Skip to main content

Majalah Digital Kabari Edisi 222 - 2026

Page 1


Daftar Isi Edisi

INGIN ADVERTENSI DI

• Majalah Kabari Digital

• Majalah Hidup Sehat

• Majalah Tur Dunia

• Majalah Extra Uang

Disebarkan ke Lebih dari 27,000 Emails

Hubungi:

Lebih dari 25 juta Kabari YouTube Video Viewers

San Francisco : (415) 213-7323

Los Angeles : (562) 383-2100

Jakarta : (021) 4288-6112

Email: sales@kabarinews.com

Seni Komunikasi ala Trainer Deiby Shinta Anggia

Yummy Craft Angkat Kuliner Nusantara Jadi Tas Fashionable, Tembus World Expo Osaka Jepang

Merawat Cita Rasa Betawi Lewat Sepiring Nasi Uduk

Merawat Kearifan Lokal di Balik Seragam Hotel Karya Nani Oktaviani

Mpok Utin, Merawat Rasa Betawi dari Dapur ke Meja Makan

Grab untuk Indonesia : Program Komitmen Rp100 Miliar: Sebuah Cerita dalam Tiga Babak

Pengalaman Menjajal Zoox, Kendaraan Otonom Tanpa Sopir yang Mengubah Cara Bepergian

Kolaborasi Iva Deivanna dan Bemby Noor di “Sisa Waktu Senja”, Siap Jadi Soundtrack Film

Film Na Willa : Film live-action yang hangat, magis, dan penuh keajaiban kecil

Tren Residential Villa Berbasis Wellness & Cozy Living, Echovista Hadir Sebagai Jawaban

Krisis Sampah Perkotaan Butuh Solusi Nyata

Ello dan Oki Rengga Puji Ledakan Bakat Seniman Sumut Lewat Strategi Desentralisasi Panggung

Kreativitas Nasional

Kolaborasi Hyundai & Save the Children berhasil selamatkan 29 ton sampah plastik di Jakarta

BCA Digital dan Food Bank Indonesia Perkuat Nutrisi Melalui Aksi 500 Porsi Makanan Siap Santap

Wadah Kreativitas Tanpa Jarak, Mengapresiasi Inisiatif Panggung Bakat Lokal bagi Generasi Muda di Daerah

Beauty Science Tech 2026. 40 Tahun ParagonCorp: Deklarasi sebagai Purposeful Beauty Tech Company

Buka Indonesia Pavilion di WEF Davos 2026, Tampilkan Peluang Kerja Sama Global

Pullman Jakarta Central Park : Valentine Romantic Dinner Bersama Pasangan, hingga Berbagi

Kehangatan Keluarga pada Tahun Baru Imlek & Ramadan Iftar

Musikal Perahu Kertas: Hadirkan kisah keberanian tentang mimpi

Konser Brian McKnight: Deretan Lagu Ikonik yang Bawa Nostalgia

HKTDC Buka Peluang Bisnis: Membuka Akses Pasar Global Lintas Industri

Sambut Musim Panas yang Cerah, Berikut Deretan Item Esensial Koleksi Spring/Summer 2026

Meja Redaksi

Puji Syukur atas segala rahmat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan kepada kami waktu dan kesempatan untuk tetap terus berkarya memberikan beragam informasi yang dikemas sebagai Jembatan Informasi Indonesia – Amerika.

Majalah Kabari edisi kali ini menghadirkan beragam informasi serta artikel menarik buat para pembaca Kabari yang budiman.

Bagi Deiby Shinta Anggia S.Sos, seni komunikasi bukan sekadar kemampuan berbicara di depan umum, melainkan keterampilan hidup yang harus dirawat seumur hidup. Simak selengkapnya hanya di cover stoty Selain itu, Majalah Kabari edisi kali ini juga menghadirkan kisah menarik lainnya, seperti: Video : Pengalaman Menjajal Zook, Kendaraan Otonom Tanpa Sopir yang Mengubah Cara Bepergian. Kemudian ada juga Tren Residential Villa Berbasis Wellness & Cozy Living, Echovista Hadir Sebagai Jawaban.

Dan masih banyak lagi artikel lainnya yang tak kalah menarik diantaranya: Video : Mpok Utin Merawat Rasa Betawi dari Dapur ke Meja Makan. Video: Merawat Kearifan Lokal di Balik Seragam Hotel Karya Nani Oktaviani, Video: Merawat Cita Rasa Betawi Lewat Sepiring Nasi Uduk, Simak selengkapnya hanya di Majalah Kabari Edisi 222.

REDAKSI

Kabari merupakan majalah bulanan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh PT. Cempaka International dan didistribusikan secara gratis di seluruh wilayah Amerika Serikat.

Kantor Cabang Jakarta Cempaka Putih Timur V No.15 Jakarta, Indonesia 10510 Tel: (021) 428-86112

Email redaksi: redaksi@kabarinews.com | Iklan : sales@kabarinews.com

PENERBIT

JOHN OEI

KOMISARIS INDONESIA

OLINA HIMAYANTI

DEWAN PENASIHAT

LISA TUNGKA

DIREKTUR UTAMA AMERIKA INDRIATI (VONNY) OEI

DIREKTUR UTAMA INDONESIA

ANITA SETIAWARDI

PENULIS

ASBAN NATAWIJAYA

HARRY PRASETYO

PENATA ARTISTIK Yanti bi

VIDEO

FANIESYAH

KONTRIBUTOR

STANLEY CHANDRA

RIANA K LIPTAK

ADMINISTRASI

DEWI LIEM

IKLAN DAN PEMASARAN

WEINA TANUWIJAYA

SIRKULASI

PETER ZHAN

Seni Komunikasi ala Trainer Deiby Shinta Anggia

Kabari
Photo: IG@destasemestaanugerah
Photo: IG@destasemestaanugerah

Bagi Deiby Shinta Anggia S.Sos, seni komunikasi bukan sekadar kemampuan berbicara di depan umum, melainkan keterampilan hidup yang harus dirawat seumur hidup.

Praktisi komunikasi yang kini menaungi aktivitas profesionalnya di bawah bendera Desta Semesta Anugerah ini dikenal aktif mengajarkan public speaking, service excellent, serta komunikasi efektif kepada berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga profesional korporasi.

“Saya Deiby Shinta Anggia, saat ini saya fokus sebagai public speaking trainer, service excellent, dan komunikasi efektif yang bernaung di company saya sendiri, Desta Semesta Anugerah,” ujarnya membuka cerita tentang perjalanan profesinya.

Dalam setiap sesi pelatihan, Deiby selalu menekankan bahwa strategi komunikasi adalah “rumus” yang bisa digunakan seumur hidup. Namun, rumus tersebut hanya akan bekerja jika fondasi utamanya kuat.

“Yang pertama pastinya kita harus punya rasa percaya diri. Kalau sudah percaya diri, percaya dirinya itu harus 100 persen,” tegasnya.

Menurut Deiby, kepercayaan diri tidak boleh naikturun. harus stabil dan konsisten karena berkaitan langsung dengan citra diri seseorang.

Selain percaya diri, mindset positif menjadi kunci berikutnya. “Bagaimana kita mau berkomunikasi dengan orang kalau mindset kita negatif? Pikiran harus positif

Photo: IG@destasemestaanugerah
Photo: www.destasemesta.com
Photo: IG@destasemestaanugerah

dulu,” katanya.

Setelah itu, barulah teknik berbicara diasah secara teknis mulai dari intonasi, artikulasi, speed power, hingga gestur. “Gestur itu penting, bagaimana cara kita menggunakan tangan dan bahasa tubuh yang baik, tidak boleh ada bahasa tubuh yang negatif,” jelasnya.

Empat Prinsip dan Tantangan

Dalam praktik seni komunikasi, Deiby merumuskan empat prinsip utama yang selalu ia tanamkan kepada peserta pelatihan.

“Yang pertama, kita harus tahu tujuan komunikasi itu apa. Kita mau apa sih berbicara dengan orang?” katanya.

Prinsip kedua adalah mengenali audiens. “Kita harus tahu siapa yang diajak bicara, siapa lawan bicara kita,” lanjutnya.

Ketiga, etika. “Berkomunikasi itu harus dengan sopan santun dan tata cara yang baik.” Dan yang keempat, empati.

“Empati itu kunci. Kita harus tahu apakah lawan bicara benar-benar mengerti apa yang kita sampaikan. Tanpa empati, komunikasi bisa jadi sia-sia,” ungkap Deiby.

Sebagai trainer, Deiby kerap menemukan satu tantangan utama dalam mengembangkan keterampilan komunikasi seseorang: yaitu yang memiliki mindset negatif.

“Kadang komunikasinya sudah bagus, tapi mindsetnya terlalu negatif, jadi tidak bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, banyak orang sebenarnya mampu

Photo: IG@destasemestaanugerah
Photo: IG@destasemestaanugerah

Photo: IG@destasemestaanugerah

berkomunikasi dengan baik, namun terjebak di zona nyaman dan tidak percaya pada potensi diri sendiri.

“Tantangan terbesar dalam mengajarkan komunikasi yang baik kepada seseorang adalah mengubah mindset agar sadar bahwa dia mampu menjadi komunikator yang baik,” tegas Deiby.

Meski sulit diukur secara kuantitatif, dampak dari teknik komunikasi yang diajarkan Deiby terasa sangat nyata.

“Mereka selalu memberikan feedback luar biasa. Ada yang bilang, ‘Kak, sejak training sama DSA saya jadi berani presentasi di kantor,’ atau di kelas,” ceritanya.

Tak jarang, ia juga menerima kabar membahagiakan dari murid-muridnya.

“Anak-anak biasanya bilang, ‘Miss (panggilan muridmurid kepada Deiby), terima kasih ya, aku menang lomba.’ Itu rasanya happy banget,” ujarnya.

Momen Haru

Salah satu momen paling berkesan bagi Deiby adalah ketika ia mendampingi seorang murid dengan speech delay.

“Untuk introduce diri saja susah sekali,” kenangnya.

Namun setelah latihan intensif, murid tersebut akhirnya mampu tampil dalam sebuah kompetisi besar dan berbicara di depan audiens yang banyak dengan sangat baik.

“Momen itu bukan soal bagaimana saya mengajarkan, tapi dampak perubahan dalam diri anak tersebut. Mereka sadar bahwa mereka sebenarnya bisa,” ucap Deiby.

Menurut Deiby, seni komunikasi berperan besar baik dalam kehidupan personal maupun profesional.

“Setiap hari kita berhubungan dengan orang lain. Kalau komunikasi kita tidak baik, bagaimana bisa harmonis dengan orang lain?” katanya.

Dalam dunia kerja, komunikasi yang baik menjadi pintu peningkatan karier.

“Kalau hubungan dan komunikasi kita baik dengan atasan dan tim, kinerja otomatis meningkat. Dari situ karier juga akan naik,” jelasnya.

Pesan untuk Generasi Muda

Di akhir perbincangan, Deiby menyampaikan pesan penting bagi generasi muda yang tertarik berkarier di bidang komunikasi.

“Komunikasi itu bukan ilmu yang bisa dianggap enteng. Setiap hari kita membutuhkannya untuk menjalin hubungan yang baik dengan orang lain baik secara personal maupun profesional kerja,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar anak muda jangan menjadi komunikator yang asal bicara.

“Harus ada etika, sopan santun, dan tanggung jawab atas apa yang disampaikan,” katanya.

Lebih dari itu, Deiby berharap generasi muda mampu menjadi komunikator yang berdampak. “Jadilah komunikator yang bisa memberikan inspirasi dan dampak positif. Komunikasi yang baik itu manfaatnya seumur hidup untuk karir dan relasi kita di masa depan,” pungkasnya.A

Yummy Craft Angkat Kuliner

Nusantara Jadi Tas Fashionable

Tembus World

Expo Osaka Jepang

Yummy Craft, brand kerajinan tangan yang digagas Sri Kumala Ambarwati atau akrab disapa Ambar, menghadirkan konsep unik dengan mengangkat tema kuliner nusantara ke dalam produk fashion.

Brand yang berdiri sejak 2022 ini dikenal lewat tas kanvas dengan ilustrasi menu khas Indonesia yang dipadukan dengan sentuhan etnik dan modern.

“Yummy Craft merupakan brand yang mengangkat tema kuliner nusantara dalam bentuk kerajinan tangan yang fashionable. Produk kami bisa dipadupadankan dengan kebaya, batik, hingga busana semi formal maupun non formal,” ujar Ambar.

Beragam menu khas Indonesia dihadirkan dalam desain tas Yummy Craft, mulai dari Rendang, Lupis, Sate Ayam, hingga Mie Goreng Jawa. Tidak hanya kuliner lokal, Yummy Craft juga berani beradaptasi dengan budaya negara lain. Hal ini terlihat ketika Yummy Craft mengikuti World Expo Osaka, Jepang, pada Juli 2025.

Dalam ajang tersebut, Ambar menghadirkan tas bertema Ramen sebagai bentuk penghormatan terhadap kuliner Jepang. “Kami membawa tas kanvas dengan gambar menu Ramen yang kami kombinasikan dengan aksen batik dan bunga sakura,” katanya.

Keikutsertaan Yummy Craft di World Expo Osaka menjadi pencapaian besar bagi brand yang saat itu baru berusia tiga tahun. Ambar mengungkapkan, Yummy Craft berhasil lolos kurasi dari Kowani dan Kementerian Bappenas untuk tampil di pameran internasional bergengsi tersebut.

“Itu kehormatan luar biasa bagi kami. Tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia, tetapi juga bertukar budaya dengan masyarakat Jepang.

Photo: IG@sk_ambarwati

Mereka sangat terbuka dan antusias terhadap kreativitas crafter Indonesia,” tutur Ambar.

Respons pengunjung pameran pun sangat positif. Banyak warga lokal Jepang yang penasaran dengan menu yang tergambar di tas Yummy Craft.

“Mereka bertanya ini menu apa. Saat kami jelaskan Rendang, mereka langsung mengenali karena Rendang sudah cukup terkenal di dunia. Mereka juga menyukai warna merah yang kami padukan dengan kain tenun khas Minang,” jelasnya. Dari pameran tersebut, Yummy Craft juga mendapatkan banyak insight, mulai dari pengetahuan ekspor, business matching, hingga cara pitching produk di pasar internasional.

Melalui partisipasi di World Expo Osaka, Yummy Craft membawa visi memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya Indonesia ke dunia.

“Target kami adalah menyampaikan keberagaman kuliner dari berbagai provinsi di Indonesia. Harapannya, ketika warga Jepang atau turis datang ke Indonesia, mereka sudah mengenal menu-menu khas nusantara,” kata Ambar.

Momen paling berkesan bagi Ambar adalah saat melihat antusiasme pengunjung terhadap tas Yummy Craft yang tidak hanya berfungsi sebagai produk fashion, tetapi juga media edukasi budaya.

“Tas ini bisa digunakan

formal maupun semi formal, bahkan bisa menjadi merchandise atau souvenir antar negara. Sangat berkesan ketika kami bisa mengedukasi dan memperkenalkan budaya Indonesia, dan respons mereka sangat baik,” ujarnya.

Ke depan, Yummy Craft berencana terus mengikuti berbagai pameran internasional melalui program binaan dari sejumlah instansi. Ambar menegaskan, pihaknya akan selalu menyesuaikan desain dengan karakter negara tujuan.

“Kami akan menyesuaikan komoditi produk, seperti di Jepang kami membawa tas dengan menu Ramen. Kami ingin terus beradaptasi, sambil tetap membawa identitas budaya Indonesia,” pungkasnya.

Photo: IG@yummycraft.id
Photo: IG@sk_ambarwati
Photo: IG@sk_ambarwati
Photo: IG@yummycraft.id
Photo: IG@yummycraft.id
Photo: IG@yummycraft.id

Merawat Cita Rasa Betawi

Lewat Sepiring Nasi Uduk

Aroma rempah yang khas langsung menyambut setiap pengunjung Nasi Uduk Betawi Anggrek di kawasan Grand City Depok. Di balik racikan nasi uduk yang kaya rasa itu, ada sosok Belly Novanda, owner yang merintis usaha kuliner ini berangkat dari dapur keluarga dan kecintaan pada masakan tradisional Betawi.

“Nama saya Belly Novanda, saya adalah owner dari Nasi Uduk Betawi Anggrek. Di sini kami menyediakan menu Indonesian food dengan menu utama masakan Betawi seperti Nasi Uduk, Nasi Ulam, dan Lontong Sayur,” ujar Belly.

Keputusan membuka usaha ini berawal dari pengalaman sederhana

yang kemudian berkembang menjadi peluang bisnis. Belly mengungkapkan, inspirasi datang dari masakan sang ibu mertua yang memiliki darah Betawi.

“Awalnya saya mencoba masakan ibu mertua. Waktu datang ke rumah beliau, masak masakan Betawi, lalu saya minta istri saya untuk mencoba masak nasi uduk. Ternyata enak dan bisa dimasak sendiri. Dari situ muncul obrolan, mau enggak kita buka rumah makan Betawi?” kenangnya.

Dari nasi uduk, usaha ini perlahan berkembang. Menu bertambah, mulai dari Lontong Sayur Betawi hingga Nasi Ulam

yang juga mendapat respons positif. “Alhamdulillah laku, lalu kita tambah menu lainnya termasuk lauk seperti olahan jengkol, telur, dan ayam,” kata Belly.

Soal dapur, resep menjadi kekuatan utama. Tidak ada kursus khusus, semua lahir dari pengalaman dan kecintaan memasak.

“Resep itu dari istri semua. Istri belajar dari ibu mertua saya, selain itu istri juga hobi masak dan saya kebetulan juga suka masak. Akhirnya kita berani membuka usaha dengan meracik sesuai lidah pasar di daerah sini,” jelasnya.

Meski mengusung identitas Betawi, Nasi Uduk Betawi Anggrek juga menyajikan menu Nusantara. Selain Nasi Uduk, Nasi Ulam, dan Lontong Sayur Betawi, tersedia pula Lontong Kari Medan, Lontong Opor, hingga menu baru Ayam Woku khas

Manado. Untuk minuman, teh rosela dan wedang uwuh dari Yogyakarta menjadi pelengkap yang unik. “Sebetulnya ini menu Nusantara, tapi yang utamanya memang masakan khas Betawi,” tuturnya.

Keunggulan utama terletak pada racikan nasi uduknya. “Nasi Uduk Betawi itu lebih berempah. Jadi nasinya tidak putih atau pulen seperti daerah lain, warnanya agak kecoklatan karena rempahrempahnya lebih banyak,” ungkap Belly.

Dari sisi pemasaran, perjalanan usaha ini juga beradaptasi dengan zaman. Awalnya, penjualan hanya mengandalkan cara offline. Namun pandemi mengubah strategi. “Waktu covid mau tidak mau kita pakai online. Sekarang sekitar 70 persen penjualan dari online karena bisa menjangkau lebih jauh,” katanya.

Meski baru tiga minggu melakukan grand opening di lokasi baru, Belly mengaku tidak menemui kendala berarti. Tantangan justru ada pada menjaga kualitas seiring bertambahnya menu. “Kami masih berkonsentrasi agar kualitas tetap terjaga dengan banyaknya menu yang ada,” ujarnya.

Untuk rencana ke depan, Belly memilih fokus memperkuat usaha yang ada ketimbang membuka cabang. “Saya lebih suka membesarkan yang ada dulu. Menambah cabang itu kendalanya jarak dan kontrol. Jadi saya memilih mengembangkan dengan menambah menu, pelayanan, dan fasilitas,” pungkasnya.

Photo: IG@nasiudukbetawianggrek
Photo: IG@nasiudukbetawianggrek
Photo: IG@nasiudukbetawianggrek

Merawat Kearifan Lokal di Balik Seragam Hotel Karya Nani Oktaviani

Perjalanan Nani Oktaviani di industri fashion bermula dari desain busana muslimah. Namun, seiring waktu, entrepreneur yang kini dikenal sebagai desainer seragam hotel ini menemukan jalannya di ranah korporasi dan perhotelan. Langkah besar itu dimulai pada 2010, ketika ia dipercaya menangani pembuatan seragam khusus untuk Hotel Le Meridien Jakarta.

“Awalnya saya memang mendesain baju-baju muslimah, tapi dengan berjalannya waktu akhirnya saya terjun juga ke corporate dan hotel. Tahun 2010 saya mulai membuat seragam untuk Le Meridien Jakarta, meskipun

saat itu hanya khusus baju safe saja,” ungkap Nani. Kepercayaan demi kepercayaan pun mengalir. Masih di tahun yang sama, Nani mendapat kesempatan besar untuk menangani Hotel Four Seasons Jakarta. Dari sanalah kiprahnya di dunia perhotelan kian menguat.

“Setelah itu saya dipanggil ke Four Seasons Jakarta dan kurang lebih lima tahun saya menangani hotel tersebut. Dari referensi Four Seasons, akhirnya berlanjut ke hotel-hotel lain, sampai sekarang sudah lebih dari 10 hotel bintang lima di Jakarta yang saya tangani,” jelasnya. Memasuki 2015, jangkauan karyanya semakin luas. Hingga kini, Nani masih aktif menangani berbagai hotel, termasuk hotel-hotel baru yang melakukan grand opening. Sepanjang 2025 saja, ia tercatat menggarap seragam untuk tiga hotel baru.

Tak hanya dikenal karena kualitas seragamnya, Nani

juga memiliki ciri khas kuat melalui penggunaan bordir dan kain wastra, khususnya Batik Tasikmalaya. Baginya, seragam hotel bukan sekadar busana kerja, melainkan medium untuk memperkenalkan kearifan lokal.

“Saya aplikasikan batik melalui bordir. Ada kombinasi bordir dan batik, dan batiknya saya ambil dari Tasikmalaya juga. Saya ingin mengangkat kearifan lokal Tasikmalaya itu sendiri,” tuturnya.

Menurut Nani, batik memberi nilai tambah bagi industri perhotelan, terutama dalam membangun citra dan identitas. Tidak hanya pada seragam, nuansa batik juga kerap diaplikasikan dalam dekorasi interior hotel.

“Hotel-hotel juga punya spesifikasi tersendiri. Ada yang tidak hanya di seragam, tapi juga di dekorasi koridor atau interiornya ada nuansa batik. Tamu-tamu dari luar negeri sangat mengapresiasi batik itu sendiri,” katanya.

Dalam menentukan motif dan warna, Nani selalu menyesuaikan dengan karakter hotel. Ia menawarkan beragam alternatif batik khas Tasikmalaya, seperti Sapu Jagad hingga Batik Parahyangan Timur.

“Batik Parahyangan Timur ini punya ciri khas Tasikmalaya. Bahkan ada yang mengira batik ini seperti Garutan, padahal yang dikenal dari industri batik justru batik asli Tasikmalaya,” ujarnya.

Bagi Nani, penggunaan batik pada seragam hotel juga menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Indonesia. Ia ingin batik semakin dikenal, terutama di kancah internasional.

“Batik itu ciri khas Nusantara. Saya berupaya memperkenalkan ke khalayak, apalagi ke level internasional, bahwa batik adalah salah satu identitas bangsa Indonesia,” tegasnya.

Menariknya, strategi pemasaran usaha seragam yang dijalankan Nani lebih mengandalkan kekuatan relasi dan kepuasan klien. Ia mengaku tidak aktif menawarkan portofolio secara langsung.

“Yang lebih efektif itu service. Asal jangan mengecewakan klien, itu akan jadi referensi. Promosi dari mulut ke mulut, dari business to business, jauh lebih efektif,” jelasnya.

Dalam beberapa proyek hotel baru, Nani juga mengemas batik dengan filosofi yang disesuaikan dengan konsep hotel. Salah satunya saat menangani hotel milik korporasi asal China yang ingin tetap mengusung kearifan lokal Indonesia.

“Saya pakai batik Parang, lalu warnanya disesuaikan dengan konsep hotel yang bernuansa biru dan beach. Ada juga yang menggunakan logo hotel, lalu saya olah menjadi motif batik,” katanya.

Setelah belasan tahun berkecimpung di bisnis ini, Nani mengakui kendala tetap ada, terutama soal warna dan ukuran seragam. Namun, semua itu ia jadikan bagian dari komitmen pelayanan.

“Kendala biasanya soal warna atau ukuran yang kurang pas. Tapi tetap kami perbaiki dan sesuaikan dengan keinginan klien. Sejauh ini tidak ada kendala yang sampai parah,” ujarnya.

Ke depan, Nani berharap dapat terus memperluas jejaring dan menambah klien, sembari tetap menjaga kualitas dan layanan yang menjadi kekuatan utamanya.

“Saya yakin dengan marketing yang apa adanya dan service yang kami jaga, Insya Allah ke depannya akan terus mendapatkan klien-klien baru,” pungkasnya.

Mpok Utin

Merawat Rasa Betawi dari

Dapur ke Meja Makan

Di sebuah sudut Kota Bekasi, tepatnya di Jalan Dalang 2, aroma masakan Betawi menyeruak hangat dari Warung Mpok Utin.

Di balik sederet menu rumahan, berdiri sosok Mpok Utin perempuan Betawi tulen yang merawat warisan rasa sejak kecil hingga kini menjadi usaha kuliner.

“Sebenarnya saya jualan sudah dari dulu, dari kecil malah ikut orang tua saya. Almarhum emak saya juga dagang seperti ini,” tutur Mpok Utin. Awalnya, ia hanya melayani pesanan secara online atau sistem open PO. Namun dorongan sang anak menjadi titik balik. “Anak saya bilang, ‘Daripada Mama online, mending buka warung saja.’ Akhirnya saya setuju, dan Alhamdulillah sampai sekarang,” ujarnya.

Nama Warung Mpok Utin dipilih bukan tanpa alasan. Selain sederhana, nama itu menjadi penanda kedekatan dengan para pelanggan.

“Supaya mudah diingat dan kebetulan saya juga yang masak, jadi saya pakai nama sendiri,” jelasnya. Konsep masakan Betawi pun hadir secara alami. “Saya orang Betawi tulen. Orang tua dan nenek saya asli Betawi, jadi sudah pasti saya pilih masakan Betawi,” tambahnya.

Soal menu, Warung Mpok Utin menawarkan ragam hidangan yang jarang ditemui di tempat lain. Mulai dari Tumis Jantung Pisang, Tumis Daun Pepaya, Tumis Daun Kencur, hingga Soto Betawi dan Sop Iga. Namun, ada dua menu yang paling diburu pelanggan. “Menu andalan kami Pecak Nila. Selain itu ada Gabus Pucung, rasanya sudah langka seger, pedas, dan asem,” katanya bangga.

Di tengah ketatnya persaingan kuliner, Mpok Utin memilih

bertahan dengan prinsip sederhana.

“Yang nomor satu itu rasa. Insya Allah rasa masakan dan pelayanan yang bikin orang balik lagi,” ucapnya. Ia mengakui, perjalanan usaha ini tak selalu mulus. “Pernah juga setelah tiga bulan jalan, kami mengalami kesulitan. Akhirnya media sosial saya naikin lagi, Alhamdulillah pelan-pelan naik,” kenangnya.

Ke depan, harapan Mpok Utin tak muluk-muluk. “Semoga makin laris, pelanggannya banyak, dan rezekinya lancar,” katanya.

Rencana penambahan menu sudah ada, terutama menjelang bulan puasa. Sementara soal membuka cabang, ia memilih realistis. “Untuk sekarang fokus di sini dulu,” tutupnya.

Photo: IG@warungmpokutin
Photo: IG@warungmpokutin
Photo: IG@warungmpokutin
Photo: IG@warungmpokutin
Photo: IG@warungmpokutin

Kabari

Grab untuk Indonesia

Program Komitmen Rp100 Miliar: Sebuah Cerita dalam Tiga Babak

Di balik pertumbuhan ekonomi digital, jutaan masyarakat Indonesia menemukan peluang pendapatan baru, termasuk Mitra Pengemudi dan Mitra UMKM transportasi daring yang setiap hari menggerakkan aktivitas ekonomi. Grab telah hadir di Indonesia selama lebih dari satu dekade dengan berkontribusi sebesar 50% dari total PDB yang disumbang oleh industri ride hailing dan pengantaran online, serta menciptakan setidaknya 4,6 juta lapangan kerja melalui digitalisasi UMKM.

Sejak awal, Grab meyakini bahwa ekosistem yang kuat hanya dapat tumbuh ketika Mitra Pengemudi merasa aman, dihargai, dan punya ruang untuk melangkah ke depan. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perlindungan sosial dan mendorong ekonomi digital yang inklusif, mengawali tahun 2026, Grab menegaskan komitmen senilai Rp100 miliar melalui peluncuran Grab untuk Indonesia—sebuah dukungan berkelanjutan yang dirancang dalam tiga babak untuk menemani

perjalanan Mitra Pengemudi, mulai dari perlindungan, apresiasi, hingga peluang pengembangan diri. Peluncuran inisiatif ini ditandai dengan penyerahan simbolis dukungan perlindungan sosial yang digelar di Jakarta (13/01), dan dihadiri oleh Maman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia; Dida Gardera, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI; Eko Nugriyanto, Direktur Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan;

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia beserta jajaran manajemen Grab Indonesia; serta Yodhi M. Ahyad, perwakilan Mitra Pengemudi GrabBike yang naik kelas menjadi Mitra Merchant. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat perlindungan sosial di ekosistem ekonomi digital.

Tiga Babak Dukungan Grab bagi Mitra Pengemudi

Komitmen Rp100 miliar tersebut diwujudkan melalui tiga babak dukungan yang dirancang untuk menemani perjalanan Mitra Pengemudi, mulai dari perlindungan, apresiasi, hingga pengembangan kapasitas.

● Babak Pertama – Menjaga Rasa Aman

BPJS Ketenagakerjaan Gratis bagi Mitra Berprestasi

Melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Grab memfasilitasi pembayaran iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi ratusan ribu Mitra Pengemudi berprestasi, tanpa mengubah fleksibilitas kemitraan. Perlindungan BPJS

Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU) ini dihadirkan sebagai tambahan lapisan perlindungan agar Mitra dapat berusaha dengan lebih aman dan tenang.

● Babak Kedua – Memberi Makna

Bonus Hari Raya (BHR) bagi Mitra Berprestasi

Melalui Bonus Hari Raya (BHR) 2026, Grab melanjutkan apresiasi tambahan bagi Mitra Pengemudi berprestasi atas konsistensi layanan, dalam semangat

Sumber Foto: Istimewa

kebersamaan di momen Hari Raya. BHR merupakan bentuk apresiasi ekstra, bukan tunjangan rutin maupun kebijakan upah, dan dijalankan dengan menjunjung prinsip kemitraan yang adil dan berimbang.

● Babak Ketiga – Melangkah Bersama

Program Mitra Naik Kelas – GrabAcademy

Melalui GrabAcademy, Grab mendorong Mitra Pengemudi untuk mengembangkan keterampilan agar tetap produktif, siap naik kelas, dan mampu menangkap peluang di era ekonomi digital. Program ini membuka peluang jangka menengah dan panjang, tercermin dari lebih dari 3.400 Mitra Pengemudi yang kini juga bergabung menjadi Mitra Merchant, serta lebih dari 1.700 Mitra GrabBike yang naik kelas menjadi Mitra GrabCar.

Inilah pendekatan Grab dalam membangun ekosistem yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perlindungan sosial dan ekonomi digital yang inklusif. Melalui tiga babak dukungan yang dirancang secara matang dan kolaboratif, Grab ingin memastikan setiap langkah yang dihadirkan membawa rasa aman, kepedulian, dan harapan, sehingga Mitra Pengemudi dapat berusaha dengan lebih tenang hari ini dan melangkah lebih percaya diri ke depan.

Dalam sambutannya Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dida Gardera, menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong perluasan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal, termasuk mereka yang berada di ekosistem ekonomi digital. “Konsep tiga babak yang diinisiasi oleh Grab ini bisa menjadi contoh yang baik, karena hal ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial pekerja informal. Saat ini, Indonesia sudah mengalami bonus demografi dan kita tidak ingin terjebak dalam middle income countries. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Grab yang telah menciptakan peluang berusaha dan memberikan dukungan pada mitranya melalui pemberian BPJS TK Bukan Penerima Upah, Bonus Hari Raya bagi Mitra Berprestasi, dan Program Mitra Naik Kelas – GrabAcademy,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah telah merilis Paket Ekonomi Akselerasi 2025, dimana pemerintah memberikan relaksasi iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar 50 persen agar jaminan sosial semakin terjangkau dan inklusif.

Senada dengan hal tersebut, Maman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, menekankan pentingnya kolaborasi lintas

sektor dalam memperkuat ekosistem UMKM dan mitra, salah satunya melalui Program Naik Kelas-GrabAcademy yang menjadi jembatan bagi para mitra agar bisa tumbuh. “Ojek online di seluruh Indonesia adalah salah satu penopang ekonomi negara kita hari ini. Keberadaan profesi ojol tidak lagi bisa dipandang sebagai profesi pinggiran, sebab jutaan masyarakat menggantungkan penghidupan dari sektor ini—baik sebagai profesi utama maupun sebagai sumber pendapatan tambahan. Karena itu, negara berkepentingan memastikan ekosistem transportasi online tetap sehat dan berkelanjutan, serta pemerintah tidak akan berpaling sedikit pun dari pertumbuhan kehidupan dan kemandirian teman-teman ojek online.”

