Skip to main content

Zikir Kebangsaan dan Spirit Hubbul Wathan

Page 1

SURABAYA & SEKITARNYA JADWAL SALAT SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA

04:22

Sumber Referensi yang Mencerdaskan

11:37 14:59 17:32 18:44 JAKARTA & SEKITARNYA

duta.co

SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA 04:45 12:01 15:23 17:57 19:09

Berlangganan

Berlangganan KORAN DUTA SURABAYA JAKARTA

SURABAYA 031- 829 9985 JAKARTA 021 3190 6159

0821 3185 7586

Kamis, 10 Agustus 2017 n 17 Dzul Qa’idah 1438 H

HARGA : Rp 3.500

Jokowi Diminta Amankan Patung Dewa Hikmabudhi: Umat Buddha Sangat Hormati Kwan Kong SURABAYA– Surat terbuka dilayangkan Hikmabudhi (Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia) terkait Patung di Tuban kepada Presiden Jokowi. Mereka mendesak Jokowi mengamankan Patung tersebut dari upaya paksa yang dilakukan kelompok anti-toleran. “Jika pemerintah tidak bertindak responsif terhadap surat terbuka ini,

maka kami menilai Bpk Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia tidak memiliki upaya untuk melindungi toleransi dan kebebasan beragama di Indonesia,” demikian akhir surat terbuka yang diteken Abhinyano, ketua PC Hikmabudhi Jakarta Timur, sebagaimana yang diterima Duta, Rabu (9/8). Sebelumnya, Mantan Ketua Umum

Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi) Lieus Sungkharisma juga menyoal ancaman penghancuran patung kebanggaan umat Buddha ini. Apalagi patung dewa setinggi 30,4 meter ini sebetulnya sudah diresmikan pertengahan Juli lalu oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan tidak ada masalah apa pun. Pro-kontra baru timbul belakangan ketika patung yang diklaim sebagai tertinggi di Asia Tenggara dengan biaya pembangunan Rp 2,5 miliar itu viral di media sosial. Lieus Sungkharisma mengakui bahwa pro dan kontra

soal patung itu semakin panas ketika sejumlah unggahan di media sosial mengait-kaitkan keberadaan patung tersebut dengan nama pahlawan nasional dan kedaulatan NKRI. Ada pula yang menyebutnya berdiri di tengah alun-alun kota Tuban. Menurut Lieus, patung itu bukan patung Panglima Perang Tiongkok. Patung itu adalah Patung Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen yang merupakan salah satu dewa yang paling dihormati dan disembah oleh umat Buddha.

“ BACA: Jokowi Diminta..., hal 7

Marzuki Alie: Logis Nggak, Bagi-Bagi Duit di DPR

Bappenas: 50 Juta Orang RI Sudah Biasa Belanja Online

JAKARTA- Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie telah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) sebagai saksi pada kasus e-KTP, Rabu (9/8). Pemeriksaan berlangsung tak lebih dari satu jam. Marzuki Alie diperiksa terkait kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik dengan tersangka mantan Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto (Setnov). Usai pemeriksaan, Marzuki mengatakan bahwa pertanyaan yang diberikan penyidik kepadanya hampir sama ketika dia diperiksa untuk Andi Agustinus alias Andi Narogong, pengusaha yang juga tersangka di kasus proyek e-KTP. "Saya diminta keterangan terkait tersangka Setya Novanto. Pertanyaannya sama dengan Andi Narogong, jadi copy-paste saja, makanya tidak lebih dari setengah jam," kata Marzuki, di

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, sekitar seperlima penduduk Indonesia sudah terbiasa berbelanja online. Pola belanja masyarakat mulai bergeser, banyak orang yang tidak lagi pergi berbelanja ke toko-toko, hanya membeli barang via online saja. “Pengguna internet atau digital ekonomi di Indonesia yang sudah terbiasa belanja online 50 juta orang, jadi seperlima penduduk Indonesia sudah terpapar atau terekspos melakukan belanja online,” kata Bambang saat ditemui di Gedung BI, Jakarta, Rabu (9/8). Ia menuturkan, sekarang orang bisa berbelanja berbagai macam barang di toko online dan itu menjadi kebiasaan. Sudah

“ BACA: Bappenas: 50..., hal 7

r enungan Tidaklah ada orang yang merasakan kenikmatan seperti kenikmatan mengingat Allah Ta’ala. Malik bin Dinar (Tabi’in, Bashrah, wafat pro 131 H)

jagat unik

Viral Ketulusan Serka Darwis Berkat ketulusannya membantu siswa dan warga di Desa Maroko, Kecamatan Rante Angin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Serka Darwis mendapatkan piagam penghargaan dari Danrem 143 HO, Kolonel Inf Andi Perdana Kahar SH. Sosoknya menjadi viral di Instagram. Aksinya begitu berani membantu siswa dan warga menyeberangi Sungai Rante Angin dengan lebar 60 meter dan jarak tempuh sekitar 3-5 menit. Itu dilakukannya hampir setiap hari tatkala cuaca sedang tak bersahabat dan sungai rawan banjir. Tali yang digunakan diikat pada sebuah akar pohon besar. “Sebenarnya tali ini modelnya seperti kereta gantung, hanya kami menggunakan alat seadanya jadi menggunakan papan, yang penting bisa digunakan untuk menyeberangi sungai,” ujar Darwis di Kenari, Rabu (9/8). Dengan caranya itu, Darwis membantu seluruh warga menyeberangi sungai yang menghubungkan Desa Maroko dan Desa Tino Kari, Kecamatan Wawo. “Talinya itu didapatkan karena swadaya dari masyarakat setempat,” katanya.l

“ BACA: Marzuki Alie..., hal 7

duta/aris

IST

Bambang Brodjonegoro

Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, siang kemarin. Sehingga, menurut dia, tidak ada hal baru yang ditanyakan penyidik. Marzuki mengaku dia ditanya apakah mengenal Novanto. "Kenal enggak, tahu enggak, ya begitu saja. Jadi enggak ada hal-hal yang baru," ujarnya. "Jadi yang pemeriksaan berita acara saksi Andi Narogong, dicopy-paste ke Setya Novanto persis sama, cuma namanya saja diubah, keterangan tidak ada beda. Jadi tinggal ngetik ulang, saya baca, tanda tangan, makanya 15 menit (selesai)," ujar Marzuki. Sebelumnya, selain Marzuki, KPK juga memanggil mantan anggota DPR Numan Abdul Hakim. Numan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan

DIGELEDAH MENDADAK: Petugas KPK menggeledah sejumlah ruangan di Balai Kota Malang, termasuk ruangan Wali Kota Moch Anton dan Wakil Wali Kota Setiaji, Rabu (9/8).

KPK Geledah

NTR

Kantor Wali Kota Malang Febri Diansyah: Sejumlah Tersangka Telah Ditetapkan MALANG – Sejumlah pejabat Pemkot Malang ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini menyusul enam petugas lembaga antirasuah itu menggeledah sejumlah kantor di jajaran Pemkot Malang, termasuk ruangan Wali Kota Malang Moch Anton, Rabu (9/8). “Setelah ditemukan minimal dua alat bukti di tahap penyelidikan, maka kita tingkatkan ke penyidikan. Ada sejumlah tersangka yang sudah ditetapkan. Tentu sesuai kewenan-

gan KPK kita memproses penyelenggara negara yang ada di Kota Malang,” ujar Jubir KPK Febri Diansyah yang kemarin mengikuti diskusi dengan pakar hukum tata negara dan pegiat masyarakat sipil di Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang. Sekitar pukul 15.40 WIB kemarin, empat pejabat diperiksa penyidik KPK di ruang kerja Wali Kota Malang. Tampak Sekretaris Daerah Wasto, Asisten 1 Abdul Malik, Asisten 2 Diah

DIPERIKSA UNTUK SETNOV: Mantan Ketua DPR Marzuki Alie memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/8). Marzuki tiba sekitar pukul 10.00 WIB.

Ayu Kusuma Dewi, dan Asisten 3 Supranoto memasuki ruang balai kota. “Doakan ya,” ujar Diah Ayu Kusuma Dewi saat memasuki ruangan balai kota. Sementara itu, sebelumnya Wasto juga dibawa ke ruang Asisten Administrasi Pemerintahan Daerah di lantai 1. Sekitar satu jam bersama di ruangan tersebut. Wasto mengaku tidak tahu-menahu soal penyidikan yang dilakukan KPK. “Saya hanya diminta menyerahkan berkas yang ada di ruangan sekretaris daerah,” ungkapnya. Belum jelas siapa di antara peja-

“ BACA: KPK Geledah..., hal 7

Comment

Jokowi: Wajah gini mosok diktator, Fadli: Diktator bukan soal wajah Wajah melas bisa jadi tangan besi ya…? Fahri Hamzah duga Jokowi bakal gaet ekonom jadi Cawapres 2019 Wah, jangan-jangan Sri Mulyani…

Kutip Gus Dur, Franz Magniz Bikin ‘Gayeng’ Kunjungan Pastor di Tebuireng

Kisah Sopir Masuk Surga, Dahului Kiai dan Pendeta Sejumlah pastor Serikat Jesuit dari beberapa negara berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Jombang, Rabu (9/8). Kunjungan ini berlangsung gayeng ketika Romo Franz Magniz-Suseno SJ berbagi cerita dari KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) soal kiai, pendata, dan sopir yang antre masuk surga. KUNJUNGAN ini merupakan rangkaian acara pertemuan rutin pastor yang tergabung dalam Jesuits Among Muslims (JAM) yang tahun ini digelar di Indonesia. Dalam kunjungan itu, mereka juga menyempatkan diri berziarah ke makam Presiden Keempat RI KH Abdurrahman Wahid. Delegasi

Duta/nurul yaqin

KUNJUNGAN: Rombongan pastor dipimpin Romo Franz Magnis-Suseno SJ diterima Sekretaris Utama Pesantren Tebuireng KH Abdul Ghofar di Dalem Kasepuhan Tebuireng, Rabu (9/8). berjumlah 12 orang pastor yang dipimpin Romo Franz Magnis-Suseno

SJ tersebut disambut oleh Sekretaris Utama Pesantren Tebuireng KH

Abdul Ghofar di Dalem Kasepuhan Tebuireng. Dalam dialog yang berlangsung akrab dan dibalut nuansa kekeluargaan, anggota delegasi yang berasal dari Jerman, Prancis, Nigeria, Turki, India, Spanyol, dan Roma itu menanyakan banyak hal tentang Islam dan pesantren. “Salah satu pastor dari Jerman bahkan bertanya, apakah seorang nonmuslim bisa diterima belajar di pesantren,” tutur pria yang akrab dipanggil Gus Ghofar itu. Pertanyaan lain terkait dengan pola rekrutmen santri dan keberadaan santri putri. “Pastor dari Nigeria sempat bertanya, apakah di Pesantren Tebuireng juga ada santri perempuan dan bagaimana

“ BACA: Kisah Sopir..., hal 7

tanya jawab keislaman Kolom tanya jawab keislaman ini diasuh KH Abdurrahman Navis LC MHI, wakil ketua PWNU Jatim, direktur Aswaja NU Center Jatim. Pembaca bisa mengajukan pertanyaan via email ke: Dumas@sby.centrin. net.id atau SMS ke 08121624247

Bagaimana Cara Mengimani Dajjal Assalamu’alaikum wr wb. Ustad, saya pernah dengar dari guru bahwa umat Islam harus iman dengan “DAJJAL”. Tolong ustad dijelaskan apa itu Dajjal dan bagaimana kita cara mengimaninya? Ibu Murti, Jl Dupak Masigit, Surabaya Jawaban: Wa’alaikumsalam wr wb. Ibu Murti yang saya hormati, ‘Dajjaal’ itu shighoh mubalaghoh dari kalimat dajala, arti bahasanya sama dengan ‘kaddzaab’ dari kadzaba, yang artinya ‘Pembohong Besar’.

“ BACA: Bagaimana Cara..., hal 7 Editor : Mohammad Hakim Layouter : Ismail Amrulloh


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook