Skip to main content

Edisi 04 Agustus 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Selasa, 4 Agustus 2015

No. 138 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

Bom Meledak

Dua Warga Tewas MAKASSAR - Dua warga warga di Kompleks Puri Patte’ne Permai Blok C.3 No 11 Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanayya, Makassar menjadi korban ledakan. Dari informasi yang dihimpun di lapangan diketahui, kedua korban ledakan yang meninggal dunia itu adalah perempuan Hj Ramlah (48) dan lelaki Sania (36). Penyebab ledakan tersebut masih diselidiki oleh Tim Jihandak Polda Sulselbar. Ledakan tersebut mengakibatkan satu unit rumah rusak berat dan 10 unit rusak ringan. Secara terpisah, Kepala Polri Jenderal Pol. Badrodin Haiti mengatakan, hasil penelitian laboratorium forensik terkait bom di Makassar. ‘’Saya minta segera, mungkin dapat selesai malam ini juga,” ujar Badrodin. Hasil penelitian itu, kata Badrodin, sangat penting dan

menentukan pengusutan peristiwa itu. ‘’Karena dari situ (hasil penelitian labfor), bisa diketahui apa tindak lanjut kita setelahnya,” ujar Badrodin. Ia tak mau menduga-duga pelaku peledakan yang menewaskan dua warga itu. Saat ini, Polri fokus untuk mengungkap bahan-bahan bom tersebut. Sejauh ini, penyidik menyimpulkan bahwa ledakan di Kompleks Puri Pattene Permai Blok C.3 Nomor 11, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, berasal dari bom ikan. Dua warga tewas bernama Hajah Ramlah (48) dan Sania (36). Ledakan juga mengakibatkan satu unit rumah rusak berat dan 10 rumah lainnya rusak ringan. Polisi juga terus melakukan penyelidikan serta meminta keterangan sejumlah saksi atas kasus ini. (ant)

Ayo Kerja JAKARTA - “Ayo Kerja” menjadi tema Peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia dan tema tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Setneg. Dalam keterangan tertulis yang diperoleh dari Sekretariat Negara di Jakarta, Senin, menyebutkan Kementerian Sekretariat Negara telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor B-522/Kemensetneg/Sesmen/TU.00.04/03/2015 tertanggal 16 Maret 2015. Surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Taufik Sukasah itu ditujukan kepada para Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, para Menteri Kabinet Kerja, Gubernur Bank Indonesia, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Kepolisian RI,

para Pimpinan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, para Kepala Perwakilan RI di luar negeri, para Gubernur dan Bupati/Wali Kota. Dalam surat edaran itu disebutkan untuk pembuatan subtema, hendaknya dapat disesuaikan dengan kegiatan yang dilaksanakan dengan menyertakan kalimat “Gerakan Nasional Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia Merdeka”. Surat itu juga berisi permintaan untuk memperbanyak dan menyosialisasikan di lingkungan masing-masing serta menyebarluaskan kepada masyarakat. Menjelang Peringatan 70 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk pertama kalinya, mengeluarkan logo resmi HUT RI. (ant)

Suluh Indonesia/ant

POTONG RAMBUT - Simpatisan dan pengurus DPC PKB Tasikmalaya melakukan aksi potong rambut plontos menyusul ditundanya Pilkada serentak Kabupaten Tasikmalaya di Tasikmalaya, kemarin.

PPATK Telusuri

Mahar Politik Pilkada Suluh Indonesia/ant

FATWA ROIS AAM - Rois Aam PBNU Mustofa Bisri (kiri) didampingi Pimpinan Sidang Slamet Effendy Yusuf (tengah) dan Ketua PBNU Said Aqil Siroj (kanan) memberikan fatwa saat pembahasan rancangan Tatib Muktamar NU ke-33 di alun-alun Jombang, kemarin.

Gatot-Evi Ditahan JAKARTA - Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti ditahan penyidik KPK. Namun keduanya belum berniat untuk melakukan upaya praperadilan. ‘’Belum akan melakukan praperadilan, kami dalami dulu,” kata pengacara keduanya, Razman Arief Nasution sesaat setelah kedua kliennya ditahan di KPK di Jakarta Selatan, kemarin.

Razman menyebut mendukung KPK untuk segera mengusut tuntas kasus yang menjerat keduanya. Bahkan Razman mengaku mendorong agar perkara kedua kliennya segera dilimpahkan ke pengadilan. ‘’Kami mendorong agar kasus suap ini sesegera mungkin diproses secepatnya ke pengadilan Tipikor,” kata Razman. Sebelumnya, Gatot terlihat keluar lebih dulu dari ruang pemeriksaan dengan sudah mengenakan rompi tahanan warna

JAKARTA - Keterbatasan dalam melakukan pengawasan praktik mahar politik menyebabkan Bawaslu meminta kepada Pusat Pelaporan dan PPATK untuk menelusuri rekening dari 827 calon kepala daerah yang akan berkompetisi di pilkada 2015. Komisioner Bawaslu Nasrullah di Jakarta, kemarin mengatakan bahwa selain calon kepala daerah, PPATK juga diminta untuk menelusuri rekening dari keluarga para calon kepala

daerah termasuk pengurus partai politik dan fungsionaris partai, termasuk badan pemenangan pemilu partai politik. Bawaslu terus menelusuri kasus dugaan adanya mahar politik atau uang perahu dalam pencalonan pemilihan kepala daerah serentak. Nasrullah mengatakan bahwa pihaknya menduga praktik mahar politik tetap terjadi selama proses pencalonan pilkada, meskipun sudah ada larangan. Terkait dengan praktik mahar politik, Bawaslu juga akan memanggil sejumlah bakal ca-

lon kepala daerah yang sempat mengaku mengetahui atau dimintakan mahar politik dalam pencalonan kepala daerah. Informasi tersebut akan menjadi langkah awal bagi pengawas pemilu untuk mengusut praktik mahar politik. ‘’Ada beberapa kandidat yang mengaku dimintai uang, oleh sebab itu dalam waktu dekat kami akan meminta penjelasan dari yang bersangkutan dan di daerah sudah dilakukan klarifikasi,” ujar Nasrullah. Dugaan terjadinya praktik mahar politik telah mencuat di

sejumlah daerah di mana beberapa bakal calon kepala daerah mengaku gagal mendapatkan rekomendasi dari pemimpin parpol, karena tidak sanggup memenuhi mahar politik yang disyaratkan dengan nilai yang mencapai miliaran rupiah. Seandainya ada niat pemerintah untuk membuat perppu, Nasrullah meminta untuk memasukkan peraturan terkait penegakkan hukum karena UU Pilkada mengalami kehampaan dan kekosongan dalam wilayah tersebut. (ant)

oranye sekitar pukul 21.09 WIB. Sekitar 2 menit kemudian, giliran Evy yang menyusul dengan mengenakan rompi serupa. Keduanya bungkam ketika dicecar oleh para awak media. Gatot sendiri akan ditahan di Rutan Cipinang, sementara Evy ditahan di Rutan KPK. Terkait dengan kasus ini, KPK sudah menahan tujuh orang termasuk diantaranya OC Kaligis. (wnd)

Pemerintah Pertimbangkan

Terbitkan Perppu Pilkada JAKARTA - Pemerintah mengkaji dan mempertimbangkan untuk menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) sebagai solusi mengatasi adanya

calon tunggal dalam pendaftaran calon kepala daerah. Sejumlah opsi telah disiapkan apabila perppu benar-benar diterbitkan. Menteri Dalam Negeri Tjah-

jo Kumolo mengatakan apabila sampai dikeluarkan perppu maka opsi yang akan dipilih lebih menekankan pada jaminan hak konstitusional masyarakat maupun pasangan calon tunggal yang telah mendaftar. “Hak konstitusional satu paslon yang telah mendaftar itu juga harus diperhatikan, nggak boleh diabaikan,” kata Tjahjo Kumolo di Jakarta, kemarin. Soal masih adanya perbedaan pandangan soal perlu tidaknya perppu, Tjahjo meyakini perppu akan disetujui DPR apabila sampai diterbitkan. “Saya kira ini masalah kita bersama. DPR bagian dari parpol yang ikut berperan di pilkada. Perppu ini kan untuk kepentingan bersama,” imbuhnya. Tjahjo memastikan meski perppu merupakan hak presiden namun pemerintah tidak akan gegabah dan bertindak sendiri dalam mengambil keputusan. Pemerintah, menurutnya tetap akan melibatkan DPR terlebih dahulu sebelum perppu untuk mengatasi calon tunggal pilkada serentak benar-benar diambil. ‘’Seandainya perppu diputuskan, meskipun perppu itu hak pemerintah, tentunya pemerintah akan berdialog dengan DPR,” tegasnya. (wnd)

Suluh Indonesia/ade

DITAHAN - Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho memakai baju tahanan (kiri) dan Evi Susanti (kanan) usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Jakarta, kemarin. Gatot dan istri mudanya langsung ditahan KPK usai diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap kepada Hakim dan Panitera PTUN Medan dalam sengketa korupsi dana bantuan sosial.

Presiden Harapkan

NU Menjadi Jembatan Peradaban JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengharapkan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia mampu menjadi jembatan peradaban. ‘’Bukan hanya jembatan bagi perbedaan paham keagaman, tetapi juga jembatan peradaban antarbangsa dalam wujud nyata Islam sebagai rahmatan lil alamin,” kata Presiden di Jakarta, kemarin.

Sebagai Jamiyah Diniyah Islamiyah yang sejak kelahirannya mengedepankan nilai-nilai Islam moderat, NU diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dengan berbagai kalangan bersama-sama membangun tatanan dunia yang berkeadilan, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan, keterbelakangan dan ketimpangan yang merupakan akar dari bentuk-bentuk terorisme dan

radikalisme. Dengan sikap Nahdlatul Ulama yang mengutamakan solidaritas kemanusiaan, ukhuwwah basyariyyah, maka warga Nahdliyin berperan besar dalam membangun peradaban antar bangsa yang semakin terbuka, demokratis dan berke-adilan. ‘’Dengan cara itu, Indonesia, sebagai negeri dengan penduduk muslim terbesar di dunia akan selalu dikenang serta menjadi rujukan dunia,”

kata Presiden Jokowi. Menurut Presiden, sebagai salah satu Jamiyah Diniyah Islamiyah terbesar di Indonesia, NU telah memberikan kontribusi besar menjaga Indonesia agar tetap menjadi Indonesia. Sejarah mencatat, sejak didirikan pada 1926, tokohtokoh Nadlatul Ulama turut membidani lahirnya NKRI dan menjaga dari berbagai bentuk ancaman. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Selasa 4 Agustus 2015

2

Kilas 10 Motor Diangkut SEBANYAK 10 sepeda motor terjaring penertiban parkir liar yang diadakan Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan, kemarin di Jalan Melawai Raya, Kebayoran Baru. Motor yang diangkut ketahuan parkir di atas trotoar. Sepuluh sepeda motor itu kemudian diangkut ke Kantor Kecamatan Kebayoran Baru. Setelah pemiliknya membuat surat perjanjian, kemudian diberikan surat tilang. AB Nahor, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan mengatakan, motor yang diangkut ketahuan parkir di atas trotoar. Selain menertibkan parkir liar, petugas juga mengecek surat kendaraan angkutan umum yang melintas di Jalan Melawai Raya. Hasilnya, ada dua metromini yang tidak boleh beroperasi karena tidak dilengkapi dokumen kendaraan. (kmb)

18 Bangli Dibongkar SEBANYAK 18 bangunan liar yang berdiri di bantaran Kalibaru, Kelurahan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur dibongkar, kemarin. Pembongkaran dilakukan karena seluruh bangunan semi permanen ini mengganggu ketertiban umum dan mengganggu petugas yang melakukan perawatan kali. Lurah Rawabunga, Agustinah mengatakan, sebelum dibongkar, para pemilik bangunan sudah diberikan surat peringatan sampai tiga kali. Namun pemilik enggan membongkarnya. Karenanya petugas akhirnya melakukan pembongkaran paksa. Umumnya bangunan dijadikan tempat usaha warung rokok, warung kopi, kios pulsa dan tempat penampungan barang-barang bekas. Agustinah mengatakan, sudah diberikan surat peringatan namun mereka tetap membandel. Hari ini dibongkar seluruhnya. Lahan akan dikembalikan ke fungsinya sebagai areal taman. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

DAMPAK MUSIM KERING - Seorang warga mencuci daging dialiran sungai Ciliwung yang mengering akibat kemarau di Jakarta, kemarin. Dampak musim kering disertai gelombang El Nino membuat sejumlah debit aliran sungai di Jakarta menyusut sehingga menyebabkan sumur di sejumlah wilayah mengering dan masyarakat pun kekurangan air bersih.

Kota Tua Dijaga Brimob UNTUK memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan, sebanyak delapan personel Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya disiagakan di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat. Yayat Sujatna, Proyek Manager PT Jakarta Old Town Revitalization Corporation (JOTRC) di Jakarta, kemarin mengatakan, Brimob yang disiagakan dibagi dalam dua shift, jadi masing-masing shift ada empat personel. Brimob yang disiagakan dibagi dalam dua shift, jadi masing-masing shift ada empat personel,” kata Menurut Yayat, penempatan personel Brimob di kawasan Kota Tua merupakan permintaan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama. Apalagi Kota Tua sedang dipersiapkan menjadi World Heritage atau warisan budaya dunia versi Unesco. Dikatakan Yayat. persoalan di Kota Tua yang belum dapat terselesaikan adalah masalah parkir liar dan PKL. Untuk itu, kehadiran personel Brimob diharapkan dapat membantu tugas Satpol PP. (kmb)

Djarot Geram

KJP Untuk Karaoke JAKARTA - Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat geram mendengar temuan penggunaan Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk karaoke, bensin serta keperluan non pendidikan lainnya. Bahkan, saking kesalnya, mantan Walikota Blitar ini meminta orangtua murid dari para siswa pemegang KJP dipidanakan apabila benar terbukti

masih melakukan penyimpangan. ‘’Ini sudah banyak temuannya. Sanksinya kita cabut kartu KJP-nya. Kalau perlu dipidanakan,” tegasnya di Balaikota Jakrta, kemarin. Dikatakan Djarot, penyalahgunaan dana KJP tak bisa ditolerir lagi. Mengingat, dana bantuan sosial tersebut berasal dari uang rakyat yang ada dalam APBD DKI. ‘’Pelakunya

harus dihukum seberat-berat biar jera,” tegasnya lagi. Ia juga menilai, penyalahgunaan KJP dapat digolongkan sebagai aksi kejahatan penipuan sehingga pelakunya bisa dipidanakan. Apabila terus didiamkan kasus penggunaan dana KJP untuk non pendidikan akan terus berjalan dan merugikan anak didik yang membutuhkan. ‘’Bukan cuma

dipakai buat karaoke saja. Ada yang buat beli bensin sampai Rp 700 ribu untuk mobil. Bahka ada juga yang beli perlengkapan alat-alat rumah tangga. Ini sudah keterlaluan,” ujarnya. Djarot juga menyatakan telah meminta jajaran Dinas Pendidikan DKI agar melacak pengguna KJP yang melakukan transaksi non pendidikan. Bukan hanya itu, dinas tersebut juga

diminta memperketat pengawasan dan syarat pemberian KJP. ‘’Saya sudah suruh lacak siapa pengguna KJP, kenapa bisa disalahgunakan. Kan bisa saja yang punya KJP siswa tapi penggunanya orang tua murid,” tandasnya. Untuk diketahui, KJP merupakan dana stimulan bagi keluarga miskin untuk mendapatkan keringan. (kmb)

Cegah Pencurian Listrik

PJU Dipasangi Meteran JAKARTA - Mengantipasi pencurian listrik menggunakan sambungan ilegal melalui jaringan penerangan jalan umum (PJU), Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Utara telah memasang puluhan Kilo Watt Hour (KWH) meter atau meteran listrik. Pemasangan meteran listrik itu dikhususkan untuk panel PJU di atas 41 ribu watt. ‘’Sambungan ilegal, selain menyebabkan

pembengkakan biaya listrik juga rawan kebakaran,” kata Fariati, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Utara, kemarin. Menurut Fariati, di Jakarta Utara, dari sekitar 300 panel PJU yang tersebar di enam wilayah kecamatan, sebanyak 20 persen diantaranya telah dipasangi meteran listrik. ‘’Sisanya secara bertahap kami pasan-

gi meteran listrik hingga Desember,” ujar Fariati. Dikatakan Fariati, warga di sejumlah lokasi kerap memanfaatkan instalasi PJU untuk melakukan sambungan ilegal. Tidak hanya untuk mengaliri lampu jalan di pemukiman, di sejumlah lokasi sambungan PJU kerap dimanfaatkan PKL dan gubuk liar untuk mendapatkan aliran listrik. ‘’Seperti kasus di pemukiman kolong tol daerah Tanjung Priok yang be-

lum lama ini ditertibkan, ternyata banyak sambungan listrik dari PJU. Selain menambah beban pembayaran kita, sambungan seadanya itupun rentan menyebabkan kebakaran,” jelas Fariati. Diterangkan Fariati, secara teknis pemasangan meteran listrik juga akan berdampak terhadap PJU. Sebab, apabila kelebihan daya, PJU dengan sendirinya padam. (kmb)

Atasi Musim Kemarau

Suluh Indonesia/ant

DKI Pertimbangkan Hujan Buatan JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempertimbangkan pembuatan hujan buatan untuk mengatasi kekeringan akibat musim kemarau yang diprediksi hingga Oktober 2015. ‘’Rencana hujan buatan itu baru akan direalisasikan kalau badai El Nino berlangsung lebih lama dari perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),” kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok itu, rencana penurunan hujan buatan baru dapat dilaksanakan apabila kondisi di ibukota selama musim kemarau sudah benarbenar darurat. ‘’Penurunan hujan buatan itu membutuhkan dana. Oleh karena itu, sampai dengan saat ini kita masih mencarinya. Hujan buatan itu juga butuh keputusan dari banyak pihak, apakah kondisi ibukota sudah cukup darurat untuk diturunkan hujan buatan,” ujar Ahok. Mantan Bupati Belitung Timur itu menilai kondisi kekeringan saat ini belum darurat sehingga harus segera diturunkan hujan buatan. Maka dari itu, dia mengaku masih enggan menggunakan dana Anggaran Pendapatan

dan Belanja Daerah (APBD) untuk hujan buatan tersebut. Sementara itu, untuk mengatasi masalah kekeringan di sejumlah wilayah ibukota, dia berencana mengirimkan pasokan air melalui Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya ke wilayah

yang mengalami kekeringan. ‘’Untuk saat ini, kita akan segera mengirimkan air ke wilayahwilayah yang mengalami kekeringan. Namun tahun depan, kita akan meminta PAM Jaya untuk membangun sendiri pengolahan air melalui dana peny-

ertaan modal pemerintah,” ungkap Ahok. Kondisi El Nino mengakibatkan terjadinya perubahan pada peredaran massa udara yang berdampak pada berkurangnya pembentukan awan-awan hujan di Indonesia. (kmb)

RILIS PESTA NARKOBA - Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Anjan Pramuka Putra (kedua kiri) menujukan barang bukti berupa alat hisap beserta sabu saat gelar rilis barang bukti pesta Narkoba di Gedung Direktorat IV Narkoba, Cawang, Jakarta Timur, kemarin.

Ahok Optimis

Serapan APBDP Jakarta Akan Maksimal GUBERNUR DKI Jakarta, Basuki Thajaja Purnama (Ahok) mengakui penyerapan APBD tahun ini belum maksimal. Namun ia optimis dalam APBD Perubahan nanti penyerapan anggaran bisa dimaksimalkan.

Suluh Indonesia/ant

TARGET PRODUKSI KERANG - Nelayan mengangkut kerang dari kapal untuk dikupas di wilayah Muara Angke, Jakarta, kemarin. Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto menyatakan target produksi kekerangan Indonesia tahun ini sebesar 233.700 ton dan diperkirakan tumbuh 32,60% per tahun hingga 2019.

Ahok saat ditemui di Jakarta, kemarin mengatakan, memang pasti tidak akan maksimal APBD 2015, tapi APBD Perubahan 2015 pasti maksimal. Menurut Ahok, tidak maksimalnya penyerapan anggaran karena tidak disusun dengan harga satuan yang benar. Sementara pada APBD Perubahan sudah diperbaiki dan direvisi. ‘’Sudah saya revisi, kemarin disusun dengan harga satuan yang tidak benar, tidak disusun dengan emusrenbang, masih ada permainan,” ucap Ahok. Ahok menambahkan,

banyak anggaran yang dibatalkan. Salah satu yang disoroti yakni mengenai pembangunan gelanggang olah raga (GOR). Dalam APBD diajukan sebesar RP 48 miliar. Namun setelah dihitung ulang pembangunan hanya membutuhkan anggaran Rp 25-35 miliar. Ahok menilai adanya kesengajaan untuk menggelembungkan harga. ‘’Artinya dulu ada kecenderungan sengaja mahalin, sengaja desain dibuat aneh-aneh supanya mengkin ada fee. Saya batalin,” tegas Ahok. Ahok mengaku tidak mempermasalahkan minimnya penyerapan anggaran. Dirinya lebih mementingkan menyelamatkan

uang negara sehingga tidak ada penggelembungan harga. ‘’Buat saya bukan soal serap anggaran. Karena APBD memang dipotong,” ujar Ahok. Agar tidak terjadi hal serupa pada 2016 mendatang, dalam penyusunan APBD akan dimulai dengan e-musrenbang. Selain itu, untuk pembangunan berbagai fasilitas publik akan menggunakan sistem rancang bangun. Ahok juga menampik rendahnya penyerapan anggaran ini lantaran ketakutan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menggunakannya. Alasannya justru karena sengaja dihentikan karena diduga adanya penggelembungan harga. ‘’Ini bukan ketakutan SKPD, tapi kita setop. Karena SKPD sudah saya ancam bagaimana bisa bikin sekolah, bikin GOR sampai Rp 40-50 miliar. Bikin taman misalnya sampai Rp 100 miliar,’’ papar Ahok. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Selasa 4 Agustus 2015

3

Terkait Calon Tunggal

DPR Segera Temui Presiden JAKARTA - Ketua DPR RI Setya Novanto mengatakan pimpinan DPR RI akan menemui Presiden Joko Widodo untuk membahas terkait persoalan calon tunggal yang ada dalam Pilkada serentak. ‘’Ya secepatnya. Sudah minta Komisi II DPR RI walaupun masih reses tapi kita sudah minta untuk segera membuat suratnya untuk kita teruskan ke presiden,” kata Novanto di Gedung Nusantara III Jakarta, kemarin. Dia mengatakan dalam pertemuan tersebut dirinya akan membahas soal peraturan pengganti undang-undang (Perppu) sebagai salah satu alternatif dari persoalan calon tunggal. Novanto menjelaskan saat ini,

DPR RI akan mengevaluasi pelaksanaan Pilkada serentak dengan mendengarkan materi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena persoalan tersebut sangat penting untuk dibahas. ‘’Evaluasi itu harus dilakukan secara mendalam dengan melengkapi kesiapan-kesiapan yang dilakukan KPU. Hal itu dilakukan agar DPR RI mengetahui masalah-masalah dalam pelaksanaan Pilkada serentak,” ujar mantan Bendahara Partai Golkar. Dia menilai pelaksanaan Pilkada serentak merupakan bentuk perwujudan demokrasi yang dipilih langsung oleh masyarakat. Menurut dia, masyarakat yang akan menilai semua permasalahan yang ada di

Pilkada. ‘’Jadi rakyat yang akan menilai dan menentukan semua masalah-masalah kepemimpinan di Pilkada,” ujarnya. Sebelumnya, MendagriTjahjo Kumolo mengatakan Kemendagri telah menyiapkan konsep Perppu untuk menyelesaikan persoalan daerah yang hanya memiliki kurang dari dua pasangan calon kepala daerah. ‘’Konsep sudah ada seandainya saja diperlukan. Meski demikian, perppu tersebut belum disetujui,” kata Tjahjo. Menurut Tjahjo, jika pada akhirnya hanya terdapat dua atau tiga daerah saja yang ditunda pelaksanaan Pilkadanya, kemungkinan besar perppu tidak akan digunakan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

UJI MATERI UU PILKADA - Pemohon prinsipal Fadjroel Rachman (kiri) dan Juru Bicara Komunitas Pendukung Ahok (Kompak) Tsamara Amany (kanan) berfoto bersama usai mengikuti sidang uji UU No. 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada di Gedung MK Jakarta, kemarin.

Pilkada Serentak

Bawaslu Temukan

Petahana Manfaatkan Fasilitas Daerah JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan adanya beberapa dugaan pemanfaatan fasilitas daerah oleh petahana selama tahap pencalonan kepala daerah. Komisioner Bawaslu Nasrullah dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa pihaknya menemukan penggunaan program atau keg-

iatan milik pemerintah daerah yang dipergunakan untuk kepentingan diri petahana yang mencalonkan kembali sebagai pemimpin daerah. ‘’Ini tentu tidak dibenarkan di dalam pasal 71 ayat 2 Undang-Undang 8 Tahun 2015,” katanya. Namun, Nasrullah menyayangkan bahwa di dalam UU Pilkada tidak tercantum penegakan wilayah pidana pemilu.

‘’Karena dugaan kami, bisa jadi ini menyangkut tentang tindak pidana korupsi,” ucapnya. Bawaslu memakai terobosan baru dengan cara meminta audit Badan Pengawas Keuangan (BPK) di pemerintah daerah yang dimaksud. Hasil audit dari BPK akan menjadi referensi yang akan diberikan kepada penegak hukum, seperti KPK, Kejaksaan Agung,

atau Polri. ‘’Bisa difasilitasi oleh SKPD (satuan perangkat kerja daerah) dalam wilayah lingkungan pemda,” ucapnya. Nasrullah mengungkapkan pemanfaatan fasilitas tersebut adalah dalam bentuk spanduk dan baliho yang mengatasnamakan pemda dan SKPD. ‘’Kami melihat ada spanduk, ada baliho, ada semacam ‘banner’ yang terpasang kemudian

mengatasnamakan bahwa pesan itu berasal dari pemerintah daerah, lalu foto calon itu lebih besar ketimbang apa yang mau disampaikan,” katanya. Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Aulia Andri mengungkapkan pihaknya menemukan kasus dugaan pemanfaatan anggaran dan fasilitas tersebut di hampir 23 daerah dari total 33 kabupaten. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PERMASALAHAN PILKADA - Anggota Bawaslu RI Nasrullah (tengah) didampingi Ketua Bawaslu Provinsi Sulteng Dewi P (kanan) dan Anggota Bawaslu Provinsi Sumut Aulia Andri (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan mengenai permasalahan pilkada serentak di kantor Bawaslu, Jakarta, kemarin. Bawaslu RI mencatat telah menemukan beberapa masalah terkait Pilkada serentak diantaranya dugaan pemanfaatan fasilitas daerah dan mobilisasi PNS dan SKPD oleh petahana, dugaan adanya praktek mahar politik dan persoalan calon tunggal Pilkada.

Adanya Calon Tunggal

Urgenkah Perppu Pilkada Serentak ? KETUA Komisi III DPR Aziz Syamsuddin menilai wacana akan dikeluarkannya peraturan pemerintah pengganti undang-undang terkait calon tunggal di pilkada, tidak ada urgensinya. Aziz Syamsuddin di Gedung Nusantara III, Jakarta, kemarin mengatakan, Secara kaca mata hukum tidak ada urgensinya (perppu calon tunggal di Pilkada), kami bicarakan hukumnya saja dulu. Dia menjelaskan hakikat perppu diterbitkan dalam keadaan memaksa dan genting. Aziz menilai perppu harus dilihat secara jernih dan objektif sehingga apabila ada daerah yang hanya memiliki calon tunggal maka lebih baik diundur pelaksanaannya menjadi tahun 2017. ‘’Hakekat dari perppu dalam keadaan memaksa dan genting, apakah sekitar 9 orang ini dikategorikan memaksa dan genting kan itu yang harus dilihat secara jernih objektif,” ujar Aziz.

Kemdagri siapkan Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Kemendagri telah menyiapkan konsep perppu untuk menyelesaikan perAziz mengungkapkan se- soalan daerah yang hanya mecara kacamata hukum, perppu miliki kurang dari dua pasantersebut tidak terlihat ur- gan calon kepala daerah. gensinya sebagai jalan keluar ‘’Konsep sudah ada seandainya saja dari calon tungdiperlukan. gal. Meski demikiMenurut an, perppu dia, lebih baik tersebut belum pilkada tersedisetujui,” kata but diundur Tjahjo. hingga 2017 Menurut sementara peTjahjo, jika merintah mepada akhirnya nyiapkan pelhanya terdapat aksana tugas dua atau tiga (plt) di daerah daerah saja tersebut seyang ditunda suai dengan pelaksanaan undang-unAziz Syamsuddin Pilkadanya, kedang. ‘’Plt mungkinan beaturannya ada kok diundur 2017 kurun wak- sar perppu tidak akan ditu ini plt, yang mengatur, itu gunakan. Hal itu, menurut dia, karebukan pilihan DPR,” katanya.

na salah satu syarat dikeluarkannya perppu adalah keadaan genting yang membutuhkan aturan baru untuk menggantikan undang-undang yang berlaku. Ketua Komisi Pemilihan Umum, Husni Kamil Manik menyatakan pilkada 2015 yang hanya diikuti oleh satu pasangan calon akan ditunda hingga 2017. Menurut dia, bagi daerah yang pendaftar bakal calon kepala daerahnya hanya satu, KPU memperpanjang pendaftaran hinga tanggal 3 Agustus 2015. ‘’Pilkada di daerah dengan pasangan calon tunggal akan ditunda sampai tahun 2017. Jika tidak ada perubahan pada jadwal pendaftaran perpanjangan yaitu pada 1-3 Agustus 2015, tidak ada pilihan lain,” ujar Husni. Setelah menutup pendaftaran pada 28 Juli 2015, KPU akan membuka kembali pendaftaran peserta pilkada pada 1-3 Agustus 2015. (ant)

PNS Dimobilisasi Calon Petahana BADAN Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan adanya dugaan mobilisasi pegawai negeri sipil (PNS) dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) oleh calon petahana selama masa pendaftaran pilkada serentak 2015. Komisioner Bawaslu Nasrullah dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, menyebutkan terdapat pelibatan PNS di dalam proses deklarasi maupun ketika pasangan calon melakukan pendaftaran di KPU daerah. ‘’Bahkan ada beberapa pejabat tinggi daerah sempat hadir,” ucap Nasrullah. Bawaslu menemukan dan mendapatkan laporan bahwa di sejumlah daerah terjadi mobilisasi PNS dan pemanfaatan SKPD oleh calon petahana. Sebagai tindak lanjut terhadap penemuan itu, Bawaslu akan mengirim surat kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menindak secara tegas atau melakukan berbagai langkah penelusuran untuk menegakkan sesuai peraturan yang berlaku. ‘’Terutama menyangkut tentang aparatur sipil negara yang beberapa waktu lalu sudah disahkan, kami minta ada penegakan hukum sebagai langkah nyata terhadap kelibatan PNS di dalam proses pendaftaran calon,” kata Nasrullah. Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Aulia Andri mengungkapkan bahwa di Kabupaten Simalungun ada kasus sekretaris daerah yang terlibat ikut hadir dalam mendaftar

Nasrullah calon kepala daerah. ‘’Bawaslu terus sosialisasi, bahwa PNS harus netral dalam pilkada,” kata Aulia. Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat Abdulhamid Dipopramono meminta semua pihak menjaga dan mengawasi transparansi seluruh proses penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2015 agar tidak terjadi transaksi-transaksi gelap yang merugikan masyarakat. Abdul Hamid menjelaskan hal ini penting mengingat banyaknya sumber daya, baik sumber daya manusia maupun finansial yang dikerahkan untuk pilkada serentak pada 9 Desember 2015 mendatang. ‘’Oleh karenanya, hal ini harus dicermati dan diawasi secara serius oleh segenap komponen bangsa. Yang harus dicermati secara serius utamanya adalah transparansi dan keterbukaan informasi,’’ katanya. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Selasa 4 Agustus 2015

4

Pemilih di Depok

Masih Ter giur ergiur Politik Uang DEPOK - KPUD Depok mengaku telah melakukan verifikasi data jumlah pemilih di seluruh wilayah Kota Depok dengan melibatkan instansi terkait Pemkot Depok. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir mengatakan verifikasi dilakukan guna pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok Desember mendatang, tak terdapat permasalahan selisih suara, terutama jumlah penduduk yang berpotensional dengan data jumlah penduduk yang ada. Menurut data Disdukcapil Depok, saat ini jumlah penduduk Depok telah menembus angka 2.030.451 juta jiwa. Sedang dari jum-

lah tersebut, sebanyak 1,4 juta jiwa warga yang telah berhak untuk memberikan suaranya di Pilkada. Ia juga tak menutup kemungkinan hingga November 2015 jumlah tersebut akan terus bertambah, seiring banyaknya warga pendatang dan pemilih yang baru menginjak usia 17 tahun. ‘’Dari sebanyak 2 juta jiwa, sebanyak 1,4 juta jiwa yang sudah menjadi pemilih potensial di acara Pilkada nanti. Ini belum ditambah penduduk pendatang, pensiunan TNI/Polri dan yang baru menginjak usia 17 tahun.” ujarnya kepada wartawan. Sementara itu, Direktur Puspol Indonesia, Ubedilah Badrun mempredikai pemilih rasional di Depok

mencapai 40 persen. Sebab rata-rata pemilih berasal dari kalangan muda, terpelajar, dan telah mengecap pendidikan tinggi. ‘’Depok merupakan daerah yang diapit oleh sejumlah perguruan tinggi. Oleh karena itu, ia memastikan para pemilih rasional lebih banyak.” jelasnya. Selain pemilih rasional Badrun juga memaparkan ada kategori pemilih lain di Pilkada Depok, yakni transaksional, dan irasional. Untuk pemilih transaksional pada pilkada serentak bahkan bisa mencapai 30 persen. ‘’Pada kategori ini, pemilih di Kota Depok akan memilih pasangan calon walikota dan wakil walikota yang membayarnya,” katanya. (jif)

Jelang Pilkada Serentak

Pengamanan Mulai Disiagakan TANGSEL - Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dilakukan serentak disejumlah wilayah, Polda Metro Jaya berencana memulai pengamanan. Pengawasan ketat dimulai sejak awal dicetak surat suara, pengangkutan ke gudang KPUD, masa kampanye, hingga tahapan Pilkada tuntas. “Bila ada gejolak, maka pasukan Bawah

Kendali Operasi (BKO) Polda Metro Jaya dan Mabes Polri juga sudah siap,” ungkap Direktur Sabhara Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad Subarkah, kemarin. Lebih lanjut Subarkah mengatakan, apel gelar pasukan menghadapi Pilkada serentak yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2015 mendatang diikuti 515 personel yang berasal dari Polsek, Polres,

34 Legislator Bekasi

Terjerat SPJ Fiktif BEKASI - Kepala Inspektorat Pemerintah Kota Bekasi Cucu Syamsudin mengungkapkan sebanyak 34 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat terlibat dalam dugaan kasus perjalanan dinas fiktif pada 2014. ‘’Para anggota dewan itu sudah dua kali menjalani pemeriksaan pada September 2014 dan Maret 2015,” katanya di Bekasi, kemarin. Menurut dia, seluruh wakil rakyat itu berasal dari formasi masa bakti 2009 hingga 2014. Dia mengatakan kerugian negara akibat perjalanan dinas fiktif itu telah dikalkulasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencapai Rp234 miliar. ‘’Dana tersebut tidak bisa dikembalikan begitu saja. Karena dalam pengembalian uang perjalanan dinas harus terinci pemakaian uang itu untuk apa saja,” ujarnya. Dikatakan Cucu, pihaknya

hingga kini masih menanti klarifikasi dari para pengguna anggaran perjalanan dinas fiktif tersebut. ‘’Temuan BPK ini sifatnya administratif. Apakah dikatakan dugaan korupsi, itu pihak kejaksaan yang akan menyimpulkan, bukan kami,” ujarnya. Hingga saat ini kasus perjalanan dinas fiktif tersebut sudah ditangani pihak Kejari Kota Bekasi. ‘’Semuanya sudah menjalani pemeriksaan di kejaksaan sebagai saksi,” katanya. Dikatakan Cucu, perjalanan dinas fiktif itu dikelola oleh Sekwan pada 2014 untuk membiayai perjalanan dinas ke sejumlah daerah di antaranya Jakarta, Bogor, dan Bandung. Untuk diketahui, biaya perjalanan dinas menjadi modus bagi oknum tertentu untuk merampok uang rakyat. (ant)

Polda dan Mabes Polri. Diketahui, ada dua wilayah dalam naungan Polda Metro Jaya yang bakal menggelar Pilkada serentak, yaitu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Depok. “Selain latihan, Mabes Polri juga akan mengumpulkan seluruh jajarannya guna menyamakan persepsi tentang pengamanan Pilkada serentak,” pungkasnya. (nov)

Suluh Indonesia/ant

TERMINAL PONDOK CABE - Pengemudi membersihkan busnya yang terparkir di Terminal Pondok Cabe Udik, Tangsel, kemarin. Terminal yang akan digunakan untuk menggantikan Terminal Lebak Bulus tersebut akan kembali dilanjutkan pembangunannya dengan bantuan biaya (hibah) dari Pemprov DKI Jakarta sekitar Rp64,8 milliar.

Kematian Siswa

Disdik Bentuk Tim Investigasi BEKASI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Jawa Barat, membentuk tim investigasi guna penyelidikan kematian siswa Sekolah Menengah Pertama, Flora Evan Christoper (12). ‘’Tim telah terjun ke sekolah untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait peristiwa tersebut. Selain ke sekolah, tim juga terjun langsung untuk meminta keterangan dari orang tua,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Rudi Sabarudin di Bekasi, kemarin. Menurutnya, Pemkot Bekasi belum berani menyimpulkan penyebab kematian Evan sebelum bukti kuat telah dihimpun pihaknya. ‘’Semua informasi masih dalam tahap pengumpu-

lan dan akan digodok terlebih dahulu supaya tidak menimbulkan polemik,” katanya. Rudi mengaku enggan menyimpulkan bahwa Evan merupakan korban penyelenggaraan masa orientasi siswa (MOS) di SMP Flora Pondokungu, Kota Bekasi. ‘’Belum sampai pada kesimpulan tersebut, tapi bagaimanapun juga kami tetap merasa prihatin dan ikut berduka, seraya akan menjadikan hal ini sebagai pembelajaran,” katanya. Meski demikian, berdasarkan informasi awal yang dikumpulkan tim investigasi dari perbincangan dengan Kepala SMP Flora Maria W Da Gomes, Evan meninggal bukan saat mengikuti kegiatan MOS.

‘’MOS di SMP Flora diselenggarakan pada 7, 8, dan 9 Juli 2015. Setelah itu sekolah memasuki masa libur Idul Fitri dan baru kembali masuk pada 27 Juli 2015,” kata Rudi. Pada 27 Juli 2015, sekolah yang kembali dimulai mengadakan upacara bendera rutin setiap Senin pagi. Saat upacara berlangsung, Evan izin ke toilet dan jatuh dengan kondisi kaki yang membiru. ‘’Jeda antara penyelenggaraan MOS dengan waktu jatuh serta meninggalnya kan cukup panjang, jadi tidak bisa begitu saja ditarik kesimpulan Evan merupakan korban MOS. Ini yang akan coba dicari tahu tim investigasi,” katanya. (ant)

Pemilihan Kang Nong

Kembali Dibuka TANGSEL - Sebagaimana pemilihan pemuda pemudi daerah, Kota Tangsel pun berencana menggelar perhelatan Kang-Nong 2015. Para kang nong yang terpilih ini nantinya akan menjadi duta pariwisata dan kebudayaan yang harus mampu memperkenalkan kota termuda di Banten ini. “Para Kang nong yang terpilih bertugas memperkenalkan Tangsel agar bisa dilirik seantero negara sedunia,” ungkap Kepala Kantor Budpar Kota Tangsel, Yanuar kemarin. Lebih lanjut Yanuar mengatakan, sistem pendaftaran bagi calon peserta kali inipun lebih mudah. Yakni Kebijakan itu sebagai aplikasi pemanfaatan teknologi, apalagi kota ini mengusung jargon cerdas. “Pemudapemudi warga Tangsel bisa daftar secara online. Download formulirnya lewat www.i kanotas.com,” imbuhnya.

Yanuar menambahkan ada banyak manfaat yang dapat diperoleh Kang-Nong Tangsel ketika mengikuti program rutin tahunan ini. Yakni bisa menambah wawasan tentang pariwisata dan kebudayaan secara luas dan umum, khususnya di Kota Tangsel. “Bertemu dengan individu dari berbagai wilayah, sehingga bisa menambah pertemanan,” katanya. Ajang pemilihan Kang Nong juga menjadi wadah mengembangkan semua potensi, minat dan bakat yang ada dalam diri kaum muda. Mengemban tugas sambil menikmati jalan-jalan ke berbagai destinasi pariwisata dan kebudayaan. “Tak kalah pentingnya, bisa bertemu dengan orang-orang penting dalam dunia pemerintahan dan hiburan. Dan masih banyak lagi,” tutupnya. (nov)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Kilas Pasutri Diserang Babi PEPEN (50), dan Nenah (47), warga Kampung Curug, Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mengalami luka parah di sekujur tubuhnya akibat diserang seekor babi hutan di kampungnya. Karena luka-lukanya cukup parah, korban kini harus menjalanai perawatan medis di RSUD Cilendek, Kota Bogor. Pasangan suami istri (pasutri) tersebut diserang seekor babi hutan yang tiba-tiba muncul dan menyerang warga di tepi hutan. Kapolsek Leuwiliang, Kompol Uba Subandi, kemarin mengatakan, kejadiannya pada Minggu sore kemarin. Korban saat itu sedang bekerja membuat batu bata. Kebetulan lokasi pabrik batu bata itu memang ada di tepi hutan Leuwisadeng. Sebelum korban dirujuk ke RSUD Cilendek, Kota Bogor, mereka sempat menjalani perawatan di RSUD Leuwilayang. (bas)

Kota Bogor Juara KB KELURAHAN Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor berhasil meraih juara 1, dalam pelaksaan program Keluarga Berencana (KB), tigkat Nasional tahun 2015. Penghargaan Upakarti Utama dalam program KB ini diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Ibu Yanne Ardian didampingi Bapak Walikota Bogor, Bima Arya. Lurah Tanah Baru, Sihabudin, kemarin mewakili Kota Bogor dinilai cukup berhasil dalam menjalankan program KB dan kesehatan, khusnya di wilayah Keluaran Tanah Baru. “Untuk kategori kabupaten terbaiak dalam program ini diberikan kepada Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali,” terangnya. Atas prestasi tersebut, Sihabudin sebagai lurah mengaku sangat bangga dan akan terus berupaya memajukan wilayahnya. (bas)

Penembakan di Jagorawi

Suluh Indonesia/ant

TANAH AMBLAS - Petani cacing membersihkan sisa puing-puing di depan rumahnya yang amblas di Kampung Cacing, Tangerang, kemarin. Sebanyak empat rumah milik petani cacing sutra amblas tanahnya karena mengeringnya Sungai Cisadane saat kemarau dan berdampak pada kolam cacing sutra buatan warga.

KASAT Reskrim Polres Kota Depok, Komisaris Teguh Nugroho mengaku telah terjadi aksi penembakan yang diduga dengan senjata api di Tol Jagorawi KM 19, kemarin. Pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut mengendarai Toyota Avanza B 1966 NVK, milik Mawarni warga Desa Situgadung, Kecamatan Serpong, Tangerang. Polisi menjelaskan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10:00 WIB itu, sebelumnya sempat terlibat saling salip dengan kendaraan Honda Jazz F 1204 yang dikendarai korban bernama Salman. Namun, perselisihan berakhir dengan pebembakan yang mengarah kekaca mobil. Teguh mengatakan, kendaraan yang melaju dari arah Jakarta menuju Bogor dan diduga saling menyalip (mendahului) di Tol Jagorawi. Saat ini Aksi tembakan tersebut masih didalami. Saat ini, polisi tengah memeriksa closed circuit television (CCTV) di tempat kejadian. (jif)

BMKG Himbau

Waspada Paparan Sinar Ultraviolet Musim Kemarau TERIKNYA matahari di musim kemarau saat ini membuat sinar ultraviolet membahayakan bagi tubuh, sedangkan musim kemarau memasuki puncaknya pada Bulan Agustus sehingga masyarakat dihimbau untuk pintar-pintar menjaga kesehatan di musim kemarau saat ini.

Kepala Bidang (Kabid) Peringatan Dini Cuaca BMKG, Kukuh Ribudiyanto mengatakan kondisi cuaca untuk dua hari kedepan diprediksi cerah. Tidak hanya itu potensi hujan diprediksi tidak ada

untuk wilayah Tangerang dan sekitarnya. “Kondisi cuaca umumnya cerah dan cerah berawan. Di Tangerang Selatan diperkirakan akan berawan,” ujar Kukuh.

Kukuh menambahkan teriknya sinar matahari saat ini akan berpengaruh terhadap kesehatan. Masyarakat dihimbau berhati-hati dengan cuaca ekstrim yang terjadi saat ini. Suhu udara untuk wilayah Tangerang diprediksi bisa mencapai maksimal 34 derajat celsius. Di Bulan Agustus ini menurut kukuh merupakan puncak musim kemarau hampir diseluruh wilayah Indonesia. Untuk wilayah Tangerang dan Jawa Barat berpotensi cerah hingga berawan. (ram)

Suluh Indonesia/ant

SISWA SMP TEWAS - Keluarga menujukan foto semasa hidup Evan Christoper Situmorang yang meninggal usai mengikuti masa orientasi siswa di SMP Flora, Pondok Ungu, Bekasi, kemarin.


pini

Suluh Indonesia, Selasa 4 Agustus 2015

F OKUS Meminimalkan Campur Tangan DPP Partai ESADARAN membangun negara haruslah dimulai dari tataran paling bawah, yaitu masyarakat. Dalam semangat itu, Indonesia yang terdiri dari daerah kabupaten dan kota dengan sebaran yang demikian luas, menjadi lokus penting untuk keberhasilan pembangunan tersebut. Di areal inilah sesungguhnya aktifitas masyarakat paling mampu diteropong oleh pemerintah. Sebaliknya, dari sisi masyarakat, kepala daerah kabupaten atau kota, merupakan pejabat politik negara yang relatif paling mudah diketahui rekam jejaknya. Berbagai informasi tentang calon kepala daerah atau walikota lebih mudah didapatkan pada wilayah kabupaten karena lingkup arealnya relatif terjangkau. Kita misalnya, dapat mendengar informasi sambil menum kopi di warung. Karena itu menjadi kesempatan paling bagus bagi kedua belah pihak untuk mewujudkan pilihan. Pasangan calon kepala daerah yang kini sudah mulai memperkenalkan diri, harus lebih tahu bagaimana karakter masyarakat. Sebaliknya, masyarakat secara lebih mudah dapat mencari informasi tentang calon pemimpin mereka. Di Indonesia tentu ratusan jumlahnya kabupaten dan kota dengan berbagai karakter dan kekayaannya masing-masing. Secara nasional, politik tentang kepala daerah kini sudah tidak dikuasai pusat lagi seperti halnya pada zaman Orde Baru. Pemilihan umum langsung untuk memilih kepala daerah ini membuktikan bahwa pusat menyerahkan pemilihan itu kepada komponen masyarakat setempat untuk memilihnya. Hanya ada sedikit persoalan sekarang, bahwa campur tangan pusat tersebut masih kelihatan di tangan-tangan partai politik. Mungkin ini merupakan ganjalan tersendiri dalam hubungannya dengan politik di pusat dengan daerah. Dewan Pimpinan Pusat partai politik, masih kuat memegang peran dalam hal memberikan persetujuan pasangan calon kepala daerah. Hal ini harus diperhatikan betul oleh partai politik agar tidak mencoreng muka sendiri. Teropongan partai dari pusat (Jakarta) belum tentu sama dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat di daerah. Politisi yang dipercaya oleh pejabat partai di pusat, belum tentu disukai oleh masyarakat di bawah. Inilah yang menjadi pekerjaan besar bagi partai politik untuk memberikan persetujuan bagi kadernya di bawah. Dengan demikian, tokoh-tokoh partai politik di pusat harus sering-sering mendengarkan aspirasi kader di bawah, bertanya-tanya kepada sosiolog, atau ahli politik tentang bagaimana kondisi pada akar rumput. Kita tekankan, bahwa pilkada bukan sekadar pemilu biasa. Ia mempunyai peran besar untuk menghasilkan pemimpin yang bertipe membangun, memberikan ide dan memberdayakan potensi yang ada. Untuk mendapatkan kualifikasi pemimpin seperti itu, elit partai di pusat tidak boleh menonjolkan keegoannya untuk memaksanakan diri. Sebagai pemimpin yang mampu memberdayakan, tidak cukup ia hanya duduk di bangku kantor, tetapi sering menyapa rakyat agar benar-benar mengerti apa yang menjadi potensi wilayahnya dan mampu dikembangkan dengan baik. Pemimpin seperti ini adalah ia yang benar-benar menguasai daerah, bahkan kalau perlu menguasai keterampilan untuk memberdayakan potensi yang ada di daerah. Ia juga mempunyai kemampuan untuk melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, dalam rangka pemberdayaan tersebut. Dengan cara pandang demikian, seluruh komponen masyarakat kini harus mencermati calon-calon pemimpin mereka yang sudah mendapat pengesahan oleh Komisi Pemilihan Umum daerah. Bagi pasangan yang suka memamerkan diri, menjadi kesempatan bagi rakyat untuk menguji segala kebenaran ocehan maupun janjinya. Tidak ada cara yang lebih baik memilih pemimpin kecuali sejak sekarang mengkritisinya. ***

K

Bang D

el

Pemerintah pertimbangkan terbitkan Perppu Pilkada calon tunggal

Sudah tahu bakal kalah ...

5

Pilkada: “Politicking” Masyarakat Paternalistik “JENIS-JENIS kemanusiaan yang lebih rendah dari seluruh bangsa menemukan kesenangan dalam indera, sedangkan yang berbudaya dan berpendidikan menemukannya dalam pemikiran, dalam filsafat, dalam seni dan ilmu pengetahuan.” Demikian disampaikan oleh Swami Vivekananda dalam ceramahnya di London, Inggris, pada tahun 1902. Pernyataan tersebut sampai kini masih relevan,karena kenyataannya sering kita jumpai masyarakat Bali yang katanya berbudaya luhur, justru memamerkan perilaku yang sebaliknya. Sehingga tidak salah kalau dikatakan bahwa budaya Hindu Bali tidak hanya bergeser, tetapi sudah memudar. Hal ini kemudian dibantah dengan pernyataan bahwa itu bersifat kasuistis, artinya tidak semuanya seperti itu. Semoga saja demikian. Tetapi gunung es yang menghancurkan kapal pesiar Titanic, terlihat kecil di permukaannya. Seperti laporan tentang adanya peningkatan penderita HIV/AIDS, yang merata di seluruh kabupaten/kota di Bali, ini juga kasuistis, tetapi kok meningkat? Jadi dengan melihat fenomena tersebut, peringatan kepada kita bahwa sampai hari ini kita telah mundur sebagai bangsa yang berbudaya luhur, pada taraf kemanusiaan yang paling rendah. Karena egoisme merajai inderawi kebanyakan individu. Penyebab terbesarnya adalah karena contoh dari figure para pemimpinnya. Karena mayoritas masyarakat sekarang tidak menganut budaya paternalistik, tetapi masyarakat peniru. Artinya masyarakat yang perilakunya mencontoh atau meniru figur pemimpin. Di rumah tangga, yang dicontoh adalah orang tuanya, di lingkungan yang dicontoh adalah ketua kelompoknya, bintang iklan dan film, atau yang populer dan banyak pengikutnya. Pada sistem yang lebih luas, yang ditiru adalah perilaku para pemimpinnya, dari ketua ormas, parpol, anggota dewan, bupati atau walikota dan gubernur. Kemudian, yang namanya meniru, yang ditiru adalah apa yang tampil di permukaan. Peniru tingkat rendah adalah, kalau di film orang barat minum vodka pakai sloki, maka di Bali orang minum arak oplosan pakai gelas dan jeriken. Terlihat lebih hebat. Kita harus mewaspadai peniru tingkat tinggi. Yang ditiru adalah hal yang menguntungkan dirinya sendiri, karena itu dikatakan peniru licik. Dikatakan licik, karena tidak secara langsung, selalu atas nama kepentingan yang lebih besar (padahal untuk kepentingannya sendiri). Seorang peniru tingkat ini tanggung jawabnya rendah. Optimalisasi dirinya berori-

Oleh Tjokorda Bagus Putra Marhaendra

Masyarakat paternalistik melihat pemimpinnya sebagai refleksi terbaik dari dirinya sendiri, yang ingin dia aktualisasikan. Karena itu, paternalistik diartikan seperti antara ayah dan anak (dekat lahir dan batin). Kita pernah punya pemimpin seperti itu, yakni Bung Karno. Karena itu dia dijuluki “penyambung lidah rakyat.”

entasi keluar, kalau orang lain mampu beli dia pun harus mampu (padahal baginya tidak penting). Dalam kamus hidupnya tidak ada istilah mulat sarira atau introspeksi diri, apalagi kesadaran diri. Mereka telah kehilangan jati diri, apalagi harga dirinya. Biasanya tampil garang, ketika ada masalah menghilang. Karena itu, nantinya apa pun persoalan yang menimpanya, maka yang salah adalah figur yang ditirunya. Sementara itu, budaya paternalistik, kebalikan dari peniru, setiap langkahnya memikirkan kepentingan orang lain di jalannya (altruisme). Ukurannya adalah ketaatannya pada etika dan nilai-nilai normative. Mereka berhati-hati (maka terlihat lamban dan kurang greget), justru karena ketaatannya, seringkali menjadi korban (diatasnamakan) dari peniru tingkat tinggi. Masyarakat paternalistik melihat pemimpinnya sebagai refleksi terbaik dari dirinya sendiri, yang ingin dia aktualisasikan. Karena itu, paternalistik diartikan seperti antara ayah dan anak (dekat lahir dan batin). Kita pernah punya pemimpin seperti itu, yakni Bung Karno. Karena itu dia dijuluki “penyambung lidah rakyat.” Memang, itu masa lalu, tetapi itu bukti bahwa kita pernah berada dalam tata-

ran sebagai bangsa yang besar hatinya, bukan kepalanya. Sekarang yang banyak adalah peniru gaya Bung Karno, tetapi maaf, kaca matanya pun tidak mirip. Ego Ditunggangi Kepentingan Persoalannya adalah, bagaimana orang bisa melihat refleksi dirinya pada orang lain, karena mabuk, diri sendiri saja dia tidak tahu. Lalu dalam keadaan seperti itu, ketika memilih pemimpin, maka bukan dengan kecerdasan dan nuraninya tetapi dengan egonya. Celakanya, ego yang ditunggangi berbagai keinginan menang sendiri (egoisme) senang dengan janjijanji populis. Karena populis berasal dari persepsi ajaib atas demokrasi, yakni suara terbanyak (mayoritas), mayoritas (kuantitas) berarti kepentingan (kualitas) terbanyak, karena mayoritas berdiri di atas semua kepentingan (kuantitas di atas kualitas?), maka kepentingan mayoritas adalah kepentingan negara. Logika ajaib inilah memotivasi orang berkuasa. Ketika berkuasa, barulah disadari, ternyata kualitas bukanlah suplemen dari kuantitas. Sekarang tinggal bagaimana dia berkompromi dalam menjaga kekuasaan. Itu berarti harus mam-

pu mengelola berbagai kepentingan (akomodatif), dengan demikian terbukti bahwa menjadi populis bukanlah ideal seorang pemimpin. Sayangnya, calon pemimpin yang memanipulasi rakyat tidak sedikit. Alasannya, kalau tidak dengan cara itu, bagaimana memperoleh suara terbanyak? Soal memenuhi janji, itu urusan nanti, yang penting menang dulu. Inilah etos politik yang dikembangkan selama kampanye. Kalau ditanya, darimana biaya-biaya diperoleh untuk memenuhi janji-janji populis itu? Dengan semangat biasanya para bakal calon akan bicara penuh retorika, “Kita punya PAD yang tinggi, dan masih banyak sumber-sumber lain yang bisa digali, makanya pilih saya, dijamin anda sejahtera.” Apakah mereka lupa atau tidak mau tahu, dari mana datangnya PAD kalau bukan salah satunya dari pajak? Apa itu sumber-sumber yang belum digali? Apakah tidak memerlukan investasi? Katakanlah ada investor, ini tentu ada hitung-hitungannya. Kalau yang begini, mana masyarakat tahu di baliknya. Tetapi kemudian ada proyek yang melanggar RTRW, harga-harga melambung, biaya sekolah yang dikemas sebagai bukan SPP, malah lebih besar dari SPP, dana BOS yang harus dibagi dengan fasilitator dan preman, sehingga angkanya saja yang besar, tapi uangnya hanya cukup untuk membeli selusin buku tulis. Lalu masyarakat marah-marah, kecewa dan merasa dibohongi. Inilah hasil dari perilaku peniru, politicking terhadap masyarakat paternalistik. Oleh sebab itu, dalam pilkada serentak ini, kampanye tertutup atau terbatas adalah pilihan realistis dan aman. Karena masyarakat Bali saat ini tengah mengalami kelesuan ekonomi, dan kemacetan lalu-lintas yang semakin meningkat. Secara psikologis, kelelahan mental masyarakat ini membuat mereka sensitif. Bila ditambah dengan pengerahan massa secara terbuka, maka berpotensi memicu konflik horisontal yang besar. Lagi pula ada media massa, sangat baik bagi para calon pemimpin daerah menyampaikan agenda kepemimpinannya melalui media massa. Jadilah penyambung lidah rakyat yang berdedikasi tinggi dalam mewujudkan kebutuhan dasar dan terbesar dari masyarakatnya. Masyarakat perlu pendidikan politik berbangsa dan bernegara yang beretika, bukan menjadi masyarakat peniru. Menjadi peniru berarti tidak punya jati diri. Harus ada pemimpin yang menjadi contoh ideal bagi masyarakatnya, dan masyarakat belajar dari semua itu. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Membasmi Kondisi Tidak Aman SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya

yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar

Geenrasi Penerus Harus Dibina PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang

sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel

Meredam Persoalan Kesenjangan Sosial PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 4 Agustus 2015

6 BOPI

Belum Rekomendasi Piala Kemerdekaan

Suluh Indonesia/ist

SIAP HADAPI KEJUARAAN DUNIA - Pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi mengaku telah siap 100 persen hadapi Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 yang akan mulai pada Senin (10/8).

Telah Sia p Hada pi Siap Hadapi Kejuaraan Dunia

Indonesia

Tak Ikut ASL 2016 JAKARTA - PSSI memastikan tak akan mengirim tim untuk bertanding dalam kompetisi ASEAN Super League (ASL) 2016 karena masih mendapat sanksi dari badan sepak bola dunia FIFA. “Kami kan harus memberikan jawaban kepada AFF apakah ikut atau tidak, maka kami putuskan tidak ikut,” ujar Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan dalam konferensi pers usai mengikuti rapat komite eksekutif PSSI di Jakarta, kemarin. Meskipun begitu, PSSI melalui Hinca akan terus menjalin komunikasi dengan FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk meringankan sanksi yang dijatuhkan kepada organisasi sepak bola tertinggi Tanah Air itu. Meski tidak tampil dalam ASL tahun depan, PSSI memutuskan menjalankan beberapa kompetisi yang sempat tertunda karena konflik PSSI-Kemenpora yang berujung pada diterbitkannya SK Menpora tanggal 17 April 2015 tentang pembekuan PSSI. Namun dengan adanya putusan PTUN pada 14 Juli 2015 yang menyatakan SK Pembekuan dari Menpora tidak sah sehingga keberadaannya tidak diakui dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat, PSSI bertekad menumbuhkan kembali geliat sepak bola Tanah Air melalui beberapa turnamen nasional di antaranya Indonesia Super League (ISL) yang rencananya dimulai pada minggu ketiga Oktober 2015. (ant)

Nantinya terkait regulasi turnamen, promotor juga ikut diverifikasi, bahkan, BOPI akan mengecek kesiapan teknis, termasuk finansial promotor atau Event Organizer (EO) tersebut. Menurut salah satu anggota Tim Transisi Cheppy Wartono mengatakan, pihaknya belum bisa menyampaikan ke publik mengenai promotor dan sponsor turnamen. “EO dan sponsor belum bisa dipublikasikan karena sedang dalam proses semua,” terangnya. Pihaknya berharap pada pekan ini sudah bisa diputuskan siapa yang akan menjadi promotor turnamen Piala Kemerdekaan. Apalagi, waktu pelaksanaan ajang tersebut tak kurang dari dua pekan lagi. “Harapannya minggu-minggu ini, kami sudah bisa menetapkan EO penyelenggara turnamen. Saat ini mereka sedang berproses dengan para sponsor,” jelasnya. Namun Cheppy memastikan proses verifikasi berkas klub peserta yang ditangani Tim Transisi sudah rampung. Proses selanjutnya akan dilimpahkan ke BOPI untuk diklarifikasi. (pts)

PSSI Mulai Siapkan Program Kerja

Angga/Ricky

JAKARTA - Pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi mengaku telah siap 100 persen hadapi Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 yang akan mulai pada Senin (10/8). “Tentu tantangan di Kejuaraan Dunia berbeda dengan turnamen super series. Paling tidak kami bisa menambah poin untuk masuk 10 besar dunia,” kata Angga ketika dijumpai Antara di pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Cipayung, Jakarta, kemarin. Angga yang pernah mengikuti turnamen Kejuaraan Dunia 2013 dan 2014 bersama Ryan Agung Saputra mengaku Stadion Istora Senayan Jakarta punya suasana berbeda karena akan lebih banyak penonton yang memberikan dukungan

JAKARTA - Walau kick off turnamen Piala Kemerdekaan sudah dijadwal pada 15 Agustus, namun hingga kini belum mendapat rekomendasi dari BOPI, karena tengah fokus memverifikasi promotor sekaligus regulasi turnamen. “Berkas peserta turnamen langsung diverifikasi oleh Tim Transisi, dan rekomendasi belum bisa dikeluarkan karena dokumen seluruh klub peserta masih dalam proses verifikasi,” kata Sekjen BOPI Heru Nugroho, kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Tentu ini terlihat aneh, mengingat seharusnya verifikasi dokumen seluruh klub peserta dilakukan BOPI, seperti ketika mereka memverifikasi klub-klub ISL yang akan berkompetisi, namun karena sifatnya hanya turnamen, BOPI menyerahkan proses verifikasi kepada Tim Transisi, dan BOPI hanya bersifat sebagai penasehat. “Belum bisa kami informasikan apa hasilnya. Saat ini verifikasi masih berlangsung dan dilakukan di sana (Tim Transisi). Nanti, BOPI hanya menerima laporan dari Tim Transisi,” jelas Heru.

untuk pemain-pemain Indonesia. Pertandingan seperti SEA Games 2015 dan turnamen Taiwan Terbuka 2015, lanjut Angga, menjadi pertandingan pengantar baginya bersama Ricky sebagai bekal mengikuti Kejuaraan Dunia yang diselenggarakan 10-16 Agustus. “Hasil undian itu tentu menguntungkan kami karena kami dapat menyimpan tenaga. Kami tidak harus bertanding pada putaran pertama dan langsung menuju putaran kedua,” kata Angga. Pasangan Angga/Ricky menjadi satu dari delapan wakil Indonesia yang langsung menuju putaran kedua dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015. Tujuh wakil lain yang juga langsung masuk putaran kedua yaitu Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto,

Riky Widianto/Richi Puspita Dili, dan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja pada nomor ganda campuran. Pada nomor ganda putra terdapat pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, pada nomor ganda putri terdapat Nitya Krishinda Maheswari/ Greysia Polii, dan pada nomor tunggal putri terdapat Maria Febe Kusumastuti yang langsung masuk putaran kedua. Tujuh wakil lain Indonesia yang harus melalui putaran pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 yaitu Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka pada nomor tunggal putra, Linda Wenifanetri pada nomor tunggal putri, serta pasangan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf pada nomor

ganda putra. Kemudian, pasangan Devi Tika Permatasari/ Keshya Nurvita Hanadia dan Vita Marissa/Shendy Puspa Irawati pada nomor ganda putri juga harus melangkah dari putaran pertama Kejuaraan Dunia 2015. Sebelumnya, Kepala Subbidang Pelatnas PBSI Ricky Soebagja mengharapkan wakil Indonesia dapat menyabet gelar Kejuaraan Dunia 2015 dari nomor ganda putra dan nomor ganda campuran. “Tapi harapan gelar juara juga muncul dari pasangan Nitya/Greys. Kami memang tidak memberikan beban secara khusus pada setiap atlet dalam Kejuaraan Dunia 2015. Saya percaya setiap atlet punya keinginan untuk mengejar gelar juara,” kata Ricky. (ant)

JAKARTA - PSSI mulai mempersiapkan berbagai program kerjanya kembali untuk mempersiapkan roda kompetisi dan organisasi, termasuk akan berkomunikasi dengan FIFA dan AFC. Langkah ini dilakukan PSSI usai mendapat hasil positif dari sidang PTUN yang memenangkan gugatan, terkait SK Pembekuan yang dilakukan oleh Menpora, Imam Nahrawi. Hal ini yang dibahas dalam rapat Komite Eksekutif di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, yang dihadiri hampir seluruh pengurus PSSI, termasuk Ketua Umum PSSI, dan PT Liga Indonesia yang dihadiri Presiden Direktur Syahril Taher, CEO, Joko Driyono, Sekretaris Tigorshalom Boboy, Direktur Keuangan, Kokoh Afiat juga akan hadir. Menurut Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, PSSI sudah mempersiapkan 15 langkah awal dalam pelaksanaan kerja. “Dalam rap-

at ada 15 rekomendasi dari putusan exco, yang akan mulai kita laksanakan untuk kembali melanjutkan program PSSI,” ucap Hinca kepada wartawan usai rapat di Jakarta, kemarin. Nantinya dari putusan tersebut, PSSI akan melakukan langkah nyata kepada FIFA dan AFC terkait program PSSI. “Secara tegas nanti akan dilakukan komunikasi kepada FIFA dan AFC untuk memperjelas kondisi saat ini, termasuk hasil PTUN,” ujar Hinca. Terkait kompetisi, PSSI juga akan menggelar kompetisi ISL pada minggu ke-3 Oktober 2015, dengan tidak ada perubahan peserta, untuk kompetisi Divisi Utama dimulai Minggu ke-2 November 2015, dan tidak ada perubahan peserta Sedangkan kompetisi Liga Nusantara dimulai November 2015 atau Januari 2016, kompetisi Kelompok Umur dimulai Februari 2016, Piala Proklamasi dilakukan 15 Agustus 2015. “Kompetisi kembali berjalan,

dan kami juga akan melaporkan kepada Presiden RI hasil penetapan PTUN Jakarta 25 Mei lalu yang menyatakan SK Menpora 01307 tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat sampai adanya keputusan yang berkekuatan hukum tetap,” papar Hinca. Terkait masalah hukum, PSSI juga akan menugaskan Direktorat Hukum PSSI untuk melaporkan semua pihak yang menuduh keterlibatan timnas U23 didalam skandal pengaturan skor di SEA Games 2015 Singapura kepada penegak hukum. “Proses hukum tetap berjalan, selain tuduhan, kami juga mendesak penegak KPK dan Kepolisian untuk menuntaskan segala bentuk tuduhan yang dialamatkan kepada PSSI, bahkan PSSI akan mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Menpora karena menimbulkan kerugian materil dan imateril,” tambah Hinca. (pts)


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 4 Agustus 2015

7

Blatter

Tinggalkan Kursi IOC KUALA LUMPUR - Pimpinan FIFA yang sedang mendapat tekanan, Sepp Blatter melepaskan kursi jabatannya dalam Komite Olimpiade Internasional (IOC) karena dirinya akan segera mengakhiri kekuasaannya di badan sepak bola dunia itu. Blatter, yang organisasinya terlibat dalam skandal korupsi itu, menjadi salah satu dari delapan anggota IOC yang seharusnya berusaha terpilih kembali dalam sebuah pertemuan di Kuala Lumpur, Senin. Ia mengatakan akan mundur dari jabatan Presiden FIFA pada 26 Februari mendatang saat pemilihan pimpinan baru FIFA. Presiden IOC Thomas Bach menyatakan, Blatter tak layak mencalonkan diri kembali untuk delapan tahun berikutnya karena masa jabatannya akan berakhir dalam tujuh bulan. Bach mengucapkan terima kasih atas kontribusi besar dalam pergerakan olimpiade yang dilakukan oleh Blatter dan anggota IOC lain yang juga akan meninggalkan organisasi tersebut. Blatter yang masuk menjadi anggota IOC sejak 1999, tidak menghadiri pertemuan di Kuala Lumpur itu. Presiden FIFA merupakan bagian dari komisi IOC yang memutuskan adanya reformasi dalam organisasi olimpiade tersebut setelah IOC dilanda skandal suap dalam penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Salt Lake City pada 2002. (ant)

Suluh Indonesia/ap

PERINGATKAN LAWAN - Kapten Chelsea John Terry memperingatkan Arsenal terkait kemenangan rivalnya tersebut di ajang Community Shield, kemarin. Arsenal meraih gelar Community Shield setelah menang 1-0 atas juara Liga musim lalu tersebut.

Terry Peringati Arsenal Terkait

Kesuksesan Di Community Shield LONDON - Kapten Chelsea John Terry memperingatkan Arsenal, bahwa kemenangan mereka di Community Shield atas sang juara liga tidak akan diperhitungkan sama sekali ketika petualangan sebenarnya di Liga Utama Inggris dimulai pada akhir pekan ini. Pasukan Jose Mourinho tampil di bawah permainan terbaiknya ketika sepakan Alex Oxlade-Chamberlain di babak pertama membawa Arsenal menang 1-0 pada pertandingan persahabatan pra musim prestisius di Wembley pada Minggu. Penampilan apik Arsenal menambah keyakinan bahwa klub London utara itu, yang telah memiliki keper-

cayaan diri tinggi setelah memenangi Piala FA musim lalu, siap untuk berupaya merebut gelar juara dari Stamford Bridge. Namun Terry memandangnya berbeda dan ketika ditanyai apakah hasil itu dapat menjadi indikasi awal mengenai perimbangan kekuatan, mantan bek Inggris itu berkata, “Saya tidak berpikir demikian. Ini merupakan salah satu (pertandingan) di mana mereka (Arsenal) kemungkinan akan bangkit dan mengucapkannya secara berbeda. Namun menang atau kalah, saya pikir Anda tidak dapat mengatakan demikian.” “Mengecewakan untuk kalah, tentu saja, karena ini adalah trofi

pertama musim, namun sekarang ini telah berlalu. Anda sekarang melihat hal-hal positif dari sana. Saya pikir kami berada di atas semuanya.” Ketika Community Shield akan ditelan oleh waktu ketika hadiahhadiah utama diberikan pada Mei, Terry menganggap bahwa keberhasilan para pemain Arsenal mengangkat trofi akan menambahi bensin pada bara kompetitifnya. Pemain 34 tahun itu berkata bahwa rekan-rekan setimnya merasa terkena teguran akibat kekalahan perdana Mourinho dari Wenger pada 14 pertandingan melawan pelatih Arsenal Arsene Wenger, dan mereka akan melampi-

askan kemarahan mereka terhadap Swansea pada pertandingan pembukaan Liga Utama Inggris. Terry juga menepis kecemasan mengenai masalah-masalah kebugaran Diego Costa — penyerang Spanyol itu absen di pertandingan ini karena cedera otot paha belakang — akan menjadi masalah, ketika Loic Remy dan pemain baru Radamel Falcao belum dapat menampilkan kemampuan terbaiknya. “Diego merupakan pemain papan atas, maka ia akan dirindukan, namun kami memiliki tiga penyerang hebat dan mereka semua akan berjuang,” kata Terry. Sementara itu, gelandang Arsenal

Aaron Ramsey mengatakan kesuksesan timnya di Wembley membuktikan bahwa mereka akhirnya mampu menemukan cara untuk mengalahkan rival-rival utamanya. Ramsey mengungkapkan bahwa Wenger percaya pendekatan yang lebih berhati-hati, di mana mereka mengadopsi untuk gaya bermain bertahan khas Chelsea — yang memicu Mourinho untuk mengkritik Arsenal karena mengabaikan filososi menyerang mereka — sebagai kunci untuk mengalahkan tim-tim besar. “Saya pikir kami telah belajar selama bertahun-tahun bagaimana untuk bermain melawan tim-tim besar

Australia Desak

Penyelidikan Tuduhan Doping SYDNEY - Pimpinan eksekutif atletik Australia Phil Jones menyatakan kekhawatirannya terkait tuduhan penggunaan obat-obatan (doping) dalam olahraga atletik dan menuntut adanya penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap kebenaran kasus tersebut. Dunia olahraga terguncang dengan adanya kebocoran data milik Federasi Atletik Internasional (IAAF) yang dilaporkan oleh stasiun televisi Jerman, ARD dan koran Inggris Sunday Times. “Isi dari artikel tersebut cukup menggelisahkan,” ujar Jones. Laporan tersebut memunculkan dugaan 12.000 hasil tes darah dari 5.000 atlet mengandung kadar doping dalam jumlah

berlebihan (extraordinary), yang menurut Agensi Antidoping Dunia (WADA) dapat mengguncang pendirian atlet untuk tetap bersih. Menurut Jones, tuduhan tersebut harus diselidiki dengan cermat. Ia pun mengharapkan partisipasi dari WADA untuk membuktikan kebenaran isu penggunaan doping itu. “Badan atletik Australia sedang bekerja untuk memastikan informasi lebih lanjut tentang kebocoran laporan tes IAAF yang kemudian dijadikan dasar pembuatan artikel,” katanya. Sebagai salah satu pihak yang menandatangani kode WADA, Jones menegaskan bahwa Australia mengutuk penggunaan doping dalam dunia olahraga.

“Kami mendukung dan menetapkan level tertinggi dalam protokol tes untuk memastikan bahwa semua atlet yang melanggar aturan akan ditangkap dan diberi sanksi,” tuturnya. Presiden WADA Craig Reedie pada Minggu (2/8) menyatakan bahwa tuntutan baru akan dilayangkan pada sebuah komisi independen terkait tuduhan yang ditayangkan oleh ARD terkait penggunaan doping secara luas oleh atlet atletik Rusia. Rusia dan Kenya ditampilkan dengan sangat kuat dalam pemberitaan tersebut, dimana ARD dan Sunday Times mengatakan bahwa data tes itu dibocorkan oleh seorang whistleblower.

Sekelompok media kemudian meminta dua ahli doping Australia, Michael Ashenden dan Robin Parisotto untuk memeriksa hasil tes dan mereka menyimpulkan bahwa nilai dari 800 atlet pada nomor lari maraton jarak 800 meter dianggap sangat mencurigakan. Pada Minggu (2/8), IAAF menerbitkan siaran pers singkat yang akan memberatkan ARD dan Sunday Times karena telah menyiarkan informasi kesehatan yang sifatnya pribadi. “IAAF sedang mempersiapkan respon rinci untuk kedua media dan akan segera mengambil tindakan lanjutan untuk melindungi hak IAAF dan hak para atlet,” seperti dikutip dalam rilis tersebut. (ant)

IOC Tak Toleransi

Atlet Terlibat Doping KUALA LUMPUR - Presiden Komite Olahraga Internasional (IOC) Thomas Bach menyatakan tidak akan memberi toleransi (zero tolerance) jika perolehan medali dari cabang atletik ternyata dinodai dengan praktik penggunaan obat-obatan (doping) seperti diisukan baru-baru ini. “Jika ada kasus yang mempengaruhi hasil Olimpiade, IOC sama sekali tidak akan memberi toleransi, sesuai dengan ketentuan kami,” ujarnya dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, Senin.

Stasiun televisi Jerman, ARD dan koran Inggris, Sunday Times mengungkap dugaan bahwa sepertiga medali dalam kejuaraan atletik dunia dan Olimpiade selama rentang waktu 2001 hingga 2012 dimenangkan oleh para atlet pesaing yang memiliki hasil tes doping mencurigakan. “Namun saat ini yang ada hanya tuduhan. Kita harus menghormati asas praduga tak bersalah untuk para atlet,” kata Bach. Ia mengatakan IOC akan menunggu hasil penyelidikan Agensi Antidoping Dunia sebelum bertindak. (ant)

sekarang. Terkadang Anda harus duduk dan mengundang mereka, dan menghancurkan mereka melalui serangan balik,” kata Ramsey. Setelah memenangi final Piala FA musim lalu melawan Aston Villa dengan gaya bermain menyerang dan finis dengan cukup baik di liga, Ramsey melihat tidak ada alasan mengapa Arsenal tidak dapat memenangi gelar untuk pertama kalinya sejak 2004 — dengan catatan mereka mampu menghindari start buruk yang terbukti begitu merugikan pada tahun lalu. “Penting bagi kami untuk membawa penampilan bagus kami saat ini,” kata Ramsey. (ant)

Berlusconi

Setuju Jual Saham Milan MILAN - Mantan perdana menteri Italia Silvio Berlusconi telah menandatangani perjanjian pra penjualan untuk menjual 48 persen klub sepak bolanya AC Milan kepada grup yang dipimpin pengusaha Thailand Bee Taechaubol pada akhir September, kata juru bicara untuk perusahaan induk Fininvest pada Minggu. “Tenggat waktu 30 September telah dipatok untuk transfer saham dan pembayaran 480 juta euro pada 30 September,” kata juru bicara Finivest kepada Reuters. KLub Liga Italia itu dimiliki oleh Fininvest, perusahaan induk milik keluarga Berlusconi yang juga mengendalikan televisi Italia Mediaset dan percetakan Mondadori. Kesepakatan itu telah diteken Fininvest dan Taechaubol dan disetujui oleh Berlusconi, kata sang juru bicara. Komentar-komentar yang mengonfirmasi hal itu terdapat dalam tulisan di Instagram yang diunggah sang pengusaha Thailand. “Merupakan kebanggaan besar untuk menyelesaikan Kesepakatan AC Mi-

lan dengan Presiden Berlusconi, pemimpin yang fenomenal,” tulis pernyataan di Instagram itu. Kamis silam, seorang sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Berlusconi akan menandatangani pra kesepakatan untuk menjual 48 persen saham dalam beberapa hari mendatang, dengan kesepakatan akhir akan ditandatangani setelah musim panas. Juara Eropa tujuh kali itu telah kehilangan sinarnya dalam beberapa tahun terakhir, dan mereka terakhir kali menjuarai Liga Italia pada 2011. Klub terbelit hutang sekitar 250 juta euro dan merugi 91 juta euro tahun lalu. Berlusconi, yang peruntungannya di

bidang politik telah merosot dalam beberapa tahun terakhir, sebelum berkata bahwa satu keluarga tidak akan mampu mengatasi tantangan perihal meningkatnya investasi-investasi yang diperlukan untuk menjalankan klub sepak bola. Ketika kesepakatan ini usai, Taechaubol akan menjadi sosok terkini dari para pengusaha asing yang mengambil alih kepemimpinan klub-klub sepak bola Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2013, grup investor Indonesia membeli Inter Milan, mengakhiri dominasi panjang keluarga Moratti terhadap klub itu. (ant)

BOGOR

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Selasa 4 Agustus 2015

8

Kekeringan di Banten

12 Tanki Air Dikerahkan SERANG - BPBD Banten menyiapkan sekitar 12 mobil tanki untuk mengangkut air membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau di sejumlah daerah di Banten. ‘’Kami sifatnya ‘’membackup’’ kabupaten/kota jika memang membutuhkan bantuan dari provinsi. Namun sampai saat ini kabupaten/kota masih mampu menangani warga yang kesulitan air bersih ini,” kata Kepala BPBD Banten Komari di Serang, kemarin. Ia mengatakan berdasarkan laporan dari BPBD Kabupaten/ kota per 3 Agustus 2015, ada

sejumlah daerah di Banten yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan musim kemarau. Diantara daerah-daerah yang terdapat warganya mengalami kesulitan air bersih yakni di Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang. ‘’Data terakhir yang kami terima ada empat kelurahan dan 97 desa yang warganya kesulitan mendapatkan air. Namun semua sudah ditangani oleh masing-masing kabupaten/kota,” kata Komari usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Banten. Sedangkan data jumlah la-

han pertanian atau sawah yang kekeringan di wilayah Banten sekitar 8.863 hektare dan 10 hektare diantaranya mengalami gagal panen. Pihaknya bersama Dinas Pertanian dan Dinas Sumber Daya Air dan Permukiman (DSDAP) sudah mengantisipasi, karena khawatir luas areal pertanian yang puso akan bertambah jika kemarau terus berkepanjangan. ‘’Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan kabupaten/kota, karena kemarau diper-kirakan masih akan terjadi hingga Oktober nanti,” katanya. (ant)

Lima Daerah di Jateng

Masuki Darurat Kekeringan SEMARANG - Sebanyak lima pemerintah kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah telah menyatakan siaga darurat kekeringan pada musim kemarau 2015. ‘’Lima daerah yang menyatakan siaga darurat kekeringan itu adalah Temanggung, Kendal, Cilacap, Wonogiri, dan Boyolali,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jateng Sarwa Pramana di Semarang, kemarin. Dengan adanya lima daerah yang menyatakan siaga darurat kekeringan itu, maka Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di-

harapkan segera mengeluarkan keputusan siaga darurat kekeringan untuk tingkat provinsi agar pencairan dana tak terduga dapat segera dilakukan. Ia menjelaskan bahwa salah satu persyaratan dikeluarkannya keputusan Gubernur Jateng mengenai siaga darurat kekeringan adalah dua kabupaten/kota atau lebih telah menyatakan kondisi kedaruratan dalam menghadapi kekeringan. ‘’Kalau kabupaten/ kota belum menyatakan siaga darurat kekeringan maka pemerintah provinsi tidak bisa

menyatakan hal serupa karena yang terdampak adalah wilayah di daerah,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa 16 kabupaten/kota, termasuk lima daerah yang menyatakan siaga darurat kekeringan itu mengajukan bantuan dana tak terduga sebesar Rp8,6 miliar ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana. ‘’Dana tak terduga itu akan digunakan untuk program jangka panjang dalam mengatasi kekeringan seperti pipanisasi dari mata air di pegunungan dan pembuatan sumur,’’ katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MANFAATKAN SUNGAI SURUT - Sejulah warga mengumpulkan pasir kedalam jukung dari sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat, Senin (3/8). Warga sekitar memanfaatkan surutnya sungai Cimanuk untuk menambang pasir yang dijual seharga Rp30.000 per jukung.

NTT Kekeringan

Landa 270 Desa KUPANG - Kepala BPBD NTT Tini Tadeus mengatakan sebanyak 270 dari 3.000 desa dan kelurahan di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini, sudah dilanda kekeringan. ‘’Sesuai laporan yang kami terima, hanya Kabupaten Malaka dan Kota Kupang dilaporkan masih aman dari bahaya kekeringan,” katanya di Kupang, kemarin. Masyarakat Desa Iligai di Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, misalnya,

terpaksa mengkonsumsi air dari batang pisang dan pohon peri untuk mempertahankan hidup. Ia menambahkan masalah kekeringan juga terus meluas di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan yang kini sudah melanda enam kecamatan dari sebelumnya hanya dua kecamatan. Saat ini, katanya, pemerintah fokus memberikan bantuan untuk tanggap darurat dalam jangka pendek dan pen-

gadaan ribuan pompa air dan sumur bor kepada warga yang dilanda kekeringan akibat dampak El Nino. Ia mengatakan kekeringan yang terjadi di desa-desa dalam enam kecamatan tersebut terjadi pada lahan pertanian di Kecamatan Amanuban Selatan dan Kualin sehingga warga di kecamatan tersebut perlu diberi bantuan. ‘’Bantuan yang dibutuhkan ialah pompa air untuk mengalirkan air dari sumuer ke

kebun dan embung-embung untuk menampung air hujan. Dalam skala kabupaten, katanya, kekeringan akibat anomali iklim dan El Nino ini melanda Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Belu, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sikka, Ende, Flores Timur, Lembata, Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Suluh Indonesia/ant

BANTUAN AIR BERSIH - Warga antre mendapatkan bantuan air bersih saat dilakukan penyaluran air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan di desa Kedopokan, Tlogopucang, Kandangan, Temanggung, kemarin. Kegiatan sosial tersebut diselenggarakan oleh Forum Jurnalis Temanggung dan aktivisi.

Gunung Raung

Muntahkan Material Pijar BANYUWANGI - Gunung Raung yang memiliki ketinggian 3.332 meter dari permukaan laut memuntahkan material pijar atau letusan strombolian setinggi 100 meter dari puncak pada Minggu (2/8) malam. ‘’Dari pos pengamatan terlihat lontaran material pijar yang tingginya kurang lebih 100 meter dari puncak,” kata pengamat di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung di Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Burhan Alethea, Senin. Menurutnya, energi letusan cenderung meningkat hingga terlihat letusan strombolian di

puncak Gunung Raung, padahal sebelumnya hanya terlihat sinar api. ‘’Hingga kini masih terekam tremor vulkanik atau terjadi letusan yang menerus, namun status masih tetap siaga (Level III),” tuturnya. Letusan strombolian adalah salah satu jenis letusan gunung api yang disertai dengan lontaran lava pijar secara vertikal dan terjadi secara terus menerus dalam beberapa detik atau menit. Gunung Raung memiliki tipe strombolian yakni gunung api yang letusannya mengeluarkan lava yang cair tipis, tekanan gas yang sedang, dan

letusannya mengeluarkan material padat, gas, serta cairan. Umumnya letusan ini tidak terlalu kuat, namun bersifat terus menerus, dan berlangsung lama. ‘’Aktivitas Gunung Raung masih fluktuatif, sehingga petugas memantau terus menerus dan memberikan laporan aktivitas gunung yang berada di perbatasan Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso kepada sejumlah pihak yang berkompeten,” tuturnya. Laporan aktivitas Gunung Raung pada 2 Agustus 2015 tercatat secara visual cukup stabil. (ant)

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 04 Agustus 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu