Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Jumat, 12 Juni 2015
No. 111 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Capim KPK Diminati JAKARTA- Juru Bicara tim Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK Betti Alisjahbana mengatakan,jumlah pendaftar yang ingin menjadi calon pimpinan KPK semakin meningkat.Hingga hari ketujuh sejak dibukanya pendaftaran pimpinan KPK pada tanggal 5 Juni 2015, pihaknya panitia menurutnya,telah menerima sebanyak 61 pendaftar Capim KPK periode 2015-2019. ‘’Saat ini ini jumlah pendaftar 61 orang, tiga diantaranya perempuan,’’ katanya di Jakarta, kemarin. Kendati menyatakan animo pendafatr meningkat, Betti belum mau mengatakan siapa saja pihak yang mendaftar. Yang pasti, menurutnya, dari puluhan pendaftar yang telah mengikuti seleksi tahap administrasi, pendaftar terbanyak terdiri dari berbagai latar bidang keahlian, diantara-
nya terdiri dari Advokat, Dosen, PNS, dan sebagainya, yang mewakili beberapa wilayah di Indonesia seperi Aceh, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Bali, NTB, sampai Papua. Pendaftaran calon pimpinan KPK dibuka pada 5-24 Juni 2015. Dalam rangka mencari sosok yag berkualitas dan berintegritas, Pansel akan memberikan kesempatan pada masyarakat untuk menyampaikan masukan atas nama-nama pendaftar pada 27 Juni - 26 Juli 2015 yang telah lolos tahap administrasi, tes pembuatan makalah hingga tes wawancara. Selanjutnya, akan dipilih sebanyak delapan nama yang kemudian diserahkan ke Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015, sebelum diserahkan ke DPR untuk jalani fit and profer test. (wnd)
Gaji PNS-TNI-Polri Naik JAKARTA - Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah yang menaikan gaji PNS dan TNI-Polri yang ketentuannya berlaku pada 1 Januari 2015. PP Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada 4 Juni 2015 lalu. Demikian dikutip dari laman Sekretari-
at Kabinet, Jakarta, kemarin. Perubahan ini mengakibatkan kenaikan gaji PNS dari sebagaimana tercantum dalam lampiran PP Nomor 34 Tahun 2014 menjadi sebagaimana tercantum dalam lampiran PP Nomor 30 Tahun 2015. Lampiran PP tersebut tidak merinci persentase perubahan gaji PNS per golongan dan masa kerja. Namun, dalam tabel disebutkan untuk gaji PNS golongan dan masa kerja
terendah, yaitu Golongan I masa kerja 0 tahun kini menjadi Rp1.488.500 (sebelumnya Rp.1.402.400). Adapun gaji tertinggi untuk golongan I (Id) masa kerja 27 tahun adalah Rp2.558.700 (sebelumnya Rp2.413.800). Untuk golongan II, gaji terendah (IIa masa kerja 0 tahun) kini adalah Rp1.926.000 (sebelumnya Rp1.816.900). Sedang yang tertinggi (IId masa kerja 33 tahun) adalah Rp3.638.200
(sebelumnya Rp3.432.300). Gaji PNS golongan III, terendah (IIIa masa kerja 0 tahun) kini adalah Rp2.456.700 (sebelumnya Rp2.317.600). Adapun gaji tertinggi untuk PNS golongan III (IIId masa kerja 32 tahun) kini menjadi Rp4.568.800 (sebelumnya Rp4.310.100). Untuk PNS golongan IV, gaji terendah (IVa masa kerja 0 tahun) kini menjadi Rp2.898.500 (sebelumnya Rp2.735.300). Sementara gaji tertinggi PNS
(golongan IVe masa kerja 32 tahun) kini menjadi Rp5.620.300 (sebelumnya Rp5.302.100). TNI-Polri Bersamaan dengan ditandatanganinya PP Nomor 30 Tahun 2015 tersebut Presiden Joko Widodo pada juga menandatangani PP Nomor 31 Tahun 2015 tentang Peraturan Gaji Anggota TNI dan PP Nomor 32 tentang Peraturan Gaji Anggota Polri. (ant)
Suluh Indonesia/ant
AKAD NIKAH PUTRA PRESIDEN - Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) dan istri Selvi Ananda (kedua kanan) didampingi Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan) menunjukkan cincin pernikahan mereka seusai prosesi akad nikah di Gedung Graha Saba, Solo, Jateng, kemarin.
Pembunuh dan Pemerkosa Anak
Layakkah Dijatuhi Hukuman Mati ? KASUS pembunuhan Angeline (8) telah menyita perhatian masyarakat luas. Kecamanpun dilontarkan terhadap pelaku pembunuhan yang menilai hukuman mati pantas diberikan agar bisa menimbulkan efek jera.
Suluh Indonesia/ant
BECAK PENGANTAR TAMU - Barisan becak dan pengemudinya telah disiapkan untuk mengantar para tamu undangan menuju ke lokasi acara pernikahan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda di gedung Graha Saba, Solo, Jateng, kemarin.
Politisi Senayan berharap pemerkosan dan pembunuh Angeline dihukum mati supaya punya efek jera. Mereka juga mendesak pemerintah untuk memperketat sistem adopsi anak agar tidak terulang kasus kekerasan terhadap anak. ‘’Supaya menimbulkan efek jera, saya harap polisi dan kejaksaan menjerat pelaku dengan huku-
man sekeras-kerasnya. Saya kira pembunuhnya layak dijatuhi hukuman mati, karena kejahatannya sangat mengerikan,’’ pinta Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Jakarta, kemarin. Hidayat meyakini hukuman mati bagi pembunuh Angeline bisa memberikan efek jera sehingga kasus kejahatan ter-
hadap anak tidak terulang. Sebab apabila hukumannya tidak maksimal, kemungkinan besar kejahatan serupa bakal terulang, bahkan makin sadis karena pelakunya sudah memperkirakan hukumannya tidak maksimal. Terkait dengan perlindungan anak ini, Hidayat juga mendesak penuntasan revisi UU Perlindungan Anak. Saat ini, kata dia, sudah ada pembicaraan agar UU Perlindungan Anak direvisi, terutama menyangkut hukuman terhadap pelaku kejahatannya terlalu ringan. Menurutnya, prosesnya sudah jalan setidaknya sudah dibicarakan. Senator asal DKI Jakarta,
Fahira Idris yang kini menjabat Wakil Ketua Komite III DPD juga setuju pembunuh Angline dihukum mati. Hukuman itu untuk menyadarkan para calon pelaku tindak kekerasan terhadap anak apalagi berniat membunuhnya untuk mengurungkan tindakannya. ‘’Itu shock therapy untuk menyadarkan siapapun bahwa kekerasan terhadap anak apalagi sampai menghilangkan nyawa adalah kejahatan luar bisa yang sepadan dengan korupsi, narkoba dan terorisme. Saya harap, sudahlah pembunuh Angeline didor saja apalagi penyiksaannya dimulai dari penyiksaan fisik, seksual,’’ kata Fahira. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 12 Juni 2015
2
Sterilisasi Busway
Ahok Pasang Pintu Otomatis JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akan memasang Radio-frequency identification (RFID) pada bus Transjakarta. Karena nantinya semua koridor bus Transjakarta akan dipasangi pintu otimatis untuk starilisasi jalur bus Transjakarta. Menurut Basuki, RFID dipasang di bus untuk memudahkan saat melintas. Sehingga pintu perlintasan akan terbuka secar otomatis yang terkoneksi dengan RFID. ‘’Kami mau pasangin, nanti ada RFID. Jadi bus itu tempelin, dia buka sendiri,” ujar Basuki di Jakarta, kemarin. Ahok, sapaan akrab Basuki, menambahkan dengan pemasangan pintu otomatis maka kendaraan pribadi tidak bisa melintas. Sehingga jalur bus Transjakarta bisa steril dan berkaitan den-
gan headway bus. Tidak ada toleransi bagi kendaraan lain masuk ke jalur khusus tersebut, termasuk kendaraan milik TNI dan Polri. Antisipasi lain yang dilakukan, yakni dengan meninggikan separator jalan dengan moved concret barier (MCB). Agar tidak memakan waktu, pengadaan MCB akan menggunakan e-katalog. ‘’Terus separator mau kami tinggikan. Kita beli MCB di e-katalog,” katanya. Seperti diketahui, tahun ini , ada enam koridor akan ditinggikan separatornya. Separator busway baru tersebut direncanakan mulai dipasang di koridor 1, 2, 3, 4, 6 dan 9 Transjakarta. Keenam koridor tersebut dipilih karena kondisi jalannya dinilai cukup memungkinkan untuk pemasangan separator baru. (kmb)
Kilas Suluh Indonesia/ant
BONGKARAN BANGUNAN LIAR - Petugas Satpol PP membongkar bangunan liar yang berdiri pada lahan milik Dirjen Bina Marga di Jakarta, kemarin. Pembongkaran itu dilakukan karena lahan akan difungsikan untuk pembangunan jalan yang menghubungkan antara Jalan Asia Afrika dan Jalan Pajang.
Pekan Depan
Sejumlah Kadis Diganti JAKARTA - Sebanyak 30 dari 50 pejabat eselon III dinyatakan lulus tes independensi yang digelar oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta. Para pejabat eselon III ini akan naik pangkat menjadi eselon II. Namun, sebelum mendapatkan jabatan kepala dinas, mereka akan mengikuti tes wawancara bersama Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful
Hidayat. Ke-30 pejabat tersebut telah dinyatakan lulus tes yang terdiri dari tes administrasi, computer assesment test, pembuatan makalah mengenai Kota Jakarta dan terakhir tes independensi. ‘’Saya sudah diskusi dengan Pak Gubernur untuk mewawancarai mereka. Nanti akan diatur jadwal wawancara, apakah nanti bersamaan atau bergantian,” kata Wagub DKI, Djarot Saiful Hidayat di
Balaikota Jakarta, kemarin. Djarot mengungkapkan, pelaksanaan wawancara kepada 30 pejabat eselon III ini akan dilaksanakan sebelum bulan suci Ramadan. Wawancara untuk mengetahui integritas calon, termasuk untuk menentukan jabatan yang tepat bagi pejabat terkait. ‘’Intinya mesti ada wawancara dulu untuk mengetahui siapa saja yang tepat menduduki jabatan di DKI. Saya belum tahu siapa
saja, posisi apa saja yang akan digantikan dengan pejabat baru,” ungkapnya. Ia menegaskan, salah satu alasan pihaknya menggelar wawancara terhadap calon pejabat karena masih banyak pejabat atau PNS yang tidak bekerja maksimal. Namun, yang terpenting wawancara untuk melihat sejauhmana kejujuran calon pejabat tersebut. ‘’Kriteria yang penting adalah jujur, bekerja keras dan kreatif. Selama
ini masih banyak yang belum memenuhi,” tegasnya. Sebelumnya, tercatat ada enam SKPD yang menjadi sorotan yakni, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP), Dinas Kebersihan, Dinas Tata Air, Dinas Perhubungan dan Transportasi, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, serta Dinas Kelautan dan Pertanian. (kmb)
Warga Kampung Pulo
80 Persen Siap Direlokasi ke Rusun
Suluh Indonesia/ade
MANGKIR - Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Waluyo menunjukan surat ketidakhadiran mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kejati DKI Jakarta kemarin. Mantan Dirut PLN itu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan sebanyak 80 persen warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung Kampung Pulo siap direlokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Jatinegara Barat. ‘’Ada sebanyak 519 Kepala Keluarga (KK) yang akan direlokasi. Dari jumlah tersebut, 80 persen warga sudah memegang kunci Rusunawa Jatinegara Barat yang memang disiapkan untuk relokasi,” katanyadi Balai Kota Jakarta, kemarin. Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, pihaknya pun sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada warga yang terkena dampak program normalisasi sungai di Kampung Pulo. ‘’Jadi, sebelum direlokasi, kita sudah melakukan sosialisasi terhadap seluruh warga disana (Kampung
Pulo). Kita juga sudah melakukan pendataan. Setelah itu, baru warga bisa memperoleh satu unit rusunawa,” ujar Ahok. Dia menuturkan warga yang berhak mendapatkan unit rusunawa tersebut harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta. Kemudian, warga akan didaftarkan sesuai dengan domisili rusunawa yang ditempati. ‘’Kalau ada warga yang menolak untuk didaftarkan dengan alamat rusunawa yang dihuninya, maka warga tersebut tidak akan mendapatkan haknya. Artinya, orang itu tidak akan mendapatkan rusun,” tutur Ahok. Seperti diketahui, sebanyak 519 KK warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur yang selama ini kerap menjadi korban banjir segera direlokasi ke Rusun. (kmb)
Pedagang Tergusur SEBANYAK 10 lapak pedagang di Jalan Teuku Nyak Arif, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dibongkar petugas Satpol PP, kemarin. Sebab, lahan yang ditempati pedagang akan digunakan untuk proyek jalan tembus dari Jalan Teuku Nyak Arif ke Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat. Endang Efendi, Wakil Camat Kebayoran Lama mengatakan, ada 10 lapak pedagang yang kita tertibkan karena menempati lahan milik pemerintah. Dikatakan Endang, lapak-lapak tersebut sudah berdiri sejak belasan tahun lalu. Menurut dia, sudah lebih dari 15 tahun, mereka harus pindah karena lahan mau digunakan oleh pemerintah. Pedagang yang menempati lahan antara lain pengepul material bekas, pedagang batu alam, dan pedagang ban mobil. Mereka sudah memindahkan barang-barangnya sejak dua hari lalu. Ini tinggal sisa bangunannya kita bersihkan. Endang mengatakan rencananya lahan itu menjadi pintu utama jalan tembus dari Jalan Teuku Nyak Arif ke Jalan Asia Afrika, Jakpus. (kmb)
75 Kios Dibongkar SEBANYAK 75 kios di Jl Pasar Minggu Raya, Pasar Minggu dibongkar petugas Satpol PP Jakarta Selatan, kemarin. Penertiban dilakukan sebagai refungsi fasilitas umum sekaligus penegakan Perda No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum). Sulistiarto, Kepala Satpol PP Jaksel, kemarin mengatakan, pihaknya mengerahkan eskavator untuk melakukan pembongkaran. Ada 75 kios yang dibongkar hari ini. Dikatakan Sulistiarto, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan telah mengirimkan surat peringatan hingga surat perintah bongkar kepada para pedagang. Alhasil, pembongkaran yang dilakukan sudah sesuai prosedur. Berdasarkan pemantauan, sebuah eskavator dikerahkan oleh petugas untuk mempercepat pembongkaran sisa bangunan. Bukan hanya itu, 265 petugas gabungan dari Satpol PP, SKPD terkait, Polisi, dan TNI juga terlibat dalam pembongkaran kali ini. Yang dibongkar kebanyakan lapak onderdil dan juga pembuatan furnitur dari rotan. (kmb)
Dana KJP Cair SEKITAR 200 warga mengantre pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Bank DKI Cabang Kantor Kecamatan Kemayoran di Jalan Serdang III, Kemayoran, Jakarta Pusat, kemarin. Ratusan warga ini sudah antre sejak pagi tadi demi memperoleh bantuan dana bagi murid sekolah tersebut. Dampak membeludaknya warga penerima KJP yang mengantre, membuat sebagian terpaksa berdiri karena tidak kebagian tempat duduk. Warga yang mengantre diketahui berasal dari Kemayoran dan sekitarnya. Irfan (46), salah seorang orangtua siswa warga RT 10/01, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran mengatakan, dirinya malahan sudah ambil nomor antrean dari kemarin sore supaya cepat terlayani, karena kalau ambil antrean hari ini bakalan lebih lama. Irfan mengaku, dana KJP tersebut nantinya digunakan untuk membeli kebutuhan sekolah anaknya yang duduk di kelas 5 sekolah dasar. (kmb)
DKI Diminta
Antisipasi Lonjakan Harga Sembako RAMADHAN sudah di depan mata, dan biasanya selalu ditandai dengan naiknya harga sembilan bahan pokok (sembako). Fenomena itu akan diantisipasi Pemprov DKI Jakarta dengan mengamankan stok bahan pangan. Karena jika stok pangan aman, maka harganya pun bisa dikendalikan. Salah satu komoditas yang diantisipasi adalah daging sapi. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, meski masih dua bulan lagi, pihaknya telah mengantisipasi, baik dari sisi harga
maupun ketersediaan bahan pangan. Dipastikan stok pangan dua bulan ke depan hingga saat puasa aman. “Stoknya masih aman sekarang ini,” kata Djarot di Balaikota DKI Jakarta, kemarin. Dia mengaku antisipasi ini selalu dibicarakan dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar
setiap hari Senin. Sehingga diharapkan saat Ramadhan tiba, tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan. ‘’Kami bahas itu menjelang Lebaran ini, betul-betul kami antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama daging, itu harus,” ucapnya. Dikatakannya, PD Dharma Jaya, yang bergerak dalam bidang peternakan diminta untuk dapat menyediakan kebutuhan daging saat jelang puasa. Terlebih Pemprov DKI Jakarta telah bekerja sama dengan Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk penyediaan daging sapi. ‘’Dharma Jaya
harus siap, diantisipasi jangan sampai terjadi lonjakan harga yang berlebihan menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran,” pintanya. Selain daging sapi, beras juga menjadi salah satu komoditas yang menjadi perhatian. Pemprov DKI Jakarta, terus berkoordinasi dengan daerah produsen untuk mengamankan stok bahan pangan yang diperlukan. ‘’Kami akan terus koordinasi dengan daerah produsen,” ucapnya. Lazimnya, menjelang bulan suci Ramadhan harga sembako mulai naik. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
BELAJAR WAYNG GOLEK BETAWI - Seorang pelajar belajar memainkan wayang golek khas Betawi saat pembukaan Jakarta Barat Fair 2015 di Kembangan, Jakbar, kemarin. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kesenian khas Betawi kepada pelajar agar tidak punah dan terus dilestarikan.
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 12 Juni 2015
3
DPR-Bawaslu
Bahas Pengawasan
Rambe Kamarul Zaman
JAKARTA - Ketua Komisi II DPR RI Rambe Kamarul Zaman mengatakan Komisi II meminta Badan Pengawas Pemilu mematangkan kesiapan pengawasan institusi tersebut dalam pelaksanaan Pilkada. ‘’Kami minta agar Bawaslu menyiapkan aturan dan konsisten mengawasi tahapantahapan Pilkada yang akan dilaksanakan,” kata
Rambe di Ruang Rapat Komisi II DPR di Jakarta, kemarin. Dia menekankan tahap pengawasan penting dilaksanakan dalam tiap tahapan Pilkada karena setiap tahapannya harus diawasi. Menurut dia dalam RDP itu muncul data dari Bawaslu bahwa baru 152 daerah dari 269 daerah yang baru menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pengawasan. ‘’Kami akan duduk bersama untuk mela-kukan koordinasi, khususnya Bawaslu sudah ‘clear’ bahwa kami meminta agar Bawaslu beri laporan ril di lapangan,” ujarnya. Dia menyoroti diperlukan pengawasan di tingkat TPS Suara yang telah ditetapkan dalam UU namun dalam penganggaran belum ada. (ant)
Atasi Desa Tertinggal
Bangun Infrastruktur JAKARTA - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk mempercepat pembangunan di daerah tertinggal. ‘’Pemenuhan ketersediaan infrastruktur menjadi prasyarat utama yang harus dilakukan demi mewujudkan pembangunan yang berkualitas,” ujar Marwan di Jakarta, kemarin. Dia menambahkan yang dimaksud pembangunan berkualitas adalah membangun untuk manusia dan masyarakat, yang inklulsif dan berbasis
luas, dan tidak boleh memperlebar ketimpangan antara golongan dan wilayah. Ativitas pembangunan tidak boleh merusak, menurunkan daya dukung lingkungan dan keseimbangan ekosistem agar menghasilkan pertumbuhan, dan kesejahteraan yang berkelanjutan. ‘’Pembangunan harus mempertimbangkan lingkungan dan ekosistem di sekitarnya, sehingga tidak merugikan masyarakat sekitar,” tambah dia. Pembangunan infrastuktur diperlukan untuk mendukung agenda prioritas pemerintah pusat yaitu untuk mendukung agenda kedaulatan pangan, dan kedaulatan energi. (ant)
Suluh Indonesia/ant
RAPIMNAS PARTAI GOLKAR - Sekjen Partai Golkar versi Munas Bali Idrus Marham (kanan), Ketua Panitia Pengarah (SC) Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VIII Partai Golkar Rambe Kamarul Zaman (tengah) dan Ketua Panitia Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar, Freddy Latumahina (kiri), memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Rapimnas VIII di Ruang Fraksi Partai Golkar DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Rapimnas VIII Partai Golkar dilaksanakan di Jakarta pada 12-13 Juni 2015.
Politisi PDI Perjuangan
Tolak Dana Aspirasi JAKARTA - Anggota Fraksi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menilai wacana dana aspirasi senilai Rp20 miliar kepada tiap legislator, tidak memiliki alasan kuat karena tidak terkait dengan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran. ‘’Anggaran Rp20 miliar sebagai dana aspirasi yang dialokasikan melalui anggota DPR dan ditujukan untuk pemban-
gunan daerah pemilihan sesungguhnya tidak memiliki alasan yang kuat,” katanya dalam keterangan di Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan fungsi DPR seperti legislasi, pengawasan dan angaran tidak perlu menjangkau sejauh itu, yaitu legislator menjadi semacam saluran anggaran di daerah pemilihan. Sementara disisi lain menurut dia, penggunaan anggaran
yang selama ini seperti tunjangan reses dan sebagainya, belum dapat dimaksimalkan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. ‘’Kedua, jika kelak kemudian dana aspirasi itu direalisasikan, maka kerja-kerja angggota DPR kemudian akan diukur dari bagaimana dana aspirasi itu disalurkan,” ujarnya. Dia mengatakan apabila
dana itu terrealisasi maka seorang anggota DPR hanya akan fokus bagaimana dana aspirasi ini tersalurkan. Menurut dia tentu akan ada faktor-faktor subjektif di dalamnya yaitu menyangkut basis pemilihan dan sebagainya. ‘’Sementara itu sejatinya ketika sudah menjadi anggota DPR, yang bersangkutan sudah terlepas dari sekat-sekat
subjektif tersebut dan bekerja untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas,” katanya. Alasan ketiga Budiman menolak dana aspirasi itu karena dirinya masih percaya bahwa masih banyak anggota DPR yang memiliki kesungguhan untuk bekerja tanpa harus dibekali dengan alokasi anggaran sebesar Rp20 miliar itu. (ant)
Harus Dibatalkan JAKARTA - Pengamat anggaran dari Indonesia Budget Center Roy Salam menilai usulan peningkatan dana pembangunan daerah pemilihan atau dana aspirasi harus dibatalkan. ‘’Usulan ini harus dipertimbangkan bahkan lebih baik dibatalkan karena ini tidak jelas arahannya kemana,” kata Roy di kantor Formappi, Matraman, Jakarta, kemarin. Roy mengatakan dana aspirasi yang hendak diterima anggota DPR RI sebesar Rp20 miliar setiap tahun ini yang belum jelas adalah mekanisme dan tata tertibnya sehingga rawan tumpang tindih dengan kebijakan eksekutif. ‘’Jika demikian maka akan ada pemborosan jika program yang akan dikerjakan sama, pasalnya ini diangSuluh Indonesia/ant
ANGGARAN BNN - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar (kanan) mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin. Rapat tersebut membahas anggaran BNN.
Zulkifli Hasan :
Perjuangan Menuju Kekuasaan KETUA MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan jalan menuju ke kekuasaan dan kekuatan ekonomi tidaklah mudah tapi harus melalui perjuangan keras. Zulkifli Hasan pada Puncak Peringatan 83 Tahun Pemuda Muhammadiyah di Gedung MPR/DPR/DPD Jakarta, kemarin mengatakan, karena itu Pemuda Muhammadiyah harus kompak dan berani berjuang keras untuk mencapai kekuasaan dan kekuatan ekonomi. Zulkifli menegaskan, kekuasaan dan kekuatan ekonomi itu tidak bisa diminta, tapi harus diperjuangkan melalui perjuangan yang keras dan direbut. Menurut dia, penduduk Indonesia mayoritas adalah Islam yakni sekitar 80 persen, termasuk Muhammadiyah. Sebagai penduduk yang mayoritas, kata dia, seharusnya dalam setiap pertarungan,
umat Islam, khususnya Muhammadiyah, selalu menang. ‘’Kalau sampai tidak menang, harus dipertanyakan, ada apa?” katanya. Menurut dia, dengan berada di puncak kekuasaan dan kekuatan ekonomi maka dapat membuka akses seluas-luasnya. Namun, jalan menuju kekuasaan dan kekuatan ekonomi itu, kata Zulkifli, harus melalui perjuangan yang murni dan sportif. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mencontohkan, PAN sudah komit tidak boleh ada mahar pada pemilihan pengurus wilayah dan pengurus cabang PAN di seluruh Indonesia.
Zulkifli Hasan Menurut dia, pada musyawarah wilayah maupun musyawarah cabang PAN, tidak boleh ada politik uang. ‘’Caranya, pada Muswil dan Muscab PAN, meniru kegiatan di Muhammadiyah, yakni memiliki formatur, bukan ketua. Nanti, rapat formatur yang memilih ketua,” katanya. Menurut Zulkifli, dengan memilih formatur, mala pelak-
sanaan Muswil dan Muscab PAN dapat berjalan demokratis sekaligus dapat meminimalisir politik uang. ‘’Hal ini sudah dipraktekkan pada Muswil PAN di Lampung dan DI Yogyakarta, berjalan denganm baik,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Zulkifli juga menceritakan bagaimana membangun kebersamaan dengan kader-kader PAN maupun kader Muhammadiyah di daerah. Menurut dia, setiap berkunjung ke daerah Zulkifli selalu menyempatkan diri bertemu dengan pengurus wilayah dan pengurus cabang PAN maupun Muhammadiah. ‘’Melalui pertemuan tersebut terjalin silaturrahmi. Kalau saling kenal, maka dapat bekerja sama,” katanya. Menurut dia, dengan menjalin kerja sama maka dapat membangun kekuatan. Jika kerja sama itu makin besar, maka kekuatan yang dibangun juga semakin besar. (har)
garkan lebih awal, baru dibuat programnya. Ini kan aneh,” katanya. Dia juga mengatakan ini menyebabkan ketimpangan pembangunan di seluruh Indonesia tetap ada karena ada asumsi dana Rp20 miliar itu dikelola oleh setiap anggota DPR. ‘’Bagaimana mau merata pembangunan jika satu anggota dewan diberi segitu nilainya, sedangkan perbandingannya sekarang biasanya dapil yang miskin tidak memiliki wakil yang banyak,” katanya. Sementara itu, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai usulan DPR yang meminta peningkatan dana aspirasi pada awal pembahasan RAPBN
2016 tidak memprioritaskan kebutuhan pembangunan secara menyeluruh. ‘’Bagaimana bisa berharap DPR akan kritis membahas anggaran negara secara menyeluruh jika dalam pikiran mereka kepentingan pribadi melalui dana aspirasi dapil justru yang lebih diprioritaskan,” ujar Lucius. Dia menambahkan tidak semua anggota DPR paham terkait tujuan dana aspirasi sehingga konsistensi pemaknaan dana aspirasi juga dipertanyakan. Alasan bahwa DPR hanya berperan mengusulkan anggaran pembangunan untuk dapil dan pemerintah daerah yang melaksanakannya menjadi tidak logis. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 12 Juni 2015
4
Dewan Pendidikan Bogor Janji
PPDB Bebas KKN BOGOR - Dewan Pendidikan Kota Bogor, Jawa Barat, akan mengawasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2015 dengan sistem daring, dan mengharapkan sistem baru tersebut dapat menghapuskan KKN dalam dunia pendidikan. ‘’Kami harapkan betul pelaksanaan PPDB sistem daring ini dapat menghapus KKN di dunia pendidikan. Tidak ada lagi istilah titip menitip, atau bayar berapa untuk bisa diterima, semua harus transparan dan selektif,” kata Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor, Apendi Arsyad di Bogor, kemarin. Ia mengatakan pelaksanaan PPDB sistem daring tahun 2015 ini harus
lebih baik dari tahun sebelumnya. Ia menerima beberapa catatan terkait pelaksanaan PPDB sistem dari di tahun sebelumnya yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat. ‘’PPDB harus dilaksanakan dengan sistem daring, sistem IT yang lama harus diperbaiki, jangan sampai kesalahankesalahan yang terjadi tahun lalu terulang kembali,” katanya. Menurutnya, PPDB sistem daring mengamankan sekolah dari praktik KKN, karena tidak ada pintu masuk untuk orang-orang berduit yang memilih sekolah berdasarkan kemampuan finansial. ‘’Jangan cemari pendidikan dengan politik dan uang, karena yang dilihat adalah ke-
mampuan anak secara sekelsi dan kompetensi sosial, serta akhlaknya,” kata dia. Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan, Jajang Koswara mengatakan Pemerintah Kota Bogor berkomitmen melaksanakan PPDB 2015 dengan sistem daring yang bebas dari praktikpraktik “kotor” yang dapat menciderai salah satu misi pemerintah daerah tersebut yakni transparansi. ‘’Dengan PPDB sistem daring yang mengakomodir empat jalur pendaftaran tidak ada alasan bagi warga Kota Bogor untuk tidak bersekolah,” katanya. (ant)
Biaya Hidup Murah
Warga Ethoipia Betah di Depok
Suluh Indonesia/ant
UNJUK RASA BURUH - Ratusan buruh dari berbagai aliansi se-Kota Depok berkonvoi saat menggelar aksi unjuk rasa menuju pabrik furniture PT Duta Cucindo di Bojongsari, Depok, kemarin. Dalam aksinya para buruh mendatangi 4 pabrik dengan tuntutan pencairan upah buruh yang belum terbayarkan.
DEPOK - Lantaran negara Australia belum siap menerima kedatangan warga Ethiopia, secara tak langsung berdampak pada Kota Depok. Pasalnya kini, wilayah tersebut menjadi lokasi persinggahan favorit bagi para pencari suaka tersebut. Kepala Bidang Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota (Disdukcapil) Depok, Zainah mengatakan banyaknya Warga Negara Asing (WNA) Ethiopia tinggal di Depok lantaran dinilai dekat dengan Ibu
Kota Indonesia, Jakarta. Tercatat sebanyak 286 WNA tersebar di seluruh Depok, 192 di antaranya warga Ethiopia. Beberapa titik berada di Kecamatan Pancoran Mas, tepatnya di Cagar Alam, Pitara, Puri Depok Mas dan Jalan Wadas. Sementara untuk di Kecamatan Beji berada di Kapuk dan Kecamatan Cimanggis (Mekarsari). ‘’Mayoritas paling banyak di Pancoran Mas dan Beji, karena paling dekat dengan Jakarta,” ucap Zainah di Balaikota Depok, kemarin. Selain itu, murahnya harga sewa
KPUD Depok
Kilas Ratusan Botol Miras Disita JELANG Ramadhan Polres Depok tengah gencar melakukan razia minuman keras di beberapa tempat di wilayah. Hasilnya, kepolisian Kota Depok berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai merk yang didapat dari beberapa toko yang bermodus toko jamu. Kapolsek Sawangan, Kompol Saderi mengatakan pihaknya telah berhasil mengamankan sejumlah ratusan botol minuman keras berbagai merk yang didapatkannya dari toko jamu yang beroperasi di pertigaan Pengasinan, Sawangan dan Reni Jaya Serua, Bojongsari, Depok.Saderi mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan 12 dus miras yang tiap dusnya berisi sebanyak 12 botol minuman keras siap edar. Ia juga mengatakan dari operasi yang digelar Selasa malam lalu, minuman keras yang disita petugas didominasi berjenis anggur merah, anggur putih, kolesom yang berkadar alkohol lebih dari 5 persen. Selain mengamankan ratusan botol minuman keras, pihaknya unit Sawangan juga berhasil mendapati beberapa toko penjual miras tidak berizin. (jif)
THM Tetap Buka BULAN Ramadhan nanti, Pemerintah Kota Tangsel tak lagi melarang para pelaku hiburan malam di Kota tersebut untuk tetap beroperasi. Kebijakan memperbolehkan tempat hiburan beroperasi lantaran jika ditutup pengusaha bakal gulung tikar alias bangkrut. Sekretaris MUI Kota Tangsel, Abdul Rozak kemarin mengatakan, tutup dua hari sebelum puasa ditambah tujuh hari sesudah lebaran. Dan mereka sudah menyepakati aturan ini jadi tidak ada masalah. Rozak mengatakan, regulasi ini telah dipertimbangkan secara matang setelah melibatkan beberapa komponen yang berkepentingan. Menurutnya, pada awalnya memang 7 hari, namun setelah ada kesepakatan akhirnya dirubah menjadi 2 hari. Sementara adanya pemberlakuan di Cipayung 7 hari tutup sebelum puasa, Rojak menilai hal itu sangat baik. Maka ia pun mendorong supaya aturan di Cipayung itu tetap dilakukan. Sedangkan terkait surat edaran itu sifatnya himbauan. (nov)
Buka Pendaftaran Independen DEPOK - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok mulai menerima berkas dukungan bagi calon Walikota dari jalur independen (non partai) Pilkada 2015, kemarin. Komisioner KPUD Depok Nana Sobarna mengatakan selain pihaknya menerima berkas dukungan untuk calon Walikota dan Wakil Walikota Depok hingga Senin, 15 Juni 2015 mendatang. Langkah-langkah verifikasi serta bimbingan teknis juga mulai diberikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). ‘’Kita meminta sebagai lembaga, baik PPS dan PPK, harus siap menerima dukungan tersebut,” katanya di Depok, kemarin. Iya menjelaskan bimbingan teknis bertujuan untuk mem-
perdalam wawasan tentang langkah verifikasi administrasi faktual terhadap dukungan calon dan siap menerima berkas dukungan dan persyaratan calon perseorangan. Untuk jalur Independen pihaknya menetapkan persyaratan salah satunya dengan mengumpulkan 106.152 ribu KTP pendukung atau 6,5 persen dari jumlah data agregat kependudukan Kota Depok yang berjumlah 1.633.095 jiwa. Selanjutnya menyerahkannya kepada PPS untuk diverifikasi faktual per kelurahan. ‘’Seluruh Fotocopy KTP dan surat dukungan disertai materai yang di bubuhi tanda tangan atau cap jempol asli pemegang KTP dan alamatnya. Bentuk Balon harus sudah pasangan, tak perorang,” jelasnya.
Menurutnya hal itu berdasarkan UU No.8 tahun 2015 tentang pemilihan gubernur, bupati dan wali kota disebutkan bahwa diperbolehkan calon independen dengan persyaratan harus memperoleh dukungan sesuai kriteria jumlah penduduk yang bersangkutan. Untuk Depok, karena jumlah penduduk di atas satu juta, maka harus dapat dukungan 6,5 persen dari jumlah pnduduk dan tersebar di 50 persen plus satu tiap kecamatan. ‘’Jumlah persentasenya berbeda tiap daerah, tergantung jumlah penduduknya. Dukungan itu juga harus merupakan penduduk yang memiliki e-KTP. Sesang KTP SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) tidak dihitung,” ujar. (jif)
417 Kades Jalani Tes Urine KAPOLRES Bogor AKBP Suyudi Ario Seto, mengatakan sebanyak 417 kepala desa dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, kemarin dites urine untuk pencegahan narkoba masuk ke wilayah hukum Polres Bogor. Ia mengatakan, ini peringatan untuk kepala desa kalau mau jadi pemimpin harus bersih dari narkoba. Kapolres mengatakan setelah berkoordinasi dengan Bupati Bogor. Polres Bogor siap memfasilitasi tes urine untuk semua kepala desa di Kabupaten Bogor. Untuk tes urine kepala desa, kata dia, waktunya tidak ditentukan tetapi pelaksanaannya pasti dilakukan untuk pencegahan agar peredaran narkoba tidak ada di wilayah hukum Polres Bogor. Beberapa pekan lalu, kata dia, Polres Bogor telah menangkap 17 orang yang diduga pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Bogor. Bahkan ada sepasang suami istri yang terlibat dalam jaringan tersebut. (ant)
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
Suluh Indonesia/ant
ANGGARAN LOGISTIK NAIK - Pekerja merapihkan tumpukan kaleng kotak suara di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Bekasi, kemarin. Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan anggaran Pilkada serentak tahun ini mengalami kenaikan hingga 40 persen .
rumah dan biaya hidup juga menjadikan Depok sebagai tujuan imigran. Sedang untuk perlindungan dan pembiayaan hidup dari mereka mendapat bantuan dari United Nations High Commissioner For Refugees (UNHCR) dengan rata-rata perjiwa mendapat Rp1,2 juta perbulan. ‘’Depok menjadi destinasi warga Ethiopia karena harga sewa rumah yang murah di antara kota lain. Pengungsi juga dibiayai hidupnya sampai masa berlakunya habis, oleh UNHCR,” tuturnya. (jif)
Abaikan Janji
Walikota Bogor Didesak Mundur BOGOR – Ratusan warga terminal Baranangsiang didampingi sejumlah perwakilan organisasi kemahasiswaan di Bogor kembali melakukan aksi unjukrasa ke kantor Walikota Bogor, Bima Arya, di Jalan Ir.H. Juanda No.10, kemarin. Dalam aksinya mereka mendesak Walikota Bogor bersikap tegas dengan membatalkan rencana pembangunan mall dan hotel di lokasi terminal Baranangsiang. ‘’Kang Bima mana bukti dari janjimu. Hari ini kami datang untuk menagih janji manismu untuk membatalkan rencana pembangunan mall dan hotel di terminal Barangsiang. Kalau tidak mampu wujudkan janji dan tangani persoalan di Bogor mundur saja jadi walikota,” kata Adung (42), warga terminal dalam orasinya. Warga berharap persoalan terminal Baranangsiang jangan terus dibiarkan berlarut-larut sehingga berdampak buruk bagi warga khusnya di terminal tersebut. Pasalnya, akibat ketidak jelasan persoalan tersebut kondisi terminal kebanggan warga Bogor itu semakin kumuh dan amburadul. Warga mengaku kalau mau dibangun dan dibenahi oleh pemda, tentunya meraka juga sangat mendukung. Tapi kalau dibangun mall dan hotel meraka jelas menolaknya. ‘’Intinya warga ini kecewa dengan Kang Bima yang ternyata setelah dia jadi walikota
juga tidak jelas,” kata Desta, Koordinator GMNI Bogor Raya. Menurut Desta, dengan adanya pembangunan mall dan hotel di lokasi terminal Baranangsiang dan pengelolaanya secara otomatis akan diserahkan kepada pihak ketiga (suwasta) secara otomatis dapat mematikan warga dan para pelaku usaha kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari terminal tersebut. ‘’Kalau terminal itu jadi dibuat hotel dan mall, lantas bagaimana nasib kami nantinya? Banyak orang yang selama ini mengantungkan mata pencarian dari terminal itu,” timpal warga lainnya. Sementara itu dalam aksinya, para perwakilan mahasiwa dari HMI,GMNI, KAMI bersama warga terminal Baranangsaing secara bergantian menyuarakan aspirasi meraka, warga juga terus meminta agar Walikota Bogor berani keluar dan menemui para pengunjukrasa yang datang ke kantornya untuk menagih janji. Setelah cukup lama mereka berorasi, akhirnya pengunjukrasa ditemui Sekertaris Daerah (Sekda) Bogor, Ade Syarif Hidayat. ‘’Kami mohon maaf, Pak Walikota sedang tidak ada di tempat. Beliau sedang ada tugas keluar. Untuk itu kami siap membantu dan akan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi saudara sekalian,” ujar Ade untuk menenangkan massa. (bas)
Yumina-Bumina
Teknologi Budidaya Hemat Lahan Dan Air YUMINA DAN BUMINA merupakan teknologi aplikatif yang dikembangkan oleh Balai Penelitian dan Pengembangkan Kelautan Perikanan (Balitbang-KP) untuk budi daya ikan air tawar di lahan yang sempit dan menghemat penggunaan air. Nuryadi, peneliti lingkungan Balai Penelitian dan Pengembangan Budi Daya Air Tawar, Balitbang-KP Bogor, kemarin mengatakan, Yumina singkatan dari sayur dan ikan (Mina-red), sedangkan Bumina, buah dan ikan. Nuryadi menjelaskan teknologi ini diciptakan tahun 2005, hingga kini telah dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat di sejumlah daerah seperti Bogor, Jakarta, Pacitan, Bantul, dan Cirata. Awalnya, teknologi Yumina dan Bumina dikenal dengan
nama Akuaponik yang diartikan sebagai sistem terpadu antara akuakultur (budi daya ikan) dan hidroponik (budi daya tanaman nontanah), atau teknologi budi daya yang mengkombinasikan pemeliharaan ikan dengan tanaman. ‘’Teknologi ini dirancang khusus untuk masyarakat perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan. Karena Yumina dan Bumina ini teknologi yang hemat lahan dan air,” katanya. Dijelaskannya, dengan teknologi Yumina dan Bumina,
pencemaran air akibat limbah budi daya yang berasal dari sisa pakan dan metabolisme ikan (penyebab tingginya N dan P dalam air) akan diserap dan dimanfaatkan oleh akar tanaman sebagai sumber nutrien. ‘’Teknologi ini dirancang khusus untuk budi daya ikan air tawar serta tanaman sayur mayur dan buah-buahan seperti tomat, strowberry, dan bawang,” katanya. Lebih lanjut ia menjelaskan, dari hasil penelitian, budi daya dengan sistem Yumina dan Bumina mampu menghemat air sebesar 700 persen, dapat mereduksi ammonia dalam air hingga 90 persen serta menurunkan kadar nitrit dari 4,4 mg/L menjadi 0,013-0,25 mg/L. Selain itu, Yumina dan Bumina juga
dapat dilakukan pada daerah dengan ketinggian 7-1.000 mDPL. ‘’Artinya teknologi ini dapat diterapkan pada semua daerah mulai dari pesisir hingga pegunungan,” katanya. Teknologi Yumina dan Bumina dapat dilakukan dalam berbagai skala, baik skala rumah tangga, maupun skala industri. Akan tetapi bahan dan cara pembuatannya relatif sama yakni membutuhkan kolam, wadah media tanam, media tanam, pompa air dan pemipaan, jenis ikan, jenis tanaman, cara perawatan, waktu budi daya, serta analisis ekonomi. ‘’Untuk kolam ada beragam bentuk dan ukuran kolam yang bisa digunakan, disesuaikan dengan luas lahan atau ruang yang ada. Syarat utamanya kolam tidak
bocor, dapat dibuat dari tembok, fiber, atau tanah berlapis terpal,” katanya. Wadah media tanam dapat menggunakan berbagai wadah seperti ember plastik, bak kayu yang dilapisi plastik atau terpal, paralon, maupun talang air. Wadah yang dipilih tergantung pada ukuran kebutuhan, biaya serta kemudahan penggunaannya. ‘’Semua jenis wadah dipastikan tidak bocor serta dilengkapi dengan saringan dan saluran pengeluaran air,” katanya. Penggunaan media tanam pada teknologi Yumina dan Bumina selain sebagai substrat melekatkan akar tanaman juga berfungsi sebagai filter biologis untuk air kolam dan tempat proses nitrifikasi. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Jumat 12 Juni 2015
F OKUS Mengambil Pelajaran dari Kasus Rabies dan MERS ABAH MERS yang merebak di Korea Selatan saat ini, tidak menimbulkan kepanikan di negara tersebut, tetapi di sisi lain juga menjadi sebuah pelajaran berharga bagi negaranegara lainnya. Seperti wabah flu burung, ebola serta beberapa wabah lainnya yang melanda beberapa negara, memang selalu menyisakan kedukaan mendalam. Namun di balik itu, pasti ada sebuah pelajaran berharga yang mesti dipetik. Masalahnya, apakah kita mau dan mampu mengambil hikmahnya atau tidak. Negara semaju Korea saja bisa mengalami hal ini, bagaimana dengan negara lainnya yang berada di level bawahnya. Banyak sisi kehidupan yang terkena dampaknya. Tidak hanya di sisi kesehatan. Wabah MERS di Korea, misalnya, dalam sudut pandang pariwisata, sudah banyak wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke Negeri Ginseng tersebut. Jelas, industri pariwisata di sana terpukul. Banyak yang rugi. Hotel, restoran, biro perjalanan wisata, objek wisata dan lainnya. Bagaimana kita, Bali, memetik hal ini sebagai sebuah pelajaran? Saat ini saja, Bali masih berkutat dengan ancaman wabah rabies. Di beberapa tempat, banyak warga digigit anjing yang dikhawatirkan membawa virus rabies. Sementara di sisi lain, persediaan vaksin anti-rabies (VAR) menipis dan cenderung habis. Ini sudah menjadi pembicaraan dari beberapa waktu lalu ketika rabies ini mulai dideteksi. Memang, pemerintah tidak tinggal diam. Beberapa cara sudah ditempuh. Mulai dari sosialisasi bahaya rabies, sosialisasi bagaimana memperlakukan hewan piaraan khususnya anjing sampai tindakan terakhir yakni eliminasi. Upaya preemtif, preventif serta kuratif sudah dilakukan. Namun, toh bahaya rabies masih mengancam. Inilah kaitannya dengan MERS di Korea. Sejauh mana kita bisa melihat itu sebagai cermin yang suatu saat bisa juga terjadi di Bali? Kini, memang sudah terjadi. Kalau di Korea MERS, maka di Bali rabies. Kita perlu melakukan langkah-langkah peniruan bagaimana sigapnya mereka dalam menanggulangi bahaya ini. Meskipun tidak bisa dibandingkan secara persis karena bagaimana pun secara kemampuan serta finansial sangat jauh berbeda tetapi bagaimana kita kemudian mampu menyadarkan masyarakat bahwa harus menerima wawasan baru secara ilmiah. Budaya berpikir, khususnya masalah rabies harus dimasukkan ke dalam benak masyarakat. Anjing, secara mitologi, menempati posisi yang sangat penting. Secara universal pun anjing merupakan hewan piaraan yang sangat setia serta bersahabat. Tetapi pertanyaannya, seberapa setia serta bersabahat kita dengan piaraan kita itu? Jamak kita lihat, perilaku di masyarakat kita, masih banyak yang hanya mau memelihara tanpa mau tahu tentang kewajibannya sebagai pemelihara. Anjing dibiarkan berkeliaran, tidak diberi makan apalagi secara periodik diberikan vaksin. Pola perilaku inilah perlu kita tanamkan di masyarakat. Sehingga, kita tidak melihat lagi anjing liar di tempat-tempat publik seperti pasar, jalanan, taman bermain, lapangan dan sebagainya. Para pegiat LSM pun harus melakukan sosialisasi ini. Tidak hanya bisa menghujat manakala dilakukan langkah terakhir yakni eliminasi. Kita pun akan marah kalau pemerintah dengan semena-mena melakukan pemusnahan ini. Anjing Bali merupakan salah satu spesies unik. Kita harus lestarikan. Untuk melestarikan itulah kita perlu membuka wawasan bahwa ada cara yang benar, sehat serta manusiawi. Dengan demikian, kita bisa menyalurkan kecintaan kepada hewan piaraan serta di sisi lain menjaga Bali dari ancaman wabah rabies. ***
W
Bang D
el
Pemerintah menetapkan gaji PNS-TNI-Polri
naik
Pungli dan korupsi hilang ... ?
5
Polemik Penyelidik dan Penyidik Independen KPK KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali dipaksa menelan “pil pahit” setelah mengalami kekalahan atas permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo terkait penetapan status tersangka dugaan korupsi keberatan pajak Bank Central Asia (BCA) tahun 2003. Kekalahan di ranah praperadilan ini merupakan ketiga kalinya bagi lembaga antirasuah itu setelah dua kekalahan sebelumnya dari gugatan praperadilan Komjen Pol. Budi Gunawan dan Ilham Arief Sirajuddin. Dalam amar putusannya, hakim tunggal praperadilan Haswandi menyatakan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan atas dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Hadi Poernomo tidak sah karena penyelidik dan penyidik KPK yang menangani kasus itu bukan berasal dari Kepolisian atau Kejaksaan. Jamak diketahui, pada kasus dugaan korupsi Hadi Poernomo baik penyidik maupun penyelidik KPK yang menangani kasus tersebut memang bukan berasal dari Kepolisian atau Kejaksaan. Penyidik kasus itu yakni Ambarita Damanik merupakan mantan anggota Kepolisian yang telah diberhentikan secara hormat pada 25 November 2014. Setali tiga uang, penyelidik Dadi Mulyadi juga bukan berasal dari Kepolisian atau Kejaksaan, melainkan merupakan auditor di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hakim Haswandi menafsirkan bahwa keberadaan penyelidik dan penyidik yang bukan berasal dari Kepolisian dan Kejaksaan (independen) bertentangan dengan ketentuan Pasal 4, Pasal 6 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Pasal 39 ayat (3) Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK). Mengesampingkan Asas Lex Specialis Terlepas dari keputusan hakim Haswandi yang harus dihormati, dapat dilihat dengan jelas bahwa pertimbangan hakim tersebut telah mengabaikan asas hukum lex specialis derogate legi generalis (aturan hukum khusus mengesampingkan aturan hukum umum). Sebab, KPK pada hakikatnya telah diberikan kewenangan mutlak oleh UU KPK sebagai ketentuan khusus (lex specialis) untuk menjalankan hukum acara pidananya sendiri, termasuk di dalamnya dalam mengangkat atau memberhentikan penyelidik dan penyidiknya sendiri. Pada Pasal 43 ayat (1) UU KPK tegas disebutkan bahwa penyelidik KPK adalah penyelidik pada
Oleh Pangki T. Hidayat*
Padahal dalam aspek historis latar belakang pembentukan KPK, keberadaan Pasal 21 ayat (4), Pasal 43 ayat (1) dan Pasal 45 ayat (1) tidak dapat dikesampingkan karena keterbatasan pegawai (penyidik, penyelidik, penuntut) yang dimiliki oleh KPK di awal masa pembentukannya.
Walhasil, pembuat UU KPK kala itu memberikan kelonggaran bagi KPK untuk mengangkat penyidik dan penyelidiknya sendiri agar dapat bekerja secara optimal.
KPK yang diangkat dan diberhentikan oleh KPK. Pun demikian pada Pasal 45 ayat (1), tegas disebutkan bahwa penyidik adalah penyidik pada KPK yang diangkat dan diberhentikan oleh KPK. Itu berarti, KPK sah dan legal untuk mempekerjakan penyelidik dan penyidik sekalipun direkrut dari luar Kepolisian dan Kejaksaan mengingat norma pasal tersebut tidak memberikan batasan-batasan tertentu. Ketentuan Pasal 43 ayat (1) dan Pasal 45 ayat (1) UU KPK sejalan dengan ketentuan Pasal 21 ayat (4) UU KPK yang menegaskan bahwa pimpinan KPK juga merupakan penyidik dan penuntut umum. Maka, dalam konteks UU KPK jelas
bahwa ranah penyelidik, penyidik, dan penuntut umum bukan hanya monopoli dari Kepolisian atau Kejaksaan saja. Faktanya selama ini kursi pimpinan KPK tak hanya diduduki oleh orang-orang yang berasal dari Kepolisian atau Kejaksaan saja, akan tetapi orang-orang yang berasal dari luar kedua institusi itu juga kerap menduduki kursi pimpinan KPK. Misalnya saja Abraham Samad (pengacara), Bambang Widjojanto (pengacara), dan Johan Budi (mantan wartawan). Ketentuan pasal-pasal itulah yang tampaknya dikesampingkan oleh hakim Haswandi untuk memenangkan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Hadi Poernomo. Padahal dalam aspek historis latar belakang pembentukan KPK, keberadaan Pasal 21 ayat (4), Pasal 43 ayat (1) dan Pasal 45 ayat (1) tidak dapat dikesampingkan karena keterbatasan pegawai (penyidik, penyelidik, penuntut) yang di-
miliki oleh KPK di awal masa pembentukannya. Walhasil, pembuat UU KPK kala itu memberikan kelonggaran bagi KPK untuk mengangkat penyidik dan penyelidiknya sendiri agar dapat bekerja secara optimal. Implikasi Hukum Secara garis besar, putusan hakim Haswandi yang pada pokoknya menyebut bahwa penyelidik dan penyidik yang bukan berasal dari Kepolisian atau Kejaksaan adalah ilegal (tidak sah) akan mempunyai implikasi hukum sangat luas. Dalam konteks ini, bukan saja KPK yang akan kelimpungan dalam rangka penegakan hukum (baca: pemberantasan korupsi), namun juga penyelidik dan penyidik lain yang diberikan kewenangan oleh UU masing-masing untuk menangani kasus-kasus hukum tertentu akan mengalami hal serupa. Yakni, kasus hukum tidak dapat disidangkan karena penyelidik dan penyidiknya juga dianggap ilegal. Sebut saja seperti kasus perpajakan, keimigrasian, beacukai, pelanggaran hak asasi manusia (HAM), kehutanan, perikanan, dan otoritas jasa keuangan yang notabene mempunyai penyelidik dan penyidik khusus sebagaimana ketentuan yang telah diberikan UU masing-masing. Akan sangat memprihatinkan bagi penegakan hukum di negara ini bila para penjahat pada perkara-perkara khusus tersebut dapat bebas begitu saja imbas dari adanya putusan hakim Haswandi. Itulah sebabnya, mesti ada upaya dari stakeholder terkait untuk segera “meluruskan” putusan Hakim Haswandi agar kekisruhan hukum tidak semakin meluas dan berdampak buruk bagi penegakan hukum secara menyeluruh. Salah satunya Mahkamah Agung bisa segera menerbitkan Surat Edaran Mahkamah Agung (Sema) terkait apa saja perluasan objek dan subjek praperadilan. Dengan demikian, diharapkan ke depan putusan hakim yang satu tidak bertentangan dengan putusan hakim yang lainnya. Di sisi lain, KPK mutlak mempersiapkan materi banding dan mengawal upaya banding yang dilakukan dengan serius. Bila banding yang diajukan KPK dikabulkan, maka itu berarti pula mengoreksi putusan hakim Haswandi yang kontroversial. Upaya-upaya tersebut penting dilakukan agar ranah praperadilan dapat menciptakan kepastian hukum, bukan malah menimbulkan ketidakpastian dan kekisruhan hukum seperti saat ini. *Penulis, Direktur Eksekutif Research Center for Democratic Education
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Aksi Kejahatan di Malam Hari SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya
yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar
Selamatkan Generasi Muda Indonesia dari Kebodohan PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang
sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel
Kesenjangan Dibiarkan Berlarut PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 12 Juni 2015
6
Menpora Siap
Jelaskan Kondisi PSSI ke FIFA
Suluh Indonesia/ant
DIKEPUNG TIGA LAWAN - Pesepak bola Indonesia, Zulfiandi (tengah) saat dikepung tiga pemain Singapura, dalam pertandingan Sepak Bola SEA Games ke-28 di Stadion Jalan Besar, Singapura, kemarin. Indonesia menang atas Singapura dengan skor 1-0 dan lolos ke babak semi final.
Tantang Thailand Di Semifinal
PSSI
Sambut Baik Putusan DPR RI JAKARTA – Pengurus PSSI yang dibekukan Kemenpora merasa bersyukur DPR RI melakukan langkah tepat dengan meminta Menpora, Imam Nahrawi segera melakukan pertemuan dengan federasi sepak bola Indonesia tersebut, demi menyelesaikan permasalahan pembekuan FIFA. “Saya, atas nama PSSI menyambut baik hasil Raker Komisi X DPR dengan Kemenpora. PSSI prinsipnya siap bertemu dengan Kemenpora untuk kepentingan sepakbola Indonesia,” Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Dalam Raker Komisi X DPR dengan Kemenpora pada 10 Juni lalu, anggota DPR minta Menpora melakukan pertemuan sebelum 23 Juni 2015, sehingga bisa mencapai kesepatan bersama agar sanksi FIFA dapat dicabut. Pihak Kemenpora akhirnya bersedia bertemu pengurus PSSI untuk membahas perihal penyelesaian masalah persepakbolaan nasional pada 23 Juni mendatang usai pertemuan tersebut. “Kita akan melakukan komunikasi dalam waktu dekat dengan PSSI,” kata Imam usai pertemuan Raker tersebut. Dalam pertemuan Komisi X DPR dengan Menpora ada empat pembahasan, yaitu mengenai tindak lanjut ikhtisar hasil pemeriksaan semester II BPK RI tahun 2014, evaluasi pelaksanaan APBN tahun 2015, pembahasan RKA-K/L dan RKP K/ L tahun 2016, dan yang terakhir penyelesaian masalah sepak bola nasional. (pts)
baiknya, skuad timnas U-23 tampil mendominasi dengan pengaturan irama permainan dengan mengandalkan lini tengah yang diisi Evan Dimas, Zulfiandi, Paulo Sitanggang, Adam Alis dan Nurfiandi. Solidnya lini tengah dan belakang Indonesia selalu dapat mematahkan serangan Singapura yang mengandalkan umpanumpan lambung. Kedua tim tak mampu mencetak gol hingga babak pertama selesai.
Pada babak kedua skuad timnas U-23 langsung menekan pertahanan tuan rumah. Hasilnya serangan cepat yang mengagetkan pertahanan Singapura dapat diselesaikan dengan baik oleh Evan Dimas saat babak kedua baru berjalan empat menit. Unggul gol, skuad timnas U-23 kembali bermain sabar dan tak mau terpancing pemainan ngotot dan keras Singapura. Tim asuhan Aji Santoso lebih memilih
Seluruh Indonesia karena dinilai telah melanggar statuta FIFA. “Dengan segala hormat, kami menyampaikan bahwa Komite Eksekutif FIFA telah memutuskan, sesuai dengan Statuta FIFA pasal 14 ayat 1 bahwa PSSI telah disanksi dengan efek yang sesegera mungkin dan berlaku sampai PSSI dapat memenuhi Statuta FIFA pasal 13 dan 17,” demikian seperti dikutip surat FIFA kepada PSSI. PSSI telah dianggap melanggar statuta FIFA pasal 13 dan 17 dengan adanya intervensi oleh pihak luar, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Badan Olahraga Profesional Indonesia. “Komite Eksekutif FIFA memutuskan Kemenpora dan BOPI telah mengintervensi Kepengurusan PSSI, dan membawa PSSI melanggar Statuta FIFA pasal 13 dan 17,” jelas surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke tersebut. Dengan adanya sanksi tersebut, PSSI yang menjadi induk olahraga sepak bola Indonesia kehilangan keanggotaannya, dan timnas Indonesia dilarang mengikuti kegiatan skala internasional yang diadakan oleh FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Menpora juga menyatakan ingin melihat apakah betul surat sanksi itu ditandatangani oleh Sekjen Jerome Valcke. (ant)
Renang
Indonesia
JAKARTA - Bermain sabar dan tenang, skuad timnas U23 akhirnya berhasil melaju ke babak semifinal cabang sepak bola SEA Games, setelah berhasil mengalahkan tuan rumah Singapura 1-0. DI babak empat besar, Indonesia akan menantang Thailand yang bertengger di puncak Grup B, Sabtu (13/6) besok. Sementara juara grup A akan bertemu Vietnam. Turun dengan materi ter-
SOLO - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi mengatakan dirinya siap menjelaskan kondisi yang terjadi di tubuh PSSI kepada FIFA. “Kita tinggal tunggu kedatangan FIFA ke Indonesia, kita akan jelaskan semuanya biar mereka juga paham dan tahu tentang harapan rakyat Indonesia akan prestasi sepak bola kita,” kata Imam ditemui usai menghadiri resepsi pernikahan putra pertama Presiden Joko Widodo di Solo, kemarin malam. Terkait sanksi FIFA, Imam mengaku pihaknya belum menerima secara langsung surat tersebut. “Sejauh ini kami belum menerima langsung surat yang diberikan oleh FIFA lewat Sekjen Jerome Valcke, seperti apa surat itu saya belum melihat secara langsung,” kata Imam. Dia juga menyatakan ingin melihat apakah betul surat sanksi itu ditandatangani oleh Sekjen Jerome Valcke atau tidak. “Terus terang saya pribadi masih menyangsikan kredibilitas, otoritas, dan sebagainya karena surat itu keluar sesudah kongres berlangsung dan dalam kongres seluruh mata dunia melihat bahwa tidak ada agenda tentang pembahasan sanksi kepada Indonesia,” jelasnya. Sebelumnya, FIFA secara resmi telah memberikan sanksi kepada Persatuan Sepak Bola
mempertahankan penguasaan bola lebih lama agar bisa mendikte permainan. Malapetaka bagi Singapura muncul, setelah menit 64 Wai Loon Ho mendapat kartu kuning kedua sekaligus kartu merah karena melanggar Evan Dimas dari belakang. Meski unggul pemain, pemain skuad timnas U-23 tetap bermain sabar dan mengontrol ritme permainan hingga babak kedua berakhir. (pts)
Pecah Telur dan Atletik Penuhi Target JAKARTA - Cabang olahraga renang akhirnya pecah telur setelah Indra Gunawan yang turun di nomor gaya dada 50 meter putra mampu mempersembahkan emas pada SEA Games 2015 di OCBC Aquatic Centre Singapura, kemarin. Meski demikian, cabang olahraga air paling bergengsi ini belum mampu memenuhi target yang dibebankan olejh Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) yaitu lima medali emas. Padahal cabang ini sudah menyelesaikan semua nomor yang dipertandingkan. Bagi Indra Gunawan, emas yang diraih pada SEA Games kali ini terasa istimewa karena didapat setelah dua tahun terakhir vakum. Prestasi atlet asal Sumatra Utara itu juga dinilai sebagai sebuah pembuktian. “Ini adalah tanggung jawab saya. Sebelum kesini saya berjanji akan memberikan yang terbaik. Jadi saya sudah penuhi janji
saya saat ini” kata Indra Gunawan dengan tegas. Hasil terbaik dari pemegang rekor SEA Games ini ternyata tidak diikuti oleh Siman Sudartawa yang turun di nomor 50 meter gaya punggung. Atlet asal Bali ini hanya merebut medali perak meski catatan waktunya melampaui rekornya sendiri yaitu 25,34 detik. Rekor sebelumnya adan 25,62 detik. Begitu juga di nomor 4X100 meter gaya ganti. Turun dengan formasi terbaik yaitu Siman Sudartawa, Indra Gunawan, Glenn Victor dan Triady Fauzi ternyata harus mengakui keunggulan tuan rumah Singapura dan hanya berhak medali perak. Dengan hasil ini dipastikan kontingen renang Indonesia hanya meraih satu emas. Balap sepeda mengalami SEA Games 2015 dengan merebut emas pada nomor Individual Time Trial (ITT) setelah Robin Manullang menjadi yang terbaik. Peluang sepeda untuk me-
nambah emas masih terbuka karena masih ada nomor criterium dan road race yang belum dipertandingan. “Ada enam pebalap (Robin Manullang, Aiman Cahyadi, Tonton Susanto, Jamalidin Novardianto, Elan Riyadi dan Muhammad Nur Fatoni) yang akan kami turunkan. Kami berharap, mereka mampu memberikan yang terbaik,” kata salah satu pelatih balap sepeda timnas, Hendry. Cabang olahraga atletik juga tidak ketinggalan sumbangemas. Kali ini emas dipersembahkan Triyaningsih dari nomor 10 ribu meter dan Maria Londa dari nomor lompat jangkit. Dengan tambahan dua emas ini, atletik telah memenuhi target yang ditetapkan yaitu enam emas. Selain itu atletik juga sukses mengantarkan Maria Londa ke Olimpiade Rio de Janeiro setelah lompatannya mampu menembus limit yang ditentukan yaitu 6,70 meter. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 12 Juni 2015
7
AS Kejutkan
Juara Dunia Jerman COLOGNE - Timnas AS yang dilatih Jurgen Klinsmann mengejutkan Jerman dengan kemenangan 2-1 pada pertandingan persahabatan yang dimainkan pada Rabu (Kamis WIB). Bobby Wood, yang bermain untuk klub divisi ketiga Jerman Erzgebirge Aue, mencetak gol penentu kemenangan sebelum peluit panjang berbunyi untuk mengunci kemenangan yang layak didapatkan AS ini. Hal ini memuncaki impian beberapa hari bagi pemain 22 tahun ini, yang juga mencetak gol kemenangan ketika AS bangkit untuk mengejutkan Belanda dengan kemenangan 4-3 di Amsterdam. Kembali AS melakukan perlawanan dari tertinggal satu gol untuk menutupnya dengan penampilan meyakinkan, ketika Jerman menelan kekalahan ketiga mereka sejak menjuarai Piala Dunia tahun lalu. “Ini merupakan pertandingan kecil yang menyenangkan dengan hasil akhir yang bagus bagi kami,” kata Klinsmann. Kekalahan bukan sesuatu yang diperlukan Jerman sebelum pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 mereka pada Sabtu, ketika mereka menghadapi tim juru kunci Gibraltar di Faro, Por-
tugal. Gol Mario Goetze di babak pertama untuk Jerman di Cologne dibatalkan gol Mikkel Diskerud sebelum turun minum, sebelum Wood mencetak gol penentuan pada fase akhir pertandingan. Ini merupakan kemenangan kedua Klinsmann atas mantan timnya Jerman, yang kini dilatih oleh mantan asistennya Loew, setelah AS menang pada pertandingan persahabatan di Washington pada 2013. Namun pasukan Loew menjadi pemenang ketika keduanya bertemu di fase grup di Brazil tahun lalu. Setelah awal yang bagus, khususnya dari pemain debutan Patrick Herrmann, Jerman membuka keunggulan lewat Goetze. Namun AS menyamakan kedudukan pada menit ke-41 lewat gol yang dietak Diskerud. Bradley memulai pergerakan yang menghasilkan gol penentu kemenangan Wood, ketika ia mengatasi hadangan Shkodran Mustafi untuk menaklukkan Zieler dari luar kotak penalti sebelum peluit panjang berbunyi, ketika pemain berdarah Hawaii ini memasukkan bola ke gawang Jerman. (ant)
Suluh Indonesia/ap
DICEMOOH PENGGEMAR - Para pemain Brazil saat menghadapi Honduras Honduras pada pertandingan pemanasan Piala Amerika. Penggemar Brazil mencemooh penampilan timnas mereka yang hanya menang 1-0 pada laga tersebut.
Para Penggemar Belum Puas
Dengan Permainan Timnas Brazil RIO DE JANEIRO - Para penggemar Brazil bereaksi terhadap kenangan memalukan mereka dari Jerman tahun lalu dengan sikap yang mengejutkan. Sejak kekalahan itu, di mana Dunga menggantikan Luiz Felipe Scolari di pos pelatih timnas, mereka telah mendulang sepuluh kemenangan, namun bahkan hal itu tidak cukup untuk menghentikan cemooh ketika ‘Selecao’ menang 1-0 atas Honduras pada pertandingan pemanasan Piala Amerika terakhir mereka, yang membuat sang pelatih mengungkapkan rasa terkejutnya. “Saya sedikit terkejut. Ini merupakan pertandingan berat dan para pemain kami telah habis-habisan pada musim mereka. Saya pikir kami menciptakan lebih banyak peluang
dibanding yang kami lakukan di Sao Paulo,” kata Dunga kepada para pewarta, mengingatkan pada pertandingan melawan Meksiko yang dimainkan pada Minggu. “Ketika itu bergantung kepada hal tersebut, ini merupakan pemanasan terakhir untuk Piala (Amerika) maka benar-benar dapat dipahami saat para pemain sedikit mengendurkan injakan mereka terhadap pedal gas,” kata Dunga, kapten tim Brazil yang menjuarai Piala Dunia 1994 yang juga memberi kesuksesan terkini juara dunia lima kali itu di ajang Piala Amerika pada 2007, sebelum dipecat tiga tahun kemudian. Sejak ia menggantikan Scolari pada Juli silam, Brazil setidaknya telah mengembalikan kebiasaan ke-
menangan mereka setelah hancur 17 dari Jerman, dan kalah 0-3 dari Belanda pada perebutan peringkat ketiga Piala Dunia. Kemenangan 2-0 atas Meksiko merupakan pertandingan pertama mereka di kandang sendiri sejak itu, dan jika pertandingan melawan Honduras di Porto Alegre tidak spektakuler setidaknya mereka meneruskan laju bagus sebelum ‘Selecao’ berhadapan dengan Peru di Chile pada pertandingan pembukaan mereka di Piala Amerika. Mereka juga akan berhadapan dengan ‘kuda hitam’ Kolombia dan Venezuela yang tidak dapat diprediksi di Grup C. Namun para penggemar tetap kecewa dengan absennya gaya bermain ‘jogo bonito’ dan penantian
masuknya Neymar, yang belum lama ini meraih kesuksesan di final Liga Champions bersama Barcelona, sebelum ia akhirnya masuk di babak kedua sebagai pemain pengganti. Meski demikian, ia tetap tidak mampu memperbesar keunggulan timnya, di mana gol pertama tercipta sebelum menit ke-30 melalui Roberto Firmino. Brazil, yang tidak diperkuat bintang Chelsea Oscar karena cedera, harus kembali mengatur ulang formasinya di mana bek Danilo — yang penampilan imprsifnya di Porto membuat dirinya direkrut Real Madrid — mengalami cedera lutut yang membuatnya gagal tampil di Chile. Absennya dia berarti pemanggilan kembali untuk Dani Alves, yang merupakan rekan setim Neymar di
Barca namun tidak dimainkan setelah pertandingan melawan Jerman dan tidak dipanggil lagi memperkuat negaranya sejak itu. “Ia membawa pengalaman dan keserba bisaan ke meja, bersama dengan konsistensi, itulah yang kami perlukan,” kata Dunga mengenai pemain 32 tahun yang penampilan apiknya untuk tim Katalan membuat dirinya mendapat kontrak baru di Camp Nou pekan ini. Pemain muda Monaco Fabinho akan bersaing dengan Alves untuk mendapat tempat di tim inti, di mana pemain Barca itu kembali ke kursi tim. “Akan hebat untuk berlatih bersama dia dan saya dapat belajar banyak dari dia. Namun saya akan berjuang untuk tempat di tim inti,” kata Fabinho kepada para pewarta.
Mantan bintang Manchester City dan AC Milan Robinho tampil sebentar pada pertengahan babak kedua pada pertandingan melawan Honduras, setelah masalah pada lututnya sempat mengancam peluangnya kembali masuk timnas. Namun ia berkata kepada para pewarta setelah pertandingan bahwa dirinya merasa bugar dan siap, sambil mengindikasikan tim perlahan-lahan akan memanas saat turnamen berlangsung. “Kami naik tingkat pada setiap pertandingan,” kata penyerang veteran itu, sambil menambahi bahwa Dunga berhati-hati dalam membangun dasar yang kuat. “Maka dengan izin Tuhan, kami akan kembali tampil hebat di Piala Amerika,” ucapnya. (ant)
Verratti Dipastikan
De Gregorio Mundur
Dari Jabatan Direktur Komunikasi FIFA Absen Saat Italia Lawan Kroasia ZAGREB - Cedera betis membuat gelandang Italia Marco Verratti harus absen pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 mereka di Kroasia pada Jumat (Sabtu dini hari), kata federasi sepak bola negara (FIGC). “Verratti diitinggalkan di kamp pemusatan latihan Coverciano pada (Kamis) pagi, ketika ia kembali ke timnya Paris Saint Germain untuk menjalani pemeriksaan-pemeriksaan medis,” kata FIGC melalui situs resminya (www.figc.it).
GENEVA - Direktur Komunikasi dan Urusan Publik FIFA Walter De Gregorio mengundurkan diri dari jabatannya pada hari Kamis, badan dunia yang mengatur sepak bola itu mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan. Nicolas Maingot, wakilnya, dinobatkan sebagai pengganti sementara untuk De Gregorio. De Gregorio, yang mengatakan FIFA akan terus memberikan pelayanan secara konsultasi sampai akhir tahun, telah menjabat di posisi itu sejak 2011 dan turut hadir ketika Presiden FIFA Sepp Blatter mengumumkan pengunduran dirinya pada 2 Juni lalu. “Walter telah bekerja sangat keras selama empat tahun terakhir dan kami sangat berterima kasih untuk semua yang telah ia lakukan. Saya senang kita akan dapat terus bertugas seperti keahliannya sampai akhir tahun,” ujar Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke dalam pernyataan itu. Badan sepak bola dunia berada dalam cengkeraman krisis sejak akhir Mei ketika 14 pejabat FIFA atau mantan dan eksekutif pemasaran olahraga didakwa menyusul gelombang penangkapan di Zurich, Swiss sebagai bagian dari penyelidikan dugaan korupsi AS. (ant)
Kiper Gianluigi Buffon juga belum tentu dapat dimainkan karena menderita cedera siku yang didapatnya saat bermain untuk Juventus saat mereka kalah 1-3 dari Barcelona di final Liga Champions pada Sabtu. Kroasia memimpin Grup H dengan 13 angka dari lima pertandingan, unggul dua angka dari Italia dan tiga angka atas tim peringkat ketiga Norwegia. Pertandingan di resor Adriatik di Split akan dimainkan tan-
pa kehadiran penonton, setelah Kroasia mendapat hukuman satu pertandingan karena pelanggaran-pelanggaran berulang yang dilakukan para penggemarnya. Para penggemar Kroasia menyanyikan lagu-lagu rasis saat menang 51 atas tamunya Norwegia pada Maret, setelah pertandingan dua kali dihentikan saat bermain imbang 1-1 dengan Italia di Milan November silam, ketika mereka melemparkan suar ke dalam lapangan. (ant)
Zico Maju dalam Pemilihan Presiden FIFA
Tanpa Dukungan Federasi RIO DE JANEIRO - Pemain hebat asal Brazil Zico secara resmi mengumumkan dirinya maju dalam pemilihan presiden FIFA pada Rabu waktu setempat, namun dirinya juga mengaku butuh perubahan peraturan agar dirinya bisa ikut pemilihan itu. Presiden FIFA Sepp Blatter pekan lalu mengumumkan dirinya mundur setelah badan sepak bola dunia itu deterpa tuduhan korupsi.
Namun berdasar statuta FIFA terakhir ini, calon pengganti presiden FIFA asal Swiss itu harus memiliki dukungan dari federasi lima negara yang berafiliasi kepada badan sepak bola dunia itu. Zico mengatakan dirinya belum memiliki dukungan itu. Zico (62) mengatakan boss UEFA Michel Platini menyarankan dirinya pertama harus menjadi ketua Konfederasi sepak bola Brazil (CBF)
lebih dulu, namun Zico mengatakan itu hampir tidak mungkin karena dia tidak memiliki dukungan dari delapan federasi negara dan dari lima klub. “Ada kesempatan lebih besar tentang FIFA daripada CBF,” kata Zico. Zico pernah menjadi pelatih timnas Brazil, Jepang, Turki, Rusia dan Yunani, bahkan dia adalah mantan menteri olah raga Brazil. (ant)
BOGOR
KINI...
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 12 Juni 2015
8
Usai Antar Tamu Jokowi
Penarik Becak Meninggal SOLO - Seorang pengayuh becak bernama Sutarmin (56), warga Sragen, meninggal dunia seusai menjalan tugas mengantarkan tamu yang menghadiri acara resepsi pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda di Gedung Graha Saba Buana, Solo, kemarin. Sutarmin yang sering mangkal di kawasan Satsiun Balapan Solo itu meninggal dunia setelah mengantar tamu dari tempat parkir di lapangan Sumber menuju Gedung Graha Saba Buana. Ia tiba-tiba terjatuh jatuh
bersama becaknya, kata rekan korban Triyono di tempat kejadian. ‘’Becak itu dalam keadaan kosong. Saat berbelok menuju lapangan, Sutarmin oleng dan jatuh ke parit. Ia menderita luka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri,” katanya. Sutarmin langsung ditolong oleh warga di sekitar kejadian tersebut dan membawanya ke Puskesmas Banyuanar, tetapi nyawanya tidak tertolong. ‘’Ya tadi di Sutarmin dibawa ke Puskesmas, sebenarnya sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata beberapa perawat yang menanganinya di Puskes-
mas yang tidak mau disebut identitasnya. Korban dalam kecelakaan itu terdapat luka di telinga kiri bagian belakang, tetapi belum diketahui apa penyebab ia meninggal dunia. Sekarang jenazah telah dikirim ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk menjalani pemeriksaan. Untuk diketahui, pernikahan anak Presiden Jokowi menutup sejumlah akses jalan menuju lokasi resepsi pernikahan. Oleh karena itu, tamu hanya bisa menggunakan becak menuju lokasi acara resepsi. (ant)
Pemerintah Pusat
Ambil Alih Terminal Giwangan YOGYAKARTA - Pengelolaan Terminal Giwangan yang kini berstatus sebagai terminal tipe A akan diambil alih oleh Pemerintah Pusat, dan akan ada tim dari Kementerian Perhubungan yang melakukan kajian langsung ke lapangan. ‘’Sudah ada pemberitahuan bahwa akan ada tim dari pusat yang melakukan kajian di Terminal Giwangan, dan membahasnya bersama dengan kepala daerah, instansi terkait serta DPRD Kota Yogyakarta,” kata Pelaksana Tugas Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giwangan Nugroho di Yogyakarta, kemarin.
Menurut dia, pihaknya akan mengikuti aturan dan kebijakan yang berlaku, termasuk pengelolaan terminal tipe A yang akan dilakukan langsung oleh Pemerintah Pusat. ‘’Kami mengikuti aturan yang ada saja,” ucapnya. Terminal Giwangan Yogyakarta memiliki luas total sekitar 5,8 hektare, namun hanya sekitar tiga hektare saja yang digunakan sebagai area utama terminal. Sisanya dimanfaatkan untuk sejumlah fasilitas pendukung. ‘’Kondisi terminal memang cukup luas, namun kami bisa mengelolanya dengan cukup baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Wirawan Hario Yudho mengatakan, sebaiknya terminal dikelola langsung oleh pemerintah daerah. ‘’Kebijakan pengambilalihan terminal tipe A oleh Pemerintah Pusat disebabkan banyak terminal dengan tipe tersebut tidak bisa difungsikan optimal. Hampir setiap kota memiliki terminal tipe ini,” tambahnya. Syarat utama penetapan sebuah terminal sebagai terminal tipe A bukan didasarkan pada luasan lahan tetapi soal layanan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PERNIKAHAN PUTRA PRESIDEN - Sejumlah siswa membentangkan kertas bertuliskan "Gibran Raka Buming Raka Love Selvi Ananda Happy Wedding" di SD Muhammadiyah II Desa Kemantran, Tegal, kemarin. Kegiatan tersebut merupakan bentuk 'mangayubagyo' atau menyambut dengan suka cita serta turut mendoakan pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda.
Kasus HIV/AIDS di Badung
Capai 1.755 Orang DENPASAR - Kasus penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Badung meningkat setiap tahunnya, karena gencarnya instansi terkait untuk melakukan sosialisasi terhadap penyakit tersebut dan saat ini terdapat 1.755 kasus. ‘’Data prevalensi dari Dinas Kesehatan Badung tercatat sejak 1987 hingga Maret 2015 sebanyak 1.755 orang. Di antaranya sebanyak 913 kasus terjangkit HIV dan 842 kasus positif AIDS,” kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Diskes Badung dr Elly Suwandewi Murti pada sosialisasi penyakit HIV/ AIDS kepada tokoh masyarakat se-Kecamatan Kuta Selatan di kawasan ITDC Nusa Dua, Bali, kemarin. Ia mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi dalam upaya mengurangi penyebaran resiko yang sampai saat ini belum ada obatnya. Sosialisasi itu
dilakukan secara bertahap kepada warga, mulai tingkat lingkungan hingga ke organisasi masyarakat. ‘’Penyakit HIV/AIDS boleh dikatakan sudah mengkhawatirkan generasi selanjutnya. Sebab sudah banyak generasi muda yang terjangkit penyakit itu. Bahkan sudah sampai mengenai ibu rumah tangga menderita HIV/ AIDS,” ucapnya. Elly mengatakan, pihaknya kerja sama dengan instansi terkait seperti Bali Rotary Nusa Dua melakukan sosialisasi keliling dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat mengenai bahaya penyakit HIV/ AIDS tersebut. ‘’Ada tiga titik yang dijadikan sampel untuk melakukan sosialisasi penyakit tersebut, termasuk juga pemeriksaan, yakni lokasi Gunung Lawu, Aseman (Bualu) dan Karang Jangkong, Kuta,” ujarnya. Elly mengatakan bersama
GREBEG TENGGER TIRTOAJI - Sejumlah warga suku Tengger mengambil air dalam Ritual Grebeg Tengger Tirtoaji di sumber air Widodaren, Wendit, Malang, kemarin. Ritual tersebut merupakan ungkapan syukur dan permohonan kepada Tuhan YME untuk menjaga kelangsungan mata air di kawasan tersebut.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
24 Sekolah di Ambon
Terapkan Pendidikan Inklusif pendidikan yang sama dengan siswa lainnya. Penerapan pendidikan inklusif berarti tidak ada alasan penyandang cacat ditolak di sekolah formal, dan hanya diterima di Sekolah Luar Biasa (SLB). ‘’Kami memberi kesempatan kepada anak-anak penyandang cacat yakni keterbatasan fisik dan mental untuk menikmati pendidikan di sekolah umum bersama anak normal lainnya,” katanya. Benny mengatakan bahwa sekolah inklusif bukan hanya untuk penyandang disabilitas tetapi juga untuk siswa berbakat istimewa, khusus, serta
anak yang memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Rapat koordinasi pendidikan inklusif lanjutnya yang dilakukan di Yogjakarta pekan lalu sebanyak 15 kota di Indonesia ditetapkan sebagai kota inklusif periode dua. ‘’Ambon termasuk dalam periode satu yakni 18 kota , kami berharap ke depan semakin banyak kota yang menerapkan pendidikan Inklusif,” ujarnya. Diakuinya, pemerintah memiliki kewajiban menyediakan sarana dan prasarana serta infrastruktur sekolah. (ant)
yang maksimal,” ucapnya. Ia mengatakan bakti sosial ini tidak hanya sebatas penyuluhan, tetapi pihaknya juga membuka konseling terkait bagi warga yang bersedia melakukan pemeriksaan penyakit HIV/AIDS. ‘’Kami setiap saat memberi sosialisasi kepada masyarakat bekerja sama dengan LSM dan Diskes, baik di kalangan banjar (dusun), sekolah maupun warung atau kelompok PSK,” katanya. Arimurti, mengaku ada kecenderungan para orangtua kurang memberi perhatian terhadap bahaya HIV/AIDS. ‘’Orangtua masih kurang aware dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak soal bahaya HIV/AIDS, termasuk soal perilaku seks bebas remaja. HIV/AIDS itu belum ada obatnya jadi jika sudah terjangkit, bisa sangat membahayakan,” ujar penulis buku Terbuang ini. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
AMBON - Sebanyak 24 sekolah formal di kota Ambon mulai menerapkan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. ‘’Setelah deklarasi dan penandatanganan MOU dengan UNESCO terkait kota inklusif pada 6 September 2014, 24 sekolah formal tingkat SD dan SMP di Ambon mulai menerapkan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan setempat, Benny Kainama di Ambon, kemarin. Menurut dia, sekolah formal untuk seluruh tingkatan mulai diterapkan, agar penyandang disabilitas dapat menikmati
petugas pihaknya mendatangi rumah-rumah yang diduga digunakan prostitusi itu. Di sana petugas dari Diskes Badung melakukan sosialisasi tentang bahaya pengidap HIV/AIDS, termasuk juga pengambilan sampel darah yang selanjutmya diuji di laboratorium. ‘’Selain sosialisasi agar bisa mengindari bahaya HIV/AIDS, kami juga ambil sampel orang yang berada di kompleks yang diduga dijadikan prostitusi itu,” katanya. Sementara pengurus Rotary Club Bali Nusa Dua, Arimurti mengatakan pihaknya peduli dengan penderita HIV/AIDS, karena yang terjangkit tidak saja kaum laki-laki, tapi juga ibu rumah tangga. ‘’Selain bentuk penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat, kami juga memberikan beasiswa bagi anak-anak dari penderita Odha (penderita HIV/AIDS). Tujuannya agar anak-anak tersebut mampu mengenyam pendidikan
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629