Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin, 23 Februari 2015
No. 36 tahun IX
Gerakan “Coin For Australia” JAKARTA - Gerakan “Coin for Australia” (Koin untuk Australia) yang mengatasnamakan Koalisi Pro Indonesia menyerukan kepada masyarakat untuk lebih peduli pada harga diri bangsa Indonesia. “Jangan mau harga diri kita ditawar oleh Tony Abbott (Perdana Menteri Australia),” ujar koordinator aksi Andi Sinulingga di Bundaran HI, Jakarta, Minggu. Dalam aksi turun ke jalan di Car Free Day tersebut, ia menjelaskan bahwa koinkoin tersebut digunakan untuk membayar atas komentar Tony Abbott yang menyinggung bangsa Indonesia, khususnya terkait tragedi Tsunami Aceh. “Sejumlah bantuan uang dari Australi ketika tsunami tidak akan bisa membeli harga diri bangsa Indonesia,” kata Andi. Ia juga menginginkan hukuman mati
kepada warga Australia yang terbukti bersalah terkait kasus narkoba tetap dilaksanakan. Sebelumnya, PM Abbott kembali meminta pembatalan eksekusi sambil mengungkit tentang pemberian bantuan oleh Australia kepada Indonesia saat terjadi tsunami Aceh pada 2004. “Jangan lupa beberapa waktu lalu ketika Indonesia dilanda tsunami, Australia mengirimkan bantuan satu miliar dolar. Kami juga mengirimkan pasukan untuk bantuan kemanusiaan,” kata Abbott. Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menanggapi bahwa Pemerintah Indonesia mengerti posisi Pemerintah Australia yang berupaya membela hak warga negaranya yang akan menjalani hukuman mati.” kata Menlu Retno. (ant)
Objek Praperadilan
Hakim Sarpin Dinilai Salah Menafsirkan
KPK Sita
Rp250 Miliar dan Properti Fuad Amin JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menyita harta miliki tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin Imron, hingga lebih dari Rp250 miliar ditambah aset lain berupa properti, tanah dan mobil. “Dalam penyidikan TPPU atas nama FAI (Fuad Amin Imron), penyidik sejak Januari 2015 hingga hari ini telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset FAI yang berada di Jakarta, Bangkalan, Surabaya dan Bali, berupa uang kurang lebih Rp250 miliar,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Minggu. Menurut Priharsa, sekitar Rp234 miliar sudah berada dalam kas penampungan KPK, selebihnya masih dalam proses pemindahan. “Selanjutnya KPK juga menyita 14 rumah dan apartemen berlokasi di Jakarta
dan Surabaya,” ungkap Priharsa. Masih ada 70 bidang tanah (tanah kosong dan beberapa tanah dengan bangunan di atasnya) termasuk kantor Dewan Pimpinan Cabang partai Gerindra, butik dan toko. “Disita juga satu kondominium (dengan 50-60 kamar) di Bali dan 19 mobil yang disita di Jakarta, Surabaya dan Bangkalan,” tambah Priharsa. Dalam kasus TPPU ini, KPK sudah pernah memeriksa orang-orang dekat Fuad yaitu anaknya yang juga menjabat sebagai Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad pada 10 Februari 2015 dan istri muda Fuad, Siti Masnuri. Selain terlibat dalam TPPU, Fuad juga menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan suap dalam jual beli gas alam untuk pembangkit listrik di Gresik dan Gili Timur. (ant)
JAKARTA- Ahli filsafat hukum Bernard Arif Sidharta mengatakan penetapan tersangka bukanlah bagian dari proses penyidikan dan tidak termasuk dalam objek lembaga praperadilan. Oleh karena itu, dalam memutuskan praperadilan Komjen Budi Gunawan, Hakim Sarpin Rizaldi dianggap telah salah menafsirkan. “Penetapan tersangka tidak bisa diartikan sebagai bagian dari proses penyidikan,” kata Bernard di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Jakarta, Minggu. Menurut Bernard, pelurusan atas kesalahan ini penting bagi Mahkamah Agung (MA) dalam memutuskan kasasi praperadilan Komjen Budi Gunawan yang dikabulkan PN Jakarta Selatan yang telah diputuskan Hakim Sarpin. Sebab, penetapan tersangka yang merupakan hasil dari penyelidikan itu berdiri sendiri dan tidak berkaitan dengan proses penyidikan. Bernard yang pernah dihadirkan dalam sidang praperadilan Budi Gunawan oleh pihak KPK menegaskan bahwa hakim Sarpin Rizaldi salah menafsirkan pendapat dirinya sebagai ahli dalam pertimbangannya pada putusan sidang. “Hakim salah menafsirkan pendapat saya dan menghasilkan putusan yang berbeda dari pikiran saya. Jalan pikiran saya, gugatan itu seharusnya ditolak. Tapi hakim menafsirkan berbeda dan menerima permohonan gugatan,” kata Bernard.
Guru Besar Universitas Parahyangan tersebut mengatakan objek praperadilan sudah diterangkan secara jelas dalam Pasal 77 KUHAP. Dalam pasal tersebut dijelaskan yang menjadi kewenangan lembaga praperadilan untuk diuji dalam persidangan adalah sah tidaknya penangkapan, penahanan, pem-
berhentian penyidikan, dan pemberhentian penuntutan. “Itu saja yang bisa diadili oleh praperadilan. Sedangkan penetapan tersangka itu jelas tidak tidak tercantum. Jadi menurut saya itu di luar wewenang praperadilan,” kata Bernard. Dalam pembacaan putusan gugatan praperadilan Budi
Gunawan pada Senin (16/2) lalu hakim Sarpin Rizaldi menjadikan pendapat ahli Bernard sebagai referensi dalam memutuskan perkara. Sarpin menukil ucapan Bernard yang mengatakan penetapan tersangka adalah hasil dari proses penyelidikan. Dari pendapat Bernard tersebut Sarpin kemudian me-
nyimpulkan bahwa penetapan tersangka termasuk dalam kewenangan lembaga praperadilan untuk diadili. Hakim Sarpin Rizaldi kemudian memutuskan untuk mengabulkan permohonan gugatan praperadilan Budi Gunawan dan menyatakan penetapan tersangka Budi oleh KPK tidak sah. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KOIN UNTUK AUSTRALIA - Sejumlah pegiat menggelar aksi “Koin Untuk Australia” di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, kemarin. Aksi tersebut dilakukan sebagai protes keras pernyataan Perdana Menteri Tony Abbot atas pernyataannya yang mengungkit-ungkit bantuan Australia dalam bencana tsunami Aceh tahun 2004, saat memprotes hukuman mati dua pengedar narkoba kelas kakap Bali Nine Andrew Chan and Myuran Sukumaran.
Eksekusi Mati Narkoba
Indonesia Tolak Intervensi Asing
Suluh Indonesia/ant
KUNJUNGAN DUNIA PERTAMA MISS UNIVERSE 2014- Miss Universe 2014 asal Kolombia Paulina Vega (kanan) berdampingan dengan Puteri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Puteri (kiri) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/2). Indonesia merupakan negara yang pertama kalinya dikunjungi Paulina Vega.
JAKARTA - Langkah tegas pemerintah Indonesia menghukum mati terpidana gembong jaringan peredaran narkoba dilai tepat. Pasalnya, tidak ada pelanggaran yang dilakukan pemerintah Indonesia termasuk tudingan adanya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) atas eksekusi mati para gembing narkoba. Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad menegaskan apabila keberatan dan penolakan negara asal para terhukum mati, dilakukan dengan cara-cara pemaksaan seperti yang dilakukan oleh pemerintah Brazil maka tindakan itu tidak bisa dibenarkan. Negara sahabat, menurutnya harus menghormati sistem hukum di Indonesia sebagai negara hukum yang berdaulat untuk kasus kejahatan narkoba yang telah ditetapkan
sebagai kejahatan luar biasa. “Secara reflektif sejarah, negara yang melakukan penentangan terhadap hukuman mati sejatinya penganut hukuman mati di masa lalu. Sehingga mereka seharusnya memahami ketegasan sistem hukum Indonesia, karena kasus itu merenggut jutaan nyawa anak-anak muda kita. Jadi, mereka jangan coba-coba mengintervensi hukum kita,” kata Farouk Muhammad di Jakarta, Minggu, kemarin. Farouk menyesalkan tindakan Presiden Brazil Dilma Rousseff yang menunda upacara penyerahan surat mandat Duta Besar Indonesia untuk Brasil Toto Riyanto, karena eksekusi mati warga negaranya yang bernama Rodrigo Gularte (42 tahun). Gularte dijatuhi hukuman mati tahun 2004 karena menyelundupkan enam kilogram kokain ke Indonesia meng-
gunakan papan selancar. Dia mengimbau sebagai persoalan ini harus menjadi pelajaran di masa datang oleh negara sahabat, untuk serius menginventarisir jumlah warganya yang melakukan pelanggaran kejahatan narkoba saat ini. Sehingga dapat mencegah warganya melakukan kejahatan di Indonesia, dan mendampingi intensif selama warganya melalui proses peradilan di Indonesia. “Indonesia sedang menuju negara hukum yang berdaulat, proses ini harus dilalui sebagai usaha menegakkan hukum. Sejatinya hukuman mati tetap menjadi bagian usaha rasional dalam rangka penanggulangan kejahatan, tentu saja dengan semangat yang dibarengi dan didukung guna mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial,” tegasnya. Mantan Gubernur Perguruan
Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK?) ini menilai ketegasan Presiden beralasan karena demi kepentingan nasional yang lebih besar. Langkah Presiden memiliki landasan konstitusional sangat kuat sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa hukuman mati diperlukan dan absah sebagaimana putusannya nomor 2-3/PUU-V/2007 terhadap pengujian Pasal 80 UU/22/1997 tentang Narkotika. Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf meminta Presiden Brasil Dilma Rousseff menghentikan upaya yang menolak menerima suratsurat kepercayaan Duta Besar Indonesia. Dia menegaskan cara-cara yang dilakukan pemerintah asing seperti itu tidak akan menyurutkan Indonesia dalam memerangi kejahatan narkoba. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Senin 23 Februari 2015
2
Polri
Jalin Komunikasi Dengan KPK
Suluh Indonesia/ant
AKSI PROTES AHOK - Sejumlah pegiat dari Masyarakat Jakarta Cabut Mandat, menggelar aksi protes kepada Gubernur Ahok di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, kemarin. Dalam aksinya mereka memprotes sejumlah kebijakan Ahok yang dinilai sangat merugikan masyarakat seperti pelarangan sepeda motor di jalan protokol, mega proyek reklamasi pantai Pluit, serta penggusuran-penggusuran.
Gegana
Ledakan Bingkisan Diduga Bom BEKASI - Tim Gegana Mabes Polri meledakkan sebuah benda yang diduga bom yang diperoleh dari sebuah bengkel di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/2) malam. “Isinya kardus sepatu dan ada kabelnya. Bendanya mencurigakan tetapi sudah diamankan,” kata Kapolresta Bekasi Kota Kombes Pol Rudi Setiawan di Bekasi, Minggu, kemarin.
Menurut dia, penemuan benda tersebut sempat mengejutkan warga di sekitar lokasi kejadian yakni sebuah bengkel bernama Barokah di Jalan Asem, Kampung Ciketing Asem RT 02/03, Mustikajaya, Kota Bekasi. Bingkisan yang terbungkus kertas tanpa identitas pemberinya itu diberikan seorang wanita kepada tukang ojek ke lokasi tersebut.
Pihaknya mengaku telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan hingga kini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan polisi. “Penyelidikan kita fokuskan pada mencari orang yang menyuruh tukang ojek dengan imbalan uang Rp50 ribu untuk mengantar bingkisan tersebut ke bengkel itu,” katanya. Sementara itu, salah satu saksi, Deni (21), yang merupa-
kan anak dari pemilik bengkel Las Barokah mengatakan, bingkisan yang diterima oleh dirinya dan dua karyawan bengkelnya itu sekitar pukul 19.30,WIB. “Tukang ojek yang antar. Dia cuma bilang dikasih ibu-ibu naik mobil sedan silver untuk dimintai tolong bingkisan itu diantar ke bengkel kami. Tukang ojek itu mengaku mengantar barang ini dari daerah Kampung
Babakan yang jaraknya lumayan jauh,” ujarnya. Usai mendapatkan bingkisan itu, Deni dan dua karyawannya Dadang (35) dan Anton (18) langsung mengecek isinya. “Saya terkejut karena isi bingkisan itu ada lilitan kabelnya,” katanya. Karena khawatir berisi bom, temuan itu langsung dilaporkan kepada Polsek setempat. (ant)
12 Koridor Transjakarta
Terapkan E-Ticketing
Suluh Indonesia/ant
KAMPANYE TERTIB BERLALU-LINTAS - Sejumlah polisi dan Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta menggelar aksi kampanye tertib berlalu-lintas di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, kemarin. Aksi dilakukan untuk mengkampanyekan pola berkendara secara baik dan benar.
JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi menerapkan sistem eticketing di seluruh koridor bus Transjakarta. Peresmian 100 persen penerapan sistem e-ticketing di 12 koridor bus Transjakarta digelar di Halte Busway Manggarai, Sabtu (21/2). Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius NS Kosasih mengatakan, penerapan sistem pembayaran e-ticketing di seluruh koridor busway diterapkan secara bertahap mulai 1 Agustus 2014. “Benar, Transjakarta awal tahun ini harus sudah menerapkan 100 persen full e-ticketing. Seiring telah rampungnya pemasangan alat tiket elektronik di koridor IV dan VI, mulai hari ini di seluruh halte bus Transjakarta di 12 koridor sudah full e-ticketing,” ujar Kosasih saat peresmian Transjakarta 100 persen Full E-Ticketing di Halte Manggarai, Jakarta Selatan, Sabtu (21/2).
Dikatakan Kosasih, pihaknya juga telah memasang poster dan spanduk di koridor IV dan VI seiring penerapan 100 persen full e-ticketing bus Transjakarta. “Sosialisasi dilakukan agar warga yang menggunakan jasa transportasi bus Transjakarta bisa mengetahui penerapan sistem e-ticketing,” tuturnya. Cara penggunaan tiket elektronik bagi pengguna jasa transportasi bus Transjakarta cukup mudah. Para penumpang cukup menempelkan kartu pada alat pemindai yang terpasang di pintu masuk halte Transjakarta. Selanjutnya, lampu hijau akan menyala dan penumpang bisa masuk melalui pembatas tanpa perlu mengantre membeli tiket di loket lagi. Kartu perdana e-ticketing dibanderol seharga Rp 40.000 per satu kartu dengan saldo Rp 20.000. Penumpang yang telah memiliki e-card lainnya seperti Jakcard, eMoney, Flazz, tak perlu membeli lagi. (kmb/BJ)
Mengakhiri “Tradisi” Banjir Jakarta SITUASI tidak nyaman sangat dirasakan warga Jakarta pada saat musim hujan seperti ini karena banjir pasti datang dan semua seolah tak berdaya kalau sudah terjadi. “Tamu tak diundang” itu selalu saja datang meski upaya menghalaunya tak henti-hentinya dilakukan. Program dan proyek dengan alokasi anggaran yang tidak sedikit selalu ada sepanjang tahun. Namun upaya yang dilakukan sepertinya belum jitu sehingga banjir selalu menghampiri. Sampai saat ini, hujan ringan (tak terlalu deras) sudah cukup menimbulkan banyak
genangan di ibu kota, setidaknya di jalan-jalan raya. Yang lebih memprihatinkan, meskipun hanya genangan namun tidak mudah surut. Sebut saja hujan pada Kamis (19/2) siang. Hanya sekitar setengah jam sudah menimbulkan banjir dan genangan di beberapa ruas jalan, seperti Gunung Sahari setinggi 40 sentimeter. Hal serupa terjadi pula di ruas Kwitang dari arah Patung Tani-Kebon Sirih.
Dengan posisinya berada di muara 13 sungai, pemimpin kerajaan di zaman dulu sudah memperkirakan bahwa wilayah ini sangat rawan banjir. Apalagi kalau rawa-rawa di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) sebagai resapan berubah fungsi. Berkaca dari keadaan itu, Belanda membangun Batavia dengan kanal-kanal yang panjang dan dalam jumlah banyak. Itu pun belum sepenuhnya bisa mengatasi banjir. Kini perkembangan Jakarta sudah demikian pesat. Namun ada dampaknya sangat serius, yaitu beralihfungsinya DAS dan semakin sedikit jalur hijau sebagai resapan. Sementara, buruknya drainase tidak ber-
fungsi mengalirkan genangan ke sungai. Akibatanya Jakarta dihadapkan pada “kepungan” banjir dari tiga sisi mata angin, yaitu selatan, utara dan atas. Pertama, banjir kiriman dari Bogor (dari arah selatan). Kedua, banjir akibat buruknya drainase (kiriman dari atas). Ketiga, banjir akibat rob laut di wilayah utara Jakarta yang diperkirakan dan dikhawatirkan meluas karena adanya penurunan struktur tanah. Saat ini, ancaman banjir dari selatan telah diantisipasi dengan normalisasi 13 sungai. Ancaman banjir dari atas (hujan) diantisipasi dengan pembersihan dan pelebaran drainase. Sedangkan banjir dari utara
akan dihalau dengan pembangunan tembok raksasa. Begitu juga dengan sodetan kali Ciliwung yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo melalui peresmian Proyek Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke KBT di Kebon Nanas, Jakarta Timur, Rabu (18/ 2). Bajir Jakarta telah menghabiskan triliunan rupiah. Dari data Kadin bahwa kerugian banjir pada 8-9 Februari lalu Rp1,5 triliun per hari. Padahal, ada biaya murah sebagai solusi yaitu kebiasaan masyarakat yang perlu dipaksa agar tidak membuang sampah sembarang. (ant)
JAKARTA- Mabes Polri dipimpin langsung Wakapolri merangkap Plt Kapolri Komjen Badrodin Haiti mengundang secara khusus akademisi dari Universitas Indonesia dan civitas perguruan tinggi di seluruh Idonesia yang selama ini dikenal sebagai pendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pertemuan hangat tersebut, Badrodin menegaskan akan bekerjama dan bersinergi dengan lembaga anti korupsi tersebut. Badrodin menegaskan akan terus berupaya menjalin komunikasi yang baik dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna mencegah terjadinya konflik antara kedua institusi penegak hukum. “Kami tetap berusaha menjalin komunikasi, koordinasi. Fokusnya pada koordinasi dan kerja sama kedua belah pihak,” kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Minggu, kemarin. Selain Badrodin tampak hadir Kabareskrim Komjen Budi Waseso, dan di pihak alumni UI tampak Sosiolog Imam Prasodjo, serta Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun. Menurut Badrodin, upaya pendekatan kedua institusi penegak hukum itu telah mulai dirajut. Pihaknya, kata Badrodin pada Jumat (20/2) telah menerima kunjungan para pimpinan KPK termasuk tiga Plt pimpinan KPK. Dia mengatakan kedua belah pihak sudah sepakat untuk bersinergi dalam menyelesaikan konflik diantara keduanya. “Tinggal membahas masalah teknis. Prinsipnya kan sudah (disepakati). Aspirasi
Badrodin Haiti disampaikan di internal masing-masing, mudah-mudahan minggu depan bisa selesai,” katanya. Sementara untuk menindaklanjuti pertemuan hari Jumat itu, Badrodin dan jajaran perwira tinffi Polri termasuk Kabareskrim Komjen Budi Waseso berencana menyambangi KPK pada Selasa (24/2) pekan ini. Hal itu untuk lebih mempererat hubungan KPK-Polri dan mensinergikan kerja sama kedua belah pihak. Pada Jumat petang (20/2), para pimpinan KPK yakni Taufiequrachman Ruki, Adnan Pandu Praja dan Indriyanto Seno Adji mendatangi Mabes Polri. Mereka menemui Wakapolri Komjen Badrodin Haiti dan Kabareskrim Komjen Budi Waseso untuk membahas penyelesaian hubungan KPK-Polri. Pertemuan tersebut berlangsung selama satu jam. (ant)
Kilas Gerakan Mahasiswa Diapresiasi BW WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Bambang Widjojanto mengapresiasi aksi mendukung pemberantasan korupsi yang digelar civitas academica beberapa perguruan tinggi di Bundaran Hotel Indonesia. “Ketika kaum intelektual bersatu, dia merasa ada sesuatu yang aneh, sesuatu yang dipersoalkan. Dan mereka tidak hanya menggunakan pengetahuannya tapi berbasis nurani dan akal sehat,” kata Bambang usai memberikan orasi di Bunderan HI, Jakarta, Minggu. Ia mengatakan nurani dan akal sehat bila bersatu serta digerakkan, akan menjadi suatu kekuatan. “Mahasiswa penting dalam pergerakan dan dia ingin mewujudkan Indonesia yang dahsyat. Tidak ada Indonesia tanpa anak muda, tanpa mahasiswa,” kata dia. Menurut Bambang, antikorupsi di Indonesia dapat diwujudkan dengan menyelamatkan KPK, menjadikan polisi bersih, membangun Kejaksaan Agung yang dahsyat, serta mewujudkan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung yang berintegritas dan bermartabat. “Ini yang sedang dilakukan dan bila seluruh universitas di Indonesia bergerak, maka tidak akan ada lagi yang bisa menahannya.” (ant)
Restoran Hotel Hyatt Terbakar KEBAKARAN terjadi di restoran di lantai empat Hotel Grand Hyatt Jalan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu petang. Operator Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat Mahful yang dihubungi di Jakarta, Sabtu, mengatakan kebakaran terjadi akibat kebocoran gas di dapur restoran. “Kebakarannya terjadi sekitar pukul 17.22 WIB dan bisa dipadamkan sekitar pukul 17.40 WIB dengan mengerahkan 17 unit mobil pemadam kebakaran,” katanya. Mahful menambahkan, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kendati lokasi kebakaran berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, tidak terjadi kepadatan berarti di daerah sekitarnya, demikian berdasarkan pantauan di akun Twitter resmi Traffic Management Center Polda Metro Jaya, “Pukul 17.59 WIB penanganan kebakaran restoran di lantai 4 Grand Hyatt Jalan MH Thamrin selesai, lalu lintas ramai lancar,” lapor petugas.(ant)
Car Free Day Diperluas PEMERINTAH Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat akan memperluas kawasan car free day atau hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di wilayahnya. Jika selama ini, car free day hanya digelar di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka putih, ke depan HBKB akan dilaksanakan di lokasi lain. Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, mengatakan kegiatan HBKB ini akan rutin dilaksanakan sebulan sekali setiap hari Minggu ketiga. Pelaksanaan HBKB bertujuan meningkatkan kualitas udara menjadi lebih baik. “Ini yang pertama di tahun 2015 dan akan menjadi kegiatan rutin,” kata Mangara, saat pelaksanaan HBKB di Jalan Letjen Suprapto, Minggu (22/2). Ia mengatakan, ke depan HBKB akan digelar di lokasi lain karena banyak masyarakat yang ingin di wilayahnya juga ada HBKB. Sehingga warga dapat melakukan berbagai aktivitas positif seperti sepeda santai, jalan kaki, senam, dan bermain sepakbola. “Kegiatan HBKB ini akan berpindah-pindah, karena banyak usul dari masyarakat agar HBKB tidak terus di sini (Letjen Suprapto-red). Kita masih mencari lokasi yang tepat dan rencananya akan digelar di Jalan Suryopranoto,” ungkapnya. (kmb/BJ)
Metr politan Kubu Agung Sesalkan
Rencana Laporkan MPG ke Polisi JAKARTA - DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono menyesalkan rencana rencana kubu Aburizal Bakrie yang akan mengadukan majelis hakim Mahkamah Partai ke polisi. “Apa benar itu? Saya akan cek dulu informasinya,” kata Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan di Jakarta, Minggu, kemarin. Menurut dia, para hakim Majelis Partai Golkar (MPG) adalah orang-orang yang memiliki integritas tinggi dan sangat mengerti hukum. Mereka antara lain Prof Dr Muladi, SH (mantan Menteri Kehakiman, mantan Gubernur Lemhanas, dan mantan Rektor Univer-
sitas Diponegoro), Prof Natabaya SH, LLM (mantan hakim Mahkamah Konstitusi), Andi Mattalatta SH, MH (mantan Menteri Hukum dan HAM), dan Mayjen TNI (Purn) Djasri Marin. “Saya meyakini mereka sangat memahami hukum dan akan cermat dalam memutuskan persoalan dualisme kepengurusan Partai Golkar. Pada prinsipnya, kami percaya penuh dengan para hakim MPG,” katanya. Sebelumnya, DPP Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie melalui kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra, berencana mengadukan majelis hakim MPG kepada pihak berwajib karena dinilai telah melakukan intervensi terhadap pengadilan. (ant)
Suluh Indonesia, Senin 23 Februari 2015
3
BW:
Tiga Hal Untuk Plt KPK JAKARTA - Komisioner nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengatakan ada tiga hal yang harus dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) KPK yang baru dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (20/2). “Yang penting untuk dilakukan adalah menyinergikan seluruh kekuatan penegak hukum,” kata Bambang usai
mengikuti aksi pemberantasan korupsi di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (22/2). Menurut dia, sinergi itu harus dilakukan dengan perlakuan yang sama untuk semua. “Jangan ada diskriminasi, jangan ada masalah di situ,” katanya. Plt KPK harus dipastikan tidak memiliki konflik kepentingan (conflict of interest).
Bambang mengatakan, dirinya tidak ingin pimpinan KPK sekarang digenjet (bully) sehingga sang pemimpin harus menjelaskan potensi konflik kepentingan yang dimilikinya. Ia juga menyarankan pimpinan KPK yang baru dapat tampil ke hadapan publik dengan program yang strategis agar dapat mewujudkan sinergi antara lembaga penegak hukum.
Menurut dia pribadi, ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk mewujudkan sinergi tersebut, yaitu tidak ada lagi potensi penyalahgunaan kewenangan, transparansi, dan membuat program yang mendukung akuntabilitas tersebut. “Jangan lagi ada rekayasa. Semua harus accountable, transparan. Jangan orang dikriminalkan dengan rekayasa,” kat-
anya. Berkomentar tentang Plt KPK yang baru dilantik, ia mengatakan optimisme harus tetap dihidupkan, tapi jangan memberikan “cek kosong”. “Optimisme ini harus disertai dengan terus menerus melakukan kontrol, menjaga. Terus mengawasi seluruh proses itu,” katanya menambahkan. (ant)
Badrodin:
Wakapolri Terserah Wanjakti JAKARTA - Wakapolri Komjen Badrodin Haiti menyerahkan keputusan terkait sosok yang akan menempati jabatan Wakapolri kepada Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti). “Saya belum memikirkan itu (wakapolri baru—red). Hal itu keputusan Wanjakti, bukan saya pribadi,” kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Minggu. Ia mengatakan Wanjakti akan menyeleksi para perwira tinggi yang layak dinominasikan menjadi Wakapolri. “Syaratnya bintang tiga. Nanti diambil yang senior,” ujar Badrodin. Isu Komjen Pol Budi Gunawan bakal menjadi ca-
lon Wakapolri merebak usai dirinya batal dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Jokowi. Jokowi akhirnya mengajukan nama Wakapolri Komjen Badrodin Haiti ke DPR sebagai calon Kapolri baru. Presiden juga meminta Gunawan untuk tetap memberikan kontribusi terbaiknya di Polri. “Kontribusi itu dapat dilakukan dalam posisi dan jabatan apapun yang nantinya diamanahkan kepadanya,” kata Presiden. Hingga saat ini Gunawan tercatat masih menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol). (ant)
Suluh Indonesia/ant
SELAMATKAN KPK BERSIHKAN POLRI - Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto bersama dengan alumni sejumlah perguruan tinggi menggelar aksi “selamatkan KPK dan bersihkan Polri” di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu, kemarin. Mereka menyerukan penyelamatan KPK dari kriminalisasi, serta pembersihan Polri dari para koruptor.
Anggaran Pilkada
Kegiatan Ganda Berpotensi Korupsi PENGGUNAAN anggaran penyelenggaraan pilkada yang besar dinilai dapat membawa komisiner Komisi Pemilihan Umum (KPU) terbawa dalam jerat hukum pidana. Sebab, anggaran yang berasal dari APBN maupun APBD itu merupakan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan secara benar penggunaannya. “Ketentuan mengenai penggunaaan anggaran harus dipelajari dan dipahami, jangan sampai salah,” kata Pakar Hukum Administrasi Negara dari Universitas Maritim Raja Ali Haji Alfiandri di Tanjungpinang, Minggu, kemarin. Alfiandri mengingatkan
penyelenggara pilkada Desember 2015 di tingkat kabupaten dan kota harus berkoordinasi dengan provinsi. Selain itu mereka juga harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar anggaran yang dibutuhkan untuk pilkada dapat dialokasikan sesuai kebutuhan. ”Koordinasi itu penting untuk menghindari kegiatan ganda, dan mencegah terjadi pemborosan anggaran. Jadi kalau kegiatan tertentu sudah dia-
lokasikan provinsi, tidak perlu lagi dianggarkan kabupaten dan kota,” katanya. Dia mengemukakan administrasi keuangan yang salah juga dapat menimbulkan persoalan hukum. Karena itu, pemerintah maupun penyelenggara pilkada harus memiliki tenaga ahli dibidang keuangan. KPU Kepri bisa meminta tenaga ahli bidang keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan untuk ditugaskan di KPU Kepri. Mereka dianggap memiliki kemampuan dalam merencanakan kegiatan, mengaudit dan melaksanakan anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
”Kami menyarankan pemerintah menugaskan tenaga ahli bidang keuangan untuk bekerja di KPU Kepri serta kabupaten dan kota,” ucapnya. Selain itu, menurut dia kegiatan pilkada seharusnya diperkuat mulai dari perencanaan. Sebaiknya saat pembahasan rencana penggunaan anggaran pilkada, pemerintah maupun penyelenggara pilkada melibatkan inspektorat dan pihak lainnya yang berkompeten. ”Kami berharap pelaksanaan pilkada berlangsung lancar, sesuai ketentuan-ketentuan yang berlaku,” katanya. (ant)
Keluarga Andrew Chan
Sampaikan Apresiasi
Suluh Indonesia/ant
PELUANG KASASI KASUS BG - Peneliti Hukum LeIP Arsil (kiri) bersama Direktur Advokasi YLBHI Bahrain (kedua kiri), Akademisi dan Ahli KPK dalam Sidang Praperadilan Budi Gunawan Arief Sidharta (kedua kanan) dan Kepala Bidang Penanganan Kasus LBH Jakarta Muh Isnur (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat media briefing di YLBHI, Jakarta, Minggu, kemarin. Pada acara itu membahas peluang kasasi KPK atas putusan praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan.
DENPASAR- Perwakilan keluarga Andrew Chan, narapidana mati berkewarganegaraan Australia yang merupakan anggota kelompok sembilan penyelundup narkoba di Denpasar, Bali, pada 2005 (Bali Nine), menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas program rehabilitasi narkoba di Indonesia. “Kami berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, pejabat kepresidenan, dan sukarelawan atas program rehabilitasi secara holistis,” kata Michael Chan, saudara Andrew Chan, saat menggelar jumpa pers di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu. Ia menyatakan bahwa rehabilitasi tersebut telah mampu membawa perubahan tidak hanya bagi kakaknya, tetapi narapidana lain. “Kami telah banyak melihat narapidana di sini menjalani pel-
atihan untuk mendapatkan mata pencaharian bagi hidup mereka selanjutnya,” ujar pria yang gemar menato tubuhnya itu. Kepada semua pihak, Michael juga menyampaikan terima kasih atas dukungan kepada saudaranya sehingga mereka tetap tabah di tengah suasana menjelang eksekusi mati. Didampingi Brinthu Sukumaran, adik kandung Myuran Sukumaran yang juga terpidana mati dari “Bali Nine”, menyampaikan pula rasa terima kasih atas dukungan semua pihak kepada kakaknya. Selain itu, dia mengemukakan, saudaranya selama ini sanggup membantu menyiapkan program bantuan kepada masyarakat Indonesia, khususnya bagi rekan sesama narapidana di lapas setempat. “Mereka (Myuran dan Andrew) menghormati orang Indonesia dan budaya Indonesia.
Melalui dukungan sistem keadilan di Indonesia, mereka sanggup membantu menyiapkan program bantuan untuk membantu masyarakat, termasuk kepada mereka sendiri ke arah lebih baik,” katanya. Dalam jumpa pers untuk pertama kalinya yang disampaikan langsung anggota keluarga narapidana itu, keduanya hanya menyampaikan pernyataan. Mereka tidak menerima tanya jawab kepada awak media. Hingga saat ini, belum diketahui pemindahan kedua narapidana itu ke Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah. Kejaksaan Tinggi Bali sendiri saat ini tengah berkoordinasi dengan Lapas Nusakambangan terkait dengan kesiapan mereka menerima narapidana yang ditangkap pada tahun 2005 karena menyelundupkan heroin seberat 8,2 kilogram itu. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Senin 23 Februari 2015
UN Online di Depok
Smart City, Cyber City
DINAS Pendidikan Kota Depok menyatakan 20 SMA di Depok siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) secara online atau dengan cara Computer Based Test (CBT). UN online diharapkan dapat berdampak positif dalam pengembangan pendidikan yang berbasis teknologi.
Suluh Indonesia/ant
PANTAU CILIWUNG DEPOK - Komunitas Ciliwung Depok bersama anggota Kodim 0508 Kota Depok memantau kondisi Sungai Ciliwung di wilayah Depok, Jawa Barat, Minggu (22/2).
Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dinas Pendidikan Kota Depok, Tati Wijayati mengatakan, 20 SMA itu terdiri dari 13 SMA negeri dan swasta serta tujuh SMK negeri dan swasta. “Komputer di 20 SMA itu sudah diinstal untuk UN online. Umumnya sekolah itu memiliki laboratorium komputer. Kami
4
sudah ajukan kesiapan 20 SMA itu ke Kementerian Ristek dan Dikti,” katanya di Depok beberapa waktu lalu. Menurut Tati, saat ini Dinas Pendidikan Kota Depok masih menanti persetujuan dari Badan Standar Nasional Pendidikan untuk menggelar UN nasional di 20 SMA itu. Sebab, secara aturan untuk menggelar UN
online itu minimal lima sekolah. “Pak Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok ingin 20 SMA karena semangat di Depok itu Cyber City dan Smarth City,” ujarnya. Iya juga menjelaskan UN secara online memiliki banyak keuntungan tersendiri, salah satunya memudahkan siswa untuk mengisi lembar jawaban, dengan efisiensi waktu berkurang 30 persen. Selain itu, siswa juga dapat mengetahui hasil nilai UN dengan cepat. “Kalau manual kan siswa harus menghitamkan bulatan lembar jawaban. Kalau salah harus dihapus pakai penghapus. Nah, kalau online tidak
perlu melakukan itu, tinggal dijawab saja. Hasilnya juga bisa segera diketahui,” katanya. Pihaknya menghimbau agar para siswa tak turun mentalnya bila mengetahui hasil UN. Sebab UN saat ini tidak menentukan ketulusan, melainkan hanya pemetaan. “Kami juga sedang mengajukan permohonan kepada Kemenristek dan Dikti agar hasil UN tidak langsung diketahui, karena dikhawatirkan siswa drop mentalnya,” ujarnya. Dikatakan Tati, ada tiga gelombang yang dirancang dalam pelaksanaan UN online. Hal itu dilakukan mengingat jumlah komputer yang tak ban-
yak. Misalnya satu sekolah ada 300 siswa, maka gelombang pertama 100 siswa ikut UN, sisanya di gelombang kedua dan ketiga. “Dipastikan tidak ada kecurangan, karena setiap siswa berbeda soalnya. Soal UN nya bervariasi,” ungkapnya. Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan ada beberapa kategori untuk menjadikan sebuah Kota menjadi Smart City, sama seperti Kota Layak Anak dan Green City. Saat ini Depok sudah masuk dalam kategori ketiga yaitu pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik sudah terintegrasikan. (jif)
Pengurukan Situ Ciledug Villa Pamulang
Penolakan Ber lanjut Berlanjut TANGSEL - Puluhan warga menggelar aksi demo menolak proyek pengurukan Situ Ciledug oleh pengembang Villa Pamulang di Pondok Benda, Kecamatan Pamulang kota Tangerang Selatan (Tangsel). Penolakan dilakukan karena pengurukan akan berdampak pada rusaknya lingkungan dan berkurangnya resapan air yang menjadi tumpuan penghadang banjir. “Beberapa hari ini sudah ada lagi aktivitas pengurukan situ,” ungkap Sekretaris RW 016 Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Bambang Rahardjo, pasca aksi demo warga menentang pengurukan situ, kemarin. Bambang mengatakan, in-
dikasi kegiatan proyek kembali berjalan ditandai pengoperasian armada alat berat. Namun, pihak pengembang perumahan Villa Pamulang keburu mengendus rencana aksi demo warga sekitar. Hal ini terbukti pihak developer mendadak menghentikan kegiatan proyek saat warga berdemo mendatangi lokasi. Alat berat menghilang di lokasi pengurukan. Meski begitu, tidak menyurutkan niat warga untuk tetap menggelar protes penolakan. “Kita tahu lingkungan kita akan rusak karena hanya tinggal menunggu waktu saja. Situ yang selama ini dijadikan area resapan lingkungan ini tidak ada lagi,” imbuhnya.
Kedepan, warga khawatir lingkungan perumahan sekitar berdampak dilanda banjir. Momok banjir sangat menakutkan karena situ yang menjadi lahan penampungan air di saat musim hujan sudah beralih fungsi menjadi perumahan. Developer pernah mendapatkan teguran keras dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane lewat surat resmi Nomor um.01.02/ BBWSCC/XII/244 tanggal 8 Desember 2014 silam. Namun, teguran tak digubris Perusahaan milik Jhony Wantah, yang dituding melanggar UU Nomor 07 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Ancamannya pidana 9 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. (nov)
Suluh Indonesia/ant
PRESIDEN BERSEPEDA - Presiden Joko Widodo bersepeda saat Car Free Day di Kota Bogor, Minggu (22/2).
Tiga SKPD Tangsel Dirombak
Kilas Mayat di Kebun Raya Bogor Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Sungai Ciliwung dalam kawasan Kebun Raya Bogor, penemuan ini bukanlah yang pertama, tercatat sejak 2004 terjadi enam kali penemuan mayat. “Ini bukan peristiwa yang pertama, seingat saya sudah enam kali terjadi selama saya bertugas di Kebun Raya sejak tahun 2004,” kata Komandan Pleton Pengamanan Kebun Raya Bogor Aiptu Agus Setya Budi, Minggu. Menurut Agus, mayat-mayat yang ditemukan di area Kebun Raya Bogor ditemukan di sejumlah titik di aliran Sungai Ciliwung dalam kawasan Kebun Raya Bogor. “Dari mayat yang sudah busuk pernah ditemukan dekat Taman Meksiko mayat lakilaki, ada juga pedagang lebak pasar, pernah juga ada mayat pencuri yang kabur ditemukan tewas di aliran sungai tak jauh dari lokasi penemuan mayat perempuan,” katanya. (ant)
TANGSEL - Tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) rencananya bakal dirombak. Pemisahan ini dilakukan untuk memaksimalkan kinerja aparatur pemerintah, lantaran ketiga SKPD itu dinilai terlalu banyak memiliki bidang. “Pekan kemarin sudah dikumpulkan SKPD yang akan dipisah. Ini untuk menentukan
bidang apa saja yang nantinya akan berdiri sendiri,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Dudung E Diredja, kemarin. Ketiga SKPD yang bakal dipecah antara lain Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman (DTKBP), Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) dan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
(DPPKAD). Pemkot Tangsel sudah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK). Draf Raperda itu, akan diajukan ke DPRD. “Harus ada perubahan peraturan, karena perlu payung hukumnya. Kita berharap tahun depan sudah mulai berlaku,”tutupnya.(Nov/ nopi_rev@yahoo.co.id)
Elpiji 3 kg di Bogor Langka KELANGKAAN gas elpiji kemasan tabung tiga kilogram (melon) di wilayah Bogor makin melaus. Kelangkaan tidak hanya terjadi di wilayah kota saja, tapi sekarang juga terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor. Para konsumen di wilayah itu harus rela bersusah-payah mencari dan berebut demi mendapatkan satu tabung gas LPG kemasan melon seharga Rp.20.000,-/tabungnya. Ketua Hiswana Migas Bogor, Hedi Hediayana membenarkan, bahwa sejak awal Februari hingga saat ini pasokan gas elpiji kemsan tiga kilogram dari Pertamina ke wilayah Bogor memang berkurang. “Memang benar sejak awal bulan kemarin stok pasokan gas LPG ukuran tiga kilo ke wilayah Bogor dikurangi dari Pertaminanya,” jelasnya. Untuk itu, wajar saja kalau saat ini sejumlah warung dan agen mengalami kekurangan stok. (bas)
Suluh Indonesia/ant
TOLAK PENGERUKAN SITU CILEDUG- Ratusan warga Pamulang menolak pengerukan Situ Ciledug oleh pengembangan Villa Pamulang, Sabtu (21/2). Warga yang melakukan aksi unjuk rasa bertekad akan terus melakukan aksi penolakan agar pengerukan Situ dibatalkan.
Digerebek Warga
Sopir Angkot Pemerkosa ABG DEPOK-Kepolisian Depok mengaku telah mengamankan, dua pemuda yang diduga memperkosa gadis baru gede (ABG) secara bergiliran. Pelaku yang diringkus warga di rumah
kontrakannya di kawasan Tanah Baru, Beji, Kota Depok, yakni Sugeng (29) dan Raihan (24), Jumat (20/2) sekitar pukul 22.00 WIB. Dikabarkan, sebelum digir-
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
ing ke Mapolresta Depok, Raihan sempat dipukuli warga hingga akhir mereka menangkap dua sopir angkot tersebut. Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KSPKT) Polresta Depok IPDA Prihatin mengatakan pemerkosaan itu dilakukan oleh empat orang pemuda. Iya juga menjelaskan sebelum penggerebekan terjadi, korban ketika itu selalu berteriak histeris sehingga warga menaruh curiga, hingga akhirnya berbondong-bondong menggerebek kontrakan pelaku dan mendapati seorang perempuan tengah tak berdaya. “Terungkapnya kasus itu berawal dari kecurigaan warga sekitar di kontakan pelaku.” Ungkapnya, di Depok, kemarin. (jif)
Usut Penganiaya Wartawan BEKASI- Sejumlah organisasi wartawan di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengecam insiden penganiayaan terhadap wartawan Radar Bekasi Randy Yasetiawan Priogo (26). Tindaklanjut kasus dinilai menghadapi tembok besar karena melibatkan pimpinan parpol setempat. Pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bekasi, Hamludin El Karimy, di Bekasi, Minggu, kemarin menilai penganiayaan terhadap Randy merupakan tindakan barbar di era kebebasan pers saat ini. “Persoalan yang menyangkut dengan isi pemberitaan seharusnya diselesaikan dengan etika dan aturan pers, tidak dengan cara barbar main pukul dan aniaya,” katanya. Cara-cara itu bisa melalui mediasi, klarifikasi hak jawab, ralat, hingga pada penyelesaian sengketa di Dewan Pers. apalagi, pelakunya merupakan kader partai yang dinilai memiliki pemahaman terhadap kerja jurnalis. “Bukan dengan cara-cara menganiaya dan sebagainya yang mengancam keselamatan serta kebebasan pers di Indonesia,” katanya lagi. Menurut dia, intervensi rawan terjadi mengingat kasus pengeroyokan terhadap Randy oleh dua orang tersangka yang kini mendekam di Mapolresta Bekasi Kota melibatkan pimpinan partai politik di wilayah setempat. “Kasus ini dipicu oleh sebuah pemberitaan tentang ranah dukung-mendukung dalam Musyawarah Nasional PAN yang akan diadakan Maret 2015 mendatang,” katanya. Pemberitaan tersebut dianggap membuat gejolak di internal PAN Kota Bekasi hingga berujung pada kasus pengeroyokan terhadap penulisnya, Randy, di sebuah rumah makan di Bekasi Selatan pada Kamis (19/2) lalu. Randy dianiaya oleh tiga orang di hadapan Ketua DPC PAN Bekasi Utara Iriansyah dan Ketua DPD PAN Kota Bekasi Faturahman. Hingga kini kasus itu masih dalam penyelidikan pihak aparat Polresta Bekasi Kota. (ant)
Pagar Istana Picu Polutan BOGOR - Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (P4W) IPB menilai penggeseran pagar Istana Bogor untuk pedestrian empat meter di sekeliling istana dan Kebun Raya Bogor memicu polutan atau pencemaran lingkungan oleh sampah. “Khawatirnya kalau digeser akan menambah permasalahan baru, terutama terkait lingkungan,” kata F.S Putri Cantika dari P4W, di Bogor, Minggu. Menurutnya jika pagar istana digeser setelah parit, otomatis parit yang tadinya berada di dalam istana menjadi di luar pagar. Nantinya parit berada di luar pagar membatasi antara pagar dan pedestrian yang
sudah dilebarkan. “Dikhawatirkan kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, mereka yang beraktivitas di pedestrian takutnya membuang sampah di parit depan istana, wajah istana akan menjadi kotor,” katanya. Dikatakannya menggeser pagar Istana Bogor tidak melanggar undang-undang terkait benda cagar budaya, karena pagar dibangun setelah istana berdiri sehingga tidak masuk dalam heritage. Ia mengatakan pelanggaran secara undang-undang terjadi apabila pembangunan yang dilakukan melanggar bentuk bangunan, mengubah fasat bangunan atau identitas bangunan, dan menambah bangunan baru di dalam kawasan
bangunan benda cagar budaya seperti berdirinya Museum Balai Kirti. “Kalau kita lihat beberapa BCB banyak berubah sebagai bagian dari perawatan dan menambah hal baru,” katanya. Ia mengatakan wacana menggeser pagar istana harus dikaji tidak hanya dari sisi benda cagar budaya atau heritagenya saja, tetapi dampak lingkungannya. “Kita mengkhawatirkan polutannya,” katanya. Menurut Putri lebih setuju jika pembangunan pedestrian sekeliling Istana dan Kebun Raya Bogor menggunakan lahan milik pemerintah, untuk menghindari polutan di depan parit istana. “Kalau berbicara heritage, Jalan Juanda juga merupakan
benda cagar budaya, jalur tersebut merupakan jalan raya pos Anyar Panaruka yang dibangun oleha Kolonial Belanda,” katanya. Sementara itu Ketua Dewan Sejarah Dewan Kesenian Bogor, Taufik Hassunna menjelaskan bahwa Istana Bogor bukan peninggalan tataran Pasunda tetapi peninggalan Kolonial Belanda. Sehingga jika sebagian budayawan menolak pergeseran pagar istana karena bagian dari peninggalan kerajaan Pajajaran tidaklah tepat. Menurut Taufik pemahaman tentang UU Nomor 10 tahun 2011 tentang benda cagar budaya ada pasal yang mengatur sanksi mengubah benda cagar budaya terutama untuk pagar istana.(ant)
pini
Suluh Indonesia, Senin 23 Februari 2015
F OKUS Minta Masukan dari Rakyat EMERINTAH berencana menghapus pajak bumi dan bangunan di tahun-tahun mendatang. Rencana ini sempat diperbincangkan masyarakat beberapa waktu lalu, sebelum kemudian tenggelam oleh masalah-masalah lain yang riuh di Tanah Air. Padahal, rencana untuk menghapus pajak bumi dan bangunan tersebut patut juga dikupas oleh banyak pihak, untuk mencari kemanfaatannya bagi masyarakat. Di tengah kesulitan dan persaingan ekonomi yang demikian ketat sekarang, wacana ini menarik. Penghapusan pajak bumi dan bangunan sebaiknya bukanlah diwacanakan demi tujuan-tujuan politis. Maksudnya, bukan hendak mencari popularitas bagi pihak-pihak yang hendak mencari pengaruh atau nama di publik. Atau sekadar wacana sesaat guna menarik perhatian publik. Apalagi demi kepentingan politik. Keinginan untuk menghapus pajak ini benar-benar sebuah misi yang digunakan untuk kesejahteraan rakyat di masa depan. Karena ia sebagai misi, yakni strategi yang merupakan hasil pemikiran kritis untuk mencapai tujuan, maka wacana tersebut benar-benar akan dilaksanakan. Dan pelepasan wacana ini ke publik, adalah demi mendapatkan masukan dari masyarakat. Sepanjang yang kita lihat, masih terdapat dua pihak yang mempunyai pendapat bertolak belakang. Dari sisi pemerintah daerah penghapusan pajak bumi dan bangunan tersebut akan mengurangi pendapatan pemerintah daerah. Akan tetapi rakyat secara umum justru menyetujui penghapusan itu karena dinilai mampu meringankan beban ekonomi mereka. Kita mudah menerka, bahwa mereka yang lebih banyak setuju adalah kelompok petani dan pekebun. Tentu juga kita sepakat bahwa sebaiknya penghapusan pajak ini meringankan petani. Apabila dilihat dari teori kemajuan manusia, maka usaha seseorang justru akan mampu lebih berkembang apabila tekanan terhadap mereka, semakin sedikit. Pajak, boleh dikatakan tekanan, kalau bukan beban, bagi petani. Dihilangkannya beban ini kita harapkan akan dapat memberikan kesempatan pada berkembangnya semangat mereka sehingga penghasilannya juga bertambah. Hal ini pasti akan menambah kesejahteraan mereka. Kesejahteraan rakyat merupakan tujuan dari pembentukan pemerintah. Karena itulah maka posisi wacana penghapusan pajak bumi dan bangunan ini dipandang sebagai sebuah misi. Kalaupun kemudian ada pihak yang merasa keberatan, katakanlah pemerintah daerah, kita juga paham karena sejarah perpajakan di Indonesia banyak sekali yang bermula pada pajak bumi ini, dengan berbagai manifestasinya. Namun, kita juga harus melihat bahwa semakin banyak barang-barang yang dapat dikenai pajak sesuai dengan perkembangan zaman. Kendaraan, misalnya, merupakan objek pajak yang selalu berkembang upaya pemungutannya. Sekarang misalnya kendaraan bermotor sudah demikian banyak yang dimungkinkan dipunguti pajak. Pada dekade tujuh puluhan, tidak ada kendaraan bermotor sebanyak sekarang. Itulah yang dipakai sebagai upaya silang untuk “pengganti” pajak bumi yang dikenakan terhadap petani. Saat ini telah ada kebijakan baru pemerintah tentang kendaraan bermotor, yakni apa yang dinamakan pajak progresif. Mereka yang memiliki lebih dari satu kendaraan roda empat akan terkena biaya lebih mahal lagi. Hal seperti ini kita pandang sebagai semacam subsidi silang bagi “hilangnya” pajak bumi bangunan. Kita harapkan, pemerintah tidak sekadar mengeluarkan wacana tetapi harus menindaklanjutinya dengan tetap meminta pertimbangan dari publik. ***
P
Bang D
el
Hakim Sarpin dinilai salah penafsiran
Penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan berencana menghapuskan pajak bumi dan bangunan (PBB). Dalam pernyataan selanjutnya pada suatu forum, Menteri Agraria menegaskan rencana penghapusan PBB hanya akan diberlakukan untuk rumah hunian atau kediaman kelas menengah ke bawah. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah diambil alih pemerintah daerah sejak tahun 2013. Kebijakan ini sesuai dengan UndangUndang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah. Undang-Undang mengamanatkan bahwa dana bagi hasil khususnya sektor pajak harus mulai dikelola daerah. Mulai saat itu banyak pemerintah daerah yang mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari PBB. Tidak sedikit daerah (Kabupaten/ Kota) yang proporsi PBB-nya ratarata 40% dari volume APBD keseluruhan. Besarnya PBB yang masuk ke kas daerah akan dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk pelayanan publik menyangkut pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur lainnya. Maka masuk akal juga bila ada keluhan daerah jika penghapusan PBB ini dilakukan tanpa kecuali. Kalaupun PBB dihapuskan untuk bangunan 2 are ke bawah misalnya, dikhawatirkan terjadinya permainan dalam pemecahan tanah. Pihak yang pro penghapusan memberikan argumen bahwa PBB sangat memberatkan rakyat karena “frasa sakti” NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak). Kenapa harus nilai jual yang dijadikan patokan? Kenapa tidak harga historisnya. Jawabannya pun pasti merujuk pada nilai ekonomis yang terus meningkat dari objek yang dikenai pajak. Di Bali persoalan ini bisa dibilang sangat akut dan menimbulkan konsekuensi piutang pajak yang membubung tinggi. Contohnya Bali Selatan. Salah satu penyebab alih fungsi lahan yang pervasif setiap tahunnya adalah tingginya NJOP yang dijadikan patokan dalam menentukan nila pajak terutang. Di daerah Jimbaran, Bualu, Ungasan, Kutuh dan Pecatu banyak warga yang mengeluh karena NJOP tinggi dan tanahnya sendiri kurang produktif untuk dijadikan lahan pertanian sehingga hasil yang diperoleh bagaikan bumi dan langit dengan kewajiban perpajakan yang harus dilakukan. Audit PBB Dari fakta tersebut, pertanyaan yang mengemuka, bagaimana simulasi atau skenario yang harus dilakukan terkait wacana penghapusan PBB sehingga tidak menimbulkan kerugian
Bisa Sesat ? ...
5
Oleh I Wayan Suartana*
Pembebasan pajak (tax holiday) atau tarif nol persen misalnya untuk pertanian secara normatif memberikan insentif bagi daerah untuk melindungi petani dan memperkuat pertanian di daerah tersebut. Audit dan penelusuran perlu dilakukan apakah pembebasan pajak tersebut betul-betul bermanfaat dalam jangka pendek maupun panjang. Apakah pembebasan tersebut malah justru menimbulkan moral hazard bagi yang terkena peraturan dan apakah penentuannya sudah dilakukan dengan benar dan transparan.
dalam konteks derajat fiskal daerah sekaligus memenuhi rasa keadilan masyarakat? Pertama, harus dilakukan audit terhadap PBB (ini juga telah diwacanakan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional) pasca PBB dialihkan kewenangannya kepada pemerintah Kabupaten/Kota. Audit terhadap PBB meliputi audit cost dan benefit-nya. Dalam perpajakan berlaku biaya pemungutan harus lebih kecil dari hasil yang diperoleh. Sangat ironis bila jumlah PBB kecil (misalnya kurang dari 10 % dari volume Pendapatan Asli Daerah/PAD) lalu diterapkan secara serampangan dengan mengesampingkan sinyal-sinyal sosial yang mengemuka. Bagi daerah-
daerah tersebut penghapusan PBB tidak menjadi masalah dan fungsi PBB lebih banyak diarahkan dalam kapasitas untuk mengatur. Pembebasan pajak (tax holiday) atau tarif nol persen misalnya untuk pertanian secara normatif memberikan insentif bagi daerah untuk melindungi petani dan memperkuat pertanian di daerah tersebut. Audit dan penelusuran perlu dilakukan apakah pembebasan pajak tersebut betul-betul bermanfaat dalam jangka pendek maupun panjang. Apakah pembebasan tersebut malah justru menimbulkan moral hazard bagi yang terkena peraturan dan apakah penentuannya sudah dilakukan dengan benar dan transparan. Daerah dengan kategori PBB-nya sangat kecil ini dan secara reguler mengandalkan sumber lain sebagai komponen PAD seyogianya mengembangkan budaya sadar risiko supaya stabilitas penerimaaan andalannya tetap terjaga. Sebaliknya bagi daerah yang proporsi PBB-nya di atas 20%
maka ini menjadi pekerjaan besar dan harus dilakukan penelitian lanjutan untuk mencoba simulasi potensi-potensi lain yang bisa digarap dengan tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku. Undang-undang pajak dan retribusi daerah yang saat ini berlaku memberikan kewenangan terbatas (close list) bagi daerah untuk memungut pajak yaitu sebatas yang ada dalam daftar yang dikeluarkan oleh pemerintah saja. Pajak yang terlalu banyak ragamnya, apalagi memiliki karakter dan objek yang sama satu dengan lainnya kontraproduktif dengan iklim investasi suatu daerah dan relatif rumit dari sisi sistem operasionalnya. Audit kinerja juga menyangkut seberapa jauh PBB telah memberikan keteraturan, ketertiban dan ketenteraman masyarakat. Apakah ada korelasi yang positif antara PBB dengan tata ruang? Penghapusan PBB bagi daerah-daerah yang mengandalkan PBB dalam postur APBD memerlukan tindakan hati-hati dan kerja paralel singkronisasi antar regulasi dan keterlibatan pihak-pihak yang terkait. Ide yang berkembang, PBB dihapuskan, kemudian dikompensasi dana transfer dan dana bagi hasil Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang semakin besar. Tentu ini memerlukan perombakan total payung aturan dengan berbagai derivasinya. Akhirnya, pilihan menghapuskan PBB secara selektif bisa dipertimbangkan untuk jangka pendek. Kedua, penghapusan PBB hendaknya tidak menimbulkan disfungsional perilaku atau perilaku menyimpang, dalam pengertian munculnya efek bola salju budaya gratisan. Bisa saja dan ada kemungkinan perilaku dan nilai-nilai disfungsional ini akan memengaruhi ketaatan membayar pajak pada jenis-jenis pajak lainnya. Kalau PBB bisa digratiskan, kenapa yang lain tidak? Di Indonesia perhitungan pajak diserahkan kepada wajib pajak untuk menghitung, membayar dan melaporkan jumlah pajak yang seharusnya dibayarkan/terutang, sehingga masalah kepatuhan pajak merupakan masalah serius yang perlu mendapat perhatian termasuk di dalamnya pajak daerah. Karena itu, perlu sosialisasi dan strategi yang tepat mengelola masalah perpajakan. Ini sebagai upaya untuk memperkecil senjangan antara potensi pajak dan realisasi yang dapat dicapai. *Penulis, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud, tinggal di Pecatu-Kuta Selatan
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Aksi Begal Harus Segera Dibasmi SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya
yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar
Selamatkan Generasi Muda Indonesia dari Kebodohan PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang
sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel
Kesenjangan Dibiarkan Berlarut PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 23 Februari 2015
6
Pimpin PP PCI
Aziz Targetkan Emas AG 2018
Suluh Indonesia/ant
JAKARTA PERTAMINA KALAHKAN PETROKIMIA - Pebola voli putri Jakarta Pertamina, Asih Titi Pangestu (ketiga kanan) dan Anggita Dian Permata (kedua kiri) berusaha menahan bola dari pebola voli putri Petrokimia Gresik, Aline A Sequeira (kiri) dalam pertandingan Proliga 2015 Putaran I Pekan Ketiga di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, kemarin. Jakarta Pertamina mengalahkan Petrokimia Gresik dengan skor akhir 3-0.
PSSI Surati FIFA
Kemenpor a emenpora wa Kece ecew
JAKARTA - Pihak Kemenpora mengaku kecewa dengan langkah PSSI yang menyurati FIFA secara sepihak terkait penundaan kompetisi ISL, yang mengakibatkan adanya ancaman sanksi dari induk federasi sepak bola dunia tersebut. “Yang disayangkan, PSSI tidak memberikan gambaran yang lengkap tentang persoalan yang sesungguhnya terjadi di Indonesia kepada FIFA. Akibatnya, FIFA menganggap keputusan Kemepora dan BOPI sangat berlebihan dan sudah dianggap masuk ranah campur tangan pemerintah,” kata Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot Dewa Broto kepada wartawan di Jakarta, kemarin.
Pengurus Forki DKI Dilantik JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) Gatot Nurmantyo melantik pengurus FORKI DKI Jakarta periode 2014-2018 pimpinan Raja Sapta Ervian di OSO Sports Center, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/2). Ervian terpilih kembali sebagai ketua umum FORKI DKI Jakarta untuk kedua kalinya secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi DKI Jakarta, November lalu. Dalam sambutannya, Ketua Umum PB FORKI mengatakan FORKI DKI Jakarta berpotensi kembali menguasai persaingan nasional di bawah Ervian. FORKI DKI Jakarta juga dilihat memiliki sistem pembinaan yang bagus. Salah satunya adalah pembinaan lewat Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate di OSO Sports Center, Bekasi, Jawa Barat, 21-22 Februari 2015. “Kami berharap pembinaan karate di Jakarta mencapai prestasi maksimal. Kami juga berharap janji pengurus baru untuk membenahi atlet dapat terlaksana dengan baik,” kata Gatot saat sambutan pelantikan sekaligus membuka Kejurda Karate DKI Jakarta Sabtu itu. Gatot mengatakan FORKI DKI bakal mampu mendapatkan bibit atlet dengan menggelar semacam Kejurda tersebut. “Dengan pembinaan bagus, FORKI DKI tentu punya potensi besar untuk mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya. (ant)
Dengan peristiwa seperti ini, Kemenpora segera menyampaikan penjelasan secara detail kepada FIFA, sehingga FIFA tak hanya menerima informasi secara sepihak. “Kemenpora tetap menghormati FIFA dan akan segera menyampaikan surat dalam satu dua hari ke depan langsung kepada FIFA,” tutur Gatot. Dengan langkah tersebut, pihaknya tak bermaksud merusak sistem kompetisi persepakbolaan di Indonesia, khususnya ISL, melainkan sematamata hanya ingin meningkatkan kualitas pembinaan dan kompetisinya dengan tetap mengacu pada regulasi FIFA dan AFC dan UU SKN No 3 Tahun 2005. “Mulai saat ini, kondisi seperti masa lalu diharapkan
tidak terulang kembali, karena BOPI diminta oleh Kemenpora untuk berkomitmen menegakkan aturan yang ada. Jika kemudahan (sikap permisif) tetap berlangsung tanpa verifikasi yang jelas, ketat dan terukur, maka dikhawatirkan kualitas olahraga di Indonesia tidak akan meningkat signifikan. Bahkan akan tetap buruk,” jelasnya. Gatot menilai keputusan BOPI yang minta sejumlah persyaratan kepada klub ISL agar benar-benar menjadi profesional, sama sekali tidak untuk mengganggu rencana pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada April mendatang. “Kami tidak memiliki agenda politik apapun dalam KLB yang akan digelar di Surabaya
tersebut. Justru kami sangat berharap agar KLB PSSI dapat berlangsung dengan sukses bagi perbaikan sepak bola Indonesia dan akan sepenuhnya menghormati siapapun tokoh yang terpilih,” ujarnya. Untuk itulah Gatot berharap penundaan kompetisi ISL hingga dua minggu tak mengalami kendala, bahkan jika ternyata dalam kurun waktu beberapa hari ke depan seluruh klub bisa memenuhi kewajibannya, maka tidak tertutup kemungkinan kick off bisa dipercepat. “Jadi tidak harus menunggu hingga tanggal 4 Maret 2015, tetapi jika tidak terpenuhi, penundaan dua minggu tersebut tetap berlaku dan itupun dengan catatan persyaratan terpenuhi,” tegasnya. (pts)
JAKARTA - Usai resmi terpilih memimpin PP Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI), Aziz Syamsudin langsung mempersiapkan atlet Indonesia menghadapi Asian Games 2018 dengan target emas. “Target jangka panjang kita adalah menghadapi AG 2018, dengan medali emas, mengingat kita tuan rumah dalam perhelatan tersebut, jadi perlu dipersiapkan secara matang,” ucap Aziz usai pemilihan di Jakarta, kemarin. Namun Aziz menyadari olahraga cricket kurang populer di Indonesia dan baru berdiri sejak empat tahun lalu, untuk itulah pihaknya memiliki tugas berat untuk memasyarakatkan cricket agar lebih dikenal dan digemari publik. “Kami akan sama-sama kembangkan olahraga ini supaya diminati masyarakat. Nanti kami minta pemerintah memberi perhatian agar menambah sarana dan prasarana, baik di Jakarta ataupun daerah. Harapannya, masyarakat akan mudah memainkan olahraga cricket,” paparnya. Tercatat dalam Musyawarah Nasional (Munas) PP PCI, di Hotel Century, Aziz terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Periode 2015-2019 dengan didukung 13 pengprov PCI dari 18 yang terdata. Dan cabor tersebut akan dipertandingkan di PON 2016 Jawa Barat serta AG 2018. “Saya berharap bisa membawa cricket bersaing di kancah internasional dan siap melakukan pembibitan dengan cara menggelar berbagai kejuaraan nasional, khususnya di tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, sehingga bisa sejajar dengan negara-negara lainnya,” kata Aziz. Untuk diketahui, cricket merupakan olahraga mirip dengan kasti yang berasal dari Inggris. Olahraga tersebut sudah populer di negara-negara Persemakmuran. Sedangkan, negara-negara Asia yang akrab dengan cricket antara lain India, Pakistan dan Sri Lanka. “Yang lebih penting lagi, cricket bisa lebih bersinar saat kejuaraan di luar negeri. Kita ingin cricket ikut membantu mengharumkan nama bangsa dan kita ingin lagu Indonesia Raya selalu berkumandang di manapun kita ikut event,” kata mantan Ketua Umum PP PCI periode 20112015, James Tangkudung. (pts)
ISL Tertunda
Pelatih Timnas Senior dari Lokal JAKARTA - Penundaan Kick Off kompetisi ISL berdampak panjang bagi sepak bola Indonesia, termasuk penundaan penunjukkan pelatih asing bagi timnas senior untuk sementara waktu, yang beralih ke pelatih lokal. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Joko Driyono. “Jadi untuk rencana pelatih asing langsung ditiadakan dalam skenario interim (sementara waktu-red), karena hampir pasti tidak ada pertandingan yang ditonton untuk memantau pemain. Dan jika pun tetap pelatih interim, pelatih lokal menjadi pilihan. Maka akan ada pelatih pasti saat masuk Juni 2015,” papar Joko ketika dihubungi wartawan di
Jakarta, kemarin. Joko menjelaskan pencarian pelatih untuk timnas senior di periode Maret dilakukan karena adanya agenda ujicoba dalam FIFA Match Day, yang baru akan diketahui, 26 Februari mendatang. “Rencana kami pada 26 Februari setelah pertemuan kembali dengan BTN akan ada hadil positif lawan uji coba,” jelasnya. Namun ia tak menampik jika saat ini sedang berkomunikasi dengan beberapa negara untuk laga uji coba tersebut, diantaranya, Kamerun dan Pantai Gading. “Direncanakan timnas senior akan melakoni laga ujic o b a d i F I FA M a t c h D a y menghadapi Kamerun dan Pantai Gading pada akhir Maret 2015 mendatang, pertandingan tersebut di-
lakukan pada pada 22 dan 26 Maret. Dan kami sedang berkomunikasi, salah satunya dengan Kamerun,” paparnya. Saat ini kedua lawan tersebut masih dalam tahap komunikasi dengan federasi sepakbolanya masing-masing, dan sejauh ini dua negara tersebut belum bisa dipastikan secara tegas. “Jadi awalnya Pantai Gading sebelumnya akan melakukan pertandingan persahabatan di Malaysia. Jadi sekarang ini kami dalam dalam pembicaraan intens dengan Federasi Sepakbola Pantai Gading. Hal yang sama juga, sedang kami lakukan dengan pifak Federasi Sepakbola Kamerun,” tegasnya. (pts)
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 23 Februari 2015
7
Bayern
Menang Besar BERLIN - Robert Lewandowski dan Arjen Robben masingmasing mencetak dua gol ketika sang juara bertahan Bayern Munich meraih kemenangan besar pada lanjutan Liga Jerman kemarin. Kemenangan atas Paderborn dengan skor 6-0 membuka keunggulan 11 angka di puncak klasemen Liga Jerman. Pemain internasional Polandia Lewandowski, yang belum mencetak banyak gol seperti yang diharapkan darinya ketika ia didatangkan dari Borussia Dortmund musim ini, tidak selalu menjadi pemain tim inti. Pelatih Pep Guardiola memberi dukungan kepada sang penyerang pada Jumat, dengan menyebut ia tak selalu dimainkan karena sistem-sistem yang berbeda. Lewandowski, yang dimainkan sebagai pemain pengganti saat mereka bermain imbang tanpa gol di markas Shakhtar Donetsk di Liga Champions pekan ini, membayar lunas kepercayaan yang diberikan kepadanya ketika ia meneruskan bola dari Robben untuk membawa Bayern unggul pada menit ke-24. Kemudian, dengan gaya seperti seorang penyerang tengah sejati, ia menyambar umpan tarik Franck Ribery 13 menit kemudian. Nasib Paderborn terkunci ketika Florian Hartherz diusir keluar lapangan pada menit ke-60, dan Robben mengonversi penalti. Ribery dan Mitchell Weiser juga mencatatkan namanya di papan skor, sebelum Robben menyarangkan gol ke-16nya pada musim ini untuk menyamai rekor terbaiknya dalam semusim di Bayern, dan memuncaki daftar pencetak gol. “Kami sangat serius hari ini dan memaksimalkan semua peluang,” kata Guardiola kepada para pewarta. “Terdapat saat-saat sulit untuk bermain melawan pertahan berisi lima pemain.” Bayern, yang telah mencetak 14 gol dari dua pertandingan terakhirnya di liga domestik, memuncaki klasemen dengan 55 angka dari 22 pertandingan. Di tempat lain, Werder Bremen mengejutkan Schalke 04 dengan gol penyama kedudukan pada menit terakhir dari Sebastian Proedl untuk mengamankan hasil imbang 1-1. Schalke, yang kalah 0-2 dari Real Madrid di Liga Champions, setelah mereka membuka keunggulan melalui Max Meyer, sebelum Proedl menyamakan kedudukan melalui tandukannya. Marwin Hitz menjadi kiper ketiga sepanjang sejarah Liga Jerman yang mencetak gol dari permainan terbuka ketika ia menyamakan kedudukan menjelang pertandingan usai, untuk mengamankan hasil imbang 2-2 saat menjamu Bayer Leverkusen. Leverkusen, yang menduduki peringkat keenam dengan 33 angka, dua kali menyia-nyiakan keunggulan pada pertandingan terakhirnya sebelum mereka bertemu Atletico Madrid pada putaran 16 besar Liga Champions pekan depan. Pelatih baru Mainz 05 Martin Schmidt menikmati debutnya di Liga Jerman dengan kemenangan, ketika timnya menaklukan Eintracht Frankfurt dengan skor 3-1 untuk naik ke posisi ke-11 dengan 25 angka. Hanover 96 bermain imbang 11 di markas Cologne untuk tetap bertahan di posisi kesepuluh, namun mereka tidak akan diperkuat Joao Pereira pada pekan depan saat menghadapi Stuttgart, setelah ia diusir keluar lapangan menjelang pertandingan usai. Tim peringkat kedua VfL Wolfsburg, yang memiliki 44 angka, akan tampil pada Minggu dengan menjamu Hertha Berlin. (ant)
Kane
Amankan Hasil Imbang Spurs LONDON - Penyerang Tottenham Harry Kane mengamankan hasil imbang 2-2 dengan gol pada menit terakhir pertandingan tim sekota London melawan West Ham, kemarin. Tim Mauricio Pochettino itu tertinggal lebih dulu 0-2 di White Hart Lane saat Hammers menciptakan gol melalui Cheikhou Kouyate dan Diafra Sakho. Tapi kemudian kesalahan yang dilakukan kiper Adrian memberi kesempatan Danny Rose memperkecil ketinggalan saat pertandingan tersisa sembilan menit. Kemudian saat Kane dilanggar di kotak penalti oleh Alex Song saat memasuki akhir pertandingan, dia menjaga ketenangannya untuk menyambar bola pantul setelah tendangan penaltinya masih bisa dimentahkan kiper. Ini nilai yang cukup menggembirakan bagi tim tuan rumah tapi mereka sungguh membutuhkan kemenangan untuk bisa memberi tekanan pada Southampton dan Liverpool, sebelum kedua pesaing berebut posisi keempat di St Mary pada Minggu petang. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KECOH KIPER - Pemain Malaga Juanmi (kanan) mengecoh kiper Barcelona Claudio Bravo sebelum mencetak satu-satunya gol yang membuat Malaga menang 1-0 atas Barca di Camp Nou, kemarin.
Barcelona
Diper malukan Dipermalukan di Kandang Sendiri BARCELONA - Laju 11 kemenangan beruntun Barcelona terhenti pada Sabtu saat Malaga mempermalukan Barca di kandang sendiri. Kekalahan 01 pada laga tersebutmembuat tim Katalan itu gagal memuncaki klasemen Liga Spanyol. Di tempat lain, Antonine Griezmann mencetak dua gol saat Atletico Madrid tampil gemilang untuk menang 3-0 atas Almeria, dan kini hanya terpaut empat angka dengan pemuncak klasemen Real Madrid, yang akan memainkan pertandingan mereka melawan Elche pada Minggu. Pertandingan ini semestinya
dimanfaatkan Barca untuk menang dan membuat mereka unggul dua angka atas Real, namun mereka kurang mampu menerapkan permainan operan mulusnya yang sebelumnya telah meneror lawan-lawannya. “Dalam sepak bola, Anda mengetahui semuanya dapat terjadi. Anda berada di laju yang bagus dan kemudian tiba-tiba Anda kalah,” kata bek Gerard Pique kepada para pewarta. “Kami bermain baik dan hanya karena kami kalah pada satu pertandingan, itu tidak berarti semuanya sekarang buruk.” Tim peringkat ketujuh Malaga mencatatkan gol semata
wayang ketika Dani Alves berusaha untuk melepaskan operan ke belakang, namun Juanmi mencuri bola sebelum mencapai Claudio Bravo dan ia mengecoh sang kiper sebelum memasukkan bola ke gawang yang kosong pada menit ketujuh. Lionel Messi telah mencetak 12 gol pada delapan pertandingan sebelumnya, namun ia tidak mampu mengulang ketajamannya ketika Barca mendominasi penguasaan bola namun tidak mampu menembus pertahanan Malaga. “Itu bukan pertandingan terbaik bukan hanya untuk Leo namun keseluruhan tim,” kata
gelandang Sergio Busquets. “Kami perlu menciptakan lebih banyak peluang dan gol, namun itu tidak memungkinkan.” Messi, Neymar, dan Luis Suarez bermain sejak awal, ketika pelatih Luis Enrique memutuskan untuk tidak mengistirahatkan para penyerang utamanya menjelang pertandingan putaran 16 besar Liga Champions tengah pekan melawan Manchester City. Bagaimanapun, ketiga pemain itu hanya memberikan sedikit dampak saat melawan Malaga yang bermain disiplin. “Kami akan menghadapi tipe tim yang berbeda di Liga Champions,” kata Busquets.
Barca nyaris menyamakan kedudukan tidak lama setelah kemasukan gol, ketika gebrakan Rafinha dari sisi lapangan dapat disapu sebelum melewati garis gawang. Pembantaian yang diharapkan dari Barca tidak pernah terjadi, dan yang paling mengejutkan adalah penampilan Messi yang berulang kali kehilangan bola. Pemain pengganti Pedro Rodriguez menyia-nyiakan peluang pada fase akhir pertandingan untuk mencetak gol penyama kedudukan, ketika tembakannya dari dalam kotak penalti hanya bersarang di jaring sisi gawang. (ant)
Chelsea Ditahan Imbang Burnley
Suluh Indonesia/ap
RAYAKAN GOL - Pemain Burnley Ben Mee (kanan) merayakan golnya ke gawang Chelsea bersama rekan setimnya. Gol Ben Mee membuat timnya bermain imbang 1-1 dengan Chelsea.
BOGOR
LONDON - Chelsea memberi sedikit harapan bagi Manchester City untuk bersaing dalam memperebutkan gelar Liga Utama Inggris setelah mereka bermain imbang 1-1 dengan tamunya Burnley pada Sabtu, yang memberi amunisi lebih untuk pelatih mereka Jose Mourinho. Gol Branislav Ivanovic terlihat membuat tuan rumah berada di jalur mendulang kemenangan-kemenangan rutinnya, namun pemain Chelsea Nemanja Matic diusir keluar lapangan dan tandukan Ben Mee meyamakan kedudukan untuk Burnley pada menit ke-81. Chelsea mengajukan dua klaim penalti yang ditolak dan keunggulan mereka di puncak
klasemen dapat terpangkas menjadi lima angka, jika City mampu mengalahkan Newcastle United pada pertandingan Sabtu malam. Harapan-harapan Manchester United untuk menembus empat besar dihantam kekalahan 1-2 di markas Swansea City, yang melengkapi kemenangan ganda atas pasukan Louis van Gaal setelah sebelumnya mendulang tiga ngka di Old Trafford pada pertemuan pertamanya musim ini. Batefimbi Gomis membelokan sepakan jarak jauh Jonjo Shelvey untuk membuat Swansea mengirim United ke peringkat keempat di klasemen, tertinggal 13 angka dari puncak klasemen dan satu angka
di bawah Arsenal, yang menang 2-1 di markas Crystal Palace, Selhurst Park. Pertandingan pertama Tim Sherwood sebagai pelatih Aston Villa berakhir mengecewakan ketika tim barunya menyianyiakan keunggulan pada babak pertama untuk kalah 1-2 dari tamunya Stoke City, yang mencetak gol kemenangan melalui penalti Victor Moses pada fase akhir pertandingan untuk mengamankan tiga angka. Di dasar klasemen, Hull City naik empat angka di atas zona degradasi berkat kemenangan 2-1 atas sesama tim papan bawah Queens Park Rangers. Sunderland dan West Bromwich Albion bermain imbang 0-0. (ant)
JAKARTA
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
8
Suluh Indonesia, Senin 23 Februari 2015
Nelayan Nunukan Diduga
Bayar Upeti Polisi Malaysia NUNUKAN - Komandan Pangkalan TNI-AL Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Letkol (L) Imam Hidayat menyesalkan polisi maritim Malaysia menangkap 11 nelayan Indonesia yang atas perintah majikan di negeri jiran sedang membudidayakan rumput laut, Minggu, kemarin. Imam Hidayat di Nunukan, Sabtu mengutarakan kekesalannya itu karena sampai sekarang 11 nelayan pembudi daya rumput laut yang oleh Malaysia dianggap melanggar wilayah perairan, belum dibebaskan. Padahal, kata dia, warga Kabupaten Nunukan tersebut membudi daya rumput laut di wilayah negara itu atas perin-
tah majikannya yang warga negara Malaysia yang kemungkinan tidak ditindak. Imam Hidayat menegaskan, sikap polisi maritim Malaysia yang baru menangkap warga Kabupaten Nunukan yang berbudi daya rumput laut itu menjadi pertanyaan sebab telah berlangsung beberapa tahun. “Pertanyaannya kenapa baru sekarang ditangkap padahal sudah berlangsung sejak beberapa tahun,” ujar dia. Keberadaan warga di daerah itu membudidaya rumput laut di sekitar tapal batas perairan Indonesia dengan Malaysia di dekat Pulau Sebatik tersebut telah berlangsung sejak lima tahun lalu dan telah ada kesepakatan lisan dari pemer-
intah Kerajaan Malaysia. Imam Hidayat mengemukakan, mendapatkan informasi bahwa nelayan (warga) Kabupaten Nunukan diberikan izin membudidayakan rumput laut di perairan Malaysia oleh polisi maritim Malaysia dengan ketentuan menyetor “budget”. Menurut dia, warga Malaysia yang mempekerjakan itu masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan nelayan yang ditangkap itu dengan perjanjian bagi hasil setelah panen. “Pengakuan nelayan kita yang ditangkap ini telah mendapatkan izin dari polisi maritim Malaysia dengan perjanjian menyetorkan uang,” kata Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PUTING BELIUNG PADAMKAN LISTRIK - Jejeran tiang listrik tumbang menghalangi jalan setelah angin puting beliung melanda kawasan jalan Poros Tanjung Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/2). Akibatnya, tiga kecamatan mengalami pemadam listrik.
Polisi Tangkap
Petugas
DPO Kasus Walet di KKU PONTIANAK - Kepolisian Sektor Teluk Barang bekerja sama dengan Resmob Polda Kalbar menangkap Akun, warga Sosok, Kabupaten Sanggau, yang masuk daftar pencarian orang dalam kasus pencurian sarang burung walet di Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara (KKU). “Status DPO Akun ditetapkan sejak tanggal 10 Desember 2014, oleh Polsek Teluk Batang dalam kasus pencurian sarang burung walet seberat tiga kilogram di Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara,” kata Kanit Propos Polsek Teluk Batang, Bripka Suprianto yang ikut dalam penangkapan tersangka Akun di Pontianak, Minggu. Ia menjelaskan tersangka Akun ditangkap di kawasan Mega Mal Ayani, Minggu,
sekitar pukul 14.00 WIB. Tersangka juga diduga sebagai spesialis rampok gaji karyawan dan sarang burung walet. Akun sudah dua kali dipenjara, yang pertama dijatuhi hukuman lima tahun penjara, dan yang kedua 10 tahun penjara. “Pelaku seluruhnya ada empat orang, dan satunya sudah ditangkap terlebih dahulu, kemudian menyusul Akun yang baru saja ditangkap di Mega Mal Ahmad Yani, sedangkan dua tersangka lainnya masih dalam pencarian,” ungkapnya. Para tersangka, kata Suprianto, dalam melakukan kejahatan di malam hari dengan membobol rumah burung walet maupun rumah masyarakat. Sementara itu, Akun mengakui sudah beberapa kali melakukan perampokan, yang pertama terjadi, menurut dia, dirinya tidak sempat menik-
mati hasilnya perampokan tersebut. “Saya keburu ditangkap dan dijebloskan kepenjara selama lima tahun. Perampokan di Nangga Tayap itu saya lakukan bersama lima orang dan salah satunya adalah adik kandung saya,” katanya. Menurut pengakuan tersangka, untuk kasus pencurian pertama, baru ia bersama Arum sudah ditahan sedangkan Pance dan Dedi masih buron sampai sekarang. “Kemudian perampokan yang kedua, bersama empat orang di tambang emas Indotani, dan yang ketiga mencuri tiga kilogram sarang burung walet yang harganya sekitar belasan juta bersama David, Acin, Aci yang masih buron,” ujarnya. (ant)
Temukan Eskavator di Cagar Alam PEKANBARU - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bengkalis dan Kepolisian Sektor Siak Kecil melakukan pantauan udara (20/2) dan menemukan satu unit eskavator (alat berat) di Desa Sungai Linau, kawasan hutan penyangga biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu. Dari foto yang diambil oleh petugas, tampak alat berat
berwarna biru tersebut sedang membuat kanal di kawasan hutan penyangga biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu. Kapolres Bengkalis, AKBP Supriadi di Pekanbaru, Sabtu, saat dikonfirmasi mengatakan, belum mengetahui keberadaan alat berat tersebut. “Saya belum mendapatkan laporan dari anggota tentang alat berat tersebut,” katanya. Supriadi justru mempertan-
Bapaimu dan Apolo Narius Pakaimu melakukan tindak pidana pencurian sehingga ditahan di ruang tahanan Polres Merauke. “Kami sudah menyebarkan personel ke seluruh wilayah Kabupaten Merauke dan sekitarnya untuk mencari dan menangkap mereka,” katanya. Sebagian personel memantau Bandar Udara Mopah dan Pelabuhan Laut Kabupaten Merauke guna menjaga jangan sampai kedua pelaku melarikan
diri keluar dari Kabupaten itu. Selain itu, Polres melakukan pendekatan dengan keluarga kedua pelaku tersebut supaya membantu pihak kepolisian mencari keberadaan kedua orang tersebut. “Kami juga sudah menyebarkan identitas kedua pelaku kepada seluruh Polsek jajaran Polres Merauke dan Polres daerah tetangga untuk membantu mencari dan menangkap kedua pelaku,” ujarnya menambahkan. (ant)
lis berhasil mengamankan sebanyak 11 pelaku pembalakan liar di tiga kecamatan yang berbeda yaitu Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Pinggir dalam rentang waktu dua pekan Ia menjelaskan, tujuh pelaku diamankan di Kecamatan Bukit Batu, dua pelaku diamankan di Kecamatan Pinggir dan dua lainnya diamankan di Kecamatan Bengkalis. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Dua Tahanan Polres Merauke Kabur MANOKWARI - Dua tahanan di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Merauke, Papua, yakni Bambang Bapaimu dan Apolo Narius Pakaimu pada Minggu dini hari kabur, sehingga langsung mendapat pengejaran dari aparat kepolisian. Wakapolres Merauke Komisaris Polisi Muhsin Ningkeula saat dikonfirmasi ANTARA News melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, Bambang
yakan keterkaitan antara alat berat yang beroperasi diduga di hutan penyangga biosfer Giam Siak Kecil tersebut dengan aktivitas pembalakan liar. Namun ia mengatakan akan segera mencari tahu keberadaan alat berat tersebut dan berkomitmen akan memberantas para pelaku pembalakan liar yang beraktivitas di wilayah hukum yang ia pimpin. Sebelumnya Polres Bengka-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629 C.005937-Adv