kontrak maka proyek akan berhenti dan selanjutnya dilelang ulang tahun depan. Untuk itu, kejaksaan menyarankan pejabat pembuat komitmen (PPK) menutup lokasi proyek dan menindak tegas jika ada aktivitas di sana.”Sudah kami sarankan ke PPK untuk menutup lokasi setelah pemutusan kontrak,” jelas Fathur Rohman. Menurut dia, jika di lapangan masih ada aktivitas, maka hal itu tidak berpengaruh terhadap

penghitungan yang saat ini sudah dilakukan pemkot. “Hasil pengerjaan tidak berpengaruh karena sudah dinilai,” ujar Fathur yang dalam hal ini Kejari Surabaya sebagai Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) ini. Seperti diketahui, PT PRP dinilai wanprestasi karena proyek yang ditarget tuntas 18 Desember itu progresnya baru 11,42 persen. Sehingga pemkot memutus kontrak dan akan melakukan lelang kembali untuk tahun depan. Sebelumnya Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya Mochamad Taufik Siswanto menyatakan, pemkot sudah memutus kontrak PT Penamas Rashata Prisma pada 15 Oktober lalu. “Di sana sudah tidak boleh ada pekerjaan. Kan sudah diputus kontrak,” tegas dia. Ditanya kapan dilelang ulang pembangunan rusunawa Gunung Anyar, Taufik mengatakan menunggu RAPBD digedok. Soal berapa besar anggarannya, Taufik menyatakan, nilainya akan berkurang sekitar 11 persen. Sebab, pembangunan yang sudah dilaksanakan sekitar 11 persen. (fer/why/dhi)

Perlu diketahui, wilayah Tambah Asri kerap mengalami krisis air. Hal itu membuat kecewa warga. Bahkan mereka kesulitan mencari air bersih. “Untuk menangani krisis air, PDAM sudah memasang pipa yang sifatnya hanya sementara dan Alhamdulillah pipa yang kami pasang ini, warga sudah dapat air semua,” kata Samirin, Staf Senior PDAM Kota Surabaya ditemui di lokasi Minggu (3/11). Sementara guna memaksimalkan penyuplaian air, PDAM mulai Sabtu (2/11) lalu melakukan pemasangan jaringan pipa

dengan diameter cukup besar dengan menggunakan mesin bor. PDAM sendiri sudah menyiapkan pipa dengan panjang 180 meter untuk menyambugkan pipa itu langsung ke wilayah tersebut. Pengerjaan tersebut diperkirakan akan rampung lima hari. Selanjutnya warga bisa menikmati distribusi air bersih tersebut. “Semisal wilayah Tambak Asri selama ini mengalami krisis air, dengan adanya proyek penggantian pipa ini semua teratasi,” imbuh Samirin. (yok/udi/alf/dhi)

1.000 Honorer K2 Ngaplo

Sambungan dari halaman 9

pada UU ASN. Padahal umur rata-rata honorer K2 di atas 40 tahun,” ungkap Eko Mardiono, Minggu (3/11). Dia mengatakan, seharusnya K2 usia di atas 35 tahun bisa diakomodir dalam CASN 2019. Dari 141 pasal dalam UU 5/2014 tentang ASN, begitupun dari 37 pasal dari UU No 43/1999, sama sekali tidak ada satu pasal pun menyebutkan masalah pembatasan usia terhadap proses rekrutmen tenaga kerja pegawai pemerintahan. Sedangkan kedudukan PP No 11 Tahun 2017 sebagai turunan UU ASN secara jelas masih membatasi usia 35 tahun bagi pelamar umum. Sedangkan ketentuan tersebut tidak berlaku bagi honorer K2 yang lama mengabdi, sebagai penghargaan dari pemerintah. Eko Mardiono mengungkapkan, pengajuan revisi UU Nomor 5 Tahun 2014 sudah dibahas dengan Pemerintah Pusat sejak 2017 lalu. Sayangnya, hingga kini pihaknya masih belum mendapat jawaban dari pemerintah. “Untuk itu kami siap untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK),” tegas Eko Mardiono yang sudah mengabdi puluhan tahun sebagai sebagai pegawai honorer di salah satu SMPN di Surabaya. Menurut informasi, honorer K2 di lingkungan Pemkot Sura-

baya jumlahnya mencapai 1.000 orang lebih. Mereka tersebar di berbagai instansi dan terbanyak di Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Mereka digaji sesuai dengan standar UMK Surabaya. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara ketika dikonfirmasi mengatakan untuk rekrutmen tahun ini memang tidak ada jalur khusus untuk honorer K2. “Ini bukan kebijakan pemkot, tapi kebijakan Pemerintah Pusat. Dan, sekarang memang belum ada seperti itu (rekrutmen k2, red),” kata dia. Febri mengatakan, kalau honorer K2 berminat ikut pendaftaran penerimaan CASN, maka dipersilakan untuk lewat jalur umum. “Syaratnya umurnya mencukupi dan formasinya ada,”tegas dia. Untuk penerimaan CASN di Pemkot Surabaya tahun ini membuka lowongan 705 formasi. Rinciannya yakni, 171 formasi tenaga kesehatan, 106 tenaga teknis, dan 428 tenaga pendidikan dengan rincian guru SD total 395 formasi dan guru SMP 33 formasi. Pendaftaran CASN 2019 akan dilakukan serentak secara online melalui laman https:// sscasn.bkn.go.id. “Jadwal pelaksanaan rekrutmen ini di mulai November untuk pengumuman dan pendaftarannya,” kata dia. (udi/dhi)

Tinggal Dua Pekan...

Sambungan dari halaman 9

menukarkan guntingan koran dengan kupon undian itu tidak hanya dari Surabaya saja, tetapi juga dari luar kota. Seperti yang dilakukan Lukman, asal Sidoarjo. Dia berharap dengan 55 kupon undian yang ditukarkan itu bisa membawa hadiah utama sepeda motor yang disediakan oleh panitia sebanyak dua unit tersebut. Tidak hanya Lukman, warga Sidoarjo lainnya yaitu Tajus, asal Sawotratap, Waru, Sidoarjo, itupun berharap sama. Meski saat ini dirinya baru menukarkan lima kupon undian, namun berharap bisa mendapatkan hadiah dalam kegiatan yang juga akan dihadiri pejabat Forkopimda Jatim ini.

Terpisah, Ahmad Nurzaman, wakil ketua panitia HUT ke-50 SKH Memorandum mengatakan, untuk penukaran kupon undian dilakukan setiap jam kerja. “Untuk Senin sampai Jumat setiap pukul 09.00-17.00. Kalau Sabtu pelayanan hingga pukul 14.00,” jelas Ahmad, Minggu (3/11). Ahmad menambahkan, bagi semua komunitas di Surabaya atau sekitarnya silakan bergabung dengan acara ini karena selain dua unit motor sebagai hadiah utama, masih banyak lagi hadiah lainnya. “Silakan datang ke kantor dengan menukarkan guntingan koran yang terbit setiap hari tersebut,” pungkas Ahmad. (fer/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Pamekasan, Memorandum Para seniman mengajak sejumlah siswa SMPN 3 Proppo Pamekasan yang tergabung dalam Teater Karang dan bekerja sama dengan Sanggar Seni Makan Ati membawa denah pembangunan taman budaya yang diusulkan kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Denah pembangunan itu mereka bawa saat berlangsungnya acara kirab budaya untuk memperingati Hari Jadi ke-489 Kabupaten Pamekasan di depan Pendopo Budaya, Jalan Jaokotole, Pamekasan, Minggu (3/10). Yanto, pembina seni sanggar Makan Ati Pamekasan yang sekaligus guru seni di SMPN 3 Proppo Pamekasan mengatakan, usulan denah pembangunan taman budaya itu, pihaknya menggagas untuk memberikan pekerjaan rumah kepada bupati Pamekasan supaya membangun taman budaya di Pamekasan. Mengingat Pamekasan dari dulu sampai saat ini belum mempunyai taman budaya. “Denah ini kami usulkan juga bentuk keinginan dari rekan-rekan seniman di Pamekasan yang ingin punya taman budaya, semoga segera terealisasi dan bupati Pamekasan dapat mewujudkannya,” katanya seperti dikutip dari tribunMadura.com di lokasi acara. Yanto mengutarakan, Pemkab Pamekasan harus terus mendorong kegiatan kebudayaan dan seni dengan cara mendukung serta menyediakan penunjang fasilitas. Selain itu, kegiataan kebudayaan ini juga harus didorong melalui sekolah, yang namanya seniman masuk sekolah. Kemudian juga harus didorong melalui pembangunan Taman Budaya yang bisa menjadi wadah bagi para seniman di Pamekasan untuk semakin semangat dalam berkarya. Oleh karena itu, Yanto meminta dan berharap kepada Pemkab Pamekasan agar denah pembangunan taman budaya yang pihaknya usulkan ini bisa terealisasikan. “Semoga suara kami didengar oleh Pemkab Pamekasan,” doanya. (*/sr)

Nenek Giliyang Dibacok, Lengan Putus Sumenep, Memorandum Aparat Polres Sumenep menangkap Mad (50), pembacok Marbani (60), nenek asal Dusun Asem, Desa Banra’as, Kepulauan Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengaku, setelah mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi, aparat melakukan upaya penangkapan dengan menyisirkawasan Kecamatan Dungkek. Ti d a k m e m b u t u h k a n waktu lama, akhirnya Mad, warga setempat, berhasil ditangkap di Kecamatan Dungkek Giliyang. "Tersangka langsung dibawa kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan," terangnya, Minggu (3/11). Dia menceritakan kronol-

ogis kejadian, Sabtu (2/11) malam sekitar pukul 19.00, korban mengunjungi rumah Darso, sebelah utara rumahnya untuk menonton telivisi. Selang satu jam kemudian, korban dalam posisi tiduran di serambi didatangi tersangka sambil membawa senjata tajam (sajam). Tanpa bicara, Madruki langsung menebaskan sajam tersebut berkali-kalk ke arah tubuh korban yang saat kejadian korban dalam keadaan tiduran di lantai. Usai membacok dan melihat korban tidak berdaya, kemudian tersangka meninggalkan

tempat kejadian. "Setelah puas melakukan penganiayaan mengakibatkan tangan korban putus, tersangka meninggalkannya di TKP," ungkapnya. Korban yang sudah tidak berdaya, kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Pemeriksaan Puskesmas Dungkek, korban mengalami putus pada lengan kiri, luka robek di daun telinga kiri dan luka robek kepala bagian atas. Sementara motif penganiayaan yang menyebabkan putus lengan kiri korban belum diketahui, karena masih didalami pihak kepolisian, termasuk kondisi korban belum diketahui. “Informasinya, korban dituduh dukun santet. Namun itu pun masih kita dalami lagi,” tambahnya. (uri/sr)

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Seniman Usulkan Denah Pembangunan Taman Budaya

Mad dan barang bukti diamankan aparat Polsek Dungkek.

Bupati Sumenep Wajibkan Siswa Berbahasa Madura Sumenep, Memorandum adanya pengajaran kepada anak-anak. Penggunaan bahasa Madura yang Sekarang banyak anak-anak mengmulai ditinggalkan generasi muda gunakan bahasa Indonesia di setiap membuat Bupati Sumenep A Busyro percakapan. Baik formal maupun Karim menginstruksikan siswa di se- non-formal. Bahasa Madura ini perlu kolah berbahasa Madura. dilestarikan. Jangan sampai terkikis Menurut bupati, saat ini rata-rata oleh globalisasi. Salah satunya dengan anak kecil di Sumenep sudah diajari cara penggunaan bahasa Madura di berbahasa Indonesia oleh orang tu- momen penting,” urai dia. anya. Sehingga para generasi penerus Bupati mengaku sudah mengintersebut sudah tidak banyak mengeta- struksikan Dinas Pendidikan untuk hui kosa kata bahasa Madura. Ia meng- membuat program bahasa Madura ingatkan masyarakat Madura khu- di sekolah-sekolah. Hal itu sebagai susnya Sumenep agar menggunakan upaya mempertahankan eksistensi bahasa daerah di setiap aktivitas sosial bahasa daerah. Sejak tahun ini sekokemasyarakatan untuk mengimbangi lah setingkat SD dan SMP diwajibkan kebijakan di sekolah. Hal itu guna berbahasa Madura setiap hari Selasa. mencegah hilangnya bahasa Madura “Kami mengupayakan sejumlah cara di tengah gencarnya arus globalisasi. untuk membiasakan anak berbahasa Busyro menuturkan, saat ini ban- daerah. Ini untuk menjaga eksistensi yak anak-anak sudah tidak tahu art- bahasa Madura tidak punah selamaninya Ballu Lekor (28) dan Sakhemi’ ya,” tandas bupati. (aan/sr) (25). Padahal itu hanya bahasa angka-angka. Sehingga ia berharap orang tua dan guru lebih intensif membiasakan anak berbahasa Madura. “Bahasa Madura bisa saja punah jika tetap dibiarkan tanpa Bupati Sumenep A Busyro Karim memberikan sambutan.


PASURUAN

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/ION

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) 2019 lalu.

Pasuruan, Memorandum Warga Kabupaten Pasuruan yang mau mendaftar haji harus ekstra sabar. Sebab, masa tunggu antrean pendaftar haji di wilayah setempat per akhir Oktober mencapai 28 tahun. Atau bila mendaftar haji sekarang, baru berangkat 2047 mendatang. Imron Muhadi, kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan mengatakan, antrean itu diketahui dari data sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) secara online se- Indonesia. Antrean pendaftar haji memang makin lama. Per akhir Oktober sudah masuk pemberangkatan 28 tahun lagi. “Untuk awal Oktober lalu, masih masuk antrean 27 tahun. Namun, akhir Oktober sudah masuk 28 tahun. Ini lantaran tingginya jumlah pendaftar dalam beberapa bulan terakhir,” ungkapnya. Imron mengatakan, pendaftar haji memang cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk saat pemulangan haji kemarin, makin menambah jumlah pendaftar haji yang datang ke Kemenag Kabupaten Pasuruan. Terlihat dari data yang dimiliki Kemenag Kabupaten Pasuruan. Total dari Januari sampai akhir Oktober kemarin, jumlah pendaftar haji sudah mencapai 4.809 pendaftar. Jumlah ini dikatakan makin tinggi setelah musim haji dan kepulangan haji. Tercatat pada Mei lalu hanya di angka 278 pendaftar. Nah, pada Juni sudah meningkat menjadi 338 pendaftar. “Sedangkan sejak bulan Juli terus tinggi. Bulan Juli mencapai 524 pendaftar, Agustus 636 pendaftar, September 805 pendaftar, dan Oktober kemarin mencapai 695 pendaftar,” terangnya. Imron mengatakan, bahwa tingginya pendaftar setiap bulannya membuat antrean makin tinggi. Panjangnya daftar antrean haji, ini dikatakan karena berbagai alasan. Selain tingginya antusias masyarakat untuk berhaji juga terbatasnya kuota dari Arab Saudi membuat antrean menjadi panjang. “Selain itu, juga makin lamanya antrean pemberangkatan haji, justru membuat masyarakat lebih berbondong-bondong segera mendaftar haji,” jelasnya. (ion/sr)

Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono membuka jalan sehat dengan mengibarkan bendera start.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pendaftar Haji Tahun Ini Berangkat pada 2047 Tos bersama warga sebagai tanda deklarasi pilkades damai.

Jalan Sehat untuk Deklarasi Pilkades Damai

Pasuruan, Memorandum Dalam rangka deklarasi damai menjelang pemilihan kepala desa (pilkades), Polres Pasuruan menggelar jalan sehat, Minggu (3/11). Acara yang digelar di lapangan Bulukandang, Kecamatan Prigen, tersebut dihadiri ratusan peserta. Kegiatan jalan sehat itu sekaligus deklarasi masyarakat Bulukandang untuk mendukung kedamaian di Kabupaten Pasuruan dan menolak segala bentuk kerusuhan, terutama dalam pelaksanaan pilkades. Jalan Sehat ini diikuti masyarakat umum, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat Bulukandang, dan juga anggota Polres Pasuruan. Jalan sehat itu sekaligus untuk menyambut pilkades serentak di Kabupaten Pasuruan tahun 2019.

“Jalan sehat ini, selain untuk menyambut pilkades serentak di Kabupaten Pasuruan, juga bermaksud untuk mengadakan deklarasi menolak kerusuhan dan mengajak semua pihak untuk menjaga perdamaian di Kabupaten Pasuruan,” Ujar Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono SSos. Karena, secara kalender kamtibmas, Kabupaten Pasuruan akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa Tahun 2019 dan Polres Pasuruan memilih

Tema “Jogo Pasuruan, Jawa Timur Aman Damai Sejahtera”. Seluruh anggota Polres Pasuruan mengajak semua masyarakat Pasuruan untuk turut menjaga perdamaian dan menolak segala bentuk kerusuhan di Kabupaten Pasuruan saat pilkades berlangsung. Dari pantauan Memorandum, peserta Jalan Sehat itu rupanya membludak. Panitia menyebutkan ada sekitar 500 orang ikut dalam jalan sehat tersebut. Panitia menyiapkan sejumlah hadiah di jalan sehat itu. Antara lain peralatan rumah tangga, lemari es, dan yang lebih menarik adalah panitia menyiapkan seekor kambing sebagai hadiah utamanya. Salah satu peserta jalan sehat, Sunarto mengaku senang

Masyarakat mengikuti jalan sehat.

ikut jalan sehat itu. Meskipun tidak mendapatkan hadiah. Dia mengaku mendukung ajakan Polres Pasuruan untuk

menolak kerusuhan di Kabupaten Pasuruan menjelang pilkades yang akan dilaksanakan ini. (rul/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Pemberitaan Positif Ubah Pola Pikir Masyarakat

Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib dalam forum silaturahmi bersama awak media cetak, online, dan elektronik.

Geser Anggaran, Upaya Pemkab Ganti Klaim BPJS Probolinggo, Memorandum Tunggakan klaim BPJS Kesehatan membuat Pemkab Probolinggo memilih melakukan pergeseran anggaran daerah untuk menutupi klaim dari dua rumah sakit yaitu RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan RSUD Tongas. Hal ini disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Probolinggo, Santiyono seperti dikutip dari radarbromo. co.id. Santiyono menyebut, klaim BPJS kesehatan yang tak kunjung cair, sudah disikapi oleh pemkab. Menurutnya, pemkab melaku-

kan pergeseran anggaran daerah untuk mengganti klaim BPJS Kesehatan di dua RSUD itu. Pergeseran anggaran diputuskan dalam rapat tim anggaran daerah. ”Mau tidak mau kami lakukan pergeseran keuangan daerah. Tapi tidak mengubah P-APBD 2019 yang telah ditetapkan,” terangnya. Pertimbangannya, pemkab ingin pelayanan kesehatan di dua RSUD itu tidak sampai terganggu. Apalagi menurutnya, ada surat masuk dari pemerintah pusat tentang BPJS Kesehatan. Surat itu menerangkan tentang kondisi keuangan

BPJS pusat yang mengakibatkan tunggakan pencairan klaim. ”Ada surat dari pemerintah pusat tentang kondisi keuangan BPJS. Jadi kami lakukan pergeseran untuk mengatasi tunggakan klaim BPJS itu,” katanya. Sayangnya, Santiyono mengaku tidak hafal seluruh pergeseran anggaran teresbut. Salah satunya menurut dia, menggeser dana tidak terduga (TT) yang belum terpakai. ”Kami lakukan beberapa pergeseran anggaran kegiatan yang belum terpakai. Anggaran kegiatan memang bisa digeser,” ujarnya. (*/sr)

Bupati: Ada Warga Minta Pak Arsal Tetap di Lumajang Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengaku bangga dengan AKBP M Arsal Sahban yang telah memberikan kontribusi luar biasa melalui ide-ide dalam menciptakan keamanan di Kabupaten Lumajang. “Pak Arsal telah memberikan fondasi untuk formasi dan sistem keamanan. Salah satunya, satgas keamanan desa,” ujar Bupati dalam acara gowes bareng M Arsal Sahban di Alun-alun Lumajang, Minggu (3/11) pagi. Tentang kepindahan Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban ke Kota Bogor, Cak Thoriq mengajak seluruh masyarakat Lumajang untuk terus mendoakan agar Kapolres bisa bertugas dengan baik di tempat yang baru dan dapat menorehkan prestasi yang gemilang. Cak Thoriq meceritakan ada salah satu warga

yang meminta agar AKBP M Arsal Sahban tetap bertugas di Lumajang. Permintaan tersebut disampaikan melalui pesan Whatsapp. “Ada yang WA ke saya untuk minta pak kapolres pak arsal sahban untuk dipertahankan, banyak masyarakat yang sedih,” ujarnya. Di sisi lain, Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban mengatakan Kabupaten Lumajang telah menjadi bagian penting dalam proses kehidupannya, baik dalam kehidupan pribadi maupun saat menjalankan tugas sebagai Kapolres Lumajang, “Lumajang yang pasti tidak akan hilang

FOTO: MEMORANDUM/HUM

Kita harus membangun komitmen kebersamaan dalam pembangunan,” tandas Ketua DPRD. Salah seorang wartawan dari media online Eko Hardiyanto menyebutkan bahwa DPRD Kota Probolinggo jangan sampai menghakimi

kerja (kunker) anggota DPRD Kota Probolinggo. Menanggapi aspirasi kedua wartawan tersebut, Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib berjanji akan memperbaiki komunikasi yang baik dengan seluruh awak media di Kota Probolinggo, agar target pembangunan daerah tidak terganggu dan dapat berjalan dengan baik dan tuntas. “Kami ingin menyampaikan bahwa niatan kebersamaan ini harus kita bangun dengan sebaik-baiknya dari segi apapun,” ungkapnya. (mhd/sr)

FOTO: MEMORANDUM/MHD

“Pembangunan daerah akan berjalan baik jika pemberitaan media mengangkat sisi positif. Jadi jangan selalu berita negatif yang dimuat. Inilah pentingnya peran media massa dalam pembangunan daerah,” kata Abdul Mujib dalam forum silaturahmi bersama para awak media, Sabtu (2/11). Abdul Mujib mengatakan, pembangunan pola pikir masyarakat Kota Probolinggo, menjadi poin penting forum silaturahmi tersebut. Ke depan, DPRD Kota Probolinggo akan merangkul seluruh media yang ada, agar kegiatan dan rekomendasi DPRD dapat tersampaikan kepada masyarakat luas, tanpa adanya sesuatu hal yang ditutup-tutupi. “Transparansi ini penting, agar tidak hanya berita negatif saja yang dimuat.

pers melakukan pemberitaan yang keliru, jika koordinasi dan konfirmasi pemberitaan tidak ditanggapi dengan baik. “Selama ini konfirmasi berita ke DPRD, utamanya bidang kehumasan cukup sulit dan tertutup. Ini perlu membuka ruang komunikasi agar ada keseimbangan,” tegas Eko. Bahkan, seorang wartawan dari media cetak lokal Probolinggo Agus Purwoko juga memiliki pengalaman buruk saat melakukan peliputan di DPRD Kota Probolinggo. Dirinya pernah dipersulit dalam konfirmasi peliputaan soal kunjungan

Cak Thoriq bersama Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban foto bersama dalam acara gowes bareng Tim Cobra.

dari sanubari saya. Lumajang sudah menggoreskan tinta emas dalam kehidupan saya. Bagaimana Tim Cobra juga dikenal oleh masyarakat luas,” terang Arsal. Arsal Sahban optimis di bawah kepimpinan Kapolres yang baru, Lumajang akan tetap aman. Ia juga memastikan Tim Cobra akan selalu bergerak untuk memastikan

keamanan masyarakat. Diakhir sambutannya, dia mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Lumajang khususnya kepada Bupati dan seluruh masyarakat Lumajang yang sudah membantu kinerja Polres Lumajang dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “Saya pamit, terima kasih,” pungkasnya. (hum/tri/sr)

Cak Thoriq Ajak Banser Perangi Radikalisme Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) mengajak seluruh anggota Banser untuk memerangi radikalisme. Hal itu disampaikan saat Bupati bertindak sebagai pembina Apel Kebangsaan 1.000 Banser di Lokasi Wisata Ranu Bedali, Ranuyoso, Minggu (3/11) siang. “Saya ingatkan untuk kita semua menjaga lingkungan. Kalau ada indikasi kegiatan yang intinya radikalisme, menolak NKRI, mengatasnamakan Islam untuk tujuan radikalisme, kita harus lawan,” jelasnya. Sebagai seorang Komandan

FOTO: MEMORANDUM/HUM

Probolinggo, Memorandum Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib menilai peran media massa dalam pembangunan daerah sangat penting untuk menjadi penyeimbang antara eksekutif dan legislatif. Oleh sebab itu, pemberitaan yang dimuat diharapkan bermuatan positif dalam mengubah pola pikir masyarakat. Sehingga, pembangunan daerah tercapai dengan baik.

Cak Thoriq meneriakkan yel yel untuk memberikan semangat kepada ribuan anggota Banser Lumajang.

Banser Lumajang, Cak Thoriq juga mendorong seluruh kader dan personel Banser untuk memiliki tanggung

jawab menjaga garis perjuangan ahlussunnah wal jamaah. Selain itu, Cak Thoriq juga mengapresiasi kegiatan apel tersebut dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2019. Menurutnya, kegiatan tersebut luar biasa, apalagi diselenggarakan di daerah wisata sekaligus memperkenalkan potensi wisata di Kabupaten Lumajang. Ia berharap kegiatan tersebut akan rutin digelar dengan tempat berbeda. “Ini adalah kegiatan yang harus rutin kita lakukan nanti bergantian tempatnya, di tempat wisata yang lain,” pungkasnya. (hum/tri/sr)


OLAHRAGA

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Nasib Laga Persebaya vs PSM

Menpora Zainudin Amali mencoba mencetak poin ketika mengunjungi GOR CLS di Surabaya.

SEA Games 2019

Menpora Kunjungi TC Basket Putri Surabaya, Memorandum Menpora Zainudin Amali memantau kesiapan cabang olahraga (cabor) basket yang tengah bersiap berlaga di SEA Games 2019 Filipina, Minggu (3/11). Yakni mengunjungi lokasi pemusatan latihan (TC) tim basket putri di Gelanggang Olahraga (GOR) CLS Surabaya. Menpora optimistis basket bisa mempersembahkan medali di SEA Games 2019. Khususnya, basket putri. “Dari pemerintah targetnya harus lebih baik dibanding SEA Games sebelumnya. Jangan berpikir sama dengan kemarin, harus lebih,” katanya. Di edisi terakhir, tim putri Indonesia hanya meraih medali perunggu. Sedangkan tim putra gagal total. Keyakinan menpora setelah melihat tekad skuad ini. “Sekarang hari Minggu. Seharusnya pelatnas libur. Tapi, mereka masih latihan, itu luar biasa,” terangnya. Apalagi pada 2023, Indonesia jadi tuan rumah kejuaraan dunia bola basket. “Kalau atlet atau tim kita tidak siap, itu akan eman-eman (disayangkan). Kita sudah capek-capek mempersiapkan infrastruktur dan sarana prasarana agar orang lain datang untuk bertanding di tempat kita, tapi tim kita sendiri kedodoran. Ini mumpung masih panjang waktunya,” ujarnya. (epe)

Dayung

Suntikan Moril Jelang Pra-PON Sidoarjo, Memorandum Jatim menatap Pra-PON Dayung 2019 di Cipulir, Karawang, Jabar, 14-22 Desember 2019 dengan motivasi tinggi. Ini dicapai setelah Ketua Pengprov PODSI (persatuan olahraga dayung seluruh Indonesia) Jatim, Laksma TNI Edwin mengundang seluruh elemen Laksma TNI Edwin untuk bersilaturahmi, Sabtu (2/11). “Kami akan mengirim 34 atlet yang bertanding di kelas kayak, kano, rowing, dan perahu naga. Saya optimis atlet PODSI Jatim dapat meraih hasil maksimal dalam ajang praPON,” terang Edwin. Salah satu hal penting yang dilakukan PODSI Jatim adalah mengumpulkan tiga komponen dayung. Mulai dari pengurus, pelatih, dan atlet. “Semua harus bersatu untuk semaksimal mungkin lolos ke PON XX di Papua dan menyumbang medali emas bagi Jatim,” ucap Komandan Danpuspenerbal Lanudal Juanda tersebut. (epe)

Menunggu Keputusan Komdis Baru PSSI Surabaya, Memorandum Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 masih akan menunggu putusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sebelum menentukan jadwal baru laga Persebaya Surabaya melawan PSM Makassar. Hal itu diungkapkan Manajer Media dan Humas LIB, Hanif Marjuni kepada EJ. LIB belum akan bergerak sebelum ada tindak lanjut dari Komdis. “LIB akan menunggu putusan dari Komdis,” kata Hanif. Sikap itu sesuai dengan poin kedua surat PSSI nomor 4699/UDN/1145/X-2019 yang ditujukan kepada LIB. “Poin kedua yang lebih diperhatikan. Kami menunggu laporan komprehensif dari match commissioner (pengawas pertandingan) kemudian menunggu tindak lanjut dari Komdis nantinya,” ungkap Hanif. “Kemarin (Jumat,red) pengawas pertandingan sudah mempelajarinya, tinggal putusan Komdis,” tambahnya. Persebaya sendiri terancam

sanksi kalah walkover (WO) dari Komdis. Sebab, menurut kesepakatan emergency manager meeting Oktober 2019 lalu, semua tim tidak boleh melakukan penundaan sampai Liga 1 2019 berakhir. Sidang Komdis kemungkinan baru terselenggara pekan depan. Sesuai aturan, tim tuan rumah harus melaporkan lokasi paling lambat H-4 laga. Sedangkan Persebaya baru melaporkan Stadion Batakan, Balikpapan pada H-3 Rabu (30/10). Tapi, Persebaya dalam kondisi serba sulit. Saat H-4 laga melawan PSM, yaitu Selasa (29/10/2019) bertepatan dengan laga Persebaya melawan PSS. Praktis, Persebaya baru bisa memastikan stadion saat H-3

pertandingan (30/10). Beruntung, setelah mendapat penolakan di tujuh stadion dengan alasan yang berbeda-beda, Persebaya akhirnya mendapat izin bermain di Stadion Batakan pada Rabu malam. LIB sempat merespon positif pemindahan laga ke Stadion Batakan. Itu dengan syarat Persebaya harus menanggung seluruh biaya pelaksanaan termasuk biaya tim tamu yakni PSM. Sayang, pada Kamis (31/10) sore LIB akhirnya mengembalikan status pertandingan kepada PSSI. Itu setelah LIB menerima Surat Keberatan dari PSM. Kini, LIB masih menunggu putusan dari Komdis PSSI sebelum menentukan jadwal baru Persebaya melawan PSM. Tak ingin terpengaruh pada status laga tersebut, menghadapi PS Tira-Persikabo jadi fokus utama Aji Santoso. “Jujur kami justru sedikit diuntungkan dengan ditundanya laga melawan PSM, karena memberikan waktu yang

Fandi Eko Utomo dan skuad Persebaya lainnya di-drill khusus untuk mengembalikan karakter khas permainan oleh Aji Santoso.

sedikit lama untuk persiapan menghadapi pertandingan berikutnya,” tutur suksesor Wolfgang Pikal tersebut. Laga tersebut rencananya digelar 9 November. Kesempatan sebelum berangkat ke Bekasi, akan dimaksimalkan Aji dengan memberi menu simulasi. “Mulai dari small, medium, hingga large set game, untuk

menanamkan bentuk permainan yang sesuai dengan karakter Persebaya,” jelas mantan winger andalan Merah Putih tersebut. Satu pekerjaan lainnya adalah mengembalikan mental tim. “Dari segi mental, Persebaya terkenal bermain agresif, tidak kenal lelah dan ngeyel, itu juga yang coba saya kembalikan,” imbuhnya. (*/epe)

Sofyan Syaifudin Pemanasan sebelum Turun di Pra-PON Medali Emas Tiga Kelas Bergengsi di InternaƟonal Aeromodelling Championsip 2019 Sidoarjo, Memorandum Konsistensi Handi Yohanes di International Aeromodelling Championship 2019 yang digelar selama 3 hari di lapangan Perumahan Puri Surya Jaya Sidoarjo, 1-3 November, memberi angin sejuk bagi Pengprov FASI (federasi aeromodelling seluruh Indonesia) Jatim sebelum terjun di pra-PON akhir tahun ini. Seperti yang diungkap Sofyan Syaifudin, atlet senior Jatim yang juga andalan nasional. “Saya kian yakin dengan masa depan aeromodelling Jatim. Atlet-atlet muda bermunculan dan berprestasi seperti yang ditunjukkan Handi Yohanes,” terangnya usai penyerahan medali dan hadiah beber-

apa kelas nasional dan internasional yang dilombakan kemarin (3/11). Kemampuan Sofyan Syaifudin di ajang internasional yang baru digelar perdana di Jatim ini, memang tidak diragukan lagi. Tiga kelas bergengsi di event yang digelar FASI dan Lanud TBI AU Muljono tersebut, berbuah medali. Masing-masin di kelas F3R Liga Nasional Seri 3 dengan total poin 365, nomor F3R Indonesia 46 Komposit nasional dengan poin 354 dan nomor F3R Indonesia 46 Internasional dengan poin 354. Satu-satunya yang lepas adalah kelas F3R FAI International. Di nomor ini, juara dunia 2012 asal Australia, Bruce deChastel menjadi yang terbaik dengan

Bruce deChastel (tengah), Nuttawoot Santanin asal Thailand (kanan), dan Handi Yohanes berfoto bersama di podium seusai final kejuaraan aeromodeling internasional.

mencatat poin 65. Sedangkan di posisi kedua ditempati atlet asal Thailand

dan atlet Indonesia. Yang mengejutkan, Handi Yohanes ada di posisi ketiga. “Event bisa berjalan lancar dan sukses. Atlet-atlet Jatim juga mampu meraih prestasi yang bagus,” sebut Sofyan Syaifudin. Sofyan menuturkan, atlet jatim langsung konsentrasi ke Pra-PON 2020 yang dijadwalkan berlangsung di Jabar. “Mulai minggu depan atlet-atlet Jatim akan berangkat ke Jabar untuk pra-PON (2020). Calon lawan dari provinsi lain juga ikut di ajang ini,” ucap Sofyan. Komandan Lanud Muljono, Kolonel Pnb Budi Ramelan mengaku puas dengan pelaksanaan event ini. Ia berterima kasih atas partisipasi atlet-atlet luar negeri. “Total ada 52 peserta yang ikut. Tidak hanya atlet lokal (Indonesia), tapi juga lima negara luar negeri,” tutup Budi Ramelan. (epe)

HILANG Nopol W4067-CB a/n Maftuhatul Masaro d/a Merdeka RT 01/02 mojopuro Wetan Sby


DEWI RENGGANIS

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Kasoon Bu Faida, Saya Dijemput Pak Kampung, Pak Tinggi, dan Pak Camat

Kedatangan Asna di Bandara Internasional Juanda disambut kasun, kades, camat, kerabat, dan perwakilan Pemkab Jember.

Bupati Faida: Jangan Berangkat kalau Tidak Ada Jaminan Kerja Jember, Memorandum Tenaga kerja Indonesia (TKI) menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar. Pendapatan yang mereka terima dan dikirim ke kampung halaman turut menggerakkan roda perekonomian. Terutama dari mereka yang berangkat melalui jalur resmi. Namun, tidak jarang kabar sedih mengiringi keberangkatan mereka untuk mencari rezeki ke negeri orang tersebut. Berulang kali kejadian itu terungkap. Untuk kesekian kalinya, salah satu warga Jember yang jadi tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia, diterlantarkan dalam kondisi sakit. Demi alasan kemanusiaan, Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jember membantu memulangkan, meski harus mengurus administrasi dan keluarkan biaya tidak sedikit.

Seperti yang dialami TKW asal Dusun Loncatan, Desa Mangaran, Kecamatan Ajung. Sekitar sebulan Asna (60), terlantar di Penang, Malaysia. Dia baru bisa dipulangkan pada Jumat (1/11) melalui Bandara Internasional Juanda di Surabaya. Kepulangan Asna disambut perwakilan UPTP3 TKI Juanda, Disnakertrans Provinsi Jatim,

Camat Ajung, dan keluarganya. “Alhamdulillah Bu Asna sudah tiba di Indonesia kembali dengan selamat, tadi pak camat yang ikut menjemput menyatakan kalau bu Asna sekitar jam 6 sore tiba di Surabaya, dan sekarang masih di periksa kesehatannya sebelum diberangkatkan ke Jember,” ujar Bupati dr Hj Faida MMR terkait proses pemulangan warganya tersebut. Bupati menjelaskan, kabar terlantarnya Asna sempat viral di media sosial. Informasi itu beruntung dipantau bupati perempuan pertama di Jember ini. Saat itu juga, bupati perintahkan jajarannya mencari tahu keberadaan keluarga Asna dan menyusun program penjemputan. “Pemerintah harus hadir jika

ada permasalahan yang dialami warganya, apalagi di tanah perantauan, tidak ada yang utama selain masalah kemanusiaan, harus kita bantu,” jelasnya. Penyebab terlantarnya Asna, dari informasi yang diterima Memorandum, dimulai ketika berangkat antara April dan Mei, tidak dilengkapi dengan dokumen resmi. Karenanya, begitu tiba di Malaysia Asna tidak kunjung mendapatkan pekerjaaan sehingga terlantar dan menjadi viral di media sosial. “Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara BMI (buruh migran Indonesia) di Penang dengan membantu menginformasikan adanya warga Jember yang terlantar. Untuk warga Jember yang akan

SEKITAR satu bulanan Asna ditelantarkan majikannya di depan Kantor Besar Republik Indonesia (KBRI) di Penang, Malaysia. Beruntung, penderitaannya tidak berkepanjangan setelah kisah Asna jadi viral di media sosial dan terpantau Bupati Jember, kampung halaman wanita yang sudah punya banyak cucu tersebut. Setelah dilakukan pengurusan administrasi pemulangan Asna, Camat Ajung Slamet Wijoko berkoordinasi dengan Kepala Desa Mangaran H Sukur beserta keluarga, melakukan penjemputan di Bandara Juanda Surabaya, Jumat (1/11). “Ceritanya, ibu itu (Asna, Red) dijual oleh agen-agen penyalur, dan terakhir baru tiga bulan alasan dipindah tetapi ditinggalkan di depan kantor KBRI Penang,” beber menantunya, Iksan. Iksan pula yang memastikan jika keberangkatan Asna melalui jalur ilegal. Sedangkan yang mengirim atau mengajak bekerja jadi TKW melalui Hartatik, tetangga kampung. “Bu Asna menjadi TKW di negeri jiran Malaysia kurang lebih satu tahun. Kalau kirim gaji atau transferannya saya kurang paham,” ujarnya. Sesampainya di bandara, Asna mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Kepala Dusun (kasun) Loncatan Ilham, Kepala Desa (kades) Mangaran H Sukur, Camat Ajung Slamet Wijoko, dan Bupati Faida. “Kaso’on (terima kasih) Bu Faida, saya dijemput sama pak kampung (kasun), pak tenggi (kades), pak camat, dan lainnya,” ungkap Asna terharu. Suasana haru pun merebak ketika Asna bisa kembali dengan selamat. Apalagi beberapa perwakilan keluarga yang ikut dalam rombongan, tak kuasa menahan isak tangis. Satu harapan terungkap dari peristiwa itu, yakni penyesalan karena tergiur gaji besar mengabaikan persyaratan administrasi untuk kerja di negeri orang. (edy/epe/adv)

berangkat menjadi TKI maupun TKW, saya berpesan agar sebelum berangkat dipastikan terlebih dahulu yang dituju, jangan sampai tanpa tujuan yang penting asal berangkat, bisa-bisa mengalami nasib yang sama dengan Bu Asna,” pesan bupati. Yang tidak kalah penting, bupati juga kembali menekankan untuk berangkat melalui jalur resmi. “Sudah berkali-kali kasus TKI dan TKW yang terlantar di negeri orang, dan rata-rata mereka yang mengalami nasib seperti ini berangkatnya melalui jalur tidak resmi. Saya imbau agar mendaftarkan diri ke disnaker, sehingga kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan, bisa langsung tertangani,” pungkasnya. (edy/epe/adv)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii, M Alvin. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota.

Jemaah Zikir Gus Ali Gondrong Banjiri Magetan

berselawat secara istiqomah dan penuh kesadaran. Karena membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan sunah yang diajarkan beliau dan perintah langsung dari Allah SWT. Maka dari itu, hendaknya kita tidak mengabaikan amalan ini karena faedah atau keutamaannya sangatlah besar,” seru Gus Ali. (alv/mt/pen/epe)

Petugas mengolah TKP kecelakaan pikap menabrak pohon.

pir mengalami patah kaki,” cetus Ria. Insiden kecelakaan tunggal itu kini

Program Laptop Gratis Dipastikan Berjalan

Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Suprawoto dan Forkopimda Kabupaten Magetan.

FOTO: MEMORANDUM/MUHAMMAD Y NUR HABIBII

Madiun, Memorandum Pembahasan APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) 2020 Kota Madiun, rampung dilaksanakan. Raperda (rancangan peraturan daerah) yang sudah digodok akan segera menjadi perda setelah 7 fraksi DPRD Kota Madiun menerima dan menyetujui dalam rapat paripurna pengambilan keputusan, Jumat (1/11) malam. Wali Kota H Maidi menyampaikan terima kasih atas pandangan akhir dan pemandangan umum fraksi. Saran dan masukan wakil rakyat dinilai rasional bukan atas emosional. “Hal tersebut tentu akan membawa kebaikan di Kota Madiun khususnya bagi masyarakat. Masukan akan menjadi pelecut semangat dalam bekerja,” terangnya. Wali kota berharap kepedulian untuk saling mengawasi terus terjalin antara legislatif dengan eksekutif. Sebab, kinerja pemerintah

ditangani Unit Lakalantas Polres Ponorogo. (ji/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Ribuan jemaah membanjiri Magetan Berzikir dalam rangka hari jadi Kabupaten Magetan.

FOTO: MEMORANDUM/HMS

Bupati Suprawoto menyampaikan, momen ini sebagai upaya mewujudkan kebersamaan menuju Magetan yang damai memasuki usia ke-344. Acara ini turut dihadiri Komandan Kodim 0804 Magetan diwakili Pasi Intel Kapten Arm Koerudin, Kapolres AKBP M Riffa’i, OPD, unsur Forpimka Kawedanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. “Semoga dengan berzikir bersama menyejukkan hati, mewujudkan Magetan yang damai dan tenteram serta senantiasa terhindar dari berbagai musibah,” harap bupati dalam sambutan pembukaannya. Dengan gaya khasnya, Gus Ali mengajak semua muslim untuk mempunyai kemauan sukses dan wajib mencintai NKRI. “Karena dengan cinta kepada negara merupakan bagian dari pada iman seseorang,” ucapnya. “Mari kita menyatukan pikiran dan hati dengan

FOTO: MEMORANDUM/M ALVIN

Magetan, Memorandum Ribuan warga memadati lapangan Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kawedanan, dalam acara Magetan Berzikir Bersama Drs KH Ali Shodiqin, Jumat (1/11) malam. Ulama ini dikenal sebagai Gus Ali Gondrong dari Semarang dengan slogannya Mafia Sholawat.

Ponorogo, Memorandum Gegara mengemudi dalam kondisi tidak fit, jiwa Heru Eka nyaris melayang. Pikap L300 hitam bernopol AE 8429 FD yang dibawa, terlibat kecelakaan tunggal akibat hilang kendali di Jalan Raya Ponorogo - Pulung, Sabtu (2/11). Cerita saksi korban, kendaraan melaju kencang dari arah timur. Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara), tepatnya di timur Tugu Tambak Buntu, Dukuh Sukun, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, kendaraan yang memuat 1 kotak ayam potong siap dipasarkan itu, hilang kendali dan oleng. Brak! Suara keras terdengar setelah membentur pohon alba di pinggir jalan. “Beruntung kondisi jalan saat itu sepi. Kalau ada yang melintas bisa jadi timbul korban jiwa,” terang Ria diamini Suyatno yang kebetulan posisinya tidak jauh dari lokasi tabrakan. Melihat kejadian itu, keduanya langsung berinisiatif memberikan pertolongan pertama. Heru eka menjadi korban yang proses evakuasi memakan waktu cukup lama. Sedangkan dua penumpangnya, Dukut dan Hartono hanya mengalami luka ringan. “So-

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Sopir Ngantuk, Pikap Hantam Pohon

Wali Kota H Maidi bersama Ketua DPRD Kota Madiun menandatangani keputusan rapat paripurna tentang pembahasan APBD 2020.

bakal optimal dengan kepedulian bersama. Termasuk dalam program laptop gratis pelajar pada 2020. “Pada prinsipnya semua bertujuan baik. Demi memajukan

Kota Madiun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini tidak akan berjalan optimal tanpa peran kita bersama,” pungkasnya. (hbb/mt/epe)

Ribuan Warga Ikuti Jatim KIP Run 2019 Magetan, Memorandum Peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur yang bertema Semangat Nawa Bhakti Satya Untuk Jawa Timur Maju Sejahtera, juga terasa geregetnya di Kabupaten Magetan. Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim menggelar event Jatim KIP Run 2019 dengan start dan finis di halaman GOR Ki Mageti, Minggu (3/11). Dua kategori yang digelar, yakni lari 5 K dan 10 K, sama-sama dibanjiri runner lokal maupun luar daerah. Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang

memberangkatkan 1.400 peserta, menjadi primadona acara. Tak heran dalam sambutannya, Kang Woto, panggilan akrab bupati sangat mengapresiasi kepedulian gubernur wanita pertama di Jatim tersebut. “Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Magetan menjadi tuan rumah event KIP Run 2019, dan dengan event ini diharapkan hadiah bukanlah satu tujuan utama, yang terpenting adalah olahraga bersama,” ucap bupati. (hms/alv/mt/epe)

Kapolres AKBP Arief Fitrianto bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat.

Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi! Ponorogo, Memorandum Silaturahmi Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto dengan salah satu tokoh masyarakat Prijono Budi Setiawan, berlangsung di kediaman Ketua PSHT Ponorogo tersebut di Jalan Kenongo, Sabtu (3/11). Kapolres didampingi Kasat Intelkam AKP Susworo dan perwira jajaran lainnya, menitipkan pesan kepada Prijono.Yakni imbauan kamtibmas utamanya yang melibatkan warga perguruan untuk bahu

membahu menciptakan Ponorogo tetap aman, nyaman, dan kondusif. “Jumlah personil Polri dengan penduduk belum sebanding. Maka perlu bantuan semua pihak untuk membantu tugas Polri dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif di Ponorogo. Jangan terpengaruh pemberitaan melalui media sosial yang belum tentu kebenaran, dan jangan mudah terprovokasi,” kata kapolres. (ji/mt/epe)


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

A Fauzan memberikan keterangan kepada awak media.

Mantan Kepala Inspektorat Dituntut 7 Tahun Bojonegoro, Memorandum Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Bojonegoro Syamsul Hadi dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro selama tujuh tahun penjara Selain dituntut tujuh tahun, terdakwa juga didenda Rp 200 juta subsider enam bulan penjara pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Kepala Seksi Pidana Kusus (Kasi Pidsus) Kejari Bojonegoro A Fauzan menjelaskan, bila terdakwa dituntut dengan pasal primair, yakni pasal 2 ayat (1) juncto (jo) pasal 18 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999. Sebagaimana undang-undang itu telah diubah dengan undang-undang RI uomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP. Dan subsidair pasal 3 jo pasal 18 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. “Kita kenakan dua pasal sekaligus, primair dan subsidair,” ujarnya, Minggu (3/1). Kasi Pidsus menambahkan, terdakwa Syamsul Hadi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara berlanjut. “Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun, dikurangi masa penahanan yang dijalani terdakwa, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp 200.000.000.00 (dua ratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar wajib diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan,” jelasnya. Selain itu, JPU juga meminta agar menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp. 528.090.000 (lima ratus dua puluh delapan juta sembilan puluh ribu rupiah). Jika terdakwa tidak membayar uang pengganti selama 1 (satu ) bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti. “Jika terdakwa tidak punya harta benda yang cukup untuk membayar pengganti, maka diganti dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 3 tiga) bulan,” pungkasnya. (top/har/mik)

Bojonegoro, Memorandum Musibah kebakaran menimpa sebuah toko yang berada di Pasar Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (2/11) sore. Kebakaran dilaporkan Nuriya (30) warga setempat sekitar pukul 15.46 ke Pos Baureno. Begitu mendapat laporan, mobil damkar beserta personel langsung meluncur ke lokasi. “Saat petugas tiba di lokasi kejadian api sudah berhasil dipadamkan dengan menggunakan apar (alat pemadam api ringan). Sehingga pihak Damkar tinggal melakukan pembasahan guna memastikan bahwa api benar-benar padam sehingga tak menyala lagi,” ujar Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukirno, kemarin. Masih menurut Sukirno, kebakaran yang diduga berasal dari konsleting listrik itu, pihak Pos Bantu Damkar Baureno mengerahkan satu unit mobil Damkar dengan menerjunkan empat personelnya. Beruntung tak ada korban jiwa dan api segera padam sehingga kebakaran tidak meluas. Kerugianpun hanya beberapa ratus ribu rupiah. Kejadian ini menambah daftar panjang kebakaran dalam sebulan ini. Berdasar data dihimpun, hingga 23 Oktober 2019 yang lalu, terhitung sudah terjadi 26 kejadian kebakaran. Di antaranya menimpa 9 rumah, 6 kandang, 10 titik lahan, dan 1 gudang oven tembakau. Penyebab kebakaran masih didominasi korsleting listrik, yakni 10 kali. Sedangkan, penyebab lainnya, 9 kali lupa mematikan api usai membakar sampah, dan 5 kali lupa mematikan kompor. (top/har/mik)

Petugas BPBD bersama warga mendatangi lokasi terjadinya longsor.

“Longsor sudah ada sejak seminggu yang lalu mas, kemarin juga turun hujan. Dampaknya ke puluhan hektar area persawahan masyarakat yang rusak. Ini sudah dikunjungi dari BPBD dan Balai Besar Bengawan Solo,” jelas Sujiono, Sabtu (2/11) siang.

Sementara Kasi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan Muslimin sudah terjun bersama tim untuk melakukan observasi sebelum nantinya dilakukan tindakan lebih lanjut. “Sekitar 100 meter yang

mengalami sleding atau longsor. Ini saya bersama tim BPBD posisi di lokasi kejadian melakukan pendataan,” terang Muslimin. Dalam merumuskan solusinya, Muslimin mengaku sudah berkoordinasi dengan

pihak Balai Besar Bengawan Solo. “Ini masih komunikasi dengan Balai Besar, dan nantinya juga akan kita laporkan pada pak Bupati,”pungkasnya. (al/har/mik)

Lamongan, Memorandum Dihadapan ribuan pendukungnya, bakal calon bupati (Bacabup) Kabupaten Lamongan H. Sholahuddin berkomitmen akan menerbitkan peraturan daerah (perda) tentang Pesantren jika dirinya terpilih menjadi bupati periode 20202025. Hal itu disampaikan dalam silaturrahim dan konsolidasi pemenangan pilkada 2020 yang digelar DPC PKB di PP Darul Mustaghisin Jalan Veteran, Sabtu (2/11) sore. Komitmen pria yang akrab disapa Kaji Sholah tersebut mendapatkan respon yang positif dari warga Nahdhatul Ulama dan pengurus PKB yang hadir membludak. Bahkan, saking senangnya dengan pria yang kini sebagai sekretaris pribadi (sekpri) Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, ribuan masyarakat langsung memberikan dukungan dan siap menjadi relawan Kaji Sholah yang ditandai dengan mengisi surat peryataan dukun-

gan untuk memenangkan Kaji Sholah menjadi bupati Lamongan periode 2020-2025. “Saya bercita-cita ke depan ada peraturan dtentang pondok pesantren sebagai perlindungan dan kehadirian pemerintah kepada pesantren yang komitmen mencetak generasi yang handal, mandiri, berakhalkul kharimah. Ketika nanti Alloh menakdirkan saya menjadi bupati Lamongan, kita akan usulkan ke DPRD untuk mengesahkan Perda Pondok Pesantren,” jelasnya. Sementara itu Ketua DPC PKB Lamongan, H. Abd Ghofur menyebutkan, kalau partainya tidak main-main dalam mencalonkan Kaji Sholahuddin panggilan akrab pria yang juga bendaha PCNU Lamongan ini menjadi bupati. Bahkan mesin politiknya sudah ia panasi untuk satu tujuan menciptakan soliditas, agar satu komando, satu tujuan, satu harapan mengantarkan Kaji Sholah menjadi bupati Lamongan. “Kita ingin calon kita ini menang menjadi bupati, hadirin semua yang

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Sholahuddin Komitmen Terbitkan Perda Pesantren

H Sholahudin sedang menyampaikan misinya menjadi bupati Lamongan.

hadir ini sanggupkah satu barisan dengan PKB mewujudkan mimpi kita ini,” kata Ghofur disambut teriakan sanggup. Dan kalau sanggup kata Ghofur, silahkan bapak ibu dengan tulus ikhlas mengisi surat

peryataan kesanggupan menjadi relawan Kaji Sholah, dan seruan ini disambut semuanya yang hadir dengan mengisi surat peryataan dan ditanda tangani. “Acara road show per dapil ini sebagai langkah kongrit PKB

dalam upaya memenangkan Kaji Sholah, dan road show yang diawali dari Pemilihan (Dapil) 1 tersebut, akan dilanjutkan ke dapil 2,3,4 dan 5,” pungkas Ketua DPRD Lamongan ini. (al/har/mik)

Hari Jadi Ke-342 Bojonegoro

Wabup Buka Adventure Motor Trail Bojonegoro, Memorandum Kemer iahan Har i Jadi Bojonegoro (HJB) ke-342 masih berlangsung. Hal itu ditandai dengan dibukanya kejuaraan Bojonegoro Adventure Motor Trail ke-8 oleh Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Budi Irawanto pada Minggu (3/1), di lapangan Taman Tirta Wana Dander. Kejuaraan yang mengangkat tema Rukun Agawe Santoso tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Pimpinan BUMN, Pimpinan BUMD, Pimpinan pengusaha, pegawai sipil maupun swasta, kepala desa, dan segenap adventurer. Bahkan para undangan dari berbagai penjuru kota seperti Bali, Lombok, Surabaya, Ngawi, Madiun, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Nganjuk, Blitar, Kediri, Jombang, Mojokerto, Tuban, Lamongan, Gresik, dan Salatiga, ikut memeriahkan acara. Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto menyampaikan terima kasih kepada para petualang andrenalin yang telah hadir di bumi Anglingdharmo. Pihaknya berpesan untuk

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Korslet, Toko di Pasar Baureno Terbakar

Lamongan, Memorandum Tanggul Bengawan Solo di Dusun Suwalan, Desa Blumbang, Kecamatan Maduran, longsor. Puluhan hektare sawah masyarakat sekitar rusak parah. Bencana alam itu terjadi ketika hujan mengguyur wilayah Kabupaten Lamongan. Terjadinya longsor diduga akibat dampak dari kemarau panjang yang membuat air bengawan surut drastis hingga hampir habis. Terlepas dengan bencana alam tersebut, hujan membawa kabar gembira bagi masyarakat luas khususnya petani dan petambak yang sudah lama menanti. Apalagi keringnya air bengawan juga membuat masyarakat kesusahan mendapatkan air bersih karena pasokan PDAM berkurang drastis. Kepala Desa Blumbang Sujiono menjelaskan, bahwa longsor tersebut sudah mulai terlihat sejak seminggu yang lalu. Ketika hujan datang longsor semakin dalam dan luas. Sisi lainya masyarakat gembira menyambut datangnya musim penghujan, setelah hampir setengah tahun tidak turun hujan.

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Petugas sedang memadamkan api.

Tanggul Bengawan Longsor, Sawah Warga Rusak Parah

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Budi Irawanto membuka kegiatan rangkaian hari jadi Bojonegoro.

menjaga ketertiban dijalan khusus nya kalau lewat jalan kampung untuk lebih menjaga kesantunan dalam berkendara,

“Dan untuk menjaga safety agar tidak terjadi sesuatu pada rider sehingga dalam acara yang sama tahun depan lebih sukses,”

pintanya. Sementara itu Ketua IMI Jatim Amran menyampaikan laporan bahwa kejuaraan Bo-

jonegoro Adventure Trail ke-8 2019 ini berlangsung selama sehari full mulai pagi sampai sore. “Mudah-mudahan sudah sampai garis finish aman tidak ada trouble khususnya untuk para offroader,” harapnya. Dari data yang masuk, Kejuaraan Bojonegoro Adventure Trail ke-8 diikuti kurang lebih 1500 peserta dari seluruh penjuru kota, yang terklasifikasi dari berbagai kelas yaitu kelas bebek, matic, sport trail odong-odong, dan kelas built up. Dari awal start, masing-masing adventurer sudah disuguhkan keelokan hutan jati KPH Bojonegoro. Tak hanya itu, para adventurer harus mampu melewati track-track terjal nan basah yang malam sebelumnya diguyur hujan. Adventurer juga diadu adrenalinnya menaklukkan rintangan dan tanjakan diantaranyan tanjakan Jago Deka, Bukit Tawing, Ronggojati, Sumondriyo, Sumber air, Pilang-pilang, Lembah curing, KPH Bojonegoro, Lancing Kusumo, Brawijaya, BJM, Bhayangkara, Angling Dharma, dan D’kandang. (top/har/mik)


GRESIK-PANTURA

SENIN PON, 4 NOVEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Dewan Soroti Pungli Pengurusan Dokumen Pasalnya, sampai saat ini masyarakat masih mengeluarkan biaya untuk mengurus dokumen kependudukan. “Jangan dibiarkan seperti ini terus,” kata Wakil Ketua Komisi

gaji oleh pemerintah untuk melayani masyarakat di desa yang ingin mengurus dokumen kependudukan. “Solusi ini tidak akan ada pungli lagi,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Gresik Jumanto menegaskan, harus ada sanksi tegas kepada para aparat pemerintah yang melakukan pungli dalam pengurusan dokumen. Ini demi pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya meminta ke-

I DPRD Gresik Syaichu Busyiri, kemarin. Disampaikan, sudah waktunya Dispendukcapil Gresik memiliki petugas di masing-masing desa. Mereka di-

pada Dispendukcapil untuk memberikan bimbingan teknis (bintek) kepada petugas yang ada di bawah. Sehingga, mereka memahami secara betul urusan administrasi kependudukan. “Dengan begini pelayanan akan maksimal,” pungkasnya. Menyikapi hal itu, Kepala Dispendukcapil Gresik Khusaini mengatakan bahwa sudah memiliki petugas registrasi di tingkat desa. Namun, masih

belum maksimal lantaran pihaknya belum bisa memberikan honor secara layak. “Kalau honornya disamakan dengan THL pemda jumlahnya sangat besar,” ungkap dia. Rencananya, tahun depan, pihaknya akan memberikan bimtek kepada para petugas tersebut. “Paling tidak, mereka bisa memahami alurnya seperti apa. Kami sudah merencanakan seperti itu,” tandasnya. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum DPRD Gresik meminta dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) menyiapkan staf khusus di desa-desa. Hal itu dilakukan guna menghentikan praktik pungli (pungutan liar) yang diduga dilakukan aparat pemerintah desa (pemdes) dalam pengurusan dokumen.

Anggota Komisi I DPRD Gresik sidak pelayanan di Kantor Dispendukcapil Gresik.

Polres Gresik Gelar Bakti Sosial Gresik, Memorandum Polisi tidak hanya bertugas menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Namun, polisi juga bertugas untuk saling peduli dengan sesama. Polres Gresik misalnya, melakukan bakti sosial di wilayah Kecamatan Benjeng. Korp seragam cokelat itu memberikan ratusan sembako kepada masyarakat di empat desa. Yakni Desa Karang Kidul, Delik Sumber, dan Klampok serta Sirnoboyo. Selain itu, pengobatan gratis dan pemberian air bersih. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo melalui Kasatbinmas AKP Zunaedi menyampaikan, polisi ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan. “Alhamdulillah warga banyak antusias,” katanya. Dijelaskan olehnya, kegiatan bakti sosial ini mendapat respon positif dari masyarakat. Masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk berobat. Mereka juga merasa terbantu dengan kegiatan Polres Gresik. “Kegiatan ini berjangka panjang,” ungkapnya. Ditambahkan, sebanyak 34 tangki air yang didistribusikan ke warga. Bantuan itu diharapkan bisa meringankan beban mereka. Paling tidak dalam kurun beberapa hari. “Semoga bantuan ini bermanfaat,” pungkasnya. (an/har/mik)

LAKONE

2 Jam, 330 Pelanggar Lalin Ditindak Gresik, Memorandum Polisi terus menggencarkan operasi kendaraan yang melanggar aturan berlalu lintas. Dalam kurun waktu dua jam, sebanyak 330 pengendara ditindak di lokasi kir Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Minggu (3/11) pagi. Mereka ditilang karena beberapa pelanggaran. Salah satunya tidak memunyai surat izin mengemudi (SIM). Tidak hanya itu, operasi yang berlangsung itu, juga mengamankan delapan kendaraan sepeda motor karena tidak dilengkapi surat-surat. Kanit Patroli Satlantas Polres Gresik Ipda Suryono menjelaskan, Operasi Zebra Semeru 2019 ini terus digencarkan. Tujuannya, selain menindak pelanggar, juga menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Betul, selama ini banyak pemotor yang terlibat kecelakaan,” katanya. Disampaikan, jumlah pelanggar lalu lintas terbilang masih banyak. Terutama dari kalangan pelajar dan pekerja swasta. Banyak yang tidak mempunyai SIM. Ada juga pajaknya kadaluarsa. Sehingga petugas langsung manindak.“Total ada 330 pelanggar yang kami tindak. Meliputi pelanggaran STNK sebanyak 281 dan SIM 41 serta 8 motor,” sebutnya. Sementara itu, Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra menambahkan, operasi zebra semeru 2019 ini akan terus digalakan. Mengingat waktu operasi segera berakhir. Meski demikian, penekanan laka lantas tetap menjadi atensi.(an/har/mik)

Bakti sosial yang dilakukan Polres Gresik di wilayah Kecamatan Benjeng.

Kota Santri Sumbang Ratusan Ribu Ton Sampah

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Gresik, Memorandum Jumlah sampah yang dihasilkan di Kabupaten Gresik mencapai ratusan ribu ton per tahun. Sebab masing-masing penduduk di Kota Santri ini rata-rata menyumbangkan 0,25 kilogram sampah per harinya. Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Gresik Zurron Arifin mengatakan jumlah sampah tersebut kebanyakan berasal dari limbah rumah tangga. 2017 lalu, terhitung 120.541,54 ton sampah dan 2018 bertambah 2.068,47 ton sehingga sampah yang dihasilkan menjadi 122.610,03 ton. Karena itu pihaknya telah mengupayakan agar sampah-sampah tersebut berkurang. “DLH sebetulnya telah menargetkan pengurangan sampah tiap tahunnya. Namun hasilnya selalu jauh dari target. 2017 lalu kami target pengurangan sampah 15 persen dari jumlah sampah tahunan dan 18 persen untuk target 2018,” jelas Zurron, Minggu (3/11). Namun dari target 2017, pihaknya hanya berhasil merealisasikan 2,70 persen sampah yang dikurangi melalui bank-bank sampah. Kemudian pengurangan sampah pada 2018 baru 4,84 persen. Alasannya karena belum banyak masyarakat yang sadar untuk memilah dan mengurangi sampah di sumber.

Wabup Target Program Seribu Sumur Selesai pada Akhir Jabatan

Masyarakat membersihkan sampah kali di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

“Makanya tahun depan prioritas dalam rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) diwajibkan Desa untuk membentuk bank sampah. Kalau semuanya aktif memilah. Setidaknya setiap hari akan ada pengurangan 2.170 kilogram,” terangnya. Sejauh ini DLH telah berhasil menginisiasi pembentukan bank sampah setiap Kecamatan. Terhitung 213 bank sampah unit dan empat bank sampah induk. “Ke depan kita tetap akan gencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk semakin sadar mengelola sampah. Salah satunya melalui pembentukan bank-bank

sampah di desa atau RW dan RT,” tambahnya. Komposisi sampah menurut Zurron tidak jauh dari persentase 2015 lalu. Paling banyak sampah berasal dari sisa makanan yakni, 44 persen dihasilkan dari penduduk perdesaan dan 40 persen dari penduduk perkotaan. Terbanyak kedua adalah sampah plastik yaitu, 11 persen dari kedua jenis penduduk. “Dan kalau mereka mau melakukan pengomposan itu pengurangannya bisa lebih signifikan. Karena secara teori bisa mencapai 60% dari total sampah yang dapat dikompos ser ta dimanfaatkan kembali untuk pupuk tanaman,” ujar Zurron. (dri/har/mik)

Gresik, Memorandum Meski proyek pembangunan program seribu sumur Bupati Gresik masih jauh dari target, namun di akhir jabatan nanti dipastikan selesai. Karena program tersebut telah dicanangkan pada 2017 lalu. Wakil Bupati Kabupaten Gresik Moh Qosim mengatakan, proyek seribu sumur tersebut diharapkan supaya dapat menampung air ketika musim hujan. “Sejauh ini kurang lebih sudah 300 sumur terbangun. Pada 2020 nanti akan diteruskan sehingga target seribu sumur selesai sebelum saya dengan pak Sambari mengakhiri pengabdian ini. Insyaallah dengan adanya program tersebut warga masyarakat itu terbantu,” jelasnya, Minggu (3/11). Menurutnya, terkadang ada daerah yang pada musim hujan, limpasan airnya langsung mengalir ke laut sehingga tidak tertampung. Jadi dengan adanya program tersebut air hujan dapat ditampung karena terbantu dengan adanya resapan. “Fungsi yang kedua supaya warga masyarakat Gresik saat musim kemarau tidak kekurangan air. Sehingga dapat memanfaatkan sumur tersebut. Selain atasi kekeringan program tersebut dapat dimanfaatkan oleh petani untuk tanaman. Sehingga tanah di wilayah Gresik semakin subur,” tambahnya. Namun dalam realisasi pelaksanaan pembangunan sumur, menurut dia karena keterbatasan anggaran dan masalah non teknis lainnya sehingga pengerjaannya dilakukan secara bertahap. “Suksesnya program seribu sumur dapat dilihat dari berkurangnya distribusi air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan secara signifikan. Bisa dikatakan demikian,” ujarnya. Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkab Gresik Gunawan Setijadi mengatakan, hanya akan menambah beberapa sumur pada 2020 nanti. “Selama 2018 baru 214 unit sumur terbangun. Kemudian di 2019 hanya 18 unit dan tahun 2020 nanti kami bakal bangun 10 unit, 4 tower sumur dan 1150 sambungan air ke rumah warga,” singkatanya. Pembangunan seribu sumur 2020 meski ditargetkan sekian unit sumur saja. Menurutnya tetap dapat tercapai karena program tersebut tidak semua ditangani Pemkab. Namun dari bantuan keuangan lainnya. (dri/har/mik)

Penutupan MTQ Ke-28 Berjalan Kondusif Tuban, Memorandum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-28 Jawa Timur sudah selesai dilaksanakan pada 25 Oktober hingga 2 November 2019. Kabupaten Tuban yang menjadi tuan rumah keluar sebagai juara umum. Sesuai hasil perolehan poin, kafilah Tuban menjadi peringkat pertama dari 38 kabupaten/kota yang ada. Sampai final terakhir yang digelar di Masjid Agung Tuban Jumat (1/11) malam, kafilah Tuban mengumpulkan 132 poin. Jumlah poin ini tak terkejar sampai babak final terakhir selesai. Puncak acara penutupan MTQ ke-28 itu dilaksanakan di Alun-Alun Pemkab Tuban, Sabtu (2/11) malam. Penutupan MTQ ini dihadiri Gubernur Ja-

tim Khofifah Indar Parawansa, Wakapolda Jatim Brigjenpol Djamaludin, Ketua MUI Jatim Forkopimda Tuban, para kafilah MTQ serta ribuan masyarakat. Band Letto tampil sebagai gong penutup acara. Dalam acara penutupan ini, setidaknya 500 personil gabungan disiagakan untuk anmengamankan jalanan nya acara penutupan 0 MTQ. Adapun 500 personil tersebutt 0 rinciannya yaitu 300 rPolisi, 100 TNI, serta 100 gabungan dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub). Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono yang ditemui

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Petugas Satlantas Polres Gresik memeriksa surat-surat kelengkapan kendaraan bermotor dalam giat operasi.

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

S SEJAK SMP sudah gemar membaca novel. Hingga kini dengan posisi jabatan lumayan sibuk sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab G Gresik, Zurron Arifin masih ssering membaca. Alasan ia banyak membaca kare terkadang harus mengisi karena m materi pelatihan sumber daya Zurron Arifin manusia (SDM) saat acara training di beberapa perusahaan.Tapi alasan membaca novel ketika masih SMP adalah sebagai cara untuk merayu cewek sebayanya. “Buku novel pertama saya itu judulnya sayap-sayap patah karya Khalil Gibran,” kata Zurron. Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2006 ini, tidak hanya punya satu judul novel karya penulis kondang itu, tapi 4 novel sudah jadi koleksinya. Tidak hanya itu koleksi lain seperti novel karya Cak Nun pun dia sudah punya 8 judul novel. Buku koleksinya itu dia simpan di lemari rumahnya dan sekarang punya koleksi buku sebanyak 2 lemari penuh. Istilah pepatah, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya benar. Dari ke empat anaknya bernama farand (11), fandra (7), franda (6), fardan (2). Adalah anak pertama dan anak ke tiga mengikuti dirinya. “Kini mereka punya banyak koleksi komik kesukaannya. Setiap pergi ke Mall selalu beli 2 komik, itu menu wajib buat mereka berdua,” ujar Zurron. Dari kesekian banyak koleksi novel miliknya ada satu novel yang menurutnya ingin diterapkannya dengan bidangnya kini yakni cerita tentang sejarah Majapahit. Ada dalam buku Sabda Palon karya Damar Shasangka dan buku Gajah Mada karya Langit Kresna Hariadi. “Dari setting sejarahnya ada gambaran bagaimana situasi istana dan lingkungan di sana saat itu. Jenis pohon apa saja yang ditanam. Kemudian bagaimana taman-tamannya diatur dan bunga-bunga menghiasi. Kolam dan sungainya bersih. Apalagi zaman dulu sepertinya tidak ada sampah. Jadi mungkin suasana bersih dan asrinya itu bisa kita bawa ke saat sekarang ini,” terangnya.(dri/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Suka Novel S

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengawal Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan rombongan, kemarin malam.

wartawan saat menghadiri acara penutupan MTQ merasa bersyukur karena

acara berlangsung sukses. “Sukses sebagai tuan rumah, Tuban sukses meraih juara

umum serta sukses dalam pengamanan, “ujar AKBP Nanang Haryono. (top/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook