Skip to main content

Edisi 11 September 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Pengemban Pengamal Pancasila

Jumat, 11 September 2015

No. 165 tahun IX

BNN Sita Sabu 8,2 Kg JAKARTA - BNN menggagalkan peredaran gelap 8,2 kilogram sabu milik jaringan sindikat narkoba Malaysia-AcehMedan. BNN menyebutkan dalam pengungkapan tersebut, dua orang tersangka berinsial IZ dan SA alias B alias I berhasil ditangkap. Keduanya diketahui berperan sebagai kurir. Kasus ini diungkap BNN pada 30 Agustus 2015. BNN mengamankan dua pemuda Aceh, yaitu IZ (35 tahun, sopir, kurir) dan SA alias B alias I (35 tahun, petani, kurir), karena diduga terlibat dalam jaringan sindikat internasional. Keduanya diamankan di dua wilayah berbeda di Kota Medan, dengan barang bukti berupa 8,2 kilogram sabu. Berdasarkan keterangan kedua tersangka, ini merupakan kali ketiga mereka

beraksi sebagai kurir narkoba. Keduanya tak saling mengenal. IZ mendapatkan perintah dari seorang bandar asal Aceh yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), sedangkan SA alias B alias I mendapatkan perintah dari seseorang yang berada di Malaysia. IZ diamankan di tempat parkir sebuah swalayan yang terletak di Jl. Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, sesaat setelah mengambil satu buah kantong plastik warna merah muda berisi 8 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat mencapai 8,2 kilogram, dari seseorang yang tidak dikenalnya, atas perintah bos asal Aceh tersebut. Jika pengiriman sabu berhasil, IZ dijanjikan upah sebesar Rp20 juta. Sebelumnya IZ telah menerima upah Rp5 juta. (ant)

Suluh Indonesia/ade

DITAHAN KPK - Mantan Dirjen Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Jamaluddin Malik ditahan KPK di Jakarta, kemarin.Ia diduga menyalahgunakan anggaran kementerian.

Petahana Pilkada

Manfaatkan Dana Desa

Suluh Indonesia/ade

WAPRES KONPRES - Wapres Jusuf Kalla memberikan keterangan kepada wartawan usai pulang dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Rumah Dinas Wapres, Jakarta Pusat, kemarin. Wapres Jusuf Kalla mengaku telah menjalani pemasangan ring di jantungnya selama dirawat di RSCM pada Rabu (9/9) hingga Kamis.

JAKARTA - Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum Nasrullah mengatakan pihaknya mencurigai keterlambatan pencairan dana desa di sejumlah wilayah akibat “permainan” oknum petahana yang dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye. ‘’Bawaslu mencurigai keterlambatan pencairan dana desa karena dimanfaatkan oleh petahana. Dana itu akan dikeluarkan pada menit-menit terakhir, dibuat seolah-olah dana tersebut berasal dari mereka pribadi, bukan dari pemerintah,” ujar Nasrullah usai menghadiri sebuah diskusi di Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, ia meminta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta Kementerian Dalam Negeri melakukan pengawasan terkait hal ini. ‘’Jangan sampai apa yang kami curigai terjadi. Bawaslu sudah mencium aroma ke arah

sana,” kata Nasrullah. Ia melanjutkan, jika memang hal tersebut benar terjadi, itu merupakan pelanggaran serius karena berdasarkan undangundang, tidak boleh memanfaatkan prgram pemerintah untuk kepentingan pribadi. Selain itu, tindakan tersebut menunjukkan sikap tidak sportif dalam bersaing dengan calon kepala derah lainnya. ‘’Kalau bisa dana desa itu diserahkan melalui sekretaris daerah (sekda), agar lepas dari kepentingan tertentu,” katanya. Sebelumnya, terkait pemanfaatan dana desa untuk pilkada, Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Suhardi mengaku belum pernah mendengar. Namun, Suhardi mengatakan jika memang ditemukan kecenderungan seperti itu, pemeritah harus langsung memberikan tindakan tegas. ‘’Sebenarnya kan gampang, cari saja pilkada di daerah mana, lalu

selidiki sampai ke desanya dan kalau memang ada langsung tangkap saja. Namun sampai sekarang kami belum mendengar ada keterkaitan antara keterlambatan dana desa dan pilkada,” ujar Suhardi. Ada pun untuk mempercepat pencairan dana desa, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar sepakat mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pencairan dana desa. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyatakan SKB untuk percepatan dana desa akan segera dikeluarkan. Melalui SKB ini peraturan di kabupaten/kota yang menetapkan penyaluran dana ke desa baru dapat dilakukan setelah desa menyerahkan APBDes dan RPJMDes. (ant)

Koreksi Kebijakan Ekonomi Warisan JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah mengeluarkan kebijakan paket ekonomi September I. Paket kebijakan ini menurutnya telah banyak mengoreksi warisan kebijakan pemerintah sebelumnya, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ‘’Pak Jokowi melakukan koreksi terhadap kebijakan-kebijakan ekonomi yang dilakukan pada zaman pemerintahan SBY,” kata Misbakhun dalam diskusi bertema “Menguji efektifitas Paket Ke-

bijakan Ekonomi Pemerintah” di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Dia menilai langkah Presiden Jokowi itu progresif karena keputusan itu dapat memangkas birokrasi yang selama ini menjadi penghambat. Selain itu, Jokowi juga dinilai berani memangkas aturan-aturan yang menjadi penghambat penyerapan anggaran. Kendati demikian, politisi dari Partai Golkar ini mengingatkan yang perlu dipastikan dari paket kebijakan ekonomi ini, adalah implementasinya. Saat ini, menurutnya ada sekitar 154 aturan yang akan dirombak dan

aturan itu merupakan warisan dari rezim SBY. Selain itu, Jokowi juga melakukan deregulasi 98 peraturan, dengan merasionalisasinya sehingga bisa menghilangkan duplikasi, memperkuat koherensi dan konsistensi, serta memangkas peraturan yang tidak relevan atau menghambat daya saing industri nasional. Selain menghapus dan merasionalisasi kebijakan warisan SBY, pemerintahan Jokowi juga meluncurkan paket kebijakan ekonomi tahap I yang akan disusul dengan paket kebijakan berikutnya. Pemerintah Jokowi juga menyiap-

kan 17 rancangan peraturan pemerintah, 11 rancangan peraturan presiden, dua rancangan instruksi presiden, 63 rancangan peraturan menteri, dan lima aturan lainnya. Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan semua paket deregulasi pada September dan Oktober 2015. Anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait mengakui birokrasi bisa menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu birokrasi harus direformasi. Dia mencontoh kasus dana desa yang sudah dikucurkan, tetapi yang terealisir baru 15 ribuan desa dari 74 ribu desa. (har)

Wapres Pastikan

Kebijakan Ekonomi Belum Terlambat JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah pada Rabu (9/9) petang tidak terlambat untuk mendukung pembangunan Indonesia. ‘’Banyak di situ yang sudah dikerjakan sejak dua bulan lalu seperti KUR dan dana desa,” kata JK ditemui di rumah dinasnya di Jakarta, kemarin. Kendati demikian, JK mengaku masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Wapres mengatakan sosialisasi kebijakan ekonomi seperti pada kebijakan penyaluran dana desa untuk pembangunan perlu dilakukan

dengan baik sehingga tidak terjadi salah penggunaan. ‘’Namanya beribu-ribu desa ada saja yang main setengah serius, ada juga barangkali yang tidak mengerti. Karena itu semuanya harus disosialisasikan dengan baik,” kata JK. Menurut Wapres, jika terdapat pejabat di daerah yang melanggar peraturan penggunaan dana desa maka akan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan ekonomi untuk memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia dengan menggerakkan pertumbuhan melalui percepatan belanja pemerintah melalui peningkatan

daya serap dan menguatkan neraca pembayaran. Langkah pertama, menurut Presiden Joko Widodo, mendorong daya saing industri nasional, deregulasi dan de-

birokrtisasi, penegakan hukum dan kepastian usaha. Selain itu pemerintah juga akan memperbaiki izin dan menggunakan pelayanan berbasis elektronik. (ant)

Suluh Indonesia/ant

DAMPAK ABRASI - Warga beraktivitas di depan rumahnya yang terkepung air rob di Desa Bedono, Sayung, Kabupaten Demak, kemarin. Selama sepuluh tahun terakhir ketinggian permukaan laut di pesisir setempat mengalami kenaikan lima hingga sepuluh meter.


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 11 September 2015

2

Ahok Tegaskan

Stop Proyek Monorel

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memastikan akan menghentikan proyek transportasi massal berbasis rel tunggal monorel yang dikerjakan PT Jakarta Monorail. ‘’Sudah tidak ada lagi negosiasi dengan PT Jakarta Monorail. Artinya, pembangunan monorel juga tidak akan dilanjutkan. Sudah kita hentikan,” katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu pun mengaku telah berkirim surat dengan PT Jakarta Monorail terkait keputusan penghentian proyek pembangunan transportasi massal tersebut. ‘’Proyek itu harus dihentikan karena ada beberapa syarat yang diminta oleh Pemprov DKI, namun tidak mampu dipenuhi oleh perusahaan tersebut (Jakarta Monorail). Kita juga sudah berkirim surat mengenai kebijakan itu,” ujar Ahok.

Dia menuturkan terdapat sekitar 15 syarat yang tidak bisa dipenuhi oleh Jakarta Monorail hingga saat ini, di antaranya kejelasan rencana bisnis (businnes plan), jaminan bank sebesar lima persen dari total investasi monorel, serta perpindahan pembangunan depo dari Waduk Setia Budi dan Tanah Abang. ‘’Karena pihak Jakarta Monorail tidak mampu memenuhi syarat-syarat tersebut, maka proyek pembangunan monorel harus dihentikan. Sudah tidak ada tawar-menawar lagi sekarang,” tutur Ahok. Untuk selanjutnya, mantan anggota DPR RI Komisi II itu mengungkapkan puluhan tiang monorel yang sudah terpasang akan dimanfaatkan oleh PT Adhi Karya untuk pembangunan transportasi masal ringan atau Light Rail Transit (LRT). Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta memberikan kesempatan kepada Jakarta Monorail

untuk melanjutkan proyek pembangunan mono-rel yang sempat berhenti pada 2007. Kebijakan tersebut diambil pada masa kepemimpinan Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta. Untuk diketahui, proyek monorel dibangun dengan maksud untuk mengurangi kemacetan lalu lintas kota Jakarta. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta segera mengirim jawaban kepada PT Jakarta Monorail (JM) terkait dengan kelanjutan proyek monorel yang sempat mangkrak. Sebab, PT JM sendiri tidak bisa memenuhi syarat yang diminta sebelum melanjutkan kembali pembangunan monorel. Ahok mengaku, selama syarat yang diajukan belum dipenuhi maka pembangunan tidak bisa dilanjutkan. (kmb)

Kilas

Suluh Indonesia/ant

PRESIDEN BLUSUKAN - Presiden Joko Widodo membagikan buku tulis saat melakukan 'blusukan' di kawasan Manggarai, Jakarta, kemarin. Presiden melakukan 'blusukan' ke sejumlah kawasan di Ibu Kota untuk melihat langsung kondisi masyarakat sembari membagikan sembako dan buku tulis.

Pemprov DKI Pastikan

Hewan Kurban Sehat

Pembunuh WN Jepang ANGGOTA Polda Metro Jaya menciduk pria berinisial M (26) yang diduga membunuh seorang wanita asal Jepang Yoshimi Nishimura (28). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mohammad Iqbal di Jakarta, kemarin mengatakan, pelaku ditangkap di Lampung. Iqbal mengatakan M berprofesi sebagai petugas keamanan Apartemen Casa Grande Jakarta Selatan. Saat ini, petugas Polda Metro Jaya membawa tersangka dari Lampung menuju Jakarta guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga akan menyelidiki motif pembunuhan terhadap Manajer General Affair Finance PT Yamaha Pulogadung Jakarta Timur itu. Diketahui pemuda kelahiran Lampung itu beralamat di Jalan Madrasah RT04/05 Nomor 7 Ciracas Jakarta Timur. Sebelumnya, Yoshimi ditemukan tewas di kamar lantai 10 Apartemen Casa Grande Tower Montreal Jakarta Selatan. (kmb)

Parkir Liar Ditindak

JAKARTA - Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta menjamin hewan ternak yang diperjualbelikan untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha bagi warga di ibukota adalah hewan yang sehat dan memenuhi syarat. ‘’Karena sudah dilakukan koordinasi dengan daerah pemasok ternak agar ternak yang didatangkan atau dipasok disertai dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dokter hewan berwenang dari daerah asal,” kata Kepala Dinas KPKP DKI Darjamuni di Jakarta, kemarin. Menurut Darjamuni, kebu-

tuhan hewan kurban di Jakarta tahun pada tahun ini diperkirakan tidak akan mengalami banyak perubahan dibandingkan dengan jumlah pemotongan hewan kurban tahun lalu, yaitu sebanyak 10.037 sapi, 111 kerbau, 32.036 kambing dan 1.318 domba. Sementara itu, hingga 9 September 2015, jumlah tempat penampungan hewan kurban tercatat sebanyak 49 lokasi dengan jumlah hewan yang telah diperiksa kesehatannya berjumlah 1.944 sapi, 407 kambing, 177 domba dan 13 kerbau. ‘’Kami menganjurkan panitia kurban membeli hewan kurban di tempat penampungan hewan di kawasan RPH seperti Pasar Ternak Cakung dan

Presiden Blusukan

RPH Pulogadung, serta lokasi-lokasi penampungan atau penjualan yang telah ditetapkan oleh lurah setempat,” ujar Darjamuni. Dia menuturkan di tempat-tempat penampungan atau penjualan hewan kurban itu akan diperiksa kelengkapan dokumennya, didata dan dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan oleh petugas. ‘’Tempat penampungan yang telah diperiksa akan diberi tanda stiker yang berarti hewan-hewan tersebut telah memenuhi syarat sebagai hewan kurban, yaitu sehat, tidak kurus, tidak cacat, cukup umur dan berjenis kelamin jantan,” tuturnya. Dia mengungkapkan, pemeriksaan kesehatan hewan tetap dilakukan sejak awal. (kmb)

PETUGAS Suku Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar razia cabut pentil ban kendaraan roda empat dan sepeda motor yang parkir liar di badan jalan karena berpotensi menimbulkan kemacetan. Kepala Seksi Operasi Pengendalian dan Pengawasan Sudin Perhubungan Jakarta Selatan Slamet Dahlan di Jakarta, kemarin mengatakan, razia cabut pentil sebagai langkah ‘shock therapy’ bagi pengendara agar tidak parkir sembarangan. Slamet mengatakan petugas Sudin Perhubungan Jakarta Selatan merazia kendaraan parkir liar pada tiga lokasi yakni wilayah Bulungan, Kejagung dan Kertanegara Petugas mencatat sekitar 15 unit mobil dan 50 unit sepeda motor yang terkena razia cabut pentil pada tiga lokasi tersebut. (kmb)

89 Reklame Ditertibkan UNIT Pelayanan Pajak Daerah Kecamatan Sawah Besar kembali melakukan penertiban 89 reklame neon box di gedung Harco Mangga Dua, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pasalnya, hingga kini wajib pajak di sana masih enggan membayar pajak. Kepala UPPD Kecamatan Sawah Besar, Yuspin mengatakan, penertiban reklame yang dilakukan selain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) juga sebagai shock therapy agar wajib pajak taat membayar pajak. Pajak tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk kegiatan pendidikan, kesehatan, pembangunan dan lain sebagainya. Menurut Yuspin, sesuai perencanaan awal ada 212 titik reklame di lokasi tersebut yang seharusnya ditertibkan. Namun, setelah terus disosialisasikan hanya tersisa 89 titik yang tak kunjung melakukan pembayaran. Dari 89 titik reklame sebanyak 26 reklame habis masa berlaku dan tidak diperpanjang. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

PEMUSNAHAN SABU DI BNN - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) memeriksa barang bukti sabu dalam kemasan teh dalam rilis pemusnahan sabu di kantor BNN, Jakarta, kemarin. Sebanyak 8,2 kg sabu milik jaringan narkoba Malaysia-Aceh-Medan dimusnahkan dalam rilis tersebut.

Masuki Gang Sempit Wilayah Jaksel JAKARTA - Presiden Joko Widodo melakukan “blusukan” ke gang-gang sempit di Kelurahan Manggarai dan Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. ‘’Saya kangen aja ke sini. Tanya pada orang-orang, sudah berapa kali saya ke sini,” kata Presiden di tengah-tengah kerumunan Warga RW 05, RW 06 dan RW 12 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Dengan didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Presiden menyapa dan berjabat tangan dengan para warga yang telah berkumpul di lapangan bulu tangkis milik warga. Sebelum menuju lapangan tersebut, Presiden beserta rombongan harus melewati Gang Bakti yang sempit yang hanya bisa dilewati pejalan kaki. Menurut Presiden, kegiatan “blusukan” ini untuk mengetahui dan mendengar keluahan suara rakyat secara langsung. ‘’Kesulitan rakyat seperti apa, bisa didengar langsung. Jangan lah kita hanya di istana saja. Enggak tahu kesulitan apa yang dialami rakyat,” katanya. Dalam kesempatan ini, Presiden juga memberikan paket sembako kepada 2.000 warga di ketiga RW Kelurahan Manggarai tersebut. Selain itu, Presiden dan Ibu Negara juga membagikan buku kepada para warga yang hadir. Bahkan Ibu Iriana juga menghampiri para warga di rumahnya untuk memberikan buku tersebut. Setelah selesai menyapa warga Gang Bakti Manggarai, Presiden dan rombongan melanjutkan blusukan ke RT 11 RW 13 Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Presiden dan rombongan kembali melewati gang sempit di pinggir sungai untuk menuju lapangan Futsal warga RT 11 RW 13 Kelurahan Menteng Dalam. Teriakan ratusan warga menyambut kedatangan rombongan Presiden Joko Widodo dan orang nomor satu Indonesia ini langsung bersalaman dengan warga yang menunggunya. Presiden juga memberikan paket sembako kepada 1.500 warga Kelurahan Menteng Dalam tersebut. (kmb)

Wisata Balai Kota

Gunakan Sistem Transaksi Nontunai PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan sistem nontunai atau cashless dalam seluruh transaksi jual beli selama berlangsungnya wisata di Balai Kota DKI. Kepala Biro Umum DKI Agustino Dharmawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarinselama wisata, nanti akan ada jajanan kuliner makanan dan minuman, lalu ada suvenir juga. Semua transaksi itu tidak boleh dilakukan dengan uang tunai, tapi harus nontunai. Menurut Agustino, pihaknya akan menerapkan sistem voucher untuk setiap transak-

si jual beli yang dilakukan. Dengan begitu, pihaknya ikut menggalakkan sistem nontunai dalam transaksi perdagangan. ‘’Jadi, nanti akan ada voucher. Para pengunjung yang merasa lapar atau haus dapat membeli aneka makanan atau minuman harus menggunakan voucher tersebut,” ujar Kepala Biro Umum Pemda DKI Agustino.

Dia menuturkan pada Sabtu, 12 September 2015, Balai Kota DKI mulai dibuka untuk wisata secara gratis. Balai Kota dapat dikunjungi oleh masyarakat dan wisatawan setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu mulai dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB untuk kunjungan di area dalam ruangan dan pukul 10.00 hingga 20.00 WIB untuk area luar. ‘’Di dalam ruangan, wisatawan akan diajak ke Balai Agung. Disitu, pengunjung akan ditunjukkan tayangan seputar Jakarta dan konsep Smart City. Sedangkan di luar ruangan, pen-

gunjung bisa menikmati aneka kuliner dan ada juga pertunjukan musik,” tutur Agustino. Selain itu, sambung dia, para pengunjung juga dapat membeli berbagai jenis buah tangan dan kerajinan khas Jakarta di stand milik Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta yang terletak di Gedung Blok G Balai Kota. Dia mengungkapkan dibukanya Balai Kota sebagai tempat wisata umum merupakan wujud terbukanya Pemprov DKI untuk mengajak peran serta masyarakat. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

AKSI KAMISAN - Anggota Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) menggelar Aksi Kamisan ke-411 bertajuk September Hitam di depan Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Mereka meminta Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan kasus Munir yang telah 11 tahun berlalu.


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 11 September 2015

3

MataMassa Siap

Awasi Pilkada

Ahmad Nurhasim JAKARTA - Pengawasan pemilu berbasis teknologi, MataMassa, siap dipergunakan untuk mengawasi proses jalannya pemilihan kepala daerah serentak 2015. Hal ini seiring dengan diluncurkannya aplikasi untuk melaporkan kecurangan pemilu tersebut oleh Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI) bekerja sama dengan

iLab di Jakarta, kemarin. Ketua Aji Jakarta Ahmad Nurhasim dalam peluncuran tersebut mengatakan, MataMassa untuk pilkada merupakan adaptasi dari MataMassa yang digunakan untuk pemilu legislatif dan pemilihan presiden. ‘’Untuk pilkada tentu tantangannya berbeda, karena pilkada lebih dekat dengan daerah,” katanya. MataMassa sebelumnya sukses dalam perhelatan pemilu legislatif dan pemilihan presiden. Pada pemilu legislatif, laporan kecurangan pemilu yang masuk melalui Matamassa mencapai 2.765 dengan 1.596 laporan terverifikasi dan terpublikasi. Sedangkan dalam pilpres total laporan mencapai 421 dengan 340 diantaranya terverifikasi dan terpublikasi. (ant)

DP4P dan DPS

Harusnya Sesuai JAKARTA - Komisioner Bawaslu Nasrullah mengimbau Komisi Pemilihan Umum menyesuaikan jumlah Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4P) dengan data Data Pemilih Sementara (DPS). ‘’Ada kemungkinan data DP4P Kemendagri berbeda jumlahnya dengan DPS. Misalnya data DP4P ada 300.000 pemilih, DPS ada 250.000, jadi 50.000nya kemana?” ujarnya di Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, lanjut Nasrullah, KPU harus memastikan nama-nama pemilih sesuai dengan alamat, data

terkini dan keberadaan orang tersebut. Sebab menurutnya panwaslu di daerah menemukan pemilih yang sudah meninggal dunia dan adanya data ganda. ‘’Jadi kami minta panwaslu memberikan rekomendasi jika ada kejadian seperti itu,” katanya. Menurut Nasrullah, perbedaan suara tersebut bisa dimanfaatkan pemerintah daerah yang berstatus petahana. Atau kalau bukan petahana, kelebihan itu bisa digunakan pejabat daerah untuk memenangkan seseorang. ‘’Inilah yang harus ditemukan dan diawasi,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

HUT KE-70 PMI - Menkominfo Rudiantara (kedua kanan), Ketua Harian PMI Ginandjar Kartasasmita (kanan) dan putri dari Bapak PMI Mohammad Hatta, Meutia Hatta (ketiga kanan) meninjau koleksi yang dipamerkan dalam rangka peringatan HUT ke-70 PMI di Museum Nasional, Jakarta, kemarin. Peringatan yang diisi berbagai kegiatan bertema Mengabdi untuk Kemanusiaan dan Kemerdekaan tersebut untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya organisasi PMI.

Bawaslu Temukan

ASN Terlibat Dalam Pilkada JAKARTA - Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum Nasrullah mengatakan pihaknya menemukan belasan kasus dugaan keterlibatan aparatur sipil negara dalam rangkaian proses pemilihan kepala daerah. ‘’Kami menemukan 11-12 kasus dugaan keterlibatan aktif ASN dalam proses pilkada. Bukti-bukti sudah ada baik dalam bentuk gambar, hingga ‘compact disc’,” kata Nas-

rullah di Jakarta, kemarin. Nasrullah mengatakan kasus tersebut sedang dalam proses indentifikasi lebih lanjut oleh Bawaslu sebelum diberikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), lembaga independen pengawas para ASN, agar pihak yang terlibat dapat diberikan sanksi. Bentuk-bentuk hukuman yang diberikan, lanjut Nasrul-

lah, disesuaikan dengan perundang-undangan yang berlaku, bisa dari denda, sanksi administrasi hingga pidana. ‘’Sanksi bisa mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang,” katanya. Pelanggaran yang dilaku-

kan, tutur Nasrullah, umumnya terjadi di daerah-daerah petahana. Modus ketidaknetralan ASN tersebut seperti melakukan pelanggaran program atau kegiatan milik pemerintah yang difasilitasi oleh pejabat daerah. Menurut Nasrullah, ada kesan para ASN “memasang badan” untuk petahana. Kedua, ASN dilibatkan dalam proses deklarasi penca-

lonan kembali kepala daerah untuk memimpin, terlibat dalam pendaftaran ke KPU setempat bahkan ada yang diketahui hadir dalam pertemuan di posko-posko partai politik. ‘’Selain itu juga ditemukan bukti bahwa selain melibatkan ASN, dalam proses pendaftaran ke KPU setempat, calon kepala derah petahana juga melibatkan anak sekolah,” ujar dia. (ant)

Penyederhanaan Regulasi

Tak Langgar UU Tentang Desa

Suluh Indonesia/ant

JAKARTA - Dirjen Pembinaan dan Pengembangan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Ahmad Erani Yustika mengatakan penyederhanaan regulasi penyaluran dana desa tak bertentangan dengan UU 6/2014 tentang Desa. ‘’Penyederhanaan regulasi melalui Surat Keterangan Bersama (SKB) tiga menteri, tidak melanggar UU Desa,” ujar Ahmad di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Menteri Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) melakukan penanda-

RAKORNAS - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar (tengah) membuka Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa di Jakarta, kemarin. Rakor ini dilaksanakan untuk mengkonsolidasikan strategi dan langkah langkah konkrit dalam percepatan pengelolaan dana desa bersama pemerintah setempat.

MKD DPR

Saatnya Menjaga Kredibilitas Panel DIREKTUR Monitoring, Advokasi, dan Jaringan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Ronald Rofiandri mengingatkan Mahkamah Kehormatan Dewan DPR dalam pemilihan anggota panel dari unsur masyarakat harus hati-hati dan ketat untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat. Ronald mengatakan, DPR harus hati-hati dalam kualifikasi dan proses yang ketat untuk mendapatkan anggota panel Mahkamah Kehormatan DPR (MKD) dari unsur masyarakat. Saat ini Mahkamah Kehormatan DPR (MKD) sedang melakukan rekrutmen anggota panel MKD sebanyak empat orang yang mewakili unsur dari masyarakat terkait laporan enam anggota dewan atas dugaan pelanggaran Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ket-

ua DPR Fadli Zon yang bertemu bakal calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik Donald Trump. Lebih lanjut Ronald, pengakuan keberadaan panel MKD dari unsur masyarakat dapat ditemui pada Pasal 148 UU No 17 Tahun 2014 tentang MD3. ‘’Sebenarnya usulan tentang komposisi (dulunya bernama Badan Kehormatan/ BK) yang berasal dari pihak eksternal sudah pernah diusulkan sejak 2003. Namun, usulan

Ronald Rofriandi tersebut baru diakomodir dalam UU No 17 Tahun 2014,” kata Ronald. Ronald menjelaskan latar belakang utama perlunya komposisi keanggotaan MKD terdiri dari dua hal. Pertama, menghindari atau tepatnya menetralisir konflik kepentin-

gan dan dampaknya karena pihak yang diadukan ke MKD adalah individu anggota DPR. ‘’Di saat yang bersamaan, para pihak yang melakukan proses pemeriksaan, verifikasi, dan akhirnya mengambil keputusan juga individu anggota DPR dari berbagai fraksi. Jelas tidak terhindarkan adanya konflik kepentingan dimaksud,” kata Ronald. Kedua, perlu ada pihak lain di luar perwakilan fraksi atau partai politik yang berperan mengimbangi penilaian dari anggota MKD yang berasal dari fraksi. Dengan demikian, tambahnya keputusan yang diambil benar-benar obyektif. Oleh karena itu, sudah sewajarnya kualifikasi dan proses untuk mendapatkan panel MKD dari unsur masyarakat berlangsung ketat, terutama memastikan bahwa latar belakang calon tidak ada kaitannya dengan partai politik. (ant)

tanganan untuk mempercepat penyaluran dana desa. Jika sebelumnya, dalam ada tiga persyaratan pencairan dana desa dari kabupaten ke desa yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Akan tetapi melalui SKB tersebut, persyaratan utama pencairan dana desa hanya APBDes. ‘’Meski demikian, desa tetap harus membuat RPJMDes dan RKPDes,” tambah dia. Langkah tersebut diambil menyusul lambannya penyaluran dana desa dari kabupaten ke desa

karena belum tuntasnya persyaratan RPJMDes dan RKPDes. Data Kementerian Keuangan per 31 Agustus 2015 menyebutkan dana desa yang dicairkan ke rekening pemerintah kabupaten atau pemerintah kota telah mencapai Rp16,5 triliun, atau 80 persen dari total alokasi dalam APBN 2015 sebesar Rp20,7 triliun, namun sebanyak 60 persen dari dana tersebut masih mengendap di rekening kabupaten/kota. Kemendes Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi juga menyebutkan baru 18.000 dari 74.000 desa yang telah menerima dana desa. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 11 September 2015

4

Tiga Hotel Bintang di Bogor

Nuggak Pajak Rp 4,8 Miliar BOGOR - Tiga hotel dan retoran ternama di Kota Bogor nunggak pajak hingga Rp4,8 miliar. Diduga menurunnya tingkat hunian hotel, dan begitu rendahnya kesadaran masyarakat khusunya para pemilik hotel dan restoran dalam membayar pajak menjadi faktor terus merosotnya pundi-pundi pemasukan kas daerah dari sektor ini. Berdasarkan data Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bogor, hingga awal bulan ini (September 2015) tercatat, tunggakan pajak paling besar di Bogor masih disumbang oleh sektor perhotelan, kemudian disusul restoran dan tempat hiburan. ‘’Pemilik atau pengelola dari tiga ho-

tel berbintang itu sudah kami beri surat peringatan agar meraka segera melunasi kewajiban pajaknya kepada Negara,” kata Kepala Dispenda Kota Bogor, Daud Nedo, di kantor Balaikota Bogor, kemarin. Daud menjelaskan, bahwa sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 21 tahun 2011, tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah, ada beberapa sanki yang dapat diberikan kepada para wajib pajak yang membandel. ‘’Sanksinya itu bisa mulai dari peringatan atau teguran satu hingga tiga kali, kemudian penyegelan, pencabutan izin usaha dan lainnya,” jelasnya. Menurut Daud, sikap para pen-

gusaha yang tidak taat pajak ini sudah pasti dapat berdampak buruk pada capaian target pendapatan pajak daerah. ‘’Untuk itu kita akan panggil para pengelola hotel dan restoran itu. Kalau meraka tidak mengindahkan, maka sesuai aturan perundangan yang ada persoalan ini akan dilimpahkan kepihak kejasaan,” tegasnya. Tak hanya itu, lanjut Daud, Pemda Bogor juga akan bertindak tegas dengan mencabut izin usaha hotel itu. ‘’Pengelola hotel tersebut sudah pasti akan kita masukan ke dalam daftar hitam pemkot, dan kami tidak akan memberi izin lagi jika meraka membuka usaha,” ancamnya. (bas)

Blangko KTP Habis

Warga Kantongi Identitas Sementara

Suluh Indonesia/ant

KORUPSI DINSOS BEKASI - Sejumlah massa yang tergabung dalam Pemuda Bekasi Bersatu melakukan aksi unjuk rasa di Kejari Bekasi, kemarin. Dalam aksi unjuk rasanya tersebut mereka menuntut pengusutan tuntas dugaan indikasi tindak korupsi pengadaan alat bantuan untuk penyandang disabilitas oleh Dinas Sosial Kota Bekasi.

Kilas

TANGSEL - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Tangsel terpaksa membuat kartu identitas sementara bagi warganya yang sudah mendaftar dan merekam KTP. Hal ini lantaran blangko pembuatan KTP dari Kementerian dalam negeri tidak mencukupi. ‘’Kami berikan kartu identitas sementara ini agar masyarakat Tangsel bisa mengurus kepentingan publik lainnya yang harus menggunakan KTP. Kami sudah berkoordinasi dengan instansi pelayanan publik di kota Tangsel untuk menerima identitas sement-

ara ini,” ungkap Kabid Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Tangsel Heru Sudarmanto di Tangsel, kemarin. Heru mengatakan jangan sampai gara-gara blangko KTP ini habis dokumen kependudukan untuk keperluan sehari-hari terhambat. Sementara itu kepala bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Ernawati mengatakan habisnya blangko KTP di Tangsel ini sudah terjadi sejak bulan Juni 2015. Untuk itu pihaknya menerbitkan kartu identitas sementara yang isinya biodata seperti

Kekeringan di Tangerang

120 Ribu E-KTP Tak Tercetak KARENA terjadinya gangguan server sejak dua minggu yang lalu, 120 ribu E-Ktp di Kabupaten Tangerang tidak bisa di cetak. Ganguan ini membuat proses percetakan elektronik ktp tidak tercetak dan terhenti. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan terjadinya gangguan server langsung dari pusat sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak dan berharap server segera pulih kembali. Permasalah tidak berhenti di situ saja blanko e-KTP di Kabupaten Tangerang juga langka sejak lima bulan lalu. Zaki mengatakan, E-KTP yang waiting list menumpuk, jadi pekerjaan kami menumpuk. Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tangerang Uyung Mulya Lubis menambahkan proses percetakan e-KTP macet total sejak server rusak dan tidak tersedianya blanko. Ia mengatakan, blanko e-KTP sudah tidak ada sejak Mei lalu. Server rusak sudah dua minggu yang lalu. (ram)

BPBD Pasok Air Bersih TANGERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, mengirim air bersih kepada sejumlah kecamatan yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. ‘’Keterbatasan armada yang ada tidak membuat kami terhenti dalam pengiriman air bersih,” kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Teteng Jumara di Tangerang, kemarin. Teteng mengatakan kadang pihaknya kewalahan menghadapi permintaan air

bersih karena sumur penduduk mengalami kekeringan termasuk sumber air dari sungai terdekat. Pihaknya tetap mengirimkan air secara rutin apalagi bagi daerah yang memang kesulitan saat musim kemarau seperti Kecamatan Mauk, Legok, Panongan maupun Balaraja. Pihaknya juga membuat posko permintaan air agar warga yang mengalami krisis air bersih dapat diatasi untuk memenuhi kebutuhan masak,

minum maupun keperluan dapur lainnya. Saat ini kondisi kekeringan telah melanda sebanyak 24 kecamatan dari 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang. Sedangkan pihaknya telah mengirim air bersih lebih dari 30.000 liter mengunakan truk tangki dan hingga kini terus berlangsung. ‘’Permintaan warga terus saja, kadang ada yang datang ke posko, melalui telpon atau melalui aparat desa setempat,” katanya. (ant)

Situ Sasak Beralih Fungsi PULUHAN hektar lahan konservasi dan resapan air di Situ Sasak Tinggi, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, telah beralihfungsi. Warga sekitar telah memanfaatkan Situ Sasak untuk tempat usaha pemancingan dan penangkaran ikan sejak era 1970. Kepala Bidang Bina Manfaat, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel, Aji Awan kemarin mengatakan, situ Sasak kini hanya tersisa sekitar 7,71 hektare. Dari hampir 18 hektare yang beralihfungsi, 13 hektare kita keruk. Aji mengatakan, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) selaku lembaga yang punya otoritas penuh telah melakukan inventarisir. Menurutnya saat ini lahan di Situ Sasak telah masuk ke tahapan revitalisasi untuk segera ditangani dan dikeruk. (nov)

Identitas Anak Depok BADAN Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) mengaku tengah mrnggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok untuk segera menerbitkan Kartu Identitas Anak (KIA) pada Oktober 2015, mendatang. Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak BPMK Kota Depok, Epi Yanti, KIA merupakan program dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terkait Perda KLA yang dikeluarkan beberapa waktu lalu. Dalam hal ini, BPMK melibatkan Disdukcapil selaku dinas yang menyimpan sarana dan prasarana penunjang. Seperti data penduduk dan mesin pencetak yang telah ada di setiap kelurahan. Epi menjelaskan, KIA tak hanya berguna pendataan jumlah anak yang ada di Depok, tetapi dapat juga digunakan untuk diskon tertentu. (jif)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Suluh Indonesia/ant

TANGGUL SUNGAI KALIMALANG - Pekerja mengoperasikan alat berat saat pengerjaan pembangunan tanggul sungai Kalimalang di Kawasan Jatimulya, Bekasi, kemarin. Pembangunan tanggul sungai sepanjang sekitar 6 kilometer bertujuan untuk mencegah terjadinya banjir di kawasan tersebut.

didalam KTP serta terdapat barcode. ‘’Kami sudah menerbitkan sekitar 12.000 identitas sementara ini untuk warga Tangsel, kami juga di informasikan dari provinsi Banten untuk pencetakan KTP memang juga tidak bisa karena ada kerusakan di sistem data dari server,” ujarnya. Apabila kerusakan sistem ini masih berlangsung, lanjut Erna pihak kementrian dalam negeri akan turut membantu dalam pencetakan e-KTP. ‘’Kami diberitahu, bila sistem masih rusak, kementrian turut mencetak,’’ katanya. (nov)

Panwas Tangsel

Proses Dugaan Pelanggaran Pilkada TANGERANG - Panwaskada Kota Tangerang saat ini sedang memproses tujuh laporan dugaan pelanggaran Pilkada yang dilakukan oleh calon wali kota dan wakil wali kota, pasangan Airin Benyamin. Ketua Divisi Pengawasan dan Hub Antarlembaga Panwaskada Tangsel Muhamad Acep di Tangerang, kemarin mengatakan tujuh laporan tersebut merupakan hasil dari laporan masyarakat dan temuan Panwaskada. Ada lima laporan masyarakat yang disampaikan kepada Panwaskada terkait pelanggaran Pilkada pasangan petahana Airin - Benyamin. Kelima laporan itu yakni dugaan kampanye terselubung Airin-Benyamin di Sektor IX Pondok Aren. Kedua yakni dugaan politik uang untuk mengajak warga mengikuti kegiatan AirinBenyamin di Kampung Sawah, Ciputat. Ketiga yakni dugaan kampanye di wilayah BSD Serpong. Sedangkan laporan keempat dan kelima yakni dugaan kampanye di Puspiptek yang dilaporkan oleh dua warga berbeda. Sementara itu, untuk dua laporan lainnya yakni merupakan temuan dari Panwaska-

da yaitu kegiatan gerak jalan di Pamulang dengan kehadiran Ketua DPRD, M. Ramlie yang memakai baju bertuliskan AirinBenyamin nomor 3. Satu kasus lagi yakni mengenai stiker tanda lunas PBB yang dikeluarkan oleh DPPKAD kepada warga dengan gambar Airin. Acep mengatakan, ketujuh kasus tersebut saat ini masih dalam proses dan telah memanggil sejumlah saksi mulai dari Camat hingga dinas terkait. ‘’Hari ini saja, kita telah panggil dua camat kaitan dugaan kampanye terselubung. Masih akan terus kita panggil karena kita terbatas waktu untuk menyelesaikan acara,” ujarnya. Diakuinya bila dugaan pelanggaran yang diproses oleh Panwaskada saat ini, secara dominan tertuju pada calon petahana. Bahkan, Panwaskada menerima laporan dari calon wali kota lainnya yang ditunjukkan kepada pasangan petahana karena dugaan kampanye terselubung. ‘’Intinya, kita akan proses semua laporan masyarakat. Begitu juga dengan temuan dari Panwaskada,” katanya. Sementara itu, Camat Pamulang Deden Juardi mengaku telah memberikan keterangan yang sesuai dengan kondisi di lapangan. (nov)

Perekonomian Indonesia Merosot

PHK Ancam Pekerja Lokal

MAHASISWA Universitas Indonesia (UI) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia Regional Jabodetabek-Banten melakukan seruan aksi 10 September ke Istana Negara dengan membawa tuntutan menyelamatkan perekenomian Indonesia. Menurut Ketua BEM UI, Andi Ryansyah kondisi perkonomian Indonesia saat ini banyak dipengaruhi campur tangan ulah mafia yang menimbun bahan pangan. Selain pangan yang harganya mengalami kenaikan, dampak terbesar juga akan berakibat pada besarnya gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang bakal menimpa Indonesia. ‘’Kondisi ini membuat perusahaan memangkas biaya produksinya dengan melaku-

kan PHK besar-besaran. Tercatat sampai dengan Juli 2015 ada 11.350 pekerja yang terkena PHK,” katanya di depan Fakultas Psikologi UI sebelum menuju Istana, kemarin. Para mahasiswa juga menilai bahwa pemerintah belum mampu menciptakan stabilitas politik hukum dan ekonomi. Sehingga tak sedikit investor asing yang tak betah dan mencabut modalnya di Indonesia. ‘’Banyak sekali perusahaan yang tak dapat mengembang-

kan produksinya dan menutup perusahaannya sedang pekerjanya dirumahkan,” katanya. Pihaknya juga mencatat pertumbuhan ekonomi terus mengalami perlambatan di angka 4,71 persen pada kuartal 1 tahun 2015 dan 4,67 persen pada kuartal 2. Capaian ini di bawah target 5,4 persen-5,8 persen pertumbuhan ekonomi nasional. Nilai tukar rupiah terhadap dollar yang semakin melemah menjadi faktor yang secara signifikan menyebabkan perlambatan ekonomi. Sementara itu, di Depok isue PHK masal imbas dari menguatnya dollar terhadap nilai tukar rupiah yang terjadi beberapa pekan terakhir menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok, Diah Sadiah be-

lum dirasakan warga diwilayahnya. Ia mengakui, meski di Depok terjadi gelombang PHK yang dilakukan oleh beberapa perusahaan, hal itu karena alasan efisiensi dan pelanggaran disiplin. ‘’Dipecat bukan karena perusahaan bangkrut. Di Depok perusahaannya tergolong kuat dan belum berpengaruh dampak ekonomi saat ini,” ujar Diah. Disnakersos mencatat 77 pekerja dari 30 perusahaan mendapatkan PHK selama Januari sampai Agustus 2015. Kebanyakan mereka yang di PHK, pekerja yang tak mau dimutasi ke wilayah lain setelah nyaman bekerja di Depok. Bahkan, kebanyakan mereka yang keluar sebenarnya bukan karena perusahaan melaku-

kan PHK langsung, melainkan para pekerja mengambil inisiatif sendiri untuk berhenti karena perusahaan dinilai tidak memberikan hak yang sesuai. ‘’Tawaran pekerjaan yang menggiurkan di luar sana menjadi salah satu faktor mengapa karyawan memilih untuk mengundurkan diri dari perusahaan lamanya,” ucapnya. Diketahui, sebanyak 200 mahasiswa UI bersama BEM se-Indonesia Regional Jabodetabek-Banten menggeruduk Istana Negara siang ini. Mereka menuntut Presiden Jokowi melakukan tiga hal untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia, yakni melindungi pekerja lokal dari ancaman PHK, mengendalikan harga pangan dan berantas mafia pangan. (jif)


pini

Suluh Indonesia, Jumat 11 September 2015

F OKUS Tahap Awal, Desa Perlu Pendampingan KHIR-AKHIR ini desa banyak menjadi perbincangan di Indonesia. Penyebabnya, sebagian besar dari dana 20 triliun rupiah untuk pembangunan desa itu masih belum disalurkan dengan baik. Malah ada daerah yang tidak mau menyalurkan dana itu karena takut terjerat hukum apabila salah dalam melaksanakannya. Di tengah hiruk-pikuk soal penangkapan para penyalahguna anggaran, kita merasa maklum. Akan tetapi, ada juga hal lain yang membuat penyaluran dana itu mandek, yaitu ketidakmampuan desa untuk membuat perencanaan anggaran. Terhadap yang terakhir ini, kita juga harus maklum sebab aparat desa masih belum mempunyai keahlian untuk membuat perencanaan tersebut. Kita lihat ada dua hal yang berbenturan di sini. Pemerintah, jelas melalui Undang Undang No 6 Tahun 2014 menginginkan agar pembangunan desa itu menjadi penunjang kemakmuran masyarakat. Di desalah lokus pembangunan itu karena masyarakat secara mayoritas berdomisili di desa. Indonesia mempunyai negara seperti ini. Karena itu, pandangan tentang pembangunan desa dengan memberikan bantuan keuangan kepada tujuhpuluhan ribu desa yang ada di Indonesia, memang merupakan pilihan yang baik. Meski tidak terlalu kelihatan, sesungguhnya pemerintah Orde Baru pun telah melakukan cara ini, bahkan dengan cara yang sistematis, yaitu dengan mencanangkan proyek yang namanya Pelita (Pembangunan Lima Tahun). Prioritas awal dan menengah dari pelita ini adalah membangun sektor agraris. Dengan sektor agraris, kita paham bahwa yang dimaksudkan pembangunan itu ada di sektor pedesaan. Seperti yang kita tahu, proyek ini tidak berjalan mulus karena berbagai faktor. Hal lain, masyarakat desa belum siap dengan prosedur demikian. Dengan pengalaman seperti itu, kita mencoba memakai pengalaman Orde Baru sebagai patokan, agar keinginan untuk membangun desa itu tidak gagal lagi. Pembangunan desa boleh dikatakan sebagai pilihan bagus bahkan positif, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga dunia. Mayoritas penduduk di negara-negara berkembang, ada di pedesaan. Akan tetapi banyak yang tidak memahami apabila di sekitar wilayahnya ada potensi besar untuk maju apabila mampu dikelola dengan baik. Ketidakpahaman ini membuat banyaknya muncul urbanisasi, perginya masyarakat desa ke kota mencari penghidupan. Padahal, sekali lagi apabila memang dipahami dengan baik, desa justru memberikan penghidupan yang lebih baik dibanding kota. Indonesia ada pada posisi seperti itu. Tidak terkecuali Bali. Pulau wisata ini sudah telanjur tergerus oleh kemilau semu pariwisata yang dipusatkan di kota yang membuat desa-desa menjadi “kosong’ dan berbagai potensi menjadi menganggur. Jika kita melihat kondisi desa di Bali sekarang, sangatlah meprihatinkan. Sawah menjadi kering, tegalan menjadi semak, dan sungai dibiarkan terbengkalai. Ini merupakan malapetaka. Padahal apabila sumber daya ini dikembangkan dengan baik, justru mampu memberikan kesejahteraan yang berlipat-lipat ketimbang harus berdesak-desakan ke kota atau berdesak-desakan di jalan raya mengejar kehidupan di kota. Yang penting sekarang, pemerintah sudah mempunyai minat untuk menyejahterakan itu. Sudah pula dibuat undang-undang dan peraturan pemerintahnya. Bantuan telah dialokasikan. Maka, masyarakat di desa harus mampu menyadari kelebihan potensi yang dimiliki, dan pemerintah haruslah mampu juga memberikan pendampingan kepada masyarakat desa. Pendampingan itu tidak hanya dalam memberikan nasihat membuat aturan serta model birokrasi, tetapi juga memberikan petunjuk tentang potensi-potensi yang dimiliki desa dan cara untuk memberdayakannya. ***

A

Bang D

el

Wapres partikan bahwa paket kebijakan ekonomi belum terlambat

Cuma krisis keburu datang ...

5

Menggerakkan Desa agar Dinamika Ekonomi Lebih Mengalir MESKIPUN tidak diungkapkan secara panjang lebar, paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo hari Rabu (9/9/15) sepertinya juga menyentuh kehidupan pedesaan, khususnya dalam pencairan dana desa. Pemerintah merencanakan menerbitkan peraturan bersama tiga menteri, yaitu Menteri Dalam Negeri, menteri Kauangan serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Dengan surat keputusan bersama tersebut diharapkan penyaluran dana desa itu dapat berlangsung dengan lancar. Akan tetapi yang juga harus dipikirkan saat ini adalah bahwa upaya penyaluran dana desa yang tahun ini total 20,8 triliun rupiah untuk 74.093 desa di Indoensia, boleh dikatakan sebagai “cara baru” untuk kebijakan pembangunan desa tersebut. Tidak heran, di samping ketakutan oleh ancaman hukuman kalau salah langkah, juga masih mereka-reka bagaimana dan dari mana harus memperbaiki desa dengan gelontoran uang tersebut. Meski Orde Baru dengan Proyek Pelita telah mencoba melakukannya sejak tahun 1969, cara ini masih tetap membingungkan pemerintah sekarang untuk melakukan langkah seperti itu. Menggerakkan desa adalah menggerakkan kesadaran. Ini penting diperhatikan pemerintah karena sampai saat ini tekesan, desa dipandang sebagai sesuatu yang sudah “jadi”. Dan “jadi” yang dimaksudkan itu adalah sebagai desa dengan keberadaannya sebagai wilayah tradisional, dengan kehidupan seperti apa adanya sejak zaman dulu. Padahal yang dimaksudkan oleh pemerintah dan juga Undang-Undang No 6 tahun 2014 adalah upaya untuk membuat desa yang lain. Dengan latar tradisional yang dimiliki serta sumber daya yang dimiliki, desa menjadi mahkota pembangunan negara (Indonesia). Kelak, jika berhasil, pola pembangunan Indonesia yang bebasis desa itu, paling berbeda di dunia dan menjadi model bagi pembangunan kemakmuran negara-negara berkembang, bahkan dunia. Sejarah sosial di Indonesia memperlihatkan ada perbedaan antara desa dengan kota dari segala macam sisi. Misalnya demografi, geografi, perilaku, kebudayaan, tradisi, cara hidup, tingkat intelektual dan banyak lagi yang lain. Perbedaan tingkat intelektual bahkan lebih parah lagi. Di masa lalu (bahkan sampai sekarang), tidak hanya antara desa dan kota yang berbeda tetapi juga antar pulau, antar wilayah, antar propinsi. Dulu, pendidikan paling bagus

Oleh GPB Suka Arjawa* Sekali lagi, dalam hal melakukan pembangunan desa, yang penting digarap pertama adalah penekanan kesadaran, yang bertumpu pada kesadaran potensi sumber daya desa dengan potensi diri. Hal ini harus dilakukan karena sejarah berbicara terlalu lama kepada Indonesia bahwa desa bukan penopang kehidupan sosial utama. Ini pandangan keliru. Meski rakyat Indonesia banyak tinggal di desa, tetapi kota justru menjadi “aktornya”. Pendidikan ada di kota, barang-barang dijual dan dibeli ke dan dari kota, pemikir datang dari kota. Padahal, sesungguhnya sumbersumber alam itu ada di desa. Dan pemikir yang bertempat tinggal di kota itu, sesungguhnya juga asal muasalnya di desa.

ada di sekitar Jakarta, lalu menuju kota lain seperti Surabaya, Yogyakarta demikian seterusnya. Itulah yang membuat banyak orang daerah dulu pergi ke Jawa untuk sekolah, salah satu yang membuat Pulau Jawa padat. Pendampingan dan Bimbingan Munculnya teknologi internet, memang mampu mengubah cara

pandang itu saat ini. Tetapi tidak terlalu signifikan. Orang yang telah melek pengetahuan dan teknologi, sengaja memilih desa sebagai tempat bekerja. Tetapi mereka yang mengandalkan tenaga, atau mengabdikan diri sebagai pekerja, tetap pergi ke kota karena kota menjadi pusat perkantoran, ekonomi, sosial dan kebudayaan. Di sini artinya, masih banyak tersisa faktor-faktor lama yang tinggal di desa sehingga bagaimanapun memerlukan pendampingan dan bimbingan dari ahli (yang belum tentu orang kota). Dalam konteks demikian, pemerintah memandang bahwa masyarakat desa akan secara mudah mampu menerjemahkan keinginan-keinginan yang diperlukan untuk membuat pembaruan desa. Ini merupakan pandangan keliru. Pendanaan desa, seperti yang sering diungkapkan akhir-akhir ini seperti yang diinginkan oleh Undang-undang No. 6 Tahun 2014, ini justru menjadi terkendala pencairannya karena pemerintah menyaratkan hal-hal tertentu untuk mencairkannya. Syarat yang dikenakan untuk pencairan dana tersebut ternyata mirip seperti apa yang biasa dipraktikkan oleh birokrasi pemerintah yang mayoritas lokasinya di perkotaan. Jika tidak keliru, misalnya desa disyaratkan harus membuat rencana pembangunan sekian tahun, membuat rencana anggaran belanja, dan sejenisnya. Apabila ketentuan-ketentuan ini telah selesai dibuat, barulah kemudian bantuan dana itu cair dan dapat disalurkan. Ini masalah bagi desa di Indonesia karena membuat perencanaan seperti itu mengharuskan ada pelatihan serius. Mungkin beberapa desa sudah mampu melakukan, di beberapa provinsi, akan tetapi banyak juga desa yang tidak mampu melakukan itu. Jika dana kemudian tidak cair, maka upaya pembangunannya pasti akan macet juga.

Ketika Presiden Joko Widodo pada Rabu (9/9) mengeluarkan kebijakan untuk memangkas birokrasi segala macam, termasuk untuk urusan desa, ini merupakan langkah positif. Di sini ada pengakuan bahwa memang ada yang harus dibantu, yang mesti didampingi oleh pemerintah dalam konteks ingin mengembangkan desa. Pemerintah dalam regulasinya itu mengumunkan bahwa untuk mencairkan dana desa, “pemerintahan desa” harus membuat perencanaan yang mana konsep perencanaan ini telah dibuatkan oleh pemerintah sehingga desa tinggal mengutak-atik sedikit bahannya sehingga sesuai dengan kepentingan dari desa yang bersangkutan. Dengan cara begitu, maka pencairan dana dapat segera dilakukan. Intinya, sebagai sebuah langkah awal, upaya untuk membangun desa ini tetap mesti mendapatkan bantuan, bahkan dari sisi pembuatan surat-surat sekalipun. Masyarakat di desa belum terbiasa dengan hal seperti itu. Sekali lagi, dalam hal melakukan pembangunan desa, yang penting digarap pertama adalah penekanan kesadaran, yang bertumpu pada kesadaran potensi sumber daya desa dengan potensi diri. Hal ini harus dilakukan karena sejarah berbicara terlalu lama kepada Indonesia bahwa desa bukan penopang kehidupan sosial utama. Ini pandangan keliru. Meski rakyat Indonesia banyak tinggal di desa, tetapi kota justru menjadi “aktornya”. Pendidikan ada di kota, barang-barang dijual dan dibeli ke dan dari kota, pemikir datang dari kota. Padahal, sesungguhnya sumber-sumber alam itu ada di desa. Dan pemikir yang bertempat tinggal di kota itu, sesungguhnya juga asal muasalnya di desa. Penyadaran yang harus dilakukan adalah tentang hubungan antara potensi diri dengan sumber daya yang ada. Dengan sumber daya itulah dan kemudian pendanaan yang ada, desa dapat dioptimalkan dengan baik sehingga kelak, desa benar-benar menjadi pusat kemakmuran Indonesia. Nilai rupiah akan berkembang dengan baik kalau perekonomian masyarakat desa bergerak. Bagaimana mungkin rupiah dapat bergerak dengan baik kalau di desa pun perekonomian macet. *Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP, Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih

menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta

Bangsa Indonesia Harus Mampu Bersikap Kuat PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang

sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel

Keadilan Sosial Perlahan Akan Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 11 September 2015

6

BOPI Restui Logo PSSI

Suluh Indonesia/ist

DAPAT RESTU - Logo Asprov PSSI yang berada di atas logo Piala Presiden akhirnya mendapat restu dari BOPI, karena pihak pelaksana telah menunjukkan bukti pemasangan logo itu merupakan permintaan Asprov PSSI.

Jadikan Popnas

Ajang Kebangkitan Pembinaan Atlet BANDUNG - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII di Bandung, Jawa Barat, 10-18 September dijadikan ajang kebangkitan pembinaan atlet yang kedepan mampu menjadi tulang punggung bangsa. “Lewat Popnas, ayo bersama-sama kita bangkit demi menjaga martabat bangsa dikancah internasional,” kata Menpora Imam Nahrawi pada pembukaan Popnas 2015 di Stadion Siliwangi Bandung, Jawa Barat, kemarin. Keinginan menpora akan Popnas sebagai ajang kebangkitan bukan tanpa alasan. Saat

Tim Transisi

Layak Diganti

JAKARTA - Dinilai tak kunjung bisa menghasilkan kemajuan sepak bola Indonesia di tengah pembekuan PSSI, Menpora diminta segera mengganti Tim Transisi. Menurut pengamat sepakbola, Akmal Marhali, dengan waktu yang sudah dilalui beberapa bulan, tim transisi selayaknya bisa menyukseskan visi dan misi reformasi sepakbola nasional. “Mulai dari KLB, pembenahan tata kelola sepakbola dan aturan kompetisi profesional maupun perang terhadap match fixing. Baru setelah itu ke langkah terakhir menggelar kompetisi profesional yang lebih baik. Tapi faktanya piramidanya dibuat terbalik,” kata Akmal di Jakarta, kemarin. Dirinya menilai sejauh ini tim transisi terlalu sibuk mengurus turnamennya, dan tak memikirkan tugas pokok, yaitu menyelenggarakan KLB, membentuk federasi baru, melakukan komunikasi dengan FIFA, dan mendekati voter-voter PSSI, sehingga sampai saat ini belum ada hasil kongretnya. “Tim transisi terlalu sibuk bikin turnamen sehingga melupakan tugas pokoknya menggelar KLB atau membentuk federasi baru. Tim transisi tidak mampu membuka jalur efektif komunikasi dengan FIFA sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di sepakbola. Tim transisi juga tidak mampu merangkul voter,” jelasnya. Bahkan dirinya menilai, turnamen Piala Kemerdekaan adalah contoh kecil perbaikan sepak bola, namun masih jauh dari kata profesional, karena memiliki banyak kekurangan. (pts)

ini prestasi olahraga Indonesia mengalami kemunduran. Bahkan pada SEA Games 2015 di Singapura beberapa waktu lalu hanya mampu finis diurutan kelima. Kondisi ini dinilai memprihatinkan. Untuk itu, kata dia, lewat Popnas yang merupakan kejuaraan khusus pelajar atau usia muda ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial dan kedepannya akan dididik melalui pemusatan latihan nasional. “Kita harus mampu bangkit dan berprestasi dan terhindar dari keterpurukan. Tahun ini adalah tahun reflesi dan evaluasi. Untuk itu marilah kita terus berusaha untuk menjadi yang lebih baik,” katanya

menambahkan. Pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu menjelaskan, dalam beberapa tahun kedepan, Indonesia dihadapkan sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Pada kejuaraan tersebut status Indonesia akan dipertaruhkan. Untuk itu dibutuhkan persiapan matang untuk menghadapinya. Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada sambutannya mengaku bangga Jawa Barat menjadi tuan rumah. Apalagi Popnas ini memiliki makna yang dalam dengan diikuti para pelajar yang nantinya diharapkan bisa menjadi atlet nasional yang

bisa mengharumkan nama bangsa. “Oleh karena itu sangat penting kita membangun prestasi di kalang pelajar sebagai tabungan untuk masa depan atlet nasional kita. Kami bangga bisa menjadi tuan rumah, dan kami akan berusaha sekuat tenaga untuk menjadi tuan rumah yang baik,” kata pria yang akrab di sapa Aher. Pembukaan Popnas 2015 akan dihadiri 12 ribu pelajar. Adapun jumlah pesertanya mencapai 5.300 atlet dan official daro 34 provinsi. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 20 cabang dan satu cabang eksebisi yaitu tarung drajat. (ant)

JAKARTA - BOPI akhirnya mengalah untuk merestui adanya logo PSSI di seragan wasit pemimpin Piala Presiden yang dikelola pihak Mahaka Sports and Entertainment. Sekjen BOPI Heru Nugroho usai bertemu perwakilan Mahaka mengaku pihaknya mengalah, karena logo PSSI tersebut merupakan permintaan Asosiasi Provinsi (Asprov) setempat agar menempel di kostum wasit. “Mahaka menunjukkan bukti kalau logo PSSI itu ternyata permintaan Asprov. Bukti yang ditunjukkan kepada kami berupa surat resmi, SMS, percakapan melalui Whatsapp dan email, walau sama dengan logo PSSI pusat, logo itu lambang Asprov. Kita sempatkan perdebatkan, tapi akhirnya tidak usah dipermasalahkan. Dihargai saja karena itu memang permintaan Asprov,” ucap Heru kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Selain mendukung wasit, BOPI juga memuji kinerja Mahaka selama menggulirkan turnamen, karena selama ini tidak ada masalah besar yang muncul. “Untuk tata kelola sepak bola, menurut kami bagus. Tidak ada masalah, hanya masalah kecil yang muncul. Tapi, secara keseluruhan oke,” kata Heru. Bahkan pihak BOPI juga mengapresiasi langkah Mahaka karena memenuhi janji dengan membayar match fee kepada klub tepat waktu. “Kalaupun ada keterlambatan, itu sifatnya hanya administrasi di perbankan. Yang mereka laporkan, tidak ada tunggakan ke klub. Mereka juga sudah menyiapkan dana untuk klub yang menjadi juara,” tandasnya. Namun, Heru menegaskan, BOPI menegur Mahaka terkait adanya spanduk dan pamflet yang berisi hujatan kepada Menpora Imam Nahrawi, di sekitar stadion. “Kita tegur Mahaka dan mereka sudah memberi penjelasan akan menertibkan pamflet dan spanduk yang berbau politis itu. Mereka bilang siap untuk menertibkan,” tegas Heru. (pts)

Persib dan Persebaya

Wakili Grup A BANDUNG - Persib Bandung dan Persebaya United Surabaya mewakili Grup A melaju ke babak kedua Piala Presiden 2015, setelah tim “Maung Bandung” itu mengalahkan Martapura FC 4-0 (3-0) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, kemarin. Kekalahan Martapura FC dari Persib, secara otomatis membuat Persebaya yang mengumpulkan nilai empat menjadi runner up grup A, sedangkan Martapura harus menjadi juru kunci grup A dengan nilai satu. Persib berada di puncak dengan nilai sempurna sembilan hasil tiga kali menang dengan mencetak 10 gol. Persib Bandung menutup pertandingan di Grup A itu dengan sempurna dan berhasil mengakhiri tiga laga tanpa kebobolan satu golpun. Pada laga terakhir melawan Martapura, diwarnai hatrrik oleh penyerang Zulham Zamrun yang mencetak tiga gol ke yakni pada menit ke-2, 42 dan 80. Sedan-

gkan satu gol lagi dicetak oleh gelandang Makan Konate menit ke-70. Zulham Zamrun yang merupakan pemain terakhir yang direkrut Persib Bandung itu untuk sementara menjadi top skorer atau pencetak gol terbanyak Turnamen Piala Presiden dengan lima gol. Selain itu Zulham juga menjadi pemain Persib yang selalu mencetak gol pada setiap penampilannya di ajang Piala Presiden grup A itu. Mantan pemain Persipura Jayapura itu tampil eksplosif sepanjang pertandingan, dan selalu menjadi pembuka kemenangan bagi Persib. Pada laga terakhirnya di fase penyisihan grup, Persib melakukan rotasi pemain dengan memasukan beberapa pemain pelapis seperti kiper Shahar Ginanjar dan Agung Pribadi. Namun demikian Shahar yang menjadi pengawal gawang Persib juga berhasil mempertahankan rekor tak kebobolan di sepanjang fase penyisihan grup itu. Bahkan Zulham mencetak hattrik pertamanya bersama

Persib Bandung, sekaligus menjawab kepercayaan pelatih Jajang Nurjaman yang memasangnya sejak menit pertama. “Hasil ini jelas cukup melegakan, namun hasil di fase penyisihan grup ini tetap akan kami evaluasi dan mempersiapkan strategi pada vase knock out pada babak kedua nanti,” kata Jajang Nurjaman. Terkait hasil sempurna Persib, Jajang menyebutkan berkat kerja keras dan kedisiplinan pemain dalam setiap pertandingan, sehingga bisa mempertahankan penampilan yang terus menanjak dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Dengan hasil itu, Persib memberikan sinyal bahaya bagi tim lainnya yang akan dihadapi pada pertandingan-pertandingan berikutnya. “Babak kedua jelas harus lebih siap lagi, dan kami dituntut fokus karena tim-tim yang lolos jelas sudah teruji di fase grup,” kata Jajang Nurjaman menambahkan. (ant)


lahraga

7

Suluh Indonesia, Jumat 11 September 2015

Wenger Bela Keputusannya Tak Rekrut Penyerang LONDON - Setelah gagal mencetak gol pada dua pertandingan pembukaan liga di kandang sendiri untuk pertama kalinya dalam 36 tahun, Arsenal akan mencari gol-gol pertama sekaligus kemenangan perdananya di Stadion Emirates musim ini ketika mereka bermain melawan Stoke City pada Sabtu. Pelatih Arsene Wenger telah mendapat banyak kritik dari para penggemar karena dianggap gagal memperkuat timnya pada bursa transfer musim panas, khususnya untuk sektor serangan. Arsenal menghuni peringkat keenam di klasemen dengan koleksi tujuh angka dari empat pertandingan

pembukaannya, yang termasuk kemenangan 2-1 di markas Crystal Palace, kemenangan 1-0 di kandang Newcastle, dan hasil imbang tanpa gol dengan Liverpool. Namun dua dari tiga gol mereka merupakan gol bunuh diri, dan Arsenal terlihat kekurangan daya serang dengan cedera lutut yang menimpa Danny Welbeck, di mana sang penyerang harus absen setidaknya sampai Natal. Termasuk kemenangan 1-0 mereka atas Chelsea pada Community Shield yang berlangsung Agustus, Arsenal hanya mencetak empat gol dari lima pertandingan sejauh ini.

Walau demikian, Wenger membela kebijakan transfernya pada Kamis, dengan mengatakan bahwa ia puas dengan timnya serta memiliki banyak pilihan di sektor serangan. “Saya telah melakukan lebih dari 300 transfer dan setiap kali keputusan yang Anda buat adalah Anda membeli pemain untuk memperkuat tim Anda, bukan tidak (memperkuat tim).” “Anda ingin membeli karena pemain-pemain yang datang dapat membantu tim Anda menjadi lebih kuat. Membeli dan menjual merupakan satu cara untuk memperkuat tim Anda namun itu bukan satu-satunya cara.” Welbeck, hanya mencetak empat

gol liga pada musim perdananya di Arsenal menyusul kepindahannya dari Manchester United setahun silam, namun ia memiliki rekor bagus di timnas Inggris dengan koleksi 14 gol dari 33 penampilannya untuk tim Tiga Singa. Tanpa dia, beban berat terletak di pundak Olivier Giroud, yang baru mencetak satu gol pada musim ini, dan Alexis Sanchez, yang belum mengemas satu gol pun, sebagai dua penyerang senior di tim Wenger, meski Theo Walcott, Santi Cazorla, dan Aaron Ramsey secara konsisten mendukung dengan gol-gol dari lini tengah pada masa lalu.

Wenger berkata Arsenal ingin mendatangkan penyerang, namun tak mampu menemukan pemain depan yang sesuai untuk memperkuat tim. “Ini mengenai menemukan solusi efisien,” ucapnya. “Mereka tidak bisa hanya turun dari surga.” Saat ditanyai mengenai start Giroud di musim ini — sang pemain dicemooh oleh para penggemar Prancis karena gagal memanfaatkan serangkaian peluang saat “Les Bleus” memainkan pertandingan persahabatan dengan Serbia pada Senin — ia menjawab, “Saya memiliki keyakinan pada kemampuan dan kualitas para penyerang kami.”

Terakhir kali Arsenal gagal mencetak gol pada dua pertandingan pembukaan di liga adalah pada Divisi Pertama pada Agustus 1979, ketika mereka kalah 0-2 dari Ipswich Town dan imbang 0-0 dengan Manchester United di Highbury — hal serupa terjadi pada musim ini dengan kekalahan 0-2 dari West Ham disusul hasil imbang dengan Liverpool. Jika mereka melihat pada pertanda-pertanda, pertandingan kandang ketiga mereka berakhir dengan kemenangan 2-0 atas Middlesbrough, hasil yang akan menyenangkan semua orang yang terhubung dengan klub pada akhir pekan ini. (ant)

Hadang Barca

Atletico Andalkan Pemain Baru MADRID - Atletico Madrid akan berupaya mengandalkan para rekrutan barunya untuk membantu menghadang Barcelona ketika sang juara bertahan mengunjungi Vicente Calderon di Liga Spanyol pada Sabtu, demikian menurut bek Filipe Luis. Atletico merupakan salah satu klub paling aktif di Spanyol pada bursa transfer terakhir, dengan mendatangkan pemain-pemain seperti penyerang asal Kolombia Jackson Martinez, penyerang Argentina Luciano Vietto, dan gelandang Belgia Yannick Carrasco. Pengatur permainan Oliver Torres kembali dari masa peminjaman di FC Porto, sedangkan Filipe Luis dibeli kembali dari Chelsea setelah satu tahun merumput di London. “Mereka terlihat berada dalam kondisi yang sangat bagus,” kata pemain internasional Brazil itu pada konferensi pers Rabu ketika ditanyai mengenai rekanrekan barunya di tim. “Jackson merupakan penyerang yang hebat, dengan banyak kekuatan, yang mampu menjaga bola dan mampu menahan para bek tengah lawan den-

gan sangat baik,” tambahnya. “Vietto merupakan pemain dengan banyak kualitas, yang memberi Anda banyak opsi di antara garis-garis dan memiliki kendali bola yang hebat.” “Mereka adalah jenis pemain-pemain yang mampu berjaya di Calderon, para pesepak bola yang dapat membuka permainan dan tidak memiliki rasa takut.” “Sedikit demi sedikit mereka akan menemukan bentuk yang mereka perlihatkan di klub-klub mereka sebelumnya dan membantu kami mencapai tujuan-tujuan kami untuk musim ini.” Atletico, juara 2013/2014, dan Barca masing-masing memenangi dua pertandingan pembukaan mereka musim ini tanpa kemasukan gol dan sama-sama mengkoleksi enam angka di puncak klasemen, bersama Celta Vigo dan Eibar. Barca telah memenangi empat dari lima pertandingan terakhirnya di Liga Spanyol di Calderon, pertandingan satu lagi berakhir imbang tanpa gol, dan akan percaya diri dapat kembali meraih kemenangan setelah dua penyerangnya Neymar

dan Lionel Messi terlihat berada dalam kondisi yang baik bersama dengan timnasnya masing-masing Brazil dan Argentina pada pekan lalu. Pasukan Luis Enrique memenangi “treble” yakni Liga Champions, Liga Spanyol, dan Piala Raja pada musim lalu, dan mengejar kesuksesan keenamnya di Liga Spanyol dalam rentang waktu delapan tahun pada musim ini. “Mereka memiliki sumber daya yang masif dan mereka selalu menjadi favorit,” kata Filipe Luis. “Namun kami memiliki keuntungan karena bermain di kandang sendiri dan ini pasti akan menjadi pertandingan yang atraktif, keras, dan intens.” Real Madrid bangkit dari bermain imbang 0-0 pada pertandingan pembukaan di markas tim promosi Sporting Gijon untuk menghancurkan Real Betis, juara divisi kedua musim lalu, dengan skor 5-0 dan akan bermain di markas Espanyol pada Sabtu. Sevilla bermain di markas Levante pada Jumat, dan Valencia melawat ke markas Sporting Gijon pada Sabtu. (ant)

Suluh Indonesia/ist

ANDALAN ATLETICO - Pengatur permainan Oliver Torres (kanan) kembali dari masa peminjaman di FC Porto, akan menjadi andalan Atletico Madrid untuk menghadang Barcelona ketika sang juara bertahan mengunjungi Vicente Calderon di Liga Spanyol pada Sabtu.

Courtois Absen

Federer Hadapi

Wawrinka di Semifinal AS Terbuka NEW YORK - Juara lima kali Roger Federer tampil gemilang pada Rabu, menaklukkan Richard Gasquet untuk mencapai semifinal AS Terbuka kesepuluhnya, di mana akan berhadapan dengan teman dekatnya Stan Wawrinka. Petenis 34 tahun itu, yang berupaya menjadi juara tertua di New York dalam rentang waktu 45 tahun, hanya memerlukan 87 menit untuk menaklukkan Gasquet yang merupakan kemenangan ke-15nya dari 17 pertemuan dengan petenis itu, dengan skor 6-3, 6-3, 6-1. Petenis Swiss itu melepaskan 50 pukulan kemenangan dan 16 ace tanpa menghadapi satu “break point” pun. Federer belum pernah kehilangan set di turnamen ini dalam lima putaran dan hanya sempat dua kali servenya dapat dipatahkan lawan. Namun ia akan harus waspada terhadap potensi bahaya yang dimiliki Wawrinka, meski memegang

rekor 16-3 dalam sejarah pertemuan keduanya. Wawrinka mengalahkan dia dalam pertemuan terakhir mereka pada perempat final, pada perjalanannya untuk memenangi gelar Prancis Terbuka pada Juni. “Saya menghadapi serveserve keras dari John Isner pada putaran terakhir maka saya merasa pada malam ini saya memiliki sedikit waktu tambahan,” kata unggulan kedua Federer. “Saya tetap agresif dan menikmati permainan.” Sosok lain yang juga menikmati menyaksikan pertandingan di Stadion Arthur Ashe itu adalah Andre Agassi dan Bjorn Borg, serta sejumlah pesohor seperti Justin Timberlake dan Bradley Cooper. “Stan bermain mengagumkan saat melawan saya di Paris dan saya turut bergembira untuknya karena ia memenangi gelar itu. Ia benarbenar layak menerimanya,” tambah Federer, yang memainkan perempat final Grand Slam un-

tuk ke-46 kalinya berbanding penampilan keempat Gasquet. “Ia bekerja begitu keras dan benar-benar berkembang. Saya gembira dapat bermain melawan dia di sini untuk pertama kalinya. Ini terasa bagus bagi kami dan Swiss.” Wawrinka mencapai semifinal dengan kemenangan 6-4, 6-4, 6-0 atas petenis Afrika Selatan Kevin Anderson. Wawrinka, unggulan kelima berusia 30 tahun, mengunci tempat di empat besar AS Terbuka keduanya, juga mencapai fase yang sama pada 2013. “Saya memainkan pertandingan terbaik saya di turnamen ini sejauh ini,” kata Wawrinka. “Melawan Roger, saya akan perlu memainkan penampilan terbaik untuk dapat menang. Ini merupakan tantangan besar, namun saya siap.” Anderson, unggulan ke-15 dan memainkan perempat final Grand Slam untuk pertama kalinya, menyingkirkan unggulan ketiga Andy Murray di putaran sebelumnya. Perjalanannya ter-

henti akibat ia melakukan 42 unforced error dan hanya memiliki satu break point saat melawan unggulan kelima Wawrinka, yang meraih kemenangan dalam rentang waktu 107 menit. Hasil itu menghapus harapan-harapan Anderson (29) untuk menjadi petenis Afrika Selatan pertama di semifinal di New York sejak Johan Kriek mencapainya pada 1980. Anderson memenangi empat dari tujuh pertemuan terakhirnya dengan Wawrinka, namun ia tampil buruk pada Rabu, kehilangan serve pada game ketujuh set pertama dan game kesembilan di set kedua. Set ketiga berakhir dalam waktu 25 menit, di mana Anderson hanya memenangi lima poin. “Benar-benar berat di luar sana. Mungkin ada sedikit rasa gugup dengan kesempatan yang ada dan begitu banyak penantian, berganti lapangan,” kata Anderson. (ant)

Saat Chelsea Melawan Everton

Suluh Indonesia/ap

BERPELUANG ABSEN - Kiper Chelsea Thibaut Courtois mengalami cedera lutut dan berpeluang absen saat sang juara bertahan mengunjungi Goodison Park untuk menghadapi Everton pada Sabtu.

LONDON - Kiper Chelsea Thibaut Courtois mengalami cedera lutut dan berpeluang absen saat sang juara bertahan mengunjungi Goodison Park untuk menghadapi Everton pada Sabtu, demikian dilaporkan media Inggris. Pemain internasional Belgia itu kembali Ke Chelsea dengan kebugaran penuh setelah memperkuat timnasnya, namun ia harus meninggalkan sesi latihan pertamanya pada Rabu karena cedera. Pemain 23 tahun itu berpeluang harus absen dan klub akan mengetahui seberapa parah cedera yang menimpanya, setelah melakukan sejumlah tes lanjutan pada Kamis. Chelsea, yang menghuni peringkat ke-13 di klasemen dengan koleksi empat angka dari empat pertandingan, dapat memainkan Asmir Begovic sebagai pengganti, di mana mantan kiper Stoke City itu didatangkan pada musim panas setelah Petr Cech hengkang untuk membela Arsenal. (ant)

JAKARTA

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 11 September 2015

8

Polisi Gandeng Desa Adat

Cegah Meluasnya Narkoba SINGARAJA - Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Buleleng, Bali bekerja sama dengan desa adat di wilayah itu menanggulangi peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat. ‘’Kerja sama dengan semua pihak penting dilakukan sehingga semua elemen masyarakat berperan mengatasi maraknya peredaran narkoba,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Buleleng Made Agus Dwi Wirawan, SH MH di Singaraja, kemarin. Ia menjelaskan, selain dengan pihak desa adat, Polisi juga

menjalin kerja sama melibatkan seka teruna teruni (pemuda pemudi) berlokasi di setiap banjar masing masing desa adat terkait. ‘’Sekaa teruna teruni dilibatkan karena saat ini intensitas penguna narkoba lebih besar di kalangan generasi muda dalam usia produktif,” imbuhnya. Selain itu, Agus Dwi Wirawan memaparkan, pihaknya tengah mengusulkan aturan tegas terhadap warga pengguna narkoba dalam wadah awig-awig desa. ‘’Sanksi adat dan sangsi sos-

ial, jauh lebih keras dibandingkan hukum itu sendiri, sehingga diharapkan memberikan efek jera kepada pelaku dan pengedar barang haram tersebut,” katanya. Lebih jauh, ia menjelaskan, keterlibatan desa adat, memiliki peranan signifikan karena dapat memberi pengarahan secara persuasif kepada para pemuda dan pemudi di lingkungannya agar terhindar dari narkoba. ‘’Para bendesa diharapkan dapat memberikan pencerahan,’’ katanya. (kmb)

1.500 Tentara

Atasi Kebakaran Hutan BANJARMASIN - Komandan Korem 101 Antasari Kolonel Inf. M Abduh Ras menyatakan, setidaknya 1.500 prajuritnya diturunkan ikut bergabung mengatasi kebakaran hutan dan lahan di daerah ini agar tidak meluas atau dapat dilokalisir. Sesuai kesepakatan rapat koordinasi para pemangku kebijakan di daerah ini, Markas Korem 101 Antasari di Banjarmasin menjadi posko utama penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di daerah ini. ‘’Jadi kerja kita akan bersinergi dengan tim penanggulangan bahaya kebakaran

hutan dan lainnya, seperti BNPD demikian juga di daerah, termasuk Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI), dan badan pemadam kebakaran lokal lainnya,’’ katanya di Banjarmasin, kemarin. Dia menyatakan, prajurit TNI yang ada di 13 kabupaten/kota akan bersama-sama turun kelapangan dengan tim penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan lainnya untuk bisa memadamkan di mana terdapat titik api, untuk mencegah menyebar luas atau dapat dilokalisir dengan baik. ‘’Kalau personel kita yang diturunkan ini dari semua

angkatan, yakni, Angkatan Darat (AD), dibantu Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL) juga pihak kepolisian,” tuturnya. Menurut dia, langkah yang akan dilakukan prajurit di lapangan dalam memadamkan api bisa berbentuk apa saja, baik secara tradisional maupun yang lebih modern. ‘’Kalau melalui udara, sudah ada pemerintah menyewa helikopter pembom, kita bertugas melakukan pemadaman lewat darat,” ucapnya. Dikatakan M Abduh, bahwa titik api saat ini hampir ada di setiap daerah. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KERAHKAN TENTARA - Tiga personel TNI AD dari Kodim 0415-Batanghari mencoba memadamkan kebakaran lahan gambut milik warga di Gambut Jaya, Muaro Jambi, kemarin. BNPB menargetkan penuntasan penanggulangan kebakaran hutan, lahan dan asap di Jambi, Riau dan Palembang dapat diselesaikan dalam waktu dua minggu.

Kades di Magetan

Kembalikan Raskin MAGETAN - Kades Sumberdukun, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengembalikan 104 sak beras untuk masyarakat miskin ke Badan Urusan Logistik karena jelek dan tidak layak konsumsi. ‘’Raskin kami kembalikan ke Bulog karena saat dicek kondisinya berbau, berkutu, dan warnanya kekuningan. Diduga raskin ini terlalu lama disimpan

di gudang Bulog,” ujar Kepala Desa Sumberdukun, Kamto di Magetan, kemarin. Menurut dia, pihak pemerintah desa sengaja melakukan penyortiran raskin dari Bulog karena tidak ingin warga penerima jatah kecewa akibat menerima beras bermutu jelek seperti yang terjadi di beberapa daerah. ‘’Kami sengaja memeriksa raskin yang akan dis-

tribusikan agar jika raskinnya bermutu kurang bagus bisa langsung ditukar Bulog dengan yang lebih baik,” kata dia. Kamto menambahkan, sesuai instruksi dari Bulog dan pemda setempat, raskin yang diterima dalam keadaan kurang bagus dapat dikembalikan untuk diganti dengan beras setara yang kondisinya lebih baik.

Sehingga, warga penerima jatah raskin dapat mengonsumsi beras bagus dengan harga murah. Yakni sekitar Rp1.600 per kilogramnya. Berdasarkan pegakuan warganya, Kamto menjelaskan, untuk menyiasati raskin yang terkadang diterima dalam keadaan jelek adalah mengoplosnya dengan beras biasa yang dibeli di pasar. (ant)

Krisis Air Bersih di Babel Meluas PANGKALPINANG Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung kesulitan mengatasi krisis air bersih masyarakat karena tidak memiliki anggaran untuk itu. ‘’Dana bantuan air bersih ini sudah diajukan beberapa bulan lalu, namun hingga sekarang belum

disahkan DPRD, sehingga kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi kekeringan ini,” kata Kepala BPBD Kepulauan Babel Najamudin di Pangkalpinang, kemarin. Pada APBD Perubahan tahun ini, kata dia, pihaknya telah mengajukan Rp900 juta untuk mengatasi krisis air ber-

SEKOLAH DILIBURKAN - Sejumlah pelajar SMP 48 bergegas meninggalkan sekolah di Palembang, kemarin. Disdik Kota Palembang meliburkan pelajar menyusul semakin buruknya kondisi udara kibat polusi asap yang melanda kota Palembang.

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Bantuan Air

Lebih Baik Dialihkan Pipa ke wilayah perbukitan di Kecamatan Prambanan yang dilanda kekeringan pada musim kemarau ini. ‘’Dari pihak swasta, para pengusaha banyak yang membantu. Ada yang koordinasi dengan BPBD, ada juga yang tidak,” katanya. Ia mengatakan, tertumpuknya bantuan pada satu titik juga kadang tidak bisa terhindarkan. Ini tidak efektif, karena selain pemerataannya tidak maksimal juga untuk tahun selanjutnya akan dialami lagi. ‘’Akan lebih baik jika bantuan diwujudkan dalam bentuk pipa paralon guna menambah jaringan distribusi air bersih, maupun juga bisa mengganti yang

sudah mengalami kerusakan,” katanya. Julisetiono mengatakan, jaringan air di perbukitan Prambanan sudah hampir merata dan menjangkau wilayah yang dilanda kekeringan, namun karena sudah lama, banyak yang rusak, bocor maupun pecah. ‘’Perlu ada penambahan jaringan pipa air dan perbaikan pipapipa yang rusak,” katanya. Koordinator relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Prambanan Elly Mohammad Bazir mengatakan, jaringan perpipaan meski sudah hampir merata tapi belum maksimal. (ant)

Di Batam

Kualitas Udara Memburuk BATAM - Kualitas udara di Kota Batam Kepulauan Riau semakin memburuk, akibat kiriman kabut asap dari Pulau Sumatera, berdasarkan pemantauan Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah Batam. ‘’Hari ini pemantauan kami, Indeks Standar Pencemaran Udara sudah 127. Sudah tidak sehat,” kata Kepala Bapedalda Batam Dendi Purnomo. Angka ISPU itu tertinggi dibanding kualitas udara sepanjang tahun ini. Ia mengatakan Bapedalda bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Kepala Badan Penanggulangan Bendaca Daerah akan membagikan

10.000 masker kepada pengguna jalan. ‘’Masker akan dibagikan di simpang-simpang yang padat, untuk meminimalkan debu masuk ke dalam tubuh,” kata Dendi. Bapedalda menyarankan kepada masyarakat yang sensitif dengan debu dan asap agar menggunakan masker selama berada di luar ruangan. Bapedalda mengimbau agar masyarakat mengurangi kegiatan luar ruangan untuk menghindari paparan kabut asap. ‘’Jarak pandang mengecil, bagi pengguna jalan agar berhatihati,” kata dia. Ia juga meminta agar masyarakat tidak memperparah

kualitas udara dengan membakar sampah dan lainnya sampai kondisi udara membaik. ‘’Kualitas udara yang tidak sehat, jangan diperparah oleh masyaraakat dengan membakar sampah atau membakar hutan,” kata dia. Sementara itu sejumlah warga Batam mengeluhkan buruknya kualitas udara selama beberapa terakhir ini. ‘’Saya sudah sampai batuk. Batuknya itu lain, kering dan tidak enak,” kata warga Sekupang Sumiati. Senada dengan Sumiati, Rudi juga mengeluhkan kabut asap yang kian tebal di Batam. (ant)

lingkungan pemerintahan provinsi, kabupaten/kota. ‘’Kami hanya bisa berharap DPRD segera mengesahkan anggaran penangulangan krisis air bersih ini, agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan minum, memasak,” ujarnya. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

Suluh Indonesia/ant

SLEMAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menilai bantuan pasokan air ke wilayah yang mengalami kekeringan akan lebih baik jika dialihkan dalam bentuk bantuan pipa air. ‘’Bantuan pasokan air di daerah yang mengalami kekeringan, dirasa kurang efektif. Karena yang dibutuhkan oleh warga lebih ke masalah perbaikan atau penambahan jaringan perpipaannya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Juli Setiono, kemarin. Menurut dia, banyak bantuan pasokan air yang mengalir

sih masyarakat di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang. Selama musim kemarau panjang ini, kata dia, pihaknya banyak mendapatkan surat permohonan bantuan air bersih dari masyarakat, SKPD di

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 11 September 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu