Edisi 188

Page 1

Email : jurnalmedia.indonesia@gmail.com jurnalmediaindonesia@yahoo.co.id

Redaksi : 0857- 7445-7769 Iklan : (021) 22526024 Sirkulasi : 0878-7812-2236 Telp : 0812-1331-1169, 0877-8611-1169 0855-4901-1169

Twitter @jurnalmediaind1 Facebook : Jurnal Media Indonesia

MEDIA ONLINE

SENIN

www.jurnalmediaindonesia.com

06 - 20 MARET 2017 Harga Eceran : DKI Jakarta Rp.3000,- Luar Jakarta Rp.3.500,-

Edisi 188 Tahun XII

ICW Sebut Vonis Ringan Koruptor GA RU DA Bikin Hukuman Tak Berefek Jera I N D O N ES I A Ba ngun SARANG ULA R S en i la i Rp. 1 00 M i liar JAKARTA, KORAN JMI - Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai, vonis pengadilan terhadap koruptor terbilang masih rendah.

Padahal lembaga peradilan meru pakan salah satu ujung tombak pem berantasan korupsi, khususnya dalam upaya penciptaan efek jera untuk koruptor. Hal itu disampaikan peneliti ICW, Aradila Caesar dalam konfrensi pers di Kantor ICW di Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (4/3/2017). “Rata-rata vonis untuk koruptor selama 2016 tergolong ringan,” ujar Aradila. Ia menjelaskan, berdasarkan Pasal 3 UU Tipikor disebutkan bahwa hukuman minimal adalah empat tahun penjara. Namun putusan pengadilan justru masih banyak di bawah empat tahun penjara. Ia mengatakan, pada Pengadilan Tingkat I (pertama) terdapat 420 putusan terhadap 467 terdakwa. Sebanyak 354 terdakwa divonis pen jara di bawah empat tahun. Kemudian, pada Pengadilan Ting

JAKARTA, KORAN JMI Sungguh miris nasib bangunan tiga lantai dengan panjang 100 meter dan Lebar 25 meter milik Garuda Indonesia yang kini menjadi ‘SA RANG ULAR’ dengan kondisi fisik bangunan yang sudah hampir sele sai yaitu sekitar 90 % yang lokasinya di Jalan Duri Kosambi Raya, Ceng kareng, Jakarta Barat, tepatnya

didepan Pusdiklat Garuda yang lama, sejak sekitar tahun 1998 sampai dengan sekarang bangunan mewah tersebut terbengkalai dan belum juga dilanjutkan pembangu nannya, apalagi untuk difungsinya sebagaimana mestinya oleh pihak

Bersambung ke Hal 15

Komnas HAM: Pemerintah Dan Freeport Sama-sama Perampok!

Natalius Pigai JAKARTA, KORAN JMI Perlindungan dan peme nuhan Hak Asasi Manusia (HAM) mas yarakat Amung me di wilayah sekitar tam bang PT Freeport Indonesia, masih menjadi pertanyaan serius. Bahkan, kritik dari Kom nas HAM kepada Pemerinta han Pusat (PP) sejak tahun 2015 tidak pernah direspon positif. Termasuk satu per tanyaan yang tidak pernah ter jawab.

“Saya hanya ajukan satu pertanyaan. Tentang kontrak bisnis, antara pemerintah pusat dengan masyarakat Amungme yang hidup di sekitar (tambang) Freeport,” ungkap salah satu komisi oner Komnas HAM, Nata lius Pigai, Jumat (3/3) malam. Perspektif dari Komnas HAM itu disampaikan Pigai saat menjadi salah satu nara sumber pelun curan buku “Papua Minta Saham” ka rangan Bupati Mimika, Pa pua, Eltinus Omangen di Hotel Boro budur, Jakarta Pusat. Hasil penelusuran Kom nas HAM, lanjutnya, tidak ditemukan adanya transaksi jual beli tanah antara peme rintah Indonesia dengan PT Freeport. Normalnya, kata Pigai, jika memang peme rintah pernah melakukan jual beli tanah, harus ada tranparansi data terkait hal tersebut. Khususnya, terkait akta jual beli tanah atau lahan yang sah secara hukum. Mulai dari lokasi lahan, kesepakatan jual beli antara

JAKARTA, KORAN JMI Ketua Komisi Pengaduan Mas yarakat dan Penegakan Etik Pers Dewan Pers Imam Wahyudi men dorong awak media untuk mengu tamakan verifikasi dalam membuat

dan menulis berita yang akan dikon sumsi masyarakat. “Rukun iman media adalah veri fikasi,” katanya pada diskusi Kilas Balik 2016 “Men gupas Jurnalisme Hoax” yang diselenggarakan oleh Galeri Foto Jurnalistik Antara di Jakarta, Sabtu. Imam mengatakan pers harus mengedepankan jurnalisme veri fikasi yang selalu mengutamakan verifikasi, memeriksa berulang kembali untuk mendapatkan suatu kebenaran dalam menyam paikan informasi atau berita kepada publik. Dia mengatakan verifikasi ada lah hal mutlak untuk dilakukan awak media, terutama dalam mela wan berita palsu (hoax). Imam menekankan media harus bersikap netral dan menghindari

Bersambung ke Hal 15

Pengamat : Wajar Menyambut Raja Dari Negara Kaya Dengan Megah JAKARTA, KORAN JMI Penyambutan yang spesial dan megah terhadap Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud oleh pemerintah Indonesia bisa dianggap wajar mengingat status sosial dan kekayaan nega ranya. “Masih wajar menurut saya. Dia disambut megah karena itu raja dari negara kaya. Dia juga

KPK Tahu Ada Upaya Pelemahan Lewat Revisi UU KPK JAKARTA, KORAN JMI Komisi Pemberantasan Ko rupsi (KPK) mengaku telah mencermati adanya upaya dari pihak tertentu untuk melakukan sosialisasi revisi UU 30/2002 tentang KPK. Sosialisasi revisi yang melemah kan KPK tersebut, salah satunya dilakukan oleh Badan Keahlian DPR. “Kami sudah tahu. Kami juga sudah pantau bagaimana upaya pihakpihak tertentu untuk melakukan revisi UU KPK,” ungkap Jurubicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (3/3). Dijelaskan Febri, hasil peman tauan KPK menemukan bahwa sejumlah poin di revisi UU itu sangat rentan untuk mele mahkan KPK. Febri menilai, seharusnya DPR yang telah melakukan sosialisasi ke

Febri Diansyah beberapa kampus bisa mendengar masukan dari para peserta yang

Bersambung ke Hal 15

MK: Tidak Ada UU Terkait LHKPN Dilanggar Hakim Konstitusi

Bersambung ke Hal 15

Dewan Pers dorong awak media utamakan verifikasi

Rudiantara

Bersambung ke Hal 15

Raja Salman Dan Para Pengawalnya

Fajar Laksono JAKARTA, KORAN JMI Mahkamah Konstitusi (MK) me mast ikan tidak ada undang-undang (UU) yang dilanggar oleh hakim

Konstitusi terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Hal ini disampaikan Juru Bicara MK, Fajar Laksono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya lima hakim MK yang belum memper barui LHKPN. “Jika ada yang mengatakan Hakim Konstitusi melanggar UU, MK memastikan, tidak ada UU yang dilanggar dalam hal ini,” kata Fajar melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/3/2017). Peraturan mengenai LHKPN sedianya diatur dalam Pasal 5 ayat 2 dan ayat 3 Undang-Undang

Bersambung ke Hal 15

memimpin negara Islam, agama mayoritas di sini,” kata analis politik dari Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama), Dr. Andriansyah, Msi, di Jakarta, Sabtu (4/3). Meskipun kunjungan Raja Sal man belum berdampak rencana kerja sama yang rinci dan konkret antara Arab Saudi dengan RI, Andriansyah yakin Arab Saudi punya kepentingan besar ter hadap Indonesia.

“Kita negara mayoritas muslim terbesar. Pasti Raja Arab punya kepen tingan sebagai sesama dunia muslim yang diikat persaudaraan,” ujarnya. Menurut dia, kepentingan eko nomi Arab Saudi di Indonesia tak lepas dari kedekatan emosional rakyat kedua negara. “Dalam Islam, tak terpisahkan soal ekonomi dan politik. Itu yang saya lihat,” ujar Andriansyah. (IsA/RMol/R)

Ara Sirait: Kalau Ada Yang Ganggu Pancasila, Berhadapan Dengan Kami JAKARTA, KORAN JMI Pentingnya menjaga Pancasila dalam kehidupan berbangsa harus terus dilakukan. Karenanya, sia papun yang mengganggu Pancasila akan berhadapan dengan rakyat dan para pemuda Indonesia. Demikian disampaikan Ke tua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait saat mengikuti kirab kebangsaan di Lapangan Bintang Fantasi, Pamanukan, Subang, Jawa Barat (Sabtu, 4/3). “Ini acara parade budaya yang menyelenggarakan adalah Ansor dan Taruna Merah Putih. Ini untuk mengkon solidasikan kekuatan akar rumput, arus bawah anak muda Indonesia untuk mendukung Pan casila, pluralisme, dan kebhinneka

an,” jelas Ara, sapaan akrabnya. Menurutnya, selama ini mayo ritas rakyat Indonesia diam atau silent majority. Maka untuk melihat situasi sekarang, mayoritas yang selama ini diam harus bergerak menunjukkan sikap. Ara mengaku melihat hal-hal baik dari diskusi dengan berbagai pihak di sela kirab. Hal itu atas dukungan dari semua pihak. “Ada kuliner di sini. Bagaimana dikedepankan makanan-makanan lokal supaya terakses dengan pem beli. Kemudian budaya Pencak Silat, Sisinembali digelar di Bogor dan Bekasi dalam waktu dekat. Pekan

Bersambung ke Hal 15

Gus Mus: “Hoax” dan Fitnah Harus Dilawan REMBANG, KORAN JMI Kiai Haji Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus mengatakan berita bohong (hoax) dan fitnah yang marak di berbagai media sosial, harus dilawan. Saat menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Pondok Pesantren Raud latut Thalibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Jumat malam, Gus Mus menyatakan fenomena negatif ini harus dilawan. Ulama karismatik tersebut men gaku prihatin atas merebaknya “hoax” dan dirinya beberapa kali menjadi sasaran dari berita bohong. “Gambar-gambar saya ada di

K.H Mustofa Bisri atau Gus Mus

mana-mana disertai tulisan yang bukan omongan saya, yang kenal saya pasti tahu bahwa itu bukan Bersambung ke Hal 15

INDEKS DPD Pastikan Indonesia Tanggapi Emosional Penindasan Palestina

Messi Pencetak Gol Terbanyak Liga Spanyol

Harmoni Desa Komodo

Perut Buncit dan Stres Terkait Erat

IRAN, KORAN JMI - “Indonesia akan menanggapi secara emosional setiap penindasan yang dialami oleh rakyat Palestina,” kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Mohammad Saleh, di Teheran, Iran Rabu.

MADRID, KORAN JMI - Pemain klub sepak bola Barcelona berjulukan La Pulga (Si Kutu) Lionel Messi sementara ini menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Spanyol ....

KORAN JMI - Sinar jingga keemasan di langit timur menaungi pulaupulau eksotis yang mengelilingi kawasan Taman Nasional Komodo.Suara mesin perahu ketinting nelayan....

KORAN JMI - Sejumlah penelitian telah menemukan hubungan antara kondisi stres jangka panjang dengan kegemukan. Dalam penelitian terbaru yang dipublikasikan di Jurnal Obesitas, stres disebutkan juga dapat membuat perut buncit.

Hal 2

Hal 8

Hal 9

Hal 13


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.