Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Pengemban Pengamal Pancasila
Kamis, 10 September 2015
No. 164 tahun IX
75 Persen Koruptor
Miliki Gelar Sarjana SURABAYA - Direktur Direktorat bidang Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Sujarnako mengemukakan sebanyak 75 persen pelaku korupsi adalah lulusan pendidikan tinggi yang menjabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten, Kota, maupun Provinsi. ‘’Menurut data ACFE (Association of Fraud Examiners) sebanyak 75 persen pelaku ‘fraud’ (termasuk tindak korupsi) di dunia dan bahkan 82 persen di Indonesia adalah lulusan pendidikan tinggi,” ungkap Sujarnako yang mengisi “Workshop Pencegahan Korupsi di Indonesia dengan Peran Perguruan Tinggi dalam Pendidikan Budi Pekerti dan Agama” di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS Surabaya, kemarin. Ia mengatakan, faktor terjadinya korupsi antara lain faktor politik, hukum, ekonomi,
serta organisasi, sedangkan akar penyebab korupsi adalah krisis identitas dan orientasi kemanusiaan, kegagalan pendidikan, lemahnya kontrol dalam keluarga, aktualisasi agama serta proses politik. Menurut dia, ada sekitar 1.365 kasus korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap atau “in kracht van gewijsde” dari rentang waktu 2001 hingga saat ini jika diestimasi kerugian negara mencapai Rp168,19 triliun, namun jumlah uang yang berpotensi kembali ke negara hanya Rp15,09 triliun saja atau sekitar 8,97 persen. ‘’Dengan kata lain, masyarakat pembayar pajak Indonesia telah mensubsidi para koruptor karena uang Rp15,09 triliun itu pun sebenarnya belum benar-benar masuk ke kantong pemerintah karena baru berupa hukuman financial,’’ katanya. (ant)
Polisi Sita Sabu 115 Kg JAKARTA - Anggota Polda Metro Jaya menyita 115 kilogram sabu-sabu dan 5.450 butir ekstasi pada Operasi Nila yang berlangsung selama dua pekan. ‘’Total ada 23 tersangka yang ditangkap polisi,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Eko Daniyanto di Jakarta, kemarin. Eko mengatakan Operasi Nila Jaya digelar khusus dengan menyasar 13 lokasi pengungkapan kasus narkoba di wilayah Jakarta dan sekitarnya. ‘’Wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat paling tinggi pengungkapan peredaran narkoba,” ujar Eko. Eko menduga peredaran sabu-sabu dan ekstasi di Jakarta merupakan narkoba selundupan dari Guangzhou Tiongkok menggunakan perusahaan kiriman paket
atau ekspedisi. Pelaku menurut Eko mengirimkan paket narkoba melalui jalur laut di pelabuhan ilegal sekitar Dumai, Medan maupun Riau. Selanjutnya, narkoba tersebut dikirim ke Jakarta menggunakan jasa ekspidisi agar petugas tidak mudah mendeteksi. Eko mengungkapkan para tersangka menjalankan modus penyelundupan narkoba dengan cara memasukan ke dalam tas, sepatu, suku cadang kendaraan, paralon, plastik padat, termos, acuu kering, speaker dan tabung teko. Sementara itu petugas meringkus 23 tersangka yakni 17 orang wanita dan enam orang pria yang berasal dari tiga orang Warga Negara Tiongkok dan Hong Kong, tiga Warga Negara Nigeria, dan 17 Warga Negara Indonesia. (ant)
Suluh Indonesia/ade
MANTAN MENKES - Mantan Menkes Siti Fadilah Supari bersaksi terkait penanganan wabah flu burung dengan terdakwa Mulya A Hasjmi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin.
Paket Kebijakan Ekonomi
Perkuat Industri Nasional
Suluh Indonesia/ade
BARBUK NARKOBA - Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnaviani menunjukan barang bukti saat rilis pengungkapan narkotika jenis sabu dan ekstasi jaringan internasional di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, kemarin.
JAKARTA - Presiden Joko Widodo berharap Paket Kebijakan Ekonomi I September 2015 mampu memperkuat industri nasional serta mengembangkan usaha mikro kecil menengah seraya mengajak semua pihak bersama-sama menghadapi tantangan pelemahan perekonomian global. ‘’Paket stimulus ini diharapkan mampu memperlancar perdagangan antar daerah, dan pariwisata, dan menjadikan kesejahteraan nelayan semakin membaik dengan menaikkan produk-
si ikan tangkap dan penghematan bahan bakar sebesar 70 persen melalui konversi bahan bakar solar ke elpiji,” kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, kemarin. Menurut Presiden Jokowi, pemerintah tak mungkin bisa bekerja sendirian sehingga memerlukan berbagai bentuk kerja sama dan dukungan dari semua pihak. ‘’Mari bersatu begotong royong menghadapi tantangan melemahanya perekonomian global. Saya ingin menegaskan pemerintah tak hanya komitmen menggerakan ekonomi nasional den-
gan paket ekononomi ini. Pemerintah juga serius dalam melaksanakan komitmen, saya dibantu wapres dan kabinet akan memimimpin langsung sehingga ada terobosan,” kata Presiden Jokowi. Saat membacakan paket kebijakan yang tujuannya untuk menstimulus perekonomian nasional, Presiden merinci paket kebijakan tahap pertama September 2015 terdiri dari tiga langkah. Pertama mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi, debirokrasi, penegakan hukum dan kepas-
tian usaha. Kedua mempercepat proyek strategis nasional menghilangkan berbagai hambatan, sumbatan dalam pelaksanaan dan penyelesaian proyek. Ketiga adalah meningkatkan investasi disektor properti. Menurutnya, ada 89 peraturan yang dirombak dari 154 yang masuk ke tim. ‘’Sehingga ini bisa menghilangkan duplikasi bisa memperkuat koherensi, dan memangkas peraturan yang tak relevan dan menghambat daya saing industri nasional,” kata Jokowi. (son)
Investor Tiongkok Boncengi
Masuknya Tenaga Asing Ilegal BANTEN - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan alasan masuknya para pekerja asing yang tidak mempunyai keahlian ke Indonesia. Dia menengarai masuknya modal investasi dari luar negeri telah memboncengi masuknya tenaga kerja unskill ke Indonesia. ‘’Kenpa isu ini begitu sensitif. Karena ada pertempuran dua kapitalis besar yaitu Tiongkok dan AS. Saling bersaing dengan produk di masing-masing negara. Oleh karena itu, kita harus punya proteksi. Indone-
sia juga punya TKI, tapi tidak dibarengi mobilisasi kapital. Nah, bedanya dalam persoalan ini ada modal yang memboncengi tenaga kerja asing. Sayangnya modal itu tidak dibarengi tenaga kerja yang tidak punya keterampilan. Lalu bagaimana sikap kita? Ini yang harus kita perbuat," kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah disela-sela inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik Semen Merah Putih di Banten, kemarin. Fahri didampingi sejumlah anggota Komisi IX DPR yang
membidangi antara lain Siti Masrifah (Fraksi PKB), Ali Taher (Fraksi) dan beberapa anggota dewan lainnya. Peninjauan ke perusahaan milik daerah (PMD) itu dipilih karena banyaknya pengaduan masyarakat melalui surat yang masuk ke DPR dan keluhan di masyarakat tentang banyaknya tenaga kerja asing asal Tiongkok yang tidak memiliki keterampilan (unskill). Di kecamatan Bayah saja, yang masuk kabupaten Lebak, Provinsi Banten jumlahnya diperkirakan mencapai 3.000 orang. Dari 3.000 itu sebagian disebut-sebut ada di perusahaan Semen Merah Putih. Perusahaan yang kontraktornya dikuasai perusahaan asal negeri Tiongkok, Sinoma. Perusahaan ini juga menguasai pelabuhan pengiriman barang yang dipegang Cina Harbour. Menurut Fahri, ketentuan perundangan mulai dari UU Ketenagakerjaan, peraturan presiden atau peraturan pemerintah sampai peraturan menteri tenaga kerja tidak ada satupun yang membolehkan tenaga kerja asing yang tidak punya keahlian atau non skill bisa bekerja di Indonesia. ‘’Aturannya kan jelas dari UU Tenaga Kerja, perpres atau PP sampai permennya tidak ada celah bagi tenaga kerja asing yang tidak mempunyai keahlian atau non skil bisa bekerja di Indonesia.Saya sendiri bertanya bagaimana mereka bisa masuk karena untuk itu juga ada pengamanan berlapis mulai dari kemenlu, dirjen imigrasi, kemenakertrans sampai polisi.jadi kalau ada tenaga kerja asing non skill bisa masuk, ini bagaimana?,” tegasnya. (har)
Suluh Indonesia/ant
PAKET KEBIJAKAN EKONOMI - Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menkeu Bambang S. Brojonegoro (kiri), Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua kiri), Gubernur BI Agus Martowardojo dan Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad (kanan) serta jajaran Kabinet Kerja mengumumkan paket kebijakan untuk mengatasi pelemahan ekonomi global di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.
Rehabilitasi Pengguna Narkoba
Bebani Keuangan Negara JAKARTA - Kepala BNN Budi Waseso atau Buwas menyatakan rehabilitasi bagi pengguna narkoba akan menambah beban negara. ‘’Karena biaya rehabilitasi dibebankan kepada negara berarti negara rugi dua kali, sudah generasi dirusak juga menanggung biayanya,” kata Buwas di Polda Metro Jaya Jakarta, kemarin. Buwas mengatakan kebijakan rehabilitasi bagi pe-
candu narkoba harus dievaluasi karena harus ada efek jera bagi seseorang yang mencoba, bandar maupun pelaku yang memproduksi narkoba. Buwas menilai seseorang yang berani mencoba narkoba karena salah satu faktor hukuman yang ringan dan proses rehabilitasi. ‘’Ini harus dievaluasi bukan berarti dihapuskan,” sebut mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Ka-
bareskrim) Polri itu. Buwas menegaskan pemberantasan narkoba harus dari hilir hingga ke hulu dengan tindakan yang agresif karena Indonesia telah dinyatakan darurat narkoba. Jenderal polisi bintang tiga itu akan mengevaluasi secara bersama-sama terhadap proses pemberian rehabilitasi kepada pecandu narkoba. Buwas akan mengundang seluruh lapisan masyarakat, praktisi hukum, kepolisian dan
lembaga terkait lainnya guna membahas undangundang yang tepat untuk penanganan kasus narkoba di Indonesia. ‘’Jangan nanti UU sebagai tempat berlindung dari pelaku narkoba yang seolah-olah pelaku menjadi korban,” katanya. Solusi yang ditawarkan Buwas yaitu terpidana kasus narkoba ditempatkan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) khusus yang berada di pulau terpencil. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 10 Juli 2015
2
Kilas 400 Hunian Ludes Terbakar SEKITAR 400 rumah di wilayah RT 01/03, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, diamuk si jago merah. Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara mengerahkan 18 unit mobil pemadam untuk menjinakkan api. Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, mayoritas hunian yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. Saat ini api sudah dapat dipadamkan dan sedang dalam tahap pendinginan. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Satriadi belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran ini, karena masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara akibat korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Tapi untuk pastinya, tunggu hasil penyelidikan. Menurut Suryadi (47) salah seorang warga, awalnya kebakaran hanya menimpa tiga rumah warga. Namun, angin membuat kebakaran meluas. (kmb)
Warga Bidara Cina Direlokasi GUBERNUR DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memastikan akan merelokasi warga Bidara Cina, Jakarta Timur pada Oktober mendatang. Kawasan tersebut diperlukan untuk pembangunan sodetan Sungai Ciliwung-Kanal Banjir Timur (KBT). Ahok mengatakan, Bidara Cina harus dibebaskan paling lama bulan depan. Sebagian warga Bidara Cina yang memiliki sertifikat hak guna bangunan (HGB) akan mendapatkan ganti rugi. Selain kepemilikan warga, ada juga tanah yang merupakan kepemilikan perusahaan asuransi, kepemilikan Pertamina, serta tanah kepemilikan perseorangan bernama Hengky. Setidaknya ada 300 kepala keluarga (KK) yang harus segera ditertibkan untuk pelaksanaan sodetan Ciliwung-KBT ini. Relokasi warga harus segera dilakukan, karena pembangunan sodetan tidak bisa ditunda lagi. (kmb)
JP 31 Terancam Dihapus SUDIN Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Jakarta Pusat, akan mengevaluasi keberadaan JP 31 di Jl Kembang Sepatu, Senen. Sebab keberadaan lokasi sementara (loksem) pedagang kaki lima (PKL) ini sudah tidak tertata rapih. Kepala Sudin KUKMP Jakarta Pusat, Bangun Richard mengatakan, tidak menutup kemungkinan lokasi tersebut akan dihapus sebagai loksem PKL, jika para pedagang di sana tidak mengikuti aturan. JP 31 dievaluasi, apakah akan dihapus atau dilanjutkan. Pihaknya akan membahas terlebih dulu di dalam rapim. Kalau masih mau lanjut, pedagang di sana harus mau mengikuti aturan. Disebutkan, JP 31 ini menjual onderdil sepeda motor dan dinamo. Jumlah pedagang di lokasi tersebut ada 88 PKL dan sudah berjualan sejak 1969. Rapat pimpinan untuk membahas JP 31 ini segera dilakukan. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
GROUNDBREAKING LRT - Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kanan) mendengarkan penjelasan maket proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) dari Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan (kiri) pada Groundbreaking Light Rail Transit (LRT) Indonesia di Jakarta, kemarin. LRT merupakan salah satu moda transportasi massal berbasis rel yang ramah lingkungan dan pembangunannya dilakukan secara elevated di atas tanah ruang milik jalan tol dan non tol.
Anggaran Pidato Gubernur
Capai Rp 805 Juta
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku telah memangkas anggaran untuk pidato gubernur. Beberapa tahun sebelumnya Pemprov DKI selalu membayar tenaga ahli untuk membuat naskah pidato gubernur. Namun tahun ini tidak lagi menggunakan orang luar. ‘’Itu total mungkin semua. Kita akan cek. Harusnya sudah dipangkas,” kata Basu-
ki di Balai Kota, kemarin. Dalam APBD DKI, anggaran untuk naskah pidato gubernur tecatat mencapai Rp 805 juta. Basuki menegaskan tahun ini tidak lagi membayar tenaga ahli untuk membuat naskah pidato gubernur. Melainkan akan memberdayakan pegawai negeri sipil (PNS) serta pekerja harian lepas (PHL) untuk menyusun naskah pidato gubernur. ‘’Dulu kan bayar orang luar,
sekarang kita enggak. Makanya kita mau tahu itu naskahnya siapa, bayarnya kemana?,” tegas Basuki. Saat ini, Basuki mengaku tengah menghitung efisiensi jumlah PNS DKI. Sebab di lingkungan Pemprov DKI, lebih banyak PHL yang bekerja dibanding PNS DKI. ‘’Jadi hampir semua yang kerja di DKI 50.000 itu PHL, yang betul-betul kerja dan disuruh-suruh itu
PHL,” ucap Basuki. Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH-KLN) Pemprov DKI, Muhammad Mawardi mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk menggaji PHL yang bertugas menyusun naskah sambutan. Standar gaji para PHL adalah Rp 2,7 juta. Akan tetapi, setiap PHL tidak diberikan gaji dalam jumlah yang sama, tergantung hasil pekerjaan masing-
masing. ‘’Jadi itu untuk gaji. Gaji PHL itu kan satu orang Rp 2,7. Dari situ ada yang tenaga ahlinya. PHL kan enggak mungkin untuk yang kemampuannya lebih tinggi, gajinya sama. Kan ada aturan main. Jadi bervariasi. Akhirnya ketemulah angka Rp 805 juta itu,” ujar Mawardi. Selama ini, Ahok sendiri lebih banyak pidato secara lisan. (kmb)
Pembangunan LRT Resmi Dimulai JAKARTA - Proyek pembangunan moda transportasi massal Light Rapid Transit (LRT) atau kereta api layang ringan resmi dimulai, setelah Presiden, Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking LRT di Jalan Taman Mini 1, Cipayung,
Jakarta Timur, kemarin. Pembangunan LRT ini sesuai Perpres Nomor 99 Tahun 2015 yang ditandatangani Jokowi pada Rabu (2/9) lalu. Dalam pembangunan LRT ini, Pemprov DKI turut dilibatkan. Dan untuk percepatan pembangunan, Basuki menugaskan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI untuk pembangunan prasarana perkeretaapian yang dilaksanakan secara bertahap. ‘’Yang DKI kita
mau lelang. Pencanangan mungkin September ini, termasuk untuk yang bangun wisma atlet. Berarti Januari sudah groundbreaking,” ujar Basuki. Menurut Basuki, saat Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI, pihaknya kesulitan merumuskan formula pembangunan LRT. Sebab, untuk melakukan pembangunan dibutuhkan integrasi sejumlah stakeholder terkait. Berdasarkan data, pemban-
gunan LRT akan dibagi dua tahap dengan total panjang 83,6 Km. Tahap satu akan dibangun LRT tujuan Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, CawangDukuh. Selanjutnya pada tahap dua akan dibangun LRT dengan jurusan lintas pelayanan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-PalmerahSenayan dan PalmerahGrogol. (kmb)
Layanan Transportasi
Dongkrak Pariwisata Kepulauan Seribu JAKARTA - Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu mengapresiasi kinerja Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi serta Kantor Syahbandar Pelabuhan Kepulauan Seribu yang telah berupaya memperbaiki pelayanan transportasi, utamanya kapal ojek atau kapal tradisional. Menurut Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Kepulauan Seribu, Evi Sianturi, dengan perbaikan pelayanan transportasi kapal ojek, maka bisa meningkatkan pendapatan para pelaku usaha. ‘’Termasuk pendapatan bagi daerah dari sektor pariwisata,” kata Evi di Jakarta, kemarin. Evi mengharapkan, ke depan pelayanan kapal ojek semakin profesional dengan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang, dengan tidak mengangkut penumpang hingga kelebihan kapasitas. ‘’Bupati sangat mendukung apa yang sudah dilakukan Syahbandar dan Sudin Perhubungan, dalam perbaikan sistem transportasi pulau ini,” ujar Evi. Sementara itu, Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Budi Utomo melantik Pengurus Asosiasi Pengelola Pulau Resort masa bakti tahun 2015-2016. Diharapkan, kepengurusan yang baru tersebut dapat bersinergi untuk
mengembangkan wisata di pulau-pulau pemukiman. ‘’Kemarin kita sudah lantik kepengurusan baru. Seiring perkembangan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu saat ini, kita minta ada sinergi ter-
kait paket-paket wisata yang ada di Pulau Seribu,” kata Budi. Dengan dilantiknya pengurus baru tersebut, kata Budi, tidak lagi ada persaingan pasar antara pengelola resort, pelaku travel, dan pelaku wisata tradi-
sional yang ada di pulau-pulau pemukiman. ‘’Kami sedang dorong tentang kebijakan baru kepariwisataan di lapangan agar bersinergi sehingga tidak ada lagi satu sama lain saling sikut-sikutan,’’ katanya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
RAZIA PEMOTOR LAWAN ARUS - Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya dibantu petugas Dishub Jakarta Selatan memberhentikan pengendara motor yang melawan arus saat razia di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, kemarin. Razia dilakukan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Balai Kota DKI Jakarta Menjadi Objek Wisata PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuka Balai Kota DKI sebagai tempat wisata umum terhitung mulai Sabtu, 12 September 2015.
Suluh Indonesia/ant
ILMUWAN CILIK - Finalis Kalbe Junior Scientist Award 2015 menunjukkan tanda peserta saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Siswa-siswi SD yang berjumlah 18 anak dari 811 perserta dari 22 provinsi tersebut menciptakan berbagai inovasi dan penemuan teknologi.
Kepala Biro Umum DKI Agustino Dharmawan dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin mengatakan, mulai Sabtu ini, Balai Kota akan menjadi destinasi baru wisata di ibukota. Pintu Balai Kota akan dibuka selebarlebarnya bagi khalayak ramai tanpa dipungut biaya apapun alias gratis. Menurut dia, dibukanya Balai Kota sebagai tempat wisata umum merupakan wujud terbukanya Pemprov DKI untuk mengajak peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan di ibukota. ‘’Apalagi dalam wisata tersebut akan dibeberkan juga konsep
‘Smart City’ yang memberikan banyak informasi. Diharapkan, wisata ini dapat menjadi umpan balik bagi masyarakat untuk berperan aktif membangun Kota Jakarta,” ujar Agustino. Dia menuturkan terselenggaranya kegiatan wisata di Balai Kota itu merupakan kerja sama dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI diantaranya Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan lainlain. ‘’Semua SKPD DKI dilibatkan. Disparbud untuk acara wisatanya, Dinas Komunikasi dan Informasi untuk penyampaian konsep Smart City kepada wisatawan, Dinas KUMKMP
untuk jajanan dan kuliner, Dinas Kebersihan untuk urusan sampah dan toilet, sedangkan kami untuk pengamanan,” tuturnya. Dia mengungkapkan nantinya Balai Kota dapat dikunjungi oleh masyarakat dan wisatawan setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu mulai dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB untuk kunjungan di area dalam ruangan dan pukul 10.00 hingga 20.00 WIB untuk area luar. ‘’Di dalam ruangan, wisatawan akan diajak ke Balai Agung. Disitu, pengunjung akan ditunjukkan tayangan seputar Jakarta dan konsep Smart City. Sedangkan di luar ruangan, pengunjung bisa menikmati aneka kuliner dan ada juga pertunjukan musik,” ungkap Agustino. Selain itu, para pengunjung juga dapat membeli berbagai jenis buah tangan dan kerajinan khas Jakarta di gerai milik Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Kamis 10 September 2015
3
Kepala BNN Janji
Miskinkan Penyelundup Narkoba JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso berjanji akan memiskinkan penyelundup narkoba di Indonesia dengan menerapkan undang-undang tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). ‘’Tidak hanya dimiskinkan bila perlu dihukum mati,” kata Budi Waseso di Markas Polda Metro Jaya, kemarin. Pria yang akrab disapa Buwas itu mengatakan peredaran dan penyelundupan narkoba merupakan tindak kejahatan luar biasa yang harus ditangani antarlembaga penegak hukum. Buwas menuturkan narkoba sebagai “pembunuh” generasi anak muda bangsa sehingga aparat penegak hukum harus proaktif
memberantas barang haram itu. Salah satu cara untuk memiskinkan bandar narkoba, jenderal polisi bintang tiga itu akan menjerat tersangka dengan TPPU. Petugas pernah menerapkan UU tentang TPPU terhadap bandar narkoba “kelas kakap” Freddy Budiman yang memproduksi narkoba pada salah satu lembaga pemasyarakatan (Lapas). Saat menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Buwas menyatakan pihaknya telah berupaya memberikan ancaman hukuman terberat terhadap bandar narkoba. ‘’Kita sudah banyak lakukan upaya agar tidak diberikan pengampunan,” tegas Buwas.
Bahkan Buwas sesumbar menenggelamkan kapal ilegal pengangkut narkoba bersama pelaku penyelundupan yang memasuki perairan Indonesia. Ia menegaskan aparat penegak hukum harus agresif dalam upaya pemberantasan narkoba di Indonesia. ‘’Kita harus proaktif dan masif bekerja sama memberantas narkoba,” katanya. Polisi jenderal bintang tiga itu menuturkan petugas BNN juga harus aktif bekerja sama dengan aparat kepolisian, TNI, dan Bea Cukai guna memerangi peredaran narkoba di Indonesia. Budi mengatakan BNN mendorong kerja sama dengan unsur TNI guna memperketat pengawasan perairan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HARI AKSARA - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri membubuhkan tanda tangan didampingi budayawan Romo Mudji Sutrisno (kiri) saat membuka pameran lukisan bertema "Java Script" karya Eddy Susanto dalam peringatan Hari Aksara Internasional di Galeri Nasional, Jakarta, kemarin.
Sertifikasi Biaya Sendiri
SBY Instruksikan
Kader Tak Salahkan Pemerintahan Jokowi JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan seluruh kader partainya tidak menyalahkan pemerintahan Jokowi terkait terjadinya pelambatan pertumbuhan ekonomi. SBY di Jakarta, kemarin meminta agar kader Partai Demokrat memberikan solusi atas segala permasalahan yang tengah dihadapi bangsa ini.
‘’(Kader) bukan menggurui pemerintah, tapi mencari solusi,” ujar Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Fajar Sampurno saat membacakan instruksi SBY dalam upacara serentak HUT-14 Partai Demokrat, di Kantor DPP Partai Demokrat. Dalam instruksinya SBY menyebut Partai Demokrat juga pernah mengalami kondisi serupa dengan pemerintahan Jokowi, di mana ada tekanan
ekonomi saat memerintah. Namun semua itu, kata SBY, dilewati tanpa menyalahkan pihak lain, dan menghasilkan sesuatu tindakan nyata serta konkret. SBY juga meminta seluruh kader berkontribusi memulihkan pelambatan perekonomian dengan berusaha mencari solusi di daerah masing-masing, misalnya dengan memperbaiki stabilitas harga, pencegahan
pemutusan hubungan kerja (PHK) serta mengupayakan bantuan sosial bagi rakyat miskin. ‘’Upaya membantu pemerintah adalah tugas sekaligus prioritas Partai Demokrat,” jelas SBY melalui instruksi yang dibacakan. Partai Demokrat menyelenggarakan upacara secara serentak di seluruh kantor perwakilan Partai Demokrat se-Indonesia, bertepatan dengan hari
Kemendikbud Menganiaya Guru
ulang tahun ke-14 partai tersebut, 9 September 2015. Menurut Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat sekaligus inspektur upacara di Kantor DPP Partai Demokrat, Fajar Sampurno, upacara serentak ini dilakukan serentak di seluruh DPD dan DPC Partai Demokrat se-Indonesia. SBY sendiri menghadiri acara peringatan HUT Demokrat di Ruang F-PD DPR. (har)
Suluh Indonesia/ant
HUT PARTAI DEMOKRAT - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kiri) dan Ibu Ani Yudhoyono (kedua kanan), memperhatikan Ketua Fraksi Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) mengenakan topi tradisional saat meninjau stan daerah sebelum menghadiri puncak peringatan HUT ke-14 Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Peringatan HUT ke-14 diselenggarakan dengan mengambil tema 14 tahun Partai Demokrat maju dan bersatu untuk kesejahteraan rakyat.
MPR Nilai
Pentingnya Haluan Pembangunan INDONESIA masih membutuhkan semacam pedoman haluan pembangunan nasional yang menjadi arah perjalanan pembangunan secara berkala, mulai dalam jangka waktu 10 tahun, 25 tahun, bahkan hingga 100 tahun ke depan. Pimpinan Badan Pengkajian MPR Martin Hutabarat dalam rilis Humas MPR yang diterima, di Jakarta, kemarin mengatakan, MPR sedang merumuskan arah pembangunan itu. Menurut Martin, rumusan tersebut bukanlah GBHN (Garis-Garis Besar Haluan Negara), melainkan pedoman haluan pembangunan negara. Politisi Partai Gerindra itu berpendapat, diperlukan pedoman semacam itu guna mengetahui arah pembangunan nasional. ‘’Masyarakat merasakan ada yang kurang dengan tiadanya GBHN,” papar Martin. Ia mengemukakan, dalam sosialisasi dan seminar yang diselenggarakan MPR, di-
tangkap adanya aspirasi masyarakat tentang perlunya pedoman pembangunan seperti GBHN pada waktu lalu. Karena itu, lanjutnya, Badan Pengkajian dan Lembaga Pengkajian MPR akan menyusun pedoman haluan pembangunan negara itu. ‘’Nanti pedoman itu akan diserahkan kepada pemerintah dan lembaga negara untuk menjadi pedoman haluan pembangunan nasional,” ungkap Martin. Namun, ujar dia, akan ada persoalan terkait dengan status hukum dari pedoman haluan negara itu, apakah dalam bentuk undang-undang ataukah ketetapan MPR. Sebelumnya, Wakil Ketua Pimpinan Badan Pengkajian
Martin Hutabarat MPR Rambe Kamarul Zaman menyatakan, Pancasila yang merupakan dasar filosofi bangsa Indonesia jangan sampai tergantikan dengan nilai-nilai yang datang dari luar. ‘’Pancasila harus selalu dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai tergantikan oleh nilai-nilai yang datang dari luar, yang
belum tentu sesuai dengan bangsa Indonesia,” kata Rambe. Rambe yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI itu menjelaskan, Pancasila merupakan nilai-nilai luhur positif bangsa Indonesia yang perlu untuk terus-menerus dilestarikan karena tidak banyak negara di dunia yang dibangun di atas nilai-nilai luhur bangsanya sendiri. Untuk itu, menurut dia, Pancasila sampai waktu kapan pun bakal selalu sesuai dengan kondisi-kondisi yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. ‘’Kita harus bisa menjadikan Pancasila sebagai dasar dan latar belakang berbangsa dan bernegara,” katanya. Ia mengemukakan, penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dinilai merupakan hal yang penting serta membudidayakannya dinilai juga bakal bermanfaat untuk generasi mendatang dari bangsa Indonesia. (har)
PERSATUAN Guru Republik Indonesia (PGRI) menilai rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang tidak akan menanggung lagi biaya sertifikasi guru yang diangkat setelah tahun 2006 sebagai tindakan “menganiaya” guru. Ketua Umum PB PGRI Sulistiyo di Jakarta, kemarin mengatakan, guru yang ingin mendapatkan sertifikasi mengajar, harus membiayainya sendiri layaknya profesi lain. Padahal dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 82 Ayat (2) sangat jelas bahwa paling lambat sepuluh tahun sejak undang-undang itu disahkan (tahun 2005) guru-guru harus sudah S1/D4 dan bersertifikat pendidik. UU itu juga dinyatakan bahwa pemerintah dan atau pemerintah daerah menyediakan anggaran untuk peningkatan kualifikasi dan sertifikat pendidik, untuk guru dalam jabatan. Guru dalam jabatan menurut Pasal 1 Ayat (9)dinyatakan guru yang sudah mengajar. Artinya, guru yang sudah mengajar biaya sertifikatnya ditanggung pemerintah dan atau pemerintah daerah. ‘’Siapa saja guru dalam jabatan itu yang bisa disertifikat, yaitu guru tetap. Dalam Pasal 1 Ayat (8) guru tetap itu guru yang diangkat oleh pemerintah, pemerintah daerah, badan penyelenggara pendidikan, dan satuan pendidikan yang telah bekerja minimal 2 tahun,” ujarnya. Jadi semua guru dalam jabatan dan guru tetap harusnya telah disertifikasi
Sulistiyo paling lambat tahun ini dan setelah itu pemerintah hanya mengangkat guru yang telah S1 dan bersertifikat pendidik, katanya. Karena itu, mestinya semua guru dalam jabatan yang ada hingga sekarang harus disertifikasi dengan cara yang relatif sama dengan biaya dari pemerintah. ‘’Saya ingin menagih janji Mendikbud, katanya akan menyayangi dan memuliakan guru. Mendikbud harus menghentikan gagasannya yang aneh dan melanggar UU Guru dan Dosen itu,” katanya. Ia mengatakan tidak ada satu kata pun yang menyatakan, bahwa yang dibiayai sertifikasinya hanya guru yang diangkat sebelum 1 Januari 2006. ‘’Tetapi, sekali lagi, guru dalam jabatan. Berarti jika mulai 2016 guru sertifikasi bayar sendiri adalah sistem yang mengada-ada untuk menutupi kegagalan melaksanakan UUGD saja,’’ katanya. (son)
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 10 September 2015
4
Kilas Tewas Tersambar Kereta KEMACETAN lalu lintas terjadi di Jalan Raya Citayam, Depok akibat kecelakaan seorang pejalan kaki yang tewas setelah tersambar Kereta Rel Listrik (KRL) Amrizal (41), pria yang merantau asal Pekanbaru, Riau, tewas saat hendak menyebrang rel. Ia tidak melihat ada KRL Bogor-Jakarta yang melintas sekira pukul 21.30 WIB. Padahal warga sudah berteriak ada kereta yang melintas. Syarif salah satu warga di lokasi kejadian, kemarin mengatakan, sudah diteriaki ada kereta, tapi kayaknya korban enggak dengar dan terlihat bengong (melamun). Amrizal tewas dengan luka parah di kepala. Saat ditemukan warga, Amrizal menggunakan kaos berwarna biru, dan celana jeans. Kasus ini diselidiki Polsek Pancoranmas Depok. Jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi. (jif)
Pebalap Liar Diamankan APARAT Polresta Tangerang mengamankan puluhan pebalap sepeda motor liar yang beraksi di kawasan jalan menghubungkan Pusat Pemerintahan di Kecamatan Tigaraksa dengan Kecamatan Cikupa. Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Irman Sugema di Tangerang, kemarin mengatakan, pihaknya telah menahan sebanyak 20 sepeda motor dan meminta pengendara untuk menunjukan bukti surat kepemilikan. Irman mengatakan petugas menertibkan pebalap liar itu karena dianggap sudah meresahkan warga sekitar karena sering menimbulkan suara bising. Sedangkan tujuan operasi penertiban terhadap pebalap liar tersebut adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Bahkan ketika terkena razia, para pebalap itu sebagian mengkonsumsi minuman keras dengan kadar alkohol yang sangat tinggi. (ant)
Suluh Indonesia/ant
AKSI MEMPROTES PIMPINAN DPR - Pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Kesatuan Merah Putih (KMP) membentangkan spanduk dan poster sebagai protes terhadap Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Tugu Soekarno Hatta, kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, kemarin. Mereka memprotes Setya Novanto dan Fadli Zon yang dinilai telah merendahkan bangsa Indonesia karena hadir dalam acara konferensi pers bakal calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Tangerang Agendakan
BSI Cut Mutia Bekasi Klaim
Tes Urine Siswa Bergiliran
Akreditasi Masih Diperpanjang
TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang mengagandakan tes urine terhadap para siswa di daerah itu secara bergiliran. ‘’Ini merupakan salah satu bentuk pengawasan penyalahgunaan narkotika di kalangan siswa,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, kemarin. Ahmed mengatakan tetap mendukung Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang yang mengusulkan agar dilakukan tes urine pada seluruh siswa di daerah ini. Pemeriksaan tersebut pas-
capenangkapan seorang siswa SMK oleh aparat Polresta Tangerang sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Aparat Polresta Tangerang, menciduk By (18) seorang siswa SMK yang sedang melakukan transaksi narkoba jenis sabu di Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa. Kasat Narkoba Polresta Tangerang Kompol Agus Hermanto mengatakan pihaknya menangkap pelaku karena adanya laporan dari warga. Sedangkan polisi menemukan satu paket sabu dengan
berat 0,23 gram siap edar disimpan dalam topi yang sudah dirancang khusus. Pelaku mengaku bahwa sudah dua kali menjual sabu atas suruhan As (35) dengan imbalan sebesar Rp20.000 untuk satu paket. Petugas melakukan pengintaian terhadap gerak gerik pelaku yang sedang menunggu pembeli di dekat pagar sebuah SD Negeri Jelumpang, Tigaraksa dan kemudian ditangkap dan digiring ke Mapolreta Tangerang. Polisi saat ini sedang mem-
buru As setelah mendapatkan penjelasan pelaku dan mengejar ke tempat persembunyian. Ahmed mengatakan untuk tes urine itu memang dilakukan oleh instansi terkait tapi tetap melibatkan Dinas Pendidikan Pemkab Tangerang. Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Eny Suhaeni menyarankan kepada pihak berwenang untuk melakukan tes urine kepada para siswa pascapenangkapan By (18) seorang siswa SMK sebagai mengedarkan sabu. (ant)
JAKARTA - Tak ada satupun kampus Bina Sarana Informatika (BSI) yang tidak memiliki akreditasi atau kadaluarsa. Termasuk salah satunya kampus BSI Cut Mutia, Bekasi yang saat ini akreditasinya tengah dipertanyakan mahasiswa. ‘’Akreditasi merupakan bentuk pertanggungjawaban kampus BSI dalam tata kelola, yang hasilnya berguna bagi program studi dan para lulusan,’’ kata Direktur BSI Naba Aji Notoseputro di Bekasi, kemarin. Menurut Naba, akreditasi kampus BSI Cut Mutia di Bekasi sedang dalam proses pengurusan. Berdasarkan ketentuan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) diwajibkan mem-
Tiga Pemandu Karaoke Ditangkap
Puluhan Bangunan Abaikan Sempadan cananya seperti itu, tapi tindak lanjutnya masih kami proses,” katanya. Terkait mundurnya seluruh bangunan, bertujuan agar Jalan utama Kota Depok tak digunakan untuk lahan parkir. Hal tersebut karena kebanyakan pemilik Ruko kerap menggunakan bahu jalan untuk parkir akibat tidak tersedianya tempat parkir. Hal itu juga dilakukan untuk menata Jalan Margonda yang selama ini semrawut. Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) itu juga mengakui, penertiban bangunan untuk mundur 10 meter ke belakang ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi, hingga kini pekerjaan itu belum juga tuntas. ‘’Kami masih berupaya agar pemilik bangunan bisa memahami aturan tersebut,” ungkapnya. Untuk diketahui, banyak warga awalnya membangun secara ilegal pada lahan terlarang berdirinya bangunan, namun karena diabaikan petugas, maka masyarakat sepertinya mendapat angin segar dan membangun secara permanen. (jif)
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
tuk visitasi,” ujarnya. Visitasi merupakan salah satu syarat dari BAN PT untuk memperbarui akreditasi kampus, yaitu kunjungan Asesor BAN PT ke kampus yang bersangkutan untuk mengecek sarana dan prasarana kampus, lokasi kampus, kualifikasi Dosen ataupun seperti apa kurikulum yang berlaku. Pimpinan BSI akan menyampaikan presentasi tentang segala hal yang berkaitan dengan dokumen borang akreditasi yang telah dikirimkan ke BAN PT, kemudian dilanjutkan dengan interview yang dilakukan tim asesor kepada segenap pimpinan. Menurut Naba, kampus BSI Cut Mutia masuk dalam daftar tunggu untuk di-visitasi. (kmb)
Dicekoki Narkoba
Di Margonda
DEPOK - Hingga kini, Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok mencatat dari 652 bangunan di sepanjang Jalan Margonda, sebanyak 25 bangunan belum melaksanakan perintah, untuk mundur 10 meter dari bahu jalan. Menurut Kepala Distarkim, Kania Purwanti pemunduran bangunan dilakukan karena bangunan dinilai melanggar Peraturan Wali Kota Nomor 15 Tahun 2013 mengenai jarak bangunan dan bibir jalan. Dalam aturan tersebut dijelaskan mengenai Garis Sempadan Bangunan (GSB) harus 10 meter dari bibir jalan. ‘’25 bangunan tersebut belum siap mundur karena pengguna bangunan hanya pengontrak bukan pemilik.” tuturnya, di Balaikota Depok, kemarin. Kania juga menuturkan, untuk bangunan yang tidak memungkinkan mundur 10 meter, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan kebijakan untuk membeli lahan mereka. Akan tetapi, hingga kini belum ada kesepakatan lebih lanjut. “Ren-
perbaiki status dan memperpanjang status akreditasi setiap 5 tahun sekali. ‘’Kami sedang mengurus perpanjangan akreditasi, tapi bukan berarti akreditasi yang kami miliki kadaluarsa. Berdasarkan ketentuan yang ada, apabila perguruan tinggi sedang mengajukan proses perpanjangan akreditasi, maka yang berlaku adalah akreditasi sebelumnya,” terang Naba. Status akreditasi kampus BSI Cut Mutia, Bekasi yang berdiri sejak tahun 2005 ini adalah akreditasi B. Sejak 6 bulan lalu, jajaran pengurus BSI sedang mengajukan proses memperbaharui akreditasinya. Syarat-syarat untuk kepentingan re-akreditasi sudah dipenuhi dan diserahkan oleh BSI. “Saat ini kami masih menunggu un-
Suluh Indonesia/ant
HUT DEMOKRAT - Sejumlah pengurus Cabang partai Demokrat Kota Tangerang berdoa di TMP Taruna, Tangerang, kemarin. Memperingati hari jadi ke 14 partai Demokrat, pengurus partai Demokrat cabang kota Tangerang menggelar doa dan tabur bunga di TMP sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.
TANGSEL - Sebanyak tiga orang wanita pemandu karaoke diamankan aparat gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Tangerang Selatan (Tangsel), kemarin. Ketiganya terbukti positif menggunakan narkoba, setelah serangkaian dilakukan tes urine. ‘’Dari hasil tes urine yang dilakukan, dan akhirnya kita berhasil mendapatkan tiga orang yang positif menggunakan narkotika, satu orang dari Karaoke Charlie dan dua orang dari Karaoke The First,” ungkap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel, Ajun Komisaris Besar Heri Istu kemarin. Lebih lanjut Heri Istu mengatakan, penangkapan tiga wanita pemandu karaoke saat petugas menggelar razia ke sejumlah titik lokasi hiburan karaoke. Dan kali ini, razia yang digelar membuahkan hasil. Dari hasil pemeriksaan, pemandu lagu itu mengaku kalau mereka di cekoki narkoba oleh tamu di dalam ruangan (room) karaoke. Dan, hasilnya diketahui kalau mereka itu dicekoki narkoba jenis ekstasi. “Jadi dua wanita itu adalah wanita pemandu karaoke, dan mereka adalah korban penyalahgunaan narkoba, dan sampai saat ini kita masih mencari pelakunya,” tambahnya. Razia gabungan melibatkan pihak BNN, Polisi Pamong Praja (Pol PP), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta garnisun. Petugas berhasil menyita ratusan botol miras dari sejumlah titik tempat hiburan malam. (nov)
Lapak Hewan Kurban Diminta
Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Warga MENJELANG Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah, penjual hewan kurban musiman mulai menjamur disetiap sudut wilayah Kota Depok. Terkait hal itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok, Tinte Rosmiati menilai lapak hewan kurban tersebut terkadang berada di tempat terbuka dan kerap mengganggu ketertiban, seperti trotoar atau pinggir jalan. Pihaknya juga mengaku telah mengimbau agar para camat dan lurah untuk mengkoordinir lapak-lapak yang ada. Tujuannya jelas agar lapak dagangannya tak mengganggu masyarakat. “Selain lebih terkoordinir untuk pendataan, karena bulan ini kami sudah mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban,”
ujar Tinte di Balaikota Depok, kemarin. Tinte juga mengakui jika setiap tahunnya banyaknya lapak yang tak terorganisir. Menurut data Distankan, tercatat tahun lalu jumlah lapak Di Depok mencapai 364 buah, diperkirakan akan ada kenaikan hingga 11 persen. Menurutnya, pada dasarnya per-
masalahan lapak merupakan kewenangan dari kecamatan dan kelurahan sebagai pemilik wilayah. Sementara Distankan hanya memeriksa hewannya saja, karena jika hewan dalam keadaan tidak sehat yang akan dirugikan adalah warga. ‘’Yang kami tangani objeknya. Diharapkan ada koordinasi yang baik antara pedagang dan pemerintah, sehingga tak menyulitkan dalam pemeriksaan,” jelasnya. Untuk pemeriksaan pihaknya hewan kurban, pihaknya akan mulai pada 9 hingga 22 September. Dalam melakukan pemeriksaan ini Distankan akan menurunkan 5 tim dan dibantu oleh mahasiswa IPB. Menurutnya, meski lapak
pedagang musiman sulit dikoordinir dan tak berizin, tetapi pihaknya juga mentargetkan agar pemeriksaan hewan dapat dilakukan secara menyeluruh, guna menjamin kesehatan hewan yang nantinya akan dikurbankan. “Pedagang tetap maupun musiman memang tak memiliki jenis izin perdagangan, tapi kami tetap lakukan cek kesehatan terhadap hewan dagangannya,” ujar Ety, kemarin. Untuk membantuk Distankan, Pemkot Depok juga bakal memberdayakan 70 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) guna pengecekan kesehatan hewan. Ety menambahkan para mahasiswa juga menginap di kantor-kantor ke-
lurahan guna mempermudah langkah pengawasan hewan kurban di setiap wilayah. “Kami bersama IPB akan melakukan pengecekan hewan kurban, di setiap wilayah kelurahan. Baik terjun langsung ke lapak penjual maupun sehari sebelum Idul Adha dan pada hari H, untuk diperiksa kesehatannya,” ujar Ety. Ety mengatakan bahwa pemeriksaan sebelum hewan kurban dipotong lebih difokuskan pada fisik ternak (antemortem), di antaranya usia yang ditandai dengan tanggalnya gigi susu, ternak tidak cacat, hidungnya basah namun tidak becek, matanya bersih dan tidak kekuningan, serta anusnya bersih. (jif)
pini
Suluh Indonesia, Kamis 10 September 2015
F OKUS Menekan Kekhawatiran akan Penyimpangan Pembangunan EMBANGUNAN nasional mempunyai akar pada pembangunan daerah. Pemikiran ini seharusnya menjadi daya ikat bagi para elite politik dan pembuat kebijakan di pusat. Bagi negara-negara pluralis seperti halnya Indonesia, pemikiran seperti itu sangat menguntungkan. Pembangunan yang dilaksanakan di daerah sangat bagus apabila dikaitkan dengan potensi budaya serta kekayaan yang ada di daerah bersangkutan. Tentu saja masih berhubungan dengan kebijakan pusat, misalnya dengan memadukan konsepnya untuk pembangunan ekonomi. Prinsip pembangunan pusat di mana pun sama, yaitu memberdayakan warga negara. Membangun sesuai dengan pluralitas itu akan mampu memberdayakan ekonomi warga sesuai dengan tempat tinggalnya. Karena itulah, pilkada yang dilaksanakan serentak pada bulan Desember 2015 ini mempunyai arti penting. Bukan karena ingin memegang kekuasaan atau menarik gerbong partai ke jajaran politik, tetapi memberikan kesempatan kepada calon untuk memahami daerahnya. Dengan demikian, pemahaman akan potensi dan kelebihan daerah harus menjadi patokan utama bagi para kandidat kepala daerah untuk diaduargumentasikan. Pengetahuan ini menjadi pokok dan bahan utama untuk kampanye, lalu masing-masing kandidat mempunyai strategi tersendiri demi mewujudkan pembangunan itu berdasarkan potensi yang ada di daerah. Sekali lagi, tujuannya tidak lain memberdayakan masyarakat daerah demi tujuan nasional. Kata kuncinya terletak pada memberdayakan masyarakat. Apabila diperluas lagi pemahamannya, pemberdayaan masyarakat itu mencakup pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai oleh masyarakat setempat. Dengan keterampilan itulah mereka berkarya, bekerja dan ditopang oleh kepintaran ilmu pengetahuannya. Adanya masalah dengan pasangan tunggal untuk maju pilkada, seharusnya tidak menjadi diskusi yang melebar ke mana-mana. Soal ini dapat ditekan dengan cara berpikir idealis tentang wilayah pluralitas itu. Mungkin akibat politik yang dihadapi oleh para kandidat yang tidak mendapatkan calon itu, terletak pada kesediaannya untuk mundur dua tahun sebelum dilanjutkan lagi pada tahun 2017. Popularitas dan sumber daya politiknya diperkirakan menurun. Tetapi jika dipakai pikiran positif, bagi kandidat yang terpaksa mengundur waktu tandingnya itu, dapat dipakai sebagai upaya memahami secara lebih dalam lagi potensi-potensi daerah yang dimiliki. Dua tahun merupakan waktu yang cukup untuk mengunjungi pelosok daerah, menyapa masyarakat dan kemudian mempelajari wilayah, untuk kemudian menyusun strategi kampanye dengan dasar pengetahuan blusukan. Bagi kandidat lain yang juga bersiap untuk maju, waktu dua tahun ini juga sangat berharga untuk mempersiapkan diri. Jadi, sesungguhnya biarkan saja waktunya berjalan normal tanpa ada ribut-ribut. Banyaknya muncul keributan itu, semakin memperlihatkan adanya kekhawatiran bagi partai politik. Kekhawatiran paling beralasan adalah ketika ada pejabat sementara yang memegang posisi pimpinan selama waktu dua tahun tersebut. Namun, apabila dilihat dari pemahaman pluralitas seperti yang diungkapkan di atas, pejabat baru ini harus tunduk dengan potensi daerahnya untuk melaksanakan pembangunan. Jika ini telah dilakukan, maka kesinambungan pembangunan akan dapat dipelihara dengan baik tanpa harus mengumbar kekhawatiran yang berlebihan. Demokrasi dan pengetahuan politik yang dimiliki masyarakat akan hilang percuma kalau isinya hanya ribut soal kekhawatiran tersebut. Kita berharap banyak kepada para calon pemimpin daerah agar memahami apa yang menjadi tujuan-tujuan idealnya manakala memutuskan menjadi calon pemimpin. Jika tidak sadar akan hal itu, lebih baik mengundurkan diri sejak awal daripada membikin kekacauan di kemudian hari. ***
P
Bang D
el
Rehabilitasi pengguna narkoba bebabni keuangan negara
Enak di situ, gak enak di rakyat ...
5
Politik Jangan Seperti Dinamika Pasar PEMIKIRAN paling menarik menjelang pilkada serentak tahun 2015 ini adalah bagaimana “konsolidasi” yang dilakukan oleh penjabat pimpinan di daerah yang harus ditunda sampai 2017. Seperti yang sudah dititahkan oleh undang-undang, bahwa daerah yang hanya mempunyai satu pasangan calon, tidak boleh melanjutkan pilkada dan ditunda sampai 2017. Produk legislatif memang undang-undang. Akan tetapi apabila kemudian produk tersebut justru memancing persoalan di masyarakat, maka yang perlu dimatangkan adalah orang-orang legislatif itu. Salah satu yang membikin khawatir masyarakat dari produk undang-undang ini adalah ketidaknyambungan kebijakan jika kemudian penjabat plt. memegang kekuasaan sampai dua tahun sebelum dipilih pejabat yang baru dan legitimate. Yang dikhawatirkan misalnya, terancamnya Wali Kota Surabaya Trii Rismaharini tidak bisa lagi menjabat sebagai pimpinan di kota buaya tersebut. Ini karena hanya satu pasangan saja yang mencalonkan diri. Kekhawatiran ini boleh-boleh saja terjadi dan demikian juga dengan apa yang mungkin terjadi di kota-kota lain, termasuk Denpasar, Bali. Meski tetap diberikan kesempatan untuk melakukan pembukaan pendaftaran ulang, belum tentu juga akan mampu memberikan solusi. Politik yang amburadul dengan produk hukum yang juga kurang adaptif dengan situasi, membuat demokrasi yang berlangsung di Indonesia mirip dengan pasar loak. Di pasar loak, harga barang bekas bisa terangkat naik, tergantung dari pintar tidaknya sang pedagang merayu pembeli dengan memanfaatkan kompetitor yang ada. Sebaliknya, barang yang berkualitas baik bisa terkunci rapat, tidak laku karena kompetitor suka mendiskreditkan barang bersangkutan. Tukang loak juga pintar berbusa-busa bicara, apa pun yang dipasarkan. Jangan lupa, barang-barang yang terjual di pasar loak ada juga kemungkinannya barang curian. Mirip seperti politisi yang tercuri oleh kekuatan-kekuatan partai tertentu dan kemudian ‘’dipasarkan’’ dengan kekuatan bicara dari para pembual. Lebih parah lagi politisi seperti ini mau-maunya dicuri dan menjadi politisi boneka. Mesti Dipertimbangkan Perihal kekhawatiran tentang tertundanya pembangunan sebagai akibat dari dikendalikannya pembangunan oleh penjabat kepala daerah plt, terdapat dua hal yang mesti dipertimbangkan. Yang pertama adalah aspek keberlanjutan pembangunan itu. Sisi keberlanjutan ini secara umum, seharusnya telah ada di dalam perencanaan yang dilakukan oleh pemimpin sebelumnya. Setiap daer-
Oleh Putu Gde Suandita
ah pasti mempunyai rencana prioritas dalam membangun daerah. Sebuah lembaga saja mempunyai perencanaan, apalagi kemudian lembaga kabupaten atau daerah tingkat II. Karena itu, mengacu pada rencana ini, tidak seharusnya kekhawatiran akan kegagalan tersebut terlalu menjadi perhatian, tidak perlu dilebih-lebihkan. Penjabat baru yang berfungsi transisi, mempunyai kewajiban untuk menjaga pembangunan dan kesinambungan pembangunan yang sudah ada. Alat kontrol yang ada di pemerintahan, seperti kepala dinas mestinya mampu memberikan petunjuk dan penjelasan tentang prioritas yang telah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Penyimpangan dari arah perencanaan yang sudah ada sebelumnya, pasti akan merepotkan. Dilihat dari titik ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan apabila sebuah daerah tingkat II harus dikendalikan oleh penjabat sementara. Perencanaan memberikan arah sekaligus metode untuk menjalankan pembangunan ke depan. Jadi, visi dan misi yang digembar-gemborkan oleh calon kepala daerah lima tahun sebelumnya itu, sesungguhnya dapat pula berfungsi di sini, dipakai sebagai patokan pembangunan oleh kepala dinas dan dipakai sebagai metode di masa-masa transisi seperti apa yang terjadi di bebarapa wilayah sekarang ini.
Maka, yang harus dipikirkan ke depan, terutama apabila undang-undang tentang pilkada ini tidak berubah, adalah dengan bersandar kepada kepala dinas yang secara riil menjalankan kebijakan pembangunan di daerah. Mereka harus orang yang benarbenar profesional, mencintai wilayah yang dipimpin, idealis dan tentu saja tidak mata duitan
Persoalan kedua, sekaligus menjadi tantangan bagi setiap daerah yang mengalami hal seperti ini, adalah politik. Di sini politik dipandang sebagai alat perjuangan untuk mencapai tujuan. Kelemahan dari praktik politik di Indonesia bahwa sangat jarangnya kepala daerah yang berasal dari kalangan independen. Sebagian besar dari pimpinan daerah itu (bupati, wali kota maupun gubernur) berasal dari partai politik. Pada sisi lain, partai politik di Indonesia kekurangan biaya sehingga
memungkinkan bagi mereka untuk melakukan manuver dari kesempatan politik yang ada. Pada titik ini, “kekosongan” calon untuk pilkada itu, akan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pengunduran waktu dua tahun pemilihan kepala daerah, dapat dimanfaatkan sebagai batu loncatan untuk mencapai tujuan-tujuan oleh partai politik tertentu. Untuk “kekosongan” di daerah tingkat II, gubernurlah yang akan menunjuk pejabat sementara untuk memimpin daerah tingkat II itu. Ada potensi bagi partai politik yang menjadi kendaraan gubernur itu untuk menempatkan orang-orangnya demi tujuan-tujuan politik tertentu. Dan tujuan politik itu beragam, mulai dari kepentingan partai, ekonomi partai, sampai ke hal-hal yang berkaitan dengan pribadi. Jika ini terjadi, pada akhirnya sangat berbahaya dan kemudian melahirkan praktik politik seperti pasar loak. Dua tahun merupakan waktu yang cukup panjang untuk, misalnya, membangun sebuah proyek besar yang keuntungannya dapat “dibagi-bagi”. Waktu dua tahun juga cukup untuk melakukan pembinaan kepada publik untuk memilih calon pemimpin sesuai dengan apa yang diinginkan oleh partai. Waktu dua tahun juga cukup bagi kekuatan politik untuk menghilangkan reputasi pemimpin sebelumnya sekaligus membangun reputasi baru bagi pemimpin yang dikehendaki partai politik. Maka, yang harus dipikirkan ke depan, terutama apabila undangundang tentang pilkada ini tidak berubah, adalah dengan bersandar kepada kepala dinas yang secara riil menjalankan kebijakan pembangunan di daerah. Mereka harus orang yang benar-benar profesional, mencintai wilayah yang dipimpin, idealis dan tentu saja tidak mata duitan. Idealis dalam hal ini bermakna mempunyai keberanian menentang dan beradu argumentasi dengan pimpinan, termasuk dengan sekretaris daerah. Untuk itulah diperlukan sebuah mekanisme khusus merekrut dan memilih para kepala dinas serta sekretaris daerah. Memberikan tim khusus untuk memilih pejabat-pejabat ini jauh lebih menguntungkan dibanding dengan merekrut berdasarkan kedekatan pribadi. Kedekatan pribadi memiliki kelemahan dasar, di samping tidak berkualitas juga akan mudah dilemparkan apabila terjadi pergantian kepemimpinan di daerah bersangkutan. Apabila para kepala dinas ini sudah menguasai lapangan, maka tidak perlu khawatir pembangunan itu akan tersendat bahkan berbeda arah, apabila pimpinan itu dijabat oleh pejabat pelaksana tugas maupun pejabat yang baru. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih
menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta
Bangsa Indonesia Harus Mampu Bersikap Kuat PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang
sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel
Keadilan Sosial Perlahan Akan Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 10 September 2015
6
Arema
Gagal Juara Grup B Piala Presiden
Suluh Indonesia/ant
LOGO AG 2018 - Atlet Wushu memperagakan sejumlah gerakan di sela peluncuran logo Asian Games 2018 saat peringatan puncak acara Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-32 Tahun 2015 di Istora Senayan, Jakarta, kemarin.
MALANG - Arema Cronus Indonesia Malang yang diharapkan menjuarai grup B di ajang Piala Presiden, gagal meraih gelar itu, usai bermain imbang 1-1 meladeni PSGC Ciamis dalam laga terakhir babak penyisihan grup di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, Rabu malam. Sriwijaya FC yang lolos babak delapan besar terlebih dahulu, akhirnya menjadi juara grup B dengan mengantongi 6 poin dan Arema sebagai tuan rumah menduduki posisi runner up yang mengantongi 5 poin. Gol semata wayang Arema yang mampu membawa tim itu unggul hingga menjelang laga berakhir itu dilesakkan Samsul Arif pada menit ke-43 melalui titik penalti. Namun, keunggulan yang sudah di depan mata itu harus terkubur jauh-jauh setelah Osah Saha juga mampu menjebol gawang Arema yang dijaga Kurnia Meiga pada menit ke-90. Pada babak pertama, Arema yang langsung melakukan serangan ke lini pertahanan PSGC Ciamis itu cukup kesulitan untuk menerobos kokohnya pertahanan PSGC, bahkan laga berlangsung alot karena PSGC memberikan perlawanan maksimal untuk meredam kekuatan Arema. Tak hanya Arema yang mendapatkan banyak peluang emas melalui serangannya, PSGC pun tak kalah sengit memberikan perlawanan dan menciptakan peluang-peluang emas, namun sayang tak satupun peluang itu bisa dikonversi menjadi sebuah gol.
Hingga wasit Najamuddin Aspiran meniup peluit akhir tanda babak pertama berakhir, skor masih tetap 1-0. Memasuki 45 menit babak kedua, kedua tim tetap saling serang. Sejumlah peluang emas kedua tim pun terus tercipta, namun penjaga gawang PSGC, Irfan maupun Arema yang dikawal I Kadek Wardhana tetap aman. Sepuluh menit menjelang berakhirnya babak kedua, pelatih Arema Joko Susilo memasukkan Kurnia Meiga menggantikan poisisi I Kadek Wardhana di bawah mistar gawang. Namun, belum lama berdiri menjaga gawangnya, Kurnia Meiga harus menebus kesalahannya dengan tendangan penalti untuk PSGC. Kurnia Meiga yang keluar dari sarangnya berusaha mengamankan bola, namun sayang justru melakukan pelanggaran terhadap pemain PSGC, ganjar Kurniawan di kotak terlarang. Wasit Najamuddin Aspiran pun menunjuk titik putih penalti. Osah Saha yang dipercaya mengeksekusi penalti dengan sempurna melesakkan bola ke gawang Arema yang dikawal Kurnia Meiga pada menit ke-90. Dan, skor pun berubah menjadi 1-1 pada detik-detik akhir berakhirnya pertandingan. Kemenangan Arema dan gelar juara grup B yang sudah di depan mata akhirnya melayang dan berhak disandang Sriwijaya FC, meski Arema tetap lolos babak delapan besar Piala Presiden. (ant)
Soft Launching AG 2018
Tahun Depan
Tanpa Presiden
Kemenpora Terapkan Program Hari Tua Atlet Olimpiade
JAKARTA - Pihak Kemenpora akhirnya meluncurkan logo Asian Games (AG) 2018 meski tanpa kehadiran Presiden RI, Joko Widodo. Dalam soft launching yang dilakukan bersamaan dengan memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Istora Senayan, Jakarta, Kemenpora memilih logo bergambar burung Cenderawasih yang diselimuti garis-garis bewarna. Menurut Menpora Imam Nahrawi, logo tersebut mewakili negara Indonesia secara keseluruhan, dan tidak mengkotak-kotak daerah, wa-
Cenderawasih
Sebagai Logo Asian Games 2018 JAKARTA - Burung cenderawasih yang merupakan satwa endemik Papua, dipilih sebagai logo Asian Games 2018 yang diluncurkan bertepatan dengan Puncak Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-32 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu sore. Logo yang menggambarkan citra cenderawasih sedang mengepakkan sayap dengan kombinasi warna hijau, merah, biru, dan kuning tersebut, menunjukkan kesiapan Indonesia terutama Sumatera Selatan dan DKI Jakarta sebagai tuan rumah pesta olahraga bangsa-bangsa Asia tersebut. “Logo yang kita pilih adalah burung cenderawasih bertujuan untuk menggerakkan semangat bahwa Asian Games bukan hanya milik Jakarta dan Palembang, tapi milik masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Burung cenderawasih kita coba tarik ke permukaan sebagai simbol nasional Indonesia di ajang Asian Games,” ujar Menpora Imam Nahrawi usai acara. Menurut dia, citra cenderawasih yang terbang mengepakkan sayap menunjukkan niat dan semangat Indonesia untuk meraih prestasi tertinggi diantara bangsabangsa lain di Asia. Sedangkan untuk maskot, Menpora menyatakan pemilihan maskot masih akan dipikirkan lebih lanjut. “Ini kan baru soft launching, kita akan lakukan (peluncuran) lagi nanti sekaligus peresmian bersama pak Presiden, kemungkinan besar di Monas,” ujarnya. (ant)
lau nantinya event akan dihelatkan di Jakarta dan Palembang. “Burung Cendrawasih menggambarkan bahwa semangat perhelatan ini bukan hanya milik Jakarta dan Palembang, tapi milik Indonesia secara keseluruhan, dan kedepannya dimana ada perhelatan atau kebanggan daerah akan kita tarik ke tingkat nasional jadi simbol nasional kita,” jelas Imam di Istora Senayan, Jakarta, kemarin. Sedangkan warna-warna, menggambarkan semangat tinggi para atlet Indonesia untuk meraih prestasi saat perhelatan AG nanti. “Warna-
warna menujukkan semangat tinggi atlet Indonesia untuk mengulang prestasi saat AG 1962 lalu,” tutur Imam. Peluncuran logo tersebut tanpa dihadiri Presiden RI, Joko Widodo yang sebelumnya dijadwalkan hadir. Pihak Menpora Imam Nahrawi didampingi Gubernur Sumsel, Alex Nurdin, Ketua KOI Rita Subowo dan beberapa Menteri lainnya. Nantinya usai soft launcing, akan dilakukan peluncuran resmi logo yang dijadwalkan kembali kehadiran Jokowi, setelah pihak Kemenpora bertemu dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA) di Turk-
menistan, 15 September mendatang “Kita akan jadwal peresmian logo ini bersama kehadiran Presiden, usia bertemu dengan OCA, dan setelah itu kita juga akan persiapkan Maskotnya,” papar Imam. Dirinya juga menegaskan, dengan publikasikannya soft launcing logo AG 2018, pihaknya akan mendorong percepatan anggaran melaui Instruksi Presiden (Inpres) “Fungsinya agar seluruh pihhak, lembaga dan Kementrian untuk mempercepat anggarannya serta kinerjanya terkait persoalan AG, pada November mendatang,” tambahnya. (pts)
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan merampungkan program pemberian hari tua kepada para atlet peraih medali di Olimpiade tahun depan. Hal ini ditegaskan Menpora Imam Nahrawi, yang menilai bahwa selain untuk menjamin masa depan atlet nasional yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah intenasional, jaminan kesejahteraan sampai akhir hayat itu untuk merangsang para atletatlet lain agar bisa mencapai prestasi lebih tinggi, khususnya di multi ajang paling bergengsi di dunia tersebut. “Semua atlet yang berprestasi di Olimpiade akan mendapat jaminan kese-
jahteraan, diberikan setiap bulan sampai akhir hayatnya,” ujar Imam pada acara puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Istora Senayan Jakarta, kemarin. Untuk itulah, pihaknya akan terus mendorong berbagai program untuk memacu prestasi olahraga nasional, yang dirampungkan pada 2016 mendatang, bahkan, selain mendukung program-program yang sudah ada, pihaknya juga melakukan berbagai langkah untuk mempercepat kebangkitan prestasi olahraga tersebut. “Ini perhatian pemerintah, bahkan jika ada terobosan baru, kita akan turunkan untuk atlet berprestasi di Asian Games atau SEA Games, serta kita cari payung hukum dengan berkomunikasi
bersama Menteri Keuangan, jika bisa kita akan regulasi dalam Peraturan Pemerintah,” jelasnya. Dalam Haornas ke 32 ini yang mengambil tema “Gelorakan Budaya Olahraga Indonesia Hebat” tersebut, Imam juga mengingatkan agar Indonesia harus bersiaga karena paling tidak akan menjadi tuan rumah empat event besar, yaitu Asian Games 2018, Asian Para Games 2018, olimpiade olahraga rekreasi (TAFISA) 2016, dan tuan rumah seri Moto GP 2017. “Untuk itulah kita bersama-sama bekerja cerdas untuk hareumnya nama bangsa dan negara Indonesia di mata internasional,” tambahnya. (pts)
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 10 September 2015
7
Austria
Lolos ke Euro 2016
Suluh Indonesia/ist
RUSUH – Tiga pemain Arab Saudi berada di tengah-tengah rusuh akibat pelemparan kembang api yang dilakukan penonton Malaysia di Stadion Shah Alam, kemarin.
SOLNA - Austria lolos ke Piala Eropa 2016 untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka, setelah berhasil mengalahkan Swedia 4-1 dalam pertandingan kualifikasi Euro 2016 di Solna, Swedia, Selasa (Rabu WIB). Pelatih dan mantan gelandang internasional Swiss Marcel Koller mengantar tim Austria itu merebut satu tempat pada putaran final di Prancis nanti setelah penampilan pertama mereka di putaran final pada 2008 ketika saat itu lolos sebagai tuan rumah bersama Swiss. Pemain Bayern Munich David Alaba, pemain termuda yang pernah bermain bagi Austria di usia 17 tahun pada 2009, mencetak gol dari titik penalti pada menit sembilan, sebelum pemain kelahiran Jerman Barat Martin Harnik mencetak gol internasionalnya yang ke-12 tujuh menit sebelum turun minum melalui sebuah sundulan. Penyerang veteran Basel Marc Janko (34) memperbesar keunggulan dan memulai perayaan awal Austria dengan gol ketiga pada menit ke-79, sebelum Harnik menambah dengan gol keduanya pada malam itu saat pertandingan tersisa dua menit. Zlatan Ibrahimovic mencetak satu gol penghibur menjelang akhir pertandingan bagi tim tuan rumah Swedia. (ant)
Malaysia Siap Terima
Hukuman Setelah Kerusuhan KUALA LUMPUR - Badan Sepak Bola Malaysia dijepit peluang dijatuhi sanksi pada Rabu setelah para penggemar yang melemparkan suar membuat pertandingan kualifikasi Piala Dunia harus dihentikan, yang memperburuk krisis sepak bola di negara itu. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), yang berada di bawah tekanan berat sejak pekan lalu kalah 0-10 dari Uni Emirat Arab (UEA), mengatakan pihaknya menunggu keputusan FIFA setelah insiden yang terjadi kemarin. Para penggemar militan yang marah saat timnasnya dipermalukan 010 di UEA membakar suar yang menimbulkan asap berwarna jingga di
Stadion Shah Alam, ketika Malaysia tertinggal 1-2 dari Arab Saudi pada fase akhir pertandingan Selasa. Para pemain dan ofisial bergegas meninggalkan lapangan dan para penggemar Arab Saudi berlari dari tribun penonton ketika sejumlah suar melayang di sekitar stadion. Sebelas orang ditahan namun tidak seorang pun dilaporkan cedera. Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa mengatakan badan regional sangat kecewa dan akan mendukung penyelidikan apapun yang dilakukan oleh FIFA. “AFC sangat kecewa dengan kejadian-kejadian yang terjadi pada Selasa dan
kami menegaskan bahwa kami memperlakukan masalah ini dengan sangat serius,” ucapnya dalam pernyataannya. “Tingkah laku seperti ini disayangkan oleh semua pihak untuk melindungi kepentingan terbaik sepak bola di Asia,” tambah pria asal Bahrain ini. Badan Sepak Bola Malaysia mendapat kritik keras dari para pendukung dan pemerintah setelah serangkaian hasil buruk yang berpuncak pada kekalahan 0-10 pekan lalu. Kekalahan terbesar Malaysia menyusul hasil imbang 1-1 pada pertandingan kualifikasi saat mereka menjamu Timor Leste dan kalah 0-6 dari Palestina. “FAM memandang isu-isu
keamanan sebagai hal serius, khususnya keselamatan para penonton, pemain, dan ofisial di stadion,” demikian pernyataan FAM. Grup penggemar garis keras ‘Ultras Malaya’ menjadi pihak yang disalahkan pada kejadian Sabtu, di mana grup itu menuding FAM tidak memiliki kompetensi dan mengancam untuk mengganggu jalannya pertandingan. “Saya benar-benar kecewa dengan tingkah laku para penggemar,” kata Ong Kim Swee, yang menjadi pelatih sementara setelah kekalahan besar dari UEA memicu pemecatan kepada pelatih Dollah Salleh. “Meski dukungan para penggemar merupakan hal pent-
ing bagi tim manapun, apa yang mereka lakukan semalam telah merusak citra Malaysia. Di mana citra sepak bola Malaysia sedang terpuruk.” Para ofisial dibuat bingung dengan bagaimana suar dan kembang api dapat dibawa masuk ke dalam stadion meski terdapat pengamanan ketat yang melibatkan ribuan personel. “Saya tercengang, meski sudah ada pengamanan ketat di dalam dan di luar stadion, para penggemar masih dapat memasukkan bendabenda terlarang,” kata wakil presiden FAM Mokhtar Ahmad seperti dikutip The New Straits Times. “Hanya ada 10.000 penggemar di dalam stadion namun bahkan pihak keamanan tidak
dapat mengendalikan mereka,” tambahnya, menagih penjelasan pihak kepolisian. Namun menteri olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin, yang bahkan sempat melontarkan usul untuk menskors FAM setelah kekalahan 0-10, kembali menyalahkan badan sepak bola ketika ia mencuit, “FAM kehilangan kendali di stadion mereka sendiri.” Presiden FAM Tengku Abdullah Ahmad Shah mengatakan pada Senin bahwa ia akan “mengundurkan diri dalam beberapa fase” setelah kekalahan 0-10. FIFA belum dapat dimintai komentarnya untuk kejadian-kejadian pada Selasa. (ant)
Rooney Pecahkan
Kroasia Pecat Kovac
Lucas Siap Bangkit Sebagai
Rekor Cetak Gol Inggris
Setelah Dua Hasil Buruk
Pemain Kunci di Liverpool
LONDON - Wayne Rooney memecahkan rekor pencetakan gol terbanyak Inggris yang disandang Bobby Charlton selama 45 tahun saat dia menjaringkan gol internasionalnya yang ke-50 dalam pertandingan kualifikasi Kejuaraan Eropa 2016 melawan Swiss, Selasa (Rabu WIB). Kapten tim Inggris itu melepaskan tembakan penalti ke sudut kiri atas gawang Swiss pada menit ke-84 dalam pertandingan di
Stadion Wembley, untuk membawa tim asuhan pelatih Roy Hodgson unggul 2-0 setelah Harry Kane membuka gol. Gol yang dicetak Rooney itu membuat penyerang Manchester United berusia 29 tahun itu melewati pencapaian Charlton, yang bertahan sejak Mei 1970, dan menjadikan dia sebagai pemain Inggris pertama yang mencetak 50 gol. (ant)
ZAGREB - Kroasia memecat pelatih timnas Niko Kovac setelah harapan negara Balkan itu untuk mencapai putaran final Piala Eropa 2016 mendapat hantaman menyusul hasil imbang 0-0 di Azerbaijan dan kekalahan 0-2 di Norwegia. “Dewan eksekutif Asosiasi Sepak Bola Kroasia (HNS) mencapai keputusan bulat untuk memutus kontrak kami dengan Niko Kovac dan seluruh stafnya,” kata presiden badan itu Davor Suker pada konferensi pers yang berlangsung kemarin. “Kami akan mewawancara pengganti-pengganti potensialnya dalam sepuluh hari mendatang atau lebih dan datang dengan kandidat pada pertemuan dewan eksekutif HNS selanjutnya pada 21 September.” Suker menolak menyebutkan nama-nama kandidat namun media Kroasia menyebut-nyebut pelatih Lokomotiv Zagreb Ante Cacic sebagai calon pengganti Kovac dengan peluang paling besar. Kovac, yang membawa Kroasia ke Piala Dunia 2014 setelah mengambil alih posisi itu dari Igor Stimac pada Oktober 2013, mendapat banyak tekanan dari media dan para sejawatnya. Ia juga berselisih dengan kapten Luka Modric, yang tidak senang setelah digantikan saat
melawan “The Azeris” pada Kamis dan kemudian membantah pernyataan Kovac bahwa para pemain tidak berkomitmen penuh pada pertandingan Minggu di Norwegia. Kroasia menghuni peringkat ketiga di Grup H dengan koleksi 15 angka dari delapan pertandingan, tertinggal tiga angka dari pemuncak klasemen Italia dan tertinggal satu angka dari Norwegia. UEFA mengurangi satu angka dari koleksi angka Kroasia karena insiden rasis saat bermain imbang 1-1 dengan tamunya Italia pada Juni, ketika para penggemar negara Balkan itu membubuhkan lambang swastika di lapangan dengan menggunakan zat kimia. Kroasia melakukan banding terhadap hukuman itu, namun jika UEFA menolaknya pada persidangan akhir bulan ini, koleksi nilai mereka akan berkurang menjadi 14 angka menjelang dua pertandingan kualifikasi terakhir, menjamu Bulgaria dan melawat ke markas Malta pada Oktober. Dua tim teratas dari kesembilan grup dan tim peringkat ketiga terbaik lolos otomatis bersama dengan tuan rumah Prancis, sedangkan delapan tim yang menghuni peringkat ketiga akan memainkan dua leg pertandingan playoff untuk empat tiket tersisa. (ant)
LIVERPOOL - Gelandang Liverpool Lucas Leiva telah melupakan spekulasi transfer musim panas dan bertekad untuk bangkit sebagai pemain kunci untuk klub Liga Utama Inggris itu pada musim ini. Pemain yang saat ini merupakan sosok paling lama membela tim di Liverpol saat ini, Lucas, sempat dikait-kaitkan dengan kepindahan ke Besiktas, namun presiden klub Turki itu mengonfirmasi pada bulan lalu bahwa Si Merah tidak berniat melepas pemain internasional Brazil itu. “Sejujurnya, itu telah menjadi sangat sengit (di bursa transfer). Saya pikir pada beberapa tahun terakhir, pada setiap bursa transfer nama saya selalu ada di dalamnya,” kata Lucas (28) kepada situs resmi klub (www.liverpoolfc.com).
“Tentu saja ada saat-saat ketika Anda pikir Anda sebaiknya hengkang dan saya sangat dekat terhadap kepindahan, namun satu hal yang akan selalu saya miliki adalah komitmen untuk klub ini.” “Saya berada di sini untuk berjuang bagi klub dan saya telah melakukannya selama delapan tahun. Saya hanya tidak sabar untuk menjalani musim yang bagus dan meletakkan Liverpool ke tempat ia selayaknya berada. Mudahmudahan saya akan menjadi penting untuk klub musim ini.” Saat ini menghuni peringkat ketujuh dengan tujuh angka dari empat pertandingan, Liverpool akan melawat ke markas tim peringkat kelima Manchester United ketika mereka melanjutkan kampanye Liga Utama Inggrisnya pada Sabtu. (ant)
JAKARTA
KINI...
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 10 September 2015
8
Tahanan Polsek Siak Tewas
Polisi Sebut Akibat Bunuh Diri PEKANBARU - Kepolisian Resor Siak saat ini menyelidiki tewasnya seorang tahanan Kepolsian Sektor Siak berinsial IS akibat bunuh diri di kamar mandi. ‘’IS ditemukan tewas pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB saat petugas melakukan pemeriksaan setelah serah terima petugas jaga,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, kemarin. Ia menjelaskan guna mengungkap penyebab tewasnya IS (28) tersebut, Propam Polda Riau telah memanggil petugas
jaga terkait dugaan kelalaian petugas sehingga mengakibatkan tewasnya IS. Namun begitu, Guntur menduga tewasnya IS yang merupakan tersangka pelaku pencabulan anak dibawah umur tersebut akibat depresi. “Untuk dugaan awal yang bersangkutan depresi karena korban pencabulan adalah keponakannya sendiri,” ujar Guntur. Sementara itu, ayah dari bocah korban pencabulan IS juga mendekam di penjara karena kasus narkoba. Selain itu,
IS juga diduga depresi karena tidak kuasa menanggung malu kepada keluarga serta pandangan negatif warga kampungnya atas perbuatan tercela itu. Guntur menjelaskan bahwa IS ditemukan dalam keadaan tergantung dengan kaos dalam sebagai talinya. Ia menjelaskan, Polres Siak sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga terkait tewasnya IS. Sementara itu petugas telah melakukan visum untuk mengetahui penyebab pastinya. (ant)
Demonstran Tuntut
Wali Nanggroe Dibubarkan BANDA ACEH - Belasan demonstran yang tergabung dalam Forum Tolak Wali Nanggroe menuntut Lembaga Wali Nanggroe dibubarkan karena tidak memberi manfaat bagi masyarakat Aceh. Tuntutan tersebut disampaikan massa Forum Tolak Wali Nanggroe dalam unjuk rasa di Gedung DPR Aceh di Banda Aceh, kemarin. Unjuk rasa diikuti belasan orang itu mendapat pengawalan ketat personel polisi dan petugas Satpol PP. Dalam aksi tersebut, massa mengusung spanduk bertuliskan “Evaluasi atau Bubarkan Lem-
baga Wali Nanggroe”. Nanda Topan, juru bicara aksi, mengatakan, Lembaga Wali Nanggroe hanya menghabiskan uang rakyat Aceh. Kenyataannya, tidak ada kontribusi apapun yang dilakukan Wali Nanggroe terhadap rakyat Aceh. ‘’Tugas Wali Nanggroe sejatinya mempersatukan masyarakat Aceh. Tapi, kenyataannya tidak demikian. Rakyat Aceh belum bersatu,” ketus Nanda Topan, yang diikuti teriakan pengunjuk rasa. Oleh karena itu, kata dia, Forum Tolak Wali Nanggroe mendesak DPR Aceh mengev-
aluasi dan meminta pertanggungjawaban kinerja Lembaga Wali Nanggroe yang sudah berjalan selama dua tahun. ‘’Pertanggungjawaban ini penting mengingat Lembaga Wali Nanggroe menyerap dana APBA mencapai ratusan miliar. Dana APBA ini merupakan uang rakyat Aceh yang bersumber dari pajak dan sebagainya,” ungkap Nanda Topan. Wakil Ketua DPR Aceh T Irwan Djohan yang menjumpai pengunjuk rasa, menghargai apa yang disuarakan massa Forum Tolak Wali Nanggroe. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KRISIS AIR BERSIH INDRAMAYU - Seorang pekerja memeriksa mesin pompa air PDAM di Sungai Cimanuk, Indramayu, kemarin. PDAM Tirta Darma Ayu menyatakan Indramayu dalam keadaan krisis air bersih karena sumber air baku dari sungai Cimanuk hanya untuk kebutuhan selama dua minggu kedepan akibat ditutupnya aliran sungai untuk penggenangan waduk Jatigede yang menggunakan air dari sungai Cimanuk.
Kabupaten Lingga Usul
Jadi Daerah Tertinggal TANJUNGPINANG - Pemerintah Lingga, Kepri mengusulkan kabupaten tersebut ditetapkan sebagai daerah tertinggal, karena banyak permasalahan yang dihadapi. ‘’Usulan itu disampaikan secara resmi kepada Pemerintah Kepri. Kami akan mengkaji permasalahan yang dihadapi daerah tersebut,” kata Ketua Komisi I DPRD Kepri Sukhri Fahrial yang dihubungi
dari Tanjungpinang, kemarin. Legislator yang diusung Partai Hati Nurani Rakyat tersebut menambahkan status sebagai daerah tertinggal bukan usulan yang baik, meski kondisi Lingga memprihatinkan. Lingga terdiri dari pulaupulau sehingga membutuhkan anggaran yang besar untuk membangunnya. Selain itu, kata dia jumlah
investasi berskala sedang dan besar di Lingga juga sedikit sehingga banyak pengangguran. Angka kemiskinan pun meningkat. Perekonomian di Lingga tidak berjalan normal, sebagaimana yang diharapkan masyarakat dan pemerintah. ‘’Dibanding kabupaten dan kota di Kepri seperti Tanjungpinang, Batam dan Karimun,
memang Lingga tertinggal,” ucapnya. Namun, usulan Pemerintah Lingga itu dapat berdampak buruk, yang tidak disukai masyarakat. Dampak paling terburuk dalam pemerintahan yakni Lingga dikembalikan ke Bintan, kabupaten induknya. ‘’Jika tidak diurus dengan baik dapat menimbulkan permasalahan,’’ katanya. (ant)
Warga Keluhkan Lampu Jalan Padam LANGKAT - Warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mengeluhkan ratusan lampu penerang jalan umum padam sehingga jalan protokol dan pemukiman menjadi gelap. ‘’Ini sangat memprihatinkan lampu jalan protokol maupun pemukiman warga padam,” kata Acia, seorang warga di Stabat,
Langkat, kemarin. Acia menjelaskan padamnya lampu penerangan jalan ini sudah berlangsung lama, namun tidak ada perhatian dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan. ‘’Pemadaman lampu jalan protokol maupun di pemukiman warga tidak tertutup kemungkinan akan menimbul-
SALAT MINTA HUJAN - Sejumlah warga dan pelajar melaksanakan Salat Istiska (minta hujan) di lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tlogo, Blitar, kemarin. Warga berharap hujan segera turun dan musim kemarau bisa segera berakhir.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Akibat Kekeringan
7.000 Ha Tanaman Padi Puso panen atau puso tersebut, 3.000 hektare diantaranya adalah lahan pertanian padi sawah dan 4000 hektare lagi adalah lahan tanaman jagung. Menurutnya, akibat musim kemarau saat ini hasil panen petani tidak maksimal, rata-rata petani hanya bisa memetik hasil sekitar 40-50 persen, padahal pada kondisi normal satu hektare lahan sawah dapat menghasilkan 6 ton gabah kering. ‘’Sedangkan untuk tanaman jagung yang biasanya setiap hektare dapat menghasilkan 6 sampai 7 Ton, saat ini para petani hanya bisa menuai hasil panen jagung sekitar 2 hingga 3 ton setiap
hektare,” ujar Restu. Untuk langkah antisipasi sebenarnya pihaknya telah menyalurkan program bantuan berupa mesin pompa air ke sejumlah kelompok tani yang ada di daerah itu, guna mengantisipasi dampak kekeringan. ‘’Akan tetapi bantuan tersebut belum maksimal, karena mesin pompa air yang telah disalurkan tidak mampu mengairi semua lahan pertanian yang ada karena sumber air yang akan dipompa ikut mengalami kekeringan,” tambahnya. Pemerintah terus berupaya dengan memaksimalkan sumur suntik. (ant)
Akibat Terbakar
Lahan Terlantar Akan Disita PEKANBARU - Bupati Kampar Jefry Noer mengatakan lahan yang ditelantarkan oleh pemiliknya akibat terbakar bisa disita untuk negara sebagai sebagai upaya untuk mengurangi kebakaran lahan gambut di daerah ini. ‘’Sesuai dengan amanat undang-undang tentang agraria, seharusnya tanah yang dimiliki itu dikelola dan dijaga. Jangan ditelantarkan begitu saja hingga akhirnya terbakar,” kata Jefry kepada pers di Kampar, Riau, kemarin. Ia mengatakan selama ini lahan yang terbakar di Kampar atau daerah lainnya di Riau adalah lahan-lahan tidur milik masyarakat maupun perusa-
haan yang tidak dijaga atau tidak dikelola. Setelah terbakar, lanjut dia, pemiliknya kemudian menghilang, lari dari tanggung jawab sehingga sepantasnya lahan tersebut disita untuk negara. ‘’Untuk menjalankan hal tersebut, nanti akan dibentuk peraturan daerah. Jadi perangkat desa dan pihak kecamatan segera melakukan pendataan atas lahan terbakar di daerahnya masing-masing,” katanya. Menurut Jefry, untuk mengatasi persoalan kebakaran lahan dan polusi asap yang sudah terjadi belasan tahun ini harus dengan ketegasan.
Tidak ada lagi toleransi, kata Jefry, baik itu masyarakat maupun perusahaan harus diberikan sanksi tegas jika lahannya terbakar, terlebih sengaja dibakar. Kebakaran hutan dan bencana kabut asap telah melanda sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Riau sejak beberapa bulan terakhir. Ribuan hektare lahan gambut terbakar hingga menghasilkan polusi asap pekat. Bencana itu kemudian mengganggu berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi dan kesehatan secara massal. (ant)
nas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Langkat Iskandar mengatakan anggaran untuk membayar penerangan jalan habis sehingga PLN memutus aliran listrik. Iskandar menjelaskan Pemkab langkat sudah meminta PLN untuk tidak memutus aliran listrik. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
GORONTALO - Sekitar 7.000 hektare lahan pertanian di Kabupaten Gorontalo, mengalami gagal panen atau Puso akibat kekeringan yang terjadi selama musim kemarau melanda daerah itu sejak beberapa bulan terakhir. ‘’Menurut laporan dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) yang disampaikan ke Dinas Pertanian, luas areal pertanian yang mengalami kekeringan hampir mencapai 7.000 hektare dan tentunya harus diberikan perhatian serius,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo Hen Restu, kemarin. Dari 7.000 hektare lahan pertanian yang mengalami gagal
kan kerawanan kejahatan seperti pencurian, perampokan, dan lainnya,” katanya. Padahal, katanya, setiap bulan warga yang membayar listrik dikenakan pemotongan untuk membayar pajak penerangan jalan. Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan Jalan Di-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629