Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Kamis, 6 Agustus 2015
No. 140 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Kasus PTUN Medan
Ada Tersangka Baru JAKARTA - KPK menyatakan pihaknya belum berhenti pada penetapan Gubenur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti sebagai tersangka perkara kasus penyuapan tiga Hakim dan satu Panitera PTUN Medan. KPK terus membidik calon tersangka lain yang dinilai terlibat dalam rasuah yang juga menyeret pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis. ‘’Masih dikembangkan(belum berhenti di Gatot dan istrinya-red),” kata Plt Ketua KPK Johan Budi SP di Jakarta, kemarin. Kendati mengaku terus mengembangkan perkara kepada para pihak lain,mantan Deputi Penindakan KPK tersebut enggan mengungkap siap pihak yang tengah diincar menjadi tersangka, apakah pihak pemberi suap seperti pengacara lain di kantor Law Firm OC Kaligis n Partner, atau pi-
hak oknum Pemprov Sumut, atau pihak penerima suap lain seperti pihak Panitera atau oknum Hakim lain. Dalam rangka mengembangkan perkara kasus penyuapan tersebut, hari ini KPK memeriksa tersangka Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti sebagai saksi.Pemeriksaan terhadap keduanya kata Johan, dilakukan dalam rangka melengkapi berkas penyidikan untuk tersangka OC Kaligis. ‘’Mereka diperiksa sebagai saksi ,tujuanya adalah memperoleh keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik dalam rangka menangani perkara dugaan suap kepada Hakim PTUN,” jelas Johan. Sementara itu, Evy yang diperiksa enggan berkomentar, sementara Gatot hanya berujar dirinya diperiksa sebagai saksi dengan tersangka OC Kaligis. (wnd)
HIV/AIDS Jangkiti 23.512 Pekerja JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA) Ramdani Sirait mengatakan pada 2014 saja diperkirakan sebanyak 23.512 orang dari kelompok usia produktif yaitu 25-49 tahun atau kelompok pekerja yang tertular HIV/AIDS. ‘’Menurut data yang kami miliki sekitar 6,2 juta laki-laki adalah pembeli jasa seks dan sekitar 5 juta perempuan berisiko tertular HIV/AIDS dari suaminya,” katanya di Jakarta, kemarin. Ramdani mengatakan setiap tahun jumlah orang-orang yang terinfeksi HIV/ AIDS dari kelompok usia produktif dan remaja usia 20 tahun hingga 24 tahun terus meningkat. Sedangkan berdasarkan pekerjaan, kelompok yang paling banyak terinfeksi adalah ibu rumah tangga.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan, jumlah kumulatif AIDS dari kelompok ibu rumah tangga sejak 1987 hingga Desember 2014 adalah 8.497 orang. Ia mengatakan mereka tertular HIV/ AIDS dari suaminya. ‘’Kumulatif infeksi HIV di Indonesia sejak 1987 hingga Desember 2014 adalah 148.337 orang dan 80 persennya kelompok usia produktif. Sedangkan yang masuk dalam tahap AIDS sebanyak65.790 orang,” tuturnya. Karena itu, Ramdani mengatakan perusahaan dan pelaku usaha perlu memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS kepada para pekerjanya supaya tidak sampai tertular. Ramdani mengatakan kelompok pekerja terutama yang sering bepergian atau bertugas di daerah rentan tertular virus HIV. (ant)
Suluh Indonesia/ant
EVY SUSANTI DIPERIKSA - Istri kedua Gubernur Sumatera Utara Evy Susanti menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka OC Kaligis di KPK Jakarta, kemarin.
Pendaftaran Pilkada
Diperpanjang
Suluh Indonesia/ant
PRESIDEN TIDAK KELUARKAN PERPPU PILKADA - Presiden Joko Widodo (kanan) menjawab sejumlah pertanyaan wartawan di Istana Bogor, kemarin. Presiden Joko Widodo memutuskan tak akan mengeluarkan Perppu sehingga KPU akan mematuhi rekomendasi Bawaslu terkait pelaksanaan pilkada dengan calon tunggal dengan opsi merekomendasikan perpanjangan waktu pendaftaran.
Ketua DPR Minta
Pilkada Serentak Ditunda BOGOR - Ketua DPR Setya Novanto menyarankan agar pelaksanaan Pilkada di tujuh daerah dengan bakal calon tunggal ditunda seluruhnya untuk menghindari implikasi terhadap masalah hukum. Setya Novanto di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, kemarin mengatakan, pihaknya memberikan masukan kepada pemerintah dengan berdasarkan aturan yang ada yang bersumber dari Undang-Undang.
‘’Untuk itu kita sarankan untuk bisa semuanya itu kita tunda, kalau tidak, bisa berimplikasi terhadap masalah-masalah hukum,” katanya. Ia menambahkan, dengan dasar UU sebagai pertimbangan misalnya dalam Pilkada itu diharuskan minimal ada 2 calon pasangan peserta Pilkada. ‘’Nah di dalam UU yang ada juga sudah diamanatkan di dalam Peraturan KPU daripada UU yang ada harus minimal
pesertanya juga dua pasangan,” katanya. Menurut dia, implikasi yang bisa timbul jika Pilkada di tujuh daerah dengan bakal calon tunggal tidak ditunda misalnya dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) maka tetap memerlukan persetujuan DPR. Jika disetujui, kata dia, tidak masalah namun jika tidak disetujui akan menimbulkan
implikasi lain di antaranya pembatalan atau cara-cara lain yang perlu dibicarakan bersama, antara DPR, KPU, dan pemerintah. ‘’Nanti itu kita lihatlah mana yang terbaik demi masyarakat juga para peserta Pilkada,” katanya. Soal perlu tidaknya revisi UU Pilkada, Setya menyatakan akan terlebih dahulu mengamati perkembangan-perkem-bangan yang terjadi dan mencari jalan keluar yang terbaik.
Dalam rapat konsultasi tersebut, Presiden membuka masukan dari para pimpinan lembaga negara terkait perlu tidaknya diterbitkan Perppu karena ada tujuh bakal calon kepala daerah tunggal atau opsi lain penundaan Pilkada. Perppu Pilkada bisa menimbulkan preseden tidak baik karena dinilai hanya mengakomodir kepentingan partai tertentu. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PILKADA SERENTAK - Ketua KPU Husni Kamil Manik (tengah), Ketua Bawaslu Muhammad (kiri) dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie (kanan) berjalan bersama usai mengikuti rapat dengan Presiden Joko Widodo soal Pilkada Serentak di Istana Bogor, kemarin.
BOGOR - Pendaftaran Pilkada Serentak 2015 diperpanjang tujuh hari berdasarkan hasil rapat koordinasi antara pemerintah dan para pimpinan lembaga negara di Istana Kepresidenan Bogor. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan setelah rapat di Istana Kepresidenan Bogor, kemarin mengatakan KPU atas rekomendasi Bawaslu nantinya akan memperpanjang satu peZulkifli Hasan kan. ‘’KPU atas rekomendasi Bawaslu akan memperpanjang satu minggu. Katanya memang diperbolehkan,” katanya. Sementara mengenai perlu tidaknya bagi Presiden untuk mengeluarkan Perppu menurut dia Perppu hanya perlu dikeluarkan saat keadaan genting dan memaksa. ‘’Saya sendiri melihat Pilkada itu masalah parpol jangan dikembalikan kepada Presiden. Kalau ada Perppu nanti bisa gaduh lagi, panjang lagi urusan,” katanya. Ia berpendapat dengan perpanjangan waktu pendaftaran itu diharapkan calon-calon tunggal untuk tujuh daerah tersisa yang tidak bisa mengikuti Pilkada Serentak bisa menemukan solusi terbaik. Zulkifli sendiri menganggap aneh dengan usulan penggunaan “bumbung” kosong sebagai lawan calon tunggal agar Pilkada tetap bisa dilaksanakan. ‘’Itu aneh lagi, ini Pilkada kok bukan Pilkades,” katanya. Dalam rapat itu hadir Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah menteri dan para pimpinan lembaga negara. Rapat itu di antaranya membahas tiga agenda yakni penyamaan persepsi untuk menghindari politik gaduh sehingga jika ada perbedaan pandangan antara kementerian/lembaga bisa disegerakan pelaksanaan forum rapat konsultasi. (ant)
Presiden Inginkan
Adanya Etika Ketatanegaraan BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan ingin ada tata krama dan etika ketatanegaraan sehingga antar lembaga atau institusi negara tidak timbul gesekan yang menimbulkan kegaduhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, kemarin, setelah acara rapat konsultasi dengan pimpinan lembaga negara. ‘’Kita ingin saling menjaga antar lembaga negara, antar institusi negara sehingga jangan sampai ada gesekan. Karena apapun yang namanya tata krama, etika dalam ketatanegaraan itu ada,” katanya. Hadir pada kesempatan itu Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Setyo Novanto, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua BPK Harry Azhar Azis, Ketua MK Arief Hidayat, Ketua MA M. Hatta Ali, dan Ketua KY Suparman Marzuki. Kepala negara juga menyatakan ingin ada sebuah konsolidasi agar kebijakan, sistem kenegaraan Indonesia baik di
bidang hukum, politik, sosial, ekonomi semua menjadi terintegrasi. Oleh karena itu semua bisa memiliki pemahaman dan pemikiran yang sama agar negara menjadi lebih baik. ‘’Ini yang harus dijalankan. Sehingga perlu kita berkumpul tadi untuk membangun rasa kebersamaan itu,” katanya. Hal yang juga dinilai penting oleh Presiden yakni membangun nilai-nilai dan kultur politik dan ekonomi yang baik. ‘’Tapi saya kira kalau itu disampaikan dalam forum bersama menjadi sebuah konsolidasi kenegaraan yang kita perlukan,” katanya. Pertemuan dengan para pimpinan lembaga negara juga membicarakan masalah hukum. ‘’Saya sampaikan hukum modern itu adalah bagaimana kita membangun sebuah sistem yang preventif tapi penegakan hukum tetap diperlukan,” katanya. Pertemuan mengagendakan tentang sidang tahunan sebelum merayakan HUT proklamasi kemerdekaan 17 Agustus, serta membahas soal Pilkada Serentak. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 6 Agustus 2015
2
Polda Metro-Pemprov DKI
Segera Bahas “Gojek” JAKARTA - Pimpinan Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan membahas soal keberadaan “Gojek” guna mengantisipasi potensi keributan dengan ojek pangkalan lain. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Risyapudin Nursin di Jakarta, Rabu, mengatakan pertemuan itu akan digelar pada Jumat (7/8). Rapat koordinasi itu juga akan dihadiri Dewan Forum Lalu Lintas dengan agenda pembahasan aspek legalitas ojek pangkalan maupun Gojek. Risyapudin menuturkan keberadaan Gojek merupakan kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub), sedangkan Polda Metro Jaya menangani masalah penindakan pelang-
garan hukum. Lebih lanjut, Risyapudin menjelaskan sepeda motor tidak diperuntukkan sebagai angkutan penumpang sesuai Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Darat. Keberadaan ojek, menurut Risyapudin lantaran tidak ada angkutan umum memadai yang dapat menjangkau wilayah pelosok di pedesaan hingga akhirnya muncul ojek di perkotaan. Saat ini, muncul fenomena Gojek yang melayani antar dan jemput masyarakat melalui fasilitas pemesanan aplikasi telepon selular. Namun, keberadaan Gojek itu mendapatkan penolakan dari pengemudi ojek pangkalan bahkan tidak jarang hingga terjadi keributan. (kmb)
Kilas Becak Ditertibkan Suluh Indonesia/ant
SISA KEBAKARAN PASAR GEBRONG - Sejumlah anak mencari sisa barang mainan dari sisa kebakaran di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta, kemarin. Kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting yang membakar sekitar 25 rumah dan toko mainan.
Tak Lapor Kekayaan
Polisi Terancam Sanksi JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Tito Karnavian mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap anggota yang tidak melaporkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) internal. ‘’Mungkin dikenakan sanksi disiplin atau tidak diberikan jabatan strategis atau tunda kenaikan pangkat periode tertentu,” kata Inspektur Pengawas Daerah
(Irwasda) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Didit Prabowo di Jakarta, kemarin. Kapolda Metro Jaya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: SE/04/VII/2015 mengenai kewajiban para pejabat melaporkan harta kekayaannya kepada tim pengelola LHKPN Polda Metro Jaya. Pejabat Polda Metro Jaya yang wajib melaporkan harta
kekayaan yakni perwira tinggi setingkat Kapolda dan Wakapolda, perwira menengah setingkat pejabat utama Polda Metro Jaya, Kapolres, Pamen dan PNS setingkat Pamen yang menjabat struktural dan fungsional. Selanjutnya, perwira pertama yaitu Kapolsek, penyidik, Pama dan PNS setingkat Pama yang menjabat fungsi keuangan.
guran pertama dengan tenggat waktu 14 hari harus mengisi formulir LHKPN. ‘’Tenggat waktu 14 hari belum juga isi formulir dikirim teguran kedua,” ujar Didit. Setelah mendapatkan teguran kedua, maka menjalani sidang disiplin dengan ancaman sanksi dibebaskan dari jabatan. (kmb)
Didit menegaskan pihaknya bertugas sebagai pengawas untuk melaksanakan perintah surat edaran mengenai LHKPN di internal Polda Metro Jaya tersebut. Didit mengungkapkan setiap anggota Polda Metro Jaya itu wajib mengisi formulir LHKPN paling lambat tiga bulan. Jika pejabat itu tidak mengisi formulir maka diberi surat te-
Korpri Diminta
Tingkatkan Rasa Kekeluargaan
Suluh Indonesia/ant
PENGALIHAN ARUS GERBANG TOL - Sejumlah kendaran bermotor melintas di jalan ruas jalan Gerbang Tol Fatmawati Jalan TB Simatupang, Jakarta, kemarin. Suku Dinas Perhubungan DKI Jakarta Selatan mengizinkan mobil dan motor masuk tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) di depan Mal Cilandak Town Square (Citos) karena adanya pelebaran jalan 1,5 meter dengan panjang 600 meter.
JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta yang juga Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) meminta agar Korpri lebih mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan antar anggota. Menurut Saefullah, silaturahmi dan rasa kekeluargaan bisa dipupuk dengan menunjukkan perhatian dari pengurus kepada anggota atau sesama anggota. Misalnya, dengan ucapan selamat kepada anggota yang sedang berulang tahun. ‘’Saya minta ini bisa jadi program kerja jangka pendek bagi pengurus yang baru dilantik,” ucap Saefullah, saat melantik dan mengukuhkan pengurus baru Korpri Jaktim, kemarin. Dikatakan, Saefullah, pihaknya juga akan mempersiapkan SOP (standart operasional prosedur) tentang proses pemakaman bagi anggota Korpri yang meninggal dunia. ‘’Ini untuk menumbu-
hkan rasa kebanggaan bagi keluarga sebagai anggota Korpri,” ucapnya. Untuk program jangka panjang, lanjut Saefullah, pengurus Korpri di tingkat kota diminta untuk mendata aset yang dimiliki Korpri agar bisa digunakan demi kepentingan organisasi dan masyarakat. ‘’Banyak anggota Korpri yang sarjana ekonomi, pasti bisa diminta bantuannya untuk melakukan pandataan aset,” ujar Saefullah. Selain itu, Saefullah meminta pengurus Korpri tingkat kota bisa bersinergi dengan Korpri Provinsi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Acara pengukuhan pengurus Korpri Jakarta Timur ditandai dengan penandatangan dan penyerahan Pataka Korpri dari Ketua Korpri dari DKI Saefullah kepada Ketua Pengurus Korpri Jaktim M. Anwar. (kmb)
SEBANYAK 8 becak dan 16 lapak pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat ditertibkan petugas. Pasalnya, keberadaan mereka kerap menganggu aktivitas jalan. Berdasrkan pemantauan, aksi tarik menarik dengan pemilik becak sempat terjadi, mereka menolak ditertibkan karena mereka juga menggunakan becaknya untuk tidur dan melakukan aktivitas sehari-harinya. Wakil Camat Johar Baru, Munjir Munaji mengatakan, penertiban ini dilakukan atas intruksi Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede terkait banyaknya becak yang mulai beroperasi di lokasi tersebut. Menurut Munjir, ini sesuai Perda 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, mereka umumnya di sekitar Pasar Gembrong, mereka parkir di jalan dan menyebabkan kemacetan. PKL yang membuka lapak di di depan Pasar Gembrong juga ikut ditindak petugas. Sebanyak 65 orang personel gabungan ikut diturunkan saat penertiban berlangsung. (kmb)
Monas Bebas PKL TUGAS pengamanan kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat menjadi ringan, karena Monas telah bersih dari pedagang kaki lima (PKL), sebab mereka telah dipindahkan ke area Lenggang Jakarta yang merupakan area penjualan kuliner, pakaian, dan cenderamata. Salah satu petugas keamanan Monas, Adhe Agoes di Jakarta, kemarin mengatakan, sekarang apa yang mau dibersihin lagi. Pasca penertiban pedagang kaki lima beberapa waktu lalu, Monas terlihat bersih dan rapi. Walaupun demikian, kadang-kadang masih ada pedagang-pedagang ‘nakal’ yang menggelar barang dagangannya di sekitar Monas, namun hal ini dengan mudah diatasi oleh petugas keamanan dengan membawa mereka ke pos pengamanan dan kemudian diusir. Dari keterangan yang diperoleh, sebagian besar pedagang ini berasal dari luar Jakarta seperti Bekasi, Depok, dan Bogor. Tak jarang mereka datang dan berjualan kembali ke kawasan Monas terutama pada hari libur, akan tetapi petugas pengamanan dengan sigap menangkap mereka dan menyerahkannya kepada Dinas Sosial. (kmb)
BTS Tak Berizin JARINGAN selular Base Transciver Station (BTS) di Jakarta Selatan banyak dibangun di tengah pemukiman warga. Untuk itu, Suku Dinas Komunikasi Informasi dan Kehumasan Jakarta Selatan meminta pengelola BTS untuk mengurus perizinan. Agus Supriyanto, Kasudin Kominfomas Jakarta Selatan, kemarin mengatakan, pada setiap pembangunan menara BTS berada di pemukiman dipastikan akan menjadi konflik bagi warga. Dikatakan Agus, jika pembangunan BTS sesuai aturan maka dipastikan tidak ada keluhan atau laporan masyarakat yang merasa terganggu adanya keberadaan BTS itu. Karena sering tak memiliki perizinan lengkap, seperti pengakuan warga, menjadikan masyarakat tak bisa menerima. Nah, terjadilah protes warga. Pihaknya, lanjut Agus, meminta penyelenggara melangkapinya dengan Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB), Izin Penempatan Perangkat Telekomunikasi (IPPT), radiasi gelombang, rekomendasi perizinan dari Dinas Kominfomas Provinsi DKI Jakarta, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Dinas Penataan Kota dan Tata Ruang. (kmb)
ERP Belum Beres
Perluasan Zona Sepeda Motor Molor DINAS Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI menunda rencana perluasan kawasan larangan sepeda motor melintas dari Jl Medan Merdeka Barat - Jl MH Thamrin hingga ke Jl Jenderal Sudirman (Ratu Plaza).
Perluasan zona larangan sepeda motor tersebut baru akan dilaksanakan setelah†sistem Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar diterapkan di sepanjang ruas jalan tersebut. ‘’Dalam waktu dekat sih belum. Tapi nanti akan berbarengan
dengan penerapan ERP biar sekalian,” ujar Andri Yansyah, Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, kemarin. Andri menargetkan, penerapan sistem ERP di ibu kota yan g sampai kini masih tertunda dapat direalisasikan paling lambat
akhir tahun 2015. Sistem jalan berbayar tersebut akan diterapkan bersama perluasan zona larangan sepeda motor melintas hingga ke Jl Jenderal Sudirman. ‘’Saya targetkan pokoknya harus tahun ini mulai jalan,” katanya. Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Masdes Arrofi mengatakan, jika sebelumnya larangan sepeda motor melintas hanya diterapkan di Jl MH Thamrin dan Jl Medan Merdeka Barat, maka akhir tahun nanti akan diperluas hingga ke Jl
Jenderal Sudirman. ‘’Kami menunggu bus dari PT Transjakarta mengkaji jalur alternatif yang dapat dilintasi motor juga di Jalan Sudirman. Rambu-rambu juga harus dikaji terlebih dahulu untuk perluasan kebijakan tersebut,” kata Masdes. Untuk diketahui, larangan sepeda motor melintasi pada ruas jalan tertentu dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan, mengingat volume sepeda motor sudah sangat mengkhatirkan. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN - Para petugas Prasarana Umum dan Sarana Umum (PPSU) melakukakan pengecatan trotoar di kawasan Taman Suropati, Jakarta, kemarin. Kelurahan Menteng melakukan pengecatan trotoar di sepanjang jalan Thamrin sampai dengan jalan Diponegoro dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI yang ke-70.
Metr politan
Suluh Indonesia, Kamis 6 Agustus 2015
3
Parpol Diharuskan
Hasilkan Kader Berkualitas JAKARTA - Cendekiawan muslim Komaruddin Hidayat mengatakan partai-partai politik di Indonesia harus bisa menghasilkan kader berkualitas dari putra-putri terbaik Tanah Air. ‘’Harus dibuat undang-undang tentang kepartaian agar parpol bisa merekrut putra-putri terbaik bangsa ke dalam politik. Saat ini ada kecenderungan partai hanya memilih kader berdasarkan duitnya saja,” ujar Komaruddin di Jakarta, kemarin. Hal ini, lanjut Komaruddin, selain karena lemahnya undangundang, juga terjadi akibat tidak berjalannya pendidikan politik dalam partai. Apa yang terjadi selama ini,
kata Guru Besar Filsafat Agama UIN Syarif Hidayatullah ini, politisi-politisi parpol adalah orangorang yang tidak mumpuni. ‘’Mereka yang tidak mumpuni ini kemudian duduk di DPR, bahkan mengatur negara,” katanya. Doktor Filsafat dari Middle East Technical University, Turki, ini menilai apa yang dilakukan oleh parpol itu adalah sebuah kesalahan dan tidak berlandaskan tekad membangun bangsa. Hal-hal itulah, tutur Komaruddin, salah satu penyebab tingginya angka korupsi di Indonesia. Ketika kepentingan partai, kepentingan pribadi, keluarga dinomorsatukan, pemilu dan pilka-
da akan terus menghasilkan pejabat bermental koruptor. ‘’Berapa miliar yang mereka keluarkan, misalnya, untuk jadi anggota DPR, Bupati atau Wali Kota. Dari mana mereka mengembalikan modal tersebut?” katanya. Menurut penulis buku Masa Depan Agama dan Psikologi Kematian itu cara untuk mengatasi hal tersebut dengan menyerap kembali semangat pejuang dalam merebut kemerdekaan guna membangun tradisi berpolitik dan bernegara yang baik. Korupsi, yang disebut Komaruddin termasuk tindakan pelanggaran HAM karena merampas hak rakyat. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PENDAFTARAN PILKADA SERENTAK - Ketua Bawaslu Muhammad (tengah) didampingi Pimpinan Bawaslu Nasrullah (kiri) dan Pimpinan Bawaslu Nelson Simanjuntak (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan di gedung Bawaslu, Jakarta, kemarin. Bawaslu merekomendasikan kepada KPU untuk memperpanjangan masa pendaftaran Pilkada serentak hingga 7 hari.
