Harga Rp 1000
Edisi Khusus Masta-PMB
Kamis, 18 Agustus 2022
Tahun 18/ No. 25
Belum Legal
Ilustrasi: Khairani Makina/Koran Pabelan
Kongres Belum Selesai, BEM-U Sudah Buka Open Recruitment Reporter: Chesarisa Nugraheni Putri
UMS, Koran Pabelan – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) telah membuka pendaftaran untuk bergabung ke dalam BEM yang dibuka pada 8 sampai 10 Agustus kemarin. Secara legalitas sendiri, BEM UMS saat ini masih belum memiliki legalitas karena belum terlaksananya Kongres setelah hasil perhitungan Pemilwa Ulang.
S
igit Yulianto, selaku Wakil Presiden Mahasiswa saat ini mengungkapkan, alasan BEM UMS melakukan open recruitment sebelum Kongres karena kemungkinan adanya agenda universitas yang mengikutsertakan BEM UMS. Terkait pengesahan dari pihak universitas, Sigit mengatakan kalau hingga saat ini belum ada keputusan apakah BEM UMS akan disahkan sebelum Kongres terlaksana atau tidak. “Mungkin saat ini lebih mengusahakan terbentuk dari segi kabinet terlebih dahulu, untuk berjalannya ke depan masih menunggu hasil keputusan Kongres sesuai kesepakatan bersama,” ujarnya, Selasa (9/8). Ia juga mengatakan, hingga tanggal 9 Agustus lalu belum ada hasil dalam bentuk apa pun di luar Kongres. Akan
tetapi, Sigit menjelakan bahwa hingga saat ini Kongres masih tetap diupayakan, meskipun ke depannya akan ada hal-hal yang harus dilumrahi. “Perihal Kongres memang menjadi dasar legalitas berjalannya BEM UMS ke depannya, ada hal yang harus dikorbankan mengingat BEM UMS sebenarnya juga harus segera terlibat dalam acara-acara penting universitas,” tambahnya. Sigit juga menyampaikan, untuk masa kepengurusan BEM UMS sendiri, ia kurang mengetahui sebab belum ada keputusan terkait hal tersebut. Mengenai masa kepengurusan yang belum jelas, kata Sigit, perlu diadakan kesepakatan dari lembaga-lembaga terkait karena hal tersebut nantinya menjadi pembahasan penting dalam forum Kongres. “Setidaknya ada estafet kepemimpinan agar
Hizbul Wathan Kibarkan Bendera...
(BEM UMS –red) tidak mati dan ada halhal dasar yang bisa dibenahi untuk nantinya dilanjutkan di periodisasi ke depan,” harapnya. Abdillah Toha, salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Alquran dan Tafsir (IQT) mengungkapkan, bahwa langkah yang dipilih BEM UMS dalam melakukan open recruitment ini kurang tepat dan terkesan buru-buru. Abdillah berpendapat, seharusnya pihak BEM UMS melakukan pergerakan pelegalan terhadap lembaganya terlebih dahulu dan memperbaiki elektabilitas untuk mengembalikan kepercayaan mahasiswa kepada BEM UMS. “Untuk apa terburu-buru, lakukan semuanya sesuai koridornya, seharusnya jangan langsung loncat ke open recruitment,” katanya, Kamis (11/8). [GDM]
Sesuaikan Perkembangan dan Kebutuhan, Kesmas...
Mahasiswa Wajib Selesaikan SKS...
Iklan dan Langganan: 085799412172 SMS Suara Pabelanis: 081338853137