BERAS
RENDANG KHAS MINANGKABAU

Beras rendang, atau bareh randang, adalah camilan manis khas Minangkabau dari Payakumbuh, Sumatera Barat, yang terbuat dari tepung beras ketan yang disangrai, dicampur dengan adonan santan dan gula hingga kalis dan kenyal
Cara pembuatannya adalah dengan : menyangrai beras ketan hingga kering lalu dihaluskan, lalu dimasak santan, gula, dan pandan hingga mengental dan dingin Campuran manisan ini kemudian dicampur sedikit demi sedikit ke dalam tepung hingga membentuk adonan yang bisa dibentuk dan dipotong
Penjelasan tentang beras rendang :
Bukan beras yang dimasak dengan rendang daging: Nama "beras rendang" merujuk pada proses merandang (menyangrai) beras ketan, bukan berarti nasi yang dicampur dengan masakan rendang daging.
Bahan utama: Tepung beras ketan, santan, dan gula
Cita rasa: Manis dengan aroma wangi dari beras dan daun pandan
Tekstur: Kenyal namun dengan permukaan yang kasar
Fungsi: Dihidangkan sebagai camilan, oleh-oleh, atau dalam acara adat, seperti dalam prosesi manjapuik marapulai (menjemput mempelai laki-laki)
Cara pembuatan beras rendang
1 Siapkan tepung beras:
Cuci bersih beras ketan, lalu keringkan hingga benar-benar kering
2 Sangrai beras ketan dengan api sedang hingga berwarna kekuningan
3.Haluskan beras yang sudah disangrai hingga menjadi tepung halus.
Buat manisan santan:
1.Masak santan bersama gula, daun pandan, dan sedikit garam hingga mengental.
2 Angkat dari api dan dinginkan hingga tidak terlalu panas
3.Campurkan dan bentuk adonan:
Tuangkan manisan santan yang sudah dingin sedikit demi sedikit ke dalam tepung beras
Aduk terus hingga adonan kalis dan bisa dibentuk
Jika manisan terlalu kental, adonan akan cepat mengeras; cukup masak manisan hingga agak kental saja.
Sajikan:
Pindahkan adonan ke wadah datar dan ratakan.
Potong adonan menjadi bentuk kotak atau sesuai selera
Beras rendang siap disajikan