Skip to main content

Koran Kampus UKDW Edisi September 2025

Page 1

UKDW Yogyakarta

19

@UKDWJOGJA @ukdwyogyakarta

09

UKDW Yogyakarta

Alamat Redaksi: Kantor Biro IV UKDW Gedung Hagios Lantai 1 Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo 5-25, D.I Yogyakarta Koran Kampus UKDW

SEPTEMBER 2025

korankampus@staff.ukdw.ac.id

Berkomunikasi dengan Hati Mencipta Harmoni

B E R I TA U TA M A

Hanna N. Putri: Dari UKDW hingga LPDP, Merajut Mimpi Lewat Desain

UKDW Sukses Loloskan Artikel Ilmiah PKM 2025: Studi Strategis UKM Wastraloka Jadi Sorotan

2

M

Dua Inovasi UKDW Resmi Dipatenkan, Bawa Solusi untuk Masyarakat

6

Mahasiswa UKDW Raih Juara 1 Nasional Kategori Video Inklusi di Temu Inklusi 2025

10

ahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui skema Program Kreativitas Mahasiswa – Artikel Ilmiah (PKM-AI) Tahun 2025, tim mahasiswa UKDW berhasil lolos seleksi dan meraih insentif dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Tim yang terdiri atas Selfiana Lestari, Gloria Sharon Rambu Muni, dan Vincentius Reynold Andika ini, di bawah bimbingan Servatia Mayang Setyowati, S.Pd., M.Sc., mengangkat topik penelitian berjudul “Integrasi Green Intellectual Capital dan Kearifan Lokal sebagai Keunggulan Kompetitif UKM: Studi Kasus pada UKM Wastraloka, Klaten, Jawa Tengah”. Penelitian ini mengkaji secara mendalam bagaimana sinergi antara Green Intellectual Capital (GIC) dan kearifan lokal dapat menjadi strategi keunggulan kompetitif bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM), khususnya dalam menciptakan daya saing dan keberlanjutan usaha di tengah tekanan pasar global yang semakin kompetitif. Studi dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara langsung dengan pemilik UKM Wastraloka, yang dikenal sebagai produsen kerajinan tangan dari bahan daur ulang dengan desain bermotif batik khas Indonesia. Meski masih tergolong sebagai UKM, Wastraloka telah berhasil menembus pasar ekspor dan memperkenalkan budaya Indonesia ke pasar internasional. Keberhasilan ini merupakan cerminan dari pendekatan pendidikan

di UKDW yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membentuk mahasiswa menjadi pemikir kritis, adaptif, dan berdampak nyata. Melalui pendekatan teori Resource-Based View (RBV), tim berhasil menunjukkan bahwa sumber daya internal, seperti pengetahuan hijau dan nilai-nilai budaya lokal, dapat menjadi aset strategis yang langka, sulit ditiru, dan bernilai tinggi untuk mendukung keberlanjutan UKM. “UKDW mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang kontekstual dan aplikatif. Ini sejalan dengan misi kami untuk mencetak lulusan yang berkarakter kuat dan siap menjawab tantangan zaman,” ujar Servatia Mayang Setyowati, dosen pembimbing tim PKM-AI. Selain menggali aspek modal intelektual hijau, riset ini juga menekankan pentingnya literasi keuangan dan digital bagi pelaku UKM. Hal ini diyakini sebagai kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong transformasi digital yang inklusif di sektor usaha kecil. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi, dan Inovasi, Dr. Parmonangan Manurung, S.T., M.T., IAI., menyampaikan apresiasi atas capaian ini. “Tema yang diangkat sangat kontekstual dan relevan dengan tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini. Kearifan lokal dan penguatan UKM merupakan isu strategis yang membutuhkan perhatian. Selamat kepada tim mahasiswa, dosen pendamping, serta Biro 3 yang telah mengawal proses ini hingga berhasil meraih hibah PKM 2025,” ujarnya. Sementara itu, Koordinator Program Kreativitas Mahasiswa UKDW, Drs. Jong Jek Siang, M.Sc., menambahkan, “Puji Tuhan, mahasiswa UKDW kembali menunjukkan konsistensinya dalam meraih pendanaan di skema PKM setiap tahun. Ini adalah hasil dari kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh stakeholder yang terlibat”. Servatia turut menyampaikan rasa bangganya terhadap proses yang dijalani oleh tim mahasiswa. “Karya ilmiah ini merupakan hasil dari sinergi antara kajian pustaka tentang modal intelektual dan praktik lapangan yang dijalankan secara serius oleh mahasiswa. Sejak awal, mereka yang tergabung dalam Kelompok Studi Akuntansi Keuangan (KSAK) telah mempersiapkan outing class dengan baik, mulai dari penyusunan kerangka teori, perancangan instrumen observasi dan wawancara, hingga refleksi nilai-nilai keberlanjutan ke dalam bentuk tulisan ilmiah. Pencapaian ini menunjukkan kedisiplinan akademik, ketekunan, dan semangat belajar yang tinggi dari para anggota tim,” tegasnya. Sebagai perguruan tinggi swasta yang dikenal atas komitmennya terhadap pendidikan berbasis nilai, UKDW Yogyakarta terus mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam program-program nasional seperti PKM. UKDW percaya bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui riset, inovasi, dan kerja kolaboratif lintas sektor. [mpk]

UKDW Raih Tiga Penghargaan dalam Anugerah Kerja Sama Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V 2025

U

niversitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Anugerah Kerja Sama Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V yang diselenggarakan pada Kamis, 4 September 2025 di Ruang Tamansari, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) AMPTA Yogyakarta. Dalam acara tersebut, UKDW berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus, yaitu: 1. Juara Harapan 1 Perguruan Tinggi dengan Kerja Sama Internasional Terbaik. 2. Juara Terbaik 2 Perguruan Tinggi dengan Kerja Sama Pemerintah/Lembaga Swadaya Masyarakat. 3. Juara Terbaik 1 Perguruan Tinggi dengan Laporan Kerja Sama (Lapkerma) Terbaik. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi LLDIKTI Wilayah V kepada perguruan tinggi yang mampu menunjukkan komitmen, konsistensi, dan inovasi dalam membangun jejaring serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D. dalam sambutannya menegaskan arti penting strategi Leapfrogging yang lahir pada tahun 2024. Menurutnya, kolaborasi antar-PTS harus berorientasi pada implementasi nyata, terutama dalam berbagi sumber daya, riset, dan pembimbingan mahasiswa. “Target kita jelas, pada 2028 minimal 51,15% program studi di PTS DIY harus terakreditasi unggul. Untuk itu, kerja sama berbasis sharing

knowledge dan pemanfaatan fasilitas bersama menjadi kunci agar Jogja semakin kokoh sebagai Kota Pendidikan berkualitas,” tegasnya. Acara Anugerah Kerja Sama Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V 2025 ini juga dirangkai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Kerja Sama yang menghadirkan berbagai narasumber dari perguruan tinggi dan instansi terkait. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dan mendorong

terwujudnya kerja sama perguruan tinggi yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan capaian ini, UKDW semakin meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif menjalin kolaborasi dalam berbagai bidang, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kesejahteraan masyarakat. [lia]


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Kampus UKDW Edisi September 2025 by Koran Kampus UKDW - Issuu