Skip to main content

Edisi 08 Oktober 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Kamis, 8 Oktober 2015

No. 182 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

Siswa Bacok Guru TANGERANG - Kesal karena kerap dimarahi oleh guru, siswa SMK Yayasan Darussalam Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, nekat melakukan percobaan pembunuhan kepada dua gurunya. Pembacokan ini dilakukan di rumah guru pada malam hari. Kapolsek Panongan AKP Kosasih mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/10) sekitar pukul 00.45 WIB di rumah ketua Yayasan Darussalam, Jalan Samirun, Kampung Bubulak, Mekarbakti, Panongan, Tangerang. Pelaku yang berinisial AFP melakukannya lantaran merasa dirinya paling sering dimarahi. ‘’Korbannya, Sri Astuti (45), perempuan, dan berstatus sebagai guru. Dia mengalami dua luka bacokan golok pada kepala bagian samping kiri dan atas.

Sedangkan korban kedua, Muryanah (23), perempuan, guru honorer di Yayasan Darussalam. Dia menderita luka lima bacokan golok pada bagian kepala belakang dan jari tangan kiri nyaris putus,” ujar AKP Kosasih. Kosasih menambahkan, ketika polisi melakukan olah TKP, awalnya Rumah Yayasan Darussalam diduga dirampok. Namun, dari pengamatan dan analisa saat itu, tidak ditemukan tanda telah terjadi perampokan. ‘’Di lokasi dalam keadaan normal tidak berantakan. Tidak seperti layaknya suatu pencurian,” jelas Kosasih. Hasil leh TKP terungkap, pelaku masuk melalui pintu atas dengan memanjat pohon yang berhimpit dengan rumah, kemudian turun melalui tangga yang menuju ruang tamu. (ram)

Suluh Indonesia/ant

ASOSIASI PERTEKSTILAN - Menteri Perindustrian Saleh Husin (kedua kiri) bersama Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat (kedua kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan tertutup dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Istana Tegaskan

KPK Harus Diperkuat Suluh Indonesia/ade

TOLAK REVISI UU KPK - Plt Ketua KPK Taufiquerachman Ruki (2kiri) didampingi Wakil Ketua KPK Zulkarnain (2kanan), Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi dan Indriyanto Seno Adji (kanan) saat jumpa pers menolak usulan revisi UU KPK di Jakarta, kemarin.

Harga Solar Turun JAKARTA - Pemerintah menurunkan harga solar bersubsidi sebesar Rp200 per liter menjadi Rp6.700 per liter dari sebelumnya Rp 6.900 per liter. Sementara harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium (bensin) diputuskan tetap. ‘’Harga solar yang disubsidi diturunkan Rp200 per liter sehingga harga ecerannya akan menjadi Rp6.700 per liter. Penurunan harga yang sama juga akan ber-

laku untuk solar non subsidi,” kata Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Darmin menjelaskan penetapam merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi jilid III, yang salah satunya fokus memangkas biaya ekonomi di masyarakat. Untuk BBM jenis lainnya, Darmin mengatakan, akan diumumkan untuk jenis bahan bakar yang lain, seperti elpiji 12 kg, pertamax, dan pertalite.

Menurutnya, PT pertamina (Persero) sebenarnya sudah menurunkan harga jual avtur, elpiji 12 kg, pertamax dan pertalite sejak tahun ini. Menteri ESDM Sudirman Said menegaskan penurunan harga ini, akan berlaku tiga hari ke depan. “Ini akan berlaku tiga hari dari sekarang. Karena untuk menurunkan harga, butuh persiapan khusus,” kata Sudirman. (har)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo tetap konsisten mendukung KPK yang kuat dalam memberantas korupsi. Sebab, pemerintah masih membutuhkan KPK sebagai lembaga yang menunjang pengawasan program pembangunan. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menanggapi usulan enam fraksi di DPR bernafsu merevisi UU KPK di Badan Legislasi. Enam fraksi tersebut adalah Fraksi PDIP, Nasdem, PPP, Hanura, PKB, dan

Golkar. Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK itu akan menjadi usul inisiatif DPR. ‘’Setahu saya Presiden Jokowi sangat komitmen dengan agenda pemberantasan korupsi. Komitmen Presiden dalam pemberantasan korupsi tidak usah diragukan,” kata Teten di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin. Teten mengatakan, pemerintah masih membutuhkan KPK sebagai lembaga anti korupsi untuk menunjang kinerja pemerintah. ‘’Beliau (Presiden) sedang gencar menggenjot pembangunan infrastruktur, itu betul-betul

butuh KPK yang kuat, yang bisa mengawasi peluang terjadinya korupsi,” kata Teten. Selain KPK, pemerintah juga memerlukan kepolisian dan kejaksaan yang kuat untuk memberantas korupsi. Namun, Teten mengaku belum dapat menyampaikan sikap resmi pemerintah terkait rencana revisi UU KPK yang menjadi usul inisiatif DPR itu. Beberapa poin revisi yang dinilai melemahkan dan mengancam pembubaran KPK antara lain kewenangan KPK diarahkan hanya untuk pencegahan, bukan peninda-

kan, KPK juga dilarang menangani perkara yang nilai kerugian negaranya di bawah Rp 50 miliar. KPK diusulkan hanya memiliki masa waktu selama 12 tahun. Fungsi pendidikan antikorupsi pada KPK juga diusulkan dihilangkan. Penyadapan yang dilakukan oleh KPK, harus melewati pengadilan terleih dulu. Sementara itu, fraksi-fraksi yang menolak antara lain FPKS, F-Demokrat, F-Gerindra menyatakan akan tetap memperjuangkan revisi UU harus mengedepankan pada KPK yang kuat. (har/wnd)

Paket Kebijakan Ekonomi

Belum Dipahami Daerah JAKARTA - Ketua Komite IV DPD Ajiep Pandindang mengungkapkan hingga saat ini masyarakat di daerah tidak memahami apa yang dikenal dengan sebutan paket kebijakan ekonomi yang digulirkan

pemerintah. Dia menduga, salah satu penyebabnya tidak adanya sosialisasi yang menyertai program ini. ‘’Tidak diketahui apa sesunggunya paket kebijakan ekonomi itu untuk daerah. Secara lembaga nega-

ra saja DPD tidak pernah menerima tembusan dari paket ekonomi itu,” katanya dalam dialog kenegaraan bertajuk Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi dan Pengaruhnya Terhadap Perekonomian Rakyat di Gedung Parlemen Jakarta, kemarin. Dengan tidak memadainya sosialisasi kebijakan tersebut, Ajiep tidak merasa heran jika daerah masih bingung dengan program dari pemerintah pusat tersebut. Sebab, untuk ukuran sesama lembaga negara saja tidak mendapat pemberitahuan secara tertulis, apalagi pemerintah daerah yang jauh hingga pelosok-pelosok republik ini. ‘’Sepertinya ini belum ada tindak lanjutnya sampai ke daerah,” ujarnya. Atas dasar itu, dia meyakini paket kebijakan ekonomi belum memiliki pengaruh positif terutama bagi masyarakat di daerah. “Belum ada yang berubah dari ekonomi masyarakat kita terutama di daerah-daerah,” tegasnya. Direktur Eksekutif dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengakui paket kebijakan ekonomi yang digulirkan pemerintah ternyata belum dirasakan masyarakat dalam implementasinya. (har)

Suluh Indonesia/ant

PAKET KEBIJAKAN EKONOMI - Ketua OJK Muliaman D Hadad, (ketiga kanan) didampingi (dari kanan) Menteri ESDM Sudirman Said, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Seskab Pramono Anung, Menteri ATR/Kepala BPN Fery Mursyidan Baldan, serta Deputi Senior Gubernur BI Mirza Adityaswara mengumumkan paket Kebijakan Ekonomi Tahap III di Kantor Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

DPR Bernafsu Mereduksi KPK JAKARTA - Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi menyatakan ada beberapa anggota DPR yang ingin mereduksi kewenangan KPK dengan mengajukan revisi undangundang yang mengatur lembaga penegak hukum tersebut. ‘’Saya tidak percaya ini institusi DPR tapi memang ada sebagian anggota DPR, entah alasan apa saya tidak tahu untuk mereduksi kewenangan KPK,” kata Johan dalam konferensi pers di gedung KPK

Jakarta, kemarin. Konferensi pers itu dilakukan menyusul pengajuan revisi UU KPK oleh 6 fraksi DPR yaitu fraksi PDI-Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Golkar, PPP, Partai Hanura dan PKB ke Baleg DPR. ‘’Saya lebih suka tidak sebut DPR sebagai institusi tapi sebagian anggota DPR yang bernafsu sekali untuk merevisi RUU yang justru mereduksi kewenangan KPK, tidak semua anggota DPR setuju bahkan beberapa fraksi menyatakan penolakan

terhadap revisi UU KPK,” tambah Johan. Menurut Johan, Draft RUU itu diyakini tujuannya untuk melemahkan KPK misalnya membatasi umur KPK hanya 12 tahun. ‘’Jelas ini bertentangan dengan TAP MPR VIII tahun 2001 yang jelas menyebut KPK tidak diberi ruang atau batasan waktu untuk bekerja karena korupsi sangat banyak dan kita sepakat itu,” tegas Johan. Keenam belas, penyitaan harus berdasarkan izin Ketua PN (pasal 49); Ketujuh belas, masih adanya pengaturan we-

wenang penuntutan dalam pasal 53; dan Ketujuh belas pembatasan UU hanya berlaku selama 12 tahun setelah UU diundangkan yang artinya juga masa berdiri KPK pun hanya 12 tahun (pasal 73). Ketua Komisi III Azis Syamsuddin menegaskan, usul revisi UU KPK ini belum melibatkan Komisi III. Azis mengatakan sejauh ini Komisi III yang membidangi persoalan hukum belum pernah diajak bicara. (wnd/ har)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 8 Oktober 2015

2

Kilas 47 Kg Sabu Disita DIREKTORAT Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyita barang bukti 47 kilogram sabu dan 520.000 butir ekstasi. Penyitaan sabu dan ekstasi itu diperoleh dari pengungkapan empat kasus tindak pidana narkotika jaringan internasional, yang dilakukan sepanjang September 2015. Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan, seluruh barang bukti dan tersangka diamankan dari empat kasus terpisah. Dalam kasus tindak pidana narkotika itu, petugas menangkap empat pelaku yang terdiri atas satu warga negara Hongkong, dua warga negara Indonesia dan satu orang warga negara Nigeria. Lebih lanjut Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnivan mengatakan penyitaan seluruh barang bukti itu telah menyelamatkan 755.000 jiwa penduduk Indonesia. Berdasarkan penelusuran awal, diketahui bahwa pelaku mengirim sebagian besar barang narkotika itu ke Indonesia melalui jalur laut. (kmb)

Kasus Mandra Berkembang KUASA hukum komedian senior Betawi Mandra Naih, Juniver Girsang menemui penyidik Bareskrim Polri untuk menindaklanjuti laporan kliennya dalam kasus pemalsuan tanda tangan pada dokumen lelang program siap siar TVRI. Juniver mengatakan, pihaknya baru mengkonfirmasi ke penyidik soal laporan Mandra mengenai kasus pemalsuan tanda tangan surat. Menurutnya keberadaan surat tersebut telah menyebabkan kliennya dijadikan terdakwa dalam kasus dugaan korupsi program siap siar TVRI pada 2012. Surat inilah yang menyebabkan Kejaksaan menyatakan Mandra sebagai pihak yang dimintai pertanggungjawaban karena mengajukan proposal dan mengikuti lelang yang menyebabkan kerugian negara akibat adanya mark up. Lalu Mandra melaporkan dugaan tindak pemalsuan tanda tangan karena merasa dirinya tidak bersalah dalam kasus ini. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

JARINGAN NARKOTIKA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian (ketiga kanan) bersama Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (ketiga kiri), Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kedua kiri) dan Ketua Umum Granat Henry Yosodiningrat (kiri) menunjukkan barang bukti saat gelar kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi jaringan internasional di Polda Metro Jaya, Jakarta, kemarin.

Gang Laler Dibongkar

Puluhan Warga Pilih Bertahan

PKL Liar Ditertibkan KEPALA Satpol PP Jakarta Utara, Iyan Sophian Hadi mengatakan, ke depan pihaknya berencana menertibkan sejumlah titik yang kerap dijadikan pedagang kaki lima (PKL) menggelar dagangannya. Menurut Iyan, berdasarkan data yang dimilikinya, dari 31 kelurahan di Jakarta Utara, puluhan titik telah dijadikan PKL mangkal. Puluhan lokasi tersebut antara lain di Jalan Lorong 103, Jalan Lorong 109, areal Pasar Lontar, Jalan Cemara Angin, Jalan Raya Bugis, Jalan Gorontalo, Jalan Boelevard Barat, Jalan Tipar Cakung Raya, Jalan Dewa Kembar. Iyan mengatakan, dalam waktu dekat dengan kekuatan penuh kita akan sisir wilayah mangkal PKL. Dikatakan Iyan, untuk membenahi PKL, sudah seharusnya melibatkan Suku Dinas Koperasi Usah Mikro Kecil Menengah Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara. (kmb)

JAKARTA - Pasca dilakukan penertiban, puluhan warga yang menempati bangunan liar di Gang Laler, Kemayoran, Jakarta Pusat, kini memilih bertahan tinggal di pinggir jalan. Mereka juga membiarkan perabot rumah tangganya menumpuk di pinggir dan median jalan. Secara perlahan mereka kita tertibkan. Sebab lahan

akan digunakan untuk penampungan pedagang kaki lima. perabot yang ditumpuk warga itu ini terdiri dari peralatan dapur, kasur, lemari, meja, kursi, hingga barang elektronik dan sepeda motor. Untuk keperluan tidur, warga menggelar kasur, kardus ataupun karpet begitu saja di pinggir jalan dan di atas puing sisa bongkaran. Ada pula yang

mendirikan tenda terpal biru berukuran 3x4 meter di median jalan. Maryati (50) salah seorang warga yang bertahan mengatakan, dia bersama sejumlah anggota keluarganya terpaksa tidur dengan menggelar kardus dan kasur di atas puing, karena belum dapat tempat kontrakan. ‘’Kontrakan semua mahal, minimal Rp 500 ribu per bulan.

Ada yang Rp 300 ribu di Kemayoran tapi tempatnya di atas (lantai 2,red). Padahal perabot kita sangat banyak,” ujar Maryati. Camat Kemayoran, Herry Purnama mengatakan, untuk satu dua hari ini, warga masih dibiarkan bertahan di kawasan bekas bongkaran dan selanjutnya semua harus pindah. Jika ada yang bertahan, akan ditertibkan karena dapat meng-

ganggu ketertiban umum dan dikhawatirkan mereka kembali menempati lahan. ‘’Secara perlahan mereka kita tertibkan. Tidak boleh ada lagi yang bertahan atau bahkan kembali ke lahan kosong milik Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK). Sebab lahan akan digunakan untuk penampungan pedagang kaki lima,” tandas Herry. (kmb)

Basuki Dukung

Peluncuran Bajaj Online JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendukung peluncuran bajaj online. ‘’Bagus, kita harus dukung. Ini akan membuat abangabang bajaj itu jadi untung tidak usah muter-muter, tinggal nunggu saja,” kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin. Basuki memastikan ke-

beradaan bajaj online ini tidak akan menambah kemacetan di ibukota. Karena jumlah bajaj tetap dibatasi yakni sebanyak 14 ribu unit. Namun baru 7 ribu unit saja yang menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG) atau bajaj biru. ‘’Kan kita batasi. Bajaj jumlahnya cuma 14 ribu. Sisa 7 ribu kita paksakan ganti gas. Nanti akan terjadi hukum alam, asal Anda nggak nambah,” ka-

tanya. Dengan adanya aplikasi ini, menurut Basuki, tarif bajaj akan lebih murah. Karena sebelumnya sopir bajaj menentukan tarif sesuai keinginannya sendiri. “Bisa lebih murah. Kalau sekarang naik bajaj mahal, karena abang bajaj tahu di ujung sana tidak ada penumpang, dia itung kita bolak-balik,” ujarnya.

Dirinya pun tidak mempermasalahkan makin banyaknya aplikasi online di ibukota. Bahkan rencananya akan dimasukkan dalam sistem Smart City. ‘’Kita mau satukan semua ke dalam sistem Smart City, semakin banyak aplikasi online, semakin buat orang makin mudah,” tandasnya. (kmb)

RPTRA

Merupakan Ruang Interaksi Warga JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) berfungsi sebagai ruang interaksi warga untuk saling meningkatkan kepedulian. ”Dengan adanya RPTRA, warga dapat saling berinteraksi sekaligus meningkatkan kepedulian serta saling menjaga antarwarga di lingkungan pemukiman,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu. Selain itu, pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu menyebutkan keberadaan RPTRA juga dapat mencegah terjadinya tindak kekerasan, terutama terhadap anak-anak di suatu lingkungan. ”Kalau ada taman di dekatdekat lingkungan pemukiman warga, tapi tidak ada anakanak yang bermain di taman itu, berarti perlu dicari tahu, ada apa dengan anak-anak itu. Apakah mengalami kekerasan di rumah atau bagaimana,” ujar Ahok. Dia menuturkan pengawasan terhadap anak-anak di suatu lingkungan pemukiman harus dilakukan oleh seluruh warga, termasuk para pengurus Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW). ”Jadi, kalau ada anak yang tidak pernah kelihatan bermain di taman itu bersama dengan

teman-temannya, coba datangi ke rumahnya. Dicek dulu, apakah anak itu sakit, atau ada masalah atau malah ternyata mengalami tindak kekerasan,” tutur Ahok.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun RPTRA di sebanyak 150 lokasi pada 2016 mendatang. ”Kalau tahun ini kita mau

bangun 60 RPTRA di Jakarta, maka tahun depan kita akan memperbanyak lagi, yaitu sampai 150 RPTRA. Pembangunannya akan kita kebut terus,” ungkap Ahok. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

KUNJUNGI KELUARGA KORBAN - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise (kiri) memberikan ucapan duka cita kepada ibu dari korban pembunuhan, Putri Nur Fauziah, di kediaman Rawalele, Kalideres, Jakarta Barat, kemarin.

DKI Fokuskan

APBD Difokuskan Pembangunan Infrastruktur PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memfokuskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2016 dalam sejumlah sektor pembangunan fisik atau infrastruktur.

Suluh Indonesia/ant

PEKERJA RUMAH TANGGA - Aktivis yang tergabung dalam Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin. Mereka meminta agar membahas dan mensahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin mengatakan, anggaran tahun depan rencananya akan kita fokuskan untuk pembangunan fisik di seluruh wilayah Jakarta, misalnya untuk renovasi gedung sekolah, pembangunan rumah susun (rusun) dan lainlain. Lebih lanjut, mantan Wali Kota Blitar itu pun memperkirakan besaran nilai APBD DKI Tahun Anggaran (TA) 2016 mendatang kemungkinan akan mencapai kurang lebih Rp6,2 trili-

un. ‘’Kita berpikir riil saja lah, disesuaikan dengan fakta-fakta yang ada di lapangan. Tidak apa-apa anggarannya tidak terlalu besar, yang penting benarbenar dimanfaatkan dengan baik,” ujar Djarot. Selain pembangunan infrastruktur di ibu kota, dia menuturkan anggaran tahun depan juga akan dikurangi sebagian, terutama yang dialokasikan untuk pengadaan alat-alat berat. ‘’Anggaran untuk pengadaan alat-alat berat bisa dikurangi karena pengadaannya sudah direalisasikan pada tahun ini, sehingga tidak perlu lagi dimasukkan kedalam APBD 2016 men-

datang,” tutur Djarot. Terlebih, dia mengungkapkan program-program pembebasan lahan yang banyak menggunakan alat berat juga sudah sebagian besar dilaksanakan oleh Pemprov DKI sepanjang tahun ini. ‘’Pembebasan lahan kan sudah banyak kita lakukan, jadi pembelian alat berat bisa dikurangi anggarannya. Kemudian, kita bisa fokus melakukan renovasi bangunan dan membangun fasilitas umum untuk warga,” ungkap Djarot. Untuk diketahui, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta, terutama yang terkait dengan upoaya penanggulangan banjir di Ibukota dan pembanguna sejumlah ruas jalan dan jembatan yang nantinya dapat merngurangi kemacetan lalu lintas. Bahkan beberapa ruas jalan pusat kini menjadi tanggungjawab pemprov. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 8 Oktober 2015

3

FPD DPR Tolak

UU KPK Direvisi

Benny K Harman JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat, Benny K Harman menegaskan partainya menolak recana revisi UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK yang bertujuan untuk memperlemah institusi tersebut. ‘’Partai Demokrat menolak revisi (UU KPK) kalau untuk memperlemah KPK,” katanya di Gedung Nusantara II, Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan publik harus sungguh-sungguh memerhatikan agenda terselubung dalam usaha revisi UU KPK. Hal itu menurut dia, revisi UU KPK itu diduga diboncengi kelompok yang ingin mematikan institusi tersebut. ‘’Kami mau penyadapan tanpa izin pengadilan; kedua tidak ada batas waktu usia KPK; ketiga harus ada SP3 yang sifatnya limitatif,” ujarnya. Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR itu menilai kewenangan penyadapan tetap harus dimiliki KPK namun penggunannya harus akuntabel dan kredibel untuk mencegah penyalahgunaan. Penyadapan menurut Benny merupakan instrumen luar biasa yang dimiliki KPK untuk optimalisasi kewenangan yang dimiliki institusi tersebut. (har)

Jokowi Diminta

Suluh Indonesia/ant

Tangani Asap JAKARTA - Komisi IV DPR RI meminta Presiden Joko Widodo segera mengambil alih pimpinan penanganan kabut asap karena kebakaran hutan dan menetapkan bahaya kabut asap sebagai bencana nasional. ‘’Dengan ditetapkan sebagai bencana nasional, maka semua potensi dapat dikerahkan untuk mengatasi bahaya kabut asap,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron, di Gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta, kemarin. Herman berharap, Presiden Joko Widodo dapat lebih sungguhsungguh mengatasi segera kabut asap yang

sudah terjadi selama dua bulan terakhir dan menimbulkan banyak kendala. Mengatasi bahaya kabut asap, menurut dia, tidak perlu saling menyalahkan dan mencari kambing hitam, tapi harus harus dilakukan secara sungguhsungguh dan komprehensif dengan memperlihatkan semua pihak terkait. ‘’Mengatasi bahaya asap, bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat saja atau pemerintah daerah saja, tapi tapi menjadi tanggung jawab bersama dan diatasi bersama-sama,” katanya. Apa yang ditekankan Herm,an merupakan implementasi dari UU Pencegahan Perusakan Hutan. (har)

SIDANG PARIPURNA DPD - Wakil Ketua DPD GKR Hemas (kiri) dan Farouk Muhammad (kedua kiri) berjabat tangan dengan Ketua BPK Harry Azhar Aziz (kedua kanan) dan Wakil Ketua Sapto Amal Damandari dalam Sidang Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Sidang Paripurna itu membahas penyampaian ikhtisar hasil pemeriksaan semester I Tahun 2015 dan penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK.

DPD Ingatkan Daerah

Tidak Pangkas Anggaran JAKARTA - DPD RI mengingatkan pemerintah daerah dan DPRD agar tidak memangkas anggaran pilkada yang telah ditetapkan di tingkat pusat. ‘’Kami menerima laporan adanya keputusan politik di daerah yang memangkas alokasi anggaran penyenggaraan pilkada serentak yang sudah disetujui di tingkat pusat berdasarkan nota perjanjian hibah daerah,” kata Wakil Ketua DPD RI,

Farouk Muhammad, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, kemarin. Farouk Muhammad mengatakan hal itu setelah memimpin rapat dengar pendapat Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemerhati pemilu. DPD RI juga meminta agar KPU sebagai penyelenggara

pilkada menindak tegas petahana yang bersikap tidak independen yakni menggunakan kekuasaannya untuk memihak calon tertentu dan mempersulit calon lainnya. ‘’Hal ini tidak boleh terjadi karena dapat merusak birokrasi dan memicu konflik. Birokrasi seharusnya netral,” kata Farouk. Anggota DPD RI dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini juga menerima lapo-

ran yang menyebutkan adanya daerah yang belum mencairkan dana pengawasan pilkada, sehingga panitia pengawas pemilu (Panwaslu) belum bisa bekerja. Perihal putusan MK yang mengabulkan gugatan soal calon tunggal, menurut Farouk, agar KPU dan KPU daerah dapat memastikan teknis penyelenggarannya dapat terlaksana dengan baik. ‘’Soal calon tung-

gal, masih akan menghadapi uji publik,” katanya. Ia menambahkan, pemilihan kepala daerah yang calonnya hanya tunggal, maka pemilih yang menggunakan hak pilihnya, memilih setuju atau tidak setuju. Farouk mengkhawatirkan jika calon tunggal itu terpilih dengan tingkat keterpilihan rendah sehingga legitimasinya juga rendah. (ant)

Intervensi Perkara

Evaluasi Paminal Propam Polri

Suluh Indonesia/ant

TUNTASKAN KABUT ASAP - Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo (kedua kiri), didampingi Wakil Ketua Siti Hediati Soeharto (kiri), Herman Khaeron dan Anggota Andi Akmal Pasludin memberikan keterangan kepada media terkait permasalahan kebakaran hutan di Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin. Komisi IV DPR mendesak Presiden untuk segera menuntaskan permasalahan kabut asap dan kebakaran hutan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan.

JAKARTA - Perkara dua pengusaha peti kemas Azhar Umar dan Azwar Umar dinilai diistimewakan Biro Pengamanan Internal Propam Polri (Biro Paminal) Propam Polri. Pasalnya, meskipun penyidikannya telah tuntas alias P21, namun Biro Paminal Propam Polri berupaya menarik kembali perkara dua pengusaha tersebut dan memeriksa para penyidiknya. ‘’Apakah karena kedua tersangka adalah pengusaha sehingga mendapat keistimewaan?,” kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane di Jakarta, kemarin. Menurut Neta, dari pemeriksaan terhadap penyidik perkara Azhar dan Azwar oleh Propam,

Rahmat Witoelar :

Perlu Bukti Sumber Kebakaran Hutan UTUSAN Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim Rachmat Witoelar mengatakan perlu bukti-bukti kuat untuk menyatakan sumber kebakaran hutan yang terjadi di beberapa provinsi di Indonesia dan mengakibatkan kabut asap parah. Hal ini disampaikan Rachmat Witoelar menanggapi adanya beberapa analisis terkait sumber titik api, baik dari pakar maupun lembaga swadaya masyarakat. ‘’Perlu dibuktikan agar tidak menimbulkan fitnah,” kata Rachmat Witoelar dalam perbincangan usai dirinya menjadi pembicara dalam “Climate Week” yang diadakan Indonesia Climate Alliance (ICA) di Jakarta, kemarin. Beberapa pakar dan LSM memang seakan berlomba mengumumkan hasil pengamatannya tentang penyebab kebakaran hutan, walau secara resmi

belum ada pernyataan pemerintah. Pakar lingkungan Universitas Indonesia Mohammad Hasroel Thayib sebelumnya mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia adalah akibat pembukaan lahan untuk dijadikan area sawah. Menurut Hasroel, ini sudah biasa dilakukan khususnya di daerah Sumatera, terutama menjelang akhir musim kemarau. ‘’Jadi kebakaran terjadi lebih karena orang ingin menanam padi, bukan membuka lahan sawit. Padi yang ditanam

Rahmat Witoelar jenis padi gogo atau padi kering,” ujar Hasroel. Sementara hasil penyelidikan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyatakan kebakaran hutan banyak terjadi di wilayah konsesi perusahaan. Walhi menemukan bahwa

dari Januari hingga September 2015, ada 16.334 titik panas (berdasarkan Lapan) atau 24.086 (berdasarkan NASA FIRM) yang tersebar di lima provinsi dan yang terparah yaitu Jambi, Kalbar, Kalteng, Sumsel dan Riau. Titik-titik tersebut paling banyak berada di konsesi perusahaan. Beberapa di antaranya yaitu Kalimantan Barat ada 2.495, Kalimantan Tengah 5.672, Riau 1.005, Sumatera Selatan 4.416 dan Jambi 2.842. Namun terlepas dari hal tersebut, Witoelar mengakui emisi dari kebakaran lahan gambut sangat tinggi dan memiliki efek langsung terhadap pemanasan global. ‘’Dunia bisa celaka jika pelepasan karbon dari lahan gambut terjadi terus menerus dalam waktu yang lama. Oleh karena itu Indonesia akan mendapatkan bantuan dari negara lain untuk menangani hal ini,” tutur dia. (ant)

seolah ada upaya mengorbankan sejumlah penyidik hanya karena ada perlakuan istimewa terhadap perkara dua pengusaha tersebut. ‘’Para penyidik kelas bawah yang sudah bekerja maksimal memeriksa perkara itu lalu dikorbankan serta diperiksa hingga tengah malam,” ujarnya. Padahal, menurutnya, Kabareskrim Polri yang ketika itu masih dijabat Komjen Pol Budi Waseso, telah mengajukan pencekalan terhadap kedua tersangka. Bareskrim telah memasukan dua pengusaha itu dalam DPO kepada pihak Imigrasi pada 4 Juni 2015. Namun, tatkala Budi Waseso tak lagi memimpin Barsekrim,

perkara Azhar dan Azwar ditarik kembali meskipun telah P-21. Perkara itu selanjutnya ditangani Biro Pengamanan Internal Propam Polri. ‘’Para pimpinan dan jenderal Polri ini kok seperti membiarkan,” kritiknya. Atas dasar itu, IPW mendesak Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti maupun WakapolriKomjen Pol Budi Gunawan segera mengevaluasi kinerja Biro Pengamanan Internal Propam Polri di bawah kepemimpinan Brigjen Pol Anton Wahono. ‘’Jika terbukti intervensi, segera lakukan pencopotan. Intervensi perkara oleh Propam merupakan tindakan memalukan,’’ kata Neta. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 8 Oktober 2015

4

Pemkot Bogor

Akomodir Tuntutan Pemilik

Suluh Indonesia/ant

TOLAK PUNGUTAN PUSKESMAS - Massa yang tergabung dalam Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok melakukan aksi unjuk rasa di depan Balaikota Depok, kemarin. Dalam aksinya mereka menuntut Pemerintah Kota Depok untuk membebaskan biaya pelayanan dan pengobatan bagi pasien miskin di Puskesmas, menolak sistem rayonisasi pasien, serta menindak petugas Puskesmas yang tidak melayani pasien dengan baik.

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mengakomodir tuntutan para sopir dan pemilik angkutan kota (angkot) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Koperasi Angkutan (FKKA) yang melakukan unjuk rasa di Balai Kota, menolak balik nama STNK dan BPKB menjadi milik badan hukum. ‘’Sebenarnya keputusan ini sudah kita siapkan, hanya saja terlambat menyampaikan. Sampai akhirnya massa sopir dan pemilik angkot sudah ke Balai Kota duluan,” kata Wakil Wali Kota Usmar Hariman di Bogor, kemarin. Untuk mengakomodir tuntutan para sopir dan pemilik angkot, Pemkot Bogor menggelar pertemuan yang dihadiri unsur Muspida di antaranya Kapolres Bogor Kota, Sekretaris DLLAJ, Organda dan perwakiland dari FKKA. Pertemuan tersebut menghasilkan tiga poin yang dapat mengakomodir tuntutan para sopir dan pemilik angkot yakni pertama Pemerintah Kota Bogor akan membentuk kelompok kerja (Pokja) untuk menindaklanjuti keberatan para angkot. ‘’Pokja ini akan diisi oleh pihak-pihak yang terlibat langsung seperti Polres Bogor, DLLAJ, dan tentunya perwakilan koperasi atau badan hu-

kum angkot,” kata Usmar. Keputusan kedua lanjutnya, yakni Pemkot Bogor akan mengkaji aturan yang mengharuskan balik nama STNK dan BPKB dari milik perorangan menjadi badan hukum yang menjadi keberatan para pemilik angkutan. ‘’Kita akan mengkaji ini, sambil menunggu keputusan dari pusat. Sedangkan keputusan ketiga, bagi pemilik angkot yang belum mengambil KP (izin trayek) balik nama dapat kembalikan ke perorangan,” katanya. Keputusan yang disampaikan Pemerintah Kota Bogor diterima oleh para sopir dan pemilik angkot yang lalu membubarkan diri dan kembali beroperasi melayani penumpang. Menurut Ketua FKKA Deden, sopir dan pemilik angkot tuntutan menolak balik nama STNK dan BPKB dari perorangan menjadi milik badan hukum karena dinilai merugikan dan membebani pemilik angkot. ‘’Kami setuju dengan angkot berbadan hukum, tetapi kami menolak kalau keharusan berbadan hukum mengubah kepemilikan STNK dan BPKB yang tadinya milik perorangan menjadi milik badan hukum,” kata Deden. (bas)

Dua Perusahaan di Tangerang

Kilas Sholat Minta Hujan RATUSAN murid, guru dan warga disekitar SDIT (SD Islam Terpadu) Ashidiqiyyah, di kawasan Serua Indah, Ciputat, Tangsel, kemarin menggelar sholat sunnah Istisqo bersama. Sholat ini sengaja dilakukan untuk meminta agar hujan segera turun memgingat kemarau panjang sudah sangat meresahkan warga sekitar. Salah seorang staf pengajar di SDIT Ashidiqiyyah, Reza Makhyudin kemarin mengatakan, kegiatan sholat ini di lakukan atas usulan kepala sekolah SDIT Ashidiqiyyah kepada yayasan. Intinya minta di turunkan hujan karena sudah beberapa bulan disini belum turun hujan dan sebagian warga sudah mengalami kesulitan mendapatkan air. Lebih lanjut Reza mengatakan, kemarau yang berkepanjangan sudah membuat sumur-sumur warga disekitar Yayasan Ashidiqiyah tersebut mengalami kekeringan. (nov)

Pemerkosa Siswa Diciduk

PHK 6.500 Buruh TANGERANG - Pemerint a h K a b u p a t e n Ta n g e r a n g mengakui ada dua perusahaan yang telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 6.500 buruh akibat kesulitan membayar gaji. ‘’Jumlah buruh yang kena PHK masih dianggap masih normal karena di daerah ini jumlahnya mencapai 450 ribu pekerja,” kata B u p a t i Ta n g e r a n g A h m e d Zaki Iskandar di Tangerang, kemarin. Ahmed mengatakan jum-

lah buruh kena PHK itu berdasarkan laporan dari perusahaan kepada aparat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat. Perusahaan yang melakukan PHK tersebut yakni PT Jabar Garmindo dan PT Cingluh yang berada di Kecamatan Cikupa. Menurut dia, PHK terhadap buruh masih dianggap normal bila dibandingkan dengan jumlah buruh keseluruhan dari sekitar 6.000 perusahaan skala besar dan kecil.

Sedangkan untuk mengantisipasi jumlah tenaga produktif yang menganggur pihak Disnakertrans menyediakan program pelatihan agar mereka mampu meningkatkan ketrampilan. Bahkan upaya pelatihan itu diutamakan bagi warga setempat sebagai pencari kerja baru agar memiliki ketrampilan sebagai syarat dari perusahaan. Dia menambahkan pelatihan tersebut antara lain bidang otomotif, menjahit, las mesin dan karbit, kuliner, sa-

APARAT Polresta Tangerang, Banten, menciduk pelaku perkosa seorang siswa Nn (16) di lapangan bola Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang setelah diintai di tempat persembunyian. Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arman di Tangerang, kemarin mengatakan, petugas juga memburu pelaku lain yang berdasarkan pengakuan korban ada lima orang. Arman mengatakan identitas para pelaku sudah diketahui setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara di Lapangan Bola Pakuhaji. Korban diperkosa oleh lima pelaku di lapangan bola setelah sebelumnya diberi minuman dalam kaleng yang diduga mengandung obat tidur. Semula kasus tersebut diusut aparat Polsek Pakuhaji, namun belakangan diambil alih petugas Polresta Tangerang akibat keterbatasan personil. (ant)

Di Depok

Suluh Indonesia/ant

EKSPOR ILEGAL SIRIP HIU - Petugas Balai Besar Karantina Ikan Soekarno Hatta memeriksa ribuan sirip ikan hiu koboi (Carcharhinus longimanus) sitaan yang akan diekspor ke Hongkong melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, kemarin.

Pemkot Bogor

Perkuat Sosialisasi Angkot Berbadan Hukum WAKIL Wali Kota Bogor Jawa Barat, Usmar Hariman menginstruksikan DLLAJ setempat untuk memperkuat sosialisasi terkait kebijakan transportasi, terutama masalah angkutan kota (angkot) berbadan hukum yang memicu terjadinya gejolak di kalangan sopir serta pemilik angkutan umum.

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

tambah karena nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai menguat dan pengusaha dapat membayar gaji. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya agar mencari perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya dalam beberapa waktu terakhir. ‘’Cari mana yang PHK, saya suruh cari Kepala BKPM tapi tidak ketemu,” kata Presiden Jokowi. (ant)

10 Perumsahan Turut Cemari Ciliwung

Temu Pusaka Indonesia BOGOR didaulat sebagai tuan rumah pada ajang Temu Pusaka Indonesia (TPI) ke-11 tahun 2015, yang akan dilaksanakan pada 09 hingga 11 Oktober mendatang. Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman dalam keterangan persnya di kantor Balaikota Bogor kemarin mengatakan, dipilihnya Kota Bogor sebagai tuan rumah terkait masuknya Bogor sebagai satu dari 10 pilot project Kota Pusaka di Indonesia. Penilaian dan penunjukan pun didasarkan pada kemampuan Kota Bogor dalam mengidentifikasi dan memverifikasi benda-benda cagar budaya yang ada di kota ini. Saat ini, kota Bogor telah memiliki Perwali No.17 Tahun 2015 tentang Kota Pusaka, sebagai payung hukum untuk memagari (melindungi) lokasi dan benda cagar-cagar budaya yang ada di Kota Bogor ini. (bas)

blon serta bengkel. Pihaknya mengapresiasi upaya pemerintah untuk mengatasi PHK oleh Presiden Joko Widodo dengan melakukan program padat karya yang digelar di PT Adis di Kecamatan Cikupa. Para buruh yang kena PHK tersebut telah mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan setempat untuk meminta hak mereka atas premi yang dibayar tiap bulan. Pihaknya berharap kasus PHK di wilayah ini tidak ber-

Usmar mengatakan, semua proses yang berkaitan dengan transportasi dan angkutan berbadan hukum harus disosialisasikan dengan baik, agar bisa dipahami bersama. Menurut Usmar, aksi mogok massal dan unjuk rasa yang dilakukan para sopir dan pemilik angkot, karena adanya komunikasi dan sosialisasi yang tidak sejalan. Usmar menjelaskan, Pemerintah Kota Bogor telah menerima aspirasi yang disampaikan oleh para sopir dan pemilik angkot seminggu yang lalu. Dan telah menyiapkan jawaban yang akan dibagikan pagi itu. ‘’Jawaban resmi dari Pemerintah Kota Bogor sudah ada, tinggal dibagikan ke Forum Komunikasi Koperasi Angkutan. Tapi para sopir dan pemilik angkot sudah kadung bergerak ke

Balai Kota,” kata Usmar. Usmar mengatakan pula bahwa untuk mengakomodasi aspirasi para sopir dan pemilik angkot itu, Pemerintah Kota Bogor telah mengeluarkan tiga poin solusi, yakni pertama membentuk Kelompok Kerja (Pokja) yang terdiri atas berbagai unsur mulai dari pemerintahan, DLLAJ, Polres Bogor Kota, Organda, dan perwakilan dari Forum Komunikasi Koperasi Angkutan (FKKA). ‘’Pokja ini akan bertugas menindaklanjuti keberatan para sopir dan pemilik angkot, meninjau ulang izin-izin yang terkait keberatan para pemilik angkot,” katanya. Poin kedua Pemerintah Kota Bogor akan mengkaji aturan balik nama STNK dan BPKB dari perorangan menjadi badan hukum yang dikeluhkan dan ditolak oleh para sopir maupun

pemilik angkot dengan adanya aturan kewajiban angkot berbadan hukum. ‘’Pemkot Bogor akan mengkaji keberatan yang disampaikan sopir dan pemilik angkot sambil menunggu keputusan pusat,” katanya. Solusi ketiga adalah bagi pengelola yang belum mengambil Kartu Pengawasan (KP) atau izin trayek akan dikembalikan menjadi milik perorangan. Artinya, pengemudi atau pemilik angkot yang belum mendaftar ulang KP dan belum bergabung ke badan hukum, masih dapat mendaftar ulang dengan nama perorangan sampai batas waktu 31 Desember. Menurut Usmar lebih lanjut, ada informasi yang tidak tersampaikan secara utuh kepada para sopir dan pemilik angkot terkait kewajiban angkot berbadan hukum. (ant)

DEPOK - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok menuding 10 perumahan di Depok turut mencemari sungai Ciliwung. Menurut Kabid Pengawasan dan Penataan Lingkungan Badan Lingkungan BLH Depok, Novi Andriani ke 10 perumahan melakukan pencemaran lantaran tak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) saat membuang limbah domestik ke Ciliwung. BLH juga mengaku kondisi itu kini telah menjadi perhatian langsung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sebab, sebagai sungai lintas provinsi, kondisi Kali Ciliwung semakin rusak oleh limbah dan sampah yang ribuang warga. “KLHK sedang melakukan kajian inventarisasi karakteristik limbah domestik Kali Ciliwung di sejumlah perumahan di Kota Depok.” ungkapnya di Balai Kota De-

pok, kemarin. Bahkan pihaknya juga mengklaim telah mendatangi 4 dari 10 perumahan yang mencemari Kali Ciliwung di Depok, kempat perumahan tersebut diketahui memang berbatasan langsung dengan sungai Ciliwung. Dua diantaranya membuang limbahnya langsung ke Ciliwung, yakni Perumahan Pesona Khayangan dan Permata Depok. Sementara, Perumnas Depok II membuang limbahnya melalui Kali Sugutamu yang bermuara ke Kali Ciliwung. Untuk Permata Depok Regency, limbahnya dialirkan ke daerah aliran sungai yang muaranya juga di Kali Ciliwung. Kali Ciliwung menjadi perhatian karena sebagai sungai lintas provinsi, yang keadaanya semakin rusak terutama oleh sampah. ‘’Dari empat yang didatangi akan ada satu yang dijadikan sebagai objek penelitian,’’ kata Novi. (jif)

Suluh Indonesia/ant

TAK TERURUS - Dua warga melintas di area stadion Benteng yang tak terurus, Tangerang, kemarin. Stadion yang dimiliki oleh Pemkab Tangerang namun berlokasi di Kota Tangerang.


pini F OKUS Kampanye Berkualitas untuk Ciptakan Tertib Sosial ANYAK cara bagi calon kepala daerah untuk menarik simpati masyarakat menjelang pilkada tahun 2015 ini. Tentu saja sebagai sebuah kiat politik sah-sah saja. Komisi Pemilihan Umum telah mengeluarkan beberapa aturan tentang tata cara kampanye. Jelas inilah yang hendaknya dipakai oleh pasangan kandidat untuk menarik simpati masyarakat. Bahwa sekarang terlihat pemasangan baliho dan spanduk pasangan calon yang demikian rapi, berdampingan, kita sangat apresiasi. Jelas sekali perbedaannya dengan di masa lalu dimana pemasangan spanduk bersliweran dan tidak tertib. Kesan kotor dan tidak tahu aturan jelas terlihat di masa lalu. Sekali lagi, kini kita telah melihat adanya ketertiban, paling tidak dalam pemasangan baliho dan spanduk tersebut. Ini tentu karena peran KPU yang sudah mulai kelihatan. Kita juga apresiasi KPU berani mengambil tindakan, kalau ada pelanggaran dalam pemasangan baliho ini. Kampanye yang tertib dan tidak mengundang konflik di masyarakat tentu menjadi dambaan semua komponen masyarakat. Harus dimengerti, masyarakat jauh lebih luas dan lebih besar dari sekadar pasangan calon kepala daerah. Juga lebih besar dari para pendukung pasangan calon tersebut. Para kandidat harus melihat ini sebagai fakta yang mesti dituruti norma-normanya. Untuk alasan seperti itulah maka kita harapkan agar para kandidat mampu menjadi pelopor untuk menciptakan ketertiban dan selanjutnya menciptakan ketertiban tersebut. Jika pasangan calon itu mampu menaati peraturan untuk pemasangan baliho, seyogianyalah juga mampu menaati norma sosial yang ada. Marilah kita menyadari bahwa kampanye yang tertib justru menjadi kampanye positif bagi paslon itu sendiri. Artinya, para pasangan calon boleh saja berkampanye, boleh mengerahkan massa, boleh juga tampil di muka umum. Tetapi jika dalam kegiatan itu kemudian mampu menyumbangkan ketertiban kepada masyarakat, maka kampanyenya itu mendapat bonus. Masyarakat akan terkesan, terhibur dan kemudian jatuh hati dengan ketertiban, sopan-santun dan hormat yang ditampilkan oleh kontestan tersebut. Maka, bukan tidak mungkin ketertiban inilah yang memberikan kredit kemenangan. Banyak suara yang bisa diraih dari hal itu karena rakyat terkesan. Jika pada masa kampanye telah mampu menciptakan ketertiban, ketika memerintah akan lebih mampu lagi melaksanakan tertib administrasi dan tertib perencanaan. Jangan lupa, pemerintah dan memerintah itu memerlukan disiplin dan disiplin memerlukan ketertiban. Kita melihat bahwa masyarakat yang banyak ada di pedesaan dalam pilkada ini, merupakan inti dari kekuatan massa itu. Suasana pedesaan lebih banyak masyarakatnya stabil. Akan tetapi jika mendapatkan sentuhan kekerasan, akibatnya bisa besar. Tradisi gotong-royong dan menyama-braya bisa goyah kalau sendi-sendi dasarnya digoyang. Kita harapkan, para pasangan calon yang hendak bertarung di pilkada bulan Desember 2015 mendatang sadar dengan kondisi ini. Secara jujur kita garisbawahi upaya tekadtekad untuk memenangkan satu pasangan calon, bukanlah cara yang kondusif dalam politik kali ini. Apalagi dilakukan di desa. Kita khawatirkan, manakala hal itu ditafsirkan sebagai seluruh komponen memilihnya, maka ketika satu komponen saja dari masyarakat tidak memilih, berpotensi menimbulkan konflik. Bahkan memutuskan hubungan persaudaraan. Jadi, marilah kita sama-sama membikin kampanye yang tertib, menarik dan berguna bagi masyarakat. Dengan ketertiban inilah nantinya sang kandidat akan mendapat kredit poin tersendiri yang bisa menambah keuntungan perolehan suara. Kita harapkan ke depan kampanyenya benar-benar berkualitas. ***

B

Bang D

el

KPK sadap rencana kriminalisasi pimpinan dan pegawai KPK

Buaya dilawan ...

Suluh Indonesia, Kamis 8 Oktober 2015

5

Politik Kebulatan Tekad di Masa Reformasi ADA dua politik nasional Indonesia yang menonjol sekitar tahun 1978 sampai dekade delapanpuluhan. Yang pertama adalah sosialisasi Pancasila yang kemudian disebut dengan Penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (Penataran P4). Kedua tentang kebupatan tekad menjelang pemilu. Kebupatan tekad ini juga diikuti dengan apa yang disebut dengan pengakuan bahwa Soeharto sebagai Bapak Pembangunan. Kebulatan tekad muncul dengan dua “cabang”, yaitu mendukung Soeharto sebagai Bapak Pembangunan dan mengusulkan MPR hasil pemilu kelak untuk memilih Soeharto kembali menjadi presiden. Dalam konteks kekuasaan, kebulatan tekad adalah politik. Secara sosiologis kebulatan tekad tersebut adalah pesan yang bergema dan menginspirasi tidak hanya kepada perseorangan tetapi juga kelompok. Kelompok ini dapat berupa lembaga yang di Indonesia adalah Majelis Permusyawaratan Rakyat. Apa yang dilakukan oleh Orde Baru dan pendukung pemerintahan Soeharto terhadap ‘kebulatan tekad’ itu, tidak lain dari sebuah politik dan strategi legitimasi kepada rakyat. Sebagai sebuah tindakan politis, boleh saja hal ini dipelajari karena mengandung beberapa hal menarik. Dalam proses pemerintahan, pada paruh kedua dekade tujuhpuluhan, sudah mulai ada kritik yang bermunculan kepada pemerintahan Soeharto. Terhadap ketergantungan kepada modal asing, diperlihatkan pada peristiwa Malari tahun 1974. Mahasiswa juga protes dengan adanya perubahan di kampus dengan dibubarkannya Dewan Mahasiswa serta protes dengan konsep Normalisasi Kehidupan Kampus. Ini terjadi tahun 1978. Pada saat itu, mulai juga terlihat adanya korupsi di badan negara seperti apa yang terjadi pada perusahaan minyak nasional, Pertamina. Dominasi kekuatan politik Golkar juga mulaii dikritisi. Inilah yang menjadi salah satu kelemahan dari pemerintahan Presiden Soeharto sehingga cukup mengkhawatirkan kelanjutan kekuasannya pada periode selanjutnya. Akan tetapi, tidak dapat dilupakan juga bahwa pembangunan negara tidak boleh berhenti dan sebuah konsepsi dasar pembangunan, sebaiknya dilakukan secara kontinyu, oleh kepemimpinan pemerintahan yang mantap. Orde Baru mempunyai konsepsi dasar pembangunan yang berjangka pajang sebagai perwujudan misi dari visi masyarakat adil dan makmur, yaitu Pelita yang dimulai tahun 1969. Jika misalnya proyek ini macet sampai tahun 1980, maka pembangunan yang konsepnya sudah

Oleh I Nyoman Sadia

Disamping Pelita, Orde Baru juga mempunyai “proyek” internasional berupa stabilitas kawasan dengan apa yang disebut ASEAN, yaitu perhimpunan negara-negara di Asia Tenggara. Konsepsi ini bercitacita membuat stabil kawasan Asia Tenggara, dimana Indonesia menjadi “raja” di sini. ASEAN terbentuk tahun 1976 di Bali. Apabila kemudian Orde baru berhenti tahun 1980, maka “proyek” ini bisa jadi akan berhenti juga dan membuat kawasan ini menjadi bergolak. matang itu tidak berjalan mulus. Padahal Pelita mempunyai pentahapan 25 tahun dengan masingmasing Pelita mempunyai waktu lima tahun. Disamping Pelita, Orde Baru juga mempunyai “proyek” internasional berupa stabilitas kawasan dengan apa yang disebut ASEAN, yaitu perhimpunan negara-negara di Asia Tenggara. Konsepsi ini bercita-cita membuat stabil kawasan Asia Tenggara, dimana Indonesia menjadi “raja” di sini. ASEAN terbentuk tahun 1976 di Bali. Apabila kemudian Orde baru berhenti tahun 1980, maka “proyek” ini bisa jadi akan berhenti juga dan membuat kawasan ini menjadi bergolak. Seperti disebutkan di atas, Orde Baru juga berhasil dalam memban-

gun sekolah dasar, puskesmas, keluarga berencana untuk menekan laju jumlah penduduk, serta meningkatkan hasil pertanian. Dua hal inilah yang kemudian melahirkan konsepsi politik kebulatan tekad tersebut. Tidak lain, politik ini merupakan upaya dan pesan kepada masyarakat untuk mempertahankan kekuasaan dari pemerintah. Untuk meyakinkannya ada bukti kenyataan yang harus dilihat oleh masyarakat tentang hasil kinerja dari pemerintah, yaitu prestasi-prestasi seperti pelita, ASEAN, keberhasilan swasembada beras, stabilitas sosial, peningkatan sekolah, keluarga berencana sampai dengan puskesmas. Inilah yang kemudian dipakai sebagai landasan konsep lain lagi, yaitu untuk menghadiahkan Presiden Soeharto sebagai Bapak Pembangunan, dan dengan anak kalimat memesankan kepada MPR untuk memilihnya kembali menjadi presiden. Penataran P4 dalam konteks ini boleh saja dikatakan sebagai up-

aya menyadarkan masyarakat agar tidak bergolak, stabilitas tetap terjaga agar pembangunan tetap berjalan. Pesan paling gamblang yang disampaikan oleh para penatar P4 pada waktu itu (yang sekarang sebagian sudah almarhum) adalah pengendalian diri. Inilah pesan yang paling pas, paling cocok untuk mengendalikan stabilitas nasional saat itu. Media televisi yang dikendalikan secara tunggal oleh pemerintah, memungkinkan bagi rezim untuk menyampaikan berbagai pesan untuk mendukung pemerintah tersebut. Akan tetapi, konsepsi politik kebulatan tekad tersebut tetap mempunyai kelemahan, yaitu bahwa pemerintahan Orde Baru telah merasa mendapatkan kritik dari masyarakat dan khawatir apabila kekuasannya berakhir. Ini masuk akal karena sejak tahun 1978 berbagai kecaman itu muncul secara tersembunyi, merayap di masyarakat. Bahkan dua orgaanisasi politik, PPP dan PDI melakukan kampanye bersama, menyindir kegagalan pemerintah dalam pembangunan. Di Jakarta tahun 1977, organisasi yang memenangkan pemilu justru PPP, dan Golkar tidak kuat menahan laju kemenangan ini. Buntutnya Gubernur Ali Sadikin yang demikian terkenal, terpental dari posisinya. Tanpa Bukti Pembangunan Sekarang, menjelang Pilkada 2015 ini, tiba-tiba muncul lagi politik Kebulatan Tekad untuk memilih tokoh dalam pilkada mendatang. Terasa kering kebulatan tekad tersebut karena tidak menampilkan bukti-bukti pembangunan yang sebelumnya telah dilakukan. Bahkan kebulatan tekad ini dilakukan di pedesaan. Padahal, dulu di zaman Orde Baru, hal itu dilakukan oleh massa berbagai organisasi. Orde Baru yang digadang-gadang dijauhi bahkan dicaci, tiba-tiba memberikan sumbangan strategi kekuasaan yang cukup ampuh dan kembali ditiru justru untuk mempertahankan kekuasaan. Membuat kebulatan tekad di desa, harus hati-hati karena bisa menimbulkan konflik horizontal. Misalnya jika ternyata satu calon tidak terpilih secara bulat, akan ada saling mencurigai. Hal inilah yang menimbulkan konflik. Mau pemilu tenang kok malah konflik? Jadi calon pemimpin kok membenihkan konflik? ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih

menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta

Siaran Televisi yang Semakin Hancur SAYA sebagai masyarakat Indonesia sangat kecewa dengan acara televisi yang ada terutama acara yang ‘ga jelas’ mempertontonkan apa. Apakah hal yang lucu atau sekedar pamer paha dan lekuk tubuh wanita selama jam jam pagi atau sore yang menurut saya tak layak disiarkan. Acara pagi yang sering dipertontonkan adalah lelucon yang menurut saya adalah pembodohan masal. Ditonton oleh penonton palsu yang diberi imbalan uang alias joki penonton dalam suatu acara yang sampah dan tak mendidik anak bangsa untuk menjadi lebih cerdas lebih kritis atau lebih berakhlak. Tapi acara tersebut hanyalah sampah yang menampilkan artis nikahan yang pamer kemewahan dan bahkan artis

‘beranak’ pun sampai sedemikian detil sampai ke detik-detik keluarnya sang bayi. Bagi saya ini acara sampah yng dipertontonkan oleh stasiun televisi yang tak mengerti tentang bangsa Indonesia yang mayoritas miskin dari segi ekonomi dan intelektual. Sebenarnya mau kemana kita jika acara televisi sedemikian sampahnya. Saya sudah sulit membayangkan negeri ini. Bangsa ini sedemikian kasihannya sehingga mungkin kelak akan semakin rusak atau ada orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang mampu merubah kebiadaban ini. Abdurrahman Kalideres-Jakarta Barat

Menanti Janji Pemerintah Tentang Pemerataan Kesejahteraan PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 8 Oktober 2015

6

39 Anggota

Tak Akui Tim Penjaringan KOI

Suluh Indonesia/ant

BAHAS MOTOGP - Menpora Imam Nahrawi (tengah) menghadiri rapat terbatas bersama Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpers) membahas kesiapan Indonesia sebagai penyelenggara lomba motor Grand-Prix (MotoGP) di Kantor Wantimpres, Jakarta.

Menteri dan Watimpres Bahas

Penyelenggaraan MotoGP JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bersama beberapa menteri lain, Rabu pagi menghadiri rapat terbatas bersama Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpers) membahas kesiapan Indonesia sebagai penyelenggara lomba motor Grand-Prix (MotoGP) di Kantor Wantimpres, Jakarta. “Gagasan penyelenggaraan Grand-Prix direspon langsung oleh Presiden Jokowi. Sebab menurut data, orang Indonesia menjadi penonton terbanyak Formula 1 di Singapura dan Malaysia,” kata Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Monoarfa.

PP PORDASI

Berharap Menpora Bersikap

JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI) mengaku akan menemui Menpora Imam Nahrawi untuk membantu penyelesaian permasalahan dengan KONI-KOI sebagai solusi terakhir. Prosedur ini dilakukan PP PORDASI setelah KOI tak mengakui putusan Pengadilan Olahraga Internasional atau Court of Arbitration for Sport (CAS) 2013/A/3452. “Kami akan persiapkan semua data yang ada secara lengkap untuk disampaikan kepada Pak Menpora, sehingga beliau bisa mendapatkan kejelasan secara lengkap, ini langkah terakhir kami meneggakan undang-undang, apalagi ini putusan CAS yang mengikat,” ucap Ketua Umum PP PORDASI, Chaidir Saddak di Jakarta, kemarin. CAS memutuskan PP PORDASI yang berhak mengelola Equistrian di Indonesia yang selama ini dikelola Equistrian Federation Indonesia (EFI), di mana sejak 1975 telah menjadi federasi nasional yang mengatur dan membina equistrian. Selain itu CAS juga memastikan KOI melakukan kesalahan dengan menyatakan PORDASI sebuah organisasi yang mengkoordinasikan olahraga pacu kuda saja. “Ini sudah jelas sekali bahwa CAS mengabulkan permohonan kita, tapi KOI hingga kini belum juga mengakui bahkan mengabaikan putusan CAS,” tegas Chaidir. (pts)

Selain Menpora, hadir dalam rapat ini Menteri PUPR Basuki Hadimoelyono, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Tinton Suprapto, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Nanan Soekarna, hingga anggota DPR sekaligus pembalap Ananda Mikola. “Kita tidak dapat berlama-lama mendiskusikan MotoGP. Saya sudah sampaikan juga soal anggaran ke DPR. Pemerintah sangat serius menyiapkannya. Hasil yang nanti akan dicapai adalah peningkatan ekonomi, sektor pariwisata, dan seterusnya,” tutur Imam. Anggota DPR mempertanyakan status sirkuit Sentul, jika

statusnya jelas maka DPR akan mudah menyetujuinya. Menteri pariwisata Arif Yahya mempertegas even MotoGP memiliki dampak sangat besar. “Siaran langsungnya akan disiarkan ke 207 televisi dan 60 negara. Nilai bisnisnya sekitar Rp3 triliun. Menpar akan membantu dukungan promosi,” ucap Arif. Sementara itu Menteri Pembangunan Umum Perumahan Rakyat Basuki Hadimoelyono menyatakan telah membicarakan dengan para dirjen di kementeriannya. “Negara sekecil Singapura bisa menyelenggarakan. Tentu kita sangat bisa. Kementerian PUPR siap mem-

bantu infrastrukturnya,” kata Basuki. Nanan Soekarna menyatakan kebanggaannya dengan persiapan MotoGP. “Even ini hanya satu dari 1.200 even balap dalam satu tahun. Dalam setahun, ada sekitar 40 orang Indonesia di luar negeri yang mengibarkan bendera merah putih dalam kejuaraan motor maupun mobil. Negara sekecil Italia punya 100 sirkuit, Indonesia mestinya bisa punya sirkuit di tiap kabupaten. Tidak hanya untuk balapan, tapi juga untuk sarana pendidikan dan budaya berlalu lintas,” tuturnya. (ant)

JAKARTA – Sebanyak 39 anggota KOI memastikan tim penjaringan yang sah hanya yang dibentuk oleh para cabang olahraga sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dengan pembentukan tim penjaringan tersebut, secara otomatis tidak lagi mengakui pembentukan tim penjaringan yang juga dibentuk Ketua KOI, Rita Subowo. Bahkan 39 anggota KOI yang terdiri dari 27 cabang olahraga biasa dan 12 cabang luar biasa menegaskan lebih berhak untuk membentuk tim penjaringan sendiri. “Jelas ini kami kecewa karena langkah yang diambil Bu Rita untuk menunjukkan tim penjaringan, tidak sesuai ketentuan AD/ ART, kami tidak dapat kejelasannya secara pasti,” ucap Sekjen PB PJSI, Sadik Algardi dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin. Para anggota menilai, penunjukkan panitia penjaringan secara personal, tidak sesuai dengan amanat hasil Rapat Anggota 2015, dan mencederai ART pasal 88.1 tentang pembentukan panitia penjaringan. Menurut Ketua Koordinator

39 anggota KOI, Dody Iswandi menjelaskan bahwa pembentukan tim penjaringan tersebut bukan untuk mengudeta atau membuat kisruh KOI, tapi untuk menegakkan AD/ART yang sudah ada. “Kami anggap penunjukkan personal tim penjaringan oleh Ketua KOI berpotensi menganggu asas demokrasi keorganisasian dalam rangka pemilihan perangkat Ketua Umun dan anggota komite eksekutif, apalagi kami sebelumnya sudah mencoba berkomunikasi dengan Bu Rita, tapi ditolak,” tegas Dody. Nantinya formulir pencalonan sudah bisa diambil di Perkantoran Gedung Serbaguna, Gelora Bung Karno, Jalan Manila, Pintu Satu Senayan. Dan sudah mulai dibuka 8 Oktober hingga 24 Oktober. Tim penjaringan akan menyeleksi para pendaftar dan akan mempersipkan proses pencalonan untuk Kongres KOI pada 31 Oktober mendatang. “Tentu dengan pembentukan tim penjaringan ini, secara pasti kita tidak mengakui semua calon yang mendaftar di tim penjaringan bentukan ketua KOI,” ucap Ketua tim penjaringan 39 Anggota KOI, Timbul Thomas Lubis. (pts)

Arema

Berangkat Ke Solo Lebih Awal MALANG - Tim Arema akan berangkat lebih awal ke lokasi pertandingan leg kedua babak semifinal Piala Presiden 2015 menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Manahan Solo yang digelar Minggu (11/10). Pelatih Arema Joko Susilo mengatakan, anak asuhnya akan berangkat tiga hari lebih awal sebelum pertandingan digelar karena harus melakukan uji coba lapangan dan sejumlah persiapan teknis lainnya demi meraih tiket babak final Piala Presiden 2015. “Tim akan berangkat ke Solo pada Kamis (8/10) dengan kekuatan sekitar 20 orang pemain. Sebelum bertolak ke Solo, kami terus mematangkan persiapan, baik teknik, taktik, fisik, dan mental pemain, bahkan latihan finishing untuk seluruh pemain. Kami optimistis dengan kekuatan 20 pemain dan persiapan matang akan mampu meraih tiket final,” ujarnya.

Dari 26 pemain yang dimiliki Arema tersebut, hanya 20 yang bakal diboyong ke Solo dan hanya 18 pemain yang akan mengisi line up ketika menghadapi Sriwijaya FC, sedangkan dua pemain lainnya sebagai cadangan. Joko Susilo yang akrab dipanggil Gethuk itu mengatakan tim pelatih juga fokus pada latihan finishing karena dari hasil evaluasi pada pertandingan leg pertama, kelemahan Arema juga ada pada finishing. “Pada leg kedua ini kita harus mampu mencetak gol sebanyak-banyaknya agar agregat gol dengan Sriwijaya terpaut jauh dan kita lolos babak final,” katanya. Selain membenahi sentuhan akhir (finishing), katanya, tim pelatih juga terus berupaya mengatur strategi untuk membongkar pertahanan lawan, sebab hasil evaluasi dari pertandingan leg pertama, Arema masih kesulitan menembus pertahanan tim lawan. Sementara itu General Manajer Arema Ruddy Widodo mengaku

Arema siap bermain dimanapun. “Jika harus bermain di Stadion Jakabaring yang selama ini menjadi kandang Sriwijaya FC juga tidak masalah, asal kondisinya memungkinkan dan kami justru punya motivasi besar bertanding di Palembang, sebab kami bisa mendapatkan dua gelar juara di sana dalam kurun waktu 10 hari,” kata Ruddy. Dalam turnamen pramusim kompetisi 2015 Arema mencatat kemenangan dalam dua turnamen yang finalnya dilangsungkan di stadion Jakabaring. Arema merebut gelar juara SCM Cup dan Inter Island Cup (IIC) Januari 2015 di kota Palembang. Babak semifinal Piala Presiden 2015 diikuti empat tim, yakni Sriwijaya FC, Arema, Persib Bandung, dan Mitra Kukar. Pada akhir pekan ini akan digelar laga leg kedua, dimana pada leg pertama Arema ditahan imbang 1-1 oleh Sriwijaya FC dan Persib harus mengakui ketangguhan Mitra Kukar yang melibasnya dengan skor tipis 0-1. (ant)


lahraga

7

Suluh Indonesia, Kamis 8 Oktober 2015

Rooney

Diragukan Tampil Lawan Estonia

Suluh Indonesia/ap

ABSEN - Lionel Messi (kiri) dan Neymar akan absen saat Argentina dan Brazil melakukan perjalanan untuk dapat tampil di Rusia ketika kualifikasi zona Amerika Selatan untuk Piala Dunia 2018 berlangsung pada Kamis waktu setempat.

LONDON - Kapten timnas Inggris Wayne Rooney diragukan bisa tampil untuk pertandingan kualifikasi Euro 2016 pada Jumat di kandang Estonia setelah ia melewati sesi pelatihan untuk dua hari berturut-turut karena mengalami cedera pergelangan kaki. Striker Manchester United itu tidak terlihat dalam sesi latihan pada Selasa di St George Park dan tidak hadir pula pada Rabu pagi. Rooney mengalami cedera di pergelangan kakinya saat United dikalahkan 3-0 oleh Arsenal di Liga Premier, Minggu. Meskipun statusnya untuk pertandingan Jumat di Wembley masih dipertanyakan, Rooney tetap dimasukkan dalam skuad Inggris minggu ini. Namun juga masih harus dilihat apakah ia akan turut melakukan perjalanan ke Lithuania untuk kualifikasi terakhir The Three Lions pada Senin depan. Rooney diharapkan bisa tampil dalam pertandingan pada Jumat melawan Estonia, bahkan jika ia tidak dalam kondisi bugar tetap dimasukkan dalam skuad, demi menunjukkan dedikasinya untuk memecahkan rekor gol sepatu emas Bobby Charlton. Rooney masih terhalang untuk melampaui rekor 49 gol Charlton melalui penalti saat menang 2-0 melawan Swiss bulan lalu dan akan ditampilkan bersama sepatu Pemenang Piala Dunia 1966 itu sebelum kick-off. Inggris sudah lolos ke putaran final tahun depan di Perancis, setelah mencatat delapan kemenangan dari delapan pertandingan sejauh ini di Grup E. (ant)

Messi dan Neymar Absen Saat

Kualifikasi Piala Dunia Dimulai MONTEVIDEO - Lionel Messi dan Neymar akan absen saat Argentina dan Brazil melakukan perjalanan untuk dapat tampil di Rusia ketika kualifikasi zona Amerika Selatan untuk Piala Dunia 2018 berlangsung pada Kamis. Messi yang cedera dan Neymar yang terkena skors merupakan dua dari sejumlah pemain bintang yang akan absen ketika perjalanan panjang menuju Rusia 2018 dimulai. Uruguay tidak akan diperkuat Luis Suarez dan Edinson Cavani, sedangkan pemain Kolombia James Rodriguez juga cedera. Brazil dan Argentina, dua negara adidaya di sepak bola Amerika Selatan, memulai perjalanan kualifikasi mereka dengan membawa bekal penampilan mengecewakan di Piala Amerika, turnamen yang dijuarai

Chile di kandang sendiri. Perjalanan Brazil di Piala Amerika berakhir akibat kekalahan dari Paraguay di perempat final, kekalahan yang menambah nuansa suram yang mengelilingi ‘Selecao,’ di mana mereka masih merasakan luka akibat dipermalukan Jerman saat tersingkir dari Piala Dunia pada 2014. Sementara itu perjalanan Argentina berakhir dengan kekalahan adu penalti dari Chile di final, yang membuyarkan mimpi Messi dan ‘Albiceleste’ untuk memenangi turnamen utama untuk pertama kalinya sejak 1993. Dua catatan buruk itu menjadi latar blakang untuk pertandinganpertandingan putaran pembukaan pada Kamis, di mana Brazil akan melakukan perjalanan ke Santiago

untuk menghadapi Chile, sedangkan Argentina menjamu Ekuador di Buenos Aires. Namun ketika penampilan di Piala Amerika mengindikasikan Chile sebagai favorit, Brazil menghadapi pertandingan mereka dengan catatan sejarah memihak sisi mereka. Brazil hanya menelan satu kekalahan dari Chile pada kualifikasi Piala Dunia, kekalahan 0-3 pada kualifikasi untuk turnamen 2002. Dari 14 pertemuan sejak kekalahan itu, Brazil menang sebanyak 12 kali, imbang dua kali, dan kalah satu kali. “Setiap pertandingan memiliki sejarahnya sendiri, dan waktu berubah, namun fakta bahwa kami tampil baik saat melawan Chile di manapun kami bermain merupakan keuntungan,” kata veteran Brazil Kaka, yang di-

Gerd Mueller

Menderita Alzheimers BERLIN - Mantan penyerang timnas Jerman dan Bayern Munich Gerd Mueller, yang merupakan pencetak gol terbanyak di Liga Jerman sepanjang masa, menderita Alzheimers, kata klubnya pada kemarin. Dijuluki ‘Der Bomber’ untuk kesuburannya dalam mencetak gol, Mueller, pemain yang membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 1974 dan Piala Eropa 1972, yang juga memenangi tiga mahkota Liga Champions secara beruntun bersama Bayern, menderita penyakit itu sejak awal tahun ini. “Untuk beberapa waktu sampai sekarang Mueller sayangnya menderita sakit,” kata Bayern dalam pernyataannya menjelang ulang tahun ke-70 Mueller bulan depan. “Ia menderita Alzheimers. Sejak Februari 2015

JAKARTA

Gerd Mueller telah dirawat secara profesional dengan dukungan kuat dari keluarganya.” Mueller, yang mengoleksi 13 gelar di Bayern, bermain untuk klub itu dari 1964 sampai 1979, membukukan 533 gol dari 585 pertandingan di semua kompetisi — 365 pertandingan dimainkan di Liga Jerman. Ia juga mengemas 68 gol dari 62 penampilan untuk Jerman, rekor

yang belakangan dilampaui oleh Miroslav Klose. Mueller juga pernah bermain selama dua tahun di Fort Lauderdale Strikers di AS sebelum kembali ke Jerman untuk bekerja sebagai pelatih tim junior. “Bayern akan selalu mendukung Gerd Mueller dan keluarganya, kapan pun diperlukan,” kata ketua klub KarlHeinz Rummenigge. (ant)

masukkan ke dalam tim asuhan Dunga untuk menggantikan bintang Liverpool yang cedera Philippe Coutinho. Kemenangan terkini Brazil atas Chile terjadi pada Maret, kemenangan 1-0 pada pertandingan persahabatan di London yang mengikuti kemenangan di putaran kedua Piala Dunia tahun lalu. “Semua pertandingan melawan Chile merupakan pertandingan sulit, namun kami bertekad untuk menang,” kata bek Brazil David Luiz tidak lama setelah tiba di Chile. Satu faktor kritis untuk Brazil dapat muncul dari absennya kapten Neymar yang terkena skors, yang diskors setelah diusir keluar lapangan pada pertandingan melawan Kolombia yang berlangsung sengit

di Piala Amerika pada Juni. Sampai sekarang Brazil belum memperlihatkan tanda-tanda menaikkan tensi pertandingan, di mana mereka membuka sesi latihan yang terbuka dalam suasana santai di depan banyak pewarta dan penggemar. Sebaliknya Chile bersikap keras dalam persiapan mereka, di mana pelatih Jorge Sampaoli membatasi akses pers ke sesi latihan hanya sebanyak 15 menit per hari di kompleks Juan Pinto Duran. “Sekarang kita memulai babak baru; bersama-sama kita dapat melakukannya,” tulis kapten Chile Claudio Bravo melalui akun Twitternya pada pesan yang diberikan kepada para penggemar pekan ini. Sementara itu, Argentina akan menjalani kehidupan tanpa bintang

sekaligus kapten mereka Messi ketika mereka menghadapi Ekuador di Buenos Aires. Messi, yang dijadikan kambing hitam oleh sebagian publik Argentina atas kegagalan mereka di Piala Amerika, harus menepi karena mengalami cedera lutut serius saat bermain untuk Barcelona bulan lalu. Javier Mascherano, yang akan menjadi kapten Argentina untuk mengisi absennya Messi, meminta tim untuk tidak menggunakan absennya teman setimnya itu di Barcelona sebagai alasan. “Selalu lebih baik untuk memiliki Messi,” kata Mascherano. “Namun kami tidak memilikinya dan kami harus berusaha dan mengubahnya menjadi hal yang positif dan tidak menggunakannya sebagai alasan.” (ant)

Pacquiao makin Dekati Pensiun MANILA - Pahlawan tinju Filipina Manny Pacquiao mengumumkan ia berpeluang pensiun tahun depan setelah satu pertandingan terakhir, sehingga ia dapat memfokuskan diri pada karir di politik, berharap dapat menjadi senator. Pemegang delapan gelar dunia di delapan kelas yang berbeda itu dan berkali-kali disebut-sebut sebagai presiden masa depan Filipina, mengatakan, ia mendapat masukan perihal karirnya dari Tuhan. “Saya pikir saya siap (untuk pensiun). Saya telah bertinju selama lebih dari 20 tahun,” kata Pacquiao (36) pada wawancara dengan stasiun televisi lokal ABS-CBN. “Saya meminta petunjuk kepada Tuhan dan saya gembira dengan hal ini.” Pacquiao menjadi petinju profesional saat ia berusia 16 tahun dan telah memenangi 57 pertandingan, termasuk 38 kemenangan KO sedangkan me-

nelan enam kekalahan, tiga di antaranya KO. Dua pertandingan lain berakhir imbang. Ia kalah unanimous decision pada Mei dari petinju AS Floyd Mayweather pada pertandingan tinju paling mahal sepanjang sejarah. Pacquiao, yang menjadi anggota kongres sejak 2010, mengumumkan, pada pekan ini ia berusaha memperebutkan kursi senat pada pemilihan nasional yang akan diselenggarakan pada Mei tahun depan. “Saya akan melepas hal-hal lain yang memerlukan perhatian saya. Jika Anda merupakan senator, fokus Anda semestinya hanya pada pekerjaan dan keluarga Anda,” ucapnya pada wawancara. Pacquiao mengatakan, sebelum pemilihan ia berencana untuk bertanding, yang kemungkinan akan menjadi pertandingan terakhirnya, kemungkinan besar akan diselenggara-

kan pada Maret. Dirinya belum memilih lawan selanjutnya, dan tidak menutup peluang untuk kembali bertanding melawan Mayweather, meski petinju AS itu telah mengumumkan pensiunnya. Idola Filipina, Pacquiao, yang merupakan mantan pedagang kaki lima, telah mentransformasikan kesuksesan tinjunya pada karir di bidang bisnis pertunjukan, iklan produk, dan politik. Ia kini mewakili provinsi selatan Sarangani pada majelis rendah di kongres, Pacquiao juga merupakan pemain bola basket profesional dan pastur Kristen. Ia mendapat banyak kritik melalui media sosial pada pekan ini, setelah dilaporkan dirinya hanya menghadiri empat rapat legislatif dari 70 rapat tahun ini karena kesibukannya di dunia olahraga dan kegiatan-kegiatan lain. Meski demikian, pada jajak pendapat pra-pemilihan terkini

ia mendapat suara terbanyak dari 12 slot senatorial. Pacquiao berjanji ia akan menjadi senator yang serius. “Saya tidak akan absen karena seluruh negeri akan menjadi tanggung jawab saya,” ucapnya. Analis politik Ramon Casiple mengatakan Pacquiao menikmati rapor istimewa dengan banyaknya perhatian publik, yang akan diterjemahkan pada kesuksesan di ajang pemilihan. “Persepsinya adalah ia dapat dijangkau, ia memiliki empati untuk warga Filipina,” kata Casiple. Namun ia memperingatkan di Senat, Pacquiao akan berada di bawah mikroskop, di mana banyak orang mengincar tandatanda dirinya tidak bekerja atau tidak memahami masalah. Casiple juga memperingatkan kemungkinan popularitas Pacquiao tidak cukup untuk membuat dirinya mendapatkan posisi yang bagus. (ant)

DEPOK

KINI...

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 8 Oktober 2015

8

Warga Musirawas

Belum Tebus Beras Prasejahtera LUBUKLINGGAU - Warga kurang mampu di tiga daerah yakni Kabupaten Musirawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musirawas Utara, hingga saat ini sebagian besar belum menebus jatah beras prasejahtera. Akibatnya masih ada kelebihan stok beras bagi warga prasejahtera (berganti nama dulunya beras keluarga miskin/ Raskin) sekitar 500 ton dari target bulan Januari hingga September 2015, kata Joko kepala Perum Bulog Cabang Kota Lubuklinggau, kemarin. Ia mengatakan, masih banyaknya warga kurang mampu

belum menebus beras prasejahtera karena kondisi ekonomi mereka sedang terpuruk akibat rendahnya harga jual hasil perkebunan dan pertanian akhir-akhir ini. Sisa beras prasejahtera 500 ton itu hingga saat ini masih ada dan akan didistribusikan lagi, karena masih ada tambahan dari pusat. Beras tambahan itu dengan harapan bisa meringankan beban masyarakat yang kurang mampu benar-benar membutuhkan bantuan. ‘’Kami mengharapkan kepada masyarakat kurang mampu agar menebus beras subsidi termasuk tam-

bahan beras dari pusat itu, bila tidak stok akan menumpuk, sedangkan stok beras yang ada sekitar 1.200 ton,” katanya. Ia mengimbau, aparat di kelurahan agar bisa menebus beras subsidi itu, sehingga masyarakat kurang mampu tidak membeli beras ke pasar yang harganya lebih tinggi. Untuk penyaluran beras prasejahtera di tiga wilayah yaitu Kota Lubuklinggau, Musirawas dan Kabupaten Musirawas Utara hingga 14 Agustus 2015 tercatat 3.984 ton (79,95) persen. (ant)

Pengelolaan Sampah

Surabaya Hemat Rp 2 Miliar SURABAYA - Pemkot Surabaya hemat sekitar Rp2 miliar per tahun melalui program pengelolaan sampah organik menjadi pupuk di rumah kompos milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan Surabaya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Surabaya, Chalid Bukhori mengatakan Surabaya dikenal memiliki berbagai banyak ruang terbuka hijau (RTH) baik yang berada di pusat kota maupun di kawasan padat penduduk. ‘’Tentu saja RTH tersebut perlu mendapat perlakuan khusus, seperti penyiraman setiap hari, perampingan ranting, serta pe-

mupukan,” kata Chalid Buchari saat berkunjung di bank sampah Dukuh Sutorejo, Surabaya, kemarin. Dalam perawatan tanah dan tanaman, lanjut dia, setiap hari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Surabaya memupuk mulai dari taman kota hingga jalur hijau. Menurut dia, untuk pemupukan selama ini menggunakan dua jenis pupuk hasil olahan dari rumah kompos milik DKP Surabaya. Pupuk itu mendukung kesuburan mulai tanah taman kota, jalur hijau, dan tanah yang ada di perkampungan milik warga. ‘’Pupuk

kompos baik padat dan cair, setiap harinya didapat dari limbah pasar melalui mobil compactor, kemudian dipilah di Superdepo Sutorejo, dan sampah organiknya dijadikan pupuk di rumah kompos. Sedangkan sampah nonorganiknya beberapa diolah di bank sampah,” katanya. Chalid Buchari menambahkan melalui pemilahan limbah pembuangan di Superdepo Sutorejo, dan pengolahan sampah organik di rumah kompos. Bank sampah bisa mendapat keuntungan antara Rp150-Rp200 juta per bulan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MEMBANGUN DESA - Sejumlah anggota TNI bersama warga bergotong royong mengecor jalan antar kecamatan saat program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kwarakan, Kaloran, Temanggung, kemarin. Pembangunan jalan antar kecamatan bertujuan untuk memperlancar jalur transportasi guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa dan mempermudah akses pendidikan sekaligus membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan.

Akibat Asap di Riau

Seorang Warga Tewas PEKANBARU - Kematian seorang warga Kota Pekanbaru yang meninggal akibat dampak kabut asap kebakaran lahan dan hutan hingga kini belum terdata di Posko Darurat Pencemaran Udara Riau. ‘’Belum ada laporan tentang itu,” kata Wakil Ketua Tim Kesehatan Penanggulangan Dampak Asap pada Posko Darurat Pencema-

ran Udara Riau, drg Bety Marya, kepada Antara di Pekanbaru, kemarin. Ia mengatakan selama ini pihaknya hanya mengumpulkan data warga sakit yang terkena dampak asap dari dinas kesehatan di kabupaten/ kota di Riau. Selain itu, ia juga mengatakan tidak pernah ada pengumpulan data dari warga

sakit maupun apabila ada yang meninggal dunia di rumah sakit. ‘’Mungkin itu tugas dari bagian lain. Kami hanya mengumpulkan warga yang terkena dampak asap saja, bukan yang itu (meninggal dunia),” kata Bety Marya. Pada Posko Darurat Asap Riau, hanya terpampang data jumlah warga yang sakit akibat

kabut asap selama periode 29 Juni hingga 6 Oktober yang jumlahnya mencapai 61.017 orang. Dari jumlah itu, warga paling banyak menderita ISPA yang mencapai 50.741 orang. Sementara itu, seorang warga Kota Pekanbaru meninggal dunia akibat pengaruh kabut asap pada periode SeptemberOktober. (ant)

Warga Australia Dipolisikan di Bali DENPASAR - Seeorang warga Australia yang sedang berada di Bali berinisial DN, di laporkan ke Polda Bali diduga menelantarkan sejumlah anak. “Atas laporan itu, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Reskrimum Polda Bali tengah melakukan penyelidikan terkait kasus

dugaan penelantaran anak tersebut,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto di Denpasar, Rabu. Ia mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait masalah dugaan penelantaran anak, namun, sampai sekarang prosesnya masih sebatas pemeriksaan

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Di Kudus

Mayoritas Cairkan Dana Desa Ia berharap, bulan ini sudah tuntas sehingga masing-masing desa bisa melaksanakan pembangunan yang anggarannya diambilkan dari dana desa. Dalam rangka percepatan pencairan dana desa tersebut, dibentuk desk yang akan mendampingi mereka dalam mengajukan pencairan dana desa tersebut. ‘’Jika ada permasalahan, secepatnya dicarikan jalan keluarnya agar pencairan tahap dua dan tiga bisa tuntas bulan ini,” ujarnya. Dalam pengajuan pencairan dana desa, terdapat 11 item kelengkapan yang harus

dipenuhi oleh masing-masing pemerintah desa sebagai syarat pencairan dana desa tahap pertama. Apabila dalam proses verifikasi dinyatakan lengkap, maka desa tersebut bisa mencairkan dana desa tersebut. Berdasarkan ketentuan, pencairan dana desa untuk tahap I pada bulan April 2015 sebesar 40 persen, tahap II bulan Agustus 2015 sebesar 40 persen, dan tahap III bulan Oktober 2015 sebesar 20 persen. Hanya saja, jadwal pencairan tersebut molor karena PP belum terbit. (ant)

terkuak setelah anggota PPA Direktorat Reskrimum Polda Bali awalnya mendapat informasi di lapangan ada seorang perempuan Aussie (Australia) berinisial DN tinggal di seputaran Denpasar tidak memiliki biaya untuk menyekolahkan tiga anak angkatnya selama setahun belakangan. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

Suluh Indonesia/ant

KRISIS AIR BERSIH - Warga mengantre air bersih bantuan dari Polres Pasuruan di desa Benerwojo, Kecamatan Kejayan, Pasuruan, kemarin. Bantuan air bersih sebanyak 8.000 liter tersebut merupakan bentuk kepedulian Polisi kepada masyarakat yang mengalami krisis air bersih di delapan kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

KUDUS - Sebanyak 106 desa di Kabupaten Kudus telah mencairkan dana desa dan 17 desa lainnya sedang dalam proses pengajuan pencairan dana desa untuk tahap dua dan tiga. ‘’Proses pengajuan pencairan dana desa untuk 17 desa tersebut masih menunggu draf perubahan APBDes,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kudus Sumiyatun di Kudus, kemarin. Karena waktunya terlalu sempit, kata dia, 17 desa tersebut akhirnya diminta mencairkannya dua tahap sekaligus.

saksi-saksi. “Sudah ada 11 saksi yang dimintai keterangan. Sedangkan DN yang mengadopsi ketiga anak itu belum diperiksa karena masih menunggu pengacara,” ujar Hery Wiyanto. Mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini mengaku , kabar penelantaran anak ini

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 08 Oktober 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu