Edisi : 25 APRIL 2021
http://jeda.co.id
APA KABAR DOLLY SEKARANG? Tak Punya Lahan, Dinas PUBMP Serobot Tanah Warga
MENDONGENG SAMBIL KEMBANGKAN LITERASI
HAL 9
SKINBOOSTER UNTUK REMAJAKAN KULIT
HAL 11
SUSUNAN KEREDAKSIAN Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana Editor Fotografer Reporter
Layouter
: Fitri Yuliani : Jelita Sondang Samosir : Luqmannul Hakim : Reza Patriagama : Erik Widiarmoko Muhammad Reza Patriagama Luqmannul Hakim Jelita Sondang Samosir Fitri Yuliani : Erik Widiarmoko
JEDA
PERISTIWA
Foto : M. Reza Patriagama
Tak Punya Lahan Dinas PUBMP Serobot
Tanah Warga
J
alanan di Kota Surabaya diperluas. Lahan yang terbatas mem- buat Pemkot Surabaya harus memutar otak untuk merealisasikan rancangan tersebut. Salah satu caranya, mulai mengalihfungsikan beberapa lahan bangunan, seperti pasar dan toko. Bahkan, memaksakan tanah warga sebagai aset pemerintah dalam mewujudkan fasilitas umum tersebut. Itulah yang dialami warga Wonokromo. Agus dan warga lain yang didampingi kuasa hukum Muhammad Yahya dan Fadi Ilah pun melawan. Mereka menggugat Dinas Pekerjaan Umum Bina Konflik itu bermula pada Oktober 2019. Saat itu DPUBMP menggusur stan warga seluas 10 meter perse- gi. Lokasinya berdekatan dengan Pasar Darmo Trade Center (DTC) untuk dijadikan frontage road. Kala itu, berdasar keterangan Agus, sebagai warga yang terdampak seusai penggusuran, warga tidak menerima kompensasi sepeserpun. Ruas jalan masih dianggap kurang. Perluasan dilanjutkan hingga kemu- dian dinas terkait menambah lagi perluasan 5 meter. Proyek itu sudah menyentuh permukiman warga. Saat itulah warga mulai melawan. Menurut Yahya, DPUBMP berdasar Perda No 10 Tahun 1982 menyatakan, lahan tersebut milik Perusahaan Daerah (PD) Pasar dengan pembuk- tian penyertaan modal
MINGGU, 25 APRIL 2021
SUASANA sidang dengan tergugat Dinas PUBMP Surabaya di Ruang Sidang Sari 1, Pengadilan Negeri Surabaya.
”Lahan itu sudah lama menjadi pemukiman warga dan mengapa pemerintah kota baru menyadari tahun itu. Kan ini aneh,” ungkapnya. Nyatanya, di lahan yang dijadikan target tersebut, ada delapan warga yang telah memiliki sertifikat hak guna bangunan (SHGB) secara sah dari Dinas Pertanahan dan Badan Pertanahan Nasional secara pribadi. Namun, pihak terkait bersikeras hanya akan memberikan dana pembelian bangu- nan. Tidak termasuk pembelian tanah. Meski sempat terlaksana konsesi kepada PD Pasar dan warga, bagi Agus, itu belum merata. Buktinya, ada satu warga yang telah mendapat kompensasi utuh dari bangunan hingga tanahnya. Sedangkan tujuh warga lainnya belum mendapat haknya. Karena ada pernyataan bahwa per- mukiman mereka termasuk lahan PD Pasar, warga mencoba mengusut. Agus beserta tim kuasa hukumnya selama seminggu mencari ke komisi A yang membidangi dinas tanah dan BPN. Data menunjukkan, pemodalan atas aset dari PD Pasar diragukan. Dari bukti itulah, warga makin kuat dalam menggugat DPUBMP. ”Justru adanya wilayah tersebut atas nama delapan warga. Sampai saat ini kita enggak tahu yang dimaksud wilayah kami termasuk lahan pasar itu di mananya,” ujarnya. Sementara itu, PD Pasar sendiri tak memiliki bukti bahwa permukiman warga tersebut merupakan bagian dari pasar. Penduduk yang bermukim de- pan DTC itu tak pernah merasa bahwa dulunya kampung mereka berupa pasar. Warga tak masalah dan tak melawan bila lahannya digusur. Namun, pihakn- ya berharap, dinas terkait bisa men-
3
PERISTIWA
JEDA
Mangkir, Panggil PUPR Lagi
S
idang pencemaran Kali Surabaya d e n g a n p e n g g u g a t Pe re m p u a n Pejuang Kali Surabaya tak hentihentiya mundur. Saat itu sidang dengan agenda pemeriksaan surat kuasa oleh para tergugat. Tampak ruang sidang yang sesak dengan pendukung penggugat. Turut tergugat satu, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tak muncul dalam pemanggilan sidang tersebut. Meski begitu, sidang tetap berjalan. Dalam persidangan yang berjalan 20 menitan itu, Tanti, kuasa Seusai sidang tersebut, anggota yang 90 persennya wanita itu berfo- to. Sambil membawa papan berisi imbauan dan gugatan yang dipajang di tengah jalan. Atas ketidakhadiran turut tergugat 1, Azis selaku kuasa hukum penggugat menilai bahwa Kementerian PUPR tidak serius dalam menanggapi gugatan mereka. ”Awal PUPR relaas- nya sudah kembali, namun yang kedua belum, majelis akan memang- gil pihak tersebut untuk yang ketiga,” ucapnya. Gugatan itu dilayangkan lima orang berdasar catatan di SIPPN Surabaya. Tak semua orang mengetahui variasi hargaharga ontel tersebut. Namun, berbeda dengan Hartanto, 41, dan rekannya, Eko, 22, yang keduanya merupakan warga Mulyorejo Selatan. Mereka sangat tahu harga-harga sepeda kayuh tersebut. Mewakilkan daerah sekitar Surabaya yang tekena
MINGGU, 25 APRIL 2021
Lebani Waras; Chlara, perwakilan Desa Sumber Rame; dan Nur Hamidah, per- wakilan Desa Sumengko. Lima daerah tersebut merupakan daerah aliran Kali Surabaya yang terdampak sampah plastik dari tiga perusahaan tergugat. Di antaranya, wilayah Surabaya, Gresik, Sidoarjo, serta Mojokerto. Selain itu, PPKS menilai, air sungai kini makin tercemar. Dimanfaatkan PDAM sebagai bahan baku utama mereka dalam memenuhi kebutuhan air warga Surabaya ”Kini sampah plastik lama-lama akan menjadi mikroplastik. Dan sampai seka- rang PDAM gak punya screen penyar- ing untuk menyaring partikel tersebut. Dengan plastik di bawah 5 mm,” jelas laki-laki yang bergerak di Bidang Advo-kasi dan Mitigasi Ecoton itu. Tuntutan yang disuarakan mereka bu- kan sekadar omong kosong. Tuntutan tersebut berdasar Undang-Undang No 18 Tahun 2008. Isinya tanggung jawab produsen atas produk yang dihasil- kan. Dengan meminta para perusa- haan terkait agar melakukan extended producer responsibility (EPR) dengan benar berdasar prosedur. Hingga saat ini, pihak PPKS belum pernah sekali pun mendapat kun- jungan atau mendapat sikap jemput bola dari salah satu tergugat. Maka itu, mereka akan terus mengikuti alur persidangan. ”Dari melengkapi surat kuasa, men- jawab gugatan dari penggugat. Setelah itu, baru verifikasi dan notifikasi,” ujar pria 29 tahun tersebut. Untuk berikutnya, mereka berharap, pihak
4
menurutnya, anak-anak ini harus diberikan pengetahuan tentang sejarah lewat kampungnya sendiri. Karena dengan cara itu, bisa membentuk kepedulian mereka untuk menjaga warisan sejarah yang dimiliki (Luqmannul Hakim)
Dok.Pribadi
Karena cinta banget dengan tarian- tarian tradisional ini, justru saya harus terus belajar agar bisa berkembang. Karena harapan saya, ingin bisa lebih sukses dari hari ini,” harapnya. (Fitri Yuliani)
HEALTH
JEDA
“
DOKTER menginjeksikan vitamin ke area bawah mata pasien dalam treatment skin booster di Surabaya Skin Center. Selain dengan suntik, treatment ini
.........
Dok. Pribadi / Jeda
Skin Booster untuk Remajakan Kulit
B
erbagai macam cara dilakukan untuk merawat dan meremajakan kulit bagian wajah. Salah satunya adalah dengan menggunakan skin booster. Fungsi utamanya adalah meremajakan kulit. Namun efeknya cukup beragam. Ia bisa diterapkan pada mereka yang punya problem kulit kering, ’’Memang skin booster ini punya banyak manfaat penyerta. Seperti memperbaiki dan melembabkan kulit. Wajah menjadi glowing dan cerah,’’ kata dr Dyatiara Devy, M.Ked.Klin, Sp. DV, spesialis dermatovenereologi Surabaya Skin Center. Metode skin booster sangat simpel. Yakni dengan memasukkan vitamin atau serum ke dalam kulit secara langsung lewat metode Namun, bisa juga dengan media laser. Menyesuaikan keinginan klien. Jika takut jarum suntik, laser bisa menjadi alternatif.
MINGGU, 25 APRIL 2021
Jika keluhan dan kebutuhan kulit wajah sudah diketahui, dokter akan menyesuaikan jenis vitamin dan serum yang akan diinjeksikan. Pada dasarnya, serum yang digunakan mengandung vitamin E. Namun, ada bahan Pada umumnya paling tidak 3 minggu sampai sebulan sekali untuk hasil yang maksimal. Kalau kondisi kulit wajah cukup parah, tidak berbeda. Meskipun, mungkin, untuk membuat jadi mulus, butuh waktu lebih lama. ’’Skin booster kan untuk kondisi kulit dengan tingkat kerusakan sedang saja. Atau untuk mencerahkan,’’ kata Dyatiara. ’’Kalau bopeng sih masih bisa. Tapi kalau mengobati luka seperti borok itu beda. Ada treatment Dyatiara pun menjelaskan, sebenarnya merawat diri khususnya wajah, bisa dilakukan secara rutin dari rumah. Mulai dari yang paling dasar, yakni mencuci muka dua kali sehari, menggunakan pelembab, serta tabir surya. ’’Treatment skin booster bisa dilakukan untuk hasil maksimal,’’ tandas dia. (Fitri Yuliani) 11