Rekomendasi Palsu Pilkada
TNI-AL Tangkap
Cederai Demokrasi JAKARTA - Pengamat politik Universitas Pasundan Bandung, Nunung Sanusi berpendapat beredarnya dugaan surat rekomendasi palsu yang diberikan sejumlah partai politik kepada bakal pasangan calon kepala daerah yang akan maju pada pilkada serentak di Indonesia sangat memprihatinkan dan mencederai demokrasi. ‘’Fenomena itu merupakan preseden buruk dan akan berdam-
pak sangat negatif pada citra parpol dan demokrasi,” kata Nunung di Jakarta, kemarin. Menurut Nunung, seharusnya parpol harus sudah siap menghadapi sistem pilkada serentak, karena sudah diatur UU. ‘’Pilkada ini kan sudah ada mekanismenya, jadi Parpol harus siap kalau mau terlibat, dan mengikuti mekanisme itu,” ujarnya. Tahapan-tahapan parpol
dalam melakukan pencalonan kepala daerah, baik dari internal parpol atau mendukung kader diluar parpol, harusnya sudah diatur oleh internal parpol. ‘’Di internal Parpol juga sudah ada Juklak dan Juknisnya terkait Pilkada, jadi kalau ada surat rekomendasi bodong sebenarnya itu sudah mencederai mekanisme,” ujar Nunung. Dari sisi mekanisme dan aturan main, kata dia, pilkada ser-
entak ini harus lebih baik dan memberikan harapan kepada rakyat. Pengalaman tiga periode, cukup memberikan pengalaman untuk membangun demokrasi. ‘’Jangan sampai pelaksanaan Pilkada ini lebih buruk, apalagi diwarnai oleh rekomendasi bodong. Itu sangat memalukan. Kalau sudah diawali dengan kebohongan pertama, makan selanjutnya akan ditutupi dengan kebohongan
34 Kapal Ikan Asing
yang lain,” jelasnya. Nunung berharap agar rakyat cerdas mencermati mekanisme pilkada yang sedang berjalan dan rakyat bisa menghukum calon kepala daerah yang terbukti melakukan kebohongan. Di Mamuju Utara, misalnya, Panwaslu menyatakan KPU diduga melakukan pelanggaran administrasi karena tidak cermat. (ant)
JAKARTA - TNI Angkatan Laut telah mengamankan 34 kapal ikan asing ilegal yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia sejak Januari 2015 hingga 4 Agustus 2015. Kadispenal Laksamana Pertama TNI M Zainuddin kepada wartawan di Jakarta, kemarinmenjelaskan kapal-kapal itu di antaranya berasal dari Thailand, Filipina, Vietnam dan Malaysia. ‘’Dari Thailand sebanyak sembilan kapal, tujuh kapal dari Filipina, enam kapal dari Vietnam dan dua
kapal dari Malaysia,” kata Zainuddin. Menurut dia, dari 34 kapal yang telah diamankan, 24 kapal di antaranya telah dimusnahkan. Ia mengatakan, status hukum ke-34 kapal saat ini ada yang tengah diproses hingga sudah putusan final. Sekitar 17 kapal tengah diproses di Kejaksaan, delapan kapal sudah ada putusan dari pengadilan dan sembilan kapal masih proses penyidikan di lanal. Kadispenal menambahkan, TNI AL mengamankan ratusan ton ikan sejak operasi itu. (ant)
Seknas Jokowi
Tunggu Reshuffle
Suluh Indonesia/ant
MA LANTIK HAKIM AGUNG - Enam Hakim Agung baru Suhardjono (kanan), Wahidin (kedua kanan), Sunarto (ketiga kanan), Maria Anna Samiyati (ketiga kiri), Yosran (kedua kiri) dan Mukti Arto (kiri) menunggu prosesi pelantikan Hakim Agung baru di Sekretariat Mahkamah Agung, Jakarta, kemarin. Ketua MA melantik enam Hakim Agung yang lulus uji kelayakan dan kepatutan untuk menggantikan hakim agung yang telah memasuki masa pensiun.
Pancasila
Harus Menjadi Sumber Kebijakan CENDEKIAWAN muslim Komaruddin Hidayat mengatakan Pancasila harus menjadi patokan pemerintah untuk mengambil semua kebijakan atas nama negara. Komaruddin di Jakarta, kemarin mengatakan, Pancasila harus menjadi ‘benchmark’ pedoman, sebab ini adalah sebuah rangkaian. Ketuhanan yang berkeprikemanusiaan, yang melahirkan agenda keadilan dan kesejahteraan untuk bangsa Indonesia. Menurut Komaruddin, setiap kebijakan pemerintah sudah seharusnya mengikuti hal tersebut, dengan menjabarkan Pancasila itu sendiri. ‘’Menjunjung kemanusiaan apa tidak, kalau iya menciptakan kesejahteraan atau tidak? Misalnya iya, kebijakan itu adil tidak, untuk kepentingan rakyat Indonesia atau tidak?” kata pria yang sempat menjabat Rektor UIN Syarif Hidayat-
ullah ini. Pria yang merupakan doktor filsafat dari Middle East Technical University, Turki, ini meminta hal ini untuk segera dilakukan oleh pemerintah, tidak lagi mengambil kebijakan yang tidak memihak rakyat. Sebab, kata dia, setiap negara memiliki batas umur. ‘’Harus hati-hati, karena negara ada batas umurnya, sama seperti partai politik. Lihat saja Uni Soviet bisa bubar, sama seperti Yugoslavia,” katanya. Selain Pancasila, lanjut Guru Besar Filsafat Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, Indonesia juga harus terus memperjuangkan kemerdekaan yang sudah diraih berkat perjuangan oleh para
Komaruddin Hidayat pendahulu bangsa. Kemerdekaan 17 Agustus 1945, sebut dia, baru sampai kemerdekaan secara politis, belum menyentuh hal-hal yang mendasar. ‘’Cita-cita kemerdekaan, selain merdeka secara politis, adalah merdeka dari kemiskinan, kebodohan dan penindasan asing. Ini kelihatannya masih jauh dan
harus terus diperjuangkan,” ujar Komaruddin. Dia melanjutkan, kemerdekaan yang sudah diraih sudah semestinya dijaga. Caranya adalah lewat pendidikan, pemahaman cinta pada bangsanegara, yang nantinya dapat diimplementasikan dalam kebijakan politik, kemudian dapat diperankan sebagai perilaku berbangsa dan bernegara. Ia juga menyoroti semangat berkorban untuk bangsa dan negara semakin berkurang, terutama di kalangan politisi. ‘’Secara moral intelektual, kesiapan berkorban untuk bangsa dan negara semakin berkurang. Politisi saat ini tidak lagi setia menghayati mengemban perjuangan citacita pemuda seperti tahun 1928 dan perjuangan kemerdekaan,” ujarnya. Menurut Komaruddin, saat ini yang ada di benak para politisi Indonesia adalah hanya semata-mata kepentingan partai dan pribadi. (ant)
JAKARTA - Kelompok relawan Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi menyarankan Presiden Joko Widodo melakukan perombakan kabinet ekonomi menyusul kondisi ekonomi yang tidak sesuai harapan. ‘’Kami setuju kalau ada reshuffle, orang kan mengeluhkan kinerja ekonomi tidak bagus, tidak sesuai harapan, tidak sesuai nawacita dan Seknas Jokowi berkomitmen mengawal Program Nawacita,” kata Ketua Seknas Jokowi Muhammad Yamin di Kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jakarta, kemarin. Muhammad Yamin bersama 14 pengurus organisasi itu pada Rabu ini melakukan pertemuan dengan Wantimpres. “Kami diterima diterima Ketua Wantimpres Sri Adiningsih dan Anggota Wantimpres Sidharta Danusubroto,” katanya. Ia menjelaskan Seknas
Muhammad Yamin Jokowi merupakan organisasi yang sejak awal mendukung Jokowi sehingga ingin berhasil dalam masa pemerintahannya. ‘’Nah kalau kita lihat situasi sekarang maka ada beberapa hal yang perlu dievaluasi secara serius, salah satunya adalah kabinetnya karena kalau kita lihat dan baca dari pendapat masyarakat, hasil survei dan segala macam bahwa trust hanya kepada Pak Jokowi sehingga perlu diambil langkah untu menyikapinya,” katanya. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 6 Agustus 2015
4
Kilas Semarak Agustusan PARA pedagang musiman penjual pernak pernik khas Agustusan seperti bendera, sepanduk dan lainnya terlihat meramaikan sejumlah ruas jalan utama di Kota Bogor. Para pedagang itu mengaku sengaja datang lebih awal ke Kota Bogor dengan harapan mendapat berkah lebih dari perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 tahun. Adi (34), salah satu penjual bendera asal Kota Cirebon yang kini mangkal di Jalan Raya Ahmad Yani mengaku, dirinya bersama lima orang rekan sekampungnya telah datang dan berjulan pernak pernik Agustusan di Kota Bogor sejak tanggal 01 Agustus lalu. Adi, bersama rekan rekannya mengaku sudah rutin setiap tahun berjulan pernak pernik Agustusan di kawasan tersebut. Adi mengaku, biasanya mampu membawa pulang uang hingga Rpo 5 juta. (bas)
Buka Bengkel Jual Sabu ALIH-ALIH berprofesi sebagai pengusaha bengkel, seorang pengedar sabu diringkus kepolisian di Jalan Akasia, RT 01/12, Kampung Pamulang, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel. Penangkapan terhadap MN alias og (31 tahun) tersebut merujuk atas laporan warga. Kasat Narkoba Polres Kota Tangerang, Kompol Agus Hermanto kemarin mengatakan, awalnya pihaknya mendapat informasi dari warga, bila bengkel sepeda motor yang sekaligus menjadi kediaman tersangka, kerap dijadikan lokasi transaksi sabu. Lebih lanjut Kompol Agus Hermanto mengatakan, saat dilakukan penangkapan petugas berhasil mendapati empat bungkus kristal bening sabu. Saat digeledah di lemari pakaian tersangka, pihaknya mendapati empat bungkus paket sabu. (nov)
Suluh Indonesia/ant
DEMO TOLAK PEMBEBASAN LAHAN - Puluhan warga melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Walikota Tangerang, Banten, kemarin. Demo ini merupakan bentuk protes warga Batu Ceper kepada PT KAI atas harga murah dari tawaran pembebasan lahan yang rencananya akan dibebaskan di daerah tersebut.
Pembangunan Drainase Cacat
Proyek Agar Dibongkar DEPOK - Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengaku kecewa dengan proses pengerjaan pelapisan (overlay) dan tali air sistem drainase di depan Balaikota Depok, Jalan Margonda. Menurut Nur Mahmudi, pekerjaan proyek tersebut tak rapi dan besar diameter lubang tidak sesuai dengan jalur keluar masuk air hujan. ‘’Ini harus dirapikan dulu, bongkar lagi dan beresin yang sebelah sana. Lebarnya harus sama, lebar segini disana juga segini, sudah jelas,” tegur Walikota kepemborong saat meninjau pekerjaan overlay didampingi Kadis Bimasda, Manto di Depok, kemarin. Dikatakan Walikota, proyek
sepanjang 1147 meter itu harus diperbaiki dan dikerjakan ulang di sisi kanan dan kiri Jalan Margonda. Bahkan untuk mencegah terjadinya genangan air saat hujan lebat, Iya meminta setiap jarak lima meter proyek terdapat dua tali air. ‘’Pekerjaan ini tidak mengkin kan digali-gali sampingnya kalau sudah dipasang beton. Supaya air bisa masuk saluran luarnya harus diperlebar.” Jelasnya Nur Mahmudi juga menghimbau pengerjaan pemborong menjadi perhatian serius pengawas proyek. Sebab memperlebar dan memperbanyak jumlah tali air di kawasan Siliwangi dan Terminal Depok harus dilakukan, untuk mencegah air yang tak bisa
masuk ke drainase. ‘’Saya yang peduli bukan overlaynya, karena itu petugasnya ada sendiri. Tebal dan kualitas sesuai spek atau tidak. Silahkan pengawasnya, jika tali air dibiarkan, kalau hujan terminal jadi sungai,” tukasnya. Menurutnya tali air idealnya berukuran 40x40 centimeter, namun pemborong membuatnya terlalu kecil kurang dari 20 centimeter, sehingga fungsi pengawas kita lebih teliti lagi, cegah banjir. “Lubang - lubang terlalu sedikit. Di tempat awal sudah lebar 20x40 cm, di dalam nya 40x40 cm. Ini kurang dari 20 cm. Mumpung belum diselesaikan programnya dia harus ditegur,” ungkapnya. (jif)
Pemkot Bekasi
Data Warga Miskin BEKASI - Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jawa Barat, melibatkan sejumlah instansi yang menangani warga miskin guna menyisir keberadaan siswa putus sekolah. ‘’Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Sosial, serta Badan Pusat Statistik yang masingmasing memiliki data warga miskin untuk dicocokkan dengan keperluan penyisiran siswa putus sekolah,” kata Kadis Pendidikan Kota Bekasi Rudi Sabarudin di Bekasi, kemarin. Penyisiran itu, menurut dia,
diperlukan untuk mengantisipasi siswa putus sekolah pada tahun 2015 karena menyalahi aturan pemerintah terkait dengan wajib belajar 12 tahun. Rudi mengatakan bahwa pihaknya telah mengalokasikan dana Rp11 miliar guna menyubsidi kebutuhan pendidikan siswa miskin di sejumlah sekolah swasta. Dana tersebut dialokasikan Rp2,5 miliar untuk mengakomodasi siswa tidak mampu di SMP swasta, sedangkan sisanya Rp8,5 miliar untuk siswa SMA/SMK. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
jabatan posisi strategis minimal enam bulan jelang berakhirnya masa jabatan,” ungkapnya di Tangsel, kemarin. Ismunandar mengatakan, kalau dibentuk sekarang di bulan Agustus, maka jika tiga bulan proses dan putus di November, maka sudah satu bulan lagi jelang pencoblosan Pilkada. ‘’Malah rentan nantinya,” imbuhnya. Menurut, bubarnya pansel sudah dimulai pada saat Sekda
sebelumnya Dudung E Diredja pensiun dan sudah adanya Plt sebagai pengganti. “Ditambah lagi unsur Pansel Sekda dari Forum CSR mengundurkan diri. Otomatis segala koordinasi harus dibuat lagi dari awal, kan ketua Panselnya juga nantinya Plt yang sekarang,” jawabnya. Sebagaimana diketahui Pemkot Tangsel dituntut untuk mengaktifkan kembali panitia seleksi (Pansel) Sekda
wilayahnya. Meski ada pelaksana tugas (Plt) namun kewajibannya untuk menunjuk definitif malah tidak diteruskan. Hal tersebut perlu dilakukan, sebab dikhawatirkan akan mengganggu kinerja pemerintahan pada saat walikota Airin Rachmi Diany dan wakilnya Benyamin Davnie cuti secara bersamaan untuk melakukan kampanye pilkada. (nov)
Go-jek Diminta Lapor Pemkot DEPOK - Meski pengemudi Go-Jek di Kota Depok sudah menjamur, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok Diah Sadiah menyesalkan hingga kini perusahaan tersebut belum kunjung melapor secara resmi ke Pemerintah Kota Depok. ‘’Setiap perusahaan yang memiliki karyawan banyak di Depok pasti melapor secara resmi kepada kami. Go-Jek di Depok belum melapor. Kami mendorong Go-Jek melaporkan secara resmi perusahannya di Depok sehingga tercatat resmi dan rapi di database kami,” katanya di Depok, kemarin. Menanggapi wacana Go-Jek sebagai angkutan umum, pihaknya hanya mengaku bakal mengikuti isu tersebut sama halnya wilayah DKI Jakarta.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Depok, Lahmudin menjelaskan hal itu tentu harus melalui pembahasan berbagai pihak terkait termasuk pihak Go-Jek. “Kami mendorong untuk lapor. Kalau di Depok memungkinkan mari kita bahas bersama. Tentu nanti Dishub akan mengatur secara operasional,” jelasnya. Saat ini, Dirinya menilai fenomena Go-Jek merupakan langkah terobosan yang baik di tengah perkembangan teknologi. Go-Jek jugadinilai sebagai transportasi alternatif membantu warga. “Buat saya pergerakan informasi lewat IT ini untuk memperoleh transportasi sebuah kreatifitas anak muda yang bisa lakukan apa saja, terobosan baik, enggak masalah untuk terus dikembangkan,” ungkapnya. (jif)
Di Bogor
Angkot Harus Berbadan Hukum BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerapkan aturan berupa kebijakan untuk semua pemilik dan pengelola kendaraan angkutan umum (angkot) di kotanya harus memiliki atau berbadan hukum jelas. Kebijakan ini resmi akan diterapkan di Kota Bogor terhitung tanggal 14 Agustus 2015 mendatang. ‘’Kami berharap dengan aturan ini akan memudahkan panataan system transportasi angkutan umum yang ada di Kota Bogor ke depannya,” kata Kepala Seksi Angkutan, Dinas Lalulintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Ari Priyono, di Balaikota Bogor, kemarin. Ari menyebutkan, untuk saat ini di kota Bogor tercatat ada sebanyak 3.412 unit angkutan kota yang beropera-
Depok PENAMBANG PASIR - Warga menambang pasir di dekat Bendung Katulampa, Kota Bogor, kemarin.
Jelang Pilkada, Pansel Sekda Bubar TANGSEL - Desakan sejumlah pihak yang meminta Pemkot Tangsel untuk mengaktifkan kembali panitia seleksi (Pansel) Sekda dibantah Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Ismunandar. Pihaknya menilai jika saat ini dibentuk kembali pansel justru dikhawatirkan akan berdampak pada ketiadaan pejabat yang akan melantiknya. ‘’Sebab walikota sudah tidak boleh melakukan pelantikan
si. Namun dari jumlah itu hanya 1.085 unit yang sudah berbadan hukum. Untuk itu sesuai aturan yang telah dikeluarkan pemerintah daerah tersebut, tentunya semua armada angkutan kota yang sekarang ini masih beropersi di Kota Bogor dan masih dikelola oleh perorangan atau belum berbadan hukum harus segera bergabung atau mengurus badan hukumnya sebagaimana aturan dan prosedur yang ada. ‘’Untuk di kita yang terdata sekarang ini sudah ada 9 koperasi dan 4 perusahaan perseroan terbatas (PT). Untuk itu bagi para pemilik yang belum memiliki wadah silahkan mereka bergabung. Tapi kalau tidak, ya silahkan urus sendiri wadah untuk badan hukumnya,” sarannya. Ari menjelaskan, bahwa
aturan baru yang mengharuskan semua pengelolaan angkot di Bogor harus berbadan hukum, seperti koperasi, CV, PT atau sejenisnya ini dimaksudkan untuk memudahkan pada saat penataan sistim transportasi, pengawasan dan penindakan angkot kedepan. “Kami di DLLAJ sendiri sebetulnya sudah lama mensosialisasikan aturan ini. Tapi sayangnya masih banyak pemilik dan pengusaha angkot yang bandel, bahkan ada yang menolaknya,” sesalnya. Sesuai atauran sebagaimana yang telah ditetapkan Pemda Kota Bogor, maka terhitung mulai 14 Agustus ini bagi angkot yang beroprasi masih tidak memiliki badan hukum, maka akan ditindak tegas. (bas)
Suluh Indonesia/ant
DEBIT AIR KATULAMPA - Sejumlah warga dan anak-anak memancing ikan di aliran air sungai Ciliwung, Bendung Katulampa yang mengering di Kota Bogor, kemarin.
Kampanyekan Gerakan Makan Ikan
MASIH rendahnya rata-rata tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia, patut disayangkan. Sebab, sumber pangan ikan mengandung banyak kandungan gizi esensial yang sangat bermanfaat. Atas dasar itu, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok mengaku tengah berupaya agar masyarakat Depok meningkatkan untuk konsumsi ikan. Kepala Seksi Bina Usaha dan Penyuluhan Distankan Kota Depok, Agus Tri Yuwono menjelaskan pihaknya memiliki dua program rutin yang dilaksanakan terkait dengan ikan, yaitu
Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) yang ditujukan kepada siswa-siswi sekolah dasar, serta program bazar pangan yang terbuat dari bahan ikan, baik dalam bentuk olahan ataupun bentuk ikan secara langsung. “Gemarikan sengaja ditujukan untuk anak usia dini, sebagai penanaman kepada mereka manfaat baiknya mengonsumsi ikan,” jelas Tri saat dite-
mui di acara lomba masak serba ikan tingkat Kota Depok serta sosialisasi keamanan pangan dan kualitas anak bangsa di aula lantai I, Balai Kota Depok, beberapa waktu lalu. Sementara untuk kegiatan bazar ikan, Ia mengatakan bahwa minimal dalam satu tahun, bazar qkan diadakan secara berkala sesuai dengan instruksi dari Dirjen P2HP Kementerian Kelautan. Dalam bazar ini, pihak Distankan mengundang UMKM Kota Depok yang memproduksi makanan menggunakan bahan makanan ikan. Selain itu, kegiatan bazar meru-
pakan ajang untuk mempromosikan hasil pengolahan ikan oleh Poklasar (kelompok pengolah dan pemasar ikan) Kota Depok yang selama ini sudah mendapat pelatihan dan pembinaan oleh Distankan. Poklasar sendiri saat ini sudah ada 10 kelompok dan tersebar di beberapa daerah yang memiliki potensi ternak ikan, seperti Sawangan dan Bojongari. “Kami berikan pelatihan pengolahan, kemudian mereka mempraktekan hasil pengolahan itu dan selanjutnya kita fasilatasi dengan bazar,” jelas Tri. Diketahui, setiap ekor ikan
mengandung berbagai macam mineral yang diperlukan oleh tubuh, seperti iodium, seng, kalium, kalsium, vitamin, protein, dan asam lemak yang sangat bermanfaat untuk kesehatan serta membantu perkembangan otak dan kecerdasan anak. Sementara itu, kandungan omega 3 pada ikan dan hasil laut lainnya, seperti tiram, udang, cumi melebihi 100 mg/100 gram berat ikan yang dapat dimakan, jauh di atas bahan pangan lain, seperti sapi 22 mg/100 gram BDD, ayam 19 mg/100 gram BDD, terlebih lagi babi 0 mg/100 gram BDD. (jif)
pini
Suluh Indonesia, Kamis 6 Agustus 2015
F OKUS Membangun Optimisme Pemberantasan Korupsi ORUPSI sepertinya tidak pernah mati. Para koruptor berbaris rapi masuk bui. Kalau pun kini masih ada yang sembunyi, kita harap itu tidak akan lama lagi. Artinya, mereka akan mengikuti jejak rekannya merasakan bilik terali besi. Begitulah, negeri ini terus saja dirongrong para koruptor. Tidak di daerah, tidak di pusat. Tidak di perusahaan negara maupun swsata. Para pemain lama maupun baru. Baik yang terkenal maupun yang masih baru. Mengapa korupsi tidak pernah berhenti, bahkan silih berganti di sanasini? Selalu saja tumbuh dan terus bertumbuh. Sepertinya, lahan milik bangsa ini sangat subur untuk benih-benih korupsi dan koruptor berkembangbiak. Semua berteriak anti korupsi. Paling depan menyuarakan hal itu. Sangat lantang suaranya. Eh, tak dinyana ternyata mereka kebanyakan sama saja. Punya mental maling, dan akhirnya diborgol juga. Tetapi anehnya, mereka terus merasa tidak bersalah meskipun banyak saksi dan bukti. Tidak peduli. Terus merasa diri suci dan merasa diri didzolimi. Tidak pernah punya malu. Terus saja mengumbar senyum sana-sini bak selebritis yang terus tayang di TV. Benar-benar keterlaluan. Berkali-kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT), namun ternyata belum menjamin telah mampu membabat habis para oknum pejabat yang korup. Melihat dari pengalaman sebelumnya selalu saja ada kasus baru pasca-operasi yang dilakukan. Sebenarnya, bisakah mata rantai korupsi ini diputus? Atau setidaknya, kita tidak usah mimpi muluk-muluk, diminimalkan saja? Banyak yang punya optimisme, banyak pula yang pesimis. Sepertinya takarannya sama besarnya. Yang optimis tentu saja harus terus optimis. Dan sikap ini harus ditumbuhkan. Setidaknya ada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini mulai dikebiri kekuasaannya. Serta ada banyak elemen lain di masyarakat yang menyuarakan hal serupa. Jadi, sejatinya modal moralnya cukup banyak. Amunisinya juga sebenarnya cukup ampuh. Moral enforcement yang digabung dengan law enforcement, dua kombinasi kekuatan yang sangat ampuh. Sedangkan di sisi lain, ada juga kelompok yang pesimis. Ini juga masuk akal serta faktual. Buktinya, walaupun ada institusi yang punya legitimasi tinggi, toh korupsi tak kunjung henti. Faktanya lagi, semakin banyak celah serta kesempatan yang dimanfaatkan untuk mengeruk uang rakyat. Kadang mereka yang tertangkap masuk bui, dan ada juga yang masih berkeliaran di luar. menghirup udara bebas dengan sebebas-bebasnya. Kalaupun mereka harus meringkuk di hotel prodeo, itu pun tidak sepadan dengan perbuatan jahat mereka. Hanya ‘’singgah’’ sebentar di bilik bui dan selanjutnya bebas. Dituding ada semacam kolusi, pembusukan hukum dan sebagainya. Hukum itu hanya lancip ke bawah namun tumpul ke atas. Begitulah tudingannya. Tidak ada yang membantah. Faktanya memang begitu. Adakah solusi untuk hal ini? Namun yang jelas, kita harus mengikuti arus yang optimis. Kita memang sangat kurang pejabat yang punya integritas, punya dedikasi tulus untuk mengabdi, melayani rakyat sebagai abdi. Sangat sedikit. Memang, pemberantasan korupsi bukan hal yang mustahil. Namun apakah kita punya pejabat yang punya karakter seperti itu atau tidak? Hukum harus ditegakkan. Tidak ada lagi kongkalikong. Tidak ada lagi pembusukan hukum. Koruptor harus dimiskinkan. Harus ada tindakan ekstrem untuk memutus rantai ini. Kalaupun tidak dihukum mati serta keluarganya ikut merasakan akibatnya serta hak-hak politiknya dihapus, maksimal mereka itu harus dimiskinkan dan dinistakan di depan masyarakat. Semoga saja hal ini bukan mimpi. ***
K
Bang D
el
Ketua DPR Setya Novanto menyarankan agar Pilkada
serentak
ditunda Tunggu sampai Golkar Islah
5
Pemberantasan Korupsi Bukan Mimpi yang Sulit Terwujud MEMBICARAKAN korupsi seolah tidak pernah ada habisnya. Apalagi ketika dikaitkan dengan para pencari keadilan di negeri ini. Harus diakui bahwa dunia penegakan hukum kita masih tercoreng oleh ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Coba sebutkan satu per satu lembaga penegak hukum kita, mana yang belum tercoreng namanya? Tanpa mengurangi rasa hormat bagi mereka (para penegak hukum) yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, kabar tentang adanya makelar kasus atau suap-menyuap dalam proses peradilan sudah sangat santer terdengar dan semakin sulit untuk dibantah. Sampai saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah beberapa kali melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT), ternyata belum menjamin telah mampu membabat habis para oknum pejabat yang korupsi. Pengalaman sebelumnya mencatat selalu saja ada kasus baru pasca-operasi yang dilakukan. Kasus OTT KPK yang terkini misalnya, penyuapan oknum hakim yang melibatkan seorang gubernur dan istrinya, seolah mengingatkan kembali kasus-kasus serupa yang pernah terjadi sebelumnya. Kasus ini bukan hanya mencoreng wajah penyelenggara negara atau pejabat negara saja, melainkan sekaligus kabut yang semakin suram bagi dunia penegakan hukum di Indonesia. Selain oknum gubernur dan oknum hakim, oknum pengacara pun ikut terseret. Bahkan tidak tanggung-tanggung, pengacara kondang OCK yang sudah malang melintang di dunia penegakan hukum kita ikut terseret. Kasus ini tentu menjadi tamparan amat keras bagi kalangan penegak hukum pada umumnya dan para pengacara khususnya. Hal di atas sekali lagi menggambarkan bagaimana peliknya pemberantasan korupsi di negeri ini. Sebagian besar orang pasti sepakat, masih banyak hal yang perlu dibenahi, banyak hal yang masih memerlukan pendewasaan. Kita tentu tidak menginginkan hal ini terus-menerus terjadi. Jika tidak dimulai dari sekarang, maka proses yang bersih dalam penegakan hukum di negeri ini selamanya akan menjadi mimpi yang sulit dapat diwujudkan. Kalau mau jujur, kasus suapmenyuap yang selama ini terjadi, penyakitnya justru ada di pihak oknum-oknum aparat yang tidak mampu mengendalikan diri, tidak mampu menolak godaan. Sudah semestinya para oknum penyelenggara negara dan para oknum pemberi rasa keadilan itu
Oleh I Made Mulyawan Subawa
Bebas dari korupsi bukanlah mimpi yang sulit untuk diwujudkan, asal ada komitmen yang terus terjaga dan dukungan dari semua pihak tanpa terkecuali, para pemimpin dan seluruh masyarakat.
Sementara pencegahan melalui pendidikan karakter dan pendidikan anti korupsi bagi tunastunas muda bangsa mesti terus digalakkan baik di dunia pendidikan dasar, menengah, atas, hingga ke perguruan tinggi maupun melalui didikan orang tua di tiap rumah tangga.
sadar bahwa ulahnya menyebabkan negara ini tidak akan mampu berdiri tegak. Pada-
hal komitmen untuk mewujudkan negara yang bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN)
sudah ada sejak lama, baik dari pemerintahan terdahulu maupun yang sekarang. Keinginan ini mesti mendapatkan dukungan dari semua pihak. Di sisi lain, para pelaku korupsi seakan bergeming dengan banyaknya pejabat yang terjaring melalui operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK. Sedangkan hukum dituntut agar mampu menjadi panglima alias mampu mengatasi hal-hal yang berkaitan dengan pencurian uang negara. Apakah hukum di Indonesia masih mampu mengatasinya? Sudah saatnya politik hukum kita menjawab hal ini. Yang jelas saat ini memang diperlukan ius konstitutum baru, perlu payung hukum yang lebih mampu memberikan efek jera bagi para pelaku dan orang-orang yang berniat melakukan korupsi. Untuk mewujudkan law enforcement yang adil, keras dan tegas, pemerintah tidak ada salahnya belajar dari negara-negara tetangga seperti, Singapura, Vietnam, Cina, Taiwan, dan Korea Utara. Kelima negara ini terbilang berhasil memberantas korupsi dengan menerapkan hukum yang sangat keras bagi para pencuri uang negaranya. Mereka tidak segan-segan menghukum mati para koruptornya. Meskipun tidak mudah untuk menerapkan hukuman mati bagi koruptor di Indonesia, suatu saat nanti keputusan itu harus diambil, karena tidak ada pilihan lain lagi, korupsi terus merajalela, mengakar di mana-mana seakan tidak pernah ada habisnya. Sedangkan hukum sudah seharusnya terus berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakatnya. Bebas dari korupsi bukanlah mimpi yang sulit untuk diwujudkan, asal ada komitmen yang terus terjaga dan dukungan dari semua pihak tanpa terkecuali, para pemimpin dan seluruh masyarakat. Sementara pencegahan melalui pendidikan karakter dan pendidikan anti korupsi bagi tunas-tunas muda bangsa mesti terus digalakkan baik di dunia pendidikan dasar, menengah, atas, hingga ke perguruan tinggi maupun melalui didikan orang tua di tiap rumah tangga. *Penulis, staf pengajar pada Fakultas Hukum Universitas Mahendradatta
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Lubang Jalanan Hiasi Jakarta SAYA sangat perihatin melihat keadaan Jakarta. Disamping sangat macet dan keadaan masyarakatnya yang tak sadar akan keselamatan dalam berkendara. Peraturan yang ada hanya menjadi pelengkap saja dan ditaati saat ada aparat kepolisoan yang sedang berjaga. Disaat tak ada polisi maka keadaan kembali runyam. Sudah hampir mendekati satu dekade ini keadaan Jakarta masih saja belum membaik. Keadaan jalanannya yang masih sering mengagetkan dengan kemunculan lubang-lubang yang membahayakan. Saya harap Pak Gubernur yang baru bisa membenahi keadaan ini. Keadaan yang mencerminkan bahayanya jalanan Jakarta adalah ada disekitar fly over tanjakan
Tomang. Bagi pengendara sepeda motor lobang itu cukup memberikan sedikit rasa guncangan yang menggetarkan dan oleng. Dijalan depan Citraland atau mall Ciputra arah indosiar juga banyak gundukan tambalan jalan yang ngga jelas dan lubangnya pun cukup bikin motor cepet rusak. Bahkan di jalan S Parman pun masih belum mulus. Jalananya masih dihiasi gundukan bekas dempulan ala kerja asal-asalan yang bikin pengendara harus waspada. Sebenarnya masih ada banyak yang harus dikoreksi dari kinerja Pemda baik di lapangan ataupun secara data terperinci namun kita masih menunggu perubahan yang lebih baik. Romla Jatinegara, Jakarta
Jakarta Sangat Minim Area Hijau PENDUDUK di jakarta yang semakin padat. Setiap tahun nya di jakarta semakin bertambah banyak dan padat setiap oarang menginginkan mendapatkan pekerjaan di jakarta karena menurut mereka lebih baik tinggal dijakarta atau pun di daerah nya masing-masing setiap habis lebaran pasti penduduk di jakarta semakin padat karena mereka terhasut oleh orang yang pulang kampung . Tanah lapang di Jakarta hampir tak ada yang tersisa. Semua telah dibangun untuk proyek perumahan. Sangat sedih mengalami hal ini sebagai masyarakat betawi. Seharusnya Pemda bisa menjadi wakil suara orang-orang betawi yang ingin punya lapangan bola, lahan berkebun atau Pertanian, lahan hijau atau hutan kota. Sekarang Jakarta telah “hancur’’ menjadi lau-
tan rumah dan sangat minim lapangan terbuka untuk bemain. Polusi yang sudah melanda Jakarta dan menjadikan Jakarta berada di peringkat yang hampir menyamai meksiko di urutan teratas harus di cegah dengan berbagai cara yang secepat mungkin. Saya rasa itu semua menjadi tugas yang masih bisa dilakukan dan Jakarta akan berhasil melewati keterpurukannya. Sudahlah,.. pemerintah jangan terus mengeruk keuntungan yang hanya sesaat, ingatlah anak cucu kita agar mereka masih bisa menghirup udara segar di Jakarta dan bermain bola di lapangan terbuka tidak di jalanan gang rumah yang sempit. Renita Kemanggisan, Jakarta Barat
Daerah Taman Palem, Cengkareng Rawan Ranjau Paku DAERAH Cengkareng memang terkenal dengan rawan akan aksi kejahatan dan peredaran narkoba. Jika anda seorang diri melintasi daerah itu yang melewati pasar ikan kearah kamal dadap maka anda akan dihadang oleh tebaran benda tajam berupa pisau cutter yang siap merobek ban kendaraan anda. Disaat itu anda akan melihat ada beberapa tukang tambal ban yang bersuku tertentu dengan tato dan tindikan yang sangat menyeramkan bergerombol sambil bernyanyi dengan gitar bolong dengan logat daerah pulau seberang. Para tukang tambal ban yang biasanya dalam keadaan seperti mabuk itulah yang menjadi andalan untuk membantu anda
memperbaiki dan membongkar ban motor anda. Saya masih ragu apakah Pak Jokowi mengerti daerah ini. Andai dia rasakan sendiri naik sepeda motor malammalam dan ban motornya terkena ranjau pisau cutter langsung tak berdaya walaupun bannya tubles. Memahami kota Jakarta tidak seperti kota lain. Walau saya yakin masih ada daerah yang lebih rawan dari cengkareng. Tapi ya ini hanya sekedar cerita dan tak perlu direspon secara serius oleh para pejabat negara karena saya tahu tak akan direspon. Pemda DKI silahkan sibuk dengan urusan lain. Terimakasih Saman Cengkareng, Jakarta Bara
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 6 Agustus 2015
6
Komdis Panggil Empat Pemain PSS
Suluh Indonesia/ist
REKOMENDASI - Sekjen BOPI Heru Nugroho mengisyaratkan tak akan mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan turnamen Piala Kemerdekaan 2015 karena belum semua persyaratan dipenuhi oleh Tim Transisi sebagai penggagas kegiatan.
BOPI Isyaratkan Tak Keluarkan
Rekomendasi Piala Kemerdekaan JAKARTA - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengisyaratkan tak akan mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan turnamen Piala Kemerdekaan 2015 karena belum semua persyaratan dipenuhi oleh Tim Transisi sebagai penggagas kegiatan. “BOPI sudah kirim surat ke Tim Transisi untuk melengkapi semua dokumen yang kurang, tapi belum dibalas. Kalau mereka gak bisa penuhi, ya kita gak akan terbitkan rekomendasi,” kata Sekjen BOPI Heru Nugroho di Jakarta, kemarin. Menurut dia, Tim Transisi sebetulnya telah mengirimkan
PP Pelti
Gulirkan Liga Junior JAKARTA - Untuk meningkatkan kualitas petenis muda, pihak PP Pelti kembali menggelar Liga Tenis Junior Nasional (LTJN) 2015 pada 7-9 Agustus di Purwokerto. Menurut Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti Susan Soebakti, liga tersebut nantinya akan mempertandingkan lima kelompok umur (KU), masing-masing U-10, U-12, U-14, U-16 dan usia 18 tahun. “Kesempatan ini akan menjadi ajang yang baik bagi petenis pemula agar dapat mengenal iklim pertandingan yang sesungguhnya. Kami juga berharap para pemain bisa mengasah semangat persaingan dalam koridor sportivitas olahraga,” kata Susan dalam peluncuran LTJN 2015 di kantor PP Pelti Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, kemarin. Nantinya perhelatan tersebut akan berlangsung empat seri, setelah kick off 7-9 Agustus, kemudian dilanjutkan seri kedua pada 26-28 September dan berturut-turut seri ketiga dan keempat pada 3-5 Oktober dan November. Selain Purwokerto, liga serupa juga dilangsungkan di Bandung dan Surabaya. “Kedua kota itu juga akan menggelar empat seri kejuaraan. Karena ini ajang untuk yunior, hadiahnya bukan uang, tapi berupa medali dan sertifikat,” jelasnya. Untuk peserta, pihak PP Pelti memprediksi kejuaraan itu akan diikuti sekitar 100 atlet setiap pertandingan. Menurut Kabid Pembinaan dan Prestasi Junior PP Pelti Aga Sumarno, pihaknya ingin menampung talenta-talenta yunior dari berbagai daerah di ajang tersebut. (pts)
beberapa berkas untuk diverifikasi. Namun, ada berkas yang belum dilampirkan terutama terkait legalitas promotor atau pelaksana pertandingan (EO) Piala Kemerdekaan 2015. “Ini menyangkut tanggung jawab. Jadi harus ada perjanjian yang jelas antara EO dengan Tim Transisi,” katanya menambahkan. Mantan staf khusus menpora era Roy Suryo itu menjelaskan, pihaknya tak akan gegabah dalam mengeluarkan rekomendasi. Hal ini dilakukan agar semuanya berjalan dengan profesional sehingga berlangsung dengan sukses.
BOPI sebelumnya memberikan batasan kepada Tim Transisi untuk melengkapi berkas persyaratan hingga dari ini. Namun, pihak BOPI mengaku belum mendapatkan tambahan berkas yang dibutuhan. Kondisi ini jelas memicu sebuah kekhawatiran apakah Piala Kemerdekaan 2015 bisa dilakukan sesuai dengan jadwal yaitu 15 Agustus. Pihak BOPI berharap Tim Transisi segera memenuhi semua berkas agar turnamen yang ditunggu-tunggu ini bisa digelar. “Soal layak tidaknya (Piala Kemerdekaan), serahkan kepada publik untuk menilainya,” kata Heru
Nugroho menegaskan. Piala Kemerdekaan 2015 diikuti 24 klub dari divisi utama yang terbagi atas empat grup. Sesuai dengan jadwal, kick off kejuaraan dengan hadiah utama Rp500 juta itu akan dilakukan 15 Agustus. Hanya saja hingga saat ini belum ditetapkan lokasi pembukaannya. Ada beberapa opsi yang disiapkan untuk pembukaan Piala Kemerdekaan 2015 yaitu Stadion Manahan Solo, Stadion Sultan Agung Bantul Yogjakarta dan Stadion Teladan Medan. Sesuai dengan rencana, pembukaan akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. (ant)
JAKARTA - Empat mantan pemain PSS Sleman yang terlibat sepak bola gajah akan dipanggil Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pada 10 Agustus mendatang. Mereka kembali disidang untuk memperjelas masalah sepak bola gajah yang melibatkan PSS dan PSIS Semarang pada kompetisi Divisi Utama, musim lalu. Hal ini dilakukan keempat pemain tersebut telah bicara terbuka dengan menyebut mantan manajer PSS Supardjiono sebagai orang yang memerintahkan sepak bola gajah. “Empat pemain PSS Sleman akan dipanggil untuk sidang pada 10 Agustus 2015. Surat pemanggilan akan segera dikirim. Mudah-mudahan bisa hari ini, Rabu (5/8),” kata juru bicara Komdis PSSI, Laurent kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Menurut Laurent, keputusan tersebut sudah disepakati anggota Komdis, bahkan Komdis siap membuka kembali kasus yang sempat menghebohkan media asing tersebut. “Kalau ingat terkait kasus PSS melawan PSIS, terakhir disebutkan (mantan Ketua Komdisred) Hinca Panjaitan, belum ditutup, tapi masih terbuka. Ini merupakan temuan baru setelah pemain dan ofisial tidak
memberikan pengakuan seperti ini,” ungkapnya. Jika nantinya empat pemain itu kembali menyebut Supardjiono sebagai aktor di balik sepak bola gajah pada saat sidang nanti, maka Supardjiono juga akan kembali disidang. Namun, pihaknya tetap menunggu penjelasan dari Satrio Aji dkk. “Kesimpulannya ada temuan baru. Berdasarkan pengakuan mereka tentang adanya pelaku lain, yang memerintahkan untuk melakukan itu,” jelasnya. Selain membahas sepak bola gajah, Komdis juga memanggil mantan pelatih Persipur Purwodadi Gunawan dan mantan pelatih Gresik United Agus Yuwono. Pemanggilan dua pelatih itu terkait temuan dan dugaan pengaturan skor pada sepak bola Indonesia. Keduanya juga akan disidang pada 10 Agustus. Komdis PSSI juga akan memanggil mantan wasit/ Komisi Wasit PSSI Jimmy Napitupulu, mantan pemain dan pelatih Bambang Suryo (BS) serta kapten Persewangi Banyuwangi, Febri. Ketiganya akan dimintai keterangan pada 13 Agustus mendatang. Sebelumnya, BS menyampaikan bahwa ada sejumlah upeti yang diberikan kepada Komisi Wasit. (pts)
Pelatih Asal Argentina
Beri Pengetahuan PPLP JAKARTA - Sempat tertunda lama karena perpindahan Presiden, akhirnya dua pelatih sepak bola junior, asal Argentina tiba di Jakarta, dan akan memberikan pelatihan. Kedua pelatih yang pernah menangani klub sepak bola usia muda, yang terkenal di Argentina Renato Cesarini tersebut adalah Gustavo Andres Raguseo dan Miguel Angel Ramon Rossi. Nantinya mereka akan memberikan pelatihan kepada 12 pelatih Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) dan beberapa pelatih sekolah sepak bola (ssb) dengan total 40 orang pada 7-14 Agustus di Hotel Patrajasa, Semarang yang diselenggarakan pihak Kemenpora. “Tujuan awal kehadiran dua pelatih ini untuk meningkatkan pelatihan usia muda sepak bola yang ada di PPLP dan ssb di Jawa Tengah dan sekitarnya,” tutur Drs.
Sunyoto,M.Pd, Asdep Tenaga Keolahragaan, Kemenpora kepada wartawan, saat menyambut kehadiran pelatih Argentina di Bandara Soekarno Hatta, di Jakarta, kemarin. Walau dengan waktu yang singkat, Sunyoto menilai, dua pelatih asal Argentina tersebut mampu memberikan inovasi pengetahuan sepak bola yang baru bagi pelatih muda. “Walau singkat, kami harapkan ada pengalaman yang bisa diraih, dan terpenting para pelatih bisa meodifikasi dengan konsep di Indonesia,” harapnya. Kehadiran dua pelatih asal Argentina ini berasal dari kerja sama di bidang olahraga oleh dua negara antara Argentina dan Indonesia dalam MoU pada 2009 lalu, namun karena satu lain dan proses mencari kecocokan cabang olahraga, sehingga barulah sekarang bisa diwujudkan. Dua pelatih ini merupakan rekomendasi dari pemerintah Argentina. Dan selama di Jakarta,
nantinya semua fasilitas dan transportasi akan di tanggung pihak pemerintah Indonesia, sedangkan gaji ditanggung pemerintah Argentina. “Kami akan memberikan informasi tentang sepak bola di Argentina, semoga para pelatih bisa memahami secara maksimal dan menerapkan dalam latihan, namun yang bterpenting kami berharap program ini bisa diperpanjang, karena hasil dari pengetahuan yang kami berikan ini tidak cukup pertemuan singkat, melainkan jangka panjang,” kata Angel Ramon. Dirinya menilai, pengetahuan yang akan diberikan ini bisa menjadi solusi dan tambahan ilmu sepakl bola bagi pelatih Indonesia di tingkat pelajar. “Kita akan berikan penerapan permainan yang diketahui, dari sini perlu adanya penerapan lainnya setiap pelatih dan pemain, sehingga hasilnya bisa maksimal,” ujarnya. (pts)
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 6 Agustus 2015
7
Mourinho
Merasa Sulit Pertahankan Gelar LONDON - Pelatih Chelsea Jose Mourinho merasa akan lebih sulit bagi timnya untuk mempertahankan gelar Liga Utama Inggris, di mana para pesaingnya telah melakukan penambahan-penambahan ke dalam skuad mereka masingmasing. Chelsea memenangi gelar dengan meyakinkan pada musim lalu, finis dengan koleksi 87 angka, unggul delapan angka atas tim peringkat kedua Manchester City. “Setahun silam kami mendapatkan Costa dan Fabregas yang merupakan reaksi cepat terhadap fakta bahwa kami tidak memenangi gelar,” kata Mourinho kepada Sky Sports. “Tahun ini Anda dapat melihat reaksi dari Liverpool, Arsenal, Man City, Man United.” Mourinho memperkirakan persaingan perebutan gelar yang ketat dan musim dengan catatan gol yang tidak begitu tinggi, di mana tim-tim
kecil juga mampu memikat pemain-pemain kuat. “Mungkin saya keliru namun saya memiliki ide bahwa semakin sedikit angka yang akan memenangi gelar pada musim ini,” tambah pria Portugal itu. “Tim-tim lain berinvestasi dengan sangat baik dan hal ini tidak biasa.” “Tim-tim kecil mendapatkan sejumlah pemain terbaik dari beberapa negara. Pemainpemain itu biasanya meninggalkan negaranya untuk klub-klub terbaik, namun sekarang mereka pergi ke klub-klub promosi. Sekarang ini adalah alam kompetisi mereka dan kualitas mereka terhadap tim-tim papan atas yang mereka hadapi. Ini semakin sulit.” Mourinho, yang saat ini menjalani masa kerja keduanya sebagai pelatih di Chelsea, telah memenangi tiga gelar Liga Utama Inggris, dua Piala Liga, satu Piala FA, dan satu Community Shield di klub London itu. (ant)
Suluh Indonesia/ap
TANGGAPI TUDUHAN - Calon Presiden Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) Sebastian Coe mengatakan olahraga atletik merasa marah dan terkhianati atas tuduhan kegagalan badan atletik dunia itu untuk mengivestigasi ratusan hasil tes obat mencurigakan.
IAAF Mar ah dan Marah asa Ter khiana ti Mer Merasa erkhiana khianati
Mayweather
Kembali Naik Ring Pada September LONDON - Floyd Mayweather yang memiliki rekor menang bertarung 48 kali tanpa kalah akan kembali naik ring pada 12 September mendatang di Las Vegas untuk menghadapi Andre Berto, dimana pertarungan itu bakal menjadi pertarungan terakhir selama karirnya, demikian diumumkan Selasa waktu setempat. Mayweather yang mengalahkan Manny Pacquiao pada Mei lalu, akan mempertaruhkan gelar dunia kelas welter WBC dan WBA melawan dua kali juara dunia kelas welter Berto yang memiliki rekor menang 30 kali dan tiga kali kalah di MGM Grand Garden Arena. Sebuah kemenangan bagi Mayweather bakal menyamai
rekor sebelumnya yang dipegang juara dunia kelas berat Rocky Marciano yang mundur pada April 1956 dengan catatan rekor 49 kali menang tanpa kalah. “Saya siap untuk kembali ke ring pada 12 September dan kembali membuktikan kepada dunia bahwa saya yang terbaik,” kata petinju berusia 38 tahun Mayweather. “Saya selalau membawa sebuah pertarungan saya dan pertarungan melawan Andre Berto ini tidak diperkirakan,” katanya. “Dia muda, pertarung kuat yang haus untuk menjatuhkan yang terbaik, empat puluh delapan kali telah dicoba sebelum 12 Seotember, saya akan membuat itu menjadi 49,” tambahnya. (ant)
LONDON - Calon Presiden Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) Sebastian Coe mengatakan olahraga atletik merasa marah dan terkhianati atas tuduhan kegagalan badan atletik dunia itu untuk mengivestigasi ratusan hasil tes obat mencurigakan. Sehari selepas IAAF terhantam tuduhan oleh surat kabar Inggris Sunday Times dan lembaga penyiaran Jerman ARD/WDR, Coe memberikan pembelaan kuat terhadap olahraga lapangan dan lintasan itu dan mengatakan kepada BBC tuduhan itu merupakan sebuah deklarasi perang terhadap olahraga. “Saya kira setiap orang tidak dapat meremehkan kemarahan yang terasa dalam olahraga ini terkait pengkhianatan yang terjadi pada pekan sebelumnya ter-
hadap olahraga kita,” kata Mantan Juara Olimpiade 1980 dan 1984 pada nomor 1.500 meter itu. “Bahwa dalam beberapa cara kami tidak melakukan sesuatu, untuk hal terbaik, dan hal terburuk terlibat dalam ketertutupan, itu tidak menjadi tanggungan oleh semua hal yang telah kami lakukan dalam olahraga ini selama 15 tahun sebelumnya,” ujar Coe. “Kami telah memimpin jalannya pengujian independen di luar kompetisi, kami telah memimpin jalannya laboratorium kami, kami adalah olahraga pertama yang punya juri arbritase, kami telah mengenalkan paspor darah pada 2009 karena kami ingin mengangkat sains untuk memberantas kecurangan,” kata Coe.
Dua organisasi media itu yang membuat tuduhan itu mengatakan telah mendapatkan data pengujian rahasia dari lingkungan IAAF, dikirim oleh seorang pengungkap kasus yang jenuh dengan jumlah kasus doping di atletik. Laporan kedua media itu berisi tentang hasil pengujian yang mengindikasikan dugaan doping darah yang luas dalam atletik antara 2001 dan 2012, dan memunculkan pertanyaan tentang olahraga atletik hanya pada beberapa pekan menjelang kejuaraan dunia atletik di Beijing, Tiongkok. “Apa yang menjadi kemarahan saya dan kemarahan olahraga kami adalah pengkhianatan bahwa apa yang kami lakukan bukanlah apa-apa saat kami telah melakukan mekanis-
Bale Bawa Real
Hadapi Bayern di Final Piala Audi MUNICH - Gareth Bale mencetak gol ke gawang bekas klubnya Tottenham Hotspur ketika Real Madrid menang 2-0, pada Selasa untuk membuka jalan ke final berhadapan dengan Bayern Munich pada turnamen persahabatan pra musim Piala Audi di Jerman. Pemain internasional Wales itu bermain melawan Spurs untuk pertama kalinya sejak ia menorehkan rekor transfer dunia sebesar 85,3 juta pound ke Real pada 2013. Pemain 26 tahun itu mengemas gol pada menit ke-79 setelah tandukan James Rodriguez membuka keunggulan timnya pada menit ke-36 di Allianz Arena Munich. Juara turnamen musim lalu Bayern Munich belakangan mendominasi AC Milan untuk menang 3-0, dan akan bertemu tim Spanyol itu pada final Rabu. Ini akan menjadi pertemuan pertama antara kedua tim sejak April 2014 ketika klub Spanyol itu menang 4-0 di leg kedua semifinal Liga Champions dalam perjalanan mereka untuk meraih mahkota Eropa. Kemenangan itu mendongkrak kepercayaan diri pelatih Bayern Pep Guardiola tiga hari setelah mereka kalah adu penalti dari Wolfsburg di Piala Super Jerman, satu-satunya gelar domestik yang belum pernah dimenangi arsitek tim asal Spanyol itu sejak kedatangannya di Bavaria.
Suluh Indonesia/ap
DIKAWAL KETAT - Gelandang Real Madrid Gareth Bale dikawal ketat dua pemain Tottenham Hotspur saat kedua tim bertemu di Piala Audi,di Jerman kemarin. Gale mencetak gol untuk membawa Madrid menang 2-0 dan bertemu Bayern Munich di final.
Juan Bernat membuka gol pada menit ke-24 untuk tuan rumah melalui bantuan bola yang berubah arah karena mengenai Cristian Zapata, namun rekrutan baru Douglas Costa menjadi pemain terbaik di pertandingan ini sampai ketika ia digantikan saat turun minum. Gelandang Brazil itu melalui pra musim yang bagus sejak kedatangannya dari klub Ukrai-
na Shakhtar Donetsk bulan lalu, dan ia menjadi sosok inspiratif saat dikombinasikan dengan Mario Goetze dan sesama rekrutan baru Arturo Vidal. Meski mendominasi, Bayern harus menunggu sampai menit ke74 untuk mendapatkan gol kedua, ketika Robert Lewandowski melengkapi kemenangan mereka lima
menit sebelum pertandingan usai melalui tembakan keras yang tidak mampu diantisipasi Diego Lopez yang mengawal gawang Milan. Dipermalukan oleh sang juara Liga Jerman, AC Milan akan berupaya menyelamatkan wajahnya saat bertemu Tottenham di playoff peringkat ketiga, juga dimainkan pada Rabu. (ant)
me kami dan telah berkonsisten untuk melakukannya,” kata Coe. “Setiap atlet pada Kejuaraan Dunia Atletik 2011 dan 2013 telah melakukan pengujian darah, itu belum terjadi sebelumnya. Kami telah menghabiskan dua juta dolar setiap tahun (terhadap anti-doping) dan kami bukanlah olahraga kaya, kami telah 10 kali profesional,” kata Coe. Coe yang akan bersaing mantan atlet lompat galah Sergei Bubka untuk memimpin IAAF menekankan fakta bahwa badan atletik dunia itu punya rekam jejak kuat untuk membasmi kecurangan. “Kami telah punya sejumlah nama yang terpandang dalam olahraga pada beberapa tahun sebelumnya. Itu tidak menjadi mudah bagi kami, hal
itu telah memunculkan rasa malu yang kuat pada kami. Tapi kami selalu mengambil sudut pandang bahwa kami akan mengambil rasa malu dalam jangka pendek dan melindungi atlet-atlet yang bersih. Coe juga mengecam pernyataan IAAF tidak membagi data pengujian darah dengan Badan Anti-Doping Dunia (WADA). “Ini adalah basis data kami, kami akan dan telah melakukan investigasi secara penuh dan kami akan melanjutkan untuk melakukannya dan ada kasus lain yang menjadi materi pada investigasi yang sedang berlangsung,” katanya. “Asumsi bahwa kami tidak membagi informasi itu adalah benarbenar salah,” kata Coe. (ant)
Masa Depan Goetze Masih Belum Jelas MUNICH - Setahun setelah mencetak gol kemenangan untuk Jerman di final Piala Dunia, Mario Goetze, menghadapi jalan yang tidak pasti di hadapannya di mana masa depannya di klub juara Liga Jerman Bayern Munich masih belum jelas. Gelandang itu, yang mencetak gol saat timnya menang 3-0 atas AC Milan pada turnamen pra musim di Munich pada Selasa, mengatakan dua tahunnya di Bayern jauh dari sukses meski timnya secara berturut-turut memenangi gelar liga. “Saya memainkan permainan yang begitu bagus pada hari ini. Sekarang kita lihat saja apa yang akan terjadi,” ucapnya kepada para pewarta setelah ia mencetak gol ke gawang tim Italia itu. “Sudah jelas bahwa dua tahun terakhir tidak mudah,” kata pemain 23 tahun itu, yang didatangkan dari tim rival Borussia Dortmund dengan transfer besar pada 2013. Bagaimanapun, bukannya menjadi ujung tombak gelandang serang Bayern, Goetze yang lebih banyak menghuni bangku pemain cadangan Bayern di bawah asuhan pelatih Pep Guardiola, tidak mampu menemukan konsistensi. Pelatih asal Spanyol itu
hanya memainkan Goetze selama enam menit saat mereka kalah dari VfL Wolfsburg di Piala Super Jerman pada pekan lalu, dan ia bermain selama 90 menit pada 16 pertandingan dari 34 pertandingan liga musim lalu. “Kita akan melihat apa yang terjadi. Kita akan melihat apakah ia akan berbicara lebih sering kepada saya,” kata Goetze. “Sekarang saya akan membawa sejumlah hal kepada saya. Untuk yang lain, kita lihat saja.” Goetze juga menjadi target kritik dari sejumlah penggemar dan media, sedangkan presiden kehormatan Bayern Franz Beckenbauer merupakan salah satu sosok yang meminta lebih banyak kualitas dari sang pemain. Ketua Bayern KarlHeinz Rummenigge belakangan ini mengatakan jika ia merupakan agen Goetze, ia akan menyarankan sang pemain untuk “bertahan di Bayern dan tancap gas.” Goetze dikontrak Bayern sampai 2017, namun dengan kedatangan Douglas Costa dan Arturo Vidal, kompetisi untuk memperebutkan satu tempat di lini tengah semakin berat pada musim ini. Bayern akan bermain melawan Real Madrid pada Rabu di final Piala Audi. (ant)
BOGOR
KINI...
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 6 Agustus 2015
8
BPBD Lampung Utara
Distribusikan Air Bersih KOTABUMI - BPBD Kabupaten Lampung Utara siap mendistribusikan air bersih bagi warga daerah ini yang mengalami kekurangan air bersih saat kemarau. Namun menurut Sekretaris BPBD Lampung Utara Ansori Yazid, di Kotabumi, kemarin pihaknya belum mendapatkan pengaduan dari masyarakat setempat yang mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih meskipun daerah ini telah mengalami kemarau. Menurut dia, musim kemarau tahun ini dinilai masih wajar, dikarenakan masyarakat masih dapat memenuhi kebutuhan air
bersih di daerahnya masingmasing. ‘’Hingga saat ini belum ada pengaduan atau keluhan masyarakat terkait kemarau, karena masih dapat diantisipasi oleh masyarakat itu sendiri. Kemarau di Lampung Utara belum parah seperti di daerah lain,” ujarnya. Dia menyatakan, meskipun musim penghujan belum tiba, namun masyarakat masih dapat memenuhi kebutuhan air bersih walaupun sumur mereka ada yang mengalami kekeringan. ‘’Saat ini telah terdapat beberapa titik sumur bor, baik itu bantuan dari pemerintah atau melalui CSR, sep-
erti sumur bor dari CSR Pabrik Gula Bunga Mayang yang sangat membantu masyara-kat Bunga Mayang saat ini,” katanya. Jika nanti kekeringan yang diakibatkan musim kemarau ini telah menimbulkan dampak bagi masyarakat, pihaknya telah menyiapkan strategi bantuan air bersih dengan pendistribusian air bersih menggunakan kendaraan tangki air. ‘’Saat ini pun kami belum mengusulkan atau mendapatkan bantuan dari pusat dalam menghadapi musim kemarau saat ini,’’ katanya. (ant)
Tidak Sehat Jasmani
Lima Cabub Dinyatakan Gugur PALEMBANG - Sebanyak lima bakal calon bupati/wakil bupati dari empat kabupaten di Sumatera Selatan yang melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember 2015, dinyatakan gugur di tes kesehatan. ‘’Dari 11 bakal calon bupati/wakil bupati yang mengikuti tes kesehatan lanjutan dinyatakan lima orang tidak memenuhi syarat kesehatan,” kata Anggota Komisi Pemilihan Umum Sumsel Ahmad Naafi di Palembang, kemarin. Menurut dia, lima orang bakal calon bupati/wakil bu-
pati dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan oleh Ikatan Dokter Indonesia itu berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan di Rumah Sakit dr Mohammad Hoesin Palembang. Hasil pemeriksaan kesehatan IDI ini final dan bagi yang tidak memenuhi syarat maka bisa diganti bakal calonnya, katanya. Ia mengatakan, lima bakal calon bupati/wakil bupati itu yang tidak memenuhi syarat kesehatan yakni dari Musirawas Utara, Ogan Komering Ulu Timur dan Penukal Abab
Lematang Ilir masing-masing satu orang, sedangkan dari Musirawas sebanyak dua orang. Sementara mengenai siapa saja nama bakal calon bupati/wakil bupati tidak memenuhi syarat kesehatan itu, ia menyatakan, karena ini menyangkut kesehatan maka KPU kabupaten yang menyampaikannya. ‘’Bagi mereka yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan itu tentunya dapat dilakukan pergantian calon pada masa perbaikan, yakni 4-7 Agustus 2015, ujarnya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PERESMIAN LPKA - Wagub Jabar Deddy Mizwar, bersama MenkumHAM Yasonna Hamonangan Laoly, dan Meneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana S Yembise melihat Kegiatan Belajar Mengajar pada acara peresmian Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LKPA) dan Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS) Bandung, kemarin.
Terlibat Deklarasi Paslon
4 PNS Terancam Dipecat SUMBAWA BARAT - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat memanggil empat orang Pegawai Negeri Sipil yang diketahui terlibat dalam kegiatan deklarasi dan pendaftaran pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati setempat. Komisioner Panwaslu Sumbawa Barat, Latifa di Taliwang, Rabu mengatakan keempat or-
ang PNS itu dipanggil pada hari Senin dan Selasa. Tapi dari empat orang itu, hanya tiga orang yang telah memenuhi panggilan Panwaslu. ‘’Satu orang PNS yang belum hadir akan dipanggil ulang secepatnya,” kata Latifa. Kata dia, para PNS yang dipanggil itu, diduga terlibat dalam kegiatan deklarasi dan pendaftaran salah satu pasan-
gan bakal calon bupati dan wakil bupati minggu lalu. Mereka dimintai klarifikasi terkait keikutsertaan mereka dalam kegiatan politik tersebut. Semestinya, menurutnya, sebagai aparatur sipil negara, PNS sesuai ketentuan tidak boleh terlibat politik praktis. ‘’Keikutsertaan mereka dalam kegiatan deklarasi dan pendaftaran ke KPU itu patut
diduga sebagai keterlibatan dalam politik praktis. Karena itu Panwaslu meminta klarifikasi,” ujarnya. Dia menyebutkan, keempat PNS tersebut, diketahui bekerja disejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Nantinya, hasil klarifikasi itu akan diplenokan untuk memutuskan tindaklanjutnya. (ant)
Longsor Hanyutkan Tiga Rumah TEMBILAHAN - Longsor yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, menghanyutkan tiga buah rumah milik masyarakat setempat. ‘’Bencana alam berupa longsor ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB tepatnya di pinggir Sungai Indragiri, Pasar Teluk Kiambang Desa Teluk Kiam-
bang Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir,” kata Paur Humas Polres Indragiri Hilir Iptu Warno di Tembilahan, kemarin. Warno menjelaskan bahwa rumah milik warga yang hanyut terbawa longsor ini terbuat dari papan dan kerugian yang dialami warga berkisar sekitar
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Di Pesisir Selatan
Pemkab Rehab Hutan Kritis ayai dari sisa anggaran DAK tahun sebelumnya. Masing-masing kecamatan yakni Kecamatan IV Nagari Bayang Utara dilakukan rehabilitasi seluas 100 hektare, di Batangkapas seluas 100 hektare, Kecamatan Sutera seluas 200 hektare, Lengayang seluas 150 hektare, Linggo Sari Baganti seluas hektare dan Basa Ampek Balai Tapan seluas lima hektare. Pada lahan tersebut pemkab setempat menanam bibit kayu kayuan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Khusus di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, pemkab menanam bibit kayu
jenis gaharu. Menurutnya, kerusakan hutan yang berada dalam kondisi kritis di wilayah kabupaten itu hingga kini mencapai luas 318 ribu hektare tersebar di delapan kecamatan. Seluas 1.380 hektare diantaranya berada dalam kondisi sangat kritis yakni terdapat di Kecamatan Sutera, Batangkapas, Lengayang dan Pancung Soal. Kadis Kehutanan Energi dan Sumber Daya Mineral Pesisir Selatan, Maswardedi mengatakan, kegiatan rehabilitasi dimaksudkan untuk melakukan perbaikan lahan kritis. (ant)
adalah Nurhayati (55) Banjar, Islam , dengan alamat Rt 05 Desa Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir. Kemudian atas nama Hamrani (48) dan Mamat (37). ‘’Kejadian ini terjadi saat masyarakat sedang melakukan aktivitasnya,’’ katanya. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
KEKURANGAN AIR BERSIH - Sejumlah warga Kampung Payungan, Magerong, Sawah Luhur, Serang, Banten mengantre pembagian air bersih, kemarin. BPBD Banten menyatakan sebanyak 115 Desa di wilayah Serang, Lebak, dan Pandeglang darurat air bersih dan mengintensifkan pemberian bantuan air untuk warga.
PAINAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) merehabilitasi hutan dan lahan (RHL) di enam kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di daerah itu pada tahun 2015. Kepala Bidang Produksi dan Rehabilitasi, Dinas Kehutanan Energi dan Sumberdaya Mineral Pesisir Selatan, Madrianto di Painan, Rabu, mengatakan, total lahan yang direhabilitasi pada enam kecamatan itu seluas 805 hektare. Seluas 405 hektare diantara luas yang direhabilitasi dibiayai oleh dana alokasi khusus (DAK) tahun 2015 dan seluas 400 hektare dibi-
Rp50.000.000. ‘’Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini,” ucapnya. Dia mengatakan untuk saat ini korban longsor telah mengungsi ke rumah warga dan situasi di tempat bencana, aman terkendali. Beberapa identitas warga yang menjadi korban longsor
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629