Skip to main content

Edisi 21 Oktober 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Rabu, 21 Oktober 2015

No. 190 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

PPP Munas Jakarta Sah JAKARTA - MA mengabulkan permohonan kasasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz yang merupakan hasil Munas Jakarta. ‘’Majelis hakim mengabulkan permohonan kasasi pemohon,” kata juru bicara MA Suhadi di Jakarta, kemarin. Dalam Munas PPP versi Jakarta itu, ketua umum dijabat Faridz dan Sekjen Dimyati Natakusuma. ‘’Menyatakan batal putusan PTTUN, mengadili sendiri, dan kembali ke putusan PTUN,” katanya. Majelis hakim diketuai oleh Imam Soebchi dengan anggota Irfan Machmudin dan Supandi. Sebelumnya di tingkat pertama, kubu Djan Faridz dimenangkan hingga menganulir Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM),

Yasonna Laloly yang memenangkan PPP kubu Ramahurmuzy. Partai Golkar MA juga mengeluarkan keputusan memenangkan permohonan kasasi yang diajukan oleh Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie hingga kepengurusan yang sah hasil Munas Riau. ‘’Betul, majelis hakim mengabulkan kasasi pemohon,” katanya. Dikatakan, MA juga membatalkan putusan PT TUN. ‘’Kembali kepada putusan PTUN tingkat pertama,” katanya. Majelis hakim perkara tersebut dipimpin oleh Imam Soebchi dengan anggota Irfan Machmudin dan Supandi. Dalam kepengurusan hasil Munas Riau itu, Ketua Umumm Aburizal Bakri dan Sekjen Golkar Idrus Marham. (ant)

Jokowi-Kalla

JAKARTA - ICW memberikan rapor merah terhadap kinerja Pemerintahan Presiden Jokowi-Jusuf Kalla terkait kinerjanya dalam bidang pemberantaan korupsi.Rapor merah dengan nilai angka 5 tersebut, diberikan lantaran dalam setahun pemerintahanya, JokowiJK dinilai belum maksimal mendukung pemberantasan korupsi yang dilakukan institusi penegak hukum, utama pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. ‘’Angka 5 Ini merupakan titik kritis atas lambanya mewujudkan janji kampanye yang tertuang dalam Nawa Cita ,khususnya mewujudkan kepastian hukum dan pemberantasan korupsi,” kata peneliti ICW Lalola Ester di Kantor ICW Jakarta, kemarin. Dalam setahun terakhir ini, menurutnya, setidaknya ada 7 (tujuh) poin penting yang menjadi titik kritis lemahnnya dukungan pemberantasan korupsi yang dilakukan Presiden Jokowi-JK,dintaranya inkonsistensi terkait pemilihan menteri dalam Kabinet Kerja, pemilihan kepala lembaga setingkat menteri,lemahnya kinerja pe-

Dapat Rapor Merah

nanganan perkara korupsi yang dilakukan kepolisian dan kejaksaan, adanya regulasi yang menghambat pemberantasan korupsi, kecilnya dukungan terhadap eksistensi KPK, banyaknya perbedaan pernyatan Joko-JK terkait dukungan terhadap pemberantasan korupsi, serta belum direalisasikanya program Nawa Cita bidang pemberantasan korupsi. ‘’Sebelumnya dalam memilih kabinet kerjanya, Jokowi– JK sampaikan statemen akan keluarkan kebijakan pangkas anggaran, terutama pangkas soal perjalanan dinas. Awalnya sebuah gagasan baik, tapi tidak diteruskan kebijakan pro pemberantasan korupsi lainya,” terang Lola.

Inkonsistensi Hal lainya yang dinilai bentuk inkonsistensi pemerintah dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi yakni, perihal adanya kebijakan pemerintah yang mengeluarkan peraturan pemerintah (PP) agar kebijakan yang dilakukan kepala daerah/ penyelenggara negara, tidak dipidana. ‘’Bicara soal

kebijakan lain, terkait anti korupsi, Wapres akan keluarkan tiga aturan. Dengan aturan itu, diwacanakan 3 peraturan hukum, untuk peningkatan perekonomian. Peraturan ini berpotensi besar membuat imuinitas terhadap penyelenggara negara,” papar Lola. Atas jebloknya rapor pemerintah dalam setahun ini, ICW meminta agar Presiden Jokowi melakukan evaluasi terhadap program anti korupsi dan jajaran Kabinet Kerja. ‘’Sejumlah menteri atau pembantu presiden yang dinilai tidak kapabel dan tidak pro terhadap pemberantasan korupsi seperti Menkumham Yasonna Laloy dan Jaksa Agung HM Prasetyo selayaknya segera dicopot,” pinta Lola. Selain itu, ICW juga meminta agar reformasi dan optimalisasi penanganan perkara korupsi oleh Polri dan Kejaksaan harus menjadi prioritas penting yang harus dibenahi di era pemerintahan Jokowi-JK. ‘’Upaya penguatan terhadap KPK dalam pemberantasan korupsi harus diwujudkan secara kongkrit,’’ katanya. (wnd)

Suluh Indonesia/ant

REPORTER CILIK - Presiden Joko Widodo berbincang dengan sejumlah perwakilan siswa sekolah dasar se-Jabodetabek yang berperan sebagai reporter cilik usai sesi wawancara di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Hasil dari wawancara yang sebagian besar mengenai masa kecil dan sekolah Presiden Joko Widodo dan keoptimisan dirinya memimpin bangsa Indonesia ini akan dibuat tulisan yang akan disebarkan ke siswa sekolah dasar di seluruh penjuru negeri.

Perwujudan Program Perlu Waktu JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan memasuki masa satu tahun kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla sejumlah program sudah dijalankan dan memerlukan proses untuk bisa menikmati hasilnya. ‘’Begini, satu tahun pemerintahan memang pertama adalah fokus membangun pondasi yang kuat,” kata Teten di Istana Presiden Jakarta, kemarin. Ia mencontohkan, perubahan dan perbaikan hal-hal yang mendasar memang dilakukan sehingga kelemahan-kelamahan yang ada di

masa lalu bisa diperbaiki. ‘’Pertama misalnya, satu hal yang perlu dilihat ini ada keadaan warisan warisan masa lalu dan keadaan ekonomi global yang global,” paparnya. Teten mengatakan, dengan membangun fondasi berbagai bidang yang kuat, maka akan memudahkan langkah pemerintah selanjutnya untuk menuntaskan program yang sudah ada. ‘’Membangun pondasi ekonomi yang kuat. Pertama misalnya inefisiensi ekonomi kita pangkas, subsidi BBM, misalnya. Kemudian birokrasi panjang perizinan rumit ini kita rencanakan,” ujarnya.

Kepala Staf Kepresidenan mengatakan pemerintah terus membenahi semua bidang dalam satu tahun terakhir. ‘’Konsolidadi politik, birokrasi dan pembangunan infrastruktur sekaligus mengubah mindset, revolusi mental. Dan tahun ini kita coba arahkan pembangunan ke depan yang memperkuat lagi industrialisasi perumahan dari produksi konsumsi Jawa sentris jadi Indonesia sentris,” tutur Teten. Ia menambahkan, tahun ini memang tahun sulit tapi kita gunakan untuk membangun pondasi. Secara terpisah, Sekjen DPP

PDIP Hasto Kristiyanto menilai dalam satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo menghadapi tantangan yang tidak ringan terutama di bidang ekonomi. ‘’Tantangan tersebut tidak hanya berasal dari dalam negeri, tapi juga dari dunia internasional. Melemahnya pertumbuhan ekonomi global berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Hasto. Menurut Hasto, menghadapi persoalan ekonomi tersebut pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah berjalan sesuai dengan jalurnya. ‘’Banyak pihak memberikan masukan kepada Pemerintah,’’ katanya. (har/ant)

Anggota DPR Ditangkap

Suluh Indonesia/ant

PELEDAKKAN KAPAL ASING - Sebanyak tiga buah kapal milik nelayan Thailand dan Vietnam diledakkan di laut Batam, Kepulauan Riau, kemarin. Kementerian Kelautan dan Perikanan dibantu TNI AL, Polri, dan Kejaksaan Agung meledakkan 12 buah kapal asing yang tertangkap dan terbukti mencuri ikan.

JAKARTA - KPK dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) hari ini. Kali ini,dikabarkan KPK menangkap seorang Anggota DPR RI dari Fraksi Hanura atas nama Dewi Yasin Limpo. Selain menangkap Dewi, KPK juga menangkap pihak penyuap Dewi yang berasal dari pihak swasta. ‘’Yang kena sementara dua orang,satu Anggota DPR atas nama DYL (Dewi Yasin Limpo) dan seorang pihak swasta,” kata sumber penegak hukum Jakarta, kemarin. Dewi Yasin Limpo, merupakan Anggota Komisi VII (Komisi Bidang Energi), sekaligus adik kandung Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo. Penyuapan, kata sumber

tersebut, katanya, terkait Ijon proyek. Namun, ketika dikonfirmasi terkait proyek apa, sumber tersebut belum mau menjelaskan secara gamblang. ‘’Biasa Ijon proyek 2016,” terangnya singkat. Kendati demikian,beredar informasi bahwa penyuapan terkait proyek di wilayah Indonesia Timur. Dalam OTT yang dikabarkan berlangsung sore hari tersebuut,KPK berhasil menyita beberapa barang bukti termasuk uang suap. Namun, berapa jumlah nilai uang suapnya, sumber penegak hukum tersebut, belum menjelaskan detil,berapa total nilai uang suap yang diterima Dewi dari pihak swasta tersebut. ‘’Masih dihitung uangnya pakai mes-

in, kamu mau bantu,” ujarnya berseloroh kepada BP/BJ. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari KPK. ‘’Belum ada informasi terkait hal tersebut,” kata Plt Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati.

Di lain pihak,ketika dikonfirmasi perihal OTT tersebut, seluruh telefon pimpinana KPK tidak bisa dihubungi. Informasi yang dihimpun menyebutkan, KPK mebentuk beberapa tim untuk menangkap transaksi tersebut. Bahkan tim yang diterjunkan tengah melakukan pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti. (wnd).


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 21 Oktober 2015

2

Pemprov DKI Berencana

Bangun Rusunawa Bagi Nelayan JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang diperuntukkan bagi para nelayan di ibu kota. ‘’Rusunawa tersebut dibangun untuk memberikan hunian yang layak dan murah bagi para nelayan di Jakarta. Rusun itu akan dibangun di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Ika Lestari Aji di Jakarta, kemarin. Menurut dia, rusunawa tematik bagi para nelayan tersebut akan dibangun di atas lahan seluas dua hektar, dan nantinya akan terdiri dari 12 blok dengan total keseluruhan hunian sebanyak 680 unit. ‘’Lahan itu sendiri merupakan milik Pemprov DKI. Sedangkan untuk pembangunan rusunawa itu sendiri, rencananya akan dilakukan pihak swasta, yaitu Agung Podomoro, sebagai bentuk kewajiban pengembang,” ujar Ika. Dia menuturkan untuk merealisasikan rencana tersebut, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pihakpihak terkait. Hasilnya pun diharapkan agar pembangunan rusun tersebut dapat segera dimulai pada tahun ini. ‘’Kami menargetkan November 2015, groundbreaking pembangunan rusunawa itu sudah bisa dilakukan. Kami juga perkirakan waktu pembangunannya tidak sampai satu tahun,” tutur Ika. Lebih lanjut, dia mengungkapkan pembangunan rusunawa tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan merupakan kewajiban pengembang atau pihak swasta. (kmb) Suluh Indonesia/ant

PEMBUNUHAN BOCAH DALAM KARDUS - Tersangka kasus pencabulan dan pembunuhan bocah dalam kardus, AD, memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus pembunuhan bocah dalam kardus di Kalideres, Jakarta Barat, kemarin. Terdapat 118 adegan untuk kasus pembunuhan dengan korban berinisial PNF dan 15 adegan untuk kasus pencabulan dengan korban berinisial T dalam rekonstruksi tersebut.

Mahasiswi UI Diculik

Pembangunan Kembali Taman Ria

Salahi Keputusan Dewan JAKARTA - Anggota Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR Syarifuddin Suding meminta pimpinan DPR dapat menjaga marwah DPR sebagai lembaga tinggi negara. Penilaian itu terkait dengan diabaikannya keputusan sidang paripurna DPR yang telah menetapkan bahwa kawasan Taman Ria Senayan sebagai kawasan terbuka hijau, bukan kawasan komersil. ‘’Sekarang ini kita lihat ada pengabaian keputusan paripurna DPR oleh pengusaha terkait kawasan Taman Ria yang nampak sudah dibangun

dengan keberadaan alat-alat berat. Saya sangat sayangkan di era kepemimpinan Setya Novanto di DPR, hal seperti ini bisa terjadi dan lebih disayangkan lagi, ketua DPR membiarkan hal ini. DPR sebagai lembaga sudah kehilangan marwah dan kewibaannya,” kata Suding di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Penegasan Suding menyusul di kawasan hijau seluas 11 ha itu, sejak seminggu terakhir terlihat beberapa alat berat yang sedang bekerja. Sebagai pimpinan DPR, Suding meminta Setya Novanto dan pimpi-

nan DPR lainnya harus mengambil langkah tegas dan tidak boleh membiarkan pelanggaran keputusan terjadi. ‘’Jika tidak maka bukan tidak mungkin Majelis Kehormatan Dewan kembali akan memanggil Setya Novanto (Ketua DPR) jika terus membiarkan pengusaha mengambil alih lahan negara yang peruntukannya untuk lahan terbuka hijau,” kata dia. Suding berharap pelecehan terhadap institusi DPR dengan pengabaian keputusan DPR terkait Taman Ria Senayan tidak dibiarkan oleh pimpinan DPR.

“Ketua DPR adalah ujung tombak DPR,” imbuhnya. Selain itu, politisi dari Partai Hanura ini menilai pembangunan Taman Ria saat ini tidak ada izin pendirian bangunan pasca pembongkoran sejumlah gedung di area Taman Ria Senayan beberapa waktu lalu. Pembongkaran bangunan ketika itu dilakukan agar Taman Ria Senayan betul-betul merupakan lahan hijau yang tidak boleh digunakan untuk kawasan komersil. ‘’Kalau seperti ini kan nantinya DPR lagi sebagai negara yang kena tuding

kongkalikong dengan pengusaha.Padahal ini jelas melanggar keputusan DPR. Makanya ketua DPR harus tegas kalau tidak mau dituduh kongkalikong dengan pengusaha,” tandasnya. Direktur Centre for Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi meminta pimpinan DPR menegur siapapun yang sedang melaksanakan kegiatan pembangunan di area tersebut. “Kawasan Taman Ria Senayan itu sudah diputuskan DPR,’’ tegasnya. (har)

Tiga Bus Transjakarta

Dikandangkan

Suluh Indonesia/ade

DEMO ISTANA MERDEKA - Sejumlah demonstran yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Indonesia berunjuk rasa mengkritisi satu tahun pemerintahan Jokowi - Jusuf Kala di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, kemarin. Mereka menyatakan pemerintahan gagal mensejahterakan rakyat.

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Antonius NS Kosasih mendukung langkah Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta yang mengandangkan tiga unit bus Transjakarta karena beroperasi meski telah habis masa uji kir. Dikatakan Kosasih, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dishubtrans DKI Jakarta untuk membantu memeriksa kondisi dan kelengkapan aemada Transjakarta yang beroperasi di jalan. ‘’Kalau ada bus yang kami kelola baik dari operator maupun swakelola tidak patuh, kami dukung agar dikandangkan,” kata Kosasih di Jakarta, kemarin. Kosasih mengaku, setiap pagi pihaknya selalu memeriksa armada yang telah habis masa uji kir dan melarang untuk beroperasi. ‘’Tapi karena kami masih kekurangan personel, pemeriksaan belum bisa mak-

simal. Kalau ada yang luput kami mohon maaf atas kekurangan kami,” ucapnya. Kosasih menambahkan, saat ini pihaknya tengah merekrut 100 orang petugas teknisi untuk memeriksa armada bus Transjakarta di masing-masing pool operator. Selama periode Januari 2013 hingga September 2015, tercatat sebanyak 400 dari 919 unit total armada bus Transjakarta yang tidak aktif melakukan uji kir. Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Pemeriksaan Kendaraan Bermotor (UP PKB) Pulogadung, Muslim mengatakan, sebanyak 400 unit nus Transjakarta yang tidak aktif uji kir tersebut terdiri dari 294 bus single dan 106 bus gandeng. ‘’Bus Transjakarta single yang aktif uji kir ada sebanyak 303 unit, bus gandeng 216 unit,” kata Muslim. Selain itu, ada pula 28 unit armada bus Transjakarta yang tidak aktif uji kir selama kurun waktu antara tiga hingga lima tahun. (kmb)

IRSA Jadi Rujukan

Standar Tata Kelola Keselamatan Jalan AJANG penghargaan bagi pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia yang telah menerapkan program road safety terbaik bertajuk ‘Indonesia Road Safety Award (IRSA)’ kembali digelar sebagai wujud komitmen, kontribusi, dan kepedulian nyata PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) untuk menekan tingkat kecelakaan di jalan. Chief Executive Officer Adira Insurance Indra Baruna pada Sharing Session Indonesia Road Safety Award (IRSA) di Jakarta, kemarin mengata-

kan, IRSA 2015 dilaksanakan untuk mendorong seluruh elemen masyarakat terutama pihak pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia untuk

senantiasa menerapkan program keselamatan jalan yang semakin baik. Pada penyelenggaraan tahun ketiga ini, kaa Indra, IRSA semakin dipercaya sebagai ajang penghargaan yang bergengsi di kalangan pemerintah kota dan kabupaten. Hal ini terlihat dengan meningkatkannya jumlah partisipasi kepesertaan yang meningkat sangat tajam yaitu sekitar 64%. Pada tahun 2015 ini, Kota atau Kabupaten yang mendaftar sebanyak 61 peserta. Indra mengatakan, dengan adanya peningkatan jumlah

Kilas

peserta yang sangat tajam, pihaknya berharap agar ajang ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah kota dan kabupaten untuk mengevaluasi penerapan road safety yang dimiliki Kota atau Kabupatennya. Ajang yang berawal dari kampanye ‘I Wanna Get Home Safely (IWGHS)’ yang merupakan sebuah kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dari Adira Insurance ini secara rutin diselenggarakan setiap tahunnya untuk terus mendorong kesadaran yang menyeluruh tentang keselamatan jalan sekaligus secara tidak lang-

sung akan berdampak positif pada penurunan tingkat kecelakaan di jalan. Pada setiap tahun penyelenggaraannya, kata Indra, Adira Insurance bersama dengan pakar road safety juga kerap melakukan evaluasi mengenai hal-hal yang perlu dibenahi atau ditingkatkan sehingga ajang ini mencapai kesempurnaan dan peningkatan kredibilitas. Penganugerahan IRSA 2015 didukung berbagai pihak, seperti Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Polri. (son)

PETUGAS Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap pelaku penculikan mahasiswi Universitas Indonesia (UI) Safira Permatasari (20). Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Audie Latuheru di Jakarta, kemarin mengatakan, pelaku sudah ditangkap. Audie enggan menjelaskan lebih lanjut proses penangkapan pelaku penculikan itu karena akan dirilis pihak Polres Metro Jakarta Selatan. Sebelumnya, Safira menghilang saat menumpang taksi menuju Kampus UI di Depok Jawa Barat pada Senin (19/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Pria tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor memepet dan menggetok-getok kaca taksi yang ditumpangi korban. Sopir taksi menghentikan mobilnya kemudian pelaku menarik paksa dan membawa kabur Safira menggunakan mobil. Pada sore harinya, bapak korban menerima pesan singkat melalui telepon selular dari pelaku yang mengaku menculik Safira dan meminta uang tebusan. (kmb)

KJP Siswa Dicabut SEORANG siswa SMK 28 Oktober berinisial SR (17), akhirnya memperoleh sanksi dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, akibat ketahuan membawa celurit. Kepala Suku Dinas Pendidikan wilayah II Jakarta Selatan, Ferry Safrudin mengatakan, SR yang saat ini duduk di kelas XII SMK 28 Oktober diamankan bersama 11 siswa lainnya di Polsek Metro Tebet. Ferry mengatakan, dari 12 pelajar yang diamankan, satu pelajar inisial SR kelas 12 yang membawa celurit. SR merupakan peserta KJP. Mulai hari ini KJP SR kami cabut. Dikatakan Ferry, mereka mengaku hendak melayat ke rumah temannya di kawasan Tebet. SR mengaku membawa celurit untuk berjaga-jaga. Meski begitu pihaknya tidak akan memberikan toleransi siswa yang ke sekolah membawa senjata tajam. Ia mengatakan, tidak akan memberikan toleransi apapun alasannya. Sebelumnya, sebanyak 12 siswa SMK 28 Oktober diamankan kepolisian. Mereka diduga akan menyerang siswa SMA 17 Agustus. (kmb)

14 Kios PKL Ditertibkan SEBANYAK 14 kios pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Petojo Sabangan 1, Kelurahan Petojo Selatan, Gambir, ditertibkan Sapol PP dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Lurah Petojo Selatan, Kamal mengatakan, penertiban dilakukan untuk mengembalikan kembali fungsi saluran air di jalan tersebut yang selama ini ditempati oleh para PKL. Kamal mengatakan, di sini ada pedagang soto, warung nasi dan lainnya yang berjualan di atas saluran air, bahkan kalau malam sering dikeluhkan warga karena digunakan anak remaja untuk kumpul dan minum alkohol. Kamal menambahkan, sebelum dilakukan penertiban, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para pemilik warung untuk membongkar sendiri bangunannya. Ia menjelaskan, pihaknya akan mengembalikan jalan tersebut sesuai peruntukannya, ini juga memberi kenyamanan bagi warga. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 21 Oktober 2015

3

Jokowi-Kalla

Hadapi Pekerjaan Berat JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto mengatakan Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla menghadapi pekerjaan berat dalam satu tahun menjabat. Sidarto dalam acara “Rembug Nasional Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK” di Jakarta, kemarin mengatakan saat mulai menjabat, pemerintah menghadapi kondisi berat seperti perang kurs serta anjloknya harga komoditas. ‘’Tahun pertama ini tidak mudah. Saat beliau mulai menjabat, terjadi krisis, ada ‘currency war’ (perang kurs) dan jatuhnya harga komoditas, termasuk juga kabut

asap. Jadi yang dihadapi Jokowi ini pekerjaan berat,” ucapnya. Khusus kasus kabut asap, Sidarto berharap penegakan hukum bisa terus dilakukan. Ia juga berharap oknum pembakar hutan bisa ditindak. Begitu pula kementerian/lembaga yang berwenang untuk bisa mencabut hak guna usaha perusahaan yang melakukan pembakaran itu. Lebih lanjut, Sidarto menuturkan, dampak ekonomi hasil kerja Pemerintah Jokowi-JK baru akan tampak pada tiga tahun ke depan. ‘’Investasi itu seperti jalan tol di Jawa, Sulawesi, Papua, Kalimantan, ini semua tiga tahun baru akan keliatan. ‘rebound’-nya kita

rasakan tiga tahun ke depan,” ujarnya. Oleh karena itu, Sidarto mengatakan pihaknya bersama para pendukung akan terus mengawal dan mendukung kinerja pemerintah saat ini. ‘’Seperti ada pepatah begini, ‘Hanya pelaut handal yang dilahirkan dari lautan ganas. Hanya pemimpin hebat yang lahir dari guncangan dahsyat’. Kami akan doakan terus semoga Jokowi jadi pemimpin yang hebat,” tuturnya. Acara “Rembug Nasional Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK membahas, Kedaulatan Pangan, Pembangunan Energi dan Keunggulan Maritim. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PEMBUKAAN REKENING - Sekjen PDIP Hasto Kristianto (tengah) menerima plakat rekening gotong royong dari Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey (kiri) dan Wakil Bendahara Umum Juliari Batubara (kanan) ketika pembukaan rekening gotong royong PDIP di Jakarta, kemarin.

DPR Sebut

Indonesia Targetkan

Janji Jokowi Belum Terwujud JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai setahun pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, banyak janji yang diberikan kepada rakyat belum terwujud sehingga dinilai kinerja pemerintahan mengecewakan. ‘’Pak Jokowi berjanji membangun 100 technopark, 50 ribu puskesmas, 100 pusat industri perikanan, 1.000 kampung nelayan, 1.000 desa

daulat benih. Sudah satu tahun berjalan, belum tampak tandatandanya,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut Fadli Zon, dalam satu tahun pemerintahan Jokowi-JK malah sudah banyak janji yang dilanggar. Dia mencontohkan Presiden Jokowi berjanji tidak akan ada transaksi politik dalam pembagian kabinet namun fak-

tanya justru berbanding sebaliknya. ‘’Jokowi janji jaksa agung akan ditempati orang bukan dari parpol, faktanya malah diangkat dari kader partai,” katanya. Selain itu, dia mencontohkan, pemerintahan berjanji membangun sistem birokrasi “online” dalam dua pekan setelah dilantik namun faktanya tidak ada.

Menurut dia, pemerintahan awal berjanji tidak akan mencabut subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), namun faktanya subsidi dikurangi bahkan dicabut. ‘’Janji akan hanya ada di kantor 1-2 jam, faktanya tidak demikian. Membuka 15 juta lapangan kerja baru, faktanya saat ini justru banyak rakyat di PHK malah impor buruh ribuan asing,” katanya.

Fadli menilai Pemerintah satu tahun ini masih sibuk bagibagi kekuasaan dan membahagiakan tim suksesnya, melalui pembagian jabatan sebagai komisaris dan direksi BUMN daripada menyejahterakan rakyat. Menurut dia, satu tahun ini hambatan pemerintah lebih dikarenakan faktor internal pemerintah. (ant)

2.000 Desa Mandiri JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan ada sekitar 2.000 desa mandiri pada tahun 2019 mendatang. ‘’Kita menargetkan pada tahun 2019 mendatang ada sekitar 2.000 desa mandiri, sesuai dengan rencana pembangunan nasional kita,” kata Menteri PPN/ Kepala Bappenas Sofjan Djalil dalam acara peluncuran Indeks Pembangunan Desa (IPD) 2014 di Gedung Bappenas Jakarta, kemarin. Sofjan menyatakan, pembangunan desa memiliki posisi yang strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun

Sofjan Djalil 2015-2019, sekaligus tertuang dalam nawacita ketiga Presiden Joko Widodo yakni, membangun bangsa dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka kesatuan. ‘’Sasaran pembangunan desa untuk mengurangi jumlah desa tertinggal sampai 5.000 desa,” ujar dia. (ant)

Lemhanas Usulkan

Lembaga Maritim

Suluh Indonesia/ade

KPK DIKIRIMI PETI MATI - Peti Mati Petugas paket mengangkat peti mati bertuliskan 'Revisi UU KPK Pembunuhan KPK' yang dikirim warga Solo yang untuk KPKdi Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Peti mati tersebut sebagai simbol matinya KPK karena rencana revisi UU KPK yang disampaikan di Badan Legislasi (Baleg) DPR yang banyak mendapat tentangan dari masyarakat.

Setahun Pemerintahan Jokowi-Kalla

Harapan Publik Yang Jauh Dari Harapan HIMPUNAN Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) mengharapkan Presiden Joko Widodo bisa memenuhi harapan publik saat memasuki tahun kedua masa pemerintahannya. Sekretaris Jenderal Humanika Sya’roni di Jakarta, kemarin mengharapkan, semoga menapaki tahun kedua, pemerintahan Jokowi-JK mampu memenuhi harapan publik. Sya’roni mengatakan publik menunggu langkah Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang memenangi Pilpres 2014 lalu hingga membumbungkan harapan publik akan perbaikan yang lebih progresif. ‘’Akan tetapi, setelah melangkah selama 365 hari, terlihat Jokowi belum mampu memenuhi harapan yang sudah terlanjur tinggi tersebut,” ujarnya. Menurutnya, hampir semua sektor kehidupan mengalami degradasi sehingga selama se-

tahun, hampir tidak ada prestasi yang bisa dibanggakan. Hal tersebut juga ditambah terlihatnya kabinet kerja tidak bisa berjalan kompak dan konflik terbuka terus dipertontonkan kepada publik. Akibatnya, kata dia, publik yang berharap kinerja nyata menjadi bingung menyaksikan para aktor pemerintahan ribut sendiri sehingga perombakan kabinet yang diharapkan mampu menggenjot roda pemerintahan juga menjadi kontraproduktif. ‘’Tepatnya ada kesalahan dalam penempatan figur dalam jajaran kabinet,” katanya. Memasuki tahun kedua ini, lanjut dia, alangkah baiknya

Humanika Sya’roni Presiden Joko Widodo mengevaluasi perjalanan selama satu tahun ke belakang karena tantangan yang dialami bukan dari luar, tetapi dari internal pendukungnya sendiri. ‘’Terkesan sekali ada ‘presiden bayangan’ yang mencoba berebut kuasa dengan Joko Widodo. Sudah saatnya Jokowi menjadi pemegang kekuasaan tunggal dan sia-

papun yang mencoba-coba menjadi presiden bayangan harus disingkirkan,” ujarnya. Dia menegaskan para menteri yang mencoba menghamba kepada presiden bayangan juga harus dipecat karena kekuasaan mutlak harus berada di tangan Presiden Joko Widodo. ‘’Sekarang tugas Jokowi yang mendesak adalah menyingkirkan para brutus yang mencoba menjadi presiden bayangan dan menjadi presiden sesungguhnya yang dipilih oleh masyarakat,” katanya. Presiden Joko Widodo juga, kata Sya’roni, harus mengakhiri era pencitraan dan kembali ke visi kemaritiman untuk segera mengerek pertumbuhan ekonomi. ‘’Semua unsur pemerintah dalam bidang ekonomi juga harus digenjot kinerjanya, jangan bermalas-malasan dan berlindung di balik pelambatan ekonomi global,” katanya. (ant)

JAKARTA - Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) Lemhannas mengusulkan adanya lembaga khusus yang menangani masalah kemaritiman karena peran lembaga kemaritiman selama ini masih lemah. ‘’Para peserta menyampaikan usulan itu, karena lemahnya peran lembaga kemaritiman, maka perlu ada penguatan-penguatan dalam lembaga ini,’’ kata Gubernur Lemhannas Budi Susilo Soepandji di Jakarta, kemarin. Selain itu, kata Budi, masalah lainnya adalah adanya peraturan perundang-undangan yang masih tumpang tindih dari suatu badan yang melakukan penyusunan kebija-

kan-kebijakan kemaritiman secara komprehensif. ‘’Masalah kemaritiman ini juga membutuhkan payung hukum dan ini masih didiskusikan antara rekanrekan dari Kemenkopolhukam dengan para pakar hukum,” kata Budi. Usulan itu, kata Budi, sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan negara maritim yang berdaulat demi mencapai tujuan nasional. Para peserta Lemhanas dapat merumuskan sebuah konsepsi strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan nasional yang dihadapi bangsa dan negara Indonesia. ‘’Ini relevan dengan visi dan misi presiden,’’ katanya. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 21 Oktober 2015

4

Di Bogor

Ribuan Pelajar Alami Gangguan Mata

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bogor menerapkan aturan khusus terkait penggunaan gadget atau hanphone (HP) di kalangan pelajar di kotanya. Pasanya, ribuan pelajar di kota Hujan itu dilaporkan telah mengalami gangguan penglihatan akibat terlalu sering memakai handphone atau gadget untuk berbagai keperluan seperti bermain game, browsing dan lainnya.

Suluh Indonesia/bas

SERAHKAN BANTUAN - Walikota Bogor, Bima Arya bersama Direktur Corporate Affairs Alfamart, Solihin, saat menyarahkan bantuan kacamata gratis bagi 2.125 pelajar di Bogor, kemarin.

Walikota Bogor, Bima Arya, pada acara pemberian bantuan kaca mata gratis oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (pemilik jaringan minimarket Alfamart) bagi 2.152 pelajar, di kantor Balaikota Bogor, kemarin mengatakan, aturan ini harus di-

lakukan untuk melindungi para pelajar kita dari berbagai pengaruh negative penggunaan teknologi di handphon, gadjet atau sejenisnya. Menurut Bima Arya, dizaman modern yang serba canggih ini para remaja, khususn-

ya kalangan pelajar di Bogor sudah tidak asing lagi dengan yang namanya piranti teknologi seperti handphone, gadjed dan lainnya. Bahkan bagi sebagian besar masyarakat, gadget, handphone atau smartphon sudah tidak lagi menjadi barang mewah, tapi cenderung sudah menjadi barang kebutuhan. ‘’Kemajuan teknologi ini harus disikapi secara bijak oleh semua pihak, khusunya kita para orang tua dan guru. Sebab, penggunaan teknologi secara berlebihan tanpa adanya pengawasan ketat jelas akan berdampak buruk pada anak,” pringatnya.

Untuk itu, tegas walikota, kebijakan pelarangan penggunana HP atau gadged bagi para pelajar di kotanya ini harus segera dilakukan. ‘’Ya untuk tahap awal kita terapkan di sekolah negri mulai tingakt SD hingga SMA. Sekolah harus menerapkan aturan tegas bagi siswanya untuk tidak membawa atau menggunakan HP/gejet di lingkungan sekolah,” jelasnya. Tidak hanya di sekolah, lanjut Bima, sejumlah lokasi public, seperti taman kota dan taman bermain anak yang sekarang telah dilengkapi fasilitas Wi-Vi harus dihilangakan.

“Kami sendiri melalui program kegiatan PKK akan terus meberikan sosialisasi kepada para orang tua terkait dampak negative dari penggunaan Hp,gadget dan sejenisnya ini,” ujarnya. Direktur Corporate Affairs Alfamart, Solihin, menjelaskan, bahwa bantuan kaca mata gratis bagi 2.152 pelajar di Bogor ini merupakan hasil donasi konsumen Alfamard dan Alfa Midi selama periode 1 Februari hingga 30 April 2015. ‘’Melalui program ini kami telah menyalurkan bantuan sebanyak 30 ribu unit kacamata gratis,’’ katanya. (bas)

Curi Bahan Proyek Tol Cijago

12 Pekerja Diamankan DEPOK - Sedikitnya 12 Pekerja proyek Tol Cijago harus berurusan dengan kepolisian karena di duga melakukan tindak pencurian dan menjual besi-besi yang akan digunakan pada proyek jalan tol tersebut. Bahkan, diantara 12 pekerja proyek yang diamankan terdapat diantaranya petugas keamanan yang seharusnya mengamankan. Kapolresta Depok Kombes Dwiyono mengaku tim Polresta Depok mengamankan para pekerja tepat ketika tengah melakukan pengerjaan di Tol Cijago di Jalan Pipa Gas Pertamina, RW 9, Pondok Cina, Beji, Kota Depok. Mereka kedapatan bersekongkol mencuri ratusan batang besi dari lokasi proyek tersebut bersama-sama setiap

malam dini hari. Ke-12 orang yang diamankan yakni S dan MZA selaku sekuriti lokasi poyek Tol Cijago, MH (sopir), S (pekerja binder besi) serta JJ, B, HR, AM, AS, IL, RD dan H sebagai tukang besi di lokasi proyek. Sementara satu orang pekerja proyek lainnya yakni K masih dalam pengejaran petugas. “Sebanyak 12 orang itu sudah kita amankan sejak Selasa 13 Oktober lalu,” kata kepada wartawan, kemarin. Menurut kapolres, kasus ini terungkap berawal dari laporan PT. Hutama Karya selaku pelaksana proyek Tol Cijago dan dari hasil observasi petugasnya di lokasi proyek Tol Cijago terbukti adanya penyimpangan yang dilakukan karyawan. “Awalnya memang ada laporan mengenai beberapa material

pembangunan yang hilang dari lokasi proyek, ternyata itu benar-benar kejadian, dan pelakunya langsung kita amankan,” katanya. Kapolres menambahkan seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. Total keseluruhan diperkirakan mencapai 800 batang besi atau seberat 500 kilogram dengan kerugian mencapai Rp8 juta. “Mereka mengaku baru kali pertama melakukan ini. Otaknya yakni pihak keamanan lalu bekerjasama dengan mandor dan kuli bangunan,” ungkapnya. Sedangkan motifnya, setiap pelaku mengaku hanya akan mendapat bagian uang rokok dari hasil penjualan besi tersebut. (jif)

Suluh Indonesia/ant

RAZIA PMKS - Petugas Polisi Pamong Praja menurunkan pengamen yang terjaring razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Serpong, Tangerang Selatan, kemarin. Razia tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kota Tangerang Selatan.

Calon Wali Kota Depok

Kilas Belasan Anak Punk Dirazia BELASAN anak punk, gelandangan dan pengemis terjaring razia Dinas Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi bersama Satpol PP kota Tangsel. Razia dilakukan petugas lantaran banyaknya laporan warga yang resah terhadap keberadaan Gepeng dan anak punk termasuk perilaku mereka di angkutan umum. Koordinator Lapangan, Yuda kemarin mengatakan, banyak laporan yang mengaku resah karena anak punk melakukan pelecehan terhadap penumpang di daerah Gaplek. Yuda mengatakan, razia dilakukan di dua titik lokasi, Serpong dan sekitaran Pamulang sampai Ciputat. Dari titik tersebut petugas berhasil mengamankan sedikitnya 18 gepeng dan anak punk. Sementara itu, Kasie Sosial Anak, Lansia dan orang terlantar Dinsosnakertrans Tangsel, Teddy Darmadi mengatakan mayoritas Gepeng dan anak punk berasal dari luar wilayah Tangsel. (nov)

Resmi Mundur Sebagai Dosen DEPOK - Calon Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad resmi mundur sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar bisa memenuhi syarat sebagai calon kepala daerah. ‘’Sejak 1 Oktober 2015 saya resmi telah mundur sebagai dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta,” katanya di Depok, kemarin. Penerimaan Surat Keputusan (SK) berlangsung di Balai Kota Depok secara formal, den-

gan disaksikan unsur Pemkot Depok dan UIN Syarif Hidayatullah. ‘’Jadi saya sudah tidak menerima gaji dan menikmati fasilitas yang didapatkannya selama menjadi dosen,” jelasnya. Idris yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok mendampingi Wali KOta Depok Nur Mahmudi Ismail menjelaskan pertama kali mengajar di UIN semenjak tahun 1997 dan belum berstatus PNS.

Baru pada 2000 dia menjadi dosen PNS di universitas yang pada awal berdirinya pada 1 Juni 1957 masih bernama Akademi Dinas Ilmu Agama itu. Dikatakannya memang masih ingin mengajar di kampus, tetapi ketika harus mencalonkan diri sebagai wali kota maka mengundurkan diri sesuai aturan yang berlaku. Idris menjadi calon wali kota didampingi oleh Pradi Supriatna. (jif)

55 Bangli Dibongkar KARENA dinilai telah berdiri diatas fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum), Satpol PP Kota Depok, akhirnya menertibkan 55 bangunan liar semi permanen dan permanen di Jalan Nusantara, Depok Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, kemarin. Bangunan yang ditertibkan, di antaranya 22 bangunan pedagang reklame, 20 kuliner, dan 13 bangunan pedagang tanaman. Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Satpol PP Kota Depok, Welman Naipospos, mengatakan surat peringatan sudah empat kali diberikan kepada mereka, jadi sudah bisa langsung dibongkar. Pedagang pun sudah diberikan solusi berupa relokasi tempat, yaitu untuk reklame di Pasar Depok Jaya di lantai tiga, sedangkan kuliner akan diberi tempat di taman yang nanti akan dibangun. Penertiban berjalan kondusif dan tak ada perlawanan berarti dari para pedagang. (jif)

Suluh Indonesia/ant

PENERTIBAN KIOS LIAR - Petugas Satpol PP Kota Depok menertibkan puluhan kios semi permanen di Jalan Nusantara, Depok, kemarin. Sebanyak 55 kios tak berizin di kawasan itu ditertibkan karena terkait rencana pembangunan taman kota dan lahan parkir di lokasi tersebut.

Lahan Kosong Terbakar

Karyawan Kantor Imigrasi Kabur DEPOK - Puluhan karyawan kantor Imigrasi Klas II Kota Depok di kawasan Grand Depok City (GDC) Sukmajaya,

terpaksa dievakuasi karena lahan kosong yang ada di belakang kantor itu terbakar. Kobaran api sempat mem-

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

buat sejumlah karyawan kantor Imigrasi Depok panik. Mereka khawatir api merembet ke bangunan kantor. Karena itu, mereka semua dievakuasi ke luar kantor. “Kami sempat evakuasi semua karyawan untuk keluar gedung,” kata Kepala Kantor Imigrasi Klas II Kota Depok, Dudi Iskandar di Depok, kemarin. Api begitu cepat membesar karena di lahan kebun itu banyak rerumputan kering. Awalnya, pegawai Imigrasi ada kobaran api di belakang kantornya dan dicoba dipadamkan secara manual dan berhasil padam. Tapi tak lama kemudian, api muncul lagi di belakang tem-

bok kantor yang berbatasan dengan tembok warga. “Saat itulah api cukup besar dan kami berusaha memadamkannya tapi tidak berhasil. Sehingga semua karyawan kami evakuasi keluar,” kata Dudi. Mobil tim pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok kemudian datang beberapa unit dan dalam waktu satu jam api berhasil dipadamkan. Kapolresta Depok Kombes Dwiyono memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Kemungkinan api berasal dari puntung rokok yang dibuang ke lahan penuh ilalang yang sudah mengering itu,” kata Dwiyono. (jif)

Bulan Depan KRL Naikan Tarif BOGOR - Sejumlah penumpang dan komunitas pengguna kereta rel listrik (KRL) komuter mengaku setuju dengan rencana kenaikan tarif per November 2015 asalkan dibarengi dengan peningkatan layanan. ‘’Ya, tidak apa-apa naik toh masih tetap lebih murah dibanding lewat jalan raya,” kata Andi Ardiansyah, penumpang KRL asal Kota Bogor saat ditemui di Bogor, kemarin. Menurut Andi, kenaikan tarif KRL sebesar 50 persen tidak menjadi persoalan namun yang terpenting pelayanan terus ditingkatkan. Pelayanan yang dimaksudkannya adalah kepastian informasi tentang kereta baik dari pihak operator maupun petugas di dalam kereta. ‘’Kalau bisa, operator dan ‘announcer’ (petugas) di dalam kereta lebih informatif kalau ngasih tau informasi, misalnya info tentang gangguan di lintasan,” katanya. Menurut Andi, selama ini informasi yang disampaikan oleh operator maupun petugas hanya menyampaikan kereta belum bisa diberangkatkan karena tertahan di antrean KA. Bagi penumpang, lanjut dia, walau tidak dikasih tau juga akan mengetahui kereta belum

berangkat karena ada antrean. Yang ingin diketahui oleh penumpang penyebab antrean itu, apakah mogok, atau gangguan sinyal, atau wesel. ‘’Kalau penumpang tau alasan penyebabnya, penumpang bisa mempertimbangkan apakah harus tetap menunggu atau mencari alternatif yang lain,” kata Andi. Sementara itu, Gilang selaku Ketua Umum Gerakan Muda Penggemar KA (GM-MARKA) juga setuju dengan kenaikan tarif KRL komuter. ‘’Kita setuju saja tarif dinaikkan, asalkan kualitas layanan senantiasa ditingkatkan,” katanya. Layanan yang dimaksudkannya, menambah blok sinyal dan sistem keselamatan seperti ATS (automatic train stop) agar keselamatan penumpang dan kelancaran perjalanan KRL bisa lebih ditingkatkan. Karena pemerintah harus mengambil tanggung jawab untuk memperbaiki infrastruktur KA,” katanya. PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek (KCJ) akan menaikkan tarif KRL hingga 50 persen di awal November 2015. Keputusan ini menyusul telah berakhirnya masa kontrak dana subsidi public service obligation (PSO). (bas)

Program Pemkab Tangerang

1.000 Rumah Gakin Dipugar TANGERANG - Pemkab Tangerang, Banten melakukan pemugaran terhadap sebanyak 1.000 rumah reot dimiliki warga kurang mampu yang tidak layak huni tersebar pada 10 kecamatan. ‘’Kami jadikan rumah tersebut menjadi semi permanen dengan lantai semen dan dinding batu bata dipoles,” kata Kepala Bappeda Pemkab Tangerang Hary Heryanto di Tangerang, kemarin. Hery mengatakan kondisi rumah yang dipugar itu sebelumnya sangat memprihatinkan dengan lantai tanah, dinding dari anyaman bambu yang sudah lapuk serta atap bocor.

Menurut dia, ketika musim hujan di dalam rumah terdapat genangan menyebabkan becek dan dianggap tidak layak huni. Bahkan pemugaran itu juga didukung oleh perbaikan sanitasi lingkungan berupa pembuatan tempat peturasan dan saluran air pembuang. Namun upaya perbaikan rumah itu merupakan program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh dan Miskin (Gebrak Pakumis). Sedangkan Gebrak Pakumis merupakan salah satu dari 25 program unggulan dalam pengentasan kemiskinan bagi warga perkotaan. Menurut dia, pemugaran rumah itu diantaranya tersebar

pada Kecamatan Gunung Kaler, Sepatan Timur, Jambe, Tigaraksa, Sukamulya, Teluknaga, Pakuhaji dan Mauk. Dalam program rumah kumuh itu juga diikuti dengan perbaikan jalan setapak mengunakan “paving blok” agar tidak becek ketika hujan tiba. Keberadaan rumah kumuh berdampak terhadap kesehatan lingkungan, maka perlu ada upaya nyata untuk mengatasinya, sehingga bermanfaat bagi warga tidak mampu. Pihaknya juga memasang aliran listrik ke rumah penduduk maka ketika malam hari menjadi terang benderang. (ant)


pini F OKUS Kekuatan Rakyat sebagai Pengimbang Stabilitas Negara UDAH banyak yang mengetahui bahwa hubungan antara Presiden dengan partai politik pendukungnya, PDI Perjuangan, berlangsung tidak mulus. Secara politik, kenyataan ini memberi warna tersendiri bagi kehidupan negara. Perombakan kabinet yang baru berlangsung beberapa waktu lalu menyiratkan adanya pola hubungan tersebut. Dan seperti yang diungkapkan oleh beberapa analis, konon masing-masing kubu mempunyai kekuatan berimbang di dalam pemerintahan. Dalam arti, masing-masing mempunyai orang-orang yang diandalkan di dalam kabinet. Mungkin ini merupakan perkembangan yang kurang menarik di dalam sistem presidensial. Akan tetapi, jika dilakukan pandangan untuk kestabilan politik, mungkin ini pilihan yang positif juga. Politik di Indonesia sekarang memerlukan adanya stabilitas kekuatan agar segala kebijakan mampu berjalan dengan baik. Kondisi ini sesungguhnya sangat diperlukan karena pada tingkat elite, kompetisi kekuatan itu cukup tinggi. Tidak hanya kompetisi pada bidang kekuatan tetapi juga pada bidang ekonomi, bahkan juga sosial. Joko Widodo sebagai presiden sesungguhnya mempunyai kekuatan rakyat yang paling besar karena ia memenangkan pemilihan presiden dengan suara yang cukup telak mengalahkan pesaingnya. Pada tingkat lain, PDI Perjuangan juga mempunyai kekuatan politik di parlemen dengan anggotanya yang paling banyak. Akan tetapi, juga ada kekuatan lain, yaitu dari Koalisi Merah Putih. Meski pada tingkat koalisi juga ada kekuatan Koalisi Indonesia Hebat, Joko Widodo mempunyai peran unik di sini. Maka boleh dikatakan komposisi kekuatan politik di Indonesia masingmasing mempunyai kekuatan tersendiri. Jika salah satu bergerak, stabilitas nasional pasti akan guncang. Karena itulah perlu dijaga keseimbangannya. Mungkin PDI Perjuangan mempunyai peran besar yang menjadikan Joko Widodo sebagai presiden. Jika kemudian ada unsur-unsur bargaining politik di dalam pemerintahan sebagai akibat dari hal ini, maka bisa dikatakan wajar secara politik karena pada hakikatnya politik itu juga sebuah proses perundingan. Tetapi apabila kemudian bargaining itu sampai menimbulkan ketidakseimbangan, tentu saja hal ini bukan merupakan hal positif. Mungkin hubungan antara Presiden dengan partai pendukung ini tidak harmonis disebabkan adanya ketidaksepakatan dalam bargaining tersebut. Hubungan seperti ini menjadi pelajaran besar bagi sistem ketatanegaraan Indonesia di masa mendatang. Juga menjadi pertimbangan bagi masyarakat. Ketergantungan presiden kepada partai politik untuk mencalonkan diri, menjadi salah satu penyebab dari keadaan politik seperti ini. Jika saja misalnya presiden yang berkuasa itu tidak disyaratkan harus memakai partai politik untuk mencalonkan diri, tentu presiden mampu membentuk pemerintahannya secara lebih leluasa. Maka diperlukan adanya pemikiran untuk mengubah syarat ini di masa depan. Pemilihan langsung oleh rakyat dimungkinkan terpilihnya presiden oleh rakyat tanpa dukungan partai politik. Pada titik ini wacana amandemen konstitusi perlu dipikirkan. Di samping itu, masyarakat pun perlu semakin dewasa menyikapi hal seperti ini. Jika terjadi instabilitas sebagai akibat hubungan presiden tidak bagus dengan partai pendukung, rakyat harus mampu mengontrol diri. Jelas tidak menguntungkan kalau kemudian rakyat ikutikutan membikin kekacauan apabila ada hubungan seperti ini. Ke depan, yang paling penting adalah cara kita untuk menyikapi bagaimana negara ini mampu berjalan dengan stabil. Rakyat merupakan unsur paling utama yang menentukan kondisi tersebut. Politisi bisa berbuat macammacam, tetapi apabila rakyat yang mampu menjaga negara, maka stabilitas negara pasti terjamin. ***

S

Bang D

el

Sejumlah program pemerintah sudah dijalankan dan memerlukan proses untuk bisa menikmati hasilnya

Hasil tak ada, apa yang dinikmati ... ?

Suluh Indonesia, Rabu 21 Oktober 2015

5

PDI-P Versus Presiden Jokowi? PRESIDEN Joko Widodo akhirnya menuntaskan polemik revisi UU KPK. Ia memutuskan untuk menunda pembahasan itu. Tindakannya telah mendapat sambutan hangat dari rakyat. Terbukti, tidak ada arus massa yang menentang keputusan Jokowi. Saya agak lama dengan sabar menunda membuat tulisan opini tentang kontroversi revisi UU KPK, karena menunggu sikap Jokowi tersebut.

Saya merenung, kenapa oknum anggota DPR demikian antusias secara terus-menerus berusaha untuk merevisi UU KPK. Jawabnya, mungkin karena lembaga itu pernah tercatat sebagai salah satu lembaga yang paling korup di Indonesia. Di samping parpol dan Polri. Harus dicatat bahwa sejak lama ada kesadaran bahwa sebuah lembaga seperti halnya KPK, selalu menjadi bulan-bulanan dari lembaga-lembaga yang korup. Hal ini secara empirik terjadi di Hongkong. Namun sayang, Jokowi yang sedang menghadapi tekanan ekonomi-politik (nilai rupiah) harus menyisakan tenaganya untuk memecahkan masalah politik-hukum yang peka. Justru yang tampaknya menjadi motor penggerak dalam revisi UU KPK itu adalah anggota parlemen dari PDI-P. Anggota Fraksi PDI-P (dan juga PKS) secara aktif membela argumentasi revisi itu. Bahkan, meminta Jokowi tidak sekadar memberi pernyataan yang bernada menolak revisi tersebut. Melainkan, kalau Jokowi menolak RUU Revisi KPK, maka ia harus melakukannya dengan surat. Bukan dengan pernyataan-pernyataan saja. Tentu saja partai lain mendompleng saja perseteruan antara PDI-P dan Jokowi. Makin panas, makin bagus. Manuver politik PDI-P seperti itu tentu saja menguras energi Presiden Jokowi, yang notabene adalah juga kader PDI-P. Tampaknya kejadian politik itu, seperti adegan tinju antara PDI-P versus Jokowi. Bahkan, Jusuf Kalla juga setuju dengan revisi UU KPK, meski dengan substansi yang lain. Seharusnya ia memberikan pernyataan yang lebih netral dan normatif, agar perpolitikan di Indonesia tidak terlihat gaduh. Belum lagi Rizal Ramli yang sering memberikan pernyataan kontroversial. Kenapa PDI-P sering sekali melakukan manuver politik, yang bisa menyulitkan Jokowi? Hal itu terlihat dalam kasus calon Kapolri, penggantian Bareskrim, dan sekarang dalam kasus revisi UU KPK. Hal ini tampaknya mengandung indikasi bahwa telah terjadi faksinasi dalam tubuh PDI-P. Banyak ada golongan yang tidak puas dengan Jokowi, karena mereka tidak mendapatkan kedudukan yang sepadan. Sementara itu, mere-

Oleh Wayan Windia* Manuver politik PDI-P seperti itu tentu saja menguras energi Presiden Jokowi, yang notabene adalah juga kader PDI-P. Tampaknya kejadian politik itu, seperti adegan tinju antara PDI-P versus Jokowi. Bahkan, Jusuf Kalla juga setuju dengan revisi UU KPK, meski dengan substansi yang lain. Seharusnya ia memberikan pernyataan yang lebih netral dan normatif, agar perpolitikan di Indonesia tidak terlihat gaduh. Belum lagi Rizal Ramli yang sering memberikan pernyataan kontroversial. ka merasa sangat berjasa dalam menggolkan Jokowi sebagai presiden. Tetapi mereka tampaknya lupa bahwa masyarakat Indonesia sudah cerdas. Orang tidak melihat lagi partai mana yang mencalonkan seorang Jokowi, atau kader partai mana yang mengampanyekan Jokowi sebagai presiden. Tetapi orang melihat, siapakah Jokowi itu. Apakah Jokowi layak “jual” atau tidak. Secara teoretis, kalau dulu yang dicalonkan PDI-P sebagai presiden adalah Megawati, maka dia tidak akan terpilih sebagai presiden. Bahkan kemenangan PDI-P dalam pemilu yang lalu banyak ditentukan karena kehadiran figur Jokowi. Bukan Megawati. Itulah sebabn-

ya banyak kader PDI-P yang dulu secara keras menginginkan agar capres dari PDI-P telah ditetapkan sebelum pileg. Syukur PDI-P mencalonkan Jokowi. Kalau tidak, maka PDI-P akan kehilangan momentum politik di Indonesia. Selanjutnya, kalau sekarang diadakan pemilu di Indonesia, maka tampaknya PDI-P akan kalah di pileg, tetapi Jokowi akan tetap menang di pilpres. Hanya KPK Harus disadari bahwa MK sudah kecolongan dengan kehadiran Akil Mokhtar. Maka satu-satunya lembaga yang lahir di era reformasi, yang kini masih dihormati oleh masyarakat, hanya tinggal

KPK. Sementara itu lembaga KY tak begitu nyata kelihatan pamornya dalam dunia perpolitikan negara. Hal ini dikatakan berkali-kali oleh para mantan Ketua MK. Dengan demikian, dengan adanya serangan politik terhadap KPK oleh DPR, maka tentu saja rakyat menjadi “marah”. Hal ini tercermin dari ulasan di media massa, respons interaktif di media elektronik, diskursus di media sosial, diskusi-diskusi di kalangan warga kampus, dan juga dalam acara ngobrol bareng di balai-balai banjar. Mungkin ada pertanyaan, berapa orang yang memberikan respons tidak setuju terhadap RUU Revisi KPK di media? Mereka kan hanya segelintir. Namun jangan salah sangka, bahwa segelintir orang yang memunculkan dirinya di media, adalah mewakili jutaan perasaan orang lain di masyarakat. Sementara itu, kalangan anggota DPR membanggakan dirinya sebagai wakil dari konstituennya. “Saya dipilih oleh ratusan ribu orang. Jadi apa yang saya katakan adalah mewakli ratusan ribu orang”. Jelas hal itu tidak benar. Sebab, kalau saja diadakan voting, maka pasti tidak semua konstituen setuju dengan apa yang dikatakan oleh anggota DPR itu, berkait dengan rencananya untuk merevisi UU KPK. Secara empirik sudah terbukti bahwa KPK telah menjebloskan ratusan koruptor (politisi, polisi, jaksa, hakim, pengacara, gubernur, bupati, menteri, pengusaha, dosen, dan lain-lain). Hal ini berarti bahwa UU KPK sudah cukup kuat untuk menghalau koruptor dari bumi Ibu Pertiwi. Sebuah bumi yang dulu dipertaruhkan dengan tetesan darah oleh para Bapak Bangsa. Oleh karenanya, sebaiknya UU KPK jangan lagi diutak-atik. Dengan segala kekurangan dan kelebihannya, biarkan saja KPK agar berjalan dengan UU KPK seperti sekarang ini. Tidak ada yang sempurna. Kalau akan disempurnakan, jangan-jangan menjadi semakin tidak sempurna. Masalahnya, UU itu sudah bisa jalan atau tidak? Kalau terbukti bisa jalan, dan menghasilkan output dan outcome, maka biar sajalah. Buatlah kesepakatan politik seperti itu. UU KPK jangan lagi diubah-ubah, sampai saatnya tiba, di mana KPK harus bubar. Dengan demikian, bumi Indonesia yang dipertaruhkan dengan darah, tidak tercabikcabik oleh ulah oknum-oknum politisi yang pragmatis dan korup. *Penulis, Ketua Pusat Penelitian Subak Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih

menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta

Acara Televisi Semakin Jelas Pada Perbuatan Amoral SAYA sebagai masyarakat Indonesia sangat kecewa dengan acara televisi yang ada terutama acara yang ‘ga jelas’ mempertontonkan apa. Apakah hal yang lucu atau sekedar pamer paha dan lekuk tubuh wanita selama jam jam pagi atau sore yang menurut saya tak layak disiarkan. Acara pagi yang sering dipertontonkan adalah lelucon yang menurut saya adalah pembodohan masal. Ditonton oleh penonton palsu yang diberi imbalan uang alias joki penonton dalam suatu acara yang sampah dan tak mendidik anak bangsa untuk menjadi lebih cerdas lebih kritis atau lebih berakhlak. Tapi acara tersebut hanyalah sampah yang menampilkan artis nikahan yang pamer kemewahan dan bahkan artis

‘beranak’ pun sampai sedemikian detil sampai ke detik-detik keluarnya sang bayi. Bagi saya ini acara sampah yng dipertontonkan oleh stasiun televisi yang tak mengerti tentang bangsa Indonesia yang mayoritas miskin dari segi ekonomi dan intelektual. Sebenarnya mau kemana kita jika acara televisi sedemikian sampahnya. Saya sudah sulit membayangkan negeri ini. Bangsa ini sedemikian kasihannya sehingga mungkin kelak akan semakin rusak atau ada orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang mampu merubah kebiadaban ini. Abdurrahman Kalideres-Jakarta Barat

Menanti Janji Pemerintah Tentang Pemerataan Kesejahteraan PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 21 Oktober 2015

6

Draf MoU Operator MotoGP Terkendala Payung Hukum JAKARTA - Walau akan bertemu dengan Dorna, selaku pihak operator MotoGP yang dijadwalkan hari ini (21 Oktober), namun pihak Kemenpopra belum bisa menyiapkan draf MoU. Pihak Kemenpora mengaku belum bisa membuat persetujuan resmi dengan Dorna, karena draft MoU masih menunggu payung hukum yang tepat sebagai proses persiapan menuju MotoGP Indonesia terkait pendanaan. “Kemarin kita sudah beri tahu ke Pak Tinton (pengelola Sirkuit Sentul) bahwa kita belum bisa sepakati MoU dengan Dorna karena menunggu payung hukum,” kata Sekretaris Menpora, Alfitra Salam di Jakarta, kemarin. Kedatangan pihak operator tersebut bermaksud untuk memastikan kesiapan pemerintah Indonesia dalam mewujudkan MotoGP Indonesia 2017 mendatang, dimana nantinya memerlukan ratusan miliar rupiah dikeluarkan untuk merenovasi Sirkuit Internasional Sentul agar sesuai dengan standar minimal Dorna., * “Kita sekarang ini sedang menjajaki kemungkinan dibuat Keppres. Dan itu nanti di luar anggaran Kementerian lembaga, karena tidak mungkin murni dari anggaran Kementrian saja,” jelas Alfitra. Untuk itulah Alfitra berharap kepada Dorna bisa memberikan kepastian penunjukkan Indonesia, sehingga dengan penunjukkan tersebut pemerintah bisa lebih serius menggarap segala proses persiapan., * “Yang jelas pemerintah atas nama Kemenpora sudah memberikan dukungan. Sekarang kita lagi menunggu dari Dorna-nya, bagaimana penunjukkan Indonesia. Pastikan itu dulu, baru kita cari payung hukum,” tambah Alfitra. (pts)

Suluh Indonesia/ant

TERKAIT PENDANAAN - Pihak Kemenpora mengaku belum bisa membuat persetujuan resmi dengan Dorna, karena draft MoU masih menunggu payung hukum yang tepat sebagai proses persiapan menuju MotoGP Indonesia terkait pendanaan.

Mahaka Diniliai

Kurang Konsisten Jalankan Regulasi JAKARTA - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menilai Mahaka Sports and Entertainment selaku promotor Piala Presiden 2015 kurang konsisten menjalankan regulasi meski secara umum pelaksanaan turnamen dengan hadiah utama Rp3 miliar itu berjalan lancar dan sukses. Sekjen BOPI Heru Nugroho di Jakarta, Senin mengatakan, sebelum turnamen Piala Presiden digelar, pihak promotor telah menetapkan regulasi atau acuan yang harus dilaksanakan oleh klub maupun penyelenggara. Hanya saja, regulasi yang ada tidak semuanya dijalankan bahkan ada perubahan di tengah jalan. “Contohnya pemakaian sistem undian dalam penentuan peserta pada babak perem-

pat final. Sebelumnya model silang, tim dari grup A akan bertemu grup B dan grup C bertemu grup D. Tapi semuanya berubah. Begitu juga dengan penambahan pemain selepas tengat waktu,” katanya. Seharusnya, pihak promotor sebelum menggelar sebuah kejuaraan harus benarbenar matang dalam menyiapkan regulasi sehingga di tengah perjalanan tidak ada perubahan. Konsistensi dalam menjalankan regulasi merupakan adalah faktor yang penting dalam menjaga marwah sepak bola profesional. Menurut dia, banyaknya peserta yang turun, jumlah suporter yang hadir di lapangan maupun tayangan langsung oleh sebuah televisi bu-

kan menjadi faktor penilaian yang utama. BOPI melihat konsistensi dalam menjalankan regulasi merupakan hal yang paling penting. “Jika dinilai antara 1 hingga 10, kami memberikan nilai 7,5. Saya kira nilai itu cukup tepat,” katanya menambahkan. Meski tidak mendapatkan nilai maksimal, Mahaka selaku promotor turnamen Piala Presiden 2015 tetap pantas berbangga diri karena nilai yang diterima dari BOPI lebih tinggi dibandingkan dengan yang diterima oleh promotor Piala Kemerdekaan yang hanya mendapatkan poin 6,5. Bahkan saat ini masih menyisakan masalah terutama dalam pembayaran hadiah. Promotor yang dipimpin oleh Hasani Abdulgani itu

Terkena Sanksi FIFA

sejak awal menegaskan jika akan transparan terutama dalam hal keuangan. Bahkan pihaknya akan memberikan hak dan kewajiban kepada klub sesuai dengan ketentuan yang dibuat. Bahkan, rencananya hadiah akan diterima satu pekan setelah pertandingan final. Persib Bandung yang menjadi juara berhak mendapatkan hadiah Rp3 miliar dan Sriwijaya FC sebagai runner up akan mendapatkan hadiah Rp2 miliar. Arema Cronus juga kebagian hadiah setelah mampu merebut posisi tiga. Tim Singo Edan ini berhak mendapatkan hadiah Rp1 miliar. Untuk prestasi individu, Zulham Zamru dan pencetak gol terbanyak dengan enam gol. (ant)

PSSI Tak Diundang ke Kongres KOI JAKARTA - PSSI dipastikan tak bisa menggunakan hak suaranya dalam perhelatan Kongres Komite Olimpiade Indonesia (KOI), 31 Oktober mendatang, karena masih tersangkut sanksi FIFA. Selain tidak mendapatkan hak suara, PSSI juga kemungkinan besar tidak akan diundang KOI pada Kongres nanti. Keputusan tersebut dilakukan usai rapat Komite Eksekutif KOI beberapa waktu lalu, dengan mempertimbangkan aspek hukum dari FIFA. “Karena PSSI masih disanksi FIFA, sementara kita kesampingkan dulu. Kalau tidak ada masalah di FIFA, pasti kami rangkul agar sama-sama bergandengan, berjuangan bersama kami,” terang Ketua Ti m K o o r d i n a s i A n g g o t a KOI Doddy Iswandi, di Jakarta, Selasa (20/10). Seperti diketahui sejak mendapatkan sanksi dari FIFA akibat adanya intervensi pemerintah, PSSI tidak bisa beraktifitas banyak, termasuk menyelenggarakan kompetisi, karena dinilai pemerintah tidak layak. “PSSI sebenarnya kami pastikan tidak diundang karena tidak memiliki hak suara. Tapi karena persaudaraan, dipertimbangkan ulang sehingga tetap diundang. Namun, hanya sebagai penijau saja,” tutur Doddy. Seperti diketahui Kongres KOI, 31 Oktober nanti bertujuan untuk memilih kepengurusan yang baru, termasuk Ketua Umum KOI. Namun saat ini organisasi KOI pun tengah bermasalah, karena ada dua tim penjaringan yang akan mempersiapkan para calon pengurus. (pts)

Persib Tantang

Malaysia All Stars di Bandung JAKARTA - Persib Bandung setelah menjuarai Piala Presiden 2015 langsung bergerak cepat dan dijadwalkan akan menjalani pertandingan persahabatan melawan Malaysia All Stars di Stadion Jalakharupat Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/10). Kepastian tim yang berjuluk Maung Bandung menghadapi Malaysia All Stars itu disampaikan langsung oleh Sekjen BOPI Heru Nugroho di Jakarta, kemarin. “Memang benar. Ada permintaan untuk memberikan rekomendasi untuk menggelar pertandingan antara Persib Bandung melawan Malaysia All Stars di Stadion Jalakharupat. Rekomendasi bahkan telah kami keluarkan,” kata Heru Nugrono. Menurut dia, pihak penyelenggara pertandingan dalam hal ini Asprov Jawa Barat mengajukan izin rekomendasi kepada BOPI, Senin (19/10). Selanjutnya pihak Badan Olahraga Profesional Indonesia itu melakukan kajian terkait dengan persyaratan sebelum rekomendasi

dikeluarkan. “Rekomendasinya sudah kami keluarkan hari ini,” kata mantan staf khusus menpora diera Roy Suryo itu. Heru menjelaskan, pertandingan Persib Bandung melawan Malaysia All Stars merupakan satu-satunya yang mengajukan untuk mendapatkan rekomendasi setelah turnamen Piala Presiden 2015 yang memperebutkan hadiah utama sebesar Rp3 miliar tuntas. Sementara itu Ketua Asprov PSSI Jawa Barat Duddy Sutandi saat dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya akan menggelar pertandingan antara Persib Bandung melawan Malaysia All Stars di Stadion Jalakharupat Bandung. “Memang benar. Kami sudah mengajukan permintaan rekomendasi ke BOPI. Dan Alhamdulillah sudah turun,” katanya melalui pesan layanan singkat. Persib Bandung merupakan tim yang saat ini lagi naik daun. Setelah menjadi juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, Maung Bandung ini bermain perkasa pada Piala Presiden. Bahkan Atep dan kawankawan mampu berada dipuncak

setelah di final mengalahkan Sriwijaya FC 2-0. Atas kemenangan ini, seluruh pemain dan ofisial Maung Bandung diundang oleh Presiden Joko Widodo untuk ramah tambah di Istana Negara. Tidak hanya Persib, pemain Sriwijaya FC, Arema Cronus maupun Mitra Kukar juga mendapatkan kesempatan ke istana. Usai dijamu oleh presiden, Zulham Zamrun dan kawan-kawan langsung bertolak ke Bandung. Ribuah bobotoh (suporter fanatik Persib) langsung menyambutkan. Konvoi didalam kota langsung dilakukan dan dipimpin langsung oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Khusus bagi bobotoh, kemenangan Persib sangat berharga. Apalagi bisa menyaksikan langsung ke Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta yang merupakan markas dari Persija. Selama ini hubungan bobotoh dengan suporter Persija yaitu Jakmania kurang harmonis. Namun, pada pertandingan final semuanya berjalan lancar. (ant)


lahraga

7

Suluh Indonesia, Rabu 21 Oktober 2015

Unggulan Ketujuh

Begu Libas Pironkova

Suluh Indonesia/ap

MOSKOW - Petenis unggulan ketujuh asal Rumania Irina-Camelia Begu bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan petenis Bulgaria Tsvetana Pironkova dalam perjalannya menuju putaran kedua Kremlin Cup di Moskow pada Senin waktu setempat. Dalam turnamen campuran ATP dan WTA di ibukota Rusia itu, Begu, menang 1-6, 76 (7/2), 6-2 untuk menyamakan rekor pertemuan melawan Pironkova itu sama kuat 2-2. Dalam pertandingan itu, petenis peringkat 48 dunia Pironkova tampak mendominasi permainan sejak awal dengan meraih keunggulan 5-0 sebelum Begu kehilangan set pertamanya. Sementara servis petenis Bulgaria berusia 28 tahun Pironkova mampu dihadang Begu yang memaksa terjadinya tiebreak yang dimenangi oleh petenis Rumania itu. Pada set penentuan, Begu menggebrak meraih keunggulan 4-0 dan terus berjaya untuk memastikan kemenangan. “Selalu sulit bermain di pertandingan pertama,” kata Begu. “Saya senang saya bisa mengamankan set kedua dan memiliki peluang lain di set ketiga,” tambahnya. Pada pertandingan Senin pagi waktu setempat, juara 2011 Dominika Cibulkova dari Slovakia mengalahkan petenis wild card asal Dominika Elena Vesnina dengan set langsung 7-5, 6-1. (ant)

LEPASKAN TEMBAKAN - Pemain Lorient Jordan Ayew (kanan) mencoba melepaskan tembakan ke gawang Olympique Marseille pada liga Prancis kemarin. Kedua tim berbagi angka 1-1 pada laga tersebut.

Marseille Kembali

PSG

Gagal Meraih Kemenangan PARIS - Olympique Marseille tetap berada di dekat dasar klasemen Liga Prancis setelah ditahan imbang 1-1 oleh tamunya Lorient pada Minggu, sedangkan Bordeaux dan Montpellier bermain imbang tanpa gol, dan Hatem Ben Arfa menginspirasi Nice untuk menang 4-1 di Stade Rennes. Marseille membuka keunggulan melalui penalti Michy Batshuayi pada menit ke-21, namun Benjamin Moukandjo mampu menaklukkan kiper Steve Mandanda untuk menyamakan kedudukan 16 menit kemudian. Marseille tertahan di posisi ke-16 dengan sembilan angka dari sepuluh pertandingan. Lorient menghuni peringkat kesembilan dengan 15 angka. Start tidak maksimal Bordeaux musim ini berlanjut dengan hasil imbang 0-0 melawan tamun-

ya Montpellier pada pertandingan yang didedikasikan untuk almarhum kiper tuan rumah Dominique Dropsy yang meninggal dunia pada usia 63 tahun 7 Oktober silam. Nice mengamankan kemenangan di markas Rennes dengan Ben Arfa yang berperan di balik gol-gol mereka. Marseille dicemooh para penonton setelah ditahan oleh Lorient ketika start buruk juara sembilan kali itu berlanjut. Michele membawa Marseille memimpin namun penalti Batshuayi menyamakan kedudukan pada menit ke-37 di Stade Velodrome. Marseille telah gagal memenangi enam pertandingan terakhirnya di semua kompetisi dan hanya unggul lima angka dari zona degradasi, terpaut 17 angka dari pemuncak klasemen liga Paris Saint Germain.

“Kami berada dalam situasi darurat,” kata bek asal Kamerun. Nicolas Nkoulou. “Kami memerlukan tiga angka, tentu saja kami kecewa.” Pada pertandingan berkualitas rendah, Bordeaux hanya mampu melepaskan tiga tembakan ke gawang Montpellier, yang hanya mencatatkan satu tembakan ke gawang. Hasil imbang 0-0 membuat pasukan Willy Sagnol menghuni posisi ke-14, sedangkan Montpellier berada di posisi ke-18, unggul satu angka dari zona degradasi, setelah menghindari kekalahan untuk ketiga kalinya musim ini. Nice, tim yang paling banyak mencetak gol di liga, mengalahkan Rennes untuk mencatatkan kemenangan beruntun keempat mereka. Mereka membuka keunggulan pada

menit ke-14 melalui Mathieu Bodmer, sebelum Ben Arfa meneruskan laju penampilan bagusnya dengan mencetak gol sensasional pada menit ke-53. Mendapat bola panjang dari Jean Seri, Ben Arfa menggiring bola ke arah gawang dan mengatasi hadangan Sylvain Armand dengan berganti kecepatan sebelum mencetak gol dari luar kotak penalti. Mahamane Traore mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-75 sebelum Said Benrahma menambahi gol keempat dari luar kotak penalti lima menit kemudian. Kamil Grosicki mencetak satu gol balasan untuk Rennes. Kemenangan ini membawa Nice menghuni peringkat kelima dengan koleksi 17 angka di atas Rennes, yang turun ke peringkat ketujuh dengan tertinggal satu angka. (ant)

li PSG dalam selisih gol. “Ini pertadingan penting tapi tidak akan menentukan. Apa yang dipertaruhkan adalah tempat pertama di grup,” kata Blanc, yang akan mengandalkan penyerang yang sedang prima Zlatan Ibrahimovic. Pemain asal Swedia itu hampir kembali pada penampilan terbaiknya setelah dihantam cedera pada awal musim ini.

“Saya pikir Ibra dalam kondisi fisik yang sangat bagus,” kata mantan pelatih Prancis itu. “Saya berharap dia tidak akan dihentikan lagi oleh masalah fisik.” Ibrahimovic hanya bermain enam pertandingan Liga Prancis musim ini tapi sudah mencetak enam gol pada empat pertandingan terakhirnya di liga. (ant)

Sumbang Kemenangan buat Stoke

Pecat Pelatih Paco Herrera

musim pertama di liga utama selama 13 tahun, dan dia digantikan Quique Setien. Kekalahan 0-4 di Getafe pada pertandingan Minggu, menempatkan klub asal kepulauan Canary itu satu

PARIS - Paris St Germain akan bermain tanpa David Luiz saat mereka menghadapi Real Madrid pada pertandingan Grup A Liga Champions di Parc des Princes. “David Luiz dikesampingkan untuk pertandingan besok melawan Real,” kata pelatih Laurent Blanc dalam jumpa pers, Selasa. Bek tengah Luiz mengalami cedera lutut ketika Brazil dikalahkan 0-2 oleh Chile dalam pertandingan penyisihan Piala Dunia. Tapi bagaimanapun Blanc akan bisa berharap untuk dapat memainkan gelandang Marco Verratti dan penjaga gawang Kevin Trapp, yang masing-masing sebelumnya mengalami cedera betis dan cedera paha. “Kami hampir dalam kekuatan penuh,” kata Blanc, yang akan memasukkan pemain sayap Argentina Angel Di Maria setelah mengistirahatkannya akhir pekan lalu. Real memuncaki klasemen Grup A dengan nilai maksimal enam poin, mengunggu-

Penalti Bojan

Las Palmas

MADRID - Tim pendatang baru di liga utama Spanyol Las Palmas memecat pelatih Paco Herrera pada Senin waktu setempat, yang baru menangani delapan pertandingan memasuki

Tanpa David Luiz Hadapi Real

angka di atas juru kunci klasemen dengan hanya mengemas satu kemenangan selama musim ini. “Las Palmas memutuskan memecat pelatih tim utama, Paco Herrera dan asistennya Angel Rodriguez setelah mengalami kekalahan di pertandingan kedelapan di liga utama Spanyol melawan Getafe (0-4), kami butuh stimulus,” kata klub dalam laman. Herrera yang bekerja sebagai asisten Rafael Benitez di Liverpool selama dua tahun mulai 2004 - 2006, telah membawa Las Palmas promosi baru-baru ini. Selanjutnya Las Palmas memastikan bahwa Setien, mantan gelandang Atletico Madrid dan timnas Spanyol, akan menangani tim hingga akhir musim dengan opsti bisa meneruskan tahun selanjutnya. Setien sebelumnya bergabung sebagai pelatih Equatorial Ginea dan pernah bertugas di klub tier kedua Lugo selama enam tahun hingga dia meninggalkan tim pada Juni. (ant)

LONDON - Swansea City terus mengalami keterpurukan di liga utama Inggris ketika tim itu harus takluk 0-1 di kandang melawan Stoke City pada pertadingan Senin wak-

tu setempat. Mantan striker Barcelona Bojan mencetak gol bagi Stoke melalui tembakan penalti pada menit keempat sehingga membuat lawannya tak berdaya dan tetap menem-

patkan Swansea sebagai sebuah tim yang belum meraih satu kemenangan pun di liga sejak Agustus. Stoke mendapat hadiah penalti setelah Bojan dilanggar oleh kapten Ashley Williams. Swansea mendapat peluang mencetak gol pada babak kedua ketika tembakan Jonjo Shelvey membentur tiang gawang, namun Stoke mampu meraih kemenangan ketiga berturut-turut untuk naik ke posisi 11 klasemen liga. Sementara hasil kekalahan itu membuat Swansea merosot ke urutan ke-14. “Hasil ini sangat mengecewakan,” kata boss Swansea Garry Monk. “Sekali mereka kehilangan bola maka mereka akan langsung bertahan kuat dan itu cukup menyulitkan untuk mematahkan mereka,” katanya. “Kami berada di suatu periode dimana kami tidak tampil pada tingkat yang kami miliki pada permulaan musim. (ant)

JAKARTA

Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk

BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000 Hub :

021-5357602

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 21 Oktober 2015

8

Pemprov Jabar Kaget

Kadisdik Jadi Tersangka BANDUNG - Pemprov Jabar mengaku kaget dengan penetapan tersangka terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Asep Hilman oleh Kejati terkait kasus dugaan korupsi pengadaan buku Aksara Sunda tahun 2010. ‘’Atas kasus yang menimpa saudara Asep Hilman, pertama kami merasa kaget atas penetapan tersebut (tersangka),” kata Kepala Biro Humas Protokol dan Umum Setda Pemprov Jawa Barat R Ruddy Gandakusumah di Bandung, Selasa. Pemprov Jawa Barat, menurut dia, menghormati proses hukum yang sedang dihadapi

oleh Asep Hilman dan menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah. ‘’Selebihnya kita mencoba menawarkaa bantuan hukum apa yang bisa kita berikan kepada yang bersangkutan, tapi kalau sudah punya sendiri kita juga tidak bisa memaksakan,” katanya. Ketika ditanyakan apakah Pemprov Jabar merasa kecolongan saat merekrut Asep Hilman dalam lelang jabatan terbuka, ia memiliki pandangan tersendiri. ‘’Saya kira, enggak tahu kualifikasi seperti apa kecolongan itu. Waktu itu enggak ada hal yang keberatan, atau menyampiakan

demo atau apa. Kami merasa, itu berlangsung secara wajar, kalau ketika itu ada yang memberitahukan yang bersangkutan sedang diposisikan mungkin jadi bahan pertimbangan,” kata dia. Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Suparman menyatakan penetapan Asep Hilman sebagai tersangka oleh penyidik berdasarkan nomor Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) 478/02/fd.1/09/2015. Dan penetapan tersangka sebelumnya sudah melakukan pemeriksaan saksi,’’ katanya. (ant)

Langgar Aturan

20 PNS Seruyan Akan Dipecat KUALA PEMBUANG - Dua puluh pegawai negeri sipil Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, terancam dipecat atau diturunkan pangkatnya karena melanggar peraturan. ‘’Badan Pertimbangan Kepegawaian Daerah sedang mempertimbangkan rekomendasi pemecatan terhadap 20 PNS kepada bupati,” kata Kepala BKD Seruyan Hartono di Kuala Pembuang, kemarin. Ia mengatakan, dari 20 orang PNS, dua di antaranya sudah dipastikan akan diberhentikan dengan tidak hormat karena terjerat perkar anarkoba dan percaloan pendaftaran PNS den-

gan putusan “inkracht” pengadilan di atas empat tahun penjara. ‘’Ada pula beberapa lainnya yang direkomendasikan untuk diberhentikan atau diturunkan pangkatnya karena kasus perselingkuhan,” katanya. Ia menjelaskan, selain terjerat kasus hukum dan tindakan yang mencoreng nama daerah, 12 PNS yang terancam dipecat karena bersikap indisipliner, yakni jarang masuk kerja. ‘’Dari catatan, mereka sudah lebih dari 30 hari TK (tanpa keterangan), bahkan ada yang sudah melebihi 46 hari TK kumulatif,¿ katanya.

Ada dua orang yang masih berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS) dokter dan perawat yang sejak awal diterima hingga sekarang t tidak pernah bekerja. ‘’Yang bersangkutan yang ditugaskan di Puskesmas Tumbang Langkai Kecamatan Suling Tambun, tetapi tidak pernah masuk kerja dan tidak pernah pula menyatakan mundur,” katanya. Dalam PP 53/2010 tentang Disiplin PNS, secara kumulatif tidak masuk kerja tanpa alasan selama 46 hari seorang PNS sudah bisa direkomendasikan untuk dipecat. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PROSESI PENGAMBILAN API - Sejumlah wanita menari mengelilingi api abadi di Kayangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, kemarin. Tarian tersebut mengawali prosesi pengambilan api yang akan digunakan sebagai tanda puncak Hari Jadi ke338 Kabupaten Bojonegoro.

Terkait Kerusuhan Aceh Singkil

Kapolres Dicopot JAKARTA - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan Kapolres Aceh Singkil AKBP Budi Samekto dicopot dari jabatannya pascabentrokan antarkelompok warga di Aceh Singkil. ‘’Kapolres sudah dicopot gara-gara lalai. Saya pikir kelemahan ada pada kapolresnya,” kata Badrodin di Jakarta, kemarin. Menurutnya, Budi dianggap lalai sehingga mengakibatkan pecahnya bentrokan di wilayah tersebut. ‘’Waktu di

awal sudah ditanyakan apa perlu back up? Dia (kapolres) jawab tidak. Padahal itu harus diperhitungkan dan menjadi tanggung jawab seorang pemimpin,” katanya. Polisi saat ini sudah mengamankan dua orang yang diduga berperan menyebarkan pesan singkat (SMS) provokatif ke banyak nomor untuk melakukan aksi massa. Namun, keduanya tidak ditahan karena masih dibawah umur. ‘’Keduanya tidak di-

tahan, hanya diberi pembinaan,” katanya. Selain itu, pihaknya juga sudah menangkap satu orang yang diduga pelaku penembakan. “Satu tersangka penembak yang menimbulkan korban jiwa, sudah diamankan,” katanya. Sementara sebelumnya ada tiga orang tersangka pelaku perusakan dan pembakaran rumah ibadah. Tiga orang yang berinisial S, N dan I tersebut telah di-

tahan. Sementara enam orang lainnya masih dalam pengejaran polisi. ‘’Ada enam (orang) lagi yang masih DPO” imbuhnya. Kasus bentrok antarwarga yang menyebabkan satu orang tewas itu terjadi pada Selasa (13/10) siang. Kasus ini berawal dari persoalan perizinan gereja. Sejumlah warga mendesak agar pemda membongkar puluhan gereja yang dinilai bermasalah karena tidak memiliki izin. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Suluh Indonesia/ant

PENAMBANG PASIR ILEGAL - Anggota kepolisian mengumpulkan sejumlah penambang pasir ilegal beserta barang bukti alat tambang di Mapolresta Kediri, kemarin. Sedikitnya 26 orang penambang pasir mendapatkan pembinaan sekaligus peringatan usai tertangkap tangan dalam razia tambang pasir ilegal di aliran sungai Brantas di DesaTambibendo Kabupaten Kediri.

Kejagung Periksa

22 Kelompok Penerima Bansos LANGKAT - 22 kelompok penerima dana bantuan sosial pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2012-2013, untuk Kabupaten Langkat, Kota Binjai diperiksa tim penyidik Kejaksaan Agung di Kejaksaan Negeri Stabat. ‘’Benar ada petugas penyidik Kejaksaan Agung sedang memeriksa para kelompok penerima dana bansos bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Stabat Henderi, di Stabat, kemarin. Henderi menjelaskan penyidik Kajagung yang memeriksa para penerima dana bantu-

an sosial (bansos) baik dari Kabupaten Langkat maupun Kota Binjai itu dipimpin penyidik Yofi Adriansyah. Pada kesempatan itu Henderi mengungkapkan pemeriksaan yang dilakukan ini seluruh Sumatera Utara, dimana dana bansos tersebut dikucurkan, dan mereka diperiksa sebagai saksi, karena adanya dokumen yang menyebutkan tentang kelompok penerima. ‘’Siapapun yang pernah mengajukan proposal akan dimintai keterangannnya oleh penyidik,” katanya. Sementara itu dua penyidik dari Kejaksaan Agung be-

gitu sampai ruangan Kejaksaan Stabat, langsung meminta keterangan dan penjelasan dari berbagai penerima bantuan sosial ini, ada yang merupakan pengurus masjid, kelompok tani maupun juga koperasi. Seperti salah satu pengurus masjid Muhammadiyah Tanjungpura dimana mereka mendapatkan bantuan untuk pembangunan masjid sebesar Rp100 Juta. Ada juga kelompok koperasi yang menerima bantuan sebesar Rp75 Juta yang diperuntukkan buat pembelian mesin foto copi. (ant)

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 21 Oktober 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu