Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Senin, 4 Mei 2015
No. 84 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Novel Baswedan
Ajukan Gugatan Praperadilan JAKARTA - Novel Baswedan, penyidik senior KPK yang sempat ditangkap penyidik Bareskrim Polri, berencana mengajukan gugatan praperadilan atas tindakan penangkapan dan penahanan yang dilakukan pihak kepolisian. Namun, kendati tengah berencana, baik Novel dan tim kuasa hukumnya masih belum merampungkan penyusunan memori gugatanya. ‘’Masih dibahas pilihan-pilihan strateginya,” kata salah satu tim penasehat hukum Novel, Muji Kartika Rahayu ketika dikonfirmasi di Jakarta, kemarin. Senada dengan Muji, penasehat hukum lain Usman Hamid mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih me-nyusun memori gugatan dan persiapan sudah mencapai 80 persen. Meskipun demikian, ia belum bisa memastikan apakah Snein jadi daftarkan gugatan ke PN Jaksel. ‘’Rencananya sih besok daftarin, sampai saat ini masih kami persiapkan, mudah-mudahan malam ini selesai sehingga besok bisa didaftarkan,” jelas aktivis KontraS tersebut. Selain berencana ajukan gugatan praperadilan, sebe-
lumnya pengacara Novel lain, Nur Cholis Hidayat, juga berencana akan mengadukan ihwal penangkapan dan penahanan mantan Kasatreskrim Polres Bengkulu pada saat kasus yang dituduhkanya terjadi tersebut, kepada pihak Ombudsman RI. Diadukanya tindakan pe-
Novel Baswedan
nangkapan dan penahanan yang dilakukan pihak Bareskrim Polri terhadap Novel, karena menurutnya, terdapat mal administrasi yang dilakukan oleh pihak penyidik Bareskrim Polri dalam melakukan proses penegakan hukum terhadap Novel. ‘’Iya, Senin (laporkan ke
Ombudsman). Ada mal dministrasi. Peristiwa tadi malam sampe siang ba-nyak mal administrasi. Misalnya akses pengacara mendampingi klien, ada penyalahgunaan kewenangan,” kata Nur Cholis. Dalam kasus ini, sebelumnya pada tahun 2012 lalu, Novel Baswedan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penembakan berbuntut kematian terhadap pencuri sarang burung walet yang dilakukan anak buahnya pada saat dirinya menjabat Kasatreskrim Polres Bengkulu 2004 silam. Kasus ini sendiri mengemuka saat Novel mengusut perkara korupsi pengadaan Simulator SIM yang menjerat Kakorlantas Polri Irjen Pol. Djoko Susilo (kini divonis bersalah), meskipun kasus yang ditudukan pada Novel telah selesai disidang komite etik kepolisian. Saat itu, Novel sempat akan ditangkap. Namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cepat bersikap. (wnd)
Kabareskrim Sebut
Presiden Lebay JAKARTA - Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin mengatakan pernyataan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Budi Waseso yang menyebut permintaan Presiden Joko Widodo tentang penahanan Novel Baswedan bisa menjadi preseden buruk. ‘’Semoga pernyataan bahwa Presiden lebay itu hanya terpeleset lidah saja. Bila pernyataan itu benar, maka Budi Waseso sedang menunjukkan sikap tidak hormat kepada Presiden,” katanya saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Said mengatakan pernyataan Budi Waseso itu sangat mengganggu. Kalimat itu memberi kesan dia meremehkan perintah Presiden. Padahal, dalam sistem ketatanegaraan, Presiden adalah atasan dari institusi kepolisian. Apapun permintaan Presiden kepada Polri harus diterjemahkan sebagai perintah. ‘’Maka konsekuensinya adalah seluruh anggota kepolisian tan-
pa terkecuali harus menunjukan rasa hormat dan melaksanakan apapun yang diperintahkan Presiden,” tuturnya. Begitu pula dengan pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Polisi Anton Charliyan yang mempertanyakan maksud perintah Presiden Joko Widodo kepada Wakapolri Komjen Pol. Budi Gunawan agar tidak membuat kontroversi. ‘’Semoga juga hanya terpeleset lidah. Bila pernyataan itu benar untuk mematahkan pernyataan Presiden, maka itu memberi kesan mendebat perintah Presiden,” katanya. Said mengatakan sebagai bawahan seharusnya Anton tidak perlu menyoal pernyataan Presiden, meskipun seandainya Wakapolri memang tidak punya sangkut paut dengan penangkapan Novel tersebut. ‘’Bila pernyataan dua petinggi Polri itu benar, bukan terpeleset lidah, maka hal itu menjadi tragedi dalam sistem ketatanegaraan kita,” ujarnya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
MENANG ANGKA - Petinju AS Floyd Mayweather Jr. melayangkan pukulan ke arah petinju Filipina Manny Pacquiao di ronde 11 perebutan gelar juara WBO, WBC, dan WBA (super) di Las Vegas, AS, kemarin. Mayweather mempertahankan rekor tak terkalahkan setelah mengalahkan Pacquiao Sabtu malam waktu setempat.
Tiga Tewas Akibat Miras Oplosan ENAM orang pemuda asal Kampung Cibodas, Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jabar, menjadi korban miras oplosan, tiga orang diantaranya meninggal dunia.
Suluh Indonesia/ant
LIBUR AKHIR PEKAN - Presiden Joko Widodo (tengah) dan istri Ny Iriana Joko Widodo (kiri) berjalan bersama seusai menonton salah satu film di Cineplex XXI Solo Paragon, Solo, kemarin. Presiden Joko Widodo bersama keluarga mengisi waktu libur akhir pekan di kampung halaman dengan menyaksikkan film Avengers.
Sedangkan tiga orang lainnya yang sempat menjalani perawatan di RSUD Cianjur, kemarin, akhirnya diperbolehkan pulang setelah dinyatakan kondisinya membaik oleh tim medis. Informasi dari tim medis RSUD Cianjur, Doni Sunarya (31) meninggal dunia, sempat menjalani perawatan, namun nyawanya tidak terolong karena terlalu banyak menenggak miras oplosan tersebut. Selain Doni korban me-
ninggal lainnya bernama Dogol (22) dan Atep (24), serta tiga korban selamat Jeka, Ridwan Taufik, dan Nyanyang, dimana kondisi ketiga korban selamat dianggap telah membaik. Berdasarkan keterangan dari seorang korban selamat, Ridwan Taufik (19), sebelum kejadian tersebut pada hari Jumat siang, para pemuda tersebut mengenggelar pesta miras oplosan dengan membeli empat botol wisky yang dicampur dengan minuman pe-
nambah stamina dari salah satu warung jamu di Cipeuyeum. Dianggap masih kurang karena belum merasakan efeknya, mereka kembali membeli empat botol miras oplosan. Mereka melakukan pesta tersebut, dari siang hingga malam dengan jumlah minuman yang mencapai delapan botol. Dia menuturkan, selama ini para pemuda tersebut, kerap membeli miras ditempat tersebut karena harganya yang murah dibandingkan di tempat lain, dimana satu botol miras yang biasa dijual Rp120 ribu ditempat lain, sedangkan di warung tersebut, hanya Rp39 ribu. ‘’Kami tidak curiga dengan harga miras yang murah
tersebut. Kami sering membeli disitu, termasuk teman yang lainnya harganya sangat murah dibanding yang lain dan selama ini tidak ada kejadian seperti ini,” katanya. Namun kali ini, selang satu hari usai menenggak miras oplosan, dia dan teman-temannya mulai merasakan efeknya, dimana tiga diantaranya meninggal dunia sebelum sempat mendapat pertolongan tim medis. Sedangkan Ridwan yang saat ini masih menjalani rawat jalan mengalami rabun serta mengaku masih merasa mual. Sony Irawan seoranf Tim Forensik RSUD Cianjur, mengatakan, para korban mengalami keracunan. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Senin 4 Mei 2015
2
Kilas PKL Jualan di Jalur Hijau MESKIPUN telah diberikan peringatan, sebanyak 81 pedagang kaki lima (PKL) masih nekat berdagang di Jl Raya Pasar Minggu, tepatnya di atas jalur hijau sepanjang rel kereta api. Camat Pasar Minggu, Heriyanto mengatakan, pihaknya telah memberikan surat peringatan 1, 2, dan 3 kepada PKL tersebut. Menurut dia, para pedagang itu sudah puluhan tahun jualan di atas jalur hijau. Pemkot Jaksel akan mengembalikan fungsinya sebagai jalur hijau karena itu berdekatan dengan rel kereta api. Dikatakan Heriyanto, pihaknya telah menawarkan pedagang untuk direlokasi ke Pasar Minggu. Bahkan, pedagang digratiskan biaya sewa dan hanya membayar biaya listrik selama 6 bulan pertama. Dari dulu sudah ditawarin pindah ke Pasar Minggu lantai 2, tapi buktinya masih bandel jualan di situ. (kmb)
57 Kios PKL Dibongkar PULUHAN kios pedagang kaki lima (PKL) di RW 02 Jalan Jatibaru X, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibongkar, kemarin. Pembongkaran dilakukan karena kios tersebut menutupi saluran air sehingga menyebabkan saluran air tersebut tidak mengalir alias mampet. Sebanyak 400 personel gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Transportasi dan Dinas Kebersihan DKI, serta polisi dikerahkan untuk membongkar kios PKL tersebut. Pembongkaran berjalan lancar dan kondusif. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti linggis dan palu, satu per satu kios yang terbuat dari triplek dan kayu itu berhasil diratakan dengan tanah. Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, mengatakan penertiban ini sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, yang menginginkan sejumlah fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) dikembalikan fungsinya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
PERINGATI HARDIKNAS - Puluhan siswa dari sejumlah sekolah dasar mengikuti aksi dengan mengenakan kreasi topi berbagai bentuk di Kawasan Bundaran HI Jakarta, kemarin. Aksi yang diprakarsai oleh DPP Ikatan Pembuat Hantaran Indonesia (IPHI) Pancawati itu untuk memperingati Hardiknas yang jatuh pada 2 Mei.
Taufik Yakin
HMP Didukung Semua Anggota
12 Bus Ditindak SEBANYAK 12 bus angkutan umum yang parkir sembarangan ditindak Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat. Tindakan tegas diberikan lantaran kendaraan tersebut mengetem di bahu jalan sehingga membuat macet lalu lintas. Kendaraan tersebut ditilang mulai dari kawasan Jalan Asia Afrika, Jalan Karet Bivak, dan Jalan Museum Gambir, Jakarta Pusat. Petugas di lokasi langsung meminta sopir bus menunjukkan kelengkapan dokumen kendaraan untuk dibuat BAP. Bona Tongam Siregar, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Kota Jakarta Pusat, kemarin mengatakan, pengemudi bus ini sudah sangat sering diingatkan agar tidak parkir di bahu jalan, tapi tetap saja membandel. Sehingga harus diberikan sanksi sesuai Perda yang berlaku. Menurutnya, tindakan tegas akan terus dilakukan hingga daerah itu bersih dari parkir. (kmb)
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik meyakini sebanyak 105 anggota DPRD DKI menyepakati digulirkannya hak menyatakan pendapat (HMP) kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama. Sebab, kata dia, anggota DPRD tidak ingin kehilangan “muka” di depan publik. Mereka juga tidak ingin
dianggap “tumpul” hanya karena hak angket yang berhenti di tengah jalan dan tidak ada keberlanjutannya. ‘’Ini kan aneh, Gubernur sudah terbukti menyalahi undang-undang di angket, eh terus dia enggak diapa-apain (diberi sanksi). Menurut terawangan gaib saya, 105 anggota DPRD ini setuju HMP,” kata Taufik, di dalam sebuah diskusi di Jakar-
ta Selatan, kemarin. Ia pun mengimbau publik untuk tidak berpandangan bahwa HMP berarti memakzulkan Gubernur. Ada dua pilihan jika HMP digulirkan. Yakni pemakzulan maupun pemberian peringatan kepada Gubernur karena terbukti melanggar UU. Ia menegaskan, seluruh fraksi yang partainya tergabung dalam Koalisi Merah
Putih (KMP), solid mendukung HMP. Sedangkan untuk terciptanya HMP, kata dia, harus memenuhi syarat dan dihadiri 3/4 total anggota DPRD. ‘’Syarat dasarnya kan 22 anggota lebih dari satu fraksi yang mengajukan. Tetapi karena Ketua DPRD nya dari PDI-P dan DPP-nya belum kasih (peluang untuk) HMP ya rapim-nya belum juga dimulai,” kata Ketua DPD Ger-
indra DKI itu. Adapun fraksi di DPRD yang telah memberikan dukungannya terhadap HMP, yakni Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PPP, dan Partai Demokrat dari Fraksi Demokrat-PAN. Kemudian saat ini disusul oleh Fraksi lain seperti Fraksi PKS dan Fraksi Golkar yang mendukung HMP, dengan catatan. (kmb)
Kasus UPS Sekolah
Lulung Serahkan Pada Polisi JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lulung Lunggan bungkam saat ditanya soal para pihak yang diduga terlibat tindak pidana korupsi pengadaan “Uninterruptible Power Supply” (UPS). ‘’Saya sudah diperiksa sebagai saksi, hasilnya kita serahkan pihak kepolisian,” kata Lulung usai menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, Jakar-
ta, kemarin. Lulung juga enggan mengungkap jumlah maupun materi pemeriksaan yang diajukan penyidik kepolisian terkait kasus UPS. Mantan Koordinator Komisi E DPRD DKI Jakarta periode 2009-2014 itu, mendukung upaya polisi membongkar kasus korupsi tersebut. Lulung menjalani pemeriksaan selama delapan jam sejak
09.30 WIB hingga 18.20 WIB dan didampingi dua pengacara, yakni Ramdan Alamsyah dan Effendi Syahputra. Usai ditanya awak media, Lulung meninggalkan Mabes Polri menggunakan mobil Toyota Fortuner hitam bernomor polisi B-247-ULY. Pernyataan Lulung usai menjalani pemeriksaan berbeda dengan omongan sebelumnya yang berjanji akan mem-
bongkar pihak tertentu yang terlibat kasus korupsi UPS. Polisi juga telah memeriksa mantan Sekretaris Komisi E DPRD DKI Fahmi Zulfikar sebagai saksi. Sebelumnya, penyidik Mabes Polri menetapkan Alex Usman dan Zaenal Soleman sebagai tersangka kasus dugaan korupsi UPS sekolah. (kmb)
Tersangka UPS Sekolah
Bareskrim Tahan Alex Usman JAKARTA - Bareskrim Polri akhirnya menahan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan paket “uninterruptible power supply” (UPS) dalam APBD-P DKI Jakarta 2014, Alex Usman. ‘’Iya (ditahan),” kata Kepala Sub Direktorat V Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes M. Ikram di Jakarta, kemarin. Menurutnya, tersangka Alex akan ditahan untuk 20 hari ke depan. ‘’Alex Usman resmi ditahan untuk 20 hari ke depan guna kepentingan penyidikan. Tersangka sudah tanda tangani surat penahanan,” kata Ikram. Sebelumnya penyidik membawa Alex dari RS Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, setelah Alex mangkir dalam tiga kali panggilan pemeriksaan. Kuasa hukum Alex, Ahmad Affandi mengatakan bahwa kliennya sakit sehingga tidak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan. ‘’Kami berharap penyidik memahami kondisi kesehatan Pak Alex. Kami meminta penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan,” kata Affandi. Penyidik Mabes Polri menetapkan Alex Usman dan Zaenal Soleman sebagai tersangka kasus dugaan korupsi UPS. Saat ini, Alex menjabat sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Sela-
tan, sebelumnya sebagai mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat. Sementara itu, Zaenal adalah mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah
Jakarta Pusat yang kini menjabat sebagai Kadis Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta. Kedua tersangka dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Ko-
rupsi Juncto Pasal 55 Ayat 1 Ke 1 KUHP. Polisi sendiri saat ini tengah membidik sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta yang diduga ikut menikmati hasiol korupsi. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
PEMBIAYAAN UMK - Dirut PT PNM (Persero) Parman Nataatmadja (kanan) bersama Anggota Komisi VI DPR Adang Daradjatun (tengah) menghadiri Silaturahmi masyarakat Jakarta Utara bersama PNM dan legislator, di Penjaringan, Jakarta, kemarin.
UN SLTP DKI Jakarta
Diikuti 149.172 Siswa UJIAN Nasional (UN) tingkat SMP/MTs atau Madrasah Tsanawiyah akan diselenggarakan serentak di semua wilayah Indonesia pada esok hari, Senin (4/5/2015).
Suluh Indonesia/ant
KASUS KORUPSI PENGADAAN UPS - Wakil ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung (tengah) didampingi Kuasa Hukumnya menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di Bareskirim Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
Untuk di DKI Jakarta, persiapan diklaim telah rampung 100 persen dan tinggal menunggu pelaksanaan yang akan dimulai pada pukul 07.30 WIB. ‘’Kita sudah siap semua. Soal juga sudah disebar semua, termasuk ke Kepulauan Seribu,” tutur Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto di Jakarta, kemarin. Bowo menjelaskan, untuk proses penyebaran lembar soal UN di Kepulauan Seribu, dilaporkan sudah selesai pada jam 10.00 WIB hari ini. Soal disebar ke delapan sekolah yang ada di semua wilayah Kepulauan Seribu, di antaranya lima SMP, dua gedung SD dan SMP satu atap, juga ke MTs 26. Selain itu, Dinas Pendid-
Bowo Irianto ikan DKI juga menyiapkan penyelenggaraan ujian Paket B atau setara SMP di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kepulauan Seribu. Berbeda dengan ujian SMA/ SMK sebelumnya di mana ada lebih dari satu sekolah yang
menerapkan CBT (computer based test), UN SMP hanya ada satu sekolah, yakni SMPK Penabur 2, Jakarta Pusat. Sedangkan yang menggunakan sistem PBT (paper based test) atau menggunakan kertas hampir seluruh SMP/Mts. Sebanyak 149.172 siswa SMP sederajat akan menghadapi UN yang akan digelar pada Senin-Kamis, tanggal 47 Mei 2015. Adapun mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia pada 4 Mei, Matematika pada 5 Mei, Bahasa Inggris pada 6 Mei, dan Ilmu Pengetahuan Alam pada 7 Mei. Jumlah penyelenggara UN mandiri tingkat SMP di Jakarta ada sebanyak 934 sekolah dan yang bergabung ada 147 sekolah. Sedangkan untuk MTs yang menyelenggarakan ujian mandiri ada 210 sekolah dan yang bergabung ada 32 sekolah. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Senin 4 Mei 2015
3
Kompolnas Janji
Evaluasi Kinerja Kepolisian JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Kepolisian Nasional, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, mengatakan lembaga tersebut siap mengevaluasi jajaran Kepolisian RI usai penangkapan dan penahanan terhadap tersangka penganiayaan yang juga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. ‘’Sampai saat ini kami (Kompolnas) belum rapat, pasti nanti akan ada kita akan mengevaluasi seluruhnya sehingga Kompolnas bisa memberikan kontribusi dalam hal pengawasan dan masukan kepada pimpinan Polri,” kata Mendagri usai menghadiri IPDN Expo di Jatinangor, kemarin. Dia mengatakan rapat antaranggota Kompolnas akan dige-
lar secepatnya untuk membahas mengenai konflik Polri dan KPK tersebut. ‘’Minggu depan kita akan kumpul di salah satu tempat di Puncak, mengundang perwakilan Kompolnas seluruh Indonesia,” katanya. Novel Baswedan ditangkap petugas Bareskrim karena dua kali mangkir dari pemeriksaan atas kasus penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia terhadap seseorang pada 2004. Novel ditangkap di rumahnya di kawasan Kelapa Gading Jumat dini hari pukul 00.30 WIB. Surat perintah penangkapan Novel diregistrasi dengan Nomor SP.Kap/19/IV/2015/Dittipidum yang memerintahkan Bareskrim untuk membawa Novel
Baswedan ke kantor polisi. Pada Februari 2004, Polres Bengkulu menangkap enam pencuri sarang walet, setelah dibawa ke kantor polisi dan diinterogasi di pantai, keenamnya ditembak sehingga satu orang tewas. Novel yang saat itu berpangkat Inspektur Satu (Iptu) dan menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu dianggap bertanggungjawab karena melakukan penembakan tersebut. Terkait akan hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Polri bersikap transparan dalam mengusut kasus yang menimpa mantan polisi tersebut. ‘’(Polri) Harus transparan, itu masalahnya,’’ katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
MENGASUH BANGSA - Seorang pria memandang poster tokoh Ki Hajar Dewantara, yang dipasang pada acara Indonesia Mengasuh Bangsa di Galeri Nasional, Jakarta, kemarin. Acara guna memperingati Hardiknas diselenggarakan oleh Yayasan Seibubangsa (seikat Bakti Untuk Bangsa) yang berisi pameran poster dan diskusi-diskusi tentang pendidikan.
PPP-Golkar
Musyawarah Mufakat
Terancam Tak Ikut Pilkada JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie meminta Partai Golkar dan PPP segera islah mumpung masih ada waktu untuk persiapan pendaftaran calon pemilihan kepala daerah serentak. Jimly saat berbicara dalam rapat koordinasi Bawaslu di Palu, kemarin mengatakan, is-
lah itu bisa berbentuk pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) dan hasil keputusan kemudian diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Selain itu, dia juga menyarankan partai politik yang bersengketa tersebut agar bersepakat mengusung satu calon untuk maju di Pilkada. “Jadi,
satu parpol dengan dua pengurus masing-masing mengajukan satu calon. Tapi ini belum diatur oleh Komisi Pemilihan Umum,” kata Jimly seperti dikutip Antara. Menurut dia, konflik kepengurusan PPP dan Partai Golkar tersebut justru menjadi peluang bagi partai politik lainnya untuk melenggang mulus di
pilkada karena saingan akan berkurang. “Kelompok lainnya justru bertepuk tangan dengan konflik tersebut karena parpol dengan dualisme kepengurusan itu terancam tidak bisa ikut Pilkada,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu. Dia juga berharap Mahkamah Agung bisa segera memu-
tuskan sengketa dualisme kepengurusan parpol itu. Namun, para pihak yang bersengketa harus mengajukan permohonan prioritas. ‘’Jangan sampai ada satu pihak yang ingin berlama-lama, dan pihak lain ingin segera diputuskan. Kalau begitu, silahkan menikmati konflik anda,” kata Jimly. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HARI KEBEBASAN PERS SEDUNIA - Anggota Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) berpose menggunakan poster ketika mengikuti aksi Hari Kebebasan Pers Sedunia di Taman Menteng, Jakarta, kemarin. Aksi yang diikuti puluhan anggota AJI itu menyerukan untuk menghentikan kekerasan dan ancaman bagi jurnalis yang melakukan tugas jurnalistik.
Bangsa Indonesia
Butuh Kader Bertanggung Jawab KETUA Dewan Syariah Pusat DPP PKS Surahman Hidayat menilai Indonesia membutuhkan kader-kader bangsa yang bertanggung jawab, bisa mengelola diri, lingkungan, dan negerinya sehingga tanggal 2 Mei bukan semata-mata peringatan hari Pendidikan Nasional. Menurut Surahman, tanggal 2 Mei merupakan momen mengingat dan memahami kembali makna pendidikan bagi bangsa, tidak hanya dari segi tataran umum tetapi lebih dalam dan kualitatif, yaitu kekaderan. Ia mengatakan hasil pendidikan kekaderan dapat dilihat dari kemunculan tokoh-tokoh nasional di setiap dekade. Tokoh-tokoh itu menurut dia lahir tidak hanya berbasis keterampilan keras seperti ilmu atau keahlian tertentu, tetapi juga keterampilan lunak berupa karakter dan kepribadian yang tangguh. ‘’Keterampilan lunak dapat mengendalikan diri seseorang saat bertindak atau mengambil
keputusan. Terutama di akhir tahun 2015 Indonesia akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” ujarnya. Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI itu menilai di MEA, masing-masing negara ASEAN akan berusaha menawarkan konsep pendidikannya. Menurut dia Indonesia juga harus siap berbaur, tetapi tidak harus melebur dan pada sisi itu diperlukan karakter yang tangguh yang ditanamkan melalui sistem pendidikan nasional. ‘’Disinilah karakter tangguh dibutuhkan agar kita bisa memegang teguh akar budaya, nilai, dan cita-cita luhur Bangsa Indonesia,” ujarnya.
Surahman Hidayat Dia menekankan pentingnya pembinaan karakter karena pendidikan tidak sekedar memberi ilmu atau keterampilan. Menurut dia, pendidikan ialah tentang kebermanfaatan, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat ‘’Apapun ilmu yang dipelajari, bila tidak
memberi manfaat dapat berbalik arah, bahkan membawa kerugian,” katanya. Dia menilai pendidikan nasional bagaikan sebuah bangunan besar yang sudah ada sejak dahulu. Saat ini menurut dia tinggal melanjutkannya dan apabila perlu dilakukan penambahan atau penambalan pada bagian yang kurang. ‘’Oleh karena itu, dalam sistem pendidikan nasional diperlukan evaluasi menyeluruh dari waktu ke waktu,” ujarnya. Anggota Komisi X DPR RI tersebut menilai Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) sudah cukup baik dan berharap pemerintah dapat memanifestasikan prinsip-prinsip UU tersebut kedalam berbagai program yang tepat sasaran. (ant)
Harus Dijalankan Partai Politik Pengamat Politik dari Lingkar Madani Ray Rangkuti mengungkapkan Musyawarah untuk mufakat seharusnya dijalankan oleh partai politik, khususnya yang sedang mengalami konflik internal. Menurut Rangkuti, jika kita tarik masalah konflik partai ke UUD 1945 musyawarah mufakat itu untuk apa. Ini kan partaipartai bicaranya selalu tentang musyawarah mufakat yang merupakan penjelmaan dari sila ke empat Pancasila. Musyawarah mufakat kalo ke pengadilan gak ada musyawarah mufakatnya. Hal tersebut dikatakan Ray saat menyoroti permasalahan dualisme kepengurusan partai politik yang dialami beberapa parpol seperti PPP serta Golkar, dan kini sedang ramai di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Ray memandang kisruh dalam kepengurusan partai politik seharusnya diselesaikan secara internal saja karena memang sudah ada forumnya yaitu mahkamah partai sesuai Undang-Undang Nomor 2 tahun 2011 tentang partai Politik. ‘’Jika mau jujur, UU parpol kita saat ini sudah sangat bagus dengan mengembalikan sengketa kepengurusan parpol untuk diselesaikan secara internal oleh mahkamah partai,” ujarnya. Lebih lanjut, Ray mengatakan mahkamah partai tersebut yang lahir di era reformasi selama 15 tahun dan jika masalah seperti ini diselesaikan di pengadilan secara hukum maka akan mengurangi esensi dari politik itu sendiri. ‘’Jika diselesaikan secara hukum, lamalama politik tidak ada gun-
Ray Rangkuti yanya, terus pengalaman kita selama 15 tahun dengan perubahan terus menerus sistem ini seperti tidak berguna juga,” ucapnya. Bahkan, menurut Ray pada tingkat tertentu demokrasi tidak akan ada artinya jika menyelesaikan perbedaan-perbedaan politik dalam parpol melalui pengadilan karena seharusnya setiap partai mengoptimalkan mahkamahnya untuk menyelesaikan sengketa-sengketa internal. ‘’Seharusnya dimaksimalkan itu, karena kalau mau tahu partaipartai itu juga yang dulu ngotot ingin mahkamah partai, namun setelah dibentuk eh menyelesaikannya di pengadilan juga. Jika begitu pada tingkat tertentu demokrasi jadi tidak ada artinya,” tukasnya. Selain itu, kata Ray, jika menggunakan pengadilan akan berpeluang menghambat hak berpolitik kader-kader partai seluruhnya karena waktu yang dibutuhkan tidak sebentar hingga putusan yang sifatnya tetap. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Senin 4 Mei 2015
4
Warga Tangsel
Makin Peduli Dokumen Kependudukan
Suluh Indonesia/ant
PERIZINAN ONLINE - Menpan RB Yuddy Chrisnandi (tengah), bersama Walikota Bogor Bima Arya (kedua kiri), Ketua Ombudsman Danang Girindra Wardana (kedua kanan), Kepala Perwakilan BPK Jabar Cornell Syarief Prawiradiningrat (kanan) dan Ketua DPRD Kota Bogor Untung Maryono (kiri) menekan tombol saat peluncuran sistem pendaftaran perizinan secara online di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal, Kota Bogor, kemarin.
TANGSEL - Permohonan pembuatan dokumen warga kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai meningkat. Salah satunya terlihat dari perekaman KTP elektronik atau E-KTP di Kota Tangsel saat ini telah mencapai 727.299 orang. “Melalui inisiatif kita untuk mempercepat pembuatan e-KTP, maka Disdukcapil melakukan pelayanan di Kecamatan Setu, dan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan di setiap kecamatan yang ada di Tangsel,” ungkap kepala Disdukcapil Tangsel Toto Sudarto kemarin. Lebih lanjut Toto mengatakan, tak hanya e-KTP, untuk triwulan pertama 2015 pembuatan akta kelahiran mencapai 8161 pemohon, akta kematian mencapai 112, akta perkawinan mencapai 121, akta perceraian mencapai 18, akta pengesahan anak 12, akta perubahan nama 5. Sedangkan dalam pelaksanaan ke-
liling di tujuh Kecamatan yang dilakukan mulai Januari hingga April ini Kecamatan Pondok Aren sebanyak 321, Kecamatan Serpong 122,Kecamatan Ciputat 320, Kecamatan Serut 142, Kecamatan Pamulang 530, KecamatanCiptim 169, Kecamatan Setu 477. “Data ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2014 lalu,” imbuhnya. Berdasarkan hasil Kartu Keluarga (KK) dalam pelayanan jemput bola yang dilakukan di 19 Kelurahan mencapai 3068. “Pembuatan ini dilakukan di 2014, sedangkan untuk di 2015 akan dilakukan di Mei ini,” katanya. Sementara untuk Operasi Yustisi Kependudukan yang diselenggarakan Disdukcapil di Kecamatan Ciputat Timur sebanyak 134 orang yang kena tipiring dari 3.374 yang terjaring dan di Kecamatan Ciputat sebanyak 76 dari 3.107. (nov)
Izin Hotel di Zona Merah
Kilas Apartemen Akan Disweeping FRONT Pembela Islam (FPI) Kota Depok menyebut sejumlah apartemen dan beberapa tempat kost di Jalan Margonda Raya, Kota Depok kini berkembang menjadi tempat prostitusi terselubung. Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Depok Habib Idrus Al Gadri di Depok, kemarin mengatakan, bukan hanya apartemen, prostitusi juga terjadi di sejumlah tempat kos di Depok.Menurut Habib, tudingan terhadap praktek prostitusi terselubung tersebut bukan hanya bualan belaka. Namun. dilengkapi bukti-bukti yang kuat karena tim FPI sudah melakukan investigasi selama beberapa bulan terakhir sebelum kasus- kasus belakangan ini mencuat. Hasil investigasi yang kita lakukan, sebagian besar apartemen di Depok disalahgunakan jadi tempat prostitusi. Disana bukan kumpul kebo lagi tapi kumpul sapi. Ya gonta-ganti pasangan. Dengan demikian, Habib meminta agar aparat terkait seperti Satpol PP untuk bertindak dengan melakukan razia atau penggerebekan. (jif)
Peserta UN SMP Meningkat PELAKSANAAN Ujian Nasional (Unas) Tingkat SMP sederajat tinggal menghitung hari, berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyambut unas. Namun ada yang berbeda pada peserta unas pada tahun ini, jumlah peserta lebih banyak dari tahun yang lalu berkisar tiga ribu siswa. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Jamaluddin mengatakan, tahun ini jumlah peserta memang lebih banyak. Terdiri dari 23.281 siswa tingkat SMP dari 180 sekolah, serta 4010 siswa tingkat MTs dari 53 sekolah di Kota Tangerang. Jamaluddin menjelaskan Total keseluruhan siswa SMP dan MTs yang mengikuti ujian sebanyak 27.291 siswa. Jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu yang terdiri dari 233 sekolah baik tingkat SMP dan MTs negeri dan swasta se Kota Tangerang. Jamaluddin menambahkan sebelumnya pemkot sudah mengajukan SMP Negeri 1 untuk mengikuti Unas menggunakan Computer Based Test (CBT). (ram)
Walik ota Tang er ang alikota anger erang Dipolisikan TANGERANG - Walikota Tangerang Arief R Wismansyah saat ini di laporkan oleh Lembaga Kebijakan Publik (LKP) karena dugaan korupsi terkait pemberian izin hotel di wilayah zona merah sebagai kawasan pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Kasat Reskrim Polrestro Tangerang AKBP Sutarmo mengatakan laporan yang di terima oleh Polresta Kota Tangerang hanya sebatas sebatas pemberitahuan tertulis dan bukan laporan resmi, se-
hingga pihaknya belum bisa melakukan penyelidikan. ‘’Sampai saat ini kami belum menerima laporan itu. Bagaimana mau dilakukan penyidikan kalau laporannya saja tidak ada,” ujar Sutarmo. Sementara itu Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP), Ibnu Jandi mengakui laporan yang diberikan ke pihak kepolisian hanya sebatas laporan tertulis. ‘’Benar sudah kami serahkan laporan itu secara tertulis ke kapolres. Saya mengharapkan kepolisian melakukan observa-
si terhadap kasus tersebut,” katanya. Menurutnya, laporan tertulis tersebut dilakukan karena diduga Walikota Tangerang telah melanggar UU No 26 tahun 2007 dan Perda 6 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah. ‘’J Hotel masuk dalam wilayah zona merah sebagai kawasan pengembangan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), diduga Pemkot Tangerang memberikan izin ke hotel tersebut,” papar Ibnu. Ibnu Jandi mendatangi
Palajar SMP Bogor
Suluh Indonesia/ant
PEMBONGKARAN - Sejumlah anggota Satpol PP Kota Bogor membongkar tembok pembatas Tajur Trade Mall, Kota Bogor, kemarin. Pembongkaran tembok pembatas bangunan mall tersebut karena tidak sesuai dengan rencana awal pembangunan dalam IMB serta Perda Kota Bogor No.7 Tahun 2006.
Tak Pilih Calon Yang Rusak Lingkungan
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
“Bukannya kami diam, Laskar Lingkungan masih berusaha menghubungi pemasang foto-foto para calon tersebut. Untuk segera memindahkan atau mencabutnya sendiri,” ungkap Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Tangsel, Rahmat Salam, kemarin. BLHD juga menyerukan, ‘jangan memilih calon yang merusak pohon dan lingkungan’. Ajakan tersebut dikeluarkan lantaran sudah banyaknya alat peraga kampanye yang terpasang dipaku di dahan pohon tersebut. “Tak hanya merusak keindahan kota, melainkan juga merusak lingkungan,” imbuhnya. Padahal sebelumnya sudah pernah ada himbauan pada saat Pemilihan Legislatif dan
Pemilihan Presiden, dimana boleh memasang atribut kampanye, asal tidak memaku pada pohon ataupun merusak lingkungan hidup. Kalaupun mau kampanye, para balon tersebut dipersilahkan dengan menggunakan bambu atau tali pengikat saja. “Jangan memaku pohon!,” Cetusnya. Jika nantinya tak ada gubrisan dari para balon walikota untuk sendiri menyingkirkan alat peraga tersebut, ratusan anggota Laskar Lingkungan Kota Tangsel akan bergerak sendiri mencabut semua alat peraga tersebut. “Kalau terkait sosialisasi calon belum diatur, sebab kan mereka masih bakal calon atau balon. Regulasi yang berlaku juga belum ada,” tutupnya. (nov)
CIBINONG - Muhammad Romli (13), seorang pelajar kelas 8 di SMPN Gunung Sindur, Kabupaten Bogor tewas mengenaskan dengan kondisi kepala remuk setelah terlindas truk pasir, di Jalan Raya Gunung Sindur - Parung, Kabupaten Bogor, kemarin. Dari keterangan sejumlah saksi, kejadian tersebut terjadi usai solat Subuh yakni sekitar pukul 05.00 WIB. “Truk yang meilindas anak itu langsung kabur ke arah Parung,” kata Ida (32) warga setempat. Sejumlah teman korban dan warga sekitar melihat kejadian tersebut begitu kaget dan syock sehingga meraka mengaku tidak sempat mencatat identitas dan nomor polisi truk tersebut. “Yang pasti itu truk pasir, warnanya kuning ke ijo ijoan. Tapi kita juga kurang jelas sebab saat itu masih agak gelap dan sopir truk itu langsung tancap gas kabur,” timpal warga lainnya. Petugas kepolisian dari Polsek Parung yang menerima laporan tersebut langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi polisi juga sempat melakukan pemeriksaan dengan mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi termasuk beberapa teman korban. “Korban bersama beberapa orang temanya mencegat truk itu dengan harapan meraka bisa numpang. Korban yang saat itu mencoba naik dari bagian samping truk itu malah terpelesat dan jatuh sehingga kepalanya terlindas ban,” sesal Kanit Laka Polres Bogor, Iptu Asep. “Kami masih memburu truk dan sopir dari truk itu. Mudah mudahan ini segera terungkap,” harapnya. Korban dikatehui bernama Muhammad Romli (13), warga Kampung/Desa Cibinong RT04/RW01, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. (bas)
Kejari Depok
BLHD Ajak Warga
MESKI tahapan kampanye Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih lama, namun alat peraga kampanye seperti pamflet dan spanduk, dengan bebasnya tertancap di batang dan dahan pohon disejumlah titik. Mendapati keadaan seperti ini, Pemkot Tangsel pun geram.
yang ditetapkan dalam persyaratan izin pemanfaatan ruang, sebagaimana yang dimaksud pasal 61 huruf c, dipidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta. Kemudian di pasal 73 disebutkan setiap pejabat Pemeritah yangg berwenang menerbitkan ijin tidak sesuai dengan rencana sebagaimana dimaksud dalam pasal 37 ayat 7 dipidanakan dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta. (ram)
Tewas Dilindas Truk
Mobil Ambulance Dirampok AKSI kriminalitas di kota Tangsel nampaknya tak pandang bulu lagi. Bahkan mobil ambulance pun tak luput menjadi sasaran perampok. Sebuah ambulance Bank Mandiri B 1293 SIX yang tengah diparkir di Jalan Raya Pamulang Dua, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangsel menjadi salah satu korbannya. “Baru kami tinggal sebentar untuk makan di warung, tidak jauh dari lokasi parkir mobil lagi,” ungkap pengemudi ambulance, Sanusi kemarin. Setelah selesai makan, sanusi dan teman-teman kembali ke mobil. Setelah di dalam mobil, mereka baru sadar bila kaca samping kiri sudah pecah berantakan. Akibat peristiwa itu, dua buah tas yang sebelumnya disimpan di dalam mobil raib diduga digondol pelaku yang melakukan pembobolan. Sanusi mengaku kesal mengingat maling yang membobol ambulance dianggap sangat keterlaluan. IA tak habis pikir, kenapa mobill ambulance juga disatroni. (nov)
Polres Metro Tangerang lantaran adanya dugaan penyalahgunaan wewenang serta dugaan Korupsi atas keberadaan Hotel dikawasan Jalan Raya Perancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang yang terindikasi melanggar Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata ruang Wilayah nomor 6 tahun 2012. Dalam surat tersebut tertulis bahwa pada UU Nomer 26 Tahun 2007 tentang Penataan ruang di pasal 27 disebutkan bahwa setiap orang yang tidak mematuhi ketentuan
Kembangkan Kasus Korupsi Bimasda Depok DEPOK-Sedikitnya 15 orang telah diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok terkait dugaan korupsi dalam pembelian tanah 4.000 M2 di Cilodong, Depok oleh Dinas Bina marga Sumber Daya Air (Bimasda) Pemkot Depok tahun 2013 lalu. Dari 15 orang yang diperiksa, delapan orang diantaranya rekanan Dinas Bimasda Depok. Sementara tujuh orang lainnya merupakan PNS di Bimasda Depok. ‘’Untuk mengerucut dengan menetapkan tersangka, kami masih menunggu hasil audit dan investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Ja-
bar,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Depok, Andarias di Depok. Menurut dia, dalam pemeriksaan kasus itu, Kejari Kota Depok sengaja melibatkan BPKP Provinsi Jawa Barat terutama untuk melakukan investigasi harga tanah. Seperti diketahui pada Rabu (15/4) lalu, tim Satuan Khusus Tipikor Kejari Depok telah menggeledah Kantor Dinas Bimasda Depok di Jalan Raya Bogor KM 34,5, Tapos, Depok. Dalam penggeledahan 3,5 jam lebih itu, Kejari Depok menyita sejumlah dokumen dari salah satu ruangan. Saat ini, sejumlah dokumen yang disita telah diserahkan ke
BPKP Jawa Barat, Kajari sengaja menggandeng BPKP karena salah satu tugas BPKP melakukan audit dan investigasi terhadap lembaga yang terindikasi ada penyimpangan. ‘’Saat pembelian tanah itu, Dinas Bimasda Depok masih dalam pimpinan Enco Kuryasa.” ungkapnya. Kejari sendiri berjanji akan segera mengumumkan hasil penyelidikan kasus tersebut, termasuk nama pihak baik dari pihak pejabat Pemkot Depok maupun pihak rekanan yang diduga terlibat dalam dugaan penyimpangan terkait pembelian lahan tersebut. (jif)
pini
Suluh Indonesia, Senin 4 Mei 2015
5
Eksekusi Gembong Narkoba
F OKUS Penegakan Hukum dan ‘’Arah Angin’’ EBANYAKAN dari kita mengernyitkan dahi ketika seorang nenek dihukum ketika dia dibuktikan secara yuridis bersalah. Nenek ini hanyalah mencuri kayu. Satu sampai dua batang. Hanya untuk menyambung hidupnya sehari hari. Tidak lebih. Bukan semata-mata karena dia dihukum, tetapi bagaimana pertimbangan lain seorang hakim agar tidak semata-mata memandang hanya dari sisi hukum? Sementara di sisi lain, para pelaku illegal logging bebas berkeliaran setelah membabat hutan ratusan hektar. Mereka masih bisa tertawa-tawa serta hidup mewah. Kalaupun dia kemudian ditangkap dan diseret ke pengadilan, vonisnya sangat jauh dari perbuatan kerusakan yang dia timbulkan. Sungguh sangat ironis. Kalau mau dibeber, masih sangat banyak peristiwa hukum di negeri ini yang membuat kita terenyuh, geli, marah, menyumpah nyumpah, geram dan sebagainya. Betapa tidak, penegakan hukum di negeri kita ini masih sangat amburadul. Tidak konsisten, selalu tergantung ‘’arah angin’’. Kalau sudah begini, tentu bagi rakyat kecil sangat mengerikan sampai kalau berurusan dengan hukum. Secara garis besar memang begini. Pemandangannya sama, dari Sabang sampai Merauke walaupun masih ada juga para penegak hukum yang bertugas sesuai dengan hati nuraninya. Namun sangat disayangkan, persentase itu sangatlah kecil. Kalau kita perhatikan, sepertinya hampir semua pejabat kita, tidak peduli apakah dia itu penegak hukum, politisi, birokrat dan sebagainya terjangkit ‘’demam artis’’. Mereka lebih senang disorot kamera televisi, dipampang namanya di koran karena perbuatan-perbuatan yang nyeleneh, amoral dan jauh dari tugas pokok serta fungsinya. Lihatlah, para koruptor itu senantaisa menebar senyum di depan kamera. Tidak ada rasa malu. Tidak ada rasa penyesalan. Dan tidak ada rasa bersalah. Selalu riang dan tampil necis. Bandar narkoba juga begitu. Politisi juga sama. Birokrat yang keputusannya menyengsarakan rakyat idem dito. Semua sama. Dari pucuk pimpinan hingga ke bawah. Mereka kebanyakan lebih senang mencari sensasi daripada berprestasi. Kita tentu sangat takut kalau hal ini makin mewabah. Lihatlah, kita sangat paham dengan fenomena ini sebenarnya. Semuanya demi pencitraan, hanya menangguk kepentingan untuk diri serta segelintir para pendung serta kelompoknya. Apa yang diputuskan itu, sepertinya bukan sengaja menghakimi, tetapi dibuat untuk dijadikan polemik. Mengapa sampai sejauh itu cara berpikir mereka? Karena degradasi moral bangsa ini sudah makin parah. Terutama para penyelenggara negaranya. Makin terdegradasi sampai ke titik rendah di mana kita sebagai rakyat hanya bisa mengelus dada sembari berharap agar semua penderitaan serta penistaan terhadap hakikat kehidupan ini segera berakhir. Kasus nenek Asyani yang dihukum setahun dengan masa percobaan 15 bulan plus denda Rp 500 juta, menjadi tanda tanya kita, keputusan model apa seperti ini? Kita sepakat kalau nenek itu bersalah. Tetapi dengan hukumannya, tentu kita tidak sepakat. Apa sebenarnya yang dicari hakim dengan menghukum dengan seberat itu? Tudingan bahwa hukum itu tumpul ke atas dan tajam ke bawah memang terus memberikan bukti. Rasanya, dari dulu sudah banyak kasus semacam ini Dan bukan tidak mungkin kasus serupa akan terulang. Fenomena ‘’ngartis’’ para pemangku kebijakan di negeri ini memang sulit untuk dibendung. Mereka lebih senang pamer tindakan kontroversial dibandingkan menunjukkan prestasi. Perilaku seperti ini harus segera direstorasi. Retorika kerja, kerja dan kerja hanya tersimpan di atas meja. ***
K
Bang D
el
Kompolnas berjanji akan mengevaluasi kinerja kepolisian terkait kasus Novel Baswedan
Janji hanya tinggal janji ...
Wujud Perlindungan Negara bagi Warganya EKSEKUSI mati yang dilakukan serentak terhadap delapan terpidana narkoba di Pulau Nusakambangan, Rabu (30/4) dini hari kemarin, menjadi atensi seluruh negara di dunia yang menolak pemberlakuan hukuman mati. Keteguhan penegak hukum dan pemerintah Indonesia untuk mengeksekusi mati terpidana narkoba di tengah intervensi negara-negara di dunia, perlu diapresiasi meskipun akan berdampak pada buruknya hubungan diplomasi Indonesia dengan beberapa negara asal terpidana. Perlu diketahui bahwa hukuman mati diberlakukan bagi beberapa kategori atau spesifikasi delik yang berdasarkan kajian filosofis, yuridis, dan sosiologis layak dihukum mati sebagai upaya negara melindungi segenap bangsa Indonesia. Narkoba bagi bangsa Indonesia merupakan kejahatan luar biasa, sehingga perlu mendapat hukuman yang extra ordinary sebagai upaya represif sekaligus preventif. Status gawat narkoba yang disematkan pemerintah Indonesia bukan tanpa alasan mengingat angka rata-rata korban jiwa akibat narkoba mencapai 40 korban jiwa per hari. Di sisi lain, pemberlakuan hukuman mati terhadap terpidana narkoba di Indonesia dianggap sebagai kesewenang-wenangan pemerintah dan penegak hukum dalam menerapkan hukuman mati (abuse of power). Hak asasi manusia khususnya hak hidup yang diamanatkan UUD 1945 Pasal 28 I dijadikan dasar menentang hukuman mati. Siapa pun termasuk negara tidak memiliki hak mencabut nyawa manusia yang merupakan anugerah Tuhan. Terlepas dari pro dan kontra yang ada, hukuman mati bagi gembong narkoba memang masih layak untuk diterapkan di Indonesia jika ingin mewujudkan masyarakat bebas narkoba. Dampak narkoba yang begitu luas bagi masyarakat sudah cukup menjadi alasan fundamental pemberlakuan hukuman mati. Alasan sosiologis ini akan menjawab seberapa berharganya nyawa generasi muda bangsa dibandingkan para gembong narkoba. Dan seberapa berharganya nyawa masyarakat sekitar yang dirugikan akibat pengguna narkoba. Masyarakat Indonesia telah merasakan betapa berbahayanya narkoba bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hukuman mati yang merupakan warisan pemerintah kolonial Belanda yang berlaku di Indonesia berdasarkan asas concordansi bukan menjadi dasar atau alasan utama pemberlakuan hukuman mati di Indonesia. Hukuman mati merupa-
Oleh I Kadek Ksama Putra, S.Pd., M.H.*
kan wujud perlindungan negara terhadap warga negaranya. Hanya penerapan hukuman mati harus selektif dan harus dengan pertimbangan yang mendalam karena nyawa yang telah dicabut tidak akan bisa ditinjau ulang. Jangan sampai terjadi kesalahan fatal yang justru menimbulkan persoalan hukum baru di kemudian hari akibat kesalahan proses hukum. Untuk menerapkan hukuman mati bagi kejahatan narkoba, pemerintah dan penegak hukum hendaknya proaktif melakukan koordinasi intensif guna mengungkap profil pelaku narkoba yang sesungguhnya. Terpidana
mati haruslah benar-benar memenuhi unsur kejahatan narkoba sebagaimana diamanatkan Undang-undang Narkotika. Hal ini untuk menghindari kesalahan pemidanaan terhadap seseorang. Sehingga jangan sampai terpidana mati hanyalah seorang kurir yang tidak tahu apa-apa atau bagian dari korban sindikat perdagangan orang. Meningkat Di tengah menurunnya angka pengguna narkoba di dunia, justru terjadi peningkatan yang signifikan di Indonesia. Ada dua kemungkinan simbiosis yang terjadi ter-
kait meningkatnya pengguna narkoba di Indonesia. Pertama, banyaknya jenis narkotika yang beredar, baik di tempat hiburan malam, dunia selebritas, maupun dunia maya akibat kemajuan teknnologi komunikasi. Kedua, adanya kecenderungan terbalik bahwa meningkatnya pemakai narkoba dan narkoba sebagai bisnis sehingga Indonesia dijadikan pangsa pasar yang menjanjikan bagi gembong narkotika internasional. Apabila hukuman mati saja tidak mampu menekan kasus narkoba di tanah air, bagaimana mungkin Indonesia bebas narkoba dapat terwujud ketika hukuman mati ditiadakan. Bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi negara liberal narkoba ketika hukuman mati ditiadakan. Meskipun hukuman mati tidak menjamin terjadinya penurunan angka kejahatan narkoba, setidaknya akan mampu membuat psikologis pelaku kejahatan narkoba berpikir berulang kali melakukan bisnis barang terlarang tersebut di Indonesia. Pentingnya hukuman mati bagi kejahatan narkoba bukan berarti hukuman mati merupakan satu-satunya solusi dalam pemberantasan narkoba di Indonesia. Berbagai hal yang jauh lebih urgen adalah intensifitas pengamanan dan penegakan hukum di Indonesia. Fakta menunjukkan bahwa narkotika mudah masuk melalui jalur perbatasan. Sehingga jalur perbatasan akan selalu menjadi titik rawan penyelundupan narkoba. Selain itu, pengendalian peredaran narkoba melalui Lapas juga tidak bisa dinafikan. Tidak dapat dipungkiri bahwa oknum penegak hukum justru ikut andil dalam peredaran narkoba di Indonesia. Inilah preseden buruk penegakan hukum di Indonesia yang memicu sentimentil negara-negara di dunia yang telanjur menstigma penegakan hukum di Indonesia. Ketika kelak Indonesia mampu memperbaiki sistem pengamanan dan mereformasi mental penegak hukum sehingga sejalan dengan apa yang menjadi cita-cita hukum Indonesia dalam menjamin kepastian, keadilan, dan kemanfaatan, maka dunia internasional akan melihat wibawa Indonesia sebagai negara hukum yang berdaulat, tanpa memandang pemberlakuan hukuman mati ataupun tanpa hukuman mati. *Penulis, pengajar Ilmu Sosial dan Pendidikan Kewarganegaraan
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Budaya yang Aneh SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya
yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar
Selamatkan Generasi Muda Indonesia dari Kebodohan PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang
sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel
Kesenjangan Dibiarkan Berlarut PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 4 Mei 2015
6
Putusan PSSI
Hentikan Kompetisi Didukung FIFA
Suluh Indonesia/ap
BANGGA - Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, menyatakan, AFC dan FIFA hanya mengakui kompetisi di bawah organisasi PSSI, sebagai anggotanya yang resmi, tak ada yang lain, sekalipun itu pemerintah.
Gelar K ompetisi Kompetisi angkat pertandingan lainnya, apalagi yang hanya bisa menjalankan kompetisi hanya PSSI tidak ada yang lain,” ucap Hinca kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, pihak PSSI sudah menetapkan menghentikan seluruh kompetisi baik yang ada di level tertinggi hingga level terbawah untuk musim 2015. Keputusan ini dilakukan setelah pihak Menpora Imam Nahrawi tidak kunjung mencabut keputusan pembekuan PSSI, dan menarik surat izin keramaian yang disertakan ke-
pada Kepolisian. Namun demikian ada wacana, jika kompetisi dihentikan, Menpora akan menyelenggarakan kompetisi dengan menggunakan operator selain PT Liga Indonesia. “Keputusan ini terikat pada semua klub, jika melanggar akan dihukum. Terlebih lagi pada pertemuan Kongres AFC di Bahrain beberapa waktu lalu, PSSI sudah menjelaskan kepada AFC dan FIFA dan laporkan perkembangan terkini pasca pembekuan, selain itu hasil KLB PSSI pun diakui. Jadi tidak mungkin selenggar-
akan kompetisi, selain dari PSSI,” papar Hinca. Menanggapi hal ini, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono pun mengaku, tak mungkin menyelenggarakan kompetisi tanpa di bawah naungan PSSI yang diakui secara resmi oleh FIFA dan AFC. “Kompetisi ini properti PSSI, dan PT LI posisinya independen, namun sebagai operator kompetisi, tidak mungkin menyelenggarakan kompetisi selain PSSI, apalagi seluruh klub terikat pada PT LI dan seluruh turunannya,” jelas Joko. (pts)
Kemenpora Klaim
Personel Tim Transisi Penuh Kejutan JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengklaim personel Tim Transisi yang bertugas mengambilalih hak dan kewenangan PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia penuh dengan kejuatan. “Sabar saja, susunan tim sedang kami matangkan, sambil saya Shalat Istikhoroh dulu. Tunggu saja kejutannya pekan depan,” kata Menpora Imam Nahrawi, seperti yang dilansir tim media Kemenpora di Jakarta, kemarin. Untuk menentukan personel Tim Transisi, pihaknya mengaku harus berhati-hari agar yang terpilih benar-benar memiliki integritas dan moralitas yang bisa dipertanggungjawabkan. Apalagi banyak nama yang masuk sebagai kandidat. Pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu menegaskan, demi mendapatkan personel terbaik pihaknya terus melakukan diskusi dan berkomunikasi dengan banyak pihak dengan harapan tidak salah pilih. “Nama-nama yang nantinya masuk ke Tim Transisi sudah cukup populer dan familiar di mata publik. Sebagian nama tim transisi juga sudah beredar di masyarakat, meski ada yang hanya sebatas isu dan ada yang baru sebatas usulan,” ujarnya, menambahkan. Politisi dari Partai Kebangkita Bangsa (PKB) ini menjelaskan, Tim Transisi yang akan mengendalikan PSSI pascadibekukan sejak 17 April akan diperkuat antara 15 hingga 17 orang yang latar belakangnya tidak hanya dari kalangan sepak bola nasional. Mereka, akan bertugas untuk melakukan pembenahan sepak bola nasional sampai terbentuknya PSSI baru yang bersih dan kompeten sesuai mekanisme organisasi dan statuta FIFA. “Ini merupakan momentum dan babak penting bagi kita untuk membenahi sepakbola. Mudahmudahan FIFA memahami niat dan tekat kami memperbaiki prestasi sepak bola Merah Putih. Klub-klub sepak bola di Tanah Air juga mau bekerja dan bergerak bersama menuju perbaikan,” tutur Imam, menerangkan. Imam Nahrawi menegaskan,
sudah saatnya sepakbola nasional ditangani oleh orang-orang yang bersih dan kredibel serta dikelola secara profesional. Dengan demikian harapan untuk meraih prestasi dunia bisa tercapai. “Saya tahu pembinaan olahraga tidak bisa instan, memperbaiki prestasi
tidak seperti membalikan telapak tangan. Butuh waktu, kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain,” ucap mantan Sekjen PKB itu. Pembekuan PSSI dibawah pimpinan La Nyalla Mattalitti memang menjadi perhatian saat
cepatnya, tapi FIFA ada batas waktu, dan jika permasalahan ini terus berlanjut, maka dalam waktu dekat FIFA akan mengirim utusannya, agar ada kepastian dari sikap FIFA,” tegas Hinca. Seperti diketahui, PSSI usai melakukan rapat anggota Exco membuat keputusan memberhentikan semua kompetisi di bawah naungan PSSI karena alasan force majeure, yang diakibatkan surat Menpora pada 17 April lalu yang membekukan PSSI, dan pada 20 April juga mengirim surat ke Polisi untuk menarik izin penyelenggaraan kompetisi. PSSI menilai, semua permasalahan ini bisa diselesaikan, jika nantinya Menpora secara bijaksana mau mencabut surat pembekuan tersebut, dan kompetisi bisa kembali digulir. “Sebenarnya semua mudah, jika Menpora Imam Nahrawi mau menarik putusan pembekuan PSSI serta izin kepada kepolisian. Maka kami pastikan semua bisa bergulir kembali,” kata salah satu anggota Exco, Togar Manahan Nero. (pts)
Pemain Sriwijaya FC
Pemerintah Tak Berhak
JAKARTA - Usai dihentikan secara permanen, PSSI memastikan tak ada lembaga lain yang bisa menggelar kompetisi secara resmi di mata FIFA atau AFC, walau Menpora sekalipun. Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, menyatakan, AFC dan FIFA hanya mengakui kompetisi di bawah organisasi PSSI, sebagai anggotanya yang resmi, tak ada yang lain, sekalipun itu pemerintah. “Keputusan penghentian kompetisi ini akan diikuti seluruh anggota PSSI, baik klub, offisial termasuk per-
JAKARTA - Langkah PSSI untuk menghentikan kompetisi karena alasan force majeure tampaknya mendapat lampu hijau dari federasi sepak bola dunia atau FIFA. Kepastian dukungan FIFA tersebut dikatakan Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, di Jakarta, Minggu (3/5). PSSI mendapat kesempatan menyelesaikan permasalahan terkait pembekuan dan perhelatan kompetisi dengan Menpora. “Kami sudah bertemu secara langsung dengan FIFA dan AFC untuk menjelaskan duduk permasalahan, dan kedua federasi tersebut memberikan kepada PSSI waktu untuk menyelesaikan secara internal,” ucap Hinca. Namun Hinca memastikan jika keputusan PSSI menghentikan kompetisi tersebut tak dapat memecahkan permasalahan, pihak FIFA akan mendatangkan utusannya ke Indonesia untuk membantu menyelesaikan permasalahan. “Kita diberi waktu untuk menyelesaikan permasalahan ini secepat-
ini. Hanya saja, pembekuan oleh pemerintah ini tidak berlaku pada induk organisasi diatasnya yaitu AFC dan FIFA. Dampak dari pembekuan ini, PSSI langsung menghentikan kompetisi Indonesia Super League (ISL) maupun kompetisi dibawahnya. (ant)
Khawatir Diputus Kontrak PALEMBANG - Sejumlah pemain Sriwijaya FC khawatir bakal diputus kontrak kerja oleh manajemen klub setelah PT Liga Indonesia menghentikan kompetisi beberapa hari lalu terkait kisruh PSSI dan Kemenpora. Pemain depan Laskar Wong Kito, Risky Dwi Ramadhana mengatakan, klub menelan kerugian cukup besar akibat penghentian itu sehingga ada kemungkinan akan memutuskan kontrak pemain meski harus menanggung denda. “Saat ini pemain diliburkan sampai waktu yang belum ditentukan, belum tahu nasib kami ke depannya. Sejauh ini belum ada pembicaraan dengan pelatih dan manajemen,” ucap Rizky. Senada, pemain Sriwijaya FC lainnya Asri Akbar mengatakan penghentian kompetisi QNB League ini sangat merugian klub dan pemain. “Klub jelas akan rugi secara finansial karena uang
sudah keluar tapi tidak ada pemasukan. Pemain juga akan terkena imbasnya, bisa jadi ada pemutusan kontrak kerja karena klub ingin meminimalisasi kerugian,” ujar Asri yang saat ini sedang pulang ke kampung halamannya di Makassar. Terkait kekhawatiran pemain Sriwijaya FC ini, Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri Yuliar mengatakan, manajemen klub tetap berpegang pada perjanjian (kontrak) yakni pemain memperkuat klub selama satu musim, sehingga tidak akan merevisi kontrak kerja. “Komitmen dengan pemain yakni membela klub selama satu musim artinya sampai kompetisi selesai, dengan asumsi kompetisi 2015 tetap ada. Klub dan pemain hingga kini masih berharap kompetisi tetap berlanjut jadi saya belum mau bicara terlalu jauh,” tutur Yuliar. Secara finansial klub dirugikan akibat penghentian kompetisi ini karena tetap mengeluarkan biaya rutin bulanan
seperti penginapan, makan, dan transportasi. “Menunggu-menunggu ini artinya sama saja dengan mengeluarkan biaya, untuk meminimalisasi kerugian ini terpaksa tim diliburkan sejak Kamis lalu,” kata dia. Terkait dengan gaji pemain, menurutnya Sriwijaya Football Club sempat merestrukturisasi ketika terjadi penundaan kompetisi Liga Super Indonesia dari 20 Februari menjadi 4 April 2015. Kemudian, untuk penghentian yang kedua ini yang dimulai 12 April 2015 hingga sekarang, menurutnya akan dibicarakan terlebih dahulu dengan pemain. “Rencananya pemain akan dipanggil satu per satu terkait perubahan besaran gaji yang bakal diterima per bulan. Manajemen klub optimis rencana ini bakal diterima daripada pemain gigit jari di pengujung kompetisi lebih baik diatur dari sekarang,” ujar dia.(ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 4 Mei 2015
7
Lorenzo Rayakan Ultah dengan
Menangi MotoGP Spanyol
Suluh Indonesia/ap
KECOH LAWAN - Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo (kanan) saat mengecoh dua pemain Sevilla Grzegorz Krychowiak (kiri) dan Ever Banega pada lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, kemarin. Ronaldo mencetak trigol untuk membawa Madrid menang 3-2 pada laga tersebut.
Di Lig a Span yol Liga Spany p K eta Teta etatt etap Keta lah menghasilkan 17 gol dari 16 pertandingan terakhirnya, sedangkan Messi telah menyarangkan 40 gol — kurang dua gol dari pencetak gol terbanyak Ronaldo. Ronaldo kini memiliki rekor trigol terbanyak sepanjang sejarah Liga Spanyol, unggul satu trigol dari Messi. Ia menanduk umpan silang Isco pada menit ke-36 dan Javier Hernandez meneruskan umpan silang James Rodriguez untuk pemain Portugal itu, yang menaklukkan kiper Sergio Rico dari jarak lima meter. Pemain pengganti Gareth Bale melepaskan umpan silang untuk diteruskan sundulan Ronaldo yang melengkapi trigolnya, dan membuat Sevilla menelan kekalahan kandang pertama dari 35 pertandingan di
semua kompetisi. “Cris merupakan pemain yang benar-benar positif yang hidup untuk mencetak gol-gol dan benar-benar frustrasi ketika ia tidak melakukannya,” kata bek Real Sergio Ramos kepada para pewarta. “Ia hampir tidak dapat dihentikan dan mudah-mudahan sekarang ia akan menjalani laju torehan gol yang bagus. Kami mendapatkan tiga angka yang berarti Barca harus terus menang.” Ivan Rakitic melepaskan sepakan voli yang bersarang ke bagian atas gawang untuk membawa Barca memimpin pada menit ke-42 di Cordoba, dan Suarez mencetak gol menjelang babak pertama usai. Messi menanduk bola yang berbuah gol, dan Gerard Pique menambahi gol melalui sundulan kepala saat Barcelona se-
melakukan kesalahan dengan koplingnya di garis start dan turun dari baris terdepan ke posisi kesembilan — sedangkan pebalap Italia lainnya, Andrea Dovizioso, sempat masuk ke gravel dan turun dari posisi kedelapan ke posisi terakhir meski ia mampu bangkit dan finis di sepuluh besar. Lorenzo tak memiliki masalah untuk menjauhkan diri dari kejaran Marquez, sedangkan Rossi naik ke posisi ketiga dengan 24 putaran tersisa. Berikutnya tetap sama, baik Marquez — di mana tim Honda harus memodifikasi setangnya untuk memfasilitasi jari kelingkingnya yang patah — atau Rossi tidak mampu bersaing dengan Lorenzo. Dengan balap yang sudah berlangsung separuh jalan, ketiga pebalap terdepan mampu memelihara posisi mereka, di mana Marquez terlihat mampu mengatasi tekanan dari Rossi. Bagaimanapun, dengan sepuluh putaran tersisa, pebalap Italia itu kemudian mulai melakukan pergerakan dan sedikit demi sedikit mulai mengurangi selisih waktu dengan sang juara dunia. Pertarungan ketat berlanjut — di mana Lorenzo telah mengamankan posisi terdepan — ketika Rossi terlihat berupaya untuk menyalip Marquez, sebelum pebalap muda Spanyol itu memberi perlawanan dan menahan kemajuan Rossi. (ant)
Pacquiao
Trigol Suarez dan Ronaldo Buat Persaingan
BARCELONA - Trigol Luis Suarez membantu Barcelona menang besar 8-0 atas Cordoba, dan Cristiano Ronaldo menorehkan rekor baru di Liga Spanyol dengan trigol ke25nya saat Real Madrid menang 3-2 atas Sevilla pada Sabtu. Barca makin dekat dengan gelar Liga Spanyol kelima mereka dalam tujuh tahun, namun Real membuntuti mereka dengan hanya tertinggal dua angka dengan tiga pertandingan tersisa. Juara bertahan Atletico Madrid ditahan imbang 0-0 oleh Athletic Bilbao namun tetap berada di posisi terdepan untuk finis di peringkat ketiga, dengan keunggulan tujuh angka atas Valencia yang akan bermain melawan Eibar pada Minggu. Ketajaman Suarez te-
JEREZ DE LA FRONTERA Jorge Lorenzo merayakan dipertahankannya dirinya oleh Yamaha untuk musim depan dengan memenangi Grand Prix Spanyol di Jerez pada Minggu melalui penampilan meyakinkan, sekaligus memberi hadiah istimewa kepada dirinya sendiri yang pada Senin akan merayakan ulang tahun ke-28nya. Juara dunia dua kali itu, yang memenangi MotoGP pertamanya sejak balap di Jepang tahun lalu, begitu dominan atas juara dunia Marc Marquez yang mengendarai Honda, untuk memberikan hasil sempurna kepada mantan Raja Spanyol Juan Carlos, yang menyaksikan dari tribun bersama 120.000 penonton lainnya. Marquez, yang tetap membalap meski jari kelingking tangan kirinya patah, mampu mengungguli legenda Italia sekaligus pemuncak klasemen pebalap Valentino Rossi, yang mendapat hadiah hiburan dengan menjadi pebalap pertama yang naik podium sebanyak 200 kali — juara dunia 15 kali dan sesama orang Italia Giacomo Agostini, yang menyaksikan dari pit, merupakan sosok yang ada di daftar tersebut berikutnya dengan catatan 159 podium. Rossi melakukan start yang bagus dengan naik dari posisi keenam ke posisi keempat, kontras dengan kompatriotnya Andrea Iannone yang
makin agresif. Messi mencetak gol ke gawang yang terbuka dan Neymar mengonversi penalti setelah ia dijatuhkan bek Adrian Gunino. Barca tak memperlihatkan belas kasih ketika Suarez kembali mencetak gol untuk mengunci kemenangan. “Sepak bola merupakan olahraga yang sangat kompleks. Kami berada di jalan yang benar namun Anda harus memulai kembali sebelum setiap pertandingan, dan berupaya untuk mengkreasikan permainan untuk mendapatkan hasilhasil,” kata pelatih Barca Luis Enrique kepada para pewarta. “Gol-gol dari Ivan dan Luis membawa kami melaju dan kemudian pada babak kedua kami sangat efektif di depan gawang.” (ant)
Mengaku Cedera Bahu Kanan LAS VEGAS - Bintang tinju asal Filipina Manny Pacquiao mengaku dia sedang bertarung mengatasi cedera bahu kanannya, dalam kekalahannya dengan angka mutlak dari Floyd Mayweather, Sabtu (Minggu WIB). Pacquiao merasakan sakit pada bahu kanannya dalam pemusatan latihan sekitar tiga pekan sebelum pertarungan itu. “Tapi satu pekan sebelum pertarungan, bahu saya semakin membaik,” kata Pacquiao menyangkut keputusannya untuk meneruskan pertarungan itu. Tapi bahunya itu mulai terasa sakit lagi pada ronde ketiga. “Dan apa yang kami ingin lakukan tidak bisa karena bahu saya,” katanya. Floyd Mayweather mengalahkan Manny Pacquiao dengan kemenangan angka mutlak dalam pertarungan gelar dunia kelas welter yang sudah lama dinantikan di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (Minggu WIB). Dalam pertarungan
yang dijuluki sebagai “Pertarungan Abad ini” Mayweather yang berusia 38 tahun mempertahankan rekor tak terkalahkannya menjadi 48-0, dengan menambahkan gelar Organisasi Tinju Dunia (WBO) milik petinju Filipina itu pada gelar dunia Asosiasi Tinju Dunia (WBA) dan Dewan Tinju Dunia (WBC) miliknya. Mayweather mendapatkan keunggulan angka 116-112 dari dua hakim, sementara hakim ketiga memberi keunggulan 118-110. Petinju bintang asal Filipina Pacquiao yang berusia 36 tahun menelan kekalahan keenam selama karirnya, dengan 57 menang dan dua seri. Pertarungan itu dipercaya menjadi yang paling menguntungkan dalam sejarah tinju dengan pendapatan 400 juta dolar AS. Pacquiao adalah seorang penyerang, melakukan tekanan sejak ronde pertama dan dapat mendaratkan beberapa pukulan keras pada dagu Mayweather, terutama pada detikdetik akhir ronde-ronde awal.
Tapi pada akhirnya Pacquiao tak dapat mempertahankan kecepatannya untuk keseluruhan 12 ronde, dan Mayweather, yang lebih besar dari kedua petarung itu, dapat menyisipkan pukulan balik dan tangan kanannya bisa menghentikan petinju Filipina itu di jalurnya. Mayweather mengulangi kembali setelah pertarungan pada Sabtu malam itu bahwa dia akan pensiun setelah pertarungan berikutnya pada September, yang mana akan memenuhi kontrak enam pertandinganya. “Pertarungan terakhir saya adalah pada September. Saya akan melakukan itu dan saya akan menggantung sarung tinju,” kata Mayweather, yang diperkirakan akan memperoleh 200 juta dolar AS. Sementara itu Pacquiao bersikeras dia berpikir dia yang memenangi pertandingan. “Saya pikir saya memenangi pertarungan. Dia tidak melakukan apa-apa,” katanya. (ant)
Juventus Menangi Gelar Italia Ke-31 ROMA - Juventus memenangi gelar Italia untuk ke-31 kalinya pada Sabtu (Minggu WIB), setelah gol Arturo Vidal di babak pertama membawa pasukan Massimiliano Allegri itu menaklukkan Sampdoria dengan skor 1-0. Ini merupakan gelar liga keempat secara beruntun bagi Juventus dengan masih menyisakan empat pertandingan di musim ini, dan menyiapkan mereka dengan sempurna untuk menghadapi duel semifinal Liga Champions mereka melawan Real Madrid. Gelandang Chile Vidal menyambut umpan silang Stephan Lichtsteiner dengan tandukan sempurna pada menit ke-32 untuk membawa Juventus unggul 17 angka atas Lazio. Tim asal Roma itu akan melawat ke markas Atalanta yang terancam degradasi pada Minggu dengan hanya 15 angka yang dapat mereka rebut dari lima pertandingan tersisanya. Juve hanya memerlukan satu angka untuk menyelesaikan persaingan memperebutkan mahkota Liga Italia. Gol liga pertama Vidal sejak Januari
SERPONG
sudah cukup bagi mereka untuk memenangi liga dan menjadi tim pertama yang menang di markas Sampdoria pada musim ini, meski mereka mengistirahatkan Andrea Pirlo, Giorgio Chiellini, dan Alvaro Morata menjelang pertemuan pertama dengan Real Madrid pada Selasa. “Anda tidak pernah lelah untuk menang. Semakin tua Anda mendapatkan gelar-gelar, itu membuat Anda semakin puas, karena mereka dapat menjadi gelar-gelar terakhir yang Anda menangi,” kata kapten Juve Gianluigi Buffon. “Pemikiran mengenai Real Madrid telah mengelilingi kami selama beberapa hari, maka hal itu tidak terhindarkan meski terdapat kegembiraan di sini karena telah menyelesaikan liga, kami harus siap untuk pertandingan ini maka kami tidak menyesali apapun.” Menaklukkan Real akan menjadi penghias sempurna bagi musim ini setelah tiga musim sebelumnya, di mana mereka menjadi penguasa liga domestik namun terpuruk di Eropa, dan akan menjadi pembuktian ke-
mampuan bagi Allegri, yang dipecat AC Milan pada pertengahan musim lalu untuk kemudian menggantikan Antonio Conte yang dicintai pada pra musim. “Beberapa hari pertama saya cukup bagus. Saya pikir saya hanya memiliki lima atau enam pemain, dan kami kalah 2-3 pada pertandingan persahabatan,” guraunya. Carlos Tevez nyaris menggandakan keunggulan Juve melalui tembakan cerdik yang secara brilian masih dapat ditahan Viviano pada menit ke60. Lima menit kemudian Gonzalo Bergessio menyia-nyiakan peluang bagus Sampdoria, ketika ia bersikap ragu-ragu saat hanya tinggal menaklukkan Buffon dan membuat Leonardo Bonucci dapat berlari ke belakang dan memblok tembakannya. Itulah ancaman serius terakhir dari Sampdoria, dan sisanya adalah Juve yang bermain bertahan dan menantikan peluit panjang, yang memicu selebrasi di antara para pemain dan staf, yang telah mengincar pertandingan Selasa malam. (ant)
Suluh Indonesia/ap
RAYAKAN GELAR JUARA – Para pemain Juventus merayakan gelar juara Serie A Italia usai mengalahkan Sampdoria dengan skor 1-0 lewat gol semata wayang Arturo Vidal pada menit ke-32, kemarin.
BOGOR
Pasang Iklan
PASANG IKLAN
Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk
BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000 Hub :
021-5357602
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Senin 4 Mei 2015
8
Disperindag Lebak
Tingkatkan Produksi Tenun Baduy LEBAK - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak meningkatkan produksi tenun dan batik hasil kerajinan komunitas Suku Baduy untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah itu. ‘’Kami berharap kualitas tenun dan batik Baduy dapat menembus pasar domistik dan mancanegara,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi saat dihubungi di Lebak, kemarin. Pemerintah daerah terus mengoptimalkan pembinaan kerajinan yang dikembangkan masyarakat Baduy. Saat ini, kerajinan Baduy berkembang dan tumbuh sehingga dapat penggerak
ekonomi di daerah itu. Pembinaan kerajinan Baduy itu dengan meningkatkan diversifikasi produk kain tenun Baduy melalui pelatihan dan bantuan. Saat ini, jumlah perajin tenun dan batik Baduy tercatat 560 perajin. Mereka memasarkan tenun dan batik Baduy dengan membuka gerai di kawasan Baduy juga mengikuti promosi melalui pameran-pameran pembangunan. ‘’Kami berharap kerajinan ini bisa menopang ekonomi masyarakat Baduy,” katanya. Menurut dia, pihaknya mengoptimalkan pembinaan kepada perajin tenun dan batik Baduy karena menumbu-
hkan ekonomi masyarakat juga menyerap lapangan pekerjaan. Saat ini, perajin batik Baduy tumbuh di kawasan masyarakat Baduy dan perlu pembinaan serius untuk mendorong ekonomi kreatif. Tenun dan pebatik Baduy relatif bagus dengan motif warna hitam dan biru menunjukan kecintaan alam. Karena itu, kata dia, peminat batik Baduy kini banyak dipakai pegawai negeri sipil (PNS) dan kalangan remaja. ‘’Kami menilai kualitas tenun dan batik Baduy tidak kalah dengan batik dari Jawa Tengah,” katanya menjelaskan. (ant)
Alih Fungsi Lahan di Bali
Timbulkan Banyak Masalah DENPASAR - Ketua Pusat Penelitian Subak Universitas Udayana Prof. Dr. Wayan Windia mengkhawatirkan, alih fungsi lahan pertanian di Bali yang terus berlanjut tanpa upaya mengendalian yang tuntas akan menimbulkan banyak masalah. ‘’Bagaimana jadinya wajah alam Pulau Bali, kalau semua petani mengalihfungsikan lahan sawahnya, lalu di lahan itu dibangun berbagai bangunan beton,” kata Prof Windia yang juga guru besar Fakultas Pertanian Unud di Denpasar, kemarin. Ia mengatakan, kondisi demikian akan mengakibatkan
biaya yang cukup besar untuk mengendalikan banjir, mencegah erosi, membersihkan udara, dan dana untuk mengimpor bahan makanan, serta berbagai implikasi sosial lain, yang mungkin saja bisa muncul. Di Bali saat ini luas sawah telah terkonversi sekitar 7501000 hektare per tahun. Sawah yang masih ada sekitar 81.000 hektare. Banyak subak-subak di Bali sudah lenyap, karena tidak memiliki lahan sawah. Berkurangnya luas sawah sebesar itu, menandakan bahwa Bali telah kehilangan be-
ras sekitar 6000 ton/tahun. Sementara itu penduduk Bali terus meningkat bahkan Kota Denpasar dan Kabupaten Badung tumbuh 4-5 persen/tahun. Penduduk Bali tercatat hampir empat juta jiwa, sementara turis yang datang ke Bali juga mendekati empat juta orang per tahun. Semua mereka itu memerlukan makan, minum, dan ingin selalu melihat pemandangan alam yang teduh. Windia mengingatkan, semua itu kini sudah tidak lagi dapat dilayani dan dipenuhi oleh alam Bali. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
EKOWISATA MANGROVE - Sejumlah wisatawan berjalan menyusuri jalur kawasan ekowisata mangrove Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, kemarin. Kawasan mangrove Karangsong dimanfaatkan sebagai ekowisata mangrove sekaligus untuk pelestarian tumbuhan bakau.
Nelayan Lebak Keluhkan
Pemboman Ikan Marak LEBAK - Nelayan di pesisir selatan Kabupaten Lebakmengeluhkan pemboman ikan sehingga berdampak terhadap pendapatan tangkapan. ‘’Kami minta pelaku pemboman ikan itu ditindaktegas,” kata Dudung, seorang nelayan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Binuangeun Kabupaten Lebak, kemarin. Ia mengatakan, pelaku pemboman ikan itu tentu merugikan nelayan karena pendapatan
tangkapan menurun. Pelaku pemboman ikan tersebut dilakukan oleh nelayan luar dan berlangsung sudah lama. Untuk itu, pihaknya berharap Polairud Banten dapat menindak pelaku pemboman ikan itu. ‘’Kami berharap perusak ekosistem biota laut itu ditindak karena merugikan nelayan,” katanya. Menurut dia, selama ini pesisir selatan Kabupaten Lebak
yang berada di Perairan Samudera Hindia rawan dijadikan tempat pemboman ikan. Pemboman ikan itu, selain merugikan nelayan TPI Binuangeun juga merusak ekosistem biota laut karena ikanikan kecil mati juga terumbu karang. ‘’Saya kira jika tidak segera dilakukan penindakan maka dipastikan pendapatan nelayan terus menurun,” katanya. Begitu juga Sarman, seorang
nelayan lainnya mengaku pendapatan tangkapan menurun setelah adanya pemboman ikan yang dilakukan nelayan luar Kabupaten Lebak. Saat ini, nelayan di sini cukup melestarikan eksosistem laut dengan menggunakan jaring ramah lingkungan.’’Kami jika melaut menggunakan jaring pancing dan gilnet sehingga tidak merusak lingkungan,” katanya. (ant)
Ribuan Rumah di Mataram Kebanjiran MATARAM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Mataram, NTBmenyebutkan total rumah warga di kota itu yang terkena banjir pada Sabtu (2/5) malam, sebanyak 1.157 rumah. Kepala BPBD Kota Mataram H Supardi di Mataram, Minggu, menyatakan sebanyak
1.157 rumah itu terendam air dengan ketinggian mencapai satu meter, khususnya di kawasan Babakan dan Batu Ringgit. ‘’Sedangkan pada beberapa titik lainnya ketinggian hanya mencapai sekitar 25-30 sentimeter. Bisa kita sebut genangan,” katanya. Supardi menyebutkan, ber-
PERBAIKAN REL KA - Petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) VIII Surabaya melakukan proses perawatan dan perbaikan rel Kereta Api (KA) menggunakan kereta api khusus di kawasan Porong, Sidoarjo,kemarin.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Wisatawan Keluhkan
Jalan Rusak di Banten . ‘’Ada yang memaksa dengan memasang portal bambu, ada juga yang tidak mempermasalahkan,” katanya. Akibat jalan rusak, waktu tempuh pun bertambah menjadi dua kali lipat. Jalan alternatif ke objek wisata di Bayah tersebut bisa melalui Sukabumi yang jalannya mulus, tetapi Herizal tak tahan karena macet apalagi ketika libur panjang. ‘’Baru ‘nyoba’ jalur Banten, tahunya lebih parah,” keluh dia. Wisatawan lainnya, Iin Kurniawati, juga mengeluhkan hal yang senada. Menurut Iin, seharusnya pemerintah men-
gambil tindakan tegas untuk mengatasi persoalan jalan rusak itu. ‘’Sayang sekali, kalau dibiarkan rusak. Wisatawan banyak yang mengurungkan niatnya ke Banten,” kata Iin. Warga Kecamatan Malimping, Lebak, Farida, mengatakan sejumlah ruas jalan rusak di wilayah disebabkan karena banyaknya truk bertonase berat melalui wilayah tersebut. ‘’Padahal baru dicor, sudah rusak lagi,” kata Farida. Pantai Sawarna merupakan pantai menarik untuk dikunjungi. (ant)
Kejari Bengkulu Minta
Tersangka Bansos Kooperatif BENGKULU - Kejaksaan Negeri Bengkulu meminta tersangka dugaan korupsi dana bantuan sosial bersikap kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik. ‘’Tersangka yang sudah dipanggil dan sudah janji untuk datang harus hadir, jangan seperti ini tidak ada alasan jelas dari tersangka tidak datang,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, Wito di Bengkulu, kemarin. Seharusnya sesuai pasal 50 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana yang menjelaskan hak tersangka wajib minta diperiksa perkaranya oleh penyidik, hak terdakwa
wajib segera perkaranya dilimpahkan ke pengadilan. ‘’Itulah bunyi pasalnya, seharusnya mereka baca dan pahami itu, selain itu perlu saya jelaskan keterangan tersangka pada pemeriksaan sifatnya subjektif,” kata dia. Sejumlah tersangka kasus dana bansos tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Kejari Bengkulu padahal sudah dipanggil, penyidik beberapa kali melayangkan surat pemanggilan. Seperti Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, sudah empat kali dipanggil pemeriksaan usai ditetapkan sebagai
tersangka namun belum pernah hadir di kejari. Sementara itu, Wakil Wali Kota Bengkulu, Patriana Sosialinda, sempat hadir pada pemeriksaan pertengahan April lalu, namun pada pemeriksaan selanjutnya pada 30 April wakil pimpinan daerah itu tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Sementara, mantan Ketua DPRD Kota Bengkulu 2009-2014, Sawaludin Simbolon yang juga ikut ditetapkan menjadi tersangka korupsi bansos baru hadir pada panggilan ketiga pemeriksaan penyidik. (ant)
gasi 25 KK, Gerisak 45 KK, Turide 75 KK, Abian Tubuh 66 KK, Dasan Cerme 60 KK, Seganteng 30 KK. Sedangkan di Batu Ringgit 333 KK. Menurut dia, rumah warga yang terendam banjir di Batu Ringgit ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 146 KK. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/son
RANGKASBITUNG Sejumlah wisatawan domestik mengeluhkan rusaknya jalan di Provinsi Banten, terutama jalan menuju objek wisata seperti Pantai Sawarna Lebak Banten. ‘’Jalannya hancur dan rusak parah, debu dimana-dimana,” ujar seorang wisatawan, Herizal di Rangkasbitung, kemarin. Dia menyebut beberapa jalan rusak di jalur Rangkasbitung, Cileles, Gunung Kencana, Malingping hingga Bayah. Jalan-jalan di wilayah tersebut berbatu dan penuh lubang. Kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya “Pak Ogah” di sepanjang jalan rusak.
dasarkan data sementara dari kelurahan sampai saat ini, sebanyak 1.157 rumah yang terendam banjir akibat limpahan banjir bandang dari Kabupaten Lombok Barat tersebut meliputi, Mandalika sebanyak 89 KK, Babakan 82 KK, Kekalik 106 KK dan Kekalik Barat 96 KK. Selanjutnya, Lingkungan Iri-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629