Skip to main content

Edisi 15 Juni 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Senin, 15 Juni 2015

No. 112 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

11 Tewas Akibat Miras PONTIANAK - Kapolres Sanggau AKBP Donny Charles Go S IK menegaskan hingga sekarang sudah 11 nyawa melayang karena keracunan minuman keras (miras) di Dusun Serosat, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau. ‘’Betul, korban terus bertambah, hingga sekarang ini sudah 11 orang yang meninggal. Berdasarkan info yang didata anggota kita di lapangan,” ujar Donny di Pontianak, kemarin. Semula korban hanya tercatat enam orang, dengan rincian dua meninggal di RSUD Sanggau dan empat meninggal di rumah masing-masing. Namun, selang beberapa hari berjalan korban kian bertambah hingga empat orang. Korban bertambah mulai sehari pascameninggal yang enam orang terse-

but hingga tadi pagi Minggu (14/6) dikabarkan ada satu orang yang meninggal. Menindaklanjuti kejadian itu, Polres Sanggau membentuk beberapa tim khusus, untuk melancarkan penertiban terhadap peredaran dan produksi miras di wilayah hukum Kabupaten Sanggau. ‘’Ya, kita sudah membentuk tim khusus untuk penertiban miras ini. Ada beberapa tim dan termasuk yang berada di tiap-tiap wilayah hukum Polsek yang ada, sekarang ini sedang bergerak,” tuturnya. Sejatinya, menurut Donny, penertiban peredaran miras ini secara rutin digelar. Hanya saja, setelah kejadian itu, upaya penertiban semakin ditingkatkan. ‘’Kan penertiban miras ini rutin kita gelar. Nah, sekarang ini semakin kita gencarkan peredaran miras ini,” tegasnya. (ant)

Ibu Angkat Angeline

Resmi Ditahan

DENPASAR - Polda Bali menahan ibu angkat Angeline yakni Margriet Christina Megawe terkait kasus dugaan penelantaran anak yang dilaporkan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Denpasar. ‘’Kami baru bisa menemukan bukti permulaan cukup untuk bisa memeriksa yang bersangkutan (Margriet) sebagai tersangka dengan

kasus lain, penelantaran anak,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Ronny Sompie di Denpasar, kemarin. Margriet (sebelumnya tertulis Margaret) ditahan di Ditreskrim Umum Polda Bali bersama dengan salah satu anaknya yakni Ivone. Ia bersama sang anak sebelumnya ditangkap di sebuah vila di Canggu, Kabupaten Badung, dan langsung dijebloskan ke jeruji besi sekitar

pukul 04.35 WITA. Ronny menjelaskan bahwa penetapan tersangka kepada Margriet itu berdasarkan hasil pengembangan berkaitan dengan pengakuan tersangka Agus yang menjadi saksi dalam kasus dugaan penelantaran anak tersebut. ‘’Berdasarkan keterangan dari tersangka Agus dimana dia diperiksa sebagai saksi berkaitan laporan polisi yang kami terima berkaitan tentang kasus penelan-

taran anak,” imbuhnya. Meski ditetapkan dalam kasus yang berbeda, namun mantan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri itu menegaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan kepada Margriet saat ini tidak menutup kemungkinan bisa berkaitan dengan kasus kematian Angeline. ‘’Hasil pemeriksaan ini bisa menjadi bahan pertimbangan ketika kami menyelesaikan berkas perkara kasus yang

menyebabkan kematian korban (Angeline), apakah ada kaitannya atau tidak ini kami berproses,” ucapnya. Sebelumnya, P2TP2A Kota Denpasar melaporkan kasus dugaan penelantaran anak kepada Margriet. Kasus dugaan penelantaran itu menambah daftar kasus yang diduga melibatkan Margriet dan anak angkatnya terkait kasus pembunuhan Angeline. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

GUGURAN KUBAH LAVA - Awan panas guguran kubah lava meluncur dari puncak Gunung Sinabung di Karo, Sumut, kemarin. Gunung Sinabung yang berstatus Awas membuat sedikitnya 3000 jiwa harus dievakuasi dari desa tempat tinggal mereka yang terletak di sisi tenggara dari gunung tersebut.

Mendagri :

58 Persen Camat Tak Berilmu MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan sebesar 58 persen dari sekitar enam ribuan camat seluruh Indonesia tidak pernah mendapatkan pendidikan secara formal tentang ilmu pemerintahan.

Suluh Indonesia/ant

PESTA KESENIAN BALI - Para peserta beraksi dalam pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-37 di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, kemarin. Sejumlah kegiatan seni seperti pameran, pagelaran, lomba, parade, dan sarasehan akan digelar selama sebulan penuh dalam kegiatan tersebut.

Tjahjo saat wisuda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, kemarin mengatakan, 58 persen camat tidak pernah belajar secara formal tentang ilmu pemerintahan. Ia menuturkan, para camat yang belum memiliki pendidikan tersebut artinya belum memahami tentang tata kelola pe-

merintahan dengan baik. Jika masalah itu dibiarkan, menurut dia, maka akan berpengaruh jalannya pemerintahan dalam pelayanan publik, sehingga kedepannya harus tertib. ‘’Selama ini kan alasannya tugas-tugas camat diserahkan pada stafnya, ini bisa menghambat dan mempengaruhi kepentingan masyarakat, kede-

pannya gak boleh,” katanya. Ia berencana, jabatan camat, meskipun dari latar belakang pendidikan bukan pemerintahan, wajib mengikuti pendidikan dan latihan atau sekolah tentang ilmu pemerintahan. Pemerintahan Indonesia yang dipimpin Joko Widodo, lanjut dia, ingin menata pejabat birokrasi yang tertib agar pengelolaan pemerintahannya baik. ‘’Kedepannya kita ingin menata birokrasi yang tertib, birokrasi yang memahami tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya. Tjahjo menyampaikan telah menerbitkan surat tentang kewajiban pendidikan dan latihan kepada seluruh gubernur un-

tuk ditindaklanjuti ke wali kota dan bupati. Setiap kepala daerah itu, kata dia, untuk memeriksa kembali seluruh camat yang belum sekolah atau memahami tentang tata kelola pemerintahan. ‘’Nanti para gubernur menyampaikan kepada wali kota atau bupati untuk mengecek camat mana yang belum sekolah atau yang belum paham tentang tata kelola pemerintahan,” katanya. Untuk diketahui, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mewisuda 2.168 Pamong Praja Muda Angkatan XXII Tahun 2015 di kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 15 Juni 2015

2

Kilas 54 PMKS Diamankan DINAS Sosial Provinsi DKI Jakarta mengamankan 54 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayah Ibu Kota saat melakukan penjangkauan, menjelang puasa pada pertengahan Juli. Kepala Dinas Sosial DKI Masrokhan di Jakarta, kemarin mengatakan, penjangkauan ini untuk menegakkan Perda nomor 8 tahun 2007 pasal 40 tentang ketertiban umum sekaligus dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan. Menurut Masrokhan, menjelang bulan puasa banyak warga luar Jakarta yang berbondong-bondong memasuki Ibu Kota dan berpotensi membuat Jakarta tidak tertib. Ia ingin Jakarta bersih dari PMKS agar lingkungan Ibu Kota tertib, aman, dan nyaman. Adapun kegiatan ini merupakan operasi gabungan yang kerjasama antara Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. (kmb)

Rekam E-KTP Baru SUKU Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Barat menggelar Operasi Pembinaan Kependudukan (Binduk), di Rumah Susun (Rusun) Flamboyan, Cengkareng Barat, kemarin. Sebanyak 80 petugas gabungan dari Sudin Dukcapil Jakarta Barat, Satpol PP, TNI, dan Polisi diterjunkan dalam operasi Binduk tersebut. Dua unit mobil Dinas Dukcapil disiapkan di areal parkir rusun tersebut. Penghuni rusun terlihat antre sambil membawa foto kopi kartu keluarga (KK) dan KTP reguler. Dalam operasi Binduk itu, sebanyak 247 penghuni rusun melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP). Mohammad Hatta, Kasudin Dukcapil Jakarta Barat, kemarin mengatakan, operasi Binduk ini untuk memudahkan masyarakat mengurus administrasi kependudukan agar terdata sesuai domisili. Suwandi (50), seorang penghuni Rusun mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi Biduk ini. (kmb)

DKI Raih Juara Umum LKS PROVINSI DKI Jakarta berhasil meraih juara umum dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke-23 dengan mengumpulkan 25 juara. “DKI Jakarta berhasil keluar sebagai pemenang dengan meraih sembilan piala juara satu, 10 piala juara dua, dan enam piala juara tiga,” Direktur Pembinaan SMK Ditjen Dikmen Kemdikbud, Mustaghfirin Amin di Jakarta, kemarin. LKS SMK ke-23 diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, 9-13 Juni. Dia menjelaskan tahun ini merupakan LKS dengan jumlah peserta terbanyak dan melibatkan setidaknya 2.000 orang. LKS SMK tahun ini juga istimewa karena hadir diantara peserta, siswa SMK yang dipersiapkan untuk mengikuti World Skills Competition di Brazil. Tema LKS kali ini yakni Siswa SMK Menuju Peradaban Indonesia yang Unggul dalam Pembentukan Akhlak, Sikap dan Karakter. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

MINION DI KRL - Replika tokoh kartun Minion melintas di antara peron Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta, kemarin. PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) kembali menghadirkan kereta tematik dengan dekorasi kartun Minion untuk meramaikan perjalanan penumpang selama tiga bulan ke depan bertepatan dengan liburan sekolah dan jelang pemutaran film kartun tersebut.

Rusunawa Kapuk Muara

Dihuni Orang Kaya JAKARTA - Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi memandang banyaknya penghuni Rusunawa Kapuk Muara, Penjaringan yang tak punya KTP DKI dan memiliki mobil mewah akibat kurangnya pengawasan pejabat Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) di bawah Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta. Menurut dia, pembenahan

di rusunawa belum bisa terlihat meskipun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah merombak total seluruh pejabat yang ada di UPT maupun Dinas Perumahan. ‘’Ingat enggak kasus Kepala UPT (unit pelayanan terpadu) Rusun Marunda yang dicopot Pak Ahok (Basuki) saat masih jadi Wagub? Artinya memang sesama personal ini masih sama, pindah nama pejabat

saja, Pemda harus mengevaluasi (pejabat UPRS) lagi,” kata anggota Dewan yang membidangi pembangunan ini saat ditemui di Festival Kuliner Nusantara, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, kemarin. Kasus ini, lanjut dia, sudah terjadi sejak lama. Sehingga, Sanusi menganggap Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI memperkuat pengawasan di sana.

Dengan adanya kasus banyaknya warga non KTP DKI dan mobil mewah yang terparkir di sana, lanjut Sanusi, berarti ada jual beli unit rusun disitu. Pemberian kartu identitas serta pembayaran rusun melalui rekening Bank DKI, kata Sanusi, masih diakali oleh penghuni dan oknum pejabat UPRS. ‘’Pak Ahok sering mengancam pidana saja masih ada peristiwa seperti ini. Berarti DKI kecolon-

gan, harus segera dievaluasi penempatan warga ke rusun. Bisa jadi juga kurang pengawasan, manajemennya yang kurang baik,” kata anggota fraksi Partai Gerindra DPRD DKI itu. Atas temuan berbagai masalah di Rusunawa Kapuk Muara, Kepala UPRS Jakarta Utara, Abdurrahman Anwar, memastikan telah memantau kondisi penghuni. (kmb)

Polda Metro Diminta

Tertibkan Mobil Mewah JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta kepada pihak kepolisian agar terus melakukan penertiban terhadap mobil-mobil mewah yang banyak lalu lalang di jalan-jalan di wilayah ibukota. ‘’Saat ini mobil-mobil mewah kan banyak yang berseliweran di Jakarta. Oleh karena itu, biar polisi yang menertibkan, diperiksa su-

rat-suratnya, lengkap atau tidak,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, mobil-mobil mewah yang tidak dilengkapi dengan suratsurat resmi, terutama pembayaran pajak, sangat merugikan pendapatan DKI. ‘’Mobil-mobil mewah yang tidak punya surat-surat resmi dan lengkap, tentu saja akan berpengaruh

terhadap PAD yang diterima oleh Pemprov DKI setiap tahun,” ujar Ahok. Mantan Bupati Belitung Timur itu menuturkan pajak kendaraan bermotor merupakan penyumbang PAD terbesar untuk wilayah DKI Jakarta. Sehingga, seluruh mobil mewah yang ada di ibukota harus diperiksa lagi surat-suratnya. ‘’Apalagi kalau mobil mewah, pajak yang harus dibayar itu

kan otomatis lebih besar dari jenis mobil yang biasa. Kalau tidak ditertibkan, maka pendapatan DKI bisa lebih kecil lagi,” tutur Ahok. Seperti diketahui, pada 27 Mei hingga 9 Juni 2015 Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2015. Dalam operasi tersebut, diketahui terjaring sebanyak 10 mobil mewah yang tidak dilengkapi surat-surat. (kmb)

Antisipasi PKL Monas

DKI Kerahkan Pengamanan Ketat JAKARTA - Pemprov DKI menguji coba penjagaan ketat di semua pintu Monumen Nasional (Monas) untuk mengantisipasi pedagang kaki lima (PKL) masuk wilayah seluas 80 hektar tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengatakan, penjagaan ketat itu dilakukan terus menerus. Unsur pengamanan berasal dari Satpol PP, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, petugas UPT Monas, aparat kepolisian hinggan Garnisun. ‘’Kali ini, kami menggunakan istilah penjagaan bukan operasi atau razia besar-besaran, supaya Monas steril. Pengamanan itu untuk melakukan penjagaan Monas dari PKL, penyewa sepeda motor, atau penyewa apapun,” katanya di Jakarta, kemarin. Penjagaan oleh Satpol PP dilakukan dengan sistem empat kali shift, yakni Sabtu pagi, Sabtu sore, Minggu pagi dan Minggu sore. Satu shift-nya ada sekitar 500 personel Satpol PP yang berjaga. Personel tersebar di semua pintu Monas dan di dalam kawasan Monas. Selama ini, lanjut dia, penjagaan Monas oleh Satpol PP tidak dilakukan dengan sistem shift. Namun, seharian penuh. Sehingga, banyak PKL yang lolos dari pengawasan Satpol PP. ‘’Di dunia manapun, jam kerja itu efektifnya 8 jam, jan-

gan sampai 24 jam dan mereka akan hilang konsentrasi. Jadi tiap shift ada 500 personel yang menjaga, kalau cuma 200 personel mana kelihatan ya penjagaannya,” kata mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu. Shift yang sama juga diber-

lakukan untuk unsur aparat pengamanan lainnya. Garnisun misalnya, DKI menempatkan 20 personel tiap shift-nya. Ia mengatakan, penjagaan ketat ini untuk melakukan ujicoba terhadap penjagaan Monas di hari selanjutnya. Ren-

cananya, setelah penjagaan Monas selama dua hari ini dilakukan, DKI akan memperpanjang waktu penjagaan hingga jelang Ramadhan. ‘’Nanti berbekal pengalaman satu minggu, akan kami lakukan evaluasi,’’ katanya. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

ZIARAH KUBUR - Umat muslim berdoa di makam keluarga saat ziarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta, kemarin. Ziarah dilakukan umat muslim untuk mendoakan mendiang keluarga dan kerabat mereka menjelang bulan Ramadan.

Pemerintah Pusat Diminta

Buat Aturan Mengenai Ojek DINAS Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta meminta pemerintah pusat membuat aturan mengenai keberadaan sepeda motor yang digunakan sebagai moda transportasi atau biasa disebut ojek.

Suluh Indonesia/ant

JALAN SEHAT - Warga mengikuti jalan sehat Hari Donor Darah se-Dunia di Jakarta, kemarin. Peringatan Hari Donor Darah se-Dunia tahun ini diselenggarakan dengan tema 'Terima Kasih Telah Menyelamatkan Nyawaku'.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dishubtrans DKI Emanuel Kristanto di Jakarta, kemarin mengatakan, Selama ini, memang tidak pernah ada undang-undang atau pun peraturan pemerintah yang mengatur tentang keberadaan ojek. Oleh karena itu, menurut dia, pemerintah pusat harus membuat peraturan yang jelas mengenai peruntukan sepeda motor yang berubah fungsi menjadi alat trans-

portasi berupa ojek. ‘’Tidak mungkin kita atau daerah yang membuat peraturan itu karena ojek kan sudah ada sejak dulu. Jadi, pemerintah pusat yang harus membuat aturan tersebut, tuntutannya memang seperti itu,” ujar Emanuel. Dia menuturkan, sesuai UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 tentang Angkutan Umum Orang dan Barang, tidak disebutkan mengenai sepeda motor. ‘’Di dalam UU tersebut, kalau diperhatikan

lagi, tidak ada kata sepeda motor. Namun, yang ada hanya angkutan umum diselenggarakan dengan jenis moda satu, dua dan sebagainya. Tidak ada ketentuan mengenai angkutan umum roda dua,” tuturnya. Sementara itu, terkait keberadaan aplikasi elektronik pada telepon pintar (smartphone) yang membantu penggunanya untuk mendapatkan ojek, dia menjelaskan yang dimaksud Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yakni mengajak agar tukang ojek bergabung dalam suatu wadah, sehingga lebih tertib. ‘’Maksud Pak Gubernur dari keberadaan aplikasi semacam itu adalah supaya ojek semakin tertib dan mudah diatur dalam satu wadah khusus,” ungkapnya. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Senin 15 Juni 2015

3

Kubu Agung

Abaikan Hasil Rapimnas JAKARTA - DPP Partai Golkar pimpinan Agung Laksono menyatakan mengabaikan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar pimpinan Aburizal Bakrie (Ical) yang memutuskan akan mengambil alih kantor DPP Partai Golkar. ‘’Kantor itu milik kami pengurus Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono dan Sekjen Zainudin Amali. Selama belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, maka SK Menkumham tetap sah,” kata Ketua DPP Partai Golkar pimpinan Agung Laksono, Leo Nababan di Jakarta, kemarin. Leo mengatakan Rapimnas VIII Golkar yang digelar kubu Ical dan mengatasnamakan kepengurusan Golkar hasil Munas Riau

penuh kejanggalan. Pertama dengan mengakui kepengurusan Munas Riau, artinya kubu Ical tidak mengakui Munas Bali yang digelarnya sendiri. Kedua, hasil putusan PN Jakarta Utara yang mengesahkan Munas Riau, sedang diajukan banding oleh kubu Agung Laksono, sehingga otomatis saat ini SK Menkumham yang mengesahkan Golkar kubu Agung Laksono masih berlaku. Leo menekankan sebaiknya kubu Ical mengikuti saja ketentuan hukum yang tengah berjalan. Dia bersikeras akan tetap menggunakan kantor DPP Partai Golkar di Jakarta. Sebelumnya pada Sabtu (13/ 6) malam, hasil Rapat pimpinan

nasional (Rapimnas) VIII Riau yang digelar oleh kubu Aburizal Bakrie, memutuskan Kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, diambil alih dari kubu Agung Laksono. Rapimnas itu memandang secara hukum DPP Golkar hasil Munas Riau 2009 lah yang sah berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Para kader Golkar yang hadir meminta pengambilalihan kantor DPP Golkar dilakukan sesegera mungkin serta merekomendasikan agar DPP Golkar melaporkan ke kepolisian jika ada oknum mengatasnamakan Partai Golkar dengan mengacu pada hasil Munas Ancol. (ant)

Suluh Indonesia/ant

RAPIMNAS PARTAI GOLKAR - Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (kedua kiri) memeluk Wakil Ketua Umum hasil Munas Ancol Priyo Budi Santoso dan Bendahara Umum Setya Novanto (kiri) disaksikan Wakil Ketua Umum Ahmadi Noor Supit (kanan) dalam pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke VIII Golkar di Jakarta, kemarin.

Perang Narkotika

Dana Aspirasi

Timbulkan Kesenjangan JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman berpendapat pemberian dana aspirasi kepada anggota DPR akan menimbulkan kesenjangan antardaerah. ‘’Makin banyak anggotanya maka makin besar alokasi dana itu, dan ternyata paling banyak di Jawa,” kata Irman Gusman di sela mengikuti kunjungan kerja Presiden Jokowi di Jakar-

ta, kemarin. Ia menyebutkan dengan kondisi seperti itu maka dana APBN akan lebih banyak tersalur ke Jawa padahal daerah luar Jawa juga memerlukan dana untuk pembangunan. Irman Gusman mengusulkan agar dana aspirasi sebesar sekitar Rp11 triliun itu dibagi saja secara merata untuk 34 provinsi di seluruh Indonesia. ‘’Dana

Rp11 triliun kalau dibagi 34 provinsi maka tiap provinsi akan menerima sekitar Rp400 miliar, itu akan lebih adil,” katanya. Ia juga menyebutkan DPD punya kontribusi besar dalam menjaga stabilitas kondisi sosial politik di daerah. Sebelumnya Ketua Badan Anggaran DPR Ahmadi Noor Supit mengungkapkan bahwa

DPR berencana mengalokasikan dana sebesar Rp11,2 triliun untuk seluruh anggota DPR sebagai dana aspirasi di RAPBN 2016. Masing-masing anggota DPR akan menerima dana aspirasi sebesar Rp20 miliar yang disalurkan kepada pemerintah daerah untuk digunakan sesuai agenda pembangunan masingmasing daerah.

Dana itu digunakan untuk menyerap aspirasi dari masingmasing daerah pemilihan para wakil rakyat. Sebelumnya, beberapa anggota mewacanakan untuk mengalokasikan anggaran bagi pembangunan di daerah pemilihan (dapil) yang masing-masing anggota akan menerima anggaran sebesar Rp 20 miliar. (ant)

Suluh Indonesia/ant

JALAN SEHAT - Wakil Presiden yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (kedua kiri) bersama Isteri Mufidah Jusuf Kalla (kedua kanan) dan Ketua PMI DKI Jakarta Rini Sutiyoso (kanan) mengikuti jalan sehat Hari Donor Darah se-Dunia di Jakarta, kemarin. Peringatan Hari Donor Darah se-Dunia tahun ini diselenggarakan dengan tema 'Terima Kasih Telah Menyelamatkan Nyawaku'.

Presiden Minta

NU Berperan Hadapi Tantangan Bangsa PRESIDEN RI Joko Widodo meminta warga dan alim ulama Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengambil peran dalam menghadapi tantangan bangsa.

aikan ibadah puasa pada Ramadan 1436 Hijriah.

Presiden Jokowi saat membuka acara Istigasah Menyambut Ramadan 1436 Hijriah dan pembukaan Munas Alim Ulama NU di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa tantangan bangsa Indonesia saat ini begitu banyak dan beragam. ‘’Tantangan kita banyak sekali, kita berhadapan dengan mafia narkoba, ilegal fishing, pencuri ikan ada 7.000 kapal setiap hari, mafia migas, mafia pangan, itu tantangan besar kita yang kita hadapi. Saya berharap NU mengambil bagian bersama untuk membangun masa depan bangsa kita,” kata Jokowi yang pada kesempatan itu mengenakan baju koko lengan panjang warna putih dan peci hitam. Presiden sangat menaruh harapan besar terhadap NU untuk bisa ikut membangun

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berjanji untuk segera menetapkan tanggal Hari Santri Nasional yang sampai saat ini belum mendapatkan titik temu dan kesepakatan dari para alim ulama di Indonesia. Menurut Jokowi, hari santri sampai saat ini belum ditetapkan karena banyak usulan yang berbeda-beda dari berbagai kalangan umat Islam. ‘’Kenapa sampai sekarang belum putus-putus karena usulan harinya macam-macam,” kata Jokowi di hadapan sekitar 40.000 warga NU. Ia mencontohkan ada yang mengusulkan Hari Santri pada 1 Muharram, ada pula tanggal lain, bahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH, Said Aqil Siradj mengusulkan pada 22 Oktober sebagai Hari Santri. (ant)

Jokowi mengaku bangga karena selain Indonesia merupakan negara muslim terbesar sekaligus penganut Islam nusantara yang penuh dengan masyarakat Indonesia yang sopan santun dan toleransi. damai dan penuh dengan ‘’Islam kita adalah Islam yang kerukunan. penuh dengan sopan santun Dengan semangat itu, kata tata krama, penuh toleransi,” Jokowi, bangsa Indonesia bisa katanya. bergotong royJokowi juga ong dan bersering meneritoleransi ma pertanyaan mewujudkan dari banyak masyarakat pemimpin negayang sera lain tentang jahtera dan bagaimana Inadil makmur donesia selamerata. lu rukun dan Dalam setpenuh toleransi, iap kesempapadahal pentan, terutama duduknya hetforum-forum erogen dengan internasional, 250 juta orang Presiden selatersebar di lebih lu menegasdari 17.000 puJoko Widodo kan bahwa lau. Indonesia Pada kesemadalah negara muslim terbesar patan yang sama, Presiden juga di dunia. mengucapkan selamat menun-

Hari Santri

Eksekusi Mati Dinilai Keharusan USAHA pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memerangi kejahatan narkotika dengan melakukan eksekusi mati pada gembongnya dinilai sebuah keharusan dan diminta untuk dilanjutkan. Anggota MPR Kelompok DPD Ghazali Abbas Adan dalam rangkaian Sosialisasi Empat Pilar MPR mengatakan, upaya pemerintah memerangi narkoba dengan melakukan eksekusi mati harus dilanjutkan. Presiden Jokowi tidak perlu gentar menghadapi ancaman dari negara lain Menurutnya, penyalahgunaan narkotika sudah berpengaruh besar dalam kehidupan masyarat yang setiap hari terdapat 50 orang meninggal karena menggunakan narkoba, sementara jutaan pemakai yang lain mengalami ketergantungan. ‘’Mereka tidak bisa menjalankan hidupnya secara wajar karena mengalami gangguan saraf akibat narkoba,” ujarnya. Karena itu, kata dia, semua komponen masyarakat harus terlibat secara aktif dalam upaya-upaya pemberantasan narkotika, termasuk memberi hukuman yang berat kepada para produsen, pengedar, dan penyelundup narkoba. Ini penting agar Indonesia bisa keluar dari kondisi darurat narkoba dan menghapus stigma sebagai negara yang memiliki potensi besar bagi pasar narkotika internasional. ‘’Oleh karena itu, jangan sampai Presiden membuat preseden buruk dengan melepas gembong narkoba dari eksekusi mati, karena efeknya akan sangat besar,” ucapnya.

Ghazali Abbas Adan Ditemui di lokasi yang sama, anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto menyatakan hal yang serupa. Menurut Didik, kejahatan narkotika merupakan ancaman terbesar bagi generasi muda. ‘’Karena penyalahgunaan narkotika bisa merampok habis masa depan generasi muda kita,” katanya. Sayangnya, kata dia, kejahatan ini tidak mudah diatasi. Narkotika menjadi bisnis transnasional yang rapi, terstruktur, dan dilaksanakan secara masif serta pengedarnya juga sudah melaksanakan kejahatannya hingga ke sekolah dasar. ‘’Kalau dibiarkan, narkoba juga bisa merusak demokrasi. Khususnya pada saat pileg maupun pilkada. Bagaimana mungkin akan muncul pemimpin yang baik, jika tidak dilandasi dengan alasan dan perhitungan yang baik dan benar karena pengaruh narkotika,” kata Didik. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Senin 15 Juni 2015

4

Pengusaha Konstruksi

Harus Bisa Menjadi Katalisator Pembangunan

Suluh Indonesia/ant

GALANG PERSAUDARAAN MUSLIM - Duta Besar Paraguay untuk Indonesia, Cesar Esteban Grillon (kanan) menyapa santri saat berkunjung ke Ponpes Alfatah di Cileungsi, Bogor, kemarin. Acara tersebut digelar dalam rangka Penggalangan Persaudaraan Muslim dan Tabligh Akbar Menyambut Ramadan 1436 H.

Airin Terancam

Tak Didukung tai Golkar Par artai TANGSEL - Menjelang pelaksanaan pesta demokrasi kota Tangerang Selatan (Tangsel), Ketua Golkar Tangsel Airin Rachmi Diany terancam tidak mendapat perahu dari partai sendiri. Kondisi ini menyusul kisruh elite Partai Golkar di tingkat pusat yang berimbas pada Pilkada Tangsel. Bahkan, menurut isu yang beredar, jika Airin tidak juga mendapat perahu dari partai lain, Airin akan maju dari jalur perseorangan. “Pasti amat memalukan jika pada akhirnya Airin justru mendaftar le-

wat jalur perseorangan,” ungkapDirektur Utama PT Konsep Indonesia Verry Muchlis Ariefuzzaman kemarin. Lebih lanjut Verry mengatakan, akan sangat merugikan kalau Airin maju di Pilkada melalui jalur perseorangan. Karena faktanya, Airin adalah ketua partai besar dan pada saat yang sama dia juga mendaftarkan diri sebagai bakal calon ke beberapa partai lain. Jadi airin akan elok jika diusung partai politik dan berpasangan dengan politisi. “Jika Airin mendaftar melalui

jalur independen maka akan terjadi kiamat sugro politik di Tangsel,” imbuhnya. Sementara itu, Sekretaris DPD II Partai Golkar Tangsel Rahmat mengaku tetap optimis persoalan internal yang melanda Golkar di kalangan pusat tidak berimbas pada Pilkada Tangsel. Menurut dia, DPP Golkar pasti tidak mau kehilangan momen pada gelaran Pilkada yang berlangsung serentak di sejumlah daerah di Indonesia. “Insya Allah, itu tidak akan berpengaruh dan Golkar bisa men-

gusung calon. Saya yakin di DPP juga sudah memikirkan itu,” ucapnya. Terkait aktifnya Airin yang mendaftar ke semua parpol, Rahmat mengaku pihaknya masih terfokus untuk membangun koalisi dengan sejumlah partai politik. “Sekarang kita sedang konsentrasi membangun koalisi. Jadi tunggu koalisi dulu, baru dibahas siapa yang mendampingi Airin. Yang pasti kita sudah menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan semua partai,” pungkasnya. (nov)

TANGERANG - Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri mengharapkan para pengusaha konstruksi lokal bisa menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang. ‘’Jasa konstruksi memegang peranan yang sangat penting dalam substansi pengadaan barang dan jasa pemerintahan. Apalagi, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas kebijakan pemerintah sehingga pengadaan jasa konstruksi mendapatkan porsi yang besar dalam pengadaan barang dan jasa Pemerintah,” ujarnya di Tangerang, kemarin. Menurut sekda, dengan pembangunan di Kota Tangerang yang semakin hari makin menggeliat tentunya juga menguntungkan bagi para penyedia jasa konstruksi. Sehingga diharapkan dengan porsi APBD kota yang besar untuk bidang infrastruktur diharapkan juga mampu memberikan multiplayer effect bagi pelaku ekonomi lain. Untuk itu, lanjut Sekda, penyedia jasa konstruksi lokal juga harus mampu membekali dengan kompetensi dan mampu berinovasi dengan peraturan baru terkait pengada-

an barang dan jasa maupun jasa konstruksi. Sehingga dapat bekerja sesuai dengan schedule yang telah ditetapkan, selain tentunya bisa selesai dengan tepat kualitas dan tepat waktu. ‘’Sebab, apabila pelaksanaan pembangunan tepat waktu kan peredaran uang di masyarakat juga lancar,” katanya. Kepala Bagian Humas Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan ada 60 penyedia jasa di Kota Tangerang yang diberikan pembinaan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan hak dan kewajiban para penyedia jasa. Sekaligus bagaimana meningkatkan kemampuan dari pengusaha lokal, serta termasuk tenaga-tenaga kerja yang ada di Kota Tangerang. Peserta Pembinaan Jasa Konstruksi juga menerima pembekalan dari narasumber yang berasal dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Banten, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan juga dari Kementerian Pekerjaan Umun RI. (ant)

Pemkab Tangerang Pastikan

Pilkades Cijeruk Batal Digelar TANGERANG - Pemkab Tangerang, menjamin pelaksanaan Pilkades serentak khusus di Desa Cijeruk, Kecamatan Mekarbaru, batal digelar karena panitia lokal mengundurkan diri. ‘’Kami pastikan pelaksanaan Pilkades hanya pada 77 desa dan di Cijeruk ditangguhkan hingga waktu tertentu,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, kemarin. Ahmed mengatakan masalah tersebut ketika memantau pelaksanaan Pilkades di TPS II Desa Suradita, Kecamatan Cisauk bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Tito Karnavian. Dia mengatakan memang panitia lokal di Cijeruk berencana mengelar Pilkades pada Minggu (14/6) bersama

Depok

77 desa lainnya, tapi berkat pendekatan aparat keamanan dan instansi terkait akhirnya tidak jadi digelar. Padahal panitia lokal sudah mencetak surat undangan dan siap dibagikan kepada pemilih untuk mencoblos. Pihaknya menyebutkan panitia lokal di Cijeruk jika masih juga tetap mengelar Pilkades maka dianggap membangkang dan tidak mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terhadap kepala desa bila terpilih. Sedangkan Pilkades di Desa Cijeruk, untuk sementara ditangguhkan karena panitia lokal mengundurkan diri akibat menentukan hanya dua calon meski diperkenankan maksimal lima calon kades. Penyebab lain dari penangguhan itu karena salah satu calon bernama Sanan dinya-

takan sakit jiwa oleh panitia lokal maka akhirnya digugurkan. Penetapan seseorang itu sakit jiwa bukan pendapat panitia melainkan atas pemeriksaan medis oleh instansi terkait di RSUD Tangerang. Pilkades serentak diikuti sebanyak 362 calon untuk merebut kursi sebanyak 77 desa tersebar pada 29 kecamatan. Sedangkan Pilkades berpatokan pada Perbup No.79 Tahun 2014 dan Keputusan Bupati Tangerang No.140/ Kep131-HUK/2015 tentang Penetapan Pelaksanaan Pilkades Serentak. Pemkab Tangerang mengeluarkan dana sebesar Rp10,49 miliar yang berasal dari APBD 2015 untuk membiayai Pilkades. (ant)

Kilas

Musnahkan Miras Senilai Rp 300 Juta DEPOK - Seperti halnya daerah lain, dalam menyambut Ramadhan Kota Depok bersama kepolisian juga turut memusnahkan ribuan botol minum minuman keras (Miras) dari berbagai merk senilai Rp 300 juta di pelataran Balaikota Depok, kemarin. Kapolresta Kota Depok, AKBP Dwiyono mengatakan pemusnahan ribuan botol minuman keras merupakan hasil dari konsistensi kepolisian dalam memberantas miras di wilayah Depok. ‘’Ribuan botol miras yang dimusnahkan tersebut berasal dari hasil penyergapan dan razia yang dilakukan di wilayahnya sejak beberapa bulan ini,” jelasnya. Menurutnya selain penegakan Perda miras, melalui kegiatan itu menunjukan pada masyarakat bahwa barang haram tersebut secara transparan telah dimusnahkan. ‘’Semua barang bukti miras kita musnahkan. Kepolisian konsisten dan tak melakukan penyimpangan terhadap barang bukti,” jelasnya. Selain miras, target Polresta Depok untuk menghormati Ramadhan tahun ini, juga meliputi beberapa penyakit masyarakat yang harus diberantas dengan melibatkan Pemkot.

Razia Jelang Ramadhan

Sedangkan terkait akan adanya aksi sweeping sepihak oleh ormas ke kafe, tempat hiburan maupun warung remang-remang yang kerap menjual miras. Kapolres berjanji bakal terus melakukan pengawasan terhadap tempat tersebut. ‘’Untuk menghindari aksi pengawasan akan selalu dilakukan. Bagi warga yang masih menemukan penjual miras segera laporkan ke Polsek terdekat, kalau tidak di tindak kapolseknya sudah bosan jadi kapolsek,” katanya. Sebelumnya, Ketua FPI Kota Depok Habib Idrus Al Gadri menegaskan, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan terhadap sejumlah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Depok. ‘’Apapun bentuknya mau tempat karaoke ataupun kafe kami minta tutup. Karena hanya akan mengundang kemaksiatan. Hormatilah bulan suci ini,” kata Idrus. Menurut Idrus pihaknya tidak akan melakukan aksi sepihak selama hukum masih ditegakan. Dengan demikian anggotanya bakal menuerahkan semua ke aparat penegak hukum. ‘’Jika laporan tak digubris dan terkesan dibiarkan, ya jangan salahkan jika kami bertindak,” ungkap Idrus. (jif)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo

DALAM operasi gabungan Kepolisian Resor Depok bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berhasil mengamankan sedikitnya 10 pasangan mesum dikamar hotel dan tempat karaoke, kemarin. Selain pasangan mesum, Operasi gabungan yang dipimpin Kapolresta AKBP Dwiyono tersebut juga menyita ratusan botol minuman keras (miras) serta golok dari seorang pengendara mobil saat petugas melakukan razia di daerah Bojong Gede.Kapolres mengatakan, mereka yang diamankan di Hotel tidak bisa menunjukan KTP atau bukti yang sah sebagai suami istri. Sedangkan senjata tajam yang diamankan berasal dari seseorang yang mengaku anggota BIN berinisal SH ditemukan petugas Polsek Bojong Gede sewaktu mengeledah mobil miliknya.Iya melanjutkan, pasangan bukan suami-istri diamankan dari operasi sejumlaah kamar hotel kelas melati di wilayah Cimanggis dan Sukmajaya. (jif)

Penjaringan Balon Molor

Suluh Indonesia/ant

TRADISI NGUBEK SETU - Warga menjaring ikan dengan jala saat mengikuti tradisi Ngubek Setu di Setu Gede, Kota Bogor, kemarin. Tradisi Ngubek Setu merupakan tradisi masyarakat beramai-ramai memanen ikan sekaligus munggahan warga menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Pajak Kendaraan Bekasi

Terganjal Tiga Persoalan Krusial KEPALA Dinas Pendapatan Daerah Jabar Cabang Samsat Kota Bekasi Asep Herman mencatat upaya pengumpulan pendapatan pajak kendaraan bermotor di wlayah itu terkendala tiga hal.

Mewnurut Asep yang ditemui di Bekasi, kemarin, pertama adanya pemberian insentif fiskal bagi angkutan barang dan orang yang diberlakukan pemerintah sebagai kompensasi kenaikan harga bahan minyak beberapa waktu lalu. Menurut dia, kedua adalah insentif yang diberikan terlalu tinggi sehingga angkutan barang dan orang mendapat keringanan pajak cukup besar. ‘’Otomatis hal terse-

but membuat pemasukan kami ikut mengalami penurunan,” katanya. Dikatakan Asep, penyebab ketiga adalah tingginya minat masyarakat untuk memiliki kendaraan roda empat berharga murah juga menjadi kendala penurunan pemasukan Samsat di Kota Bekasi. ‘’Sekarang banyak mobil yang harga jualnya berkisar Rp80 juta-Rp100 juta. Itu juga membuat pendapatan dari sektor pajak kendaraan turut berkurang,” katanya.

Faktor terakhir adalah permasalahan rendahnya inisiatif masyarakat untuk melunasi kewajiban membayar pajak. ‘’Sampai saat ini masih banyak kendaraan bermotor yang menunggak pembayaran pajak,” katanya. Berdasarkan data terakhir, kata Asep, jumlahnya berkisar 260.000 unit kendaraan yang didominasi sepeda motor. ‘’Para penunggak tersebut setara dengan 30 persen dari total kendaraan bermotor yang berdomisili di Kota Bekasi. Sementara 70 persen sisanya terbilang patuh memenuhi kewajiban tahunannya,” katanya. (ant)

PEMBUKAAN visi misi Bakal Calon (Balon) Walikota yang digelar DPCPKB Kota Tangsel, kemarin molor hingga satu jam dari jadwal yang telah ditentukan. Kondisi ini diklaim karena banyak pengurus dan peserta yang terjebak kemacetan saat menuju lokasi Visi Misi di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid, Pamulang. Ketua Carateker DPC PKB Tangsel Ahmad Fauzi kemarin mengatakan, memang kondisi ruas jalan kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini kerap macet dan ditambah dengan rusaknya jalan menjadi salah satu penyebab tertundanya pembukaan Visi Misi Balon Walikota. Ahmad Fauzi mengatakan, dalam menentukan siapa Balon Walikota yang terlebih dahulu membacakan visi misi, disesuaikan dengan nomor urut pengambilan formulir. Dimana Airin Rachmi Diany pertama membacakan visi misi. (nov)

FPI Sweeping THM RATUSAN massa yang mengaku dari ormas Front Pembela Islam (FPI) Bogor Raya mensweeping tempat hiburan malam (THM) yang diantaranya sebuah hotel ternama di wilayah Cibinong yakni hotel M-One, yang terletak di Jalan Raya Bogor-Jakarta KM.51, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, kemarin. Dalam aksinya, massa dari ormas Islam itu meminta pengelola hotel M-One untuk menutup segala fasilitas maksiat bagi para tamunya selama Ramadhan untuk menjaga seituasi keamanan di wilayah Bogor tetap aman dan konsusif. Koordinator Aksi, Habib Ali Alhazi mengatakan, ini dilakukan untuk mencegah segala bentuk perbuatan maksiat, sekaligus upaya menghormati umat muslim yang akan melaksanakan ibadah Ramadhan. Fasislitas berupa tempat hiburan malam kerap dijadikan lokasi maksiat. (bas)


pini

Suluh Indonesia, Senin 15 Juni 2015

F OKUS Bali Memerlukan Lembaga Pemantau Perubahan Sosial ITA benar-benar dikejutkan oleh ditemukannya jazad bocah kecil Angeline di pekarangan belakang rumahnya. Lebih miris lagi kita membaca, ia ditemukan terkubur bersama dengan boneka kesayangannya, lalu gundukan kuburannya ditutupi dengan sampah. Beberapa minggu sebelumnya, keluarga angkatnya melaporkan kehilangan Angeline, termasuk juga dengan membuat fanpage Find Angeline-Bali’s Missing Child di Facebook. Bocah ini diduga mendapatkan kekerasan berlanjut. Siapakah yang melakukan tindakan keji seperti ini. Mengapa tega melakukan hal seperti itu pada anak yang tidak tahu apa-apa? Ia masih murni, polos, tetapi mendapatkan tindakan yang di luar kemanusiaan. Menjadi pertanyaan bagi kita, sudah sebegitu parahkah situasi sosial di Bali saat ini? Beberapa waktu lalu, kita dikejutkan dengan kasus mutilasi di Klungkung, wilayah yang boleh dikatakan bukan mainstream untuk perubahan sosial di Bali. Tetapi hanya dalam hitungan bulan, kini telah ada lagi kasus mengerikan, bahkan kepada seorang bocah. Mengatakan bahwa sejarah Bali tidak ada kekerasan, tentu saja keliru karena di masa lalu perampokan dan pembegalan juga ada. Akan tetapi, rentang waktu untuk hal seperti itu sangat lama. Kini, kekerasan seperti ini semakin banyak. Orok yang dibuang ke bak sampah, bayi yang dibuang dalam tas kresek, atau malah ada bayi yang ditinggalkan begitu saja oleh ibunya di rumah sakit. Sungguh perkembangan ini sangat memilukan. Memang benar situasi sosial di Bali sudah sangat kompetitif. Dan tidak lain disebabkan oleh terlalu banyaknya masyarakat yang berharap kepada industri pariwisata. Kampung yang sesungguhnya menjadi tempat hidup yang lebih lapang, tiba-tiba ditinggal begitu saja untuk lari mengadu kehidupan di kota. Akibatnya kota menjadi sesak. Ketika kemudian kalah bersaing di perkotaan, yang muncul adalah kekecewaan. Salah satu bentuk kekecewaan itu adalah konflik yang muaranya adalah kekerasan. Tetapi apakah kekerasan itu juga dilakukan secara tidak wajar kepada anak-anak? Dalam kasus Angeline, bukan hanya kekerasan fisik yang kita dengar terjadi padanya tetapi juga kekerasan psikologis. Dari berita disebutkan, ketika anak-anak seusianya memakai baju bersih ke sekolah, konon bajunya sangat kotor. Bahkan sempat dicucikan oleh gurunya yang baik hati itu. Kita berterima kasih dan terharu kepada gurunya yang membantu mencuci dan memandikan. Bahkan berita juga menyebutkan ruangan tempatnya di rumah kotor berdampingan dengan kandang ayam. Jika hal ini benar, sungguh ini menyakitkan psikologis Angeline yang seharusnya mendapatkan kasih sayang melimpah pada umur seperti itu. Juga kalau benar disebutkan dia berjalan kali sejauh dua kilometer untuk bersekolah. Maka dengan kasus seperti ini, lembaga perlindungan anak seharusnya tumbuh banyak di Bali. Perubahan sosial yang demikian deras di Bali sebagai akibat industri pariwisata itu memerlukan lembaga-lembaga pemantau perkembangan. Dalam arti, tidak saja perkembangan pada anak atau balita tetapi juga perkembangan sosial lainnya. Para pihak yang mempunyai modal besar di Bali, terutama perhotelan harus merelakan dana CSR-nya untuk membangun dan membiayai lembaga pemantau sosial tersebut. Masyarakat di Bali semakin kelihatan tidak siap menghadapi modernisasi dan kemudian melimpahkan kegagalannya menghadapi modernisasi itu kepada pihak yang paling lemah. Dalam hal Angeline, ia adalah pihak yang paling lemah.

K

Bang D

el

Mendagri menyatakan, 58 persen camat tak berilmu pemerintahan

Punya koneksi jabatan mulus ...

5

Kasus Angeline dan “Kuasa” Pariwisata di Bali TERKUAKNYA misteri hilangnya Angeline, anak delapan tahun yang ternyata terbunuh dan dikubur di pekarangan rumahnya, sungguh mengejutkan masyarakat. Tidak saja masyarakat di Bali, tetapi di seluruh Indonesia karena berita ini telah menyita perhatian publik lewat siaran televisi dan media lainnya. Peristiwa ini sebelumnya banyak menyita perhatian, bukan semata-mata karena hilangnya anak di bawah umur itu, tetapi juga karena ditolaknya dua menteri yang hendak datang menjenguk ke rumah ibu angkat Angeline. Penolakan ini kemudian menimbulkan beberapa pertanyaan. Dan akhirnya, Angeline ditemukan meninggal dan terkubur di halaman belakang rumahnya. Diduga, bocah tersebut mendapatkan kekerasan berlanjut dan bahkan kekerasan seksual sebelum meninggal. Tersangkanya adalah pekerja rumah tangga yang bekerja ibu angkat bocah tersebut. Sebagai sebuah fenomena sosial yang negatif, kekerasan rumah tangga menjadi kekhawatiran di seluruh Indonesia sekarang. Fenomena modernisasi yang terjadi di kota-kota besar di Indonesia, memperlihatkan kecenderungan tindakan seperti itu meningkat tajam. Orangtua yang bersikap keras kepada anak, tuan rumah menekan pekerja rumah tangga, atau anak-anak yang semakin durhaka kepada orangtua (atau orang yang dituakan). Ini merupakan gejala perubahan sosial yang luar biasa di kotakota besar di Indonesia yang disebabkan oleh ketidakmampuan beradaptasi dengan modernisasi. Benturan antara tradisi dengan modernisasi sering ditandai oleh kemampuan manusia memanfaatkan waktu dan ruang. Pemanfaatan waktu dan ruang inilah yang memberikan hasil berupa penopang hidup. Misalnya, orang memanfaatkan waktu kerja dari pagi pukul 08.00, sampai malam pukul 20.00, dengan kantor yang jaraknya sampai 20 kilometer dari tempat tinggal. Sudah tentu fisik manusia memerlukan istirahat yang cukup, baik siang maupun sesaat setelah selesai bekerja. Akan tetapi, apabila ada ganggaun terhadap waktu dan ruang di rumah tangga, misalnya ribut yang menyebabkan kurang istirahat, atau terpaksa harus bekerja tambahan lagi di rumah, maka pasti akan menimbulkan konflik dalam keluarga. Sebaliknya, kegagalan memanfaatkan waktu dan ruang tersebut dengan baik, misalnya hanya bekerja 5 jam per hari dan tidak mampu memanfaatkan ruangan secara maksimal untuk bekerja, mereka kalah dalam persaingan. Penopang hidup (penghasilan), tidak akan memadai untuk membiayai kehidupan keluarga. Apalagi

Oleh GPB Suka Arjawa*

Di Bali, modernisasi itu tidak lain dipicu oleh pariwisata. Jelas pariwisata telah memberikan sumbangan bagi meningkatnya ekonomi. Sebaliknya jelas pula membuat semakin tingginya urbanisasi entah dari mana. Banyak mereka yang sebelumnya berkubang dengan budaya tradisional, tiba-tiba berhadapan dengan modernisasi.

Tidak banyak yang melakukan studi bahwa banyaknya padi di sawah yang diserang burung, disebabkan oleh pariwisata juga karena sawah-sawah telah bergeser jadi perumahan

misalnya dalam keluarga tersebut menganggur dan tidak mempunyai ide-ide untuk membuka lapangan kerja, pasti konflik antarkeluarga akan muncul. Dan seperti yang sudah menjadi teori, konflik pasti akan selalu mengalahkan pihak paling lemah, paling marginal di berbagai lingkungan, termasuk juga lingkungan keluarga. Konflik tersebut akan semakin tajam manakala dihadapkan dengan berbagai keperluan masyarakat modern yang demikian kompleks, dengan basis penampilan atau penampakan luar. Di kota saat ini banyak sekali benturan seperti itu. Orang tradisional tiba-tiba harus menghadapi kepentingan masyarakat modern. Akibatnya, semuanya kebingungan. Lagi-lagi yang muncul adalah

sikap emosi dan saling menyalahkan. Di Bali, modernisasi itu tidak lain dipicu oleh pariwisata. Jelas pariwisata telah memberikan sumbangan bagi meningkatnya ekonomi. Sebaliknya jelas pula membuat semakin tingginya urbanisasi entah dari mana. Banyak mereka yang sebelumnya berkubang dengan budaya tradisional, tiba-tiba berhadapan dengan modernisasi. Tidak banyak yang melakukan studi bahwa banyaknya padi di sawah yang diserang burung, disebabkan oleh pariwisata juga karena sawahsawah telah bergeser jadi perumahan. Akibatnya lahan sawah yang semakin sempit diburu oleh komunitas burung yang semakin banyak. Demikian juga halnya dengan serangan tikus. Karena sawah se-

makin sempit, maka tikus yang semakin banyak populasinya memburu sawah dan kemudian tegalan, terus ke rumah-rumah. Cara Pandang Berubah Pariwisata juga yang membuat cara pandang berubah terhadap nilai tanah yang semakin mahal. Konflik rumah tangga sering muncul sebagai akibat nilai tanah semakin tinggi, bahkan tidak terkejar di Bali. Bagaimana dengan kasus Angeline? Dari berita mereka tinggal di pusat pariwisata modern di Bali, yaitu Sanur. Polisi masih belum menggali lebih jauh apa yang menjadi penyebab dibunuhnya bocah manis tanpa dosa ini. Akan tetapi, secara sosiologis, kemungkinan benturan antara modernisasi dan tradisional itulah yang menjadi penyebabnya. Sekali lagi, ini sebuah kemungkinan. Beberapa indikasi seperti rumah yang kotor, kandang ayam dan sebagainya sering diungkap dalam pemberitaan. Ini menandakan telah terjadi kegagalan dalam memanfaatkan ruang dan waktu untuk menopang kehidupan di komunitas paling modern di Bali. Sanur boleh dikatakan sebagai kota paling modern di mana pemanfaatan waktu dan ruang harus maksimal agar dapat menopang kehidupan. Apalagi bagi pendatang. Dalam konteks demikian, kegagalan memanfaatkan itu, berpotensi menimbulkan konflik di rumah tangga. Secara struktural, Angeline merupakan pihak yang paling lemah di rumah tangga itu. Ia masih kecil, merupakan anak angkat, dan berasal dari kaum perempuan. Dalam skala global, kaum perempuan rentan dengan konflik. Dari sisi struktur konflik, Angeline merupakan objek yang paling rentan menerima akibat-akibat letusan konflik tersebut. Mudah-mudahan hipotesis ini keliru. Tetapi apabila ini benar, sungguh harus ada perbaikan kondisi sosial di Bali. Ini merupakan pelajaran besar bagi masyarakat. Tidak boleh main-main dengan ruang dan waktu di zaman modern ini. Bagi aparat, yang sudah berhasil menyibak kasus yang ada harus ada tindak lanjut, mencari musabab terjadinya kasus ini dan kemudian memberi hukuman setimpal terhadap pembunuh bocah manis yang masih kecil tersebut. Ada kekhawatiran, perkembangan dan “berkuasanya” pariwisata yang tidak terkendali di Bali, akan dapat melahirkan fenomenafenomena yang lebih buruk lagi ke depan. Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Aksi Kejahatan di Malam Hari SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya

yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar

Selamatkan Generasi Muda Indonesia dari Kebodohan PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang

sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel

Kesenjangan Dibiarkan Berlarut PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 15 Juni 2015

6 PSSI

Segera Revisi Program

Suluh Indonesia/ant

KEJAR PERUNGGU - Pemain Indonesia Lestusen Manahati (atas) memeluk Muchlis Hadi Ning Syaifulloh setelah kalah melawan Thailand dalam pertandingan Semifinal Sepak Bola Sea Games ke-28 di Stadion Nasional Singapura, Sabtu (13/6). Indonesia kini mengejar medali perunggu pada pertandingan melawan Vietnam hari ini.

Timnas U-23 Kejar Perunggu JAKARTA - Usai disingkirkan Thailand di babak semifinal SEA Games 2015, skuad timnas U-23 langsung mengalihkan perhatiannya mengejar medali perunggu pada perebutan peringkat ketiga saat menghadapi Vietnam hari ini. Pelatih timnas U-23, Aji Santoso memastikan timnya belum menyerah dan bertekad membawa pulang medali perunggu ke tanah air. “Saya tekankan agar tim tetap mengejar medali menghadapi Vietnam,” kata Aji Santoso ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Pada laga tersebut, Aji mengaku akan merotasi pemain dan tak akan memaksa sejumlah pemain yang merasa kelelahan,

Pemain Istirahat

Sebelum Lawan Vietnam

JAKARTA - Pelatih timnas U-23 Aji Santoso mengatakan para pemain beristirahat secara total pada hari ini untuk persiapan menghadapi Vietnam untuk memperebutkan posisi tiga atau medali perunggu pada cabang olahraga sepak bola SEA Games 2015 di Singapura. “Hari ini kami istirahat total alias tidak akan melakoni latihan. Ini agar tim bisa tampil optimal menghadapi Vietnam,” kata Aji seperti dilansir dari laman resmi PSSI di Jakarta, kemarin. Aji mengatakan para pemainnya mengalami kelelahan setelah menjalani lima pertandingan dalam rentang waktu yang tidak berjauhan. Ia juga tak memungkiri bahwa kekalahan Indonesia dengan skor 5-0 saat melawan Thailand pada pertandingan semi final yang digelar di National Stadium, Singapura, Sabtu (13/6), dikarenakan faktor kelelahan. Aji menilai waktu rehat yang hanya sehari setelah bertanding melawan Singapura pada Kamis (11/6) kurang cukup bagi anak-anak asuhnya. Timnas U-23 tidak berdaya saat dikalahkan Thailand dengan lima gol tanpa balas. Dengan hasil tersebut ‘Garuda Muda’ akan berhadapan dengan Vietnam untuk memperebutkan medali perunggu pada Senin (15/6). (ant)

karena jika dipaksa bertanding rawan terkena cedera. “Saya akan melakukan rotasi. Kemungkinan besar nanti akan memainkan pemain yang benarbenar bugar,” paparnya. Laga nanti, Aji pun bisa bernafas lega, karena bisa menurunkan dua bek andalannya, Agung Prasetyo dan Abduh Lestaluhu yang pada laga semifinal menghadapi Thailand tidak bisa turun karena menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Kehadiran Agung dan Abduh di lini belakang diharapkan bisa meredam agresifitas permainan Vietnam. “Saat ini fokus saya meningkatkan kembali mental para pemain,” tambah Aji. (pts)

JAKARTA - Tak berjalannya beberapa program yang telah dipersiapkan akibat adanya SK Pembekuan Menpora dan Sanksi FIFA, membuat pihak Komite Eksekutif (Exco) PSSI melakukan rapat koordinasi. Langkah ini penting, selain mengantisipasi persiapan, rapat tersebut juga ditujukan untuk merangkul klub-klub yang selama ini terus digoda akibat tidak adanya kompetisi dan bergabung ke turnamen bentukan Tim Transisi. Menurut Wakil Ketua Komite Kompetisi PSSI Tony Apriliani, Exco PSSI selayaknya menggelar rapat karena semua program hasil rapat Exco PSSI periode 2013-2015 yang dipatenkan pada Kongres Januari 2015 tak berjalan termasuk ISL, Divisi Utama. “Program yang tidak berjalan harus direvisi. Rencana ini yang akan dimatangkan dan ditetapkan dalam rapat minggu ini agar bisa dijalankan,” papar ujar Tony ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Liga Indonesia 13 Mei lalu diputuskan kompetisi musim 2015/2016 dilaksanakan September. Sementara turnamen pramusim dijadwalkan 26 Mei. Namun, beranta-

kan karena turnamen tidak bisa digelar akibat tidak mendapatkan izin dari Kepolisian akibat konflik PSSI dengan Pemerintah. Untuk itulah Tony yakin, program kerja Exco PSSI hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 18 April lalu bisa berjalan, karena hasil pertemuan rapat kerja Kemenpora dengan Komisi X DPR 10 Juni lalu menjadi titik terang, karena Komisi X DPR mendesak Menpora Imam Nahrawi melakukan pertemuan dengan PSSI paling lambat 23 Juni, dengan tujuan membahas rencana penyelenggaraan kompetisi dalam hidupkan kembali persepakbolaan Indonesia dan bahas langkah-langkah strategis untuk mengakhiri sanksi FIFA. “Perintah Presiden terhadap Menpora untuk segera melaksanakan kegiatan tentu tidak serta merta Menpora melakukan akselerasi dengan Tim Transisi. Segera koordinasi ke PSSI paling lambat 23 Juni. Kami juga mendengar AFC dan FIFA mau hadir ke Indonesia. Perkembangan positif ini yang membuat kami yakin bisa eksekusi program setelah direvisi dalam rapat pekan depan. Dan PSSI siap bertemu Menpora untuk kepentingan sepak bola Indonesia,” kata Tony. (pts)

Beberapa Cabang Unggulan

Meleset dari Target JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengakui ada beberapa cabang olahraga unggulan di SEA Games 2015 Singapura yang meleset dari target sehingga saat ini Indonesia masih tertahan di peringkat kelima perolehan medali sementara. “Karena itu, kami berharap para atlet yang akan terjun dalam perebutan medali pada dua hari terakhir lomba di SEA Games bisa meraih prestasi maksimal. Kami minta kepada kontingen agar terus berjuang dan jangan menyerah hingga akhir,” kata Menpora seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora.go.id di Jakarta,

kemarin. Jelang dua hari penutupan SEA Games 2015 Singapura, Menpora Imam Nahrawi terus membakar semangat para atlet Indonesia untuk terus berjuang meraih hasil yang terbaik. “Posisi Indonesia dalam klasemen sementara masih memprihatinkan meski para atlet sudah berjuang keras dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” kata Menpora. Indonesia hingga Minggu (14/6) pukul 12.30 WIB masih tertahan di peringkat kelima di bawah Thailand, Singapura, Vietnam dan Malaysia dengan 43 medali emas, 52 perak dan 64 perunggu. “Selisih dengan Malaysia seharusnya bisa menipis jika saja di beberapa

nomor cabang unggulan tidak terpeleset. Seperti panahan yang kalah di final dari Malaysia dan Vietnam pada Sabtu (14/6) lalu dan beberapa cabang olahraga lain. Dalam dua hari terakhir ini, kami harapkan para atlet dapat memberikan hasil terbaik untuk menjaga martabat bangsa,” katanya. Menpora juga berharap beberapa cabang olahraga andalan yang masih bertanding antara lain dayung, balap sepeda, bola voli, dan bulu tangkis mampu memenuhi dan bahkan melampaui target raihan emas ketika timnas sepak bola U-23 sudah tersingkir di semifinal oleh Thailand. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 15 Juni 2015

7

Paraguay

Samakan Kedudukan di Menit Akhir SANTIAGO - Penyerang Paraguay Lucas Barrios mencetak gol untuk menyamakan kedudukan di menit ke-90 sehingga memberi timnya hasil imbang 2-2 yang dramatis saat melawan Argentina di ajang Piala Amerika pada Sabtu waktu setempat atau Minggu WIB. Tim Argentina tampaknya bakal mengantungi kemenangan berkat dua gol di babak pertama dari Sergio Aguero dan Lionel Messi dari kotak penalti. Namun, striker Nelson Haedo Valdez melesakkan gol balasan bagi tim Paraguay melalui tembakan jarak jauh sebelum pemain pengganti di babak kedua Barrios menyarangkan satu gol melalui tembakan tajamnya untuk menyamakan kedudukan 2-2 di menit akhir. “Suatu tim Paraguayan yang baik tidak pernah menyerah dan kami membuktikannya lagi hari (Sabtu) ini,” ujar Haedo Valdez. “Sekalipun kami tidak sebagus mereka sebagai pemain individu, tetapi sebagai satu tim kami lebih baik.” Argentina mendominasi babak pertama, dan mereka meraih 75 persen mendominasi bola. Mereka setidaknya melakukan tujuh kali tembakan ke arah gawang tanpa ada balasan. Argentina bakal menghadapi juara bertahan Uruguay bagi pertandingan mendatang mereka di La Serena pada Selasa (16/6) sementara while bertemu Jamaika di Antofagasta pada hari yang sama. (ant)

Gol Rodriguez

Amankan Kemenangan Uruguay Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Penyerang Perancis Alexandre Lacazette (kiri) berebut bola dengan pemain Albania Ergys Kace dalam laga uji coba di Elbasan, kemarin. Perancis menderita kekalahan pada laga tersebut.

Prancis Dikalahkan Albania

ANTOFAGASTA - Gelandang Cristian Rodriguez mencetak gol semata wayang saat juara bertahan Uruguay menang 1-0 atas Jamaika, ketika mereka memulai upayanya mempertahankan trofi Piala Amerika pada Sabtu (Minggu WIB). Tendangan bebas gelandang Nicolas Lodeiro dari sisi kiri disundul ke belakang menuju sisi tengah lapangan oleh bek kanan Alvaro Pereira, dan Rodriguez menyepak bola dengan sisi dalam kaki kirinya menuju ke sudut bawah gawang Duwayne Kerr pada menit ke-52. Uruguay kehilangan permainan berkelas dari penyerang Luis Suarez yang terkena skors, yang menginspirasi mereka untuk meraih gelar di Argentina empat tahun silam, dan pemain pengganti Cristian Stuani tidak mampu memanfaatkan peluang untuk mencetak gol kedua, dua menit menjelang pertandingan usai. Jamaika berusaha untuk menyulitkan lawannya pada 15 menit terakhir saat mereka bekerja keras untuk mencetak gol penyama kedudukan, namun penyerang Giles Barnes dan pemain pengganti Deshorn Brown hanya mampu melepaskan tandukan melebar dan mereka gagal untuk benar-benar menguji kiper Fernando Muslera. (ant)

PARIS - Tuan rumah Piala Eropa 2016 Prancis menelan kekalahan ketiga mereka dari empat pertandingan, ketika mereka secara mengejutkan kalah 0-1 dari Albania pada pertandingan persahabatan yang dimainkan pada Sabtu (Minggu WIB). Setelah kalah dari Brazil dan Belgia, pasukan Didier Deschamps memperlihatkan penampilan yang tak meyakinkan dan meski mendominasi penguasaan bola mereka tidak terlalu banyak memberikan ancaman serius ke gawang lawan. Albania memiliki dua peluang bagus melalui Ermir Lenjani sebelum Ergys Kace melepaskan tendangan bebas

melengkung melewati kiper Prancis Hugo Lloris, menuju ke sudut atas gawang pada menit ke-43. Gempuran tuan rumah terus berlanjut dan semakin membahayakan setelah turun minum. Upaya terbaik Prancis datang dari Mathieu Valbuena, yang tendangan bebasnya masih dapat dibendung oleh Etrit Berisha. Sementara itu pada penyisihan grup, Portugal unggul lima angka di puncak klasemen Grup I kualifikasi Piala Eropa pada Sabtu (Minggu WIB), setelah trigol beruntun ketiga Cristiano Rolando mengamankan kemenangan 3-2 atas tuan rumah Armenia. Portugal, yang bermain pada 30 menit

terakhir dengan sepuluh pemain, memberikan kengerian yang nyata kepada tim Armenia yang sejauh ini baru meraih satu angka dari empat pertandingan pertamanya di fase grup. Tuan rumah berada di bawah manajemen baru setelah mantan pelatih Swiss Bernard Challandes mengundurkan diri usai pertandingan terakhir mereka — kalah 1-2 dari Albania di pertandingan kualifikasi. Pemegang rekor penampilan timnas terbanyak (131 penampilan) Sargis Hovsepyan sekarang menduduki kursi panas dan dampaknya menimbulkan rasa lapar kemenangan bagi Armenia terlihat ketika mereka unggul pada menit ke-

14 melalui gelandang kelahiran Brazil Marcos Pizzelli. Namun Portugal yang dilatih Fernando Santos menyamakan kedudukan pada menit ke-30 melalui sumber yang dapat diprediksi, di mana Pemain Terbaik Dunia Ronaldo mengkonversi penalti. Bintang Real Madrid itu mengubah arah pertandingan pada menit ke-55. Ia mengemas gol keduanya untuk membawa semifinalis 2012 itu unggul untuk pertama kalinya dan hanya tiga menit kemudian, pemain 30 tahun itu mengunci trigol ketiganya dalam jumlah pertandingan yang sama untuk membawa Portugal unggul 3-1.

Namun setelah gelandang Tiago mendapat kartu merah, Portugal kalah jumlah pemain, yang membuat tuan rumah mampu memperkecil ketertinggalan. Hrayr Mkoyan mencetak gol untuk menipiskan kekalahan pada menit ke-72 untuk membangkitkan harapan Armenia, namun Portugal mampu mempertahankan kemenangan. Portugal memuncaki klasemen Grup I dengan koleksi 12 angka, sedangkan Denmark — yang menjamu Serbia pada Sabtu malam - dan Albania keduanya mengoleksi tujuh angka. Armenia tetap menghuni dasar klasemen dengan satu angka dari lima pertandingan. (ant)

Lorenzo Menangi Grand Prix Catalunya

Suluh Indonesia/ap

ANGKAT PIALA - Pebalap Spanyol Jorge Lorenzo mengangkat piala usai meraih kemenangan beruntun keempatnya di Moto GP pada Minggu, setelah mengungguli rekan setimnya di Yamaha Valentino Rossi pada Grand Prix Catalunya.

MADRID - Pebalap Spanyol Jorge Lorenzo meraih kemenangan beruntun keempatnya di Moto GP pada Minggu, setelah mengungguli rekan setimnya di Yamaha Valentino Rossi pada Grand Prix Catalunya. Rossi berjuang keras dan dengan lima putaran tersisa di sirkuit Montmelo di luar Barcelona, selisih di antara kedua pebalap Yamaha itu hanya 1,288 detik. Namun Lorenzo mampu menahan pebalap Italia itu untuk meraih kemenangan di sirkuit yang merupakan kandangnya, serta kini hanya terpaut satu angka (137) dari Rossi (138) di klasemen pebalap. Dani Pedrosa, yang mengendarai Honda, menduduki posisi ketiga untuk finis podium pertamanya pada musim ini, di

mana ia banyak diganggu cedera. “Saya tetap fokus dan tidak melakukan kesalahan-kesalahan,” kata Lorenzo. Tak ada kegembiraan bagi pebalap Spanyol Marc Marquez, juara dunia dua kali yang terjatuh di trek saat ia sedang mengejar Lorenzo pada fase awal balapan. Ini merupakan yang ketiga kalinya ia terjatuh dari tujuh balapan musim ini. “Anda berusaha untuk mendorongnya sedikit lebih banyak,” kata Marquez (22). “Saya melakukan kesalahan dan saya kehilangan lebih banyak angka. Balap berikutnya akan berbeda dan akan lebih baik. Saya berada dalam batas, dan saya perlu sangat berhati-hati pada sepeda motor saya.” Pebalap Prancis Johann Zarco, yang membela Kalex,

mengonsolidasikan keunggulannya di puncak klasemen Moto2 dengan kemenangan atas dua pebalap Spanyol, Alex Rins, dan juara bertahan Tito Rabat. Zarco start dari posisi terdepan, namun pada satu fase ia sempat terpuruk ke urutan keenam sebelum kembali mengambil alih pimpinan balap pada putaran terakhir. Zarco sekarang memiliki 134 angka di klasemen keseluruhan setelah kemenangan keduanya musim ini, di mana Rabat berada di peringkat kedua dengan 94 angka. “Jika saya ingin menyalipnya saya harus melakukannya pada awal putaran terakhir,” kata Zarco. “Saya memangkas selisih sedikit demi sedikit,” tambahnya. “Saya sangat menikmati bal-

apan ini dan ini sangat bagus untuk klasemen kejuaraan secara keseluruhan.” Pebalap Britania Danny Kent mengungguli para rivalnya untuk meraih kemenangan dengan sepeda motor Hondanya di kategori Moto3. Menghuni posisi keenam menjelang putaran terakhir pada balap ini, Kent tiba-tiba mampu menaklukkan pebalap yang start dari posisi terdepan, Enea Bastianini dari Italia yang kemudian finis di urutan kedua, dan pebalap Spanyol Efren Vazquez finis di urutan ketiga. Setelah memenangi empat dari tujuh balap sejauh ini, pebalap 21 tahun Kent kini mengoleksi 149 angka di klasemen pebalap, mengungguli Bastianini yang berada di peringkat kedua dengan 98 angka. (ant)

BOGOR

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 15 Juni 2015

8

Penghuni Lapas Wanita Semarang

Mayortias Pecandu Narkoba SEMARANG - Separuh dari sekitar 341 penghuni Lembaga Pemasyarakatan Wanita Semarang, merupakan warga binaan yang tersangkut dengan tindak pidana penyalahgunaan narkotika. ‘’Rata-rata sekitar 50 persen warga binaan ini tersangkut narkotika,” kata Kepala LP Wanita Semarang Suprobowati di Semarang, kemarin. Bahkan, lanjut dia, narapidana dan tahanan kasus narkotika ini rata-rata berusia produktif. Ia menuturkan lembaga yang dipimpinnya mulai melaksanakan upaya rehabilitasi bagi para pengguna narkotika ini. ‘’Ini program nasional, seren-

tak dilaksanakan bulan ini,” katanya. Di LP Wanita Semarang, lanjut dia, ada sekitar 32 warga binaan yang mulai diikutkan dalam program rehabilitasi tersebut. Teknis pelaksanaannya, kata dia, para pengguna ini diberi bimbingan dengan bantuan psikolog untuk membantu mereka lepas dari ketergantungan obat-obatan ini. Ke depan, lanjut dia, jumlah pengguna narkotika yang ikut dalam program rehabilitasi ini dapat semakin bertambah. Program rehabilitasi ini, menurut dia, bertujuan pula

untuk mengurangi kepadatan LP, khususnya pada napi kasus penyalahgunaan narkotika. Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly dalam kunjungannya ke LP Wanita Semarang menegaskan keseriusaannya dalam pemberantasan narkotika. Menteri Yasonna berjanji menindak tegas jika ada anak buahnya yang terin dikasi tersangkut dalam jaringan narkotika. ‘’Tidak ada toleransi bagi petugas yang menyimpang,” tegasnya. (ant)

Puskaki Desak Kajari

Tangkap Wali Kota Bengkulu BENGKULU - Lembaga Pusat Kajian Antikorupsi (Puskaki) Provinsi Bengkulu mengungkapkan tugas pertama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bengkulu yang baru, sesampainya di Kota Bengkulu itu agar melakukan penahanan terhadap Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan. ‘’Kami meminta tugas pertama kajari, waktu menginjakkan kaki pertama kalinya di bumi Raflesia (julukan Bengkulu) ini adalah menginstruksikan penahanan terhadap Helmi Hasan, dan juga tersangka bansos lainnya yang belum ditahan,” kata Koordinator Puskaki Bengku-

lu, Melyansori di Bengkulu, kemarin. Hal tersebut diungkapkan dirinya mengingat Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bengkulu yang baru pengganti mantan Kajari Wito yang mulai mengusut kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial Kota Bengkulu tahun anggaran 2012—2013, dikabarkan tiba di kota itu Minggu (14/6), dan mulai bertugas Senin. ‘’Kami berharap kajari yang baru ini bukan ‘macan ompong’, semoga tegas seperti Pak Wito, dalam menuntaskan kasus Bansos yang diduga melibatkan petinggi Kota

Bengkulu ini,” kata dia. Permintaan penahanan Helmi Hasan, bukan tidak ada penyebab, menilik dari sikap Wali Kota Bengkulu itu yang dianggap tidak kooperatif karena tidak menghadiri pemeriksaan penyidik. ‘’Selama pak Wito ada di sini, sudah lima kali dia tidak menghadiri pemeriksaan, bahkan sudah diterbitkan surat pencarian atas nama dirinya, Helmi ‘menghilang’ selama lebih dari dua bulan, dan kembali ke Bengkulu, dua hari setelah pak Wito dipindahtugaskan,” kata Melyan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TRADISI BAJONG BANYU - Sesepuh desa membawa kendi air yang diambil dari sumber mata air Parwita saat prosesi tradisi Bajong Banyu di Dusun Dawung, Banjarnegoro, Magelang, kemarin. Tradisi Bajong Banyu atau saling lempar air dilakukan warga setempat untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Berusaha Mencarfi Informasi

Tiga Polisi Palu Sekarat PALU - Kapolres Palu AKBP Basya Radyananda mengaku identitas pengeroyok tiga polisi sudah diketahui, dan kini penyelidikan kasus itu terus berlanjut. Basya Radyananda di Palu, kemarin belum bersedia menyebutkan identitas warga yang pengeroyok tiga polisi hingga kondisinya kritis tersebut. Pengeroyokan itu terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai sekitar

pukul 00.30 WITA ketika sejumlah polisi berupaya mencari informasi terkait aksi pelemparan kendaraan yang melintas oleh sekumpulan warga. Beberapa saat setelah tiga polisi turun dari mobil, tiba-tiba warga menyerang dari berbagai arah sehingga anggota Polri itu mengalami luka bacok. Dua dari tiga polisi itu saat ini masih dirawat di rumah sakit karena menderita luka seri-

us di bagian kepala, sementara satu korban lainnya menjalani rawat jalan. Basya menduga ada aktor penggerak di balik aksi pengeroyokan polisi itu sehingga massa bergerak bersamasama menganiaya polisi. ‘’Ini adalah aksi premanisme,” katanya. Selain mengalami luka parah, kendaraan milik polisi itu juga dilempari warga dengan batu dan mengalami keru-

sakan. Selang beberapa saat kemudian, tim polisi melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian dan menemukan seorang warga dalam kondisi tidak bernyawa akibat tertembus peluru. Berberapa saat sebelum terjadi aksi pengeroyokan, tim Subdit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Polda Sulteng melakukan razia di lokasi kejadian. (ant)

11 Izin Tambang Batu Bara Dicabut BENGKULU - Bupati Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Ichwan Yunus mencabut 11 izin perusahaan pertambangan batu bara di daerahnya karena tidak memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat. ‘’Tidak memberi dampak ekonomi, justru merusak lingkungan,” kata Icwan

Yunus di Bengkulu, kemarin. Ia mengatakan, sebagian besar izin perusahaan pertambangan yang dicabut itu masih dalam tahap eksplorasi dan penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan. Penolakan masyarakat terhadap hadirnya perusahaan pertambangan batu bara di se-

PENINGGIAN TANGGUL - Sebuah alat berat melakukan peninggian dan penguatan tanggul di titik 42 desa renokenongo, Sidoarjo, kemarin. BPLS terus berupaya melakukan pembuatan tanggul di beberapa titik yang kritis dan rawan terjadi luberan.

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Lindungi Kesahatan Warga

Bantul Bangun Ipal Komunal salah satu kegiatan pembangunan Pemkab Bantul pada 2014, yang dalam realisasinya mendapat swadaya masyarakat, IPAL ini telah diresmikan Bupati Bantul. Tri Saktiyana mengatakan, Pelem Sewu merupakan pedukuhan di Desa Pangungharjo dengan penduduk yang padat, sehingga kesehatan masyarakat maupun lingkungan dengan sanitasi lingkungan, akan menjadi faktor sangat peting. ‘’Itu karena jamban satu dengan yang lain, septitank satu dengan yang lain, resapan satu dengan yang lain kalau tidak dibuat secara ko-

munal, jaraknya tidak akan memenuhi syarat kesehatan,” katanya. Dengan demikian, kata dia, keberadaan IPAL Komunal yang pengelolannya diserahkan kepada masyarakat setempat, masyarakatnya bisa terhindar dari kontamonasi bakteri E.coli yang sangat membahayakan. Ia mengatakan, pihaknya juga sudah menyampaikan ke satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, jika menerima proposal pembangunan di Pelem Sewu bisa diperhatikan dengan baik untuk kemajuan. (ant)

perusahaan pertambangan, terbukti perusahaan pertambangan itu tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat. Justru, menurut dia, keberadaan perusahaan pertambangan batu bara menyengsarakan masyarakat dan hanya meninggalkan debu dan jalan rusak. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

Suluh Indonesia/ant

BANTUL - Pemerintah Kabupatan Bantul, telah membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal di wilayah Pelem Sewu, Desa Panggungharjo untuk melindungi kesehatan masyarakat setempat. ‘’Kami apresiasi warga Pelem Sewu sangat guyub rukun, bersedia bergotong royong, sehingga bisa terwujud kegiatan bersama yaki IPAL komunal untuk kesehatan masyarakat,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Bantul, Tri Saktiyana di Bantul, kemarin. Menurut dia, IPAL Komunal di Pelem Sewu merupakan

kitar wilayah mereka juga menjadi pertimbangan pemerintah untuk mencabut izin pertambangan tersebut. ‘’Ada juga yang berada di dalam kawasan hutan yang belum memiliki izin pinjam pakai,” ucapnya. Ichwan mengatakan, dari hasil kunjungan ke beberapa daerah yang sudah memiliki

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 Juni 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu