19
UKDW Yogyakarta @UKDWJOGJA @ukdwyogyakarta
07
UKDW Yogyakarta
Alamat Redaksi: Kantor Biro IV UKDW Gedung Hagios Lantai 1 Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo 5-25, D.I Yogyakarta
JULI 2025
Koran Kampus UKDW korankampus@staff.ukdw.ac.id
Berkomunikasi dengan Hati Mencipta Harmoni
B E R I TA U TA M A
UKDW Tuan Rumah Pertemuan Nasional BK2-PTKI, Chaplaincy Forum, dan Student Camp 2025
Doc. Panitia
Angkat Inclusive Leadership, Dosen FTI UKDW Raih Beasiswa Australia Awards Indonesia
Doc. Panitia
Doc. Panitia
2
Doc. Panitia
Doc. Panitia
niversitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Nasional Badan Koordinasi Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Kristen Indonesia (BK2-PTKI), Chaplaincy Forum, dan Student Camp 2025. Dalam suasana yang khidmat dan penuh makna, Kebaktian Pembukaan Pernas BK2-PTKI, Chaplaincy Forum, dan Student Camp 2025 diselenggarakan pada Kamis, 3 Juli 2025. Bertempat di Auditorium Koinonia UKDW, acara ini mengusung tema “Pendidikan yang Holistik: Membentuk Individu yang Utuh dalam Kristus”. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya membangun pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga spiritual, emosional, dan moral yang berakar dalam nilai-nilai Kristiani. Adapun renungan dibawakan oleh Pdt. Wahju Satria Wibowo, Ph.D., yang menyampaikan keprihatinannya terhadap kecenderungan dunia pendidikan tinggi masa kini. Ia menyoroti bahwa universitas kini kerap dipandang sebagai tempat memperoleh ijazah semata, bukan sebagai ruang pembentukan manusia seutuhnya. Pdt. Wahju menegaskan bahwa pendidikan sejati bukan hanya soal mengisi kepala dengan ilmu pengetahuan, melainkan menyalakan api semangat untuk terus berkarya dengan berpusat pada Kristus. Seusai ibadah, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatingngsih, S.T., M.T., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UKDW sebagai tuan rumah kegiatan nasional ini. Dr.-Ing. Wiyatingngsih, S.T., M.T. juga menyoroti pentingnya
menjadikan kegiatan ini sebagai ajang berbagi pengalaman serta mencari solusi bersama atas isu-isu aktual di lingkungan perguruan tinggi Kristen. “Ini adalah tantangan besar bagi Perguruan Tinggi Kristen. Bagaimana menjadikan whole person education sebagai ciri khas lulusan kita. Mari kita manfaatkan forum ini sebagai ruang kolaborasi agar hasil diskusi dapat diterapkan di kampus masing-masing,” katanya. Selanjutnya, Ketua BK2-PTKI, Dr. Rudi Setiawan, S.T., M.T. turut menyampaikan apresiasi kepada UKDW atas kesediaannya menjadi tuan rumah dan sambutan hangat yang diberikan kepada seluruh peserta. Dr. Rudi juga menjelaskan bahwa tahun ini, kegiatan Pernas BK2PTKI diselenggarakan secara paralel dan saling beririsan dengan Chaplaincy Forum serta Student Camp, sebagai bentuk strategi lintas sektor yang menciptakan sinergi antara pimpinan kemahasiswaan, pembina kerohanian, dan mahasiswa. Adapun Pernas BK2-PTKI dan Chaplaincy Forum berlangsung tanggal 3-4 Juli 2025, sedangkan Student Camp telah dimulai sejak 1 Juli dan berakhir pada 4 Juli 2025. Ketua Chaplaincy Forum, Yanny Yesky Mokorowu, S.Th., M.Hum., juga memberikan refleksi penting mengenai peran pelayanan rohani di tengah kompleksitas dunia modern. “Dunia kini bergerak cepat, kompleks, dan seringkali menekan jiwa. Lewat pertemuan ini, kita diajak untuk melihat tantangan yg dihadapi terkait mahasiswa. Dalam mendidik manusia secara holistik, kita tidak hanya mengajar, tetapi juga mendampingi. Tidak hanya membentuk akal, tetapi juga membimbing hati dan menumbuhkan karakter,” ungkapnya. [mpk]
U
UKDW dan Kemensos RI Kolaborasi untuk Percepatan Penanganan Kemiskinan di DIY
6
UKDW Selenggarakan Pelatihan Eco Enzyme bagi Penyandang Disabilitas di Sedayu
7
Mahasiswa UKDW Raih Prestasi Gemilang: Tembus Pendanaan Nasional PKM dan P2MW dengan Inovasi Kreatif
M
ahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta terus menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tahun 2025 ini, tiga tim mahasiswa UKDW berhasil lolos dan meraih pendanaan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen UKDW dalam mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam pengembangan kreativitas dan inovasi berbasis ilmu pengetahuan. Tiga tim yang lolos pendanaan terdiri dari 13 mahasiswa yang didampingi oleh tiga dosen pembimbing. Salah satu proposal yang berhasil mendapatkan pendanaan adalah "Dissolve – Multisensori Augmented Reality untuk Disleksia: Inovasi Digital sebagai Transformasi Peningkatan Layanan PPDK Kemuning Kembar" dalam skema PKM Penerapan Iptek (PKM-PI). Tim mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi UKDW merancang Dissolve, sebuah alat terapi multisensori berbasis Augmented Reality
(AR) yang memungkinkan terapi disleksia dilakukan secara mandiri melalui aplikasi mobile dan dukungan platform Internet of Things (IoT). Proposal kedua, berjudul "Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia di Panti Wredha Mulya melalui Sistem Pengingat Obat Otomatis," berhasil mendapatkan pendanaan dalam skema PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM). Tim dari Prodi Informatika UKDW mengembangkan sistem pengingat otomatis berbasis IoT, yang dilengkapi dengan fitur pencatatan jenis obat, dosis, dan jadwal konsumsi, sebagai solusi nyata untuk mendukung kesehatan lansia secara berkelanjutan. Sementara itu, proposal ketiga, “SmartEcoWave: Penghasil Energi Listrik Tenaga Gelombang dan Surya Terintegrasi AI-IoT sebagai Solusi Pemerataan Infrastruktur dan Diversifikasi Kelistrikan Nasional,” memperoleh pendanaan dalam skema PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK). Inovasi ini memperkenalkan SmartEcoWave, sistem pembangkit listrik mandiri yang menggabungkan energi surya dan gelombang laut, dirancang sebagai platform terapung modular untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau
terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik utama. Tidak hanya itu, dua tim mahasiswa UKDW juga berhasil menembus pendanaan nasional dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025. P2MW adalah program pembinaan terintegrasi bagi mahasiswa yang telah memiliki usaha rintisan atau sedang mengembangkan usaha. Tim BARNANA, dengan proposal "Barnana: Snack Bar Berbahan Dasar Tepung Bonggol Pisang sebagai Alternatif Camilan Sehat," memperoleh hibah pada skema Usaha Tahap Awal untuk kategori Makanan dan Minuman. Produk ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan akan camilan sehat dengan memperhatikan isu kesehatan seperti diabetes dan obesitas, sekaligus memanfaatkan limbah pertanian berupa bonggol pisang. Barnana hadir sebagai solusi pangan sehat yang bebas gluten, tinggi serat, rendah gula, dan rendah indeks glikemik. Tim ABHINAYA, dengan proposal “ABHINAYA: Jam Tangan Unik Bermaterialkan Kombinasi Bonggol Jagung dan Kayu,” berhasil meraih hibah pada skema Usaha Tahap Bertumbuh untuk kategori Industri Kreatif. ABHINAYA mengusung prinsip
upcycling dengan memanfaatkan limbah bonggol jagung menjadi produk jam tangan bernilai tambah, dengan material yang kuat, estetis, dan fungsional. Proyek ini juga melibatkan pengrajin lokal dan petani jagung, serta mendukung ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM lokal. Prestasi ini tidak hanya menunjukkan kemampuan mahasiswa UKDW dalam menciptakan inovasi berbasis riset, tetapi juga menegaskan bahwa keberlanjutan dan kewirausahaan bisa diwujudkan dalam desain dan bisnis yang berdampak. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika UKDW untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara, serta mengembangkan ekonomi kreatif nasional. [mpk]