Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 03 JANUARI 2020

Page 1

RATUSAN RUMAH HANGUS BACA DI HALAMAN 16 memorandum.co.id

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

KURIR NARKOBA PETEMON KUBURAN DITEMBAK MATI

Surabaya, Memorandum Upaya nekat yang dilakukan Rizal Wahyu Putra (28), kurir narkoba, menyerang dua anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya berakhir tragis.   Bersambung ke halaman 7

ariikan D nya d u m e ak ng dik . iga an ivic ya istri dan t Surabaya i C a d e Hon bersama alang k luan dar a , M yanto dari arah rpindah h jalan. e u j b u a l mel ba, mobi g ke bah n i Tiba-t tu nyelono a s lajur

Oleh: Dahlan Iskan

L

, k u t n a Ng Civic Tabrak Truk Boks Parkir, Istri dan 2 Anak Tewas

g n o n o l e Ny

Pasuruan, Memorandum Kecelakaan maut mengakibatkan tiga orang tewas terjadi di tol Pandaan menuju Kejapanan, Gempol, Kamis (2/1). Ironisnya korban adalah ibu dan dua anaknya sebagai penumpang Honda Civic.  Bersambung ke halaman 7 

AN

KEJADI

rlan te ahu ja akang b i d a l rak be i bahw etahu ivic menab g n e dak m kibatnya C nto ti di loDariyatruk boks. A k. tewas mat. e a r s i y g k n r n k a i l a pa ngga r ua an nya se i dan d satu anak truk h u b i , n u aan it riyanto da a ecelak Atas k dangkan D e S . i s ka

n a l a J u h a B e k FOTO: ISTIMEWA

Hukuman Ilmuwan ulu dan Nana hari ini, 1 Januari 2020, berumur 1 tahun 2 bulan. Dokter yang melahirkannya, Senin lalu dijatuhi hukuman 3 tahun penjara. Ditambah denda Rp 6 miliar. Lulu dan Nana adalah bayi hasil eksperimen Dr He Jiankui. Lokasi eksperimennya di rumah sakit universitas di Shenzhen, Tiongkok. Secara ilmu pengetahuan Dr He dianggap berhasil. Riset yang dilakukannya di bidang editing gen manusia. Ia dokter pertama di dunia yang berhasil melakukan itu.  Bersambung ke halaman 4 

LOGI KRONO

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

BACOK POLISI HINGGA TERLUKA

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho menunjukkan barang bukti.

Honda Civic yang hancur setelah tabrak truk boks.

Dariyanto dan anaknya yang selamat.

Karyawan PTPN Mati di Kamar Kos FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Pegawai PT Perkebunan Nusantara XII, Jalan Rajawali, ditemukan tewas di kamar kosnya, Jalan Krembangan Bhakti I/16, Kamis (2/1) sekitar pukul 14.00. Korban, Gaguk Marjiani (45), warga Jalan Wilis III, Tulungagung. Kali pertama mayatnya ditemukan oleh pemilik kos, Ratna Wijayanti (40) dan Sujai (50), tetangganya.   Bersambung ke halaman 7 Agung Cahyono diapit anggota Reskrim Polsek Simokerto.

IPDA PURWANTO

KANITRESKRIM POLSEK BUBUTAN

Pria Gadukan Curi HP Teman

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Kami belum tahu penyebab pastinya, kemungkinan kelelahan usai pulang kerja. Kami juga akan memanggil keluarganya untuk mengetahui apakah korban mempunyai riwayat sakit.

Surabaya, Memorandum Niat Agung Cahyono (29), menghabiskan malam pergantian tahun bersama kekasih dan teman-temannya, pupus. Pria Jalan Gadukan Utara VIII B itu ditangkap anggota Tim Antibandit Polsek Simokerto setelah mencuri HP milik teman satu kosnya di Jalan Tambak Windu.  Bersambung ke halaman 7 

Petugas mengevakuasi jenazah Gaguk Marjiani ke ambulans.

Datun Kejari Selamatkan Aset Negara Rp 71 M

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Rachel Vennya

Mengungsi MASALAH banjir di sejumlah tempat di Indonesia berdampak pada semua orang. Termasuk para artis dan selebgram. Setelah Yuni Shara yang mengeluh rumahnya kebanjiran, selebgram Rachel Vennya juga menjadi salah satu orang yang mengalami kerugian.  Bersambung ke halaman 7 

+ Meng, petani Jatim desak presiden teken revisi perpres soal garam. -

Sebelum peluh petani dirasakan pejabat berwenang, mimpi kaleee…

Si Mameng (Membayangkan)

Fitriandri alias Vitly Jen di Pengadilan Negeri Surabaya.

Surabaya, Memorandum Masih ingat kasus prostitusi yang menyeret aktris FTV Vanessa Angel?Kali ini, jaksa penuntut umum (JPU) kembali menyidangkan Fitriandri alias Vitly Jen, muncikari yang sebelumnya sempat tertunda lantaran hamil. Dalam sidang tertutup yang dipimpin I Wayan Sosiawan itu, terdakwa sempat kaget mengetahui banyaknya wartawan yang menunggunya di luar ruang sidang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Muncikari Vanessa Jalani Sidang Perdana

Chalida K Hapsari

Surabaya, Memorandum Kinerja seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Tanjung Perak patut diacungi jempol. Untuk tahun 2019, seksi datun di bawah pimpinan Edward Naibaho berhasil menyelamatkan atau memulihkan  Bersambung ke halaman 7 

PENDERITAAN DI BALIK PERKAWINAN TANPA RESTU ORANG TUA Έ1Ή

Suami Suka Kelayapan, Tega Bersikap Kasar kepada Anak-Istri Beni (25, bukan nama sebenarnya) setiap malam selalu menghilang dari rumah. Warga Waru ini kelayapan dari satu tempat hiburan ke tempat hiburan lain tanpa lelah. Istrinya, sebut saja Anjar (23), tidak bisa berbuat banyak. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Perempuan berambut lurus dan berponi itu bersandar jok motor yang diparkir di halaman Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa saat lalu. Pandangannya menyapu sekitar, yang ramai oleh lalu-lalang pengunjung PA. ‘’Damput. Bajingan itu tidak nongol lagi,” katanya ketus. Rupanya kalimat itu

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

ditujukan kepada Beni. “Sabar, Mbak. Yang penting prosesnya cepet selesai. Biarkan dia nggak datang, nggak ngaruh,” kata gadis berambut pendek di sampingnya. Rupanya sang adik. Memorandum yang cukup lama berdiri tidak jauh dari Anjar banyak mendengar cerita dua orang ini. Mulai Anjar yang mengeluhkan  Bersambung ke halaman 7 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokos Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Tiga Ditangkap, Tersangka Utama Buron Sidoarjo, Memorandum Polresta Sidoarjo bergerak cepat menangani kasus pengeroyokan yang menewaskan Salim Azhari (22), warga Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (1/1) dini hari. Hasilnya, tiga pelaku dibekuk. ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya adalah Dimas, Candra, dan Asfan. Dan, satu orang berinisial I, saat ini dalam proses pengejaran polisi. Zain menambahkan, kasus pengeroyokan dan penganiayaan dengan pemberatan

ketersinggungan, tapi masih kami dalami. Karena tersangka utama masih buron dan kita kejar,” ungkapnya. Atas ketersinggungan itu, korban dianiaya dan dikeroyok. Akibatnya, korban tewas dan ditemukan warga tergeletak di depan gapura Desa Keboharan, Krian. Hasil autopsi ditemukan dua luka tusukan di bagian belakang tubuh korban. Sebelum meninggal, korban sempat menghampiri warung kopi yang tidak jauh

dengan tergeletaknya korban. Fanni, salah satu pemuda penjaga warung mengungkapkan, sebelum meninggal, korban sempat meminta tisu kepadanya. Karena kertas tisu yang diminta tidak ada, lantas korban berjalan meninggalkan warkop tersebut. Kemudian, tidak lama berjalan, korban terjatuh tergeletak di depan warkop. Melihat korban tergeletak, Fanny lantas melaporkan peristiwa tersebut ke warga sekitar, warga pun berda-

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho memberikan pernyataan pers kepada wartawan.

tangan. Karena beralasan tidak berani mendekat dan menolong, selanjutnya warga meneruskan

temuannya ke Polsek Krian dan korban dievakuasi ke rumah sakit.(win/som/sdm/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/SDM

“Tiga dari empat pelaku berhasil diamankan. Satu orang pelaku utama berinisial I masih buron,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Kamis (2/1). Tiga orang yang diamankan tersebut saat ini sudah

ini berawal dari adanya pesta miras. Pesta tersebut digelar pada malam tahun baru di tempat kos salah satu pelaku. “Mereka bersama-sama mengelar pesta miras di indekos salah satu tersangka,” tambah mantan sekpri Kapolri tersebut. Dalam pesta miras tersebut, diduga adanya ketersinggungan. Salah satu pelaku meminta uang untuk membeli miras namun tidak diberi. “Pemeriksaan awal karena ada

FOTO: MEMORANDUM/WIN

Buntut KemaƟan Pemuda Sumsel

Kelana Aprilianto

Supriadi Jabat Pj Kades Candi Negoro

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Sidoarjo, Memorandum Mantan pendamping Komisi A DPRD Sidoarjo, Supriadi menjabat sebagai Pj Kades Candi Negoro. Supriadi sendiri menjabat sebagai Plh Kades Candi Negoro sejak 24 Desember 2019 masa jabatan Abdul Mujib habis sebagai kades di sana. Supriadi menjabat Plh Kades Candi Negoro hanya beberapa hari. Statusnya naik menjadi Pj Kades Candi Negoro. Supriadi “Alhamdulillah saya dipercaya Pak Camat (Camat Wonoayu H Abdul Kifli, red) menjadi Pj Kades Candi Negoro. Tinggal pelantikannya saja dalam waktu dekat,” tegas Supriadi. Usai pindah tugas dari pendamping Komisi A, Supriadi sudah mengabdi di Kantor Kecamatan Wonoayu sekitar 2 tahun. Ia menjabat sebagai Satpol PP Kecamatan Wonoayu. “Dua tahun saya rasa sudah cukup untuk mengenal wilayah desa-desa di Wonoayu. Alhamdulillah saya ditempatkan di Desa Candi Negoro,”ujar Supriadi. Mantan Kades Candi Negoro, Abdul Mujib menurut Supriadi pada pilkades 19 April mendatang sudah tidak lagi mendaftar sebagai calon kades. Yang mendaftar calon kades mantan sekdes yang sekarang berdinas di Kantor Kecamatan Sukodono. Supriadi menjabat Pj kades diperkirakan sekitar 7 bulan hingga kades terpilih dilantik.(dar/jok/udi)

Petugas mengolah TKP tewasnya Etty Rosita Anggraeni yang terlindas truk.

Terperosok Lubang, Pemotor Terlindas Truk Sidoarjo, Memorandum Nahas benar nasib Etty Rosita Anggraeni (53), warga Jalan Patimura III E/146 A, Desa Sengon RT 29/RW 06, Kecamatan/ Kabupaten Jombang. Saat melintas di Jalan Raya Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, motor yang dikendarainya

terperosok ke jalan berlubang. Korban jatuh dan terlindas truk dari depan Kamis (2/1). Kecelakaan bermula, korban mengendarai motor Honda Vario nopol S 4591 OX dan melaju dari arah timur ke barat (Surabaya-Mojokerto). Setibanya di tikungan sebelah timur

PT Sindopex Perotama, korban terjatuh. “Motor korban jatuh usai menghindari jalan berlubang,” kata Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono. Sugeng menambahkan, bersamaan korban jatuh, melintas truk Fuso Nopol B 9719 IV yang

dikemudikan Jumadi (42), warga Desa Puro RT 03 RW 01, Kecamatan Puro Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah. Truk itu dari arah berlawanan sehingga korban terlindas dan tewas di lokasi. “Untuk korban saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit

Anwar Medika Balongbendo,” terangnya. Usai menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan korban juga dibawa ke Mapolsek Tarik. Sementara truk yang terlibat, dibawa ke pos kamling Jalan Raya (PKJR) Polsek Tarik. (som/jok/udi)

Gegara KPBU, Sidoarjo Terancam tanpa Pembangunan Sidoarjo, Memorandum Kabupaten Sidoarjo terancam tidak akan menjalankan program pembangunan apa pun pada 2020. Ini akan terjadi jika polemik tentang skema pembiayaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) wilayah barat antara eksekutif dan legislatif tak tuntas dalam tujuh hari ke depan. Direktur LSM Pusaka Sidoarjo Fatihul Faizun, mengatakan sampai saat ini kedua belah pihak masih sama-sama ngotot terkait hal tersebut. Di satu sisi, Pemkab Sidoarjo bersikeras menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), sementara DPRD lebih memilih menggunakan APBD untuk membiayai pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. “Dalam RAPBD memang sudah dicantumkan dana Rp 120 miliar, tapi kemudian Gubernur merekomendasikan pada tim anggaran pemkab dan badan anggaran DPRD untuk

membahas kembali masalah itu,” tambah pria yang akrab dipanggil Paijo itu. Dalam proses berikutnya, pihak DPRD sudah mengirimkan kembali argumentasi yang mendasari keinginan mereka tersebut. Salah satunya adalah adanya aturan yang menyebutkan bahwa pembiayaan proyek yang menggunakan tahun jamak harus dituntaskan sebelum terjadinya suksesi kepemimpinan di suatu daerah. “Masalahnya, masa kepemimpinan eksekutif di Sidoarjo ini berakhir pada Pebruari 2021. Jadi secara otomatis skema KPBU yang diusulkan bupati gugur oleh aturan itu. Meski begitu sepertinya bupati tetap ngotot pakai KPBU,” imbuhnya. Sesuai aturan, perbedaan pendapat antarkeduanya harus dilakukan melalui proses mediasi yang difasilitasi oleh Pemprop Jatim. Jika di tahapan ini pun masih deadlock, maka Raperda tentang APBD Sidoarjo

isa disahkan. 2020 tidak bisa Sebagai gantinya, bupati haruss mengeraturan luarkan peraturan ah (perkepala daerah gan perkada) dengan setujuan Gubernur k kembali Jatim untuk an anggaran tahun menggunakan a untuk memenuhi sebelumnya biaya rutin dan operasional an di Sidoarjo. pemerintahan g bisa dibelanjakan “Jadi yang hanya gaji dan honor pegawai a listrik, air dan ke, serta biaya tin lain. Dan tidak butuhan rutin boleh ada pengeluaran k proyek dana untuk nan dapembangunan k apa lam bentuk pun,” tegas pria yang aktif di berisabagai organisan si pemuda dan ka akemasyarakatan itu. Me n u r u t n ni nya, jelas ini hay ya sangat bahaya Fatihul Faizun un ini in ni karena tahun

Sidoarjo harus menggelar pilkada serentak yang merupakan agenda nasional. Dalam perhelatan pesta demokrasi ini, KPU jelas-jelas sangat membutuhkan sokongan dana dari APBD. “Jadi di sinilah kuncinya. Kalau kedua belah pihak tetap ngotot, maka bukan saja kepentingan masyarakat yang terkorbankan, tapi pilkada pun terancam gagal,” pungkas Paijo.(lud/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Sidoarjo, Memorandum Kelana Aprilianto optimis bakal mendapat rekomendasi dari DPP PDI-P untuk maju sebagai calon bupati dalam Pilbup Sidoarjo yang digelar September nanti. Keyakinan tersebut, muncul tatkala dia dipanggil oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI-P Hasto Kristiyanto. “Saya waktu itu ditawari untuk maju pilkada, lalu saya pilih Pilkada Surabaya. Tapi katanya Surabaya sudah ada calon pilihan DPP. Akhirnya, saya ditawari Pilkada Sidoarjo, dan saya mau,” ujar Kelana. Namun, lanjut Kelana, hal itu itu masih bersifat wacana. Karena menurut jadwal, turunnya rekom PDIP itu sendiri masih sekitar Pebruari nanti. “Menurut informasi yang saya dengar, rekom itu turun pada Pebruari dan saya yakin rekom itu jatuh ke saya,” tegas dia. Setelah yakin rekom berada di tangan, Kelana mengaku dirinya mulai melakukan pendekatan kepada sejumlah tokoh. Ia pun mengaku, dirinya tertambat pada salah satu tokoh. Meski, ia masih merahasiakan nama tokoh tersebut. “Pokoknya ada salah satu tokoh. Dia orangnya pintar dalam menyusun anggaran dan rendah hati. Barusan saya ketemu dengan orangnya,” beber Kelana. Tapi, disampaikan Kelana, bahwa dia berencana mencalonkan diri sebagai Cabup Sidoarjo, bukan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sidoarjo. Untuk itu, usai mendapatkan rekom dan memilih pasangan, dia juga sudah membentuk tim pemenangan untuk memenangkan dirinya dalam Pilkada Sidoarjo kelak. “Sudah, sudah saya bentuk tim pemenangan untuk kemenangan saya di Pilkada Sidoarjo September 2020,” pungkasnya.(sdm/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Kelana Yakin Dapat Rekom PDI-P sebagai Cabup


memorandum.co.id

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

EKBIS & PENDIDIKAN

Para relawan dari PLN UID Jatim diberi pengarahan sebelum terjun ke lapangan.

Bencana Banjir Jabodetabek

PLN UID Jatim Kirim Tim Relawan

Surabaya, Memorandum PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim mengerahkan tim relawan pasukan tanggap darurat untuk mempercepat proses pemulihan listrik di wilayah Jabodetabek yang terdampak banjir. Sebanyak 70 relawan beserta 18 mobil dan dua truk ranger peralatan diberangkatkan. General Manager PLN UID Jatim Bob Saril mengtakan, tim bergerak sesuai arahan dengan memegang SOP (standar operasional prosedur) yang ada, serta tetap mengutamakan keselamatan dengan tetap menjaga kesehatan. “Pasukan akan ditugaskan untuk penormalan di SUTM, kabel kubikel, dan beton sehingga kegiatan pengamanan dan pembersihan lancar tanpa ada masalah,” kata Bob. Tim relawan akan menginap di tenda-tenda UP3. Bon Saril mengingatkan tim relawan untuk menjaga

tim yang diberangkatkan dilengkapi dengan peralatan tanggap darurat, yakni perahu karet (kapasitas 6 orang) + mesin 15 hp (bensin) sebanyak 2 unit, life vest, dayung aluminium, repair kit perahu 1 lot, pompa kompresor perahu, genset 5.500 VA, life straw community, lifestraw go blue, lifestraw flex, nesting + kompor + gas = 10 lot. Serta perlengkapan lain seperti sleeping bag, matras , tenda komando, tenda kecil, senter, dan headlamp. “Persiapan yang telah dilakukan adalah terutama perlengkapan K3, dan perlengkapan lain yang diperlukan untuk memulihkan kelistrikan. Kita di sini sesama manusia harus saling membantu, jadi kita akan bekerja dengan baik”, ungkap Achmadun, salah satu relawan yang bertugas. (day/lis)

kondsi kesehatan, kerja, ibadah, dan jangan diambil pamrih. “Kita harus siap melayani bukan dilayani,” ungkap dia. Relawan merupakan petugas dari lima Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), yakni UP3 Surabaya Barat, UP3 Sidoarjo, UP3 Surabaya Utara, UP3 Gresik, dan UP3 Mojokerto dengan rincian 5 orang MB Jar, 5 orang SPV K3L, 10 orang pegawai ahli wiring dan rele, 47 orang Yanhar Gardu Beton, dan 3 orang Tim TRC UID Jatim. Relawan teknis dari PLN UID Ja-

Sidoarjo, Memorandum Komunitas wartawan yang akan meramaikan kegiatan Gowes Spektakuler pada 26 Januari mendatang bukan hanya dari PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Sidoarjo saja. Perkumpulan wartawan yang lain, salah satunya dari Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) juga bersiap mengikuti momen yang diselenggarakan Pemkab Sidoarjo bersama Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum tersebut. Seperti yang ditegaskan Ketua Forwas, Eko Wibowo Yudho. “Ya, kami bersiap mengikuti Gowes Spektakuler yang digelar oleh Pemkab Sidoarjo dan SKH Memorandum tanggal 26 Januari mendatang, dalam rangka peringatan Hari Jadi Sidoarjo yang ke-161,” tutur Eko, Kamis (2/1). Wartawan salah satu stasiun TV terkenal di Surabaya itu pun mengemukakan, bahwa seluruh anggota Forwas diwajibkan mengikuti kegiatan itu. “Tentunya, yang tidak sedang melakukan tugas peliputan. Kalau yang sedang meliput, saya sarankan

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Forwas Siap Ramaikan Gowes Spektakuler

Eko Wibowo Yudho

untuk meliput acara gowes ini, karena kabarnya Pak Bupati (H Saiful Ilah SH MHum) juga ikut gowes bareng masyarakat Sidoarjo,” tukasnya. Apalagi, lanjut Eko, acara Gowes Spektakuler itu digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo yang ke-161. Sehingga menurut Eko, mengikuti kegiatan itu adalah kewajiban. “Ini untuk menunjukkan kalau

wartawan Sidoarjo banyak yang Wong Darjo. Apalagi, hadiah utamanya adalah satu unit mobil dan puluhan hadiah menarik lain. Siapa tahu dapat mobil. Kan enak, dari berangkatnya mancal, pulangnya bawa mobil,” tandas dia. Eko menerangkan, wartawan yang tergabung di Forwas berjumlah sekitar 50 orang. Dari jumlah itu, ia menargetkan yang akan ikut kegiatan Gowes Spektakuler sebanyak 30 orang. “Yang akan ikut kegiatan Gowes Spektakuler Insya Allah sebanyak 30 orang. Yang 20 orang lainnya melakukan peliputan,” bebernya. Dalam konfirmasi itu, Eko pun mendesak warga Sidoarjo akan ikut meramaikan kegiatan tersebut. Sebab, kegiatan itu digelar bukan hanya untuk warga, melainkan para pejabat Forkopimda Sidoarjo rencananya juga akan ikut. “Masak Pak Bupati, Pak Kapolresta, Pak Dandim, Pak Kajari ikut, kita hanya diam saja. Mari, kita yang mengaku warga Sidoarjo untuk ikut acara Gowes Spektakuler,” pungkas Eko. (sdm/jok/fer)

Sidoarjo, Memorandum Komunitas Topi Kwalik mengapresiasi Gowes Spektakuler yang digelar Pemkab Sidoarjo dan Surat kabar Harian (SKH) Memorandum untuk memeriahkan HUT ke-161 Pemkab Sidoarjo, 26 Januari nanti. Apresiasi penyelenggaraan gowes di Kota Delta itu disampaikan Sekjen Komunitas Topi Kwalik, Munalik. Komunitasnya, kata Munalik, tidak hanya mengapresiasi acara itu, tetapi juga bakal turun. “Anggota kami yang hobi nggowes pasti bakal turun. Kebetulan saat ini kami punya misi mendukung Mas Kelana Aprilianto SE. Dalam acara itu (Gowes Spektakuler) kami akan ramai-ramai turun dengan seragam dan topi kwalik,” ujar Munalik. Pria yang tinggal di Prambon itu diwawancarai koran ini saat merayakan tahun baru 2020 bersama ratusan Komunitas Topi Kwalik Mas Kelana Aprilianto di Rumah Makan Bamboe Boetho. Malam detik-detik Tahun Baru 2020 itu, ratusan Komunitas Topi Kwalik berkumpul di sana. Mereka merayakan tahun bersama-sama di sana. Tidak hanya Komunitas Topi

FOTO: MEMORANDUM/IM

Komunitas Topi Kwalik Bakal Turun Bersama

Komunitas Topi Kwalik dalam acara perayaan Tahun Baru 2020.

Kwalik, malam itu Mas Kelana Aprilianto SE juga datang ke sana. Mas Kelana pun langsung dieluk-elukkan komunitas itu dan mereka bertekad bakal mendukung Mas Kelana dalam Pilkada Sidoarjo tahun ini. “Dan kami akan bersama-sama

lagi untuk meramaikan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo dalam acara Gowes Spektakuler yang digelar Memorandum dan Pemkab Sidoarjo. Dalam acara itu kami akan turun dengan topi kwalik,” tandas Munalik. (im/jok/fer)

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 3


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

AREMA

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 3

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Kasus Narkoba Kota Malang Masih Tinggi Malang, Memorandum Kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan (narkoba) di Kota Malang pada 2019 masih cukup tinggi. Data di kepolisian menunjukkan, 291 tersangka yang terdiri atas 285 laki-laki dan enam wanita diamankan Satreskoba Polres Malang Kota.

7 Ribu Kendaraan Tak Patuhi Uji Kir Malang, Memorandum Banyak kendaraan bermotor wajib uji kir di Kabupaten Malang yang tak patuh. Totalnya mencapai sekitar 7 ribu kendaraan sampai akhir tahun 2019. Karena itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang bakal gencar melakukan razia. “Kita memiliki rencana untuk razia. Nantinya tentu kita membutuhkan kerjasama dengan kepolisian juga dalam melakukan penertiban di tahun ini,” ucap Tutuk Handayani, Kepala Unit Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kabupaten Malang, Kamis (2/1), seperti dikutip dari MalangTimes. Menurutnya, tak patuhnya para pemilik kendaraan yang didominasi jenis truk dan mikrolet atau angkutan umum ini, selain memunculkan potensi kecelakaan di jalan raya. Juga berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang dari sumber retribusi pengujian kendaraan bermotor (PKB). Kondisi inilah yang jadi evaluasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang di awal tahun 2020 ini. Rencana razia kendaraan bermotor wajib kir menjadi salah satu strategi dalam menertibkan keamanan dan kenyamanan pengendara di jalan raya. Dimana, setiap tahunnya jalanan di wilayah Kabupaten Malang pun semakin dipadati berbagai jenis kendaraan besar pengangkut barang. Sayangnya, dari data Dishub Kabupaten Malang, kendaraan itu pula yang banyak tak melakukan uji kir sepanjang 2019 ini. Kondisi inilah yang membuat Dishub berencana melakukan razia secara kontinyu diberbagai jalur masuk kendaraan truk. Walau terbilang masih banyak kendaraan tak melakukan uji kir, Tutuk menyampaikan, secara jumlah di tahun 2019 ini kesadaran masyarakat terbilang naik dibandingkan tahun 2018 lalu. Dimana, jumlah kendaraan lulus uji kir tahun 2019 mencapai 52.176. Sedangkan di tahun 2018 hanya mencapai 50.719 kendaraan yang lulus uji kir. (*/sr)

Para tersangka, berusia di atas 30 tahun, 107 orang. Sementara di usia 15-19 tahun, 20 orang. Usai 20-24 tahun, 80 orang tersangka. Usia 25-29, diamankan 84 orang tersangka. Secara umum, jumlah tersangka, hanya terpaut sedikit jika dibanding tahun 2018. Dari data yang ada, tahun 2018, ada 306 tersangka. 299 laki-laki dan 7 orang wanita. Meningkatnya jumlah tersangka, dibarengi dengan meningkatnya ungkap kasus. Di tahun 2019, ungkap kasus narkoba 263 kasus, sedangkan 2018, uangkap kasus sebanyak 251.

“Ini melebihi target. Target kasus 230, capaian 263 kasus. Didominasi usai di atas dari 30 tahun dengan profesi swasta,” ungkap Kapolresta Malang Kota melalui Wakapolres Malang Kota Kompol Arie Tristiawan. Dari ragam profesi, 324 tersangka di tahun 2019 pelajar terdapat 1 orang, mahasiswa 26 orang, swasta 195 orang, ASN/TNI/Polri 1 orang, buruh 10 orang, petani 1 orang, pengangguran 37 orang dan wiraswasta 51 orang. Wilayah Polsek Klojen, dengan ungkap kasus paling tinggi

yakni 12 kasus dengan 15 tersangka. Polsek Lowokwaru, 7 kasus dengan 8 tersangka. Polsek Sukun dan Polsek Blimbing masing masing, 3 kasus dengan 5 tersangka. Sementara Polsek Kedungkandang, 1 kasus dengan 1 tersangka. “Kalau peredaran paling banyak rata-rata, masih di kawasan Lowokwaru dan Klojen,” pungkas Arie. (cr-3/sr)

Wakapolres Malang Kota Kompol Arie Trestiawan didampingi Kabagpops Kompol Sutantyo dan Kasubbag Humas Ni Made Seruni Marhaeni.

Babinsa Koramil Kedungkandang Bantu Tanam Padi Malang, Memorandum Babinsa Koramil Kedungkandang, Kodim 0833 Kota Malang, Serma Rojiin membantu petani binaannya menanam padi di persawahan milik Tasmijan, warga RT 04/RW 01, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (2/1). Semangat Babinsa Koramil Kedungkandang ikut terjun ke sawah membantu petani binaannya ini untuk mendukung program swasembada pangan. Prajurit TNI ini menanam padi jenis Ciherang dengan pola jajar legowo di Kelompok Tani Makaryo. Ini merupakan bentuk nyata pendampingan terhadap petani dan salah satu tugas Babinsa dalam mewujudkan program pemerintah menyukseskan swasembada pangan di wilayah kerja binaannya. Di samping itu kegiatan yang dilakukan itu, merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan

rakyat. Danramil Kedungkandang Kapten Inf Suryadi mengatakan kegiatan itu dilaksanakan sebagai upaya pendampingan para Babinsa kepada kelompok tani yang menjadi binaannya. “Diharapkan dengan turunnya para Babinsa di sawah sebagai bentuk pendamping kepada petani di wilayah binaannya, dengan pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil panen serta dapat memberi motivasi kepada para Petani untuk lebih giat mengolah lahan pertaniannya dengan maksimal Sehingga hasil panen yang diperoleh dapat meningkat,” katanya. Kegiatan yang dilakukan Babinsa Koramil Kedungkandang Kodim 0833 Kota Malang ini merupakan bentuk kepedulian TNI untuk membantu pemerintah Kecamatan Kedungkandang dalam upaya menyukseskan swasembada pangan. (*/ari/sr)

Anggota TNI bersama petani menanam padi di sawah.

Hukuman Ilmuwan Tujuan editing itu adalah: agar sang bayi tidak terkena penyakit tertentu. Yakni penyakit sang ayah yang memalukan dan sangat berbahaya: HIV. Maka gen Lulu dan Nana diedit. Ketika calon bayi itu masih berupa benih manusia. Bagian yang kelak akan menjadi penyakit dibuang. Saat editing benih manusia itu dilakukan memang timbul pertanyaan: apakah embrio itu nanti masih bisa menjadi janin. Lalu: kalau toh bisa apakah janin itu akan bisa menjadi bayi yang normal. Tapi semua itu menjadi rahasia dokter He. Bersama dua dokter asistennya. Maksimum hanya sampai profesor pembimbingnya: di Amerika Serikat sana. Ups... Ada satu lagi yang tahu: ibu yang mengandung embrio tersebut. Rahasia uji coba kehidupan manusia itu memang berhasil ditutup rapat. Pun sampai bayi yang dimaksud lahir. Kembar. Secara cesar. Wanita semua. Diberi kode nama penelitian: Lulu

Sambungan dari halaman 1 dan Nana. Sebulan kemudian bayi itu hidup normal. Yakni setelah dikeluarkan dari inkubasi. Saat masih di inkubasi si kembar dibebat kain putih. Yang dililitkan rapat di tubuh mungil mereka. Itu akibat si kembar harus dilahirkan secara prematur. Kelahiran bersejarah itu terjadi di bulan Oktober 2018. Sebulan kemudian Dr dr He membuka sebagian rahasianya. Di Hongkong. Dalam. Sebuah seminar ilmiah kedokteran. Yang mendengar pun terkejut. Terjadilah kehebohan di dunia ilmu pengetahuan --khususnya bidang kedokteran. Kehebohan itu melebar ke soal etika: apakah boleh seorang dokter melakukan editing gen. Perbuatan itu bisa dianggap sudah mencampuri otoritas Tuhan. Hampir seluruh dunia melarang tindakan seperti itu. Dunia pun heboh. Pemerintah Tiongkok turun tangan. Dokter He dianggap melanggar hukum.

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Hudawi dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, terhadap barang jaminan debitur sebagai berikut : 1. Juda Dwi Kurnianta, Sebidang tanah dan bangunan tersebut dalam SHGB No.370, Lt.120 m2, An. Juda Dwi Kurnianta, Terletak di Desa/Kelurahan Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. (Nilai Limit Rp. 350.000.000,-/Jaminan Rp. 105.000.000,-) Keterangan: Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Sidoarjo selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Pelaksanaan Lelang: Cara Penawaran: Melalui Aplikasi Lelang Internet cara tertutup (Closed Bidding) pada alamat domain www.lelang.go.id. Batas Akhir Penawaran : Selasa, 21 Januari 2020, Pukul : 10.00 WIB (waktu server) Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran Pelunasan Harga Lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli: 2% dari harga lelang Tempat Pelaksaan Lelang: KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161, Sidoarjo. Persyaratan Lelang: 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. 2. Peserta lelang dapat melihat objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Objek Lelang tersebut dijual dengan kondisi apa adanya, peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan / penundaan pelaksanaan lelang, maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Sidoarjo dan/ atau Hudawi

Ia dipecat dari universitas. Lalu dikenakan tahanan rumah. Dan Senin 30 Desember kemarin ia dijatuhi hukuman tiga tahun. Jumlah denda yang harus ia bayar rupanya sama dengan anggaran negara yang telah digunakan untuk riset itu. Yang menarik, salah satu kesalahan dokter He adalah: telah menggunakan riset universitas untuk popularitas pribadi.

Rupanya di situlah inti masalahnya. Harusnya biarlah instansi resmi Tiongkok yang mengumumkan. Harusnya dokter He tetap saja diam dulu. Sampai penelitian lebih lanjut dilakukan. Misalnya apakah benar-bemar Lulu dan Nana kebal penyakit HIV. Kalau saja penelitian dokter He itu benar-benar berhasil, mungkin saja editing gen bisa melebar ke penyakit lain. Misalnya

diabetes. Betapa ratusan juta orang tersiksa oleh penyakit diabetes. Yang sangat sulit disembuhkan itu. Mereka menderita diabetes hanya karena salah satu orang tua mereka menderita gula darah. Orang seperti Jaya Suprana --yang kaya raya-sampai tidak mau punya anak. Hanya karena ia tidak ingin anaknya mewarisi diabetesnya --di samping

Hudawi INFO HUB. : Hudawi / 087776677022

satu dua tahun tidak boleh menjalankan pekerjaan kedokteran. Dan satunya lagi diberi hukuman percobaan. Masing-masing juga harus membayar denda --meski tidak sebesar denda untuk dokter He. Selebihnya tidak bisa banyak diketahui. Media Tiongkok sangat ketat dalam melakukan editing berita. Saya juga tidak berhasil mencari tahu bagaimana

kehidupan Lulu dan Nana. Apakah tetap diperbolehkan hidup atau tidak. Pun kalau boleh hidup di manakah mereka dibesarkan. Sampai suatu saat kelak kita dibuat kaget lagi: dokter He berhasil pula melakukan editing gen untuk penyakit diabetes. Sekitar 10 tahun lagi. Siapa tahu. Saat itu nanti umur dokter He masih 45 tahun.(*)

PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No.4 tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Lamongan akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan, dengan perantara Kantor Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur :

Berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No.4 tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Lamongan akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan, dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur :

No. 1.

Nama Debitur Siswanto -

-

2.

Ali Imron

-

Obyek Lelang

Nilai Limit

Uang Jaminan

Sebidang tanah dan bangunan yang berdiri diatasnya sesuai 1.707.400.000,SHM No.177 atas nama Siswanto, Luas 1.915 m2 Terletak di Desa Sumberagung Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan Sebidang tanah dan bangunan yang berdiri diatasnya sesuai 347.100.000,SHM No.399 atas nama Siswanto, Luas 358 m2 Terletak di Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan Sebidang tanah dan bangunan yang berdiri diatasnya sesuai 3.296.700.000,SHM No.96 atas nama Sulastri, Luas 2.650 m2 Terletak di Desa Brengkok Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan

515.000.000,-

No. 1.

Nama Debitur Ali Sahidin

105.000.000,-

990.000.000,-

PELAKSANAAN LELANG :

2.

Obyek Lelang

Nilai Limit

Uang Jaminan

- Sebidang tanah dan bangunan yang berdiri diatasnya sesuai SHM No.117 atas nama Istifadatus Shoimah, Luas 483 m2 Terletak di Desa Pangean Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan

952.600.000,- 300.000.000,-

- Sebidang tanah dan bangunan yang berdiri diatasnya sesuai SHM No.261 atas nama Ali Sahidin, Luas 582 m2 Terletak di Desa Pangean Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan

329.300.000,- 100.000.000,-

A Nurwahid - Sebidang tanah dan bangunan yang berdiri diatasnya 2.371.100.000,- 725.000.000,sesuai SHM No.47 atas nama A Nurwahid, Luas 354 m2 Terletak di Desa Sendangagung Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan

Cara Penawaran

Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id)

Hari / Tanggal Lelang

Senin, 20 Januari 2020, pukul 13.00 (Waktu server E-Auction sesuai WIB)

Cara Penawaran

Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id)

Batas Akhir Penawaran

Senin, 20 Januari 2020, pukul 13.00 (Waktu server E-Auction sesuai WIB)

Hari / Tanggal Lelang

Senin, 20 Januari 2020, pukul 13.30 (Waktu server E-Auction sesuai WIB)

Penetapan Pemenang

Setelah batas akhir penawaran

Batas Akhir Penawaran

Senin, 20 Januari 2020, pukul 13.30 (Waktu server E-Auction sesuai WIB)

Pelunasan Lelang

5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang

Penetapan Pemenang

Setelah batas akhir penawaran

Bea Lelang Pembeli

2% dari harga lelang

Pelunasan Lelang

5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang

Tempat Pelaksanaan Lelang

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Lamongan Jl. Jend. Basuki Rahmad No. 86 Lamongan

Bea Lelang Pembeli

2% dari harga lelang

Tempat Pelaksanaan Lelang

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Lamongan Jl. Jend. Basuki Rahmad No. 86 Lamongan

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk, Kantor Cabang Lamongan, Jalan Jenderal Basuki Rahmad No. 86 Lamongan KETERANGAN : 1. Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. 2. Uang jaminan harus sudah diterima olej KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 3. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG : 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “ Tata Cara dan Prosedur “ dan “Panduan Penggunaan“ pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa obyek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Lamongan. 4. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Lamongan (telepon 0322-318888, 312255, 312284) dan KPKNL Surabaya (telepon 031-3523516)

Surabaya, 3 januari 2020 KPKNL SIDOARJO

mewarisi kekayaan dari pabrik jamu Jagonya. Penderita diabetes pasti menunggu keberhasilan riset itu. Lalu bisa meluas lagi ke penyakit-penyakit lain. Sehingga, kelak, setiap bayi yang lahir sudah dibuat kebal penyakit apa pun. Sementara ini sang peneliti harus ‘menderita’ dulu. Dua staf dokter He juga dijatuhi hukuman. Yang

Lamongan, 03 Januari 2020 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Lamongan

PELAKSANAAN LELANG :

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk, Kantor Cabang Lamongan, Jalan Jenderal Basuki Rahmad No. 86 Lamongan KETERANGAN : 1. Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. 2. Uang jaminan harus sudah diterima olej KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 3. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG : 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “ Tata Cara dan Prosedur “ dan “Panduan Penggunaan“ pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa obyek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Lamongan. 4. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Lamongan (telepon 0322-318888, 312255, 312284) dan KPKNL Surabaya (telepon 031-3523516) Lamongan, 03 Januari 2020 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Lamongan


memorandum.co.id

TULUNGAGUNG

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT PON 3 JANUARI 2020 HALAMAN 5

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Aniaya Rekan Kerja, Warga Dono Dipolisikan

Warga Desa Tugu bergotong royong membersihkan material longsor

Longsor Susulan di Desa Tugu

Anggota Dewan dan Muspika Kerja Bakti Bersihkan Material Tulungagung, Memorandum Tebing di Dukuh Watu Wayang, Desa Tugu, Kecamatan Sendang, mengalami longsor hingga menutup akses jalan. Kamis (2/1) pagi, ratusan warga desa bergotong royong membersihkan material menggunakan alat seadanya. Ini agar jalan yang menghubungkan ke Desa Nyawangan itu bisa dilewati. Selain warga desa, beberapa anggota DPRD Kabupaten Tulungagung yang berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sendang juga ikut kerja bakti bersama muspika. Di antaranya Andrianto (Fraksi PKS), Ir Gandi Wardoyo (Fraksi Partai NasDem) dan Ketua DPRD Tulungagung Marsono, yang berangkat dari PDI-P. Kepala Desa Tugu, Parlan mengatakan peristiwa ini merupakan longsor susulan.“Sebelumnya sudah pernah terjadi, namun tidak sampai menutup akses jalan,” kata Parlan. Dia menjelaskan, longsor susulan kali ini lebih parah dibanding sebelumnya.”Pemerintah desa bersama warga langsung kerja bakti. Ini juga ada kepedulian dari muspika dan beberapa angggota dewan,” ujar dia. Sementara anggota DPRD Tulungagung asal Desa Tugu Andrianto menuturkan, bencana tanah longsor susulan ini terjadi di dua titik. Yaitu di Desa Tugu dan Desa Krosok. “Yang di Desa Tugu ini adalah akses jalan menuju Desa Nyawangan. Sedangkan yang di Desa Krosok itu di Dusun Tambak, merupakan akses jalan nenuju Desa Nglutung. Di sana terjadi jalan terputus,” terang dia. Andrianto menambahkan, karena kesigapan seluruh elemen, maka kerja bakti di Desa Tugu bisa tuntas. Sehingga akses jalan sudah bisa digunakan lagi.“Alhamdulillah di Desa Tugu sudah terselesaikan. Untuk Desa Krosok, karena jalannya terputus, maka perlu penanganan lebih lanjut dari dinas pekerjaan umum. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, karena intensitas hujan masih tinggi, diharapkan masyarakat berhati-hati dan mewaspadai drainase atau saluran air di lingkungan masing-masing,”pesan Andrianto. (kin/mad/dhi) PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang – Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk – Kantor Wilayah Jakarta Kemayoran akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Surabaya, dengan jasa Pra Lelang PT. Balai Mandiri Prasarana terhadap aset jaminan debitur sbb : No

1.

Nama Debitur

Alamat Obyek / Jaminan Lelang

Harga Limit (Rp)

Satu Paket, Tanah dan Bangunan, SHM No. 3372, Lt. 94 M2, an. Indah Kusuma, SHM No. 3236, Lt. 234 M2, an. Nyonya Indah Kusuma, dan SHM Jacob Lucas No. 3385, Lt. 69 2.508.000.000 M2, an. Indah Kusuma, Ketiga Sertifikat tersebut terletak di Jalan Karang Asem X No. 25, Kel. Ploso, Kec. Tambaksari, Kota Surabaya.

Uang Jaminan (Rp)

Keterangan

-Nominal jaminan yang disetorkan ke Rekening “ VA” (Virtual Account) harus sama dengan Nominal Jaminan yang disyaratkan. -Jaminan harus sudah efektif diterima oleh 1.000.000.000 KPKNL selambat – lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. -Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Syarat Lelang : 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Syarat dan Ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “ Tata Cara dan Prosedur” dan Panduan Penggunaan” pada domain tersebut di atas. 3. Barang yang dilelang menurut keadaan apa adanya (as is where is basis) pada saat ini, kami menganjurkan peminat untuk melihat obyek lelang sebelum mengikuti pelelangan. 4. Apabila terjadi pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang karena suatu hal maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk dan PT. Balai Mandiri Prasarana. Info Hubungi : 082131877470. Pelaksanaan Lelang : 1. Cara Penawaran : Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id). 2. Hari : Senin 3. Tanggal : 20 Januari 2020 4. Batas akhir penawaran lelang : Pukul 10.00 Waktu Server (sesuai WIB). 5. Domain : www.lelang.go.id 6. Penetapan pemenang : setelah batas akhir penawaran. 7. Pelunasan harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah lelang. 8. Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang. 9. Tempat Pelaksanaan Lelang : KPKNL Surabaya, Jalan Indrapura No. 5, Surabaya. Surabaya, 03 Januari 2020 PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk – Kantor Wilayah Jakarta Kemayoran

Polisi menangkap Agus Setiawan setelah menerima laporan penganiayaan dari keluarga Dimas Santoso (19), warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, kemarin. Dimas adalah rekan kerja sekaligus korban penganiayaan tersangka. Peristiwa tersebut terjadi di tempat percetakan di Kelurahan Tertek, Kota Tulungagung. Kapolsek Tulungagung Kota, Kompol Rudi Poerwanto mengatakan, saat diamankan tersangka cukup kooperatif dan menyesali perbuatannya. Tersangka mengaku memukul korban hingga menderita luka dan mendapatkan dua jahitan di pipi kirinya.”Sudah kita amankan dan statusnya jadi tersangka karena memang memenuhi unsur tindak pidana,” jelas Kompol Rudi, Kamis (2/1). Lebih jauh, Rudi menjelaskan, pemukulan terjadi saat keduanya bekerja di percetakan banner. Saat itu korban sedang melayani pelanggan dan meminta tersangka mengambilkan banner sesuai pesanan. Namun, banner pesanan belum jadi. Ini kemudian jadi pemicu timbulnya kesalahpamahan antara korban dan tersangka. Sehingga keduanya terlibat

“

Setelah adu mulut kemudian tersangka memukul pipi kiri korban sehingga mengalami pendarahan Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Rudi Poerwanto adu mulut. Tidak berhenti di situ, tersangka lantas memukul pipi kiri korban.”Setelah adu mulut kemudian tersangka memukul pipi kiri korban sehingga mengalami pendarahan,” jelas dia. Mengetahui temannya berdarah, lanjut Rudi, tersangka kemudian membawa korban berobat ke rumah sakit, lalu dirujuk ke RSUD dr Iskak. Tetapi ini tidak menghentikan niat korban untuk melaporkan tersangka. Buktinya keluarga korban tetap melaporkan tersangka, dan meminta kasus ini diselesaikan secara hukum. “Kini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat pasal 351 ayat 2 jo ayat 1 KUHP tentang Penganiayaan. Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara,”pungkas Rudi. (fir/mad/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/KIN

Tulungagung, Memorandum Agus Setiawan (28), warga Desa Dono, Kecamatan Sendang, hanya bisa menyesali perbuatannya. Gegara menuruti emosi sesaat, kini dia harus berurusan dengan polisi. Bahkan, terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

Agus (kiri) didampingi petugas.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Mojokerto, Memorandum Seorang ibu rumah tangga (RT), Khusnul Khotimah (35), warga Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, diringkus Unit Reskrim Polsek Ngoro, Kamis (2/1) pukul 03.00, karena mencuri di Indomaret. Penangkapan itu bermula dari petugas yang mendapatkan laporan dari pegawai Indomaret yang berlokasi di wilayah setempat, tidak jauh dari tempat tinggal tersangka, bahwa dia melihat plafon di atas kasir jebol dan dagangan berantakan. Setelah dicek, ternyata ada 12 bungkus rokok dari berbagai

merk hilang. Diperkirakan tersangka berusaha mencongkel mesin ATM Bank Mandiri, tetapi gagal. Selanjutnya, tersangka juga mencongkel brankas di ruang belakang. Tapi, lagi-lagi tak berhasil. Akhirnya tersangka kabur membawa uang receh di kasir sebesar Rp 100 ribu. Berbekal rekaman closed cir-

Khusnul Khotimah

cuit television (CCTV), petugas dengan sigap langsung mengolah TKP. Tersangka diperkirakan masuk Indomaret dengan cara memanjat tembok di belakang toko, selanjutnya merusaknya plafon dengan berbekal dua buah palu, satu tang, dan empat obeng. Tersangka saat di konfirmasi menceritakan, bahwa pada 2016 dengan kasus yang sama dia telah divonis enam tahun penjara. Dia berkilah nekat mencuri karena terlilit utang Rp 15 juta yang akan jatuh tempo 30 Januari. Dia akan dipolisikan jika tidak cepat mengembalikan utang tersebut.

Kapolsek Ngoro Kompol Gaguk Sulistyo Budi membenarkan penangkapan tersangka. Menurut dia, kejadian ini sebagai kado buat Gaguk, karena dia baru menjabat Kapolsek Ngoro seminggu lalu. Petugas menyita barang bukti berupa dua palu, satu tang, dan empat obeng serta satu buah botol sisa minuman coca cola, uang hasil kejahatan Rp 27 ribu. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 3.701.400. “Atas kejadian ini, tersangka melanggar pasal 363 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara“kata Gaguk.(no/dhi)

Wali Kota Pimpin Penertiban Reklame Bodong Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita memimpin penertiban reklame di sejumlah jalan protokol di Kota Mojokerto, Kamis (2/1). Enam reklame ilegal alias bodong akhirnya dirobohkan petugas satpol PP. “Berdasarkan data yang kami miliki ada 121 papan reklame yang tidak jelas perizinannya dan akan kami tertibkan secara bertahap,”ujar Ning Ita usai merobohkan reklame di Jalan Majapahit Selatan, Kota Mojokerto. Menurut dia, penertiban reklame ini merupakan tindaklanjut dari temuan tim gabungan dari Dinas Penanaman Modal

dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Satpol PP, serta Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA) Kota Mojokerto, bahwa ada 121 reklame yang diduga ilegal. Dari jumlah tersebut, 54 reklame sudah dilakukan konfirmasi kepada pemiliknya dan izinnya memang sudah habis. Sebelum ditertibkan, pemkot sudah konfirmasi kepada pemilik reklame. Lebih lanjut, Ning Ita mengatakan, saat ini pemkot mempersiapkan peraturan wali kota (perwali) untuk menata reklame di kota Mojokerto. Selain untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), estetika dan kenya-

manan, tetap akan dijaga.“Apalagi Kota Mojokerto akan menuju kota wisata,”tandas dia. Diakui, selama ini reklame di Kota Mojokerto tidak tertata, karena tidak ada perwali yang mengatur secara detail wilayah mana saja yang diperbolehkan dan tidak. Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono menjelaskan, rata-rata pemilik reklame yang sebelumya dianggap liar beralasan memiliki izin, namun izinnya mati. Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya masih mendalami berdirinya puluhan reklame liar yang sudah berdiri bertahun-tahun. “Yang jelas kami

FOTO: MEMORANDUM/WAR

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Mojokerto, Memorandum Memasuki tahun 2020, Pemkab Mojokerto bakal menerapkan kebijakan kawasan tanpa rokok. Kebijakan tersebut nantinya masuk dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang saat ini sedang didorong ke dewan. Usulan rancangan peraturan daerah (raperda) itu dimasukkan dalam Program PemKusairin bentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2020. Usulan raperda tersebut dijadikan prioritas pembahasan pada awal 2020. Bapemperda DPRD Kabupaten Mojokerto, Kusairin mengatakan, selain raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok, juga akan dibahas perda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Majatama. “Secepatnya pada Januari dapat dilakukan lanjutan pembahasannya,” terang Kusairin, Kamis (2/1). Lebih jauh, dia mengatakan, bapemperda akan melakukan pembacaan awal. Karena usulan raperda itu dimasukkan akhir 2019. Draf dokumen raperda akan dipelajari. “Untuk tentang kawasan rokok, memang baru pertama ini. Tentu nantinya ada kewajiban OPD, zonasi hingga sanksi yang diatur di perda tersebut,”papar dia. Pengaturan kawasan tanpa rokok rencananya diterapkan pada sejumlah instansi publik, seperti kantor instansi pemerintahan, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas layanan kesehatan. Namun pengaturan itu tentunya memiliki konsekuensi logis, seperti di antaranya penyediaan lokasi khusus merokok.(war/dhi)

Terlilit Utang, Ibu RT Bobol Indomaret FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Dewan Garap Raperda Kawasan tanpa Rokok

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memimpin pembongkaran papan reklame bodong.

masih mendeteksi sejauh mana izin dan legalisasinya. Karena mungkin ada keleluasaan pada tahun- tahun lalu,”jelas dia. Pemkot Mojokerto berencana

mengubah Perwali 90/2015, tentang Penyelanggaraan Reklame yang lama ke peraturan daerah (perda) agar lebih berkekuatan hukum.(war/dhi)

Hari Pertama Masuk Kerja di Tahun 2020

Cegah Bencana Alam, Polres Jombang Tanam Ribuan Pohon Jombang, Memorandum Guna mencegah terjadinya bencana alam di Kabupaten Jombang, Polres Jombang melakukan gerakan menanam pohon, Kamis (2/1) pagi. Kegiatan ini untuk memberikan contoh kepada masyarakat. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 1.999 pohon yang ditanam oleh empat instansi pemerintah di Jombang, yakni Pemkab Jombang, Kodim 0814, Satuan Radar 222, dan Polres Jombang. Rencananya, ribuan pohon tersebut akan ditanam di sekitara lingkungan kantor-kantor pemerintahan dan tempat rawan bencana. Gerakan menanam pohon ini dihadiri Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Wabup Sumrambah, Sekda Achmad Jazuli, Dandim 0814, Dansatradar 222, Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, serta Forkopimda. Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menuturkan, kegiatan tanam pohon ini bertujuan untuk mencegah terjadinya bencana alam di wilayahnya. Sebab terlihat di daerah pengunungan banyak yang sudah gundul. “Dengan adanya penanaman pohon ini, kita sudah mengurangi untuk bencana longsor dan banjir. Apalagi di lahan-lahan yang ada di lereng gunung yang sudah sangat kritis karena hutannya sudah gundul,”ujar dia usai mengikuti penanaman pohon di Kantor Satlantas Jombang, Kamis,(2/1). “Namun penanaman pohon nanti disesuaikan. Artinya, mana yang bisa untuk buah, mana pohon yang bisa untuk menahan air. Ada seribu pohon dari pemkab sudah kami serahkan ke polres,” ungkap Mundjidah Wahab. Sementara Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap keberlangsungan kelestarian lingkungan. Sebab, jika tidak di antisipasi sejak dini, lingkungan akan membawa bencana bagi kehidupan. Ancaman bencana tersebut, lanjut dia, meliputi banjir, tanah longsor, kekeringan, angin kencang, serta kebakaran hutan dan lahan. Salah satu pemicunya yakni cuaca ekstrem akibat pemanasan global yang saat ini terjadi. “Dengan kita menanam pohon akan mencegah dan mengurangi terjadinya bencana alam sejak dini. Juga bisa sebagai pencegahan kerusakan iklim akibat pemanasan global,” terang dia. Boby berharap, lima sampai sepuluh tahun ke depan akan melihat pohon yang ditanam tumbuh besar dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga sebagai kontribusi polres untuk masa depan.“Kita tahu, dengan menanam pohon dampaknya akan sangat positif buat kehidupan di masa mendatang. Nanti kita juga menyalurkan pohon-pohon ini ke seluruh polsek jajaran,” pungkas dia.(wan/dhi)

Ribuan ASN Pemkab Jombang Ikuti Apel Jombang, Memorandum Hari pertama masuk kerja di tahun 2020 di Lingkup Pemkab Jombang, diawali pelaksanaan apel kerja yang diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Jombang, Kamis (2/1) pagi. Apel kerja tersebut digelar di lapangan Pemkab Jombang, dan dipimpin Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. Apel kerja tersebut juga diikuti di antaranya Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Sekda Ahmad Jazuli dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Jombang. Dalam sambutannya Bupati Jombang Mundjidah Wahab menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2020 kepada seluruh jajaran aparatur Pemkab Jombang. Dengan harapan dan doa, semoga pada tahun 2020 ini mampu memberikan nuansa baru dalam memperbarui tekad, harapan, dan semangat untuk lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada ASN. Dengan begitu, Kabupaten Jombang akan lebih maju. “Atas nama Pemkab Jombang, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi–tingginya kepada semua pihak, khususnya kepada seluruh aparatur Pemkab Jombang mulai dari pejabat eselon II, III, IV, hingga staf ASN, serta tenaga non ASN yang tak henti-hentinya mengabdikan diri. Mendedikasikan waktu dan

pikirannya untuk mewujudkan pemerintahan yang profesional, sehingga kita telah memperoleh hasil yang luar biasa pada tahun 2019,”papar dia, Kamis (1/2). Lebih jauh, Mundjidah Wahab mengajak seluruh aparatur Pemkab Jombang selalu bekerja bersama. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja. Jika Ingin berjalan cepat, maka jalanlah sendiri. Jika ingin berjalan jauh, maka jalanlah bersama-sama. Tentunya yang diinginkan adalah berjalan cepat dan jauh sekaligus. “Maknanya adalah, rakyat menghendaki kita bekerja secara cepat dan hasilnya maksimal. Saya berharap agar seluruh aparatur mulai berfikir revolusioner, keluar dari zona nyaman. Cari cara-cara baru di luar kebiasaan untuk mengungkit kinerja agar menjadi efektif, efisien, dan berkualitas,”sambung dia. Masih di lokasi yang sama, orang nomor satu di Pemkab Jombang itu mengimbau agar pada tahun 2020 untuk memperkuat soliditas, sinergi, dan inovasi. Karena ini merupakan kunci agar roda kinerja Pemkab Jombang bisa berjalan lebih cepat dan mencapai hasil yang maksimal. Pertanggungjawabkan seluruh instrumen kinerja yang sudah diberikan kepada saudara, yaitu target kinerja, perjanjian kinerja, DIPA, dan lain sebagainya, dengan sebaik-baiknya secara akuntabel dan transparan sesuai

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan memberikan bibit pohon kepada personel TNI.

Ribuan ASN mengikuti apel pertama 2020.

peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagai abdi negara dan pelayann masyarakat, ASN harus mampu menampilkan jati diri, sebagai contoh dan teladan di tengah-tengah lingkungan tempat kerja dan lingkungan masyarakat. Bentuk kedisplinan ASN yang coba diberlakukan oleh Pemkab Jombang yakni memberikan dampak yang signifikan. Karena sesuai dengan prestasi-prestasi kerja yang telah diraih oleh OPD-OPD. Terbukti berbagai penghargaan, baik tingkat nasional maupun provinsi, yang diberikan kepada Pemkab Jombang. Dukungan Pemerintah Pusat Dan Pemprov Jatim terhadap perkembangan Kota Santri. Terus ditunjukkan dengan berbagai bantuan serta kebijakan yang

mendukung dan mensupport atas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial kemasyarakatan. “Agar nantinya berjalan semakin baik, jika pada tahun 2019 masih ada kekurangan. Mari kita tingkatkan lagi pada tahun 2020. Begitu juga, prestasi-prestasi yang sudah dicapai pada tahun 2019, mari kita pertahankan dan kita tingkatkan. Bahkan, kita tambah lagi prestasi tersebut,” tandas Bupati. Seiring kebijakan pemerintah tentang penyeteraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional, seluruh ASN tidak perlu cemas dan mari mendukung bersama. Sebab, kebijakan ini dalam rangka menciptakan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional. Sekaligus sebagai upaya peningkatan efektifitas, efisiensi

Hj Mundjidah Wahab

dalam rangka mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik. Sebagai bentuk evaluasi bagi ASN, terutama tentang hukuman disiplin pegawai. Sejumlah abdi negara mendapatkan hukuman disiplin ringan 16 orang, hukuman disiplin sedang lima orang, hukuman disiplin berat 15 orang, termasuk tiga orang diberhentikan dengan tidak hormat. Sedang 16 orang ASN lain mengajukan izin. “Masa lalu adalah sejarah, hari ini adalah goresan, hari esok adalah harapan. Selamat datang tahun 2020. Selamat tahun baru, harapan baru. Ke depan tantangan kita tidak mudah dan telah bersama-sama kita buktikan bahwa dalam waktu singkat kita berhasil pada tahun lalu dengan torehan yang baik,” pungkas Mundjidah.(adv/hms)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 7

BANDIT CURANMOR DIMASSA DI JALAN BABATAN

Edo Rosihan dan Sudhi

erah Krian, Sidoarjo mencuri Beat. “Terakhir di Jalan Lidah Wetan tapi gagal,” kata Edo kepada petugas. Edo juga berterus terang apabila sasarannya adalah Beat dan setiap kali berhasil mencuri, motor dijual ke Madura seharga Rp 1,5 juta. “Saya janjian dengan penadahnya di Jembatan Suramadu,” ujar Edo di mapolsek. (rio/nov)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum Kedua bandit yang dimassa warga di Jalan Babatan kondisinya sudah membaik, dan menjalani pemeriksaan penyidik Polsek Wiyung, Kamis (2/1). Identitas kedua tersangka adalah Edo Rosihan (30) dan Sudhi (26), keduanya warga Jalan Gembong. Mereka dimassa setelah mencuri Beat L 4560 UC yang diparkir di teras rumah, Lidah Wetan II. Namun, aksi yang dilakukan keduanya tepergok pemiliknya, Bagus Subakti (30), saat mendorong motor hingga diteriaki maling. Merasa ketahuan, keduanya kabur lalu dikejar dan tertangkap di Jalan Babatan arah Unesa. Massa yang geram dengan ulah pelaku ini menghajarnya hingga sekarat. Anggota Reskrim Polsek Wiyung yang mendapatkan laporan adanya pelaku curanmor tertangkap segera mendatangi lokasi. Kemudian membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis menggunakan mobil patroli. Kapolsek Wiyung Kompol M Rasyad membenarkan telah mengamankan dua bandit curanmor, dan masih dalam pemeriksaan penyidik. Akibat dimassa, salah satu tersangka (Edo) rahangnya mengalami patah tulang. “Iya benar, saat ini masih dalam pengembangan penyidik. Pengakuannya mencuri motor sebanyak tiga kali,” kata Rasyad, Kamis (2/1). Dari hasil pemeriksaan sementara, Edo dan Sudhi mengaku telah melakukan pencurian motor di tiga lokasi selama kurun waktu delapan bulan dan baru tertangkap polisi. Pencurian tersebut antara lain di sekitar Masjid Agung berhasil menggondol Beat warna hitam. Di da-

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Tiga Kali Mencuri Motor

Ulama mendoakan agar Jatim tetap aman.

Polri dan Ulama Jaga Keamanan Jatim Surabaya, Memorandum Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan bersilaturahmi dengan para kiai dan habib se-wilayah Madura, di rumah H Ali Badri, Jalan Jagir Wonokromo. Dalam pertemuan tersebut, Luki mengucapkan terima kasih atas doa para tokoh agama tersebut sehingga

Jatim tetap aman. “Di tahun 2020 ini kami berharap dukungan dan doa para ulama Madura dan semua ulama agar Jatim tetap aman, nyaman serta guyub rukun,” harap Luki. Lebih lanjut dijelaskan Luki, bila kegiatan itu untuk memupuk kedekatan sekaligus menjalin silaturahmi antara Polri bersama ulama. “Selama ini Polri

selalu bergandengan tangan dengan para ulama guna bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Jawa Timur,” lanjut Luki. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri Dirintel Kombespol Teddy Setiadi, Dirbinmas Kombespol Iwan Setiawan, dan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho. (tyo/nov)

Datun Kejari Selamatkan Aset Negara Rp 71 M aset negara Rp 71.227.380.305. “Uang Rp 71 miliar lebih itu total dari penyelamatan bentuk aset dan uang,” jelas Kajari Tanjung Perak Wagiyo Santoso melalui Kasubsi Perdata Chalida K Hapsari, Kamis (2/1). Tambah Chalida, untuk penyelamatan aset senilai Rp 16.096.509.000

Sambungan dari halaman 1

itu merupakan bekas tanah kas desa (BTKD) di Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal. “Dari sana terbit Sertifikat Hak Pakai Nomor: 00004 seluas 10.233 meter persegi oleh Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya pada 8 Agustus 2019,” jelasnya.

Sedangkan untuk aset negara dalam bentuk uang, lanjut Chalida tersebar di berbagai instansi mulai dari Pemkot Surabaya, pihak swasta hingga BUMN. “Totalnya Rp 55.130.871.305,” pungkas Chalida. Adapun penyelematan aset dalam bentuk uang tersebut seperti pembayaran kepatuhan BPJS

Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Perak Rp 2.800.000.000. Penyelesaian pembayaran piutang mewakili PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atas nama pengguna bagian tanah HPL Rp 3.295.509.159. Lalu pembayaran penyelesaian tagihan susulan P2TL pelanggan PT PLN (persero) Distribusi Jawa Timur

UP 3 Surabaya Utara Rp 21. 842.203. Pembayaran dana retribusi oleh PT Tanzil Sukses Jaya Utama atas tanah aset Pemkot Surabaya yang berlokasi di Jalan Gresik Nomor 12 dan Jalan Gresik Nomor 14-16 Surabaya Rp 33.147.243.780. Kemudian pembayaran dana partisipasi oleh PT Tanzil Sukses

Jaya Utama Rp 47 miliar. Pembayaran penyelesaian tagihan wajib pajak hotel dan wajib pajak reklame Kota Surabaya Rp 1.249.188.798. Dan yang terakhir pembayaran tunggakan utang oleh beberapa perusahaan di lingkungan PT Pelindo III (persero) Rp 916.692.554. (fer/nov)

Bacok Polisi hingga Terluka Tidak ingin mengambil risiko, anggota yang dipimpin Kasatreskoba AKBP Memo Ardian, Iptu Danang dan Ipda Yoyok Hardianto itu terpaksa menembak mati warga Jalan Petemon Kuburan itu pada Kamis (2/1) dini hari. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho mengatakan, pengungkapan kasus itu bermula dari pengembangan beberapa waktu lalu yakni penangkapan seorang tersangka warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Saat itu, petugas menyita ba-

Sambungan dari halaman 1

rang bukti 0,5 ons sabu dan ratusan butir ineks dari tangannya. Sampai akhirnya petugas memperoleh keterangan dari tersangka, jika masih terdapat kurir yang masih berkeliaran di Surabaya. “Saya pimpin penyelidikan kasus tersebut. Hasilnya kami meringkus tersangka (Rizal) di kos-kosan di Jalan Sidomulyo Utara. Di sana kami temukan barang bukti 50 butir ineks dan 0,5 ons sabu,” kata Sandi. Tersangka mengaku masih memiliki sejumlah barang di rumahnya di Jalan Petemon Kuburan. Hasilnya petugas

Pria Gadukan Curi HP Teman Dalam aksinya, Agung mencuri HP milik Agus Sugianto (39), yang merupakan teman kos-kosan. Sayangnya meski berhasil menggondol HP merek Realme, pria kelahiran Kabupaten Lamongan itu terlebih dulu berurusan dengan pihak kepolisian. “Kami tangkap saat tersangka jalan-jalan dengan teman-temannya di malam tahun baru,” kata Kapolsek Simokerto Kompol Muljono melalui Kanitreskrim Iptu Soetrisno, Kamis (2/1). Lebih lanjut, Soetrisno menjelaskan, aksi tersangka sekitar pukul 12.30, diawali dengan memastikan temannya tidak berada di kos-kosan. Kebetulan saat itu korban sedang keluar kamar. Selanjutnya pria berkulit gelap itu mendekati pintu kos dan berhasil membuka. “Korban berada di luar kos untuk beli sesuatu. Sementara HP-nya tergeletak di meja kamar.

Sambungan dari halaman 1 Tidak ingin aksinya ketahuan, tersangka langsung menggondol dan secepatnya kabur,” lanjut Soetrisno. Tidak lama, korban kembali ke kamar dan telah mendapati HP-nya raib. Menyadari hal itu, pria kelahiran Kecamatan Kraksan Probolinggo itu melaporkan ke Mapolsek Simokerto. “Berbekal laporan dan keterangan korban serta sejumlah alat bukti, kami melakukan penyelidikan hingga meringkus tersangka di sekitar rumah orang tuanya,” tandas dia. Di hadapan penyidik, Agung mengaku nekat melakukan aksi itu karena terbelit kebutuhan hidup. Kerjanya yang serabutan tidak mampu mencukupi gaya hidupnya di Surabaya. “Baru sekali ini pak. Lagi butuh uang, makanya saya gelap mata,” aku Agung. (fdn/nov)

Muncikari Vanessa Jalani Sidang Perdana “Ya Allah, kok gini banget,” ujar Fitriandri saat digiring JPU Novan Arianto menuju ruang tahanan PN Surabaya. Sebelumnya, saat Hakim I Wayan Sosiawan membuka sidang sempat menanyakan kepada terdakwa apakah akan didampingi penasihat hukum. Namun, terdakwa mengaku menggunakan jasa penasihat hukum. “Tapi hari ini (kemarin, red) tidak datang,” jawab Fitriandri sambil berharap pembacaan surat dakwaan oleh JPU ditunda. Tak ingin menunda persidangan, JPU Novan lantas mengatakan bahwa tim penasihat hukum terdakwa sudah melakukan komunikasi dengannya dan sepakat surat dakwaannya tetap dibacakan meski tanpa kehadirannya. “Kalau begitu silakan dakwaan dibacakan dan untuk pengunjung sidang diharap keluar karena perkara ini terkait asusila,” ujar Hakim Wayan

Mengungsi Bahkan, ia pun kehabisan persediaan makanan dan air bersih. Rachel Vennya mengaku rumahnya tak kena banjir. Akan tetapi, akses menuju kediamannya tergenang air cukup dalam. Gara-gara banjir, Rachel Vennya pun terpaksa mengungsi. Sebab, ia tak punya cadangan makanan, air bersih, serta listrik pun padam. “Mengawali tahun dengan naik perahu karet untuk ngungsi karena persediaan makanan dan air bersih di rumah habis + listrik dimatiin karena akses ke rumah banjir, tapi alhamdulillah

kembali memperoleh barang bukti 900 butir ineks dan 1,45 kilogram sabu. “Selain itu kami juga temukan bekas bungkus sabu yang diakui tersangka sudah dikirim ke pembeli sebelumnya,” lanjut lulusan terbaik Akpol 1995 itu. Tersangka mengakui, jika barang barang tersebut sedianya akan dikirim ke seseorang di kawasan Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Tidak ingin kehilangan target, petugas bergerak cepat mengawal Rizal untuk mengirim barang itu. Tetapi di tengah perjalanan tersangka menyerang

Sambungan dari halaman 1

Sosiawan. Dari pantauan di luar ruang sidang, pembacaan surat dakwaan sekitar 10 menit. Usai keluar dari ruang sidang, Fitriandri terlihat kaget dengan banyaknya wartawan yang menunggunya. Sementara itu, JPU Novan mengatakan, kasus ini berkaitan dengan perkara yang telah diputus PN Surabaya sebelumnya, yakni Endang Suhartini alias Siska dan Tentri Novanto dan Intan Permatasari Winindya alias Nindy selama 5 bulan penjara. “Perkara ini memang terakhir karena saat proses penyidikan di polisi, terdakwa sedang hamil besar,” terang Novan. Dalam kasus ini, Fitriandri didakwa dengan pasal berlapis. Yakni melanggar pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo pasal 296 KUHP jo pasal 506 KUHP dan pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (fer/nov)

Sambungan dari halaman 1 rumah kita gak kena banjir makasih Yaa Allah.. #semangat,” tulisnya di Instagram. Rachel Vennya juga turut berduka kepada korban banjir lainnya. Ia begitu pedih mengetahui banyak orang yang kehilangan barang berharga efek bencana tersebut. “Turut berduka cita buat kalian yang terkena banjir, jujur hati aku nyesek banget lihat kalian yang dokumen pentingnya hilang, barang elektronik rusak, asi yang basi, apalagi yang peliharaannya gak bisa diselamatkan. Semoga kita bisa saling menguatkan ya,” katanya. (*/nov)

dua petugas hingga terluka. “Karena nekat menyerang petugas dengan pisau penghabisan dan menyebabkan anggota terluka, kami memerintahkan untuk melakukan diskresi kepolisian dengan menembak mati tersangka. Itu dilakukan karena dia tak menggubris tembakan peringatan anggota sebelumnya,” lanjut Sandi. Meski mengalami luka parah, dua anggota tersebut sudah tertangani dan mendapat pera-

watan medis. Mereka juga mendapat beberapa jahitan dari dokter akibat luka bacok yang cukup parah. “Untuk anggota yang melakukan penangkapan tetap sehat meski ada sedikit luka karena itu sudah risiko bertugas,” tandas kapolrestabes. Meski begitu, Sandi menegaskan tidak ingin anggotanya menjadi korban kejahatan. Untuk itu petugas langsung melumpuhkannya dengan memberikan tembakan. “Saya

tidak menginginkan ada anggota kami yang menjadi korban-korban berikutnya. Untuk itu kami tak ragu untuk menembaknya,” tegasnya. Sementara dari hasil pemeriksaan terungkap, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Rizal yang hanya pengangguran itu mengaku diperintah seorang napi. Saat ini, napi tersebut masih menjalani hukuman di Lapas Porong. Tidak hanya satu orang, napi

Karyawan PTPN Mati di Kamar Kos Waktu itu, Yanti sedang menyapu di lantai II dan mencium bau busuk yang sangat menyengat yang dikira bangkai tikus di depan kamar korban. Yanti lalu turun dan memberitahui Sujai, yang sedang duduk-duduk di lantai depan rumah. Merasa penasaran, keduanya lantas bergegas mengecek bersama-sama ke lantai dua. “Saya melihat pintu dalam keadaan terkunci, lalu mengintip dari jendela yang agak sedikit terbuka dan melihat kaki korban telentang di tempat tidur,” ungkap Sujai

saat ditemui Memorandum di lokasi. Sujai yang juga petugas Linmas Pemkot Surabaya ini, kemudian menghubungi temannya seorang polisi yang bertugas di Polsek Bubutan. Kejadian ini pun menggegerkan warga setempat. Setelah diperiksa petugas Inafis Polrestabes Surabaya, jenazah karyawan BUMN itu dibawa ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans.“Korban sudah empat hari tidak terlihat. Di bekerja di PTPN XII,” kata Sujai. Menurut Suhai, korban sudah sekitar lima tahun indekos di Krembangan Bhakti.

Sambungan dari halaman 1 Orangnya jarang bergaul dengan warga, dan sepulang bekerja langsung menuju ke kamarnya di lantai dua. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Bubutan Ipda Purwanto membenarkan penemuan mayat penghuni kos. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Kami belum tahu penyebab pastinya, kemungkinan kelelahan usai pulang kerja. Kami juga akan memanggil keluarganya untuk mengetahui apakah korban mempunyai riwayat sakit,” kata Purwanto. (rio/nov)

Ngantuk, Nyelonong ke Bahu Jalan Sementara, kejadian tersebut gegara sedan berwarna hitam itu menabrak truk boks yang sedang parkir. Sebelum kecelakaan kendaraan nahas ini melaju dari arah Gempol, dari arah Malang ke Surabaya. Mendadak sedan yang dikemudikan Dariyanto, warga Dusun Ploso, RT 03 RW 03, Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, berpindah haluan, dari lajur satu nyelonong ke bahu jalan. Padahal di bahu jalan terparkir truk boks yang akan ganti ban karena kempis. Tak pelak, Honda Civic menabrak belakang truk boks. Saking kerasnya benturan membuat kondisi sedan hancur.

Seluruh bagian depan remuk dan hampir separuh bagian mobil ringsek. Pascakecelakaan, bangkai mobil nopol AG 1795 KI itu selanjutnya dievakuasi ke Pos Lantas Apollo, Gempol. Sedangkan truk boks Mitsubishi Fuso nopol B 9279 YS yang disopiri Abdul Khaq, warga Desa Mejobo, RT 02 RW 08, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, tak mengalami kerusakan serius, hanya terlihat goresan di bagian belakang. Sementara itu, Kasatlantas AKP Bayu Halim Nugroho menjelaskan kecelakaan melibatkan dua kendaraan roda empat yakni Honda Civic dan truk boks. “Civic

Sambungan dari halaman 1 melaju dari arah selatan ke utara. Sesampai di lokasi diduga pengemudi kendaraan warna hitam ini mengantuk hingga berpindah haluan ke bahu jalan hingga menabrak samping kanan belakang truk boks yang akan ganti ban di jalur lambat di ruas jalan tol KM 772 (searah),” beber Bayu. Ditambahkan Bayu, korban tewas adalah Dewi Ferdiana (37), istri Dariyanto, dan kedua anaknya, Syifa Aulia (10) dan Andan Wijayanto (7 bulan). Sementara Dariyanto dan seorang anaknya, Rehan Wijayanto (1,5) hanya mengalami luka ringan di bagian kepala. Seluruh korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Porong. (rul/nov)

Suami Suka Kelayapan, Tega Bersikap Kasar kepada Anak-Istri hubungannya dengan Beni, permasalahan yang muncul di keluarga mereka, hingga terjadi perceraian di antara keduanya. Kata Anjar kepada adiknya, mulanya dia tidak tahu alasan Beni meninggalkan rumah. Hampir setiap malam selepas Magrib. Ketika ditanya, jawabannya hanya singkat, cari angin. Sehari-dua hari Anjar mencoba memaklumi. Tapi karena kebiasaan itu dilakukan tanpa mengenal jeda, dia mulai bertanya dengan kasar: ke mana saja sebenarnya Beni kelayapan setiap malam. Tidak diduga, Beni pun menjawab kasar. Dia mengaku tidak bisa beristirahat di rumah karena anak mereka selalu rewel. Menangis sepanjang malam. Namun, alasan ini dianggap mengada-ada, karena faktanya anak mereka yang memang masih bayi tidak serewel yang dikatakan Beni. Masalah ini akhirnya menjadi masalah laten dalam rumah tangga mereka. Dampak negatifnya melebar. Jika mulanya Beni

keluar rumah setelah Magrib dan pulang tengah malam, kini semakin nggladrah. Tak jarang dia pulang menjelang pagi, bahkan menginap entah di mana. Piring terbang, sepatu terbang, hingga kursi terbang menjadi pemandangan yang biasa di rumah sederhana mereka. Personel HRD perusahaan rokok di Surabaya ini bahkan mulai tega menyakiti fisik istrinya. Kekerasan dalam rumah tangga (KdRT) yang dilakukan Beni bahkan sempat sampai ke meja pengurus RT-RW. “Untung ae waktu iku gak tak lapurno pulisi (untung saja waktu itu tidak saya laporkan ke polisi),” kata Anjar kepada adiknya. Yang membuat Anjar tak bisa membendung amarah adalah kenyataan bahwa Beni tak hanya suka bermain kasar kepadanya, melainkan juga kepada anak mereaka. Bocah yang belum genap berusia setahun itu sering dibentak-bentak dan dijundu (kepalanya didorong dengan keras). Walau perilaku Beni sangat menyakit-

tersebut diketahui juga memiliki beberapa kuda (kurir), di Surabaya, Sidoarjo dan Madura. “Informasinya tersangka diperintah seorang narapidana di salah satu lapas (Porong, red). Kami akan berupaya mengungkap kasus ini lebih jauh. Tentu dengan target bandar besar. Yang jelas, kami juga akan meminta kerjasama dari beberapa pihak untuk melancarkan pengungkapan kasus tersebut,” pungkas Sandi. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

kan, Anjar mencoba memendam soal itu sendiri. Dia malu mengadu kepada orang tuanya karena mereka dulu tidak menyetujui hubungan Anjar vs Beni. Pemuda kampung sebelah ini dinilai ayahnya sebagai pembuat onar dan sering berganti-ganti pacar. “Play boy kacangan kok arep dirabi. Opo gak wedi digawe dulinan wong lanang ngono kuwi? (Play boy kelas kampung kok dijadikan suami. Apa tidak takut dipermainkan lelaki seperti itu?). Bapak dulu pernah ngendikan seperti itu,” tutur Anjar. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 8

Residivis Wajaklor Dijebol Peluru FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Tiga kali keluar-masuk penjara tidak membuat Budi Santoso (26), asal Desa Wajaklor, Kecamatan Boyolangu, kapok. Buktinya, residivis ini kembali berulah menggasak HP dan beberapa slop rokok milik Hari Cahyono (28), warga Desa/ Kecamatan Campurdarat.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama AKP Maga Fidri dan Kompol Rudi Poerwanto merilis kasus pencurian.

Namun, untuk aksi terakhirnya ini polisi terpaksa memberikan tindakan tegas terukur karena tersangka mencoba kabur saat diminta menunjukkan barang bukti yang dicurinya. “Kita berikan tindakan tegas terukur karena yang ber-

sangkutan berusaha kabur saat akan diamankan,” terang Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia dalam rilis empat tindak pidana pencurian dari 3 polsek jajaran. Dua kasus diungkap Polsek Tulungagung Kota, satu pencurian

diungkap Polsek Boyolangu, dan satu kasus pencurian lainnya diungkap Polsek Campurdarat. Lanjut Pandia, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan korban yang sehari-hari berjualan kopi di rumah. Berdasarkan laporan itu, polisi menuju ke rumah korban dan mengolah TKP. Dari situ hasilnya mengarah kepada tersangka yang selama ini dikenal maling kambuhan.

“B u k t i m e mang minim sekali. Tapi ada saksi melihat orang asing saat kejadian dengan ciri-ciri sesuai dengan tersangka,” jelas mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini. Kemudian tim antibandit Macan Agung melakukan pendalaman. Petugas semakin yakin jika pelakunya adalah tersangka. Dan ketika tersangka lengah, petugas akhirnya meringkusnya di rumah. Namun

ketika diminta menunjukkan barang bukti berusaha kabur, terpaksa oleh polisi dilumpuhkan dengan timah panas. Kepada penyidik, tersangka mengaku beraksi saat ada pagelaran wayang kulit di sekitar warkop milik korban. Di sela-sela nonton wayang, tersangka melancarkan aksinya. “Jadi tersangka ini pernah beli di warung itu. Kemudian mempelajarinya dan menyiapkan obeng untuk mencongkel pintu warung kopi tersebut,” lanjut Kapolres. (fir/mad/fer)

Awali Tahun, Kapolres Tanam Bibit Pohon Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander membantu Danyon Zipur menanam bibit pohon. FOTO: MEMORANDUM/RUL

sama para PJU, dan rombongan melanjutkan penanaman bibit pohon di halaman Aspol Kebonagung Kota Pasuruan. “Setelah kami melaksanakan tinjauan ke asrama polisi di Jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu. Kita langsung melaksanakan penanaman bibit pohon di area aspol, sehingga menjadi lebih sejuk dan indah,” ucap Endy.(*/rul/fer)

Cari Jejak Pelaku Curwan, Libatkan Anjing Pelacak Lumajang, Memorandum Begitu mendapat laporan pencurian hewan (curwan) sapi, Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar bersama Tim Panther Tangguh dan Tim Cobra Tangguh serta anjing pelacak mendatangi lokasi di Dusun Krajan, Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, untuk melacak jejak kawanan pencuri sapi, Kamis (2/1). Setiba di lokasi, kapolres n langsung menemui korban lalu mengkroscek kan-dang sapi yang dirusak oleh kawanan pelaku. Selanjutnya, kapolres bersama tim menelusurii njejak kaki sapi yang tertingal dan menuju area persawahan di belakang rumah korban dengan dibantu anjing pelacak. Di area persawahan itulah, kapolres bersama tim melihat sendiri jejak kaki sapi berjalan di pematang sawah yang menuju lahan kebun tebu. Setiba di lahan tebu, kapolres bersama tim lalu menyebar untuk mencari keberdaan sapi limusin yang dicuri. Namun sayang, pencarian siang itu sia-sia karena tim ti-

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar bersama anjing pelacak mencari jejak pelaku pencurian sapi. FOTO: MEMORANDUM/TRI

dak menemukan keberadaan sapi yang dicuri itu. Selanjutnya, d dengan dibantu penc ciuman anjing pelacak, kapolres bersama tim dengan dibantu warga setempat, terus mengikuti langkah anjing pelacak itu hinga berjarak kurang lebih 3 kilometer dari lokasi pencurian. Setibanya di area tanah kosong, tepatnya di dekat tower seluler di Dusun Umbulsari, Desa Pulo yang berbatasan dengan Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, anjing pelacak tersebut hanya memutar-mutar seolah kehilangan jejak. Dari situlah maka disimpulkan, jika

pelaku memang sengaja membawa kabur sapi hasil curianya itu menggunakan mobil. Adewira pada kesempatan itu mengatakan, bahwa sengaja melakukan olah TKP dengan melibatakan Tim Panther Tangguh yang berkolaborasi dengan Tim Cobra Tangguh serta melibatkan K9 (anjing pelacak) untuk mendatangi lokasi pencurian serta menelusuri jejak kaki sapi hingga berjarak 3 Kilometer dari TKP. “Nanti kami juga akan mendatangi kandang-kandang sapi milik warga yang sengaja disewakan untuk menampung sapi hasil curian,” jelas Adewira. (tri/fer)

Dua Unit RKB untuk TK Kemala Bhayangkari 79 Bangkalan, Memorandum Lembaga pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) Bhayangkari 79 mendapat tambahan dua unit ruang kelas baru (RKB) dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan. Bangunan fisiknya lumayan mentereng dan representatif. Maklum plafon dananya sekitar Rp 400 juta bersumber dari APBD 2019 Pemkab Bangkalan. “Alhamdulillah, TK kelolaan Yayasan Kemala Bhayangkari itu dapat bantuan tambahan dua unit RKB dari Disdik,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH, Kamis (2/1). Untuk itu, Rama berterima kasih kepada Kepala Disdik Bangkalan Dr H Bambang Budi Mustika MPd. Sebab, berkat gagasan Disdik TK kelolaan Kemala Bhayagkari binaan Polres itu, kini memiliki dua unit RKB. Rama berharap, TK yang berdiri sejak era 1970-an itu, ke depan bisa semakin eksis memainkan peran, fungsi dan tanggung jawabnya sebagai lembaga pendidikan untuk siswa taman kanak-kanak. ”Saya optimistis, harapan ini akan bisa dikembangkan dengan penuh tanggung jawab,” tandas Rama. Peresmian dua unit RKB untuk TK Kemala Bhayangkari 79 itu,

Bupati R Abdul Latif Amin Imron secara simbolis menyerahkan aksesoris kunci RKB TK Kemala Bhayangkari dan Kapolres AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH (inset).

menurut Rama, Senin (30/12) langsung dilakukan Bupati R Abdul Latif Amin Imron. Kapolres, Kepala Disdik, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Ny Zaenab Zuraidah dan Ketua Cabang Bhayangkari dr Nova Rama Putra, ikut mendampingi saat Ra Latif, sapaan akrab Bupati, menandatangani prasasti. Dalam sambutannya, Ra Latif memaparkan, pemanfaatan dana hibah Disdik untuk penambahan dua unit RKB bagi TK Kemala Bhayangkari 79 itu merupakan bentuk kepedulian Pemkab untuk terus mengembangluaskan lembaga pendidikan untuk anak-anak usia dini. Yakni anak pada kisaran TK dan PAUD. “Itu penting, karena lembaga pendidikan untuk anak usia dini setingkat TK dan PAUD, merupakan pendidikan formal paling awal untuk menanamkan konsep dasar

pendidikan bagi anakanak kita. Ja d i d a r i FOTO: MEMORANDUM/RAS lembaga TK ini para calon generasi bangsa mulai dididik dan ditempa,” papar Ra Latif. Sedangkan Kepala Disdik Dr H Bambang Budi Mustika, dalam sambutannya memaparkan ungkapan hampir senada. Kiat Disdik untuk memasok bantuan dana hibah senilai Rp 400 juta dalam wujud tambahan dua unit RKB untuk TK Kemala Bhayangkari 79, semata-mata merupakan bagian dari upaya Disdik untuk meningkatkan kualitas dan mutuk pendidikan secara berkelanjutan. ”Untuk itu, ke depan upaya pembenahan dan penambahan RKB masih akan terus kami perjuangkan,” pungkas Bambang. (ras/fer)

Ratusan motor yang diamankan dari Operasi Lilin Semeru 2019 di Mapolres Jember.

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jaring Ratusan Motor Modifikasi

Jember, Memorandum njaring Satlantas Polres Jember menjaring ang ratusan motor modifikasi jelang pergantian Tahun Baru 2020. Dikatakan Kasatlantas AKP Edwin Nathanael SH SIK mewakili Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum, bahwa merupakan rangkaian kegiatan operasi kepolisian yang ditingkatkan hi hingga menjelang malam Tahun Baru 2020 dengan Operasi Lilin Semeru 2019. Tahap pertama, lanjut Edwin, di pra Operasi Lilin Semeru 2019, pihaknya mengantisipasi adanya balap liar. Kemudian

ditingka ditingkatkan dengan razia kendaraan bermoto bermotor yang tidak sesuai spesifikasi. ”B ”Banyak kendaraan bermotor R2 y yang terlibat kecelakaan hanya gara gara-gara tidak sesuai spesifikasi. Sep Seperti, ban kecil, kaca spion dan se sebagainya. Itu yang menjadi potensi lakalantas. Untuk Itu perlu kita lakukan penindakan, yang sifatnya represif,” jelas Edwin, Kamis (2/1). Tambah Edwin, kemudian operasi ditingkatkan kembali jelang pengamanan malam Tahun Baru di tiga lokasi antara lain di simpang tiga Bhayangkara, simpang empat RRI Jember dan simpang tiga Jem-

batan Jompo. Sasaran utamanya adalah motor yang dimodifikasi pada bagian knalpot. Total hasil razia yang belum dikirim ke kejaksaan sebanyak 334 motor. Untuk R2 yang ditilang karena knalpot brong sejumlah 117 motor. Sebelumnya ada beberapa tahapan yang dilaksanakan, untuk antisipasi balap liar yang tidak sesuai dengan spesifikasinya maka diamankan kendaraannya. “Agar yang bersangkutan bisa mengambil kembali kendaraanya dengan melengkapi surat kepemilikan lalu mengembalikan kendaraan sesuai standar. Pengambilan bisa dilakukan di bagian tilang,”pungkas Edwin. (edy/hms/fer)

Terapkan Konsep Local Boy for Local Job Probolinggo, Memorandum Satu langkah secara langsung untuk mempersiapkan generasi- generasi muda ke depan agar menciptakan satu minat atau keinginan guna menjadi bagian dan mengabdi ke bagian dari Polri. Rupanya keinginan tersebut akan diterapkan Polres Probolinggo Kota melalui konsep Local Boy for Local Job. Hal tersebut disampaikan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, saat bincang-bincang ringan sambil ngopi bareng bersama unsur pimpinan DPRD Kota Probolinggo, yakniWakil Ketua Haris Nasution dan Fernanda Zulkarnain, kemarin di Gasebo Polres Probolinggo Kota. Ngopi bareng turut dihadiri olehWakapolres Kompol Imam Pauji, serta para pejabat utama dan perwira jajaran Polres Probolinggo Kota. “Kondisi Polres Probolinggo Kota saat ini masih kekurangan anggota. Yang seharusnya sesuai DSPP jumlah anggota sebanyak 920, tetapi riilnya jumlah anggota kita baru 420 orang. Kami punya konsep yang nantinya akan bekerja sama dengan Pak wali kota yaitu local boy local job yaitu perekrutan anggota Polri dengan mem-

FOTO: MEMORANDUM/MHD

“Secara simbolis, kegiatan penanaman bibit pohon ini diawali oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander dengan didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pasuruan Ny, Fitri Dony Alexander. Dan dilanjutkan oleh para pejabat utama dan Kepala DLHKP Kota Pasuruan, “ jelas Endy. Setelah menanam bibit pohon di rusunawa, Kapolres ber-

Wujud sinergitas Polres Probolinggo Kota bersama pimpinan DPRD Kota Probolinggo.

berdayakan warga lokal dari Kota Probolinggo,” kata Kapolres Ambariyadi Wijaya. Ada program yang sedang dijalankan, kata Ambriyadi Wijaya, di antaranya membentuk tim khusus sosialisasi dan pembinaan calon anggota Polri. Selain itu, menyosialisasikan penerimaan anggota Polri ke pondok pesantren di wilayah Kota Probolinggo

untuk menjaring peminat calon anggota Polri yang memiliki kelebihan-kelebiham, seperti hafiz Alquran. “Setelah terjaring pendaftar dengan kelebihan-kelebihan tadi, maka tim pembinaan Polres Probolinggo Kota akan melakukan pelatihan-pelatihan kepada para pendaftar dari santri-santri ponpes tersebut,” tandasnya.(mhd/fer)

Tingkatkan Ketakwaan Anggota, Gelar Binrohtal Pasuruan, Memorandum Setelah apel pagi, seluruh anggota Polres Pasuruan yang beragama Islam berkumpul di Masjid Al-Mukmin Polres Pasuruan untuk mengikuti kegiatan rutin pembinaan rohani dan mental (binrohtal) yang diadakan kabagsumda, Kamis (2/1). kaPengajian pagi ini dipimpin Wakapolres Pasuruan Kompol Hendy Kurniawan dan diikuti oleh para kabag, kasat, kapolsek ,jajaran perwira serta seluruh personel Polri dan aparatur sipil negara (ASN) Polres Pasuruan. li Sebelum pengajian mulai diawali dengan khataman Alquran, pembacaan Burda’, salah Dhuha berjamaah dan dilanjutkan pembacaan Surat Yasin, Istigasah, dan Tahlil yang dipandu kasatbinmas. Kemudian dilanjutkan pemberian ceramah keagamaan oleh KH Ghofur dan doa bersama. Dalam sambutannya, Wakapolres Pasuruan menyampaikan, program binrohtal ini sebagai wadah untuk membentuk

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Menyambut awal tahun 2020, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH beserta Ibu Ketua Bhayangkari dan pejabat utama menanam bibit pohon di Rusunawa III dan asrama polisi (Aspol) Kebonagung Polres Pasuruan Kota, Rabu (1/1) pagi. Dony Alexander melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto menyampaikan, penanaman pohon ini memiliki manfaat dari berbagai sisi di antaranya sebagai sumber oksigen. Dan juga menjadi penyejuk dari teriknya sinar matahari karena memiliki banyak manfaat. Penanaman bibit pohon di dua lokasi ini Rusunawa III, Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, dan Aspol Kebonagung sebagai kepedulian Polri terhadap lingkungan sekitar dan generasi yang akan datang.

Wakapolres Pasuruan Kompol Hendy Kurniawan bersama pejabat utama foto bersama setelah kegiatan binrohtal.

karakter angggota Polri menjadi lebih humanis dan sebagai penyeimbang antara kebutuhan dunia dan akhirat. Melalui kegiatan ini Kapolres juga berharap kepada seluruh personel bisa meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan. “Diharapkan dengan kegiatan Binrohtal ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita dan dapat diimplementa-

sikan dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri sehingga terwujud Polri yang Promoter yang dilandasi dengan keimanan,” ujar Hendy. Setelah sambutan Wakapolres Pasuruan, dilanjutkan acara inti yaitu pengajian yang disampaikan oleh KH Ghofur dari Pituruh kepada para jemaah yang hadir di Masjid Al-Mukmin Polres Pasuruan.(*/rul/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 9

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Lahan pertanian di Jalan Kertomenanggal dan Hadi Sulistyo (inzet).

Swasembada Pangan Jatim di Ujung Tanduk Setahun Menyusut 1.000 Hektare Surabaya, Memorandum Jumlah lahan produktif di Jawa Timur semakin menyusut. Data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jawa Timur, penyusutan lahan produktif sekitar 1.000 hektare per tahun. Bila tidak dikendalikan, swasembada pangan di Jawa Timur berada di ujung tanduk.

Sedangkan berdasarkan data, lahan produktif pada 2018 adalah 1.287.676,42 Ha dan menurun menjadi 1.278.078,83 Ha di tahun 2019. “Karena luas lahan kita berkurang otomatis produksi kita juga berkurang,” kata Kepala DPKP Jatim Hadi

Sulistyo, Kamis (2/1). Dikatakan Hadi dari luas areal persawahan ini, luas panennya sekitar 1,8 juta hektar. Ini karena sebagian sawah mengalami dua kali masa tanam. Mengantisipasi semakin menyusutnya areal persawahan, Hadi

berupaya mengatasinya dengan pembatasan pemakaian lahan produktif untuk kepentingan non pertanian. Pihaknya juga terus mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk segera menerbitkan perda LP2B (lahan pertanian dan pangan berkelanjutan).

Sampai saat ini, kurang dari setengah kabupaten dan kota di Jatim yang memiliki perda tersebut. “Baru 14 kabupaten/kota yaitu Tulungagung, Ngawi, Kota Batu, Bangkalan, Mojokerto, Madiun, Malang, Gresik,  Bersambung ke halaman 10 

Satu Kontraktor Di-Blacklist Buntut Proyek Pedestrian Molor

FOTO: ISTIMEWA

Minun Latif

Pemkot Surabaya Waspada Banjir Surabaya, Memorandum Banjir di Balongpangang dan Morowudi, Kabupaten Gresik, membuat warga Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal, Surabaya, was-was. Mereka khawatir meluapnya Kali Lamong akan merembet ke Sumberrejo. Topan, warga Sumberjaya, RW III, Kelurahan Sumberrejo, mengungkapkan, di daerahnya memang dekat dengan Kali Lamong. Ketika Kali Lamong meluap, tidak hanya Kabupaten Gresik yang terkena dampaknya, namun juga warga Sumberrejo. “Semoga tanggul yang dibangun pemkot kuat menahan air Kali Lamong,” jelas dia. Sedangkan Minun Latif, warga RW II, Kelurahan Sumberrejo, mengatakan banjir yang terjadi akibat luapan Kali Lamong ini sudah sering terjadi. Biasanya Pemkot Surabaya membuat posko banjir di Kantor Kelurahan Sumberrejo. Ia menambahkan warga sendiri sudah terbiasa dengan banjir akibat meluapnya Kali Lamong. Maka, mereka tidak perlu melakukan persiapan. “Dadi wes kulino (jadi sudah terbiasa). Cuma mereka yang memiliki uang akan menaikkan lantai rumahnya untuk menghindari air masuk rumah,” kata politisi PKB yangkini menjabat sebagai anggota Komisi C DPRD Surabaya. Ia mencontohkan rumahnya yang kini ditinggikan. Penyebabnya, saat terjadi banjir 2018 lalu, rumahnya kemasukkan air. “Akhirnya tahun 2019 ditinggikan. Padahal sebelumnya tidak pernah kemasukan,” kata mantan camat Lakarsantri. Sedangkan Lurah Sumberrejo Iwan Ahmadi mengungkapkan, posko banjir sendiri sudah berdiri di Kantor Kelurahan Sumberrejo sejak seminggu lalu. Di sana ada tim pantau, perahu karet, genset, dan sejumlah peralatan lainnya. “Untuk perahu karet masih satu. Jika dibutuhkan akan ditambah  Bersambung ke halaman 10 

Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak memberikan toleransi terhadap kontraktor nakal. Akibat proyek molor, satu kontraktor di-blacklist dan puluhan kontraktor didenda. Ini ditegaskan Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Sura-

FOTO: ISTIMEWA

Ganjar Siswo Pranomo

baya Ganjar Siswo Pranomo. Tahun ini, pihaknya mem-blacklist satu kontraktor nakal yang seharusnya kontraktor itu segera mengerjakan proyek pedestrian di Jalan Sidotopo. “Proyeknya tak digarap-garap hingga waktunya habis,” kata Ganjar, kemarin. Untuk kontraktor yang didenda, masih lanjut dia, jumlahnya banyak. Kontraktor ini terlambat menyelesaikan proyek sesuai dengan kontrak kerja pada 2019. “Soal  Bersambung ke halaman 10 

Wadul Dewan, PKL Genteng Sidomukti Direlokasi ke Siola Surabaya, Memorandum Komisi B DPRD Kota Surabaya kembali menggelar hearing terkait pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Genteng Sidomukti. Hasilnya, dinas tanah menyanggupi tempat baru

bagi PKL Genteng yang tidak jauh dari tempat asalnya. “PKL dari Genteng akan direlokasi ke Siola dan tidak jauh dari tempat semula,” ujar Luthfiyah, Ketua Komisi B DPRD Kota Suraba-

ya, Kamis (2/1) Tempat baru ini, kata Politisi Gerinda, sedang dikoordinasi dengan pihak terkait (PKL) dan Komisi B memberikan waktu kurang lebih  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Hearing PKL Genteng Sidomukti di ruang Komisi B DPRD Surabaya.

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Dirut PDAM Surya Sembada Mujiaman menemui warga di kantor pelayanan PDAM Jalan Prof Dr Moestopo.

Kategori Pelanggan Berubah, PDAM Panen Aduan Surabaya, Memorandum Perubahan tarif PDAM ternyata banyak diprotes masyarakat. Ini terungkap saat Direktur PDAM Kota Surabaya Mujiaman Sukirno menemui pelanggan di ruang pelayanan Kantor PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Jalan Prof Dr Moestopa, Kamis (2/1). Salah satunya adalah Suhandi, warga Bulak Banteng yang mengaku sejak dua bulan terakhir ini tagihannya membengkak. Yang semula setiap bulan membayar Rp 19 hingga Rp 20 ribu, kini ia harus membayar Rp 200 ribu. “Saya ke sini mengadukan soal itu. Saya sendiri tidak tahu

kok bisa naik seperti itu. Makanya saya belum membayar dulu,” kata dia di hadapkan Dirut PDAM Mujiaman. Hal senada diungkapkan wanita berkerudung orange. Semula ia masuk kategori pelanggan 4 A dan kini menjadi 3 C. Akibatnya, tagihan PDAM melambung tinggi. “Saya ke sini meminta kejelasan mengapa kok bisa berubah kategori. Padahal, rumah saya ini sederhana,” ungkap dia. Lain halnya dengan Suwito, warga Taman Pondok Indah, Wiyung. Meter airnya rusak dan sudah melapor ke PDAM. Dan sekarang ini datang lagi karena  Bersambung ke halaman 10 

Usai Dilantik, Kadisdik Tancap Gas IPM Jawa Timur Terendah Se-Jawa Surabaya, Memorandum Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur berada di urutan ke-15 di Indonesia. Dibandingkan beberapa provinsi di Jawa, IPM Jawa Timur menjadi yang terendah. Karena itu Dinas Pendidikan (Disdik) Jatim melakukan peningkatan kompetensi siswa SMK dan SMA Double Track (DT) di Jatim. “Dari tiga indikator IPM yakni kesehatan, pengeluaran, dan pendidikan. Justru parameter pendidikan

yang paling rendah yang kita kejar. Ini agar lulusan sekolah menengah atas bisa langsung terserap industri dan tidak menambah jumlah pengangguran di Jawa Timur,” kata Kepala Disdik Jatim Wahid Wahyudi usai pisah sambut dengan Kacab Dinas Pendidikan se-Jawa Timur di kantor Dindik Jatim, Kamis (2/1). Wahid mengatakan, sebelumnya kurikulum pendidikan SMK dan SMA yang diajarkan di sekolah masih belum sejalan dengan dunia usaha. “Ini menjadi pokok persoalan penting yang harus dipecahkan bersama. Sehingga tak mengherankan kalau dari tahun ke tahun lu-

lusan SMK dan SMA itu banyak yang menjadi pengangguran,” jelas dia. Karena itu, Wahid yang baru menjabat Kadisdik Jatim per hari ini akan membangun dan memperkuat kompetensi-kompetensi SMK dan SMA yang disesuaikan dengan industri yang ada di daerah setempat. Wahid menyontohkan di Kabupaten Lamongan. Daerah itu dikenal sebagai kawasan laut yang banyak potensi perikanan dan maritim. Karenanya di daerah itu harus dibangun SMK Maritim dan juga SMA yang berkaitan dengan  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Wahid Wahyudi memberi pengarahan kepada kacab dinas pendidikan se-Jatim.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 10

Mulai Musim Hujan, Proyek Saluran Mangkrak BakƟono Desak Pemkot Mengevaluasi Surabaya, Memorandum Proyek pengerjaan saluran air dan pedestrian masih banyak yang mangkrak meski sudah memasuki musim hujan. Ini disampaikan Baktiono, ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, usai sidak di beberapa titik rawan banjir di Surabaya. Baktiono mengatakan, banyak beton yang akhirnya hanya ditumpuk-tumpuk di pinggir jalan dan mengganggu pengendara maupun pejalan kaki yang lewat di pedestrian.

Beberapa wilayah yang ditemukan pengerjaan saluran air dengan pedestrian yang mangkrak di antaranya di Jemursari, Jemur Andayani, Kendangsari, Diponegoro, Arju-

TANYA JAWAB ISLAM PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Islam Larang Umat Menyerupai Orang Kafir Assalaamualaikum wr wb g arti Mau bertanya tentang rang dari sikap menyerupai orang k umat kafir yang dilarang untuk Islam. Jawab: Waalaikumussalaam wr wb. ati, Penanya yang saya hormati, Rasulullah saw bersabda: barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka. Ustaz Dino Imansyah (HR Abu Daud) Hadits di atas menjelaskan bahwa Islam melarang umatnya untuk tidak meniru perilaku orang kafir yang dianggap tidak baik menurut syariat Islam. Misalnya: pemakaian atribut atau pakaian atau pun juga ritual yang khusus bagi agama mereka, seperti salib dan pakaian yang menunjukkan bahwa itu bukan pakaian orang Islam. Tidak ada larangan menyerupai dalam hal kebaikan. Seorang Ulama Syaikh Ibnu Hajar Al-Asqalani mengatakan dalam kitabnya: pengertian zhahir dari lafadz (hadits tersebut) adalah untuk membuat jera dari penyerupaan pada segala hal. Demikian halnya yang dipahami dari dalil-dalil yang lain, bahwa yang dimaksud menyerupai adalah dalam busana dan sebagian sifat-sifat orang kafir, dan bukan menyerupai dalam hal kebaikan. (Kitab Fathul Bari, Juz XVI, halaman 473). Penanya yang saya hormati, demikian penjelasan singkat tentang pengertian larangan syariat Islam agar tidak menyerupai orang kafir. Semoga bermanfaat dan mudah dipahami. Wallaahua’lam bishshowab.(*)

no, Sitodopo Wetan, dan Kertajaya Indah. Di sana, pengerjaan sudah hampir setengah tahun terbengkalai dan akhirnya menghambat pembangunan infrastruktur lainnya. “Proyek saluran air dengan pedestrian kalau ini belum selesai, air hujan dari sana bakal tidak lancar. Justru akan merugikan warga Surabaya,” katanya, Kamis (2/1). Hal yang sama juga terjadi di Kedungdoro. Menurut Baktiono,

pihaknya sebelumnya sudah menyarankan agar pengerjaan dikebut selama 24 jam. Ini bertujuan agar pengerjaan segera cepat selesai. “Kami minta tegas Pemkot Surabaya segera mengevaluasi para kontraktor tersebut. Supaya mereka lebih profesional lagi ketika mendapatkan proyek pembangunan infrastruktur di kemudian hari,” tegas dia. Ke depan, Baktiono mempertegas kepada kontraktor agar

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Patroli Malam Amankan Wilayah Surabaya, Memorandum Pascaperayaan malam Tahun Baru 2020, Koramil Tipe A 0832/01 Sawahan dan Polsek Sawahan patroli bersama, Rabu (1/1) malam. Sasarannya menyisir lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya para pemuda. “Patroli sepanjang kawasan Jalan Dukuh Kupang dan seputarannya,” ujar Sertu Wahyudin selaku piket koramil. Wahyudin menambahkan, bila patroli ini guna menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengimbau kepada para pemuda agar tidak berbuat yang anarkis. Setelah memberikan arahan, petugas meminta para pemuda tersebut untuk membuarkan diri dengan tertib. Selanjutnya petugas melanjutkan patroli untuk memastikan kondisi wilayahnya kondusif. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Salah satu proyek saluran air dengan pedestrian di Kertajaya Indah yang mangkrak ditinggalkan kontraktor.

Petani Jatim Desak Presiden Teken Revisi Perpres soal Garam Surabaya, Memorandum Jebloknya harga garam pada 2019 hingga ke level Rp 250 per kilogram, membuat Himpunan Masyarakat Petambak Garam (HMPG) Jawa Timur mendesak Presiden Joko Widodo. Mereka menuntut presiden segera menandatangani revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 71 tahun 2015, sehingga penetapan harga pokok pembelian (HPP) garam bisa segera ditetapkan. Ketua HMPG Jatim M Hasan mengatakan, revisi telah ada di meja Presiden Joko Widodo sejak dua bulan lalu, namun hingga saat ini revisi perpres yang menegaskan bahwa komoditas garam termasuk bahan pokok dan barang penting, belum juga ditandatangani. Padahal revisi tersebut adalah satu-satunya cara agar HPP garam bisa ditetapkan oleh pemerintah. “Harapan kami, presiden segera menandatangani sehingga awal tahun ini HPP sudah bisa ditetapkan. Apalagi dorongan ini juga sudah disuarakan oleh

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

M Hasan

Gubernur Jatim. HPP yang kami usulkan berdasarkan surat kami sebelumnya yaitu sebesar Rp 1.500 per kg hingga Rp 2.000 per kg. Usulan sudah kami kirm ke presiden dan tembusan ke Menteri Perdagangan serta Gubernur Jatim,” ujar Hasan. Menurut Hasan, saat ini petani sangat terpukul karena harga garam pada 2019 sangat rendah dan jauh dari harapan. Padahal mereka harus membayar biaya tenaga kerja, sewa lahan hingga investasi pembelian geoisolator. Lebih lanjut ia mengatakan,

pada 2017 hingga 2018, harga garam sangat bagus dan bisa dinikmati petani. Saat itu, harga garam mencapai Rp 1.600 per kilogram. Akan tetapi pada 2019 harga hancur karena besarnya alokasi impor garam yang diberikan pemerintah kepada sejumlah importir garam nasional. Bahkan penyerapan oleh industri pun belum sepenuhnya terserap. Hingga saat ini, dari total kewajiban penyerapan sebesar 1,1 juta ton, hanya 40 persen yang terealisasi. Ada 11 industri besar yang diwajibkan menyerap garam petani. Sebagian telah melakukan penyerapan dengan maksimal, di antaranya PT Susanti Megah, PT Unichem Candi Indonesia, PT UCI, dan PT Garindo Sejahtera Abadi. Namun masih banyak industri yang penyerapannya belum maksimal. “Harapan kami, pemerintah terus mendorong mereka agar memaksimalkan penyerapan. Apalagi kualitas garam tahun ini sangat bagus, karena petani

sudah banyak yang menggunakan geoisolator dan memanen garamnya pun rata-rata 10 hari hingga 15 hari, padahal normalnya 7 hari sudah dipanen,” ujar Hasan. Harusnya, kata Hasan, kewajiban penyerapan ini tidak hanya melalui MoU saja, tetapi harus dikuatkan dengan dikeluarkannya peraturan menteri (permen) agar mengikat dan dipatuhi. Karena penyerapan minim, maka stok garam nasional hingga akhir tahun ini juga masih sangat besar. Tahun ini, produksi garam nasional mencapai sekitar 3 juta ton, sedangkan penyerapan oleh industri hanya sekitar 40 persen dari target 1,1 juta ton. Sementara produksi garam Jatim 2019 dari 13 kabupaten kota mencapai 1,1 juta ton. Dan sampai saat ini, stok garam di petani Jatim masih sekitar 400 ribu ton hingga 500 ribu ton lebih. “Dengan banyaknya stok yang ada, harapan kami industri pengguna garam selain industri pengolahan garam, seperti in-

dustry kecap, industri kulit dan kertas, juga melakukan upaya penyerapan karena kualitas garam petani bisa dipastikan masuk ke sektor industri. Ini sangat bisa karena kualitasnya di tahun ini sangat bagus,” tambah dia. Terkait penetapan kuota impor pada 2020, Hasan berharap disesuaikan dengan kebutuhan dan bukan keinginan karena dampak sangat besar dan bisa merugikan petani. Impor harus terukur atas kebutuhan melalui pemetaan data, sehingga monitoring stok menjadi hal yang wajib dilakukan, baik stok yang ada di petani maupun stok yang ada di gudang industri. “Memang produksi kita belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan, tetapi untuk menentukan berapa kuota impor harus diukur dari kebutuhan. Karena 2020 tinggal menunggu hari dan kebijakan impor selalu ditentukan di awal tahun. Jangan sampai kebijakan impor ini akan kembali menjadi petaka bagi petambak garam,” pungkas Hasan. (day/lis)

Wadul Dewan, PKL Genteng Sidomukti Direlokasi ke Siola seminggu. “Nanti kita undang lagi untuk mendengar progres dari dinas tanah,” ungkap dia. Untuk itu, Komisi B berharap secepatnya agar PKL bisa berjualan kembali dan sebelum

seminggu, sudah ada kepastian. “Semakin cepat semakin baik koordinasi agar warga segera mendapat kepastian,” tuturnya. Hasil hearing ini disambut gembira oleh Kasatpol PP Kota

Surabaya Irvan Widiyanto. “Saya sangat menyambut gembira karena sudah ada kepahaman yang sama,” kata Irvan. Menurutnya, solusi konkrit sudah ada dari dinas tanah

Kategori Pelanggan Berubah, PDAM Panen Aduan harus membayar ganti meter. “Rumah saya jauh dan ke sini hanya membayar pergantian meter air. Saya tadi sudah menunggu sejam,” ungkap dia. Mendengar keluhan masyarakat, Mujiaman yang didampingi direksi dan beberapa stafnya, mengatakan warga kota sebenarnya tidak perlu datang ke sini (kantor PDAM,

red). Mereka cukup mengirim keluhan seperti perubahan tarif, meter rusak, air keruh, ke SMS atau WA ke nomor 08123316666. Pihaknya akan segera menindak lanjuti. “Sekarang dengan bapak ibu datang ke sini, maka akan membuang waktu dan uang. Maka lebih efektif lewat WA. Apalagi mereka yang lapor ke sini ha-

Satu Kontraktor Di-Blacklist

Anggota Koramil Sawahan memberikan imbauan kepada para pemuda.

memasang banner besar dekat pengerjaan proyek dan itu hukumnya wajib. Banner tersebut mencantumkan keterangan kontraktor yang mengerjakan sekaligus target selesai pengerjaan serta berapa anggaran proyek tersebut. “Sehingga warga juga berperan aktif mengawasi pengerjaan dan kapan pengerjaan itu dapat diselesaikan. Sebab, hal itu belum dilakukan semua kontraktor,” pungkas dia. (why/rif)

jumlah dendanya saya tidak tahu. Denda itu nanti kembali ke kas negera,” kata. Disinggung masih banyaknya pedestrian yang belum dipasang keramik, Ganjar menjelaskan itu bukan karena kontraktornya wan prestasi. Ini terjadi karena kontrak kerjanya hanya sebatas pemasangan box culvert

dan bukan dengan pemasangan keramik. Hal ini bisa dijumpai di Jalan Arjuno, Jalan Bengawan, dan Kertajaya Indah. Pemasangan keramik akan dilanjutkan tahun ini dan bisa dilakukan dengan penunjukkan langsung atau dilelang. “Kami masih mendata pedestrian mana saja yang akan dipasang

Pemkot Surabaya Waspada Banjir lagi,” kata dia. Wali Kota Tri Rismaharini juga menjelaskan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi bencana tahun 2020 ini. Oleh karena itu, pemkot mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi. Salah satunya memastikan alat komunikasi berupa rig linmas yang menyala 24 jam nonstop. “Rig akan dipasang di kecamatan, kelurahan, kantor OPD (organisasi perangkat daerah). Seluruhnya tidak boleh mati

24 jam, harus terpantau terus,” paparnya. Selain itu, nantinya, setiap kelurahan dan kecamatan akan disambungkan dengan solar cell yang menyalakan satu komputer, satu lampu, dan satu rig. Hal tersebut dilakukan dengan harapan agar rig yang sudah terpasang tidak pernah mati dalam kondisi apapun. Wali Kota Risma juga akan memasang layar monitor di Balai RW yang dekat dengan laut. Tujuannya untuk memantau kondisi di sekitaran laut. “Nanti masyarakat kita ajari

Sambungan dari halaman 9

nya sebatas dicatat oleh para customer servise,” ungkap dia. Contohnya, masih lanjut Mujiaman, jika ada perubahan tarif dan pelanggan memiliki bukti komplain, tidak boleh diputus hingga urusan perubahan tarif itu tuntas. “Kalau ada yang diputus, nanti saya yang menyambung lagi,” ujar dia. (udi/rif)

Sambungan dari halaman 9 keramik tahun ini,” kata dia. Terkait dengan pedestrian di Jalan Jemur Adanyani, ia menambahkan jika memang ada material yang belum dipasang seperti box culvert, maka di situ ada halangan. “Bisa jadi di sana adat utilitas sehingga belum bisa dipasang di sana,” kata dia. (udi/rif)

Sambungan dari halaman 9 bagaimana membaca dan memonitor cuaca. Jadi mereka ikut memantau. Kalau perlu, layar monitor yang di ruangan saya bisa diambil,” tegasnya. Oleh karena itu, saat itu ia mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada terutama para nelayan, warga yang berada di tepi sungai dan laut. “Ayo kita pandai-pandai membaca alam untuk menyelamatkan diri kita dan keluarga kita. Semoga kami semua selamat tanpa ada kejadian apapun,” pungkasnya. (udi/rif)

Sambungan dari halaman 9 untuk segera realisasikan tempat baru PKL di dalam Siola. “Perkembangan akan kita laporkan terus ke Komisi B,” pungkasnya. Komisi C DPRD Surabaya sebelumnya memang mengeluarkan rekomendasi kepada Pemkot Surabaya agar PKL Genteng Sidomukti bisa berjualan lagi. “PKL boleh berjualan sementara di sana sebelum ada relokasi. Tapi dengan syarat bongkar pasang lapak,” tandas Ketua Komisi C Bhaktiono.

Salah satu PKL Genteng Sidomukti, Syerly (26), menyampaikan akan siap mengikuti arahan dari DPRD Surabaya. Hal ini dilakukan agar dirinya dan pedagang lain pihaknya tetap diizinkan mencari nafkah di samping Gedung Siola Mal Pelayanan Publik tersebut. “Kami ingin tetap menetap di sana. Karena kami warga asli Surabaya, daerah Genteng. Itu mata pencaharian kami sejak 80-an dari orang tua kami,” katanya. (why/rif)

Swasembada Pangan... Probolinggo, Lamongan, Trenggalek, Situbondo, Sumenep, dan Lumajang,” terangnya. Hadi menjelaskan perda LP2B ini menjadi rambu-rambu hilangnya lahan produktif untuk kepentingan non pertanian. “Jadi pembangunan tidak boleh ke daerah (lahan, red) yang produktif. Jika ditemukan, bisa dituntut karena sudah ada pemetaannya,” pungkas dia. Sebenarnya kasus tersebut berlaku nasional. Tidak hanya di Jawa Timur saja. Ini ditegaskan oleh Ali Fahmi, Ketua Departeman Konsolidasi Organisasi

Usai Dilantik... kemaritiman. “Ada tiga perusahaan galangan kapal, ini potensi besar jika dibangun SMK yang bisa ngelas kapal di bawah laut tentu luar biasa. Pasti perusahaan tersebut membutuhkan tenaga kerja di sana,” ungkap dia. Selain itu, Kabupaten Tuban yang dalam waktu dekat akan dibangun kilang minyak terbesar di Indonesia. Menurutnya, jelas di daerah itu akan membutuhkan tenaga-tenaga terampil di bidang perminyakan dan kilang. “Jika di setiap daerah tenaga

Sambungan dari halaman 9

Nasional Serikat Petani Indonesia. Dikatakan Ali, ada beberapa factor yang mempengaruhi penurunan ini. “Industrialisasi dan pembangunan infrastruktur termasuk jalan tol menjadi salah satu penyebab berkurangnya lahan persawahan ini,” kata Ali. Ditambahkan pula, faktor lainnya adalah dari sisi petani. Banyak petani yang akhirnya meninggalkan mata pencahariannya karena tingginya biaya yang harus dikeluarkan. Termasuk juga tidak ada regenerasi dari kalangan petani,” tegas pria asal Tulungagung ini. (why/rif)

Sambungan dari halaman 9 kerjanya memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan. Jadi tidak perlu mencari di luar daerah. Ke depan kita bangun sekolah di berbagai daerah yang disesuaikan dengan potensi dan industri tersebut,” tandas dia. Wahid mengaku, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan dunia industri di satu daerah tentang kompetensi yang dibutuhkan. “Kita harus menyesuaikan pendidikan itu dengan kebutuhan industri, itu penting dan wajib hukumnya,” pungkas dia. (why/rif)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 11

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Longsor Kado Tahun Baru Desa Basoka Longsor terbaru terjadi di Dusun Batoguluk, Desa Basoka. Tokoh warga setempat, H Sobri mengatakan, tebing bukit terakhir longsor di musim hujan tahun lalu. “Dan kemarin pas tahun baru kembali longsor terjadi sekitar pukul 22.00,” terangnya, Kamis (2/1). Akibatnya, material longsoran yang didominasi tanah menutup akses jalan utama penghubung Rubaru ke Kecamatan

Ganding. Kondisi jalan hampir tidak bisa dilewati kendaraansehingga aktivitas masyarakat sempat lumpuh beberapa saat Selanjutnya, masyarakat bersama Kodim dan BPBD (badan penanggulangan bencana daerah), bahu membahu melakukan pembersihan. “Jalan yang kami bersihkan akses menuju menuju pasar, sekolah, serta aktivitas perekonomian masyarakat lainnya,”

tambah Sobri. Sobri berharap Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumenep mencarikan solusi agar tebing bukit tidak kembali longsor setiap musim hujan. Karena diakui warga waswas kejadian terus terulang dan berakibat fatal. Kepala BPBD Kabupaten Sumenep Abd Rahman Riadi mengatakan, upaya pembersihan telah dilakukan bersama petugas gabungan. “Sekarang (kemarin, red) sudah dapat dilalui kembali oleh masyarakat,” cetusnya. Tingginya curah hujan di Basoka memang jadi salah satu pendorong terjadinya long-

sor. Namun Riadi, panggilan akrabnya, mengatakan ada penyebab lain yang membuat longsor jadi langganan di Basoka. “Pohon-pohon di sekitar tebing ditebang sehingga tanahnya rapuh. Kami (BPBD) akan berkoordinasi dengan intansi terkait untuk penguatan tebing karena sudah dua kali longsor di tempat yang sama,” ungkap Riadi. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Sumenep, Memorandum Diguyur hujan seharian, longsor terjadi di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Kondisi ini rutin dialami warga setempat pada setiap musim hujan.

Kerja bakti pascalongsor di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Sumenep.

Pemkab Rencanakan Penambahan Jadwal Rute Penerbangan dari Trunojoyo ke Wilayah Kepulauan

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

Sumenep, Memorandum Tingginya animo masyarakat pada penerbangan perintis rute Bandara Trunojoyo Sumenep-Kepulauan Pagerungan direspons Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumenep dengan rencana penambahan jadwal pada 2020. Wakil Bupati Ahmad Fauzi mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi animo masyarakat setempat dinilai tinggi. Karenanya, dalam waktu dekat akan berkirim surat ke kementrian perhubungan (kemenhub) untuk berkoordinasi penambahan frekuensi penerbangan. Yang semula satu minggu sekali menjadi dua kali seminggu. “Cukup tinggi animo masyarakat memanfaatkan penerbangan rute Sumenep-Pangerungan. Makanya akan secepatnya berkoordinasi,” katanya, Kamis (2/1). Ditambahkan, penerbangan perintis rute Sumenep-Pangerungan dan sebaliknya resmi beroperasi sejak 25 September 2019. Beberapa bulan beroperasi ternyata animo masyarakat tinggi. Hal itu menjadi alasan pemkab mengajukan penambahan frekuensi jadwal penerbangan rute daratan kepulauan.”Harapan kami penambahan frekuensi penerbangan pesawat perintis di jalur Sumenep-Pagerungan dikabulkan,” harapnya. (uri/epe)

Proses pemusnahan BB di tungku pembakaran yang dipimpin Kajari Bangkalan Badrut Taman (inset).

Dari 150 Perkara 2018-2019

FOTO: MEMORANDUM/ DOK

Kejari Bangkalan Musnahkan Ratusan BB Kasus Inkracht

Situasi lapangan terbang Trunojoyo Sumenep.

Bangkalan, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangkalan berinisiatif memusnahkan ratusan barang bukti (BB) dari berbagai tindak kasus kriminal yang proses hukumnya sudah bertatus inkracht (berkekuatan hukum tetap) pasca vonis sidang di pengadilan negeri (PN). Pemusnahan ragam jenis BB dari berbagai proses hukum 2018-2019 itu, dilakukan di halaman belakang Kantor Kejari Bangkalan, Selasa (31/12) siang dengan cara dibakar dalam

dua bak berbentuk oval ukuran sedang. Beberapa jenis BB yang dibakar di antaranya 500 gram lebih narkoba jenis sabu, ratusan pil koplo, 25 handphone, tumpukan baju dan celana, serta satu lembar uang palsu penacahan Rp 100 ribu. Sedangkan BB berupa 14 senjata tajam (sajam) jenis celurit dan pisau, serta 4 senjata api rakitan, dimusnahkan dengan cara dipotong menjadi kepingan kecil menggunakan gerinda. Semua BB itu dimusnahkan berdasar amanah putusan PN setempat

melalui pasal 270 dan pasal 271 KUHP. “Berbagai jenis BB yang sudah kami musnahkan itu adalah BB dari 150 perkara tahun 20182019 yang status hukumnya sudah incraht. Atau sudah punya kekuatan hukum tetap berdasar putusan sidang PN Bangkalan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangkalan Badrut Taman, Kamis (2/1). Selain itu, menurut Badrut Taman, ada puluhan BB motor yang tidak ikut dimusnahkan. Rencananya, motor itu

akan dikembalikan ke pemilik sahnya. Puluhan unit motor itu merupakan BB berbagai tindak kejahatan. Seperti begal motor, pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat). “Jadi BB sepeda motor ini tidak dimusnahkan. Tetapi harus dikembalikan kepada pemiliknya,” tandas Badrut Taman. Ke depan, Badrut Taman berharap agar intitusi penegak hukum lainnya seperti kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan lebih meningkatkan kadar

kualitas penegakan hukum. Atau dengan kata lain, porsi hukuman bagi para pelaku ragam jenis tindak kriminalitas diperberat. Targetnya agar punya dampak efek jera. “Dengan memaksimalkan porsi hukuman itu, saya yakin akan punya dampak efek jera kepada para pelakunya. Nah, jika itu terjadi, saya optimis angka kejahatan, utamanya narkoba yang kini bursa peredarannya semkain masif, akan bisa ditekan turun,” pungkas Badrut Taman. (ras/epe)

Pamekasan, Memorandum Mengantisipasi kejadian tahanan kabur, Polres Pamekasan melakukan kegiatan rutin pengecekan tahanan, Kamis (2/1). Pengecekan di rumah tahanan mapolres itu dilakukan guna memastikan keamanan dan jumlah tahanan. Pengecekan dilakukan Bripka M Hairil Anwar dan Bripda Abdur Roziq Naufal dengan cara memeriksa semua barang yang ada di dalam sel. Kasatsabhara AKP Adi Ziswanto mengatakan, kedua personel Satsabhara Polres Pamekasan

itu yang mendapat tanggung jawab menjaga keamanan dan keselamatan tahanan. “Salah satu yang ditekankan adalah selalu memperhatikan barang-barang yang dibawa oleh tahanan maupun pengunjung,” terangnya. Sebab, di dalam sel ada barang-barang yang haram dimiliki. Seperti pisau, handphone, minuman beralkohol, korek api, rokok, dan barang berbahaya lainnya yang dapat berpotensi merugikan diri sendiri maupun petugas jaga. “Hal tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan tahanan

itu sendiri,” tambah AKP Adi Ziswanto. Apalagi seseorang yang berstatus tahanan pasti merasakan tekanan mental dengan dibatasinya sebagian hak-haknya. “Setiap hari memang selalu saya perintahkan, agar petugas jaga tahanan secara rutin melaksanakan pengecekan tahanan,” kata dia.(sjk/epe)

Bripka M Hairil Anwar dan Bripda Abdur Roziq Naufal mengecek penghuni ruang tahanan Mapolres Pamekasan.

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Polres Pamekasan Mengecek Tahanan


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PASURUAN

JUMAT PON 3 JANUARI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Terus Dimatangkan, Pembangunan Kolam Retensi di Sungai Welang

Tingkatkan Perekonomian Warga Desa

FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum Pemerintahan Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, terus berupaya membenahi dan meningkatkan potensi desa guna memperbaiki perekonomian warganya. Begitu masuk ke wilayah Desa Kedungboto, melewati wilayah pintu timur nampak sederetan lapak-lapak pedagang ikan asap yang mulai nampak ramai pembeli. Subandi, Kepala Desa Kades Kedungboto Subandi (Kades) Kedungboto mengatakan, di tahun 2020 ini Pemdes Kedungboto terus berinovasi dan berupaya meningkatkan perekonomian dengan di bangunnya pasar desa berupa pasar ikan asap. “Alhamdulillah, di tahun 2019 kemarin kami bisa membangun lapak-lapak pasar ikan asap. Yang dulunya masyarakat menempati di atas permukaan sungai, kini warga desa sudah bisa menempati lapak-lapak yang kita bangun. Mohon doa restu untuk berikutnya, kami berencana membangun tempat rest area untuk para wisatawan yang berkunjung ke tempat pasar ikan asap, dan kami akan melengkapi sarana dan prasarana publik,” jelas Subandi. Subandi menambahkan, ia juga akan melengkapi tempat parkir, toilet, aula, musala dan ruang kesehatan masyarakat. Tujuannya bisa membuat para pedagang maupun pengunjung nyaman selama berkunjung di pasar desa ini. Pemerintahan desa melalui lembaga desa BUMdes (badan usaha milik desa) terus berkoordinasi dalam upaya untuk meningkatkan manajemen dan terus berusaha meningkatkan potensi di bidang unit usaha usaha yang ada di desa. Terkait lembaga karang taruna, saat ini sudah menangani bank sampah yang ada di lingkungan desa. “Walaupun belum sempurna, kami Pemerintah Desa Kedungboto tetap bersyukur dan mohon dukungan serta peran aktif masyarakat untuk mewujudkan ini semua. Dengan harapan menuju Desa Kedungboto yang (Maju, Aman, Sehat Lahir Batin, Adil Makmur, dan Bermartabat). Sehat lahir batin dan seiring dengan program pemerintah, menuju Kabupaten Pasuruan Maslahat. (ion/sr)

Pasuruan, Memorandum Pembangunan kolam retensi terus didengungkan, meski realisasi pembangunannya tidak akan terealisasi tahun ini. Sebab, pemkab masih membutuhkan dana untuk pembebasan lahan. Biaya untuk itu bisa menelan dana hingga miliaran rupiah. “Kami sudah mengajukan pembangunan kolam retensi ke BBWS Brantas. Sejauh ini, kami masih menunggu hasil survei investigation design (SID) yang dilakukan BBWS Brantas,” kata Misbah Zunib, kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Pemkab Pasuruan. Menurut Misbah, pembangunan kolam retensi membutuhkan lahan yang luas. Setidaknya, empat hektare agar bisa maksimal dalam menampung air limpahan Sungai Welang. Meski lokasi bakal dibangunnya kolam retensi itu sudah diancang-ancang, sejauh ini belum disiapkan anggaran untuk pembebasannya. Karena pembebasan lahan tersebut

masih menunggu pelaksanaan SID yang dilakukan BBWS Brantas. “Kami yang menyiapkan lahannya. Sementara BBWS Brantas yang akan membangunnya. Lokasi sudah kami incar, tapi masih menunggu apakah layak atau tidak,” terang Misbah. Karena itulah, pembangunan kolam retensi tersebut tidak bisa direalisasikan tahun ini. Namun, diupayakan 2021 seiring kepastian adanya lahan yang akan menjadi tempat pembangunan. Serta, ketersediaan anggaran BBWS Brantas untuk merealisasikannya. “Proyeksinya baru 2021 kolam retensi itu bisa dibangun,” tutur Misbah.

FOTO: MEMORANDUM/ION

Desa Maslahat

Sungai Welang di Kraton yang sering meluap saat hujan.

Keberadaan kolam rentensi, dianggap Misbah cukup penting. Karena menjadi

penampung air limpahan Sungai Welang di hulu. Terutama saat hujan yang berisiko banjir.

Sehingga, tidak semuanya air hujan di Sungai Welang ke hilir dan berisiko banjir.(ion/sr)

Setahun, Insentif 5 Ribu Guru TPQ Sedot Rp 12 M Pasuruan, Memorandum Insentif guru-guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) di wilayah Kabupaten Pasuruan menyedot dana yang cukup besar. Pemerintah Kabupaten setidaknya harus mengeluarkan dana hingga belasan miliar untuk selama setahun tersebut. Kepala Bidang Perguruan Dispendik Kabupaten Pasuruan M Yusuf menyampaikan, hampir setiap tahun, pemkab menggelontor dana besar untuk membayar insentif guru TPQ di Kabupaten

Pasuruan. Pada 2019 lalu misalnya, pemkab harus menggelontorkan dana sebesar Rp 12 miliar. Jumlah yang akan digelontorkan pada 2020, sepertinya tidak mengalami perubahan. Pemkab menyiapkan dana yang sama sebesar Rp 12 miliar untuk insentif guru-guru TPQ. “Untuk 2020, tidak ada kenaikan insentif guru TPQ,” ujar Yusuf seperti dikutip dari radarbromo.com. Menurut Yusuf, tingginya dana yang

harus dialokasikan tak lepas dari banyaknya guru TPQ yang mendapatkan sokongan insentif tersebut. Meski sebenarnya, insentif yang mereka terima perbulannya, tak seberapa. Hanya sebesar Rp 200 ribu perbulannya. Namun, dari jumlah penerima yang cukup banyak. Mencapai 5 ribu orang dalam setahunnya. “Kalau dihitung perorangan, memang tak seberapa. Tapi kalau dijumlah keseluruhan cukup besar karena bisa mencapai Rp 12 miliar,” jelasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Ruslan memandang nilai yang diterima guru TPQ memang kecil. Namun, pihaknya berharap nominal tersebut tidak menjadi patokan. Sehingga, mereka dalam mendidik bisa maksimal. “Kami akui nilainya memang kecil untuk perorangan. Karena hal itu sudah disesuaikan dengan kemampuan daerah. Kami berharap guru-guru TPQ tetap istiqamah dalam mendidik putra-putri penerus bangsa,” harapnya. (*/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

FOTO: MEMORANDUM/YD

Sapi Limusin Warga Krajan Dicuri

Kondisi ruang kelas TK Pertiwi yang ambruk.

Ruang Kelas TK Ambruk Diterjang Angin kata Namiasih, Kepala TK Pertiwi saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (2/1). Ia menjelaskan, bangunan ruang kelas TK itu merupakan bangunan lama yang dibangun sekitar 1980 silam. Namun sudah ada beberapa kali renovasi. Terakhir sempat dilakukan perbaikan 2018 lalu. Dari kondisi ini, seluruh anak didik diliburkan. Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Sulastri mengatakan, karena kondisi ruang TK kelas B itu masih ambruk, pihaknya akan meminjam ruang kelas di SDN Kotaanyar 1 yang letaknya hanya beberapa meter dari ruang kelas TK itu. “Jadi

en Probolinggo dengan Kabupaten Lumajang. Administratur KPH Probolinggo Imam Suyuti mengatakan, luas hutan lindung di bawah KPH Probolinggo mencapai sekitar 34.212,0 Ha. Luas kawasan hutan mencapai sekitar 84.263,6 Ha. Ia mengaku ingin menyelamatkan semua kawasan hutan. Namun, tahun ini fokus pada reboisasi hutan lindung. “Selama tahun ini (2019) sudah dilakukan reboisasi hutan lindung dengan menanam tanaman di atas lahan hutan lindung seluas 1.677,7 hektare. Kami ingin menyelamatkan hutan lindung secara bertahap. Tahun depan (2020) dilanjutkan rebosiasi di hutan lindung,”

dileher sapi dan pelaku membawa sapi lewat pintu belakang dan berjalan menuju kearah selatan ke area persawahan,” terang korban. Petugas Polsek Tempeh yang mendapat laporan, pagi itu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara ( TKP). “Dari olah TKP yang dilakukan oleh anggota, kuat dugaan pelaku yang berjumlah lebih dari 2 orang tersebut masuk ke kandang dengan cara merusak pintu kandang yang kemudian membawa sapi yang ada di kandang itu,” terang Kapolsek Tempeh, AKP Dodik Suwarno saat dikonfirmasi di lokasi kejadian. (tri/sr)

besok, para anak-anak didik kami akan tetap masuk sekolah seperti biasa. Tapi masih pinjam atau dipindah sementara ke ruang kelas ke SDN Kotaanyar 1, agar proses belajar mengajar tetap berjalan,” jelasnya. Ia menambahkan, soal perbaikan ruang kelas yang ambruk, pihaknya masih akan melaporkan ke pimpinan. Dimana ruang kelas milik yayasan PKK pertiwi itu akan dilakukan perbaikan. Namun belum memastikan kapan perbaikan dilakukan. Pasalnya, ruang kelas itu meski milik yayasan PKK Pertiwi, namun sekarang ruang kelas dimerger menjadi satu dengan SDN Kotaanyar 1. (yud/sr)

KPH Probolinggo Reboisasi 1.677 Ha Hutan Probolinggo, Memorandum Untuk mencegah terjadinya bencana banjir dan tanah longsor, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo berusaha mengembalikan fungsi hutan lindung di Kabupaten Probolinggo. Tahun ini, mereka melakukan reboisasi hutan lindung (RHL) seluas 1.677 hektare (Ha). Penanaman pohon juga dilakukan bersama sejumlah pihak. Di akhir tahun kemarin, KPH Probolinggo melibatkan Muspika Kuripan melakukan penanaman serentak di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bantaran BKPH Probolinggo. Yakni, di Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan yang merupakan perbatasan Kabupat-

ke kandang melalui pintu depan rumah. Setiba di belakang rumah, korban terkejut karena melihat pintu kandang kondisinya sudah terbuka. “Pada saat saya masuk kandang, sapi saya sudah tidak ada hanya tinggal talinya saja yang kondisinya terpotong,” terang korban kepada petugas. Diduga, pencuri yang berjumlah lebih dari 2 orang tersebut berhasil masuk kandang dengan cara memotong tali pengikat pintu belakang kandang, lalu membawa kabur sapi yang ada di dalam kandang tersebut. “Pelaku merusak dan memotong tali pengikat pintu belakang rumah dan memotong tali tampar pengikat

ujarnya seperti dikutip dari radarbromo.com. Imam menjelaskan, reboisasi hutan lindung dengan menanam tanaman multi purpose three species atau tanaman buah-buahan. Supaya masyarakat bisa menikmati buahnya dan tidak ada penebangan. Selain bisa dinikmati masyarakat, tanaman itu akan mencegah terjadinya bencana banjir, longsor, dan bencana lainnya. Serta, penyelamatan sumber mata air untuk kehidupan masyarakat. “Kalau hutan produksi di bawah KPH Probolinggo sekitar 50.051 hektare. Biasanya yang rawan penebangan dan kebakaran itu di hutan produksi,” ujarnya. (*/sr)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Probolinggo, Memorandum Angin kencang disertai hujan deras menerjang kawasan Kotaanyar, Probolinggo. Salah satu dampaknya adalah ambruknya atap ruang kelas TK Pertiwi di Desa Kotaanyar, Rabu (1/1) malam. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebab kejadiannya pada malam hari sekitar pukul 19.00 disaat tidak ada aktifitas belajar mengajar. Di ruang TK kelas B tersebut terdapat 75 anak didik. “Ambruk ketika anak-anak sedang libur sekolah. Saya mendapat laporan dari penjaga sekolah kalau atap ruang kelas ambruk karena angin disertai hujan deras,”

Lumajang, Memorandum Suyitno (65), warga Dusun Krajan, Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, hanya bisa pasrah setelah tahu sapi limusin umur 1 tahun warna hitam miliknya digondol kawanan pencuri, Kamis (2/1). Atas kejadian itu, korban merugi belasan juta rupiah. Aksi pencurian itu baru diketahui korban pada pagi hari sekitar pukul 04.00 ketika korban hendak memberi makan sapi peliharaannya tersebut. Namun ketika berada di pintu belakang yang menghubungkan ke kandang sapi, pintu tersebut tidak bisa dibuka karena diikat dari luar oleh pelaku. Selanjutnya, korban memilih

Polisi menunjukkan tempat pelaku membawa kabur sapi curiannya.

Komisi B Tanggapi Tiket Mahal di Ranupani Lumajang, Memorandum Keluhan tentang penarikan tiket masuk destinasi wisata Ranupani di kawasan Ireng-Ireng, Desa Burno, Kecamatan Senduro, mendapat tanggapan Komisi B DPRD Lumajang. Karena, dikhawatirkan harga tiket yang mahal tersebut bisa memengaruhi kunjungan wisatawan. Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang H Suiksan memint agar pemerintah segera melakukan rapat koordinasi lintas instansi. Yakni TNBTS dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk membicara-

kan tentang tiket yang ditarik di lokasi yang kurang tepat itu. “Bahan keluhan dari pengunjung ini, nanti kita akan bawa ke rapat Komisi B,” tegas Suiksan, Kamis (2/1). DPRD meminta agar diperjelas lokasi mana saja yang akan dikenakan tiket. Semisal Ranu Regulo, Ranu Kumbolo dan Bromo. Jika warga hanya singgah atau melintas ke Ranupani saja maka semestinya tidak dikenakan tiket. “Harus ada kejelasan mana saja yang kena tiket,” imbuhnya. Sebelumnya, mahalnya tiket

masuk ke TNBTS tersebut menjadi gunjingan para nitizen di sosial media (sosmed). Sebab banyak dari para pengunjung yang kecewa karena ditarik tiket masuk sebesar Rp 25 ribu perorang. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq sebenarnya sudah melakukan klarifikasi tentang mahalnya tiket tersebut. Tetapi,nampaknya apa yang disampaikan pihak TNBTS tidak sesuai dengan penjelasan yang diterima bupati saat sidak beberapa hari yang lalu. (tri/sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

OLAHRAGA

JUMAT PON 3 JANUARI 2020 HALAMAN 13

Bajul Ijo Sudah Ikat 12 Pemain Surabaya, Memorandum Setelah melepas sembilan pemain, Persebaya menambah tiga pemain baru yang disiapkan untuk mengarungi kompetisi musim depan. Mereka akan bergabung dengan sembilan pemain yang sebelumnya sudah komitmen bertahan di tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.

Seorang atlet renang sedang berlatih.

PRSI Jatim Gelar Puslatda di Luar Negeri Surabaya, Memorandum Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jatim yang membidangi empat cabang olahraga (cabor) yaitu loncat indah, renang, renang indah, dan polo air, menggelar pemusatan latihan daerah (puslatda) dan try out di luar negeri. Puslatda dan uji coba di luar negeri untuk mematangkan atlet-atlet dari keempat cabor di bawah naungan PRSI yang akan berlaga di PON 2020. Sebab, Pengprov PRSI Jawa Timur menyadari jika cabor mereka merupakan salah satu andalan bagi Jatim untuk bisa mendulang medali emas sebanyak-banyaknya. Ketua Umum Pengprov PRSI Jatim Reswanda, Kamis (2/1), mengatakan, TC di luar negeri sebagai salah satu bagian dari strategi mereka. Karena kesiapan atlet sangat penting untuk menjadi bagian tumpuan untuk meraih medali emas, perak dan perunggu bagi KONI Jatim. “Kami dalam mempersiapkan kontingen PON XX Jatim di PON XX Papua mendatang memang mendapat dukungan penuh dari Pemprov Jatim. Karena itu, kami PRSI Jatim mengucapkan terima kasih atas support finansial dan kesempatan yang diberikan oleh Pemprov Jatim melalui KONI Jatim,” ujar Reswanda Beberapa cabor yang didukung dalam program TC dan try out di bawah naungan PRSI Jatim yaitu renang, renang perairan terbuka, loncat indah dan renang indah berlatih sekaligus try out di Australia, Singapura, Eropa/ Perancis, Tianjin China dan Malaysia selama kurang lebih 2 bulanan. Hal ini merupakan kesinambungan dari program Puslatda yang telah dijalankan sekitar tiga tahun lalu. Diharapkan dengan sisa waktu tinggal efektif kurang dari 10 bulan lagi maka konsistensi dan persistensi dalam finishing program untuk meraih prestasi puncak medali emas dapat diwujudkan. Sementara cabor renang dan polo air masih melakukan traning center (TC)/pemusatan latihan daerah (puslatda) yang di Jatim, dua cabor tersebut nantinya juga akan melakukan pemusatan latihan daerah (puslatda) di luar negeri. (sr)

Ketiga pemain baru yang siap bergabung yakni pemain asal Persela Lamongan Arif Satria, Bayu Nugroho (PSIS Semarang) dan Ricky Kambuaya (PSS Sleman). Sedangkan 9 pemain lama yang dipertahankan, selain dua pemain asing David da Silva dan Aryn Williams, juga Rendi Irwan, Oktafianus, Syaifuddin, Abu Rizal, Irfan Jaya, Hidayat, dan Hansamu Yama. ”Kehormatan bagi saya bisa gabung ke Persebaya. Klub besar yang diimpikan banyak pemainf. Karena itu, saat coach Aji menawari, tanpa pikir panjang saya

langsung mengiyakan. Apalagi, coach Aji bisa dibilang yang menemukan saya,” ujar Arif seperti dikutip dari laman Persebaya.id. Sementara itu, Bayu mengakui kehadirannya di Persebaya bukan hal asing. Karena dirinya mengawali karir amatirnya di kompetisi internal Persebaya. Lalu dia membela klub kota kelahirannya Persis Solo sebelum ke PSIS. ”Saya kenal baik atmosfer sepak bola Surabaya. Kebetulan, saya pernah merintis karir amatir di sini bersama salah satu klub internal.

Saat itu, siapa pun yang bermain, pasti suatu ketika ingin bermain di Persebaya. Alhamdulillah, akhirnya merasakan kesempatan itu kendati harus lewati ke beberapa klub lain,” jelas pemain dengan tinggi 174 cm itu. ”Bayu adalah gelandang serang yang punya potensi besar,” kata Aji. ”Kita butuh kedalaman skuad yang bagus karena banyak kompetisi yang akan kita ikuti tahun ini. Bayu akan menambah solid lini tengah,” imbuhnya. Sementara itu,

Ricky Kambuaya akan menambah solid lini tengah Persebaya musim ini. Sudah sejak 2018 Aji terpikat dengan penampilan pemain asal Sorong, Papua, itu. Untuk pemain lainnya, Aji menegaskan dirinya masih menghormati kontrak mereka yang baru berakhir beberapa pekan ke depan. Dia juga membantu manajemen untuk melakukan finalisasi legal bagi mereka yang ingin dipertahankan sambal mencari tambahan pemain lain termasuk pemain asingnya. (sr)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan tanggal 19 Desember 2019, Maka Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur : No DEBITUR/ HARGA LIMIT UANG Keterangan OBYEK LELANG (Rp) JAMINAN (Rp) 1. Edy Susanto berupa : - Nominal jaminan yang Sebidang tanah dan bangunan sesuai 1.156.000.000,- 289.000.000,- disetorkan ke rekening VA (virtual account) SHM No. 279/K seluas 170 m2 a.n. harus sama dengan Sukartono terletak di Kelurahan nominal jaminan yang Wonokromo, Kec. Wonokromo, Kota disyaratkan. Surabaya, Jawa Timur. 2. Harianto berupa : Sebidang tanah dan bangunan sesuai 1.044.000.000,- 261.000.000,- - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh SHM No. 7582 seluas 103 m2 a.n. KPKNL selambatKaniman/Mestiningsih terletak di lambatnya 1 (satu) hari Kelurahan Gading, Kec. Tambaksari, sebelum pelaksanaan Kota Surabaya, Jawa Timur. lelang. 3 Sayyidatun Nafisah berupa : Sebidang tanah dan bangunan sesuai 414.000.000,- 104.000.000,- Segala biaya yang timbul SHM No. 227 seluas 160 m2 a.n. sebagai akibat Sayyidatun Nafisah terletak di Desa mekanisme perbankan Tebalo, Kec. Manyar, Kab. Gresik, menjadi beban peserta Jawa Timur. lelang. Persyaratan lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan kepada KPKNL Surabaya / PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pelaksanaan lelang: Cara penawaran : Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id ) Batas Penawaran Lelang : Jumat / 17 Januari 2020 Pukul 10.00 Waktu Server (sesuai WIB) Pembukaan penawaran dan : Setelah Batas Akhir Penawaran penetapan pemenang lelang Pelunasan harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang Tempat : PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, SME & Micro Collection & Recovery Surabaya Di Jalan Diponegoro No. 159 Surabaya

Mantan pemain Persela Arif Satria berebut bola dengan pemain Persebaya Osvaldo Haay.

Informasi lebih lanjut hub 031-5661371-74 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya Surabaya, 03 Januari 2020


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 14

FOTO: MEMORANDUM/NIA

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Puluhan perwakilan pengurus FAJ menemui Bupati Faida untuk memberikan apresiasi dan ucapan selamat hari jadi ke-91 Kabupaten Jember.

Hari Jadi Ke-91 Kabupaten Jember

FAJ Apresiasi Program Bupati yang Mendukung Anak-Anak Jember, Memorandum Mengawali lembaran baru 2020, Bupati dr Hj Faida MMR menerima kunjungan pengurus Forum Anak Jember (FAJ) di pendopo Wahya Wibawagraha, Rabu (1/1) pagi. Kunjungan itu berlangsung dalam suasana meriah karena FAJ juga berkesempatan memberikan karangan bunga kepada bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember tersebut. Karangan bunga itu sekaligus tanda ucapan selamat Hari Jadi ke-91 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

“Mengawali bekerja di tahun 2020 dengan melayani anak-anak untuk masa depan Kabupaten Jember,” kata bupati usai menerima kunjungan FAJ. Bupati Faida menjadikan momen pertemuan untuk menyampaikan apresiasi terhadap anak-anak di FAJ. Menurut bupati, anak-anak Jember memang keren,

karena tahu cara menyampaikan harapannya, tahu terima kasih, dan tidak duduk diam untuk mencapai keinginan. “Bukan hanya mengeluh tetapi menyampaikan dalam forum yang baik dan memberikan rekomendasi yang jelas,” ujar bupati. Keinginan anak-anak yang disampaikan dalam sebuah rekomendasi menjadi dasar bagi bupati melaksanakan program 2020. Termasuk program untuk anak. Karenanya, bupati menginginkan ada forum untuk semua

anak di Jember. Forum itu diharapkan menjadi wadah latihan buat pemimpin masa depan. “Anak-anak mulai menyadari bahwa dirinya adalah bagian penting dari Kabupaten Jember. Apalagi satu dari empat penduduk Jember adalah anak-anak,” sebutnya. Dalam pertemuan itu juga dimanfaatkan bupati untuk menyampaikan program yang mendukung anak-anak di Jember. Baik dari rekomendasi anak, maupun program pemerintah sendiri. Bupati juga menyampaikan

ucapan terima kasih atas bunga rangkaian yang cantik. “Kalian adalah penyemangat buat ibu, untuk berjuang ke depan. Tetaplah menjadi anak yang hormat kepada orang tua, setia kawan, suka menolong, dan jujur,” pesan bupati. Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AKB (dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan keluarga berencana), Nur Cahyono mengatakan, kunjungan itu karena anak-anak ingin menyampaikan ucapan terima kasih. Ucapan terima kasih itu

untuk bupati yang telah mempertemukan anak-anak Jember dalam kongres dan festival anak beberapa waktu lalu. “Anak-anak harus bisa berterima kasih atas semua fasilitas pendidikan, termasuk kegiatan, termasuk kado istimewa tahun 2019 yaitu anak-anak dipertemukan dengan kemendikbud (kementerian pendidikan dan kebudayaan),” terangnya. Nugraha Bayu, siswa SMA 3 Jember menjadi perwakilan FAJ yang menyampaikan selamat Hari Jadi ke-91 Pemkab Jember.

“Kami juga menyampaikan banyak terima kasih kepada bupati, karena telah menerbitkan SK Forum Anak Jember (FAJ) yang sudah kami terima, dan sudah difasilitasi untuk kongres anak dan menghasilkan deklarasi anak Jember hingga membawa kami ke Jakarta,” jlentrehnya. Ucapan terima kasih juga disampaikan karena aspirasi anak Jember didengar oleh pemerintah. Indikasinya, perwakilan anak Jember bisa menyampaikan aspirasi langsung kepada Kemendikbud RI. (nia/jun/hms/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Danpos Barat Beri Pelatihan Linmas Mrahu

Warga miskin dan petani mengikuti musdes penetapan APBDes Kledokan 2020.

Magetan, Memorandum Pemerintah Desa (pemdes) Kledokan, Kecamatan Bendo berhasil menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2020 setelah musyawarah desa yang berlangsung terbuka berakhir Rabu (1/1) malam, di kantor balai desa setempat. Penetapan APBDes disaksikan Forkopimca Bendo yang terdiri dari Camat Tri Atmadi, Komandan Koramil 0804/13 yang diwakili Bati Bhakti TNI Peltu Nanang Beny Susanto, Kapolsek AKP Endang Wahyuni, serta puluhan elemen masyarakat Desa Kledokan. Dalam sambutannya, Camat Bendo mengatakan, pelaksanaan APBDes harus benar-benar transparan dan akuntable dalam pengolahan dana. “Penggunaan dana desa nanti diharapkan betul-betul bisa dipertanggungjawabkan baik secara fisik maupun secara administrasi dan diharapkan masing-masing desa memiliki inovasi-invovasi atau potensi- potensi yang ada di wilayahnya sehingga dapat mengangkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang bisa menaikkan PAD (pendapan asli daerah) Kabupaten Magetan,” terangnya. APBDes merupakan peraturan desa yang memuat sumber-sumber penerimaan dan alokasi pengeluaran desa dalam kurun waktu satu tahun. APBDes terdiri atas bagian pendapatandesa, belanja desa, dan pembiayaan. Dalam penyusunannya, APBDes bersifat partisipatif. Artinya dalam setiap tahapan musyawarah desa (musdes), BPD maupun pemdes melibatkan masyarakat. Musdes bisa dilakukan mulai dari tingkat bawah, melalui musyawarah dusun (musdus), musyawarah tingkat RT/ RW, maupun musyawarah tingkat kelompok. Misalnya musyawarah khusus kelompok perempuan, kelompok warga miskin maupun musyawarah kelompok petani. “Semakin banyak melibatkan kelompok masyarakat dalam perencanaan pembangunan dan penyusunan, APBDes akan semakin berkualitas,” tambah Tri Atmadi Keterlibatan masyarakat dalam rangka mendorong dan memastikan alokasi APBDesa berpihak untuk kemanfaatan masyarakat. (alv/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Pengesahan APBDes Kledokan 2020 Libatkan Warga Miskin Jenazah Lamiran dievakuasi ke RSUD dr Harjono untuk diperiksa penyebab kematiannya.

Pria Madiun Tewas dengan Hidung Berdarah di Alun-Alun Ponorogo, Memorandum Pedagang kaki lima (PKL) di sisi selatan Alun-Alun Ponorogo dihebohkan temuan jasad pria yang tertelungkup dengan hidung berdarah, Kamis (2/1) pagi. Dari hasil pemeriksaan olah tempat kejadian perkara (TKP) Polsek Ponorogo, identitas korban diketahui bernama Lamiran (56), warga RT 17/RW 03, Desa Bakur, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Jasadnya pertama kali ditemukan Bonasri dan Sahir, keduanya warga Dukuh Grenteng RT 01/RW 01 Desa Ngampel, Kecamatan Balong, Kabupaten

Ponorogo yang sekaligus pemilik kios PKL di selatan alun-alun. “Selain dua pemilik kios PKL, Wartono ASN dengan alamat di Jalan Sentot Prawirodirjo 27 RT 03/RW 03 Kelurahan Kauman, Kecamatan Ponorogo juga kami mintai keterangan karena ketiganya yang menemukan korban pertama kali,” terang Kasubbag Humas Polres Ponorogo Iptu Edi

Sucipta. Keterangan korban ditemukan dengan kondisi telungkup dan hidung berdarah dari dua pemilik kios PKL. Kondisi itu lantas dilaporkan kepada Wartono yang selanjutnya melaporkan temuan itu ke Polsek Ponorogo. Setelah memeriksa TKP, korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr Harjono. Sementara barang bukti yang ditemukan seperti Honda Vario, kartu identitas, 2 handphone, dan obat pereda nyeri, diamankan petugas untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. (ji/mt/epe)

Magetan, Memorandum Sebanyak 40 anggota perlindungan masyarakat (linmas) Desa Mrahu, Kecamatan Kartoharjo jadi peserta pelatihan yang sekaligus berbarengan aksi penanaman pohon asam jawa di jalan utama desa, Rabu (1/1). Kegiatan di kalender hari pertama 2020 itu berlangsung dari pagi hingga malam. Aksi mereka disaksikan kepala desa Puryanto dan seluruh perangkatnya, Kasi Trantib Kecamatan Kartoharjo Edi, Bripka Andri dari Polsek Kartoharjo, dan dipimpin Danpos Koramil 0804 Barat Pelda Slamet Riyanto. Dalam sambutannya, Pelda Slamet Riyanto menegaskan linmas punya peran sangat penting dalam mengantisipasi dan mencegah setiap perkembangan situasi di masyarakat. “Tentunya anggota linmas tidak bisa berdiri sendiri dan harus selalu berkoordinasi dengan perangkat desa. Untuk itu saya harapkan agar selalu koordinasi baik dengan ketua RT, RW maupun kepala sesa jika ada permasalahan. Hal ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya. Dalam pelatihan itu, Kepala Desa Mrahu mengimbau semua anggota linmas bisa lebih baik dan mempunyai jiwa semanggat dan disiplin. “Setiap anggota linmas Desa Mrahu dituntut memiliki tanggung jawab dan disiplin sendiri untuk menjadikan aktivitas keseharian warga berjalan dengan aman dan lancar,” terangnya. (ack/mt/epe)

Kecamatan Takeran Gelar Bimtek Penyusunan RPJM Desa Magetan, Memorandum Upaya mempercepat proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) desa serta meningkatkan kemampuan tim penyusun, Kecamatan Takeran menggelar bimbingan teknis (bimtek) yang diadakan bergilir di setiap desa. Terakhir kemarin (2/1), bimtek penyusunan RPJM diadakan di Desa Tawangrejo. Agenda yang berlangsung di balai desa setempat ini diikuti 50 peserta perwakilan dari BPD, LPM, RT, RW se- Desa Tawangrejo. Keterlibatan banyak elemen ini karena RPJM desa akan jadi acuan selama satu periode atau 6 tahun kepemimpinan kepala desa. “Fungsinya sebagai pengarah kebijakan pembangunan, keuangan, umum, dan program-program satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lintas SKPD dan program prioritas kewilayahan disertai dengan rencana kerja yang merupakan penjabaran dari visi misi kepala desa terpilih,” terang Camat Takeran yang diwakili Kabid Pemerintahan Desa Gunendar Kamus yang hadiri bimtek. Pemerintah desa (pemdes) menyusun perencanaan pembangunan sesuai dengan kewenangannya dengan mengacu pada perencanaan pembangunan Kabupaten maupun Kota. Peraturan desa (perdes) tentang RPJM Desa dan RKP (rencana kerja pemerintah) Desa adalah satu-satunya dokumen perencanaan di desa. “Kami imbau agar semua pemerintahan desa untuk segera menindaklanjuti dengan membuat perdes terkait dengan RPJM Desa. Itu juga jadi persyaratan untuk penyaluran dana transfer baik yang bersumber dari dana ADD, DD maupun bagi hasil pajak dan restribusi daerah,” ujar Gunendar. (alv/mt/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 15

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Kontraktor Nakal Dilarang Ikut Tender 2020 Tuban, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban akan memperketat proses tender infrastruktur proyek 2020. Bupati Tuban Fathul Huda akan mengawasi langsung pelaksanaan proyek mangkrak yang sebelumnya dikerjakan.

BPBD Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor Bojonegoro, Memorandum Banjir di beberapa wilayah di Bojonegoro, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus bekerja ekstra. Tak hanya itu, BPBD juga mengimbau masyarakat tetap waspada. Sesuai ramalan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim penghujan akan terjadi pada Februari 2020. “Intensitas musim hujan jangka waktunya pendek setiap hujan cenderung lebat maka tetap waspada. Bahaya angin kencang, banjir dan tanah longsor,” pinta Umar Ghoni, Kamis (2/1). Sebelumnya, ada beberapa daerah yang terdampak banjir dan longsor. Seperti Desa Bobol, Kecamatan Sekar. Desa Pragelan, Desa Gondang, Kecamatan Gondang. Kemudian Desa Kunci, Desa Sumberarum, Kecamatan Dander. Pihak BPBD hingga saat ini belum bisa merinci kerugian materi secara total. Sebab, pihaknya masih menunggu laporan dari pihak desa terkait. Sesuai data ada 70 hektar Desa Kunci dan Sumberarum setinggi sekitar 20- 6o cm. Jalan desa juga tergenang setinggi 20-60 cm. Sementara jalan provinsi 20-30 cm. Di Desa Pragelan Kecamatan Gondang 8 warga terdampak banjir. Selain itu jalan desa setempat juga tergenang sepanjang 500 meter. Dengan ketinggian 20 cm. Untuk saat ini petugas masih melakukan pendataan warga yang terdampak dengan berkoordunasi dengan pemerintah desa setempat. (top/har/mik)

diblacklist, tapi juga pemilik

Jembatan Penghubung Antardesa Ambruk Lamongan, Memorandum Terjangan banjir yang sempat melanda wilayah selatan Lamongan, mengakibatkan sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Kedungsoko dengan Desa Si d o m u l y o, Ke c a m a t a n Mantup ambruk sebagian. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jembatan nampak putus dengan panjang sekitar dua meter di sisi timur. Untuk sementara, masyarakat terpaksa memasang jembatan darurat dari bambu anyaman (gedek,red) agar bisa dilewati. Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan Jananta menjelaskan, diduga putusnya jembatan karena tidak kuat menahan derasnya aliran air saat terjadi banjir bandang. Selain itu, juga diperparah dengan tumpukan sampah

dan kayu. “Kondisi itu mengakibatkan sebagian saluran tertutup dan longsor di posisi timur jembatan,” kata Jannata saat meninjau lokasi jembatan ambrol, Kamis (2/1). Jananta menegaskan bahwa, pihaknya sudah koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga. Pemerintah Kabupaten berusaha secepatnya segera memasang plat besi, agar lebih aman dilewati sambil menunggu proses perbaikan. “Pertimbangan dari Dinas PU Bina Marga nanti akan dipasang plat besi, agar tidak membahayakan bagi yang melewati jembatan tersebut,” pungkasnya. (al/har/mik)

Petugas BPBD Lamongan memantau jembatan antardesa yang putus di Kecamatan Mantup.

41 Kendaraan Diamankan Polres Lamongan Lamongan, Memorandum Puluhan kendaraan bermotor menggunakan knalpot brong, diamankan pada puncak perayaan malam Tahun Baru, Selasa (31/12) lalu. Hasilnya, kondisi malam pergantian tahun di Lamongan berjalan aman dan kondusif. Situasi arus lalu lintas juga berjalan dengan baik dan lancar, tidak ada arak-arakan ataupun konvoi. Hal itu menandakan bahwa masyarakat Lamongan sudah mulai dewasa dan memilih merayakan tahun baru bersama keluarga di rumah. Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Lamongan yang telah melaksanakan tahun baru dengan tertib. Sehingga malam pergantian tahun, masyarakat bisa menikmati perjalanan karena nihil arak arakan motor. “A l h a m d u l i l l a h u p a y a menilang kendaraan knalpot brong dengan cepat sangat efektif, sehingga para pengendara memakai knalpot brong tidak sampai meresahkan dan mengganggu mas-

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Bupati Tuban Fathul Huda

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Gresik, Memorandum Mengawali aktivitas tahun 2020, aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik melaksanakan Istighotsah Qubro, di Masjid Al Innabah Komplek Kantor Bupati Gresik, Kamis (2/1). Selain Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim, nampak anggota Forkopimda hadir. Diantaranya Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, dan Dandim 0817 Gresik Letkol Infantri Budi Handoko. Hadir juga Ketua MUI Gresik KH Mansyur Shodiq, Kemenag Gresik Markus serta beberapa Kyai dan tokoh masyarakat yang lain. Dalam sambutannya, Bupati Sambari usai menyerahkan santunan kepada yatim piatu dan kaum dhuafa, mengajak seluruh yang hadir untuk mengavaluasi serta menginstropeksi diri. “Coba kita renungkan apa yang telah kita lakukan di tahun lalu. Tentu tidak semuanya baik dan tidak semuanya jelek. Untuk yang baik kita pertahankan dan kita tambah, namun untuk yang jelek dan buruk kita tinggalkan dan kita perbaiki” katanya. Sambari juga meminta kepada para kyai untuk, Forkopimda, para jamaah Istighotsah serta seluruh masyarakat untuk mendoakan dan mendukung agar pelaksanaan pemerintahan kedepan bisa lebih baik. “Tentu dalam kami melaksanakan tugas pemerintahan ini masih ada kekurangan. Tolong saya dikritik untuk perbaikan dan kelancaran pemerintahan kedepan. Menurut perhitungan masa jabatan saya berakhir pada 12 Pebruari 2021 berarti kurang satu tahun satu bulan dan sepuluh hari.” tandas Sambari. Istighotsah awal tahun 2020 kali ini, juga diisi dengan ceramah agama oleh KH Mahfudz Ma’sum dari Gresik. (dri/har/mik)

Bupati Huda saat pelantikan pejabat di Pendopo Krida Manunggal Tuban di penghujung 2019 lalu, kepada blokTuban. com. Kebijakan tegas bupati asal Montong ini, disampaikan kepada seluruh pejabatnya. Intinya tak hanya bendera perusahaan kontraktor yang

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Awal Tahun, Bupati Ajak Introspeksi Diri

Kontraktor nakal atau yang tidak menyelesaikan proyek di tahun 2019, siap-siap gigit jari. Mereka tidak boleh ikut tender tahun ini. Bupati menilai kontraktor semacam itu sebagai penghianat dan menzalimi masyarakat. “Garis merah tebal kontraktor semacam itu,” pinta

seperti ini, lanjut bupati, dia akan menerapkan aturan plus. Maksudnya selain menjalankan aturan yang berlaku, juga ditambah kebijakan yang memastikan jaminan keamanan proyek bagi masyarakat. Lebih dari itu, aturan plus itu harus bisa menutup celah bagi kontraktor nakal. Misalnya kontraktor tertib administrasi, tapi tidak punya jaminan untuk menyelesaikan proyek harus ditolak. “Kontraktor harus divalidasi. Kalau pekerjaan jelek jangan diikutkan lagi,” tegasnya. (*/har/mik)

Puluhan kendaraan menggunakan knalpot brong yang ditilang petugas.

yarakat. Ada 41 kendaraan yang kita sita,” ujar perwira polisi dengan tiga balok di Pundak ini, Kamis (2/1) siang.

Sementara itu, para pengguna knalpot brong harus melalui proses persidangan terlebih dahulu untuk bisa mengambil

kendaraan miliknya. “Bisa diambil setelah sidang di pengadilan dan saat pengambilan wajib membawa STNK

serta kelengkapan kendaraan atau knalpot standar,” pungkasnya alumnus Akademi Kepolisian 2008 ini. (al/har/mik)

Polres Kolaborasi Bareng KPH Tanam 1.000 Pohon Tuban, Memorandum Jajaran kepolisian Polres Tuban bersama Perhutani KPH Tuban melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon di area lahan Dusun Galpelem, Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Kamis (2/1). Kegiatan penghijauan dengan menanam 1000 pohon tersebut merupakan program dari Kapolri sebagai wujud kepedulian aparat kepolisian di masing-masih wilayah untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan menyelamatkan terjadinya Global Warming. Dalam sambutanya, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Bumi Wali ini menjadi lebih asri dengan menanam pohon.

“Mari kita bersama-sama menjadikan Tuban Bumi Wali ini menjadi asri,” terang Kapolres Tuban kepada blokTuban.com. Menurut Kapolres, dengan program Polri Peduli Penghijauan ini, pohon-pohon yang sudah ditanam yakni, pohon Jati, Mahoni, Trembesi dan Kesambi akan tumbuh besar dan dapat menjadikan perubahan di lingkungan ini. “Semua tanaman sudah diberi tanda mari kita lihat 10 tahun mendatang,” tandas Kapolres. Sementara itu, ADM Perhutani KPH Tuban Tulus Budyadi menyampaikan, banyak terimakasih kepada Polri yang sudah melakukan Program Polri Peduli Penghijauan. Selanjutnya dia berharap semuanya untuk berperan merawat dan menjaga pohon-pohon ini dengan baik.

FOTO: MEMORANDUM/IST

Bupati dan wakil bupati serta jajaran forkopimda berdoa pada awal tahun.

atau personilnya. Alasan personil atau pemilik perusahaan ikut dicatat, karena sudah tidak mendukung pembangunan pemerintah. Dia mengaku, foto beberapa proyek yang tak selesai tahun 2019 telah dikantongi Bupati. “Di antara proyek yang tak rampung adalah drainase pertanian, dan jalan. Jika proyek itu sampai makan korban kecelakaan, siapa yang tanggungjawab,” tegas Mustasyar PC NU Tuban ini. Adanya fenomena proyek

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono pada kegiatan penanaman pohon.

“Ini merupakan tugas kita bersama untuk memelihara Bumi ini dan kegiatan penghijauan ini kita tujukan sebagai sedekah kepada Bumi,” ujar ADM Perhutani KPH Tuban. Sekadar diketahui, kegiatan terse-

but diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari Bhayangkari Cabang Tuban beserta anggota, PJU Polres Tuban beserta anggota, Forkopimka Merakurak, Pramuka dan Saka Bhayangkara serta berbagai elemen masyarakat. (*/har/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

JUMAT PON, 3 JANUARI 2020 HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Ratusan Rumah Hangus gara-gara Tabung Elpiji LAKONE

MESKI menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD Lamongan, tidak membuat H Abdul Ghofur lupa diri dan berhenti berjuang. Karena baginya, selagi nafas masih berhembus dan kesempatan masih menjemput, tak ada alasan untuk menyerah dan pasrah. “Hidup adalah proses, harus terus dikayuh” katanya, kemarin. Ketua DPC PKB Lamongan ini juga mengajak untuk terus melakukan kebajikan, meski hanya sekecil biji sawi. Karena H Abdul Ghofur menurutnya, kehidupan manusia yang sesungguhnya adalah untuk kebajikan. “Teruslah berbuat baik, karena tugas kita berbuat. Biarlah Allah nanti yang menyempurnakannya” sambung pria yang akrab disapa Kaji Ghofur ini. Ia mengaskan, jika ingin menaklukkan dunia dan memahami segala sesuatu yang ada, harus dilakukan dengan membaca. “Bagi saya membaca adalah kunci utama, untuk sukses hidup dunia akhirat,” ungkapnya. Prinsip hidup Abdul Ghofur tak akan berhenti melakukan, sebelum semua tercapai semua. Baginya, semua akan dicapai maksimal jika dilakukan dengan serius dan terus menerus. “Totalitas adalah kunci utama. Keberhasilan dalam setiap aktifitas dan pekerjaan,” pungkas pria ramah dan murah senyum ini. (al/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Pantang Menyerah

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Gresik Abu Hasan mengatakan, sepanjang tahun 2019 telah terjadi 399 kebakaran rumah. “Termasuk, musibah pada Senin (30/12) kemarin yang menghanguskan tiga rumah warga sekaligus di Desa Baron Kecamatan Dukun,” jelasnya. Tiga rumah itu milik Mesran (57), Monari (54) dan Surikah (56) warga RT 4 RW 2 Desa Baron Kecamatan Dukun ludes terbakar. Saat itu Mesran (57), sedang menghidupkan kompor tabung elpiji untuk merebus mie. Namun dia belum memperhatikan kondisi tabung elpiji. Tiba-tiba tabung elpiji tersebut meledak sehingga api membakar dinding rumahnya dan langsung menyambar ke rumah warga lainnya. Meski diketahui tidak ada korban jiwa, musibah tersebut telah merugikan ratusan juta rupiah. Dari ratusan rumah yang ludes sepanjang tahun 2019 itu, 35 persennya kebakaran disebabkan dan menjadi penutup hangusnya rumah akibat kebocoran tabung elpiji. Sehingga, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim saat memberikan bantuan kepada pemilik rumah yang terkena musibah

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Gresik, Memorandum Selama 2019, kebakaran telah menghanguskan sejumlah rumah warga di Kabupaten Gresik. Rata-rata penyebab musibah itu kebocoran tabung elpiji.

Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (PMK) Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik sedang memadamkan api.

kebakaran mengatakan, untuk lebih waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran. “Hal yang perlu dilakukan adalah selalu mengecek apakah kompor atau elpiji yang digunakan untuk keperluan memasak su-

dah aman. Terutama saat hendak ditinggal berpergian. Pastikan selang antara kompor dan elpiji sudah dicabut,” terangnya. Tidak hanya itu, Wabup juga menghimbau agar listrik setelah tidak digunakan untuk dipadamkan dan bagi per-

okok, supaya tidak membuang puntung sembarangan. “Dengan begitu kita sudah melakukan upaya dini pencegahan terhadap potensi adanya musibah kebakaran,” pungkasnya.(dri/har/mik)

Normalisasi Kali Lamong

Atap Bangunan Peziarah Sunan Prapen Dibiarkan Rusak Gresik, Memorandum Kondisi atap bangunan bagi para peziarah di makam Sunan Prapen di Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas belum diperbaiki, meski telah tertimpa pohon. Sehingga kerusakan nampak jelas dan cukup membahayakan. Kendati belum diperbaiki, pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat, per 31 Desember 2019, sudah menetapkan salah satu cagar budaya ini aman dikunjungi bagi peziarah. Kepala Disparbud Pemkab Gresik Agustin Haloman Sinaga mengatakan, setelah mengevakuasi pada Selasa (31/12) lalu, selanjutnya akan dilakukan perbaikan sementara pada bagian atap. “ Supaya air tidak masuk dan merusak struktur bangunan. Secepatnya akan dilakukan perbaikan pada bagian atap saja, dengan menambal atap yang bocor,” jelasnya. Lalu, pihak Disparbud baru mengupayakan untuk merevitalisasi terhadap semua unsur bangunan bersejarah ini setelah memperoleh dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat. “Kita tidak punya anggaran untuk revitalisasi. Tapi kita punya keinginan dan siap berusaha mengajukan,” ujarnya. Sementara itu warga setempat, Ibrahim Sasro (35) mengatakan, perbaikan atap baru direncanakan pada Minggu (5/1) depan. Sehingga, dapat dipastikan jika terjadi hujan di tempat peziarah tersebut tetap bocor. “Kalau ada hujan tentunya (tempat peziarah di makam Sunan Prapen) tetap bocor. Sebab atap tersebut belum diperbaiki,” ujarnya. (dri/har/mik)

Pejabat forkopimda memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng.

gan orang banyak. Supaya banjir tidak terulang lagi,” ujar Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi Moh Qosim, Kamis

Tuban, Memorandum um an Untuk menekan n angka kecelakaan lalu lintas, Kapolress g Tuban AKBP Nanang u Haryono meninjau dan melakukan pengecekan Jembatan Kepet yang akan diperbaiki, Kamis (2/1). Jembatan Kepet yang berlokasi di Dusun Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban ini kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Jembatan ini merupakan jalanan turunan dari arah Semarang dan menanjak dari arah Surabaya. Dimana kondisi jalannya sudah rusak sehingga dapat

mem membuat kendaraan ol oleng dan terjadi kec celakaan. Untuk mengant tisipasi terjadinya la laka lantas, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono bersama Kepala PU Balai Besar Provinsi Jatim Teddy, Kepala Dishub Kabupaten Tuban Muji Slamet, anggota Jasa Raharja Kab. Tuban Wahyu Dwi A, PJU Polres Tuban dan Anggota Polres Tuban melaksanakan peninjauan. Dalam kesempatan itu, Teddy berharap agar pembangunan jembatan ini akan dilakukan semaksimal mungkin dengan baik.

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Kasatreskoba Iptu Ahmad Khusen menginterogasi tersangka.

Inul, Kamis (2/1). Kasateskoba Polres Lamongan Iptu Achmad Khusen mengatakan, penangkapan dilakukan berkat informasi dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis Sabu di wilayah Kecamatan Glagah.

wenangan kami. Tapi Pemkab Gresik akan tetap mengusulkan sesuai dengan aturan yang ada,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menyatakan, sejak Rabu (1/1) malam sudah menurunkan anggotanya ke wilayah terdampak. Mulai dari lantas, sabhara dan satpolair. Mereka dibekali dengan sejumlah peralatan seperti pelampung, perahu karet dan kebutuhan lainnya. “Polres Gresik bersama Kodim 0817 Gresik sudah menyiagakan anggota di lapangan untuk mengantisipasi jika terjadi banjir,” pungkas Kusworo didampingi Letkol Inf Budi Handoko, kemarin. (an/har/mik)

Sering Terjadi Laka Lantas, Kapolres Tinjau Jembatan Kepet

Dipecat dari SPBU, 2 Tahun Edarkan Sabu Lamongan, Memorandum Tim Satreskoba Polres Lamongan membekuk Ainul Mustofa (42), seorang pengedar sabu asal Desa Panggang, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Selasa (31/12). Tersangka mengaku mulai mengedarkan sabu sejak tidak bekerja lagi di salah satu SPBU di Lamongan. Ia mengaku hasil penjualan untuk pengobatan orang tuanya yang sedang sakit dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pria yang akrab disapa Inul itu mengatakan, ia kerap transaksi sabu di lokasi tambak di desanya. Ia pun mengaku sudah dua tahun ini menjadi pengedar narkoba. “Hasil penjualan narkoba ini untuk berobat ibu saya dan kebutuhan sehari-hari. Sejak saya dipecat dari kerja di SPBU, saya tidak memiliki pekerjaan,” kata

(2/1). Pihaknya menyampaikan, Forkopimda akan terus bersiaga terhadap bencana banjir yang

akan terjadi. Mengingat sesuai ramalam BMKG hujan dengan intensitas tinggi akan terus terjadi selama beberapa hari ke depan. “Dalam waktu yang pendek ini pemerintah akan menyiapkan seluruh sarana prasarana dan sudah berangsur menuju lokasi. Mengantisipasi jika terjadi banjir lagi,” imbuh Sambari. Sambari menyebut, pemerintah akan melakukan tindakan sesuai dengan kewenangannya. Tanggul jebol misalnya. Jika airnya berdampak pada warga makan akan menjadi kewenangan Pemkab Gresik dan swadaya masyarakat. “Terkait normalisasi Kali Lamong dan membangun tanggul dan pintu kali bukan ke-

Tersangka dibekuk saat melakukan transaksi di area tambak di desanya. Tersangka sempat membuang barang bukti ke dalam tambak untuk menghilangkan jejak. “Dari informasi masyarakat itulah, selanjutnya anggota melaku-

kan penyelidikan hingga akhirnya mengendus keberadaan Inul yang saat itu berada di tambak, untuk menghilangkan jejak, saat ditangkap yang bersangkutan juga sempat membuang barang bukti ke tambak,” jelas Khusen. Dari tangan tersangkan, petugas berhasil menyita satu buah handphone yang digunakan tersangka untuk bertransaksi. “Barang bukti satu klip plastik berisi 0,15 gram narkotika jenis sabu, satu buah timbangan digital, satu buah struk bukti transfer dan seperangkat alat hisap juga kami amankan,” pungkasnya. (al/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Kondisi atap bangunan tempat para peziarah Makam Sunan Prapen yang belum diperbaiki.

Gresik, Memorandum Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik meminta kepada warga pemilik lahan di bantaran Kali Lamong mempermudah proses pembebasan. Sebab, selama ini pemkab terkendala karena pemilik lahan tak ingin menjualnya. Padahal, tahun lalu anggaran pembebasan sudah dianggarkan pemerintah. Namun, anggaran belum terserap sama sekali lantaran pemilik lahan enggan melepaskan. Meski demikian, pemerintah akan terus melakukan pendekatan kepada pemilik lahan. “Kami akan beri pengertian kepada warga, bahwa pembebasan lahan ini untuk kepentin-

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Forkopimda Minta Pemilik Lahan Permudah Pembebasan

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono meninjau Jembatan Kepet bersama jajaran instansi terkait.

“Kami akan menyerahkan proyek ini kepada orang yang ahli di bidangnya. Dalam pembangunan, saya akan memas-

tikan bahan yang digunakan berkualitas.” tutur Teddy. Sementara itu, Kapolres Tuban menegaskan agar pem-

bangunan harus dilakukan oleh pekerja profesional dan dilakukan dengan cepat sehingga masyarakat dapat cepat merasakannya. Tak lupa, ia mengingatkan agar menggunakan bahan-bahan yang berkualitas. “Semoga dalam pembangunan jembatan ini dapat berjalan dengan lancar juga tidak memakan waktu yang lama” ujarnya. Ia menambahkan, selain untuk menekan angka laka lantas, jalan juga memunyai peranan yang sangat penting dalam memperlancar perekonomian masyarakat. Sehingga, perlu dilakukan perbaikan. Serta untuk menciptakan kamseltipcarlantas. (top/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEMORANDUM EDISI 03 JANUARI 2020 by memorandum - Issuu