Hal 28_oke

Page 1

Wawancara

AHUN I 28 EDISI 0011 8 TTAHUN

SDK: Tidak Usah Ragukan Anwar

--koranmandar/ Shalahuddin

Laporan: Shalahuddin

Anwar Adnan Shaleh mencabut nomor urut di KPU

Pembatalan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) beberapa waktu lalu menyita perhatian sejumlah kalangan. Bukan tanpa alasan penetapan yang seharusnya selesai 25 Agustus lalu itu dinilai terjadi pembengkakan angka pemilih yang seharusnya. Menanggapi hal tersebut Ketua tim pemenangan pasangan AAS, Suhardi Duka juga angkat bicara saat ditemui di rumah jabatan Bupati Mamuju. Menurut Bupati Mamuju itu DPT harus dalam kondisi yang ril sebelum ditetapkan. “Itu harus pada kondisi ril disuatu daerah. Tidak bisa kita membuat pemilih tetap kalau tidak dalam kondisi ril. Artinya karena tidak seperti itu maka terjadi perbedaan DPT dengan wajib pilih dengan yang ada disetiap TPS,” ujarnya. Ia juga mengatakan dengan

tidak adanya kondisi ril terkait DPT itu turut mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pemilukada. “Dan itu yang mengakibatkan partisipasi pemilih itu hanya sampai 70% karena DPT yang tidak jelas,” katanya. Selain menyoroti DPT pria yang akrab dengan nama SDK itu juga menyoroti kinerja KPU yang seharusnya membangun kerjasama dengan lembaga pemerintahan yang lain. Misalnya kepala lingkungan atau RW. Karena mereka merupakan orang yang mengetahui persis kondisi masyarakat yang ada di lapangan. “Sejauh KPU mampu membangun kerjasama itu saya yakin DPT tidak akan amburadul. Kalau di Mamuju lain. Karena Mamuju daerah terbuka tingkat urbanisasinya tinggi dan itu wajar,” tegasnya. Selanjutnya ia juga mengungkapkan tentang kondisi tim

pemenangan AAS yang tersebar di lima kabupaten dalam kondisi yang baik. Bahkan Sudah mulai masif hingga akar rumput. Ia juga menambahkan terkait dengan kesuksesan Pak Anwar selama ini dalam memimpin sudah mulai dipahami oleh masyarakat karena informasi yang selama ini tidak berimbang sudah mampu diimbangi. Misalnya informasi tentang keberhasilan Pak Anwar dalam pembangunan infrastruktur jalan. “Selama ini ada kesan informasi yang disebar didesain bahwa itu bukanlah keberhasilan dari pak Anwar karena itu adalah jalan nasional. Tapi harus dipahami bahwa untuk mendatangkan dana ke daerah harus melalui perjuangan gubernur, atas kredibilitas gubernur,” tambahnya. Menyangkut hasil survei, SDK juga menyampaikan bahwa saat ini di

kabupaten Matra, Mamuju, Majene dan Mamasa, rating AAS di atas sedangkan di Polman ratingnya terus meningkat. Menurutnya hal Itu merupakan pengaruh dari ketokohan pak Aladin. “Sedangkan hasil survei, biasanya jika disurvei hanya sendirian saja maka hasilnya tinggi tapi jika dipasangkan dengan figur lain akan mengalami penurunan. Berbeda dengan AAS justru meningkat ketika dipasangkan dengan Aladin,” ungkap SDK. Sebelum mengakhiri pembicaraan malam itu ia menghimbau kepada warga Sulbar untuk tidak ragu bergabung dengan memilih pak Anwar untuk periode selanjutnya. “Tidak usah ragu di perahu pak Anwar karena insya Allah sesuai dengan aharapan kita,” tutupnya. (ed-mra)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.