Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Pengemban Pengamal Pancasila
Rabu, 11 November 2015
No. 205 tahun IX
KPK Tahan Ketua DPRD Sumut JAKARTA-Penyidik KPK menahan pimpinan dan Anggota DPRD Sumatera Utara Periode 2014-2019. Penahanan terhadap Pimpinan dan Anggota DPRD Sumut ini dilakukan setelah keempatnya menjalani pemeriksaan intensif selama hampir delapan jam lamanya.”Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini di beberapa Rumah Tahanan (Rutan) berbeda. Tersangka SB(Saleh Bangun) ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan, CHR(Chaidir) ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, AJS (Ajib Shah)ditahan di Rutan Klas I Salemba Jakarta Pusat, dan SPA di Rutan Polres Jakarta Pusat,” kata Plh Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak kepada wartawan di Jakarta,Selasa(10/11)kemarin. Yuyuk menambahkan, dari empat ter-
sangka yang ditahan, tinggal tersangka Kamaludin Harahap(Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014) yang belum ditahan, sebab mangkir dari panggilan penyidik. Atas ketidakhadiran Kamaludin,pihaknya belum memutuskan kapan akan memanggilnya lagi dan menahanya.”Belum ada konfirmasi terkait kehadiran Kamaludin”. Usai keluar dari ruang pemeriksaan pukul 18.52 WIB, keempatnya sudah mengenakan rompi tahanan KPK warna orange.”Tanyakan saja ke penyidik, semuanya sudah saya jawab,” kata Ajib Shah, Ketua DPRD Sumut periode saat ini Chaidir Ritonga, anggota DPRD Sumut pasrah atas penahanya.”Saya patuh menjalani proses hukum di KPK,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KETUA DPRD SUMUT DITAHAN - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Ajib Syah melambaikan tangan didalam mobil tahanan KPK seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/11).
Kapolri: Kampanye Pilkada
Bisa Dijerat “Hate Speech”
Suluh Indonesia/ant
KETUA DPRD SUMUT DITAHAN - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Ajib Syah melambaikan tangan didalam mobil tahanan KPK seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/11). Ajib Syah ditahan KPK atas kasus dugaan penerimaan suap dalam persetujuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut serta pembatalan hak interpelasi DPRD.
SURABAYA- Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti menyatakan kampanye pilkada serentak yang menyerang unsur SARA akan bisa dijerat dengan SE Kapolri Nomor 6/X/2015 tentang “Hate Speech” atau Ujaran Kebencian. “Untuk pengamanan pilkada, kita sudah siap, tinggal menjalankan saja, tapi saya ingatkan kepada anggota agar hati-hati, karena peserta pilkada juga bisa dikenai SE Hate Speech (Ujaran Kebencian) bila SARA,” kata Badrodin Haiti setelah menyampaikan pembekalan anggota di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa, kemarin. Ditanya tingkat kerawanan dalam Pilkada Serentak 2015 yang pelaksanaannya di Jatim untuk 19 kabupaten/kota, ia mengatakan tingkat kerawanan politik di Jatim itu tergolong atau “tengah-tengah”. “Di sini, kerawanan yang ada hanya kecurangan, bukan sampai konflik politik,” katanya, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol RP Argo Yuwono.
Dalam pembekalan yang diberikan kepada para Kapolres se-Jatim dan bahkan sejumlah bintara, Kapolri meminta para pimpinan kepolisian tidak menyepelekan peran anggota polisi yang bertugas di lapangan. “Bintara itu merepresentasi kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat, karena itu perannya jangan dikecilkan atau disepelekan, mereka berada paling depan saat bertugas di lapangan, mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya. Ia memberi contoh saat anggota melakukan tindakan saat terjadi kecelakaan di jalan. Begitu juga ketika anggota di lapangan menangani keamanan dan masalah lain di masyarakat. “Kalau polisi di lapangan berhasil, artinya negara hadir. Tapi kalau tidak berhasil, artinya negara tidak hadir, karena Bintara juga harus dibuat menjadi cerdas, berdaya, atau pintar,” ucapnya. Menurut dia, pembinaan anggota yang diterapkan in-
stitusi kepolisian selama ini ada kekeliruan. “Bintara seolah-olah hanya sebagai anak buah yang harus melaksanakan perintah atasan begitu saja,” katanya. Baginya, pola seperti itu saat ini harus diubah. “Karena itu bintara harus diberdayakan, dipintarkan, agar cakap menghadapi persoalan seharihari di masyarakat, termasuk menghadapi pilkada,” katanya. Kapolri yang berada di Jatim untuk mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Jatim pada 911 November 2015 itu menegaskan bahwa pembinaan bintara itu penting, karena Bintara Polri juga berbeda dengan TNI. “Mestinya harus dirasakan, beda dengan militer yang bertindak secara berkelompok, tapi kalau polisi bisa bertindak dengan berdua atau bertiga orang saja,” katanya. Oleh karena itu, para bintara harus dibina untuk menjadi polisi yang memiliki wawasan, pintar, berdaya, dan tanggap, sehingga pembinaan bintara itu juga penting.(ant)
Presiden: Warisi Semangat Jihad Kepahlawanan JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak segenap elemen bangsa untuk optimis, tetap dengan keyakinan kuat untuk merajut persatuan, membangun bangsa, menggapai kemajuan sehingga negara Republik Indonesia tegak berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Kepala Negara mengatakan, Indonesia merupakan negeri dimana para Kiai dan para Santri, dengan caranya masing-masing, bergabung dengan seluruh elemen pemuda mewakafkan hidupnya untuk melakukan jihad ke-Indonesiaan, jihad kebangsaan melawan pen-
jajah. Negeri dimana semua elemen bangsa tanpa memandang etnis, agama, ras, ataupun golongan mau bersatu padu mewujudkan Indonesia yang merdeka, Indonesia Raya. “Semangat itu yang harus kita warisi. Tanggung jawab ada di pundak kita semuanya untuk meneruskan perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian para pahlawan guna membangun masa depan bangsa dan negara yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian,” tegas Presiden Jokowi saat memberikan amanat pada peringatan Hari Pahlawan 10 November, di Tugu Pahlawan, Jalan Pahlawan, Surabaya, Se-
lasa (10/11), kemarin. Oleh karena itu, Presiden mengingatkan pada segenap elemen bangsa ini agar tidak pernah lelah untuk mencintai Indonesia. “Ingat dengan keringat dan darah para pahlawan telah membuka jalan bagi kita. Saatnya kita bersatu padu menempuh jalan perubahan untuk masa depan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian,” katanya. Jokowi mengatakan, Indonesia adalah negeri para pahlawan. Kepada semua elemen bangsa, Jokowi mengingatkan untuk selalu ingat pesan Bung Tomo yang mengata-
kan, sepanjang kita masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga. Saat ini, katanya Indonesia sedang berada di awal perubahan, perubahan ke arah penguatan pondasi pembangunan nasionalIa meyakini, nilaiUpacara Hari Pahlawan itu diikuti oleh sekitar 3.000 orang dari berbagai elemen, mulai TNI/Polri, PNS, Mahasiswa, Organisasi Kepemudaan, hingga Pelajar. Tak ketinggalan juga para veteran perang kemerdekaan. Serta anggota Kabinet Kerja. (kmb)
Presiden: Usulan Provinsi Madura Dinamika Demokrasi BANGKALAN - Presiden RI Joko Widodo menyatakan usulan agar Pulau Madura menjadi provinsi atau terpisah dari Provinsi Jawa Timur itu merupakan bagian dari dinamika demokrasi. “Itu bagian dari dinamika demokrasi dan biasa terjadi,” kata Jokowi setelah menandai peresmian operasional kapal di Desa Ujung Piring, Kecamatan Kota, Bangkalan, Selasa. Hanya saja, ketentuan yang berlaku, tetap harus diperhatian, seperti prasyarat jumlah minimal kabupaten/kota dalam satu provinsi. Tidak hanya presiden, Gubernur Jawa Timur Soekarwo
juga menyatakan mendukung setiap aspirasi yang berkembang di kalangan masyarakat, termasuk aspirasi agar Madura menjadi provinsi. Ribuan orang dari berbagai kalangan mendeklarasikan keinginannya membentuk Provinsi Madura, terpisah dari Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Bangkalan, Selasa (11/ 10). Warga Pulau Madura yang mendeklarasikan diri hendak membentuk Provinsi Madura merupakan perwakilan dari empat kabupaten yang ada di Pulau Garam itu, yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten
Bangkalan. “Ada beberapa pertimbangan, yang mendorong kami mendeklarasikan diri membentuk Provinsi Madura,” kata
Ketua Panitia Pelaksana, Jimhur Saros.Pembangunan di Pulau Madura, memiliki banyak potensi. Salah satunya minyak bumi dan gas (migas).(ant)
Suluh Indonesia/ant
KRITISI UJARAN KEBENCIAN - Direktur LBH Pers Asep Komaruddin (kanan), memberi keterangan pers bersama tentang Surat Edaran (SE) Kapolri Nomor SE/6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian atau hate speech di kantor Kontras, Jakarta, Selasa (10/11). SE itu membungkam kebebasan berpendapat .
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 11 November 2015
2
Kilas Rakernas MUI 2015 MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta dari tanggal 10 hingga 12 November 2015 dengan mengambil tema “Memperkuat konsolidasi organisasi untuk meningkatkan peran MUI dalam melayani dan melindungi umat”. Rakernas ini akan membahas berbagai masukan dan informasi aktual dalam rangka ikhtiar kolektif meningkatkan peran MUI di tengah kehidupan bangsa,” kata Humas Panitia Rakernas MUI Usman Yatim kepada pers di Jakarta, Selasa. Menurut Usman, Rakernas MUI 2015 merupakan tindak lanjut hasil Munas IX MUI pada 24-27 Agustus 2015 di Surabaya. Munas tersebut telah menghasilkan berbagai putusan, antara lain terbentuknya pimpinan harian MUI Pusat masa khidmat 2015-2020 dan Garis Besar Program Kerja MUI 2015-2020. Sebelum pembukaan Munas, Ketua Umum MUI Pusat Dr KH Ma’ruf Amin memberikan arahan kepada pengurus paripurna.(ant)
Posko Truk Sampah KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mendirikan posko pengamanan truk angkutan sampah yang melintasi jalur Cileungsi menuju Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang Bekasi Jawa Barat. “Posko itu untuk mengantisipasi penghadangan truk sampah,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal, di Jakarta, Selasa. Iqbal menyebutkan Polda Metro Jaya mendirikan posko pengamanan truk sampah di sekitar Citra Grand Cibubur Jakarta Timur. Dikatakannya, Polda Metro Jaya mengerahkan ratusan anggota kepolisian dari satuan Brimob, Sabhara dan Polres Kota Bekasi yang bersiaga secara bergantian di posko. Iqbal menyatakan petugas kepolisian akan menindak tegas masyarakat maupun oknum organisasi masyarakat yang penghadang truk angkutan.(ant)
TransJ Tak Layak Diandalkan MANAJEMEN PT Transajakarta Busway didesak untuk memperbaiki kualitas layanan yang saat ini dinilai semakin memburuk dengan banyaknya keluhan dari masyarakat. Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) Darmaningtyas dalam diskusi di Jakarta, Selasa menilai bus Transjakarta tidak bisa dijadikan andalan bertransportasi untuk mengejar ketepatan waktu. “Kecuali Koridor I (Blok M-Kota) saja, selebihnya bukan pilihan yang tepat kalau bepergian dengan ketetapan waktu,” ucapnya. Darmaningtyas mengatakan perubahan bentuk kelembagaan dari UPT (Unit Pelaksana Teknis) menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) hingga saat ini menjadi Perseroan Terbatas (PT) diharapkan akan mempu mempercepat perbaikan layanan Transjakarta. Namun, lanjut dia, sampai sekarang pelayanannya justru semakin memburuk.(ant)
Suluh Indonesia/ant
APEL KESIAPAN BANJIR JAKARTA - Ratusan Polisi Lalu Lintas mengikuti apel gelar pasukan kesiapan banjir di halaman Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/11). Apel tersebut guna mempersiapkan pasukan dan infrastruktur pendukung untuk mengantisipasi banjir di Ibukota Jakarta.
Polda Metro Tangkap
Sindikat Penipuan Pejabat JAKARTA - Petugas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) “menggaruk” 16 tersangka penipuan terhadap sejumlah pejabat pemerintah pada berbagai negara. “Penipuan melalui sms dan telepon dengan korban beberapa pejabat,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ko-
misaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, Selasa. Krishna mengatakan awalnya petugas meringkus tiga tersangka di Bandung, Jawa Barat, kemudian berkembang terhadap 11 tersangka di kawasan Cipanas Bogor, Jawa Barat. “Lanjut ditangkap kembali tadi (Selasa) dua orang di Cilincing Jakarta Utara dan Beka-
si,” ujar Krishna. Krishna mengungkapkan beberapa pejabat pemerintah yang kena sindikat penipuan itu antara lain Lembaga Sandi Negara (Lamsaneg), Kementerian Perindustrian, PT Jasa Marga, Dinas Perhubungan dan PT Angkasa Pura. Selanjutnya, Kapolres Aceh Tamiang, Kapolres Konaweh, pejabat setingkat
bupati, Dinas Kehutanan dan anggota DPRD Kota Palu Sulawesi Tengah. Krishna menyebutkan para pelaku menjalankan modus mengaku sebagai pejabat dengan target calon korban merupakan pejabat pemerintah. Pelaku juga menyasar korban sebagai pemenang lelang yang dicari melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik
(LPSE) maupun pada salah satu dinas kabupaten atau provinsi. Krishna menuturkan sindikat penjahat itu menghubungi 108 guna menanyakan profil dinas tersebut, dan menghubungi para pemenang lelang untuk meminta biaya operasional lelang yang mengatasnamakan pejabat dinas itu.(ant)
“Jakarta Meeting”
Bahas Masalah Imigran JAKARTA- Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib mengatakan pihaknya akan menyelenggarakan “Jakarta Meeting” atau Pertemuan Jakarta untuk membahas akar masalah gelombang imigran di kawasan Asia. “Pertemuan ini akan jadi yang ketiga, temanya ‘root causes’ (akar masalah) di negara asal imigran dan pilarnya pencegahan,” kata Hasan Kleib di sela-sela ac-
ara peringatan ke-70 Hari PBB di Jakarta, Selasa. Pertemuan yang merupakan bagian dari kerangka Bali Process di mana Indonesia menjadi ketua bersama Australia tersebut akan diadakan di Jakarta pada 27-28 November 2015. Indonesia sebagai tuan rumah akan mengundang 14 negara di kawasan Asia dan tiga organisasi internasional, yakni Komisi Tinggi PBB untuk Masalah Pengungsi (UNHCR), Organisasi Migrasi In-
ternasional (IOM) dan Kantor Urusan Kejahatan dan Perdagangan Obat-obatan Lintas Nasional PBB (UNODC). Hasan menjelaskan pertemuan tersebut akan menekankan urgensi pencegahan di negara asal tanpa adanya desakan atau tekanan kepada negara-negara tersebut. “Kita tidak ingin jadi saling menyalahkan karena pada dasarnya tidak ada orang yang mau meninggalkan kampung halamannya,” kata dia. Oleh karena itu, Hasan me-
nambahkan, Indonesia akan mendorong keempat belas negara tersebut untuk menghasilkan aksi nyata yang dapat diterapkan di dalam negeri mereka, seperti pembangunan kapasitas di bidang ekonomi dan sosial. Menurut Hasan, Indonesia sebagai negara transit kini juga menghadapi tantangan yang lebih besar karena para imigran semakin putus asa untuk menuju negara tujuan, akhirnya memutuskan untuk menetap.(ant)
Suluh Indonesia/ade
Mucikari Artis
Gugat KUHP ke MK JAKARTA - Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang perdana pengujian Pasal 296 Dan Pasal 506 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang dimohonkan terdakwa mucikari prostitusi artis, Robby Abbas, Selasa. Dalam jadwal yang diumumkan, sidang dengan agenda pemeriksaan pendahuluan ini akan diselenggarakan pada Selasa pukul 15.00 WIB. Kuasa Hukum Robby Abbas dari Kantor Hukum Heru Wido-
do Law Office, dalam permohonannya yang dipublikasi di website MK, menyatakan pemohon adalah pihak yang menganggap hak dan atau kewenangan konstitusionalnya dirugikan berlakunya Pasal 296 dan Pasal 506 KUHP. Pasal 296 KUHP berbunyi “Barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain, dan menjadikannya sebagai pencarian atau kebiasaan, diancam dengan pidana penjara paling
lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah”. Pasal 506 berbunyi: “Barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencarian, diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun”. Robby Abbas menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan oleh Jaksa Penuntut Umum didakwa dengan dakwaan kesatu: dengan sengaja menyebabkan perbua-
tan cabul oleh orang lain dengan orang lain, serta dakwaan kedua: menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencarian. Pemohon mengajukan permohonan ini karena sebagai terdakwa tunggal didakwa berdasarkan Pasal 256 dan Pasal 506 KUHP, sedangkan pihak yang minta dicarikan artis prostitusi dan yang menjadi pengguna jasa artis tersebut tidak dikenakan sanksi pidana dan hanya dijadikan saksi saja.(ant)
86 WNA Pelaku “Cybercrime”
Dideportasi ke Shanghai JAKARTA- Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri mendampingi proses deportasi 86 warga negara Tiongkok pelaku “cybercrime” menuju Shanghai. “Kegiatan ini dipimpin AKBP Slamet Waloya dan ada delapan orang anggota Subdit IT dan Cybercrime Bareskrim yang ikut ke Shanghai,” ujar Kasubdit IT dan Cybercrime Bareskrim Komisaris Besar Polisi Rahmad Wibowo di
Jakarta, Selasa. Menurut Kombes Rachmad Wibowo, para warga negara Tiongkok tersebut dideportasi karena telah menyalahgunakan izin tinggal sebagaimana diatur dalam Pasal 122 UU 6/2011 tentang Keimigrasian. Selain itu, pemulangan sebanyak 86 orang dari total 119 pelaku tindak pidana “telecommunication fraud” yang ditangkap Bareskrim pada Okober lalu ini, dilaksanakan
berdasarkan permintaan Criminal Investigation Department Ministry of Public Security China. Permintaan tersebut dilakukan pihak berwenang Tiongkok guna menyelidiki jaringan kejahatan para pelaku yang kerap menjadikan warga negara mereka sebagai korban. Sebelumnya, pada Senin (19/10) dan Selasa (20/10) lalu, Bareskrim mengamankan 119 orang pelaku tindak pidana
“telecommunication fraud” yang merupakan warga Tiongkok dan Taiwan. Penangkapan yang dilakukan di Cirebon, Surabaya, dan Bali ini juga disertai dengan penyitaan sejumlah barang bukti, yakni 88 HP dan 49 paspor. Selanjutnya, ada juga uang tunai sebesar Rp174.300.000, 1.000 dolar Amerika, 27.9000 dolar Hong Kong, 682.300 dolar Taiwan, dan 12.700 yuan Tiongkok.(ant)
WAPRES TABUR BUNGA DI TMP KALIBATA - Wapres Jusuf Kalla didampingi Ibu Mufidah menabur bunga di pusara makam pahlawan usai Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, kemarin. Wapres memimpin Upacara Ziarah Nasional
DKI Belum Punya Taman Makam Pahlawan KEBERHASILAN merebut kemerdekaan dan mengusir penjajah dari bumi Indonesia yang ditandai dengan dikumandangkannya Proklamasi oleh Sukarno-Muhammad Hatta tidak lepas dari peran dan jasa para pahlawan. Di Jakarta, putraputra asli Jakarta juga tak kalah pentingnya dalam berjuang merebut kemerdekaan. Sayangnya, banyak pejuang kemerdeakaan dari Jakarta yang luput mendapat tempat penghormatan dimakamkan di Jakarta. Sadar akan hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun taman makam pahlawan yang dikhususkan bagi pahlawan-pahlawan yang berasal dari DKI Jakarta. ”Harapan saya, kedepannya Jakarta punya taman makam pahlawan sendiri. Artinya, kami punya tugas untuk mencari lahan yang paling cocok,” kata Gubernur DKI Basuki Tja-
haja Purnama usai Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa. Untuk merealisasikan hal tersebut, pria yang lebih sering disapa Ahok sehari-hari itu pun mengaku telah memberikan instruksi kepada Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI untuk segera mencari lahan. ”Sampai dengan saat ini, kita belum punya taman makam pahlawan yang khusus untuk pahlawan-pahlawan dari Jakarta. Maka, saya minta ke Dinas Pertamanan dan Pemakaman untuk mengurusnya,” ujar Ahok. Karena belum adanya taman makam pahlawan, dia menutur-
kan makam-makam para pahlawan yang berasal dari DKI Jakarta masih tersebar di beberapa lokasi di ibu kota. ”Sedangkan untuk taman makam yang akan dibangun nanti, bisa saja digabung dengan taman makam perintis kemerdekaan atau dibuat terpisah. Yang penting, pahlawanpahlawan dari Jakarta bisa dimakamkan disitu, mungkin juga ada anggota TNI atau Polri,” tutur Ahok. Sementara itu, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional, mantan bupati Belitung Timur itu baru saja menandatangani prasasti taman makam perintis kemerdekaan yang terletak di Tanah Kusir, Jakarta Selatan. ”Kami sangat bersyukur, karena baru saja ditandatangani prasasti taman makam perintis kemerdekaan yang ada di Tanah Kusir. Selanjutnya, kami upayakan pembuatan taman makam pahlawan,” ungkap Ahok.(ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 11 November 2015
3
Wapres Minta Klarifikasi Ijin
Terbang Pesawat AS JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pejabat Amerika Serikat melalui Kedutaan Besarnya di Indonesia untuk mengklarifikasi izin terbang pesawat kecil jenis Propeler First Engine Cesna yang melintas di wilayah udara NKRI. “Setiap penerbangan yang melintas di atas wilayah suatu negara itu kan harus ada izinnya. Mungkin (pesawat Cesna tersebut) tidak ada izinnya, maka tentu harus ada klarifikasi,” kata Wapres Kalla di Jakarta, Selasa. Sebelumnya, TNI Angkatan Udara melakukan operasi pendaratan paksa pesawat kecil jenis Propeler First Engine Cesna dengan nomor lambung N96706 dengan pi-
lot Letkol James Patrick Murphy (US Navy/Penerbang AL Amerika Serikat) di Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (9/11) sekitar pukul 14.31 Wita. “Pesawat asing tersebut masuk wilayah kedaulatan NKRI dan operasi turun paksa pesawat dilaksanakan oleh dua pesawat Sukhoi TNI AU dari Kohanudnas Skadron Makassar dengan Pilot Mayor Pnb Anton Pallaguna dan Mayor Pnb Baskoro,” kata Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Andi Gunawan kepada Antara di Balikpapan, Senin. Pesawat asing itu sebelumnya melintas di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia-Filipina dan terpantau di Radar TNI-AU. (ant) Suluh Indonesia/ant
KRITISI UJARAN KEBENCIAN - Suasana gedung pengadilan baru di Jalan Bungur Raya, Jakarta, Selasa (10/11). Rencananya pengadilan Tipikor yang kini beroperasi di Jalan Rasuna Said akan dipindahkan di gedung tersebut pada 16 November.
Pansus Pelindo Diminta
Fokus Benahi BUMN JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II diminta fokus pada upaya bagaimana membenahi tata kelola BUMN mengawasi proses hukum yang sedang ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri. “Jangan sampai justru Pansus Pelindo dijadikan alat oleh partai tertentu untuk sandera politik bagi pejabat tertentu di pemerintahan,” kata Ketua Eksekutif Indonesia Human Rights Committee for Social Justice (IHCS), Ridwan Darmawan, di Jakarta, Selasa. Menurut dia, persoalan Pelindo II tengah dalam proses di Bareskrim, sehingga seharusnya DPR cukup
mengawasi proses itu saja. Namun karena sekarang nyatanya telah dibentuk pansus, harapannya tentu pansus ini tidak jadi ajang untuk sandera politik. Kekhawatiran Ridwan diakuinya bukan karena tidak mendukung upaya penuntasan kasus Pelindo. Justru sebaliknya, Ridwan mendukung proses hukum diselesaikan secara tuntas melalui proses hukum. Bukan melalui proses politik yang rawan ditunggangi kepentingan tertentu. “Sekarang kan isu di pansus sudah mulai tidak sesuai niat awal. Sepertinya forum pansus hanya untuk “menggoreng” pejabat tertentu yang motifnya jelas patut dipertanyakan,” ujarnya. (ant)
Jokowi Diingatkan Bisa Menjadi Korban Persoalan BUMN JAKARTA- Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk menyadari bahwa banyak persoalan timbul karena banyaknya persoalan yang dilakukan Meneg BUMN, Rini Soemarno dalam memimpin Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jika tidak diselesaikan dengan baik, Presiden Jokowi dinilai bisa menjadi korban akibat kebijakan yang menyalaihi aturan dan kaidah-kaidah bernegara. “Jokowi harus mengerti dan menyadari karena kalau tidak
dia akan jadi korban dari sebuah skandal besar,apalagi Jokowi sudah berani menadatangai kepres-kepres yang diajukan Meneg BUMN dan tidak disetujui oleh menterimenteri lainnya dan bertentangan dengan konstitusi,” kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/11) kemarin. Penegasan tersebut disampaikan dirinya ketika rapat konsultasi antara pimpinan DPR dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu di Istana Kepresidenan. Saat mendengar
penjelasan pimpinan DPR itu, Jokowi hanya mendengarkan, tidak memberikan tanggapan. Dalam rapat konsultasi yang mengagendakan pembicaraan tertundanya Penanaman Modal Negara (PMN) dalam APBN 2016 yang disahkan itu, pimpinan DPR menekankan tentang penolakan atas PMN yang digunakan untuk menyuntik modal BUMN. Namun, dalam penjelasan itu, dirinya juga tidak menyebut secara spesifik nama Menteri BUMN Rini Soemarno terkait perlu tidaknya diganti. Dia
menyesalkan , Rini selalu menggunakan kosakata kerjasama BUMN sebagai busines to busines (B to B). Padahal, dalam konstitusi maupun dalam putusan MK, jelas menegaskan bahwa BUMN adalah bagian dari negara dan bukan murni entitas bisnis. “Jadi tidak bisa mengatur BUMN seperti mengatur perusahaan swasta yang bisa dilakukan dengan busines to busines seperti yang dilakukan Ibu Menteri. BUMN tunduk pada negara karena bagian dari negara dan tidak tunduk pada
pasar. Ini diatur dalam UU BUMN, UU Perbendaharaan Negara,UU BPK. Segala macam deal-deal yang dilakukan BUMN tidak bisa menggunakan mekanisme B to B seperti yang dipraktekkan oleh Meneg BUMN,” tegas Fahri. Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi Widodo soal kemungkinan adanya “reshuffle” jilid II. “Semua tergantung Pak Presiden. Saya tetap bekerja sebaik mungkin,” kata Rini. (har/kmb)
KPK: DPRD Penerima Uang
Belum Tentu Tersangka JAKARTA - Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 yang menerima uang dari Gubenur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho belum tentu menjadi tersangka. “Orang yang menerima itu tahu tidak dari mana dana yang bermasalah? (Anggota DPRD) yang lain-lain ini menerima mungkin tidak diketahui, jadi hanya mengembalikan,” kata Wakil Ketua KPK Zulkarnain di Jakarta, Selasa. Pada Senin (10/11), KPK memanggil sembilan anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana suap kepada DPRD
Suluh Indonesia/ant
DISKUSI PANSUS RUU MINUMAN BERALKOHOL - Ketua Gerakan Nasional Anti Miras Fahira Idris (kiri) bersama Ketua Pansus RUU Anti Minuman Beralkhol Arwani Thomafi (kedua kiri) dan Ketua Harian YLKI Tulus Abadi (kanan) saat diskusi forum legislasi di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/11). Diskusi tersebut membahas penerapan RUU Minuman Beralkohol.
Mahfudz:
Pemerintah Tidak Perlu Miliki Juru Lobi KETUA Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq menilai pemerintah tidak perlu memiliki jasa juru lobi yang anggarannya dimasukkan dalam APBN jika telah memiliki “special envoy”. “Tidak perlu (pembiayaan jasa juru lobi masuk ke dalam APBN) jika pemerintah memiliki ‘special envoy’,” katanya di Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan, saat ini Indonesia memiliki “special envoy” untuk Timur Tengah yaitu Alwi Shihab. Menurut dia, seharusnya pemerintah harus menyiapkan tokoh-tokoh nasional menjadi “special envoy” untuk menjalin dan menjaga hubungan bilateral Indonesia dengan negara lain. “Menyiapkan tokoh-tokoh
untuk menjadi ‘special envoy’ untuk beberapa negara yang strategis hubungan bilateralnya dengan Indonesia,” ujarnya. Politikus PKS itu menilai dalam konteks hubungan bilateral, pemerintah Indonesia memang perlu tokoh-tokoh tertentu sebagau “special envoy” untuk negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Turki, Rusia, dan lain-lain. Menurut dia, “special envoy” itu adalah WNI yang dikenal dan diterima luas di nega-
Mahfudz Siddiq ra-negara tersebut serta punya jaringan luas kepada pihakpihak pengambil keputusan. “Sebagai ‘special envoy’, mereka harus dibiayai APBN dan jika pemerintah punya
tokoh-tokoh seperti itu maka pemerintah Indonesia tidak perlu lagi gunakan jasa lembaga lobi,” katanya. Sebelumnya, Menkopolhukan Luhut Binsar Panjaitan membuka opsi untuk memasukkan pembiayaan pengunaan jasa pelobi (lobbyist) untuk masuk ke dalam APBN berikutnya. Hal itu umenyusul adanya tudingan bahwa Pemerintah Indonesia menggunakan jasa para pelobi dengan biaya 80.000 dolar AS untuk bisa mendapat akses ke Gedung Putih, para pejabat Washington dan bertemu Presiden Barack Obama. Luhut mengatakan, negaranegara seperti Singapura, China, dan Filipina, memiliki pelobi resmi dari pihak pemerintah masing-masing di Amerika Serikat. (ant)
Sumut. Delapan orang anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 adalah Ristiawati, Alamsyah Hamdani yang saat ini berprofesi sebagai pengacara Hamdani dan rekan, Dosen Univ Muslim Nusantara Medan Hardi Mulyono, Imam Bandaharo Nasution, Andi Arba, Oloan Simbolon, Tagor Pandapotan Simangungsong, dan Mulyani. KPK juga memanggil anggota DPRD Sumut periode 20142019 yaitu Indra Alamsyah. Hamdani Alamsyah mengaku dicecar penyidik mengenai penerimaan uang. “Memperkuat apa yang sudah ditanya di Mako Brimob, seputar berapa uang yang diterima,” kata
Hamdani pada Senin (10/11). Namun Hamdani tidak mengungkapkan berapa uang yang ia terima. “Pendalaman saja, ada 17 pertanyaan,” tambah Hamdani. Sedangkan Indra Alamsyah juga enggan mengungkapkan pemeriksaannya. “Tanya ke penyidik,” jawab Indra singkat saat ditanya wartawan. Dalam perkara ini, KPK menyangkakan Gatot dengan pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 jo pasal 64 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 11 November 2015
4
Danau Cibiru
Dari Galian Menjadi Objek Wisata DALAM pekan ini, ribuan warga setiap hari memadati kawasan Danau Cibiru, mereka mengunjungi obyek wisata tersebut kemudian menyebarkan melalui media sosial. Danau yang awalnya merupakan bekas galian pasir, tiba-tiba airnya berubah berwarna biru dan kadang hijau.
Suluh Indonesia/ant
PERTUNJUKAN TOPENG MONYET - Seekor monyet beratraksi di Depok, Jawa Barat. Larangan pertunjukan topeng monyet membuat sejumlah pawang pindah ke daerah-daerah bebas razia.
Pertukaran warna air danau yang biasanya kecoklatan kemudian menjadi biru dan kadang hijau itu membuat warga sekitar penasaran. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, akan mengelola objek wisata Danau Cibiru di Kecamatan Cisoka optimal agar dijadikan
sumber pendapatan ssli daerah setempat. “Harus ada sarana maupun prasarana penunjang maka perlu koordinasi dengan instansi terkait,” kata Camat Cisoka Endah Sulistiowati di Tangerang, Selasa. Endah mengatakan pihaknya berencana mem-
bahas masalah obyek wisata itu dengan aparat Dinas Pemuda, Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) dan instansi lainnya supaya ada langkah untuk menangganinya. Pernyataan tersebut terkait Danau Cibiru yang berada di RT 13/01 Desa Cisoka yang sebelumnya merupakan bekas galian pasir, namun airnya tibatiba berubah berwarna biru dan kadang hijau. Pertukaran warna air danau yang biasanya kecoklatan kemudian menjadi biru dan kadang hijau itu membuat warga sekitar penasaran.
Bahkan belakangan ini warga yang datang berkunjung ke Cibiru tidak hanya dari Tangerang saja melainkan dari Cirebon, Lampung dan Tegal, Jawa Tengah. Para pengunjung melakukan foto selfi di sekitar obyek wisata itu kemudian disebar melalui media sosial diantaranya facebook. Setiap hari ribuan warga memadati obyek wisata itu sehingga mendatangkan pemasukan ke kas desa karena pengelola mematok tarif Rp2.000 tiap pengunjung. Pengunjung bahkan ada yang sengaja membawa air ber-
warna biru dan hijau itu ke tempat lain sebagai kenangan pernah mendatangi lokasi. Demikian pula pengunjung dapat menyaksikan obyek wisata tersebut seperti di Danau Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki air tiga warna. Menurut dia, ini merupakan fenomena alam, maka perlu dilestarikan agar dapat dinikmati oleh warga dan pengunjung dari daerah lain. Namun pihaknya akan mengajak pemilik bekas galian pasir tersebut agar bersedia untuk dapat mengembangkan menjadi obyek wisata. (ant)
Pemprov Diminta Relakan
Peralihan Tera Ulang KARAWANG - Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan Widodo meminta pemerintah provinsi merelakan peralihan kewenangan kegiatan tera ulang ke kabupaten/kota, karena peralihan kewenangan itu telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan. “Memang ada beberapa pemerintah provinsi yang sepertinya tidak merelakan peralihan kewenangan kegiatan tera ulang ke kabupaten/ kota,” katanya di sela-sela peresmian gedung UPTD Metrologi Legal Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Kabupaten Karawang, Jawa Barat, di Karawang, Selasa.
Ia menjelaskan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak kabupaten/kota terkait dengan peralihan kewenangan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya dari pemerintah provinsi ke kabupaten/kota. Selain menyiapkan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia, setiap kabupaten/kota juga diwajibkan mengantongi rekomendasi peralihan kewenangan kegiatan tera ulang dari provinsi. “Rekomendasi dari provinsi yang saya kira sulit bagi kabupaten/kota, karena memang ada beberapa pemerintah provinsi yang sepertinya tidak merelakan peralihan kewenangan itu. Padahal hal
Kilas
tersebut sesuai dengan Undang Undang Nomor: 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,” katanya. Widodo mengatakan kegiatan tera ulang itu berpotensi besar meningkatkan pendapatan asli daerah. Karena itu, tiap daerah kabupaten/kota di seluruh Indonesia perlu melakukan persiapan untuk menerima peralihan kegiatan tera ulang dari provinsi. Saat ini baru ada enam kabupaten/kota yang sudah menerima peralihan kewenangan kegiatan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya itu. Khusus untuk di Jawa Barat, baru di daerah, Karawang. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PERESMIAN JALAN SUKARNO DI BANDUNG - Ketua Yayasan Soekarno, Guruh Soekarno Putra (ketiga kiri), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (keempat kiri) dan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kelima kiri) meresmikan Jalan Dr.Ir. Sukarno yang sebelumnya bernama Jalan Cikapundung Timur di Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/11).
Buruh Bekasi
Gudang Avtur Ilegal Disegel SEBUAH gudang tempat penyimpanan avtur atau bahan bakar pesawat udara di Jalan Kertamukti, di jalan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga ilegal. Tempat tersebut kini dijaga ketat aparat kepolisian dan diberi batas police line. “Penggerebekannya Jum’at (6/11) malam. Itu mengacu dari laporan masyarakat. Sekarang kasusnya masih terus kita dalami,” ungkap Kapolres Tangsel, Ayi Supardan kemarin. Lebih lanjut Kapolres mengatakan, hasil gelar perkara diketahui bila yang ditemukan dilokasi adalah avtur, bukan BBM bersubsidi. Sedangkan pemilik avtur, berinisial PS, menjualnya dengan cara eceran, sebagai pengganti minyak tanah rumah tangga. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 53 Huruf b, c, dan d, tentang pengangkutan penyimpanan dan perniagaan bahan bakar minyak dan gas, sebagaimana diatur dalam UU RI No. 22 Th 2001, tentang Minyak dan Gas Bumi. (nov)
Tangsel Siapkan
Tolak Aturan Pengupahan BEKASI - Sekitar 1.000 buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia berupaya menutup sebagian badan Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi, Jawa Barat, dalam aksi demonstrasi penolakan aturan pengupahan, Selasa. Pantauan di lokasi melaporkan, aksi demonstrasi yang semula berlangsung kondusif di depan kantor Pemkot Bekasi Jalan Ahmad Yani, Nomor 1, Bekasi Selatan,
mulai “memanas” akibat agenda audiensi bersama perwakilan Pemkot Bekasi belum membuahkan hasil yang memuaskan kaum buruh. “Kami meminta ada surat rekomendasi penolakan terkait Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan dari Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada pemerintah pusat,” kata perwakilan demonstran Billy di Bekasi.
Namun upaya mediasi terkait tuntutan itu tidak membuahkan hasil karena Pemkot Bekasi hanya mengutus Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Makbullah untuk menemui demonstran. Para perwakilan buruh mengaku kecewa dan memilih untuk melanjutkan aksi demonstrasi di jalur lambat Jalan Ahmad Yani yang memang disediakan oleh aparat untuk lokasi berdemo.(ant)
Penyelundupan Digagalkan BALAI Besar Karantina Hewan dan Tumbuhan Bandara Soekarno-Hatta, menggagalkan upaya penyelundupan ratusan hewan jenis serangga dan reptil menuju Korea Selatan. “Pengiriman hewan tersebut tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi dan merupakan tergolong hewan yang dilarang untuk di jual belikan,” kata Kepala Bidang Penindakan dan Pengawasan Zainal Abidin di Tangerang, Selasa. Sebanyak 800 ekor hewan jenis serangga seperti kalajengking, laba-laba, kelabang serta reptil antara lain kadal dan soa, telah diamankan oleh Balai Besar Karantina Hewan dan Tumbuhan. Selain mengamankan barang bukti hewan, petugas juga menangkap seorang warga negara Korea Selatan yang merupakan penyelundup. Pelaku menyembunyikan hewan terlindungi tersebut di dalam sebuah koper. Namun, petugas berhasil memeriksanya melalui sinar X. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PELEBARAN LAJUR JALAN TOL - Pekerja menyelesaikan pekerjaan pelebaran lajur jalan pintu keluarmasuk gerbang tol Karawang Barat, di Karawang, Jawa Barat, Senin (9/11). Pelebaran agar dapat memperlancar arus lalu-lintas keluar-masuk gerbang tol Karawang Barat.
Kesadaran Peternak di Bogor Redah BOGOR – Para peneliti dari Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan riset “Penilaian Kandang Domba yang Sehat
dan Produktif” di sejumlah Desa/Kelurahan Lingkar Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, kemarin. Drh. Kukuh Santosa, sala-
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
lah satu peneliti dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPMIPB) mengatakan, kegiatan penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan petani/peternak dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama kandang dan budidaya yang selama ini telah diberikan pihak IPB. “Kegaiatan ini sekaligus upaya kami dalam memberikan apresiasi atas prestasi petani dalam manajemen domba, terutama untuk kategori kandang yang sehat dan produktif,” kata Kukuh. Menurut Kukuh, dalam kegiatan ini timnya melakukan kunjungan lapangan
dan wawancara dengan menggunakan bentuk khusus dari penilaian. “Ada 17 peternak yang kami jadikan obyek penelitian menggunakan metode purposive sampling nonprobability,” terangnya. Dari hasil penelitian tersebut, didapat kesimpulan bahwa sebagian besar kandang kambing/domba (52,94 persen) di Bogor ternyata belum mencapai kategori kandang sehat dan produktif atau dengan nilai akhir masih kurang dari 800 poin. “Kebersihan kandang, jenis dan mutu pakan yang baik sangat mentukan hasil produktivitas dan reproduksi ternak yang dihasilkan,” tegasnya. (bas)
Rumah Aman Korban Seksual Anak TANGSEL - Pemerintah kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku siap mendukung pembentukan rumah aman bagi korban kekerasan seksual terhadap anak serta kdrt. Dengan adanya rumah aman ini nantinya kasus yg menimpa korban dapat segera ditindaklanjuti karena merupakan program dari kepolisian. “Kemarin kami juga sudah diskusi dgn kapolres mengenai rumah aman yg ada di tangsel ini. Untuk masyarakat yg mendapat kdrt ini disampaikan ke rumah aman,” ungkap Walikota Tangsel, Airin Rachmy Diany kemarin. Lebih lanjut Airin mengakui jika kasus kekerasan terhadap anak di Tangsel marak terjadi. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang melaporkan kasus tersebut. Dirinyapun menilai kondisi ini adalah sesuatu yang baik karena dengan adanya mas y a r a k a t y a n g m e l a p o r,
maka dapat langsung dilakukan penindakan. Untuk rumah aman ini, sambung Airin juga discreening sehingga tidak sembarangan. Rumah aman akan diintegrasikan dgn satgas perlindungan anak atau p2tp2a. “Dengan keberadaan polres tangsel bisa segera ditindaklanjuti. Berbeda dgn dlu harus koordinasi dgn jaksel atau kota tangerang dulu,” imbuhnya. Untuk pencegahan kasus kekerasan seksual terhadap anak yang banyak ditimbulkan sebagai dampak dari media sosial, Airin berharap adanya program smart city, wifi gratis dengan komitmen internet sehat dapat menekan dampak negatif yang mungkin timbul terhadap anak. “Meski demikian orangtua juga tetap harus mengawasi gadget anak. Jika perlu ketahui password medsos anak bersangkutan, ” pungkasnya. (nov)
Warga Disabilitas
Depok Akan Dilatih Nyoblos
DEPOK - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok bakal memberikan sosialisasi bagi penyandang disabilitas, 21 November mendatang. Pasalnya, dalam Pilkada serentak Desember mendatang, kurang dari 1.033 warga Disabilitas di Depok berhak mengikuti pelaksanaan Pilkada. Komisioner KPUD Kota Depok, Nurhadi, mengatakan bahwa secara umum pengertian disabilitas merupakan orang-orang yang memiliki hambatan ketika beraktivitas. Berdasarkan data KPUD Depok, terdapat 278
orang tuna daksa, 117 orang tuna netra, 231 tuna rungu, 235 orang tuna grahita, serta 172 orang penyandang disabilitas lainnya. Menurutnya, sosialisasi tersebut merupakan kolaborasi KPU RI, KPUD Depok, dan masing-masing organisasi penyandang disabilitas, seperti Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI), dan lainnya. Materi sosialisasi seputar tata cara memilih dan simulasi pencoblosan. “Peserta simulasi ada 200 orang, masing-masing dari KPU 100 orang dan KPUD Depok 100 orang. Untuk peny-
adang tuna wicara kita akan menghadirkan orang yang mengerti bahasa isyarat, dan ada petugas yang membantu untuk tuna daksa,” katanya, di Depok, kemarin. Rencananya, sosialisasi penyandang disabilitas akan diselenggarakan di Gedung Apung Universitas Indonesia. Alasannya, lokasi tersebut memadai untuk penyandang disabilitas. “Di sana tidak ada tangga sehingga mempermudah aktivitas penyandang disabilitas,“ tukasnya. Selain itu, terdapat pula dua lembaga pemantau independen terakreditasi.(jif)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 11 November 2015
F OKUS Pariwisata Berbasis Alam dan Kehidupan Sosial Bali ANYAK yang mempertanyakan tentang dasar kepariwisataan Bali saat ini. Apakah pariwisata yang berbasis budaya masih dipakai sebagai patokan. Pertanyaan ini sesungguhnya masih amat lebar kalau diterjemahkan kebudayaan itu segala produk manusia yang kemudian diturunkan. Akan tetapi garis bawah dan maksud dari pertanyaan itu adalah tentang budaya seni dan kebiasaan ritual yang dilakukan masyarakat di Bali. Jika maksudnya demikian, maka pariwisata yang berbasis seni dan ritual itu boleh dikatakan sudah jauh berkurang. Mungkin di masa lalu, hal ini masih berlaku, semisal di periode tujuh puluhan. Turis banyak yang mengunjungi pura, orang sembahyang, peninggalan kuno sampai dengan pengabenan. Akan tetapi, kini lebih banyak kelihatan pariwisata yang ada adalah tentang kemasan. Maksudnya turis mengunjungi pantai, pusat perbelanjaan, atau pergi ke gunung untuk melihat pemandangan. Juga ke desadesa untuk melihat pemandangan desa. Untuk turis domestik, sekarang banyak pariwisata kemasan yang dijual. Mengunjungi kebun binatang, kompleks serangga, atau ke mall lebih banyak dilakukan. Bahkan tidak jarang tutris-turis yang berasal dari Asia Timur, juga mengunjungi mall. Ini artinya pergeseran terhadap objek pariwisata di zaman sekarang ini sudah mulai muncul. Ada beberapa konsekuensi terhadap pergeseran ini. Yang pertama, bermanfaat secara negatif. Terutama pada seremonial bagi masyarakat Bali, berkurangnya atau bahkan tidak adanya tontonan pada seremonial di pura akan membuat bertambah wibawanya seremonial tersebut. Rasanya kurang etis apabila kita sedang bersembahyang, tiba-tiba difoto, ditonton oleh turis. Seremonial yang seharusnya suci dan khidmat itu, tidak selayaknya dikomersialkan. Apalagi ada yang berkomentar macam-macam. Jika memang datang untuk menyaksikan bangunan tempat sembahyang bersejarah, itu masalahnya berbeda. Tetapi, tentu apabila umat sedang melakukan persembahyangan, tidaklah pantas ditonton. Sembahyang tidak pantas dikomersialkan. Akibat kedua adalah eksploitasi. Artinya semakin banyak pariwisata kemasan yang ditawarkan di Bali, maka akan tereksploitasilah alam di Bali. Pantai akan terjual, tanah sawah beralih fungsi menjadi karaoke, mall, atau apa pun yang bisa dijual. Desa-desa juga tereksploitasi karena dipakai sebagai objek pariwisata. Kenyataan inilah yang paling berbahaya bagi kelanjutan keasrian alam di Bali. Bahwa saat ini banyak turis dari dalam negeri yang masuk ke Bali, memang mengharuskan ada peringatan bahwa periwisata kemasan ini akan masuk lebih banyak dan lebih besar pula potensi kerusakan dan alih fungsi lahan tersebut. Berkembangnya bisnis pengontrakan lahan puluhan tahun untuk vila pun mempunyai risiko yang berbahaya bagi Bali. Sekarang sudah banyak tanah pinggiran yang beralih fungsi. Karena itulah, terhadap industri pariwisata, yang perlu dipkirkan adalah kelanjutan alam dan daya tahan mental masyarakat. Memang benar bahwa pariwisata memberikan pendapatan lebih banyak kepada masyarakat. Akan tetapi, secara tidak sadar kita telah melepaskan hal paling mendasar dalam sistem sosial kita. Misalnya membiarkan turis masuk saat kita bersembahyang. Atau secara tidak sadar kita melupakan keturunan karena tanah-tanah telah beralih fungsi. Sering juga kesilauan akan uang membuat segala yang menyangkut alam dan hak sosial mendasar menjadi ‘’terjual’’. Itulah sebabnya, ke depan, kita harus mampu membuat rancang bangun, perencanaan sosial yang matang dalam konsepsi pariwisata ke depan. Bukan berarti kita tidak setuju dengan pariwisata, akan tetapi menyaring yang lebih cocok untuk alam, masyarakat dan masa depan generasi di Bali. ****
B
Bang D
el
KPK tahan Ketua DPRD Sumut periode 2014-2019
Yang lain tunggu giliran ...
5
Cerdas Menyikapi Manuver Politik di Pilkada POLEMIK hangat terjadi atas penetapan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sesuai Pasal 421 KUHP beberapa waktu lalu. Hal itu terkait kasus penyalahgunaan wewenang renovasi Pasar Turi Surabaya, yang dikerjakan kontraktor PT Gala Bumi Perkasa. Risma dibuat meradang atas berita yang menyudutkan secara sepihak tertsebut. Masyarakat Surabaya dibuat waswas atas penetapan Tri Rismaharini sebagai tersangka, di mana ujung-ujungnya dapat menjegalnya untuk tampil sebagai calon wali kota Surabaya. Rekam jejak selama memimpin Kota Surabaya, banyak kemajuan yang dirasakan masyarakat telah dicapai. Polda Jawa Timur akhirnya mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena dalam gelar perkara yang dilakukan tidak cukup bukti. Ini menjadi pelajaran berharga, di mana tidak adanya koordinasi yang memadai antara kejaksaan dan kepolisian dalam penanganan kasus. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah ini bagian dari manuver politik yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab, agar Risma ditetapkan sebagai tersangka? Apakah ini bagian dari konspirasi kampanye hitam dalam upaya menjatuhkan pasangan petahana yang dilakukan lawan politiknya? Ataukah ini bagian dari test case dalam mengukur tingkat popularitas sesungguhnya calon petahana, dalam rangka mengatur strategi politik pemilihan wali kota Surabaya oleh tim sukses Risma sendiri? Penyelenggaraan pilkada serentak babak pertama, 9 Desember 2015, yang diikuti oleh 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 36 kota menjadi titik krusial, bila kita tidak dewasa menyikapinya. Bila masih ada pihak tertentu melakukan manuver dalam rangka menciptakan kegaduhan dalam rangka mencari keuntungan secara sepihak, maka akan dapat menjadi bumerang. Belajar dari kasus penetapan Tri Rismaharini sebagai tersangka, justru ini menjadi titik balik yang menaikkan popularitasnya. Menurut hasil survei Jatim Parliamentary Watch (JPW) tingkat popularitas Tri Rismaharini mencapai 63,48 persen, sedangkan lawannya Rasiyo-Lucy hanya 22,56 persen. Sebelumnya petahana Tri Rismarini tidak mendapat lawan tanding, ada tarik ulur pasangan diusung parpol Demokrat dan PAN, kemudian menghilang saat pendaftaran karena ada pertimbangan, biaya, keluarga, serta di mana tidak mungkin dapat mengalahkan popularitasnya. Tentu ini menjadi suatu keniscayaan atas keberadaan suatu parpol yang tidak mampu menyiapkan kadernya secara matang. Keadaan lama vakum sebelum muncul pasangan calon, Rasiyo– Lucy. Kita harapkan ini bukan calon
Oleh I Nyoman Sugiarta* na dilakukan tanpa kedewasaan.
Menjelang berlangsungnya pilkada di Bali, sangat dikhawatirkan apabila perangkat desa ikut terseret politik praktis yang menjebak. Bagaimana misalnya apabila bendesa adat menjadi tim sukses pasangan calon tertentu, demi iming-iming materi mau menggiring masyarakatnya secara sepihak. Diikuti dengan adanya ancaman terselubung agar masyarakat takut. Hal ini akan menjadi anomali yang merugikan kebebasan politik masyarakat menggunakan hak pilihnya secara semestinya. Untuk itu kita harapkan bendesa adat yang mempunyai kewenangan cukup luas, mampu berdiri secara bijak/adil, sehingga masyarakat merasa nyaman menggunakan hak politiknya.
boneka, hanya sebagai penggembita belaka. Walau muncul menjelang detik-detik terakhir, kita harapkan ini hanya strategi politik dalam membaca situasi yang tepat saja. Santernya isu trik politik saat pilkada yang dilakukan secara terselubung dalam upaya menjatuhkan pihak lawan politik atau menghambat penyelenggaraan pilkada akan menjadi anomali yang tidak mencerdaskan masyarakat. Adanya upaya lihai, bagaimana menjatuhkan wibawa lawan politik dengan cara tidak terpuji, menjadi titik krusial yang akan melahirkan kegaduhan bila masyarakat ikut terpancing. Trik politik yang tidak mencerdaskan ini dalam upaya menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lawan politik atau penyelenggara pilkada. Menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, oleh siapa pun dengan cara apa pun akan mencederai pilkada itu sendiri. Pilkada serentak yang diikuti oleh 269 dengan biaya Rp 6,7 triliun akan sia-sia kare-
Perangkat Desa Menjelang berlangsungnya pilkada di Bali, sangat dikhawatirkan apabila perangkat desa ikut terseret politik praktis yang menjebak. Bagaimana misalnya apabila bendesa adat menjadi tim sukses pasangan calon tertentu, demi iming-iming materi mau menggiring masyarakatnya secara sepihak. Diikuti dengan adanya ancaman terselubung agar masyarakat takut. Hal ini akan menjadi anomali yang merugikan kebebasan politik masyarakat menggunakan hak pilihnya secara semestinya. Untuk itu kita harapkan bendesa adat yang mempunyai kewenangan cukup luas, mampu berdiri secara bijak/adil, sehingga masyarakat merasa nyaman menggunakan hak politiknya. Perangkat desa adat maupun dinas harus mampu meletakkan konteks pilkada sebagai media mencerdaskan masyarakat memilih pemimpin daerahnya. Memberi keleluasaan memilih, menjadi faktor utama dalam partisipasi politik masyarakat. Keadaan kondusif ini adalah bagian dari pendidikan politik yang mampu menekan munculnya budaya money politics yang marak terjadi menjelang pilkada. Perangkat desa sebagai mediator politik yang berada di hulu, harus mampu meletakkan konteks pilkada sebagai manifestasi membangun kesadaran masyarakatnya. Justru jangan dikebiri dengan pernyataanpernyataan bernada ancaman yang menyudutkan. Seperti ancaman kasepekang yang sangat ditakutkan masyarakat adat di Bali. Ada kecenderungan meningkatnya jumlah orang stres mulai dari pasangan calon, tim sukses, PNS, menjelang pilkada disebabkan ketidakmampuan mengendalikan diri sebagaimana semestinya. Pasangan calon dan tim sukses yang sudah mengeluarkan biaya besar, namun tingkat elektabilitasnya tidak meningkat, bisa menghadapi beban spikologis yang selalu menghantui. Karena, biaya yang telah dikeluarkan mis-
alnya, memakai uang panas/pinjaman. Sementara bagi PNS di daerah, tekanan politik menjelang pilkada semakin besar dari pasangan calon atau tim sukses yang mempunyai pengaruh kuat. Tidak jarang mesin politik paslon bekerja ekstrakeras menggiring PNS agar mau memilihnya. Bagi PNS yang tidak kuat, terutama yang menduduki jabatan, berada dalam tekanan akan menimbulkan beban psikologis. Sejak dimulainya pilkada langsung, kita telah menyelenggarakan 852 pilkada. Suatu jumlah yang spektakuler, di mana telah menguras anggaran dan waktu yang cukup besar. Kalau dirata-ratakan, kita menyelenggarakan pilkada tiga hari sekali. Ini rekor baru setelah reformasi. Dalam keadaan carutmarut ini, dapat kita bayangkan kesibukan tiap daerah penyelenggara pilkada menguras energi yang besar. Bila ujung-ujungnya hanya melahirkan pemimpin daerah yang instan, penuh masalah hukum, maka pilkada hanya berbuah kesiasiaan. Untuk itu perlu adanya tata penyelenggaraan pilkada lebih matang, baik menyangkut waktu penyelenggaraan yang lebih terkendali, maupun beban anggaran yang lebih efisien. Manfaat terselenggaranya pilkada serentak sesuai dengan Perppu Nomor 1 Tahun 2014, diharapkan perencanaan pembangunan lebih sinergis antara pemerintah pusat dengan daerah. Bagaimana pilkada mampu memperkuat koordinasi tata pemerintahan dan pengelolaan keuangan sehingga mampu menciptakan kinerja yang maksimal untuk kepentingan rakyat. Secara teknis terselenggaranya pilkada secara serentak mampu meningkatkan efisiensi beban anggaran serta waktu. Masyarakat tidak perlu berulangulang pergi ke bilik suara, serta menekan pengeluaran APBN/APBD. Bila pilkada secara serentak mampu dilaksanakan dengan baik, maka diharapkan pelantikan kepala daerah terpilih juga dapat dilaksanakan dengan cara yang sama. Terselenggaranya pilkada dapat melibatkan segenap komponen masyarakat secara dewasa, maka akan berdampak lahirnya pemimpin yang matang. Menjadi tanggung jawab parpol menyiapkan kader terbaik sebagai calon pemimpin daerah yang mumpuni. *Penulis, peminat masalah sosial masyarakat, Staf pengajar Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Tawuran Merupakan Budaya Masyarakat Indonesia BEBERAPA hari yang lalu kita dihebohkan oleh stasiun televisi yang mengabarkan adanya gerakan penolakan Bobotoh masuk ke Jakarta oleh suporter Persija atau Jakmania dalam laga final antara Persib vs Sriwijaya VC di Gelora Bung Karno. Siaga 1 yang dilakukan aparat keamanan mungkin menjadi hal yang meyakinkan bahwa Polisi sangat siap untuk mencegah terjadinya hal-hal buruk. Kesigapan aparat kemanan sangat luar biasa dan terlihat mantap dalam upaya pencegahan, penanganan dan penyelesaian. Saya rasa ini semua adalah sesuatu yang sangat serius namun ada hal yang lebih serius dibalik perseteruan antara Bobot-
oh dan Jakmania. Pengamanan siaga 1 itu adalah seperti sesuatu yang sangat berbahaya. memang suporter Jakmania sudah menunjukkan aksi anarkis sesuai kapasitasnya sebagai sipil. Namun pikiran saya tertuju pada suatu tempat yang kosong tanpa pengamanan bahkan longgar untuk suatu kegiatan yang penting. Entah kegiatan apa. Saya hanya menerka saja sebagai masyarakat awam. Sebab kita sama-sama paham bahwa tawuran adalah salah satu kebudayaan anak muda Indonesia yang terus ada hingga hari ini. Sebab musababnya pun kadang tidak ada. Abi Fatihah Jakarta
Rakyat Indonesia Belum Lepas dari Perbudakan? SUDAH pernah media mengangkat berita tentang ada praktek perbudakan dalam suatu rumah mewah UKM yang mempekerjakan buruhnya dengan cara yang tidak manusiawi. Namun akhirnya kasus ini hilang begitu saja tanpa pemberitaan lebih lanjut tentang jaringan yang melakukan perbuatan keji itu. Apakah sudah dihukum sesuai hukum yang berlaku atau bagaimana? entahlah. Indonesia masih belum aman dari perbudakan. Cobalah tengok disekitar kita ada perusahaan keluarga yang melakukan aturan semaunya. Tidak ada aturan jam kerja yang sehat untuk karyawan. Karyawan bekerja seperti kuda bahkan lebih. Disalah satu perusahaan yang
tidak saya sebutkan namanya. Ada perusahaan keluarga yang kebetulan etnis tertentu yang merajai perekomian Indonesia. Telah melanggar peraturan Depnaker karena ada karyawatinya cuti melahirkan hanya diberi waktu dua bulan. Padahal seharusnya tiga bulan. Pemerintah mungkin sudah sangat sibuk. Jadi pasti sangat butuh bantuan do’a agar mampu menyelesaikan persoalan yang terus bertumpuk ini. Saya sarankan pemerintah harus berhenti memaksakan diri memikul tanggung jawabnya yang berat itu. Jika memang sudah tidak mampu lagi. Lebih baik terus terang. Sinto Kemanggisan, Jakarta
Benarkah Janji Gubernur Saat Kampanye? MASIH ditemukan keadaan jalan yang membahayakan di ruas jalan kota Jakarta. Proses perbaikan yang menurut saya terkesan main-main dan sangat lama. Ada guratan yang berbahaya di aspal yang hendak diperbaiki di sekitar jalan Daan Mogot tepatnya di lampu merah perempatan Green Garden bawah fly over pesing. Bekas guratan di aspal yang terkena air hujan dapat menggelincirkan sepeda motor. Mungkin hal ini tidak berarti apa-apa bagi mereka yang bermobil. Di jalan Puri menuju lampu merah Puri perempatan ada jalan yang sedang diperbaiki. Saya bersyukur karena area ini rawan banjir. Saya melihat ada niat baik dari pemerintah yang fokus untuk
mengantisipasi banjir dari musim penghujan yang segera datang. Jakarta masih terseok-seok untuk menjadi kota yang modern. Saya rasa Jakarta akan tidak pernah mengalami kota yang modern jika yang dimaksud ingin seperti New York, Singapura, bahkan Kuala Lumpur atau Bangkok. Hal ini karena terlalu gawat keadaan masyarakat yang sudah terlanjur mengandalkan Jakarta sebagai pusat Ekonomi. Terlalu lama Pemerintah mencari jalan keluar atas masalah ini. Tak menemukan juga jalan keluar. Karena mereka terlalu mengandalkan teori-teori asing. Alamsyah K Meruya Ilir, Jakarta Barat
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 11 November 2015
6
Persib Dihantui Banyak Masalah JAKARTA - Menghadapi perhelatan Piala Jenderal Sudirman, Persib Bandung dihantui banyak masalah, khususnya kondisi pemain. Persib dihadapkan pada persoalan belum lengkapnya pemain, yang masih memperkuat tim lain di Habibie Cup, dan harus menyatukan pemain U-21 ke dalam permainan.Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman, menjelaskan sejauh ini Persib latihan tanpa lima pemain karena masih dibutuhkan tim peserta Habibie Cup. Kelima pemain itu adalah Firman Utina, Konate Makan, Zulham Zamrun, Jajang Sukmara, dan Abdul Rahman, sesuai jadwal Habibie Cup, nantinyta para pemain baru bisa bergabung tim pada 12 November mendatang “Tentu kondisi ini tidak baik, mereka belum gabung, sementara Persib sudah harus melawan Persela Lamongan pada 15 November. Kami tidak bisa menerapkan strategi dengan baik tanpa mereka. Terpaksa kami harus bisa memaksimalkan pemain yang ada jika mereka tidak bisa langsung tampil lawan Persela nanti,”
ungkap Djadjang ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Tercatat Persib dalam grup ini harus bersaing ke babak selanjutnya melawan tim kuat macam Pusamania Borneo FC, kemudian Persela Lamongan, Surabaya United, dan PS TNI. Selain pemain, permasalah Persib lainnya adalah regulasi di Jenderal Sudirman Cup dimana setiap peserta harus menurunkan pemain U-21 di starting eleven setiap pertandingan, sehingga untuk memenuhi regulasi, Djajang terpaksa memanggil Gian Zola (gelandang) dan Febri Hariyadi (sayap). Kondisi ini menjadi beban, karena selama ini Persib jarang memakai pemain muda, dan selalu menggunakan pemain senior berpengalaman. “Masalah Persib banyak, terutama belum gabungnya lima pemain dan harus memasukkan dua pemain muda memusingkan saya menyiapkan tim. Sejauh ini, permainan tim baru terbentuk 60 persen. Kami akan terus asah mereka dengan uji coba sebelum ke Surabaya Jumat nanti,” tukasnya. (pts)
Suluh Indonesia/ant
PEMBUKAAN TURNAMEN PIALA SUDIRMAN - Presiden Joko Widodo menendang bola sebagai tanda dimulainya Turnamen Piala Sudirman di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (10/11). Turnamen sepakbola tersebut diikuti 15 klub dan dibagi menjadi tiga grup.
PSSI Kirim Nama
Tanpa Perwakilan Pemerintah JAKARTA - Setelah mendapat mandat dari delegasi FIFA-AFC, PSSI akhirnya mengirimkan nama-nama yang akan diajukan untuk berada dalam Komite Ad Hoc Reformasi dari berbagai unsur sepak bola. Nama-nama tersebut sudah dikirimkan PSSI ke pihak delegasi FIFA-AFC pada 9 November lalu yang terdiri dari unsur-unsur terkait, seperti wasit, pemain dan pihakpihak lainnya. “Kami sudah mengirmkan nama-nama, jumoahnya sekitar belasan, yang menyertakan unsur-unsur terkait sepak bola, sesuai pertemuan delegasi FIFA-AFC ke Jakarta beberapa waktu lalu,” kata Sekjen
PSSI Tak Hadiri Pembukaan JAKARTA - Walau tak menyertakan perwakilan saat pembukaan Piala Jenderal Sudirman, namun PSSI tetap mendukung penuh perhelatan tersebut. Ketidakhadiran perwakilan PSSI tersebut dikarenakan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti sedang menunaikan ibadah umroh di Arab Saudi, sedangkan pengurus lain masih berkutat dengan tugasnya masing-masing. “Kami pastikan tidak ada perwakilan PSSI yang menghadiri pembukaan Piala Jenderal Sudirman, dan sudah menyampaikan secara langsung kepada Ketua Penyelenggara, Letjen TNI Agus Sutomo, bahwa undangan yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI tidak bisa hadir, karena umroh, saya sendiri tidak bisa meninggalkan Kantor PSSI,” papar Sekjen PSSI, Azwan Karim kepada wartawan di Kantor PSSI Jakarta, kemarin. Walau tak menghadiri pembukaan, Azwan menepis kabar ini bentuk penolakan, dan sebaliknya PSSI mendukung penuh perhelatan Piala Jenderal Sudirman yang berlangsung di Arema, Malang. “PSSI tetap komitmen mendukung perhelatan ini, karena perhelatan ini juga bagian penting bagi perhelatan sepak bola Indonesia ditengah kondisi saat ini,” papar Azwan. (pts)
PSSI, Azwan Karim di Kantor PSSI Jakarta, kemarin. Dengan menyertakan nama-nama tersebut Azwan berharap FIFA akan segera memberikan respon dan putusan untuk menentukan siapa saja nama-nama yang berhak berada di Komite Ad Hoc Reformasi. “Kita diberi deadline untuk menyertakan namanama pada 13 November, dan sekarang sudah kita kirim. Kita serahkan FIFA untuk memilih dan menentukan, apakah elemen yang kami sertakan tersebut berhak dalam Komite Ad Hoc Reformasi atau tidak,” papar Azwan. Seperti diketahui pembentukan Komite Ad Hoc Refor-
masi tersebut direstui delegasi FIFA-AFC untuk membantu menyelesaikan konflik sepak bola Indonesia dan bekerja hingga Desember mendatang, tepatnya saat rapat komite exco FIFA 2-3 Desember. “Jadi kerja Komite Ad Hoc Reformasi tidak banyak, maka usai diputuskan FIFA bisa bekerja cepat,” tutur Azwan. Namun Azwan memastikan dalam nama-nama yang diberikan ke delegasi FIFA-AFC tersebut tidak ada dari unsur pemerintah, karena pihak pemerintah akan menyerahkan secara langsung. “Namanama dari pemerintah nanti akan dikirim langsung ke pihak delegasi FIFA-AFC, dan tidak
melalui PSSI, kita biarkan pemerintah mengirim sendiri,” jelasnya. Dengan rangkumnya namanama dari perwakilan, Azwan berharap Komite Ad Hoc bisa segera terbentuk dan bekerja untuk mendapatkan hal-hal positif bagi penyelesaian sepak bola Indonesia. “Kita berharap besar semakin cepat semakin baik untuk pembentuka Komite ini, sehingga nantinya ada progres yang positif mengejar pembahasan pada rapat exco FIFA dan bisa membebaskan sanksi Indonesia, dan keluar dari sanksi FIFA bersamaan dengan dilepaskannya pembekuan dari Menpora terhadap PSSI,” tambahnya. (pts)
Kualifikasi Sepak Bola PON
Belum Jelas
GORONTALO - Kisruh sepak bola yang melibatkan Kementerian Pemuda Olahraga dan PSSI, yang mengakibatkan pembekuan dari FIFA, ikut berpengaruh pada pelaksanaan kualifikasi untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar. Sekretaris Asprov PSSI Gorontalo L Wungguli, Selasa, mengatakan pelaksanaan kualifikasi untuk cabang sepak bola memang saat ini telah tertunda, karena sebelumnya akan dilaksanakan di Manado, Sulawesi Utara. Namun karena adanya ketidakpastian dari KONI maupun tim transisi pembentukan Kemenpora, maka semua daerah masih menunggu, termasuk tim Pra PON Gorontalo yang sudah mempersiapkan di-
rinya selama beberapa bulan. “Seluruh tim maupun pengurus masih menunggu ketidakjelasan jadwal pelaksanaan kualifikasi PON tersebut,” kata Wungguli. Dia menambahkan, sebagian besar pemain yang masuk dalam tim kualifikasi PON untuk Gorontalo, adalah mereka yang ikut pada turnamen Piala Presiden di beberapa klub waktu lalu. Sekretaris KONI Povinsi Gorontalo Mud Mada mengakui, bahwa memang sampai saat ini pihaknya masih menunggu surat dari pengurus KONI Pusat maupun tim transisi, tentang kapan jadwal pelaksanaan kualifikasi PON. “Untuk tempat pelaksanaan kualifikasi, kami telah menerima informasi yakni di Provinsi Banten, namun tetap masih menunggu surat
resmi,” kata Mud. Beberapa waktu lalu tim Pra PON cabang sepak Bola telah siap untuk berangkat ke Manado Sulawesi Utara, namun saat dikonfirmasi ternyata panitia tidak siap dikarenakan belum ada jadwal dan penetapan baik dari KONI Pusat maupun tim transisi. Dia mengharapkan, agar ketidakpastian jadwal pelaksanaan kualifikasi tersebut segera mendapat perhatian pemerintah, sebab dana yang dibutuhkan untuk membentuk tim makin bertambah dan ini salah faktor yang sangat membebani pengurus di daerah. “Kami secara jujur mengakui bahwa sangat kesulitan dana untuk mempersiapkan tim ini, sehingga jangan sampai jadwalnya berlarut-larut,” kata Mud. (ant)
lahraga
7
Suluh Indonesia, Rabu 11 November 2015
Spieth Kembali
Ke Puncak Peringkat Dunia
Suluh Indonesia/ap
SHANGHAI - Pemenang dua turnamen utama 2015 Jordan Spieth secara resmi kembali ke puncak peringkat dunia setelah dia menggeser posisi pegolf Australia Jason Day di daftar peringkat dunia yang diumumkan kemarin. Spieth berada di posisi ketujuh pada turnamen WGC-HSBC Champions di Shanghai pada Minggu, dan itu cukup untuk menjadikannya kembali sebagai pegolf nomor satu dunia dan berhak ikut turnamen utama Masters, AS Terbuka dan FedEx Cup, ketika Day menyatakan absen di turnamen tersebut karena kelahiran anak keduanya. Sebetulnya Rory McIlroy berpeluang meraih posisi pegolf nomor satu dunia, namun posisi dia kalah dari Spieth setelah turnamen AS Terbuka pada Juni lalu dan dia harus pasrah merosot ke posisi tiga setelah gagal mempertahankan gelar di Inggris Terbuka karena cedera enkel ketika bermain sepak bola. Sementara Day telah memenangi enam turnamen pada 2015, termasuk PGA Championship pada Agustus selama perburuan empat gelar dalam enam start ketika dia meraih peringkat puncak dunia untuk pertama kali. (ant)
JUMP SHOOT - Pemain Golden State Warriors Harrison Barnes (kanan) melakuakn jump shoot melewati pemain Detroit Pistons Reggie Jackson (1) pada lanjutan kompetisi NBA di Oakland, California, kemarin.
Golden State Catat
Kemenangan Kedelapan Beruntun OAKLAND - Leandro Barbosa dan Harrison Barnes total membukukan 12 angka saat timnya melaju 186 pada awal kuarter keempat, dan Golden State Warriors menaklukkan Detroit Pistons dengan skor 109-95 untuk mencatatkan kemenangan kedelapannya secara beruntun. Warriors, tim terakhir di NBA yang tidak terkalahkan untuk tahun kedua secara beruntun, kini melampaui catatan kemenangan beruntun klubnya pada pertandingan-pertandingan pembukaan musim dengan keunggulan satu kemenangan, pada rekor yang dicatatkan pada musim 1960/ 1961 ketika klub itu masih bermarkas di Philadelphia.
Golden State memenangi delapan pertandingan mereka dengan torehan angka total 142 angka, rata-rata 17,8 angka. Harapan akan terjadinya pertarungan seru antara guard Warriors Stephen Curry, pencetak angka terbanyak di NBA, melawan center Pistons Andre Dummond, dengan catatan rebound terbanyak di liga, tidak terwujud. Curry mencetak 22 angka, namun ia hanya memasukkan tujuh dari 18 percobaan lemparan yang turun 12 angka dari nilai rata-ratanya musim ini. Sementara itu Drummond, dibuat repot oleh dua “big men” Golden State Festus Ezeli dan Andrew Bogut sepanjang malam. Ia hanya
memasukkan 14 angka dan melakukan 15 rebound dalam 35 menit setelah meneror Portland Trail Blazers dengan catatan 29 angka dan 27 rebound saat Pistons menang pada Minggu malam. Warriors unggul 80-76 sebelum forward cadangan Andre Iguodala membawa Golden State membuka kuarter keempat dengan melakukan dunk. Barnes menindak lanjuti dengan lemparan tiga angka sebelum Barbosa berkontribusi dengan gerakan drive dan lemparan tiga angkanya, untuk menutup laju 12-2 yang membuka keunggulan 92-78. Drummond, yang dibangku cadangkan untuk tampil pada kuar-
Schweinsteiger Dukung
Van Gaal Sukes di United MANCHESTER - Bastian Schweinsteiger mendukung Louis van Gaal untuk mencapai kesuksesan di Manchester United seperti saat ia melatih di Bayern Munich, dan memohon kepada para penggemar untuk bersabar dan menunggu ideide pria Belanda itu dapat terlaksana dengan sempurna. United hanya mencetak tiga gol dari lima penampilan terakhirnya namun mereka menghuni peringkat keempat di klasemen Liga Utama Inggris, tertinggal dua angka dari pemuncak klasemen Manchester City, dan juga memuncaki klasemen grup Liga Champions mereka. Bagaimanapun, tim ini dikritik karena dianggap kurang kreatif dan para penggemar mencemooh penampilan mereka belakangan ini. Sedangkan gaya permainan pria Belanda itu yang mendasarkan pada penguasaan bola memicu
suara negatif dari sejumlah mantan pemain, di antaranya Paul Scholes, yang menyebut tim itu membosankan. Schweinsteiger, yang merupakan bagian dari tim Bayern Munich 2009/2010 yang dilatih Van Gaal dan menjuarai Liga Jerman dan Piala Jerman, menarik perbandingan terhadap masa kerja pria itu di Jerman dan situasi terkini United. “Saya melihat adanya kesamaan antara Louis van Gaal di sini dan di Bayern Munich,” ucap sang gelandang kepada situs resmi klub (www.manutd.com). “Di Munich, dibutuhkan waktu sebelum tim memahami benar bagaimana sepak bola yang ia ingin kami mainkan, namun pada akhirnya kami memenangi gelar Liga Jerman dan menembus final Liga Champions.” “Anda harus bersabar. Namun tentu saja, selama itu Anda harus menang, Anda harus mendapatkan hasil-ha-
sil (bagus), dan Anda harus mencetak gol.” “Ini bukan tentang Oktober atau November — ini tentang Mei. Saya yakin Louis akan membawa kesuksesan ke United. Saya yakin bahwa itu akan terjadi namun kami harus melakukan pekerjaan kami dan kami harus berkembang,” tambahnya. Pemain yang telah membawa negaranya menjuarai Piala Dunia ini memahami rasa tidak senang para penggemar dengan gaya bermain Van Gaal yang membosankan, dibandingkan dengan gaya bermain United yang menyerang di masa lalu, namun menegaskan bahwa ada lebih dari satu cara untuk mencapai kesuksesan. “Sepak bola bukan hanya tentang menyerang. Terdapat tim-tim dengan gaya bermain yang berbedabeda, dan mereka juga memenangi gelar-gelar.” (ant)
ter keempat, kembali untuk mengonversi peluang. Bagaimanapun, Barbosa kembali mencetak angka dari luar wilayah tiga angka, shooting guard Warriors Klay Thompson menyodorkan bola kepadanya, dan Barnes mengakhiri serangan “fast break,” membuka keunggulan 98-82 yang dari sana Pistons tidak pernah mampu mengejarnya. Thompson memimpin Warriors dengan 24 angka, memasukkan sepuluh dari 17 tembakannya, dan empat dari lemparan tiga angka. Ezeli (delapan angka dan dua rebound) dan Bogut (delapan angka dan sembilan rebound) total mencatatkan 16 angka dan 11 rebound, nyaris melampaui re-
kor double-double milik Drummond. Bogut memainkan pertandingan pertamanya sejak mengalami gegar otak pada pertandingan pembukaan Warriors melawan New Orleans Pelicans pada 27 Oktober. Point guard Reggie Jackson dan forward Stanley Johnson masing-masing membukukan 20 angka untuk Pistons, yang menelan kekalahan untuk kesembilan kalinya secara beruntun dari Golden State. Detroit (5-2) menelan kekalahan tandang pertamanya dari empat pertandingan meski memiliki persentasi tembakan 47,1 persen. Golden State memiliki persentase tembakan 47,3 persen. Pistons meraih ke-
menangan di Phoenix dan Portland untuk membuka kompetisi sengit di wilayah Barat. Warriors unggul sebanyak 12 angka pada kuarter pertama namun kesulitan menjauhi kejaran Pistons. Detroit melesakkan 54,3 persen dari tembakannya pada kuarter kedua dan ketiga. Golden State melaju untuk unggul 68-51 pada menit kelima kuarter ketiga, namun Pistons membuka jalan untuk mengembalikan diri ke permainan. Johnson, forward Marcus Morris (15 angka) dan guard Kentavious Caldwell-Pope (15 angka) melepaskan tembakan-tembakan tiga angka ketika Pistons melaju dengan 80-76 di akhir kuarter itu. (ant)
Vardy dan Wenger Menangi
Penghargaan Bulanan Liga Utama Inggris LONDON - Lima gol yang dibukukan dari empat pertandingan oleh penyerang Leicester City Jamie Vardy membuat dirinya untuk pertama kalinya memenangi penghargaan pemain terbaik Liga Utama Inggris untuk bulan Oktober, sedangkan Arsenal Arsene Wenger pelatih terbaik setelah tim asuhannya Arsenal memenangi keempat pertandingan yang dimainkannya. Keberhasilan Vardy untuk
pertama kalinya memenangi penghargaan ini memuncaki kebangkitan pemain ini, yang pada tiga musim silam masih memperkuat tim non liga Halifax Town. Penyerang pekerja keras ini, yang saat ini sedang memperkuat timnas Inggris, merupakan pencetak gol terbanyak di liga dengan 12 gol dan penampilan bagusnya menjadi salah satu nilai utama keberhasilan Leicester menduduki peringkat ketiga di klasemen setelah 12
pertandingan. Ia dapat menyamai rekor Ruud van Nistelrooy yakni mencetak gol dalam sepuluh pertandingan liga secara beruntun, jika ia mampu mencetak gol ke gawang Newcastle United pada 21 November, ketika Liga Utama Inggris dilanjutkan setelah jeda internasional. Wenger memenangi penghargaan manajerial bulanan ini untuk ke-15 kalinya dan kini hanya tertinggal dari mantan pelatih Manches-
ter United Alex Ferguson, yang mengoleksi 27 penghargaan pelatih terbaik bulanan. Arsenal, yang menghuni peringkat kedua di klasemen di bawah pemuncak klasemen Manchester City karena kalah selisih gol, mencatatkan kemenangan 3-0 atas Manchester United, Watford, dan Swansea City, dan hanya kemasukan satu gol, saat mereka menang 2-1 atas Everton di Stadion Emirates pada 24 Oktober. (ant)
Balotelli Dikabarkan Jalani Operasi MILAN - Penyerang AC Milan Mario Balotelli mengalami kemunduran dalam perjuangannya memulihkan kebugaran dari cederanya dan laporan menyebutkan kemungkinan dia membutuhkan pembedahan untuk pengobatan otot pangkal pahanya. Balotelli, yang hanya membuat empat penampilan sejak kembali bergabung ke Milan dengan status pinjaman dari Liverpool pada awal musim ini, telah absen selama lebih dari satu bulan karena masalah cedera dan mengunjungi Denmark pada hari Senin untuk berkonsultasi dengan spesialis terkemuka, Profesor Per Holmich.
AC Milan mengatakan dalam sebuah pernyataan, Senin, “St a f m e d i s d a r i A C M i l a n d a n L i v e r p o o l F C s e g e r a menyepakati dimana pemain tersebut akan menjalani pengobatannya. “ Laporan pada Selasa mengatakan mantan striker Inter Milan dan Manchester City tersebut saat ini berisiko menjalani operasi pembedahan yang harus membuatnya beristirahat dari semua rencana Milan setidaknya sampai Tahun Baru. Milan bercokol di peringkat keenam klasemen Liga Italia (Serie A), tujuh poin di belakang pemimpin Fiorentina. (ant)
JAKARTA
KINI...
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 11 November 2015
8
Ribuan Orang
Deklarasikan Provinsi Madura BANGKALAN - Ribuan orang dari berbagai kalangan mendeklarasikan keinginannya untuk membentuk Provinsi Madura yang terpisah dari Provinsi Jawa Timur. Warga di Pulau Madura yang mendeklarasikan diri hendak membentuk Provinsi Madura merupakan perwakilan dari empat kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Bangkalan. “Ada beberapa pertimbangan yang mendorong kami mendeklarasikan diri membentuk Provinsi Madura,” kata Ketua Panitia Pelaksana kegia-
tan itu, Jimhur Saros. Pertama, pembangunan Pulau Madura, baik di Kabupaten Bangkalan ataupun di tiga kabupaten lain di Pulau Madura selalu dianak tirikan. Selain itu, Pulau Madura juga memiliki banyak potensi. Salah satunya potensi minyak bumi dan gas (migas). Jimhur Saros menyatakan potensi kekayaan migas di Bangkalan sangat luar biasa tetapi bagi hasil yang diterima masyarakat Madura sangat kecil. “Potensi ekonomi kita juga cukup memadai. Seperti garam, tembakau dan sapi,” katanya
menjelaskan. Sejumlah tokoh asal Madura yang tinggal di luar Pulau Madura juga hadir dalam deklarasi Provinsi Madura ini. Antara lain Haji Ali Badri, dan anggota DPD RI asal Madura Ahmad Nawardi. Menurut Pembina Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M) Ali Badri, keinginan mendeklarasikan Provinsi Madura sudah berdasarkan kesepatan para tokoh berbagai kalangan. “Kami terpanggil menjadi tuan rumah di tempat asalnya,” kata dia. (ant)
Pemuda Suku Anak Dalam
Lulus Ujian Masuk TNI JAMBI - Satu pemuda Suku Anak Dalam (SAD) asal Kabupaten Muarojambi, Jambi, M Firman Haryanto (18), lulus sebagai calon Tamtama Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah melewati serangkaian tes di Kodam II/Sriwijaya Palembang. Danrem 042/Garuda Putih, Kolonel (Inf) Makmur mengatakan, di Palembang, Selasa, para pemuda Suku Anak Dalam selama ini relatif sulit memenuhi kriteria yang dipersyaratkan bagi TNI. “Untuk masuk TNI memang ada kriterianya, seperti tes kesehatan. Tapi dalam hal ini
kita sendiri mengingat bahwa Suku Anak Dalam selama ini dieksploitasi saja tapi mereka enggan mengubah pola hidup. Sekarang kita ingin membangun mereka melalui rekrutmen, ternyata mereka mampu,” kata Makmur. Ia mengatakan, rekrutmen SAD memang ada spesialis dan diprioritaskan, tetapi setelah mengikuti rangkaian tes ternyata satu pemuda SAD itu memenuhi syarat, hasil tesnya pun bagus. “Dalam tes tidak ada perlakuan istimewa, tapi memang ada prioritas. Artinya kurang sedikit kita angkat, tetapi ini
betul-betul sesuai dengan standar,” katanya. Danrem mengungkapkan, baru satu ini Suku Anak Dalam di Jambi yang lulus tes TNI dan akan mulai mengikuti pelatihan di Kabupaten Lahat, Sumsel pada (13/11) mendatang. “Baru satu orang anak SAD yang lulus, ada lima orang lagi yang kita persiapkan untuk mengikuti tes ke depan,” kata Makmur. M Firman Haryanto ditemui di Makorem 042 mengatakan, pada saat akan tes ada empat orang SAD yang ikut mendaftar. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KEDATANGAN SATGAS PERDAMAIAN DUNIA - Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksamana Muda TNI Darwanto (kiri) menyalami Komandan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 Letkol Laut (P) I Gusti Putu Alit Jaya (kanan) usai bersandar di Makoarmatim, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/11). KRI SIM-367 tersebut usai menjalankan misi perdamaian dunia.
Pariwisata NTB Rugi Puluhan Miliar
Akibat Letusan Barujari MATARAM- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat memperkirakan jumlah kerugian yang dialami sektor pariwisata di daerah itu mencapai puluhan miliar rupiah akibat erupsi Gunung Barujari. “Kami belum menghitung angka pastinya berapa, tetapi kita taksir jumlahnya mencapai puluhan miliar rupiah, karena tidak beroperasinya Ban-
dara Internasional Lombok (BIL),” kata Ketua PHRI NTB I Gusti Lanang Patra di Mataram, Selasa. Ia menuturkan, selama penutupan BIL, jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke daerah itu menjadi menurun, begitu juga dengan tingkat hunian hotel yang juga mengalami penurunan 20 persen. “Akibat penutupan itu ok-
upansi hunian hotel menurun, karena tidak ada lagi wisatawan yang datang,” ujarnya. Selain kerugian dari sisi kunjungan wisatawan, pariwisata NTB selama ini juga hidup dari kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), namun akibat erupsi Gunung Barujari yang kemudian berimbas pada penutupan BIL, ratusan kegiatan baik na-
sional maupun internasional harus ditunda dan dibatalkan pelaksanaannya. “Dari MICE saja cukup besar kerugiannya, belum ditambah dengan aktivitas lain,” tambahnya. Akibat tidak beroperasinya BIL, pihaknya memperkirakan target kunjungan dua juta wisatawan yang ditetapkan Pemprov NTB di tahun 2015 tidak akan tercapai. (ant)
Pengguna Narkoba Capai 5,9 Juta Orang MEDAN- Badan Narkotika Nasional mencatat jumlah pengguna narkoba di Indonesia telah mencapai tingkat yang semakin mengkhawatirkan yakni sekitar 5,9 juta orang. Dalam sarasehan dan advokasi pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba bagi pelaku usaha di Medan, Selasa, Kepala Badan Narkotika Na-
sional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, jumlah itu meningkat drastis dibandingkan Juni 2015 yang berkisar 4,2 juta orang. Berdasarkan peringkat peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, Sumut berada di peringkat keempat setelah Jakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
JARINGAN PENGEDAR NARKOBA NUSAKAMBANGAN - Tersangka pengedar narkoba saat gelar kasus di Polres Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (11/10). Polisi berhasil mengamankan tersangka Triyadi (39) dengan barang bukti tiga paket narkoba jenis sabu seberat 3.5 gram, di dalam LP Nusakambangan.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Purnawirawan Bakar
Tanda Jasa di Hari Pahlawan kan, penghargaan diperolehnya itu atas perjuangan membela negara pada masa lalu, namun kini harus kandas karena rumahnya akan digusur. “Kami hanya menuntut hak kehidupan yang selama ini kami berikan kepada negara, mengapa harus kami yang harus disingkirkan. Kami berharap pemerintah mengkaji ulang keputusan itu,” harapnya. Sementara Forum Koordinasi Penghuni Rumah Negara (FKPRN) Sulsel Letkol Purnawirawan Goeltom menambahkan pembakaran bintang jasa tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap negara
yang tidak memberikan haknya sebagai mantan pejuang. “Bintang jasa ini kami sepakat membakarnya karena negara tidak peduli lagi terhadap hak kami atas kepemilikan rumah yang sudah ditinggali puluhan tahun lamanya,” tuturnya disela-sela aksi. Sebelumnya puluhan istri, anak dan keluarga purnawirawan mengatasnamakan FKPRN mengelar aksi upacara sebagai bentuk penolakan penggusuran dari pihak TNI Kodam VII Wirabuana dalam waktu dekat di sejumlah lokasi di Makassar. (ant)
rat narkoba. Lebih mengkhawatirkan, narkoba dapat menyebabkan kerusakan saraf otak secara permanen. Sebagian kalangan pelajar tersebut terjebak dalam penyalahgunaan narkoba karena terpengaruh dengan budaya barat atau narkoba dijadikan simbol pergaulan. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
MAKASSAR - Peringatan Hari Pahlawan bagi sejumlah purnawirawan TNI AD justru dijadikan moment membakar piagam bintang tanda jasa yang diberikan negara atas jasanya tepat di depan Monumen Mandala, Makassar, Sulawesi Selatan. “Tidak berguna bintang tanda jasa ini diberikan negara terhadap kami mantan pejuang. Sementara hak kehidupan kami selalu diusik negara,” kata Kolonel Purnawirawan Willington Dumalang, Selasa. Pemilik piagam Bintang Gerilya dan Satya Lencana peristiwa aksi militer itu menyebut-
Namun berdasarkan perkembangan yang ada, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba itu bukan hanya terjadi di kota besar, melainkan di seluruh pelosok Tanah Air. Karena itu, tidak mengherankan jika Presiden RI Joko Widodo menyebutkan bangsa Indonesia dalam kondisi daru-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629