Skip to main content

Keluarga Ramah Anak

Page 1

SURABAYA & SEKITARNYA JADWAL SALAT SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA

04:11

Sumber Referensi yang Mencerdaskan

11:35 14:57 17:27 18:42

JAKARTA & SEKITARNYA

duta.co

SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA 04:33 11:59 15:22 17:53 19:07

Berlangganan

Berlangganan KORAN DUTA SURABAYA JAKARTA

SURABAYA 031- 829 9985 JAKARTA 021 3190 6159

0821 3185 7586

Rabu, 2 Agustus 2017 n 9 Dzul Qa’idah 1438 H

HARGA : Rp 3.500

Vonis 18 Tahun Dimas Kanjeng Undang Protes Terbukti Anjurkan Pembunuhan Berencana Mantan Pengikutnya PROBOLINGGO - Dimas Kanjeng Taat Pribadi, terdakwa kasus pembunuhan pengikutnya, Abdul Ghani, divonis 18 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (1/8). Abdul Gani adalah bekas Ketua Umum Padepokan Dimas Kanjeng. Dia dibunuh di kompleks padepokan, dan mayatnya dibuang ke Wonogiri, Jawa Tengah.

“Terdakwa (Dimas Kanjeng) secara sah dan meyakinkan terbukti menganjurkan pembunuhan berencana terhadap korban,” kata Ketua Majelis Hakim Basuki Wiyono dalam persidangan yang didampingi hakim Yudistira Alfian dan M Safruddin di PN Kraksaan Probolinggo, kemarin. Vonis tersebut lebih ringan

“ BACA: Vonis 18..., hal 7

IST

SINDIKAT EKSTASI: Menkeu Sri Mulyani bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kanan) dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi (kiri) memeriksa barang bukti dalam gelar perkara kasus narkoba jaringan internasional Belanda-Indonesia di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/8). Barang buktinya 1,2 juta butir pil ekstasi dan 2,2 kg sabu. Dua tersangka Liu Kit Tjung dan Erwin Afianto diamankan. Sementara satu tersangka lain, yaitu M Zulkarnain, tewas ditembak karena melawan petugas.

Napi ‘Impor’

ist

DIVONIS BERSALAH: Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat sidang putusan di Pengadilan Negeri Kraksaan, Probolinggo, Selasa (1/8).

SBY-Prabowo Akan Bertemu Amien Rais

1,2 Juta Ekstasi Belanda

Kapolri Anggap Fantastis, Nilainya Sekitar Rp600 M JAKARTA – Peredaran narkoba di tanah air kian mengerikan. Setelah menangkap penyelundupan 1,3 ton sabu-sabu di Pantai Anyer dan menangkap kapal pesiar berawak warga China, Polri bekerja

sama dengan Bea Cukai dan BNN kembali menangkap sindikat 1,2 juta butir ekstasi dari Belanda. Mereka mengaku digerakkan napi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan.

Mahfud MD: Presidential Threshold 3,5% Proporsional

“Pada 21 Juli (aparat) berhasil mengungkap sindikat internasional jenis ekstasi dengan jumlah barang bukti 120 bungkus yang dikemas dalam plastik aluminium dengan berat 1 bungkus 2,2 kg, total 1,2 juta butir,” ujar Direktur Tipid Narkoba Mabes Polri Brigjen Eko Daniyanto. Eko menjelaskan dua tersangka adalah Liu Kit

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan kemungkinan akan digelar pertemuan rutin antara petinggi-petinggi partai, seperti Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. “Mungkin setelah ini tentunya pertemuan rutin dengan Pak SBY, pak prabowo, dengan barangkali Pak Amien Rais. Dengan siapa saja tentunya semuanya akan dikombinasikan sehingga pertemuan-pertemuan lebih dekat tentunya jauh lebih baik,” kata Agus di Gedung DPR

“ BACA: Napi ‘Impor’..., hal 7

Sketsa Penyerang Novel Disebar, Mirip AL

r enungan Kami mencari ilmu untuk dunia tetapi ilmu justru menunjukkan kepada kami untuk meninggalkan dunia.

Busyro: Sudah 100 Hari, Pelaku Pasti Hilangkan Barang Bukti

Abdullah bin Mubarak (Tabi’ul Atba’, Marwa, wafat 181 H)

Demokrat sebut SBY dan Prabowo akan bertemu Amien Rais Jadi ingat runtuhnya Orba nih…?

IST

“ BACA: Sketsa Penyerang..., hal 7

ORANG ‘MISTERIUS’: Sketsa penyerang Novel Baswedan yang disebar ke Polda-Polda dan Polres-Polres.

Busyro: Sudah 100 hari, pelaku pasti hilangkan bukti kasus Novel Serius nggak sih, sketsa kok baru disebar…

Kiprah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi)

Setelah Thailand dan Malaysia, Buka Cabang di Brunei Kota Kuno Romawi Ditemukan di Prancis

Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) terus melebarkan sayap bisnis ke ASEAN dan mancanegara. Setelah Thailand dan Malaysia, Ipemi Brunei Darussalam kini resmi dibentuk.

Arkeolog saat membersihkan situs Sainte-Colombe yang baru ditemukan di Vienne, Prancis timur, Senin (31/7/2017). Sisa peninggalan kota era Romawi ini ditemukan di lokasi proyek pembangunan seluas 5.000 meter persegi. Dalam penemuan ini arkeolog menemukan jejak tempat tinggal mewah yang dihiasi dengan mosaik, sekolah filsafat, dan pertokoan. Terlihat arkeolog membersihkan lantai mosaik di situs Sainte-Colombe yang baru ditemukan.lafp

PELANTIKAN organisasi yang bergerak di bidang pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan ekonomi muslimah tersebut diselenggarakan di Times Hotel Brunei Darussalam beberapa waktu lalu. Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil berharap agar pengurus Ipemi di Brunei Darussalam dapat mengembangkan Ipemi hingga ke seluruh wilayah dan daerah di Brunei Darussalam.

AFP

“ BACA: SBY-Prabowo..., hal 7

Comment

JAKARTA - Pihak kepolisian akan menyebar sketsa wajah terduga pelaku penyerang penyidik Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Polisi meminta masyarakat segera melapor jika melihat orang sesuai dengan sketsa wajah disebar tersebut. Namun, mantan pimpinan KPK Busyro Muqoddas menilai pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel cukup sulit. Sebab, semakin lama penyelidikan, semakin besar pula hilangnya barang bukti. “Kami sudah membantu menyebarkan

jagat unik

Senayan, Jakarta, Selasa (1/8). Menurut dia, empat partai yakni PAN, PKS, Gerindra, dan Demokrat bisa menggelar pertemuan lebih intensif setelah adanya kesamaan pandangan dengan menolak penerapan ambang batas pencalonan presiden 20 persen. “Bisa saja seperti itu karena kan pada saat kemarin kalau kita melihat partai-partai yang tidak mendukung Presidential Threshold kan empat ini. Barangkali itu juga yang membuat satu pandangan, satu hal yang lebuh terukur untuk masalah Pemilu 2019,” terangnya.

IST

Ketua Umum IPEMI Ingrid Kansil Keberadaan Ipemi Brunei Darussalam, menurutnya harus dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Indonesia dan

masyarakat Brunei Darussalam. “Ipemi Brunei Darussalam harus terus menjalin kerja sama dengan pihakpihak terkait di Brunei Darussalam,

tanya jawab keislaman Kolom tanya jawab keislaman ini diasuh KH Abdurrahman Navis LC MHI, wakil ketua PWNU Jatim, direktur Aswaja NU Center Jatim. Pembaca bisa mengajukan pertanyaan via email ke: Dumas@sby.centrin. net.id atau SMS ke 08121624247

Baca Basmalah dalam Alfatihah

agar dapat membantu peningkatan kerjasama antar kedua negara,” katanya dalam keterangan dikutip di Jakarta, Senin (1/8). Saat ini, Ipemi telah berdiri dan berkembang di Thailand, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Menurut Ingrid, Ipemi akan terus dikembangkan ke negara-negara ASEAN hingga ke manca negara lainnya. Ketua PW IPEMI Brunei Darussalam yang baru dilantik, Ida Lestari, berjanji akan mengembangkan Ipemi. Dia juga akan berusaha memanfaatkan berbagai potensi kerja sama usaha dan budaya secara lebih intens, dan terus mendukung peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Brunei Darussalam. Dalam acara pelantikan ini, Ipemi

Assalamu’alaikum wr wb. Ustad akhir-akhir ini saya selalu bingung mengenai bacaan surat Alfatihah dan surat lainnya dalam salat karena imam yang satu dengan yang lain tidak sama. Ketika saya ikut salat jamaah di masjid kantor tempat saya bekerja, seorang imam salat tidak pernah membac a basmalah ketika membaca surat Alfatihah dan bacaan surat lainnya. Tapi ketika mengikuti salat jamaah di masjid kampung saya, seorang imam salat selalu membaca basmalah mengawali Alfathiha dan surat-surat pendek. Ini yang membuat saya bertanyatanya dalam batin saya. Menurut pandangan Pak Kiai, mana yang lebih sempurna, baca basmalah

“ BACA: Setelah Thailand,..., hal 2

“ BACA: Baca Basmalah..., hal 2 Editor : Mohammad Hakim Layouter : Ismail Amrulloh


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Keluarga Ramah Anak by Hamidulloh Ibda - Issuu