Skip to main content

Edisi 25 Mei 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Senin, 25 Mei 2015

No. 98 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

Islah Golkar

Hanya Untuk Pilkada JAKARTA - Ketua Umum Golkar hasil Munas Ancol, Jakarta, Agung Laksono mengungkapkan, upaya islah yang digagas Wapres Jusuf Kalla antara kubunya dengan Golkar kubu Munas Bali, Aburizal Bakrie dalam penentuan calon kepala daerah akan memakai sistem satu pintu. Dengan demikian, semua calon yang lolos dan didukung Partai Golkar telah memenuhi syarat administrasi dukungan. ‘’Pertama kita sepakat dulu mengutamakan kepentingan nasional, supaya agenda politik nasional ini bisa berjalan dengan baik, mengutamakan kepentingan partai,” kata Agung saat menghadiri Musda se-Jakarta di DPP Golkar Jakarta, kemarin. Selanjutnya, menurutnya, keduabelah pihak akan membentuk tim kerja untuk menjaring calon kepala daerah dari Golkar. Tim ini bertujuan menyusun rumusan rekonsiliasi dalam menghadapi pilkada. ‘’Masing-masing tiga orang, maksimum lima orang, lalu nanti kita akan merumuskan apa saja sih persyaratan balon pilkada ini,” jelas Agung. Soal kepengurusan mana yang akan menandatangani calon kepala daerah yang diusung Golkar, kedua kubu

berpandangan bahwa proses hukum atas pengesahan DPP masih cukup waktu hingga 2628 Juli. Sebab, saat ini fokus utamanya adalah pada penjaringan calon kepala daerah.

Agung Laksono

‘’Nanti satu pintu. Tidak mengenal lagi dari kubu AL atau Ical. Tapi satu kubu saja. Yang penting syarat apa yang bisa dipenuhi,” terang mantan Ketua DPR ini. Oleh karena itu, dia meyakini, proses penjaringan yang satu pintu tidak akan mengganggu proses hukum yang sedang berjalan. ‘’Jadi naik banding itu tetap berjalan, kalau perlu kasasi, jadi tidak be-

nar kalau hal itu mengubah rencana seperti semula karena akta banding sudah ada, tinggal Senin ini kita ajukan. Kemudian juga Menkum HAM, hal yang sama. Sikap kita tetap, DPP hasil Munas Ancol tetap mengajukan banding,” ujarnya. Agung memastikan masalah penandatanganan registrasi di KPU akan disikapi belakangan. Agung juga memastikan semua berjalan seperti ketentuan perundangan sesuai dengan yang dikehendaki lembaga penyelenggara pemilu itu. ‘’Itu tetap sesuai dengan ketentuan KPU. Gak bisa duaduanya. Yang jelas nanti, yang diakui KPU dan KPU akan melihatnya dari ketentuan perundang-undangan,” ujarnya. Sebelumnya mantan Ketua umum Partai Golkar yang juga Wapres Jusuf Kalla telah menggelar pertemuan tertutup dengan Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie didampingi Sekjen DPP Golkar Idrus Marham. JK mengungkapkan dirinya hanya memfasilitasi ditempuhnya jalan tengah menghadapi pilkada. Namun, dia menegaskan tidak bisa memaksakan Aburizal Bakrie dan kubunya agar melakukan islah. (har)

Aturan Belum Siap

Dana Desa Baru Cair Rp 3,8 Triliun JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, dana desa yang disalurkan pada bulan April 2015 belum banyak terserap karena para bupati belum mengeluarkan peraturan bupati. Sehingga, total serapan dana desa baru sebesar Rp 3,8 triliun atau sekitar 20 persen dari dari yang dianggarkan. ‘’Dana desa sudah kami salurkan, harusnya dalam tahap pertama pada bulan April sudah Rp 8 triliun, tapi baru Rp 3,8 triliun sekarang,” ujar Bambang dalam diskusi di Jakarta, kemarin. Sisa dana desa untuk tahap pertama itu hingga kini masih belum keluar dari kas negara lantaran belum adanya peraturan bupati. Dari sekitar 74.000 desa yang akan mendapat kucuran dana desa itu, lanjut Bambang, baru 270 kabupaten yang sudah menyiapkan peraturan kabupaten sehingga memperoleh dana desa. Setiap desa mendapat dana sebesar Rp 250 juta yang ditujukan untuk pembangunan di wilayah setempat. Pemerintah berharap agar penyaluran dana segar bagi desa ini bisa menggerakkan perekonomian pedesaan. Maka dari itu, Bambang mengungkapkan bupati harus segera menyiapkan produk hukum sehingga pemerintah pusat bisa menggelontorkan dana desa. ‘’Kami minta kepada DPD juga bisa berperan untuk mengingatkan para bupati untuk menyiapkan peraturan,” ucap dia. Bambang mengingatkan agar dana desa ini digunakan dengan hati-hati. Dana desa adalah anggaran pertama yang diterima masyarakat pedesaan dari pemerintah pusat. Lantaran melibatkan anggaran pusat, maka pengawasan pun akan lebih ketat. (har)

Suluh Indonesia/ant

BARCELONA JUARA LIGA - Kapten Barcelona Xavi Hernandez mengangkat piala juara liga Spanyol di stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, kemarin. Barcelona kin mengincar dua tropy lainnya yaitu Piala Champions dan Piala Raja Spanyol.

Optimisme Habibie Akan Daya Saing Bangsa PRESIDEN ketiga Republik Indonesia Bacharudin Jusuf Habibie mengatakan optimistis terhadap kemampuan daya saing bangsa khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Suluh Indonesia/ant

SEMBILAN TAHUN LAPINDO - Sejumlah korban semburan lumpur melumuri badan dengan lumpur saat aksi peringatan 9 tahun semburan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, kemarin. Mereka menuntut pemerintah segera turun tangan dalam pelunasan ganti rugi.

Habibie usai menggelar pertemuan dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) di kediamannya, Jakarta, kemarin mengatakan, tidak ada alasan untuk pesimis, karena sumber daya manusia (SDM) Indonesia mempunyai bibit yang bagus. Usai diskusi tersebut, Habibie menjelaskan bahwa Indonesia masih dalam tahap berkembang

ke arah yang lebih baik, sehingga masa-masa susah harus dilewati. ‘’Bangsa ini memiliki orang-orang terbaik, dulu saya saja dengan segala kemampuan bisa membuat pesawat, sekarang dengan generasi penerus yang cukup gizi pasti bisa melampaui,” tuturnya. Habibie berpendapat bahwa SDM Indonesia sudah baik, namun terkendala dalam masalah

kepemimpinan. Ia menganggap Indonesia kurang sosok pemimpin. ‘’Kreatif dan produktif akan lebih baik jika didukung lapangan pekerjaan, agar bisa maksimal menyalurkan kemampuannya,” katanya. Untuk mengeluarkan kemampuan terbaik seorang individu dibutuhkan visi misi pemimpin yang tepercaya. Ia berharap, agar generasi muda bisa mendedikasikan ilmu dan kemampuannya untuk kemajuan bangsa Indonesia, sehingga dapat menularkan ilmunya kepada seluruh masyarakat. Dalam pertemuan tersebut,

Habibie juga berharap melalui AIPI bisa melahirkan 1.000 akademisi yang bisa mendukung proses kemajuan bangsa. Saat ini AIPI hanya memiliki sekitar 80 anggota dari akademisi, dan memiliki target selalu bertambah anggota setiap bulannya. ‘’Saya berharap hingga bulan Oktober mendatang bisa mencapai 1.000 anggota yang kompeten dari Sabang hingga Merauke untuk menularkan ilmunya kepada nusa dan bangsa,” katanya. Sebelumnya, Habibie dengan dua rekannya mendirikan AIPI sebagai lokomotif menggerakan Iptek. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 25 Mei 2015

2

Konstruksi Bawah Tanah

MRT Lakukan Rekayasa Lalin

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mengurangi dampak kemacetan terkait pekerjaan pembangunan stasiun bawah tanah MRT pada titik Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Setiabudi. Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami dalam rilis yang diterima di Jakarta, Minggu mengatakan pembangunan stasiun bawah tanah di sepanjang koridor SudirmanThamrin terus berlanjut. Pada area konstruksi MRT di Bundaran HI telah selesai dilakukan pekerjaan road decking pada sisi barat atau di dekat Kedutaan Besar Jepang. ‘’Tahap selanjutnya, area kerja di sisi barat akan kembali ke median Jalan MH Thamrin untuk melanjutkan pekerjaan road decking dan pekerjaan struktur utama Stasiun Bundaran HI. Pergeseran pagar

proyek dari sisi barat ke median jalan itu akan selesai pada Selasa (26/5). Untuk itu, rekayasa lalin pun akan dilakukan,” katanya. Menurut dia, road decking itu berfungsi agar pekerjaan pembangunan stasiun bawah tanah dapat berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas yang melintas diatasnya. Pergeseran area kerja itu akan dimulai pada 24 Mei 2015 hingga akhir bulan Oktober 2016. “Pergeseran itu dilakukan karena area kerja yang terbatas di Jalan MH Thamrin berbeda dengan area kerja di sepanjang Jalan Sudirman yang cukup luas, sehingga tidak perlu dilakukan pemindahan,” ujar Dono. Sementara itu, dia menuturkan pada titik konstruksi di Senayan telah selesai dilakukan seluruh tahapan pekerjaan pengecoran atap stasiun bawah tanah. (kmb)

Kilas Suluh Indonesia/ant

KEBAKARAN PEMUKIMAN PASAR SENEN - Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di samping Terminal Pasar Senen, Jakarta Pusat, kemarin. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib.

Macet Jakarta Sebabkan

Kerugian Rp 65 Triliun

JAKARTA - Kerugian yang ditimbulkan akibat kemacetan di jalan raya DKI Jakarta dapat mencapai hingga Rp65 triliun per tahun yang tidak hanya dari segi ekonomis tetapi juga terkait terganggunya psikologis masyarakat ibu kota. ‘’Data menunjukkan bahwa kerugian akibat kemacetan di Jakarta mencapai Rp65 triliun per tahun,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan

Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Arie Setiadi Moerwanto di Jakarta, kemarin. Ia memaparkan, Kerugian ekonomi ini tentunya belum termasuk kerugian nonekonomi seperti kondisi psikologi pemakai jalan maupun efek domino lain seperti berkurangnya produktivitas masyarakat akibat kemacetan. Arie juga menyatakan bahwa saat ini data jalan dan lalu

lintas yang dimiliki oleh setiap institusi berbeda-beda oleh karena itu perlu dilakukan penyeragaman informasi yang sinergis untuk kepentingan bersama. Permasalahan ini menjadi isu bersama yang diakibatkan oleh berbagai hal, sebagai contoh jalan rusak, banjir karena drainase yang kurang baik, ataupun hambatan lain seperti kecelakaan lalin sehingga

diperlukan koordinasi berkelanjutan di antara para pemangku kepentingan. “Agar persoalan ini dapat diatasi dengan lebih efektif dan efisien,” katanya dan menambahkan, sinergitas data merupakan awal yang diperlukan untuk mendapatkan informasi yang akurat sehingga ke depan dapat dilakukan langkah-langkah yang terintegrasi oleh seluruh institusi terkait.

Sementara, Badan Kerja Sama Pembangunan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur, Karawang, dan Purwakarta atau BKSP Jabodetabekjurkarpur saat ini fokus menyelesaikan masalah banjir dan kemacetan. ‘’Banjir dan macet masih menjadi perhatian utama BKSP Jabodetabekjurkarpur,’’ katanya. (kmb)

55 Warga Rusun

Dapat Akta Kelahiran Gratis

Suluh Indonesia/ant

SOLIDARITAS ROHINGYA - Aktivis Jaringan Solidaritas Bangsa-bangsa (JSBB) melakukan aksi solidaritas terhadap pengungsi Rohingya, di Bunderan HI Jakarta, kemarin. Dalam aksinya JSBB mengkritisi sikap ASEAN yang tidak becus mengurus para pengungsi Rohingya.

JAKARTA - Sebanyak 55 warga Rusun Pinus Elok, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, akhirnya memiliki akta kelahiran. Akta kelahiran tersebut diberikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) secara gratis yang melakukan layanan jemput bola di rusun tersebut. Di Jakarta Timur sendiri Dukcapil akan menyambanyi 11 rusun lain yang akan dilayani pembuatan akta kelahiran gratis. Dengan syarat, melampirkan fotopi KTP, KK, surat nikah orangtua, surat keterangan lahir, surat pengantar RT dan surat perjanjian (SP) penempatan rusun. “Hari ini kita cetak 55 akta lahir bagi warga Rusun Pinus Elok, sesuai dengan jumlah permintaan. Kita tetap layani warga yang membutuhkan akta lahir,” ujar Edison Sianturi, Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, kemarin.

Disebutkannya, sejak Januari hingga Mei 2015 ini, pihaknya sudah menerbitkan 150 ribu akta kelahiran warga DKI. Batasan usia tidak diberlakukan lagi karena banyak orang membuat akta kelahiran untuk persyaratan pembuatan paspor. Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Timur, Abdul Haris menambahkan, dalam mendukung program kota layak anak, pihaknya saat ini memfokuskan layanan administrasi kependudukan di 11 rusun yang memiliki 56 tower. Masingmasing adalah Rusun Pinus Elok A dan B. Kemudian Rusun Komarudin, Rusun Pulo Jahe, Rusun Jatinegara Kaum, Rusun Cipinang Besar Selatan, Rusun Cipinang Besar Utara, Rusun Pondok Kopi, Rusun Cakung Timur, Rusun Pulogebang dan Rusun Cakung Barat. (kmb)

30 Unit Rusunawa Disegel RATUSAN personel Dinas Perumahan dan Gedung Pemda, Satpol PP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta dibantu aparat kepolisian menggelar sweeping di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, kemarin. Hasilnya, sebanyak 30 unit rusun disegel lantaran pemiliknya tidak sesuai dengan surat-surat kelengkapan sewa dan dokumen kependudukan. Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengatakan, pihaknya masih kerap mendapat laporan alih sewa penghuni rusun. Padahal, peruntukan Rusunawa di DKI diprioritaskan bagi warga relokasi yang tidak mampu. Menurut Rustam. jangan sampai yang menempati malah orang yang tidak tepat. Sebab, saya masih sering mendapat laporan ada alih sewa. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Ika Lestari Adji mengatakan, terhadap unit yang disegel, pihaknya masih memberi kesempatan untuk mengurus. (kmb)

17 Pohon Dipangkas SEBANYAK 17 pohon rawan tumbang di sepanjang Jalan Utama, RW 05, Kelurahan Cengkareng Barat dan Jalan Puspa Raya, RW 12, Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, dipangkas. Penopingan dilakukan berkat laporan warga. Itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi pohon tumbang atau dahannya sempal akibat hembusan angin kencang atau turun hujan. Camat Cengkareng, Ali Maulana Hakim mengatakan, pihaknya sengaja melakukan pemangkasan pohon, baik yang tumbuh di jalan besar yang ramai dilintasi kendaraan hingga di lingkungan warga. Penopingan dilakukan berkat laporan warga, dan sebagai bentuk antispasi pohon tumbang atau dahannya sempal akibat hembusan angin kencang atau turun hujan. Selanjutnya, pemangkasan akan dilakukan pada pohon yang terdapat di Kelurahan Cengkareng Barat. (kmb)

Hasil Retribusi Loksem SISTEM pembayaran lokasi sementara (loksem) dengan autodebet cukup ampuh menekan kebocoran uang retribusi. Tercatat hingga April 2015, dari 22 loksem di Jakarta Barat berhasil mengumpulkan retribusi sebesar Rp 142.386.000 dari 1.157 pedagang. Di mana tiap pedagang wajib membayar retribusi sebesar Rp 3.000 per hari. Kepala Suku Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Barat, Slamet Widodo mengatakan, saat ini di Jakarta Barat sudah ada 22 loksem. Rencananya, tahun ini Pemkot Jakarta Barat berencana akan menambah jumlah loksem tersebut melalui usulan penempatan loksem oleh masing-masing kelurahan di Jakarta Barat. Untuk menjadikan lokasi boleh digunakan berdagang para PKL kelurahan wajib mengusulkan lokasi tersebut ke pemerintah agar dikeluarkan keputusan walikota. Menurutnya, untuk saat ini sudah ada empat titik di Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, yang rencananya akan dijadikan loksem. (kmb)

DKI Luncurkan Program

Ketuk Pintu Layani dengan Hati PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warganya.

Terlebih, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, telah terjadi peningkatan jumlah warga yang berobat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh wilayah ibu kota pasca diterapkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Kalau ketemu wanita usia subur, kita akan cek IFA. Apabila ada bayi imunisasi, kalau ada lansia kita lanjutkan pro-

gram di situ. Warga Jakarta yang belum memiliki BPJS, kita akan kasih “ “Kenaikan jumlah pasien yang berobat hingga berlipatlipat,” ujar Koesmedi Priharto, Kepala Dinkes DKI Jakarta, saat peresmian program ‘Ketuk Pintu Layani dengan Hati’ di Rusun Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (24/5). Program ini diprakarsai oleh tim PKK DKI bekerjasama den-

gan sejumlah LSM. Ia mengatakan, sejak program JKN diberlakukan sekitar tiga tahun lalu, pasien yang berobat di seluruh puskesmas yang ada di ibu kota semakin banyak. “Untuk itu, kami membuat program ketuk pintu layani hati. Kalau ketemu wanita usia subur, kita akan cek IFA. Apabila ada bayi imunisasi, kalau ada lansia kita lanjutkan program di situ. Warga Jakarta yang belum memiliki BPJS, kita akan kasih. Harapan kami semuanya jadi data,” katanya. Ia mengungkapkan, program ‘Ketuk Pintu Layani dengan Hati’ akan berlangsung hingga 5 Oktober mendatang di se-

luruh wilayah Jakarta. “Acara serupa pada hari ini juga digelar di Rusunawa di Tambora, Johar Baru, kampung deret Selatan dan Marunda Jakut. Sehingga, semua akan tercatat,” ungkapnya. Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan program kegiatan lainnya dalam rangka peningkatan kesehatan bagi warga Jakarta. Program tersebut di antaranya penyediaan tenaga kesehatan dokter, perawat dan bidan. “Setiap 1.250 penduduk akan kita berikan 1 dokter, 1 perawat dan 1 bidan. Tujuan program ini agar warga merasa seperti memiliki dokter pribadi,” tandasnya. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

PENDUDUK MISKIN IBUKOTA - Suasana pemukiman kumuh yang terdapat di Jakarta Utara, kemarin. Menurut data BPS jumlah penduduk miskin di Jakarta mencapai 364 ribu jiwa atau 3,5 persen dari penduduk ibukota, namun angka itu merupakan yang terendah jika dibandingkan dengan provinsi lain.


Metr politan

Suluh Indonesia, Senin 25 Mei 2015

3

PKB Dorong

Bentuk Pansus Beras JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong DPR membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mengusut peredaran beras sintetis yang ditemukan di beberapa daerah. ‘’Pansus ini diharapkan dapat mengungkap dan menjelaskan mengapa dan bagaimana hal ini bisa terjadi,” kata Wakil Sekjen DPP PKB Daniel Johan dalam jumpa pers di Kantor DPP PKB, Jakarta, kemarin. Ia menegaskan bahwa pembentukan Pansus diperlukan mengingat persoalan beras sintetis

memerlukan penanganan komprehensif yang melibatkan banyak pihak. Selain itu, persoalan beras sintetis merupakan masalah serius karena menyangkut hajat hidup masyarakat luas, sehingga tidak boleh dibiarkan begitu saja. ‘’Langkah ini perlu dilakukan untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat memasuki masa puasa dan Idul Fitri dengan tenang,” kata Daniel. Menurut Daniel, Pansus juga dimaksudkan untuk menjawab berbagai spekulasi terkait munculnya temuan beras sintetis yang dioplos itu. (ant)

Kepala Daerah

Pahami Daerahnya

Suluh Indonesia/ant

ISLAH TERBATAS GOLKAR - Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono (kedua kanan) bersama Sekjen Partai Golkar Zainudin Amali (kedua kiri), Korwil DKI Partai Golkar Ali Wongso Holomoan Sinaga (kanan) dan Plt Ketua Golkar DKI Fayakhun Andriadi menghadiri pembukaan Konsolidasi dan Musda Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, kemarin. Dalam sambutannya, Agung menyebut akan melakukan islah terbatas dengan pihak Aburizal Bakrie.

Apabila ARB Mundur

Islah Menjadi Istimewa JAKARTA - Pelaksana Tugas Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Papua versi kepemimpinan Agung Laksono, Victor Abraham Abaidata, mengatakan jalan islah akan istimewa apabila Aburizal Bakrie (ARB) bersedia mundur dari kursi ketua umum. ‘’Islah bukan gagasan baru, namun akan menjadi istimewa jika Pak ARB bersedia mundur dari jabatan

‘ketua umum’ meski hanya sementara,” kata Victor Abraham Abaidata di Jakarta, kemarin. Pernyataan Victor menyoal upaya islah antara Golkar kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie yang tengah diupayakan oleh kader senior Golkar sekaligus Wapres RI Jusuf Kalla. Victor mengatakan dalam proses islah itu mekanisme

penjaringan dan kriteria calon kepala daerah untuk kepentingan pilkada serentak dapat dikerjakan oleh tim bersama. Namun pemberian rekomendasi dan surat dukungan kepada calon kepala daerah untuk diserahkan ke KPU, hal itu dilakukan oleh kepengurusan Golkar yang tercatat atau terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI dan memiliki SK

Menkumham yang masih berlaku sesuai dengan amanat undang-undang. Menurutnya islah bisa tetap berjalan seiring proses hukum yang bergulir. Tindakan konkret untuk Golkar ikut pilkada mutlak dan bersifat segera, agar pengurus, kader dan simpatisan Golkar di daerah serta para kandidat tidak terus dibuat bingung dengan situasi konf-

lik. ‘’Jangan sampai energi kekuatan Karya Kekaryaan, Karya Siaga Gatra Praja, terkuras habis sebelum masuk arena. Ibarat main bola, tenaga sudah lebih dulu habis sebelum pertandingan (pilkada),” jelas dia. Lebih jauh Victor mengingatkan bahwa islah Partai Golkar bukanlah hal baru dalam konflik Golkar. (ant)

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan menginginkan pemimpin daerah harus memahami wilayahnya agar dapat menyelesaikan beragam potensi konflik terkait pertanahan di berbagai daerah seperti yang berkaitan dengan tanah masyarakat adat. ‘’Eksploitasi sumber daya alam yang tidak sistematis dan sporadis juga dapat memperparah kondisi. Pimpinan daerah semestinya dapat memahami dengan baik potensi wilayahnya,” kata Ferry di Jakarta, kemarin. Menurut dia, terkait dengan maraknya konflik pertanahan yang terjadi di masyarakat, pihaknya selalu mendorong agar para pihak yang bersengketa dapat duduk bersama untuk musyawarah. Ia juga berpendapat bahwa manusia memiliki hubungan emosional

Ferry Mursyidan Baldan

yang sangat erat dengan tanah. “Manusia tidak bisa memandang tanah sebagai hal yang terpisah dari kejiwaan,” paparnya. Menteri Agraria juga mengemukakan bahwa pihaknya akan memberikan hak komunal kepada masyarakat adat sebagai bukti kesungguhan pemerintah dalam menyelesaikan kasus tanah masyarakat adat yang kerap terjadi di berbagai daerah. (ant)

Ical :

Islah Untuk Pendaftaran Pilkada JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie atau Ical mengatakan islah dengan kubu Agung Laksono dilakukan untuk kepentingan pendaftaran calon kepala daerah dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). ‘’Nanti itu belakangan, yang penting daftarkan saja. Kalau sudah daftar dan sebagainya baru keputusannya di tangan DPP,” kata Ical saat ditemu di rumah dinas Wapres di Jakarta, kemarin. Ical mengatakan hal yang paling penting adalah penjaringan calon kepala daerah yang akan diajukan Golkar dalam pilkada di sejumlah daerah.

Bakrie mengatakan saat ini sejumlah calon kepala daerah sudah boleh mendaftar ke kantor DPD Partai Golkar di daerah. Sementara itu terkait mekanisme islah, Ical mengatakan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla telah menghubungi Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono untuk mendiskusikan hal itu. ‘’Ini sementara kesepakatan untuk pilkada. Setelah itu ada proses hukum jalan terus,” ujar Ical. Pada kunjungannya petang itu, Ical didampingi oleh Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham. Hingga pada Sabtu petang, masih belum ada rencana tatap

muka antara Ical dan Agung untuk membahas islah partai. Idrus memastikan Partai Golkar turut serta dalam pilkada di berbagai daerah di Indonesia pada 2015. ‘’Partai Golkat ikut, karena semua punya komitmen yang sama, kemudian ditangani oleh tim,” ujar Idrus. Ketika ditanya siapa yang akan mensahkan daftar calon kepala daerah dari Partai Golkar, Idrus mengatakan semuanya diselesaikan di kantor Golkar. Sementara itu Kalla mengatakan, dirinya akan melakukan pertemuan tahap kedua dengan Agung dan Bakrie guna membicarakan teknis islah. (ant)

Suluh Indonesia/ant

DORONG PANSUS BERAS PLASTIK - Ketua Fraksi PKB DPR Helmy Faishal (ketiga kanan) dan Wasekjen DPP PKB sekaligus Kapoksi IV FPKB DPR RI Daniel Djohan (kedua kiri) menunjukkan pernyataan sikap DPP PKB terkait beras plastik, disaksikan (dari kiri) Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) VI Fraksi PKB DPR Neng Eem Marhamah di Jakarta, kemarin.

ISES 2015

Mencari Tokoh Peduli Energi dan Lingkungan INTERNATIONAL Student Energy Summit (ISES) 2015 akan segera digelar di Bali dengan Indonesia dan ITB sebagai tuan rumah penyelenggara. Even ini akan berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center 10 - 13 Juni 2015. Tema ISES tahun ini adalah “Connecting the Unconnected” yang akan membicarakan kesenjangan dalam pemanfaatan serta pengembangan energi di negara maju dan negara berkembang serta upaya untuk mengurangi jarak kesenjangan tersebut. Selain isu-isu ketahanan energi dunia, konferensi, yang akan dihadiri lebih dari 800 pemuda dari hampir 100 negara ini, akan membicarakan isu-isu lingkungan hidup. Seperti penyelenggaraan ISES sebelumnya di negara lain, Panitia mengharapkan ISES 2015 dapat dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia.

Guru besar ITB yang juga duduk sebagai salah satu anggota High Level Advisory Board ISES 2015 Tutuka Ariadji mengaku senang dengan keberhasilan Indonesia dan ITB sebagai tuan rumah. Melalui konferensi ini, pihaknya berharap dapat memperkenalkan potensi energi Indonesia kepada seluruh dunia. Seperti yang diketahui, Indonesia memiliki sumber panas bumi yang melimpah, sumber energi matahari yang tersebar merata di seluruh wilayahnya, batu bara, dan bio fuel yang diperoleh dari tanaman yang tumbuh subur di Indonesia.

Tutuka Ariadji Tutuka menambahkan, potensi ini tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal dikarenakan terbatasnya infrastruktur yang dimiliki bangsa Indonesia. Diperlukan sebuah teknologi yang memadai serta cara untuk memanfaatkannya dengan bijak sehingga mampu memberikan manfaat bagi banyak orang secara berkelanjutan dan terus-menerus. ‘’Den-

gan adanya ISES 2015, para pemuda diharapkan dapat berkolaborasi untuk memanfaatkan potensi energi secara optimal,” tambahnya. ISES 2015 akan menghadirkan Direktur Umum dan Chief Executive Officer dari OPEC Fund International Development (OFID), Suleiman Jasir AlHerbish dan sejumlah ahli di bidang energi, lingkungan hidup dan pembangunan yang berkelanjutan sebagai pembicara, diantaranya Sri Mulyani (Managing Director World Bank), Noleen Heyzer (UnderSecretary-General of the United Nations and Special Adviser of the United Nations Secretary-General), Christopher Zegras (Associate Professor MIT Urban Planning), dan Heherson T. Alvarez (Commissioner of the Climate Change Commission, Philippines). Termasuk dalam daftar undangan adalah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (son)


Megap litan

Suluh Indonesia, Senin 25 Mei 2015

4

Kilas Depok Miliki Kapolresta Baru BEBERAPA Pekerjaan Rumah (PR) siap menyambut hadirnya Kapolresta Depok baru. Salah satunya, kasus yang menjadi sorotan publik yakni meninggalnya mahasiswa UI di danau UI yang hingga kini belum jelas penyebabnya. AKBP Dwiyono yang resmi menjadi Kapolresta Depok setelah upacara pisah sambut dengan pejabat lama mengaku berjanji akan melanjutkan program-program maupun penyelesaian kasud kapolres terdahulu. Terlebih untuk menjaga keamanan kamtibmas dan membina hubungan antar lembaga.Di hari pertama menjabat, Kapolresta juga langsung menggelar operasi gabungan di sejumlah titik di Kota Depok. Hal itu di katakan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan warganya. Operasi gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) itu berkekuatan 445 personel. (jif)

UI-BNN Perangi Narkoba GUNA memerangi Narkoba di dunia pendidikan, Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penandatangan Nota Kesepahaman dengan UI. Penandatanganan tersebut dilakukan langsung Rektor UI, Muhammad Anis serta Deputi Bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga Nasional, Aidil Chandra Salim di Gedung Pusat Administrasi UI, kemarin. Rektor UI, Muhammad Anis mengatakan bahwa UI sangat peduli akan peredaran Narkoba, khususnya di kalangan mahasiswa. Ia juga menambahkan, melalui kerjasama ini, pihaknya secara bersama akan menghentikan masuknya Narkoba di dunia pendidikan. Menurutnya dunia pendidikan harus jauh dari Narkoba. Hal tersebut tidak lepas karena mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa. Menurut Anis, disayangkan jika mahasiswa tersandung dengan kasus Narkoba, karena Narkoba dapat merusak kinerja mahasiswa dalam menuntut ilmu. (jif)

Dokter Gadungan Ditangkap APARAT Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Depok berhasil meringkus seorang ibu satu anak berinisial IAD (28) yang diduga mengaku dokter palsu (gadungan), akhir pekan lalu. Dalam aksinya, IAD diketahui sudah menjalankan profesi dokter gadungan tersebut di beberapa klinik di kawasan Bogor dan Depok selama lebih dari setahun terakhir. Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, mengungkapkan terbongkarnya praktek dokter palsu tersebut bermula dari adanya laporan kecurigaan sejumlah dokter asli yang bertemu dengan pelaku di salah satu klinik di kawasan Citayam, Depok. Menurut Teguh, berawal dari adanya laporan tersebut, maka kami (buser) langsung menindaklanjutinya dengan melakukan pengembangan. Setelah bukti dirasa cukup, maka yang bersangkutan kami amankan dan benar saja, IAD mengakui bahwa dirinya bukan dokter. Kompol Teguh juga menjelaskan pelaku mengawali prakteknya melalui situs jejaring sosial dengan menggunakan nama palsu sehingga bisa mengobati dan telah lulus sebagai dokter. (jif)

Suluh Indonesia/ant

PERPUSTAKAAN KELILING - Sejumlah anak membaca buku di perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Depok saat car free day di kawasan Grand Depok City, Depok, kemarin. Pemerintah Kota Depok menargetkan penambahan dua unit perpustakaan keliling dalam anggaran belanja tahunan (ABT) 2016 guna mendorong minat baca pelajar, mahasiswa dan warga.

Dana Belum Cair

18 Desa Tunda Pilkades TANGERANG - Sebanyak 18 desa di Kabupaten Tangerang mengalami kendala pencairan dana pemilihan kepala desa (pilkades) akibat administrasi belum lengkap. ‘’Kami sudah berulang kali mengingkatkan panitia supaya melengkapi berkas adminstrasi secepatnya agar dana bisa dicairkan,” kata Kasubid Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Desa Badan Pemberdayaan

Masyarakat, Perempuan dan Pemerintahan Desa (BPMPPD) Kabupaten Tangerang Cucu Abdurosyied di Tangerang, kemarin. Cucu mengatakan panitia itu kadang lalai mengurus administrasi padahal jadwal pilkades sudah mulai dekat. Menurut dia, desa yang mengalami kendala pencairan tersebut yaitu Desa Caringin, Selapajang, Cibugel (Kecamatan Cisoka), Mekarsari, Ran-

cabuaya, Kutruk (Cijambe), Suradita (Cisauk) Desa lainnya yang terlambat pencairan dana seperti Desa Wanakerta, Bada Anom (Kecamatan Sindang Jaya), Dangdeur (Jayanti), Budar, Bumi Ayu, Kubang (Sukamulya), Pasir (Kronjo), Pondok Kelor (Sepatan), Gaga, Kohod, Surya Bahari (Pakuhaji). Pemkab Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,49 miliar yang berasal dari

APBD 2015 untuk membiayai pilkades serentak yang rencananya digelar 14 Juni 2015. Pilkades serentak diikuti sebanyak 362 calon untuk merebut kursi sebanyak 78 desa tersebar pada 29 kecamatan. Penyelenggaraan pilkades berpatokan pada Perbup No.79 Tahun 2014 dan Keputusan Bupati Tangerang No.140/ Kep131-HUK/2015 tentang Penetapan Pelaksanaan Pilkades Serentak.

DPRD Dorong

KIR Secara Online

Kota Bogor Sebar

“Park Ranger” Menjaga Taman BOGOR - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menyebar anggota “Park Ranger” yang bertugas selama 24 jam untuk mengawasi, menjaga dan melindungi taman-taman dari kerusakan yang disebabkan oleh tangan-tangan jahil. ‘’Park Ranger ini petugas khusus yang dibentuk untuk menjaga taman-taman yang ada di Kota Bogor,” kata Kepala Bidang Pertamanan, Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Bogor, Yadi Karyadi, usai peluncuran Taman Air Mancur, kemarin. Yadi menjelaskan, saat ini ada sekitar 30 petugas “Park Ranger” yang ditugaskan untuk menjaga selama 24 jam taman-taman yang ada di Kota Bogor dari aksi nakal pengrusakan, dan vandalisme. ‘’Park Ranger resmi bertugas terhitung mulai hari ini. Untuk saat ini ada dua taman yang dijaga yakni Taman Air Mancur dan Taman Bogor yang ada di depan Rumah Dinas Wali Kota,” kata Yadi. Petugas “Park Ranger” berasal dari anggota Satpol

PP yang direkrut khusus menjadi Polisi Taman. Rencana awal diperlukan sebanyak 50 personel untuk menjaga lima taman besar yang ada di Kota Bogor yakni Taman Eskpresi, Taman Kencana, Taman Heulang, Taman Air Mancur dan Taman Bogor. ‘’Park Ranger di bawah komando langsung Satpol PP. Mereka bertugas memiliki kostum tersendiri yakni berseragam baju kaos, celana pendek dan topi. Penampilan mereka bersahabat. Tetapi memiliki kewenangan untuk menindak pelanggaran yang merusak taman,” katanya. Menurut Yadi, ide membentuk “Park Ranger” didasari aksi pengrusakan taman yang masih terjadi. Seperti di Taman Bogor sudah tiga dirusak oleh tangan jahil, dan sebanyak tiga kali pula pemerintah harus mengeluarkan anggaran untuk memperbaiki tulis Bogor yang dirusak pada huruf G menjadi “Bocor”. ‘’Park Ranger salah satu upaya kita untuk menjaga taman-taman dari kerusakan dan vandalisme,” katanya. (ant)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo

Jumlah pemilih sesuai data tahun 2014 yang tersebar pada 29 kecamatan yakni 2.156.867 jiwa dari sekitar 3,2 juta jiwa, hal itu berdasarkan sebagai pemilik KTP elektronika. Pilkades serentak menerapkan tanda khusus pada kartu undangan pemilih berupa “barcode demi untuk mengantisipasi kecurangan pemilih ganda. Anggaran pilkades untuk 59 desa, kata dia, telah ditransfer ke rekening panitia. (ant)

CIKARANG - Komisi C DPRD Kota Bekasi akan mendorong diterapkannya uji kelaikan kendaraan bermotor secara online. ‘’Kami berharap ke depan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi bisa menerapkan uji kelaikan kendaraan bermotor atau KIR secara online dapat memudahkan pemantauan petugas,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Bekasi, Machrul Falak, di Bekasi,kemarin. Menurutnya, Komisi C sedang melakukan kajian terkait sistem uji KIR secara online untuk segera diterapkan di Kota Bekasi. Pihaknya optimistis, kebijakan itu akan membuat kegiatan uji kelaikan kendaraan menjadi lebih tertib demi kemanan berkendara masyarakat umum. Sistem KIR online, kata dia, dapat dilakukan dengan cara penerapan sistem daring antara data pengujian kendaraan bermotor (PKB) dengan Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat). Dengan penyatuan sistem STNK dan KIR, kata dia, maka buku KIR terpantau per buku. (ant) Suluh Indonesia/ant

RAZIA PREMANISME - Petugas kepolisian memeriksa badan anggota geng motor saat razia premanisme dan narkotika di Jalan Margonda Raya, Depok, kemarin. Razia gabungan yang melibatkan personel Polisi, TNI, dan Satpol PP tersebut dilakukan di tujuh titik wilayah rawan di Kota Depok guna memberantas penyakit masyarakat.

Organda Bogor Pantau

Kepatuhan KTR di Angkot BOGOR - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor, Jawa Barat, memantau kepatuhan sopir angkot terhadap Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok, Sabtu. “Monitoring hari ini kita pusatkan di dua titik. Satu titik di Air Mancur dan titik berikutnya di Jalan Bangka Tugu Kujang,” kata Wakil Sekretaris Organda Kota Bogor, Yadi Indra Mulyadi. Pemantauan (monitoring) kepatuhan KTR di angkot melibatkan 75 anggota Organda dan petugas DLLAJ dibantu Dinas Kesehatan Kota Bogor. Petugas disebar untuk mendata para sopir angkutan kota, menyebarkan kuisioner terkait Perda KTR. “Kita mendata para sopir, menanyakan seputar Perda KTR, mengetahui atau tidak, aturannya

seperti apa dan sanksinya bagaimana kalau melanggar,” katanya. Selain mendata para sopir angkot, juga dilakukan pemasangan stiker KTR yang berisikan informasi tentang Perda Nomor 12 Tahun 2009. Dalam stiker tersebut terdapat kalimat pemberitahuan kepada para penumpang untuk menegur para sopir atau penumpang yang merokok di dalam angkutan umum. Menurut Yadi, kegiatan monitoring tersebut rutin dilakukan oleh Organda bersama DLLAJ Kota Bogor, setiap bulan sekali pada minggu ketiga. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi penerapan Perda KTR di kalangan sopir angkutan umum. “Kesadaran para sopir angkot untuk patuh terhadap Perda KTR sudah terlihat, yang biasanya mereka merokok di angkot dengan alasan menghilangkan ngantuk. Sekarang

sudah lebih hati-hati, kalau ada penumpang mereka tidak merokok,” kata Yadi. Yadi mengklaim, sejak Perda KTR diberlakukan di Kota Bogor dari tahun 2009, sekitar 50 persen sopir angkutan kota patuh terhadap peraturan yang melarang penumpang maupun sopir merokok di dalam angkutan kota. “Tidak hanya dari sopir saja, penumpang juga memiliki kesadaran akan aturan ini. Mereka yang mau merokok biasanya memilih duduk di depan (samping sopir), ini jadi bangku VVIP. Dan penumpang juga tidak segan-segan menegur sopir atau penumpang yang merokok,” katanya. Sementara itu, Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bogor, Nia Nurkania menambahkan, kesadaran sopir angkot dan penumpang terhadap Perda KTR meningkat terus menerus. (ant)

Disdik Tambah 863 KIP TANGERANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang menambah 863 siswa penerima kartu pintar yang tersebar pada 29 kecamatan. ‘’Penambahan itu diberikan kepada siswa yang berprestasi di bidang non-akademik,” kata Kepala Disdik Kabupaten Tangerang, Banten Zaenudin di Tangerang, kemarin. Zaenudin mengatakan selama ini penerima kartu pintar hanya 5.887 siswa dan setelah penambahan tersebut menjadi 6.750 siswa. Menurut dia, sasaran utama penerima kartu pintar yakni siswa yang orang tuanya kurang mampu tapi memiliki prestasi terbaik di sekolahnya. Penerima kartu pintar tambahan tersebut adalah bagi yang juara satu hingga juara tiga bidang non akademik di tiap sekolah. Mekanisme siswa yang mendapatkan kartu pintar tersebut yakni orang tua harus mengajukan permohonan dan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa setempat. ‘’Permohonan itu tentunya diketahui kepada sekolah masing-masing sehingga mereka dapat menerima dana setiap bulan untuk menunjang pendidikan,” katanya. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Senin 25 Mei 2015

F OKUS Lakukan Penelitian dan Hukum Berat Pelaku ITA terkejut dengan isu beredarnya beras “plastik” di masyarakat. Karena ini menyangkut masalah bahan pokok, isunya langsung meluas secara tiba-tiba. Jelas menimbulkan ketakutan karena bagaimanapun kalau telah dikonsumsi oleh masyarakat, pasti akan menimbulkan gangguan kesehatan. Kita tahu sekarang ini, biaya pengobatan sering kali tidak terjangkau oleh masyarakat kecil. Bahkan kalaupun mampu membayar ongkos berobat, ruang untuk merawat orang sakit pun tidak tersedia. Pikiran masyarakat langsung berkembang begitu mendengar adanya beras “plastik” yang juga disebut dengan beras sintentik ini. Kita tentu paham dengan kondisi sosial tersebut. Ketidakpastian politik, harga yang mahal dan merambat naik, membuat pikiran mereka menjadi khawatir. Memang, pemerintah wajib menyarankan rakyatnya untuk tidak panik dan tetap tenang. Akan tetapi, apabila terus-menerus tertimpa masalah seperti ini, masyarakat menjadi tidak percaya. Dalam hal makanan, sudah terlalu sering kita dengar adanya makanan beracun beredar di pasaran. Juga sering kita dengar anak-anak sekolah dasar keranunan makanan. Tanggapan dari hal tersebut, pemeriksaan oleh aparat pemerintah konon sudah dilakukan. Tetapi peristiwanya selalu berulang. Inilah yang membuat masyarakat kecewa dan sering tidak percaya dengan langkah yang dilakukan pemerintah. Pada konteks ini kita tidak menyalahkan kalau masyarakat panik bahkan apatis dengan langkahlangkah yang dilakukan tersebut. Ketika beras sudah dipermainkan seperti ini, kalau memang benar beras yang beredar itu adalah beras “sintetik”, maka kita tidak boleh main-main. Beras merupakan bahan dasar pokok bagi masyarakat yang pasti sudah akan dibeli. Mungkin kue yang berpengawet bahan kimia atau berbahan pewarna kimia dapat kita tunda mengkonsumsinya. Tidak demikian halnya dengan beras karena merupakan keperluan pokok. Dengan konteks demikian maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pemeriksaan akurat terhadap isu ini. Beras yang dipandang sintetik itu harus benar-benar diperiksa secara cermat di laboratorium. Kita salut atas tindakan pemerintah yang sudah melakukan ini melalui laboratorium Sucofindo. Jika memang benar-benar telah terbukti ada beras sintetik yang beredar, tangkap pelakunya. Penangkapan ini harus bisa dilakukan dan proses pelaku secara hukum. Melakukan penipuan terhadap makanan pokok rakyat, tidak ada bedanya dengan melakukan korupsi bahkan pengedaran narkoba. Beras beracun akan menimbulkan penyakit yang secara perlahan membunuh masyarakat. Tidak ada bedanya hal itu dengan mengedarkan narkoba. Hukum harus ditegakkan kepada para pelanggar ini. Ada kemungkinan,keberanian mereka mengedarkan beras yang membahayakan ini, disebabkan adanya pandangan pemerintah yang lembek terhadap pelaku-pelaku pemalsuan seperti ini. Pada konteks lain harus ada sosialisasi agar masyarakat mengerti bagaimana membedakan antara beras sintetis dengan beras yang asli. Ini merupakan fenomena baru, dan karena itu mesti ada langkah cepat dari pemerintah. Tidak boleh lagi ada kelambanan, apalagi yang sifatnya pura-pura belaka. Sering kali langkah pemeriksaan makanan ini kelihatan seperti hangat-hangat tahi ayam saja yang setelah menyurut pemberitaannya, dianggap masalah sudah selesai. Aparat pemerintah mesti mengambil banyak pelajaran dari fenomena ini. Setelah berbagai tekanan psikologis dari dinamika politik yang ada, kini masyarakat secara langsung mendapat tekanan lain lagi pada bahan pokok yang beredar. Hentikanlah dulu koflik politik di tingkat mana pun agar rakyat mampu lebih berkonsentrasi dalam menjalani kehidupan. ***

K

Bang D

el

PPP-Golkar terancam tidak bisa ikut Pilkada jika tidak segera islah

Beras ‘Plastik’ di Tengah Masyarakat Berbudaya Plastis SETELAH beredarnya ikan atau daging ayam yang diawetkan dengan bahan-bahan formalin, bakso dengan borax, beras dengan bahan pemutih, kini diisukan lagi beredar di pasaran beras “plastik”. Belakangan beras “plastik” ini diperbaiki lagi perbendaharaan katanya dengan beras “sintetis”.

Beras “sintetis” yang diduga berasal dari Tiongkok dan mempunyai bentuk yang tidak terlalu berbeda dengan beras lainnya ini, sekarang sedang diuji di laboratorium Sucofindo. Bahkan rasanya pun dikatakan tidak berbeda dengan beras lain. Akan tetapi isu ini sudah telanjur beredar di masyarakat yang membuat sebagian masyarakat resah dan khawatir apabila beras tersebut sudah terkonsumsi. Inilah bentuk tekanan lain yang dialami masyarakat setelah mendapat tekanan psikologis dari berbagai move politik dari para politisi. Jika elite-elite politik yang sering melakukan move tersebut mampu membeli beras secara selektif dan aman dikonsumsi, sebagian besar masyarakat yang terkena tekanan politik ini justru tidak mampu membeli beras secara selektif, bahkan mungkin membeli beras pun tidak mampu. Jika memang benar beras “sintetis” beredar di masyarakat dan telah terkonsumsi, maka ini merupakan sebuah pelecehan kepada aparat pemerintah dan pelecehan kepada masyarakat. Pedagang atau penyelundup beras sintetis tersebut memandang seolah-olah pemerintah sudah tidak ada, dan bebas memperdagangkan apa pun sekehendak hati. Fenomena ini terjadi, tidak lain disebabkan oleh sikap pemerintah juga yang lalai terhadap tugas pokoknya. Kesemena-menaan hanya dapat terjadi apabila pengawasan yang seharusnya dilakukan, tidak berlangsung secara sempurna atau semestinya. Dan apabila pengawasan demikian berlangsung secara terus menerus atau terakumulasi, maka kesemena-menaan pasti menjalar semakin luas. Itulah fakta sosial yang kini terjadi di Indonesia. Mungkin hal ini sangat mirip dengan konstruksi teoretis yang sering diungkap oleh para teoretikus sosial, yaitu masyarakat “yang seolah-olah”, masyarakat plastis, semua tindakan yang dilakukan lebih bersifat formalitas belaka, tanpa menuntaskan agenda yang tersedia. Semua yang dimunculkan ke permukaan yang baik-baik saja, yang rapi-rapi saja sedangkan kemasan di dalamnya masih sangat banyak yang belum beres, masih hancur. Penanganan Sporadis Beras “sintetis” tersebut tidak

Pasti banyak yang senang ...

5

Oleh GPB Suka Arjawa*

Sekarang ini, pemerintah seolah tidak jelas perhatiannya dalam mengelola kebijakan. Dalam arti tidak dapat fokus menentukan kebijakannya. Pusat perhatian pemerintah seolah-olah lebih banyak tertuju kepada persoalan-persoalan politik sedangkan perhatian kepada tanggung jawab sosial untuk kesejahteraan rakyat seolah dinomorduakan, bahkan dinomor sekiankan. Hal inilah kiranya yang dimanfaatkan oleh para pengedar beras “sintetis” tersebut. Memanfaatkan konsentrasi pemerintah yang lebih banyak kepada konflik politik, mereka mengincar celah yang tidak mendapat perhatian, yaitu seolah-olah memberikan bantuan terhadap keperluan pokok masyarakat, dengan menjual beras “sintetis”. akan mungkin beredar apabila langkah-langkah yang dilakukan sebelumnya oleh aparat pemerintah tegas terhadap beredarnya makanan yang memakai bahan pengawet seperti formalin atau bakso yang memakai borax atau beras putih yang konon disemprot cairan kimia. Penanganan yang dilakukan terhadap pelanggaran itu kebanyakan hanya ber-

sifat sporadis, tidak kontinyu hanya di beberapa tempat saja. Model penanganan demikian sudah dipandang cukup sebelum kemudian muncul kasus baru yang merenggut korban di masyarakat. Sering misalnya terdengar, anak SD keracunan makanan dan persitiwa itulah yang kemudian memicu aparat pemerintah untuk bertindak kembali. Apabila tidak

ada keracunan berulang, operasi terhadap makanan tidak akan dilakukan. Inilah yang terjadi pada beras “sintetik” ini. Pelakunya, apalagi beras ini diimpor, kemungkinan besar melihat perilaku aparat yang lemah itu sebelum secara “gagah berani” melempar produk beracun ke pasaran. Jika sebelumnya beras berpemutih bebas beredar di pasaran, maka pelaku ini tidak takut mengedarkan beras sintetis tersebut. Aparat pemerintah tidak pernah tuntas menyelesaikan persoalan beredarnya makanan yang tidak sehat ini. Sehingga, justru dimanfaatkan sebagai lahan bisnis di saat perekonomian sedang tertekan. Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah tentang pusat perhatian pemerintah. Sekarang ini, pemerintah seolah tidak jelas perhatiannya dalam mengelola kebijakan. Dalam arti tidak dapat fokus menentukan kebijakannya. Pusat perhatian pemerintah seolah-olah lebih banyak tertuju kepada persoalan-persoalan politik sedangkan perhatian kepada tanggung jawab sosial untuk kesejahteraan rakyat seolah dinomorduakan, bahkan dinomor sekiankan. Hal inilah kiranya yang dimanfaatkan oleh para pengedar beras “sintetis” tersebut. Memanfaatkan konsentrasi pemerintah yang lebih banyak kepada konflik politik, mereka mengincar celah yang tidak mendapat perhatian, yaitu seolaholah memberikan bantuan terhadap keperluan pokok masyarakat, dengan menjual beras “sintetis”. Dalam konteks ini, pemerintah harus benar-benar jeli memperhatikan. Kalau benar beras ini datangnya dari luar negeri, hanya para pedagang besarlah yang mempunyai keberanian dan kemampuan untuk melakukan impor tersebut. Pelajaran besar sudah diberikan melalui isu beredarnya beras “sintetik” ini. Maka, tidak boleh lagi ada tindakan setengah-setengah yang dilakukan pemerintah. Pemeriksaan tidak boleh lagi bersifat formalitas belaka, tetapi harus melibatkan seluruh aparat sampai tuntas. Kemungkinan besar, dengan memanfaatkan jalur transportasi yang cepat dan tidak mau rugi atas kegiatan bisnisnya, beras seperti ini sudah beredar jauh dari Jawa Barat. Sidak sudah sepantasnya dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia. Sebab, mengobati penyakit memerlukan biaya jauh lebih besar dibandingkan dengan membangun sektor yang lain. *Penulis, staf pengajar FISIP Univ. Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Keadilan Sosial Semakin Absurd SEBAGAI warga ibukota saya merasa nasib rakyat bawah semakin diinjak-injak. Nampaknya masih banyak hal yang perlu direvisi dari berbagai kebijakan yang menyentuh tentang kesejahteraan rakyat, terutama kelas bawah. Pemerintah tak boleh lepas tangan begitu saja mengenai nasib rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan. Banyak hal yang saya anggap kurang tepat dalam mengatasi kemiskinan seperti penggusuran pedagang kaki lima yang bersifat kasar dan kurang bijak. Selama ini sering terjadi pemungutan liar yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bermoral. Langkah-langkah untuk menghindari hal ini seharusnya lebih ditegakkan agar rakyat kelas bawah bisa berusaha mencari makan dengan tenang tanpa

ada perasaan resah atau tertindas. Mengapa bangsa ini masih gemar menjajah bangsa sendiri. Setelah sekian lama dijajah bangsa lain bahkan sampai ratusan tahun, kenapa tak sadar-sadar bahwa penjajahan yang dialami bangsa ini sudah cukup lama membodohkan pola pikir kita. Sudah tak ada waktu lagi memperdebatkan siapa yang harus bertanggung jawab atas kemiskinan yang merongrong bangsa kita. Rakyat telah jatuh bangun menghadapi berbagai gejolak negeri, namun semangatnya tetap kuat dan hidup dengan penuh ketabahan. Tapi tetap saja semua butuh uluran tangan pemerintah sebagai penguasa yang mengatur negara. Romla Jatinegara, Jakarta

Jakarta Sangat Minim Area Hijau PENDUDUK di jakarta yang semakin padat. Setiap tahun nya di jakarta semakin bertambah banyak dan padat setiap oarang menginginkan mendapatkan pekerjaan di jakarta karena menurut mereka lebih baik tinggal dijakarta atau pun di daerah nya masing-masing setiap habis lebaran pasti penduduk di jakarta semakin padat karena mereka terhasut oleh orang yang pulang kampung . Tanah lapang di Jakarta hampir tak ada yang tersisa. Semua telah dibangun untuk proyek perumahan. Sangat sedih mengalami hal ini sebagai masyarakat betawi. Seharusnya Pemda bisa menjadi wakil suara orang-orang betawi yang ingin punya lapangan bola, lahan berkebun atau Pertanian, lahan hijau atau hutan kota. Sekarang Jakarta telah “hancur’’ menjadi lau-

tan rumah dan sangat minim lapangan terbuka untuk bemain. Polusi yang sudah melanda Jakarta dan menjadikan Jakarta berada di peringkat yang hampir menyamai meksiko di urutan teratas harus di cegah dengan berbagai cara yang secepat mungkin. Saya rasa itu semua menjadi tugas yang masih bisa dilakukan dan Jakarta akan berhasil melewati keterpurukannya. Sudahlah,.. pemerintah jangan terus mengeruk keuntungan yang hanya sesaat, ingatlah anak cucu kita agar mereka masih bisa menghirup udara segar di Jakarta dan bermain bola di lapangan terbuka tidak di jalanan gang rumah yang sempit. Renita Kemanggisan, Jakarta Barat

Daerah Taman Palem, Cengkareng Rawan Ranjau Paku DAERAH Cengkareng memang terkenal dengan rawan akan aksi kejahatan dan peredaran narkoba. Jika anda seorang diri melintasi daerah itu yang melewati pasar ikan kearah kamal dadap maka anda akan dihadang oleh tebaran benda tajam berupa pisau cutter yang siap merobek ban kendaraan anda. Disaat itu anda akan melihat ada beberapa tukang tambal ban yang bersuku tertentu dengan tato dan tindikan yang sangat menyeramkan bergerombol sambil bernyanyi dengan gitar bolong dengan logat daerah pulau seberang. Para tukang tambal ban yang biasanya dalam keadaan seperti mabuk itulah yang menjadi andalan untuk membantu anda

memperbaiki dan membongkar ban motor anda. Saya masih ragu apakah Pak Jokowi mengerti daerah ini. Andai dia rasakan sendiri naik sepeda motor malammalam dan ban motornya terkena ranjau pisau cutter langsung tak berdaya walaupun bannya tubles. Memahami kota Jakarta tidak seperti kota lain. Walau saya yakin masih ada daerah yang lebih rawan dari cengkareng. Tapi ya ini hanya sekedar cerita dan tak perlu direspon secara serius oleh para pejabat negara karena saya tahu tak akan direspon. Pemda DKI silahkan sibuk dengan urusan lain. Terimakasih Saman Cengkareng, Jakarta Bara

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 25 Mei 2015

6

Terkendala Imigrasi

Pahang FA Batal Lawan Persipura JAKARTA - Klub asal Malaysia Pahang FA batal menjalani pertandingan melawan Persipura Jayapura lantaran sejumlah pemainnya terkendala dalam proses imigrasi dan memilih untuk kembali ke Malaysia. “Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) gagal membantu dalam penyediaan visa bagi pemain-pemain Pahang. Tim akan pulang pagi ini,” tulis Pucuk Pimpinan Manajemen Pahang FA Fahrizal Hasan seperti dikutip dari akun Twitternya, Minggu pagi. Fahrizal menjelaskan alasan tim memilih kembali ke negara asal karena tertahan lama di bandara lantaran tiga pemain bermasalah pada proses keimigrasian. Tiga pemain Pahang FA yang tertahan merupakan warga negara Jamaika yakni Damion Stewart, Argentina yaitu Matias Conti, dan Nigeria yaitu Nwakaeme. “Tiga pemain ditahan imigrasi dan diarahkan pulang dan yang lain terpaksa bermalam di bandara malam tadi. Kami kecewa dengan layanan PSSI,” tulis Fahrizal. Tim Pahang FA telah meninggalkan Tanah Air pada pagi

hari dan telah sampai di Malaysia siang hari. “Alhamdulillah pasukan selamat sampai di KLIA dan kini dalam perjalanan pulang ke Kuantan,” cuit Fahrizal. Lebih lanjut Fahrizal mengatakan akan melaporkan hal tersebut ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk mengambil tindakan selanjutnya. Sedianya Pahang FA akan melawan Persipura Jayapura pada pertandingan babak 16 besar piala AFC pada Selasa (26/ 5). Namun belum diketahui nasib kelanjutan pertandingan tersebut. Di pihak lain, Persipura Jayapura segera menyikapi persoalan yang dialami Pahang FC. “Sore ini, akan ada jumpa pers, Persipura dan Comisioner Match terkait situasi kekinian laga AFC menjamu Pahang FC, asal Malaysia,” kata Rocky Bebena, Sekretaris Umum Persipura di Kota Jayapura, Papua, Minggu siang. Mantan wartawan lokal itu membenarkan informasi tim asal negeri jiran Malaysia itu memilih kembali pulang ke negara asalnya karena ada sejumlah pemain asingnya tidak mendapatkan visa masuk setelah mendar-

at di Cengkareng. “Mereka kan tadi malam balik semua dari Jakarta (ke Malaysia), karena pihak Indonesia tidak berikan visa,” katanya. Ketika ditanya, seharusnya pemain Malaysia tidak memerlukan visa untuk masuk ke Indonesia, Rocky menegaskan pemain lokal negara tetangga itu memang tidak memerlukan visa, tetapi pemain asing yang membela klub itu yang harus menggunakan visa. “Pemain asingnya tidak mendapat visa dan mereka memilih balik semua,” jawabnya. Apakah tim Mutiara Hitam akan mendapat sanksi dari induk organisasi AFC atau FIFA, terkait masalah itu, Rokcy menegaskan kembali bahwa pihaknya segera mengeluarkan pernyataan resmi nanti sore. “Nanti kita kasih keterangan di Pres Conrefrence sore ini di Mandala dengan Comisioner Match. Soal sanki, kami belum tahu, kan soal izin semua dari pusat, imigrasi tidak bisa kasih keluar visa jika tidak mendapat restu dari Menpora,” jawabnya lagi. (ant)

Wapres Panggil

Menpora – PSSI Hari Ini JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla akan memanggil Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi dan perwakilan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada Senin (25/5) hari ini guna membahas konflik yang terjadi di antara kedua belah pihak.”Kan Menteri bisa dipanggil oleh Wapres, kita selesaikan besok (Senin, 25/5). Pokoknya sepak bola harus jalan terus karena itu suatu hiburan atau pun olah raga masyarakat, jangan sampai berhenti,” kata Kalla ditemui di Rumah Dinas Wapres di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kemarin malam. Terkait sanksi yang diberikan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kepada Indonesia, Wapres berharap keduanya dapat menyelesaikan persoalan tersebut secepatnya. “Mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan sebelum waktunya,” tambahnya. Sebelumnya, FIFA memperingatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga

terkait adanya sanksi akibat pembekuan organisasi sepak bola tersebut. “Kami mengingatkan anda tentang surat kami kepada PSSI tertanggal 4 Mei 2015 menyampaikan pada PSSI bahwa pengambilalihan segala kewenangan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga membuat PSSI melanggar pasal 13 dan 17 Statuta FIFA,” demikian seperti dikutip dari surat FIFA untuk Sekretaris Menpora Alfitra Salam tanggal 22 Mei 2015, yang diterima di Jakarta, Sabtu (23/5). Surat yang ditandatangani langsung Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke tersebut menekankan pembatasan pelanggaran Statuta FIFA Pasal 13 dan 17 tersebut berlaku sampai 29 Mei 2015. “Permasalahan tersebut akan dirujuk kepada badan FIFA untuk mempertimbangkan pemberian sanksi secepatnya,” demikian isi surat tersebut. Jerome Valcke dalam suratnya menjelaskan bahwa FIFA akan

mempelajari surat yang dikirimkan Kemenpora sebagai salah satu pertimbangan apabila situasi persepakbolaan di Indonesia tetap sama hingga tenggat waktu yang ditentukan. Dalam surat tersebut juga disampaikan pembatalan pertemuan antara perwakilan Kemenpora, yakni lima orang Tim Transisi dengan FIFA. FIFA membatalkan pertemuan karena waktu yang ditentukan bertepatan dengan Kongres FIFA ke-65. “Pertama-tama, dengan menyesal saya menginformasikan kepada anda bahwa tidak bisa bertemu dengan perwakilan anda karena tanggal pertemuan yang anda minta bertepatan dengan pekan Kongres FIFA ke-65,” demikian seperti dikutip dari surat FIFA. Sebelumnya Kemenpora sudah lebih dulu menyurati FIFA, tertanggal 20 Mei, untuk membuat janji pertemuan guna membicarakan persoalan sepak bola Indonesia. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TERANCAM GAGAL TANDING - Ketua umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano menjawab sejumlah pertanyaan wartawan pada jumpa pers di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, kemarin. Menurut Benhur pihaknya berusaha membantu empat pemain asing Pahang FA, Malaysia, untuk mendapatkan viisa masuk dari Dirjen Imigrasi namun gagal. Dengan demikian tim Persipura Jayapura terancam gagal menyelenggarakan laga 16 besar AFC Cup di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua pada Selasa (26/5).

Deadline FIFA makin Dekat

Menpora Diminta Cabut SK Pembekuan JAKARTA - Pihak Menpora Imam Nahrawi diminta segera mencabut Surat Keputusan (SK) pembekuan PSSI, agar Indonesia terhindar dari sanksi FIFA, dan skuad timnas U-23 bisa berlaga di SEA Games Singapura. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono, yang menilai akan ada solusi yang diberikan PSSI jika Menpora bersedia menarik SK tersebut, yaitu Pemerintah dipersilakan mengevaluasi PSSI melalui tim Transisi. “Kami sudah bertemu dengan PSSI, mereka mengatakan bersedia disupervisi oleh Kemenpora. Bahkan, PSSI mau melakukan kesepakatan bersama, namun syaratnya SK pembekuan itu harus dicabut. Sekarang kuncinya ada di Menpora bagaimana,” kata Margiono. Ditemui saat sesi jumpa pers

di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Margiono yang didampingi Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo dan tim pelatih timnas U-23 Aji Santoso beserta jajarannya memastikan, solusi terbaik yang harus dilakukan hanyalah dengan mencabut SK pembekuan PSSI tersebut. “Tidak ada cara lain selain mencabut SK tersebut, dan kami pun akan gunakan segala cara, termasuk bertemu dengan Wakil Presiden, Jusuf Kalla pada 25 Mei,” paparnya. Menanggapi hal ini, Ketua KOI Rita Subowo berharap konflik sepak bola nasional bisa diselesaikan sebelum 29 Mei, karena jika tidak kunjung selesai, pihaknya khawatir FIFA akan menjatuhkan sanksi keesokan harinya. “Kalau tidak ada perubahan, tanggal 30 Mei FIFA akan mengeluarkan surat. Tentu kita tidak ingin disus-

pend oleh FIFA karena akan berdampak cukup besar,” ungkap Rita. Rita memastikan, permaalahan terdekat yang terjadi adalah, dipastikanya timnas U-23 tidak diperbolehkan mengikuti SEA Games 2015 di Singapura, 5-16 Juni mendatang. “Saya sudah mengontak Presiden AFF meminta solusi terkait sepak bola Indonesia di SEA Games, dan diminta agar timnas U-23 menunda keberangkatan dari jadwal semula antara 28 atau 29 Mei, sambil menunggu keputusan FIFA. Karena dampaknya Organize Commite Singapura pasti akan disanksi. Selain itu, tidak mungkin bisa bertanding dengan siapapun,” jelasnya. Dirinya pun hanya berharap ada solusi cepat yang dilakukan Menpora, dan mendukung jika Tim Transisi melakukan tugasnya untuk supervisi PSSI

dengan syarat SK pembekuan dicabut. “Tidak apa-apa ada Tim Transisi yang akan memberi supervisi. Jadi Pak Menpora yang bikin sebuah perjanjian supaya PSSI tidak lari dari tanggungjawab. Itu bukan masalah sulit,” tandasnya. Sementara itu, pelatih timnas U-23 Aji Santoso mengemukakan, pihaknya tidak ingin Indonesia disanksi oleh FIFA, apalagi saat ini skuadnya sedang mempersiapkan diri menuju SEA Games 2015. “Ada kegelisahan di antara mereka dan kita semua takut disuspend. Saya bayangkan betapa kecewa, hancur jika suspend itu turun. Sudah lama tinggalkan anak dan istri, utamanya pelatih, tiba-tiba tidak jadi berangkat. Kami berharap mudah-mudahan ada solusi, sehingga PSSI tidak disanksi dan tim bisa berangkat ke Singapura,” harap Aji. (pts)

Di Ambang Sanksi FIFA

Skuad Timnas U-23 Bimbang JAKARTA - Konsentrasi skuad timnas U-23 tampaknya terbagi-bagi dengan kondisi permasalahan yang dihadapi, mulai dari persiapan SEA

Games, hingga terancamnya Indonesia dari sanksi FIFA. Permasalahan ini bahkan menjadi faktor terpenting bagi para pemain yang ditangani Aji San-

toso, mengingat peluang mendapatkan sanksi semakin besar, setelah FIFA dipastikan memberikan sanksi kepada Indonesia jika masalah sepak

bola tak kunjung padam. “Kita tidak ingin terlibat di dalam ini, karena ini bukan kapasitas kami. Yang kami harapkan hanyalah agar Indonesia tidak mendapat sanksi dari PSSI,” ucap Aji kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Dirinya menjelaskan, permasalah yang tengah terjadi saat ini membuat para pemain tidak fokus dalam berlatih, dan terlihat bimbang, bahkan gelisah, menunggu kepastian sanksi tersebut. “Para pemain membahas, dan khawatir apakah akan berangkat atau tidak. Mereka gelisah dan takut tidak berangkat ke SEA Games, karena adanya sanksi dari FIFA, tentu ini menghancurkan perasaan mereka,” tutur Aji. Seperti diketahui, Indonesia diberi batas waktu oleh FIFA hingga 29 Mei untuk menyelesaikan permasalahan sepak bola yang terjadi didalam negeri akibat campur tangan Menpora, jika tidak maka sanksi dipastikan akan diberikan, dan ini akan berdampak tidak diperbolehkannya skuad timnas U-23 berlaga di SEA Games, dan perhelatan internasional lainnya. “Kami ingin FIFA tidak memberikan sanksi atau memberikan suspen, karena berdampak luas terhadap sepak bola Indonesia. Apalagi dampaknya luas, ada banyak pelatih, pemain, wasit pelaku dan disekitarnya yang dirugikan,” tegasnya. Untuk itulah Aji berharap semua pihak, khususnya PSSI dan Menpora mau melihat permasalahan ini secara luas, sehingga ada pemecahan permasalahan, karena banyak yang menggantungkan hidupnya di sepak bola ini. “Semoga ada solusi dan jalan terbaik sehingga FIFA tidak menjatuhkan sanksi, serta skuad timnas U-23 bisa bertarung di SEA Games. Apalagi sepak bola ini banyak menggantungkan diri untuk keluarga anak dan kehidupan sehari,” harapnya. (pts)


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 7 Mei 2015

7

Warriors Bawa Rockets

Ke Tepi Jurang Eliminasi

Suluh Indonesia/ap

LAKUKAN FOUL – Center Houston Rockets Dwight Howard (12) melakukan fouls terhadap guard Golden State Warriors Stephen Curry (30) pada Game 3 final play off NBA wilayan barat di Houston, kemarin. NBA Stephen Curry mencetak 40 poin ketika timnya, Golden State Warrior, menang 115-80 atas tuan rumah Houston Rockets.

HOUSTON - Pemain terbaik NBA Stephen Curry mencetak 40 poin ketika timnya, Golden State Warrior, menang 115-80 atas tuan rumah Houston Rockets pada final Wilayah Barat kompetisi bola basket AS, NBA, Sabtu (Minggu WIB). Warriors kini memimpin 30 dalam laga “best of seven” dan membawa Rockets ke tepi jurang eliminasi. Warriors juga berpeluang besar mencetak sejarah maju ke grand final NBA untuk pertama kalinya sejak 1975, jika mereka memenangi game keempat, Senin. Rockets harus berjuang mempertahankan peluang mereka yang sangat tipis, karena belum pernah ada tim yang sudah ketinggalan tiga game yang bisa memenangi seri playoff. Curry melesakkan 12 dari 19 tembakan lapangan, termasuk tujuh dari sembilan lemparan tiga angka. Ia mencetak 19 poin di kuarter ketiga, ketika mampu membuat angka sempurna dari empat tembakan jarak jauh. “Steph adalah Steph. Penampilannya luar biasa. Saya tidak pernah melihat pemain secepat ini. Dengan keyakinan diri dan kemampuan membuat ruang, ia sungguh spesial,” kata pelatih Warriors Steve Kerr, mengenai Staphen Curry. Sementara itu, pencetak tiga angka Atlanta Hawks Kyle Korver akan absen pada sisa perjalanan timnya di playoff NBA, akibat terkilir pada pergelangan kaki kanannya, demikian diumumkan klub pada Sabtu. Guard AS berusia 34 tahun itu mengalami cedera tersebut pada akhir kuarter ketiga pada pertandingan Jumat, ketika timnya kalah 82-94 dari

Cleveland di final Wilayah Timur. Cavaliers unggul 2-0 atas Atlanta pada seri “best of seven” untuk menentukan tim mana yang akan melaju ke final NBA melawan juara Wilayah Barat, apakah itu Golden State Warriors atau Houston Rockets. Matthew Dellavedova asal Australia, guard Cleveland, terguling ke arah Korver ketika keduanya mengejar bola liar yang mengakibatkan cedera tersebut. Pemeriksaan MRI yang dilakukan pada Sabtu mengkonfirmasi bahwa Korver mengalami cedera terkilir parah setelah pemeriksaan X-Ray pasca pertandingan memperlihatkan hasil negatif. Korver mencetak rata-rata 12,2 angka, 4,1 rebound, dan 2,6 assist untuk Hawks musim ini, dan memiliki persentasi 49,2 persen dari lemparan tiga angkanya. Dari 14 penampilannya di playoff, Korver rata-rata mencetak 11,1 angka, 5,0 rebound, dan 2,4 assist. Korver, yang masuk tim AllStar NBA untuk pertama kali sepanjang karirnya di musim ini, memiliki rekor NBA bagi pertandingan-pertandingan beruntun dengan lemparan tiga angka pada 127 angka, dan memiliki persentase akurasi lemparan tiga angka terbaik pada satu musim dengan 53,6 bersama Utah pada musim 2009/2010. Sepanjang 13 musim NBA, Korver mencatatkan rata-rata sepuluh angka, 3,1 rebound, dan 1,8 assist per pertandingan. (ant)

Ronaldo

Sterling DibangkuCadangkan

Berharap Ancelotti Bertahan di Real

Setelah Kisruh Perihal Masa Depannya

MADRID - Pemain Terbaik Dunia Cristiano Ronaldo menyuarakan dukungannya terhadap pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti, di mana masa depan pria Italia tersebut di klub masih menjadi tanda tanya. Ancelotti mengakui setelah Ronaldo membukukan trigol kedelapannya di musim ini saat timnya menang 7-3 atas Getafe pada Sabtu, bahwa ia akan

melakukan pembicaraan-pembicaraan dengan klub untuk menentukan apakah ia bertahan sebagai pelatih di sana dalam beberapa hari mendatang. “Pelatih hebat dan sosok mengagumkan. Mudah-mudahan kami dapat bekerja sama lagi pada musim depan,” tulis Ronaldo melalui akun resmi Twitternya sambil mencatumkan foto dirinya dan Ancelotti.

Posisi Ancelotti menjadi meragukan karena Real gagal memenangi satu trofi pun pada musim ini setelah mendulang kejayaan pada tahun lalu, ketika mereka memenangi Piala Eropa kesepuluhnya. Berbagai laporan di Spanyol mengklaim bahwa pelatih Napoli asal Spanyol Rafael Benitez siap mengambil alih posisi tersebut di Santiago Bernabey, jika Ancelotti dipecat.

Ancelotti — bersama dengan Bob Paisley menjadi dua pelatih yang mampu memenangi Piala Eropa sebanyak tiga kali — juga berkata pada Sabtu bahwa dirinya akan rehat selama setahun dari pekerjaan melatih jika ia meninggalkan sang juara Eropa, ketimbang mencari klub baru meski ia diminati oleh mantan klubnya AC Milan. (ant)

Rosberg Torehkan Hatrik di Monaco MONACO - Nico Rosberg secara mengejutkan menorehkan hatrik saat meraih kemenangan di Grand Prix Monaco pada Minggu, setelah pebalap Mercedes itu membuyarkan peluang-peluang rekan setimnya Lewis Hamilton dengan melakukan ‘late pitstop’ saat rekannya

memimpin. Hasil itu, di mana Hamilton menduduki posisi ketiga setelah memimpin selama 64 dari 28 putaran setelah start dari posisi terdepan, memangkas keunggulan pebalap Britania itu atas sang pebalap Jerman menjadi sepuluh angka setelah enam dari 19 balap. Pebalap Ferrari

Sebastian Vettel finis di peringkat kedua. Penampilan Hamilton terganggu ketika ‘safety car; dimasukkan ke trek setelah pebalap Belanda Max Verstappen menabrak pagar pembatas dengan keras. Ketika sang pemimpin balap masuk ke dalam

pit untuk mengganti ban, Rosberg dan Vettel tetap berada di trek. “Saya telah kalah di balapan, ya kan?” kata juara dunia Formula 1 sebanyak dua kali itu melalui radio tim setelah menduduki posisi ketiga. “Apa yang terjadi, kawan-kawan?” (ant)

Valencia

Amankan Tiket Liga Champions MADRID - Valencia memastikan tempat mereka di Liga Champions musim depan, ketika Eibar dan Almeria terdegradasi pada hari terakhir yang dramatis di musim Liga Spanyol. Deportivo La Coruna bangkit dari ketertinggalan 0-2 di markas tim juara Barcelona untuk sedikit merusak perpisahan Xavi Hernandez di Cam Nou, dan berhasil bertahan di Liga Spanyol dengan hasil imbang 2-2, bersama dengan Granada

yang menahan imbang Atletico Madrid dengan skor 0-0. Satu angka itu sudah cukup untuk memastikan Atletico melaju ke fase grup Liga Champions musim depan di peringkat ketiga, sedangkan Valencia dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk menang 3-2 di markas Almeria dan mengamankan posisi keempat. Musim perdana Eibar di kompetisi strata teratas tak memiliki akhir seperti dongeng, ketika mereka ter-

degradasi meski meraih kemenangan kedua dari 20 pertandingan, dengan skor 3-0 saat menjamu Cordoba. Mereka terdegradasi karena memiliki catatan head-to-head yang inferior terhadap Deportivo dan Granada. Athletic Bilbao juga mengamankan sepak bola Eropa untuk musim depan di Liga Europa, berkat kemenangan 4-0 atas Villarreal. Cristiano Ronaldo mengemas trigol kedelapannya

di musim ini untuk mengunci gelar sepatu emas dengan 48 gol di liga, ketika Real Madrid menyelesaikan musim dengan kemenangan 7-3 atas Getafe. Javier Hernandez, James Rodriguez, Jese, dan Marcelo juga menyumbang gol untuk Si Putih, sedangkan pemain remaja asal Norwegia Martin Odegaard melakukan debutnyapada pertandingan tersebut. (ant)

Suluh Indonesia/ap

DICADANGKAN - Striker Liverpool Raheem Sterling (kanan) dicadangkan oleh pelatih LIverpool Brendan Rodgers pada pertandingan terakhir Liga Utama Inggris.

STOKE - Penyerang Liverpool Raheem Sterling dibangkucadangkan pada pertandingan Minggu di markas Stoke City setelah kisruh seputar masa depannya dengan klub Liga Utama Inggris itu memburuk pada pekan ini. Sterling menolak tawaran perpanjangan kontrak yang dilaporkan bernilai 100 ribu pound per pekan pada awal musim ini. Perselisihan meningkat pada pekan ini setelah agennya Aidy Ward menyebut pemain internasional Inggris itu tak akan meneken kontrak baru, berapapun nilai kontrak yang ditawarkan. Komentar Ward, yang juga mencakup komentar yang

memperlihatkan penghinaannya terhadap sudut pandang klub, membuat geram Liverpool, yang kemudian membatalkan pertemuan yang telah direncanakan sebelumnya untuk membuka kembali diskusi mengenai pemain 20 tahun ini. Para penggemar Liverpool merespon kontroversi itu dengan mencemooh Sterling saat sang pemain mendapat penghargaan tahunan di level klub pada pekan ini. Kontrak Sterling saat ini akan habis pada 2017 dan pelatih Si Merah Brendan Rodgers mengatakan dirinya berharap pemain muda itu untuk menyelesaikan sisa dua tahun pada kontraknya. Namun

Rodgers memilih tak memainkan Sterling pada pertandingan terakhir Liverpool di musim yang mengecewakan ini. “Bagian alasan Raheem Sterling menghuni bangku pemain cadangan adalah karena semuanya harus diteruskan,” kata Rodgers. “Saya pikir ini merupakan pertandingan untuk dia tidak ambil bagian di dalamnya. Terdapat beban berat terhadapnya. Kami memiliki pemain-pemain lain yang fokus pada pertandingan.” Ini merupakan pertama kalinya dalam 18 pertandingan, sejak pertandingan Liga Europa melawan Besiktas pada Februari, di mana Sterling tidak menghuni tim inti Liverpool. (ant)

BOGOR

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 25 Mei 2015

8

Berkedok Warkop

Arena Judi Digerebek Polisi SUKABUMI - Anggota Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, menggerebek tempat perjudian yang berkedok warung kopi dan berhasil menangkap pelaku serta menyita barang buktinya, di Jalan Stasion Timur, Kota Sukabumi. ‘’Kami menangkap enam orang yang sedang main judi yakni Rahmat Efendi, Fuzan, Mara Tigor, Ansari, Muklis dan Sueb,” kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Sulaeman Salim, di Sukabumi, kemarin. Dari hasil penggerebekan ini turut disita uang senilai Rp500 ribu, tusuk gigi yang digunakan sebagai pengganti uang sebanyak 101, dua set

kartu remi dan lima gelas plastik. Menurutnya, untuk mengelabui petugas bandar dan para pemain judi menggunakan tusuk gigi sebagai pengganti uang, setiap satu tusuk gigi harganya Rp5 ribu. Warung kopi yang berlokasi di Kelurahan Kebojati, Kecamatan Cikole ini, sudah cukup lama menjadi arena perjudian. Penggerebekan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dan berhasil menangkap para pemainnya. Mereka bisa sehari penuh bermain. ‘’Kami masih mengembangkan kasus ini, diduga tidak hanya enam penjudi saja,

karena dari keterangan tersangka tempat ini sudah beberapa bulan dijadikan arena judi,” tambahnya. Sementara, salah seorang tersangka, Rahmat yang juga penjaga warung kopi ini mengatakan, judi yang dilakukan ini hanya iseng saja dan yang mainnya pun teman atau orang yang dikenalnya. Tempatnya dijadikan arena judi baru sebulan. Untuk ikut dalam permainan judi ini setiap pemainnya menukar uang yang kemudian diganti dengan tusuk gigi yang satu batangnya bernilai Rp5 ribu. (ant)

Semua Pihak

Bekerjasama Atasi Saritem BANDUNG - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jabar menyatakan diperlukan kerja sama dari semua pihak dalam menangani lokalisasi Saritem Bandung yang masih beroperasi walaupun telah resmi ditutup Pemkot Bandung beberapa tahun lalu. ‘’Idealnya, karena itu penyimpangan moralitas, saya ingin Pemkot Bandung dan pihak-pihak yang lainnya bekerjasama untuk mencari solusinya untuk ini (Saritem),” kata P2TP2A Jabar Netty Heryawan di Bandung, kemarin. Ia menuturkan, selama ini

ada semacam “lingkaran setan” di lokalisasi Saritem Bandung yang sulit untuk diputus karena mulai dari mucikari, PSK, pengguna jasa PSK hingga oknum aparat yang saling terlibat atau berkontribusi satu sama lain. ‘’Ini seperti teori supply demand untuk prostitusi ini. Artinya kalau kita melakukan razia terhadap PSK dan mucikari, tentu kita harus melakukan edukasi kepada masyarakat, khususnya para pengguna PSK,” kata dia. Oleh karena itu, Pemkot Bandung, Pemprov Jawa Barat dan aparat kepolisian harus mencari solusi untuk me-

mecahkan teori supply demand dalam “lingkaran setan” prostitusi Saritem Bandung ini. Polisi melakukan razia besar-besaran di kawasan prostitusi Saritem, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Dari razia tersebut sebanyak 169 PSK Saritem dan 28 mucikari digiring ke Mapolrestabes Bandung di Jalan Merdeka. Kasubag Humas Polrestabes Bandung Komisaris Polisi Renny Marthaliana mengatakan, Saritem resmi ditutup. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PENAMPUNG AIR - Petani mengambil air dari penampungan buatan, di Desa Konang, Galis, Pamekasan, kemarin. Petani tembakau di Madura membuat penampung air dengan cara menggali tanah ukuran 3x4 meter dengan kedalaman 50 cm yang diberi alas plastik, guna memenuhi kebutuhan air untuk tanaman tembakau.

Di Kabupaten Lebak

50 Desa Rawan Bencana LEBAK - Sebanyak 50 dari 345 desa/kelurahan di Kabupaten Lebak, Banten, dipetakan masuk kategori rawan bencana alam karena wilayahnya perbukitan dan pegunungan serta daerah aliran sungai. ‘’Kami minta warga mewaspadai bencana alam menyusul tibanya masa pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, kemarin.

Kaprawi menjelaskan, ke-50 desa itu berpotensi bencana banjir, longsor, dan angin kencang. Sebab lokasinya berada di perbukitan, pegunungan dan daerah aliran sungai. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam itu jika curah hujan meningkatkan kewaspadaan banjir dan longsoran. Bahkan, BPBD Lebak mengeluarkan peringatan waspada terhadap bencana alam agar masyarakat tidak menim-

bulkan korban jiwa. ‘’Kami menginstruksikan aparat camat, desa dan relawan meningkatkan kewaspadaan bencana alam itu,” ujarnya. Menurut dia, pihaknya saat ini selama 24 jam siaga dengan memberlakukan piket untuk menghadapi masa pancaroba tersebut. Umumnya masa pancaroba itu, kata dia, berpotensi bencana banjir, longsor, sambaran petir, kebakaran dan angin

kencang. Selama dua pekan terakhir ini, ujar dia, beberapa rumah rusak akibat angin kencang, sambaran petir, banjir bandang, dan sambaran petir. Namun, bencana itu tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi diperkirakan kerugian material bangunan rumah mencapai puluhan juta rupiah. Saat ini, BPBD siap menghadapi masa pancaroba di daerah itu. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Suluh Indonesia/ant

PRESIDEN DI CFD SOLO - Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo (ketiga kiri) berjalan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi saat Car Free Day Kota Solo, kemarin.

Banjarnegara

Kembali Dilanda Longsor BANJARNEGARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara menyatakan bahwa tanah longsor kembali terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang. ‘’Sejak tadi pagi, longsor susulan terjadi sebanyak lima kali dan yang terbesar berlangsung pada pukul 10.10 WIB,” kata Koordinator Posko Aju BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo. Ia mengatakan bahwa longsoran tersebut berasal dari mahkota atau ujung bekas longsoran yang terjadi pada tanggal 12 Desember 2014. Menurut dia, longsoran itu

bergerak sejauh 40 meter hingga sebelah barat rumah warna putih (satu-satunya rumah yang masih saat terjadinya longsor pada tanggal 12 Desember 2014, red.) di sektor selatan dan tidak menjangkau ruas jalan utama Banjarnegara-Karangkobar. ‘’Longsoran tidak membahayakan dan masih pada lokasi aman. Tim Reaksi Cepat BPBD Banjarnegara sedang melakukan pengecekan lapangan serta memberikan sosialisasi kepada warga untuk tetap tenang dan waspada,” katanya. Ia menduga longsoran tersebut terjadi akibat adanya

rekahan tanah yang mengering karena wilayah itu sudah memasuki musim kemarau. ‘’Sudah seminggu ini tidak ada hujan,” katanya. Disinggung mengenai rencana relokasi bagi korban bencana tanah longsor Dusun Jemblung, Andri mengatakan bahwa pembangunan hunian tetap sudah mulai dilakukan di Dusun Suren, Desa Ambal, Kecamatan Karangkobar. Menurut dia, 27 keluarga yang selamat dari bencana tanah longsor lalu masih menempati hunian sementara (huntura) (ant)

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 25 Mei 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu