memorandum.co.id
JATIM TANGGUH 17 7A AGUSTUS GU USTUS S 19 1945 945 5
SABTU PON, 15 AGUSTUS 2020
INDONESIA MAJU
memorandumredaksi @gmail.com
1 17 7A AGUSTUS GU USTU US 2 2020 02 20
HALAMAN 13
Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran turun ke masyarakat membagikan masker er guna mencegah penyebaran Covid-19. Covid d-19.
Ajak Masyarakat Doakan Bangsa Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang jatuh pada Senin enin 17 Agustus 2020, nampaknya akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mengingat saat ini, bukan hanya di Indonesia saja, bahkan dunia sedang dilanda wabah Coronavirus Diseasee 2019 (Covid-19). diutamakan agar pandemi ini dapat segera berakhir sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat kembali,” ujar kapolda. Untuk prosesi upacara kemerdekaan sendiri, Polda Jatim sepertinya akan mengikuti upacara secara virtual dengan yang ada di Jakarta. “Kami akan mengikuti upacara secara virtual dari Jatim sini, namun tetap t jaga jarak mematuhi satu sama lain. Untuk masyarakat, bila ingin mengikuti atau melihat prosesi upacara dapat melihat di beberapa chanel televisi,” pungkas Mantan Sahli Sosbud Kapolri k itu. (iah/yok)
“
“
Biasanya setiap tahun, peringatan ini disambut meriah dengan berbagai lomba, malam tasyakuran, hingga menggelar upacara peringatan kemerdekaan. Namun kali ini, semua acara yang banyak membuat orang berkumpul lebih baik dihindari guna mencegah penyebaran covid-19. Meski begitu, Kapolda Jatim Irjenpol Mohammad Fadil Imran mengajak masyarakat agar tetap menyemarakkan HUT RI tahun ini dengan memasang umbul-umbul dan bendera merah putih di rumahnya masing-masing guna tetap menggelorakan semangat merah putih. “Meski tidak dapat menggelar kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, peringatan ulang tahun negara ini tetap harus kita meriahkan, dalam artian mendoakan yang terbaik untuk bangsa ini, lalu memasang berbagai atribut merah putih di rumah sebagai bentuk kecintaan kita terhadap tanah air ini,” kata Irjenpol Mohammad Fadil Imran. Fadil menghimbau agar masyarakat tidak menggelar acara yang membuat berkumpulnya banyak orang, mengingat
Meski tidak dapat menggelar kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, peringatan ulang tahun negara ini tetap harus kita meriahkan, dalam artian mendoakan yang terbaik untukk bangsa ini, lalu memasang berbagai atribut merah putih di rumah sebagai bentuk kecintaan kita terhadap tanahh airi iini.i Irjenpol Mohammad Fadil Imran Kapolda Jatim
mnya berada saat ini Surabaya yang sebelumnya ang lebih baik di zona merah Covid-19 sekarang dengan berada di oranye. “Kami memahami antusias ut peringatan masyarakat dalam menyambut mi mengimbau kemerdekaan ini. Namun kami sehatan lebih agar penerapan protokol kesehatan
Kapolda Jatim Irjenpol Mohammad Fadil Imran
memorandum.co.id
JATIM TANGGUH 17 AGUSTUS 1945
INDONESIA MAJU
memorandumredaksi @gmail.com
17 AGUSTUS 2020
SABTU PON, 15 AGUSTUS 2020
HALAMAN 14
Berdayakan UMKM Terdampak Covid-19 Pan Pandemi covid-19 memang membuat perekonomian sedikit tersendat. Namun, dibalik hal itu, mia pandemi mendatangkan rezeki buat sejumlah pand pengusaha jasa seperti penjahit. Mereka memperpengu oleh jahitan masker cukup banyak. Namun, beberapa waktu belakangan, mereka justru sepi orderan. belak
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir
Hal itu meman memancing perhatian Surabay Mereka memPolrestabes Surabaya. berdayakan para penjahit untuk S membuat masker. Salah saru contoh di kawasan Sutorejo, Surabaya. Selain untuk menyambut HUT ke-75 RI, menjal juga untuk menjalankan program Jatim Bermasker. “Program Jatim bermasker ini sangat saya harapkan bisa membantu untu memperbaiki para penjahit untuk kat Kapolrestabes perekonomian,” kata Kombesp Jhonny EddiSurabaya Kombespol son Isir. Isir mengaku, p perlunya merangkul pengusaha kecil seperti penjahit. pe Sebab, program pemberdayaan ini sangat membantu mereka yang kond pandemi saat tertekan akan kondisi ini. Nantinya akan ada pemberdayaan secara berkala yang akan terus Polres digaungkan Polrestabes Surabaya melalui program dari Polda Jatim dan Polri. berha “Kita berharap bisa membantu para p pengusaha yang terdampak v virus di Kota Surabaya. Deng Dengan begitu maka para pengus pengusaha atau UMKM j tetap bisa jalan di tengah vi pandemi virus saat ini. Sepa program kali tidaknya pada a 20 lebih penini sudah ada jahit yang diberdayakan. hara Kita harapkan kedepan teru bertambah,” bisa terus d tambah dia. Selain itu, lanjut Isir, m selain membuat Kampung Tangguh Semeru
