Skip to main content

Tokoh Edisi 903 | Tokoh

Page 1

ontan, kasus ‘bebek nungging Zaskia’ membuat geger republik ini, dan artis cantik ini pun dikecam banyak orang. Meski si pemilik goyang itik ini telah berkali-kali minta maaf, namun tetap saja belum bisa meredakan kemarahan sebagian orang. Oleh anggota DPD Fahira Idris perbuatan Zaskia Gotik yang bernama asli Surkianih dilaporkan ke polisi. Menurut Fahira, permintaan maaf Zaskia tidak menggugurkan kasus hukumnya. Sampai kini kasus tersebut masih didalami pihak kepolisian. Semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut telah diminta kesaksiannya, seperti Raffi Ahmad, Ayu Ting Ting, Julia Perez, Denny Cagur,

Belajar dari Kasus Zaskia Gotik juga Ayu Dewi dan Syahnaz. Polisi juga telah memanggil saksi ahli. Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik dari kasus Zaskia, khususnya kalangan artis yang mengaku kasus ini merupakan pelajaran penting bagi mereka bahwa sebagai public figure mereka harus hati-hati dalam bertutur kata apalagi yang disampaikan dalam sebuah acara yang diliput media atau disiarkan media massa. Karena apa yang diucapkan, sekalipun hanya bersifat bercanda, bisa menjadi masalah besar jika menyinggung suatu hal yang penting atau sensitif. “Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik dari terjadinya kasus Zaskia Gotik. Bukan hanya untuk kalangan artis ataupun mereka yang berkecimpung dalam dunia entertainment, tapi semua pihak. Baik itu artis, masyarakat pada umumnya

Yang Menang harus Didukung

Proses pemilihan Ketua OSIS yang dilakukan di sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Barat salah satuya diterapkan di SMPN 3 Narmada adalah cermin bahwa nilai-nilai Pancasila terus mengajarkan tentang musyawarah dan mufakat dalam mencapai tujuan yang baik bagi siswa di sekolah dalam memilih wakil mereka. Dalam pemilihan Ketua OSIS biasanya dilakukan dengan tahap-tahap seperti proses dalam dunia politik praktis. SMPN 3 Narmada mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam pemilihan Ketua OSIS. “Di SMPN 3 Narmada, pemilihan Ketua OSIS dilakukan mulai dari proses pengajuan caloncalon ketua dari masing-masing kelas/perwakilan siswa, ada kampanye dan proses pemilihan hingga penetapan Ketua tepilih,” ujar Ahmad Nurpail, M.Pd., Kepala SMPN 3 Narmada. Semua proses pemilihan Ketua OSIS di SMPN 3 Narmada ini dilakukan secara demokratis dengan menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah untuk mencapai mufakat. Artinya, dalam proses pemilihan yang dilandasi dengan kejujuran dan keadilan, setiap siswa berhak untuk memilih wakil sesuai dengan hati nuraninya. Setelah terpilih dengan suara terbanyak, maka semua siswa harus taat pada aturan pemilihan yang sudah dibuat, bahwa yang menang harus didukung bersama. Ini adalah hasil dari musyawarah dalam menentukan tata cara pemilihan dan disepakati bersama. Sehingga tidak akan terjadi keributan, siapa pun yang terpilih semua mendukung.

SMPN 3 Narmada senantiasa menanamkan nilai-nilai Pancasila sesederhana mungkin dalam keseharian di lingkungan sekolah ini, misalnya dalam hal gotong royong. Setiap siswa mengatur sendiri tugas membersihkan kelas secara bergantian. Demikian pula dengan kebersihan halaman sekolah, depan, tengah dan halaman belakang dilakukan oleh masing-masing kelas secara bergiliran. Selain itu, yang utama juga adalah nilai-nilai Ketuhanan dalam Pancasila juga dipraktikkan dengan menciptakan suasana religius di sekolah. Sebagai sekolah dengan mayoritas siswa beragama Islam, maka Salat berjamaah, khususnya Salat Dhuhur dilakukan hampir setiap hari di sekolah ini. Kegiatan peningkatan Imtaq (Iman dan Taqwa), juga dilakukan secara rutin di sekolah ini, seperti mendengarkan ceramah agama dan sebagainya. Jika ada siswa yang orangtuanya meninggal, sebagai ungkapan rasa belangsungkawa, para siswa secara spontan mengumpulkan dana dan menyerahkannya saat mengunjungi rumah duka. Nilai-nilai kemanusiaan seperti ini tidak hanya dilakukan oleh siswa melainkan juga para guru dan warga sekolah lainnya. Ini juga yang dilakukan pada siswa yang benar-benar kurang mampu hasil temuan guru yang mengunjungi siswa tersebut hingga ke rumahnya dengan memberikan bantuan seragam atau lainnya. Untuk menjalin kedekatan serta kebersamaan antar siswa di sekolah ini, diselenggarakan lomba-lomba tiap akhir semester. “Dengan kegiatan semacam ini, harapan kami siswa menjadi lebih dekat dan akrab satu sama lain sehingga memunculkan jiwa solidaritas dalam diri mereka,” ujar Nurpail. Dari solidaritas inilah diharapkannya pula akan tumbuh kesadaran yang baik dalam diri siswa sehingga ketika bermusyawarah dalam segala hal mereka mampu saling menghargai satu sama lain sehingga menghasilkan kesepakatan yang baik pula. Sikap toleransi ini dinilai penting tidak hanya dalam lingkungan sekolah melainkan juga ketika siswa berada di tengah masyarakat. -Naniek I. Taufan

maupun para pejabat. Bahwa, untuk masalah-masalah yang bersifat sensitif kita harus hati-hati menanggapinya. Apalagi yang berkaitan dengan lambang negara, Pancasila, NKRI, dll, kita tidak bisa asal ngomong atau dibuat bercanda atau lelucon. Atau apapun yang bersifat melecehkan, menghina, itu tidak boleh. Kita melecehkan orang lain saja tidak boleh apalagi lambang negara dan Pancasila,” ucap penyanyi dangdut Fitri Carlina. “Jadi kasus ini menurut saya benarbenarmemberi pembelajaran untuk semua agar bertindak dan berkata-kata tidak sembarangan. Hal ini harus dicamkan oleh semua pihak,” tegas pemilik hits ‘ABG Tua’, ini. Namun,dia meyakini sahabatnya Zaskia Gotik tidak sengaja melakukan itu. “Yaaa namanya orang pasti kadang khilaf. Zaskia sahabat baik saya pun begitu. Tidak ada kesengajaan mau menghina atau melecehkan. Kejadian ini tentu menjadi pelajaran penting bagi Zaskia juga kita semua, khususnya kalangan artis agar kedepannya lebih berhati-hati,” tutur pemilik nama lengkap Fitri Dian Puspita ini. GENCARKAN SOSIALISASI Terkait Pancasila dan hari lahirnya pada 1 Juni, Fitri yang pernah menjadi siswa teladan se-Banyuwangi saat masih sekolah, menuturkan, perlunya sosialisasi nilai-nilai Pancasila digencarkan. Karena dia melihat di era globalisasi dimana kemajuan informasi dan teknologi begitu deras, memberi pengaruh cukup signifikan kepada sebagian masyarakat, khususnya pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila. “Saya melihat nilai-nilai Pancasila sudah mulai luntur, khususnya di kalangan sebagian anak muda kita. Salah satu penyebabnya adalah perkembangan teknologiinformasi yang begitu dasyat dan mudah masuk ke Indonesia. Sepertinya sebagian kalangan muda

lebih mengagungkan budaya barat ketimbang budaya sendiri. Pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila juga menjadi tidak mendalam karena pelajaran di sekolah lebih mengutamakan science ketimbang pelajaran PMP atau PPKn. Dulu masa saya sekolah PPKn

adalah pelajaran penting, sekarang bagaimana?” Agar tidak terulang lagi kasus-kasus pelecehan lambang negara, Pancasila, dll, dia berharap agar pemerintah dan pihak-pihak terkait menggencarkan sosialisasi Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. “Ini penting untuk semua masyarakat, khususnya para generasi muda yang menjadi penerus bangsa,” tegas adik pedangdut senior Nini Carlina ini. Komentar terkait kasus Zaskia Gotik juga diungkap oleh Rina Nose, komedian yang namanya melejit sejak menjadi finalis acara audisi ‘Pelawak TPI’ 2005 lalu. Seperti Fitri, Rina juga mengakui kasus Zaskia menjadi pembelajaran penting bagi kalangan artis, termasuk dirinya yang kerap kali melakukan live show. “Kasus Kia (Zaskia) membawa banyak hikmah dan pelajaran bagi kita semua, khususnya orang-orang yang seperti saya yang kerap kali tampil live dalam mengisi acara televisi. Hati-hati dalam berbicara dan bersikap, sekalipun itu hanya sekadar candaan,” ungkapnya. Terkadang kalau dalam sebuah acara, apalagi kalau live, ada hal-hal yang tak terduga muncul dan harus direspons dengan cepat. Karena cepatnya respons, kadang kata komedian kelahiran Bandung ini, tidak sempat lagi berpikir efek dari ucapan atau tindakan kita. Inilah yang mungkin terjadi pada kasus Zaskia. “Pada saat live kita harus mikir cepet, kadang nggak kepikiran lagi sama teks, alami saja. Tidak mikir efeknya apa. Tapi adanya kasus ini menjadi pelajaran bagi saya juga komedian lain, juga para pengisi acara TV terutama yang acaranya live,” tandas wanita bernama lengkap Nurina Permata Putri ini. –Diana Runtu

F itri Carlina

Publik mungkin belum lupa dengan kasus Zaskia Gotik yang menggegerkan Tanah Air dengan candaannya di sebuah acara televisi yang dianggap melecehkan lambang negara Indonesia. Betapa tidak, dalam sebuah acara kuis asal-asalan di sebuah televisi nasional, Zaskia berguyon menyebut lambang sila kelima adalah ‘bebek nungging’. Ia juga menyebut Proklamasi jatuh pada tanggal 32 Agustus usai adzan subuh.

K

Sudut Pandang

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Rina Nose

24

redaksi@tokoh.co.id, iklan@tokoh.co.id

mingguantokoh

@mingguantokoh

mingguantokoh

www.tokoh.co.id


2

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

GORO-GORO Ketua lingkungan hunian Amat, memanggil warga rapat. Di situ ia mengeluPutu Wijaya arkan unek-unek yang nampak sudah lama ia pendam. “Bapak-ibu para warga sekalian, saya merasa tak sanggup lagi memikul tugas mulia yang diletakkan di pundak saya, sebagai ketua pengurus lingkungan kita. Karena keterbatasan saya, saya tak mampu menjalankan semua rencana. Jadi saya mohon diizinkan mengundurkan diri sebagai pengurus.” Warga geger. Semuanya tak setuju. Mereka memuji tak ada yang kurang dari kepengurusan Pak Alit. Serentak semuanya meminta setengah memaksa agar Pak Alit melanjutkan menduduki

podisinya, paling tidak sampai tahun depan. “Kalau Pak Alit ada keluhan, apa saja, kami siap bantu, asal jangan mundur,” kata Pak Made. “Kalau ada permintaan Pak Alit yang belum terpenuhi ingatkan saja pada kami sekarang, tapi jangan biarkan kami kebingungan. Tidak tahu masalah sebenarnya, itu akan mengganggu suasana kekeluargaan kita, Pak Alit.” Setelah didesak akhirnya Pak Alit berterus-terang. “Jadi sebenarnya begini. Sebagai pengurus saya melihat musim hujan ini, merupakan ancaman. Pohon-pohon di dalam hunian kita sudah terlalu besar, kalau tidak dipotong bisa mengakibatkan kecelakaan. Selokan semuanya dangkal dan mapat, kalau tidak dibersihkan sekali hujan besar,

gotong-royong

hunian kita akan tergenang lagi jadi danau. Taman-taman terlalu rimbun, itu bisa mencetuskan demam berdarah. Di samping itu satpam sudah mensinyalir di hunian kita ini banyak ular. Itu membahayakan anak-anak kita. Betul tidak bapak-bapak dan ibu-ibu?” Semua membenarkan. “Maka sebagai pengurus saya sudah 4 kali mengundang warga kerja-bakti pada hari Minggu. Tapi tidak seorang pun yang muncul. Saya terus-terang kecewa. Ini apa jiwa gotong-royong yang kata Bung Karno adalah Ekasila, perasan dari Panca-Sila, sudah kropos? Atau, tanda saya tidak diakui sebagai ketua pengurus hunian?” Langsung banyak yang nyeletuk tidak setuju. Amat maju meminta semua tenang, lalu mempersilakan Pak Alit meneruskan

curhatnya. “Terima kasih, Pak Amat, jadi, saya sulit menuduh jiwa gotongroyong sudah kropos. Karena saya sendiri masih berjiwa gotong-royong komplit. Saya juga bukan tidak ingin mengabdikan diri saya padai lingkungan tercinta ini. Tapi kalau saya tidak dipedulikan saya simpulkan saja, memang warga sudah menghendaki saya mundur. Begitu bapak-bapak dan ibu-ibu!” Warga berebutan bicara memprotes. Kembali Amat menengahi. Ia berteriak keras, sehingga semua diam. “Para warga sekalian yang saya hormati, dua hari yang lalu saya mimpi bertemu Bung Karno,” kata Amat, langsung membuat semua diam. “Kata Bung Karno, kepada saya. Mat, aku tahu gotongroyong sekarang banyak dicatut. Dipakai oleh oknum-oknum untuk menggerakkan massa, berdalih untuk kepentingan rakyat bersama. Jebulnya gotongroyong itu ujung-ujungnya untuk kepentingan oknum itu sendiri.

Ekspresso Itu sebabnya rakyat mulai kritis. Akibatnya, kalau ada ajakan untuk bergotong-royong, rakyat menolak, sampai bergotongroyong itu terbukti demi kepentingan rakyat. Betul tidak?” Keplok tangan seru. “Lagipula Mat, lanjut Bung Karno, hari Minggu itu kan satusatunya kesempatan rakyat kecil kumpul dengan keluarga, kenapa dirampas? Itu salah! Itu bukan gotong royong!” Keplok tangan lagi. “Jangan keplok tangan dulu, Bung Karno masih bicara! Mat, katanya, di hunian kamu ini ada konglomerat kaya raya yang tidak tahu lagi untuk beli apa lagi duitnya. Kalau kamu tunjukkan kesulitan warga, pasti dia akan bantu. Bukan hanya yang sudah disebut Pak Alit tadi, jalan-jalan, sekolah tempat ibadah juga pasti dia bangun, karena dia tahu hakekat gotong-royong itu bukan menyiksa rakyat kecil, tapi membagi bahagia bersama! Jadi Pak Alit, kenapa mundur? Besok saya temani ketemu warga kita, konglomerat yang pancasilais sejati itu! Setuju?!” Semua tersihir oleh Amat. Ketawa dan keplok tangan seru. Rapat berakhir damai. Pak Alit tak jadi mundur.

Peran Ibu dalam Mencetak Generasi Unggul Kemuliaan seorang ibu tidak perlu harus dengan deretan prestasi atas karier ekspresif aktivitas luar rumah, tetapi mendidik anak adalah tugas ibu yang utama. Jika pun terjadi peran ganda seorang ibu yang jelas dikaruniai Tuhan kekuatan lebih dari pria dalam mengarungi hidup, keseimbangan peran perlu dijaga antara berkarier di luar dan karier yang pasti di rumah bagi ibu, tidak seimbangnya peran ganda ibu bisa menjadi peluru nyasar bagi ibu dan anak-anaknya. Anak broken home, depresi, stres tinggi dan kurang kasih sayang dari orang tua khususnya seorang ibu, akan menjadikan tren negatif dan preseden buruk yang berkelanjutan bagi kehidupan sang anak. Tentu kita tidak menginginkan generasi emas mendatang kembali kepada siklus gelap nan hitam yang dialami sebagai bentuk pendidikan anak yang salah. Sebagai pribadi yang mandiri, yang perlu mengembangkan dirinya agar dapat berperan aktif dalam pembangunan dan menjawab tantangan kemajuan yang dibawa oleh pembangunan. Sebagai istri dan ibu, bersamasama suami/bapak bertanggung jawab atas kesejahteraan, kebahagiaan keluarga dan pembinaan

bacaan wanita dan keluarga

Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998

generasi muda yang berkualitas dalam arti sebagai manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehat, cerdas, berbudi luhur, berkepribadian kuat, mandiri, kreatif, mempunyai semangat kebangsaan yang tinggi dan berorientasi ke masa depan. Sebagai anggota masyarakat, yang mempunyai kesadaran dan tanggung jawab dan kesetiakawanan sosial yang tinggi dan berperan serta secara aktif dalam membina kehidupan bermasyarakat yang aman dan tentram. Sebagai warga negara, yang perlu menyadari akan hak dan kewajibannya serta berperan aktif dalam segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara. Para pakar pendidikan mengajarkan bahwa keteladanan adalah media pendidikan yang paling efektif dan berpengaruh dalam menyampaikan tata nilai kehidupan. Dalam hal ini ibulah yang paling besar peranannya dalam memberi warna pada pembentukan kepribadian anak, sehingga dibutuhkan ibu yang berkualitas yang akan mampu mendidik anaknya dengan baik. Kehadiran orang tua (terutama ibu) dalam perkembangan jiwa anak amat penting. Bila anak kehilangan peran dan fungsi ibunya, sehingga dalam proses tumbuh kembangnya anak kehilangan

Dr. Ir. Ketut Suriasih, M.App.Sc

pembinaan, bimbingan, kasih sayang, perhatian dan sebagainya, maka anak akan mengalami “deprivasi maternal”. Deprivasi maternal dengan segala dampaknya dalam perkembangan dapat terjadi tidak hanya jika anak semata-mata kehilangan figur ibu secara fisik (loss), tetapi juga bisa dikarenakan tidak adanya (lack) peran ibu yang amat penting dalam proses imitasi dan identifikasi anak terhadap ibunya. Deprivasi maternal pada anak usia dini jauh lebih besar pengaruhnya dari pada anak pada usia yang lebih besar. Keadaan ini menyebabkan hubungan kasih sayang

antara ibu dan anak terputus. Sering dijumpai pada anak-anak yang semacam ini suatu gangguan yang dinamakan “Attachment Disorder” atau “Failure to Thrive”. Pada kelainan kejiwaan semacam ini biasanya anak telah mengalami penyimpangan (distorsi). Pada awal perkembangan, anak memerlukan stimulasi dini yang diberikan oleh ibu melalui panca indra fungsi-fungsi mental emosional agar anak terpacu dan berkembang. Kondisi inilah pentingnya peran ibu dalam memimpin, menginspirasi dan memotivasi untuk mencetak generasi unggul. Sebagai warga dunia, yang perlu menyadari permasalahan yang dihadapi dunia dan ikut serta memelihara perdamaian dunia dan menciptakan kemakmuran dunia yang lebih merata. Dilihat dari hal-hal tersebut, dapat dikatakan bahwa ibu memiliki peran yang sangat besar dalam era-globalisasi. Bahkan

kita pernah memiliki presiden seorang ibu. Hal ini membuktikan, seiring berjalannya waktu dan arus globalisasi semakin meluas dan berpengaruh. Tidak cukup hanya pria, dibutuhkan juga tenaga wanita. Wanita ada bukan hanya untuk diam di rumah melakukan pekerjaan rumah, tetapi juga ada untuk membantu dan melengkapi apa yang terkadang tidak bisa berkreasi dan bekerja layaknya seorang pria. Tetapi, semua itu tetap dibatasi dalam batasan yang wajar. Sebagai kaum wanita, harus bisa menunjukkan kemampuannya baik dalam keluarga, juga di dalam kehidupan masyarakat. Karena umumnya wanita itu lebih teliti, rapi, dan penuh perhitungan dalam segala hal. Dr. Ir. Ketut Suriasih, M.App.Sc Dosen Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Kata Hati Rubrik ini khusus untuk wanita yang ingin menuangkan ide/pemikiran/ gagasan dalam bentuk tulisan. Tema terkait wanita dan keluarga serta tidak mengandung unsur SARA. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter (1,5 halaman A4; spasi 1,5; times new roman 12). Lampirkan juga foto close up (bukan pasfoto). Cantumkan nama lengkap, profesi, nomor hp, dan alamat email. Naskah dikirim ke redaksi@tokoh.co.id, redaksitokoh@yahoo.com. Tulisan yang dimuat mendapatkan bingkisan dari Telkomsel. Telkomsel sebagai satu-satunya operator paling Indonesia selalu berkomitmen untuk membangun dan memajukan Indonesia. #UntukIndonesia

Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: Gde Palgunadi. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri Ardhini, Wirati Astiti, Sagung Inten. Buleleng: Wiwin Meliana. Jakarta: Diana Runtu. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: IDN Alit Budi­a rtha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama. Se­k retariat: Ayu ­A gustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A ­Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan ­Pal­m erah ­B arat 21 G Jakarta Pusat 10270– Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–­Telepon (0370) 639543– ­Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456–­­ ­F aksi­m ile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@tokoh.co.id, iklan@tokoh.co.id. Website: www.tokoh.co.id. Bank: BRI Cabang ­G ajah Mada Denpasar. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 0017-01-001010-30-6. Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.

Sudut Pandang

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

23

Bangkitkan P4 dalam Kemasan Masa Kini Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4), adalah sebuah panduan tentang pengamalan Pancasila dan kehidupan berbegara. P4 sering diidentikkan dengan rezim Orde Baru. Padahal, P4 masih relevan dengan era kekinian. Demikian diungkapkan, Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan, dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, I Gede Putu Jaya Suartama.

M

enurutnya, inti sari dari P4 adalah Pancasila. Tiap butir dari Pancasila mengandung makna yang sangat luas yang bisa dikupas dan dijadikan paduan dalam hidup bernegara. “Semua isi Pancasila jika dicermati semua ada dalam pembangunan bangsa Indonesia. Saya setuju P4 kembali dibangkitkan, mungkin kemasanannya yang

dibuat berbeda. Saya dalam setiap acara, jika memberi sambutan selalu saya tegaskan untuk kembali mengingat sila-sila Pancasila dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Jaya Suartama. Lebih lanjut ia mengatakan, akhir-akhir ini marak berkembang isu penyebaran ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pan-

Jaya Suartama

casila. Selain itu, ia menilai, saat ini, etika dan moral para generasi muda sudah mulai luntur. Sebenarnya, radikalisme sudah ada zaman dulu.

Pola P4 perlu Dihidupkan Lagi

Bangsa Indonesia yang memiliki dasar negara Pancasila memang secara jelas mengajarkan masyarakatkan untuk berbuat sesuai dengan yang tertuang di dalam kelima silanya. Akan tetapi banyaknya gejolak sosial yang diprakarsai oleh generasi muda sebagai akibat dari kemerosotan moral memang sangat disesalkan. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Drs. Ketut Gunawan, M.M., Rektor Universitas Panji Sakti. Menurutnya, Pancasila sebagai dasar negara mengajarkan nilai-nilai moral yang seharusnya menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Indonesia. “Kalau semua berjalan dalam koridor dasar falsafah negara ini, maka kejadian sosial yang notabene menimbulkan keresahan dan kekacauan itu tidak akan terjadi,” ujar Gunawan. Memiliki dasar Negara, undang-undang dasar serta peraturan-peraturan yang mengatur norma kehidupan seharusnya mampu menjadi rambu-rambu hidup dan menjadi standar dalam berpijak. Untuk menumbuhkan pengetahuan terhadap nilai-nilai moral yang terdapat dalam Pancasila tentu harus lewat pengajaran. Melalui pendidikan formal tentu pemerintah ingin menanamkan pendidikan Pancasila sedini mungkin terhadap anak-anak sebagai generasi penerus. Melalui mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk tingkat SD hingga SMA dan pendidikan Pancasila pada tingkat perguruan tinggi. Namun sayangnya, kewarganegaraan yang sangat luas dan Pancasila yang perlu pendalaman dalam mempelajarinya tidak cukup hanya dengan 2 jam pelajaran dan satu semester pada tingkat perguruan tinggi. Sebagai Rektor Unipas, ia mengungkap-

Ketut Gunawan

kan bahwa dalam perkuliahan pendidikan Pancasila adalah mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh seluruh mahasiswa. “Selain diberikan kuliah Pancasila, juga diberikan pendalaman Pancasila dalam bentuk praktik-praktik kehidupan, bagaimana hidup berdasarkan falsafah pancasila tersebut,” ujarnya. Selain hal tersebut, pria kelahiran 12 Desember 1963 tersebut juga menerapkan pendidikan karakter yang dibentuk sejak awal penerimaan mahasiswa. Untuk menjalankan programnya membentuk civitas akademika yang berkarakter dan memiliki pekerti luhur tentu harus didukung oleh pendidikan moral agama, ilmu budaya, dan ilmu sosial dasar. Ketiga hal tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam memberi rambu-rambu mahasiswa untuk membentuk prilaku sosial di masyarakat. Terhapusnya pola penataran P4 (Pedoman Pengahayatan dan Pengamalan Pancasila) yang pernah menjadi program wajib pemerintah memang sangat disayangkan olehnya. Menurutnya,

mempelajari dasar negara tidak hanya masalah teori tetapi juga implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terhapusnya pola P4 banyak sekali prilaku-prilaku intelektual yang menyimpang dari etika sosial. “Banyak terjadi tawuran antar siswa, demo dengan aksi anarkis padahal mahasiswa sebagai panutan harus berdiri terdepan untuk masyarakat,” tambahnya. Menurutnya pola penataran P4 harus dihidupkan kembali karena dirasa sangat ampuh dalam mengamalkan maupun dan penerapan nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila. Akan tetapi, menurutnya Pendidikan Kewarganegaran dan Pendidikan Pancasila yang diterapkan saat ini, juga tidak dapat terpisahkan hanya saja dalam pelaksanaannya dinalai terpisah. “Pancasila dengan pendidikan dasar dan implementasinya, sedangkan kewarganegaraan luas sekali dengan belajar wawasan nusantaranya. Hal ini menurutnya saya tidak cukup hanya diberikan satu semester di perguruan tinggi bahkan seharusnya lebih dari itu,” tegasnya. Namun, Ketua Yayasan Mandara Giri ini juga mengatakan dengan adanya pendidikan Pancasila dan karakter dirasa sudah cukup untuk mengembalikan kemerosotan moral bangsa asalkan diberikan dengan baik dan benar. Ke depan ia sangat berharap agar pendidikan Pancasila, pendidikan kewarganegaraan, dan pendidikan wawasan nusantara dapat masuk ke dalam mata kuliah yang berdiri sendiri. Hal ini dikarenakan pendidikan karakter yang sedang digalakkan pemerintah tidak diajarkan secara inplisit melainkan eksplisit melalui penataran-penataran maupun seminar-seminar saja. -Wiwin

Bentuknya yang berbeda-beda. “Waktunya kembali menata hidup dengan budi pekerti. Karena itu, dengan pemahaman Pancasila yang baik, tentu bisa menjadi antisipasi dalam mencegah masuknya ideologi lain, ataupun antisipasi radikalisme dalam kehidupan berbangsa,” ucapnya. Ia mengatakan, pemerintah sudah merancang dan menyiapkan materi untuk memberikan pemahaman butir-butir Pancasila. Namun, disesuaikan dengan era kekinian, bentuknya bisa dikemas dalam sebuah program wawasan kebangsaan. Suartama ingin dalam setiap kegiatan apapun, lagu kebangsaaan Indonesia Raya selalu dinyanyikan. “Dalam setiap bait lagu, sudah mengandung syair-syair tentang kebangsaan. Mari kita cintai lagu Indonesia Raya. Saya

miris melihat, kalau lagu Indonesia Raya dinyanyikan, ada yang tidak serius menyanyikan, malah ada yang bercanda. Itu sama saja melecehkan negara,” kata Jaya Suartama. Ia hanya ingin mengingatkan, sebagai warga negara yang baik, kita jangan permah melupakan sejarah. Bagaimana para pendiri negara memproklamirkan negara, dengan segala usaha dan upaya. Dengan zaman reformasi sekarang ini, ia menilai banyak yang sudah kebablasan. Karena itu, ia ingin kembali mengalakkan Pancasila. Ia sudah bertemu dengan Kadis Pendidikan agar dalam tiap MOS siswa, materi Pancasila dimasukkan. “Untuk kemasannya sedang digodok modelnya seperti apa, agar menjadi lebih menarik,” kata Jaya Suartama. –Wirati Astiti

Dukung Upaya Literasi Keuangan

BFI Edukasi Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

Pemahaman pengelolaan keuangan secara bijak dan terencana adalah hal penting yang harus dimiliki oleh setiap orang sejak dini. Sebab, hal inilah yang akan menjadi dasar bagi seseorang untuk bisa hidup dengan layak, baik hari ini ketika mereka berada pada masa produktif, maupun di masa depan, ketika nantinya usia sudah tidak produktif lagi. Berdasarkan pada hal itu, PT BFI Finance Indonesia Tbk sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiayaan bekerja sama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyelenggarakan program Edukasi Literasi Keuangan yang mengangkat tema “Lebih Dekat Dengan Perusahaan Pembiayaan” untuk para mahasiswa di UMN. Program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan kepada mahasiswa, sehingga mampu memegang kendali kesejahteraan keuangan sepanjang hidup mereka. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan aktif dari BFI Finance mendukung program pemerintah khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai Lembaga Jasa Keuangan. “Kami memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung programprogram OJK dalam meningkatkan edukasi literasi keuangan di Indonesia, khususnya untuk segmen mahasiswa. Melalui program ini, BFI Finance bisa menghadirkan pengalaman nyata bagi para mahasiwa yang menginginkan peran yang lebih penting di masa mendatang dan mahasiswa semakin terbuka wawasannya dan menjadi ‘melek’ literasi keuangan,” ungkap Sutadi, Consumer Business Director, saat ditemui di UMN dalam pembukaan Edukasi Literasi Keuangan. “Setelah mengikuti edukasi ini diharapkan mahasiswa dapat lebih dekat mengenal perusahaan pembiayaan, manfaat dan risiko dari produk maupun jasa perusahaan pembiayaan, serta memahami hak dan kewajibannya. Program ini sejalan dengan visi BFI Finance untuk menjadi mitra solusi keuangan yang terpercaya yang turut berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujar Alexandra Primadewi, Corporate Regulatory Compliance Unit Head pada saat memberikan materi dan penjelasan tentang Lembaga Jasa Keuangan. Selain memberikan edukasi literasi keuangan kepada mahasiswa, BFI Finance juga memaparakan salah satu program CSR Perusahaan yaitu beasiswa yang disampaikan oleh Francisca Susilawati, Corporate Social Responsibility Unit Head dan memberikan 5 (lima) beasiswa kepada mahasiswa UMN. Untuk lebih dekat dan mengenal BFI Finance, rangkaian kegiatan ditutup dengan memberikan informasi seputar perusahaan yang disampaikan oleh Jenny Carolina Puspitasari Siregar, Human Capital Recruitment & Assessment Unit Head. -Emiliana


22

Sosialita

Edisi 903/ 30 MEI- 5 JUNI 2016

Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak yang terus meningkat baik dalam jumlah maupun kualitasnya, sebenarnya telah lama menjadi keprihatinan masyarakat. Para pemerhati masalah perempuan dan anak seperti Komnas Perempuan, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) juga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta sejumlah LSM terkait, aktif menyuarakan hal ini sembari meminta agar pemerintah juga penegak hukum memberi perhatian lebih serius tentang hal ini.

Indonesia Darurat Kekerasan Anak Kab. Badung

Selama ini tercatat mayoritas anggota Iwapi adalah pengusaha yang bergerak dalam bidang usaha kreatif yang tergolong dalam usaha kecil menengah (UKM). Di era MEA saat ini, Iwapi juga mengokohkan basis UKM ini dengan fokus kepada kinerja terkait peningkatan SDM hingga perluasan jaringan pemasaran.

Komitmen Iwapi Badung Membangun Jiwa dan Semangat Wirausaha

T

api seperti biasanya ‘gema suara-suara’ ini tak bertahan lama di media, seiring dengan bermunculannya banyak kasus-kasus lain yang dianggap lebih ‘seksi’. Namun terjadinya kasus Yuyun, siswi SMP di Bengkulu yang tewas diperkosa 14 pemuda yang sebagian di antaranya berusia di bawah 20 tahun, pada April 2016 lalu, benar-benar mengguncang masyarakat. Itupun setelah terusmenerus didengungkan oleh para nitizen di dunia maya yang kemudian diikuti pemberitaan masif dari pers nasional setiap hari. Kelompok-kelompok masyarakat di berbagai tempat, tak terkecuali Jakarta, pun turun ke jalan menggelar aksi solidaritas untuk Yuyun. Ini dikumandangkan terus-menerus lewat pemberitaan di media baik itu cetak maupun elektronik. Semua pihak ikut bersuara, rencana hukuman kebiri bagi pemerkosa yang sempat menjadi wacana sejak masa pemerintahan Presiden SBY ‘dihidupkan’ lagi oleh Mensos Kofifah Indar Parawangsa yang menyatakan pihaknya akan mengkaji wacana hukuman kebiri bagi pelaku tindakan asusila terhadap anak. Respons masyarakat menanggapi hal ini pun beragam, tapi banyak pihak yang setuju karena hukuman tambahan ini diperkirakan akan efektif mengurangi tindak kejahatan seksual terhadap anak. Semangat memberlakukan hukum kebiri ini semakin menggelora karena di tengah ramainya isu kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak tengah dibahas di Ibukota, berbagai kekerasan seksual terus terjadi dan mewarnai pemberitaan media nasional setiap hari. Yang paling tragis dan sadis adalah kasus perkosaan yang menimpa Eno Farihah (19) yang tewas diperkosa oleh tiga pemuda, salah satu pelakunya adalah murid SMP, pada 12 Mei lalu. Korban bukan hanya diperkosa tapi alat vitalnya pun ditusuk dengan gagang pacul, itulah yang menyebabkan korban meninggal. Menurut Sri Nurherwati, Subkomisi Reformasi Hukum dan Kebijakan Komnas Perempuan, sejak 2013 melalui ‘Catatan Akhir Tahun’ Komnas Anti Kekerasan terhadap Perempuan sudah memberi alarm keras tentang meningkatnya gang rape, perkosaan kolektif oleh sejumlah pelaku antara lain mencuatnya kasus-kasus serius yang menimpa siswi dengan pelaku kawan-

D

Solidaritas kasus Yuyun di Bundaran HI Jakarta

kawan sekolahnya, perempuan diperkosa kolektif di transportasi publik, dll. Bahkan, data Catatan Akhir Tahun 2015 yang belum lama ini dirilis juga memperlihatkan peningkatan angka kekerasan seksual. Jumlah kasus kekerasan seksual pada 2015 tercatat 321.752 kasus. Dari jumlah tersebut 72% di antaranya atau 2.399 kasus adalah kasus perkosaan, 18% atau 601 kasus pencabulan dan pelecehan seksual 5% atau 166 kasus. Karena itu pihak Komnas Perempuan meminta agar pemerintah juga DPR segera membahas RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. RUU ini sangat penting ketika landasan hukum yang ada saat ini tidak mengakomodir kebutuhan perempuan dan anak korban kekerasan. Seperti halnya Komnas Perempuan, Komnas Perlindungan Anak (PA) pun menunjukkan data tentang terjadinya peningkatan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Bahkan Sekjen Komnas PA Samsul Ridwan menyebut bahwa saat ini Indonesia darurat kekerasan anak. “LAMPU MERAH” Di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dari total kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan pada 2015 yakni 2.898 kasus, 59% di antaranya adalah kasus kekerasan seksual. Angka itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berkisar pada 52% (dari 2.737 kasus) pada 2014 dan 54% (dari 2.676) pada 2013. Secara total, berdasarkan catatan akhir tahun Komnas PA, tercatat ada 21.689.987 aduan pelanggaran hak anak yang tersebar di 33 provinsi dan 202 kabupaten/kota, selama lima tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, 58% di antaranya adalah kasus kejahatan seksual. “Angka pengaduan pelanggaran hak anak yang terus meningkat adalah salah satu parameter

dimana saat ini ‘Indonesia Darurat Kekerasan Anak’. Kasus kekerasan terhadap anak, khususnya kejahatan seksual terus meningkat,” tegasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, kepada wartawan baru-baru ini. Ia menyebut saat ini Indonesia dalam kondisi ‘lampu merah’ kejahatan seksual terhadap anak. “Kejahatan seksual terhadap anak terus saja terjadi, bahkan korban dibunuh dan dimutilasi. Sudah saatnya alarm bahaya kehatan seksual harus terus disuarakan oleh siapapun elemen di negeri ini untuk menghalau para

Dua dari tiga pemerkosa

penjahat seksual,” tegas Susanto. Orangtua, ujar Susanto mengingatkan, agar jangan lengah, keluarga tidak boleh permisif, RT/

g bersiap-siap dan pembunuh Eno yan si. melakukan rekonstruk

RW tidak boleh lalai. “Baik Lurah maupun Kades juga harus menjadi pelopor perlindungan anak, “ucapnya. –Diana Runtu

Kejahatan Luar Biasa Melihat kondisi yang ada, termasuk semakin maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak, ditambah dorongan besar dari masyarakat, akhirnya pemerintah pun menerbitkan Perppu tentang Perlindungan Anak. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No 1 Tahun 2016, yang pekan lalu ditandatangani Presiden Joko Widodo, ini, mengatur tentang memperberat sanksi bagi pelaku kejahatan seksual, yakni hukuman mati, penjara seumur hidup, maksimal 20 tahun penjara dan minimal 10 tahun penjara. Selain itu, Perppu ini juga mengatur sanksi tambahan yakni kebiri kimiawi, pengumuman identitas ke publik serta pemasangan alat deteksi elektronik. Perppu ini kini berada di Kemenkum dan HAM dan rencananya segera diserahkan ke DPR guna dikaji kembali untuk kemudian dijadikan undang-undang. Menurut Erlinda, Ketua Devisi Sosialisasi KPAI, pihak KPAI sepakat dengan pernyataan Presiden tentang perlunya memberi pemberatan hukuman terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Presiden, tambahnya, juga menyebut bahwa kekerasan seksual terhadap anak adalah kejahatan luar biasa. “KPAI sepakat dengan hal itu. Para pelaku kejahatan seksual terhadap anak Erlinda harus mendapat perlakukan

luar biasa pula. Karenanya KPAI mendorong pada hukuman utama yakni 20 tahun, seumur hidup dan hukuman mati. Itu yang kita dorong. Sedangkan hukuman kebiri hanya lah hukuman tambahan,” paparnya. Namun demikian, harus diakui juga bahwa sebagus apapun undang-undang, fakta lapangan menyebutkan bahwa penerapan di dunia peradilan kadang diluar ekspektasi masyarakat. Ada banyak kasus perkosaan, entah itu korbannya perempuan maupun anak-anak, vonis hukuman terhadap pelaku jauh dari harapan. Kasus perkosaan terhadap Yuyun misalnya, yang telah divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Curup, Bengkulu, baru-baru ini, dimana tujuh anak dari 12 pelaku adalah masih di bawah umur. Kepada mereka yang masih kategori anak-anak divonis hukuman 10 tahun penjara. Vonis yang dianggap ‘terlalu ringan’ ini memicu kontroversial di kalangan masyarakat. Menanggapi hal ini Erlinda dari KPAI menjelaskan, karena pelaku masih anak-anak maka hukum acara yang berlaku adalah UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, dimana mereka ditangani secara khusus dengan mengedepankan kepentingan anak. Sesuai Pasal 81 ayat 2 UU No 11 tahun 2012, katanya, pidana maksimal yaitu setengah ancaman pidana penjara bagi orang dewasa. “Jadi jika hukuman maksimal kejahatan seksual adalah 15 tahun penjara maka hukumannya adalah 7,5 tahun,” jelasnya. Dalam kasus ini, tambahnya, bisa saja karena jaksa menuntut 10 tahun dan hakim mengabulkan tuntutan karena ada kejahatan lain yang dilakukan. KPAI, lanjutnya, berharap---sesuai dengan sistem peradilan anak--- agar pelaku yang masih anak-anak mendapat kesempatan untuk rehabilitasi secara tuntas. –Diana Runtu

emikian juga DPC Iwapi Badung yang digawangi sekitar 20 wanita pengusaha, sejak sekitar tahun 2013 silam telah melaksanakan berbagai rentetan kegiatan untuk meningkatkan gerak langkah kaum wanita dalam memberikan kontribusi pada kemajuan dunia usaha dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Meski semua anggota sibuk dengan usaha mereka masingmasing, namun sebagai bagian dari organisasi mereka juga sadar akan misinya. Desember tahun lalu mereka menyatukan langkah untuk meneruskan bersinergi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan berbagai program khususnya penguatan perekonomian. Salah satu yang telah dilaksankan oleh Iwapi Badung adalah menjalin kerjasama melalui pendatangan MoU dengan Beach

3

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Walk, Kuta. Momen Hari Ibu menjadi pilihan mereka menggelar kegiatan bersama. Bertempat di Beach Walk, Iwapi Badung melaksanakan acara selama dua hari berturut-turut. Pada hari pertama itu pula Iwapi Badung menggelar pameran juga edukasi melalui talk show yang mengusung tema “Bangga Menjadi Perempuan Indonesia”. Selain itu mereka juga dari sisi fashion juga memberikan contoh pada para wanita khususnya pengusaha dan sosialita bahwa busana kebaya model kutu baru, yang mungkin sudah lama ditinggalkanternya indah dikenakan baik untuk acara tertentu maupun persembahyangan. Karenanya pada saat itu mereka juga mengenakan kebaya kutu baru dengan padanan songket, yang bertujuan mengedepankan keindahan produk lokal, Bali. Di acara tersebut pula berlangsung talk show tentang tenun

Iwapi Badung saat menandatangani MoU dengan Beach Walk

ikat Bali yang dikenal dengan naman Endek oleh Rhea Cempaka dari Komunitas Cinta Kamen Bali. Yang dilanjutkan dengan fashion show kebaya koleksi dari Dewi Calista dan MG Kebaya dan diperagakan oleh model dari Iwapi Badung. Selanjutnya perayaan Hari Ibu di hari kedua juga dilengkapi dengan talk show dengan judul “ Perempuan Kekinian”menghadirkan narasumber dr. Ida Ayu Ratih Manuaba dipandu moderator Nyoman Hartini Tak ketinggalan juga demo hair do dan make up, sanggul simple dan modern oleh Ary, salah seorang anggota Iwapi Badung pemilik Salon Cahya Dewi Belum lama ini, dalam rangka memperingati Hari Kartini, DPC Iwapi Badung bersinergi dengan Mall Bali Galeria menyelenggarakan kegiatan edukasi melalui talk show dengan tema “Womans Business”. Narasumber pada saat itu adalah Ketua Umum DPD Iwapi Bali, Ketua DPC Iwapi Badung dan pengurus DPC Iwapi Badung. Acara juga dimeriahkan pula dengan fashion show Kebaya Kartini dan padanan kain batik. Sementara untuk kegiatan atau aksi sosial, juga sudah menjadi bagian program tahunan mereka dan pelaksanaanya dirangkaian dengaan perayaan hari raya agama masing-masing anggota.

BERSAMA KITA BISA Beberapa pengurus Iwapi yang sempat ditemui Tokoh menyatakan, memperoleh banyak manfaat dengan bergabungnya mereka dalam organisasi Iwapi. Sebagai anggota, diantaranya mereka merasakan mendapat wawasan baru, berbagai informasi bisnis seperti info pasar, info harga, info pameran,hingga sharing ilmu bisnis baik melalui seminar ataupun pelatihan. “Selain itu, mempermudah mereka menjalin kerjasama dengan dunia perbankan dan masih banyak lagi informasi lainnya yang bertujuan meningkatkan dan mengembangkan usaha mereka,” ujar Ketua Iwapi Badung Helmi Ginanti yang biasa disapa Elly. ” Berwirausaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun harus siap menjalani berbagai tantangan. namun kami yakin bersama kita bisa,” imbuh Eva Listyati, Sekretaris Iwapi Badung. Dikatakan juga oleh Elly bahwa berwirausaha memang tak cukup hanya bermodalkan rasa ingin belaka. Berwirausaha harus merupakan pilihan, lalu menetapkan langkah pasti dan teguh dalam menjalaninya. “Idealnya, komitmen dan konsistensi itu harus terus dijaga apapun ujiannya. Di Iwapi kami mendapatkan semangat dan kegairahan berusaha,” imbuh Eva yang diamini pengurus lainnya. - ard

Daftar Pengurus IWAPI Badung Periode 2013 – 2018 Ketua : RA Helmi Ginanti (Owner Hotel) Sekretaris : Yoseva Listyati, S.E. (Water Treatment Hotel) Wakil Sekretaris : Dewa Ayu Mira Dewanti,S.E. (Migas) Bendahara : Lastri Timor Jaya (Owner Hotel) Wakil Bendahara : Ni Nyoman Setiadewi, A.Md. (Desainer) Bidang-Bidang : 1.Bidang Organisasi : Ketua : Rai Sariyani Anggota : Ni Nengah Seriasih, S.E. Arik Wijayanti

(Rumah Produksi Spa) (Suplier Endek) (Salon & Bridal)

2.Bidang Pendidikan Hukum dan Advokasi: Ketua : Cok.Istri Dian Laksmi Dewi, S.H., M.H.(Suplier Hotel) Anggota : Rai Astini,S.E. (Salon Kecantikan) 3.Bidang Humas dan Kemitraan: Ketua : Putu Penny Somawati Anggota : Ni Wayan Saptiari,S.E.

(Furniture) (Butik Fashion)

4.Bidang Perindag dan Luar Negeri: Ketua :Ni Luh Parwati,S.E. (Owner Restoran) Anggota : Ni Nyoman Ayu Purmawati,S.E. (Printing &Hotel) 5.Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Perempuan: Ketua : G.A. Mirah,S.E. (Pelayanan Jasa) Anggota : G.A. Manik Arita,S.E. (Tour & Travel)

Iwapi Badung dalam berbagai kegiatan

6.Bidang Sosial dan Budaya: Ketua : Ni Luh Putu Rumiani Anggota : Ni Nyoman Ayu Upadani Ni Komang Yapniasih

(Ekspor Tuna) (Butik Sandal) (Butik Kebaya)


4

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Rafidah Helmi

Inspirasi

Raih Dokter Usia 17 Tahun

Inspirasi bisa didapat dari mana saja dan Rafidah Helmi tak perlu mencarinya jauh-jauh karena sang kakak justru menjadi sumber inspirasinya. Rafidah yang awalnya bercita-cita menjadi guru langsung melupakan impiannya begitu melihat kiprah kakaknya di fakultas kedokteran.

S

ang kakak, Riana Helmi, bukan saja menjadi mahasiswa berprestasi tapi juga menjadi lulusan fakultas kedokteran termuda di Universitas Gadjah Mada sekaligus menjadi sarjana kedokteran termuda seIndonesia. Ketika itu Riana, kakak Rafidah, berusia 17 tahun 11 bulan. Usia dimana umumnya remaja baru menyelesaikan pendidikannya di sekolah menengah atas dan bersiap-siap masuk pendidikan tinggi. Rupanya capaian Riana ini sangat menggugah Rafidah, adiknya,

yang ketika itu masih SMP. Rafidah ingin seperti kakaknya. Serta-merta Fifi---begitu ia akrab disapa--- mengubah haluannya. Ia tidak lagi ingin menjadi guru tapi menjadi dokter seperti kakaknya. “Saya masuk sekolah kedokteran bukan karena disuruh orangtua tapi keinginan sendiri. Saya terinspirasi oleh kakak-kakak saya,” ungkap Fifi kepada Tokoh. Fifi adalah anak ketiga atau bungsu dari tiga bersaudara pasangan AKBP (purn) Helmi dan Rofiah. “Dua kakak saya menjadi dokter. Kakak saya yang pertama lulusan termuda Fakultas Kedokteran UGM, sekarang dia sedang mengambil program spesialis. Kakak saya nomor dua, Rosalina, belum lama menamatkan pendidikan kedokteran di Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi, Jawa Barat, dan sekarang sedang menjalani koas,” papar Fifi yang April lalu diwisuda sebagai sarjana kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang. Fifi bukan hanya berhasil lulus fakultas kedokteran tapi dia juga menjadi sarjana kedokteran termuda se-Indonesia. Ia berhasil menamatkan pendidikan kedokterannya selama 3,5 tahun pada usia 17 tahun 8 bulan. Itu artinya ia juga berhasil memecahkan rekor sang kakak, Riana, yang sebelumnya memegang rekor tersebut. Atas prestasi tersebut Fifi yang lulus dengan IPK 3,26 pun mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia (Leprid) yang diserahkan langsung oleh Direkturnya, Paulus Pangka. Menurut Fifi, tidak hal yang istimewa yang dia lakukan untuk bisa mencapai prestasi akademik seperti itu. Semuanya, kata gadis kelahiran Sukabumi 31 Juli 1998, berjalan biasa saja. Tidak seperti dibayangkan orang bahwa untuk mencapai semua itu ia belajar ‘mati-matian’ , belajar sepanjang hari sampai-sampai tidak sempat bermain bersama teman. “Jauh dari bayangan orang, semuanya biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa. Saya nggak belajar terus-menerus, saya juga banyak main, kok. Hanya saja memang, dari kebanyakan waktu saya, saya gunakan untuk belajar. Kalau tidak keluar rumah, waktu senggang ya buka-buka buku, baca. Tidak ada tekanan, saya senang melakukan-

Mandalika

nya. Kalau bosan di rumah, bosan belajar, ya saya keluar main sama teman. Ya seperti anak-anak lain saja,” ucap Fifi yang mengaku juga suka ‘kongkow-kongkow’ dengan teman-temannya di luar rumah. MENCURI START “Soal cara belajar, ayah memang dulu sempat mengajarkan saya tentang apa yang disebut ’mencuri start’. Maksudnya adalah saya belajar terlebih dahulu pelajaran-pelajaran yang belum dipelajari di kelas. Itu yang saya lakukan sehingga ketika pelajaran itu diberikan saya sudah memiliki pengetahuan tentang itu,” ungkap Fifi yang mengaku waktu yang paling disukainya untuk belajar adalah dini hari. “Saat baru bangun tidur, dini hari, suasana tenang, pikiran masih fresh. Itulah waktu yang paling saya sukai. Pelajaran lebih mudah masuk”. Bagi Fifi apa yang dilakukannya memang semuanya terasa biasa saja, tidak ada yang istimewa. Karena memang hal itu telah dilakukannya sejak kecil. Gadis cantik ini masuk TK di usia yang terbilang dini, yakni 3 tahun. Hanya sehari di kelas Nol Kecil, ia langsung naik ke kelas Nol Besar pada keesokan harinya, lantaran sudah bisa membaca dan menulis. “Saya satu tahun di TK, kemudianmasuk SD pada usia belum genap 5 tahun,” katanya. Karena kecerdasannya Fifi pun masuk program akselerasi sekolahnya, dan ia menyelesaikan sekolah dasarnya hanya dalam tempo lima tahun. Ketika di SMP dan SMA pun demikian, masing-masing diselesaikannya dalam tempo dua tahun. Walhasil, ia masuk Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Agung (Unissula), Semarang, pada usia 13 tahun 6 bulan melalui jalur Penelusuran Bakat Skolastik (PBS). Saat itu ia menjadi mahasiswa kedokteran termuda di kampusnya. Menurut Fifi, meski ia berusia paling muda, ia tidak menerima perlakukan istimewa. Ia tetap disa-

makan dengan mahasiswa lain. setahun. “Meski beda usia dengan te“Jadi masih lama lagi untuk man-teman cukup jauh, tapi saya menjadi dokter. Karena itu saya juga tidak punya masalah dengan belum berpikir untuk mau ambil itu. Saya bisa bergaul biasa saja. spesialisasi apa, masih bingung. Mereka juga tidak ada yang ‘me- Lagi pula waktu masih panjang. nekan-nekan’ saya, misalnya, kar- Jadi sementara ini saya mikir-mikir ena saya baru berusia 13 tahun,” dulu soal minat,” ungkap Fifi yang tuturnya Fifi yang di kampusnya kemungkinan akan menjalani koas juga mendapat teman mahasiswa di rumah sakit di daerah Pati, Jawa berusia muda yakni 15 tahun. Tengah. “Katanya nanti jadi koas Menjawab tentang apakah berpindah-pindah tidak menetap. menjalani pendidikan di Fakultas Ya saya jalani saja,” katanya. Kedokteran menyulitkannya, RaKetika ditanya apakah dia fidah mengaku semuanya berjalan memiliki saran untuk para remaja biasa saja. Tidak ada kendala yang juga ingin mencapai prestasi yang berarti. “Tapi saya merasa seperti dirinya, Fifi mengatakan, beruntung karena kedua kakak berdasarkan pengalamannya, sejak saya juga berlatar belakang pen- dulu ia telah terbiasa menetapkan didikan kedokteran, sehingga bisa tujuan dan target. Baik itu dalam banyak bertanya kepada mereka bidang pendidikan atau mencapai jika menghadapi hal-hal yang sulit. sesuatu. “Menetapkan tujuan dan Kepada mereka saya bisa bertanya target, kemudian membulatkan tentang pelajaran, juga kehidupan tekad untuk mencapai itu. Dengan di kampus kedokteran, hingga begitu kita bisa fokus. Tentu saja, hal-hal sekecilnya tentang menjadi jangan lupa berdoa kepada Tuhan mahasiswa,”kata Fifi yang ayahnya juga minta restu orangtua. Itulah adalah dosen di Sekolah Pemben- yang saya lakukan selama ini,” tukan Perwira Lembaga Pendidi- ucapnya. –Diana Runtu kan Kepolisian (Setukpa Lemdikpol), Sukabumi, Jawa Barat. Menurut Fifi, tahapannya menjadi dokter masih panjang dan masih harus melalui banyak proses untuk mencapai itu. Yang terdekat adalah menjalani masa koas (ko-asisten). Masa ini memakan waktu antara 1,5-2 tahun, setelah itu masih menjalani masa interRafidah Helmi bersama kedua orangtuanya ship selama

21

Gubernur NTB “Belajar” ke Tiongkok

Untuk meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak guna lebih memaksimalkan lagi sektor-sektor unggulan dan kekayaan potensi yang ada di Nusa Tenggara Barat, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, “belajar” hingga ke Negeri Tiongkok.

K

Direktur Leprid Paulus Pangka memberikan penghargaan kepada Rafidah Helmi atas prestasinya sebagai sarjana kedokteran termuda di Indonesia

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

unjungan kerja Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi ke Tiongkok beberapa waktu lalu dilakukan untuk menjajaki kerjasama strategis sektor industri pertanian dan pariwisata dengan pemerintah Luo He sekaligus menghadiri The 14th China Food Expo dan Institute Technology di kota Luo He Provinsi Henan. Dalam kunjungan yang berlangsung 15-18 Mei 2016 tersebut, Gubernur NTB juga mengadakan pertemuan dengan Gubernur Henan terkait pengembangan kerjasama kedua region. Serta menandatangani Letter of intents (LOI) kerjasama NTB dengan Provinsi Ningxia. Kunjungan ini

dilakukan di tiga kota yang masuk dalam dua provinsi di Negeri Tirai Bambu Tiongkok, yakni Kota Luohe dan Zhengzhou di Provinsi Henan serta Kota Yinchuan di Provinsi Ningxia. Selain didampingi Ketua TP PKK NTB, Hj. Erica Zainul Majdi, Gubernur juga disertai oleh Kepala SKPD dan instansi terkait lainnya yang berkaitan langsung dengan penjajakan kerjsama tersebut, yaitu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir. Hj. Budi Septiani, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) NTB, Ir. Hj. Hartina, MM., Sekretaris Bakorluh, Ir. Hj. Husnanidiaty Nurdin, M.M., Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Ir. I Gusti Bagus Sugihartha, M.T., Kepala Biro Administrasi

Kerjasama dan Sumberdaya Alam, Ir. H. Muhammad Rum, M.T., dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda. Prov. NTB, H. Yusron Hadi, ST., M., UM. Karo Humas dan Protokol, Yusron Hadi mengatakan kunjungan tersebut sekaligus untuk mengadakan pertemuan dengan Direktur Badan Perencanaan Pembangunan, Direktur Perdagangan dan Dinas Pertanian/ Peternakan Provinsi Ningxia di kantor Department of foreign affair Ningxia dan juga sempat mengunjungi pabrik pengolahan makanan halal dan pabrik budidaya sapi di Kota Wuzhong. Kemajuan daerah Luo He pada sektor industri pengolahan pertanian dan pariwisatanya menjadi daya tarik tersendiri bagi kedatangan Gubernur. “NTB ingin

belajar banyak dan membuka kesempatan terhadap kerjasama yang saling menguntungkan antara kota Luo He dengan Pemerintah NTB pada bidang yang sama yang menjadi leading sektor bagi kemajuan perekonomian masyarakat di Luo He,” ungkap Majdi saat memaparkan beragam potensi yang dimiliki NTB. Karena itu, ia mengundang walikota Luo He untuk juga datang ke NTB melihat lebih dekat potensi yang dimiliki daerah ini. Kemajuan industri pariwisata maupun keunggulan NTB di sektor pangan cukup menarik perhatian pemimpin kota Luo He tersebut. Sebagai daerah yg memiliki sejarah panjang di antara daerah lainnya di Tiongkok, dan telah mampu mengubah struktur ekonomi masyarakat dari pola

agraris, kini Kota Luo He tersebut telah mengalami kemajuan pesat di sektor industri, yang bertumpu pada sektor pertanian dalam arti luas. Wali Kota Luo He bersedia kemudian membagi pengalaman dan bekerjasama lebih konkrit ke depan dalam memberikan keuntungan bagi kedua daerah. Pertemuan yang berlangsung sangat hangat. “Sungguh sambutan yang hangat dan luar biasa dengan sajian beraneka ragam makanan yang amat nikmat dan tak lupa di satu sisi dinding ruang makan dari guest hotel of Luo He terpampang hiasan Masjidil Haram, berikut tersedia alat sholat dan jadwal sholat di kamar penginapan membuat kami sangat menghormati pertemuan ini,” ungkap Gubernur. –Naniek I Taufan

NTB-Ningxia Sepakati Kerjasama Pembangunan Dalam kunjungan ini, Gubernur Nusa Tenggara Barat juga bertemu Wakil Gubernur Ningxia dan menyepakati kerjasama pembangunan antar kedua provinsi, NTB-Ningxia di kota Yinchuan, ibukota provinsi Ningxia. Kesepakatan itu tertuang dalam pernyataan kehendak antara Gubernur NTB dengan Gubernur Ningxia. “Hal ini dapat dimaknai sebagai langkah penting untuk saling menyerap hal-hal baik dan saling belajar tentang pengalamanpengalaman cerdas dari kedua daerah agar dapat berkembang lebih maju,” kata Majdi. Ia mengatakan, NTB dan Ningxia memiliki potensi yang sama, baik potensi pertanian, pariwisata maupun potensi pertambangan. Provinsi Ningxia dengan luas wilayah 60 ribu km2 memiliki sejarah panjang, dimana 10.000 tahun yang lalu telah ditemukan situs sejarah, 3.000 tahun yang lalu telah berpenduduk dan 1000 tahun yang lalu sudah memiliki kekaisaran. Di tempat ini, saat ini terdapat 5.000 masjid dan 36% dari 6,6 juta atau 2,4 juta penduduk

Ningxia beragama Islam. Gubernur Ningxia sendiri adalah penganut Islam dan satu-satunya wanita kepala pemerintahan provinsi di negara Tiongkok. Di tengah keberagaman sukunya, pemerintah Ningxia berhasil membangun toleransi antar suku maupun antar umat beragama. “Perbedaan suku dan agama sangat dihargai di sini dan kita kagum bahwa di sepanjang jalan yang kami lalui dapat ditemukan simbol-simbol Islam dan restoran makanan halal,” ungkap Gubernur NTB. Bagi Gubernur, dengan pertumbuhan ekonomi 8% di tahun 2015 dan 6 % pada triwulan pertama tahun 2016, Ningxia patut dijadikan contoh lokasi yang dapat ditimba ilmunya dalam pembangunan ekonomi. Di daerah ini tidak nampak perbedaan yang jauh antara kemajuan kota dengan desa dan bahkan tiga tahun terakhir pertumbuhan ekonomi desa lebih tinggi dari kota. Menjawab pertanyaan Gubernur NTB tentang rahasia kesuksesan Ningxia,Wakil Gubernur Ningxia mengungkap empat

Rangkaian kunjungan kerja Gubernur NTB ke Tiongkok

hal, yaitu fokus mengembangkan satu produk unggulan pada tiap desa, mengutus tenaga ahli untuk bekerja membangun desa dan mewujudkan sinergi antara perusahaan swasta dengan desa sesuai potensi masing-masing serta pembangunan infrastruktur, yang berfokus utama pada pembangunan jaringan irigasi agar pertanian dapat berkembang pesat. Wakil Gubernur Ningxia menjelaskan, setiap tahunnya di kota Yinchuan digelar expo Asia-Arab. Selain itu Gubernur NTB dan rombongan juga melawat ke

Provinsi Henan, Tiongkok bertemu Gubernur Henan Mr. Chen Runer yang didampingi Wakil Gubernur serta pejabat Henan dan membahas tentang kebudayaan. Salah satu bentuk hasil dari karya budaya Negeri Tirai Bambu yang sangat dikenal adalah seni bela diri Shaolin. Gubernur NTB bersama rombongan mengunjungi Sekolah Songshan Shaolin Temple Tiongkok, tempat yang dikenal sebagai salah satu perguruan Shaolin yang besar dan terbaik yang ada di Provinsi Henan. Shaolin Temple ini dipimpin suhu Kungfu yang terkenal, Shi Yan Lu,

yang jumlah muridnya mencapai 18.000 orang. Seperti layaknya pendidikan di Pondok Pesantren, semua murid diinapkan di asrama yang besar. Semua menjalani disiplin yang sangat ketat. Menurut penjelasan suhu Shi Yan Lun, saat murid menjalani pendidikan tahun pertama, wajib menguasai dasar-dasar Kungfu. Pada masa memasuki tiga tahun belajar, ribuan murid itu sudah berani mendemonstrasikan berbagai atraksi. Pendidikan yang berlangsung di pondok Shaolin tidak hanya mengajarkan keterampilan fisik atau seni bela diri. Shaolin juga menanamkan nasionalisme, dan mengajarkan banyak hal terkait kekuatan bela negara, karakter mental semangat juang, semangat hidup istiqomah (konsisten) dan memegang teguh prinsip. Pondok Shaolin tidak hanya menyumbang kekuatan fisik, melainkan juga bagi kekuatan karakter dan mental generasi yang meletakkan pondasi kuat bagi sumberdaya manusia yang siap memajukan bangsa dan negaranya. -Naniek I. Taufan


20

Nine

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Para Perempuan Sade

Habiskan Waktu di Teras dan Halaman Rumah

Hari masih pagi. Para perempuan di Desa Sade khususnya yang berada di kompleks rumah adat di Dusun Tradisional Sade, Desa Rembitan Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, mulai menyiapkan peralatan untuk menenun dan membuat kerajinan tangan khas Lombok. Selain mengurus rumah dan keluarga, keseharian perempuan di dusun ini adalah menenun kain tradisional Lombok. Mereka mahir menenun dari warisan turun-temurun nenek moyangnya.

D

engan cekatan mereka memasang alat tenun di pinggangnya. Membolak-balikkan benangbenang yang akan ditenun hingga mengurai benang untuk dipintal menjadi bahan tenunan. Di sudut lain dusun ini, perempuan Sade lainnya sibuk menyiapkan pewarna dari bahan-bahan alami yang akan dipergunakan sebagai pewarna benang yang akan mereka tenun. Para perempuan di dusun ini, dari usia remaja telah mulai

mempelajari cara menenun. Hal inilah yang membuat keahlian menenun secara otomatis diwariskan turun-temurun. Sehingga perempuan Sade tidak pernah berhenti berkarya menghasilkan beragam kain tenun dengan motif khas Lombok. Sebagai salah satu dusun tradisional dengan 150 rumah tradisional Suku Sasak Lombok, dan 150 kepala keluarga di lokasi seluas tiga hektar yang dihuni oleh 700an jiwa ini, Sade adalah tujuan wisata. Karena itulah, keahlian menenun perempuan di dusun ini setiap harinya diasah untuk tetap memproduksi serta menyiapkan kain-kain tenun khas Lombok sebagai oleh-oleh yang bisa dibawa pulang pengunjung. Dusun Tradisional Sade mulai dikembangkan sejak tahun 1975 dan masyarakat mulai menatanya sejak tahun 1986. Dan mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara sekitar tahun 1988. Dalam sebulan, kata Sanah, salah seorang pemuda Sade sekaligus sebagai pemandu wisata di dusun ini, dusun ini dikunjungi wisatawan

domestik rata-rata di atas angka 4.000-6.000 orang. Sedangkan kunjungan wisatawan mancanegara rata-rata 3.000 orang dalam sebulan. Puncak kunjungan terjadi pada musim liburan yakni di bulan Juni, Juli dan Agustus. “Itulah sebabnya perempuan Sade tiap hari selalu menenun untuk menjamin tersedianya kain khas Lombok,” ujarnya. Di teras-teras rumah tradisional Sasak, para perempuan Sade menggelar hasil kerajinan tangan mereka. Inilah salah satu keunikan yang ada di Sade. Mereka banyak menghabiskan waktu di teras dan halaman rumahnya untuk menenun maupun menjaga dagangan hasil karyanya. Rumah-rumah tradisional yang mereka huni, dengan terbuka mereka siapkan untuk dikunjungi wisatawan kapan pun. Para tamu yang ingin melihat langsung, masuk dan berkeliling ke dalam rumah tradisional unik mereka, menjadi bagian dari pekerjaan para perempuan dan pengurus dusun ini. Karena panen yang hanya dilakukan setahun sekali, tentulah masyarakat di sini harus mencari sumber penghidupan yang lain. Maka peran perempuan Sade untuk menjaga keberlangsungan hidupnya adalah menjadi pengrajin oleh-oleh khas seperti pembuatan kalung, gelang, pernak-pernik khas lainnya serta para perempuannya bekerja sebagai penenun di sela-sela menjalankan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga. Rata-rata warga di sini memiliki alat tenun. Mereka menjadi pengrajin sekaligus sebagai penjualnya. Bisnis mereka berjalan lancar mengingat kunjungan wisatawan cukup banyak

ke sini. “Dengan meningkatnya kunjungan wisata ke sini, membuat penghasilan warga dusun ini meningkat pula. Salah satunya dari hasil karya perempuan di dusun ini,” ujar Sanah yang juga pengurus dusun ini. Dengan tangan-tangan terampil perempuan Sade, kehidupan ekonomi warga dusun ini, lanjutnya, kini lebih baik dibandingkan sebelum menjadi desa wisata. Sejauh ini, akunya, warga tidak hidup dalam kekurangan. Mereka rata-rata bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga ke Perguruan Tinggi. Hasil kerajinan itu, mereka jual di teras-teras rumah mereka, di berugak-berugak dan lorong gang sempit di antara rumah-rumah tradisional yang ditata rapi dalam lingkungan yang relatif bersih tersebut. Inilah yang menjadikan dusun tradisional ini unik dan berbeda. Mengepel dengan Kotoran Sapi Selain menjadi penenun dan

juga pengrajin, perempuan di dusun ini juga memiliki tugas memelihara rumah tradisional mereka dengan cara yang juga unik yakni mengepel menggunakan kotoran sapi. Demi menjaga keaslian tradisi dari arsitektur dan perawatan rumahrumah tradisional ini, hingga hari ini perempuan Sade masih setia mempertahankan cara merawat lantai rumah yang telah diturun temurun diwariskan leluhur mereka. Sangat unik. Bahan yang digunakan untuk mengepel lantai terbuat dari campuran tanah liat, sekam dan kotoran kerbau itu. Lantai ini dipel menggunakan kotoran sapi atau kerbau. “Tiap sebulan sekali, lantainya dipel menggunakan kotoran kerbau yang baru dan masih berair,” kata Sanim, salah seorang penghuni rumah tradisional ini. Kotoran sapi berfungsi untuk membersihkan debu. Kegiatan mengepel lantai rumah dengan kotoran sapi atau kerbau ini, juga dilakukan ketika akan ada acara ritual atau saat masuk puasa, juga menjelang lebaran dan hari-hari besar Islam. Lantai dipel menggunakan kotoran kerbau atau sapi yang masih basah, menggunakan tanah yang ditebar merata pada lantai sembari ditekan dan digosok. Cara ini, menjadikan lantai tanah ini mengkilap dan kuat. Hingga sesaat setelah dipel, memang aromanya terasa tidak sedap. Namun selang satu jam usai, bau dan aroma tidak sedap akan hilang dengan sendirinya.

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

“Yuk, Nabung Lot” Hanya Rp 12 Juta bisa punya ATTA LABEJI VILLAS di Ubud-Bali Mesari Villas). Kini konsep tersebut kembali ditawarkan tentunya dengan penyempurnaan, melalui vilatel kedua, Atta Labeji Villas yang berlokasi di kawasan eksotis, Desa Kenderan, Ubud, Bali. Berdasarkan pengalamannya presentasi berkeliling, baik itu di Bali maupun di luar Bali, peserta yang hadir banyak yang berminat untuk menjadi investor. Namun, ada sebagian masyarakat tidak bisa membayar cash, mereka hanya mampu menyisihkan uang sekitar Rp 1 juta – Rp5 juta tiap bulannya. “Waktu itu kami belum memiliki program membayar bertahap, karena untuk program itu Made Robert dan Ni Made Ayu Dewi harus ada tim khusus Made Robert, Founder Mesari yang melakukan dan menjemput Land & Direktur Utama BOS Land, uangnya,” imbuh Ni Made Ayu tiga tahun lalu sempat menggebrak Dewi Saraswati, Komisaris Utama bisnis properti dengan konsep BOS Land. mepatung (Capitalism Based On Hal ini menjadi pemikiran serius Society) lewat peluncuran vilatel Made Robert. Setelah beberapakali bernama Villa Mesari (kini Atta bertemu dan berdiskusi dengan

dengan menyiapkan peralatan ritual yang memakai peralatan alami. Saat melaksanakan tradisi ini, semua kehidupan kembali ke alam atau asalnya. Misalnya, salah satunya, tidak diperbolehkan menggunakan peralatan modern. Di sinilah tugas perempuan Sade untuk menyiapkan peralatan tradisional yang akan digunakan dalam ritual terse-

but. Karena dalam perjamuan, dilarang menggunakan perabotan seperti piring dan gelas dari kaca dan bahan-bahan modern, maka perempuan Sade akan menyiapkan peralatan dari tanah liat. Juga gelas kopi yang memakai gelas bambu yang memang dimiliki warga di sini. Saat ritual ini, warga tidak boleh menggunakan penerangan listrik

Saksikan Dialognya @ Bali TV, Rabu 1 Juni 2016, pukul 20.00 wita Livestreaming www.balitv.tv

Atta Labeji Villas

-Naniek I. Taufan

Hadiri Presentasi Cara Investasi yang Benar & Aman Jumat 3 juni 2016, pukul 17.30 wita @ Ibis Style Hotel , Jln. Teuku Umar No. 95 Denpasar. Daftar : 036- 4723260, 082 247 365 888, sms ketik : Daftar ke 087 861 999 658. Peserta terbatas. Salam KAYA

Mulai Rp 240 Juta bisa punya PURI KELUSA VILLAS Mulai Rp 120 juta & RESORT di Ubud-Bali (SERTIFIKAT HAK MILIK) bisa punya Atta Selong Villas di Lombok Kunjungan wisatawan ke Bali selalu (Sertifikat Hak Milik)

Direktur Utama BOS Land, Made Robert menyampaikan, kini BOS Land juga menghadirkan villatel unitan yang berlokasi di Kelusa, Ubud, dan di Selong Belanak Lombok. “Jadi, semeton Bali yang memiliki dana lebih bisa berinvestasi di Puri Kelusa Villas & Resort, Ubud atau di Atta Selong Villas, Lombok,” jelas Ni Made Ayu Dewi. Atta Selong Villas adalah salah satu akomodasi mewah di daerah perbukitan Selong Belanak yang menawarkan keindahan alam Selong Belanak dan kenyamanan bagi para pengunjung yang ingin menikmati suasana alami dan tenang. Nikmati pemandangan pantai pasir putih menakjubkan dari Pantai Selong, lingkungan yang masih alami di perbukitan Selong

meskipun di dusun ini warga memakai listrik dalam kehidupan sehari-hari. Penerangan hanya boleh menggunakan lampu minyak kelapa atau dari minyak jarak. Tradisi ini menjadi salah satu keunikan yang memperkaya budaya Sasak Lombok yang masih tetap dipertahankan oleh warga Dusun Sade.

100% Uang Kembali Dengan ikut program “Yuk, Nabung Lot” yang pembayarannya lunas dalam 1 tahun, para investor tetap mendapatkan benefit lainnya. Di antaranya, uang pembelian lot akan dikembalikan 100% di tahun ke-11. “Perbedaannya dengan yang langsung melunasi Rp 12 juta per lot nya, uang pembelian lot-nya dikembalikan di tahun ke-10, dan langsung dapat free menginap di Atta Mesari Villas,” jelas Made ayu. Keuntungan lainnya yang didapat dengan berinvestasi di Atta Labeji Villas adalah; mendapatkan 1 surat lot yang saat ini nilainya Rp 12 juta dan seiring waktu harganya pasti naik, voucher menginap senilai Rp 12 juta, penghasilan pasif 10% setiap tahun selama 2 tahun dan setiap 6 bulan selama 23 tahun, komisi 10% setiap mengajak tamu ke Atta Labeji Villas, tergabung dalam komunitas “Atta Labeji Investor Club” yang tentunya akan memperluas jejaring, satu box kartu nama Atta Labeji Villas dengan jabatan owner, kupon undian untuk memenangkan grand prize 2 hektare hutan jabon dengan hasil milyaran rupiah, dan lain-lain. Klausa ini dituangkan dalam perjanjian notaris. Beberapa investor pun telah melakukan penandatanganan kontrak kepemilikan unit Atta Labeji Villas di notaris. –ten

Sejak diluncurkannya program “Yuk, Nabung Lot” dua pekan lalu, masyarakat antusias untuk menabung lot ATTA LABEJI VILLAS

Tak Gunakan Penerangan Listrik Saat Ritual Mole Monte Salah satu tugas lain perempuan Sade dalam merawat tradisi yang menjadi warisan nenek moyang masyarakat di sini adalah ketika ritual Mole Monte dilaksanakan. Mole Monte adalah acara ritual adat untuk memohon keselamatan atau berkah. Perempuan Sade turut serta menjaga kearifan alam yang telah memberikan kehidupan bagi manusia

tim KSP Silamukti, muncul sebuah ide untuk mengolaborasikan antara menyimpan dan berinvestasi dengan kemudahan-kemudahan. Kemudian, lahirlah suatu program “Yuk, Nabung Lot”. “Dengan program baru ini, masyarakat yang dulu terkendala membeli lot karena harus membayar cash, kini bisa membayar bertahap selama 1 tahun dengan jalan menyimpan di KSP Silamukti,” jelas Made Ayu. Dengan program “Yuk, Nabung Lot” ini, mereka mendapatkan keuntungan ganda. Pertama, sebagai nasabah koperasi, mereka mendapatkan bunga simpanan dan benefit lainnya. “Jadi, mereka tak sekadar nabung lot. Mereka juga mendapatkan pengembangan bunga simpanan di KSP Silamukti,” jelas Bendahara Wayan Sudiana, Manajer I Putu Rudin, dan Ketua KSP Silamukti I Wayan Dirgantara Suija, S.Ag. Kedua, mereka dapat mengkeep harga lot dan bisa mendapatkan benefitnya. Made Robert mengungkapkan, tantangan terbesarnya adalah mencari solusi. Karena bisnisnya adalah membantu

seluruh lapisan masyarakat agar bisa menjadi investor. “Jadi kini masyarakat tak ada alasan lagi untuk tidak menjadi investor,” tegasnya. Made Ayu mengilustrasikan, dengan harga 1 lot Atta Labeji Villas, Rp 12 juta, masyarakat yang berminat bisa menabung minimal Rp 1 juta tiap bulan selama setahun. Demikian halnya jika ingin membeli 10 lot, maka mereka harus menabung Rp 10 juta per bulan. “Benefit dari koperasi murni untuk si penyimpan,” tegasnya lagi. Mengapa berkolaborasi dengan koperasi? Made Robert menjelaskan, karena yang paling sesuai dengan visi dan misi Mesari Land & BOS Land yang menerapkan Capitalism Based On Society itu adalah koperasi. “Makanya harus dengan koperasi, karena sama-sama berbasis kerakyatan. Dengan program “Yuk, Nabung Lot” ini, semua orang bisa menjadi investor/pemilik villa dan mendapatkan benefit lainnya,” ingatnya. Dengan tegas, Made Robert mengatakan, bahwa investasi sangat penting untuk kebebasan finansial ke depan, membiarkan uang yang bekerja untuk kita, bukan sebaliknya. Dan tentunya, siapa pun pasti ingin menikmati hari tua tanpa harus pusing dengan urusan finansial. Solusinya hanya satu, berinvestasilah di tempat yang aman yaitu Atta Labeji Villas mulai sekarang.

5

Atta Selong Villas

Belanak, Lombok. Selong Belanak dapat dijangkau 30 menit berkendara dari Bandara Internasional Lombok di Praya, mudah dicapai dengan penerbangan reguler dari Bali, Jakarta, Singapura , dan Kuala Lumpur. Apa yang didapat dari Rp 120 juta? Keuntungan yang didapat adalah: Garansi penghasilan selama pembangunan 0,5% per bulan selama 2 tahun (transaksi tunai), ROI Guarantee 18% untuk 2 tahun sejak Atta Selong Villas resmi beroperasi (tahun ke-3 dan seterusnya fluktuatif mengikuti untung bersih dari Atta Selong Villas), Bagi hasil dari untung bersih mulai akhir tahun ke-3 sebesar 70% investor pemilik villa & 30% operator, Garansi beli kembali 130% pada tahun ke-5 (transaksi tunai), Perabotan lengkap di villa (fully furnished), Free maintenance & service charge, Free stay 21 point per tahun, Sertifikat Hak Milik (SHM), Reward buyer (transaksi tunai), liburan gratis ke Eropa, Grand Prize (diundi saat grand opening Atta Selong Villas), 2 Hektare hutan jabon, Umroh/Liburan/ Tirtayatra.

meningkat tiap tahunnya. Sebagian besar dari mereka lebih tertarik menginap di villatel. Kondisi ini menjadi kesempatan yang luar biasa untuk berinvestasi di villatel. Para wisatawan kini tak lagi mencari lokasi yang dekat dengan keramaian, namun lebih memilih lokasi yang eksotis, tenang dan nyaman. Ubud terkenal di antara para wisatawan di mancanegara karena lokasinya yang banyak dengan persawahan dengan nuansa perdesaan.​ Puri Kelusa Villas & Resort adalah tempat yang tepat untuk berinvestasi di villatel. Villa bernuansa kehidupan tradisonal pedesaan Bali yang selaras dengan konsep Tri Hita Karana (keep the harmony and balance between human to God, human to human & human to environment). Dibangun di atas tanah seluas 2 hektare di Kelusa, Ubud–Bali, dikelilingi sungai yang masih asri bak pulau di tengah danau dengan suara gemericik airnya, dikelilingi sawah yang hijau dan rerimbunan pohon. Miliki Puri Kelusa Villas di Ubud, Bali mulai dengan Rp 240 juta. Benefit Memiliki Puri Kelusa Villas & Resort adalah : Garansi penghasilan selama masa pembangunan 0,5% per bulan selama 2 tahun (transaksi tunai), ROI Guarantee 18% untuk 2 tahun semenjak Puri Kelusa Villas & Resort beroperasi (tahun ke-3 dst. fluktuatif mengikuti untung bersih dari Puri Kelusa Villas & Resort), Bagi

Puri Kelusa Villas & Resort

hasil dari untung bersih mulai akhir tahun ke-3 sebesar 70% untuk investor (pemilik villa) & 30% untuk operator villa (Puri Management International), Garansi beli kembali 130% di tahun ke-5 (transaksi tunai), Perabotan lengkap di villa (full furnished), Free maintenance & service charge, Free Stay 21 point per tahun, Sertifikat hak milik (SHM), Reward buyer (transaksi tunai keras), Grand Prize diundi saat grand opening Puri Kelusa Villas & Resort (2 hektare hutan jabon, umroh/ tirta yatra/liburan ke luar negeri). Unit Terbatas!!! Untuk itu, Made Robert dan Ni Made Ayu mengajak masyarakat Bali yang belum bergabung, untuk bersamasama sukses di investasi villatel ini. Untuk informasi lebih jelas, silakan datang langsung ke Kantor BOS Land di Jalan Tukad Pakerisan No. 79 Panjer, Denpasar, tlp. 0361-4723 260, 082 247 365 888, 087 861 999 658. www.bosland.id Email: cs@ bosland.id, bos.land99@gmail.com.


Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Drg. Ida Ayu Dewi Kumala Ratih berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Anteseden Inovasi pada Industri Kerajinan Perak di Bali”, pada ujian terbuka Program Pascasarjana Universitas Udayana di hadapan dewan penguji dalam acara Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Manajemen yang berlangsung Senin (23/5) di Gedung Pascasarjana Unud.

P

enelitian tersebut dilakukan oleh dokter gigi ini ketika bekerja di Puskesmas pada tahun 1990. Ketika itu bisa dikatakan sebagai masa keemasan bagi Celuk dan Singapadu. Industri kerajinan peraknya sedang berkembang pesat dan Celuk menjadi sentral kerajinan perak. Namun, beberapa tahun terakhir terjadi penurunan yang signifikan, sehingga menimbulkan kecemasan. Kondisinya berada pada tahap penurunan. Sementara industri kreatif yang berkaitan dengan penggalian ide sedang berkembang.Kondisi di Celuk terlihat sebaliknya sekitar 10 perusahaan kerajinan perak di Celuk dan 7 usaha kerajinan perak di Singapadu sudah tutup dan beralih fungsi. Begitu juga dengan kunjungan wisatawan yang menurun, kecendrungan ekspor menurun, pengusaha merasa kalah

Ida Ayu Dewi K u mal a Rat ih

Woman on Top

Pemandian Air Panas Kepuh Legundi Sembuhkan Berbagai Penyakit

Dokter Gigi Raih Gelar Doktor Manajemen

bersaing dengan Tiongkok, Thailand, dan India. Betapa produk kerajinan Thailad setiap 3 bulan sudah berubah. Rupanya menurut istri dari Ir. Ida Bagus Gede Suamba ini, persoalannya adalah inovasi, sebab secara universal inovasilah yang menjadi kunci kelangsungan hidup suatu perusahaan. Dalam penelitian ibu dari IB Mahendra, S.T., IB Krisna Prabawa, S.T., dan dr. IA Tri Wedari ini, dikatakan saat mengunjungi perusahaan yang kurang inovatif, diperoleh data bahwa kepemimpinan di sana pasrah menerima kondisi yang ada. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi perusahaan yang berhasil. Pemimpinnya selalu berpikir kreatif dan inovatif serta terus memikirkan bagaimana membuat desain perhiasan yang baru. “Mereka memang bekerja keras menciptakan produkproduk yang inovatif , termasuk belajar dari pelanggan bahkan pesaing. Disamping juga berpikir untuk mengatasi harga bahan perak yang terus membumbung. Kemudian, berpikir bagaimana dapat membuat perhiasan yang harganya lebih

Sophie Navita

Seleksi Alam Salah seorang artis Ibu Kota, Sophie Navita belum lama ini ikut terlibat dalam pelepasan tukik di Pantai Saba Gianyar. Ia melihat permasalahan kelangkaan penyu merupakan bagian masalah yang terlihat. Masih banyak masalah alam lainnya yang belum mendapat perhatian seperti masalah sampah, polusi laut, dll. “Yang bisa diatur untuk masalah penyu ini adalah telurnya selamat, perkara dia bisa kembali ke dalam laut dan akhirnya membiarkan alam yang memilih, ada yang namanya istilah seleksi alam kan, kita lepaskan pada alam,” ujar istri Pongki Barata ini. Untuk menghindari telur penyu dimakan anjing dan biawak, mengingat telur penyu ditemukan di Pantai Saba, maka penduduk di sekitar tempat tersebut yang tergabung dalam tim Saba Asri memungut dan menanam telur penyu selama 45 hari. Setelah itu telur tersebut akan dilepaskan kembali ke laut. Sophie yang merasa bangga menjadi bagian dari pelepasan tukik mengaku selama ini ia memang sedang mencari lembaga yang peduli terhadap alam. “Memang dari dulu ingin bergabung, tapi ndak ada yang ngajakin, eh tahunya Bali Zoo nelpon ngajakin, jadi saya bilang langsung mau,” ujarnya bersemangat. Melepas tukik baginya seperti memberangkatkan anak merantau. “Saya cuma bisa memberangkatkannya, biarkan alam yang berbicara karena alam lebih bijak daripada kita untuk menentukan siapa yang tetap bisa hidup dan yang mana yang tidak,” tandasnya. Dengan kegiatan melepas tukik tersebut, ia mengajak generasi muda lebih sadar dan ngeh terhadap Sophie Navita lingkungan. -Maya

IA Dewi Kumala Ratih besama suami dan kedua orangtuanya Ida Pedanda Gede Putra Telabah dan Ida Pedanda Istri Mayun

terjangkau oleh masyarakat. Untuk itu semua, diperlukan kreativitas sang pemimpin melalui knowledge sharing (berbagi pengetahuan) dan absortive capacity (menerima/ menyerap informasi),” papar perempuan kelahiran 2 Februari 1961 ini. Selain urusan kreativitas dan inovasi, putri dari Ida Pedanda Gede Putra Telabah dan Ida Pedanda Istri Pemayun ini, melihat bahwa perusahaan perak yang kurang berhasil akibat terbatasnya pendidikan dan pelatihan, sehingga sangat diperlukan yang namanya

knowledge sharing antar pengrajin, misalnya bisa dilakukan pada saat mengikuti PKB. Bisa juga dengan menyerap pengetahuan dari perkembangan industri perak yang terjadi di luar, sehingga mampu berinovasi lebih baik. Dikatakan pula oleh dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Denpasar ini, para pemimpin harus memiliki kemampuan dan pengetahuan sehingga mampu dengan jeli melihat dan menangkap peluang demi peroleh profitibilitas jangka panjang. Hal ini juga penting untuk menjalankan

proses inovasi sekaligus meningkatkan efektivitas, produktivitas dan efisiensi, sehingga bukan hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas tapi juga kinerja yang superior. Sementara jika ditilik dari permodalan, pengusaha tidak mengalami kendala. Hanya saja dengan harga perak yang mahal, para pengusaha merasakan kesulitan untuk menjualnya. Usai menjual mereka juga kebingungan untuk memproduksi kembali. Selanjutnya drg. Ida Ayu Dewi Kumala Ratih pun ,mengatakan dari sisi pemasaran para pengusaha sudah berupaya. Namun, untuk menggapai pasar yang lebih luas mereka hendaknya memiliki jaringan yang baik, disamping perlu meningkatkan sistem manajerial dan juga meningkatkan pengelolaan SDM yang lebih baik. Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga ini, ingin menyampaikan penelitian ini kepada para pengusaha, khususnya perusahannya di kawasan Celuk dan Singapadu dan yang lainnya, yang semula agak lesu dapat kembali ber­ semangat berproduksi. -ard

19

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Pemandian air panas ini dipercaya sebagian masyarakat mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Lokasi pemandian berada di Desa Kepuh Legundi Kecamatan Tambak Pulau Bawean Gresik.

B

anyak masyarakat yang d at ang ke tempat yang dinilai memiliki satu keistimewaan ini. Pemandian tersebut diyakini dapat menyembuhkan penyakit kulit seperti gatal, iritasi dan penyakit kulit lainnya. Di sisi lain, pemandian tersebut juga memiliki suasana alam yang tenang, dan teduh. Sehingga cocok untuk melalukan relaksasi, melepas penat karena padatnya aktifitas. Sebenarnya pemandian ini sudah ada sejak lama. Masyarakat

sekitar desa Kepuh Legundi memanfaatkan keberadaan pemandian ini. Untuk memantapkan lagi keberadaan pemandian ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menandai dengan upacara peresmian. Upacara peresmian pemandian air panas ini berlangsung Kamis (26/5), Wakil Bupati (Wabup) Gresik Moch. Qosim yang meresmikan. Tampak hadir Muspika Tambak dan pejabat terkait di ingkungan Pemkab Gresik. Peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Wabup Qosim sebagai wujud bahwa pemandian tersebut sudah dapat dinikmati oleh masyarakat umum setelah melalui proses pembangunan. Menurut Wabup Qosim, pihaknya telah memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan dan pengembangan wisata pemandian air panas tersebut. Kami sudah berikan

bantuan sebesar Rp 10 juta untuk pengembangan wisata ini. Alhamdulillah, kurang dari 3

bulan komitmen masyarakat desa Kepuh Legundi dalam mengembangkan wisata ini nampak terli-

Konser JKT48 untuk Pasarkan Apartemen

Ada-ada saja trik untuk memember JKT48 yang tampil pada masarkan apartemen. Misalnya, konser di hari sebelumnya. megaproyek apartemen 88AVArea SEGI 8 secara geograENUE mengusung konser JKT48 pis sering dibandingkan dengan di Surabaya. Konser rencananya SCBD (Sudirman Central Busiakan diadakan di areal kawasan ness District) di Jakarta yang saat pembangunan 88AVENUE seluas ini mencetak rekor harga tanah 3,5 hektare di kawasan Raya termahal di Indonesia karena Darmo Permai III Kavling 88 pada harga tanah per meter harganya 3 Juni 2016. Rp 125 juta – Rp 200 juta-red). Managing Director88AVESelain itu pemilihan SEGI 8 NUE, Kevin Sanjoto, mengatakan, selaras dengan visi Pemerintah konser JKT48 yang merupakan sisKota Surabaya yang ingin menter group dari idol group AKB48 jadikan SEGI 8 sebagai pusat terkenal di Jepang memilih lokasi bisnis Surabaya berdaya saing Managing Director 88Avenue, Kevin Sanjoto (batik oranye) bersama Konjen mega proyek 88AVENUE yang internasional. ‘’Kami akan meJepang di Surabaya, Yoshiharu Kato (berjas hitam) bersama member JKT48 didesain Tange Associates. Konser realisasikan mimpi konsumen dan managemen di lokasi mega proyek 88Avenue Surabaya. ini sudah mendapat restu dari menjadi kenyataan lewat 88AVuntuk menyapa para fansnya. Konsulat Jendral (Konjen) Jepang. ENUE, Society in Prosperity,” kata Direktur “Ibukota Jawa Timur ini merupakan salah Utama PT Waskita Realty, Ir Didit Oemar Kevin menjelaskan, sesuai konsep fasilitas 88AVENUE yang menggabungkan 8 unsur satu kota dengan jumlah fans yang paling Prihadi, MM. kehidupan dimana tiga diantaranya yaitu “art besar di Indonesia. Kami akan membawa Alasan membangun mega proyek 88AVand culture”, “energy stage”, dan “ family ke-61 member JKT48 ke Surabaya untuk ENUE, adalah kawasan terpadu dengan luas stage”. ‘’Saya berharap konser JKT48 ini dapat konser outdoor ini. Termasuk Haruka yang tanah sebesar 34,088 m2 yang terdiri dari 8 memberikan semangat bagi 88AVENUE Soci- juga akan bersepeda dari Jakarta ke Surabaya tower yang memiliki fungsi dan keunggulan untuk ikut serta dalam konser ini,” kata Elvi. ety dan para fans JKT48,’’ kata Kevin. sendiri-sendiri (5 tower berfungsi sebagai Selain itu, kata dia, 88AVENUE memiliki hunian, 1 tower SOHO, 1 office tower, dan Diadakannya konser ini merupakan wujud event-event 88AVENUE yang juga bisa lokasi yang strategis di CBD Surabaya Barat, 1 service apartment/hotel) dan dilengkapi dinikmati dari berbagai kalangan generasi. memiliki 5 akses dan lahan yang rencananya dengan lifestyle mall senilai Rp 3,8 triliun. “Kami berharap tidak hanya fans JKT48 yang akan dibangun 8 tower ini sangat luas sehingga Dengan arsitektur yang berbeda-beda di setdatang menonton tapi juga para keluarga bisa mampu menampung ribuan fans JKT48 yang iap towernya, infrastruktur yang mendukung, menghabiskan akhir pekan di sini,’’ tambahnya. ingin menyaksikan konser ini. dan fasilitas-fasilitas modern, 88AVENUE Acara yang digelar 3 Juni diawali den- menjanjikan kehidupan yang dinamis dan terSementara itu, Manajemen JKT48, Elvi Syahmiar, menambahkan, alasan mengapa konser gan open gate pukul 13.00. Konser JKT48 dim- integrasi dalam satu kawasan. Tahap pertama tengah tahun ini kembali digelar di Surabaya, ulai pukul 19.00. Sedangkan Sabtu (4/6), JKT48 pembangunan 88AVENUE menghadirkan 2 tak lain karena kota yang dikenal makanan melanjutkan dengan “handshake event” bagi tower dengan konsep berbeda yaitu SOHO tahu campurnya ini sangat dekat. Sejak 2013, para fans di lokasi yang sama. Mereka bisa ber- dan The Residence yang dilengkapi dengan setiap tahun JKT48 selalu datang ke Surabaya temu dan bersalaman langsung dengan para lifestyle mall. -Bambang Wili Foto/bw

6

hat jelas, papar M. Qosim. Lebih lanjut dijelaskan wisata pemandian tersebut awalnya hanya ada 2 kolam. Namun, melalui dana bantuan yang diberikan beberapa bulan yang lalu, dirinya meminta agar dibuatkan 1 kolam tambahan dengan tingkatan suhu yang berbeda. Dulu saya perintahkan kepada camat Tambak agar dibuatkan 1 kolam tambahan, dengan suhu yang berbeda, yakni panas, hangat dan hangat kuku. Kini sudah terealisasi, tambahnya. Sementara itu, Miswadi Sekretaris Desa setempat menuturkan pihaknya bersama masyarakat akan berupaya melakukan pengelolahan objek wisata tersebut sebaik mungkin. Kami ingin, objek wisata pemandian air panas ini dapat menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun asing yang akan berkunjung ke Bawean, terang Miswadi. Dan pihaknya berharap, dengan adanya wisata tersebut perekonomian masyarakat desa setempat dapat lebih meningkat. Pihak desa sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemkab Gresik yang selalu memperhatikan peningkatan perekonomian masyarakat di Pulau Bawean khususnya di desa Kepuhlegundi. Terbukti dengan dibangunnya sarana dan prasarana serta insfrastruktur untuk menunjang pariwisata di Bawean. Memang tekad Dinas Pariwisata Pemkab Gresik akan selalu berupaya mengembangkan pariwisata yang ada di Pulau Bawean. Dalam pengembangan pariwisata tersebut, Pemkab Gresik akan tetap mempertahankan culture atau kearifan lokal masyarakat Bawean yang terkenal religius. -Samudera Ghozuwan


18

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Life

Story

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

7

Berharap Bahasa Bali Masuk Facebook suka bahasa Bali, iya akan diajarkan, kalau Bali hanya 1 jam mata pelajaran sekarang tidak ya tidak diajarkan,” paparnya. Adanya dengan adanya pergub pengajaran Bahasa perubahan kurikulum tersebut mendapat Bali tersebut diwajibakan 2 jam mata perhatian yang serius dari pemerhati budaya pelajaran pada setiap minggunya. Bali, para pakar (Guru Besar Bahasa Bali), Aliansi Peduli Bahasa Daerah Bali yang guru-guru bahasa Bali, mahasiswa Jurusan digagas oleh pria kelahiran Banyuatis, 24 Bahasa Bali, dan Pemerintah Provinsi Bali. April 1988 tersebut melihat fenomena Hal ini ditakutkan kalau tidak ditanggapi ini harus diubah dengan strategi apapun secara serius perubahan kurikulum tersebut agar Bahasa Bali bisa masuk dalam kuriakan berimplikasi pada hilangnya bahasa Bali kulum nasional dan pelestarian bahasa di dunia pendidikan karena tidak diajarkan Bali sebagai bahasa ibu tetap terjaga. secara tersendiri dalam satu mata pelajaPerjuangan Aliansi Peduli Bahasa Daerah ran. Oleh sebab itulah dilakukan beberapa tidak sia-sia, Bahasa Bali sudah dipastikan upaya untuk memperjuangkan Bahasa akan masuk dalam kurikulum nasional. Bali tetap berdiri sendiri dalam kurikulum ”Saat ini sedang dalam proses, ke depan 2013. “Sudah diajarkan saja bahasa Bali kami tinggal melakukan pelatihan bagi terseok-seok, apalagi tidak,” imbuh dosen guru-gurunya soal kurikulum. Nanti akan tidak tetap di IHDN Denpasar ini. Ia sangat terus kami lakukan pelatihan-pelatihan berharap bahasa Bali bisa diajarkan melalui untuk menambah profesionalisme guru enurutnya penerapan kurikulum 2013 I Nyoman Suka Ardiyasa pendidikan formal, karena dengan begitu bahasa daerah Bali. Nantinya juga akan ada yang mengintegrasikan pelajaran baakan memaksa siswa belajar. Selain itu peran orangtua juga Ujian Kompetensi Guru (UKG) Bahasa Bali dan sertifikasi hasa Bali ke dalam pelajaran Seni Budaya sangat penting untuk mengajarkan anak-anak berkomunikasi guru-guru Bahasa Bali,” jelasnya. Tahun 2016 adalah tahun merupakan sebuah kemunduran karena dalam keluarga menggunakan bahasa Bali. uji coba, sehingga di tahun 2017 penerapan bahasa Bali ke jika itu terjadi maka berimplikasi buruk terhadap kurang Mulai dengan diskusi-diskusi yang dilakukan bersama dalam kurikulum nasional dapat dilakukan. maksimalnya pengajaran Bahasa Bali di bangku sekolah. pemerintah provinsi akhirnya pengajaran Bahasa Bali tetap “Bisa dibayangkan jika itu diintegrasikan dengan Seni Budaya Suka mencatat bahwa bahasa Bali merupakan bahasa Ibu muncul bahkan sekolah yang dulunya mengajarkan bahasa berarti guru tidak wajib mengajar bahasa Bali. Kalau guru sehingga wajib dijaga dilestarikan oleh seluruh komponen masyarakat Bali. Untuk melakukan pelestarian harus dimulai dari proses pengajaran di sekolah, pembiasaan penggunaan bahasa Bali di masyarakat dan pembuatan regulasi yang jelas agar pelestarian bahasa Bali dapat dilakukan secara maksimal. disamping itu dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten sangat diperlukan untuk tetap ajegnya bahasa Bali yang merupakan identitas masyarakat Bali. Menjamurnya penggunaan 1968 ini juga mengaku bahwa komitmenya Selain bahasa Bali, bahasa Sunda dan Jawa merupakan sosial media di masyarakat baik untuk membalikan bahasa Bali mendapat bahasa daerah yang masuk ke dalam kurikulum nasional. kalangan anak-anak, dewasa hingperhatian dari Aliansi Peduli Bahasa Daerah “Untuk tahun ini ketiga bahasa ini merupakan pilot project ga orang tua, membuat I Made Bali sehingga ke depan dapat bersamanamun tidak menutup kemungkinan untuk bahasa daerah Warnita memanfaatkan sebagai sama menghidupkan dan melestarikan lain juga masuk ke dalam kurikulum nasional,” tambahnya. wadah untuk membagikan hasil bahasa Bali. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan bahasa Bali sudah karyanya. Memiliki selera humor Memiliki puluh ribuan likes, bukan mulai dilirik ditingkat nasional. tinggi bukanlah alasan utama bagi tanpa alasan. Hal ini dikarenakan dalam Suka juga sangat berharap dengan adanya pelajaran Warnita dalam membuat sebuah cerita-cerita yang diposting sangat dekat wajib 2 jam di sekolah bisa berimplikasi terhadap eksistensi cerita, melainkan dari hobinya dengan keseharian masyarakat Bali. Kadek bahasa Bali. “Sekolah itu kan benteng pertama, sehingga menulis sejak di bangku Sekolah mengatakan jika konsep dan ide cerita ia di rumah, orangtua juga mulai mengajarkan anak-anaknya Dasar (SD). Puisi dan naskah dapatkan dari pengalaman pribadi, cerita menggunakan bahasa Bali. Tidak sampai di sana, ia bersama drama adalah karya yang sering ia orang, membaca dan titipan orang. “Kami rekan-rekannya juga mengusulkan adanya penyuluh bahasa buat untuk penyaluran bakatnya. juga mengundang kepada pembaca yang Bali. “Kami yakin dengan formal saja tidak kuat, dengan Banyaknya cerita yang dibuat mempunyai cerita lucu, bisa mengirim dan adanya penyuluh bahasa Bali diharapkan juga dapat menmembuat pria yang akrab disapa akan kami posting. Sebelum di posting kami suport,” tambahnya. Selain hal tersebut, hal lain yang ingin Kadek itu berinisiatif untuk menbaca dulu, kalau memang ada yang perlu dilakukan untuk membuat bahasa Bali keren dan hidup gunggah ke dalam sebuah grup diedit ya kami edit,” tambahnya. Sebagai kembali adalah bahasa Bali bisa masuk facebook. “Anak-anak di dunia maya, yaitu facebook. admin dalam akun Punk Kwala Ngibur, sekarang hampir sebagian besar memiliki akun Fb sehingga Namun, banyak masukan dari Kadek memang tidak bekerja sendiri. Punk I Made Warnita dengan begitu mereka bisa belajar sedikit demi sedikit,” pembaca bahwa tulisan yang dibuat Kwala Ngibur sendiri memiliki dua admin, imbuhnya. -Wiwin kepanjangan dan berbau porno, akhirnya Kadek memhanya saja salah satu adminnya memang belum siap buat sebuah akun yang ia namai Punk Kwala Ngibur. untuk diketahui publik. “Kalau cerita-cerita itu saya Sejak dibuat 29 Januari 2016, akun Punk Kwala yang buat, tetapi kalau komik jenaka ada admin satunya Ngibur memang sedang menjadi perbincangan hangat di yang buat,” ucapnya. kalangan pengguna sosial media. “Awalnya sih targetnya hanya seribu likes, tetapi sampai sekarang sudah ada KEMBALI KE KARAKTER puluhan ribu,” ungkapnya. Mengambil nama Punk Kwala Memiliki alur cerita yang mengarah ke hal porno Ngibur juga bukan tanpa alasan. “Saya takut di-bully, tidak membuat akun Punk Kwala Ngibur sepi pemPunk Kwala Ngibur itu kan artinya sekadar menghibur. baca, justru banyak pembaca yang meminta agar cerita Jadi seandainya tulisan-tulisan tidak memenuhi kepornonya lebih mendominasi. “Porno itu kan hanya inginan pembaca, namanya saja Punk Kwala Ngibur,” pancingan, kami hanya membuat imajinasinya saja tetapi ungkapnya. ending cerita pasti lucu,” ungkapnya. ia juga berencana Pria yang berasal dari dusun Kanginan desa Menyali akan membuat akun Punk Kwala Ngibur (PKN) X kecamatan Sawan ini juga mengatakan, meskipun berbau khusus untuk cerita yang bernuansa prono. “Kami akan porno namun akhir dari cerita yang dibuat adalah lucu. bedakan, untuk pembaca yang benar-benar suka cerita “Porno maupun horor ujung-ujungnya berakhir lucu,” lucu, sehingga tidak ada yang komplin,” tandasnya. imbuh pria murah senyum tersebut. Melalui akun Punk Pria yang bekerja sebagai guide ini juga menyikapi Kwala Ngibur, ia juga berusaha untuk melestarikan babahwa porno tidak berpengaruh secara langsung hasa Bali baik bahasa Bali dari Buleleng maupun seluruh terhadap kekerasan seksual yang marak terjadi akhirdaerah di Bali. “Sempat membuat versi Indonesia namun akhirnya ini. “Itu kembali kepada karakter masingkurang pas aja, dicampur juga pernah antara bahasa Bali masing orang, orangtua yang tidak bisa membaca juga dan Indonesia kurang pas juga. Akhirnya saya fokuskan bisa melakukan pelecehan seksual. Apakah itu bisa di bahasa Bali,” ungkapnya. dikatakan tulisan porno yang menyebabkan?” paparnya. Selain memiliki tujuan menghibur, akun Punk Kwala Jika seseorang sudah berkarakter, membaca cerita Ngibur juga diharapkan dapat membalikan bahasa Bali porno pun ia akan dapat memberi arah baik atau buruk. yang mulai dianaktirikan. “Bahasa Bali masih digunakan “Kalau orang sudah berkarakter akan tahu, kalau jelek hanya saja dalam komunikasi hanya beberapa kata saja, jangan diikuti. Jadi jangan persalahkan sebuah tulisan kami berharapkan 75% percakapan sehari-hari mengkarena semua kembali pada karakter masing-masing,” gunakan bahasa Bali,” ujarnya. Pria kelahiran 21 Juli ujarnya. -Wiwin

Kemajuan iptek dan kencangnya arus globalisasi tentu memberi dampak yang signifikan bagi perkembangan masyarakat baik di desa maupun di kota. Perkembangan tersebut ibarat angin segar yang berhembus bagi kemajuan desa maupun kota. Namun, sangat perlu disadari bahwa ‘angin’ tersebut tak luput akan ‘partikel debu’ yang dihembuskannya. Secara tidak sadar, ada bagian dari masyarakat yang terkikis akibat kemajuan tersebut. Salah satu bagian yang terkikis itu adalah penggunaan bahasa Bali. Saat ini penggunaan bahasa Bali memang terkesan dimarginalkan oleh penutur terutama orang Bali pada umumnya karena dianggap kurang keren. Hal tersebut disampaikan oleh penggagas Aliansi Peduli Bahasa Daerah Bali I Nyoman Suka Ardiyasa, M.Pd,.M.Fil.H.

M

Punk Kwala Ngibur

Membalikan Bahasa Bali

Rahmat Hidayat bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri saat kunjungan ke Tiongkok beberapa waktu lalu

Rahmat Hidayat bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla

Di jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, tengah dibangun sebuah gedung yang nantinya akan menjadi rumah bagi rakyat. Seperti cita-cita dan harapan dari sang konseptor bangunan ini, Rahmat Hidayat, Ketua DPD PDIP NTB, gedung yang merupakan kantor DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Barat ini kelak menjadi Rumah Rakyat. Rumah bagi siapa saja, rumah bagi keberagaman dan pluralisme. Sebagai seorang politisi senior, Rahmat Hidayat dikenal sebagai sosok yang egaliter dan menghargai perbedaan tidak hanya lewat kata-kata saja, melainkan juga ia wujudkan dalam keseharian.

R

ancangan gedung DPD PDIP NTB, yang tengah dibangunnya sebagai rumah rakyat ini mampu mewakili keberagaman agama dan suku yang ada di Indonesia khususnya Nusa Tenggara Barat. Di atas areal seluas 30 are ini, selain gedung utama berlantai dua (rancangan dasar yang disiapkan ke depan hingga lantai empat) yang merupakan kantor DPD PDIP NTB, ia juga membangun beberapa tempat ibadah seperti sebuah Mushalla, ada juga Sanggah serta sebuah Altar dan tempat ibadah lain. Sebagai pimpinan PDIP Perjuangan NTB, Rahmat Hidayat yang beragama Islam ini memaknai Islam tidak hanya agama bagi dirinya sendiri melainkan Islam sebagai Rahmatan Lilalamin, yang menaungi seluruh umat, termasuk bumi alam semesta ini beserta seluruh isinya. Karena itulah dalam mewujudkan rumah rakyat ini, ia tidak hanya memikirkan tempat ibadah yang menaungi beragam agama melainkan juga di sekitar gedung ini telah ditanami beragam pepohonan yang kelak akan rindang menaungi kantor dan seluruh aktivitas di dalamnya. Mini hutan yang nantinya akan mengelilingi gedung ini adalah

Kagumi Filosofi Buah Manggis simbol kecintaannya pada alam semesta. Rahmat Hidayat memang mencintai pohon-pohon dalam kehidupannya, karena filosofinya. Tidak hanya di rumah rakyat, pohon-pohon rindang ditanamnya di sekitar rumahnya di kawasan Panji Masyarakat Ampenan. Terbanyak pohon yang ditanaminya di rumahnya itu adalah pohon manggis. “Saya mengagumi filosofi pohon manggis karena buahnya yang jujur. Jika kita perhatikan berapa benjolan yang muncul di pucuk buahnya, jumlah isinya pasti sama. Setidaknya sepanjang hidup saya, saya berusaha untuk mengikuti filosofi yang dititipkan oleh alam tersebut,” ungkap Rahmat Hidayat. Dalam rancang bangun rumah pribadinya maupun kantor DPD PDIP NTB yang seluruh konsepnya merupakan ide dan gagasannya, sengaja ia buat rimbun untuk menjadi contoh bahwa setiap pembangunan haruslah diiringi dengan adanya RTH (ruang terbuka hijau), agar manusia bisa bernafas dengan nyaman. Karena itulah pohon menjadi salah satu kebanggaannya sehingga rumah pribadi dan kantornya sengaja ia rimbunkan dengan pepohonan. Ia maknai benar arti pepohonan bagi kehidupan manusia yang merupakan sumber dari segala sumber kehidupan karena selain dapat meneduhkan, di bawah akarnya pepohonan mampu menyimpan air sebagai sumber utama kehidupan manusia. Selain karena filosofinya, pepohonan juga memberi arti keberlangsungan hidup baginya. Bukan hanya bagi dirinya melainkan juga ia memikirkan untuk kehidupan jauh ke depan, bagi anak cucunya dan bagi kader-kader PDIP NTB selanjutnya. “Saya boleh pergi kelak, tapi generasi saya, baik anak cucu dalam keluarga saya maupun kader-kader PDIP NTB nanti kehidupan selanjutnya terjamin,” ungkapnya.

at

Rahmat Hiday

SETIA PADA HATI NURANI Sebagai seorang politisi senior NTB, Rahmat Hidayat mewarisi jiwa dan semangat nasionalisme serta pluralisme tokoh panutannya, Bung Karno. Ia mencintai partai yang telah membesarkan dirinya ini dengan sungguh-sungguh. Karenanya, dengan alasan

apa pun, Rahmat tidak sekali pun berpaling dari partai yang dilahirkan Bung Karno ini. Sesulit apa pun, sesakit apa pun perjalanan yang telah dilaluinya bersama PDIP, ia senantiasa memelihara hatinya untuk tetap setia. Tidak mudah waktu yang telah dilewati Rahmat Hidayat menghadapi dinamika yang terjadi pada partainya ini, terutama ganjalan-ganjalan keras dan menghimpit di masa Orde Baru yang tidak jarang membuatnya jatuh bangun, tertatih-tatih dan bahkan sampai ‘terluka’ akibat tekanan politik. Ia juga pernah direcall sebagai anggota DPRD II Kabupaten Lombok Timur (periode 1986-1994) karena mempertahankan tetap setia berdiri di kubu Megawati Soekarno Putri ketika Orde Baru mengobrak-abrik partainya ini. “Hanya satu yang harus saya yakini saat itu hingga hari ini, saya hidup untuk setia pada panggilan hati nurani saya,” ungkapnya penuh haru. Dalam tekanan politik kala itu, Rahmat Hidayat mati-matian berjuang untuk menegakkan par-

tai yang telah dimasukinya sejak tahun 1973 ini. Maka ketika hari ini dalam situasi yang damai, ia ‘menikmati’ hasil kerja kerasnya setidaknya dapat membangun kantor DPD PPDIP NTB yang representatif, adalah wajar bagi dirinya. “Gedung ini dibangun dari hasil gotong royong kawankawan sesama anggota dewan dari PDIP NTB, kader dan simpatisan PDIP,” ungkapnya. Meski dana ada, untuk mewujudkannya bukanlah hal yang mudah jika tidak didasari oleh niat dan tanggung jawab yang besar mengingat Rahmat Hidayat tampaknya tidak lama lagi akan ‘pensiun’ secara formal. Akan tetap bagi seorang Rahmat Hidayat, ia tidak akan mengenal pensiun dalam memaknai ajaran partai yang dianutnya ini. Partai ini akan selalu hidup dalam dirinya hingga kelak Allah SWT memanggilnya. “Bagi saya gedung ini bukan untuk diri saya, melainkan untuk generasi PDIP NTB ke depan,” kata Rahmat Hidayat yang menjadi anggota DPR RI dua periode sejak tahun 2004 hingga 2019 ini. -Naniek I. Taufan

Kantor DPD PDIP NTB yang dirancang sebagai Rumah Rakyat


8

Bunda & Ananda

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Tekankan Ajaran Tri Kaya Parisudha Beberapa pekan terakhir, kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan menjadi isu publik yang merebak di berbagai daerah. Mencuatnya kasus-kasus tersebut belakangan ini memang bukan kali pertama, namun jumlah korban dan pelaku tindakan yang terus bertambah membuat masyarakat semakin resah. Kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan dinilai sangat bertentangan dengan nilai kemanusiaan terlebih lagi dengan nilai keagamaan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu ­Kuturan Prof. Dr. I Made Suweta, M.Si.

M

enurutnya, kekerasan seksual terhadap anak merupakan penyaluran seksual yang salah dan merupakan kemerosotan moral. Padahal di dalam agama Hindu sangat jelas diajarakan bahwa

setiap orang harus menjalankan segala sesuatu yang didasarkan pada dharma (kebenaran). “Dalam memenuhi setiap keinginan kita baik itu artha (harta) ataupun kama (nafsu) harus tetap berdasarkan kebenaran,” ujar pria yang baru dilantik menjadi

Easy Shopping Kembali Bagikan Rezeki Nomplok Ratusan Juta Rupiah

Pemenang Rezeki Nomplok Easy Shopping Siang itu ketika langit berwarna cerah, bertempat di Seribu Rasa Restoran, Menteng Jakarta Pusat, restoran tersebut dipenuhi oleh banyak tamu yang berseri-seri. Ya, tentu saja wajah para tamu tersebut berseri karena menyaksikan dibagikannya Rezeki Nomplok Ratusan Juta Rupiah dari Easy Shopping. Acara ini merupakan jawaban atas doa para pelanggan Easy Shopping yang telah loyal berbelanja selama periode promosi 21 Januari–20 April 2016. Telah banyak hadiah dibagikan oleh Easy Shopping sejak mulai mengoperasikan bisnisnya tahun 2013. Pada periode kali ini, pemenang hadiah yang beruntung adalah: - FX. R. Endan Ramelan Hartono dari Kulon Progo sebagai pemenang Hadiah Utama senilai Rp 399.000.000. - Maria Siagian dari Bintaro Jakarta Selatan sebagai pemenang Hadiah Pertama senilai Rp 100.000.000. - Ali Muhndor dari Bogor sebagai pemenang Hadiah Kedua senilai Rp 30.000.000. Total hadiah yang dibagikan Easy Shopping pada periode kali ini mencapai Rp 529.000.000. Ketika para pemenang ditanya untuk apakah hadiah tersebut akan digunakan? Endan Ramelan (71 tahun) sebagai pemenang hadiah Rp 399 juta pun menjawab: “Rencananya hadiah ini akan saya gunakan untuk membantu biaya pengobatan mata saya dan membantu keluarga. Sisanya bisa saya donasikan untuk orang-orang yang membutuhkan,” kata Endan. Lain halnya dengan Maria Siagian (67 tahun), pemenang hadiah Rp 100 juta yang harus merawat suaminya selama 4 tahun terakhir karena sakit dan tidak bisa bangun dari tempat tidur. Hadiah ini sangat membantu meringankan beban pengobatan suaminya. Sementara itu, Ali Muhndor (53 tahun) yang merupakan pemenang hadiah Rp 30 juta masih bingung akan digunakan untuk apa hadiah yang ia terima. “Tapi yang jelas, uang ini akan saya simpan untuk biaya pulang ke kampung halaman nanti saat lebaran,” ujarnya. Para pemenang mengakui bahwa Easy Shopping telah mempermudah hidup mereka dalam berbelanja dan membuat mimpi mereka menjadi kenyataan. Mereka berharap, ke depannya Easy Shopping bisa berkembang lebih pesat sebagai solusi belanja mudah bagi orang-orang yang tinggal di daerah dan jauh dari pusat perbelanjaan. Sebagai perusahaan ritel berbasis katalog surat pertama di Indonesia yang menjual produk-produknya melalui catalog surat jarak jauh, Easy Shopping masih harus terus mengembangkan bisnisnya di wilayah-wilayah yang belum banyak terjangkau karena visi utamanya adalah menjangkau pelanggan dari seluruh nusantara. Acara penganugerahan pemenang ini pun, turut dimeriahkan oleh kedatangan para brand ambassador, yaitu Yati Surachman dan Nia Daniaty serta Ketua Komite Penghargaan Pelanggan, Junaedi. Acara ditutup dengan jamuan makan siang dan sesi foto bersama. “Nantikan terus Rezeki Nomplok Easy Shopping pada periode selanjutnya bagi Anda yang masih belum beruntung. Bagi Anda yang belum menjadi pelanggan, tak perlu khawatir! Cukup daftarkan diri Anda melalui call center 0804-1401028 atau kirimkan kupon yang tertera pada iklan Easy Shopping di media cetak ke PO BOX 6688 Slipi Jakarta Barat 11410. Sekali lagi, selamat kepada para pemenang,” ujar Aliando M. Zibran, Departemen Media Marketing PT. Karisma Bahana Gemilang. -bns

ketua STAHN Mpu Kuturan 4 Mei lalu. Kebenaran yang dimaksud tidak hanya bersumber pada agama, melainkan kebenaran yang bersumber dari negara. Dalam berbagai kasus yang terjadi di Indonesia pada umumnya, sudah sangat jelas bertentangan dengan kebenaran yang bersumber dari negara yaitu pelanggaran terhadap undang-undang perlindungan anak. Agama juga dirasa memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pribadi yang berkarakter. Mempelajari agama tidak cukup hanya sebatas hafalan ilmu semata, melainkan juga harus ditekankan pada penerapan tatanan nilai dalam kehidupan sehari-hari. “Belajar agama dari Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi saya kira belum cukup,” ujar pria kelahiran Lembongan 22 Juni 1962 tersebut. Ia menuturkan sebagai seorang tenaga pendidik harus mampu mencetak lulusan yang cerdas, terampil, ilmuwan, dan

Prof. Dr.Drs. I Made Suweta, M.Si

agamawan. “Mahasiswa tidak cukup hanya cerdas saja, tetapi harus bisa mengaplikasikan nilai agama pada diri sehingga bisa ditularkan kepada masyarakat, dan yang terpenting adalah berkarakter,” tegasnya. Pria yang menamatkan S3 di Universitas Udayana itu juga mengatakan bahwa membentuk mahasiswa berkarakter dalam Hindu didasarkan pada ajaran Tri Kaya Parisudha. “Kami menerapkan ajaran tersebut dalam pembelajaran agar mahasiswa dapat berpikir, berkata, dan berbuat sesuai dengan ajaran agama. Apalagi pemerintah memang menekankan pada pendidikan karakter,” imbuhnya. Ia juga tidak menampik dalam menerapkan pendidikan

karakter yang bersumber dari ajaran Tri Kaya Parisudha memang menumui kesulitan. Hal ini dikarenakan sulitnya ditemukan tokoh yang bisa dicontoh baik dalam keluarga maupun publik. “Ini merupakan tantangan kami ke depan, pendidikan formal sudah sangat bagus akan tetapi pendidikan di keluarga maupun di masyarakat harus menunjang juga. Sekarang yang menjadi masalah apakah semua orang tua di rumah sudah mampu menjadi panutan?” paparnya. Maka dari itu, ia sangat berharap agar pemerintah merancang program untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan berkarakter di keluarga dan masyarakat karena kedua hal tersebut merupakan tiang penyangga dari keberhasilan penerapan pendidikan berkarakater di sekolah. “Tidak mungkin pendidikan informal akan berhasil sesuai dengan keinginan apabila tidak ditunjang oleh keluarga dan masyarakat,” jelasnya. Peran keluarga terutama orangtua menjadi sangat penting untuk menekan terjadinya kasus pelecehan terhadap anak. Orangtua yang notabene memiliki hubungan terdekat dengan anak harus mampu memberi pemahaman kepada anak untuk menjaga diri dan tidak mudah percaya terhadap orang yang baru dikenal. “Selalu hati-hati karena kasus-kasus itu kebanyakan terjadi dengan orang-orang dekat,” imbuhnya. –Wiwin

Mendongeng Lima Menit GADIS BERKULIT KUNING

Konon di sebuah desa di Bali Selatan tinggal seorang penjudi kelas kakap. Namanya I Pudak. Dijuluki kelas kakap, karena demi judi, ia bertahun-tahun tidak pernah pulang. Judi yang paling digemari adalah sabungan ayam. Pada suatu hari ia berpesan kepada Ni Made Taro Sari, istrinya yang sedang hamil tua. “Sari, Bli akan main sabungan di Denbukit dalam waktu yang lama. Jagalah dirimu! Apabila kamu melahirkan anak laki, peliharalah baik-baik. Tetapi kalau lahir anak perempuan, jangan ragu-ragu, sembelihlah dia! Manfaatkan tubuhnya untuk makanan ayam kurunganku!” Ni Sari terkejut, lalu katanya, “Bukankah ia buah hati kita? Laki maupun perempuan, sama saja!” “Apa katamu? Kamu ingin aku membelah mulutmu?” kata I Pudak berang. Demikianlah, sepeninggal suaminya, Ni Sari setiap hari mengurus puluhan ayam kurungan suaminya. Tibalah hari yang dinanti-nanti. Ibu hamil itu melahirkan seorang anak mungil. Perempuan! Karena kulitnya kuning bersih seperti terong, maka bayi yang sangat disayanginya itu diberi nama Ni Tuung Kuning. Lama benar sang ibu bingung. Menuruti perintah suami atau mengikuti hati nurani. Hari demi hari terlewatkan, akhirnya ia menemukan akal. Anak bayi yang dikasihinya itu disembunyikan di rumah neneknya, Dadong Leko. Singkat cerita, entah berapa tahun lewat, tiba-tiba I Pudak pulang. Kalimat pertama yang diucapkan di depan istrinya adalah, “Bagaimana anakmu, laki atau perempuan? Kalau perempuan, apakah semua ayamku dapat bagian?”

“Perempuan, Bli! Ia sudah kubagi untuk semua ayam.” jawab Ni Sari. Tiba-tiba ayam-ayam kurungan itu berteriak, “Bohong, bohong, bohong! Kukuruyuuuk….! Anak itu disembunyikan di rumah nenek.” I Pudak, penjudi kelas kakap itu naik pitam. “Sari! Kamu bohong! Carilah anakmu sekarang!” teriaknya sambil menghunus parang. Ni Sari pun berangkat menjemput anaknya ke rumah Dadong Leko. Sesaat kemudian ia kembali tanpa membawa si buah hati. “Maaf, Bli! Tuung Kuning sedang menenun selembar kain untuk neneknya. Besok ia akan ke sini.” Keesokan harinya I Pudak memaksa istrinya menjemput Ni Tuung Kuning. Namun si buah hati tidak juga nongol. “Maaf Bli! Ia sedang menenun selembar kain untuk ibunya.” Pada hari berikutnya barulah Ni Sari berhasil membujuk anaknya untuk pulang. Anak perempuan berkulit kuning itu memperlihatkan selembar kain yang baru saja selesai ditenunnya. Kain itu ia hadiahkan kepada ayahnya tercinta. Namun ayah yang mabuk judi itu lebih sayang kepada ayamnya dari pada kepada buah hatinya. Ia segera mengambil parang, lalu membunuh anaknya. Tubuh anak itu diberikan kepada semua ayamnya. Kukuruyuuuk…! Peristiwa ajaib terjadi. Tak berselang lama, semua ayam kurungan itu mati. I Pudak menangis meraung-raung, lalu memeluk Ni Tuung Kuning yang tiba-tiba berdiri di sampingnya. “Maafkan ayahmu, Nak! Kamu adalah buah hatiku yang sangat kusayangi.” Tak seorang pun yang tahu di balik peristiwa itu. Ketika I Pudak berancang-ancang membunuh Ni Tuung Kuning, beberapa orang bidadari mengganti tubuh gadis berkulit kuning itu dengan pohon pisang. Jadi yang dipotongpotong oleh penjudi kelas kakap itu adalah batang pisang. Kematian semua ayam kurungan itu akhirnya membuka hati nurani I Pudak.

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

17

WORKSHOP GURU MANGKU HIPNO “MELENTURKAN HATI” Inti kehidupan itu tentang sebuah janji suci. “Berjanjilah dengan kesungguhan hati, akan membuat mereka bangga pernah melahirkanmu”

TEMUKANLAH ALASAN BAHAGIA DALAM DIRIMU SENDIRI...hormati adamu, cintai hidupmu, jaga jiwamu, kembangkan senyummu, sayangi sekecil apapun milikmu. Yakinkan diri bermanfaat dan berharga dalam segala ruang dan waktu. Memilih menjadi bijaksana adalah jalan terbaik mencapai kesenangan pikiran, ketenangan hati dan kenyamanan tubuh. Ketika melihat ketidakcocokan pada diri seseorang, pikirkan bahwa seseorang bebas memilih gaya hidupnya. Maka hatimu akan tenang. Ketika seseorang berbicara yang membuat hati panas, rasakan bahwa semua orang dilahirkan dengan gaya bicara yang berbeda, maka perasaanmu lebih lega. Ketika kita merasa diacuhkan, pikirkan bahwa kita tidaklah harus menuntut perhatian dari orang lain. Ketika tidak ada yang mengerti tentang kita, pikirkan bahwa, kita hanya butuh lebih mengerti tentang diri sendiri. “KEBIJAKSANAAN” mengajarkan, semua yang terjadi di luar diri kita, tidaklah dapat kita kendalikan, maka kita perlu “melenturkan hati” agar mampu mengendalikan diri sendiri. Pilihkan alasan senang untuk pikiranmu agar mampu bertumbuh dalam damai. Pilihkan alasan tenang pada hatimu agar berkembang dalam kebijaksanaan. Pilihkan langkah nyaman dalam tindakanmu, agar semua terasa lebih ringan. Pahami inginmu, mengerti karaktermu lebih paham dan lebih mengerti dari siapapun, maka bibit pohon kebijaksanaan yang Tuhan tabur dalam jiwamu akan bertumbuh subur dalam hari harimu. Pilihkan senang, pilihkan senyum, pilihlah menjadikan segala masalah ringan bagi kemampuanmu. Dan, layakkan hidup bahagia dan senyum ringan bagi dirimu, tubuhmu perlu dimanja di setiap waktu. Inilah inti melenturkan hati dari sudut pandang ilmu fisiologi, ilmu tentang kekuatan gerakan yang meyakini emosi diciptakan oleh gerakan. Demikian Guru Mangku Hipno yang merupakan seorang profesional healer dan pakar metafisika memulai perbincangannya. Hiduplah dalam keberlimpahan, karena semesta ini telah menyiapkan segala yang kita butuhkan, dan tubuh kita memiliki semua alat untuk mencapai tujuan kehidupan lebih baik. Kita memiliki akal, keistimewaan yang hanya dimiliki oleh manusia, maka berbahagialah dilahirkan sebagai manusia, gunakan kesempatan ini dengan baik, hindari membuang–buang waktu dan kesempatan. Waktu selalu berputar, mari putar roda yadnya kita dengan menjadi pelayan umat dan pemberi manfaat dalam Dasyanam dan sevanam. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya??. Setelah mampu melenturkan hati dan memiliki kebijaksanaan dalam memaknai kehidupan ini, kita wajib meningkatkan kemampuan kita dalam segala bidang kehidupan. Baik kemampuan mencerdaskan pikiran, dan kemampuan memperpeka perasaan kearah positif. Kemampuan pikiran

dan perasaan mengendalikan emosi menjadi sesuatu yang sangat penting karena “perbedaan antara bersikap bodoh atau pintar tidak didasarkan pada kemampuan Anda, tetapi pada keadaan pikiran atau tubuh Anda pada saat tertentu”. Manfaat dan Tujuan Workshop “Melenturkan Hati” Ikuti workshop yang akan mengajarkan dan membuat pikiran Anda terfokus, dan memiliki kekuatan konsentrasi dalam mengelola dan mengatasi stres, gelisah, menderita, frustasi, kesepian, marah, bosan sehingga Anda merasakan kembali indahnya kehidupan dengan memunculkan perasaan dicintai, bahagia, semangat, lega dan gembira. Anda akan diajarkan oleh Guru Mangku Hipno yang merupakan pakar energi prana untuk memaksimalkan kemampuan energi Anda dan mengetahui cara pembangkitannya, pemanfaatannya dengan baik. Guru akan melakukan pembangkitan prana massal kepada seluruh peserta dan ini sudah dipraktikkan oleh jutaan peserta workshop dari seluruh wilayah Indonesia dan sudah dirasakan manfaat nyatanya. Dalam Workshop ini Anda juga akan diajarkan sebuah keilmuan yang mampu menangkal hal–hal negatif dalam pikiran dan perasaan melalui gerakan mudra semesta dan sebuah pengetahuan penting dalam menjaga kwalitas hidup yaitu keilmuan “JNANA BHUDIREKA”, yang merupakan resep menjaga pikiran dan perasaan tetap baik baik saja. Ilmu ini memaparkan bahwa, pohon kebohongan hanyalah akan berbuah kebohongan. Semakin besar ia bertumbuh, maka buahnya semakin lebat, jangan biarkan bibit liar pohon kebohongan tumbuh dalam kehidupan ini. Jnana bhudireka adalah termasuk salah satu sistem penyembuhan pe-

nyakit pikiran dengan memperdalam ilmu pengetahuan spiritual. Dalam memperdalam pengetahuan spiritual hal pertama yang wajib dimiliki adalah Kejujuran. Kejujuran menjadi mahal, karena manusia memiliki ego dan superego. Terkadang demi mempertahankan ego dan superego, seseorang mampu mengatakan sesuatu yang sesungguhnya berlawanan dengan kata hatinya. Meskipun saat ia mengatakan sesuatu, ia menyadari sesungguhnya yang dikatakannya sungguh diluar kebiasaan yang ia lakoni secara realita alias berbohong. Ini awal penyakit pikiran, biasanya lama kelamaan akan menjelma menjadi penyakit perasaan. Ini terjadi karena ia membawa beban berat dalam hidupnya, dan mencederai kejujuran nuraninya dengan kebohongan ucapannya. Pembenturan kejujuran nurani dengan kebohongan yang diucapkan akan membuat intuisi seseorang tumpul dan efeknya aura diri meredup dan keyakinan diri akan terus merosot. Kekuatan energi kata katanya berkurang, Sebab kata-kata bohong bagaikan buah yang nampak ranum namun ternyata busuk di dalamnya. Demikian Guru mengingatkan tentang pentingnya kejujuran diri. Sebagai tambahan pengetahuan Guru juga akan membeberkan tentang etiologi sakit versi Brahmakunta Spiritual & Supranatural Universal. Etiolgi of illness adalah ilmu yang mempelajari

kepercayaan sebab-sebab suatu penderitaan, penyakit dan gejala simtomatis yang dialami penderita. sedangkan “Health care system” mempelajari sistem diagnosa dan penentuan sebab sebab suatu penyakit dan penderitaan serta untuk memutuskan terapi dan metode penyembuhan apa yang akan digunakan. Inilah yang kurang dipahami oleh banyak praktisi penyembuhan. Secara kosmologi apakah sesungguhnya yang terjadi saat kita sakit ataupun menderita? Yang terjadi adalah hilangnya keseimbangan antara unsur pembentuk tubuh Panca Maha Butha dan terganggunya kestabilan

Guru Mangku Hipno mengajarkan meditasi Transcedental para sahabat dari Kanada tri dosha (Vatta, Pitha, Kapha) yang mengendalikan pola pikiran dan perasaan manusia. Penyakit digolongkan menjadi 2 bagian yaitu bersifat fisik dan nonfisik, dan penyebabnya ada 3 yaitu naturalistik, personalistik dan supranaturalistik. Sedangkan penyebab penyakit menurut caturdasa aksara ada 2 yaitu akibat terganggunya Panca Brahma dan Panca Tirta. Dalam Wrehaspati tatwa, penyakit itu ada 3, karena kekuatan supranatural, gangguan mental, dan karena mahluk renik/ Butha. Dijelaskan pula ada 3 cara mengatasi penyakit dan kegagalan hidup yaitu Tresna dosaksaya, Indryayoga marga, Jnana Budhireka. Lalu apakah solusi terbaik saat kita mengalami suatu penyakit dan penderitaan? Tentu saja tindakan menginisiasi 9 Cakra dan Kultivasi 7 Prana merupakan cara tercepat dan terbaik untuk meng-ON-kan ketiga cara mengatasi derita, penyakit dan nasib buruk tersebut diatas.

RE-INSTALL (INISIASI) 9 CAKRA DAN 7 PRANA. Kebanyakan mereka akan bertanya, apa salahku, apa kurangku, mengapa aku menderita, mengapa aku harus menjalani masalah seperti ini..? Masih ada puluhan pertanyaan yang gampang dilontarkan, namun susah dipecahkan. Sesungguhnya manusia dilahirkan dengan kemampuan multidimensi, memiliki kekuatan dahsyat untuk mengubah jalan hidupnya menjadi mudah dan lebih sederhana tanpa kerumitan. sehingga memiliki kesempatan “Berhenti berkutat setiap harinya dengan masalah, dengan derita, dengan halangan dan dengan penyakit “Re-Install (Inisiasi) saja ke 9 Cakra (9 linggam dewata nawa sanga), Cakra yang Tuhan anugrahkan bertujuan untuk kemampuan, keseimbangan, kesempurnaan diri yang merupakan unsur pembentuk manusia menjadi manusia yang sehat,

sukses, keberlimpahan dan bahagia. Secara metafisika magis bahwa keberhasilan hidup hanya di gerakkan oleh 9 sistem kekuatan yang tersimpan didalam tubuh terdalam. 1. Cakra Muladara: di tulang ekor berfungsi untuk keberuntungan. 2. Cakra Swadhistana: di area seks untuk insting dan firasat tajam. 3. Cakra Manipura: di pusar untuk energi penyembuhan diri, ketenangan. 4. Cakra Anahata: di jantung, penguat perasaan dan kecerdasan emosi. 5. Cakra Visuda: di tenggorokan, untuk kemampuan bicara berpengaruh. 6. Cakra Ajna: di kening, untuk 4 kecerdasan sukses dan sejahtera 7. Cakra Mahkota: di ubun ubun agar mampu berspiritual dan perlindungan. 8. Cakra Kembar 1: rahasia (deteksi kebenaran) 9. Cakra Kembar 2: rahasia (deteksi kebohongan dan kepalsuan). Untuk kebahagian diri lahir batin, ABRAHAM HAROLD MASLOW, seorang ahli Psikologi humanistik, menambahkan untuk dapat memiliki kualitas aktualisasi diri, milikilah kebenaran, kebaikan, keindahan, keutuhan, transedensi dikotomik, gairah, unik, kesempurnaan, kebutuhan, penyelesaian, keadilan, tingkatan, kesederhanaan, kekayaan, upaya, ceria, swasembada. Semua itu lebih mudah didapatkan saat inisiasi 9 cakra dan 7 prana. Untuk satu langkah mudah dan efisien, hubungi: Brahmakunta Center / GMH Institute, #Pusat Pembelajaran Supranatural & Spiritual Universal #Pusat Penyembuhan Hypnotherapi, Psikotherapi #Pusat deteksi penyakit Medis Nonmedis #Pusat Konsultasi masalah Keluarga dan Anak #Klinik Perubahan Sikap dan Sifat #Klinik Meramal Masa depan kehidupan. Perumahan Gunung Sari Indah, Jl. Tukad Buana 1/61 Kebo Iwa Utara Denpasar. Telepon (0361) 8442823/085103112404. PIN BBM : 7FB63D85.(Izin praktek : DINKES : 448.3/28.PT.XII.14/DIKES).

IKUTI WORKSHOP “MELENTURKAN HATI “ BERSAMA Guru Mangku Hipno dan Komunitas Brahmakunta: 2 (dua) SESI Daftarkan diri Anda dan Keluarga segera, tempat terbatas : Daftar dan info Hubungi : 03618442823, 085103112404, 081337228580. SESI I : Workshop “Melenturkan Hati” Hari : Minggu, 5 Juni 2016 Tempat : Madam Tan Restaurant, Jl Cok Tresna Renon Denpasar Waktu : 13.00 sd 15.00 wita. Tiket : Hanya Rp 350 ribu/orang (Coffee Break) *Pemesanan tiket dan pembayaran dapat dilakukan dengan Transfer ke Bank BCA No a/c: 6690055455 a/n Ketut Gd Suatmayasa SH. SESI II : Waktu 15.30 s.d. 16.30 Wita Khusus untuk yang ingin mengikuti Peningkatan Kualitas diri dan menjadi Praktisi : Dengan biaya admin per point Rp 995 ribu (Langsung bisa praktek 5 detik setelah inisiasi) Inisiasi 9 Cakra Kultivasi 7 Prana Belajar Hypnosis Super cepat ( hanya 10 menit) Belajar Hypnotherapi Belajar Ilmu meramal / palmistry *Pemesanan tiket dan pembayaran dapat dilakukan dengan Transfer ke Bank BCA No a/c: 6690055455 a/n Ketut Gd Suatmayasa SH.


16

Edukasi

Edisi 903/ 30 MEI- 5 JUNI 2016

Bhaktivedanta Academy

-Nurturing the Spirit of Service and Inquiry-

Berbekal pendidikan yang berkualitas dan moral yang kuat, generasi muda kita dapat membuat perbedaan dalam kehidupan mereka sendiri serta dalam masyarakat. Oleh karena itu Yayasan Bhagavata Dharma Dr. Thoudam Damodara Singh mendirikan Bhaktivedanta Academy Indonesia dengan tujuan utama untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas namun terjangkau untuk anak-anak usia dini, sekolah dasar dan juga tingkat sekolah menengah pertama. Dengan berdasarkan pada penyelidikan ilmiah dan kebijakan spiritual, kurikulum Bhaktivedanta Academy Indonesia dirancang secara khusus untuk mendukung perkembangan holistik

setiap anak. Pada intinya, Bhaktivedanta Academy Indonesia bertujuan untuk mempersiapkan murid-murid mereka untuk kehidupan, yaitu untuk menjadi individu yang arif dan berkarakter mulia, untuk mencari arti dan tujuan dari apa yang mereka lakukan dan pada akhirnya untuk menjadi individu yang bahagia dan damai yang membawa suatu perbedaan dalam masyarakat. Salah satu keunikan Bhaktivedanta Academy adalah penawaran mata pelajaran Critical Thinking untuk membantu murid-murid mengembangkan cara berpikir yang logis dan kritis, lalu menjadi individu yang penuh rasa ingin tahu dan mampu untuk berpikir dari berbagai perspektif. Dan dengan pendidikan moral dan karakter, mereka akan memiliki sensitifitas terhadap perasaan dan pendapat orang lain, dan mampu untuk berkomitmen pada tujuan yang mulia. Karakter semacam itu tumbuh dari perpaduan nilai-nilai universal

Siswa-siswi primary

Pagelaran tari pada acara spiritual

(yang berdasarkan pada pemahaman spiritual dan ilmiah Vedanta dari dahulu kala, terutama Bhagavad-Gita) di dalam semua aspek kurikulum sekolah, yang puncaknya dilambangkan dalam motto sekolah mereka, vidya vadhu jivanam, yaitu kesimpulan terakhir dari segala pengetahuan mengarah pada pujian kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Misi dari sekolah kami adalah untuk mengembangkan murid-murid kami untuk menjadi individu yang berkarakter dan berkompetensi, yang berjiwa melayani dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,” ujar A. Ag. Ayu Dwi Ratnawati, Ketua Yayasan Bhagavata Dharma, “Kami juga berupaya untuk menanamkan jiwa keingintahuan dan pencarian jati diri, serta budaya kasih sayang, rasa percaya, melayani, refleksi dan menghargai dalam setiap tindakan dan interaksi mereka. Selain itu, kami juga berupaya untuk mengembangkan pemahaman ilmiah pada muridmurid kami tentang kehidupan dan alam material, tentang Tuhan Yang Maha Esa

dan kesadaran akan keberadaan Tuhan dalam kehidupan kita.” Ibu Ayu menambahkan bahwa peran guru dalam proses pendidikan siswa-siswi adalah sangat penting; guru harus menjadi teladan yang baik untuk murid-muridnya dan memiliki karakter yang mulia. Dalam hal ini, pedagogi yang digunakan oleh guru-guru di Bhaktivedanta Academy Indonesia mencerminkan kualitas yang harus dimiliki seorang guru, yaitu: l Mengajar dengan pendekatan pribadi dan dengan kasih sayang l Menjalankan proses belajar berdasarkan metode inquiry lMerencanakan pembelajaran dengan konsep scaffolding dan differentiated learning lMelakukan evaluasi formatif l Mencontohkan dan menanamkan nilai-nilai secara holistik serta jiwa melayani Untuk PAUD, kelas akan menggunakan medium Bahasa Inggris. Sementara di SD dan SMP menjalani program Bahasa

Inggris plus. Tingkat SMP juga diberikan tambahan Bahasa Sansekerta. Sebagai sekolah yang berorientasi non-profit, Bhaktivedanta Academy Indonesia bertekad memberikan pendidikan berkualitas yang terjangkau. Meskipun ada begitu banyak sekolah yang menawarkan pendidikan yang berstandar internasional, biasanya orang tua perlu mengeluarkan biaya yang tergolong tinggi agar anak-anak mereka dapat mengenyam pendidikan berstandar tinggi tersebut. “Semua anak harus mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” ujar ibu Ayu, “Oleh karena itu kami membuka kesempatan tersebut untuk anak-anak dari golongan ekonomi manapun.” Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih jauh tentang sekolah Bhaktivedanta Academy dapat meng­hubungi di Perum Nuansa Balian Permai Gg. P.B. Mandala, Jln. Tukad Balian Renon di nomor 0851 00571010.

Profil Keluarga Harmonis se-Bali 2016 Salah satu agenda rutin Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali untuk memperingati Hari Keluarga adalah mengadakan Lomba Keluar­ ga Harmonis dan Sejahtera. Masing-masing kabupaten/kota di Bali sudah menyiapkan duta untuk dinilai oleh tim yang terdiri dari Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali, dan Ta­ bloid Tokoh. Berikut profil para duta Keluarga Harmonis Sejahtera tahun 2016 kabupaten/kota berdasarkan urutan abjad.

Badung (I Wayan Sudika Arsana-Ni Luh Putu Rusdianingsih) Pasangan keluarga harmonis duta Badung ini beralamat di dusun Kiadan, Desa Plaga, Kecamatan Petang. Sudika bekerja sebagai guru sedangkan Rusdianingsih seorang bidan. Mereka dikaruniani dua anak, Ni Luh Sudiasih dan I Made Dwi Arsana. Selain sebagai guru, Sudika juga seorang petani. Ia mengelola pertanian, peternakan, dan perkebunan. Hasilnya, berupa biopori, biourine, biogas, biodisc serta hidroponik (4B1H) dipamerkan saat penilaian. Semua bentuk pertanian dan hasilnya ini diadopsi dari program simantri sehingga ia punya komitmen menjadikan limbah sebagai berkah. Ia pun mengaku bangga menjadi petani karena petani itu jujur dan ulet bekerja. Kalau tidak bekerja, tidak akan mendapatkan hasil. Kekompakan keluarga ini juga diwujudkan dengan pembagian tugas di rumah tangga. Kedua buah hatinya mendapat tugas untuk membersihkan rumah. Mereka juga memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman bermanfaat yang termasuk tanaman obat keluarga (toga). Bangli (I Wayan Miarta-Ni Wayan Marsi) Mengembangkan konsep hubungan sosial Tattwam Asi dan prinsip pergaulan paras-paros sarpanaya salunglung sa-

bayantaka dalam bermasyarakat menjadi pedoman keluarga I Wayan MiartaNi Wayan Marsi. Dengan saling menghargai ini, perselisihan pun dapat diminimalkan. Hal ini pun diterapkan Miarta yang pernah menjadi Bendesa Adat selama dua periode. Demikian juga dengan Marsi yang aktif sebagai kader posyandu dan membantu perekonomian keluarga dengan membuka warung kelontong. Warga Bangunlemah Kawan, Bangli ini memiliki dua putra, I Wayan Eka Martawan dan I Made Agus Bangkit Anggara. Keduanya memiliki prestasi moncer di bidang akademis dan nonakademis. Mereka juga aktif di berbagai kegiatan organisasi. Sebagai warga yang peduli dengan lingkungan, keluarga ini aktif memperkenalkan objek wisata air terjun Tibumana yang ada di banjar mereka. Banyak wisatawan yang mengunjungi air terjun ini sehingga membantu memberikan pendapatan bagi banjar Bangunlemah Kawan.

Buleleng (Drs. Made Suteja dan Putu Marjani, S.Pd) Keluarga merupakan wahana pertama bagi perkembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu perlu adanya upaya peningkatan kualitas lingkungan baik fisik maupun non fisik agar keluarga harmonis yang kondusif untuk pertumbuhan

dan perkembangan anggota-anggotanya dapat terwujud. Kabupaten Buleleng diwakili oleh keluarga Drs. Made Suteja dan Putu Marjani, S.Pd. dari Dencarik, Kecamatan Banjar setelah berhasil menjadi juara pertama keluarga harmonis tingkat kabupaten. Menurut Suteja yang juga Perbekel Dencarik, sebuah keluarga akan sejahtera dan harmonis jika memerhatikan usia perkawinan dan mendukung program Keluarga Berencana dari pemerintah. Made Suteja yang memprogram kedua anaknya Gede Prema Ranga Puspayana dan Kadek Gita Puspita Sai Sarani juga berharap, ke depan menjadi contoh bagi calon keluarga agar lebih memerhatikan kesejahteraan keluarganya. Denpasar (I Wayan Sila Sayana- Gusti Ayu Putu Mayun) Sebagai orangtua yang memiliki basis pendidikan manajemen, Sila Sayana sangat disiplin dalam mengatur keluarga. Ia dan istrinya Gusti Ayu Putu Mayun mengingatkan dan menjadi contoh bagi dua buah hatinya, Putu Syaenawa Astra dan Made Yuki Kirana tentang kedisiplinan dan pengaturan waktu. Konsep perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan menjadi modal dasar dalam tiap kegiatan yang mereka lakukan. Sila yang juga vokalis band Legend ini juga aktif memberikan motivasi tentang pentingnya membangun keluarga yang diawali dengan perencanaan yang baik. Hal ini dilakukan sejak ia aktif di seka teruna hingga kini. Sang istri pun juga aktif di PKK Banjar Taman, Sanur. Kepada anak-anak, mereka tidak pernah memaksakan diri untuk menekuni bidang apa, termasuk berorganisasi. Ternyata buah jatuh tak jauh dari pohon. Syaenawa yang juga atlet selancar angin dan Yuki yang gemar melukis merupakan Ketua OSIS di sekolahnya.

Pelesir

9

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Sumba Barat Daya dengan ibu kota Tambolaka memiliki pesona alam yang sangat indah. Tempatnya tenang dan cocok untuk beristirahat dan menenangkan diri dari hirukpikuk dan kemacetan kota besar. Beberapa objek wisata bisa menjadi tempat yang harus Anda kunjungi saat ke Sumba Barat Daya.

Nikmati Pesona Sumba Barat Daya

P

ertama, Pantai Danau Weekuri. Dari Tambolaka menuju ke Pantai Danau Weekuri di Desa Kalenaroga, Kecamatan Kodi Utara sekitar 60 km. “Jalanan yang dilalui menuju pantai ini rata-rata sudah diaspal walaupun di beberapa lokasi belum di aspal. Di pantai ini ada danau yang airnya asin, karena itu dinamakan Pantai Danau Weekuri,” ujar I Made Bagus Sakaputera menuturkan pengalamannya berkunjung ke Sumba Barat Daya. Pria yang akrab disapa Gus Saka ini menambahkan, tak jauh dari Pantai Danau Weekuri ada Pantai Mandorak. Pantai ini letaknya agak tersembunyi. Untuk mencapainya diperlukan perjuangan yang tak mudah. Namun, semua itu akan terbayarkan oleh pemandangan Pantai Mandorak yang sangat menakjubkan. Pantai Mandorak hanya selebar 50 meter dengan posisinya berada dibalik tebing yang curam dan dihubungkan dengan laut hanya dengan “pintu” selebar 3 meter. Pantai Mandorak mempunyai pemandangan indah yang akan membuat wisatawan kagum akan keindahannya. Air lautnya terlihat biru bening, tebing batu karang tinggi yang makin mempercantik panorama ditambah pasir putih yang menyala seperti mutiara. Objek ketiga adalah Kampung Ratenggaro. Kampung tradisional ini berada di Desa Umbu Ngedo, Kecamatan Kodi Bangedo. Salah satu keunikan kampung ini adalah terletak di pinggir pantai dan muara Sungai Waiha. Kampung ini mempunyai 304 buah kubur dan 3 diantaranya adalah kubur bersejarah. Berikutnya Wainyapu. Daerah Wainyapu terkenal dengan Pasola. Pasola adalah ritual perang adat masyarakat Sumba. Ritual perang adat ini dilakukan di atas kuda yang sedang berlari dengan menggunakan senjata tongkat kayu yang disebut sola. Sola dalam bahasa Sumba adalah tongkat kayu yang digunakan untuk mengendalikan kuda. Sehingga “pasola” berarti perang sola yang dilakukan sambil berkuda. Meski berperang, dalam Pasola, tidak ada yang kalah dan yang menang. Pasola adalah ritual perang adat. Bukan perang sungguhan atau pun pertandingan. Bahkan, peserta bebas memilih kubu mana yang ia akan ikuti. Usai Pasola, rasa dendam harus selesai. Mereka percaya, dengan melampiaskan dendam, berarti ia telah membuang sifat-sifat buruk di dalam hatinya. Sumba Barat Daya yang dipimpin Bupati Markus Dairo Talu, S.H. dan Wakil Bupati Drs. Ndara Tanggu Kaha terus berupaya untuk membangun wilayahnya sehingga menarik kunjungan wisatawan. “Sambutan Bupati dan Wakil Bupati sangat luar biasa. Ini menunjukkan mereka siap untuk menerima wisatawan yang ingin mengeksplorasi alam Sumba Barat Daya. Pak Wakil Bupati yang berasal dari Wainyapu juga mempromosikan Wainyapu punya pantai yang indah jika dikunjungi di

Pantai Mandorak

sore hari sekalian makan dan menikmati sunset yang indah,” ujar Gus Saka yang diantar oleh tim dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian & Perdagangan Kab. Sumba Barat Daya. Pria yang juga pemilik event organizer ini menambahkan penerbangan menuju Tambolaka bisa berangkat dari Denpasar. Untuk informasi, ia mengingatkan calon wisatawan yang ingin ke Sumba Barat Daya, sinyal telepon seluler yang ada hanya Telkomsel sedangkan ATM yang ada hanya BRI, BNI, dan Bank NTT. —Ngurah Budi

i Danau Weekuri

Gus Saka di Panta

Salon

Kampung Ratenggaro

Jln. Wijaya Kusuma No.39 Denpasar

Jln. Suli No. 151

Tlp. 085 237 028570

Tlp. 0812 3636 0808

Jln. Merdeka VIII No. 1 (by appointment) Tlp. 0811 903 393

Jln. Sedap Malam No. 79 A, Denpasar HP 08133900 3366, 0851 0349 6464


10

Kreasi

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Mengolah Kelapa hingga tak Bersisa Pohon kelapa merupakan pohon yang dari akar, batang, daun, hingga buahnya bisa dimanfaatkan. Khusus buahnya, semua bagian juga bisa diolah. Kelapa yang muda bisa dikonsumsi. Kelapa yang tua bisa dijadikan keperluan upacara dan dijadikan minyak. Bagaimana mengolah buah kelapa menjadi barang seni?

Gede Suryawan

S

uasana ramai terlihat di rumah Gede Suryawan di dusun Sari Mertha, Negari, Banjarangkan, Klungkung. Ada yang mengelem gelas dari batok kelapa, ada yang mengecat dengan vernis, dan ada yang membersihkan batok kelapa. Mereka adalah karyawan “Yande Batok” yang memproduksi berbagai kerajinan

berbahan dasar kelapa. “Kami mulai usaha di rumah sekitar tahun 1996. Saya bersama adik, Kadek Darma Sugita yang merintis. Saya bagian pemasaran, adik bagian produksi. Kami membuat berbagai kreasi berbagai benda seni yang berbahan kelapa. Dulu kelapa mudah dicari, bahkan ada yang langsung membawakan ke rumah,” ungkap pria kelahiran 22 September 1970 ini. Suami Luh Gede Juliarti ini menuturkan membuat usaha ini berdasarkan pengalaman melihat batok kelapa dibuang-buang. Daripada terbuang percuma, lebih baik dijadikan benda bermanfaat yang bisa menambah penghasilan. Apa yang dirintis Suryawan dan adiknya ini membuahkan hasil. Pelan tapi pasti usaha mereka makin maju. Dukungan pemerintah daerah melalui pelatihan dan pameran membuat mereka makin eksis. Workshop Yande Batok pun sering didatangi tamu baik dari luar Bali maupun luar Indonesia. Benda yang mereka buat mulai dari gayung, gelas, mangkok,

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Gaya Kebaya Elegan

Ketika kita ng membicarakan keindahan kebaya, maka identik dengan Indonesia dan Bali, Itulah harapan para desainer yang ada di Bali.mengingat pula kebaya adalah salah satu busana yang sering di kenakan di berbagai kesempatan.

D

emi lebih lagi menjaga dan mempopulerkan aneka gaya kebaya, beberapa waktu lalu dilaksanakan “Pagelaran 100 Kebaya” di Gedung Cita Klangen ISI, Denpasar. Tiga desainer Bali, Yudhi, Yenli Beberapa kreasi dari batok kelapa

topeng, celengan, hingga kreasi terbaru pancuran. “Ide pembuatan produk biasanya muncul dengan sendirinya. Ada juga pesanan pembeli. Kadang sambil jalan lihat sesuatu, langsung diaplikasikan. Untuk pancuran, idenya dari pancuran beton yang banyak dijual pedagang batu. Setelah dipelajari, ternyata kolamnya diganti dengan batok kelapa. Tambahkan lampu dan rumput, jadilah kreasi baru,” ungkap Darma Sugita. Mengenai harga kerajinan ini, mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 1,5 juta. Darma yang mempekerjakan 14 orang ini menambahkan ada kerajinan yang bisa dibuat banyak sekaligus hingga 100 buah, namun ada yang hanya bisa satu saja dalam sehari.

“Semua bagian d a r i k e lap a b is a kami manfaatkan tergantung apa yang akan dibuat. Sabut dan kulit kelapa pun bisa menjadi bagian dari benda seni. Air kelapa dan dagingnya sudah ada yang memesan untuk bahan nata de coco. Ampas-ampas sabut pun bisa dikumpulkan untuk dijadikan briket. Jadi kami mengolah buah kelapa tua hingga tak bersisa,” ujar Suryawan. –Ngurah Budi

Bali TV Rayakan HUT ke-14

Bali TV merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14, Kamis (26/5) di halaman Gedung Pers Bali K. Nadha. Perayaan dirangkaikan dengan HUT ke-15 Harian Bisnis Bali dan HUT ke-11 Koperasi Krama Bali (KKB). Hadir dalam acara tersebut mantan Gubernur Bali Dewa Made Berata, mantan Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, Pimpinan Kelompok Media Bali Post ABG Satria Naradha, dan karyawan-karyawati Kelompok Media Bali Post. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan punia wirasa kepada Luh Budiarti (15), penyandang disabilitas dari Desa Sudaji, Buleleng; Gede Andi Bakti (23), penyandang disabilitas dari Desa Abang, Karangasem dan Putu Angga Dirgayusa (11) penyandang disabilitas dari Desa Ulakan, Manggis, Karangasem; dan Panti Asuhan Yayasan Gayatri Widya Mandala, Tabanan. Ada pula penyerahan bantuan pretima kepada Kelian Banjar Robokan, Padangsambian Kaja, serta bantuan pembangunan Pura Ulun Danu Songan. Usai penyerahan, dilanjutkan dengan upacara puja syukur dipuput oleh Ida Panditha Mpu Budha Alit Maharsi Parama Daksa serta pemotongan tumpeng dan dharma wacana oleh Wisnu Bawa Tenaya. Malam harinya diadakan pesta rakyat di panggung terbuka Arda Chanrda, Art Center, Denpasar yang menghadirkan sejumlah artis pop Bali, seperti Bayu KW, Yan Perry, Margi, Dek Arya, Trisna, Widi Widiana, 4WD, 3G Angles, Lolot Band, serta Petruk cs. -kmb

Pancuran

Style

Aktivitas di workshop Yande Batok

dan Dewi Suarjani pun menunjukkan karyanya. Meski menonjolkan kebaya modern, desain mereka tetap memperlihatkan ciri utama dari kebaya, misalnya pada bagian

Yenli

Yudhi

pinggang yang sesuai bentuk pinggul sehingga karakter dari kebaya tetap terpancar kuat. Selain itu, itu pada belahan depannya, juga tidak sembarangan, sebab, ini

Dewi Suarjani

juga salah satu bagian utama yang menunjukan jenis kebaya. Di sini Yudhi, menyuguhkan kebaya modifikasi dengan dengan ciri khas kutu baru. Ia memadu-

15

kan desainnya dengan songket alam yang klasik. Padanan ini, menjadikan pemakainya tampil menarik dan elegan. Berikutnya Yenli hadir dengan konsep white elegan. Ia juga menghadirkan kreasi kebaya modern, dengan siluet, cutting, maupun material yang ditingkahi teknik bordir dan ornamen penuh kilau hingga padanan celana yang menambah gaya kebayanya. Sementara Dewi Suarjani lebih memilih desain kebaya kasual dan bahan yang cukup ekonomis. Dengan modelnya yang simpel, maka katanya semua orang akan merasa pantas mengenakannya. – Sri Ardhini


14

Inovasi baru dan keajaiban begitulah yang disuguhkan dalam acara “Launching Perawatan Miracle 3-Layer Ultherapy” yang dirangkaikan dengan program “Pre-Sale “MIRACLE20 AnniverSALE”, pada Kamis ( 26/5) di Sector Bar & Restaurant, Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur.

M

Jelita

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

iracle yang tercatat merintis bisnis estetika sejak 1996 ini selalu ingin memberikan manfaat yang terbaik bagi penlanggannya. Dengan filosofi ‘The Art Behind the Science of Aesthetic’, Miracle menggabungkan cream program, perawatan medis oleh dokter profesional dan perawatan estetik oleh beauty therapist berpengalaman. Dengan cita rasa seni tinggi memberikan perawatan wajah dan kulit yang optimal, disertai kenyamanan, keamanan, keramahan, serta privasi bagi pelanggannya. Seperti pada hari itu, Miracle bekerjasama dengan pihak Merz Aesthetics selaku Principal Ulthera di Indonesia. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi para pelanggan Miracle serta undangan, soal betapa pentingnya perawatan dengan teknologi terbaik dan aman, terutama di tengah maraknya teknologi lain yang “meniru” dengan memberi janji hasil perawatan yang sama maksimalnya dengan teknologi yang asli”. “Akhir-akhir ini, di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Bali, mulai banyak klinik estetika yang memperkenalkan treatment yang disebut HIFU (High Intensity Focused Ultrasound), dengan klaim teknologinya sama dengan alat Ulthera dan harga yang jauh

Pentingnya Memilih Jenis Perawatan yang Aman lebih rendah, Namun, sebenarnya tingkat keamanan dan hasil perawatannya belum tentu terjamin. Maka di acara ini kami mengedukasi untuk mengetahui pentingnya memilih perawatan yang aman dan otentik, bukan tiruan,”papar dr. A.D. Elita G., Dipl. AAAM, Clinical Training Director Miracle Group. Yang parah, lanjut dokter Elita adalah tampilan mesin, transducer maupun screen-nya sangat mirip, hanya mereknya yang berbeda. Terkadang juga nama mereknya diplesetkan. “Yang ditakutkan adalah teknologi seperti itu bisa menimbulkan efek samping seperti kasus skin burn yang sudah banyak terjadi, “ katanya. Mengetahui fenomena tersebut, Miracle memperkenalkan perawatan Miracle 3-Layer Ultherapy melalui event dan campaign di media sosial dan iklan di media cetak. Miracle 3-Layer Ultherapy

merupakan alternatif dari perawatan botox, filler, tanam benang dan lainnya, yang menyuguhkan teknologi canggih nan unik dengan hasil yang bertahan lebih lama. Menemani dokter Elita dalam sesi talk show, dokter Ni Luh Yustina Utari selaku dokter estetik Miracle Denpasar pun mempraktikkan proses perawatan Miracle 3-Layer Ultherapy pada seorang model sambil menjelaskan, prosedur pengencangan kulit wajah dan leher dengan teknologi ultrasound ini memanfaatkan platform menyerupai alat USG, yang secara real time dapat melihat dan menentukan kedalaman yang tepat sehingga hasilnya optimal. Di sana dibibicarakan pula tentang perawatan terbaru dan kelebihannya yang diantaranya mampu mengatasi problem alis dan kelopak mata atas yang turun, pipi yang kendur, garis senyum yang dalam, garis rahang yang kurang tegas, double chin hingga kulit leher yang kendur. Kelebihan utama dari perawatan ini juga dilengkapi engontrol energi panas yang terfokus dan konsisten pada teknologi ini, membuat stimulasi pertumbuhan kolagen lebih maksimal dan meminimalkan risiko terjadinya kulit terbakar. Inilah yang menjadikan Ulterapi memiliki keunggulan dan perbedaan yang sangat signifikan dibandingkan dengan alat ultrasound lainnya. Menariknya bertepatan di acara itu juga, para tamu dan undangan berkesempatan memenangkan grand prize gratis perawatan Miracle Ultherapy dan gift voucher senilai Rp 5.000.000. Juga diinformasikan pada para pelanggan setia Miracle Denpasar di event #MIRACLE20 AnniverSALE pada (27-29/5), pe-

langgan juga bisa memenangkan hadiah utama liburan mewah ke Maldives untuk 20 orang yang beruntung. Miracle 20 AnniverSALE Selanjutnya menjelang peringatan Ulang Tahun ke -20 Miracle Aesthetic Clinic di bulan Juli nanti. Miracle juga membuat banyak kejutan, dan promo untuk para Pelanggannya. Diawali dengan pemberian “Miracle Gift” setiap tanggal 20 di setiap bulannya, hingga program Miracle 20 AnniverSALE yang diadakan mulai dari 19 Mei hingga 5 Juni. Seluruh cabang Miracle Aesthetic Clinic yang tersebar di kota –kota besar di Indonesia turut andil dalam even tersebut, salah satunya adalah Miracle Aesthetic Clinic Denpasar dengan menggelar Miracle 20 AnniverSALE pada 27 – 29 Mei.

Seluruh pelanggan yang hadir dan bertransaksi pada 3 hari tersebut, berkesempatan mendapatkan hadiah langsung serta bisa memenangkan liburan mewah ke Maldives untuk 20 orang. Khusus untuk 3 hari hingga tanggal 29 ini, Miracle Aesthetic Clinic memberikan discount 20% + 20% hingga treatment dengan hanya membayar Rp 20. ‘’Ini salah satu bentuk apresisasi kami untuk para pelanggan setia Miracle Aesthetic Clinic,” ucap Upik Rustiah. Selain promo dan diskon yang diberikan, Miracle Aesthetic Clinic juga telah me-launching treatment terbarunya, Miracle Vital Treatment Series, Miracle Ageless Brightening Facial, 3 Layer Ultherapy, dan Miracle Lipomelt & Lift. Semua treatment baru ini sudah dapat dinikmati di Miracle Aesthetic Clinic Denpasar. – Sri Ardhini

Katakan Bye Bye pada Double Chin Pernahkah Anda merasa tidak percaya diri karena kulit kendur, keriput, pigmentasi, kulit kusam pada wajah, terlebih masalah double chin? Problem kulit semacam ini tak jarang menjadi keluhan para wanita bahkan pria. Namun, tak perlu khawatir karena kini sudah tersedia banyak perawatan wajah dan kulit yang cepat, aman, tanpa luka dan waktu pemulihan yang singkat serta efektif dan hasilnya nyata, terutama di Miracle Aesthetic Clinic. Sudah tak perlu diragukan lagi, Miracle selalu bisa memenuhi kebutuhan Anda akan tampilan wajah sempurna. Kini Miracle Aesthetic Clinic memperkenalkan perawatan terbaru, Miracle Lipomelt & Lift dan Miracle Vital Treatment Series, yang bisa segera dinikmati oleh para pelanggan setia. Because looking good can be so easy! Miracle Lipomelt & Lift Merasa risih dengan masalah penumpukan lemak dan pengenduran kulit di area sekitar leher menuju dagu? Miracle Lipomelt & Lift adalah solusinya! Perawatan dengan menggunakan injeksi serum khusus penghancur lemak yang bermanfaat untuk mengatasi problem double chin (dagu berlipat) dengan hasil yang lebih maksimal. Serum ini bekerja tidak hanya menghilangkan lemak di bawah dagu, tetapi juga mengencangkan kulit yang kendur di area tersebut (lipolytic & lifting effect). Kelebihan inilah yang tidak dimiliki oleh injeksi pembakar lemak lainnya. Prosedur dilakukan dengan cepat, aman dan nyaman. Dalam jangka waktu 1-2 minggu usai perawatan,

tumpukan lemak akan terlihat semakin berkurang dan kulit dagu bagian bawah tidak nampak kendur. Say goodbye to double chin! Miracle Vital Treatment Series Setelah problem double chin teratasi, Anda juga perlu memperhatikan tampilan kulit yang cantik dan sehat. Miracle menghadirkan 3 seri Miracle Vital Treatment. Perawatan ini mampu memaksimalkan penyerapan bahan aktif (serum khusus) ke dalam lapisan kulit tertentu, yang berfungsi untuk peremajaan, pengencangan dan mengatasi problem hiperpigmentasi pada kulit. Terdiri dari Miracle Vital Renewal, Miracle Vital SkinLifting dan Miracle Vital White-In. Menggunakan alat injector khusus untuk memasukkan serum ke lapisan kulit secara merata dan tepat pada area yang dituju, dengan kedalaman yang konsisten. Serum yang dirancang secara spesifik dengan teknologi terbaru Eropa ini sudah terbukti memberikan hasil yang maksimal, efektif dan aman. Miracle Vital Renewal berperan dalam menstimulasi regenerasi sel baru dan bermanfaat sebagai antioksidan penghambat radikal bebas yang menyebabkan penuaan kulit. Miracle Vital SkinLifting berfungsi menstimulasi kolagen di lapisan dermis kulit sehingga memberikan efek pengencangan dan mengatasi kulit kendur pada wajah, leher dan dada. Sedangkan Miracle Vital White-In dapat menghambat enzim penyebab timbulnya pigmentasi (flek) pada wajah dan mengatasi warna kulit tidak merata. Proses perawatan mudah, aman, relatif singkat dan nyaman. Segera kunjungi MIRACLE Aesthetic Clinic Renon. Jl. Letda. Tantular No. 47 A, Telp. 246148 / 08123849929 Nikmati berbagai penawaran istimewa untuk Miracle Lipomelt & Lift, Miracle Vital Treatment Series dan perawatan serta produk unggulan lainnya hanya di #MIRACLE20 AnniverSALE pada 27-29 Mei 2016, bertempat di klinik Miracle Renon. Dapatkan konsultasi gratis dengan para dokter profesional dan nikmati berbagai perawatan dan produk terbaru. Juga menangkan hadiah utama liburan mewah ke Maldives untuk 20 orang beruntung. Let’s experience the Miracle touch!

Bugar

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Beberapa tips pencegahan stroke Team Radiologi Siloam Hospitals Bali

Dengan kemajuan jaman dan teknologi yang menyebabkan persaingan dalam kehidupan semakin ketat, semakin sering pula kita mendengar kabar orang-orang yang mengalami stroke diusianya yang masih produktif. Salah satu faktor penyebab hal tersebut adalah kurangnya pengetahuan masyarakat umum tentang stroke ataupun pencegahannya. Stroke terjadi ketika aliran darah diotak berhenti atau adanya perdarahan yang menekan jaringan otak. Secara normal aliran darah ke otak membawa serta oksigen untuk menghidupi sel-sel otak. Ketika suplai oksigen ke suatu bagian diotak terganggu maka sel otak diarea tersebut akan mati. Stroke dapat disebabkan oleh gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah, irama jantung yang tidak teratur, aliran darah yang lambat, gangguan pembekuan darah, rupturnya pembuluh darah atau abnormalitas dinding pembuluh darah. Kematian sel otak mengakibatkan gangguan fungsi salah satu bagian tubuh seperti mendadak mengalami kelemahan separuh tubuh (wajah, lengan dan tungkai), hilangnya sensasi rasa pada separuh tubuh, mendadak tampak ‘kebingungan’, kesulitan bicara atau tampak tidak mengerti, gangguan penglihatan pada salah satu atau kedua mata, kesulitan berjalan disertai pusing berputar, gangguan keseimbangan bahkan nyeri kepala hebat yang tidak diketahui penyebabnya. Stroke didiagnosis berdasarkan gejala klinis, hasil pemeriksaan neurologis dan beberapa prosedur penunjang seperti CT Scan/MRI kepala, dan laboratorium. Sebagian besar jenis stroke yang terjadi adalah stroke non hemoragik akibat penyumbatan pembuluh darah diotak dan penanganannya dengan obat-obatan. Jenis lainnya yaitu stroke hemoragik sebagai akibat pecahnya pembuluh darah diotak yang pada beberapa keadaan memerlukan tindakan pembedahan. Beberapa komplikasi medis yang dapat menyertai stroke adalah bangkitan kejang, pneumonia, dekubitus, infeksi saluran kencing, nyeri otot dan sendi . Setiap orang dapat memiliki resiko mengalami stroke. Sebagian besar faktor resiko stroke dapat dikontrol. Tidak ada kata terlalu dini atau terlambat bagi kita semua untuk mengadopsi gaya hidup sehat seperti pola makan yang teratur dan sehat, berolahraga secara rutin untuk mengontrol factor-faktor resiko berikut ini. Factor resiko yang tidak dapat dikontrol adalah usia (diatas 55 tahun), jenis kelamin (laki-laki lebih beresiko tinggi dibanding perempuan), ethnic (lebih tinggi beresiko pada ras Afrika-amerika dan hispanik) dan riwayat stroke sebelumnya. Faktor resiko yang dapat dikontrol dengan pengobatan adalah Hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan riwayat serangan iskemik sesaat. Factor resiko yang dapat dikontrol dengan perubahan gaya hidup adalah kebiasaan merokok, tingginya kadar lemak dalam darah, kurang berolahraga, kegemukan, kebiasaan minum alcohol dan penggunaan obat-obatan berlebihan. Dengan mengenal factor resiko tersebut diatas tentunya akan lebih mudah untuk mencegah kejadian stroke dengan mengontrol beberapa factor resiko yang mungkin terjadi pada diri kita masing-masing. Factor resiko stroke yang paling sering terjadi adalah hipertensi. Hiper­ tensi jika tekanan darah anda lebih dari 120/80 mmHg. Tekanan darah normal yaitu kurang dari 120 mmHg untuk batas angka diatas (sistolik), dan kurang dari 80 mmHg untuk batas angka dibawah ( diastolik). Jika tekanan darah anda termasuk normal, pertahankan dengan pola hidup yang sehat. Hipertensi jika tekanan darah anda lebih dari 120/80 mmHg. Seseorang dengan hipertensi akan menyebabkan jantungnya bekerja lebih berat, semakin lama akan membesar. Kalau membesar ringan jantung masih mampu bekerja dengan baik namun semakin membesar nantinya tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh. Hipertensi juga akan mempengaruhi pembuluh darah besar dan pembuluh darah kecil. Semakin usia kita bertambah maka pembuluh darah akan mengeras dan menjadi kurang lentur walaupun kita tidak mempunyai masalah hipertensi. Dengan adanya hipertensi maka proses pengerasan pembuluh darah akan semakin cepat. Istilah untuk pengerasan pembuluh darah itu adalah arteriosklerosis. Dengan adanya kerusakan pada pembuluh darah akan menyebabkan ketidakmam-

puan pembuluh darah tersebut menyuplai darah sesuai dengan kebutuhan tubuh. Organ-organ dalam tubuh tidak dapat bekerja dengan baik jika suplai oksigen dan makanan tidak memenuhi kebutuhannya. Hipertensi kronis akan menyebabkan gangguan pada ginjal atau mata juga. Seringkali pengerasan dari pembuluh darah diikuti dengan penyempitan dinding pembuluh darah yang disebabkan oleh tertimbunnya plak/gumpalan darah pada dinding pembuluh darah. Gumpalan darah dapat terlepas mengikuti aliran darah dan menyumbat pembuluh darah yang telah menyempit sehingga memutuskan suplai darah yang normal ke beberapa bagian ditubuh seperti di otak yang menyebabkan kejadian stroke. Semakin besar pembuluh darah yang mengalami penyumbatan maka akan semakin berat gejala stroke yang akan terjadi karena berarti semakin luas area diotak yang tidak mendapat suplai darah yang cukup. Hipertensi biasanya tidak memberikan gejala atau tanda sampai akhirnya mendadak seseorang mengalami serangan jantung atau stropke. Hipertensi dapat secara diam-diam merusak jantung dan pembuluh darah dalam jangka waktu panjang. Untuk menentukan penanganan seseorang dengan hipertensi, mulamula dokter akan menilai rentangan tekanan darah pada orang tersebut. Kemudian mencari tanda-tanda apakah hipertensi tersebut telah mengakibatkan kerusakan organ-organ seperti jantung, pembuluh darah, ginjal atau mata. Penanganan selanjutnya dengan kombinasi antara perubahan gaya hidup dan obat-obatan. Perubahan gaya hidup saja dilakukan pertama kali pada orang-orang dengan kecendrungan mengalami hipertensi (tekanan darah 120-139/80-89 mmHg) tanpa factor resiko penyakit jantung, tanpa tanda-tanda adanya kerusakan organ lain. Yang termasuk dalam perubahan gaya hidup yaitu berusaha mempertahankan berat badan yang ideal, rutin berolahraga, mengurangi garam dalam makanan (tidak menambah garam pada makanan yang telah jadi), mengkonsumsi diet rendah lemak/ tinggi serat, kurangi minuman beralkohol, berhenti merokok, belajar cara mengecek tekanan darah dirumah dan kurangi stress dalam hidup. Kombinasi perubahan gaya hidup dengan obat-obatan dilakukan pada orang-orang yang termasuk hipertensi, dengan adanya factor resiko penyakit jantung dan adanya bukti kerusakan organ lain. Beberapa tips untuk yang mengalami hipertensi: 1. Secara rutin mengecek tekanan darah dan mencatatnya 2. Mengontrol berat badan 3. Tidak mengkonsumsi terlalu banyak garam 4.Makan makanan yang rendah lemak 5. Tidak merokok 6. Minum obat hipertensi secara teratur 7. Kontrol ke dokter rutin 8. Pastikan keluarga juga mengecek tekanan darah secara rutin 9. Rutin berolahraga 10. Mengurangi stress dengan mengembangkan pikiran positif dalam hidup. Riwayat keluarga dengan kadar kolesterol yang tinggi membuat seseorang beresiko mengalami kadar kolesterol darah yang tinggi. Demikian pula makanan yang dikonsumsi akan meningkatkan resiko tersebut. Mengkonsumsi lemak hewani akan lebih meningkatkan kadar kolesterol. Beberapa makanan yang menagndung kolesterol tinggi yaitu telur yama, jeroan dan produk susu. Sebaiknya diet sehari-hari mengandung kolesterol kurang dari 300 mg. Ketidakseimbangan kadar kolesterol dalam darah akan menyebabkan penumpukan lemak pada pembuluh darah, yang disebut plak. Plak akan menyempitkan pembuluh darah dan memudahkan terjadinya stroke. Sebaiknya melakukann pengecekan kadar kolesterol sejak berusia 20 tahun. Setelah itu sesuai dengan indikasi dari dokter. Total kadar kolesterol normal sebaiknya dibawah angka 200, kadar kolesterol ‘baik’ (HDL) lebih tinggi dari 35 dan kadar kolesterol ‘jahat’ (LDL) kurang dari 100 (teragntung riwayat kesehatan sebelumnya), demikian pula kadar trigliserida dibawah 200. Untuk mencapai angka tersebut diperlukan usaha dengan diet, olah-

11

raga atau obat-obatan. Jika sudah pernah mengalami stroke sebelumnya, sangatlah penting untuk lebih mengontrol kadar kolesterol demi mencegah serangan stroke berikutnya. Beberapa tips untuk mengurangi lemak dan kolesterol pada diet sehari-hari: 1. Gunakan lemak nabati untuk memasak 2. Pilihlah daging tanpa lemak atau disisihkan lemak yang terlihat pada daging sebelum dimasak 3. Kurangi porsi daging perhari 4. Lebih sering mengkonsumsi ikan atau daging ayam tanpa kulit dari pada daging sapi/babi 5. Kurangi mengkonsumsi jeroan 6. Pilih produk susu/keju rendah/tanpa lemak 7. Mengkonsumsi telur dalam seminggu maksimal 3-4 buitr 8. Mengkonsumsi daging yang tidak digoreng Beberapa penyakit jantung dapat menjadi pencetus terjadinya stroke. Pembuluh darah karotis adalah pembuluh darah utama yang membawa darah ke otak, jika terdapat plak disana maka akan terjadi penyempitan dan beresiko untuk terjadinya stroke. Obat-obatan atau operasi akan dapat mengatasi penyempitan tersebut sehingga mengurangi resiko kejadian stroke. Gangguan irama jantung yang biasa disebut atrial fibrilasi merupakan penyebab yang cukup sering pada stroke. Irama jantung yang tidak teratur pada mengakibatkan aliran darah didalam jantung menjadi tidak beraturan sehingga mempermudah terjadinya gumpalan darah yang dapat sewaktu-waktu terlepas dan menyumbat pembuluh darah yang dilewatinya termasuk diotak sehingga menimbulkan kejadian stroke. Lakukan pengecekan denyut jantung masing-masing dengan meraba denyut nadi dipergelangan tangan anda. Caranya dengan jari tangan anda lakukan penekanan pada daerah dibawah jempol, dua jari dari pergelangan tangan, dirasakan denyutannya dan dihitung selama 1 menit. Jika dirasakan denyutannya tidak teratur (jarak antar denyutan tidak sama), sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Jika anda mengalami atrial fibrilasi, tujuan terapinya adalah mendapatkan denyutan yang teratur dan apabila tidak memungkinkan untuk itu kemungkinan memerlukan obat untuk mengencerkan darah. Serangan jantung dapat terjadi apabila suplai darah ke otot jantung berkurang atau berhenti, 3 persen dari seseorang dengan serangan jantung akan mengalami stroke. Gangguan pada katup jantung jugaakan memudahkan terbentuknya gumpalan darah yang sewaktu-waktu dapat terlepas dan menyumbat pembuluh darah diotak sehingga terjadi stroke. Diabetes dapat menyebabkan stroke melalui beberapa cara. Salah satunya dengan mempermudah terbentuknya plak yang menyempitkan pembuluh darah sehingga akhirnya terjadi penyumbatan pembuluh darah diotak. Seseorang dengan diabetes juga mempunyai kecendrungan berat badan yang berlebih. Obesitas dapat memicu kejadian hipertensi dan hiperkolesterolemia. Untuk mengontrolnya dengan melakukan monitor kadar gula darah, mengikuti program diet dan berolah raga. Beberapa tips untuk menurunkan berat badan: 1. Makan 3 kali sehari, untuk mengurangi kebiasaan mengemil makanan tinggi kalori 2. Mulailah dengan sarapan yang baik setiap pagi, mencegah keinginan makan makanan ekstra kalori disore hari 3. Kurangi daging yang digoreng, usahakan dikukus/rebus 4. Rebuslah sayuran 5. Minum 6-8 gelas perhari, pilih minuman berkalori rendah atau tanpa kalori seperti the, soda diet, jus buah tanpa gula 6. Kurangi mengkonsumsi daging tiap harinya 7. Pilihlah makanan ringan yang sehat, rendah lemak (yogurt tanpa lemak, keju tanpa lemak, buah-buahan, sayur-sayuran 8. Perhatikan besarnya porsi makanan, biasakan mengurangi ¼ dari porsi sebelumnya 9. Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian 10. Usahakan membaca petunjuk jumlah kalori disetiap kemasan makanan 11.Kurangi makanan berlemak (gorengan, keju, dessert, makanan ringan) 12. Kurangi jumlah mentega/margarine/minyak yang digunakan ¼-1/2 dari biasanya 13. Istilah ‘rendah lemak’ tidak selalu berarti rendah kalori, seringkali produk ‘rendah lemak’ mengandung gula lebih banyak yang berarti kalorinya juga tinggi.


12

Kuliner Base Genep Berkuah dan Nikmat

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Lawar Kambing Spesial Gathering Indonesian Chef Association (ICA) Bali di Quest Hotel, Kuta Jumat (27/5), menjadi sangat spesial. Para chef, supplier, dan pemerhati kuliner, dijamu hidangan tradisional Bali ala Quest Hotel. Selain babi guling menjadi hidangan favorit, ada yang spesial, lawar kambing. Yang menjadikan enak, karena rasa amis daging kambing sudah tidak terasa lagi. Resepnya, saat merebus daging kambing ditambahkan potongan laos dan kunyit sehingga rasa amis hilang. Berikut resep spesial executive chef I Putu Gde Juliada dari Quest Hotel, Kuta. –Wirati Astiti

Bahan: 300 gr : 500 gr : 100 gr : 75 gr : 75 gr : 175 gr : 100 gr : 75 gr : 2 sdm : 1 sdm : 2 sdm : 1 sdm : 8 buah : 5 lembar : Penyerahan kenang-kenangan sebagai tuan rumah gathering dari Ketua ICA Bali Chef Komang Adi Arsana kepada Chef Juliada

Lawar Don Belimbing

Bahan: 1 kg : daun belimbing besi 1 buah : kelapa 100 gr : bawang merah kupas, cincang 100 gr : gula merah diiris halus 10 lbr : duan jeruk diiris tipis 200 gr : base genep 50 gr : sambel sere tabia 500 gr : daging ayam 20 gr : laos 20 gr : kunyit Garam dan merica secukupnya

sampai dingin. Setelah dingin peras lalu suwir-suwir hingga terpisah dan tidak saling menempel. - Panaskan air dengan menambahkan lengkuas dan kunir lalu masukan daging, masak sampai daging matang. Setelah matang dinginkan lalu cincang kasar. Panaskan santan. Sisihkan.

- Siapkan wadah, masukkan base genep, sambel sere tabia, daging cincang, gula merah, bawang cincang, daun jeruk lalu diaduk rata. Setelah rata masukkan daun belimbing dan santan kental tadi, ulangi aduk biar rata dan cicipi dengan menambahkan garam secukupnya.

Cara membuat: - Rebus daun belimbing dengan air panas dengan menambahkan garam secukupnya supaya warna daunnya masih tetap hijau. - Belah kelapa lalu sisihkan airnya dan bakar sampai permukaanya rata terbakar, dinginkan lalu parut dan peras dijadikan santan. - Setelah daun belimbing matang, angkat lalu rendam dengan air kelapa dan air es

Bumbu: 1 butir : kelapa

Cara membuat: - Semua bahan dicincang jadi satu. Setelah dicincang lalu ditumis bumbunya biar sampai harum dan matang lalu dinginkan. Setelah dingin blender bumbu sampai halus lalu panaskan lagi sampai harum dengan menambahkan daun salam.

Sambel Sere Tabia Bahan: 12 sdm : minyak kelapa asli 300 gr : bawang merah 225 gr : bawang putih 75 gr : cabai rawit 3 sdm : terasi Garam secukupnya Cara membuat: - Iris bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit. Ca-

bai rawit dan terasi diremas bersama garam, sisihkan. - Panaskan minyak, tumis bawang putih sampai layu, masukkan bawang merah tumis sampai harum dan kecokelatan. Angkat, lalu tuang ke dalam mangkok yang sudah berisi cabai rawit tadi. Aduk rata de­ ngan sendok.

Aneka Mie & Spaghetti

ati Nikm Hanya di...

Jukut Ares Bahan: 1 meter : 1 kg : 1 ekor : 5 lembar : 5 lembar : 200 gr :

batang pisang batu atau pisang kepok yang muda base genep bebek yang sudah dibersihkan dan dipotong-potong daun salam daun jeruk garam

Mi Goreng Cumi

GRATIS makan juga

200 gr 50 gr 5 lbr 20 gr 20 gr

: : : : :

base genep sere tabia daun jeruk diiris tipis laos kunyit

30 gr : merica hijau yang masih segar Garam secukupnya Cara membuat: - Didihkan air, tambahkan laos dan kunyit, lalu masukkan daging kambing. Masak sebentar 30 menit, angkat dan dinginkan lalu dicincang. - Masukkan kulit kambing, masak sampai matang, dinginkan lalu dibersihkan dan diiris kecil tipis dengan panjang kira-kira 2 cm. - Bakar kelapanya sampai rata smua lalu parut kasar. - Siapkan wadah, masukkan base genep, daun jeruk, sambel sere tabia, daging kambing cincang, kulit kambing lalu diaduk rata setelah itu masukan kelapa parut dan tambahkan garam secukupnya lalu dicicipi.

Sarwan

& Aneka Es Taiwan

Bahan: 200 gr : mi rebus, tiriskan 300 gr : cumi potong sesuai selera ½ sdt : thyeme ½ sdt : oregano 1 buah : bawang bombai cincang kasar 3 siung : bawang putih cincang 1 sdm : air jeruk lemon Keju parut, margarine, garam, gula, kaldu bubuk, lada bubuk secukupnya

Cafe Santai Free tampin special

Cara Membuat: - Tumis irisan bawa bombai dan

Authentic Pindang Spaghetti

Jln. Raya Sesetan No. 188 Pesanggaran. Tlp: (0361) 725544 Buka pukul 08.00 s.d 22.00 Wita

ti

a Nikm

Chinese Food

Hanya di...

bagi pelanggan yang berbelanja 100K ke atas

GRATIS MINUMAN

bagi yang memposting foto ke instagram Es Kasih Sayang

Nasi Cap Cay

Cara membuat: - Daging sapi, telur ayam, tepung tapioka, bawang merah, dan

Murah Meriah & Bersih

Tampin Special

Jln. Raya Sesetan No. 293 Denpasar. Tlp. (0361) 8950526, 0811399214, 0811388698

FREE

bawang putih goreng dicampurkan sampai menjadi adonan yang tercampur rata. - Bentuk bulat-bulat dengan sendok dan rebus sampai bakso mengambang. - Buat kuah bakso dari rebusan tulang sapi, kemudian saring. - Tambahkan, brambang goreng, bawang putih goreng, garam, dan merica. Masukkan bakso sapi ke dalamnya, beri irisan daun seledri, siap disajikan. –Wirati Astiti

Cocktail Guava Kayu Manis

bagi yang memposting foto ke instagram

Diskon 10% untuk 100 pembeli pertama

Bakso Sapi Bahan: 1 kg : daging sapi digiling halus 2 butir : telur ayam 30 gr : bawang merah diiris, goreng 30 gr : bawang putih diiris, goreng ¼ kg : tepung tapioka Garam dan merica secukupnya

Cara membuat: - Kupas dan bersihkan batang pisang sampai menemukan lapisan yang agak muda, lalu iris dengan ketebalan 1 cm. Remas dengan garam sampai layu lalu diamkan 20 menit dan cuci bersih.

GRATIS minuman

Cencunaicha

- Panaskan air secukupnya masukkan, daun salam, daun

jeruk, dan daging bebek. Setelah mendidih kecilkan api lalu masukkan remasan batang pisang tadi, lalu masak sampai matang dan tambahkan garam secukupnya. - Sajikan jukut ares saat masih panas.

Cafe Mie Santai

jika fotonya di-tag ke 10 orang

13

Indonesia juga punya menu kuah yang nikmat, ada jukut ares dan bakso sapi. Tips jukut ares yang enak, pilihlah batang pisang batu yang muda, dan jangan merebusnya terlalu lama. Untuk membuat daging bakso yang kenyal, campuran tepung tapioka jangan terlalu banyak. Cukup 1 berbanding 1/4. Berikut resep dari Chef Juliada.

Ciri Khas Taiwan

Lawar Kambing 500 gr : daging kambing 500 gr : kulit kambing

150 ml : minyak kelapa 2 bungkus : base wangen bisa dibeli di pasar Garam secukupnya

cabai rawit bawang merah bawang putih laos jahe kunyit kencur kemiri ketumbar merica hitam teh terasi pala cengkih daun salam

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

bawang putih sampai harum, lalu masukkan thyeme oregano, aduk-aduk hingga rata. Masukkan irisan cumi, masak sebentar, tambahkan air jeruk lemon segar (kalau sudah tercampur)

baru masukkan mi, garam, gula, kaldu bubuk dan lada bubuk, lalu aduk hingga tercampur rata. - Siap disajikan dengan taburan keju parut.

Bahan: 6 buah : jambu merah 1 buah : nanas potong sesuai selera 3 buah : apel Malang potong dadu 6 buah : stroberi belah dua 600 ml : guava juice 200 gr : gula 3 batang : jari kayu manis 4 biji : cengkih Cara Membuat: - Cuci bersih jambu merah, buang bijinya, potongpotong menurut selera. - M a s a k g u a v a juice bersama kayu manis, cengkih dan gula hingga mendidih dan keluar bau harum kayu

manis. Angkat dan masukkan potongan jambu, nanas dan stroberi, diamkan sampai uapnya hilang dari panas dan simpan ke dalam lemari pendingin. - Sajikan kalau sudah dingin


12

Kuliner Base Genep Berkuah dan Nikmat

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Lawar Kambing Spesial Gathering Indonesian Chef Association (ICA) Bali di Quest Hotel, Kuta Jumat (27/5), menjadi sangat spesial. Para chef, supplier, dan pemerhati kuliner, dijamu hidangan tradisional Bali ala Quest Hotel. Selain babi guling menjadi hidangan favorit, ada yang spesial, lawar kambing. Yang menjadikan enak, karena rasa amis daging kambing sudah tidak terasa lagi. Resepnya, saat merebus daging kambing ditambahkan potongan laos dan kunyit sehingga rasa amis hilang. Berikut resep spesial executive chef I Putu Gde Juliada dari Quest Hotel, Kuta. –Wirati Astiti

Bahan: 300 gr : 500 gr : 100 gr : 75 gr : 75 gr : 175 gr : 100 gr : 75 gr : 2 sdm : 1 sdm : 2 sdm : 1 sdm : 8 buah : 5 lembar : Penyerahan kenang-kenangan sebagai tuan rumah gathering dari Ketua ICA Bali Chef Komang Adi Arsana kepada Chef Juliada

Lawar Don Belimbing

Bahan: 1 kg : daun belimbing besi 1 buah : kelapa 100 gr : bawang merah kupas, cincang 100 gr : gula merah diiris halus 10 lbr : duan jeruk diiris tipis 200 gr : base genep 50 gr : sambel sere tabia 500 gr : daging ayam 20 gr : laos 20 gr : kunyit Garam dan merica secukupnya

sampai dingin. Setelah dingin peras lalu suwir-suwir hingga terpisah dan tidak saling menempel. - Panaskan air dengan menambahkan lengkuas dan kunir lalu masukan daging, masak sampai daging matang. Setelah matang dinginkan lalu cincang kasar. Panaskan santan. Sisihkan.

- Siapkan wadah, masukkan base genep, sambel sere tabia, daging cincang, gula merah, bawang cincang, daun jeruk lalu diaduk rata. Setelah rata masukkan daun belimbing dan santan kental tadi, ulangi aduk biar rata dan cicipi dengan menambahkan garam secukupnya.

Cara membuat: - Rebus daun belimbing dengan air panas dengan menambahkan garam secukupnya supaya warna daunnya masih tetap hijau. - Belah kelapa lalu sisihkan airnya dan bakar sampai permukaanya rata terbakar, dinginkan lalu parut dan peras dijadikan santan. - Setelah daun belimbing matang, angkat lalu rendam dengan air kelapa dan air es

Bumbu: 1 butir : kelapa

Cara membuat: - Semua bahan dicincang jadi satu. Setelah dicincang lalu ditumis bumbunya biar sampai harum dan matang lalu dinginkan. Setelah dingin blender bumbu sampai halus lalu panaskan lagi sampai harum dengan menambahkan daun salam.

Sambel Sere Tabia Bahan: 12 sdm : minyak kelapa asli 300 gr : bawang merah 225 gr : bawang putih 75 gr : cabai rawit 3 sdm : terasi Garam secukupnya Cara membuat: - Iris bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit. Ca-

bai rawit dan terasi diremas bersama garam, sisihkan. - Panaskan minyak, tumis bawang putih sampai layu, masukkan bawang merah tumis sampai harum dan kecokelatan. Angkat, lalu tuang ke dalam mangkok yang sudah berisi cabai rawit tadi. Aduk rata de­ ngan sendok.

Aneka Mie & Spaghetti

ati Nikm Hanya di...

Jukut Ares Bahan: 1 meter : 1 kg : 1 ekor : 5 lembar : 5 lembar : 200 gr :

batang pisang batu atau pisang kepok yang muda base genep bebek yang sudah dibersihkan dan dipotong-potong daun salam daun jeruk garam

Mi Goreng Cumi

GRATIS makan juga

200 gr 50 gr 5 lbr 20 gr 20 gr

: : : : :

base genep sere tabia daun jeruk diiris tipis laos kunyit

30 gr : merica hijau yang masih segar Garam secukupnya Cara membuat: - Didihkan air, tambahkan laos dan kunyit, lalu masukkan daging kambing. Masak sebentar 30 menit, angkat dan dinginkan lalu dicincang. - Masukkan kulit kambing, masak sampai matang, dinginkan lalu dibersihkan dan diiris kecil tipis dengan panjang kira-kira 2 cm. - Bakar kelapanya sampai rata smua lalu parut kasar. - Siapkan wadah, masukkan base genep, daun jeruk, sambel sere tabia, daging kambing cincang, kulit kambing lalu diaduk rata setelah itu masukan kelapa parut dan tambahkan garam secukupnya lalu dicicipi.

Sarwan

& Aneka Es Taiwan

Bahan: 200 gr : mi rebus, tiriskan 300 gr : cumi potong sesuai selera ½ sdt : thyeme ½ sdt : oregano 1 buah : bawang bombai cincang kasar 3 siung : bawang putih cincang 1 sdm : air jeruk lemon Keju parut, margarine, garam, gula, kaldu bubuk, lada bubuk secukupnya

Cafe Santai Free tampin special

Cara Membuat: - Tumis irisan bawa bombai dan

Authentic Pindang Spaghetti

Jln. Raya Sesetan No. 188 Pesanggaran. Tlp: (0361) 725544 Buka pukul 08.00 s.d 22.00 Wita

ti

a Nikm

Chinese Food

Hanya di...

bagi pelanggan yang berbelanja 100K ke atas

GRATIS MINUMAN

bagi yang memposting foto ke instagram Es Kasih Sayang

Nasi Cap Cay

Cara membuat: - Daging sapi, telur ayam, tepung tapioka, bawang merah, dan

Murah Meriah & Bersih

Tampin Special

Jln. Raya Sesetan No. 293 Denpasar. Tlp. (0361) 8950526, 0811399214, 0811388698

FREE

bawang putih goreng dicampurkan sampai menjadi adonan yang tercampur rata. - Bentuk bulat-bulat dengan sendok dan rebus sampai bakso mengambang. - Buat kuah bakso dari rebusan tulang sapi, kemudian saring. - Tambahkan, brambang goreng, bawang putih goreng, garam, dan merica. Masukkan bakso sapi ke dalamnya, beri irisan daun seledri, siap disajikan. –Wirati Astiti

Cocktail Guava Kayu Manis

bagi yang memposting foto ke instagram

Diskon 10% untuk 100 pembeli pertama

Bakso Sapi Bahan: 1 kg : daging sapi digiling halus 2 butir : telur ayam 30 gr : bawang merah diiris, goreng 30 gr : bawang putih diiris, goreng ¼ kg : tepung tapioka Garam dan merica secukupnya

Cara membuat: - Kupas dan bersihkan batang pisang sampai menemukan lapisan yang agak muda, lalu iris dengan ketebalan 1 cm. Remas dengan garam sampai layu lalu diamkan 20 menit dan cuci bersih.

GRATIS minuman

Cencunaicha

- Panaskan air secukupnya masukkan, daun salam, daun

jeruk, dan daging bebek. Setelah mendidih kecilkan api lalu masukkan remasan batang pisang tadi, lalu masak sampai matang dan tambahkan garam secukupnya. - Sajikan jukut ares saat masih panas.

Cafe Mie Santai

jika fotonya di-tag ke 10 orang

13

Indonesia juga punya menu kuah yang nikmat, ada jukut ares dan bakso sapi. Tips jukut ares yang enak, pilihlah batang pisang batu yang muda, dan jangan merebusnya terlalu lama. Untuk membuat daging bakso yang kenyal, campuran tepung tapioka jangan terlalu banyak. Cukup 1 berbanding 1/4. Berikut resep dari Chef Juliada.

Ciri Khas Taiwan

Lawar Kambing 500 gr : daging kambing 500 gr : kulit kambing

150 ml : minyak kelapa 2 bungkus : base wangen bisa dibeli di pasar Garam secukupnya

cabai rawit bawang merah bawang putih laos jahe kunyit kencur kemiri ketumbar merica hitam teh terasi pala cengkih daun salam

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

bawang putih sampai harum, lalu masukkan thyeme oregano, aduk-aduk hingga rata. Masukkan irisan cumi, masak sebentar, tambahkan air jeruk lemon segar (kalau sudah tercampur)

baru masukkan mi, garam, gula, kaldu bubuk dan lada bubuk, lalu aduk hingga tercampur rata. - Siap disajikan dengan taburan keju parut.

Bahan: 6 buah : jambu merah 1 buah : nanas potong sesuai selera 3 buah : apel Malang potong dadu 6 buah : stroberi belah dua 600 ml : guava juice 200 gr : gula 3 batang : jari kayu manis 4 biji : cengkih Cara Membuat: - Cuci bersih jambu merah, buang bijinya, potongpotong menurut selera. - M a s a k g u a v a juice bersama kayu manis, cengkih dan gula hingga mendidih dan keluar bau harum kayu

manis. Angkat dan masukkan potongan jambu, nanas dan stroberi, diamkan sampai uapnya hilang dari panas dan simpan ke dalam lemari pendingin. - Sajikan kalau sudah dingin


14

Inovasi baru dan keajaiban begitulah yang disuguhkan dalam acara “Launching Perawatan Miracle 3-Layer Ultherapy” yang dirangkaikan dengan program “Pre-Sale “MIRACLE20 AnniverSALE”, pada Kamis ( 26/5) di Sector Bar & Restaurant, Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur.

M

Jelita

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

iracle yang tercatat merintis bisnis estetika sejak 1996 ini selalu ingin memberikan manfaat yang terbaik bagi penlanggannya. Dengan filosofi ‘The Art Behind the Science of Aesthetic’, Miracle menggabungkan cream program, perawatan medis oleh dokter profesional dan perawatan estetik oleh beauty therapist berpengalaman. Dengan cita rasa seni tinggi memberikan perawatan wajah dan kulit yang optimal, disertai kenyamanan, keamanan, keramahan, serta privasi bagi pelanggannya. Seperti pada hari itu, Miracle bekerjasama dengan pihak Merz Aesthetics selaku Principal Ulthera di Indonesia. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi para pelanggan Miracle serta undangan, soal betapa pentingnya perawatan dengan teknologi terbaik dan aman, terutama di tengah maraknya teknologi lain yang “meniru” dengan memberi janji hasil perawatan yang sama maksimalnya dengan teknologi yang asli”. “Akhir-akhir ini, di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Bali, mulai banyak klinik estetika yang memperkenalkan treatment yang disebut HIFU (High Intensity Focused Ultrasound), dengan klaim teknologinya sama dengan alat Ulthera dan harga yang jauh

Pentingnya Memilih Jenis Perawatan yang Aman lebih rendah, Namun, sebenarnya tingkat keamanan dan hasil perawatannya belum tentu terjamin. Maka di acara ini kami mengedukasi untuk mengetahui pentingnya memilih perawatan yang aman dan otentik, bukan tiruan,”papar dr. A.D. Elita G., Dipl. AAAM, Clinical Training Director Miracle Group. Yang parah, lanjut dokter Elita adalah tampilan mesin, transducer maupun screen-nya sangat mirip, hanya mereknya yang berbeda. Terkadang juga nama mereknya diplesetkan. “Yang ditakutkan adalah teknologi seperti itu bisa menimbulkan efek samping seperti kasus skin burn yang sudah banyak terjadi, “ katanya. Mengetahui fenomena tersebut, Miracle memperkenalkan perawatan Miracle 3-Layer Ultherapy melalui event dan campaign di media sosial dan iklan di media cetak. Miracle 3-Layer Ultherapy

merupakan alternatif dari perawatan botox, filler, tanam benang dan lainnya, yang menyuguhkan teknologi canggih nan unik dengan hasil yang bertahan lebih lama. Menemani dokter Elita dalam sesi talk show, dokter Ni Luh Yustina Utari selaku dokter estetik Miracle Denpasar pun mempraktikkan proses perawatan Miracle 3-Layer Ultherapy pada seorang model sambil menjelaskan, prosedur pengencangan kulit wajah dan leher dengan teknologi ultrasound ini memanfaatkan platform menyerupai alat USG, yang secara real time dapat melihat dan menentukan kedalaman yang tepat sehingga hasilnya optimal. Di sana dibibicarakan pula tentang perawatan terbaru dan kelebihannya yang diantaranya mampu mengatasi problem alis dan kelopak mata atas yang turun, pipi yang kendur, garis senyum yang dalam, garis rahang yang kurang tegas, double chin hingga kulit leher yang kendur. Kelebihan utama dari perawatan ini juga dilengkapi engontrol energi panas yang terfokus dan konsisten pada teknologi ini, membuat stimulasi pertumbuhan kolagen lebih maksimal dan meminimalkan risiko terjadinya kulit terbakar. Inilah yang menjadikan Ulterapi memiliki keunggulan dan perbedaan yang sangat signifikan dibandingkan dengan alat ultrasound lainnya. Menariknya bertepatan di acara itu juga, para tamu dan undangan berkesempatan memenangkan grand prize gratis perawatan Miracle Ultherapy dan gift voucher senilai Rp 5.000.000. Juga diinformasikan pada para pelanggan setia Miracle Denpasar di event #MIRACLE20 AnniverSALE pada (27-29/5), pe-

langgan juga bisa memenangkan hadiah utama liburan mewah ke Maldives untuk 20 orang yang beruntung. Miracle 20 AnniverSALE Selanjutnya menjelang peringatan Ulang Tahun ke -20 Miracle Aesthetic Clinic di bulan Juli nanti. Miracle juga membuat banyak kejutan, dan promo untuk para Pelanggannya. Diawali dengan pemberian “Miracle Gift” setiap tanggal 20 di setiap bulannya, hingga program Miracle 20 AnniverSALE yang diadakan mulai dari 19 Mei hingga 5 Juni. Seluruh cabang Miracle Aesthetic Clinic yang tersebar di kota –kota besar di Indonesia turut andil dalam even tersebut, salah satunya adalah Miracle Aesthetic Clinic Denpasar dengan menggelar Miracle 20 AnniverSALE pada 27 – 29 Mei.

Seluruh pelanggan yang hadir dan bertransaksi pada 3 hari tersebut, berkesempatan mendapatkan hadiah langsung serta bisa memenangkan liburan mewah ke Maldives untuk 20 orang. Khusus untuk 3 hari hingga tanggal 29 ini, Miracle Aesthetic Clinic memberikan discount 20% + 20% hingga treatment dengan hanya membayar Rp 20. ‘’Ini salah satu bentuk apresisasi kami untuk para pelanggan setia Miracle Aesthetic Clinic,” ucap Upik Rustiah. Selain promo dan diskon yang diberikan, Miracle Aesthetic Clinic juga telah me-launching treatment terbarunya, Miracle Vital Treatment Series, Miracle Ageless Brightening Facial, 3 Layer Ultherapy, dan Miracle Lipomelt & Lift. Semua treatment baru ini sudah dapat dinikmati di Miracle Aesthetic Clinic Denpasar. – Sri Ardhini

Katakan Bye Bye pada Double Chin Pernahkah Anda merasa tidak percaya diri karena kulit kendur, keriput, pigmentasi, kulit kusam pada wajah, terlebih masalah double chin? Problem kulit semacam ini tak jarang menjadi keluhan para wanita bahkan pria. Namun, tak perlu khawatir karena kini sudah tersedia banyak perawatan wajah dan kulit yang cepat, aman, tanpa luka dan waktu pemulihan yang singkat serta efektif dan hasilnya nyata, terutama di Miracle Aesthetic Clinic. Sudah tak perlu diragukan lagi, Miracle selalu bisa memenuhi kebutuhan Anda akan tampilan wajah sempurna. Kini Miracle Aesthetic Clinic memperkenalkan perawatan terbaru, Miracle Lipomelt & Lift dan Miracle Vital Treatment Series, yang bisa segera dinikmati oleh para pelanggan setia. Because looking good can be so easy! Miracle Lipomelt & Lift Merasa risih dengan masalah penumpukan lemak dan pengenduran kulit di area sekitar leher menuju dagu? Miracle Lipomelt & Lift adalah solusinya! Perawatan dengan menggunakan injeksi serum khusus penghancur lemak yang bermanfaat untuk mengatasi problem double chin (dagu berlipat) dengan hasil yang lebih maksimal. Serum ini bekerja tidak hanya menghilangkan lemak di bawah dagu, tetapi juga mengencangkan kulit yang kendur di area tersebut (lipolytic & lifting effect). Kelebihan inilah yang tidak dimiliki oleh injeksi pembakar lemak lainnya. Prosedur dilakukan dengan cepat, aman dan nyaman. Dalam jangka waktu 1-2 minggu usai perawatan,

tumpukan lemak akan terlihat semakin berkurang dan kulit dagu bagian bawah tidak nampak kendur. Say goodbye to double chin! Miracle Vital Treatment Series Setelah problem double chin teratasi, Anda juga perlu memperhatikan tampilan kulit yang cantik dan sehat. Miracle menghadirkan 3 seri Miracle Vital Treatment. Perawatan ini mampu memaksimalkan penyerapan bahan aktif (serum khusus) ke dalam lapisan kulit tertentu, yang berfungsi untuk peremajaan, pengencangan dan mengatasi problem hiperpigmentasi pada kulit. Terdiri dari Miracle Vital Renewal, Miracle Vital SkinLifting dan Miracle Vital White-In. Menggunakan alat injector khusus untuk memasukkan serum ke lapisan kulit secara merata dan tepat pada area yang dituju, dengan kedalaman yang konsisten. Serum yang dirancang secara spesifik dengan teknologi terbaru Eropa ini sudah terbukti memberikan hasil yang maksimal, efektif dan aman. Miracle Vital Renewal berperan dalam menstimulasi regenerasi sel baru dan bermanfaat sebagai antioksidan penghambat radikal bebas yang menyebabkan penuaan kulit. Miracle Vital SkinLifting berfungsi menstimulasi kolagen di lapisan dermis kulit sehingga memberikan efek pengencangan dan mengatasi kulit kendur pada wajah, leher dan dada. Sedangkan Miracle Vital White-In dapat menghambat enzim penyebab timbulnya pigmentasi (flek) pada wajah dan mengatasi warna kulit tidak merata. Proses perawatan mudah, aman, relatif singkat dan nyaman. Segera kunjungi MIRACLE Aesthetic Clinic Renon. Jl. Letda. Tantular No. 47 A, Telp. 246148 / 08123849929 Nikmati berbagai penawaran istimewa untuk Miracle Lipomelt & Lift, Miracle Vital Treatment Series dan perawatan serta produk unggulan lainnya hanya di #MIRACLE20 AnniverSALE pada 27-29 Mei 2016, bertempat di klinik Miracle Renon. Dapatkan konsultasi gratis dengan para dokter profesional dan nikmati berbagai perawatan dan produk terbaru. Juga menangkan hadiah utama liburan mewah ke Maldives untuk 20 orang beruntung. Let’s experience the Miracle touch!

Bugar

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Beberapa tips pencegahan stroke Team Radiologi Siloam Hospitals Bali

Dengan kemajuan jaman dan teknologi yang menyebabkan persaingan dalam kehidupan semakin ketat, semakin sering pula kita mendengar kabar orang-orang yang mengalami stroke diusianya yang masih produktif. Salah satu faktor penyebab hal tersebut adalah kurangnya pengetahuan masyarakat umum tentang stroke ataupun pencegahannya. Stroke terjadi ketika aliran darah diotak berhenti atau adanya perdarahan yang menekan jaringan otak. Secara normal aliran darah ke otak membawa serta oksigen untuk menghidupi sel-sel otak. Ketika suplai oksigen ke suatu bagian diotak terganggu maka sel otak diarea tersebut akan mati. Stroke dapat disebabkan oleh gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah, irama jantung yang tidak teratur, aliran darah yang lambat, gangguan pembekuan darah, rupturnya pembuluh darah atau abnormalitas dinding pembuluh darah. Kematian sel otak mengakibatkan gangguan fungsi salah satu bagian tubuh seperti mendadak mengalami kelemahan separuh tubuh (wajah, lengan dan tungkai), hilangnya sensasi rasa pada separuh tubuh, mendadak tampak ‘kebingungan’, kesulitan bicara atau tampak tidak mengerti, gangguan penglihatan pada salah satu atau kedua mata, kesulitan berjalan disertai pusing berputar, gangguan keseimbangan bahkan nyeri kepala hebat yang tidak diketahui penyebabnya. Stroke didiagnosis berdasarkan gejala klinis, hasil pemeriksaan neurologis dan beberapa prosedur penunjang seperti CT Scan/MRI kepala, dan laboratorium. Sebagian besar jenis stroke yang terjadi adalah stroke non hemoragik akibat penyumbatan pembuluh darah diotak dan penanganannya dengan obat-obatan. Jenis lainnya yaitu stroke hemoragik sebagai akibat pecahnya pembuluh darah diotak yang pada beberapa keadaan memerlukan tindakan pembedahan. Beberapa komplikasi medis yang dapat menyertai stroke adalah bangkitan kejang, pneumonia, dekubitus, infeksi saluran kencing, nyeri otot dan sendi . Setiap orang dapat memiliki resiko mengalami stroke. Sebagian besar faktor resiko stroke dapat dikontrol. Tidak ada kata terlalu dini atau terlambat bagi kita semua untuk mengadopsi gaya hidup sehat seperti pola makan yang teratur dan sehat, berolahraga secara rutin untuk mengontrol factor-faktor resiko berikut ini. Factor resiko yang tidak dapat dikontrol adalah usia (diatas 55 tahun), jenis kelamin (laki-laki lebih beresiko tinggi dibanding perempuan), ethnic (lebih tinggi beresiko pada ras Afrika-amerika dan hispanik) dan riwayat stroke sebelumnya. Faktor resiko yang dapat dikontrol dengan pengobatan adalah Hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan riwayat serangan iskemik sesaat. Factor resiko yang dapat dikontrol dengan perubahan gaya hidup adalah kebiasaan merokok, tingginya kadar lemak dalam darah, kurang berolahraga, kegemukan, kebiasaan minum alcohol dan penggunaan obat-obatan berlebihan. Dengan mengenal factor resiko tersebut diatas tentunya akan lebih mudah untuk mencegah kejadian stroke dengan mengontrol beberapa factor resiko yang mungkin terjadi pada diri kita masing-masing. Factor resiko stroke yang paling sering terjadi adalah hipertensi. Hiper­ tensi jika tekanan darah anda lebih dari 120/80 mmHg. Tekanan darah normal yaitu kurang dari 120 mmHg untuk batas angka diatas (sistolik), dan kurang dari 80 mmHg untuk batas angka dibawah ( diastolik). Jika tekanan darah anda termasuk normal, pertahankan dengan pola hidup yang sehat. Hipertensi jika tekanan darah anda lebih dari 120/80 mmHg. Seseorang dengan hipertensi akan menyebabkan jantungnya bekerja lebih berat, semakin lama akan membesar. Kalau membesar ringan jantung masih mampu bekerja dengan baik namun semakin membesar nantinya tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh. Hipertensi juga akan mempengaruhi pembuluh darah besar dan pembuluh darah kecil. Semakin usia kita bertambah maka pembuluh darah akan mengeras dan menjadi kurang lentur walaupun kita tidak mempunyai masalah hipertensi. Dengan adanya hipertensi maka proses pengerasan pembuluh darah akan semakin cepat. Istilah untuk pengerasan pembuluh darah itu adalah arteriosklerosis. Dengan adanya kerusakan pada pembuluh darah akan menyebabkan ketidakmam-

puan pembuluh darah tersebut menyuplai darah sesuai dengan kebutuhan tubuh. Organ-organ dalam tubuh tidak dapat bekerja dengan baik jika suplai oksigen dan makanan tidak memenuhi kebutuhannya. Hipertensi kronis akan menyebabkan gangguan pada ginjal atau mata juga. Seringkali pengerasan dari pembuluh darah diikuti dengan penyempitan dinding pembuluh darah yang disebabkan oleh tertimbunnya plak/gumpalan darah pada dinding pembuluh darah. Gumpalan darah dapat terlepas mengikuti aliran darah dan menyumbat pembuluh darah yang telah menyempit sehingga memutuskan suplai darah yang normal ke beberapa bagian ditubuh seperti di otak yang menyebabkan kejadian stroke. Semakin besar pembuluh darah yang mengalami penyumbatan maka akan semakin berat gejala stroke yang akan terjadi karena berarti semakin luas area diotak yang tidak mendapat suplai darah yang cukup. Hipertensi biasanya tidak memberikan gejala atau tanda sampai akhirnya mendadak seseorang mengalami serangan jantung atau stropke. Hipertensi dapat secara diam-diam merusak jantung dan pembuluh darah dalam jangka waktu panjang. Untuk menentukan penanganan seseorang dengan hipertensi, mulamula dokter akan menilai rentangan tekanan darah pada orang tersebut. Kemudian mencari tanda-tanda apakah hipertensi tersebut telah mengakibatkan kerusakan organ-organ seperti jantung, pembuluh darah, ginjal atau mata. Penanganan selanjutnya dengan kombinasi antara perubahan gaya hidup dan obat-obatan. Perubahan gaya hidup saja dilakukan pertama kali pada orang-orang dengan kecendrungan mengalami hipertensi (tekanan darah 120-139/80-89 mmHg) tanpa factor resiko penyakit jantung, tanpa tanda-tanda adanya kerusakan organ lain. Yang termasuk dalam perubahan gaya hidup yaitu berusaha mempertahankan berat badan yang ideal, rutin berolahraga, mengurangi garam dalam makanan (tidak menambah garam pada makanan yang telah jadi), mengkonsumsi diet rendah lemak/ tinggi serat, kurangi minuman beralkohol, berhenti merokok, belajar cara mengecek tekanan darah dirumah dan kurangi stress dalam hidup. Kombinasi perubahan gaya hidup dengan obat-obatan dilakukan pada orang-orang yang termasuk hipertensi, dengan adanya factor resiko penyakit jantung dan adanya bukti kerusakan organ lain. Beberapa tips untuk yang mengalami hipertensi: 1. Secara rutin mengecek tekanan darah dan mencatatnya 2. Mengontrol berat badan 3. Tidak mengkonsumsi terlalu banyak garam 4.Makan makanan yang rendah lemak 5. Tidak merokok 6. Minum obat hipertensi secara teratur 7. Kontrol ke dokter rutin 8. Pastikan keluarga juga mengecek tekanan darah secara rutin 9. Rutin berolahraga 10. Mengurangi stress dengan mengembangkan pikiran positif dalam hidup. Riwayat keluarga dengan kadar kolesterol yang tinggi membuat seseorang beresiko mengalami kadar kolesterol darah yang tinggi. Demikian pula makanan yang dikonsumsi akan meningkatkan resiko tersebut. Mengkonsumsi lemak hewani akan lebih meningkatkan kadar kolesterol. Beberapa makanan yang menagndung kolesterol tinggi yaitu telur yama, jeroan dan produk susu. Sebaiknya diet sehari-hari mengandung kolesterol kurang dari 300 mg. Ketidakseimbangan kadar kolesterol dalam darah akan menyebabkan penumpukan lemak pada pembuluh darah, yang disebut plak. Plak akan menyempitkan pembuluh darah dan memudahkan terjadinya stroke. Sebaiknya melakukann pengecekan kadar kolesterol sejak berusia 20 tahun. Setelah itu sesuai dengan indikasi dari dokter. Total kadar kolesterol normal sebaiknya dibawah angka 200, kadar kolesterol ‘baik’ (HDL) lebih tinggi dari 35 dan kadar kolesterol ‘jahat’ (LDL) kurang dari 100 (teragntung riwayat kesehatan sebelumnya), demikian pula kadar trigliserida dibawah 200. Untuk mencapai angka tersebut diperlukan usaha dengan diet, olah-

11

raga atau obat-obatan. Jika sudah pernah mengalami stroke sebelumnya, sangatlah penting untuk lebih mengontrol kadar kolesterol demi mencegah serangan stroke berikutnya. Beberapa tips untuk mengurangi lemak dan kolesterol pada diet sehari-hari: 1. Gunakan lemak nabati untuk memasak 2. Pilihlah daging tanpa lemak atau disisihkan lemak yang terlihat pada daging sebelum dimasak 3. Kurangi porsi daging perhari 4. Lebih sering mengkonsumsi ikan atau daging ayam tanpa kulit dari pada daging sapi/babi 5. Kurangi mengkonsumsi jeroan 6. Pilih produk susu/keju rendah/tanpa lemak 7. Mengkonsumsi telur dalam seminggu maksimal 3-4 buitr 8. Mengkonsumsi daging yang tidak digoreng Beberapa penyakit jantung dapat menjadi pencetus terjadinya stroke. Pembuluh darah karotis adalah pembuluh darah utama yang membawa darah ke otak, jika terdapat plak disana maka akan terjadi penyempitan dan beresiko untuk terjadinya stroke. Obat-obatan atau operasi akan dapat mengatasi penyempitan tersebut sehingga mengurangi resiko kejadian stroke. Gangguan irama jantung yang biasa disebut atrial fibrilasi merupakan penyebab yang cukup sering pada stroke. Irama jantung yang tidak teratur pada mengakibatkan aliran darah didalam jantung menjadi tidak beraturan sehingga mempermudah terjadinya gumpalan darah yang dapat sewaktu-waktu terlepas dan menyumbat pembuluh darah yang dilewatinya termasuk diotak sehingga menimbulkan kejadian stroke. Lakukan pengecekan denyut jantung masing-masing dengan meraba denyut nadi dipergelangan tangan anda. Caranya dengan jari tangan anda lakukan penekanan pada daerah dibawah jempol, dua jari dari pergelangan tangan, dirasakan denyutannya dan dihitung selama 1 menit. Jika dirasakan denyutannya tidak teratur (jarak antar denyutan tidak sama), sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Jika anda mengalami atrial fibrilasi, tujuan terapinya adalah mendapatkan denyutan yang teratur dan apabila tidak memungkinkan untuk itu kemungkinan memerlukan obat untuk mengencerkan darah. Serangan jantung dapat terjadi apabila suplai darah ke otot jantung berkurang atau berhenti, 3 persen dari seseorang dengan serangan jantung akan mengalami stroke. Gangguan pada katup jantung jugaakan memudahkan terbentuknya gumpalan darah yang sewaktu-waktu dapat terlepas dan menyumbat pembuluh darah diotak sehingga terjadi stroke. Diabetes dapat menyebabkan stroke melalui beberapa cara. Salah satunya dengan mempermudah terbentuknya plak yang menyempitkan pembuluh darah sehingga akhirnya terjadi penyumbatan pembuluh darah diotak. Seseorang dengan diabetes juga mempunyai kecendrungan berat badan yang berlebih. Obesitas dapat memicu kejadian hipertensi dan hiperkolesterolemia. Untuk mengontrolnya dengan melakukan monitor kadar gula darah, mengikuti program diet dan berolah raga. Beberapa tips untuk menurunkan berat badan: 1. Makan 3 kali sehari, untuk mengurangi kebiasaan mengemil makanan tinggi kalori 2. Mulailah dengan sarapan yang baik setiap pagi, mencegah keinginan makan makanan ekstra kalori disore hari 3. Kurangi daging yang digoreng, usahakan dikukus/rebus 4. Rebuslah sayuran 5. Minum 6-8 gelas perhari, pilih minuman berkalori rendah atau tanpa kalori seperti the, soda diet, jus buah tanpa gula 6. Kurangi mengkonsumsi daging tiap harinya 7. Pilihlah makanan ringan yang sehat, rendah lemak (yogurt tanpa lemak, keju tanpa lemak, buah-buahan, sayur-sayuran 8. Perhatikan besarnya porsi makanan, biasakan mengurangi ¼ dari porsi sebelumnya 9. Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian 10. Usahakan membaca petunjuk jumlah kalori disetiap kemasan makanan 11.Kurangi makanan berlemak (gorengan, keju, dessert, makanan ringan) 12. Kurangi jumlah mentega/margarine/minyak yang digunakan ¼-1/2 dari biasanya 13. Istilah ‘rendah lemak’ tidak selalu berarti rendah kalori, seringkali produk ‘rendah lemak’ mengandung gula lebih banyak yang berarti kalorinya juga tinggi.


10

Kreasi

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Mengolah Kelapa hingga tak Bersisa Pohon kelapa merupakan pohon yang dari akar, batang, daun, hingga buahnya bisa dimanfaatkan. Khusus buahnya, semua bagian juga bisa diolah. Kelapa yang muda bisa dikonsumsi. Kelapa yang tua bisa dijadikan keperluan upacara dan dijadikan minyak. Bagaimana mengolah buah kelapa menjadi barang seni?

Gede Suryawan

S

uasana ramai terlihat di rumah Gede Suryawan di dusun Sari Mertha, Negari, Banjarangkan, Klungkung. Ada yang mengelem gelas dari batok kelapa, ada yang mengecat dengan vernis, dan ada yang membersihkan batok kelapa. Mereka adalah karyawan “Yande Batok” yang memproduksi berbagai kerajinan

berbahan dasar kelapa. “Kami mulai usaha di rumah sekitar tahun 1996. Saya bersama adik, Kadek Darma Sugita yang merintis. Saya bagian pemasaran, adik bagian produksi. Kami membuat berbagai kreasi berbagai benda seni yang berbahan kelapa. Dulu kelapa mudah dicari, bahkan ada yang langsung membawakan ke rumah,” ungkap pria kelahiran 22 September 1970 ini. Suami Luh Gede Juliarti ini menuturkan membuat usaha ini berdasarkan pengalaman melihat batok kelapa dibuang-buang. Daripada terbuang percuma, lebih baik dijadikan benda bermanfaat yang bisa menambah penghasilan. Apa yang dirintis Suryawan dan adiknya ini membuahkan hasil. Pelan tapi pasti usaha mereka makin maju. Dukungan pemerintah daerah melalui pelatihan dan pameran membuat mereka makin eksis. Workshop Yande Batok pun sering didatangi tamu baik dari luar Bali maupun luar Indonesia. Benda yang mereka buat mulai dari gayung, gelas, mangkok,

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Gaya Kebaya Elegan

Ketika kita ng membicarakan keindahan kebaya, maka identik dengan Indonesia dan Bali, Itulah harapan para desainer yang ada di Bali.mengingat pula kebaya adalah salah satu busana yang sering di kenakan di berbagai kesempatan.

D

emi lebih lagi menjaga dan mempopulerkan aneka gaya kebaya, beberapa waktu lalu dilaksanakan “Pagelaran 100 Kebaya” di Gedung Cita Klangen ISI, Denpasar. Tiga desainer Bali, Yudhi, Yenli Beberapa kreasi dari batok kelapa

topeng, celengan, hingga kreasi terbaru pancuran. “Ide pembuatan produk biasanya muncul dengan sendirinya. Ada juga pesanan pembeli. Kadang sambil jalan lihat sesuatu, langsung diaplikasikan. Untuk pancuran, idenya dari pancuran beton yang banyak dijual pedagang batu. Setelah dipelajari, ternyata kolamnya diganti dengan batok kelapa. Tambahkan lampu dan rumput, jadilah kreasi baru,” ungkap Darma Sugita. Mengenai harga kerajinan ini, mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 1,5 juta. Darma yang mempekerjakan 14 orang ini menambahkan ada kerajinan yang bisa dibuat banyak sekaligus hingga 100 buah, namun ada yang hanya bisa satu saja dalam sehari.

“Semua bagian d a r i k e lap a b is a kami manfaatkan tergantung apa yang akan dibuat. Sabut dan kulit kelapa pun bisa menjadi bagian dari benda seni. Air kelapa dan dagingnya sudah ada yang memesan untuk bahan nata de coco. Ampas-ampas sabut pun bisa dikumpulkan untuk dijadikan briket. Jadi kami mengolah buah kelapa tua hingga tak bersisa,” ujar Suryawan. –Ngurah Budi

Bali TV Rayakan HUT ke-14

Bali TV merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14, Kamis (26/5) di halaman Gedung Pers Bali K. Nadha. Perayaan dirangkaikan dengan HUT ke-15 Harian Bisnis Bali dan HUT ke-11 Koperasi Krama Bali (KKB). Hadir dalam acara tersebut mantan Gubernur Bali Dewa Made Berata, mantan Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, Pimpinan Kelompok Media Bali Post ABG Satria Naradha, dan karyawan-karyawati Kelompok Media Bali Post. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan punia wirasa kepada Luh Budiarti (15), penyandang disabilitas dari Desa Sudaji, Buleleng; Gede Andi Bakti (23), penyandang disabilitas dari Desa Abang, Karangasem dan Putu Angga Dirgayusa (11) penyandang disabilitas dari Desa Ulakan, Manggis, Karangasem; dan Panti Asuhan Yayasan Gayatri Widya Mandala, Tabanan. Ada pula penyerahan bantuan pretima kepada Kelian Banjar Robokan, Padangsambian Kaja, serta bantuan pembangunan Pura Ulun Danu Songan. Usai penyerahan, dilanjutkan dengan upacara puja syukur dipuput oleh Ida Panditha Mpu Budha Alit Maharsi Parama Daksa serta pemotongan tumpeng dan dharma wacana oleh Wisnu Bawa Tenaya. Malam harinya diadakan pesta rakyat di panggung terbuka Arda Chanrda, Art Center, Denpasar yang menghadirkan sejumlah artis pop Bali, seperti Bayu KW, Yan Perry, Margi, Dek Arya, Trisna, Widi Widiana, 4WD, 3G Angles, Lolot Band, serta Petruk cs. -kmb

Pancuran

Style

Aktivitas di workshop Yande Batok

dan Dewi Suarjani pun menunjukkan karyanya. Meski menonjolkan kebaya modern, desain mereka tetap memperlihatkan ciri utama dari kebaya, misalnya pada bagian

Yenli

Yudhi

pinggang yang sesuai bentuk pinggul sehingga karakter dari kebaya tetap terpancar kuat. Selain itu, itu pada belahan depannya, juga tidak sembarangan, sebab, ini

Dewi Suarjani

juga salah satu bagian utama yang menunjukan jenis kebaya. Di sini Yudhi, menyuguhkan kebaya modifikasi dengan dengan ciri khas kutu baru. Ia memadu-

15

kan desainnya dengan songket alam yang klasik. Padanan ini, menjadikan pemakainya tampil menarik dan elegan. Berikutnya Yenli hadir dengan konsep white elegan. Ia juga menghadirkan kreasi kebaya modern, dengan siluet, cutting, maupun material yang ditingkahi teknik bordir dan ornamen penuh kilau hingga padanan celana yang menambah gaya kebayanya. Sementara Dewi Suarjani lebih memilih desain kebaya kasual dan bahan yang cukup ekonomis. Dengan modelnya yang simpel, maka katanya semua orang akan merasa pantas mengenakannya. – Sri Ardhini


16

Edukasi

Edisi 903/ 30 MEI- 5 JUNI 2016

Bhaktivedanta Academy

-Nurturing the Spirit of Service and Inquiry-

Berbekal pendidikan yang berkualitas dan moral yang kuat, generasi muda kita dapat membuat perbedaan dalam kehidupan mereka sendiri serta dalam masyarakat. Oleh karena itu Yayasan Bhagavata Dharma Dr. Thoudam Damodara Singh mendirikan Bhaktivedanta Academy Indonesia dengan tujuan utama untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas namun terjangkau untuk anak-anak usia dini, sekolah dasar dan juga tingkat sekolah menengah pertama. Dengan berdasarkan pada penyelidikan ilmiah dan kebijakan spiritual, kurikulum Bhaktivedanta Academy Indonesia dirancang secara khusus untuk mendukung perkembangan holistik

setiap anak. Pada intinya, Bhaktivedanta Academy Indonesia bertujuan untuk mempersiapkan murid-murid mereka untuk kehidupan, yaitu untuk menjadi individu yang arif dan berkarakter mulia, untuk mencari arti dan tujuan dari apa yang mereka lakukan dan pada akhirnya untuk menjadi individu yang bahagia dan damai yang membawa suatu perbedaan dalam masyarakat. Salah satu keunikan Bhaktivedanta Academy adalah penawaran mata pelajaran Critical Thinking untuk membantu murid-murid mengembangkan cara berpikir yang logis dan kritis, lalu menjadi individu yang penuh rasa ingin tahu dan mampu untuk berpikir dari berbagai perspektif. Dan dengan pendidikan moral dan karakter, mereka akan memiliki sensitifitas terhadap perasaan dan pendapat orang lain, dan mampu untuk berkomitmen pada tujuan yang mulia. Karakter semacam itu tumbuh dari perpaduan nilai-nilai universal

Siswa-siswi primary

Pagelaran tari pada acara spiritual

(yang berdasarkan pada pemahaman spiritual dan ilmiah Vedanta dari dahulu kala, terutama Bhagavad-Gita) di dalam semua aspek kurikulum sekolah, yang puncaknya dilambangkan dalam motto sekolah mereka, vidya vadhu jivanam, yaitu kesimpulan terakhir dari segala pengetahuan mengarah pada pujian kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Misi dari sekolah kami adalah untuk mengembangkan murid-murid kami untuk menjadi individu yang berkarakter dan berkompetensi, yang berjiwa melayani dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,” ujar A. Ag. Ayu Dwi Ratnawati, Ketua Yayasan Bhagavata Dharma, “Kami juga berupaya untuk menanamkan jiwa keingintahuan dan pencarian jati diri, serta budaya kasih sayang, rasa percaya, melayani, refleksi dan menghargai dalam setiap tindakan dan interaksi mereka. Selain itu, kami juga berupaya untuk mengembangkan pemahaman ilmiah pada muridmurid kami tentang kehidupan dan alam material, tentang Tuhan Yang Maha Esa

dan kesadaran akan keberadaan Tuhan dalam kehidupan kita.” Ibu Ayu menambahkan bahwa peran guru dalam proses pendidikan siswa-siswi adalah sangat penting; guru harus menjadi teladan yang baik untuk murid-muridnya dan memiliki karakter yang mulia. Dalam hal ini, pedagogi yang digunakan oleh guru-guru di Bhaktivedanta Academy Indonesia mencerminkan kualitas yang harus dimiliki seorang guru, yaitu: l Mengajar dengan pendekatan pribadi dan dengan kasih sayang l Menjalankan proses belajar berdasarkan metode inquiry lMerencanakan pembelajaran dengan konsep scaffolding dan differentiated learning lMelakukan evaluasi formatif l Mencontohkan dan menanamkan nilai-nilai secara holistik serta jiwa melayani Untuk PAUD, kelas akan menggunakan medium Bahasa Inggris. Sementara di SD dan SMP menjalani program Bahasa

Inggris plus. Tingkat SMP juga diberikan tambahan Bahasa Sansekerta. Sebagai sekolah yang berorientasi non-profit, Bhaktivedanta Academy Indonesia bertekad memberikan pendidikan berkualitas yang terjangkau. Meskipun ada begitu banyak sekolah yang menawarkan pendidikan yang berstandar internasional, biasanya orang tua perlu mengeluarkan biaya yang tergolong tinggi agar anak-anak mereka dapat mengenyam pendidikan berstandar tinggi tersebut. “Semua anak harus mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” ujar ibu Ayu, “Oleh karena itu kami membuka kesempatan tersebut untuk anak-anak dari golongan ekonomi manapun.” Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih jauh tentang sekolah Bhaktivedanta Academy dapat meng­hubungi di Perum Nuansa Balian Permai Gg. P.B. Mandala, Jln. Tukad Balian Renon di nomor 0851 00571010.

Profil Keluarga Harmonis se-Bali 2016 Salah satu agenda rutin Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali untuk memperingati Hari Keluarga adalah mengadakan Lomba Keluar­ ga Harmonis dan Sejahtera. Masing-masing kabupaten/kota di Bali sudah menyiapkan duta untuk dinilai oleh tim yang terdiri dari Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali, dan Ta­ bloid Tokoh. Berikut profil para duta Keluarga Harmonis Sejahtera tahun 2016 kabupaten/kota berdasarkan urutan abjad.

Badung (I Wayan Sudika Arsana-Ni Luh Putu Rusdianingsih) Pasangan keluarga harmonis duta Badung ini beralamat di dusun Kiadan, Desa Plaga, Kecamatan Petang. Sudika bekerja sebagai guru sedangkan Rusdianingsih seorang bidan. Mereka dikaruniani dua anak, Ni Luh Sudiasih dan I Made Dwi Arsana. Selain sebagai guru, Sudika juga seorang petani. Ia mengelola pertanian, peternakan, dan perkebunan. Hasilnya, berupa biopori, biourine, biogas, biodisc serta hidroponik (4B1H) dipamerkan saat penilaian. Semua bentuk pertanian dan hasilnya ini diadopsi dari program simantri sehingga ia punya komitmen menjadikan limbah sebagai berkah. Ia pun mengaku bangga menjadi petani karena petani itu jujur dan ulet bekerja. Kalau tidak bekerja, tidak akan mendapatkan hasil. Kekompakan keluarga ini juga diwujudkan dengan pembagian tugas di rumah tangga. Kedua buah hatinya mendapat tugas untuk membersihkan rumah. Mereka juga memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman bermanfaat yang termasuk tanaman obat keluarga (toga). Bangli (I Wayan Miarta-Ni Wayan Marsi) Mengembangkan konsep hubungan sosial Tattwam Asi dan prinsip pergaulan paras-paros sarpanaya salunglung sa-

bayantaka dalam bermasyarakat menjadi pedoman keluarga I Wayan MiartaNi Wayan Marsi. Dengan saling menghargai ini, perselisihan pun dapat diminimalkan. Hal ini pun diterapkan Miarta yang pernah menjadi Bendesa Adat selama dua periode. Demikian juga dengan Marsi yang aktif sebagai kader posyandu dan membantu perekonomian keluarga dengan membuka warung kelontong. Warga Bangunlemah Kawan, Bangli ini memiliki dua putra, I Wayan Eka Martawan dan I Made Agus Bangkit Anggara. Keduanya memiliki prestasi moncer di bidang akademis dan nonakademis. Mereka juga aktif di berbagai kegiatan organisasi. Sebagai warga yang peduli dengan lingkungan, keluarga ini aktif memperkenalkan objek wisata air terjun Tibumana yang ada di banjar mereka. Banyak wisatawan yang mengunjungi air terjun ini sehingga membantu memberikan pendapatan bagi banjar Bangunlemah Kawan.

Buleleng (Drs. Made Suteja dan Putu Marjani, S.Pd) Keluarga merupakan wahana pertama bagi perkembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu perlu adanya upaya peningkatan kualitas lingkungan baik fisik maupun non fisik agar keluarga harmonis yang kondusif untuk pertumbuhan

dan perkembangan anggota-anggotanya dapat terwujud. Kabupaten Buleleng diwakili oleh keluarga Drs. Made Suteja dan Putu Marjani, S.Pd. dari Dencarik, Kecamatan Banjar setelah berhasil menjadi juara pertama keluarga harmonis tingkat kabupaten. Menurut Suteja yang juga Perbekel Dencarik, sebuah keluarga akan sejahtera dan harmonis jika memerhatikan usia perkawinan dan mendukung program Keluarga Berencana dari pemerintah. Made Suteja yang memprogram kedua anaknya Gede Prema Ranga Puspayana dan Kadek Gita Puspita Sai Sarani juga berharap, ke depan menjadi contoh bagi calon keluarga agar lebih memerhatikan kesejahteraan keluarganya. Denpasar (I Wayan Sila Sayana- Gusti Ayu Putu Mayun) Sebagai orangtua yang memiliki basis pendidikan manajemen, Sila Sayana sangat disiplin dalam mengatur keluarga. Ia dan istrinya Gusti Ayu Putu Mayun mengingatkan dan menjadi contoh bagi dua buah hatinya, Putu Syaenawa Astra dan Made Yuki Kirana tentang kedisiplinan dan pengaturan waktu. Konsep perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan menjadi modal dasar dalam tiap kegiatan yang mereka lakukan. Sila yang juga vokalis band Legend ini juga aktif memberikan motivasi tentang pentingnya membangun keluarga yang diawali dengan perencanaan yang baik. Hal ini dilakukan sejak ia aktif di seka teruna hingga kini. Sang istri pun juga aktif di PKK Banjar Taman, Sanur. Kepada anak-anak, mereka tidak pernah memaksakan diri untuk menekuni bidang apa, termasuk berorganisasi. Ternyata buah jatuh tak jauh dari pohon. Syaenawa yang juga atlet selancar angin dan Yuki yang gemar melukis merupakan Ketua OSIS di sekolahnya.

Pelesir

9

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Sumba Barat Daya dengan ibu kota Tambolaka memiliki pesona alam yang sangat indah. Tempatnya tenang dan cocok untuk beristirahat dan menenangkan diri dari hirukpikuk dan kemacetan kota besar. Beberapa objek wisata bisa menjadi tempat yang harus Anda kunjungi saat ke Sumba Barat Daya.

Nikmati Pesona Sumba Barat Daya

P

ertama, Pantai Danau Weekuri. Dari Tambolaka menuju ke Pantai Danau Weekuri di Desa Kalenaroga, Kecamatan Kodi Utara sekitar 60 km. “Jalanan yang dilalui menuju pantai ini rata-rata sudah diaspal walaupun di beberapa lokasi belum di aspal. Di pantai ini ada danau yang airnya asin, karena itu dinamakan Pantai Danau Weekuri,” ujar I Made Bagus Sakaputera menuturkan pengalamannya berkunjung ke Sumba Barat Daya. Pria yang akrab disapa Gus Saka ini menambahkan, tak jauh dari Pantai Danau Weekuri ada Pantai Mandorak. Pantai ini letaknya agak tersembunyi. Untuk mencapainya diperlukan perjuangan yang tak mudah. Namun, semua itu akan terbayarkan oleh pemandangan Pantai Mandorak yang sangat menakjubkan. Pantai Mandorak hanya selebar 50 meter dengan posisinya berada dibalik tebing yang curam dan dihubungkan dengan laut hanya dengan “pintu” selebar 3 meter. Pantai Mandorak mempunyai pemandangan indah yang akan membuat wisatawan kagum akan keindahannya. Air lautnya terlihat biru bening, tebing batu karang tinggi yang makin mempercantik panorama ditambah pasir putih yang menyala seperti mutiara. Objek ketiga adalah Kampung Ratenggaro. Kampung tradisional ini berada di Desa Umbu Ngedo, Kecamatan Kodi Bangedo. Salah satu keunikan kampung ini adalah terletak di pinggir pantai dan muara Sungai Waiha. Kampung ini mempunyai 304 buah kubur dan 3 diantaranya adalah kubur bersejarah. Berikutnya Wainyapu. Daerah Wainyapu terkenal dengan Pasola. Pasola adalah ritual perang adat masyarakat Sumba. Ritual perang adat ini dilakukan di atas kuda yang sedang berlari dengan menggunakan senjata tongkat kayu yang disebut sola. Sola dalam bahasa Sumba adalah tongkat kayu yang digunakan untuk mengendalikan kuda. Sehingga “pasola” berarti perang sola yang dilakukan sambil berkuda. Meski berperang, dalam Pasola, tidak ada yang kalah dan yang menang. Pasola adalah ritual perang adat. Bukan perang sungguhan atau pun pertandingan. Bahkan, peserta bebas memilih kubu mana yang ia akan ikuti. Usai Pasola, rasa dendam harus selesai. Mereka percaya, dengan melampiaskan dendam, berarti ia telah membuang sifat-sifat buruk di dalam hatinya. Sumba Barat Daya yang dipimpin Bupati Markus Dairo Talu, S.H. dan Wakil Bupati Drs. Ndara Tanggu Kaha terus berupaya untuk membangun wilayahnya sehingga menarik kunjungan wisatawan. “Sambutan Bupati dan Wakil Bupati sangat luar biasa. Ini menunjukkan mereka siap untuk menerima wisatawan yang ingin mengeksplorasi alam Sumba Barat Daya. Pak Wakil Bupati yang berasal dari Wainyapu juga mempromosikan Wainyapu punya pantai yang indah jika dikunjungi di

Pantai Mandorak

sore hari sekalian makan dan menikmati sunset yang indah,” ujar Gus Saka yang diantar oleh tim dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian & Perdagangan Kab. Sumba Barat Daya. Pria yang juga pemilik event organizer ini menambahkan penerbangan menuju Tambolaka bisa berangkat dari Denpasar. Untuk informasi, ia mengingatkan calon wisatawan yang ingin ke Sumba Barat Daya, sinyal telepon seluler yang ada hanya Telkomsel sedangkan ATM yang ada hanya BRI, BNI, dan Bank NTT. —Ngurah Budi

i Danau Weekuri

Gus Saka di Panta

Salon

Kampung Ratenggaro

Jln. Wijaya Kusuma No.39 Denpasar

Jln. Suli No. 151

Tlp. 085 237 028570

Tlp. 0812 3636 0808

Jln. Merdeka VIII No. 1 (by appointment) Tlp. 0811 903 393

Jln. Sedap Malam No. 79 A, Denpasar HP 08133900 3366, 0851 0349 6464


8

Bunda & Ananda

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Tekankan Ajaran Tri Kaya Parisudha Beberapa pekan terakhir, kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan menjadi isu publik yang merebak di berbagai daerah. Mencuatnya kasus-kasus tersebut belakangan ini memang bukan kali pertama, namun jumlah korban dan pelaku tindakan yang terus bertambah membuat masyarakat semakin resah. Kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan dinilai sangat bertentangan dengan nilai kemanusiaan terlebih lagi dengan nilai keagamaan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu ­Kuturan Prof. Dr. I Made Suweta, M.Si.

M

enurutnya, kekerasan seksual terhadap anak merupakan penyaluran seksual yang salah dan merupakan kemerosotan moral. Padahal di dalam agama Hindu sangat jelas diajarakan bahwa

setiap orang harus menjalankan segala sesuatu yang didasarkan pada dharma (kebenaran). “Dalam memenuhi setiap keinginan kita baik itu artha (harta) ataupun kama (nafsu) harus tetap berdasarkan kebenaran,” ujar pria yang baru dilantik menjadi

Easy Shopping Kembali Bagikan Rezeki Nomplok Ratusan Juta Rupiah

Pemenang Rezeki Nomplok Easy Shopping Siang itu ketika langit berwarna cerah, bertempat di Seribu Rasa Restoran, Menteng Jakarta Pusat, restoran tersebut dipenuhi oleh banyak tamu yang berseri-seri. Ya, tentu saja wajah para tamu tersebut berseri karena menyaksikan dibagikannya Rezeki Nomplok Ratusan Juta Rupiah dari Easy Shopping. Acara ini merupakan jawaban atas doa para pelanggan Easy Shopping yang telah loyal berbelanja selama periode promosi 21 Januari–20 April 2016. Telah banyak hadiah dibagikan oleh Easy Shopping sejak mulai mengoperasikan bisnisnya tahun 2013. Pada periode kali ini, pemenang hadiah yang beruntung adalah: - FX. R. Endan Ramelan Hartono dari Kulon Progo sebagai pemenang Hadiah Utama senilai Rp 399.000.000. - Maria Siagian dari Bintaro Jakarta Selatan sebagai pemenang Hadiah Pertama senilai Rp 100.000.000. - Ali Muhndor dari Bogor sebagai pemenang Hadiah Kedua senilai Rp 30.000.000. Total hadiah yang dibagikan Easy Shopping pada periode kali ini mencapai Rp 529.000.000. Ketika para pemenang ditanya untuk apakah hadiah tersebut akan digunakan? Endan Ramelan (71 tahun) sebagai pemenang hadiah Rp 399 juta pun menjawab: “Rencananya hadiah ini akan saya gunakan untuk membantu biaya pengobatan mata saya dan membantu keluarga. Sisanya bisa saya donasikan untuk orang-orang yang membutuhkan,” kata Endan. Lain halnya dengan Maria Siagian (67 tahun), pemenang hadiah Rp 100 juta yang harus merawat suaminya selama 4 tahun terakhir karena sakit dan tidak bisa bangun dari tempat tidur. Hadiah ini sangat membantu meringankan beban pengobatan suaminya. Sementara itu, Ali Muhndor (53 tahun) yang merupakan pemenang hadiah Rp 30 juta masih bingung akan digunakan untuk apa hadiah yang ia terima. “Tapi yang jelas, uang ini akan saya simpan untuk biaya pulang ke kampung halaman nanti saat lebaran,” ujarnya. Para pemenang mengakui bahwa Easy Shopping telah mempermudah hidup mereka dalam berbelanja dan membuat mimpi mereka menjadi kenyataan. Mereka berharap, ke depannya Easy Shopping bisa berkembang lebih pesat sebagai solusi belanja mudah bagi orang-orang yang tinggal di daerah dan jauh dari pusat perbelanjaan. Sebagai perusahaan ritel berbasis katalog surat pertama di Indonesia yang menjual produk-produknya melalui catalog surat jarak jauh, Easy Shopping masih harus terus mengembangkan bisnisnya di wilayah-wilayah yang belum banyak terjangkau karena visi utamanya adalah menjangkau pelanggan dari seluruh nusantara. Acara penganugerahan pemenang ini pun, turut dimeriahkan oleh kedatangan para brand ambassador, yaitu Yati Surachman dan Nia Daniaty serta Ketua Komite Penghargaan Pelanggan, Junaedi. Acara ditutup dengan jamuan makan siang dan sesi foto bersama. “Nantikan terus Rezeki Nomplok Easy Shopping pada periode selanjutnya bagi Anda yang masih belum beruntung. Bagi Anda yang belum menjadi pelanggan, tak perlu khawatir! Cukup daftarkan diri Anda melalui call center 0804-1401028 atau kirimkan kupon yang tertera pada iklan Easy Shopping di media cetak ke PO BOX 6688 Slipi Jakarta Barat 11410. Sekali lagi, selamat kepada para pemenang,” ujar Aliando M. Zibran, Departemen Media Marketing PT. Karisma Bahana Gemilang. -bns

ketua STAHN Mpu Kuturan 4 Mei lalu. Kebenaran yang dimaksud tidak hanya bersumber pada agama, melainkan kebenaran yang bersumber dari negara. Dalam berbagai kasus yang terjadi di Indonesia pada umumnya, sudah sangat jelas bertentangan dengan kebenaran yang bersumber dari negara yaitu pelanggaran terhadap undang-undang perlindungan anak. Agama juga dirasa memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pribadi yang berkarakter. Mempelajari agama tidak cukup hanya sebatas hafalan ilmu semata, melainkan juga harus ditekankan pada penerapan tatanan nilai dalam kehidupan sehari-hari. “Belajar agama dari Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi saya kira belum cukup,” ujar pria kelahiran Lembongan 22 Juni 1962 tersebut. Ia menuturkan sebagai seorang tenaga pendidik harus mampu mencetak lulusan yang cerdas, terampil, ilmuwan, dan

Prof. Dr.Drs. I Made Suweta, M.Si

agamawan. “Mahasiswa tidak cukup hanya cerdas saja, tetapi harus bisa mengaplikasikan nilai agama pada diri sehingga bisa ditularkan kepada masyarakat, dan yang terpenting adalah berkarakter,” tegasnya. Pria yang menamatkan S3 di Universitas Udayana itu juga mengatakan bahwa membentuk mahasiswa berkarakter dalam Hindu didasarkan pada ajaran Tri Kaya Parisudha. “Kami menerapkan ajaran tersebut dalam pembelajaran agar mahasiswa dapat berpikir, berkata, dan berbuat sesuai dengan ajaran agama. Apalagi pemerintah memang menekankan pada pendidikan karakter,” imbuhnya. Ia juga tidak menampik dalam menerapkan pendidikan

karakter yang bersumber dari ajaran Tri Kaya Parisudha memang menumui kesulitan. Hal ini dikarenakan sulitnya ditemukan tokoh yang bisa dicontoh baik dalam keluarga maupun publik. “Ini merupakan tantangan kami ke depan, pendidikan formal sudah sangat bagus akan tetapi pendidikan di keluarga maupun di masyarakat harus menunjang juga. Sekarang yang menjadi masalah apakah semua orang tua di rumah sudah mampu menjadi panutan?” paparnya. Maka dari itu, ia sangat berharap agar pemerintah merancang program untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan berkarakter di keluarga dan masyarakat karena kedua hal tersebut merupakan tiang penyangga dari keberhasilan penerapan pendidikan berkarakater di sekolah. “Tidak mungkin pendidikan informal akan berhasil sesuai dengan keinginan apabila tidak ditunjang oleh keluarga dan masyarakat,” jelasnya. Peran keluarga terutama orangtua menjadi sangat penting untuk menekan terjadinya kasus pelecehan terhadap anak. Orangtua yang notabene memiliki hubungan terdekat dengan anak harus mampu memberi pemahaman kepada anak untuk menjaga diri dan tidak mudah percaya terhadap orang yang baru dikenal. “Selalu hati-hati karena kasus-kasus itu kebanyakan terjadi dengan orang-orang dekat,” imbuhnya. –Wiwin

Mendongeng Lima Menit GADIS BERKULIT KUNING

Konon di sebuah desa di Bali Selatan tinggal seorang penjudi kelas kakap. Namanya I Pudak. Dijuluki kelas kakap, karena demi judi, ia bertahun-tahun tidak pernah pulang. Judi yang paling digemari adalah sabungan ayam. Pada suatu hari ia berpesan kepada Ni Made Taro Sari, istrinya yang sedang hamil tua. “Sari, Bli akan main sabungan di Denbukit dalam waktu yang lama. Jagalah dirimu! Apabila kamu melahirkan anak laki, peliharalah baik-baik. Tetapi kalau lahir anak perempuan, jangan ragu-ragu, sembelihlah dia! Manfaatkan tubuhnya untuk makanan ayam kurunganku!” Ni Sari terkejut, lalu katanya, “Bukankah ia buah hati kita? Laki maupun perempuan, sama saja!” “Apa katamu? Kamu ingin aku membelah mulutmu?” kata I Pudak berang. Demikianlah, sepeninggal suaminya, Ni Sari setiap hari mengurus puluhan ayam kurungan suaminya. Tibalah hari yang dinanti-nanti. Ibu hamil itu melahirkan seorang anak mungil. Perempuan! Karena kulitnya kuning bersih seperti terong, maka bayi yang sangat disayanginya itu diberi nama Ni Tuung Kuning. Lama benar sang ibu bingung. Menuruti perintah suami atau mengikuti hati nurani. Hari demi hari terlewatkan, akhirnya ia menemukan akal. Anak bayi yang dikasihinya itu disembunyikan di rumah neneknya, Dadong Leko. Singkat cerita, entah berapa tahun lewat, tiba-tiba I Pudak pulang. Kalimat pertama yang diucapkan di depan istrinya adalah, “Bagaimana anakmu, laki atau perempuan? Kalau perempuan, apakah semua ayamku dapat bagian?”

“Perempuan, Bli! Ia sudah kubagi untuk semua ayam.” jawab Ni Sari. Tiba-tiba ayam-ayam kurungan itu berteriak, “Bohong, bohong, bohong! Kukuruyuuuk….! Anak itu disembunyikan di rumah nenek.” I Pudak, penjudi kelas kakap itu naik pitam. “Sari! Kamu bohong! Carilah anakmu sekarang!” teriaknya sambil menghunus parang. Ni Sari pun berangkat menjemput anaknya ke rumah Dadong Leko. Sesaat kemudian ia kembali tanpa membawa si buah hati. “Maaf, Bli! Tuung Kuning sedang menenun selembar kain untuk neneknya. Besok ia akan ke sini.” Keesokan harinya I Pudak memaksa istrinya menjemput Ni Tuung Kuning. Namun si buah hati tidak juga nongol. “Maaf Bli! Ia sedang menenun selembar kain untuk ibunya.” Pada hari berikutnya barulah Ni Sari berhasil membujuk anaknya untuk pulang. Anak perempuan berkulit kuning itu memperlihatkan selembar kain yang baru saja selesai ditenunnya. Kain itu ia hadiahkan kepada ayahnya tercinta. Namun ayah yang mabuk judi itu lebih sayang kepada ayamnya dari pada kepada buah hatinya. Ia segera mengambil parang, lalu membunuh anaknya. Tubuh anak itu diberikan kepada semua ayamnya. Kukuruyuuuk…! Peristiwa ajaib terjadi. Tak berselang lama, semua ayam kurungan itu mati. I Pudak menangis meraung-raung, lalu memeluk Ni Tuung Kuning yang tiba-tiba berdiri di sampingnya. “Maafkan ayahmu, Nak! Kamu adalah buah hatiku yang sangat kusayangi.” Tak seorang pun yang tahu di balik peristiwa itu. Ketika I Pudak berancang-ancang membunuh Ni Tuung Kuning, beberapa orang bidadari mengganti tubuh gadis berkulit kuning itu dengan pohon pisang. Jadi yang dipotongpotong oleh penjudi kelas kakap itu adalah batang pisang. Kematian semua ayam kurungan itu akhirnya membuka hati nurani I Pudak.

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

17

WORKSHOP GURU MANGKU HIPNO “MELENTURKAN HATI” Inti kehidupan itu tentang sebuah janji suci. “Berjanjilah dengan kesungguhan hati, akan membuat mereka bangga pernah melahirkanmu”

TEMUKANLAH ALASAN BAHAGIA DALAM DIRIMU SENDIRI...hormati adamu, cintai hidupmu, jaga jiwamu, kembangkan senyummu, sayangi sekecil apapun milikmu. Yakinkan diri bermanfaat dan berharga dalam segala ruang dan waktu. Memilih menjadi bijaksana adalah jalan terbaik mencapai kesenangan pikiran, ketenangan hati dan kenyamanan tubuh. Ketika melihat ketidakcocokan pada diri seseorang, pikirkan bahwa seseorang bebas memilih gaya hidupnya. Maka hatimu akan tenang. Ketika seseorang berbicara yang membuat hati panas, rasakan bahwa semua orang dilahirkan dengan gaya bicara yang berbeda, maka perasaanmu lebih lega. Ketika kita merasa diacuhkan, pikirkan bahwa kita tidaklah harus menuntut perhatian dari orang lain. Ketika tidak ada yang mengerti tentang kita, pikirkan bahwa, kita hanya butuh lebih mengerti tentang diri sendiri. “KEBIJAKSANAAN” mengajarkan, semua yang terjadi di luar diri kita, tidaklah dapat kita kendalikan, maka kita perlu “melenturkan hati” agar mampu mengendalikan diri sendiri. Pilihkan alasan senang untuk pikiranmu agar mampu bertumbuh dalam damai. Pilihkan alasan tenang pada hatimu agar berkembang dalam kebijaksanaan. Pilihkan langkah nyaman dalam tindakanmu, agar semua terasa lebih ringan. Pahami inginmu, mengerti karaktermu lebih paham dan lebih mengerti dari siapapun, maka bibit pohon kebijaksanaan yang Tuhan tabur dalam jiwamu akan bertumbuh subur dalam hari harimu. Pilihkan senang, pilihkan senyum, pilihlah menjadikan segala masalah ringan bagi kemampuanmu. Dan, layakkan hidup bahagia dan senyum ringan bagi dirimu, tubuhmu perlu dimanja di setiap waktu. Inilah inti melenturkan hati dari sudut pandang ilmu fisiologi, ilmu tentang kekuatan gerakan yang meyakini emosi diciptakan oleh gerakan. Demikian Guru Mangku Hipno yang merupakan seorang profesional healer dan pakar metafisika memulai perbincangannya. Hiduplah dalam keberlimpahan, karena semesta ini telah menyiapkan segala yang kita butuhkan, dan tubuh kita memiliki semua alat untuk mencapai tujuan kehidupan lebih baik. Kita memiliki akal, keistimewaan yang hanya dimiliki oleh manusia, maka berbahagialah dilahirkan sebagai manusia, gunakan kesempatan ini dengan baik, hindari membuang–buang waktu dan kesempatan. Waktu selalu berputar, mari putar roda yadnya kita dengan menjadi pelayan umat dan pemberi manfaat dalam Dasyanam dan sevanam. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya??. Setelah mampu melenturkan hati dan memiliki kebijaksanaan dalam memaknai kehidupan ini, kita wajib meningkatkan kemampuan kita dalam segala bidang kehidupan. Baik kemampuan mencerdaskan pikiran, dan kemampuan memperpeka perasaan kearah positif. Kemampuan pikiran

dan perasaan mengendalikan emosi menjadi sesuatu yang sangat penting karena “perbedaan antara bersikap bodoh atau pintar tidak didasarkan pada kemampuan Anda, tetapi pada keadaan pikiran atau tubuh Anda pada saat tertentu”. Manfaat dan Tujuan Workshop “Melenturkan Hati” Ikuti workshop yang akan mengajarkan dan membuat pikiran Anda terfokus, dan memiliki kekuatan konsentrasi dalam mengelola dan mengatasi stres, gelisah, menderita, frustasi, kesepian, marah, bosan sehingga Anda merasakan kembali indahnya kehidupan dengan memunculkan perasaan dicintai, bahagia, semangat, lega dan gembira. Anda akan diajarkan oleh Guru Mangku Hipno yang merupakan pakar energi prana untuk memaksimalkan kemampuan energi Anda dan mengetahui cara pembangkitannya, pemanfaatannya dengan baik. Guru akan melakukan pembangkitan prana massal kepada seluruh peserta dan ini sudah dipraktikkan oleh jutaan peserta workshop dari seluruh wilayah Indonesia dan sudah dirasakan manfaat nyatanya. Dalam Workshop ini Anda juga akan diajarkan sebuah keilmuan yang mampu menangkal hal–hal negatif dalam pikiran dan perasaan melalui gerakan mudra semesta dan sebuah pengetahuan penting dalam menjaga kwalitas hidup yaitu keilmuan “JNANA BHUDIREKA”, yang merupakan resep menjaga pikiran dan perasaan tetap baik baik saja. Ilmu ini memaparkan bahwa, pohon kebohongan hanyalah akan berbuah kebohongan. Semakin besar ia bertumbuh, maka buahnya semakin lebat, jangan biarkan bibit liar pohon kebohongan tumbuh dalam kehidupan ini. Jnana bhudireka adalah termasuk salah satu sistem penyembuhan pe-

nyakit pikiran dengan memperdalam ilmu pengetahuan spiritual. Dalam memperdalam pengetahuan spiritual hal pertama yang wajib dimiliki adalah Kejujuran. Kejujuran menjadi mahal, karena manusia memiliki ego dan superego. Terkadang demi mempertahankan ego dan superego, seseorang mampu mengatakan sesuatu yang sesungguhnya berlawanan dengan kata hatinya. Meskipun saat ia mengatakan sesuatu, ia menyadari sesungguhnya yang dikatakannya sungguh diluar kebiasaan yang ia lakoni secara realita alias berbohong. Ini awal penyakit pikiran, biasanya lama kelamaan akan menjelma menjadi penyakit perasaan. Ini terjadi karena ia membawa beban berat dalam hidupnya, dan mencederai kejujuran nuraninya dengan kebohongan ucapannya. Pembenturan kejujuran nurani dengan kebohongan yang diucapkan akan membuat intuisi seseorang tumpul dan efeknya aura diri meredup dan keyakinan diri akan terus merosot. Kekuatan energi kata katanya berkurang, Sebab kata-kata bohong bagaikan buah yang nampak ranum namun ternyata busuk di dalamnya. Demikian Guru mengingatkan tentang pentingnya kejujuran diri. Sebagai tambahan pengetahuan Guru juga akan membeberkan tentang etiologi sakit versi Brahmakunta Spiritual & Supranatural Universal. Etiolgi of illness adalah ilmu yang mempelajari

kepercayaan sebab-sebab suatu penderitaan, penyakit dan gejala simtomatis yang dialami penderita. sedangkan “Health care system” mempelajari sistem diagnosa dan penentuan sebab sebab suatu penyakit dan penderitaan serta untuk memutuskan terapi dan metode penyembuhan apa yang akan digunakan. Inilah yang kurang dipahami oleh banyak praktisi penyembuhan. Secara kosmologi apakah sesungguhnya yang terjadi saat kita sakit ataupun menderita? Yang terjadi adalah hilangnya keseimbangan antara unsur pembentuk tubuh Panca Maha Butha dan terganggunya kestabilan

Guru Mangku Hipno mengajarkan meditasi Transcedental para sahabat dari Kanada tri dosha (Vatta, Pitha, Kapha) yang mengendalikan pola pikiran dan perasaan manusia. Penyakit digolongkan menjadi 2 bagian yaitu bersifat fisik dan nonfisik, dan penyebabnya ada 3 yaitu naturalistik, personalistik dan supranaturalistik. Sedangkan penyebab penyakit menurut caturdasa aksara ada 2 yaitu akibat terganggunya Panca Brahma dan Panca Tirta. Dalam Wrehaspati tatwa, penyakit itu ada 3, karena kekuatan supranatural, gangguan mental, dan karena mahluk renik/ Butha. Dijelaskan pula ada 3 cara mengatasi penyakit dan kegagalan hidup yaitu Tresna dosaksaya, Indryayoga marga, Jnana Budhireka. Lalu apakah solusi terbaik saat kita mengalami suatu penyakit dan penderitaan? Tentu saja tindakan menginisiasi 9 Cakra dan Kultivasi 7 Prana merupakan cara tercepat dan terbaik untuk meng-ON-kan ketiga cara mengatasi derita, penyakit dan nasib buruk tersebut diatas.

RE-INSTALL (INISIASI) 9 CAKRA DAN 7 PRANA. Kebanyakan mereka akan bertanya, apa salahku, apa kurangku, mengapa aku menderita, mengapa aku harus menjalani masalah seperti ini..? Masih ada puluhan pertanyaan yang gampang dilontarkan, namun susah dipecahkan. Sesungguhnya manusia dilahirkan dengan kemampuan multidimensi, memiliki kekuatan dahsyat untuk mengubah jalan hidupnya menjadi mudah dan lebih sederhana tanpa kerumitan. sehingga memiliki kesempatan “Berhenti berkutat setiap harinya dengan masalah, dengan derita, dengan halangan dan dengan penyakit “Re-Install (Inisiasi) saja ke 9 Cakra (9 linggam dewata nawa sanga), Cakra yang Tuhan anugrahkan bertujuan untuk kemampuan, keseimbangan, kesempurnaan diri yang merupakan unsur pembentuk manusia menjadi manusia yang sehat,

sukses, keberlimpahan dan bahagia. Secara metafisika magis bahwa keberhasilan hidup hanya di gerakkan oleh 9 sistem kekuatan yang tersimpan didalam tubuh terdalam. 1. Cakra Muladara: di tulang ekor berfungsi untuk keberuntungan. 2. Cakra Swadhistana: di area seks untuk insting dan firasat tajam. 3. Cakra Manipura: di pusar untuk energi penyembuhan diri, ketenangan. 4. Cakra Anahata: di jantung, penguat perasaan dan kecerdasan emosi. 5. Cakra Visuda: di tenggorokan, untuk kemampuan bicara berpengaruh. 6. Cakra Ajna: di kening, untuk 4 kecerdasan sukses dan sejahtera 7. Cakra Mahkota: di ubun ubun agar mampu berspiritual dan perlindungan. 8. Cakra Kembar 1: rahasia (deteksi kebenaran) 9. Cakra Kembar 2: rahasia (deteksi kebohongan dan kepalsuan). Untuk kebahagian diri lahir batin, ABRAHAM HAROLD MASLOW, seorang ahli Psikologi humanistik, menambahkan untuk dapat memiliki kualitas aktualisasi diri, milikilah kebenaran, kebaikan, keindahan, keutuhan, transedensi dikotomik, gairah, unik, kesempurnaan, kebutuhan, penyelesaian, keadilan, tingkatan, kesederhanaan, kekayaan, upaya, ceria, swasembada. Semua itu lebih mudah didapatkan saat inisiasi 9 cakra dan 7 prana. Untuk satu langkah mudah dan efisien, hubungi: Brahmakunta Center / GMH Institute, #Pusat Pembelajaran Supranatural & Spiritual Universal #Pusat Penyembuhan Hypnotherapi, Psikotherapi #Pusat deteksi penyakit Medis Nonmedis #Pusat Konsultasi masalah Keluarga dan Anak #Klinik Perubahan Sikap dan Sifat #Klinik Meramal Masa depan kehidupan. Perumahan Gunung Sari Indah, Jl. Tukad Buana 1/61 Kebo Iwa Utara Denpasar. Telepon (0361) 8442823/085103112404. PIN BBM : 7FB63D85.(Izin praktek : DINKES : 448.3/28.PT.XII.14/DIKES).

IKUTI WORKSHOP “MELENTURKAN HATI “ BERSAMA Guru Mangku Hipno dan Komunitas Brahmakunta: 2 (dua) SESI Daftarkan diri Anda dan Keluarga segera, tempat terbatas : Daftar dan info Hubungi : 03618442823, 085103112404, 081337228580. SESI I : Workshop “Melenturkan Hati” Hari : Minggu, 5 Juni 2016 Tempat : Madam Tan Restaurant, Jl Cok Tresna Renon Denpasar Waktu : 13.00 sd 15.00 wita. Tiket : Hanya Rp 350 ribu/orang (Coffee Break) *Pemesanan tiket dan pembayaran dapat dilakukan dengan Transfer ke Bank BCA No a/c: 6690055455 a/n Ketut Gd Suatmayasa SH. SESI II : Waktu 15.30 s.d. 16.30 Wita Khusus untuk yang ingin mengikuti Peningkatan Kualitas diri dan menjadi Praktisi : Dengan biaya admin per point Rp 995 ribu (Langsung bisa praktek 5 detik setelah inisiasi) Inisiasi 9 Cakra Kultivasi 7 Prana Belajar Hypnosis Super cepat ( hanya 10 menit) Belajar Hypnotherapi Belajar Ilmu meramal / palmistry *Pemesanan tiket dan pembayaran dapat dilakukan dengan Transfer ke Bank BCA No a/c: 6690055455 a/n Ketut Gd Suatmayasa SH.


18

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Life

Story

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

7

Berharap Bahasa Bali Masuk Facebook suka bahasa Bali, iya akan diajarkan, kalau Bali hanya 1 jam mata pelajaran sekarang tidak ya tidak diajarkan,” paparnya. Adanya dengan adanya pergub pengajaran Bahasa perubahan kurikulum tersebut mendapat Bali tersebut diwajibakan 2 jam mata perhatian yang serius dari pemerhati budaya pelajaran pada setiap minggunya. Bali, para pakar (Guru Besar Bahasa Bali), Aliansi Peduli Bahasa Daerah Bali yang guru-guru bahasa Bali, mahasiswa Jurusan digagas oleh pria kelahiran Banyuatis, 24 Bahasa Bali, dan Pemerintah Provinsi Bali. April 1988 tersebut melihat fenomena Hal ini ditakutkan kalau tidak ditanggapi ini harus diubah dengan strategi apapun secara serius perubahan kurikulum tersebut agar Bahasa Bali bisa masuk dalam kuriakan berimplikasi pada hilangnya bahasa Bali kulum nasional dan pelestarian bahasa di dunia pendidikan karena tidak diajarkan Bali sebagai bahasa ibu tetap terjaga. secara tersendiri dalam satu mata pelajaPerjuangan Aliansi Peduli Bahasa Daerah ran. Oleh sebab itulah dilakukan beberapa tidak sia-sia, Bahasa Bali sudah dipastikan upaya untuk memperjuangkan Bahasa akan masuk dalam kurikulum nasional. Bali tetap berdiri sendiri dalam kurikulum ”Saat ini sedang dalam proses, ke depan 2013. “Sudah diajarkan saja bahasa Bali kami tinggal melakukan pelatihan bagi terseok-seok, apalagi tidak,” imbuh dosen guru-gurunya soal kurikulum. Nanti akan tidak tetap di IHDN Denpasar ini. Ia sangat terus kami lakukan pelatihan-pelatihan berharap bahasa Bali bisa diajarkan melalui untuk menambah profesionalisme guru enurutnya penerapan kurikulum 2013 I Nyoman Suka Ardiyasa pendidikan formal, karena dengan begitu bahasa daerah Bali. Nantinya juga akan ada yang mengintegrasikan pelajaran baakan memaksa siswa belajar. Selain itu peran orangtua juga Ujian Kompetensi Guru (UKG) Bahasa Bali dan sertifikasi hasa Bali ke dalam pelajaran Seni Budaya sangat penting untuk mengajarkan anak-anak berkomunikasi guru-guru Bahasa Bali,” jelasnya. Tahun 2016 adalah tahun merupakan sebuah kemunduran karena dalam keluarga menggunakan bahasa Bali. uji coba, sehingga di tahun 2017 penerapan bahasa Bali ke jika itu terjadi maka berimplikasi buruk terhadap kurang Mulai dengan diskusi-diskusi yang dilakukan bersama dalam kurikulum nasional dapat dilakukan. maksimalnya pengajaran Bahasa Bali di bangku sekolah. pemerintah provinsi akhirnya pengajaran Bahasa Bali tetap “Bisa dibayangkan jika itu diintegrasikan dengan Seni Budaya Suka mencatat bahwa bahasa Bali merupakan bahasa Ibu muncul bahkan sekolah yang dulunya mengajarkan bahasa berarti guru tidak wajib mengajar bahasa Bali. Kalau guru sehingga wajib dijaga dilestarikan oleh seluruh komponen masyarakat Bali. Untuk melakukan pelestarian harus dimulai dari proses pengajaran di sekolah, pembiasaan penggunaan bahasa Bali di masyarakat dan pembuatan regulasi yang jelas agar pelestarian bahasa Bali dapat dilakukan secara maksimal. disamping itu dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten sangat diperlukan untuk tetap ajegnya bahasa Bali yang merupakan identitas masyarakat Bali. Menjamurnya penggunaan 1968 ini juga mengaku bahwa komitmenya Selain bahasa Bali, bahasa Sunda dan Jawa merupakan sosial media di masyarakat baik untuk membalikan bahasa Bali mendapat bahasa daerah yang masuk ke dalam kurikulum nasional. kalangan anak-anak, dewasa hingperhatian dari Aliansi Peduli Bahasa Daerah “Untuk tahun ini ketiga bahasa ini merupakan pilot project ga orang tua, membuat I Made Bali sehingga ke depan dapat bersamanamun tidak menutup kemungkinan untuk bahasa daerah Warnita memanfaatkan sebagai sama menghidupkan dan melestarikan lain juga masuk ke dalam kurikulum nasional,” tambahnya. wadah untuk membagikan hasil bahasa Bali. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan bahasa Bali sudah karyanya. Memiliki selera humor Memiliki puluh ribuan likes, bukan mulai dilirik ditingkat nasional. tinggi bukanlah alasan utama bagi tanpa alasan. Hal ini dikarenakan dalam Suka juga sangat berharap dengan adanya pelajaran Warnita dalam membuat sebuah cerita-cerita yang diposting sangat dekat wajib 2 jam di sekolah bisa berimplikasi terhadap eksistensi cerita, melainkan dari hobinya dengan keseharian masyarakat Bali. Kadek bahasa Bali. “Sekolah itu kan benteng pertama, sehingga menulis sejak di bangku Sekolah mengatakan jika konsep dan ide cerita ia di rumah, orangtua juga mulai mengajarkan anak-anaknya Dasar (SD). Puisi dan naskah dapatkan dari pengalaman pribadi, cerita menggunakan bahasa Bali. Tidak sampai di sana, ia bersama drama adalah karya yang sering ia orang, membaca dan titipan orang. “Kami rekan-rekannya juga mengusulkan adanya penyuluh bahasa buat untuk penyaluran bakatnya. juga mengundang kepada pembaca yang Bali. “Kami yakin dengan formal saja tidak kuat, dengan Banyaknya cerita yang dibuat mempunyai cerita lucu, bisa mengirim dan adanya penyuluh bahasa Bali diharapkan juga dapat menmembuat pria yang akrab disapa akan kami posting. Sebelum di posting kami suport,” tambahnya. Selain hal tersebut, hal lain yang ingin Kadek itu berinisiatif untuk menbaca dulu, kalau memang ada yang perlu dilakukan untuk membuat bahasa Bali keren dan hidup gunggah ke dalam sebuah grup diedit ya kami edit,” tambahnya. Sebagai kembali adalah bahasa Bali bisa masuk facebook. “Anak-anak di dunia maya, yaitu facebook. admin dalam akun Punk Kwala Ngibur, sekarang hampir sebagian besar memiliki akun Fb sehingga Namun, banyak masukan dari Kadek memang tidak bekerja sendiri. Punk I Made Warnita dengan begitu mereka bisa belajar sedikit demi sedikit,” pembaca bahwa tulisan yang dibuat Kwala Ngibur sendiri memiliki dua admin, imbuhnya. -Wiwin kepanjangan dan berbau porno, akhirnya Kadek memhanya saja salah satu adminnya memang belum siap buat sebuah akun yang ia namai Punk Kwala Ngibur. untuk diketahui publik. “Kalau cerita-cerita itu saya Sejak dibuat 29 Januari 2016, akun Punk Kwala yang buat, tetapi kalau komik jenaka ada admin satunya Ngibur memang sedang menjadi perbincangan hangat di yang buat,” ucapnya. kalangan pengguna sosial media. “Awalnya sih targetnya hanya seribu likes, tetapi sampai sekarang sudah ada KEMBALI KE KARAKTER puluhan ribu,” ungkapnya. Mengambil nama Punk Kwala Memiliki alur cerita yang mengarah ke hal porno Ngibur juga bukan tanpa alasan. “Saya takut di-bully, tidak membuat akun Punk Kwala Ngibur sepi pemPunk Kwala Ngibur itu kan artinya sekadar menghibur. baca, justru banyak pembaca yang meminta agar cerita Jadi seandainya tulisan-tulisan tidak memenuhi kepornonya lebih mendominasi. “Porno itu kan hanya inginan pembaca, namanya saja Punk Kwala Ngibur,” pancingan, kami hanya membuat imajinasinya saja tetapi ungkapnya. ending cerita pasti lucu,” ungkapnya. ia juga berencana Pria yang berasal dari dusun Kanginan desa Menyali akan membuat akun Punk Kwala Ngibur (PKN) X kecamatan Sawan ini juga mengatakan, meskipun berbau khusus untuk cerita yang bernuansa prono. “Kami akan porno namun akhir dari cerita yang dibuat adalah lucu. bedakan, untuk pembaca yang benar-benar suka cerita “Porno maupun horor ujung-ujungnya berakhir lucu,” lucu, sehingga tidak ada yang komplin,” tandasnya. imbuh pria murah senyum tersebut. Melalui akun Punk Pria yang bekerja sebagai guide ini juga menyikapi Kwala Ngibur, ia juga berusaha untuk melestarikan babahwa porno tidak berpengaruh secara langsung hasa Bali baik bahasa Bali dari Buleleng maupun seluruh terhadap kekerasan seksual yang marak terjadi akhirdaerah di Bali. “Sempat membuat versi Indonesia namun akhirnya ini. “Itu kembali kepada karakter masingkurang pas aja, dicampur juga pernah antara bahasa Bali masing orang, orangtua yang tidak bisa membaca juga dan Indonesia kurang pas juga. Akhirnya saya fokuskan bisa melakukan pelecehan seksual. Apakah itu bisa di bahasa Bali,” ungkapnya. dikatakan tulisan porno yang menyebabkan?” paparnya. Selain memiliki tujuan menghibur, akun Punk Kwala Jika seseorang sudah berkarakter, membaca cerita Ngibur juga diharapkan dapat membalikan bahasa Bali porno pun ia akan dapat memberi arah baik atau buruk. yang mulai dianaktirikan. “Bahasa Bali masih digunakan “Kalau orang sudah berkarakter akan tahu, kalau jelek hanya saja dalam komunikasi hanya beberapa kata saja, jangan diikuti. Jadi jangan persalahkan sebuah tulisan kami berharapkan 75% percakapan sehari-hari mengkarena semua kembali pada karakter masing-masing,” gunakan bahasa Bali,” ujarnya. Pria kelahiran 21 Juli ujarnya. -Wiwin

Kemajuan iptek dan kencangnya arus globalisasi tentu memberi dampak yang signifikan bagi perkembangan masyarakat baik di desa maupun di kota. Perkembangan tersebut ibarat angin segar yang berhembus bagi kemajuan desa maupun kota. Namun, sangat perlu disadari bahwa ‘angin’ tersebut tak luput akan ‘partikel debu’ yang dihembuskannya. Secara tidak sadar, ada bagian dari masyarakat yang terkikis akibat kemajuan tersebut. Salah satu bagian yang terkikis itu adalah penggunaan bahasa Bali. Saat ini penggunaan bahasa Bali memang terkesan dimarginalkan oleh penutur terutama orang Bali pada umumnya karena dianggap kurang keren. Hal tersebut disampaikan oleh penggagas Aliansi Peduli Bahasa Daerah Bali I Nyoman Suka Ardiyasa, M.Pd,.M.Fil.H.

M

Punk Kwala Ngibur

Membalikan Bahasa Bali

Rahmat Hidayat bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri saat kunjungan ke Tiongkok beberapa waktu lalu

Rahmat Hidayat bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla

Di jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, tengah dibangun sebuah gedung yang nantinya akan menjadi rumah bagi rakyat. Seperti cita-cita dan harapan dari sang konseptor bangunan ini, Rahmat Hidayat, Ketua DPD PDIP NTB, gedung yang merupakan kantor DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Barat ini kelak menjadi Rumah Rakyat. Rumah bagi siapa saja, rumah bagi keberagaman dan pluralisme. Sebagai seorang politisi senior, Rahmat Hidayat dikenal sebagai sosok yang egaliter dan menghargai perbedaan tidak hanya lewat kata-kata saja, melainkan juga ia wujudkan dalam keseharian.

R

ancangan gedung DPD PDIP NTB, yang tengah dibangunnya sebagai rumah rakyat ini mampu mewakili keberagaman agama dan suku yang ada di Indonesia khususnya Nusa Tenggara Barat. Di atas areal seluas 30 are ini, selain gedung utama berlantai dua (rancangan dasar yang disiapkan ke depan hingga lantai empat) yang merupakan kantor DPD PDIP NTB, ia juga membangun beberapa tempat ibadah seperti sebuah Mushalla, ada juga Sanggah serta sebuah Altar dan tempat ibadah lain. Sebagai pimpinan PDIP Perjuangan NTB, Rahmat Hidayat yang beragama Islam ini memaknai Islam tidak hanya agama bagi dirinya sendiri melainkan Islam sebagai Rahmatan Lilalamin, yang menaungi seluruh umat, termasuk bumi alam semesta ini beserta seluruh isinya. Karena itulah dalam mewujudkan rumah rakyat ini, ia tidak hanya memikirkan tempat ibadah yang menaungi beragam agama melainkan juga di sekitar gedung ini telah ditanami beragam pepohonan yang kelak akan rindang menaungi kantor dan seluruh aktivitas di dalamnya. Mini hutan yang nantinya akan mengelilingi gedung ini adalah

Kagumi Filosofi Buah Manggis simbol kecintaannya pada alam semesta. Rahmat Hidayat memang mencintai pohon-pohon dalam kehidupannya, karena filosofinya. Tidak hanya di rumah rakyat, pohon-pohon rindang ditanamnya di sekitar rumahnya di kawasan Panji Masyarakat Ampenan. Terbanyak pohon yang ditanaminya di rumahnya itu adalah pohon manggis. “Saya mengagumi filosofi pohon manggis karena buahnya yang jujur. Jika kita perhatikan berapa benjolan yang muncul di pucuk buahnya, jumlah isinya pasti sama. Setidaknya sepanjang hidup saya, saya berusaha untuk mengikuti filosofi yang dititipkan oleh alam tersebut,” ungkap Rahmat Hidayat. Dalam rancang bangun rumah pribadinya maupun kantor DPD PDIP NTB yang seluruh konsepnya merupakan ide dan gagasannya, sengaja ia buat rimbun untuk menjadi contoh bahwa setiap pembangunan haruslah diiringi dengan adanya RTH (ruang terbuka hijau), agar manusia bisa bernafas dengan nyaman. Karena itulah pohon menjadi salah satu kebanggaannya sehingga rumah pribadi dan kantornya sengaja ia rimbunkan dengan pepohonan. Ia maknai benar arti pepohonan bagi kehidupan manusia yang merupakan sumber dari segala sumber kehidupan karena selain dapat meneduhkan, di bawah akarnya pepohonan mampu menyimpan air sebagai sumber utama kehidupan manusia. Selain karena filosofinya, pepohonan juga memberi arti keberlangsungan hidup baginya. Bukan hanya bagi dirinya melainkan juga ia memikirkan untuk kehidupan jauh ke depan, bagi anak cucunya dan bagi kader-kader PDIP NTB selanjutnya. “Saya boleh pergi kelak, tapi generasi saya, baik anak cucu dalam keluarga saya maupun kader-kader PDIP NTB nanti kehidupan selanjutnya terjamin,” ungkapnya.

at

Rahmat Hiday

SETIA PADA HATI NURANI Sebagai seorang politisi senior NTB, Rahmat Hidayat mewarisi jiwa dan semangat nasionalisme serta pluralisme tokoh panutannya, Bung Karno. Ia mencintai partai yang telah membesarkan dirinya ini dengan sungguh-sungguh. Karenanya, dengan alasan

apa pun, Rahmat tidak sekali pun berpaling dari partai yang dilahirkan Bung Karno ini. Sesulit apa pun, sesakit apa pun perjalanan yang telah dilaluinya bersama PDIP, ia senantiasa memelihara hatinya untuk tetap setia. Tidak mudah waktu yang telah dilewati Rahmat Hidayat menghadapi dinamika yang terjadi pada partainya ini, terutama ganjalan-ganjalan keras dan menghimpit di masa Orde Baru yang tidak jarang membuatnya jatuh bangun, tertatih-tatih dan bahkan sampai ‘terluka’ akibat tekanan politik. Ia juga pernah direcall sebagai anggota DPRD II Kabupaten Lombok Timur (periode 1986-1994) karena mempertahankan tetap setia berdiri di kubu Megawati Soekarno Putri ketika Orde Baru mengobrak-abrik partainya ini. “Hanya satu yang harus saya yakini saat itu hingga hari ini, saya hidup untuk setia pada panggilan hati nurani saya,” ungkapnya penuh haru. Dalam tekanan politik kala itu, Rahmat Hidayat mati-matian berjuang untuk menegakkan par-

tai yang telah dimasukinya sejak tahun 1973 ini. Maka ketika hari ini dalam situasi yang damai, ia ‘menikmati’ hasil kerja kerasnya setidaknya dapat membangun kantor DPD PPDIP NTB yang representatif, adalah wajar bagi dirinya. “Gedung ini dibangun dari hasil gotong royong kawankawan sesama anggota dewan dari PDIP NTB, kader dan simpatisan PDIP,” ungkapnya. Meski dana ada, untuk mewujudkannya bukanlah hal yang mudah jika tidak didasari oleh niat dan tanggung jawab yang besar mengingat Rahmat Hidayat tampaknya tidak lama lagi akan ‘pensiun’ secara formal. Akan tetap bagi seorang Rahmat Hidayat, ia tidak akan mengenal pensiun dalam memaknai ajaran partai yang dianutnya ini. Partai ini akan selalu hidup dalam dirinya hingga kelak Allah SWT memanggilnya. “Bagi saya gedung ini bukan untuk diri saya, melainkan untuk generasi PDIP NTB ke depan,” kata Rahmat Hidayat yang menjadi anggota DPR RI dua periode sejak tahun 2004 hingga 2019 ini. -Naniek I. Taufan

Kantor DPD PDIP NTB yang dirancang sebagai Rumah Rakyat


Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Drg. Ida Ayu Dewi Kumala Ratih berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Anteseden Inovasi pada Industri Kerajinan Perak di Bali”, pada ujian terbuka Program Pascasarjana Universitas Udayana di hadapan dewan penguji dalam acara Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Manajemen yang berlangsung Senin (23/5) di Gedung Pascasarjana Unud.

P

enelitian tersebut dilakukan oleh dokter gigi ini ketika bekerja di Puskesmas pada tahun 1990. Ketika itu bisa dikatakan sebagai masa keemasan bagi Celuk dan Singapadu. Industri kerajinan peraknya sedang berkembang pesat dan Celuk menjadi sentral kerajinan perak. Namun, beberapa tahun terakhir terjadi penurunan yang signifikan, sehingga menimbulkan kecemasan. Kondisinya berada pada tahap penurunan. Sementara industri kreatif yang berkaitan dengan penggalian ide sedang berkembang.Kondisi di Celuk terlihat sebaliknya sekitar 10 perusahaan kerajinan perak di Celuk dan 7 usaha kerajinan perak di Singapadu sudah tutup dan beralih fungsi. Begitu juga dengan kunjungan wisatawan yang menurun, kecendrungan ekspor menurun, pengusaha merasa kalah

Ida Ayu Dewi K u mal a Rat ih

Woman on Top

Pemandian Air Panas Kepuh Legundi Sembuhkan Berbagai Penyakit

Dokter Gigi Raih Gelar Doktor Manajemen

bersaing dengan Tiongkok, Thailand, dan India. Betapa produk kerajinan Thailad setiap 3 bulan sudah berubah. Rupanya menurut istri dari Ir. Ida Bagus Gede Suamba ini, persoalannya adalah inovasi, sebab secara universal inovasilah yang menjadi kunci kelangsungan hidup suatu perusahaan. Dalam penelitian ibu dari IB Mahendra, S.T., IB Krisna Prabawa, S.T., dan dr. IA Tri Wedari ini, dikatakan saat mengunjungi perusahaan yang kurang inovatif, diperoleh data bahwa kepemimpinan di sana pasrah menerima kondisi yang ada. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi perusahaan yang berhasil. Pemimpinnya selalu berpikir kreatif dan inovatif serta terus memikirkan bagaimana membuat desain perhiasan yang baru. “Mereka memang bekerja keras menciptakan produkproduk yang inovatif , termasuk belajar dari pelanggan bahkan pesaing. Disamping juga berpikir untuk mengatasi harga bahan perak yang terus membumbung. Kemudian, berpikir bagaimana dapat membuat perhiasan yang harganya lebih

Sophie Navita

Seleksi Alam Salah seorang artis Ibu Kota, Sophie Navita belum lama ini ikut terlibat dalam pelepasan tukik di Pantai Saba Gianyar. Ia melihat permasalahan kelangkaan penyu merupakan bagian masalah yang terlihat. Masih banyak masalah alam lainnya yang belum mendapat perhatian seperti masalah sampah, polusi laut, dll. “Yang bisa diatur untuk masalah penyu ini adalah telurnya selamat, perkara dia bisa kembali ke dalam laut dan akhirnya membiarkan alam yang memilih, ada yang namanya istilah seleksi alam kan, kita lepaskan pada alam,” ujar istri Pongki Barata ini. Untuk menghindari telur penyu dimakan anjing dan biawak, mengingat telur penyu ditemukan di Pantai Saba, maka penduduk di sekitar tempat tersebut yang tergabung dalam tim Saba Asri memungut dan menanam telur penyu selama 45 hari. Setelah itu telur tersebut akan dilepaskan kembali ke laut. Sophie yang merasa bangga menjadi bagian dari pelepasan tukik mengaku selama ini ia memang sedang mencari lembaga yang peduli terhadap alam. “Memang dari dulu ingin bergabung, tapi ndak ada yang ngajakin, eh tahunya Bali Zoo nelpon ngajakin, jadi saya bilang langsung mau,” ujarnya bersemangat. Melepas tukik baginya seperti memberangkatkan anak merantau. “Saya cuma bisa memberangkatkannya, biarkan alam yang berbicara karena alam lebih bijak daripada kita untuk menentukan siapa yang tetap bisa hidup dan yang mana yang tidak,” tandasnya. Dengan kegiatan melepas tukik tersebut, ia mengajak generasi muda lebih sadar dan ngeh terhadap Sophie Navita lingkungan. -Maya

IA Dewi Kumala Ratih besama suami dan kedua orangtuanya Ida Pedanda Gede Putra Telabah dan Ida Pedanda Istri Mayun

terjangkau oleh masyarakat. Untuk itu semua, diperlukan kreativitas sang pemimpin melalui knowledge sharing (berbagi pengetahuan) dan absortive capacity (menerima/ menyerap informasi),” papar perempuan kelahiran 2 Februari 1961 ini. Selain urusan kreativitas dan inovasi, putri dari Ida Pedanda Gede Putra Telabah dan Ida Pedanda Istri Pemayun ini, melihat bahwa perusahaan perak yang kurang berhasil akibat terbatasnya pendidikan dan pelatihan, sehingga sangat diperlukan yang namanya

knowledge sharing antar pengrajin, misalnya bisa dilakukan pada saat mengikuti PKB. Bisa juga dengan menyerap pengetahuan dari perkembangan industri perak yang terjadi di luar, sehingga mampu berinovasi lebih baik. Dikatakan pula oleh dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Denpasar ini, para pemimpin harus memiliki kemampuan dan pengetahuan sehingga mampu dengan jeli melihat dan menangkap peluang demi peroleh profitibilitas jangka panjang. Hal ini juga penting untuk menjalankan

proses inovasi sekaligus meningkatkan efektivitas, produktivitas dan efisiensi, sehingga bukan hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas tapi juga kinerja yang superior. Sementara jika ditilik dari permodalan, pengusaha tidak mengalami kendala. Hanya saja dengan harga perak yang mahal, para pengusaha merasakan kesulitan untuk menjualnya. Usai menjual mereka juga kebingungan untuk memproduksi kembali. Selanjutnya drg. Ida Ayu Dewi Kumala Ratih pun ,mengatakan dari sisi pemasaran para pengusaha sudah berupaya. Namun, untuk menggapai pasar yang lebih luas mereka hendaknya memiliki jaringan yang baik, disamping perlu meningkatkan sistem manajerial dan juga meningkatkan pengelolaan SDM yang lebih baik. Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga ini, ingin menyampaikan penelitian ini kepada para pengusaha, khususnya perusahannya di kawasan Celuk dan Singapadu dan yang lainnya, yang semula agak lesu dapat kembali ber­ semangat berproduksi. -ard

19

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Pemandian air panas ini dipercaya sebagian masyarakat mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Lokasi pemandian berada di Desa Kepuh Legundi Kecamatan Tambak Pulau Bawean Gresik.

B

anyak masyarakat yang d at ang ke tempat yang dinilai memiliki satu keistimewaan ini. Pemandian tersebut diyakini dapat menyembuhkan penyakit kulit seperti gatal, iritasi dan penyakit kulit lainnya. Di sisi lain, pemandian tersebut juga memiliki suasana alam yang tenang, dan teduh. Sehingga cocok untuk melalukan relaksasi, melepas penat karena padatnya aktifitas. Sebenarnya pemandian ini sudah ada sejak lama. Masyarakat

sekitar desa Kepuh Legundi memanfaatkan keberadaan pemandian ini. Untuk memantapkan lagi keberadaan pemandian ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menandai dengan upacara peresmian. Upacara peresmian pemandian air panas ini berlangsung Kamis (26/5), Wakil Bupati (Wabup) Gresik Moch. Qosim yang meresmikan. Tampak hadir Muspika Tambak dan pejabat terkait di ingkungan Pemkab Gresik. Peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Wabup Qosim sebagai wujud bahwa pemandian tersebut sudah dapat dinikmati oleh masyarakat umum setelah melalui proses pembangunan. Menurut Wabup Qosim, pihaknya telah memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan dan pengembangan wisata pemandian air panas tersebut. Kami sudah berikan

bantuan sebesar Rp 10 juta untuk pengembangan wisata ini. Alhamdulillah, kurang dari 3

bulan komitmen masyarakat desa Kepuh Legundi dalam mengembangkan wisata ini nampak terli-

Konser JKT48 untuk Pasarkan Apartemen

Ada-ada saja trik untuk memember JKT48 yang tampil pada masarkan apartemen. Misalnya, konser di hari sebelumnya. megaproyek apartemen 88AVArea SEGI 8 secara geograENUE mengusung konser JKT48 pis sering dibandingkan dengan di Surabaya. Konser rencananya SCBD (Sudirman Central Busiakan diadakan di areal kawasan ness District) di Jakarta yang saat pembangunan 88AVENUE seluas ini mencetak rekor harga tanah 3,5 hektare di kawasan Raya termahal di Indonesia karena Darmo Permai III Kavling 88 pada harga tanah per meter harganya 3 Juni 2016. Rp 125 juta – Rp 200 juta-red). Managing Director88AVESelain itu pemilihan SEGI 8 NUE, Kevin Sanjoto, mengatakan, selaras dengan visi Pemerintah konser JKT48 yang merupakan sisKota Surabaya yang ingin menter group dari idol group AKB48 jadikan SEGI 8 sebagai pusat terkenal di Jepang memilih lokasi bisnis Surabaya berdaya saing Managing Director 88Avenue, Kevin Sanjoto (batik oranye) bersama Konjen mega proyek 88AVENUE yang internasional. ‘’Kami akan meJepang di Surabaya, Yoshiharu Kato (berjas hitam) bersama member JKT48 didesain Tange Associates. Konser realisasikan mimpi konsumen dan managemen di lokasi mega proyek 88Avenue Surabaya. ini sudah mendapat restu dari menjadi kenyataan lewat 88AVuntuk menyapa para fansnya. Konsulat Jendral (Konjen) Jepang. ENUE, Society in Prosperity,” kata Direktur “Ibukota Jawa Timur ini merupakan salah Utama PT Waskita Realty, Ir Didit Oemar Kevin menjelaskan, sesuai konsep fasilitas 88AVENUE yang menggabungkan 8 unsur satu kota dengan jumlah fans yang paling Prihadi, MM. kehidupan dimana tiga diantaranya yaitu “art besar di Indonesia. Kami akan membawa Alasan membangun mega proyek 88AVand culture”, “energy stage”, dan “ family ke-61 member JKT48 ke Surabaya untuk ENUE, adalah kawasan terpadu dengan luas stage”. ‘’Saya berharap konser JKT48 ini dapat konser outdoor ini. Termasuk Haruka yang tanah sebesar 34,088 m2 yang terdiri dari 8 memberikan semangat bagi 88AVENUE Soci- juga akan bersepeda dari Jakarta ke Surabaya tower yang memiliki fungsi dan keunggulan untuk ikut serta dalam konser ini,” kata Elvi. ety dan para fans JKT48,’’ kata Kevin. sendiri-sendiri (5 tower berfungsi sebagai Selain itu, kata dia, 88AVENUE memiliki hunian, 1 tower SOHO, 1 office tower, dan Diadakannya konser ini merupakan wujud event-event 88AVENUE yang juga bisa lokasi yang strategis di CBD Surabaya Barat, 1 service apartment/hotel) dan dilengkapi dinikmati dari berbagai kalangan generasi. memiliki 5 akses dan lahan yang rencananya dengan lifestyle mall senilai Rp 3,8 triliun. “Kami berharap tidak hanya fans JKT48 yang akan dibangun 8 tower ini sangat luas sehingga Dengan arsitektur yang berbeda-beda di setdatang menonton tapi juga para keluarga bisa mampu menampung ribuan fans JKT48 yang iap towernya, infrastruktur yang mendukung, menghabiskan akhir pekan di sini,’’ tambahnya. ingin menyaksikan konser ini. dan fasilitas-fasilitas modern, 88AVENUE Acara yang digelar 3 Juni diawali den- menjanjikan kehidupan yang dinamis dan terSementara itu, Manajemen JKT48, Elvi Syahmiar, menambahkan, alasan mengapa konser gan open gate pukul 13.00. Konser JKT48 dim- integrasi dalam satu kawasan. Tahap pertama tengah tahun ini kembali digelar di Surabaya, ulai pukul 19.00. Sedangkan Sabtu (4/6), JKT48 pembangunan 88AVENUE menghadirkan 2 tak lain karena kota yang dikenal makanan melanjutkan dengan “handshake event” bagi tower dengan konsep berbeda yaitu SOHO tahu campurnya ini sangat dekat. Sejak 2013, para fans di lokasi yang sama. Mereka bisa ber- dan The Residence yang dilengkapi dengan setiap tahun JKT48 selalu datang ke Surabaya temu dan bersalaman langsung dengan para lifestyle mall. -Bambang Wili Foto/bw

6

hat jelas, papar M. Qosim. Lebih lanjut dijelaskan wisata pemandian tersebut awalnya hanya ada 2 kolam. Namun, melalui dana bantuan yang diberikan beberapa bulan yang lalu, dirinya meminta agar dibuatkan 1 kolam tambahan dengan tingkatan suhu yang berbeda. Dulu saya perintahkan kepada camat Tambak agar dibuatkan 1 kolam tambahan, dengan suhu yang berbeda, yakni panas, hangat dan hangat kuku. Kini sudah terealisasi, tambahnya. Sementara itu, Miswadi Sekretaris Desa setempat menuturkan pihaknya bersama masyarakat akan berupaya melakukan pengelolahan objek wisata tersebut sebaik mungkin. Kami ingin, objek wisata pemandian air panas ini dapat menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun asing yang akan berkunjung ke Bawean, terang Miswadi. Dan pihaknya berharap, dengan adanya wisata tersebut perekonomian masyarakat desa setempat dapat lebih meningkat. Pihak desa sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemkab Gresik yang selalu memperhatikan peningkatan perekonomian masyarakat di Pulau Bawean khususnya di desa Kepuhlegundi. Terbukti dengan dibangunnya sarana dan prasarana serta insfrastruktur untuk menunjang pariwisata di Bawean. Memang tekad Dinas Pariwisata Pemkab Gresik akan selalu berupaya mengembangkan pariwisata yang ada di Pulau Bawean. Dalam pengembangan pariwisata tersebut, Pemkab Gresik akan tetap mempertahankan culture atau kearifan lokal masyarakat Bawean yang terkenal religius. -Samudera Ghozuwan


20

Nine

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Para Perempuan Sade

Habiskan Waktu di Teras dan Halaman Rumah

Hari masih pagi. Para perempuan di Desa Sade khususnya yang berada di kompleks rumah adat di Dusun Tradisional Sade, Desa Rembitan Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, mulai menyiapkan peralatan untuk menenun dan membuat kerajinan tangan khas Lombok. Selain mengurus rumah dan keluarga, keseharian perempuan di dusun ini adalah menenun kain tradisional Lombok. Mereka mahir menenun dari warisan turun-temurun nenek moyangnya.

D

engan cekatan mereka memasang alat tenun di pinggangnya. Membolak-balikkan benangbenang yang akan ditenun hingga mengurai benang untuk dipintal menjadi bahan tenunan. Di sudut lain dusun ini, perempuan Sade lainnya sibuk menyiapkan pewarna dari bahan-bahan alami yang akan dipergunakan sebagai pewarna benang yang akan mereka tenun. Para perempuan di dusun ini, dari usia remaja telah mulai

mempelajari cara menenun. Hal inilah yang membuat keahlian menenun secara otomatis diwariskan turun-temurun. Sehingga perempuan Sade tidak pernah berhenti berkarya menghasilkan beragam kain tenun dengan motif khas Lombok. Sebagai salah satu dusun tradisional dengan 150 rumah tradisional Suku Sasak Lombok, dan 150 kepala keluarga di lokasi seluas tiga hektar yang dihuni oleh 700an jiwa ini, Sade adalah tujuan wisata. Karena itulah, keahlian menenun perempuan di dusun ini setiap harinya diasah untuk tetap memproduksi serta menyiapkan kain-kain tenun khas Lombok sebagai oleh-oleh yang bisa dibawa pulang pengunjung. Dusun Tradisional Sade mulai dikembangkan sejak tahun 1975 dan masyarakat mulai menatanya sejak tahun 1986. Dan mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara sekitar tahun 1988. Dalam sebulan, kata Sanah, salah seorang pemuda Sade sekaligus sebagai pemandu wisata di dusun ini, dusun ini dikunjungi wisatawan

domestik rata-rata di atas angka 4.000-6.000 orang. Sedangkan kunjungan wisatawan mancanegara rata-rata 3.000 orang dalam sebulan. Puncak kunjungan terjadi pada musim liburan yakni di bulan Juni, Juli dan Agustus. “Itulah sebabnya perempuan Sade tiap hari selalu menenun untuk menjamin tersedianya kain khas Lombok,” ujarnya. Di teras-teras rumah tradisional Sasak, para perempuan Sade menggelar hasil kerajinan tangan mereka. Inilah salah satu keunikan yang ada di Sade. Mereka banyak menghabiskan waktu di teras dan halaman rumahnya untuk menenun maupun menjaga dagangan hasil karyanya. Rumah-rumah tradisional yang mereka huni, dengan terbuka mereka siapkan untuk dikunjungi wisatawan kapan pun. Para tamu yang ingin melihat langsung, masuk dan berkeliling ke dalam rumah tradisional unik mereka, menjadi bagian dari pekerjaan para perempuan dan pengurus dusun ini. Karena panen yang hanya dilakukan setahun sekali, tentulah masyarakat di sini harus mencari sumber penghidupan yang lain. Maka peran perempuan Sade untuk menjaga keberlangsungan hidupnya adalah menjadi pengrajin oleh-oleh khas seperti pembuatan kalung, gelang, pernak-pernik khas lainnya serta para perempuannya bekerja sebagai penenun di sela-sela menjalankan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga. Rata-rata warga di sini memiliki alat tenun. Mereka menjadi pengrajin sekaligus sebagai penjualnya. Bisnis mereka berjalan lancar mengingat kunjungan wisatawan cukup banyak

ke sini. “Dengan meningkatnya kunjungan wisata ke sini, membuat penghasilan warga dusun ini meningkat pula. Salah satunya dari hasil karya perempuan di dusun ini,” ujar Sanah yang juga pengurus dusun ini. Dengan tangan-tangan terampil perempuan Sade, kehidupan ekonomi warga dusun ini, lanjutnya, kini lebih baik dibandingkan sebelum menjadi desa wisata. Sejauh ini, akunya, warga tidak hidup dalam kekurangan. Mereka rata-rata bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga ke Perguruan Tinggi. Hasil kerajinan itu, mereka jual di teras-teras rumah mereka, di berugak-berugak dan lorong gang sempit di antara rumah-rumah tradisional yang ditata rapi dalam lingkungan yang relatif bersih tersebut. Inilah yang menjadikan dusun tradisional ini unik dan berbeda. Mengepel dengan Kotoran Sapi Selain menjadi penenun dan

juga pengrajin, perempuan di dusun ini juga memiliki tugas memelihara rumah tradisional mereka dengan cara yang juga unik yakni mengepel menggunakan kotoran sapi. Demi menjaga keaslian tradisi dari arsitektur dan perawatan rumahrumah tradisional ini, hingga hari ini perempuan Sade masih setia mempertahankan cara merawat lantai rumah yang telah diturun temurun diwariskan leluhur mereka. Sangat unik. Bahan yang digunakan untuk mengepel lantai terbuat dari campuran tanah liat, sekam dan kotoran kerbau itu. Lantai ini dipel menggunakan kotoran sapi atau kerbau. “Tiap sebulan sekali, lantainya dipel menggunakan kotoran kerbau yang baru dan masih berair,” kata Sanim, salah seorang penghuni rumah tradisional ini. Kotoran sapi berfungsi untuk membersihkan debu. Kegiatan mengepel lantai rumah dengan kotoran sapi atau kerbau ini, juga dilakukan ketika akan ada acara ritual atau saat masuk puasa, juga menjelang lebaran dan hari-hari besar Islam. Lantai dipel menggunakan kotoran kerbau atau sapi yang masih basah, menggunakan tanah yang ditebar merata pada lantai sembari ditekan dan digosok. Cara ini, menjadikan lantai tanah ini mengkilap dan kuat. Hingga sesaat setelah dipel, memang aromanya terasa tidak sedap. Namun selang satu jam usai, bau dan aroma tidak sedap akan hilang dengan sendirinya.

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

“Yuk, Nabung Lot” Hanya Rp 12 Juta bisa punya ATTA LABEJI VILLAS di Ubud-Bali Mesari Villas). Kini konsep tersebut kembali ditawarkan tentunya dengan penyempurnaan, melalui vilatel kedua, Atta Labeji Villas yang berlokasi di kawasan eksotis, Desa Kenderan, Ubud, Bali. Berdasarkan pengalamannya presentasi berkeliling, baik itu di Bali maupun di luar Bali, peserta yang hadir banyak yang berminat untuk menjadi investor. Namun, ada sebagian masyarakat tidak bisa membayar cash, mereka hanya mampu menyisihkan uang sekitar Rp 1 juta – Rp5 juta tiap bulannya. “Waktu itu kami belum memiliki program membayar bertahap, karena untuk program itu Made Robert dan Ni Made Ayu Dewi harus ada tim khusus Made Robert, Founder Mesari yang melakukan dan menjemput Land & Direktur Utama BOS Land, uangnya,” imbuh Ni Made Ayu tiga tahun lalu sempat menggebrak Dewi Saraswati, Komisaris Utama bisnis properti dengan konsep BOS Land. mepatung (Capitalism Based On Hal ini menjadi pemikiran serius Society) lewat peluncuran vilatel Made Robert. Setelah beberapakali bernama Villa Mesari (kini Atta bertemu dan berdiskusi dengan

dengan menyiapkan peralatan ritual yang memakai peralatan alami. Saat melaksanakan tradisi ini, semua kehidupan kembali ke alam atau asalnya. Misalnya, salah satunya, tidak diperbolehkan menggunakan peralatan modern. Di sinilah tugas perempuan Sade untuk menyiapkan peralatan tradisional yang akan digunakan dalam ritual terse-

but. Karena dalam perjamuan, dilarang menggunakan perabotan seperti piring dan gelas dari kaca dan bahan-bahan modern, maka perempuan Sade akan menyiapkan peralatan dari tanah liat. Juga gelas kopi yang memakai gelas bambu yang memang dimiliki warga di sini. Saat ritual ini, warga tidak boleh menggunakan penerangan listrik

Saksikan Dialognya @ Bali TV, Rabu 1 Juni 2016, pukul 20.00 wita Livestreaming www.balitv.tv

Atta Labeji Villas

-Naniek I. Taufan

Hadiri Presentasi Cara Investasi yang Benar & Aman Jumat 3 juni 2016, pukul 17.30 wita @ Ibis Style Hotel , Jln. Teuku Umar No. 95 Denpasar. Daftar : 036- 4723260, 082 247 365 888, sms ketik : Daftar ke 087 861 999 658. Peserta terbatas. Salam KAYA

Mulai Rp 240 Juta bisa punya PURI KELUSA VILLAS Mulai Rp 120 juta & RESORT di Ubud-Bali (SERTIFIKAT HAK MILIK) bisa punya Atta Selong Villas di Lombok Kunjungan wisatawan ke Bali selalu (Sertifikat Hak Milik)

Direktur Utama BOS Land, Made Robert menyampaikan, kini BOS Land juga menghadirkan villatel unitan yang berlokasi di Kelusa, Ubud, dan di Selong Belanak Lombok. “Jadi, semeton Bali yang memiliki dana lebih bisa berinvestasi di Puri Kelusa Villas & Resort, Ubud atau di Atta Selong Villas, Lombok,” jelas Ni Made Ayu Dewi. Atta Selong Villas adalah salah satu akomodasi mewah di daerah perbukitan Selong Belanak yang menawarkan keindahan alam Selong Belanak dan kenyamanan bagi para pengunjung yang ingin menikmati suasana alami dan tenang. Nikmati pemandangan pantai pasir putih menakjubkan dari Pantai Selong, lingkungan yang masih alami di perbukitan Selong

meskipun di dusun ini warga memakai listrik dalam kehidupan sehari-hari. Penerangan hanya boleh menggunakan lampu minyak kelapa atau dari minyak jarak. Tradisi ini menjadi salah satu keunikan yang memperkaya budaya Sasak Lombok yang masih tetap dipertahankan oleh warga Dusun Sade.

100% Uang Kembali Dengan ikut program “Yuk, Nabung Lot” yang pembayarannya lunas dalam 1 tahun, para investor tetap mendapatkan benefit lainnya. Di antaranya, uang pembelian lot akan dikembalikan 100% di tahun ke-11. “Perbedaannya dengan yang langsung melunasi Rp 12 juta per lot nya, uang pembelian lot-nya dikembalikan di tahun ke-10, dan langsung dapat free menginap di Atta Mesari Villas,” jelas Made ayu. Keuntungan lainnya yang didapat dengan berinvestasi di Atta Labeji Villas adalah; mendapatkan 1 surat lot yang saat ini nilainya Rp 12 juta dan seiring waktu harganya pasti naik, voucher menginap senilai Rp 12 juta, penghasilan pasif 10% setiap tahun selama 2 tahun dan setiap 6 bulan selama 23 tahun, komisi 10% setiap mengajak tamu ke Atta Labeji Villas, tergabung dalam komunitas “Atta Labeji Investor Club” yang tentunya akan memperluas jejaring, satu box kartu nama Atta Labeji Villas dengan jabatan owner, kupon undian untuk memenangkan grand prize 2 hektare hutan jabon dengan hasil milyaran rupiah, dan lain-lain. Klausa ini dituangkan dalam perjanjian notaris. Beberapa investor pun telah melakukan penandatanganan kontrak kepemilikan unit Atta Labeji Villas di notaris. –ten

Sejak diluncurkannya program “Yuk, Nabung Lot” dua pekan lalu, masyarakat antusias untuk menabung lot ATTA LABEJI VILLAS

Tak Gunakan Penerangan Listrik Saat Ritual Mole Monte Salah satu tugas lain perempuan Sade dalam merawat tradisi yang menjadi warisan nenek moyang masyarakat di sini adalah ketika ritual Mole Monte dilaksanakan. Mole Monte adalah acara ritual adat untuk memohon keselamatan atau berkah. Perempuan Sade turut serta menjaga kearifan alam yang telah memberikan kehidupan bagi manusia

tim KSP Silamukti, muncul sebuah ide untuk mengolaborasikan antara menyimpan dan berinvestasi dengan kemudahan-kemudahan. Kemudian, lahirlah suatu program “Yuk, Nabung Lot”. “Dengan program baru ini, masyarakat yang dulu terkendala membeli lot karena harus membayar cash, kini bisa membayar bertahap selama 1 tahun dengan jalan menyimpan di KSP Silamukti,” jelas Made Ayu. Dengan program “Yuk, Nabung Lot” ini, mereka mendapatkan keuntungan ganda. Pertama, sebagai nasabah koperasi, mereka mendapatkan bunga simpanan dan benefit lainnya. “Jadi, mereka tak sekadar nabung lot. Mereka juga mendapatkan pengembangan bunga simpanan di KSP Silamukti,” jelas Bendahara Wayan Sudiana, Manajer I Putu Rudin, dan Ketua KSP Silamukti I Wayan Dirgantara Suija, S.Ag. Kedua, mereka dapat mengkeep harga lot dan bisa mendapatkan benefitnya. Made Robert mengungkapkan, tantangan terbesarnya adalah mencari solusi. Karena bisnisnya adalah membantu

seluruh lapisan masyarakat agar bisa menjadi investor. “Jadi kini masyarakat tak ada alasan lagi untuk tidak menjadi investor,” tegasnya. Made Ayu mengilustrasikan, dengan harga 1 lot Atta Labeji Villas, Rp 12 juta, masyarakat yang berminat bisa menabung minimal Rp 1 juta tiap bulan selama setahun. Demikian halnya jika ingin membeli 10 lot, maka mereka harus menabung Rp 10 juta per bulan. “Benefit dari koperasi murni untuk si penyimpan,” tegasnya lagi. Mengapa berkolaborasi dengan koperasi? Made Robert menjelaskan, karena yang paling sesuai dengan visi dan misi Mesari Land & BOS Land yang menerapkan Capitalism Based On Society itu adalah koperasi. “Makanya harus dengan koperasi, karena sama-sama berbasis kerakyatan. Dengan program “Yuk, Nabung Lot” ini, semua orang bisa menjadi investor/pemilik villa dan mendapatkan benefit lainnya,” ingatnya. Dengan tegas, Made Robert mengatakan, bahwa investasi sangat penting untuk kebebasan finansial ke depan, membiarkan uang yang bekerja untuk kita, bukan sebaliknya. Dan tentunya, siapa pun pasti ingin menikmati hari tua tanpa harus pusing dengan urusan finansial. Solusinya hanya satu, berinvestasilah di tempat yang aman yaitu Atta Labeji Villas mulai sekarang.

5

Atta Selong Villas

Belanak, Lombok. Selong Belanak dapat dijangkau 30 menit berkendara dari Bandara Internasional Lombok di Praya, mudah dicapai dengan penerbangan reguler dari Bali, Jakarta, Singapura , dan Kuala Lumpur. Apa yang didapat dari Rp 120 juta? Keuntungan yang didapat adalah: Garansi penghasilan selama pembangunan 0,5% per bulan selama 2 tahun (transaksi tunai), ROI Guarantee 18% untuk 2 tahun sejak Atta Selong Villas resmi beroperasi (tahun ke-3 dan seterusnya fluktuatif mengikuti untung bersih dari Atta Selong Villas), Bagi hasil dari untung bersih mulai akhir tahun ke-3 sebesar 70% investor pemilik villa & 30% operator, Garansi beli kembali 130% pada tahun ke-5 (transaksi tunai), Perabotan lengkap di villa (fully furnished), Free maintenance & service charge, Free stay 21 point per tahun, Sertifikat Hak Milik (SHM), Reward buyer (transaksi tunai), liburan gratis ke Eropa, Grand Prize (diundi saat grand opening Atta Selong Villas), 2 Hektare hutan jabon, Umroh/Liburan/ Tirtayatra.

meningkat tiap tahunnya. Sebagian besar dari mereka lebih tertarik menginap di villatel. Kondisi ini menjadi kesempatan yang luar biasa untuk berinvestasi di villatel. Para wisatawan kini tak lagi mencari lokasi yang dekat dengan keramaian, namun lebih memilih lokasi yang eksotis, tenang dan nyaman. Ubud terkenal di antara para wisatawan di mancanegara karena lokasinya yang banyak dengan persawahan dengan nuansa perdesaan.​ Puri Kelusa Villas & Resort adalah tempat yang tepat untuk berinvestasi di villatel. Villa bernuansa kehidupan tradisonal pedesaan Bali yang selaras dengan konsep Tri Hita Karana (keep the harmony and balance between human to God, human to human & human to environment). Dibangun di atas tanah seluas 2 hektare di Kelusa, Ubud–Bali, dikelilingi sungai yang masih asri bak pulau di tengah danau dengan suara gemericik airnya, dikelilingi sawah yang hijau dan rerimbunan pohon. Miliki Puri Kelusa Villas di Ubud, Bali mulai dengan Rp 240 juta. Benefit Memiliki Puri Kelusa Villas & Resort adalah : Garansi penghasilan selama masa pembangunan 0,5% per bulan selama 2 tahun (transaksi tunai), ROI Guarantee 18% untuk 2 tahun semenjak Puri Kelusa Villas & Resort beroperasi (tahun ke-3 dst. fluktuatif mengikuti untung bersih dari Puri Kelusa Villas & Resort), Bagi

Puri Kelusa Villas & Resort

hasil dari untung bersih mulai akhir tahun ke-3 sebesar 70% untuk investor (pemilik villa) & 30% untuk operator villa (Puri Management International), Garansi beli kembali 130% di tahun ke-5 (transaksi tunai), Perabotan lengkap di villa (full furnished), Free maintenance & service charge, Free Stay 21 point per tahun, Sertifikat hak milik (SHM), Reward buyer (transaksi tunai keras), Grand Prize diundi saat grand opening Puri Kelusa Villas & Resort (2 hektare hutan jabon, umroh/ tirta yatra/liburan ke luar negeri). Unit Terbatas!!! Untuk itu, Made Robert dan Ni Made Ayu mengajak masyarakat Bali yang belum bergabung, untuk bersamasama sukses di investasi villatel ini. Untuk informasi lebih jelas, silakan datang langsung ke Kantor BOS Land di Jalan Tukad Pakerisan No. 79 Panjer, Denpasar, tlp. 0361-4723 260, 082 247 365 888, 087 861 999 658. www.bosland.id Email: cs@ bosland.id, bos.land99@gmail.com.


4

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

Rafidah Helmi

Inspirasi

Raih Dokter Usia 17 Tahun

Inspirasi bisa didapat dari mana saja dan Rafidah Helmi tak perlu mencarinya jauh-jauh karena sang kakak justru menjadi sumber inspirasinya. Rafidah yang awalnya bercita-cita menjadi guru langsung melupakan impiannya begitu melihat kiprah kakaknya di fakultas kedokteran.

S

ang kakak, Riana Helmi, bukan saja menjadi mahasiswa berprestasi tapi juga menjadi lulusan fakultas kedokteran termuda di Universitas Gadjah Mada sekaligus menjadi sarjana kedokteran termuda seIndonesia. Ketika itu Riana, kakak Rafidah, berusia 17 tahun 11 bulan. Usia dimana umumnya remaja baru menyelesaikan pendidikannya di sekolah menengah atas dan bersiap-siap masuk pendidikan tinggi. Rupanya capaian Riana ini sangat menggugah Rafidah, adiknya,

yang ketika itu masih SMP. Rafidah ingin seperti kakaknya. Serta-merta Fifi---begitu ia akrab disapa--- mengubah haluannya. Ia tidak lagi ingin menjadi guru tapi menjadi dokter seperti kakaknya. “Saya masuk sekolah kedokteran bukan karena disuruh orangtua tapi keinginan sendiri. Saya terinspirasi oleh kakak-kakak saya,” ungkap Fifi kepada Tokoh. Fifi adalah anak ketiga atau bungsu dari tiga bersaudara pasangan AKBP (purn) Helmi dan Rofiah. “Dua kakak saya menjadi dokter. Kakak saya yang pertama lulusan termuda Fakultas Kedokteran UGM, sekarang dia sedang mengambil program spesialis. Kakak saya nomor dua, Rosalina, belum lama menamatkan pendidikan kedokteran di Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi, Jawa Barat, dan sekarang sedang menjalani koas,” papar Fifi yang April lalu diwisuda sebagai sarjana kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang. Fifi bukan hanya berhasil lulus fakultas kedokteran tapi dia juga menjadi sarjana kedokteran termuda se-Indonesia. Ia berhasil menamatkan pendidikan kedokterannya selama 3,5 tahun pada usia 17 tahun 8 bulan. Itu artinya ia juga berhasil memecahkan rekor sang kakak, Riana, yang sebelumnya memegang rekor tersebut. Atas prestasi tersebut Fifi yang lulus dengan IPK 3,26 pun mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia (Leprid) yang diserahkan langsung oleh Direkturnya, Paulus Pangka. Menurut Fifi, tidak hal yang istimewa yang dia lakukan untuk bisa mencapai prestasi akademik seperti itu. Semuanya, kata gadis kelahiran Sukabumi 31 Juli 1998, berjalan biasa saja. Tidak seperti dibayangkan orang bahwa untuk mencapai semua itu ia belajar ‘mati-matian’ , belajar sepanjang hari sampai-sampai tidak sempat bermain bersama teman. “Jauh dari bayangan orang, semuanya biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa. Saya nggak belajar terus-menerus, saya juga banyak main, kok. Hanya saja memang, dari kebanyakan waktu saya, saya gunakan untuk belajar. Kalau tidak keluar rumah, waktu senggang ya buka-buka buku, baca. Tidak ada tekanan, saya senang melakukan-

Mandalika

nya. Kalau bosan di rumah, bosan belajar, ya saya keluar main sama teman. Ya seperti anak-anak lain saja,” ucap Fifi yang mengaku juga suka ‘kongkow-kongkow’ dengan teman-temannya di luar rumah. MENCURI START “Soal cara belajar, ayah memang dulu sempat mengajarkan saya tentang apa yang disebut ’mencuri start’. Maksudnya adalah saya belajar terlebih dahulu pelajaran-pelajaran yang belum dipelajari di kelas. Itu yang saya lakukan sehingga ketika pelajaran itu diberikan saya sudah memiliki pengetahuan tentang itu,” ungkap Fifi yang mengaku waktu yang paling disukainya untuk belajar adalah dini hari. “Saat baru bangun tidur, dini hari, suasana tenang, pikiran masih fresh. Itulah waktu yang paling saya sukai. Pelajaran lebih mudah masuk”. Bagi Fifi apa yang dilakukannya memang semuanya terasa biasa saja, tidak ada yang istimewa. Karena memang hal itu telah dilakukannya sejak kecil. Gadis cantik ini masuk TK di usia yang terbilang dini, yakni 3 tahun. Hanya sehari di kelas Nol Kecil, ia langsung naik ke kelas Nol Besar pada keesokan harinya, lantaran sudah bisa membaca dan menulis. “Saya satu tahun di TK, kemudianmasuk SD pada usia belum genap 5 tahun,” katanya. Karena kecerdasannya Fifi pun masuk program akselerasi sekolahnya, dan ia menyelesaikan sekolah dasarnya hanya dalam tempo lima tahun. Ketika di SMP dan SMA pun demikian, masing-masing diselesaikannya dalam tempo dua tahun. Walhasil, ia masuk Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Agung (Unissula), Semarang, pada usia 13 tahun 6 bulan melalui jalur Penelusuran Bakat Skolastik (PBS). Saat itu ia menjadi mahasiswa kedokteran termuda di kampusnya. Menurut Fifi, meski ia berusia paling muda, ia tidak menerima perlakukan istimewa. Ia tetap disa-

makan dengan mahasiswa lain. setahun. “Meski beda usia dengan te“Jadi masih lama lagi untuk man-teman cukup jauh, tapi saya menjadi dokter. Karena itu saya juga tidak punya masalah dengan belum berpikir untuk mau ambil itu. Saya bisa bergaul biasa saja. spesialisasi apa, masih bingung. Mereka juga tidak ada yang ‘me- Lagi pula waktu masih panjang. nekan-nekan’ saya, misalnya, kar- Jadi sementara ini saya mikir-mikir ena saya baru berusia 13 tahun,” dulu soal minat,” ungkap Fifi yang tuturnya Fifi yang di kampusnya kemungkinan akan menjalani koas juga mendapat teman mahasiswa di rumah sakit di daerah Pati, Jawa berusia muda yakni 15 tahun. Tengah. “Katanya nanti jadi koas Menjawab tentang apakah berpindah-pindah tidak menetap. menjalani pendidikan di Fakultas Ya saya jalani saja,” katanya. Kedokteran menyulitkannya, RaKetika ditanya apakah dia fidah mengaku semuanya berjalan memiliki saran untuk para remaja biasa saja. Tidak ada kendala yang juga ingin mencapai prestasi yang berarti. “Tapi saya merasa seperti dirinya, Fifi mengatakan, beruntung karena kedua kakak berdasarkan pengalamannya, sejak saya juga berlatar belakang pen- dulu ia telah terbiasa menetapkan didikan kedokteran, sehingga bisa tujuan dan target. Baik itu dalam banyak bertanya kepada mereka bidang pendidikan atau mencapai jika menghadapi hal-hal yang sulit. sesuatu. “Menetapkan tujuan dan Kepada mereka saya bisa bertanya target, kemudian membulatkan tentang pelajaran, juga kehidupan tekad untuk mencapai itu. Dengan di kampus kedokteran, hingga begitu kita bisa fokus. Tentu saja, hal-hal sekecilnya tentang menjadi jangan lupa berdoa kepada Tuhan mahasiswa,”kata Fifi yang ayahnya juga minta restu orangtua. Itulah adalah dosen di Sekolah Pemben- yang saya lakukan selama ini,” tukan Perwira Lembaga Pendidi- ucapnya. –Diana Runtu kan Kepolisian (Setukpa Lemdikpol), Sukabumi, Jawa Barat. Menurut Fifi, tahapannya menjadi dokter masih panjang dan masih harus melalui banyak proses untuk mencapai itu. Yang terdekat adalah menjalani masa koas (ko-asisten). Masa ini memakan waktu antara 1,5-2 tahun, setelah itu masih menjalani masa interRafidah Helmi bersama kedua orangtuanya ship selama

21

Gubernur NTB “Belajar” ke Tiongkok

Untuk meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak guna lebih memaksimalkan lagi sektor-sektor unggulan dan kekayaan potensi yang ada di Nusa Tenggara Barat, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, “belajar” hingga ke Negeri Tiongkok.

K

Direktur Leprid Paulus Pangka memberikan penghargaan kepada Rafidah Helmi atas prestasinya sebagai sarjana kedokteran termuda di Indonesia

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

unjungan kerja Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi ke Tiongkok beberapa waktu lalu dilakukan untuk menjajaki kerjasama strategis sektor industri pertanian dan pariwisata dengan pemerintah Luo He sekaligus menghadiri The 14th China Food Expo dan Institute Technology di kota Luo He Provinsi Henan. Dalam kunjungan yang berlangsung 15-18 Mei 2016 tersebut, Gubernur NTB juga mengadakan pertemuan dengan Gubernur Henan terkait pengembangan kerjasama kedua region. Serta menandatangani Letter of intents (LOI) kerjasama NTB dengan Provinsi Ningxia. Kunjungan ini

dilakukan di tiga kota yang masuk dalam dua provinsi di Negeri Tirai Bambu Tiongkok, yakni Kota Luohe dan Zhengzhou di Provinsi Henan serta Kota Yinchuan di Provinsi Ningxia. Selain didampingi Ketua TP PKK NTB, Hj. Erica Zainul Majdi, Gubernur juga disertai oleh Kepala SKPD dan instansi terkait lainnya yang berkaitan langsung dengan penjajakan kerjsama tersebut, yaitu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir. Hj. Budi Septiani, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) NTB, Ir. Hj. Hartina, MM., Sekretaris Bakorluh, Ir. Hj. Husnanidiaty Nurdin, M.M., Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Ir. I Gusti Bagus Sugihartha, M.T., Kepala Biro Administrasi

Kerjasama dan Sumberdaya Alam, Ir. H. Muhammad Rum, M.T., dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda. Prov. NTB, H. Yusron Hadi, ST., M., UM. Karo Humas dan Protokol, Yusron Hadi mengatakan kunjungan tersebut sekaligus untuk mengadakan pertemuan dengan Direktur Badan Perencanaan Pembangunan, Direktur Perdagangan dan Dinas Pertanian/ Peternakan Provinsi Ningxia di kantor Department of foreign affair Ningxia dan juga sempat mengunjungi pabrik pengolahan makanan halal dan pabrik budidaya sapi di Kota Wuzhong. Kemajuan daerah Luo He pada sektor industri pengolahan pertanian dan pariwisatanya menjadi daya tarik tersendiri bagi kedatangan Gubernur. “NTB ingin

belajar banyak dan membuka kesempatan terhadap kerjasama yang saling menguntungkan antara kota Luo He dengan Pemerintah NTB pada bidang yang sama yang menjadi leading sektor bagi kemajuan perekonomian masyarakat di Luo He,” ungkap Majdi saat memaparkan beragam potensi yang dimiliki NTB. Karena itu, ia mengundang walikota Luo He untuk juga datang ke NTB melihat lebih dekat potensi yang dimiliki daerah ini. Kemajuan industri pariwisata maupun keunggulan NTB di sektor pangan cukup menarik perhatian pemimpin kota Luo He tersebut. Sebagai daerah yg memiliki sejarah panjang di antara daerah lainnya di Tiongkok, dan telah mampu mengubah struktur ekonomi masyarakat dari pola

agraris, kini Kota Luo He tersebut telah mengalami kemajuan pesat di sektor industri, yang bertumpu pada sektor pertanian dalam arti luas. Wali Kota Luo He bersedia kemudian membagi pengalaman dan bekerjasama lebih konkrit ke depan dalam memberikan keuntungan bagi kedua daerah. Pertemuan yang berlangsung sangat hangat. “Sungguh sambutan yang hangat dan luar biasa dengan sajian beraneka ragam makanan yang amat nikmat dan tak lupa di satu sisi dinding ruang makan dari guest hotel of Luo He terpampang hiasan Masjidil Haram, berikut tersedia alat sholat dan jadwal sholat di kamar penginapan membuat kami sangat menghormati pertemuan ini,” ungkap Gubernur. –Naniek I Taufan

NTB-Ningxia Sepakati Kerjasama Pembangunan Dalam kunjungan ini, Gubernur Nusa Tenggara Barat juga bertemu Wakil Gubernur Ningxia dan menyepakati kerjasama pembangunan antar kedua provinsi, NTB-Ningxia di kota Yinchuan, ibukota provinsi Ningxia. Kesepakatan itu tertuang dalam pernyataan kehendak antara Gubernur NTB dengan Gubernur Ningxia. “Hal ini dapat dimaknai sebagai langkah penting untuk saling menyerap hal-hal baik dan saling belajar tentang pengalamanpengalaman cerdas dari kedua daerah agar dapat berkembang lebih maju,” kata Majdi. Ia mengatakan, NTB dan Ningxia memiliki potensi yang sama, baik potensi pertanian, pariwisata maupun potensi pertambangan. Provinsi Ningxia dengan luas wilayah 60 ribu km2 memiliki sejarah panjang, dimana 10.000 tahun yang lalu telah ditemukan situs sejarah, 3.000 tahun yang lalu telah berpenduduk dan 1000 tahun yang lalu sudah memiliki kekaisaran. Di tempat ini, saat ini terdapat 5.000 masjid dan 36% dari 6,6 juta atau 2,4 juta penduduk

Ningxia beragama Islam. Gubernur Ningxia sendiri adalah penganut Islam dan satu-satunya wanita kepala pemerintahan provinsi di negara Tiongkok. Di tengah keberagaman sukunya, pemerintah Ningxia berhasil membangun toleransi antar suku maupun antar umat beragama. “Perbedaan suku dan agama sangat dihargai di sini dan kita kagum bahwa di sepanjang jalan yang kami lalui dapat ditemukan simbol-simbol Islam dan restoran makanan halal,” ungkap Gubernur NTB. Bagi Gubernur, dengan pertumbuhan ekonomi 8% di tahun 2015 dan 6 % pada triwulan pertama tahun 2016, Ningxia patut dijadikan contoh lokasi yang dapat ditimba ilmunya dalam pembangunan ekonomi. Di daerah ini tidak nampak perbedaan yang jauh antara kemajuan kota dengan desa dan bahkan tiga tahun terakhir pertumbuhan ekonomi desa lebih tinggi dari kota. Menjawab pertanyaan Gubernur NTB tentang rahasia kesuksesan Ningxia,Wakil Gubernur Ningxia mengungkap empat

Rangkaian kunjungan kerja Gubernur NTB ke Tiongkok

hal, yaitu fokus mengembangkan satu produk unggulan pada tiap desa, mengutus tenaga ahli untuk bekerja membangun desa dan mewujudkan sinergi antara perusahaan swasta dengan desa sesuai potensi masing-masing serta pembangunan infrastruktur, yang berfokus utama pada pembangunan jaringan irigasi agar pertanian dapat berkembang pesat. Wakil Gubernur Ningxia menjelaskan, setiap tahunnya di kota Yinchuan digelar expo Asia-Arab. Selain itu Gubernur NTB dan rombongan juga melawat ke

Provinsi Henan, Tiongkok bertemu Gubernur Henan Mr. Chen Runer yang didampingi Wakil Gubernur serta pejabat Henan dan membahas tentang kebudayaan. Salah satu bentuk hasil dari karya budaya Negeri Tirai Bambu yang sangat dikenal adalah seni bela diri Shaolin. Gubernur NTB bersama rombongan mengunjungi Sekolah Songshan Shaolin Temple Tiongkok, tempat yang dikenal sebagai salah satu perguruan Shaolin yang besar dan terbaik yang ada di Provinsi Henan. Shaolin Temple ini dipimpin suhu Kungfu yang terkenal, Shi Yan Lu,

yang jumlah muridnya mencapai 18.000 orang. Seperti layaknya pendidikan di Pondok Pesantren, semua murid diinapkan di asrama yang besar. Semua menjalani disiplin yang sangat ketat. Menurut penjelasan suhu Shi Yan Lun, saat murid menjalani pendidikan tahun pertama, wajib menguasai dasar-dasar Kungfu. Pada masa memasuki tiga tahun belajar, ribuan murid itu sudah berani mendemonstrasikan berbagai atraksi. Pendidikan yang berlangsung di pondok Shaolin tidak hanya mengajarkan keterampilan fisik atau seni bela diri. Shaolin juga menanamkan nasionalisme, dan mengajarkan banyak hal terkait kekuatan bela negara, karakter mental semangat juang, semangat hidup istiqomah (konsisten) dan memegang teguh prinsip. Pondok Shaolin tidak hanya menyumbang kekuatan fisik, melainkan juga bagi kekuatan karakter dan mental generasi yang meletakkan pondasi kuat bagi sumberdaya manusia yang siap memajukan bangsa dan negaranya. -Naniek I. Taufan


22

Sosialita

Edisi 903/ 30 MEI- 5 JUNI 2016

Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak yang terus meningkat baik dalam jumlah maupun kualitasnya, sebenarnya telah lama menjadi keprihatinan masyarakat. Para pemerhati masalah perempuan dan anak seperti Komnas Perempuan, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) juga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta sejumlah LSM terkait, aktif menyuarakan hal ini sembari meminta agar pemerintah juga penegak hukum memberi perhatian lebih serius tentang hal ini.

Indonesia Darurat Kekerasan Anak Kab. Badung

Selama ini tercatat mayoritas anggota Iwapi adalah pengusaha yang bergerak dalam bidang usaha kreatif yang tergolong dalam usaha kecil menengah (UKM). Di era MEA saat ini, Iwapi juga mengokohkan basis UKM ini dengan fokus kepada kinerja terkait peningkatan SDM hingga perluasan jaringan pemasaran.

Komitmen Iwapi Badung Membangun Jiwa dan Semangat Wirausaha

T

api seperti biasanya ‘gema suara-suara’ ini tak bertahan lama di media, seiring dengan bermunculannya banyak kasus-kasus lain yang dianggap lebih ‘seksi’. Namun terjadinya kasus Yuyun, siswi SMP di Bengkulu yang tewas diperkosa 14 pemuda yang sebagian di antaranya berusia di bawah 20 tahun, pada April 2016 lalu, benar-benar mengguncang masyarakat. Itupun setelah terusmenerus didengungkan oleh para nitizen di dunia maya yang kemudian diikuti pemberitaan masif dari pers nasional setiap hari. Kelompok-kelompok masyarakat di berbagai tempat, tak terkecuali Jakarta, pun turun ke jalan menggelar aksi solidaritas untuk Yuyun. Ini dikumandangkan terus-menerus lewat pemberitaan di media baik itu cetak maupun elektronik. Semua pihak ikut bersuara, rencana hukuman kebiri bagi pemerkosa yang sempat menjadi wacana sejak masa pemerintahan Presiden SBY ‘dihidupkan’ lagi oleh Mensos Kofifah Indar Parawangsa yang menyatakan pihaknya akan mengkaji wacana hukuman kebiri bagi pelaku tindakan asusila terhadap anak. Respons masyarakat menanggapi hal ini pun beragam, tapi banyak pihak yang setuju karena hukuman tambahan ini diperkirakan akan efektif mengurangi tindak kejahatan seksual terhadap anak. Semangat memberlakukan hukum kebiri ini semakin menggelora karena di tengah ramainya isu kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak tengah dibahas di Ibukota, berbagai kekerasan seksual terus terjadi dan mewarnai pemberitaan media nasional setiap hari. Yang paling tragis dan sadis adalah kasus perkosaan yang menimpa Eno Farihah (19) yang tewas diperkosa oleh tiga pemuda, salah satu pelakunya adalah murid SMP, pada 12 Mei lalu. Korban bukan hanya diperkosa tapi alat vitalnya pun ditusuk dengan gagang pacul, itulah yang menyebabkan korban meninggal. Menurut Sri Nurherwati, Subkomisi Reformasi Hukum dan Kebijakan Komnas Perempuan, sejak 2013 melalui ‘Catatan Akhir Tahun’ Komnas Anti Kekerasan terhadap Perempuan sudah memberi alarm keras tentang meningkatnya gang rape, perkosaan kolektif oleh sejumlah pelaku antara lain mencuatnya kasus-kasus serius yang menimpa siswi dengan pelaku kawan-

D

Solidaritas kasus Yuyun di Bundaran HI Jakarta

kawan sekolahnya, perempuan diperkosa kolektif di transportasi publik, dll. Bahkan, data Catatan Akhir Tahun 2015 yang belum lama ini dirilis juga memperlihatkan peningkatan angka kekerasan seksual. Jumlah kasus kekerasan seksual pada 2015 tercatat 321.752 kasus. Dari jumlah tersebut 72% di antaranya atau 2.399 kasus adalah kasus perkosaan, 18% atau 601 kasus pencabulan dan pelecehan seksual 5% atau 166 kasus. Karena itu pihak Komnas Perempuan meminta agar pemerintah juga DPR segera membahas RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. RUU ini sangat penting ketika landasan hukum yang ada saat ini tidak mengakomodir kebutuhan perempuan dan anak korban kekerasan. Seperti halnya Komnas Perempuan, Komnas Perlindungan Anak (PA) pun menunjukkan data tentang terjadinya peningkatan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Bahkan Sekjen Komnas PA Samsul Ridwan menyebut bahwa saat ini Indonesia darurat kekerasan anak. “LAMPU MERAH” Di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dari total kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan pada 2015 yakni 2.898 kasus, 59% di antaranya adalah kasus kekerasan seksual. Angka itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berkisar pada 52% (dari 2.737 kasus) pada 2014 dan 54% (dari 2.676) pada 2013. Secara total, berdasarkan catatan akhir tahun Komnas PA, tercatat ada 21.689.987 aduan pelanggaran hak anak yang tersebar di 33 provinsi dan 202 kabupaten/kota, selama lima tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, 58% di antaranya adalah kasus kejahatan seksual. “Angka pengaduan pelanggaran hak anak yang terus meningkat adalah salah satu parameter

dimana saat ini ‘Indonesia Darurat Kekerasan Anak’. Kasus kekerasan terhadap anak, khususnya kejahatan seksual terus meningkat,” tegasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, kepada wartawan baru-baru ini. Ia menyebut saat ini Indonesia dalam kondisi ‘lampu merah’ kejahatan seksual terhadap anak. “Kejahatan seksual terhadap anak terus saja terjadi, bahkan korban dibunuh dan dimutilasi. Sudah saatnya alarm bahaya kehatan seksual harus terus disuarakan oleh siapapun elemen di negeri ini untuk menghalau para

Dua dari tiga pemerkosa

penjahat seksual,” tegas Susanto. Orangtua, ujar Susanto mengingatkan, agar jangan lengah, keluarga tidak boleh permisif, RT/

g bersiap-siap dan pembunuh Eno yan si. melakukan rekonstruk

RW tidak boleh lalai. “Baik Lurah maupun Kades juga harus menjadi pelopor perlindungan anak, “ucapnya. –Diana Runtu

Kejahatan Luar Biasa Melihat kondisi yang ada, termasuk semakin maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak, ditambah dorongan besar dari masyarakat, akhirnya pemerintah pun menerbitkan Perppu tentang Perlindungan Anak. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No 1 Tahun 2016, yang pekan lalu ditandatangani Presiden Joko Widodo, ini, mengatur tentang memperberat sanksi bagi pelaku kejahatan seksual, yakni hukuman mati, penjara seumur hidup, maksimal 20 tahun penjara dan minimal 10 tahun penjara. Selain itu, Perppu ini juga mengatur sanksi tambahan yakni kebiri kimiawi, pengumuman identitas ke publik serta pemasangan alat deteksi elektronik. Perppu ini kini berada di Kemenkum dan HAM dan rencananya segera diserahkan ke DPR guna dikaji kembali untuk kemudian dijadikan undang-undang. Menurut Erlinda, Ketua Devisi Sosialisasi KPAI, pihak KPAI sepakat dengan pernyataan Presiden tentang perlunya memberi pemberatan hukuman terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Presiden, tambahnya, juga menyebut bahwa kekerasan seksual terhadap anak adalah kejahatan luar biasa. “KPAI sepakat dengan hal itu. Para pelaku kejahatan seksual terhadap anak Erlinda harus mendapat perlakukan

luar biasa pula. Karenanya KPAI mendorong pada hukuman utama yakni 20 tahun, seumur hidup dan hukuman mati. Itu yang kita dorong. Sedangkan hukuman kebiri hanya lah hukuman tambahan,” paparnya. Namun demikian, harus diakui juga bahwa sebagus apapun undang-undang, fakta lapangan menyebutkan bahwa penerapan di dunia peradilan kadang diluar ekspektasi masyarakat. Ada banyak kasus perkosaan, entah itu korbannya perempuan maupun anak-anak, vonis hukuman terhadap pelaku jauh dari harapan. Kasus perkosaan terhadap Yuyun misalnya, yang telah divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Curup, Bengkulu, baru-baru ini, dimana tujuh anak dari 12 pelaku adalah masih di bawah umur. Kepada mereka yang masih kategori anak-anak divonis hukuman 10 tahun penjara. Vonis yang dianggap ‘terlalu ringan’ ini memicu kontroversial di kalangan masyarakat. Menanggapi hal ini Erlinda dari KPAI menjelaskan, karena pelaku masih anak-anak maka hukum acara yang berlaku adalah UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, dimana mereka ditangani secara khusus dengan mengedepankan kepentingan anak. Sesuai Pasal 81 ayat 2 UU No 11 tahun 2012, katanya, pidana maksimal yaitu setengah ancaman pidana penjara bagi orang dewasa. “Jadi jika hukuman maksimal kejahatan seksual adalah 15 tahun penjara maka hukumannya adalah 7,5 tahun,” jelasnya. Dalam kasus ini, tambahnya, bisa saja karena jaksa menuntut 10 tahun dan hakim mengabulkan tuntutan karena ada kejahatan lain yang dilakukan. KPAI, lanjutnya, berharap---sesuai dengan sistem peradilan anak--- agar pelaku yang masih anak-anak mendapat kesempatan untuk rehabilitasi secara tuntas. –Diana Runtu

emikian juga DPC Iwapi Badung yang digawangi sekitar 20 wanita pengusaha, sejak sekitar tahun 2013 silam telah melaksanakan berbagai rentetan kegiatan untuk meningkatkan gerak langkah kaum wanita dalam memberikan kontribusi pada kemajuan dunia usaha dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Meski semua anggota sibuk dengan usaha mereka masingmasing, namun sebagai bagian dari organisasi mereka juga sadar akan misinya. Desember tahun lalu mereka menyatukan langkah untuk meneruskan bersinergi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan berbagai program khususnya penguatan perekonomian. Salah satu yang telah dilaksankan oleh Iwapi Badung adalah menjalin kerjasama melalui pendatangan MoU dengan Beach

3

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Walk, Kuta. Momen Hari Ibu menjadi pilihan mereka menggelar kegiatan bersama. Bertempat di Beach Walk, Iwapi Badung melaksanakan acara selama dua hari berturut-turut. Pada hari pertama itu pula Iwapi Badung menggelar pameran juga edukasi melalui talk show yang mengusung tema “Bangga Menjadi Perempuan Indonesia”. Selain itu mereka juga dari sisi fashion juga memberikan contoh pada para wanita khususnya pengusaha dan sosialita bahwa busana kebaya model kutu baru, yang mungkin sudah lama ditinggalkanternya indah dikenakan baik untuk acara tertentu maupun persembahyangan. Karenanya pada saat itu mereka juga mengenakan kebaya kutu baru dengan padanan songket, yang bertujuan mengedepankan keindahan produk lokal, Bali. Di acara tersebut pula berlangsung talk show tentang tenun

Iwapi Badung saat menandatangani MoU dengan Beach Walk

ikat Bali yang dikenal dengan naman Endek oleh Rhea Cempaka dari Komunitas Cinta Kamen Bali. Yang dilanjutkan dengan fashion show kebaya koleksi dari Dewi Calista dan MG Kebaya dan diperagakan oleh model dari Iwapi Badung. Selanjutnya perayaan Hari Ibu di hari kedua juga dilengkapi dengan talk show dengan judul “ Perempuan Kekinian”menghadirkan narasumber dr. Ida Ayu Ratih Manuaba dipandu moderator Nyoman Hartini Tak ketinggalan juga demo hair do dan make up, sanggul simple dan modern oleh Ary, salah seorang anggota Iwapi Badung pemilik Salon Cahya Dewi Belum lama ini, dalam rangka memperingati Hari Kartini, DPC Iwapi Badung bersinergi dengan Mall Bali Galeria menyelenggarakan kegiatan edukasi melalui talk show dengan tema “Womans Business”. Narasumber pada saat itu adalah Ketua Umum DPD Iwapi Bali, Ketua DPC Iwapi Badung dan pengurus DPC Iwapi Badung. Acara juga dimeriahkan pula dengan fashion show Kebaya Kartini dan padanan kain batik. Sementara untuk kegiatan atau aksi sosial, juga sudah menjadi bagian program tahunan mereka dan pelaksanaanya dirangkaian dengaan perayaan hari raya agama masing-masing anggota.

BERSAMA KITA BISA Beberapa pengurus Iwapi yang sempat ditemui Tokoh menyatakan, memperoleh banyak manfaat dengan bergabungnya mereka dalam organisasi Iwapi. Sebagai anggota, diantaranya mereka merasakan mendapat wawasan baru, berbagai informasi bisnis seperti info pasar, info harga, info pameran,hingga sharing ilmu bisnis baik melalui seminar ataupun pelatihan. “Selain itu, mempermudah mereka menjalin kerjasama dengan dunia perbankan dan masih banyak lagi informasi lainnya yang bertujuan meningkatkan dan mengembangkan usaha mereka,” ujar Ketua Iwapi Badung Helmi Ginanti yang biasa disapa Elly. ” Berwirausaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun harus siap menjalani berbagai tantangan. namun kami yakin bersama kita bisa,” imbuh Eva Listyati, Sekretaris Iwapi Badung. Dikatakan juga oleh Elly bahwa berwirausaha memang tak cukup hanya bermodalkan rasa ingin belaka. Berwirausaha harus merupakan pilihan, lalu menetapkan langkah pasti dan teguh dalam menjalaninya. “Idealnya, komitmen dan konsistensi itu harus terus dijaga apapun ujiannya. Di Iwapi kami mendapatkan semangat dan kegairahan berusaha,” imbuh Eva yang diamini pengurus lainnya. - ard

Daftar Pengurus IWAPI Badung Periode 2013 – 2018 Ketua : RA Helmi Ginanti (Owner Hotel) Sekretaris : Yoseva Listyati, S.E. (Water Treatment Hotel) Wakil Sekretaris : Dewa Ayu Mira Dewanti,S.E. (Migas) Bendahara : Lastri Timor Jaya (Owner Hotel) Wakil Bendahara : Ni Nyoman Setiadewi, A.Md. (Desainer) Bidang-Bidang : 1.Bidang Organisasi : Ketua : Rai Sariyani Anggota : Ni Nengah Seriasih, S.E. Arik Wijayanti

(Rumah Produksi Spa) (Suplier Endek) (Salon & Bridal)

2.Bidang Pendidikan Hukum dan Advokasi: Ketua : Cok.Istri Dian Laksmi Dewi, S.H., M.H.(Suplier Hotel) Anggota : Rai Astini,S.E. (Salon Kecantikan) 3.Bidang Humas dan Kemitraan: Ketua : Putu Penny Somawati Anggota : Ni Wayan Saptiari,S.E.

(Furniture) (Butik Fashion)

4.Bidang Perindag dan Luar Negeri: Ketua :Ni Luh Parwati,S.E. (Owner Restoran) Anggota : Ni Nyoman Ayu Purmawati,S.E. (Printing &Hotel) 5.Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Perempuan: Ketua : G.A. Mirah,S.E. (Pelayanan Jasa) Anggota : G.A. Manik Arita,S.E. (Tour & Travel)

Iwapi Badung dalam berbagai kegiatan

6.Bidang Sosial dan Budaya: Ketua : Ni Luh Putu Rumiani Anggota : Ni Nyoman Ayu Upadani Ni Komang Yapniasih

(Ekspor Tuna) (Butik Sandal) (Butik Kebaya)


2

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

GORO-GORO Ketua lingkungan hunian Amat, memanggil warga rapat. Di situ ia mengeluPutu Wijaya arkan unek-unek yang nampak sudah lama ia pendam. “Bapak-ibu para warga sekalian, saya merasa tak sanggup lagi memikul tugas mulia yang diletakkan di pundak saya, sebagai ketua pengurus lingkungan kita. Karena keterbatasan saya, saya tak mampu menjalankan semua rencana. Jadi saya mohon diizinkan mengundurkan diri sebagai pengurus.” Warga geger. Semuanya tak setuju. Mereka memuji tak ada yang kurang dari kepengurusan Pak Alit. Serentak semuanya meminta setengah memaksa agar Pak Alit melanjutkan menduduki

podisinya, paling tidak sampai tahun depan. “Kalau Pak Alit ada keluhan, apa saja, kami siap bantu, asal jangan mundur,” kata Pak Made. “Kalau ada permintaan Pak Alit yang belum terpenuhi ingatkan saja pada kami sekarang, tapi jangan biarkan kami kebingungan. Tidak tahu masalah sebenarnya, itu akan mengganggu suasana kekeluargaan kita, Pak Alit.” Setelah didesak akhirnya Pak Alit berterus-terang. “Jadi sebenarnya begini. Sebagai pengurus saya melihat musim hujan ini, merupakan ancaman. Pohon-pohon di dalam hunian kita sudah terlalu besar, kalau tidak dipotong bisa mengakibatkan kecelakaan. Selokan semuanya dangkal dan mapat, kalau tidak dibersihkan sekali hujan besar,

gotong-royong

hunian kita akan tergenang lagi jadi danau. Taman-taman terlalu rimbun, itu bisa mencetuskan demam berdarah. Di samping itu satpam sudah mensinyalir di hunian kita ini banyak ular. Itu membahayakan anak-anak kita. Betul tidak bapak-bapak dan ibu-ibu?” Semua membenarkan. “Maka sebagai pengurus saya sudah 4 kali mengundang warga kerja-bakti pada hari Minggu. Tapi tidak seorang pun yang muncul. Saya terus-terang kecewa. Ini apa jiwa gotong-royong yang kata Bung Karno adalah Ekasila, perasan dari Panca-Sila, sudah kropos? Atau, tanda saya tidak diakui sebagai ketua pengurus hunian?” Langsung banyak yang nyeletuk tidak setuju. Amat maju meminta semua tenang, lalu mempersilakan Pak Alit meneruskan

curhatnya. “Terima kasih, Pak Amat, jadi, saya sulit menuduh jiwa gotongroyong sudah kropos. Karena saya sendiri masih berjiwa gotong-royong komplit. Saya juga bukan tidak ingin mengabdikan diri saya padai lingkungan tercinta ini. Tapi kalau saya tidak dipedulikan saya simpulkan saja, memang warga sudah menghendaki saya mundur. Begitu bapak-bapak dan ibu-ibu!” Warga berebutan bicara memprotes. Kembali Amat menengahi. Ia berteriak keras, sehingga semua diam. “Para warga sekalian yang saya hormati, dua hari yang lalu saya mimpi bertemu Bung Karno,” kata Amat, langsung membuat semua diam. “Kata Bung Karno, kepada saya. Mat, aku tahu gotongroyong sekarang banyak dicatut. Dipakai oleh oknum-oknum untuk menggerakkan massa, berdalih untuk kepentingan rakyat bersama. Jebulnya gotongroyong itu ujung-ujungnya untuk kepentingan oknum itu sendiri.

Ekspresso Itu sebabnya rakyat mulai kritis. Akibatnya, kalau ada ajakan untuk bergotong-royong, rakyat menolak, sampai bergotongroyong itu terbukti demi kepentingan rakyat. Betul tidak?” Keplok tangan seru. “Lagipula Mat, lanjut Bung Karno, hari Minggu itu kan satusatunya kesempatan rakyat kecil kumpul dengan keluarga, kenapa dirampas? Itu salah! Itu bukan gotong royong!” Keplok tangan lagi. “Jangan keplok tangan dulu, Bung Karno masih bicara! Mat, katanya, di hunian kamu ini ada konglomerat kaya raya yang tidak tahu lagi untuk beli apa lagi duitnya. Kalau kamu tunjukkan kesulitan warga, pasti dia akan bantu. Bukan hanya yang sudah disebut Pak Alit tadi, jalan-jalan, sekolah tempat ibadah juga pasti dia bangun, karena dia tahu hakekat gotong-royong itu bukan menyiksa rakyat kecil, tapi membagi bahagia bersama! Jadi Pak Alit, kenapa mundur? Besok saya temani ketemu warga kita, konglomerat yang pancasilais sejati itu! Setuju?!” Semua tersihir oleh Amat. Ketawa dan keplok tangan seru. Rapat berakhir damai. Pak Alit tak jadi mundur.

Peran Ibu dalam Mencetak Generasi Unggul Kemuliaan seorang ibu tidak perlu harus dengan deretan prestasi atas karier ekspresif aktivitas luar rumah, tetapi mendidik anak adalah tugas ibu yang utama. Jika pun terjadi peran ganda seorang ibu yang jelas dikaruniai Tuhan kekuatan lebih dari pria dalam mengarungi hidup, keseimbangan peran perlu dijaga antara berkarier di luar dan karier yang pasti di rumah bagi ibu, tidak seimbangnya peran ganda ibu bisa menjadi peluru nyasar bagi ibu dan anak-anaknya. Anak broken home, depresi, stres tinggi dan kurang kasih sayang dari orang tua khususnya seorang ibu, akan menjadikan tren negatif dan preseden buruk yang berkelanjutan bagi kehidupan sang anak. Tentu kita tidak menginginkan generasi emas mendatang kembali kepada siklus gelap nan hitam yang dialami sebagai bentuk pendidikan anak yang salah. Sebagai pribadi yang mandiri, yang perlu mengembangkan dirinya agar dapat berperan aktif dalam pembangunan dan menjawab tantangan kemajuan yang dibawa oleh pembangunan. Sebagai istri dan ibu, bersamasama suami/bapak bertanggung jawab atas kesejahteraan, kebahagiaan keluarga dan pembinaan

bacaan wanita dan keluarga

Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998

generasi muda yang berkualitas dalam arti sebagai manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehat, cerdas, berbudi luhur, berkepribadian kuat, mandiri, kreatif, mempunyai semangat kebangsaan yang tinggi dan berorientasi ke masa depan. Sebagai anggota masyarakat, yang mempunyai kesadaran dan tanggung jawab dan kesetiakawanan sosial yang tinggi dan berperan serta secara aktif dalam membina kehidupan bermasyarakat yang aman dan tentram. Sebagai warga negara, yang perlu menyadari akan hak dan kewajibannya serta berperan aktif dalam segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara. Para pakar pendidikan mengajarkan bahwa keteladanan adalah media pendidikan yang paling efektif dan berpengaruh dalam menyampaikan tata nilai kehidupan. Dalam hal ini ibulah yang paling besar peranannya dalam memberi warna pada pembentukan kepribadian anak, sehingga dibutuhkan ibu yang berkualitas yang akan mampu mendidik anaknya dengan baik. Kehadiran orang tua (terutama ibu) dalam perkembangan jiwa anak amat penting. Bila anak kehilangan peran dan fungsi ibunya, sehingga dalam proses tumbuh kembangnya anak kehilangan

Dr. Ir. Ketut Suriasih, M.App.Sc

pembinaan, bimbingan, kasih sayang, perhatian dan sebagainya, maka anak akan mengalami “deprivasi maternal”. Deprivasi maternal dengan segala dampaknya dalam perkembangan dapat terjadi tidak hanya jika anak semata-mata kehilangan figur ibu secara fisik (loss), tetapi juga bisa dikarenakan tidak adanya (lack) peran ibu yang amat penting dalam proses imitasi dan identifikasi anak terhadap ibunya. Deprivasi maternal pada anak usia dini jauh lebih besar pengaruhnya dari pada anak pada usia yang lebih besar. Keadaan ini menyebabkan hubungan kasih sayang

antara ibu dan anak terputus. Sering dijumpai pada anak-anak yang semacam ini suatu gangguan yang dinamakan “Attachment Disorder” atau “Failure to Thrive”. Pada kelainan kejiwaan semacam ini biasanya anak telah mengalami penyimpangan (distorsi). Pada awal perkembangan, anak memerlukan stimulasi dini yang diberikan oleh ibu melalui panca indra fungsi-fungsi mental emosional agar anak terpacu dan berkembang. Kondisi inilah pentingnya peran ibu dalam memimpin, menginspirasi dan memotivasi untuk mencetak generasi unggul. Sebagai warga dunia, yang perlu menyadari permasalahan yang dihadapi dunia dan ikut serta memelihara perdamaian dunia dan menciptakan kemakmuran dunia yang lebih merata. Dilihat dari hal-hal tersebut, dapat dikatakan bahwa ibu memiliki peran yang sangat besar dalam era-globalisasi. Bahkan

kita pernah memiliki presiden seorang ibu. Hal ini membuktikan, seiring berjalannya waktu dan arus globalisasi semakin meluas dan berpengaruh. Tidak cukup hanya pria, dibutuhkan juga tenaga wanita. Wanita ada bukan hanya untuk diam di rumah melakukan pekerjaan rumah, tetapi juga ada untuk membantu dan melengkapi apa yang terkadang tidak bisa berkreasi dan bekerja layaknya seorang pria. Tetapi, semua itu tetap dibatasi dalam batasan yang wajar. Sebagai kaum wanita, harus bisa menunjukkan kemampuannya baik dalam keluarga, juga di dalam kehidupan masyarakat. Karena umumnya wanita itu lebih teliti, rapi, dan penuh perhitungan dalam segala hal. Dr. Ir. Ketut Suriasih, M.App.Sc Dosen Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Kata Hati Rubrik ini khusus untuk wanita yang ingin menuangkan ide/pemikiran/ gagasan dalam bentuk tulisan. Tema terkait wanita dan keluarga serta tidak mengandung unsur SARA. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter (1,5 halaman A4; spasi 1,5; times new roman 12). Lampirkan juga foto close up (bukan pasfoto). Cantumkan nama lengkap, profesi, nomor hp, dan alamat email. Naskah dikirim ke redaksi@tokoh.co.id, redaksitokoh@yahoo.com. Tulisan yang dimuat mendapatkan bingkisan dari Telkomsel. Telkomsel sebagai satu-satunya operator paling Indonesia selalu berkomitmen untuk membangun dan memajukan Indonesia. #UntukIndonesia

Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: Gde Palgunadi. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri Ardhini, Wirati Astiti, Sagung Inten. Buleleng: Wiwin Meliana. Jakarta: Diana Runtu. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: IDN Alit Budi­a rtha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama. Se­k retariat: Ayu ­A gustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A ­Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan ­Pal­m erah ­B arat 21 G Jakarta Pusat 10270– Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–­Telepon (0370) 639543– ­Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456–­­ ­F aksi­m ile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@tokoh.co.id, iklan@tokoh.co.id. Website: www.tokoh.co.id. Bank: BRI Cabang ­G ajah Mada Denpasar. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 0017-01-001010-30-6. Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.

Sudut Pandang

Edisi 903/ 30 mei - 5 JUNI 2016

23

Bangkitkan P4 dalam Kemasan Masa Kini Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4), adalah sebuah panduan tentang pengamalan Pancasila dan kehidupan berbegara. P4 sering diidentikkan dengan rezim Orde Baru. Padahal, P4 masih relevan dengan era kekinian. Demikian diungkapkan, Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan, dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, I Gede Putu Jaya Suartama.

M

enurutnya, inti sari dari P4 adalah Pancasila. Tiap butir dari Pancasila mengandung makna yang sangat luas yang bisa dikupas dan dijadikan paduan dalam hidup bernegara. “Semua isi Pancasila jika dicermati semua ada dalam pembangunan bangsa Indonesia. Saya setuju P4 kembali dibangkitkan, mungkin kemasanannya yang

dibuat berbeda. Saya dalam setiap acara, jika memberi sambutan selalu saya tegaskan untuk kembali mengingat sila-sila Pancasila dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Jaya Suartama. Lebih lanjut ia mengatakan, akhir-akhir ini marak berkembang isu penyebaran ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pan-

Jaya Suartama

casila. Selain itu, ia menilai, saat ini, etika dan moral para generasi muda sudah mulai luntur. Sebenarnya, radikalisme sudah ada zaman dulu.

Pola P4 perlu Dihidupkan Lagi

Bangsa Indonesia yang memiliki dasar negara Pancasila memang secara jelas mengajarkan masyarakatkan untuk berbuat sesuai dengan yang tertuang di dalam kelima silanya. Akan tetapi banyaknya gejolak sosial yang diprakarsai oleh generasi muda sebagai akibat dari kemerosotan moral memang sangat disesalkan. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Drs. Ketut Gunawan, M.M., Rektor Universitas Panji Sakti. Menurutnya, Pancasila sebagai dasar negara mengajarkan nilai-nilai moral yang seharusnya menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Indonesia. “Kalau semua berjalan dalam koridor dasar falsafah negara ini, maka kejadian sosial yang notabene menimbulkan keresahan dan kekacauan itu tidak akan terjadi,” ujar Gunawan. Memiliki dasar Negara, undang-undang dasar serta peraturan-peraturan yang mengatur norma kehidupan seharusnya mampu menjadi rambu-rambu hidup dan menjadi standar dalam berpijak. Untuk menumbuhkan pengetahuan terhadap nilai-nilai moral yang terdapat dalam Pancasila tentu harus lewat pengajaran. Melalui pendidikan formal tentu pemerintah ingin menanamkan pendidikan Pancasila sedini mungkin terhadap anak-anak sebagai generasi penerus. Melalui mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk tingkat SD hingga SMA dan pendidikan Pancasila pada tingkat perguruan tinggi. Namun sayangnya, kewarganegaraan yang sangat luas dan Pancasila yang perlu pendalaman dalam mempelajarinya tidak cukup hanya dengan 2 jam pelajaran dan satu semester pada tingkat perguruan tinggi. Sebagai Rektor Unipas, ia mengungkap-

Ketut Gunawan

kan bahwa dalam perkuliahan pendidikan Pancasila adalah mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh seluruh mahasiswa. “Selain diberikan kuliah Pancasila, juga diberikan pendalaman Pancasila dalam bentuk praktik-praktik kehidupan, bagaimana hidup berdasarkan falsafah pancasila tersebut,” ujarnya. Selain hal tersebut, pria kelahiran 12 Desember 1963 tersebut juga menerapkan pendidikan karakter yang dibentuk sejak awal penerimaan mahasiswa. Untuk menjalankan programnya membentuk civitas akademika yang berkarakter dan memiliki pekerti luhur tentu harus didukung oleh pendidikan moral agama, ilmu budaya, dan ilmu sosial dasar. Ketiga hal tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam memberi rambu-rambu mahasiswa untuk membentuk prilaku sosial di masyarakat. Terhapusnya pola penataran P4 (Pedoman Pengahayatan dan Pengamalan Pancasila) yang pernah menjadi program wajib pemerintah memang sangat disayangkan olehnya. Menurutnya,

mempelajari dasar negara tidak hanya masalah teori tetapi juga implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terhapusnya pola P4 banyak sekali prilaku-prilaku intelektual yang menyimpang dari etika sosial. “Banyak terjadi tawuran antar siswa, demo dengan aksi anarkis padahal mahasiswa sebagai panutan harus berdiri terdepan untuk masyarakat,” tambahnya. Menurutnya pola penataran P4 harus dihidupkan kembali karena dirasa sangat ampuh dalam mengamalkan maupun dan penerapan nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila. Akan tetapi, menurutnya Pendidikan Kewarganegaran dan Pendidikan Pancasila yang diterapkan saat ini, juga tidak dapat terpisahkan hanya saja dalam pelaksanaannya dinalai terpisah. “Pancasila dengan pendidikan dasar dan implementasinya, sedangkan kewarganegaraan luas sekali dengan belajar wawasan nusantaranya. Hal ini menurutnya saya tidak cukup hanya diberikan satu semester di perguruan tinggi bahkan seharusnya lebih dari itu,” tegasnya. Namun, Ketua Yayasan Mandara Giri ini juga mengatakan dengan adanya pendidikan Pancasila dan karakter dirasa sudah cukup untuk mengembalikan kemerosotan moral bangsa asalkan diberikan dengan baik dan benar. Ke depan ia sangat berharap agar pendidikan Pancasila, pendidikan kewarganegaraan, dan pendidikan wawasan nusantara dapat masuk ke dalam mata kuliah yang berdiri sendiri. Hal ini dikarenakan pendidikan karakter yang sedang digalakkan pemerintah tidak diajarkan secara inplisit melainkan eksplisit melalui penataran-penataran maupun seminar-seminar saja. -Wiwin

Bentuknya yang berbeda-beda. “Waktunya kembali menata hidup dengan budi pekerti. Karena itu, dengan pemahaman Pancasila yang baik, tentu bisa menjadi antisipasi dalam mencegah masuknya ideologi lain, ataupun antisipasi radikalisme dalam kehidupan berbangsa,” ucapnya. Ia mengatakan, pemerintah sudah merancang dan menyiapkan materi untuk memberikan pemahaman butir-butir Pancasila. Namun, disesuaikan dengan era kekinian, bentuknya bisa dikemas dalam sebuah program wawasan kebangsaan. Suartama ingin dalam setiap kegiatan apapun, lagu kebangsaaan Indonesia Raya selalu dinyanyikan. “Dalam setiap bait lagu, sudah mengandung syair-syair tentang kebangsaan. Mari kita cintai lagu Indonesia Raya. Saya

miris melihat, kalau lagu Indonesia Raya dinyanyikan, ada yang tidak serius menyanyikan, malah ada yang bercanda. Itu sama saja melecehkan negara,” kata Jaya Suartama. Ia hanya ingin mengingatkan, sebagai warga negara yang baik, kita jangan permah melupakan sejarah. Bagaimana para pendiri negara memproklamirkan negara, dengan segala usaha dan upaya. Dengan zaman reformasi sekarang ini, ia menilai banyak yang sudah kebablasan. Karena itu, ia ingin kembali mengalakkan Pancasila. Ia sudah bertemu dengan Kadis Pendidikan agar dalam tiap MOS siswa, materi Pancasila dimasukkan. “Untuk kemasannya sedang digodok modelnya seperti apa, agar menjadi lebih menarik,” kata Jaya Suartama. –Wirati Astiti

Dukung Upaya Literasi Keuangan

BFI Edukasi Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

Pemahaman pengelolaan keuangan secara bijak dan terencana adalah hal penting yang harus dimiliki oleh setiap orang sejak dini. Sebab, hal inilah yang akan menjadi dasar bagi seseorang untuk bisa hidup dengan layak, baik hari ini ketika mereka berada pada masa produktif, maupun di masa depan, ketika nantinya usia sudah tidak produktif lagi. Berdasarkan pada hal itu, PT BFI Finance Indonesia Tbk sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiayaan bekerja sama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyelenggarakan program Edukasi Literasi Keuangan yang mengangkat tema “Lebih Dekat Dengan Perusahaan Pembiayaan” untuk para mahasiswa di UMN. Program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan kepada mahasiswa, sehingga mampu memegang kendali kesejahteraan keuangan sepanjang hidup mereka. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan aktif dari BFI Finance mendukung program pemerintah khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai Lembaga Jasa Keuangan. “Kami memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung programprogram OJK dalam meningkatkan edukasi literasi keuangan di Indonesia, khususnya untuk segmen mahasiswa. Melalui program ini, BFI Finance bisa menghadirkan pengalaman nyata bagi para mahasiwa yang menginginkan peran yang lebih penting di masa mendatang dan mahasiswa semakin terbuka wawasannya dan menjadi ‘melek’ literasi keuangan,” ungkap Sutadi, Consumer Business Director, saat ditemui di UMN dalam pembukaan Edukasi Literasi Keuangan. “Setelah mengikuti edukasi ini diharapkan mahasiswa dapat lebih dekat mengenal perusahaan pembiayaan, manfaat dan risiko dari produk maupun jasa perusahaan pembiayaan, serta memahami hak dan kewajibannya. Program ini sejalan dengan visi BFI Finance untuk menjadi mitra solusi keuangan yang terpercaya yang turut berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujar Alexandra Primadewi, Corporate Regulatory Compliance Unit Head pada saat memberikan materi dan penjelasan tentang Lembaga Jasa Keuangan. Selain memberikan edukasi literasi keuangan kepada mahasiswa, BFI Finance juga memaparakan salah satu program CSR Perusahaan yaitu beasiswa yang disampaikan oleh Francisca Susilawati, Corporate Social Responsibility Unit Head dan memberikan 5 (lima) beasiswa kepada mahasiswa UMN. Untuk lebih dekat dan mengenal BFI Finance, rangkaian kegiatan ditutup dengan memberikan informasi seputar perusahaan yang disampaikan oleh Jenny Carolina Puspitasari Siregar, Human Capital Recruitment & Assessment Unit Head. -Emiliana


ontan, kasus ‘bebek nungging Zaskia’ membuat geger republik ini, dan artis cantik ini pun dikecam banyak orang. Meski si pemilik goyang itik ini telah berkali-kali minta maaf, namun tetap saja belum bisa meredakan kemarahan sebagian orang. Oleh anggota DPD Fahira Idris perbuatan Zaskia Gotik yang bernama asli Surkianih dilaporkan ke polisi. Menurut Fahira, permintaan maaf Zaskia tidak menggugurkan kasus hukumnya. Sampai kini kasus tersebut masih didalami pihak kepolisian. Semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut telah diminta kesaksiannya, seperti Raffi Ahmad, Ayu Ting Ting, Julia Perez, Denny Cagur,

Belajar dari Kasus Zaskia Gotik juga Ayu Dewi dan Syahnaz. Polisi juga telah memanggil saksi ahli. Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik dari kasus Zaskia, khususnya kalangan artis yang mengaku kasus ini merupakan pelajaran penting bagi mereka bahwa sebagai public figure mereka harus hati-hati dalam bertutur kata apalagi yang disampaikan dalam sebuah acara yang diliput media atau disiarkan media massa. Karena apa yang diucapkan, sekalipun hanya bersifat bercanda, bisa menjadi masalah besar jika menyinggung suatu hal yang penting atau sensitif. “Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik dari terjadinya kasus Zaskia Gotik. Bukan hanya untuk kalangan artis ataupun mereka yang berkecimpung dalam dunia entertainment, tapi semua pihak. Baik itu artis, masyarakat pada umumnya

Yang Menang harus Didukung

Proses pemilihan Ketua OSIS yang dilakukan di sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Barat salah satuya diterapkan di SMPN 3 Narmada adalah cermin bahwa nilai-nilai Pancasila terus mengajarkan tentang musyawarah dan mufakat dalam mencapai tujuan yang baik bagi siswa di sekolah dalam memilih wakil mereka. Dalam pemilihan Ketua OSIS biasanya dilakukan dengan tahap-tahap seperti proses dalam dunia politik praktis. SMPN 3 Narmada mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam pemilihan Ketua OSIS. “Di SMPN 3 Narmada, pemilihan Ketua OSIS dilakukan mulai dari proses pengajuan caloncalon ketua dari masing-masing kelas/perwakilan siswa, ada kampanye dan proses pemilihan hingga penetapan Ketua tepilih,” ujar Ahmad Nurpail, M.Pd., Kepala SMPN 3 Narmada. Semua proses pemilihan Ketua OSIS di SMPN 3 Narmada ini dilakukan secara demokratis dengan menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah untuk mencapai mufakat. Artinya, dalam proses pemilihan yang dilandasi dengan kejujuran dan keadilan, setiap siswa berhak untuk memilih wakil sesuai dengan hati nuraninya. Setelah terpilih dengan suara terbanyak, maka semua siswa harus taat pada aturan pemilihan yang sudah dibuat, bahwa yang menang harus didukung bersama. Ini adalah hasil dari musyawarah dalam menentukan tata cara pemilihan dan disepakati bersama. Sehingga tidak akan terjadi keributan, siapa pun yang terpilih semua mendukung.

SMPN 3 Narmada senantiasa menanamkan nilai-nilai Pancasila sesederhana mungkin dalam keseharian di lingkungan sekolah ini, misalnya dalam hal gotong royong. Setiap siswa mengatur sendiri tugas membersihkan kelas secara bergantian. Demikian pula dengan kebersihan halaman sekolah, depan, tengah dan halaman belakang dilakukan oleh masing-masing kelas secara bergiliran. Selain itu, yang utama juga adalah nilai-nilai Ketuhanan dalam Pancasila juga dipraktikkan dengan menciptakan suasana religius di sekolah. Sebagai sekolah dengan mayoritas siswa beragama Islam, maka Salat berjamaah, khususnya Salat Dhuhur dilakukan hampir setiap hari di sekolah ini. Kegiatan peningkatan Imtaq (Iman dan Taqwa), juga dilakukan secara rutin di sekolah ini, seperti mendengarkan ceramah agama dan sebagainya. Jika ada siswa yang orangtuanya meninggal, sebagai ungkapan rasa belangsungkawa, para siswa secara spontan mengumpulkan dana dan menyerahkannya saat mengunjungi rumah duka. Nilai-nilai kemanusiaan seperti ini tidak hanya dilakukan oleh siswa melainkan juga para guru dan warga sekolah lainnya. Ini juga yang dilakukan pada siswa yang benar-benar kurang mampu hasil temuan guru yang mengunjungi siswa tersebut hingga ke rumahnya dengan memberikan bantuan seragam atau lainnya. Untuk menjalin kedekatan serta kebersamaan antar siswa di sekolah ini, diselenggarakan lomba-lomba tiap akhir semester. “Dengan kegiatan semacam ini, harapan kami siswa menjadi lebih dekat dan akrab satu sama lain sehingga memunculkan jiwa solidaritas dalam diri mereka,” ujar Nurpail. Dari solidaritas inilah diharapkannya pula akan tumbuh kesadaran yang baik dalam diri siswa sehingga ketika bermusyawarah dalam segala hal mereka mampu saling menghargai satu sama lain sehingga menghasilkan kesepakatan yang baik pula. Sikap toleransi ini dinilai penting tidak hanya dalam lingkungan sekolah melainkan juga ketika siswa berada di tengah masyarakat. -Naniek I. Taufan

maupun para pejabat. Bahwa, untuk masalah-masalah yang bersifat sensitif kita harus hati-hati menanggapinya. Apalagi yang berkaitan dengan lambang negara, Pancasila, NKRI, dll, kita tidak bisa asal ngomong atau dibuat bercanda atau lelucon. Atau apapun yang bersifat melecehkan, menghina, itu tidak boleh. Kita melecehkan orang lain saja tidak boleh apalagi lambang negara dan Pancasila,” ucap penyanyi dangdut Fitri Carlina. “Jadi kasus ini menurut saya benarbenarmemberi pembelajaran untuk semua agar bertindak dan berkata-kata tidak sembarangan. Hal ini harus dicamkan oleh semua pihak,” tegas pemilik hits ‘ABG Tua’, ini. Namun,dia meyakini sahabatnya Zaskia Gotik tidak sengaja melakukan itu. “Yaaa namanya orang pasti kadang khilaf. Zaskia sahabat baik saya pun begitu. Tidak ada kesengajaan mau menghina atau melecehkan. Kejadian ini tentu menjadi pelajaran penting bagi Zaskia juga kita semua, khususnya kalangan artis agar kedepannya lebih berhati-hati,” tutur pemilik nama lengkap Fitri Dian Puspita ini. GENCARKAN SOSIALISASI Terkait Pancasila dan hari lahirnya pada 1 Juni, Fitri yang pernah menjadi siswa teladan se-Banyuwangi saat masih sekolah, menuturkan, perlunya sosialisasi nilai-nilai Pancasila digencarkan. Karena dia melihat di era globalisasi dimana kemajuan informasi dan teknologi begitu deras, memberi pengaruh cukup signifikan kepada sebagian masyarakat, khususnya pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila. “Saya melihat nilai-nilai Pancasila sudah mulai luntur, khususnya di kalangan sebagian anak muda kita. Salah satu penyebabnya adalah perkembangan teknologiinformasi yang begitu dasyat dan mudah masuk ke Indonesia. Sepertinya sebagian kalangan muda

lebih mengagungkan budaya barat ketimbang budaya sendiri. Pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila juga menjadi tidak mendalam karena pelajaran di sekolah lebih mengutamakan science ketimbang pelajaran PMP atau PPKn. Dulu masa saya sekolah PPKn

adalah pelajaran penting, sekarang bagaimana?” Agar tidak terulang lagi kasus-kasus pelecehan lambang negara, Pancasila, dll, dia berharap agar pemerintah dan pihak-pihak terkait menggencarkan sosialisasi Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. “Ini penting untuk semua masyarakat, khususnya para generasi muda yang menjadi penerus bangsa,” tegas adik pedangdut senior Nini Carlina ini. Komentar terkait kasus Zaskia Gotik juga diungkap oleh Rina Nose, komedian yang namanya melejit sejak menjadi finalis acara audisi ‘Pelawak TPI’ 2005 lalu. Seperti Fitri, Rina juga mengakui kasus Zaskia menjadi pembelajaran penting bagi kalangan artis, termasuk dirinya yang kerap kali melakukan live show. “Kasus Kia (Zaskia) membawa banyak hikmah dan pelajaran bagi kita semua, khususnya orang-orang yang seperti saya yang kerap kali tampil live dalam mengisi acara televisi. Hati-hati dalam berbicara dan bersikap, sekalipun itu hanya sekadar candaan,” ungkapnya. Terkadang kalau dalam sebuah acara, apalagi kalau live, ada hal-hal yang tak terduga muncul dan harus direspons dengan cepat. Karena cepatnya respons, kadang kata komedian kelahiran Bandung ini, tidak sempat lagi berpikir efek dari ucapan atau tindakan kita. Inilah yang mungkin terjadi pada kasus Zaskia. “Pada saat live kita harus mikir cepet, kadang nggak kepikiran lagi sama teks, alami saja. Tidak mikir efeknya apa. Tapi adanya kasus ini menjadi pelajaran bagi saya juga komedian lain, juga para pengisi acara TV terutama yang acaranya live,” tandas wanita bernama lengkap Nurina Permata Putri ini. –Diana Runtu

F itri Carlina

Publik mungkin belum lupa dengan kasus Zaskia Gotik yang menggegerkan Tanah Air dengan candaannya di sebuah acara televisi yang dianggap melecehkan lambang negara Indonesia. Betapa tidak, dalam sebuah acara kuis asal-asalan di sebuah televisi nasional, Zaskia berguyon menyebut lambang sila kelima adalah ‘bebek nungging’. Ia juga menyebut Proklamasi jatuh pada tanggal 32 Agustus usai adzan subuh.

K

Sudut Pandang

Edisi 903/ 30 MEI - 5 JUNI 2016

Rina Nose

24

redaksi@tokoh.co.id, iklan@tokoh.co.id

mingguantokoh

@mingguantokoh

mingguantokoh

www.tokoh.co.id


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Tokoh Edisi 903 | Tokoh by e-Paper KMB - Issuu