

Pada tahun 1905, terdapat pembangunan laboratorium di sekitar lokasi kampung ini. Pembangunan gedung laboratorium tersebut dilanjutkan dengan pembangunan gedung akuarium air laut. Gedung akuarium tersebut dibuka untuk umum pada tanggal 12 Desember 1923, dan menjadi gedung akuarium pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Dengan latar belakang merupakan bekas lokasi gedung akuarium, maka kampung ini diberikan nama kampung Akuarium.
Penyediaan ruang berkumpul skala kecil & besar (Plaza kecil) Menciptakan tempat duduk (Pocket spaces) untuk bercengkerama. Penguatan identitas sosial lokal (Mural).
Menyediakan tempat untuk area perdagangan (Bazar atau PKL) Menyediakan tempat bermain anak