dan Kampung Teladan Anti Narkoba, pihaknya juga membentuk program pemberdayaan UMKM di Kampung Tangguh Semeru. Sementara itu, Catur, salah satu penjahit mengaku, pemberdayaan penjahit oleh Polrestabes Surabaya sangat membantu lantaran semakin
sepinya permintaan jasa penjahitan kain miliknya. “Saya juga diberdayakan bersama tiga pegawai dan dua tetangga lain. Harapan saya pemberdayaan jasa penjahit seperti kami ini bisa terus tersambung supaya bisa tetap hidup di masa pandemi ini,” pungkas Catur. (fdn/yok)
memorandum.co.id
JATIM TANGGUH 17 AGUSTUS 1945
memorandumredaksi @gmail.com
INDONESIA MAJU
17 AGUSTUS 2020
SABTU PON, 15 AGUSTUS 2020
HALAMAN 15
Gelar Tirakatan Virtual Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah mengucapkan selamat hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, serta berharap semoga pandemi Covid-19 segera berakhir.
“Kemerdekaan Indonesia yang merupakan warisan para pahlawan, pejuang dan orang tua kita, harus dijaga dengan baik. Caranya dengan mengisi kemerdekaan melalui hal-hal yang positif,” ungkap Laila Mufidah. Agenda rutin tahunan berupa lomba-lomba 17 Agustus, dan malam tirakatan tahun ini ditiadakan untuk mencegah penyebaran Cov i d - 1 9 . Na m u n perayaan kem e rd e k a a n
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti
Merdeka dari Pandemi Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mengatakan, memaknai HUT RI berarti memaknai kemerdekaan. Kemerdekaan adalah hasil dari perjuangan para pahlawan. Dan perjuangan memerlukan pengorbanan. Jer basuki mawa beya” Di masa pandemi ini, kita juga sedang berjuang untuk kembali bebas merdeka. Bebas bercengkerama, bebas berkumpul, bebas bekerja, bebas bersekolah, bebas menghirup udara segar. Dalam HUT ke-75 RI ini kita kembali mengingat, bahwa ke-
merdekaan tidak datang dengan sendirinya. Tetapi harus diperjuangkan. Dan demikian juga kebebasan kita dari cengkeraman pandemi ini, mesti diperjuangkan. Dan perjuangan memerlukan pengorbanan. Pengorbanan apa yang di-
maksud? Pengorbanan untuk memakai masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak, belajar dari rumah, mengajar dari jauh, bersusah payah mencari nafkah dalam masa kelesuan ekonomi, dan berbagai pengorbanan lainnya. “Mari kita jalani ini semua sebagai sebuah perjuangan agar kita kembali bebas merdeka dari pandemi. Kalau dulu para pendahulu kita bisa, kita pun juga InsyaAllah bisa,” tegas Reni Astuti. (alf/yok)
Republik Indonesia tetap harus khusyuk dengan menjaga semangat, gairah, dan kreativitas may y bisa memansyarakat. Carannya faatkan teknologi dan menggelar tirakatan virtual atau jarak jauh. Selain itu, diimbau masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan guna meminimalisir penularan Covid-19. Mengingat hingga saat ini meski Surabaya sudah masuk warna oranye, namun kondisinya masih mengkhawatirkan bila masyarakat tidak benar-benar menerapkan protokol Covid-19. (alf/yok)
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah
memorandum.co.id
JATIM TANGGUH 17 AGUSTUS 1945
INDONESIA MAJU
memorandumredaksi @gmail.com
17 AGUSTUS 2020
SABTU PON, 15 AGUSTUS 2020
HALAMAN 16
Mengapresiasi Kegotongroyongan Masyarakat Per Perayaan P era rayaan an Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerd Kemerdekaan RI pada pa p ada tahun tahun ini memang tidak segempita tahun-tahun sebelumnya. Meski sebelumnya. Ini karena pandemi Covid-10. se seb Covi begitu begitu tidak mengurangi makna kemerdekaan kem yang ya kini sudah dirasakan bangsa Indonesia. I Dengan kondisi p andemi Covid-19 pandemi in ni kebersamaan dan ini k egotongroyongan kegotongroyongan b egitu menguat di begitu m asyarakat. Mereka masyarakat. bersama-sama
da menanggulangi mencegah dan v penularan virus corona dan dia ini patut diapresiasi. Sebab, penanganan Covid tidak bisa se dilakukan sendiri-sendiri dan membutu ini membutuhkan peran serta masyarakat.
Tri Rismaharini
Hal ini terungkap dalam sambutan Wali Kota Surabaya dalam memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI. “Kegotongroyongan masyarakat ini memang patut diapresiasi,� kata dia sebagaimana tertulis dalam kata sambutannya. Wa l i Ko t a R i s m a j u g a menyinggung betapa pentingnya persatuan dan kesatuan. Sebab, ini menjadi modal penting untuk membangun bangsa. Tidak itu saja, untuk mengisi
kemerdekaan ini tentu harus dengan sesuatu yang positif. Wa l i k o t a p e re m p u a n ini juga menambahkan, masyarakat seharusnya bisa merasakan kemerdekaan itu melalui kebebasan berusaha, berpendapat, dan juga meraih pendidikan. Pemkot sudah memfasilitasi bagi masyarakat pada sektor ekonomi. Seperti ada kegiatan pahlawan ekonomi, pelatihan usaha, dan sebagainya.
Soal pendidikan, masih lanjut Risma, pemkot telah memberikan pelayanan pendidikan gratis, Tidak itu saja juga memberikan beasiswa untuk pelajar yang tidak mampu. Bahkan beasiswa ini berikan hingga menempuh perguruan tinggi. Selain itu juga ada fasilitasfasilitas lain yang disediakan pemkot Surabaya sebagai sarana penunjang. Seperti koridor, BLC (broadband learning center dan perpustakaan). (udi/yok)
memorandum.co.id
JATIM TANGGUH
INDONESIA MAJU
17 AGUSTUS 1945
memorandumredaksi @gmail.com
17 AGUSTUS 2020
SABTU PON, 15 AGUSTUS 2020
HALAMAN 17
Apresiasi Pejuang Tangguh Penegakan Hukum Dukung Hadang Covid-19 Program Pemerintah Menjelang peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selain menganugerahkan Tanda Kehormatan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada empat orang tokoh di Jawa Timur, juga memberikan apresiasi kepada masyarakat pejuang tangguh dalam menghadang Covid-19. LENCANA Jer Basuki Mawa Beya ini diberikan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/367/KPTS/013/2020. Penghargaan ini diberikan kepada empat tokoh tersebut atas dedikasi luar biasa, tenaga, pikiran dan jiwa raganya kepada masyarakat dan Provinsi Jawa Timur dalam penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 di Jatim. Khofifah mengatakan, penghargaan Jer Basuki Mawa Beya ini adalah bagian dari kekuatan, persatuan dan kebersamaan dari seluruh dedikasi, pengorbanan dan perjuangan yang tidak pernah berhenti mulai jajaran Babinsa, Bhabinkamtibmas, sampai dengan Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, Pangkoarmada II dan seluruh jajaran TNI Polri terutama dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Jatim. “Bahwa saya yakin semuanya sebetulnya ingin bangsa ini kuat, bangsa ini hebat dan warga bangsa semua sehat dan selamat serta semuanya ingin warga bangsa ini bisa tertolong. Hari ini kita semua sesungguhnya telah dianugerahi oleh Allah SWT tentang persaudaraan yang kuat, kebersamaan yang kuat, dedikasi
yang terus terjaga, serta perjuangan yang tidak boleh kenal lelah. Pada dan pengorbanan yang terus bisa akhirnya harus ada tindakan untuk dibangun,” katanya. bisa memberikan ke arah law enforMenurutnya, banyak program cement lebih baik lagi,” terangnya. dari Jatim yang kemudian menjadi Seperti diketahui, Tanda Kehorreferensi nasional. Seperti Kampung matan Lencana Jer Basuki Mawa Tangguh yang diinisiasi Kapolda Beya Emas diberikan kepada tiga Jatim. Program ini kemudian oleh orang tokoh yakni Kapolda Jatim Kapolri diangkat sebagai program Irjenpol M Fadil Imran, Pangdam tangguh nusantara, serta oleh Pre- V Brawijaya Mayjen TNI Widodo siden RI juga diberikan referensi Iryansyah, serta Panglima Komando pentingnya ketangguhan. Armada II Laksamana Muda TNI “Karena bukan hanya kampung Heru Kusmanto. Sedangkan Tanda h, diharapkan ini juga Kehormatan Lencana Jer Basuki yang tangguh, tri tangguh, kemudian Mawa Beya Perak diberikan kepada untuk industri pesantren, dan sekolah tangguh. Kepala Bappeda Jatim (alm) Moh. n ini diharapkan akan Rudy Ermawan Ketangguhan n semangat kita bahwa Yulianto. memberikan pi covid-19 kita harus (yok) ( k) (yok menghadapi angguh dan luar biasa,” tegar, harus tangguh katanya. an dalam penanganan Perjuangan vid-19, lanjutnya, telah pandemi Covid-19, ngan Inpres 6 tahun dikuatkan dengan 2020 tentang Peningkatan Disipgakan Hulin dan Penegakan kum esehatan dalam Protokol Kesehatan Pencegahan dan PeOVID-19 ngendalian COVID-19 kanpada yang diterbitkan pada u. 4 Agustus lalu. ni akan “Inpres ini an dari menjdi bagian penguatan bahwa siphari ini kedisipelinan, kepen dulian dan cara kita mengenda19 likan Covid-19 harus diikuti dengan n disiplin penegakan ngan proses yang kuat dengan n sosialisasi edukasi dan komprehen yang lebih komprehenGubernur Khofifah Indar Parawansa sif dengan pengawasan
Peringatan HU HUT ke-75 Kemerdekaan RI tah tahun ini berbeda dengan tahun tahun-tahun sebelumnya. Di ten tengah wabah pandemi Covid Covid-19 yang hampir setengah tah tahun dirasakan masyarakat, men menjadi perubahan signifikan dengan pola kehidupan yang berb berbeda atau biasa dikenal de dengan istilah new normal. NAMUN, itu semua tidak NAMU menghala menghalangi kita untuk tetap bersatu m memutus penyebaran ma mata rantai Covid-19 tersebu tersebut. Termasuk salah satuny satunya masalah penegakan hukum yang menjadi ba bagian dari kejaksaan yang sselalu mendukung program pemerintah sesuai dengan tema HUT ke-75 RI “In “Indonesia Maju”. Salah satunya adala lah dengan membangun masyarakat sadar dan taat hukum demi terjuwudnya rasa keadilan di masyarakat. Upaya ini sudah dilakukan Korps Adhyaksa ke kepada masyarakat. Misalnya, jak jaksa masuk sekolah (JMS), penyu penyuluhan hukum dan pendamping pendampingan hukum dalam pembanguna pembangunan pemerintah daerah secara ber berkelanjutan. “Sehingga tujuan pemerintah untuk Indones Indonesia Maju khususnya maju dalam bi bidang hukum dapat tercapai,” ujar Kepala Kejaksaan Ti Tinggii JJawa T Timur Dr Mohamad Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dofir SH MH. Dr Mohamad Dofir SH MH Untuk mewujudkan itu se-
mua, di tengah pandemi virus corona, kejaksaan juga dilibatkan dalam mengawal anggaran pemerintah dalam penanganan Covid-19 agar tidak terjadi penyimpangan atau salah sasaran. Salah satunya juga mewujudkan Jatim Tangguh untuk melawan Covid-19. Bersama Forkopimda Jatim, kejaksaan pun bergerak bersama-sama menyosialisasikan program Jatim Bermasker. “Kami awali dari internal yang selalu melakukan protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, dan menggunakan masker,” ujar mantan Kajari Surabaya dan Kajari Tanjung Perak ini. Terkait mencintai produk dalam negeri khususnya di Jatim, banyak sekali hasil karya daerah yang go international. Ini menjadi wacana bahwa produksi lokal tidak kalah dengan internasional, bahkan bisa meningkatkan perekenomian pada masyarakat di masing-masing daerah. “Kejati Jatim turut serta menumbuhkan rasa cinta produk dalam negeri di antaranya dengan melakukan pendampingan hukum serta mendorong pemerintah daerah untuk selalu menggunakan produk-produk lokal dan UMKM dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan,” ujar Dofir. Pastinya, di tengah keprihatian dalam masa pandemi Covid-19 ini, kejaksaan memaknai hari kemerdekaan dengan membangun karakter manusia yang berguna bagi bangsa dan negara Indonesia. “Yaitu dengan meningkatkan kinerja dan pelayanan, menumbuhkan public trust terhadap institusi kejaksaan serta tetap mengedepankan integritas dan profesionalisme,” tambahnya. Harapannya, di HUT ke-75 tahun ini Indonesia bisa diberikan kekuatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 serta dapat melewatinya dengan baik. “Semoga apa yang kita lakukan bersama-sama bisa terwujud dan kehidupan bisa berjalan normal,” pungkas Dofir. (fer/yok)
Sidang Paripurna Istimewa
DPRD Jatim Mendengarkan Pidato Presiden 50 Persen Tangani covid-19
DPRD Jawa Timur mengikuti gikuti sidang paripurna istimewa yang g digelar secara webinar. Sidang paripurna dengan agenda mendengarkan ngarkan pidato Presiden Joko Widodo dodo diikuti seluruh anggota DPRD se-Indonesia. TERMASUK juga Ketua DPRD Jatim Kusnadi didampingi wakil ntak, ketua Sahat Tua Simandjuntak, Anik Maslachah, Achmad Iskandar, dan Anwar Sadat dan dar juga Gubernur Khofifah Indar tiParawansa, Wagub Emil ElestiD anto Dardak, serta jajaran OPD (organisasi perangkat daerah)) n Pemprov Jatim. Seluruh jajaran angggota dewan Jawa Timur dan sekretariat DPRD Jawa Timur. Kusnadi yang juga ketua DPD PDI Perjuangan menjelaskan DPRD Jatim, mendukung langkah pemerintah pusat dan pemerintahan Pemprov Jatim untuk melakukan lompatan-lompatan di tengah badai krisis terdampak pandemi covid-19. “Kami mendukung pemerintah pusat dan
Anwar Sadat
provinsi seperti dalam pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo,” tandas Kusnadi. Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan harus ada lompatan untuk memperbaiki sektor ekonomi. “Berbagai lompatan harus dilakukan. Jika orang berjalan,
Kusnadi bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak usai sidang paripurna.
kita harus melompat. Jika orang melompat, kita harus melakukan kegiatan lebih cepat,” tergas. Pada kesempatan yang sama Anwar Sadat, wakil ketua DPRD Jatim, menjelaskan momen persiapan HUT kemerdekaan RI ke 75 tahun, rakyat Jawa Timur menunjukkan ketaatan dengan membayar
pajak. Untuk itu, dirinya menyampaikan rasa terimakasih pada rakyat Jatim. “Di Jatim tidak terlalu terdampak, ini menunjukkan ketaatan warga masih luar biasa,” tegas Anwar Sadat. Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, menghadapi krisis ekonomi setelah pandemi covid-19
harus dilakukan secara kolektif. Menurutnya, semangat gotong royong bisa menata kembali kondisi ekonomi yang terdampak covid-19. “Harus bersama menata agar pandemi menjadi penyemangat mengembalikan potensi ekonomi lebih maju dan lebih baik,” tutur Anwar Sadat. (day/*)
DAMPAK pandemi covid-19 membuat sektor ekonomi di Jawa Timur ikut terganggu. Untuk itu, anggaran pembangunan di Jatim dialihkan untuk kebutuhan penanganan corona. Ketua komisi D DPRD Jawa Timur Kuswanto membenarkan kebutuhan mendadak untuk penanganan covid-19. Ia menegaskan, dampak pandemi Corona sangat luar biasa. “Sehingga penanganan covid-19 sudah merambah terganggunya sektor ekonomi. Karena itu anggaran pembangunan dialihkan untuk penanganan covid-19,” tegas Kuswanto. Politisi Partai Demokrat Demok ini, menegaskan stimu stimulus bagi warga Jatim terdampak terdamp covid-19 harus cepat d dan unt tepat dilakukan. “Ini untuk ek mengerakkan sektor ekonomi. Termasuk p perhatian terhad terhadap pelaku UMKM UMKM,” kata Kuswan Kuswanto. (day/*) Kuswanto
memorandum.co.id
JATIM TANGGUH 17 AGUSTUS 1945
SABTU PON, 15 AGUSTUS 2020
17 AGUSTUS 2020
HALAMAN 18
Berharap Warga Kreatif Peringati HUT Kemerdekaan Momen peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini sangat berbeda. Di situasi pandemi Covid-19, ancaman virus tersebut masih mengintai. Pemerintah mewanti-wanti masyarakat supaya menjalankan protokol kesehatan, mulai jaga jarak, tidak menggelar kegiatan yang dapat memicu kerumunan, bermasker, dan lainnya. Sesuai surat edaran (SE) pemerintah kota melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya nomor 003.1/7099/436.8.4/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Dalam Rangka Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan lomba dan malam tirakatan atau tasyakuran serta kegiatan lainnya di tengah situasi pandemi Covid-19 dinilai dapat menimbulkan kerumunan. Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono pun mengimbau supaya masyarakat mematuhi aturan tersebut. Surat edaran tersebut, menurut Awi sapaan akrab Adi Sutarwijono, justru untuk melindungi warga masyarakat dari potensi penularan Covid-19, mengingat Surabaya belum bisa dikatakan aman dari virus corona. Jangan sampai kegiatan-kegiatan di masyarakat malah membuat risiko penularan virus menjadi tinggi. “Pemerintah kota sudah memberikan imbuan agar tidak menggelar peringatan-peringatan yang berpotensi mengumpulkan massa. Saya memaknai itu memang pemerintah kota berusaha mencegah penularan Covid-19,” kata Awi, sapaan akrabnya. Akan tetapi, sambungnya, masyarakat bisa lebih kreatif. Seperti menggelar acara tasyakuran dan lomba secara jarak jauh dengan on-
INDONESIA MAJU
memorandumredaksi @gmail.com
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono.
line atau daring. “Jangan sampai kemudian tidak ada peringatan sama sekali. Menurut saya masyarakat patut bersyukur, menandai rasa syukur itu dengan kegiatan yang bersifat virtual,” jelasnya. Ia mencontohkan, doa bersama secara daring yang memakai fasilitas
teknologi komunikasi. Begitu juga lomba-lomba, seperti lomba baca puisi, menyanyi atau menggambar, yang bisa dilakukan secara virtual yakni diekspresikan melalui tampilan video pendek. “Tapi kegembiraan dan rasa syukur atas kemerdekaan ini bisa diwujudkan dalam banyak hal. Dangan melalui doa bersama, dan lomba-lomba yang dilakukan secara virtual. Dan itu menurut saya yang sekarang lagi bisa diaplikasikan dalam situasi pandemi Covid-19,” cakapnya. Di HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Awi mengucapkan selamat karena NKRI masih berdiri kokoh. “Selamat hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Dan saya, kita semua bersyukur Negara Kesatuan Republik Indonesia masih berdiri sampai saat ini berdasar pancasila yang mengayomi seluruh warganya yang beraneka ragam itu,” papar Awi. Semangat 17 Agustus di tengah pandemi Covid-19 seperti apa harapannya? Menurut Awi semangat itu bisa ditunjukkan dengan upaya menekan angka penyebaran Covid-19. Caranya? Dengan menaati protokol kesehatam sesuai imbauan pemerintah. “Kita, pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat berusaha mencegah penularan Covid-19. Sekarang Surabaya dari zona merah sudah berubah menjadi zona oranye, kita sedang bergerak menekan angka Covid-19 dari oranye menjadi kuning dan selanjutnya menjadi hijau. Semua pihak sedang berupaya untuk menekan angka Covid-19. Dan angka Covid-19 sudah semakin melandai. Jadi apapun kegiatannya juga harus mematuhi protokol kesehatan supaya tidak terjadi penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya. (alf/yok)
memorandum.co.id
JATIM TANGGUH 17 7A AGUSTUS G 1945
INDONESIA MAJU
memorandumredaksi @gmail.com
17 AGUSTUS 2020
HALAMAN 19
FOTO: MEMORANDUM/FER
SABTU PON, 15 AGUSTUS 2020 20220
Kajari Surabaya Anton Delianto SH MH didampingi Ketua IAD Surabaya Hayudeni Delianto menyerahkan sembako secara simbolis dalam kegiatan Kejaksaan RI Peduli Covid-19.
Mencintai Produk Lokal Kejaks Kejaksaan sebagai institusi penegakan hukum di Indonesia turut sserta mendukung program-program pemerintah sesuai dengan tema HUT ke-75 RI “Indonesia Maju”. Demi mewujudkan keadilan di masyarakat, khususnya maju dalam bidang hukum, Kejaksaan Negeri Surabaya melakukan kegiatan hukum seperti penyuluhan hukum dan pendampingan hukum dalam sepert pembangunan pemerintah daerah secara berkelanjutan. pemba
“Ada jaksa masuk sekolah atau bidike dengan istilah JMS. Karena asa dikenal Covid-19 kami tidak langsung datang Covid-19, sekol tetapi melalui daring,” ujar ke sekolah K Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya AnDelia ton Delianto SH MH. Lanj Lanjut Anton, dalam mewujudkan Ta Jatim Tangguh di tengah pandemi Covid-19 ini, Kejari Surabaya langsung la terjun langsung ke masyarakat. Salah satunya dengan mendukung program Be Jatim Bermasker. “Ini sudah kami lakukan dengan membag membagikan masker kepada masyaraTerm kat.Termasuk juga memberikan sembakepad masyarakat yang terdampak ko kepada Covid-19 Selain itu, di internal sendiri Covid-19. jug membiasakan semua pegakami juga kejak wai kejaksaan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan,” jelasnya. Tam Tambahnya, untuk menumbuhkan cint produk dalam negeri, kejakrasa cinta m saan mendorong Pemkot Surabaya m selalu menggunakan produk-produk dal lokal dalam setiap kegiatan. “Selain itu setiap Ju Jumat, seluruh jaksa dan pegawai diwajibk menggunakan pakaian batik diwajibkan m demi melestarikan budaya bangsa. Ini
Kepala Kejaksaan Ke Negeri Surabaya An Anton Delianto SH MH
salah satu cara mencintai kebudayaan,” ujarnya. Di tengah masa pandemi Covid-19
seperti ini, pastinya masyarakat resah karena hal yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dalam mengisi kemerdekaan. Salah satunya memaknai hari kemerdekaan, untuk membangun karakter manusia yang berguna bagi bangsa dan negara Indonesia. “Kejaksaan tetap mengedepankan integritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini semua menjadi tantangan Kejari Surabaya untuk menuju pelayanan publik (yanlik),” jelas Anton yang
berhasil membawa Kejari Surabaya memperoleh penghargaan wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB). Harapan kejaksaan dalam kemerdekaan tahun ini, Indonesia bisa diberikan kekuatan dan dapat melewati pandemi Covid-19 dengan baik. “Semoga pandemi ini cepat berlalu. Dan Indonesia bisa diberikan kekuatan, amin,” pungkas Anton. (fer/yok)
memorandum.co.id
JATIM TANGGUH 17 AGUSTUS 1945
INDONESIA MAJU
memorandumredaksi @gmail.com
17 AGUSTUS 2020
SABTU PON, 15 AGUSTUS 2020
HALAMAN 20
Bersyukur Diberi Kemerdekaan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah turun ke lapangan dengan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat.
Gotong Royong Membangun Kemandirian Bangsa Tidak seperti tahun sebelumnya, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan RI tahun ini akan banyak hal baru yang akan ditemukan. Karena dirayakan di tengah pandemi Covid-19. Namun, menurut Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah SSos MM, inilah momentum terbaik untuk menunjukkan bila dengan berjuang bersama untuk terbebas dari pandemi maka akan membuat Indonesia Maju. “Pandemi Covid-19 telah mendisrupsi dan membawa dampak yang luar biasa bagi sendi-sendi kehidupan ekonomi, dan relasi sosial kemasyarakatan. Ini dapat dijadikan momentum utamanya dengan bangkit menyatupadukan langkah dalam mereposisi strategi sampai dengan tataran masyarakat terbawah,” ujar Widodo. Selain itu dalam peringatan kemerdekaan ini, juga dapat dijadikan ajang memetik pembelajaran dari semangat dan teladan para pendiri bangsa. Di mana telah mewariskan semangat kebersamaan, gotong royong, gigih
berjuang, ketangguhan, dan daya adaptasi yang telah teruji dalam menggapai cita-cita kemerdekaan. “Dengan kebersamaan ini upaya membangun kemandirian dalam menggapai kehidupan yang lebih baik di tengah keterbatasan dan rintangan yang dihadapi bisa terwujud,” lanjutWidodo. Kini masih menurut jenderal bintang dua ini dengan perjalanan panjang kemerdekaan Indonesia, semangat bangkit untuk masa depan yang lebih baik harus dapat melandasi setiap derap langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mengatasi segala rintangan dan tantangan. Sedangkan dalam pandemi Covid-19 juga telah mengubah cara dan kebiasaan kerja, terjadi transformasi digital dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan cara-cara yang
lebih efisien, efektif, transparan, dan akuntabel. Sehingga transformasi digital ini diharapkan dapat terus ditingkatkan pada masa-masa mendatang. “Peringatan HUT Kemerdekaan ke-75 RI hendaknya dapat dijadikan momentum transformasi digital di Indonesia yang perlu terus ditingkatkan implementasinya,” papar jenderal kelahiran Surabaya ini. Ditegaskan Widodo bila beragam modal bangsa yang sesungguhnya telah dimiliki dan seyogianya dapat dikapitalisasi menjadi senjata tajam dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa-masa pandemi Covid-19. Khususnya dan masa-masa mendatang pada umumnya untuk bangkit menggapai Indonesia Maju. Apabila direfleksikan secara historis, semangat bangkit untuk Indonesia Maju sejalan dengan visi besar para pendiri Bangsa Indonesia yang terefleksi dalam Pembukaan UUD 1945 di mana alinea kedua secara tegas menyatakan keinginan untuk mewujudkan masyarakat yang merdeka, bersatu, berdaulat adil, dan makmur. (tyo/yok)
“Rasa syukur ini harapan kami jangan berhenti pada tingkat perayaan, tetapi lebih kepada bagaimana menterjemahkan mengisi kemerdekaan,” jelasnya. Mengisi kemerdekaan yang saya maksud tidak hanya sekadar jargon. Tetapi juga ada satu perbuatan dan tindakan nyata yang terukur dan kemudian bisa dibuktikan, bisa dirasakan, bisa diketahui manfaatnya. Kalau hal-hal itu bisa dilakukan, saya rasa di tengah pandemi Covid-19 tidak akan mengurangi terhadap makna dari pada peringatan pada tahun ini. Terus kemudian pelaksanaan perayaan yang biasanya dilakukan dengan gegap gempita, kita juga harus tahu diri bahwa sekarang masa prihatin. Prihatin itu tidak sekedar sisi
ekonomi, kita harus berhemat, tetapi juga kita harus meningkatkan kehati-hatian karena di hadapan kita, di lingkungan kita ada wabah, ada pandemi Covid-19 yang harus kita atasi dengan protokol Covid-19 secara lebih ketat dan seksama. Bagamaina kelanjutannya kalau kemudian kita harus melaksanakan perayaan HUT RI di era protokol Covid-19. Kami menyambut baik surat edaran yang dikeluarkan pemerintah kota untuk warga. Memang kemarin sempat meimbulkan polemik. Mereka menafsirkan seolah-olah pemerintah kota melarang warga untuk bersyukur. “Bersyukur itu tidak mutlak dilakukan dengan hura-hura. Tapi rasa syukur itu lebih kepada mari kita arahkan kepada makna yang lebih
dalam yaitu dengan mengedepankan religiusitas kita terhadap makna syukur,” imbuhnya. “Kita bersyukur sudah diberikan kemerdekaan, bersyukur sudah diberikan kebebasan, bahkan berekspresi memaksimalkan potensi yang ada pada diri kita. Dan rasa syukur itu tidak sekadar itu, tapi juga bisa diterapkan dalam bentuk perbuatan-perbuatan lain. Dan kemudian kita melakukan kegiatan-kegiatan seperti bakti sosial, itu juga sebagai suatu bentuk bersyukur kita. Kita melakukan kegiatan berhati-hati itu juga bagian dari pada rasa syukur. Syukur diberi nikmat dan nikmat itu harus kita pelihara. Dipelihara dengan cara bagaimana? Dengan cara kita bersikap hati-hati. “Kalau kemudian kita lalu melanggar protokol Covid-19 itu bisa diterjemahkan secara hakekat itu bisa dikatakan orang yang tidak bersyukur, tidak bisa hati-hati. Karena kita diberi sehat harus dijaga,” pungkasnya. (alf/yok)
FOTO: MEMORANDUM/TYO
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A. Hermas Thony memaknai HUT RI di masa pandemi Covid-19 harus bisa tetap disyukuri bahwa kita bisa menikmati kemerdekaan sudah 75 tahun.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A. Hermas Thony.