“Prinsip kemitraan untuk pekerja transportasi online ini sudah yang paling tepat, untuk menjaga fleksibilitas teman-teman ojek online, yang menjadi salah satu penopang ekonomi negara. Arahan Presiden Prabowo kepada kami juga jelas, yakni untuk memikirkan dan memberikan yang terbaik demi pertumbuhan transportasi online. Karena itu, saya mengapresiasi Grab yang hadir melalui dukungan tiga babak ini. Selain BPJS TK gratis, yaitu pemberian Bonus Hari Raya (BHR) untuk Mitra Berprestasi. BHR ini tidak diwajibkan melainkan tali asih yang diberikan atas kesanggupan aplikator. Namun, Grab berkomitmen untuk memberikannya sebagai bentuk semangat dalam menjaga hubungan yang baik dengan mitra-mitranya. Saya rasa baik Grab maupun mitra-mitranya memiliki pemahaman yang sama untuk saling mendukung dan berkembang."

“Saya juga mendorong agar teman-teman driver ojek online ini naik kelas, punya usaha sampingan dan menjadi pengusaha usaha mikro, kecil dan menengah, agar kehidupan mereka semakin baik," tutup Maman.

Menegaskan inisiatif Grab dalam tiga babak sebagai langkah penting dalam mendukung Mitra Pengemudi di Indonesia, Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia, menyampaikan,

“Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Grab, yang juga sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perlindungan sosial dan ekonomi digital inklusif. Seluruh langkah ini dimungkinkan dengan tetap menjaga keberlanjutan model kemitraan dan struktur bagi hasil yang telah berjalan.”

“Grab lahir dan tumbuh bersama para Mitra Pengemudi. Karena itu, ke depan kami ingin terus melangkah bersama mereka yang setiap hari telah berjuang bersama Grab melayani jutaan masyarakat Indonesia. Dukungan yang kami hadirkan akan terus menyesuaikan kebutuhan dan fase perjalanan para Mitra, namun satu hal yang tidak akan berubah adalah komitmen kami untuk terus menemani, saling menguatkan, dan tumbuh bersama Mitra Pengemudi, hari ini dan di masa mendatang,” tutup Neneng.

Sebelumnya Grab telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendorong sosialisasi kepesertaan secara berkala kepada Mitra Pengemudi dengan menghadirkan kemudahan pendaftaran dan pembayaran program BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU) melalui aplikasi GrabDriver.

Menyampaikan pengalaman secara langsung dari program

berkelanjutan ini, Yodhi M. Ahyad, salah satu Mitra Pengemudi yang telah naik kelas dari Mitra GrabBike menjadi Pengusaha Kuliner, yaitu Founder ASLI Group yang menaungi Asli Geprek, Nasi Ayam Hore, Nasi Goreng Receh, Mura Bento, dan Asli Horeca mengungkapkan, “Saya bergabung dengan Grab sejak 2015, dan pada 2018 mulai mengembangkan usaha sebagai pelaku UMKM bersama GrabFood. Saat pandemi, saya sempat mengalami masa sulit ketika transaksi menurun drastis hingga harus menutup outlet dan memindahkan usaha ke rumah.”

“Melalui dukungan ekosistem Grab, mulai dari fleksibilitas kerja, akses ke berbagai pelatihan, hingga dukungan promosi digital, saya perlahan bisa bangkit dan menata kembali usaha. Hingga kini, saya mengelola enam brand kuliner dengan lebih dari 100 mitra waralaba di berbagai daerah, sekaligus membuka peluang bagi banyak orang untuk ikut berkembang bersama,” tutup Yodhi.

Grab terus mempertegas komitmen untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi erat dengan pemerintah dan pemangku kepentingan, Grab akan terus menghadirkan program-program yang berfokus pada perlindungan, pengembangan kompetensi, dan dukungan jangka panjang untuk memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi Mitra Pengemudi serta memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia.

Sumber Foto: Istimewa

Pengalaman Menjajal Zoox

Kendaraan Otonom Tanpa Sopir yang

Mengubah Cara Bepergian

Perkembangan teknologi kendaraan otonom semakin nyata dengan hadirnya Zoox, mobil tanpa pengemudi yang dirancang khusus untuk kenyamanan penumpang.

Kabari pun langsung mencoba di San Francisco, California bagaimana cara memesan dan menggunakan Zoox untuk pertama kali.

Proses pemesanan Zoox dilakukan melalui aplikasi yang telah diinstall terlebih dulu melalui ponsel. Tidak jauh berbeda dengan layanan transportasi daring pada umumnya, pengguna cukup menentukan titik penjemputan dan tujuan.

Namun, sensasi berbeda langsung terasa saat kendaraan Zoox

tiba. Tanpa kursi pengemudi dan tanpa setir, mobil ini tampil futuristik dengan desain simetris di kedua sisi.

Saat masuk ke dalam kabin, Kabari disambut interior modern dengan kursi yang saling berhadapan, layar digital, serta ruang kabin yang terasa lega.

Zoox dirancang sepenuhnya untuk penumpang, sehingga seluruh aspek kenyamanan dan keamanan menjadi prioritas utama.

Ketika perjalanan dimulai, Zoox melaju secara otomatis tanpa intervensi manusia. Kendaraan ini mengandalkan berbagai sensor, kamera, dan sistem kecerdasan buatan untuk membaca kondisi jalan, mengenali kendaraan lain, serta mematuhi rambu lalu lintas.

Selama perjalanan, Zoox bergerak dengan halus, berhenti dengan presisi, dan mampu bermanuver dengan tenang di tengah lalu lintas.

Pengalaman ini memberikan gambaran nyata bagaimana teknologi otonom berpotensi menjadi solusi transportasi masa depan yang lebih efisien dan aman.

Bagi Kabari, kendaraan otonom ini bukan hanya sekadar inovasi teknologi, tetapi juga menawarkan pengalaman baru dalam bepergian yang terasa nyaman, modern, dan berbeda dari transportasi konvensional.

Kolaborasi Iva Deivanna dan Bemby Noor di

“Sisa Waktu Senja”, Siap Jadi Soundtrack Film

Warisan budaya itu tidak hanya dalam bentuk monPenyanyi

cilik Iva Deivanna merilis single terbarunya berjudul “Sisa Waktu Senja”, karya musisi ternama Bemby Noor yang dikenal sebagai personel 3 Composers.

Peluncuran lagu ini digelar di Kebayoran Park Hotel, Jakarta, Sabtu (3/1/2026), dan dihadiri sejumlah tokoh dan selebriti, diantaranya Lady Vien, Agoye Mahendra, Bemby Noor, Fairuz A Rafiq, serta Beny Wijaya Founder Sekuel Management selaku Manager Iva Deivanna.

Iva Deivanna menjelaskan bahwa

lagu “Sisa Waktu Senja” membawa pesan sederhana namun mendalam. “Lagu ini mengajak kita untuk menepi sejenak dari hiruk pikuk kehidupan perkotaan yang serbacepat atau sat-set, agar bisa menikmati momen bersama orang-orang tersayang,” ujar Iva Deivanna.

Kekuatan utama lagu ini terletak pada liriknya yang lembut namun sarat makna. Melalui “Sisa Waktu Senja”, Bemby Noor ingin mengingatkan pentingnya rasa syukur atas setiap kebersamaan, tidak hanya dengan pasangan, tetapi juga keluarga dan sahabat.

“Ternyata sahabat itu memiliki cinta yang membuat kita punya semangat hidup dan menjadikan semuanya bisa lebih indah,” ungkap Bemby Noor.

Meski baru berusia 7 tahun, Iva Deivanna telah menorehkan banyak prestasi di dunia modeling dan kini merambah dunia tarik suara.

Bemby Noor mengaku jatuh hati pada energi serta teknik vokal Iva yang dinilai melampaui usianya. “Saya terkejut melihat energinya. Rekaman berjalan lancar dan hasilnya luar biasa,” kata Bemby Noor.

Sumber Foto: Istimewa

Film Na Willa

Film Live-Action yang

Hangat, Magis, dan

Penuh Keajaiban Kecil

Setelah mencetak sejarah dan berbagai prestasi lewat film Jumbo, para kreatornya kembali bersatu untuk menghadirkan karya terbaru bertajuk Na Willa. Diproduksi oleh Visinema Studios, film live-action ini akan resmi tayang di bioskop pada Lebaran 2026.

Dengan bersatunya kembali para kreator Jumbo, film Na Willa sejak awal tidak dirancang sebagai film live-action keluarga pada umumnya, melainkan sebagai pengalaman sinematik keluarga Indonesia ke bentuk yang lebih intim dan personal serta mengajak penonton

memandang dunia dari sudut pandang seorang anak dan merayakan keajaiban kecil dunia anak tersebut.

Diadaptasi dari buku cerita legendaris karya Reda Gaudiamo, Na Willa mengajak penonton melihat dunia dari sudut pandang seorang anak berusia enam tahun, menyelami keseharian seorang anak perempuan yang tumbuh di Indonesia era 1960-an, ketika rumah, gang, keluarga, dan benda-benda sederhana terasa hidup, penuh rasa ingin tahu, dan keajaiban kecil. Alih-alih mengandalkan konflik besar atau dramatika konvensional, Na Willa justru merayakan emosi-emosi kecil, perubahan yang sunyi, dan keajaiban sehari-hari yang luput, namun membekas.

Chief Content Officer Visinema Studios sekaligus produser Jumbo dan Na Willa, Anggia Kharisma, menyoroti momen Lebaran sebagai ruang penting bagi film keluarga. “Respons penonton terhadap Jumbo di Lebaran tahun lalu menunjukkan satu hal yang sangat jelas: keluarga Indonesia merindukan film yang hangat yang bisa ditonton bersama, lalu dibicarakan dan dibawa pulang setelah keluar dari bioskop,” ujar Anggia. “Lewat Na Willa, Visinema Studios ingin kembali menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi semua bagi anak-anak kita, dan juga anak-anak di dalam diri kita, di momen yang begitu penting bagi keluarga Indonesia,” lanjutnya.

Sementara itu, Ryan Adriandhy, sutradara dan penulis naskah Na Willa, menyampaikan, Na Willa adalah film tentang bagaimana seorang anak memandang dunia dengan kejujuran, rasa kagum, dan kepekaan yang sering dilupakan saat dewasa. “Kami ingin menghadirkan keajaiban lewat realisme yang terasa magis ketika dilihat dari sudut pandang anak,” katanya.

Dunia Anak yang Hangat dan Magis

Diadaptasi dari buku cerita legendaris tulisan Reda Gaudiamo, Na Willa mengisahkan Na Willa, seorang gadis kecil berusia enam tahun yang percaya bahwa dunia kecilnya di sebuah gang di Surabaya adalah tempat paling sempurna dan magis. Sebuah dunia di mana lagulagu dari radio terasa hidup, kios langganan selalu penuh kejutan, dan setiap hari adalah hari untuk bertualang bersama teman-temannya.

Seiring berjalannya waktu, dunia kecil Na Willa perlahan mulai berubah. Hal-hal yang dulu terasa selalu ramai mulai beralih sehingga mendorong Na Willa untuk melangkah ke ruang-ruang baru yang belum ia kenal. Dalam perjalanannya, Na Willa mulai belajar bahwa tumbuh berarti berani menghadapi perubahan dan keajaiban tidak selalu hilang, melainkan menemukan bentuk dan tempat yang berbeda.

Gambaran dunia Na Willa mulai diperlihatkan melalui teaser trailer berdurasi 1 menit 31 detik yang telah dirilis. Dalam cuplikan tersebut, penonton diajak

menyusuri potret Indonesia tahun 1960-an yang dihadirkan secara realistis, dengan pendekatan visual yang sederhana, hangat, dan penuh detail. Rumah, gang, suara, dan ritme keseharian terasa hidup, bukan sebagai latar, tetapi sebagai bagian dari cara seorang anak memahami dunia.

Melalui karakter Na Willa yang diperankan oleh Luisa Adreena, teaser trailer ini mengajak penonton kembali pada kenangan masa kecil yang begitu membekas. Potongan narasi dan penggalan dialog sederhana membuka ruang nostalgia tentang bagaimana dunia pernah terasa begitu luas, dekat, dan penuh rasa ingin tahu.

Berbeda dari film keluarga pada umumnya, Na Willa tidak dibangun sebagai kisah fantasi. Keajaibannya hadir lewat realisme yang terasa magis, bagaimana hal-hal kecil dalam keseharian dapat menjadi pengalaman yang besar di mata seorang anak. Pendekatan inilah yang menjadikan Na Willa sebuah film yang lembut namun membekas, merayakan kejujuran emosi dan kehangatan keluarga.

Film ini dibintangi oleh pendatang baru Luisa Adreena sebagai Na Willa, bersama Irma Rihi sebagai Mak, dan Junior Liem sebagai Pak, yang menghadirkan potret keluarga Indonesia dengan dinamika yang hangat dan dekat.

Kisah yang Tumbuh Bersama Pembacanya

Na Willa dikembangkan dengan restu penuh dari penulis aslinya, Reda Gaudiamo, yang memberikan kepercayaan kepada Visinema Studios untuk menghidupkan dunia Na Willa ke layar lebar. Dukungan ini menjadi fondasi penting dalam proses kreatif film, sekaligus memastikan semangat dan kehangatan cerita tetap terjaga. Film ini dibintangi oleh pendatang baru Luisa Adreena sebagai Na Willa, Irma Rihi sebagai Mak, dan Junior Liem sebagai Pak.

Diceritakan dari sudut pandang anak kecil, Na Willa bukan hanya film yang ditonton bersama keluarga, tetapi film yang mengajak penontonnya mengingat kembali bagaimana rasanya menjadi anak kecil, ketika dunia terasa besar, dekat, dan penuh keajaiban.

“Kami berharap Na Willa bisa menjadi teman bagi keluarga Indonesia di Lebaran 2026 — film yang ditonton bersama, dirasakan bersama, dan dibicarakan pelanpelan setelah lampu bioskop menyala kembali,” tutup Anggia.

Sumber Foto: Istimewa

Tren Residential Villa Berbasis Wellness & Cozy Living, Echovista Hadir Sebagai Jawaban

Perkembangan tren wellness living dan cozy living kini semakin membentuk arah pasar properti residensial, khususnya di destinasi global seperti Bali. Perubahan gaya hidup era sekarang mendorong naiknya permintaan terhadap hunian yang tidak hanya menawarkan fungsi tempat tinggal, tetapi juga kualitas hidup, ketenangan, dan keseimbangan jangka panjang.

Kawasan Canggu menjadi salah satu kawasan yang paling diuntungkan oleh pergeseran tren ini. Kombinasi antara lingkungan alami, ekosistem gaya hidup sehat, serta pertumbuhan infrastruktur menjadikan Canggu magnet bagi end user terutama investor domestik dan internasional. Di tengah dinamika tersebut, Echovista yang merupakan bagian dari Canggu Hillls hadir sebagai residential villa premium dan prestisius yang merepresentasikan arah baru hunian modern berbasis wellness & cozy living.

Dalam perspektif investasi, properti berbasis wellness terbukti memiliki tingkat okupansi lebih stabil dan durasi sewa lebih panjang, khususnya di destinasi internasional seperti Bali. Sedikitnya ada tiga alasan mengapa konsep wellness dan cozy living semakin

diminati, menurut Direktur Marketing PT Asia Mas Realty, Kevin Daniel.

“Penyewa jangka menengah dan panjang, termasuk ekspatriat dan remote worker, cenderung memilih hunian yang mendukung kesehatan mental, memiliki akses mudah ke fasilitas gaya hidup, serta menawarkan kenyamanan jangka panjang. Jadi bukan sekadar estetika. Inilah sebabnya villa dengan wellness-oriented dinilai lebih adaptif terhadap fluktuasi pasar,” jelas Kevin.

Adapun salah satu keunggulan utama Echovista terletak pada aspek “mature location”. Proyek ini berada persis di depan Outdoor Mall Canggu Hills yang menjadi pusat komersial terbaru dan gaya hidup kekinian di kawasan Canggu. Selain itu, proyek anyar ini juga berlokasi di jalan raya utama Canggu–Pererenan, yakni jalur strategis yang menghubungkan area residensial dengan pantai, pusat kuliner, beach club, serta berbagai destinasi wisata kelas dunia.

Echovista menghadirkan empat pilihan tipe unit yang dirancang untuk menjawab beragam kebutuhan hunian dan investasi, mulai dari tipe Acacia dengan luas tanah 312 m² dan luas bangunan 347 m², Bougainvillea seluas 260 m² dengan bangunan 287 m², Daisy dengan

luas tanah 210 m² dan bangunan 228 m², hingga tipe Edelweiss yang lebih kompak dengan luas tanah 140 m² dan bangunan sekitar 124 m².

“Seluruh unit mengusung fitur utama yang berfokus pada kualitas hidup, seperti personal oasis sebagai ruang relaksasi privat, homey backyard sanctuary yang luas dan fleksibel untuk aktivitas komunal maupun personal, serta ecotech yang dirancang untuk mengoptimalkan ekosistem dan teknologi yang memberikan kenyamanan masksimal bagi penghuni,” Kevin melengkapi.

Jawaban dari Fenomena Urban Fatigue

Echovista berada di dalam kawasan terpadu Canggu Hills yang dikembangkan di atas lahan seluas ±15 hektare. Proyek yang baru saja melakukan pra-peluncuran pada Kamis, 15 Januari 2026 ini mengadopsi konsep desain arsitektur modern futuristik, ruang terbuka, dan integrasi dengan lingkungan sekitar. Tiap unitnya dirancang dengan pencahayaan alami optimal, sirkulasi udara yang baik, serta tata ruang yang mendukung gaya hidup lebih tenang dan sehat.

“Saat ini, konsumen terutama di segmen premium tidak lagi hanya mencari lokasi atau desain, tetapi pengalaman hidup secara menyeluruh. Oleh karena itu,

kami sangat percaya diri dalam meluncurkan produk ini di harga Rp4 miliar, sebab sangat kompetitif di segmen premium residential villa untuk kawasan Canggu,” ujar Kevin. Selain jumlah unit yang sangat terbatas dan eksklusif, hanya 35 unit, Echovista semakin mempertegas eksklusivitasnya melalui status kepemilikan freehold dan leasehold. Skema kepemilikan ini memberikan fleksibilitas sekaligus nilai prestisius bagi pemilik, baik sebagai hunian pribadi maupun aset investasi jangka panjang di kawasan Canggu yang terus berkembang.

Prospek kawasan Canggu pada tahun ini dipandang tetap kuat dan berkembang, seiring Bali yang semakin diposisikan sebagai destinasi hunian dan investasi global, bukan hanya tempat liburan semata. Permintaan terhadap hunian

berkualitas terus meningkat dengan minat investor domestik dan asing yang melihat Bali sebagai sumber passive income yang stabil serta instrumen investasi jangka panjang yang terukur.

“Memasuki 2026, kami melihat Canggu akan semakin matang sebagai kawasan hunian dan investasi jangka panjang. Pertumbuhan kawasan yang konsisten, peningkatan infrastruktur, capital gain yang stabil di kisaran 10% per tahun, serta pergeseran minat pasar ke hunian berkualitas, menjadikan Canggu bukan lagi sekadar destinasi wisata, tetapi juga pusat lifestyle living yang berkelanjutan,”pungkas Kevin.

Canggu Hills dikembangkan dengan mengedepankan kepastian hukum melalui perizinan lengkap, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi para investor. Konsep super exclusive cluster yang diusung pun selaras dengan arah kebijakan pemerintah saat ini dalam menyeleksi ekspatriat berkualitas yang menetap di Bali. Dengan pendekatan ini, Canggu Hills tidak hanya menawarkan properti, tetapi juga lingkungan hunian yang tertata, berkelas, dan berorientasi jangka panjang.

Sumber Foto: Istimewa

Krisis Sampah Perkotaan Butuh Solusi Nyata

Penanganan krisis sampah nasional melalui kebijakan Waste-toEnergy (WtE) menjadi hal yang penting untuk diimplementasikan di Indonesia. Program WtE dapat dikembangkan secara lebih rasional sebagai solusi awal pengelolaan sampah perkotaan sekaligus menjadi bagian penting dari transisi energi nasional.

Hal ini menjadi benang merah dari kajian yang dilakukan Tenggara Strategics. Kajian bertajuk “Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik” yang dilakukan pada 2025. Riset ini disusun berdasarkan analisis kebijakan dan data sekunder, dengan menelaah kerangka regulasi pemerintah, termasuk Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. Kajian ini hadir untuk menilai sejauh mana kebijakan yang ada mampu mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, kajian ini membandingkan praktik waste-to-energy di sejumlah negara seperti Tiongkok, Singapura, dan Swedia, serta mengevaluasi pengalaman proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Indonesia.

Kajian Tenggara Strategics ini disampaikan melalui diskusi yang digelar di CSIS Auditorium Pakarti Centre Building, Jakarta, Rabu (21/01). Hadir dalam acara ini Intan Salsabila Firman, Senior Researcher Tenggara Strategics; Fadli Rahman, Lead of Waste-to-Energy Danantara Indonesia; Prof. Dr. Arief Sabdo Yuwono, Guru Besar IPB University; serta dimoderatori oleh Riyadi Suparno, Direktur Eksekutif Tenggara Strategics.

Senior Researcher Tenggara Strategics Intan Salsabila Firman menyatakan program WtE perlu ditempatkan secara proporsional dalam bauran kebijakan publik. Menurutnya, WtE merupakan instrumen kebijakan lintas sektoral

yang dapat digunakan untuk penanganan awal sampah yang tidak dapat direduksi melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus mendukung transisi energi nasional.

“Tantangannya bukan hanya teknologi, melainkan integrasi kebijakan, tata kelola, dan penerimaan publik,” jelas Intan.

Hasil kajian mengungkapkan, kata Intan, saat ini Indonesia menghasilkan 56,98 juta ton sampah per tahun, namun hanya 33,74 persen yang berhasil dikelola. Sisanya, sekitar 66,26 persen, berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan sistem open dumping. Kondisi ini berdampak langsung pada lingkungan dan kesehatan masyarakat, termasuk peningkatan kasus diare hingga 72 persen dan asma sebesar 40 persen di sekitar TPA, serta berkontribusi terhadap 2–3 persen emisi gas rumah kaca nasional dari metana.

Kajian ini dihadirkan juga sebagai respons terhadap terbitnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang memperbarui kerangka kebijakan, pembiayaan, dan standar teknologi proyek PLTSa. Melalui regulasi tersebut, pemerintah menargetkan pembangunan 33 PLTSa hingga 2029, dengan tujuh unit yang akan dibangun pada 2026. Setiap PLTSa dirancang untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan 20 MW listrik.

Melalui Perpres 109/2025, pemerintah juga menetapkan kebutuhan investasi sekitar Rp2–3 triliun per unit PLTSa serta

menaikkan harga beli listrik oleh PLN menjadi 20 sen dolar AS per kWh guna meningkatkan kelayakan finansial proyek dan menarik minat investasi swasta.

Agenda Penting Danantara Indonesia

Program Waste-to-Energy (WtE) menjadi salah satu agenda strategis yang mendapat perhatian serius dari Danantara Indonesia. Fadli Rahman, Lead of Waste-to-Energy Danantara Investment Management, menegaskan bahwa peran Danantara dimulai sejak tahap awal perencanaan proyek, khususnya dalam memastikan kualitas tata kelola dan pemilihan teknologi.

“Bagi Danantara Indonesia, WtE bukan sekadar proyek teknologi, melainkan bagian dari kebijakan publik lintas sektor. Karena itu, fokus kami adalah memastikan tata kelola yang kuat sejak hulu, termasuk proses pemilihan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) PSEL yang transparan dan berbasis mitigasi risiko,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Arief Sabdo Yuwono, Guru Besar IPB University, menyoroti aspek lingkungan dan kesehatan masyarakat. Menurutnya, teknologi WtE modern dapat diterapkan secara aman di Indonesia dengan prasyarat yang ketat.

“Insinerator modern mampu mengurangi volume sampah hingga lebih dari 90 persen dengan standar pengendalian emisi yang ketat. Kunci keberhasilannya terletak pada pemilihan teknologi yang sesuai dengan karakteristik sampah nasional serta pengawasan lingkungan yang transparan dan berkelanjutan,” katanya.

Kajian ini juga membandingkan praktik WtE di berbagai negara. Swedia hanya membuang kurang dari 1 persen sampah ke TPA, Singapura mengandalkan empat fasilitas WtE untuk mengurangi volume sampah hingga 90

persen, sementara Tiongkok telah meningkatkan jumlah PLTSa menjadi 696 unit dan mencapai rasio pengolahan sampah 100 persen melalui WtE. Pembelajaran global ini menunjukkan bahwa WtE dapat berjalan efektif apabila didukung oleh kebijakan yang konsisten dan tata kelola yang kuat.

Temuan ini menegaskan bahwa waste-to-energy dapat menjadi solusi awal yang rasional dalam pengelolaan sampah perkotaan. Dengan kerangka kebijakan yang tepat dan implementasi yang konsisten, WtE dapat berperan sebagai instrumen pengelolaan sampah sekaligus mendukung transisi energi nasional.

Sumber Foto: Istimewa

Indonesia tidak pernah kekurangan talenta, namun sering kali terkendala kurangnya panggung yang merata. Sumatera Utara (Sumut) selama ini dikenal sebagai "Rahim Seniman" di Indonesia. Dari lorong-lorong kota Medan, hingga Nias dan tepian Danau Toba, tradisi bermusik telah menjadi napas kehidupan sehari-hari.

Memasuki awal tahun 2026, fenomena ini kembali terpotret jelas melalui kesuksesan rangkaian nasional "Aice Got You! Panggung Crispymu!" yang digelar di Lapangan Merdeka, Medan, beberapa waktu lalu. Rangkaian ini menjadi pernyataan bahwa bakat akar rumput di daerah memiliki kualitas setara dengan standar industri nasional, sekaligus solusi konkret atas tantangan "Jakarta-Sentris" yang sering kali menyulitkan talenta daerah karena faktor jarak dan biaya.

Perjalanan panggung truk ikonik Aice ini menjadi peta jalan kreatif yang membentang dari barat hingga timur Indonesia. Memulai langkah di Jakarta, menyusuri Bandung dan Yogyakarta, menyentuh akar tradisi di Medan, hingga berakhir di Surabaya. Di setiap pemberhentian, panggung ini bertransformasi menjadi laboratorium ekspresi yang merangkul ribuan talenta dan mengukuhkan posisi Aice sebagai pendukung ekosistem kreatif inklusif yang tidak lagi memusat di ibu kota.

Dengan menjangkau lima kota strategis ini, Aice berhasil menciptakan jembatan bagi Gen Z di berbagai daerah untuk merasakan standar panggung nasional, mendapatkan bimbingan langsung dari para maestro, serta membuktikan

Ello dan Oki Rengga Puji Ledakan Bakat Seniman

Sumut Lewat Strategi Desentralisasi Panggung

Kreativitas Nasional

bahwa kualitas "Bintang" dapat lahir dari sudut mana pun di nusantara.

Sumut adalah Gudang Bakat yang Tak Pernah Kering Sumatera Utara memiliki posisi unik dalam peta budaya Indonesia. Etnisitas di wilayah ini memiliki keterikatan emosional yang sangat kuat dengan seni pertunjukan. Masyarakat etnis Batak seperti Toba, Karo, Mandailing, Simalungun, dan Pakpak misalnya, memiliki tradisi ber-umpasa dan bernyanyi dalam harmoni koor yang kompleks sejak usia dini. Musik bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari ritus kehidupan Sumut.

Begitu pula dengan etnis Melayu di pesisir Timur yang membawa kelembutan cengkok dalam seni pantun dan musik gambus, serta etnis Nias dengan tradisi tari perang dan vokal yang bertenaga. Secara nyata, Sumut selama ini secara konsisten menyumbang persentase signifikan dalam ajang pencarian bakat di televisi nasional.

Diperkirakan ribuan seniman muda muncul setiap tahunnya dari komunitas musik jalanan, gereja, sanggar budaya, hingga sekolah seni di Medan, namun hanya sebagian kecil yang memiliki kesempatan untuk tampil di panggung dengan standar produksi besar.

Sumbangsih besar Sumatera Utara terhadap industri musik tanah air pun telah teruji oleh waktu melalui lahirnya legenda dan bintang besar lintas generasi. Sejarah mencatat nama-nama ikonik seperti mendiang Diana Nasution, Eddy Silitonga, hingga sang maestro lagu nostalgia Victor Hutabarat.

Estafet prestasi ini kemudian diteruskan dengan gemilang oleh talenta-talenta kontemporer yang mendominasi tangga lagu nasional, mulai dari Judika, Virzha, hingga para diva muda jebolan ajang pencarian bakat seperti Lyodra Ginting dan Anggi Marito.

Kehadiran tokoh-tokoh besar ini menjadi bukti otentik bahwa genetika seni di Sumut sangatlah kuat, menjadikan setiap inisiatif panggung lokal di wilayah ini sebagai langkah strategis dalam menjaring "permata" musik Indonesia masa depan.

Kejutan Kulcapi EDM Membawakan Tradisi Menembus Batas Modernitas

Keunikan talenta Sumatera Utara terbukti nyata dalam ajang Panggung Crispymu!. Salah satu momen paling revolusioner adalah munculnya Jacky Raju Sembiring,

yang berhasil meraih posisi juara dengan melakukan eksperimen berani dengan memadukan Dawai Kulcapi dan Suling khas Karo ke dalam balutan irama Electronic Dance Music (EDM) serta lagu-lagu pop global.

“Di ajang ini saya ingin menunjukkan bahwa musik tradisional itu tidak kalah keren. Mengingat Medan kaya akan budaya, saya ingin memperkenalkan alat musik tradisional Karo lebih luas lagi ke masyarakat Indonesia maupun mancanegara,” ungkap Jacky.

Penampilan Jacky bukan hanya tentang memenangkan kompetisi, tetapi tentang bagaimana instrumen tradisional bisa "bercakap-cakap" dengan teknologi musik masa kini di atas panggung truk boombastic Aice.

Selain Jacky, keberagaman talenta Medan diwakili oleh Chessavani, peraih Juara 1 yang memukau dengan teknik vokal matang dan kedalaman emosional. Ada pula kelompok PLAYMAKERZ yang

Sumber Foto: Istimewa

mewakili energi urban melalui koreografi modern dance yang presisi. Menariknya, ajang ini juga membuktikan inklusivitasnya melalui Hendro Sutomo, seorang dosen yang berhasil menjadi Juara Favorit, membuktikan bahwa panggung ekspresi ini terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang profesi.

Validasi Maestro Nasional dan Pentingnya

Inkubasi Lokal

Kehadiran musisi nasional Marcello Tahitoe sebagai juri memberikan validasi penting bagi ratusan peserta yang berpartisipasi. Ello mencatat bahwa energi Medan selalu memiliki "warna" yang meledak dan otentik. “Medan ini selalu beda rasanya. Penampilan 15 peserta di Grand Final luar biasa keren. Setiap peserta yang tampil itu punya karakter yang kuat tersendiri,” ujar Ello.

Sentimen serupa disampaikan oleh Anggi Marito, penyanyi nasional asal Sumut yang kini sukses di Jakarta. Sebagai sosok yang besar dari budaya musik setempat, Anggi merasa kesulitan menentukan pemenang karena standar kualitas yang sangat tinggi.

Dukungan juga datang dari komika Oki Rengga, yang menilai panggung ini sebagai wujud kebanggaan bagi anak Medan. “Saya selaku orang Medan asli merasa bangga. Aku tahu betul kalau anak Medan tampil pasti membanggakan. Kali ini di panggung Aice Got You! Pecah! ngeri nih panggung,” tuturnya.

Kehadiran juri-juri nasional ini bukan sekadar untuk memberi nilai, melainkan memberikan inkubasi mental. Bagi talenta daerah, mendapatkan apresiasi langsung dari para praktisi industri level nasional adalah modal besar dalam membangun kepercayaan diri menuju karier yang lebih profesional.

Inisiatif Strategis Aice Menjemput Bola Kreativitas

Sylvana Zhong, Senior Brand Manager Aice Group, menjelaskan bahwa pemilihan Medan sebagai salah satu titik utama didasarkan pada karakter kotanya yang sangat berani dan spontan. “Medan itu kotanya sangat berani. Ketika kami datang energinya terasa hidup, penuh spontanitas dari para warganya. Terlihat juga dari penampilan para peserta yang sangat beragam dan mampu menunjukkan totalitas dengan penuh karakter”, jelas Sylvana.

Selain menjadi wadah bakat, acara ini juga dimeriahkan dengan aktivitas interaktif seperti Human Claw Machine dan DIY Gantungan Kunci, yang menarik

ribuan warga untuk memadati Lapangan Merdeka. Di sisi lain, Aice juga mengintegrasikan semangat boombastic ini melalui produk inovatif seperti Aice Crispy Balls Cookies n’ Cream, serta program berhadiah mobil dan motor yang bisa didapatkan melalui setiap stik es krim.

Melalui keberhasilan di Medan, Aice berharap semangat "menjemput bola" ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk memberikan ruang bagi talenta daerah. Harapan besarnya, dari panggung truk boombastic ini akan lahir sosok-sosok penyanyi dan pemusik kelas nasional baru yang akan meneruskan estafet prestasi para pendahulu hebat asal Medan di kancah industri musik tanah air.

Ketika akses terhadap panggung tidak lagi terpusat di Jakarta, Indonesia berpeluang menyaksikan ledakan kreativitas yang jauh lebih inklusif dan beragam dari seluruh penjuru nusantara. Melalui inisiatif ini, mata rantai talenta emas dari Sumatera Utara diharapkan dapat terus terjaga dan berkembang. Dan berbagai panggung ini dapat menjadi titik awal lahirnya bintang-bintang nasional baru yang berasal dari Medan.

Sumber Foto: Istimewa

Kolaborasi Hyundai & Save the Children Berhasil Selamatkan 29

Ton Sampah Plastik di Jakarta

Sebanyak 29 ton sampah plastik resmi “keluar” dari jalur pencemaran lingkungan Jakarta melalui inisiatif Hyundai Continue, sebuah aktivitas

Creating Shared Value (CSV) yang berfokus pada penciptaan dampak sosial sebagai bagian dari komitmen Hyundai sebagai anggota masyarakat Indonesia.

Angka ini merupakan hasil dari komitmen empat tahun Program Ekonomi Sirkular yang diinisiasi oleh Hyundai Motor Company bersama Save the Children Indonesia. Capaian tersebut dibagikan dalam acara

“Performance Sharing Ceremony:

Hyundai Motor Circular Economy

Project” yang diselenggarakan di Hyundai N Brand Experience Center. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah

Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2025, sebanyak 68% sampah di Jakarta masih belum terkelola secara optimal, dengan sampah plastik menjadi penyumbang terbesar kedua.

Merespons tantangan tersebut, sejak tahun 2022 Program Ekonomi Sirkular menginisiasi kampanye

Cerdas Pilah Plastik untuk meningkatkan kesadaran sekaligus mendorong perubahan perilaku

masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah plastik.

Program ini tidak berhenti pada edukasi. Sebanyak 100 unit dropbox pemilahan sampah plastik telah dipasang di berbagai titik strategis di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan. Sampah plastik yang terkumpul kemudian didaur ulang menjadi produk bernilai guna tinggi seperti kaos dan boneka, membuktikan bahwa ekonomi sirkular dapat menjadi solusi praktis bagi tantangan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

“Melalui Hyundai Continue, Hyundai berkomitmen untuk

menjalankan inisiatif keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga pada upaya membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Sejalan dengan visi Progress for Humanity, kami memaknai kemajuan sebagai tindakan nyata yang menciptakan dampak positif bagi manusia dan bumi, termasuk dalam memastikan

anak-anak dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan yang aman dan sehat,” ujar Kenny Lee, President Director Hyundai Motors Indonesia.

“Kolaborasi empat tahun bersama Save the Children Indonesia dalam Program Ekonomi Sirkular ini menunjukkan bahwa komitmen tersebut menjadi semakin bermakna ketika pemerintah, komunitas, dan masyarakat bergerak bersama. Dengan keberhasilan mengalihkan hampir 29 ton sampah plastik dari lingkungan Jakarta, kami berharap inisiatif ini dapat menjadi fondasi berkelanjutan yang terus diperkuat bersama para pemangku kepentingan ke depannya,” tambahnya.

Suara Anak Sebagai Penggerak Perubahan

Keunikan program ini terletak pada pelibatan aktif Juru Kampanye Anak (Child Campaigner) dari 20 sekolah dan 4 RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) di DKI Jakarta. Mereka berada di garis depan dalam menyuarakan dampak sampah plastik terhadap kualitas hidup generasi mendatang, mulai dari risiko kesehatan hingga berkurangnya ruang bermain yang aman.

“Setiap gram plastik yang kita pilah hari ini memberikan ruang bernapas yang lebih lega bagi anakanak di masa depan. Melalui program ini, kita tidak hanya membersihkan

kota, tetapi juga memberdayakan anakanak untuk memiliki kepedulian dan peran terhadap lingkungan, sehingga hak mereka untuk tumbuh di lingkungan yang sehat tidak tertimbun oleh sampah plastik,” ujar Agni Kristia Pratama, COO Save the Children Indonesia.

Dalam acara tersebut, anakanak menyampaikan aspirasi mereka melalui pertunjukan drama musikal bertema dampak sampah plastik terhadap hak anak, serta melalui storytelling foto yang mendokumentasikan berbagai inisiatif yang telah mereka lakukan di sekolah dan komunitas masingmasing. Kehadiran perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular di Indonesia.

Dengan semangat kolaborasi, edukasi, dan aksi nyata, Program Ekonomi Sirkular ini berhasil mengubah pengelolaan sampah dari sekadar tantangan menjadi peluang, serta membuktikan bahwa langkahlangkah kecil di tingkat sekolah dan komunitas mampu menciptakan dampak yang bermakna dan berkelanjutan.

Keterlibatan aktif anak, yang didukung oleh kemitraan dengan pemerintah, menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak jangka panjang program. Sinergi ini memastikan bahwa upaya pengelolaan sampah tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga selaras dengan pemenuhan hak anak untuk hidup dan tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat.

Sumber Foto: Istimewa

1. Tur Guide berbahasa Indonesia/ Inggris.

2. Private Tur di Amerika dan Kanada: Supir berbahasa Indonesia dengan Mobil/Van/Bis.

3. Sebelum Pulang ke Indonesia: Spesial Tur Program di Beberapa Negara di Asia Tenggara dengan Harga Grosir.

4. Sebelum Pulang ke Indonesia: Spesial Reuni Tur Program dengan Teman dan Famili Anda dari Indonesia.

5. Kantor di San Francisco, Los Angeles (La Habra) dan Jakarta.

6. Karyawan berpengalaman lebih dari 20 tahun.

7. Endorsed oleh California Media International, Inc (Penerbit Majalah Kabari, Majalah Tur Dunia dan Majalah Joint VentureHidup Sehat).

8. Harga Grosir untuk Tur ke Asia Tenggara = Joint Venture dengan Perusahaan Tur Wholesale yang berdomisili di Jakarta, Worldlinks Indonesia, dimana Program Tur hanya dijual melalui agen-agen travel ritel di Indonesia.

Ingin mendapatkan Informasi Tur Terkini? Silakan daftar di TurDuniaGratis.com

BCA

Digital dan Food Bank

Indonesia Perkuat Nutrisi

Melalui Aksi 500 Porsi Makanan Siap Santap

PT Bank Digital BCA (BCA Digital) berkolaborasi

dengan Food Bank Indonesia (FBI) menjawab tantangan darurat sampah makanan di Indonesia

lewat aksi nyata. Melalui gerakan pemulihan pangan (food recovery), kolaborasi ini berhasil mengoptimalkan bahan pangan berkualitas yang belum terserap pasar, menjadi 500 porsi makanan sehat bagi pengemudi ojek online dan lansia di kawasan Jakarta Pusat.

Program ini dilaksanakan secara serentak di empat titik distribusi strategis, yakni area sekitar Stasiun Cikini, Stasiun Gondangdia, Dapur Paud Kenanga Cikini, dan Dapur

Masjid An-Nur Menteng. Aksi ini diinisiasi BCA Digital sebagai respons strategis terhadap kondisi manajemen sisa pangan di Indonesia yang menempatkan Indonesia sebagai negara penghasil sampah makanan terbanyak di Asia Tenggara.

Berdasarkan laporan Food Waste Index Report 2024 dari United Nations Environment Programme (UNEP), Indonesia menghasilkan sedikitnya 14,73 juta ton sampah

makanan per tahun. Data nasional dari SIPSN memperkuat temuan ini dengan mencatat dari total 34,21 juta ton timbulan sampah yang dihasilkan pada 2024, sebesar 39,25% merupakan sampah sisa makanan. Dominasi sampah organik ini mencerminkan inefisiensi ekonomi yang masif, di mana Indonesia diperkirakan kehilangan potensi ekonomi sebesar Rp213 hingga Rp551 triliun setiap tahunnya akibat Food Loss and Waste.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian. Merujuk data Badan Pangan Nasional, sampah makanan di Indonesia sebenarnya mampu menghidupi 29-47 persen populasi jika dikelola dengan baik. Tidak hanya berdampak secara ekonomi dan sosial, sisa pangan yang membusuk di TPA menyumbang emisi gas metana yang signifikan. Kontribusinya sekitar 7,29% rata-rata emisi gas rumah kaca tahunan nasional. BCA Digital memandang bahwa setiap kilogram makanan yang terselamatkan adalah langkah nyata dalam menekan laju pemanasan global sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Head of Corporate Communications BCA Digital, Nariswari Yudianti, menjelaskan kegiatan bertajuk #bluBuatBaik Volunteer Day bersama bluForce (sebutan untuk karyawan BCA Digital) mengusung konsep optimalisasi sumber daya. Sebagai lembaga keuangan, BCA Digital meyakini prinsip dan logika efisiensi dapat diterapkan pula dalam isu pangan.

“Kami memilih untuk memulihkan nilai dan manfaat nutrisi tersebut lewat resource efficiency. Langkah ini selaras dengan misi BCA Digital dalam mendorong gaya hidup yang sustainable dan lebih mindful dalam mengelola sumber daya, baik secara finansial maupun konsumsi harian. Kami meyakini pengelolaan keuangan yang bijak, seharusnya berjalan beriringan dengan kesadaran untuk tidak membiarkan satu pun potensi nutrisi terbuang sia-sia," ujar Nariswari.

Langkah efisiensi ini diwujudkan dengan menyerap surplus bahan pangan dari berbagai pedagang di Pasar Tebet, Jakarta Selatan. Aneka bahan tersebut merupakan produk segar yang secara visual tidak terserap pasar, seperti sayuran dengan bentuk tidak sempurna misalnya, namun masih memiliki kualitas nutrisi prima dan sangat layak olah.

"Lewat gerakan selamatkan pangan ini, kami membuktikan bahwa efisiensi dapat dilakukan secara efektif dengan memastikan nutrisi tetap tersampaikan kepada

yang membutuhkan dan tidak terbuang sia-sia di tempat sampah," tambahnya.

Para bluForce yang tergabung dalam kegiatan #bluBuatBaik Volunteer Day ini, terlibat langsung mulai dari proses seleksi bahan di pasar, memasak bersama, hingga pendistribusian di lapangan. Keterlibatan aktif ini bertujuan untuk membangun kesadaran internal bahwa isu keberlanjutan adalah tanggung jawab personal.

Untuk memastikan aksi ini tidak meninggalkan residu lingkungan, BCA Digital secara konsisten menggunakan kotak makan reusable sebagai pengganti kemasan sekali pakai. Penggunaan wadah ramah lingkungan ini diharapkan dapat sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengurangan timbulan sampah plastik baru dalam setiap aksi sosialnya.

Co Founder Food Bank Indonesia, Wida Septarina, menilai kolaborasi lintas sektor antara perbankan digital dan komunitas pangan adalah kunci penyelesaian masalah secara menyeluruh. Pangan yang belum terserap pasar, jika dikelola dengan manajemen yang tepat, dapat menjadi solusi nutrisi nyata bagi kelompok rentan di perkotaan.

“Pengelolaan pangan yang bertanggung jawab membuka ruang bagi solusi yang lebih luas, terutama di wilayah perkotaan. Melalui sinergi lintas sektor, potensi pangan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ketahanan nutrisi masyarakat,” jelas Wida.

Melalui inisiatif ini, BCA Digital berharap dapat terus mendorong kesadaran kolektif bagi para nasabah dan masyarakat luas bahwa pengelolaan pangan yang bijak adalah bagian tak terpisahkan dari gaya hidup berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan sosial dan kelestarian bumi.

Sumber Foto: Istimewa

Wadah Kreativitas Tanpa

Jarak, Mengapresiasi Inisiatif

Panggung Bakat Lokal bagi

Generasi Muda di Daerah

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang tak bertepi. Dari ritme vokal khas Sumatera Utara hingga harmoni nada dari Maluku dan Papua, talenta seni di tanah air lahir secara organik dari tradisi yang mengakar kuat. Namun, sebuah tantangan klasik "Jakarta-Sentris" terus membayangi dalam pengembangan talenta tersebut. Jarak geografis yang luas dan biaya akomodasi yang tinggi menuju pusat industri di Jakarta sering kali menjadi tembok besar yang bisa mengubur potensi emas para pemuda di daerah.

Menjawab tantangan tersebut, inisiatif "Aice Got You! Panggung Crispymu!" hadir sebagai langkah konkret mendesentralisasi wadah kreativitas. Lewat rangkaian roadshow di lima kota besar, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan berakhir di Surabaya, ajang ini membuktikan bahwa talenta grassroot hanya membutuhkan satu hal, yakni akses panggung yang setara.

Surabaya: Salah Satu Representasi Energi Musik Nasional

Sebagai titik penutup yang fenomenal, Surabaya menunjukkan bagaimana panggung lokal mampu menyerap energi kreatif secara masif. Data mencatat sebanyak 135 peserta berpartisipasi aktif dalam tiga hari penyelenggaraan di Balai Pemuda, Kota Surabaya. Pada hari pertama, 48 peserta menunjukkan keberaniannya, diikuti oleh 65 peserta pada hari kedua, dan 22 finalis terbaik di hari puncak. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti "kehausan" generasi muda akan ruang ekspresi profesional yang hadir langsung di depan pintu rumah mereka.

Penyanyi sekaligus musisi

dan penulis lagu nasional, Isyana Sarasvati, yang hadir langsung sebagai juri, mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas yang ia temukan. Menurutnya, talenta di daerah memiliki karakter yang jujur dan teknik yang matang.

"AICE Got You! Surabaya seru banget, benar-benar semuanya bagus banget. Aku berharap menang kalah bukan masalah, yang penting adalah pengalaman dan pembelajaran yang didapatkan. Ini menjadi pengalaman

untuk menyalurkan talenta."

yang sangat magis buat para peserta. Semoga nantinya mereka terus berkarya dengan sejujur-jujurnya!" ujar Isyana.

Pentingnya Ekosistem Kompetisi Reguler

Kompetisi di tingkat daerah berfungsi sebagai inkubator mental bagi Gen Z. Tanpa harus terbebani biaya perjalanan mahal ke Jakarta, talenta muda Surabaya dan sekitar dapat menguji mentalitas panggung mereka di hadapan publik dan juri ahli seperti Brandon De Angelo dan Boiyen.

Brandon De Angelo menekankan bahwa pengalaman di panggung lokal adalah investasi berharga. “Masingmasing tampil dengan karakter yang kuat. Harapannya, mereka tetap berkarya dan jangan cepat puas. Karena selain gelar, pengalaman yang mereka dapat di sini jauh lebih berharga,” jelas Brandon.

Sementara itu, Boiyen menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan bakat tersebut, "Semoga pemenang bisa jadi bintang baru dan tetap rendah hati. Untuk yang belum menang, jangan berhenti mencoba karena masih banyak kesempatan

Membangun Panggung Seni yang Inklusif

Di tengah era digital, Aice tidak hanya menyediakan panggung fisik, tetapi juga memperluas jangkauannya secara daring. Penayangan live stream di tiga platform media sosial mencatat ratusan ribu views, memberikan kesempatan bagi talenta dari pelosok lain untuk turut menyaksikan dan terinspirasi.

Sylvana Zhong, Senior Brand Manager Aice Group, menekankan bahwa keterlibatan ribuan orang sepanjang rangkaian acara adalah sebuah kemenangan bagi inklusivitas seni. “Melihat ribuan orang dari Jakarta sampai Surabaya berani naik panggung, bernyanyi, atau menari, bagi kami itu adalah kemenangan tersendiri. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi perayaan bersama bahwa setiap orang punya potensi untuk bersinar,” jelasnya.

Melalui keberhasilan ini, diharapkan tren "menjemput bola" ke daerah-daerah masih akan terus berlanjut. Sebab, bakat besar Indonesia tidak hanya berada di bawah lampu sorot Jakarta, melainkan tersebar di setiap sudut nusantara yang menunggu panggungnya dihidupkan.

Sumber Foto: Istimewa

Seiring perjalanan 40 tahun, PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp) memperkuat komitmennya sebagai Purposeful Beauty Tech Company melalui penyelenggaraan Beauty Science Tech (BST) 2026. Acara yang berlangsung, pada 21–25 Januari 2026 di City Hall Pondok Indah Mall 3, Jakarta tersebut, menegaskan kesiapan ParagonCorp melangkah ke panggung global dan berkontribusi dalam membentuk arah serta standar baru industri kecantikan dunia.

Beauty Science Tech 2026

40 Tahun ParagonCorp: Deklarasi sebagai Purposeful Beauty Tech Company

Mengusung tema “Beauty Rewired: Where Science, Technology, and Soul Transform Life,” BST 2026 menampilkan pencapaian ParagonCorp, peraih sebelas penghargaan C&T Allē Awards 2025, dalam mengintegrasikan sains, teknologi, dan dampak bermakna untuk menciptakan inovasi yang berdaya saing global dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan Beauty Rewired, ParagonCorp memaknai kecantikan secara holistik menggunakan sains sebagai fondasi yang presisi dalam setiap riset dan pengembangan produk: teknologi dan kolaborasi untuk mempersonalisasi kebutuhan hypersegmented consumers; serta nilai-nilai sebagai acuan agar inovasi dapat relevan dengan konsumen, namun tetap etis dan bertanggung jawab, di tengah tuntutan dan tantangan global.

“Selama 40 tahun berdiri, kebermanfaatan selalu menjadi tujuan utama pertumbuhan Paragon. Kami mengejar kebermanfaatan, dan dari sanalah pertumbuhan mengikuti. Komitmen ini menegaskan kesiapan Paragon untuk terus berkontribusi dalam membangun global beauty ecosystem melalui inovasi yang berkelanjutan, inklusif, dan bermakna. Dengan memanfaatkan sains dan teknologi serta didukung kolaborasi dengan para expert dan global partners, ParagonCorp hari ini bertransformasi menjadi Purposeful Beauty Tech Company, yang menghadirkan inovasi, yang berdampak bagi konsumen, masyarakat dan bumi," ujar Harman Subakat, Group CEO ParagonCorp.

Sebagai salah satu pusat riset dan pengembangan kecantikan terbesar di Asia Tenggara dan rumah bagi produk kecantikan halal terkemuka dunia, ParagonCorp terus memperkuat ekosistem inovasinya melalui kolaborasi dengan lebih dari 20 mitra teknologi global di bidang Artificial Intelligence (AI). Kolaborasi ini menciptakan lebih dari 30 AI-powered consumer experiences, untuk membantu konsumen memahami kondisi kulit, wajah dan

antara pembuat kebijakan, pemimpin industri, media, influencer dan mitra global.

dan teknologi.

kebutuhan tubuh lainnya secara presisi. Di BST 2026, pengunjung dapat merasakan langsung berbagai teknologi AI yang dikembangkan ParagonCorp, mendemonstrasikan bagaimana inovasi berbasis sains dan teknologi memberikan solusi kecantikan yang lebih inklusif dan personal.

"Saat ini, melalui pendekatan biometric science, genomic and microbiome research, dan datadriven skin analysis, kita bisa mulai memahami bahwa kulit bukan hanya permukaannya saja, tapi sebagai suatu sistem biologis. Teknologi memungkinkan kita memahami perbedaan dan keunikan dari setiap individu, dan menciptakan solusi kecantikan yang lebih presisi, personal, dan bertanggung jawab, bukan untuk mengubah manusia, tetapi untuk menjawab kebutuhannya," ungkap dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp.

Sejalan dengan visi ParagonCorp untuk melangkah ke panggung global melalui pendekatan berlandaskan sains, teknologi, dan dampak yang bermakna, BST 2026 menghadirkan berbagai rangkaian forum sebagai ruang dialog strategis dan kolaborasi

Sejumlah tokoh lintas sektor turut berbagi pandangan saat Opening Ceremony BST 2026, termasuk Retno Marsudi, Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact; Davide Pennino, PhD, Co-Founder and CEO of Biotix; Bhavna Rawlley, Managing Director Accenture SEA. Mereka menyoroti pentingnya inovasi berbasis sains, penerapan teknologi, khususnya AI, yang bertanggung jawab, serta peran perusahaan untuk memberikan dampak bermakna kepada masyarakat global yang saat ini menghadapi berbagai dinamika dan ketidakpastian.

BST 2026 menghadirkan Exhibition and Immersive Experience, yakni pameran interaktif dengan lebih dari 10 pengalaman inovatif dari portofolio brand ParagonCorp. Berbagai zona tematik dihadirkan, mulai dari Hall of Purpose yang menampilkan visi masa depan ParagonCorp, Sphere of Beauty Tech sebagai pusat inovasi berbasis teknologi, Collective Space sebagai ruang kolaborasi, Beauty Beyond Stage yang menyoroti kemitraan global, hingga Future Store yang menghadirkan konsep ritel masa depan berbasis pengalaman

Dalam rangkaian BST, ParagonCorp menjalin kolaborasi lintas sektor dengan berbagai mitra global, termasuk Shopee sebagai mitra e-commerce strategis. Kolaborasi ini menegaskan posisi ParagonCorp sebagai pemain terdepan di industri kecantikan yang berperan dalam mendorong pertumbuhan pasar. Selama BST, Shopee mendukung kolaborasi ini melalui berbagai program, termasuk kampanye spesial Hyper Brand Day yang dihadirkan khusus untuk produk-produk Paragon.

“Kami menyambut baik kolaborasi dengan ParagonCorp sebagai salah satu pioner di industri kecantikan Indonesia yang secara konsisten mendorong inovasi dan perkembangan pasar. Melalui BST 2026, Shopee turut mengambil bagian dalam inisiatif ini dengan menghadirkan kampanye spesial Shopee Hyper Brand Day bersama Paragon pada 22-26 Januari mendatang, agar produk-produk Paragon semakin mudah diakses dan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Daniel Minardi, Director of Business Partnerships Shopee Indonesia.

Melalui BST 2026, ParagonCorp juga menyatakan keterbukaannya untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam membentuk masa depan industri kecantikan yang lebih bermakna dengan inovasi yang tidak hanya mendorong kemajuan teknologi, tetapi juga membangun kepercayaan, memberdayakan manusia, dan menciptakan dampak berkelanjutan dari Indonesia ke tingkat global.

Sumber Foto: Istimewa

Buka Indonesia Pavilion di WEF Davos 2026, Tampilkan Peluang Kerja Sama Global

Cresmi membuka Indonesia Pavilion di ajang

World Economic Forum (WEF) yang sedang berlangsung di Davos, Swis. Hadir selama sepekan, pada 20–23 Januari 2026, Indonesia Pavilion ini menjadi ruang diplomasi ekonomi Indonesia untuk memperkenalkan potensi investasi dan kemitraan strategis kepada pelaku bisnis serta investor global.

Pada acara peresmian Indonesia Pavilion, Rosan didampingi oleh CIO Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir bersama jajaran pimpinan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan beberapa Duta Besar Indonesia. Mengusung tema "Indonesia Endless Horizons," Indonesia Pavilion menyoroti berbagai peluang tak terbatas yang dapat dikembangkan melalui kemitraan dengan Indonesia, termasuk dalam kemitraan publikswasta, diplomasi, dan pembangunan yang inklusif dan berdampak.

Usai peresmian Indonesia Pavilion, pada malam harinya rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Indonesia Night, yang menghadirkan pentas budaya, sajian kuliner Indonesia, hiburan, serta peluang berjejaring dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan secara global. Kehadiran Indonesia Pavilion di WEF Davos 2026 juga

menandai penampilan perdana Danantara Indonesia di forum ekonomi global tersebut.

World Economic Forum merupakan forum ekonomi global yang didirikan pada tahun 1971 oleh Profesor Klaus Schwab. Forum ini dikenal sebagai platform kerja sama publik-swasta yang mempertemukan pemimpin negara, pelaku bisnis, dan organisasi internasional untuk membahas berbagai isu global, dengan pertemuan tahunan yang diselenggarakan di Davos, Swis.

EO Danantara Indonesia Rosan Roeslani

Digital Magazine

Digital Magazine with Video E-News Email

Written Articles in KabariNews.com

Copy & Paste from other Medias

Number of Videos (YouTube)

Number of Video Viewers (YouTube)

Number of Video Subscribers (YouTube) Webinar

Livestream Social Media

Facebook Subscribers: Ikut Kabari Amerika

KabariNews.com in Ranking.com KabariNews.com in Alexa.com

Pullman Jakarta Central Park

dengan bangga memperkenalkan

“Vibrant Week for All”, sebuah kampanye kuliner yang merayakan cinta, budaya, iman, dan kebersamaan melalui serangkaian pengalaman bersantap yang meriah. Diluncurkan secara resmi pada 14 Januari 2026, kampanye ini menyatukan Hari Valentine, Tahun Baru Imlek, Buka Puasa Ramadan, dan Hampers Ramadan dalam satu perayaan yang meriah.

Berlokasi strategis di pusat Jakarta Barat, hanya selangkah dari Mall Central Park, Pullman Jakarta Central Park terus memperkuat posisinya sebagai salah satu hotel paling trendi dengan banyak promosi F&B di Collage All Day Dining Restaurant, Bunk Lounge & Bar dan The Box Pool Bar & Terrace, menawarkan pengalaman tak terlupakan bagi pasangan, keluarga, dan masyarakat.

Destinasi untuk Restoran Terpopuler di Jakarta Barat

Inti dari kampanye ini adalah Collage All Day Dining, yang dikenal luas sebagai salah satu restoran terpopuler di Jakarta Barat, terkenal dengan beragam menu makanan, promo meriah, dan suasana hangat. Melalui Vibrant Week for All, para tamu diundang untuk menikmati momenmomen bermakna, mulai dari merayakan valentine bersama pasangan dengan makan malam romantis, perayaan Tahun Baru Imlek bersama keluarga yang penuh sukacita, hingga acara buka puasa yang penuh kehangatan selama bulan Ramadan.

Perjalanan Kuliner Meriah di Collage

All Day Dining

Terinspirasi oleh kemegahan era Ottoman, Vibrant Week for All mengundang para tamu ke dunia di mana tradisi yang kaya, pola yang kompleks, dan keanggunan abadi menyatu. Suasana yang terinspirasi Ottoman ini meningkatkan setiap momen, dari santapan meriah hingga

Pullman Jakarta Central Park

pertemuan yang bermakna, menawarkan perjalanan yang merayakan warisan, kebersamaan, dan keindahan pengalaman bersama. "Minggu ini lebih dari sekadar perayaan. Hari Valentine, Tahun Baru Imlek, dan Buka Puasa Ramadan adalah kisah cinta yang dibagikan dengan orang-orang terkasih," kata Sylvain Laroche, General Manager Pullman Jakarta Central Park. "Di Collage All Day Dining, kami ingin setiap tamu merasakan kehangatan kebersamaan dengan pasangan,

keluarga, dan kolega mereka melalui keramahan yang tulus dan pengalaman kuliner yang luar biasa. Musim perayaan kami tahun ini dirancang untuk menciptakan momen-momen bermakna yang akan selalu dikenang."

Hiburan & Pengalaman Meriah

Setiap perayaan menawarkan pesona uniknya sendiri melalui hiburan eksklusif. Para tamu yang menghadiri Tahun Baru Imlek akan disuguhi pertunjukan Barongsai yang memukau dan kreasi Face Painting serta Caricature Sketch yang akan menghadirkan senyum bagi anak-anak dan orang dewasa, Live Acoustic Music, dan pertunjukan Wushu anak-anak. Sementara itu, Buka Puasa Ramadan akan menampilkan Live Gambus Music, Sufi Dance performance, Henna Art, Live Acoustic Music, Kids Activity, dan Turkish Ice Cream yang menghibur.

Untuk meningkatkan perayaan, hidangan prasmanan andalan kami menghidupkan setiap momen meriah. Prasmanan Tahun Baru Imlek menampilkan Prawn and Abalone in H-12 Szechuan Sauce, Duck Soup with Salted Cabbage and Tofu, Stir-Fried Tenderloin Beef with Ginger and Truffle, Roasted Peking Duck, handcrafted dim sum, Laksa, Singaporean Chili King Crab, Braised King Lobster, dan Prosperity Toss Salad (Yu Sheng).

Sementara itu, buka puasa Ramadan menawarkan beragam hidangan internasional, mulai dari hidangan favorit Mediterranean dan Indian favorites sampai dengan Turkish Section’s Giant Lamb Tagine with Pilaf Rice, dilengkapi Turkish Ice Cream dan Giant Kunafa Station.

Penawaran Spesial – Keromantisan Bersama

Orang Terkasih

Dalam semangat berbagi, Pullman Jakarta Central Park menghadirkan penawaran eksklusif yang dirancang untuk membuat perayaan semakin meriah. Penawaran ini terasa seperti hadiah spesial, mendorong keluarga, teman, dan kolega untuk merayakan musim ini bersama-sama:

Valentine Romantic Dinner Set Menu (13 – 14 Februari 2026) – Rp. 2.998.000++ / pasangan

• Diskon Early Bird hingga 30% sampai dengan 6 Februari 2026

• 3X ALL Dining Reward Points untuk keanggotaan ALL & Accor Plus

Valentine Romantic Buffet (14 Februari 2026) –Rp. 508.000++ / orang

• Diskon Early Bird hingga 30% sampai dengan 6 Februari 2026

• Diskon 15% untuk pengguna Kartu Kredit Bank Mega

• Diskon 15% untuk keanggotaan ALL

• Diskon hingga 30% untuk keanggotaan Accor Plus

• Diskon 50% untuk anak (6–11 y.o) dan lansia (65+)

• Free-Flow Sparkling Wine Rp. 450.000++ / couple

• 3X ALL Dining Reward Points untuk keanggotaan ALL & Accor Plus

Chinese New Year Buffet – (16-Dinner & 17-Brunch, Februari 2026) – Rp. 588.000++ / orang

• Penawaran Early Bird Bayar 4 Dapat 6, tersedia hingga 1 Februari 2026

• Diskon 15% untuk pengguna Kartu Kredit Bank

Mega

• Diskon 15% untuk keanggotaan ALL

• Diskon hingga 30% untuk keanggotaan Accor Plus

• Diskon hingga 30% untuk pengguna kartu kredit CIMB ALL Accor

• Diskon 50% untuk anak (6–11 y.o) dan lansia (65+)

• 3X ALL Dining Reward Points untuk keanggotaan ALL & Accor Plus

Ramadan Iftar Buffet – (18 Februari – 19 Maret 2026) – Rp. 388.000++ / orang

• Penawaran Early Bird Bayar 4 Dapat 6, tersedia hingga 25 Februari 2026

• Bayar 4 dapat 5, selama periode Ramadan

• Bayar 2 dapat 4, pada pukul 20:00 WIBseterusnya

• Diskon 15% untuk pengguna Kartu Kredit Bank Mega

• Diskon 15% untuk keanggotaan ALL

• Diskon hingga 30% untuk keanggotaan Accor Plus

• Diskon hingga 30% untuk pengguna kartu kredit CIMB ALL Accor

• Diskon 50% untuk anak (6–11 y.o) dan lansia (65+)

• 3X ALL Dining Reward Points untuk keanggotaan ALL & Accor Plus

Ramadan Hampers – Vibrant Hamper Collection

Sebagai bagian dari kampanye Vibrant Week for All, Pullman Jakarta Central Park menghadirkan Vibrant Hamper Collection, rangkaian hampers Ramadan yang dirancang secara eksklusif untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan selama bulan suci. Koleksi ini cocok untuk hadiah personal maupun corporate gifting.

Terinspirasi oleh semangat berbagi, koleksi ini menampilkan tiga hamper yang dikurasi dengan cermat, masing-masing dirancang dengan karakter, makna, dan caranya sendiri untuk mendekatkan orang-orang di

momen paling hangat sepanjang tahun.

Vibrant Harmony – Rp 528.000++

Vibrant Harmony menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian di bulan suci. Diciptakan untuk momen-momen penuh apresiasi, ketika Anda ingin mengucapkan terima kasih dengan cara yang paling anggun. Diisi dengan 3 pilihan kue khas Pullman dan kartu ucapan, hamper ini menjadi tanda terima kasih yang lembut, sempurna untuk kolega, teman, atau orang terkasih.

Vibrant Radiance – IDR 788.000++

Dirancang untuk menghadirkan kehangatan Ramadan dalam balutan elegan dan praktis. memadukan kenikmatan kue dan detail yang penuh perhatian, menciptakan harmoni rasa dan keanggunan. Dengan 4 pilihan kue khas Pullman, tasbih dan kartu ucapan, ideal untuk menghormati hubungan istimewa dan momen kebersamaan yang berharga.

Vibrant Signature – IDR 1.228.000++

Pilihan hamper premium yang memadukan cita rasa istimewa dan sentuhan spiritual khas Ramadan. Ini adalah

mahakarya dari koleksi Ramadan Hamper, dirancang bagi mereka yang merayakan Natal dengan sepenuh hati dan penuh makna. Dengan 6 pilihan kue khas Pullman yang memanjakan lidah, tasbih, Sajadah khas Pullman dan kartu ucapan yang menyentuh hati, bingkisan ini menjadi simbol perayaan, menghormati hubungan yang bermakna, ikatan keluarga, dan pertemuan yang meriah.

Penawaran Eksklusif

Dalam semangat kemurahan hati, Pullman Jakarta Central Park menawarkan keistimewaan khusus bagi para perencana awal dan anggota setia:

• Diskon 20% Early Bird hingga 13 Februari 2026

• Diskon 15% untuk keanggotaan ALL

Setiap bingkisan disiapkan dengan penuh perhatian, dibungkus dengan elegan, dan siap untuk dibagikan, memungkinkan para tamu untuk menyampaikan kehangatan musim ini kepada mereka yang paling berarti.

Sumber Foto: Istimewa

Kisah Kugy dan Keenan, dua tokoh ikonis dari novel legendaris Perahu Kertas karya Dee Lestari akan segera hadir dalam format pertunjukan musikal. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), Musikal Perahu Kertas akan dipentaskan pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.

Musikal Perahu Kertas akan membawa penonton kembali pada kisah Kugy dan Keenan, dua jiwa muda yang sama-sama lahir dengan darah seni. Kugy, yang sadar bahwa realita tak seindah itu, memilih untuk menciptakan dongeng sebagai zona nyamannya. Sementara Keenan, pelukis muda yang jenius, hidup di bawah bayang ekspektasi ayahnya, mencari jalan untuk bebas mengekspresikan diri meskipun dunia menuntutnya menjadi orang lain. Ketika keduanya bertemu di antara miliaran manusia, seolah semesta memberi jeda. Keduanya bertemu dalam perjalanan hidup yang penuh pilihan, mimpi, dan perasaan yang tidak selalu mudah diungkapkan. Tapi jauh di dalam hati, mereka percaya bahwa suatu hari nanti cerita dan karya mereka akan saling menemukan, seperti hati dan mimpi yang ditakdirkan untuk bertemu.

Mengangkat tema Hidupkan Lagi MimpiMimpi, musikal ini menjadi debut Trinity Entertainment Network di panggung musikal, sekaligus wujud komitmen jangka panjang Indonesia Kaya dalam menumbuhkan seni pertunjukan Indonesia.

Alya Syahrani, yang memerankan Kugy, menyampaikan bahwa Musikal Perahu Kertas menjadi perjalanan artistik yang sangat personal. “Musikal Perahu Kertas merupakan panggung musikal ketujuh sejak aku mulai terjun ke industri musikal pada tahun 2012. Perahu Kertas memiliki kedekatan emosional tersendiri buatku, karena berbicara tentang mimpi dan pencarian jati diri. Melalui proses ini, aku kembali diingatkan pada alasan awal aku jatuh cinta pada seni panggung,” kata Alya.

Musikal Perahu Kertas

Hadirkan Kisah

Keberanian

Tentang Mimpi

“Ketertarikanku mengikuti audisi Musikal Perahu Kertas berangkat dari kecintaanku pada film dan novel Perahu Kertas. Cerita ini terasa begitu dekat dengan keseharianku dan aku bisa melihat banyak pengalaman hidupku tercermin dalam karakter Keenan. Aku berharap Musikal Perahu Kertas, sebagai panggung musikal kelima dalam perjalanan karirku, dapat membawaku selangkah lebih dekat menuju mimpiku untuk menjadi seorang aktor,” kata Dewara Zaqqi, pemeran Keenan.

Selain dua tokoh utama, Musikal Perahu Kertas juga melibatkan 38 orang pemeran dan 20 orang tim kreatif yang ikut menyemarakkan panggung dan menguatkan kisah dan pesan yang disampaikan oleh cerita ini. Christoffer Nelwan yang berperan sebagai Remi bercerita. “Bagi saya, Remi adalah simbol ketulusan dan bentuk cinta yang berbeda terhadap Kugy. Kehadirannya menjadi jalan bagi Kugy untuk benar-benar memahami perasaannya sendiri,” ucapnya.

Sementara itu, Marsha Lavinia yang memerankan Luhde. “Luhde memiliki peran penting dalam perjalanan Keenan. Luhde digambarkan sebagai sosok yang mendukung dan membantu Keenan menemukan kembali jalan menuju mimpi-mimpinya,” ungkapnya.

Keseluruhan proses produksi hingga kelancaran hari pertunjukan ini tak lepas dari tangan para produser pementasan ini, yaitu Billy Gamaliel, Eunike Elisaveta dan Chriskevin Adefrid.

Billy Gamaliel, selaku Produser Musikal Perahu Kertas sekaligus Program Manager Indonesia Kaya menyampaikan, “Musikal Perahu Kertas adalah bentuk komitmen kami dalam menghidupkan mimpi-mimpi di ekosistem seni pertunjukan. Lewat pertunjukan

panjang, kami ingin memberi ruang bagi para pelaku seni untuk bertumbuh, sekaligus menegaskan bahwa seni pertunjukan layak terus hidup dan berkembang, serta menumbuhkan harapan baru bagi penonton untuk terus percaya dan bertumbuh bersama seni pertunjukan Indonesia.”

Dari sisi artistik, Musikal Perahu Kertas menghadirkan konsep panggung berputar dengan permainan layer dan transisi visual yang dinamis. Eunike Elisaveta menjelaskan, “Proses adaptasi cerita ke panggung musikal dilakukan dengan eksplorasi kreatif yang mendalam. Kami mempersiapkan seluruh pemain dan tim kreatif melalui proses latihan yang panjang dan terstruktur dengan konsep panggung yang dirancang agar penonton tetap terlibat dan mengikuti alur cerita dari awal hingga akhir.”

Chriskevin Adefrid menyoroti berbagai elemen artistik yang menjadi kekuatan pertunjukan ini. “Pertunjukan ini juga menggabungkan elemen kreatif dan visual, mulai dari set panggung yang dinamis, permainan tekstur dan warna melalui proyeksi visual, hingga karakter yang dihidupkan lewat puppetry, serta berbagai elemen kejutan lain yang memperkaya pengalaman menonton dan memperdalam makna cerita,” ungkapnya.

Musikal Perahu Kertas akan menampilkan 21 lagu yang memperkuat narasi, termasuk dua lagu yang telah dirilis di berbagai platform digital, Miliaran Manusia dan Agency, dengan video lirik yang tersedia di YouTube.

Sumber Foto: Istimewa

Konser Brian McKnight

Deretan Lagu Ikonik yang Bawa Nostalgia

Brian McKnight menjadi bintang utama konser pada 16 Januari 2026 di Balai Sarbini, Jakarta. Namun, konser malam itu dibuka dengan penampilan istimewa dari diva Indonesia, Dira Sugandi, yang tampil sebagai opening act. Dengan suara emasnya, Dira membawakan beberapa lagu penuh energi dan balada yang menyentuh hati, sukses memanaskan suasana sebelum sang legenda R&B naik ke panggung. Kehadirannya memberi nuansa lokal yang kuat sekaligus menunjukkan kualitas musisi Indonesia di panggung internasional.

Setelah penampilan Dira Sugandi, sorotan beralih kepada Brian McKnight yang tampil dengan aura elegan dan penuh karisma. Ia membuka konser dengan aransemen sederhana, hanya ditemani piano, sehingga vokalnya terdengar begitu jernih dan intim. Penonton langsung terhanyut dalam atmosfer hangat yang berbeda dari konser besar pada umumnya. Format intimate concert ini membuat setiap nada terasa lebih personal,

seolah dinyanyikan khusus untuk setiap orang di ruangan. Deretan hits legendaris seperti Back at One, One Last Cry, dan 6, 8, 12 menjadi inti dari konser malam itu. Lagu-lagu tersebut dibawakan dengan penghayatan mendalam, membuat penonton larut dalam nostalgia. Banyak yang ikut bernyanyi bersama, terutama saat Back at One dilantunkan, menjadikan momen tersebut sebagai puncak interaksi antara artis dan penggemar.

Selain menyanyi, McKnight juga berbagi cerita ringan dan humor yang membuat suasana semakin akrab. Ia menceritakan perjalanan kariernya, inspirasi di balik beberapa lagu, serta rasa syukurnya bisa kembali tampil di Jakarta. Interaksi ini menambah nilai lebih, karena penonton tidak hanya menikmati musik, tetapi juga mengenal sisi personal sang musisi.

Atmosfer Balai Sarbini malam itu terasa elegan dengan tata cahaya hangat dan akustik yang mendukung. Venue ini memang dipilih untuk menekankan konsep intimate concert, sehingga setiap detail terasa eksklusif.

Penonton yang hadir, dengan tiket premium yang sudah dijual sejak akhir Desember, mendapatkan pengalaman berbeda dari konser arena besar: lebih dekat, lebih emosional, dan lebih berkesan.

Respons penonton begitu antusias. Mereka tidak hanya terhibur, tetapi juga terharu, terutama ketika lagulagu balada dibawakan dengan penuh penghayatan. Tepuk tangan panjang dan sorakan hangat mengiringi setiap akhir lagu, menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosional antara McKnight dan penggemarnya di Indonesia.

Kehadiran Dira Sugandi sebagai pembuka juga mendapat apresiasi besar. Ia berhasil menunjukkan bahwa musisi Indonesia mampu berdiri sejajar dengan

artis internasional, memberikan warna lokal yang memperkaya keseluruhan konser. Kolaborasi lintas generasi dan lintas negara ini menjadi bukti bahwa musik adalah bahasa universal yang menyatukan.

Secara keseluruhan, konser Brian McKnight di Jakarta bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan sebuah perjalanan emosional. Dengan pembuka Dira Sugandi yang memikat, vokal McKnight yang tetap prima, serta interaksi hangat dengan penonton, malam itu menjadi pengalaman tak terlupakan. Musik R&B klasik terbukti masih relevan, mampu menyentuh hati lintas generasi, dan menghadirkan nostalgia yang indah di awal tahun 2026.

Sumber Foto: Folago Pro

HKTDC Buka Peluang Bisnis

Membuka Akses Pasar Global Lintas Industri

Berlandaskan hubungan perdagangan bilateral yang kuat dan telah terjalin lama antara Hong Kong dan Indonesia di berbagai sektor produk dan jasa, Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) terus memperkuat perannya dalam menghubungkan pelaku usaha Indonesia dengan peluang pertumbuhan global. Dengan memanfaatkan keunggulan Hong Kong sebagai pusat perdagangan internasional, didukung wawasan pasar terkini serta kemitraan strategis, HKTDC secara aktif mendukung perusahaan Indonesia untuk memperluas kehadiran mereka di pasar internasional.

Mr. Samuel Cheng, Associate Director, Business Development, Exhibitions and Digital Business, HKTDC, mengumumkan bahwa sejumlah pameran dagang internasional berskala besar akan diselenggarakan di Hong Kong pada Maret hingga April 2026. Pameranpameran ini menjadi platform sourcing yang ideal bagi pembeli Indonesia untuk menemukan produk baru, menjalin koneksi dengan pemasok global, serta membuka peluang bisnis baru.

Pameran yang akan diselenggarakan meliputi:

● HKTDC Hong Kong International Diamond,

Gem & Pearl Show (2–6 Maret 2026)

● HKTDC Hong Kong International Jewellery Show (4–8 Maret 2026)

● HKTDC Hong Kong Gifts & Premium Fair (27–30 April 2026)

● Fashion InStyle (27–30 April 2026)

● Home InStyle (27–30 April 2026)

● Hong Kong International Printing & Packaging Fair (27–30 April 2026)

● DeLuxe PrintPack Hong Kong (27–30 April 2026)

Pada kesempatan yang sama Mr. Cheng menyampaikan bahwa “Pameran-pameran ini menyediakan platform yang sangat efektif bagi pembeli, distributor, dan peritel dari Indonesia untuk melakukan sourcing secara langsung. Pada 2026, kami antusias melihat semakin banyak perusahaan pembeli dari Indonesia berpartisipasi, dan kami mengundang para profesional sourcing global untuk menemukan peluang bisnis baru di Hong Kong.”

Kemitraan Hong Kong–Indonesia Terus Menguat

Hubungan kemitraan antara Hong Kong dan

Indonesia terus menunjukkan penguatan. Pada tahun 2025, Commissioner for Belt and Road memimpin delegasi ke Indonesia dan Malaysia untuk mempromosikan layanan profesional Hong Kong. Dalam kunjungan tersebut, perwakilan Hong Kong menandatangani 21 nota kesepahaman (MoU) dengan mitra di Indonesia dan Malaysia, yang mencakup kerja sama bisnis dan pertukaran layanan profesional.

Pada tahun 2024, Indonesia tercatat sebagai mitra dagang terbesar ke-22 Hong Kong secara global, serta ke-6 terbesar di kawasan ASEAN. Total nilai perdagangan antara Hong Kong dan Indonesia mencapai lebih dari USD 4,7 miliar, dengan Indonesia menjadi pasar ekspor utama ke-22 Hong Kong senilai lebih dari USD 2,5 miliar, serta sumber impor terbesar ke-18 dengan nilai lebih dari USD 2,2 miliar.

Pasar Perhiasan Terpadu Terbesar di Dunia

Dua pameran perhiasan unggulan yang mengusung tema “Fusion of Dazzling Beauty” akan dibuka pada Maret 2026. Pameran tersebut terdiri dari HKTDC Hong Kong International Jewellery Show ke-42, yang berfokus pada perhiasan jadi, serta HKTDC Hong Kong International

Diamond, Gem & Pearl Show ke-12, yang menampilkan batu mulia lepas dan bahan baku perhiasan. Kedua pameran ini masing-masing akan diselenggarakan di Hong Kong Convention and Exhibition Centre dan AsiaWorld-Expo.

Secara bersamaan, dua pameran ini akan menghadirkan platform yang sangat efektif bagi exhibitor dan pembeli untuk terhubung dengan mitra bisnis potensial. Pada penyelenggaraan tahun 2025, kedua pameran ini berhasil menarik sekitar 82.000 pembeli dari 141 negara dan wilayah, serta diikuti oleh sekitar 4.000 exhibitor dari lebih dari 40 negara dan wilayah, dengan sukses menerapkan format “two shows, two venues”.

Hong Kong International Jewellery Show akan menghadirkan sejumlah zona tematik, antara lain Hall of Extraordinary, Hall of Fame, dan Designer Galleria. Hall of Extraordinary akan menampilkan koleksi perhiasan kelas atas yang dihiasi berlian, batu mulia, giok, dan mutiara dari exhibitor ternama seperti Dehres, On Tung, Lili Jewelry, Karen Suen, Heinz Mayer, dan Autore Pearls. Melengkapi kemewahan tersebut, Hall of Fame akan menampilkan jajaran merek internasional terkemuka, antara lain Giorgio Visconti dari Italia, Zhou Liu Fu dari Tiongkok Daratan, Cheté dari Hong Kong, Goldstar dari India, VAD LLC dari Amerika Serikat, serta Zen Diamond dari Turki.

Sementara itu, Designer Galleria akan menyuguhkan koleksi-koleksi inovatif dan trendi dari para desainer yang berada di garis depan perkembangan mode, termasuk desainer dari Tiongkok Daratan, Hong Kong, Taiwan, Jepang, Thailand, dan negara lainnya.

Sumber Foto : Istimewa

Sementara itu, Hong Kong International Diamond, Gem & Pearl Show akan menampilkan pilihan berlian, mutiara, dan batu mulia berkualitas tinggi, serta bahan baku perhiasan dari berbagai negara. Hall of Fine Diamonds akan menghadirkan berlian berkarat besar, Treasures of Nature menampilkan koleksi rubi, zamrud, dan safir yang memukau, sementara Treasures of Ocean akan memikat pembeli dengan mutiara laut alami.

HKTDC juga akan menghadirkan rangkaian pameran dagang lifestyle yang mencakup produk hadiah, peralatan rumah tangga, fashion, percetakan, dan pengemasan. Seluruh pameran ini akan diselenggarakan pada 27–30 April 2026. Dengan menampilkan produk dan tren terbaru dalam satu Partisipasi Kuat Exhibitor Indonesia

Sejumlah exhibitor asal Indonesia juga akan berpartisipasi dalam Hong Kong International Jewellery Show, di antaranya Lotus Lingga Pratama PT, PT Hartono Wira Tanik, PT Bagong Sejahtera Abadi, Untung Bersama Sejahtera, Uc Silver Bali, serta berbagai perusahaan lainnya.

Permintaan terhadap perhiasan emas terus meningkat di kawasan ASEAN dan India. Menanggapi tren pasar tersebut, Hong Kong International Jewellery Show memperkenalkan Gold Jewellery Zone pada tahun 2025, yang pada edisi mendatang kembali akan menyoroti desain inovatif serta keahlian pengerjaan perhiasan emas yang berkualitas tinggi.

Untuk memastikan pelaku industri tetap selangkah lebih maju, kedua pameran ini secara konsisten menghadirkan berbagai seminar yang membahas tren utama industri, termasuk penerapan AI dalam desain dan autentikasi, pasar emas, keberlanjutan, serta e-commerce. Pada edisi 2026, rangkaian program akan semakin diperkaya dengan tema-tema inovatif, termasuk peragaan perhiasan, forum pembeli, dan acara networking, yang menghadirkan wawasan pasar terkini.

Sebagai bagian dari komitmen dalam mendorong kreativitas dan pengembangan talenta desain global, sejumlah upacara penghargaan kompetisi desain juga akan diselenggarakan, antara lain Hong Kong Jewellery Design Competition, International Fei Cui & Jade Jewelry Design Competition, serta Hong Kong International Fashion Chuk Kam Jewellery Design Competition 2026, dengan karya pemenang yang akan dipamerkan di Hong Kong International Jewellery Show.

SERBA-SERBI

lokasi, pameran ini menghadirkan kurasi produk lifestyle global untuk membantu pembeli memaksimalkan serta mendiversifikasi sourcing secara efisien.

Pada tahun 2025, rangkaian pameran lifestyle HKTDC di bulan April berhasil menghimpun lebih dari 6.000 exhibitor dari lebih dari 30 negara dan wilayah, serta menarik sekitar 100.000 pembeli global dari 131 negara dan wilayah.

Hong Kong Gifts & Premium Fair, yang merupakan pameran terlama di kategori ini, kembali menghadirkan Hall of Fine Designs yang menampilkan merek-merek ternama, termasuk Alpha Art Gifts LLC (Uni Emirat Arab), Crown Decor Pvt Ltd (India), serta merek Hong Kong Camel dan RedA.

Home InStyle merupakan pameran yang berfokus pada desain dan kurasi produk rumah serta lifestyle.

Cultural and Creative Avenue menjadi sorotan utama sebagai pusat promosi dan networking yang menampilkan merek kreatif orisinal, desainer, serta bisnis berbasis desain melalui pengalaman visual yang imersif.

Fashion InStyle 2026 akan menampilkan NEXT@ Fashion InStyle, zona khusus yang menyoroti bagaimana material inovatif merevolusi industri fashion. Pameran ini menghadirkan exhibitor dari sektor tekstil, teknologi fashion, solusi berkelanjutan, busana musiman, aksesori, hingga mitra industri, sebagai platform sourcing komprehensif bagi rantai pasok fashion.

Solusi Printing & Packaging Inovatif

Hong Kong International Printing & Packaging Fair dan DeLuxe PrintPack Hong Kong, yang diselenggarakan bersama oleh HKTDC dan CIEC Exhibition Company (HK) Limited, akan menghadirkan beragam solusi percetakan dan pengemasan.

Pameran ini menampilkan zona Smart Packaging & New Materials serta Green Printing & Packaging Solutions, menjawab kebutuhan industri akan inovasi dan keberlanjutan.

Sementara itu, DeLuxe PrintPack Hong Kong berfokus pada solusi kemasan premium untuk perhiasan & jam tangan, kosmetik & parfum, anggur & produk gourmet, serta fashion & aksesori, dengan layanan kustom yang menonjolkan keahlian dan desain berkualitas tinggi.

Selain itu, rangkaian seminar dan forum akan menghadirkan para pakar industri untuk membahas tren masa depan, termasuk percetakan digital dan berbasis AI, sustainability, smart packaging, serta strategi pemasaran melalui kemasan premium.

Sumber Foto: Istimewa

Get ready to feel the freshness of Spring/ Summer vibes! Memasuki awal tahun 2026, UNIQLO bersiap memperkenalkan rangkaian lengkap koleksi Spring/Summer 2026 yang dirancang dengan pendekatan desain yang baru dan semakin relevan untuk gaya hidup masyarakat masa kini. Sebelum peluncuran resminya di akhir Januari, sejumlah item dari koleksi ini telah lebih dulu hadir di toko dan mulai terlihat dalam berbagai gaya keseharian masyarakat. Yuk, intip lebih lanjut beberapa item

Sambut Musim Panas yang Cerah, Berikut Deretan

Item Esensial Koleksi Spring/Summer 2026

highlight dari koleksi Spring/Summer 2026 UNIQLO yang layak disorot untuk pelengkap gaya sehari-hari.

Koleksi UNIQLO Spring/Summer 2026 mengutamakan keseimbangan antara fungsi, kenyamanan, dan tampilan yang modern untuk menemani aktivitas keseharian. Koleksi musim terbaru ini menghadirkan pembaruan yang memperhatikan detail dan cukup signifikan. Siluet yang lebih clean, proporsi yang diperbarui, serta sentuhan aksen yang subtle nan modern menambah kesan segar pada itemitem dari koleksi ini.

Lebih dari sekadar koleksi musiman, koleksi Spring/ Summer 2026 menjadi wujud komitmen UNIQLO dalam menghadirkan pakaian yang dapat mengikuti ritme kehidupan masa kini. Setiap desain dirancang agar mudah dikenakan, fleksibel untuk berbagai aktivitas, dan terasa sebagai bagian dari keseharian, tanpa mengesampingkan unsur gaya.

“Di UNIQLO, kami melihat pakaian sebagai bagian dari keseharian, bukan sekadar tampilan, dan kami menghadirkan pakaian untuk menyesuaikan gaya hidup harian penggunanya. Koleksi Spring/Summer 2026 ini dirancang agar terasa nyaman dikenakan dan fungsional, baik untuk aktivitas harian hingga momen santai,” ujar

Evy Christina Setiawan, Senior Marketing Manager

UNIQLO Indonesia. “Setiap detailnya dibuat agar pakaian ini dapat menjadi pilihan cermat untuk seharihari, karena kami percaya bahwa pakaian yang baik adalah yang dapat bergerak mengikuti ritme hidup dan preferensi berpakaian dari penggunanya.”

Koleksi Spring/Summer 2026 UNIQLO akan diluncurkan secara bertahap selama satu musim ke depan. Sebagai pembuka sekaligus gambaran awal tentang pendekatan desain dan konsep yang diusung UNIQLO pada koleksi musim terbaru ini, beberapa item telah mulai diperkenalkan di toko mulai awal bulan Januari. Simak beberapa item pilihan berikut yang dengan cepat mendapat perhatian masyarakat dan menjadi sorotan di awal musim.

Clothes That Moves with You

Rangkaian item pilihan kali ini merepresentasikan wardrobe essentials untuk Spring/Summer 2026 yang memadukan fungsi praktis, kenyamanan material, serta siluet modern yang mudah diintegrasikan ke dalam gaya berpakaian sehari-hari. Dengan desain versatile yang diperbarui, setiap item dapat dikenakan untuk elevate tampilan sehari-hari.

Jeans Baggy

Jaket Pendek Ritsleting

Jaket Pendek Ritsleting hadir sebagai outerwear yang stylish dengan potongan modern serta desain yang clean dan uniseks. Warna two-tone terbentuk lewat aksen korduroi pada bagian kerah dan pergelangan tangan dengan dua warna berbeda menambahkan sentuhan tekstur yang subtle, sementara bahannya yang lentur membuatnya jadi outerwear ringan yang praktis untuk layering. Dengan siluet crop yang trendi, jaket ini bisa memberi tampilan rapi maupun lebih santai saat lengan digulung. Padukan dengan bawahan bermotif dan berwarna cerah untuk statement look yang unik dan fun!

Menghadirkan siluet relaxed yang nyaman dan stylish, Jeans Baggy dirancang untuk memberikan keleluasaan bergerak. Dengan siluet loose yang terbuat dari 100% denim katun autentik yang tidak kaku, potongannya pas di bagian pinggang, sedikit melebar dari pinggul, lalu meruncing secara halus di bagian ujung celana. Desain yang versatile ini membuat Jeans Baggy mudah dipadukan untuk berbagai gaya, menjadikannya pilihan andalan untuk disesuaikan dengan tampilan sehari-hari, mulai tampilan smart hingga kasual.

Jaket Harrington

Sebagai interpretasi modern dari jaket klasik, Jaket Harrington tampil dengan desain yang clean dan proporsional. Menggunakan tenun highdensity dengan benang warp dan weft yang berbeda, jaket ini menghadirkan struktur tegas yang memberi kesan statement. Potongan yang rileks dengan panjang jaket yang lebih pendek dipadukan dengan lengan raglan untuk memberikan kebebasan bergerak dan kenyamanan saat dikenakan sebagai outer. Desainnya yang simple membuat item ini mudah dipadukan dengan berbagai bawahan, termasuk siluet yang lebih lebar, untuk tampilan kasual yang refined. Jaket ini dapat menahan angin, sehingga cocok untuk menjadi pilihan untuk dikenakan selama commuting.

Sumber Foto: Istimewa

Merupakan salah satu fashion item yang hype sejak tahun lalu, popularitas barrel pants masih tetap menjadi favorit di musim ini. Celana Ankle Barrel menghadirkan siluet yang sama, namun dengan material baru yang lebih lentur dan ringan. Terbuat dari bahan campuran katun dan nilon yang terasa nyaman, materialnya yang crisp membantu mempertahankan bentuk siluet curve agar tetap terlihat rapi sepanjang hari.

Potongannya yang jatuh tepat di mata kaki membuat

kaki terlihat lebih panjang dan proporsional, sehingga mudah dipadupadankan untuk tampilan kasual maupun formal. Modelnya pun uniseks sehingga bisa dikenakan oleh pria–tambahkan kaus kaki dan loafer untuk gaya preppy ala European street style. Celana Ankle Barrel hadir dalam empat pilihan warna netral—hitam, beige, natural, dan navy—untuk menciptakan tampilan yang effortless sehari-hari.

Kemeja Oxford Boxy Lengan Panjang

Model kemeja favorit UNIQLO yang bersiluet boxy chic ini mendapat penyegaran desain dan warna di musim ini. Dengan tiga jenis motif yang dapat dipilih: kotak-kotak, garis, dan polos, ada banyak pilihan untuk dikoleksi dan menjadi pilihan pakaian seharihari.

Hasil karya dari desainer JW Anderson, kemeja ini memiliki desain uniseks yang mudah dipadu padan. Terbuat dari bahan campuran katun dan rayon yang nyaman, kemeja ini memberikan keseimbangan antara struktur dan kelembutan, sehingga cocok untuk berbagai aktivitas. Kenakan sebagai atasan, atau lapisi dengan outer boxy lainnya untuk menciptakan tampilan instan yang rapi.

The Full Story Unfolds Soon!

Rangkaian item pilihan ini dirancang untuk menemani berbagai aktivitas sehari-hari—mudah dikenakan, mudah dipadupadankan, dengan keseimbangan antara fungsi, kenyamanan, dan gaya. Seluruh item highlight dari koleksi Spring/Summer 2026 ini telah tersedia di toko UNIQLO.

Dengan berbagai siluet dan warna pilihan yang mudah di-mix and match, tampilan stylish untuk berbagai aktivi tas sangat mudah dikreasikan. Terpenting, pilih item sesuai ukuranmu, agar siluetnya melekat sempurna

Celana Barel

Celana Barel mengutamakan kenyamanan dan kebebasan bergerak melalui siluet barrel lebar dan curvy yang nyaman. Detail dart di bagian hem menciptakan bentuk yang lebih berkontur, memberi karakter pada siluet tanpa terasa kaku. Menggunakan bahan katun twill 100% dengan tekstur crisp, celana ini tetap terlihat rapi meski dikenakan sepanjang hari. Dilengkapi dengan drawstring yang dapat disesuaikan di bagian pinggang, item yang merupakan bagian dari lini UNIQLO : C ini menawarkan fleksibilitas dan kenyamanan ekstra untuk berbagai aktivitas. Kenakan dengan atasan hoodie berwarna senada–perfect for airport fit!

dan proporsional di tubuh.

Rangkaian lengkap koleksi UNIQLO Spring/Summer 2026 akan diperkenalkan melalui Season Preview Event di Senayan City, dari 24 Januari hingga 1 Februari 2026. Acara ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat keseluruhan koleksi dan merasakan bagaimana setiap desain hadir untuk keseharian. Ready to see it comes to life?

Sumber Foto: Istimewa

Kabari Digital Magazine Jembatan Info Indonesia & Amerika

Interaktif Majalah Digital Kabari Edisi 221 klik https://issuu.com/kabari8/ docs/majalah_digital_kabari_ edisi_221_-_2025

Langganan daftar di KabariGratis.com

Edisi bulan ini:

• Kisah Ariana Ivy C Gunawan, Penyanyi Cilik 6 Tahun yang Multitalenta

• Penetapan WHO Listed Authority: Tonggak Kepercayaan Global terhadap Sistem Regulasi Indonesia

• Akhir Tahun Makin Manis, Farel dan Etenia Luncurkan Single “Kita Tak Sendiri”

• Fransiscus Eko dan Cadaazz Pustaka Musik, Dari Bantu Teman Promosi hingga Jadi Rumah Talenta Musik

• Leny Rafael Luncurkan Koleksi “Gama Sundara”, Perpaduan Batik Solo–Jakarta yang Modern dengan Harga Terjangkau

• Vens Club Music School Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Tampil Percaya Diri Lewat Musik

• Edith House Perluas Jejak di Fashion Show, Usung Komitmen Fashion Ramah Lingkungan

• Nabilah Syakirah Jamalludin, Semangat Menginspirasi di Lapangan Bulu Tangkis Sejak Usia Belia

• Fokus, Tekad, dan Mimpi Besar Mayesa Ranggita di Lapangan Bulu Tangkis

• Merangkai Keajaiban Natal Melalui Cita Rasa dan Kemeriahan di Pullman Jakarta Central Park

• Peringatan 50 tahun Kemitraan Nestlé Indonesia dengan Peternak Sapi Perah Rakyat di Jawa Timur

• Satsuma Gyu Hadir di Tugu Kunstkring Paleis : Hadirkan Pengalaman Bersantap Shabu dengan Keanggunan dan Cerita

• TAMU Resmi Dibuka di Jakarta, Memadukan Cita Rasa Nostalgia Indonesia dengan Pendekatan Kuliner yang Dinamis

• Coca-Cola Indonesia Bersama Para Mitra, Tingkatkan Upaya Pengumpulan Botol Bekas Pakai melalui Program ‘Recycle Me’ 2025

• NUS dan Tiga Universitas Besar Indonesia Eksplor Masa Depan Pendidikan Tinggi di Era AI

• Shoryu Dojo Kemang Resmi Dibuka : Ruang Aman dan Pemulihan bagi Perempuan

• Langkah Alirkan Harapan, Hadirkan Akses Air Bersih untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat di Nusa Tenggara Timur

• Grab Kenalkan Pesona Pariwisata dan Kuliner Asia Tenggara, Termasuk Indonesia, di Times Square New York

• IKEA Indonesia Hadirkan Rangkaian Menu Baru untuk Menemani Momen Kebersamaan

• Film Esok Tanpa Ibu : Gambarkan Kerinduan Ayah dan Anak pada Sosok Ibu

• Rich Brian Pulang Kampung untuk Tur Dunia di Jakarta

• Kisah Chocochips, Perkuat Perjalanan dan Optimalkan Ekosistem di e-Commerce

• Lewat SenengMinton Jawa Tengah 2025, Aice Dukung Olahraga Anak Sejak Dini

• Festival Teater Pelajar Hadirkan Ruang Kreatif Seni Panggung Pelajar

• Film Suka Duka Tawa : Merayakan Keluarga dengan Menertawakan Luka

Untuk menonton video klik KabariNews.com/67108

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook