24
16 - 22 Desember 2013
EKSPRESSO
2
16 - 22 DESEMBER 2013
Promo Akhir Tahun Diskon 50%
There is No Day Without Solidarity Tanggal 20 Desember diperingati sebagai Hari Kesetiakawanan Sosial. Jika dilihat maknanya, kes etiakawanan sosial adalah potensi spritual, komitmen bersama sekaligus jati diri bangsa ini. Ke setiakawanan sosial merupakan nurani bangsa Indo nesia yang tereplikasi dari sikap dan perilaku yang dilandasi oleh pengertian, kesadaran, keyakinan tanggung jawab dan partisipasi sosial sesuai dengan kemampuan dari masing-masing warga masyarakat dengan semangat kebersamaan, kerelaan untuk berkorban demi sesama, kegotongroyongan dalam kebersamaan dan kekeluargaan. Kesetiakawanan sosial merupakan nilai dasar kesejahteraan sosial, modal sosial (social capital) yang ada dalam masyarakat terus digali, dikembang kan dan didayagunakan dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yaitu masyarakat sejahtera. Sebagai nilai dasar kesejahteraan sosial, kesetiakawanan so sial harus terus direvitalisasi sesuai dengan kondisi aktual bangsa dan diimplementasikan dalam wujud nyata dalam kehidupan kita.
@mingguantokoh
mingguantokoh
klik: www.tokoh.co.id http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/festival-sinema-prancis-2013.html http://www.tokoh.co.id/Kesehatan/safari-peduli.html http://www.tokoh.co.id/Bisnis/optimalkan-pemberdayaan-kelompok-uppks.html http://www.tokoh.co.id/Wisata/pesan-hotel-harga-hemat.html http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/3m-water-purification-hadir-di-bali.html http://www.tokoh.co.id/Bisnis/bri-salurkan-kredit-perkebunan-rp-26-4-triliun.html http://www.tokoh.co.id/Mode/celana-pendek-untuk-santai.html
O
http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/jelang-tahun-baru-gepeng-keliaran.html http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/temu-wirasa-ngurah-wirawan.html http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/ festival-bali-usada-2013-di-art-centre.html
Disangka Induk Semang Menghadiri rapat guru di Den pasar setiap bulan adalah salah satu kewajibanku sebagai Ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pela jaran) Bahasa Jepang Kabupaten Jembrana. Dalam suasana apa pun, sebisa mungkin aku datang ke rapat tersebut. Bahkan ketika aku hamil, dan punya bayi pun aku tetap datang. Kejadian ini terjadi beberapa tahun lalu. Saat kegia tan rapat guru tersebut, kubawa dua anakku menumpang bus ke Denpasar, suamiku mengendarai sepeda motor, dan menunggu kami di sekitar Terminal Ubung. Kami menuju rumah kepona kan di sekitar Jalan Imam Bonjol untuk menitipkan dua anakku. Kemudian suamiku mengantarku ke tempat rapat. Setelah rapat selesai sekitar pukul 14.00, aku
mingguan berita wanita Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998
dijemput suamiku menuju rumah keponakan untuk menjemput dua anak kami. Ketika kami pulang dari rumah keponakan, mendung tebal bergelayut. Karena khawatir keburu sore dan turun hujan, kami cepat-cepat pergi. Dengan menggendong bayi dan barang bawaan yang tidak sedikit, aku bersusah-payah agar tetap kuat duduk di sepeda motor. Anakku yang besar, berumur lima tahun waktu itu, duduk di depan bapaknya. OMG … Tidak lama kami ber jalan, hujan disertai petir dan angin besar mengguyur kawasan sekitar Jalan Imam Bonjol. Karena kasihan anak-anakku kehujanan, aku minta suamiku untuk menghentikan sepeda motor dan berteduh. Kami berteduh di depan sebuah toko, di persimpan
gan Imam Bonjol-Teuku Umar-Ma hendradatta. Dalam suasana dingin anak bayiku tidur dalam gendongan kain panjangku. Anakku yang besar dan suamiku memperhatikan hujan yang demikian deras, sambil suamiku sesekali mengobrol dengan pemilik toko tentang sekumpulan anak-anak yang kerap di depan tokonya. Pemilik toko itu mengatakan bahwa ada yang mengantar anak-anak itu dengan menggunakan mobil. Anak-anak itu bukan penduduk kawasan tersebut. Pemilik toko menambahkan, dia tidak tahu dari mana anak-anak itu berasal. Di sekitar lampu lalu lintas itu, aku memperhatikan anak-anak kecil sebaya dengan anakku yang besar, hujan-hujanan dan meminta uang kepada pengendara yang berhenti di lampu merah. Sebagai
23
Kursus Kecantikan dan Tata Rias Pengantin di LKP Agung
Kesetiakawanan sosial harus terimplementasi sepanjang masa, dengan demikian akan berwujud ”There is No Day Without Solidarity” (tiada hari tanpa kesetiakawanan sosial). Kesetiakawanan sosial tidak berhenti pada harinya HKSN yang diperingati tiap 20 Desember di tingkat pusat, provinsi dan kab/ kota serta oleh seluruh lapisan masyarakat tetapi berkelanjutan selamanya dan sepanjang masa. Bagaimana aktualisasi kesetiakawanan sosial sekarang ini. Ketika banyak kasus menimpa ne geri, jika kesetiakawanan muncul. Ketika terjadi tragedi Bintaro II. Masyarakat langsung menolong korban-korban tabrakan KRL dengan mobil tangki BBM ini. Jiwa kesetiakawanan mereka muncul agar penumpang bisa terselamatkan. Tak peduli siapa dan darimana penumpang itu berasal. Rasa kesetiakawanan yang terus dipupuk ini akan membuat kita menjadi bangsa yang kuat. Pepatah mengatakan musuh satu kebanyakan, teman seribu kurang. Jadi perkuatlah rasa ke setiakawanan kita.
M G
I N F O TO R I A L
16 - 22 DESEMBER 2013
orang yang pernah tinggal di Band ung dan Jakarta, sesungguhnya pemandangan seperti itu adalah hal yang sangat biasa tetapi ketika aku sudah mempunyai anak, aku miris melihatnya. Aku, suamiku dan pemilik toko, mengomentari keberadaan anak-anak kecil terse but. Kami bertiga prihatin melihat anak-anak itu “dibiarkan” oleh orangtua mereka. Hujan tidak kunjung reda. Kami masih tetap memperhati kan anak-anak jalanan itu. Ketika lampu menyala merah, kendaraan berhenti seperti biasa, tetapi ada hal yang tidak biasa kurasakan.
Ya, tatapan mata pengendara itu, mereka menatapku. Waktu merambat sore, kami harus segera pulang ke Negara. Dalam hujan yang lebih kecil daripada sebelumnya kuputuskan untuk naik taksi menuju terminal Ubung. Suamiku mengikuti dengan sepeda motor dan menggunakan jas hujan. Di dalam taksi aku masih tetap memikirkan, mengapa orangorang di sekitar lampu merah tadi menatapku tajam? Setelah lama berpikir, aku baru sadar… OMG, sepertinya mereka mengira aku adalah “induk semang” anak-anak jalanan itu!
Dedikasi seorang dra. Anak Agung Ayu Ketut Agung, M.M. dalam pendidikan non formal khususnya dalam bidang tata rias dan busana adat Bali mendapat apresiasi tinggi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, M.Nuh. Jumat malam (29/11) di Gedung D Kemendikbud, Jakarta, Bu Agung menerima Anugerah Peduli Pendidikan (APP) 2013 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam kategori Individual/Inovator Pendidi kan. Dalam sambutannya, Menteri M Nuh menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua penerima penghargaan atas dedikas inya dalam dunia pendidikan di Indonesia.
K
eesokan harinya, Bu Agung pun berkesempatan mengikuti Orien tasi Teknis Calon Master Penguji Tahun 2013, Sabtu (30/11) sampai dengan Senin (2/12) di Hotel Mu tiara Merdeka, Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini merupakan program Direktorat pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pen didik Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (Dit. PPTK-PAUD NI), Direktorat Jenderal (Ditjen) PAUDNI yang melakukan pem binaan karier melalui pembinaan terhadap master penguji pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan tahun 2013. Bintek tersebut diselenggarakan dalam rangka menyamakan persepsi para calon master penguji pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan dalam melakukan tugas dan fungsinya. Melalui SK Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidik Anak Usia Dini, Nonfor mal, dan Informal, Direktorat Jen deral Pendidikan Anak Usia Dini,
Nonformal dan Informal, Nomor: 2053/B5.3/SK 2013, Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M. ditetapkan sebagai Master Penguji Pendidik/ Instruktur dan Tenaga Kepen didikan Kursus dan Pelatihan. Bu Agung menjadi salah seorang dari tiga calon master penguji di bidang Tata Rias Pengantin seIndonesia yang dinyatakan lulus. Ini menjadi bukti bahwa kompetensi yang dimiliki Bu Agung sebagai penguji/instruktur benar-benar diakui. Hal ini tentunya berimbas pada kualitas anak didik-anak didik yang mengikuti kursus di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Agung yang dipimpinnya. Di sela-sela program pelatihan tata rias dan busana adat Bali un tuk anggota PKK Kelurahan Tuban melalui Program Bina Lingkungan tahun 2013 PT Angkasa Pura (persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai-Bali, Bu Agung menegaskan bahwa setiap kompetensi atau keahlian yang dimiliki, hendaknya mendapatkan pengakuan dari lem baga terkait, dalam hal ini Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK). Kar
Bu Agung (kiri) bersama Master Penguji Tata Kecantikan Kulit Astiti Yudo, S.S. Dipl. Cidessco, beserta Nany Sukorenaning Dasih, M. Pd. Dan Dra. Hj. Suyami Harun yang keduanya adalah Master Penguji Tata Rias Pengantin.
ena selama ini ia mengamati masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya mengantongi sertifikat kompetensi. “Perias yang tak memiliki sertifikat kompetensi ini ibaratkan anak sekolah yang sudah lulus tapi tak memiliki ijazah. Meski mereka sama-sama memi liki kemampuan, namun belum ada pengakuan resmi dari lem baga terkait untuk meyakinkan masyarakat bahwa mereka itu benar-benar mampu,” tegasnya. Sertifikat kompetensi itu bisa didapat dengan mengikuti uji kom petensi yang diselenggarakan Tem pat Uji Kompetensi (TUK), yang merupakan perpanjangan tangan dari LSK. Salah satu TUK yang ada di Bali adalah TUK Agung, yang hampir tiap bulan menyelengga rakan uji kompetensi. Belum lama ini, Minggu (7/12) TUK Agung menyelenggarakan Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin Bali yang diikuti anak didiknya (LKP Agung) seban
yak 40 orang. Berlanjut keesokan harinya, Senin (8/12) digelar Uji Kompetensi Tata Kecantikan Kulit. Yang istimewa, dari 40 peserta tersebut 20 di antaranya berasal dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Bangli. “Bagi yang punya kom petensi tetapi belum mengantongi sertifikat uji kompetensi, diharap kan mengikuti uji kompetensi. Di TUK Agung semua alat untuk ujian kami persiapkan, peserta tinggal membawa diri,” ujarnya. DISKON 50% Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap bidang tata rias dan busana adat Bali ini, Bu Agung masih tetap mem berikan kesempatan luas kepada masyarakat umum untuk mengi kuti kursus reguler di LKP Agung dengan memberikan diskon 50%. Materi yang diajarkan mencakup Tata Kecantikan Rambut, Tata Kecantikan Kulit, Tata Rias Pengan
tin. LKP Agung memiliki tempat belajar yang memadai dan kon dusif di dua tempat di Denpasar, dan ditangani langsung Bu Agung dibantu instruktur lain yang mem punyai latar belakang keahlian dan pengalaman legal yang tentunya telah mengantongi sertifikat kom petensi di bidang tata kecantikan. Disediakan pula beasiswa kursus gratis bagi mereka yang kurang mampu dan putus sekolah, yang benar-benar berminat di bidang tata kecantikan. Semua peralatan kursus disiapkan lembaga. Syarat dan ketentuan berlaku. Masyarakat yang berminat, silakan mendaftar di Sekretariat LKP Agung, Jalan Anggrek No. 12 Kreneng, Denpasar. Telepon 0361 233850, 081 1393602, faks. 0361 247153. Cabang Tohpati, Jalan WR. Supratman No. 303 A, Toh pati, Denpasar. Email: lkp_agung@ yahoo.com. website: www.salona gung.com. –Inten Indrawati
Bagi pembaca yang memiliki kisah unik, seru, menyebal kan, atau mengasyikkan dan ingin berbagi dengan pembaca lainnya, silakan kirim kisah Anda ke redaksi@tokoh.co.id. Panjang naskah maksimal 3.000 karakter. Sertakan juga nama dan no kontak Anda. Naskah yang muat di rubrik “OMG” akan mendapat bingkisan Tokoh. Info lebih lanjut, silakan hubungi Redaksi Mingguan Tokoh (0361) 425373
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Ratna Hidayati. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Pemimpin Perusahaan: IDK Suwantara. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri Ardhini, Wirati Astiti, Sagung Inten, Tini Dwi Rahayu. Redaksi/Pemasaran Jakarta: Diana Runtu, Sri Iswati. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: IDN Alit Budiartha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama. Sekretariat: Ayu Agustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan Pal merah Barat 21 G Jakarta Pusat 10270–Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram– Telepon (0370) 639543–Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456–Faksimile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@tokoh.co.id, iklan@tokoh.co.id. Website: www.tokoh.co.id. Bank: BCA Cabang Palmerah Barat Jakarta. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 229.3006644 Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.
Bu Agung bersama sebagian peserta kursus pelatihan tata rias dan busana adat Bali dari anggota PKK Kelurahan Tuban melalui Program Bina Lingkungan tahun 2013 PT Angkasa Pura (persero), dalam balutan busana tengkuluk lelunakan.
I N F O TO R I A L
22
Penganugerahan Kampung Kokoh Semen Gresik 2013 Penganugerahan Kampung Kokoh Semen Gresik 2013 dilangsungkan Selasa (10/12) di Hotel Aston, Denpasar. Menurut Kepala Departemen Pengembangan Pemasaran Semen Indonesia Tbk. Rudi Hartono, program ini merupakan kelanjutan program terdahulu. “Dulu nama nya Penganugerahan Rumah Kokoh, lalu kami kembangkan agar lebih banyak orang yang ter libat menjadi Kampung Kokoh,” jelasnya.
Rudi Hartono
P
rogram ini dilomba kan sebagai bentuk sumbangsih Semen Gresik di bawah Se men Indonesia Group, kepada negara. Perusahaan BUMN ini pun mempunyai visi dan misi turut memelihara dan menumbuhkem bangkan masyarakat yang mandiri. Mandiri dalam artian memelihara lingkungannya masing-masing. Baik itu dari sisi teknik/cara mem
bangun, memelihara, dan menata kelola bangunan-bangunan itu dengan baik dan benar. Melalui program ini juga ada upaya menumbuhkan dan mengembangkan semangat go tong royong yang saat ini mulai menipis. “Itu kita lombakan agar masyarakat Indonesia kembali ke jati dirinya yang rukun yang pada akhirnya mencapai suatu masyar kat yang baik,” ujarnya. Peserta Kampung Kokoh ini dijaring di lima kota besar di Indo nesia, yakni Solo, Yogyakarta, Se marang, Bandung, dan Denpasar, bekerja sama dengan media besar di masing-masing kota yakni Solo Post (Solo), Kedaulatan Rakyat (Yogya), Suara Merdeka (Sema rang), Pikiran Rakyat Bandung), dan Bali Post (Denpasar). Kegiatan ini diadakan tiap ta hun, tiap bulan dipilih nomininya. Di akhir tahun, masing-masing kota memilih satu terbaik di antara nomini-nomini itu untuk masuk ke babak grandfinal di Bali. Penilaian tak hanya meliputi
S E L E B R I TA S
16 - 22 Desember 2013
16 - 22 Desember 2013
IA Selly D. Mantra
Agar lebih Tertantang Bali khususnya dan Denpasar umumnya dikenal memiliki keindahan budaya. Salah satunya adalah pesona warisan budaya tenun ikat yang dikenal dengan nama endek. Kain endek dengan aneka motifnya merupakan hasil karya t angan penuh kreativitas masyrakat Bali, wujud kebudayaan yang telah menjadi salah satu produk lokal unggulan.
Penganugerahan Kampung Kokoh Semen Gresik 2013
keunggulan bangunan secara fisik (kokoh), melainkan juga melihat ketahanan budaya setempat dan adanya pergerakan ekonomi industri kreatif di kampung ter sebut. Pemenangnya mendapatkan dana, dengan harapan sarana dan prasarana kampung atau banjar
di Bali bisa diperbaiki, sehingga masyarakat menjadi clean, sehat, dan green. Pemenang Kampung Kokoh Semen Gresik 2013, Juara I Desa Peguyangan Kangin Banjar Cengkilung Denpasar Utara; Juara II RW 09 Kecamatan Panyileu kan Kelurahan Cipadung Kidul,
Bandung; III Desa Tlogoweru Kecamatan Guntur, Demak; Harapan I Dusun Beteng, Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulon progo, Yogyakarta; Harapan II Kampung Batik Kauman, Solo; Juara Favorit RW 09 Kecamatan Panyileukan Kelurahan Cipadung Kidul, Bandung. -Inten Indrawati
Shri Shri Shri Shivarudra Balayogi (Yogi dari Himalaya)
Ralat
Terdapat kesalahan keterangan foto pada tulisan “Peringatan HUT ke-67 PR Saraswati”, Tokoh edisi 774 halaman 22. Keterangan foto yang benar adalah: Kunjungan dan penyerahan kenang-kenangan kepada salah seorang pendiri PR Saraswati, almarhum Dr. I Gusti Made Tamba yang diwakili Ny. I Gusti Made Tamba. Atas kekeliruan tersebut, kami mohon maaf.
Melihat Orang Suci adalah Berkah, Menyentuh Orang Suci, Meniadakan Dosa, Bercakap dengan Orang Suci, Membebaskan Belenggu Karma, Menjalankan Ajaran Orang Suci, Memberi Moksa
Banyak orang telah menyadari pentingnya berkah dari seorang Guru Sejati atau kekuatan darshan. Darshan menyimbolkan Shakti (Energi Ketuha nan), Shanti (Kedamaian), dan Vidya (Pengetahuan). Orang suci selalu mem berikan darshan untuk membantu kita berevolusi, keluar dari “kegelapan” sehingga dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik, lebih damai, dan lebih sejahtera. Shri Shri Shri Shivarudra Balayogi atau Babaji adalah seorang Yogi dari Himalaya India. Beliau mendapat anugerah agar mendatangi umat manusia untuk memberi darshan, membangunkan spritualitas, membimbing, dan menginisiasi dalam dhyana sehingga lepas dari penderitaan badan dan pikiran serta menemukan kedamaian sesungguhnya. Shri Shri Shri Shivarudra Balayogi akan hadir di Singaraja untuk program sbb. 1. Hari/tanggal : Jumat, 20 Desember 2013 Tempat : Gedung Serba Guna Santo Paulus. Jln. Kartini No. 1 Singaraja Pukul : 17.00 – 21.00 Wita Acara : Agni Hotra dan Darshan
G R AT I S
2. Hari/tanggal : Sabtu, 21 Desember 2013, Tempat : IHDN, Kampus Singaraja. Jln. Kresna Singaraja Pukul : 09.00 – 11.30 Wita Acara : Penjelasan tentang Meditasi, Inisiasi, Praktek Meditasi dan Darshan Pakaian : sopan, rapi dan menyesuaikan Bapak/Ibu/Saudara diundang datang dalam program tersebut. Ajaklan teman/keluarga Anda dan terimalah berkah dari Yogi ini. Panitia.
3
N
y. IA Selly Dharmawi jaya Mantra, istri Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Man tra, yang juga Ketua Dekranasda Kota Denpasar, sejak beberapa tahun silam, lebih getol lagi menggali, mengapresiasi, dan mengembangkan berbagai potensi endek. Bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, ber bagai terobosan telah dilaksanakan. Sedangkan dirinya, selain selalu menge nakan busana endek dalam berbagai kesempatan, ia juga tak pernah berhenti mempromosikannya. Selanjutnya, untuk meningkatkan mutu tenunan, para pengrajin pun diberikan pelatihan-pelatihan. Apalagi, ia melihat perkembangan teknologi dengan hasil produk tekstil yang hadir dalam berbagai modifikasi sesuai perkembangan zaman, dan mungkin saja meminggirkan kain tradisional ini. “Karena itu, endek, baik dari segi teknik pembuatan, motif serta kualitas produk yang dihasilkan, harus dijaga,” ujar putri pasutri IB Rai Tariyasa dan IA Ratna ini. Dikatakannya, endek yang mengan dung nilai-nilai kearifan lokal, kini telah menjadi salah satu ikon Kota Denpasar. Selain itu, endek juga memiliki makna, nilai sejarah, dan teknik yang tinggi dari segi warna, motif, jenis bahan serta benang yang digunakan. Tiap kabupa ten/kota di Bali memiliki ciri khas masing-masing. “Bukan hanya itu, kekayaan warisan budaya lokal lainnya seperti songket dan bordir juga dijaga keberadaannya agar bisa terus menjadi
ikon kerajinan tekstil untuk generasi mendatang,” ucap IA Selly yang juga piawai mendesain ini. Kini, kata IA Selly, endek perlahan menjadi bagian gaya hidup dengan banyaknya endek digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari pegawai pemerintahan, pegawai hotel, bank, hingga pelajar dan maha siswa. Kain endek pun makin digemari masyarakat di luar Bali, bahkan hingga mancanegara. Diharapkan melalui eksistensi endek, citra Bali secara ke seluruhan pun dapat terangkat. Atas kecintaannya pada warisan budaya ini, nenek dari seorang cucu ini, selalu rajin memberikan suntikan semangat kepada pengrajin agar tidak putus asa dalam mengembangkan hasil tenunannya. Terlepas dari berbagai kendala yang dihadapi, kain endek yang merupakan aset budaya Bali ini tetap saja memi liki peluang besar untuk mendunia
mengingat endek memiliki kekhasan berupa representasi nilai-nilai budaya Bali. Para desainer top dunia juga kini banyak yang turun ke kawasan Asia mencari inspirasi dari motif-motif lokal yang sifatnya unik serta memiliki nilai budaya. “Salah satu di antaranya adalah motif yang terdapat dalam endek,”ujar ibu dari IB Ngurah Sidhayatra Wijaya, IA Uttari Priyadarshini dan IA Nathia Candrika Prakirani ini. Denfes dan Perancang Ibu Kota Sementara di pengujung tahun, sebagaimana tahun sebelumnya, Dekra nasda Kota Denpasar sebagai kelompok pencipta, pencinta, dan peminat seni kerajinan dalam masyarakat sebagai mitra kerja pemerintah, memiliki kesamaan agar dapat berperan me nyukseskan ajang Denfes ke-6 kali ini. Acara ini, kata I.A Selly, akan meng hadirkan aneka potensi milik swasta muapun profesional dari masyarakat, di antaranya melalui kegiatan fashion show, pameran, dan penjualan produk kerajinan tenun ikat endek, bordir, dan songket. Pada kegiatan kali ini, untuk men ingkatkan promosi endek, sengaja dihadirkan perancang dari Jakarta, yakni pemilik label Ikat Indonesia by Didiet Maulana. Ia dikenal sebagai se orang desainer yang sangat konsisten mengangkat dan mengembangkan kain tenun ikat di Indonesia. Didiet juga sedang gencar mengangkat te nun ikat Bali. IA Selly juga menekankan saat ini, kita perlu melakukan strategi pemasaran endek dengan orang yang tepat, sehingga endek makin dan lebih lagi dikenal luas di tingkat nasional. Maka, dengan tampilnya Didiet Mulana di Denfes, dapat memotivasi desainer kota Denpasar agar merasa lebih tertantang. Sehingga, apresiasi para de sainer dan pelaku ekonomi kreatif Kota Denpasar terhadap kain tradisional, khususnya tenun ikat, terus meningkat. Juga digantungkannya harapan , melalui pagelaran karya Didiet, endek lebih
meningkat gaungnya. Selain Dididet dari Jakarta, pada pagelaran fashion show yang ber temakan “The Exotic of Wastra”, Minggu (29/12) di Aston, juga turut digelar kreasi dua orang anggota APPMI Bali, Tude Togog dan Dwi Iskandar serta deretan perancang lainnya seperti Turah Mayun, Har sawan, Sekar Jepun, Rhea Cem paka, Minardi Boutique, Atrin Sutajaya, Sri Sri Embroidery, Artha Darma, didukung pula oleh Bali Nusa, Tri Agung Busana, Arca, Duta Endek Kota Denpasar, Iam Model & Talent Management. Gebyar kreasi karya 100% Indonesia ter sebut, dilanjutkan keesok an harinya pada Senin (30/12). Bertempat di kawasan Catur Muka, akan dil angsungkan lom ba busana kary awan-karyawati hotel dan rumah sakit berber bahan endek. Acara juga d i m e r i a h k a n dengan
persemba han karya dari Duta Endek Kota Denpasar dan Aso siasi Endek Bordir dan Songket Kota Denpasar. Kegiatan ini, katanya, juga untuk menggugah kesadaran warga Kota Denpasar untuk men cintai dan meng gunakan endek. Di samping itu, lanjutnya, endek dapat dikembang kan menjadi produk lain dengan nilai ekonomis tinggi. “Sebab, dengan sentu han inovasi dan kreativitas, materi lokal ini dapat diolah, apalagi dengan perkembangan teknologi seperti inter net sangat membantu memperkenalkan kain-kain lokal ke tingkat global,”
ucapnya. Selanjutnya dikatakan oleh IA Selly, begitu kegiatan tutup tahun ber akhir, ada Duta Endek yang bertugas memberi layanan informasi kepada masyarakat tentang endek serta mem promosikan endek sebagai produk lokal unggulan Kota Denpasar. Apalagi animo anak muda, sebagai generasi penerus sangat baik. Malah, mereka sudah percaya diri memakai endek karena mampu menyesuaikan model dengan usia mereka. “Duta Endek yang belum lama ini terpilih akan bertugas mulai Januari 2014 di bawah lisensi Dekra nasda Kota Denpasar,” katanya. Akhirnya, bicara tenun tradisio nal Bali bukan hanya soal warisan budayanya saja tapi menurut IA Selly, bagaimana memperlakukan, mengo lah dan mempromosikannya. Lantas masyarakat pun makin mencintai, menghargai sekaligus ikut melestarikan kain warisan leluhur ini. – Sri Ardhini/Ratna Hidayati
INSPIRASI
4
16 - 22 DESEMBER 2013
16 - 22 DESEMBER 2013
SNAPSHOT
GORO-GORO
Wiwien Gunawasika
Jangan hanya Jadi Penonton Nama WienPro dikenal sebagai penyelenggara Pemilihan Putri Indonesia (PPI) Bali. Kiprah event organizer (EO) yang satu ini tak bisa dilepaskan dari tangan dingin Putu Gede Wiwien Gunawasika. Bagaimana perjalanan Wiwien di dunia EO dan apa harapannya dengan dunia showbiz?
W
iwien lahir 2 Juni 1967. Ia menyelesaikan pendidikannya di SD Saraswati 3 Denpasar, SMP 8 Denpasar, SMA 3 Denpasar, dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana (Unud). Sejak SD Wiwien menggeluti olahraga sepak bola. Ia dikenal sebagai penjaga gawang yang andal. Prestasinya di sepak bola membuat ia masuk dalam skuad Unud dan Perseden Junior. Ketika tahun 1986 diadakan acara fashion show rangkaian Lomba Cipta Karya Gerak (LCKG) Unud, Wiwien tampil sebagai salah satu model. Ia pertama kali diajar oleh seniornya, Agus Indra Udayana. “Waktu pertama kali tampil di catwalk, saya gemetar. Namun, rasa grogi itu hilang berganti rasa senang. Saya menikmati menjadi model bahkan jatuh cinta dengan dunia modeling,” ungkapnya Wiwien merasa dunia modeling yang diawali ketika duduk di semester satu itu membuat pergaulannya makin luas. Ia keterusan di dunia tersebut dan mulai menggalang temen-temannya sesama model untuk dikelola menjadi grup modeling. Mereka kerap
tampil dari satu hotel ke hotel dan tempat-tempat lainnya. Wien juga tercatat pernah meraih prestasi sebagai juara II Remaja Dewata tahun 1988 dan menjadi model untuk Guruh Soekarno Putra (GSP). Bergelut dengan dunia modeling memunculkan ide Wiwien mendirikan Wien Production. “ Wien Production resmi berdiri 26 November 1992. Perusahaan ini bergerak di bidang EO. Waktu itu perusa-
Wiwien bersama kru usai Konser 30 Kota Coboy Junior di Bali
Sidakarya tampil dalam acara fashion show pada acara of The Year 2013 di Inna Kuta pada 7 Desember 2013
Ayu Maenah dan kawan-kawan saat menghibur para tamu di acara Yayasan PengharWiwien saat menerima penghargaan The Best Event Organizer in Indonesia yang menangani “Pemilihan Puteri Indonesia 2012”
Wiwien saat acara Pemilihan Puteri Indonesia Bali
haan sejenis yang dimiliki putra daerah Bali masih sedikit,” ujar Wiwien. Dari Wien Production, ia mengembangkan sayap dengan mendirikan Wien Modeling School pada 18 Februari 1994 dan diresmikan Guruh Sukarno Putra. Kini Wien Production lebih dikenal dengan nama WienPro dengan salah satu acara tetapnya menyelenggarakan Pemilihan
Murid-murid SLB
Men & Women
Putri Indonesia Bali Hingga kini sekolah modelingnya ini mendapat kepercayaan dari banyak orangtua. Bahkan ada siswa sekarang merupakan anak
dari siswanya dulu. Baginya, ini sebuah kepercayaan karena berhasil mendidik mereka di dunia modeling. Satu hal yang juga dilakukan adalah membiarkan anak-anak berada di dunia mereka walaupun saat bersentuhan dengan dunia modeling. Wiwien juga tegas memperlakukan anak didiknya. Tiap selesai acara, anak-anak harus pulang. Ini salah satu upaya untuk menjaga kepercayaan para orangtua. Ketika ditanya mengapa akhirnya memilih berkecimpung di dunia showbiz, penggemar Bung Karno ini mengatakan dunia ini memang hobinya. “Saya ingin bisa turut memberikan nuansa hiburan yang berbeda dalam kegiatan showbiz di Bali,” tegas suami Ni Made Meiyanti Lestari dan ayah tiga anak, Putu Gede Rama Vijaya Wiguna Putra, Made Gede Abhi Sanandana Wiguna Putra, dan Nyoman Ayu
21
Samara Wiguna Putri ini. ganisasi serta kerap menjadi pemKegiatan yang pernah dilako- bicara dan moderator ini. ni selain dalam dunia modeling Ia ingin perusahaan atau pun yaitu menjadi salah satu event pemain bisnis event/showbiz di manager di awal-awal mulai- Bali berani berebut kue dengan nya Bali Fashion Week di Bali, saingan-saingan dari luar Bali. pagelaran seni budaya, product “Jangan hanya berani berebut launching, award event, gala kue-kue yang sudah dipegang dinner, gathering, conference, oleh saudara-saudara di Bali, kalau exhibition skala lokal, nasional ingin kita di Bali sebagai pemain di dan internasional. daerah sendiri,” harap peraih The “Event yang paling berkesan Best Event Organizer in Indonesia bagi saya antara lain Pagelaran yang menangani “Pemilihan Puteri Karya Cipta Guruh Soekarno Indonesia 2012”. Putra di Art Centre akhir tahun Kepada generasi muda, ia in2007, memberi warna yang gatkan agar jangan takut berkarya berbeda untuk acara Gong Bali dan melangkah demi kegiatan yang Dwipa Bank Pembangunan Daer- positif. Berkarya di usia muda jauh ah Bali di Art Centre 22 Januari jauh lebih bagus. Satu hal yang juga 2011, serta kerja sama dengan ditekankan untuk generasi muda klien asing dari berbagai negara adalah jangan menyia-nyiakan dengan berbagai macam permint- waktu. Kepada anak-anaknya, Wiaan dan interaksi di lapangan. Satu wien membebaskan mereka untuk yang paling istimewa, konser per- memilih jalannya masing-masing. dana kami bekerja sama dengan Kalaupun mereka mau menekuni Bu Lilik menggarap Konser 30 dunia model tak masalah. “Kalau Kota Coboy Junior di Bali pada bisa ya jadi pengusaha,” ujarnya 17 November 2013. Ini adalah sembari tersenyum. konser anak-anak termegah dan –Ngurah Budi/Ratna Hidayati termewah saat ini,” tandas pria yang juga dosen MICE di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI). Setelah melalui rangkaian perjalanan hidupnya di dunia showbiz, Wiwien memiliki hasrat untuk menjadi salah satu pemain utama dalam bisnis event maupun showbiz di Bali maupun di nasional. “Saya ingin menunjukkan bahwa putra Bali tidak hanya bisa duduk menjadi penonoton dalam tiap perhelatan event dunia di Bali, namun bisa diperhitungkan juga sebagai pemain utamanya,” tandas pria yang Wiwien Gunawasika juga aktif beror-
gaan Indonesia di Kuta pada Sabtu, 7 Desember 2013
Pembukaan Pelatihan Tata Kecantikan Pranikah bagi Warga Masyarakat Denpasar, dalam Rangka Kerja Sama Kemitraan Pelaksanaan Penyelenggara Program PAUDNI dengan Lembaga Mitra, Senin (9/12) di LKP Agung
Frisian Flag Mama menyelenggarakan seminar “Berbagi kASIh untuk Mama”Dalam rangkaian kegiatan ini, para Ibu hamil berkesempatan untuk mengikuti pemaparan sesi edukasi gizi dan nutrisi oleh dokter ahli kandungan, pemaparan mengenai kondisi psikologis ibu hamil, serta demo pijat kASIh Mama.
500 pasien dari Desa Lebih, Medahan dan Serongga mengikuti program Safari Peduli
MARGARANA Sejumlah kawula muda merencanakan mengunjungi tugu Margarana di Marga. Mereka minta dengan sangat Putu Wijaya sungguh-sungguh agar Amat ikut. Amat serta-merta menolak. Alasannya banyak. “Kenapa mesti Bapak?” kata Amat heran. “Yang lebih tahu sejarah kan banyak. Menantu Bapak, misalnya. Jangan Bapak. Carilah yang lebih muda dan lebih segar!” Anak-anak itu menolak. Mereka menginginkan Amaat. “Kami tidak perlu orang muda yang masih segar, sebab kami juga masih muda dan segar. Kami perlu Bapak untuk mendapatkan perspektif lain untuk lebih memahami lagi hakekat puputan Margarana, Pak. Jadi mohon jangan menolak. Kami juga sudah konsultasikan ke Ibu dan Ibu setuju!” Amat terkejut. “Lho, kalian sudah bicara dengan Ibu?” “Sudah, Pak. Bahkan Ibu juga menyumbang nasi bungkus supaya biayanya bisa lebih hemat. Oke, Pak?” “Tapi kalau kalian cuma mau diskusi, ngapain harus jauh-jauh pergi ke Marga? Sampai di situ juga sudah lelah. Paling banter lalu hanya potretpotretan lantas pulang. Kalau mau diskusi yang beneran, ayo diskusi di rumah saja!” Anak-anak itu kecewa. Untung Bu Amat segera muncul. Ia menatap suaminya. Dan, itu sudah cukup membuat beruang tua itu rontok. “Baiklah,” kata Amat sambil senyum lebar. “Bapak hanya mau menguji kalian, apakah ajakan untuk ikut itu hanya basa-basi atau niat suci!” “Niat suci, Pak! Kami senang sekali Bapak akan ikut. Itu tandanya usia bukan ukuran berjuang. Kalau memang berdarah pejuang, sampai kapan pun akan terus berjuang. Tidak ada yang bisa menghentikan perjuangan!” Amat tercangang. Ia tak menyangka anak-anak itu telah menguji jiwa perjuangannya. “Jadi bukan Bapak yang menguji tekad mereka, tapi anak-anak itu yang telah mengujiku!” kata Amat setelah anak-anak itu pergi. Bu Amat tidak menanggapi. Dia sibuk menyiapkan pakaian Amat dan nasi bungkus buat anak-anak. Amat heran melihat istrinya begitu serius. Dalam perjalanan menuju ke Marga, Amat meminta semua peserta menyiapkan batinnya. “Supaya kunjungan ini tidak hanya jadi piknik.” kata Amat, “Bapak minta semuanya masing-masing menyiapkan satu pertanyaan di dalam hati kalian, tentang puputan Margarana. Pertanyaan yang benar-benar pertanyaan, karena kalian tidak sanggup menjawabnya sendiri. Nah nanti di situ renungkan dan cari jawabannya. Setelah itu kita berbagi, menceritakan sambil mendengarkan paparan masing-masing. Dengan begitu, kalau pulang nanti kita membawa hasilnya secara positif! Jangan turun tanpa pertanyaan! Setuju?” Tidak ada yang tak setuju. Semua lalu berpikir. Amat sendiri juga langsung mencari-cari di dalam benaknya sebuah pertanyaan. Tetapi begitu ditanyakan, ia langsung bisa menjawabnya sendiri. Sampai di tugu Margarana, Amat belum berhasil mendapat pertanyaan yang bagus. Akibatnya, perintahnya jadi bumerang. Waktu mobil sudah parkir, ia merasa tidak berhak untuk turun. Lalu ia memejamkan mata, masuk lebih dalam ke hatinya mencari. Alangkah sulitnya mencari pertanyaan. Lebih muskil dari membuat jawaban. Sebuah pertanyaan ternyata tidak hanya membutuhkan keingintahuan dan ketidaktahuan. Sebuah pertanyaan ternyata memerlukan pengetahuan, latar belakang, pertimbangan dan pendapat. Sebuah pertanyaan bukan hanya pertanyaan, tetapi pisau bedah yang tajam untuk membelah kebenaran yang ngumpet seperti udang di sela-sela batu.” Setelah lima menit masih buntu, akhirnya Amat putus asa, lalu membuka mata. Ia terkejut sekali, karena semua anak-anak masih duduk di dalam mobil. Hanya sopir dan keneknya yang sudah turun. “Lho, kenapa kalian belum turun senua?” Tidak ada yang menjawab. Semuanya hanya tersenyum malu. “Turunah! Jangan mikiran Bapak. Kaki Bapak masih semutan. Nanti Bapak nyusul.” “Kaki kami juga semutan, Pak!” Amat ketawa. “Kok ikut-ikutan! Ayo turun sana, Nanti waktunya habis. Atau mau makan dulu? Ini sudah jam berapa?” “Jam 12, Pak!” “Kalau begitu makan saja dulu!” Semua bersorak gembira. Bekal yang disiapkan Bu Amat dibuka. Sopir dan kenek juga diundang. Meskipun nasi bungkus sederhana, semua memuji kelezatannya. “Ternyata hanya telur dadar dan teri enaknya bukan main, lain kali harus sering-sering piknik begini!” kata Amat, kontan disambut hangat oleh semuanya, termasuk sopir dan kenek. “Sungguh perjalanan yang menyenangkan yang membuat perasaan segar dan pikiran cerah,” kata Amat menceritakan peristiwa itu kembali di tempat tidur malam hari, kepada Bu Amat. “Nasi bungkusnya dimakan?” “Bukan hanya dimakan. Jadi rebutan, karena banyak yang mau nambah!” “Kurang?” “Cukup! Hanya saking enaknya semua jadi rakus. Termasuk Bapak.” Bu Amat ketawa puas. “Terus Margarananya bagaimana?” Amat tak segera menjawab. Ia teringat, selesai makan, semua asyik ngobrol dalam mobil. Lalu turun hujan lebat. Ketika mulai gelap terpaksa pulang karena tak ada lagi yang bisa dilihat. “Pak! Belum tidur kan ? Margarana bagaimana?” Amat menarik napas dalam. “Tak ada yang berhasil mendapatkan pertanyaan untuk dicari jawabannya di Margarana, termasuk Bapak. Lalu kami putuskan pulang. Dalam perjalanan pulang Bapak baru dapat pertanyaan: “Mengapa kita hanya melihat kulit, tapi tak pernah mendengar inti dari puputan?”
W H AT S U P
20
16 - 22 DESEMBER 2013
Seka Gong Wanita Hindu Dewi Laksmi
Gamelan Isi “Rerajahan” Memainkan gamelan Bali bukan hanya ranah kaum lelaki. Kaum perempuan pun bisa melakukannya. Seka gong wanita juga sudah banyak. Bagaimana dengan seka gong wanita yang satu ini. Mereka punya target khusus di bulan Februari 2014.
H
ari Jumat dan Minggu sore merupakan jadwal latihan seka gong wanita Hindu Dewi Laksmi. Mereka berlatih di daerah Penatih, Denpasar. Anggota seka gong ini terdiri dari dua kelompok. Kelompok pertama kumpulan pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Bali yang dipimpin Ny. Bintang Puspayoga. Kelompok kedua kumpulan seniman tabuh yang berada di Kota Den pasar. “WHDI merupakan organisasi sosial yang ada di Bali. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah adalah menabuh. Kaum wanita juga bisa menabuh. Tujuan menabuh tentu pertama untuk pementasan lalu bisa untuk ngayah,” tegas Ny. Bintang Puspayoga.
Dari dua kelompok yang dibuat ini, masing-masing diberi tugas yang berbeda. Kelompok pertama khusus melatih diri menguasai tabuh semar pegulingan untuk pembukaan (slisir). Kelompok kedua ber tugas mengiring penari-penari yang akan tampil. Mereka akan pentas saat puncak HUT WHDI ke-26 Februari 2014. “Sekarang latihan dua kali se minggu. Nanti menjelang Februari, latihan akan kami intensifkan,” ujar perempuan yang juga Ketua PTMSI Pengda Provinsi Bali ini. Melatih kaum perempuan un tuk menabuh bukanlah hal mudah. Apalagi kebanyakan dari mereka tidak memiliki dasar. Pelatih yang dikoordinatori Nyoman Suarsa pun harus bersabar melatih mereka. “Kami belajar bertahap bahkan bisa dibilang mulai dari nol. Khusus untuk pengurus latihan tabuh slisir saja dulu. Nanti kalau sudah mahir, baru latihan yang lain. Kebanyakan dari kami berlatih dengan memberi “rerajahan” di gamelan. Maksud
nya memberi tulisan no tasi ndang, nding, ndung, ndeng, ndong di bilang gamelan,” ungkap istri A.A. Ngurah Puspayoga ini. “Rerajahan” ini ber manfaat bagi pemula agar bisa menghapal posisi bilah mana yang harus dipukul agar harmonis dengan yang lainnya. Selain latihan dengan memberi tulisan di bilang gamelan, anggota seka gong ini juga diajarkan “pukul” dan “nekep”. Mak sudnya, belajar bagaimana memukul bilah lalu menutup dengan baik agar suara yang dihasilkan tidak menggema. Dalam waktu sebulan sejak 18 November 2013, ang gota seka sudah bisa mengenali nada serta
mengharmoniskan lagu. “Ada suka duka dalam mengajarkan mereka apalagi bagi mereka yang baru pertama kali memegang gamelan. Pelatih memang harus bersabar dalam melatih. Untungnya yang dilatih semangat. Jadi situ asi bisa klop. Pelatih sabar, pemain serius.
16 - 22 DESEMBER 2013
INSPIRASI
Gusti Nyoman Putra Wijaya
Meraup Sukses karena Investasi Waktu erasional. Secara efektivitas juga tidak efisien. Banyak perusahaan besar runtuh karenanya,” ungkap Putra. Catatan lain yang menjadi kan bisnis orang Bali sering gagal, disebutkannya akibat sering sulit diajak bekerja sama. Masih sering mekerah atau ribut dengan sau dara, atau terlalu banyak nyatue (ngobrol), sehingga waktu untuk berkarya habis.
Menjadi pengusaha sukses merupakan impian banyak orang. Menjadi sukses dan berkarya tidak mesti menggunakan harta orangtua. Banyak anak muda di Indonesia, bahkan di Bali yang sukses menjadi pengusaha meskipun harus berjuang sendiri. Salah satunya adalah Ir. Gusti Nyoman Putra Wijaya, M.T.
Seka gong wanita Hindu Dewi Laksmi saat latihan megambel Bahkan ada yang menambah jam latihan di luar latihan rutin. Mereka jengah dan ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Suarsa. Ia mengakui berkat rasa semangat dari anggota seka, dari hasil empat kali pertemuan mereka sudah bisa menabuh. Sekarang yang dilakukan pelatih adalah menghaluskan agar menghasilkan suara gamelan yang indah. Latihan di luar jadwal memang diakui Ny. Bintang Puspayoga. Hal ini bertujuan me ningkatkan keterampilan menabuh. Ia pun menu turkan pengalamannya ketika dulu berlatih me nabuh tangannya sakit karena salah posisi. “Sekarang saya sudah tahu posisi yang baik jadi tidak cepat lelah. Tetapi, yang lebih saya fokuskan adalah mem biasakan diri agar peka terhadap musik,” ujar penabuh yang bertugas di terompong ini. Selain menyiapkan para pengurus WHDI Provinsi Bali ini, Suarsa menambahkan sudah mulai mengumpulkan penabuh-penabuh muda yang akan di jadikan duta Denpasar di ajang PKB. “Kami sudah melakukan pe
mantauan sejak tiga tahun lalu. Penabuh yang kami kumpulkan ini merupakan penabuh yang pernah tampil di ajang gong kebyar bersama penabuh senior. Kami tinggal menyatukan diri dan latihan. Saya yakin seka gong wanita muda ini mampu berkiprah di ajang yang lebih tinggi. Se moga ide yang diawali Bu Bintang ini bisa menginspirasi WHDI di kabupaten lainnya untuk membina seka gong wanita muda,” tandas Suarsa. –Ngurah Budi
5
S
aat ini, selain me ngelola beberapa usahanya, ia juga tercatat sebagai se orang konsultan perencana yang andal dan paling dicari saat ini. Profesi ini merupakan industri jasa konstruksi yang memiliki peran sangat penting dalam pem bangunan di negara ini, apalagi pembangunan gedung bertingkat yang membutuhkan perhitungan yang matang. Karenanya, wajar rasanya jika lelaki asal Puri Blayu ini dika takan sukses, sebab menurutnya ia sudah melakukan upaya dan investasi yang besar di masa sebelumnya. Secara sederhana, sejak masih di sekolah dasar, ia sudah menanam investasi. Betapa tidak, saat teman-temannya bel ajar hanya 1 jam, ia justru belajar 4 jam. Bukan hanya itu, ketika bergabung dengan kelompok olah raga basket di kampusnya, Putra juga tidak setengah-setangah. Ia pun berhasil memberikan yang terbaik hingga sempat terpilih sebagai pemain basket terbaik. Apalagi dalam mengerjakan
sesuatu, Putra begitu panggilan nya membiasakan diri melakukan yang terbaik. Selain itu, segala sesuatunya selalu dikerjakannya hingga tuntas. Ia mengaku sejak dini sudah menanamkan standar disiplin yang tinggi pada dirinya. Makanya sejak di SD ia selalau menjadi juara. Bahkan, ketika lulus S-1 di Teknik Sipil Unud, ia berhasil sebagai mahasiswa tercepat dengan IPK tertinggi. Begitu juga saat menuntaskan S-2, ia mampu selesai dalam waktu yang singkat. Termasuk juga untuk masa depannya, suami dari Ir. A.A. Rai Asmani, M.T. ini sejak awal sudah menargetkan dirinya se bagai seorang pengusaha, agar bisa menjadi orang kaya. De ngan kecerdasannya, ia mengatur strategi, dengan bekerja terlebih dahulu pada perusahaan besar milik orang lain. “Saya pernah bekerja di Kresa Karya, dan di sana saya juga banyak belajar ten tang membangun sebuah usaha,” ujar penghobi motor kros ini saat ditemui di tempat tinggal di Puri Anom Kanginan pekan lalu.
Ir. Gusti Nyoman Putra Wijaya, M.T.
Selanjutnya, ia pun berhasil melihat peluang untuk memulai usaha sendiri.Putra memilih bidang konsultan perencanaan. Konsultan di sini, katanya menen tukan spesifikasi dan menyaran kan apa yang harus dilakukan oleh jasa konstruktor. Kedua jenis jasa ini tak bisa digabung karena wilayah kerjanya ber beda. Jasa konsultan tidak perlu kantor terlalu besar, karyawan tidak terlalu banyak tapi benarbenar skillfull. Bidang yang dipilihnya sesuai kebisaannya ini luar biasa berhasil hingga saat ini. Maka, tak heran jika Putra kini sukses di atas kakinya sendiri. Ia sama sekali tidak meng gunakan apalagi menyentuh yang namanya warisan milik orangtua. Kini semua yang dinginkannya, baik untuk diri sendiri, keluarga ataupun membantu keluarga juga teman-temannya dengan mudah ia lakukan. Bicara soal dunia usaha, Pu tra pun menyebut kata pro fesionalisme wajib dijalankan. Sebab, ia juga tak bisa memungkiri kalau orang Bali terbiasa ber masyarakat, biasa dengan kehidu pan menyamabraya. Kebanyakan mereka saat menjadi pengusaha berpikir bahwa dengan semakin banyak memiliki orang semakin senang. Tegas dikatakannya gaya hidup seperti ini tidak cocok untuk konteks dunia bisnis. “Ke hidupan sosial dan bisnis wajib dipilah,”tegasnya. Menurut Putra pula, jika sikap ini masih sering di bawa ke ar eal bisnis, maka sangat mudahlah bisnis tersebut hancur. “Sebab, secara manajemen hal ini terlalu gemuk, tidak efisien dalam op
TIDAK SUKA OMONG KOSONG Kini, kosultan andal untuk bidang perencanaan ini sudah menjadi pemilik beberapa pe rusahaan. Kerja keras, strategi, dan networking yang sangat luar biasa menjadikan bisnis nya bukan hanya mencuat tapi juga terus bertambah. Semua pencapaian ini fakta dan bukan omong kosong, meski awalnya ia hanya melakukan hal seder hana bernama investasi waktu secara konsisten dan dengan komitmen tinggi. ”Benar saya cukup investasi waktu, dan saya pun mengelolanya dengan baik,” cetusnya sembari menambahkan tak ada satu pun hal di dunia ini tanpa dipengaruhi unsur waktu. Jika ingin sukses, Putra mengata kan hargailah waktu. Menurut orang-orang disekitarnya Putra , me mang memiliki ciri-ciri kre atif, sejak masih muda. Ia dikenal sebagai sosok yang penuh percaya diri, m����� andi ri, terbuka terhadap yang baru, berani mengambil risiko serta memliki ke mampuan melihat sesuatu dengan tidak biasa, juga mampu berpikir dan bert indak objektif. Dari perjalanan bisnisnya ia mengaku banyak belajar pada pemikiran-pemikiran tokoh bisnis nasional se perti Ciputra dan Slamet Ryadi. Ia juga seringkali berdialog dengan mereka dan tidak sungkan-sungkan menanyakan rahasia keber hasilan mereka. Perihal masih tercatatnya ia sebagai dosen di tengah kesibuk annya yang luar biasa, Putra mengaku menjadi se orang dosen juga salah satu mimpinya sejak awal kuliah. Ini juga sesuai dengan hobinya bel ajar. Baginya, dengan mengajar itu berarti ia juga belajar. ”Saya me mang ingin berbagi lebih banyak dengan generasi muda. Semua pengalaman, saya sharing pada mereka,” kata dosen yang juga praktisi yang di kampusnya se ring membagi tips sukses pada mahasiswanya ini. Di saat mengajar ia sering me nekankan bahwa pada dasarnya
setiap orang adalah kreatif. Arti nya, setiap orang dilahirkan mem bawa potensi sifat-sifat kreativitas, akan tetapi orang menjadi tidak kreatif karena faktor lingkungan dan kesalahan cara berpikir. Hal ini, katanya merupakan belenggu mental untuk berpikir kreatif., Di dalam kelas, kepada para maha siswanya ia juga selalu bicara agar mereka melakukan penggalian jati diri sehingga mudah menentukan tujuan hidupnya. Mereka juga dididik dan diarahkan berposes dengan cepat dan tepat bersama waktu, jangan sampai kehilangan waktu. Bagi Putra, untuk mendidik mahasiswa, tidak cukup hanya memberikan kecerdasan, keter ampilan atau kepiawaian teknis saja. Prioritas mendasar adalah dengan membangun sikap mental yang baik terlebih dahulu. Sebab, seperti pepatah mengatakan, ilmu tanpa sikap mental meng hasilkan kezaliman, sedangkan sikap mental tanpa ilmu adalah kelemahan. Dua aspek ini harus hadir saling mengisi, karena jika terjadi absen pada salah satunya, maka akan berdampak buruk Walau kini ia sudah tercatat sebagai pengusaha sukses bu kan hanya di Bali, sebagaimana impiannya, bahkan sudah pula merambah ke wilayahn Timur Indonesia, Putra tetap tampil sederhana tidak berlebihan. Ia justru mengaku tengah berkon sentrasi menyelesaikan pendidik an S3-nya di Unversitas Taru manegara, Jakarta . Selanjutnya jika gelar doktor sudah diraih sebagai posisi puncak di dunia akademis, ia ingin lebih banyak lagi berbagai pengetahuannya. Sebab, ia merasa sudah memiliki
dasar untuk bisa menyampaikan mengenai suatu hal, apakah be nar atau salah, sesuai dengan apa yang diketahui dan dijalaninya, baik sebagai praktisi maupun akademisi di bidangnya. Namun di balik aktivitas dan kariernya yang gemilang, ternyata ayah dari Gusti Ngurah Rakaten da , Gusti Raisa Ersania, dan Gusti Ngurah Giri Tohlangkir ini masih menyimpan sebuah mimpi terakhirnya. Bukan untuk menambah usahanya, melainkan keinginannya untuk mejadi se orang pandita. “Semua yang saya sudah dan tengah jalani adalah proses menuju impian puncak saya menjadi pandita,” pungkas nya. –ard/ten
6
l i f e s to ry
16 - 22 Desember 2013
Kerja Keras 20 Tahun Sia-sia
Rindu kampung halaman ia abaikan. Beberapa tahun setelah lulus SMA, Renita (41), meninggalkan kampung halamannya di Bima untuk merantau ke Jakarta. Impian mendapatkan pekerjaan dan penghasilan layak untuk keluarga di kampung, membuatnya menetapkan hati untuk mengikuti rekan-rekannya yang terlebih dahulu telah merantau ke Ibu Kota Republik Indonesia ini.
D
u a p u l uh ta h un lalu, berbekal uang seadanya Renita berangkat ke Jakarta bersama beberapa orang kawan sekampungnya usai Lebaran. Mereka ingin mengadu nasib di sana. Saat tiba di Jakarta pertama kali, terbentang harapan dalam dadanya, bahwa ia akan bisa hidup lebih baik bersama keluarganya di kampung. Ia bertekad untuk bekerja keras demi kebahagiaan itu. Di Jakarta awalnya ia tinggal bersama rekan-rekan sekampung nya dalam rumah-rumah bedek yang sebenarnya kurang layak huni apalagi ruang sempit itu dihuni oleh beberapa orang. Mer eka tinggal berdesakdesakan. Ia beruntung karena tidak lama setelah tiba di Jakarta ia pun memperoleh pekerjaan di perusaha an garmen sebagai buruh pabrik sehingga ia bisa mengontrak kamar kos sendiri yang juga ditempati bersama dengan beberapa keluarga dari kampungnya. Dalam perjalanannya, demi menabung untuk masa depannya, Renita rela hidup irit seirit-iritnya. “Asalkan
saya bisa menabung, hidup sederhana di Jakarta sudah biasa,” katanya ketika suatu hari berkesempatan pulang kampung. Bertahuntahun ia bekerja, rupanya nasib baik menghampirinya. Posisi dari menjadi seorang buruh terus menanjak hingga akhirnya staf kantor di pabrik tersebut. Kerja keras Renita berbuah manis. Ia lancar mengi rimkan uang untuk ibu dan keluarga di kampung. Selain mendapatkan pekerjaan yang layak, ia juga mendapatkan jodohnya di Jakarta. Laki-laki itu adalah rekan kerja sekampungnya. Sekali lagi Renita beruntung, laki-laki jodohnya itu adalah laki-laki yang baik dan sangat menyayanginya. Mereka menikah di Jakarta dengan pertimbangan agar tidak banyak biaya yang mereka keluarkan untuk pulang kampung. Meski ia dapat pekerjaan yang layak, kerja di pabrik yang biasa saja, mereka harus tetap hidup irit. Kebahagiaan Renita tidak lama. Saat ia mengandung tujuh bulan,
suaminya itu tiba-tiba sakit parah dan tidak lama setelah itu ia pun meninggal. Betapa terpukulnya Renita mendapati pujaan hatinya itu berpulang dalam keadaan menyedihkan. Jenazahnya di pulangkan ke kampung halamannya menggunakan bus karena keterbatasan biaya. Dengan perut yang besar, Renita mendampingi je nazah suaminya hingga mengantarnya ke liang lahat. Selama berkabung, Renita terlihat
tegar. Ia memilih kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pekerjaannya demi anak yang dikandungnya. Hariharinya tanpa suami ia jalani dengan tabah. Rasa cintanya pada suami membuat ia begitu menyayangi anak laki-lakinya yang wajahnya sangat mirip dengan ayahnya itu. Sendirian ia memb esarkan bayi laki-laki itu sambil bekerja siang malam. Ia banting
tulang demi keluarga dan anak semata wayangnya. Ketika usia anaknya sudah mulai sekolah, ia berpikir akan lebih baik jika anaknya itu bersekolah di kampung saja agar ada yang merawat nya. Sejak anaknya itu pulang dan bersekolah di kampung serta diasuh oleh keluarga ayahnya, ia merasa lebih tenang bekerja. Tidak ada hal yang terpikirkan olehnya, kecuali bekerja dan bekerja untuk mendapatkan uang demi masa depan anaknya. Beberapa bulan sekali ia rajin mengirimkan uang kepada kakak laki-lakinya yang seorang tukang batu untuk membeli material guna membangun sebuah rumah kecil sederhana di tanah sempit yang menjadi bagian dari warisan keluarganya. Bertahun-tahun ia mengirim uang dengan jumlah yang banyak, harapannya ketika ia pulang kampung, rumah tersebut sudah jadi dan bisa ia tinggali bersama anaknya. “Meski rasa rindu pada anak saya rasanya menyiksa, saya sengaja jarang pulang kampung agar uangnya bisa saya kirim untuk membangun rumah,” katanya. Namun, rumah yang diimpikan tersebut tidak pernah jadi. Hanya dasar dan dinding rumah seadanya saja. Uangnya banyak dipakai kakak la-
ki-lakinya untuk foya-foya. Kerja kerasnya selama ini untuk membahagiakan anak semata wayangnya sia-sia. Selama ini ia bekerja keras pontang panting sampai-sampai kerap mengabaikan kesehatannya. Dua puluh tahun berlalu, setelah mencoba menaklukan ibu kota, ia akhirnya “kalah”. Ia jatuh sakit. Kondisinya makin hari makin parah. Berbulan-bulan ia merasakan sakit yang luar biasa akhirnya diketahui ia ginjalnya meng alami masalah parah. Yang ia tahu penyakitnya itu gagal ginjal. Setelah berbulan-bulan tak lagi bisa bekerja karena sakit, keluarganya yang ada di Jakarta, sesama pekerja pabrik memintanya untuk pulang kampung saja dan dirawat di sana. Dengan berat hati, ia pulang dalam keadaan sakit parah. Renita memang perempuan yang tabah. Dalam sakitnya yang hebat meski terpukul melihat rumah hasil kerjanya bertahun-tahun yang belum jadi itu, ia tetap tegar. Hatinya hancur jika mengingat anaknya yang tidak bisa ia tinggalkan apa-apa, jika ia dipanggil yang kuasa kelak. Namun, ia selalu berdoa, agar Tuhan memanjangkan usianya agar bisa mengantar anaknya mencapai cita-cita dan kebahagiaanya. Hari-hari Renita kini penuh dengan doa-doa tanpa perlu ia mengeluhkan sakitnya. Semua itu dilakukannya demi anaknya, buah cinta dari suami yang sangat menyayanginya. Karena itulah, lebih dari 14 tahun, ia tetap hidup sendiri tanpa pernah menikah lagi. -Naniek I. Taufan/Ngurah Budi
16 - 22 Desember 2013
TR A D ISI
Gendang Beleq
Musik Rakyat Pengantar Prajurit Salah satu seni musik tradisional masyarakat Sasak Lombok yang hingga saat ini paling sering dipertontonkan di muka umum adalah gendang beleq. Seni tradisi ini bahkan masih menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatankegiatan tradisi di Pulau Lombok terutama dalam perhelatan perkawinan, Gendang beleq menjadi kesenian “wajib” yang menyertainya. Tidak ha nya itu, kesenian yang menjadi identitas budaya masyarakat Lombok ini, mampu hidup “menerjang” kekinian dengan tetap mempertahankan pakem-pakem tradisionalnya.
T
iap kali gemuruh alat musik khas Lombok ini, ge ndang beleq mampu memukau ribuan pasang mata penonton yang menyaksikan atraksi para pemainnya. Tepukan dan sorakan penonton yang menyaksikan lincahnya para pemain yang menggendong gendang ber ukuran besar itu mewarnai langkah para pemainnya. Gendang beleq, musik rakyat, yang merakyat dan terus lestari hingga kini. Tetabuhan musik khas ini, selalu mampu menyedot perhatian ribuan orang yang menyaksikan kekayaan dan keunikan budayanya ini. Di Pulau Lombok, pertunjukan gendang beleq dapat disaksikan dengan mudah dalam tiap kegiatan tradisi masyarakat di Lombok misalnya dalam acara nyongkolan (mengantar pengantin dari rumah pihak laki-laki ke rumah pihak perempuan). Dalam sejarahnya, gendang beleq adalah musik penyema ngat yang dulunya dipakai sebagai musik pengantar prajurit yang akan turun ke medan perang. Itulah sebabnya gendang beleq yang ditabuh bunyinya mampu membangun semangat. Menurut salah seorang budayawan yang menggeluti seni musik tradisional ini, Kantun, seni musik ini aslinya dimainkan 17 orang ini terdiri dari alat musik gendang beleq, pentung, gong, ceng-ceng, reong
dan dempul. “Namun, pada pada perkembangannya demi kepentingan hiburan, jumlah personil masing-masing grup bisa mencapai 30 orang,” ungkapnya. Namun, jika yang dipagelarkan Tari Gendang Beleq, maka gendang besar itu akan ikut meliukliuk ke mana pun ia dibawa oleh sang penari. Gendang beleq tidak mesti menjadi alat musik, melainkan juga dapat menjadi properti. Hal inilah yang membuat lebih banyak orang memilih memakai kayu yang ringan meskipun daya tahannya tidak lebih baik dari kayu kelas satu yang notabene cenderung berat. Untuk menghasilkan suara gemuruh yang menghentak, gendang beleq yang bagus terbuat dari kulit kambing yang terpilih dan kulit depan (bagian yang ditabuh) dipakai kulit kambing jantan sedangkan pada bagian belakang dipakai kulit kambing betina. Kulit kambing berbulu hitam agak sedikit susah menyesuaikan berdasarkan kebutuhan. Sangat peka dengan suhu sehingga kalau
udara panas bisa tiba-tiba kencang dan saat udara dingin bisa kendor. Hal ini tentu saja akan sangat mempengaruhi bunyi dan suara menjadi tidak baik. Karena nya, kulit kambing berwarna hitam biasanya dipakai untuk membuat tali pengikat bagian luar gendang. “Kambing yang kulitnya dipakai untuk membuat gendang sebaiknya dipilih yang tua,” kata Kantun yang juga seorang pengrajin alat musik tradisional gendang beleq. Untuk membuat gendang-gendang lain, dipakai juga kulit sapi betina yang sudah beranak hingga tujuh
19 kali untuk hasil terbaiknya. Untuk gendang gupek dipakai kulit sapi di bagian depannya dan kulit kambing jantan di bagian belakangnya. Untuk membuat gendang gupek dan rebana, punggung
kulit kambingnya h a r u s ikut. Jika kulit punggungnya sebagai garis tengah tidak ikut,
maka gendang akan cepat ke ndor dan sukar mencari nadanya. Untuk satu kulit kambing bisa dibuat dua gendang gupek atau satu gendang beleq. Jika yang dipakai kulit sapi haruslah bagian perutnya. Pisau dan bambu merupakan alat utama saat membersihkan kulit. Ku lit sapi yang pendek bulunya biasanya sulit sekali dihilangkan. Tidak bisa menggunakan pisau melainkan menggunakan abu sisa pembakaran untuk merontokkan bulu dari kulitnya. Abu sisa pembakaran bisa membuat bulu cepat lepas. Kayu yang digunakan untuk membuat gendang kadang-kadang sulit menentukan mana ujung mana pangkalnya. Soalnya saat memotong haruslah dicari yang paling ringan. Yang ringan ya, tentu saja ujung atasnya sedangkan pangkalnya berat. Untuk mengujinya dapat dilakukan dengan memasukan kayu tersebut ke dalam kolam. Dari sanalah, akan ketahuan mana ujung dan pangkalnya. Pada kemiringan yang masuk hingga air, berarti itulah pangkalnya, tips sederhana yang didapatnya secara kebetulan dari pengalaman para pengrajinnya. -Naniek I. Taufan/Ngurah Budi
TR A D ISI
18
P
edawa sangat berbeda dari ke banyakan tradisi adat masyarakat Bali adalah sistem kasta. Desa Pedawa tidak mengenal sistem kasta seperti kebanyakan orang di Bali. Tidak ada orang yang berge lar Ida Bagus/Ida Ayu, I Gusti , I Dewa/I Desak. Semua penduduk desa memiliki kedudukan yang sama di Desa Pedawa. Di desa ini hanya mengenal istilah tetua desa, yang dipilih secara tidak langsung oleh masyarakat desa. Pemimpin upacara (pemangku) biasanya dipilih dari orang yang mampu melakukannya. Sedang kan sistem kekeluargaan, sama seperti masyarakat Bali umumnya yaitu menganut garis kebapakan. Salah satu upacara yang ada di desa Pedawa adalah ngangkid. Masyarakat Pedawa memper cayai tiap manusia pasti pernah melakukan dosa dan tidak sem purna dalam hidupnya. Upacara ngangkid yang mempunyai makna mengangkat arwah dari alam bawah menuju ke surga. Kegiatan yang harmonis dan kebersamaan masyarakat Pedawa tercermin dari kegiatan ini. Sebe lum ke pura Desa, keluarga yang mempunyai acara ini didampingi oleh masyarakat (yang tanpa diundang dan diberitahu) akan menyatukan persepsi, pikiran, dan tujuan yang disampaikan pada acara Ngeluku. Makna upacara ngeluku adalah memohon restu dari yang maha suci (Ida Sang Hyang Widi Wasa) agar upacara yang dilakukan bisa direstui dan berjalan lancar. Upacara ini meng gunakan banten (sesajen) yang sudah dipersiapkan sebelumnya dan biasanya pada upacara ngeluku ini sering terjadi kerauhan (kemasukan roh). Pemuka adat dan balian Desa Pedawa, I Wayan Sukrata, S.Pd
I Wayan Sukrata
menyampaikan, saat upacara ngeluku ada orang kerauhan mungkin karena ada taksu dari yang dipuja tersebut. “Di dalam kerauhan ter sirat kita sebagai umat beragama hendaknya saling bertoleransi antara manusia dengan manusia, manusia dengan umat beragama, antar umat beragama dengan pe merintah demikian pula toleransi dengan mahkluk-mahkluk lain, jangan sampai kita mengang gap dunia ini milik kita sendiri. Inilah filosofi yang terkandung dalam orang kerahuan tersebut,” ujarnya. Apapun yang disampaikan saat ngeluku tersebut akan dirapatkan terlebih dahulu sebelum dilakukan upacara ngangkid. Biasanya ada beberapa roh yang ingin menyam paikan maksudnya, karena semasa hidupnya banyak melakukan dosa, ada utang, dan belum waktunya kembali ke surga. Roh tersebut akan mencari perantara (raga orang) untuk menyampaikan maksudnya kepada orang yang dituju. Dalam ritual ini diajarkan bahwa berbuat baiklah semasa hidup agar kelak siksa di neraka tidak terlalu berat.
Ngangkid
mengu ji apakah bersungguhsungguh keluarga yang datang tersebut untuk melaksanakan upacara tersebut, apakah dari hati yang suci, hati yang dalam dan sudah kompak dalam keluarga itu, hal ini adalah menguji bhakti dan sraddha,” imbuhnya. Untuk membantu me lancarkan kegiatan ngangkid, masyarakat akan berdatangan tanpa diberitahu maupun diun dang. Hal ini tentunya mencer minkan semangat kesadaran yang tinggi bahwa hidup harus saling membantu dan melengkapi. Setelah semua upakara telah selesai maka upacara ngangkid akan segera dilaksanakan. Pertama akan dilaksanakan upa cara pemegat adalah upaca
7
Lompat Jendela lalu Pingsan
Menghapus Dosa di Kehidupan Lampau
NGANGGUR Dalam kegiatan ngangkid ini banyak beberapa ritual yang dilakukan dan sangat mencer minkan kebersamaan dan ke setaraan di antara masyarakat desa Pedawa. Keluarga yang akan melaksanakan kegiatan ngangkid, akan mendatangi balian yang un tuk memohon restu dan berkenan menghadiri upara yang akan dilak sanakan. “Keluarga yang melaku kan upacara ngangkid akan datang ke rumah balian yang dis ebut dengan acara nganggur. Kegiatan ini sangat demokratis karen a kegiatan dilakukan dengan duduk bersama-sama dengan didampingi oleh daun sirih. Tetua (orang yang paling tua) akan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka ke rumah balian sampai balian berkenan hadir pada acara yang akan dilaksanakan,” tan das Sukrata. B a l i a n a k a n b e r kenan apabila upac ara yang dilakukan benarbenar bersungguh-sung guh melaksanakan dan minta bantuan dari Dane Balian. Keluarga yang akan melaksanakan ke giatan ngangkid akan diuji oleh Dane Balian. “Dalam hal ini Dane Balian akan
l i f e s to ry
Linda Syahrial
Ngangkid di Pedawa
Desa Pedawa adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Desa ini memiliki adat-istiadat yang unik dan berbeda dari kebanyak an desa adat yang ada di Bali. Mayori tas penduduknya yang merupakan masyarakat Bali Aga (masyarakat Bali tertua) menyebabkan tradisi-tradisi Bali Aga masih kuat tertanam di desa ini. Kehidupan sosialnya pun sangat kental dengan sistem gotong-royong dan menyamakan kedudukan sehingga tidak ada perbedaan dalam komunitas ini.
16 - 22 Desember 2013
16 - 22 Desember 2013
ra pembersihan ta hap pertama yaitu pengembalian stula sarira (badan wadag) ke unsur pertiwi. Selanjutnya akan di laksanakan upacar a melas atma. Upacara ini pada hakikatnya adalah memutuskan hubungan antara yang meninggal den gan keluarga yang ditinggalkan. Sukrata mengatakan jangan sampai ada roh orang y a n g m e n i n g g a l tersebut terus ingat dengan keluargan ya. “Upacara melas atma dilakukan agar roh yang sudah meninggal tersebut tidak terus ingat dengan keluarganya tidak terus me ngenang dan menyesali kepergian orang yang sudah meninggal malahan harus mendoakan agar mereka tenang,” jelasnya. Upacara ngangkid bertujuan untuk menyatukan atma dengan paramatma. Upacara selanjutnya dari rententan upacara ngangkid adalah Meseh Lawang yaitu setiap arwah yang memiliki dosa atau yang matinya tidak wajar agar dibersihkan dengan upacara tersebut dan diterima sehingga akan didoakan untuk bisa masuk swargaloka (surga). –Sri Marwati/Ngurah Budi
Dengan wajah kuyu, Linda Syahrial (33) masih merasakan nyeri dan hawa panas. Ia tergolek lemas di ruang Teratai, RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Linda masih diinfus, namun tanpa tabung oksigen lagi. Sejak di UGD RS Suyoto, lalu di RS Fatmawati dan kini di RS Pusat Pertamina, Linda selalu ditemani kakak sepupunya, Irene.
L
inda yang dikenal tomboi ini merupa kan salah satu korban tabrakan KRL Com muter Line jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki BBM berisi 24 ribu liter premium di perlintasan Bintaro Permai, Jakarta Selatan, Senin (9/12) sekitar pukul 11.20. Tragedi kecelakaan yang kemu dian disebut tragedi Bintaro II ini telah merenggut 7 korban meninggal dunia, diantaranya masinis Darman Prasetyo (25), pembantu masinis Sofyan Hadi (23) dan teknisi Agus Suroto (20). Tragedi Bintaro I terjadi tahun 1987, lokasinya tidak jauh dari kecelakaan commuter line sekarang. Tragedi Bintaro I menewaskan 200 orang. Tabrakan kereta tahun 2013 ini menyita perhatian warga Bintaro khususnya dan Jakarta umumnya. BBM yang tumpah dari tangki seperti menyulut bumi sehingga besi-besi di sekitar kejadian gampang tersambar api. Kejadian ini juga membawa kesan mendalam bagi Linda. Ia menyaksikan dengan mata kepala detik-detik masinis dan kru lain nya disambar api. Mereka laksana nahkoda kapal, yang rela tenggelam bersama kapalnya, sementara para penumpang harus diselamatkan dengan sekoci-sekoci. Linda yang tinggal di Bintaro Sektor 7, siang itu berniat belanja di Kebayoran Lama untuk membeli bahan-bahan kue jelang Hari Natal. Hampir tiap naik kereta Linda berada
di gerbong khusus wanita dan kesu kaannya melihat panorama di luar lewat kaca samping atau menembus pandang lewat kaca pintu di belakang kabin masinis . Saat itu, ia naik dari stasiun Jurangmangu, Linda langsung memilih posisi di balik dinding kabin masinis. “Ia suka melihat jalannya kereta, “ papar Irene, yang mendampingi Linda. Ketika kereta sudah menabrak truk tangki, dan posisi kereta tergul ing ke kiri, dalam keadaan panik pun Linda sempat menyaksikan detik-de tik api yang berkobar dan menyiram tubuh masinis. “Drama” itu begitu singkat berkelebat, kata Linda. Kar ena ia selalu melihat ke arah depan seperti masinis, ia melihat begitu kereta menabrak truk tangki BBM. Ketika berhenti, masinis sempat turun dan membuka pintu melihat ke ruang penumpang, namun buruburu ditutup lagi, lalu ledakan awal terdengar saat masinis dan awak lainnya kembali ke posisi semula di ruang masinis. Dari sela pintu bagian bawah api mulai menjilat-jilat. “Kalau pintu itu tidak ditutup oleh masinis, api akan cepat meram bat kena penumpang,“ kata Linda. Detik-detik sebelum dan setelah masinis menutup pintu yang ke arah penumpang, masih terekam jelas dalam pandangan Linda. “Mereka rela mati demi penumpak, kak,“ itu lah yang diungkapkan Linda kepada Irene, setelah ia siuman. Berulangulang Linda mengatakan itu, seperti orang mengigau. “Kak masinis mati,
Linda di RS Fatmawati
Linda selalu ditemani Irene, kakak sepupunya selama dirawat di rumah sakit
kak. masinis mati, kak. Saya lihat api membakarnya.“ Apa yang dilihat Linda itu dalam susana dirinya juga panik. Linda yang berkaca mata itu sempat terjatuh dan menindih empat orang. Kemudian dia lari mengikuti pergerakan orang dalam gerbong tersebut. Pintu dalam kondisi tak bisa dibuka. Ia hanya berpikir harus menyelamatkan diri. Asap makin pekat, lalu menghitam. Dengan pandangan yang makin tak jelas karena kacamatanya lepas, Linda akhirnya berhasil lompat le wat jendela kaca yang dipecahkan warga sekitar kejadian dengan begitu sigap. Setelah lompat lewat kaca jen dela, Linda pingsan dan dibawa tim
penolong ke RS Suyoto. Awalnya semua korban dilarikan ke rumah sakit yang berada di komplek Pus rehab Kementerian Pertahanan di Jl. Veteran, Bintaro ini karena merupa kan rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian. KEMBALIKAN ANTING-ANTING Irene yang siang itu tengah memasak kue mendapat telepon dari RS Suyoto, sekitar 30 menit setelah kejadian. Ia agak tenang ketika lewat ponselnya suara perempuan mengabarkan bahwa Linda sedang dirawat karena kecelakaan. Irena hanya mengucapkan terima kasih. Ia memang mengaku tenang, karena sudah beberapa kali Linda memang kecelakaan dari sepeda motor. “Yang jatuhlah, yang apalah, tapi biasanya cuma lecet-lecet. Pernah juga sempat dibawa ke rumah sakit tapi hanya sebentar, “ tutur Irene. Si penelepon kemudian mengatakan lagi bahwa Linda sedang di UGD RS Suyoto sebagai salah satu korban kecelakaan kereta di Bintaro. Hah kereta? Di UGD? Sontak, Irene ganti baju dan pergi ke tetangga, tapi tetangga yang ditanya tidak tahu ada kecelakaan di Bintaro dan tidak tahu pula dimana RS Suyoto. Untung, tetangga satu lagi tahu karena baru de ngar dari televisi. Irene pun segera meluncur diantar
tetangga dengan sepeda motor. Ia langsung menerobos masuk UGD yang sudah ramai oleh puluhan korban yang tengah ditangani para tim medis. Ia akhirnya menemui Linda yang sudah memakai tabung oksigen “Bajunya sudah digunting-gunting. Badannya disemprot, entah pakai apa. Meski sudah siuman, nafasnya sudah satu-satu, antara hidup dan mati. Tapi saya berdoa, Ya, Tuhan jangan meninggal dulu, “ kata Irene begitu melihat kondisi Linda. Di UGD, Linda masih suka teriak-teriak. Mungkin trauma atau sakit. Padahal, setahunya Linda orang yang bisa menahan rasa sakit. Ketika jatuh dari motor beberapa waktu lalu, ia hanya bilang biasa aja, ga papa, tenang aja. Yang sempat mengkhawatirkan Irene adalah ketika Linda sudah mulai bisa bicara walau dengan nafas yang berat karena banyak menghirup asap. Linda memberikan anting-anting kepadanya. “Ini anting kakak,“ cerita Irene. Anting-anting Itu memang milik Irene dan Linda disuruh me makai. Inilah yang membuatnya makin cemas. Apalagi kemudian Linda mengatakan permintaan maaf. “Saya pernah jahat sama kakak, saya pernah nyumpahin kakak, maafkan saya, kak,” kata Linda. Kondisi Linda yang terbakar 30 persen mulai membaik. Yang ter bakar di bagian pantat, paha dan kaki. “Dalam kondisi seperti itu Linda bisa lompat dari kaca jendela kereta, dengan kekuatan emosi ter akhir, karena setelah itu pingsan“ tutur Irene Ketika Tokoh menemuinya set elah Lindah dirujuk ke RS Fatmawati, kondisinya tampak membaik, ia bisa tersenyum meskipun masih tampak lemah. Bahkan beberapa kalimat sempat dilontarkan, “Saya salut sama masinis dan awak lain nya. Mereka mati demi penumpang. Mungkin seribu satu orang seperti itu,“ ujarnya. Ketika ditanya apakah kapok atau trauma naik kereta? Linda tersenyum dan berkata, “Tidak, saya akan tetap naik kereta.“ Beberapa menit kemudian, petugas rumah sakit da tang dan mengatakan akan segera membawa Linda dan pasien korban Bintaro II lainnya untuk dirujuk ke RS Pusat Pertamina. Menurut Wini dari bagian Humas RS Fatmawati, semua pasien korban kereta akan dibawa ke RSPP karena peralatan di sana lebih lengkap. Kini tinggal 11 korban tabrakan Bintaro masih dirawat di RSPP. Kepala Manaje men Bisnis RSPP, Indra Maulana me ngatakan, kondisi korban kecelakaan di Bintaro yang dirawat dalam keadaan stabil dan makin membaik. Ada dua pasien yang tingkat luka bakarnya di atas 30 persen, namun sejauh ini tidak ada kondisi yang mengancam nyawa. –Iswati/Ngurah Budi
8
BUNDA & ANANDA
16 - 22 DESEMBER 2013
Kecerdasannya Cenderung Superior
“Ma, patungnya kok senyum-senyum,” kata Didot kepada mamanya. Mamanya bingung mana ada patung tersenyum. Di lain hari, Didot dan mamanya ke sebuah toko kue. Ada dua patung di depan toko itu. “Ma, patungnya bernapas,” kata Didot lagi. Mamanya lagi-lagi tak percaya dengan apa yang disampaikan anak sulungnya itu.
“A
nak saya seperti melihat dan merasakan sesuatu yang tidak bisa dilihat dan dirasakan orang kebanyakan. Suatu ketika, saya ajak dia pulang kampung karena ada saudara yang meninggal. Sampai di depan rumah orang yang meninggal, Didot menangis dan tidak mau masuk. Saya sampai heran, ada apa dengan anak ini. Setelah sekian hari, saya bertemu pemilik rumah, dia mengatakan memang ada “sesuatu” yang berdiri di depan. “Sesuatu” itulah yang dilihat anak saya,” kata Bu Ayu Rini. Dari pengalaman itu, Ayu Rini mencari referensi tentang apa yang dialami anaknya. Dari kemiripan gejala yang dialami, Didot termasuk indigo. Upaya penyembuhan pun dilakukan mulai dari berkonsultasi ke psikolog sampai konsultasi ke tokoh spiritual. “Menurut peneropongan spiritual, ada kaitan dengan trah keluarga. Upacara ruwatan pun sudah dilakukan,” ujarnya. ”Apakah indigo bisa disembuhkan? Atau dikurangi kadarnya? Pertanyaan yang membuat malam dingin di California sedikit menghangat. Menjadi hangat karena saya merasakan gairah dan semangat untuk membahas dan berbagi pengetahuan tentang fenomena indigo,” ujar I G.A. Diah Fridari, S.Psi., M.Psi. Psikolog yang sedang berada di California, Amerika Serikat menempuh pendidikan program doktoral
yang khusus mempelajari Psikologi Transpersonal, melalui surat elektronik. Ia mengaku tidak melakukan penelitian atau mempelajari secara mendalam tentang anak/manusia indigo, namun berada dan terkoneksi dekat dengan beberapa orang indigo baik di Indonesia maupun di California, dan salah satu mahasiswi bimbingannya melakukan penelitian tentang anak/manusia indigo. “Saat ini pun saya sedang mempelajari Psikologi Transpersonal yang mempelajari manusia melampaui perilaku yang tampak, melampaui pemahaman kognitif dan mempelajari lebih dalam koneksi antara psikologi dan spiritual termasuk di dalamnya pengalaman-pengalaman mistikal dan fenomena-fenomena transpersonal (beyond personal, melampaui diri fisik dan pikiran, membicarakan tentang kesadaran spirit dan jiwa). Tulisan ini mengacu pada beberapa referensi dan pengalaman saya pribadi terhubung dengan anak/manusia indigo,” imbuhnya. Indigo menjadi banyak dibicarakan se telah banyaknya media cetak dan elektro nik yang membahas tentang anak indigo. Dalam perkembangannya, memang anak indigo banyak ditemukan pada kelahiran anak di atas tahun 1980-an. Pertanyaan yang diajukan sangat wajar, karena banyak yang mempersepsikan indigo sebagai suatu penyakit atau gangguan. Indigo bukan merupakan penyakit atau pun penyakit mental dan hal ini diperkuat dengan tidak adanya indigo dalam daftar DSM (The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) sebagai salah satu penyakit jiwa. Justru anak/ manusia indigo memiliki banyak kelebihan. Salah satu karakteristik anak indigo adalah memiliki tingkat kecerdasan yang sangat tinggi/superior ke atas. Mereka mudah sekali menyerap informasi dan memahami sesuatu, namun pola pikir mereka yang berbeda terkadang menyulitkan mereka untuk mengikuti sistem pendidikan formal yang berlaku di sekolah. Mereka juga memiliki tingkat kreativitas yang sangat tinggi. Anak indigo memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh anak seusianya. Pemikirannya bijak dan tidak menerima hal-hal yang menunjukkan kemunafikan. Mereka
16 - 22 DESEMBER 2013
lahir ke dunia dengan memiliki tujuan yang jelas. Jiwa mereka tua dan bijaksana. Kemampuan yang membedakan anak indigo dengan anak lain seusianya juga tampak pada tingkat sensitivitas mereka melihat hal-hal yang tidak kasat mata (hal ini harus dibedakan dengan anak/manusia yang memiliki ESP – Extra Sensory Perception yang juga mampu melihat hal-hal yang tidak kasat mata), mampu berkomunikasi dengan makhluk lain dari dimensi yang lain, memiliki kemampuan melihat kejadian yang akan datang, merasakan vibrasi energi (baik positif maupun negatif) yang ada di sekitar mereka, mampu melihat ke dalam jiwa atau niat seseorang (tidak hanya yang tampak di luar/superficial). “Meski memiliki banyak kelebihan dan kekuatan, anak indigo tidak tampak seperti anak-anak yang populer atau mudah bergaul. Mereka cenderung menyendiri, tampak memiliki masalah dengan hubungan interpersonal (meski bila orang mengenal lebih dalam, anak indigo memiliki hati yang lembut dan empati yang tinggi), beberapa anak indigo mengalami masa yang sulit dalam perkembangannya di masa kanakkanak, termasuk menerima kondisi keluarga yang tidak harmonis, atau mengalami kejadian-kejadian yang traumatis,” tandas staf pengajar Ilmu Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini. Dualitas yang dialami oleh anak indigo, meskipun mereka lahir untuk meningkatkan vibrasi positif di bumi dan menciptakan kondisi yang penuh cinta kasih serta kedamaian, mereka umumnya lahir dan dibesarkan dalam kondisi yang sulit yang menuntut mereka berjuang, untuk membersihkan
energi negatif yang ada. Dalam perkembangannya, orangtua yang tidak memahami kondisi anak indigo seringkali mendapatkan anak mereka didiagnosa memiliki gangguan jiwa, pada umumnya dikatakan ADD (gangguan konsentrasi) atau ADHD (gangguan konsentrasi dan hiperaktif). Hal ini terjadi karena gejala yang tampak hampir sama antara anak-anak indigo dan anak dengan gangguan ADD/ADHD mudah bosan dengan sesuatu yang tidak menantang sehingga mereka mencari aktivitas yang mungkin dirasa mengganggu oleh orang di sekitar mereka. Indigo juga terkadang dikaitkan dengan gangguan jiwa lainnya (gangguan emosi bipolar, salah satunya) yang memiliki gejala yang serupa. Indigo bukan gangguan kepribadian atau gangguan mental, hal ini menjelaskan bahwa anak indigo tidak memerlukan penanganan medis atau pengobatan. Yang perlu dilakukan adalah memahami bagaimana proses berpikir anak indigo dan apabila diperlukan, meminta bantuan psikolog untuk membantu orangtua memahami bagaimana mem besarkan anak indigo. “Bagaimana seorang anak dikatakan indigo? Di samping karakteristik tersebut, dapat pula dilakukan foto aura. Alat yang akurat akan menunjukkan warna ungu kebiruan (nila). Orangtua yang memiliki anak indigo tidak perlu khawatir akan perkembangan psikologis mereka karena mereka lahir sudah dengan tujuannya masing-masing yang pada intinya memperbaiki sistem di bumi dengan pilihan keahlian mereka masing-masing,” tegasnya. –Ngurah Budi/Ratna Hidayati
“Meski memiliki banyak kelebihan dan kekuatan, anak indigo tidak tampak seperti anak-anak yang populer atau mudah bergaul. Mereka cenderung menyendiri, tampak memiliki masalah dengan hubungan interpersonal (meski bila orang mengenal lebih dalam, anak indigo memiliki hati yang lembut dan empati yang tinggi), beberapa anak indigo mengalami masa yang sulit dalam perkembangannya di masa kanak-kanak, termasuk menerima kondisi keluarga yang tidak harmonis, atau mengalami kejadian-kejadian yang traumatis,”
17
Tata Letak Dapur
Menurut Feng Shui Dewasa ini, feng shui semakin dikenal di kalangan masyarakat luas sebagai pengetahuan yang cukup popular karena pada masa sekarang ini banyak pengetahuan feng shui yang dijabarkan melalui metode logika, dan bukan dengan cara-cara mistik. Pengetahuan feng shui banyak dipakai dalam perencanaan bangunan, interior, maupun pertamanan.
D
Diah Fridari
G R I YA
alam interior rumah tinggal ada tiga objek penting dalam feng shui yang harus diperhatikan, antara lain, pintu, kamar tidur, dan dapur. Menurut feng shui, masing-masing objek memiliki pengaruh bagi kehidupan penghuni, seperti pintu. Apabila letak pintu utama benar maka pintu utama biasanya berfungsi sebagai media yang bisa mendatangkan qi (hawa rezeki) untuk masuk ke rumah. Jika posisi terganggu atau letaknya salah, maka qi akan sulit singgah dan problema kehidupan akan melanda rumah tangga tersebut. Demikian pula jika letak dan komposisi tata ruang kamar tidur benar, disebut dapat memberi kebahagiaan suami-istri dan keharmonisan dalam rumah tangga. Tetapi, jika posisi dan komposisinya salah dapat merusak keharmonisan, kebahagiaan, dan kesehatan penghuni. Pada edisi Tokoh kali ini dan minggu berikutnya (edisi 776), dosen Jurusan Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia, Denpasar, Made Ida Mulyati, S.Sn., M. Erg., akan mengupas tata letak dapur yang benar dan salah dari segi ilmu feng shui yang dikaitkan dengan ilmu desain interior, serta solusinya. Berikut pembahasannya. DAPUR Ruang dapur merupakan bagian terpenting dalam rumah tangga. Karena itu, feng shui dapur sangat berpengaruh dalam kehidupan rumah tangga atau keluarga. “Dengan penempatan posisi dan penataan interior dapur yang benar, diharapkan dapat membantu pemecahan masalah-masalah yang terjadi dalam rumah tangga atau keluarga,” ujarnya. Letak dan komposisi dapur yang benar dalam rumah tangga dapat memberikan pengaruh baik berupa
kemakmuran, kesejahteraan dan keharmonisan suami istri. Sebaliknya, jika letak dan komposisinya salah, akan menimbulkan dampak yang sangat merugikan sisi keuangan, gangguan karier dan masalah keharmonisan suami istri atau keluarga. Feng shui dapur sangat kompleks pengaruhnya dalam kehidupan rumah tangga atau keluarga. FUNGSI DAPUR SECARA UMUM Dapur adalah komponen penting dari bagian rumah yang biasanya digunakan untuk aktivitas mengolah makanan. Jadi, dapat dipastikan hampir semua rumah tinggal memiliki ruang dapur. Rumah tinggal yang tidak memiliki ruang dapur memang ada, tapi sangat jarang ditemukan. Rumah yang tidak memiliki ruang dapur dapat dikatakan rumah yang tidak lengkap karena dapur berfungsi sebagai tempat mengolah makanan dan minuman untuk kelangsungkan hidup manusia. Dalam ruang dapur terdapat beberapa aktivitas yang tersistem antara lain, tahap persiapan, tahap peracikan, memasak, pencucian, pembuangan sampah, dan penyimpanan kembali sisa bahan mentah dan perabot masak. Melihat bermacam-macam
Ida Mulyati
Popo Danes
aktivitas yang terjadi pada ruang dapur, maka tata ruang dapur secara umum dapat dibagi menjadi enam zona yaitu zona persiapan dan peracikan, zona masak, zona pencucian, zona sampah, dan zona penyimpanan. Penataan zona pada ruang dapur harus ditata dengan baik agar bisa difungsikan senyaman mungkin bagi pemakaiannya.
ruang. Berkaitan dengan cahaya dan angin (udara), ditentukan de ngan pengaturan letak pintu dan jendela dalam suatu ruang yang benar. Masuknya sinar matahari dan udara yang cukup ke dalam ruang sangat penting karena dapat mempengaruhi kenyamanan beraktivitas dalam ruang. Cahaya dan udara yang masuk ke dalam ruang dapur perlu ditata agar tidak berlebihan atau kurang. Jendela harus ada tetapi jumlahnya tidak boleh terlalu banyak dan posisinya tidak boleh terlalu banyak bukaan atau terlalu tertutup. Ruang dapur yang terlalu banyak bukaaan menurut ilmu feng shui akan mengakibatkan energi yang (panas) mendominasi ruang. Sedangkan ruang dapur yang terlalu tertutup akan mengakibatkan energi yin (lembab/ gelap) akan mendominasi kondisi ruang dapur tersebut. Menurut ilmu ilmiah, sirkulasi udara dan sinar yang masuk pada ruang dapur sangat mutlak diperhitungkan karena setiap saat memproduksi asap dan sampah dari hasil memasak, juga limbah air biasanya menimbulkan kelem-
TATA LETAK RUANG DAPUR DALAM RUMAH TANGGA Menurut ilmu feng shui, dapur sebaiknya berada dalam satu ruangan dan hanya memiliki satu pintu. Dapur dengan banyak pintu dengan posisi menjadi satu ruang dengan ruang lainnya, dikatakan tidak memiliki feng shui yang baik. CAHAYA DAN UDARA PADA RUANG DAPUR YANG DIKAITKAN DENGAN FENGSUI Sesuai kata harfiah, “feng” artinya angin (udara) dan “shui” artinya air. Maka pengaturan kedua elemen alam tersebut sangat mutlak dalam feng shui suatu
baban. Jika jendela atau bukaan pada ruang dapur tidak ditata dengan baik, dari segi logika atau kesehatan, kondisi dapur akan pengap, mengakibatkan dapur menjadi sarang kuman dan penyakit sehingga manusia yang beraktivitas di dalamnya tidak merasa nyaman. Begitu juga menurut ilmu ergonomi, jika sinar matahari terlalu banyak masuk ke dalam ruang dapur, juga tidak begitu baik karena suhu udara dalam dapur yang terasa panas saat beraktivitas memasak (mengoreng atau merebus) akan terasa bertambah panas apabila ditambah dengan sinar matahari yang terlalu maksimal masuk ke dalam ruang dapur sehingga manusia yang beraktifitas memasak di dalam ruang dapur akan tidak nyaman. PELETAKAN RUANG DAPUR DALAM BANGUNAN YANG DIKAITKAN DENGAN FENG SHUI Menurut aturan feng shui yang menganut aliran konservatif, sebaiknya posisi dapur ada dalam satu ruang dengan satu pintu masuk. Ruang dapur satu pintu dikatakan sebagai dapur yang memiliki feng shui yang benar. Sedangkan dapur yang memiliki banyak pintu seperti kebanyakan dapur-dapur yang ada di rumahrumah modern zaman sekarang dianggap dapur yang memiliki feng shui yang tidak benar. Analisis feng shui tersebut memiliki suatu alasan yang dapat dilogikakan, karena kebanyakan pengguna dapur , dalam rangkaian memasak kebanyakan menggunakan kompor dengan nyala api yang terlihat bukan kompor induksi atau kompor listrik. Mengingat kecenderungan tersebut, sebaiknya desain ruang dapur dipilih tertutup dengan satu pintu untuk menjaga agar nyala api tidak bergoyang akibat angin. Goyangnya nyala api menyebabkan waktu memasak akan lebih lama sehingga dapat memboroskan bahan bakar, di samping itu nyala api yang tidak terarah akan berbahaya dan bisa menyulut kebakaran. Pemilihan tata letak ruang dapur dalam bangunan berdasarkan konsep makrokosmos dan mikrokosmos mengenai hubungan filosofis bentuk bangunan yang dipararelkan bila dihubungkan dengan susunan organ tubuh manusia. Karena itu, sebaiknya letak dapur identik dengan posisi lambung yang letaknya di bagian perut tengah agak ke bawah. Jika diterjemahkan dalam ilmu arsitektur, dapur sebaiknya diletakkan pada bagian tengah bangunan setelah ruang makan, atau lebih tepatnya antara ruang makan dan ruang servis (cuci dan seterika). –Inten Indrawati/ Wirati Astiti
PELESIR
16
DARA
16 - 22 Desember 2013
16 - 22 Desember 2013
9
Menikmati Water Blow Peninsula Nusa Dua
[XXX]
Nusa Dua merupakan tempat yang nyaman untuk Anda beristirahat dan bersantai di bawah sinar matahari. Suasana damai dan tenang untuk liburan Anda di Bali benar-benar terpenuhi di sini. Nusa Dua terletak di sekitar 15 km dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali, dan sekitar 40 km dari Denpasar. Kawasan Nusa Dua cukup terkenal sebagai satu lokasi elite dengan hotel-hotel berkelas bintang lima.
U
ntuk ber kunjung ke Nusa Dua, Anda dapat menggu nakan transportasi umum Sarbagita dengan tarif Rp 3.500. Dari Bali Collection, pilih jalan yang lurus. Tepat nya ada diantara hotel Melia Bali dengan Grand Hyatt. Kita akan disambut pantai indah berpasir putih. Pohonpohon sangat rindang di sekitarnya. Di pantai ini, ter dapat beberapa warung kecil yang menjual tipat cantok dan rujak manis serta aneka minuman.
Ada yang paling menarik di lokasi ini yakni water blow di kawasan suci Pulau Peninsula. Awalnya kawasan ini hanyalah
Menikmati keindahan batu karang yang dikikis water blow
Akhirnya album terbaru Triple X [XXX] diluncurkan. Kali ini ada upaya memberikan sentuhan berbeda dibanding sebelumnya. Selain itu, terpancang keinginan mengugah daya kreatif khalayak dalam menyikapi beragam fenomena sosial yang terjadi. Semuanya dikemas dalam nuansa musik yang kocak dan humoris, tanpa basa basi politis. Tak hanya itu, lirik lagunya terkesan sangat kritis dan bernas.
tebing karang biasa dan ter kesan berbahaya. Kemudian pihak Bali Tourist Development Corporation (BTDC) merapikan dan dikelola dengan membuat jalan setapak konblok serta pagar pembatas. Tak hanya itu,
S
Patung Kresna Arjuna
Pintu masuk menuju water blow
Menikmati naik Sarbagita
Musik untuk Kritik
sebuah bangunan beratap dan terbuka dibangun di salah satu ujung tebing karang. Apa menariknya water blow ini? Di tebing karang yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia, terdapat celah besar yang menyempit. Saat ombak bergulung dan menerpa tebing, ombak ini seakan terjepit dalam celah dan menghempas ke atas. Dari kejauhan seperti buih besar berwarna putih tengah menari ke atas. Makin besar dan kencang ombak yang datang, makin tinggi ombak menjulang melewati tebing. Jika Anda datang Juni-Juli saat ombak besar, Anda akan dapat melihat suatu peristiwa luar biasa, water blow. Ombak men julang tinggi sampai 20 meter menjadi daya tarik utamanya. Sebab, si ombak tak selamanya muncul tinggi ke atas. Kadang ia menerpa tebing dengan per lahan, lalu menjilat sisi tebing dengan pendek. Di saat lengah,
tiba-tiba ombak besar datang dan laksana terbang ke atas. Sesaat kemudian terhempas ke bawah mengirim percikanpercikan air membasahi pen gunjung. Sensasi menunggu ombak tinggi inilah yang membuat pengunjung rela menunggu sambil menikmati panorama laut lepas. Bahkan, pemotretan prawedding ban yak dilakukan di water blow. Di areal Peninsula juga terdapat Patung Kresna Ar juna setinggi 17 meter yang diresmikan saat Pembukaan Nusa Dua Fiesta 2012. Patung ini mengisahkan petuah– petuah Sang Kresna kepada Arjuna yang sedang bimbang pada saat Perang Bharat a yudha di tanah Kurusetra sehingga menjadi awal mula lahirnya Buku Bhagawadgita. Di bawah patung tersebut terdapat buku Bhagawadgita dengan ukuran dua kali tiga meter dan berat sekitar satu ton. –Wirati Astiti/Ngurah Budi
etelah hampir dua tahun lamanya “ber� tapa” di studio, ha� dirlah album terbaru atau album keenam [XXX]. Kelom� pok musik digawangi personelnya Rah Tut dan Rah Two (vokal), Rah Ming (gitar), serta didukung Rah Angga (bas), Rah Alit (drum), dan Sila (keyboard) ini mengusung judul Welcome to Bali. Demikian diung� kapkan manajer (XXX) I Gusti Ngurah Murthana, yang akrab disapa Rahman saat peluncuran album anyar ini di kawasan Taman Pancing Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Senin (9/12). Kali ini [XXX] mengangkat denyut nadi kehidupan persawahan dengan sistem pertanian berupa subak. Apalagi subak berhasil me� nyandang gelar mahaagung sebagai warisan budaya dunia sejak 24 September 2012. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua atas ketulusan dan kearifan lokal secara mendunia. Rahman yang didampingi anggota [XXX] melihat betapa ironisnya lahan pertanian justru makin menyusut dicaplok para investor. Bahkan, para petani sebagai benteng utama dan ter� depan dalam upaya pelestarian dan pengembangan subak makin kehilangan eksistensinya. Ini ka� rena profesi petani tidak mampu menjawab tantangan masa depan, yakni kehidupan yang layak dan lebih baik. Hal ini juga lantaran pemerintah tidak pernah serius dalam menjaga eksistensi subak
secara berkelanjutan. Dalam paduan bahasa puitis dan musik yang dinamis dan harmonis album terbaru [XXX] band yang dibentuk 10 Oktober 2003 ini, secara elegan dan transparan mengkritisi beragam fenomena sosial budaya yang sedang bergejolak di tengah kehidupan masyarakat kekinian. Termasuk, di antaranya budaya subak yang terkesan mendunia, tapi justru makin menjerit sebab tak pernah mendapatkan sentuhan gemerlapnya industri pariwisata. Sebagai langkah awal untuk sosia� lisasi publik, album terbaru kelompok musik [XXX], telah menyiapkan video klip andalannya, seperti lagu Basang Seduk dan Welcome to Bali. Album terbaru kelompok musik yang telah sukses meraih beragam penghargaan di bidang musik di Bali, khususnya musik mebasa Bali ini, berhasil mengemas selusin lagu bertema sosial dan kemanusiaan. Di antaranya Welcome to Bali, Basang Seduk, Semakin Dekat Semakin Sayang, Kebo Iwa. Memasuki satu dekade (sepuluh tahun) berkiprah di blantika musik Bali dedikasi dan loyalitas kelompok musik [XXX] ini sangat terasa dalam album terbarunya. Di kreativitas seninya semakin meneguhkan iden� titas dan karakter musiknya. Terlebih dengan sentuhan kolaborasi alat musik tradisional dan modern dengan mengusung motto kreatif tanpa batas. Simak saja lagu andalannya berjudul Welcome To Bali, Island of The God dan Kebo Iwa, yang begitu rancak menyajikan permainan tabuh
tradisional Bali dan kesenian Cak dengan warna musik tersendiri. Selain itu, kelompok musik [XXX] juga konsisten mengusung lagu berjudul BTA pada setiap album� nya. Sekarang dikemas lewat lagunya Kaden Saja BTA. Sebab, BTA seolah menjadi trade mark tersendiri bagi kelompok musik yang telah dua kali menggebrak panggung terbuka Ardha Candra dalam ajang Pesta Kesenian Bali ini. Meski sebagian besar tembang dalam album baru ini masih bernu� ansa cinta, namun tetap dilengkapi
lagu bertema kritik sosial seperti sebelumnya. ������������������� Simak saja lagu an� dalannya berjudul Welcome To Bali, Island of The God dan Panas. Diharapkan, dengan begitu para pihak yang merasa tersentil oleh lirik lagu dalam album terbaru [XXX] ini tidak merasa tersinggung, melainkan menerima dengan lapang dada. sekaligus dibarengi aksi in� trospeksi diri. Bersedia melakukan perubahan ataupun reformasi ke� bijakan yang lebih mengayomi dan melindungi kepentingan masyarakat banyak. Bukan, hanya mengutama� kan kepuasan nafsu duniawi pribadi maupun kelompok atau golongan tertentu saja seperti yang terjadi selama ini. Menurut Rahman, album terbaru [XXX] kali ini sangat sarat dengan pesan moral terutama terkait upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya berbasis kearifan lokal Bali. Sebagai wujud kepedulian terhadap penguatan karakter bangsa melalui edukasi seni budaya bangsa berbasis
kearifan lokal Bali. “Agar eksis� tensi [XXX] tetap ada di blantika musik Bali seiring peradaban seni budaya itu sendiri di setiap zamannya,” harapnya. Lebih jauh, Rahman yang juga produser Jayagiri Production me� negaskan produksi album ini se� bagian besar didukung oleh pihak ketiga, yakni para sponsorship sehingga mampu mengobati ker� induan para pencinta musik Bali khususnya fans fanatik [XXX], mister X yang telah cukup lama menantikan album ini. Tidak hanya itu, album terbaru [XXX] ini pula diharapkan mampu menembus blantika musik nasional dan musik global. Pasalnya, sedere� tan lagu dalam album ini sengaja dikemas ke dalam tiga bahasa, yakni mebasa Bali, Indonesia dan Inggris. “Semoga saja hal tersebut terca� pai, sehingga musik Bali mampu berkiprah di dunia musik nasional dan global,” harap Rahman. – Sri Ardhini/Ngurah Budi
BUGAR
10
16 - 22 DESEMBER 2013
Segelas Yoghurt tiap Hari
Kurangi Pertumbuhan Jamur di Vagina Yoghurt adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Banyak yang mengata kan makan yoghurt bagus untuk keseha tan. Benarkah pendapat tersebut?
M
enurut Ida Ayu Eka Padmiari, S.K.M. M. Kes. yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk susu ka cang kedelai. Produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt. “Yoghurt dibuat dengan menambahkan bakteri yang menguntungkan ke dalam susu yang tidak dipasteurisasi Tujuan nya, untuk mengatur keseimbangan antara bakteri dan enzim dari susu, pada suhu dan kondisi lingkungan yang dikontrol,” ujar dosen Pol tekes Denpasar ini. Bakteri akan mengolah gula susu alami menjadi asam laktat. Hal itu akan meningkatkan keasaman se hingga menyebabkan protein susu menyusut menjadi massa yang padat atau kental. Peningkatan keasaman (pH 4-5) juga mencegah proliferasi atau perbanyakkan sel dari bak teri patogen lainnya. Umumnya yoghurt melibatkan dua atau lebih bakteri yang berbeda untuk proses fermentasi, biasanya menggunakan streptococcus salivarius, thermophilus, dan genus lactobacillus, seperti
L.acidophilus, bulgaricus, casei, dan bifidus. “Karena kultur yoghurt mengandung enzim-enzim yang dapat memecah laktosa, beberapa orang yang menderita lactose in tolerant dapat menikmati yoghurt tanpa efek yang merugikan. Secara nutrisi, yoghurt memang kaya akan protein dan beberapa vitamin B serta mineral penting lainnya,” ujarnya. Yoghurt mempunyai nilai gizi yang tinggi. Dalam yoghurt ter kandung kalori, protein, karbohid rat, kalsium, dan potasium lebih tinggi dibandingkan susu segar. Namun, kandungan lemaknya lebih rendah. Hasil analisis kandungan gizi susu dan yoghurt tiap 100 gram, susu mengandung kalori 67,5, protein 3,5 gram, lemak 4,25 gram, karbohidrat 4,75 gram, kasium 119 gram, sodium 50 mg, potas sium 152 mg, sedangkan yoghurt mengandung kalori 72, protein 3,9 gram, lemak 3,4 gram, karbohidrat 4,9 gram, kalsium 145 gram, so dium 47 mg, potassium 186 mg. Susu mengandung vitamin A 148 IU, Thiamin B1 37 mg, ribofla vin B-6 160 mg, pyridoxineB-6 46 mg, cynocobalaimeB-12 0,39 mg, dan vitamin C 1,5 mg sedangkan
Sehat ala Ade Rai
Kirim surat Anda ke Redaksi Tokoh dan cantumkan “Sehat ala Ade Rai” di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksi@tokoh.co.id Rubrik ini diasuh Ade Rai.
Salah satu jenis diet yang pal ing tipikal adalah diet yang hanya mengandalkan salah satu jenis buah sebagai sumber tunggal nutrisi, sep erti diet apel, atau diet nanas atau diet jus wortel. Ada pula jenis diet yang lebih menggantungkan asupan gizi pada susu pengganti makanan. Jenis diet ini dipastikan akan menim bulkan penurunan berat badan yang sangat tidak sehat karena beberapa kenyataan sains berikut ini: - Diet tersebut tidak me nyediakan spektrum nutrisi yang lengkap - Tidak ada satupun makanan di dunia ini yang lengkap akan segala jenis nutrisi - Penggabungan sumber-sum ber makanan sangat penting un tuk menunjang kesehatan yang optimal. - Buah adalah sumber protein yang sangat rendah dengan profil asam amino yang tidak lengkap. Sehingga tidak mungkin untuk menyediakan kecukupan akan kebutuhan protein sehari-hari. Ketidakcukupan asupan protein akan menyebabkan otot menyusut, sementara lemak di dalam tubuh tidak terbakar dan akan semakin
sulit terbakar oleh karenanya. - Buah mengandung gula seder hana yang bernama fruktosa, yang meskipun memberikan respon gula darah dan insulin yang tidak tinggi, tetapi sangat mudah diubah menjadi lemak apabila berlebihan. Diet buah otomatis menjadikan pola makan tersebut tinggi akan asupan fruktosa sehingga mudah didapatkan secara berlebihan. - Susu, dengan varian yang rendah lemak sekalipun, masih mengandung sejenis gula yang ber nama laktosa. Laktosa pada susu sapi adalah jenis karbohidrat yang banyak menimbulkan alergi dan diare pada manusia. Sehingga apa yang baru saja masuk akan dengan mudah terbuang keluar sebelum tercerna dan terserap oleh tubuh. Sekalipun laktosa bisa diterima oleh tubuh, jenis diet ini otomatis menjadikan proporsi asupan kar bohidrat yang sangat tinggi. (Silakan baca kembali tabel dan analisis pada Komposisi I di atas). - Diet tersebut tidak menyedia kan sumber makanan yang padat untuk gerakan peristaltik (peng hancuran makanan) oleh lambung. Gesekan peristaltik lambung tanpa
Tips Mengonsumsi Yoghurt
Ida Ayu Eka Padmiari, S.K.M. M. Kes.
yoghurt mengandung vitamin A 148 IU, thiaminB1 30 mg, riboflavin B-6 190 mg, pyridoxineB-6 46 mg, cynocobalaimeB-12 0,33 mg, dan vitamin C 0,7 mg. Yoghurt lebih mudah dicerna ketimbang susu karena adanya bakteri hidup dan aktif akan mem produksi enzim laktase, enzim yang jumlahnya kurang pada anak dengan intoleransi laktosa. Proses pengultur an juga akan memecah laktosa (gula susu) menjadi glukosa dan galaktosa, sehingga lebih mudah diserap oleh anak dengan intoleransi laktosa. Yoghurt mengandung bakteri baik seperti lactobacteria, terutama acidophilus. Bakteri itu mening katkan bakteri baik pada kolon,
Yoghurt merupakan alternatif camilan sehat yang tidak bikin gemuk. Namun, tak semua jenis yoghurt rendah kalori dan bebas gula, ada yang justru membuat tambah gemuk. Ini penting diperhatikan jika sedang pro gram penurunan berat badan atau ingin menjaga berat badan tetap ideal. Perhatikan label gizi pada kemasan yoghurt. Gizi yang terkandung di dalam yoghurt tergantung dari jenis susu yang digunakan dalam pem buatan yoghurt. Jumlah kalori bisa bervariasi tergantung dari kandungan lemak di dalam susu. Misalnya saja, satu cangkir (200 gram) yoghurt yang terbuat dari susu kerbau mengandung 234 kalori. Ini lebih tinggi dibandingkan yoghurt dari susu sapi yang hanya mengandung 134 kalori. Jumlah kalori juga bisa berbeda jika terbuat dari susu kambing. Sebelum memilih yoghurt, selalu perhatikan komposisi dan angka kecukupan gizi pada label gizi di setiap kemasan produk. Hanya karena berlabel rendah lemak, gula dan kalori, bukan berarti bisa mengonsumsi yoghurt sepuasnya. Tetap perhatikan angka kebutuhan kalori per hari dan sesuaikan dengan apa yang dimakan. Untuk orang dewasa, disarankan mengonsumsi produk susu olahan minimal 150 ml per hari. Namun, kebutuhannya bisa lebih tinggi bagi ibu hamil dan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Jadi perhatikan berapa banyak produk susu yang sudah dikonsumsi dalam sehari, misalnya es krim, keju, milk shake. Pilihlah yoghurt yang murni. Manfaat yoghurt akan lebih bagus jika belum mengalami pemrosesan yang terlalu banyak. Yoghurt yang terlalu banyak diproses dengan penambahan rasa, pengubahan tekstur, dan sebagainya akan kehilangan unsur-unsur yang penting bagi kesehatan, terutama dalam pembentukkan bakteri baik. Komponen penting seperti protein dan mineral pun akan banyak berubah jika melewati terlalu banyak tahapan olahan. Sebaiknya beli yoghurt murni tanpa rasa yang biasanya dikemas dalam botol atau pilih home made yoghurt. sehingga akan menurunkan risiko kanker kolon. Adanya asam laktat pada yo ghurt akan membantu mencerna kalsium susu. Dengan begitu, kal sium akan lebih mudah diserap. Yoghurt membantu penyem buhan infeksi saluran cerna, menu
runkan kadar kolesterol, dan menurunkan infeksi jamur. Men gonsumsi satu gelas yoghurt setiap hari akan mengurangi pertumbu han jamur di vagina. Hal ini akan menurunkan risiko terjadinya infeksi jamur pada vagina. - Wirati Astiti/Ngurah Budi
Mengapa Banyak yang Gagal dalam Diet? (3) adanya makanan akan menyebab kan permukaan dalam lambung luka, yang apabila dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan penyakit asam lambung kronis hingga pen darahan internal. Diet sebaik apapun, apabila tidak disertai dengan aktivitas olahraga, hanya akan membuat semua pengorbanan waktu, usaha, dana sia-sia. Sekalipun diet telah dilakukan dengan baik dan ketat, hasilnya hanya akan sedikit dan mu dah mencapai titik jenuh, sehingga membuat penurunan lemak badan yang tidak berkesinambungan. Aktivitas berolahraga adalah satu-satunya cara untuk meng hancurkan lemak di dalam tubuh. Tidak ada jenis diet apapun di dunia yang mampu menghancurkan le mak seefektif aktivitas berolahraga. Sementara pengaturan pola makan adalah aspek untuk mencegah timbulnya lemak baru sambil pada saat yang sama memberikan bahan bakar tenaga dan suplai nutrisi un tuk kesehatan, sehingga memung kinkan tubuh untuk berolahraga secara konsisten. Tidak Mempertimbangkan Penyajian Ada orang yang gagal dalam diet karena hal ini. Merasa pilihan makanan maupun jumlahnya yang
sudah sedikit maka lemak atau berat badannya akan turun. Namun ternyata satu hal yang lupa dijadikan pertimbangan adalah penyajian dari makanan yang dikonsumsinya. Salah satu kelompok yang ter masuk dalam perangkap “yang pent ing pilihan makanan bukan penyajian” adalah kelompok vegetarian. Menumenu vegetarian memang cukup menyehatkan apabila dijalankan se cara tepat, dan seringkali dipakai un tuk menurunkan berat badan. Tetapi pilihan-pilihan yang dianggap lebih sehat tersebut justru disajikan dalam cara masak yang tinggi lemak. Rasa dan aroma makanan veg etarian yang terbatas memang bisa sedikit terbantu oleh minyak yang lebih banyak. Cara masak mengg orengpun akhirnya dipakai untuk menutupi rasa dan aroma sayursayuran tersebut. Alhasil, kalori tetap menumpuk karena asupan lemak yang menjadi lebih tinggi, bahkan lebih tinggi daripada saat tidak menjalankan vegetarianism. Tidak Cukup Waktu untuk Bekerja / Tidak Cukup Lama Untuk Mendapatkan Hasilnya Terkadang suatu diet yang baik dan benar sudah dijalankan, tetapi karena kurang konsisten dalam menjalankan atau belum cukup waktu untuk melihat hasilnya, pola
makan tersebut pun dihentikan. Sebagai orang yang setiap hari melihat penampilan diri, sangat sulit untuk memberikan penilaian yang objektif terhadap perkemban gan fisik yang dialami. Perlu juga disadari bahwa tidak pernah ada janji apapun yang harus diberikan untuk membuat orang ingin menjalankan pro gram penurunan lemak yang baru. Pertanyaan-pertanyaan seperti “Berapa lama baru bisa kelihatan hasil?” atau “Bisa turun berapa kilo dalam sebulan” adalah indikator bagi mereka yang tidak sabar. In gatlah bahwa justru ketidaksabaran mudah membawa pada jalan pintas yang lebih tidak sehat daripada sebelum menjalankan jalan pintas. Apabila diet yang dirasakan sudah cukup baik tetapi belum melihat hasil. Salah satu solusinya adalah untuk bersabar dan mem berikan waktu lebih lama. Diet ada suatu pola makan yang sebaiknya bisa dijalankan seumur hidup tanpa batasan apalagi sampai harus dihentikan apabila sudah menda patkan hasil. Solusi kedua adalah untuk mencari pengetahuan dan informasi yang lebih banyak untuk membantu mengevaluasi kekuran gan dan kelebihan dari diet yang telah dijalankan. Baru setelah itu lakukan perubahan seperlunya.
16 - 22 DESEMBER 2013
STYLE
15
Gaun Pesta Romantis dan Seksi Gaya busana yang mewah, elegan dan glamor terlihat mendominasi pada koleksi pilihan Tokoh pekan ini. Eksplorasi gaya feminin juga menyertai long dress dan dress karya Putri Mertaningsih ini. Menurut pemilik merk Dinda Rella Putri Mertaningsih, yang cukup lama berkecimpung untuk urusan busana pesta ini, setiap perempuan berhak mengekspresikan gayanya. Untuk ini, ia menghadirkan karya nya yang menggunakan perpaduan sutera sifon, sutra organza dengan kombinasi lace gold dan silver. Pada desain long dress, terdapat
taburan diamonds dan swarovski yang menonjolkan keindahan dan keromantisan. Dilengkapi pula de ngan lace emas atau lace diamond nya serta taburan beads juga ratusan layer, yang semakin menyempurna kannya dan membawa kita mene mukan nuansa kemewahan yang terasa begitu klasik. Begitu pula dengan desain dress-
nya yang bahannya dilengkapi tulle ini , juga tak mau kalah dipenuhi dengan detil yang menawan. Se perti, puluhan aplikasi bunga, pita serta hiasan taburan beads, diamond dan swarovski pada bagian dada atau pinggang yang menghadirkan kesan manis, mewah juga seksi. Untuk urusan warna gaun pesta, bagi Putri tidak hanya hitam, pi lihan warna lain seperti merah, putih dan yungu juga sama tampil mengesankan. Koleksi kali ini, sangat cocok dikenakan untuk acara pesta perkawinan, gala dinner, cocktail party , charity event , birthday party, prom night dan acara resmi lainnya. – Sri Ardhini/Wirati Astiti
J E L I TA
14
Awet Muda tanpa Kerut di Wajah Wajah yang cantik merupakan dambaan setiap orang. Wajah cantik atau tampan juga merupakan aset yan tak ternilai harganya. Sebab, wajah selalu menjadi hal pertama yang diperhatikan orang dan mungkin pula merupakan satu-satu nya dasar penilaian dan memberi kesan yang tak terlupakan.
M
aka tidak meng herankan jika sejak zaman dahulu dan hingga saat ini, keinginan seseorang pada kecantikan dan penampilan yang menarik sudah ada dan tak pernah surut. Bahkan, ada kisah yang menyatakan kalau Cleopatra menggunakan minyak khusus untuk menjaga kecantikannya. Begitu pula bertong-tong minyak, nampaknya digunakan untuk perawatan wajah ditemukan di makam para Pharaoh. Bahkan , Ratu Elizabeth I pun terobsesi dengan gagasan untuk tampil agung. Di era sekarang, rupanya di seluruh penjuru dunia, terlihat semakin mening katnya orang-orang yang terobsesi akan penampilan dan kecantkan. Bukan hanya wanita tapi juga pria tak ketinggalan menginginkan agar wajah mereka
tetap awet muda. Mereka memiliki harapan yang sama, ingin mendapatkan cara untuk tampil lebih muda dengan menghilangkan kerut di wajahnya. Karena alasan inilah, pencarian
dr.Lanny Juniarti
program perawatan wajah dan kecantikan yang efektif terus berlangsung. Bicara masalah kerut di wajah, menurut dr.Lanny Juniarti, President Director Miracle Aesthetic Clinic Group ada dua jenis utama kerutan wajah, yakni, kerutan dinamis dan kerutan statis. Kerutan dinamis adalah kerutan wajah yang dihasilkan oleh gerakan berulangulang sekelompok kecil otot sehingga menimbulkan ekspresi wajah tertentu. Kerutan ini karena gerakan aktif wajah. Sedangkan kerutan statis, merupakan kerutan tetap yang nampak nyata baik
16 - 22 Desember 2013
16 - 22 Desember 2013
seseorang membuat ekspresi wajah ataupun tidak. Kerutan ini bisa dangkal dan dalam. Selain itu, kerutan juga bisa kecil, sedang atau pun lebar. Kerutan wajah dikatakannya dapat muncul di bagian wajah mana saja. Kerutan kecil mula-mula muncul di sisi luar mata (cakar gagak atau kerut sam ping mata), di bawah mata, dan di seputar mulut. Kerutan lebar pun bisa muncul di dahi, di antara dua alis, di pipi atau di samping hidung serta mulut. Termasuk pula di sekeliling bibir, batang hidung, di dekat telinga, di seputar dagu dan di sudut rahang. Lebih lanjut, dise butkannya tiga faktor umum penyebab timbulnya kerut dan garis-garis di wajah, mulai dari usia lanjut, karena stres dan akibat pengalaman psikologis yang menyakitkan. Usia lanjut, katanya merupakan faktor alami yang menyebabkan kerutan. Sedangkan faktor energi stres d a n p e n g a l a m a n psikologis yang menyakitkan ini, kata dokter Lanny meru pakan penyebab utama timbulnya kerutan wajah. Garis dan lipatan, ketika peristiwa psikologis yang negatif tersebut tersimpan dan tertanam di daerah wajah. Saat ini, tersedia cukup banyak pilihan program peremajaan wajah yang baik.Dan tercatat, permintaan ter banyak adalah, orang ingin cantik tanpa prosedur pembedahan. Hal ini,karena mereka khawatir akan terjadinya komplikasi yang menyertai prosedur pembedahan kecantikan tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan terse-
but, Miracle Aesthetic Clinic telah menghadirkan treatment terbarunya yaitu Miracle Ultradeeplifting, dalam even Afternoon Tea Party ‘The Miracle Touch of Skin Lifting & Tightening’, yang diselenggarakan Sabtu (7 /12) di Miracle Aesthetic Clinic Renon, Bali, di kawasan jalan Letda Tantular, Denpasar. Dalam acara tersebut dr. Lanny Juniarti langsung menyampaikan keunggulan treatment Miracle Ultradeeplifting, yang merupakan peremajaan kulit dengan teknologi ultrasound. Istime wanya, hanya dalam waktu 30 menit akan diperoleh penampilan kulit wajah dan leher tampak lebih kencang, lebih sehat dan lebih muda. Treatment ini, katanya diperuntukkan bagi pria dan wanita yang menginginkan kulit tampak lebih kencang di daerah kelopak mata atas yang turun, pipi yang turun, garis senyum yang dalam, garis rahang yang kurang tegas dan menggelambir, sudut mulut yang turun dan kulit yang berlebih pada bagian bawah dagu ataupun leher. Dokter Lanny juga menambahkan kalau Miracle Ultradeeplifting ini mengombinasikan keunggulan dari efek panas ultrasound yang terfokus dan presesi untuk mencapai kedalaman kulit tertentu. Hasilnya akan terlihat sesaat setelah perawatan ,berupa kulit yang lebih bercahaya, kerutan berkurang dan tentunya kulit menjadi lebih kencang. – bns/ard/ten
M I T O S ATA U F A K TA
Seks saat Hamil. Bolehkah? Saat anaknya lahir, Adri dikagetkan dengan pernyataan ibunya. “Kepala anakmu ada semacam ketombe. Ini biasanya tanda kalau saat istrimu hamil, kamu melakukan hubungan seksual de ngannya,” ujar ibunya. Adri pun senyum-senyum mendapat komentar dari ibunya.
K
etika ditanya ba lik kepada ibu nya, Adri men dapat jawaban bahwa memang ada tanda-tan da kalau pasangan suami istri melakukan hubungan seksual saat istri hamil, anaknya agak berketombe. Tetapi, menurut pria yang bekerja di sebuah perusahaan swasta ini, apa yang disampaikan ibunya hanya lah mitos. Baginya sah-sah pasangan suami istri melaku kan hubungan seksual, ter masuk saat hamil asalkan tidak membahayakan si istri. Menurut dr. I G.N.M. Weda gama, Sp.OG (K), hubungan seks aman dilakukan selama kehamilan trimester pertama sampai usia kandungan tujuh bulan. Namun, ada hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan hubungan seksual. “Saat trimester pertama, posisi ari-ari ada di bawah, karena itu
dr. Oka Negara, FIAS
harus berhati-hati. Mood juga mempengaruhi ibu hamil. Hal terpenting juga adalah riwayat keguguran yang pernah dia lami,” ujar dokter yang praktik di RS Ari Santi, Mas, Ubud dan RS BMC Bangli ini. Hubungan seks yang dilaku kan pasangan suami istri salah satunya untuk tujuan prokreasi. Jadi, jangan sampai hubung an yang harusnya membuat senang itu malah menjadi me nyakitkan. Dokter asal Penebel, Tabanan ini mengatakan saat kehamilan, fungsi indung telur sudah berhenti. “Saat kehamil an, fungsi induk telur berhenti. Tidak ada lagi pembuahan. Hal yang diwaspadai adalah goncangan di otot perut bawah memicu kontraksi,” jelasnya. Untuk meminimalkan goncang an, mereka yang melakukan hubungan seksual saat hamil jangan terlalu bersemangat. S p e r m a ya n g m e n ga n
Kirim surat Anda ke Redaksi Tokoh dan cantumkan “Sex Edu”di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksi@tokoh.co.id. Rubrik ini diasuh Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) Denpasar.
“Dok, saya ingin bertanya, teman saya bercerita bahwa dia pernah melakukan oral sex dan juga bilang kalau dia menelan sperma pasangannya. Dia takut kalau gara-gara itu dia hamil. Pertanyaan saya apakah menelan sperma itu juga bisa mengakibatkan kehamilan? Terima kasih sebelumnya.” (Dian, Tabanan) Oral sex atau seks oral adalah aktivitas seksual dengan memberikan stimulasi melalui mulut dan lidah pada organ seks atau kelamin pasangan. Saat ini makin banyak yang melakukannya, terutama di kalangan muda sebagai variasi seksual. Dalam kesehatan seksual, jika pihak perempuan yang melakukan seks oral pada kelamin laki-laki disebut dengan fellatio, sebaliknya jika pihak lakilaki yang melakukan oral seks pada kelamin perempuan disebut dengan cunnilingus. Sesungguhnya seks oral itu aman dan tidak berbahaya bila dilakukan secara higienis, tanpa adanya penyakit, serta atas keinginan bersama.
Itu berarti sebelum dan sesudah seks oral, alat kelamin harus selalu bersih. Biasanya, seks oral merupakan salah satu “adegan” variasi seksual yang sering dilakukan pada saat “foreplay” atau pemanasan, yang disusul kemudian dengan penetrasi kelamin untuk mencapai kepuasan seksual. Beberapa laki-laki cenderung menyenangi pasangannya untuk melakukan seks oral, meskipun terkadang permintaannya tidak selalu dipenuhi. Laki-laki yang menyukai seks oral menyebutkan menyukain ya karena seks oral terasa enak dan lebih menyenangkan, juga dirasa nyaman
Dr. Wedagama, Sp.OG (K)
dung semen juga bisa memicu kontraksi. Agar lebih aman, disarank an untuk memakai kondom saat berhubungan seksual. Selain itu, gaya yang dipilh cukup gaya biasa yang tidak membahayakan kandung an. Jangan sampai melakukan hubungan seksual dengan gaya ekstrem. Ko n s e ku e n s i l a i n d a r i hubungan seksual saat hamil adalah induksi proses kontraksi sehingga bisa menyebabkan janin lahir prematur. Namun, kondisi ini tidak sama untuk semua wanita hamil. Bagi yang mengalami keguguran berulang
sebaiknya jangan melakukan hubungan seksual saat hamil agar tidak terjadi keguguran lagi. d r. M a d e S uya s a J aya Sp.O.G.(K), menambahkan kon sep dasar ibu hamil bukanlah orang “sakit” atau pasien, se hingga tidak ada kontrain dikasi mutlak atau laranganlarangan tertentu terhadap mereka untuk beraktivitas normal, sepanjang tidak ada risiko di keh amilannya. De mikian pula terhadap hubungan suami-istri saat kehamilan. “Tidak ada larangan mutlak kecuali kehamilan tersebut berisiko seperti plasenta/ariari letaknya rendah atau bah kan menutupi jalan lahir, ada riwayat pecah ketuban, riwayat abortus berulang, riwayat per salinan prematur berulang, riwayat infertilitas/HSVB (High Social Value Baby) dan risikorisiko kehamilan lain yang se baiknya dikonsulkan ke dokter ahli,” ujar dokter yang bertugas di Divisi Fertilitas, Endokrinolo gi Reproduksi RSUP Denpasar/ FK Unud ini. Satu mitos yang masih diper caya masyarakat adalah, setelah istri hamil maka hubunga n seksual tetap diperlukan untuk
11
“melengkapi” organ-organ bayi dalam rahim. “Ini pandangan yang sangat keliru. Begitu pem buahan terjadi maka embrio yang terbentuk akan berkem bang sendiri tanpa membutuh kan sel mani tambahan. Posisi hubungan seksual saat kehamil an juga perlu diperhitungkan dengan bijak untuk mencapai kenyamanan bersama,” tandas Ketua POGI (Persatuan Obstetri Ginekologi) Denpasar ini. Untuk trimester pertama mungkin posisi belum men jadi masalah karena rahim belum begitu membesar. Tetapi, memasuki trimester kedua, sebaiknya dilakukan dengan posisi miring satu sisi. Apakah istri boleh orgasme? “Ada ke khawatiran saat orgasme akan ada kontraksi otot rahim se hingga dikhawatirkan merang sang persalinan prematur atau abortus. Tetapi, kekhawatiran tersebut tidak terbukti kare na mekanisme kontraksi ra him saat persalinan lebih ter gantung kepada adanya hormon tertentu (oksitosin) sehingga kontraksi otot saat orgasme tidak memengaruhi kehamilan,” tandas dr. Kadek, sapaan akrab dr. Made Suyasa Jaya. –Ngurah Budi
Seks Oral bikin Hamil ? karena bisa memperhatikan dan mengontrol pasangan, sekaligus dianggap bisa mengurangi stres. Tetapi sesungguhnya perempuan juga senang jika pasangannya melakukan seks oral, karena saat seks oral-lah klitoris yang merupakan salah satu organ paling peka rangsangan di vagina akan terangsang secara maksimal. Kuman ataupun virus yang bisa hidup di kelamin, juga dapat hidup di rongga mulut karena lingkungan mulut yang hangat, gelap dan lembab. Tentu saja itu berarti risiko infeksi menular seksual pada kelamin juga bisa terjadi pada mereka yang biasa melakukan seks oral. Infeksi menular seksual seperti gonore, sifilis, herpes hingga jamur kandida juga bisa menginfeksi area mulut, rongga mulut dan sekitarnya. Jadi pastikan mulut tidak sedang mengalami luka, keradangan dan berpenyakit saat melakukan seks oral. Beberapa jenis bakteri seperti klamidia dan gonore dapat hidup di tenggorokan dengan gejala yang dikeluhkan bisa berupa sakit teng-
gorokan. Bila hal ini tidak segera ditangani, lama kelamaan bakteri dapat menyebar ke dalam paruparu mengakibatkan infeksi. Tentang seks oral bisa meng akibatkan kehamilan, tentu saja itu keliru dan mitos belaka. Tidak ada kebenarannya sama sekali. Walaupun pernah dilaporkan kasus menghebohkan kehamilan gadis 15 tahun akibat menelan sperma, tentu saja ada keboho ngan di dalam kasus ini. Karena spermatozoa hanya akan menempel pada dinding rahim jika melalui saluran vagina saja, sedangkan jika sperma tertelan dan masuk saluran cerna, maka akan keluar lewat anus, bukan masuk ke rahim. Jadi, seks oral sesungguhnya bisa saja dijadikan variasi seks yang sangat menyenangkan, selama itu disepakati bersama, tidak ada tekanan dan rasa jijik untuk melakukannya dan tentu saja kelamin dalam keadaan bersih dan tidak sedang terkena penyakit menular. Jika, salah satu
pihak tidak nyaman melakukannya, sebaiknya ditunda buat melakukan seks oral. Jika salah satunya mengidap infeksi menular seksual, sebaiknya seks oral juga tidak dilakukan dan sembuhkan dulu infeksinya. Tetapi jika tetap memaksakan diri untuk melakukan seks oral dengan pasangan yang sedang terinfeksi menular seksual atau dengan pasangan yang tidak diketahui kondisi kesehata n seksualnya, gunakan juga kondom. Kini sudah tersedia berbagai kondom dengan berbagai warna, pelumas dan pilihan rasa untuk menambah sensasi menyenangkan dalam melakukan hubungan seksual dan seks oral. Menggunakan kondom saat melakukan seks oral bukan sebuah keanehan, bukan juga berarti tidak percaya terhadap pasangan. Justru dengan menggunakan kondom sebagai proteksi, Anda sesungguhnya telah menghormati dan melindungi pasangan Anda.
RESEP ALA CHEF
12
16 - 22 DESEMBER 2013
Lomba Kuliner Bali di Inna Grand Bali Beach
Desember Ceria
Pergantian tahun sebentar lagi akan kita akan lewati. Sudahkah Anda merencanakan menu spesial yang akan Anda sajikan saat bersama dengan orang-orang yang Anda sayangi. Mulai pekan ini, Tokoh akan menampilkan menu-menu yang dapat Anda jadikan pilihan di bulan Ida Bagus Alit Suka Desember ceria ini. Berikut resep spesial khas tradisional Bali dari Executive Chef Inna Grand Bali Beach Sanur Ida Bagus Alit Suka. Selamat mencoba.
Pepes Ikan Gurami dengan Bumbu Wuluh
Cara membuat: - Ikan gurami yang sudah dibersihkan ditores secara menyilang lalu dilumuri dengan garam, merica, dan air jeruk nipis. - Bersihkan semua bumbu lalu
dihaluskan, kecuali: daun kemangi, tomat, dan belimbing wuluh. Tambahkan sedikit minyak kelapa lalu diaduk hingga rata. Tambahkan garam dan merica. - Lumuri gurami dengan bumbu secara merata lalu letakkan di atas daun pisang, jangan lupa untuk menambahkan belimbing wuluh, tomat, dan daun kemangi di atas bumbu tadi. Lalu bungkus secara rapat dan kukus hingga matang. - Angkat gurami yang telah dikukus kemudian bakar sebentar di atas bara api untuk mendapatkan warna dan menambah rasa gurih. - Pepes ikan gurami dengan belimbing wuluh siap dihidangkan.
Calon Ayam dengan Undis dan Jepang Bahan: 120 gram 50 gram 50 gram 15 gram 30 gram 15 gram 10 gram 10 gram
: dada ayam : undis direbus hingga matang : jepang direbus hingga matang : bawang putih : bawang merah : kunyit : cabai rawit : kemiri
30 gram : jahe 30 gram : lengkuas 5 gram : merica 5 gram : jangu 5 gram : merica hitam 5 gram : ketumbar 1 sdt : gula merah cair 10 gram : terasi bakar 250 ml : kaldu ayam Minyak kelapa Garam dan merica
13
Dalam rangka menyukseskan Denpasar Festival Indonesian Chef Association (ICA) Bali bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar menggelar acara kuliner Balinese Rijztaffel Cooking Competition (Sabtu (7/12) di Inna Grand Bali Beach Sanur. Acara yang diikuti hotel, restoran, dan katering di Bali ini, dibuka Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra.
Iga Babi/Sapi Bakar Sambal Matah Bahan: 300 gram : iga babi atau sapi
Bahan: 1 ekor : ikan gurami 10 gram : bawang putih 30 gram : bawang merah 40 gram : cabai merah bijinya dibuang 60 gram : tomat dibelah empat 10 gram : kemiri 15 gram : daun kemangi 20 gram : jahe 15 gram : lengkuas 2 biji : belimbing wuluh belah dua 1 sdm : air jeruk nipis Garam dan merica.
CHEF JOURNEY
16 - 22 DESEMBER 2013
Sambal matah: 80 gram : bawang merah 30 gram : cabai rawit 50 biji : cabai merah besar dihilangkan bijinya 2 lembar : daun jeruk purut 1 batang : sereh 20 gram : terasi lombok dibakar 50 ml : minyak kelapa ½ biji : jeruk lemo Garam secukupnya Bumbu oles: 60 gram : tomat
30 gram 1 sdm 2 sdm ½ sdt
: : : :
lombok merah gula merah cair minyak kelapa garam
Cara membuat: - Bahan bumbu oles : tomat dan lombok merah dihaluskan lalu tambahkan gula merah, minyak kelapa, dan garam. - Iga yang sudah bersih dikukus hingga empuk, lalu dibakar, dan dioles dengan bumbu yang sudah dihaluskan secara merata. - Iga dibakar di atas api secara merata hingga berwarna ke-
cokelatan dan dioleskan lagi sembari dibakar dua sampai tiga kali olesan. - Bahan sambal matah dibersihkan dan dipotong halus kecuali terasi dihancurkan. Campur semua bahan sambal matah tersebut lalu tambahkan terasi bakar, dan garam. Terakhir tuangkan minyak kelapa lalu aduk hingga merata jangan sampai hancur agar sambal matah tetap segar. - Hidangkan iga yang sudah matang di atas piring saji dan jangan lupa untuk menaburi sambel matah sebagai pelengkapnya.
M
enurut Ketua ICA Bali Komang Adi Arsana, dengan moto “Bersatu Kita Mengangkat Harkat dan Martabat Chef Indonesia ke Dunia Internasional”, ICA Bali melalui budaya kuliner yang arif dapat meletakkan pakem atau norma tradisi seni gastronomi, tanpa menodai tradisi relegius. Ia berharap, para professional chef dapat memperlihatkan hasil olahan budaya kuliner dalam bentuk Balinese Rijztaffel serta mampu mempersiapkan diri lebih dinamis dan siap menyongsong perkembangan pariwisata dengan tetap
berpegang teguh di dalam kultur budaya dengan tampilan kuliner yang proposional dan higienis. Ia mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti lomba sebanyak 12 tim. Ketentuan lomba satu tim terdiri dari satu leader dan dua anggota. Masing-masing tim berlomba menyiapkan satu set Balinese Rijstaffel yang terdiri dari makanan pembuka, sup, makanan utama, dan penutup. Waktu pengerjaan selama 90 menit, sesuai dengan kreativitas tim yang tidak menyimpang dari peraturan lomba. Panitia menyediakan bahan utama untuk makanan pembuka dan makanan utama berupa daging, ikan, dan
Peserta sedang berlomba
beberapa item lain dalam bentuk acak yang tidak diketahui peserta. Setiap tim peserta diberikan kebebasan untuk membawa bahan dan mengkreasikan olahan makanan penutup sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Setiap tim diharapkan mampu mengolah keempat jenis makanan tersebut
sedemikian rupa sehingga siap untuk dihidangkan. Penilaian dari dewan juri meliputi kebersihan dan sanitasi, ketepatan bahan olahan termasuk dalam penyajian, proposional, kreativitas, presentasi, dan rasa. Para juri terdiri dari chef Nyoman Tedun, chef AA Raka Dalem,
chef Ida Bagus Parwata, chef Ketut Swastika, dan chef Nyoman Picha. Dewan juri memutuskan, Juara I: Four Season Resort Jimbaran; juara II: Grand Inna Bali Beach Sanur; juara III: Sanur Paradise Plaza Hotel and Suites; dan juara favorit: Patra Jasa. –Wirati Astiti/Ratna Hidayati
Udang Masak Bumbu Kemiri
Bahan: 150 gram 20 gram 40 gram 10 gram 50 gram 15 gram 2 lembar
: udang segar : bawang putih : cabai merah besar dibuang bijinya : cabai rawit : kemiri : terasi : duan jeruk purut
Cara membuat: - Daging dada ayam yang telah dibersihkan dicincang halus - Semua bumbu – bumbu di atas dihaluskan kecuali gula merah dan terasi - Bumbu yang telah dihaluskan dibagi menjadi dua, sebagian diberi sedikit minyak lalu dicampur dengan ayam yang sudah dicincang. Tambahkan garam dan merica lalu bentuk menyerupai bola – bola kecil dengan berat 20 gram. - Sebagian bumbu yang tersisa ditumis dengan minyak panas. Setelah matang tambahkan kaldu ayam, biarkan mendidih dan terus panaskan. - Masukkan undis, sayur je pang, dan daging ayam yang sudah dibentuk bola. Kecilkan apinya dan terakhir masukkan terasi, gula merah, dan garam. Masak hingga matang. - Calon ayam dengan undis dan jepang siap dihidangkan.
1 batang : sereh ½ sdt : gula pasir 50 ml : santan kental 1 sdt : air jeruk nipis Garam dan merica secukupnya Cara membuat: - Toreh bagian atas udang lalu cuci hinggan bersih, tambahkan garam, merica, dan air jeruk nipis. - Panaskan minyak lalu goreng udang yang telah dilumuri dengan garam, merica, dan air jeruk nipis sampai berwarna kemerah – merahan lalu angkat. - Bawang putih, terasi, kemiri,
cabai besar, dan cabai rawit dihaluskan, ditumis dengan dengan minyak panas hingga matang. Setelahnya, tambahkan daun jeruk nipis dan sereh. - Masukkan kaldu ayam ke dalam bumbu yang sudah ditumis aduk hingga tercampur rata, kemudian masukkan udang yang telah digoreng. - Tambahkan gula pasir dan masukkan santan. Aduk perlahan dan tambahkan garam dan merica. - Udang masak bumbu kemiri siap untuk dihidangkan. -Wirati Astiti/Ratna Hidayati
Salah satu contoh makanan
Para juri
Peserta Top Chef Banyak tak Paham Masakan Indonesia Menjadi juri di acara kompetisi memasak Top Chef di salah satu stasiun televisi swasta nasional, merupakan kebanggaan tersendiri bagi Henry Alexie Bloem atau dikenal dengan Chef Bloem. Lelaki berdarah Belanda ini mengatakan, dari empat juri di Top Chef, masing-masing memiliki karakter tersendiri. Ia sendiri mengaku, cenderung tidak bisa diduga. Dia kadang memberikan pertanyaan yang tidak diprediksi peserta. Memiliki masing-masing karakter yang berbeda antara empat juri, sering membuat mereka terlibat diskusi serius untuk menentukan siapa yang layak mendapatkan prestasi. “Urusan penilaian pun tidak karena kenal dengan siapa atau titipan sponsor atau pun sesuai dengan keinginan penyelenggara. Semua murni penilaian profesional dan tidak dibuat-buat,” kata Chef Bloem, saat ditemui di sela-sela lomba kuliner di Inna Bali Beach Sanur. Ia menyatakan bangga kini banyak media mengangkat profesi para koki. “Jika melihat
sepuluh tahun ke belakang, profesi chef masih dipandang sebelah mata. Itu hanya pekerjaan di dapur sebagai tukang masak,” katanya. Ia berharap, semakin banyak ada tayangan yang mengangkat profesi para chef ini. Menjalani syuting sebagai juri Top Chef baginya mungkin tak terlalu membuatnya capek. Memang, ia harus pandai membagi waktu. Kadang syuting penuh tiga hari kemudian dia bisa libur dua hari dan pulang ke Bali. Namun, ia tak menampik kegiatan syuting bagi peserta atau kandidat Top Chef sangat berat. Kadang syuting mulai pukul 08.00 dan berakhir subuh. Banyak kandidat yang sakit. Karena itu, stamina yang prima sangat dibutuhkan untuk syuting seperti itu. Para peserta pun mendapatkan fasilitas yang memadai dan pengawasan para dokter. Dari kandidat Top Chef ini sebagian besar berasal dari Bali dan Pulau Jawa. Artinya, peta kekuatan hanya berada di dua pulau ini.
Namun, ada hal yang membuatnya terenyuh. Sebagian peserta tak menguasai dengan baik makanan Indonesia. Ironis sekali, ketika tantangan dalam masakan Indonesia banyak yang jatuh. “Lucu kan, kami mencari top chef Indonesia tapi tak mahir memasak makanan Indonesia,” katanya. Karena itu, ia berharap, kepada masyarakat Indonesia, agar mencintai makanan Indonesia. Ia menyarankan, bagi yang ingin berkarier di bidang kuliner, sebaiknya menguasai dasar dari awal. “Belajar dari para orangtua zaman dulu. Para nenek moyang sangat kaya akan pengetahuan makanan tradisonal Indonesia. Belajar membuat basa genep dari para orang tua. Jangan sibuk mempelajari makanan negara lain, sementara makanan sendiri kita tidak tahu. Masing-masing daerah di Indonesia memiliki makanan khas yang unik. Bahkan, orang asing banyak yang suka makanan Indonesia. Mengapa kita tidak,” ujar President ICA ini. –Wirati Astiti/Ratna Hidayati
Chef Bloem
RESEP ALA CHEF
12
16 - 22 DESEMBER 2013
Lomba Kuliner Bali di Inna Grand Bali Beach
Desember Ceria
Pergantian tahun sebentar lagi akan kita akan lewati. Sudahkah Anda merencanakan menu spesial yang akan Anda sajikan saat bersama dengan orang-orang yang Anda sayangi. Mulai pekan ini, Tokoh akan menampilkan menu-menu yang dapat Anda jadikan pilihan di bulan Ida Bagus Alit Suka Desember ceria ini. Berikut resep spesial khas tradisional Bali dari Executive Chef Inna Grand Bali Beach Sanur Ida Bagus Alit Suka. Selamat mencoba.
Pepes Ikan Gurami dengan Bumbu Wuluh
Cara membuat: - Ikan gurami yang sudah dibersihkan ditores secara menyilang lalu dilumuri dengan garam, merica, dan air jeruk nipis. - Bersihkan semua bumbu lalu
dihaluskan, kecuali: daun kemangi, tomat, dan belimbing wuluh. Tambahkan sedikit minyak kelapa lalu diaduk hingga rata. Tambahkan garam dan merica. - Lumuri gurami dengan bumbu secara merata lalu letakkan di atas daun pisang, jangan lupa untuk menambahkan belimbing wuluh, tomat, dan daun kemangi di atas bumbu tadi. Lalu bungkus secara rapat dan kukus hingga matang. - Angkat gurami yang telah dikukus kemudian bakar sebentar di atas bara api untuk mendapatkan warna dan menambah rasa gurih. - Pepes ikan gurami dengan belimbing wuluh siap dihidangkan.
Calon Ayam dengan Undis dan Jepang Bahan: 120 gram 50 gram 50 gram 15 gram 30 gram 15 gram 10 gram 10 gram
: dada ayam : undis direbus hingga matang : jepang direbus hingga matang : bawang putih : bawang merah : kunyit : cabai rawit : kemiri
30 gram : jahe 30 gram : lengkuas 5 gram : merica 5 gram : jangu 5 gram : merica hitam 5 gram : ketumbar 1 sdt : gula merah cair 10 gram : terasi bakar 250 ml : kaldu ayam Minyak kelapa Garam dan merica
13
Dalam rangka menyukseskan Denpasar Festival Indonesian Chef Association (ICA) Bali bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar menggelar acara kuliner Balinese Rijztaffel Cooking Competition (Sabtu (7/12) di Inna Grand Bali Beach Sanur. Acara yang diikuti hotel, restoran, dan katering di Bali ini, dibuka Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra.
Iga Babi/Sapi Bakar Sambal Matah Bahan: 300 gram : iga babi atau sapi
Bahan: 1 ekor : ikan gurami 10 gram : bawang putih 30 gram : bawang merah 40 gram : cabai merah bijinya dibuang 60 gram : tomat dibelah empat 10 gram : kemiri 15 gram : daun kemangi 20 gram : jahe 15 gram : lengkuas 2 biji : belimbing wuluh belah dua 1 sdm : air jeruk nipis Garam dan merica.
CHEF JOURNEY
16 - 22 DESEMBER 2013
Sambal matah: 80 gram : bawang merah 30 gram : cabai rawit 50 biji : cabai merah besar dihilangkan bijinya 2 lembar : daun jeruk purut 1 batang : sereh 20 gram : terasi lombok dibakar 50 ml : minyak kelapa ½ biji : jeruk lemo Garam secukupnya Bumbu oles: 60 gram : tomat
30 gram 1 sdm 2 sdm ½ sdt
: : : :
lombok merah gula merah cair minyak kelapa garam
Cara membuat: - Bahan bumbu oles : tomat dan lombok merah dihaluskan lalu tambahkan gula merah, minyak kelapa, dan garam. - Iga yang sudah bersih dikukus hingga empuk, lalu dibakar, dan dioles dengan bumbu yang sudah dihaluskan secara merata. - Iga dibakar di atas api secara merata hingga berwarna ke-
cokelatan dan dioleskan lagi sembari dibakar dua sampai tiga kali olesan. - Bahan sambal matah dibersihkan dan dipotong halus kecuali terasi dihancurkan. Campur semua bahan sambal matah tersebut lalu tambahkan terasi bakar, dan garam. Terakhir tuangkan minyak kelapa lalu aduk hingga merata jangan sampai hancur agar sambal matah tetap segar. - Hidangkan iga yang sudah matang di atas piring saji dan jangan lupa untuk menaburi sambel matah sebagai pelengkapnya.
M
enurut Ketua ICA Bali Komang Adi Arsana, dengan moto “Bersatu Kita Mengangkat Harkat dan Martabat Chef Indonesia ke Dunia Internasional”, ICA Bali melalui budaya kuliner yang arif dapat meletakkan pakem atau norma tradisi seni gastronomi, tanpa menodai tradisi relegius. Ia berharap, para professional chef dapat memperlihatkan hasil olahan budaya kuliner dalam bentuk Balinese Rijztaffel serta mampu mempersiapkan diri lebih dinamis dan siap menyongsong perkembangan pariwisata dengan tetap
berpegang teguh di dalam kultur budaya dengan tampilan kuliner yang proposional dan higienis. Ia mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti lomba sebanyak 12 tim. Ketentuan lomba satu tim terdiri dari satu leader dan dua anggota. Masing-masing tim berlomba menyiapkan satu set Balinese Rijstaffel yang terdiri dari makanan pembuka, sup, makanan utama, dan penutup. Waktu pengerjaan selama 90 menit, sesuai dengan kreativitas tim yang tidak menyimpang dari peraturan lomba. Panitia menyediakan bahan utama untuk makanan pembuka dan makanan utama berupa daging, ikan, dan
Peserta sedang berlomba
beberapa item lain dalam bentuk acak yang tidak diketahui peserta. Setiap tim peserta diberikan kebebasan untuk membawa bahan dan mengkreasikan olahan makanan penutup sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Setiap tim diharapkan mampu mengolah keempat jenis makanan tersebut
sedemikian rupa sehingga siap untuk dihidangkan. Penilaian dari dewan juri meliputi kebersihan dan sanitasi, ketepatan bahan olahan termasuk dalam penyajian, proposional, kreativitas, presentasi, dan rasa. Para juri terdiri dari chef Nyoman Tedun, chef AA Raka Dalem,
chef Ida Bagus Parwata, chef Ketut Swastika, dan chef Nyoman Picha. Dewan juri memutuskan, Juara I: Four Season Resort Jimbaran; juara II: Grand Inna Bali Beach Sanur; juara III: Sanur Paradise Plaza Hotel and Suites; dan juara favorit: Patra Jasa. –Wirati Astiti/Ratna Hidayati
Udang Masak Bumbu Kemiri
Bahan: 150 gram 20 gram 40 gram 10 gram 50 gram 15 gram 2 lembar
: udang segar : bawang putih : cabai merah besar dibuang bijinya : cabai rawit : kemiri : terasi : duan jeruk purut
Cara membuat: - Daging dada ayam yang telah dibersihkan dicincang halus - Semua bumbu – bumbu di atas dihaluskan kecuali gula merah dan terasi - Bumbu yang telah dihaluskan dibagi menjadi dua, sebagian diberi sedikit minyak lalu dicampur dengan ayam yang sudah dicincang. Tambahkan garam dan merica lalu bentuk menyerupai bola – bola kecil dengan berat 20 gram. - Sebagian bumbu yang tersisa ditumis dengan minyak panas. Setelah matang tambahkan kaldu ayam, biarkan mendidih dan terus panaskan. - Masukkan undis, sayur je pang, dan daging ayam yang sudah dibentuk bola. Kecilkan apinya dan terakhir masukkan terasi, gula merah, dan garam. Masak hingga matang. - Calon ayam dengan undis dan jepang siap dihidangkan.
1 batang : sereh ½ sdt : gula pasir 50 ml : santan kental 1 sdt : air jeruk nipis Garam dan merica secukupnya Cara membuat: - Toreh bagian atas udang lalu cuci hinggan bersih, tambahkan garam, merica, dan air jeruk nipis. - Panaskan minyak lalu goreng udang yang telah dilumuri dengan garam, merica, dan air jeruk nipis sampai berwarna kemerah – merahan lalu angkat. - Bawang putih, terasi, kemiri,
cabai besar, dan cabai rawit dihaluskan, ditumis dengan dengan minyak panas hingga matang. Setelahnya, tambahkan daun jeruk nipis dan sereh. - Masukkan kaldu ayam ke dalam bumbu yang sudah ditumis aduk hingga tercampur rata, kemudian masukkan udang yang telah digoreng. - Tambahkan gula pasir dan masukkan santan. Aduk perlahan dan tambahkan garam dan merica. - Udang masak bumbu kemiri siap untuk dihidangkan. -Wirati Astiti/Ratna Hidayati
Salah satu contoh makanan
Para juri
Peserta Top Chef Banyak tak Paham Masakan Indonesia Menjadi juri di acara kompetisi memasak Top Chef di salah satu stasiun televisi swasta nasional, merupakan kebanggaan tersendiri bagi Henry Alexie Bloem atau dikenal dengan Chef Bloem. Lelaki berdarah Belanda ini mengatakan, dari empat juri di Top Chef, masing-masing memiliki karakter tersendiri. Ia sendiri mengaku, cenderung tidak bisa diduga. Dia kadang memberikan pertanyaan yang tidak diprediksi peserta. Memiliki masing-masing karakter yang berbeda antara empat juri, sering membuat mereka terlibat diskusi serius untuk menentukan siapa yang layak mendapatkan prestasi. “Urusan penilaian pun tidak karena kenal dengan siapa atau titipan sponsor atau pun sesuai dengan keinginan penyelenggara. Semua murni penilaian profesional dan tidak dibuat-buat,” kata Chef Bloem, saat ditemui di sela-sela lomba kuliner di Inna Bali Beach Sanur. Ia menyatakan bangga kini banyak media mengangkat profesi para koki. “Jika melihat
sepuluh tahun ke belakang, profesi chef masih dipandang sebelah mata. Itu hanya pekerjaan di dapur sebagai tukang masak,” katanya. Ia berharap, semakin banyak ada tayangan yang mengangkat profesi para chef ini. Menjalani syuting sebagai juri Top Chef baginya mungkin tak terlalu membuatnya capek. Memang, ia harus pandai membagi waktu. Kadang syuting penuh tiga hari kemudian dia bisa libur dua hari dan pulang ke Bali. Namun, ia tak menampik kegiatan syuting bagi peserta atau kandidat Top Chef sangat berat. Kadang syuting mulai pukul 08.00 dan berakhir subuh. Banyak kandidat yang sakit. Karena itu, stamina yang prima sangat dibutuhkan untuk syuting seperti itu. Para peserta pun mendapatkan fasilitas yang memadai dan pengawasan para dokter. Dari kandidat Top Chef ini sebagian besar berasal dari Bali dan Pulau Jawa. Artinya, peta kekuatan hanya berada di dua pulau ini.
Namun, ada hal yang membuatnya terenyuh. Sebagian peserta tak menguasai dengan baik makanan Indonesia. Ironis sekali, ketika tantangan dalam masakan Indonesia banyak yang jatuh. “Lucu kan, kami mencari top chef Indonesia tapi tak mahir memasak makanan Indonesia,” katanya. Karena itu, ia berharap, kepada masyarakat Indonesia, agar mencintai makanan Indonesia. Ia menyarankan, bagi yang ingin berkarier di bidang kuliner, sebaiknya menguasai dasar dari awal. “Belajar dari para orangtua zaman dulu. Para nenek moyang sangat kaya akan pengetahuan makanan tradisonal Indonesia. Belajar membuat basa genep dari para orang tua. Jangan sibuk mempelajari makanan negara lain, sementara makanan sendiri kita tidak tahu. Masing-masing daerah di Indonesia memiliki makanan khas yang unik. Bahkan, orang asing banyak yang suka makanan Indonesia. Mengapa kita tidak,” ujar President ICA ini. –Wirati Astiti/Ratna Hidayati
Chef Bloem
J E L I TA
14
Awet Muda tanpa Kerut di Wajah Wajah yang cantik merupakan dambaan setiap orang. Wajah cantik atau tampan juga merupakan aset yan tak ternilai harganya. Sebab, wajah selalu menjadi hal pertama yang diperhatikan orang dan mungkin pula merupakan satu-satu nya dasar penilaian dan memberi kesan yang tak terlupakan.
M
aka tidak meng herankan jika sejak zaman dahulu dan hingga saat ini, keinginan seseorang pada kecantikan dan penampilan yang menarik sudah ada dan tak pernah surut. Bahkan, ada kisah yang menyatakan kalau Cleopatra menggunakan minyak khusus untuk menjaga kecantikannya. Begitu pula bertong-tong minyak, nampaknya digunakan untuk perawatan wajah ditemukan di makam para Pharaoh. Bahkan , Ratu Elizabeth I pun terobsesi dengan gagasan untuk tampil agung. Di era sekarang, rupanya di seluruh penjuru dunia, terlihat semakin mening katnya orang-orang yang terobsesi akan penampilan dan kecantkan. Bukan hanya wanita tapi juga pria tak ketinggalan menginginkan agar wajah mereka
tetap awet muda. Mereka memiliki harapan yang sama, ingin mendapatkan cara untuk tampil lebih muda dengan menghilangkan kerut di wajahnya. Karena alasan inilah, pencarian
dr.Lanny Juniarti
program perawatan wajah dan kecantikan yang efektif terus berlangsung. Bicara masalah kerut di wajah, menurut dr.Lanny Juniarti, President Director Miracle Aesthetic Clinic Group ada dua jenis utama kerutan wajah, yakni, kerutan dinamis dan kerutan statis. Kerutan dinamis adalah kerutan wajah yang dihasilkan oleh gerakan berulangulang sekelompok kecil otot sehingga menimbulkan ekspresi wajah tertentu. Kerutan ini karena gerakan aktif wajah. Sedangkan kerutan statis, merupakan kerutan tetap yang nampak nyata baik
16 - 22 Desember 2013
16 - 22 Desember 2013
seseorang membuat ekspresi wajah ataupun tidak. Kerutan ini bisa dangkal dan dalam. Selain itu, kerutan juga bisa kecil, sedang atau pun lebar. Kerutan wajah dikatakannya dapat muncul di bagian wajah mana saja. Kerutan kecil mula-mula muncul di sisi luar mata (cakar gagak atau kerut sam ping mata), di bawah mata, dan di seputar mulut. Kerutan lebar pun bisa muncul di dahi, di antara dua alis, di pipi atau di samping hidung serta mulut. Termasuk pula di sekeliling bibir, batang hidung, di dekat telinga, di seputar dagu dan di sudut rahang. Lebih lanjut, dise butkannya tiga faktor umum penyebab timbulnya kerut dan garis-garis di wajah, mulai dari usia lanjut, karena stres dan akibat pengalaman psikologis yang menyakitkan. Usia lanjut, katanya merupakan faktor alami yang menyebabkan kerutan. Sedangkan faktor energi stres d a n p e n g a l a m a n psikologis yang menyakitkan ini, kata dokter Lanny meru pakan penyebab utama timbulnya kerutan wajah. Garis dan lipatan, ketika peristiwa psikologis yang negatif tersebut tersimpan dan tertanam di daerah wajah. Saat ini, tersedia cukup banyak pilihan program peremajaan wajah yang baik.Dan tercatat, permintaan ter banyak adalah, orang ingin cantik tanpa prosedur pembedahan. Hal ini,karena mereka khawatir akan terjadinya komplikasi yang menyertai prosedur pembedahan kecantikan tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan terse-
but, Miracle Aesthetic Clinic telah menghadirkan treatment terbarunya yaitu Miracle Ultradeeplifting, dalam even Afternoon Tea Party ‘The Miracle Touch of Skin Lifting & Tightening’, yang diselenggarakan Sabtu (7 /12) di Miracle Aesthetic Clinic Renon, Bali, di kawasan jalan Letda Tantular, Denpasar. Dalam acara tersebut dr. Lanny Juniarti langsung menyampaikan keunggulan treatment Miracle Ultradeeplifting, yang merupakan peremajaan kulit dengan teknologi ultrasound. Istime wanya, hanya dalam waktu 30 menit akan diperoleh penampilan kulit wajah dan leher tampak lebih kencang, lebih sehat dan lebih muda. Treatment ini, katanya diperuntukkan bagi pria dan wanita yang menginginkan kulit tampak lebih kencang di daerah kelopak mata atas yang turun, pipi yang turun, garis senyum yang dalam, garis rahang yang kurang tegas dan menggelambir, sudut mulut yang turun dan kulit yang berlebih pada bagian bawah dagu ataupun leher. Dokter Lanny juga menambahkan kalau Miracle Ultradeeplifting ini mengombinasikan keunggulan dari efek panas ultrasound yang terfokus dan presesi untuk mencapai kedalaman kulit tertentu. Hasilnya akan terlihat sesaat setelah perawatan ,berupa kulit yang lebih bercahaya, kerutan berkurang dan tentunya kulit menjadi lebih kencang. – bns/ard/ten
M I T O S ATA U F A K TA
Seks saat Hamil. Bolehkah? Saat anaknya lahir, Adri dikagetkan dengan pernyataan ibunya. “Kepala anakmu ada semacam ketombe. Ini biasanya tanda kalau saat istrimu hamil, kamu melakukan hubungan seksual de ngannya,” ujar ibunya. Adri pun senyum-senyum mendapat komentar dari ibunya.
K
etika ditanya ba lik kepada ibu nya, Adri men dapat jawaban bahwa memang ada tanda-tan da kalau pasangan suami istri melakukan hubungan seksual saat istri hamil, anaknya agak berketombe. Tetapi, menurut pria yang bekerja di sebuah perusahaan swasta ini, apa yang disampaikan ibunya hanya lah mitos. Baginya sah-sah pasangan suami istri melaku kan hubungan seksual, ter masuk saat hamil asalkan tidak membahayakan si istri. Menurut dr. I G.N.M. Weda gama, Sp.OG (K), hubungan seks aman dilakukan selama kehamilan trimester pertama sampai usia kandungan tujuh bulan. Namun, ada hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan hubungan seksual. “Saat trimester pertama, posisi ari-ari ada di bawah, karena itu
dr. Oka Negara, FIAS
harus berhati-hati. Mood juga mempengaruhi ibu hamil. Hal terpenting juga adalah riwayat keguguran yang pernah dia lami,” ujar dokter yang praktik di RS Ari Santi, Mas, Ubud dan RS BMC Bangli ini. Hubungan seks yang dilaku kan pasangan suami istri salah satunya untuk tujuan prokreasi. Jadi, jangan sampai hubung an yang harusnya membuat senang itu malah menjadi me nyakitkan. Dokter asal Penebel, Tabanan ini mengatakan saat kehamilan, fungsi indung telur sudah berhenti. “Saat kehamil an, fungsi induk telur berhenti. Tidak ada lagi pembuahan. Hal yang diwaspadai adalah goncangan di otot perut bawah memicu kontraksi,” jelasnya. Untuk meminimalkan goncang an, mereka yang melakukan hubungan seksual saat hamil jangan terlalu bersemangat. S p e r m a ya n g m e n ga n
Kirim surat Anda ke Redaksi Tokoh dan cantumkan “Sex Edu”di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksi@tokoh.co.id. Rubrik ini diasuh Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) Denpasar.
“Dok, saya ingin bertanya, teman saya bercerita bahwa dia pernah melakukan oral sex dan juga bilang kalau dia menelan sperma pasangannya. Dia takut kalau gara-gara itu dia hamil. Pertanyaan saya apakah menelan sperma itu juga bisa mengakibatkan kehamilan? Terima kasih sebelumnya.” (Dian, Tabanan) Oral sex atau seks oral adalah aktivitas seksual dengan memberikan stimulasi melalui mulut dan lidah pada organ seks atau kelamin pasangan. Saat ini makin banyak yang melakukannya, terutama di kalangan muda sebagai variasi seksual. Dalam kesehatan seksual, jika pihak perempuan yang melakukan seks oral pada kelamin laki-laki disebut dengan fellatio, sebaliknya jika pihak lakilaki yang melakukan oral seks pada kelamin perempuan disebut dengan cunnilingus. Sesungguhnya seks oral itu aman dan tidak berbahaya bila dilakukan secara higienis, tanpa adanya penyakit, serta atas keinginan bersama.
Itu berarti sebelum dan sesudah seks oral, alat kelamin harus selalu bersih. Biasanya, seks oral merupakan salah satu “adegan” variasi seksual yang sering dilakukan pada saat “foreplay” atau pemanasan, yang disusul kemudian dengan penetrasi kelamin untuk mencapai kepuasan seksual. Beberapa laki-laki cenderung menyenangi pasangannya untuk melakukan seks oral, meskipun terkadang permintaannya tidak selalu dipenuhi. Laki-laki yang menyukai seks oral menyebutkan menyukain ya karena seks oral terasa enak dan lebih menyenangkan, juga dirasa nyaman
Dr. Wedagama, Sp.OG (K)
dung semen juga bisa memicu kontraksi. Agar lebih aman, disarank an untuk memakai kondom saat berhubungan seksual. Selain itu, gaya yang dipilh cukup gaya biasa yang tidak membahayakan kandung an. Jangan sampai melakukan hubungan seksual dengan gaya ekstrem. Ko n s e ku e n s i l a i n d a r i hubungan seksual saat hamil adalah induksi proses kontraksi sehingga bisa menyebabkan janin lahir prematur. Namun, kondisi ini tidak sama untuk semua wanita hamil. Bagi yang mengalami keguguran berulang
sebaiknya jangan melakukan hubungan seksual saat hamil agar tidak terjadi keguguran lagi. d r. M a d e S uya s a J aya Sp.O.G.(K), menambahkan kon sep dasar ibu hamil bukanlah orang “sakit” atau pasien, se hingga tidak ada kontrain dikasi mutlak atau laranganlarangan tertentu terhadap mereka untuk beraktivitas normal, sepanjang tidak ada risiko di keh amilannya. De mikian pula terhadap hubungan suami-istri saat kehamilan. “Tidak ada larangan mutlak kecuali kehamilan tersebut berisiko seperti plasenta/ariari letaknya rendah atau bah kan menutupi jalan lahir, ada riwayat pecah ketuban, riwayat abortus berulang, riwayat per salinan prematur berulang, riwayat infertilitas/HSVB (High Social Value Baby) dan risikorisiko kehamilan lain yang se baiknya dikonsulkan ke dokter ahli,” ujar dokter yang bertugas di Divisi Fertilitas, Endokrinolo gi Reproduksi RSUP Denpasar/ FK Unud ini. Satu mitos yang masih diper caya masyarakat adalah, setelah istri hamil maka hubunga n seksual tetap diperlukan untuk
11
“melengkapi” organ-organ bayi dalam rahim. “Ini pandangan yang sangat keliru. Begitu pem buahan terjadi maka embrio yang terbentuk akan berkem bang sendiri tanpa membutuh kan sel mani tambahan. Posisi hubungan seksual saat kehamil an juga perlu diperhitungkan dengan bijak untuk mencapai kenyamanan bersama,” tandas Ketua POGI (Persatuan Obstetri Ginekologi) Denpasar ini. Untuk trimester pertama mungkin posisi belum men jadi masalah karena rahim belum begitu membesar. Tetapi, memasuki trimester kedua, sebaiknya dilakukan dengan posisi miring satu sisi. Apakah istri boleh orgasme? “Ada ke khawatiran saat orgasme akan ada kontraksi otot rahim se hingga dikhawatirkan merang sang persalinan prematur atau abortus. Tetapi, kekhawatiran tersebut tidak terbukti kare na mekanisme kontraksi ra him saat persalinan lebih ter gantung kepada adanya hormon tertentu (oksitosin) sehingga kontraksi otot saat orgasme tidak memengaruhi kehamilan,” tandas dr. Kadek, sapaan akrab dr. Made Suyasa Jaya. –Ngurah Budi
Seks Oral bikin Hamil ? karena bisa memperhatikan dan mengontrol pasangan, sekaligus dianggap bisa mengurangi stres. Tetapi sesungguhnya perempuan juga senang jika pasangannya melakukan seks oral, karena saat seks oral-lah klitoris yang merupakan salah satu organ paling peka rangsangan di vagina akan terangsang secara maksimal. Kuman ataupun virus yang bisa hidup di kelamin, juga dapat hidup di rongga mulut karena lingkungan mulut yang hangat, gelap dan lembab. Tentu saja itu berarti risiko infeksi menular seksual pada kelamin juga bisa terjadi pada mereka yang biasa melakukan seks oral. Infeksi menular seksual seperti gonore, sifilis, herpes hingga jamur kandida juga bisa menginfeksi area mulut, rongga mulut dan sekitarnya. Jadi pastikan mulut tidak sedang mengalami luka, keradangan dan berpenyakit saat melakukan seks oral. Beberapa jenis bakteri seperti klamidia dan gonore dapat hidup di tenggorokan dengan gejala yang dikeluhkan bisa berupa sakit teng-
gorokan. Bila hal ini tidak segera ditangani, lama kelamaan bakteri dapat menyebar ke dalam paruparu mengakibatkan infeksi. Tentang seks oral bisa meng akibatkan kehamilan, tentu saja itu keliru dan mitos belaka. Tidak ada kebenarannya sama sekali. Walaupun pernah dilaporkan kasus menghebohkan kehamilan gadis 15 tahun akibat menelan sperma, tentu saja ada keboho ngan di dalam kasus ini. Karena spermatozoa hanya akan menempel pada dinding rahim jika melalui saluran vagina saja, sedangkan jika sperma tertelan dan masuk saluran cerna, maka akan keluar lewat anus, bukan masuk ke rahim. Jadi, seks oral sesungguhnya bisa saja dijadikan variasi seks yang sangat menyenangkan, selama itu disepakati bersama, tidak ada tekanan dan rasa jijik untuk melakukannya dan tentu saja kelamin dalam keadaan bersih dan tidak sedang terkena penyakit menular. Jika, salah satu
pihak tidak nyaman melakukannya, sebaiknya ditunda buat melakukan seks oral. Jika salah satunya mengidap infeksi menular seksual, sebaiknya seks oral juga tidak dilakukan dan sembuhkan dulu infeksinya. Tetapi jika tetap memaksakan diri untuk melakukan seks oral dengan pasangan yang sedang terinfeksi menular seksual atau dengan pasangan yang tidak diketahui kondisi kesehata n seksualnya, gunakan juga kondom. Kini sudah tersedia berbagai kondom dengan berbagai warna, pelumas dan pilihan rasa untuk menambah sensasi menyenangkan dalam melakukan hubungan seksual dan seks oral. Menggunakan kondom saat melakukan seks oral bukan sebuah keanehan, bukan juga berarti tidak percaya terhadap pasangan. Justru dengan menggunakan kondom sebagai proteksi, Anda sesungguhnya telah menghormati dan melindungi pasangan Anda.
BUGAR
10
16 - 22 DESEMBER 2013
Segelas Yoghurt tiap Hari
Kurangi Pertumbuhan Jamur di Vagina Yoghurt adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Banyak yang mengata kan makan yoghurt bagus untuk keseha tan. Benarkah pendapat tersebut?
M
enurut Ida Ayu Eka Padmiari, S.K.M. M. Kes. yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk susu ka cang kedelai. Produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt. “Yoghurt dibuat dengan menambahkan bakteri yang menguntungkan ke dalam susu yang tidak dipasteurisasi Tujuan nya, untuk mengatur keseimbangan antara bakteri dan enzim dari susu, pada suhu dan kondisi lingkungan yang dikontrol,” ujar dosen Pol tekes Denpasar ini. Bakteri akan mengolah gula susu alami menjadi asam laktat. Hal itu akan meningkatkan keasaman se hingga menyebabkan protein susu menyusut menjadi massa yang padat atau kental. Peningkatan keasaman (pH 4-5) juga mencegah proliferasi atau perbanyakkan sel dari bak teri patogen lainnya. Umumnya yoghurt melibatkan dua atau lebih bakteri yang berbeda untuk proses fermentasi, biasanya menggunakan streptococcus salivarius, thermophilus, dan genus lactobacillus, seperti
L.acidophilus, bulgaricus, casei, dan bifidus. “Karena kultur yoghurt mengandung enzim-enzim yang dapat memecah laktosa, beberapa orang yang menderita lactose in tolerant dapat menikmati yoghurt tanpa efek yang merugikan. Secara nutrisi, yoghurt memang kaya akan protein dan beberapa vitamin B serta mineral penting lainnya,” ujarnya. Yoghurt mempunyai nilai gizi yang tinggi. Dalam yoghurt ter kandung kalori, protein, karbohid rat, kalsium, dan potasium lebih tinggi dibandingkan susu segar. Namun, kandungan lemaknya lebih rendah. Hasil analisis kandungan gizi susu dan yoghurt tiap 100 gram, susu mengandung kalori 67,5, protein 3,5 gram, lemak 4,25 gram, karbohidrat 4,75 gram, kasium 119 gram, sodium 50 mg, potas sium 152 mg, sedangkan yoghurt mengandung kalori 72, protein 3,9 gram, lemak 3,4 gram, karbohidrat 4,9 gram, kalsium 145 gram, so dium 47 mg, potassium 186 mg. Susu mengandung vitamin A 148 IU, Thiamin B1 37 mg, ribofla vin B-6 160 mg, pyridoxineB-6 46 mg, cynocobalaimeB-12 0,39 mg, dan vitamin C 1,5 mg sedangkan
Sehat ala Ade Rai
Kirim surat Anda ke Redaksi Tokoh dan cantumkan “Sehat ala Ade Rai” di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksi@tokoh.co.id Rubrik ini diasuh Ade Rai.
Salah satu jenis diet yang pal ing tipikal adalah diet yang hanya mengandalkan salah satu jenis buah sebagai sumber tunggal nutrisi, sep erti diet apel, atau diet nanas atau diet jus wortel. Ada pula jenis diet yang lebih menggantungkan asupan gizi pada susu pengganti makanan. Jenis diet ini dipastikan akan menim bulkan penurunan berat badan yang sangat tidak sehat karena beberapa kenyataan sains berikut ini: - Diet tersebut tidak me nyediakan spektrum nutrisi yang lengkap - Tidak ada satupun makanan di dunia ini yang lengkap akan segala jenis nutrisi - Penggabungan sumber-sum ber makanan sangat penting un tuk menunjang kesehatan yang optimal. - Buah adalah sumber protein yang sangat rendah dengan profil asam amino yang tidak lengkap. Sehingga tidak mungkin untuk menyediakan kecukupan akan kebutuhan protein sehari-hari. Ketidakcukupan asupan protein akan menyebabkan otot menyusut, sementara lemak di dalam tubuh tidak terbakar dan akan semakin
sulit terbakar oleh karenanya. - Buah mengandung gula seder hana yang bernama fruktosa, yang meskipun memberikan respon gula darah dan insulin yang tidak tinggi, tetapi sangat mudah diubah menjadi lemak apabila berlebihan. Diet buah otomatis menjadikan pola makan tersebut tinggi akan asupan fruktosa sehingga mudah didapatkan secara berlebihan. - Susu, dengan varian yang rendah lemak sekalipun, masih mengandung sejenis gula yang ber nama laktosa. Laktosa pada susu sapi adalah jenis karbohidrat yang banyak menimbulkan alergi dan diare pada manusia. Sehingga apa yang baru saja masuk akan dengan mudah terbuang keluar sebelum tercerna dan terserap oleh tubuh. Sekalipun laktosa bisa diterima oleh tubuh, jenis diet ini otomatis menjadikan proporsi asupan kar bohidrat yang sangat tinggi. (Silakan baca kembali tabel dan analisis pada Komposisi I di atas). - Diet tersebut tidak menyedia kan sumber makanan yang padat untuk gerakan peristaltik (peng hancuran makanan) oleh lambung. Gesekan peristaltik lambung tanpa
Tips Mengonsumsi Yoghurt
Ida Ayu Eka Padmiari, S.K.M. M. Kes.
yoghurt mengandung vitamin A 148 IU, thiaminB1 30 mg, riboflavin B-6 190 mg, pyridoxineB-6 46 mg, cynocobalaimeB-12 0,33 mg, dan vitamin C 0,7 mg. Yoghurt lebih mudah dicerna ketimbang susu karena adanya bakteri hidup dan aktif akan mem produksi enzim laktase, enzim yang jumlahnya kurang pada anak dengan intoleransi laktosa. Proses pengultur an juga akan memecah laktosa (gula susu) menjadi glukosa dan galaktosa, sehingga lebih mudah diserap oleh anak dengan intoleransi laktosa. Yoghurt mengandung bakteri baik seperti lactobacteria, terutama acidophilus. Bakteri itu mening katkan bakteri baik pada kolon,
Yoghurt merupakan alternatif camilan sehat yang tidak bikin gemuk. Namun, tak semua jenis yoghurt rendah kalori dan bebas gula, ada yang justru membuat tambah gemuk. Ini penting diperhatikan jika sedang pro gram penurunan berat badan atau ingin menjaga berat badan tetap ideal. Perhatikan label gizi pada kemasan yoghurt. Gizi yang terkandung di dalam yoghurt tergantung dari jenis susu yang digunakan dalam pem buatan yoghurt. Jumlah kalori bisa bervariasi tergantung dari kandungan lemak di dalam susu. Misalnya saja, satu cangkir (200 gram) yoghurt yang terbuat dari susu kerbau mengandung 234 kalori. Ini lebih tinggi dibandingkan yoghurt dari susu sapi yang hanya mengandung 134 kalori. Jumlah kalori juga bisa berbeda jika terbuat dari susu kambing. Sebelum memilih yoghurt, selalu perhatikan komposisi dan angka kecukupan gizi pada label gizi di setiap kemasan produk. Hanya karena berlabel rendah lemak, gula dan kalori, bukan berarti bisa mengonsumsi yoghurt sepuasnya. Tetap perhatikan angka kebutuhan kalori per hari dan sesuaikan dengan apa yang dimakan. Untuk orang dewasa, disarankan mengonsumsi produk susu olahan minimal 150 ml per hari. Namun, kebutuhannya bisa lebih tinggi bagi ibu hamil dan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Jadi perhatikan berapa banyak produk susu yang sudah dikonsumsi dalam sehari, misalnya es krim, keju, milk shake. Pilihlah yoghurt yang murni. Manfaat yoghurt akan lebih bagus jika belum mengalami pemrosesan yang terlalu banyak. Yoghurt yang terlalu banyak diproses dengan penambahan rasa, pengubahan tekstur, dan sebagainya akan kehilangan unsur-unsur yang penting bagi kesehatan, terutama dalam pembentukkan bakteri baik. Komponen penting seperti protein dan mineral pun akan banyak berubah jika melewati terlalu banyak tahapan olahan. Sebaiknya beli yoghurt murni tanpa rasa yang biasanya dikemas dalam botol atau pilih home made yoghurt. sehingga akan menurunkan risiko kanker kolon. Adanya asam laktat pada yo ghurt akan membantu mencerna kalsium susu. Dengan begitu, kal sium akan lebih mudah diserap. Yoghurt membantu penyem buhan infeksi saluran cerna, menu
runkan kadar kolesterol, dan menurunkan infeksi jamur. Men gonsumsi satu gelas yoghurt setiap hari akan mengurangi pertumbu han jamur di vagina. Hal ini akan menurunkan risiko terjadinya infeksi jamur pada vagina. - Wirati Astiti/Ngurah Budi
Mengapa Banyak yang Gagal dalam Diet? (3) adanya makanan akan menyebab kan permukaan dalam lambung luka, yang apabila dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan penyakit asam lambung kronis hingga pen darahan internal. Diet sebaik apapun, apabila tidak disertai dengan aktivitas olahraga, hanya akan membuat semua pengorbanan waktu, usaha, dana sia-sia. Sekalipun diet telah dilakukan dengan baik dan ketat, hasilnya hanya akan sedikit dan mu dah mencapai titik jenuh, sehingga membuat penurunan lemak badan yang tidak berkesinambungan. Aktivitas berolahraga adalah satu-satunya cara untuk meng hancurkan lemak di dalam tubuh. Tidak ada jenis diet apapun di dunia yang mampu menghancurkan le mak seefektif aktivitas berolahraga. Sementara pengaturan pola makan adalah aspek untuk mencegah timbulnya lemak baru sambil pada saat yang sama memberikan bahan bakar tenaga dan suplai nutrisi un tuk kesehatan, sehingga memung kinkan tubuh untuk berolahraga secara konsisten. Tidak Mempertimbangkan Penyajian Ada orang yang gagal dalam diet karena hal ini. Merasa pilihan makanan maupun jumlahnya yang
sudah sedikit maka lemak atau berat badannya akan turun. Namun ternyata satu hal yang lupa dijadikan pertimbangan adalah penyajian dari makanan yang dikonsumsinya. Salah satu kelompok yang ter masuk dalam perangkap “yang pent ing pilihan makanan bukan penyajian” adalah kelompok vegetarian. Menumenu vegetarian memang cukup menyehatkan apabila dijalankan se cara tepat, dan seringkali dipakai un tuk menurunkan berat badan. Tetapi pilihan-pilihan yang dianggap lebih sehat tersebut justru disajikan dalam cara masak yang tinggi lemak. Rasa dan aroma makanan veg etarian yang terbatas memang bisa sedikit terbantu oleh minyak yang lebih banyak. Cara masak mengg orengpun akhirnya dipakai untuk menutupi rasa dan aroma sayursayuran tersebut. Alhasil, kalori tetap menumpuk karena asupan lemak yang menjadi lebih tinggi, bahkan lebih tinggi daripada saat tidak menjalankan vegetarianism. Tidak Cukup Waktu untuk Bekerja / Tidak Cukup Lama Untuk Mendapatkan Hasilnya Terkadang suatu diet yang baik dan benar sudah dijalankan, tetapi karena kurang konsisten dalam menjalankan atau belum cukup waktu untuk melihat hasilnya, pola
makan tersebut pun dihentikan. Sebagai orang yang setiap hari melihat penampilan diri, sangat sulit untuk memberikan penilaian yang objektif terhadap perkemban gan fisik yang dialami. Perlu juga disadari bahwa tidak pernah ada janji apapun yang harus diberikan untuk membuat orang ingin menjalankan pro gram penurunan lemak yang baru. Pertanyaan-pertanyaan seperti “Berapa lama baru bisa kelihatan hasil?” atau “Bisa turun berapa kilo dalam sebulan” adalah indikator bagi mereka yang tidak sabar. In gatlah bahwa justru ketidaksabaran mudah membawa pada jalan pintas yang lebih tidak sehat daripada sebelum menjalankan jalan pintas. Apabila diet yang dirasakan sudah cukup baik tetapi belum melihat hasil. Salah satu solusinya adalah untuk bersabar dan mem berikan waktu lebih lama. Diet ada suatu pola makan yang sebaiknya bisa dijalankan seumur hidup tanpa batasan apalagi sampai harus dihentikan apabila sudah menda patkan hasil. Solusi kedua adalah untuk mencari pengetahuan dan informasi yang lebih banyak untuk membantu mengevaluasi kekuran gan dan kelebihan dari diet yang telah dijalankan. Baru setelah itu lakukan perubahan seperlunya.
16 - 22 DESEMBER 2013
STYLE
15
Gaun Pesta Romantis dan Seksi Gaya busana yang mewah, elegan dan glamor terlihat mendominasi pada koleksi pilihan Tokoh pekan ini. Eksplorasi gaya feminin juga menyertai long dress dan dress karya Putri Mertaningsih ini. Menurut pemilik merk Dinda Rella Putri Mertaningsih, yang cukup lama berkecimpung untuk urusan busana pesta ini, setiap perempuan berhak mengekspresikan gayanya. Untuk ini, ia menghadirkan karya nya yang menggunakan perpaduan sutera sifon, sutra organza dengan kombinasi lace gold dan silver. Pada desain long dress, terdapat
taburan diamonds dan swarovski yang menonjolkan keindahan dan keromantisan. Dilengkapi pula de ngan lace emas atau lace diamond nya serta taburan beads juga ratusan layer, yang semakin menyempurna kannya dan membawa kita mene mukan nuansa kemewahan yang terasa begitu klasik. Begitu pula dengan desain dress-
nya yang bahannya dilengkapi tulle ini , juga tak mau kalah dipenuhi dengan detil yang menawan. Se perti, puluhan aplikasi bunga, pita serta hiasan taburan beads, diamond dan swarovski pada bagian dada atau pinggang yang menghadirkan kesan manis, mewah juga seksi. Untuk urusan warna gaun pesta, bagi Putri tidak hanya hitam, pi lihan warna lain seperti merah, putih dan yungu juga sama tampil mengesankan. Koleksi kali ini, sangat cocok dikenakan untuk acara pesta perkawinan, gala dinner, cocktail party , charity event , birthday party, prom night dan acara resmi lainnya. – Sri Ardhini/Wirati Astiti
PELESIR
16
DARA
16 - 22 Desember 2013
16 - 22 Desember 2013
9
Menikmati Water Blow Peninsula Nusa Dua
[XXX]
Nusa Dua merupakan tempat yang nyaman untuk Anda beristirahat dan bersantai di bawah sinar matahari. Suasana damai dan tenang untuk liburan Anda di Bali benar-benar terpenuhi di sini. Nusa Dua terletak di sekitar 15 km dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali, dan sekitar 40 km dari Denpasar. Kawasan Nusa Dua cukup terkenal sebagai satu lokasi elite dengan hotel-hotel berkelas bintang lima.
U
ntuk ber kunjung ke Nusa Dua, Anda dapat menggu nakan transportasi umum Sarbagita dengan tarif Rp 3.500. Dari Bali Collection, pilih jalan yang lurus. Tepat nya ada diantara hotel Melia Bali dengan Grand Hyatt. Kita akan disambut pantai indah berpasir putih. Pohonpohon sangat rindang di sekitarnya. Di pantai ini, ter dapat beberapa warung kecil yang menjual tipat cantok dan rujak manis serta aneka minuman.
Ada yang paling menarik di lokasi ini yakni water blow di kawasan suci Pulau Peninsula. Awalnya kawasan ini hanyalah
Menikmati keindahan batu karang yang dikikis water blow
Akhirnya album terbaru Triple X [XXX] diluncurkan. Kali ini ada upaya memberikan sentuhan berbeda dibanding sebelumnya. Selain itu, terpancang keinginan mengugah daya kreatif khalayak dalam menyikapi beragam fenomena sosial yang terjadi. Semuanya dikemas dalam nuansa musik yang kocak dan humoris, tanpa basa basi politis. Tak hanya itu, lirik lagunya terkesan sangat kritis dan bernas.
tebing karang biasa dan ter kesan berbahaya. Kemudian pihak Bali Tourist Development Corporation (BTDC) merapikan dan dikelola dengan membuat jalan setapak konblok serta pagar pembatas. Tak hanya itu,
S
Patung Kresna Arjuna
Pintu masuk menuju water blow
Menikmati naik Sarbagita
Musik untuk Kritik
sebuah bangunan beratap dan terbuka dibangun di salah satu ujung tebing karang. Apa menariknya water blow ini? Di tebing karang yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia, terdapat celah besar yang menyempit. Saat ombak bergulung dan menerpa tebing, ombak ini seakan terjepit dalam celah dan menghempas ke atas. Dari kejauhan seperti buih besar berwarna putih tengah menari ke atas. Makin besar dan kencang ombak yang datang, makin tinggi ombak menjulang melewati tebing. Jika Anda datang Juni-Juli saat ombak besar, Anda akan dapat melihat suatu peristiwa luar biasa, water blow. Ombak men julang tinggi sampai 20 meter menjadi daya tarik utamanya. Sebab, si ombak tak selamanya muncul tinggi ke atas. Kadang ia menerpa tebing dengan per lahan, lalu menjilat sisi tebing dengan pendek. Di saat lengah,
tiba-tiba ombak besar datang dan laksana terbang ke atas. Sesaat kemudian terhempas ke bawah mengirim percikanpercikan air membasahi pen gunjung. Sensasi menunggu ombak tinggi inilah yang membuat pengunjung rela menunggu sambil menikmati panorama laut lepas. Bahkan, pemotretan prawedding ban yak dilakukan di water blow. Di areal Peninsula juga terdapat Patung Kresna Ar juna setinggi 17 meter yang diresmikan saat Pembukaan Nusa Dua Fiesta 2012. Patung ini mengisahkan petuah– petuah Sang Kresna kepada Arjuna yang sedang bimbang pada saat Perang Bharat a yudha di tanah Kurusetra sehingga menjadi awal mula lahirnya Buku Bhagawadgita. Di bawah patung tersebut terdapat buku Bhagawadgita dengan ukuran dua kali tiga meter dan berat sekitar satu ton. –Wirati Astiti/Ngurah Budi
etelah hampir dua tahun lamanya “ber� tapa” di studio, ha� dirlah album terbaru atau album keenam [XXX]. Kelom� pok musik digawangi personelnya Rah Tut dan Rah Two (vokal), Rah Ming (gitar), serta didukung Rah Angga (bas), Rah Alit (drum), dan Sila (keyboard) ini mengusung judul Welcome to Bali. Demikian diung� kapkan manajer (XXX) I Gusti Ngurah Murthana, yang akrab disapa Rahman saat peluncuran album anyar ini di kawasan Taman Pancing Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Senin (9/12). Kali ini [XXX] mengangkat denyut nadi kehidupan persawahan dengan sistem pertanian berupa subak. Apalagi subak berhasil me� nyandang gelar mahaagung sebagai warisan budaya dunia sejak 24 September 2012. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua atas ketulusan dan kearifan lokal secara mendunia. Rahman yang didampingi anggota [XXX] melihat betapa ironisnya lahan pertanian justru makin menyusut dicaplok para investor. Bahkan, para petani sebagai benteng utama dan ter� depan dalam upaya pelestarian dan pengembangan subak makin kehilangan eksistensinya. Ini ka� rena profesi petani tidak mampu menjawab tantangan masa depan, yakni kehidupan yang layak dan lebih baik. Hal ini juga lantaran pemerintah tidak pernah serius dalam menjaga eksistensi subak
secara berkelanjutan. Dalam paduan bahasa puitis dan musik yang dinamis dan harmonis album terbaru [XXX] band yang dibentuk 10 Oktober 2003 ini, secara elegan dan transparan mengkritisi beragam fenomena sosial budaya yang sedang bergejolak di tengah kehidupan masyarakat kekinian. Termasuk, di antaranya budaya subak yang terkesan mendunia, tapi justru makin menjerit sebab tak pernah mendapatkan sentuhan gemerlapnya industri pariwisata. Sebagai langkah awal untuk sosia� lisasi publik, album terbaru kelompok musik [XXX], telah menyiapkan video klip andalannya, seperti lagu Basang Seduk dan Welcome to Bali. Album terbaru kelompok musik yang telah sukses meraih beragam penghargaan di bidang musik di Bali, khususnya musik mebasa Bali ini, berhasil mengemas selusin lagu bertema sosial dan kemanusiaan. Di antaranya Welcome to Bali, Basang Seduk, Semakin Dekat Semakin Sayang, Kebo Iwa. Memasuki satu dekade (sepuluh tahun) berkiprah di blantika musik Bali dedikasi dan loyalitas kelompok musik [XXX] ini sangat terasa dalam album terbarunya. Di kreativitas seninya semakin meneguhkan iden� titas dan karakter musiknya. Terlebih dengan sentuhan kolaborasi alat musik tradisional dan modern dengan mengusung motto kreatif tanpa batas. Simak saja lagu andalannya berjudul Welcome To Bali, Island of The God dan Kebo Iwa, yang begitu rancak menyajikan permainan tabuh
tradisional Bali dan kesenian Cak dengan warna musik tersendiri. Selain itu, kelompok musik [XXX] juga konsisten mengusung lagu berjudul BTA pada setiap album� nya. Sekarang dikemas lewat lagunya Kaden Saja BTA. Sebab, BTA seolah menjadi trade mark tersendiri bagi kelompok musik yang telah dua kali menggebrak panggung terbuka Ardha Candra dalam ajang Pesta Kesenian Bali ini. Meski sebagian besar tembang dalam album baru ini masih bernu� ansa cinta, namun tetap dilengkapi
lagu bertema kritik sosial seperti sebelumnya. ������������������� Simak saja lagu an� dalannya berjudul Welcome To Bali, Island of The God dan Panas. Diharapkan, dengan begitu para pihak yang merasa tersentil oleh lirik lagu dalam album terbaru [XXX] ini tidak merasa tersinggung, melainkan menerima dengan lapang dada. sekaligus dibarengi aksi in� trospeksi diri. Bersedia melakukan perubahan ataupun reformasi ke� bijakan yang lebih mengayomi dan melindungi kepentingan masyarakat banyak. Bukan, hanya mengutama� kan kepuasan nafsu duniawi pribadi maupun kelompok atau golongan tertentu saja seperti yang terjadi selama ini. Menurut Rahman, album terbaru [XXX] kali ini sangat sarat dengan pesan moral terutama terkait upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya berbasis kearifan lokal Bali. Sebagai wujud kepedulian terhadap penguatan karakter bangsa melalui edukasi seni budaya bangsa berbasis
kearifan lokal Bali. “Agar eksis� tensi [XXX] tetap ada di blantika musik Bali seiring peradaban seni budaya itu sendiri di setiap zamannya,” harapnya. Lebih jauh, Rahman yang juga produser Jayagiri Production me� negaskan produksi album ini se� bagian besar didukung oleh pihak ketiga, yakni para sponsorship sehingga mampu mengobati ker� induan para pencinta musik Bali khususnya fans fanatik [XXX], mister X yang telah cukup lama menantikan album ini. Tidak hanya itu, album terbaru [XXX] ini pula diharapkan mampu menembus blantika musik nasional dan musik global. Pasalnya, sedere� tan lagu dalam album ini sengaja dikemas ke dalam tiga bahasa, yakni mebasa Bali, Indonesia dan Inggris. “Semoga saja hal tersebut terca� pai, sehingga musik Bali mampu berkiprah di dunia musik nasional dan global,” harap Rahman. – Sri Ardhini/Ngurah Budi
8
BUNDA & ANANDA
16 - 22 DESEMBER 2013
Kecerdasannya Cenderung Superior
“Ma, patungnya kok senyum-senyum,” kata Didot kepada mamanya. Mamanya bingung mana ada patung tersenyum. Di lain hari, Didot dan mamanya ke sebuah toko kue. Ada dua patung di depan toko itu. “Ma, patungnya bernapas,” kata Didot lagi. Mamanya lagi-lagi tak percaya dengan apa yang disampaikan anak sulungnya itu.
“A
nak saya seperti melihat dan merasakan sesuatu yang tidak bisa dilihat dan dirasakan orang kebanyakan. Suatu ketika, saya ajak dia pulang kampung karena ada saudara yang meninggal. Sampai di depan rumah orang yang meninggal, Didot menangis dan tidak mau masuk. Saya sampai heran, ada apa dengan anak ini. Setelah sekian hari, saya bertemu pemilik rumah, dia mengatakan memang ada “sesuatu” yang berdiri di depan. “Sesuatu” itulah yang dilihat anak saya,” kata Bu Ayu Rini. Dari pengalaman itu, Ayu Rini mencari referensi tentang apa yang dialami anaknya. Dari kemiripan gejala yang dialami, Didot termasuk indigo. Upaya penyembuhan pun dilakukan mulai dari berkonsultasi ke psikolog sampai konsultasi ke tokoh spiritual. “Menurut peneropongan spiritual, ada kaitan dengan trah keluarga. Upacara ruwatan pun sudah dilakukan,” ujarnya. ”Apakah indigo bisa disembuhkan? Atau dikurangi kadarnya? Pertanyaan yang membuat malam dingin di California sedikit menghangat. Menjadi hangat karena saya merasakan gairah dan semangat untuk membahas dan berbagi pengetahuan tentang fenomena indigo,” ujar I G.A. Diah Fridari, S.Psi., M.Psi. Psikolog yang sedang berada di California, Amerika Serikat menempuh pendidikan program doktoral
yang khusus mempelajari Psikologi Transpersonal, melalui surat elektronik. Ia mengaku tidak melakukan penelitian atau mempelajari secara mendalam tentang anak/manusia indigo, namun berada dan terkoneksi dekat dengan beberapa orang indigo baik di Indonesia maupun di California, dan salah satu mahasiswi bimbingannya melakukan penelitian tentang anak/manusia indigo. “Saat ini pun saya sedang mempelajari Psikologi Transpersonal yang mempelajari manusia melampaui perilaku yang tampak, melampaui pemahaman kognitif dan mempelajari lebih dalam koneksi antara psikologi dan spiritual termasuk di dalamnya pengalaman-pengalaman mistikal dan fenomena-fenomena transpersonal (beyond personal, melampaui diri fisik dan pikiran, membicarakan tentang kesadaran spirit dan jiwa). Tulisan ini mengacu pada beberapa referensi dan pengalaman saya pribadi terhubung dengan anak/manusia indigo,” imbuhnya. Indigo menjadi banyak dibicarakan se telah banyaknya media cetak dan elektro nik yang membahas tentang anak indigo. Dalam perkembangannya, memang anak indigo banyak ditemukan pada kelahiran anak di atas tahun 1980-an. Pertanyaan yang diajukan sangat wajar, karena banyak yang mempersepsikan indigo sebagai suatu penyakit atau gangguan. Indigo bukan merupakan penyakit atau pun penyakit mental dan hal ini diperkuat dengan tidak adanya indigo dalam daftar DSM (The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) sebagai salah satu penyakit jiwa. Justru anak/ manusia indigo memiliki banyak kelebihan. Salah satu karakteristik anak indigo adalah memiliki tingkat kecerdasan yang sangat tinggi/superior ke atas. Mereka mudah sekali menyerap informasi dan memahami sesuatu, namun pola pikir mereka yang berbeda terkadang menyulitkan mereka untuk mengikuti sistem pendidikan formal yang berlaku di sekolah. Mereka juga memiliki tingkat kreativitas yang sangat tinggi. Anak indigo memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh anak seusianya. Pemikirannya bijak dan tidak menerima hal-hal yang menunjukkan kemunafikan. Mereka
16 - 22 DESEMBER 2013
lahir ke dunia dengan memiliki tujuan yang jelas. Jiwa mereka tua dan bijaksana. Kemampuan yang membedakan anak indigo dengan anak lain seusianya juga tampak pada tingkat sensitivitas mereka melihat hal-hal yang tidak kasat mata (hal ini harus dibedakan dengan anak/manusia yang memiliki ESP – Extra Sensory Perception yang juga mampu melihat hal-hal yang tidak kasat mata), mampu berkomunikasi dengan makhluk lain dari dimensi yang lain, memiliki kemampuan melihat kejadian yang akan datang, merasakan vibrasi energi (baik positif maupun negatif) yang ada di sekitar mereka, mampu melihat ke dalam jiwa atau niat seseorang (tidak hanya yang tampak di luar/superficial). “Meski memiliki banyak kelebihan dan kekuatan, anak indigo tidak tampak seperti anak-anak yang populer atau mudah bergaul. Mereka cenderung menyendiri, tampak memiliki masalah dengan hubungan interpersonal (meski bila orang mengenal lebih dalam, anak indigo memiliki hati yang lembut dan empati yang tinggi), beberapa anak indigo mengalami masa yang sulit dalam perkembangannya di masa kanakkanak, termasuk menerima kondisi keluarga yang tidak harmonis, atau mengalami kejadian-kejadian yang traumatis,” tandas staf pengajar Ilmu Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini. Dualitas yang dialami oleh anak indigo, meskipun mereka lahir untuk meningkatkan vibrasi positif di bumi dan menciptakan kondisi yang penuh cinta kasih serta kedamaian, mereka umumnya lahir dan dibesarkan dalam kondisi yang sulit yang menuntut mereka berjuang, untuk membersihkan
energi negatif yang ada. Dalam perkembangannya, orangtua yang tidak memahami kondisi anak indigo seringkali mendapatkan anak mereka didiagnosa memiliki gangguan jiwa, pada umumnya dikatakan ADD (gangguan konsentrasi) atau ADHD (gangguan konsentrasi dan hiperaktif). Hal ini terjadi karena gejala yang tampak hampir sama antara anak-anak indigo dan anak dengan gangguan ADD/ADHD mudah bosan dengan sesuatu yang tidak menantang sehingga mereka mencari aktivitas yang mungkin dirasa mengganggu oleh orang di sekitar mereka. Indigo juga terkadang dikaitkan dengan gangguan jiwa lainnya (gangguan emosi bipolar, salah satunya) yang memiliki gejala yang serupa. Indigo bukan gangguan kepribadian atau gangguan mental, hal ini menjelaskan bahwa anak indigo tidak memerlukan penanganan medis atau pengobatan. Yang perlu dilakukan adalah memahami bagaimana proses berpikir anak indigo dan apabila diperlukan, meminta bantuan psikolog untuk membantu orangtua memahami bagaimana mem besarkan anak indigo. “Bagaimana seorang anak dikatakan indigo? Di samping karakteristik tersebut, dapat pula dilakukan foto aura. Alat yang akurat akan menunjukkan warna ungu kebiruan (nila). Orangtua yang memiliki anak indigo tidak perlu khawatir akan perkembangan psikologis mereka karena mereka lahir sudah dengan tujuannya masing-masing yang pada intinya memperbaiki sistem di bumi dengan pilihan keahlian mereka masing-masing,” tegasnya. –Ngurah Budi/Ratna Hidayati
“Meski memiliki banyak kelebihan dan kekuatan, anak indigo tidak tampak seperti anak-anak yang populer atau mudah bergaul. Mereka cenderung menyendiri, tampak memiliki masalah dengan hubungan interpersonal (meski bila orang mengenal lebih dalam, anak indigo memiliki hati yang lembut dan empati yang tinggi), beberapa anak indigo mengalami masa yang sulit dalam perkembangannya di masa kanak-kanak, termasuk menerima kondisi keluarga yang tidak harmonis, atau mengalami kejadian-kejadian yang traumatis,”
17
Tata Letak Dapur
Menurut Feng Shui Dewasa ini, feng shui semakin dikenal di kalangan masyarakat luas sebagai pengetahuan yang cukup popular karena pada masa sekarang ini banyak pengetahuan feng shui yang dijabarkan melalui metode logika, dan bukan dengan cara-cara mistik. Pengetahuan feng shui banyak dipakai dalam perencanaan bangunan, interior, maupun pertamanan.
D
Diah Fridari
G R I YA
alam interior rumah tinggal ada tiga objek penting dalam feng shui yang harus diperhatikan, antara lain, pintu, kamar tidur, dan dapur. Menurut feng shui, masing-masing objek memiliki pengaruh bagi kehidupan penghuni, seperti pintu. Apabila letak pintu utama benar maka pintu utama biasanya berfungsi sebagai media yang bisa mendatangkan qi (hawa rezeki) untuk masuk ke rumah. Jika posisi terganggu atau letaknya salah, maka qi akan sulit singgah dan problema kehidupan akan melanda rumah tangga tersebut. Demikian pula jika letak dan komposisi tata ruang kamar tidur benar, disebut dapat memberi kebahagiaan suami-istri dan keharmonisan dalam rumah tangga. Tetapi, jika posisi dan komposisinya salah dapat merusak keharmonisan, kebahagiaan, dan kesehatan penghuni. Pada edisi Tokoh kali ini dan minggu berikutnya (edisi 776), dosen Jurusan Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia, Denpasar, Made Ida Mulyati, S.Sn., M. Erg., akan mengupas tata letak dapur yang benar dan salah dari segi ilmu feng shui yang dikaitkan dengan ilmu desain interior, serta solusinya. Berikut pembahasannya. DAPUR Ruang dapur merupakan bagian terpenting dalam rumah tangga. Karena itu, feng shui dapur sangat berpengaruh dalam kehidupan rumah tangga atau keluarga. “Dengan penempatan posisi dan penataan interior dapur yang benar, diharapkan dapat membantu pemecahan masalah-masalah yang terjadi dalam rumah tangga atau keluarga,” ujarnya. Letak dan komposisi dapur yang benar dalam rumah tangga dapat memberikan pengaruh baik berupa
kemakmuran, kesejahteraan dan keharmonisan suami istri. Sebaliknya, jika letak dan komposisinya salah, akan menimbulkan dampak yang sangat merugikan sisi keuangan, gangguan karier dan masalah keharmonisan suami istri atau keluarga. Feng shui dapur sangat kompleks pengaruhnya dalam kehidupan rumah tangga atau keluarga. FUNGSI DAPUR SECARA UMUM Dapur adalah komponen penting dari bagian rumah yang biasanya digunakan untuk aktivitas mengolah makanan. Jadi, dapat dipastikan hampir semua rumah tinggal memiliki ruang dapur. Rumah tinggal yang tidak memiliki ruang dapur memang ada, tapi sangat jarang ditemukan. Rumah yang tidak memiliki ruang dapur dapat dikatakan rumah yang tidak lengkap karena dapur berfungsi sebagai tempat mengolah makanan dan minuman untuk kelangsungkan hidup manusia. Dalam ruang dapur terdapat beberapa aktivitas yang tersistem antara lain, tahap persiapan, tahap peracikan, memasak, pencucian, pembuangan sampah, dan penyimpanan kembali sisa bahan mentah dan perabot masak. Melihat bermacam-macam
Ida Mulyati
Popo Danes
aktivitas yang terjadi pada ruang dapur, maka tata ruang dapur secara umum dapat dibagi menjadi enam zona yaitu zona persiapan dan peracikan, zona masak, zona pencucian, zona sampah, dan zona penyimpanan. Penataan zona pada ruang dapur harus ditata dengan baik agar bisa difungsikan senyaman mungkin bagi pemakaiannya.
ruang. Berkaitan dengan cahaya dan angin (udara), ditentukan de ngan pengaturan letak pintu dan jendela dalam suatu ruang yang benar. Masuknya sinar matahari dan udara yang cukup ke dalam ruang sangat penting karena dapat mempengaruhi kenyamanan beraktivitas dalam ruang. Cahaya dan udara yang masuk ke dalam ruang dapur perlu ditata agar tidak berlebihan atau kurang. Jendela harus ada tetapi jumlahnya tidak boleh terlalu banyak dan posisinya tidak boleh terlalu banyak bukaan atau terlalu tertutup. Ruang dapur yang terlalu banyak bukaaan menurut ilmu feng shui akan mengakibatkan energi yang (panas) mendominasi ruang. Sedangkan ruang dapur yang terlalu tertutup akan mengakibatkan energi yin (lembab/ gelap) akan mendominasi kondisi ruang dapur tersebut. Menurut ilmu ilmiah, sirkulasi udara dan sinar yang masuk pada ruang dapur sangat mutlak diperhitungkan karena setiap saat memproduksi asap dan sampah dari hasil memasak, juga limbah air biasanya menimbulkan kelem-
TATA LETAK RUANG DAPUR DALAM RUMAH TANGGA Menurut ilmu feng shui, dapur sebaiknya berada dalam satu ruangan dan hanya memiliki satu pintu. Dapur dengan banyak pintu dengan posisi menjadi satu ruang dengan ruang lainnya, dikatakan tidak memiliki feng shui yang baik. CAHAYA DAN UDARA PADA RUANG DAPUR YANG DIKAITKAN DENGAN FENGSUI Sesuai kata harfiah, “feng” artinya angin (udara) dan “shui” artinya air. Maka pengaturan kedua elemen alam tersebut sangat mutlak dalam feng shui suatu
baban. Jika jendela atau bukaan pada ruang dapur tidak ditata dengan baik, dari segi logika atau kesehatan, kondisi dapur akan pengap, mengakibatkan dapur menjadi sarang kuman dan penyakit sehingga manusia yang beraktivitas di dalamnya tidak merasa nyaman. Begitu juga menurut ilmu ergonomi, jika sinar matahari terlalu banyak masuk ke dalam ruang dapur, juga tidak begitu baik karena suhu udara dalam dapur yang terasa panas saat beraktivitas memasak (mengoreng atau merebus) akan terasa bertambah panas apabila ditambah dengan sinar matahari yang terlalu maksimal masuk ke dalam ruang dapur sehingga manusia yang beraktifitas memasak di dalam ruang dapur akan tidak nyaman. PELETAKAN RUANG DAPUR DALAM BANGUNAN YANG DIKAITKAN DENGAN FENG SHUI Menurut aturan feng shui yang menganut aliran konservatif, sebaiknya posisi dapur ada dalam satu ruang dengan satu pintu masuk. Ruang dapur satu pintu dikatakan sebagai dapur yang memiliki feng shui yang benar. Sedangkan dapur yang memiliki banyak pintu seperti kebanyakan dapur-dapur yang ada di rumahrumah modern zaman sekarang dianggap dapur yang memiliki feng shui yang tidak benar. Analisis feng shui tersebut memiliki suatu alasan yang dapat dilogikakan, karena kebanyakan pengguna dapur , dalam rangkaian memasak kebanyakan menggunakan kompor dengan nyala api yang terlihat bukan kompor induksi atau kompor listrik. Mengingat kecenderungan tersebut, sebaiknya desain ruang dapur dipilih tertutup dengan satu pintu untuk menjaga agar nyala api tidak bergoyang akibat angin. Goyangnya nyala api menyebabkan waktu memasak akan lebih lama sehingga dapat memboroskan bahan bakar, di samping itu nyala api yang tidak terarah akan berbahaya dan bisa menyulut kebakaran. Pemilihan tata letak ruang dapur dalam bangunan berdasarkan konsep makrokosmos dan mikrokosmos mengenai hubungan filosofis bentuk bangunan yang dipararelkan bila dihubungkan dengan susunan organ tubuh manusia. Karena itu, sebaiknya letak dapur identik dengan posisi lambung yang letaknya di bagian perut tengah agak ke bawah. Jika diterjemahkan dalam ilmu arsitektur, dapur sebaiknya diletakkan pada bagian tengah bangunan setelah ruang makan, atau lebih tepatnya antara ruang makan dan ruang servis (cuci dan seterika). –Inten Indrawati/ Wirati Astiti
TR A D ISI
18
P
edawa sangat berbeda dari ke banyakan tradisi adat masyarakat Bali adalah sistem kasta. Desa Pedawa tidak mengenal sistem kasta seperti kebanyakan orang di Bali. Tidak ada orang yang berge lar Ida Bagus/Ida Ayu, I Gusti , I Dewa/I Desak. Semua penduduk desa memiliki kedudukan yang sama di Desa Pedawa. Di desa ini hanya mengenal istilah tetua desa, yang dipilih secara tidak langsung oleh masyarakat desa. Pemimpin upacara (pemangku) biasanya dipilih dari orang yang mampu melakukannya. Sedang kan sistem kekeluargaan, sama seperti masyarakat Bali umumnya yaitu menganut garis kebapakan. Salah satu upacara yang ada di desa Pedawa adalah ngangkid. Masyarakat Pedawa memper cayai tiap manusia pasti pernah melakukan dosa dan tidak sem purna dalam hidupnya. Upacara ngangkid yang mempunyai makna mengangkat arwah dari alam bawah menuju ke surga. Kegiatan yang harmonis dan kebersamaan masyarakat Pedawa tercermin dari kegiatan ini. Sebe lum ke pura Desa, keluarga yang mempunyai acara ini didampingi oleh masyarakat (yang tanpa diundang dan diberitahu) akan menyatukan persepsi, pikiran, dan tujuan yang disampaikan pada acara Ngeluku. Makna upacara ngeluku adalah memohon restu dari yang maha suci (Ida Sang Hyang Widi Wasa) agar upacara yang dilakukan bisa direstui dan berjalan lancar. Upacara ini meng gunakan banten (sesajen) yang sudah dipersiapkan sebelumnya dan biasanya pada upacara ngeluku ini sering terjadi kerauhan (kemasukan roh). Pemuka adat dan balian Desa Pedawa, I Wayan Sukrata, S.Pd
I Wayan Sukrata
menyampaikan, saat upacara ngeluku ada orang kerauhan mungkin karena ada taksu dari yang dipuja tersebut. “Di dalam kerauhan ter sirat kita sebagai umat beragama hendaknya saling bertoleransi antara manusia dengan manusia, manusia dengan umat beragama, antar umat beragama dengan pe merintah demikian pula toleransi dengan mahkluk-mahkluk lain, jangan sampai kita mengang gap dunia ini milik kita sendiri. Inilah filosofi yang terkandung dalam orang kerahuan tersebut,” ujarnya. Apapun yang disampaikan saat ngeluku tersebut akan dirapatkan terlebih dahulu sebelum dilakukan upacara ngangkid. Biasanya ada beberapa roh yang ingin menyam paikan maksudnya, karena semasa hidupnya banyak melakukan dosa, ada utang, dan belum waktunya kembali ke surga. Roh tersebut akan mencari perantara (raga orang) untuk menyampaikan maksudnya kepada orang yang dituju. Dalam ritual ini diajarkan bahwa berbuat baiklah semasa hidup agar kelak siksa di neraka tidak terlalu berat.
Ngangkid
mengu ji apakah bersungguhsungguh keluarga yang datang tersebut untuk melaksanakan upacara tersebut, apakah dari hati yang suci, hati yang dalam dan sudah kompak dalam keluarga itu, hal ini adalah menguji bhakti dan sraddha,” imbuhnya. Untuk membantu me lancarkan kegiatan ngangkid, masyarakat akan berdatangan tanpa diberitahu maupun diun dang. Hal ini tentunya mencer minkan semangat kesadaran yang tinggi bahwa hidup harus saling membantu dan melengkapi. Setelah semua upakara telah selesai maka upacara ngangkid akan segera dilaksanakan. Pertama akan dilaksanakan upa cara pemegat adalah upaca
7
Lompat Jendela lalu Pingsan
Menghapus Dosa di Kehidupan Lampau
NGANGGUR Dalam kegiatan ngangkid ini banyak beberapa ritual yang dilakukan dan sangat mencer minkan kebersamaan dan ke setaraan di antara masyarakat desa Pedawa. Keluarga yang akan melaksanakan kegiatan ngangkid, akan mendatangi balian yang un tuk memohon restu dan berkenan menghadiri upara yang akan dilak sanakan. “Keluarga yang melaku kan upacara ngangkid akan datang ke rumah balian yang dis ebut dengan acara nganggur. Kegiatan ini sangat demokratis karen a kegiatan dilakukan dengan duduk bersama-sama dengan didampingi oleh daun sirih. Tetua (orang yang paling tua) akan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka ke rumah balian sampai balian berkenan hadir pada acara yang akan dilaksanakan,” tan das Sukrata. B a l i a n a k a n b e r kenan apabila upac ara yang dilakukan benarbenar bersungguh-sung guh melaksanakan dan minta bantuan dari Dane Balian. Keluarga yang akan melaksanakan ke giatan ngangkid akan diuji oleh Dane Balian. “Dalam hal ini Dane Balian akan
l i f e s to ry
Linda Syahrial
Ngangkid di Pedawa
Desa Pedawa adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Desa ini memiliki adat-istiadat yang unik dan berbeda dari kebanyak an desa adat yang ada di Bali. Mayori tas penduduknya yang merupakan masyarakat Bali Aga (masyarakat Bali tertua) menyebabkan tradisi-tradisi Bali Aga masih kuat tertanam di desa ini. Kehidupan sosialnya pun sangat kental dengan sistem gotong-royong dan menyamakan kedudukan sehingga tidak ada perbedaan dalam komunitas ini.
16 - 22 Desember 2013
16 - 22 Desember 2013
ra pembersihan ta hap pertama yaitu pengembalian stula sarira (badan wadag) ke unsur pertiwi. Selanjutnya akan di laksanakan upacar a melas atma. Upacara ini pada hakikatnya adalah memutuskan hubungan antara yang meninggal den gan keluarga yang ditinggalkan. Sukrata mengatakan jangan sampai ada roh orang y a n g m e n i n g g a l tersebut terus ingat dengan keluargan ya. “Upacara melas atma dilakukan agar roh yang sudah meninggal tersebut tidak terus ingat dengan keluarganya tidak terus me ngenang dan menyesali kepergian orang yang sudah meninggal malahan harus mendoakan agar mereka tenang,” jelasnya. Upacara ngangkid bertujuan untuk menyatukan atma dengan paramatma. Upacara selanjutnya dari rententan upacara ngangkid adalah Meseh Lawang yaitu setiap arwah yang memiliki dosa atau yang matinya tidak wajar agar dibersihkan dengan upacara tersebut dan diterima sehingga akan didoakan untuk bisa masuk swargaloka (surga). –Sri Marwati/Ngurah Budi
Dengan wajah kuyu, Linda Syahrial (33) masih merasakan nyeri dan hawa panas. Ia tergolek lemas di ruang Teratai, RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Linda masih diinfus, namun tanpa tabung oksigen lagi. Sejak di UGD RS Suyoto, lalu di RS Fatmawati dan kini di RS Pusat Pertamina, Linda selalu ditemani kakak sepupunya, Irene.
L
inda yang dikenal tomboi ini merupa kan salah satu korban tabrakan KRL Com muter Line jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki BBM berisi 24 ribu liter premium di perlintasan Bintaro Permai, Jakarta Selatan, Senin (9/12) sekitar pukul 11.20. Tragedi kecelakaan yang kemu dian disebut tragedi Bintaro II ini telah merenggut 7 korban meninggal dunia, diantaranya masinis Darman Prasetyo (25), pembantu masinis Sofyan Hadi (23) dan teknisi Agus Suroto (20). Tragedi Bintaro I terjadi tahun 1987, lokasinya tidak jauh dari kecelakaan commuter line sekarang. Tragedi Bintaro I menewaskan 200 orang. Tabrakan kereta tahun 2013 ini menyita perhatian warga Bintaro khususnya dan Jakarta umumnya. BBM yang tumpah dari tangki seperti menyulut bumi sehingga besi-besi di sekitar kejadian gampang tersambar api. Kejadian ini juga membawa kesan mendalam bagi Linda. Ia menyaksikan dengan mata kepala detik-detik masinis dan kru lain nya disambar api. Mereka laksana nahkoda kapal, yang rela tenggelam bersama kapalnya, sementara para penumpang harus diselamatkan dengan sekoci-sekoci. Linda yang tinggal di Bintaro Sektor 7, siang itu berniat belanja di Kebayoran Lama untuk membeli bahan-bahan kue jelang Hari Natal. Hampir tiap naik kereta Linda berada
di gerbong khusus wanita dan kesu kaannya melihat panorama di luar lewat kaca samping atau menembus pandang lewat kaca pintu di belakang kabin masinis . Saat itu, ia naik dari stasiun Jurangmangu, Linda langsung memilih posisi di balik dinding kabin masinis. “Ia suka melihat jalannya kereta, “ papar Irene, yang mendampingi Linda. Ketika kereta sudah menabrak truk tangki, dan posisi kereta tergul ing ke kiri, dalam keadaan panik pun Linda sempat menyaksikan detik-de tik api yang berkobar dan menyiram tubuh masinis. “Drama” itu begitu singkat berkelebat, kata Linda. Kar ena ia selalu melihat ke arah depan seperti masinis, ia melihat begitu kereta menabrak truk tangki BBM. Ketika berhenti, masinis sempat turun dan membuka pintu melihat ke ruang penumpang, namun buruburu ditutup lagi, lalu ledakan awal terdengar saat masinis dan awak lainnya kembali ke posisi semula di ruang masinis. Dari sela pintu bagian bawah api mulai menjilat-jilat. “Kalau pintu itu tidak ditutup oleh masinis, api akan cepat meram bat kena penumpang,“ kata Linda. Detik-detik sebelum dan setelah masinis menutup pintu yang ke arah penumpang, masih terekam jelas dalam pandangan Linda. “Mereka rela mati demi penumpak, kak,“ itu lah yang diungkapkan Linda kepada Irene, setelah ia siuman. Berulangulang Linda mengatakan itu, seperti orang mengigau. “Kak masinis mati,
Linda di RS Fatmawati
Linda selalu ditemani Irene, kakak sepupunya selama dirawat di rumah sakit
kak. masinis mati, kak. Saya lihat api membakarnya.“ Apa yang dilihat Linda itu dalam susana dirinya juga panik. Linda yang berkaca mata itu sempat terjatuh dan menindih empat orang. Kemudian dia lari mengikuti pergerakan orang dalam gerbong tersebut. Pintu dalam kondisi tak bisa dibuka. Ia hanya berpikir harus menyelamatkan diri. Asap makin pekat, lalu menghitam. Dengan pandangan yang makin tak jelas karena kacamatanya lepas, Linda akhirnya berhasil lompat le wat jendela kaca yang dipecahkan warga sekitar kejadian dengan begitu sigap. Setelah lompat lewat kaca jen dela, Linda pingsan dan dibawa tim
penolong ke RS Suyoto. Awalnya semua korban dilarikan ke rumah sakit yang berada di komplek Pus rehab Kementerian Pertahanan di Jl. Veteran, Bintaro ini karena merupa kan rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian. KEMBALIKAN ANTING-ANTING Irene yang siang itu tengah memasak kue mendapat telepon dari RS Suyoto, sekitar 30 menit setelah kejadian. Ia agak tenang ketika lewat ponselnya suara perempuan mengabarkan bahwa Linda sedang dirawat karena kecelakaan. Irena hanya mengucapkan terima kasih. Ia memang mengaku tenang, karena sudah beberapa kali Linda memang kecelakaan dari sepeda motor. “Yang jatuhlah, yang apalah, tapi biasanya cuma lecet-lecet. Pernah juga sempat dibawa ke rumah sakit tapi hanya sebentar, “ tutur Irene. Si penelepon kemudian mengatakan lagi bahwa Linda sedang di UGD RS Suyoto sebagai salah satu korban kecelakaan kereta di Bintaro. Hah kereta? Di UGD? Sontak, Irene ganti baju dan pergi ke tetangga, tapi tetangga yang ditanya tidak tahu ada kecelakaan di Bintaro dan tidak tahu pula dimana RS Suyoto. Untung, tetangga satu lagi tahu karena baru de ngar dari televisi. Irene pun segera meluncur diantar
tetangga dengan sepeda motor. Ia langsung menerobos masuk UGD yang sudah ramai oleh puluhan korban yang tengah ditangani para tim medis. Ia akhirnya menemui Linda yang sudah memakai tabung oksigen “Bajunya sudah digunting-gunting. Badannya disemprot, entah pakai apa. Meski sudah siuman, nafasnya sudah satu-satu, antara hidup dan mati. Tapi saya berdoa, Ya, Tuhan jangan meninggal dulu, “ kata Irene begitu melihat kondisi Linda. Di UGD, Linda masih suka teriak-teriak. Mungkin trauma atau sakit. Padahal, setahunya Linda orang yang bisa menahan rasa sakit. Ketika jatuh dari motor beberapa waktu lalu, ia hanya bilang biasa aja, ga papa, tenang aja. Yang sempat mengkhawatirkan Irene adalah ketika Linda sudah mulai bisa bicara walau dengan nafas yang berat karena banyak menghirup asap. Linda memberikan anting-anting kepadanya. “Ini anting kakak,“ cerita Irene. Anting-anting Itu memang milik Irene dan Linda disuruh me makai. Inilah yang membuatnya makin cemas. Apalagi kemudian Linda mengatakan permintaan maaf. “Saya pernah jahat sama kakak, saya pernah nyumpahin kakak, maafkan saya, kak,” kata Linda. Kondisi Linda yang terbakar 30 persen mulai membaik. Yang ter bakar di bagian pantat, paha dan kaki. “Dalam kondisi seperti itu Linda bisa lompat dari kaca jendela kereta, dengan kekuatan emosi ter akhir, karena setelah itu pingsan“ tutur Irene Ketika Tokoh menemuinya set elah Lindah dirujuk ke RS Fatmawati, kondisinya tampak membaik, ia bisa tersenyum meskipun masih tampak lemah. Bahkan beberapa kalimat sempat dilontarkan, “Saya salut sama masinis dan awak lain nya. Mereka mati demi penumpang. Mungkin seribu satu orang seperti itu,“ ujarnya. Ketika ditanya apakah kapok atau trauma naik kereta? Linda tersenyum dan berkata, “Tidak, saya akan tetap naik kereta.“ Beberapa menit kemudian, petugas rumah sakit da tang dan mengatakan akan segera membawa Linda dan pasien korban Bintaro II lainnya untuk dirujuk ke RS Pusat Pertamina. Menurut Wini dari bagian Humas RS Fatmawati, semua pasien korban kereta akan dibawa ke RSPP karena peralatan di sana lebih lengkap. Kini tinggal 11 korban tabrakan Bintaro masih dirawat di RSPP. Kepala Manaje men Bisnis RSPP, Indra Maulana me ngatakan, kondisi korban kecelakaan di Bintaro yang dirawat dalam keadaan stabil dan makin membaik. Ada dua pasien yang tingkat luka bakarnya di atas 30 persen, namun sejauh ini tidak ada kondisi yang mengancam nyawa. –Iswati/Ngurah Budi
6
l i f e s to ry
16 - 22 Desember 2013
Kerja Keras 20 Tahun Sia-sia
Rindu kampung halaman ia abaikan. Beberapa tahun setelah lulus SMA, Renita (41), meninggalkan kampung halamannya di Bima untuk merantau ke Jakarta. Impian mendapatkan pekerjaan dan penghasilan layak untuk keluarga di kampung, membuatnya menetapkan hati untuk mengikuti rekan-rekannya yang terlebih dahulu telah merantau ke Ibu Kota Republik Indonesia ini.
D
u a p u l uh ta h un lalu, berbekal uang seadanya Renita berangkat ke Jakarta bersama beberapa orang kawan sekampungnya usai Lebaran. Mereka ingin mengadu nasib di sana. Saat tiba di Jakarta pertama kali, terbentang harapan dalam dadanya, bahwa ia akan bisa hidup lebih baik bersama keluarganya di kampung. Ia bertekad untuk bekerja keras demi kebahagiaan itu. Di Jakarta awalnya ia tinggal bersama rekan-rekan sekampung nya dalam rumah-rumah bedek yang sebenarnya kurang layak huni apalagi ruang sempit itu dihuni oleh beberapa orang. Mer eka tinggal berdesakdesakan. Ia beruntung karena tidak lama setelah tiba di Jakarta ia pun memperoleh pekerjaan di perusaha an garmen sebagai buruh pabrik sehingga ia bisa mengontrak kamar kos sendiri yang juga ditempati bersama dengan beberapa keluarga dari kampungnya. Dalam perjalanannya, demi menabung untuk masa depannya, Renita rela hidup irit seirit-iritnya. “Asalkan
saya bisa menabung, hidup sederhana di Jakarta sudah biasa,” katanya ketika suatu hari berkesempatan pulang kampung. Bertahuntahun ia bekerja, rupanya nasib baik menghampirinya. Posisi dari menjadi seorang buruh terus menanjak hingga akhirnya staf kantor di pabrik tersebut. Kerja keras Renita berbuah manis. Ia lancar mengi rimkan uang untuk ibu dan keluarga di kampung. Selain mendapatkan pekerjaan yang layak, ia juga mendapatkan jodohnya di Jakarta. Laki-laki itu adalah rekan kerja sekampungnya. Sekali lagi Renita beruntung, laki-laki jodohnya itu adalah laki-laki yang baik dan sangat menyayanginya. Mereka menikah di Jakarta dengan pertimbangan agar tidak banyak biaya yang mereka keluarkan untuk pulang kampung. Meski ia dapat pekerjaan yang layak, kerja di pabrik yang biasa saja, mereka harus tetap hidup irit. Kebahagiaan Renita tidak lama. Saat ia mengandung tujuh bulan,
suaminya itu tiba-tiba sakit parah dan tidak lama setelah itu ia pun meninggal. Betapa terpukulnya Renita mendapati pujaan hatinya itu berpulang dalam keadaan menyedihkan. Jenazahnya di pulangkan ke kampung halamannya menggunakan bus karena keterbatasan biaya. Dengan perut yang besar, Renita mendampingi je nazah suaminya hingga mengantarnya ke liang lahat. Selama berkabung, Renita terlihat
tegar. Ia memilih kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pekerjaannya demi anak yang dikandungnya. Hariharinya tanpa suami ia jalani dengan tabah. Rasa cintanya pada suami membuat ia begitu menyayangi anak laki-lakinya yang wajahnya sangat mirip dengan ayahnya itu. Sendirian ia memb esarkan bayi laki-laki itu sambil bekerja siang malam. Ia banting
tulang demi keluarga dan anak semata wayangnya. Ketika usia anaknya sudah mulai sekolah, ia berpikir akan lebih baik jika anaknya itu bersekolah di kampung saja agar ada yang merawat nya. Sejak anaknya itu pulang dan bersekolah di kampung serta diasuh oleh keluarga ayahnya, ia merasa lebih tenang bekerja. Tidak ada hal yang terpikirkan olehnya, kecuali bekerja dan bekerja untuk mendapatkan uang demi masa depan anaknya. Beberapa bulan sekali ia rajin mengirimkan uang kepada kakak laki-lakinya yang seorang tukang batu untuk membeli material guna membangun sebuah rumah kecil sederhana di tanah sempit yang menjadi bagian dari warisan keluarganya. Bertahun-tahun ia mengirim uang dengan jumlah yang banyak, harapannya ketika ia pulang kampung, rumah tersebut sudah jadi dan bisa ia tinggali bersama anaknya. “Meski rasa rindu pada anak saya rasanya menyiksa, saya sengaja jarang pulang kampung agar uangnya bisa saya kirim untuk membangun rumah,” katanya. Namun, rumah yang diimpikan tersebut tidak pernah jadi. Hanya dasar dan dinding rumah seadanya saja. Uangnya banyak dipakai kakak la-
ki-lakinya untuk foya-foya. Kerja kerasnya selama ini untuk membahagiakan anak semata wayangnya sia-sia. Selama ini ia bekerja keras pontang panting sampai-sampai kerap mengabaikan kesehatannya. Dua puluh tahun berlalu, setelah mencoba menaklukan ibu kota, ia akhirnya “kalah”. Ia jatuh sakit. Kondisinya makin hari makin parah. Berbulan-bulan ia merasakan sakit yang luar biasa akhirnya diketahui ia ginjalnya meng alami masalah parah. Yang ia tahu penyakitnya itu gagal ginjal. Setelah berbulan-bulan tak lagi bisa bekerja karena sakit, keluarganya yang ada di Jakarta, sesama pekerja pabrik memintanya untuk pulang kampung saja dan dirawat di sana. Dengan berat hati, ia pulang dalam keadaan sakit parah. Renita memang perempuan yang tabah. Dalam sakitnya yang hebat meski terpukul melihat rumah hasil kerjanya bertahun-tahun yang belum jadi itu, ia tetap tegar. Hatinya hancur jika mengingat anaknya yang tidak bisa ia tinggalkan apa-apa, jika ia dipanggil yang kuasa kelak. Namun, ia selalu berdoa, agar Tuhan memanjangkan usianya agar bisa mengantar anaknya mencapai cita-cita dan kebahagiaanya. Hari-hari Renita kini penuh dengan doa-doa tanpa perlu ia mengeluhkan sakitnya. Semua itu dilakukannya demi anaknya, buah cinta dari suami yang sangat menyayanginya. Karena itulah, lebih dari 14 tahun, ia tetap hidup sendiri tanpa pernah menikah lagi. -Naniek I. Taufan/Ngurah Budi
16 - 22 Desember 2013
TR A D ISI
Gendang Beleq
Musik Rakyat Pengantar Prajurit Salah satu seni musik tradisional masyarakat Sasak Lombok yang hingga saat ini paling sering dipertontonkan di muka umum adalah gendang beleq. Seni tradisi ini bahkan masih menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatankegiatan tradisi di Pulau Lombok terutama dalam perhelatan perkawinan, Gendang beleq menjadi kesenian “wajib” yang menyertainya. Tidak ha nya itu, kesenian yang menjadi identitas budaya masyarakat Lombok ini, mampu hidup “menerjang” kekinian dengan tetap mempertahankan pakem-pakem tradisionalnya.
T
iap kali gemuruh alat musik khas Lombok ini, ge ndang beleq mampu memukau ribuan pasang mata penonton yang menyaksikan atraksi para pemainnya. Tepukan dan sorakan penonton yang menyaksikan lincahnya para pemain yang menggendong gendang ber ukuran besar itu mewarnai langkah para pemainnya. Gendang beleq, musik rakyat, yang merakyat dan terus lestari hingga kini. Tetabuhan musik khas ini, selalu mampu menyedot perhatian ribuan orang yang menyaksikan kekayaan dan keunikan budayanya ini. Di Pulau Lombok, pertunjukan gendang beleq dapat disaksikan dengan mudah dalam tiap kegiatan tradisi masyarakat di Lombok misalnya dalam acara nyongkolan (mengantar pengantin dari rumah pihak laki-laki ke rumah pihak perempuan). Dalam sejarahnya, gendang beleq adalah musik penyema ngat yang dulunya dipakai sebagai musik pengantar prajurit yang akan turun ke medan perang. Itulah sebabnya gendang beleq yang ditabuh bunyinya mampu membangun semangat. Menurut salah seorang budayawan yang menggeluti seni musik tradisional ini, Kantun, seni musik ini aslinya dimainkan 17 orang ini terdiri dari alat musik gendang beleq, pentung, gong, ceng-ceng, reong
dan dempul. “Namun, pada pada perkembangannya demi kepentingan hiburan, jumlah personil masing-masing grup bisa mencapai 30 orang,” ungkapnya. Namun, jika yang dipagelarkan Tari Gendang Beleq, maka gendang besar itu akan ikut meliukliuk ke mana pun ia dibawa oleh sang penari. Gendang beleq tidak mesti menjadi alat musik, melainkan juga dapat menjadi properti. Hal inilah yang membuat lebih banyak orang memilih memakai kayu yang ringan meskipun daya tahannya tidak lebih baik dari kayu kelas satu yang notabene cenderung berat. Untuk menghasilkan suara gemuruh yang menghentak, gendang beleq yang bagus terbuat dari kulit kambing yang terpilih dan kulit depan (bagian yang ditabuh) dipakai kulit kambing jantan sedangkan pada bagian belakang dipakai kulit kambing betina. Kulit kambing berbulu hitam agak sedikit susah menyesuaikan berdasarkan kebutuhan. Sangat peka dengan suhu sehingga kalau
udara panas bisa tiba-tiba kencang dan saat udara dingin bisa kendor. Hal ini tentu saja akan sangat mempengaruhi bunyi dan suara menjadi tidak baik. Karena nya, kulit kambing berwarna hitam biasanya dipakai untuk membuat tali pengikat bagian luar gendang. “Kambing yang kulitnya dipakai untuk membuat gendang sebaiknya dipilih yang tua,” kata Kantun yang juga seorang pengrajin alat musik tradisional gendang beleq. Untuk membuat gendang-gendang lain, dipakai juga kulit sapi betina yang sudah beranak hingga tujuh
19 kali untuk hasil terbaiknya. Untuk gendang gupek dipakai kulit sapi di bagian depannya dan kulit kambing jantan di bagian belakangnya. Untuk membuat gendang gupek dan rebana, punggung
kulit kambingnya h a r u s ikut. Jika kulit punggungnya sebagai garis tengah tidak ikut,
maka gendang akan cepat ke ndor dan sukar mencari nadanya. Untuk satu kulit kambing bisa dibuat dua gendang gupek atau satu gendang beleq. Jika yang dipakai kulit sapi haruslah bagian perutnya. Pisau dan bambu merupakan alat utama saat membersihkan kulit. Ku lit sapi yang pendek bulunya biasanya sulit sekali dihilangkan. Tidak bisa menggunakan pisau melainkan menggunakan abu sisa pembakaran untuk merontokkan bulu dari kulitnya. Abu sisa pembakaran bisa membuat bulu cepat lepas. Kayu yang digunakan untuk membuat gendang kadang-kadang sulit menentukan mana ujung mana pangkalnya. Soalnya saat memotong haruslah dicari yang paling ringan. Yang ringan ya, tentu saja ujung atasnya sedangkan pangkalnya berat. Untuk mengujinya dapat dilakukan dengan memasukan kayu tersebut ke dalam kolam. Dari sanalah, akan ketahuan mana ujung dan pangkalnya. Pada kemiringan yang masuk hingga air, berarti itulah pangkalnya, tips sederhana yang didapatnya secara kebetulan dari pengalaman para pengrajinnya. -Naniek I. Taufan/Ngurah Budi
W H AT S U P
20
16 - 22 DESEMBER 2013
Seka Gong Wanita Hindu Dewi Laksmi
Gamelan Isi “Rerajahan” Memainkan gamelan Bali bukan hanya ranah kaum lelaki. Kaum perempuan pun bisa melakukannya. Seka gong wanita juga sudah banyak. Bagaimana dengan seka gong wanita yang satu ini. Mereka punya target khusus di bulan Februari 2014.
H
ari Jumat dan Minggu sore merupakan jadwal latihan seka gong wanita Hindu Dewi Laksmi. Mereka berlatih di daerah Penatih, Denpasar. Anggota seka gong ini terdiri dari dua kelompok. Kelompok pertama kumpulan pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Bali yang dipimpin Ny. Bintang Puspayoga. Kelompok kedua kumpulan seniman tabuh yang berada di Kota Den pasar. “WHDI merupakan organisasi sosial yang ada di Bali. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah adalah menabuh. Kaum wanita juga bisa menabuh. Tujuan menabuh tentu pertama untuk pementasan lalu bisa untuk ngayah,” tegas Ny. Bintang Puspayoga.
Dari dua kelompok yang dibuat ini, masing-masing diberi tugas yang berbeda. Kelompok pertama khusus melatih diri menguasai tabuh semar pegulingan untuk pembukaan (slisir). Kelompok kedua ber tugas mengiring penari-penari yang akan tampil. Mereka akan pentas saat puncak HUT WHDI ke-26 Februari 2014. “Sekarang latihan dua kali se minggu. Nanti menjelang Februari, latihan akan kami intensifkan,” ujar perempuan yang juga Ketua PTMSI Pengda Provinsi Bali ini. Melatih kaum perempuan un tuk menabuh bukanlah hal mudah. Apalagi kebanyakan dari mereka tidak memiliki dasar. Pelatih yang dikoordinatori Nyoman Suarsa pun harus bersabar melatih mereka. “Kami belajar bertahap bahkan bisa dibilang mulai dari nol. Khusus untuk pengurus latihan tabuh slisir saja dulu. Nanti kalau sudah mahir, baru latihan yang lain. Kebanyakan dari kami berlatih dengan memberi “rerajahan” di gamelan. Maksud
nya memberi tulisan no tasi ndang, nding, ndung, ndeng, ndong di bilang gamelan,” ungkap istri A.A. Ngurah Puspayoga ini. “Rerajahan” ini ber manfaat bagi pemula agar bisa menghapal posisi bilah mana yang harus dipukul agar harmonis dengan yang lainnya. Selain latihan dengan memberi tulisan di bilang gamelan, anggota seka gong ini juga diajarkan “pukul” dan “nekep”. Mak sudnya, belajar bagaimana memukul bilah lalu menutup dengan baik agar suara yang dihasilkan tidak menggema. Dalam waktu sebulan sejak 18 November 2013, ang gota seka sudah bisa mengenali nada serta
mengharmoniskan lagu. “Ada suka duka dalam mengajarkan mereka apalagi bagi mereka yang baru pertama kali memegang gamelan. Pelatih memang harus bersabar dalam melatih. Untungnya yang dilatih semangat. Jadi situ asi bisa klop. Pelatih sabar, pemain serius.
16 - 22 DESEMBER 2013
INSPIRASI
Gusti Nyoman Putra Wijaya
Meraup Sukses karena Investasi Waktu erasional. Secara efektivitas juga tidak efisien. Banyak perusahaan besar runtuh karenanya,” ungkap Putra. Catatan lain yang menjadi kan bisnis orang Bali sering gagal, disebutkannya akibat sering sulit diajak bekerja sama. Masih sering mekerah atau ribut dengan sau dara, atau terlalu banyak nyatue (ngobrol), sehingga waktu untuk berkarya habis.
Menjadi pengusaha sukses merupakan impian banyak orang. Menjadi sukses dan berkarya tidak mesti menggunakan harta orangtua. Banyak anak muda di Indonesia, bahkan di Bali yang sukses menjadi pengusaha meskipun harus berjuang sendiri. Salah satunya adalah Ir. Gusti Nyoman Putra Wijaya, M.T.
Seka gong wanita Hindu Dewi Laksmi saat latihan megambel Bahkan ada yang menambah jam latihan di luar latihan rutin. Mereka jengah dan ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Suarsa. Ia mengakui berkat rasa semangat dari anggota seka, dari hasil empat kali pertemuan mereka sudah bisa menabuh. Sekarang yang dilakukan pelatih adalah menghaluskan agar menghasilkan suara gamelan yang indah. Latihan di luar jadwal memang diakui Ny. Bintang Puspayoga. Hal ini bertujuan me ningkatkan keterampilan menabuh. Ia pun menu turkan pengalamannya ketika dulu berlatih me nabuh tangannya sakit karena salah posisi. “Sekarang saya sudah tahu posisi yang baik jadi tidak cepat lelah. Tetapi, yang lebih saya fokuskan adalah mem biasakan diri agar peka terhadap musik,” ujar penabuh yang bertugas di terompong ini. Selain menyiapkan para pengurus WHDI Provinsi Bali ini, Suarsa menambahkan sudah mulai mengumpulkan penabuh-penabuh muda yang akan di jadikan duta Denpasar di ajang PKB. “Kami sudah melakukan pe
mantauan sejak tiga tahun lalu. Penabuh yang kami kumpulkan ini merupakan penabuh yang pernah tampil di ajang gong kebyar bersama penabuh senior. Kami tinggal menyatukan diri dan latihan. Saya yakin seka gong wanita muda ini mampu berkiprah di ajang yang lebih tinggi. Se moga ide yang diawali Bu Bintang ini bisa menginspirasi WHDI di kabupaten lainnya untuk membina seka gong wanita muda,” tandas Suarsa. –Ngurah Budi
5
S
aat ini, selain me ngelola beberapa usahanya, ia juga tercatat sebagai se orang konsultan perencana yang andal dan paling dicari saat ini. Profesi ini merupakan industri jasa konstruksi yang memiliki peran sangat penting dalam pem bangunan di negara ini, apalagi pembangunan gedung bertingkat yang membutuhkan perhitungan yang matang. Karenanya, wajar rasanya jika lelaki asal Puri Blayu ini dika takan sukses, sebab menurutnya ia sudah melakukan upaya dan investasi yang besar di masa sebelumnya. Secara sederhana, sejak masih di sekolah dasar, ia sudah menanam investasi. Betapa tidak, saat teman-temannya bel ajar hanya 1 jam, ia justru belajar 4 jam. Bukan hanya itu, ketika bergabung dengan kelompok olah raga basket di kampusnya, Putra juga tidak setengah-setangah. Ia pun berhasil memberikan yang terbaik hingga sempat terpilih sebagai pemain basket terbaik. Apalagi dalam mengerjakan
sesuatu, Putra begitu panggilan nya membiasakan diri melakukan yang terbaik. Selain itu, segala sesuatunya selalu dikerjakannya hingga tuntas. Ia mengaku sejak dini sudah menanamkan standar disiplin yang tinggi pada dirinya. Makanya sejak di SD ia selalau menjadi juara. Bahkan, ketika lulus S-1 di Teknik Sipil Unud, ia berhasil sebagai mahasiswa tercepat dengan IPK tertinggi. Begitu juga saat menuntaskan S-2, ia mampu selesai dalam waktu yang singkat. Termasuk juga untuk masa depannya, suami dari Ir. A.A. Rai Asmani, M.T. ini sejak awal sudah menargetkan dirinya se bagai seorang pengusaha, agar bisa menjadi orang kaya. De ngan kecerdasannya, ia mengatur strategi, dengan bekerja terlebih dahulu pada perusahaan besar milik orang lain. “Saya pernah bekerja di Kresa Karya, dan di sana saya juga banyak belajar ten tang membangun sebuah usaha,” ujar penghobi motor kros ini saat ditemui di tempat tinggal di Puri Anom Kanginan pekan lalu.
Ir. Gusti Nyoman Putra Wijaya, M.T.
Selanjutnya, ia pun berhasil melihat peluang untuk memulai usaha sendiri.Putra memilih bidang konsultan perencanaan. Konsultan di sini, katanya menen tukan spesifikasi dan menyaran kan apa yang harus dilakukan oleh jasa konstruktor. Kedua jenis jasa ini tak bisa digabung karena wilayah kerjanya ber beda. Jasa konsultan tidak perlu kantor terlalu besar, karyawan tidak terlalu banyak tapi benarbenar skillfull. Bidang yang dipilihnya sesuai kebisaannya ini luar biasa berhasil hingga saat ini. Maka, tak heran jika Putra kini sukses di atas kakinya sendiri. Ia sama sekali tidak meng gunakan apalagi menyentuh yang namanya warisan milik orangtua. Kini semua yang dinginkannya, baik untuk diri sendiri, keluarga ataupun membantu keluarga juga teman-temannya dengan mudah ia lakukan. Bicara soal dunia usaha, Pu tra pun menyebut kata pro fesionalisme wajib dijalankan. Sebab, ia juga tak bisa memungkiri kalau orang Bali terbiasa ber masyarakat, biasa dengan kehidu pan menyamabraya. Kebanyakan mereka saat menjadi pengusaha berpikir bahwa dengan semakin banyak memiliki orang semakin senang. Tegas dikatakannya gaya hidup seperti ini tidak cocok untuk konteks dunia bisnis. “Ke hidupan sosial dan bisnis wajib dipilah,”tegasnya. Menurut Putra pula, jika sikap ini masih sering di bawa ke ar eal bisnis, maka sangat mudahlah bisnis tersebut hancur. “Sebab, secara manajemen hal ini terlalu gemuk, tidak efisien dalam op
TIDAK SUKA OMONG KOSONG Kini, kosultan andal untuk bidang perencanaan ini sudah menjadi pemilik beberapa pe rusahaan. Kerja keras, strategi, dan networking yang sangat luar biasa menjadikan bisnis nya bukan hanya mencuat tapi juga terus bertambah. Semua pencapaian ini fakta dan bukan omong kosong, meski awalnya ia hanya melakukan hal seder hana bernama investasi waktu secara konsisten dan dengan komitmen tinggi. ”Benar saya cukup investasi waktu, dan saya pun mengelolanya dengan baik,” cetusnya sembari menambahkan tak ada satu pun hal di dunia ini tanpa dipengaruhi unsur waktu. Jika ingin sukses, Putra mengata kan hargailah waktu. Menurut orang-orang disekitarnya Putra , me mang memiliki ciri-ciri kre atif, sejak masih muda. Ia dikenal sebagai sosok yang penuh percaya diri, m����� andi ri, terbuka terhadap yang baru, berani mengambil risiko serta memliki ke mampuan melihat sesuatu dengan tidak biasa, juga mampu berpikir dan bert indak objektif. Dari perjalanan bisnisnya ia mengaku banyak belajar pada pemikiran-pemikiran tokoh bisnis nasional se perti Ciputra dan Slamet Ryadi. Ia juga seringkali berdialog dengan mereka dan tidak sungkan-sungkan menanyakan rahasia keber hasilan mereka. Perihal masih tercatatnya ia sebagai dosen di tengah kesibuk annya yang luar biasa, Putra mengaku menjadi se orang dosen juga salah satu mimpinya sejak awal kuliah. Ini juga sesuai dengan hobinya bel ajar. Baginya, dengan mengajar itu berarti ia juga belajar. ”Saya me mang ingin berbagi lebih banyak dengan generasi muda. Semua pengalaman, saya sharing pada mereka,” kata dosen yang juga praktisi yang di kampusnya se ring membagi tips sukses pada mahasiswanya ini. Di saat mengajar ia sering me nekankan bahwa pada dasarnya
setiap orang adalah kreatif. Arti nya, setiap orang dilahirkan mem bawa potensi sifat-sifat kreativitas, akan tetapi orang menjadi tidak kreatif karena faktor lingkungan dan kesalahan cara berpikir. Hal ini, katanya merupakan belenggu mental untuk berpikir kreatif., Di dalam kelas, kepada para maha siswanya ia juga selalu bicara agar mereka melakukan penggalian jati diri sehingga mudah menentukan tujuan hidupnya. Mereka juga dididik dan diarahkan berposes dengan cepat dan tepat bersama waktu, jangan sampai kehilangan waktu. Bagi Putra, untuk mendidik mahasiswa, tidak cukup hanya memberikan kecerdasan, keter ampilan atau kepiawaian teknis saja. Prioritas mendasar adalah dengan membangun sikap mental yang baik terlebih dahulu. Sebab, seperti pepatah mengatakan, ilmu tanpa sikap mental meng hasilkan kezaliman, sedangkan sikap mental tanpa ilmu adalah kelemahan. Dua aspek ini harus hadir saling mengisi, karena jika terjadi absen pada salah satunya, maka akan berdampak buruk Walau kini ia sudah tercatat sebagai pengusaha sukses bu kan hanya di Bali, sebagaimana impiannya, bahkan sudah pula merambah ke wilayahn Timur Indonesia, Putra tetap tampil sederhana tidak berlebihan. Ia justru mengaku tengah berkon sentrasi menyelesaikan pendidik an S3-nya di Unversitas Taru manegara, Jakarta . Selanjutnya jika gelar doktor sudah diraih sebagai posisi puncak di dunia akademis, ia ingin lebih banyak lagi berbagai pengetahuannya. Sebab, ia merasa sudah memiliki
dasar untuk bisa menyampaikan mengenai suatu hal, apakah be nar atau salah, sesuai dengan apa yang diketahui dan dijalaninya, baik sebagai praktisi maupun akademisi di bidangnya. Namun di balik aktivitas dan kariernya yang gemilang, ternyata ayah dari Gusti Ngurah Rakaten da , Gusti Raisa Ersania, dan Gusti Ngurah Giri Tohlangkir ini masih menyimpan sebuah mimpi terakhirnya. Bukan untuk menambah usahanya, melainkan keinginannya untuk mejadi se orang pandita. “Semua yang saya sudah dan tengah jalani adalah proses menuju impian puncak saya menjadi pandita,” pungkas nya. –ard/ten
INSPIRASI
4
16 - 22 DESEMBER 2013
16 - 22 DESEMBER 2013
SNAPSHOT
GORO-GORO
Wiwien Gunawasika
Jangan hanya Jadi Penonton Nama WienPro dikenal sebagai penyelenggara Pemilihan Putri Indonesia (PPI) Bali. Kiprah event organizer (EO) yang satu ini tak bisa dilepaskan dari tangan dingin Putu Gede Wiwien Gunawasika. Bagaimana perjalanan Wiwien di dunia EO dan apa harapannya dengan dunia showbiz?
W
iwien lahir 2 Juni 1967. Ia menyelesaikan pendidikannya di SD Saraswati 3 Denpasar, SMP 8 Denpasar, SMA 3 Denpasar, dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana (Unud). Sejak SD Wiwien menggeluti olahraga sepak bola. Ia dikenal sebagai penjaga gawang yang andal. Prestasinya di sepak bola membuat ia masuk dalam skuad Unud dan Perseden Junior. Ketika tahun 1986 diadakan acara fashion show rangkaian Lomba Cipta Karya Gerak (LCKG) Unud, Wiwien tampil sebagai salah satu model. Ia pertama kali diajar oleh seniornya, Agus Indra Udayana. “Waktu pertama kali tampil di catwalk, saya gemetar. Namun, rasa grogi itu hilang berganti rasa senang. Saya menikmati menjadi model bahkan jatuh cinta dengan dunia modeling,” ungkapnya Wiwien merasa dunia modeling yang diawali ketika duduk di semester satu itu membuat pergaulannya makin luas. Ia keterusan di dunia tersebut dan mulai menggalang temen-temannya sesama model untuk dikelola menjadi grup modeling. Mereka kerap
tampil dari satu hotel ke hotel dan tempat-tempat lainnya. Wien juga tercatat pernah meraih prestasi sebagai juara II Remaja Dewata tahun 1988 dan menjadi model untuk Guruh Soekarno Putra (GSP). Bergelut dengan dunia modeling memunculkan ide Wiwien mendirikan Wien Production. “ Wien Production resmi berdiri 26 November 1992. Perusahaan ini bergerak di bidang EO. Waktu itu perusa-
Wiwien bersama kru usai Konser 30 Kota Coboy Junior di Bali
Sidakarya tampil dalam acara fashion show pada acara of The Year 2013 di Inna Kuta pada 7 Desember 2013
Ayu Maenah dan kawan-kawan saat menghibur para tamu di acara Yayasan PengharWiwien saat menerima penghargaan The Best Event Organizer in Indonesia yang menangani “Pemilihan Puteri Indonesia 2012”
Wiwien saat acara Pemilihan Puteri Indonesia Bali
haan sejenis yang dimiliki putra daerah Bali masih sedikit,” ujar Wiwien. Dari Wien Production, ia mengembangkan sayap dengan mendirikan Wien Modeling School pada 18 Februari 1994 dan diresmikan Guruh Sukarno Putra. Kini Wien Production lebih dikenal dengan nama WienPro dengan salah satu acara tetapnya menyelenggarakan Pemilihan
Murid-murid SLB
Men & Women
Putri Indonesia Bali Hingga kini sekolah modelingnya ini mendapat kepercayaan dari banyak orangtua. Bahkan ada siswa sekarang merupakan anak
dari siswanya dulu. Baginya, ini sebuah kepercayaan karena berhasil mendidik mereka di dunia modeling. Satu hal yang juga dilakukan adalah membiarkan anak-anak berada di dunia mereka walaupun saat bersentuhan dengan dunia modeling. Wiwien juga tegas memperlakukan anak didiknya. Tiap selesai acara, anak-anak harus pulang. Ini salah satu upaya untuk menjaga kepercayaan para orangtua. Ketika ditanya mengapa akhirnya memilih berkecimpung di dunia showbiz, penggemar Bung Karno ini mengatakan dunia ini memang hobinya. “Saya ingin bisa turut memberikan nuansa hiburan yang berbeda dalam kegiatan showbiz di Bali,” tegas suami Ni Made Meiyanti Lestari dan ayah tiga anak, Putu Gede Rama Vijaya Wiguna Putra, Made Gede Abhi Sanandana Wiguna Putra, dan Nyoman Ayu
21
Samara Wiguna Putri ini. ganisasi serta kerap menjadi pemKegiatan yang pernah dilako- bicara dan moderator ini. ni selain dalam dunia modeling Ia ingin perusahaan atau pun yaitu menjadi salah satu event pemain bisnis event/showbiz di manager di awal-awal mulai- Bali berani berebut kue dengan nya Bali Fashion Week di Bali, saingan-saingan dari luar Bali. pagelaran seni budaya, product “Jangan hanya berani berebut launching, award event, gala kue-kue yang sudah dipegang dinner, gathering, conference, oleh saudara-saudara di Bali, kalau exhibition skala lokal, nasional ingin kita di Bali sebagai pemain di dan internasional. daerah sendiri,” harap peraih The “Event yang paling berkesan Best Event Organizer in Indonesia bagi saya antara lain Pagelaran yang menangani “Pemilihan Puteri Karya Cipta Guruh Soekarno Indonesia 2012”. Putra di Art Centre akhir tahun Kepada generasi muda, ia in2007, memberi warna yang gatkan agar jangan takut berkarya berbeda untuk acara Gong Bali dan melangkah demi kegiatan yang Dwipa Bank Pembangunan Daer- positif. Berkarya di usia muda jauh ah Bali di Art Centre 22 Januari jauh lebih bagus. Satu hal yang juga 2011, serta kerja sama dengan ditekankan untuk generasi muda klien asing dari berbagai negara adalah jangan menyia-nyiakan dengan berbagai macam permint- waktu. Kepada anak-anaknya, Wiaan dan interaksi di lapangan. Satu wien membebaskan mereka untuk yang paling istimewa, konser per- memilih jalannya masing-masing. dana kami bekerja sama dengan Kalaupun mereka mau menekuni Bu Lilik menggarap Konser 30 dunia model tak masalah. “Kalau Kota Coboy Junior di Bali pada bisa ya jadi pengusaha,” ujarnya 17 November 2013. Ini adalah sembari tersenyum. konser anak-anak termegah dan –Ngurah Budi/Ratna Hidayati termewah saat ini,” tandas pria yang juga dosen MICE di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI). Setelah melalui rangkaian perjalanan hidupnya di dunia showbiz, Wiwien memiliki hasrat untuk menjadi salah satu pemain utama dalam bisnis event maupun showbiz di Bali maupun di nasional. “Saya ingin menunjukkan bahwa putra Bali tidak hanya bisa duduk menjadi penonoton dalam tiap perhelatan event dunia di Bali, namun bisa diperhitungkan juga sebagai pemain utamanya,” tandas pria yang Wiwien Gunawasika juga aktif beror-
gaan Indonesia di Kuta pada Sabtu, 7 Desember 2013
Pembukaan Pelatihan Tata Kecantikan Pranikah bagi Warga Masyarakat Denpasar, dalam Rangka Kerja Sama Kemitraan Pelaksanaan Penyelenggara Program PAUDNI dengan Lembaga Mitra, Senin (9/12) di LKP Agung
Frisian Flag Mama menyelenggarakan seminar “Berbagi kASIh untuk Mama”Dalam rangkaian kegiatan ini, para Ibu hamil berkesempatan untuk mengikuti pemaparan sesi edukasi gizi dan nutrisi oleh dokter ahli kandungan, pemaparan mengenai kondisi psikologis ibu hamil, serta demo pijat kASIh Mama.
500 pasien dari Desa Lebih, Medahan dan Serongga mengikuti program Safari Peduli
MARGARANA Sejumlah kawula muda merencanakan mengunjungi tugu Margarana di Marga. Mereka minta dengan sangat Putu Wijaya sungguh-sungguh agar Amat ikut. Amat serta-merta menolak. Alasannya banyak. “Kenapa mesti Bapak?” kata Amat heran. “Yang lebih tahu sejarah kan banyak. Menantu Bapak, misalnya. Jangan Bapak. Carilah yang lebih muda dan lebih segar!” Anak-anak itu menolak. Mereka menginginkan Amaat. “Kami tidak perlu orang muda yang masih segar, sebab kami juga masih muda dan segar. Kami perlu Bapak untuk mendapatkan perspektif lain untuk lebih memahami lagi hakekat puputan Margarana, Pak. Jadi mohon jangan menolak. Kami juga sudah konsultasikan ke Ibu dan Ibu setuju!” Amat terkejut. “Lho, kalian sudah bicara dengan Ibu?” “Sudah, Pak. Bahkan Ibu juga menyumbang nasi bungkus supaya biayanya bisa lebih hemat. Oke, Pak?” “Tapi kalau kalian cuma mau diskusi, ngapain harus jauh-jauh pergi ke Marga? Sampai di situ juga sudah lelah. Paling banter lalu hanya potretpotretan lantas pulang. Kalau mau diskusi yang beneran, ayo diskusi di rumah saja!” Anak-anak itu kecewa. Untung Bu Amat segera muncul. Ia menatap suaminya. Dan, itu sudah cukup membuat beruang tua itu rontok. “Baiklah,” kata Amat sambil senyum lebar. “Bapak hanya mau menguji kalian, apakah ajakan untuk ikut itu hanya basa-basi atau niat suci!” “Niat suci, Pak! Kami senang sekali Bapak akan ikut. Itu tandanya usia bukan ukuran berjuang. Kalau memang berdarah pejuang, sampai kapan pun akan terus berjuang. Tidak ada yang bisa menghentikan perjuangan!” Amat tercangang. Ia tak menyangka anak-anak itu telah menguji jiwa perjuangannya. “Jadi bukan Bapak yang menguji tekad mereka, tapi anak-anak itu yang telah mengujiku!” kata Amat setelah anak-anak itu pergi. Bu Amat tidak menanggapi. Dia sibuk menyiapkan pakaian Amat dan nasi bungkus buat anak-anak. Amat heran melihat istrinya begitu serius. Dalam perjalanan menuju ke Marga, Amat meminta semua peserta menyiapkan batinnya. “Supaya kunjungan ini tidak hanya jadi piknik.” kata Amat, “Bapak minta semuanya masing-masing menyiapkan satu pertanyaan di dalam hati kalian, tentang puputan Margarana. Pertanyaan yang benar-benar pertanyaan, karena kalian tidak sanggup menjawabnya sendiri. Nah nanti di situ renungkan dan cari jawabannya. Setelah itu kita berbagi, menceritakan sambil mendengarkan paparan masing-masing. Dengan begitu, kalau pulang nanti kita membawa hasilnya secara positif! Jangan turun tanpa pertanyaan! Setuju?” Tidak ada yang tak setuju. Semua lalu berpikir. Amat sendiri juga langsung mencari-cari di dalam benaknya sebuah pertanyaan. Tetapi begitu ditanyakan, ia langsung bisa menjawabnya sendiri. Sampai di tugu Margarana, Amat belum berhasil mendapat pertanyaan yang bagus. Akibatnya, perintahnya jadi bumerang. Waktu mobil sudah parkir, ia merasa tidak berhak untuk turun. Lalu ia memejamkan mata, masuk lebih dalam ke hatinya mencari. Alangkah sulitnya mencari pertanyaan. Lebih muskil dari membuat jawaban. Sebuah pertanyaan ternyata tidak hanya membutuhkan keingintahuan dan ketidaktahuan. Sebuah pertanyaan ternyata memerlukan pengetahuan, latar belakang, pertimbangan dan pendapat. Sebuah pertanyaan bukan hanya pertanyaan, tetapi pisau bedah yang tajam untuk membelah kebenaran yang ngumpet seperti udang di sela-sela batu.” Setelah lima menit masih buntu, akhirnya Amat putus asa, lalu membuka mata. Ia terkejut sekali, karena semua anak-anak masih duduk di dalam mobil. Hanya sopir dan keneknya yang sudah turun. “Lho, kenapa kalian belum turun senua?” Tidak ada yang menjawab. Semuanya hanya tersenyum malu. “Turunah! Jangan mikiran Bapak. Kaki Bapak masih semutan. Nanti Bapak nyusul.” “Kaki kami juga semutan, Pak!” Amat ketawa. “Kok ikut-ikutan! Ayo turun sana, Nanti waktunya habis. Atau mau makan dulu? Ini sudah jam berapa?” “Jam 12, Pak!” “Kalau begitu makan saja dulu!” Semua bersorak gembira. Bekal yang disiapkan Bu Amat dibuka. Sopir dan kenek juga diundang. Meskipun nasi bungkus sederhana, semua memuji kelezatannya. “Ternyata hanya telur dadar dan teri enaknya bukan main, lain kali harus sering-sering piknik begini!” kata Amat, kontan disambut hangat oleh semuanya, termasuk sopir dan kenek. “Sungguh perjalanan yang menyenangkan yang membuat perasaan segar dan pikiran cerah,” kata Amat menceritakan peristiwa itu kembali di tempat tidur malam hari, kepada Bu Amat. “Nasi bungkusnya dimakan?” “Bukan hanya dimakan. Jadi rebutan, karena banyak yang mau nambah!” “Kurang?” “Cukup! Hanya saking enaknya semua jadi rakus. Termasuk Bapak.” Bu Amat ketawa puas. “Terus Margarananya bagaimana?” Amat tak segera menjawab. Ia teringat, selesai makan, semua asyik ngobrol dalam mobil. Lalu turun hujan lebat. Ketika mulai gelap terpaksa pulang karena tak ada lagi yang bisa dilihat. “Pak! Belum tidur kan ? Margarana bagaimana?” Amat menarik napas dalam. “Tak ada yang berhasil mendapatkan pertanyaan untuk dicari jawabannya di Margarana, termasuk Bapak. Lalu kami putuskan pulang. Dalam perjalanan pulang Bapak baru dapat pertanyaan: “Mengapa kita hanya melihat kulit, tapi tak pernah mendengar inti dari puputan?”
I N F O TO R I A L
22
Penganugerahan Kampung Kokoh Semen Gresik 2013 Penganugerahan Kampung Kokoh Semen Gresik 2013 dilangsungkan Selasa (10/12) di Hotel Aston, Denpasar. Menurut Kepala Departemen Pengembangan Pemasaran Semen Indonesia Tbk. Rudi Hartono, program ini merupakan kelanjutan program terdahulu. “Dulu nama nya Penganugerahan Rumah Kokoh, lalu kami kembangkan agar lebih banyak orang yang ter libat menjadi Kampung Kokoh,” jelasnya.
Rudi Hartono
P
rogram ini dilomba kan sebagai bentuk sumbangsih Semen Gresik di bawah Se men Indonesia Group, kepada negara. Perusahaan BUMN ini pun mempunyai visi dan misi turut memelihara dan menumbuhkem bangkan masyarakat yang mandiri. Mandiri dalam artian memelihara lingkungannya masing-masing. Baik itu dari sisi teknik/cara mem
bangun, memelihara, dan menata kelola bangunan-bangunan itu dengan baik dan benar. Melalui program ini juga ada upaya menumbuhkan dan mengembangkan semangat go tong royong yang saat ini mulai menipis. “Itu kita lombakan agar masyarakat Indonesia kembali ke jati dirinya yang rukun yang pada akhirnya mencapai suatu masyar kat yang baik,” ujarnya. Peserta Kampung Kokoh ini dijaring di lima kota besar di Indo nesia, yakni Solo, Yogyakarta, Se marang, Bandung, dan Denpasar, bekerja sama dengan media besar di masing-masing kota yakni Solo Post (Solo), Kedaulatan Rakyat (Yogya), Suara Merdeka (Sema rang), Pikiran Rakyat Bandung), dan Bali Post (Denpasar). Kegiatan ini diadakan tiap ta hun, tiap bulan dipilih nomininya. Di akhir tahun, masing-masing kota memilih satu terbaik di antara nomini-nomini itu untuk masuk ke babak grandfinal di Bali. Penilaian tak hanya meliputi
S E L E B R I TA S
16 - 22 Desember 2013
16 - 22 Desember 2013
IA Selly D. Mantra
Agar lebih Tertantang Bali khususnya dan Denpasar umumnya dikenal memiliki keindahan budaya. Salah satunya adalah pesona warisan budaya tenun ikat yang dikenal dengan nama endek. Kain endek dengan aneka motifnya merupakan hasil karya t angan penuh kreativitas masyrakat Bali, wujud kebudayaan yang telah menjadi salah satu produk lokal unggulan.
Penganugerahan Kampung Kokoh Semen Gresik 2013
keunggulan bangunan secara fisik (kokoh), melainkan juga melihat ketahanan budaya setempat dan adanya pergerakan ekonomi industri kreatif di kampung ter sebut. Pemenangnya mendapatkan dana, dengan harapan sarana dan prasarana kampung atau banjar
di Bali bisa diperbaiki, sehingga masyarakat menjadi clean, sehat, dan green. Pemenang Kampung Kokoh Semen Gresik 2013, Juara I Desa Peguyangan Kangin Banjar Cengkilung Denpasar Utara; Juara II RW 09 Kecamatan Panyileu kan Kelurahan Cipadung Kidul,
Bandung; III Desa Tlogoweru Kecamatan Guntur, Demak; Harapan I Dusun Beteng, Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulon progo, Yogyakarta; Harapan II Kampung Batik Kauman, Solo; Juara Favorit RW 09 Kecamatan Panyileukan Kelurahan Cipadung Kidul, Bandung. -Inten Indrawati
Shri Shri Shri Shivarudra Balayogi (Yogi dari Himalaya)
Ralat
Terdapat kesalahan keterangan foto pada tulisan “Peringatan HUT ke-67 PR Saraswati”, Tokoh edisi 774 halaman 22. Keterangan foto yang benar adalah: Kunjungan dan penyerahan kenang-kenangan kepada salah seorang pendiri PR Saraswati, almarhum Dr. I Gusti Made Tamba yang diwakili Ny. I Gusti Made Tamba. Atas kekeliruan tersebut, kami mohon maaf.
Melihat Orang Suci adalah Berkah, Menyentuh Orang Suci, Meniadakan Dosa, Bercakap dengan Orang Suci, Membebaskan Belenggu Karma, Menjalankan Ajaran Orang Suci, Memberi Moksa
Banyak orang telah menyadari pentingnya berkah dari seorang Guru Sejati atau kekuatan darshan. Darshan menyimbolkan Shakti (Energi Ketuha nan), Shanti (Kedamaian), dan Vidya (Pengetahuan). Orang suci selalu mem berikan darshan untuk membantu kita berevolusi, keluar dari “kegelapan” sehingga dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik, lebih damai, dan lebih sejahtera. Shri Shri Shri Shivarudra Balayogi atau Babaji adalah seorang Yogi dari Himalaya India. Beliau mendapat anugerah agar mendatangi umat manusia untuk memberi darshan, membangunkan spritualitas, membimbing, dan menginisiasi dalam dhyana sehingga lepas dari penderitaan badan dan pikiran serta menemukan kedamaian sesungguhnya. Shri Shri Shri Shivarudra Balayogi akan hadir di Singaraja untuk program sbb. 1. Hari/tanggal : Jumat, 20 Desember 2013 Tempat : Gedung Serba Guna Santo Paulus. Jln. Kartini No. 1 Singaraja Pukul : 17.00 – 21.00 Wita Acara : Agni Hotra dan Darshan
G R AT I S
2. Hari/tanggal : Sabtu, 21 Desember 2013, Tempat : IHDN, Kampus Singaraja. Jln. Kresna Singaraja Pukul : 09.00 – 11.30 Wita Acara : Penjelasan tentang Meditasi, Inisiasi, Praktek Meditasi dan Darshan Pakaian : sopan, rapi dan menyesuaikan Bapak/Ibu/Saudara diundang datang dalam program tersebut. Ajaklan teman/keluarga Anda dan terimalah berkah dari Yogi ini. Panitia.
3
N
y. IA Selly Dharmawi jaya Mantra, istri Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Man tra, yang juga Ketua Dekranasda Kota Denpasar, sejak beberapa tahun silam, lebih getol lagi menggali, mengapresiasi, dan mengembangkan berbagai potensi endek. Bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, ber bagai terobosan telah dilaksanakan. Sedangkan dirinya, selain selalu menge nakan busana endek dalam berbagai kesempatan, ia juga tak pernah berhenti mempromosikannya. Selanjutnya, untuk meningkatkan mutu tenunan, para pengrajin pun diberikan pelatihan-pelatihan. Apalagi, ia melihat perkembangan teknologi dengan hasil produk tekstil yang hadir dalam berbagai modifikasi sesuai perkembangan zaman, dan mungkin saja meminggirkan kain tradisional ini. “Karena itu, endek, baik dari segi teknik pembuatan, motif serta kualitas produk yang dihasilkan, harus dijaga,” ujar putri pasutri IB Rai Tariyasa dan IA Ratna ini. Dikatakannya, endek yang mengan dung nilai-nilai kearifan lokal, kini telah menjadi salah satu ikon Kota Denpasar. Selain itu, endek juga memiliki makna, nilai sejarah, dan teknik yang tinggi dari segi warna, motif, jenis bahan serta benang yang digunakan. Tiap kabupa ten/kota di Bali memiliki ciri khas masing-masing. “Bukan hanya itu, kekayaan warisan budaya lokal lainnya seperti songket dan bordir juga dijaga keberadaannya agar bisa terus menjadi
ikon kerajinan tekstil untuk generasi mendatang,” ucap IA Selly yang juga piawai mendesain ini. Kini, kata IA Selly, endek perlahan menjadi bagian gaya hidup dengan banyaknya endek digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari pegawai pemerintahan, pegawai hotel, bank, hingga pelajar dan maha siswa. Kain endek pun makin digemari masyarakat di luar Bali, bahkan hingga mancanegara. Diharapkan melalui eksistensi endek, citra Bali secara ke seluruhan pun dapat terangkat. Atas kecintaannya pada warisan budaya ini, nenek dari seorang cucu ini, selalu rajin memberikan suntikan semangat kepada pengrajin agar tidak putus asa dalam mengembangkan hasil tenunannya. Terlepas dari berbagai kendala yang dihadapi, kain endek yang merupakan aset budaya Bali ini tetap saja memi liki peluang besar untuk mendunia
mengingat endek memiliki kekhasan berupa representasi nilai-nilai budaya Bali. Para desainer top dunia juga kini banyak yang turun ke kawasan Asia mencari inspirasi dari motif-motif lokal yang sifatnya unik serta memiliki nilai budaya. “Salah satu di antaranya adalah motif yang terdapat dalam endek,”ujar ibu dari IB Ngurah Sidhayatra Wijaya, IA Uttari Priyadarshini dan IA Nathia Candrika Prakirani ini. Denfes dan Perancang Ibu Kota Sementara di pengujung tahun, sebagaimana tahun sebelumnya, Dekra nasda Kota Denpasar sebagai kelompok pencipta, pencinta, dan peminat seni kerajinan dalam masyarakat sebagai mitra kerja pemerintah, memiliki kesamaan agar dapat berperan me nyukseskan ajang Denfes ke-6 kali ini. Acara ini, kata I.A Selly, akan meng hadirkan aneka potensi milik swasta muapun profesional dari masyarakat, di antaranya melalui kegiatan fashion show, pameran, dan penjualan produk kerajinan tenun ikat endek, bordir, dan songket. Pada kegiatan kali ini, untuk men ingkatkan promosi endek, sengaja dihadirkan perancang dari Jakarta, yakni pemilik label Ikat Indonesia by Didiet Maulana. Ia dikenal sebagai se orang desainer yang sangat konsisten mengangkat dan mengembangkan kain tenun ikat di Indonesia. Didiet juga sedang gencar mengangkat te nun ikat Bali. IA Selly juga menekankan saat ini, kita perlu melakukan strategi pemasaran endek dengan orang yang tepat, sehingga endek makin dan lebih lagi dikenal luas di tingkat nasional. Maka, dengan tampilnya Didiet Mulana di Denfes, dapat memotivasi desainer kota Denpasar agar merasa lebih tertantang. Sehingga, apresiasi para de sainer dan pelaku ekonomi kreatif Kota Denpasar terhadap kain tradisional, khususnya tenun ikat, terus meningkat. Juga digantungkannya harapan , melalui pagelaran karya Didiet, endek lebih
meningkat gaungnya. Selain Dididet dari Jakarta, pada pagelaran fashion show yang ber temakan “The Exotic of Wastra”, Minggu (29/12) di Aston, juga turut digelar kreasi dua orang anggota APPMI Bali, Tude Togog dan Dwi Iskandar serta deretan perancang lainnya seperti Turah Mayun, Har sawan, Sekar Jepun, Rhea Cem paka, Minardi Boutique, Atrin Sutajaya, Sri Sri Embroidery, Artha Darma, didukung pula oleh Bali Nusa, Tri Agung Busana, Arca, Duta Endek Kota Denpasar, Iam Model & Talent Management. Gebyar kreasi karya 100% Indonesia ter sebut, dilanjutkan keesok an harinya pada Senin (30/12). Bertempat di kawasan Catur Muka, akan dil angsungkan lom ba busana kary awan-karyawati hotel dan rumah sakit berber bahan endek. Acara juga d i m e r i a h k a n dengan
persemba han karya dari Duta Endek Kota Denpasar dan Aso siasi Endek Bordir dan Songket Kota Denpasar. Kegiatan ini, katanya, juga untuk menggugah kesadaran warga Kota Denpasar untuk men cintai dan meng gunakan endek. Di samping itu, lanjutnya, endek dapat dikembang kan menjadi produk lain dengan nilai ekonomis tinggi. “Sebab, dengan sentu han inovasi dan kreativitas, materi lokal ini dapat diolah, apalagi dengan perkembangan teknologi seperti inter net sangat membantu memperkenalkan kain-kain lokal ke tingkat global,”
ucapnya. Selanjutnya dikatakan oleh IA Selly, begitu kegiatan tutup tahun ber akhir, ada Duta Endek yang bertugas memberi layanan informasi kepada masyarakat tentang endek serta mem promosikan endek sebagai produk lokal unggulan Kota Denpasar. Apalagi animo anak muda, sebagai generasi penerus sangat baik. Malah, mereka sudah percaya diri memakai endek karena mampu menyesuaikan model dengan usia mereka. “Duta Endek yang belum lama ini terpilih akan bertugas mulai Januari 2014 di bawah lisensi Dekra nasda Kota Denpasar,” katanya. Akhirnya, bicara tenun tradisio nal Bali bukan hanya soal warisan budayanya saja tapi menurut IA Selly, bagaimana memperlakukan, mengo lah dan mempromosikannya. Lantas masyarakat pun makin mencintai, menghargai sekaligus ikut melestarikan kain warisan leluhur ini. – Sri Ardhini/Ratna Hidayati
EKSPRESSO
2
16 - 22 DESEMBER 2013
Promo Akhir Tahun Diskon 50%
There is No Day Without Solidarity Tanggal 20 Desember diperingati sebagai Hari Kesetiakawanan Sosial. Jika dilihat maknanya, kes etiakawanan sosial adalah potensi spritual, komitmen bersama sekaligus jati diri bangsa ini. Ke setiakawanan sosial merupakan nurani bangsa Indo nesia yang tereplikasi dari sikap dan perilaku yang dilandasi oleh pengertian, kesadaran, keyakinan tanggung jawab dan partisipasi sosial sesuai dengan kemampuan dari masing-masing warga masyarakat dengan semangat kebersamaan, kerelaan untuk berkorban demi sesama, kegotongroyongan dalam kebersamaan dan kekeluargaan. Kesetiakawanan sosial merupakan nilai dasar kesejahteraan sosial, modal sosial (social capital) yang ada dalam masyarakat terus digali, dikembang kan dan didayagunakan dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yaitu masyarakat sejahtera. Sebagai nilai dasar kesejahteraan sosial, kesetiakawanan so sial harus terus direvitalisasi sesuai dengan kondisi aktual bangsa dan diimplementasikan dalam wujud nyata dalam kehidupan kita.
@mingguantokoh
mingguantokoh
klik: www.tokoh.co.id http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/festival-sinema-prancis-2013.html http://www.tokoh.co.id/Kesehatan/safari-peduli.html http://www.tokoh.co.id/Bisnis/optimalkan-pemberdayaan-kelompok-uppks.html http://www.tokoh.co.id/Wisata/pesan-hotel-harga-hemat.html http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/3m-water-purification-hadir-di-bali.html http://www.tokoh.co.id/Bisnis/bri-salurkan-kredit-perkebunan-rp-26-4-triliun.html http://www.tokoh.co.id/Mode/celana-pendek-untuk-santai.html
O
http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/jelang-tahun-baru-gepeng-keliaran.html http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/temu-wirasa-ngurah-wirawan.html http://www.tokoh.co.id/Berita-Utama/ festival-bali-usada-2013-di-art-centre.html
Disangka Induk Semang Menghadiri rapat guru di Den pasar setiap bulan adalah salah satu kewajibanku sebagai Ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pela jaran) Bahasa Jepang Kabupaten Jembrana. Dalam suasana apa pun, sebisa mungkin aku datang ke rapat tersebut. Bahkan ketika aku hamil, dan punya bayi pun aku tetap datang. Kejadian ini terjadi beberapa tahun lalu. Saat kegia tan rapat guru tersebut, kubawa dua anakku menumpang bus ke Denpasar, suamiku mengendarai sepeda motor, dan menunggu kami di sekitar Terminal Ubung. Kami menuju rumah kepona kan di sekitar Jalan Imam Bonjol untuk menitipkan dua anakku. Kemudian suamiku mengantarku ke tempat rapat. Setelah rapat selesai sekitar pukul 14.00, aku
mingguan berita wanita Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998
dijemput suamiku menuju rumah keponakan untuk menjemput dua anak kami. Ketika kami pulang dari rumah keponakan, mendung tebal bergelayut. Karena khawatir keburu sore dan turun hujan, kami cepat-cepat pergi. Dengan menggendong bayi dan barang bawaan yang tidak sedikit, aku bersusah-payah agar tetap kuat duduk di sepeda motor. Anakku yang besar, berumur lima tahun waktu itu, duduk di depan bapaknya. OMG … Tidak lama kami ber jalan, hujan disertai petir dan angin besar mengguyur kawasan sekitar Jalan Imam Bonjol. Karena kasihan anak-anakku kehujanan, aku minta suamiku untuk menghentikan sepeda motor dan berteduh. Kami berteduh di depan sebuah toko, di persimpan
gan Imam Bonjol-Teuku Umar-Ma hendradatta. Dalam suasana dingin anak bayiku tidur dalam gendongan kain panjangku. Anakku yang besar dan suamiku memperhatikan hujan yang demikian deras, sambil suamiku sesekali mengobrol dengan pemilik toko tentang sekumpulan anak-anak yang kerap di depan tokonya. Pemilik toko itu mengatakan bahwa ada yang mengantar anak-anak itu dengan menggunakan mobil. Anak-anak itu bukan penduduk kawasan tersebut. Pemilik toko menambahkan, dia tidak tahu dari mana anak-anak itu berasal. Di sekitar lampu lalu lintas itu, aku memperhatikan anak-anak kecil sebaya dengan anakku yang besar, hujan-hujanan dan meminta uang kepada pengendara yang berhenti di lampu merah. Sebagai
23
Kursus Kecantikan dan Tata Rias Pengantin di LKP Agung
Kesetiakawanan sosial harus terimplementasi sepanjang masa, dengan demikian akan berwujud ”There is No Day Without Solidarity” (tiada hari tanpa kesetiakawanan sosial). Kesetiakawanan sosial tidak berhenti pada harinya HKSN yang diperingati tiap 20 Desember di tingkat pusat, provinsi dan kab/ kota serta oleh seluruh lapisan masyarakat tetapi berkelanjutan selamanya dan sepanjang masa. Bagaimana aktualisasi kesetiakawanan sosial sekarang ini. Ketika banyak kasus menimpa ne geri, jika kesetiakawanan muncul. Ketika terjadi tragedi Bintaro II. Masyarakat langsung menolong korban-korban tabrakan KRL dengan mobil tangki BBM ini. Jiwa kesetiakawanan mereka muncul agar penumpang bisa terselamatkan. Tak peduli siapa dan darimana penumpang itu berasal. Rasa kesetiakawanan yang terus dipupuk ini akan membuat kita menjadi bangsa yang kuat. Pepatah mengatakan musuh satu kebanyakan, teman seribu kurang. Jadi perkuatlah rasa ke setiakawanan kita.
M G
I N F O TO R I A L
16 - 22 DESEMBER 2013
orang yang pernah tinggal di Band ung dan Jakarta, sesungguhnya pemandangan seperti itu adalah hal yang sangat biasa tetapi ketika aku sudah mempunyai anak, aku miris melihatnya. Aku, suamiku dan pemilik toko, mengomentari keberadaan anak-anak kecil terse but. Kami bertiga prihatin melihat anak-anak itu “dibiarkan” oleh orangtua mereka. Hujan tidak kunjung reda. Kami masih tetap memperhati kan anak-anak jalanan itu. Ketika lampu menyala merah, kendaraan berhenti seperti biasa, tetapi ada hal yang tidak biasa kurasakan.
Ya, tatapan mata pengendara itu, mereka menatapku. Waktu merambat sore, kami harus segera pulang ke Negara. Dalam hujan yang lebih kecil daripada sebelumnya kuputuskan untuk naik taksi menuju terminal Ubung. Suamiku mengikuti dengan sepeda motor dan menggunakan jas hujan. Di dalam taksi aku masih tetap memikirkan, mengapa orangorang di sekitar lampu merah tadi menatapku tajam? Setelah lama berpikir, aku baru sadar… OMG, sepertinya mereka mengira aku adalah “induk semang” anak-anak jalanan itu!
Dedikasi seorang dra. Anak Agung Ayu Ketut Agung, M.M. dalam pendidikan non formal khususnya dalam bidang tata rias dan busana adat Bali mendapat apresiasi tinggi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, M.Nuh. Jumat malam (29/11) di Gedung D Kemendikbud, Jakarta, Bu Agung menerima Anugerah Peduli Pendidikan (APP) 2013 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam kategori Individual/Inovator Pendidi kan. Dalam sambutannya, Menteri M Nuh menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua penerima penghargaan atas dedikas inya dalam dunia pendidikan di Indonesia.
K
eesokan harinya, Bu Agung pun berkesempatan mengikuti Orien tasi Teknis Calon Master Penguji Tahun 2013, Sabtu (30/11) sampai dengan Senin (2/12) di Hotel Mu tiara Merdeka, Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini merupakan program Direktorat pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pen didik Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (Dit. PPTK-PAUD NI), Direktorat Jenderal (Ditjen) PAUDNI yang melakukan pem binaan karier melalui pembinaan terhadap master penguji pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan tahun 2013. Bintek tersebut diselenggarakan dalam rangka menyamakan persepsi para calon master penguji pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan dalam melakukan tugas dan fungsinya. Melalui SK Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidik Anak Usia Dini, Nonfor mal, dan Informal, Direktorat Jen deral Pendidikan Anak Usia Dini,
Nonformal dan Informal, Nomor: 2053/B5.3/SK 2013, Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M. ditetapkan sebagai Master Penguji Pendidik/ Instruktur dan Tenaga Kepen didikan Kursus dan Pelatihan. Bu Agung menjadi salah seorang dari tiga calon master penguji di bidang Tata Rias Pengantin seIndonesia yang dinyatakan lulus. Ini menjadi bukti bahwa kompetensi yang dimiliki Bu Agung sebagai penguji/instruktur benar-benar diakui. Hal ini tentunya berimbas pada kualitas anak didik-anak didik yang mengikuti kursus di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Agung yang dipimpinnya. Di sela-sela program pelatihan tata rias dan busana adat Bali un tuk anggota PKK Kelurahan Tuban melalui Program Bina Lingkungan tahun 2013 PT Angkasa Pura (persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai-Bali, Bu Agung menegaskan bahwa setiap kompetensi atau keahlian yang dimiliki, hendaknya mendapatkan pengakuan dari lem baga terkait, dalam hal ini Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK). Kar
Bu Agung (kiri) bersama Master Penguji Tata Kecantikan Kulit Astiti Yudo, S.S. Dipl. Cidessco, beserta Nany Sukorenaning Dasih, M. Pd. Dan Dra. Hj. Suyami Harun yang keduanya adalah Master Penguji Tata Rias Pengantin.
ena selama ini ia mengamati masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya mengantongi sertifikat kompetensi. “Perias yang tak memiliki sertifikat kompetensi ini ibaratkan anak sekolah yang sudah lulus tapi tak memiliki ijazah. Meski mereka sama-sama memi liki kemampuan, namun belum ada pengakuan resmi dari lem baga terkait untuk meyakinkan masyarakat bahwa mereka itu benar-benar mampu,” tegasnya. Sertifikat kompetensi itu bisa didapat dengan mengikuti uji kom petensi yang diselenggarakan Tem pat Uji Kompetensi (TUK), yang merupakan perpanjangan tangan dari LSK. Salah satu TUK yang ada di Bali adalah TUK Agung, yang hampir tiap bulan menyelengga rakan uji kompetensi. Belum lama ini, Minggu (7/12) TUK Agung menyelenggarakan Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin Bali yang diikuti anak didiknya (LKP Agung) seban
yak 40 orang. Berlanjut keesokan harinya, Senin (8/12) digelar Uji Kompetensi Tata Kecantikan Kulit. Yang istimewa, dari 40 peserta tersebut 20 di antaranya berasal dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Bangli. “Bagi yang punya kom petensi tetapi belum mengantongi sertifikat uji kompetensi, diharap kan mengikuti uji kompetensi. Di TUK Agung semua alat untuk ujian kami persiapkan, peserta tinggal membawa diri,” ujarnya. DISKON 50% Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap bidang tata rias dan busana adat Bali ini, Bu Agung masih tetap mem berikan kesempatan luas kepada masyarakat umum untuk mengi kuti kursus reguler di LKP Agung dengan memberikan diskon 50%. Materi yang diajarkan mencakup Tata Kecantikan Rambut, Tata Kecantikan Kulit, Tata Rias Pengan
tin. LKP Agung memiliki tempat belajar yang memadai dan kon dusif di dua tempat di Denpasar, dan ditangani langsung Bu Agung dibantu instruktur lain yang mem punyai latar belakang keahlian dan pengalaman legal yang tentunya telah mengantongi sertifikat kom petensi di bidang tata kecantikan. Disediakan pula beasiswa kursus gratis bagi mereka yang kurang mampu dan putus sekolah, yang benar-benar berminat di bidang tata kecantikan. Semua peralatan kursus disiapkan lembaga. Syarat dan ketentuan berlaku. Masyarakat yang berminat, silakan mendaftar di Sekretariat LKP Agung, Jalan Anggrek No. 12 Kreneng, Denpasar. Telepon 0361 233850, 081 1393602, faks. 0361 247153. Cabang Tohpati, Jalan WR. Supratman No. 303 A, Toh pati, Denpasar. Email: lkp_agung@ yahoo.com. website: www.salona gung.com. –Inten Indrawati
Bagi pembaca yang memiliki kisah unik, seru, menyebal kan, atau mengasyikkan dan ingin berbagi dengan pembaca lainnya, silakan kirim kisah Anda ke redaksi@tokoh.co.id. Panjang naskah maksimal 3.000 karakter. Sertakan juga nama dan no kontak Anda. Naskah yang muat di rubrik “OMG” akan mendapat bingkisan Tokoh. Info lebih lanjut, silakan hubungi Redaksi Mingguan Tokoh (0361) 425373
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Ratna Hidayati. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Pemimpin Perusahaan: IDK Suwantara. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri Ardhini, Wirati Astiti, Sagung Inten, Tini Dwi Rahayu. Redaksi/Pemasaran Jakarta: Diana Runtu, Sri Iswati. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: IDN Alit Budiartha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama. Sekretariat: Ayu Agustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan Pal merah Barat 21 G Jakarta Pusat 10270–Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram– Telepon (0370) 639543–Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456–Faksimile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@tokoh.co.id, iklan@tokoh.co.id. Website: www.tokoh.co.id. Bank: BCA Cabang Palmerah Barat Jakarta. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 229.3006644 Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.
Bu Agung bersama sebagian peserta kursus pelatihan tata rias dan busana adat Bali dari anggota PKK Kelurahan Tuban melalui Program Bina Lingkungan tahun 2013 PT Angkasa Pura (persero), dalam balutan busana tengkuluk lelunakan.
24
16 - 22 Desember 2013