Skip to main content

Edisi 22 Mei 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Jumat, 22 Mei 2015

No. 97 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

Jokowi Sebut

Pansel Miliki Kompetensi SURABAYA - Presiden Joko Widodo menegaskan pemilihan anggota panitia seleksi (Pansel) KPK berdasarkan kompetensi yang dimiliki masing-masing anggota pansel. ‘’Ya kalau saya, (pertimbangannya-red) karena keahlian, kompetensi,” kata Presiden usai penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kota Batu, Jatim, kemarin. Namun Presiden tidak memaparkan lebih jauh mengenai proses pemilihan anggota Pansel tersebut. Presiden juga menegaskan komitmennya terhadap upaya pemberantasan korupsi sekaligus menegaskan Komisi Pemberantasan Korupsi harus menjadi lembaga yang berwibawa. ‘’KPK harus menjadi lembaga negara yang berwibawa. Yang berperan dalam menjaga kewibawaan lembaga yang lain melalui pemerintahan yang bersih,” kata Presiden. Menurut Presiden selain berperan dalam menjaga kewibawaan lembaga lain melalui pemerintahan yang bersih, KPK juga menjadi bagian penting dari semangat reformasi. ‘’Saya menaruh harapan besar kepada Kepolisian, KPK dan Kejak-

saan. Tiga lembaga ini harus bersih dan kuat, harus dipercaya masyarakat dan harus saling bersinergi,” katanya. Kepala Negara juga menegaskan komitmennya dalam

Joko Widodo

pemberantasan korupsi. ‘’Saya ingin menekankan komitmen saya untuk pemberantasan korupsi. Semua berkepentingan untuk melawan korupsi. Ini kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” kata Jokowi. Ditambahkannya, Indonesia bisa bangkit menjadi bangsa yang besar kalau bebas dari korupsi. Pemerintah, kata Presiden membentuk panitia seleksi komisioner KPK yang diisi oleh ahli hukum dan ahli ekonomi. ‘’Panitia harus berko-

mpeten dan berintegritas,” katanya. Pansel KPK terdiri dari Destry Damayanti, Enny Nurbaningsih, Herkristuti Harkrisnowo, Betti Alisjahbana, Yenti Garnasih, Supra Wimbarti, Natalia Subagyo, Diani Sadiawati, dan Meuthia Ganie Rochman. Tak Berafiliasi Sementara itu, KPK tak mempersoalkan terpilihnya sembilan perempuan yang terdiri dari beragam profesi dan disipilin ilmu menjadi pansel. Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP mengatakan, kalau soal laki-laki atau perempuan tidak persoalan. Yang penting adalah pansel ini kapabel, kredibel, atau juga punya integritas. Hal senada juga dikatakan Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji. ‘’Mengingat penunjukan pansel menjadi otoritas penuh dari pemerintah, maka saya menghormati nama-nama wanita yang dipilih dan diputuskan oleh pemerintah. Diharapkan Pansel akan bekerja secara terintegritas, independen dari segala kepentingan apapun dengan tingkat akuntabalitas yag besar kapada publik,” kata Indriyanto. (ant/wnd)

Petral Bubar

22 Juta Dolar Dihemat JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Kurtubi menilai pemerintah dapat menghemat anggaran hingga 22 juta dolar AS yang biasanya digunakan impor minyak dan gas dengan membubarkan PT Petral. ‘’Pemerintah membubarkan PT Petral yang berfungsi trader untuk memperbaiki tata niaga ekspor dan migas,” katanya pada diskusi “Pembubaran Petral” di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, kemarin. Menurut Kurtubi, pemerintah membubarkan PT Petral dan membentuk lembaga baru bernama Supply Chain (ISC) guna memperbaiki tata niaga impor migas. ‘’Petral dan ISC, meskipun sama-sama pihak ketiga dan sebagai ‘trader’, tapi Pemerintah Indonesia dapat menghemat anggaran negara puluhan juta dolar AS,” katanya. Politisi Partai NasDem ini menjelaskan dalam tata niaga migas internasional sebaiknya perjanjian dilakukan antara pemerintah dengan pemerintah (g to g) untuk kontrak jangka panjang. ‘’Sedangkan transaksi jual belinya dilakukan oleh perusahaan negara, misalnya PT Pertamina,” katanya. Kurtubi menjelaskan PT Pertamina sebagai perusahsaan negara memang bisa mengimpor langsung migas ke produsen tapi membutuhkan waktu lama dan UU tentang Migas juga perlu direvisi lebih dulu. Karena itu, kata dia, PT Pertamina membentuk pihak ketiga sebagai “trader” untuk melakukan tansaksi jual beli migas, sehingga setelah membubarkan Petral, kemudian membentuk ISC. Menyikapi polemik perihal cukup alotnya pembubaran Petral dan adanya dugaan mafia migas, menurut Kurtubi, sangat sulit mengendus adanya mafia migas. ‘’Untuk mencari tahu adanya praktik mafia migas perlu melakukan investigasi dalam waktu lama,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

DEMO HARKITNAS - Sejumlah mahasiswa terlibat aksi saling dorong dengan polisi saat berlangsungnya demonstrasi memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di depan Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Aksi yang diikuti ribuan mahasiswa berbagai daerah itu sekaligus menyoroti kinerja pemerintah yang masih dinilai belum pro rakyat.

Menunggu Arah Perombakan Kabinet DALAM pekan terakhir, perbincangan publik mengenai perubahan susunan kabinet demikian ramai dan menjadi diskusi hangat serta diperbincangkan lewat berbafai forum. Akankah terjadi resuffle ?

Suluh Indonesia/ant

KASUS HAM - Jaksa Agung Prasetyo (kanan) berbincang dengan Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti (kiri) di sela-sela rapat koordinasi membahas penyelesaian kasus HAM berat di Gedung Kejagung, Jakarta, kemarin.

Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo mengatakan, reshuffle kabinet masih menjadi wacana eksternal istana. Ia mengatakan jika pun ada rencana itu Presiden memiliki orang-orang terdekat yang siap menghimpun saran dan masukan dari manapun. Eko menambahkan pihaknya

sendiri akan memberikan masukan dalam kerangka titik mana yang perlu diperbaiki. ‘’Kantor Presiden tidak memberikan masukan untuk menilai kinerja menteri justru kita memberi masukan dalam kerangka misalnya titik mana ada proses koordinasi antara kementerian yang kurang baik, kita lakukan proses itu ‘the bottle necking’,” katanya.

Ia menegaskan ada sejumlah prosedur yang harus diikuti untuk mengevaluasi kinerja kementerian dan lembaga. Namun untuk soal perombakan, Eko menegaskan Presiden akan membuka mata dan telinga lebar-lebar untuk menampung masukan dari manapun. Presiden Joko Widodo justru memberikan perhatian khusus pada bagaimana optimalisasi kinerja kementerian termasuk kesegeraan untuk menuntaskan masalah pembenahan organisasi kementerian yang memang mengalami perubahan nomenklatur. ‘’Saya ingin memperingatkan kembali masalah terkait dengan

organisasi kementerian,” katanya. Kepala negara mengatakan masalah kelembagaan tersebut bila tidak diperhatikan dengan baik dapat berpengaruh terhadap anggaran. ‘’Ini rentetan (masalah, bisa-red) masuk ke pencairan anggaran dari pencairan ke serapan anggaran, serapan anggaran bisa masuk kepada pengaruh pertumbuhan ekonomi, hati-hati,” kata Presiden. Presiden mengaku, sudah mengingatkan sejak Januari silam tapi mungkin belum banyak yang punya feeling (ada pengaruh-red) pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 22 Mei 2015

2

Kilas Bus Transjakarta Terbakar SATU unit bus Transjakarta kembali terbakar. Kali ini menimpa bus Transjakarta koridor V Ancol-Kampung Melayu dengan nopol B 7406 IV, kemarin. Bus dengan nomor lambung LRN 035 ini ini terbakar saat melintas di Jalan Jatinegara Barat, Kampung Melayu, Jakarta Timur sekitar pukul 05.00. Terbakarnya bus diduga karena kampas rem yang telah aus atau habis sehingga memicu munculnya api. Api kemudian merembet ke bagian mesin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena bus masih sepi penumpang. Informasi yang berhasil dihimpun, bus yang dikemudikan Kusnadi (45) ini melaju dari arah Terminal Kampung Melayu menuju Ancol. Namun baru berjalan sekitar 50 meter dari terminal, bus mengalami kendala. Pramudi tersebut pun mengeremkan laju kendaraannya. (kmb)

Jangan Eksploitasi Ondel KEBERADAAN ondel-ondel kini tidak lagi dimanfaatkan untuk kegiatan budaya. Tapi, juga banyak yang disalahgunakan untuk mengamen. Kondisi ini membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat tersinggung. Terlebih ondel-ondel adalah kesenian khas Betawi yang harusnya dilestarikan. Ia pun meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan keberadaan pengamen ondel-ondel tersebut. Mantan anggota DPR itu menilai, penggunaan atribut ondel-ondel untuk mengamen termasuk eksploitasi budaya. Karena itu, Djarot meminta agar mereka diberikan pemahaman agar tidak lagi menggunakan atribut budaya untuk mengamen. Menurut Djarot, sebaiknya ditangkap dan diberikan pengertian. Tidak boleh menggunakan atribut budaya, apalagi di Jakarta ditonton banyak orang. Sebagai masyarakat Jakarta, Djarot mengaku, tersinggung dengan eploitasi ondel-ondel ini. (kmb)

1.000 Paket Sembako PEMERINTAH Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat akan membagikan 1.000 paket sembako gratis kepada warga kurang mampu. Pembagian paket sembako ini dilakukan saat pencanangan HUT ke488 Kota Jakarta, di Jalan Pos Duri, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, kemarin. Asisten Perekonomian dan Administrasi Jakarta Pusat, Sulastri Gultom, mengatakan selain membagikan 1.000 paket sembako, pihaknya juga menggelar bazar dan aneka macam kuliner dari masing-masing kecamatan di wilayah Jakarta Pusat. Setiap kecamatan minimal menyediakan 150 porsi kuliner untuk dibagikan kepada masyarakat secara gratis. Ketua Pelaksana Harian HUT ke-488 Kota Jakarta di wilayah Jakarta Pusat, kemarin mengatakan, pencanangan HUT Jakarta di Jakarta Pusat digelar 31 Mei di Kelurahan Duri Pulo. Kami ingin berbagi dan mendekatkan diri dengan warga. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

SISTEM PENCAIRAN KJP - Siswi menunjukan Kartu Jakarta Pintar usai menerimanya di SMK 56 Pluit, Jakarta, kemarin. Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Bank DKI memberikan pelayanan menggunakan metode transaksi elektronik atau non-tunai untuk pencairan dana KJP.

KJP 2015

DKI Alokasikan Dana Rp 2,2 Triliun

JAKARTA - Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,2 triliun untuk pelaksanaan program pendidikan Kartu Jakarta Pintar pada tahun 2015. ‘’Dana KJP untuk tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Kalau sekarang hanya Rp2,2 triliun, tahun lalu bisa

mencapai Rp3 triliun,” kata Kadis Pendidikan DKI Arie Budhiman di Jakarta, kemarin. Menurut dia, pengurangan anggaran tersebut karena pada tahun lalu masih banyak siswa penerima KJP yang tidak tepat sasaran. Untuk menghindari hal serupa terjadi lagi, maka dana KJP dikurangi. ‘’Kami harus memperbaiki lagi mekan-

isme dan persyaratan para penerima KJP tahun ini, karena tahun lalu terdapat banyak duplikat dan penerima KJP yang tidak tepat sasaran,” ujar Arie. Dia menuturkan persyaratan yang telah diperbaiki itu, yakni jika sebelumnya hanya cukup menunjukkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan, kini

guru wali murid harus melakukan survei langsung ke rumah orang tua siswa tersebut. ‘’Apabila nanti kedapatan ada orang tua wali murid ataupun siswa-siswi yang ternyata tidak berhak menerima fasilitas KJP, maka akan kita kenakan sanksi. Karena kita tidak mau masalah ini terulang di kemudian hari,” tutur Arie.

Dia mengatakan sanksi tegas yang akan diberikan itu, yaitu berupa pencabutan kepesertaannya dari program KJP. Peserta yang tidak berhak mendapatkan KJP, sambung dia, diantaranya wali murid atau orang tua dan siswa yang tergolong mampu atau berkecukupan secara finasnsial. (kmb)

Cegah Peredaran Beras Palsu

DKI Jakarta Gelar Sidak JAKARTA - Munculnya kasus beras palsu dari bahan plastik membuat Pemprov DKI Jakarta mulai meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar di wilayah DKI Jakarta. Setidaknya ada 12 pasar yang tersebar di 6 kecamatan di Jakarta Utara yang disidak oleh petugas. Dalam sidak itu, petugas

mengambil 3 sampel dari sekitar 36 pedagang untuk diuji di laboratorium. Kepala Suku Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Utara, Una Rusmana mengatakan, sidak digelar untuk mengantisipasi peredaran beras palsu di Jakarta Utara. Ia menyebut dari 12 pasar yang disidak di antaranya, Pasar Pademangan Timur, Pademangan Barat,

Pasar Koja, Pasar Inpres Kelapa Gading dan Pasar Rawa Badak. ‘’Setiap kecamatan kita sidak 2 pasar. Masing-masing sekitar 3-4 toko kita sidak,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Dari hasil sementara pihaknya, belum menemukan ada indikasi beras oplosan beredar di Jakarta Utara. Namun untuk memastikan, pihaknya akan melakukan uji lab terlebih dahulu. ‘’Kalau memang ditemukan

akan kita teliti apakah pedagangnya yang mengoplos atau dia cuma jual. Bila memang cuma menjual akan kita peringati, tapi kalau diulangi akan kita tindak,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta, Sri Haryati meminta masyarakat waspada. (kmb)

Proyek Galian Rusak Jalan

DKI Ancam Polisikan Kontraktor JAKARTA - Banyaknya jalan rusak di ibu kota akibat proyek galian yang dikerjakan asal-asalan oleh kontraktor mengancam keselamataan pengguna jalan. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta mengancam akan melaporkan ke polisi kontraktor proyek galian yang bekerja tidak profesional. ‘’Kemarin kami sudah kumpulkan mereka. Saya bilang kalau ada warga celaka gimana. Kita ancam mau laporkan mereka ke polisi. Karena kerusakan jalan akibat proyek mereka. Karena itu, mereka harus bertanggung jawab,” tegasnya, di Balaikota Jakarta, kemarin. Yusmada menegaskan, para kontraktor proyek galian kabel optik harus bertanggungjawab atas kerusakan ruas jalan. Bila tidak, operator tersebut bisa dicabut izin mengerjakan proyek galian di Jakarta. ‘’Mestinya ada sanksi, mereka tidak dikasih izin lagi di proyek berikutnya atau bisa dibekukan izinnya,” ujarnya. Saat ini, izin pengerjaan proyek galian telah dilimpahkan ke Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI sehingga pihaknya tidak memiliki wewenang untuk melakukan pencabutan izin. ‘’Izinnya sekarang ada di PTSP, kami hanya memberi rekomendasi saja,” terangnya. Yusmada mengungkapkan,

banyak kontraktor proyek galian yang tidak bertanggung jawab terhadap proyek galian yang mereka kerjakan. Pembenahan jalan dikerjakan secara asal-asalan, sehingga cepat rusak. ‘’Rekanan operator jar-

ingan harusnya setelah bongkar jalan, tanahnya jangan dicemplungin lagi, tapi ditimbun dulu pakai batu-batu. Maka dari itu kita harus awasi ketat,” ujarnya. Ia menerangkan, pembena-

han ruas jalan yang dibongkar dan ditambal ulang pihak kontraktor rekanan para operator seharusnya memakai bahan material khusus seperti pasir, coral, dan makadam sesuai standar. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

PERESMIAN RPTRA BAHARI - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menggendong bayi usai meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bahari di Gandaria Selatan, Jakarta, kemarin. Pembangunan RPTRA ini sebagai bagian dari perwujudan Jakarta sebagai kota layak anak.

RPTRA

Bisa Membuat Anak Kreatif GUBERNUR DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meyakini, apabila sebuah lingkungan pemukiman memiliki tempat bermain kreatif bisa membuat perkembangan anak-anak setempat menjadi lebih cerdas.

Suluh Indonesia/ant

FASILITAS RUSUNAWA - Anak-anak bermain sepeda di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Muara Baru, Jakarta, kemarin. Pemprov DKI Jakarta berencana akan menambah fasilitas Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) guna memberikan tempat yang layak bagi anak-anak untuk bermain.

Basuki saat meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bahari di RT 09/07, Kelurahan Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, kemarin mengatakan, anak akan lebih berkembang pikirannya jika belajar di ruang terbuka secara kreatif. Saya yakin anak yang punya taman kreatif besarnya akan bisa berguna bagi bangsa, semoga bisa menjadi gubernur atau presiden selanjutnya. Basuki juga mengharap-

kan, RPTRA harus bisa menjadi salah satu tempat berkomunikasi antar warga dan komunitasnya. Dengan begitu, permasalahan yang dihadapi oleh warga bisa diketahui. ‘’Kita ingin kesulitan tiap keluarga bisa diketahui. Biasanya mereka mau terbuka dengan komunitasnya. Nah lahan ini sebagai sarana mereka bersosialisasi di lingkungannya,” ujar Basuki. Basuki mengakui tidak mudah memberikan fasilitas dan tempat yang nyaman untuk warga bisa bersosialisasi dan berbagi keluh kesah. Oleh

karena itu, Pemprov DKI telah bekerja sama dengan ahli dari UI untuk memetakan keinginan sosial masya-rakat. ‘’Jadi bukan sembarangan membangun, harus sesuai dengan kemauan warga sekitar. Makanya kita kerjasama dengan UI untuk bisa memetakan keinginan mereka,” jelas Basuki. RPTRA Bahari sendiri memiliki luas 926 meter persegi. Di areal ini terdapat bangunan dua lantai dengan luas 207 meter persegi yang dilengkapi ruangan untuk kegiatan PAUD, ruang rapat serbaguna, ruang laktasi, ruang KB dan lapangan bulutangkis. Bukan hanya itu, ada juga fasilitas bermain anak, lapangan futsal mini, taman obat dan sayuran, serta kolam ikan. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 22 Mei 2015

3

Golkar Ical Minta

Jusuf Kalla Mediasi Islah JAKARTA - Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie meminta bantuan Wakil Presiden Jusuf Kalla memediasi pertemuan dengan Partai Golkar Agung Laksono untuk melakukan upaya islah. ‘’Sejak PTUN Jakarta membuat putusan pada Senin lalu, saya sudah dua kali bertemu dengan Pak JK (Jusuf Kalla),” kata Idrus Marham di Gedung MPR/DPR/ DPD Jakarta, kemarin. Menurut Idrus, setelah PTUN membuat putusan membatalkan SK Menhumkam yang mengesahkan DPP Golkar hasil Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono, dirinya bersama Aburizal Bakrie menemui Jusuf Kalla, pada

malam harinya, untuk meminta bantuannya. Pada pertemuan tersebut, menurut Idrus, JK menyambut positif, keinginan islah yang disampaikan dirinya dan Aburizal. Apalagi, kata dia, PTUN Jakarta, juga memutuskan mengembalikan kepengurusan Partai Golkar pada Partai Golkar hasil Munas Riau. Idrus menjelaskan, kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Riau, ketua umum Aburizal Bakrie, wakil ketua umum Agung Laksono, dan sekjen Idrus Marham. ‘’Kami meminta bantuan Pak JK untuk memediasi,” katanya. Idrus menegaskan, DPP Partai Golkar hasil Munas Bali, sesuai

putusan PTUN Jakarta, ingin agar Golkar bersatu, sehingga menawarkan islah kepada Partai Golkar hasil Munas Jakarta. Upaya islah tersebut, menurut dia, dapat dilakukan dalam beberapa opsi baik islah keseluruhan maupun islah terbatas. ‘’Jika islah keseluruhan pendekatan dan kesepakatannya seperti apa, serta jika islah sebagian kesepakatannya seperti apa,” katanya. Menurut Idrus, dirinya sudah menindaklanjuti dengan menemui Jusuf Kalla. Idrus juga akan menemui Jusuf Kalla kembali, untuk mengetahui perkembangannya. (har)

Suluh Indonesia/ant

KESIAPAN PILKADA SERENTAK - Ketua KPU Husni Kamil Manik (kiri) berdiskusi dengan Ketua Majelis DKPP Nur Hidayat Sardini (tengah) serta Ketua Bawaslu Muhammad (kanan) saat peluncuran laporan Pemantauan Pemilu 2014 serta Kesiapan Pemantauan Pilkada Serentak 2015 oleh Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) di Kantor KPU Jakarta, kemarin.

Kemenkumham Sebut

Kemenpan RB Klaim

Kasus Golkar Taat Asas JAKARTA - Kemenkumham tetap yakin bahwa Surat Keputusan Menkumham No. M.HH-01.AH.11.01 tahun 2015 tanggal 23 Maret tentang Pengesahan Perubahan AD/ ART dan Susunan Kepengurusan Partai Golkar sudah taat asas. ‘’SK Menkumham No. M.HH-01.AH.11.01 tahun 2015 tanggal 23 Maret tentang Pengesahan Perubahan AD/

ART dan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Golkar dikeluarkan melalui proses yang taat pada peraturan perundangan dan asas hukum pemerintahan yang baik,” kata Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenkumham Ferdinand Siagian di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, PTUN Jakarta yang dipimpin oleh Ketua

Majelis Hakim Teguh Satya Bhakti dengan anggota Subur MS dan Tri Cahya Indra Permana memutuskan untuk mengabulkan gugatan penggugat yaitu kubu Aburizal Bakrie untuk sebagian, dan menyatakan batal SK Menkumham mengenai pengesahan Golkar versi Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono. ‘’Terhadap putusan

PTUN Jakarta dan hak-hak upaya hukum sebagaimana diatur dalam UU PTUN tersebut, Menkumham akan mendaftarkan banding atas putusan PTUN agar hak untuk melakukan upaya banding tidak kadaluarsa atau lebih dari 14 hari,” tambah Ferdinan. Selajutnya Menkumham juga akan melakukan kajian mendalam terhadap putusan

dengan meminta pertimbangan ahli hukum tata negara apakah putusan diputus secara adil dengan mencermati beberapa faktor. ‘’Yakni apakah putusan tersebut memutus dari apa yang diminta atau melebihi apa yang dimintakan (ultra petita), serta apakah putusan tersebut diputus secara adil dan imparsial,” tambah Ferdinand. (ant)

Lokomotif Perubahan JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi menyatakan kementerian yang dipimpinnya merupakan lokomotif perubahan. ‘’Kementerian PANRB adalah lokomotif perubahan, lokomotif reformasi birokrasi, dan lokomotif penanaman revolusi mental,” katanya di Jakarta, kemarin. Terkait peringatan Harkitnasdan momentum 17 tahun Gerakan Reformasi, Yuddy menekankan para aparatur sipil negara untuk meningkatkan disiplin dan profesionalitas serta integritas. ‘’Bekerja dengan penuh pengabdian bagi pemerintah, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia,” kata Yuddy.

Yuddy Chrisnandi Disebutkan bahwa dalam sejarah bangsa Indonesia, Hakitnas sangat erat dengan berdirinya Budi Utomo. Keberadaan Budi Utomo telah membangkitkan bangsa Indonesia menuju perjuangan sosial politik secara terbuka, dengan tekad yang kuat dan jiwa patriotisme yang tinggi. (ant)

Jokowi Diharapkan

Refleksi Reformasi

Suluh Indonesia/ade

BEM-SI DEMO ISTANA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, kemarin. Dalam aksinya mereka menuntut pemerintahan Jokowi-JK untuk segera memperbaiki tiga kebijakan yang berdampak bagi masyarakat luas, yaitu kenaikan harga BBM bersubsidi, nasionalisasi aset, dan perbaikan kondisi ekonomi.

Pansel KPK Terbentuk

Berharap Lahirnya Pemimpin Yang Sehat PELAKSANA tugas (Plt) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrachman Ruki panitia seleksi (pansel) Pimpinan KPK yang seluruhnya perempuan dapat mengajukan pimpinan yang sehat untuk lembaga pemberantasan korupsi tersebut. Menurut Ruki, prinsipnya kalau anak yang sehat, kuat, cerdas dan bermoral hanya bisa dilahirkan dan dibesarkan dari ibu dengan kualitas yang sama. Ruki juga mengaku tidak keberatan dengan komposisi pansel yang seluruhnya perempuan tersebut. ‘’Silakan saja (perempuan semua) tidak ada pembatasan gender baik sebagai pimpinan KPK dan sebagai pansel pimpinan KPK, silakan nanti masyarakat yang menilai,” tambah Ruki. Komposisi tersebut menurut Ruki juga tidak ada hubungan dengan kondisi KPK saat ini. ‘’Tidak ada hubungannya antara kondisi KPK sekarang

ini dengan komposisi pansel KPK yang baru dibentuk, publik lebih tahu dan lebih dominan keinginannya,” katanya. Sedangkan plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji berharap agar pansel dapat bekerja secara berintegrias. ‘’Mengingat penunjukan Pansel menjadi otoritas penuh dari pemerintah, maka saya menghormati nama-nama wanita yang dipilih dan diputuskan oleh pemerintah. Diharapkan Pansel akan bekerja secara terintegritas, independen dari segala kepentingan apapun dan dengan tingkat akuntabalitas yang besar kepada publik,” kata In-

Taufiequrachman Ruki diryanto. Sedangkan mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua mengkritik komposisi pansel pimpinan KPK tersebut. ‘’Bukan kurang proporsional, tapi tidak betul. Sebab, kalaupun semua anggota Pansel adalah laki-laki atau

campuran laki-laki dan perempuan, maka hanya dua orang yang praktisi anti-korupi. Selebihnya adalah pakar secara teoritis,” katanya. Padahal, menurut Abdullah, sebagian besar pengamat mengatakan, semua teori-teori ekonmi dan politik di dunia tidak berlaku di Indonesia. ‘’Kekhawatiran saya, pimpinan KPK yang terpilih adalah mereka yang pakar tentang korupsi secara teori, bukan praktisi. Akibatnya, akan terjadi desintegrasi di antara komisioner dengan pegawai KPK,” tambah Abdullah. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan komitmennya terhadap upaya pemberantasan korupsi sekaligus menegaskan KPK harus menjadi lembaga yang berwibawa. ‘’KPK harus menjadi lembaga negara yang berwibawa. Yang berperan dalam menjaga kewibawaan lembaga yang lain melalui pemerintahan yang bersih,” kata Presiden. (ant)

JAKARTA - Organisasi Aktivis yang tergabung dalam Lingkar 98 meyakini Presiden Joko Widodo bisa merefleksikan perjuangan reformasi yang berhasil menggulingkan rezim orde baru di bawah pimpinan mantan Presiden Soeharto pada tahun 1998. ‘’Presiden Joko Widodo merupakan figur yang tidak dibebani masa lalu, bebas dari konflik kepentingan elite dan bisa merefleksikan perjuangan reformasi,” kata Ketua aktivis lingkar 98 Bernard Haloho saat ditemui dalam acara Peringatan 17 Tahun Reformasi’ di Tugu Proklamasi Jakarta, kemarin. Bernard mengatakan acara peringatan 17 tahun reformasi ini tidak dalam

kepentingan apapun, namun merupakan agenda bersama para relawan Jokowi untuk mengukuhkan dukungan penuh mengawal pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla. ‘’Kami percaya atas dasar dan alasan itu, Jokowi bisa merefleksikan agenda perjuangan reformasi yang kita perjuangkan dulu,” ujarnya. Terkait adanya gelombang protes dari mahasiswa pada Presiden Joko Widodo yang dilakukan di depan istana, mantan aktivis Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi 1998 (Famred) itu mengatakan hal tersebut merupakan dinamika dalam konteks demokrasi. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 22 Mei 2015

4

Laksanakan Agenda Pilkada

KPUD Gunakan Uang Pinjaman DEPOK - Masa cuti yang diambil Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail saat ini dinilai kurang tepat. Sebab, hal itu berdampak pada terhambatnya kebijakan penting untuk kemajuan kota. Salah satunya penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk pencairan dana anggaran penyelenggaraan Pilkada Depok tahun ini. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan, jika terdapat agenda pribadi seharusnya sebelum cuti melakukan disposisi, sehingga penandatanganan NPHD dapat dilakukan tepat waktu. ‘’Jika bulan kemar-

in masalah ini dikoordinasikan keseluruh jajaran pemkot dan melakukan disposisi dalan penandatanganan mungkin dana itu sudah bisa dicairkan,” ujarnya di Depok. Ia menjelaskan, seharusnya NPHD sudah di approve (setujui) dan ditandatangani sejak 22 April lalu. Sebab, untuk menyelenggarakan Pilkada di kota Depok, KPU Depok telah menetapkan anggaran kebutuhannya sebesar Rp 49 miliar dan nantinya teknis pencairan dana tersebut akan dibagai menjadi dua tahap. ‘’Tahap pertama sebesar Rp.37 miliar melalui NPHD yang semestinya telah dilaksana-

kan sejak tanggal 22 April bulan lalu. Sisanya, dicairkan setelah adanya pembahasan anggaran tambahan bulan September nanti,’’ jelasnya. Menurutnya, jika penundaan pencairan anggaran Pilkada semakin terlambat, maka dikhawatirkan kinerja beberapa instansi terkait juga akan mengalami keterlambatan untuk mempersiapkan segala kebutuhan Pilkada. ‘’DPRD Depok akan mempertanyakan perihal keterlambatan penandatanganan NPHD ke Walikota Depok. Hal ini lantaran kinerja KPU kota Depok menjadi terganggu,’’ katanya. (jif)

Kasus Pasar Warung Jambu

DPRD Diminta Segera Bersikap BOGOR - Puluhan massa dari Garuda Muda Kesatuan Penerus Perjuangan (GM-KPP) Kota Bogor melakukan aksi unjukrasa ke gedung DPRD Kota Bogor menuntut penjelasan dalam perkara penuntasan kasus lahan pasar Warung Jambu yang hingga kini masih misterius. ‘’Kami minta siapapaun oknumnya, termasuk para anggota dewan yang terlibat dalam kasus pasar Warung Jambu harus diperiksa dan ditangkap,” desak

pengunjukrasa dalam orasinya di halaman gedung DPRD Kota Bogor, kemarin. Koordinator aksi, Udin Wanahad menyampikan, bahwa pihaknya meminta kepada Ketua DPRD Kota Bogor untuk berani menjelaskan terkait polemik pembebasan lahan pasar Jambu II yang bermasalah dan tak kunjung selesai. ‘’Kami minta para ketua dan anggota DPRD di Bogor ini berani transparan dengan menyampaikan informasi yang se-

Diprediksi Naik

BPS Data Gakin TANGSEL - BPS Kota Tangsel bakal mendata ulang angka kemiskinan bulan depan. Diprediksi angka kemiskinan bakal meningkat. ‘’Diperkirakan pada Desember sudah selesai. Sehingga datanya bisa jadi tolak ukur perencanaan APBD di tahun berikutnya,” ungkap Kepala BPS Tangsel Faizin di Tangsel, kemarin. Faizin mengatakan, setidaknya, pada 2013 sebanyak 1,75 persen atau sekitar 25.400 dari 1.443.403 warga di Kota Tangsel, tercatat sebagai warga miskin. Tak hanya sampai pada angka 1,75 persen saja. BPS memprediksi secara makro atau Rumah Tangga Sasa-

ran ada sebanyak 3 persen dari jumlah penduduk Tangsel atau 36.098 rumah tangga yang dinyatakan rentan miskin atau berpendapatan hampir menyentuh Rp 378.303 per kapita. ‘’Logikanya, bila rumah tangga sasaran ini tidak kita tahan, ditambah perkembangan kenaikan harga BBM, maka kemungkinan besar rumah tangga sasaran yang rentan miskin ini akan jatuh,” imbuhnya. Untuk itu, sebanyak 36 ribu lebih rumah tangga ini, juga berhak mendapatkan bantuan penanggulangan angka kemiskinan yang digulirkan pemerintah pusat. (nov)

banrbenarnya terkait kasus pasar Jambu II itu,” pinta meraka. Dalam kasus pembebasan lahan untuk Pasar warung Jambu tersebut, secara jelas dan gamblang DPRD Bogor awalnya menemukan dan berkowar ada banyak penyelewengan sesui temuan dan kajiannya. ‘’Ini kan aneh? Meraka (DPRD) yang awalnya membuka kasus itu. Awalnya mereka mendesak agar kasus tersebut dituntaskan,’’ katanya. (bas)

Suluh Indonesia/ant

KASUS KORUPSI - Tim penyidik Sub Direktorat (Subdit) III Tindak Pidana Korupsi Polda Jabar menggelar rekonstruksi kasus korupsi dana pemeliharaan dan perbaikan jalan senilai Rp 19,3 miliar dari APBD tahun 2014 dengan tersangka Cucu Gumuruh di kantor Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP), Cibinong, Bogor, kemarin.

Pilkades Serentak Ditunda TANGERANG - Pemkab Tangerang menunda pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak 2015 untuk Desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru. ‘’Alasannya dari hasil rapat koordinasi bahwa panitia Desa Cijeruk mengundurkan diri,” kata Kasubag Kelembagaan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Pemerintahan Desa (BPM-PPD) Pemkab Tangerang Yusuf Fahroji di Tangerang, kemarin. Yusuf mengatakan penyebab panitia mundur karena tetap mempertahankan dua calon dalam Pilkades padahal tim khusus dari unsur perguruan tinggi menetapkan tiga calon.

Pilkades serentak yang rencananya digelar 14 Juni 2015 itu diikuti sebanyak 362 calon untuk merebut kursi sebanyak 78 desa tersebar di 29 kecamatan. Penyelenggaraan Pilkades berpatokan pada Perbup No.79 Tahun 2014 dan Keputusan Bupati Tangerang No.140/ Kep131-HUK/2015 tentang Penetapan Pelaksanaan Pilkades Serentak. Namun jumlah pemilih sesuai data tahun 2014 yang tersebar pada 29 kecamatan yakni 2.156.867 jiwa dari sekitar 3,2 juta jiwa, hal itu berdasarkan sebagai pemilik KTP elektronika. Dia mengatakan Pilkades

serentak menerapkan tanda khusus pada kartu undangan pemilih berupa “barcode” demi untuk mengantisipasi kecurangan pemilih ganda. Yusuf menambahkan masalah itu tidak terjadi bila camat setempat dengan tegas bertindak bahwa sesuai aturan maksimal diperbolehkan lima calon kades. Sedangkan pembatalan satu calon itu, para pendukung mengelar aksi demo dengan membawa keranda mayat ke kantor Pusat Pemerintahan di Kecamatan Tigaraksa. Penundaan pilkada tersebut sejauh ini belum dapat dipastikan. (ant)

Rekonstruksi Pembunuhan

Digelar Tertutup Sementara itu, Ketua RT 08/23, komplek Cendana Residence, Irzal Novriansyah, mengaku tidak berani berkomentar, karena merupakan kewenangan polisi. ‘’Waktu kejadian pembunuhannya pun, saya baru tahu saat pagi harinya. Setelah mendapat laporan dari petugas security,” ujarnya. Ditanya tentang keseharian Elsa selaku pemilik rumah, Irzal menyebut bila Elsa sangat tertutup. Sehari-hari, dia hanya terlihat mengantarkan anaknya sekolah. ‘’Bu Elsa orangnya tertutup, jarang bersosialisasi dengan tetangga,’’ katanya. (nov)

Suluh Indonesia/ant

BONGKAR THM ILEGAL - Petugas Satpol PP Kabupaten Bogor menggunakan alat berat membongkar bangunan Tempat Hiburan Malam (THM) ilegal di Jalan Raya Tapos, Cibinong, kemarin. Pembongkaran sebanyak 11 bangunan tidak memiliki IMB dan ilegal serta melanggar Perda nomor 4 tahun 2015.

Belajar Perencanaan Pembangunan Desa

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Depok, bakal menerima sebanyak 25 Bus Transjabodetabek untuk beroperasi di wilayahnya. Namun, bus besar yang datang dari Kemenhub tersebut rencananya akan datang bulan April lalu, tetapi hingga bulan ini pihak Dishub Depok juga belum dapat kepastian Transjabodetabek akan terealisasi. Rencananya bus tersebut akan beroperasi dari Depok sampai Cawang, Cililitan dengan melewati Jalan Margonda, Juanda, Jalan Tol Cijago, hingga Cawang. Untuk Bus Transjabodetabek ini, Depok tidak membuat jalur khusus kendaraan, mengingat tingkat kepadatan di Jalan Margonda Raya. Nantinya pihak Dishub juga membuat rambu halte di Jalan Juanda guna memudahkan penumpang agar tak harus ke terminal jika ingin menggunakan bus itu. Adapun pemilihan Juanda, karena jalan tersebut lebih mudah dijangkau. (jif)

36 Bangunan Liar Dibongkar

Enam Pemerkosa Diciduk

417 Kades di Kabupaten Bogor

417 KEPALA Desa (Kades) dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, belajar penyusunan perencanaan pembangunan desa sebagai wujud percepatan pembangunan desa di Pemerintah Kabupaten Bogor.

Transjabodetabek Beroperasi

APARAT Satpol PP Pemkab Tangerang membongkar secara paksa sebanyak 36 bangunan liar di Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, karena berada pada saluran irigasi setempat. Kepala Satpol PP Pemkab Tangerang Yusuf Herawan di Tangerang, kemarin mengatakan, pihaknya melibatkan aparat Polresta dan Kodim untuk pengamanan sebagai antisipasi bentrok. Yusuf mengatakan pembongkaran itu dilakukan mengunakan alat berat karena pemilik bangunan tidak mau pindah meski aparat kecamatan setempat telah tiga kali melayangkan surat teguran. Padahal pihaknya telah memberikan waktu selama dua pekan kepada pemilik supaya membongkar atas kedasaran sediri. Bila pembongkaran sendiri, katanya, maka material sisa bisa diambil. (ant)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

TANGSEL - Reka ulang kasus pembunuhan Surahman (53), juragan durian yang ditemukan tewas di rumah teman wanitanya, Arista Elsanti (Elsa), di komplek Cendana Residence, Blok I 10, No.49, Pondok Benda, Pamulang, Tangsel digelar secara tertutup. Selama rekontruksi petugas juga melarang awak media mendekati rumah yang menjadi TKP. Hingga rekonstruksi selesai, tidak seorangpun petugas dari Polsek Pamulang yang memberikan keterangan terkait rekonstruksi tersebut. Begitupun dengan Kapolsek Pamulang, Kompol Christian, yang memilih bungkam.

Kilas

Kepala Bappeda Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah di Cibinong, kemarin mengatakan, penguatan kapasitas aparatur desa dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa dilakukan agar peraturan perundangundang desa bisa dilaksanakan dengan baik dan tidak ada lagi desa tertinggal. Ia mengatakan melalui pendidikan yang diberikan Bappeda kepada kepala desa diharapkan bisa memberikan informasi global dan teknis terkait implementasi peraturan perundang-undangan yang diberlakukan kepada desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan terkecil. ‘’Sesuai Undang-Undang Desa, Maka Desa diberikan kewenangan berdasarkan hak

asal usul dan kewenangan lokal berskala desa,” katanya. Syarifah Sofiah menerangkan, kegiatan pelatihan dilaksanakan selama empat hari sejak. Masing-masing peserta dibagi dalam empat angkatan, dengan waktu pelaksanaan tiap angkatan adalah dua hari satu malam. Ia mengatakan maksud dan tujuan penyelenggaraan pelatihan kepada Kepala Desa agar fokus melakukan perencanaan pembangunan desa. Semoga seluruh desa di Kabupaten Bogor dapat melaksanakan musyawarah desa dengan persiapan dan hasil yang baik. ‘’Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), penyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP)

Desa, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) yang berkualitas berdasarkan kebutuhan prioritas pembangunan desa,” katanya. Setelah pelatihan, Kepala desa harus dapat melaksanakan pembangunan desa sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku dan mempedomani dokumen perencanaan desa. Ia mengatakan selain pelaksana dalam bidang pemerintahan dan pembinaan pembangunan BAPPEDA Kabupaten Bogor, dalam kegiatan ini menghadirkan narasumber, Eppy Lugiarti dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ida Ariani dari Kementerian Dalam Negeri. (ant)

APARAT Polresta Tangerang menciduk enam pelaku pemerkosaan terhadap remaja Mn (17) di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, setelah beberapa hari menghilang. Kapolsek Mauk AKP Suhendar di Tangerang, kemarin mengatakan, pertama kali diringkus adalah Mi (23) pacar Mn di rumahnya atas laporan orang tua korban. Setelah itu, pihaknya menangkap lima pelaku lainnya, yakni An (24), Sn (23), Mn (21), Ag (20), dan Sm (24) di tempat berbeda. Para pelaku dijerat Pasal 81 UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Dalam laporan orang tua korban bahwa anaknya diajak mengunakan sepeda motor oleh Mn dengan alasan membeli pulsa telepon selular (ponsel). Namun hingga malam belum pulang. (ant)

Suluh Indonesia/ant

ANTISIPASI AMBRUK - Petugas memasang kayu penyanggah pada plafon ruang kelas di SMAN 6 Tangerang, kemarin. Minimnya perawatan menyebabkan plafon terancam ambruk.


pini

Suluh Indonesia, Jumat 22 Mei 2015

F OKUS Menanti Jurus Jitu yang Mengeluarkan Rakyat dari Kesusahan SU reshuffle kabinet yang diembuskan berbagai kalangan belakangan ini memang menyita perhatian publik di samping tentu saja beberapa berita lain yang datang silih berganti. Menghiasi halaman muka surat kabar di Tanah Air maupun menjadi trending topic di berbagai media sosial. Apa pun itu, toh pada akhirnya tentu mengarah kepada sosok kepiawaian seorang Joko Widodo sebagai presiden serta Jusuf Kalla sebagai wakil presiden. Tudingan sampai sejauh ini tentu tetap bermuara pada bipolarisasi dukungan dan pihak yang kontra. Sama seperti pada saat pemilihan presiden yang lalu. Tentu dalam konteks ini, argumentasi yag diperlukan bukan sekadar dukungan seratus persen atau menolak membabi buta tetapi lebih pada penilaian objektif bagaimana prestasi Jokowi selama ini memimpin negeri ini. Kalaupun timbul isu kocok ulang kabinet, untuk beberapa pos penting, apakah itu bisa dikatakan murni karena faktor kinerja atau ada faktor-faktor lain? Ketika mulai diembuskan pun yang paling lantang bersuara tentu para politisi parpol pendukung pemerintah. Apakah wakilnya atau jatahnya masih tetap di kabinet atau diganti. Diganti, apakah berarti jatahnya hilang ataukah hanya orangnya saja diganti tetapi tetap berasal dari parpol yang sama. Di tengah himpitan berbagai persoalan bangsa yang makin kompleks ini, tentunya Jokowi harus punya jurus jitu. Jurus yang bisa mengeluarkan rakyat dari kesusahan. Bukan sebaliknya. Inilah yang sat ini oleh beberapa lawan politiknya diangkat ke permukaan untuk mencoreng muka Presiden asal Solo, Jawa Tengah itu. Apakah ini cenderung politis, mari kita kesampingkan dulu. Baiknya mencoba berpikir positif. Hal itu tentu semestinya dianggap sebagai cambuk atau warning bahwa kondisi saat ini karena tidak jauh berbeda dari zaman presiden sebelumnya. Upaya membandingkan pun janganlah dianggap sebagai suatu hal keliru. Hal ini justru perlu agar semua pemangku kebijakan negeri ini diingatkan agar berlaku sebagai abdi masyarakat yang membawa rakyat ke arah lebih baik. Harapan rakyat sudah sangat membubung kepada Jokowi. Sampai kini pun harapan itu masih tetap ada. Walaupun harus diakui, sebagai sebuah tim, kinerjanya belum menghasilkan sesuatu yang optimal. Gelembung dukungan penuh itu harus disadari bisa saja lama-lama akan mengecil dan bahkan tidak mungkin akan kempes dengan sendirinya seiring performa pemerintah yang tidak kunjung baik. Kalaupun pilihannya reshuffle, itu adalah hak konstitusional presiden. Namun harus dicatat, pemakaian hak prerogatif ini pun bukan tanpa gandolan. Pasti, semua pihak akan berebut masuk ke lingkaran kekuasaan. Sampai sejauh mana Jokowi-JK mampu menjaga jarak serta membuat parameter dengan parpol, baiknya kita lihat selanjutnya. Dalam konteks saat ini, revolusi mental yang menjadi jualan politik dalam kampanye beberapa waktu lalu belum sepenuhnya dipahami. Apalagi dijalankan. Sejauh ini masih menjadi angan-angan. Hal ini dapat dilihat dari demikian banyaknya indikator yang belum mengarah ke sana. Dalam penegakan hukum, reformasi ekonomi, demokrasi dan lainnya. Dan yang paling peting adalah akhlak serta mental dan moral pejabat. Semakin banyak korupsi serta penyalahgunaan kekuasaan. Inilah sebenarnya sasaran awal revolusi mental ala Jokowi. Kita belum melihat hasil nyatanya sampai sekarang. Kita masih melihat, mendengar dan merasakan retorika semata. Belum menyentuh ke inti gerakan moral tersebut. Masih banyak yang mengenyampingkan dan berpikir seolah-olah itu hanya bualan semata untuk memikat hati rakyat. Tentu hal ini jangan berkembang terus dalam pikiran masyarakat. Harus dibuktikan dalam sebuah kerja keras dan kerja cerdas. ***

I

Bang D

el

Panitia seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai memiliki kompetensi

Pastinya tak mudah diintervensi ...

5

Paradoks Reformasi dan Krisis Kepercayaan Rakyat REFORMASI Mei 1998 melahirkan paradoks yang mengerikan: krisis kepercayaan rakyat. Rakyat yang bermimpi hadirnya tatanan baru yang berkeadilan akhirnya putus asa, karena penyelenggara negara terus menghadirkan berbagai kebijakan yang mencederai hati rakyat. Visi kerakyatan para penyelenggara negara makin tergerus ulah dan perilaku buruknya yang mencederai kepercayaan rakyat.

Oleh Muhammadun*

Krisis kepercayaan rakyat ini dibuktikan dengan berbagai survei yang menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat tidak puas dengan kinerja legislatif, eksekutif maupun yudikatif. Menurunnya kepercayaan rakyat ini disebabkan beberapa hal. Pertama, kapasitas yang penuh keraguan. Banyak penyelenggara negara tidak mempunyai kapasitas yang sepadan dengan kursi yang didudukinya. Akhirnya, terlihat sekali masih amatir dalam berdiskusi dan menjelaskan persoalan kerakyatan. Kedua, moralitas penyelenggara negara yang makin tergerus oleh ambisi dan kekuasaan. Ketiga, penyelenggara negara makin miskin komitmen dalam pemberantasan korupsi. Banyak pejabat negara yang makin “tertawa” dengan makin terpojoknya KPK. Padahal, KPK inilah yang menjadi amanat reformasi yang paling berani menjaga tegaknya NKRI. Politik Dasamuka Kebrobokan penyelenggara negara memang bukan berita baru. Tidak sedikit penyelenggara negara yang sudah mau bui, antre di pengadilan, dan tersandera kasus korupsi di berbagai kementerian. Ini bukti bahwa penyelenggara negara sudah tidak lagi mempunyai komitmen dalam menjaga tegaknya martabat dan karakter bangsa. Ini sebuah pengkhianatan kepada rakyat. Dalam konteks ini, Busyro Muqoddas (2011) pernah melihat adanya dasamuka dalam kondisi politik sekarang ini. Politik dasamuka yang tercermin pada karakter “esuk dele, sore tempe, malam onde-onde”. Pagi (berjualan) kedelai, sore tempe dan malamnya onde-onde, adalah sifat dan sikap yang mencla-mencle dalam mengemban amanah publik di lembaga negara. Menurut Busyro, pemberhala nafsu dan syahwat politik kekuasaan itu tak jelas rekam jejaknya, apakah mereka berpihak atau membela yang lemah atau bahkan memangsa mereka. Lambang burung garuda emas di seragam safari dengan enam saku berisi selusin (dia menyebutkan merek HP yang menjadi tren saat ini). Mobil dinas Crown Royal Salon yang jauh lebih mewah dari mobil perdana menteri negara tetangga. Begitulah,

Di dalam jagat rayuan, wacana politik bukan lagi dibangun oleh arsitektur nalar-nalar rasional, akan tetapi oleh berbagai trik rayuan, dalam rangka menggoda manusia politik. Mekanisme yang bekerja dalam rayuan, sebagaimana yang dikatakan Jean Baudrillard dalam Seduction (1990: 7), tidak lagi relasi psikis, tidak pula represi atau ketaksadaran, akan tetapi relasi permainan, tantangan, duel, dan strategi penampakan. wakil rakyat dan partai politik selain dihuni oleh sedikit mereka yang punya keterpanggilan nurani, mayoritas mereka lebih mencerminkan politikus yang pragmatis dan hedonis. Tragedi kongkalikong penyelenggara negara merupakan indikasi kuat minimalisnya kontribusi pejabat negara dan lembaga negara dalam memperjuangkan nasib rakyat. Hal ini juga mengindikasikan bahwa penyelenggara negara telah melakukan erosi demokrasi. Untuk bekerja, penyelenggara negara telah menghabiskan miliaran rupiah. Sungguh uang rakyat tidaklah bisa digunakan dengan seenaknya, harus dipertanggungjawabkan dengan amanah. Dari sisi gelap pejabat negara tersebut, tidak salah kalau masyarakat tetap menilai yang dilakukan sebagian pejabat negara sebagai penyelewengan jabatan yang memalukan. Lebih dari itu, pejabat negara sejatinya telah menjual moralitas politiknya di hadapan rakyat yang memberikan man-

dat kepadanya. Pejabat negara belum sepenuhnya mengabdikan dirinya secara total sebagai wakil seluruh rakyat, namun masih menyandarkan pada sektarianisme partai politik yang penuh ambisi dan kepentingan. Perilaku tersebut merupakan bukti terciptanya politik seduksi (rayuan) dalam tubuh pejabat negara. Wajah politik seduksi selalu menampilkan dirinya secara menarik, namun di balik itu, mereka menyiapkan jaring-jaring rayuan yang merongrong kehancuran dan kebinasaan. Menurut Thomas Docherty dalam After Theory (1996: 27), disebabkan kegagalan politik kontemporer yang menghasilkan inovasi, orisinalitas, dan kebaruan, wacana politik memfokuskan diri bagi keberlangsungannya pada rayuan yang menciptakan semacam politik seduksi. Di dalam jagat rayuan, wacana politik bukan lagi dibangun oleh arsitektur nalar-nalar rasional, akan tetapi oleh berbagai trik rayuan,

dalam rangka menggoda manusia politik. Mekanisme yang bekerja dalam rayuan, sebagaimana yang dikatakan Jean Baudrillard dalam Seduction (1990: 7), tidak lagi relasi psikis, tidak pula represi atau ketaksadaran, akan tetapi relasi permainan, tantangan, duel, dan strategi penampakan. Dalam wacana politik seduksi di atas, penampakan pejabat negara sekarang hanya sebatas “permainan” untuk mengeruk kekuasaan sebesar-besarnya. Mereka sudah tidak mempedulikan lagi kenyataan pahit di sekelilingnya, karena nalar politik yang mereka gunakan bukan untuk memberdayakan dan memajukan bangsa, namun untuk memberdayakan kepentingan individu dn kelompok. Dengan nalar yang irasional, mereka juga sering menggunakan dalih agama, sosial, dan budaya untuk memuluskan alur permainan politiknya. Semua hanyalah fatamorgana yang absurd. Ruang politik fatamorgana pejabat negara, menurut kacatamata politik Baudrillard dalam The Evil Demon of Images (1993: 139), hanya akan menghadirkan politisi yang mendistorsi dunia dengan membangun ilusi-ilusi tentang kejahatan dengan wajah yang suci, demokratis, dan manusiawi. Wajah kebenaran, keadilan, kemanusiaan, demokrasi telah dipalsukan dan ditampilkan dalam wajah-wajah seduksi yang penuh trik dan tipuan. Khittah Kerakyatan Di tengah berbagai tudingan miring tersebut, sudah saatnya pejabat negara kembali kepada khittahnya. Dalam logika demokrasi, rakyat adalah raja. Sedangkan pejabat negara adalah pelayan. Penyelenggara negara sebagai “pelayan” harus menuruti segala yang diperintahkan sang raja. Kembali ke khittah, berarti pejabat negara harus menaati segala yang diperintahkan sang raja. Sekarang ini sang raja sedang menderita karena diterpa berbagai bencana, baik bencana alam maupun bencana pemiskinan global. Sebagai pelayan, mereka seharusnya mengkaji secara mendalam kebutuhan sang raja agar dijalankan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya. Jangan malah berkhianat dan seenaknya sendiri mencuri kekuasaan sang raja. Kembali ke khittah akan menjadikan para penyelenggara negara kembali berwibawa untuk merealisasikan kesejahteraan rakyat. *Penulis, analis Studi Politik pada Program Pascasarjana UIN Yogyakarta

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Kesenjangan Sosial Semakin Parah SEBAGAI warga ibukota saya merasa nasib rakyat bawah semakin diinjak-injak. Nampaknya masih banyak hal yang perlu direvisi dari berbagai kebijakan yang menyentuh tentang kesejahteraan rakyat, terutama kelas bawah. Pemerintah tak boleh lepas tangan begitu saja mengenai nasib rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan. Banyak hal yang saya anggap kurang tepat dalam mengatasi kemiskinan seperti penggusuran pedagang kaki lima yang bersifat kasar dan kurang bijak. Selama ini sering terjadi pemungutan liar yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bermoral. Langkah-langkah untuk menghindari hal ini seharusnya lebih ditegakkan agar rakyat kelas bawah bisa berusaha mencari makan dengan tenang tanpa

ada perasaan resah atau tertindas. Mengapa bangsa ini masih gemar menjajah bangsa sendiri. Setelah sekian lama dijajah bangsa lain bahkan sampai ratusan tahun, kenapa tak sadar-sadar bahwa penjajahan yang dialami bangsa ini sudah cukup lama membodohkan pola pikir kita. Sudah tak ada waktu lagi memperdebatkan siapa yang harus bertanggung jawab atas kemiskinan yang merongrong bangsa kita. Rakyat telah jatuh bangun menghadapi berbagai gejolak negeri, namun semangatnya tetap kuat dan hidup dengan penuh ketabahan. Tapi tetap saja semua butuh uluran tangan pemerintah sebagai penguasa yang mengatur negara. Romla Jatinegara, Jakarta

Jakarta Sangat Minim Area Hijau PENDUDUK di jakarta yang semakin padat. Setiap tahun nya di jakarta semakin bertambah banyak dan padat setiap oarang menginginkan mendapatkan pekerjaan di jakarta karena menurut mereka lebih baik tinggal dijakarta atau pun di daerah nya masing-masing setiap habis lebaran pasti penduduk di jakarta semakin padat karena mereka terhasut oleh orang yang pulang kampung . Tanah lapang di Jakarta hampir tak ada yang tersisa. Semua telah dibangun untuk proyek perumahan. Sangat sedih mengalami hal ini sebagai masyarakat betawi. Seharusnya Pemda bisa menjadi wakil suara orang-orang betawi yang ingin punya lapangan bola, lahan berkebun atau Pertanian, lahan hijau atau hutan kota. Sekarang Jakarta telah “hancur’’ menjadi lau-

tan rumah dan sangat minim lapangan terbuka untuk bemain. Polusi yang sudah melanda Jakarta dan menjadikan Jakarta berada di peringkat yang hampir menyamai meksiko di urutan teratas harus di cegah dengan berbagai cara yang secepat mungkin. Saya rasa itu semua menjadi tugas yang masih bisa dilakukan dan Jakarta akan berhasil melewati keterpurukannya. Sudahlah,.. pemerintah jangan terus mengeruk keuntungan yang hanya sesaat, ingatlah anak cucu kita agar mereka masih bisa menghirup udara segar di Jakarta dan bermain bola di lapangan terbuka tidak di jalanan gang rumah yang sempit. Renita Kemanggisan, Jakarta Barat

Keamanan Ibukota Harus Ditingkatkan DAERAH Cengkareng memang terkenal dengan rawan akan aksi kejahatan dan peredaran narkoba. Jika anda seorang diri melintasi daerah itu yang melewati pasar ikan kearah kamal dadap maka anda akan dihadang oleh tebaran benda tajam berupa pisau cutter yang siap merobek ban kendaraan anda. Disaat itu anda akan melihat ada beberapa tukang tambal ban yang bersuku tertentu dengan tato dan tindikan yang sangat menyeramkan bergerombol sambil bernyanyi dengan gitar bolong dengan logat daerah pulau seberang. Para tukang tambal ban yang biasanya dalam keadaan seperti mabuk itulah yang menjadi andalan untuk membantu anda

memperbaiki dan membongkar ban motor anda. Saya masih ragu apakah Pak Jokowi mengerti daerah ini. Andai dia rasakan sendiri naik sepeda motor malammalam dan ban motornya terkena ranjau pisau cutter langsung tak berdaya walaupun bannya tubles. Memahami kota Jakarta tidak seperti kota lain. Walau saya yakin masih ada daerah yang lebih rawan dari cengkareng. Tapi ya ini hanya sekedar cerita dan tak perlu direspon secara serius oleh para pejabat negara karena saya tahu tak akan direspon. Pemda DKI silahkan sibuk dengan urusan lain. Terimakasih Saman Cengkareng, Jakarta Bara

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 22 Mei 2015

6

Sepuluh Pemain Timnas U-23

Kalahkan Malaysia BANDUNG - Meski tampil dengan 10 pemain, Timnas PSSI U-23 mengalahkan Malaysia U-23 1-0 (1-0) pada pertandingan uji coba di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, semalam. Gol kemenangan tim Merah Putih yang tengah disiapkan ke ajang SEA Games 2015 itu dihasilkan dari tembakan spektakuler gelandang Wawan Febrianto menit ke-36. Timnas Indonesia juga menjalani laga menegangkan untuk mempertahankan kemenangan karena hampir 27 menit mendapat tekanan hebat tim tim Negeri Jiran itu. Gelandang asal klub Pelita Bandung Raya itu melakukan tembakan dari luar kotak penalti setelah mendapat umpan tarik. Tembakan kaki kiri pemain bernomor sepuluh itu melesak ke sudut kanan gawang Malaysia yang dikawal M Farhan Abubakar. Kemenangan Timnas PSSI U-23 merupakan bekal berharga untuk berlaga di ajang SEA Games 2015, bila tim itu jadi pada ajang pesta olahraga Asia Tenggara itu. Kedua tim berada di dua grup beda, yakni Indonesia di Grup A sedangkan

Malaysia di Grup B. Timnas PSSI yang telah hampir dua pekan ditempa di kawasan Kabupaten Bandung Barat, Jabar itu memberi harapan untuk tampil maksimal dan berbicara banyak pada SEA Games 2015 yang akan digelar Juni mendatang itu. Meski demikian, dari beberapa momen dan insiden pada laga itu, memberikan beberapa bahan evaluasi bagi tim pelatih pimpinan Aji Santoso dan melakukan perbaikan pada sisa waktu yang tersedia sebelum bertolak ke Singapura. Pertemuan klasik dari dua tim yang akan berlaga pada ajang SEA Games 2015 di dua grup terpisah itu menjadi pertemuan yang cukup menegangkan. Kemenangan Evan Dimas dkk diperoleh setelah melewati 27 menit laga menegangkan pada saat tim Merah Putih harus bermain dengan 10 pemain setelah bek Hansamu Yama Pranata mendapat dikartu merah wasit Cong K Thian (Kamboja) setelah mendapat kartu kuning kedua. Timnas yang sebelumnya menguasai penguasaan bola, harus membendung serbuan

penyerang-penyerang tim Negeri Jiran itu. Kiper Muhamad Nasir beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang dengan membendung tembakan Muhainan dan Syahru Azwan. Keunggulan Timnas sempat terancam serius oleh tembakan Syahru Azwan pada menit ke-70, namun tembakan penyerang itu membentur mistar atas gawang Timnas PSSI. Lini belakang Timnas benarbenar diuji hebat pada laga di menit-menit akhir, hingga akhirnya memenangkan pertandingan di akhir babak kedua meski harus berlaga dengan 10 pemain. Sebelum kehilangan Yama Pranata, Timnas PSSI tampil cukup padu dengan penguasaan bola lebih baik dibanding Malaysia. Bahkan pada babak pertama, beberapa kali striker Fernando Pahabol. PSSI turun dengan formasi pemain Muhammad Natshir Fadhil (kiper), Hansamu Yama Pranata kk, Adam Alis Setyano, Syaiful Indra Chahya, Wawan Pebriyanto, Evan Dimas Darmono ,Ahmad Nufiandani, Zulfiandi, M Abduh Lestaluhu, Pahabol. (ant)

Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Pesepakbola Tim Indonesia U-23, Wawan Pebrianto ( kanan) berebut bola dengan Pesepakbola Tim nasional Malaysia U-23, Mohamad Fandi Othman (kedua kiri), pada pertandingan Persahabatan Internasional di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat,kemarin. Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Timnas Malaysia dengan skor akhir 1-0.

Kemenpora Berharap

PSSI yakin

Indonesia Raih Target di SEA Games Klub Tetap Setia kepada Legalitas JAKARTA - Walau diterpa berbagai kendala untuk persiapan, pihak Kemenpora yakin para atlet Indonesia bisa mempersembahkan banyak medali di SEA Games Singapura Juni mendatang. Hal tersebut diikatakan Sesmenpora, Alfitra Salamm, saat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei kemarin. Dirinya berharap dengan semangat tersebut, para kontingen Indonesia bisa termotivasi memberikan yang terbaik. “Menjelang digelarnya SEA Games 2015 di Singapura, Kemenpora berharap atlet Indonesia yang akan bertanding, mampu menunjukan kualitasnya sehingga kontingen Indonesia bisa meraih banyak medali,” ucap Alfitra kepada wartawan di Kantor Kemenpora Jakarta, kemarin. Untuk bisa mewujudkan hal

Menpora

Larang PSSI Berkantor di Senayan JAKARTA - Setelah membekukan keoraganisasian, Kemenpora kembali membuat keputusan sepihak, yaitu melarang PSSI berkantor di Senayan. Sikap itu diambil Menpora Imam Nahrawi, melalui sekretarisnya yang mengirim surat kepada Sekretaris Mensekneg agar tak memberikan fasilitas kepada PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola Indonesia. Surat bernomer : 01964/SET/V/2015 yang ditandatangani oleh Sesmenpora Alfitra Salamm. Dalam surat tersebut, Menpora menegaskan bahwa seluruh kegiatan PSSI tidak diakui pemerintah, dan pihak Sesmensekneg diharapkan tidak memberikan fasillitas kepada PSSI terkait dengan penggunaan fasiltas di Senayan, Jakarta. “Sebagai aplikasi hukum sebagai peringatan kepada sanksi administratif kepada PSSI, mohon kiranya saudara tidak memberikan fasilitas apapun pada organisasi dimaksud,di dalam lingkungan komplek badan layanan umum Gelora Bung Karno, Senayan,” salah satu isi surat resmi tersebut yang telah beredar dikalangan wartawan sejak 21 Mei. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum PSSI Erwin Dwi Budiawan sangat kecewa dengan apa yang dilakukan Menpora, Imam Nahrawi. (pts)

tersebut, pihaknya minta kepada Satlak Prima yang diberi kepercayaan menangani para atlet, semakin fokus malakukan pembinaan terhadap 12 cabang olahraga yang diprioritaskan

meraih medali di SEA Games Singapura. “Kami telah menginstruksikan kepada Satlak Prima untuk fokus pada 10-12 cabang olahraga yang diprioritaskan meraih medali emas.

Cabang-cabang tersebut antara lain bulutangkis, angkat besi, panahan, atletik. Tentunya harapan medali, khususnya emas ada di tangan cabor tersebut, sehingga peringkat Indonesia bisa bersaing dalam 3 besar,” paparnya. Namun keinginan ini tidak akan mudah, karena beberapa waktu lalu, Taufik Hidayat yang menjabat sebagai CDM Kontingen Indonesia di SEA Games menilai masih ada beberapa cabor yang peralatannya belum terpenuhi, serta kebutuhan atlet belum memadai untuk persiapan latihan. “Saya sudah terjun langsung ke lapangan melihat kondisi para atlet, dan nyatanya beberapa cabor beladiri peralatannya belum lengkap, dan berbagai kebutuhan atlet lainnya juga belum lengkap, ini tentunya mengecewakan,” papar Taufik. (pts)

JAKARTA - Walau dengan keterpaksaan membatalkan turnamen Pramusim, PSSI yakin klub tetap percaya dan memberikan dukungan legalitas kepada organisasi sepak bola Indonesia tersebut. “Kami yakin memang klub tahu legalitas bahwa sepak bola memang wewenang PSSI dan area PSSI. PT LI juga bagian dari PSSI dan klub juga anggota PSSI. Semua klub juga sangat paham dengan legalitas sepak bola. Tim transisi, BOPI dan Menpora bukan bagian dari PSSI. Sudah puluhan tahun semua klub di Indonesia paham ini, dan semua klub di Indonesia juga tahu kon-

sekuensinya jika tidak bersama dengan federasi,” papar Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Pada 20 Mei lalu PT LI secara resmi membatalkan turnamen tersebut. Hal ini karena keengganan PSSI berkoordinasi dengan tim transisi bentukan Kemenpora. Bagi Erwin, perizinan dan komunikasi kepada tim transisi merupakan taktik dan strategi buatan Menpora, agar PSSI dibenturkan kepada klub. Apalagi dengan tidak mengeluarkan rekomendasi dan izin keamanan, merupakan bentuk intervensi yang dilakukan Menpora agar Indonesia memang ingin mendap-

atkan sanksi FIFA. Sementara itu, pihak PT LI mengusulkan para klub melakukan uji coba atau turnamen mini yang dilakukan melalui manajemen sendiri, selama menunggu adanya kepastian izin kompetisi ISL. “Kami ingin turnamen ini bisa mendapatkan sponsor, bisa ditayangkan televisi. Tapi karena harus berkoordinasi dengan tim transisi, kami tidak bisa. Semua kami kembalikan kepada klub. Sekarang mau klub bagaimana terserah masing-masing. Mungkin dengan ujicoba atau turnamen sendiri, izin bisa keluar,” ucap Sekretaris PT LI, Tigor Shalom Boboy. (pts)


lahraga

7

Suluh Indonesia, Jumat 22 Mei 2015

Benzema Absen di Laga Terakhir Real

Suluh Indonesia/ap

GOL KEMENANGAN - Pemain Juventus Alessandro Matri (kanan) meluapkan kegembiraannya usai mencetak gol kemenangan Juventus ke gawang Lazio pada final Coppa Italia di Olympic stadium, Kamis WIB.

Matri Jaga

Peluang Treble Juve ROMA - Gol penentu kemenangan yang dibukukan Alessandro Matri memberikan gelar kedua bagi Juventus setelah sepekan sebelumnya telah memastikan gelar Liga Serie A. Hasil ini sekaligus membawa Juventus tetap berada di jalur untuk meraih treble setelah sang juara Italia mengakhiri penantian 20 tahun untuk kemenangan di final Piala Italia, melalui kemenangan 2-1 atas Lazio pada Rabu (Kamis WIB). Juventus kemasukan saat pertandingan baru memasuki menit keempat ketika Stefan Radu melompat untuk menaklukkan Marco Storari dengan tandukan keras dari tendangan bebas, setelah Paul Pogba melakukan pelanggaran yang tidak perlu di sektor kanan. Juve menyamakan kedudukan melalui sepakan setengah voli Giorgio Chiellini pada menit kesepuluh. Setelah pertandingan berakhir imbang dalam 90 menit, Matri, yang kembali dengan status pinjaman ke Juve setelah dijual ke Milan pada 2013, membuat perbedaan ketika ia menyambar bola hasil gebrakan

Carlos Tevez ke dalam kotak penalti, yang gagal dihalau kiper Etrit Berisha di gawang Lazio. Juve mempertahankan keunggulan mereka pada babak kedua masa perpanjangan waktu yang berlangsung sengit, untuk membuat separuh penonton dengan warna kebesaran hitam dan putih di Stadio Olimpico bersorak gembira ketika sang juara meraih gelar ganda pertamanya sejak 1995. Pelatih Juve Massimiliano Allegri tidak memainkan Claudio Marchisio dan Alvaro Morata. Allegri juga tak memainkan kiper nomor satu Gianluigi Buffon, dan absennya kiper Italia langsung terasa saat Storari tak mampu menghalau tandukan Radu dari tendangan bebas di sektor kanan. Namun Juventus, yang menaklukkan Lazio dengan skor 3-0 dan 2-0 pada pertandingan-pertandingan Liga Italia musim ini, tidak memerlukan waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Chiellini menjadi sosok yang disalahkan untuk gol pembuka Radu, namun bek Juve itu berada di posisi yang tepat di saat yang tepat ketika

Andrea Pirlo melepaskan tendangan bebas melengkung dari jarak 25 meter pada menit kesepuluh. Tendangan bebas melengkung Pirlo disambut sundulan Pogba di dalam kotak penalti, dan Chiellini memiliki ruang yang cukup untuk menyambar bola dan menaklukkan Berisha dengan sepakan voli jarak dekat. Hanya ada sedikit peluang pada babak kedua, dan penyerang Lazio Miroslav Klose, yang tidak bersinar, digantikan Felip Djordjevic tujuh menit sebelum waktu normal usai. Justru, Antonio Candreva dan Anderson berlari untuk untuk berupaya menciptakan peluang bagi Tim Biru Langit, meski hasilnya belum sesuai harapan. Allegri menggantikan Pogba dengan Pereyra pada menit ke78 dan kesegarannya segera memberi dampak. Pemain Argentina ini mengejar bola untuk merebutnya dari Andreson ketika pemain Brazil itu mengancam dalam situasi tiga lawan tiga yang berbahaya. Bagaimanapun, Lazio menyia-nyiakan peluang bagus untuk meraih

kemenangan, ketika Djordjevic gagal menaklukkan Storari dalam situasi satu lawan satu. Matri, yang menggantikan Llorente enam menit sebelum waktu normal habis, memasukkan bola ke gawang Lazio beberapa saat setelah ia masuk lapangan, namun ia sudah terlebih dahulu berada dalam posisi offside. Lazio menyia-nyiakan peluang bagus lain untuk mengamankan Piala Italia ketika Djordjevic berbalik dan melepaskan tendangan yang gagal dihalau Storari, namun bola mengenai tiang dekat dan memantul di mulut gawang. Namun Matri, yang telah bermain untuk empat klub yang berbeda sejak bergabung dengan Juventus pada 2011, mampu memaksimalkan peluangnya ketika Tevez mampu mengendalikan operan bola panjang. Tevez dapat mengendalikan bola dan melewati dua pemain bertahan sebelum bola terlepas dari penguasaannya, untuk kemudian disepak Matri ke sisi tiang dekat Berisha, yang membuat publik penghuni tribun utara ‘Curva Nord’ bersorak gembira. (ant)

MADRID - Penyerang asal Prancis Karim Benzema kemungkinan besar tidak akan tampil pada pertandingan terakhir Real Madrid di Liga Spanyol musim ini, saat menjamu Getafe pada Sabtu, setelah hasil pengujian memperlihatkan ia mengalami robek otot paha. “Setelah dilakukan sejumlah tes pada Karim Benzema pada hari ini, terungkap adanya robekan di otot rectus femoris kanannya,” kata Real, yang dipastikan akan finis di peringkat kedua di bawah tim juara Barcelona, melalui situs resmi mereka (www.realmadrid.es). Benzema, yang menjalani musim 2014/2015 yang mengecewakan, baru kembali dari cedera lutut yang membuatnya menepi pada sejumlah pertandingan penting di Liga Champions dan liga domestik. Pemain 27 tahun ini mencetak 22 gol dari 46 penampilan di semua kompetisi, catatan yang buruk untuk standarnya dan merupakan salah satu penyebab mengapa Real gagal memenangi satu trofi pun dari tiga trofi pada musim ini. Mereka disingkirkan Juventus di semifinal Liga Champions, dieliminasi Atletico Madrid pada 16 besar Piala Raja, dan tertinggal empat angka dari Barca di Liga Spanyol dengan satu pertandingan tersisa. (ant)

Sterling Tak Akan Teken

Kontrak Baru dengan Liverpool LONDON - Agen Raheem Sterling menyulut api seputar permasalahan kontrak sang pemain dengan Liverpool, di mana ia mengatakan pemain sayap Inggris itu tidak akan menandatangani kontrak baru di Anfield - bahkan untuk gaji senilai 900.000 pound per pekan. Pemain 20 tahun itu telah membangun reputasi sebagai salah satu prospek muda paling bersinar di Inggris, namun ia menjadi sorotan media dalam beberapa bulan terakhir terkait negosiasi-negosiasi kontraknya. Sang pemain dan agennya, Aidy Ward, siap untuk bertemu dengan pelatih Liverpool Brendan Rodgers dan ketua eksekutif Ian Ayre pada Jumat, ketika Sterling diperkirakan akan menyampaikan kepada pihak klub bahwa dirinya berniat hengkang. “Ia tentu saja tidak akan menandatanganinya,” kata Ward kepada Evening Standard. “Ia tidak akan menandatanganinya untuk 700, 800, 900 ribu pound per pekan. Ia tidak menekennya.” Sterling, yang diberi kesempatan tampil di Liga Uta-

ma Inggris oleh Liverpool dan bersinar ketika mereka nyaris meraih gelar liga pada musim lalu, telah mendapat kritik dari banyak legenda Anfield. Hubungan sang pemain dengan klub dan para penggemar juga memburuk sejak ia mengadakan wawancara dengan BBC, ketika ia menolak disebut pengeruk uang dan mengklaim motifnya untuk pindah murni karena ambisinya. Wawancara itu dengan cepat diterjemahkan sebagai bencana hubungan masyarakat dan membuat banyak pengamat menuding Ward menangani masalah ini dengan buruk, dan memberikan masukan yang buruk terhadap kliennya. Bagaimanapun, Ward menyerang balik, dengan memberikan penghinaan pribadi terhadap mantan bek Liverpool Jamie Carragher, sebelum menepikan kekisruhan media sebagai hanya sedikit gangguan belaka. “Pekerjaan saya adalah meyakinkan bahwa saya melakukan yang terbaik untuk mereka (klienklien saya). Jika orang-orang berkata saya buruk saat melakukan pekerjaan saya, atau mereka menganggapnya masukan yang buruk itu bukan masalah,” ucapnya. “Setiap kritik dari para pengamat saat ini atau mantan pe-

main-pemain Liverpool — tidak satupun dari mereka yang berpengaruh terhadap saya. Itu tidak relevan.” Pelatih Liverpool Rodgers secara terbuka pernah membantah dugaan bahwa klub akan menjual Sterling, namun dengan hanya dua tahun tersisa di kontraknya, tawaran senilai 50 juta pound akan menguji upaya penyelesaian masalah mereka. Laporan-laporan media mengindikasikan bahwa rival Liverpool, Manchester United, telah mendekati mereka — dan telah mendapat penolakan — sedangkan Manchester City, Chelsea, dan Bayern Munich juga dikait-kaitkan dengan pergerakan ini. Ward, yang juga merupakan agen Saido Berahino, pemain lain yang secara terbuka telah mengungkapkan niatnya untuk hengkang dari klubnya saat ini, mengklaim bahwa Sterling tidak akan kekurangan peminat. “Saya tidak cemas,” tambahnya. “Kecemasan adalah membuat keputusan tanpa tahu apa yang akan terjadi. Setiap klub Liga Utama Inggris akan berupaya menawarnya.” (ant)

Hummels Dilaporkan Tepis Ketertarikan United BERLIN - Bek Jerman Mats Hummels mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan transfer ke Manchester United dengan mengonfirmasi bahwa ia akan bermain untuk Borussia Dortmund pada musim depan, menurut laporan yang beredar kemarin. Pemain 26 tahun ini telah menolak pendekatan dari raksasa liga Inggris itu dan kapten Dortmund tersebut telah berkata kepada Borussia, bahwa ia akan menyelesaikan kontraknya yang habis pada 2017, menurut majalah Kicker. “Cukup adil bahwa Mats memberikan sesuatu pemikiran, namun saya selalu menunjuk bahwa ia merupakan bagian dari rencana-rencana kami,” kata direktur olahraga Dortmund Michael Zorc. Zorc mengatakan ia telah bertemu dengan Hummels dan ayahnya

Hermann, yang juga merupakan agennya, di mana terdapat “konsensus jelas” bahwa ia akan bertahan dengan Dortmund. Hummels memicu spekulasi bahwa dirinya mempertimbangkan kepindahan ke United pada beberapa pekan terakhir, dengan berulang kali mengakui dirinya mempertimbangkan masakmasak opsi-opsi yang dimilikinya. Laporan-laporan di media Inggris memperkirakan pelatih United Louis van Gaal telah menawarkan biaya transfer 40 juta euro untuk Hummels. Namun bintang Jerman itu kini akan memainkan peran sentral dalam rencana-rencana masa depan pelatih Dortmund Thomas Tuchel, yang akan menggantikan pelatih saat ini Jurgen Klopp musim depan. Pembengkakan pada kaki mem-

buat Hummels absen pada pertandingan Sabtu silam, ketika timnya kalah 1-2 dari VfL Wolfsburg di Liga Jerman, yang merupakan gladi resik untuk final Piala Jerman yang akan berlangsung pada 30 Mei. Ia semestinya sudah bugar untuk pertandingan kandang terakhir musim ini pada Sabtu saat mereka menjamu Werder Bremen, di mana Dortmund memerlukan kemenangan, dan hasil-hasil pertandingan lain yang menguntungkan mereka, untuk dapat meraih tiket Liga Europa musim depan. Hummels, yang turut membawa Jerman menjuarai Piala Dunia, bergabung dengan Dortmund pada 2008 sebagai pemain pinjaman dari Bayern Munich sebelum diikat kontrak penuh dan telah memainkan 194 pertandingan liga dengan koleksi 17 gol. (ant)

BOGOR

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 22 Mei 2015

8

Bupati Lebak :

109 Jembatan Gantung Rusak LEBAK - Sebanyak 109 jembatan gantung di Kabupaten Lebak, Banten, kini kondisinya rusak berat sehingga mendesak diperbaiki untuk memperlancar akses ekonomi masyarakat. ‘’Kami tahun ini belum mampu menuntaskan pembangunan jembatan gantung akibat keterbatasan dana,’’ kata Bupati setempat Iti Octavia Jayabaya di Lebak, kemarin. Ia menyebutkan untuk membangun jembatan gantung pihaknya mengusulkan anggaran kepada pemerintah provinsi dan pusat karena anggaran dari APBD Kabupaten Lebak 2015 hanya mengalokasikan Rp15 miliar.

Saat ini Kabupaten Lebak mempunyai jembatan gantung terbanyak karena terdapat daerah aliran sungai dengan kapasitas sungai utama dan anak sungai. Hampir di semua kecamatan terdapat jembatan gantung untuk menghubungkan antardesa. Bahkan, jembatan Desa Suka Mekarsari Kecamatan Kalanganyar kondisinya rusak berat karena beberapa besi penyanggah juga papan jembatan sudah lapuk. Selain itu juga tali sling jembatan sudah banyak yang putus sehingga diikat dengan tali kawat biasa oleh masyarakat. ‘’Saya kira jembatan itu cukup

berbahaya jika dilintasi kendaraan roda dua maupun pejalan kaki,” katanya. Menurut dia, jumlah jembatan di Kabupaten Lebak tercatat 960 unit, namun diperkirakan 109 unit jembatan gantung kondisinya rusak berat. Penyebab kerusakan jembatan itu akibat dimakan usia dan juga konstruksinya kurang berkualitas. Selain itu juga karena diterjang bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. ‘’Kami berharap jembatan gantung yang rusak itu bisa segera diperbaiki,’’ katanya. (ant)

BBWS Citarum

Bangun Kolam Retensi BANDUNG - Balai Besar Wilayah Sungai Citarum akan membangun kolam retensi seluas 8,2 hektare untuk penanganan banjir di Kampung Cieunteung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. ‘’Kolam retensi ini merupakan salah satu proyek yang disiapkan pemerintah untuk mengurangi dampak banjir Sungai Citarum di Jabar,” kata Satker Pengembangan Jaringan Sumber Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Ahmad Sajidin di Bandung, kemarin. Ia mengatakan saat ini pi-

haknya sudah melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi tersebut sebanyak 0,8 hektare. ‘’Jadi sisanya, yang dua hektare tanah milik PT KAI, kemudian yang enam hektarre tanah dibebaskan masyarakat, Insya Allah tahun ini,” kata dia. Dikatakan dia, selain kolam retensi, pihaknya juga menyiapkan program pembangunan Flood-Way atau sodetan sepanjang delapan km di Sungai Cisangkuy di Kota Bandung. ‘’Pembuatan flood-way, atau sodetan Sungai Cisangkuy sekarang masih di usulkan oleh pihak dirjen supaya mendapat

pembiayaan multiyears,” kata dia. Menurut dia, Sodetan Cisangkuy adalah dibuat karena Sungai Cisangkuy selalu menggenangi wilayah Andir, Kota Bandung jika masuk musim penghujan. ‘’Maka dipotong sebelah hulunya, kemudian dialirkan ke sebelah hilir sungainya,” ujarnya. Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan melakukan pengerukan kembali sungai Citarum mulai dari Sapan hingga Nanjung dan pengerukan di empat anak sungai Citarum. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PARADE BALEGANJUR - Peserta menampilkan kreasi seni musik tradisional Baleganjur saat parade Baleganjur di Lapangan Puputan Badung, Bali, kemarin. Parade Baleganjur yang merupakan seni musik tradisonal Bali tersebut digelar untuk mengapresiasi kreativitas berkesenian khususnya kepada generasi muda sekaligus untuk melestarikan kesenian Baleganjur.

HIV/AIDS di Manado

Jangkiti 667 Orang MANADO - Data Komisi Penanggulangan AIDS(KPA) menyebutkan sebanyak 667 warga Kota Manado, Sulawesi Utara terinfeksi virus HIV/Aids hingga Maret 2015. ‘’Orang yang terinfeksi HIV/AIDS tersebut ada yang baru ditemukan atau positif HIV tapi belum AIDS,” kata Pengelola Program KPA Manado, Sonny Kawinda, di Manado, kemarin. Sonny mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki

hingga Maret 2015, penderita HIV sebanyak 210 orang dan yang sudah AIDS itu sebanyak 457 oang hingga total sebesar 667 orang. Menurut Sonny banyaknya kasus yang ditemukan menunjukan fenomena gunung es dimana selain yang didata, masih banyak juga yang tersembunyi dan tidak terdata. Karena itu, Sonny mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah

untuk mencegah penularan dan menanggulangi penyebarannya dengan sosialisasi kepada semua kalangan. Khusus untuk dunia kerja, menurut Sony, KPA Manado juga mengingatkan agar menghindarkan diri dari transmisi seksual sehingga bisa mencegah tertular dari virus mematikan tersebut. ‘’Bagi yang sudah tahu harus menyosialisasikan hal tersebut kepada sesamanya, agar bisa mence-

gah mereka tertular dari ancaman virus tersebut,” katanya. Sonny mengatakan, sosialisasi kepada seluruh masyarakat termasuk di dunia kerja, harus diintensifkan, menyampaikan bahayanya, bagaimana penularannya akan membuat waspada. Sedangkan bagi yang sudah tertular menurutnya KPA terus memberikan pendampingan agar tidak terbebani. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Suluh Indonesia/ant

KAPAL NELAYAN ASING - Personel Dit Polair Polda Sumut berjaga di dekat nelayan asing pelaku pencurian ikan (illegal fishing) di Belawan, kemarin. Personel Dit Polair berhasil menangkap satu nahkoda dan empat nelayan asing asal Thailand, yang mencuri ikan di perairan laut Indonesia.

Abrasi Sungai

Ancam Lahan Pangan Bengkulu BENGKULU - Abrasi yang melanda sejumlah sungai di kabupaten dan kota, turut mengurangi areal lahan pangan di Provinsi Bengkulu. ‘’Abrasi sungai mendominasi, kalau pantai hanya sedikit di Kabupaten Kaur,” kata Direktur Yayasan Genesis Bengkulu, Barlian di Bengkulu, kemarin. Ia mengatakan selain alih fungsi sawah beririgasi dan tadah hujan menjadi kebun sawit, abrasi sungai juga mengancam lahan pangan di daerah itu. Kondisi terparah kata dia antara lain abrasi Sungai Kinal di Kabupaten Kaur yang menghilangkan 100 hektare.

Selain itu abrasi Sungai Selagan Raya di Kabupaten Mukomuko, Sungai Kedurang, Bengkulu Selatan, Sungai Seblat di Kabupaten Bengkulu Utara, Sungai Musi di Kabupaten Kepahiang dan tiga sungai di Kabupaten Lebong yakni Sungai Kotok, hulu Sungai Ketahun dan Air Santan. Ia mengatakan abrasi atau erosi sungai diakibatkan berbagai aktivitas eksploitatif antara lain kerusakan hutan, pembukaan tambang batu bara dan galian C dan eksplotasi sempadan sungai. Kondisi ini menurutnya sangat merugikan masyarakat

sekaligus mengancam keberlanjutan lahan pangan di daerah itu. Perlindungan daerah sempadan sungai menurutnya selama ini cenderung diabaikan. Selain abrasi menurut Barlian, dari kajian di 10 kabupaten dan kota, ketersediaan air juga mengancam keberlanjutan produksi pangan di daerah itu. ‘’Ada jaringan irigasi yang sangat bagus tapi air tidak mencukupi, seperti di Desa Airbuluh Kabupaten Mukomuko,” ujarny seraya menyatakan, alih fungsi lahan kian parah. (ant)

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 22 Mei 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu