Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 02 JANUARI 2020

Page 1

KULI EDARKAN PIL SETAN BACA DI HALAMAN 6 memorandum.co.id

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

PESTA MIRAS, PEMUDA SUMSEL TEWAS DIKEROYOK

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

TUBUH PENUH LUKA TUSUK

Sidoarjo, Memorandum Tragis menimpa Salim Azhari, asal Dusun III Seritanjung, Tanjunglubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel).

KRONOLOGI KEJADIAN

Salim Azhari bersama tiga rekannya pesta miras di salah satu rumah kos, jelang perayaan tahun baru. Korban lalu cekcok dengan temannya, hingga dikeroyok.

Dugaan sementara korban cekcok dengan pelaku yang sama-sama pesta miras bersama teman temannya di salah satu rumah kos di Kampung Baru. H SAID SAKSI MATA

FOTO: ISTIMEWA

 Bersambung ke halaman 7 

Petugas mengolah tempat kejadian perkara di depan warkop Cak Aji.

GR

AF

I S:

ME

R MO

AN

DU

M/

AZ

Pria ini akhirnya terkapar bersimbah darah karena ditusuk di bagian tubuhnya. Warga setempat mengetahui korban tewas di depan warkop.

IZ

Kotak Gitar? Oleh: Dahlan Iskan Petugas mengolah tempat kejadian perkara.

M

Cekik Leher Korban

engikuti kisah pelarian rahasia Carlos Ghosn ini (DI’s Way: Ghosn Cilukba) seperti membaca The Da Vinci Code-nya Dan Brown. Penuh rahasia. Full misteri. Setting waktunya pun dinanti dengan sabar. Dicari waktu yang paling tepat: ketika semua orang sibuk dengan liburan tahun baru. “Ini pasti menyangkut organisasi yang besar,” ujar Junichiro Hironaka, pengacara Ghosn. Hironaka sendiri kaget. Dan dipenuhi teka-teki. Tiga paspor Ghosn masih utuh di kantor Hironaka. Saya setuju bahwa pelarian misterius ini melibatkan organisasi canggih dan besar.  Bersambung ke halaman 4 

Pembunuh Mahasiswi Akper Ternyata Wanita Teman Kuliah

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Achmad Faisol Amir menginterogasi tersangka narkoba.

Polisi Buru Pemasok Happy Five Surabaya, Memorandum Tekad Satreskoba Polrestabes Surabaya memberantas narkoba terus dilakukan. Hasilnya 1.500 butir happy five dan 1,7 ons sabu gagal beredar di penghujung tahun 2019.  Bersambung ke halaman 7 

Seorang pelaku terkapar diamankan warga di Jalan Babatan.

Kebanjiran MASALAH banjir di sejumlah tempat tiap tahun masih tetap menjadi tradisi. Terlebih yang kebetulan tinggal di DKI Jakarta, persoalan banjir selalu meresahkan.  Bersambung ke halaman 7 

+ Meng, Surabaya Barat dihantui banjir Kali Lamong. -

Gak takut, banjir lendir saja bisa ditangani apalagi cuma banjir air.

Si Mameng (Percaya diri)

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Yuni Shara

Barang bukti milik korban.

modus operandi peredarannya dikirim melalui ekspedisi, atau dikemas bercampur baju dan makanan.  Bersambung ke halaman 7 

Aksi Curat Meningkat, Perampasan Menurun Surabaya, Memorandum Kejahatan jalanan masih menggunakan modus lama yakni memanfaatkan lokasi sepi dan jalur yang lurus untuk mencari target operasi (TO). Modus ini dikatakan Wakapolres Pelabuhan  Bersambung ke halaman 7 

KOMBESPOL ZAIN DWI NUGROHO

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho didampingi Kasatreskoba AKBP Memo Ardian memamerkan barang bukti dan tersangka.

Surabaya, Memorandum Peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak menurun sepanjang tahun 2019. Sebagai tren

Di mapolresta, M mengakui bahwa dia yang telah membunuh Lina. Alasannya karena sakit hati perkataan orang tua korban, yang menganggap pelaku adalah pembohong dan pencuri.

KAPOLRESTA SIDOARJO

Edarkan Sabu via Ekspedisi dan Medsos Tren 2019

Lina Indiani Losepta

FOTO: MEMORANDUM/SOM/SDM

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Sidoarjo, Memorandum Misteri pembunuh Lina Indiani Losepta, mahasiswi Akper Kerta Cendekia Sidoarjo, asal Maluku Utara, akhirnya terkuak. Pelakunya ternyata wanita dan teman kuliah korban.  Bersambung ke halaman 7 

Bandit Curanmor Diamuk Massa Surabaya, Memorandum Dua bandit curanmor terkapar diamuk massa setelah berhasil mencuri Beat milik seorang warga di Jalan Lidah Wetan, Rabu (1/1) pukul 13.30. Aksi kedua pelaku asal Bambe Gresik ini tepergok korban dan sempat dikejar warga. Hingga akhirnya,  Bersambung ke halaman 7 

Para pelaku perampasan dikeler petugas.

PENYESALAN AYAH YANG ANAKNYA TENGGELAM DI DUNIA LGBT Έ3Ή

Dimintai Restu Menikah di Kanada vs Teman Kuliah sang Kakak Fandi memergoki Rio keluar rumah berpakaian perempuan sepulang dari Blitar. Waktu itu sekitar pukul 22.00. Dari mobilnya yang belum sempat masuk garasi, dia melihat bungsunya itu meloncat dari jendela kamar. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Fandi hendak berteriak menegur, tapi tidak terburu. Sosok Rio hilang ditelan gelap malam dan rimbun pepohonan taman di samping rumah. Fandi segera masuk rumah dan membangunkan istrinya. Ana ditanya di mana Rio. Perempuan bertemperamen lembut itu menjawab bahwa Rio sedang tidur. Di kamar. Fandi lantas mengajak

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

Ana menuju kamar Rio, setelah sebelumnya membangunkan Oma Bunga. Pintu kamar digedor berkali-kali tapi tidak ada tanggapan. Fandi kemudian nekat mendobrak pintu kamar hingga roboh. Di dalamnya terlihat kosong. Di atas tempat tidur berserakan beberapa potong pakaian perempuan. Di meja  Bersambung ke halaman 7 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: JJokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu, Heriyawan, Ludy Eko. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Perkara Narkoba Duduki Peringkat Pertama di PN Humas PN Sidoarjo I Ketut Suarta menyebut, sebanyak 1.123 perkara pidana yang ditangani PN Sidoarjo selama tahun 2019. Jumlah itu, lanjut dia, urutan pertama perkara narkoba yaitu sebanyak 537 perkara. ”Jadi hampir 50 persen perkara narkoba yang diadili di

PN Sidoarjo,” sebutnya. Ketut mengaku, dibanding dengan 2018 , persentase perkara narkoba pada 2019, cenderung turun.”Kalau tahun 2018 lalu sekitar 70 persen perkara narkoba. Kalau dibanding tahun 2019 ini berarti turun sekitar 20 persen,”

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Sidoarjo, Memorandum Perkara narkoba masih menduduki peringkat pertama jika dibanding perkara pidana umum lainnya di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo. Ranking tertinggi itu berdasarkan perkara pidana sepanjang tahun 2019.

I Ketut Suarta

jelasnya. Ia hanya menjelaskan, bahwa perkara narkoba itu didominasi pengguna dan perantara transaksi narkoba. Sementara, perkara urutan kedua di PN Sidoarjo terkait undang-undang kesehatan sebanyak 53 perkara. Lalu, disusul urutan ketiga perkara asusila, seperti pencabulan dan pemerkosaan. “Kalau perkara asusila itu ada dua korban dewasa dan 14 korban anak di bawah umur,” cetusnya. Selain itu, pengadilan juga menyidangkan perkara pencurian,

perjudian, penganiayaan, dan perkara pidana umum lainya.“Kalau lainnya itu jumlahnya sedikit,” ujar Ketut. Selain perkara pidana, PN Sidoarjo juga menyidangkan perkara gugatan perdata. Gugatan perdata sebanyak 358 perkara, permohonan penetapan sebanyak 406 perkara. Sedangkan perkara gugatan sederhana sebanyak 58 perkara. ”Data perkara gugatan perdata tersebut sepanjang tahun 2019 ini,” pungkas hakim asal Pulau Dewata itu.(sdm/jok)

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Mas Kelana Wakafkan Diri untuk Sidoarjo

Forkopimda Sidoarjo sidak ke pos pengamanan dan meniup terompet bersama pada malam Tahun Baru 2020.

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Kapolresta Kombespol Zain Dwi Nugroho menanam pohon di Mako Baru Polresta di Jalan Raya Cemengkalang.

Hijaukan Mako Polresta dengan Tanaman Sidoarjo, Memorandum Di penghujung 2019, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho menanam pohon di mako baru Polresta Sidoarjo, Jalan Cemengkalang, Sidoarjo, Selasa (31/12). “Kami melakukan penanaman pohon ini, sebagai wujud kepedulian kami pada penghijauan. Kami berharap mako baru Polresta Sidoarjo nantinya menjadi kawasan yang asri,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. Penanaman pohon dan beraneka macam tanaman di mako baru, akan terus dilakukan. Sehingga ke depan mako baru Polres Sidoarjo ini terasa asri akan banyaknya pohon dan tanaman. Serta kebersihan lingkungan sesuai dengan program yang dijalankan Kapolresta Sidoarjo. Hadir bersama Kapolresta Sidoarjo dalam penanaman pohon di Mako Baru Polresta Sidoarjo, Wakapolresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar Siregar, Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito, Kabagsumda Polresta Sidoarjo Kompol Edi Santoso, dan pejabat utama Polresta Sidoarjo.(som/sul/jok/udi)

Mobil Suzuki APV milik Sugeng Ariyadi yang tertimpa pohon tumbang.

APV Tertimpa Pohon, Pasutri Selamat Sidoarjo, Memorandum Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Desa Singopadu, Kecamatan Tulangan, Selasa (31/12) sekitar pukul 14.30, membuat dua pohon tumbang. Satu pohon menimpa mobil Suzuki APV nopol F 1279 GF. Kejadian itu mengejutkan sang sopir, Sugeng Ariyadi, warga Desa Kepadangan RT 13 RW 05Kecamatan Tulangan. “Saya mau putar balik, pas ada angin kencang. Tahu-tahu dua pohon itu tumbang secara bersamaan,” tuturnya. Sugeng yang saat itu, me-

ngendarai mobil bersama istrinya, mengaku tidak bisa memajukan atau memundurkan mobilnya. “Karena pohon yang tumbang satunya ada di belakang mobil saya. Akhirnya, saya keluar lewat kaca depan,” paparnya. Meski kaca mobil tersebut pecah di bagian kiri atas, Sugeng yang hendak menuju Sidoarjo itu, mengaku masih bersyukur. Sebab, nyawa dia dan istrinya masih selamat. “Tidak ada yang mengalami luka, alhamdulillah semuanya selamat,” beber dia. Kapolsek Tulangan AKP Ga-

tot Setiobudi mengimbau, kepada masyarakat untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati. “Terutama saat ini adalah musimnya perubahan cuaca. Saya minta masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati,” cetusnya. Dengan dibantu petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sidoarjo beserta masyarakat setempat, anggota Polsek Tulangan, akhirnya berhasil mengevakuasi mobil yang tertimpa pohon. Lantaran kaca depannya pecah, mobil itu tidak bisa meneruskan perjalanan.(sdm/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/LIK

Sidoarjo, Memorandum Beberapa jam jelang pergantian tahun, Selasa (31/12) malam, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo patroli bersama di beberapa wilayah. Tujuannya memastikan situasi kamtibmas aman dan kondusif. “Malam ini, kami bersama Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, mengunjungi pos pengamanan dan pos pelayanan Natal dan Tahun Baru untuk memantau situasi di wilayah kami agar benar aman dan kondusif,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. Bersama Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Wakil Bupati Sidoarjo, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo serta Dandim 0816 Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo berharap perayaan malam pergantian tahun dapat dirayakan masyarakat dengan nyaman. “Alhamdulillah hingga tengah malam ini perayaan Tahun Baru 2020 berjalan aman kondusif. Terima kasih juga atas partisipasi masyarakat yang dapat bekerjasama mematuhi aturan-aturan dari kami dalam merayakan malam tahun baru,” jelasnya. Dalam kesempatan ini, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo juga memberikan bingkisan kepada para personel gabungan yang bertugas di Pospam dan Posyan Ops Lilin Semeru 2019 Polresta Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengapresiasi personel pengamanan Tahun Baru 2020. “Sehat selalu ya. Terima kasih atas kerja kerasnya dalam mengamankan tahun baru di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya kepada personel pengamanan di pos. Setelah berkeliling, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo berbaur bersama masyarakat di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo, menanti detik-detik pergantian tahun untuk melakukan peniupan terompet. Hingga acara malam perayaan tahun baru usai, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo berjalan aman dan kondusif.(som/ton/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Perayaan Malam Tahun Baru Berlangsung Aman

Sidoarjo, Memorandum Cabup Sidoarjo dari PDI-P Mas Kelana Aprilianto SE di hadapan ratusan komunitas Topi Kwalik bertekad memajukan Kabupaten Sidoarjo di segala bidang. “Saya jika diberi kesempatan memimpin Kabupaten Sidoarjo, siap memajukan di semua sektor,” tegasnya, Selasa (31/12) malam. Potensi yang ada di Sidoarjo, ia nilai luar biasa. Nantinya akan dioptimalkan pengelolaannya. “Potensi human resources Sidoarjo tersedia, kesejahteraan masyarakat akan dimaksimalkan,” imbuh dia. Infrastruktur akan dilakukan penguatan. Sebab, infrastruktur memiliki nilai cukup strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mas Kelana menyatakan siap wakafkan dirinya kepada masyarakat Sidoarjo kalau jadi bupati mendatang. Artinya, ia bekerja totalitas kepada masyarakat Sidoarjo jikà masyarakat memilihnya Sedangkan Dondik AS, panglima Topi Kwalik, mengingatkan pihaknya akan tetap solid, bekerja keras, mensosialisasikan sosok Mas Kelana ke tengah masyarakat.Menurutnya militansi tim Topi Kwalik harus dapat ditingkatkan. “Dengan militansi tim relawan jaringan pendukung Mas Kelana di masyarakat akar rumput kata kunci suksesnya tim Topi Kwalik mengantarkan Mas Kelana memenangkan kontestasi Pilbup Sidoarjo September 2020,”akat,” tegasnya dalam helatan Old and New 2020 di Rumah Makan Bamboe Boetho Pilang, Wonoayu, Sidoarjo. Perayaan malam tahun 2020 berlangsung meriah. Sebelum menutup acara, Mas Kelana dan H Dondik mengocok undian relawan tim Topi Kwalik dalam pemasangan ribuan alat peraga Cabup Sidoarjo. Ratusan relawan Topi Kwalik menyatakan dukungan dan kemenangan Mas Kelana.(lik/jok/udi/adv)

Mas Kelana Aprilianto bersama ratusan komunitas Topi Kwalik merayakan tahun baru di Rumah Makan Bamboe Boetho, Pilang, Wonoayu.


memorandum.co.id

EKBIS & PENDIDIKAN Petrokimia Gresik Perkuat Pasar Surabaya, Memorandum Memasuki 2020, Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung pemenuhan alokasi pupuk subsidi nasional, sebagaimana penugasan pemerintah. Upaya ini, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar komersil, baik domestik maupun ekspor. “Selain penugasan pemerintah melalui pupuk subsidi, Petrokimia Gresik juga tengah serius menggarap pasar pupuk komersil,” ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi Lanjut Rahmad, mengingat adanya wacana pengalihan subsidi pupuk oleh pemerintah, sehingga Petrokimia Gresik harus siap bersaing dengan produk pupuk komersil lainnya. “Kekuatan Petrokimia Gresik di sektor pupuk komersil adalah kemampuan dalam memenuhi kebutuhan spesifik konsumen, baik spesifik lokasi maupun komoditi,” kata dia. Petrokimia Gresik pada 2019 telah membukukan laba Rp 1,2 triliun atau 100 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019 (unaudited), dengan kinerja keuangan

total meraih pendapatan sebesar Rp 29 triliun. Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengatakan, sebagai pabrik yang berusia lebih dari 25 tahun, pihaknya berupaya menjaga produktivitasnya tetap baik. Kinerja Produksi pada 2019, Rahmad juga menyampaikan bahwa perusahaan berhasil menutup tahun dengan capaian produksi pupuk sebesar 4,61 juta ton atau 99 persen dari RKAP 2019. Sedangkan untuk produksi non-pupuk menembus angka 3 juta ton atau 105 persen dari RKAP 2019. “Kami menyikapinya dengan menggagas program Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik (TBPG) yang telah dijalankan sejak awal tahun 2019, dimana salah satu program utamanya adalah efisiensi produksi untuk mengubah tantangan menjadi kesempatan untuk meningkatkan kehandalan perusahaan,” kata dia. Selain itu, dengan tantangan itu juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan menambah jam terbang perusahaan dalam mengoperasikan mesin-mesin

pabrik. Rahmad optimistis, Petrokimia mampu memperluas pangsa pasar pupuk komersil, terutama untuk jenis pupuk NPK dimana perusahaan memiliki kapasitas terbesar di Indonesia, yaitu 2,7 juta ton per tahun. Selain itu, Petrokimia Gresik juga telah berpengalaman hampir 20 tahun dalam memproduksi dan memasarkan pupuk NPK. “Untuk pupuk NPK subsidi market share kami sekitar 85 persen, namun sektor retail komersil masih 10 hingga 15 persen. Kami ingin memperkuat di sektor retail komersil, karena peluangnya masih sangat besar,” ujar dia. Selain produk pupuk, Petrokimia Gresik juga memiliki rangkaian produk lainnya seperti benih, pembenah tanah, dekomposer, probiotik, serta didukung anak perusahaan (Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku) yang memiliki kompetensi dalam pengendalian hama. “Sehingga pengawalan Petrokimia Gresik sangat lengkap, sesuai dengan asanya untuk menjadi solusi bagi sektor agroindustri,” pungkas Rahmad. (day/lis)

Surabaya, Memorandum Pengurusan sertifikasi halal masih menjadi kendala bagi sebagian besar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), termasuk 120 UMKM yang menjadi mitra binaan Kampung Cokelat Blitar. Direktur Utama PT Kampung Cokelat Blitar Kholid Mustofa, saat menerima kunjungan Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan bahwa ada 120 UMKM di Blitar yang menjadi binaannya. Mereka minta agar bisa dibantu dan difasilitasi dalam memperoleh sertifikat halal. Selain itu juga pengurusan izin di BPOM. “Karena perizinannya sangat lama, bisa satu sampai dua tahun. Kami juga minta bantuan soal networking atau jaringan dalam proses penjualan pasca produksi,” ujar Kholid kepada La Nyalla di Kampung Cokelat Blitar. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa usaha perkebunan cokelat ini mulai ia rintis sejak 2004 dan mulai melakukan pengembangan usaha pada 2014. Saat ini, luas area kebun cokelat yang dikelola mencapai 4,8

H Achmad Amir Aslichin atau dikenal dengan panggilan Mas Iin memberikan sambutan dalam suatu acara.

H Achmad Amir Aslichin

HALAMAN 3

Urus SerƟfikasi Halal

Maju Pilkada 2020

Pengalaman sebagai anggota DPRD Sidoarjo selama 10 tahun dan teman diskusi Abah Saiful akan jadi bekal penting bila diberi amanah sebagai calon Bupati Sidoarjo. Pernyataan ini diungkapkan dalam pertemuan dengan bunda-bunda perwakilan Muslimat dari anak cabang dan ranting wilayah Sidoarjo, Tulangan, Wonoayu, dan Buduran, di salah satu rumah makan di Sidoarjo, Selasa (31/12), bersama Ning Mira, istrinya. Di penghujung 2019, pertemuan serupa juga diselenggarakan di Kecamatan Waru bersama bunda-bunda Muslimat dari wilayah Gedangan, Sedati, dan Waru. Mendengar sambutan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu, H Usman MKes sebagai Ketua DPRD Sidoarjo mengaku terkejut dan sekaligus gembira. ”Ini kemajuan sangat luar biasa. Mas Iin sudah berani secara langsung siap maju Pilbup 2020,” kata dia. Di acara yang juga dihadiri Hj Ainun Jariah Ketua Muslimat, bersama anggota DPRD Sidoarjo H Dhamroni C, Wahyudin Zuhri, Reza AF, ditambahkan oleh H Usman MKes, Mas Iin telah memiliki pengalaman. Seperti diungkapkan, sebagai anggota DPRD Sidoarjo selama 10 tahun atau dua periode dan selama 20 tahun mendampingi H Saiful Ilah mulai sebagai wakil dua periode dan bupati dua periode, dapat dibenarkan jika putra Ketua PKB Sidoarjo ini memahami benar Sidoarjo.(jok/lis)

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020

Pengusaha Cokelat Sambat

Mas Iin Minta Doa Restu Ibu Sidoarjo, Memorandum H Achmad Amir Aslichin atau dikenal dengan panggilan Mas Iin meminta restu ibunda Hj Anik Saiful Ilah untuk maju dalam Pilkada 2020. Permintaan restu ini juga sudah disampaikan kepada ayahanda H Saiful Ilah SH MHum.

memorandumredaksi @gmail.com

La Nyalla mencicipi biji cokelat yang baru dipetik.

hektare dengan berbagai fasilitas dan sektor usaha lainnya. “Selain kebun cokelat, ada berbagai fasilitas dan spot lain yang bisa dikunjungi, di antaranya kebun minapolitan, kolam nila, kebun pisang, pabrik pengolahan cokelat, wahana bermain dan edukasi, galeri cokelat, dan area foodcourt,” jelas dia. Menanggapi aspirasi tersebut, La Nyalla menyatakan siap membantu dan akan mengkomunikasikan dengan instansi terkait. “Harus kita dukung. Kalau UMKM

semua perizinannya harus dipermudah. Tentunya ini akan bisa mempercepat mereka (UMKM, red) memacu produksinya untuk dipasarkan di luar Jawa Timur dan tidak menutup kemungkinan akan diekspor juga,” kata dia. Pada kesempatan tersebut, La Nyalla menyempatkan diri berkeliling kebun Minapolitan didampingi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Blitar Henrin Mulat, melihat hasil produksi kampung cokelat dan produk UMKM.(day/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

AREMA

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 3

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Prosesi upacara kenaikan pangkat dengan beragam keseruannya di halaman Mapolresta Malang Kota.

62 Polisi Kota Malang Naik Pangkat Malang, Memorandum Sebanyak 62 anggota Polresta Malang Kota mendapat kenaikan pangkat. Prosesi upacara kenaikan pangkat, bersamaan dengan usainya apel pagi di halaman Mapolresta Malang Kota. Setelah upacara kenaikan pangkat, para anggota polisi disemprot dengan water cannon. Saking kencangnya semprotan air, bahkan ada yang sampai terjatuh. Tidak hanya itu, anggota polisi lain juga ‘mengerjai’ yang naik pangkat. “Saya tentu senang. Meskipun hari ini harus disemprot kencengnya water cannon,” terang Ni Made Seruni Marhaeni, Kasubbag Humas, salah satu polisi yang naik pangkat. Heni menerangkan, ada 62 polisi yang terdiri dari 7 pangkat pengabdi, 42 bintara, dan 9 perwira. Menurutnya, peristiwa tersebut mengingatkannya, saat menempuh pendidikan polisi wanita di Ciputat, Jakarta tahun 1984 silam. Kenaikan pangkat itu, menjadi kado akhir bagi Heni. Mengingat, sebentar lagi memasuki masa purna. Tentu saja, hal itu membuatnya kembali bersemangat mengabdi di Polresta Malang Kota. Tak lupa, para Polisi itu, bersujud syukur di halaman Polresta Malang Kota. Kenaikan pangkat itu, dari Iptu ke AKP terdapat dua orang, pangkat Ipda ke Iptu sebanyak tujuh orang, dari Aiptu ke Ipda sejumlah tujuh orang, Aipda ke Aiptu sebanyak lima orang personil, Bripka ke Aipda sebanyak 12 personil, panglat Brigpol ke Bripka sejumlah 12 orang, Bripda ke Briptu sebanyak 17 orang. Sementara itu, Kapolres Malang Kota AKBP Dr Leonardus Sinarmata SIK MH dalam sambutan yang dibacakan Wakapolresta Malang Kota, Kompol Arie Tristiawan mengatakan jika kenaikan pangkat adalah hak dan bentuk penghargaan setiap anggota Polri. “Semoga ini menjadi pemacu dan motivasi untuk lebih semangat dalam menjalankan tugas. Makin tinggi pangkatnya, makin besar tanggung jawab dan bebannya,” terangnya. (cr-3/sr)

Malang, Memorandum Meskipun tujuannya membayar utang, Toha (27), warga Jalan Ir H Juanda, RT 03/ RW 05, Desa Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, tetap terkapar ditembak petugas, kemarin. Karena untuk membayar utang, residivis curanmor itu mencuri motor di Jalan Akordion Timur, RT 08/ RW 02, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

“Dari pengakuan tersangka, dirinya melakukan pencurian motor untuk membayar utang. Namun, aksinya itu diketahui petugas, setelah melihat dari rekaman CCTV saat beraksi dua hari sebelumnya,” kata Wakapolresra Malang Kota, Kompol Arie Trestiawan, kemarin. Arie melanjutkan tersangka mengaku mempunyai utang akibat terlibat perjudian sepak bola. Ia nekat

melakukan pencurian meskipun sudah pernah di penjara dan baru keluar 2017 silam. Dalam penangkapan itu, satu DPO yang juga teman tersangka saat beraksi, masih dalam pengejaran petugas. “Petugas melakukan tindakan tegas, karena melakukan perlawanan dengan senjata tajam. Residuvis ini, menggunakan senjata penghabisan untuk melawan petugas,” lanjut Arie.

Wakapolresta Malang Kota Kompol Arie Trestiawan menjelaskan keterlibatan tersangka Toha.

Beberapa barang bukti yang diamankan berupa 2 buah pisau sangkur, 2 buah gagang kunci T, 4 buah anak mata

Curanmor Kriminalitas Tertinggi di Kota Malang Malang, Memorandum Kasus pencurian motor (curanmor) menjadi kasus perhatian terbanyak sepanjang tahun 2019, di wilayah hukum Polresta Malang Kota. Selain itu, masih ditambah dengan kasus lain yang melibatkan kejahatan sepeda motor. “Dari data sepanjang tahun 2019, kasus curanmor sebanyak 248 kejadian, pencurian dengan kekerasan 12 kejadian dan pencurian dengan pemberatan 88. Kasus lain perjudian 5 dan pembunuhan 1 kasus atensi. Sehingga jumlah 354 kasus dan yang sudah terselesaikan 244 kasus,” terang Wakapolresta Malang Kota, Kompol Arie Trestiawan, kemarin. Menurutnya, jika dicermati lebih detail, lokasi kejadian terbanyak di wilayah hukum Polsek Klojen dan Polsek Lowokwaru. Mengingat, di kedua kawasan tersebut menjadi yang paling ramai temasuk masyarakat pendatangnya. Sementara itu, jika ditotal dari jumlah

kunci T, 1 buah kunci magnet, 7 buah kunci duplikat, 1 buah helm model retro warna coklat, 1 buah tas slempang warna

coklat merk supreme dan1 sepeda motor Honda Vario. Pe n a n g k a p a n b e ra w a l saat anggota Resmob Polresta Malang Kota patroli untuk mengantisipasi kerawanan pencurian. Sekitar pukul 06.00, anggota Resmob mencurigai 2 orang laki-laki yang diduga pelaku curanmor sebelumnya, yang terekam CCTV. Curiga dengan tersangka, kemudian anggota menggeledah 2 orang tersebut, namun 1 orang melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor. Saat penggeledahan, di dalam tas tersangka terdapat beberapa barang bukti yang digunakan untuk beraksi. Pada saat itu, residivis ini melakukan perlawananan. Kini tersangka harus meringkuk di sel tahanan, dan terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. (cr-3/sr)

Malam Pergantian Tahun, Kota Malang Kondusif

kejadian, di tahun 2019, ada 1.061 laporan kejadian. 672 diantaranya, sudah terselesaikan kasusnya. Sehingga masih tersisa tunggak an kasus sebanyak 369 kasus. Jika diprosentase sekitar 63,4 persen. “Angka laporan cenderung meningkat jika dibanding tahun 2018. Dimana ada laporan 981 dan selesai 350 kasus. Sehingga mencapai prosentase 44,4 persen,” lanjut Arie. Ke depan, pihaknya terus melakukan upaya pencegahan kejahatan. Salah satunya dengan terus melakukan patroli dan sosialisasi keamanan. Hiambaum Kamtibmas, terus dilakukan, sehingga anggota semakin dekat dengan masyarakat. “Tidak ketinggalan pula, keterlibatan masyarakat yang perlu terus digalakkan. Karena, bisa saling bekerjasama dan memberikan informasi, guna menciptakan keamanan bersama. Pam Swakarsa, bisa menjadi salah satu langkah preventif,” jelas Wakapolresta Malang Kota. (cr-3/sr)

Malang, Memorandum Malam pergantian tahun di wilayah hukum Polresta Malang Kota berlangsung aman dan kondusif. Tidak banyak kejadian yang menonjol di masyarakat. Kegiatan warga dalam merayakan pergantian tahun berjalan tertib dan lancar. Kasatbinmas Polresta Malang Kota Kompol Pujiono saat dikonfirmasi Memorandum menyampaikan perayaan malam tahun baru di Kota Malang terjaga dengan baik. “Untuk situasi Kamtibmas saat malam tahun baru di wilayah Kota Malang cukup aman dan kondusif,” terangnya. Ia menambahkan, masyarakat yang melaksakan beragam kegiatan cukup tertib. Namun

demikian pengaman dari petugas kepolisian tetap dilaksanakan. Itu dilakukan sebagai langkah antisipasi dari kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pengamanan dilakukan di depan Balai Kota Malang Jalan Tugu, kawasan Jalan Raya Ijen dan di Jalan Simpang Balapan yang selama ini menjadi tempat penumpukan massa. “Kejadian yang menonjol tidak ada namun petugas tetap melakukan pengaman,” lanjut Pujiono. Bersamaan, Satbinmas menyampaikan imbauan agar tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan. (cr-3/sr)

RALAT PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Kotak Gitar? Ada yang menyiapkan paspor. Atau tidak perlu paspor. Ada yang menyiapkan pesawat jet. Lengkap dengan pilotnya. Ada yang mengatur penerbangan di tiga bandara: Haneda (Tokyo), Istanbul (Turki), dan Beirut (Lebanon). Ada yang mengatur imigrasi. Kalau memang harus lewat imigrasi. Ada yang mengaburkan kamera-kamera pengintai di apartemen Ghosn di Tokyo. Agar gerak saat meninggalkan apartemen tidak ketahuan. Atau kamera itu tidak diapa-apakan karena Ghosn tidak pernah terlihat di kamera. Ada kemungkinan Ghosn keluar apartemen dengan cara yang lebih misterius: dimasukkan kotak alat musik. Berarti harus ada yang jauhjauh hari mengatur pementasan musik di salah satu bar di komplek apartemen itu. Grup musiknya harus pula dipilih dari mana dan siapa saja personelnya. Dan harus dimodifikasi seperti apa kotak itu agar Ghosn bisa nyaman di dalamnya. Termasuk saat dibanting-banting di bandara. Harus ada juga yang mengatur transportasi dari apartemen ke bandara. Kalau pun benar, kotak itu ditempatkan di mana. Di bagasi

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Ingin Bayar Utang, Residivis Ranmor Didor

Sambungan dari halaman 1 perut pesawat? Atau dibawa masuk ke kabin? Kalau dimasukkan bagasi berarti Ghosn tidur di situ selama penerbangan 9 jam. Dari Tokyo ke Istanbul. Ditambah dua jam. Dari Istanbul ke Beirut. Kalau ditaruh di kabin, Ghosn bisa dikeluarkan dari kotak. Agar selama penerbangan bisa duduk di kursi pesawat. Tapi baiknya tetap saja ditaruh di bagasi. Biar lebih aman. Kalau perlu awak pesawat pun jangan sampai tahu kalau ada manusia di kotak itu. Semua harus di-setting dengan ketat. Dari detik ke detik. Dari tahap persiapan sampai pesawat take off. Berarti harus ada juga alat komunikasi eksklusif. Yang pembicaraan mereka hanya bisa diikuti oleh para petugas rahasia. Saya bisa membayangkan betapa tegang yang bertugas sebagai koordinatornya. Bagaimana si komandan mengikuti semua pergerakan rahasia itu. Dan betapa lega si komandan ketika pesawat akhirnya take off dari Haneda. Saya mencoba menghitung mundur: Senin pagi Ghosn menyatakan sudah di Beirut. Pesawat itu perlu waktu 2 jam dari Istanbul ke Beirut. Di Istanbul pesawat harus

berhenti satu jam. Untuk mengisi bahan bakar. Dan mengganti awaknya. Dari Haneda ke Istanbul perlu waktu terbang sembilan jam. Lalu Tokyo-Beirut beda waktu 6 jam. Berarti pesawat itu take off dari Tokyo pada hari Minggu malam, sekitar jam 23.00. Betapa tepat perencanaan skenario pelarian ini: Minggu malam menjelang dini hari tanggal 30 Desember 2019. Kalau perkiraan itu betul, maka memang tidak perlu paspor. Juga tidak perlu penyamaran. Mungkin sudah dihitung: sulit menyamarkan wajah Ghosn. Ia begitu populer di Jepang. Dianggap pahlawan --berhasil menyelamatkan Nissan yang nyaris bangkrut menjadi perusahaan mobil yang jaya. Sejak di tangan manajemen baru, Nissan kembali merosot. Dan terus merosot. Apalagi ketika Ghosn ditahan. Akibat pengaduan manajemen baru. Nissan njungkel kembali. Manajemen baru itu pun kini sudah diganti lagi. Dianggap tidak mampu menjadi CEO Nissan. Bahkan juga mempraktekkan pengelolaan keuangan yang dianggap salah. Tapi siapa sih yang diduga sebagai organisasi besar di balik pelarian rahasia itu?

Dinas rahasia pemerintah Lebanon kah? Dinas rahasia pemerintah Jepang kah? Atau organisasi gelap Yakuza? Atau paguyuban pembaca novel Dan Brown? Presiden Lebanon memang baru bertemu perdana menteri Jepang sebulan lalu. Salah satu agenda pembicaraan itu adalah soal Ghosn. Di samping soal penyelamatan ekonomi Lebanon yang lagi krisis-krisisnya. Jangan-jangan pelarian rahasia Ghosn ini memang bagian dari penyelamatan Lebanon. Yang berarti juga penyelamatan investasi Jepang. Atau jangan-jangan ini operasi rahasia komunis Tiongkok. Agar Huawei dapat pasar di sana --Huawei baru buka counter di Beirut saat saya di ibu kota Lebanon itu. Jangan-jangan Ghosn benar-benar akan dijadikan perdana menteri negara yang lagi kacau itu. Kacau di segala bidang itu --politik dan ekonomi. Satu-satunya yang stabil hanyalah kurs mata uangnya. Pound Lebanon tidak jatuh: satu pound Lebanon tetap sama dengan 1 dolar Amerika. Memang dibuat sama. Sejak lama. Di Lebanon Anda bisa belanja dengan dolar atau pound. Toh sama saja. Seperti di Brunai: mata uangnya dipeg ke dolar Singapura.

Kini rumah Ghosn di Beirut ramai. Di luarnya. Banyak kamera besar dipasang mengarah ke rumah itu. Wartawan berjubel menunggu keberuntungan. Ghosn memang berjanji akan berkomunikasi dengan media secara bebas. Seminggu lagi. Jepang pun heboh. Bagaimana bisa seorang tahanan yang very high profile bisa lolos. Semua kaget. Semua kagum. Semua ingin menjawab teka-teki itu. Penulis novel tidak perlu cari ide untuk menyaingi sukses The Da Vinci Code.(*)

Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan atas objek hak tanggungan, agunan debitur a/n. TRIYANTO, yang terbit pada Harian Memorandum tanggal 20 Desember 2019, halaman 4, dengan ini kami sampaikan ralat sebagai berikut : Tertulis : No.

*

Debitur

Triyanto

No. Aset

1

Objek Lelang

Limit Lelang

Tanah dan Bangunan terdiri dari 1 (satu) Sertipikat Hak Milik Nomor 3557/Kel. Sumbersari, a/n. 1. TRIYANTO Tgl. Lahir 05-01-1977; 2. HEMMY BUDI HERAWATI Tgl. Lahir 02-05-1979, terletak di Jalan Semeru Nomor 45 Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Propinsi Jawa Timur

Rp. 4.014.100.000,-

Objek Lelang

Limit Lelang

Tanah dan Bangunan terdiri dari 1 (satu) Sertipikat Hak Milik Nomor 3557/Kel. Sumbersari, Seluas 938 m2 a/n. 1. TRIYANTO Tgl. Lahir 05-01-1977; 2. HEMMY BUDI HERAWATI Tgl. Lahir 02-05-1979, terletak di Jalan Semeru Nomor 45 Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur

Rp. 4.014.100.000,-

Uang Jaminan

Rp. 802.820.000,-

Seharusnya tertulis : No.

*

Debitur

Triyanto

No. Aset

1

Uang Jaminan

Rp. 802.820.000,-

Jember, 2 Januari 2020 PT. Bank Pan Indonesia, Tbk KCU Jember

PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, KSP Sahabat Mitra Sejati akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, terhadap barang jaminan debitur :

Obyek Lelang

Nilai Limit

SLAMET SANTOSO : Sebidang tanah dan bangunan Rp.920.000.000,sesuai SHM No. 601, luas tanah 919 M2, an. Slamet Santoso, terletak di Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. .

Keterangan

Jaminan Penawaran Lelang Rp.460.000.000,-

- Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Sidoarjo selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Deskripsi Persyaratan lelang : 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya dengan segala konsekuensi biaya-biaya tertunggak atas obyek lelang Peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi obyek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, tuntutan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap obyek lelang tersebut diatas pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Sidoarjo dan KSP Sahabat Mitra Sejati. Cara Penawaran

:

Closed Bidding (dengan mengakses https://www.lelang.go.id)

Batas akhir penawaran Pembukaan penawaran dan penetapan pemenang lelang Pelunasan harga lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Pelaksanaan Lelang

: :

Kamis, 16 Januari 2020, Pukul 11.00 (waktu server) Kamis, 16 Januari 2020, Setelah batas akhir penawaran

:

5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2% dari harga lelang KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161 Sidoarjo

Sidoarjo, 02 Januari 2020 Info hub KSP Sahabat Mitra Sejati contact person (085233340049)


memorandum.co.id

TULUNGAGUNG

memorandumredaksi @gmail.com

KAMIS PAHING 2 JANUARI 2020 HALAMAN 5

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Istigasah dan Kembang Api Sambut Tahun Baru

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Kapolres Tulungaung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, ratusan personel diterjunkan untuk mengamankan sejumlah kegiatan dalam rangka menyambut tahun baru. Kapolres juga mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan dalam menyambut tahun baru. “Kegiatan positif seperti ini harus dilakukan setiap tahun, sehingga bukan hu-

Bupati Maryoto melantik Sekda Sukaji.

Bupati Maryoto Lantik Sekda Sukaji

Forkopimda Tulungagung merayakan malam tahun baru.

Tasyakuran, Ir Gandi Wardoyo Nanggap Wayang Kulit Tulungagung, Memorandum Ribuan masyarakat Kecamatan Sendang berbondong-bondong menyaksikan pergelaran wayang kulit dalam rangka tasyakuran dan menyambut pergantian tahun baru di rumah Ir Gandi Wardoyo, anggota DPRD Tulungaggung, Rabu (31/12). Acara diawali pesta kembang api dan dilanjutkan tari gambyong menyambut kedatangan tamu undangan. Meskipun diguyur hujan, antusias masyarakat tetap tinggi. Termasuk para tim sukses dan relawan Gandi yang terlihat bahagia karena calonnya berhasil duduk di kursi DPRD Tulungagung. Ir Gandi Wardoyo, kader NasDem kepada Memorandum mengatakan, pagelaran wayang kulit ini sebagai wujud syukur atas suksesnya pencalegan dirinya. “Alhamdulilah kami telah dipercaya menjadi anggota DPRD dari Partai NasDem. Kedua ini merupakan ulang tahun Sanggar Seni Karsa Suwiupagthi. Sebagai wakil rakyat, saya berjanji akan menjalankan amanah yang diberikan dan membawa aspirasi masyarakat,”

paparnya. Di antara tamu undangan, nampak Nurhadi SPd dari Komisi Vlll DPR RI Fraksi NasDem, DPD Tulungagung, Ketua DPRD Tulungagung Marsono, para kepala OPD dan yang lainnya. Pagelaran wayang kulit ini membawa lakon Dewo Ruci, dengan dalang Ki Eko Prisdianto serta lawak Joklitik-Jokutuk dan Manohara. “Kita siapkan kopi dan makan 3.000 porsi. Gelaran wayang kulit ini untuk memenuhi permintaan tim sukses dan relawan kami. Di lain itu wayang kulit adalah tontonan sekaligus tuntunan, yang menggambarkan kehidupan masyarakat sehari-hari, agar bisa dipetik sisi baiknya,” ujar Gandi. Gandi mengungkapkan jika keluarga besarnya merupakan pecinta wayang kulit dan seni budaya gamelan. “Maka dengan adanya sanggar ini, bertujuan untuk melestarikan seni budaya, sebagai misi sosial kepada masyarakat, khususnya bagi para pelaku seni budaya daerah di Kecamatan Sendang dan masyarakat di Kabupaten Tulungagung umumnya. Agar tidak punah tergeser oleh budaya asing,” pungkasnya. (kin/mad/rif)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung kosong sejak awal Oktober 2019 lalu. Itu setelah pejabat sebelumnya, Indra Fauzi memasuki masa pensiun. Pemkab Tulungagung menunjuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sukaji sebagai penjabat (Pj) sekda, sambil mempersiapkan proses pemilihan sekda melalui seleksi terbuka. Dari 4 peserta seleksi terbuka, nama Sukaji ada di urutan teratas dengan nilai terbaik dibandingkan kandidat lainnya. Melihat pengalaman Sukaji yang pernah memimpin dinas perhubungan, badan kesatuan kebangsaan dan politik, serta dinas lingkungan hidup, rasanya mudah bagi Bupati Maryoto Birowo untuk memilihnya menduduki jabatan sekda. Selasa (31/12) kemarin, bertempat di pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Bupati Maryoto secara resmi melantik Sukaji sebagai Sekda Kabupaten Tulungagung. Ditemui usai acara, Bupati Maryoto mengatakan pelantikan sekda sudah sesuai prosedur, dan pejabat yang dipilih memenuhi kualifikasi. “Sukaji ini sudah 3 kali memimpin dinas, usianya sudah mencukupi dan secara portfolio juga bagus,” ujarnya. Maryoto menyebut sejumlah tanggung jawab sudah menanti sekda. Salah satunya adalah tanggung jawab membuat Kabupaten Tulungagung kembali berprestasi. Seperti mempertahankan piala Adipura, kemudian status kabupaten layak anak (KLA), hingga target besarnya untuk mengembalikan Kabupaten Tulungagung mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Potensi Kabupaten Tulungagung ini kan banyak. Ada yang Adipura, kabupaten layak anak, dan mengembalikan ke WTP lagi,” ucapnya. Sementara Sukaji, mengakui sudah mempersiapkan sejumlah program untuk membawa Tulungagung lebih berprestasi. Pihaknya akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik dan menambah program yang lebih baik lagi. “Programnya yang baik kita lanjutkan, kita tambahkan yang baik. Termasuk pengisian kepala OPD (organisasi perangkat daerah) yang kosong akan segera dibahas dengan bupati,” jelasnya. Sukaji optimis bisa mengembalikan predikat WTP yang tahun kemarin sempat berubah menjadi wajar dengan pengacualian (WDP), karena adanya beberapa masalah administrasi. “Optimis, yang kemarin itu kan karena ada masalah admionistrasi. Tahun depan kita optimis WTP lagi,” pungkasnya. Acara pelantikan Sekda Tulungagung juga dihadiri forkopimda dan para kepala OPD. Hingga selesai, acara pelantikan berlangsung khidmat tanpa kendala. (fir mad/rif )

ra-hura dan euforia yang ditunjukkan,” ungkapnya. Se m e n t a r a , Bu p a t i Maryoto Bhirowo menyampaikan banyak hal yang sudah diraih sepanjang 2019 ini. Pihaknya berharap, di tahun depan semangat kedisiplinan dan persatuan bangsa semakin baik untuk mewujudkan Tulungagung yang ayem tentrem mulyo lan tinoto. (fir/mad/rif )

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Perayaan malam pergantian tahun di Tulungagung dipusatkan di GOR (gedung olahraga) Lembu Peteng. Di sana Pemkab Tulungagung menggelar pesta kembang api tepat pada pukul 00.00. Sebelumnya, dilaksanakan istigasah bersama forkopimda di depan Masjid Al Munawar barat Alun-Alun Tulungagung.

Pergelaran wayang kulit di rumah Ir Gandi Wardoyo.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Kuli Sumobito Edarkan Pil Setan

Berbekal pengakuan itu, petugas langsung melakukan upaya pengembangan dan pengejaran kepada tersangka. Hasilnya, seorang pengedar berikut barang bukti berhasil kita amankan.

Ditetapkan Tersangka

Dokter Cabul Terancam Dipecat

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Mojokerto, Memorandum Usai ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara persetubuhan terhadap anak di bawah umur, dokter Andaryono terancam dipecat dari posisi aparatur sipiĺ negara (ASN). Dokter spesialis kandungan dan kebidanan tersebut akan dicopot status ASN-nya jika terbukti bersalah dan dihukum penjara lebih dari 2 tahun. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto Susantoso mengatakan, sanksi tegas ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin ASN. dr Andaryono yang sudah ditetapkan sebagai tersangka akan diberhentikan sementara dari kedinasannya di salah satu rumah sakit umum. Sanksi disiplin bagi dr Andaryono tidak sampai di situ. Saat ini pihaknya menunggu laporan tertulis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Laporan yang diharapkan salah satunya terkait kronologi kasus pemerkosaan gadis 15 tahun yang diduga dilakukan dr Andaryono. Laporan itu akan dibahas oleh tim disiplin ASN atau tim PP 53 Pemkab Mojokerto. Tim ini terdiri dari BKPP, inspektorat, asisten I bupati, bagian hukum, serta Dinkes Kabupaten Mojokerto. Keputusan tim akan diajukan ke bupati untuk diputuskan sanksi bagi dr Andaryono. “Kalau nanti keputusan hukumnya inkrah yang bersangkutan dihukum di atas dua tahun penjara, maka kami berhentikan secara tidak hormat. Kalau tidak terbukti bersalah, maka sanksi kami anulir,” cetusnya. Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Sujatmiko mengatakan, sampai saat ini dr Andaryono masih aktif berdinas di salah satu rumah sakit umum di Kabupaten Mojokerto. Dia mengakui belum membuat laporan tertulis ke BKPP, terkait kasus yang menjerat dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan tersebut. Sebelumnya, kepolisian telah menetapkan tersangka tethadap dr Andaryono pada Senin (30/12), terkait kasus dugaan persetubuhan terhadap seorang gadis berinisial PL (15), asal Kecamatan Jatirejo. Oknum dokter spesialis tersebut dijerat Pasal 81 ayat 2 juncto Pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara. (no/rif)

Proses evakuasi korban di lokasi.

Cari Rumput, Tewas Tenggelam Mojokerto, Memorandum Warga yang tenggelam di Sungai Mas Desa/Kecamatan Jetis, berhasil ditemukan. Korban ditemukan berjarak 500 meter dari lokasi tempatnya tenggelam. Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Mojokerto Wawan mengatakan, sejak menghilang pada Selasa (31/12) sekitar pukul 16.00, petugas gabungan terus menyisir sepanjang sungai. Hasilnya, Waris (58), warga Dusun Wonorejo, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia terseret arus. Kata Wawan, Waris ditemukan mengapung di Sungai Mas dengan jarak kurang lebih 500 meter dari lokasi awal tengelam. Sebelumnya Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini mengatakan, tenggelamnya korban berawal saat Waris mencari rumput di bantaran Sungai Mas. Kata dia sebelum tenggelam, korban sempat pulang terlebih dahulu usai mencari ikan bersama rekanya. Kemudian, setelah mencari ikan korban kembali ke sungai untuk mencari rumput. “Korban ini sempet berpamitan kepada istrinya, dan sempat dihalau agar tidak pergi ke sungai karena sudah sore,” paparnya. Namun, lanjut Zaini teguran sang istri tak dihiraukan. Kemudian korban berangkat dengan membawa sabit, selang beberapa jam keluarga merasa curiga karena korban belum juga kembali. “Keluarga panik dan sempat mencari keberadaan korban dengan meminta bantuan tetangga dan sanak saudara, hingga malam hari korban belum juga ditemukan,” cetusnya. Operasi pencarian terhadap Waris digelar sejak kemarin malam. Tim gabungan BPBD Kabupaten Mojokerto, Basarnas Surabaya, Satlak PB Kota Mojokerto dan para relawan melakukan pencarian menggunakan tiga perahu karet. Usai ditemukan, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk langsung disemayamkan. (no/rif)

Ini diungkapkan Kapolsek Wonosalam AKP Luwi Nurwibowo. Penangkapan tersangka berawal saat petugas mengamankan seorang saksi yang kedapatan membawa pil setan. Saat didesak, saksi menyebut jika barang haram yang dibawanya didapat dari salah satu pengedar. “Berbekal pengakuan itu, petugas langsung melakukan upaya

pengembangan dan pengejaran kepada tersangka. Hasilnya, seorang pengedar berikut barang bukti berhasil kita amankan,” ungkapnya, Rabu (1/1). Pengembangan tadi, beber kapolsek, mengarah ke Taman Mojoagung. Setibanya di sana, polisi tanpa kendala meringkus Bisma. Termasuk, menyita sejumlah paket yang berisikan

Bisma Faletehan diapit petugas di Mapolsek Wonosalam.

ratusan butir pil dobel L. “Selain tersangka, kita amankan total sebanyak 197 butir pil dobel L yang sebelumnya diedarkan

ke saksi. Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, baik tersangka maupun barang bukti kita amankan ke Mapolsek

Wonosalam,” bebernya. Kini, selain terus menjalani pemeriksaan intensif penyidik. Tersangka juga harus mendekam dibalik jeruji besi ruang tahanan. Upaya itu dilakukan, untuk membongkar jaringan okerbaya yang melibatkannya secara tuntas. “Tersangka kita jerat dengan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 1 miliar,” tegas Luwi. (wan/rif)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Dokter Andaryono

AKP Luwi Nurwibowo Kapolsek Wonosalam

Jombang, Memorandum Tertangkap tangan mengedarkan sediaan obat keras berbahaya (okerbaya) jenis dobel L, sukses mengantarkan seorang kuli bangunan ke jeruji tahanan, Rabu (1/1) sekitar pukul 01.30. Dialah Bisma Faletehan (28), asal Dusun Ingas Pendowo, RT 001/RW 002, Desa/Kecamatan Sumobito.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Bekal Pesta PerganƟan Tahun

Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan memberi keterangan setelah rilis akhir tahun.

Kapolres Jombang Pimpin Rilis Akhir Tahun Jombang, Memorandum Polres Jombang menutup tahun 2019 dengan menggelar pers rilis terkait situasi Kamtibmas, Senin (30/12). Bertempat di gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) dan dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan. Hadir pula Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiyono serta jajaran PJU (pejabat utama), puluhan wartawan dari media, baik cetak, online, maupun televisi hadir dalam agenda tersebut. Dipaparkan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, beberapa kasus yang menonjol yang terjadi di tahun 2019 di antaranya, kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi pada tanggal 2 Oktober 2019 di Jalan Raya Basuki Rahmat, Desa Jombatan, Kecamatan Jombang.“Tersangka BD (45), seorang tukang becak asal Desa Pandanwangi, kini kasusnya sudah P 21,” paparnya, Senin (30/12). Selain itu, lanjut kapolres, yang masih menjadi perhatian publik yakni kasus pembunuhan pada tanggal 21 Desember 2019. Dengan korban seorang guru SMP atas nama Ely Marida (45), asal Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, yang saat ini masih dalam proses penyelidikan. “Pelaku serta motifnya belum terungkap, kasusnya masih terus jalan dan Polisi masih memeriksa saksi-saksi,” sambung mantan kapolres Bangkalan itu. Selain perkara pembunuhan, beberapa kasus menonjol lain yang ditangani Satreskrim Polres Jombang. Yaitu kasus kejahatan terhadap anak dan perempuan yang jumlahnya mencapai 75 kasus. Kasus ini didominasi kekerasan terhadap anak 55 kasus dan 20 kasus KDRT. “Jumlah kasus ini cenderung menurun jika dibandingkan dengan tahun 2018 yang jumlahnya mencapai 93 kasus,” terang kapolres. Sedangkan untuk kasus kejahatan tindak pidana korupsi (Tipikor) selama tahun 2019, sebanyak 1 kasus.Yakni kasus pungli yang dilakukan tersangka ZU (49) dan SH (52), seorang perangkat Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, terhadap PT Tirta Investama.“Dari kasus ini, modus tersangka yaitu tidak mau menandatangani surat jual beli tanah jika tidak diberikan uang sebesar Rp 499 juta rupiah. Sementara kasusnya kini sudah P 21,” Pungkas Boby. (wan/rif)


memorandum.co.id

HUKUM & KRIMINAL

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Surabaya, Memorandum Memasuki awal tahun 2020, Kejaksaan Tinggi Jatim akan menyelesaikan beberapa kasus yang menjadi sorotan publik. Seperti kasus mega korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) dan Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Pemkot Surabaya. Dikatakan Kajati Jatim Mohamad Dofir dalam capaian kinerjanya, bahwa kasus tersebut saat ini masih didalami oleh penyidik pidana khusus. “Semuanya masih penyidikan,” jelasnya, Rabu (1/1). Lanjut Dofir, seperti kasus P2SEM, saat ini pihaknya masih menyelidiki adanya temuan baru pascameninggalnya saksi kunci dr Bagoes (dr Bagoes Soetjipto Soelyoadikoesoemo, red).

“Meski sempat buron akhirnya dr Bagoes bisa kami eksekusi dan menjalani hukuman. Sempat dimintai keterangan sebagai saksi, bahkan dikatakan sebagai saksi kunci tetapi akhirnya meninggal,” ujarnya. Tambah Dofir, untuk kasus YKP, pihaknya juga masih menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atas penyidikan kasus yang mencapai Rp 10 triliun tersebut. “Kami masih menunggu laporan dari BPKP dan PPATK. Mereka yang kami periksa statusnya saksi,” tegas mantan Kajari Surabaya dan Kajari Tanjung Perak ini. Seperti diketahui, dalam kasus P2SEM ada kerugian negara senilai

Rp 277 miliar dari dana hibah tersebut. Di mana dalam pelaksanaannya diduga melibatkan anggota DPRD Jatim periode 2004-2009. Meski penyidik sudah memeriksa para wakil rakyat tersebut, status mereka masih sebagai saksi. Kasus ini semakin kompleks dan terkesan jalan di tempat, setelah dr Bagoes yang merupakan saksi kunci dalam mega korupsi ini meninggal karena sakit. Sementara, untuk kasus YKP, penyidik pidsus sudah menyerahkan aset Pemkot Surabaya dari pihak ketiga yang diakui Wali Kota Surabaya senilai Rp 10 triliun tersebut. Ada beberapa saksi yang sudah diperiksa dalam kasus ini termasuk mantanWali Kota Surabaya Bambang DH, anggota DPRD Jatim Armuji, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (fer/nov)

Budak Sabu Kunti Disergap Surabaya, Memorandum Seorang pemuda diringkus anggota Reskrim Polsek Wonocolo di Jalan Kusuma Bangsa, usai membeli sabu di Jalan Kunti. Tersangka, Akbar Ramadhan (22), warga Jalan Rusun Sumbo. Saat diinterogasi petugas, ia mengaku jika barang haram tersebut dipakai sebagai penambah stamina. “Saya belinya di Kunti. mulai menggunakan sabu sejak enam bulan lalu untuk menjaga stamina saat bekerja serabutan,” aku Akbar di Mapolsek Wonocolo, Rabu (1/1). Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati Saragih mengatakan, penangkapan terhadap tersangka bermula dari informasi masyarakat jika ada seseorang usai membeli sabu di Jalan Kunti. “Selanjutnya langsung dilakukan penyelidikan,” kata Masdawati. Petugas lalu melakukan pemantauan dan membuntutinya hingga di Jalan Kusuma Bangsa. “Pria yang diketahui sesuai ciri-cirinya itu ke-

Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati Saragih didampingi Danramil 0832/07 Wonocolo Mayor Inf Asmadi menunjukkan tersangka.

mudian ditangkap dan digeledah,” imbuh kapolsek. Petugas akhirnya menemukan sabu seberat 0,40 gram yang disimpan di saku celana sebelah kiri tersangka. Selanjutnya Akbar beserta barang

buktinya dibawa ke mapolsek untuk diproses lebih lanjut, terutama kepada siapa dia membeli sabu tersebut. “Kami masih memburu pemasok barang sesuai keterangan tersangka,” pungkas Masdawati. (x-3/nov)

Bandit Curanmor Diamuk Massa mereka terjatuh di lampu merah Babatan arah Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa), hingga tertangkap massa. Berungtung kejadian ini cepat diketahui petugas dan kedua pelaku segera dibawa menggunakan mobil polisi ke RS Wiyung Sejahtera untuk

Sambungan dari halaman 1

mendapatkan perawatan medis akibat mengalami pendarahan di kepala. “Kedua pelaku masih menjalani perawatan di rumah sakit dan belum bisa dimintai keterangan. Yang terpenting menyelamatkan nyawanya lebih dulu,” kata Kanitreskrim Polsek

Wiyung Iptu Ferri Hutagalung. Informasi yang dihimpun, kejadian diawali saat pelaku berboncengan naik motor mencari sasaran di tempat kejadian perkara (TKP). Setiba di depan rumah korban dan melihat Beat yang terparkir, segera dimanfaatkan pelaku.

Seorang pelaku turun dan merusak kunci stir menggunakan kunci T. Ketika mengotak-atik ternyata tepergok korban yang berada di lantai dua, hingga diteriaki maling dan mengejarnya. “Saat itu korban berkunjung ke rumah temannya,” kata Ferry.

Teriakan korban akhirnya menjadi perhatian warga setempat lalu ikut mengejar ke arah Jalan Babatan menuju Kampus Unesa. Sialnya meski berhasil mendapat motor korban, kedua pelaku tertangkap dan menjadi bulan-bulanan massa.

Polisi yang mendapat laporan adanya maling tertangkap, kemudian meluncur ke lokasi kejadian dan membawanya ke rumah sakit terdekat. SedangkanVario yang diduga milik pelaku dan Beat milik kornan dijadikan barang bukti di Mapolsek Wiyung. (rio/nov)

Tubuh Penuh Luka Tusuk Pemuda 23 tahun itu tewas bersimbah darah di depan warung kopi (warkop) di Jalan Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Rabu (1/1) dini hari. Diduga korban tewas dikeroyok teman-temannya saat pesta miras. Kondisi tubuh korban bersimbah darah karena

Sambungan dari halaman 1

tusukan benda tajam di beberapa bagian tubuhnya. Saat ditemukan, korban tewas telentang mengenakan baju warna biru muda dan celana hitam. Kondisi tubuh Salim bersimbah darah di depan warkop Cak Aji. Sementara, M Fanny, salah seorang penjaga Warkop Cak Aji

mengatakan, tidak tahu persis kejadian tersebut . “Saya tidak tahu kronologisnya seperti apa,” jelas dia. Saksi lain, H Said mengaku mendengar suara beberapa orang berlari, sambil teriak-teriak minta tolong di samping rumahnya. Selain itu, ia mengaku mendengar suara

Edarkan Sabu via Ekspedisi dan Medsos Tren 2019 Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Achmad Faisol Amir mengatakan, selain melalui ekspedisi tersangka juga memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan menjualnya melalui media sosial (medsos) dan sistem ranjau. “Tersangka sudah mulai pintar dengan berkembangnya teknologi. Mereka memanfaatkan medsos untuk memasarkan narkoba dan sistem ranjau untuk mengelabuhi polisi,” kata Faisol Amir, Rabu (1/1). Seperti yang diungkap Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada November 2019, berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi dan menangkap kurirnya asal Samarinda, Kalimantan Timur. Penangkapan tersangka diawali saat petugas mendapat informasi dari masyarakat akan ada pengiriman paket berisi ekstasi dari Kalimantan. Pengiriman itu melalui jasa pengiriman ekpedisi PT JNE di Jalan Demak. Anggota yang dikomadani Kasatreskoba Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Yasin selanjutnya melakukan control delevery dan berkoordinasi dengan pemilik jasa pengiriman untuk memastikan informasi tersebut. Untuk mengelabui petugas, paket tersebut ternyata dikemas dan dibungkus dengan baju bekas. Setelah paket dibuka diketahui berisi 200 butir pil ekstasi. Modus yang sama juga dilaku-

Kebanjiran Bahkan, banjir juga menimpa rumah Yuni Shara. Kediaman sang aktris tergenang air semata kaki. Hal itu diperlihatkan Yuni Shara dalam postingan terbaru di Instagram. Menariknya ibu dua anak itu tetap tampil kece, meskipun jadi korban banjir. Dalam foto, Yuni Shara memakai kaus bergaris biru dan putih, lalu celana jeans pendek sepaha, dan sepatu boot. Ia berpose di salah satu bagian rumahnya yang kebanjiran. “Alhamdulillah. Thank you 2019. Welcome 2020,” tulisnya. Netizen ramai mengomentari postingan Yuni Shara. Benar saja, mereka pun menyoroti penampilan eks kekasih Raffi Ahmad tersebut

Sambungan dari hal 1

kan ketiga Satgas Narkoba Polda Jatim, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Polrestabes Surabaya melakukan penggerebekan di Sokobanah, Sampang, Madura pada Agustus 2019. Sebanyak 50 Kg sabu dari Malaysia diselundupkan melalui ekspedisi yang dikemas dalam kaleng cat dan baju bekas. M Yasin menambahkan, acap kali tersangka narkoba yang tertangkap kebanyakan mengaku membeli sabu di Sencaki, Kunti, Jatisrono, Jatipurwo, dan Sawahpulo (basis narkoba). Yasin mengatakan, bahwa di daerah tersebut hanya menjadi tempat peredarannya saja. Sedangkan barang berasal dari luar. Hal ini berdasarkan penangkapan terhadap tersangka sebelumnya dan hasil penyelidikan yang dilakukan anggotanya. Lanjut Yasin, untuk memberantas atau melakukan penangkapan dengan masuk ke daerah tersebut perlu penyelidikan lebih dalam lagi. Apabila langsung ke target operasi (TO) tanpa ada barang bukti bakal percuma karena menjadi sia-sia. “Kalau langsung ke lokasi, kami harus memastikan ada barang buktinya. Kalau tidak maka percuma saja. Jadi harus melakukan lidik sambil menunggu waktu yang tepat hingga tersangka mempunyai barang bukti baru dilakukan penangkapan,” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Mulyorejo ini. (rio/nov)

Aksi Curat Meningkat, Perampasan Menurun Tanjung Perak Kompol Ahmad Faisol Amir saat anev 2019 di mapolres. Beberapa titik target operasi pelaku di antaranya di Asemrowo, Jalan Kalianak, dan Suramadu. “Pelaku perampasan jarang melakukan aksinya di perkampungan. Berdasarkan data 2018, kejahatan perampasan turun,” ungkap Faisol Amir. Namun ada satu yang mengalami kenaikan, yaitu kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Sesuai data perbandingan tahun 2018 dan 2019 mengalami naik sebanyak 9 kejadian. “Untuk sepanjang tahun 2018 jumlah kasus curat sebanyak 84 kasus dan berhasil diselesaikan atau clear 73 kasus. Sedangkan tahun 2019 naik menjadi 93 kasus dan telah diselesaikan 77 kasus,” terang Faisol. Sementara untuk kasus seperti pembunuhan sepanjang tahun 2019 hanya ada satu kasus. Begitu pula tahun 2018. Sedangkan kasus penganiayaan berat (anirat) dari 2018 ke 2019 turun 6 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) turun 24 kasus. Adapula pencurian kendaraan bermotor

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 7

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Kajati Janji Tuntaskan P2SEM dan YKP

memorandumredaksi @gmail.com

Sambungan dari halaman 1

(curanmor) turun hanya 9 kejadian, judi turun 15 kasus, pencurian biasa turun 25 kasus, kasus perlindungan anak tetap dari 22 kejadian tahun 2018 dan 22 kejadian tahun 2019. Khusus curanmor, banyak kejadian tapi tidak dilaporkan. Kejadian besarnya ada yang dilaporkan sehingga ditindaklanjuti polres dan polsek. Faisol mengatakan, tidak bisa menyalahkan pada masyarakat. Karena mereka yang punya barang, jadi terserah mau diapakan. Justru cuek itu malah berbahaya, sedangkan petugas hanya bisa mencegah. “Kami mengimbau agar motor selalu dilengkapi kunci ganda dan kalau mengunci stir harusnya ke kanan karena ke kiri sangat mudah pelaku untuk mencurinya,” kata Faisol. Adapun kasus menonjol sepanjang 2019, yaitu pembunuhan terhadap seorang warga di Jalan Tanah Merah, Kenjeran pada Juli 2019. Kemudian juga ada aksi jambret tas di daerah Kalianak pada September 2019, yang sampai mengakibatkan korban terjatuh dan mengalami luka parah. Lalu penyelundupan hewan langka dan peredaran mata uang asing palsu. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 dalam kondisi kebanjiran. “N tetep bisa foto keceee!!!! YUNI SHARA jangan dilawan!!! Idola selamanya. Happiest New Year my Queen,” komen artis Melissa Karim. “Astaga mba Yuni!!! Semoga cepet surut!! Tapi eniwei still look emejinh mba,” sahut Cathy Sharon. Meski begitu, warganet juga mendoakan Yuni Shara tetap menjaga keamanan. Mereka tak percaya rumah Yuni jadi korban banjir. “Semoga banjirnya cepat surut yah. Stay safe mba,” kata Novita Angie. “Mbakyuu itu makin tinggi yo banjirnya. Ya Allah semoga cepat surut banjirnya yoo,” timpal pedangdut Kristina. (*/nov)

sejumlah pemuda sedang adu mulut. Bahkan, saksi mendengar suara korban yang mengatakan ‘kamu ndak kenal saya’ sebelum ditemukan tewas bersimbah darah. “Dugaan sementara korban cekcok dengan pelaku yang sama-sama pesta miras bersama teman temannya di salah satu rumah kos di Kampung Baru,” ungkap Said. Nita, seorang penghuni kos

mengaku melihat ada empat pria sedang pesta miras sejak sore hari hingga menjelang malam tahun baru. Hanya saja ia tidak mengenal keempat lelaki itu. “Saya ada di dalam kamar kos dan tidak di luar. Yang saya tahu ada empat pemuda pesta miras di sini,” papar Nita. Pascakejadian, sejumlah anggota Polsek Krian dan Satreskrim Polresta Sidoarjo yang tiba di lokasi segera mengeva-

kuasi Salim ke RS Bhayangkara Porong untuk divisum. Kapolsek Krian Kompol Kholil ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penganiayaan itu. Pihaknya sampai saat ini juga masih menyelidiki penyebab pembunuhan itu dengan memeriksa beberapa saksi yang ada di lokasi kejadian. “Kami masih fokus menyelidiki kejadian ini. Untuk pelaku belum diketahui,”

Polisi Buru Pemasok Happy Five Empat tersangka diamankan dalam penangkapan tersebut. Satu tersangka pembawa pil happy five adalah FM (23), asal Blimbing, Malang. Pil tersebut disimpan dalam bungkus abon warna biru. Sedangkan sabu diamankan dari tiga tersangka yaitu BT (26), warga Jalan Babadan, Wiyung; YS (26), warga Kandangan III, dan MK, (23), warga Jalan Babadan I. “Saat kami amankan tersangka, sabu tersebut ditaruh di dalam kotak bekas ponsel I Phone 6s untuk mengelabui kami,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho. Lulusan Akpol Terbaik 1995 itu menjelaskan, dua kasus narkoba tersebut bukan satu rangkaian. Anggota Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya awalnya mendapat informasi peredaran pil jenis happy five. Dalam menjalankan bisnisnya, pil

haram itu ditaruh di dalam bungkus abon warna biru. Polisi menyergap tersangka di depan hotel di wilayah Jalan Yos Sudarso, Genteng dan akan diedarkan di tempat hiburan di Kota Surabaya. “Pil dari Malang ini masih kita kejar jaringannya,” lanjut Sandi. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku baru sekali melakukan pengiriman pil itu. Dia diminta oleh seseorang berinisial AZ yang saat ini masih jadi daftar pencarian orang (DPO). “Tersangka mengaku disuruh AZ. Ia juga diketahui sebagai pengguna sabu,” tandas mantan Kapolrestabes Medan itu. Sementara untuk kasus sabu, polisi mendapat informasi peredarannya yang dilakukan seseorang di Jalan Babadan yang berada di samping salah satu kampus negeri. Tersangka yang saat itu seperti menunggu seseorang langsung disergap

Sambungan dari halaman 1 anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya. Saat digeledah, polisi menemukan kotak ponsel berisi enam poket sabu. Sabu tersebut rencananya hendak dikirim ke dua orang anak buahnya yang bertugas meranjau untuk diambil pelanggannya. Dua anak buah tersangka akhirnya diciduk di rumahnya masing-masing. Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian menambahkan, untuk sabu yang diamankan dari pengakuan tersangka merupakan milik salah seorang napi di Lapas Medaeng. Dia hanya diminta untuk mengirimnya ke pelanggan yang sudah ditunjuk. Tersangka mengaku sudah dua kali mengambil sabu dari napi berinisial AS. “Sabu diranjau di salah satu hotel di Jalan Ngagel. Tersangka mengambinya dua kali,” tandas Memo. (fdn/nov)

Cekik Leher Korban Kali pertama jenazah Lina ditemukan warga Desa Rangkah Kidul, Sidoarjo pada Selasa (31/12) di lahan kosong pergudangan di Lingkar Timur Sidoarjo. Saat itu, kondisi korban tanpa pakaian dan hanya tertutup rumput, dan belum diketahui identitasnya. Setelah melalui identifikasi, tim Satreskrim Polresta Sidoarjo memperoleh hasil bahwa mayat tersebut adalah Lina Indiani Losepta (18). Sementara untuk mengungkap siapa pelaku di balik kematian Lina, polisi tidak butuh waktu lama. Melalui keterangan dari saksi yang juga pemilik kos-kosan korban, bahwa pada 28 Desember siang, Lina dijemput temannya, M (pelaku) dengan memakai mobil. Sejak itu, masih keterangan pemilik kos, Lina dan temannya tersebut tidak pernah kembali lagi. Kemudian, esok harinya, keluarga Lina melapor ke Polresta Sidoarjo terkait hilangnya korban. Selanjutnya pada 31 Desember, Polresta Sidoarjo menerima laporan penemuan

Sambungan dari halaman 1 mayat di kawasan pergudangan Lingkar Timur Sidoarjo. Dari hasil identifikasi dan kecocokan ciri-ciri khusus dari keluarga korban ternyata mayat itu adalah Lina Indiani Losepta. Dari informasi yang sudah diperoleh, petugas bergerak cepat memburu M yang ternyata teman kuliah korban. Wanita ini berhasil diamankan di wilayah Sepande. “Di mapolresta, M mengakui bahwa dia yang telah membunuh Lina. Alasannya karena sakit hati perkataan orang tua korban, yang menganggap pelaku adalah pembohong dan pencuri,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Rabu (1/1). M menceritakan, pada Sabtu (28/12), dia dan korban pergi ke Bangil untuk mengambil laptop milik Lina. Tetapi sampai di Bangil, ternyata tidak jadi mengambil laptop dan hanya berkeliling kota saja. Kemudian mereka balik ke Sidoarjo, menuju ke Kahuripan Nirwana. Di tempat

inilah, peristiwa pembunuhan terjadi. Saat korban meminta diantar pulang ke kos-kosannya, M tidak mau dan malah mencekik leher Lina hingga tewas. Mengetahui temannya tak bernyawa, M panik dan membuang jasad Lina ke semak-semak di kawasan pergudangan Lingkar Timur, tepatnya di Desa Rangkah Kidul. Tapi sebelum membuang mayat korban, M sengaja melucuti pakaian korban dan membuang HP-nya. Hal itu dilakukan M, agar alibi jika Lina dirampok dan dihabisi kemudian diperkosa pelakunya. Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho mengatakan keberhasilan itu merupakan hasil kerja cepat anggotanya. Hanya butuh waktu 12 jam, sejak dari penemuan mayat akhirnya pelaku berhasil diungkap dan ditangkap anggotanya hingga dilakukan proses lebih lanjut. Rencananya, Senin depan akan dilakukan reka ulang untuk mempercepat penanganan kasusnya. (som/jok/nov)

Dimintai Restu Menikah di Kanada vs Teman Kuliah sang Kakak belajar berserakan beragam kosmetik dan peralatan rias. Fandi shock. Di jatuh terduduk. Lemas. Ana menjatuhkan diri sambil memeluk Fandi. Oma Bunga berdiri kaku di bawah mistar pintu kamar. Dia memandangi anak dan menantunya dengan tatapan kosong. “Kami sudah menasihati Adik. Tapi, dia tidak mau berubah. Beberapa kali dia malah mengancam bunuh diri bila Papa terus memaksanya menjadi anak seperti kemauan Papa,” kata si sulung. “Sebenarnya kami suda lama tahu. Tapi kami tidak bisa apa-apa. Dia sudah dewasa dan berhak atas pilihan hidupnya. Apalagi selama ini Mama dan Oma seperti mendukung pilihan Adik. Kami bingung,” tambah anak nomor dua. Si sulung menambahkan bahw dia pernah memergoki Rio bermesraan dengan

jelas kapolsek. Begitu juga Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho ketika dikonfirmasi tentang peristiwa yang merenggut nyawa Salim, belum dapat memberikan keterangan soal dugaan pembunuhan itu. “Masih dalam tahap penyelidikan. Doakan bisa segera terungkap dan tertangkap pelakunya,” tandas kapolres. (sdm/jok/nov)

pacarnya. Teman kerja si sulung. Sesama cowok. Si sulung menegurnya dengan keras. Tapi, apa reaksi Rio? “Saya diancam mau dibunuh seandainya memberi tahu Papa. Jujur saya bingung. Andai dulu Papa tegas melarang Mama dan Oma memperlakukan Adik, saya kira tidak begini jadinya. Maafkan aku, Pa.” Malam itu juga Fandi menelepon Rio. Tidak diangkat. Beberapa saat kemudian Rio justru menelepon mamanya. Dia berkata tidak akan pulang karena seisi rumah sudah tidak ada yang mendukungnya. Rio pamit hendak ke luar negeri bersama pacarnya. Ke Kananda, karena di sana tidak ada yang menghalangi pilihan hidupnya. Rio juga minta restu menikah di sana, meski yakin papanya tidak akan merestui. “Hati saya hancur,” gumam Fandi. Sambil menangis sesenggukan, Ana

Sambungan dari halaman

minta maaf kepada suaminya. Demikian juga, Oma Bunga. Dia minta maaf kepada menantunya karena dialah yang sejatinya membetuk kejiwaan Rio hingga menjadi seperti ini. “Tapi nasi sudah menjadi bubur. Apa yang harus saya lakukan?” tanya Fandi. Suaranya berat. Seperti ada beban seberat gaban menggelantung di lehernya dan menjerat pita suaranya. (habis)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id

HUKUM & KRIMINAL

memorandumredaksi @gmail.com

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 8

Perkara Penipuan Tertinggi di Tulungagung Kapolres Tulungagung,AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, jumlah tindak kriminalitas pada 2019 menurun dibandingkan 2018 yang mencapai 468 kasus.

Di antara kasus-kasus itu, paling banyak adalah tindak pidana penipuan, yaitu 73 kasus. Disusul pencurian dengan pemberatan (curat) 67 kasus, kemudian

pencurian dengan kekerasan (curas) 58 kasus, penggelapan penipuan 38 kasus, serta perjudian 34 kasus. “Penipuan ada di urutan teratas, sebanyak 73 kasus, diikuti kasus lain seperti curat, curas, penggelapan dan perjudian,” ungkap mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini. Pandia memprediksi, banyaknya kasus penipuan ini terjadi karena banyak hal. Mulai dari se-

makin canggihnya teknologi hingga tingginya keinginan korban untuk mendapatkan sesuatu dengan cara di luar prosedur. “Faktornya banyak. Bisa juga karena kecanggihan teknologi, bisa juga karena keinginan korban yang tinggi,” ungkapnya. Sementara untuk kasus yang menonjol di 2019, Pandia menyebut pengungkapan pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) di Campurdarat, curas di Desa Bun-

gur Karangrejo dengan pelaku tetangga korban. Setelah itu kasus pencurian kambing, serta pengungkapan kasus aniaya berat kepada anggota Banser. “Masih ada kasus pengeroyokan di Kedungwaru, kemudian kasus aniaya kucing yang viral di instagram, pengungkapan pencurian emas di toko Pasar Kalidawir dengan tersangka sebanyak 4 orang, pengungkapan illegal logging kayu sono keling juga masuk kategori ini,” pungkas Pandia. (fir/mad/fer)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Pada penghujung 2019, Polres Tulungagung merilis capaian ungkap kasus tindak kriminalitas selama satu tahun. Tercatat ada 448 kasus berhasil ditindak. Sebanyak 329 perkara bisa diselesaikan. Sedangkan sisanya masih dalam pendalaman, dengan persentase penyelesaian kasus mencapai 73 persen.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia merilis pengungkapan kasus selama 2019.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Apel kegiatan di halaman Mapolres Pasuruan.

Patroli Gabungan Amankan Tahun Baru Pasuruan, Memorandum Jelang pergantian Tahun Baru 2020, Polres Pasuruan menggelar patroli tiga pilar TNI-Polri, dan Satpol PP di wilayah Hukum Polres Pasuruan, Selasa (31/12). Kegiatan dipimpin Kabagops Polres Pasuruan AKBP Subadar yang diikuti oleh perwira pengawas dan 59 anggota gabungan dari TNI-Polri, dan Satpol PP. Subadar menyampaikan, razia skala besar ini sebagai wujud untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan. Seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melintas diperiksa termasuk barang-barang yang ada didalamnya, selain memeriksa surat-surat kendaraan. “Sasaran utama adalah miras, sajam, narkoba, dan senpi. Kami juga memeriksa kelengkapan kendaraan guna antisipasi curanmor,” tutup Subadar. (*/rul/fer)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Probolinggo, Memorandum Pengamanan sejumlah gereja di wilayah Kota Probolinggo diperketat jelang perayaan Tahun Baru 2020. Bahkan dalam pengamanan itu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya bersama Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo langsung turun ke lokasi, Selasa (31/12) malam. Pantauan di lapangan, keduanya mengunjungi Gereja Katolik MBK di Jalan Soeroyo Kota Probolinggo. Terlihat, puluhan anggota polisi yang bersiaga dengan menggunakan senjata lengkap. “Dalam perayaan natal dan tahun baru ini, kami mengerahkan personel pengamanan secara maksimal dibantu TNI dan ormas guna memberikan kenyamanan dan keamanan masyarakat khususnya saudara umat Nasrani yang beribadah,” kata Kapolres Ambariyadi. Tak hanya itu, Ambariyadi menyebut gereja-gereja di wilayah Kota Probolinggo masing-masing sudah disiagakan personel polisi yang siap untuk mengamankan kegiatan umat Nasrani di malam tahun baru. “Saya menyampaikan selamat Natal dan Tahun Baru kepada umat Nasrani dan semoga rasa persaudaraan dan toleransi bisa semakin erat sehingga keamanan di wilayah Kota Probolinggo tetap terjaga,” tandas Kapolres. Terpisah, Kepala Gereja Katolik MBK Romo Hugo mengungkapkan rasa bangganya kepada jajaran TNI - Polri atas perhatian yang diberikan kepada umat Nasrani saat melaksanakan ibadah dengan memberikan pengamanan secara maksimal. “Terima kasih atas kunjungan Kapolres Ambariyadi dan Dandim 0820 Imam Wibowo ke gereja kami sebagai tamu kehormatan. Kami berdoa agar selama pelaksanaan rangkaian kegiatan Nataru pada tahun ini bisa berjalan dengan aman dan lancar.” tuturnya. Usai kunjungan, mereka melanjutkan kegiatan mengecek kesiapan personel pengamanan di pos, gereja dan simpul-simpul keramaian masyarakat. Bahkan, menghadiri kegiatan penyambutan pasukan satgas Yonzipur 10/ JP/2 Kostrad yang telah purna tugas rehab-rekonstruksi pasca gempa di wilayah Lombok Nusa Tenggara Barat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Probolinggo HM Soufis Sobris, Danki Yon Zipur 10/JP/2 Kostrad Probolinggo Lettu Czi Fariz Zain, Kadis Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo Agus Effendi serta 2 SSK satgas Percepatan Pembangunan hunian tetap korban bencana gempa Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat. Soufis Subri menyampaikan ucapan selamat datang kepada pasukan satgas kemanusiaan yang selama 11 bulan di Lombok. Wawali juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan para anggota satgas selama 11 bulan di Lombok merupakan ladang amal bagi para anggota satgas dan Insya Allah menjadi berkah bagi seluruh anggota satgas.(mhd/fer)

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Siregar memotong knalpot brong.

jelas Adewira. Orang nomor satu di Polres Lumajang ini mengungkapkan bahwa, barang bukti miras serta knalpot brong merupakan hasil sitaan dari sejumlah tempat di Kabupaten Lumajang menjelang Tahun Baru 2020. “Penindakan peredaran

ribuan miras ilegal dilakukan oleh satreskoba dibantu polsek jajaran serta dukungan masyarakat lainnya,” terangnya. Selain itu, Kapolres Lumajang juga mengimbau bagi yang melaksanakan Tahun Baru diharapkan tertib. Jangan konvoi, kalau memang konvoi jangan

melanggar lalu lintas, jangan membahayakan pengendara lain dan pengguna jalan lain. “Kami berharap, pemusnahan barang bukti ini dapat berefek pada kegiatan malam Tahun Baru yang diharapkan dapat berjalan aman lancar dan kondusif, mari kita mendukung

kondusivitas Kota Lumajang dalam menyambut Tahun Baru,” pungkasnya. Pemusnahan barang bukti dihadiri oleh jajaran Forkopimda Lumajang, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Ketua DPRD, tokoh masyarakat serta FKUB Lumajang. (tri/fer)

Kapolres Gandeng Forkompimda Pantau Pergantian Tahun Jember, Memorandum Guna memastikan pengamanan pergantian tahun baru 2020 di Kabupaten Jember berjalan dengan baik, jajaran pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember melaksanakan pemantauan. Pemantauan ini dipimpin Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal. Bupati Jember dr Faida MMR, dan Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, Ketua Pengadilan Negeri Jember Setyanto Hermawan, serta Kajari Jember Prima Idwan Mirza yang diikuti pejabat dan jajaran lainnya ikut dalam kegiatan ini. Pemberangkatan rombongan dari halaman mapolres menuju pos alunalun, rest area Jubung, dan Kota Cinema, merupakan titik kumpul masyarakat untuk menyambut malam pergantian tahun 2020. Kapolres Jember AKBP Alfian Nur-

Forkompimda Jember memantau malam pergantian tahun 2020.

rizal, usai pemantauan menjelaskan situasi dan kondisi menjelang pergantian

tahun baru 2020 relatif aman, tertib, dan kondusif.

“Kam “Kami juga melikes hat kesiapan anggota perso personel sejumlah 700 dari TNI dan Polr Polri dan instansi ter terkait yang bera rada di pos-pos terpadu seperti di alun-alun, rest area, dan beberapa titik keramaian,” kata kapolres. Antisipasi yang dilakukan dengan memakai konsep mobiling. Melihat situasi dan kondisi, seperti lalulintas dan kepadatan masyarakat yang memeriahkan pergantian tahun. Kapolres berharap masyarakat dapat menikmari pergantian tahun dengan senang dan tenang. “Banyak masyarakat yang menikmati pergantian tahun dengan istigasah,” ungkap mantan Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya ini. (edy/fer)

67 Personel Naik Pangkat Bangkalan, Memorandum Suasana haru mewarnai halaman Mapolres Bangkalan, Selasa (31/12) pagi, saat Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSI MH menggelar upacara korps raport kenaikan pangkat bagi 67 anggota Polri di lingkungan Polres setempat. Selain itu, dilanjutkan dengan prosesi ritual wisuda purna bakti bagi 8 anggota lainnya yang memasuki masa pensiun. Rama, sapaan akrab Kapolres yang didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan dr Nova Rama Putra, bahkan nyaris berurai air mata tidak kuat manahan rasa haru. Itu terjadi ketika Rama disela-sela ritual payung pora sebagai simbol pelepasan bagi 8 anggota Polres Bangkalan yang memasuki masa purna bakti. “Kalian para senior saya, sudah puluhan tahun mendarmabaktikan diri sebagai Bhayangkara Negara. Kini kalian sudah lulus dengan baik. Semua beban tanggung jawab dan tugas berat sebagai anggota Polri sudah lepas. Sekarang sudah waktunya menikmati hidup ini dengan tenang,” kata Rama, dengan suara berat. Kedelapan anggota yang memasuki masa purna bakti per Januari 2020 adalah Aiptu Sumadi, Aiptu Erwin Purwo

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH mengayuh becak untuk melepas anggota yang memasuki masa purna bakti.

Hadiningrum, Aiptu Hasto Wijanarko, Aipda Tamrin, Bripka Supardi, Bripka Suwoto, Bripka Sunardi dan Brigpol Fajar Allowo. Sebelum ritual payung pora, juga dihelat prosesi upacara korps raport kenaikan pangkat bagi 67 anggota Polri di lingkungan Polres Bangkalan. Di sini, Rama bertindak sebagai inspektur upacara secara simbolis menerima laporan dari 7 anggota yang naik pangkat satu tingkat menjadi AKP, Iptu, Aiptu, Aipda, Bripka, Brigpol dan Briptu. Menurut Kabagsumda Kompol Abdul Kholik, dari 67 anggota yang naik pangkat, tercatat lima di antaranya naik pangkat men-

jadi AKP. Yaitu Kasubbag Humas AKP Moh Bahrudi yang kesehariannya rajin melayani puluhan wartawan. Berikutnya, berturut-turut ada enam anggota naik pangkat satu tingkat menjadi Iptu, satu anggota menjadi Aiptu, sembilan angota menjadi Aipda, 21 anggota menjadi Bripka, dua anggota menjadi Brigpol, serta 23 anggota lainnya naik pangkat satu tingkat menjadi Briptu. ” Jadi terhitung per Januari, mereka sudah menikmati kenaikan pangkat mereka. Itu merupakaan penghargaan atas prestasi mereka selama meniti kariersebagai anggota Polri,” papar Kholik.(ras/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Perketat Pengamanan Gereja

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya bersama Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo maksimalkan pengamanan gereja saat malam perayaan Tahun Baru.

Lumajang, Memorandum Polres Lumajang melakukan pemusnahan barang bukti (BB) sebanyak 2.026 botol minuman keras (miras) berbagai merek serta 55 knalpot brong hasil Operasi Lilin Semeru 2019 di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (31/12) sore. “Ini merupakan upaya untuk melakukan cipta kondisi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Dan memang sasaran kami adalah bagaimana meminimalisir peredaran miras di lingkungan Kabupaten Lumajang,” ujar Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar. Menurut dia, pemusnahan ini sebagai bentuk komitmen untuk menekan peredaran miras di Kota Lumajang. Terutama pada malam tahun baru, hal ini sebagai langkah untuk antisipasi supaya masyarakat tidak melakukan pesta miras. Karena dapat menimbulkan berbagai hal negatif. “Barang ini dapat menjadi permasalahan baru dan membahayakan bagi generasi muda, dapat menimbulkan permasalahan sosial, menimbulkan potensi konflik dan tentunya membahayakan bagi kelangsungan bangsa dan negara,”

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Puluhan Knalpot Brong Dimusnahkan

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander didampingi Plt Wali Kota Raharto Teno Prasetyo dan Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Burhan Fajari Arfian bersama rombongan berpatroli.

Sinergitas 3 Pilar dengan Patroli Roda Dua Pasuruan, Memorandum Menyambut pergantian tahun, sinergitas tiga pilar menggelar patroli skala besar yang meliputi wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, Selasa (31/12). Dalam kegiatan itu dipimpin Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH didampingi Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Burhan Fajari Arfian dan Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo serta para pejabat utama Polres Pasuruan Kota. Dony menyampaikan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menurunkan 800 personel untuk melakukan pengamanan dalam menyambut pergantian tahun 2019. ”Sampai dengan sekarang tidak ada kendala apapun serta lalu lintas masih lancar. Sinergitas tiga pilar bisa mewujudkan Kota Pasuruan tetap aman dan kondusif,” ucap Dony. Dengan mengendarai roda dua dalam patroli skala besar tersebut 3 pilar (Polri, TNI dan Pemerintah setempat) juga berinteraksi dengan masyarakat. Selain itu, juga meninjau pos pengamanan (pospam) di wilayah Polres Pasuruan Kota “Kami mengimbau kepada masyarakat agar pada pukul 00.00, apabila tidak ada kegiatan lain untuk segera pulang,” ujar Dony. (*/rul/fer)


memorandum.co.id

KOTA SURABAYA

memorandumredaksi @gmail.com

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 9

Surabaya Barat Dihantui Banjir Kali Lamong Surabaya, Memorandum Meski curah hujan belum sampai ekstrem, ancaman banjir masih tetap menghantui warga Surabaya. Khususnya di Kelurahan Sumberrejo yang berbatasan dengan Kali Lamong.

Pembangunan tanggul di Kali Lamong untuk mengatasi banjir di kawasan Sumberrejo.

Direktur Government and Parliament Watch Institute Vinsensius Awey  Bersambung ke halaman 10 

Perbanyak Pompa di Surabaya Timur

FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI

SELAIN Surabaya Barat, ancaman banjir juga mengintai Surabaya Timur. Untuk itu Wali Kota Tri Rismaharini memantau rumah pompa di kawasan wisata mangrove, Wonorejo. Risma ingin memastikan kekuatan tarikan pompa air. Sebelumnya, rumah pompa tersebut telah ditambah dua pompa air dan genset untuk menambah  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Tri Rismaharini

Puncak Liburan Tahun Baru, THP Kenjeran dan KBS Diserbu Pengunjung Surabaya, Memorandum Momen puncak liburan Tahun Baru 2020 dimanfaatkan warga Surabaya. Mereka menghabiskan waktu bersama keluarga dengan mengunjungi Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Rabu (1/1).

Tak pelak, jumlah pengunjung tempat wisata milik Pemkot Surabaya ini meningkat cukup signifikan. Koordinator THP Kenjeran, Didik Kurniawan mengatakan, jumlah pengunjung Pantai Kenjeran Lama mencapai

12.000 pengunjung atau naik 100 persen pada 1 Januari 2020, jika dibanding hari biasanya. “Terhitung sampai pukul 13.00 sudah mencapai 12 ribu pengunjung. Kami prediksi puncak liburan tahun baru ini mencapai 16 ribu pengunjung,” kata Didik

Kurniawan kepada Memorandum di lokasi Pantai Kenjeran Lama, Rabu (1/1). Pada hari liburan biasa pengunjung yang datang ke Pantai Kenjeran Lama mencapai 400 hingga 500 orang. Namun, kalau hari kerja 100 orang per hari.

“Karena hari ini (kemarin, red) puncaknya, maka pengunjung melonjak signifikan. Sedangkan selama liburan ini rata-rata 3.000 hingga 8.000 pengunjung,” ujar dia. Selain itu, kata Didik, Pantai  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Proyek pedestrian di Jalan Jemur Andayani belum tuntas, sehingga membahayakan pejalan kaki.

Proyek Pedestrian Jemur Andayani Mandek Surabaya, Memorandum Akhir 2019, program pembangunan Pemkot Surabaya mendapat sorotan tajam. Di antaranya, proyek saluran air dan pedestrian di Jalan Jemur Andayani, Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, yang belum tuntas. Warga Jemur Andayani, Sumadi mengatakan, proyek pengerjaan saluran air dan pedestrian masih banyak yang mangkrak di Surabaya. Apalagi, saat ini sudah memasuki musim hujan. Di antaranya di Jalan Jemur Andayani menuju Kendangsari. Dia mengatakan, banyak material ditumpuk-tumpuk di atas pedestrian dan mengganggu pejalan kaki yang lewat. “Justru di lokasi pekerjaan saluran air dan pedestrian tersebut telah ditinggalkan kontraktor karena pelaksanaannya tidak selesai sesuai masa kontrak,” kata Sumadi kepada Memorandum, Rabu (1/1). Dia menuturkan, padahal masa kontrak mereka sudah habis sampai akhir Desember. Namun, pekerjaan tersebut ini belum tuntas. “Saya khawatir ini terbengkalai  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Masyarakat berkunjung di Pantai Kenjeran Lama Surabaya.

PC GP Ansor Ramaikan Gowes Spektakuler Incar Hadiah Utama untuk Mobil Operasional Sidoarjo, Memorandum Kegiatan Gowes Spektakuler pada 26 Januari mendatang dipastikan tidak hanya diikuti masyarakat biasa. Anggota ormas (organisasi kemasyarakatan) semacam PC GP Ansor Sidoarjo, juga dipastikan ikut meramaikan acara dalam rangka HUT ke-161 Pemkab Sidoarjo bekerja sama dengan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum. Hal ini diungkapkan Ketua PC GP Ansor Sidoarjo H Rizza Ali Faizin. “Ya, saya hanya menyarankan anggota saya untuk ikut kegiatan Gowes Spektakuler,” ungkap dia yang juga anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, Rabu (1/1). Dia tak menyangkal, semua itu dilakukan karena Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum, ikut serta nggowes bareng masyarakat. “Itu me-

FOTO: MEMORANDUM/SDM

H Rizza Ali Faizin

rupakan salah satunya. Ingat, Bupati Sidoarjo adalah salah satu aset PKB Sidoarjo, yang harus kita hormati dan kita jaga,” tukas dia. Namun secara umum, dia akan

menginstruksikan keamanan serta kenyamanan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Sebab baginya, memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat adalah hal terpenting baginya. “Bagi saya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang ikut kegiatan itu adalah suatu hal yang paling penting,” tegas dia. Namun, lelaki yang akrab disapa Reza tersebut tak memungkiri, hadiah utama berupa satu unit mobil Suzuki Karimun menjadi daya tarik utama. Dia mengaku, akan membeli sejumlah tiket dan memberikannya kepada anggota yang ikut Gowes Spektakuler. “Ya nanti kalau dapat, mobil itu bisa untuk sarana operasional. Kalau tidak dapat hadiah utama, ya paling tidak anggota saya semoga dapat hadiah hiburan,” pungkas Reza. (sdm/jok/fer)

Salurkan Hobi dan Gowes Bareng Bupati Sidoarjo, Memorandum Sebelum menjadi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Simo Angin-Angin, Nur Salim memang sudah hobi gowes. Adik kandung Ir Abu Amar (mantan Kepala Desa Simo Angin-Angin) Kecamatan Wonoayu akan ikut mendaftar Gowes Spektakuler yang diselenggarakan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum pada 26 Januari mendatang. “Gowes itu hobi saya sejak lama. Apalagi gowes ini spektakuler, hadiah utama katanya Suzuki Karimun,”ungkap Nur Salim kepada Memorandum, Rabu (1/1). Apalagi momen ini digelar dalam rangka Hari Jadi ke-161 Kabupaten Sidoarjo diselenggarakan di AlunAlun Sidoarjo. Bahkan, pemberangkatan Gowes Spektakuler ini rencananya akan diberangkatkan oleh pejabat nomor satu di Kota Udang dan Bandeng ini. Yakni, Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum. “Momen ini sungguh bersejarah bagi hidup saya. Karena gowes di Kabupaten Sidoarjo yang merupakan kota kelahiran saya sendiri. Bisa gowes bersama Pak Bupati, Abah Saiful,” tutur dia. Rencananya pria berusia 48 tahun

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Ketua BPD Simo Angin-Angin Nur Salim.

ini mengikuti gowes bersama timnya 10 orang warga Simo Angin-Angin. “Tim saya sudah beli tiket Rp 40 ribu sebanyak sepuluh orang. Tinggal saya dan dua teman saya yang belum. Saya akan pesan bulan ini saja agar dapat

kostum gratis dari Memorandum,” harap dia. Hobi gowes ini sudah dia ikuti bersama timnya sejak bertahun-tahun. Bahkan, dia mengikuti sampai luar Sidoarjo. (dar/jok/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 10

Kerupuk Ikan Kenjeran Laris Manis Pedagang Raup Untung Rp 2,5 Juta/Hari Surabaya, Memorandum Penjual kerupuk ikan di area Pantai Kenjeran, ramai diserbu pembeli, Rabu (1/1). Selain dari Surabaya, para pembeli tersebut juga dari luar kota. Salah seorang penjual kerupuk ikan khas Kenjeran, Anita mengatakan, banyak pembeli yang datang saat liburan Tahun Baru 2020. “Sejak sepekan kemarin ramai mas, banyak pembeli dari Surabaya. Dari luar kota juga banyak yang datang cari kerupuk ikan,” kata Anita kepada Memorandum, Rabu (1/1). Karena itu, lanjut dia,Toko Dinata miliknya tidak tutup meski malam hari. Dia mengemukakan, pada saat musim libur tahun baru banyak permintaan dari pem-

beli yang kebanyakan berasal dari luar kota. Mereka menjadikan kerupuk ikan khas Kenjeran ini sebagai oleh-oleh. “Toko Dinata enggak tutup, tetap buka dari pagi sampai jam 21.00. Kalau tutup kasihan orang-orang yang cari oleh-oleh,” imbuh dia. Sementara kerupuk ikan yang dijualnya bermacam-macam. Mulai dari kerupuk rambak, kulit kakap, blinjo, tahu, udang, terung, teripang, dan wader. “Banyak, ada berbagai macam kerupuk khas pesisir. Ada juga berma-

OBROLAN

Pil Koplo di Lingkungan Pelajar Tanya: Masih banyak ditemukan pelajar-pelajar yang mengonsumsi pil koplo. Banyak orang tua yang kesulitan memantau anak karena sibuk bekerja. Bagaimana cara mengantisipasi hal demikian. Terima kasih atas jawabannya Santi, warga Jalan Menur, Surabaya Jawab: Orang tua sangat berperan dalam hal pencegahan narkoba dalam Brigjenpol Drs Bambang Priyambadha SH MHum lingkungan Kepala BNNP Jatim keluarga. Pentingnya penerapan komunikasi efektif dan pola asuh yang demokratis dalam keluarga. Menerapkan quality time untuk mencurahkan waktu dengan anak-anak di sela kesibukan. Mengenali kondisi pergaulan anak anak. Memberikan pemahaman edukasi dan mengajarkan kemampuan menolak asertif sangat diperlukan dalam pencegahan narkoba di lingkungan keluarga. (*/fer)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Danrem Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto dan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho mancing bersama.

Sinergitas Wujudkan Situasi Aman dan Nyaman Surabaya, Memorandum Menciptakan situasi aman dan nyaman di Surabaya, tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Untuk itu perlu sinergitas agar harapan tersebut bisa terwujud. “Tidak hanya TNI, Polri, dan pemkot, namun peran media massa sangat penting untuk menangkal adanya gejolak yang terjadi di masyarakat,”ujar Danrem 084/ Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto. Sinergitas, menurut Sudaryanto, mampu menyatukan pikiran hingga kerja sama.“Semua pihak bekerja sesuai tugas dan fungsinya,”tandas dia. Sedangkan untuk keamanan wilayah, Sudaryanto menegaskan, TNI siap mem-back-up tugas kepolisian mewujudkan keamanan dan ketertiban wilayah. Koordinasi sudah dilakukan hingga tingkatan paling bawah, yakni babinsa dan bhabinkamtibmas. (tyo/dhi)

Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Permintaan kerupuk ikan khas Kenjeran untuk oleh-oleh meningkat tajam selama liburan tahun baru.

Surabaya Barat Dihantui Banjir Kali Lamong

PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Komisaris: Mangestuti Agil

cam-macam ikan asin juga,” ungkap Anita. Toko Kerupuk Dinata yang beralamat Jalan Kenjeran, mampu menjual berbagai macam kerupuk ikan per harinya mencapai 5 hingga 10 plastik (bal) besar. “Bisa mencapai 10 plastik besar (bal) terung, teripang. Tapi yang paling laris rambak kulit ikan kakap. Ya, Alhamdulillah rata-rata dapat untung Rp 2,5 juta per harinya,” ungkap dia. Sementara salah seorang pembeli, Muhidin (58), sengaja berbelanja kerupuk ikan tiap liburan pergantian tahun. “Lumayan buat suguhan keluarga di rumah sambil menikmati liburan tahun baru ini mas,” pungkas dia. (why/dhi)

mengatakan, yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah di Sumberrejo. Ancaman banjir di di daerah ini begitu nyata karena berdekatan dengan Kali Lamong. Maka, Surabaya harus bersikap dengan membangun tanggul di Kali Lamong. “Kalau berharap dana APBN terlalu riskan. Anggarannya tidak banyak karena dibagi dengan daerah lain di Indonesia,”ungkap Awey yang juga mantan anggota komisi C DPRD Surabaya periode 2014-2019. Selain Sumberrejo, ancaman banjir di Surabaya Barat yang perlu diwaspadai adalah saluran diversi Gunungsari. Sekarang ini pembangunan box culvert di daerah ini baru mencapai 60 persen dan itu pun belum terkoneksi. Maka, ancaman luberan air dari saluran Gunungsari masih cukup tinggi. Terkait perumahan Citraland yang sempat tenggelam pada 2019, Awey mengatakan, diperkirakan tidak akan terulang lagi. Sebab, di kawasan tersebut sudah ada waduk dan pompa air

yang dibangun pengembang. “Selain itu, pemkot juga membuat waduk di kawasan Pakuwon. Dengan begitu, ancaman banjir di sekitar Made sudah diminimalisasi,”tegas dia. Awey mengakui, kondisi Surabaya Barat sekarang ini masih normal. Artinya, saluran yang ada masih mengatasi jika terjadi hujan deras. “Anggaran banjir yang digelontorkan kan tidak kecil, maka harus ada kemajuan. Diharapkan bisa meminimalisasi banjir yang ada.Yang perlu dikhawatirkan ketika curah hujan tinggi dan air laut pasang,” jelas dia. Sementara Minun Latif, anggota komisi C DPRD Surabaya periode 2019-2024 mengakui, sekarang ini Pemkot Surabaya sedang membangun tanggul Kali Lamong. Yang menjadi persoalan, yang dibangun itu di sisi utara, dekat dengan daerah Njono. Dan itu tidak berdampak terhadap Kelurahan Sumberrejo. Sebab, banjir yang terjadi di Sumberrejo ini ketika ada banjir di Balongpanggang dan Morowudi, Gresik. Maka, air

Puncak Liburan Tahun Baru... Kenjeran Lama sudah dikenal masyarakat. Apalagi ada upaya khusus dari Unit Pelaksana Teknis Dinas Taman Hiburan Pantai Kenjeran (UPTD THP). Didik menjelaskan, pada puncak liburan ini UPTD THP Kenjeran menampilkan berbagai macam pertunjukan kesenian dan musik elekton, sejak 22 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020. Selain THP Kenjeran, tempat wisata di Surabaya yang jadi idola dan diserbu pengunjung adalah Kebun Binatang Surabaya (KBS). Pada puncak liburan Tahun Baru 2020, Rabu (1/1), jumlah pengunjung KBS mencapai 63.557 orang. Para pengunjung tidak saja berasal dari Surabaya, namun juga daerah sekitar. Ini terlihat dari plat nopol kendaraan yang berasal dari Madura, Sidoarjo, Gresik, dan daerah lainnya di Jatim. “Penuh sesak di KBS. Ya, tidak apa-apa karena pas libur tahun baru,” kata Suyanto, warga Sidoarjo. Membeludaknya pengun-

Proyek Pedestrian... atau dibiarkan mangkrak lama dan mengganggu pejalan kaki,” terang dia. Sumadi menambahkan, petugas Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya sudah melakukan survei lokasi proyek saluran air dan pedestrian di Jalan Jemur Andayani tiga pekan lalu. Namun, hingga sekarang belum ada tanda-tanda proyek tersebut dilanjutkan.”Saat ini warga mengeluh kalau saluran air malah tidak dikerjakan, dan ditinggal begitu saja. Saya berharap agar pengerjaan tersebut

jung ini memunculkan sejumlah parkir liar. Di antaranya di bekas gedung Museum Mpu Tantular, Jalan Diponegoro. Motor dipungut Rp 10 ribu sekali parkir. Karena banyak pengunjung yang khawatir tidak mendapatkan parkir di lahan KBS, mereka pun parkir di sana. Padahal, pakir yang disediakan KBS masih mampu menampung terutama motor dengan tarif Rp 5.000. Humas KBS Wini Hustiani mengatakan, pihaknya menargetkan pengunjung KBS mencapai 70 ribu untuk libur tahun baru ini. Namun jumlah pengunjung baru mencapai 63.557. “Pada libur Tahun Baru 2018 targetnya 50 ribu, tapi mampu menembus 52 ribu. Libur Tahun Baru 2019, target 60 ribu dan tembus 67 ribu. Target kita hari ini 70 ribu dan tercapai 63.557 orang,” kata dia. Dia mengatakan, untuk kenyamanan pengunjung, pihaknya membuka tiga loket dan lima pintu keluar. Di depan pintu loket utama, pintu 12,

Sambungan dari halaman 9 akan meluber ke timur bukan ke utara. “Seharusnya pemkot membangun itu memperkuat tanggul sisi selatan kampung Sumberrejo. Sebab, tanggul di sana masih terbuat dari tanah. Warga sendiri berharap tanggul diplengseng,” kata Minun Latif yang tinggal di RW II Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal. Lebih jauh, dia mengatakan, kalau tanggul tanah itu bisa jebol diterjang air. Tahun lalu, yang menjadi penyebab banjir di Sumberrejo ketika air Kali Lamong meluber melewati tanggul. Karena itu, tanggul perlu ditinggikan dan diplengseng. Minul dan warga Sumberrejo sudah mengingatkan pemkot untuk segera membangun tanggul.“Kemarin sudah dipantau pemkot. Semoga cepat dibangun tanggul di sana,” tegas dia. Kepala Bidang Pematusan, Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Syamsul Hariadi mengatakan, pembangunan tanggul di Kali Lamong sebetulnya sudah dib-

Sambungan dari halaman 9 pintu 11, pintu 10, dan pintu 3. “Untuk parkir, motor dan mobil pengunjung bisa di Terminal Joyoboyo dan lahan parkir depan KBS. Selain itu, ada titik parkir di Jalan Setail, Jalan Bungkul, Jalan Jambi, yang dipersiapkan oleh dishub dan polisi,” ungkap dia. (why/udi/dhi)

uat tiga tahun lalu. Panjang tanggul yang dibuat rencananya 8,5 km. Saat ini yang sudah dibangun panjangnya mencapai 2,5 km, dengan ketinggian tiga meter. Sesuai arahan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, ketinggian tersebut akan ditambah satu meter di sisi-sisinya, sehingga nanti diperkirakan ketinggian mencapai empat meter. “Mudah-mudahan kuat. Karena di beberapa titik yang kemarin jebol dipasang bronjong dan batu kali yang diikat kawat. Mungkin sekitar 100 meter pakai bronjong. Di titik-titik yang jebol dipasangi semua,”papar dia. Syamsul menambahkan, tanggul sepanjang 2,5 km bisa dibuat pintu air. Dengan terpasangnya pintu air, diperkirakan kawasan Tambakdono bebas luberan air dari Kali Lamong. “Dengan adanya pintu air, air tidak bisa masuk areal per-

Perbanyak Pompa... kapasitas tarikan debit air di kawasan Surabaya Timur. “Saya ingin ngetes kekuatan saluran air ini setelah ditambah pompa dan genset baru. Harapannya, nanti nariknya lebih kuat,”kata Risma. Menurut dia, rumah pompa tersebut berdiri di kawasan lindung. Sehingga kawasan tersebut tidak bisa dialiri listrik untuk operasional rumah pompa.”Kita berharap air di saluran warga dan di jalanan lebih cepat tersalurkan ke laut. Targetnya,

mukiman warga. Sementara air di areal warga yang juga tidak bisa keluar, karena ada pintunya maka kita pompa. Jadi, Insya Allah, permukiman warga tidak tergenang,” ujar dia. Selain itu, lanjut Syamsul, pemkot akan membangun rumah pompa di sana. Ada tiga unit pompa dengan kapasitas masing-masing tiga meter kubik. “Tahun ini kita beli satu pompa dulu,” tandas Syamsul. Dia mengatakan, pompa yang dibangun di area tanggul Kali Lamong melayani daerah tangkapan air, mulai dari Benowo, Sumberrejo, Sumber Jaya, dan Jalan Jurang Kuping. DPUBMP menargetkan pada 2021, pembangunan tanggul, bozem dan pompa di sekitar Kali Lamong selesai. Dengan begitu, beberapa daerah rawan genangan di wilayah Surabaya Barat bisa teratasi. (udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 air yang menggenang itu nanti dalam waktu tiga jam sudah habis,” ujar Risma. Untuk kawasan Gunung Anyar, Risma meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya untuk mengeruk sungai untuk menambah kapasitas penampungan air. Pinggiran sungai tersebut dikeruk dan dibentuk terasiring. Tujuannya, agar mampu menampung air lebih banyak lagi. (udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 bisa dituntaskan,” ungkap dia. Lurah Kendangsari Muhadi mengakui, pihaknya juga mengetahui bahwa proyek saluran air dan pedestrian di Jalan Jemur Andayani menuju Kendangsari belum tuntas. “Padahal kontraktornya sudah pernah saya tegur. Namun, sudah berbulan-bulan mereka tidak memasang box culvert di tikungan Kantor Pos Kendangsari. Yang jelas, kita segera melaporkan ke dinas terkait supaya proyek tersebut dituntaskan,” pungkas dia. (why/dhi)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 11

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Tindak Kriminal Turun, Kasus Narkoba Meroket Rekam Jejak Ungkap Kasus 2019 Bangkalan, Memorandum Sepanjang 2019, rekam jejak kasus gangguan kamtibmas masuk catatan Polres Bangkalan. Kapolres AKBP Rama Samtama Putra membeberkan angka itu dalam giat konferensi pers Anev Kamtibas Akhir Tahun 2019.

AKBP Rama Samtama Putra

kasus. Jadi terjadi penurunan 15 kasus atau 33,33 persen dari tahun sebelumnya,” jelas Rama. Penurunan ini menjadi indikasi bahwa tindak kejahatan yang salah kaprah menjadi biang penganggu stabilitas kamtibmas sudah kian berkurang. Atau dengan kata lain, stabilitas kondusifitas daerah lebih terjaga. ”Tapi semua aparat Polri di lingkup Polres Bangkalan tidak boleh terlena. Apa lagi lengah. Ke depan semua harus menyisir kawasan rawan tindak kejahatan. Tidak hanya oleh anggota satreskrim tetapi juga oleh unit reskrim di 17 polsek jajaran,” tegas kapolres. Sedangkan untuk kasus narkoba, hasil pengungkapan justru melonjak drastis dari tahun sebelumnya. Pada 2018, angka ungkap kasus narkoba tercatat melibatkan 263 tersangka dengan rincian 250 laki-laki, 5 perempuan, dan 8 tersangka anak-anak. Sedangkan sepanjang 2019 tercatat melibatkan 294 tersangka. “Rinciannya 277 laki-laki, 8 perempuan, dan

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

“Dalam catatan kami, jumlah total kasus tindak kriminalitas di sepanjang 2019 mengalami penurunan cukup signifikan,” kata Rama, sapaan akrab kapolres dalam konferensi pers (30/12). Konkritnya, sepanjang 2018, total jumlah kasus tindak kriminal seperti curas, curat, penipuan, penganiayaan, pembunuhan, dan lainnya tercatat mencapai 438 kasus. Namun pada 2019 tercatat sebanyak 388 kasus. Jadi mengalami penurunan 50 kasus atau berkurang 11,42 persen. Penurunan angka tindak kriminalitas serupa juga terjadi pada ungkap kasus oleh Satpolairud Polres Bangkalan. Juga ungkap kasus tindak pidana ringan (tipiring) oleh satsabhara. Kongkritnya, ungkap kasus sebelumnya enam kasus dengan rincian 3 kasus illegal fishing, 1 kasus miras, serta 2 kasus kecelakaan laut. Namun pada 2019 hanya terjadi 4 kasus illegal fishing saja. “Secara umum, jelas terjadi penurunan 4 kasus atau 33,33 persen. Sedangkan ungkap kasus tipiring oleh satsabhara pada 2019 hanya ada enam

Anev Kamtibmas akhir tahun 2019 Polres Bangkalan disampaikan AKBP Rama Samtama Putra.

9 tersangka anak-anak. Jadi terjadi kenaikan sebanyak 31 tersangka, atau 11,78 persen,” beber Rama. Peningkatan itu juga terlihat dari barang sitaan narkoba. Pada 2018 hanya sabu seberat 1.031 gram, namun tahun ke-

marin mencapai 2.271,99 gram (120 persen). “Ini menunjukkan peredaran sabu di Kabupaten Bangkalan semakin masif. Sebarannya tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Tetapi sudah berekskalasi dan menyusup

hingga ke kecamatan. Bahkan sudah menyentuh sebagian besar dari 281 desa dan kelurahan yang ada,” tambah Rama. Perang terhadap narkoba digaungkan Polres Bangkalan. Pada 2020, Rama serukan ajakan kepada seluruh masyarakat

untuk membangun kemitraan dalam takaran yang lebih solid dengan Polres Bangkalan. Targetnya, agar bisa lebih intens memberantas peredaran narkoba dari Kabupaten Bangkalan. “ Saya ingatkan kembali. Bahaya narkoba, apapun

jenisnya, merupakan ancaman yang bisa merusak masa depan semua anak bangsa di republik ini. Itu sebabnya, jangan tunda-tunda lagi. Ayo kita berantas bersama narkoba,” tegas AKBP Rama Samtama Putra. (ras/epe)

Jadi Kurir Sabu 8,150 Kg

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

Pengerjaan Jembatan Pakamban Daya baru selesai 70 persen.

Progres Jembatan Pakamban Daya Baru 70 Persen Diduga Rekanan Kekurangan Modal Sumenep, Memorandum Diduga kekurangan modal, proyek pengerjaan Jembatan Pakamban Daya di Dusun Panggung, Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, tidak selesai tepat waktu. Kekurangannya hingga memasuki 2020, mencapai 30 persen. Kepala Bidang Pembangunan Dinas Pengerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Sumenep Hariyanto Efendi menjelaskan, informasi sementara rekanan masih sanggup menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut. Karena itu, pemkab memi-

lih menunggu langkah rekanan pemenang lelang. Sebab, jika menggunakan CV lain, otomatis akan memulai tahapan dari awal. Seperti lelang baru. “Untuk menyalahi aturan atau tidak pihaknya belum bisa memberikan pernyataan dengan alasan masih melakukan evaluasi. Yang pasti, anggaran yang keluar sudah 45 persen,” terang Hariyanto, Rabu (1/1). Kesempatan menuntaskan tentu ada konsekuensinya. Pelaksana kontrak mendapat denda per hari per mil Rp 100. Sanksi itu sudah berjalan di akhir kontrak. “Keterlambatan pembangunan proyek didu-

ga karena rekanan kekurangan modal. Hingga sekarang rekanan belum dapat melunasi pembelian alat kepada perusahaan. Rekanan sudah mencari relasi pembiayaan proyek itu,” ungkapnya. Pembiayaan proyek Jembatan Pakamban Daya bersumber dari APBD 2019 Kabupaten Sumenep sebesar Rp 993 juta. Sesuai kontrak, seharusnya proyek itu tuntas 16 Desember 2019. “Untuk kelanjutannya, kami tidak bisa ngomong sekarang karena takut salah. Kita masih menunggu keputusan bersama,” pungkasnya. (uri/epe)

Pamekasan, Memorandum Indikasi Madura jadi tujuan pengiriman narkoba jenis sabu jaringan internasional sebelum diedarkan ke beberapa kota di Indonesia, kian kuat seiring ditangkapnya Muhammad Edi (27), warga Dusun Lebak, Desa Tlontoh Raja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan di penghujung 2019. Dia ditangkap bersama dua teman wanitanya oleh BNNP Jatim di Hotel Ibis Jemursari, Surabaya, Selasa (31/12). Dari tangan Edi, petugas mengamankan sabu seberat 8,150 kilogram. “Dia kurir pembawa sabu dari Batam menuju Madura. Diduga kuat, sabu itu berasal dari jaringan internasional yang ada di Malaysia untuk dipasarkan di Indonesia,” terang salah satu sumber intelijen BNNP Jatim, kemarin. Dalam pemeriksaan BNNP, Edi mengaku baru pertama menjadi kurir. “Saya baru ambil kali ini dan baru diberi upah Rp 2 juta untuk transportasi pengambilan narkoba ini,” terangnya. Se d a n g k a n d u a re k a n wanitanya, Zaenab dan Indah mengaku sudah kedua kalinya mengantar sabu ke Mad-

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Pemuda Pasean Ditangkap di Surabaya

Muhammad Edi dan dua teman wanitanya diperiksa intensif untuk membongkar jaringan sabu internasional.

ura. Zaenab tergiur setelah dijanjikan satu unit Honda Jazz dan sejumlah uang jika berhasil mengantar ke Edi. “Saya dijanjikan oleh seseorang bernama Koko dari Malaysia untuk diberikan satu unit mobil jika barang ini berhasil sampai ke pemesannya. Untuk saat ini saya baru menerima uang sebanyak Rp 27 juta,” ucap Zaenab. Penangkapan ini berawal dari informasi yang diter-

ima BNNP akan ada sabu masuk Jatim menggunakan transportasi kereta api oleh dua penumpang. Setelah menunggu beberapa jam, datang Edi membawa koper hitam check-in di kamar. Tak berselang lama, dia mendatangi resepsionis meminta akses kartu kamar nomor 910. Sesudah keluar dari kamar 910, selanjutnya tersangka balik menggunakan lift. Se-

belum menghilang, petugas tidak kalah cepat dengan menangkap Edi. Berikut koper hitam berisi sabu seberat 8,150 kg yang ditaruh di kamar 910. Selain sabu, dari tangan kedua tersangka juga disita beberapa barang bukti di antaranya tujuh handphone yang diduga berisi informasi penting tentang jaringan internasional di balik sepak terjang mereka. (sjk/ epe)

Calon Independen Pilkada 2020 Tidak Diminati Sumenep, Memorandum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep telah mengumumkan persyaratan minimal bakal calon yang ingin mendaftar melalui jalur perorangan Pilkada (pemilihan kepala daerah) serentak 2020. Namun tanda-tanda calon mendaftar jalur independen tidak ada. Komisioner KPU Kabupaten Sumenep Rahbini mengatakan, sosialisasi syarat minimal bakal calon bupati-wakil bupati (bacabup-bacawabup) jalur perorangan sudah dilakukan, namun belum ada yang berkonsultasi maupun mendaftar. Padahal batas pengembalian persyaratan bacabup-bacawabup independen mulai 19 hingga 23 Februari 2020. KPU sendiri akan melakukan verifikasi faktual dengan mendatangi sampel dukungan untuk membuktikan kebenaran dukungan

Rahbini

kepada bakal calon. “Seperti yang disosialisasikan syarat jalur

independen, bakal calon diharuskan mengumpulkan dukungan melalui Kartu Tanda Penduduk Elekronik (KTP-e) sebanyak 65.458 milik warga yang tersebar di 14 kecamatan dengan dilengkapi surat tanda dukungan KTP-e,” sebut Rahbini, Rabu (1/1). “Jumlah itu, setara dengan 7,5 persen DPT (daftar pemilih tetap). Yang tidak mempunyai KTP-e melengkapinya surat dari dinas pencatatan sipil,” tambahnya. Meski hingga sekarang belum ada bakal calon bupati wakil bupati melakukan konsultasi mendaftar jalur independen KPU tetap menunggu bakal calon yang ingin berkonsultasi. Pihaknya berharap pesta demokrasi lima tahunan ini tidak hanya diisi figur dari partai politik. Sehingga calon dari jalur independen yang diusung masyarakat bisa melahirkan pemimpin sesuai harapan warga. (uri/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PASURUAN

KAMIS PAHING 2 JANUARI 2020 HALAMAN 12

FOTO: MEMORANDUM/ILUSTRASI

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Warga Kabupaten Pasuruan antusias antre ikut mendaftar haji.

Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Gadingrejo

Pasuruan, Memorandum Tiap tahun jumlah antrean pendaftar haji di Kabupaten Pasuruan terus meningkat. Bahkan, sampai pekan ini, makin mundur hingga 29 tahun. Artinya, jika mendaftar sekarang, baru bisa berangkat pada 2048 mendatang. Imron Muhadi, kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan mengatakan, antusias pendaftar haji trennya memang terus bertambah setiap tahunnya. “Trennya memang terus naik setiap tahunnya. Saat ini rata-rata per hari yang mengajukan ke Kemenag untuk mendapatkan porsi antrean mencapai 50-an,” terang Imron. Ia mengatakan, antrean haji ini langsung terdata terpusat lewat data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) secara online se- Indonesia. Termasuk di Kabupaten Pasuruan juga langsung bisa terlihat secara online saat mendaftar diprediksi bisa berangkat tahun berapa. Menurut Imron, pendaftar haji di wilayah setempat memang cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk saat pemulangan haji kemarin, makin menambah jumlah pendaftar haji yang datang ke Kemenag Kabupaten Pasuruan. Pada 2019 ini, antusias pendaftar haji memang makin tinggi. Ini, terlihat setiap tiga bulanan rata-rata memang makin mundur jadwal pemberangkatan. Tercatat sampai kemarin (26/12) sudah mencapai 5.818 pendaftar. Jumlah itu makin tinggi setelah musim haji dan kepulangan haji. Tercatat pada bulan Juli, jumlah pendaftar terus tinggi. Bila pada Juli mencapai 524 pendaftar, Agustus naik jadi 636 pendaftar. Tingginya pendaftar setiap bulannya, membuat antrean makin tinggi. Bahkan, tercatat sampai kemarin sudah masuk antrean hingga 29 tahun atau berangkat tahun 2048 mendatang. Panjangnya daftar antrean haji ini, dikatakan dilatarbelakangi banyak sebab. Selain tingginya antusias masyarakat untuk berhaji juga terbatasnya kuota dari Arab Saudi membuat antrean menjadi panjang. “Selain itu, juga makin lamanya antrean pemberangkatan haji, justru membuat masyarakat lebih berbondong-bondong segera mendaftar haji,” jelas Imron. (ion/sr)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Daftar Haji Sekarang, Berangkat 2048

Tim Unit Identifikasi Polres Pasuruan Kota melihat kondisi mayat tanpa identitas di RSUD Dr Soedarsono.

Pasuruan, Memorandum Warga Jalan Banda Pertigaan Utara 52, Gadingrejo, RT 04/ RW 02, Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, digegerkan adanya penemuan mayat perempuan tanpa identitas, Rabu (1/1). Setelah mendapatkan laporan tersebut, Polsek Gadingrejo beserta anggota dan Unit Identifikasi Polres Pasuruan Kota langsung mendatangi TKP. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto menuturkan, menurut keterangan saksi,

perempuan tersebut berada di depan toko UD Arlina Sparepart sejak Selasa (31/12) sekitar pukul 16.00. Dari hasil pemeriksaan, perempuan itu

ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Rabu (1/1) sekitar pukul 07.00. Padahal sekitar pukul 00.00 atau tengah malam sebelumnya, masih ada warga yang melihat perempuan itu duduk di samping toko UD Arlina Sparepart. “Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Untuk penyebab kematian, sementara diduga karena sakit,” tutup Endy. (rul/sr)

Bupati Lantik 240 Kades Pasuruan, Memorandum Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf melantik 240 kepala desa (kades) di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Senin (30/12). Hadir pula dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan beserta Wakil Ketua Andri Wahyudi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan Ny Lulis Irsyad Yusuf, dan anggota forkopimda, serta seluruh keluarga dan pendukung kades terpilih. Menariknya, ada dua kepala desa yang termuda dan tertua yang sukses mengalahkan para pesaingnya. Mereka adalah Muhammad Yajid Hasani, Kepala Desa Sukorame, Kecamatan Sukorejo yang masih berusia 26 tahun. Dan Wasimun, Kepala Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo yang sudah berusia 68 tahun. Yajid mengaku tak menyangka dirinya bisa dipilih warga Desa Sukorame hingga akhirnya dilantik oleh Bupati Irsyad Yusuf. “Jabatan ini adalah amanah. Insya Allah saya akan berjuang memba-

wa kemajuan desa yang saya pimpin ini,” ungkap Yajid. Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf dalam sambutannya menitipkan 7 pesan khusus untuk seluruh kepala desa terpilih periode 2019-2025. Ketujuh pesan itu diantaranya, pertama, kades harus mampu mewadahi serta mengakomodir serta melayani aspirasi masyarakat. Tidak memilah dan memilih dalam memberikan pelayanan dan pengabdian. Kedua, Kepala Desa harus bisa merangkul seluruh kepentingan masyarakat untuk selanjutnya menyelaraskan kembali agar menjadi alunan nada yang indah dalam membangun kebersamaan. Ketiga, Kepala Desa harus mampu menjadi pengayom yang melindungi dan menciptakan rasa aman di seluruh lapisan masyarakat. Harus bisa berperan sebagai bapak, saudara dan teman. Keempat, Kepala Desa harus mampu bekerja keras dan terus belajar. Tidak boleh merasa cepat puas dengan apa yang telah dicapai. Kelima, Kepala Desa harus mau melebur dengan masyarakat

Bupati ketika melantik 240 kepala desa se Kabupaten Pasuruan.

yang dipimpinnya. Mampu menyelami karakter dan kehendak masyarakat, sehingga program-program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan betul-betul sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. Keenam, Kepala Desa harus memiliki karakter keberanian dan kebanggaan untuk tampil di depan sebagai contoh dan tauladan yang baik bagi desa-desa yang lain. Ketujuh, Kepala Desa harus selalu mengedepankan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan yang baik dalam pelaksanaannya. Prinsip transparansi, efektivitas dan pertanggung jawaban adalah prinsip yang harus dipegang teguh dalam menjalankan pengelolaan keuangan di desa. Tak hanya kepada para kepala desa, Bu-

Bupati Irsyad Yusuf berpidato di depan para kades.

pati Irsyad juga berpesan kepada para istri kepala desa selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa. Pesannya adalah agar senantiasa memberikan dukungan dan motivasi. Utamanya terkait dengan pemberdayaan perempuan dalam berbagai bidang, sehingga dapat memberikan kontribusi di bidang peningkatan perekonomian masyarakat. “Di balik kesuksesan kepala desa, ada peran istri di belakangnya. Jangan lupa akan hal itu. Istri kepala desa jangan kalah dalam berinovasi. Memberikan ide segar dalam membantu program-program suaminya. Mari kita bangun desa kita masing-masing, karena tolok ukur keberhasilan suatu daerah tergantung dari keberhasilan desa-desa,” tegas Irsyad. (adv/ion/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

kerja sebanyak 165.771, angkatan kerja 130.027, kesempatan kerja 103.717, dan pengangguran 37.310. Tahun 2017 untuk usia kerja sebanyak 169.921, angkatan kerja 134.172, kesempatan kerja 103.562, dan pengangguran 30.615. Sedangkan tahun 20118 untuk usia kerja sebanyak 175.843, angkatan kerja 139.739, kesempatan kerja 104.624, dan pengangguran 35.115. “Tiga tahun sebelumnya dari tahun 2016 hingga 2018 pengangguran tetap bertambah jumlahnya. Penduduk yang bekerja mengalami perkembangan yang fluktuatif dan hal yang sama juga dengan jumlah penganggurannya,” tandas Fernanda. Senada dengan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Haris Nasution. Menurutnya, Pemkot Probolinggo melalui SOPD teknisnya diharapkan mampu menyiapkan dana untuk pelatihan tenaga kerja lokal melalui Balai Latihan Kerja (BLK), sehingga hal itu diharapkan mampu menjadi salah satu solusi menurunkan angka penangguran. “Jika terus dibiarkan maka akan memperlambat pertumbuhan ekonomi di sosial masyarakat yang berimplikasi pada meningkatnya angka kemiskinan di Kota Probolinggo,” ucap Haris Nasution. Di sisi lain, Haris Nasution menilai salah satu penyebab angka pengangguran bertambah karena masih

minimnya pelatihan kerja kepada kaum muda di daerah. Ini menjadikan pemuda sulit dalam mendapatkan pekerjaan karena tidak memiliki kualifikasi kerja atau skill. Namun meski demikian tetap perlu disikapi oleh Pemerintah Daerah jika ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan. “Karenanya kami berharap di tahun 2020 ini agar pemerintah daerah melakukan perencanaan yang baik agar bisa merealisasikan dilapangan untuk terus mengurangi jumlah penganguran,” tuturnya. Menanggapi hal itu, Kepala Bappeda Kota Probolinggo Rey Suwigtya mengatakan, tingkat pengangguran di Kota Probolinggo ini disebabkan oleh jumlah angkatan atau pencari kerja yang tidak diikuti dengan perluasan kesempatan kerja. Selain itu, angkatan kerja yang tersedia pun tidak dapat memenuhi kualifikasi persyaratan yang diminta oleh dunia kerja. Kualifikasi ini biasanya berkaitan dengan pendidikan, pengalaman, ataupun perkembangan teknologi tinggi yang tidak diimbangi oleh keterampilan dari para pencari kerja. “Dan laju pertumbuhan penduduk di Kota Probolinggo pun cukup tinggi sehingga memicu tingginya angka pengangguran di Kota Probolinggo,” ungkapnya. (mhd/sr)

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo, Memorandum DPRD Kota Probolinggo menginginkan pemerintah kota (pemkot) untuk fokus dalam mengatasi masalah pengangguran. Kendati pertumbuhan ekonomi di Kota Probolinggo dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Tercatat, pada periode 2015-2017, capaian pertumbuhannya pun melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur. Namun pertumbuhan tersebut tetap tidak bisa mengurangi angka pengangguran yang terus bertambah. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, Fernanda Zulkarnain. Menurutnya, hal itu perlu diatasi karena jika tidak akan menambah angka pengangguran di Kota Probolinggo. “Saat ini tercatat angka pengangguran tahun 2019 di Kota Probolinggo sebanyak 36.578, usia kerja tercatat 180.057, angkatan kerja 144.313, dan kesempatan kerja sebanyak 107.735, Jumlah itu dikhawatirkan akan terus bertambah jika tidak segera diatasi serius oleh pemerintah daerah,” kata Fermanda, Rabu (1/1). Politisi Partai Golkar ini mengatakan ironisnya hal yang berbeda justru terjadi untuk pengangguran dimana selama tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Sesuai data yang diperoleh dari Bappeda Litbang Kota Probolinggo, tahun 2016 untuk usia

Rapat Banggar DPRD Kota Probolinggo bersama TAPD yang membahas hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur.

Lumajang, Memorandum Menjelang perayaan Tahun Baru 2020, Tim Panther Tangguh bentukan Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar berkolaborasi dengan Tim Cobra bentukan dari Kapolres yang lama AKBP M Arsal Sahban menggelar razia dan pengamanan di wilayah yang dianggap rawan aksi kejahatan, Rabu (31/12) malam. Hasilnya, 26 kendaraan roda dua diamankan karena pemiliknya tidak bisa menunjukan surat-surat kendaraan termasuk sebagian nosin juga dirusak. Giat malam itu tidak hanya dari kepolisian. Namun juga melibatkan anggota TNI, Dishub, dan satpol PP yang dipimpin Adewira Negara Siregar. Rombongan berangkat dari halaman Mapolres Lumajang yang kemudian bergerak menuju arah jalan lintas timur (JLT). Di tempat itu, tim melakukan penggeledahan terhadap anak-anak muda yang sedang nongkrong di tepi jalan serta mengamankan sejumlah sepeda motor yang diduga bodong. Tak jauh dari dari tempat tersebut, tim tangguh menemukan satu unit mobil barang yang mogok di jalan depan tempat Karaoke Lamoza. Kapolres langsung berhenti dengan memerintahkan anggotanya bersama sama mendorong mobil barang tersebut hingga bisa hidup kembali. Hal itu dilakukan Kapolres Lumajang Adewira bersama personelnya agar tidak terjadi tindakan kriminal mengingat jalan itu sepi dan rawan. Warga yang menemukan momen langka tersebut langsung mengabadikan tindakan kemanusiaan Kapolres Lumajang. Selanjutnya, tim bergerak ke arah barat yaitu di Jalan Gajah Mada atau Jalan Taman Toga yang lokasinya sering digunakan untuk pesta miras anak-anak muda. Di wilayah itu, petugas kembali menyita tujuh motor yang diduga motor hasil kejahatan. Selanjutnya, tim bergerak menyisir ke pinggiran kota. Petugas gabungan malam itu tidak hanya melakukan razia di

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Panther Tangguh Bersama Tim Cobra Amankan Perayaan Tahun Baru

Pemkot Diminta Fokus Turunkan Angka Pengangguran

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar berdialog dengan warga serta ikut mendorong mobil mogok.

tempat-tempat rawan serta razia motor bodong, melainkan juga ikut membantu mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik. “Saya secara pribadi ucapkan terima kasih, kepedulian dari seluruh unsur elemen yang ikut turut mengamankan Kota Lumajang,” ungkap AKBP Adewira kepada awak media yang turut dalam giat tersebut. Perwira yang baru satu bulan menjabat sebagai Kapolres Lumajang itu mengatakan, adanya dukungan dari seluruh elemen merupakan bagian kepedulian warga terhadap warga lainya yang merayakan men-

yambut malam tahun baru. Pasalnya, ribuan orang keluar rumah berkunjung ke kota Lumajang. “Eksistensi ini dirasakan dan terbukti warga Lumajang sangat peduli serta berperan aktif.” terangnya. Malam itu, Kapolres menyempatkan menyapa masyarakat Lumajang sambil bertanya tentang kondisi kamanan dan ketertiban masyarakat saat ini. Pada kesempatan itu, masyarakat terutama kaum-ibu-ibu nampak bersemangat menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh orang nomer satu di kepolisian Lumajang itu. (tri/sr)


memorandum.co.id

OLAHRAGA CEO Persik Abdul Hakim Bafagih diapit dua pengurus lainnya Beny Kurniawan dan Arief Priyono.

Hadapi Liga 1, Persik Rombak Pengurus Kediri, Memorandum Momentum pergantian tahun 2019 dimanfaatkan manajemen Persik Kediri memperkenalkan susunan kepengurusan baru. Abdul Hakim Bafagih yang selama ini lebih sering berada di balik layar, ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) atau presiden klub. Anggota Komisi X DPR RI tersebut dibantu oleh Arief Priyono sebagai Sekretaris Umum dan Beny Kurniawan yang tetap menjabat sebagai team manager. “Mas Hakim ini sejak SD fans berat Persik Kediri, setiap usai pertandingan sering nyelonong ke lapangan untuk minta tanda tangan pemain, “ jelas Media Officer Persik, Canda Adi Surya seperti dikutip dari beritajatim. com, Rabu (1/1) “Selama ini Mas Hakim dan keluarga yang membiayai Persik Kediri, sejak 2016 harus membayar tunggakan hutang era Indonesia Soccer Championship, lalu mendanai perjalanan Persik Kediri mulai sejak degradasi di Liga 3 2018, naik ke kasta Liga 2 2019 hingga saat ini,” tambah Canda Adi Surya. Abdul Hakim Bafagih yang posisinya di Komisi X DPR RI juga dianggap tepat karena bermitra dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, secara strategis posisi ini sangat menguntungkan Persik Kediri. Hakim akan wira wiri Jakarta – Kediri untuk mengurusi club kesayangannya yang kini bersaing di Liga 1. Di usia yang masih 27 tahun, Abdul Hakim Bafagih menjadi CEO termuda dari semua kontestan Liga 1 2020. “Posisi di Jakarta akan ditutupi oleh keberadaan Arief Priyono sebagai Sekretaris Umum, ia akan menjembatani komunikasi sekaligus berperan sebagai ketua harian dan pengambil kebijakan strategis club saat Mas Hakim tidak berada di Kediri,” tambah CAS, sapaan akrab Canda Adi Surya. Manajemen klub Macan Putih juga tetap mempertahankan Beny Kurniawan sebagai Team Manager karena telah berjasa menangani Persik Kediri, mulai naik ke kasta Liga 2 saat sempat terjerembab ke Liga 3 2018, hingga akhirnya bisa kembali ke habitatnya semula di Liga 1 2020. “Beny Kurniawan memahami kebutuhan club dan selama ini bisa berkomunikasi dengan supporter, jadi keberadaannya sangat dibutuhkan di Persik Kediri. Ia akan dibantu oleh Hendra Setyawan sebagai Assisten Manager sekaligus Kepala Rumah Tangga Persik Kediri, “ kata CAS. Sementara itu, CEO Persik Kediri era Liga 2 2019 berpindah posisi sebagai Chief Youth Development Officer dan akan menjadi Kepala Sekolah SSB Persik Kediri. “Subiyantoro membawa prestasi Persik Kediri begitu luar biasa, terbukti dengan naiknya Macan Putih ke Liga 1 dengan rataan usia pemain paling muda 26 tahun. Ia memang meminta posisi itu karena telah menjadi passion-nya untuk membina pemain muda,” jelas CAS. (*/sr)

memorandumredaksi @gmail.com

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 13

Persebaya Pertahankan Duet Williams-Da Silva Surabaya, Memorandum Persebaya telah melepas sembilan pemain termasuk seorang pemain asingnya Diogo Campos. Sedangkan dua pemain asing lainnya David Da Silva dan Aryn Williams dipertahankan untuk menghadapi kompetisi musim 2020 nanti. Hal itu diungkapkan pelatih tim Persebaya Aji Santoso. Menurut dia, ada 9 pemain yang kontraknya tidak dipertahankan. Selain bek naturalisasi Otavio Dutra, juga Imam Arief (kiper), Miswar Saputra (kiper), Andri Muliadi (bek), Novan Setya (bek), Fandi Eko Utomo (gelandang), M Solikin (gelandang), Elisa Basna (winger), dan Diogo Campos (penyerang). Diakui Aji jika Campos dilepas karena dirinya ingin mendatangkan pemain dengan posisi play maker yang lebih baik. Menurutnya, Persebaya masih memiliki dua slot pemain asing lagi. Siapa saja legiun asing yang akan bergabung akan diumumkan saat finalisasi legal tuntas. ”Saat kami melepaskan seorang pemain, tentunya penggantinya harus lebih baik,” kata Aji tentang pemain yang akan mengisi slot pemain asing yang ada. Sosok yang mengantarkan Persebaya juara Liga Indonesia 1997 itu menegaskan, semua pemain yang didatangkan direkrut berdasarkan kebutuhan tim.

Skuad pada 2019 sudah bagus, namun pan. Dengan persiapan yang lebih baik, beberapa masih dalam tahap finalisasi ada beberapa posisi yang masih memer- saya yakin Persebaya akan meraih hasil legal. Salah satunya disebabkan kontrak lukan pembenahan. maksimal musim depan,” tekadnya. lama yang masih akan berakhir pada Proses finalisasi kontrak Williams Untuk pengumuman pemain, Aji minggu ketiga Januari. Sehingga pengdengan Persebaya sudah tuntas. Pun meminta Bonek-Bonita bersabar. Tim umuman baru bisa dilakukan beberapa demikian halnya dengan Da Silva, dia Persebaya 2020 sudah terbentuk. Namun, hari atau pekan mendatang. (sr) dikontrak Persebaya sampai akhir 2020. Kerja sama mereka diharapkan PENGUMUMAN KEDUA bisa melahirkan banyak gol musim LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN depan. Musim ini, meski tidak punya PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin akan melaksanakan Lelang banyak waktu untuk saling menEksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 dengan perantara genal dan beradaptasi, kombinasi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap barang jaminan milik Debitor: dua pemain itu mematikan. Masih ingat laga melawan Bhayangkara FC 1. JUMIANITA di Stadion Gelora Bung Tomo yang Tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya SHM No 3640 Luas Tanah 144 m2. Atas nama : berakhir 4-0. Da Silva dan Williams Jumianita, terletak di Jl. Wiguna Timur XIII No. 23, Kel. Gununganyar Tambak, Kec. Gununganyar, Kota Surabaya; saling memberikan assist dan sa- Harga Limit Lelang: Rp. 1.765.000.000,- Uang Jaminan Lelang: Rp. 353.000.000,ma-sama mencetak gol. ”Saya memiliki waktu lebih pan2. AGUS SETIAWAN jang untuk mempersiapkan diri Tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, SHM No.2621, Lt 147 m2, a.n. Agus Setiawan menghadapi musim depan,” kata terletak di Jl. Dukuh Kupang Timur XX No. 48, Kel. Pakis, Kec. Sawahan, Kota Surabaya; Williams setelah menandatangani - Harga Limit Lelang: Rp. 2.250.000.000,- Uang Jaminan Lelang: Rp. 450.000.000,kontrak. ”Musim lalu, saya dari India 3. AMAN langsung ke Persebaya, sehingga seTanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, SHM No.334 Luas Tanah 119 m2. atas nama :Aman, cara fisik belum dipersiapkan dalam terletak di Perum Pantai Mentari Cluster Caribbean T-49, , Kel. Kenjeran, Kec. Bulak, Kota Surabaya; kondisi terbaik,” lanjut pemain asal - Harga Limit Lelang: Rp. 2.360.000.000,- Uang Jaminan Lelang: Rp. 472.000.000,Australia itu. Williams merasakan impresi PELAKSANAAN LELANG: yang sangat menyenangkan sepan Cara Penawaran : Closed Bidding (mengakses url. www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id) jang setengah musim bersama Perse Batas Akhir Penawaran : Kamis / 16 Januari 2020, pukul 10.00 WIB (waktu server)  Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran baya. Klub dikelola dengan sangat  Pelunasan Harga Lelang : 5 (lima) hari kerja setalah pelaksanaan lelang profesional. Atmosfer penonton  Bea Lelang Pembeli : 2 % dari harga lelang yang selalu ramai. Dan kota yang  Tempat : PT. BRI (Persero) Tbk, Kantor Cabang Surabaya Kaliasin indah. ”Saya senang bisa kembali Jl. Jend. Basuki Rachmad 122-138 Surabaya berseragam Persebaya musim deKETERANGAN:  Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan.  Uang Jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang.  Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya (as is) dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin. 4. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh di PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Surabaya Kaliasin (031-5320736, 5320757 / Steven: 085730248189), dan KPKNL Surabaya (031-3573953).

Dua pemain asing Persebaya Williams dan David Da Silva berjabat tangan usai menjebol gawang Arema FC.

Surabaya, 02 Januari 2020 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 14

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Korban bencana alam menerima bantuan dari Pemkab Jember pada perayaan malam pergantian tahun 2020.

Rayakan Malam PerganƟan Tahun 2020

Bupati Jember Bagi-bagi Bantuan pada Korban Bencana Alam

Seorang nenek penerima bantuan tidak kuasa menahan haru ketika disalami bupati.

Masing-masing korban menerima biaya perbaikan rumah sebesar Rp 17 juta. Penyerahan bantuan diberikan langsung Bupati dr Hj Faida MMR di Ruang Tamyaloka Pendapa Wahya Wibawagraha, Selasa (31/12) malam. Secara simbolis, pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forum komunikasi pimpinan daerah) Kabupaten Jember, turut menyerahkan bantuan sosial tidak terencana untuk pemilik rumah terdampak bencana tersebut. Mulai dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Prima Idwan Mariza, Kapolres AKBP Alfian Nurrizal, Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Laode M Nurdin,

dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jember Setyanto Hermawan. Sebelumnya, puluhan rumah rusak bahkan ada yang roboh setelah diterjang bencana angin puting beliung yang menerjang beberapa kawasan di Jember beberapa waktu lalu. Untuk meringankan beban derita korban bencana alam, Pemkab Jember lantas menjadikan momen perayaan pergantian malam tahun baru untuk membantu sedikit meringankan beban mereka. “Forkopimda hadir untuk melihat kondisi bapak ibu yang sabar terkena ujian, rumah roboh, akhirnya tahun baruan di pendopo bupati,” ujar Bupati Faida

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Jember, Memorandum Sejumlah korban yang rumahnya terdampak bencana alam, turut merasakan kegembiraan di malam pergantian tahun 2020. Mereka menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk renovasi rumah.

Ketua PN Jember turut memberikan bantuan kepada warga yang tertimpa bencana.

Bupati Faida didampingi Forkopimda Kabupaten Jember berfoto bersama penerima bantuan bencana.

dalam sambutannya. Semua pihak, jelas bupati, berniat membantu menyelesaikan rumah-rumah yang roboh karena bencana alam.“Semua dikerjakan

dengan gotong-royong, termasuk dibantu Pemerintah Kabupaten Jember,” imbuhnya. Dana sebesar Rp 17 juta bagi setiap rumah yang direnovasi,

diharap bisa membangkitkan semangat korban bencana untuk bangkit. Bupati bahkan menegaskan, untuk bantuan tidak perlu membayar apapun. Anggaran

sebesar itu rinciannya, Rp 15 juta untuk penyediaan material renovasi dan Rp 2 juta ongkos tukang. Bupati mengingatkan agar lebih banyak bersyukur apabila nanti rumah yang rusak sudah bagus kembali. “Mung griyane pun sae maleh, mangke salate sing tambah sae pisan(jika rumah sudah bagus lagi, maka nanti salatnya harus bertambah baik lagi, red),” kata bupati. Bupati juga mengingatkan

apabila ada keluarga yang sudah sepuh dan jatuh sakit agar tidak menunda untuk berobat. “Jangan sampai gara-gara mengungsi kalau sakit tidak sempat berobat,”pesan bupati. “Ke depannya, semoga tetap dalam perlindungan Allah SWT, dan mudah-mudahan Jember aman, tenteram, dan dijauhkan dari musibah alam,” ucap bupati dalam doa terakhirnya. (adv/edy/hms/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

30 Hari Tahap Sosialisasi

Lancarkan Akses, Jalur Jalan Sulawesi dan Perintis Diubah FOTO: MEMORANDUM/ALV

Madiun, Memorandum Satlantas Polres Madiun Kota mulai 31 Desember 2019, serempak memasang rambu-rambu baru lalu lintas (lalin). Kegiatan ini sebagai pendukung perubahan beberapa jalur untuk melancarkan akses kendaraan yang masuk kota.

Jalan Sulawesi menjadi salah satu titik pemasangan rambu baru yang dipimpin Kasatlantas AKP Budi Cahyono seiring perubahan akses jalan satu arah tersebut.

Akhir Tahun, Polisi Purna Tugas Dinaikkan Becak

akan disosialisasikan hingga 30 hari kepada warga. Terutama jalur Jalan Perintis dan Jalan Sulawesi. “Itu cuma rambu-rambunya yang

Iptu Sulaiman menyebutkan, untuk hari pertama memang baru 2 rambu yang dipasang. Padahal masih banyak jenis rambu yang perlu disosialisasikan. Misalnya peringatan untuk menggunakan helm dan melarang knalpot brong masuk Kota Madiun. “Ini tetap akan kami tindak tegas,” tegas Kasatlantas AKP Budi Cahyono. (alv/ack/mt/epe)

AKBP Arief Fitrianto melepas personel Polres Ponorogo yang masuk purna tugas.

yang dilempar anggota aktif hingga ke luar mapolres. “Ini wujud dari penghargaan kita kepada beliau-beliau yang sudah purna dengan sehat tanpa ada cacat dalam penugasan. Mereka sudah mengabdi sebagai anggota Korps Bhayangkara puluhan tahun. Kami, Kapolres Ponorogo beserta seluruh staf memberikan wujud penghargaan dengan menghantarkan gunakan tradisi Polres Ponorogo dengan naik becak kayuh,” jelas AKBP Arief Fitrianto. (ji/mt/epe)

Magetan, Memorandum Supaya pengolahan dana desa (DD) yang transparan, akuntable, partisipatif, tertib, dan disiplin sesuai dengan Permendagri No 113 Tahun 2014 dan berdasarkan ketentuan UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta peraturan pelaksanaanya, maka pemerintah desa wajib menyusun penetapan anggaran pemerintah desa (APBdes). APBdes merupakan penjabaran rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) desa sebagai satu-satunya dokumen perencanaan di desa. Untuk menindaklanjuti ketentuan itu, Pemerintah Desa (pemdes) Nguri, Kecamatan Lembeyan menggelar musyawarah desa (musdes) dalam rangka menyusun sekaligus menetapkan RKPdes di balai desa setempat, dua hari jelang tutup tahun (30/12). Acara yang dimulai pukul 13.00 itu juga dihadiri tokoh masyarakat dan Forkopimca Lembeyan. Kehadiran forkopimca sekaligus sebagai narasumber. Seperti Camat Syaiful Yani, Komandan Koramil 0804-12 Kapten Inf Puguh P, Kapolsek AKP Suyatni, Kepala Desa Sriyono dan perangkat Pemdes Nguri, ketua BPD dan anggota, kasi PMD, kasi Tata Pemerintahan, dan Ketua RT/RW. “Dalam rangka penyusunan APB-

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Forkopimca Lembeyan Kawal Musdes Penetapan APBdes 2020

FOTO: MEMORANDUM/JI

Ponorogo, Memorandum Polres Ponorogo mengemas secara unik pelepasan anggota polisi yang purna tugas. Usai upacara pelepasan, seluruh personel yang sudah purna tugas dinaikkan becak dan dilepas Kapolres AKBP Arief Fitrianto diikuti pejabat kepolisian yang lain. Tradisi purna tugas anggota Polri ini merupakan simbol penghormatan bagi mereka yang telah pensiun untuk melestarikan tradisi ini. Total ada 18 personel Polres Ponorogo yang purna tugas periode Agustus 2019 sampai dengan Januari 2020. Sebelum meninggalkan mapolres, mereka dilepas AKBP Arief Fitrianto didampingi ketua cabang Bhayangkari Polres Ponorogo. Setiap anggota purna bakti menerima pengalungan bunga dan ucapan selamat. Setelah itu, mereka melintasi pedang pora menuju becak yang dikayuh kapolres dan pejabat utama Polres Ponorogo. Gowes becak itu meriha karena bertaburan bunga

Kanit Dikyas Satlantas Polres Madiun Kota Iptu Sulaiman mengatakan, beberapa perubahan jalur dan penambahan rambu

dibalik. Sebelumnya akses masuk dari sisi sebaliknya, namun setelah ada kajian, akses masuk searah kita ubah,” terangnya kepada Memorandum, Rabu (1/1). “Masa sosialisasi rekayasa lalu lintas selama 30 hari. Selewat itu ditindak dengan tilang,” tambahnya. Selama sosialilasi, Polres Madiun Kota siagakan personel di titik-titik jalan yang dipasangi rambu baru.

Tokoh masyarakat dan Forkopimca Lembeyan dan para kepala desa menghadiri musdes penetapan APBdes 2020.

des 2020 dimana terdapat agenda yaitu pencermatan RP desa, pembentukan tim verifikasi dan tim penyusun APBdes. Pemaparan pemerintah desa tentang Penetapan prioritas program di bidang masing-masing,” terang Camat Lembeyan Syaiful Yani. Prioritas itu di antaranya bidang penyelenggaraan pemdes, pembangunan, pembinaan masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat berdasarkan RPJM Desa. “Setelah pembahasan materi telah dilaksanakan maka selanjutnya seluruh peserta musyawarah desa menyepakati beberapa hal yang prioritas untuk menjadi kesepakatan akhir dari musdes penetapan APBdes 2020,” sebutnya.

Kepala Desa Nguri Sriyono mengatakan, musdes merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Karena pentingnya agenda, setiap musdes diharapkan menjadi bahan masukan dalam penyusunan APBdes untuk tahun yang akan datang. “Nanti program-program indikatif di masing-masing bidang akan ditetapkan sebagai ABPdes. Anggaran desa yang ada akan dialirkan ke berbagai bidang seperti pembangunan, pembinaan, dan lainnya,” beber dia. Untuk menguatkan musdes, Camat Lembeyan mengatakan hasil kesepakatan nantinya dituangkan dalam berita acara. Hasil itu jadi acuan kepala desa mengarahkan tim penyusun APBdes

melakukan perbaikan dokumen RKPdes berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah perencanaan pembangunan desa. “Sedangkan rancangan RKPdes menjadi lampiran peraturan desa tentang APBdes. Kemudian nanti kepala desa menyusun jadi peraturan desa sesuai hasil kesepakatan bersama BPD untuk ditetapkan,” tambah SyaifulYani. Syaiful Yani juga mengingatkan, untuk bidang pembangunan desa, semua kegiatan yang dibiayai DD harus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Baik peningkatan kualitas maupun untuk mengentaskan kemiskinan. Sedangkan untuk bidang pemberdayaan masyarakat desa, kegiatan ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas masyarakat desa dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya yang ada di desa. “Sehingga desa dapat menghidupi dirinya secara mandiri. Dan di sini juga ada program di bidang pemerintahan dan bidang pembinaan sehingga harapannya program-program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan target yang ingin dicapai sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat Desa Nguri,” tegas Syaiful Yani. (ack/alv/mt/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 15

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Nekat Kabur, Kaki Ferry Dijebol Peluru Komplotan Curanmor 30 TKP Keok

Salah satu pelanggar lalu lintas di malam tahun baru 2020 yang dihentikan petugas.

Polisi Tindak 61 Pelanggar Lalu Lintas Malam Tahun Baru Bojonegoro, Memorandum Hasil penindakan malam tahun baru 2020 Satuan Lalu Lintas Polres Bojonegoro sedikitnya menilang 61 kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran, Rabu (1/1). Puluhan kendaraan bermotor tersebut semuanya adalah roda dua. Dan barang bukti terdiri dari 27 kendaraan bermotor dan 34 yang diamankan sebagai barang bukti adalah surat-surat, STNK, maupun SIM. Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Luluk Sulistyanto menjelaskan, bila kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti arahan Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan. Dalam apel pengamanan perayaan pergantian malam tahun baru, kapolres memerintahkan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong, karena membuat tidak nyaman warga masyarakat, akibat bisingnya knalpot. Pelaksanaan pengamanan perayaan pergantian malam tahun baru dibagi menjadi empat titik. Keempat titik itu adalah wilayah dalam kota Bojonegoro, wilayah timur, barat, dan wilayah selatan. Sementara untuk pengamanan di perbatasan menuju dalam kota Bojonegoro, yang akan mendapatkan perhatian utama yaitu dilakukan penyekatan pada kendaraan yang menggunakan knalpot brong yang hendak masuk wilayah kota. “Alhamdulillah, tidak ada kendaraan roda dua dengan knalpot brong yang terjaring razia,” ujar perwira dengan pangkat satu balok di pundak itu. Patroli pengamanan malam pergantian tahun, lanjut Luluk, petugas menyasar beberapa lokasi di dalam kota Bojonegoro dan petugas masih mendapati sejumlah pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan lalu-lintas. “Petugas menindak 61 pelanggaran dengan barang bukti berupa kendaraan sepeda motor sebanyak 27 kendaraan, dan 34 surat-surat.” tuturnya Secara terpisah, Kepala Urusan Pembinaan Operasi (Kaur Binops) Sat Lantas Polres Bojonegoro, Iptu Jadmiko membenarkan jajaran Sat Lantas Polres Bojonegoro menindak pelanggar yang kasat mata, melalui hunting sistem di penggal-penggal jalan di dalam Kota Bojonegoro, dengan sasaran seperti kendaraan yang menggunakan knalpot brong, sepeda motor yang menggunakan roda yang tidak sesuai dengan spektek serta pengendara motor yang tidak menggunakan helm. “Betul mas. Semalam petugas menindak pelanggar yang kasat mata dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu-lintas. Semalam terjaring sebanyak 61 pelanggar dengan rincian barang bukti 27 kendaraan bermotor dan 34 surat-surat.” tutur Iptu Jadmiko. Untuk para pelanggar, baru dapat menukar barang bukti setelah tahun baru 2020, dengan ketentuan harus melengkapi kembali kendaraannya sesuai spesifikasi teknis (spektek) yang dipersyaratkan. “Untuk pelanggar bisa mengambil kendaraan bermotor atau surat-suratnya apabila sudah membayar denda tilang dan untuk kendaraan harus dilengkapi dulu surat-suratnya. Sedangkan kendaraan yang tidak sesuai spekteknya, harus dilengkapi dengan perlengkapan yang standart.” tegas Bojonegoro 91, panggilan tenar untuk Kaur Binops Satlantas Polres Bojonegoro. (tok/har/yok)

Tersangka ditangkap di daerah dalam kota Lamongan saat sedang bersama temannya Hendra Iswahyudi alias Alex (28), berperan sebagai joki, asal Desa Tegalsari, Kecamatan Brondong. Setelah dilakukan pengembangan, dua tersangka lain yang berperan sebagai joki berhasil dibekuk, di antaranya Indra Setiawan (20), warga Desa Baturasang Empat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, dan Edi (30), warga Desa Keben, Kecamatan Turi. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Kasatreskrim AKP Wahyu Norman Hidayat dalam konferensi pers, Senin (30/12) sore menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah petugas mengantongi bukti rekaman CCTV saat terjadinya tindak pidana pencurian motor di depan warung Nuk Caffe di Jalan Suwoko, Lamongan. “Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut pada Kamis tanggal 26 Desember 2019, sekira jam 20.00, pada saat melakukan hunting sistem di wilayah Kecamatan Kota Lamongan, Tim Jaka Tingkir berhasil

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung bersama Kasatreskrim AKP Wahyu Norman Hidayat menggelar konferensi pers.

melakukan penangkapan tersangka yang sedang berputar-putar mencari sasaran,” ujar perwira berpangkat dua melati di pundak ini. Dari hasil pengembangan perkara, kata Feby, berhasil diamankan tersangka Indra dan Edi yang sama-sama ber-

peran sebagai joki pelaku utama Ferry dalam melakukan pencurian di beberapa TKP. “Ferry terpaksa dilumpuhkan kaki kanannya karena mencoba melarikan diri. Dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, an-

caman kurungan maksimal 7 tahun penjara,” terang Alumnus Akademi Kepolisian 1999 ini. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan adalah rekaman kamera CCTV, satu buah kunci T, delapan unit sepeda motor berbagai

merek, 4 buah STNK, 1 buah BPKB, satu buah kaos dan satu buah KTP, serta SIM. “Rinciannya ada 22 TKP di wilayah Kabupaten Lamongan, 7 TKP di wilayah Gresik, dan 1 TKP di wilayah Kabupaten Tuban,” pungkas pria asal Kota Sukabumi ini. (al/har/yok)

Tahun 2019, Korupsi di Bojonegoro Naik 100 Persen Bojonegoro, Memorandum Selama tahun 2019 kasus tindak pidana korupsi mengalami kenaikan yaitu 4 kasus. Sedangkan, pada tahun 2018 berjumlah 2 kasus. Artinya kasus ini mengalami kenaikan secara persentase hingga 100 persen. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah saat menggelar refleksi akhir tahun 2019 mengatakan bila pihaknya selama ini sudah melakukan sosialisasi atau arahan terkait penggunaan anggaran.

Ia menyontohkan seperti halnya para kepala desa yang menerima Dana Desa (DD) dari pusat dan Anggaran Dana Desa (ADD) dari daerah. Pemkab Bojonegoro telah melakukan bimbingan terkait penggunaan anggaran tersebut.

Malowopati beberapa waktu lalu. Kasus lain adalah peredaran narkoba pada tahun 2019 sejumlah 49 kasus, untuk tahun 2018 sejumlah 36 kasus. Selain itu ada kasus bunuh diri yaitu pada tahun 2019 sebanyak 40 kasus. Sebaliknya pada tahun 2018 ada 31 kasus. Na m u n s e c a r a k e s e l u r u h a n

Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur:

Bupati Anna Mu’awanah memberikan keterangan pers didampingi kapolres dan dandim.

Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Chandra Sakti Utama Leasing akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya,dengan jasa pra lelang PT. Mutiara Auction, terhadap jaminan hutang debitur atas nama: 1.

RIONATAL JAPARI Sebidang tanah seluas 161 m2 berikut bangunan sesuai dengan SHM No.7171/Gading atas nama Tuan RIONATAL YAPARI PUTRA terletak di Jl. Kapas Gading Madya II/33, Kel. Gading, Kec. Tambaksari, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur, setempat dikenal Jl. Kapas Gading Madya II No.33 Kel. Gading, Kec. Tambaksari, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur. Limit Lelang Sebesar Rp. 750.000.000,Jaminan Lelang Sebesar Rp.150.000.000,Hari Tanggal Batas akhir penawaran Alamat Domain Tempat Penetapan Pemenang

: : : : :

Kamis 16 Januari 2020 Pukul 09.00 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id. Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Surabaya Gedung Keuangan Negara I, Jalan Indrapura No. 5 Kota Surabaya : Setelah batas akhir penawaran

Syarat dan Ketentuan Lelang 1. Lelang dilaksanakan dengan cara penawaran tertutup melalui internet (closed bidding) yang diakses pada alamat domain: www.lelang.go.id. Tata cara mengikuti lelang email dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. 2. Calon peserta lelang dapat berupa perseorangan maupun badan usaha. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun Portal Lelang Indonesia (PLI) pada alamat domain angka 1, dengan merekam softcopy (scan) KTP, NPWP, (ekstensi ¿OH -SJ SQJ dan nomor rekening atas nama sendiri. Peserta lelang yang bertindak sebagai kuasa badan usaha diwajibkan mengungah surat kuasa notariil, akta pendirian perusahaan dan perubahannya, NPWP SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3. Peserta Lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang harus sama dengan nilai yang telah ditentukan dan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1(satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. Uang Jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain diatas kepada akun masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 4. Obyek lelang diatas, dijual lelang dalam kondisi apa adanya “as is”, dengan segala kekurangan dan konsekuensi biaya-biaya, tunggakan-tunggakan yang ada pada asset diatas, berikut permasalahan yang akan timbul dikemudian hari. Peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli. 5. Pelunasan pembayaran lelang dan Bea lelang sebesar 2%, paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak pelaksanaan lelang. Apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan Wanprestasi, serta uang jaminan disetorkan ke Kas Negara sebagai penerimaan lain-lain. 6. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan Pembatalan/Penundaan lelang terhadap obyek lelang diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/ keberatan dalam bentuk apapun kepada Pihak Penjual, Pejabat Lelang, Balai Lelang dan/atau KPKNL Surabaya. 7. Pemenang lelang akan diumumkan lewat e-mail masing-masing peserta. 8. Informasi lebih lanjut tentang aset dan persyaratan lelang dapat menghubungi PT. Mutiara Auction Telp 021-34832343,Bp Sidi Iswadi No. Hp.0877 8631 0778 atau KPKNL Surabaya (031) 3523516. Surabaya, 02 Januari 2020

cc hardy86ae@gmail.com

PEMOHON KPKNL SURABAYA

kasus tindak pidana mengalami penurunan. “Secara keseluruhan kasus tindak pidana kejahatan jalanan yang terjadi di Bojonegoro tahun 2019 ini menurun dibanding tahun 2018. Sementara penyelesaian kasusnya mengalami peningkatan,” tegasnya. (top/har/yok)

Kenaikan angka korupsi itu disampaikan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi HenPENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN drawan saat menggelar refleksi akhir tahun 2019 di Pendopo Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No 4 Th. 1996, P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

No Nama Debitur 1. Mun’amah

LOWONGAN WARTAWAN

email : Skhmemorandum.86@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Lamongan, Memorandum Setelah sukses melancarkan aksi pencurian motor di 30 TKP, Ferry Harianto (34), warga Dusun Bangsri, Desa Kedungasri, Kecamatan Kembangbahu, akhirnya keok di tangan Tim Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan, Kamis (26/12) malam.

PT.Chandra Sakti Utama Leasing

2

PT. Dwi Karya Mitra

3

May Liscawati

Obyek Lelang Harga Limit Uang Jaminan Tanah seluas 84 m2 atas nama BEKTI Rp. 177.000.000,- Rp. 35.400.000,DIAH WIDJAJANTI sesuai SHM No. 2745 berikut bangunan di atasnya, terletak di Desa. Petiken , Kec. Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur Tanah seluas 96 m2 atas nama SRI Rp. 325.000.000,- Rp. 65.000.000,WAHJUNI sesuai SHGB No. 1014 berikut bangunan di atasnya, terletak di Desa Bambe, Kec. Driyorejo, Kab. Gresik, Provinsi Jawa Timur Tanah seluas 200 m2 atas nama MAY Rp. 780.000.000,- Rp.156.000.000,LISCAWATI sesuai SHM No. 1984 berikut bangunan di atasnya, terletak di Desa. Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kab. Gresik, Provinsi Jawa Timur

KETERANGAN: 9 Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dan jumlahnya harus sama dengan nominal uang jaminan yang dipersyaratkan, Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid; 9 Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang; 9 Segala biaya yang mungkin timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Closed Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id/), tata cara mengikuti lelang E-Auction Cara penawaran lelang dapat dilihat pada menu ”Tata Cara dan Prosedur” dan ”Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Kamis, 16 Januari 2020, pukul 13.00 Waktu Server E-Auction Batas akhir penawaran lelang (sesuai WIB) Pembukaan penawaran dan Kamis, 16 Januari 2020, pukul 13.00 Waktu Server E-Auction penetapan pemenang lelang (sesuai WIB) Pelunasan lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea lelang pembeli 2% (dua persen) dari harga lelang (harga terbentuk) KPKNL Surabaya, Gedung Keuangan Negara I, Jl. Indrapura No. 5, Tempat pelaksanaan lelang Surabaya Informasi lebih lanjut dapat menghubungi P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad, Jl. HR Muhammad Kav. 41 Gedung Halim Sakti Lantai 1 Surabaya Telp. (031) 7382090/ 7329714 atau KPKNL Surabaya, Jl Indrapura No. 5 Surabaya Telp. (031) 3523516 Surabaya, 02 Januari 2020 ttd. P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad


memorandum.co.id

GRESIK-PANTURA

memorandumredaksi @gmail.com

KAMIS PAHING, 2 JANUARI 2020 HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Langganan Banjir, Warga Memilih Bertahan di Rumah Gresik, Memorandum Dua kecamatan di wilayah Gresik bagian selatan kembali diterjang banjir. Yakni Benjeng dan Balongpanggang. Air luapan Kali Lamong itu juga menggenangi rumah, jalan raya, dan instansi pelayanan.

LAKONE

NAMA Dony Bayu Setyawan sudah tak asing lagi di kancah perpolitikan di Bojonegoro. Bagaimana tidak, pemuda lulusan Universitas Bojonegoro (Unigoro) ini sudah 2 kali duduk sebagai anggota DPRD Bojonegoro. Meski demikian, politisi PDI-P ini tetap suka membaur dengan orang lain. Terlebih kepada para rekan media. Pria Dony Bayu Setyawan yang pernah aktif di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini selalau santai dengan lawam bicaranya. Dony, juga sering menampung aspirasi warganya. Dan sebisa mungkin ia bantu untuk menyelsesaikan masalah yang dialami warganya. “Ya saya usahakan bantu komunikasi pembangunan jembatan,” ujar Mas Dony saat dimintai bantuan solusi pembangunan jembatan di Desa Clebung. Mantan Sekretaris Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jokowi - Ma’ruf ini juga aktif menyuarakan aspirasi masyarakat ketika menjadi dewan. Sehingga tak heran jika namanya sangat dikenal di kancah perpolitikan Bojonegoro. (top/har/tyo)

Awal Tahun, Polantas Tilang Truk Odol

Meski demikian, ada juga warga yang tetap bertahan di rumahnya. Jimani (68), misalnya. Perempuan asal Desa Munggugianti, Kecamatan Kedamean, itu memilih bertahan di kediamannya. “Karena sudah menjadi langganan dan terbiasa kebanjiran saat Kali Lamong meluap,” kata dia, Rabu (1/1). Dia menjelaskan, air masuk ke perkampungannya sejak pukul 09.00. Debit air hingga setinggi lutut orang dewasa. Tak ayal, kejadian itu membuat sejumlah anak bermain air di depan rumah. “Sampai jam 5 sore ini belum ada tanda-tanda penyusutan air. Kalau nanti hujan air pasti semakin tinggi,” ungkap dia. Disampaikan, banjir yang menerpa wilayah benjeng seolah menjadi tradisi ketika Kali Lamong meluap. Bukan hanya membuat aktifitas warga terganggu, juga para petani di wilayah setempat merugi besar. Sebab, banjir tersebut sudah menggenangi sekitar 140 hektare tanaman padi milik petani di wilayah Benjeng. Dipastikan tanaman tersebut gagal panen. “Rugi sekitar Rp 2,5 juta saya,” imbuh Asih (56), petani asal Desa Kedungrukem, Benjeng. Sementara itu, Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Tarso Sagito menyebutkan, sudah ratusan hektare lahan pertanian yang terendam banjir. “Di wilayah Balongpanggang 29 hentare dan Benjeng 140 hektare,” papar dia.

Petugas Satlantas Polres Gresik membantu pemotor melewati derasnya air di Jalan Benjeng.

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Dia mengatakan, sudah memantau langsung lokasi yang terdampak banjir. Sementara ini warga memilih bertahan di rumahnya masing-masing. Jika nanti air semakin tinggi proses evakuasi akan dilakukan. “Anggota telah siaga di lokasi. Bersama polisi dan TNI serta dibantu relawan,” ujar dia. TNI - Polri Ikut Amankan Jalur Banjir Sejumlah petugas dari TNI dan Polri langsung terjun ke lokasi banjir. Mereka juga bersiaga di sepanjang jalur yang tergenang air. Mengamankan arus lalu lintas yang terus mengalami kepadatan. “Anggota sudah kami sebar ke lokasi terdampak. Ada yang masuk ke kampung ada juga yang kami siagakan di jalan,” kata Kapolsek Benjeng AKP Sholeh Lukman Hadi.

Dia menyatakan, anggotanya akan terus disiagakan sepanjang air belum surut. Sebab, pantauan di lapangan, ketinggian air masih terus bertambah. “Upaya selanjutnya kami menunggu petunjuk dari pimpinan,” kata Sholeh. Tidak hanya itu, anggota Satlantas Polres Gresik juga turun ke lokasi. Mengamankan jalur yang diterpa banjir. Dipimpin langasung oleh Kanit Patroli Ipda Darwoyo dan Kanit Laka Ipda Yossy. “Kami bersama pemuda dan masyakat berusaha meminimalisir korban jatuh,” kata Darwoyo. Kini pihaknya akan berkoordinasi dengan anggo polsek yang lain untuk sementara mengalihkan kendaraan ke jalur yang lain. “Mami nanti kordinasi dulu, supaya yang dari Balongpanggang tidak melewati Benjeng,” imbuhnya.

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto menunjukkan dua tersangka.

Gresik, Memorandum Jumlah pengguna narkoba di Kota Pudak mengalami peningkatan. Hal itu berdasarkan data rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik, Rabu (1/1). Pada tahun 2018 lalu misalnya, BNNK Gresik telah merahabilitasi 20 orang. Sementara penutupan akhir tahun 2019, meningkat menjadi 21 orang. Meski demikian, pemberantasan terus dilakukan. Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto menyampaikan, proses rehabilitasi pada tahun 2019 mengalami peningkatan. Ada sebanyak 6 orang yang direhap dengan rawat inap. “Tahun 2018 hanya 4 orang,” kata dia. Begitu pula dengan pemberantasan yang dilakukan BNNK Gresik. Hingga akhir tahun 2019 sebanyak 8 berkas dengan 10 orang tersangka. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 4 orang tersangka. “Hal ini tidak menyurutkan komitmen kami untuk memberantas penyalahguna narkoba di gresik,” imbuh mantan Kepala BNNK Sidoarjo itu. Ditambahkan, terkait tim assesment terpadu (TAT) tahun 2019 mencapai 11 orang. Sementara tahun 2018 ada 10 orang. “Dari kasus yang kami tangani tidak ada penyalahgunaan anak-anak,” ungkap dia. Pihaknya berharap masyarakat ikut terlibat memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Memberikan informasi kepada petugas jika mengetahui ada dugaan penyalahguna narkoba. “Kami menggandeng seluruh stakeholder untuk ikut memberantas segala bentuk penyalahguna narkoba di gresik. Mulai dari guru, ulama hingga masyarakat umum,” pungkasnya. (an/har/tyo)

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono sidak ke swalayan bersama instansi terkait.

banjir lagi,” imbuh dia. Pihaknya akan terus mendorong pemerintah untuk mencari solusi banjir akibat luapan Kali Lamong. Agar dapat mengurangi penderitaan warga. Pantauan di lapangan, Jalan Raya Benjeng nampak seperti lautan. Air datang cukup deras. Ketinggian air hampir menenggelamkan mesin motor. Nampak puluhan pengendara mendorong motornya karena mogok. Ada juga yang terjatuh akibat terseret arus air yang cukup deras. Namun, puluhan orang sudah bersiaga di sepanjang jalan itu. Mereka berupaya menahan motor warga yang hendak terseret arus. Ada juga yang hampir pingsan akibat terjatuh. “Silahkan dilihat kondisi ini. Mana wakil rakyat kami,” kata Muhammad Soleh yang ikut membantu warga di sepanjang jalan Benjeng itu. (an/har/tyo)

Tuban, Memorandum um aInspeksi mendadak (sidak) dilaku-e kan Polres Tuban ke n sejumlah swalayan a yang ada di kota Bumi Wali, sebutan lain Tuban. Dalam kegiatan dipimpin Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono itu ditemukan makanan yang kedaluwarsa dan kemasan rusak. Sidak yang juga melibatkan dinbas terkait terkait di antarnya Dinas Koperindag Tuban, Koperasi dan UKM, ini menuju ke Swalayan Bravo dan Samudra Swalayan. Saat pengecekan ditemukan sejumlah barang dagangan yang kadaluwarsa. Di Samudra Swalayan ditemukan ada 14 item di antaranya 21 campuran pewarna

merk “Koepoe”, permen cr cristal Candy tanpa ta tanggal kadaluwarsa, d dan permen aneka rrasa tanpa tanggal. S Sedangkan di Bravo ada sebanyak 12 item. Dijelaskan Nanang, tujuan sidak ke toko atau swalayan ini sebagai bentuk kehadiran polisi untuk melindungi dan memberi jaminan kepada masyarakat. Sehingga jangan sampai mengonsumsi makanan yang membahayakan bagi kesehatan. “Atas temuan barang yang rusak yang diduga ada kuman itu, akan berdampak pada kesehatan masyarakat. Untuk itu kami imbau agar teliti sebelum membeli,” saran Perwira menengah dengan pangkat dua melati dipundak itu.(top/har/tyo)

Jelang Pindah Tugas, Sukses Turunkan Angka Kriminalitas 33 Persen Lamongan, Memorandum Jelang akhir masa jabatan, sebelum pindah tugas menjadi Kapolres Mojokerto, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung berhasil menekan kriminalitas dengan angka yang cukup signifikan, yaitu 33 persen, jika dibandingkan tahun 2018. Hal itu disampaikannya dalam rilis akhir tahun di ruang K31, Selasa (31/12) siang. Feby menjelaskan, pencapaian tersebut berkat kerjasama antar semua jajaran dan anggota Polres Lamongan. Feby juga tidak menapik bantuan awak media juga sangat berpengaruh positif terhadap kinerja institusi kepolisian, karena mungkin dengan berita yang disajikan, pelaku tindak kejahatan jadi ciut nyalinya. Perwira dengan dua melati di pundak ini juga menuturkan, berdasarkan, total laporan tindak kejahatan kriminal di tahun 2019, ada 480 kasus, sementara yang berhasil diungkap dan

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Rehabilitasi Narkoba di Gresik Meningkat

Ketua AKD Nurul Yatim: Pemkab Gresik Harus Cari Solusi, Bukan Pencitraan Banjir yang melanda dua kecamatan Benjeng dan Balongpanggang yang disebabkan luapan Kali Lamong, mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Salah satunya Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik Nurul Yatim. Dia menuding pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik tidak serius menangani persoalan banjir yang datang setiap tahun itu. Menurutnya, penanganan Kali Lamong harus menjadi program skala prioritas. “Supaya masyarakat tidak selalu terdampak,” katanya. Menurutnya, Pemkab Gresik hanya mencari pencitraan. Datang ke lokasi banjir dengan memberikan bantuan makanan kepada warga terdampak. “Yang dibutuhkan masyarakat solusi supaya tidak

Sidak, Temukan Makanan Rusak dan Kedaluwarsa

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum Polisi lalu lintas (Polantas) gencar menindak truk odol (over dimensi dan over load) di simpang tiga Cerme, Rabu (1/1). Hingga saat ini puluhan truk yang ditindak dengan sanksi tilang. Selain odol, petugas juga menindak kendaraan bermotor yang tidak sesuai spesifikasi. Misalnya, menggunakan knalpot brong. “Ada 55 motor yang kami tindak hingga awal tahun ini,” kata Kanit Patroli Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo. Dia mengatakan, penindakan yang dilakukan pihaknya ini merupakan upaya mengurangi kecelakaan lalu lintas. Kemudian, mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Misalnya pertengkaran di jalan akibat suara yang bising,” imbuh dia. Meski malam tahun baru sudah usai, lanjut Darwoyo, penindakan terhadap knalpot brong akan terus dilakukan. Hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Alhasil pada malam pergantian tahun tidak ada konvoi apapun. Terutama di wilayah kota. “Berkat kinerja seluruh anggota malam pergantian tahun tidak ada yang konvoi. Anggota sudah sata tempatkan di beberapa titik tapi tidak ada temuan apapun,” pungkas dia. (an/har/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO FOTO

Membaur

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Wakapolres Kompol Dies Ferra Ningtyas.

diputus secara hukum ada 295 kasus. Sementara di tahun 2018 total laporan tindak kejahatan kriminal ada 720 kasus dan yang berhasil diungkap ada 494 kasus. “Narkoba ada peningkatan

pengungkapan yang luar biasa, sabu-sabu 170, 12 gram, 595, 33 gram ganja, 14, 5 butir pil ekstasi, 1.100 butir pil karnopen, dan 13.210 pil dobel L, dari total 66 kasus dan 81 tersangka,” ujar perwira dengan dua melati di

pundak ini. Sementara yang menjadi perhatian bersama adalah angka kecelakaan lalu lintas yang meningkat, walaupun peningkatannya tidak seberapa, dan sebagian besar laka lantas tersebut terjadi karena tidak mematuhi pera-

turan yang ada, seperti tidak memakai helm, melawan arus, dan lainnya. “Pada tahun 2019 angka laka lantas total ada 973 kasus, dengan 192 korban meninggal dunia, 11 korban luka berat, sementara di tahun 2018 ada 921 kasus laka lantas, dengan korban meninggal dunia 183 orang, dan luka berat 11 orang,” pungkas Alumnus Akademi Kepolisian 1993 ini. (al/har/tyo)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEMORANDUM EDISI 02 JANUARI 2020 by memorandum - Issuu