Skip to main content

Edisi 03 Agustus 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Senin, 3 Agustus 2015

No. 137 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

MOS Timbulkan Korban Jiwa BEKASI - Komisi Perlindungan Anak Indonesia Kota Bekasi tengah menangani kasus seorang siswa meninggal dunia diduga akibat kelelahan fisik selama mengikuti kegiatan masa orientasi siswa. ‘’Ada keluhan bahwa seorang siswa baru SMP Flora, Pondokungu, Kecamatan Bekasi Utara bernama Evan Christoper Situmorang meninggal dunia, diduga karena kelelahan akibat MOS,” kata Komisioner KPAI Kota Bekasi, Rury Arif, di Bekasi, kemarin. Menurut dia, pihaknya telah mendatangi rumah korban di Sektor V Perumahan Pondokungu Permai, untuk menggali keterangan dari pihak keluarga. Evan diketahui meninggal dunia pada 30 Juli 2015, setelah sebelumnya mengalami kejang-kejang. ‘’Dari keterangan

orang tua korban, Evan sempat mengeluh kelelahan karena harus jalan jauh, scotjump, push up, dan lainnya. Kami akan cek kebenarannya,” katanya lagi. Rury menegaskan, pihaknya akan mengecek kebenaran kabar tersebut dengan meminta klarifikasi dari pihak sekolah terkait kabar tersebut. ‘’Kami akan cek ke sekolah korban. Kalau benar ada kegiatan itu, kami akan rekomendasikan ke Pemkot Bekasi dan pemerintah pusat agar MOS dievaluasi,’’ katanya. Sementara itu, suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga Evan, sejumlah pihak juga nampak berdatangan, di antaranya perwakilan Kementerian Pendidikan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi, dan juga karangan bungan duka cita dari Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (ant)

Suluh Indonesia/ant

ETHNO CARNIVAL - Seniman membawakan pakaian kreasi Banyuwangi Ethno Carnival dalam parade Citraland Superfest IX di Surabaya, kemarin. Pertunjukan tersebut merupakan acara kebudayaan internasional dan tradisional nusantara.

102 Kabupaten di Indonesia

Alami Kekeringan

Suluh Indonesia/ant

KUNJUNGI SURABAYA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan kaos bergambar diri Walikota Surabaya Tri Rismaharini (kanan) disaksikan Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani (kedua kanan) yang merupakan hasil karya dari warga terdampak penutupan lokalisasi ketika berkunjung di Kawasan Dolly Surabaya, kemarin.

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 102 kabupaten di Indonesia mengalami kekeringan karena ketersediaan air yang tidak mencukupi serta akibat musim kemarau. Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, kemarin mengatakan kebutuhan air di wilayah tersebut mengalami defisit sekitar 20 miliar meter kubik sudah cukup lama. ‘’Saat ini, kekeringan telah melanda 16 provinsi yang meliputi 102 kabupaten-kota dan 721 kecamatan di Indonesia hingga akhir Juli 2015,” kata Sutopo. Ke-16 provinsi tersebut adalah Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bengkulu, Papua, NTT, NTB, Sumsel, Sulsel, Lampung, Riau, Kalsel, Kalteng, dan Bali. ‘’Kekeringan paling banyak terjadi di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa

Timur, Lampung, Sumatera Selatan dan Bali,” tambahnya. Kekeringan tersebut juga berdampak pada 111 ribu hektare lahan pertanian dan diperkirakan kondisi tersebut semakin meluas. Dia menjelaskan kondisi kekeringan di Tanah Air sebenarnya sudah terjadi sejak lebih dari satu dasawarsa lalu. ‘’Bahkan berdasarkan kajian Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) di 2003, ada 92 kabupaten-kota di Pulau Jawa yang mengalami defisit air selama satu hingga delapan bulan, dimana 38 di antaranya mengalami defisit air lebih dari enam bulan setiap tahunnya. Itulah yang menyebabkan kekeringan pasti terjadi,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pembangunan waduk di berbagai daerah merupakan hal yang penting untuk mengatasi

kekeringan sehingga proses baik pembangunannya maupun pengisiannya juga diharapkan jangan terhambat. Salah satu pembangunan waduk yang dilakukan Pemerintah saat ini adalah di Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jabar. ‘’Waduk Jatigede justru supaya jangan kekeringan,” kata Wapres Kalla. Menurut Kalla, paradigma yang seharusnya tersebar di masyarakat adalah supaya jangan kekeringan maka dibutuhkan waduk dan bukan malahan sebaliknya. Sebelumnya, BNPB menyiapkan dana sebesar Rp75 miliar untuk mengatasi bencana kekeringan dalam jangka pendek. Dana tersebut digunakan untuk mencukupi persediaan serta perbaikan infrastruktur guna menyediakan air bersih bagi masyarakat yang daerahnya dilanda kekeringan. (ant)

Tunjukan Islam Sumber Kedamaian PRESIDEN Joko Widodo berharap Nahdlatul Ulama bisa menjadi jembatan dunia untuk menunjukkan agama Islam sebagai sumber kedamaian. Presiden saat meresmikan Pembukaan Muktamar NU ke-33 di Jombang, kemarin menaruh harapan besar terhadap NU sebagai jembatan, bukan hanya pemahaman peradapan tapi wujud Islam yang rahmatan. Presiden juga mengharapkan NU dapat menjaga kerja sama dengan berbagai kalangan untuk meningkatkan tatanan dunia yang lebih baik. ‘’Terutama dalam mengatasi kemiskinan dan

ketimpangan yang menjadi akar terorisme,” kata Presiden. Ia mengatakan NU punya peran penting untuk menunjukkan gaya hidup Islam yang moderat. Presiden juga mengapresiasi tema yang diusung dalam muktamar ini, yakni Meneguhkan Islam Nusantara untuk membangun peradaban Indonesia dan dunia. ‘’Tema ini menunjukkan warga NU yang memiliki keunggulan dan menunjukkan wajah

Islam,” katanya. Jokowi juga mengungkapkan kedatangan Perdana Menteri Inggris David Cameron ingin mengetahui banyak mengenai Islam di Indonesia yang toleran dan damai. ‘’Dalam kunjungannya itu dia tertarik mempelajari sejarah Islam di negara kita, Islam yang maju dan toleran. Dia juga ingin ‘tau’ lebih banyak tentang organisasi Islam di Indonesia,” ungkap Presiden. Presiden menyinggung kasus Tolikara menjadi koreksi bersama dan menjadi pelajaran berharga. ‘’Menjadi korekai bagi kita untuk senantiasa membangun komunikasi

yang baik antar umat beragama. Toleransi yang sudah ada tidak boleh ternodai oleh segelintir masalah,” katanya. Indonesianis Emeritus Mitsuo Nakamura dari Universitas Chiba Jepang menyatakan para peneliti Jepang tertarik untuk melakukan kajian Islam damai yang dikembangkan NU dan Muhammadiyah, karena itu para peneliti Jepang sepakat merancang program kajian Islam Damai. ‘’Saya berharap Islam ramah itu akan membuat orang Jepang bisa menerima Islam,” kata penulis disertasi tentang Muhammadiyah itu. (ant)

KPU Berharap

Perppu Calon Tunggal Segera Terbit JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum berharap Peraturan Pemerintah Pengganti Undangundang (Perppu) terkait daerah dengan pasangan calon kepala daerah tunggal segera dikeluarkan, jika pemerintah ingin menerapkan perppu tersebut. ‘’Kalau memang Perppu itu mau diterapkan, segeralah dikeluarkan,” ujar Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di Jakarta, kemarin. Menurut Hadar, idealnya, jika memang jadi diterapkan, Perppu tersebut dilakukan satu minggu setelah penutupan pendaftaran perpanjangan pasangan calon kepala daerah pada Senin (3/8), yaitu Senin (10/8).

Hal ini karena setelah penutupan masa perpanjangan pendaftaran, pihak KPU di daerah akan melakukan rapat pleno untuk mengumumkan penundaan pilkada sampai tahun 2017 karena jumlah pendaftar di wilayah itu kurang dari dua pasangan calon. Selain itu, yang menjadi pertimbangan adalah jadwal pengumuman penetapan pasangan calon kepala daerah peserta pilkada serentak pada 9 Desember 2015, yang akan dilakukan pada 24 Agustus 2015. ‘’Namun kami menyerahkan semua keputusan kepada pemerintah,” ujar Hadar. Polemik Perppu terkait daerah dengan pasangan calon

tunggal memang menghangat beberapa hari terakhir. KPU menyatakan jika suatu daerah memiliki kurang dari dua calon akan diberikan perpanjangan pendaftaran, namun jika masih

tidak berubah maka pilkada di daerah itu akan ditunda sampai tahun 2017. Jika terdapat satu pasangan calon, maka pendaftaran diperpanjang. (har)

Suluh Indonesia/ant

FESTIVAL BUDAYA DIENG - Sejumlah wisatawan menyaksikan ritual potong rambut Gimbal saat dilangsungkan Dieng Culture Festival (DCF)-6 di komplek candi Arjuna kawasan dataran tinggi Dieng, Batur, Banjarnegara, kemarin.


K ta

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2015

2

Akibat Kemarau

Sampah Kiriman Ciliwung Berkurang JAKARTA - Volume sampah kiriman dari wilayah Bogor dan sekitarnya saat musim penghujan memenuhi aliran Kali Ciliwung tampak jauh berkurang. Kondisi ini, jauh berbeda jika saat terjadi hujan lebat dan banjir. Berdasarkan pemantauan di aliran kali Ciliwung di belakang Markas Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, sampah yang hanyut di Ciliwung hanya sampah kecil seperti bekas botol minuman dan sampah rumah tangga. ‘’Kalau musim kemarau seperti sekarang enggak banyak sampah. Paling sehari cuma 10 karung saja. Beda kalau musim hujan, bisa berton-ton sampah yang hanyut dari Bogor dan Depok,” kata Kodir, petugas yang membersihkan sampah di Kali Ciliwung Jakarta, kemarin. Dikatakan Kodir, ia bersa-

ma beberapa rekannya hanya mengurangi sampah yang hanyut di Kali Ciliwung agar tidak menumpuk saat di Pintu Air Manggarai. “Nanti sampah di sana diangkut,” ucap Kodir. Selain di daerah Condet, tambah Kodir, ada juga petugas kebersihan yang membersihkan di daerah Lenteng Agung, Kelapa Dua dan Kalibata. “Sama dengan kita, mereka membersihkan sampah sebelum sampai ke Manggarai,” katanya. Untuk membersihkan sampah yang mengaliri Ciliwung, Kodir dan teman-temannya menggunakan pelampung dan perahu kayu. ‘’Selama nggak ada hujan, sampahnya nggak banyak, jadi kita bisa agak santai juga membersihkannya,” tandasnya. Tidak adanya sampah disebabkan warga lebih bvanyak memilih membakar sampah di pinggiran sungai. (kmb)

Kilas Seorang Mahasiswa Ditangkap Suluh Indonesia/ant

KAMPANYE HARI ANAK NASIONAL - Ratusan anak mengikuti kampanye peduli anak pada rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2015 di Jakarta, kemarin. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat terkait isu-isu kekerasan terhadap anak, eksploitasi seksual anak, perkawinan anak, partisipasi anak dan isu tumbuh kembang anak.

Ahok Klaim

KJP Sudah Tepat Sasaran JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta telah menggunakan sistem pembatasan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP). Diharapkan, sistem baru ini akan lebih tepat sasaran dalam penggunaan, karena penarikan uang tunai dibatasi setiap minggunya. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, dengan pem-

batasan pencairan dana bisa lebih terkontrol. Pemegang KJP juga hanya diperbolehkan membeli perlengkapan sekolah secara non tunai. ‘’Lebih tepat sasaran dan lebih terkontrol. Kalau nggak tepat pun saya bisa lacak Anda karena transfer kalau pun bocor itu cuma tarik seminggu Rp 50 ribu untuk SMP dan SMA, serta SD RP 50 ribu dua minggu. Bisa kita

lacak sekarang,” kata Ahok, di Balaikota Jakarta, kemarin. Ahok pun akan tetap waspada meski sistem telah diperbaiki. Direksi Bank DKI tetap diminta untuk mengawasi pelaksanaan sistem yang baru diterapkan tahun ini. ‘’Saya pikirpikir bisa main lagi nih. Saya ingetin direksi Bank DKI ini harus diawasi nih,” ucapnya. Pengawasan yang diminta

dipidanakan dan dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Karena hal itu termasuk kejahatan perbankan. Pelaku tidak hanya dikenakan tindak pidana ringan (tipiring), agar memberikan efek jera. Untuk diketahui, KJP hanay dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah. (kmb)

agar pemegang KJP tidak transfer ke rekening lainnya. Karena hal itu bisa menjadi celah untuk menarik uangnya. ‘’Yang harus diawasi, dia tidak bisa transfer ke rekening orang lain, dia tidak boleh tarik tapi ke minimarket boleh tarik kontan itu loh,” ujarnya. Ahok mengegaskan, jika menemukan kasus tersebut maka yang bersangkutan akan

Di Jakpus

Pencari Kerja Dibekali Pelatihan

Suluh Indonesia/ant

PROGRAM SOLL MARINIR - Anggota Marinir TNI AL mempersiapkan bibit-bibit terumbu karang yang akan ditanam di laut di Pulau Damar Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta, kemarin. Menyambut HUT RI ke70, Korps Marinir mengadakan program penyelamatan ekosistem terumbu karang bertajuk Save Our Littoral Live (SOLL) dengan menanam 28.000 substrat terumbu karang di 235 lokasi di Indonesia.

JAKARTA - Pasca Lebaran pendatang yang ingin mencari kerja ke DKI Jakarta ditaksir akan mengalami peningkatan. Pemkot Jakarta Pusat pun akan memfasilitasi para pencari kerja tersebut, termasuk dengan memberikan pelatihan. Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jakarta Pusat, Anwir Ismail mengatakan, nantinya para pencari kerja dapat langsung mendaftarkan diri ke Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di masing-masing wilayah. ‘’Kita berikan sejumlah pelatihan, walau memang kuotanya tidak terlalu banyak. Nanti akan diajarkan sejumlah keahlian sesuai kelas yang ada,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Selain itu, bagi pencari kerja yang membutuhkan kartu kuning sebagai syarat administrasi, kini tak perlu repot lagi. Mereka bisa mendapatkannya di Pelayanan Terpadu

Satu Pintu (PTSP) secara gratis dengan membawa pasfoto dan fotokopi KTP. ‘’Tahun ini sudin sendiri akan menggelar 2 kali Job Fair untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan. Ini untuk membantu masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan,” jelashok Berikan Tawaran Khusus untuk Warga Kampung Pulo Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan tawaran khusus kepada warga Kampung Pulo, Jakarta Timur yang masih bertahan. Bagi mereka yang memiliki lahan lengkap dengan sertifikat akan mendapatkan rusun hingga lima unit sebagai pengganti lahan yang digunakan untuk normalisasi sungai. ‘’Saya mau ketemu dulu, panggil mereka datang perwakilan masyarakat hari Selasa, untuk dengar saya bicara dulu biar dia tahu pikiran saya seperti apa,’’ katanya. (kmb)

KEPERGOK melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita penumpang bus Transjakarta, seorang oknum mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta diamankan petugas Polsek Metro Pasar Minggu, kemarin. Informasi yang dikumupulkan, sekitar pukul 10.30, wanita muda berinial AS (29), yang menumpang bus Transjakarta koridor 6 (Dukuh Atas-Ragunan) turun di halte Jati Padang. Kemudian dia menyeberang melewati jembatan penyeberangan orang (JPO). Kompol Dodi Sanjaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu mengatakan, saat jalan melewati jembatan penyeberangan, tiba-tiba pelaku yang tidak dikenalnya langsung memeluk korban dari belakang sekaligus memegang kedua payudaranya. Korban yang kaget langsung berteriak dan mengundang perhatian petugas Transjakarta serta warga sekitar. Pelaku yang diketahui berisial AA (23), langsung panik. Pelaku mencoba lari untuk menyelamatkan diri dari warga dan petugas berhasil menangkapnya. (kmb)

51 Pendatang Diciduk SUKU Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara menggelar Operasi Bina Kependudukan (Binduk) di wilayah RW 17 Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakut. Hasilnya, sebanyak 151 pendatang baru yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta berhasil dijaring. Kasudin Dukcapil Jakarta Utara, Erik Polim Sinurat mengatakan, Operasi Binduk yang digelar pihaknya merupakan permintaan warga akibat banyaknya pendatang di wilayah mereka. Terlebih, kawasan Kelapa Gading Timur merupakan kawasan pemukiman dan pertokoan yang cukup ramai didatangi pendatang baru. Dikatakan Erik, Operasi Binduk, selain untuk pendataan penduduk, juga penting bagi pengurus wilayah agar warga pendatang baru teridentifikasi dan tercatat. Tidak hanya dibuatkan keterangan domisili sementara, sebanyak 151 pendatang baru pun dicatat tujuan datang, tinggal di mana, kemampuan yang dimiliki, dan tujuan lokasi bekerja. Mereka yang terjaring didata dan diberikan Surat Keterangan Domisili Sementara. (kmb)

35 Bangli Ditertibkan SEBANYAK 35 bangunan liar di sepanjang trotoar, Jalan Makaliwe, RW 02 dan Jalan Nurdin, RW 07, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat ditertibkan petugas, kemarin. Camat Grogol Petamburan, Denny Ramdany mengatakan, selain melanggar aturan keberadaan bangunan liar tersebut menyebabkan wilayah tersebut tampak kumuh dan semrawut hingga tak dapat dilintasi pejalan kaki. Menurut Denny, total bangunan liar yang kami tertibkan sepanjang trotoar pada dua titik jalan tersebut sebanyak 35 bangunan. Pihaknya, kata Denny, melalui pihak kelurahan sudah memberikan surat peringatan. Namun, karena tak kunjung dibongkar pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas. Sebanyak 100 petugas gabungan dari Satpol PP, PPSU kelurahan, TNI/Polri dikerahkan untuk melakukan penertiban. Pasca penertiban dan agar tidak kembali ditempati, kata dia, taman di sepanjang trotoar akan dikoordinasikan dengan unit terkait agar dibuat batu koral yang disusun rapi sebagai therapy kaki bagi warga. (kmb)

Ahok Ingin

Kualitas Pendidikan Disejajarkan GUBERNUR DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta seluruh pengajar dan alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 19, Jalan Perniagaan, Tambora, Jakarta Barat berpartisipasi memajukan sekolahnya untuk meningkatkan mutu pendidikan siswa di sekolah tersebut. Ahok saat menghadiri ulang tahun ke-49 SMAN 19 Jakarta, kemarin mengatakan, kiranya para pengajar kembali meningkatkan mutu dan kualitasnya, hingga SMAN 19 dapat kembali sejajar dengan

sekolah lainnya yang kualitas dan mutunya baik. Saat ini kata Ahok, tidak ada lagi diskriminasi di sekolah seperti sekolah bertarap internasional, unggulan dan lain sebagainya. Sekarang semua sama.

Untuk itu, demi terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, Pemprov DKI Jakarta, lanjut Ahok, akan terus berkomitmen untuk membantu semua sekolah yang memang membutuhkan bantuan, baik itu renovasi gedung, sarana dan prasana sekolah dan lain sebagainya serta memberikan bantuan dana bagi para siswa dengan Kartu Jakarta Pintar. Ahok juga meminta alumni SMAN 19 yang banyak bergerak dalam berbagai bidang usaha agar jujur dan berkomitmen dalam menjalankan usahanya. Misalnya, pajak pembangunan 10 pers-

en harus dibayarkan. Selain itu juga tidak melakukan kecurangan. ‘’Saya tidak pilih bulu dalam menegakkan aturan dan hukum. Siapa saja yang tidak taat aturan dan melawan hukum saya akan tegas menuntut sesuai hukum yang berlaku,” tegas Basuki. Untuk diketahui, kualitas sekolah di DKI Jakarta beragam yang diketahui dari grade saat penerimaan siswa baru atau banyaknya siswa yang menjadikan sekolah tertentu sebagai sekolah favorit. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

RAZIA BALAP LIAR - Petugas kepolisian menindak pengendara motor yang melanggar saat razia keamanan dan ketertiban di kawasan Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, kemarini. Razia dilakukan karena kawasan tersebut sering digunakan untuk aksi balap liar sehingga mengganggu ketertiban dan membahayakan pengendara lain.


Metr politan

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2015

3

Polisi Diminta Telusuri

Dugaan Politik Uang Mahar INDONESIA Police Watch (IPW) mendesak Polri segera mengusut dugaan politik uang atau suap menyuap dengan dalih uang mahar di balik pelaksanaan Pilkada serentak, yang proses pendaftarannya ke KPUD sudah dimulai. Ketua Presidium IPW Neta S. Pane, di Jakarta, kemarin mengatakan, bagaimana pun keberadaan uang mahar adalah kejahatan yang melanggar KUHP. IPW menilai, uang mahar bukanlah biaya politik tapi kejahatan politik yang bernuansa suap menyuap untuk mendapatkan satu posisi yakni sebagai calon kepala daerah dari satu partai politik tertentu. ‘’Memang tidak semua calon yang ikut terlibat dalam praktik uang mahar. Tapi isu keberadaan uang mahar makin marak dan makin muncul ke permukaan hingga membuat keresahan dan ketidakperNeta S. cayaan publik pada proses Pilkada,” ujarnya. Bahkan, menurut Neta, sudah muncul berbagai keluhan dari para bakal calon yang akhirnya mereka mundur dari pencalonan karena tidak sanggup membayar uang mahar yang diminta partai politik tertentu. Untuk membongkar praktek uang mahar ini, Neta mengatakan Polri perlu menurunkan tim Intelkam dan Tipikor Bareskrim Polri. Pihaknya berharap tim Polri ini bisa menangkap dan memproses para pelakunya ke pengadilan agar proses Pilkada Serentak di 2015 ini bisa berjalan bersih, transparan, tidak diwarnai praktek suap menyuap atau politik uang yang dibungkus praktek uang mahar. ‘’Jika Polri bekerja keras dan memproses para

calon kepala daerah yang terlibat praktik uang mahar, budaya baru Pilkada akan tumbuh dan berkembang, revolusi mental kepemimpinan di daerah akan terjadi dan masyarakat bisa benar-benar mendapatkan pemimpin yang bersih, beritegritas, dan bermoral,” tegasnya. Sehingga harapan masyarakat bahwa Pilkada serentak akan mendapatkan pemimpin yang ideal bisa tercapai. Sebab tugas Polri di Pilkada Serentak tidak sekadar menjaga keamanan, tapi lebih dari itu, Polri harus mampu membongkar dan memproses segala pelanggaran hukum di balik Pilkada serentak, termasuk politik uang dengan praktek uang mahar. Identifikasi Masalah Sementara itu, KPU meminta KPU Provinsi segera mengidentifikasi permasalahan yang terjadi selama proses pendaftaran maupun perpanjangan pendaftaran calon pasangan kepala daerah. Mednurut Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di Kantor KPU Jakarta, kemarin, KPU juga telah menyampaikan surat terkait imbauan tersebut. ‘’Jika ternyata Pane dalam proses pendaftaran ditemukan kesalahan administrasi dan prosedur, kami minta untuk segera mengoreksi,” ujar Hadar. Ia melanjutkan pihaknya tidak ingin kejadian seperti kerusuhan di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, terulang kembali. Saat itu, KPUD setempat terpaksa menerima pendaftaran dari pasangan calon Fidelis Pranda-Beny Padju yang mendaftarkan namanya di luar jadwal, karena berada di bawah ancaman massa yang saat itu membakar dan merusak fasilitas milik KPUD. ‘’Penerimaan pendaftaran tersebut tidak sesuai dengan prosedur dan itu harus dikoreksi oleh KPU Provinsi. Ini harus menjadi contoh agar peristiwa yang sama tidak terjadi di daerah lain,” ujarnya. (har)

Suluh Indonesia/ant

KOMPOSISI PIMPINAN KPK - Mantan Wamenkumham Denny Indrayana (kedua kiri), bersama (dari kanan-kiri), Akademisi UIGandjar Bondan, Akademisi Univ.Parahyangan Agustinus Pohan, Peneliti Pusat Studi Hukum Kebijakan Indonesia (PSHK) Bivitri Susanti serta Koordinator LSM Kemitraan Henry Siahaan menjadi pembicara dalam diskusi yang membahas komposisi pimpinan KPK di Jakarta, kemarin.

MPR Ajak Semua Pihak

Kaji Sistem Ketatanegaraan JAKARTA - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak semua pihak untuk dapat bersama-sama mengkaji sistem ketatanegaraan yang ada di Tanah Air sehingga meraih hasil yang terbaik guna mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ketua MPR menerangkan, pengkajian sistem ketatanegaraan itu antara lain terkait dengan sistem pres-

idensial atau semipresidensial, otonomi daerah atau sudah sampai ke tahap yang lebih liberal, serta bagaimana hubungan antara pemerintah pusat dengan daerah. Dengan demikian, ujar dia, berbagai persoalan yang serius itu dinilai perlu untuk dibincangkan. Zulkifli juga mengutarakan harapannya agar pemerintahan Presiden Joko Widodo sukses bekerja sebab bila pemer-

intah sukses maka rakyat akan makmur. “Saya pikir tak ada yang mengharapkan pemerintah gagal,” ujarnya. Sebelumnya, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan sidang tahunan MPR RI yang mengagendakan pidato Presiden dan pimpinan lembagalembaga tinggi negara akan menjadi konvensi baru dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. ‘’Melalui sidang tahunan MPR RI ini diharapkan mampu

menciptakan kebersamaan, keterbukaan, serta akuntabilitas lembaga tinggi negara,” katanya. Menurut Zulkifli, hasil rapat gabungan memutuskan sidang tahunan MPR RI akan mendengarkan pidato dari Presiden serta pimpinan lembaga-lembaga tinggi negara, yang dijadwalkan diselenggarakan di Gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2015

4

Koalisi Masyarakat Sipil

Bentuk Satuan Tugas “Sapu Tangsel”

KOALISI masyarakat sipil yang terdiri dari berbagai organisasi membentuk Satgas Lawan Politik Uang (SAPU) Kota Tangerang Selatan, Banten, dalam mengawasi jalannya proses Pemilihan Kepala Daerah Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Suluh Indonesia/ant

OMSET PEDAGANG AIR - Warga membeli air bersih dari pedagang air keliling di daerah Pakuhaji, Tangerang, kemarin.Musim kemarau saat ini pedagang air mengalami kenaikan omset.

Koordinator Satgas Sapu Tangerang Selatan, Beno di Tangerang, Sabtu, mengatakan, adapun organisasi yang menginisiasi yakni TRUTH (Tangerang Public Transparency Watch), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) MataHati Tangerang Selatan, Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan, Sekolah Antikorupsi (SAKTI)

Tangerang. Organisasi lainnya adalah Madrasah Antikorupsi, IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Tangerang Selatan, HMI KOMIPAM (Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Pamulang), IKA SAKTI (Ikatan Alumni Sekolah Antikorupsi) Tangerang dan IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Tangerang Selatan.

Dijelaskannya, Sapu Tangsel bermaksud untuk menciptakan Pemilu Bersih di Tangerang Selatan dari politik uang. SATGAS Lawan Politik Uang (SAPU) Tangsel akan berpartisipasi secara khusus dalam melakukan pemantauan politik uang yang besar kemungkinan akan dilakukan oleh semua calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan. Secara umum SATGAS juga akan turut serta berpartisipasi dalam melakukan pengawasan selama masa pelaksanaan Pilkada serta berkoordinasi untuk melaporkan te-

muan-temuan tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang seperti Panitia pengawas pemilu Kota Tangsel, Bawaslu Provinsi Banten, Gakumdu, KPU dan lainnya. Kami juga akan mengajak masyarakat Tangerang Selatan untuk cerdas, dengan tidak memilih calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang melakukan politik uang atau memberikan sejumlah uang demi memperoleh simpatik dan suara untuk kemenangan calon tersebut dan sebagai bentuk sanksi sosial. Sebab sudah bisa dipastikan Pemerintah Daerah yang korup itu lahir dari Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

yang semasa Pilkada terutama kampanye menghabiskan banyak uang atau modal untuk memberi uang atau menyogok masyarakat. Sapu Tangsel juga berharap masyarakat ikut berpartisipasi aktif, jika ada hal-hal yang menyimpang, termasuk politik uang. ‘’Agar melaporkan kepada lembaga yang berwenang, termasuk juga kepada kepada kami. Dan tentunya kami akan tindak lanjuti sesuai dengan kapasitas dan wewenang yang ada sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya. Seain itu, Satgas Sapu Tangsel yang bersekretariat di Perumahan Griya Jakarta. (ant)

Pejabat Obesitas di Depok

Wajib Ikuti Tes Kebugaran DEPOK - Diklaim dapat mengganggu kinerja dalam melayani warganya, para pejabat PNS setingkat Eselon II, III, dan IV yang memiliki berat tubuh berlebih atau obesitas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, bakal diwajibkan mengikuti tes kebugaran. Kepala Seksi Pelayanan Dasar dan Rujukan (Yandasru) Dinkes Kota Depok, dr. Zakiah yang menangani kegiatan tersebut mengatakan tes kebugaran ini bertujuan agar para PNS Depok terhindar dari kategorioverweight dan obesitas, karena PNS yang memi-

liki tubuh berlebihan dinilai tak akan maksimal melayani warga Depok. “Tes ini dilakukan agar PNS memiliki tubuh dan stamina ideal, dampaknya juga akan berpengaruh kepada proses pelayanan kepada warga,” ujarmya, akhir pekan lalu di Depok. Zakiah menjelaskan tes ini nantinya akan menggunakan alat sepeda statis (ergocycle) yang bertujuan untuk memonitor fungsi otot, tulang, syaraf, dan aliran darah. Tiap satu orang nantinya diuji menggunakan ergocycle tersebut selama 30 menit. Sedang hasil-

nya akan digunakan untuk menentukan jenis olahraga yang cocok untuk dilakukan para pejabat tersebut. “Sebelumnya akan dilakukan pemeriksaan fisik, pengukuran lemak tubuh, kemudian baru akan dilaksanakan tes tersebut. Evaluasi kebugaran ini nantinya akan kami laksanakan per 3 bulan sekali,” katanya. Rencananya Pemkot Depok melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) akan mengadakan tes kebugaran bagi pada 10 hingga 14 Agustus mendatang, di aula lantai 10 Gedung Dibaleka II, Balai Kota Depok. (jif)

Suluh Indonesia/ant

HARGANAS - Presiden Joko Widodo menyematkan tanda penghargaan Satya Lencana Wira Karya bidang pembangunan kepada Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-22 di Serpong, Tangsel, kemarin. Dalam peringatan Harganas tersebut Presiden menganugerahkan Setya Lencana dibidang pembangunan kepada 23 gubernur, Walikota dan Bupati.

Jokowi

29 Kecamatan di Tangerang

Kilas Mahasiswa Bunuh Diri MAHASISWA Fakultas Kedokteran Hewan IPB ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di perumahan Dramaga Cantik, Kabupaten Bogor, Jabar, kemarin. Kapolsek Dramaga, AKP Syarifuddin Gayo mengatakan, korban diketahui bernama Arkadius Bayu, kelahiran Tanjung Pinang 1 Desember 1993. Gayo menyebutkan, peristiwa diketahui sekitar pukul 06.00 WIB, di Perumahan Dramaga Canti, RT-02/RW-07 Blok L 18, 19 Desa Dramaga Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kronologis kejadian, berdasarkan keterangan dari saksi Rizki (20) teman korban datang ke rumah korban sekitar jam 06.00 WIB. Setelah sampai di rumah korban, saat dipanggil korban tidak menjawab. Kemudian saksi Rizki membuka pintu yang tidak terkunci, saksi masuk ke rumah dan melihat sudah dalam keadaan gantung diri. Ia mengatakan, belum diketahui pasti penyebab korban gantung diri. Pihak Kepolisian Sektor Dramaga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. (ant)

Alami Penurunan Pasokan Air TANGERANG - Kemarau yang melanda Kota Tangerang sejak beberapa bulan yang lalu mengakibatkan beberapa situ di Kota Tangerang mengalami kekeringan. Setidaknya saat ini sudah ada 26 situ yang sudah mengering sejak tidak diguyur hujan. Pejabat Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi mengatakan kemarau panjang yang melanda saat ini cukup

mengkhawatirkan, ini terlihat dari beberapa situ yang ada 26 situ di Tangerang mengalami kekeringan. Sebelum datangnya musim kemarau kondisi situ sudah memprihatinkan. “Karena mengering luas situ banyak yang berkurang lebih dari 50 persen. Belum sedimentasinya yang tak kunjung dikeruk. Ditambah lagi musim kemarau tambah memperburuk kondisi situ,” ujar Slamet. Slamet menambahkan ker-

ingnya 26 situ membuat cadangan air baku di 29 kecamatan Kabupaten Tangerang semakin berkurang. Situ yang mulai mengering diantaranya Situ Gelam Jaya, Situ Patrasana, dan Situ Sulang. “Persediaan air tidak ada sama sekali akibat situ yang mengering. Ini juga terjadi akibat kali yang kian mengering, baik itu kali Cisadane, Cidurian, dan Sabi,” ujar Slamet. (ram)

Pertemuan Para Tokoh

Suluh Indonesia/ant

KORUPSI LAHAN TPU - Camat Bantargebang Kota Bekasi, NT (tengah) ditahan sebagai tersangka kasus korupsi penyimpangan penggunanaan lahan tempat pemakaman umum (TPU) Pemerintah Kota Bekasi 2012 oleh Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Bekasi, kemarin.

Terkait Pajak Reklame

Depok Merugi Rp 43 juta DEPOK - Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok mengakui temuan Badan Pe-

meriksa Keuangan (BPK) terhadap kebobolan pajak reklame sebesar Rp43 juta akibat pengelola reklame tidak mengurus

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Bupati se Indonesia. Selain itu, Presiden juga membagikan tiga kartu sakti untuk warga Serpong dan Cilenggang, juga berdialog langsung dengan kader dan peserta KB Lestari. Tampak hadir dalam acara tersebut, Ibu Negara Iriana jokowi, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Plt Gubernur Banten Rano Karno dan Walikota Tangsel Hj.Airin Rachmi Diany serta gubernur dan bupati se Indonesia. (nov)

Harganas

Rawan Kekeringan BADAN Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi menyampaikan sebanyak empat kecamatan di wilayah setempat terancam kekeringan akibat kemarau. Ketua BPBD Kota Bekasi, Hery Ismiradi, di Bekasi, kemarin mengatakan, wilayah tersebut tidak dialiri sungai dan rawan terjadi kekeringan. Empat kecamatan itu adalah Kecamatan Bekasi Barat, Mustika Jaya, Bantargebang, dan Bekasi Utara. Menurut dia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca panas pada hampir seluruh kawasan di Indonesia akan bertambah panjang hingga Oktober 2015. Padahal pada 2014, cuaca panas berkisar hingga bulan September. Namun tahun ini diprediksi hingga Oktober. Upaya yang dapat dilakukan pihaknya saat ini untuk mengantisipasi kekeringan adalah dengan berkoordinasi bersama perusahaan daerah air minum (PDAM) setempat, untuk menyuplai air bersih bila dibutuhkan. (ant)

Buka Harganas TANGSEL - Presiden Joko Widodo membuka acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-22 di Lapangan Sunburst, BSD, Kecamatan Serpong, Kota Tangeraang Selatan (Tangsel), Sabtu (1/8). Harganas merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Dalam kesempatan tersebut, Presiden berkesempatan menyematkan tanda penghargaan Satya Lencana Wira Karya kepada 20 Gubernur dan

izin pembayaran pajak. Kepala Bidang Pendapatan DPPKA Kota Depok, Ahmad Karyaman, mengatakan sebanyak 24 titik reklame di sepanjang Jalan Margonda Raya yang melanggar tersebut, kini telah ditindak dengan diberikannya surat peringatan (SP) 1 kepada para pengelola reklame. Adapun besaran nominal pajak yang langgar beragam, mulai dari Rp200 ribu hingga Rp600 ribu. ‘’Ukurannya beragam ada yang 2×2, 2×3, dan masuk ke ukuran kecil,” kata Ahmad di Depok, kemarin. Selain itu, dari 24 reklame itu diketahui, sekitar 18 belum memiliki izin sedang 5 reklame izinnya belum diperpanjang. (jif)

TANGSEL - Peringatan puncak acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXII Tahun 2015 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berlangsung meriah. Dalam perhelatan akbar yang dihadiri presiden Jokowi dan sejumlah menteri dari Kabinet Kerja era Jokowi dihadiri tersebut nampak pemandangan harmonis antara walikota Tangsel, Airin Rachmy Diany dengan Puan Maharani. Hal itu tentunya menjadi perhatian bagi awak media dan kerumunan orang yang hadir mengingat saat ini suhu politik di tangsel tengah memanas. “Berbeda pandangan dan paham politik di era demokrasi jadi hal lumrah,”

ungkap Airin kemarin. Lebih lanjut Airin mengatakan, tak ada perseteruan meski keduanya berasal dari parpol yang berbeda. Pemandangan serupa pun terpancar dari hubungan harmonis antara Airin dengan Jokowi dan Ibu Iriana. Didampingi oleh Gubernur Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dan pelaksana tugas (Plt) Rano Karno, perbicangan dengan para politikus PDI Perjuangan ini tampak begitu hangat. “Yang penting adalah dalam visi dan misi agenda program kerja nasional kita selalu satu pandangan,” jawab Airin singkat. (nov)

Di Bekasi

PPDB Diisi Siswa Titipan BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kota Bekasi mensinyalir adanya sejumlah oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat yang melanggar ketentuan Penerimaan Peserta Didik Baru 2015. ‘’Kami mensinyalir ada 425 siswa titipan dari sejumlah oknum anggota DPRD Kota Bekasi yang tengah diupayakan masuk sekolah negeri di luar agenda PPDB. Itu ilegal,” kata Humas BMPS Kota Bekasi Saroni di Bekasi, kemarin. Menurut dia, penerimaan siswa baru 2015 telah ditutup sejak awal Juli 2015, dan

tahapan selanjutnya adalah kegiatan belajar mengajar pada siswa yang telah lolos seleksi. ‘’Tapi nyatanya masih ada desakan dari sejumlah anggota DPRD untuk memasukkan ratusan murid baru ke sekolah negeri,” katanya. Menurut dia, modus yang dilakukan oknum wakil rakyat tersebut adalah dengan mengatasnamakan para calon siswa itu sebagai warga miskin. Pihaknya juga mempertanyakan adanya dugaan transaksi uang sekitar Rp3-5 juta per siswa untuk bisa masuk ke SMP, SMA, SMK negeri titipan oknum anggota dewan. ‘’Padahal sesuai aturannya, peneri-

maan peserta didik baru hanya dilakukan melalui dua tahap, yakni jalur umum dan jalur lokal. Tidak ada kategori jalur miskin,” katanya. Menurutnya, kondisi demikian sangat merugikan para pengelola sekolah swasta yang saat ini semakin sedikit muridnya karena pengaruh sekolah gratis yang ada pada sekolah negeri. ‘’Silakan saja murid yang tidak diterima di sekolah negeri masuk ke sekolah swasta,” katanya. Menurutnya, kerugian para pengelola sekolah swasta telah dirasakan sejak 2009 saat pemerintah setempat mulai memberlakukan kebijakan jalur bina

lingkungan untuk mengakomodasi kepentingan siswa miskin, berprestasi, maupun yang tinggal berdekatan dengan sekolah. ‘’Akibatnya, rombongan belajar di masing-masing sekolah negeri membengkak, dan biaya operasional juga semakin tinggi. Bahkan ada salah satu sekolah yang memaksakan ruang perpustakaan menjadi ruang belajar,” katanya. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya permintaan agar sekolah negeri terus ditambah jumlah pada periode 2009 hingga 2012. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2015

F OKUS Terpaku pada Kepentingan Kekuasaan ERHELATAN politik pemilihan kepala daerah yang diupayakan serentak, sejatinya adalah proses pengulangan saja. Nyaris tidak ada bedanya. Baik dalam konteks substansinya maupun hurahuranya. Coba lihatlah, mulai dari proses pendaftaran para kandidat yang sangat terkesan ingar-bingar sampai pada nanti pada proses akhirnya. Boleh jadi, ini adalah pandangan sinis dari segelintir atau mungkin sudah banyak kelompok masyarakat yang menganggap proses politik seperti ini tidak akan memberikan hasil positif dalam konteks perubahan kndisi masyarakat secara umum. Khususnya, kesejahteraan. Substansinya, sudahlah sangat benderang. Semua pihak yang masing masing diusung partai politik akan berebut kekuasaan. Kekuasaan ini semakin absolut manakala semua pihak, katakanlah dalam konteks trias polica ini, tidak menjalankan perannya masing masing secara jelas. Tidak menyadari fungsi sejatinya adalah eksekutif, legislatif dan yudikatif. Kalau menyimak beberapa kejadian belakangan ini, kebanyakan mereka menginginkan sebagai eksekutif yang menguasai anggaran. Ketika peran para ''petugas partai'' di ranah kekuasaan mulai menyimpang dan banyak yang tersangkut penyalahgunaan kekuasaan serta banyak yang berakhir di Hotel Prodeo, maka muncul para kader parpol kemudian ''disekolahlan'' ke induk partainya agar mengerti benar politik itu seperti apa. Usul seperti ini tidak masalah dan cenderung bagus, oleh karena para kader itu yang kemungkinan nati menjadi ''petugas partai'' tidak hanya mengerti taktik serta strategi merebut serta mempertahankan kekuasaan tetapi lebih jauh dari pada itu. Parpol semestinya memberikan mereka pemikiram politik secara holistik serta pemekaran wawasan kebangsaan. Penyiapan kader politik ini menjadi penting dikarenakan proses pembelajaran politik selama ini cenderung didesain secara praksis, utamanya bagi partai politik yang belum memiliki tradisi penguatan basis kapasitas ideologis-kepemimpinan, dimana mekanisme serta alur politik yang kemudian muncul cenderung reaktif. Idealnya, proses pembelajaran politik harus dilakukan berdasarkan manajemen yang benar-benar dikelola secara serius. Jangan lupa pula, politik itu tidak hanya militansi kepada parpol tetapi lebih jauh daripada itu. Militansi kepada tujuan untuk menyejahterakan rakyat serta memperjuangkan kepentingan nasional di atas semua kepentingan mana pun. Ini menjadi utama. Ajarkan mereka ini etika berpolitik. Sopan santun politik agar mereka tidak lepas kendali. Tidak seperti lepas di dalam hutan. Hanya makan dan makan untuk mempertahankan hidup. Partai politik sejatinya memiliki tugas yang berat untuk menyiapkan kader-kadernya agar tidak hanya dikenal di publik, akan tetapi juga memiliki kapasitas serta kesalehan sosial yang benar-benar diakui. Sudah bukan saatnya lagi partai politik melanggengkan politik dinasti untuk meneruskan estafet kaderisasi kepemimpinan. Utamanya mereka yang dicalonkan menjadi kepala daerah. Wawasan kebangsaan, nasionalisme yang diramu dengan local genius merupakan sebuah olahan ideal agar mereka punya bekal kuat untuk menjadi seorang pemimpin di samping kemampuan individu dan kolegial serta komunal yang harus dibangun dengan berbagai kalangan. Jangan terpaku pada kepentingan kekuasaan. Kekuasaan itu merupakan alat untuk menyejahterakan rakyat. Bukan untuk memperkaya diri sendiri, golongan serta kelompok. Jangan memakai kacamata kuda, yang hanya lurus ke depan, hanya mementingkan diri sendiri. Kerja sama harus dibangun. Komunikasi harus dibuka. ***

P

Bang D

el

Calon Tunggal Pilkada Serentak PEMILIHAN kepala daerah (pilkada) serentak di pengujung tahun ini akan dilaksanakan di 269 daerah di Indonesia. Untuk tahap pertama, akan digelar serentak di 9 provinsi, 36 kota, dan 224 kabupaten. Sisanya digelar Februari 2016 untuk tahap kedua, dan Juni 2018 untuk tahap ketiga. Namun isu yang kencang belakangan ini adalah kuatnya calon tunggal di berbagai daerah. Kuatnya calon tunggal belakangan ini memang tidak lepas dari gejolak politik yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Partai politik sebagai gerbang utama mencetuskan calon kepala daerah gagal menginisiasi kemunculan kaderkader berkualitas. Pada akhirnya, kemunculan calon tunggal tidak dapat terhindarkan. Masalah lain yang mengemuka di internal parpol adalah keengganannya mencari calon potensial di berbagai daerah. Partai tidak mau bersusah payah menyaring kader-kader potensial. Parpol lebih suka berkoalisi dengan calon kepala daerah potensial untuk mendukung. Petahana menjadi primadona untuk dicalonkan. Keengganan partai politik mengusung calon kepala daerah juga didasari atas ketakutannya dalam kompetisi pilkada. Artinya, parpol memilih untuk berkoalisi daripada kalah dan menanggung malu. Mereka juga akan menanggung rugi atas semua yang telah dikeluarkan apabila calon yang diusung kalah. Rugi modal kampanye, tenaga dan waktu. Maka dari itu, jalan aman bagi parpol yang belum memiliki tokoh potensial lebih memilih berkoalisi atau setidaknya diam di zona nyaman. Ini akan menjadi kerugian besar bagi proses demokrasi di Indonesia. Demoktasi yang sudah dibangun dengan berbagai cara terancam redup karena sulitnya menegakkan pilar demokrasi melalui pilkada. Kemunculan calon tunggal memaksa demokrasi berjalan stagnan. Proses demokrasi dari rakyat, untuk rakyat dan oleh rakyat terancam punah karena rakyat tidak memiliki keleluasaan untuk menyeleksi pemimpin. Kegagalan Partai Politik Mengepulnya potensi calon tunggal ini memang tidak lepas dari kegagalan partai politik dalam mengorbitkan calon pemimpin. Tentunya, kegagalan partai tersebut tidak hanya merugikan partai itu sendiri, namun juga rakyat. Dalam hal ini, ada beberapa hal mengapa calon tunggal ini terjadi akibat kegagalan partai. Pertama, proses penentuan calon yang tidak demokratis. Partai politik tidak giat menyaring calon pemimpin yang pantas menyandang medali calon kepala daerah.

...NU harus bisa menunjukkan agama Islam sebagai sumber kedamaian

Damai itu indah ...

5

Oleh Aminuddin* Persoalan kepantasan, integritas, ideologi, visi-misi, kapabilitas sudah tidak penting bagi parpol pragmatis. Mereka hanya memandang bahwa politik untung rugi menjadi kalkulasi politik. Bagi partai, untung rugi menjadi sebuah keniscayaan. Bagitupun dengan calon kepala daerah. Mereka juga akan mengkakulasi untung rugi ketika mencalonkan diri menjadi kepala daerah di partai tersebut.

Ketidakgiatan ini sering diekspresikan dalam penentuan kepala daerah yang asal comot. Yang penting bagi partai, mereka memiliki kekuatan finansial. Persoalan kepantasan, integritas, ideologi, visi-misi, kapabilitas sudah tidak penting bagi parpol pragmatis. Mereka hanya memandang bahwa politik untung rugi menjadi kalkulasi politik. Bagi partai, untung rugi menjadi sebuah keniscayaan. Bagitupun dengan calon kepala daerah. Mereka juga akan mengkakulasi untung rugi ketika mencalonkan diri menjadi kepala daerah di partai tersebut. Kedua, konflik partai yang berkepanjangan. Publik sudah tahu bahwa konflik yang melanda Partai Golkar dan PPP sudah bukan problem internal partai itu sendiri. Melainkan sudah menjadi masalah kolektif partai yang tergabung dalam koalisinya. Bahkan, konflik ini diseret ke parlemen yang mengakibatkan pilkada terancam ditunda. Meski skalanya kecil, isu

ini akan sedikit mengganggu proses demorasi lokal. Ketiga, terbukanya kembali kran politik dinasti. Terbukanya kran ini tidak lepas dari keputusan membatalkan Pasal 7 huruf r UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Pembatalan UU ini kembali menyalakan petahana untuk kembali maju menjadi calon kepala daerah. Kuatnya biaya politik petahana akan menutup calon lain untuk maju. Akibatnya, potensi calon tunggal petahana akan terjadi. Keempat, tingginya mahar politik yang harus dikeluarkan oleh calon kepala daerah. Mahar politik acapkali menjadi batu sandungan bagi calon potensial karena tidak memiliki dana untuk diberikan kepada partai. Ibaratnya, partai melakukan penolakan tidak tertulis kepada calon apabila tidak bisa membayar mahar politik. Beragam pertimbangan seperti

ekonomi-politik sudah menjadi sebuah kalkulasi politik. Kalkulasi tersebut tentunya dilihat dari untung rugi partai dan calon. Partai mengkalkulasi biaya dan tenaga mengingat tanggung jawab partai terhadap calon juga tidak mainmain. Pada hakikatnya, pilkada serentak merupakan kesempatan baik bagi rakyat Indonesia untuk mengevaluasi dan merotasi kepemimpinan daerah. Pemimpin daerah yang selama ini memiliki rentetan rapor merah, seyogianya ditinggalkan oleh publik. Sebaliknya, pemimpin yang memiliki rapor bagus, selayaknya didorong untuk menjadi pemimpin kembali. Pilkada yang berkualitas harus didorong untuk menelurkan pemimpin daerah yang berkualitas pula. Pilkada daerah merupakan cerminan dari demokrasi di daerah itu sendiri. Ketika pilkada memiliki kualitas, maka demokrasi lokal pun akan terseret ke arah yang berkualitas pula. Begitupun demokrasi tingkat nasional. Demokrasi pada tingkat nasional akan bergerak ke arah yang lebih baik, apabila tatanan, dan konfigurasi kearifan, serta kesantunan politik lokal lebih dulu terbentuk (Agustino, 2007). Dengan demikian, demokrasi di daerah tidak boleh bergerak stagnan seperti munculnya calon tunggal saja. Oleh sebab itu, potensi calon tunggal harus segera diakhiri. Pertama, menginisiasi terbentuknya calon independen. Inisiasi ini bisa dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan dan sejenisnya agar pilkada lebih demokratis serta lebih kompetitif. Terlebih lagi, demokrasi seperti di Indonesia memang menganut rezim kompetisi. Dorongan mengajukan calon independen akan menyelamatkan proses demkrasi lokal serta memberikan opsi kepada publik untuk memilih calon lebih dari satu. Kedua, partai-partai besar berkoalisi untuk menandingi calon petahana yang mungkin hanya akan mengekalkan dinasti politik. Artinya, partai yang berkoalisi mencari sosok calon yang mampu menandingi ketokohan petahana tersebut. Partai yang berkoalisi bisa mendorong tokoh yang memiliki kapabilitas serta integritas di daerah tersebut untuk maju. Kolaborasi ini akan meningkatkan kompetisi pilkada, sehingga masyarakat memiliki opsi untuk memilih calon pemimpin lebih dari satu. *Alumnus UIN Sunan Kalijaga dan pegiat di Forum Kolumnis Muda Yogyakarta

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Memusnahkan Aksi Kejahatan SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya

yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar

Geenrasi Penerus Harus Dibina PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang

sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel

Meredam Persoalan Kesenjangan Sosial PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2015

6

PSIS Semarang Juara Piala Polda Jateng

Suluh Indonesia/ist

SELEBRASI - Para pemain PSIS Semarang melakukan selebrasi setelah berhasil menjuarai Piala Polda Jateng dengan mengalahkan Persis Solo pada pertandingan final di Stadion Jatidiri Semarang, Jateng, kemarin. PSIS menjuarai turnamen tersebut setelah mengalahkan Persis Solo dengan skor 2-1.

SEMARANG - Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang (PSIS) berhasil keluar sebagai juara Piala Polda Jateng I setelah pada pertandingan final mengungguli Persis Solo dengan agregat gol 2-1. Pada pertandingan leg kedua di Stadion Manahan Solo, Kamis (30/ 7), kedua tim bermain imbang 0-0. Sebelumnya, pada leg pertama di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (4/7), PSIS sempat unggul 1-0, tetapi pertandingan dihentikan pada menit ke-26 karena terjadi kurusuhan penonton yang mengakibatkan puluhan penonton luka-luka. Pada pertandingan lanjutan leg pertama di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (2/8), tuan rumah PSIS akhirnya menang 21 atas Persis Solo meskipun sempat diwarnai insiden pada akhir pertandingan. Insiden tersebut berupa aksi pengejaran pemain Persis Solo terhadap wasit M. Maulana yang memimpin pertandingan itu mengingat keputusan penalti untuk PSIS yang diberikan dinilai pemain-

pemain Solo tidak tepat. Wasit sempat didorong pemain dan beberapa ofisial Persis Solo sehingga sempat terjatuh. Akan tetapi, berkat kesigapan aparat kepolisian, akhirnya pemain tamu diloakisasi sehingga terhindar dari amukan penonton yang sudah melempar ke tengah lapangan dengan botol bekas minuman. Kejadian tersebut berawal dari keputusan wasit yang memberikan penalti kepada PSIS mengingat pada masa injury time atau menit ke-94 mengingat ada salah seorang pemain tuan rumah yang dijatuhkan pemain Persis di daerah terlarang. Pada saat itu kedudukan 11 dan jika bertahan hingga pertandingan usai kemungkinan Persis Solo yang menjadi juara Piala Polda Jateng ini. Akhirnya, pemain dan ofisilal Persis Solo menerima hukman penalti tersebut dan tendangan kapten tim PSIS Fauzan Fajri berhasil membobol gawang Persis yang dijaga kiper Agung Prasetyo.

Usai tendangan penalti tersebut pemain dan ofisial Persis langsung masuk ke ruang ganti meskipun masih ada sisa waktu, kemudian wasit meniup peluit panjang sebagai tanda pertandingan usai dengan kedudukan akhirnya 2-1 untuk PSIS. Pada pertandingan lanjutan ini, Persis Solo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 11 melalui gol yang dicetak Feriyanto pada menit ke-45 +1 babak pertama. Sebenarnya, peluang tuan rumah untuk mencetak gol relatif cukup banyak. Akan tetapi, tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh pemain-pemain PSIS. Hingga pertandingan usai, kedudukan tetap 2-1 untuk keunggulan PSIS dan wasit Maulana mengeluarkan kartu kuning untuk Rico Fernanda, Dedy C.P., dan Abdi Gusti (Persis Solo), serta Johan Yoga (PSIS). Dengan keberhasilan ini, PSIS berhak mendapatkan Piala Bergilir Kapolda Jateng dan uang pembinaan sebesar Rp30 juta, sedangkan Persis Solo

Rp20 juta dan juara tiga bersama, yaitu Persibas Banyumas dan PSCS Cilacap Rp10 juta. Manajer Tim Persis Solo Totok Supriyanto mengatakan bahwa sebenarnya pertandingan kedua tim berlangsung menarik dan enak ditonton karena masing-masing bermain terbuka dan saling menyerang. Akan tetapi, keputusan wasit pada akhir pertandingan memengaruhi segalanya. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa karena keputusan wasit seperti itu,” katanya menegaskan. Kapolda Jateng Irjen Pol. Nur Ali dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Musyafak mengatakan bahwa Polda Jateng masih memberikan izin turnamen ini karena pihaknya masih percaya kepada masyarakat dan suporter sepak bola di Jateng. “Akan tetapi, ke depan, kami mengingatkan agar pihak-pihak yang terlibat dalam sepak bola supaya lebih sportif dan lebih baik lagi,” katanya. (ant)

Dua Pemanah Indonesia

Lolos ke Olimpiade JAKARTA - Dua atlet panahan Indonesia dipastikan lolos menuju Olimpiade 2016 di Brasil, setelah lolos dalam babak kualifikasi Olimpiade melalui Kejuaraan Dunia Panahan nomor individu di Denmark, 25 Juli - 2 Agustus 2015. “Kami ikut bersyukur panahan bisa meloloskan atletnya ke Olimpiade Brasil. Ini merupakan capaian yang luar biasa,” kata Kasubag Bidang Pembinaan Prestasi Satlak Prima, Del Asri kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Namun dirinya menilai, pen-

gurus panahan tidak boleh puas dengan torehan pemanah putra, Riau Ega Agata dan atlet putri Ika Yuliana Rahmawati, karena pihaknya berharap ada nomor lain yang bisa lolos menyusul kedua pemanah tersebut. “Saat ini tinggal mengejar jatah di nomor beregu saja,” imbuhnya. Del Asri mengatakan, kejuaraan dunia di Denmark memiliki persaingan cukup ketat terutama datang dari Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang. Tetapi dengan usaha keras,

Riau Ega dan Ika Yuliana masih mampu mencuri tiket menuju pesta multievent terbesar di Brasil tahun depan. “Informasi yang kami dapatkan dari manajer tim panahan di Kejuaraan Dunia di Denmark, Riau Ega lolos ke Olimpiade setelah membukukan nilai total 627. Sedangkan Ika Yuliana di nomor recurve membukukan nilai 645,” jelasnya. Keberhasilan Ika meraih tiket Olimpiade tidak hanya kali ini saja, tercatat pada ajang serupa tahun 2012 di London, Ing-

gris, pemanah putri andalan Indonesia tersebut juga memperoleh tiket. Hanya saja, capaian saat di Olimpiade kala itu kurang maksimal dan sudah tersingkir di babak awal. Sementara Riau Ega baru pertama akan tampil di Olimpiade. Tim panahan Indonesia masih berpeluang menambah jatah tiket asal lolos pada saat mengikuti kualifikasi Olimpiade. Salah satu ajang yang dijadikan kesempatan untuk kualifikasi adalah Kejuaraan Asia di Thailand, akhir tahun mendatang. (pts)

Menpora Buka Kejuaraan Basket Asia U-16 MEDAN - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi secara resmi membuka kejuaraan bola basket putri Asia U-16 di Medan, Sumatera Utara, 2-9 Agustus 2015. Pada pembukaan yang digelar di GOR Angkasa Medan, Minggu malam, Menpora mengaku pihaknya memberikan apresiasi kepada FIBA yang telah mempercayakan Indonesia dalam hal ini Kota Medan menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi tersebut. Pihaknya akan terus memberikan dukungan sehingga kejuaraan yang digelar 2-9 Agustus 2015 tersebut sukses. “Kita kedatangan tamu terhormat dari seluruh Asia dan sebagai tuan rumah kita wajib menyambut mereka. Atas nama pemerintah kami menyambut baik kejuaraan ini,” katanya. Ia mengatakan, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Perbasi yang secara nyata terus meningkatkan pembinaan kepada atlet, sehingga dewasa ini basket Indonesia terus mengalami kemajuan yang cukup baik.

KONI

TerbitkanSK Pengesahan PSSI JAKARTA- KONI Pusat segera melantik kepengurusan PSSI yang baru, setelah 30 Juli lalu telah menandatangani surat keputusan (SK) nomor 73 tahun 2015 untuk pengesahan kepengurusan dibawah pimpinan La Nyalla Mattalitti. SK yang ditandatangani Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman itu sudah diserahkan kepada Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti. Namun belum diketahui kapan pelantikan akan dilakukan, dan PSSI hanya menunggu kabar baik dari KONI untuk dilantik sehingga memiliki legalitas di mata hukum. “Terima kasih, SK pelantikan memang sudah kita tunggu selama ini. Saya selaku presiden PSSI mewakili pengurus siap dikawal dan diawasi semua insan sepak bola nasional sepanjang sesuai dengan aturan,” kata La Nyalla kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman memang merencanakan untuk melantik PSSI. “Tinggal tunggu waktu yang tepat saja, saya akan melantik pengurus PSSI,” ujar Tono. Bagi Tono, tidak ada alasan untuk tidak melantik La Nyalla Mattalitti dkk. Sebab, La Nyalla terpilih secara demokratis tanpa adanya kecurangan. Tono juga tak menganggap SK Pembekuan PSSI yang diteken Menpora Imam Nahrawi menjadi penghalang untuk melantik pengurus PSSI. (pts)

Misalnya pada SEA Games yang lalu, Indonesia atlet bakset Indonesia berhasil menorehkan prestasi yang cukup. Aik yakni dengan membawa pulang medali perak. “Semoga pada kejuaraan kali ini, Indonesia dapat meraih emas seperti yang kita harapkan meski tentunya itu harus dicapai dengan kerja keras,” katanya. Sementara Presiden FIBA Asia Sheikh Saud Ali Al Thani mengatakan pemasket yang ikut dalam pertandingan ini adalah yang terbaik dari negaranya, karena tentunya mereka terpilih mewakili negaranya melalui seleksi yang ketat. “Kepada Indonesia kami ucapkan terimakasih karena bersedia menjadi tuan rumah dan dapat menyelenggaran kejuaraan ini dengan baik,” katanya. Kejuaraan Bola Basket Putri Asia U-16 yang digelar di GOR Angkas Medan, 2-9 Agustus 2015 diikuti 12 negara. Ke-12 negara tersebut yakni Tiongkok, Hongkong, India, Jepang, Kazakstan,Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Cina Taipei,Thailand, Uzbekistan, dan Indonesia. (ant)

Suluh Indonesia/ist

LOLOS OLIMPIADE - Riau Ega Agata dan atlet putri Ika Yuliana Rahmawati meraih tiket Olimpiade setelah lolos dalam babak kualifikasi Olimpiade melalui Kejuaraan Dunia Panahan nomor individu di Denmark, 25 Juli - 2 Agustus 2015.


lahraga

7

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2015

Paraguay Dukung

Platini Jadi Presiden FIFA

Suluh Indonesia/ap

JUARA PIALA SUPER JERMAN - Para pemain VfL Wolfsburg merayakan keberhasilan meraih Piala Super Jerman usai mengalahkan juara Liga Bayern Munich melalui adu penalti di partai final kemarin.

ASUNCION - Paraguay telah menawarkan menjadi salah satu pendukung resmi bagi Michel Platini untuk menjabat sebagai Presiden FIFA, demikian isi surat asosiasi sepak bola negara itu yang dikirim ke FIFA. Calon presiden FIFA harus menyajikan dukungan tertulis dari lima asosiasi sepak bola nasional sebelum 26 Oktober atau empat bulan sebelum dilakukannya pemilihan. “Asosiasi Sepak Bola Paraguay (APF) merasa terhormat untuk secara resmi menawarkan dukungan bagi pencalonan Michel Platini sebagai presiden FIFA,” kata asosiasi dalam surat yang ditujukan kepada Sekjen FIFA Jerome Valcke. “Silakan kirim pencalonan Michel Platini ini kepada komite pemilihan FIFA untuk diperiksa,” demikian surat yang ditandatangani oleh presiden APF Alejandro Dominguez dan diterbitkan dalam situsnya. Platini, presiden sepak bola Eropa yang berkuasa di tubuh UEFA, telah muncul sebagai kandidat kuat di awal kampanye untuk menggantikan Sepp Blatter sebagai Presiden FIFA. Chung Mong-joon asal Korea Selatan, mantan legenda Brazil Zico dan Presiden FA Liberia Musa Bility telah mengumumkan mereka akan turut mencalonkan diri dalam pemilihan presiden FIFA pada bulan Februari. Blatter terpilih kembali untuk masa jabatan kelima sebagai Presiden FIFA pada 29 Mei, tetapi empat hari kemudian ia mengatakan akan menyerahkan mandatnya sebagai pimpinan di badan sepak bola yang tengah mengalami krisis terburuk dalam sejarah. Setiap asosiasi dari 209 anggota FIFA memiliki satu suara dalam pemilihan presiden. (ant)

Kalahkan Bayern

Wolfsburg Menangi Piala Super WOLFSBURG - Juara Piala Jerman Wolfsburg menaklukkan juara Liga Bayern Munich melalui adu penalti untuk memenangi Piala Super domestik pertama mereka di Volkswagen Arena pada Sabtu. Gol Arjen Robben yang diciptakan dari jarak dekat pada babak kedua terlihat akan mengamankan kemenangan untuk Bayern, yang mencari kesuksesan perdana mereka di Piala Super sejak 2012 setelah sebelumnya menelan kekalahan-kekalahan dari Borussia Dortmund. Namun pemain pengganti Nicklas Bendtner — yang hanya mengemas satu gol dari 18 penampilan di liga

musim lalu untuk Wolves — menyamakan kedudukan pada menit ke-89 setelah mendapat umpan silang dari pemain internasional Belgia Kevin De Bruyne. Dengan tidak dimainkannya perpanjangan waktu, pertandingan langsung dilanjutkan ke adu penalti di mana Xabi Alonso menjadi pemain yang gagal menunaikan tugasnya bagi Bayern asuhan Pep Guadiola, yang harus menelan kekalahan 4-5. Sepakan Alonso — eksekutor penalti kedua Bayern — dapat ditahan melalui kaki kiper Wolfsburg yang berasal dari Belgia Koen Casteels, sedangkan kelima pemain Wolfsburg

yang dilatih Dieter Hecking sukses menjalankan tugas-tugasnya. Mantan penyerang Arsenal Bendtner juga mengonversi penalti kemenangan untuk menghiasi penampilan apiknya, ketika Wolfsburg mengamankan trofi pertama musim ini. Bayern menghadapi pertandingan ini sebagai tim favorit meski laga ini dimainkan di kandang runner up Liga Jerman musim lalu Wolfsburg, yang mengalahkan tim Bavaria itu dengan skor 4-1 pada pertemuan terakhir mereka di lapangan ini. Pada pertandingan yang dimainkan sebelum musim Liga Jerman antara juara liga melawan juara piala, kedua tim

berkontribusi pada fase awal permainan yang berlangsung menarik dengan operan-operan mulus dan pergerakan yang cair. Wolfsburg — yang finis dengan tertinggal sepuluh angka dari Bayern pada musim lalu — tidak dapat meraih keunggulan pada menit ke32 ketika umpan silang Ivan Perisic membingungkan para pemain bertahan Bayern namun bola dapat ditinju oleh kiper internasional Jerman Manuel Neuer. Namun Bayern mulai memperlihatkan kekuatan mereka melalui gaya bermain yang mengandalkan penguasaan bola, dan mereka unggul saat babak kedua baru berlangsung

empat menit. Pemain asal Brazil Douglas Costa — yang didatangkan dengan transfer 30 juta euro dari Shakhtar Donetsk pada musim panas — melepaskan tembakan yang ditahan Casteels, namun bola kemudian bergulir ke jalur pergerakan penyerang internasional Belanda Robben, yang dengan mudah memasukkan bola ke gawang. Namun saat Bayern terlihat akan menjadi pemenang, Wofsburg menyamakan kedudukan satu menit sebelum tambahan waktu. Mantan pemain Chelsea De Bruyne — yang menyumbang 28 assist untuk Wolves musim lalu — melepaskan

umpan silang menuju Bendtner yang membelokkan bola melewati Neuer untuk mengubah skor menjadi 1-1. Adu penalti berakhir dengan kemenangan 5-4 bagi Wolfsburg. Ini merupakan kekalahan beruntun ketiga bagi Bayern di Piala Super, yang menjadi satu-satunya trofi domestik yang belum pernah dimenangi Guardiola sepanjang masa kerjanya di Allianz Arena. Para pemain di kedua tim mengenakan pita hitam sepanjang pertandingan, setelah kematian putra legenda Bayern Franz Beckenbauer, yang meninggal dunia pada Sabtu di usia 46 tahun karena sudah lama sakit. (ant)

WADA Khawatirkan

Nadal Balas Kekalahan

Skandal Baru Doping

Dari Fogini di Final Hamburg

KUALA LUMPUR - Kepala Badan Anti Doping Dunia (WADA) Craig Reedie mengatakan pada Minggu bahwa tuduhan baru doping massal dalam atletik akan mengguncang pondasi olahraga yang bersih dan penyelidikan terhadap kecurangan penggunaan doping di Rusia akan diperpanjang. Reedie kepada wartawan saat pertemuan Komite Olimpiade Internasional menyebutkan bahwa sejumlah pihak yang terlibat dan penggunaan yang lebih besar dari doping darah telah mengejutkannya. WADA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa itu “sangat mengkhawatirkan” dengan adanya tuduhan baru yang disiarkan saluran televisi Jerman ARD dan dilansir media Inggris Sunday Times. Atlet Rusia dan Kenya banyak ditampilkan dalam program yang ditayangkan hanya tiga minggu sebelum dimulainya kejuaraan dunia di Beijing. “WADA sangat terganggu oleh tuduhan-tuduhan baru yang telah diajukan oleh ARD yang akan, sekali lagi, mengguncang pondasi atlet yang bersih di seluruh dunia,” Reedie mengatakan dalam pernyataan itu. Reedie mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan lolos dari

tuduhan setelah komisi independen menyelidiki tuduhan yang ditayangkan ARD pada bulan Desember terkait meluasnya doping dalam atletik Rusia. Tuduhan baru menyebutkan bahwa dari bocoran hasil tes 12.000 sampel darah 5.000 atlet oleh Asosiasi Federasi Atletik Internasional (IAAF) menunjukkan ada banyak kecurangan dalam olahraga. Hasil itu berasal dari database IAAF yang bocor ke dua media. Ahli doping Australia Michael Ashenden dan Robin Parisotto menyimpulkan dari hasil uji 800 atlet dalam nomor lari 800 meter hingga maraton terdapat nilai-nilai terdaftar yang dianggap mencurigakan atau sangat mencurigakan. Mereka juga mengatakan analisis darah dari pemenang medali di kejuaraan dunia dan Olimpiade antara tahun 2001 dan 2012 menunjukkan bahwa sepertiga atlet yang memenangkan medali adalah kompetitor yang telah diberikan tes mencurigakan. “Dalam satu event dan seluruh podium terdiri dari atlet, yang menurut pendapat saya, telah sangat mungkin diolah di beberapa titik dalam karir mereka,” kata Ashenden kepada program ARD. Reedie mengatakan tuduhan akan segera diserahkan kepada Komisi Independen WADA untuk penyelid-

ikan lebih lanjut. “Tuduhan ini memerlukan pengawasan cepat dan dekat untuk menentukan apakah sebenarnya telah ada pelanggaran di bawah kode anti-doping dunia dan, jika demikian, tindakan apa yang perlu diambil oleh WADA dan/atau badan lain.” Komisi independen dipimpin oleh Richard Pound, anggota IOC dan presiden pertama WADA. Komisi Pound akan melihat klaim doping oleh atlet Rusia, didorong oleh pelatih dan dokter, yang disiarkan oleh ARD pada bulan Desember. Ia berharap segera mendapatkan laporan Pound pada awal September, tapi itu harus dimasukkan kembali karena adanya tuduhan baru. “Ini akan memakan waktu sedikit lebih lama tapi saya lebih suka mereka melihat ke dalamnya dan mendapatkan jawaban,” katanya. ia sangat prihatin dengan penyebaran tuduhan dan masalah darah. Program ini akan menyoroti pada atlet Rusia dan Kenya yang diduga telah menggunakan teknik terlarang. Namun media Inggris mengatakan salah satu atlet papan atas Inggris juga telah ditemukan ada dalam database dengan hasil tes yang mencurigakan. (ant)

HAMBURG - Unggulan teratas Rafael Nadal memenangkan gelar juara turnamen lapangan tanah liat Hamburg Minggu dan mendapatkan dorongan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan setelah sempat mengalami kemerosotan performa, mengalahkan unggulan kedelapan asal Italia Fabio Fognini dua set langsung, 7-5, 7-5.

Sebelumnya Nadal telah ditaklukkan dua kali pada musim ini oleh petenis berpengalaman Fognini, di Rio de Janeiro dan kemudian di Barcelona. Tapi dia kemudian berhasil membalas kekalahan itu di kota utara Jerman, pulih dari game pertama yang terpatahkan saat pembukaan yang ketat dan akhirnya berhasil merebut gelar saat match poin pertamanya

setelah bertanding lebih dari dua setengah jam di lapangan. Nadal kini telah memenangkan gelar di Hamburg sebanyak dua kali setelah sebelumnya juga sukses pada tahun 2008 dan memiliki 47 gelar juara lapangan tanah liat sepanjang karir yang luar biasa dan sempat mengalami penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. (ant)

BOGOR

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 3 Agustus 2015

8

Di Banten

1.469 Orang Terjerat Narkoba PANDEGLANG - Kepala Badan Narkotika Provinsi Banten Dr Heru Fubruanto menjelaskan jumlah pengeder narkotika yang ditangkap dan ditahan di Lapas di seluruh Banten sebanyak 1.469 orang. ‘’Dari data yang ada jumlah pengedar yang ditahan 1.469 orang, sedangkan penyalahguna yang ditangkap dan di tahan di Lapas di seluruh Banten sebanyak 2.264 orang,” kata Heru Fubruanto saat menjadi narasumber pada Kongres Umat Islam Banten di Pandeglang, kemarin. Ia juga menyatakan, berdasarkan hasil penelitian yang

dilakukan BNN dengan Puslitkes Universitas Indonesia pada 2014, jumlah penyalahgunaan narkotika di Provinsi Banten mencapai 177.110 jiwa, atau setara 2,02 persen dari seluruh populasi warga berusia 10-59 tahun. Terkait penyebaran dan penyalahgunaan narkotika itu, kata dia, telah diambil langkahlangkah untuk mencegah dan menanggulanginya melalui empat pilar kegiatan, yakni pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan. Kegiatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat

dan rehabilitas dilakukan untuk mengatasi permintaan (demand) terhadap barang haram itu, sedangkan pemberantasan guna mengatasi penawaran (supply). Menurut dia, pencegahan dikhususkan dalam bentuk kegiatan pada masyarakat yang belum terkena dengan permasalahan narkotika dengan tujuan menjadikan mereka imun dan tidak menjadi pasar dari sindikat pengeder barang haram itu. ‘’Dalam pencegahan ini kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi dan desiminasi,” kata Heru Fubranto. (ant)

Warga Pangkalpinang

Gunakan Air Bekas Tambang PANGKALPINANG - Warga Kelurahan Air Mangkok Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggunakan air bekas tambang timah karena sumur mereka sudah mengering selama musim kemarau. ‘’Sudah hampir sepekan ini, kami terpaksa menggunakan air bekas tambang untuk mandi, mencuci dan kebutuhan lainnya,” kata salah seorang warga Air Mangkok Ratih di Pangkalpinang, kemarin. Ia menjelaskan sudah hampir dua bulan ini hujan tidak pernah turun, sehingga sumur

bor tidak lagi mengeluarkan air untuk kebutuhan sehari-hari. ‘’Meski air bekas tambang ini tidak terlalu bersih, namun kami tetap bersyukur karena air masih cukup banyak sehingga tidak terlalu sulit mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya. Saat ini, kata dia, air bekas tambang juga sudah mulai menyusut, cepat keruh dan diperkirakan bulan depan akan kering apabila hujan tidak juga turun. ‘’Saat ini, sebagian besar warga sudah menggunakan air bekas tambang ini, sehingga pagi dan sore hari

bekas tambang ini dipadati warga,” ujarnya. Demikian juga, Sakir mengaku menggunakan air bekas tambang timah karena air sumur sudah mengering selama musim kemarau. ‘’Air tambang ini hanya untuk mandi, mencuci. Sementara untuk minum dan memasak nasi menggunakan air galon isi ulang,” ujarnya. Menurut dia, setiap tahun pada musim kemarau, warga selalu menggunakan air bekas tambang ini, karena sumur galian atau bor mmengering. (ant)

Suluh Indonesia/ant

RAMBUT GIMBAL - Sesepuh adat melarung (menghanyutkan) rambut Gimbal saat dilaksanakan ritual cukur rambut Gimbal di Telaga Cebongan kawasan dataran tinggi Dieng Desa Sembungan, Kejajar, Wonosobo, kemarin. Sedikitnya 11 anak berambut Gimbal mengikuti ritual cukur rambut Gimbal yang bertujuan untuk tolak bala dan kesyukuran kepada Tuhan atas limpahan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

60 Persen Wilayah Jabar

Alami Kekeringan BANDUNG - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Warsajaya menyatakan sekitar 60 persen wilayah Jabar kini mengalami kekeringan sehubungan dengan musim kemarau 2015. ‘’Namun, kekeringan ini tidak semuanya melanda semua wilayah di daerah-daerah tersebut. Misalnya di Kabupaten

Bandung ada 10 kecamatan, tidak semua mengalami kekeringan, melainkan hanya beberapa saja,” kata Warsajaya di Bandung, kemarin. Berdasarkan hasil rapat antara pihaknya dengan BPBD kabupaten/kota di Jabar sejumlah daerah yang sudah mengalami kekeringan di antaranya adalah kawasan Pantai Utara (Pantura) Jabar. ‘’Hampir

setengah wilayah Pantura itu terkena kekeringan mulai dari KabupatenIndramayu, Cirebon, Kabupaten Majalengka, terus ke Kabupaten Subang dan Kapupaten Karawang,” kata dia. Selain itu, lanjut Warsa, kekeringan juga melanda wilayah Selatan Jabar seperti Kabupaten Pangandaran, Ciamis dan Tasikmalaya. ‘’Bekasi dan

Bogor juga kena, bahkan di Bogor itu sudah sejak bulan Mei 2015 mereka kekurangan air bersih,” kata dia. Menurut dia, masih berdasarkan dari hasil rapat antara pihaknya dengan BMKG dan BPBD kabupaten/kota dinyatakan kekeringan yang terjadi di Provinsi Jawa Barat diprediksi akan berlangsung dari hingga Desember. (ant)

Warga Lebak Kesulitan Air Bersih LEBAK - Sekitar 17.000 warga Kabupaten Lebak mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau yang menyebabkan sumur timba dan jet pump serta sumber mata air mengering. ‘’Kami terus menyalurkan bantuan distribusi air bersih ke lokasi-lokasi yang dilanda kekeringan,” kata Kepala Pelaksana

BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi saat dihubungi di Lebak, kemarin. Ia mengatakan, saat ini warga yang mengalami kesulitan air bersih tersebar di 14 kecamatan akibat kemarau panjang tersebut. Ke-14 kecamatan itu antara lain Kecamatan Wanasalam, Cilograng, Cihara,

TERUMBU KARANG - Seorang nelayan memasang Transplantasi terumbu karang di Pantai Bangsring, Banyuwangi, kemarin. Transplantasi yang dilakukan kelompok nelayan sejak tahun 2008 tersebut untuk mengembalikan biota taman bawah laut yang dahulu rusak karena penangkapan ikan menggunakan bom.

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Gunung Raung

Aktivitas Tremor Meningkat gin tenang, suhu udara 25 derajat celcius, gunung Raung terlihat jelas hingga tertutup kabut, asap kelabu sedang, tekanan sedang dengan ketinggian 500-1.500 meter, condong ke arah selatan-barat daya. ‘’Data seismik mencatat aktivitas tremor menerus (letusan menerus) dengan ampilitudo 6-32 milimeter, namun dominan 28 milimeter. Amplitudo tremor pada enam jam sebelumnya dominan 27 milimeter, sehingga letusan cenderung meningkat lagi,” tuturnya. Aktivitas Raung pada 2 Agustus 2015 pada pukul 00.00-06.00 WIB secara visu-

al cuaca tenang, angin tenang, suhu udara 16 derajat, kabut asap putih hingga kelabuh sedang tekanan sedang dengan ketinggian 1.500 meter condong ke arah selatan-barat daya. ‘’Secara visual terlihat cahaya api, sedangkan secara seismik tercatat tremor menerus dengan ampolitudo 8-32 milimeter, dominan 27 milimeter, dan statusnya tetap siaga,” ucapnya. Heru menjelaskan aktivitas tremor gunung yang berada di perbatasan Jember, Bondowoso, dan Situbondo sempat pula menurun. (ant)

dari pedagang keliling. ‘’Kami terus menyalurkan bantuan air bersih agar mereka dapat memenuhi kebutuhan mandi,cuci dan kakus (MCK),” katanya. Menurut dia, pihaknya kini menyalurkan air bersih di tujuh kecamatan dengan masing-masing memperoleh 15 liter per jiwa. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

Suluh Indonesia/ant

JEMBER - BPBD Jember mendapat laporan aktivitas tremor Gunung Raung yang memiliki ketinggian 3.332 meter dari permukaan laut kembali meningkat. ‘’Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung yang kami terima tercatat aktivitas tremor kembali meningkat dengan amplitudo 28 milimeter pada enam jam terakhir,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo di Jember. Laporan aktivitas Gunung Raung pada 2 Agustus 2015 pukul 06.00-12.00 WIB tercatat secara visual cuaca terang, an-

Bayah, Rangkasbitung, Cibadak, Sajira, Cimarga, Muncang, Warunggunung, Cileles, Leuwidamar, Maja dan Curugbitung. Warga yang dilanda kesulitan air bersih mengatasi masalahnya dengan membuat lubang di tepi daerah aliran sungai atau membeli air bersih

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 03 Agustus 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu