16 - 22 Juni 2014
24
Stand Mini Omzet Maksi Wajah Ni Made Supadmi dan suaminya, Made Adi Gede, tampak sumringah. Ini adalah pertama kalinya mereka tampil di Jakarta Fair, Kemayoran, Jakarta. Baru sepekan berpameran, aneka kerajinan Bali yang mereka bawa hampir semuanya terjual. Rasanya perjalanan mereka jauh-jauh dari Kabupaten Gianyar, Bali menuju Jakarta, menjadi tidak sia-sia karena sambutan pengunjung yang kebanyakan datang dari sejumlah wilayah di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) begitu hangat.
L
etak stand Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gianyar, di Hal B Jakarta Fair, Kemayoran, sepertinya kurang strategis, berhimpit-himpit dengan stand-stand kecil lainnya. Belum lagi penataannya, yang agak semrawut. Stand itu ukurannya sangat kecil, hanya 2 x 2 M, sementara kerajinan beraneka yang dipajang di sana, begitu banyaknya. Stand ‘mini” itu bukan hanya berisi kerajinan SupadmiAdi, tapi juga UKM lainnya. Seperti kata pepatah, “rezeki tidak lari ke mana”, pengunjung Jakarta Fair yang membludak mengalir juga sampai ke stand Supadmi-Adi. “Kerajinan yang kami bawa kebanyakan adalah patung-patung, seperti topengtopeng kayu itu (sambil menunjuk topeng-topeng kerajinan Bali yang ditempel di dinding). Tapi kebanyakan sudah habis terjual hanya tinggal itu sisanya,” ungkap Adi. Supadmi dan suaminya merasa beruntung kali ini diberi kesempatan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gianyar untuk memamerkan kerajinannya di arena Jakarta Fair kali ini. Namun kesempatan ini hanya diberikan selama sepuluh hari, setelah itu
diganti dengan kelompok UKM dari kecamatan lainnya di Gia nyar. “Meski hanya sebentar, ini memuaskan. Selain gratis menggunakan stand juga penjualan cukup maksimal,” kata Adi yang puluhan tahun bergelut di bisnis kerajinan Bali. Hasil menggembirakan ini seolah menjadi ‘oase’ bagi pemilik toko kerajinan ‘Pucuk Bang Mekar’ ini. Menurut mereka, penjualan kerajinan Bali khususnya bagi pelaku bisnis seperti mereka, mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini dikarenakan munculnya sentra-sentra penjualan kerajinan yang dikelola pihak tertentu, dan ini sangat berpengaruh para pengrajin kecil seperti dirinya. “Banyak pengrajin kecil seperti kami menjerit karena penjualan makin anjlok bahkan bisa sampai 50%. Sekarang para wisatawan yang datang ke Bali, kebanyakan di arahkan datang ke sentra-sentra itu,” keluh Adi. Akibat lesunya bisnis kerajinan, akhirnya ia pun terpaksa nyambi menjadi kontraktor bangunan. Tinggal sang istri saja yang meneruskan bisnis kerajinan mereka yang memang telah puluhan tahun ditekuni. “Saya membantu kalau ada eventevent besar saja seperti sekarang,”
Made Adi dan istrinya, Ni Made Supadmi
tambah Adi. Untuk tampil di Jakarta Fair, menurut Supadmi, mereka mempersiapkannya secara khusus, termasuk aneka kerajinan yang disiapkan. “Jadi ini semua barangbarang baru, khusus untuk Jakarta Fair,” ucap Supadmi yang menjual aneka patung miliknya de ngan harga berkisar dari Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu. “Saya senang, patungpatung ini laris. Pembelinya pengunjung lokal,” kata Supadmi yang mengaku membawa satu truk kerajinan untuk dipamerkan di Jakarta Fair.
telah puluhan tahun bergelut di bidang ini, dan telah mengalami pasang-surut bisnis tersebut, mentalnya telah teruji untuk tetap survive. Ia berusaha maju, mencari dan membuka peluang demi perkembangan bisnisnya. Jakarta
ke Smesco tapi produk baru. Sekarang belum datang,” ungkap Supadmi. Sebelum ini, ia juga mengikuti pameran kerajinan di Monas, hasilnya pun memuaskan. “Saya bawa banyak perajinan pernak-pernik, dan itu ludes dalam tempo singkat. Banyak yang tanya, tapi sudah habis,” ucapnya. Supadmi-Adi adalah potret UKM yang gigih berjuang di te ngah persaingan tajam di bisnis kerajinan. Di arena Hall B yang memang diperuntukkan bagi para UKM dari daerah-daerah, ada banyak UKM seperti Supadmi. Mereka berjuang untuk mendapatkan pasar lebih baik di Jakarta. Event Jakarta Fair adalah salah satunya. Event akbar ini memang sangat menjanjikan, khususnya bagi para UKM, mengingat pengunjungnya mencapai jutaan orang.Tahun 2013 lalu, jumlah pengunjung mencapai 4,8 juta dengan nilai transaksi Rp 4,5 trilun. Pihak penyelenggara berharap, jumlah pengunjung ta-
PASAR JAKARTA MENJANJIKAN Meski penjualan kerajinan di Bali menurun tajam, namun Supadmi tidak berputus asa. Apalagi bisnis kerajinan sudah ditekuninya lama, sejak sebelum menikah. Sebagai pebisnis yang
Stan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gianyar ramai pembeli
adalah pasar yang potensial untuk penjualan aneka kerajinan Bali produknya. Tak heran kalau akhir-akhir ini Supadmi menjadi rajin berpameran ke Jakarta. Bulan Juni ini saja, selain Jakarta Fair, Supadmi sudah mengagendakan tampil di Smesco Festival yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center, kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 19-22 Juni mendatang. Ini adalah salah satu pameran kerajinan terbesar di Indonesia. Pesertanya pun selain dari UKM dalam negeri juga dari luar negeri. Karenanya para pengrajin Indonesia pun membuat persiapan khusus, sebab akan banyak pembeli mancanegara datang. “Untuk Smesco nanti, kami juga mempersiapkannya secara khusus. Kami diminta menampilkan kerajinan patung, wayang, dll. Jadi bukan barang-barang di sini (Jakarta Fair) yang akan dibawa
hun ini akan meningkat menjadi 5 juta orang dengan nilai transaksi Rp 5 trilun. Pentingnya memberi support pada UKM Indonesia untuk terus maju juga disadari oleh pengelola Jakarta Fair. Karenanya pada tahun ini, peluang UKM untuk berpartisipasi dibuka seluas-luasnya. Kalau sebelumnya jumlah UKM yang berpartisipasi tak terlalu banyak. Pemda DKI Jakarta tahun lalu sempat ‘menyemprit’ PT JIExpo sebagai penyelenggara Pekan Raya Jakarta (sekarang Jakarta Fair) gara-gara tingkat partisipasi UKM yang dinilai rendah. Karenya, tahun ini para pengusaha kecil boleh tersenyum. Tahun ini porsi UKM ditambah dengan perbandingan 60% swasta dan 40% UKM. Secara total, Jakarta Fair yang berlangsung dari 6 Juni hingga 6 Juli ini, diikuti oleh 2.650 perusahaan peserta dan 1.300 stan pameran. –Diana Runtu
EKSPRESSO
2
Hidup adalah Pilihan Masyarakat Bali kini memiliki banyak pilihan acara. Mau menyaksikan seni budaya, ada Pesta Kesenian Bali. Mau menikmati suasana politik, ada kampanye pemilihan presiden. Mau menonton sepak bola, ada Piala Dunia. Mau menikmati semuanya juga bisa. Mau tidak peduli semuanya karena ingin berlibur juga boleh karena sekarang musim anak sekolah liburan. Kesempatan untuk melakukan apa yang kita inginkan sudah terbuka. Tergantung kita mau memilih yang mana karena hidup adalah pilihan. Salah satu contoh, bagi penggemar sepak bola. Ajang Piala Dunia menjadi momen mereka memilih tim yang akan didukung. Banyak hal yang dijadikan alasan mengapa memilih tim itu. Mulai dari alasan teknis, matematis, sampai klenik pun digunakan. Semua berkoar jagoan merekalah yang terbaik. Tetapi, dalam sebuah pertandingan pasti ada kalah menang.
O
M G
Ketika tim jagoan menang jangan terlalu girang, ketika tim jagoan kalah, jangan menangis. Hadapi semuanya dengan senyum. Senyum adalah dari konsekuensi pilihan kita.
16 - 22 JUNI 2014
Para motivator hebat mengatakan hidup adalah pilihan. Tiap saat kita harus memilih dan memutuskan sesuatu, entah itu bentuknya keputusan kecil atau besar, target kecil atau target besar. Jika kita sudah berani menentukan pilihan, sesuai dengan selera dan keinginan kita, maka kita pun harus konsekuen, siap menerima semua risiko. Salam
Mohon informasi nomor kontak penjual es cincau yang dimuat Tokoh edisi 800. Yanti dan Pak Putu, Denpasar Hubungi Pak Sastra: 0811380675 Mohon informasi nomor kontak Dokter Oka. Hartono, 081 2365 xxxx Hp Dokter Oka: 081 2397 9379 Mohon informasi nomor telepon Ruzira Shoes & Bags Bali yang dimuat Tokoh edisi 800. Nila, 081 338 206 xxx Hubungi Ayu Arni: (0361) 2158848 Mohon informasi nomor kontak ahli terapi stop rokok Ketut Darma Putra Jayantara, Meyrani Putri Ketut Darma Putra (Celuk Terapi). Telepon: (0361) 409 2634, Hp: 081 313 985 758, 081 916 223 113
Pakai Helm kok Naik Mobil
Kisah ini berawal ketika saya dan sepupu saya pergi ke Pasar Anyar. Alasan pertama kami ke Pasar Anyar adalah tentunya untuk membeli sayur dan ke perluan sehari-hari kami. Eiitss… bukan itu yang terpenting, alasan yang terpenting kenapa bukan pasar modern yang kami sasar adalah karena di pasar Anyar ada kakak penjual sayur yang wajahnya lumayan ganteng jadi kami sekalian cuci mata saat memilih sayuran yang segar. Alasan itu setelah saya analisis yang menurut teori perilaku konsumen merupakan motif pembelian irrasional karena tidak berdasarkan pada rasional kondisi produk, harga atau sesuatu yang mampu diukur secara rasional. Seperti biasa di langganan kami itu pasti ramai pengunjung, padahal banyak penjual sayur sejenis dengan dagangannya kakak ganteng sebut saja Kak Made. Karena masih ramai di stand Kak Made, saya dan sepupu ber keliling untuk melihat produk keperluan kami yang lainnya. Namun, pengunjung masih tetap ramai dan tampak dua orang pembeli yang seusia kami berada pada antrian depan. Kami pun tidak mau kalah saing, kami juga mendekat dan ikut memilih-milih
mingguan berita wanita Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998
sayur. Kak Made pun terlihat berusaha melayani pembelinya dengan cepat. Saya pun melakukan aksi tawar menawar sekalian cuci mata. Dua orang pembeli yang sebaya dengan kami pun ikut beraksi untuk menarik simpati kak Made. Sambil memilih sayur mereka curhat masalah gadget. “Astaga, dompet sama iPad ketinggalan di jok motor, gimana caranya bayar sayur,” gumam salah satu dari mereka. Saya pun mulai berguman, “Ye, apa hubungannya beli sayur pake iPad, dasar!” Kak Made pun menjawab, “Ya, ga apa-apa kok titip aja di sini sayurnya, ambil dulu dompetnya ya.” Saya pun merasa tidak mau kalah saing mencari perhatian Kak Made. Setelah selesai memilih sayur, saya membayar kepada Kak Made, sembari menunggu kembalian, saya pun mengajak adik sepupu saya, “Yukk bawa belanjaannya ke mobil”.
Adik sepupu saya diam agak lama. Saya pun bertanya, “Ada apa kok diam???” Adik sepupu saya pun menarik tangan saya dan berbisik, “Kok kakak bilang bawa belanjaan ke mobil, lihat kita kan lagi pake helm, yang artinya kita mengendarai sepeda motor bukan mobil!!!”. “Astagaaaaaaa, kenapa baru bilang!” keluh saya sambil me ratapi nasib saya yang memalukan hari itu. Saya tersenyum malu dan memegang kepala saya yang agak terasa pusing. Kontan saya malu setengah mati. Pelan-pelan saya jalan sembari berlari kecil menjauhi kerumun an orang-orang sambil sesekali melihat orang-orang yang sedang menggeleng-gelengkan kepala dan menertawai saya. Kisah itu membuat saya sadar bahwa menjadi diri sendiri jauh lebih nyaman ketimbang berpurapura hanya untuk sebuah simpati orang. -Sri Marwati
Bagi pembaca yang memiliki kisah unik, seru, menyebalkan, atau mengasyikkan dan ingin berbagi dengan pembaca lainnya, silakan kirim kisah Anda ke redaksi@tokoh.co.id. Panjang naskah maksimal 3.000 karakter. Sertakan juga nama dan no kontak Anda. Naskah yang muat di rubrik “OMG” akan mendapat bingkisan Tokoh. Info lebih lanjut, silakan hubungi Redaksi Mingguan Tokoh (0361) 425373
GORO-GORO
1 atau 2
Bu Amat bertanya serius, sehingga Amat terpaku. Satu atau dua? Milih Prabowo atau Jokowi sebagai presiden Putu Wijaya untuk masa jabatan 2014- 2019. “Kalau Bapak bingung,” lanjut Bu Amat, “supaya adil, kita paro-paro saja. Kalau Bapak milih satu, saya dua. Sebaliknya kalau Bapak dua, saya milih satu.” Amat ketawa, karena tidak setuju. “Lho kenapa ketawa?” “Bu, kalau mau adil, caranya tidak begitu. Pilih saja yang ibu sukai. Bapak juga begitu. Kalau kebetulan sama, bagus, namanya kompak. Tapi kalau lain-lain, juga bagus. Itu namanya demokrasi. Ibu mau milih siapa? Giliran Bu Amat yang tertawa karena tidak setuju. “Lho, kok ketawa? Adil itu begitu kan?” “Ya, adil buat mantan guru seperti Bapak, memang adil itu disamakan dengan kejujuran. Ya, kan ?! Kalau sudah jujur mengikuti maunya sendiri itu sudah, apa tadi? Sudah demokratis. Kalau sudah sama-sama jujur, pilih annya dibilang kompak. Artinya Bapak mau bilang asal jujur, asal kompak itu, adil. Begitu kan?!” Amat berpikir. Ia tersesat karena istrinya memelintir apa yang dinamakannya sebagai keadilan. “Bagaimana?” Bu Amat mengulang apa yang sudah dikatakannya. “Jadi menurut Bapak, asal demokratis, asal kompak, itu adil. Begitu?” Amat berpikir lagi. “Tapi rasanya Bapak tidak bilang begitu!” “Lho bagaimana ini. Wong Ibu baru saja dengar kuping sendiri, Bapak bilang begitu!” “Masak?” Di dinding seekor cicak berdecak. “Nah itu! Cicak itu saksinya!” “Ah tidak, kok! Ibu keliru barangkali. Bapak kan hanya bilang: kalau pilihan kita sama berarti kompak! Kalau beda, artinya demokratis!” “Ya! Tapi Bapak bilang sebelumnya, itu yang namanya: adil!” “O, masak?” “Ya!” “Kok Bapak bilang begitu?” “Mana Bapak tahu!” “Makanya Ibu bantah! Itu kan keadilan menurut pendapat anak sekolahan. Kata teori dalam buku-buku! Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, adil itu kalau kita bagi-bagi separo-separo. Kalau ada telur satu ya dibelah dua. Jadi dapat separo-separo! Begitu! Itu baru adil!” Amat senyum. “Tapi ini telornya bukan satu, tapi dua.” “Ya kan! Makanya satu-satu! Ngerti tidak?” Amat manggut-manggut membenarkan. Tapi sebenarnya hatinya berkata tidak. Tidak, itu bukan keadilan sebenarnya. Keadilan semu demi menjaga harmoni. Meskipun tidak dibantah lagi, Bu Amat terus ngomel. “Jangan dikira asal kompak, asal demokratis, itu sudah adil. Tidak begitu, Pak. Itu kan pikiran orang yang mau cari siapa yang menang. Kalau sudah kompak, pasti akan mengalahkan yang kurang atau tidak kompak. Asal demokratis, menang dalam pemunggutan suara, pasti menang dan itu dikatakan adil. Tapi coba lihat contohnya! Pak Wayan itu kan orangnya pintar, sopan, ramah dan bijaksana. Tapi ia memang kurang bisa bergaul. Pak Made orangnya begitu, ketus, judes, suka main kayu tapi pintar bergaul. Waktu pemilihan Kepala Lingkungan kita di sini, Pak Made dapat suara lebih banyak. Dia yang jadi Kepala Lingkungan. Tapi baru satu tahun, semuanya berantakan. Belum lagi dia lari bawa uang kas. Akhirnya Pak Wayan yang menggantikan, tanpa ada pemilihan lagi. Hasilnya, lihat saja. Soal kebersihan, keamanan, keserasian, kita nomor satu. Bahkan kita punya TK dan taman untuk olahraga dan main-main anak-anak kita sekarang. Ya kan, Pak?! Jangan diam saja, ya, ya, tapi dalam hati membantah. Betul tidak?” “Betul.” “Betul! Betul! Apanya yang betul!” “Adil itu tidak cukup didasarkan kepada kejujuran, karena bisa me nimbulkan konflik. Adil harus diselaraskan dengan harmoni dalam praktik di masyarakat yang penuh keragaman di negeri kita ini.” Amat terus ngomong panjang. Bu Amat akhirnya diam-diam pergi ke dapur. “Ibumu sudah semakin tua dan pemarah,” kata Amat menceritakan peristiwa itu pada Ami. Ami hanya tersenyum. Lalu memberi komentar. “Sabar, Pak. Ibu selama ini kan selalu mengalah kepada Bapak. Sekalisekali biarkan dia menang. Tidak berarti dia menang, dia pun tahu itu.” Amat terkesan oleh nasihat Ami. Tapi malam hari, di tempat tidur Bu Amat kembali bertanya penasaran. “Jadi bagaimana? Bapak 1 atau 2?” Amat berpikir. “Ibu dua, Bapak?” Amat tak bisa tidak jujur. Lalu menjawab pasti : “Dua!” “Itu namanya kompak.”
Pemimpin Perusahaan: IDK Suwantara. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri A r d h i n i , W i r a t i A s t i t i , S a g u n g I n t e n . J a k a r t a : D i a n a Ru n t u . N T B : N a n i e k D w i S u r a h m i . D e s a i n G r a f i s : I D N A l i t Budia rtha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama. Sek retariat: Ayu A gustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan Palm erah B arat 21 G Jakarta Pusat 10270– Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–Telepon (0370) 639543– Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456–Faksi mile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@tokoh.co.id, iklan@tokoh.co.id. Website: www.tokoh.co.id. Bank: BCA Cabang Pal merah Barat Jakarta. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 229.3006644 Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.
16 - 22 JUNI 2014
Malelunakan
23
Dukung Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Pada Pawai Pembukaaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-36, yang di buka langsung Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (13/6), di depan Monumen Bajra Sandi Niti Mandala, Renon, Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kota Denpasar, IA Selly D. Mantra kembali menghadirkan para duta endek untuk mengikuti parade budaya. Untuk kali ini mereka secara khusus merepresentasikan salah satu kearifan lokal Denpasar yang sangat khas yakni malelunakan.
D
ikatakannya para duta endek ini selain bicara ciri khas Denpasar melalui lelunakan, mereka juga bertugas untuk terus mempromosikan dan mengampanyekan penggunaan endek. Karenanya, Selly D. Mantra pun memercayakan AAA Ngurah Anom Mayun yang memang pakar di bidangnya, mendadani penampilan 26 orang duta endek secara berpasangan untuk mengikuti pawai pembukaan PKB tahun ini. Seluruh pakaian yang dikenakan para duta endek pun merupakan koleksi dari AAA (A3). Menurut Selly D. Mantra, ia tidak akan pernah berhenti menggaungkan keberadaan endek yang dikenal sebagai produk unggulan kota Denpasar ini. “Apalagi sekarang dibantu oleh para duta endek, yang adalah generasi muda. Mereka kami ajak untuk bersama-
sama ikut melestarikan produk warisan leluhur yang bernilai seni budaya tinggi ini. Hendaknya juga hal ini menjadikan para pengrajin lebih meningkatkan lagi inovasinya terhadap produk lokal yang satu ini,” tandasnya. Sementara itu, AAA Ngurah Anom Mayun, mengatakan ia bahagia bisa sekaligus mendukung visi dan misi Kota Denpasar mewujudkan kota kreatif berbasis budaya. Apalagi urusan seni dan semua yang ada di dalamnya sudah menjadi bagian dari hidupnya. Begitu bicara lelunakan, Ngurah Mayun mengatakan kali ini ia mendandani duta endek dengan cara mamasang lelunakan yang benar. Menurutnya, malelunakan beda dengan matengkuluk yang lilitannya di kepala tanpa menggunakan aturan. Sedangkan, malelunakan khususnya di Denpasar ini, dalam melilitkannya ada aturannya. ”Saat melilitkan di kepala dilakukan dengan tiga kali putaran. Di belakangnya berbentuk segi tiga, yang melambangkan dan menggambarkan perjalanan manusia di dunia ini yang semuanya mengalami mulai dari lahir, hidup dan mati. Lilitannya itu berarti mapepegat atau memutuskan hubungan dengan orang yang meninggal,” paparnya. Dikatakannya, untuk panjang selendang endek yang digunakan untuk lilitan yang benar adalah
2,5 m, sedangkan lebarnya dapat menyesuaikan dan umumnya ratarata 8 cm. “Yang istimewa lagi, khusus untuk penampilan parade di acara pembukaan PKB kali ini sengaja dipilih endek. Semua mengenakan endek, mulai dari lelunakan, kain untuk putri maupun yang putra. Begitu juga dengan udeng/destar, semua materialnya dari endek,”lanjutnya. Mengenai motif endek yang dikenakan oleh seluruh duta endek, Ngurah Mayun sengaja menghadirkan lebih beragam, dari
motif klasik sampai dengan yang modern. Sedangkan untuk warna pilihan jatuh pada warna alam dengan atau tanpa gradasi. Hal ini, katanya untuk mengingatkan bahwa lelunakan dahulu di Denpasar, digunakan untuk acara pitra yadnya. Menariknya lagi, masingmasing endek yang dikenakan para duta endek putri memiliki seri yang sama dengan pasangannya duta endek yang putra. Namun sebagai seorang seniman, Ngurah Mayun memberikan aksen warna cerah pada pilihan selendang yang dililitkan untuk di badan duta endek putri agar penampilan mereka lebih segar. Aksesori yang juga digunakan yang masih mencirikan khas orang Bali seperti subeng, dilengkapi dengan gelang sebagai pendukung keindahan penampilan. Selanjutnya, untuk penataan bunga di kepala disesuaikan. Biasanya cukup satu tangkai, namun untuk acara parade kali ini ditambahkan agar penampilam para duta endek menjadi lebih cantik. Tidak lupa, diselipkan juga maskot Kota Denpasar, yakni bunga jempiring. “Sedangkan, bunga segar seperti cempaka putih dan kuning yang di sematkan di belakang, selain untuk menutupi batang atau tangkai bunga mas yang dipasang agar penataan rambut lebih rapi.
Sehingga, ketika hiasan wajah dan kepala ini dilihat dari depan, samping maupun belakang sama cantiknya,” katanya. Ngurah Mayun juga menjelaskan, bunga yang dipasang di belakang tersebut pada zaman dahulu dimanfaatkan sebagai pewangi, karena aroma harumnya. Di samping itu, dahulu juga belum
ada parfum seperti sekarang. Begitu pun mengenai hiasan bintikbintik di dada, yang tempo dulu sebenarnya boreh miik karena dibuat di antaranya dari kayu cendana atau yang lainnya. Ini juga dianggap sebagai parfum, dan saat ini menjadi tambahan hiasan yang terkesan klasik. Melihat penampilan para duta endek kali ini, Ngurah Mayun mengatakan, endek sangat pantas untuk digunakan di berbagai acara. “Baik itu acara yang sederhana sampai yang paling atas, tergantung bagaimana cara mendesainnya.Termasuk bagaimana mengombinasikannya dengan material lainnya,” ujarnya. -ard Wardrobe, Make up & Hair do by AAA Ngurah Mayun
22
“Meet & Greet Duta Endek” Selamatkan Budaya
S E L E B R I TA S
16 - 22 JUNI 2014
16 - 22 JUNI 2014
Ida Ayu
Surya Adnyani
Filosofi Tinggi
M
enurut Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Selly D. Mantra, untuk ini Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), menggandeng Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar terus berupaya menjaga keberadaannya dengan melestarikan juga mengembangkannya. “Termasuk menjadi komoditas dunia fashion yang berbasiskan budaya,” ungkap Selly D. Mantra disela-sela sosialisasi (meet & great) para Duta Endek 2012 dan 2013 di kalangan murid-murid SMA/SMK se-Kota Denpasar, Sabtu (7/6) di Aula SMA Negeri 7 Denpasar. Dalam acara yang juga dihadiri Kadisdikpora Kota Denpasar, Ir. I Gusti Ngurah Eddy Mulya, S.E., M.Si., Kepala Sekolah SMAN 7 Denpasar, IB Suyasaputra, M.Si., dan undangan lainnya, Selly D. Mantra mengatakan selama ini pemerintah Kota Denpasar telah
pula membukakan akses pasar untuk pengrajin melalui pameran baik tingkat daerah, nasional hingga internasional. Kegiatan yang telah diikuti selama ini di antaranya, Pameran Inacraft, Trade Expo, Ipex Bandung, JFFF, Pameran Fashion & Craft, Denfes dan Sanfes. “Ada juga pelatihan menenun untuk para pengrajin dan pelatihan service excellent promotion product. Program lainnya, berupa sosialisasi (meet & greet) dengan para desainer papan atas seperti, Sony Muchlison, Didit Maulana dan Deden Siswanto. Pemerintah juga tidak lupa menyediakan akses media trading marketing on line di www.balidenpasar trading.com,” tuturnya. Selain itu, kata Selly D. Mantra, yang segera dilaksanakan adalah pemilihan Duta Endek Tahun 2014. “Setelah terpilih nanti, Duta Endek ini akan bertugas memberi layanan informasi kepada masyarakat tentang endek dan mempromosikannya di kalangan remaja sebagai produk lokal unggulan Kota Denpasar,” ujar istri orang nomor satu di Kota Denpasar ini. Selly D. Mantra juga menuturkan, agenda pemilihan Duta Endek kali ini dilaksanakan untuk ketiga kalinya di Kota Denpasar. Melalui program Duta Endek diharapkan akan semakin banyak anak muda yang menjadi corong untuk menggalakkan pemakaian endek terutama di kalangan remaja. Bicara harga endek, diakuinya tidak bisa dikatakan murah. Berbeda dengan batik yang pilihan harga nya sangat beragam. “Kita bukan anti-batik, namun saat ini mari kita bersama mengembangkan produk lokal yang kita miliki. Sedangkan, untuk bisa lebih menekan harga, diperlukan kreativitas. Misalnya,
mengombinasikan endek dengan bahan lain,” ujar Selly D. Mantra ini sambil menunjuk kemeja yang dikenakan Cakra Duta endek 2013, sebagai contoh sambil menyebutkan beberapa kreasi lainnya yang berbahan endek dan digarap oleh anak-anak muda. Berikutnya semua program menyesuaikan pula dengan visi Kota Denpasar, yaitu Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya Dalam Keseimban gan Menuju Keharmonisan. “Dekranasda sebagai mitra kerja pemerintah, memiliki peran untuk membantu melindungi, melestarikan, membina serta mengembangkan seni kriya kerajinan di Kota Denpasar, salah satunya adalah kerajinan tenut ikat yang khas bernama endek ini,” ungkapnya. Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Denpasar, Ida Ayu Dewi Citrawati, S.E, M.Si., didampingi Kasi Bina Usaha IGA Laxmy Saraswaty, S.S., menuturkan Duta Endek juga menjadi salah satu program mendekatkan generasi muda dengan budaya bangsanya. Untuk pendaftaran Duta Endek akan dilaksanakan mulai tanggal 21 Juli hingga 11 Agustus 2014. Selanjutnya, akan diteruskan dengan seleksi awal melalui tes tulis tentang pengetahuan umum. Juga, dilakukan interview mengenai brain, inner beauty, behaviour, public speaking, dan cooperates in team. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada puncak acara, yakni grand final pada 2 Oktober 2014. Bagi pemenang yang lolos sebagai Juara I, II, III, akan me nerima piala, piagam, hadiah uang, selempang serta suvenir. Mereka resmi menjadi Duta Endek dengan lisensi (all right reserved) di bawah
Suasana meet & greet di aula SMA 7 Denpasar
Dekranasda Kota Denpasar. Nian didampingi Cakra, keduanya Duta Endek tahun 2013, pada kesempatan yang sama mengajak siswa yang hadir untuk ikut menyelamatkan warisan budaya ini. Ia juga kembali mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Denpasar melalui Dekranasda Kota Denpasar dan Disperindag Kota Denpasar kembali akan menggelar Pemilihan Duta Endek Kota Denpasar Tahun 2014. Disebutkannya pula tujuan diadakannya Pemilihan Duta Endek Kota Denpasar yakni: -Mempersiapkan remaja putra dan putri terbaik Kota Denpasar menjadi Duta Endek Kota Denpasar. -Menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan kalangan remaja ter hadap endek sebagai warisan budaya dan produksi dalam negeri. -Mempromosikan dan menyosialisasikan ragam endek sebagai
salah satu kearifan lokal dan produk unggulan Kota Denpasar. -Peningkatan kemampuan personal, pelayanan, informasi dan promosi endek. -Memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk lebih lagi mengenal sejarah serta proses pembuatan endek. Sebagai seorang Duta Endek, Nian juga menyampaikan dirinya cukup banyak memperoleh kesempatan mengikuti berbagai program pengembangan diri maupun penambahan wawasan, seperti Pelatihan Desain Endek, Pelatihan Catwalk , Pelatihan Public Speaking, Pelatihan Service Excellent (Peningkatan Brain dan Inner Beauty), Visiting Trip ke Pengrajin Endek (outbound). Juga, melakukan Meet and Greet To School, Fashion Show dalam berbagai even di Kota Denpasar, mulai dari Denpasar Festival (Denfes), Sanur Festival (Sanfes) termasuk tampil di acara pem bukaan Pesta Kesenian Bali. –ard
Cakra, Selly D. Mantra, dan Nian
Persyaratan Pemilihan Duta Endek 2014 1. WNI berusia 16-23 Tahun 2. Berdomisili di Kota Denpasar 3. Belum menikah 4. Tinggi minimal 163 cm (perempuan) dan 167 cm (laki-laki) 5. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik 6. Memahami pengetahuan tentang endek dan berwawasan luas serta menguasai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan baik 7. Memiliki bakat khusus (special talent) 8. Melampirkan foto copy piagam prestasi (jika ada) 9. Melampirkan foto original (4 R) sebanyak 3 buah. Close up tampak depan dan seluruh badan dengan menggunakan pakaian endek bebas dan sopan 10. Mengisi formulir pendaftaran dan melampirkan foto copy KTP atau Kartu Pelajar 11. Formulir beserta lampiran dimasukkan ke dalam amplop coklat dengan menulis : Duta Endek Kota Denpasar 2014 dikirim ke Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar di Jalan Melati No. 31 Denpasar Atau Jalan Majapahit No. 1 Denpasar 12. Pendaftaran dibuka mulai 21 Juli s.d.11 Agustus 2014.
Mahayastra
Pemerintah Kabupaten Gianyar bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gianyar menghadirkan sebuah terobosan baru dengan memperkenalkan kain “Tenun Pucuk Gianyar”. “Ini merupakan bagian dari program yang dilaksanakan pemerintah dalam rangka melakukan pembinaan dan pengembangan kerajinan yang ada di Gianyar,” ungkap Ketua Dekranasda Kabu paten Gianyar, Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, S.E.,M.A.P.
Ketua Dekranasda bersama tamu undangan dan seluruh Duta Endek 2012 dan 2013
Endek adalah salah satu warisan budaya Bali. Dengan nilai kearifan lokalnya, endek dipandang mampu menjadi produk unggulan masa depan. Endek yang sudah dikenal sejak lama secara turuntemurun ini, bukan hanya menjadi kebanggaan Kota Denpasar, namun kebanggaan masyarakat Bali.
3
Dayu Candra saat memperlihatkan endek pucuk pada Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono
K
ain tenun yang unik mengambil motif ikon Kabupaten Gianyar yaitu bunga pucuk atau kembang sepatu ini, untuk wilayah lokal sudah diperkenalkan bertepatan dengan HUT Kota Gianyar pada 19 April silam. Pada saat itu pula seluruh jajaran SKPD dilingkungan Kabupaten Gian yar mengenakan tenun pucuk. Begitu juga dengan Muspida. “Saat ini para anggota DPRD Gianyar pun sudah me ngenakan tenun pucuk. Selain itu, tenun pucuk juga sudah kami kenalkan ke kabupaten/kota lainnya di Bali,” ujar istri Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra SST. Par., M.A.P.,ini. Perempuan yang akrab dipanggil Dayu Surya ini menambahkan dirinya sempat bertemu dengan Ny. Okke Hatta Rajasa sebagai Ketua Harian Dekranas Pusat,
dan memperkenalkan tenun pucuk serta menerima banyak masukan diantaranya masalah hak cipta. Dekranasda bersama Dis perindag Gianyar melakukan promosi tenun pucuk Gianyar, menggandeng tiga desainer senior Bali asal Gianyar, yakni Tude Togog, Tjok Abi dan Bintang Mira. Mereka mempersembahkan rancangan dalam bentuk busana kasual maupun busana malam di kesempatan pagelaran hiburan serangkaian peringatan HUT ke-34 Dekranas Pusat. Selain seremonial, peringatan HUT yang dibuka Ny. Ani Yudhoyono, Kamis (5/6) di Gedung SME Tower, Jakarta, juga dimeriahkan pameran kerajinan selama tiga hari. Dayu Surya menambahkan, semua produk yang berpartisipasi pada pameran tersebut sangat erat dengan budaya dan kearifan lokal. “Semua kabupaten di Bali turut hadir, dan kami dari Gianyar menampilkan kerajinan perak,” ucapnya. Ibu tiga anak ini menegaskan ajang pameran mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas, termasuk daya saing pengrajin Gianyar. Sesuai dengan tema Dekranas Pusat tahun ini “Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan sebagai Basis Produksi dalam Menyongsong Pasar Bebas ASEAN 2015”. Tujuannya, agar pengrajin menghasilkan produk unggulan bernilai tambah dan mampu ber saing den gan negara lain. Karena di sana juga
diingatkan kalau kita hendaknya bersiap menghadapi pasar bebas ASEAN 2015. Dayu Surya juga menyampaikan saat pembukaan, Ny. Ani Yudhoyono sempat berkunjung ke stan Gianyar dan menanyakan tentang produk tenun baru dari Bali yang bernama tenun pucuk Gianyar. “Ibu Negara menyampaikan rencananya akan berkunjung ke anjungan Dekranasda Gianyar saat berlangsungnya Pesta Ke senian Bali (PKB) 2014,” ujarnya sambil menambahkan ketika itu hadir pula Ny. Boediono selaku Ketua Umum dan Ny. Okke Hatta Rajasa, Ketua Harian Dekranas Pusat. Mengenai kesempatan mengisi acara pagelaran hiburan dengan mengadakan fashion show desain busana berbahan tenun pucuk, Dayu Surya merasa bahagia. Ketika itu, menjadi sangat istimewa bukan hanya karena 15 busana hasil karya tiga desainer papan atas Bali, tapi mereka yang tampil memeragakan pun orang-orang istimewa. Ada istri Menteri Perdagangan, Dharma Wanita Pusat dan pemerhati ekonomi kreatif termasuk Dayu Surya yang secara spontan turut pula berlenggang. “Pagelaran fashion show-nya juga sempat disaksikan Ny. Okke Hatta Rajasa, Ny. Jero Wacik dan Dekranas Bali diwakili oleh Ny. Sudikerta,” ujar Dayu Surya. “Fashion show kali ini men dapat respons sangat baik, sebab yang semula mereka lihat masih lembaran kain, begitu dilihat di panggung saat itu sudah menjadi beragam desain busana yang indah dan elegan,”uajr penghobi tra veling, menyanyi dan menari ini. ALAT TENUN BUKAN MESIN Bicara tenun pucuk Gianyar, tentu tidak bisa lepas dari nama
IB Adnyana, pemilik Putri Ayu di Blahbatuh, Gianyar. Ia mengatakan kalau selama ini yang beredar di pasaran adalah kain endek dan songket dengan benang emas atau perak ataupun endek baru dengan benang yang lebih tipis. Berbeda dengan tenun pucuk Gianyar, yang memiliki karakteristik khas. “Tenun pucuk Gianyar merupakan produk kreasi yang sangat unik. Kain tenun ini, mengombinasikan atau menggabungkan proses kerja membatik, menenun endek, menyongket,” paparnya. Saat pemrosesan, tidak menggunakan lilin atau malam, tapi memakai teknik air brush, menggambar dengan spait dan kompresor bertekanan demi menyemprotkan warna pada benang lusi. Selanjutnya, memberikan motif pada bahan benang dan ditenun. Saat ini, permintaan tenun pucuk cukup banyak. Karena itu, para pengrajinnya cukup sibuk membuatnya. “Tentunya semua itu tidak bisa segera, karena prosesnya menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM),” ujar
Adnyana. Dayu Surya pun sangat memahami pengrajin masih sangat sibuk mengerjakan banyaknya pesanan. Namun, ia tetap berharap ada banyak produk bisa ditampilkan Gianyar di PKB 2014. Dayu Surya kembali mengungkapkan pemilihan motif bunga pucuk ini, karena nilai filosofisnya tinggi dan karena itu pula, pucuk rejuna ditetapkan juga sebagai maskot Kabupaten Gianyar. Makanya, tidak menutup kemungkinan pula ikon atau bunga pucuk ini nanti akan muncul di berbagai bentuk produk kerajinan lainnya. Sebab, ia yakin seniman Gianyar ide-idenya sangat kreatif. Ibu dari Diah Pradnya Maharani, Bagus Dwi Mahayana, dan Bagus Trisna Mahananda Putra ini, senantiasa mempromosikan produk terbaru dari Gianyar ini. Namun, sebagai Ketua Dekranasda Gianyar, pembinaan atau penyuluhan terhadap pengrajin lainnya tetap dilaksanakan sesuai agenda yang sudah dijadwalkan selama ini. Dayu Surya berharap, semoga apa yang sudah dilaksanakan bermanfaat untuk mendukung pemerintah Gianyar dalam pelestarian seni dan budaya. Sebagaimana juga harapan Bupati Gianyar tentang budaya yang sudah diwarisi sejak dahulu ini, menjadi sebuah produk inovatif dengan nilai ekonomi dan tentu saja diminati pasar serta memberikan manfaat kepada para pengrajin tenun di Gianyar. –ard
INSPIRASI
4
16 - 22 JUNI 2014
Gebyar Soul Kids & Teenager Menciptakan anak dan remaja yang sehat cerdas ceria penuh cinta dengan “revolusi” mental, emosional dan spiritual. Saat ini banyak pihak yang mengusung ide “revolusi mental” untuk memperbaiki kualitas generasi penerus bangsa. Untuk itu, Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) merealisasikannya dengan program pembentukan karakter anak sejak dini yaitu melalui program SOUL (Spirit of Universal Life) Kids & Teenagers.
D
alam rangka memperingati Hari Anak Sedunia yang jatuh tanggal 1 Juni, YCCK, Love & Peace Corp, dan Love & Peace Community mengadakan even Gebyar SOUL Kids and Teenagers, dengan tema “Sehat, Cerdas, Ceria Penuh Cinta”. Diikuti oleh lebih dari 300 anak usia SD hingga SMP yang diselenggarakan di Wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha (Bali TV), Minggu, (8/6). Pembukaan dimeriahkan dengan persembahan ansamble musik oleh siswa-siswi SD Cipta Dharma, Denpasar, Tari Tenun dari sanggar Warini, dan Tari Sekar Jempiring
Peace Community Gede Ardayana. Acara ini diisi dua narasumber yakni psikolog anak Retno IG Kusuma dan Bunda Arsaningsih sebagai narasumber utama. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Cahaya Cinta Kasih dr. Nyoman Netty Santyari Gedra menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan untuk menciptakan para generasi muda khususnya anak-anak menjadi sehat secara fisik, emosional, mental dan spiritual, antara lain dengan mengajarkan cara pengendalian kemarahan. Karena, kemarahan akan mengakibatkan hal-hal yang negatif. Acara ini dimaksudkan untuk program SOUL Kids
Pelepasan 11 burung merpati oleh Bunda Arsaningsih beserta undangan dan perwakilan anak menandai diluncurkannya program SOUL Kids & Teenagers
oleh anak-anak disabilitas SLBB. Dihadiri pula oleh Kabag Humas dan Protokol Kota Denpasar IB Raoela, Kepala Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Bali Nyoman Masni, perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, perwakilan WHDI Bali, Ny. Satria Naradha, mantan Gubernur Bali Dewa Made Beratha, Ketua Yayasan Cahaya Cinta Kasih dr. Nyoman Netty Santyari Gedra, Ketua Love & Peace Corporation Made Dwi Dharanawati, Ketua Love &
& Teenagers beserta senam kecerdasan Thoppukaranam yang mampu meningkatkan sirkulasi oksigen di otak dengan cara memperlancar sirkulasi darah ke otak yang didapatkan melalui gerakan dan teknik pernapasan pada senam ini. Pelepasan 11 burung merpati oleh Bunda Arsaningsih beserta para undangan dan perwakilan dari anakanak sebagai tanda diluncurkannya program SOUL Kids & Teenagers. Materi Pertama dibawakan Psikolog Retno IG Kusuma dengan
penuh keceriaan dan kegembiraan yang membuat anak-anak antusias. Mereka diajarkan untuk melakukan permainan dan menyanyi disertai latihan senam ringan untuk menyeimbangkan otak kiri dan kanan. Inti dari acara Gebyar SOUL Kids & Teenagers disampaikan langsung oleh Founder Yayasan Cahaya Cinta Kasih, Bunda Arsaningsih selama kurang lebih 1,5 jam. Bunda Arsaningsih memperkenalkan tentang konsep energi. Misalnya dengan melihat adanya aura dalam tubuh masing-masing anak sebagai salah satu bentuk energi yang berperan dalam keberlangsungan kehidupan dan kesehatan seseorang. Anak-anak juga diperkenalkan mengenai teknik-teknik sederhana untuk memperlancar dan memperkuat aliran energi pada tubuh mereka masingmasing, agar nantinya pengetahuan yang diterima bisa terserap dengan sempurna. Energi ini tidak saja dapat dilihat, namun juga bisa dirasakan. Namun untuk dapat merasakannya, seseorang harus membersihkan dirinya dari rekaman energi kebohongan dan kemarahan, serta berlatih untuk memekakan telapak tangannya dengan latihan tertentu. Dalam acara ini narasumber tidak sekadar berteori saja, namun langsung mempraktikkannya pada saat itu juga. Pembersihan rekaman kebohongan dan kemarahan dilakukan dengan cara meditasi yang dituntun langsung oleh Bunda Arsaningsih. Anak-anak peserta SOUL Kids & Teenagers diajak untuk menyadari semua kebohongan dan kemarahan yang pernah mereka lakukan terhadap teman, guru, ayah, ibu, kakak, adik dan siapa pun yang pernah mereka temui, untuk selanjutnya mereka diajak untuk melepaskan semua kebohongan dan kemarahan itu lalu meminta maaf kepada semua yang pernah dibohongi dan dimarahinya. Selanjutnya anak-anak juga diminta untuk memaafkan semua tindakan orang lain yang sudah menyakiti hati mereka, dan dituntun untuk memahami bahwa semua memang harus terjadi untuk terjadinya proses pembelajaran. Beruntung sekali anak-anak yang bisa datang dalam acara ini, sesuai dengan tema acara yaitu Sehat, Cerdas, Ceria dan penuh Cinta. Mereka pun mampu merasakan energi cinta yang hadir begitu besar setelah dituntun oleh Bunda Arsaningsih melalui meditasi untuk melepaskan semua unsur sadripu (6 enam kegelapan) yang terekam di dalam diri mereka, yaitu kama (nafsu), lobha (tamak, rakus), krodha (kemarahan), moha (kebingungan), mada (mabuk) dan matsarya (dengki, iri hati). Beberapa
Seorang anak dengan serius mengikuti pemurnian diri melepas Sadripu. Foto kanan: Suasana SOUL Kids & Teenagers yang diikuti tak kurang dari 300 anak usia SD s.d. SMA
MANDALIKA
16 - 22 JUNI 2014
21
Siti Maryam Ungkap Aksara Asli Bima Adanya peninggalan Kesultanan Bima berupa naskah-naskah lama membawa hasil terungkapnya hal-hal yang selama ini belum pernah diketahui oleh masyarakat luas. Selain sejarah Kerajaan Bima dan latar belakang kehidupan sosial budaya masyarakat daerah Bima, dapat pula diketahui pandangan hidupnya yang berkaitan dengan kesadaran hukum, rasa perikemanusiaan dan saling menghormati hak-hak sesama anggota masyarakat. Tidak terkecuali akhirnya mengungkap pula bahwa Bima memiliki aksara sendiri. Ini menunjukkan bahwa Bima telah memiliki peradaban yang maju sejak zaman nenek moyangnya.
S
Bunda Arsaningsih menuntun seorang peserta untuk melepaskan kebohongan dan kemarahan
anak terlihat menangis haru ketika mengikuti tahapan meditasi ini. Selain dengan meditasi untuk menuntun ke arah kesadaran dan pemahaman yang lebih baik, anakanak juga diajarkan untuk mengenal, memahami dan melakukan senam kecerdasan Thoppukaranam. Senam ini bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan anak. Karena, pada teknik latihan ringan yang dilakukan mampu membuat oksigen pada otak kiri, otak tengah dan otak kanan
menjadi lebih baik. sehingga didapatkan fungsi otak yang seimbang, baik otak kiri, otak tengah maupun otak kanan. Juga, berfungsi untuk melancarkan sirkulasi energi ke seluruh tubuh. Gerakan yang sederhana dengan waktu yang cukup singkat, akan dapat dilakukan dengan mudah oleh anak-anak. Senam ini pernah diujicobakan pada anak penderita autis. Si anak yang awalnya tidak mampu berkonsentrasi akhirnya justru bisa berprestasi. Senam kecerdasan otak Thoppukaranam ini berasal dari Tamil, dan pada zaman dahulu diberikan oleh guru kepada muridnya sebagai satu bentuk hukuman apabila murid melakukan kenakalan. Namun, apabila dipelajari lebih dalam, ternyata murid-murid nakal ini adalah karena mereka kurang cerdas. Dan, terjadi kurang cerdas ini dikarenakan kurangnya oksigenasi otak, serta tidak seimbangnya fungsi otak kiri, otak tengah dan otak kanan. Sehingga, ketika seorang guru memberikan “hukuman” dengan cara menyuruh muridnya bersenam Thoppu karanam ini sebenarnya seorang guru sedang melatih muridnya
agar mendapatkan tingkat kecerdasan yang lebih baik. Menurut Bunda Arsaningsih, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya senam ini dilakukan 11 kali dalam satu siklus gerakan, dan dalam sehari dapat dilakukan dua (2) kali sesuai kebutuhan fisik, mulai pagi hari hingga sebelum jam 18.00. Dengan penuh semangat semua peserta mengambil posisi senam seperti yang dicontohkan, mereka semua mengikuti aba-aba dari Bunda
Arsaningsih hingga selesai. Dari keseluruhan acara, yang sangat menarik perhatian adalah meskipun acara ini dikemas cukup padat dan dalam durasi yang lumayan panjang (kurang lebih tiga jam), anak-anak tetap mengikuti keseluruhan acara dengan bersemangat, tenang dan penuh perhatian. Tidak terdengar adanya suara anak yang menangis, merengek ataupun rewel, anak-anak mengikuti dengan riang gembira namun tetap dalam suasana yang tenang sehingga pembelajaran demi pembelajaran benar-benar dapat diikuti dengan baik. Acara diakhiri dengan munculnya tokoh barney (kartun anak-anak) disertai dengan pembagian makanan oleh love & peace community. Harapannya, dengan program SOUL Kids & Teenagers ini, pelajaran budi pekerti mendapat porsi perhatian yang lebih baik di masa mendatang. Anak-anak tunas bangsa sebagai pemilik negeri ini mempunyai karakter yang lebih baik dan berkualitas, di penuhi dengan cinta kasih. Karena cintalah sumber dari segala kebaikan. Selamat Hari Anak Sedunia. –ten
elain banyak manuskrip (naskah kuno) yang merupakan peninggalan Kesultanan Bima dan menjadi kekayaan bagi masyarakat Bima, Bima ternyata memiliki aksara yang bisa dibaca seperti aksara lainnya. Mengenai hal ini, memang belum banyak ditemukan naskah yang tertulis dengan aksara Bima asli. Manuskrip Bima lebih umum tertulis dengan huruf Arab berbahasa Melayu. Manuskrip-manuskrip ini merupakan kekayaan Bima. Dan Bima semakin kaya dengan ditemukannya kembali aksara asli Bima oleh Dr. Hj. Siti Maryam Salahuddin. Sebelum ditemukannya kembali aksara Bima yang asli oleh Dr. Hj. Siti Maryam Salahuddin, masyarakat Bima masa kini tidak sempat mengenal adanya aksara Bima. Padahal sejarah mencatat bahwa Bima memiliki aksara yang pernah dipakai oleh masyarakat suku Mbojo ini ratusan tahun yang lalu. “Peninggalan sejarah tentang aksara ini hampir saja
Siti Maryam
hilang karena minimnya dokumen yang memuat tentang hal tersebut,” ungkap DR. Hj. Siti Maryam Salahuddin, puteri Raja Bima yang juga seorang filolog. Tahun 1987 ia menemukan satu naskah di Perpustakaan Nasional RI dalam bentuk selembar dokumen yang merupakan lampiran dari hasil laporan perjalanan seorang peneliti Belanda bernama H. Zollinger yang per-
nah melakukan perjalanan ke Bima dan Sumbawa pada bulan Mei-Desember 1847. Dokumen tersebut berjudul Alfabet Bima yang telah hilang. Menurutnya, aksara Bima pernah tertulis dalam buku Raffles, berjudul The History of Java (1978). Lalu pada tahun 1990-1991, seorang guru besar dari Universitas Leiden, Belanda, Ahli Bahasa dan Aksara Bugis bernama J. Noorduyn datang ke Mataram dengan tujuan khusus bertemu dengan Hj. Siti Maryam Salahuddin untuk memperlihatkan sebuah fotokopi dokumen yang kala itu tertulis di atas lontar yang tersimpan di perpustakaan Leiden Negeri Belanda. “Aksara dalam dokumen yang ditemukannya tersebut bukanlah Aksara Bugis, namun ia tidak bisa membacanya padahal ia seorang ahli aksara Bugis,” ujarnya. Rasa penasarannya akan aksara tersebut, membuat Noorduyn kemudian memburu informasi tersebut hingga bertemu Siti Maryam di Mataram. Pertemuan dua peniliti dan pencinta naskah kuno ini pun diwarnai diskusi dan pencarian bahan untuk mengkomparasikan penemuan tersebut. Dengan dasar abjad yang diketemukan oleh Siti Maryam di Perpustakaan Nasional RI tahun 1987 tersebut, dilakukan penelitian intensif terhadap beberapa naskah yang juga ternyata masih ada dalam koleksi naskah Museum Kebudayaan Samparaja Bima. Hasilnya, huruf-huruf dalam naskah tersebut dikaji satu per satu oleh Dr. Noordyun di Leiden, kemudian dibawa lagi ke
Mataram untuk disusun menjadi kalimat oleh Siti Maryam, dan terangkailah sebuah kalimat yang bisa menguatkan bahwa aksara tersebut merupakan aksara Bima. Pada 1991, huruf demi huruf yang disusun itu akhirnya terangkai dalam Nggahi Mbojo (Bahasa Bima) yang berarti kurang-lebih, menurut Siti Maryam adalah: Ake Sabua Hikima Ma Alus Ma Ndai Karawi Oru Wara Sa Ra Supu Ro Lalehe Unca Anca...dan seterusnya (kalau ada kesulitan atau kesusahan atau keributan kampung atau negeri seperti penyakit, ketidakamanan, gempa bumi dan lain-lain...). Aksara Bima ini baru dapat dideklarasikan secara resmi, pada saat penutupan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XI, di Bima, 28 Juli 2007. Kemudian, penelitian dilanjutkan Siti Maryam dibantu oleh
Munawar, S.Pd. dan Syukri, S.Ag. Dan kini telah bisa disusun abjad aksara Bima lengkap dari huruf A sampai huruf Z, untuk dimanfaatkan sebagai bahan pendidikan muatan lokal di sekolah-sekolah di Kabupaten dan Kota Bima maupun untuk umum. Penemuan ini merupakan kebanggaan bagi orang Bima, yang akhirnya menemukan aksara aslinya. Ini merupakan kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki orang Bima. Saat ini, sebagian besar bisa dikatakan jika masyarakat Bima tak mengenal adanya aksara Bima. Selanjutnya, obsesi Siti Maryam adalah memperkenalkan secara luas tentang keberadaan aksara asli Bima ini agar diketahui oleh seluruh masyarakat Bima bahwa mereka memiliki aksara yang pernah dipakai masyarakatnya ratusan tahun yang lalu. -Naniek I. Taufan
NINE
20
16 - 22 JUNI 2014
Reuni Eks Pelajar Lombok
Tempat Boleh Terpisah Persaudaraan Tetap Abadi Apa yang ingin dilakukan saat reuni? Salah satunya adalah ‘ingin bertemu kembali’. Sebab, beberapa di antara mereka saat di sekolah dulu ada cerita yang tak sampai. Demikian yang terungkap saat acara “Reuni Eks Pelajar & Mahasiswa Lombok, Sabtu (7 /6), di Hotel Patrisia, Sanur, Denpasar.
N
ampaknya, reuni lintas angkatan bahkan lintas sekolah atau lembaga pendidikan yang diselenggarakan ketiga kalinya ini, semakin menambah kegembiraan, karena yang dulu hanya melihat saja sekarang bisa lebih kenal. Bukan hanya itu, dari reuni lintas angkatan ini justru memperkaya informasi peserta lainnya. Pada sebuah reuni pula, sesi acara yang paling menarik adalah bebas mengobrol setelah cukup lama tidak saling jumpa, selain sesi foto-foto yang boleh dibilang acara wajib. Begitu juga, setiap orang yang hadir memiliki kenangan yang luar biasa di waktu yang lalu. Entah kenangan lucu, memalukan maupun kenangan
Ia mengatakan bahagia dan terharu atas terselenggaranya acara temu kangen alumni ini. “Masih seperti mimpi rasanya, kami yang telah terpisahkan bertahuntahun yang lalu selepas SMA di Mataram. Kami tinggal di kota yang berbeda, di pulau bahkan di negara berbeda karena harus mencari jalan masing-masing untuk mencapai tujuan yang sama yakni mewujudkan cita-cita. Akhirnya malam ini kami bisa dipertemukan kembali dalam keadaan sehat. Ini tak lepas dari kuasa dan kebesaran Tuhan yang mahapengasih dan penyayang,” ungkapnya tersenyum. Dokter Dina juga mengatakan kesempatan yang amat terbatas tersebut mereka gunakan sebaikbaiknya untuk meningkatkan
Sebagian peserta reuni
yang membanggakan yang bisa menyebabkan semua peserta reuni tertawa bersama-sama. Demi keindaham kebersamaan itu, sambutan yang disampaikan dr. Dina Hadiningsih, M.MR, selaku ketua panitia acara, cukup ringkas dan bernada akrab.
tali silahturahmi keluarga besar alumni lintas pendidikan di Lombok. “Mungkin dengan saling mendukung, saling menguatkan, kami masing-masing bisa semakin sukses di bidangnya, yang tentunya juga akan membawa nama yang harum bagi almamater,”
Menyanyikan lagu kemesraan
INSPIRASI
16 - 22 JUNI 2014
Workshop menjadi Manusia Luar Biasa Pola Pikir dan Pola Tindak Baru Duduklah dengan tenang, kaki diluruskan ke depan. Letakkan tangan di atas lutut kiri dan kanan, pejamkan mata, dengarkan dan rasakan apa yang Guru katakan, “Melayanglah dan tidur lelaplah”. Tiba-tiba orang yang ada di depan Guru rebah perlahan dan sudah tidur sangat lelap, bahkan saat tubuhnya digoyang orang tersebut tetap tenang. “Inilah kekuatan sihir yang Guru kirim melalui gelombang pikiran dan kekuatan kata-kata yang langsung masuk ke dalam pikiran dan perasaan,” kata Guru Mangku Hipno.
Foto bersama sebelum perpisahan
lanjutnya. Sambil mengapresiasi teman-temannya yang membantu persiapan acara, baik tenaga pemikiran maupun pembiayaan, Dokter Dina juga berharap semoga dalam pertemuan tersebut mereka bisa berdiskusi untuk turut berkontribusi bagi almamater yang telah memberikan andil besar dalam perjalanan hidup mereka. Pada kesempatan tersebut Dokter Dina juga langsung dan secara transparan menyampaikan laporan pertanggunganjawaban penggunaan dana di hadapan seluruh peserta reuni tersebut. Selanjutnya, salah seorang wakil alumni, Laksamana Pertama Suharso Rijadi, dari Surabaya juga menekankan para alumni untuk senantiasa memperat jalinan persaudaraan di antara teman-teman yang pernah sekolah di Lombok. Dilanjutkan Muhtar dari Malang, yang memiliki kegiatan budi daya cacing tanah ini, berharap kegembiraan saat reuni bisa dibagikan ke orang lain dan ini bisa sebagai wujud kepedulian alumni terhadap masyarakat khususnya di Lombok, yakni kedepannya dapat memprogramkan bantuan di bidang pendidikan.
Guru Mangku Hipno sedang melakukan “Blessing” kepada peserta seminar
Serunya para ibu lomba makan krupuk
Sebelum acara bebas, yaitu mendengarkan dan menyanyikan lagu-lagu yang populer di masa sekolah dulu, juga berjoget bersama para penari yang menghibur saat itu, dr. Badjra Nadha, Sp.Jp., penggagas acara menyampikan bahwa acara tersebut merupakan reuni yang ketiga, sedangkan reuni pertama telah dilangsungkan di Malang, menyusul reuni kedua di Lombok. Saat itu juga telah disampaikan untuk rencana reuni berikutnya bakal dilangsungkan di Yogyakarta. Berikutnya, ia melanjutkan mengisi kesempatan dengan berbicara masalah kesehatan, yakni tentang penyakit jantung dan mengingatkan untuk waspada terhadap serangan jantung koroner. Beragam pertanyaan terkait pun telah direspons langsung dengan baik oleh spesialis jantung ini. Sementara I Dewa Gde Umbu, wakil ketua panitia juga
telah merancang acara untuk peserta reuni yang datang dari Bali, NTB, Surabaya, Jember, Malang, Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Kalimantan, Medan, Pekanbaru-Riau dan Kupang tersebut keesokan harinya yakni, Minggu (8/6) yang dilaksanakan di tempat rekreasi Kebun Raya Bedugul. Di sana suasananya bukan hanya lebih santai tapi juga seru, sebab panita menyediakan permainan seperti lari karung, makan krupuk, memasukkan paku ke dalam botol lengkap dengan hadiah bagi para pemenang. Tentunya, tetap tidak boleh ketinggalan ada foto bersama. Di akhir acara, panitia menyampaikan setelah reuni ini, yang baik-baik dilanjutkan, yang menyenangkan dijadikan rasa syukur, yang kurang dibenahi, dan yang salah-salah berkenan dimaafkan. Namun intinya, tempat boleh terpisah tapi persaudaraan tetap abadi. - Sri Ardhini
Penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba
5
Bali memiliki ratusan ilmu peninggalan leluhur yang bersifat adiluhung dan satwika. Sayangnya tidak banyak generasi muda sekarang tahu tentang keberadaan ilmu tersebut, ini dikarenakan ada banyak penguasa ilmu yang menganut kepercayaan “de ngaden awak bisa dan koh ngomong” artinya lebih baik kita diam dan seperti ilmu padi. Tetapi, saat ini di Bali banyak diserbu pengajar-pengajar keilmuan dari luar Bali dengan memanfaatkan sikap permisif dan keluguan orang Bali. Bahkan, ada beberapa yang hanya bertujuan mencari keuntungan secara finansial tanpa memiliki tanggung jawab moral. Artinya, peserta diajarkan ilmu tanpa melihat dan mempertimbangkan budaya, karakter dan mental pesertanya. Ilmu yang diajarkan itu banyak yang terlalu halus, bahkan saking halusnya sampai peserta setelah mengikuti beberapa tingkatan dengan membayar mahal
tetap tidak mampu merasakan apaapa sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk orang banyak bahkan oleh diri mereka sendiri. “Untuk itulah saya sebagai orang Bali merasa memiliki tanggung jawab moral kepada penduduk Bali, khususnya generasi muda yang nantinya sebagai penjaga ajeg Bali. Generasi muda harus diarahkan mampu mandiri dan mampu bersaing dengan diajarkan berpikir logis dengan ciri utama positive thinking dan positive feeling,” ujar Guru Mangku Hipno. Ia menambahkan, dirinya ingin membuka mata hati orang Bali agar tidak mudah percaya pada hal-hal yang tidak bisa dibuktikan dan dirasakan langsung. Apalagi kebiasaan kita mengambinghitamkan sakit kepada black magic. Tanpa disadari selama seseorang tetap berpikir sakitnya karena kena magic, maka selama itu pula dia takkan mampu dan mau introspeksi diri mengapa bisa sakit dan penyebab sakit sesungguhnya. Fokus pikirannya tetap menyalahkan orang lain ataupun karena dipikir ada tetaneman di karang. Istilah sakit kena black magic ini muncul biasanya karena penyakit seseorang yang tidak bisa disembuhkan secara medis atau tak terdeteksi alat kedokteran. Padahal bisa saja sakitnya karena salah olah rasa atau sakit perasaan (psikosomatis). Karena bingung bagaimana menyembuhkan seseorang, dan agar tidak kehilangan muka, jawaGMH KG Suatma Yasa, S.H., C.H., C.Ht., MNNLP ban yang paling
gampang adalah kena magic. Ingat, tiada seseorang yang dapat membuat orang lain mati, sakit, karena kelahiPeserta seminar “Re-Install Memory Pikiran” selalu membludak ran, hidup dan kematian hanyalah tugas Hyang Tridewa yaitu utpeti, stiti, lan cakra diri dan mengaktivasi tujuh han jiwa dan penyembuhan, rahasia pralina. Perlu diingat, para leluhur kita prana diri. Setelah itu jadilah Anda menuju kesehatan, kesuksesan, kesungguh tak mau pratisentana-nya penyembuh sejati dengan energi yang berlimpahan kasih sayang serta harta meyakini black magic, kita hanya dian- dapat dirasakan oleh siapapun bahkan dan bahagia. Dalam workshop kali ini jurkan menyakini Panca Sradha yaitu efek penyembuhannya dapat dilihat peserta juga dibebaskan dari ikatan percaya adanya Brahman, percaya beberapa detik setelah selesai sesi segala penyakit dan mental block adanya Atman, percaya adanya Kar- penyembuhan. Menjadi penyembuh sehingga masalah yang selama ini maphala, percaya adanya Punarbawa, sejati harus memiliki tiga hal, yaitu tersimpan di hati akan terhapus dari dan percaya adanya Moksa. kebenaran, kesucian, keindahan memori pikiran dan segala penyakit Berbicara tentang penyakit itu, (satyam, siwam, sundaram). yang belum tersembuhkan akan semada tiga, yaitu sakit karena salah olah buh saat itu juga. Sesaat selesai acara tubuh (tindakan), sakit karena salah PENYEMBUHAN peserta akan menjadi manusia yang olah pikir, dan sakit karena salah olah MENUJU SEHAT, SUKSES, luar biasa dengan pola pikir baru, rasa. Ketiga jenis salah olah inilah KEBERLIMPAHAN, semangat baru dan penuh inspirasi sesungguhnya yang menimbulkan DAN BAHAGIA dalam bertindak maju, mengetahui beberapa penyakit misalnya, stres, Di Bali diyakini untuk menjadi rahasia keberhasilan serta berani depresi, gangguan pencernaan, nyeri sidi kita wajib berpikir yang baik dan bertindak tegas, sehingga fobia dan punggung, insomnia, gangguan tulang berkata yang baik, bertindak yang sakit akan tersembuhkan langsung, belakang bagian bawah, ginjal dys- baik, penyucian diri melalui ilmu derita akan berakhir langsung, pepepsia, hepatitis, apatif, diabetes, di- pengetahuan pelayanan umat dan serta yang datang dengan masalah mension sceneles (pelupa), leukemia, menguatkan keyakinan atau di za- pulang dengan senyum bahagia. cemas, ketakutan, delusi, paranoid man dulu dikenal dengan istilah Workshop ini diadakan Minggu dan mental block (sifat, kebiasaan tapa, brata, diksa, daksina, srada. Di (22/6) pukul 15.00 s.d 17.00, terbuka dan karakter buru). Inilah fakta yang zaman dulu, diyakini dengan memiliki untuk umum di Wantilan Pers Bali K. terjadi selama kami berpraktik di kesidian itu maka kita akan memiliki Nadha (Bali TV), Jalan Kebo Iwa no 63 Center Brahmakunta dan telah me- persahabatan yang banyak, anugerah A Denpasar. Hanya dengan Rp 300 ribu nyembuhkan ribuan pasien dengan berlimpah, kegembiraan dan peng- untuk 1 orang atau Rp 500 ribu untuk berbagai penyakit dan keluhan den- hormatan yang kita kenal dengan 2 orang, Anda berhak mendapatkan gan penyembuhan holistik dan energi maitri, karuna, mudita, dan upeksa. semuanya. Workshop diselenggarakan Quantum Brahmakunta. Karena itulah sesungguhnya tercipta oleh Brahmakunta Supranatural & “Untuk mengatasi dan menyem- kehidupan yang bahagia karena cuk- Spiritual Modern Center (Pusat Pembuhkan sakit tersebut kami telah up wareg (pangan), wastra (sandang), belajaran dan Pelatihan Spiritual, Supraberpengalaman menangani ribuan wisma (papan), wisata (hiburan), wa- natural, Penyembuhan, Pembantukan pasien baik lokal, seluruh pasien sita (nama baik) atau bahagia karena Karakter, Hypnotherapy, EFT, NLP, wilayah Indonesia maupun mancane- hidup sehat, sukses, keberlimpahan Metafisika, dan Prana) bersama Komugara dari Jepang, Australia, Korea, kasih sayang dan harta. nitas Brahmakunta dan Brahmakunta Perancis dan UEA. Kami mengBagaimana mencapai hidup sehat, Hypnosis Prana Club dengan naragunakan metode penyembuhan by sukses, keberlimpahan dan bahagia? sumber luar biasa GMH KG Suatma said yaitu dengan mengoptimalkan Mengapa selalu gagal? Mengapa Yasa, SH, CH., CHt., MNNLP yang kinerja Bayu, Sabda, dan Idep. Sejak sakit terus? Mengapa susah tidur? dikenal dengan Guru Mangku Hipno dilahirkan sebagai anak manusia Apakah penghambat utama bahagia? yang merupakan seorang spiritualis, kita sebenarnya sudah dilengkapi Bagaimana mendobrak dan mem- motivator spiritual, pakar prana dan metode imunitas tubuh dan sistem bobol mental block sebagai penyebab hypnotherapy, ahli palmstri, professional penyembuhan oleh Tuhan. Namun, utama gagalnya sebuah harapan dan healer, praktisi NLP dan EFT serta guru kita tidak pernah memakai potensi ini cita-cita? Bagaimana menyembuhkan besar Brahmakunta. bahkan ada yang tidak mengenali po- diri dan membuka keberuntungan Jika ingin belajar ataupun disemtensi super dahsyat ini sampai mati. diri? Dan, masih banyak penghambat buhkan dan bergabung dalam workKetika sesorang sudah mengenali hidup bahagia yang lain yang akan shop ini, silakan kontak: Brahmakunta sistem penyembuhan ini, maka obat, kami tuntaskan dan bongkar dalam Center, Perumahan Gunung Sari mantra, sentuhan, ramuan, bahkan “Workshop Spektakuler Pembang- Indah, Jln. Tukad Buana I No 61 Kebo alat apapun sudah tidak dibutuhkan kitan Energi Kasih Sayang dan Ke- Iwa Utara, Denpasar, Tlp. (0361) lagi,” tegas Mangku Hipno. berlimpahan”, dengan materi antara 7879151, (0361) 8442823, Pin BB Bayu, sabda, idep ini cukup di- lain peserta akan diberikan pencera- 20C6F65A. --wah aktivasi dan setelah itu beberapa detik berikutnya kita sudah bisa menggunakannya dan menjadi penyembuh untuk diri kita sendiri. Jika ingin bisa menyembuhkan orang lain atau menjadi alat Tuhan dalam pelayanan (sevanam) maka setelah diaktivasi bayu, sabda, idep perlu dikultivasi dengan prana. Kultivasi prana ini ada dua langkah, yaitu Guru Mangku Hipno memimpin pembebasan “Mental Block” untuk berubah mengaktivasi sembi-
6
life
story
Anakku Pelita Kehidupanku
Tanpa disadari air mata Anita (bukan nama sebenarnya) menetes membasahi pelupuk matanya kala menyaksikan Rangga (2), anak laki-lakinya bermain dengan anak-anak lainnya. Di tempat bermain umum, Rangga begitu ceria menikmati sore itu dengan tawa dan canda yang riang bersama anak-anak lainnya yang ditemani ayah atau ibunya. Bagi Rangga tidak ada yang menyedihkan sore itu karena ia asyik tertawa. Namun, tidak bagi Anita, ibunya yang kerap dilanda sedih ketika membayangkan Rangga tidak memiliki ayah. Bahkan sejak ia masih dalam kandungan.
S
edih memikir Rangga membuat dendamnya sesekali muncul pada Sobri (nama samaran), ayah Rangga, suami yang menikahinya dengan cara menipu. Lelaki itu telah menghancurkan masa depannya dan Rangga. Jika saja ia sedikit lebih teliti mencari tahu tentang suaminya saat menjadi calon suaminya dulu, mungkin ia tidak mengalami nasib buruk seperti hari ini. Berbekal rayuan dan janji-janji, Anita begitu mudahnya jatuh ke pelukan Sobri yang mengaku seorang bujangan tulen. Kisah pertemuannya dengan Sobri terjadi begitu saja di sebuah toko pakaian tempat Anita bekerja sebagai pramuniaga. Awalnya Anita tidak sadar jika Sobri sering datang ke toko. Sobri sendiri awalnya memang bukan sengaja sering datang ke toko itu untuk bertemu dengan Anita melainkan ia memang salah seorang langganan di toko tersebut tiap kali ia datang ke Mataram. Sobri yang tinggal di Pulau Sumbawa itu kerap datang ke Mataram untuk berbelanja pakaian yang akan dijual kembali di kampung halamannya. Dari tampang, Sobri cukup tampan. Dari gayanya ia menampakan bahwa ia tidak miskin alias ekonomi baik, setidaknya di mata Anita dan keluarganya. Karena itulah ia diterima
baik oleh keluarga Anita. Cinta mereka semakin lekat, Sobri juga makin sering mengapeli Anita. Selama pacaran, Anita dan keluarganya memang tidak pernah bertanya-tanya soal status Sobri. Mereka menganggap Sobri seorang bujangan. Tidak ada tanda-tanda yang terlihat mencurigakan mengenai hal ini. Sampai suatu waktu Sobri menyampaikan niat menyunting Anita. Tentu saja sebelum menikah mereka mengurus surat-surat nikah yang jelas mencantumkan bahwa Sobri seorang bujangan. Tentu ini atas pengakuan Sobri pada petugas yang membuat surat nikah. Rupanya Sobri tidak hanya membohongi Anita dan keluarganya melainkan juga petugas. “Entah bagaimana ceritanya, yang pasti dia resmi sebagai bujangan berdasarkan surat tersebut,” kata Anita tersenyum pahit. Pernikahan pun dilakukan dengan cukup meriah untuk ukuran keluarga Anita yang biasa-biasa saja. Biaya pernikahan rupanya diam-diam ditanggung Anita dari seluruh tabungannya selama bekerja sebagai penjaga toko enam tahun lamanya. Posisi pekerjaan Anita sebenarnya waktu itu sudah sangat baik. Ia mendapatkan gaji yang lumayan sehingga ia bisa menabung. Namun, pekerjaan itu ia tinggalkan begitu saja setelah mereka menikah atas permintaan Sobri yang mengaku mampu membiayai kehidupan mereka.
“Saya pikir dia memang benar-benar tidak ingin melihat saya capek dan dialah yang akan menanggung biaya hidup setelah kami menikah,” ujar Anita. Dua bulan kemudian, Sobri mengajak Anita ke Pulau Sumbawa ke kampung halamannya untuk tinggal di sana. “Dengan senang hati saya mengikuti kemauannya,” kata Anita. Kebetulan menurut Anita, agar ia bisa sekalian bertemu dengan orangtua Sobri alias mertuanya dan keluarga besar Sobri di sana. Selama ini sejak pacaran hingga menikah dan hidup berumah tangga selama dua bulan, Anita tidak pernah bertemu dengan mertua dan keluarga suaminya itu. Bahkan saat menikah, orangtua Sobri tidak datang, begitu juga keluarganya tak satu pun ada yang datang. Alasan yang disampaikan Sobri kala itu, orangtuanya sakit dan keluarga lainnya tinggal di luar pulau. “Saya tidak curiga sama sekali waktu itu. Mungkin juga dia tidak pernah mengabarkan pada orangtuanya bahwa ia akan menikah dengan saya,” ungkapnya. Sobri memang pandai bicara sehingga orangtua Anita juga tak curiga sama sekali. Mereka sibuk menjelaskan pada tetangga yang bertanya-tanya mengenai hal itu sesuai cerita Sobri. PULANG KE MATARAM Naik bus tidak kurang dari sebelas jam, Anita dan Sobri meninggalkan
Mataram menuju kampung halaman suaminya. Anita pun tinggal di sana. Begitu tiba dini hari itu –mungkin saat dalam perjalanan Sobri sudah mengabarkan bahwa ia pulang bersama istrinya Anita- mertuanya terlihat cemberut dan tidak ramah. Ia menyalami Anita sekedarnya saja. Anita yang baru pertama kali masuk dalam keluarga ini memilih mengalah menerima perlakuan tersebut. Yang ia pikirkan bagaimana agar ia bisa mengambil hati mertua dan ipar-iparnya. Meski kesal dan kecewa dengan sikap tersebut, Anita bersabar. Ia rajin mengerjakan pekerjaan rumah dan terus bertahan di rumah mertuanya meski dengan perlakuan tidak baik karena ia akhirnya hamil. Makin hari perlakuan mertuanya makin tidak menyenangkan. Tidak ada waktu baginya bermanjamanja apalagi bermesraan dengan suaminya layaknya pengantin baru kare na ia sibuk bekerja di rumah itu. Yang mengherankannya juga waktu itu adalah sikap Sobri yang tiba-tiba berubah. Ia menjadi lekas marah dan naik pitam. “Salah sedikit saja ia main bentak dan lama-lama main pukul,” kata Anita. Sejak hari pertama ia tiba di sana, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan baik sampai akhirnya ia mengetahui kalau Sobri ternyata telah memiliki istri dan anaknya. Dalam dera ketegaan mertua nya, Sobri tidak pernah pulang sekedar menjenguknya yang tengah hamil muda dan membutuhkan perhatian karena kondisi kehamilannya yang cukup berat bagi kesehatannya. “Dia malah tinggal di rumah istri tuanya. Dia hanya pulang sesekali saja,” kata Anita. Ia pendam hal itu begitu lama karena ia tidak ingin menyakiti orangtuanya dengan kabar
16 - 22 JUNI 2014
16 - 22 JUNI 2014
yang kurang baik itu. Di samping itu, Anita juga tampaknya malu menceritakan hal itu. Ia juga malu untuk pulang ke Mataram. Namun, perlakuan tidak baik itu makin hari makin tidak dapat ditanggungnya. Kandungannya terus membesar hingga memasuki bulan kelima. Karena sudah tidak tahan, Anita lalu lari meninggalkan rumah tersebut ke rumah seorang kenalan ayahnya yang tinggal bersebelahan kampung dengan Sobri. Di sanalah ia menangis sejadi-jadinya dan menyesali nasibnya. Ia minta bantuan kenalan ayahnya itu untuk menghubungi ayahnya agar menjemputnya. Tentu saja keluarganya di Mataram kaget bukan main. Ayahnya segera menjemputnya. Ia pulang ke Mataram tanpa berpamitan dengan Sobri dan keluarganya. Luka hatinya membuat ia tidak mau lagi melihat wajah Sobri. Memang dasar laki-laki tidak tahu malu, Sobri sama sekali tidak pernah meng hubunginya apalagi bertanya soal bayi dalam kandungannya. Bahkan setelah Rangga lahir, tidak sekali pun ia bertanya apalagi datang menjenguknya. Kini Anita telah kembali mendapat kan pekerjaan dan membesarkan anaknya sendiri. Sayangnya pada Rangga bukan manisfestasi dari sayangnya atau cintanya pada Sobri. Ia menyayangi anak semata wayangnya itu karena sejak dalam kandungan Anita menanggung beban yang luar biasa dan hanya Ranggalah satu-satunya penghibur hatinya. Hal inilah yang membuatnya menolak ketika ada orang yang meminta untuk mengadopsi Rangga sejak ia bayi. “Rangga adalah hidup saya. Dia akan menjadi pelita bagi kehidupan kami kelak,” katanya pelan. –Naniek I. Taufan
S U D U T PA N D A N G
19
Berdayakan Perempuan di Semua Lini Pemilu Presiden 2014 di depan mata. Dua paket capres dan cawapres sibuk berkampanye mencari simpati rakyat. Prabowo SubiantoHatta Rajasa yang mendapat nomor urut 1 diusung Partai Gerinda, PAN, Partai Golkar, PKS, PPP, dan PBB sedangkan Joko WidodoJusuf Kalla yang mendapat nomor urut 2 diusung PDI Perjuangan, PKB, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan PKPI. Berbagai sosialisasi sudah dilakukan kedua pasangan kandidat. Visi dan misi sudah dipaparkan. Lalu, bagaimana harapan kaum perempuan Indoensia terhadap kedua kandidat itu? nggota DPRD Kota Denpasar Sari Galung dan anggota DPRD Provinsi Bali Utami Dwi Suryadi yang menyatakan harapannya kepada presiden Indonesia ke depan. Menurut Sari Galung, presiden harapan di matanya adalah harus jujur, sederhana, dan merakyat. Selama ini, dalam pandangannya, pemimpin belum mampu menunjukkan kejujurannya terutama dalam hal korupsi. “Korupsi masih banyak merajalela. Kita perlu pemimpin yang jujur dan memperhatikan nasib rakyat kecil. Tidak suka korupsi uang rakyat,” kata Sari Galung. Ia berharap, presiden yang terpilih nantinya, hendaknya mampu memberi contoh yang baik kepada masyarakat mulai dari tidak korupsi, dan sigap menangani kasus-kasus korupsi yang ada di Indonesia. Selain urusan korupsi, ia juga mengharapkan, urusan narkoba dan kekerasan terhadap anak dan perempuan menjadi prioritas. Menurutnya, memberdayakan perempuan tidak hanya di bidang politik, namun perempuan hendak nya mampu berdaya di semua lini kehidupan sehingga mampu menjadi ibu dan warga negara yang berkualitas. Ia menuturkan, harapan perempuan terhadap pemimpin nasional memang sangat besar. Karena ia menilai, selama ini, perempuan masih dianggap sesuatu yang tidak penting. “Perempuan seringkali tidak terlihat,” kata Sari Galung. Menurutnya. banyak perempuan yang berpotensi. Ia berharap, presiden nanti lebih banyak menempatkan para perempuan di kabinet sehingga posisi perempuan lebih banyak di bidang pemerintah an. “Dengan begitu, makin banyak
perempuan menunjukkan hasil karyanya untuk bangsa ini,” kata Sari Galung. Utami Dwi Suryadi menambahkan presiden ke depan harus bersih, tegas, cerdas, dan berwibawa. Menurutnya, yang paling penting, memperhatikan suara perempuan dan sangat memberi ruang kepada kepentingan perempuan. “Selama ini kebijakan lebih sering ditentukan laki-laki, sehingga ba nyak kepentingan perempuan tidak diakomodir. Semua itu disebabkan karena minimnya perempuan ikut terlibat dalam berbagai kebijakan,” tandasnya. Karena itu, ia berharap banyak dari presiden yang baru agar mampu menyejajarkan perempuan dan laki-laki dalam segala hal. EMPAT KRITERIA Pemimpin adalah sosok yang bisa dipercaya dan bertanggungjawab. Sebagaimana seorang anak mengidolakan ayahnya yang merupakan pemimpin keluarga, demikian pula seorang presiden merupakan pemimpin yang diidolakan rakyatnya. Karena itu, IGA Andani, S.T., M.T. menyebut empat kriteria “idola rakyat” ini. Pertama, berkarakter dan inspiratif. Menurut dosen Pascasarjana Universitas Mahasaraswati ini, seorang idola adalah orang yang karakternya dikagumi dan mampu menginspirasi para banyak orang. Sikapnya tidak dibuat-buat, tetapi merupakan jati dirinya sendiri. Seorang presiden adalah orang yang tindakan, ucapan, dan pemikiranpemikirannya mampu menginspirasi dan dijadikan suatu pedoman oleh rakyatnya. Kedua, memiliki semangat dan niat yang baik. “Ini maksudnya, mempunyai semangat dan niat untuk mendorong yang dipimpin-
nya ke arah yang lebih baik, tanpa menyertakan kepentingan individu atau kelompok tertentu,” jelas lulusan cumlaude Teknik Planologi ITB ini. Ketiga, memiliki integritas. Ini diterjemahkannya bahwa seorang pemimpin rakyat harus konsisten. “Konsisten terhadap janjijanji yang pernah diucapkan, tidak memberikan harapan palsu. Jika memang tidak bisa dilaksanakan, maka tidak akan berjanji,” tegasnya. Seorang pemimpin juga harus konsisten dalam penegakan hukum yakni adil dan tegas untuk membela siapa pun atau apa pun yang benar. Hal yang paling penting menurut Andani, pemimpin harus konsisten terhadap nilai-nilai etika dan prinsip kebenaran, jujur dalam setiap tindakan, terbuka, berani mengakui kesalahan, dan berani mengambil kebijakan yang non-populis untuk kebaikan bersama. Keempat, seorang pemimpin mutlak memiliki kemampuan. Mampu secara lahir dan batin untuk memimpin rakyatnya. Seorang pemimpin publik harus memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, tidak reaktif, tapi proaktif. Seorang presiden harus mempunyai wawasan luas, yang memahami segenap potensi dan permasalahan yang dimiliki bangsa ini. Seorang presiden harus mampu bekerjasama dengan bangsa lain sehingga dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa. Seorang presiden memiliki kemampuan fisik untuk dapat menjalankan tugas-tugasnya. Bagi Yosefina Daku, peranan perempuan dalam pembangunan di zaman ini sudah sangat terlihat di masyarakat. Dengan segala rutinitas urusan rumah tangga, perempuan mampu memberikan ruang bagi dirinya sendiri untuk bergerak dalam bidang bisnis, politik, hukum, seni budaya dan lainnya. “Perempuan melalui kegiatankegiatan ini berusaha memberikan perubahan baik bagi negara dan sebagai inspirasi bagi perempuan lainnya. Perempuan di ranah politik sudah terbukti dengan adanya perempuan yang ditunjuk sebagai menteri, terpilih sebagai anggota DPR/DPRD atau di posisi-posisi penting di pemerintahan, baik itu pemerintah pusat maupun daerah. Di bidang hukum, perempuan juga menunjukan taringnya sebagai hakim Mahkamah Konstitusi, hakim di pengadilan-pengadilan dan bidang kerja hukum lainnya,” ujar mahasiswi Ilmu Hukum konsentrasi Hukum dan Masyarakat, Program
IGA Andani, S.T., M.T.
Ida Puspa Jaya Miha
Yosefina Daku
A
Sari Galung
Utami Dwi Suryadi
Magister Ilmu Hukum Universitas Udayana ini. Namun, kesempatan-kesempatan untuk berkarya seperti itu tidak mudah untuk diperoleh dan dilakukan. Yosefina menilai proses yang lama sampai akhirnya keterlibatan perempuan dalam pemilih an anggota legislatif mencapai angka 30%. Di satu pihak, dengan diberikannya perempuan kuota 30% dalam pemilihan ini adalah sebuah kemajuan dalam perjuangan kesetaraan gender, namun di pihak lain ada yang beranggapan kuota 30% belum cukup untuk membantu perempuan untuk berkarya di bidang politik dan menunjukan kesamaan peluang antara laki-laki dan perempuan dalam berpolitik. “Bukan tidak mungkin, beberapa perempuan ternyata memiliki kemampuan yang lebih di bidang politik, namun karena sedikit kuota yang diberikan serta anggapan miring bahwa perempuan tidak mampu berpolitik membuat peluang mereka dalam bidang politik menjadi semakin sempit,” tegas mahasiswa asal Bajawa, NTT ini.
Ida Puspa Jaya Miha, mahasiswi asal Papua yang sedang mengikuti studi Ilmu Hukum konsentrasi Hukum Pemerintahan, Program Magister Ilmu Hukum Universitas Udayana menambahkan sebagian besar warga negara Indonesia tentu sudah menentukan pilihan terbaiknya kepada pasangan siapa suaranya akan diberikan. Melalui pemilihan presiden kali ini tentu warga negara berharap Indonesia harus lebih maju dari tahun sebelumnya. “Harapan saya ke depan adalah siapa pun Presiden dan Wakil Presiden yang akan terpilih nanti, hendaknya perlu benar-benar menghayati dan melaksanakan cita-cita luhur bangsa kita sebagai mana telah diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945. Selain itu, sebagai perempuan Indonesia saya berharap agar Presiden dan Wakil Presiden yang akan terpilih hendaknya harus memiliki komitmen untuk memperhatikan keterwakilan perempuan dalam kabinet yang akan dibentuk. Saya percaya banyak perempuan Indonesia yang berkualitas, pandai dan mampu untuk memimpin, namun eksistensinya sering tidak diperhatikan,” ujar Ida. Dalam bidang pendidikan, Ida ingin biaya pendidikan bisa dijangkau masyarakat dari golongan ekonomi rendah dan menengah. Tujuannya, semua masyarajat bisa mendapatkan pendidikan setinggitingginya. Ia juga berharap Presiden dan Wakil Presiden yang akan datang perlu memperhatikan keterwakilan orang-orang dari Indonesia bagian Timur dalam kabinet. “Dari Papua misalnya, Balthazar Kambuaya, Menteri Negara Lingkungan Hidup (mantan Rektor Universitas Cenderawasih) adalah contoh orang berkualitas dan pandai yang dimiliki Papua. Masih ada banyak lagi di Papua setidaknya untuk menduduki wakil menterilah, agar orang dari bagian Timur tidak merasa dianaktirikan di dalam NKRI ini,” kata Ida. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah kursi-kursi kabinet yang akan diisi kelak harus sesuai dengan kemampuan orang yang akan menempatinya. Ada adagium yang mengatakan, “Jika sesuatu itu diberikan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya”, Ini menurut Ida sudah terbukti di kabinet yang ada saat ini. –Tim Tokoh
PEREMPUAN DALAM KABINET Hal lain yang perlu menjadi perhatian presiden terpilih adalah perlindungan bagi perempuan dari segala bentuk kekerasan, baik itu fisik maupun psikis, yang dilakukan dalam keluarga, tempat kerja, pergaulan, maupun tempat-tempat umum. Bukan hal baru lagi jika ada pemberitaan bahwa para pekerja perempuan di luar negeri mendapat perlakuan buruk bahkan terkena ancaman hukuman dari pengadilan setempat. Perlindungan bagi me reka hendaknya menjadi perhatian penting bagi pemerintah. “Harapan saya bagi Presiden terpilih hendaknya lebih serius lagi dalam memperh atikan masalah-masalah kaum perempuana baik masalah hukum maupun sosial yang terjadi dalam masyarakat. Banyak masalah tidak mendapat perhatian serius kare na tidak dilakukannya tindakan pencegahan sehingga dapat dinilai bahwa negara hanya melakukan tindakan-tindakan penyelesaian ketika sudah ada korban. Dengan memberikan peluang kerja yang luas serta perlindungan kepada perempuan, bukan tidak mungkin kaum perempuan akan lebih memberikan kontribusi yang baik dan besar kepada negara,” tegas Yosefina.
D AYA C I P TA
18
16 - 22 JUNI 2014
Si Kanciut Mencari Cinta Sejati Kreativitas anak muda dalam membuat game bisa diawali dari pengalaman yang dialami sendiri maupun orang lain. Salah satu pengalaman yang se ring dialami anak muda adalah putus cinta lalu menjomblo. Pengalaman ini lalu diaplikasikan Rizal Lul Fikri (Ijul) dan Ferdy Primanata ke dalam game “Jomblo Hero”
“K
ami membuat game yang ber latarbelakang cerita seorang jomblo yang berjuang mencari pasangan. Mengapa jomblo ini sering ditolak perempuan? Kami juga menyelipkan kata-kata bijak untuk penyemangat agar si jomblo tidak terlalu bersedih hati,” ungkap Ijal. Karakter utama dalam game “Jomblo Hero” bernama si Kanciut. Ia harus melalui rintangan-
rintangan untuk mengumpulkan koin jantung. Satu koin bernilai 10. Di stage 1 ini, pemain harus mengumpulkan 400 poin. Ada tiga “nyawa” yang disediakan jika Kanciut gagal melewati rintangan yang sulit dibaca. Jika gagal total, langsung game over. Pemain diberi penghargaan berupa kata-kata motivasi. Ijal dan Ferdy sudah menyiapkan 12 quote sebagai motivasi. “Untuk level 1 ini, kami memiliki 3 stage dengan meng-
Rizal Lul Fikri dan Ferdy Primanata
gunakan nama perempuan. Stage 1 Feby, stage 2 Dilla, stage 3 Vivi. Kalau sudah melalui ke tiga stage ini, baru masuk level
II. Saat ini kami masih menyiap kan level II,” imbuh Ijal yang tengah menyelesaikan skripsinya di jurusan Teknik Informatika
STIKI Indonesia. Ijal dan Ferdy juga menyiapkan titik check point dan koin harapan (coin of hope). “Kami membuat game ini dalam waktu dua minggu. Game jomblo belum pernah ada sebelumnya. Kami ingin game ini bisa menghibur para jomblo. Semoga banyak yang menyukai nya,” imbuh Ferdy yang juga mahasiswa STIKI Indonesia. Secara teknis, Ijal dan Ferdy yang tergabung dalam Negative Creative Studio menggunakan acuan game Mario Bros. Ijal bertugas membuat programnya sedangkan Ferdy membuat desain. Keduanya mengaku belum menemukan format yang tepat untuk akhir game ini. Mereka masih memikirkan bagaimana agar game ini menarik dan membantu si Kanciut mencari cinta sejati. “Kami berharap makin banyak game kreatif yang dihasilkan anak muda Indonesia,” tegas Ijal. –Ngurah Budi
Prinsip Latihan Beban Paling Efektif (3)
Wanita dan Latihan Beban Umumnya pria tidak memiliki ketakutan menambah beban latihan, karena kebanyakan dari mereka ingin menambah massa otot dan merupakan tujuan pokok dari kita semua yang berlatih dengan beban. Tetapi di sisi lain, wanita cenderung takut untuk mengunakan beban yang lebih berat. Mereka lebih suka mengencangkan dan membentuk daripada memperbesar. Tetapi alasan kebanyakan wanita berlatih dengan beban adalah justru untuk mengendalikan kadar lemak dengan menambah otot dan mengurangi lemak tubuh. Banyak wanita yang dengan pandangan keliru merasa mereka perlu berlatih dengan cara yang berbeda dari pria. Mereka percaya bahwa repetisi tinggi dan beban ringan akan mengencangkan otot mereka, sementara beban berat akan membuat otot menjadi besar dan membulat. Dalam beberapa konteks mereka memang benar. Beban ringan dan repetisi tinggi tidak akan menumbuhkan otot, jadi saya menganggap “tidak memiliki otot” adalah deskripsi bagi kata “kencang”. Cara paling cepat untuk menurunkan lemak adalah dengan berlatih keras sampai gagal dengan skema repetisi 6-12. Jenis latihan seperti inilah yang membangun otot. Dan ototlah yang memberikan penampilan “kencang”, bukan lemak. Di tahun-tahun sebelumnya, wanita sering membuat dirinya kelaparan untuk bisa menurunkan lemak. Hal tersebut tidak mungkin berhasil, sekali lagi, otot adalah hal yang membuat kesan kencang pada tubuh, dan otot juga adalah mesin pembakar lemak. Banyak orang sekarang telah sadadr bahwa latihan beban
adalah cara yang superior untuk mengurangi lemak tubuh dan menjaga lemak untuk tertimbun lagi. Otot menyebabkan metabolisme menjadi lebih aktif. Semakin banyak otot yang Anda miliki, semakin cepat laju metabolisme tubuh, semakin banyak pula kalori yang terbakar, sehingga semakin mudah bagi tubuh untuk mendapatkan penampilan yang langsing dan kencang. Banyak orang sering terperangkap dalam ukuran kadar lemak. Suatu nilai kadar lemak dalam persen memberitahukan kepada Anda berapa banyak lemak yang ada di dalam tubuh Anda. Kebanyakan orang mencoba menurunkan persentase lemak dengan fokus pada penurunan kadar lemak. Banyak pula wanita yang mencoba dengan diet. Seorang wanita dengan berat 130 pon memiliki 100 pon otot dan 30 pon lemak, berarti ia memiliki kadar lemak 23% (30 pon : 130 pon). Ia bisa mencoba mengubah komposisi tubuhnya dengan diet untuk menurunkan lemak. Apabila ia turun 5 pon lemak, sekarang ia memiliki 100 pon otot dan 25 pon lemak karena berat tubuhnya sekarang adalah 125 pon. Kadar lemaknya sekarang pun turun menjadi 20% (25 pon : 125 pon). Tetapi kasus di atas adalah terlalu optimistis. Diet penurunan lemak hampir pasti menyebabkan tubuh kehilangan massa otot juga. Jadi alih-alih kehilangan 5 pon lemak, mungkin hanya 3,5 pon yang berasal dari lemak dan sisanya 1,5 pon berasal dari otot. Dengan berat badan 125 pon, berarti ototnya sekarang bukan 100 pon, melainkan 98,5 pon dan lemaknya 26,5 pon. Dengan kondisi ini kadar lemaknya menjadi 21% (26,5 pon : 125 pon). Meskipun ia sukses menurunkan kadar lemak dan berat badan, metabolismenya tidaklah secepat sewaktu ia memulai diet (100 pon otot dengan berat badan 130 pon). Cara paling ideal utuk mengendalikan kadar lemak adalah dengan latihan beban. Menambah otot bisa merubah komposisi otot dan lemak lebih cepat daripada diet saja. Jika seorang wanita yang sama berlatih dengan beban di bawah pengawasan seorang trainer yang bagus, ia bisa secara realistis menambah 5 pon otot.
Komposisi tubuhnya menjadi 105 pon otot dengan 30 pon otot. Berarti kadar lemaknya sekarang, meskipun masih tetap sama dengan sebelumnya tetapi sudah mengalami penurunan menjadi 20% (30 pon : 135 pon). Dengan contoh di atas, wanita yang sama bisa mendapatkan kadar lemak yang sama (20%) tetapi pilihan satu membuatnya mengalami penurunan metabolisme (karena komposisi ototnya juga turun menjadi 98,5 pon) sementara pilihan dua membuatnya mengalami peningkatan metabolisme (karena komposisi ototnya meningkat menjadi 105 pon). Untuk jangka waktu yang panjang, meningkatkan massa otot bisa menyebabkan penurunan lemak tanpa harus ada perubahan pada diet maupun latihan. Lagipula, membangun 5 pon otot membutuhkan lebih banyak kegiatan fisik daripada membakar banyak kalori. Intinya bagi wanita yang ingin mengendalikan kadar lemak dalam tubuhnya cara terbaik adalah dengan latihan beban. Diet saja menyebabkan penurunan lemak dan otot, bisanya dalam komposisi 1 banding 1. Untuk setiap pon lemak yang turun, 1 pon otot juga berkurang dalam tubuh. Menambah cardio saat diet memang akan mempercepat pembakaran lemak tetapi cardio tidak akan melakukan apapun untuk meningkatkan atau mempertahankan massa otot. Latihan beban dan diet akan menyebabkan tubuh untuk menurunkan kadar lemak hampir secara ekslusif. Latihan beban akan memberikan “alasan” bagi tubuh untuk mempertahan kan atau meningkatkan otot saat diet. Kalau dengan diet saja, tidak ada cukup alasan bagi tubuh untuk mempertahankan otot saat menurunkan lemak. Menambah otot bukanlah satu-satunya cara untuk mem percepat laju metabolisme. Membakar lemak juga mempercepat laju metabolisme. Lemak adalah kalori yang tersimpan di dalam tubuh. Semakin banyak kalori yang tersimpan, semakin lambat metabolisme tubuh. Oleh karena itu, memiliki terlalu banyak lemak dalam tubuh hanya akan membuat Anda bertambah gemuk seriring bertambahnya waktu. Mengurangi komposisi lemak tubuh sambil menambah otot akan meningkatkan metabolisme, sehingga membuat pengendalian berat badan menjadi jauh lebih mudah.
16 - 22 JUNI 2014
life
story
7
“Bunga Jalanan” yang Sadari Bahagia Sesaat Keberadaan waria diantara masyarakat sehari-hari sudah menjadi pemandangan biasa. Dua atau tiga dasawarsa lalu waria cenderung dikucilkan, dihujat, dicemoohkan bahkan tidak jarang mengalami tindak kekerasan. Tika (55) yang sekarang hidup dalam hunian kos asri di tengah kota Denpasar merupakan contoh figur yang telah diterima baik oleh lingkungannya. Terbukti dari kartu identitas kependudukannya sudah tertulis jenis kelamin perempuan. Meskipun sebenarnya Tika belum pernah menjalani operasi perubahan kelamin.
“M
emang saya tidak pernah berniat melakukan berubahan organ yang satu itu, sekiranya sampai waktunya saya harus meninggalkan dunia ini, saya ingin bagian bawah tubuh saya tetap utuh seperti saya lahir,”cetusnya. Sehari-hari Tika mengenakan baju wanita. Gaun-gaun berpotongan sederhana yang dijahitnya sendiri. Ia hidup dengan Yuki, putra angkatnya (10) yang sudah diasuh sejak bayi. Penghasilan Tika didapat dari hasil ketrampilannya di bidang kecantikan. Ia berpraktek di kamar kosnya yang berukuran 3x4 meter namun terlihat sangat rapi karena tiap benda terpajang teratur di tempat serasi. Bahkan mainan-mainan Yuki ketika masih balita masih terbungkus baik disimpan dalam lemari khusus. Tika lahir sebagai putra kedua dari sebelas bersaudara. Ia lahir sebagai bayi laki-laki dan diberi nama Solichan. Semasa balita orang tuanya menitipkan Solichan kepada pasangan kerabat dekat yang belum
dikaruniai anak. Ia sangat disayang. “Apa saja yang saya inginkan selalu dipenuhi oleh ayah angkat saya,” kenang Tika berbinar. Namun, ketika ayah angkatnya meninggal, ia kembali ke orangtua kandungnya lagi. Hidup menjadi keras. Solichan harus bangun pagi membantu ibunya berbelanja ke pasar. Memasak, mengerjakan tugas rumah tangga. Termasuk memandikan, menyuapi adik-adiknya yang masih kecil. Ia melakukan tanpa mengeluh karena tidak merasa sebagai beban. Waktu tersisa sempat digunakan bermain. Permainan yang disukainya ternyata mirip dengan yang dikerjakan dalam kenyataan. Bermain boneka seraya berkhayal ia adalah ibu dari boneka nya. Main pasar-pasaran. Pada umumnya hanya anak wanita yang suka bermain demikian. Karena orangtuanya terlalu sibuk, mereka tidak terlalu memperhatikan kecenderungan putranya memilih bermain dengan anak-anak perempuan daripada bergaul dengan anak laki-laki sebaya usianya. Solichan juga tidak paham kenapa ia lebih suka
bermain anak-anakan daripada menendang bola atau memanjat pohon. Kecenderungan seperti ini akhirnya menurut berperan mempengaruhi dirinya mengalami fenomena transisi kejiwaan yang pada akhirnya meng akibatkan kelainan perilaku seksual. Ketika Solichan tumbuh remaja diamdiam ia merasakan ketertarikan pada sesama jenis. Namun, perasaan itu dipendam rapat-rapat karena ia takut mendapat cemoohan. Keinginan terpendam baru dapat terlampiaskan ketika ia duduk di bangku akhir SMA. Laki-laki pertamanya tak lain masih sepupunya sendiri. Setelah selesai ujian, kekasihnya memutuskan melanjutkan pendidikan ke Medan. Solichan frustasi. Ia melakukan percobaan bunuh diri. Tapi untungnya tindakan nekat tersebut tidak sampai mengakibatkannya kehilangan nyawa. Sebagai imbalan ia diperbolehkan membuntuti sang kekasih di kota rantau. Empat tahun ia rela membanting tulang demi mendukung si kekasih. Tapi akhirnya ia harus berhadapan dengan kenyataan pahit. Pria yang dicintainya memutuskan ingin menikah dengan wanita. Solichan patah hati, ia menenggak cairan pestisida. Nyawanya tertolong meskipun harus sebulan lamanya dirawat di rumah sakit. Setelah sembuh ia seperti mendapat kekuatan baru. Kota Medan ditinggalkan, ia ke Surabaya. Di kota ini Solichan merasa bahwa ia tidak sendirian terperangkap dalam tubuh salah. Dalam waktu tidak lama ia berhasil memasuki perkumpulan waria yang pada saat itu sudah terorganisir baik. Atas dorongan temannya. Ia mencukur kumis. Rambutnya dibiarkan memanjang. Wajah dan dadanya dirombak dengan suntikan. Ia belajar mengenakan gaun bermodel seksi dan merias wajah layaknya sebagai wanita. Seorang waria senior mengubah namanya menjadi Tika. Ia dibimbing menjadi bunga jalanan dengan penampilan barunya. “Saya merasa terorbit seperti selebritas. Saya tidak harus lagi mengemis cinta. Justru sayalah yang menjajakan cinta,” kisahnya tanpa basa-basi. Mula-mula Tika sangat menikmati profesi barunya. Namun, ternyata jauh dalam lubuk hati ia masih mendambakan cinta sejati. Selama enam tahun menjadi penjual cinta ia masih merindukan cinta. ”Saya babak
belur karena cinta. Tiap lelaki yang saya pacari ternyata hanya mengincar materi dan akhirnya selalu berkhianat”, ujar Tika sendu. Sudah empat kali ia mencoba bunuh diri. Terakhir mencebur ke dalam sumur tapi lagi-lagi ia terselamatkan. Pada waktu kekosongan batin begitu mendalam Tika memperoleh sebuah titik terang. Adik perempuannya bersedia menyerahkan bayi yang baru dilahirkan untuk diasuh Tika. Kemudian ia memutuskan untuk pindah ke pulau Bali dan memulai lembar baru dengan peran sebagai seorang ibu. Tika merasa bersyukur ia bisa selamat dari perilaku masa lalunya. Ia mendengar kabar bagaimana satu persatu teman-teman waria nya di Surabaya menemui sakaratul maut karena penyakit HIV/AIDS. Bagi Tika, Yuki adalah pelita yang telah membantu menerangi lorong gelap kehidupannya. Yukilah yang pada akhirnya telah membantu menyadarkan Tika kesia-siaan mengejar cinta laki-laki. Suatu hari putranya memohon padanya dengan suara lirih, nada kekanakan yang polos. ”Ma, jangan lagi suka keluar berpacaran. Yuki malu dengan teman-teman jika mama masih suka pacaran.“ Dada Tika serasa tertusuk tajam ia tidak dapat menahan jatuhnya air mata. WANITA PALSU Apalagi ada suatu peristiwa yang tak terlupakan bagi Tika ketika Yuki mencapai usia untuk masuk sekolah dan ia mendaftarkan ke sekolah yang dekat dengan tempat huniannya. Yuki mendapat
olokan serta kalimat tak senonoh. “Apakah mamamu masih punya burung? Apakah dadanya itu hasil suntikan?” Tika menjadi naik darah ketika mend engar hal itu dari Yuki. Ia mendatan gi sekolah dan meng hadap ke kepala sekolah. “Saya tidak terima. Ini benar-benar pelecehan. Dari mula bukankah saya sudah jelaskan siapa saya sebenarnya. Coba pikir adakah lakilaki normal yang mau memakai rok. Justru saya tidak merasa malu itulah yang menandakan saya mengidap kelainan,” tegasnya. Tika selalu jujur kepada setiap orang yang baru ditemuinya. Ia selalu mendahului. “Saya ini waria. Jangan kaget ya?” Begitu bersalaman kalimat itulah yang pertama diucapkan. Memang Tika tidak berniat untuk menanggalkan baju wanitanya. Ia merasa nyaman dengan semua orang yang telah menyebutnya sebagai mbak dan ibu Tika. Ia tidak ingin Yuki mengubah panggilan mama dengan menyebutnya papa. Waktu luangnya digunakan untuk menjaga kerapian dan kebersihan kamar tempat tinggalnya. Ia gemar memasak, menjahit, membuat kue. Ia ingin fokus pada kesejahteraan lahir batin putra semata wayangnya. “Ternyata hanya Yuki yang bisa memberikan saya ketulusan dan kedamaian,” ujarnya penuh keyakinan. Tika masih juga belum paham mengapa ia bisa tersangkut pada persimpangan yang penuh gejolak menyedihkan dan membingungkan. Meskipun ada yang menyebut menjadi waria bisa karena kodrat, bisa juga karena pilihan. “Pada hakekatnya Tuhan telah menciptakan lelaki dan wanita sebagai pasangan. Sesungguhnya itulah ciptaan paling sempurna. Menjadi wanita palsu, apa yang saya dapat hanya kebahagiaan sesaat yang palsu juga,” tandasnya dengan nada penuh kejujuran. Namun, target terpenting dalam kehidupannya sekarang bagaimana ia harus mendidik Yuki agar jangan sampai mengikuti tapak kehidupannya. Di dalam kamar kos yang harus dibayar Rp 700 ribu per bulan ditemani lima ekor kucing peliharaannya Tika bekerja keras untuk mewujudkan impian mem besarkan Yuki sebagai anak laki-laki yang normal. -Kurnia
8
BUNDA & ANANDA
16 - 22 JUNI 2014
Brain Gym Tingkatkan Kualitas Belajar Anak fisik dan mental setelah kita mengalami strs emosional maupun stres fisik dari lingkungan.
Seorang guru mengeluh kecewa terhadap anak didiknya. “Mereka tidak mendengarkan saya dan materi yang saya sampaikan. Apa yang harus saya lakukan,” ujar salah seorang peserta Seminar dan Workshop “Pendidikan Neo-Humanistik Melalui Penyeimbangan Otak Kiri-Otak Kanan dengan Brain Gym, dan Yoga Touch untuk Anak” yang diikuti guru PAUD se-Kabupaten Badung belum lama ini.
A
vadhutika Ananda Shubhada Acarya, Ibu Kirana dan peserta seminar lain diminta mengikuti instruksinya. “Untuk menghilangkan rasa sedih dan kecewa, minum air putih dulu. Kemudian, bayangkan situasi tidak mengenakkan tersebut, letakkan tangan di tempat yang rasanya sakit, silangkan kaki dan tangan, jari-jari disatukan seperti membentuk bola, dan taruh kembali pada tempat yang sakit itu,” ujar instruktur Brain Gym yang biasa disapa Didi Shubhada ini. Usai mengikuti gerakan tersebut Ibu Kirana memberikan testimoni, leher yang tadi ia rasakan sakit karena seperti ada gumpalan, kini sudah hilang. Peserta lain yang mengaku merasakan sakit di dadanya, juga memberikan kesaksian yang sama. “Yang memegang peranan dalam sebuah pendidikan itu adalah pendidik. Itu salah satu gerakan brain gym untuk mempersiapkan diri mengajar,” ujarnya. Ia mengibaratkan anak seperti segitiga sama sisi yang memiliki tiga sisi seimbang. Satu sisi adalah aspek fisik, sisi lainnya, aspek mental dan spiritual. “Pendidikan seutuhnya adalah suatu usaha yang terus-menerus dilakukan untuk menunjang dan mengembangkan ketiga aspek tersebut,” ujar Didi Subhada. Anak-anak dikatakannya memiliki jiwa dan cinta kasih yang luar biasa. Mereka mempunyai kemampuan menyerap dengan cepat. Karena itu, pendidik harus mencari metode yang tepat, sehingga anak tidak merasa didikte/disuruh, mereka belajar atas keinginannya sendiri.
“Cara pembelajaran anak sangat unik. Mereka akan mengobservasi dari lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar. Dari apa yang didapatkan itulah yang akan mereka terapkan, dieksplorasi kembali dan dibangun menjadi karakternya,” tegasnya. Lingkaran pembelajaran dimulai dari mengamati. Untuk mengamati, anak perlu ruang untuk bisa mengumpulkan semua data, info, dan perlahanlahan mereka akan mulai beakting (animator) dan menghayati setiap hal-hal baru yang mereka terima dari lingkungan, lebih banyak mendengarkan dari sekeliling, dan kemudian mulai mengomunikasikan/mengekspresikan apa yang telah mereka pelajari dan mengembangkannya sesuai kemampuan mereka. “Karakter anak dipupuk dari lingkungan tersebut. Karena itu, lingkungan memegang peranan penting dalam pengembangan anak. Jangan membatasi gerak anak sepanjang tidak membahayakan,” ingatnya. Sayangnya, masih banyak anak sekarang tidak berkembang secara alami dan mempunyai beberapa keterbatasan dan kelemahan dalam belajar. Ketika bayi diberi kesempatan untuk bergerak dan berkembang dengan bebas/alami, akan membantu perkembangan jaringan saraf otak anak, pola-pola pembelajaran akan terbentuk, sensori berkembang, dan gerak refleks terintegrasi. Gerak reflex ini adalah gerakgerak yang dilakukan bayi saat dalam kandungan, juga saat terlahir ke dunia yang dilakukan secara spontan untuk perkembangan dan pertumbuhan mereka. Ketika gerak reflex ini dibiarkan aktif/
Gerakan menyilangkan tangan dan kaki
tidak terintegrasi sesuai dengan waktunya, akan mengganggu perkembangan anak tersebut, baik perkembangan fisik maupun mental anak. Anak akan mengalami beberapa kesulitan fisik atau emosi atau bahkan kesulitan dalam menerima pelajaran. Atau dengan kata lain, integrasi yang tidak komplit dari reflex menyebabkan masalah kepada pertumbuhan dan perkembangan anak, seperti ADHD, autis, tingkah laku yang bermasalah, sepeti malu, tidak percaya diri,dsb. Ini bisa disebabkan karena ibu stres saat mengandung, kelahiran yang bermasalah, tidak cukup bergerak pada masa bayi, polusi di sekitar, dan diet yang tak seimbang. Jadi, memberikan banyak bergerak kepada para balita dan anak-anak usia dini adalah langkah yang cukup tepat untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan mereka. Dengan bergerak secara alami, juga membantu jaringan sarafsaraf otak akan lebih terintegrasi untuk proses belajar maksimal dan sempurna. Didi Shubhada mengutip pencetus gerakan Brain Gym, Paul Dennison yang berkata “Bergerak untuk belajar dan belajar untuk bergerak”. Salah satu konsep dasar pembelajaran adalah anak-anak secara natural belajar melalui bermain dan bergerak. Ini akan membantu untuk membangun kemampuan otot motorik kasar dan motorik halus yang akan membimbing struktur dari pikiran anak. Paul&Gail Dennison memperkenalkan serangkaian gerakangerakan yang aman dan natural untuk mengintegrasi otak yang dinamakan gerakan senam otak (Brain Gym), dengan motonya
Didi Shubhada
“Gerakan adalah pintu pembelajaran”. Brain Gym merupakan sebuah pendidikan kinesiology (Edu-K). Gerakan Brain Gym itu aman, nyaman, dan gampang dilakukan. Prosesnya yang unik membantu mengaktifkan otak secara keseluruhan untuk kehidupan yang seimbang, sehingga hidup kita merasa terinspirasi dan bakat serta kemampuan bisa dikembangkan dengan lebih maksimal. Brain Gym juga merupakan suatu langkah atau pendekatam yang unik untuk mendidik dan mengeluarkan potensi seseorang yang terpendam. Salah satu gerakan Brain Gym yang dirangkai untuk menggambarkan empat keadaan kesiapan belajar, yakni semangat, jelas, aktif, dan positif. “Gerakan ini disebut PACE. PACE membantu switch on the brain, hanya dilakukan kurang dari empat menit, tetapi sangat membantu untuk mempersiapkan seluruh sistem untuk memulai pembelajaran yang baru. PACE is how to switch on the brain and ready for new learning,” ujarnya. Tangga PACE dimulai dari E yang berarti Energi. Energi didapatkan dari air. Dengan minum air akan memberikan energi kepada tubuh, terutama untuk otak kita sehingga memudahkan dalam proses belajar dan meningkatkan kemampuan otak untuk memproses informasi. C artinya Clear. Dengan melakukan gerakan sakelar otak, membantu memberikan otak dengan darah yang cukup oksigen. Ini dapat juga membantu menjernihkan pikiran. Titik poin dari sakelar otak juga merupakan titik yang berhubungan dengan fungsi jantung dan otak. “Tangan diletakkan di pusar membantu memberikan perhatian tentang keseimbangan tubuh kita,” ungkap Didid Shubhada. A artinya Aktif. Gerakan menyilang membantu mengaktifkan kedua belah sisi tubuh kita secara bersamaan, dan menghidupkan jalur-jalur saraf di belahan otak kiri dan kanan. P artinya Positif. Gerakan kait relaks/hook up membantu sistem vestibular dan otot-otot terkait dengan keseimbangan, yang membantu kita untuk m,endapatkan keseimbangan
GERAKAN BRAIN GYM Beberapa gerakan Brain Gym lain; Pertama, putaran leher-untuk bicara, membaca, mendengarkan/ aktivitas-aktivitas yang membutuhkan pendengaran maksimal. Cara melakukannya, tarik napas dalam-dalam, hembuskan sambil merefleksikan bahu dan menundukkan kepala ke dada. Biarkan kepala memutar secara perlahan dari satu sisi ke sisi lainnya (sebatas tulang selangka saja) sambil menembuskan napas, lepaskan segala keteganga. Kedua, gerakan gajah-untuk belajar matematika. Caranya, berdiri dengan menekuk lutut dengan nyaman, tempelkan kepala di satu bahu sambil menunjuk seberang ruangan dengan menggunakan lengan pada sisi yang sama. Gunakan tulang-tulang iga untuk menggerakkan keseluruhan bagian atas tubuh, seperti memeragakan 8 tidur yang besar di depan area/ bidang tengah penglihatan Anda. Ulangi di sisi lainnya. Ketiga, coretan ganda. Aktivitas ini sangat bagus dilakukan untuk latihan koordinasi antara mata dan tangan, serta membantu untuk bisa berpikir dengan kreatif. Membantu semua motorik halus seperti menggambar/menulis. Gerakan coretan ganda dilakukan dengan menggambar pada sebuah papan/kertas atau di udara, dengan menggunakan kedua tangan dan lengan secara bersamaan, coretan tangan kiri mennjadi cermin dari coretan tangan kanan dan sebaliknya. Keempat, gerakan delapan (8) tidur-untuk meningkatkan kemampuan penglihatan (visual-skill). Contohnya, membaca dengan cepat dan tepat. Cara melakukan gerakan delapan tidur ini, tahan satu ibu jari setinggi posisi mata dan jarak baca. Gambarlah angka 8 tidur di udara di bidang tengah pandangan Anda. Gerakkan ibu jari ke arah melawan jarum jam, naik kiri atas, putar, dan selesaikan angka 8 tidur dengan menggerakkan ibu jari searah jarum jam di sisi kanan. Lakukanlah ini sebanyak tiga kali, kemudian ganti tangan dengan melakukan pola yang sama sebanyak tiga kali lagi. Kemudian, kedua tangan saling menggenggam sambil melihat kesilangan jempol, ikuti pola yang sama sebanyak tiga kali. Kelima, gerakan silang-membantu untuk spelling, menulis, mendengarkan, dan membaca dengan cepat. Gerakan silang ini dilakukan dengan menggerakkan satu lengan dengan kaki yang berlawanan secara berirama. “Dengan Brain Gym, anakanak bisa belajar dengan mudah, meningkatkan kualitas belajar , dan akan mendapatkan pengalaman yang menarik setiap harinya, yang akan membawa merka ke tingkat yang luar biasa,” tandas Didi Shubhada. –Inten Indrawati
G R I YA
16 - 22 JUNI 2014
17
Beanbag Ergonomis Jika duduk berlama-lama di sebuah kursi, pernahkan Anda merasa sakit pada bagian pantat, punggung, bahkan leher? Jika iya, berarti kursi yang Anda duduki kurang ergonomis.
S
alah satu furnitur yang bisa menjadi alternatif tempat duduk yang nyaman, empuk, mudah dipindahpindah, dan sangat fleksibel adalah beanbag. Kenapa? Karena beanbag adalah bantal berisi butiran sterofom yang dapat mengikuti bentuk lekuk tubuh. Karena itu, beanbag sangat tepat difungsikan sebagai tempat duduk bersantai dalam waktu yang lama. Beanbag yang belakangan ini
cukup banyak diminati pasar, memungkinkan ditempatkan di dalam (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor), seperti di halaman rumah, di pinggir kolam renang atau di tepi pantai. Bentuk beanbag bisa disesuaikan atau umumnya bisa
dipesan sesuai kebutuhan Anda. Tak hanya sebagai tempat duduk, beanbag juga bisa sebagai tempat merebahkan badan layaknya sofa. Bentuk dan warna beanbag bermacammacam. Seperti yang terdapat di MK Natural tekstil, bentuk beanbag yang ditawarkan di antaranya dadu, donat, oval guling, perahu kecil, hiu, bentuk L dan bentuk XL. “Produk yang kami tawarkan di sini memakai material kain parasut D 600 dan D 1600. Lapisan
dalamnya memakai kain poring,” ujar pemiliknya, Dwita Lita Candra. Perempuan asal Jember yang sudah 17 tahun bergelut di bidang garmen ini mengaku beanbag yang ia produksi banyak diminati kewarganegaraan Australia dan Brazil. Warna-
warnanya pun lebih didominasi warna-warna cerah seperti, merah, pink, kuning, biru, dan hijau. Harganya bervariasi tergantung bentuk, ukuran dan pilihan materialnya. Untuk beanbag berbentul L dengan ketebalan 50 cm, panjang 90 cm, dengan tinggi sandaran punggung 70 cm ditawarkan seharga Rp 500 ribu. “Itu untuk material biasa. Namun jika memilih kain yang lebih tebal, harganya Rp 650 ribu,” imbuhnya. Dalam pemakaiannya, beanbag juga kerap dilengkapi dengan bantalan. Biasanya, material bantalannya sama dengan material beanbag. Sementara warnanya bisa dipilih sesuai selera pemakai, bisa yang senada atau yang kontras. Selain kain parasut, material lain yang umumnya dipakai sebagai pembungkus (cover) beanbag ini di antaranya bludru, suede, oscar, rasfur, vinil, dan chenille. Pemilihan material ini tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pemakai, apakah akan ditempatkan di dalam atau di luar ruangan. Jika ben bag akan ditempatkan di luar ruangan, apalagi yang riskan terkena air, sebaiknya pilih material yang anti air, seperti kain parasut , oscar atau kain vinil. BEANBAG ERGONOMIS Keistimewaan beanbag adalah isinya yang menggunakan butiran strerofom yang su-
per ringan dan bisa berlari kemana-mana. Sehingga, ketika duduk, beanbag akan berubah bentuk mengikuti lekuk badan pemakainya. Kursi malas modern ini merupakan furnitur ergonomis yang sangat baik untuk semua orang. Beanbag merupakan jenis furnitur yang menawarkan lebih banyak fleksibilitas dalam posisi duduk, sehingga pemakainya dapat memilih posisi duduk dengan nyaman dan rileks. Perawatan beanbag ini pun
relatif mudah. Jika kotor, cukup buka kain pembungkusnya (cover), direndam dengan air sabun, dan sikat. Karena, butiran-butiran sterofom yang menjadi isi dari beanbag itu sudah terbungkus tersendiri, terpisah dengan cover. Sama halnya seperti bantal, yang jika kotor, tinggal dibuka sarungnya untuk dicuci. Jadi, jika mengiginkan furnitur ergonomis yang ngerti dengan kebutuhan Anda, beabbag bisa menjadi alternatif. –Inten Indrawati
PELESIR
16
16 - 22 JUNI 2014
Globe Berputar Asap Mengepul
Jalan-jalan ke Singapura tak lengkap jika tak mengunjungi Resorts World Sentosa, resor ter padu di Pulau Sentosa Singapura. Resorts World Sentosa menawarkan wisata yang lengkap mulai dari akomodasi, wahana permainan, wisata bu daya, wisata alam, sampai tempat berbelanja.
C
Globe berputar dengan asap mengepul
ara mencapai tem pat wisata ini juga tak terlalu sulit. Saya mengandalkan trans portasi umum kereta api cepat (MRT) yang sangat membantu. Untuk mencapai Pulau Sentosa, kita berpetualang mulai dari VivoCity Shopping Mall. Untuk pergi ke mal yang sangat terkenal itu, saya meng gunakan MRT warna ungu untuk mencapai stasiun HarbourFront dari stasiun Outram Park. Setiba di stasiun HarbourFront, saya menuju VivoCity Shopping Mall. Saat tiba di lantai 1, saya melihat ada food court. Setelah mengisi perut dengan nasi lemak, saya menuju lantai 3. Terdengar sua ra cekikikan beberapa perempuan menggunakan bahasa Indonesia. Ketika saya menoleh, salah satu dari mereka tersenyum. Saya menyapanya dengan bahasa Indonesia. Ternyata mereka tenaga kerja wanita (TKW) asal Kupang. Mereka juga menuju Pu lau Sentosa. Kebetulan sekali, kami pun berjalan bersama-sama sembari mengobrol. Menurut Kirey, Hari Minggu merupakan hari libur bagi
TKW yang bekerja sebagai pekerja rumahtangga. Biasanya mereka janjian dengan sesama TKW untuk liburan bersama. “Kalau liburan kami sering ber
santai ke Pulau Sentosa,” kata Kirey yang sudah 4 tahun bek erja di Singapura ini. Ketika ditanya, kondisi bekerja sebagai TKW, Kirey mengaku, sangat bagus. Bos me reka kebanyakan warga Tionghoa. Menurutnya, kalau sikap TKW-nya baik dan jujur, pasti bosnya juga
Pantai Siloso
baik. Selama ini, kata dia, ia dan lima orang temannya sesama warga asal Kupang, hidupnya baik-baik saja di Singapura. Sampai di VivoCity Shopping Mall lantai 3, kami mencari loket pembe lian tiket masuk ke Pulau Sentosa sekaligus naik Sentosa Express. Tiket 4 dolar Singapura PP. Hari Minggu merupakan hari yang paling krodit menuju Pulau Sentosa. Saya pun tak terasa berpisah dengan rombongan Kirey bersama teman-temannya. Selain cara yang saya gunakan, ada cara lain menuju Pulau Sentosa. Anda bisa jalan kaki, melewati Sen tosa Boardwalk akan menghubungkan VivoCity Shopping Mall’s waterfront promenade ke Pulau Sentosa. Jangan takut panas ataupun hujan karena jalur jalan ini akan tertutup dengan kanopi sehingga Anda bisa menikmati pemandangan yang luar biasa dari dalam di sepanjang jalan ini. Cara lain naik cable car (gondola seperti di Ancol). Walaupun Resorts World Sentosa baru dibuka pada Januari 2010, na mun menurut salah satu pegawai di sana, tingkat kunjungan sudah lebih dari 15 juta wisatawan. Sebuah ta man bermain bertemakan film-film produksi Universal Studio menjadi daya tarik utama Resorts World Sen tosa. Universal Studio Singapura meru pakan Universal Studio keempat di dunia dan pertama di ASEAN. Ada 18 wahana per mainan yang diran cang khusus untuk Universal Studio Singapura. Anda akan melihat globe dunia yang sangat besar bertulis kan Universal. Globe ini terus berputar dihiasi asap yang terus mengepul. Salah satu wahana baru yang ditawarkan adalah Battlestar Galactica, dua roller coaster yang meliuk di ketinggian secara bersamaan hingga nyaris tampak akan bertabrakan. Selain itu, ada atraksi terbaru Crane Dance. Pertunjukan animatronik terbesar di dunia ini uniknya merupakan pertunjukan gratis untuk pengunjung Resort World Sentosa dan bisa disaksikan setiap
16 - 22 JUNI 2014
DARA
9
Lomba Pidato Kependudukan 2014
Asteria Raih Juara I
malam. Pertunjuk an lainnya adalah Voyage de la Vie. Sebuah pesta vi sual dan dramatis yang mengabung kan seni teater, musik, tari, sirkus, sampai sulap. Tak lengkap rasanya jika tidak melongok kasino pertama di Singa pura yang ada di R e s o r t s Wo r l d Sentosa. Kasino ini buka 24 jam dan tidak pernah sepi. Apalagi para pengunjung dimanjakan dengan aneka restoran yang buka di dalam area kasino. Pengunjung tidak harus berjudi saat mampir ke tempat ini, cukup melihat-lihat para pemain asyik berjudi atau sekadar menyantap aneka hidangan di restoran-restoran di kasino. Saya pun tertarik masuk ke dalamnya, dan berfoto ria. Di Sentosa terdapat beberapa pantai di lokasi yang berbeda yaitu Palawan, Siloso dan Tanjong. Ke betulan saat saya berkunjung, ada lomba lari yang diikuti banyak pelajar di Singapura. Menurut Mee, salah seorang peserta tingkat pelajar ini, pantai ini banyak dikunjungi anakanak muda di Singapura. “Mereka biasanya suka berenang dan main pasir. Apalagi kalau malam tahun baru, pantai ini akan ramai sekali,” ujar perempuan usia 18 tahun ini.
Dalam wahana Resorts World Sentosa terdapat Merlion Walk. Ini adalah bangunan berbentuk patung raksasa lambang negara Singapura, yaitu Merlion yang artinya Mermaid dan Lion, atau macan yang berbun tut ikan duyung. Di dalamnya, kita mendapati suasana di dalam laut, setelah itu kita akan menyaksikan pemutaran film legenda Singapura. Kemudian kita dapat naik lift menu ju ke atas, ke mulut maupun ke atas kepala Merlion ini. Dari atas saya dapat melihat keindahan Sentosa dan juga Singapura. Lalu setelah turun Anda diminta memasukkan koin yang sebelumnya diberikan petugas di pintu masuk ke dalam mulut beberapa patung merlion ke cil. Anda akan mendapatkan suvenir sesuai keberuntungan Anda.
Permainan battlesstar
–Wirati Astiti
Suasana riuh di Ruang Kayika, Kantor Per wakilan BKKBN Bali, Selasa (10/6) berubah menjadi hening ketika salah satu musik tra disional Bali dibunyikan. Bunyi gamelan tersebut menandai waktu mu lainya peserta pidato menyampaikan materi pidato. AA Istri Bintang Anggraini adalah peserta pertama yang berpidato. Pidatonya berjudul “Pe ngaruh Pertambahan Penduduk terhadap Ke seimbangan Lingkungan dan Pelestarian Alam”.
S
etelah Bintang, giliran Made Yuda Sadewa unjuk keboleh an. Yuda tak hanya memaparkan materi mengenai program kependudukan. Ia juga menyelipkan cerita tentang kehidupan keluarga yang memiliki banyak anak dan tinggal di lahan sempit. Judul pidatonya “Revitalisasi Pendidikan Keluarga dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Manu sia, Sosial Budaya, dan Spiritual”. Peserta berikutnya berturut-turut Ma ria Kristinela D, Ni Putu Asteria Yuniarti, I GA Citra Wulandari, AA Intenia Aman da, Nadia Karunia Normayunita, Ainun Tri Kusumadewi, Gabby Farada Mayura, Pangestu Kamumut, Putu Sri Padma Saraswati, Julita Anggestia, Ni Kade Eni Astini, Ni Made Mita Septiani, Koming Lina Yuliastari, Ni Putu Diah Aprilia Rian ti, dan I Komang Fajar Wija Kusuma. Dari 20 peserta yang terdaftar, hanya 17 yang hadir dan menunjukkan kemam puan mereka berpidato di depan dewan juri. Dewan juri terdiri dari Dr. AA I.N. Marhaeni, S.E., M.S. (Pusat Penelitian dan Pembangan SDM Unud), Luh Santika, S.Sos. (Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali), AA. Eka Dharma Kusumawati, S.H . (Sekretaris KNPI Bali), Ngurah Budi (Ikatan Penulis KB Bali), dan I Gede Ketut Suntajaya (Kabid Pengen dalian Penduduk Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bali) “Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bali mengadakan lomba pidato Kepen dudukan Tahun 2014 bertujuan mening katkan kepedulian generasi muda ter hadap kependudukan umumnya dan program KB khususnya,” ujar Suntajaya mewakili Plt Kepala Perwakilan BKKBN
Provinsi Bali saat membuka acara. Dari lomba ini diharapkan muncul generasi muda yang memiliki kepedulian ter hadap kependudukan. Lomba diikuti peserta yang berusia 15-24 tahun dari seluruh Bali. Ketua tim juri, AA Marhaeni mengatakan materi yang disampaikan peserta sudah sesuai den gan tema. Namun, dalam penyampaiannya, ada yang grogi, bagus, bahkan bersemangat. “Dalam berpidato, peserta tidak hanya harus menguasai materi yang disampaikan tetapi bisa menarik minat peserta untuk mengikuti anjuran yang disampai kan. Dalam suatu lomba, pasti ada yang menang dan yang kalah. Bagi yang menang,
Para peserta lomba pidato Kependudukan 2014
pertahankan prestasi, bagi yang kalah, teruslah belajar untuk kesempatan lain,” tegas dosen Fakultas Ekonomi Universi tas Udayana ini. Dari hasil penilaian dewan juri, juara I diraih Asteria Yuniarti dengan nilai 349, juara II Made Yuda Sadewa dengan nilai 336,9, dan juara III Komang Fajar Wija Kusuma
dengan nilai 335,2. Penyerahan hadiah pemenang dilakukan secara simbolis. Upa cara resmi penyerahan pemenang akan dilaksanakan saat puncak Hari Keluarga Provinsi Bali di Gianyar. -wah
10
BUGAR
16 - 22 JUNI 2014
Lebih Jauh Mengenai Biduran
Biduran, kaligata atau “upas”, secara medis dikenal sebagai urtikaria, adalah salah satu kelainan kulit yang banyak dijumpai. Seringkali menimbulkan kebingungan bagi penderita karena muncul secara tiba-tiba dan berulang tanpa diketahui dengan pasti penyebabnya. Urtikaria merupakan reaksi vaskuler di kulit, ditandai dengan edema atau peninggian permukaan kulit (menyerupai gigitan nyamuk) setempat yang cepat timbul namun menghilang perlahan-lahan, berwarna pucat dan kemerahan. Keluhan yang dirasakan biasanya sangat gatal disertai rasa panas atau tertusuk. Berdasarkan perjalanan penyakitnya dikenal dua macam urtikaria, yaitu : - Urtikaria akut yang timbul mendadak dan hilang dengan cepat, biasanya mengenai kelompok anak-anak, dewasa muda dan penyebabnya mudah diketahui - Urtikaria kronis yang timbul berulangulang atau berlangsung tiap hari selama lebih dari 6 minggu dan biasanya mengenai orang berusia pertengahan Urtikaria memiliki kemiripan penampilan dengan berbagai penyakit kulit lain
antara lain dengan alergi obat, dermatitis atopik (eksim), dermatitis kontak, gigitan serangga, eritema multiforme dan pityriasis rosea. Namun, dokter yang berpengalaman mampu membedakannya karena urtikaria memiliki penampilan dan gejala yang khas.
Penyebab urtikaria bermacam-macam, di antaranya:
kosmetik, griseofulvin, sulfonamide dan fenotiazin. Bahan lainnya yaitu air liur binatang, tumbuhan, bahan kimia, kuku binatang maupun serbuk tekstil. Bahan yang dihirup (inhalan) Inhalan yaitu berupa serbuk sari bunga (polen), debu, aerosol, bulu binatang maupun spora jamur.
Obat-obatan Makanan Obat-obatan yang palPeranan makanan seing sering menimbulkan bagai faktor penyebab urtikaria adalah golonlebih sering pada urtikaria gan penisilin, sulfonamid, akut, umumnya akibgat narkotik, ACE inhibitor, vidr. Ni Wayan Eka Ciptasari, SpKK. reaksi imunologis. Matamin, fenotiazin, estrogen, kanan-makanan yang sering menimbulkan insulin, isoniazid, fenilbutazon, salisilat, diuretik, urtikaria adalah coklat, keju, mentega, te- probenesid, prokain, dan thiouracil. lur, ikan, kerang, kacang-kacangan, tomat, Infeksi strawberry, bawang dan rempah-rempah. Peranan fokal infeksi kronis terhadap urSelain makanan, bahan-bahan lain yang dicampurkan ke makanan seperti zat tikaria masih belum dipastikan. Akan tetapi pewarna, pengawet dan kemungkinan infeksi bakteri, virus, maupun penyedap rasa juga sering jamur dapat menimbulkan urtikaria. Infeksi menimbulkan urtikaria. oleh bakteri contohnya pada infeksi tonsil, Metode yang paling baik sinusitis dan infeksi gigi. untuk menentukan suatu Gangguan psikis alergi makanan pada Gangguan psikirs berupa stres dapat urtikaria kronis adalah menyebabkan pelebaran (vasodilatasi) pemdengan eliminasi diet buluh darah sehingga menimbulkan gejala (menghindari makanan klinis urtikaria. yang dicurigai sebagai penyebab) Faktor-faktor fisik Urtikaria dapat ditimbulkan oleh adanya Bahan yang kontak trauma faktor-faktor fisik. Urtikaria berdengan kulit bentuk linier dengan tepi kemerahan yang (kontaktan) muncul beberapa detik setelah kulit digores Suatu bahan yang kon- yang dikenal dengan dermografisme (factitak dengan kulit dapat tious urticaria), urtikaria tekanan (pressure menyebabkan urtikaria. urticaria), timbul setelah terjadinya tekanan Bahan bersifat fotosen- setempat biasanya pada kaki setelah berjalan, sitizer (bereaksi jika ter- tangan setelah bertumpu atau pantat setelah paparan sinar), misalnya duduk lama Urtikaria getaran (vibratory urtiyang terkandung pada caria) Biasanya terjadi pada pekerja-pekerja
di pengasahan logam karena getaran-getaran gerinda. Urtikaria kolinergik (heat-induced urticaria), meskipun rangsangan fisik yang dianggap sebagai pencetus adalah panas, tetapi pencetus sebenarnya adalah karena berkeringat. Jadi hal-hal yang menimbulkan rangsangan untuk berkeringat seperti olahraga, aktivitas yang berlebihan, suhu yang meningkat, makanan yang pedas, mandi dan sauna. Urtikaria akuagenik (aquagenik urticaria), urtikaria yang disebabkan oleh air dan air laut pada bermacam-macam suhu. Disebutkan pula bahwa air menyebabkan urtikaria karena bertindak sebagai pembawa antigen-antigen epidermal yang larut air. Urtikaria adrenergik, biasanya muncul 10-15 menit setelah rangsangan faktor pencetus seperti emosional (rasa sedih), Urtikaria dingin (cold urticaria) paparan dingin dapat menyebabkan reaksi hipersensitivitas yang timbul berupa sebagai edema (pembengkakan) dan urtika pada area yang terpapar. Urtikaria panas (heat urticaria) area yang terpapar menjadi merah, bengkak dan terdapat peninggian. Urtikaria sinar (solar urticaria), muncul segera sesudah pemaparan kulit langsung dari sinar matahari. Pengobatan yang paling utama adalah menghindari faktor penyebab dan pengobatan simtomatik (sesuai gejala). Perlu waktu untuk mengetahui faktor yang memicu timbulnya urtikaria. Buatlah catatan kapan dan dalam keadaan apa keluhan itu muncul sehingga akan membantu dalam menemukan penyebabnya. Untuk pencegahan, hindari faktor penyebab yang telah diketahui. Pada umumnya urtikaria akut dapat sembuh sendiri tanpa komplikasi. Namun, infeksi sekunder terjadi pada luka akibat garukan karena rasa gatal yang hebat. Konsultasikan dengan dokter jika keluhan tidak membaik sehingga dapat diberikan pengobatan sesuai dengan gejala yang timbul. dr. Ni Wayan Eka Ciptasari, SpKK. Aesthetic Centre Siloam Hospitals Bali Email aesthetic.bali@siloamhospitals.com Phone/SMS 0361-3311333 Whatsapp 0361-3311333 PIN BBM 7E10625C
16 - 22 JUNI 2014
Tradisional Chic Padu padan bahan tradisional menjadi kekuat an desainer bernama Novita Yunus ini. Malah, karena kecintaannya pada kekayaan budaya Indonesia, ia dikenal rajin berkeliling ke beberapa daerah demi memperoleh kain yang unik untuk kreasinya.
M
enurut pemilik label “Batik Chic”, was tra atau kain tradisio nal Indonesia, seperti tenun dan batik itu coraknya sangat menarik dan beragam. Hampir di setiap show-nya ia selalu memperkenalkan pesona bahan tradisonal sebagai pilihan utamanya, seperti beberapa desain ready to wear-nya di halaman Style Tokoh kali ini. Apalagi untuk motif tradisional yang langka, dipastikan Novita akan memunculkannya. Hal ini katanya sebagai upayanya ikut
melestarikan salah satu warisan budaya ini menjadi ‘Heritage Indonesia’. Novita juga mengungkapkan, padu padan bahan tradisonal merupakan upayanya lebih lagi menjadikan produk 100 % Indonesia ini fashionable dan disukai kalangan anak muda serta mereka yang berjiwa muda. Menariknya, ibu tiga anak ini tidak hanya mendesain busana dari bahan lokal tapi juga berkreasi untuk produk lainnya seperti tas, busana, sepatu, dan aksesoris yang melengkapi busananya. – Sri Ardhini
STYLE
15
J E L I TA
14
Kapan Krim Anti-Penuaan Diperlukan? Tidak ada perempuan yang ingin terlihat tua. Karenanya, banyak dari mereka, mengantisipasi penuaan sejak dini dengan melakukan perawatan dan menggunakan krim anti-penuaan.
M
enurut dr. IGN Darma Putra, Sp.KK., ada dua jenis penuaan kulit, yaitu penuaan intrinsik atau kronologis dan ekstrinsik. Penuaan intrinsik adalah proses penuaan sesuai perjalanan waktu, umumnya disebabkan faktor genetik. “Dari jenis gen yang dimiliki seseorang, dapat diprediksi apakah orang tersebut akan mengalami penuaan kulit lebih cepat atau lambat. Jadi, proses penuaan intrinsik berlangsung secara alamiah,” ungkapnya. Sedangkan, penuaan ekstrinsik akibat faktor luar, seperti paparan sinar matahari, radikal bebas dan kebiasaan merokok. Paparan sinar matahari yang terus-menerus bertanggung jawab terhadap 80% penuaan kulit dan dikenal dengan istilah foto aging, yang dihasilkan dari kerusakan kumulatif radiasi sinar UV dan menyebabkan kelainan kulit yang parah. Dikatakan oleh pemilik D & I Skin Centre, Denpasar ini, radiasi dibagi menjadi UVA, UVB dan UVC. Sinar matahari dapat meningkatkan enzim metalloproteinase, yang bisa memecah kolagen dan menimbulkan kerutan pada kulit. Radikal bebas adalah molekul ganas yang menggerogoti sel tubuh termasuk jaringan kolagen. Serangan radikal bebas diantaranya dipicu paparan polusi udara, menghirup udara yang tercemar, minum air tercemar dan merokok. P a d a umumnya kerutan di wajah atau keriput, kata dokter Darma akan muncul secara alami saat menginjak masa tua. Namun, jika pada usia 30 -an sudah timbul keriput pada wajah, ini merupakan salah satu tanda penuaan dini atau proses penuaan kulit yang lebih cepat dari seharusnya. Banyak orang yang timbul kerutan pada kulit wajahnya diusia yang relatif muda, bahkan pada awal 30-an. Keriput pada wajah ini, sangat dipengaruhi pula oleh ekspresi wajah. Garis ekspresi terjadi karena gerakan berulang oleh otot muka yang mengakibatkan pembentukan kerutan di dahi, diantara alis mata, sekitar lekuk mata dan pada garis senyum. “Kerutan halus terjadi karena menurunnya serat kolagen akibat proses penuaan. Kerutan makin cepat terjadi jika kita sering menggunakan otot-otot wajah untuk ekspresi berlebihan dan karena hilangnya serat kolagen kulit,” tandas spesialis kulit ini. Berikutnya disebutkan tandatanda penuaan dini meliputi kerut
an halus, keriput, bintik penuaan, tekstur kulit kasar, kulit kering dan permukaan kulit tidak merata. Seiring penuaan, lemak menyusut dari area muka tertentu seperti dahi, sekitar mata, pelipis dan sekitar bibir. Sebaliknya, terjadi peningkatan bagian besar jaringan lemak secara mencolok pada daerah pipi bawah, lipatan nasolabial dan area luar pipi. “Berbeda dari tampilan wajah saat usia muda lemaknya tersebar merata. Pada kulit wajah yang menua, lemak cenderung terakumulasi dalam kantong wajah, dan kemudian ketika kelebihan lemak ini terkena gaya gravitasi, maka kulit menjadi kendor dan melorot,” katanya. Untuk mengetahui penuaan dini, kata dokter Darma, dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium demi mendeteksi adanya kelainan hormonal. Hormon yang diperiksa antara lain: hormon estrogen, pro gesteron, testosteron, sex hormon binding globulin, cortisol atau hormon stres, growth hormone, tiroid, dan pregnenolone. Proses penuaan terjadi jika kadar hormon-hormon tersebut berkurang. Salah satu cara yang digunakan mengurangi tanda penuaan adalah dengan menggunakan krim anti-aging, yang memiliki kandungan retinol atau asam retino at, turunan dari vitamin A. Retinol bekerja meng angkat sel kulit mati sehingga permukaan kulit menjadi halus. Selain itu retinol juga bekerja
dengan merangsang pembentukan kolagen sehingga kulit menjadi lebih kencang dan mengurangi kerutan halus. Karena salah satu penyebab utama penuaan dini adalah radikal bebas, maka beberapa produk krim anti-aging juga me ngandung bahan anti oksidan yang bekerja menormalkan radikal bebas sehingga mengurangi kerusakan lebih berat. Disampaikan pula oleh dokter Darma kala penggunaan krim anti-aging dapat dimulai sedini mungkin, yakni pada usia 20 - 30 tahun. Selain penggunaan krim anti-aging, langkah utama sebenar nya adalah pencegahan. Salah satunya memakai tabir surya secara rutin, untuk mencegah efek buruk sinar matahari. Penggunaan pelembab yang tepat juga sangat membantu agar tekstur kulit menjadi halus dan lembab. “Ilmu anti-aging, katanya bukan berarti melawan kodrat manusia tapi bertujuan membantu hidup manusia lebih lama, sehat, dan bahagia,”ujarnya. Selanjutnya, dengan berpikir positif selalu dan hindari stres mental,berpenampilan muda dan berpikir muda terus, maka seseorang akan kelihatan muda. Sebab pikiran sangat berperan dalam timbulnya stres yang mem pengaruhi hormonal tubuh. Ini adalah penerapa n dari prinsip koneksi tubuh-pikiran (mind-body connection) yang merupakan hal
16 - 22 JUNI 2014
16 - 22 JUNI 2014
sangat ampuh menjaga agar tetap awet muda. Mengatasi penuaan dini bukan hanya dengan produk anti-aging. Hal utama yang wajib dilakukan adalah mengenali penyebab dan menghindarinya, seperti selalu ingat menghindari paparan sinar matahari yang kronis. Bahkan harus dikurangi sejak masa anak-anak serta rutin menggunakan tabir surya, tidak merokok, tidak mengernyitkan wa-
jah secara berlebihan dan bagi yang sering terkena AC maka pelembab harus rutin dipakai. “Dalam pemilih an produk anti-aging harus diperhatikan kandungannya. Pastikan mengandung bahan antioksidan, vitamin C atau E dan juga retinol. Selain itu, penggunaannya harus benar dan sesuai dengan kondisi kulit,”ujar Dosen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK Unud/RSUP Sanglah ini. –Sri Ardhini
M I T O S ATA U F A K TA
Kejang belum Tentu Epilepsi Masalah psikososial pada penyandang epilepsi ditemukan lebih tinggi dibandingkan populasi umum, adanya isolasi sosial, kurangnya percaya diri, kecemasan dan depresi. Hal tersebut dikarenakan di masyarakat masih adanya pandangan yang keliru (stigma) tentang epilepsi. Stigma tersebut terus berkembang seperti anggapan bahwa epilepsi merupakan kutukan, kerasukan roh jahat, penyakit keturunan, bisa menular ke orang lain, dll.
D
i samping itu juga adanya overproteksi dan dimanjakan oleh keluarga, serta penolakan, isolasi dan direndahkan oleh masyarakat, sehingga menyebabkan penyandang epilepsi dan keluarga merasa epilepsi tersebut adalah mimpi buruk yang membuat mereka putus asa dengan segala keadaan. “Padahal, tidak demikian jika kita mengenal apa dan bagaimana penyakit epilepsi tersebut,” ujar dr. I Ketut Mudanayasa, Sp. S. Untuk meluruskan anggapan-anggapan yang keliru tersebut, dokter yang bertugas di Poliklinik Penyakit Saraf RSJ Bangli dan RS Surya Husada, Ubung Denpasar ini akan mengulas tentang mitos dan fakta seputar epilepsi. Mitos: Epilepsi merupakan penyakit keturunan. Fakta: Penyakit epilepsi me rupakan penyakit saraf menahun yang bisa mengakibatkan seseorang yang menderita epilepsi mengalami kejangkejang atau bangkitan lainnya seperti melamun, tiba-tiba tidak sadarkan diri atau berteriak-teriak yang terjadi secara mendadak tanpa pencetus apapun. Penyebab penyakit epilepsi memang belum diketahui secara jelas, tetapi terjadinya lepas muatan listrik yang berlebihan dan mendadak pada otak sehingga penerimaan serta pengiriman impuls dari otak ke bagian-bagian lain dalam tubuh ter-
dr. Oka Negara, FIAS
ganggu, dikatakan sebagai penyebab bangkitan epilepsi tersebut. Faktor genetika juga dikatakan memiliki peranan dalam terjadinya epilepsi, namun epilepsi bukan merupakan penyakit keturunan. Artinya bahwa jika ada salah satu anggota keluarga penyandang epilepsi, bukan berarti penyakit tersebut akan diturunkan pada anggota keluarga lain atau anak-anaknya. Mitos: Epilepsi merupakan penyakit yang dapat menular Fakta: Selama ini banyak per sepsi yang menyebutkan epilepsi bisa menular sehingga para penyandang epilepsi tidak jarang dikucilkan oleh orang-orang di sekitarnya. Padahal, epilepsi sama sekali tidak menular, meskipun kita berinteraksi langsung dengan penyandangnya. Bahkan, saat mereka sedang mengalami kejangkejang sekali pun itu tidak akan menularkan pada orang sekitarnya. Mitos: Serangan epilepsi selalu diawali dengan kejang-kejang Fakta: Selama ini masih banyak di antara kita yang menganggap penyakit epilepsi adalah penyakit hanya dengan gejala kejang-kejang, dari mulut penderita akan mengeluarkan ludah yang berbuih-buih dan mata mendelik. Memang gejala yang umum ditemukan pada epilepsi adalah kejang-kejang yang terjadi secara berulang dengan jenis yang hampir sama. Namun, sebenarnya tidak
Kirim surat Anda ke Redaksi Tokoh dan cantumkan “Sex Edu”di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksi@tokoh.co.id. Rubrik ini diasuh Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) Denpasar.
Ganti Kelamin “Dok, sejak kecil aku merasa berada pada tubuh yang salah. Aku ini perempuan, yang lebih senang melakukan pekerjaan laki-laki dan tidak suka melihat badanku berpayudara besar. Tapi aku masih tertarik dengan laki-laki lho, Dok. Uniknya, aku bertemu dengan laki-laki yang merasa serupa denganku. Dia lebih suka tampil dan melakukan pekerjaan perempuan. Karena serupa, kami jadi jatuh cinta dan berpacaran sejak setahun, serta saling melengkapi. Kami berencana melakukan oprasi ganti kelamin di Thailand sebelum menikah, agar lebih nyaman saja. Yang ingin aku tanya, apa saja risiko dari operasi ganti kelamin, Dok. Terutama di kehidupan seksual kami nantinya.” (Marry) Ganti kelamin, terutama yang lebih biasa dilakukan oleh laki-laki yang ingin me ngubah tampilan kelaminnya menjadi menyerupai perempuan, memang sudah bukan
hal yang baru lagi. Tetapi tentu saja, harus melewati konsultasi psikologis yang benar-benar matang sebelumnya. Pada pihak yang mengubah kelamin dari laki-laki men-
11
semua kejang pada epilepsi jenisnya seperti itu, kejang pada penderita epilepsi berbeda-beda, tergantung dari bagian otak sebelah mana yang terserang. Selain kejang pada seluruh tubuh, kejang epilepsi juga bisa hanya menyerang satu bagian tubuh saja, seperti tangan, kaki, atau mulut. Tidak semua serangan epilepsi diawali atau disertai dengan kejang. Selain kejang, serangan epilepsi dapat berupa berhenti bernapas, seperti sedang melamun, dan kehila ngan kesadaran tapi tidak pingsan, mengecap-ngecap, berkomat-kamit seperti sedang mengucapkan mantra, bahkan berteriak-teriak yang tidak jelas. Kejang kerap kali diidentikkan dengan epilepsi ataupun sebaliknya. Nyatanya tidak semua kejang adalah epilepsi. Jika kejang menyertai demam tinggi, kadar gula darah yang rendah, penghentian obat-obatan atau alkohol atau segera setelah trauma kepala, biasanya hal ini bukan kejang akibat epilepsi. Jika hal ini terjadi tanpa riwayat kejang sebelumnya, biasanya tidak perlu diberikan obat anti-epilepsi, yang diobati hanya penyakit lain yang menyebabkan terjadinya kejang tersebut. Mitos: Penyakit epilepsi merupakan penyakit gangguan jiwa Fakta: Harus dibedakan antara epilepsi dan gangguan jiwa. Epilepsi merupakan gangguan otak menahun yang disebabkan oleh gangguan lepas muatan listrik yang berlebihan. Sedangkan, gangguan jiwa (psikosis/ skizofrenia) merupakan gangguan fungsi kepribadian (mental) dalam menilai realitas, hubungan, persepsi, disorganisasi proses pikir dan gangguan emosional. Namun, bangkitan epilepsi dapat menunjukkan gejala seperti gangguan jiwa, yaitu pada jenis epilepsi psikomotor (epilepsi lobus temporal). Gejala yang muncul menyerupai seseorang yang mengalami
gangguan jiwa seperti mengamuk, berteriak-teriak dan berkomat-kamit yang sama sekali mereka tidak sadari dan tanpa adanya kejang. Namun, gejala ini hanya muncul pada saat serangan epilepsi saja. Di luar serangan, penyandang epilepsi akan tampak seperti orang normal. Epilepsi yang tidak terkontrol, kejang berulang dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan otak. Ini dikarenakan setiap kejang, asupan oksigen ke otak berkurang (hipoksia) sehingga jika berlangsung terusmenerus akan terjadi kerusakan otak yang dapat menyebabkan gangguan mental yang bersifat organik. Mitos: Penyakit Epilepsi tidak bisa disembuhkan. Fakta: Dengan pengobatan teratur dan gaya hidup sehat, para penderita epilepsi bisa kembali normal tanpa terserang kejang atau bangkitan. Dengan catatan, peng obatan harus dilakukan teratur, dalam dosis yang tepat, serta jangka waktu yang cukup lama. Setelah dua tahun rutin minum obat anti-epilepsi (OAE) dan telah bebas kejang, dokter akan mengevaluasi kondisi penderita epilepsi. Jika kondisinya membaik, hasil dari rekam otak (EEG/Elektro Enchepalografi) normal, dosis OAE akan dikurangi secara perlahan sehingga dalam waktu dua setengah sampai tiga tahun pasien bisa kembali normal. Agar epilepsi tidak kembali muncul setelah berhenti meminum obat, penderita harus tetap memiliki gaya hidup sehat, di antaranya harus cukup tidur, tidak mengalami kelelah an dan jangan sampai depresi. Mitos: Wanita yang menderita epilepsi tidak bisa memiliki anak Fakta: Epilepsi pada wanita dapat mempengaruhi fertilitas, termasuk sulit hamil, gangguan semasa kehamil an, dan proses persalinan. Salah satu penyebabnya adalah polycystic ovaries
syndrome (PCOS). PCOS adalah gangguan ginekologi yang ditandai oleh gangguan haid, anovulasi kronis (tidak adanya produksi sel telur) dan gangguan kesuburan. Keadaan ini terutama disebabkan oleh lebih tingginya resiko wanita penderita epilepsi untuk menderita PCOS dan efek samping dari OAE tertentu yang mempengaruhi produksi hormon oleh indung telur. Namun, wanita penyandang epilepsi masih tetap bisa hamil dengan aman dan memiliki anak yang sehat. Bagi wanita penyandang epilepsi yang ingin hamil dan melahirkan tentunya perlu hatihati dan waspada, OAE harus tetap dikonsumsi secara terus-menerus untuk mengendalikan bangkitan atau serangan. Tentunya OAE memiliki efek samping bagi janin jika tidak diatur dengan baik. Meski demikian, perempuan penyandang epilepsi bisa hamil dan memiliki anak sehat dengan catatan selama proses kehamilan hingga melahirkan diawasi dengan ketat. Wanita penyandang epilepsi, jika ingin memiliki keturunan sebaik nya ke dokter dulu melakukan konseling prekehamilan sehingga dokter bisa memilihkan OAE mana yang memiliki risiko yang paling ringan untuk kemungkinan kecacatan janin. Dan, dokter juga akan memberikan vitamin atau suplemen asam folat untuk perkembangan janin terutama pada masa tiga bulan pertama kehamilan. –Inten Indrawati
jadi perempuan, secara fisik, perubahan kelamin tersebut sekilas tidak begitu kentara secara visual bila sedang melakukan hubungan seksual, karena memang sengaja didesain layaknya vagina perempuan dan teknologi kedokteran untuk itu memang sudah tersedia. Prinsip operasinya adalah dengan dilakukan pemotongan penis dan diubah dengan pembentukan liang vagina, selanjutnya akan dibentuk dan disuntikkan cairan tertentu supaya bentuk dan kondisinya menyerupai vagina. Prosesnya membutuhkan waktu dan beberapa tahap operasi agar maksimal. Demikian juga untuk mengubah kelamin dari perempuan menjadi kelamin laki-laki, malah membutuhkan keterampilan lebih baik, dan monitoring, serta follow up lebih lama. Tetapi walaupun secara fisik sudah tampak seperti vagina perempuan dan menjadi lebih lengkap merasa menjadi perempuan, atau sebaliknya, tetapi secara psikis memang perlu juga konsultasi psikologis lagi untuk memantapkan kondisi emosionalnya. Fungsi biologis yang akan dijalankan, tidak sebaik fungsi biologis awal, karena
dalam prosedur operasi bisa jadi ada pembuluh darah dan saraf sensorik juga yang ikut cedera, sehingga mengurangi fungsi tubuh dan sensasi seksual yang seharusnya bisa didapatkan. Risiko yang sering kali dialami, memang lebih banyak adalah problema psikis, misalnya adalah rasa takut akan merasa dosa, karena pada sebagian agama atau norma, mengganti kelamin dianggap perbuatan dosa yang dianggap melawan kodrat manusia. Demikian juga pandangan masyarakat yang masih menganggap aneh mereka yang melakukan perubahan kelamin seperti ini. Demikian juga, kenyamanan pasangan juga diperlukan untuk siap menerima memiliki pasangan yang mengubah kelamin, tetapi untungnya dalam hal ini karena yang ingin mengubah kelamin adalah pasangan sendiri dan bersamasama pula. Sekarang tinggal memahami risiko medis dan biologis yang bisa terjadi dari tindakan operasi kelamin yang dilakukan. Ada dua kemungkinan lagi yang bisa terjadi, yaitu terhadap fungsi seksual, dan satu lagi terhadap fungsi reproduksinya. Fungsi seksual bisa menjadi
berubah dan menurun fungsi nya, karena bisa jadi dalam tindakan operasi akan juga mengorbankan serabut saraf dan pembuluh darah kecil yang justru berguna dalam mengoptimalkan fungsi seksual. Pada perubahan dari penis menjadi vagina, kemungkinan lubrikasi seksual tidak terjadi dan merasakan kenikmatan seksual akan mengalami penurunan. Sedangkan perubahan dari vagina ke bentuk penis, tentu saja ereksi penis tidak terjadi, atau tidak bisa dibuat maksimal. Kenikmatan seksual yang didapatkan juga tidak maksimal. Kemudian, fungsi reproduksi yang dikorbankan sudah pasti terjadi. Kehamilan secara alamiah tidak akan terjadi dari proses ganti kelamin, karena tidak terjadi perubahan pada rahim dan indung telur atau ovarium pada perempuan yang berganti kelamin dari vagina menjadi penis, demikian juga testis pada yang semula laki-laki akan dikorbankan dalam proses operasi ganti kelamin, sehingga reproduksi tidak mungkin terjadi. Jadi, silakan dipikirkan kembali upaya untuk melakukan operasi ganti kelaminnya.
dr. I Ketut Mudanayasa, Sp. S.
RESEP ala CHEF
12
16 - 22 JUNI 2014
Nasi Kuning Sedap N
asi Kuning merupakan salah satu makanan khas orang Indonesia terutama masyarakat Jawa. Biasanya nasi kuning disajikan sebagai makanan pelengkap dalam sebuah acara seperti pernikahan, syukuran, atau acara adat lainnya. Tampilan nasi kuning sangat menarik
Makan Nasi Sepuasnya
dan rasanya juga nikmat dan lezat. Biasanya nasi kuning sering disajikan dengan beberapa lauk di antaranya, kering tempe dan ayam goreng sisit. Jika Anda biasa membeli atau memesan nasi kuning, kali ini cobalah membuat nasi kuning hasil karya buatan tangan Anda.
Usaha kuliner di daerah Renon sangat menjamur. Menumenu yang bervariasi dan unik serta harga yang terjangkau, pasti dicari konsumen. Salah satunya, warung ayam kremes di deretan warung makan dekat dengan Kopi Made.
Ayam Goreng Suwir
beras santan kental sereh kunyit daun pandan daun salam
Cara membuat: sereh dan salam. Ratakan. - Kunyit diparut sambil bubuhi sedikit air, peras, ambil sarinya. Beras dicuci terlebih dahulu ke- - Panaskan kukusan yang sudah diberi air, taruh daun pandan di air bagian bawahnya. Jika sudah mudian tiriskan. Bubuhi santan, garam, dan sari mendidih, masukkan aronan nasi kuning. Kukus kunyit. sampai matang. - Masak sampai setengah matang. Angkat, bubuhi
Kering Tempe Bahan: 2 bungkus : tempe 100 gr : ikan teri 5 buah : cabai besar 5 buah : bawang merah 1 buah : bawang putih 2 sdm : gula merah halus 5 sdm : kecap manis Garam Cara membuat: - Potong halus tempe lalu gore-
ng hingga garing dan sisihkan. - Goreng teri tanpa dicuci hingga garing lalu sisihkan. - Blender cabai merah besar, ba wang putih dan bawang merah. - Siapkan wajan dengan sedikit minyak. Tumis bumbu hingga wangi lalu tambahkan gula merah, kecap, dan garam. Tumis hingga kering. - Masukkan tempe dan teri ke dalam bumbu, aduk rata.
Salad Buah Bagi Anda pengunjung kantin DPRD Bali, ada makanan spesial yakni salad buah. Aneka buah-buahan terdiri dari buah melon, apel, semangka, alpokat dipotong kotak-kotak ditata dalam mangkok. Salad buah disiram dengan mayones, ditambah keju dan susu cair. Menurut Bu Kadek, pengelola kantin,
13
Pahe Ayam Kremes
Nasi Kuning Bahan: 1 kg : 1,5 liter : 2 batang : 2 ruas : 3 lembar : 3 lembar : Garam
C U L I N A RY C O R N E R
16 - 22 JUNI 2014
Bahan: 2 : dada ayam 2 sdt : garam 1 sdt : gula 4 siung : bawang putih Air asam secukupnya Minyak secukupnya Cara Membuat : - Dada ayam dibubuhi satu cangkir air. Tambahkan gula
Warungnya sederhana, namun, makanan yang disajikan sangat menarik karena ada satu bumbu spesial yang disajikan yakni rempah kuning. Bumbu ini tersaji dalam satu mangkok, bersama satu paket ayam kremes. Kuah rempah kuning ini dimakan dengan dituangkan di nasi putih, sehingga rasanya seperti nasi rempah. Satu paket hemat (pahe) ayam kremes hanya Rp 10 ribu, terdiri dari seporsi nasi, satu porsi ayam, satu buah tahu, dua potong terong goreng, sayur urap, plecing kangkung, sambal teri, ditemani satu mangkok kuah rempah kuning, dan sambal
dan garam. Rebus setengah matang sampai ayamnya empuk dan airnya habis. - Dinginkan lalu suwir-suwir agak kasar. - Gerus bawang putih bubuhi sedikit air asam, bubuhi se dikit garam dan gula. - Goreng sampai kuning kecokelatan.
harga semangkok salad Rp 10 ribu. Awalnya, ia menjual salad karena suka makan salad. “Saya pertamanya membeli di luar. Saya kepikiran untuk menjual di kantin. Ternyata sambutannya bagus. Selain karyawan DPRD, setiap ada acara di wantilan, lumayan pengunjungnya ramai,” kata Bu Kadek yang sudah berjualan di kantin sejak empat tahun lalu.
Cak Iwan bersama istri
terasi. Yang istimewa, pengunjung bisa makan nasi sepuasnya. “Prinsip kami, enak, puas, kenyang baru keluar warung. Jadi kami berikan bonus makan nasi sepuasnya,” ujar Cak Iwan, pemilik warung asal Surabaya ini sembari tertawa. Selain ayam goreng, ada pilihan ayam bakar, ikan, dan bebek. Den ga n ha rga n a si seporsi Rp 3000, Anda bisa nambah nasi sepuasnya. Begitu juga untuk menu es teh. Harga Rp 3000, bisa minum es teh sepuasnya. Menurut Cak Iwan, untuk resep ayam kremes, merupakan resep asli keluarga. Rasa ayam sangat spesial karena bumbu meresap sampai ke dalamnya, saat digoreng ayam sangat krispi. Sejak dibuka tahun 2008, sudah dibuka tujuh cabang ayam kremes di Denpasar yang dikelola keluarga besar Cak Iwan, mulai dari daerah Renon, Nangka, Pakerisan, Sidakarya,
Pulau Bungin, dan Jalan Subur Monang-maning, Menurut Cak Iwan, untuk di daerah Renon, usaha warung ayam kremes ini dibuka sejak dua tahun lalu. Sambutan konsumen sangat bagus karena paket hemat yang ditawarkan. Selain, mendapatkan bonus makan nasi sepuasnya. Jam buka warung ayam kremes mulai pukul 09.30 sampai 24.00. Biasanya, kata Cak Iwan, mulai pukul 19.00, pelanggan setia mulai berdatangan memenuhi warung ayam kremes ini. “Kebanyakan anak-anak muda yang berstatus mahasiswa. Kami sampai menambah meja dan kursi di halaman warung karena kurangnya tempat,” kata Cak Iwan. Ren c a n a min ggu depa n , Cak Iwan akan mengembangkan warung makannya dengan
menambah lagi menu spesial. Selain tempat makan, ia juga menyiapkan tempat untuk angkringan alias tempat nongkrong anak muda. Tempat angkringan ini menjual aneka mi dengan segala rasa dan minuman-minuman ringan ala Cak Iwan. Yang paling seru, bakal ada mi rasa wortel, mi sawi hijau, mi bit, mi rames, dan mi pedas seperti mercon. Selain menyajikan mi aneka rasa dan macam-macam minuman, seperti capucino, yang sangat disukai anak-anak muda. tempat angkringan jadi lebih seru karena bakal dipasang wifi gratis. “Lengkap sudah tempat nongkrong bagi anak-anak muda di daerah Renon ini dengan harga makanan yang sangat bisa dijangkau,” kata Cak Iwan berpromosi. - Wirati Astiti
Makaroni Saos Putih
Bebek Kuning Sambal Mercon Anda penggemar daging bebek? dilengkapi aneka sambal di antaranya Kini Anda dapat memanjakan selera sambal korek, sambal mercon, sambal kuliner Anda dengan menikmati bebek penyet, sambal padang, sambal terasi, dengan nasi kuning. Ditemani aneka dan sambal ijo. sambal yang spesial, Anda pasti ketagi“Mungkin Anda biasa mendengar han. Ada satu resto yang mengusung tongseng daging kambing. Kami mennama Bebek Kuning yang berada di coba membuat suatu inovasi yakni pinggir Jalan Cokroaminoto dekat tongseng ayam atau bebek. Rasanya Sempidi. Menurut pengelolanya Ni juga unik perpaduan rempah yang Komang Bagiasih atau biasa dipanggil membuat rasa tongseng ini gurih dan Bu Koming, sajian bebek di warungnya sedap,” ucapnya. sangat spesial karena disajikan bersama Resto Bebek Kuning juga melayani nasi kuning. Apalagi ada aneka sambal pesanan antaran untuk daerah sekitar pedas yang menemaninya. “Jangan Cokroaminoto, Sempidi, dan Sading. Bu Koming kaget kalau Anda dengar nama samSelain untuk makan, resto ini juga balnya, sambal mercon dan sambal korek. Rasanya menerima tempat rapat berkapasitas 100 orang super pedas,” ujarnya. degan fasilitas free wifi. Selain itu, acara syukuran, Ia mengatakan, resto ini sendiri merupakan ulang tahun, juga sangat representatif, didukung pengembangan resto di Jakarta yang sudah memiliki dengan parkir yang luas. Live music disuguhkan tiap delapan gerai. Bebek Kuning memiliki ciri khas rasa Minggu pertama tiap bulan setiap hari Sabtu pukul bebek yang krispi dan renyah karena mengalami 19.00 sampai 22.30. Sehari-hari Resto Bebek Kunproses pemasakan dengan mengungkep dalam ing buka mulai pukul 09.30 sampai 21.30 malam. waktu yang lama. “Kami memakai tenaga koki -Wirati Astiti yang profesional dan dijamin higienis,” kata Bu Koming. Penyajiannya pun sangat istimewa. “Kami menyajikan menggunakan piring khusus yang terbuat dari kayu, memakai alas daun pisang. Satu porsi daging bebek, disajikan dengan bebek goreng/bakar, nasi putih atau nasi kuning, sayur urap atau lalapan dan sambal,” ujarnya. Menurut Bu Koming, peneman daging bebek tak hanya lalapan, ia juga memberikan alternatif lain berupa sayur urap sehingga lebih bervariasi. Menu pilihan Bebek Kuning terdiri dari bebek goreng/bakar, ayam goreng/bakar, tongseng ayam/bebek, nila goreng, lele penyet, bawal cabai ijo, ikan jambal asin,
Pahe Ayam Kremes
Ayam Bakar Sambal Taoco Sarwan Bahan: 1 kg 2 sdt 1 sdt 100 ml 2 sdm ½ sdt 50 gr 500 ml
: ayam, bersihkan, potong sesuai selera : air jeruk nipis : garam : kecap manis : kecap asin : merica bubuk : margarin : air
Bahan sambal: 10 buah : cabe rawit merah, diiris 3 buah : cabai merah keriting, diiris
7 butir 1 sdm 1 sdt ¼ sdt 1 sdm 1 sdt 5 sdm
: : : : : :
bawang merah, diiris taoco gula pasir garam gula pasir, disisir asam jawa, dilarutkan bersama 1 sdm air : minyak untuk melumasi
Cara membuat: - Rebus air sampai mendidih, masukkan semua bumbu, juga ayam yang telah dipotong sesuai selera, masak (ungkep) hingga ayam matang dan bumbu meresap, tiriskan. - Bakar ayam sambil diolesi air bumbu sisa ungkepan
- Panaskan minyak, tumis bumbu iris sambil diaduk hingga keluar aroma harum, masukkan taoco, gula pasir juga garam, tumis hingga harum - Tambahkan gula pasir dan air asam, masak sampai matang - Sajikan ayam bersama sambalnya.
Wedang Secang Bahan: 60 gr : secang 30 gr : jahe bakar, memarkan 3 batang : serai, memarkan 2 lembar : daun jeruk 200 gr : gula pasir 1000 ml : air Kacang kedelai goreng
Cara meracik: - Campur semua bahan, masak sampai mendidih, aduk sesekali. - Saring, buang ampasnya. - Hidangkan selagi hangat. - Taburi kedelai goreng.
Bahan: 250 gr : macaroni, rebus dan tiriskan 2 sdm : margarin 1 buah : bawang bombai, cincang halus 2 siung : bawang putih, cincang halus 100 gr : daging giling/ ayam cincang 100 gr : jamur kancing, iris tipis 150 gr : susu bubuk, larutkan dalam air hangat 250 ml : air hangat 100 gr : keju parut ½ buah : papprica kuning, potong dadu kecil ½ buah : paprika hijau, potong dadu kecil Garam, gula dan merica secukupnya
Cara membuat: - Panaskan margarin, tumis bawang bombai dan bawang putih hingga harum, masukkan daging/ayam, masak hingga matang/berubah warna merah kecokelatan. - Masukkan jamur kancing, aduk rata, lalu tuangkan larutan susu ke dalam tumisan, tambahkan garam, gula dan merica bubuk secukupnya, masak hingga mengental dan matang. - Tambahkan sebagian keju parut, angkat, lalu masukkan potongan paprika, aduk merata. - Letakkan macaroni yang telah ditiriskan di atas piring saji, lalu siramkan saus putih di atasnya. - Sajikan dengan keju parut bila disuka.
RESEP ala CHEF
12
16 - 22 JUNI 2014
Nasi Kuning Sedap N
asi Kuning merupakan salah satu makanan khas orang Indonesia terutama masyarakat Jawa. Biasanya nasi kuning disajikan sebagai makanan pelengkap dalam sebuah acara seperti pernikahan, syukuran, atau acara adat lainnya. Tampilan nasi kuning sangat menarik
Makan Nasi Sepuasnya
dan rasanya juga nikmat dan lezat. Biasanya nasi kuning sering disajikan dengan beberapa lauk di antaranya, kering tempe dan ayam goreng sisit. Jika Anda biasa membeli atau memesan nasi kuning, kali ini cobalah membuat nasi kuning hasil karya buatan tangan Anda.
Usaha kuliner di daerah Renon sangat menjamur. Menumenu yang bervariasi dan unik serta harga yang terjangkau, pasti dicari konsumen. Salah satunya, warung ayam kremes di deretan warung makan dekat dengan Kopi Made.
Ayam Goreng Suwir
beras santan kental sereh kunyit daun pandan daun salam
Cara membuat: sereh dan salam. Ratakan. - Kunyit diparut sambil bubuhi sedikit air, peras, ambil sarinya. Beras dicuci terlebih dahulu ke- - Panaskan kukusan yang sudah diberi air, taruh daun pandan di air bagian bawahnya. Jika sudah mudian tiriskan. Bubuhi santan, garam, dan sari mendidih, masukkan aronan nasi kuning. Kukus kunyit. sampai matang. - Masak sampai setengah matang. Angkat, bubuhi
Kering Tempe Bahan: 2 bungkus : tempe 100 gr : ikan teri 5 buah : cabai besar 5 buah : bawang merah 1 buah : bawang putih 2 sdm : gula merah halus 5 sdm : kecap manis Garam Cara membuat: - Potong halus tempe lalu gore-
ng hingga garing dan sisihkan. - Goreng teri tanpa dicuci hingga garing lalu sisihkan. - Blender cabai merah besar, ba wang putih dan bawang merah. - Siapkan wajan dengan sedikit minyak. Tumis bumbu hingga wangi lalu tambahkan gula merah, kecap, dan garam. Tumis hingga kering. - Masukkan tempe dan teri ke dalam bumbu, aduk rata.
Salad Buah Bagi Anda pengunjung kantin DPRD Bali, ada makanan spesial yakni salad buah. Aneka buah-buahan terdiri dari buah melon, apel, semangka, alpokat dipotong kotak-kotak ditata dalam mangkok. Salad buah disiram dengan mayones, ditambah keju dan susu cair. Menurut Bu Kadek, pengelola kantin,
13
Pahe Ayam Kremes
Nasi Kuning Bahan: 1 kg : 1,5 liter : 2 batang : 2 ruas : 3 lembar : 3 lembar : Garam
C U L I N A RY C O R N E R
16 - 22 JUNI 2014
Bahan: 2 : dada ayam 2 sdt : garam 1 sdt : gula 4 siung : bawang putih Air asam secukupnya Minyak secukupnya Cara Membuat : - Dada ayam dibubuhi satu cangkir air. Tambahkan gula
Warungnya sederhana, namun, makanan yang disajikan sangat menarik karena ada satu bumbu spesial yang disajikan yakni rempah kuning. Bumbu ini tersaji dalam satu mangkok, bersama satu paket ayam kremes. Kuah rempah kuning ini dimakan dengan dituangkan di nasi putih, sehingga rasanya seperti nasi rempah. Satu paket hemat (pahe) ayam kremes hanya Rp 10 ribu, terdiri dari seporsi nasi, satu porsi ayam, satu buah tahu, dua potong terong goreng, sayur urap, plecing kangkung, sambal teri, ditemani satu mangkok kuah rempah kuning, dan sambal
dan garam. Rebus setengah matang sampai ayamnya empuk dan airnya habis. - Dinginkan lalu suwir-suwir agak kasar. - Gerus bawang putih bubuhi sedikit air asam, bubuhi se dikit garam dan gula. - Goreng sampai kuning kecokelatan.
harga semangkok salad Rp 10 ribu. Awalnya, ia menjual salad karena suka makan salad. “Saya pertamanya membeli di luar. Saya kepikiran untuk menjual di kantin. Ternyata sambutannya bagus. Selain karyawan DPRD, setiap ada acara di wantilan, lumayan pengunjungnya ramai,” kata Bu Kadek yang sudah berjualan di kantin sejak empat tahun lalu.
Cak Iwan bersama istri
terasi. Yang istimewa, pengunjung bisa makan nasi sepuasnya. “Prinsip kami, enak, puas, kenyang baru keluar warung. Jadi kami berikan bonus makan nasi sepuasnya,” ujar Cak Iwan, pemilik warung asal Surabaya ini sembari tertawa. Selain ayam goreng, ada pilihan ayam bakar, ikan, dan bebek. Den ga n ha rga n a si seporsi Rp 3000, Anda bisa nambah nasi sepuasnya. Begitu juga untuk menu es teh. Harga Rp 3000, bisa minum es teh sepuasnya. Menurut Cak Iwan, untuk resep ayam kremes, merupakan resep asli keluarga. Rasa ayam sangat spesial karena bumbu meresap sampai ke dalamnya, saat digoreng ayam sangat krispi. Sejak dibuka tahun 2008, sudah dibuka tujuh cabang ayam kremes di Denpasar yang dikelola keluarga besar Cak Iwan, mulai dari daerah Renon, Nangka, Pakerisan, Sidakarya,
Pulau Bungin, dan Jalan Subur Monang-maning, Menurut Cak Iwan, untuk di daerah Renon, usaha warung ayam kremes ini dibuka sejak dua tahun lalu. Sambutan konsumen sangat bagus karena paket hemat yang ditawarkan. Selain, mendapatkan bonus makan nasi sepuasnya. Jam buka warung ayam kremes mulai pukul 09.30 sampai 24.00. Biasanya, kata Cak Iwan, mulai pukul 19.00, pelanggan setia mulai berdatangan memenuhi warung ayam kremes ini. “Kebanyakan anak-anak muda yang berstatus mahasiswa. Kami sampai menambah meja dan kursi di halaman warung karena kurangnya tempat,” kata Cak Iwan. Ren c a n a min ggu depa n , Cak Iwan akan mengembangkan warung makannya dengan
menambah lagi menu spesial. Selain tempat makan, ia juga menyiapkan tempat untuk angkringan alias tempat nongkrong anak muda. Tempat angkringan ini menjual aneka mi dengan segala rasa dan minuman-minuman ringan ala Cak Iwan. Yang paling seru, bakal ada mi rasa wortel, mi sawi hijau, mi bit, mi rames, dan mi pedas seperti mercon. Selain menyajikan mi aneka rasa dan macam-macam minuman, seperti capucino, yang sangat disukai anak-anak muda. tempat angkringan jadi lebih seru karena bakal dipasang wifi gratis. “Lengkap sudah tempat nongkrong bagi anak-anak muda di daerah Renon ini dengan harga makanan yang sangat bisa dijangkau,” kata Cak Iwan berpromosi. - Wirati Astiti
Makaroni Saos Putih
Bebek Kuning Sambal Mercon Anda penggemar daging bebek? dilengkapi aneka sambal di antaranya Kini Anda dapat memanjakan selera sambal korek, sambal mercon, sambal kuliner Anda dengan menikmati bebek penyet, sambal padang, sambal terasi, dengan nasi kuning. Ditemani aneka dan sambal ijo. sambal yang spesial, Anda pasti ketagi“Mungkin Anda biasa mendengar han. Ada satu resto yang mengusung tongseng daging kambing. Kami mennama Bebek Kuning yang berada di coba membuat suatu inovasi yakni pinggir Jalan Cokroaminoto dekat tongseng ayam atau bebek. Rasanya Sempidi. Menurut pengelolanya Ni juga unik perpaduan rempah yang Komang Bagiasih atau biasa dipanggil membuat rasa tongseng ini gurih dan Bu Koming, sajian bebek di warungnya sedap,” ucapnya. sangat spesial karena disajikan bersama Resto Bebek Kuning juga melayani nasi kuning. Apalagi ada aneka sambal pesanan antaran untuk daerah sekitar pedas yang menemaninya. “Jangan Cokroaminoto, Sempidi, dan Sading. Bu Koming kaget kalau Anda dengar nama samSelain untuk makan, resto ini juga balnya, sambal mercon dan sambal korek. Rasanya menerima tempat rapat berkapasitas 100 orang super pedas,” ujarnya. degan fasilitas free wifi. Selain itu, acara syukuran, Ia mengatakan, resto ini sendiri merupakan ulang tahun, juga sangat representatif, didukung pengembangan resto di Jakarta yang sudah memiliki dengan parkir yang luas. Live music disuguhkan tiap delapan gerai. Bebek Kuning memiliki ciri khas rasa Minggu pertama tiap bulan setiap hari Sabtu pukul bebek yang krispi dan renyah karena mengalami 19.00 sampai 22.30. Sehari-hari Resto Bebek Kunproses pemasakan dengan mengungkep dalam ing buka mulai pukul 09.30 sampai 21.30 malam. waktu yang lama. “Kami memakai tenaga koki -Wirati Astiti yang profesional dan dijamin higienis,” kata Bu Koming. Penyajiannya pun sangat istimewa. “Kami menyajikan menggunakan piring khusus yang terbuat dari kayu, memakai alas daun pisang. Satu porsi daging bebek, disajikan dengan bebek goreng/bakar, nasi putih atau nasi kuning, sayur urap atau lalapan dan sambal,” ujarnya. Menurut Bu Koming, peneman daging bebek tak hanya lalapan, ia juga memberikan alternatif lain berupa sayur urap sehingga lebih bervariasi. Menu pilihan Bebek Kuning terdiri dari bebek goreng/bakar, ayam goreng/bakar, tongseng ayam/bebek, nila goreng, lele penyet, bawal cabai ijo, ikan jambal asin,
Pahe Ayam Kremes
Ayam Bakar Sambal Taoco Sarwan Bahan: 1 kg 2 sdt 1 sdt 100 ml 2 sdm ½ sdt 50 gr 500 ml
: ayam, bersihkan, potong sesuai selera : air jeruk nipis : garam : kecap manis : kecap asin : merica bubuk : margarin : air
Bahan sambal: 10 buah : cabe rawit merah, diiris 3 buah : cabai merah keriting, diiris
7 butir 1 sdm 1 sdt ¼ sdt 1 sdm 1 sdt 5 sdm
: : : : : :
bawang merah, diiris taoco gula pasir garam gula pasir, disisir asam jawa, dilarutkan bersama 1 sdm air : minyak untuk melumasi
Cara membuat: - Rebus air sampai mendidih, masukkan semua bumbu, juga ayam yang telah dipotong sesuai selera, masak (ungkep) hingga ayam matang dan bumbu meresap, tiriskan. - Bakar ayam sambil diolesi air bumbu sisa ungkepan
- Panaskan minyak, tumis bumbu iris sambil diaduk hingga keluar aroma harum, masukkan taoco, gula pasir juga garam, tumis hingga harum - Tambahkan gula pasir dan air asam, masak sampai matang - Sajikan ayam bersama sambalnya.
Wedang Secang Bahan: 60 gr : secang 30 gr : jahe bakar, memarkan 3 batang : serai, memarkan 2 lembar : daun jeruk 200 gr : gula pasir 1000 ml : air Kacang kedelai goreng
Cara meracik: - Campur semua bahan, masak sampai mendidih, aduk sesekali. - Saring, buang ampasnya. - Hidangkan selagi hangat. - Taburi kedelai goreng.
Bahan: 250 gr : macaroni, rebus dan tiriskan 2 sdm : margarin 1 buah : bawang bombai, cincang halus 2 siung : bawang putih, cincang halus 100 gr : daging giling/ ayam cincang 100 gr : jamur kancing, iris tipis 150 gr : susu bubuk, larutkan dalam air hangat 250 ml : air hangat 100 gr : keju parut ½ buah : papprica kuning, potong dadu kecil ½ buah : paprika hijau, potong dadu kecil Garam, gula dan merica secukupnya
Cara membuat: - Panaskan margarin, tumis bawang bombai dan bawang putih hingga harum, masukkan daging/ayam, masak hingga matang/berubah warna merah kecokelatan. - Masukkan jamur kancing, aduk rata, lalu tuangkan larutan susu ke dalam tumisan, tambahkan garam, gula dan merica bubuk secukupnya, masak hingga mengental dan matang. - Tambahkan sebagian keju parut, angkat, lalu masukkan potongan paprika, aduk merata. - Letakkan macaroni yang telah ditiriskan di atas piring saji, lalu siramkan saus putih di atasnya. - Sajikan dengan keju parut bila disuka.
J E L I TA
14
Kapan Krim Anti-Penuaan Diperlukan? Tidak ada perempuan yang ingin terlihat tua. Karenanya, banyak dari mereka, mengantisipasi penuaan sejak dini dengan melakukan perawatan dan menggunakan krim anti-penuaan.
M
enurut dr. IGN Darma Putra, Sp.KK., ada dua jenis penuaan kulit, yaitu penuaan intrinsik atau kronologis dan ekstrinsik. Penuaan intrinsik adalah proses penuaan sesuai perjalanan waktu, umumnya disebabkan faktor genetik. “Dari jenis gen yang dimiliki seseorang, dapat diprediksi apakah orang tersebut akan mengalami penuaan kulit lebih cepat atau lambat. Jadi, proses penuaan intrinsik berlangsung secara alamiah,” ungkapnya. Sedangkan, penuaan ekstrinsik akibat faktor luar, seperti paparan sinar matahari, radikal bebas dan kebiasaan merokok. Paparan sinar matahari yang terus-menerus bertanggung jawab terhadap 80% penuaan kulit dan dikenal dengan istilah foto aging, yang dihasilkan dari kerusakan kumulatif radiasi sinar UV dan menyebabkan kelainan kulit yang parah. Dikatakan oleh pemilik D & I Skin Centre, Denpasar ini, radiasi dibagi menjadi UVA, UVB dan UVC. Sinar matahari dapat meningkatkan enzim metalloproteinase, yang bisa memecah kolagen dan menimbulkan kerutan pada kulit. Radikal bebas adalah molekul ganas yang menggerogoti sel tubuh termasuk jaringan kolagen. Serangan radikal bebas diantaranya dipicu paparan polusi udara, menghirup udara yang tercemar, minum air tercemar dan merokok. P a d a umumnya kerutan di wajah atau keriput, kata dokter Darma akan muncul secara alami saat menginjak masa tua. Namun, jika pada usia 30 -an sudah timbul keriput pada wajah, ini merupakan salah satu tanda penuaan dini atau proses penuaan kulit yang lebih cepat dari seharusnya. Banyak orang yang timbul kerutan pada kulit wajahnya diusia yang relatif muda, bahkan pada awal 30-an. Keriput pada wajah ini, sangat dipengaruhi pula oleh ekspresi wajah. Garis ekspresi terjadi karena gerakan berulang oleh otot muka yang mengakibatkan pembentukan kerutan di dahi, diantara alis mata, sekitar lekuk mata dan pada garis senyum. “Kerutan halus terjadi karena menurunnya serat kolagen akibat proses penuaan. Kerutan makin cepat terjadi jika kita sering menggunakan otot-otot wajah untuk ekspresi berlebihan dan karena hilangnya serat kolagen kulit,” tandas spesialis kulit ini. Berikutnya disebutkan tandatanda penuaan dini meliputi kerut
an halus, keriput, bintik penuaan, tekstur kulit kasar, kulit kering dan permukaan kulit tidak merata. Seiring penuaan, lemak menyusut dari area muka tertentu seperti dahi, sekitar mata, pelipis dan sekitar bibir. Sebaliknya, terjadi peningkatan bagian besar jaringan lemak secara mencolok pada daerah pipi bawah, lipatan nasolabial dan area luar pipi. “Berbeda dari tampilan wajah saat usia muda lemaknya tersebar merata. Pada kulit wajah yang menua, lemak cenderung terakumulasi dalam kantong wajah, dan kemudian ketika kelebihan lemak ini terkena gaya gravitasi, maka kulit menjadi kendor dan melorot,” katanya. Untuk mengetahui penuaan dini, kata dokter Darma, dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium demi mendeteksi adanya kelainan hormonal. Hormon yang diperiksa antara lain: hormon estrogen, pro gesteron, testosteron, sex hormon binding globulin, cortisol atau hormon stres, growth hormone, tiroid, dan pregnenolone. Proses penuaan terjadi jika kadar hormon-hormon tersebut berkurang. Salah satu cara yang digunakan mengurangi tanda penuaan adalah dengan menggunakan krim anti-aging, yang memiliki kandungan retinol atau asam retino at, turunan dari vitamin A. Retinol bekerja meng angkat sel kulit mati sehingga permukaan kulit menjadi halus. Selain itu retinol juga bekerja
dengan merangsang pembentukan kolagen sehingga kulit menjadi lebih kencang dan mengurangi kerutan halus. Karena salah satu penyebab utama penuaan dini adalah radikal bebas, maka beberapa produk krim anti-aging juga me ngandung bahan anti oksidan yang bekerja menormalkan radikal bebas sehingga mengurangi kerusakan lebih berat. Disampaikan pula oleh dokter Darma kala penggunaan krim anti-aging dapat dimulai sedini mungkin, yakni pada usia 20 - 30 tahun. Selain penggunaan krim anti-aging, langkah utama sebenar nya adalah pencegahan. Salah satunya memakai tabir surya secara rutin, untuk mencegah efek buruk sinar matahari. Penggunaan pelembab yang tepat juga sangat membantu agar tekstur kulit menjadi halus dan lembab. “Ilmu anti-aging, katanya bukan berarti melawan kodrat manusia tapi bertujuan membantu hidup manusia lebih lama, sehat, dan bahagia,”ujarnya. Selanjutnya, dengan berpikir positif selalu dan hindari stres mental,berpenampilan muda dan berpikir muda terus, maka seseorang akan kelihatan muda. Sebab pikiran sangat berperan dalam timbulnya stres yang mem pengaruhi hormonal tubuh. Ini adalah penerapa n dari prinsip koneksi tubuh-pikiran (mind-body connection) yang merupakan hal
16 - 22 JUNI 2014
16 - 22 JUNI 2014
sangat ampuh menjaga agar tetap awet muda. Mengatasi penuaan dini bukan hanya dengan produk anti-aging. Hal utama yang wajib dilakukan adalah mengenali penyebab dan menghindarinya, seperti selalu ingat menghindari paparan sinar matahari yang kronis. Bahkan harus dikurangi sejak masa anak-anak serta rutin menggunakan tabir surya, tidak merokok, tidak mengernyitkan wa-
jah secara berlebihan dan bagi yang sering terkena AC maka pelembab harus rutin dipakai. “Dalam pemilih an produk anti-aging harus diperhatikan kandungannya. Pastikan mengandung bahan antioksidan, vitamin C atau E dan juga retinol. Selain itu, penggunaannya harus benar dan sesuai dengan kondisi kulit,”ujar Dosen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK Unud/RSUP Sanglah ini. –Sri Ardhini
M I T O S ATA U F A K TA
Kejang belum Tentu Epilepsi Masalah psikososial pada penyandang epilepsi ditemukan lebih tinggi dibandingkan populasi umum, adanya isolasi sosial, kurangnya percaya diri, kecemasan dan depresi. Hal tersebut dikarenakan di masyarakat masih adanya pandangan yang keliru (stigma) tentang epilepsi. Stigma tersebut terus berkembang seperti anggapan bahwa epilepsi merupakan kutukan, kerasukan roh jahat, penyakit keturunan, bisa menular ke orang lain, dll.
D
i samping itu juga adanya overproteksi dan dimanjakan oleh keluarga, serta penolakan, isolasi dan direndahkan oleh masyarakat, sehingga menyebabkan penyandang epilepsi dan keluarga merasa epilepsi tersebut adalah mimpi buruk yang membuat mereka putus asa dengan segala keadaan. “Padahal, tidak demikian jika kita mengenal apa dan bagaimana penyakit epilepsi tersebut,” ujar dr. I Ketut Mudanayasa, Sp. S. Untuk meluruskan anggapan-anggapan yang keliru tersebut, dokter yang bertugas di Poliklinik Penyakit Saraf RSJ Bangli dan RS Surya Husada, Ubung Denpasar ini akan mengulas tentang mitos dan fakta seputar epilepsi. Mitos: Epilepsi merupakan penyakit keturunan. Fakta: Penyakit epilepsi me rupakan penyakit saraf menahun yang bisa mengakibatkan seseorang yang menderita epilepsi mengalami kejangkejang atau bangkitan lainnya seperti melamun, tiba-tiba tidak sadarkan diri atau berteriak-teriak yang terjadi secara mendadak tanpa pencetus apapun. Penyebab penyakit epilepsi memang belum diketahui secara jelas, tetapi terjadinya lepas muatan listrik yang berlebihan dan mendadak pada otak sehingga penerimaan serta pengiriman impuls dari otak ke bagian-bagian lain dalam tubuh ter-
dr. Oka Negara, FIAS
ganggu, dikatakan sebagai penyebab bangkitan epilepsi tersebut. Faktor genetika juga dikatakan memiliki peranan dalam terjadinya epilepsi, namun epilepsi bukan merupakan penyakit keturunan. Artinya bahwa jika ada salah satu anggota keluarga penyandang epilepsi, bukan berarti penyakit tersebut akan diturunkan pada anggota keluarga lain atau anak-anaknya. Mitos: Epilepsi merupakan penyakit yang dapat menular Fakta: Selama ini banyak per sepsi yang menyebutkan epilepsi bisa menular sehingga para penyandang epilepsi tidak jarang dikucilkan oleh orang-orang di sekitarnya. Padahal, epilepsi sama sekali tidak menular, meskipun kita berinteraksi langsung dengan penyandangnya. Bahkan, saat mereka sedang mengalami kejangkejang sekali pun itu tidak akan menularkan pada orang sekitarnya. Mitos: Serangan epilepsi selalu diawali dengan kejang-kejang Fakta: Selama ini masih banyak di antara kita yang menganggap penyakit epilepsi adalah penyakit hanya dengan gejala kejang-kejang, dari mulut penderita akan mengeluarkan ludah yang berbuih-buih dan mata mendelik. Memang gejala yang umum ditemukan pada epilepsi adalah kejang-kejang yang terjadi secara berulang dengan jenis yang hampir sama. Namun, sebenarnya tidak
Kirim surat Anda ke Redaksi Tokoh dan cantumkan “Sex Edu”di amplop. Bisa juga dikirim ke redaksi@tokoh.co.id. Rubrik ini diasuh Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) Denpasar.
Ganti Kelamin “Dok, sejak kecil aku merasa berada pada tubuh yang salah. Aku ini perempuan, yang lebih senang melakukan pekerjaan laki-laki dan tidak suka melihat badanku berpayudara besar. Tapi aku masih tertarik dengan laki-laki lho, Dok. Uniknya, aku bertemu dengan laki-laki yang merasa serupa denganku. Dia lebih suka tampil dan melakukan pekerjaan perempuan. Karena serupa, kami jadi jatuh cinta dan berpacaran sejak setahun, serta saling melengkapi. Kami berencana melakukan oprasi ganti kelamin di Thailand sebelum menikah, agar lebih nyaman saja. Yang ingin aku tanya, apa saja risiko dari operasi ganti kelamin, Dok. Terutama di kehidupan seksual kami nantinya.” (Marry) Ganti kelamin, terutama yang lebih biasa dilakukan oleh laki-laki yang ingin me ngubah tampilan kelaminnya menjadi menyerupai perempuan, memang sudah bukan
hal yang baru lagi. Tetapi tentu saja, harus melewati konsultasi psikologis yang benar-benar matang sebelumnya. Pada pihak yang mengubah kelamin dari laki-laki men-
11
semua kejang pada epilepsi jenisnya seperti itu, kejang pada penderita epilepsi berbeda-beda, tergantung dari bagian otak sebelah mana yang terserang. Selain kejang pada seluruh tubuh, kejang epilepsi juga bisa hanya menyerang satu bagian tubuh saja, seperti tangan, kaki, atau mulut. Tidak semua serangan epilepsi diawali atau disertai dengan kejang. Selain kejang, serangan epilepsi dapat berupa berhenti bernapas, seperti sedang melamun, dan kehila ngan kesadaran tapi tidak pingsan, mengecap-ngecap, berkomat-kamit seperti sedang mengucapkan mantra, bahkan berteriak-teriak yang tidak jelas. Kejang kerap kali diidentikkan dengan epilepsi ataupun sebaliknya. Nyatanya tidak semua kejang adalah epilepsi. Jika kejang menyertai demam tinggi, kadar gula darah yang rendah, penghentian obat-obatan atau alkohol atau segera setelah trauma kepala, biasanya hal ini bukan kejang akibat epilepsi. Jika hal ini terjadi tanpa riwayat kejang sebelumnya, biasanya tidak perlu diberikan obat anti-epilepsi, yang diobati hanya penyakit lain yang menyebabkan terjadinya kejang tersebut. Mitos: Penyakit epilepsi merupakan penyakit gangguan jiwa Fakta: Harus dibedakan antara epilepsi dan gangguan jiwa. Epilepsi merupakan gangguan otak menahun yang disebabkan oleh gangguan lepas muatan listrik yang berlebihan. Sedangkan, gangguan jiwa (psikosis/ skizofrenia) merupakan gangguan fungsi kepribadian (mental) dalam menilai realitas, hubungan, persepsi, disorganisasi proses pikir dan gangguan emosional. Namun, bangkitan epilepsi dapat menunjukkan gejala seperti gangguan jiwa, yaitu pada jenis epilepsi psikomotor (epilepsi lobus temporal). Gejala yang muncul menyerupai seseorang yang mengalami
gangguan jiwa seperti mengamuk, berteriak-teriak dan berkomat-kamit yang sama sekali mereka tidak sadari dan tanpa adanya kejang. Namun, gejala ini hanya muncul pada saat serangan epilepsi saja. Di luar serangan, penyandang epilepsi akan tampak seperti orang normal. Epilepsi yang tidak terkontrol, kejang berulang dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan otak. Ini dikarenakan setiap kejang, asupan oksigen ke otak berkurang (hipoksia) sehingga jika berlangsung terusmenerus akan terjadi kerusakan otak yang dapat menyebabkan gangguan mental yang bersifat organik. Mitos: Penyakit Epilepsi tidak bisa disembuhkan. Fakta: Dengan pengobatan teratur dan gaya hidup sehat, para penderita epilepsi bisa kembali normal tanpa terserang kejang atau bangkitan. Dengan catatan, peng obatan harus dilakukan teratur, dalam dosis yang tepat, serta jangka waktu yang cukup lama. Setelah dua tahun rutin minum obat anti-epilepsi (OAE) dan telah bebas kejang, dokter akan mengevaluasi kondisi penderita epilepsi. Jika kondisinya membaik, hasil dari rekam otak (EEG/Elektro Enchepalografi) normal, dosis OAE akan dikurangi secara perlahan sehingga dalam waktu dua setengah sampai tiga tahun pasien bisa kembali normal. Agar epilepsi tidak kembali muncul setelah berhenti meminum obat, penderita harus tetap memiliki gaya hidup sehat, di antaranya harus cukup tidur, tidak mengalami kelelah an dan jangan sampai depresi. Mitos: Wanita yang menderita epilepsi tidak bisa memiliki anak Fakta: Epilepsi pada wanita dapat mempengaruhi fertilitas, termasuk sulit hamil, gangguan semasa kehamil an, dan proses persalinan. Salah satu penyebabnya adalah polycystic ovaries
syndrome (PCOS). PCOS adalah gangguan ginekologi yang ditandai oleh gangguan haid, anovulasi kronis (tidak adanya produksi sel telur) dan gangguan kesuburan. Keadaan ini terutama disebabkan oleh lebih tingginya resiko wanita penderita epilepsi untuk menderita PCOS dan efek samping dari OAE tertentu yang mempengaruhi produksi hormon oleh indung telur. Namun, wanita penyandang epilepsi masih tetap bisa hamil dengan aman dan memiliki anak yang sehat. Bagi wanita penyandang epilepsi yang ingin hamil dan melahirkan tentunya perlu hatihati dan waspada, OAE harus tetap dikonsumsi secara terus-menerus untuk mengendalikan bangkitan atau serangan. Tentunya OAE memiliki efek samping bagi janin jika tidak diatur dengan baik. Meski demikian, perempuan penyandang epilepsi bisa hamil dan memiliki anak sehat dengan catatan selama proses kehamilan hingga melahirkan diawasi dengan ketat. Wanita penyandang epilepsi, jika ingin memiliki keturunan sebaik nya ke dokter dulu melakukan konseling prekehamilan sehingga dokter bisa memilihkan OAE mana yang memiliki risiko yang paling ringan untuk kemungkinan kecacatan janin. Dan, dokter juga akan memberikan vitamin atau suplemen asam folat untuk perkembangan janin terutama pada masa tiga bulan pertama kehamilan. –Inten Indrawati
jadi perempuan, secara fisik, perubahan kelamin tersebut sekilas tidak begitu kentara secara visual bila sedang melakukan hubungan seksual, karena memang sengaja didesain layaknya vagina perempuan dan teknologi kedokteran untuk itu memang sudah tersedia. Prinsip operasinya adalah dengan dilakukan pemotongan penis dan diubah dengan pembentukan liang vagina, selanjutnya akan dibentuk dan disuntikkan cairan tertentu supaya bentuk dan kondisinya menyerupai vagina. Prosesnya membutuhkan waktu dan beberapa tahap operasi agar maksimal. Demikian juga untuk mengubah kelamin dari perempuan menjadi kelamin laki-laki, malah membutuhkan keterampilan lebih baik, dan monitoring, serta follow up lebih lama. Tetapi walaupun secara fisik sudah tampak seperti vagina perempuan dan menjadi lebih lengkap merasa menjadi perempuan, atau sebaliknya, tetapi secara psikis memang perlu juga konsultasi psikologis lagi untuk memantapkan kondisi emosionalnya. Fungsi biologis yang akan dijalankan, tidak sebaik fungsi biologis awal, karena
dalam prosedur operasi bisa jadi ada pembuluh darah dan saraf sensorik juga yang ikut cedera, sehingga mengurangi fungsi tubuh dan sensasi seksual yang seharusnya bisa didapatkan. Risiko yang sering kali dialami, memang lebih banyak adalah problema psikis, misalnya adalah rasa takut akan merasa dosa, karena pada sebagian agama atau norma, mengganti kelamin dianggap perbuatan dosa yang dianggap melawan kodrat manusia. Demikian juga pandangan masyarakat yang masih menganggap aneh mereka yang melakukan perubahan kelamin seperti ini. Demikian juga, kenyamanan pasangan juga diperlukan untuk siap menerima memiliki pasangan yang mengubah kelamin, tetapi untungnya dalam hal ini karena yang ingin mengubah kelamin adalah pasangan sendiri dan bersamasama pula. Sekarang tinggal memahami risiko medis dan biologis yang bisa terjadi dari tindakan operasi kelamin yang dilakukan. Ada dua kemungkinan lagi yang bisa terjadi, yaitu terhadap fungsi seksual, dan satu lagi terhadap fungsi reproduksinya. Fungsi seksual bisa menjadi
berubah dan menurun fungsi nya, karena bisa jadi dalam tindakan operasi akan juga mengorbankan serabut saraf dan pembuluh darah kecil yang justru berguna dalam mengoptimalkan fungsi seksual. Pada perubahan dari penis menjadi vagina, kemungkinan lubrikasi seksual tidak terjadi dan merasakan kenikmatan seksual akan mengalami penurunan. Sedangkan perubahan dari vagina ke bentuk penis, tentu saja ereksi penis tidak terjadi, atau tidak bisa dibuat maksimal. Kenikmatan seksual yang didapatkan juga tidak maksimal. Kemudian, fungsi reproduksi yang dikorbankan sudah pasti terjadi. Kehamilan secara alamiah tidak akan terjadi dari proses ganti kelamin, karena tidak terjadi perubahan pada rahim dan indung telur atau ovarium pada perempuan yang berganti kelamin dari vagina menjadi penis, demikian juga testis pada yang semula laki-laki akan dikorbankan dalam proses operasi ganti kelamin, sehingga reproduksi tidak mungkin terjadi. Jadi, silakan dipikirkan kembali upaya untuk melakukan operasi ganti kelaminnya.
dr. I Ketut Mudanayasa, Sp. S.
10
BUGAR
16 - 22 JUNI 2014
Lebih Jauh Mengenai Biduran
Biduran, kaligata atau “upas”, secara medis dikenal sebagai urtikaria, adalah salah satu kelainan kulit yang banyak dijumpai. Seringkali menimbulkan kebingungan bagi penderita karena muncul secara tiba-tiba dan berulang tanpa diketahui dengan pasti penyebabnya. Urtikaria merupakan reaksi vaskuler di kulit, ditandai dengan edema atau peninggian permukaan kulit (menyerupai gigitan nyamuk) setempat yang cepat timbul namun menghilang perlahan-lahan, berwarna pucat dan kemerahan. Keluhan yang dirasakan biasanya sangat gatal disertai rasa panas atau tertusuk. Berdasarkan perjalanan penyakitnya dikenal dua macam urtikaria, yaitu : - Urtikaria akut yang timbul mendadak dan hilang dengan cepat, biasanya mengenai kelompok anak-anak, dewasa muda dan penyebabnya mudah diketahui - Urtikaria kronis yang timbul berulangulang atau berlangsung tiap hari selama lebih dari 6 minggu dan biasanya mengenai orang berusia pertengahan Urtikaria memiliki kemiripan penampilan dengan berbagai penyakit kulit lain
antara lain dengan alergi obat, dermatitis atopik (eksim), dermatitis kontak, gigitan serangga, eritema multiforme dan pityriasis rosea. Namun, dokter yang berpengalaman mampu membedakannya karena urtikaria memiliki penampilan dan gejala yang khas.
Penyebab urtikaria bermacam-macam, di antaranya:
kosmetik, griseofulvin, sulfonamide dan fenotiazin. Bahan lainnya yaitu air liur binatang, tumbuhan, bahan kimia, kuku binatang maupun serbuk tekstil. Bahan yang dihirup (inhalan) Inhalan yaitu berupa serbuk sari bunga (polen), debu, aerosol, bulu binatang maupun spora jamur.
Obat-obatan Makanan Obat-obatan yang palPeranan makanan seing sering menimbulkan bagai faktor penyebab urtikaria adalah golonlebih sering pada urtikaria gan penisilin, sulfonamid, akut, umumnya akibgat narkotik, ACE inhibitor, vidr. Ni Wayan Eka Ciptasari, SpKK. reaksi imunologis. Matamin, fenotiazin, estrogen, kanan-makanan yang sering menimbulkan insulin, isoniazid, fenilbutazon, salisilat, diuretik, urtikaria adalah coklat, keju, mentega, te- probenesid, prokain, dan thiouracil. lur, ikan, kerang, kacang-kacangan, tomat, Infeksi strawberry, bawang dan rempah-rempah. Peranan fokal infeksi kronis terhadap urSelain makanan, bahan-bahan lain yang dicampurkan ke makanan seperti zat tikaria masih belum dipastikan. Akan tetapi pewarna, pengawet dan kemungkinan infeksi bakteri, virus, maupun penyedap rasa juga sering jamur dapat menimbulkan urtikaria. Infeksi menimbulkan urtikaria. oleh bakteri contohnya pada infeksi tonsil, Metode yang paling baik sinusitis dan infeksi gigi. untuk menentukan suatu Gangguan psikis alergi makanan pada Gangguan psikirs berupa stres dapat urtikaria kronis adalah menyebabkan pelebaran (vasodilatasi) pemdengan eliminasi diet buluh darah sehingga menimbulkan gejala (menghindari makanan klinis urtikaria. yang dicurigai sebagai penyebab) Faktor-faktor fisik Urtikaria dapat ditimbulkan oleh adanya Bahan yang kontak trauma faktor-faktor fisik. Urtikaria berdengan kulit bentuk linier dengan tepi kemerahan yang (kontaktan) muncul beberapa detik setelah kulit digores Suatu bahan yang kon- yang dikenal dengan dermografisme (factitak dengan kulit dapat tious urticaria), urtikaria tekanan (pressure menyebabkan urtikaria. urticaria), timbul setelah terjadinya tekanan Bahan bersifat fotosen- setempat biasanya pada kaki setelah berjalan, sitizer (bereaksi jika ter- tangan setelah bertumpu atau pantat setelah paparan sinar), misalnya duduk lama Urtikaria getaran (vibratory urtiyang terkandung pada caria) Biasanya terjadi pada pekerja-pekerja
di pengasahan logam karena getaran-getaran gerinda. Urtikaria kolinergik (heat-induced urticaria), meskipun rangsangan fisik yang dianggap sebagai pencetus adalah panas, tetapi pencetus sebenarnya adalah karena berkeringat. Jadi hal-hal yang menimbulkan rangsangan untuk berkeringat seperti olahraga, aktivitas yang berlebihan, suhu yang meningkat, makanan yang pedas, mandi dan sauna. Urtikaria akuagenik (aquagenik urticaria), urtikaria yang disebabkan oleh air dan air laut pada bermacam-macam suhu. Disebutkan pula bahwa air menyebabkan urtikaria karena bertindak sebagai pembawa antigen-antigen epidermal yang larut air. Urtikaria adrenergik, biasanya muncul 10-15 menit setelah rangsangan faktor pencetus seperti emosional (rasa sedih), Urtikaria dingin (cold urticaria) paparan dingin dapat menyebabkan reaksi hipersensitivitas yang timbul berupa sebagai edema (pembengkakan) dan urtika pada area yang terpapar. Urtikaria panas (heat urticaria) area yang terpapar menjadi merah, bengkak dan terdapat peninggian. Urtikaria sinar (solar urticaria), muncul segera sesudah pemaparan kulit langsung dari sinar matahari. Pengobatan yang paling utama adalah menghindari faktor penyebab dan pengobatan simtomatik (sesuai gejala). Perlu waktu untuk mengetahui faktor yang memicu timbulnya urtikaria. Buatlah catatan kapan dan dalam keadaan apa keluhan itu muncul sehingga akan membantu dalam menemukan penyebabnya. Untuk pencegahan, hindari faktor penyebab yang telah diketahui. Pada umumnya urtikaria akut dapat sembuh sendiri tanpa komplikasi. Namun, infeksi sekunder terjadi pada luka akibat garukan karena rasa gatal yang hebat. Konsultasikan dengan dokter jika keluhan tidak membaik sehingga dapat diberikan pengobatan sesuai dengan gejala yang timbul. dr. Ni Wayan Eka Ciptasari, SpKK. Aesthetic Centre Siloam Hospitals Bali Email aesthetic.bali@siloamhospitals.com Phone/SMS 0361-3311333 Whatsapp 0361-3311333 PIN BBM 7E10625C
16 - 22 JUNI 2014
Tradisional Chic Padu padan bahan tradisional menjadi kekuat an desainer bernama Novita Yunus ini. Malah, karena kecintaannya pada kekayaan budaya Indonesia, ia dikenal rajin berkeliling ke beberapa daerah demi memperoleh kain yang unik untuk kreasinya.
M
enurut pemilik label “Batik Chic”, was tra atau kain tradisio nal Indonesia, seperti tenun dan batik itu coraknya sangat menarik dan beragam. Hampir di setiap show-nya ia selalu memperkenalkan pesona bahan tradisonal sebagai pilihan utamanya, seperti beberapa desain ready to wear-nya di halaman Style Tokoh kali ini. Apalagi untuk motif tradisional yang langka, dipastikan Novita akan memunculkannya. Hal ini katanya sebagai upayanya ikut
melestarikan salah satu warisan budaya ini menjadi ‘Heritage Indonesia’. Novita juga mengungkapkan, padu padan bahan tradisonal merupakan upayanya lebih lagi menjadikan produk 100 % Indonesia ini fashionable dan disukai kalangan anak muda serta mereka yang berjiwa muda. Menariknya, ibu tiga anak ini tidak hanya mendesain busana dari bahan lokal tapi juga berkreasi untuk produk lainnya seperti tas, busana, sepatu, dan aksesoris yang melengkapi busananya. – Sri Ardhini
STYLE
15
PELESIR
16
16 - 22 JUNI 2014
Globe Berputar Asap Mengepul
Jalan-jalan ke Singapura tak lengkap jika tak mengunjungi Resorts World Sentosa, resor ter padu di Pulau Sentosa Singapura. Resorts World Sentosa menawarkan wisata yang lengkap mulai dari akomodasi, wahana permainan, wisata bu daya, wisata alam, sampai tempat berbelanja.
C
Globe berputar dengan asap mengepul
ara mencapai tem pat wisata ini juga tak terlalu sulit. Saya mengandalkan trans portasi umum kereta api cepat (MRT) yang sangat membantu. Untuk mencapai Pulau Sentosa, kita berpetualang mulai dari VivoCity Shopping Mall. Untuk pergi ke mal yang sangat terkenal itu, saya meng gunakan MRT warna ungu untuk mencapai stasiun HarbourFront dari stasiun Outram Park. Setiba di stasiun HarbourFront, saya menuju VivoCity Shopping Mall. Saat tiba di lantai 1, saya melihat ada food court. Setelah mengisi perut dengan nasi lemak, saya menuju lantai 3. Terdengar sua ra cekikikan beberapa perempuan menggunakan bahasa Indonesia. Ketika saya menoleh, salah satu dari mereka tersenyum. Saya menyapanya dengan bahasa Indonesia. Ternyata mereka tenaga kerja wanita (TKW) asal Kupang. Mereka juga menuju Pu lau Sentosa. Kebetulan sekali, kami pun berjalan bersama-sama sembari mengobrol. Menurut Kirey, Hari Minggu merupakan hari libur bagi
TKW yang bekerja sebagai pekerja rumahtangga. Biasanya mereka janjian dengan sesama TKW untuk liburan bersama. “Kalau liburan kami sering ber
santai ke Pulau Sentosa,” kata Kirey yang sudah 4 tahun bek erja di Singapura ini. Ketika ditanya, kondisi bekerja sebagai TKW, Kirey mengaku, sangat bagus. Bos me reka kebanyakan warga Tionghoa. Menurutnya, kalau sikap TKW-nya baik dan jujur, pasti bosnya juga
Pantai Siloso
baik. Selama ini, kata dia, ia dan lima orang temannya sesama warga asal Kupang, hidupnya baik-baik saja di Singapura. Sampai di VivoCity Shopping Mall lantai 3, kami mencari loket pembe lian tiket masuk ke Pulau Sentosa sekaligus naik Sentosa Express. Tiket 4 dolar Singapura PP. Hari Minggu merupakan hari yang paling krodit menuju Pulau Sentosa. Saya pun tak terasa berpisah dengan rombongan Kirey bersama teman-temannya. Selain cara yang saya gunakan, ada cara lain menuju Pulau Sentosa. Anda bisa jalan kaki, melewati Sen tosa Boardwalk akan menghubungkan VivoCity Shopping Mall’s waterfront promenade ke Pulau Sentosa. Jangan takut panas ataupun hujan karena jalur jalan ini akan tertutup dengan kanopi sehingga Anda bisa menikmati pemandangan yang luar biasa dari dalam di sepanjang jalan ini. Cara lain naik cable car (gondola seperti di Ancol). Walaupun Resorts World Sentosa baru dibuka pada Januari 2010, na mun menurut salah satu pegawai di sana, tingkat kunjungan sudah lebih dari 15 juta wisatawan. Sebuah ta man bermain bertemakan film-film produksi Universal Studio menjadi daya tarik utama Resorts World Sen tosa. Universal Studio Singapura meru pakan Universal Studio keempat di dunia dan pertama di ASEAN. Ada 18 wahana per mainan yang diran cang khusus untuk Universal Studio Singapura. Anda akan melihat globe dunia yang sangat besar bertulis kan Universal. Globe ini terus berputar dihiasi asap yang terus mengepul. Salah satu wahana baru yang ditawarkan adalah Battlestar Galactica, dua roller coaster yang meliuk di ketinggian secara bersamaan hingga nyaris tampak akan bertabrakan. Selain itu, ada atraksi terbaru Crane Dance. Pertunjukan animatronik terbesar di dunia ini uniknya merupakan pertunjukan gratis untuk pengunjung Resort World Sentosa dan bisa disaksikan setiap
16 - 22 JUNI 2014
DARA
9
Lomba Pidato Kependudukan 2014
Asteria Raih Juara I
malam. Pertunjuk an lainnya adalah Voyage de la Vie. Sebuah pesta vi sual dan dramatis yang mengabung kan seni teater, musik, tari, sirkus, sampai sulap. Tak lengkap rasanya jika tidak melongok kasino pertama di Singa pura yang ada di R e s o r t s Wo r l d Sentosa. Kasino ini buka 24 jam dan tidak pernah sepi. Apalagi para pengunjung dimanjakan dengan aneka restoran yang buka di dalam area kasino. Pengunjung tidak harus berjudi saat mampir ke tempat ini, cukup melihat-lihat para pemain asyik berjudi atau sekadar menyantap aneka hidangan di restoran-restoran di kasino. Saya pun tertarik masuk ke dalamnya, dan berfoto ria. Di Sentosa terdapat beberapa pantai di lokasi yang berbeda yaitu Palawan, Siloso dan Tanjong. Ke betulan saat saya berkunjung, ada lomba lari yang diikuti banyak pelajar di Singapura. Menurut Mee, salah seorang peserta tingkat pelajar ini, pantai ini banyak dikunjungi anakanak muda di Singapura. “Mereka biasanya suka berenang dan main pasir. Apalagi kalau malam tahun baru, pantai ini akan ramai sekali,” ujar perempuan usia 18 tahun ini.
Dalam wahana Resorts World Sentosa terdapat Merlion Walk. Ini adalah bangunan berbentuk patung raksasa lambang negara Singapura, yaitu Merlion yang artinya Mermaid dan Lion, atau macan yang berbun tut ikan duyung. Di dalamnya, kita mendapati suasana di dalam laut, setelah itu kita akan menyaksikan pemutaran film legenda Singapura. Kemudian kita dapat naik lift menu ju ke atas, ke mulut maupun ke atas kepala Merlion ini. Dari atas saya dapat melihat keindahan Sentosa dan juga Singapura. Lalu setelah turun Anda diminta memasukkan koin yang sebelumnya diberikan petugas di pintu masuk ke dalam mulut beberapa patung merlion ke cil. Anda akan mendapatkan suvenir sesuai keberuntungan Anda.
Permainan battlesstar
–Wirati Astiti
Suasana riuh di Ruang Kayika, Kantor Per wakilan BKKBN Bali, Selasa (10/6) berubah menjadi hening ketika salah satu musik tra disional Bali dibunyikan. Bunyi gamelan tersebut menandai waktu mu lainya peserta pidato menyampaikan materi pidato. AA Istri Bintang Anggraini adalah peserta pertama yang berpidato. Pidatonya berjudul “Pe ngaruh Pertambahan Penduduk terhadap Ke seimbangan Lingkungan dan Pelestarian Alam”.
S
etelah Bintang, giliran Made Yuda Sadewa unjuk keboleh an. Yuda tak hanya memaparkan materi mengenai program kependudukan. Ia juga menyelipkan cerita tentang kehidupan keluarga yang memiliki banyak anak dan tinggal di lahan sempit. Judul pidatonya “Revitalisasi Pendidikan Keluarga dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Manu sia, Sosial Budaya, dan Spiritual”. Peserta berikutnya berturut-turut Ma ria Kristinela D, Ni Putu Asteria Yuniarti, I GA Citra Wulandari, AA Intenia Aman da, Nadia Karunia Normayunita, Ainun Tri Kusumadewi, Gabby Farada Mayura, Pangestu Kamumut, Putu Sri Padma Saraswati, Julita Anggestia, Ni Kade Eni Astini, Ni Made Mita Septiani, Koming Lina Yuliastari, Ni Putu Diah Aprilia Rian ti, dan I Komang Fajar Wija Kusuma. Dari 20 peserta yang terdaftar, hanya 17 yang hadir dan menunjukkan kemam puan mereka berpidato di depan dewan juri. Dewan juri terdiri dari Dr. AA I.N. Marhaeni, S.E., M.S. (Pusat Penelitian dan Pembangan SDM Unud), Luh Santika, S.Sos. (Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali), AA. Eka Dharma Kusumawati, S.H . (Sekretaris KNPI Bali), Ngurah Budi (Ikatan Penulis KB Bali), dan I Gede Ketut Suntajaya (Kabid Pengen dalian Penduduk Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bali) “Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bali mengadakan lomba pidato Kepen dudukan Tahun 2014 bertujuan mening katkan kepedulian generasi muda ter hadap kependudukan umumnya dan program KB khususnya,” ujar Suntajaya mewakili Plt Kepala Perwakilan BKKBN
Provinsi Bali saat membuka acara. Dari lomba ini diharapkan muncul generasi muda yang memiliki kepedulian ter hadap kependudukan. Lomba diikuti peserta yang berusia 15-24 tahun dari seluruh Bali. Ketua tim juri, AA Marhaeni mengatakan materi yang disampaikan peserta sudah sesuai den gan tema. Namun, dalam penyampaiannya, ada yang grogi, bagus, bahkan bersemangat. “Dalam berpidato, peserta tidak hanya harus menguasai materi yang disampaikan tetapi bisa menarik minat peserta untuk mengikuti anjuran yang disampai kan. Dalam suatu lomba, pasti ada yang menang dan yang kalah. Bagi yang menang,
Para peserta lomba pidato Kependudukan 2014
pertahankan prestasi, bagi yang kalah, teruslah belajar untuk kesempatan lain,” tegas dosen Fakultas Ekonomi Universi tas Udayana ini. Dari hasil penilaian dewan juri, juara I diraih Asteria Yuniarti dengan nilai 349, juara II Made Yuda Sadewa dengan nilai 336,9, dan juara III Komang Fajar Wija Kusuma
dengan nilai 335,2. Penyerahan hadiah pemenang dilakukan secara simbolis. Upa cara resmi penyerahan pemenang akan dilaksanakan saat puncak Hari Keluarga Provinsi Bali di Gianyar. -wah
8
BUNDA & ANANDA
16 - 22 JUNI 2014
Brain Gym Tingkatkan Kualitas Belajar Anak fisik dan mental setelah kita mengalami strs emosional maupun stres fisik dari lingkungan.
Seorang guru mengeluh kecewa terhadap anak didiknya. “Mereka tidak mendengarkan saya dan materi yang saya sampaikan. Apa yang harus saya lakukan,” ujar salah seorang peserta Seminar dan Workshop “Pendidikan Neo-Humanistik Melalui Penyeimbangan Otak Kiri-Otak Kanan dengan Brain Gym, dan Yoga Touch untuk Anak” yang diikuti guru PAUD se-Kabupaten Badung belum lama ini.
A
vadhutika Ananda Shubhada Acarya, Ibu Kirana dan peserta seminar lain diminta mengikuti instruksinya. “Untuk menghilangkan rasa sedih dan kecewa, minum air putih dulu. Kemudian, bayangkan situasi tidak mengenakkan tersebut, letakkan tangan di tempat yang rasanya sakit, silangkan kaki dan tangan, jari-jari disatukan seperti membentuk bola, dan taruh kembali pada tempat yang sakit itu,” ujar instruktur Brain Gym yang biasa disapa Didi Shubhada ini. Usai mengikuti gerakan tersebut Ibu Kirana memberikan testimoni, leher yang tadi ia rasakan sakit karena seperti ada gumpalan, kini sudah hilang. Peserta lain yang mengaku merasakan sakit di dadanya, juga memberikan kesaksian yang sama. “Yang memegang peranan dalam sebuah pendidikan itu adalah pendidik. Itu salah satu gerakan brain gym untuk mempersiapkan diri mengajar,” ujarnya. Ia mengibaratkan anak seperti segitiga sama sisi yang memiliki tiga sisi seimbang. Satu sisi adalah aspek fisik, sisi lainnya, aspek mental dan spiritual. “Pendidikan seutuhnya adalah suatu usaha yang terus-menerus dilakukan untuk menunjang dan mengembangkan ketiga aspek tersebut,” ujar Didi Subhada. Anak-anak dikatakannya memiliki jiwa dan cinta kasih yang luar biasa. Mereka mempunyai kemampuan menyerap dengan cepat. Karena itu, pendidik harus mencari metode yang tepat, sehingga anak tidak merasa didikte/disuruh, mereka belajar atas keinginannya sendiri.
“Cara pembelajaran anak sangat unik. Mereka akan mengobservasi dari lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar. Dari apa yang didapatkan itulah yang akan mereka terapkan, dieksplorasi kembali dan dibangun menjadi karakternya,” tegasnya. Lingkaran pembelajaran dimulai dari mengamati. Untuk mengamati, anak perlu ruang untuk bisa mengumpulkan semua data, info, dan perlahanlahan mereka akan mulai beakting (animator) dan menghayati setiap hal-hal baru yang mereka terima dari lingkungan, lebih banyak mendengarkan dari sekeliling, dan kemudian mulai mengomunikasikan/mengekspresikan apa yang telah mereka pelajari dan mengembangkannya sesuai kemampuan mereka. “Karakter anak dipupuk dari lingkungan tersebut. Karena itu, lingkungan memegang peranan penting dalam pengembangan anak. Jangan membatasi gerak anak sepanjang tidak membahayakan,” ingatnya. Sayangnya, masih banyak anak sekarang tidak berkembang secara alami dan mempunyai beberapa keterbatasan dan kelemahan dalam belajar. Ketika bayi diberi kesempatan untuk bergerak dan berkembang dengan bebas/alami, akan membantu perkembangan jaringan saraf otak anak, pola-pola pembelajaran akan terbentuk, sensori berkembang, dan gerak refleks terintegrasi. Gerak reflex ini adalah gerakgerak yang dilakukan bayi saat dalam kandungan, juga saat terlahir ke dunia yang dilakukan secara spontan untuk perkembangan dan pertumbuhan mereka. Ketika gerak reflex ini dibiarkan aktif/
Gerakan menyilangkan tangan dan kaki
tidak terintegrasi sesuai dengan waktunya, akan mengganggu perkembangan anak tersebut, baik perkembangan fisik maupun mental anak. Anak akan mengalami beberapa kesulitan fisik atau emosi atau bahkan kesulitan dalam menerima pelajaran. Atau dengan kata lain, integrasi yang tidak komplit dari reflex menyebabkan masalah kepada pertumbuhan dan perkembangan anak, seperti ADHD, autis, tingkah laku yang bermasalah, sepeti malu, tidak percaya diri,dsb. Ini bisa disebabkan karena ibu stres saat mengandung, kelahiran yang bermasalah, tidak cukup bergerak pada masa bayi, polusi di sekitar, dan diet yang tak seimbang. Jadi, memberikan banyak bergerak kepada para balita dan anak-anak usia dini adalah langkah yang cukup tepat untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan mereka. Dengan bergerak secara alami, juga membantu jaringan sarafsaraf otak akan lebih terintegrasi untuk proses belajar maksimal dan sempurna. Didi Shubhada mengutip pencetus gerakan Brain Gym, Paul Dennison yang berkata “Bergerak untuk belajar dan belajar untuk bergerak”. Salah satu konsep dasar pembelajaran adalah anak-anak secara natural belajar melalui bermain dan bergerak. Ini akan membantu untuk membangun kemampuan otot motorik kasar dan motorik halus yang akan membimbing struktur dari pikiran anak. Paul&Gail Dennison memperkenalkan serangkaian gerakangerakan yang aman dan natural untuk mengintegrasi otak yang dinamakan gerakan senam otak (Brain Gym), dengan motonya
Didi Shubhada
“Gerakan adalah pintu pembelajaran”. Brain Gym merupakan sebuah pendidikan kinesiology (Edu-K). Gerakan Brain Gym itu aman, nyaman, dan gampang dilakukan. Prosesnya yang unik membantu mengaktifkan otak secara keseluruhan untuk kehidupan yang seimbang, sehingga hidup kita merasa terinspirasi dan bakat serta kemampuan bisa dikembangkan dengan lebih maksimal. Brain Gym juga merupakan suatu langkah atau pendekatam yang unik untuk mendidik dan mengeluarkan potensi seseorang yang terpendam. Salah satu gerakan Brain Gym yang dirangkai untuk menggambarkan empat keadaan kesiapan belajar, yakni semangat, jelas, aktif, dan positif. “Gerakan ini disebut PACE. PACE membantu switch on the brain, hanya dilakukan kurang dari empat menit, tetapi sangat membantu untuk mempersiapkan seluruh sistem untuk memulai pembelajaran yang baru. PACE is how to switch on the brain and ready for new learning,” ujarnya. Tangga PACE dimulai dari E yang berarti Energi. Energi didapatkan dari air. Dengan minum air akan memberikan energi kepada tubuh, terutama untuk otak kita sehingga memudahkan dalam proses belajar dan meningkatkan kemampuan otak untuk memproses informasi. C artinya Clear. Dengan melakukan gerakan sakelar otak, membantu memberikan otak dengan darah yang cukup oksigen. Ini dapat juga membantu menjernihkan pikiran. Titik poin dari sakelar otak juga merupakan titik yang berhubungan dengan fungsi jantung dan otak. “Tangan diletakkan di pusar membantu memberikan perhatian tentang keseimbangan tubuh kita,” ungkap Didid Shubhada. A artinya Aktif. Gerakan menyilang membantu mengaktifkan kedua belah sisi tubuh kita secara bersamaan, dan menghidupkan jalur-jalur saraf di belahan otak kiri dan kanan. P artinya Positif. Gerakan kait relaks/hook up membantu sistem vestibular dan otot-otot terkait dengan keseimbangan, yang membantu kita untuk m,endapatkan keseimbangan
GERAKAN BRAIN GYM Beberapa gerakan Brain Gym lain; Pertama, putaran leher-untuk bicara, membaca, mendengarkan/ aktivitas-aktivitas yang membutuhkan pendengaran maksimal. Cara melakukannya, tarik napas dalam-dalam, hembuskan sambil merefleksikan bahu dan menundukkan kepala ke dada. Biarkan kepala memutar secara perlahan dari satu sisi ke sisi lainnya (sebatas tulang selangka saja) sambil menembuskan napas, lepaskan segala keteganga. Kedua, gerakan gajah-untuk belajar matematika. Caranya, berdiri dengan menekuk lutut dengan nyaman, tempelkan kepala di satu bahu sambil menunjuk seberang ruangan dengan menggunakan lengan pada sisi yang sama. Gunakan tulang-tulang iga untuk menggerakkan keseluruhan bagian atas tubuh, seperti memeragakan 8 tidur yang besar di depan area/ bidang tengah penglihatan Anda. Ulangi di sisi lainnya. Ketiga, coretan ganda. Aktivitas ini sangat bagus dilakukan untuk latihan koordinasi antara mata dan tangan, serta membantu untuk bisa berpikir dengan kreatif. Membantu semua motorik halus seperti menggambar/menulis. Gerakan coretan ganda dilakukan dengan menggambar pada sebuah papan/kertas atau di udara, dengan menggunakan kedua tangan dan lengan secara bersamaan, coretan tangan kiri mennjadi cermin dari coretan tangan kanan dan sebaliknya. Keempat, gerakan delapan (8) tidur-untuk meningkatkan kemampuan penglihatan (visual-skill). Contohnya, membaca dengan cepat dan tepat. Cara melakukan gerakan delapan tidur ini, tahan satu ibu jari setinggi posisi mata dan jarak baca. Gambarlah angka 8 tidur di udara di bidang tengah pandangan Anda. Gerakkan ibu jari ke arah melawan jarum jam, naik kiri atas, putar, dan selesaikan angka 8 tidur dengan menggerakkan ibu jari searah jarum jam di sisi kanan. Lakukanlah ini sebanyak tiga kali, kemudian ganti tangan dengan melakukan pola yang sama sebanyak tiga kali lagi. Kemudian, kedua tangan saling menggenggam sambil melihat kesilangan jempol, ikuti pola yang sama sebanyak tiga kali. Kelima, gerakan silang-membantu untuk spelling, menulis, mendengarkan, dan membaca dengan cepat. Gerakan silang ini dilakukan dengan menggerakkan satu lengan dengan kaki yang berlawanan secara berirama. “Dengan Brain Gym, anakanak bisa belajar dengan mudah, meningkatkan kualitas belajar , dan akan mendapatkan pengalaman yang menarik setiap harinya, yang akan membawa merka ke tingkat yang luar biasa,” tandas Didi Shubhada. –Inten Indrawati
G R I YA
16 - 22 JUNI 2014
17
Beanbag Ergonomis Jika duduk berlama-lama di sebuah kursi, pernahkan Anda merasa sakit pada bagian pantat, punggung, bahkan leher? Jika iya, berarti kursi yang Anda duduki kurang ergonomis.
S
alah satu furnitur yang bisa menjadi alternatif tempat duduk yang nyaman, empuk, mudah dipindahpindah, dan sangat fleksibel adalah beanbag. Kenapa? Karena beanbag adalah bantal berisi butiran sterofom yang dapat mengikuti bentuk lekuk tubuh. Karena itu, beanbag sangat tepat difungsikan sebagai tempat duduk bersantai dalam waktu yang lama. Beanbag yang belakangan ini
cukup banyak diminati pasar, memungkinkan ditempatkan di dalam (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor), seperti di halaman rumah, di pinggir kolam renang atau di tepi pantai. Bentuk beanbag bisa disesuaikan atau umumnya bisa
dipesan sesuai kebutuhan Anda. Tak hanya sebagai tempat duduk, beanbag juga bisa sebagai tempat merebahkan badan layaknya sofa. Bentuk dan warna beanbag bermacammacam. Seperti yang terdapat di MK Natural tekstil, bentuk beanbag yang ditawarkan di antaranya dadu, donat, oval guling, perahu kecil, hiu, bentuk L dan bentuk XL. “Produk yang kami tawarkan di sini memakai material kain parasut D 600 dan D 1600. Lapisan
dalamnya memakai kain poring,” ujar pemiliknya, Dwita Lita Candra. Perempuan asal Jember yang sudah 17 tahun bergelut di bidang garmen ini mengaku beanbag yang ia produksi banyak diminati kewarganegaraan Australia dan Brazil. Warna-
warnanya pun lebih didominasi warna-warna cerah seperti, merah, pink, kuning, biru, dan hijau. Harganya bervariasi tergantung bentuk, ukuran dan pilihan materialnya. Untuk beanbag berbentul L dengan ketebalan 50 cm, panjang 90 cm, dengan tinggi sandaran punggung 70 cm ditawarkan seharga Rp 500 ribu. “Itu untuk material biasa. Namun jika memilih kain yang lebih tebal, harganya Rp 650 ribu,” imbuhnya. Dalam pemakaiannya, beanbag juga kerap dilengkapi dengan bantalan. Biasanya, material bantalannya sama dengan material beanbag. Sementara warnanya bisa dipilih sesuai selera pemakai, bisa yang senada atau yang kontras. Selain kain parasut, material lain yang umumnya dipakai sebagai pembungkus (cover) beanbag ini di antaranya bludru, suede, oscar, rasfur, vinil, dan chenille. Pemilihan material ini tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pemakai, apakah akan ditempatkan di dalam atau di luar ruangan. Jika ben bag akan ditempatkan di luar ruangan, apalagi yang riskan terkena air, sebaiknya pilih material yang anti air, seperti kain parasut , oscar atau kain vinil. BEANBAG ERGONOMIS Keistimewaan beanbag adalah isinya yang menggunakan butiran strerofom yang su-
per ringan dan bisa berlari kemana-mana. Sehingga, ketika duduk, beanbag akan berubah bentuk mengikuti lekuk badan pemakainya. Kursi malas modern ini merupakan furnitur ergonomis yang sangat baik untuk semua orang. Beanbag merupakan jenis furnitur yang menawarkan lebih banyak fleksibilitas dalam posisi duduk, sehingga pemakainya dapat memilih posisi duduk dengan nyaman dan rileks. Perawatan beanbag ini pun
relatif mudah. Jika kotor, cukup buka kain pembungkusnya (cover), direndam dengan air sabun, dan sikat. Karena, butiran-butiran sterofom yang menjadi isi dari beanbag itu sudah terbungkus tersendiri, terpisah dengan cover. Sama halnya seperti bantal, yang jika kotor, tinggal dibuka sarungnya untuk dicuci. Jadi, jika mengiginkan furnitur ergonomis yang ngerti dengan kebutuhan Anda, beabbag bisa menjadi alternatif. –Inten Indrawati
D AYA C I P TA
18
16 - 22 JUNI 2014
Si Kanciut Mencari Cinta Sejati Kreativitas anak muda dalam membuat game bisa diawali dari pengalaman yang dialami sendiri maupun orang lain. Salah satu pengalaman yang se ring dialami anak muda adalah putus cinta lalu menjomblo. Pengalaman ini lalu diaplikasikan Rizal Lul Fikri (Ijul) dan Ferdy Primanata ke dalam game “Jomblo Hero”
“K
ami membuat game yang ber latarbelakang cerita seorang jomblo yang berjuang mencari pasangan. Mengapa jomblo ini sering ditolak perempuan? Kami juga menyelipkan kata-kata bijak untuk penyemangat agar si jomblo tidak terlalu bersedih hati,” ungkap Ijal. Karakter utama dalam game “Jomblo Hero” bernama si Kanciut. Ia harus melalui rintangan-
rintangan untuk mengumpulkan koin jantung. Satu koin bernilai 10. Di stage 1 ini, pemain harus mengumpulkan 400 poin. Ada tiga “nyawa” yang disediakan jika Kanciut gagal melewati rintangan yang sulit dibaca. Jika gagal total, langsung game over. Pemain diberi penghargaan berupa kata-kata motivasi. Ijal dan Ferdy sudah menyiapkan 12 quote sebagai motivasi. “Untuk level 1 ini, kami memiliki 3 stage dengan meng-
Rizal Lul Fikri dan Ferdy Primanata
gunakan nama perempuan. Stage 1 Feby, stage 2 Dilla, stage 3 Vivi. Kalau sudah melalui ke tiga stage ini, baru masuk level
II. Saat ini kami masih menyiap kan level II,” imbuh Ijal yang tengah menyelesaikan skripsinya di jurusan Teknik Informatika
STIKI Indonesia. Ijal dan Ferdy juga menyiapkan titik check point dan koin harapan (coin of hope). “Kami membuat game ini dalam waktu dua minggu. Game jomblo belum pernah ada sebelumnya. Kami ingin game ini bisa menghibur para jomblo. Semoga banyak yang menyukai nya,” imbuh Ferdy yang juga mahasiswa STIKI Indonesia. Secara teknis, Ijal dan Ferdy yang tergabung dalam Negative Creative Studio menggunakan acuan game Mario Bros. Ijal bertugas membuat programnya sedangkan Ferdy membuat desain. Keduanya mengaku belum menemukan format yang tepat untuk akhir game ini. Mereka masih memikirkan bagaimana agar game ini menarik dan membantu si Kanciut mencari cinta sejati. “Kami berharap makin banyak game kreatif yang dihasilkan anak muda Indonesia,” tegas Ijal. –Ngurah Budi
Prinsip Latihan Beban Paling Efektif (3)
Wanita dan Latihan Beban Umumnya pria tidak memiliki ketakutan menambah beban latihan, karena kebanyakan dari mereka ingin menambah massa otot dan merupakan tujuan pokok dari kita semua yang berlatih dengan beban. Tetapi di sisi lain, wanita cenderung takut untuk mengunakan beban yang lebih berat. Mereka lebih suka mengencangkan dan membentuk daripada memperbesar. Tetapi alasan kebanyakan wanita berlatih dengan beban adalah justru untuk mengendalikan kadar lemak dengan menambah otot dan mengurangi lemak tubuh. Banyak wanita yang dengan pandangan keliru merasa mereka perlu berlatih dengan cara yang berbeda dari pria. Mereka percaya bahwa repetisi tinggi dan beban ringan akan mengencangkan otot mereka, sementara beban berat akan membuat otot menjadi besar dan membulat. Dalam beberapa konteks mereka memang benar. Beban ringan dan repetisi tinggi tidak akan menumbuhkan otot, jadi saya menganggap “tidak memiliki otot” adalah deskripsi bagi kata “kencang”. Cara paling cepat untuk menurunkan lemak adalah dengan berlatih keras sampai gagal dengan skema repetisi 6-12. Jenis latihan seperti inilah yang membangun otot. Dan ototlah yang memberikan penampilan “kencang”, bukan lemak. Di tahun-tahun sebelumnya, wanita sering membuat dirinya kelaparan untuk bisa menurunkan lemak. Hal tersebut tidak mungkin berhasil, sekali lagi, otot adalah hal yang membuat kesan kencang pada tubuh, dan otot juga adalah mesin pembakar lemak. Banyak orang sekarang telah sadadr bahwa latihan beban
adalah cara yang superior untuk mengurangi lemak tubuh dan menjaga lemak untuk tertimbun lagi. Otot menyebabkan metabolisme menjadi lebih aktif. Semakin banyak otot yang Anda miliki, semakin cepat laju metabolisme tubuh, semakin banyak pula kalori yang terbakar, sehingga semakin mudah bagi tubuh untuk mendapatkan penampilan yang langsing dan kencang. Banyak orang sering terperangkap dalam ukuran kadar lemak. Suatu nilai kadar lemak dalam persen memberitahukan kepada Anda berapa banyak lemak yang ada di dalam tubuh Anda. Kebanyakan orang mencoba menurunkan persentase lemak dengan fokus pada penurunan kadar lemak. Banyak pula wanita yang mencoba dengan diet. Seorang wanita dengan berat 130 pon memiliki 100 pon otot dan 30 pon lemak, berarti ia memiliki kadar lemak 23% (30 pon : 130 pon). Ia bisa mencoba mengubah komposisi tubuhnya dengan diet untuk menurunkan lemak. Apabila ia turun 5 pon lemak, sekarang ia memiliki 100 pon otot dan 25 pon lemak karena berat tubuhnya sekarang adalah 125 pon. Kadar lemaknya sekarang pun turun menjadi 20% (25 pon : 125 pon). Tetapi kasus di atas adalah terlalu optimistis. Diet penurunan lemak hampir pasti menyebabkan tubuh kehilangan massa otot juga. Jadi alih-alih kehilangan 5 pon lemak, mungkin hanya 3,5 pon yang berasal dari lemak dan sisanya 1,5 pon berasal dari otot. Dengan berat badan 125 pon, berarti ototnya sekarang bukan 100 pon, melainkan 98,5 pon dan lemaknya 26,5 pon. Dengan kondisi ini kadar lemaknya menjadi 21% (26,5 pon : 125 pon). Meskipun ia sukses menurunkan kadar lemak dan berat badan, metabolismenya tidaklah secepat sewaktu ia memulai diet (100 pon otot dengan berat badan 130 pon). Cara paling ideal utuk mengendalikan kadar lemak adalah dengan latihan beban. Menambah otot bisa merubah komposisi otot dan lemak lebih cepat daripada diet saja. Jika seorang wanita yang sama berlatih dengan beban di bawah pengawasan seorang trainer yang bagus, ia bisa secara realistis menambah 5 pon otot.
Komposisi tubuhnya menjadi 105 pon otot dengan 30 pon otot. Berarti kadar lemaknya sekarang, meskipun masih tetap sama dengan sebelumnya tetapi sudah mengalami penurunan menjadi 20% (30 pon : 135 pon). Dengan contoh di atas, wanita yang sama bisa mendapatkan kadar lemak yang sama (20%) tetapi pilihan satu membuatnya mengalami penurunan metabolisme (karena komposisi ototnya juga turun menjadi 98,5 pon) sementara pilihan dua membuatnya mengalami peningkatan metabolisme (karena komposisi ototnya meningkat menjadi 105 pon). Untuk jangka waktu yang panjang, meningkatkan massa otot bisa menyebabkan penurunan lemak tanpa harus ada perubahan pada diet maupun latihan. Lagipula, membangun 5 pon otot membutuhkan lebih banyak kegiatan fisik daripada membakar banyak kalori. Intinya bagi wanita yang ingin mengendalikan kadar lemak dalam tubuhnya cara terbaik adalah dengan latihan beban. Diet saja menyebabkan penurunan lemak dan otot, bisanya dalam komposisi 1 banding 1. Untuk setiap pon lemak yang turun, 1 pon otot juga berkurang dalam tubuh. Menambah cardio saat diet memang akan mempercepat pembakaran lemak tetapi cardio tidak akan melakukan apapun untuk meningkatkan atau mempertahankan massa otot. Latihan beban dan diet akan menyebabkan tubuh untuk menurunkan kadar lemak hampir secara ekslusif. Latihan beban akan memberikan “alasan” bagi tubuh untuk mempertahan kan atau meningkatkan otot saat diet. Kalau dengan diet saja, tidak ada cukup alasan bagi tubuh untuk mempertahankan otot saat menurunkan lemak. Menambah otot bukanlah satu-satunya cara untuk mem percepat laju metabolisme. Membakar lemak juga mempercepat laju metabolisme. Lemak adalah kalori yang tersimpan di dalam tubuh. Semakin banyak kalori yang tersimpan, semakin lambat metabolisme tubuh. Oleh karena itu, memiliki terlalu banyak lemak dalam tubuh hanya akan membuat Anda bertambah gemuk seriring bertambahnya waktu. Mengurangi komposisi lemak tubuh sambil menambah otot akan meningkatkan metabolisme, sehingga membuat pengendalian berat badan menjadi jauh lebih mudah.
16 - 22 JUNI 2014
life
story
7
“Bunga Jalanan” yang Sadari Bahagia Sesaat Keberadaan waria diantara masyarakat sehari-hari sudah menjadi pemandangan biasa. Dua atau tiga dasawarsa lalu waria cenderung dikucilkan, dihujat, dicemoohkan bahkan tidak jarang mengalami tindak kekerasan. Tika (55) yang sekarang hidup dalam hunian kos asri di tengah kota Denpasar merupakan contoh figur yang telah diterima baik oleh lingkungannya. Terbukti dari kartu identitas kependudukannya sudah tertulis jenis kelamin perempuan. Meskipun sebenarnya Tika belum pernah menjalani operasi perubahan kelamin.
“M
emang saya tidak pernah berniat melakukan berubahan organ yang satu itu, sekiranya sampai waktunya saya harus meninggalkan dunia ini, saya ingin bagian bawah tubuh saya tetap utuh seperti saya lahir,”cetusnya. Sehari-hari Tika mengenakan baju wanita. Gaun-gaun berpotongan sederhana yang dijahitnya sendiri. Ia hidup dengan Yuki, putra angkatnya (10) yang sudah diasuh sejak bayi. Penghasilan Tika didapat dari hasil ketrampilannya di bidang kecantikan. Ia berpraktek di kamar kosnya yang berukuran 3x4 meter namun terlihat sangat rapi karena tiap benda terpajang teratur di tempat serasi. Bahkan mainan-mainan Yuki ketika masih balita masih terbungkus baik disimpan dalam lemari khusus. Tika lahir sebagai putra kedua dari sebelas bersaudara. Ia lahir sebagai bayi laki-laki dan diberi nama Solichan. Semasa balita orang tuanya menitipkan Solichan kepada pasangan kerabat dekat yang belum
dikaruniai anak. Ia sangat disayang. “Apa saja yang saya inginkan selalu dipenuhi oleh ayah angkat saya,” kenang Tika berbinar. Namun, ketika ayah angkatnya meninggal, ia kembali ke orangtua kandungnya lagi. Hidup menjadi keras. Solichan harus bangun pagi membantu ibunya berbelanja ke pasar. Memasak, mengerjakan tugas rumah tangga. Termasuk memandikan, menyuapi adik-adiknya yang masih kecil. Ia melakukan tanpa mengeluh karena tidak merasa sebagai beban. Waktu tersisa sempat digunakan bermain. Permainan yang disukainya ternyata mirip dengan yang dikerjakan dalam kenyataan. Bermain boneka seraya berkhayal ia adalah ibu dari boneka nya. Main pasar-pasaran. Pada umumnya hanya anak wanita yang suka bermain demikian. Karena orangtuanya terlalu sibuk, mereka tidak terlalu memperhatikan kecenderungan putranya memilih bermain dengan anak-anak perempuan daripada bergaul dengan anak laki-laki sebaya usianya. Solichan juga tidak paham kenapa ia lebih suka
bermain anak-anakan daripada menendang bola atau memanjat pohon. Kecenderungan seperti ini akhirnya menurut berperan mempengaruhi dirinya mengalami fenomena transisi kejiwaan yang pada akhirnya meng akibatkan kelainan perilaku seksual. Ketika Solichan tumbuh remaja diamdiam ia merasakan ketertarikan pada sesama jenis. Namun, perasaan itu dipendam rapat-rapat karena ia takut mendapat cemoohan. Keinginan terpendam baru dapat terlampiaskan ketika ia duduk di bangku akhir SMA. Laki-laki pertamanya tak lain masih sepupunya sendiri. Setelah selesai ujian, kekasihnya memutuskan melanjutkan pendidikan ke Medan. Solichan frustasi. Ia melakukan percobaan bunuh diri. Tapi untungnya tindakan nekat tersebut tidak sampai mengakibatkannya kehilangan nyawa. Sebagai imbalan ia diperbolehkan membuntuti sang kekasih di kota rantau. Empat tahun ia rela membanting tulang demi mendukung si kekasih. Tapi akhirnya ia harus berhadapan dengan kenyataan pahit. Pria yang dicintainya memutuskan ingin menikah dengan wanita. Solichan patah hati, ia menenggak cairan pestisida. Nyawanya tertolong meskipun harus sebulan lamanya dirawat di rumah sakit. Setelah sembuh ia seperti mendapat kekuatan baru. Kota Medan ditinggalkan, ia ke Surabaya. Di kota ini Solichan merasa bahwa ia tidak sendirian terperangkap dalam tubuh salah. Dalam waktu tidak lama ia berhasil memasuki perkumpulan waria yang pada saat itu sudah terorganisir baik. Atas dorongan temannya. Ia mencukur kumis. Rambutnya dibiarkan memanjang. Wajah dan dadanya dirombak dengan suntikan. Ia belajar mengenakan gaun bermodel seksi dan merias wajah layaknya sebagai wanita. Seorang waria senior mengubah namanya menjadi Tika. Ia dibimbing menjadi bunga jalanan dengan penampilan barunya. “Saya merasa terorbit seperti selebritas. Saya tidak harus lagi mengemis cinta. Justru sayalah yang menjajakan cinta,” kisahnya tanpa basa-basi. Mula-mula Tika sangat menikmati profesi barunya. Namun, ternyata jauh dalam lubuk hati ia masih mendambakan cinta sejati. Selama enam tahun menjadi penjual cinta ia masih merindukan cinta. ”Saya babak
belur karena cinta. Tiap lelaki yang saya pacari ternyata hanya mengincar materi dan akhirnya selalu berkhianat”, ujar Tika sendu. Sudah empat kali ia mencoba bunuh diri. Terakhir mencebur ke dalam sumur tapi lagi-lagi ia terselamatkan. Pada waktu kekosongan batin begitu mendalam Tika memperoleh sebuah titik terang. Adik perempuannya bersedia menyerahkan bayi yang baru dilahirkan untuk diasuh Tika. Kemudian ia memutuskan untuk pindah ke pulau Bali dan memulai lembar baru dengan peran sebagai seorang ibu. Tika merasa bersyukur ia bisa selamat dari perilaku masa lalunya. Ia mendengar kabar bagaimana satu persatu teman-teman waria nya di Surabaya menemui sakaratul maut karena penyakit HIV/AIDS. Bagi Tika, Yuki adalah pelita yang telah membantu menerangi lorong gelap kehidupannya. Yukilah yang pada akhirnya telah membantu menyadarkan Tika kesia-siaan mengejar cinta laki-laki. Suatu hari putranya memohon padanya dengan suara lirih, nada kekanakan yang polos. ”Ma, jangan lagi suka keluar berpacaran. Yuki malu dengan teman-teman jika mama masih suka pacaran.“ Dada Tika serasa tertusuk tajam ia tidak dapat menahan jatuhnya air mata. WANITA PALSU Apalagi ada suatu peristiwa yang tak terlupakan bagi Tika ketika Yuki mencapai usia untuk masuk sekolah dan ia mendaftarkan ke sekolah yang dekat dengan tempat huniannya. Yuki mendapat
olokan serta kalimat tak senonoh. “Apakah mamamu masih punya burung? Apakah dadanya itu hasil suntikan?” Tika menjadi naik darah ketika mend engar hal itu dari Yuki. Ia mendatan gi sekolah dan meng hadap ke kepala sekolah. “Saya tidak terima. Ini benar-benar pelecehan. Dari mula bukankah saya sudah jelaskan siapa saya sebenarnya. Coba pikir adakah lakilaki normal yang mau memakai rok. Justru saya tidak merasa malu itulah yang menandakan saya mengidap kelainan,” tegasnya. Tika selalu jujur kepada setiap orang yang baru ditemuinya. Ia selalu mendahului. “Saya ini waria. Jangan kaget ya?” Begitu bersalaman kalimat itulah yang pertama diucapkan. Memang Tika tidak berniat untuk menanggalkan baju wanitanya. Ia merasa nyaman dengan semua orang yang telah menyebutnya sebagai mbak dan ibu Tika. Ia tidak ingin Yuki mengubah panggilan mama dengan menyebutnya papa. Waktu luangnya digunakan untuk menjaga kerapian dan kebersihan kamar tempat tinggalnya. Ia gemar memasak, menjahit, membuat kue. Ia ingin fokus pada kesejahteraan lahir batin putra semata wayangnya. “Ternyata hanya Yuki yang bisa memberikan saya ketulusan dan kedamaian,” ujarnya penuh keyakinan. Tika masih juga belum paham mengapa ia bisa tersangkut pada persimpangan yang penuh gejolak menyedihkan dan membingungkan. Meskipun ada yang menyebut menjadi waria bisa karena kodrat, bisa juga karena pilihan. “Pada hakekatnya Tuhan telah menciptakan lelaki dan wanita sebagai pasangan. Sesungguhnya itulah ciptaan paling sempurna. Menjadi wanita palsu, apa yang saya dapat hanya kebahagiaan sesaat yang palsu juga,” tandasnya dengan nada penuh kejujuran. Namun, target terpenting dalam kehidupannya sekarang bagaimana ia harus mendidik Yuki agar jangan sampai mengikuti tapak kehidupannya. Di dalam kamar kos yang harus dibayar Rp 700 ribu per bulan ditemani lima ekor kucing peliharaannya Tika bekerja keras untuk mewujudkan impian mem besarkan Yuki sebagai anak laki-laki yang normal. -Kurnia
6
life
story
Anakku Pelita Kehidupanku
Tanpa disadari air mata Anita (bukan nama sebenarnya) menetes membasahi pelupuk matanya kala menyaksikan Rangga (2), anak laki-lakinya bermain dengan anak-anak lainnya. Di tempat bermain umum, Rangga begitu ceria menikmati sore itu dengan tawa dan canda yang riang bersama anak-anak lainnya yang ditemani ayah atau ibunya. Bagi Rangga tidak ada yang menyedihkan sore itu karena ia asyik tertawa. Namun, tidak bagi Anita, ibunya yang kerap dilanda sedih ketika membayangkan Rangga tidak memiliki ayah. Bahkan sejak ia masih dalam kandungan.
S
edih memikir Rangga membuat dendamnya sesekali muncul pada Sobri (nama samaran), ayah Rangga, suami yang menikahinya dengan cara menipu. Lelaki itu telah menghancurkan masa depannya dan Rangga. Jika saja ia sedikit lebih teliti mencari tahu tentang suaminya saat menjadi calon suaminya dulu, mungkin ia tidak mengalami nasib buruk seperti hari ini. Berbekal rayuan dan janji-janji, Anita begitu mudahnya jatuh ke pelukan Sobri yang mengaku seorang bujangan tulen. Kisah pertemuannya dengan Sobri terjadi begitu saja di sebuah toko pakaian tempat Anita bekerja sebagai pramuniaga. Awalnya Anita tidak sadar jika Sobri sering datang ke toko. Sobri sendiri awalnya memang bukan sengaja sering datang ke toko itu untuk bertemu dengan Anita melainkan ia memang salah seorang langganan di toko tersebut tiap kali ia datang ke Mataram. Sobri yang tinggal di Pulau Sumbawa itu kerap datang ke Mataram untuk berbelanja pakaian yang akan dijual kembali di kampung halamannya. Dari tampang, Sobri cukup tampan. Dari gayanya ia menampakan bahwa ia tidak miskin alias ekonomi baik, setidaknya di mata Anita dan keluarganya. Karena itulah ia diterima
baik oleh keluarga Anita. Cinta mereka semakin lekat, Sobri juga makin sering mengapeli Anita. Selama pacaran, Anita dan keluarganya memang tidak pernah bertanya-tanya soal status Sobri. Mereka menganggap Sobri seorang bujangan. Tidak ada tanda-tanda yang terlihat mencurigakan mengenai hal ini. Sampai suatu waktu Sobri menyampaikan niat menyunting Anita. Tentu saja sebelum menikah mereka mengurus surat-surat nikah yang jelas mencantumkan bahwa Sobri seorang bujangan. Tentu ini atas pengakuan Sobri pada petugas yang membuat surat nikah. Rupanya Sobri tidak hanya membohongi Anita dan keluarganya melainkan juga petugas. “Entah bagaimana ceritanya, yang pasti dia resmi sebagai bujangan berdasarkan surat tersebut,” kata Anita tersenyum pahit. Pernikahan pun dilakukan dengan cukup meriah untuk ukuran keluarga Anita yang biasa-biasa saja. Biaya pernikahan rupanya diam-diam ditanggung Anita dari seluruh tabungannya selama bekerja sebagai penjaga toko enam tahun lamanya. Posisi pekerjaan Anita sebenarnya waktu itu sudah sangat baik. Ia mendapatkan gaji yang lumayan sehingga ia bisa menabung. Namun, pekerjaan itu ia tinggalkan begitu saja setelah mereka menikah atas permintaan Sobri yang mengaku mampu membiayai kehidupan mereka.
“Saya pikir dia memang benar-benar tidak ingin melihat saya capek dan dialah yang akan menanggung biaya hidup setelah kami menikah,” ujar Anita. Dua bulan kemudian, Sobri mengajak Anita ke Pulau Sumbawa ke kampung halamannya untuk tinggal di sana. “Dengan senang hati saya mengikuti kemauannya,” kata Anita. Kebetulan menurut Anita, agar ia bisa sekalian bertemu dengan orangtua Sobri alias mertuanya dan keluarga besar Sobri di sana. Selama ini sejak pacaran hingga menikah dan hidup berumah tangga selama dua bulan, Anita tidak pernah bertemu dengan mertua dan keluarga suaminya itu. Bahkan saat menikah, orangtua Sobri tidak datang, begitu juga keluarganya tak satu pun ada yang datang. Alasan yang disampaikan Sobri kala itu, orangtuanya sakit dan keluarga lainnya tinggal di luar pulau. “Saya tidak curiga sama sekali waktu itu. Mungkin juga dia tidak pernah mengabarkan pada orangtuanya bahwa ia akan menikah dengan saya,” ungkapnya. Sobri memang pandai bicara sehingga orangtua Anita juga tak curiga sama sekali. Mereka sibuk menjelaskan pada tetangga yang bertanya-tanya mengenai hal itu sesuai cerita Sobri. PULANG KE MATARAM Naik bus tidak kurang dari sebelas jam, Anita dan Sobri meninggalkan
Mataram menuju kampung halaman suaminya. Anita pun tinggal di sana. Begitu tiba dini hari itu –mungkin saat dalam perjalanan Sobri sudah mengabarkan bahwa ia pulang bersama istrinya Anita- mertuanya terlihat cemberut dan tidak ramah. Ia menyalami Anita sekedarnya saja. Anita yang baru pertama kali masuk dalam keluarga ini memilih mengalah menerima perlakuan tersebut. Yang ia pikirkan bagaimana agar ia bisa mengambil hati mertua dan ipar-iparnya. Meski kesal dan kecewa dengan sikap tersebut, Anita bersabar. Ia rajin mengerjakan pekerjaan rumah dan terus bertahan di rumah mertuanya meski dengan perlakuan tidak baik karena ia akhirnya hamil. Makin hari perlakuan mertuanya makin tidak menyenangkan. Tidak ada waktu baginya bermanjamanja apalagi bermesraan dengan suaminya layaknya pengantin baru kare na ia sibuk bekerja di rumah itu. Yang mengherankannya juga waktu itu adalah sikap Sobri yang tiba-tiba berubah. Ia menjadi lekas marah dan naik pitam. “Salah sedikit saja ia main bentak dan lama-lama main pukul,” kata Anita. Sejak hari pertama ia tiba di sana, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan baik sampai akhirnya ia mengetahui kalau Sobri ternyata telah memiliki istri dan anaknya. Dalam dera ketegaan mertua nya, Sobri tidak pernah pulang sekedar menjenguknya yang tengah hamil muda dan membutuhkan perhatian karena kondisi kehamilannya yang cukup berat bagi kesehatannya. “Dia malah tinggal di rumah istri tuanya. Dia hanya pulang sesekali saja,” kata Anita. Ia pendam hal itu begitu lama karena ia tidak ingin menyakiti orangtuanya dengan kabar
16 - 22 JUNI 2014
16 - 22 JUNI 2014
yang kurang baik itu. Di samping itu, Anita juga tampaknya malu menceritakan hal itu. Ia juga malu untuk pulang ke Mataram. Namun, perlakuan tidak baik itu makin hari makin tidak dapat ditanggungnya. Kandungannya terus membesar hingga memasuki bulan kelima. Karena sudah tidak tahan, Anita lalu lari meninggalkan rumah tersebut ke rumah seorang kenalan ayahnya yang tinggal bersebelahan kampung dengan Sobri. Di sanalah ia menangis sejadi-jadinya dan menyesali nasibnya. Ia minta bantuan kenalan ayahnya itu untuk menghubungi ayahnya agar menjemputnya. Tentu saja keluarganya di Mataram kaget bukan main. Ayahnya segera menjemputnya. Ia pulang ke Mataram tanpa berpamitan dengan Sobri dan keluarganya. Luka hatinya membuat ia tidak mau lagi melihat wajah Sobri. Memang dasar laki-laki tidak tahu malu, Sobri sama sekali tidak pernah meng hubunginya apalagi bertanya soal bayi dalam kandungannya. Bahkan setelah Rangga lahir, tidak sekali pun ia bertanya apalagi datang menjenguknya. Kini Anita telah kembali mendapat kan pekerjaan dan membesarkan anaknya sendiri. Sayangnya pada Rangga bukan manisfestasi dari sayangnya atau cintanya pada Sobri. Ia menyayangi anak semata wayangnya itu karena sejak dalam kandungan Anita menanggung beban yang luar biasa dan hanya Ranggalah satu-satunya penghibur hatinya. Hal inilah yang membuatnya menolak ketika ada orang yang meminta untuk mengadopsi Rangga sejak ia bayi. “Rangga adalah hidup saya. Dia akan menjadi pelita bagi kehidupan kami kelak,” katanya pelan. –Naniek I. Taufan
S U D U T PA N D A N G
19
Berdayakan Perempuan di Semua Lini Pemilu Presiden 2014 di depan mata. Dua paket capres dan cawapres sibuk berkampanye mencari simpati rakyat. Prabowo SubiantoHatta Rajasa yang mendapat nomor urut 1 diusung Partai Gerinda, PAN, Partai Golkar, PKS, PPP, dan PBB sedangkan Joko WidodoJusuf Kalla yang mendapat nomor urut 2 diusung PDI Perjuangan, PKB, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan PKPI. Berbagai sosialisasi sudah dilakukan kedua pasangan kandidat. Visi dan misi sudah dipaparkan. Lalu, bagaimana harapan kaum perempuan Indoensia terhadap kedua kandidat itu? nggota DPRD Kota Denpasar Sari Galung dan anggota DPRD Provinsi Bali Utami Dwi Suryadi yang menyatakan harapannya kepada presiden Indonesia ke depan. Menurut Sari Galung, presiden harapan di matanya adalah harus jujur, sederhana, dan merakyat. Selama ini, dalam pandangannya, pemimpin belum mampu menunjukkan kejujurannya terutama dalam hal korupsi. “Korupsi masih banyak merajalela. Kita perlu pemimpin yang jujur dan memperhatikan nasib rakyat kecil. Tidak suka korupsi uang rakyat,” kata Sari Galung. Ia berharap, presiden yang terpilih nantinya, hendaknya mampu memberi contoh yang baik kepada masyarakat mulai dari tidak korupsi, dan sigap menangani kasus-kasus korupsi yang ada di Indonesia. Selain urusan korupsi, ia juga mengharapkan, urusan narkoba dan kekerasan terhadap anak dan perempuan menjadi prioritas. Menurutnya, memberdayakan perempuan tidak hanya di bidang politik, namun perempuan hendak nya mampu berdaya di semua lini kehidupan sehingga mampu menjadi ibu dan warga negara yang berkualitas. Ia menuturkan, harapan perempuan terhadap pemimpin nasional memang sangat besar. Karena ia menilai, selama ini, perempuan masih dianggap sesuatu yang tidak penting. “Perempuan seringkali tidak terlihat,” kata Sari Galung. Menurutnya. banyak perempuan yang berpotensi. Ia berharap, presiden nanti lebih banyak menempatkan para perempuan di kabinet sehingga posisi perempuan lebih banyak di bidang pemerintah an. “Dengan begitu, makin banyak
perempuan menunjukkan hasil karyanya untuk bangsa ini,” kata Sari Galung. Utami Dwi Suryadi menambahkan presiden ke depan harus bersih, tegas, cerdas, dan berwibawa. Menurutnya, yang paling penting, memperhatikan suara perempuan dan sangat memberi ruang kepada kepentingan perempuan. “Selama ini kebijakan lebih sering ditentukan laki-laki, sehingga ba nyak kepentingan perempuan tidak diakomodir. Semua itu disebabkan karena minimnya perempuan ikut terlibat dalam berbagai kebijakan,” tandasnya. Karena itu, ia berharap banyak dari presiden yang baru agar mampu menyejajarkan perempuan dan laki-laki dalam segala hal. EMPAT KRITERIA Pemimpin adalah sosok yang bisa dipercaya dan bertanggungjawab. Sebagaimana seorang anak mengidolakan ayahnya yang merupakan pemimpin keluarga, demikian pula seorang presiden merupakan pemimpin yang diidolakan rakyatnya. Karena itu, IGA Andani, S.T., M.T. menyebut empat kriteria “idola rakyat” ini. Pertama, berkarakter dan inspiratif. Menurut dosen Pascasarjana Universitas Mahasaraswati ini, seorang idola adalah orang yang karakternya dikagumi dan mampu menginspirasi para banyak orang. Sikapnya tidak dibuat-buat, tetapi merupakan jati dirinya sendiri. Seorang presiden adalah orang yang tindakan, ucapan, dan pemikiranpemikirannya mampu menginspirasi dan dijadikan suatu pedoman oleh rakyatnya. Kedua, memiliki semangat dan niat yang baik. “Ini maksudnya, mempunyai semangat dan niat untuk mendorong yang dipimpin-
nya ke arah yang lebih baik, tanpa menyertakan kepentingan individu atau kelompok tertentu,” jelas lulusan cumlaude Teknik Planologi ITB ini. Ketiga, memiliki integritas. Ini diterjemahkannya bahwa seorang pemimpin rakyat harus konsisten. “Konsisten terhadap janjijanji yang pernah diucapkan, tidak memberikan harapan palsu. Jika memang tidak bisa dilaksanakan, maka tidak akan berjanji,” tegasnya. Seorang pemimpin juga harus konsisten dalam penegakan hukum yakni adil dan tegas untuk membela siapa pun atau apa pun yang benar. Hal yang paling penting menurut Andani, pemimpin harus konsisten terhadap nilai-nilai etika dan prinsip kebenaran, jujur dalam setiap tindakan, terbuka, berani mengakui kesalahan, dan berani mengambil kebijakan yang non-populis untuk kebaikan bersama. Keempat, seorang pemimpin mutlak memiliki kemampuan. Mampu secara lahir dan batin untuk memimpin rakyatnya. Seorang pemimpin publik harus memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, tidak reaktif, tapi proaktif. Seorang presiden harus mempunyai wawasan luas, yang memahami segenap potensi dan permasalahan yang dimiliki bangsa ini. Seorang presiden harus mampu bekerjasama dengan bangsa lain sehingga dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa. Seorang presiden memiliki kemampuan fisik untuk dapat menjalankan tugas-tugasnya. Bagi Yosefina Daku, peranan perempuan dalam pembangunan di zaman ini sudah sangat terlihat di masyarakat. Dengan segala rutinitas urusan rumah tangga, perempuan mampu memberikan ruang bagi dirinya sendiri untuk bergerak dalam bidang bisnis, politik, hukum, seni budaya dan lainnya. “Perempuan melalui kegiatankegiatan ini berusaha memberikan perubahan baik bagi negara dan sebagai inspirasi bagi perempuan lainnya. Perempuan di ranah politik sudah terbukti dengan adanya perempuan yang ditunjuk sebagai menteri, terpilih sebagai anggota DPR/DPRD atau di posisi-posisi penting di pemerintahan, baik itu pemerintah pusat maupun daerah. Di bidang hukum, perempuan juga menunjukan taringnya sebagai hakim Mahkamah Konstitusi, hakim di pengadilan-pengadilan dan bidang kerja hukum lainnya,” ujar mahasiswi Ilmu Hukum konsentrasi Hukum dan Masyarakat, Program
IGA Andani, S.T., M.T.
Ida Puspa Jaya Miha
Yosefina Daku
A
Sari Galung
Utami Dwi Suryadi
Magister Ilmu Hukum Universitas Udayana ini. Namun, kesempatan-kesempatan untuk berkarya seperti itu tidak mudah untuk diperoleh dan dilakukan. Yosefina menilai proses yang lama sampai akhirnya keterlibatan perempuan dalam pemilih an anggota legislatif mencapai angka 30%. Di satu pihak, dengan diberikannya perempuan kuota 30% dalam pemilihan ini adalah sebuah kemajuan dalam perjuangan kesetaraan gender, namun di pihak lain ada yang beranggapan kuota 30% belum cukup untuk membantu perempuan untuk berkarya di bidang politik dan menunjukan kesamaan peluang antara laki-laki dan perempuan dalam berpolitik. “Bukan tidak mungkin, beberapa perempuan ternyata memiliki kemampuan yang lebih di bidang politik, namun karena sedikit kuota yang diberikan serta anggapan miring bahwa perempuan tidak mampu berpolitik membuat peluang mereka dalam bidang politik menjadi semakin sempit,” tegas mahasiswa asal Bajawa, NTT ini.
Ida Puspa Jaya Miha, mahasiswi asal Papua yang sedang mengikuti studi Ilmu Hukum konsentrasi Hukum Pemerintahan, Program Magister Ilmu Hukum Universitas Udayana menambahkan sebagian besar warga negara Indonesia tentu sudah menentukan pilihan terbaiknya kepada pasangan siapa suaranya akan diberikan. Melalui pemilihan presiden kali ini tentu warga negara berharap Indonesia harus lebih maju dari tahun sebelumnya. “Harapan saya ke depan adalah siapa pun Presiden dan Wakil Presiden yang akan terpilih nanti, hendaknya perlu benar-benar menghayati dan melaksanakan cita-cita luhur bangsa kita sebagai mana telah diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945. Selain itu, sebagai perempuan Indonesia saya berharap agar Presiden dan Wakil Presiden yang akan terpilih hendaknya harus memiliki komitmen untuk memperhatikan keterwakilan perempuan dalam kabinet yang akan dibentuk. Saya percaya banyak perempuan Indonesia yang berkualitas, pandai dan mampu untuk memimpin, namun eksistensinya sering tidak diperhatikan,” ujar Ida. Dalam bidang pendidikan, Ida ingin biaya pendidikan bisa dijangkau masyarakat dari golongan ekonomi rendah dan menengah. Tujuannya, semua masyarajat bisa mendapatkan pendidikan setinggitingginya. Ia juga berharap Presiden dan Wakil Presiden yang akan datang perlu memperhatikan keterwakilan orang-orang dari Indonesia bagian Timur dalam kabinet. “Dari Papua misalnya, Balthazar Kambuaya, Menteri Negara Lingkungan Hidup (mantan Rektor Universitas Cenderawasih) adalah contoh orang berkualitas dan pandai yang dimiliki Papua. Masih ada banyak lagi di Papua setidaknya untuk menduduki wakil menterilah, agar orang dari bagian Timur tidak merasa dianaktirikan di dalam NKRI ini,” kata Ida. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah kursi-kursi kabinet yang akan diisi kelak harus sesuai dengan kemampuan orang yang akan menempatinya. Ada adagium yang mengatakan, “Jika sesuatu itu diberikan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya”, Ini menurut Ida sudah terbukti di kabinet yang ada saat ini. –Tim Tokoh
PEREMPUAN DALAM KABINET Hal lain yang perlu menjadi perhatian presiden terpilih adalah perlindungan bagi perempuan dari segala bentuk kekerasan, baik itu fisik maupun psikis, yang dilakukan dalam keluarga, tempat kerja, pergaulan, maupun tempat-tempat umum. Bukan hal baru lagi jika ada pemberitaan bahwa para pekerja perempuan di luar negeri mendapat perlakuan buruk bahkan terkena ancaman hukuman dari pengadilan setempat. Perlindungan bagi me reka hendaknya menjadi perhatian penting bagi pemerintah. “Harapan saya bagi Presiden terpilih hendaknya lebih serius lagi dalam memperh atikan masalah-masalah kaum perempuana baik masalah hukum maupun sosial yang terjadi dalam masyarakat. Banyak masalah tidak mendapat perhatian serius kare na tidak dilakukannya tindakan pencegahan sehingga dapat dinilai bahwa negara hanya melakukan tindakan-tindakan penyelesaian ketika sudah ada korban. Dengan memberikan peluang kerja yang luas serta perlindungan kepada perempuan, bukan tidak mungkin kaum perempuan akan lebih memberikan kontribusi yang baik dan besar kepada negara,” tegas Yosefina.
NINE
20
16 - 22 JUNI 2014
Reuni Eks Pelajar Lombok
Tempat Boleh Terpisah Persaudaraan Tetap Abadi Apa yang ingin dilakukan saat reuni? Salah satunya adalah ‘ingin bertemu kembali’. Sebab, beberapa di antara mereka saat di sekolah dulu ada cerita yang tak sampai. Demikian yang terungkap saat acara “Reuni Eks Pelajar & Mahasiswa Lombok, Sabtu (7 /6), di Hotel Patrisia, Sanur, Denpasar.
N
ampaknya, reuni lintas angkatan bahkan lintas sekolah atau lembaga pendidikan yang diselenggarakan ketiga kalinya ini, semakin menambah kegembiraan, karena yang dulu hanya melihat saja sekarang bisa lebih kenal. Bukan hanya itu, dari reuni lintas angkatan ini justru memperkaya informasi peserta lainnya. Pada sebuah reuni pula, sesi acara yang paling menarik adalah bebas mengobrol setelah cukup lama tidak saling jumpa, selain sesi foto-foto yang boleh dibilang acara wajib. Begitu juga, setiap orang yang hadir memiliki kenangan yang luar biasa di waktu yang lalu. Entah kenangan lucu, memalukan maupun kenangan
Ia mengatakan bahagia dan terharu atas terselenggaranya acara temu kangen alumni ini. “Masih seperti mimpi rasanya, kami yang telah terpisahkan bertahuntahun yang lalu selepas SMA di Mataram. Kami tinggal di kota yang berbeda, di pulau bahkan di negara berbeda karena harus mencari jalan masing-masing untuk mencapai tujuan yang sama yakni mewujudkan cita-cita. Akhirnya malam ini kami bisa dipertemukan kembali dalam keadaan sehat. Ini tak lepas dari kuasa dan kebesaran Tuhan yang mahapengasih dan penyayang,” ungkapnya tersenyum. Dokter Dina juga mengatakan kesempatan yang amat terbatas tersebut mereka gunakan sebaikbaiknya untuk meningkatkan
Sebagian peserta reuni
yang membanggakan yang bisa menyebabkan semua peserta reuni tertawa bersama-sama. Demi keindaham kebersamaan itu, sambutan yang disampaikan dr. Dina Hadiningsih, M.MR, selaku ketua panitia acara, cukup ringkas dan bernada akrab.
tali silahturahmi keluarga besar alumni lintas pendidikan di Lombok. “Mungkin dengan saling mendukung, saling menguatkan, kami masing-masing bisa semakin sukses di bidangnya, yang tentunya juga akan membawa nama yang harum bagi almamater,”
Menyanyikan lagu kemesraan
INSPIRASI
16 - 22 JUNI 2014
Workshop menjadi Manusia Luar Biasa Pola Pikir dan Pola Tindak Baru Duduklah dengan tenang, kaki diluruskan ke depan. Letakkan tangan di atas lutut kiri dan kanan, pejamkan mata, dengarkan dan rasakan apa yang Guru katakan, “Melayanglah dan tidur lelaplah”. Tiba-tiba orang yang ada di depan Guru rebah perlahan dan sudah tidur sangat lelap, bahkan saat tubuhnya digoyang orang tersebut tetap tenang. “Inilah kekuatan sihir yang Guru kirim melalui gelombang pikiran dan kekuatan kata-kata yang langsung masuk ke dalam pikiran dan perasaan,” kata Guru Mangku Hipno.
Foto bersama sebelum perpisahan
lanjutnya. Sambil mengapresiasi teman-temannya yang membantu persiapan acara, baik tenaga pemikiran maupun pembiayaan, Dokter Dina juga berharap semoga dalam pertemuan tersebut mereka bisa berdiskusi untuk turut berkontribusi bagi almamater yang telah memberikan andil besar dalam perjalanan hidup mereka. Pada kesempatan tersebut Dokter Dina juga langsung dan secara transparan menyampaikan laporan pertanggunganjawaban penggunaan dana di hadapan seluruh peserta reuni tersebut. Selanjutnya, salah seorang wakil alumni, Laksamana Pertama Suharso Rijadi, dari Surabaya juga menekankan para alumni untuk senantiasa memperat jalinan persaudaraan di antara teman-teman yang pernah sekolah di Lombok. Dilanjutkan Muhtar dari Malang, yang memiliki kegiatan budi daya cacing tanah ini, berharap kegembiraan saat reuni bisa dibagikan ke orang lain dan ini bisa sebagai wujud kepedulian alumni terhadap masyarakat khususnya di Lombok, yakni kedepannya dapat memprogramkan bantuan di bidang pendidikan.
Guru Mangku Hipno sedang melakukan “Blessing” kepada peserta seminar
Serunya para ibu lomba makan krupuk
Sebelum acara bebas, yaitu mendengarkan dan menyanyikan lagu-lagu yang populer di masa sekolah dulu, juga berjoget bersama para penari yang menghibur saat itu, dr. Badjra Nadha, Sp.Jp., penggagas acara menyampikan bahwa acara tersebut merupakan reuni yang ketiga, sedangkan reuni pertama telah dilangsungkan di Malang, menyusul reuni kedua di Lombok. Saat itu juga telah disampaikan untuk rencana reuni berikutnya bakal dilangsungkan di Yogyakarta. Berikutnya, ia melanjutkan mengisi kesempatan dengan berbicara masalah kesehatan, yakni tentang penyakit jantung dan mengingatkan untuk waspada terhadap serangan jantung koroner. Beragam pertanyaan terkait pun telah direspons langsung dengan baik oleh spesialis jantung ini. Sementara I Dewa Gde Umbu, wakil ketua panitia juga
telah merancang acara untuk peserta reuni yang datang dari Bali, NTB, Surabaya, Jember, Malang, Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Kalimantan, Medan, Pekanbaru-Riau dan Kupang tersebut keesokan harinya yakni, Minggu (8/6) yang dilaksanakan di tempat rekreasi Kebun Raya Bedugul. Di sana suasananya bukan hanya lebih santai tapi juga seru, sebab panita menyediakan permainan seperti lari karung, makan krupuk, memasukkan paku ke dalam botol lengkap dengan hadiah bagi para pemenang. Tentunya, tetap tidak boleh ketinggalan ada foto bersama. Di akhir acara, panitia menyampaikan setelah reuni ini, yang baik-baik dilanjutkan, yang menyenangkan dijadikan rasa syukur, yang kurang dibenahi, dan yang salah-salah berkenan dimaafkan. Namun intinya, tempat boleh terpisah tapi persaudaraan tetap abadi. - Sri Ardhini
Penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba
5
Bali memiliki ratusan ilmu peninggalan leluhur yang bersifat adiluhung dan satwika. Sayangnya tidak banyak generasi muda sekarang tahu tentang keberadaan ilmu tersebut, ini dikarenakan ada banyak penguasa ilmu yang menganut kepercayaan “de ngaden awak bisa dan koh ngomong” artinya lebih baik kita diam dan seperti ilmu padi. Tetapi, saat ini di Bali banyak diserbu pengajar-pengajar keilmuan dari luar Bali dengan memanfaatkan sikap permisif dan keluguan orang Bali. Bahkan, ada beberapa yang hanya bertujuan mencari keuntungan secara finansial tanpa memiliki tanggung jawab moral. Artinya, peserta diajarkan ilmu tanpa melihat dan mempertimbangkan budaya, karakter dan mental pesertanya. Ilmu yang diajarkan itu banyak yang terlalu halus, bahkan saking halusnya sampai peserta setelah mengikuti beberapa tingkatan dengan membayar mahal
tetap tidak mampu merasakan apaapa sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk orang banyak bahkan oleh diri mereka sendiri. “Untuk itulah saya sebagai orang Bali merasa memiliki tanggung jawab moral kepada penduduk Bali, khususnya generasi muda yang nantinya sebagai penjaga ajeg Bali. Generasi muda harus diarahkan mampu mandiri dan mampu bersaing dengan diajarkan berpikir logis dengan ciri utama positive thinking dan positive feeling,” ujar Guru Mangku Hipno. Ia menambahkan, dirinya ingin membuka mata hati orang Bali agar tidak mudah percaya pada hal-hal yang tidak bisa dibuktikan dan dirasakan langsung. Apalagi kebiasaan kita mengambinghitamkan sakit kepada black magic. Tanpa disadari selama seseorang tetap berpikir sakitnya karena kena magic, maka selama itu pula dia takkan mampu dan mau introspeksi diri mengapa bisa sakit dan penyebab sakit sesungguhnya. Fokus pikirannya tetap menyalahkan orang lain ataupun karena dipikir ada tetaneman di karang. Istilah sakit kena black magic ini muncul biasanya karena penyakit seseorang yang tidak bisa disembuhkan secara medis atau tak terdeteksi alat kedokteran. Padahal bisa saja sakitnya karena salah olah rasa atau sakit perasaan (psikosomatis). Karena bingung bagaimana menyembuhkan seseorang, dan agar tidak kehilangan muka, jawaGMH KG Suatma Yasa, S.H., C.H., C.Ht., MNNLP ban yang paling
gampang adalah kena magic. Ingat, tiada seseorang yang dapat membuat orang lain mati, sakit, karena kelahiPeserta seminar “Re-Install Memory Pikiran” selalu membludak ran, hidup dan kematian hanyalah tugas Hyang Tridewa yaitu utpeti, stiti, lan cakra diri dan mengaktivasi tujuh han jiwa dan penyembuhan, rahasia pralina. Perlu diingat, para leluhur kita prana diri. Setelah itu jadilah Anda menuju kesehatan, kesuksesan, kesungguh tak mau pratisentana-nya penyembuh sejati dengan energi yang berlimpahan kasih sayang serta harta meyakini black magic, kita hanya dian- dapat dirasakan oleh siapapun bahkan dan bahagia. Dalam workshop kali ini jurkan menyakini Panca Sradha yaitu efek penyembuhannya dapat dilihat peserta juga dibebaskan dari ikatan percaya adanya Brahman, percaya beberapa detik setelah selesai sesi segala penyakit dan mental block adanya Atman, percaya adanya Kar- penyembuhan. Menjadi penyembuh sehingga masalah yang selama ini maphala, percaya adanya Punarbawa, sejati harus memiliki tiga hal, yaitu tersimpan di hati akan terhapus dari dan percaya adanya Moksa. kebenaran, kesucian, keindahan memori pikiran dan segala penyakit Berbicara tentang penyakit itu, (satyam, siwam, sundaram). yang belum tersembuhkan akan semada tiga, yaitu sakit karena salah olah buh saat itu juga. Sesaat selesai acara tubuh (tindakan), sakit karena salah PENYEMBUHAN peserta akan menjadi manusia yang olah pikir, dan sakit karena salah olah MENUJU SEHAT, SUKSES, luar biasa dengan pola pikir baru, rasa. Ketiga jenis salah olah inilah KEBERLIMPAHAN, semangat baru dan penuh inspirasi sesungguhnya yang menimbulkan DAN BAHAGIA dalam bertindak maju, mengetahui beberapa penyakit misalnya, stres, Di Bali diyakini untuk menjadi rahasia keberhasilan serta berani depresi, gangguan pencernaan, nyeri sidi kita wajib berpikir yang baik dan bertindak tegas, sehingga fobia dan punggung, insomnia, gangguan tulang berkata yang baik, bertindak yang sakit akan tersembuhkan langsung, belakang bagian bawah, ginjal dys- baik, penyucian diri melalui ilmu derita akan berakhir langsung, pepepsia, hepatitis, apatif, diabetes, di- pengetahuan pelayanan umat dan serta yang datang dengan masalah mension sceneles (pelupa), leukemia, menguatkan keyakinan atau di za- pulang dengan senyum bahagia. cemas, ketakutan, delusi, paranoid man dulu dikenal dengan istilah Workshop ini diadakan Minggu dan mental block (sifat, kebiasaan tapa, brata, diksa, daksina, srada. Di (22/6) pukul 15.00 s.d 17.00, terbuka dan karakter buru). Inilah fakta yang zaman dulu, diyakini dengan memiliki untuk umum di Wantilan Pers Bali K. terjadi selama kami berpraktik di kesidian itu maka kita akan memiliki Nadha (Bali TV), Jalan Kebo Iwa no 63 Center Brahmakunta dan telah me- persahabatan yang banyak, anugerah A Denpasar. Hanya dengan Rp 300 ribu nyembuhkan ribuan pasien dengan berlimpah, kegembiraan dan peng- untuk 1 orang atau Rp 500 ribu untuk berbagai penyakit dan keluhan den- hormatan yang kita kenal dengan 2 orang, Anda berhak mendapatkan gan penyembuhan holistik dan energi maitri, karuna, mudita, dan upeksa. semuanya. Workshop diselenggarakan Quantum Brahmakunta. Karena itulah sesungguhnya tercipta oleh Brahmakunta Supranatural & “Untuk mengatasi dan menyem- kehidupan yang bahagia karena cuk- Spiritual Modern Center (Pusat Pembuhkan sakit tersebut kami telah up wareg (pangan), wastra (sandang), belajaran dan Pelatihan Spiritual, Supraberpengalaman menangani ribuan wisma (papan), wisata (hiburan), wa- natural, Penyembuhan, Pembantukan pasien baik lokal, seluruh pasien sita (nama baik) atau bahagia karena Karakter, Hypnotherapy, EFT, NLP, wilayah Indonesia maupun mancane- hidup sehat, sukses, keberlimpahan Metafisika, dan Prana) bersama Komugara dari Jepang, Australia, Korea, kasih sayang dan harta. nitas Brahmakunta dan Brahmakunta Perancis dan UEA. Kami mengBagaimana mencapai hidup sehat, Hypnosis Prana Club dengan naragunakan metode penyembuhan by sukses, keberlimpahan dan bahagia? sumber luar biasa GMH KG Suatma said yaitu dengan mengoptimalkan Mengapa selalu gagal? Mengapa Yasa, SH, CH., CHt., MNNLP yang kinerja Bayu, Sabda, dan Idep. Sejak sakit terus? Mengapa susah tidur? dikenal dengan Guru Mangku Hipno dilahirkan sebagai anak manusia Apakah penghambat utama bahagia? yang merupakan seorang spiritualis, kita sebenarnya sudah dilengkapi Bagaimana mendobrak dan mem- motivator spiritual, pakar prana dan metode imunitas tubuh dan sistem bobol mental block sebagai penyebab hypnotherapy, ahli palmstri, professional penyembuhan oleh Tuhan. Namun, utama gagalnya sebuah harapan dan healer, praktisi NLP dan EFT serta guru kita tidak pernah memakai potensi ini cita-cita? Bagaimana menyembuhkan besar Brahmakunta. bahkan ada yang tidak mengenali po- diri dan membuka keberuntungan Jika ingin belajar ataupun disemtensi super dahsyat ini sampai mati. diri? Dan, masih banyak penghambat buhkan dan bergabung dalam workKetika sesorang sudah mengenali hidup bahagia yang lain yang akan shop ini, silakan kontak: Brahmakunta sistem penyembuhan ini, maka obat, kami tuntaskan dan bongkar dalam Center, Perumahan Gunung Sari mantra, sentuhan, ramuan, bahkan “Workshop Spektakuler Pembang- Indah, Jln. Tukad Buana I No 61 Kebo alat apapun sudah tidak dibutuhkan kitan Energi Kasih Sayang dan Ke- Iwa Utara, Denpasar, Tlp. (0361) lagi,” tegas Mangku Hipno. berlimpahan”, dengan materi antara 7879151, (0361) 8442823, Pin BB Bayu, sabda, idep ini cukup di- lain peserta akan diberikan pencera- 20C6F65A. --wah aktivasi dan setelah itu beberapa detik berikutnya kita sudah bisa menggunakannya dan menjadi penyembuh untuk diri kita sendiri. Jika ingin bisa menyembuhkan orang lain atau menjadi alat Tuhan dalam pelayanan (sevanam) maka setelah diaktivasi bayu, sabda, idep perlu dikultivasi dengan prana. Kultivasi prana ini ada dua langkah, yaitu Guru Mangku Hipno memimpin pembebasan “Mental Block” untuk berubah mengaktivasi sembi-
INSPIRASI
4
16 - 22 JUNI 2014
Gebyar Soul Kids & Teenager Menciptakan anak dan remaja yang sehat cerdas ceria penuh cinta dengan “revolusi” mental, emosional dan spiritual. Saat ini banyak pihak yang mengusung ide “revolusi mental” untuk memperbaiki kualitas generasi penerus bangsa. Untuk itu, Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) merealisasikannya dengan program pembentukan karakter anak sejak dini yaitu melalui program SOUL (Spirit of Universal Life) Kids & Teenagers.
D
alam rangka memperingati Hari Anak Sedunia yang jatuh tanggal 1 Juni, YCCK, Love & Peace Corp, dan Love & Peace Community mengadakan even Gebyar SOUL Kids and Teenagers, dengan tema “Sehat, Cerdas, Ceria Penuh Cinta”. Diikuti oleh lebih dari 300 anak usia SD hingga SMP yang diselenggarakan di Wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha (Bali TV), Minggu, (8/6). Pembukaan dimeriahkan dengan persembahan ansamble musik oleh siswa-siswi SD Cipta Dharma, Denpasar, Tari Tenun dari sanggar Warini, dan Tari Sekar Jempiring
Peace Community Gede Ardayana. Acara ini diisi dua narasumber yakni psikolog anak Retno IG Kusuma dan Bunda Arsaningsih sebagai narasumber utama. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Cahaya Cinta Kasih dr. Nyoman Netty Santyari Gedra menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan untuk menciptakan para generasi muda khususnya anak-anak menjadi sehat secara fisik, emosional, mental dan spiritual, antara lain dengan mengajarkan cara pengendalian kemarahan. Karena, kemarahan akan mengakibatkan hal-hal yang negatif. Acara ini dimaksudkan untuk program SOUL Kids
Pelepasan 11 burung merpati oleh Bunda Arsaningsih beserta undangan dan perwakilan anak menandai diluncurkannya program SOUL Kids & Teenagers
oleh anak-anak disabilitas SLBB. Dihadiri pula oleh Kabag Humas dan Protokol Kota Denpasar IB Raoela, Kepala Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Bali Nyoman Masni, perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, perwakilan WHDI Bali, Ny. Satria Naradha, mantan Gubernur Bali Dewa Made Beratha, Ketua Yayasan Cahaya Cinta Kasih dr. Nyoman Netty Santyari Gedra, Ketua Love & Peace Corporation Made Dwi Dharanawati, Ketua Love &
& Teenagers beserta senam kecerdasan Thoppukaranam yang mampu meningkatkan sirkulasi oksigen di otak dengan cara memperlancar sirkulasi darah ke otak yang didapatkan melalui gerakan dan teknik pernapasan pada senam ini. Pelepasan 11 burung merpati oleh Bunda Arsaningsih beserta para undangan dan perwakilan dari anakanak sebagai tanda diluncurkannya program SOUL Kids & Teenagers. Materi Pertama dibawakan Psikolog Retno IG Kusuma dengan
penuh keceriaan dan kegembiraan yang membuat anak-anak antusias. Mereka diajarkan untuk melakukan permainan dan menyanyi disertai latihan senam ringan untuk menyeimbangkan otak kiri dan kanan. Inti dari acara Gebyar SOUL Kids & Teenagers disampaikan langsung oleh Founder Yayasan Cahaya Cinta Kasih, Bunda Arsaningsih selama kurang lebih 1,5 jam. Bunda Arsaningsih memperkenalkan tentang konsep energi. Misalnya dengan melihat adanya aura dalam tubuh masing-masing anak sebagai salah satu bentuk energi yang berperan dalam keberlangsungan kehidupan dan kesehatan seseorang. Anak-anak juga diperkenalkan mengenai teknik-teknik sederhana untuk memperlancar dan memperkuat aliran energi pada tubuh mereka masingmasing, agar nantinya pengetahuan yang diterima bisa terserap dengan sempurna. Energi ini tidak saja dapat dilihat, namun juga bisa dirasakan. Namun untuk dapat merasakannya, seseorang harus membersihkan dirinya dari rekaman energi kebohongan dan kemarahan, serta berlatih untuk memekakan telapak tangannya dengan latihan tertentu. Dalam acara ini narasumber tidak sekadar berteori saja, namun langsung mempraktikkannya pada saat itu juga. Pembersihan rekaman kebohongan dan kemarahan dilakukan dengan cara meditasi yang dituntun langsung oleh Bunda Arsaningsih. Anak-anak peserta SOUL Kids & Teenagers diajak untuk menyadari semua kebohongan dan kemarahan yang pernah mereka lakukan terhadap teman, guru, ayah, ibu, kakak, adik dan siapa pun yang pernah mereka temui, untuk selanjutnya mereka diajak untuk melepaskan semua kebohongan dan kemarahan itu lalu meminta maaf kepada semua yang pernah dibohongi dan dimarahinya. Selanjutnya anak-anak juga diminta untuk memaafkan semua tindakan orang lain yang sudah menyakiti hati mereka, dan dituntun untuk memahami bahwa semua memang harus terjadi untuk terjadinya proses pembelajaran. Beruntung sekali anak-anak yang bisa datang dalam acara ini, sesuai dengan tema acara yaitu Sehat, Cerdas, Ceria dan penuh Cinta. Mereka pun mampu merasakan energi cinta yang hadir begitu besar setelah dituntun oleh Bunda Arsaningsih melalui meditasi untuk melepaskan semua unsur sadripu (6 enam kegelapan) yang terekam di dalam diri mereka, yaitu kama (nafsu), lobha (tamak, rakus), krodha (kemarahan), moha (kebingungan), mada (mabuk) dan matsarya (dengki, iri hati). Beberapa
Seorang anak dengan serius mengikuti pemurnian diri melepas Sadripu. Foto kanan: Suasana SOUL Kids & Teenagers yang diikuti tak kurang dari 300 anak usia SD s.d. SMA
MANDALIKA
16 - 22 JUNI 2014
21
Siti Maryam Ungkap Aksara Asli Bima Adanya peninggalan Kesultanan Bima berupa naskah-naskah lama membawa hasil terungkapnya hal-hal yang selama ini belum pernah diketahui oleh masyarakat luas. Selain sejarah Kerajaan Bima dan latar belakang kehidupan sosial budaya masyarakat daerah Bima, dapat pula diketahui pandangan hidupnya yang berkaitan dengan kesadaran hukum, rasa perikemanusiaan dan saling menghormati hak-hak sesama anggota masyarakat. Tidak terkecuali akhirnya mengungkap pula bahwa Bima memiliki aksara sendiri. Ini menunjukkan bahwa Bima telah memiliki peradaban yang maju sejak zaman nenek moyangnya.
S
Bunda Arsaningsih menuntun seorang peserta untuk melepaskan kebohongan dan kemarahan
anak terlihat menangis haru ketika mengikuti tahapan meditasi ini. Selain dengan meditasi untuk menuntun ke arah kesadaran dan pemahaman yang lebih baik, anakanak juga diajarkan untuk mengenal, memahami dan melakukan senam kecerdasan Thoppukaranam. Senam ini bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan anak. Karena, pada teknik latihan ringan yang dilakukan mampu membuat oksigen pada otak kiri, otak tengah dan otak kanan
menjadi lebih baik. sehingga didapatkan fungsi otak yang seimbang, baik otak kiri, otak tengah maupun otak kanan. Juga, berfungsi untuk melancarkan sirkulasi energi ke seluruh tubuh. Gerakan yang sederhana dengan waktu yang cukup singkat, akan dapat dilakukan dengan mudah oleh anak-anak. Senam ini pernah diujicobakan pada anak penderita autis. Si anak yang awalnya tidak mampu berkonsentrasi akhirnya justru bisa berprestasi. Senam kecerdasan otak Thoppukaranam ini berasal dari Tamil, dan pada zaman dahulu diberikan oleh guru kepada muridnya sebagai satu bentuk hukuman apabila murid melakukan kenakalan. Namun, apabila dipelajari lebih dalam, ternyata murid-murid nakal ini adalah karena mereka kurang cerdas. Dan, terjadi kurang cerdas ini dikarenakan kurangnya oksigenasi otak, serta tidak seimbangnya fungsi otak kiri, otak tengah dan otak kanan. Sehingga, ketika seorang guru memberikan “hukuman” dengan cara menyuruh muridnya bersenam Thoppu karanam ini sebenarnya seorang guru sedang melatih muridnya
agar mendapatkan tingkat kecerdasan yang lebih baik. Menurut Bunda Arsaningsih, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya senam ini dilakukan 11 kali dalam satu siklus gerakan, dan dalam sehari dapat dilakukan dua (2) kali sesuai kebutuhan fisik, mulai pagi hari hingga sebelum jam 18.00. Dengan penuh semangat semua peserta mengambil posisi senam seperti yang dicontohkan, mereka semua mengikuti aba-aba dari Bunda
Arsaningsih hingga selesai. Dari keseluruhan acara, yang sangat menarik perhatian adalah meskipun acara ini dikemas cukup padat dan dalam durasi yang lumayan panjang (kurang lebih tiga jam), anak-anak tetap mengikuti keseluruhan acara dengan bersemangat, tenang dan penuh perhatian. Tidak terdengar adanya suara anak yang menangis, merengek ataupun rewel, anak-anak mengikuti dengan riang gembira namun tetap dalam suasana yang tenang sehingga pembelajaran demi pembelajaran benar-benar dapat diikuti dengan baik. Acara diakhiri dengan munculnya tokoh barney (kartun anak-anak) disertai dengan pembagian makanan oleh love & peace community. Harapannya, dengan program SOUL Kids & Teenagers ini, pelajaran budi pekerti mendapat porsi perhatian yang lebih baik di masa mendatang. Anak-anak tunas bangsa sebagai pemilik negeri ini mempunyai karakter yang lebih baik dan berkualitas, di penuhi dengan cinta kasih. Karena cintalah sumber dari segala kebaikan. Selamat Hari Anak Sedunia. –ten
elain banyak manuskrip (naskah kuno) yang merupakan peninggalan Kesultanan Bima dan menjadi kekayaan bagi masyarakat Bima, Bima ternyata memiliki aksara yang bisa dibaca seperti aksara lainnya. Mengenai hal ini, memang belum banyak ditemukan naskah yang tertulis dengan aksara Bima asli. Manuskrip Bima lebih umum tertulis dengan huruf Arab berbahasa Melayu. Manuskrip-manuskrip ini merupakan kekayaan Bima. Dan Bima semakin kaya dengan ditemukannya kembali aksara asli Bima oleh Dr. Hj. Siti Maryam Salahuddin. Sebelum ditemukannya kembali aksara Bima yang asli oleh Dr. Hj. Siti Maryam Salahuddin, masyarakat Bima masa kini tidak sempat mengenal adanya aksara Bima. Padahal sejarah mencatat bahwa Bima memiliki aksara yang pernah dipakai oleh masyarakat suku Mbojo ini ratusan tahun yang lalu. “Peninggalan sejarah tentang aksara ini hampir saja
Siti Maryam
hilang karena minimnya dokumen yang memuat tentang hal tersebut,” ungkap DR. Hj. Siti Maryam Salahuddin, puteri Raja Bima yang juga seorang filolog. Tahun 1987 ia menemukan satu naskah di Perpustakaan Nasional RI dalam bentuk selembar dokumen yang merupakan lampiran dari hasil laporan perjalanan seorang peneliti Belanda bernama H. Zollinger yang per-
nah melakukan perjalanan ke Bima dan Sumbawa pada bulan Mei-Desember 1847. Dokumen tersebut berjudul Alfabet Bima yang telah hilang. Menurutnya, aksara Bima pernah tertulis dalam buku Raffles, berjudul The History of Java (1978). Lalu pada tahun 1990-1991, seorang guru besar dari Universitas Leiden, Belanda, Ahli Bahasa dan Aksara Bugis bernama J. Noorduyn datang ke Mataram dengan tujuan khusus bertemu dengan Hj. Siti Maryam Salahuddin untuk memperlihatkan sebuah fotokopi dokumen yang kala itu tertulis di atas lontar yang tersimpan di perpustakaan Leiden Negeri Belanda. “Aksara dalam dokumen yang ditemukannya tersebut bukanlah Aksara Bugis, namun ia tidak bisa membacanya padahal ia seorang ahli aksara Bugis,” ujarnya. Rasa penasarannya akan aksara tersebut, membuat Noorduyn kemudian memburu informasi tersebut hingga bertemu Siti Maryam di Mataram. Pertemuan dua peniliti dan pencinta naskah kuno ini pun diwarnai diskusi dan pencarian bahan untuk mengkomparasikan penemuan tersebut. Dengan dasar abjad yang diketemukan oleh Siti Maryam di Perpustakaan Nasional RI tahun 1987 tersebut, dilakukan penelitian intensif terhadap beberapa naskah yang juga ternyata masih ada dalam koleksi naskah Museum Kebudayaan Samparaja Bima. Hasilnya, huruf-huruf dalam naskah tersebut dikaji satu per satu oleh Dr. Noordyun di Leiden, kemudian dibawa lagi ke
Mataram untuk disusun menjadi kalimat oleh Siti Maryam, dan terangkailah sebuah kalimat yang bisa menguatkan bahwa aksara tersebut merupakan aksara Bima. Pada 1991, huruf demi huruf yang disusun itu akhirnya terangkai dalam Nggahi Mbojo (Bahasa Bima) yang berarti kurang-lebih, menurut Siti Maryam adalah: Ake Sabua Hikima Ma Alus Ma Ndai Karawi Oru Wara Sa Ra Supu Ro Lalehe Unca Anca...dan seterusnya (kalau ada kesulitan atau kesusahan atau keributan kampung atau negeri seperti penyakit, ketidakamanan, gempa bumi dan lain-lain...). Aksara Bima ini baru dapat dideklarasikan secara resmi, pada saat penutupan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XI, di Bima, 28 Juli 2007. Kemudian, penelitian dilanjutkan Siti Maryam dibantu oleh
Munawar, S.Pd. dan Syukri, S.Ag. Dan kini telah bisa disusun abjad aksara Bima lengkap dari huruf A sampai huruf Z, untuk dimanfaatkan sebagai bahan pendidikan muatan lokal di sekolah-sekolah di Kabupaten dan Kota Bima maupun untuk umum. Penemuan ini merupakan kebanggaan bagi orang Bima, yang akhirnya menemukan aksara aslinya. Ini merupakan kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki orang Bima. Saat ini, sebagian besar bisa dikatakan jika masyarakat Bima tak mengenal adanya aksara Bima. Selanjutnya, obsesi Siti Maryam adalah memperkenalkan secara luas tentang keberadaan aksara asli Bima ini agar diketahui oleh seluruh masyarakat Bima bahwa mereka memiliki aksara yang pernah dipakai masyarakatnya ratusan tahun yang lalu. -Naniek I. Taufan
22
“Meet & Greet Duta Endek” Selamatkan Budaya
S E L E B R I TA S
16 - 22 JUNI 2014
16 - 22 JUNI 2014
Ida Ayu
Surya Adnyani
Filosofi Tinggi
M
enurut Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Selly D. Mantra, untuk ini Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), menggandeng Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar terus berupaya menjaga keberadaannya dengan melestarikan juga mengembangkannya. “Termasuk menjadi komoditas dunia fashion yang berbasiskan budaya,” ungkap Selly D. Mantra disela-sela sosialisasi (meet & great) para Duta Endek 2012 dan 2013 di kalangan murid-murid SMA/SMK se-Kota Denpasar, Sabtu (7/6) di Aula SMA Negeri 7 Denpasar. Dalam acara yang juga dihadiri Kadisdikpora Kota Denpasar, Ir. I Gusti Ngurah Eddy Mulya, S.E., M.Si., Kepala Sekolah SMAN 7 Denpasar, IB Suyasaputra, M.Si., dan undangan lainnya, Selly D. Mantra mengatakan selama ini pemerintah Kota Denpasar telah
pula membukakan akses pasar untuk pengrajin melalui pameran baik tingkat daerah, nasional hingga internasional. Kegiatan yang telah diikuti selama ini di antaranya, Pameran Inacraft, Trade Expo, Ipex Bandung, JFFF, Pameran Fashion & Craft, Denfes dan Sanfes. “Ada juga pelatihan menenun untuk para pengrajin dan pelatihan service excellent promotion product. Program lainnya, berupa sosialisasi (meet & greet) dengan para desainer papan atas seperti, Sony Muchlison, Didit Maulana dan Deden Siswanto. Pemerintah juga tidak lupa menyediakan akses media trading marketing on line di www.balidenpasar trading.com,” tuturnya. Selain itu, kata Selly D. Mantra, yang segera dilaksanakan adalah pemilihan Duta Endek Tahun 2014. “Setelah terpilih nanti, Duta Endek ini akan bertugas memberi layanan informasi kepada masyarakat tentang endek dan mempromosikannya di kalangan remaja sebagai produk lokal unggulan Kota Denpasar,” ujar istri orang nomor satu di Kota Denpasar ini. Selly D. Mantra juga menuturkan, agenda pemilihan Duta Endek kali ini dilaksanakan untuk ketiga kalinya di Kota Denpasar. Melalui program Duta Endek diharapkan akan semakin banyak anak muda yang menjadi corong untuk menggalakkan pemakaian endek terutama di kalangan remaja. Bicara harga endek, diakuinya tidak bisa dikatakan murah. Berbeda dengan batik yang pilihan harga nya sangat beragam. “Kita bukan anti-batik, namun saat ini mari kita bersama mengembangkan produk lokal yang kita miliki. Sedangkan, untuk bisa lebih menekan harga, diperlukan kreativitas. Misalnya,
mengombinasikan endek dengan bahan lain,” ujar Selly D. Mantra ini sambil menunjuk kemeja yang dikenakan Cakra Duta endek 2013, sebagai contoh sambil menyebutkan beberapa kreasi lainnya yang berbahan endek dan digarap oleh anak-anak muda. Berikutnya semua program menyesuaikan pula dengan visi Kota Denpasar, yaitu Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya Dalam Keseimban gan Menuju Keharmonisan. “Dekranasda sebagai mitra kerja pemerintah, memiliki peran untuk membantu melindungi, melestarikan, membina serta mengembangkan seni kriya kerajinan di Kota Denpasar, salah satunya adalah kerajinan tenut ikat yang khas bernama endek ini,” ungkapnya. Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Denpasar, Ida Ayu Dewi Citrawati, S.E, M.Si., didampingi Kasi Bina Usaha IGA Laxmy Saraswaty, S.S., menuturkan Duta Endek juga menjadi salah satu program mendekatkan generasi muda dengan budaya bangsanya. Untuk pendaftaran Duta Endek akan dilaksanakan mulai tanggal 21 Juli hingga 11 Agustus 2014. Selanjutnya, akan diteruskan dengan seleksi awal melalui tes tulis tentang pengetahuan umum. Juga, dilakukan interview mengenai brain, inner beauty, behaviour, public speaking, dan cooperates in team. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada puncak acara, yakni grand final pada 2 Oktober 2014. Bagi pemenang yang lolos sebagai Juara I, II, III, akan me nerima piala, piagam, hadiah uang, selempang serta suvenir. Mereka resmi menjadi Duta Endek dengan lisensi (all right reserved) di bawah
Suasana meet & greet di aula SMA 7 Denpasar
Dekranasda Kota Denpasar. Nian didampingi Cakra, keduanya Duta Endek tahun 2013, pada kesempatan yang sama mengajak siswa yang hadir untuk ikut menyelamatkan warisan budaya ini. Ia juga kembali mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Denpasar melalui Dekranasda Kota Denpasar dan Disperindag Kota Denpasar kembali akan menggelar Pemilihan Duta Endek Kota Denpasar Tahun 2014. Disebutkannya pula tujuan diadakannya Pemilihan Duta Endek Kota Denpasar yakni: -Mempersiapkan remaja putra dan putri terbaik Kota Denpasar menjadi Duta Endek Kota Denpasar. -Menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan kalangan remaja ter hadap endek sebagai warisan budaya dan produksi dalam negeri. -Mempromosikan dan menyosialisasikan ragam endek sebagai
salah satu kearifan lokal dan produk unggulan Kota Denpasar. -Peningkatan kemampuan personal, pelayanan, informasi dan promosi endek. -Memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk lebih lagi mengenal sejarah serta proses pembuatan endek. Sebagai seorang Duta Endek, Nian juga menyampaikan dirinya cukup banyak memperoleh kesempatan mengikuti berbagai program pengembangan diri maupun penambahan wawasan, seperti Pelatihan Desain Endek, Pelatihan Catwalk , Pelatihan Public Speaking, Pelatihan Service Excellent (Peningkatan Brain dan Inner Beauty), Visiting Trip ke Pengrajin Endek (outbound). Juga, melakukan Meet and Greet To School, Fashion Show dalam berbagai even di Kota Denpasar, mulai dari Denpasar Festival (Denfes), Sanur Festival (Sanfes) termasuk tampil di acara pem bukaan Pesta Kesenian Bali. –ard
Cakra, Selly D. Mantra, dan Nian
Persyaratan Pemilihan Duta Endek 2014 1. WNI berusia 16-23 Tahun 2. Berdomisili di Kota Denpasar 3. Belum menikah 4. Tinggi minimal 163 cm (perempuan) dan 167 cm (laki-laki) 5. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik 6. Memahami pengetahuan tentang endek dan berwawasan luas serta menguasai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan baik 7. Memiliki bakat khusus (special talent) 8. Melampirkan foto copy piagam prestasi (jika ada) 9. Melampirkan foto original (4 R) sebanyak 3 buah. Close up tampak depan dan seluruh badan dengan menggunakan pakaian endek bebas dan sopan 10. Mengisi formulir pendaftaran dan melampirkan foto copy KTP atau Kartu Pelajar 11. Formulir beserta lampiran dimasukkan ke dalam amplop coklat dengan menulis : Duta Endek Kota Denpasar 2014 dikirim ke Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar di Jalan Melati No. 31 Denpasar Atau Jalan Majapahit No. 1 Denpasar 12. Pendaftaran dibuka mulai 21 Juli s.d.11 Agustus 2014.
Mahayastra
Pemerintah Kabupaten Gianyar bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gianyar menghadirkan sebuah terobosan baru dengan memperkenalkan kain “Tenun Pucuk Gianyar”. “Ini merupakan bagian dari program yang dilaksanakan pemerintah dalam rangka melakukan pembinaan dan pengembangan kerajinan yang ada di Gianyar,” ungkap Ketua Dekranasda Kabu paten Gianyar, Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, S.E.,M.A.P.
Ketua Dekranasda bersama tamu undangan dan seluruh Duta Endek 2012 dan 2013
Endek adalah salah satu warisan budaya Bali. Dengan nilai kearifan lokalnya, endek dipandang mampu menjadi produk unggulan masa depan. Endek yang sudah dikenal sejak lama secara turuntemurun ini, bukan hanya menjadi kebanggaan Kota Denpasar, namun kebanggaan masyarakat Bali.
3
Dayu Candra saat memperlihatkan endek pucuk pada Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono
K
ain tenun yang unik mengambil motif ikon Kabupaten Gianyar yaitu bunga pucuk atau kembang sepatu ini, untuk wilayah lokal sudah diperkenalkan bertepatan dengan HUT Kota Gianyar pada 19 April silam. Pada saat itu pula seluruh jajaran SKPD dilingkungan Kabupaten Gian yar mengenakan tenun pucuk. Begitu juga dengan Muspida. “Saat ini para anggota DPRD Gianyar pun sudah me ngenakan tenun pucuk. Selain itu, tenun pucuk juga sudah kami kenalkan ke kabupaten/kota lainnya di Bali,” ujar istri Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra SST. Par., M.A.P.,ini. Perempuan yang akrab dipanggil Dayu Surya ini menambahkan dirinya sempat bertemu dengan Ny. Okke Hatta Rajasa sebagai Ketua Harian Dekranas Pusat,
dan memperkenalkan tenun pucuk serta menerima banyak masukan diantaranya masalah hak cipta. Dekranasda bersama Dis perindag Gianyar melakukan promosi tenun pucuk Gianyar, menggandeng tiga desainer senior Bali asal Gianyar, yakni Tude Togog, Tjok Abi dan Bintang Mira. Mereka mempersembahkan rancangan dalam bentuk busana kasual maupun busana malam di kesempatan pagelaran hiburan serangkaian peringatan HUT ke-34 Dekranas Pusat. Selain seremonial, peringatan HUT yang dibuka Ny. Ani Yudhoyono, Kamis (5/6) di Gedung SME Tower, Jakarta, juga dimeriahkan pameran kerajinan selama tiga hari. Dayu Surya menambahkan, semua produk yang berpartisipasi pada pameran tersebut sangat erat dengan budaya dan kearifan lokal. “Semua kabupaten di Bali turut hadir, dan kami dari Gianyar menampilkan kerajinan perak,” ucapnya. Ibu tiga anak ini menegaskan ajang pameran mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas, termasuk daya saing pengrajin Gianyar. Sesuai dengan tema Dekranas Pusat tahun ini “Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan sebagai Basis Produksi dalam Menyongsong Pasar Bebas ASEAN 2015”. Tujuannya, agar pengrajin menghasilkan produk unggulan bernilai tambah dan mampu ber saing den gan negara lain. Karena di sana juga
diingatkan kalau kita hendaknya bersiap menghadapi pasar bebas ASEAN 2015. Dayu Surya juga menyampaikan saat pembukaan, Ny. Ani Yudhoyono sempat berkunjung ke stan Gianyar dan menanyakan tentang produk tenun baru dari Bali yang bernama tenun pucuk Gianyar. “Ibu Negara menyampaikan rencananya akan berkunjung ke anjungan Dekranasda Gianyar saat berlangsungnya Pesta Ke senian Bali (PKB) 2014,” ujarnya sambil menambahkan ketika itu hadir pula Ny. Boediono selaku Ketua Umum dan Ny. Okke Hatta Rajasa, Ketua Harian Dekranas Pusat. Mengenai kesempatan mengisi acara pagelaran hiburan dengan mengadakan fashion show desain busana berbahan tenun pucuk, Dayu Surya merasa bahagia. Ketika itu, menjadi sangat istimewa bukan hanya karena 15 busana hasil karya tiga desainer papan atas Bali, tapi mereka yang tampil memeragakan pun orang-orang istimewa. Ada istri Menteri Perdagangan, Dharma Wanita Pusat dan pemerhati ekonomi kreatif termasuk Dayu Surya yang secara spontan turut pula berlenggang. “Pagelaran fashion show-nya juga sempat disaksikan Ny. Okke Hatta Rajasa, Ny. Jero Wacik dan Dekranas Bali diwakili oleh Ny. Sudikerta,” ujar Dayu Surya. “Fashion show kali ini men dapat respons sangat baik, sebab yang semula mereka lihat masih lembaran kain, begitu dilihat di panggung saat itu sudah menjadi beragam desain busana yang indah dan elegan,”uajr penghobi tra veling, menyanyi dan menari ini. ALAT TENUN BUKAN MESIN Bicara tenun pucuk Gianyar, tentu tidak bisa lepas dari nama
IB Adnyana, pemilik Putri Ayu di Blahbatuh, Gianyar. Ia mengatakan kalau selama ini yang beredar di pasaran adalah kain endek dan songket dengan benang emas atau perak ataupun endek baru dengan benang yang lebih tipis. Berbeda dengan tenun pucuk Gianyar, yang memiliki karakteristik khas. “Tenun pucuk Gianyar merupakan produk kreasi yang sangat unik. Kain tenun ini, mengombinasikan atau menggabungkan proses kerja membatik, menenun endek, menyongket,” paparnya. Saat pemrosesan, tidak menggunakan lilin atau malam, tapi memakai teknik air brush, menggambar dengan spait dan kompresor bertekanan demi menyemprotkan warna pada benang lusi. Selanjutnya, memberikan motif pada bahan benang dan ditenun. Saat ini, permintaan tenun pucuk cukup banyak. Karena itu, para pengrajinnya cukup sibuk membuatnya. “Tentunya semua itu tidak bisa segera, karena prosesnya menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM),” ujar
Adnyana. Dayu Surya pun sangat memahami pengrajin masih sangat sibuk mengerjakan banyaknya pesanan. Namun, ia tetap berharap ada banyak produk bisa ditampilkan Gianyar di PKB 2014. Dayu Surya kembali mengungkapkan pemilihan motif bunga pucuk ini, karena nilai filosofisnya tinggi dan karena itu pula, pucuk rejuna ditetapkan juga sebagai maskot Kabupaten Gianyar. Makanya, tidak menutup kemungkinan pula ikon atau bunga pucuk ini nanti akan muncul di berbagai bentuk produk kerajinan lainnya. Sebab, ia yakin seniman Gianyar ide-idenya sangat kreatif. Ibu dari Diah Pradnya Maharani, Bagus Dwi Mahayana, dan Bagus Trisna Mahananda Putra ini, senantiasa mempromosikan produk terbaru dari Gianyar ini. Namun, sebagai Ketua Dekranasda Gianyar, pembinaan atau penyuluhan terhadap pengrajin lainnya tetap dilaksanakan sesuai agenda yang sudah dijadwalkan selama ini. Dayu Surya berharap, semoga apa yang sudah dilaksanakan bermanfaat untuk mendukung pemerintah Gianyar dalam pelestarian seni dan budaya. Sebagaimana juga harapan Bupati Gianyar tentang budaya yang sudah diwarisi sejak dahulu ini, menjadi sebuah produk inovatif dengan nilai ekonomi dan tentu saja diminati pasar serta memberikan manfaat kepada para pengrajin tenun di Gianyar. –ard
EKSPRESSO
2
Hidup adalah Pilihan Masyarakat Bali kini memiliki banyak pilihan acara. Mau menyaksikan seni budaya, ada Pesta Kesenian Bali. Mau menikmati suasana politik, ada kampanye pemilihan presiden. Mau menonton sepak bola, ada Piala Dunia. Mau menikmati semuanya juga bisa. Mau tidak peduli semuanya karena ingin berlibur juga boleh karena sekarang musim anak sekolah liburan. Kesempatan untuk melakukan apa yang kita inginkan sudah terbuka. Tergantung kita mau memilih yang mana karena hidup adalah pilihan. Salah satu contoh, bagi penggemar sepak bola. Ajang Piala Dunia menjadi momen mereka memilih tim yang akan didukung. Banyak hal yang dijadikan alasan mengapa memilih tim itu. Mulai dari alasan teknis, matematis, sampai klenik pun digunakan. Semua berkoar jagoan merekalah yang terbaik. Tetapi, dalam sebuah pertandingan pasti ada kalah menang.
O
M G
Ketika tim jagoan menang jangan terlalu girang, ketika tim jagoan kalah, jangan menangis. Hadapi semuanya dengan senyum. Senyum adalah dari konsekuensi pilihan kita.
16 - 22 JUNI 2014
Para motivator hebat mengatakan hidup adalah pilihan. Tiap saat kita harus memilih dan memutuskan sesuatu, entah itu bentuknya keputusan kecil atau besar, target kecil atau target besar. Jika kita sudah berani menentukan pilihan, sesuai dengan selera dan keinginan kita, maka kita pun harus konsekuen, siap menerima semua risiko. Salam
Mohon informasi nomor kontak penjual es cincau yang dimuat Tokoh edisi 800. Yanti dan Pak Putu, Denpasar Hubungi Pak Sastra: 0811380675 Mohon informasi nomor kontak Dokter Oka. Hartono, 081 2365 xxxx Hp Dokter Oka: 081 2397 9379 Mohon informasi nomor telepon Ruzira Shoes & Bags Bali yang dimuat Tokoh edisi 800. Nila, 081 338 206 xxx Hubungi Ayu Arni: (0361) 2158848 Mohon informasi nomor kontak ahli terapi stop rokok Ketut Darma Putra Jayantara, Meyrani Putri Ketut Darma Putra (Celuk Terapi). Telepon: (0361) 409 2634, Hp: 081 313 985 758, 081 916 223 113
Pakai Helm kok Naik Mobil
Kisah ini berawal ketika saya dan sepupu saya pergi ke Pasar Anyar. Alasan pertama kami ke Pasar Anyar adalah tentunya untuk membeli sayur dan ke perluan sehari-hari kami. Eiitss… bukan itu yang terpenting, alasan yang terpenting kenapa bukan pasar modern yang kami sasar adalah karena di pasar Anyar ada kakak penjual sayur yang wajahnya lumayan ganteng jadi kami sekalian cuci mata saat memilih sayuran yang segar. Alasan itu setelah saya analisis yang menurut teori perilaku konsumen merupakan motif pembelian irrasional karena tidak berdasarkan pada rasional kondisi produk, harga atau sesuatu yang mampu diukur secara rasional. Seperti biasa di langganan kami itu pasti ramai pengunjung, padahal banyak penjual sayur sejenis dengan dagangannya kakak ganteng sebut saja Kak Made. Karena masih ramai di stand Kak Made, saya dan sepupu ber keliling untuk melihat produk keperluan kami yang lainnya. Namun, pengunjung masih tetap ramai dan tampak dua orang pembeli yang seusia kami berada pada antrian depan. Kami pun tidak mau kalah saing, kami juga mendekat dan ikut memilih-milih
mingguan berita wanita Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998
sayur. Kak Made pun terlihat berusaha melayani pembelinya dengan cepat. Saya pun melakukan aksi tawar menawar sekalian cuci mata. Dua orang pembeli yang sebaya dengan kami pun ikut beraksi untuk menarik simpati kak Made. Sambil memilih sayur mereka curhat masalah gadget. “Astaga, dompet sama iPad ketinggalan di jok motor, gimana caranya bayar sayur,” gumam salah satu dari mereka. Saya pun mulai berguman, “Ye, apa hubungannya beli sayur pake iPad, dasar!” Kak Made pun menjawab, “Ya, ga apa-apa kok titip aja di sini sayurnya, ambil dulu dompetnya ya.” Saya pun merasa tidak mau kalah saing mencari perhatian Kak Made. Setelah selesai memilih sayur, saya membayar kepada Kak Made, sembari menunggu kembalian, saya pun mengajak adik sepupu saya, “Yukk bawa belanjaannya ke mobil”.
Adik sepupu saya diam agak lama. Saya pun bertanya, “Ada apa kok diam???” Adik sepupu saya pun menarik tangan saya dan berbisik, “Kok kakak bilang bawa belanjaan ke mobil, lihat kita kan lagi pake helm, yang artinya kita mengendarai sepeda motor bukan mobil!!!”. “Astagaaaaaaa, kenapa baru bilang!” keluh saya sambil me ratapi nasib saya yang memalukan hari itu. Saya tersenyum malu dan memegang kepala saya yang agak terasa pusing. Kontan saya malu setengah mati. Pelan-pelan saya jalan sembari berlari kecil menjauhi kerumun an orang-orang sambil sesekali melihat orang-orang yang sedang menggeleng-gelengkan kepala dan menertawai saya. Kisah itu membuat saya sadar bahwa menjadi diri sendiri jauh lebih nyaman ketimbang berpurapura hanya untuk sebuah simpati orang. -Sri Marwati
Bagi pembaca yang memiliki kisah unik, seru, menyebalkan, atau mengasyikkan dan ingin berbagi dengan pembaca lainnya, silakan kirim kisah Anda ke redaksi@tokoh.co.id. Panjang naskah maksimal 3.000 karakter. Sertakan juga nama dan no kontak Anda. Naskah yang muat di rubrik “OMG” akan mendapat bingkisan Tokoh. Info lebih lanjut, silakan hubungi Redaksi Mingguan Tokoh (0361) 425373
GORO-GORO
1 atau 2
Bu Amat bertanya serius, sehingga Amat terpaku. Satu atau dua? Milih Prabowo atau Jokowi sebagai presiden Putu Wijaya untuk masa jabatan 2014- 2019. “Kalau Bapak bingung,” lanjut Bu Amat, “supaya adil, kita paro-paro saja. Kalau Bapak milih satu, saya dua. Sebaliknya kalau Bapak dua, saya milih satu.” Amat ketawa, karena tidak setuju. “Lho kenapa ketawa?” “Bu, kalau mau adil, caranya tidak begitu. Pilih saja yang ibu sukai. Bapak juga begitu. Kalau kebetulan sama, bagus, namanya kompak. Tapi kalau lain-lain, juga bagus. Itu namanya demokrasi. Ibu mau milih siapa? Giliran Bu Amat yang tertawa karena tidak setuju. “Lho, kok ketawa? Adil itu begitu kan?” “Ya, adil buat mantan guru seperti Bapak, memang adil itu disamakan dengan kejujuran. Ya, kan ?! Kalau sudah jujur mengikuti maunya sendiri itu sudah, apa tadi? Sudah demokratis. Kalau sudah sama-sama jujur, pilih annya dibilang kompak. Artinya Bapak mau bilang asal jujur, asal kompak itu, adil. Begitu kan?!” Amat berpikir. Ia tersesat karena istrinya memelintir apa yang dinamakannya sebagai keadilan. “Bagaimana?” Bu Amat mengulang apa yang sudah dikatakannya. “Jadi menurut Bapak, asal demokratis, asal kompak, itu adil. Begitu?” Amat berpikir lagi. “Tapi rasanya Bapak tidak bilang begitu!” “Lho bagaimana ini. Wong Ibu baru saja dengar kuping sendiri, Bapak bilang begitu!” “Masak?” Di dinding seekor cicak berdecak. “Nah itu! Cicak itu saksinya!” “Ah tidak, kok! Ibu keliru barangkali. Bapak kan hanya bilang: kalau pilihan kita sama berarti kompak! Kalau beda, artinya demokratis!” “Ya! Tapi Bapak bilang sebelumnya, itu yang namanya: adil!” “O, masak?” “Ya!” “Kok Bapak bilang begitu?” “Mana Bapak tahu!” “Makanya Ibu bantah! Itu kan keadilan menurut pendapat anak sekolahan. Kata teori dalam buku-buku! Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, adil itu kalau kita bagi-bagi separo-separo. Kalau ada telur satu ya dibelah dua. Jadi dapat separo-separo! Begitu! Itu baru adil!” Amat senyum. “Tapi ini telornya bukan satu, tapi dua.” “Ya kan! Makanya satu-satu! Ngerti tidak?” Amat manggut-manggut membenarkan. Tapi sebenarnya hatinya berkata tidak. Tidak, itu bukan keadilan sebenarnya. Keadilan semu demi menjaga harmoni. Meskipun tidak dibantah lagi, Bu Amat terus ngomel. “Jangan dikira asal kompak, asal demokratis, itu sudah adil. Tidak begitu, Pak. Itu kan pikiran orang yang mau cari siapa yang menang. Kalau sudah kompak, pasti akan mengalahkan yang kurang atau tidak kompak. Asal demokratis, menang dalam pemunggutan suara, pasti menang dan itu dikatakan adil. Tapi coba lihat contohnya! Pak Wayan itu kan orangnya pintar, sopan, ramah dan bijaksana. Tapi ia memang kurang bisa bergaul. Pak Made orangnya begitu, ketus, judes, suka main kayu tapi pintar bergaul. Waktu pemilihan Kepala Lingkungan kita di sini, Pak Made dapat suara lebih banyak. Dia yang jadi Kepala Lingkungan. Tapi baru satu tahun, semuanya berantakan. Belum lagi dia lari bawa uang kas. Akhirnya Pak Wayan yang menggantikan, tanpa ada pemilihan lagi. Hasilnya, lihat saja. Soal kebersihan, keamanan, keserasian, kita nomor satu. Bahkan kita punya TK dan taman untuk olahraga dan main-main anak-anak kita sekarang. Ya kan, Pak?! Jangan diam saja, ya, ya, tapi dalam hati membantah. Betul tidak?” “Betul.” “Betul! Betul! Apanya yang betul!” “Adil itu tidak cukup didasarkan kepada kejujuran, karena bisa me nimbulkan konflik. Adil harus diselaraskan dengan harmoni dalam praktik di masyarakat yang penuh keragaman di negeri kita ini.” Amat terus ngomong panjang. Bu Amat akhirnya diam-diam pergi ke dapur. “Ibumu sudah semakin tua dan pemarah,” kata Amat menceritakan peristiwa itu pada Ami. Ami hanya tersenyum. Lalu memberi komentar. “Sabar, Pak. Ibu selama ini kan selalu mengalah kepada Bapak. Sekalisekali biarkan dia menang. Tidak berarti dia menang, dia pun tahu itu.” Amat terkesan oleh nasihat Ami. Tapi malam hari, di tempat tidur Bu Amat kembali bertanya penasaran. “Jadi bagaimana? Bapak 1 atau 2?” Amat berpikir. “Ibu dua, Bapak?” Amat tak bisa tidak jujur. Lalu menjawab pasti : “Dua!” “Itu namanya kompak.”
Pemimpin Perusahaan: IDK Suwantara. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Pemasaran Denpasar: IG.A. Sri A r d h i n i , W i r a t i A s t i t i , S a g u n g I n t e n . J a k a r t a : D i a n a Ru n t u . N T B : N a n i e k D w i S u r a h m i . D e s a i n G r a f i s : I D N A l i t Budia rtha, I Made Ary Supratman. Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama. Sek retariat: Ayu A gustini, Putu Agus Mariantara, Hariyono. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan Palm erah B arat 21 G Jakarta Pusat 10270– Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–Telepon (0370) 639543– Faksimile (0370) 628257. Jawa Timur: Permata Darmo Bintoro, Jalan Taman Ketampon 22-23 Surabaya–Telepon (031) 5633456–Faksi mile (031) 5675240. Surat Elektronik: redaksi@tokoh.co.id, iklan@tokoh.co.id. Website: www.tokoh.co.id. Bank: BCA Cabang Pal merah Barat Jakarta. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 229.3006644 Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.
16 - 22 JUNI 2014
Malelunakan
23
Dukung Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Pada Pawai Pembukaaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-36, yang di buka langsung Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (13/6), di depan Monumen Bajra Sandi Niti Mandala, Renon, Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kota Denpasar, IA Selly D. Mantra kembali menghadirkan para duta endek untuk mengikuti parade budaya. Untuk kali ini mereka secara khusus merepresentasikan salah satu kearifan lokal Denpasar yang sangat khas yakni malelunakan.
D
ikatakannya para duta endek ini selain bicara ciri khas Denpasar melalui lelunakan, mereka juga bertugas untuk terus mempromosikan dan mengampanyekan penggunaan endek. Karenanya, Selly D. Mantra pun memercayakan AAA Ngurah Anom Mayun yang memang pakar di bidangnya, mendadani penampilan 26 orang duta endek secara berpasangan untuk mengikuti pawai pembukaan PKB tahun ini. Seluruh pakaian yang dikenakan para duta endek pun merupakan koleksi dari AAA (A3). Menurut Selly D. Mantra, ia tidak akan pernah berhenti menggaungkan keberadaan endek yang dikenal sebagai produk unggulan kota Denpasar ini. “Apalagi sekarang dibantu oleh para duta endek, yang adalah generasi muda. Mereka kami ajak untuk bersama-
sama ikut melestarikan produk warisan leluhur yang bernilai seni budaya tinggi ini. Hendaknya juga hal ini menjadikan para pengrajin lebih meningkatkan lagi inovasinya terhadap produk lokal yang satu ini,” tandasnya. Sementara itu, AAA Ngurah Anom Mayun, mengatakan ia bahagia bisa sekaligus mendukung visi dan misi Kota Denpasar mewujudkan kota kreatif berbasis budaya. Apalagi urusan seni dan semua yang ada di dalamnya sudah menjadi bagian dari hidupnya. Begitu bicara lelunakan, Ngurah Mayun mengatakan kali ini ia mendandani duta endek dengan cara mamasang lelunakan yang benar. Menurutnya, malelunakan beda dengan matengkuluk yang lilitannya di kepala tanpa menggunakan aturan. Sedangkan, malelunakan khususnya di Denpasar ini, dalam melilitkannya ada aturannya. ”Saat melilitkan di kepala dilakukan dengan tiga kali putaran. Di belakangnya berbentuk segi tiga, yang melambangkan dan menggambarkan perjalanan manusia di dunia ini yang semuanya mengalami mulai dari lahir, hidup dan mati. Lilitannya itu berarti mapepegat atau memutuskan hubungan dengan orang yang meninggal,” paparnya. Dikatakannya, untuk panjang selendang endek yang digunakan untuk lilitan yang benar adalah
2,5 m, sedangkan lebarnya dapat menyesuaikan dan umumnya ratarata 8 cm. “Yang istimewa lagi, khusus untuk penampilan parade di acara pembukaan PKB kali ini sengaja dipilih endek. Semua mengenakan endek, mulai dari lelunakan, kain untuk putri maupun yang putra. Begitu juga dengan udeng/destar, semua materialnya dari endek,”lanjutnya. Mengenai motif endek yang dikenakan oleh seluruh duta endek, Ngurah Mayun sengaja menghadirkan lebih beragam, dari
motif klasik sampai dengan yang modern. Sedangkan untuk warna pilihan jatuh pada warna alam dengan atau tanpa gradasi. Hal ini, katanya untuk mengingatkan bahwa lelunakan dahulu di Denpasar, digunakan untuk acara pitra yadnya. Menariknya lagi, masingmasing endek yang dikenakan para duta endek putri memiliki seri yang sama dengan pasangannya duta endek yang putra. Namun sebagai seorang seniman, Ngurah Mayun memberikan aksen warna cerah pada pilihan selendang yang dililitkan untuk di badan duta endek putri agar penampilan mereka lebih segar. Aksesori yang juga digunakan yang masih mencirikan khas orang Bali seperti subeng, dilengkapi dengan gelang sebagai pendukung keindahan penampilan. Selanjutnya, untuk penataan bunga di kepala disesuaikan. Biasanya cukup satu tangkai, namun untuk acara parade kali ini ditambahkan agar penampilam para duta endek menjadi lebih cantik. Tidak lupa, diselipkan juga maskot Kota Denpasar, yakni bunga jempiring. “Sedangkan, bunga segar seperti cempaka putih dan kuning yang di sematkan di belakang, selain untuk menutupi batang atau tangkai bunga mas yang dipasang agar penataan rambut lebih rapi.
Sehingga, ketika hiasan wajah dan kepala ini dilihat dari depan, samping maupun belakang sama cantiknya,” katanya. Ngurah Mayun juga menjelaskan, bunga yang dipasang di belakang tersebut pada zaman dahulu dimanfaatkan sebagai pewangi, karena aroma harumnya. Di samping itu, dahulu juga belum
ada parfum seperti sekarang. Begitu pun mengenai hiasan bintikbintik di dada, yang tempo dulu sebenarnya boreh miik karena dibuat di antaranya dari kayu cendana atau yang lainnya. Ini juga dianggap sebagai parfum, dan saat ini menjadi tambahan hiasan yang terkesan klasik. Melihat penampilan para duta endek kali ini, Ngurah Mayun mengatakan, endek sangat pantas untuk digunakan di berbagai acara. “Baik itu acara yang sederhana sampai yang paling atas, tergantung bagaimana cara mendesainnya.Termasuk bagaimana mengombinasikannya dengan material lainnya,” ujarnya. -ard Wardrobe, Make up & Hair do by AAA Ngurah Mayun
16 - 22 Juni 2014
24
Stand Mini Omzet Maksi Wajah Ni Made Supadmi dan suaminya, Made Adi Gede, tampak sumringah. Ini adalah pertama kalinya mereka tampil di Jakarta Fair, Kemayoran, Jakarta. Baru sepekan berpameran, aneka kerajinan Bali yang mereka bawa hampir semuanya terjual. Rasanya perjalanan mereka jauh-jauh dari Kabupaten Gianyar, Bali menuju Jakarta, menjadi tidak sia-sia karena sambutan pengunjung yang kebanyakan datang dari sejumlah wilayah di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) begitu hangat.
L
etak stand Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gianyar, di Hal B Jakarta Fair, Kemayoran, sepertinya kurang strategis, berhimpit-himpit dengan stand-stand kecil lainnya. Belum lagi penataannya, yang agak semrawut. Stand itu ukurannya sangat kecil, hanya 2 x 2 M, sementara kerajinan beraneka yang dipajang di sana, begitu banyaknya. Stand ‘mini” itu bukan hanya berisi kerajinan SupadmiAdi, tapi juga UKM lainnya. Seperti kata pepatah, “rezeki tidak lari ke mana”, pengunjung Jakarta Fair yang membludak mengalir juga sampai ke stand Supadmi-Adi. “Kerajinan yang kami bawa kebanyakan adalah patung-patung, seperti topengtopeng kayu itu (sambil menunjuk topeng-topeng kerajinan Bali yang ditempel di dinding). Tapi kebanyakan sudah habis terjual hanya tinggal itu sisanya,” ungkap Adi. Supadmi dan suaminya merasa beruntung kali ini diberi kesempatan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gianyar untuk memamerkan kerajinannya di arena Jakarta Fair kali ini. Namun kesempatan ini hanya diberikan selama sepuluh hari, setelah itu
diganti dengan kelompok UKM dari kecamatan lainnya di Gia nyar. “Meski hanya sebentar, ini memuaskan. Selain gratis menggunakan stand juga penjualan cukup maksimal,” kata Adi yang puluhan tahun bergelut di bisnis kerajinan Bali. Hasil menggembirakan ini seolah menjadi ‘oase’ bagi pemilik toko kerajinan ‘Pucuk Bang Mekar’ ini. Menurut mereka, penjualan kerajinan Bali khususnya bagi pelaku bisnis seperti mereka, mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini dikarenakan munculnya sentra-sentra penjualan kerajinan yang dikelola pihak tertentu, dan ini sangat berpengaruh para pengrajin kecil seperti dirinya. “Banyak pengrajin kecil seperti kami menjerit karena penjualan makin anjlok bahkan bisa sampai 50%. Sekarang para wisatawan yang datang ke Bali, kebanyakan di arahkan datang ke sentra-sentra itu,” keluh Adi. Akibat lesunya bisnis kerajinan, akhirnya ia pun terpaksa nyambi menjadi kontraktor bangunan. Tinggal sang istri saja yang meneruskan bisnis kerajinan mereka yang memang telah puluhan tahun ditekuni. “Saya membantu kalau ada eventevent besar saja seperti sekarang,”
Made Adi dan istrinya, Ni Made Supadmi
tambah Adi. Untuk tampil di Jakarta Fair, menurut Supadmi, mereka mempersiapkannya secara khusus, termasuk aneka kerajinan yang disiapkan. “Jadi ini semua barangbarang baru, khusus untuk Jakarta Fair,” ucap Supadmi yang menjual aneka patung miliknya de ngan harga berkisar dari Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu. “Saya senang, patungpatung ini laris. Pembelinya pengunjung lokal,” kata Supadmi yang mengaku membawa satu truk kerajinan untuk dipamerkan di Jakarta Fair.
telah puluhan tahun bergelut di bidang ini, dan telah mengalami pasang-surut bisnis tersebut, mentalnya telah teruji untuk tetap survive. Ia berusaha maju, mencari dan membuka peluang demi perkembangan bisnisnya. Jakarta
ke Smesco tapi produk baru. Sekarang belum datang,” ungkap Supadmi. Sebelum ini, ia juga mengikuti pameran kerajinan di Monas, hasilnya pun memuaskan. “Saya bawa banyak perajinan pernak-pernik, dan itu ludes dalam tempo singkat. Banyak yang tanya, tapi sudah habis,” ucapnya. Supadmi-Adi adalah potret UKM yang gigih berjuang di te ngah persaingan tajam di bisnis kerajinan. Di arena Hall B yang memang diperuntukkan bagi para UKM dari daerah-daerah, ada banyak UKM seperti Supadmi. Mereka berjuang untuk mendapatkan pasar lebih baik di Jakarta. Event Jakarta Fair adalah salah satunya. Event akbar ini memang sangat menjanjikan, khususnya bagi para UKM, mengingat pengunjungnya mencapai jutaan orang.Tahun 2013 lalu, jumlah pengunjung mencapai 4,8 juta dengan nilai transaksi Rp 4,5 trilun. Pihak penyelenggara berharap, jumlah pengunjung ta-
PASAR JAKARTA MENJANJIKAN Meski penjualan kerajinan di Bali menurun tajam, namun Supadmi tidak berputus asa. Apalagi bisnis kerajinan sudah ditekuninya lama, sejak sebelum menikah. Sebagai pebisnis yang
Stan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gianyar ramai pembeli
adalah pasar yang potensial untuk penjualan aneka kerajinan Bali produknya. Tak heran kalau akhir-akhir ini Supadmi menjadi rajin berpameran ke Jakarta. Bulan Juni ini saja, selain Jakarta Fair, Supadmi sudah mengagendakan tampil di Smesco Festival yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center, kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 19-22 Juni mendatang. Ini adalah salah satu pameran kerajinan terbesar di Indonesia. Pesertanya pun selain dari UKM dalam negeri juga dari luar negeri. Karenanya para pengrajin Indonesia pun membuat persiapan khusus, sebab akan banyak pembeli mancanegara datang. “Untuk Smesco nanti, kami juga mempersiapkannya secara khusus. Kami diminta menampilkan kerajinan patung, wayang, dll. Jadi bukan barang-barang di sini (Jakarta Fair) yang akan dibawa
hun ini akan meningkat menjadi 5 juta orang dengan nilai transaksi Rp 5 trilun. Pentingnya memberi support pada UKM Indonesia untuk terus maju juga disadari oleh pengelola Jakarta Fair. Karenanya pada tahun ini, peluang UKM untuk berpartisipasi dibuka seluas-luasnya. Kalau sebelumnya jumlah UKM yang berpartisipasi tak terlalu banyak. Pemda DKI Jakarta tahun lalu sempat ‘menyemprit’ PT JIExpo sebagai penyelenggara Pekan Raya Jakarta (sekarang Jakarta Fair) gara-gara tingkat partisipasi UKM yang dinilai rendah. Karenya, tahun ini para pengusaha kecil boleh tersenyum. Tahun ini porsi UKM ditambah dengan perbandingan 60% swasta dan 40% UKM. Secara total, Jakarta Fair yang berlangsung dari 6 Juni hingga 6 Juli ini, diikuti oleh 2.650 perusahaan peserta dan 1.300 stan pameran. –Diana Runtu