Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 3 Januari 2022

Page 1

 Bersambung ke halaman 2 

Cassandra Angelie

SUKA YANG GEDE Cassandra Angelie melakukan sebuah games jawab cepat dalam tayangan YouTube Lingga Ferdyan. Bintang sinetron Ikatan Cinta itu tak sungkan membicarakan masalah hidup dan asmara dalam konten tersebut.

P

ertama, Cassandra mengaku ingin menikah muda. Pemilik 60 ribu followers Instagram itu juga mengungkap y g gede, g suka sesuatu hal yang  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

H

EMAT. Simple. Pelantikan wali kota baru New York ini hanya nebeng perayaan malam Tahun Baru. Di Time Square. Yang tiap tahun termasuk yang paling meriah di dunia. Sudah ada panggung. Sudah ada pengunjung –15.000 orang. Sudah ada musik –meski bintang utamanya tidak jadi datang karena kena Omicron. Acara utama malam itu: menunggu jatuhnya “bola cahaya” di atas gedung Time Square: penanda detik itulah terjadi pergantian tahun. Dari 2021 yang berat ke 2022 yang penuh teka-teki.

Sukma Gustyan

MALU DIKEJAR, PENGAMEN WONOKROMO ANIAYA SATPOL PP

Surabaya, Memorandum Diduga depresi penyakit yang diderita tak kunjung sembuh, warga Jalan Krukah Utara Gang IX nekat gantung diri. Kematian Muhammad Riwanto (50) pada Minggu (2/1) sontak membuat tetangganya gempar.  Bersambung ke halaman 11 

Banteng II Suropati. Dia mengalami luka lecet di leher, memar di kaki, paha, dan kepala akibat pukulan tersangka. Menurut versi Sukma, ia tak terima dikejar korban seperti maling.

 Bersambung ke halaman 11 

Tak Boleh Melawan KEPALA Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto angkat bicara terkait penganiayaan yang menimpa anggotanya, Aftina Fityan. Dikatakan mantan Kepala BPB Linmas Kota Surabaya ini, bahwa anggotanya saat itu bertugas tiga orang. Mendapati adanya pengamen di lokasi, hendak memberikan edukasi. Bukannya menurut, salah satu pengamen itu malah  Bersambung ke halaman 11 

Keluarga korban menunjukkan foto FNR semasa hidup.

TERSANGKUT LUMPUR Pelajar Bendul Merisi Tewas Tenggelam Surabaya, Memorandum Seorang remaja yang dikabarkan tenggelam di Kalimas wilayah Jalan Ngagel akhirnya ditemukan. Korban yakni FNR (15), warga Jalan Bendul Merisi Gang III. Anak baru gede (ABG) yang masih duduk di bangku kelas IX SMP di kawasan Surabaya Timur itu ditemukan tidak bernyawa di dekat pintu air Wonokromo. Sementara satu rekan korban ditemukan dalam keadaan selamat setelah berhasil menyelamatkan diri.

Eddy Christijanto

FOTO: MEMORANDUM/IST

Tindak Pidana

 Bersambung ke halaman 11 

PENGANIAYAAN yang menimpa anggota satpol PP, pakar hukum pidana Universitas Bhayangkara (Ubhara) Prof Dr Solehuddin SH, MH menyampaikan

Prof Dr Solehuddin SH, MH

 Bersambung ke halaman 11 

Urung Balas Dendam

Petugas mengevakuasi jenazah korban dari lokasi.

-

Dengan memandangmu saja, yang kecil cepat jadi gede, Angelie…

Si Mameng (Magician)

Cinta di Persimpangan (5)

Dikepung 5 Satpam

A

khirnya Chacha memutuskan melanjutkan pencarian sendiri. Dia menginap di hotel terdekat dengan rumah Lutfi dan Winta. Hampir setiap hari Chacha menyanggong kedatangan Lutfi di depan

Anggik April Laksana diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Tepergok, Diteriaki FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Meng, Cassandra Angelie suka yang gede.

Surabaya, Memorandum Suami mana yang tak marah setelah tahu istrinya digoda pria lain. Seperti yang terjadi pada TY. Pria 30 tahun itu menusuk AM dengan sebilah badik yang dipersiapkan sebelumnya. Alasannya korban menggoda HM, istri tersangka asal Sampang, Madura itu. Peristiwa penusukan itu sendiri terjadi pada Kamis (30/12) sekira pukul 17.30, di Jalan Raya Kupang Indah. Akibatnya, korban terkapar bersimbah darah dengan sejumlah luka di tubuhnya. Kapolsek Dukuh Pakis AKP Edwin Nathanael ketika ditanya terkait motif tersangka melakukan penusukan terhadap korban karena asmara. “Menurut pengakuan tersangka, korban sering menggoda istrinya, HM. Baik lewat telepon, medsos dan WhatsApp (WA). Jadi motifnya asmara,” tutur Edwin saat dikon-

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Kasus Penusukan di Kupang Indah

-

Depresi Penyakit Tak Sembuh Warga Krukah Utara Gantung Diri

Surabaya, Memorandum Penganiayaan yang mengakibatkan anggota Satpol PP terluka, masih terus didalami anggota Reskrim Polsek Wonokromo. Meski tersangka sudah ditahan, tapi patut diketahui bahwa korban saat itu sedang menjalankan tugas. Terduga pelaku yang kini mendekam di tahanan adalah Sukma Gustyan alias Tyan (29). Pemuda yang sehari-hari mengais rejeki dari mengamen di Jagir Wonokromo itu ditangkap setelah menganiaya seorang anggota Satpol PP pada akhir November lalu. Sedangkan korban yakni Aftina Fityan (25), warga Jalan Dukuh Bulak

Istri dan anak kedua korban menangis histeris mengetahui korban tewas dengan cara gantung diri.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Oleh: Dahlan Iskan

PUKUL KEPALA, TENDANG PAHA

HARGA Rp 3.500,-

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Sagging Baru

memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@ @ggm maaiill..co com

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022

Senjata tajam badik milik tersangka.

firmasi melalui sambungan telepon, Minggu (2/1). Saat ini, sambung Edwin, tersangka yang berprofesi se Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

Copet THP Kenjeran Diborgol Surabaya, Memorandum Libur tahun baru 2022, taman hiburan pantai (THP) Kenjeran banyak didatangi wisatawan lokal. Tujuannya untuk berwisata. Tapi hal itu tidak berlaku bagi Anggik April Laksana. Pria 42 tahun yang indekos di Jalan Kedurus Masjid tersebut ke lokasi untuk mencari target. Maklum, Anggik ternyata punya keahlian sebagai pencopet. Dia akhirnya di-

tangkap anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak lantaran mencopet HP milik pengunjung. “Terduga pelaku kita amankan saat melaksanakan patroli. Bersama barang bukti HP dibawa ke mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Giadi Nugraha, Minggu (2/1).  Bersambung ke halaman 11  GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Peresmian Rumah Negara Bhayangkara

Pengendara motor yang terjaring razia prokes diberi masker Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro.

Razia Vaksin Covid-19 dan Prokes di Batas Kota Sidoarjo, Memorandum Detik-detik jelang malam pergantian tahun, Polresta Sidoarjo menggelar razia vaksin Covid-19 dan penggunaan masker pada pengendara di batas kota. Tepatnya di Pos P1 Waru. Dalam razia itu, terjaring belasan pengendara belum vaksinasi. Mereka segera diarahkan ke gerai vaksinasi Covid-19 di Pos P1 Waru untuk divaksin hari itu juga. Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, razia ini sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, khususnya varian baru Omicron, yang dapat ditimbulkan akibat pergerakan masyarakat di saat momen pergantian tahun. “Mereka yang belum vaksin, kami lalukan vaksinasi di lokasi. Serta masyarakat juga terus kami imbau terus mematuhi protokol kesehatan (prokes),” ujarnya. Selama Operasi Lilin Semeru 2021, Polresta Sidoarjo menyediakan 300 dosis vaksin Covid-19 di pos PAM maupun pos pelayanan di beberapa titik. Semua masyarakat dari usia 6 sampai 11 tahun hingga lansia tidak hanya dari wilayah Sidoarjo saja yang dilayani, dari luar kota pun dapat dilayani di gerai vaksin ini. “Layanan vaksinasi COVID-19 di gerai-gerai merupakan terobosan Polresta Sidoarjo bersama pihak terkait sebagai upaya membentuk kekebalan komunal bagi masyarakat,” lanjut kapolresta. (jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Korps Bhayangkara yang berdinas di Polresta Sidoarjo kini tak lagi diganggu kendala hunian dengan diresmikan Rumah Negara Bhayangkara. Apalagi lokasinya cukup strategis, terletak di belakang mapolresta. Ru m a h Ne g a ra Bhayangkara yang diresmikan Kapolresta Kombespol Kusumo Wa h y u B i n t o r o p a d a 3 0 Desember 2021, itu seolah jadi kado awal tahun jajarannya. Pembangunan rumah dinas (rumdin) itu merupakan wujud perhatian pimpinan Polri, untuk kesejahteraan personel. Se h i n g g a d a p a t m e m a c u kinerja dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Dengan diresmikannya Rumah Negara Bhayangkara di Mapolresta Sidoarjo ini,

semoga dapat memberikan manfaat bagi anggota dan keluarga, khususnya memacu kinerja para personel yang menempati guna meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro kemarin. Personel yang menempati rumdin baru, diimbau turut menjaga serta merawat, karena pembangunannya bersumber dari anggaran negara. Yakni dari Surat Berharga Syariah Nasional Tahun Anggaran

FOTO: MEMORANDUM/JOK

FOTO: MEMORANDUM/JOK

Kapolresta Harapkan Peningkatan Kinerja Personel

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro memecahkan kendi pada meresmikan Rumah Negara Bhayangkara.

2021. Acara peresmian rumah Negara Bhayangkara di

Mapolresta Sidoarjo, ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan bangunan dan

Pemkab Bantu Material Korban Puting Beliung

Kondisi bangunan milik warga yang rusak parah setelah diterjang puting beliung di hari terakhir 2021.

Sidoarjo, Memorandum Angin puting beliung yang merobohkan sejumlah bangunan di lima desa di Kecamatan Porong pada Jumat (31/12) sore, direspons cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Bantuan berupa material b a n g u n a n d i s a l u rk a n k e warga yang terdampak. Wakil Bupati (Wabup) H Subandi memastikan bantuan itu harus segera disalurkan. “Minimal Minggu (2/1) sudah diterima. Jangan sampai ada korban yang

terlewatkan,” tuturnya. Bantuan material itu berupa terpal, bata, semen, asbes, dan material lain yang dibutuhkan warga. Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito merinci, dari laporan yang masuk di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD sedikitnya ada 124 rumah warga, 2 fasilitas umum, dan 7 tempat usaha yang mengalami kerusakan ringan serta 5 pohon tumbang akibat tersapu angin kencang. Di lapangan, petugas juga

Sagging Baru Saking legendarisnya tradisi “menunggu jatuhnya bola kristal” itu sampai dikira kalau bola gagal jatuh tahun pun tidak berganti. Kemeriahan yang paling ditunggu, Anda sudah tahu: satu menit menjelang pukul 00.00. Menjelang tanggal 1 Januari. Tahun berapa pun –kecuali 1942,1943, dan 2021. Tahun lalu absen karena dilarang ada kerumunan: Covid-19. Dua tahun pertama absen karena Perang Dunia – tidak boleh ada cahaya lampu di waktu malam: bisa jadi sasaran bom. Tontonan utama itu sebenarnya sama: pun di malam 1 Januari 2022. Satu menit menjelang 00.00, “bola cahaya” itu mulai bergerak turun. Pelanpelan: dari puncak tiang di atas gedung. Sebenarnya itu sama sekali tidak bisa disebut ‘’bola jatuh’’. Lebih tepat disebut ‘’bola melorot’’. Seperti celana yang lagi melorot. Dan lagi bola cahaya itu bukan barang menggantung. Ada sejenis tiang bendera yang dipakainya plurutan. Sangat pelan pula. Sepelan penurunan bendera setiap senja 17 Agustus. Dalam satu menit bola cahaya itu turun sampai seolah menyentuh tulisan besar “2022” –di puncak gedung Time Square. Yang paling seru: sepuluh detik terakhir. Semua orang yang berdesakan di plaza Time Square menghitung mundur: 10,9, 8....1... Horeeee. Kembang api berpesta diri. Mulut-mulut berteriak histeris. Laki-perempuan berangkulan. Badan-badan berpelukan. Banyak yang berciuman bibir, berlama-lama. Setelah pesta satu menit itulah, wali kota baru New York naik panggung: Eric Adams. Ia mengucapkan sumpah jabatan di situ. Selesai. Tanpa ada sambutan dan

ruangan oleh kapolresta yang didampingi pejabat utama Polresta Sidoarjo. (jok/epe)

terus berkoordinasi dengan semua pihak dalam penanganan bencana ini termasuk dalam upaya perbaikan rumah-rumah yang menjadi korban itu. “Ratarata konstruksinya kurang kuat,” katanya menjelaskan penyebab rumah yang terdampak. Puting beliung di Sidoarjo a k h i r- a k h i r i n i m e m a n g kerap menerjang. Bahkan dalam sepekan terakhir 2021, setidaknya kawasan Waru dan Sedati sempat merasakan terjangan fenomena cuaca ekstrem itu. (bwo/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1 pidato. Tanpa pembukaan atau pun doa penutup. Resmilah Adams jadi wali kota ke 110 New York. Atau wali kota kedua yang dari kulit hitam. Paginya, Adams ke kantor wali kota naik kendaraan umum paling terkenal di New York: kereta bawah tanah. Acara pertamanya adalah sidang kabinet wali kota. Adams memang bukan wali kota pertama mengucapkan sumpah nunut perayaan Tahun Baru di situ: Michael Bloomberg –konglomerat media– pernah. Dalam suasana keamanan yang ketat setelah peristiwa 11/9. Ups.. Acara pertamanya ternyata bukan sidang kabinet. Saat menuju stasiun kereta, ia harus menelepon polisi di 911 –pertanda ada kejadian kriminal. Adams melihat tiga pemuda lagi saling dorong, saling serang, di pinggir jalan. “Ini bukan sudah terjadi, tapi sedang terjadi,” ujarnya. Adams tidak memperkenalkan siapa dirinya. Setelah penerima telepon terlihat ragu, barulah Adams mengatakan: “Adams. Mayor Adams,” ujarnya seperti dilaporkan media di sana. Mengapa itu ia lakukan? “Sekali polisi stasiun, tetap polisi stasiun,” jawabnya. Lima menit kemudian, dua mobil polisi datang. Yang saling serang sudah masuk ke mobil. Adams begitu sederhana. Pagi itu. Dan penyumpahannya di malam sebelumnya. Malam tahun baru di Time Square itu memang tidak seramai sebelum pandemi. Pasti kalah meriah dibanding saat saya ikut di sana, empat-lima tahun lalu. Belakangan acara rutin bola jatuh itu memang sudah kalah terkenal. Terutama setelah zaman digital. Yang jumlah pengunjung tidak lagi diukur dengan berapa yang hadir –diganti berapa yang menonton. Acara malam tahun baru di

Disneyland Florida jelas sudah mengalahkan Time Square. Kreasi kembang apinya lebih seru. Latar belakang Istana Disney juga lebih masa kini daripada gedung Time Square. Saya tetap pilih yang di NewYork. Saya sudah merasakan dua-duanya. Bahkan tiga: Disneyland Los Angeles. Memang ‘’bola cahaya’’ yang di New York itu itu-itu saja. Sejak tahun 1907 baru ganti tiga kali. Jenis yang sekarang adalah bola keempat –dipakai sejak tahun 2000, sebagai penanda pergantian milenium. Mungkin karena saya tidak muda lagi. Atau karena saya wartawan purnabakti –terbiasa hanya meliput acara, bukan menikmatinya. Atau juga karena saya ditemani orang yang lebih tua –sesama wartawan purnabakti pula: John Mohn. Tuh, John juga tidak terlihat menikmati acara malam tahun baru. Ia sibuk memotret –termasuk menyasar cewek-cewek tanpa busana yang mondarmandir di situ. Ups, ternyata mereka berbusana: badan mereka dilumuri pewarna. Warna kulit ternyata lebih merangsang nafsu daripada warna cat. John justru melakukan penelitian di tengah ingar-bingar. “Mereka, semua, berbicara satu dengan lainnya. Saya mencoba mencuri dengar. Saya tidak tahu bahasa apa yang mereka gunakan,” ujar John. Sebagai orang Amerika-pedalaman John baru sekali itu bermalam Tahun Baru di New York. Jumlah kunjungannya ke New York jauh kalah dari saya. Mereka bukan jenis orang yang mudah terkagumkagum. Kalau memang tidak ada perlunya untuk apa ke mana. Kesimpulan John: yang hadir malam itu adalah orang-orang dari berbagai bangsa –dengan bangga pakai bahasa ibu mereka sendiri. Ide bola jatuh itu sendiri tidak orisinal.

Hanya meniru yang terjadi di London –jauh mundur ke tahun yang lebih kuno. Di dekat sungai Thames itu. Yang awalnya untuk memberi tahu para pemilik kapal: agar mereka men-setting pikiran bahwa tahun sudah berganti. Tahun baru. Wali kota baru. Partainya yang lama: tetap dipegang Demokrat. Mantan polisi –masuk kepolisian karena pernah disiksa polisi. Pangkat terakhirnya hanya kapten –inspirasi yang baik bagi yang pensiun berpangkat mayor dan ingin terjun ke politik. Dengan menjadi Wali Kota New York, Adams sama dengan menjadi wali kota dunia. Umur: 61 tahun. Karir di kepolisian: 22 tahun. Ia tidak pernah menikah. Dalam dokumen riwayat hidupnya ia punya yang disebut ‘’domestic partner’’. Yakni wanita yang satu rumah tanpa status menikah. Tidak punya anak. Ups... Punya. Satu. Dengan pacarnya yang dulu. Yang meninggalkannya. Adams terlahir di Brooklyn, New York, dari keluarga sangat miskin. Ibunya bekerja sebagai tukang bersih-bersih rumah. Pagi dan sore. Di rumah yang berbeda. Dia hanya sekolah SD sampai kelas 3. Ayahnya tukang potong daging –tapi kesibukan utamanya mabuk-mabukan. Adams kecil harus ikut cari uang. Jadi tukang belanja untuk seorang penari yang nyambi jadi pelacur. Kadang pakai uangnya dulu. Ketika sang pelacur tidak kunjung membayar, ia curi uangnyi. Dan satu unit TV miliknyi. Polisi menangkapnya. Menghajarnya. Hanya karena datang polisi kulit hitam

siksaan itu berhenti. Itu yang membuat Adams bercita-cita jadi polisi. Tapi ia punya penyakit dyslexia. Semacam kesulitan membaca dan mengeja huruf. Ia beruntung: penyakit itu tidak membuatnya bodoh. Selanjutnya Adams menjadi squeegee boy. Yakni membersihkan mobil yang lagi berhenti di lampu merah. Lalu bekerja sebagai mekanik dan pengantar surat di kantor kejaksaan. Sambil sekolah persamaan di sebuah Collage di NewYork. Lalu masuk polisi. Tugas pertamanya: sebagai polisi di stasiun kereta bawah tanah. Pernah pula mengawal Mike Tyson ketika petinju dunia itu keluar penjara akibat memerkosa wanita. Ketika jadi polisi itulah Adams bertanya kepada seorang konsultan politik: bagaimana cara jadi politisi. Ia ingin jadi Wali Kota New York. “Tekuni dulu pekerjaan polisi. Sampai punya pangkat tertentu. Jaga nama baik di kepolisian,” ujar sang konsultan. “Setelah itu, mulailah aktif di partai. Rebutlah kursi DPRD dulu. Dari bawah. Jagalah reputasi. Lalu naik, naik, kelak jadi wali kota,” tambahnya. Adams masuk Demokrat. Kecewa. Lalu pindah ke Republik. Tidak cocok. Balik ke Demokrat lagi. Ia pun jadi caleg DPRD. Gagal. Maju lagi. Gagal lagi. Akhirnya terpilih. Terpilih lagi. Sampai empat kali. Lalu ikut pemilihan Presiden Borough –semacam ‘’wali kota Jakarta Timur’’-nya New York. Adams berhenti dari DPRD untuk menjabat presiden distrik. Selama menjadi ‘’wali kota administratif ’’ itu, Adams meraih popularitas lewat kampanye aneh ini: anti-sagging. Sagging adalah memakai celana yang begitu melorotnya sampai lebih separo

celana dalam kelihatan. Pelakunya disebut sagger. Mode ini populer di kalangan anak muda kulit hitam. Tapi menular juga ke kulit putih dan Jepang. Banyak tokoh penyanyi rap menjadi sagger di atas panggung. Panitia sky, pernah mencoret peserta dari Jepang karena sagging-nya berlebihan: semua pakaiannya dilorot. Termasuk dasinya. Sejarah sagging bermula dari penjara. Narapidana dilarang pakai ikat pinggang. Kadang pembagian celananya kurang pas: ada yang kebesaran –melorot. Kok justru terlihat seksi. Maka jadi kebiasaan –pun setelah keluar dari penjara. Di Indonesia memberantas beginian gampang. Bilang saja pada mereka: anti NKRI! Di Amerika sudah banyak institusi yang melarang sagging. Misalnya sekolah. Tapi setiap kali akan diformalkan sebagai UU selalu gagal. “Sagging terlalu sepele untuk dijadikan isu politik negara,” ujar yang menentang. Presiden yang pernah menyisihkan waktu untuk membahas sagging adalah Barack Obama.“Tidak perlu ada peraturan untuk melarang sagging,” kata Obama. “Itu cukup tugas seorang kakak untuk membetulkan celana melorot adiknya,” ujar Obama setengah berkelakar. Barangkali kita akan bisa melihat kelak. Seberapa banyak oposisi terhadap Adams. Setidaknya dari naik atau turunnya sagger di New York. Di kemeriahan pesta tahun baru itu, di Time Square itu, Adams membawa sedikit renungan: pentingnya sang ibu. Ketika mengucapkan sumpah di kebisingan pesta itu, tangan kiri Adams diletakkan di atas Bible. Tangan kanannya mengacungkan pigura foto tinggi-tinggi: ada foto ibunya, Si Tukang Sapu, di pigura itu. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 3

Pedestrian Tunjungan Tak Ramah Difabel Surabaya, Memorandum Meski kawasan Jalan Tunjungan telah berbenah dan menjadi jujugan warga Surabaya, namun infrastruktur yang tersedia tidak memberikan kemudahan akses bagi penyandang difabel.

Aning Rahmawati

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Salah satunya akses pedestrian menuju kawasan Tunjungan Romansa yang tak bisa dilewati dengan kursi roda. Bollard (pembatas) yang menjadi penghalang motor justru turut menghalangi warga difabel untuk lewat. Seperti dialami salah satu warga difabel yang hendak menuju Tunjungan Romansa. Saat dari arah Blauran dengan menelusuri trotoar di Jalan Embong Malang, dia mendapatkan pengalaman yang tak menyenangkan. Selain itu, ada pula sudut trotoar yang tak jauh dari lokasi dijadikan parkir motor, warung makan, hingga dipenuhi tiang listrik, dan papan reklame. Otomatis memaksa warga difabel tersebut turun ke jalan untuk melintas.  Bersambung ke halaman 4 

Megawati

Hari Ini PTM 100 Persen

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Surabaya, Memorandum Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dimulai di Surabaya, Senin (3/1) hari ini. Mengacu pada rekomendasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di mana sekolah di metropolis ini akan dijadiercontohan nasikan percontohan embelajaran onal pembelajaran n kapasitas dengan sen. 100 persen. PTM ini sendirii bagi semua siswa n SMP SD dan yang ada di ya. DiSurabaya. n katakan Wali

Salah satu warga penyandang difabel kesulitan melintas di pedestrian Jalan Embong Malang menuju Tunjungan Romansa.

Kota Surabaya Eri Cahyadi, bahwa PTM akan digelar Senin (3/1). “Kalau tatap muka kita lakukan 70 persen, akan kita lihat,” ujarnya. Eri menegaskan bahwa semua sekolah buka, tapi harus tetap ada persetujuan dari wali murid. “Harus tetap mendapat persetujuan wali murid. Yang masuk silahkan, yang  Bersambung ke halaman 4 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Minta Jangan Panik

Surabaya, Memorandum Dua warga Surabaya terdeteksi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 varian baru B1.1.529 Omicron. Keduanya saat ini dirawat di rumah sakit itu masih sekeluarga yang baru pulang dari liburan di Bali. Dikatakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pascamunculnya kejadian itu, pihaknya langsung bergerak cepat dengan blocking area dan tracing terhadap keluarga terdekat. “Kita evaluasi dan blocking area. Terus kita lakukan untuk yang keluarga terdekat dan ada yang kena. Dua-duanya sekarang di rumah sakit (RS). Makanya saya belum bisa menyampaikan secara detail, pasien masih di RS,”

FOTO: ISTIMEWA

Pulang dari Bali, 2 Warga Terpapar Omicron

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

ujar Eri, Ahad (2/1). Eri menambahkan, pihaknya tidak menjelaskan secara detail hubungan dalam keluarga tersebut. Tapi yang pasti mereka memiliki riwayat perjalanan ke Bali.  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Basemen Alun-Alun Bawah Tanah Suroboyo yang mulai dibuka sepekan lalu itu kurang istimewa. Tak banyak yang ditawarkan sebagai destinasi wisata. Untuk itu perlu ada penambahan fasilitas agar pengunjung tak kecewa. Sebab, hanya berisikan ruang publik, galeri lukisan, dan stan. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii mendorong agar ada peningkatan fasilitas Alun-Alun Suroboyo. “Kalau cuma itu, menurut saya masih kurang wow sebagai destinasi wisata alternatif di Surabaya. sebab, masih terlalu biasa-biasa saja. Di mal-mal lain juga banyak kalau sekadar seperti itu,” kata Imam, Ahad (2/1). Politisi NasDem ini juga meminta ketersediaan stan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) harus mencerminkan Surabaya. Seperti misalnya menjajakan makanan khas rujak cingur, lontong balap, hingga tahu campur. “Ada 6 stan, dan hanya ada satu yang mencerminkan Surabaya yaitu stan Persebaya store,” tandasnya. Untuk itu Imam mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk melakukan pembenahan. AlunAlun Suroboyo dan Balai Pemuda dinilainya memiliki potensi untuk terlihat wah. “Ketika pengunjung datang itu bisa langsung wow. Artinya sama dengan kampanye yang diviralkan di media sosial. Jangan sampai pengunjung jauh-jauh datang, tetapi kecewa,” ungkapnya.

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

FOTO: ISTIMEWA

Alun-Alun Bawah Tanah Suroboyo Perlu Pembenahan

Anggota DPRD Surabaya Imam Syafii (kanan) mengunjungi basemen Alun-Alun Bawah Tanah Suroboyo.

Dia juga mengimbau pemkot agar tak melebih-lebihkan isi konten saat berkampanye di media sosial. “Kita ingin apa yang dikampanyekan dengan isinya itu betul-betul sesuai ekspektasi. Karena kalau tidak sesuai, nanti ngangkatnya itu akan susah,” tuntasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR)

Kota Surabaya Iman Krestian menjelaskan, masih akan ada konsep baru yang diaplikasikan di Alun-Alun Suroboyo. “Konsep baru sedang direncanakan oleh dinas pariwisata. Selain itu juga akan ada penambahan ornamen-ornamen yang akan mempercantik isi di dalam basemen,” jelasnya. Sedangkan untuk Alun-alun sebelah timur atau di persil Pemuda 17

bakal dilengkapi dengan amphitheatre dan tribun tempat duduk untuk pertunjukkan seni. Bahkan, kata dia, alunalun sebelah timur nantinya juga bakal dibangun patung Sawunggaling dan diorama sejarah tentang Kota Surabaya. “Yang unik dan memunculkan kemegahan, nanti alun-alun ini akan dilengkapi air mancur menari dan juga dome kaca yang futuristik,” tambah Iman. (mg3/lis)

Tegakkan Kepala Garuda Muda, Tembus Pentas Dunia Jika dirata-rata, usia penggawa Timnas Indonesia 23,7 tahun. Indonesia menempati urutan kedua rata-rata pemain-pemain muda. Nomor satu adalah Malaysia. Usia pemain yang dibawa Negeri Jiran adalah 23,4 tahun. Dari 30 penggawa yang dibawa ke AFF Cup 2020, pemain tertua adalah

Victor Igfonefo yang berusia 36 tahun. Bahkan ada enam pemain yang masih berstatus U-23. Diprediksi, dua hingga 3 tahun ke depan, para pemain ini sudah matang. Mengingat mereka sudah memasuki usia emas pemain bola yaitu antara 25-27 tahun. Menyakitkan memang jika meng-

FOTO: ISTIMEWA

Timnas Indonesia memang hanya merebut posisi runner up di AFF Cup 2020. Meski gagal mengangkat piala juara, namun harapan tinggi masih diapungkan kepada Asnawi Mangkualam cs. Mengingat, mereka rata-rata berusia muda.

Catatan Eko Yudiono

Wartawan SKH Memorandum

Suporter sabar menunggu hingga timnas mengangkat trofi juara.

ingat partai final AFF Cup 2020 yang berlangsung dua leg tersebut. Indonesia babak belur di leg pertama setelah dihajar 4-0 oleh Thailand. Banyaknya defisit yang harus dikejar membuat permainan Indonesia tidak stabil. Di leg kedua, meski mencetak gol lebih dulu, gawang Nadeo Argawinata justru kebobolan dua gol dalam dua menit. Beruntung, muka Indonesia masih diselamatkan oleh gol Egy Maulana Vikri di menit ke-80, sehingga skor akhir Indonesia 2, Thailand 2. Menyesakkan memang, dari  Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Evaluasi Perda APBD Jatim 2022 Molor

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 4

Surabaya, Memorandum Dewan perwakilan rakyat daerah berharap evaluasi Perda APBD Jatim 2022 dari Kemendagri bisa segera turun. Sebab, hasil evaluasi dibutuhkan untuk legalitas penggunaan APBD bisa sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. “Kami berharap pada 2022 tata kelola Pemerintahan Provinsi Jawa Timur bisa berjalan sebagaimana mestinya,” tutur politikus Fraksi PAN DPRD Jatim Agung Supriyanto usai mengikuti rapat Banggar DPRD Jatim.

Agung menyampaikan, dirinya khawatir tidak sampai terjadi kekosongan hukum atau vacum of law maupun vacum of power akibat belum terbitnya hasil evaluasi Perda APBD Jatim 2022 dari Mendagri.

Agung menyadari jika tugas Kemendagri sangat menumpuk. “Karena harus mengevaluasi APBD provinsi dan kabupaten/kota se- Indonesia yang jumlahnya hampir 500 lebih,” tegas dia. Lanjut Agung, mengacu pada PP No. 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, harusnya 15 hari setelah Raperda APBD Jatim dan Perkada tentang Penjabaran APBD Jatim disampaikan kepada Mendagri sudah mendapatkan jawaban

(evaluasi). “Namun faktanya, hingga sekarang tak kunjung ada jawaban,” beber pria asli Tuban ini. Padahal setelah mendapatkan hasil evaluasi dari Kemendagri, TAPD (tim anggaran pemerintah daerah) bersama banggar harus segera melakukan penyelarasan atau penyempurnaan APBD dan hasilnya disampaikan melalui paripurna DPRD Jatim. “Konsekuensinya jika sampai 1 Januari 2022 belum ada jawaban hasil evaluasi Perda APBD Jatim 2022

dari Kemendagri, maka penggunaan APBD Jatim 2022 hanya bisa dilakukan hanya untuk keperluan rutinitas saja, seperti gaji pegawai. Legal standing ini diperlukan agar kinerja Pemprov maupun DPRD Jatim bisa berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Agung. Ia tidak menampik, keterlambatan evaluasi dari Kemendagri itu bisa saja akibat keterlambatan pemprov membahas dan mengesahkan RAPBD Jatim 2022 sekaligus terlalu singkatnya waktu pembahasan RAPBD

sehingga mempersulit Kemendagri mengevaluasi. Di tambahkan Agung, mulai tahun angggaran 2022 mendatang, transparansi anggaran bukan lagi menjadi domain pimpinan DPRD dan TAPD tetapi juga seluruh seluruh anggota DPRD Jatim. “Makanya hasil penyelarasan atau penyempurnaan APBD Jatim 2022 sesuai dengan evaluasi Kemendagri, nantinya juga akan dibacakan dalam rapat paripurna,” ungkapnya. (day/lis)

Bursa Pilgub JaƟm 2024

Anwar Sadad Siap Bertarung berpeluang besar memenangkan kontestasi pilkada serentak di 2024,” terang Gus Sadad sapaan akrabnya. Pertimbangan lainnya, dari 205 kursi legislatif di tingkat kabupaten/ kota yang dimiliki Partai Gerindra Jatim, rata-rata yang duduk menjadi anggota DPRD itu juga dari kalangan anak muda dan fresh. “Tahun 2024 mendatang itu jumlah pemilih dari kalangan anak muda akan mendominasi, sehingga kalau Partai Gerindra mengusung anak muda sebagai caleg maupun calon kepala daerah tentu peluang menangnya juga akan semakin besar,” dalih pria yang juga keluarga besar Ponpes Sidogiri Pasuruan ini. Hasil beberapa lembaga survei terkait perilaku pemilih dan elektabilitas parpol, lanjut Gus Sadad, Partai Gerindra juga banyak disukai kalangan anak muda dan generasi milenial. “Ini artinya Partai Gerindra adalah partai masa depan yang diharapkan menjadi lebih besar oleh kalangan anak muda. Karena itu potensi anak muda tidak boleh menjadi beban tapi harus diberikan kesempatan untuk menjadi pemimpin masa depan,” katanya. Ia bahkan secara rutin keliling dari satu kampus ke kampus lain di Jatim hanya untuk diskusi dan memberikan motivasi kepada para mahasiswa supaya tidak alergi dengan dunia politik dan masuk ke parpol. (day/lis)

FOTO: ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad mengaku siap meramaikan bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024. Kepastian ini jika partai politik (parpol) yang didirikan Prabowo Subianto tersebut kompak mengusulkan kader maju sebagai calon gubernur Jatim mendatang. “Kalau seorang ketua partai di tingkat provinsi, dia nggak mau jadi calon kepala daerah (gubernur), ya ngapain jadi ketua partai. Ini adalah konsekuensi politik dan harus siap,” kata Anwar Sadad saat mengikuti diskusi Partai Gerindra menuju kemenangan Pemilu 2024. Politisi asal Pasuruan ini mengaku siap, kendati kontestasi pemilihan gubernur Jawa Timur masih jauh dan digelar pada 2024 mendatang. Di antara parpol yang sudah menyiapkan kandidat maju di Pilgub Jatim 2024 adalah Partai Gerindra. Bahkan Lebih jauh wakil ketua DPRD Jatim itu menjelaskan bahwa Partai Gerindra bukan hanya menyiapkan kader terbaiknya untuk menghadapi pemilu 2024, tetapi juga menyiapkan calon-calon kepala daerah pada pilkada serentak 2024 mendatang. “Partai Gerindra Jatim memiliki modal politik yang cukup besar di Jatim, karena menjadi pemenang ketiga di Jatim dan kedua di tingkat nasional dalam perolehan suara Pemilu 2019, sehingga

Suasana malam Pasar Genteng kembali ramai seperti sebelum pandemi.

Pemkot Optimistis Ekonomi Bergeliat

Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya untuk mengatasi persebaran Covid-19. Protokol kesehatan (prokes) pun digeber dan diimbangi dengan vaksinasi yang diikuti seluruh elemen masyarakat. Hasilnya persebaran virus tersebut kini mulai terkendali. Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya Armuji mengatakan, di awal 2022 pandemi Covid-19 mulai melandai. Bahkan, rumah sakit rujukan saat ini hanya mengurusi pasien non-Covid-19. Berdasarkan laman website https://lawan-

covid-19.surabaya.go.id/ per 31 Desember 2021 lalu, angka kumulatif terkonfirmasi 67,076 dan angka kumulatif kesembuhan 64,509. “Ini bekal utama untuk menatap 2022 dengan optimisme, pandemi kita jaga dan ekonomi didorong tumbuh,” ujar Armuji. Selain itu, pria yang akrab disapa Cak Ji ini menerangkan, bila vaksinasi di Surabaya untuk dosis satu per 30 Desember 2021 telah mencapai 111,28 persen dengan 2.769.935 jiwa telah divaksin dan dosis dua telah mencapai 89,33 persen dengan 2.223.422 jiwa telah divaksin.

Menurut Cak Ji, seluruh elemen masyarakat telah ikut menyukseskan program yang telah dibuat oleh Pemkot Surabaya dalam penanganan Covid-19, terutama dalam pemulihan ekonomi. Dia kemudian mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu euforia, serta tetap disiplin dalam mematuhi Protokol kesehatan. “Omzet pedagang dari sejumlah total 48 sentra wisata kuliner (SWK) di Surabaya, tercatat merangkak naik. Kenaikan ini salah satunya disebabkan faktor melandainya pandemi Covid-19,” pungkasnya. (fer/lis)

Pedestrian Tunjungan Tak Ramah Difabel Untuk itu, politisi PKS yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati, meminta dinas perhubungan (dishub) mememetakan ulang fasilitas publik di Kota Pahlawan. Hal ini lantaran masih ada sudut trotoar yang tak ramah bagi penyandang disabilitas. “Dalam pasal 14, Perda Nomor 2 tahun 2012 jelas terbaca bahwa pemerintah daerah harus mengupayakan pemberian kemudahan aksesbilitas bagi penyandang disabilitas terhadap pelayanan publik, di antaranya seperti penyediaan infrastruktur,” cetusnya, Ahad (2/1). Aning mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk lebih serius memperhatikan hak-hak para

penyandang disabilitas. “Supaya kejadian-kejadian di lapangan yang menyulitkan teman-teman disabilitas tidak terjadi lagi. Memenuhi hak mereka untuk bisa mendapatkan kebutuhan dasar atas pelayanan publik adalah kewajiban pemerintah kota,” tegasnya. “Keseriusan perlu ditunjukkan dengan pemetaan ulang fasilitas publik yang belum ramah penyandang disabilitas, baik pemetaan kondisi apakah perlu diperbaiki atau tidak, sekaligus juga meneruskan pembangunan yang selama ini sudah dilakukan,” sambungnya. Sedangkan Ketua Forum Relawan Difabel Indonesia (Fordiva) Jawa Timur, Megawati menyayang-

Sambungan dari halaman 3 kan masih ada ketidaknyamanan yang dirasakan oleh kaum difabel di Surabaya. Untuk itu, dia mendorong pemkot memberikan akses yang lebih baik kepada difabel agar bisa lebih mandiri. “Kota Surabaya masih dibutuhkan perbaikan dan improvement yang bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik kepada difabel. Sesuai dengan tema Hari Disabilitas Internasional 2021 tentang aksesbilitas dan inklusifitas, trotoar untuk pedestrian di Surabaya harus mendukung mobilitas bagi difabel untuk dapat bergerak secara mandiri,” tegasnya. Untuk menciptakan trotoar yang dapat diakses difabel secara mandiri, menurutnya pemkot perlu me-

Tegakkan Kepala Garuda Muda, Tembus Pentas Dunia enam kali masuk final, mulai 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2022, tak sekalipun Indonesia finish sebagai kampium. Miris memang jika melihat talenta muda Indonesia yang sudah mulai menemukan jati diri mereka di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong (STY). Pelatih asal Korea Selatan ini sudah meletakkan pondasi bermain sepak bola yang bagus. Tinggal bagaimana pemain-pemain menerapkannya di lapangan. Sepak bola memang bukan matematika, namun hitungan di atas kertas secara statistik sangat penting. Di leg pertama, Indonesia hanya mencatatkan penguasaan bola hanya 27 berbanding 73 persen. Sedangkan di leg kedua, Indonesia sedikit lebih baik. Mengu-

asai bola sebanyak 35 berbanding 65 persen. Dari segi passing atau operan bola, di leg pertama Indonesia kalah jauh. Thailand mencatat 700 sekian passing, sedangkan Indonesia hanya dikisaran 100-an. Sementara di leg kedua, Thailand mencatatkan 508 passing berbanding 277 passing. Dari dua statistik di atas bisa dilihat bagaimana kualitas Timnas kita. Indonesia masih kalah jauh dengan Thailand. Lalu, bagaimana cara memperbaikinya? Tidak ada kata lain, berlatih, berlatih, dan berlatih lagi. Kualitas passing dan operan harus ditingkatkan, fisik juga harus ditingkatkan agar tidak kedodoran ketika memasuki menit ke-75 ke atas. Reading the game juga harus ditingkatkan. Semuanya

lakukan feasibility study dengan mengusung konsep walkability. Di antaranya trotoar harus memenuhi kriteria aksesbilitas, estetika, keselamatan, dan keamanan, serta aspek kenyamanan. “Meskipun secara penataan telah memenuhi kriteria, fasilitas yang ada belum digunakan dan dimanfaatkan dengan baik oleh pejalan kaki, sehingga muncul beberapa dampak negatif yang justru menimbulkan ketidaknyamanan, misalnya masalah sampah dan penguasaan ruang pejalan kaki untuk aktivitas lainnya yang justru tidak sesuai dengan fungsi trotoar,” terangnya. “Oleh karena itu, trotoar di pusat kota harap dilakukan pembenahan

Sambungan dari halaman 3 harus ditingkatkan jika ingin meraih target juara di perhelatan AFF Cup edisi selanjutnya. Nah, mumpung jadwal AFF Cup selanjutnya belum keluar, ayo pemain muda, jangan menyerah. Tetap semangat berlatih dan jangan hanya puas dengan posisi runner up. Disiplin, giat berlatih dan semangat tak kenal lelah dan menyerah adalah kuncinya. Mumpung kalian masih muda. Padamu kutitipkan janji, agar kelak mengangkat piala juara tinggi-tinggi. Tegakkan kepala. Lupakan AFF Cup 2020. Saatnya menatap ke depan. Kobarkan semangat Garuda di dadamu agar bisa terbang jauh lebih tinggi. Bukan hanya di pentas Asia Tenggara, tapi pentas dunia tentunya. Semoga. (lis)

agar ramah bagi pejalan kaki dan teras budaya dengan mengusung konsep walkability, apalagi Kota Surabaya terkenal dengan jargon mlaku-mlaku nang Tunjungan,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru akan segera mengganti beberapa bollard pedestrian yang dianggap tidak ramah difabel tersebut. “Kami akan evaluasi. Nantinya yang tidak ramah difabel akan kita ganti agar ramah difabel,” ujarnya saat dikonfirmasi Memorandum, kemarin. Diakui Tundjung, bahwa ada beberapa lokasi pedestrian yang seperti itu. Misalnya di dekat pintu masuk

Hari Ini PTM 100 Persen tidak ikut silahkan. Siswa SD juga, semua,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala SMPN 26 Chamim Rosyidi Irsyad mengatakan, bahwa untuk sekolahnya masih mengikuti aturan PTM terakhir yaitu 50 persen jumlah siswa yang masuk. “Kalau Kota Surabaya, persenstasi vaksin sebenarnya sudah punya kewenangan PTM 100 persen, hanya harus menunggu hasil kajian pakar yang InsyaAllah dalam beberapa hari ini,” jelasnya. Berdasarkan SKB 4 Menteri pada 21 Desember 2021, bahwa sesuai kondsisi kemampuan kelas di sekolah masing-masing dan SDM. “Kalau memang kelas cukup, maka digunakan secara optimal kelas itu. Sepertinya SMPN 26 cukup,” pungkas Chamim.

Sambungan dari halaman 3 Seperti diketahui, pemerintah pusat ingin menjadikan Kota Surabaya sebagai acuan Nasional dalam menuju penyelenggaraan PTM 100 persen. Sebab, pemerintah pusat menilai, Surabaya adalah daerah yang paling siap untuk melaksanakan kebijakan itu. Kota Surabaya dijadikan acuan. Karena selama ini assessment-nya, cek lapangan, setelah itu melakukan (surveilans) 10 persen di sekolah tadi itu ternyata Surabaya paling siap. Terkait penanganan Covid-19 maupun penyelenggaraan PTM, Kota Surabaya dipandang paling berhasil oleh pemerintah pusat. Makanya kemudian, Surabaya bisa menjadi contoh bagi kabupaten/kota atau kepala daerah lain di Indonesia. (fer/lis)

Pulang dari Bali, 2 Warga Terpapar Omicron Covid-19 Omicron di Jatim. Hal ini berdasarkan laporan dari Institute Tropical Disease (ITD) Unair. Khofifah meminta warga Jatim terus meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat prokes. “Kita tidak boleh panik, tapi yang terpenting harus waspada dengan cara memperketat protokol kesehatan,” tegas Khofifah. Orang nomor satu di Pemprov Jatim ini meminta masyarakat tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan serta percepat vaksinasi. Khofifah mengatakan, terdeteksinya varian Omicron di Jatim karena salah satu karakternya ini sangat cepat penularannya. “Sekarang yang harus kita lakukan adalah bersama-sama berupaya sekuat tenaga agar tidak meluas di Jawa Timur, dan terjadi penularan lokal. Saya juga langsung

Sambungan dari halaman 3

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

“Yang kena bukan suami istri, tapi keluarga. Tidak tahu satu rumah keluarga besar atau satu rumah. Karena liburannya di Bali keluarga besar, bukan keluarga serumah. Makanya saya harus cek lagi, memastikan lagi. Tapi yang pasti 2 orang,” tegasnya. Eri berpesan kepada warga Surabaya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran yang lebih luas. “Kita juga swab seperti terdahulu. Ada swab massal dan swab hunter kita lakukan terus,” tambahnya. Selain itu, Eri berharap untuk warga Surabaya lebih berhati-hati, prokes dijaga, tapi yang lebih penting yakinkan bahwa dengan kekuatan imun tubuh kita jangan lebih takutnya ketika jaga prokesnya. Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat tidak panik, menyusul ditemukannya varian

Museum Suroboyo dan Alun-Alun Suroboyo. Termasuk di Jalan Tunjungan. “Mohon waktu harus dibuat dulu, karena modelnya melengkung dan kepala terlalu mepet (dekat, red). Awalnya supaya motor tidak naik di pedestrian,” jelasnya. Tunjung menambahkan, bahwa model saat ini memang agak menyulitkan bagi difabel. “Nanti kita modifikasi supaya bisa untuk difabel tapi motor tetap tidak bisa masuk,” ujarnya. Untuk bisa berfungsi, lanjut Tundjung, akan memperlebar bagian bawah sehingga kursi roda bisa masuk. “Minimal bawahnya lebar dan kursi roda bisa masuk,” pungkasnya. (mg3/fer/lis)

Khusnul Khotimah

koordinasi dengan Pangdam, Kapolda, BNPB, serta Menkes,” katanya. Untuk itu, Khofifah meminta semua pihak untuk menjaga kondisi supaya situasi di Jatim tetap baik dan terkendali. Yakni dengan mempertahankan jumlah kasus aktif agar tetap

rendah, tingkat penularan juga terus diawasi agar bertahan di bawah angka satu persen dan jangan sampai terjadi lonjakan kasus. “Waspada penting, tapi jangan perkembangan ini membuat kita panik. Sejauh ini varian omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama pasien yang sudah mendapatkan vaksin,”kata Khofifah. Selain itu, Khofifah juga menekankan pentingnya vaksinasi dalam mencegah penularan omicron. Vaksinasi sebagai salah satu intervensi dalam menekan penyebaran Covid-19. “Oleh sebab itu saya meminta semua warga Jatim yang belum mendapatkan dua kali vaksin, apalagi yang sama sekali belum divaksin segeralah mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin,” imbuhnya. Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim

Hikmah Bafaqih meminta pemerintah provinsi maupun kota segera merespons. Selain itu harus dilakukan tracking. “Langkah progresif apa yang harus diambil dan sesegera mungkin,” tegasnya. Sedangkan anggota Fraksi PDI Perjuangan yang juga Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah, meminta seluruh warga Kota Pahlawan untuk tidak mengendurkan prokes. “Varian Omicron sekarang sudah ditemukan di Surabaya. Saya minta seluruh masyarakat untuk patuh prokes, jangan pernah kendur,” katanya. Menurut dia, kesadaran masyarakat untuk selalu taat prokes, utamanya di tempat-tempat umum dinilai sudah bagus. Kendati demikian, Khusnul masih sering menjumpai warga yang tidak taat, seperti tidak menjaga jarak atau tidak mengenakan masker dengan benar.

Momen Nataru (Natal dan Tahun Baru 2022, red), kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini, banyak warga yang berlibur ke luar kota, luar provinsi, bahkan ke luar negeri. Oleh karena itu, Ning Kaka sapaan lekat Khusnul Khotimah, meminta warga Surabaya yang baru saja bepergian dari luar kota, untuk tes swab atau karantina mandiri. “Ini bukan berarti kita paranoid, bukan. Ini untuk berjaga-jaga agar kejadian lonjakan Covid-19 pada pertengahan 2021 lalu tidak terulang kembali. Mari kita bersama-sama menjaga agar kota ini tidak ada lagi lonjakan Covid-19,” pintanya. Ning Kaka, juga meminta kepada Pemkot Surabaya khususnya Satgas Covid-19 untuk kembali gencar melakukan pengawasan di fasilitas-fasilitas umum yang sudah dibuka. Seperti taman, mal, pusat perbelanjaan atau pasar. (fer/mg3/day/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA 2 Pengedar Sabu Diringkus di Awal 2022

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Bupati Baddrut Tamam menunjukkan piagam penghargaan IGA 2021 yang diberikan Mendagri RI.

Pamekasan Raih Predikat Kabupaten Inovatif 2021 Pamekasan, Memorandum Kabupaten Pamekasan kembali diganjar penghargaan nasional. Kali ini dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dalam kategori kabupaten inovatif di ajang Innovative Goverment Award (IGA) 2021. Pamekasan masuk rangking 53 dari 233 kabupaten peraih penghargaan dengan perolehan skor 54.35. Dalam ajang tersebut pemerintah pusat menilai provinsi dan kabupaten/kota dengan beberapa kategori, meliputi kategori sangat inovatif, inovatif, kurang inovatif, dan kategori tidak inovatif. Keputusan itu tertuang dalam Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 002/65848 Tahun 2021 tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota 2021 yang ditandatangani Mendagri M Tito Karnavian tertanggal 23 Desember 2021. Indeks inovasi daerah itu sesuai pasal 24 ayat (4) peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah. Penilaian terhadap daerah di seluruh Indonesia telah dilakukan terhadap laporan penerapan inovasi daerah. Bupati BaddrutTamam menyampaikan terima kasih kepada semua elemen masyarakat, terutama jajarannya yang melaksanakan tuga dengan baik hingga

meraih predikat itu. “Program yang telah dicanangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) seluruhnya bermuara untuk kepentingan masyarakat dengan inovasi program yang berbeda dengan sebelumnya,” terang bupati menyebut prestasi di akhir 2021 itu. Karena itu, bupati berkomitmen untuk bekerja keras dan kerja cepat agar kabupaten yang dipimpinnya mampu berdaya saing dengan kabupaten/kota maju lainnya di Indonesia. “Sebab, kepemimpinan di era revolusi industri harus cepat agar daerahnya bisa berdaya saing,” tambahnya. Program Wirausaha Baru ( WUB) menjadi salah satu program inovatif Pe m k a b Pa m e k a s a n d i b a w a h kepemimpinan Baddrut Tamam. Program itu memberikan pelatihan gratis kepada masyarakat sesuai pelatihan yang diinginkannya. Pemkab juga memberikan bantuan alat produksi secara gratis dengan memanfaatkan CSR dari pihak swasta. “Terima kasih saya sampaikan kepada jajaran ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan yang telah melaksanakan program dengan baik. Tak lupa juga terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan masyarakat,” ungkapnya. (sjk/epe)

Kasus pertama terungkap pada 1 Januari 2022. Sunandar Priyo Handoko (40), pria kelahiran Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, diringkus pukul 04.00. Jejak tersngka yang kerap bertransaksi sabu di tempat tinggalnya di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, rupanya sudah terendus aparat. “Setelah informasi A1 aparat langsung melakukan melakukan penggerebekan disertai pengeledahan berhasil menangkap tersangka bersama barang bukti,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti. Sehari berselang, giliran Satreskoba Polres Sumenep mengamankan (45), warga Dusun Komere, Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih. “Tersangka kedua ditangkap pukul 01.00. Sama seperti kasus di Sapeken, tersangka berdasar hasil penyidikan di lapangan, menjadi bagian dari jaringan peredaran sabu. Tapi dia beroperasi di daratan,” beber AKP Widiarti. Hal itu diperkuat dengan barang bukti yang diamankan aparat. Munir bahkan dibekuk ketika hendak transaksi sabu di samping rumahnya. Kendati sempat membuang barang bukti sebelum kabur, polisi yang sudah mengantisipasi dengan cepat

FOTO: MEMORANDUM/URI

Sumenep, Memorandum Dua hari beruntun di awal 2022, dua kasus peredaran narkoba jenis sabu diungkap Polres Sumenep. Dua pengedar di kepulauan dan daratan jadi catatan awal peredaran sabu di ujung timur Pulau Madura itu.

Dua tersangka dalam kasus berbeda peredaran sabu di Mapolres Sumenep.

membekuk pria bertubuh gempal itu. “Dia ditangkap di tegalan dekat rumahnya,” tambahnya. Kasatreskoba Iptu Taufik Hidayat membenarkan pengungkapan dua kasus

peredaran sabu di awal tahun itu. “Dari masing-masing rumah tersangka, kami mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu. Di Sapeken satu paket dengan berat 0,50 gram. Sedangkan di

Bautputih dua paket masingmasing seberat 0,62 gram dan 0,30 gram. Selain itu, juga diamankan uang tunai Rp 300 ribu diduga hasil penjualan sabu,” sebutnya. (uri/epe)

Bangkalan, Memorandum Satreskoba Polres Bangkalan sepanjang 2021 menuai apresiasi positif. Tidak hanya dari Kapolres AKBP Alith Alarino tetapi juga datang dari Bupati R Abdul Latif Imron dan Ketua DPRD Bangkalan H Muhamad Fahad. Anggota Forkopimda seperti Dandim 0829 Letkol Inf Syarifudin Liwang serta Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Makfud Efendi, juga angkat topi menyikapi etos semangat s a t re s k o b a m e m u t u s r a n t a i peredaran narkotika di kabupaten berpenduduk 1,06 juta jiwa itu. Tak terkecuali, Ketua MUI Bangkalan KH Syarifuddin Da m a n h u r i , m e w a k i l i t o k o h agama mengunggah pujian. Berkat kerja keras satreskoba, ratusan kasus bisa diungkap. Dengan mengamankan 172 tersangka yang terdiri dari pengedar, kurir, dan pengguna. “Keberhasilan ini benar-benar melegakan umat,” puji kiai sepuh berpenampilan low profile itu. Maklum, apapun jenisnya narkoba tergolong barang laknat yang sangat berbahaya. “Dari sisi akidah, hukumnya juga diharamkan oleh semua agama,” timpal Ra Latif, sapaan akrab bupati. Ke depan, KH Syarifuddin dan Ra Latif mengingatkan umat islam khususnya, harus menyatukan tekat mendukung Polres Bangkalan perang melawan narkoba. “Mari kita berjibaku bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Kabupaten Bangkalan,” tandas Ra Latif. Jangan sampai generasi muda rusak akidahnya akibat pengaruh buruk narkoba. Menutup 2021 (28/12), Kapolres AKBP Alith Alarino memaparkan hasil kerja satreskoba yang mengungkap 129 kasus. Dari jumlah kasus itu, diamankan 172 tersangka dengan rincian 168 laki-laki, 1 wanita, dan 3 anak-anak. Sebanyak 65 tersangka di antaranya berstatus pengedar dan selebihnya pengguna. “Kami menyita barang bukti 358,39 gram sabu, 12,79 gram ganja, 3 butir ekstasi, dan 4,24 gram tembakau sintetis,” ungkapnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino

Kasatreskoba AKP Iwan Kusdiyanto

Namun ada catatan lain yang patut dikhawatirkan. Kapolres mengungkap, ada indikasi narkoba sudah menyebar ke 18 kecamatan. Selain itu, berbagai profesi dan tingkatan pendidikan juga sudah terpengaruh. “Satu tersangka di antaranya bahkan berstatus ASN,” tandasnya. Ditilik latar pendidikannya, didominasi SMP 87, SMA 79, S1 dua tersangka, dan 4 tidak bersekolah. Dari data itu, bisa disimpulkan jika peredaran narkoba tidak memandang strata pendidikan maupun profesi. Namun, dari 18 kecamatan, empat kecamatan diindikasikan menjadi ladang peredaran dan pemasaran narkoba paling subur. Yakni Socah, Bangkalan Kota, Tanjungbumi, dan Kamal. Rinciannya, ungkap kasus dengan TKP Kecamatan Socah 23 kasus, Bangkalan Kota 17, Tanjungbumi 14, dan Kamal 12 kasus. Termasuk pengungkapan di Desa Parseh, Kecamatan Socah yang sempat dijuluki kampung narkoba. Di desa ini, deretan gubuk yang difungsikan sebagai tempat mengonsumsi sabu di tempat didirikan sebelum diberantas aparat. Tetap Trengginas Kasatreskoba AKP Iwan Kusdiyanto menegaskan, barang bukti narkoba yang diamankan jajarannya berkualitas bagus. Hal itu yang memperkuat indikasi jika

peredaran di Bangkalan melibatkan jaringan antarprovinsi bahkan antarnegara. “Setelah diuji dalam larutan dengan teknologi terkini, membuktikan bahwa semua barang bukti yang kami amankan asli sabu berkualitas,” sebutnya. Karena itu, semua barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap segera dimusnahkan. Termasuk ribuan botol miras yang terjaring razia pekat dan dipertontonkan ke publik. “Tujuannya, agar tidak ada tudingan macam-macam pada aparat penegak hukum. Termasuk polisi. Misalnya, ada kecurigaan rekayasa barang bukti, tebang pilih, atau tudingan negatif lainnya,” tegas Iwan. Di 2022, AKP Iwan menegaskan, selur uh personal satreskoba dan polsek jajaran akan tetap menggelorakan semangat perang melawan narkotika. Mereka akan tetap trengginas untuk terus memburu, meringkus dan mengadili para bandar, pengedar, kurir, dan para pengguna ragam jenis narkotika. Terutama sabu. “Kami akan tetap trengginas untuk terus bergerak di lapangan melalui giat operasi secara silent, tak peduli siang atau malam,” sebutnya. Targetnya, semaksimal mungkin memutus mata rantai peredaran narkoba. Terlebih, secara geografis, Kabupaten Bangkalan berbatasan dengan Kota Surabaya serta memiliki

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Satreskoba Banjir Pujian, Setahun Ungkap 129 Kasus dan Bekuk 172 Budak Narkoba

Rilis tersangka narkoba dan pemusnahan miras yang dilakukan Satreskoba Polres Bangkalan di akhir 2021.

beberapa pelabuhan rakyat (pelra) yang tersebar di 10 kecamatan pesisir. Sehingga kemungkinan jaringan narkoba mencari celah operasi tetap terjadi. Selain itu, AKP Iwan juga berharap peran aktif tokoh masyarakat, ulama,

dan pemuda untuk membantu mengawasi peredaran dan transaksi narkoba. “Peran dan bantuan mereka sungguh sangat membantu aparat penegak hukum. Terutama polisi,” tutupnya. Terbukti, sebagian besar hasil

ungkap kasus sepanjang 2021, berawal dari informasi masyarakat. Hal ini sekaligus membuktikan di tengah gencarnya serbuan narkoba, mayoritas warga Bangkalan tidak rela wilayahnya jadi ladang subur peredaran narkotika. (adv/ras/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 6 - 7

Personel satbinmas mempromosikan kegiatan vaksinasi berhadiah kepada para PKL.

Satbinmas Polres Sosialisasikan Vaksinasi Serentak Berhadiah Bangkalan, Memorandum Berbagai upaya dan terobosan baru terus dilakukan Polres Bangkalan untuk memburu capaian target minimal 70% herd immunity (kekebalan komunal) yang diamanatkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI. Polres sebagai bagian dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pemkab Bangkalan, punya andil siginifikan dalam upaya memutus siklus pandemi coronavirus desease (Covid-19), setidaknya di Kabupaten Bangkalan. “Salah satu upaya yang kini sedang kami galakkan, adalah memaksimalkan capaian vaksinasi yang diamanatkan pemerintah. Yakni memenuhi target minimal 70% herd immunity nasional,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, Minggu (2/1). Alasannya, cakupan vaksinasi di Kabupaten Bangkalan masih rendah. Data per Rabu 15 Desember 2021 lalu, cakupan vaksinasi untuk masyarakat umum dosis

pertama baru mencapai 350.976 warga. Atau sekitar 42,53% dari target total 825.000 warga wajib vaksin. Untuk bisa bisa memenuhi kekurangan tatget itu, satu gagasan baru kini tengah diluncurkan oleh AKBP Alith. Tegasnya, Polres kini sedang gencar mempromosikan kegiatan vaksinasi serentak berbasis hadiah. ”Tujuannya, agar mayoritas warga yang belum terjaring, bisa termotivasi untuk bersedia divaksin,” ungkap AKBP Alith. Ide simpatik itupun segera disikapi dengan lugas oleh Kasat Binmas Polres AKP Moh Bahrudi. Dalam beberapa hari terakhir ini, beberapa personal Satmbimas terjun ke berbagai lokasi keramaian publik untuk mensosialisasikan giat vaksinasi serentak berhadiah menarik. Diantaranya, mereka rajin nyambangi seberan PKL yang membludak di kompleks kompleks SGB (stadion Gelora Bangkalan) dan Pumara (Pusat Makanan Rakyat) di

Jalan Soekarno Hata, serta Taman Paseban Jalan A Yani. ” Kepada warga, kami tegaskan giat vaksinasi berhadiah itu mulai berlaku 1 s/d 30 Januari nanti,” ungkap AKP Moh Bahrudi. Dalam kurun waktu itu, seluruh warga bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan vaksinasi massal di lokasi manapun. Termasuk diamua lokasi. giat vaksinasi yang digalang Polsek dan tim satgas di 18 kecamatan. Ragam jenis hadiah menarik diiformasikan di tengah keramaian publik. Diantaranya ada hadiah 2 unit sepeda motor Revo, 3 kulkas satu pintu, 3 Televisi 32 Inc, satu sepeda gunung dan sepeda listrik, 10 magic com, serta masing-masing 5 unit kompor gas, dispemser, blender, setrika dan kipas angin. Undian pemenangnya akan diumumkan secara live melalui akun sosial Huas Polres. ”Syukurlah, warga rata-rata merespon dengan antusias,” pungkas AKP Bahrudi. (ras/mik)

Libur Tahun Baru, Satpolairud Sisir Lokasi Wisata Gresik, Memorandum Personel Satpolairud Polres Gresik dan Polsek Panceng melakukan pengawasan di tempat wisata Pantai Dalegan, Minggu (2/1). Kedatangan petugas untuk melakukan pengamanan serta mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat libur Tahun Baru 2022. Aparat kepolisian juga memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Petugas menyisir area Pantai Dalegan untuk mengimbau para pengunjung agar selalu waspada. “Petugas yang berjaga ditempatkan di pintu masuk sekaligus mengecek prokes setiap pengunjung yang hendak masuk ke lokasi,” tutur Kasatpolairud Polres Gresik AKP Poerlaksono, kemarin. Poerlaksono mengatakan, jika ada pengunjung yang melanggar tidak memakai masker langsung diberi teguran. Petugas mengimbau pengunjung agar mentaati prokes yakni dengan memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan, dan tidak berkerumun. “Selain melakukan pengamanan, anggota kami di lapangan juga mensosialisasikan prokes sebagai upaya mencegah penyebaran virus covid-19 ini,” katanya. Ia menambahkan, melalui pendekatan persuasif tetap dikedepankan untuk

Petugas gabungan berpatroli menyasar kafe-kafe mini dan warung kopi.

Jaga Kamtibmas Kondusif Polsek Kepohbaru Patroli Gabungan Bojonegoro, Memorandum Kepala SPKT (B) Aiptu Rohmat dan anggota Polsek Kepohbaru melaksanakan kegiatan patroli bersama TNI dan satpol PP di wilayah hukum Polsek Kepohbaru, Minggu (2/1). “Patroli bersama ini bertujuan untuk menjaga situasi kamtibmas wilayah Kepohbaru agar tetap aman dan kondusif setelah Anggota Polres Blitar operasi yustisi sambil membagikan masker di tempat wisata.

Yustisi, Polres Blitar Sasar Sektor Pariwisata Blitar, Memorandum Jajaran Polres Blitar menggelar operasi yustisi serta sosialisasi dan pemberian masker gratis di beberapa titik area wisata, Minggu (2/1). Di antaranya jalur arah wisata Pantai Tambakrejo, jalur arah wisata Pantai Serang, tempat wisata Serang, tempat wisata Tambakrejo, Wisata Kampung Cokelat, serta wisata Blitar Park. Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom memberikan atensi adanya Covid-19 varian Omicron setelah Pemerintah Blitar menerbitkan instruksi menutup tempat wisata saat Tahun

Baru 2022. Yakni penyekatan dan pengalihan arus akses menuju tempat wisata, dilakukan untuk membatasi mobilitas masyarakat di malam pergan-

tian tahun. Harapannya dapat menekan tingkat penyebaran Covid-19, saat malam pergantian tahun kemaren. “Kami juga melakukan patroli skala besar dan operasi yustisi, gabungan bersama TNI dan instansi lainnya,” ungkap kapolres. Lanjutnya, Dalam instruksi tersebut tertulis, menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19

P Pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Isinya, menginstruksikan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk Melaksanakan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Dengan adanya instruksi baru ini, berarti tempat wisata yang sebelumnya dinyatakan tetap boleh buka, mengikuti aturan PPKM level 1 yakni pembatasan pengunjung maksimal

75% dari kapasitas dan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat dirubah sesuai Instruksi Pemerintah yang baru. “Selain itu, kami juga memberikan masker gratis serta memberikan arahan pada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Jika terdapat masyarakat yang masih belum vaksin, kami berikan juga pemahaman tentang pentingnya vaksinasi,” pungkas Kapolres Adhitya. (pra/mik)

Sasar Pedagang Pasar Ikan, Gencar Ingatkan Disiplin Prokes Anggota Satpolairud Polres Gresik memberikan imbauan kepada pengunjung Pantai Dalegan.

menghimbau wisatawan yang berkunjung. “Kami juga menghimbau wisatawan yang

berenang tidak terlalu jauh dari bibir pantai,” tutupnya. (and/har/mik)

Probolinggo, Memorandum Pener tiban protokol kesehatan (prokes) menjadi harga mati saat pandemi Covid-19. Oleh karena itu sejumlah tempat keramaian seperti pasar ikan menjadi lokasi sasaran dalam penegakan disiplin prokes. Seperti di kawasan Pasar Ikan Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu (2/1) pagi misalnya. Petugas kepolisian dari Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota terus bersiaga melakukan penertiban protokol kesehatan dengan menyasar pedagang pasar ikan. Masyarakat yang tidak menggunakan masker serta tidak patuh pada protokol kesehatan menjadi target penertiban. “Kami mengimbau kepada masyarakat yang berada di Pasar Ikan Mayangan agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menerapkan 5 M. Yakni, masker, mencuci tan-

gan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” tegas Bripda Andhy Eko, kemarin. Terhadap masyarakat yang akan bepergian, lanjut Andhy Eko, juga dilakukan pendisiplinan dengan melakukan pengecekan suhu tubuh serta teguran lisan kepada para warga yang tidak menggunakan masker. Selanjutnya kepada warga yang tidak memakai masker diberikan masker. “Kegiatan ini terus gencar dilakukan karena pemerintah menilai kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan prokes dalam memutus penyebaran Covid-19 perlu ditingkatkan. Diharapkan masyarakat tetap patuh dan lebih disiplin lagi terhadap prokes guna memutus mata rantai penyebaran Co-

vid-19,” tandasnya. Sementara itu, Kapolsek Mayangan Kompol Hermawan Tjhajono mengatakan, anggota yang bertugas menghampiri setiap warga yang lagi asik nongkrong di warung kopi tidak mengenakan masker, untuk diberi edukasi agar mereka disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M. Petugas juga memberikan teguran lisan dan memberikan masker kepada warga secara gratis. “Karena itu, kami mengajak seluruh warga, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, di mana dan kapan pun, guna mengurangi paparan Covid-19,” tandas Hermawan Tjahjono. Selain edukasi protokol kesehatan, Hermawan Tjahjono mengaku, Polsek Mayangan juga gencar mengawal vaksinasi kepada warga yang belum tervaksinasi guna mempercepat herd

Antisipasi Omicron, Polres Tuban Pantau Objek Wisata Tuban, Memorandum Mengantisipasi penyebaran virus Omicron di masa libur tahun baru, Wakapolres Tuban Kompol Priyanto didampingi para pejabat utama (PJU) polres melaksanakan pemantauan dan pengecekan beberapa objek wisata di Kabupaten Tuban, Minggu (2/1). Pemantauan diawali di tempat wisata Pantai Klapa yang terletak di Desa Panyuran, Kecamatan Palang. Dari hasil pantauan di lokasi tersebut ramai didatangi pengunjung. Di lokasi itu, protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat. Terdapat juga barcode aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung yang akan masuk.

Lokasi kedua yang menjadi sasaran pengecekan yakni di Wisata Sendang Asmoro yang terletak di Desa Ngino, Kecamatan Semanding, sama halnya di lokasi pertama di tempat wisata tersebut juga ramai dikunjungi oleh masyarakat yang sedang berlibur. Wakapolres Tuban Kompol Priyanto menjelaskan, kegiatan itu untuk mengantisipasi gangguan keamanan ketertiban masyarakat serta memastikan penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata yang ada di wilayah hukum Polres Tuban saat libur Tahun baru di masa pandemi Covid-19. “Kegiatan ini untuk memastikan bahwa

pengelola dan pengunjung tempat wisata benar-benar menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan. Tadi terlihat pengelola tempat wisata juga menyiapkan alat pengecekan suhu tubuh juga ada barcode aplikasi PeduliLindungi bagi para pengunjung,” bebernya. Ia mengatakan dengan penerapan protokol kesehatan di tempat wisata maupun keramaian dapat mengantisipasi penyebaran virus Varian baru. “Meskipun sudah level satu, tetap Kita waspada varian baru omicron, mari samasama tetap patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (top/har/mik)

Rohmat menambahkan,kegiatan tersebut dilaksanakan guna mencegah terjadinya gesekan antar kelompok pemuda maupun antar perguruan silat agar situasi wilayah Kepohbaru aman dan kondusif. “Kami mengajak kepada warga masyarakat dan pemuda agar tetap menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan,” tambahnya. (top/har/mik)

Hantam Kijang, Pelajar Tewas Sidoarjo, Memorandum Seorang pengendara mom tor tewas usai menghantam g sebuah minibus jenis kijang a di simpang empat Jalan Raya Kartini, Sidoklumpuk, Keca-gu matan Sidoarjo Kota, Minggu (2/1) dini hari. Pengemudi motor yang meninggal itu berinisial MTI (14), asal Kecamatan Sidoarjo Kota. Peristiwa nahas tersebut bermula, saat pengemudi motor honda dengan nopol W3893-WQ berjalan dari arah selatan ke utara. Sesampai di jalan raya tersebut, pengendara menabrak Kijang Innova nopol W 1933 NK yang berjalan dari barat ke timur. “Korban meninggal di lokasi kejadian,” ujar Kanit Gakkum, Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistiyono. Dari hasil pemeriksaan polisi, penyebab peristiwa itu untuk sementara diduga karena faktor kurang hati-hatinya pengendara saat mengendarai motornya. Sehingga menyebabkan kurang fokus dan mengalami laka lantas. “Kerugian ditafsir mencapai Rp 1 juta,” ujarnya. Petugas yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi mayat korban ke rumah sakit terdekat, kemudian menggelar olah TKP, mencari dan menyita barang bukti, mencari saksi-saksi dan mengajukan permohonan visum rumah sakit. “Saat ini kasus laka lantas itu ditangani Unit Laka, Satuan Lantas Polresta Sidoarjo,” pungkasnya. (bwo/jok/mik)

Petugas kepolisian mengevakuasi korban dari TKP.

Kapolres Malang Berpesan untuk Saling Mengingatkan

Personel Polsek Mayangan mengingatkan masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan sembari memberikan masker.

immunity. Bahkan, berharap bisa mengajak orang-orang agar

antusias mengikuti vaksinasi menjadi upaya mempercepat

vaksinasi di seluruh lini. (mhd/mik)

Awali 2022, Satlantas Kediri Tangani Laka Lantas Kompol Priyanto meninjau lokasi wisata.

perayaan Nataru,” terang Rohmat, kemarin. Kegiatan patroli dengan menyisir jalan umum Kepohbaru-Baureno hingga perbatasan Kedungadem. Patroli ini juga menyasar mini kafe, warung kopi serta tempat-tempat nongkrong anak muda guna menyampaikan imbauan protokol kesehatan (prokes) serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kamtibmas.

Kediri, Memorandum Unit Laka Satlantas Polres Kediri menangani kejadian kecelakaan lalu lintas di awal tahun 2022. Insiden kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Plosoklaten, tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten, Sabtu (1/1) pukul 10.15 melibatkan motor dengan sepeda angin. Diketahui pengendara motor nopol AG 2586 DW tersebut adalah Rega, warga Dusun Rejomulyo, Desa Wonorejo Trisulo, Kecamatan Plosoklaten, Kediri. Sedangkan pengendara sepeda Petugas sedang mengevakuasi korban meninggal dunia.

angin yakni Suratmin, warga Desa Sumberagung, Plosoklaten, Kediri. Dan atas kejadian tersebut pengendara motor Rega, meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian. Sedangkan pengendara sepeda angin Suratmin hanya mengalami luka lecet. Disampaikan Kasatlantas Polres Kediri AKP Bobby Mochammad Zulfikar melalui Kanit Laka Satlantas Polres Kediri, Ipda Aris Wigiarto mengatakan, awalnya kedua kendaraan berjalan searah dari arah Pare ke Plosoklaten dengan posisi sepeda pancal berada di depan, sedangkan motor Rega dibelakang.

“Ketika sampai di jalan umum Desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, karena kurang hati-hati tiba-tiba Rega menabrak sepeda pancal yang dikendarai Suratmin hingga keduanya terjatuh,” ujar Ipda Aris Karena Rega pada saat mengendarai motor tidak menggunakan helm, tambah Aris, mengalami luka pada kepala bagian belakang sisi kanan akibat benturan dengan benda keras, akhirnya meninggal dunia di lokasi. “Sedangkan Suratmin mengalami luka lecet pada kaki sisi kanan. Kini kasusnya ditangani Unit Laka Satlantas Polres Kediri. (mis/mik)

Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono melaksanakan apel dalam rangka mengecek kekuatan personel Polri Polres Malang pasca pengamanan malam Tahun Baru 2022 di Lapangan Satya Haprabu, Mapolres Malang, Sabtu (1/1). Bagoes menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2022 serta memberi apresiasi atas pelaksanaan tugas selama di tahun 2021, bahwasannya tidak banyak pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polres Malang. “Alhamdulillah awal tahun 2022 kita masih bisa melaksanakan apel pagi ini dengan keadaan sehat walafiat, tanpa apapun Saya minta kekurangan sesuatu apapun. di awal tahun 2022 ini agar kita saling mengingatkan satu sama lain, perjalanan masih panjang, nikmatilah pekerjaan selagi masih mampu. Berikan yang terbaik as pengabdian kepada kepa p da negara neg gara atas

dan torehkan tinta emas di buku yang baru terbuka,” ujar Bagoes. Ia menambahkan bahwa dalam meniti karir tidak melihat dari latar belakang, tetapi apa yang bisa dikerjakan serta bagaimana effort juga apa yang sudah dilakukan untuk memperoleh prestasi di Institusi ini. Jadilah orang baik pada siapapun itu, karena kebaikan kecil yang dilakukan tidak akan tahu apa saja hasil yang akan didapatkan dikemudian hari. Dalam menutup amanatnya, B a -

goes berharap agar semuanya dapat bekerja secara terbaik pada tahun 2022 ini, memulai hari dengan niat yang baik, tanggung jawab terhadap pekerjaannya, agar bisa memperoleh dan menorehkan prestasi selama masih berdinas di institusi ini. “Saya berharap mulai pagi ini kita semua bisa melaksanakan tugas dengan baik, sesuai dengan apa yang telah diperintahkan Pimpinan, yang punya wewenang dilaksanakan sesuai dengan kewenangannya, bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan jangan lupa selalu berdoa. Pandemi Covid-19 masih ada,jagadiri,jagakeluargadanjaga ada, jaga diri, jaga keluarga dan jaga institusi,” ujarnya. (*/ari/mik) Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono memimpin apel.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR 1.448 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 8

Tulungagung, Memorandum Operasi yustisi dilaksanakan Gakkum Satgas Covid-19 Tulungagung sejak terbitnya peraturan bupati 2020, yang mengatur tentang penerapan operasi yustisi di masa pandemi.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Praktis, sejak Januari 2021 lalu, Satpol PP bersama Polri dan TNI rutin menggelar operasi yustisi dengan sasaran pelaku perjalanan di Kabupaten Tulungagung g g g yang tidak m e ne-

Tugu Jam di Simpang Empat Penjara Kota Pasuruan.

Tugu Jam Ikon Baru Kota Pasuruan

rapkan protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah. Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, A Nindya Putra menyampaikan, y p sepanjang p j g 2021, Gakkum Satgas Covid-19 telah melakukan 207 kali operasi yustisi. Hasilnya 1.488 pelanggar prokes terjaring dengan jumlah denda yang disetorkan ke kas daerah sebanyak Rp 34 juta. “Un -

Pasuruan, Memorandum Pemerintah Kota Pasuruan menambah ikon baru yaitu tugu jam. Jam berukuran jumbo empat sisi ini diletakkan di perempatan jalan dekat Lapas Kota Pasuruan. “Alhamdulillah tahun baru ada ikon jam baru di Kota Pasuruan,” kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, Minggu (2/1/22). Gus Ipul-sapaan karib Saifullah Yusuf menambahkan, selain mempercantik kota, tugu jam sengaja dibangun untuk menghadirkan ikon masa lalu Kota Pasuruan. Tugu jam merupakan bagian dari sejarah yang telah mewarnai perjalanan Kota Pasuruan. Di berbagai literatur dan foto, ikon jam memang melekat pada kehidupan masa lalu Kota Pasuruan. “Upaya mempercantik kota dengan menghadirkan ikon masa lalu Kota Pasuruan. Tugu jam dulu juga mewarnai sejarah perjalanan Kota Pasuruan,” kata Gus Ipul. Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini menjelaskan, ikon jam juga bisa dijadikan ajakan kepada warga untuk selalu disiplin menghargai waktu. “Bagi ASN, ini juga semacam ajakan untuk disiplin menghargai waktu. Kepada warga masyarakat, mari kita komitmen terhadap waktu,” kata dia. Sementara itu, dengan adanya tugu jam, tugu Adipura yang sebelumnya berada di lokasi itu akan dipindahkan ke taman kota. “Tugu Adipura juga sangat penting untuk simbol ajakan agar kita semua mencintai lingkungan dan menjaga kebersihan,” kata Gus Ipul. (rul/ono)

Hendak Mandi, Tewas Tersambar Petir Pasuruan, Memorandum Nahas dialami Arsugi (38) warga Dusun Bedungan, Desa Dandanggendis, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Berniat mandi, ia tewas tersambar petir pada Sabtu (1/12) lalu. “Korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP) setelah tersambar petir,” kata Kapolsek Nguling Polres Pasuruan Kota AKP Zudianto, Minggu (2/1). Dari beberapa saksi yang diperiksa polisi, diketahui saat itu korban hendak mandi. Namun tiba-tiba terdengar suara petir yang mengagetkan warga. Saking kerasnya, sempat membuat beberapa kaca rumah pecah. Ketika warga sekita keluar rumah pasca petir menyambar-nyambar, salah seorang saksi bernama Hotijah melihat korban tergeletak didepan rumah. Setelah dicek, Ternyata korban yang sehari-harinya jualan bakso ini tewas hanya mengenakan handuk. (rul/ono)

bulan, pihaknya bisa melaksanakan 15 sampai 18 kali operasi yustisi. Namun ada Juni dan Juli 2021 lalu, pihaknya menambah frekwensi operasi hingga 34 kali dalam waktu sebulan, dengan temuan jumlah pelanggar terbanyak yakni 187 orang. “Karena saat itukan sedang puncak puncaknya. Terus kami juga melakukan antisipasi semakin giat lagi, mendisiplinkan masyarakat,” jelasnya. Pe Pelanggaran yang paling sering dilakukan n oleh pelaku perjalanan ini adalah tidak k menggunakan masker saat beraktifitass di luar rumah. Mereka beralasan mask k yang dimilikinya hilang, rusak masker dan lu u tidak membawa. lupa M Masih menurut Genot, sejatinya selain n sanksi berupa membayar denda, pihak k pihaknya juga memberikan pilihan sanksi lai i lainnya bagi pelaku pelanggar operasi yustis s Yakni sanksi berupa mengerjakan yustisi. peker r pekerjaan sosial. Seperti membersihkan ruma a ibadah, membersihkan selokan, rumah mem m membersihkan taman alun-alun dan lain-l l lain-lain. “J J “Jadi kami juga fleksibel, kalau ada pelan n pelanggar dari luar kota biar lebih mudah prose e prosesnya, kami berikan sanksi pembersihan n fasilitas umum. Bahkan kalau ada pela a pelanggar yang dari sisi ekonomi yang tid d mampu, kami berikan peringattidak an n lisan dan berikan masker gratis,” u ucapnya. Pihaknya berharap, ke depan, masyarakat Tulungagung bisa semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari. Sehingga, potensi penyebaran Covid-19 bisa diminimalkan. (fir/mad/ono)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Gus Ipul: Bagian dari Sejarah

tuk operasi yustisi paling banyak pada Juni, dengan uang denda mencapai Rp 4,2 Juta,” jelas pria yang akrab disapa Genot ini, kemarin. Genot mengungkapkan, jumlah tersebut tentu lebih banyak jika dibandingkan dengan operasi serupa di tahun 2020. Sebab, operasi yustisi di tahun 2020 baru dilakukan mulai September hingga Desember. “Kalau di tahun 2020 itu pelanggarnya y ada 865 orang, g, jumlah total dendanya ada Rp 21 juta yang masuk ke kas daerah,” lanjutnya. Genot menyebut, rata-rata dal a m se-

Satgas Covid-19 Tulungagung memberikan masker kepada pelanggar prokes.

Mundur dari Golkar, Indi Bergabung PDI Perjuangan Jember, Memorandum Usai mundur dan melepaskan jabatannya sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Jember, pada 7 Desember 2021 silam, Indi Naidha Wulandari kini berlabuh ke Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Bahkan saat ini, owner Gerai Batik Notonegoro resmi menjadi anggota partai besutan Megawati Soekarno Putri. Kartu Tanda Anggota (KTA)-nya diserahkan langsung Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Jember, Arif Wibowo Saat Rapat Konsolidasi, jelang pergantian tahun. Indi keluar dari Golkar dan

bergabung ke Partai berlogo kepala bateng moncong putih bukan karena ada persoalan di internal di partainya terdahulu. Namun lanjut perempuan yang juga pengurus DPD HIPMI Jatim yang akrab disapa Indi ini, ia merasa memiliki kesamaan nilai perjuangan dengan PDI Perjuangan. Karena itu, ia pamit secara baik-baik, melalui surat pengunduran diri yang disampaikan kepada ketua partai. “Ini murni keinginan pribadi, karena merasa cocok dengan PDI Perjuangan. Apalagi keluarga dan putri saya Hellua Mukty maria Gaspersz juga mendukung. Saya diyakinkan mas, tidak boleh berhenti. Karena politik bila digeluti dengan baik

dan tepat juga akan memberikan manfaat juga,” jelas Indi. Minggu (2/1) Lantaran telah mantap bergabung ke partai banteng moncong putih berjargon pembela wong cilik ini. Indi ingin konsentrasi menjalankan tugas partai. “Intinya, Nurut apa kata partai, siap terima perintah nyaleg ataupun tidak. Sambung doa ya, semoga saya bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya” pungkas Indi. (edy/ono)

Ketua DPC PDI Perjuangan Arif Wibowo menyerahkan KTA kepada anggota baru Indi Naidha Wulandari. FOTO: MEMORANDUM/EDY

325 Pelaku UMKM Terima SHAT

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Dukungan Optimal Pak Yes

Bupati Yes menyerahkan secara simbolis SHAT kepada pelaku UMKM di Lamongan.

Lamongan, Memorandum Sebagai bentuk dukungan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lamongan, sebanyak 325 Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) diserahkan tepat di penghujung tahun 2021. Percepatan penyelesaian SHAT tak lepas dari upaya Pemkab Lamongan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan bersama BPN Lamongan sebagai bentuk dukungan pengembangan dan pemberdayaan bagi UMKM setelah keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Bupati kebanggan Lamongan, Yuhronur Efendi secara simbolis menyerahkan langsung SHAT kepada pelaku UMKM di Ruang Pertemuan Gajah Mada Lantai 7 Pemkab Lamongan, Jumat lalu. “Di Hari Jumat yang berkah ini banyak sekali yang berbahagia. Sebanyak 325 pelaku UMKM menerima sertifikat hak miliknya. Bahkan ini merupakan proses yang sangat cepat, hanya 6 bulan saja, sertifikat sudah jadi dan dipenghujung tahun sudah diserahkan. Kita semua wajib bersyukur,” ucap Bupati Yes-sapaan karin Yuhro-

nur Efendi. Selain memiliki legalitas kedudukan yang kuat secara hukum, lanjut Bupati Yes, dengan memiliki aset tak bergerak seperti SHAT, para pelaku UMKM akan memperoleh kemanfaatan besar dan semakin semangat dalam berinovasi menciptakan produk sehingga semakin sejahtera dan jaya. “Sebelum penyerahan SHAT kepada UMKM, beberapa hari yang lalu saya juga menyerahkan ribuan sertifikat hak katas tanah kepada masyarakat. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas keberhasilan ini. Semoga dengan telah diterimanya sertifikat ini semakin memompa semangat kita dalam berinovasi”

ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan Kadis Koperasi dan Usaha Mikro Agus Suyanto, dengan terbitnya sertifikat ini diharapkan dapat memberi semangat baru kepada para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usahanya ditengah pandemi Covid-19. “Seperti yang sudah disampaikan Bapak Bupati Yes tadi, program SHAT ini selain sangat membantu legalitas kedudukan secara hukum yang kuat, juga sebagai bentuk pemberdayaan bagi pelaku UMKM di Lamongan. Sehingga dengan diperolehnya SHAT dapat mendukung pengembangan bagi keberlangsungan UMKM kedepannya,” pungkas Agus. (*/asw/ono)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Direktur Utama: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Choirul Shodiq SH MH Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. Pemimpin Perusahaan: 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. Yoyok Khayatullah AMD SE 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Pemkab Lamongan Jamin Kesehatan Masyarakat

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 9

FOTO: MEMORANDUM/RSK

Lamongan, Memorandum Upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan menjamin kesejahteraan masyarakat kurang mampu melalui asuransi kesehatan mulai direalisasikan Jumat (31/12) lalu. Pemkab Lamongan yang dalam hal ini adalah Bupati Yuhronur Efendi menandatangani perjanjian kerjasama dengan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yakni Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik Tutus Novita Dewi.

Gus Irsyad memantau vaksinasi.

Vaksinasi di Kabupaten Pasuruan Penuhi Target Total Lebih dari 70 Persen Warga Tervaksin Pasuruan, Memorandum Di penghujung 2021, vaksinasi di Kabupaten Pasuruan berhasil mencapai lebih dari 70 persen. Data ini didapat dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan per Kamis (30/12/2021) silam. Jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang sudah divaksin tahap pertama sebanyak 874.481 orang. Apabila diprosentasekan, tembus di angka 70,49 persen. Bupati Pasuruan yang juga menjabat Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, H M Irsyad Yusuf mengatakan, selama Desember, vaksinasi di Kabupaten Pasuruan terus dikebut melalui program Grebek Vaksin. “Namanya juga Grebek, jadi bersama-sama kami dorong percepatan vaksinasi mulai dari kecamatan sampai door to door ke rumah warga. Ada banyak cara yang kami lakukan supaya cakupan vaksinasi bisa terpenuhi,” kata Gus Irsyad-sapaan karib HM Irsyad Yusuf, Minggu (2/1). Selama Grebek Vaksin, semua stake holder terkait wajib terlibat. Mulai dari TNI, Polri, Petugas Kesehatan (vaksinator) dari Dinas Kesehatan maupun puskesmas hingga alim ulama dan tokoh masyarakat yang ikut melakukan pendekatan langsung kepada warga. Khususnya mereka-mereka yang masih saja enggan untuk divaksin. “Kami melibatkan semua pihak untuk bisa mensukseskan vaksinasi sampai target yang dipatok untuk Pemerintah Pusat, yakni 70 persen di akhir tahun 2021, dan alhamdulillah terpenuhi,” tegasnya. Keberhasilan vaksinasi di Kabupaten Pasuruan tak hanya pada masyarakat umum saja. Hal yang sama juga terjadi pada vaksinasi lansia, di mana cakupannya juga melebihi target, yakni 64,38 persen atau sebanyak 88.461 lansia yang sudah tervaksin tahap pertama. Menurut Gus Irsyad, vaksinasi lansia memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Dimana para petugas harus ekstra sabar menghadapi banyak penolakan dari para lansia yang belum memahami pentingnya vaksin. Meski begitu, semua kendala tersebut berhasil dilewati, sehingga target cakupan vaksinasi lansia bisa tercapai sebelum pergantian tahun 2021 ke 2022. “Terima kasih banyak untuk seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan yang telah mendukung langkah Pemerintah dalam mempercepat vaksinasi. Ini sungguh capaian yang membuat saya dan Gus Mujib ikut lega. Karena kalau sudah tercapai targetnya, aktifitas masyarakat pun lambat laun bisa kembali normal seperti sedia kala,” tutupnya. (rsk/ono)

SIDOARJO

PENGOBATAN

KOST-KOSTAN RMH KOS 2LT SHM, MOJO 3B/4(DKTUNAIR) 7KT, 3KM, OMZET 7JT/BLN, 085230781111 (850 NEGO).

RUMAH DIKONTRAKKAN RUMAH di Jln.Manyar Sabrangan No.132 Lantai Ii, Atas 4 Kamar, Bawah 1 Kamar, 2 Kamar Mandi No.Telp 0895364883754 DICARI SOPIR SIM A/B UNTUK TOKO BANGUNAN, USIA MAX 45 THN, SERABUTAN & DATANG LANGSUNG DI JAGIR WONOKROMO NO.270.

ELEKTRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

DILELANG

Isuzu/NMR71/Truck/ 2019/Plat S

Hub: Arthaasia Finance Telp: (031) 9905121

Antisipasi Penumpukan Massa Tulungagung, Memorandum Pantai Gemah di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki masih menjadi

HLG STNK HND PSE02R22M1 M/T ‘2018 L-4542-UG HITAM MERAH AN.HARIYANTO SETYAWAN JLN.BANYU URIP JAYA 1/15 SBY.

daerah. “Ini kita sudah melalui hambatan, pembahasan juga sudah dilakukan, termasuk kesesuaian kemampuan keuangan daerah untuk pembiayaaannya, juga personil yang akan masuk dalam SK penerima bantuan iuran, segg dalam perjanjian p j j hingga ini hak dan kewajiban pemda dan BPJS dapat terlaksana dengan baik,” katanya.(*/asw/ono)

Bupati Yes menerima rombongan BPJS Gresik.

primadona lokasi liburan di wilayah Tulungagung. Termasuk saat libur tahun baru 2022.

Polsek Besuki mendirikan satu pos Gemah. pengamanan di lokasi. Tujuannya untuk Penutupan dilakukan karena jumlah memastikan kenyamanan wisatawan, pengunjung di lokasi sudah hampir dan memastikan berkurangnya potensi mencapai batas 75 persen dari kapasitas. penyebaran Covid-19 di masa pandemi. Penumpukan pengunjung yang akan Kapolsek Besuki, AKP Sumaji me- masuk ke pantai sudah mulai terjadi. ngatakan, sejak Jumat (31/12) hingga “Kalau kemarin memang sempat Minggu (2/1) pihaknya telah melakukan ditutup karena ada penumpukan pepenambahan jumlah anggota di sejum- ngunjung. Kemudian mulai pukul 15.00 lah titik. Seperti Simpang Tiga JLS dan WIB sudah mulai dibuka lagi,” jelasnya. sekitar pantai Gemah. Sumaji menambahkan, saat dilaku“Setelah mengikuti apel di Polres Tu- kan penutupan, anggotanya sudah memlungagung langsung menuju ke masing- berikan peringatan sejak di Simpang Tiga -masing titik yang diperintahkan. Salah JLS kepada pengguna jalan agar memilih satunya di pantai Gemah ini,” ujarnya. lokasi wisata lain yang masih bisa dikunSumaji menjelaskan, sejauh ini jungi, sehingga potensi kerumunan bisa kondisi masih lancar dan terkendali. dihindarkan. (fir/mad/ono) Meskipun pada Sabtu (1/1) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB PENGUMUMAN sampai pukul 15.00 Berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas No.6/Pdt.Sus-Pailit/2018/PN.Niaga.Sby tanggal 30 Desember 2021 Dengan ini Kami umumkan kepada Khalayak Ramai bahwa WIB, pihaknya sempat Daftar Pembagian tanggal 29 Desember 2021 yang telah disetujui Hakim Pengawas melakukan penutuptelah disediakan dan dapat dilihat di Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan an sementara pantai Negeri Surabaya beralamat di Jalan Raya Arjuna No.16-18 Surabaya.

AKP Sumaji bersama anggota bersiaga di Pantai Gemah. FOTO: MEMORANDUM/FIR

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG BPKB SPD MTR HONDA BEAT TH’2013 L-5026FB AN.ERIK WIRAWATI D/A.JL RUNGKUT LOR II/26-E SBY.

HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.274741.K PT.INTAPLAS JAYA PERKASA JL. MARGOMULYO 44 SURI MULIA M 6-7 SBY.

HLG STNK HND VARIO MRH ‘2016 AE-5898-HK AN.RETNO NURMAYUNITA D/A. SAMBIREJO RT.011 RW.003 MADIUN.

HILANG STNK HONDA CB 150 R W 5119 PD BAGAS AGENG ARRAZZA 085790687047.

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2013 L-6484-SW AN.INDRA PRASETIYO D/A. JL KEPUTRAN KEJAMBON 3/32-B SBY.

KEHILANGAN

di ruang perawatan kelas III yang dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan. “Terima kasih atas kerjasamanya untuk kepesertaan masyarakat kurang mampu di wilayah Lamongan. Setelah melalui beberapa pembahasan, p p j disepakati peserta berjumlah 40 ribuan jiwa. Semoga kerjasama ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” kata Tutus Novita Dewi. Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan dr. Taufik Hidayat, kerjasama ini telah dilakukan pembahasan sebelumnya dan telah disesuaikan dengan kemampuan keuangan

Polisi Siaga di Lokasi Wisata

HILANG STNK SPD MTR TH’2016 L-4283-QW AN.CANDRA EDY SOEPARTONO D/A. DINOYO ALUN ALUN 2/18 SBY.

LOWONGAN

Kesepakatan terkait optimalisasi program jaminan kesehatan nasional tersebut dengan tujuan mewujudkan penyelenggaraan jaminan kesehatan yang baik dan optimal bagi penduduk Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan. P a k Ye s -sapaan karib Yuhronur Efendu- berharap, dengan dilaksanakannya perjanjian kinerja tersebut masyarakat yang ku-

rang mampu dapat memperoleh jaminan kesehatan yang layak dan dapat lebih sejahtera. “Sudah tidak ada penganggaran dari provinsi ke daerah, namun demikian saya minta untuk pemanfaatan dana yang ada ini dengan sebaik-baiknya. p y Kualitas pelayanan dari BPJS juga saya harap terus ditingkatkan. Sehingga masyarakat kurang mampu yang benar-benar membutuhkan yang ada di Kabupaten Lamongan dapat memperoleh kesejahteraan yang lebih baik. Mudah-mudahan perjanjian kali ini mendatangkan berkah bagi kita semua,” kata Pak Yes. Diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik Tutus Novita Dewi, bahwa jumlah peserta penerima iuran dan bantuan iuran bagi PBPU dan BP berjumlah maksimal 47 ribu jiwa, terhitung mulai Februari 2022. Penerima iuran dan bantuan iuaran ini akan memperoleh manfaat pelayanan kesehatan

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Gandeng BPJS Kesehatan

HILANG STNK HONDA GL ‘2008 L-6504-NI AN.ACH RUSDI D/A. TENGGUMUNG WTN GARUDA 2/63 SBY. HLG BUKU KIR L.9752.BS PT.WIRA BHUMI SEJATI JL.TENGGILIS TIMUR 6/1 AA-25 SBY.

HILANG BPKB TRUCK MITSUBISHI FE349 L-8113-WC AN.GUNAWAN SANTOSO D/A. DKH KUPANG BINDIP KAV 826 SBY.

HLG BUKU KIR L.8964.UA/ SB.201837.K PT.GAJAHMAS ANTARNIAGA JL.RAYA MASTRIP WARUGUNUNG 31 SBY.

HILANG BPKB SPD MTR YAMAHA VEGA TH’2006 L-4104-JW AN.HARTONO D/A. KETINTANG SELATAN 2/33 SBY.

HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.252112.K PT.GAJAHMAS ANTARNIAGA JL.RAYA MASTRIP WARUGUNUNG 31 SBY.

HILANG STNK HONDA VARIO W 6627 NJ MOHAMMAD KHOIRUL ABIDIN 083856631339. HLG BUKU KIR L.8420.UE / SB.222978.K LIEM LILYANA DEWI JL.MANYAR JAYA 12/18.B3 SBY.

KEHILANGAN

HILANG STNK HONDA SCOOPY W 6616 NI ROBI SANTOSO 085732831544.

HILANG STNK P 2653 QZ NK. 5996 NS. 0059 AN. AHMAD HERIYANTO D/A MAYANG JBR

HILANG STNK YAMAHA XEON W 6863 TR EKO ANDI KRISTIANTO 089628132838.

Kehilangan STNK R2 merk Honda tahun 2016 nopol W 4018 AF An Mukholifah Da Jl. Usman sadar 22/40 Rt. 002 Rw. 003 Kel. Sukorame Kab. Gresik

HILANG STNK HONDA BEAT 2017 W 4561 PV SYAIFUL ARIF 085649877900. HILANG STNK HONDA VARIO W 5668 TR DWI ASTUTIK 085336338213.

AG-3988-EM MANDASARI KEC.PAGU

HILANG STNK SPD MTR TH’2018 L-3416-MR AN.SUGIONO SETIAWAN D/A.JL DUKUH KUPANG 20/76A SBY.

HLG BPKB SPD MTR HONDA BEAT L 2411 PR AN.SUYANTO D/A.JL DAPUAN BARU II NO 22 A SBY. NS.JF51E1707509 NK.MH1JF5110BK713196

HLG STNK YMH SOUL2009 L-6686-PZ MRH AN.PAIJO JL.SIKATAN 8/19 SBY. HLG BUKU KIR L.8224.UK SULIKAH JL.WARUGUNUNG SBY. HLG BUKU KIR B.9046.QV/ BB.081014027 PT.ISTANA TIARA JL.BUNTARAN 8 SBY.

Ttd ADE DHARMA MARYANTO, SH., MKn.

KEHILANGAN

STNK YAMAHA SCOOTER 2012 W 6676 PY PARIDAH 085784533153. HILANG STNK EXPANDER CROSS PREMIUM L 1797 AAM YUHAN YUHANZAH 081357807391.

HLG STNK AN.DIAN DS.KAMBINGAN KEDIRI.

Bagi pihak-pihak yang berkepentingan dapat menggunakan haknya sebagaimana ditentukan dalam pasal 192 ayat 2 UU Kepailitan dalam waktu 5 (lima) hari sejak tanggal pengumuman ini. Surabaya, 03 Januari 2022 Kurator PT. ANDALAN BERKAT MULIA (Dalam Pailit), PT. ANDALAN DARMA MULIA (Dalam Pailit), PT. ARUMCOCOA MULTIGUNA (Dalam Pailit), JUSAK WANGSADJAJA (Dalam Pailit) dan IDAWATI (Dalam Pailit)

Kehilangan BPKB R4 merk Honda tahun 2016 nopol W 2734 AJ An PT. Petrokimia Kayaku Da Jl. Jendral A. Yani Kotak Pos 107 Kel. Ngipik Kab. Gresik Kehilangan STNK R4 merk Suzuki tahun 2016 nopol W 1077 CF An PT. Petrokimia Kayaku Da Jl. Jendral A Yani Kotak Pos 107 Kel. Ngipik Kab. Gresik

Kehilangan BPKB R4 merek Toyota Avanza Th 2021 Nopol W1885CN An. Anifah Da. Sumengko rt 03 rw 09 Ds. Sumengko kec. Duduk Sampean Kab. Gresik Kehilangan BPKB R4 merek Pajero Sport Th 2016 Nopol W124FA An. Sunari Da. Harun Tohir 11 Rt.03 Rw. 04 kel. Bedilan Kec. Gresik Kab. Gresik Kehilangan BPKB R4 merk Suzuki tahun 2016 nopol W 1135 CF An Samsul ma’arif Da Ds. Ngebret Rt. 001 Rw. 003 Kec. Cerme Kab. Gresik

Ttd BENY WAHYUDI SH.

KEHILANGAN Kehilangan BPKB R4 merk Toyota tahun 2001 nopol W 1679 BA An Sholihin, Drs Da Dsn. Sidojangkung Rt. 002 Rw. 001 Kec. Menganti Kab. Gresik HILANG STNK P 1004 SW NK. 6705 NS. 7472 AN. TRAPSILO PRIHANDONO DRS D/A JL KALINGGA SUMBERSARI JBR HILANG STNK P 4783 LY NK. 3842 NS. 3843 AN. SHOFI NURANISA D/A PERUM DIM JUBUNG SUKORAMBI JBR HILANG STNK P 3928 KO NK. 4078 NS. 3725 AN. SA’ID SETIAWAN D/A BANGSALSARI JBR HILANG STNK P 4842 RM NK. 7418 NS.9970 AN. ABU SAERI D/A DS SUCO MUMBULSARI JBR

PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

ASN Meregang Nyawa di Kamar Hotel

FOTO: MEMORANDUM/NO

Polisi Dalami Temuan Cairan Pembersih Lantai Jombang, Memorandum Polisi akhirnya mengungkap identitas wanita yang ditemukan tewas di kamar hotel di Jombang. Belakangan diketahui korban adalah Ida Maretha Delianingsih (46), warga Dusun/ Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben.

Wali Kota Ika Puspitasari (kiri) bersama direktur RSUD Kota Mojokerto.

Pandemi, PAD RSUD Kota Mojokerto Tembus Rp 175,7 Miliar Mojokerto, Memorandum Selama pandemi Covid-19, RSUD Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 175,7 Miliar. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan PAD RSUD Kota Mojokerto sepanjang tahun 2021 sangat memuaskan. Dari target yang dibebankan sebesar Rp 128 miliar, perolehannya sudah melampaui hingga Rp 175,7 miliar. “Kita bersyukur, meski pandemi Covid-19 sudah mereda, kita masih bisa memenuhi target secara maksimal. Ini artinya, pelayanan-pelayanan kesehatan noncovid juga sudah mulai meningkat,” ujar wali kota, kemarin. Wali kota berpesan agar RSUD Kota Mojokerto jangan hanya menjadi ‘Pemain Covid’ saja, sehingga mengabaikan sektor layanan noncovid. Sebab pandemi tak bakal abadi, sehingga sektor layanan noncovid juga harus terus dikejar. “Layanan noncovid wajib leading di semua lini. Baik itu rawat darurat, rawat inap maupun rawat jalan. Agar setelah pandemi berakhir, pendapatan tidak turun,” tegasnya. Ia menandaskan, untuk bisa memberikan excellent service sebagai OPD dan juga BLUD, RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo harus memiliki budaya kinerja berlandaskan pada core values ASN yang tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2014. Petinggi Pemkot ini juga mendesak RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo untuk terus berinovasi. “Dengan banyaknya potensi yang dimiliki, RSUD dapat menjadi yang terbaik dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya. Sementara itu, Direktur RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto, dr Triastutik Sriprastini SpA mengatakan PAD RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo tahun 2021 sebesar Rp 175.764.686.588 71. “Masih ada klaim BPJS bulan November 2021 kemarin yang sudah terverifikasi sebesar Rp 6 miliar. Rencana ditransfer di bulan Januari ini, jadi total pendapatan kita sekitar 181 miliar,” terangnya. Ia menyebut, tercapainya PAD tahun 2021 hingga melebihi seratus persen tak melulu didominasi layanan pasien Covid-19. Sebab itu hanya menyumbang 50 persennya saja, selebihnya dari pasien noncovid-19. (war/yok)

Petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban dari lokasi.

“Korban meninggalkan rumah tanpa pamit sekitar pukul 03.15. Hingga menjelang malam hari ia belum pulang, saksi lalu berniat untuk mencari,” jelasnya. Merasa tidak memiliki kerabat, sambung kapolsek, saksi pun mencari dengan cara menyisir sejumlah hotel yang ada di Kota Santri. Puncaknya, keberadaan korban diketahui berada di hotel yang ada di Jalan Urip Sumoharjo, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, pada Sabtu

(1/1) pagi. Tepatnya, menginap di kamar bernomor 62. “Saat pintu kamar diketok, tidak ada respons dari dalam. Karena curiga, saksi lalu meminta petugas hotel untuk membuka pintu,” sambung mantan Kapolsek Diwek itu. Begitu tiba di dalam kamar, sontak saksi terperanjat. Pasalnya, ia mendapati Ida sudah terbujur kaku dengan kondisi mulut mengeluarkan busa. Puncaknya, kejadian pun

dilaporkan ke polisi yang tiba tak lama setelah mendapatkan laporan. Selain mengolah TKP, petugas pun langsung mengevakuasi korban menuju kamar mayat RSUD Jombang. “Selain olah TKP serta mengevakuasi jasad korban menuju RSUD Jombang, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti. Berupa sebuah obat nyamuk spray, sebuah dompet, sebuah sedotan, sebotol teh kemasan, secangkir teh, serta pem-

bersih lantai,” beber kapolsek. Hasil dari pemeriksaan luar tim medis diketahui jika tidak ada tanda-tanda kekerasan pada fisik korban. Kuat dugaan, Ida meregang nyawa lantaran meminum larutan kimia yang terkandung dalam cairan pembersih lantai. “Keluarga korban meminta agar tidak dilakukan autopsi. Untuk selanjutnya jenazah langsung kami serahkan untuk dilakukan pemakaman,” pungkas Bambang. (wan/yok)

Pasien DBD Kabupaten Jombang Meningkat Jombang, Memorandum Masyarakat Kabupaten Jombang saat ini harus waspada. Selain menghadapi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, kini dihadapkan oleh penyakit demam berdarah dengue (DBD). Hal itu dikarenakan seiring dengan datangnya musim hujan yang intensitasnya cukup lebat. Sehingga, kasus demam berdarah di Kabupaten Jombang agak meningkat. Sesuai dengan data kunjungan di rawat inap bagian anak, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim 52, pada bulan Oktober ada sekitar 10 pasien anak dirawat, bulan November ada peningkatan sekitar 15 pasien, Desember direkap ada sekitar 25 pasien yang dirawat. Direktur RSUD Jombang, dr Puji Umbaran menerangkan, bahwa hari ini ada lima pasien anak yang dirawat di RSUD dengan kasus DBD. Artinya, memang melihat tren itu seiring dengan musim hujan yang cukup tinggi. “Kita mengingatkan kepada masyarakat,

Suasana ruang perawatan pasien anak di RSUD Jombang.

bahwa kasus DBD harus kita waspadai, disamping kita hidup di masa pandemi ini,” terangnya, Minggu (2/1) Maka, tandas Puji, DBD jangan dilupakan. Karena seperti yang diketahui,

DBD ini penularannya lewat nyamuk aedes aegypti yang siklusnya sudah diketahui. Dan langkah paling efektif adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN). “Plus menutup, menguras dan me-

ngubur, plus memberikan oles antinyamuk pada anak-anak ketika beraktivitas pada pagi maupun siang hari. Alhamdulillah tidak ada kasus pasien DBD di RSUD yang meninggal dunia,” tandasnya. Menurut penjelasan Puji, rata-rata pasien yang datang di RSUD Jombang merupakan grid 2. Yang artinya, kondisi pasien masih stabil. Sehingga dokter dapat memberikan pelayanan yang maksimal. “Dengan meningkatnya angka kasus DB, maka langkah yang diambil pemerintah yakni sosialisasi ke masyarakat secara intens. Agar masyarakat waspada betul terkait dengan kasus DBD,” jelasnya. Kemudian langkah selanjutnya, papar Puji, ketika terjadi kasus DB dan sudah terlaporkan sesuai dengan program, maka biasanya dilakukan surveilans epidemiologi di sekitar rumah dari warga yang positif DBD. “Kemudian dilakukan pemeriksaan jentik, apakah ada di 15 rumah sekitarnya. Jika ada, maka dilakukan program lanjutannya, yaitu fogging fokus,” pungkasnya. (war/yok)

Pajak Daerah Kabupaten Mojokerto Capai Rp 568,55 Miliar Mojokerto, Memorandum Pendapatan pajak daerah Kabupaten Mojokerto selama kurun waktu 2021 mencapai Rp 568,55 miliar. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 105,47 persen melampaui target yang ditentukan Pemkab Mojokerto yakni Rp 540,12 miliar. Menurut Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto Mardiasih, berbagai inovasi pengembangan teknologi informasi pajak daerah di Bapenda yakni Sistem Informasi Pajak Daerah Online (Si Panjol) yang merupakan sarana untuk memudahkan wajib pajak daerah dalam menghitung, melaporkan dan membayar pajak daerah secara online yang terintegrasi antarsistem pendukung yaitu E-SPTPD, E-SKPD, dan E-SPPT. “Target PAD kita adalah Rp 540,12 miliar dengan realisasi sebesar Rp 568,55 miliar (105,47 %) atau surplus Rp 28,43 miliar. Pajak daerah saat ini realisasinya lebih dari 100 % dari target sebesar Rp 306,39 miliar (112,81%) atau surplus Rp 39,25 miliar. Realisasi khusus PBB P2 buku 1, 2, 3 jumlah ketetapan sebesar Rp 51,31 miliar dengan realisasi sebesar Rp 36.52 miliar (71,17 %),” kata Mardiasih, kemarin. Lebih lanjut dikatakan, untuk merangsang pencapaian PAD dari sektor pajak, pihaknya memberikan sejumlah penghargaan melalui pajak award. bahwa penghargaan pajak daerah award 2021 diberikan untuk 10 (sepuluh) jenis pajak daerah dengan kategori/kriteria jumlah pembayaran pajak terbesar,

pembayaran tepat waktu, tidak ada tunggakan pajak tahun berjalan serta pelaporan tepat waktu. Mardiasih juga menginformasikan capaian realisasi penerimaan PAD dan pajak daerah, sampai dengan tanggal 29 Desember 2021 pukul 12.00. Kemudian untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam pembayaran pajak daerah dengan melalui perluasan tempat pembayaran sejumlah 15 (lima belas) layanan E-commers seperti Tokopedia, Link Aja, Buka Lapak, Traveloka, Ovo, Blibli. Com. bank umum seperti Bank Jatim, BNI, BRI, Mandiri, Bank Syariah Indonesia dan BCA. Serta tempat lainnya seperti Alfamart, Indomaret, Kantor POS. Tidak lupa rencana ke depan, yakni pengembangan melalui BUMDes serta layanan pembayaran lainnya. Sementara itu Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam

arahannya mengatakan bahwa pengumpulan pajak, tidak lepas dari peran camat. Bupati ingin agar semua bersinergi, mengingat saat ini terjadi pengurangan dana transfer dari pusat untuk daerah, sehingga sektor penerimaan pajak dan retribusi menjadi sektor esensial yang harus digenjot performanya. Pengumpulan pajak tidak lepas dari peran camat. Semua itu sangat berarti, terutama karena dana transfer dari pemerintah pusat untuk pemda, jumlahnya berkurang karena ada pandemi. Maka dari itu, sektor pajak dan retribusi menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang penting. “Untuk tahun 2022 dan seterusnya, tolong berkreasi agar pendapatan lebih meningkat. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim pemungut pajak yang sudah bekerja dengan baik, terutama para wajib pajak,” pesan bupati. (war/yok)

FOTO: MEMORANDUM/WAR

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Mojokerto, Memorandum Kepolisian masih punya sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang mesti digarap di tahun 2022. Dari 704 kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2021 di wilayah hukum Polres Mojokerto, 25 kasus diantaranya merupakan tabrak lari. Hanya empat kasus yang berhasil diungkap petugas. Satlantas Polres Mojokerto mencatat, 25 kasus tabrak lari terjadi selama tahun 2021. Mayoritas kecelakaan lalu lintas tanpa pihak yang bertanggung jawab itu melibatkan motor dan roda empat. ”Lebih tepatnya antara pengendara motor dan kendaraan muatan barang. Seperti pikap maupun truk engkel,” terang Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Iptu J Wihandoko. Petugas mengaku kesulitan membongkar 21 kasus tabrak lari yang tersisa lantaran sulitnya mengumpulkan bukti serta keterangan saksi. Sebab, mayoritas kasus tabrak lari terjadi pada malam hari dan di lokasi yang tengah sepi. ”Jadi titik tempat kejadian perkara (TKP) ini juga memengaruhi. Kalau lokasinya jauh dari permukiman dan minim saksi tahu kejadiannya seperti apa, itu juga memengaruhi penyelidikan kami. Apalagi kalau di lokasi tidak ada CCTV (kamera pengawas),” bebernya. Tak sampai di situ, kepolisian tengah getol mengadakan kamera pengawas di sejumlah titik guna memudahkan proses penyelidikan. Selama 2021, petugas telah memasang kamera pengawas di lima titik. Yakni Simpang Tiga Daplang (Trawas), Simpang Empat Klenteng (Mojosari), Simpang Empat Pekukuhan (Mojosari), Simpang Tiga Pacing (Bangsal), dan Simpang Lima Kenanten (Puri). ”Untuk itu kami juga berkoordinasi dengan Dishub dan Forum Lalu Lintas Kabupaten Mojokerto. Sehingga kami juga diberikan akses kamera pengawas milik Dishub (Kabupaten dan Jatim) seperti di Simpang Mertex, Trowulan, dan Panjer,” urainya. Pihaknya meminta, agar masyarakat turut meningkatkan kepedulian jika mendapati insiden kecelakaan di sekitarnya. Utamanya jika ada indikasi tabrak lari. Sebab peran masyarakat dinilai sangat vital dalam hal tersebut. ”Kami berharap agar masyarakat, terutama pengguna jalan, agar aware pada kondisi di sekitarnya jika mendapati kecelakaan. Dengan begitu, bisa melaporkan ke petugas sekaligus bisa mempermudah penyelidikan kami jika terjadi tabrak lari,” tukasnya. (no/yok)

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Polisi Kesulitan Ungkap 21 Kasus Tabrak Lari

Diduga sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa, aparatur sipil negara (ASN) tersebut terlibat pertengkaran dengan suaminya, ini juga dibenarkan Kapolsek Jombang AKP Bambang Setiyobudi. Pihaknya mengatakan saat ditemukan pertama kali oleh Roib Fatkur (37), suami korban, kondisinya sudah dalam posisi terbujur kaku dengan mulut berbusa. “Kondisi korban pertama kali diketahui sang suami. Posisinya sendiri dalam keadaan berbaring di atas tempat tidur dengan mulut berbusa,” paparnya, Minggu (2/1). Dijelaskan olehnya, sesuai dengan keterangan sang suami pula, korban pertama kali meninggalkan rumah pada malam pergantian tahun, Jumat (31/12). Alasan Ida pergi dari rumah lantaran ada permasalahan di dalam rumah tangganya. Karena tidak pamit, pada malam harinya Roib pun bergegas untuk mencari keberadaan sang istri.

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Evakuasi salah satu korban kecelakaan.

Bupati Ikfina Fahmawati memberikan penghargaan dalam pajak award.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL Selain untuk membeli narkoba, hasil curian itu juga buat pesta minuman keras (miras). Dalam pengakuannya ke petugas, mereka beraksi di 23 lokasi berbeda. Salah satunya yang terjadi di Jalan Ngagel Jaya. Dari kejadian itu, motor milik BW (17), warga Jalan Bagong Tambangan dirampas.

Tindak Pidana

Bahkan, korban dibacok hingga mengenai lengannya karena berupaya mempertahankan PCX miliknya. Sementara itu, Kompol Mirzal Maulana, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya menuturkan ada sembilan laporan masuk perihal kejahatan yang dilakukan komplotan begal tersebut.

Sambungan dari halaman 1

beberapa pandangannya. Menurut Solehuddin, penganiayaan terhadap abdi negara tersebut dapat dikenai pidana. Apalagi, saat anggota satpol PP itu sedang melaksanakan tugas sesuai undang-undang. “Jadi itu tindak pidana Mas. Bisa dikenakan pasal dalam KUHP. Seseorang yang melawan petugas ketika dia melaksanakan undang-undang tentunya bisa dikenakan pasal tindak pidana. Tergantung perbuatan materiilnya. Perbuatan yang sesungguh-sungguhnya,” tuturnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (2/1). Namun, kata Solehuddin, peristiwa di lapangan bisa berubah-ubah. Maka dari itu, harus dilihat terlebih dahulu kejadian yang sebenar-benarnya. “Tetapi harus dilihat dulu. perbuatan materiilnya. Apakah petugas itu melaksanakan sesuai dengan perundang-undangan. Jangan-jangan petugas itu yang mendahului melakukan kekerasan. Jadi harus dilihat benar-benar,” katanya. Lebih lanjut Solehuddin menanyakan apakah sebelum terjadinya penganiayaan, petugas berlaku sewenang-wenang atau melebihi kewenangannya. “Bisa sajakan petugas melakukan melebihi batas kewenangannya. Contohnya melakukan dengan cara-cara kekerasan yang tidak sah. Untuk terduga pelaku penganiayaan kalau dia terbukti melawan petugas itu tidak dibenarkan,” tandasnya. (mg5/nov)

Tersangkut Lumpur

Sambungan dari halaman 1

“Awalnya ada dua orang. Ada satu orang yang telah berhasil diselamatkan naik dan satu orang tenggelam ditemukan sudah meninggal,” kata Kasub Operasional BPBD Surabaya Arif Sunandar di lokasi kejadian, Minggu (2/1) siang. Arif menjelaskan, sebelum tenggelam ia sempat meminta tolong sejumlah warga yang ada di lokasi kejadian. Warga yang mengetahui kemudian menyampaikan ke petugas yang kebetulan patroli di lokasi. Petugas menghubungi anggota lain untuk meminta bantuan melakukan pencarian, dengan alat yang mumpuni. “Pukul 12.09 kami temukan jasad Firman 30 meter dari titik tenggelam, ke arah barat. Tersangkut di lumpur,” pungkas dia. Sementara itu, adik korban berinisial SF sempat ragu jika mendapat kabar sang kakak tenggelam. Namun, setelah datang ke lokasi, gadis 14 tahun itu akhirnya yakin jika itu adiknya. “Soalnya kata orang rumah kakak belum pulang,” kata SF. Ia menyebut, pagi itu kakaknya dan teman-temannya sempat bermain di area car free day (CFD). Sepulang bermain, korban lalu berinisiatif untuk berenang di sekita lokasi. “Pulang main dari CFD,” pungkas SF. Sedangkan menurut Nanang, kakek korban, cucunya mempunyai kepribadian yang aktif dan memiliki jiwa petualang. “Ya anaknya kalau di rumah tidak bisa diam Mas, suka usil sama tetangga bahkan keluarganya,” katanya. Dirinya mengungkapkan bahwa FNR tidak bisa berenang. “Waktu itu dia main sama kedua temannya, berenang di sana. Lah cucu saya tidak bisa berenang Mas,” ujarnya. Pria itu merasa tidak punya firasat jika FNR akan meninggalkan orang-orang yang dicintainya gegara tenggelam. “Tidak ada firasat, bahkan semalam dia masih nonton bola Indonesia vs Thailand dengan saya,” bebernya. (fdn/nov)

Suka Yang Gede

Sambungan dari halaman 1

ekstrem, dan lama. Lalu Cassandra ditanya seputar kehidupan asmara. Ia mengungkap kriteria pria idaman. “Aku selalu lihat dari kebersihannya. Kedua, aku lihat realistis saja, mapan apa nggak dia. Soalnya aku nyari yang serius, bukan main-main,” ujar Cassandra. Cassandra kemudian curhat colongan terkait cowok. Ia mengaku pernah di-ghosting. “Pesan buat dia yang pernah ghosting aku, ya sudah terserah dia mau milih gue apa nggak dan gue nggak ngerasa gue kehilangan lo,” tutur Cassandra. Ingin menikah muda, Cassandra membeberkan momen idaman dari hal tersebut. Ia mengaku ingin pernikahan yang mewah. “Pernikahan impian aku pengin yang glamor, susah dijelasin. Yang mewah-lah,” kata Cassandra. Untuk kehidupan, Cassandra lebih pilih yang sederhana. Ia saat ini tinggal sendiri di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. “Sederhana tapi dari uang sendiri. Karena gue bangga dengan hasil kerja keras gue sendiri,” imbuhnya. Hidup mandiri, Cassandra mengatakan mesti bisa masak. Ia lalu mengaku sangat jago bikin masakan barat. “Karena tinggal sendiri harus bisa masak. Aku jago masak western lho,” ujar Cassandra. Cassandra memperlihatkan keahlian bikin makanan. Bukan masakan barat, ia memilih hal yang simpel. “Aku suka banget bikin salad, soalnya aku harus ngejaga tubuh aku. Jadi akhir-akhir ini aku sering banget makan salad. Cara buatnya simpel banget. Ada selada, tomat, timun. My life is all simple,” tutur Cassandra. Cassandra menyebut salad merupakan makanan yang suka dimakan sejak kecil. Menurutnya, keluarganya selalu membuat hal itu. “Aku kenapa akhir-akhir ini suka salad, karena syuting stripping juga, makan nggak kekontrol,” kata Cassandra. Dalam kesempatan itu, Cassandra mengungkap perilaku anehnya. Ia mengaku suka nyemil lemon dicocol garam. “Aku punya keanehan lagi, aku suka cemilin lemon dipotong-potong terus dikasih garam. Kayak rujak gini ya, cuma sambalnya garam. Aku suka ini dari kecil, dari buat salad sampai make up,” tandasnya. (dth/nov)

Komplotan Begal Ngagel Jaya

Hasil buat Beli Narkoba Polisi kemudian bergerak cepat menangkap terduga pelaku yang diduga berkelompok sewaktu beraksi. “Dari hasil operasi, telah ada empat tersangka yang kami tangkap. Mereka mengaku melakukan kejahatannya di 23 titik,” tutur Mirzal, Minggu (2/1). Alumni Akpol 2004 itu menam-

bahkan, tersangka adalah TS (23), warga Jalan Ploso Timur; SE (18), warga Jalan Setro; AS (15), warga Jalan Pacar Keling; dan RS (15), tinggal di Jalan Jedong.“Masih cukup muda usia para pelaku itu,” imbuh Mirzal. Diungkapkan Mirzal, ketika melakukan aksinya, para tersangka mencari korban dengan cara berkeliling

bersama-sama. Setelah menemukan sasaran, mereka tak segan-segan untuk menjatuhkan korbannya dari motor dengan cara ditendang. “Komplotan itu juga tak segan-segan melukai korbannya dengan membacok. Kalau berhasil merampas, motornya akan dijual ke penadah. Uang hasil pencurian

digunakan pesta miras dan membeli narkoba,” katanya. Hasil pengembangan yang dilakukannya, kata dia, didapati terduga pelaku lainnya. “Kami juga menemukan barang bukti celurit yang disimpan di rumah tersangka,” tegasnya. Dijelaskan Mirzal, dari empat

terduga pelaku yang diamankan itu masih ada terduga pelaku lain yang masih berkeliaran. Mereka, HD, F, DM, dan AG. “Kami imbau kepada terduga pelaku segera menyerahkan diri. Ciri-ciri sudah kami kantongi. Dalam waktu dekat pasti akan kami tangkap,” tegasnya. (mg5/nov)

Pukul Kepala, Tendang Paha “Korban berusaha mengejar terduga pelaku yang kabur. Setiba di lokasi ternyata korban dipukuli hingga ditendang,” kata Kanitreskrim PolsekWonokromo Iptu Sukram, Minggu (2/1). Atas kejadian itu, korban harus menjalani perawatan medis sebelum melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Wono-

kromo. Sementara dari sejumlah alat bukti termasuk hasil visum, pihak kepolisian melakukan penyelidikan. “Tersangka sempat melarikan diri setelah melakukan aksinya. Hingga pada Rabu (30/12) kemarin, dia berhasil kami amankan,” ucap mantan Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polrestabes

Sambungan dari halaman 1 Surabaya itu. Sukram menjelaskan, kasus itu bermula saat sejumlah anggota Satpol PP dapat perintah dari pimpinannya untuk melakukan kegiatan patroli, Rabu petang (24/11). Dalam perintah itu, petugas diminta untuk menertibkan pengamen jalanan. Mendapati petugas tiba ke

lokasi, sejumlah pengamen sontak semburat. Salah satunya yakni Tyan. Tidak ingin berurusan dengan pihak berwajib, pria kelahiran Pacitan itu kabur ke perkampungan Jalan Penjernihan. “Di lokasi pengejaran, petugas malah jadi bulan-bulanan pengamen tersebut. Ia memukul kepala korban sebanyak tiga kali

dengan tangan kosong. Serta menendang sekali kena kaki dan paha korban,” tegas Sukram. Kepada petugas, Tyan kesal karena dikejar korban bak maling. Padahal, saat itu, ia hanya mengais rejeki dengan mengamen. “Saya mangkel (kesal, red) Pak. Dilihat orang kayak maling,” aku pemuda dengan tato di lengan itu. (fdn/nov)

Tak Boleh Melawan lari. “Sempat dikejar. Ternyata di sana temannya banyak dan anggota kami dianiaya,” tegas Eddy, Minggu (2/1). Lanjutnya, pada saat kejadian itu, anggota tidak melakukan perlawanan sama sekali. “Setelah penganiayaan lalu kami laporan ke Polsek Wonokromo. Kita ikuti proses hukum,” tambahnya. Pihaknya menegaskan selama menjalankan tugas satpol PP tidak boleh melakukan kekerasan. “Soal penindakan, filosofinya kita melakukan edukasi terhadap penegakan peraturan daerah. Artinya apa, supaya masyarakat itu paham, masyarakat itu sadar dan taat terhadap perda. Makanya kita

Sambungan dari halaman 1 lakukan secara humanis, persuasif, dan solutif,” jelasnya. Eddy menambahkan, bahwa ketika dipukul , ia minta kepada teman-teman (satpol PP, red) untuk tidak usah melawan. Tetapi didokumentasikan, setelah itu divisum dan dilaporkan ke polisi. “Karena kalau kita melawan, atau memukul bisa pidana. Makanya harus ada yang memvideokan, kebetuklan kemarin ada. Buktinya siapa yang melakukan penganiayaan,” tambah Eddy. Disinggung soal bela diri bagi masing-masing satpol PP, Eddy menegaskan itu ada. Kalau itu tedesak itu bisa, tapi harus hati-

-hati. “Antara membela diri dan menyerang itukan kecil sekali, itu teman-teman harus hati-hati,” tegas Eddy. Meski begitu, Eddy tidak lepas tangan begitu saja terhadap kinerja anggotanya.“Saya menyampaikan kalau kamu diserang, dipukul akan saya kasih reward tapi kalau kamu menyerang akan saya kasih punishment,” jelasnya. Soal persenjataan untuk perlindungan diri, Eddy menambahkan ada yaitu stick bottom (tongkat pendek bisa dipanjangkan, red). “Sekali lagi harus harti-hati. Kalau tidak ada buktinya, tidak ada videonya dianggap kita menyerang warga kta sendiri dan intinya

tinya Perda nomor 10 tahun 2010 tentang Jalan dan Perda nomor 2 tahun 2020 tentang Ketertiban Umum. “Bahwa jalan, termasuk perempatan jalan tidak boleh digunakan fungsi lain selain fungsi jalan. Sehingga kita lakukan penegakan di situ terkait pengamen dan pengemis,” ujarnya. Sedangkan bagi seluruh anggota satpol PP dalam melaksnaakn tugas berpedoman kepada standar, operasional, dan prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan. “Laksanakan upaya penegakan perda. Disiplin, humanis, dan solutif. Jangan melakukan kekerasan kepada masyarakat,” pungkas Eddy. (fer/nov)

hati-hati tidak bisa sembarangan. Kecuali mereka bawa sajam baru digunakan, kalau tidak bawa sajam ya tidak,” jelasnya. Untuk perlindungan hukum di lapangan, Eddy menegaskan bahwa ada jaminan sosial berupa BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan. “BPJS kesehatan itu kalau mereka sakit dan berobat gratis. Kalau melakukan kerja dan terjadi kecelakaan dapat asuransi Rp 5 juta. Kalau meninggal Rp 15 juta. Itu bagi tenaga kontrak. Kalau ASN, dulu yang askes. Dan sama-sama terjamin,” lanjut Eddy. Eddy mengimbau kepada masyarakat untuk menaati perda ar-

Depresi Penyakit Tak Sembuh Kejadian tragis itu terungkap setelah ada teriakan anak kecil yang mendapati tubuh korban dengan kondisi tergantung di ruang tamu. Sementara penyebab tewasnya Riwanto karena penyakit yang lama diderita, diungkapkan Ketua RW V, Krukah, Kelurahan Ngagelrejo Oni Suwardi. Sedangkan dari keterangan keluarga yang dihimpun, korban gantung diri karena penyakit liver yang diderita. “Setelah saya tanya ke keluarga (istri, red), korban ini sudah berkali-kali berobat ke dokter. Namun tak kunjung sembuh juga. Mungkin itu yang membuatnya nekat mengakhiri hidup,” kata Oni, saat

di lokasi kejadian, kemarin. Oni menjelaskan, korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Bahkan, sakit yang diderita itu baru diketahui istri dan anak-anaknya beberapa pekan terakhir. “Dia tidak ingin membebani keluarga dengan sakit yang diderita itu,” terang Oni. Oni menyebut, korban diketahui sejak lama ingin mengakhiri hidup. Hal itu diperkuat dari tali tampar dan paku yang masih baru. “Paku dan tampar masih baru. Mungkin baru beli untuk gantung diri itu. Saat itu, kondisi rumah juga kosong,” imbuh Oni. Informasi yang dihimpun, beberapa waktu lalu, Riwanto baru saja bertemu dengan kekasih

Sambungan dari halaman 1

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Aksi perampasan motor sempat marak terjadi jelang tutup tahun 2021. Sejumlah fakta terungkap setelah empat dari delapan terduga pelaku dibekuk Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ironisnya para tersangka yang ditangkap ternyata masih di bawah umur.

SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 11

Petugas mengevakuasi jenazah Riwanto.

anak kedua korban. “kabarnya dikenalkan pacar anak keduanya beberapa hari lalu,” tutup Oni. Terpisah, Kanitreskrim Polsek

Wonokromo Iptu Sukram mengatakan, insiden tersebut diketahui sekitar pukul 12.00. Bermula saat cucu korban yang kebetulan ting-

Tepergok, Diteriaki Giadi mengatakan, saat melakukan aksinya, terduga pelaku terbilang nekat. Meski area wisata dikunjungi banyak orang, namun tak menyurutkan niat pria asal Jawa Tengah ini untuk melakukan perbuatannya. “Tersangka memanfaatkan kondisi lokasi

Sambungan dari halaman 1 yang sangat ramai pengunjung,” ujarnya. Sementara itu, kejadian berawal saat korban, Andri (33), warga Jalan Panjang Jiwo menikmati liburan tahun baru di salah satu ikon wisata Kota Pahlawan, Sabtu sore (1/1). “Ketika korban

berjalan, tiba tiba dibuntuti terduga pelaku dari belakang,” jelas Giadi. Saat korban lengah, terduga pelaku langsung beraksi. Selanjutnya Anggik pelaku mengambil HP merek Vivo yang ada di saku celana Andri. Setelah berhasil

mencopet, terduga pelaku segera kabur. “Sialnya perbuatan itu tepergok korban dan diteriaki copet sehingga mengundang perhatian anggota kami yang kebetulan sedang melakukan pengamanan,” terang Giadi.

Urung Balas Dendam bagai sopir serabutan tersebut sudah diamankan dan masih dalam proses pendalaman. “Sudah kita amankan dan masih kita dalami lagi kasusnya,” imbuhnya. Terkait kronologis penusukan itu, Edwin menjelaskan bermula ketika korban turun dari angkot di Jalan Ngesong Dukuh Kupang. Kemudian tersangka mendekati korban menggunakan Vario. “Sempat terjadi kejar-kejaran antara tersangka dan korban. Sampai di Jalan Raya Kupang Indah, tersangka melakukan penganiayaan. Setelah menganiaya korban, tersangka langsung kabur.

Selanjutnya tersangka bersama barang buktinya diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak guna pemeriksaan lebih lanjut. Pengakuan Anggik, apa yang dilakukan karena ada kesempatan. “Saya baru kali ini mencopet Pak,” ujarnya. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 Sedangkan korban dibawa ke Puskesmas Dukuh Kupang,” jelasnya. Saat ditanya luka yang diderita usai dianiaya tersangka, Edwin menerangkan jika korban mengalami luka cukup serius. “Korban mengalami luka tusukan di dada kiri atas, kepala (bocor) dan beberapa ruas di jari tangan kanan. Korban saat ini berada di RSUD Dr Soetomo untuk menjalani perawatan intensif,” terangnya. Lebih lanjut, kata Edwin, dari tangan tersangka didapatkan barang bukti berupa sebilah badik, satu unit Vario warna putih. “Kita juga mengamankan satu set pa-

kaian yang digunakan tersangka saat menganiaya korban,” katanya. Bahkan kejadian itu, imbuh kapolsek sempat memantik keluarga korban AM ingin balas dendam. Namun, aksi tersebut diurungkan setelah pihak Polsek Dukuh Pakis memberikan penjelasan jika korban menggoda HM, istri tersangka TY. “Dari keluarga korban sudah tahu kasusnya asmara. Dan keluarga itu tidak jadi (balas dendam). Kecuali kasusnya bukan asmara dan sengaja diganggu. Berarti memang nakal. Jadi kasusnya berhenti. Keluarga korban sudah

paham,” ungkap Edwin. Menurut Edwin, yang bisa menjadi berbahaya apabila di luar, keluarga ikut campur dan tidak tahu kasusnya. Jika pihak keluarga sudah mengetahui dirasa sudah cukup. Agar tidak timbul dampak yang besar. “Keluarga korban telah menerima. Karena memang kelakuan si anaknya itu yang nakal suka ganggu istri orang. Itu kan pantang bagi mereka. harga dirilah. Malu karena sudah mengganggu istri orang kan tidak boleh. Kesalahannya sendiri. Tidak mau ikut campur,” kata Edwin

Dikepung 5 Satpam rumahnya. Mulai selepas Subuh hingga pukul 20.00. Itu dia lakukan lebih kurang dua pekan tanpa sela. Ketelatenan dan doa-doa Chacha akhirnya membuahkan hasil. Suatu malam dia melihat kedatangan sedan Porsche mendekati gerbang rumah. Chacha spontan menghidupkan mesin kendaraan sewanya dan melesat mengikuti Porsche masuk rumah sebelum gerbang tertutup. Hampir saja dia menabrak mobil mewah tadi, tapi beruntung Chacha sempat membanting setirnya ke kiri. Dari dalam mobil, Chacha

gal di rumah kos tepat di depan rumah Riwanto berniat untuk menjenguk kakeknya. Saat membuka pintu, saksi kaget melihat kakeknya dalam kondisi setengah berdiri dengan leher tergantung. Ia lantas melaporkan ke ayah (menantu korban, red) berinisial MN. Mendengar cerita sang anak, MN langsung mengecek ke rumah korban. “Saksi melaporkan ke petugas RT dan RW kemudian lapor kami. Kami dengan Inafis Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi untuk mengolah tempat kejadian perkara (TKP),” ujar mantan Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. (fdn/nov)

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis Iptu Aman Hasta Subagia saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut menjelaskan saat ini pihaknya masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi. “Saat ini kami masih memanggil para saksi-saksi. Baik itu korban, istri tersangka dan para saksi di TKP,” jelasnya. Ketika ditanya terkait apakah korban mengirim video dewasa dan kata-kata tidak pantas kepada istri tersangka, Aman membantahnya. “Engga kok. Cuma sering goda sering nelepon dan WA,” tandasnya. (mg5/nov)

Sambungan dari halaman 1 melihat Lutfi danWinta turun dari Porsche dan mendekatinya. Lima satpam bergegas mengepung mobil Chacha. “Aku segera turun dan langsung disegap para satpam,” cerita Chacha Ikin. Lutfi melihat adegan itu.Winta bergegas masuk rumah, meninggalkan Lutfi yang terpaku. “Lutfi segera meminta para satpam meninggalkan tempat,” kata Chacha, yang menambahkan bahwa suaminya tersebut dengan lembut meraih pundaknya dan membimbing Chacha masuk rumah. Tanpa Chacha sangka, Winta sudah menunggunya sambil duduk anggun di sebuah sofa.

“Maafkan kami,” katanya seraya berdiri dan menyalami Chacha. “Aku terpaksa merebut Kak Lutfi tanpa seizin Kak Chacha,” tambah Winta sambil menekuk lututnya menyentuh tanah di depan Chacha. Singkat cerita, malam itu Chacha, Winta, dan Lutfi terlibat pembicaraan serius. Beruntung mereka dapat mengendalikan emosi masing-masing sehingga tidak pecah perang besar. “IntinyaWinta ingin kami berbagi suami,” tutur Chacha seperti ditirukan Ikin. Chacha lost for words. Dia bahkan tidak tahu apa yang ha-

rus dilakukan atau diucapkan. Dia hanya mampu memandangi kosong wajah polos Winta dan wajah-wajah innocent anaknya. Chacha semakin kehilangan sikap ketika melihat Winta mulai menitikkan air mata dan merangkul kakinya. Tanpa bersuara, Chacha lantas meninggalkan Lutfi dan keluarga barunya vs Winta dan kedua anak mereka. Keesokan hari Chacha terbang ke Surabaya tanpa semangat. Pikirannya kosong. Sepanjang perjalanan dia habiskan waktunya hanya untuk berzikir, zikir, dan zikir. Sesampai di rumah, anak-

-anak yang tidak mengerti masalah yang dihadapi orang tuanya hanya bisa memandang penuh tanya mengapa ibunya berwajah murung. Sampai Chacha dua kali menemui Ikin pun, dia belum membuka masalah yang dia hadapi kepada anak-anak. “Sampai sekarang pun Winta belum memutuskan, akan menggugat cerai Lutfi atau tidak. Dia mengaku bingung dan sudah dua kali minta pertimbanganku,” kata Ikin yang ternyata teman Chacha semasa SMA. Ikin juga mengenal Lutfi sebagai lawan tangguh saat pertandingan basket semasa sekolah. (jos, habis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA Dewas dan Direksi PDAM Dicopot SENIN WAGE, 3 JANUARI 2022 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Gresik, Memorandum Keputusan tegas diambil Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani untuk pembenahan manajemen dan pelayanan Perumda Giri Tirta. Seluruh jajaran direksi diberhentikan per 31 Desember 2021.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Abdul Azis didampingi petugas di Mapolsek Duduksampeyan.

Gagal Curi Motor, Warga Lampung Dipenjara Gresik, Memorandum Abdul Azis (41), warga Bandar Lampung, Lampung, harus berurusan dengan polisi. Sebab, terduga pelaku ini tepergok mencuri motor milik mahasiswa di warung Desa Palebon, Kecamatan Duduksampeyan. Abdul Azis melancarkan aksinya saat menjelang tahun baru, Jumat (31/12/2021). Terduga pelaku ini mengincar motor Honda Vario W 6691 CE milik Mohammad Ishom Hadhiq (19), warga sekitar. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa mengatakan, modus terduga pelaku dengan berpura-pura membeli makan di warung. Ia memilih duduk di bawah kursi. Setelah situasi dirasa sepi dan aman, terduga pelaku mengambil kunci motor korban. “Setelah itu, terduga pelaku keluar warung dan menggasak motor korban yang masih dalam kondisi terkunci setir. Korban tidak sadar jika menjadi korban percobaan curanmor,” ungkap Bambang Angkasa, Minggu (2/1). Sayangnya, aksi Abdul Azis dipergoki pemilik warung, Suwarni (45) asal Desa Donoyo, Kecamatan Deket, Lamongan. Suwarni berupaya menarik motor yang sudah dinaiki terduga pelaku. Akibat upaya saksi tersebut, pelaku tidak bisa menguasai stirnya. “ Terduga pelaku akhirnya menabrak pohon sehingga terjatuh. Kemudian berupaya kabur dengan berusaha memanjat truk yang melintas di jalan raya. Namun, tidak berhasil. Pelaku sempat diamuk massa karena ulahnya,” jelas mantan Kasubbag Humas Polres Gresik tersebut. Beruntung nyawa terduga pelaku masih tertolong. Petugas Polsek Duduksampeyan segera tiba di lokasi untuk meredam amarah warga. Abdul Azis langsung dikeler ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Terduga pelaku harus mendapatkan perawatan intensif. Saat ini sudah kami tahan di Mapolsek Dudumsapeyan,” tutupnya. (and/har/udi)

FOTO: ISTIMEWA

Langkah mengejutkan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Gresik Nomor 821.2/708/ HK/437.12/2021 tentang, Pemberhentian Siti Aminatus Zariyah dari Jabatan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Giri Tirta Kabupaten Gresik. Kemudian, Surat Keputusan Bupati Gresik Nomor: 821.2/709/HK/437.12/2021 tentang Pemberhentian Harisun Awali, dari Jabatan Direktur Teknik Perusahaan Umum Daerah Giri Tirta Kabupaten Gresik. Posisi yang kosong sementara waktu diisi pelaksana tugas (Plt).

“Dewas (dewan pengawas, red) dan jajaran direksi (Perumda Giri Tirta, red) kami berhentikan semua,” tegas Bupati Fandi Akhmad Yani, Minggu (2/1). Untuk diketahui, jajaran direksi ini berakhir masa tugasnya pada 2023. Pemberhentian jajaran direksi ini diduga buntut dari persoalan yang ditemukan saat sidak bupati ke Kantor Perumda Giri Tirta pada 17 September 2021. Bupati menemukan adanya penyertaan modal APBD 2019, sebesar Rp 25 miliar tak sesuai perencanaan. Laporan hasil audit inspek-

“

Yang pasti mengenai banyak hal. Karena memang manajemen PDAM (Perumda Giri Tirta, red) butuh pembenahan total karena terkait dengan pelayanan masyarakat,”

FANDI AKHMAD YANI Bupati Gresik

ullkan adanya torat menyimpulkan anffaatan modal penyertaan pemanfaatan epada PDAM Pemkab Gresik ke kepada ik k pada 2019 Giri Tirta Gresik an nnya di luar yang penggunaannya pe erti tertuang peruntukan. Seperti uttusan Bupati dalam surat keputusan ny yertaan modGresik terkait penyertaan

al pada PDAM Gresik nomor: X.700/158/437.72/2021 tanggal 22 Oktober 2021. “Yang pasti mengenai banyak hal. Karena memang manajemen PDAM (Perumda Giri Tirta, red) butuh pembenahan total karena terkait dengan pelayanan masyarakat,” jelas mantan Ketua DPRD Gresik tersebut. Selain mengeluarkan keputusan pemberhentian jajaran direksi Perumda Giri Tirta, Bupati Gresik telah menunjuk pejabat sementara sebagai Plt. Yaitu Plt Dirut Perumda Giri Tirta Gunawan Setijadi, Plt Dirum Widjajani Lestari dan Plt Dirtek Patris Edhi Susanto. Sedangkan lelang jabatan untuk mengisi jajaran direksi bakal dibuka pekan depan. Gus Bupati berharap, dengan manajemen baru bisa mengatasi persoalan yang dialami Perumda

Giri Tirta, termasuk keluhan pelanggan terkait pelayanan. Seperti diketahui, perusahaan penyedia air bersih itu kerap kali dikeluhkan masyarakat. Mulai dari air keruh, aliran air mampet tapi tagihan lancar dan lainnya. Perombakan total ini nantinya diharapkan bisa menjadi angin segar bagi perbaikan di sektor manajemen dan pelayanan. (and/har/udi)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Dewan Dukung Pencopotan Direksi PENCOPOTAN jajaran direksi Perumda Giri Tirta oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendapat tanggapan positif dari kalangan legislatif. Komisi II DPRD Gresik mendukung upaya pemerintah dalam membenahi manajemen dan pelayanan di perusahaan penyedia air bersih itu. “Tentunya kami mendukung langkah bupati terkait perombakan jajaran direksi Perumda Giri Tirta, ini perbaikan di bagian manajemen,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Minggu (2/1). Menurutnya, keputusan bupati pasti dengan pertimbangan yang mendasar. Di antaranya terkait hasil audit inspektorat

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

M Syahrul Munir

terhadap penyertaan modal APBD 2019 senilai Rp 25 miliar. Ditemukan kasus penggunaan

anggaran yang tidak sesuai dengan perencanaan. “Bahkan sampai saat ini laporan penyertaan modal 2019 itu belum diselesaikan. Informasinya ada pergeseran penggunaan anggaran, akan tetapi hingga saat ini belum terselesaikan dan belum diketahui kejelasannya,” imbuh politisi muda PKB itu. Sehingga, tambah dia, hal tersebut kemungkinan menjadi salah satu pertimbangan keputusan bupati untuk mencopot jajaran direksi dan dewan pengawas. Apalagi, Perumda Giri Tirta juga gagal menarik penyertaan modal dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Rencana penyertaan modal dari PEN kemarin gagal. Tapi pemerintah tetap akan meminjam dana dengan bunga yang lebih tinggi. Ini menjadi tugas rumah bagi direksi yang baru untuk melakukan perbaikan dari sisi manajemen. Hasil audit eksekutif itu harus dikerjakan dan dibenahi,” terang Syahrul. Masih menurut ketua Fraksi PKB DPRD Gresik itu, selain perbaikan internal, harus ada langkah konkrit untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Apalagi saat ini distribusi air bersih kerap mampet, di sisi lain tagihan lancar. Bahkan bisa sampai membengkak seperti yang dikeluhkan

masyarakat. “Sekarang yang dikeluhkan masyarakat itu PDAM yang keluar angin, bukan air. Tapi tagihan para pelanggan tetap. Ini juga menjadi tugas rumah direksi yang baru agar perhitungan piutang itu bisa diselesaikan dan air bisa benar-benar sampai di rumah pelanggan,” jelasnya. Terkait sarana prasarana pendistribusian air, Syahrul optimis seiring berjalannya waktu akan semakin memuaskan. Saat ini proses pembangunan infrastruktur terus dikebut, seperti pemasangan pipa dan pembangungan reservoir. “Itu seiring berjalannya waktu pasti semakin baik,” tutup dia. (and/har/udi)

Luluk Alifah

Pendapatan Daerah Rp 5,2 Triliun Bojonegoro, Memorandum Kinerja Pemkab Bojonegoro membuahkan hasil yang luar biasa. Pemkab mampu merealisasikan pendapatan asli melampaui target, hingga 122,78% pada 2021 atau mencapai Rp 5,2 triliun. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro Luluk Alifah, mengatakan pendapatan daerah ditarget mencapai Rp 4,2 triliun. Namun, dengan kerja keras, pemkab berhasil merealisasikan pendapatan Rp 5,2 triliun. “Jadi dari sisi pendapatan telah terlampaui karena persentasinya 122,78%,” terangnya, kemarin. Pendapatan daerah tersebut berasal dari berbagai sumber. Di antaranya PAD (pendapatan asli daerah) dan pendapatan transfer dari pemerintah pusat pada 2021, PAD melampaui target yakni mencapai 104%. Dana transfer melampaui target 129,89%. Awalnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro menargetkan pendapatan pajak sebesar Rp112 miliar, namun realisasinya mencapai Rp136 miliar. Sedang untuk PAD juga melampaui target, dari Rp 912 miliar dapat direalisasikan Rp 952 miliar. “Alhamdulillah berkat dukungan serta motivasi dari pimpinan dan kerja keras serta komitmen seluruh OPD target terpenuhi,” tegasnya. (top/har/udi)

Tahun Baru Aman, Kapolres Apresiasi Warga Gresik, Memorandum Pergantian tahun baru 2022 di Kabupaten Gresik berlangsung kondusif. Aktivitas masyarakat relatif sepi. Tidak ada konvoi, balap liar, arak- arakan dan lain sebagainya. Situasi ini tidak lepas dari antisipasi yang telah dilakukan personel gabungan. Yakni menutup sejumlah lokasi keramaian dan patroli skala besar. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengapresiasi peran masyarakat dalam memastikan malam pergantian tahun baru berjalan aman, tertib dan terkendali. “Alhamdulilah pergantian tahun di Gresik berjalan kondusif terima kasih kepada masyarakat telah bersama-sama menjaga kamtibmas,” ucap dia, Minggu (2/1). Saat momen malam pergantian tahun, personel gabungan TNI-Polri, ssatpol PP menyisir area Jalan dr Wahidin SH, kawa-

san Gresik Kota Baru, perempatan Kebomas, Jalan dr Sutomo, Jalan Jaksa Agung, WEP, Jalan Pahlawan, Alun alun Gresik, Jalan Pahlawan, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Veteran hingga Stadion Gelora Joko Samudro. Alumnus Akpol 2002 ini mengimbau masyarakat waspada Covid-19, khsusnya varian baru Omicron. Tentunya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Semoga kita semua diberikan kesehatan dan terbebas virus mematikan,” tutupnya. (and/har/udi)

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, dan Kasatpol PP Suprapto patroli malam pergantian tahun.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Melanggar, Dihukum Dorong Motor Tuban, Memorandum Sebanyak 70 motor diamankan petugas Satlantas Polres Tuban di Jalan Soekarno-Hatta, Minggu (2/1) dini hari. Motor tersebut memakai knalpot brong dan tidak lengkap suratnya. Sebagai efek jera, petugas menghukum para pemuda ini dengan mendorong motor Pemilik mendorong motor yang melanggar. FOTO: ISTIMEWA

sejauh 10 kilometer menuju Markas Polres Tuban di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo. Kasatlantas Polres Tuban AKP Arum Inambala menjelaskan, jumlah motor yang diamankan petugas kurang lebih 100 unit. Setelah diverifikasi hanya 70 unit motor yang melanggar aturan. Rata-rata pemilik motor adalah para pemuda yang masih membutuhkan pengarahan. Adanya hukuman jalan kaki

dan mendorong motornya, sebagai bentuk keberanian mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Semoga hukuman tersebut bisa membuat efek jera. Sudah sering kami imbau dan anakanak itu saja yang berbuat,” ujar AKP Arum. Arum menambahkan, untuk kendaraan yang tidak dilengkapi surat maka akan diproses sesuai aturan. Harapannya dengan tindakan tersebut pemuda dapat

jera dan tidak merugikan orang lain akibat perbuatannya dengan konvoi di jalan raya. Sekedar diketahui, Jalan Soekarno Hatta juga kerap menjadi lokasi favorit balap liar oleh pemuda Tuban. Selain jalurnya lebar, jalan nasional tersebut juga treknya lurus. Beberapa waktu lalu bahkan pemuda sempat nekat menghentikan truk dan memblokir jalan untuk melakukan balap liar. (top/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 3 Januari 2022 by memorandum - Issuu