Mempersembahkan
Kopi Khas Bandung Mengenal Uniknya Kopi Tanah Parahyangan
Didukung oleh:
Jimmy Ferdiansyah 2020
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas
Bandung
Pengantar NOCTURNA.ID mempersembahkan E-Katalog “Kopi Khas Bandung� ini. E-katalog ini berisikan informasi mengenai Kopi yang berasal dari tanah parahyangan. Keanekaragaman Kopi Khas Bandung dengan keunikan rasa dan aroma dari setiap jenis kopinya dapat ditemukan pada E-katalog ini. Informasi yang mendukung dalam terciptanya karakter dan keunikan Kopi Khas Bandung pun akan dipaparkan untuk memberikan wawasan dan mengenal mengenai Kopi Khas Bandung.
01
Kopi Khas Bandung
Konten 01
20
50
02
25
55
03
30
58
05
35
60
10
Kopi Burangrang
40
Kopi Palasari
61
15
45
62
Pengantar
Konten
Kopi Khas Bandung
Kopi Arjasari
Kopi Ciwidey
Kopi Gunung Halu
Kopi Gunung Tilu
Kopi Malabar
Kopi Manglayang
Kopi Puntang
Kopi Tangkuban Perahu
Nocturna.ID
Penutup
Riwayat penulis
Kredit Foto Daftar Pustaka
02
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas Bandung Kopi Khas Bandung merupakan tanaman yang hanya tumbuh dan dibudidayakan di Bandung. Karakteristik dan keberagaman rasa menjadi keunikan tersendiri dari setiap jenis kopinya. Ketinggian lahan, proses pengolahan dan pembudidaya menjadi faktor penting untuk menciptakan Kopi Khas Bandung yang berkualitas.
03
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas Bandung sendiri telah banyak membawa nama harum bagi Bandung, dengan meraih berbagai prestasi baik di nasional maupun internasional. Hal tersebut tidak terlepas dari peran petani dalam mengembangakan Kopi Khas Bandung untuk dapat bersaing dengan Kopi lainnya.
04
Kopi Khas Bandung
Kopi Arjasari 05
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Arjasari
06
Tanaman ini berasal Desa Arjasari Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Pembudidayaan Kopi ini dilakukan pada ketinggian diatas 1.000 mdpl dengan jenis arabika dan diolah menggunakan metode full-wash. Keunikan dari Kopi ini ialah pada cara pemrosesannya yang masih menggunakan metode tradisional dengan cara disangrai menggunakan kuali dari tanah liat. Karakteristik dan kelebihan dari Kopi ini sendiri ialah adanya rasa gurih dan aromanya sedikit tercium. Ketika melalu proses pegolahan kering maka karakteristik yang didapat seperti aroma dan karamel akan lebih terasa pada kopi ini. Rasa asam pada kopi ini pun cukup kuat karena melalui proses pengolahan basah. Pengolahan menggunakan metode full wash sendiri seringkali dilakukan agar menghasilkan seduhan dengan karakter rasa yang lebih jernih. Metode ini juga akan membuat karakteristik aroma Kopi arjasari menjadi lebih kuat, body kopi menjadi ringan dengan tingkat keasaman yang cenderung tinggi.
07
Kopi Khas Bandung
Metode penyeduhan V60 dapat menjadi pilihan pada jenis kopi ini, untuk memunculkan karakterisitik dari aroma dan rasa yang inginkan. Metode ini menggunakan filter berupa gelas corong berbentuk V dan kertas khusus.
Penyeduhan menggunakan metode V60 akan menghasilkan kopi yang lebih lembut dan memunculkan rasa asam dari kopi arjasari. Aroma kopi ajarasari akan tercium seiring dituangkannya air secara memutar saat penyeduhan.
08
Kopi Khas Bandung
Ade Suradi
(Petani & Pengusaha Kopi Arjasari)
09
Ade Suradi merupakan sosok petani dari Kopi Arjasari dan juga menjadi salah satu pengusaha di bidang Kopi. Ade suradi memiliki kios kopi yang bernama kios dunia kopi. Ade Suradi merupakan orang yang mengenalkan Kopi arjasari hingga ke pasar dunia dengan banyaknya ekspor Kopi yang dirinya lakukan ke berbagai negara. Berkat dirinya, perekonomian di daerah sekitar desa arjasari turut terbantu.
Kopi Khas Bandung
Dalam pencapaiannya sendiri kopi arjasari pada tahun 2018 telah turut serta untuk mewakili Indonesia bersama kopi lainnya dari Nusantara dalam pameran Kopi Melbourne International Coffee Exhibition (MICE) yang digelar di Melbourne Showground Australia. Kopi arajasari dapat ditemukan atau dijumpai dengan berbagai merek yang diantaranya bernama laskar arjasari dan tagetto coffee.
Kopi Khas Bandung
Kopi BUrangrang 10
Kopi Khas Bandung
05
Kopi Khas Bandung
11
Kopi Burangrang
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Burangrang
Kopi ini berasal dari Kabupaten Bandung Barat dan dibudidayakan di kaki gunung Burangrang Desa Cipada Kecamatan Cikalongwetan. Kopi berjenis arabika ini ditanam pada ketinggian 1.100-1.300 mdpl dan diolah menggunakan metode full-wash. Metode full-wash / giling basah yang digunanakan pada proses pembuatan Kopi ini mencipatakan rasa kopi yang jernih dan akan memunculkan rasa asam yang cukup kuat pada proses pengolahannya.
Metode tersebut membuat Kopi burangrang memiliki karakteristik dan keunikan pada rasa yang dominan asam namun terdapat juga rasa manis sebagai penyeimbang dari rasa asam tersebut. Berdasarkan hasil uji lab sendiri kopi burangrang memiliki tingkat keseimbangan rasa serta terdapaat aroma herbal ketika kopi ini melalui proses penyeduhan. Aroma herbal tersebut juga merupakan tanda bawha kopi ini memiliki rasa manis yang alami.
12
Kopi Khas Bandung
Penyeduhan menggunakan metode V60 menjadi salah satu pilihan dalam menyeduh kopi burangrang. Metode penyeduhan ini akan memunculkan cita rasa dominan asam pada hasil seduhnya dengan memanfaatkan gelas berbentuk corong yang memiliki kemiringan 60%. Metode ini juga dapat mengeluarkan aroma herbal dan rasa manis alami kopi burangrang serta rasa yang lembut, sehingga dapat mengimbangi rasa asam yang dominan pada kopi ini.
13
Kopi Khas Bandung
Deni Sopari
(Petani Kopi Burangrang) Deni Sopari merupakan seorang Petani dan Pengusaha Kopi Burangrang serta ketua dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Deni Sopari juga merupakan orang yang membuat Kopi Burangrang dikenal hingga ke mancanegara dengan mewakili Indonesia dalam kontes World of Coffee 2019. Berkat usahanya selama 10 tahun mengembangkan kopi yang sekarang diberi merek kopi bursel (burangrang selatan) ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani kopi burangrang. Pada segi pencapaiannya kopi burangrang di tahun 2019 dapat tampil mewakili Indonesia pada acara World of Coffee 2019 di Jerman. Kopi jenis ini dapat ditemukan dipasaran dengan merek kopi siliwangi dan merek lainnya yang lebih banyak dikenal adalah kopi bursel.
14
Kopi Khas Bandung
Kopi Ciwidey 15
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Ciwidey
16
Kopi ciwidey mulai ditanam pada abad ke-19 yang berlokasi di Ciwidey, Bandung barat. Kopi berjenis arabika ini di tanam pada ketinggian 1500-1600 mdpl. Kopi ini pada umumnya diproses menggunakan metode semi-wash. Proses pengolahan ini memiliki kesamaan dengan full-wash, namun pada proses semi-wash air yang digunakan lebih sedikit. Metode pengolahan ini akan memunculkan aroma tanah yang nantinya memberikan rasa pahit pada kopi.
17
Kopi Khas Bandung
Metode semi-wash menjadikan Karakter atau keunikan kopi ciwidey terdapat pada aromanya yang khas berasal dari kacang-kacangan dan buah-buahan saat proses penyeduhan dilakukan. Rasa pahit, asam dikombinasikan dengan sedikit rasa manis akan ditemui pada kopi ini. Karakter big-body dengan profil yang kuat dari kopi ciwidey akan memberikan rasa akhir yang lembut dan menyegarkan saat berada dimulut.
Metode penyeduhan chemex pada kopi ciwidey dapat menjadi pilihan untuk menikmati kopi ini. Metode penyeduhan ini akan memanfaatkan teko berukuran besar yang menyerupai jam pasir dan kertas filter khusus. Air akan dituangkan secara memutar pada metode ini.
Alat ini dapat menghasilkan keunikan atau karakter kopi yang pekat dan kaya rasa. Penyeduhan ini akan membuat aroma buah atau kacang-kacagan pada yang terkandung pada kopi ciwidey ini akan tercium saat kopi mulai terseduh.
18
Kopi Khas Bandung
Wildan Mustofa
(Petani & Pengusaha Kopi Ciwidey) Seorang pelaku usaha didunia Kopi dan petani Kopi. Wildan Mustofa memulai usahanya dalam mengembangkan Kopi Ciwidey sejak 2011 lalu dengan luas lahan 60 hektar. Pada tahun 2016 usahanya mulai membuahkan hasil yang sangat memuaskan dengan meraih berbagai prestasi diluar negeri. Saat ini Wildan Mustofa menjadi salah satu penggerak roda ekonomi bagi masyarakat disekitarnya. Wildan memberdayakan para warga disekitar lingkungannya agar dapat berpenghasilan sebagai petani yang bekerja untuk memelihara kopi ciwidey miliknya. Prestasi yang telah diraih kopi ciwidey antara lain, pada 2017 lalu menempati posisi pertama dalam lelang yang diadakan oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) sebagai Kopi termahal.
19
Kopi Khas Bandung
Jenis kopi ini dapat ditemukan dan telah banyak dijual dipasaran dengan berbagai merek yang antara lain seperti kawaki coffee dan kieta coffee.
Kopi Gunung Halu 20
Kopi Khas Bandung
21
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Gunung Halu
Kopi ini berasal dari desa Mekar Wangi kecamatan sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Kopi yang ditanam pada ketinggian 1400 mdpl ini termasuk kedalam jenis arabika dan diolah menggunakan metode full-wash. Penggunaan metode full-wash pada jenis kopi berguna untuk menghasilkan rasa asam dan manis alami yang terdapat pada Kopi gunung halu. Pengolahan ini pun membuat karakter aroma dari kopi menjadi lebih kuat.
Keunikan atau karakteristik kopi ini ialah pada aroma buahnya yang sangat kuat. Aroma buah ini akan keluar ketika penyeduhan dilakukan. Karakter acidy yang terdapat pada kopi gunung halu tidak terlalu kuat. keunikan lainya ialah adanya rasa buah-buahan seperti anggur yang dan rasa manis alami. Rasa manis dan aroma buah didapatkan dari hasil proses full-wash itu sendiri. Pada bagian akhir saat meninum kopi ini terdapat rasa pekat tipis yang menempel dilidah.
22
Kopi Khas Bandung
Penyeduhan Kopi gunung halu menggunakan metode chemex atau v60 merupakan pilihan yang dapat dilakukan. Pada metode ini kopi akan memliki rasa yang seimbang dan memberikan rasa kopi gunung halu yang lembut. Memanfaatkan filter yang digunakan maka kopi yang dihasilkan menjadi jernih. Karakter kopi dengan aromah dan rasa buah pada kopi ini pun akan sangat terasa saat air dituangkan dalam penyeduhan. Metode ini pun akan mengeluarkan rasa asam dari kopi yang berasal dari proses pasca panen itu sendiri.
19 23
Kopi KhasBandung Bandung Kopi Khas
Asep Sukmana
(Petani Kopi Gunung Halu) Asep Sukmana merupakan salah satu petani Kopi Gunung Halu. Asep menjadi sosok yang turut mengembangkan dan membudidayakan kopi gunung halu semenjak 2 tahun lalu bersama Balai Perlindungan Perkebunan (BPP), Dinas Perkebunan Jawa Barat. Asep Sukmana sendiri menjadi ketua Gabungan Kelompok Tani KSM Preanger Speciality, Desa Mekarwangi. Berkat usahnya hingga saat ini bersama petani lain dirinya berhasil menarik minat pecinta kopi mancanegara. Pada 2016 Kopi ini meraih peringkat ke-2 dalam kompetisi Kopi Specialty Coffee Association of America Expo 2016. Pada 2018 Kopi Gunung Halu berhasil mendapatkan posisi kedua pada kompetisi Kopi yang berlangsung di Paris. Kopi ini dapat dijumpai dipasaran dengan merek seperti cuppajoe dan kieta coffee yang telah banyak diperjualbelikan di masyarakat.
24
Kopi Khas Bandung
Kopi Gunung Tilu 25
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Gunung Tilu
26
Kopi jenis ini dibudidayakan didaerah pangalengan, kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kopi gunung tilu mulai ditanam pada 1998 dilahan 4,5 hektar dan di produksi dengan metode konvensional. Penanaman sendiri dilakukan pada ketinggian 1600 mdpl dengan jenis arabika. Kopi gunung tilu sendiri seringkali diolah menggunakan metode giling basah atau full-wash. Pengolahan ini akan mempengaruhi rasa asam dan aroma serta biji kopi cenderung menjadi lebih ringan. Metode pengolahan full-wash sendiri memiliki tujuan untuk memberikan aroma yang sangat kuat. Keunikan atau karakteristik dari Kopi Gunung Tilu sendiri ialah adanya aroma bunga yang kuat. Rasa yang terdapat pada kopi ini antara lain rasa florist, fruity, dan manis alami. Manis yang ada kopi ini pun dapat ditandai dengan sedikit aroma herbal. Rasa asam yang dimiliki kopi ini pun bisa dibilang cukup tinggi karena proses pasca panen yang telah dilalui. Harum dari kopi gunung tilu akan keluar ketika memasuk proses penyeduhan.
27
Kopi Khas Bandung
Penyeduhan menggunakan metode pour over seperti chemex atau v60 dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menyeduh kopi gunung tilu. Pada metode ini ampas tidak akan terbawa, sehingga kopi yang dihasilkan memiliki karakter jernih. Hal tersebut akan memunculkan rasa asam pada kopi gunung tilu serta aroma bunga yang kuat dapat langsung terasa saat air dituangkan dalam metode ini.
28
Kopi Khas Bandung
Mochammad Aleh merupakan salah satu petani dari kopi gunung tilu dan telah mengembangkan kopi jenis ini sejak tahun 2001. Seiring berjalannya waktu, ditahun 2006 Aleh bergabung dengan Lembaga Masyarakat Desa hutan. Tak butuh waktu lama setelah berselang 2 tahun usaha kopi gunung tilu semakin berkembang dan membuat Aleh dengan para petani lain membuka koperasi bersama kelompok tani margamulya.
29
Kopi Khas Bandung
Pada 2014 kopi gunung tilu mulai merambah kepasar internasional berkat usaha Aleh dan kelompok taninya. Dari segi prestasi Kopi gunung tilu menduduki juara 1 pada Coffee Cupping Competition jenis arabika di smesco Rembug Kopi Nusantara, Jakarta 2018. Kopi ini telah banyak beredar dipasaran dengan merek yang bervariasi, antara lain seperti majs coffee dan eucaluptus.
Mochammad Aleh (Petani Kopi Gunung Tilu)
Kopi Malabar 30
Kopi Khas Bandung
31
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Malabar
Kopi malabar di tanaman di kawasan gunung malabar pangalengan Kabupaten Bandung oleh kelompok Tani Rahayu sejak tahun 1992. Memasuki 2010 Tani Rahayu membuat sebuah PT. Nuga Ramitra (Kopi Malabar Indonesia) bersamaan dengan diperolehnya hak paten Kopi Malabar. Kopi ini umunya diolah menggunakan metode natural proses. Proses ini bertujuan untuk menciptakan rasa yang manis dan intens. Kopi yang dihasilkan akan memiliki body yang ringan.
Metode ini sendiri akan mencipatakan Keunikan atau karakteristik kopi malabar, yaitu dengan adanya Sensasi buah tropis dan bunga yang manis akan di temukan saat menikmati hasil seduhannya. Karakter lain Kopi Malabar antara lain tingkat keasaman medium ke atas, rasa rempah dan sedikit manis serta adanya sedikit rasa nangka. proses natural sendiri cenderung akan memberikan rasa yang tidak pekat.
32
Kopi Khas Bandung
33
Penyeduhan pada Kopi Malabar dapat dilakukan menggunakan metode chemex atau v60 sebagai pilihan. metode ini akan meningkatkan rasa asam dari kopi berproses natural ini sehingga rasa yang didapat akan semakin kaya.
Kopi Khas Bandung
Rasa manis dan aroma seperti buah atau bunga akan muncul ketika air dituangkan secara memutar diatas filter. Hasil akhir dari penyeduhan ini akan membuat kopi malabar memiliki rasa yang jernih dan tidak pekat dimulut.
Slamet Prayoga
(Petani & Pengusaha Kopi Malabar) Slamet Prayoga, sosok petani dan pengusaha Kopi Malabar. Beliau memulai usahanya pada Kopi Malabar saat berusia 50 tahun, setelah memutuskan untuk berhenti bekerja dari perkebunan kelapa sawit. Pada tahun 2012 beliau memulai dengan membeli 20 hektar tanah sebagai modal berkebun. Setelah 7 tahun merintis nama Slamet Prayoga semakin dikenal dengan Kopi Malabarnya hingga ke luar negeri. Prestasi Kopi Malabar antara lain, menjadi 3 terbaik dalam kompetisi Citarasa Kopi Nasional pada 2011. Ditahun 2016 Kopi Malabar merahi posisi ke-4 pada SCAA Expo. Kopi jenis ini sudah banyak dikenal di kalangan masyarakat luas dan dapat dijumpai salah satunya pada merek murrel coffee.
34
Kopi Khas Bandung
Kopi Manglayang 35
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Manglayang
36
Tanaman tumbuh didataran gunung manglayang tepatnya didaerah cilengkrang, kabupaten Bandung, jawa barat. Kopi ini pada awalnya dibudidayakan dan dikenalkan oleh kelompok tani (poktan) yang berasal dari warga setempat daerah cilengkrang. Kopi ini ditanam pada ketinggian 1500 mdpl dengan jenis arabika. Pengolahan pada jenis kopi ini seringkali menggunakan proses natural. Proses ini akan membuat aroma dan rasa Kopi malabar menjadi lebih terasa. Keunikan atau karakteristik yang dimiliki kopi ini terdapat pada aromanya yang berbau karamel dan pinus. Aroma tersebut tercipta karena berada dalam satu daerah tanam dengan pohon pinus. Faktor dari tanaman sekitar memiliki pengaruh yang besar pada Kopi ini. Sensasi rasa yang terdapat kopi malabar antara lain rasa vanilla, asam dan manis. Rasa manis sendiri didapatkan dari proses pasca panen yang baik ditandai dengan aroma karamel atau herbal.
37
Kopi Khas Bandung
Metode penyeduhan pada Kopi ini dapat dilakukan menggunakan metode seperti v60 atau chemex. Metode tersebut dapat memperkuat aroma dari pinus atau karamel pada kopi manglayang. Penyeduhan dengan metode ini akan membuat rasa asam menjadi lebih terasa.
Rasa asam tersebut akan tercampur dengan rasa manis alami dari hasil proses pengolahan kopi natural sehingga memiliki rasa yang kaya. Rasa akhir yang terdapat pada kopi ini akan cenderung lebih ringan dan tidak terlalu pekat.
38
Kopi Khas Bandung
Asep Rohman
(Petani Kopi Manglayang) Seorang pelaku usaha didunia Kopi sdan petani Kopi. Asep Rohman sendiri merupakan ketua dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giri Senang. Berkat usaha dan ketekunannya dalam membudidayakan kopi manglayang, kopi manglayang dapat menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat. Asep Rohman saat ini menjadi salah satu orang yang menggerakan roda perekonomian masyakarat disekitar kaki gunung manglayang. Pencapaian yang telah didapatkan Kopi manglayang antara lain, penghargaan sebagai Kopi terbaik kategori silver pada uji Coffee Lovers Preperency Taste pada event Agro Expo 2019.
39
Kopi Khas Bandung
Kopi manglayang sendiri saat ini dapat ditemukan dengan merek yang telah beredar dipasaran seperto tjiliwidara dan gen coffee.
Kopi Palasari 40
Kopi Khas Bandung
41
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Palasari
Tanaman ini dibudidayakan di Desa Cilengkrang Kabupaten Bandung Utara tepatnya dilereng gunung manglayang dan diberi nama pasaran Kopi palasari. Kopi yang ditanam pada ketinggian diatas 1000 mdpl ini merupakan jenis Arabica dan seringkali diolah menggunakan metode full-wash. Metode full-wash yang digunakan pada kopi ini akan memberikan rasa asam yang lebih serta menguatkan aroma yang dimiliki tanaman ini. Karakter dari kopi ini sendiri cenderung akan menjadi menjadi ringan. Metode pengolahan basah pada Kopi ini akan memberikan keunikan atau karakteristik yaitu rasa yang tidak terlalu asam. Rasa asam tersebut timbul dari hasil pengolahan basah pada kopi ini. Sensasi rasa floral dan sedikit rasa manis dan aroma yang dikeluarkan kopi ini didominasi bunga dan buah. Rasa manis pada kopi ini ditandai dengan adanya sedikit aroma herbal. Kopi yang tidak terlalu pekat membuat rasa pada kopi palasari semakin kuat. Rasa pahit yang akan terasa diakhir dengan tingkat kepekatan yang tipis.
42
Kopi Khas Bandung
39
Penyeduhan menggunakan metode seperti chemex atau v60 dapat menjadi salah satu pilhan untuk menikmati kopi ini. Metode penyeduhan ini akan memperkuat rasa asam yang dimiliki oleh kopi palasari.
43
Kopi Khas Bandung
Aroma asli kopi akan lebih kuat ketika proses penyeduhan ini dilakukan Penyeduhan ini akan memberikan rasa yang lembut dan membuat kopi tidak pekat. Kopi ini juga akan menjadi lebih segar ketika ditambahkan es.
Asep
(Petani Kopi Palasari) Asep merupakan salah satu sosok dari petani Kopi Palasari. Asep mulai menanam kopi palasari sejak tahun 2003. Perkebunan yang ia miliki merupakan hasil dari kerjasamanya bersama perhutani di Desa Girimekar. Asep sendiri memiliki kelompok tani yang ia bina untuk membudidayakan kopi palasari. Asep memiliki tujuan untuk memasarkan kopi nya hingga ke luar negeri dan mensejahterakan para petani kopi yang ada di desanya. Dalam segi prestasi, Kopi Palasari mendapatkan peringkat ke-4 dalam Kompetisi Kopi Spesialiti Indonesia (KKSI) XI 2019. Hal tersebut sangat membangakan bagi Indonesia dan juga bagi para petani kopi palasari. Kopi yang telah banyak beredar dipasaran ini dapat dijumpai atau ditemukan dengan merek seperti mojave coffee dan havara coffee.
44
Kopi Khas Bandung
Kopi Puntang 45
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Puntang
46
Kopi Puntang merupakan tanaman yang dibudidayakan didaerah selatan Bandung Kecamatan Cimaung, Banjaran Kabupaten Bandung. Kopi puntang termasuk kedalan jenis Kopi arabika yang tumbuh pada ketinggian 1400 mdpl. Kopi puntang sendiri diolah menggunakan proses natural atau kering. Pada proses pegolahan natural, rasa yang cenderung akan meningkat adalah rasa manis dan juga ringan. Proses pengolahan ini juga yang akan membentuk rasa dan aroma dari kopi puntang.
47
Kopi Khas Bandung
Keunikan atau karakterisitik pada Kopi Puntang antara lain terdapat aroma yang unik seperti blueberry, floral, vanilla, lychee dan jasmine. Jasmine sendiri termasuk kedalam aroma yang langka. Aroma dari kopi tersebut akan langsung tercium saat penyeduhan dilakukan. Sensasi rasa dari kopi ini cenderung lebih halus dengan tingkat keasaman yang tidak terlalu tinggi. Kekayaan rasa yang ada pada kopi puntang didapat dari proses pasca panen. Rasa manis akan terasa pada bagian akhir saat menikmati kopi ini.
Kopi Puntang dengan proses penyeduhan melalui metode chemex dapat menjadi pilihan untuk merasakan keunikan kopi ini. Aroma asli dari karakter kopi puntang akan tercium saat air dituangkan secara memutar.
Metode ini juga akan membuat rasa asam dari kopi lebih terasa. Rasa manis dari proses natural akan muncul dan mengimbangi rasa asam hasil penyeduhan chemex.
48
Kopi Khas Bandung
Ayi Suteja
(Petani & Pengusaha Puntang) Ayi suteja merupakan seorang petani kopi puntang. Pada 2011 Ayi memulai usahanya menjadi petani kopi puntang bersama kelompok tani kopi puntang. Ayi suteja telah membawa kopi puntang hingga ke mancanegara. Pembudidayaan kopi yang dilakukan ayi suteja juga bertujuan untuk membuat lingkungan sekitarnya yang telah rusak dapat kembali pulih. melalui program PHMB oleh Perhutani. Berkat kerja kerasnya Ayi suteja dapat turut mensejahtrakan masyarakat disekitar gunung puntang. Prestasi terbaik kopi puntang adalah meraih juara 1 pada Specialty Coffee Association of America di Atlanta, Amerika Serikat 2016. Kejuaaran lainnya ialah meraih posisi 1 pada Cupping Contest XI 2019. Kopi yang sudah banyak dikenal hingga ke mancanegara ini dapat ditemukan dipasaran dengan salah satu merek yaitu puntang coffee.
49
Kopi Khas Bandung
Kopi Tangkuban Perahu 50
Kopi Khas Bandung
41
51
Kopi Khas Bandung
Perkebunan Kopi Tangkuban Perahu
Kopi Khas Bandung
Tanaman ini dibudidayakan dikawasan lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kelompok petani Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan ditanam pada ketinggian 1.200 mdpl dengan jenis Kopi yang ditanam antara lain Kopi Arabika, robusta dan Kopi buhun (tua). Pengolahan pada jenis kopi ini seringkali menggunakan proses honey. Proses ini akan memberikan rasa yang cenderung manis. Rasa asam yang yang dihasilkan dari proses ini tidak terlalu kuat.
Karakter dari Kopi tangkuban perahu sendiri ialah pada rasa manis yang cukup tinggi. Keunikan tersebut didapat karena proses pasca panen yang dilakukan. Dari segi keasaman, kopi ini memiliki tingkat keasaman yang tidak terlalu kuat. Aroma yang dimiliki kopi ini adalah aroma buah tropis yang sangat dominan. Aroma ini akan sangat tercium ketika proses penyeduhan dilakukan. Rasa akhir yang dapat dirasakan pada kopi ini adalah rasa yang ringan dan tidak terlalu pekat dilidah.
52
Kopi Khas Bandung
Proses penyeduhan menggunakan metode seperti chemex dan V60 terbilang cukup banyak dilakukan dan dapat menjadi pilihan untuk menikmati kopi ini. Proses tersebut akan meningkatkan rasa asam dari kopi tangkuban perahu yang tipis. Rasa asam pada kopi ini akan mengimbangi rasa manis yang dikandung kopi tangkuban perahu. Aroma asli kopi akan tercium ketika air dituangkan didalam filter khusus. Proses ini akan memberikan rasa yang jernih atau ringan sehingga tingkat kepekatan yang dihasilkan sangat tipis.
53
Kopi Khas Bandung
Ganda
(Petani Kopi Tangkuban Perahu) Pak Ganda memulai pekerjaannya sebagai seorang petani kopi tangkuban perahu sejak belasan tahun lalu. Berkat tangan Pak Ganda dan petani lainnya, kopi dapat tangkuban perahu dapat memiliki rasa yang baik. Pembudidayaan yang dilakukan dibantu bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kecamatan Lembang. Dalam perkembangannya membudidayakan kopi ini, terdapat dukungan dari ketua LMDH Jabar yaitu Rioy Matia Pada segi prestasi, Kopi tangkuban perahu sendiri telah ikut andil dalam pameran/acara Kopi besar yaitu pada West Java Coffee Festival 2018 lalu yang berlangusng di Trans Mall Bandung. Kopi tangkuban perahu sudah cukup banyak dijual dipasaran dan dapat ditemui dengan merek yang telah beredar salah satunya ialah marones.
Tentang
54
Kopi Khas Bandung
Sekilas Tentang
55
Kopi Khas Bandung
NOCTURNA.ID merupakan komunitasi Kopi yang berlokasi di Bandung. Didirikan pada 2017 dan resmi manjadi sebuah komunitas pada agustus 2018 lalu. Tujuan dari dibentuknya komunitas NOCTURNA.ID ialah untuk mewadahi para penggiat Kopi dan barista yang berdomisili di daerah Bandung. Komunitas yang diketuai oleh Rifki Insan Islami ini turut aktif dalam kegiatan dan acara Kopi yang diselengarakan di Kota Bandung.
Salah satunya ialah acara “Ngopi Saraosna� pada 2019 lalu. Noctura sendiri selain aktif dalam berbagai event kopi, komunitas ini memiliki agenda rutin dalam mengadakan sebuah acara bertemakan kopi. Visi dari Nocturna sendiri ialah untuk menghargai hasil dari kualitas para petani Kopi serta memasyarakatkan Kopi di Bandung. Misi yang dilakukan ialah mengedukasiakn dunia Kopi kepada masyarakat.
56
Kopi Khas Bandung
57
Kopi Khas Bandung
penutup Pemaparan megenai Kopi Khas Bandung dalam katalog ini menunjukan bahwa masih banyak keanekaragaman Kopi yang berasal dari tanah sunda. Berbagai Informasi mengenai Kopi ini memberikan wawasan lebih terhadap warisan leluhur. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang sangat pesat, bukan berarti hal tersebut dapat menjadi alasan bagi kita untuk meninggalkan serta membiarkan warisan yang kita miliki terlupakan dan tak dikenal. LIHATLAH KE “BARAT” TANPA MENGHILANGKAN KE “TIMUR” AN KITA
58
Kopi Khas Bandung
Moderenisasi Bukan Berarti Westernisasi. Saatnya Untuk Berfikir dan Menghasilkan Karya Nyata yang Dapat Diterima Secara Global Tanpa Harus Kehilangan Identitas Lokal.
- Andi Suprapto S.Sos,M.Si -
59
Kopi Khas Bandung
riwayat penulis jimmy ferdiansyah
Desainer Grafis Lahir di Bandung 14 Juni 1998
Memiliki pengalaman selama 1 tahun di industri kreatif. Pendidikan 2004-2010 2010-2013 2013-2016
SDN Sukagalih Timur 6 SMPN 6 BANDUNG SMAN 13 BANDUNG
Kontak & Sosial Media jimmyferdiansyah98@gmail.com jimmy_ferdiansyah +62 897 4977 050
60
Kopi Khas Bandung
Kredit Foto Terima kasih yang sedalam-dalamnya saya ucapkan kepada @kopi_hd_arjasari @kopigunungtilu@kopimalabar.id @puntang_coffee@kopi_palasari @kopigununghalu @kopigununghalu2019 @kbucoffee berbagai piah atas dokumentasi foto yang membantu perancang dalam membuat karya ini, karena tanpa bantuan yang diberikan karya ini tidak mungkin dapat tercipta.
61
Kopi Khas Bandung
Daftar Pustaka Suprapto ,A. (2018). Ada Mitos Dalam DKV. Jakarta : Batavia Imaji
62
Kopi Khas Bandung
Terima Kasih Saya Ucapkan Rasa Syukur dan Terima Kasih yang Mendalam Kepada ALLAH SWT dan Ucapan Terima Kasih yang Tak Terhingga Kepada Semua Pihak & Teman-teman yang telah Membantu, Menyemangati Serta Memberikan Apresiasi Pada Karya Saya yang Jauh Dari Sempurna ini.
63
Kopi Khas Bandung
Kopi Khas Bandung
E-Katalog “Kopi Khas Bandung� ini berisikan informasi mengenai Kopi yang berasal dari tanah parahyangan. Keanekaragaman Kopi Khas Bandung dengan keunikan serta perbedaan rasa dan aroma dari setiap jenis kopinya dapat ditemukan pada E-katalog ini.
Kopi Khas Bandung
@nocturna.id jimmyferdiansyah98@gmail.com