Skip to main content

Edisi Senin 23 April 2018 | Suara NTB

Page 1

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000

SUARA NTB

SENIN, 23 APRIL 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

16 HALAMAN NOMOR 44 TAHUN KE 14 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Kampanye Dialogis di Montong Gading

Ali BD Bersama para Tuan Guru Calon Rakyat Tidak Sama SABTU (21/4) lalu, sekitar 500 tuan guru dan alim ulama menghadiri peringatan Haul Pendiri Pondok Pesantren Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat. Pengasuh Ponpes Ishlahuddiny, TGH. Muchlis Ibrahim secara khusus mengundang Calon Gubernur Independen Ali BD. Terlihat juga hadir, TGH Turmudzi Badarudin, TGH Kahar Ahmad, TGH Wahab Hasbullah, TGH Munajib, TGH Taisir, TGH Ahyani Mukhtar, TGH Muzakir Idris, TGH Moh.Hudaeri, TGH Suhaili, TGH Moh.Syukri, TGH Moh Abdul Hafiz, TGH Hulaemi Umar, TGH Subakti dan tuan guru lainnya yang siap bersama dengan Ali BD. MenurutTGH. Muchlis Ibrahim, dihadirkan adalah para tuan guru se Pulau Lombok. Semua merupakan pendukung Ali BD. Dia terangkan, sebelum menjatuhkan pilihan pada Ali Bin Dachlan, para Tuan Guru se-Lombok ini sudah mengkaji dan melihat dari berbagai aspek. Bersambung ke hal 15

dengan Calon Partai CALON Gubernur Independen, Non Partai dan Non Blok, Dr. H. Moch Ali Bin Dachlan alias Amaq Asrul alias Papuk Abada, Minggu (22/4) kemarin menyapa warga Montong Betok, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam acara

kampanye dialogis. Calon yang maju bersama rakyat ini menyatakan berbeda ia dengan calon yang diusung oleh partai politik. Calon independen, atau calon rakyat adalah calon yang diusung oleh rakyat langsung sehingga bosnya adalah rakyat. Bersambung ke hal 15

CALON INDEPENDEN, NON PARTAI DAN NON BLOK

Pemprov NTB Antisipasi Krisis Air Bersih di 318 Desa Mataram (Suara NTB) Berdasarkan hasil monitoring Stasiun Klimatologi Kediri Lombok Barat (Lobar), sebagian besar wilayah NTB sudah memasuki musim kemarau. Mengantisipasi dampak musim kemarau, Pemprov NTB melakukan antisipasi krisis air bersih di 318 desa yang mengalami kekeringan tahun 2017 lalu. Kepala Stasiun Klimatologi Kediri Lobar, Wakodim, SP, MM mengatakan curah hujan pada dasarian II April 2018 di wilayah NTB secara umum berada pada kategori rendah atau di bawah 20mm/dasarian. Curah hujan tertinggi pada dasarian II April

Jamin Cepat Tangani Korupsi PENANGANAN korupsi turut menjadi atensi utama Kapolda NTB yang baru, Brigjen Pol Achmat Juri. Proses penyelidikan korupsi dilakukan sesuai dengan mekanisme. Tetapi, proses itu pun polisi masih bergantung ke instansi lain. ‘’Kalau polisi saya jamin kerjanya cepat. Selama alat bukti ada perkaranya jelas pasti akan bergulir dengan cepat,’’ Achmat Achmat Juri Juri Bersambung ke hal 15

KO M E N TTAA R

(Suara NTB/why)

Bangun Tiga Embung Besar PEMERINTAH pusat menggelontorkan dana sebesar Rp 58 miliar untuk membangun tiga embung besar dan rehabilitasi hutan yang gundul di Bima. Pasalnya, ribuan hektare hutan yang gundul tersebut menjadi pemicu banjir bandang yang menerjang Bersambung ke hal 15

123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 HADIAH UTAMA - Sekda NTB, H.Rosiady H.Sayuti menyerahkan hadiah 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 utama kepada pemenang utama disaksikan Dirut Bank NTB, H.Komari 123456789012345678901234567890121234567890123 Subakir (foto bawah). Para pemenang foto bersama usai penyerahan hadiah. 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 Rohmi Djalilah dalam sebuah kesempa- 123456789012345678901234567890121234567890123 ZUL-ROHMI Hj.Sitti 123456789012345678901234567890121234567890123 tan bersama pendukungnya belum lama ini. 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 Mataram (Suara NTB) 123456789012345678901234567890121234567890123 Bank NTB menggelar keg123456789012345678901234567890121234567890123 iatan penarikan undian 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 Tambora dan Simpeda Peri123456789012345678901234567890121234567890123 ode XVI tahun 2017 Sabtu 123456789012345678901234567890121234567890123 (21/4). Bank milik masyaNTB masih tercatat sebagai salah laysia dan Arab Saudi. Sementara 123456789012345678901234567890121234567890123 rakat NTB ini, memberikan satu daerah dengan prosentase terbetercatat setidaknya 400 ribu TKI NTB 123456789012345678901234567890121234567890123 apresiasi kepada nasabah sar pengirim tenaga kerja Indonesia yang masih bekerja di luar negeri. 123456789012345678901234567890121234567890123 123456789012345678901234567890121234567890123 yang beruntung. Tiga mobil (TKI).Tak kurang dari 50 ribu TKI asal Jumlah ini hampir setara dengan 10 123456789012345678901234567890121234567890123 menjadi hadiah utama. NTB berangkat ke negeri orang tiap persen dari total penduduk NTB. 123456789012345678901234567890121234567890123 Bersambung ke hal 14 123456789012345678901234567890121234567890123 (Suara NTB/ist)

Pendampingan Menyeluruh untuk Keluarga TKI/TKW

tahunnya dengan tujuan utama Ma-

Bank NTB Bagi-bagi Mobil ke Nasabah

Bersambung ke hal 15

Harapan Perda Hukum Adat Lombok Utara di Tangan Dewan Mohammad Rum

da datangnya musim kemarau di wilayah NTB sudah mulai terlihat meskipun belum stabil. ENSO saat ini berada pada posisi netral sementara kondisi suhu muka laut di perairan selatan NTB menunjukan kondisi lebih hangat dibandingkan dengan normalnya. Kondisi tersebut menyebabkan masih adanya potensi hujan dengan skala lokal melalui proses konvektif yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari khususnya untuk wilayah Pulau Lombok bagian Barat dan Kabupaten Sumbawa Barat bagian barat. Bersambung ke hal 15

(Suara NTB/bul)

TO K O H

ini tercatat di Pos Hujan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat sebesar sebesar 221 mm/dasarian. Dari monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) sebagian besar wilayah masih dalam kategori 1 – 5 hari atau sangat pendek. Meskipun demikian sudah terli-

hat mulai banyak juga daerah dengan HTH kategori menengah (11 – 20 hari) hingga apnjang (21 -30 hari). HTH terpanjang terpantau di Orong Telu, Kabupaten Sumbawa (27 hari) dan di Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (26 hari). ‘’Dari monitoring awal musim kemarau, saat ini sebagian besar wilayah NTB sudah memasuki musim kemarau. Kecuali di wilayah Pulau Lombok bagian barat dan utara yang saat ini belum memasuki musim kemarau dan masih berada dalam periode transisi menuju musim kemarau,’’ kata Wakodim, Sabtu (21/4). Analisis angin timuran sebagai tan-

Masyarakat adat di Kabupaten Lombok Utara (KLU) hidup dalam atmosfir menjaga keutuhan tradisi dan melekat pada kehidupan tradisional mereka. Tapi masih ada rasa was was ketika eksistensi mereka belum dipagari regulasi. Harapan ada pada Peraturan Daerah (Perda) yang diharapkan sebagai produk legislasi DPRD Lombok Utara. Masyarakat adat Lombok Utara kulturnya tersebar di seluruh kecamatan setempat, dengan beragam nilai dan tradisi yang masih dipertahankan. Keberadaan di negara modern saat ini, sangat butuh regulasi yang bisa menguatkan keberadaan masyarakat adat di dalam sebuah pemerintahan, namun tetap tunduk dengan aturan lebih tinggi. Bersambung ke hal 15

Raden Sawinggih

Renadi


SUARA NTB Senin, 23 April 2018

Lomba untuk Ibu-ibu UNTUK memeriahkan peringatan hari Kartini yang jatuh tanggal 21 April kemarin, kelurahan Ampenan Tengah mengadakan berbagai kegiatan yang memang diperuntukkan khusus untuk ibu-ibu kader PKK. Kegiatan berupa upacara serta lomba menghias tumpeng ini merupakan acara yang diinisasi oleh kader PKK Ampenan Tengah memang rutin diadakan tiap tahunnya saat hari Kartini. Seperti yang disampaikan lurah Ampenan Tengah, Hasbullah mengatakan bahwa kegiatan upacara ini baru pertama kali dilakukan di sini oleh kader PKK. “Itu merupakan keinginan (Suara NTB/uul) mereka langsung karena kaHasbullah tanya sudah tidak pernah ikut upacara karena sibuk dengan kegiatan masing-masing,” terangnya kepada Suara NTB. Pihaknya sendiri mendukung penuh keinginan para kader PKK ini dengan mempersilakan mereka untuk upacara dengan kader sebagai petugas upacara. “Kita cuman jadi undangan saja,” tawanya. Selain upacara, juga dilakukan lomba menghias tumpeng yang diikuti oleh semua kader PKK Ampenan Tengah mewakili lingkungan masing-masing. “Lomba ini memang tiap tahun kita lakukan tetapi memang sekarang lebih meriah perayaannya,” kata Hasbullah. Para kader PKK dipersilakan untuk menghias tumpeng miliknya sesuai kreasi masing-masing tanpa dibatasi. Agar penilaian lebih adil dan kompetitif, pihak kelurahan mengambil juri dari pihak kecamatan dan Puskesmas agar tidak terkesan berat sebelah. “Karena mereka juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidangnya masingmasing, biar adil,” ujarnya. Pemenang lomba tumpeng hias ini disediakan berbagai hadiah menarik serta piala bergilir agar peserta lebih semangat dalam bertanding. Hasbullah mengatakan pihaknya sangat mendukung penuh kegiatan ini karena berdampak positif terhadap kebersamaan para kader PKK. “Acaranya juga sangat bermanfaat meski mereka juga memiliki kegiatan rutin, tetapi memang momennya juga ini tepat,” jelasnya. (uul)

Harus Ada Payung Hukum DUGAAN hotel-hotel di Mataram menyediakan PSK (Pekerja Seks Komersial) terus menuai kritikan dari kalangan legislatif lingkar selatan. Sejumlah anggota Dewan mendorong Pemkot Mataram bertindak tegas. ‘’Apapun alasanmya, yang namanya melanggar Perda, itu harus diproses sesuai prosedur,’’ kata anggota Komisi I DPRD Kota Mataram, I Nyoman Yogantara, SH., kepada Suara NTB di Mataram pekan kemarin. Sanksi yang diberikan kepada oknum pengusaha hotel, harus disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang dilakukannya. Yoga tidak setuju kalau upaya penertiban hotel yang diduga menyediakan PSK, justru dianggap merusak citra pariwisata. Dia sepakat terhadap kebijakan pemerintah yang mengembangkan sektor pariwisata. Namun ia menyayangkan upaya pemerintah ini justru diciderai dengan ulah oknum yang hanya ingin meraup keuntungan. Pengembangan sektor pariwisata ini justru dimanfaatkan oleh pihak tertentu dengan kegiatan-kegiatan yang negatif. ‘’Pariwisata memang kita galakkan, tapi tidak dengan melanggar Perda,’’ ujarnya. Poltisi PDI Perjuangan ini menyayangkan sikap manajemen hotel yang terlalu berlebihan menanggapi penertiban PSK di hotel bahkan dianggap mengganggu. Namun pada bagian lain, Yoga juga mengingatkan agar penertiban juga dilakukan mengacu pada SOP. Anggota Dewan dari Dapil Selaparang ini memandang wajar permintaan Satpol PP yang meminta dibuatkan payung hukum berupa Perda. ‘’Kalau seperti itu masalahnya, memang harus ada payung hukum sebagai alas dasarnya Pol PP,’’ demikian Yoga. Sebelumnya diberitakan, kasus prostitusi di Mataram terus terkuak. Hasil investigasi yang dilakukan oleh Satpol PP, tidak saja hotel melati, disinyalir pengelola hotel berbintangpun menyiapkan PSK bagi tamu mereka. Sebagian praktik haram itu dilakukan secara terang - terangan. Kasat Pol PP Kota Mataram, Bayu Pancapati, mengatakan, pengelola hotel menyiapkan ruang khusus. Tamu yang butuh perempuan tinggal memesan saja. Penindakan terhadap pelanggaran Perda dan norma sosial di hotel berbintang tidak bisa dilakukan. Penertiban itu dianggap membuat kegaduhan di tengah upaya pengelola hotel mempromosikan pariwisata. Tameng - tameng seperti ini dianggap cara pengelola hotel untuk melegalkan praktik haram tersebut. Oleh karena itu Satpol PP meminta Pemkot Mataram membuatkan regulasi khusus memberikan kewenangan Pol PP masuk ke h o t e l berbintang. (fit) I Nyoman Yogantara (Suara NTB/dok)

SUARA MATARAM

Halaman 2

Proyek Sumur Bor di Mataram Diduga Mangkrak Mataram (Suara NTB) Sejumlah proyek sumur bor yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang tahun 2013 - 2014 mangkrak. Proyek ini dibangun melalui program aspirasi nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Di antaranya, sumur bor di Lingkungan Pakendelan dan Batu Mediri. Di Lingkungan Pakendelan sejak dibangun 2014, masyarakat tidak pernah menikmati keberadaan sumur bor tersebut. Kualitas air dinilai sebagai penyebab. Saat ini, mesinnya telah rusak. Berbeda halnya di Batu Mediri. Proyek sumur bor dibangun berdekatan sawah sempat dinikmati warga. Namun saat ini tak pernah beroperasi. “Sudah lama tidak beroperasi,” kata warga setempat yang enggan menyebutkan identitasnya. Ibu 40 tahun ini tidak mengetahui persis penyebab sumur bor itu tak beroperasi. Setelah mendapat sambungan air gratis dari Pemkot Mataram, tak lagi memanfaatkan. Suara NTB berungkali mengecek keberadaan sumur bor di Batu Mediri. Tak ada tanda - tanda mesin beroperasi. Atau sekadar percikan air menetes dari tandon yang dipasang di bagian atas. Fakta berbeda disampaikan Kaling Batu Mediri Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela, Herman. Dia mengklaim sumur bor tersebut tidak ada masalah. “Semua beroperasi,” jawabnya.

Dia menceritakan sumur bor usulan kepala lingkungan sebelumnya. Dinas Pekerjaan Umum saat itu, menyerahkan pengelolaannya ke lingkungan. Ini dimanfaatkan oleh 80 kepala keluarga untuk mencuci, mandi dan pemenuhan kebutuhan lainnya. Hanya saja aku Herman, sering terkendala kehabisan pulsa. “Airnya bagus,” tuturnya. Karena dibebankan ke lingkungan secara otomatis masyarakat dikenakan biaya. Penarikannya tergantung jumlah pemakaian warga. Satu meter kubik dikenakan Rp 1.000. Kadang masyarakat membayar antara Rp 20 100 ribu. “Kos - kosan yang paling banyak dikenakan,” sebutnya. Ir. H. Mahmuddin Tura selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengatakan, akan menginventarisir terlebih dahulu sumur bor mana yang disinyalir mangkrak. Sebab, ini dikelola oleh lingkungan. “Akan diinvetarisir dulu karena pengelolaannya oleh masyarakat,” ujarnya. (cem)

SUMUR BOR - Salah satu proyek sumur bor di Lingkungan Batu Mediri dibangun tahun 2013 lalu oleh Dinas Pekerjaan Umum. Sumur bor ini diklaim masih beroperasi.

Perjuangkan Kesetaraan Gender KETUA Gabungan Organisasi Wanita Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana menegaskan pada momen peringatan Hari Kartini yang perlu dilakukan adalah memahami kembali inti dari perjuangan RA Kartini tersebut. Agar masyarakat tidak salah kaprah dan menerjemahkaan secara bebas tentang emansipasi yang dicita-citakan Kartini. Dijelaskan, inti perjuangan Kartini adalah menginginkan kesamaan kesempatan bagi kaum perempuan untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran. Yang nantinya diharapkan menjadi bekal perempuan/ibu dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya. “Dengan memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan dan keterampilan serta mampu mengaktualisasikan diri dengan baik. Diharapkan perempuan-perempuan di Kota Mataram lebih cerdas, pintar dan terampil dalam setiap aspek kehidupan. Yang akan menjadi bekalnya untuk menjalani kodratnya sebagai perempuan,” ungkapnya. Istri Plt Walikota Mataram ini mengajak perempuan di Mataram khususnya dan perempuan seluruh Indonesia, agar jangan pernah berhenti belajar. Mereka harus tetap perkaya diri dengan ilmu dan keterampilan. Baik itu melalui pendidikan formal ataupun informal untuk meningkatkan kualitas sebagai kaum perempuan. “Manfaatkan kecanggihan teknologi termasuk medsos dengan cerdas sebagai bagian upaya kita menambah pengetahuan ketrampilan kita,” tambahnya. Kinnastri meyakini perempuan yang memiliki pendidikan atau keterampilan khusus tentu akan dihargai dan mendapatkan tempat khusus di setiap sektor kehidupan. Di samping itu, dapat membantu perekonomian keluarga. Dan yang utama mampu menjadi madrasah yang hebat buat anak-anak mereka, sehingga tercipta generasi yang berkualiatas. “Penelitian membuktikan 70-80 persen kecerdasan seorang anak merupakan turunan dari ibunya. So, jadi ibu harus pintar,” tandasnya. Berbicara mengenai kesetaraan adil gender, Ketua GOW mengatakan sangat luas permasalahan yang terjadi di Indonesia. Ketika berbicara keadilan gender atau kesetaraan gender, bukan

berarti semua harus sama dengan laki-laki. Tapi adil dalam porsi masing-masing sesuai kodrati. Diakui, dalam budaya patriaki masyarakat masih banyak hal yang kadang terlihat sebagai ketidakadilan dalam semangat kesetaraan gender itu sendiri. Namun kalau menurut Kikin, sapaan akrabnya, masalah-masalah yang muncul adalah karena kesadaaran akan hak perempuan lah yang lemah. “Jika di berbagai kesempatan selalu dilakukan sosialisasi tentang kesetaraan gender dengan pesertanya para kaum perempuan, saya rasa mungkin yang lebih tepat sasaran pesertanya adalah kaum laki-laki. Kenapa? Karena merekalah yang harus diedukasi pemahaman tentang kesetaraan gender tersebut,” tegasnya. Pemahaman tentang hak-hak perempuan dan kewajiban dari laki-laki terhadap perempuan (dalam hal ini istri dan anak) baik dari pandangan dan kajian agama khususnya Islam maupun secara yuridis. Islam sangat melindungi hak- hak perempuan. Ini yang harus dapat membuka wawasan kaum lakilaki terhadap isu kesetaraan geder tersebut. Karena dalam budaya patriaki lakilaki masih memegang keputusan tertinggi dalam keluarga. “Jika semuanya bisa berjalan seimbang, Insya Allah apa yang dicita-citakan RA Kartini bisa terwujud selaras antara hak dan kewajiban per e m puan,” demik i a n k a t a d i a . (cem) Hj. Kinnastri Mohan Roliskana (Suara NTB/dok)

Tak Ada Anggaran

Proyek Bale Budaya Tak Berlanjut Mataram (Suara NTB) Pembangunan bale budaya di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, tak berlanjut. Proyek terakhir dikerjakan tahun 2017 tak memperoleh tambahan anggaran. Pemkot Mataram tidak mengalokasikan anggaran untuk tahun 2018 ini untuk kelanjutan pembangunannya, sebab diperlukan anggaran sekitar Rp7 miliar lagi. Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Drs. H. Abdul Latief Najib mengatakan, pekerjaan yang bisa dilakukan tahun ini hanya penembokan saja. Kementerian Pariwisata tak mengucurkan kembali dana alokasi khusus (DAK) untuk menyelesaikan bale budaya tersebut. “Bantuan DAK hanya satu kali saja. Itu pun harus jadi,” kata Latief pekan kemarin. Pengerjaan bale budaya di Lingkungan Petemon Kelurahan Pagutan Timur membutuhkan anggaran Rp 10 miliar. Pengerjaan tahap pertama dan kedua menghabiskan anggaran Rp 3 miliar. Kebutuhan anggaran Rp 7 miliar lagi. Latief menjelaskan, secara struktur untuk bale bencingah telah selesai. Tinggal penyelesaian beberapa bagian saja. Yang mahal menurut dia, kebutuhan ornamen. Selain bale bencingah, ada tambahan dua bangunan. Yakni, bale lauq dan bale daye. “Tambah-

an ini yang belum dikerjakan. Kalau bale budaya sudah jadi,” klaimnya. Dia membantah jika proyek tersebut mangkrak. Sebab, tahun ini ada penembokan di bagian luar. Pengerjaan tahap selanjutnya tengah diajukan kembali ke Pemerintah Pusat. Disamping diupayakan pengajuan di APBDP dan APBD 2019. Ide awal pembangunan bale budaya dihajatkan tidak

saja sebagai kegiatan budaya. Tapi jadi pusat rekreasi dan destinasi dengan konsep art center mengadopsi bale budaya di Bali. Fungsi lainnya, bisa dimanfaatkan untuk kegiatan rapat serta mendukung Mataram sebagai kawasan MICE (Meeting, Insentive, Convetion and Exibition). “Tidak saja dari DAK. Kita berharap di APBD P tahun ini ada tambahan anggaran,” demikian harap Latief. (cem)

(Suara NTB/cem)

BALE BUDAYA - Proyek pembangunan bale budaya terletak di RTH Pagutan Lingkungan Petemon Kelurahan Pagutan Timur, tak berlanjut. Pengerjaan selanjutnya Dispar tak mendapatkan sokongan dana dari APBN maupun APBD. Sementara, proyek ini butuh anggaran Rp7 miliar.

(Suara NTB/cem)

Kota Layak Anak di Mataram Dievaluasi Mataram (Suara NTB) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengevaluasi penilaian kota layak anak (KLA) di Mataram. Tim dari dua kementerian ini turun mengecek kondisi riil daya dukung penilaian KLA. Termasuk mengkonfrontir lurah, anak - anak di pelayanan kesehatan serta di sekolah. Asisten Deputi Perlindungan Anak Kemenko PMK, Dr. Marwan Saoqi menegaskan, evaluasi KLA bukan tujuan utama Pemerintah Pusat. Targetnya adalah bagaimana pemerintah menyediakan seluruh komponen yang layak. Bukan saja bagi anak - anak, tapi masyarakat secara umum. Dia melihat Mataram sebagai daerah transit pariwisata di Lombok. Karenanya penyediaan fasilitas pelayanan publik harus ramah. “Sebagai daerah transit ini harus jadi modal. Jika tidak maka kota ini tidak akan hidup,” kata Marwan, Sabtu (21/4). Pembentukan kota dan kabupaten layak anak ini sebenarnya agar menciptakan kondisi anak anak hidup dengan nikmat. Marwan yang pernah tinggal di luar negeri mencontohkan, negara mau seperti Jepang dan Amerika memiliki akses yang nyaman. Anak - anak tidak susah mengakses kebutuhannya. Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasaan dan Eksploitasi Anak Kementerian PP dan PA, Rini Handayani menekankan, KLA ini bukan lagi kemauan Pemerintah Pusat (kementerian). Pembentukan UU Nomor 35 Tahun 2014 bahwa setiap pemerintah daerah wajib

bertanggungjawab mendukung program nasional. Berkaitan dengan KLA yang paling penting menurut dia, adalah anak - anak yang menilai. Mataram sebagai tujuan wisata haru tetap berada pada garis aman. “Verifikasi KLA bukan lomba, tapi kita ingin memotret kesesuaian yang disampaikan. Bukan mencari - cari kesalahan atau ada yang lebih belum dilaporkan,” kata Rini. Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang menegaskan, ikhtiar sebagai Kota Layak Anak sebenarnya bukan sekadar teks line. Tetapi lebih pada Kota Mataram ini layak sebagai tempat hidup dan berkembang serta kota yang memberikan apresiasi setiap orang yang datang. “Kita ingin ada kesan positif menciptakan kondisi tentram dan nyaman bagi siapa saja yang datang,” ungkap Martawang. Sebagai Kota Layak Anak menurut dia, telah diikhtiarkan bersama - sama terbukti dengan penghargaan sebagai kota kategori. Penghargaan ini tidak perlu berpuas diri lebih dari pratama. Paling tidak naik menjadi kategori madya. Bukan perkara mudah dan tidak mungkin diwujudkan selama organisasi perangkat daerah bersama - sama membangun peta kondisi apa yang dilakukan tahap per tahap. “Jalan utama tidak boleh ada iklan rokok. Tercipta taman ramah anak. Membangun sistem wifi dengan kontens mengakses tidak seharusnya diakses. Ini sedang kita upayakan,” imbuhnya. Evaluasi Kementerian PMK dan Kementerian PP dan PA bahwa penilaian mandiri diperoleh Kota Mataram yakni 705. (cem)

Penurunan Kemiskinan di Mataram Melambat Mataram (Suara NTB) Penurunan angka kemiskinan di Kota Mataram, melambat. Di tahun 2017 hanya mampu mengurangi 0,65 persen. Kepala Dinas Sosial, Baiq Asnayati mengakui hal itu disebabkan oleh program yang bersifat konsumtif. “Kesulitannya adalah bantuan kita berikan selama ini sifatnya konsumtif,” kata Asna pekan kemarin. Statistik penurunan angka kemiskinan sejak 2011 – 2016. Di tahun 2011 jumlah penduduk miskin 53.736 jiwa atau 13,81 persen. Mengalami penurunan di 2012 menjadi 11,87 persen atau 49.633 jiwa. Selanjutnya, di 2013 berkurang jadi 46.674 jiwa atau 10,75 persen. Tahun 2014 sebanyak 46.673 jiwa atau 10,53 persen. Pada posisi 2015, penduduk miskin di Mataram 46.670 jiwa atau 10,45 persen. Dan, di 2016, penduduk miskin 9,80 persen atau 44.810 jiwa. Faktor lain lanjut Asna, tidak hanya daya beli, kesehatan menyangkut angka kematian ibu melahirkan dan pendidikan juga jadi penyebab. Beban penduduk miskin tidak bisa diserahkan sepenuhnya ke Dinas Sosial, tapi jadi pekerjaan bersama lintas sektor dan stakeholder lainnya.

Kementerian Sosial memiliki basis data terpadu. Ini sebagai upaya keterpaduan sasaran ke masyarakat. “Bazda sekarang pemberian bantuannya berkiblat ke basis data terpadu,” ujarnya. Asna menyatakan, intervensi program diberikan pemerintah tidak bisa praktis begitu saja mengurangi angka kemiskinan. Efeknya bisa dirasakan tahun berikutnya. Pemkot Mataram tengah berjuang pada seluruh program ada keterpaduan sasaran menyentuh masyarakat miskin. “ Itu pun perlu berproses,” tandasnya. Disos berupaya menekankan angka kemiskinan dengan menghilangkan program bersifat konsumtif. Intervensi lebih diarahkan pada peningkatan modal usaha serta membuka wirausaha baru. Di satu sisi, perlu juga memperbaiki mental masyarakat, agar memacu diri keluar dari jerat kemiskinan. Terhadap target penurunan angka kemiskinan tahun 2021, Asna belum berani memberikan keyakinan. Pihaknya berupaya target berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) turun sampai 5,5 persen. “Saya belum berani berkeyakinan. Yang penting kita ikhtiarkan dulu,” jawabnya. (cem)


Senin, 23 April 2018

Selong (Suara NTB) Bank BRI Cabang Selong kembali menggelar kembali panen hadiah untuk para nasabah tercintanya. Program undian berhadiah untuk para nasabah Simpedes ini digelar periode II Tahun 2017. Acara berlangsung Sabtu (21/4) lalu di Hotel Pondok Bambu Sekarteja Selong ini berlangsung sangat semarak. Panen hadiah kali ini, BRI Cabang Selong kembali mempersembahkan dua unit mobil pickup sekaligus sebagai grand prize. Grand Prize pertama Mobil Daihatsu Gran Max 1.3 3 WAY, grand prize II mobil suzuki carry pick up 1.5 FD. Dua nasabah simpedes paling beruntung pada periode II panen hadiah Simpedes BRI ini adalah Yati Rahimah, nasabah BRI Unit Sukamulia Muharni dari unit BRI Keruak. Selain mobil, BRI Cabang Selong ini juga memberikan hadiah dengan setulus hati pada nasabah setianya berupa dua unit sepeda motor honda Sonic 150 R Special, dua unit sepeda motor honda new vario ESV Advanvce, dua unit sepeda motor honda Beat FI POP CBS ISS, dua unit sepeda motor Honda Revo Fit F1. Hadiah biasa BRI berikan kepada nasabah 4 unit TV LED 43 inch merek LG, 4 unit kulkas 2 pintu merek LG, 4 unit mesin cuci juga merek LG ukuran 8,5 kg, 15 unit kulkas 1 pintu merek LG, 15 unit TV LED 22 inch merek LG. Ada juga hadiah-hadiah langsung yang diberikan kepada nasabah yang menerima tantangan lelang BRI untuk menabung uang fresh dan menambah saldo tabungannya. Pimpinan Cabang BRI Selong, Tasurun kepada Suara NTB menuturkan, ia menyediakan dana untuk hadiah saja senilai Rp 476 juta. Hadiah dipersembahkan setiap enam bulan sekali ini terus bertambah hingga hampir setengah miliar. Pemberian Hadiah bagi para nasabah Simpedes BRI ini sebagai wujud komitmen BRI memberikan pelayanan setulus hati kepada para nasabah. BRI tidak merugi dengan bagi-bagi hadiah. Sebaliknya, dengan pemberian hadiah kepada para nasabah akan menambah rasa bersyukur dan tambah berkah. BRI sudah memperhitungkan dengan matang nilai yang dikeluarkan. Semakin banyak tabungan nasabah, maka semakin besar hadiah yang akan dipersembahkan untuk para nasabah. Tidak saja bagi nasabah simpedes, hadiah-hadiah menarik juga dipersiapkan bagi para nasabah-nasabah tabungan lain. “Kita juga ada jenis tabungan Britama yang juga sediakan hadiah,” tuturnya. Khusus untuk nasabah BRI Simpedes saat ini jumlahnya kata Tasurun se Kabupaten Lotim sebanyak 200 ribu orang. Jumlah simpanan tembus Rp 600 miliar. “Kami harapkan masyarakat terus menyimpan uangnya di BRI,” pintanya. BRI Lotim menjamin keamanan rekening simpanan para nasabah. Sejauh ini BRI di Lotim bebas dari praktik-praktik skimming atau kejahatan perbankan lainnya. (rus/*)

SUARA NTB

Halaman 3

(Suara NTB/rus)

SERAHKAN HADIAH - Pinca BRI Selong Tasuruh menyerahkan hadiah secara simbolis kepada Kepala Unit Keruak dan Kepala Unit Sukamulia hadiah Grand Prize dua unit mobil usai acara panen hadiah kemarin.

(Suara NTB/rus)

(Suara NTB/rus)

BERSAMA NASABAH - Suasana proses pengundian panen hadiah Simpedes BRI yang melibatkan notaris dan para saksi dengan menghadirkan perwakilan dari para nasabah Simpedes BRI.

BPJS KETENAGAKERJAAN - BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada ahli waris dari nasabah BRI yang dengan kesadaran sendiri mengikuti BPJS Ketenagakerjaan.

(Suara NTB/rus)

Tasurun

(Suara NTB/rus)

POSE BERSAMA - Pimpinan cabang BRI Selong,Tasurun berpose bersama seluruh Kepala Unit BRI yang tersebar diseluruh Lotim dan siap melayani nasabah dengan setulus hati.

Fitri Nugrahaningrum, Kartini Pejuang Perempuan Difabel di NTB Giri Menang (Suara NTB) Fitri Nugrahaningrum terus mendobrak pemerintah daerah agar peduli dengan kaum difabel di daerah ini. Pendiri Yayasan Samara Lombok yang juga Ketua DPD Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) NTB ini mengatakan perhatian pemerintah memang sudah ada. Namun, perhatian pemerintah terhadap kaum difabel masih belum maksimal. “Kita harus mendobrak dulu, “memaksa” mereka memberikan program kepada kaum difabel. Tapi sesungguhnya, perhatian pemerintah belum secara utuh kepada difabel di NTB,” kata Fitri saat berbincang dengan Suara NTB di kediamannya, Kediri Lombok Barat (Lobar), Minggu (22/4) siang. Dari sisi regulasi mengenai pemberdayaan penyandang disabilitas, baru dua daerah di NTB yang sudah membuat, yakni Kota Mataram dan Bima. Pemprov NTB sendiri, hingga saat ini belum membuat regulasi mengenai pemberdayaan penyandang disabilitas. Regulasi dalam bentuk Perda itupun, kata Fitri, pembahasannya tidak melibat-

kan kaum difabel. Ketika Perda sudah jadi, tak langsung disosialisasikan kepada kaum difabel maupun organisasi yang menaungi mereka. “Sehingga kaum difabel juga tak paham dengan Perda yang menjamin mereka,” ujarnya. Selama ini, lanjut Fitri, kaum difabel dianggap hanya menjadi beban Dinas Sosial. Padahal, jika merujuk UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, kaum difabel menjadi tanggungjawab semua sektor terkait. Baik itu kesehatan, tenaga kerja, pendidikan dan lainnya. “Selama ini program-program itu parsial, sifatnya bukan pemberdayaan. Contohnya, pelatihan difabel selama seminggu. Setelah itu selesai tanpa pantauan,” ujarnya. Menurutnya, program pemerintah kepada kaum difabel harus ada keberlanjutannya. Selama ini, dia melihat program yang dilakukan SKPD tidak ada keberlanjutannya. Ketika penyandang disabilitas diberikan pelatihan selama seminggu atau dua minggu, setelah itu tidak ada lagi program lainnya. (nas)


SUARA PULAU LOMBOK

SUARA NTB Senin, 23 April 2018

Jalur KTL Diperpendek KEBERADAAN Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) masih diwarnai pelanggaran, baik oleh pengendara roda dua maupun roda empat. Maka dari itu, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memaksimalkan pengawasanKTL di Kabupaten Lotim diperpendek. Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu (21/4), Kasat Lantas Polres Lotim, AKP. I Made Hendra Agustina, SIK, menjelaskan, saat ini untuk KTL di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) diper(Suara NTB/yon) pendek mulai dari simpang I Made Hendra Agustina empat BRI hingga simpang empat Polres Lotim atau dengan panjang sekitar 1 kilometer. Pengurangan panjang dari KTL di Kabupaten Lotim cukup signifikan dari semula sekitar 4 kilometer atau dari gapura Gelang hingga simpang empat Masjid Agung Al Mujahidin Selong. Dikuranginya panjang dari KTL itu, lanjutnya, karena KTL yang semula cukup panjang dinilai belum cukup efektif. Mulai dari sarana prasarana maupun pengawasan dari personel. Terkait pengurangan inipun, Satlantas Polres Lotim sudah menggelar pertemuan dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Satpol PP. Sehingga, pasca dikurangi panjang dari KTL itu, maka nanti penempatan personel dari masing-masing instansi akan dilakukan. Maka dari itu, bagi pengendara yang tidak taat aturan di dalam berkendara khususnya di jalur KTL. Maka pengendara yang bersangkutan akan dikenakan denda maksimal apabila terjadi pelanggaran. Pasalnya, konsep dari KTL itu sendiri merupakan kawasan percontohan, sehingga diharapkan zero pelanggaran. Untuk saat ini, sudah ada penambahan marka jalan, seperti zona aman sekolah serta halte, tempat parkir serta adanya trotoar sebagai sarana pejalan kaki yang merupakan syarat dari pemberlakukan KTL itu sendiri. (yon)

Halaman 4

Terendah di NTB, KLU Naikkan Tarif Minol 3.300 Persen Tanjung (Suara NTB) Objek wisata 3 Gili yang banyak dikunjungi wisatwan dunia, belum berdampak signifikan terhadap kenaikan retribusi khususnya dari transaksi minuman beralkohol. Sejak berdiri 9 tahun lalu, Pemkab Lombok Utara belum pernah menyesuaikan tarif minuman beralkohol, sehingga penerimaannya pun sangat rendah. Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PM PTSP) Kabupaten Lombok Utara, Vidi Ekakusuma, M.Si., Jumat (20/ 4) mengungkapkan, saat ini tarif retribusi Tempat Penjualan Minuman Beralkohol (TPMB) di KLU dipatok tertinggi sebesar Rp 750 ribu. Angka tersebut menjadi yang terendah di Provinsi NTB. Daerah lain seperti Kabupaten Lombok Barat telah menetapkan tarif TPMB hingga di atas

Rp25 juta. KLU pun mencoba menyesuaikan tarif TPMB ini dengan menaikkan beban tarif menjadi 3.300 persen. “Tarif TPMB semula tertinggi Rp 750 ribu, kita naikkan menjadi Rp 25 juta. Penyesuaian tarif terbaru ini dipatok berdasarkan hasil kajian akademis kita lakukan,” ungkap Vidi. Ia mengakui, peningkatan tarif TPMB ini didasar oleh beberapa pertimbangan. Pertama, beban target PAD dari minol yang dibebankan TAPD

dan DPRD KLU melonjak menjadi Rp 900 juta. Walaupun Disnaker sebenarnya merupakan dinas pelayanan, bukan dinas teknis yang sedianya dibebankan target PAD. Alasan berikutnya, tarif TPMB (minol) di Lombok Utara tidak hanya rendah, tetapi terlambat melakukan penyesuaian. Sebab dibandingkan dengan Kabupaten Lombok Barat atau Kota Mataram, tarif minol di KLU tidak sebanding dengan tingginya konsumsi minol di

tingkat wisatawan yang datang ke KLU khususnya 3 gili. “Tarif tertinggi nanti Rp 25 juta. Setiap dia registrasi ada angkanya. Jadi di Perda nanti ditentukan berdasarkan golongan (kadar) alkohol dan kelas perusahaan yang menyediakan TPMB, misalnya, hotel berbintang, hotel melati dan restoran,” paparnya. Pemkab Lombok Utara juga sedikit lebih ketat dalam mengendalikan minol. Tidak hanya lantaran ancaman banyaknya kasus kematian wisatawan akibat miras oplosan, tetapi pengendaliannya ditujukan agar tidak mudah didapatkan oleh masyarakat khususnya usia di bawah umur. Vidi menjelaskan, Disnaker akan menerapkan 3 pola

penyesuaian minol. Pertama, agar minol tidak mudah beredar di masyarakat, sehingga bagi TPMB penyedia dikenakan tarif retribusi tertinggi yang mencapai Rp 25 juta. Kedua tarif tersebut telah disesuaikan dengan kondisi terkini serta kajiannya melibatkan akademisi. Terakhir, pihaknya menargetkan beban target PAD yang diberikan dapat dipenuhi atau bahkan melebih Rp 900 juta. Untuk diketahui, tarif minol hanya berlaku untuk TPMB saja. Sedangkan izin menjualnya tidak dikenakan tarif. Selama 2018 ini, TPMB yang telah dikeluarkan Disnaker sebanyak 18 izin, sedangkan pada tahun 2017 lalu total yang dikeluarkan sebanyak 22 izin TPMB. (ari)

Diduga Berjudi, Warga Ditangkap Polisi Selong (Suara NTB) Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Timur (Lotim) meringkus 10 warga asal Desa Korleko saat sedang judi sabung ayam. Penangkapan dilakukan Sabtu akhir pekan lalu sekitar pukul 13:30 wita di Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji. Modus yang dilakukan para pelaku judi sabung ayam dengan menggunakan taruhan uang dengan cara mengadu dua ekor ayam dalam jangka waktu yang telah disepakati hingga salah satu ayam menyerah atau kalah. Akan tetapi, sebelum memulai pertarungan para pemain dari kedua belah pihak harus menyerahkan uang yang disebut “uang air” kepada penyedia tempat atas nama Suryadi sebesar Rp20.000. Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu. I Made Tista mengungkapkan, para pelaku perjudian ditangkap tanpa perlawanan saat sedang melakukan judi sabung ayam di wilayah Dusun Gubuk Lauk, Desa Korleko. Dalam penggerebekan ini, petugas hanya dapat mengamankan 10 orang karena kedatangan petugas diketahui, sehingga ada beberapa orang dari pelaku berhasil melarikan diri ketika melihat kedatangan petugas. Selain mengamankan 10 pelaku perjudian, petugas juga mengamankan dua ekor ayam jantan, uang taruhan sebesar Rp220.000, enam unit sepeda motor, dan uang bagi penyedia tempat sebesar Rp20.000. Dijelaskan Made Tista, sebagian pemain berhasil melarikan diri dan membawa kabur sebagian dari uang taruhan, namun identitasnya sudah dikantongi. Sementara saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Lotim untuk dilakukan pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. (yon)

Pemilu Serentak 2019, Wajib Pilih Harus Membawa KTP Tanjung (Suara NTB) Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lombok Utara menekankan agar masyarakat yang memiliki hak pilih untuk menyertakan kartu identitas kependdudukan saat memberi hak suaranya di TPS-TPS. Tanpa dokumen itu, masyarakat tidak dapat memberi hak suaranya di pemilu. Hal itu dikatakan Ketua KPUD Lombok Utara, Fajar Marta, S.Sos., dalam pagelaran seni budaya yang diselenggarakan secara serentak oleh KPU seluruh Indonesia, Sabtu (21/4) malam. Fajar menyatakan, penting bagi seluruh masyarakat yang memiliki wajib pilih mengetahui ramburambu pemilu sebagaimana diatur oleh pemerintah. “Pemilu 2019 berbeda dengan pemilu sebelumnya. Pada pemilu 2019 masyarakat yang mendapat hak pilih harus disertai dengan membawa KTP ke TPS. Bagi masyarakat yang tidak membawa KTP, maka tidak dapat memberikan hak pilihnya, sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017,” ungkap Fajar. Pagelaran seni budaya oleh KPUD di depan kantor KPUD Lombok Utara ini menjadi salah satu sarana bagi KPU untuk menyampaikan ketentuan terbaru itu. Tidak hanya itu, KPUD Lombok Utara juga telah menggelar beberapa kali sosialisasi di tingkat warga di beberapa kecamatan. Ia meminta agar warga mempersiapkan diri dalam pemilu berikutnya, baik Pilgub NTB tahun 2018, maupun Pilpres/Pileg pada 2019 mendatang. Apabila ada diantara warga yang menjelang Pemilihan berumur 17 tahun namun belum mempunyai KTP, agar segera meminta untuk direkam untuk pembuatan KTP melalui dinas terkait. Penting pula untuk diperhatikan oleh warga, bahwa saat akan mendatangi TPS-TPS, selain membawa C6, juga membawa KTP. Bagi yang tidak mempunyai KTP agar membawa Surat Keterangan yang bisa di dapatkan di Dinas Dukcapil. “Karena satu suara menentukan nasib NTB dan nasib bangsa. Kepada seluruh warga, dalam melaksanakan pencoblosan nanti agar mengikuti petunjuk dan tidak boleh keluar dari ketentuan yang ada dan tidak boleh ber-money politic,” imbaunya. Sementara itu, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada jajaran KPUD Lombok Utara. Pagelaran seni budaya tersebut menurutnya merupakan wujud pemersatu masyarakat dari berbagai latar yang berbeda-beda. Selain itu, bupati mengingatkan bahwa demokrasi merupakan wahana mendaulatkan bangsa dan negara dengan daerah, bertoleransi, menghargai sesama, menghormati perbedaan masing-masing. Perbedaan dalam demokrasi politik tidak lantas menjadi masyarakat terkotak-kotak, melainkan tetap bersatu untuk membangun peradaban. “Demokrasi bukan tujuan, demokrasi wahana kita untuk mencetuskan pemimpin dan kepemimpinan kita bersama,” ujar bupati. (ari)

(Suara NTB/ari)

HADIR - Bupati KLU H. Najmul Akhyar dan istri hadir pada pagelaran budaya yang digelar KPU, Sabtu (21/4) malam.

(Suara NTB/yon)

UJIAN PRAKTIK - Masyarakat pemohon SIM gratis dalam rangkat memperingati hari Kartini 21 Arpil mengikuti ujian praktik dengan menggunakan pakaian kebaya sebagai salah satu persyaratan, Sabtu (21/4).

Peringati Hari Kartini

Pembuatan SIM Gratis Diserbu Pemohon Selong (Suara NTB) Beda dari biasanya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur (Lotim) memberikan angin segar bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat pemohon pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Pasalnya, pemberlakukan pembuatan SIM gratis dalam momentum peringatan Hari Kartini, 21 April, Sabtu lalu diserbu pemohon. Menurut Kasat Lantas Pol-

res Lotim, AKP. I Made Hendra Agustina, SIK, pembuatan SIM gratis itu dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2018. Satlantas Polres Lotim membebaskan biaya pembuatan SIM bagi masyarakat. Artinya, masyarakat selaku pemohon SIM tidak ditarik biaya PNBP, namun untuk syarat dan ketentuan tetap berlaku, seperti ujian teori, ujian praktik sebagaimana pemohon SIM pada umumnya.

Bagi yang mendaftar untuk mendapatkan SIM gratis itu, pemohon diwajibkan menggunakan kebaya layaknya pakaian yang biasa digunakan R.A Kartini, tokoh emansipasi wanita. Melalui momentum itu, selain memperingati Hari Kartini, melainkan untuk memberikan suatu edukasi kepada masyarakat bahwa dalam situasi apapun termasuk dalam penggunaan kebaya maupun pakaian adat, menggunakan hijab

Suhaili Ingatkan Kader Golkar Tak Mudah Terpecah Selong (Suara NTB) Calon Gubernur NTB, H. Muh. Suhaili FT, yang juga Ketua DPD I Partai Golkar NTB, mengingatkan kepada seluruh kader Partai Golkar supaya tidak muda terkecoh dan terpecah belah dalam Pilkada 2018, baik pemilihan gubernur (pilgub) maupun pemilihan bupati (pilbup). Seluruh kader harus tetap bersatu untuk memperjuangkan calon kepala daerah yang diusung. Hal itu diungkapkan H. Muh. Suhaili saat menghadiri acara Konsolidasi Pembekalan Koordinator Suhaili-Amin di kantor DPD II Golkar Lotim, Sabtu (21/ 4). Berpenampilan sebagaimana ciri khasnya, menggunakan kopiah putih, baju gamis lebar berwarna hitam, Suhaili mengaku berterima kasih kepada seluruh kader Partai Golkar yang memiliki tingkat loyalitas cukup tinggi beserta simpatisan. Meski ada pembenahan, pembekalan, sehingga perjuangan diiringi dengan semangat yang sama. Selaku Ketua DPD Partai Golkar, Suhaili melihat kader Golkar khususnya di Lotim dan NTB pada umumnya optimis memenangkan pasangan yang diusungnya, baik dalam pesta demokrasi tingkat provinsi maupun kabupaten. Untuk itu, ujarnya, cara pandang dalam pilkada ini harus disamakan di dalam internal keluarga besar Partai Golkar. Ditambahkannya, kader harus mendukung dan memahami visi misi dari partai, sehingga Partai Golkar mendapatkan kesempatan untuk membangun NTB, mensejahterakan masyarakat NTB. “Partai

(Suara NTB/yon)

PEMBEKALAN - Calon Gubernur NTB H. Suhaili FT menghadiri acara konsolidasi pembekalan koordinator Suhaili-Amin di Kantor DPD II Partai Golkar Lotim, Sabtu (21/4). Golkar mengabdi, berkhidmat, itu merupakan tujuan hakiki dari Partai Golkar,” terangnya. Supaya Partai Golkar ada manfaat keberadaannya, sehingga partai yang terbilang cukup dewasa ini memiliki cara pandang yang panjang. Untuk itu, persatuan merupakan pondasi dasar di dalam berjuang, sehingga apa yang menjadi dasar dan cita-cita dapat diraih. “Mari kita Bersatu Ikhtiar menuju NTB yang sejahtera,” ungkapnya mengutip jargonnya itu. Selain paket Suhaili-Amin diusung dan didukung sejumlah parpol. Suhaili mengklaim keberadaan Suhaili-Amin yang mendapat nomor urut 1 dalam Pilkada 2018 juga didukung organisasi Islam atau masyarakat, baik dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, bahkan tidak sedikit secara personal pendukung Suhaili-Amin berasal dari kalangan Nahdlatul

Wathan (NW). Dijelaskannya, sikap itu bukan ingkar kepakada NW, tapi karena secara personal masyarakat memiliki cara pandang tersendiri terhadap pasangan Suhaili-Amin. “Belum lagi, umat Hindu, Budha, Kristen bersatu. Begitu juga masyarakat di Kabupaten Lotim,” ujarnya. Dengan gaya bicara yang santai, namun menggelitik, Suhaili kembali mengingatkan kepada pengurus dan koordinator pemenangan Suhaili-Amin, baik di tingkat kecamatan hingga tingkat desa untuk bersungguh-sungguh di dalam berjuang. Diungkapkannya, adanya balihonya yang dirusak, bukan melemahkan optimisime di dalam berjuang maupun menaruh dendam. Melainkan semangat partai Golkar untuk memperjuangan Suhaili Amin, tetap utuh, bersatu memperjuangkan, ikhtiar, sabar, tawadhu dan istikomah. (yon)

dan lainnya harus tetap menggunakan atribut dalam berkendara, seperti untuk roda dua harus tetap menggunakan helm. “Kebiasaan masyarakat kita lebih mementingkan style dari pada keselamatan mereka. Inilah yang kita edukasi supaya ke depan dalam kondisi apapun tetap mementingkan keselamatan di dalam berkendara,” terangnya. Ia menambahkan, dalam pembuatan SIM gratis ini ber-

lakunya satu hari yakni pada hari peringatan RA Kartini tanggal 21 April 2018. Adapun, untuk pendaftar pertama yang mengikuti pembuatan SIM gratis itu sebanyak lima orang dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku, seperti menggunakan pakaian kebaya, mengikuti ujian tes serta ujian praktik pembuatan SIM sebagaimana yang diberlakukan terhadap masyarakat pemohon SIM pada umumnya. (yon)

Tangani Buta Aksara, KLU Siapkan Kuota 1.800 Orang Tanjung (Suara NTB) Angka buta aksara di Kabupaten Lombok Utara (KLU) disinyalir tidak sedikit. Oleh karena itu, Pemda KLU akan menggulirkan kembali program peningkatan kualitas SDM bagi para penyandang buta aksara serta mereka yang telah lulus agar tidak kembali menjadi penyandang buta aksara. Sekretaris Dikpora KLU, Dr. Faozan Fuad, melalui Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Non Formal pada Dinas Dikpora, Sudiartono, Jumat (20/4) mengungkapkan, peningkatan kualitas SDM masyarakat di kalangan pendidikan luar sekolah digalakkan kembali. Tahun 2018 ini, penyandang buta aksara akan dididik dan dibina, sehingga tidak tercatat sebagai buta aksara. “Tahun ini kita mendapat kuota dari pusat sebanyak 800 orang untuk ditangani. Dan dari anggaran daerah juga kita siapkan sebanyak 1.000 orang, jadi ada sebanyak 1.800 orang yang masuk penanganan keaksaraan masyarakat,” ungkapnya. Sudiartono menjelaskan, dari 800 orang kuota yang diberikan pemerintah pusat memiliki pagu anggaran senilai Rp 360 juta. Seluruhnya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas peserta yang diberikan bimbingan belajar khusus tersebut guna menangani keaksaraan fungsional dasar. Sebaliknya, dari anggaran APBD KLU yang disiapkan, sebanyak 1.000 orang itu terbagi menjadi dua jenjang pembelajaran, masing-masing 460 orang masuk di kelompok belajar keaksaraan fungsional dasar dan 540 orang masuk ke dalam

program Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM). “Program KUM itu dijatahkann bagi masyarakat yang sudah menempuh keaksaraan dasar, dengan dibuktikan oleh surat keterangan melek aksara. Dokumennya ada pada sejumlah PKBM,” sambungnya. Alokasi program penanganan buta aksara yang disiapkan tahun ini, tambahnya tersebar di semua kecamatan yang ada. Dalam hal ini, sebanyak 6 PKBM dilibatkan dalam mengeluarkan surat keterangan melek aksara. Rincian PKBM tersebut meliputi, PKBM Maju Bersama di kecamatan Bayan, tiga PKBM di Kecamatan Kayangan masingmasing PKBM Primakarya, PKBM Abadi, dan PKBM Ardi Putra. Di kecamatan Gangga terdapat PKBM Bangkit, dan PKBM Mandiri Sigar Penjalin di Kecamatan Tanjung. Nantinya, masing-masing PKBM akan mendata masyarakat buta aksara yang ada untuk diusulkan masuk dalam kuota tahun ini. Masyarakat yang terdata oleh PKBM harus dikoordinasikan dengan Pemerintah Desa. Pasalnya Pemdes yang memberi rekomendasibahwawarganyabetultercatat buta aksara. “Kaitan dengan usia berapa yang boleh masuk dalam program keasaraan, yakni berkisar dari usia 15 tahun sampai 59 tahun,” imbuhnya. Melalui program keasaraan ini, sebut Sudiartono pemerintah menyiapkan pula kegiatan usaha mandiri bagi mereka yang menempuh program keaksaraan usaha mandiri (KUM). Di mana Dinas bersama PKBM akan membimbing masyarakat bagaimana membuat kegiatan usaha. (ari)


SUARA NTB Senin, 23 April 2018

SUARA PULAU LOMBOK

Halaman 5

Puluhan Proyek di Lobar Belum Masuk ULP Siapkan Langkah PK

Komposisi Kursi DPRD Loteng Berubah Praya (Suara NTB) Komposisi kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif tahun 2019 mendatang di beberapa daerah pemilihan (dapil) dipastikan berubah. Di mana dua dapil memperoleh masing-masing tambahan satu kursi dan dua dapil lainnya mendapat pengurangan masing-masing satu kursi. Menurut Komisioner KPU Loteng, Sansuri, S.Pt., Sabtu (21/4), dua dapil yang mendapat tambahan alokasi kursi, yakni Dapil II (Kopang-Janapria) dari 8 kursi pada Pemilu legislatif tahun 2014 lalu menjadi 9 kursi. Kemudian Dapil IV (Praya Barat-Praya Barat Daya) bertambah menjadi 7 kursi dari semula hanya 6 kursi. Konsekuensinya, dua dapil harus berkurang alokasi kursinya yakni dapil V (Jonggat-Pringgarata) dari 9 kursi menjadi 8 kursi dan dapil VI (Batukliang-Batukliang Utara) menjadi 7 kursi dari semula 8 kursi. “Tapi perubahan alokasi kursi tersebut tidak sampai mengubah alokasi kursi di DPRD Loteng secara total. Tetap sebanyak 50 kursi seperti pada pemilu sebelumnya. Termasuk alokasi kursi untuk beberapa dapil yang lainnya tidak berubah. Karena jumlah penduduk Loteng sesuai hasil database penduduk tahun 2017 lalu, sebesar 1,035 juta jiwa,’’ ujarnya. Lebih lanjut, Sansuri menjelaskan, perubahan alokasi kursi di beberapa dapil disebabkan adanya perubahan jumlah penduduk di dapil bersangkutan. Pasalnya, besaran jumlah pembagi kursi DPRD Loteng saat ini juga berubah menjadi 20.707 jiwa. Itu artinya, satu kursi di DPRD Loteng mewakili 20.707 orang. Ia menjelaskan, komposisi kursi setiap dapil sudah diusulkan ke KPU provinsi dan saat ini sudah ditetapkan, sehingga bisa dipastikan akan mulai efektif berlaku pada gelaran pemilu legislatif serentak tahun 2019 mendatang. Dengan perubahan alokasi kursi, maka peta persaingan untuk memperebutkan kursi DPRD Loteng jelas berubah. Bagi dapil yang alokasi kursi bertambah, tentu akan lebih ringan tingkat persaingnya. Begitu pula sebaliknya, bagi dapil yang berkurang alokasi kursinya, jelas akan semakin ketat tingkat persaingannya. (kir)

Diduga Edarkan Narkoba, Dua Oknum Pemuda Dibekuk Polisi Praya (Suara NTB) Aksi dua pemuda masing-masing, MAZ (22) asal Desa Bunut Baok serta AR (21) warga Kalisada Kelurahan Tiwu Galih Praya, yang diduga mengedarkan narkoba di wilayah Kota Praya, berakhir. Keduanya dibekuk anggota Satnarkoba Polres Lombok Tengah (Loteng), Kamis (19/4) sore. Kedua pelaku pun kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Loteng. Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman, S.H.SIK.M.H., melalui Kasat Resnarkoba, AKP Muhaimin, S.H., Sabtu (21/4), menjelaskan, penangkapan kedua pelaku pengedar narkoba tersebut bermula dari keresahan warga Dusun Sekunyit Desa Bunut Baok. Di mana kedua pelaku kerap menjadikan dusun setempat sebagai tempat mengedarkan narkoba. Warga yang resah kemudian melapor ke Polres Loteng. Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengintaian. Benar saja, pada Kamis (19/4), sekitar pukul 15.30 wita kedua pelaku diketahui bertemu. Selang beberapa waktu kemudian anggota Polres Loteng datang. Tidak mau menunggu lama, polisi langsung menggrebek kedua pelaku yang diduga hendak mengedarkan narkoba. Tidak sadar akan kedatangan aparat kepolisian, kedua pelaku tak bisa berkutik ketika polisi datang. Begitu diperiksa, dari tangan kedua pelaku polisi berhasil menemukan lima paket narkoba jenis sabu-sabu siap jual. Selain itu polisi juga menemukan uang sebesar Rp 150 ribu yang diduga hasil pejualan narkoba, alat isap dan beberapa barang buktinya. “Saat akan ditangkap, kedua pelaku sempat hendak berusaha menghilangkan barang bukti,” jelas Muhaimin. Sore itu juga, polisi langsung menggelandang kedua pelaku ke Polres Loteng untuk keperluan penyelidikan. Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan jaringan pelaku maupun jaringan sumber narkoba yang diedarkan oleh kedua pelaku. (kir)

(Suara NTB/dok)

PEMDA Lombok Barat (Lobar) tengah mengkaji upaya peninjauan kembali (PK) atas kasus sengketa lahan SMPN 2 Gunungsari, setelah sebelumnya pemda mengalami kekalahan telak mulai dari pengadilan tingkat I di PT TUN Mataram, lalu tingkat banding, bahkan hingga tingkat kasasi pemda kalah oleh penggugat. Saat ini Pemda melalui Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) tengah mempersiapkan segala sesuatu untuk dibawa ke tingkat PK. Kepala BPKAD Lobar Joko Wiratno kepada wartawan akhir pekan kemarin mengakui sudah ada (Suara NTB/dok) keputusan kasasi menJoko Wiratno galahkan Pemda. Langkah Pemda sendiri masih ditelusuri terkait dokumen yang akan dibawa ke PK. Terkait lemahnya bukti kepemilikan yang menjadi biang kekalahan pemda, pihaknya sedang menyelusuri hal itu. Sebab pada saat perpindahan kantor ada dokumen arsip diangkut, sehingga belum semua dibuka. “Kita tengah kaji untuk persiapan ajukan PK,”tukas Joko. Terkait kemungkinan pemda membayar lahan itu sesuai permintaan dari penggugat, menurut Joko tidak serta merta bisa dilakukan pembayaran. Tidak mungkin pemda membayar aset sendiri yang sudah ada dalam neraca. Sebab jika dilakukan hal itu akan menjadi temuan. Pihaknya perlu mengkaji terkait pembayaran tersebut, supaya tidak keluar dari aturan yang ada. Diakuinya jika pemda kalah, maka pemda rugi, di sisi lain ia tak menginginkan mewariskan masalah aset bagi masyarakat ke depan. Kabag Hukum Setda Lobar H. Bagus Dwipayana, SH., MH., sebelumnya menyatakan Pemda Lobar kalah pada kasus sengketa aset berupa lahan SMPN 2 Gunungsari. Pemda bahkan kalah pada pengadilan tingkat pertama, banding hingga tingkat kasasi. Kekalahan pemda disebabkan lemah dari sisi pembuktian. (her)

Giri Menang (Suara NTB) Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang melalui lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) masih belum signifikan. Pasalnya sampai dengan tanggal 18 April, dari 97 paket proyek senilai Rp 228.408.907.443 yang dikerjakan pada APBD murni tahun ini baru 2 paket yang sudah selesai lelang. 7 paket proyek sudah masuk ULP, 36 paket proyek sedang dalam proses lelang. Sedangkan sisanya sebanyak 52 paket proyek belum masuk ULP. Puluhan paket ini terancam molor jika OPD tidak segera mengajukan dokumen ke ULP. Dari puluhan paket proyek ini baru dua paket yang sudah dieksekusi di lapangan, padahal sudah memasuki tiwulan II. Kabag Administrasi Pembangunan dan ULP Setda Lobar Heri Ramadan, M.Si., merincikan paket proyek bersumber dari DAU sebanyak 70 paket dengan nilai Rp 159. 423. 075.376. D a r i Heri Ramadan

jumlah paket ini, 35 paket belum masuk ULP, 3 paket sudah masuk ULP, sedang dalam proses lelang sebanyak 31 paket sisanya baru 1 paket yang sudah selesai lelang. Dari DAK jumlah paket proyek sebanyak 27 dengan anggaran Rp68.985.832.067. Dari puluhan paket proyek ini, baru 1 paket yang sudah selesai lelang, 5 Paket sedang proses lelang, sudah masuk ULP sebanyak 4 paket dan terbanyak belum masuk ULP sebanyak 17 paket. Dirincikan, puluhan proyek ini jelasnya tersebar di 16 OPD antara lain Dikbud sebanyak 5 paket dengan nilai Rp 7.6 miliar lebih, belum masuk ULP sebanyak 4 paket dan sedang dalam proses lelang 1 paket. Dikes sebanyak 19 paket senilai Rp18.8 miliar lebih, dari jumlah paket ini sebanyak 17 paket belum masuk ULP. Dikes menjadi OPD paling banyak paket proyek sudah sele-

sai lelang sebanyak 2 paket. Dinas PUTR sejauh ini dari 42 paket (paling banyak dibanding OPD lain) senilai Rp 175,2 miliar lebih. Namun, belum ada satupun paket yang sudah selesai lelang, 10 paket belum masuk lelang, sudah masuk ULP 1 paket dan 31 paket proyek sedang proses lelang. RSUD Tripat menangani 2 paket proyek senilai Rp1 miliar lebih, Dinas Perumahan dan Permukiman 1 paket senilai Rp250 juta,Dinas Perhubungan sebanyak 2 paket senilai Rp 8,9 miliar lebih. Dari jumlah paket ini belum satupun sudah selesai lelang. Diskominfo menangani 1 paket proyek senilai Rp450 juta dan belum masuk ULP. Dinas koperasi dan UMKM sebanyak 1 paket dengan nilai Rp 250 juta. Dinas Kelautan dan Perikanan menangani 3 paket proyek senilai Rp 1,3 miliar lebih belum satupun tuntas lelang serta Dinas Sosial sebanyak 7 paket dengan total nilai Rp 3.5 miliar lebih belum satupun tuntas lelang. Bahkan belum satupun masuk lelang di ULP. Dinas Pertanian sebanyak 3 paket senilai Rp 2,3 miliar lebih, dari paket ini belum satupun masuk ULP. Dinas pariwisata sebanyak 2 paket senilai Rp 2,06 miliar lebih belum satupun tunas lelang.

Sama halnya dengan Dinas Perindag, dari 5 paket proyek senilai Rp5,4 miliar lebih belum satupun tuntas lelang, lalu Sekretariat Dewan menangani satu paket senilai Rp250 juta belum masuk ULP serta Bappeda sebanyak 2 paket senilai Rp 540 juta belum masuk ULP. Terakhir BPKAD menangani proyek sebanyak 1 paket senilai Rp 2,3 miliar lebih belum masuk ULP. Heri menjelaskan, sesuai arahan Pjs Bupati Lobar H. L. Saswadi agar semua lelang dipercepat agar sesuai dengan target waktu yang ditetapkan agar proyek tidak molor. Pasalnya saat ini sudah mau memasuki bulan kelima (pertengahan tahun) seharusnya capaiannya juga setengah dari target. Pihaknya menargetkan pekan depan sudah ada proyek yang berkontrak artinya langsung bisa dieksekusi di lapangan. Sedangkan yang lain masih dalam proses lelang. Apakah proyek berpotensi molor? Menurutnya, dibandingkan tahun lalu jauh lebih molor dibandingkan saat ini sebab terdapat 50 paket Siap lelang. Sebagian diantaranya tak butuh waktu lama untuk proses lelang. Sehingga bulan depan semua bisa terkontrak dan proses lelang, dari target bulan Juni nanti ia menargetkan lebih dari 50 persen sudah terkontrak dan eksekusi. (her)

Lobar Klaim Masalah Aset di Mataram Selesai Giri Menang (Suara NTB) Adanya permintaan Pemkot Mataram agar Pemda Lombok Barat (Lobar) menyerahkan aset yang ada di Kota Mataram direspon dingin oleh Pemkab Lobar. Pasalnya pembahasan aset dengan Kota Mataram sudah selesai sudah lama dan sesuai agreement (nota persetujuan) aset yang ada di kota milik Lobar tidak bisa diserahkan. “Pembahasan aset dengan Kota Mataram sudah selesai. Kemarin sudah ada agreement. Apa mau diserahkan lagi? Kalau namanya permintaan sahsah saja. Tapi regulasi aturan dipatuhi sudah selesai, tidak ada mau diserahkan, apalagi,” ujar Inspektur pada Inspektorat Lobar H. R. Agus Hidayat akhir pekan kemarin. Diakuinya, sejauh ini belum ada permintaan resmi dari kota terkait aset tersebut. Sementara itu terkait adanya usulan dewan agar salah satu aset di Loang Baloq Dijual lalu hasil penjualan dijadikan dividen di bank, menurut Asisten II Setda Lobar Drs. H. Fathurrahim masukan dari dewan ini perlu dikaji. “Perlu dikaji lebih jauh, kalau kerjasamakan bagaim-

ana modelnya perlu dikaji. Kalau pun nanti dijual lalu dimasukkan dividen tentu perlu dikaji juga,” ujarnya. Menurutnya hal ini salah satu alternatif yang bisa dikaji. Kepala BPKAD Lobar, Joko Wiratno mengatakan terkait status Loang Baloq masih dikerjasamakan dengan investor, sehingga investor ini masih mengharapkan kerjasama berlanjut. Namun belum ada perkembangan titik temu dengan pemda, sehingga belum ada kepastian terkait pengelolaan aset ini ke depan. Terkait pengelolaan aset yang masih banyak di Lobar, menurutnya Pemda akan melakukan kajian dan telahaan seperti apa keuntungan bagi daerah. Terpenting pemda mengamankan aset-aset tersebut. Sejauh ini pihaknya mengamankan sebagian besar aset di Kota Mataram. Bahkan beberapa sudah disewa atau dikontrakkan. Termasuk aset yang berkasus lantaran dijual oleh oknum juga sudah diamankan dan pasang plang. Pihaknya memastikan semua aset diamankan dengan pasangan plang. Hal ini mengantisipasi untuk terjadinya pengklaiman dari oknum. (her)

Kurangi Limbah Plastik

Novotel Beralih Gunakan Sedotan Bambu Praya (Suara NTB) Manajemen Novotel Resort Lombok Kuta mulai menerapkan sejumlah kebijakan baru, dalam upaya mengurangi limbah plastik dikawasan Mandalika. Salah satunya, dengan mengganti straw (sedotan) berbahan plastik, dengan sedotan dari bambu. Kebijakan tersebut mulai diterapkan manajemen Novotel Lombok Kuta, Sabtu (21/4). “Penggunaan sedotan dari bambu ini adalah upaya kita dalam mengurangi sampah plastik,” terang General Manager Novotel Lombok-Kuta, Jan Kroeckel kepada wartawan. Dengan pengurangan sampah plastik tersebut diharapkan kondisi lingkungan bisa lebih nyamn. Mengingat, keberadaan sampah plastik sudah sangat memprihatinkan. “Ini juga sebagai bentuk tanggung jawab kita selaku pengelola hotel. Dalam upaya turut menjaga kenyamanan dan kelestarian lingkungan dari dampak sampah plastik,” tambahnya. Penggunaan sedotan bambu tersebut terispirasi dari keinginan untuk tetap menjaga keindahan kawasan Kuta pada

khususnya agar terus terjaga keindahan serta kelestariannya lingkungannya. Karena bagaimanapun juga, kelestarian lingkungan di kawasan Pantai Kuta merupakan salah satu pendukung perkembangan pariwisata di daerah ini. “Kalau sedotan plastik sekali pakai langsung buang dan itu bisa mengancam. Tapi kalau menggunakan sedotan bambu bisa digunakan berulang kali. Sehingga volume sampahnya bisa ditekan,” jelasnya. Untuk menjamin kebersihan sedotan bambu tersebut terjaga, sehingga aman untuk digunakan berulang kali, pihaknya tetap melakukan pembersihan setiap kali selesai digunakan. “Pastinya soal kebersihan sedotan tersebut kita jaga betul. Karena ini akan digunakan beberapa kali,” tandas Jan Kroeckel. Adapun untuk sumber bahan baku untuk sedotan bambu tersebut, sementara didatangkan dari Pulau Bali. Tapi ke depan, seiring dengan pertambahan kebutuhan sedotan bambu tersebut diharapkan bisa dipenuh dari masyarakat lokal setempat. (kir)

(Suara NTB/kir)

SEDOTAN BAMBU - Novotel Kuta Lombok menerapkan kebijakan penggantian sedotan plastik dengan sedotan bambu. Kebijakan ini merupakan salah satu cara mengurangi limbah plastik.

(Suara NTB/kir)

PENAMPILAN - Penampilan staf KPU Loteng pada acara pagelaran seni budaya yang digelar KPU Loteng, Sabtu (21/4). Acara ini dirangkai dengan sosialisasi parpol pemilu tahun 2019.

KPU Loteng Perkenalkan Parpol Peserta Pemilu 2019 Praya (Suara NTB) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mulai memperkenalkan partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif tahun 2019 mendatang, kepada masyarakat. Acara ini bersamaan dengan hitung mundur pelaksanaan Pemilu legislatif bertempat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tonjeng Beru Praya, Sabtu (21/4). Dalam kegiatan yang dirangkai dengan pagelaran seni budaya tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Loteng, L. Pathul Bahri, S.IP., mengatakan pelaksanaan pemilu legisatif tinggal satu tahun lagi, tepatnya tanggal 17 April 2019 mendatang. Namun berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya, pemilu tahun depan selain mengagendakan pemilihan anggota DPR kabupaten, provinsi maupun pusat serta DPD, juga mengagendakan pemilihan presiden dan wakil presiden sekaligus. Untuk itu, momentum pemilu tahun depan, sangat menentukan arah politik dan pemerintahan untuk lima tahun ke depan. “Jadi penting bagi semua masyarakat, termasuk masyarakat Loteng untuk menggunakan hak pilihnya dengan benar. Sesuai hati nurani,” terangnya. Masyarakat mulai saat ini perlu mengenal lebih dalam parpol mana saja yang akan menjadi kontenstan pemilu legislatif, termasuk para calon anggota legislatifnya. Supaya saat menentukan pilihanya nanti, masyarakat tidak salah

pilih dan, para anggota legislatif yang terpilih, benar-benar wakil rakyat yang terbaik. “Gelaran pemilu tahun 2019 mendatang sangat penting artinya. Bagi kelanjutan kehidupan berbangsa dan negara kita. Jadi setiap kita dituntut untuk menggunakan kecerdasan dan rasionalitas yang tinggi dalam memilih calon wakil rakyat yang akan menjadi anggota legislatif sekaligus pimpinan nasional kita,” tegasnya. Kepada KPU selaku penyelenggaran pemilu, diharapkan bisa terus mensosialisasikan terkait pelaksanaan pemilu kepada masyarakat. Sehingga masyarakat ada akhirnya nanti bisa mengenali parpol dan calon pemimpinnya ke depan dengan baik. Dan, yang tidak kalah penting masyarakat merasa gembira menyongsong pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Di tempat yang sama, Ketua KPU Loteng, Ari Wahyudi, S.H.,menegaskan pagelaran seni budaya tmerupakan salah satu wahana memberikan penyadaran politik kepada masyarakat. Sekaligus memperkenalkan parpol peserta pemilu legislatif tahun 2019 mendatang. Pasalnya, pemilu legislatif tahun 2019 mendatang akan diikuti Partai Nasdem, Partai Gerindra, PKS, Partai Golkar, PPP, PKB, Partai Garuda, Partai Berkarya, PSI, PDI Perjuangan, PBB, PKPI, Partai Perindo, Partai Hanura dan Partai Demokrat serta Partai Amanat Nasional (PAN). (kir)

Realisasi PAD Merah

OPD Dikritik Hanya Menunggu di Atas Meja Giri Menang (Suara NTB) Realisasi PAD hingga memasuki triwulan II ini masih merah. Pasalnya, hingga bulan April ini realisasi PAD baru Rp58.702.541.467 atau 19.4 persen lebih dari target yang mesti dicapai Rp301.153.695.173. Capaian ini di bawah target. Masih rendahnya realisasi PAD ini disebabkan beberapa faktor, salah satunya minimnya OPD penghasilan PAD melakukan inovasi. OPD dikritik lantaran hanya menunggu di atas meja. Asisten III Bidang Keuangan Setda Lobar Drs. H. Fathurrahim mengakui terkait capaian memang perlu terus digenjot. Pihaknya pun terus memantau perkembangan capaian PAD bersama OPD lain. Bahkan tiap bulan dievaluasi. “Memang capaian PAD di 13 OPD memang melamban, kita masih bisa pahami, tapi tetap tiap bulan kita pantau,” ujarnya, Sabtu (21/4). Menyangkut realisasi memang biasa terjadi di awal tahun. Namun akan melonjak pada pertengahan tahun nanti. Terkait dampak lambannya capaian PAD, karena pengaruh pilkada menurutnya proses pilkada ini tidak ada dampaknya. Sebab pihak aparatur tak ikut dalam proses ini. Diakui terkait OPD yang hanya menunggu di kantor, seperti halnya Dinas Perizinan yang duduk di meja menunggu pihak

yang mengurus izin. Menurutnya seharusnya OPD proaktif turun ke lapangan menjemput bola. Kepala BPKAD Joko Wiratno mengatakan, terkait rendahnya capaian realisasi PAD biasanya terjadi di awal tahun. Namun capaian PAD ini akan naik pada pertengahan dan akhir tahun, seperti dari penyertaan modal dan sewa lahan. “Terkait capaian di kami pasti akan naik pada pertengahan dan akhir tahun. Karena banyak pembayaran pada saat itu,” ujarnya. Dari data yang dihimpun Bagian Pembangunan, OPD paling minim capaiannya adalah BPKAD. Dari target Rp73 miliar lebih baru tercapai Rp1.09 miliar atau 1.49 persen. Pencapaian ini memang tinggi mengingat target PAD dari OPD ini sangat tinggi juga. Dibandingkan Capaian OPD yang tagetnya sedikit seperti Dinas Kelautan dan Perikanan sebesar Rp331 juta lebih, namun baru terealisasi Rp37 juta atau 11,1 persen lebih. Dinas Pertanian dari target Rp 750 juta lebih baru tercapai 43.9 juta lebih atau 5.86 persen lebih. OPD lain yang targetnya tinggi, seperti DPMPTSP sebesar Rp4.9 miliar baru tercapai Rp715 juta lebih atau 14,44 persen. Dinas Dikbud memiliki target paling rendah dibandingkan OPD lain, namun baru mampu

mencapai Rp15,1 juta atau 15.15 persen. Capaian ini dianggap rendah pasalnya dibanding target yang seharusnya dicapai baru belasan juta. Dinas Tenaga Kerja, termasuk memiliki target tinggi mencapai Rp1,3 miliar lebih, namun baru dicapai Rp222.3 juta lebih atau 17.10 persen. Dinas Kominfo dari target Rp2,25 miliar mampu dicapai Rp399 juta lebih atau 17,7 persen. Lalu Dinas Perhubungan dari target Rp1,5 miliar lebih baru tercapai Rp306 juta lebih atau setara 20,4 persen lebih. Dinas PUTR dari target Rp550 juta lebih baru dicapai Rp123 juta lebih atau 22,4 persen lebih. OPD yang memiliki target paling tinggi yakni Bapenda senilai Rp129.2 miliar lebih sudah dicapai Rp 31.3 miliar lebih atau 24.2 persen. Dibandingkan nominal capaian PAD dinas lain seperti Dikes sebesar Rp 12.5 miliar lebih atau setara 24,9 persen dari target Rp48,2 miliar lebih, Capaian Bapenda jauh lebih tinggi jika melihat nominal capaian. RSUD Tripat Gerung dari target Rp36,5 miliar sudah dicapai Rp11,03 miliar lebih atau 30,17 persen, sedangkan Dinas LH dari sisi persentase capaian lebih tinggi dibandingkan semua OPD. Dari target Rp 2,2 miliar lebih sudah dicapai Rp877,08 juta lebih atau 39,5 persen lebih. (her)


SUARA NTB Senin, 23 April 2018

Pencairan DD Tiga Desa di Sumbawa Ditunda Sumbawa Besar (Suara NTB) Pencairan dana desa (DD) tahap pertama untuk tiga desa di Kabupaten Sumbawa direkomendasikan untuk ditunda. Penundaan ini dilakukan karena dari pemeriksaan reguler dan pemeriksaan khusus (Riksus) yang dilakukan Inspektorat, masih terdapat pekerjaan fisik yang belum diselesaikan di tahun sebelumnya di ketiga desa. Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumbawa, H. Hasan Basri kepada Suara NTB, Minggu (22/4) kemarin membenarkan (Suara NTB/ind) hal tersebut. Tiga desa dimakHasan Basri sud yakni Desa Jorok dan Desa Tengah Kecamatan Utan, serta Desa Suka Mulya Kecamatan Labangka. Dimana, berdasarkan PMK Nomor 225 tahun 2017, penundaan dana desa bisa dilakukan salah satunya karena ada rekomendasi dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), dalam hal ini Inspektorat. “Dalam PMK menyebutkan dana desa bisa ditunda kalau salah satunya ada rekomendasi dari APIP. Kalau masih ada temuantemuan tahun sebelumnya yang belum diselesaikan, itulah salah satu penyebab sehingga kita meminta ditunda,” ujarnya. Diakuinya, rekomendasi ini sudah disampaikan kepada Bupati yang kemudian memerintahkan BPKAD untuk menunda pencairan. Penundaan tersebut akan dicabut jika nantinya pihak desa sudah menyelesaikan fisik yang belum dituntaskan. “Bukan nda diberikan. Tetapi ditunda sampai seluruhnya selesai. Misalnya ada pekerjaan-pekerjaan fisik yang belum selesai harus diselesaikan dulu. Ada bantuan dana untuk organisasi tertentu misalnya, selesaikan dulu,” tukasnya. Pihaknya meminta ketiga desa untuk segera menyelesaikan secepatnya fisik yang sebelumnya belum diselesaikan. Karena sebelumnya desa tersebut juga sudah beberapa kali dipanggil untuk diberikan peringatan. Kalaupun tidak bisa diselesaikan, maka pihaknya akan melanjutkan ke proses berikutnya. “Penundaan ini kan sementara sampai seluruhnya dia menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya. Kalau tidak, tentu akan ada sikap yang lain nanti dari kami. Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban, karena dana desa ini harus tetap berjalan,” tandasnya. Pihaknya berharap kepada seluruh desa yang lain, supaya bisa mempergunaan dana desa sesuai dengan ketentuan yang ada. Kemudian dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan sungguh-sungguh. Karena dana desa ini adalah amanah yang harus dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat banyak. (ind)

Sumbawa Usulkan Pembangunan dan Revitalisasi Pasar Sumbawa Besar (Suara NTB) Pemerintah daerah (Pemda) Sumbawa mengusulkan anggaran pembangunan dan revitalisasi sejumlah pasar ke pemerintah pusat. Harapannya di tahun 2019 mendatang sejumlah pasar tersebut mendapat anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Pelaksana Harian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbawa, Arif Alamsyah, S.STP membenarkan adanya pengusulan tersebut. Dimana, ada lima pasar yang diusulkan yakni Pasar Alas, Buer, Empang, Lenangguar, dan Labangka. “Pengusulannya ke Kementrian Perdagangan. Usulannya sudah kami sampaikan melalui aplikasi. Saat ini sedang proses pengesahan dari kepala daerah untuk menjadi usulan resmi,” ujarnya. Menurutnya, kelima pasar ini diusulkan karena dilihat dari kondisinya. Seperti halnya Pasar Alas sudah penuh, sehingga pihaknya berencana untuk melakukan relokasi. Kemudian Pasar Labangka, Lenangguar, Empang dan Buer, ada beberapa sarana yang belum lengkap dan kondisi fisiknya sudah tua, sehingga ingin direnovasi. “Semua pasar ini dimanfaaatkan oleh masyarakat. Cuma karena kondisi fisiknya dan sarana yang belum lengkap, makanya kita mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat,” terang Arif. Arif mengakui, pada prinsipnya terhadap pasar Pemerintah Daerah (Pemda) tetap melakukan perbaikan. Hanya Saja karena keterbatasan anggaran, perbaikan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh. Artinya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran, perbaikan dilakukan skala prioritas. Pihaknya berharap, usulan ini bisa diakomodir oleh pemerintah pusat. Sehingga semua pasar yang ada di Sumbawa di tahun 2019 mendatang bisa menjadi pasar yang layak sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Selain sejumlah pasar tersebut, pihaknya juga sedang berupaya melakukan koordinasi terkait rehab atau renovasi Pasar Seketeng. Pihaknya mengupayakan selain anggaran dari APBD juga mengupayakan bisa mendapatkan anggaran dari APBN. (ind)

(Suara NTB/arn)

Oknum Kades Diduga Terlibat Kampanye, Panwaslu Beri Peringatan Sumbawa Besar (Suara NTB) Ketua Panwaslu Sumbawa, Syamsihidayat, S.IP kembali memberikan peringatan kepada Kepala Desa. Setelah terindikasi adanya salah satu oknum Kades yang terlibat dalam kampanye salah satu pasangan calon. Hal ini berdasarkan temuan Panwascam di lapangan. Yang kemudian akan didalami lebih lanjut. Sehingga pihaknya perlu kembali mengingatkan kepada Kades untuk jangan sekali kali terlibat langsung dalam kampanye paslon. Keterlibatan kades, lurah, perangkat desa maupun perangkat kelurahan jelas bertentangan dengan Undang-undang nomor 10 tahun 2017 tentang Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota. Di samping itu juga melanggar PKPU nomor 4 tahun 2017. Dalam Pasal 71 ayat 1 Undang-undang tersebut menyebutkan pejabat negara, pejabat daerah, pejabat ASN, anggota TNI/Polri dan Kepala Desa atau sebutan lain dilarang membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. Pada ayat 3 juga tertera, Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, Walikota atau Wakil Walikota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon. Baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon. Sementara dalam PKPU no 4 tahun 2017 pasal 68 ayat 2 dijelaskan bahwa dalam kampanye, parpol atau gabungam parpol pasangan calon dilarang melibatkan pejabat BUMN, BUMD, ASN, POLRI, TNI, kades, lurah, perangkat desa atau perangkat kelurahan. (arn) Syamsihidayat

SUARA PULAU SUMBAWA

Halaman 6

Harga Jagung Kembali Anjlok di KSB, Petani Minta Pemkab Bersikap Taliwang (Suara NTB) Para petani jagung di Dusun Jelenga, Desa Goa, Kecamatan Jereweh, KSB kembali harus merugi setelah harga jagung anjlok ke angka Rp2.000 per kilogram untuk kualitas jagung dengan spesifikasi kering panen. Hal tersebut sangat disayangkan oleh para petani, karena nilai untuk produksi tidak bisa sebanding dengan hasil yang dicapai. Kondisi ini kembali diperparah dengan minimnya sarana lantai jemur yang ada di wilayah tersebut, sehingga tidak ada alasan lagi bagi para petani untuk tidak menjual dengan harga tersebut. “Kami di Dusun Jelenga ada sekitar 400 hektar lahan yang ditanami jagung. Dari jumlah tersebut, luas lahan yang sudah dipanen baru sekitar 55 persen saja. Tetapi karena kondisi harga yang anjlok dan sarana lantai jemur yang tidak maksimal, maka kami terpaksa menjualnya dengan harga yang murah. Kondisi ini juga terjadi sejak beberapa tahun lalu, tetapi belum ada solusi dari Pemer-

intah yang dianggap baik untuk meningkatkan nilai jual yang kami miliki saat ini,” ungkap Marhaban salah satu petani jagung di Jelenga kepada Suara NTB, Sabtu (21/4). Dia mengatakan, saat ini para pembeli jagung yang datang dari luar daerah baik dari Surabaya maupun Lombok membeli jagung dengan kadar air (KA) 16 dan 17. Tetapi karena kondisi lantai jemur yang tidak maksimal dengan rasa sangat terpaksa jagung kering panen dengan KA 19 tetap dijual oleh para petani. Kalaupun harus dijemur, para petani harus mengeluarkan biaya sekitar Rp1000 untuk memakai lantai jemur

yang ada. Sehingga hasilnya tetap saja merugi, bahkan untuk kering panen dengan KA 16-17 yang dihargai Rp3.100 Rp3.200 perkilogram. Untuk itu, pihaknya sangat berharap kepada Pemerintah untuk bisa menyiapkan lantai jemur, sehingga harga jagung tetap bisa normal dan para petani juga tidak merugi. “Kami berharap Pemkab bisa memberikan solusi terbaik terkait masalah ini. Sehingga para petani tidak lagi merugi, seperti yang terjadi di tahuntahun sebelumnya,” imbuhnya. Ditambahkannya, masyarakat di dusun Jelenga sangat menggantungkan hidupnya dari hasil penjualan jagung.

Karena rata-rata masyarat di dusun ini mayoritasnya adalah petani jagung. Jika kondisi harga jagung yang anjlok, maka anjlok juga perekonomian warga setempat. Selain jagung, tidak ada mata pencaharian lain bagi masyarakat setempat yang menjanjikan. Kalaupun harus melakukan aktivitas nelayan, maka hasil yang didapatkan tidak bisa maksimal karena kondisi air laut yang tidak bersahabat. Sehingga tidak ada cara lain lagi menghidupkan ekonomi masyarakat selain dengan harga jual jagung yang sangat bersahabat. “Kami (masyarakat) sangat menggantungkan hidup dari jagung jika harganya anjlok maka perekonomian kami juga akan lesu. Untuk itu kami berharap kepada Pemkab untuk mengambil sikap terkait malah ini,” harapnya. Menanggapi masalah tersebut, Kabid Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Perke-

bunan Peternakan (DPPP) Syaiful Ulum SP mengatakan, apa yang menjadi harapan masyarakat tetap akan diupayakan bisa terealisasi. Bahkan pihaknya dalam waktu dekat akan turun lapangan untuk melakukan pengecekan terkait lokasi untuk lantai jemur tersebut dibangun. Bahkan ada tanah milik Pemkab yang disodorkan oleh petani jagung di wilayah setempat juga akan langsung dicek sekaligus menghitung kebutuhan anggaran yang dibutuhkan. Hanya saja untuk APBD murni tahun ini (2018) tidak bisa dilaksanakan karena ploting anggaran sudah ditetapkan. Pihaknya akan tetap mengupayakan di APBD-P tahun 2018 untuk bisa direalisasikan. “Kita tetap akan selesaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Hanya saja kami juga berharap kepada masyarakat untuk bisa bersabar karena anggaran yang kita miliki sifatnya juga terbatas,” tandasnya. (ils)

Kartini Sumbawa Jangan Apatis dan Harus Kritis

(Suara NTB/ils)

MEMBAHAYAKAN - Lokasi tambang galian C di Telaga Bertong (Tebet) yang dinilai membahayakan pengendara yang melintas, karena berada di pinggir jalan negara lintas Taliwang-Maluk.

Galian C Marak, Masyarakat Tebet Khawatir Taliwang (Suara NTB) Masyarakat di lingkungan Kelurahan Telaga Bertong alias Tebet, Kecamatan Taliwang kini dihantui dengan perasaan was-was. Hal tersebut terjadi karena maraknya aktivitas tambang galian C yang berada di lokasi tersebut. Tidak tanggung-tanggung lokasi tambang ini berada tepat di pinggir jalan negara lintas Taliwang-Maluk. Pantauan Suara NTB di lokasi sedikit menggambarkan, aktivitas galian C ini dirasa sangat mengganggu aktivitas bagi masyarakat setempat dan warga pengguna jalan. Rasa was-was terus menghantui masyarakat setempat jika musim penghujan. Hal ini terjadi karena kondisi tanah di lokasi ini sangat labil. Sehingga sangat mudah terjadinya longsoran, karena tidak ada kayu yang menopang tanah. Gunung di lokasi tersebut juga hanya ditumbuhi bambu dan berbatu, akibatnya tidak ada ruang bagi air untuk meresap kedalam tanah. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan maraknya aktivitas galian C yang disinyalir oleh masyarakat diduga tidak mengantongi izin lingkungan. Hermansyah warga setempat kepada Suara NTB, belum lama ini mengatakan, sebenarnya aktivitas tambang galian C, sudah sangat membahayakan bagi para pengguna jalan. Kon-

disi ini juga sempat dilaporkan kepada Dinas terkait (Dinas Lingkungan Hidup) untuk bisa mengambil sikap terkait masalah ini. Bahkan dari dinas juga melakukan penutupan sementara terkait lokasi ini, tetapi fakta di lapangan masih tetap ada aktivitas penambangan. Untuk itu, pihaknya berharap kepada Pemerintah untuk melakukan penutupan permanen di lokasi ini. Sehingga masyarakat yang akan menerima dampak nantinya bisa semakin ditekan. “Kita sudah laporkan masalah ini ke dinas terkait dan sudah ditutup katanya. Tetapi fakta yang ada masih ada aktivitas di lokasi, untuk itu kami berharap supaya lokasi ini bisa ditutup permanen karena dampak jika tetap dibuka semakin parah,” ujarnya. Dikatakannya, dalam penanganan hal ini, warga bersama dengan pemerintah kelurahan sudah mengambil sikap tapi masih tetap saja aktif. Jika kondisinya seperti, masyarakat harus meminta tolong kemana lagi. Pihaknya juga bisa saja melaporkan kasus ini kepada Kepolisian, tetapi hal tersebut belum bisa dilakukan karena upaya persuasif yang dikedepankan. Jika upaya ini tidak juga memberikan dampak, maka cara terakhir yakni masyarakat yang akan bergerak menutup paksa lokasi tambang ini. Selain

masalah galian C, jalan yang baru dibangun di lokasi ini juga sudah mulai rusak akibat dilalui oleh kendaraan pengangkut material ini ke beberapa lokasi. “Kita minta kepada Pemerintah untuk mengambil sikap sesegera mungkin terkait masalah ini, jangan sampai kami (masyarakat) yang menutup paksa karena dampaknya akan luas jika kami yang turun tangan,” tegasnya. Menanggapi masalah tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan Setda Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. Amry Rakhman M. Si mengatakan, untuk masalah pertambangan saat ini sudah berada di provinsi. Sehingga Pemkab tidak bisa langsung mengambil sikap terkait masalah ini. Namun, apa yang menjadi harapan dan masukan warga Tebet, pihaknya akan melaporkan hal ini ke Pemprov untuk bisa mengambil langkah-langkah strategis. Pihaknya juga akan segera turun lapangan untuk melihat secara langsung kondisi yang ada untuk dilaporkan secara detail ke Pemprov. “Kita segera turun lapangan untuk melakukan pengecekan terkait dampak dari tambang galian C ini. Jika kerusakannya sangat parah dan bisa membahayakan kita langsung laporkan ke Provinsi karena penanganan berada Provinsi,” tandasnya. (ils)

Masyarakat Pertanyakan Rencana Investor Brunai di KSB Taliwang (Suara NTB) Masyarakat Sekongkang, Kecamatan Sekongkang mempertanyakan rencana investasi oleh investor asal Brunei di wilayah setempat. Investor ini juga menjanjikan akan menyulap Sekongkang menjadi Kecamatan agro Bisnis yang paling lengkap di NTB. Tetapi janji tersebut hingga kini masih belum ada kejelasan, sehingga warga setempat risau karena sudah banyak investor yang berencana masuk KSB, tapi kenyataannya masih belum jelas. “Para pengusaha di Sekongkang saat ini sudah mulai bertanya soal rencana Investasi oleh pemerintah Brunei di bidang agro bisnis. Bahkan kami juga sudah menanda tangani perjanjian Kerjasama (MoU) terkait proses dari pembebasan lahan yang dibutuhkan. Tapi hingga kini juga belum jelas arah dari Kerjasama yang sudah dilakukan tersebut. Jangan sampai kita hanya diberikan janji palsu tanpa ada realisasi yang jelas,” ungkap Tokoh masyarakat asal Sekongkang Kris Sukardi belum lama ini.

Dia mengatakan, masyarakat yang ada di Sekongkang, sudah mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai tahapan pembebasan sejumlah lahan yang dibutuhkan oleh investor. Karena dalam paparannya, konsep agro bisnis yang ada akan dikembangkan nanti mampu menghasilkan sekitar 30. 000 ton tepung beras yang akan dikirim ke Brunai dari pola kerjasama yang ada. Jumlah ini dianggap sangat tidak bisa masuk di akal sehat, karena ratarata produksi yang mampu dihasilkan para pengusaha yang ada hanya sebagian kecil dari jumlah yang diinginkan oleh Brunai. Keinginan inilah yang menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat di wilayah setempat, jangan sampai hanya “akalakalan” saja tanpa ada kejelasan. “Patut kami pertanyakan, selain keinginan yang tidak masuk akal dengan potensi yang ada. Hingga saat ini juga belum ada kejelasan apakah mereka serius atau tidak,” tanyanya. Menanggapi masalah tersebut Asisten II Setda KSB, Dr. Ir.

H. Amry Rakhman M. Si, mengatakan, konsep awal yang ditawarkan oleh pengusaha asal Brunai adalah pengembangan Agro Bisnis. Di lokasi ini (Sekongkang) juga akan ada pengolahan beras, jagung, hasil produk bumi KSB, termasuk pengembangan dunia pariwisata. Sementara kondisi dari Investasi tersebut saat ini pihaknya tengah menyusun rencana bisnis untuk masing-masing Agro Bisnis yang akan dikembangkan di wilayah Sekongkang. Jika tahapan dari Bisnis plannya sudah selesai, baru akan bergerak melakukan tindakan nyata (realisasi investasi yang akan dilakukan). “ Memang untuk saat ini progres investasinya belum terlihat, karena kita masih susun rencana bisnis yang akan kita lakukan. Kami juga sangat berharap kepada masyarakat untuk bisa bersabar karena prosesnya masih sangat panjang,” tandasnya. Dia juga menegaskan, bahwa Kerjasama yang sudah dibangun tetap akan di ikuti tahapannya. (ils)

Sumbawa Besar (Suara NTB) Kartini dalam konteks masa kini telah berubah jauh dan terus bergerak sesuai dinamika perkembangan zaman. Termasuk di Sumbawa, beberapa tokoh perempuan berani tampil dipanggung politik dan pemberdayaan perempuan dan anak. Mereka terus berjuang sesuai bidang masing masing. Tidak bersikap apatis dan harus punya daya kritis. Seperti Aryati S.Pdi, seorang perempuan mantan aktivis HMI, yang kini menjadi salah satu Komisioner KPU Sumbawa. Memaknai kartini masa kini, perempuan yang memiliki daya kritis sosial budaya, ekonomi dan politik. Baginya, perayaan hari kartini adalah sebuah momentum untuk merefleksikan bagaimana daya kritis seorang kartini dalam melihat bangsanya yang terjajah dan berada pada titik yang paling nadir secara sosial ekonomi politik kala itu. Kartini hanya bisa melawan dengan suratnya ke beberapa koleganya di Eropa. Sehingga melalui tulisannya dia mampu mengguncang dunia akan keterpurukan bangsanya. Menurut Aryati, daya kritis seorang Kartinilah yang harus mampu diambil sebagai sebuah pembelajaran oleh manusia Indonesia hari ini. Perempuan harus tambil sebagai mobilisator perubahan bangsa. “Dalam konteks politik hari ini, maka perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan dengan laki laki untuk berpartisipasi dalam politik, baik sebagai peserta pemilihan maupun sebagai masyarakat pemilih. Dalam konteks inilah, apatisme perempuan terhadap politik sungguh tidak diharapkan. Apalagi jumlah masyarakat pemilih perempuan sangatlah besar sehingga tentu akan memberikan pengaruh yg signifikan terhadap perubahan bangsa. Kualitas kehidupan demokrasi sangatlah ditentukan oleh perempuan. Sehingga dalam penggunaan hak pilih harus dilandasi oleh prinsip cerdas,rasional, dan mandiri. Cerdas artinya perempuan dalam memilih pemimpin dilandasi oleh kajian terhadap visi misi pasangan calon. Rasional artinya visi misi paslon adalah reliable atau dapat terlaksana dalam jangka waktu 5 tahun kepemimpinan. Mandiri artinya perempuan dalam memilih pemimpin harus merdeka dari pengaruh siapapun ataupun dalam bentuk godaan politik praktis. Lain Aryati lain lagi Fatriatulrahma, S.Pd, pejuang anti kekerasan terhadap perempuan dan anak. Atul, biasa disapa, kini berada di Bagian Devisi Advokasi Penanganan Kasus LPA Sumbawa. Momen Hari Kartini tahun ini perasaannya berbeda dengan tahun sebelumnya. Dirinya sampai menitikan air mata memikirkan nasib para pe-

rempuan yang rawan dengan kekerasan. Di awal tahun 2018 banyak perempuan-perempuan yang masa depannya hancur oleh orang-orang di sekitarnya. Dari yang usia masih balita sampai yang menginjak usia dewasa. Dimana mereka jauh dari perlindungan maksimal dalam masalahnya. Masih terbebani dengan berbagai macam kewajiban yang harus dipenuhi untuk mendapatkan keadilan. “Permasalahan perempuan yang paling banyak terjadi di Sumbawa sekarang kasus persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur oleh orang-rang terdekatnya. Dari Januari sampai April hampir 30 kasus anak. Saya sangat miris. Anak-anak tidak aman lagi bermain di sekitarnya. Karena sangat rawan dari yang balita sampai yang menginjak dewasa. Dan rata-rata orang miskin yang tidak mengerti dengan kondisi dan permasalahan yang di hadapinya,” ujarnya. Begitupula terhadap kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga demikian. Untuk itu pihaknya berharap pemerintah khususnya dinas terkait harus lebih banyak menganggarkan terkait kegiatan sosialisasi, bentuk organisasi atau fasilitator perlindungan anak dan berbasis masyarakat dari tingkat desa. Supaya masyarakat itu mengetahui tentang undang-undang perlindungan anak dan perempuan. Kemudian tahu kemana mereka minta perlindungan dan bagaimana mereka melindungi anak-anaknya dari tindak kekerasan. Melihat semangat yang dilakukan kartini, Atul mengajak perempuan Sumbawa untuk menjadi wanita tangguh. Sehingga dapat melindungi diri dan perempuan-perempuan lain dari kekerasan. Supaya menjadi perempuan yang bermartabat. “Pesan saya buat kartini-kartini penerus bangsa jagalah diri dan harga diri kita. Mari kita semua menjaga kartini-kartini lainnya dari segala macam kekerasan,” ajaknya. Dirinya akan tetap memperjuangkan dan melindungi supaya anak-anak Sumbawa jauh dari apapun bentuk kekerasan. Upaya yang telah dilakukannya, mendampingi semua anak yang bermasalah dari pelaporan sampai keputusan. Ia mengupayakan bagaimana anak yang mengalami kekerasan tidak lepas dari hak-hak mereka sebagai anak. Terutama dalam hal pendidikannya. Anak yang terlantar tidak mampu dan tidak jelas identitasnya dibantu untuk memiliki identitas hukumnya. Mereka dibantu supaya bisa memenuhi kebutuhannya dengan segala bentuk bantuan yang bisa dapatkan untuk kebutuhan mereka. “Selamat hari Kartini bagi kartini-kartini Sumbawa,” tutup Atul. (arn/ind)

Fatriatulrahma

Aryati


SUARA PULAU SUMBAWA

SUARA NTB Senin, 23 April 2018

Halaman 7

Kerjasama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dompu dengan Harian Suara NTB

HBY Dianugerahi Bupati Inspiratif dan Bupati Terbaik di Asia

(Suara NTB/ula)

Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin menunjukkan penghargaan yang diberikan Gubernur NTB sebagai Kabupaten paling progresif dalam penurunan angka kemiskinan.

Dompu (Suara NTB) Dompu merupakan Kabupaten yang paling progresif dalam penurunan angka kemiskinan di NTB dengan menyisakan 13,43 persen. Konsistensi pemerintah daerah (Pemda) mendorong program unggulan Terpijar (tebu rakyat, sapi, jagung, rumput laut) berhasil menggerakan ekonomi rakyat dan berdampak pada penurunan angka kemiskinan. Berbagaikeberhasilan dalam

KPU Dompu Pastikan Tindak Tegas ASN Terlibat Politik Praktis Dompu (Suara NTB) – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat politik praktis dalam Pemilu diduga masih kerap ditemukan. Namun, hanya sedikit yang bisa ditindak. Tak adanya ketegasan penyelenggara dianggap membuat persoalan itu terus terjadi ketika pesta demokrasi berlangsung diwilayah ini. Menanggapi hal tersebut, Divisi Hukum KPU Kabupaten Dompu, Drs. Arifudin memastikan, tidak ada ampun bagi ASN yang terlibat politik praktis. Mereka tidak hanya dipecat melainkan terancam dipidanakan. “Terkait dengan keterlibatan aparatur sipil negara, itu sudah jelas dalam undang-undang dilarang dan sanksiya berat, sanksi pidana,” kata dia ketika diskusi media untuk menyongsong satu tahun Pemilu serentak 2019 tantangan dan peluang sukses, Sabtu (21/4). Meski KPU bukan lembaga pengawasan tetapi pihaknya tetap berkoordinasi dengan panwas, sehingga tiap laporan yang masuk akan diproses sesuai bentuk pelanggarannya, apakah melanggar kode etik atau sebatas administrasi. Yang jelas, lanjut Arifudin, keterlibatan ASN dalam politik praktis termasuk bagian dari pelanggaran berat dan pelakunya terancam dipecat dan dipidanakan. “Disamping dia dipecat dari PNS juga dia dapat dipindanakan,” tegasnya. Pilkada tahun-tahun sebelumnya, keterlibatan ASN memang sulit dielakan dan ditindak. Hal itu dikarenakan lemahnya alat bukti untuk memproses oknum-oknum tersebut. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak lagi apatis dengan segedar melaporkan pelanggaran yang ditemukan, tetapi harus juga dibekali dengan alat bukti yang cukup. Sehingga langkah hukum guna memberi efek jera terhadap pelaku bisa ditempuh dan diwujudkan. “Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga kita sendiri. Satu keluarga saja sudah menolak money politics atau golput itu akan mewujudkan demokrasi yang luar biasa,” jelasnya. Terkait dengan adanya kekhawatiran akan munculnya beragam persoalan pada pilkada serentak 2019 nanti, Arifudin menyakini, beberapa kegiatan yang diselenggarakan ini ialah bagian dari upaya meminimalisir kemungkinan itu, sehingga tanggung jawab pihaknya untuk mengantar paslon menduduki jabatn dapat berjalan sesuai harapan. “Yakin saja kami akan mengatarkan dan mepersiapkan pemilu 2019 ini dengan sebaik-baiknya, dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan karena kami sudah mengambil sumpah untuk mengemban amanah ini sampai masa akhir jabatan,” pungkasnya. (jun)

Dinda Dorong Perempuan Berperan Aktif Cegah Konflik Bima (Suara NTB) – Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri mendorong kaum perempuan lebih aktif berperan sebagai mediator dan komunikator dalam mencegah konflik sosial atau perang antar kampung yang kerap terjadi selama ini di Bima. Penegasan itu disampaikan Bupati saat menutup workshop Sekolah Perempuan Perdamaian Bima, yang di gagas oleh Alamtara Institute bekerjasama dengan Asian Muslim Action Network (AMAN), di Bima, Minggu (22/4). Dikatakannya, dalam menyelesaikan permasalahan konflik (resolusi konflik.red) yang terjadi, hanya dibebankan terhadap aparat keamanan dan Pemerintah Daerah serta tokoh masyakarat melalui pendekatan persuasif. “Agar konflik dan perang kampung tidak berkembang luas perlu kerja keras semua sektor. Tanpa terkecuali peranan kaum perempuan,” katanya. Ibu dua orang ini menginginkan, hasil kajian dan diskusi dari workshop sekolah perempuan perdamaian tersebut, dapat merumuskan hal-hal strategis dalam mencegah konflik. “Saya berharap hasilnya bisa dijadikan contoh dalam menyelesaikan konflik di Bima, agar Bima keluar dari anggapan daerah zona merah,” harapnya. Bupati menambahkan selain konflik antar kampung. Kasus kekerasan anak dan perempuan juga kerap terjadi. Sekolah perempuan tersebut diharapkan dapat menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. “Saya sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan ini, semoga hasilnya dapat menggunggah semua pihak, karena perempuan terkesan hanya mengurus rumah tangga,” ujarnya. Workshop sekolah perempuan itu berlangsung selama dua hari. Pesertanya dari beragam latar profesi, seperti aktivis perempuan, perwakilan Jurnalis, LPA, Akademisi, Perwakilan Aparatur pemerintah Desa dan pekerja sosial. (uki)

pembangunan di Dompu ini membuat Drs H. Bambang M. Yasin kembali dianugerahi Bupati paling inspiratif dari 7 SKY Media yang diserahkan di Universitas Negeri Makassar (UNM), Jumat (20/4) malam dan Kepala Daerah Terbaik di Asia dari Asia Global Council yang bekerjasama dengan dengan Seven7Media. Anugerah kepala daerah terbaik ini akan diserahkan di The Westin Kuala Lumpur Malaisia, 25 Mei 2018 mendatang. Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin mengaku, tidak pernah mengirim CV maupun proposal sehingga dianugerahi berbagai penghargaan. Tapi tiba – tiba saja diberi undangan untuk datang menerima penghargaan sebagai Bupati paling inspiratif dan sebagia kepala daerah terbaik di Asia. “Kita bekerja saja secara tulus ikhlas, tanpa dibumbui oleh kepentingan apapun. Insyaallah, ada mata Tuhan yang akan

melihatnya,” kata H. Bambang. Penghargaan ini, kata H. Bambang di satu sisi menjadi kebanggan buat masyarakat Dompu dan ini menjadi bukti bahwa hasil kerja semua pihak di Dompu diapresiasi dan dihargai oleh banyak orang. “Karena tidak mudah, di Indonesia ada 467 Bupati, ada 110 wali Kota. Apalagi di Asean, di Asia, ada ribuan kepala daerah,” terangnya. Selain disyukuri kemajuan yang sudah diraih, H. Bambang juga mendorong semua aparatur di lingkup pemerintah Kabupaten Dompu untuk terus berusaha mengejar ketertinggalan yang ada. Keberhasilan yang sudah ada harus dilampui agar bisa menjadi yang terdepan. “Ini (keberhasilan) harus terus menjadi inspirasi buat kita. Kita harus terus berusaha mengejar ketertinggalan – ketertinggalan,” katanya.

Dompu (Suara NTB) – Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) kembali memutus jaringan peladen alias server jarkomdat untuk pelayanan data kependudukan di Disdukcapil Dompu. Pemutusan sejak Jumat 20 April kemarin menyusul tidak juga dilantiknya lima pegawai di dinas tersebut, sesuai SK Mendagri. Kabid Pencatatan Penduduk (Dafduk) Disdukcapil setempat, Afifuddin kepada Suara NTB mengakui adanya pemutusan server oleh pihak kemeneterian. Alasannya, pemerintah daerah tak kunjung melantik lima pegawai untuk memegang jabatan eselon III. “Ya server dukcapil sudah diputus karena pemda Dompu tidak melantik kita, lima orang sesuai SK Mendagri

menjadi pejabat eselon III,” ungkapnya via WhatsApp, Minggu (22/4). Pemutusan untuk kedua kalinya ini dianggap sebagai bentuk peringatan dari Mendagri terhadap pemerintah daerah, pun Kadidukcapil Provinsi NTB dan Dompu karena tidak proaktif menyikapi keputusan tersebut. Belum diketahui pasti pemutusan itu akan berlangsung

Pada Musrembang Provinsi NTB tahun 2018 beberapa waktu lalu, Kabupaten Dompu juga mendapat penghargaan dari Gubernur NTB, Dr KH M Zainul Majdi, MA atas pencapaian In-

dikator Strategis Pembangunan Daerah RPJMD Provinsi NTB 2013 – 2018. Kabupaten Dompu untuk kategori Kabupaten yang paling progresif dalam penurunan angka kemiskinan. (ula/*)

sampai kapan, namun berdasarkan pengalaman biasanya server ini akan kembali normal ketika pelantikan sudah dilakukan. Akibat pemutusan itu, lanjut Afifuddin, pelayanan di Disdukcapil untuk perekaman KTP, konsolidasi data, pembuatan kartu keluarga sementara waktu dihentikan. “Ini kejadian kedua kali, berdasarkan pengalaman sampai di-

lantik sesuai SK dan biasanya kalau sudah dua kali itu peringatan,” ujarnya. Sebelum SK pengangkatan ia bersama empat rekannya sebagai pejabat eselon III itu diterbitkan, pihaknya sudah diangkat sebagai pejabat di Mendagri, namun pemerintah daerah meminta pegawai-pegawai tersebut kembali ke daerah dengan alasan peningkatan karir. Oleh Mendagri pun dilepas dan diberhentikan dari jabatan dengan syarat harus memegang jabatan baru sesuai SK yang diterbitkan. Akan tetapi jabatan baru yang dijanjikan tidak pernah dipenuhi sejak Tanggal 2 Februari 2018 lalu.

“Bunyi diktumnya diberhentikan dari jabatan sejak mendapat jabatan baru, dan diktum kedua mengatakan SK ini berlaku sejak pelantikan. Tapi sampai hari ini kita belum dilantik sesuai janjinya,” keluh Afifuddin. Mereka yang dijanjikan akan dilantik tersebut, tambah dia, yakni H. Muhrif, S. Sos, Drs. Rafii, Patnawati, S. Kom, Afifuddin, MM dan Abdurahman. Sementara itu, Bupati Dompu, Drs. H Bambang M Yasin yang dikonfirmasi melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Dompu, Ardiansyah, SE., tak menanggapi pertanyaan wartawan via Whatsaap. (jun)

Sembunyikan Sabu di Bungkus Rokok, Pengedar Diringkus

(Suara NTB/jun)

SABUNG AYAM – Personil Polres Dompu saat melakukan pembubaran paksa judi sabung ayam di Lingkungan III Kelurahan Monta Baru, Sabtu (21/4).

Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam Dompu (Suara NTB) – Upaya penindakan terhadap pemain judi sabung ayam rupaya belum memberi efek jera. Oknum masyarakat masih saja melakukan perbuatan melawan hukum tersebut, terutama di wilayah hukum Polsek Woja tepatnya Kelurahan Monta Baru. Sabtu (21/4) sekitar Pukul 14.30 Wita jajaran Polres Dompu untuk kesekian kalinya membubarkan aktivitas perjudian tersebut di Lingkungan III Kelurahan Monta Baru. Hal itu buah tindak lanjut laporan masyarakat yang mengaku resah. “Laporan masyarakat itu langsung ditindak lanjuti personel piket SPKT regu II dengan turun langsung melakukan pem-

bubaran di TKP,” kata Kapolres Dompu, AKBP. Erwin Suwondo, S. IK., melalui Paur Humas Polres Dompu, Aiptu Moh. Saihun dikonfirmasi, Minggu (22/4). Lima personel yang diterjunkan di bawah pimpinan Kepala SPKT II, Bripka Purwanto itu mendapati puluhan warga tengah asik judi sabung ayam. Anggota lantas mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan hingga membuat mereka pun pontang panting menyelamatkan diri. Dalam giat tersebut, kata Moh. Saihun, polisi hanya mengamankan tiga buah gelangang dan dua ekor ayam jantan yang tengah diadu, sementara para pemain tak ada yang ditangkap. “Giat ini dilakukan dengan mem-

berikan tembakan peringatan ke udara beberapa kali untuk pembubaran paksa,” ujarnya. Di Kelurahan Monta Baru, tambah dia, aktivitas perjudian sabung ayam sudah beberapa kali ditindak polisi, namun masih terus diulangi oknum warga yang kebanyakan berasal dari luar wilayah tersebut. Karenanya, wilayah tersebut kini masuk dalam catatan pihaknya untuk terus diintensifkan penindakan, sebab judi sabung ayam selain melanggar ketentuan juga rawan memicu konflik ditengah masyarakat. “Kedepan akan kita tingkatkan, karena disitu sudah sering kita lakukan pembubaran namun masih saja terjadi,” pungkasnya. (jun)

Kota Bima (Suara NTB) – Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan terjatuh juga. Pribahasa itu barangkali bisa ditujukan pada Sn, pengedar narkotika jenis sabu yang diringkus oleh Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bima Kota, Sabtu (21/4) siang. Pria berusia 52 tahun yang juga warga Kelurahan Rabadompu Kecamatan Raba Kota Bima ini diringkus di sebuah kios di Kelurahan setempat. Dari tangannya, belasan poket sabu siap edar berhasil disita. Kasat Res Narkoba Polres Bima Kota, AKP. H. Jusnaidin, Sabtu (21/4) mengungkapkan penangkapan pria tersebut menindaklanjuti informasi dan laporan masyarakat setempat. “Laporan yang kami terima oknum Sn sedang duduk di se-

buah kios, yang diduga menunggu pembeli sabu,” katanya. Tanpa menunggu lama, pihaknya melakukan penelusuran lebih lanjut. Saat dilakukan penangkapan Sn tidak melakukan perlawan dan dilakukan penggeledahan ditemukan b belasan poket sabu siap edar. “Ada sebanyak 16 poket yang ditemukan. Barang ini disimpan dalam bungkusan rokok,” ujarnya. Diakuinya, selain barang bukti 16 poket sabu dengan berat 0,34 gram. Dari tangan Sn, petugas juga menyita barang bukti lainnya, yakni dua unit HP, alat hisap sabu serta tunai Rp500.000. “Sementa Sn dan barang bukti yang disita saat ini masih diamankan di Res Narkoba untuk diproses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (uki)

(Suara NTB/Uki)

SABU - SN (53) pengedar sabu yang diringkus Sat Res Narkoba Polres Bima Kota, Sabtu (21/4).

Peringati Milad Ke-20

PKS Berkhidmat Kepada Rakyat Wujudkan Partai Papan Atas

(Suara NTB/ula)

(Suara NTB/Uki)

(Suara NTB/ula)

Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin saat dianugerahi sebagai Bupati Paling Inspiratif di Universitas Negeri Makassar, Jumat (20/4) malam.

Mendagri Kembali Putus Peladen Disdukcapil Dompu

Anak – anak peserta lomba mewarnai pada acara Milad ke 20 PKS Dompu di kantor Sekretariat DPD PKS Dompu, Minggu (22/4).

PERDAMAIAN - Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri dan panitia serta peserta Sekolah Perempuan Perdamaian, di Bima, Minggu (22/4).

Selain menerima penganugerahan, H. Bambang juga didaulat sebagai pembicara di depan para alumni Universitas Negeri Makassar. Ia memaparkan terkait kesuksesan program jagung yang digalakan sejak 2010 lalu di awal kepemimpinannya sebagai Bupati Dompu periode pertama. Dari program jagung ini berhasil menumbuhkan ekonomi masyarakat Dompu hingga 8 persen di tahun 2011 – 2012 dan mengurangi angka kemiskinan hampir 2 persen di awal program jagung. Program jagung kini berhasil ditangani dan membentuk hingga proses hilirisasinya. Pertumbuhan ekonomi ini juga ditopang sektor swasta yang ditandai dengan tumbuh kembangnya investasi di daerah. Para investor merasa nyaman berinvestasi di Dompu, sehingga Dompu sempat dikategorikan sebagai daerah yang nyaman untuk investasi.

Dompu (Suara NTB) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memasuki usia ke 20 tahun dan di usia yang beranjak dewasa, partai pun terus berbenah untuk menjadi partai papan atas di setiap level. Pada milad ke 20, PKS Kabupaten Dompu juga meramaikannya dengan berbagai kegiatan seperti konsolidasi pengurus dan kader, pemeriksaan kesehatan, donor darah hingga kegiatan menggambar bagi anak – anak.

Kegiatan donor darah dilakukan hanya bagi pengurus dan kader yang disumbangkan kepada PMI untuk kebutuhan stok darah. Sementara kegiatan menggambar dan mewarnai diikuti oleh puluhan anak – anak. Milad PKS ini terlihat penuh semangat kekeluargaan antara peserta, tamu undangan hingga kader. Kegiatan yang berlangsung Minggu (22/4) pagi hingga siang di kantor sekretariat DPD PKS Kabupaten Dom-

pu Kelurahan Bali 1 Dompu. Ketua DPD PKS Kabupaten Dompu, Nasruddin, SH kepada Suara NTB mengungkapkan, usia 20 tahun merupakan usia menginjak dewasa dan PKS terus berkomitmen untuk terus mengabdikan diri kepada masyarakat melakukan berbagai kegiatan kekhidmatannya. Namun PKS juga menyadari sebagai partai politik, untuk terus membenahi diri dan menjadi yang terbaik dengan tagline-nya ‘Ayo Lebih Baik’. Sebagai partai yang tetap berkompetisi sejak reformasi, PKS Kabupaten Dompu akan terus berjuang menjadi partai papan atas dan meraih pimpinan Dewan. Ketika berada di pimpinan Dewan, maka akan lebih maksimal dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan bersinergi dengan eksekutif sebagai bagian dari pemerintah daerah dalam mengawal kemajuan daerah Kabupaten Dompu. “Pada Pemilu 2019 mendatang, target perolehan kursi yang signifikan dan memenangkan Pilgub NTB

(Suara NTB/ula)

Ketua DPD PKS Dompu, Nasruddin, SH diperiksa tekanan darahnya oleh petugas. tahun 2018 ini. Target ini, kami optimis bisa mewujudkannya,” ungkapnya. Sebagai partai kader, konsolidasi kader menjadi kunci kemenangan PKS. Kerja untuk menjaga soliditas kader, struktur dan konstituen akan terus didorong partai kedepan. Konsolidasi ini tidak mengenal waktu, baik menjelang pemilu maupun masih jauh dari masa pemilu. “Konsolidasi akan terus kami lakukan,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, PKS pada pemilihan Gubernur NTB tahun 2018 mengusung Dr. H. Zulkieflimansyah – Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah sebagai pasangan Gubernur dan wakil Gubernur NTB periode 2018 – 2023. Dr. H. Zulkieflimansyah merupakan kader PKS yang juga anggota DPR RI dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah merupakan Ketua Muslimat NW dan juga kakan kandung Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi. (ula/*)


POLHUKAM

SUARA NTB Senin, 23 April 2018

1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 (suara ntb/penrem) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 POTONGTUMPENG - Potong tumpeng tanda syukur pada 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 HUT ke 54 Dharma Pertiwi tahun 2018, Minggu (22/4). 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Mataram (Suara NTB) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Gabungan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 (TNI AD), Jalasenatri (istri TNI AL) dan Pia Ardya 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Garini (Istri TNI AU) menggelar acara syukuran di Aula 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Sudirman Makorem 162/WB, Minggu (22/4) siang. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Syukuran itu merupakan rangkaian HUT ke 54 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Dharma Pertiwi tahun 2018, sebuah organisasi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 gabungan yang menaungi istri TNI AD, AL dan AU. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Ketua Umum Dharma Pertiwi, Shally Sundari Mak1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 ruf dalam sambutannya menyampaikan, berbagai rang1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 kaian kegiatan sosial yang sudah dilaksanakan sebe1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 lum puncak peringatan itu. Seperti anjangsana, donor 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 darah dan penyuluhan IVA, ceramah dan sosialisasi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 anti narkoba, parenting PAUD. “Kita harus bisa diam1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 bil manfaatnya yakni mempertajam kepekaan sosial 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 dan meningkatkan kualitas hidup dan mendorong ke1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 mandirian ekonomi keluarga,” pesannya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Dilanjutkannya, dalam perjalanan pengabdian, tidak sedi1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 kit dinamika dan permasalahan yang dialami oleh organ1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 isasi Dharma Pertiwi, namun bisa dilalui dengan lancar. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Dharma Pertiwi diharapkannya selalu memberikan kon1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 stribusi nyata dan manfaat yang besar bagi para anggota 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 maupun keluarga Prajurit dan PNS TNI serta masyarakat 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 secara terarah, terencana dan berkesinambungan. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 “Sebagai istri Prajurit TNI yang berperan dalam 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 menjalankan organisasi Dharma Pertiwi harus 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 mengikuti perubahan jaman milenial dengan men1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 ingkatkan sinergitas, rasa persaudaraan, persatuan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 dan kesatuan serta Kebhinekaan melalui kegiatan ber1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 sama,” sambungnya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Menutup sambutannya, ia berpesan agar wanita In1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 donesia bisa menciptkaan generasi bangsa yang tang1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 guh dan berakhlak baik dan benar. Selain itu, mampu 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 menangkal dan menghadapi perkembangan teknologi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 yang dapat merusak generasai penerus bangsa. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Sementara Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Makruf, M.A., selaku pembina Dharma Pertiwi daerah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 “J” mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 anggota Dharma Pertiwi. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Darma Pertiwi sebagai organisasi diharapkan Dan1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 rem harus mampu memberikan semangat dan motivasi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 kepada suami dalam melaksanakan tugas dan kewajiban1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 nya. “Sebab ini sebagai bagian dari kekuatan pertahan1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 an maupun komponen pembangunan bangsa,” sebutnya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 Danrem berharap, melalui HUT ini, jajaran Dhar1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 ma Pertiwi bisa melakukan evaluasi dan mawas diri 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 secara bijaksana, sehingga ke depan mampu men1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 ingkatkan perannya baik dalam kapasitasnya sebagai 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 keluarga besar TNI maupun sebagai organisasi ke1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 masyarakatan. (ars/*) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012

Dharma Pertiwi Harus Solid Dukung Tugas Suami

Halaman 8

DPT Pilkada NTB Ditetapkan 3,5 Juta Lebih Mataram (Suara NTB) KPU Provinsi NTB, telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada NTB 2018 sebanyak, 3.511.890 orang, yang tersebar dalam 8.336 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Penetapan jumlah DPT itu diambil KPU dalam rapat pleno terbuka, Sabtu (21/4). Rapat pleno terbuka penetapan DPT itu dihadiri oleh KPU NTB dan KPU Kabupaten/Kota se-NTB, Bawaslu NTB dan Kabupaten/Kota, semua tim penghubung pasangan calon, serta dari pihak Dukcapil. Pantauan Suara NTB, Rapat pleno penetapan DPT yang dimulai pukul 10.00 Wita, baru berakhir pada pukul 20.00 Wita, karena berlangsung cukup alot. Berbagai keberatan dan pertanyaan terus dilontarkan oleh Bawaslu dan tim paslon. “Alhamdulillah, kita sudah selesai menetapkan DPT, yang merupakan rangkaian puncak dari pendataan pemilih. DPT kita tetapkan 3.511.890,” ujar Ketua KPU NTB, Lalu Alsar Ansori, usai penetapan DPT. Pleno terbuka penetapan DPT tersebut berjalan cukup dinamis. KPU sangat terbuka ketika pihak lain memberikan saran dan masukan. Meskipun pada dasarnya DPT tersebut sudah ditetapkan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga pleno di KPU kabupaten/kota. Dalam DPT tersebut, terjadi pengurangan dari DPS sebanyak 33 ribu lebih. Hal itu terjadi karena pihaknya dalam

masa perbaikan DPS tersebut, banyak data pemilih yang dicoret karebna berbagai sebab. Salah satunya karena meninggal dunia dan ganda identik. “Pencoretan tersebut tentu kita pertanggungjawabkan. Selain pencoretan ada juga penambahannya yang dari temuan Bawaslu. Jadi ada pengurangan dan penambahan,” jelas Aksar. Aksar mengungkapkan, masih terdapat sekitar 23 ribu lebih pemilih potensial non eKTP. 23 ribu orang tersebut sampai DPT ditetapkan belum melakukan perekaman e-KTP. Oleh karena itu, pihaknya meminta pemerintah, dalam hal ini Dukcapil untuk segera menuntaskan prekaman e-KTP. “Nah ini nanti akan akan kita koordinasikan lebih lanjut dan kita akan laporkan ke mendagari, melalui KPU RI, untuk memastikan hak konstitusional warga negara. Yang belum terekam ini, kita akan akomodir dalam daftar pemilih tambahan. Mereka bisa tetap menggunakan hak pilihnya dengan membawa KTP atau Suket pada saat hari pencoblosan. Bayangkan kalau mereka sudah tidak terdaftar dan juga tidak punya KTP, sama saja den-

(Suara NTB/ndi)

PENETAPAN DPT - Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, bersama anggota KPU lainnya saat menandatangani berita acara penetapan DPT Pilkada NTB 2018, yang ditetapkan sebanyak 3,5 juta lebih. gan kita mengamputasi hak pilihnya orang,” pungkasnya. Terhadap penetapan DPT itu, Bawaslu NTB memberikan apresiasi atas kinerja KPU. Bawaslu menyebutkan bahwa kualitas DPT pada Pilkada NTB 2018 ini, dinilai jauh lebih baik dari DPT sebelumnya, meskipun pihaknya memberikan beberapa catatan. Adapun yang menjadi catatan Bawaslu, adalah masih banyak ditemukan data pemilih yang tidak sesuai dengan data yang ada di Sidalih. Seperti nomor NIK yang tidak standar, kegandaan dan pemilih yang

Ali-Sakti Tolak Sumbangan Dana Kampanye Mataram (Suara NTB) Paslon Cagub dan Cawagub NTB, nomor urut 4, H. Moh. Ali Bin Dachlan - TGH. Gede Sakti (AliSakti), sudah berkomitmen untuk tidak menerima sumbangan dana kampanye dari pihak ketiga. Ia membiayai kegiatan kampanyenya secara mandiri dari uang pribadi. Oleh karena itu tidak heran, jika dalam Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) yang disampaikan oleh keempat pasangan calon ke KPU per tanggal 19 April, lalu. Hanya pasangan AliSakti yang sumbangan dana kampanyenya nihil. Sekretaris Tim Pemenangan Ali-Sakti, Muhammad Zainul Fahmi yang dikonfirmasi Suara NTB, membenarkan jika pihaknya tidak menerima sumbangan dana kampanye dari pihak lain. “Ya kita m e m a n g tidak menerima sumbangan kampanye. Kita murni biayai

sendiri,” ujar Fahmi, Sabtu (21/4). Paslon Ali-Sakti mendapat banyak tawaran sumbangan dana kampanye dari sejumlah pengusaha nasional maupun lokal. Namun semuanya ditolak secara halus, sebab sudah menjadi komitmen dari calon independen, non parpol dan non blok itu tidak ingin memakai pembiayaan kampanye dari para pengusaha. “Banyak tawaran tapi kita kasi penjelasan, kita tidak menerima. Kalaupun mau membantu, ya bantu saja langsung di bawah, jangan melalui paslon atau tim pemenangan,” jelasnya. Ditegaskan Fahmi, pihaknya menolak sumbangan dana kampanye dari pihak ketiga, bukan berarti ingin menunjukkan kekuatan finansial. Melainkan sudah menjadi komitmen paslon, sebagai calon yang diusung oleh rakyat, yang dindependen, non parpol dan non blok. “Jadi itulah makna dari slogan kami yang non blok itu. Kita tidak mau kelak tersandera oleh kepentingan para penyumbang ketika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur. Ingat loh, kita sadari bahwa, tekanan pengusaha itu jauh lebih dahsyat ketimbang tekanan dari parpol ke depannya kalau jadi terpilih,” jelas Fahmi. Pihak Ali-Sakti sudah menghitung semua kebutuhan pembiayaan kampanye. Tidak ada pengeluaran yang terlalu

besar. Sebab Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) sudah disediakan oleh KPU. Adapun untuk kegiatankegiatan pertemuan dengan masyarakat selama kampanye, Ali-Sakti tidak membutuhkan pembiayaan yang besar. “Dana awal yang kita laporkan itu saja murni dana pribadinya, (Rp 10 miliar). Dan apa juga yang mau dibiayai, dialog-dialog itu kan tidak membutuhkan biaya besar. APK dan BK sudah ditanggung KPU. Paling dana untuk saksi yang banyak, itupun sudah kita siapkan dari awal. Pokoknya pendanan kita itu sudah cukup untuk sampai menang, semua sudah dihitung anggarannya,” pungkas Fahmi. Sementara itu, dari data LPSDK yang masuk KPU memperlihatkan bahwa pasangan Nomor Urut 1, Suhaili-Amin, melaporkan sudah menerima sumbangan kampanye sebesar Rp 220 juta, sedangkan Ahyar-Mori, Rp 175 juta dan Zul-Rohmi Rp 1,5 miliar, sedangkan Ali-Sakti nihil. Dikonfirmasi terpisah, Anggota KPU NTB bidang hukum, Ilyas Sarbini, membenarkan data LPSDK yang dilaporkan paslon, bahwa hanya pasangan Ali-Sakti yang nihil sumbangan dana kampanyenya. (ndi)

berbeda terdaftar. Selain itu, Bawaslu juga menyoroti 23 ribu

orang pemilih potensial yang belum terekam e-KTP. (ndi)

(Suara NTB/ars)

FOTO BERSAMA – Kasat Lantas Polres Mataram, Puri Arum Lestari foto bersama anggota usai bagi bagi bunga di hari Kartini Sabtu (21/4) kepada pengendara yang tertib berlalulintas.

Satlantas Polres Mataram Pendekatan Humanis di Hari Kartini Mataram (Suara NTB) Personel Satlantas Polres Mataram ambil bagian dalam hari emansipasi wanita di Hari Kartini, Sabtu (21/4) lalu. Anggota melakukan kegiatan operasi lalulintas dengan pendekatan humanis. Kepada pengendara yang tertib maupun yang diberikan teguran, diberikan bunga tanda apresiasi. Setidaknya ada tiga rangkaian kegiatan yang dihelat Satlantas dalam memperingati Hari Kartini. Kegiatan pertama, Sabtu pagi menjadi Inspektur Upacara (Irup) di MAN 1 Mataram. Kegiatan ini sebagai upaya pendekatan kepada pelajar dan sekaligus memberi edukasi tentang keselamatan berlalulintas. Kegiatan kedua, melakukan kegiatan gerakan pengaturan (gatur) lalulintas di simpang empat Bank Indonesia (BI) Mataram. Dalam kegiatan itu, Kasat Lantas didampingi sejumlah Polwan berpakaian kebaya. Mereka mendekati pengendara yang berhenti saat lampu merah menyala. Pengendara yang tertib, langsung dihampiri Kasat Lantas dan anggotanya, diberi sedikit pencerahan lantas diberi bunga. Ada juga pengendara yang tidak memakai helm diberikan teguran, kendaraan bak terbuka yang melintas

dengan muatan manusia juga diberikan peringatan. Kegiatan bagi bagi bunga berlangsung sekitar satu jam sejak pukul 08.00 Wita. “Dengan memperingati hari Kartini ini, kita tunjukkan bahwa Polwan juga bisa memberi pendekatan humanis kepada pengendara, agar tertib berlalulintas. Sebab itu akan berkaitan dengan keselamatan sendiri,” kata Kasat Lantas Polres Mataram, AKP Puri Arum Lestari, SIK. Sedangkan kegiatan ketiga, memberikan pelayanan SIM kepada masyarakat dengan mengenakan kostum tradisional kebaya untuk perempuan dan pakaian adat untuk laki laki. Filosofi yang ingin diambil pihaknya pada kegiatan itu, mengadopsi semangat perjuangan RA Kartini hingga melahirkan pemahaman tentang emansipasi wanita. “Emansipasi wanita ada karena perjuangan beliau (RA Kartini, red),” jelasnya. Dalam konteks kekinian, seperti perjuangan para Polwan. Tidak akan ada Polwan hebat seperti saat ini tanpa ada spirit yang ditularkan RA Kartini. “Butinya ada menteri perempuan, ada jenderal di kepolisian itu Polwan, di kepolisian juga ada beberapa yang jadi kapolda dan kapolres,” ungkapnya. (ars)

Pemilu 2019

Tiga Calon Anggota DPD RI Mendaftar di Hari Pertama Mataram (Suara NTB) Penyerahan dukungan untuk pendaftaran bakal calon anggota DPD RI 2019, dari Dapil NTB, sudah dibuka KPU mulai tanggal 22-26 April. Tiga kandidat sudah tercatat menyerahkan daftar dukungannya pada hari pertama, Minggu (22/4), kemarin. Mereka adalah, Kisman Pangeran, Ahmad Zulfikar dan Robiatul Adawiyah. “Sudah tiga orang itu yang menyerahkan dukungan di hari pertama ini. Dari tiga orang itu, pak Ahmad Zulfikar kita kembalikan karena belum diurut daftar pendukungnya, jadi dia akan perbaiki. Sementara dua orang lainnya sudah kita berikan tanda terima,” ujar anggota KPU NTB, Ilyas Sarbini, yang dikonfirmasi Suara NTB, Minggu (22/4). Lebih lanjut disampaikan Ilyas Sarbini, dari pantauannya dalam daftar Sistim Informasi Pencalonan (SIP), ada sekitar 41 orang yang sudah mengambil password user name untuk digunakan mengunduh soft file daftar dukungannya. “Tetapi kan kita tidak tahu apakah dari 41 orang itu, mereka semua akan menyerahkan dukungan atau tidak, ya akan kita tunggu saja sampai hari Ka-

mis, (hari terakhir),” ujarnya. Setelah masa pendaftaran ditutup pada tanggal 26 nanti, KPU kemudian akan melakukan verifikasi administrasi terhadap daftar dukungan yang telah diserahkan. Beberapa item yang akan dinilai dan diperiksa yakni pencocokan data pendukung yang tertera pada data soft copy dan hard copynya. Selanjutnya penghitungan jumlah dukungan dan sebaran, serta nomor urut daftar pendukung. “Kita juga akan cek kegandaan dukungan. Kalau gandanya internal dan ditemukan ada kesengajaan digandakan, maka itu akan didenda, sebanyak berapa kali digandakan, karena yang kita akui hanya satu. Kalau gandanya eksternal, antar calon, kita akan tanyakan kepada orang yang punya nama yang diklaim oleh paslon ini, orang itu dukung calon yang mana,” paparnya. Pada tahap verifikasi administrasi terhadap daftar dukungan yang diserahkan dan terjadi pengurangan. Paslon diberikan kesempatan perbaikan dari jumlah kekurangan dari syarat sebanyak 2.000 dukungan tersebut. “Jadi dia tidak seperti calon independen kepala daerah, harus dua kali lipat, tapi cukup berapa dari jumlah

(Suara NTB/ndi)

SERAHKAN DUKUNGAN - Anggota DPD RI Dapil NTB, Robiatul Adawiyah, didampingi suaminya, saat menyerahkan daftar dukungannya ke KPU NTB, untuk kembali menjadi calon DPD pada Pemilu 2019, Minggu (22/4) sore kemarin. kekurangannya itu saja. Akan tetapi kalau perlu kita sarankan yang diarahkan lebih dari itu,” ujar Ilyas. Setelah verifikasi administrasi rampung, kemudian akan dilanjutkan dengan verifikasi faktual. Pada tahap verifikasi faktual, tidak menggunakan sistem sensus seperti calon perseorangan kepala daerah, melainkan menggunakan sistem sample. “Faktualnya kita akan sample, minimal 10 persen dari total jumlah dukungannya itu. Kita akan turun dengan cara mendatangai orang

yang masuk dalam sampel itu. Nah kalau hasil faktualnya ternyata nanti masih kurang dari 2.000, atau persebarannya masih kurang dari minimal lima kabupaten/kota. Maka diberikan kesempatan sekali lagi untuk perbaikan,” jelasnya. Setelah proses verifikasi administrasi dan faktual dirampungkan. Maka KPU kemudian akan melakukan rekap pleno terbuka, yang akan digelar bersamaan dengan hari H pencoblosan Pilkada serentak 2018, tanggal 27 Juni mendatang. (ndi)


BUDAYA DAN HIBURAN

SUARA NTB Senin, 23 April 2018

(Suara NTB/ist)

AHM Sayangkan Hotel yang Sediakan Wanita Penghibur Mataram (Suara NTB) – Asosiasi Hotel Mataram (AHM) sangat menyayangkan jika memang betul ada hotel yang menyediakan wanita penghibur. Ini tidak saja mencoreng citra perhotelan di Kota Mataram, namun juga merusak citra wisata halal di NTB. “Kami menyayangkan hal itu. Kalau memang benar ada dan menyalahi aturan, silakan ditindak. Jangan sampai karena nila setitik, teman-teman yang lain kena imbasnya. Kasihan teman-teman yang menjalankan bisnisnya dengan benar-benar bersih,” kata Ketua AHM Ernanda Agung, di Mataram, Sabtu (21/4). Ia mengatakan, bisnis utama bidang perhotelan di Kota Mataram adalah MICE. Sehingga, jika ada satu atau dua hotel yang melakukan hal demikian (menyediakan wanita penghibur, red), sebaiknya segera ditindak saja. “Kalau ada dugaan, silakan dibuktikan. Kalau sudah ada bukti, silakan ditindak. Hanya itu yang bisa kami sarankan selaku asosiasi hotel di Mataram,” ujarnya. Ia juga mempersilakan Pemkot Mataram jika ingin membuat aturan tentang penindakan atau pemeriksaan di hotel berbintang. Baginya, perhotelan di Kota Mataram akan sangat menghargai apapun aturan yang diterapkan oleh Pemkot. “Silakan saja dibuat aturannya jika memang diperlukan. Kita sih fine saja, karena memang bisnis yang kita kerjakan ini baik dan untuk kepentingan banyak orang serta untuk memajukan pariwisata di NTB, khususnya Kota Mataram,” ujarnya. Hal ini mengingat adanya dugaan beberapa hotel berbintang di Kota Mataram yang menyediakan wanita penghibur. Namun karena keterbatasan regulasi, Pol PP tidak dapat melakukan penindakan dan tidak dapat membuktikan hal itu. Sebab, Pol PP tidak diperbolehkan melakukan pemeriksaan di hotel berbintang. Sebab ini juga berkaitan dengan kenyamanan wisatawan atau tamu yang menginap di hotel tersebut. “Yang jelas kita sangat menyayangkan pemberitaan itu. Kalau memang kabarnya ada hotel berbintang yang melakukan itu, silakan segera ditindak. Agar tidak menjadi citra buruk bagi semua hotel berbintang di Mataram. Ini kan hanya oknum saja, itu pun kalau memang benar terbukti ada,” ujarnya. Ia mengingatkan kepada semua anggota AHM dan pihak yang melakukan bisnis perhotelan di Kota Mataram agar menjalankan bisnisnya dengan baik. Sehingga citra Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya tidak tercoreng. Apalagi saat ini, Pemda NTB tengah gencar melakukan promosi wisata halal. (lin) Ernanda Agung (Suara NTB/dok)

Kartini Muda Perhotelan

(Suara NTB/lin)

KETERLIBATAN kaum perempuan dalam pariwisata NTB tidak dapat diragukan lagi. Salah satunya pada bidang perhotelan. Beberapa hotel dipimpin oleh general manager perempuan. Salah satunya Qunci Villas yang ada di kawasan Senggigi. Wedok Suprapti atau biasa dipanggil Wiwit, wanita asal Pulau Jawa ini sudah 18 tahun mengabdikan diri dan ambil bagian dalam memajukan pariwisata NTB. Ia juga menyaksikan perubahan dan perkembangan pariwisata di NTB dari tahun ke tahun. “Dulu itu hotel tidak sebanyak saat ini. Saya sudah belasan tahun di Lombok dan selama itu pula saya di Qunci Villas. Hotel yang memberikan saya banyak pelajaran tentang banyak hal selama 18 tahun ini,” ujarnya. Ia menginspirasi banyak orang untuk tidak takut mengembangkan diri. Sebab saat ini tidak ada batasan antara perempuan dan laki-laki dalam belajar dan mengembangkan diri. Ini merupakan sebuah anugerah yang harus disyukuri dan dimanfaatkan dengan baik oleh kaum perempuan. Terutama perempuan-perempuan muda NTB yang kini bisa lebih bebas dalam mengekspresikan diri. “Saya pribadi terinsiprasi dari banyak orang. Saya bertemu dengan banyak orang dan mendapatkan banyak pelajaran dari sana. Saya merasa perhotelan di NTB saat ini sudah semakin bagus,” ujarnya. Wanita yang berulang tahun pada 28 Desember ini menyebutkan bahwa perjuangan memimpin sebuah hotel memang tidak mudah, namun juga tidak sulit. Sebab ia merasa bekerja dalam tim sangat menyenangkan. Apalagi saat ini ia memiliki ratusan tenaga kerja yang harus diatur dan dibantu. “Melihat hotel ini berkembang dengan baik membuat saya terharu. Dari yang dulu itu pegawainya hanya 35 orang, sekarang sudah 200an. Saya merasa hotel ini sebagai rumah saya. Tempat berbagi dengan rekan lainnya,” ujarnya. Ia mengatakan bahwa kebahagiaan terbesarnya selama memimpin Qunci Villas adalah melihat rekan-rekannya mampu meningkatkan kualitas hidupnya. Anak-anaknya mampu disekolahkan hingga jenjang yang tinggi. Sehingga kehadiran hotel ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kebahagiaan terbesar saya ketika saya melihat rekanrekan saya mengembangkan diri dengan baik. Anak-anak mereka pergi ke sekolah dan menjadi orang sukses. Saya juga sangat bahagia ketika melihat tamu berbahagia dengan kerluarganya. Mereka tersenyum karena puas dengan pelayanan yang kami berikan,” ujarnya. Kerja kerasnya selama ini terbayar dengan baik. Banyak dari tenaga kerja di Qunci Villas yang mampu meningkatkan perekonomiannya. Ini merupakan kebahagiaan tiada tara yang dirasakan Wiwit selama 18 tahun memimpin di Qunci Villas. “Pesan saya kepada semua perempuan di NTB dan di Indonesia pada umumnya, teruslah berkarya. Jangan takut berkarya dan jangan melupakan tanggungjawab sebagai seorang perempuan, sebagai istri, sebagai ibu bagi anak-anak kita. Kita bisa bekerja, tapi jangan lupa tanggung jawab terhadap keluarga,” pesannya. (lin) Wedok Suprapti

Halaman 9

HUTAN SESAOT - Seorang wisatawan tengah menikmati kesegaran di Hutan Wisata Sesaot yang ada di Lombok Barat.

Menikmati Kesejukan Hutan Wisata Sesaot Giri Menang (Suara NTB) – Hutan wisata sesaot merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Sejuknya destinasi ini dengan banyak pepohonan membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan yang berkunjung ke Narmada. Kawasan hutan lindung Sesaot mempunyai luas sekitar 5.999,2 hektare. Seluas 5.935 hektar merupakan hutan lindung dan sisanya termasuk hutan

kawasan wisata. Dari luas seluruhnya itu, 43 persen merupakan hutan buatan sedangkan sisanya adalah hutan alami. Di tengah-tengah Sesaot terdapat sungai Aiq Nyet dengan batu kali yang besar-besar. Airnya yang bersih membuat wisatawan ingin menceburkan diri dan merasakan kesegaran airnya. “Sungainya bersih, suasananya juga menyegarkan. Bagus sekali tempatnya. Sekarang sudah jarang ada tempat seperti ini,” kata wisatawan asal Kota Mat-

aram, Ririn. Wisata Sesaot kerapkali dijadikan sebagai tempat untuk berkemah dan berkegiatan bagi siswa dan mahasiswa pecinta alam. Tempatnya yang menyegarkan dan suasananya yang menyenangkan tentu saja sangat cocok menjadi tempat untuk melakukan mancakrida. “Tidak kalah dari destinasi wisata lainnya. Pohon-pohonnya masih sangat asri dan dijaga oleh warga sekitar. Harus diperabanyak tempat seperti ini,” ujarnya. Kabarnya di wisata Sesaot

ini terdapat 56 sumber mata air yang masih terjaga. Secara umum, hutan ini dibagi menjadi 3 area yakni hutan primer, sekunder, perkebunan Mahoni dan agroforestri. Agroforestri dikembangkan oleh masyarakat dari lahan alangalang dan hutan sekunder bekas tebangan yang ditinggalkan oleh perusahaan pengelola pada tahun 1976. Jajaran pohon Mahoni di hutan lindung Sesaot ini tumbuh dengan tegak bersama pohon-pohon durian tua yang sudah berumur ratusan tahun. Pohon-pohon inilah yang dapat mene-

tralisir polusi udara di daerah sekitarnya. “Bagus juga bagi yang suka foto-foto di alam. Ini tempat yang sangat pas,” ujarnya. Hutan Sesaot ini bisa menjadi alternatif wisata bagi yang ingin menikmati suasana yang menyegarkan. Bagi yang ingin melakukan kegiatan mancakrida, tempat ini sangat pas. Apalagi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan alam, Hutan Sesaot ini menjadi pilihan yang sangat tepat. (lin)

Mandalika, Jualan Utama Pemkab Loteng Mataram (Suara NTB) – Perkembangan kawasan Ekonomi Khusus Mandalika semakin pesat. Terbukti dengan semakin banyaknya investor yang menanamkan modalnya. Ini sekaligus menjadikan Mandalika sebagai jualan utama di Lombok Tengah untuk sektor pariwisata. “Kita memang punya banyak destinasi yang bisa dikunjungi selain Mandalika. Tapi memang saat ini yang menjadi fokus kita ada pada Mandalika. Karena menjadi salah satu destinasi unggulan juga pada tingkat nasional,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah Lalu Putria. Ia mengatakan, Pemkab Loteng menaruh harapan besar pada Mandalika. Dengan adanya destinasi wisata ini diharapkan perekonomian masyarakat Lombok Tengah bisa semakin baik. Ia juga berharap masyarakat bisa berperan se-

cara aktif dalam memajukan pariwisata di Lombok Tengah. “Mandalika masih menjadi jualan utama kita saat ini. Disamping banyak juga destinasi wisata lain yang kita rekomendasikan untuk dikunjungi selain Mandalika. Ada Mawun, ada Selong Belanak, ada Benang Kelambu dan banyak lainnya,” ujarnya. Ia berharap pertumbuhan ekonomi di Mandalika bisa semakin cepat. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan banyak manfaat dari keberadaan Mandalika sebagai salah satu pusat pariwisata di NTB saat ini. Apalagi saat ini

sudah dibangun banyak fasilitas dan beberapa hotel besar juga akan dibangun di area ini. “Harapan kita tentu saja ini akan menyerap lebih banyak lagi lapangan pekerjaan. Masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari keberadaan Mandalika. Selain itu, masyarakat juga bisa terus mengembangkan diri untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” harapnya. Tahun ini Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah menargetkan 70 ribu wisatawan. Target kunjungan itu bukan tanpa perhitungan. Pihaknya melihat tren kunjun-

Ulang Tahun Kedua

IHGMA Tingkatkan Kualitas Anggota Giri Menang (Suara NTB) – Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) NTB tahun ini berusia dua tahun. Namun beberapa capaian sudah didapatkan oleh anggota. Termasuk sertifikasi profesi hingga menjadi dosen vokasi. IHGMA NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas semua anggota. Pada rakerda yang diselenggarakan di salah satu hotel di Senggigi pada Sabtu (21/4) banyak hal yang dibahas. Salah satunya soal peningkatan kualitas anggota yang kini berjumlah 77 orang itu. Setidaknya ada 50 anggota yang hadir pada rakerda IHGMA itu. “Ini merupakan wadah bagi semua hotel manager untuk mengembangkan diri. Kita sangat konsentrasi pada peningkatan kualitas semua anggota,” kata Ketua IHGMA Chapter Lombok, Erik Tumbelaka, di Senggigi, Sabtu (21/4). Rakerda ini juga bertujuan untuk mempersiapkan diri menuju rakernas IHGMA pada 4-5 Mei di Yogyakarta. Selain itu, pihaknya juga sudah membahas tentang program-program apa saja yang akan dilakukan IHGMA dan beberapa asosiasi yang ada di bawahnya. “Kami sudah bahas program untuk tahun 2018 ini. Kami akan lebih banyak melakukan pelatihan dan kami juga akan menyalurkan CSR dengan berbagai bentuk. Salah satunya dengan melakukan pelatihan tentang kepariwisataan terhadap warga yang tinggal di lingkar destinasi wisata,” ujarnya.

(Suara NTB/lin)

POTONG TUMPENG - Potong tumpeng oleh Ketua IHGMA Chapter Lombok Tumbelaka bersama anggota IHGMA lainnya, di Senggigi, Sabtu (21/4). Di tahun kedua IHGMA ini sudah ada beberapa capaian yang didapatkan oleh anggota. Salah satunya menjadi mencari dosen vokasi. Sebanyak 12 orang anggota saat ini menjadi dosen di kampus-kampus pariwisata di NTB. Selain itu, ada pula yang mendapatkan predikat CHA sebanyak delapan orang dan sertifikasi profesi sebanyak delapan orang. “Kedepannya akan terus kita tingkatkan. Karena ini menyangkut soal kualitas. Pariwisata kita ini sudah semakin baik, maka harus diimbangi dengan SDM yang semakin berkualitas pula,”

ujarnya. Saat ini, anggota IHGMA berasal dari berbagai hotel dan villa berbintang di NTB. Pihaknya mengajak hotel-hotel non bintang juga untuk ikut. Sebab ini merupakan wadah yang sangat baik untuk mengembangkan diri. “Saat ini belum ada anggota dengan klasifikasi hotel non bintang. Tapi kami tidak pernah membatasi klasifikasi hotel, karena ini wadah profesi. Kalau hotel itu bagiannya PHRI, kita bagiannya itu pada GM atau HM. Kalau ada (non bintang) silakan saja, kita terbuka bagi siapa saja,” ujarnya. (lin)

(Suara NTB/lin)

PANTAITANJUNG AAN - Suasana dan keindahan di PantaiTanjung Aan yang masuk dalam KEK Mandalika di Lombok Tengah. gan ke Mandalika terus meningkat. Sehingga Pemkab Lombok Tengah berani menaikkan target dari 50 ribu menjadi 70 ribu orang wisatawan. “Tahun lalu target kun-

jungan kita 50 ribu orang yang datang 100 ribu lebih. Tahun ini kita targetkan 70 ribu orang. Semoga kunjungannya bisa lebih banyak dari itu,” ujarnya. (lin)

Wisata Menyelam Sangat Laku Dijual Mataram (Suara NTB) – Keindahan pantai di berbagai destinasi wisata di NTB tidak dapat diragukan lagi. Bukan hanya pantainya, namun bawah lautnya juga sangat indah untuk dinikmati pemandangannya. Tidak heran jika banyak wisatawan yang datang ke berbagai pantai di NTB hanya untuk menyelam dan menikmati pemandangan bawah lautnya. Apalagi sejauh ini wisata pantai masih menjadi pilihan utama wisatawan yang berkunjung ke NTB. “Kita punya banyak destinasi yang menjadi pilihan untuk menyelam. Mulai dari Gili Trawangan, Meno dan Air. Ada lagi di Sekotong, di Lotim, di Sumbawa. Banyak sekali yang bisa menjadi referensi untuk menyelam bagi wisatawan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H.L. Moh Faozal, S.Sos., M.Si. Di Lombok Timur misalnya, terdapat beberapa gili yang tidak hanya memiliki pantai yang bagus, namun juga memiliki bawah laut yang indah. Diantaranya Gili Kondo dan Gili Bidara. Begitupula destinasi wisata yang ada di Pulau Sumbawa, juga memiliki bawah laut yang indah. Misalnya Pulau Kenawa, Paserang hingga Pulau Moyo. Meski demikian, ia menyangkan belum ada informa-

si yang berkaitan dengan tempat menyelam terbaik di Lombok maupun Sumbawa. Sehingga pihaknya hanya mengandalkan informasi dari media sosial dan rekomendasi dari traveler lainnya. Padahal ia merasa informasi itu sangat penting, mengingat NTB memiliki banyak destinasi wisata bawah laut yang indah. Untuk mendukung hal itu, perlu adanya informasi dan paket khusus destinasi untuk menyelam atau snorkeling. Sebab informasi itu akan menentukan budget yang akan dibawa selama berlibur ke NTB. Selain itu juga akan memudahkan perjalanan wisatawan, sebab dalam peta tersebut dapat diketahui lokasi dan rute perjalanan. Terutama bagi wisatawan mandiri yang berlibur tanpa menggunakan jasa biro perjalanan wisata. “Kita petakan dulu, dimana saja. Nanti kita atur lebih lanjut,” ujarnya Selain itu, informasi tentang destinasi snorkeling dan diving ini juga dapat dijadikan sebagai acuan atau branding NTB sebagai salah satu pusat wisata air yang menarik. Sebab selain surfing, keindahan bawah laut di beberapa pantai dan laut NTB dirasa sangat mumpuni untuk dijadikan sebagai pusat snorkeling dan diving bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. (lin)


PENDIDIKAN

SUARA NTB Senin, 23 April 2018

Halaman 10

Hari Ini, 91.419 Siswa SMP di NTB Ikuti UN Mataram (Suara NTB) Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs akan dilaksanakan mulai Senin (23/4) sampai dengan Kamis (26/4) nanti. Sebanyak 91.419 siswa di NTB dari 1.698 sekolah melaksanakan UN, baik UN Kertas Pensil (UNKP) atau UN Berbasis Komputer (UNBK) mulai hari ini. Pada hari ini mengujikan mata ujian Bahasa Indonesia. Dari data peserta UN, hanya 37,39 persen SMP/MTs yang mengikuti UN Berbasis Komputer (UNBK) atau sebanyak 644 sekolah. Sedangkan sebanyak 1.054 sekolah mengikuti UN Kertas Pensil (UNKP) atau sebesar 62,07 persen. Sekretaris Panitia UN NTB, Dr. H. Aidy Furqon, S.Pd., M.Pd., kepada Suara NTB, Jumat (20/4) mengungkapkan

sekitar 30-an persen SMP/ MTs di NTB yang mengikuti UNBK. Meski demikian, secara jumlah siswa, siswa yang mengikuti UNBK lebih banyak dibanding UNKP. Siswa peserta UNBK sebanyak 51.989 siswa atau 56,87 persen. Sedangkan UNKP, sebanyak 39.430 siswa atau sebesar 43,13 persen. Pada Jumat pekan lalu pend-

istribusian soal UNKP didistribusikan ke Pulau Sumbawa, sedangkan untuk Pulau Lombok Pendistribusian pada Sabtu (21/4). “Sehingga Sabtu bisa menerima soalnya bersamaan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” ujar Aidy. Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB ini menjelaskan, soal

UNKP disimpan di Kantor Pos. Setelah didistribusikan ke kabupaten/kota, pihak kabupaten/kota yang akan menetapkan di mana soal akan disimpan. “Nanti kabupaten/kota yang menetapkan di mana disimpannya, entah di Polres, Polsek, atau Babinsa yang terdekat dengan sekolah,” ujar Aidy. Terkait dengan pengamanan soal, menurut Aidy dilakukan seperti sebelumnya, ada pendampingan dari pihak kepolisian dalam hal ini Polda. Sementara untuk UNBK, sudah dilakuan pengamanan jaringan. “Sinkronisasi UNBK SMP sudah dilakukan

25 Maret sampai awal April sudah sinkron,” ujarnya. Berdasarkan Prosedur Operasional Standar (POS) UN, dijadwalkan sinkronisasi UN SMP/MTs. pada 20 sampai 21 April 2018. UN SMP/MTs dilaksanakan pada 23 sampai dengan 26 April 2018. Untuk UN susulan SMP/MTs pada dilaksanakan 8 dan 9 Mei 2018. Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kota Mataram H. Adnan Muchsin, menyebut UNBK adalah menunjukkan proses UN kian membaik. Lebih bagus lagi kata Adnan, UNBK harus mampu hasilkan proses yang berintegritas. Guna memastikan UN berin-

(Suara NTB/ist)

I Nyoman Suardiana

(Suara NTB/ist)

MAIN ANGKLUNG - Peserta didik TK Putra I Mataram memainkan angklung di hadapan orang tua mereka dan civitas TK Putra I Mataram, Sabtu (21/4). Kegiatan itu sebagai salah satu cara memperingati Hari Kartini di TK Putra I Mataram.

Rayakan Hari Kartini dengan Pementasan Seni Mataram (Suara NTB) Sejumlah sekolah merayakan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada Sabtu (21/4) lalu. Begitu juga dengan sejumlah Taman Kanak-kanak (TK) yang ikut merayakan dengan cara masing-masing, seperti TK Putra I Mataram melalui pementasan angklung dan TK Green Yard School Mataram melalui Market Day Kepala TK Putra I Mataram, Hj. Yuniarti, mengatakan kegiatannya kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Jika sebelumnya berbentuk karnaval, kali ini kegiatan di sekolah dengan untuk perayaan Hari Kartini melalui pementasan angklung. Perayaan ini juga sebagai ajang mengaktualisasikan dan mengekspresikan pendidikan anak-anak sesuai bakat dan minatnya. “Mereka mementaskan angklung di depan orang tua serta semua guru di sekolah,” katanya. Hj. Yuniarti merassa bangga dan terharau ketika melihat anak-anak bermain den-

gan irama not lagu Ibu Kartini secara langsung. Ia berharap kelak anak-anak bisa lebih berani dan lebih pandai lagi dalam bermain angklung. Kegiatan Hari Kartini itu juga dirayakan seluruh civitas PAUD Putra I Mataram dengan berbagai rangkaian acara, yaitu parade setiap masing masing kelas dengan menggunakan kostum Nusantara sesuai dengan baju adat yang disukai anak-anak. Hal ini juga sebagai ajang pengenalan aneka baju adat serta budaya seluruh provinsi yang sesuai Tema Pembelajaran PAUD yakni Tema Tanah Airku. “Wali Murid juga sangat antusias dengan kegiatan tersebut bahkan sangat mendukung anak-anak dengan memberikan motivasi untuk tetap berkarya,” ujar Hj. Yuniarti. Sementara itu, di TK Green Yard School Mataram dilaksanakan Market Day atau hari pasar bertepatan dengan perayaan Hari Kartini. Anak-anak ber-

jualan dengan memakai baju adat. “Tahun ini Market Day sangat seru dan menyenangkan karena acaranya bertepatan dengan perayaan hari Kartini. Anak-anak sangat senang berjualan dengan memakai baju adat. Orang tua murid juga antusias untuk membeli dan menawar dagangan putra-putrinya,” kata Kepala TK Green Yard School Mataram, Hamdi Rahman, Sabtu (21/4). Kegiatan Market Day itu diikuti oleh 65 peserta didik. Mereka memaki baju adat untuk menghormati pahlawan nasional, Ibu Kartini. Menurut Hamdi, Market Day diadakan setiap tahun pada pertengahan semester II. Tujuannya untuk melatih peserta didik berwirausaha sejak dini. Juga untuk mengenalkan mata uang, termasuk mengenalkan pertukaran antara barang dengan mata uang. “Dan tentunya tujuan akhir, ingin mengenalkan kepada anak-anak berdasarkan konsep Rasulullah SAW,” jelas Hamdi. (ron)

Sisi Lain Hari Kartini di Lobar

Anak Pesisir Berjuang Tak Putus Sekolah PERINGATAN Hari Kartini di Lombok Barat (Lobar) digelar dengan beraneka cara. Mulai dari tingkat TK,SD dan SMP menggelar bermacam kegiatan, seperti hiburan menari, menyanyi dan karnaval hingga bermacam lomba. Para murid pun mengikuti kegiatan mengenakan pakaian adat. Tak hanya para murid, para orang tua juga tak mau ketinggalan. Berbeda dengan anak-anak Pesisir di Teluk Gok Sekotong, mereka tak merayakan hari Kartini dengan memakai kebaya dan konde seperti kebanyakan dilakukan murid pada perayaan hari bersejarah tersebut. Mereka memilih belajar dan membaca sejarah pahlawan Kartini bersama tim relawan Rumah Cerdas Lembar yang rutin datang melakukan pembinaan dan bimbingan bagi anak-anak di pesisir setempat. Mereka diberikan pemahaman dan pandangan tentang bagaimana sejarah hidup Kartini, untuk menapak tilas kehidupan RA Kartini. Hal ini untuk menyadarkan anak-anak bahwa perempuan memiliki andil dan berhak berilmu. Sebab di daerah pesisir ini masih dihantui persoalan putus sekolah dan menikah dini. Bagi anak-anak pesisir Teluk Gok, tantangan terbesar yang mereka hadapi bagaimana mereka terus dapat bersekolah mengenyam pendidikan ditengah kondisi jauhnya fasilitas pendidikan. Sanggar Belajar Rumah Cerdas memilih momen Hari Kartini melalui kegiatan sederhana memberikan pandangan bagi anakanak perempuan di sana. “Kegiatan kita lebih kepada momentum Kartini bukan titik berat pakaian Kartini yang diperingati namun substansi pesan sejarah Kartini yang diinginkan tersampaikan ke generasi. Semangat Kartini bagaimana melahirkan Kartini-kartini zaman sekarang, Bukan masalah konde atau kebaya,”

gan integritas tinggi dan hasilnya juga tinggi,” ungkapnya. Tidak saja UNBK SMP, pada UNBK jenjang SMA lalu, tim Dewan Pendidikan juga turun monev. Selama melakukan pemantauan tidak ada kendala apapun, baik pada teknis pelaksanaan UNBK. “Kota Mataram termasuk 10 dalam hal integritasnya dan hasilnya bagus. Semua anggota turun sampai saat ini belum ada hal hal kendala. Jadi belum ada kekurangan atau isu kebocoran belum ada semua. Tidak ada gangguan teknis, instrumen yang masuk tidak ada kita sudah cek,” ungkapnya. (ron/dys)

UKM Prima Unram Gelar Lomba Esai Nasional 2018

Kembangkan Bakat Menari SEBAGAI sebuah manifestasi dari keindahan, kesenian tidak dapat terpisahkan dalam kehidupan manusia. Berbagai karya seni pun diciptakan, bahkan mulai banyak bermunculan sanggar – sanggar seni. Tidak hanya itu, kesenian juga sudah masuk menjadi mata pelajaran siswa di berbagai sekolah. Tidak sedikit pula siswasiswi yang tertarik menggeluti bidang kesenian tersebut, sebagai cara untuk mengekspresikan diri dan bakat yang dimiliki. I Nyoman Suardiana menjadi salah satu remaja berprestasi yang berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerah di kancah internasional khusus dalam bidang kesenian tari tradisional. Ditemui usai latihan untuk acara Pensi sekolah. Oman sapaan akrab remaja yang hobi menari ini banyak bercerita tentang pengalamannya. Meski tergolong masih sangat belia. Oman mampu menorehkan prestasi membanggakan hingga kancah internasional. Berbagai lomba tari pernah diikuti dan selalu meraih gelar juara. Bakat Oman sapaan akrab remaja 17 tahun ini dalam dunia tari sudah terlihat sejak ia masih kecil. Tidak diragukan lagi, bakat dan kepiawaiannya dalam menari ini, mampu mengantarkan siswa yang saat ini masih duduk di bangku Kelas XI IPA SMAN 4 Mataram tersebut meraih prestasi bahkan menjadi jawara internasional mengharumkan nama daerah. Berbagai prestasi gemilang pernah diraihnya antara lain, Juara 2 Lomba evaluasi pertama tingkat Sanggar Suci membawakan tari Wirayudha, Juara 1 Lomba evaluasi kedua tingkat Sanggar Suci membawakan tari Kebyar Duduk, Juara 5 Lomba Tari di Jempong, Juara 4 Lomba International Dance Competition Tingkat Provinsi NTB, Juara 1 Tari Tunggal Kebyar Duduk dalam Lomba International Dance Competition Asia, Juara 1 Kategori Tari Tunggal dan Baris Tunggal dalam Lomba International Dance Competition Asia Season Dua, Juara 2 Tari Tunggal Kebyar Duduk dalam Festival Senggigi, dan Juara 1 Tari Tunggal Teruna Jaya mewakili Sekolah di Sekolah Tinggi Agama Hindu ( STAH) Mataram. Keinginan Oman untuk mendalami dunia tari muncul karena terinspirasi dari saudara perempuannya yang juga seorang penari dan kerap menyabet gelar juara dalam berbagai lomba tari. Sejak saat itu, pada umur kurang dari 5 tahun. Oman mulai belajar menari secara otodidak tanpa bimbingan siapapun. Lebih lanjut Anak ke-7 dari 8 bersaudara, pasangan I Made Kompyang dan Ni Made Suci ini menuturkan bahwa dulunya penari laki-laki dipandang sebelah mata, bahkan dinilai tidak wajar. Namun hal itu tidak begitu saja menyurutkan niat remaja yang bercita-cita menjadi penari profesional dan bisa go international ini untuk terus berkarya dan menorehkan prestasi. Bakat yang dimilikinya ini juga terus ia tularkan kepada remaja lainnya. Salah satunya dengan membuka kelas latihan menari yang diberi nama Tridatu Art Community dengan jumlah peserta saat ini telah mencapai 40 orang. Motivasi terbesar Oman untuk terus mengembangkan bakat menarinya datang dari orangtua terutama sang Ibu. (ham)

tegritas, Dewan Pendidikan akan turun melakukan monev pada UNBK SMP. Semua anggota akan turun ke sejumlah sekolah memastikan UN berjalan baik, sehingga menghasilkan proses berintegritas dan hasil baik. Lebih jauh dikatakan, bahwa integritas itu sama dengan jujur dan tidak menyontek. Ini perlu menjadi perhatian sebagai implementasi pendidikan karakter. Harapannya tidak ada kebocoran soal dan semua dilaksanakan jujur. “Mudahan tahun ini lebih meningkat integritas dan hasilnya. Kita berharap berjalan lancar aman tertib den-

kata Ketua Sanggar Belajar Rumah Cerdas Lembar Evi Febriana, M.Pd., belum lama ini. Evi menuturkan, pada momentum peringatan Hari Kartini pihaknya memiliki cara berbeda untuk memberikan pemahaman dan pandangan kepada anak binaanya di Teluk Gok. Ia tak hanya menitikberatkan pada perayaan Kartini dengan memakai kebaya dan konde. Namun ia juga melihat kebutuhan anak-anak setempat. Ia bersama tim relawan, selain melakukan aksi seperti Biasa bedah buku ia juga menceritakan kisah perjuangan Kartini untuk memberikan gambaran dan pandangan bagi anak-anak bahwa perempuan bisa memberi andil dan berilmu. Apalagi di kawasan ini banyak anak perempuan, di mana persoalan utamanya banyak yang nikah dini. Sementara di TK Negeri Pembina Gerung Lobar perayaan hari Kartini begitu meriah. Pihak sekolah menggelar acara Karnaval keliling sekolah. Anak-anak mengenakan pakaian adat, begitu pula pada orang tua. Selain momentum hari Kartini, pihak sekolah juga merangkai kegiatan dengan perayaan HUT Lobar ke 60. “Kegiatan Karnaval ini untuk perayaan HUT Lobar ke 60 dan hari Kartini, kami potong tumpeng,” kata Kepala TK Negeri Pembina Gerung Rini Solekhah, Sabtu (21/4). Tujuan diadakan kegiatan ini jelasnya untuk menanamkan sejak dini tentang sejarah. Anak-anak ingat hari ulang tahun daerah Lobar dan tahu ada pahlawan wanita sebagai penyemangat untuk tetap sekolah. Sedangkan di SDN 1 Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong menggelar aneka kegiatan lomba,dalam rangka memeriahkan hari kartini setiap tanggal 21 April. Sekolah Dasar yang berlokasi di pusat Desa Sekotong Tengah ini, rutin menggelar perayaan Hari Kartini dengan berbagai rangkai kegiatan.”Untuk Hari Kartini tahun 2018 ini kami

(Suara NTB/ist)

Anak-anak pesisir Teluk Gok Sekotong diberikan pembinaan oleh Sanggar Belajar Rumah Cerdas.

(Suara NTB/ist)

Perayaan Kartini di TK Negeri Pembina Gerung.

(Suara NTB/her)

Murid SDN 1 Sekotong menggelar aneka lomba serangkaian Hari Kartini. menggelar lomba baca puisi, lomba peragaan busana dan lomba memasak yang diikuti seluruh murid,” Kata Muhamad Hamdian,S.Pd., salah satu guru di SDN 1 Sekotong Tengah. Nampak para siswa dan siswi SD Negeri 1 Sekotong Tengah sangat antusias mengikuti lomba yang diadakan di sekolahnya tersebut, mereka menggunakan pakaian tradisional lombok yaitu lambung dan kebaya. (her)

Mataram (Suara NTB) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran dan Riset Ilmiah Mahasiswa (Prima) Universitas Mataram (Unram) sukses menggelar lomba esai nasional tahun 2018. Pada Sabtu (21/4) telah digelar presentasi dari 15 finalis yang terpilih. “Yang daftar itu 778 peserta, yang mengirim esai sebanyak 554 peserta. Dari jumlah itu dewan juri memilih 15 finalis dengan esai terbaik yang mempresentasikan karyanya di Unram,” kata Ketua UKM Prima Unram Muhammad Fachry, di Mataram, Sabtu (21/4). Ia mengatakan bahwa ini merupakan kali kedua kegiatan serupa diselenggarakan oleh UKM Prima. Hanya saja tahun ini pesertanya jauh lebih banyak dan para finalis diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karyanya. Beberapa finalis yang masuk berasal dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah. Diantaranya Universitas Sumatera Utara, Universitas Mataram, Universitas Gadjah Mada, Insitut Petanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Semarang, Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, Universitas Sriwijaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Yogyakarta dan SMA 1 Kota Bima.

“Para peserta mempresentasikan hasil karyanya dan dinilai oleh dewan juri. Para pemenang nantinya akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai, trofi dan sertifikat,” ujarnya. Hadiah untuk juara pertama sebesar Rp 1 juta, juara kedua Rp 750 ribu, juara ketiga Rp 500 ribu dan presentase terbaik mendapatkan hadiah Rp 250 ribu. Kegiatan ini juga sekaligus untuk memperkenalkan Universitas Mataram di luar NTB. “Kita ingin memberikan informasi bahwa di NTB ini ada Universitas Mataram yang menjadi perguruan tinggi terbesar dan menjadi poros pendidikan di NTB. Selain itu, kita juga ingin memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata yang dimiliki NTB,” ujarnya. Lomba esai ini mengambil beberapa sub tema, yaitu tentang pendidikan, kesehatan, sosial politik, pariwisata, ekonomi, agrokomplek, teknologi dan energi. Lomba ini terbuka bagi mahasiswa dan siswa. Tidak ada perbedaan atau klasifikasi untuk siswa dan mahasiswa. “Ini kan lomba esai, jadi tidak ada batasan. Ternyata banyak juga dari SMA yang daftar dan mengirimkan karyanya. Dari semua itu yang masuk sebagai finalis hanya SMA 1 Kota Bima,” ujarnya. (lin)

(Suara NTB/lin)

PRESENTASI - Suasana presentasi para finalis lomba menulis esai di Universitas Mataram, Sabtu (21/4).


SUARA NTB

SUARA NTB Senin, 23 April 2018

Halaman 11

Bali-NTB akan Suguhkan PON Rasa Internasional (Suara NTB/penrem)

RESMIKAN - Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf saat meresmikan Kolam Renang Wira Bhakti Minggu (22/4).

Danrem Berharap Cetak Atlet Renang NTB Bertaraf Internasional yang Militan Mataram (Suara NTB) Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., meresmikan Kolam Renang Wira Bhakti di kolam renang Wira Bhakti Gebang Mataram, Minggu (22/4). Dari kolam renang yang baru beberapa hari tuntas dibangun itu, diharapkan lahir atlet andal yang bisa berlaga di ajang nasional. “Salah satu siswa Sekolah tenis Wira Bhakti Panji Untung Setiawan saat ini sudah menjadi atlet nasional, hal ini yang ingin saya tularkan ke Sekolah Renang Wira Bhakti ini,” kata Danrem mengawali sambutannya. Diungkapkannya, generasi NTB sebenarnya banyak memiliki atlet renang dan berpotensi dengan pelatih yang potensial, namun hingga saat ini belum mampu meraih prestasi ditingkat nasional. “Saya sangatintensdenganolahragarenangini,sehinggasayamembukasekolah renang Wira Bhakti untuk memajukan renang di NTB”, kata Farid. Terkait dengan adanya keinginan sejumlah klub renang yang ada di NTB untuk bergabung, Farid bahkan terbuka menerimanya. Orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB tersebut berharap, agar anak-anaknya terus dibina sumber daya manusia (SDM) melalui renang. Sehingga kedepan untuk mencari pekerjaan akan lebih mudah karena TNI Polri maupun Bank-Bank sangat butuh atlet renang yang berprestasi. “Selain memberikan teknik renang, sekolah renang Wira Bhakti juga akan mengajarkan tentang militansi dan jiwa nasioanalisme sebagai seorang atlet”, paparnya. Kedepan, Sekolah Renang Wira Bhakti akan mendatangkan pelatih nasional agar NTB bisa mewujudkan atlet renang yang berprestasi ditingkatnasionalbahkanInternasional.Setelahperesmiansekolahrenang, acara dilanjutkan dengan uji coba renang jarak 50 meter yang dilakukan oleh atlet renang yunior (anak-anak) dilepas langsung oleh Danrem 162/ WB dan disaksikan oleh para Dandim dan Kasi Korem 162/WB. (ars/*)

Mataram (Suara NTB) Provinsi Bali dan NTB siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024, yang ditunjukkan dengan membangun komunikasi yang serius dengan Pemerintah Provinsi dan pengurus KONI se Indonesia yang menjadi peserta “Bidding Tuan Rumah PON XXI tahun 2024”. Menghadapi bidding yang akan digelar Selasa, 24 April 2018 di Jakarta itu, secara internal KONI Bali dan KONI NTB telah berkoordinasi dan sepakat untuk menyiapkan semua syarat untuk menjadi tuan rumah PON XXI. Demikian disampaikan Ketua Umum KONI NTB, kepada Suara NTB di Wisma NTB di Jakarta, Minggu (22/4) kemarin. Kedatangan Andy di Jakarta untuk mengikuti Bidding Tuan Rumah PON XXI tahun 2024 yang akan berlangsung di Hotel Bidakara, 24 April mendatang. Dikatakannya, Provinsi Bali dan NTB akan mengusung motto PON 2024 yakni; Sport, Tourism, and Culture. Dengan tema ini akan dikombinasikan antara capaian prestasi di bidang olahraga, sembari memajukan pariwisata dan budaya. Dua provinsi yang telah dikenal karena keragaman budaya dan keindahan alamnya ini akan memanjakan seluruh atlet dan kontingen dari 34 provinsi dengan pelayanan maksimal lewat sarana olahraga yang memenuhi

kualifikasi PON, dan fasilitas akomodasi, konsumsi, serta pelayanan pada destinasi pariwisata berkelas internasional. Bali dan NTB telah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan event olahraga nasional dan internasional sehingga profesionalitas sebagai penyelenggara PON XXI tahun 2024 tidak perlu diragukan lagi. Ketua KONI NTB, H. Andy Hadianto, SH. MH mengatakan dalam dua tahun terakhir saja tidak kurang dari 10 event internasional yang digelar di NTB, dan lebih dari 20 event nasional yang memilih NTB sebagai tuan rumah. Sebagai provinsi yang menjadi langganan tuan rumah event nasional dan internasional, Bali dan NTB telah memiliki fasilitas olahraga yang berstandar nasional dan internasional. Untuk kepentingan pertandingan multi event bertaraf nasional seperti PON, maka akan dibangun fasilitas olahraga yang baru dan merenovasi arena yang dianggap belum memenuhi standar PON.

(Suara NTB/fan)

POSE BERSAMA - Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto bersama Ketua KONI Bali, Ketut Suwandi berpose bersama dengan jajaran pengurus KONI NTB dan Pengurus KONI Bali di Depan Hotel Bidakara, Minggu (22/4) kemarin. Daya tampung hotel dan tempat penginapan di Bali dan Lombok sangat tersedia dan representatif. Masing-masing kontingen memiliki banyak pilihan hotel berdasarkan selera dan kemampuan masing-masing. Hotel yang ada juga tidak terlalu jauh dengan venue atau tempat pertandingan. Di antara venue yang disediakan berada di wilayah pariwisata sehingga PON XXI tahun 2024 tidak hanya disaksikan oleh penonton domestik (local) tetapi juga

penonton internasional (manaca negara). Hal ini akan semakin memperlihatkan nuansa internasional dari event PON XXI. Untuk menjamin pelaksanaan PON berlangsung dengan aman, tuan rumah tidak hanya melibatkan pihak kepolisian dan TNI sebagai pengaman, tetapi juga memanfaatkan pengamanan berbasis masyarakat masarakat seperti pecalang sehingga nuansa budaya dari penyelenggaraan PON sangat terlihat.

Bali dan NTB berkomitmen untuk menjadi tuan rumah PON yang professional dengan menjunjungtinggi sportivitas sebagai insan olahraga. “Kami sangat tahu diri bahwa Bali dan NTB tidak mungkin akan menjadi juara umum sehingga tidak perlu dikhawatirkan kalau kami akan menggunakan caracara yang tidak sportif untuk meraih posisi puncak tersebut,” demikian, Ketua KONI Bali, Ir. I Ketut Suwandi, berjanji. (fan)

Pertahankan Juara Umum Porprov, KONI Lobar Persiapkan Lebih Dini Para Atlet Giri Menang (Suara NTB) Pengurus KONI Lombok barat bertekad mempertahankan juara umum pada Pekan Olah Raga (Porprov) NTB, November mendatang. Untuk itu, KONI Lobar mulai sejak dini mempersiapkan para atlet khususnya di cabor unggulan yang selalu mendulang medali emas. Ketua Umum KONI Lobar, H. Herman ditemui usai rapat persiapan menghadapi Poprov di kantor bupati akhir pekan kemarin, mengatakan bahwa untuk persiapan menghadapi Porprov pihaknya telah menggelar pemusatan

latihan sejak tahun lalu berlanjut tahun ini. “Pemusatan latihan sejak tahun lalu berlanjut tahun ini, dilakukan di malang-masing cabor. Lokasi TC nya tersebar dibeberapa tempat di Lobar dan Mataram,” kata H. Herman. Hasil pertemuan dengan para pengurus cabor, mematangkan berbagai persiapan termasuk pengusulan proposal biaya TC dan pembinaan atlet lainnya. Kesiapan cabor sendiri beberapa mengikuti kejuaraan untuk laga pemanasan persiapan sebelum Porprov nanti. Melihat persiapan ini pi-

haknya optimis mendulang emas lebih banyak lagi, bahkan dari 40 emas yang diraih Porprov sebelumnya menjadi 60 emas sehingga bisa mendulang juara umum. Untuk menghadapi Porprov ini pihak KONI menyiapkan anggaran Rp2,5 miliar belum termasuk bonus kepada para atlet yang mendulang medali emas nantinya. Pada porprov sebelumnya, ada 17 cabor penyumbang medali, antara lain Cabor renang, senam, balap sepeda, kempo, pencak silat dan voli. “kita harapkan pada por-

prov nanti lebih dari itu,” jelasnya. Pihaknya juga menginventarisir atlet yang sudah hengkang, artinya tidak lagi membela Lobar. Seperti atlet renang, Putri Angkie dan altet Cabor senam sudah Pindah ke Gorontalo. Pihaknya bakal mencarikan atlet pengganti yang sepadan, melalui porkab tersebut. Sementara itu, Ketua Harian KONI Lobar Baharudin mengaku masalah dihadapi dalam mempersiapkan atlet tersebut. Pihaknya menuai kendala sarana prasrana masih minim. Seperti halnya, Kolam renang dan

lapangan atletik tidak punya.” Intinya, sarana prasarana masih minim,” jelasnya. Selain program utama tersebut, pihaknya juga melakukan program pendukung lainnya seperti pembinaan organisasi, peningkatan kualitas pelatih. Terkait peningkatan kualitas pelatih pihak Koni sudah menemui pihak Dispora agar menjadi prioritas untuk dibenahi agar ada peningkatan kualifikasi pelatih beberapa cabor. Untuk membentuk tim Lobar menghadapi ajang Porprov 2018 ini. Koni telah melakukannya pe-

musatan latihan sejak pertengahan tahun lalu, Koni melakukan seleksi terhadap atlet di semua Cabor yang bisa ikut Porprov. “Persiapan tim lebih dini dilakukan guna mempertahankan prestasi juara umum pada porprov yang diraih tahun sebelumnya, ujarnya. Namun untuk mempersiapkan atlet dimasing-masing cabor jelang Porprov ini, pihak Koni Lobar menuai kendala minimnya sarana prasarana latihan. Sejumlah tempat dan sarana latihan Cabor belum dimiliki. Demikian disampaikan Ketua Koni Lobar, H Suherman

didampingi Sekretaris, Baharudin ditemui akhir pekan kemarin di Bile Tepung. “Kita fokus pada Porkab guna mempersiapkan tim Lobar menghadapi porprov, cara ini kita lakukan sebelumnya sehingga meraih juara umum porprov,”jelas H. Herman, sapaan akrab ketua KONI Lobar ini. Pada porkab nanti jelasnya, akan dilakukan seleksi terhadap atlet di masing-masing cabor. Cabor yang bisa ikut Porkab bakal diikutsertakan, sedangkan cabor yang tidak bisa ikut diberikan kesempatan ikut open turnamen. (her)

Pagelaran Seni Budaya KPU Sumbawa

Songsong Pemilu 2019 dan Sosialisasi Pilkada 2018 Sumbawa Besar (Suara NTB) KPU Kabupaten Sumbawa melaksanakan pagelaran Seni dan Budaya, Sabtu (21/4) malam lalu di Taman Mangga. Dalam menyongsong setahun lagi Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019. Sekaligus sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018. Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rakhmat, S.Ag, menyampaikan tagline yang diangkat KPU adalah “Pemilih Berdaulat Negara Kuat”. Makna kedaulatan itu betul-betul berada di tangan rakyat. Sesuai dengan yang diamanatkan UU Pemilu Nomor 7 tahun 2017, termasuk dalam UUD 1945. Kemudian Pemilu sekali dalam lima tahun sejatinya bagaimana melahirkan pemimpinpemimin yang mampu membuat negara menjadi lebih baik dan lebih kuat. “Kami berharap dengan

pelaksanaan Pemilu dan Pilkada tidak lantas membuat kita terpecah belah. Pilihan boleh beda, tetapi yang terpenting yakni bagaimana menghadirkan pemilihan-pemilihan yang betul-betul lahir atas dasar kedaulatan rakyat yang membuat negara kita menjadi kuat,” katanya. Makanya, pagelaran seni budaya tepat 21 April seiring dengan pelaksanaan Hari Kartini ini, dihajatkan untuk melahirkan sebuah proses dan output pemilu yang berkualitas. Yang dapat menghantarkan negara Indonesia menjadi kuat. Dan terlebih dari itu, kegiatan

yang dilaksanakan ini idak sekadar menjadi agenda seremonial. Tetapi bisa dimaknai sebagai spirit yang ingin dicapai secara bersama-sama. Dari tahun ke tahun, pengalaman dalam melaksanakan Pemilu terutama Pilkada Sumbawa, diakuinya belum terciderai. Meskipun bukan tanpa masalah, tetapi belum pernah ada masalah-masalah yang berarti yang membuat Pilkada gagal dan terciderai baik proses maupun hasilnya. Tentunya, sebagai penyelenggara pihaknya menyatakan komitmennya dengan sungguh-sungguh akan melak-

sanakan Pilkada dan Pemilu yang jujur dan luber. Sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang tidak hanya berkualitas tetapi juga berintegritas serta hasilnya dipercaya oleh masyarakat. Saat ini, lanjutnya, pihaknya sudah melakukan rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang. Jumlahnya sebanyak 322.465 yang tersebar di 861 TPS. Sedangkan untuk pemilihan legislatif yang akan datang jumlah pemilih tentu akan sangat fluktuatif termasuk dengan jumlah TPS yang sekitar di atas 1000. “Kami berterima kasih kepada Bupati, Kadis Dikbud, Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Para pimpinan parpol, dan masyarakat yang telah mendukung dan hadir

dalam kegiatan ini,” ujarnya. Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli Bupati, Drs. H. Muhammading bahagia bisa bertatap muka dalam acara gerakan sadar pemilu berupa pagelaran seni budaya untuk menyongsong Pemilu serentak 2019 dengan tema “Pemilih Berdaulat Negara Kuat”. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu 2019. Seperti tema yang diusung, maka Pemilu 2019 adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat bagi keberlangsungan pemerintahan dan pembangunan bangsa. Sehingga menjadi tanggung jawab semua komponen bangsa mulai dari jajaran pemerintah daerah, TNI/ Polri, KPU dan masyarakat

Kabupaten Sumbawa untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2019 di Tana Samawa. Pemerintah bertugas memberikan fasilitasi dan anggaran dana untuk membiayai semua tahapan penyelenggaraan Pilkada. KPU bertugas melaksanakan semua tahapan yang telah diputuskannya dengan baik, proporsional dan profesional dengan mengedepankan prinsip-prinsip penyelenggara Pemilu. “Masyarakat Kabupaten Sumbawa sebagai pemilih harus mendapatkan informasi yang komprehensip atas tahapan-tahapan pemilu tersebut,” terangnya. Pemilu 2019 merupakan bagian dari pembangunan politik dan demokrasi dalam masyarakat. Pembangunan bidang politik ini diarahkan untuk mengembangkan sistem politik nasional yang

Jajaran KPU Sumbawa, Para pejabat OPD, Pimpinan Parpol serta masyarakat yang hadir pada kegiatan pagelaran seni budaya KPU Sumbawa.

Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rakhmat memotong pita menandai pelaksanaan acara pagelaran seni budaya sadar Pemilu 2019.

Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rakhmat memberikan pertanyaan seputar Pemilu 2019 kepada masyarakat yang hadir dalam doorprize berhadiah.

Staf Ahli Bupati Sumbawa, H. Muhammading membacakan sambutan Bupati Sumbawa.

Staf Ahli Bupati Sumbawa, H. Muhammading foto bersama dengan Komisoner KPU Sumbawa, Para pimpinan Parpol dan lainnya usai kegiatan.

Sakeco, salah satu kesenian daerah yang ditampilkan pada pagelaran tersebut.

berkedaulatan rakyat, demokratis, dan terbuka. Serta mengembangkan kehidupan partai yang tetap menghormati keanekaragaman aspirasi politik. Tentunya kesiapan semua unsur pelaksana Pemilu memiliki peran yang sangat strategis bagiterselenggaranya pesta demokrasi yang bersih, berintegritas dan bebas korupsi. Dimana dengan jadwal yang begitu padat, mengharuskan segenap penyelenggara pemilu, dalam hal ini KPU, untuk dapat bekerja keras dengan penuh perhatian dan ketelitian. Berbagai aturan main sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku harus benar-benar dipahami secara komprehensif. “Saya yakin dengan semangat kebersamaan dan kekompakan yang selama ini kita bangun, akan mampu menjaga kondisi kondusifitas daerah yang kita cintai ini. Kepada ASN di lingkungan Pemkab Sumbawa, saya meminta agar selalu berjalan dalam koridor aturan dan tata nilai yang berlaku. Yaitu bersikap profesional dan netral dalam mendukung terciptanya masyarakat yang demokratis, berkeadilan dan harmonis, jauh dari tindakan-tindakan arogansi dan anarkis yang dapat mengganggu hubungan silaturrahim di antara kita yang sudah terjalin baik selama ini,”pungkasnya seraya mengajak semua pihak untuk mendukung dan mensukseskan berbagai agenda pelakasanaan Pemilu 2019 supaya berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Berbagai seni dan budaya daerah ditampilkan pada pagelaran tersebut. Diantaranya, tari tarian daerah, Sakeco, Bagesa (stand up) Pemilu dan group music. Bahkan Ketua KPU Sumbawa, ikut menyumbangkan sebuah lagu daerah. Diakhir acara ada pula pembagian hadiah bagi pemenang undian doorprize dengan hadiah utama dua buah sepeda dan lain lainnya. (arn/ind/*)


SUARA NTB

Senin, 23 April 2018

Halaman 12

FIDDIN akan Tingkatkan Pertanian dari Hulu Sampai Hilir Selong (Suara NTB) Pasangan calon (paslon) bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim), H.M. Syamsul Luthfi dan H. Najamuddin Moestafa (FIDDIN) memastikan program pertanian akan dikawal dari hulu sampai hilir, jika kelak terpilih sebagai paslon yang menang dalam pilkada Lotim, 27 Juni 2018. ‘’Penanganan pertanian dan petani harus tuntas, tidak bisa dilaksanakan setengah-setengah,’’ kata Syamsul Luthfi dalam kampanye di Desa Gelora, kecamatan Sikur, Sabtu. Syamsul Luthfi yang datang bersama dengan calon Wabup, H. Najamuddin Moestafa hari itu disambut cukup meriah dengan warga yang datang cukup melimpah. Program penanganan pertanian dalam arti luas, termasuk perkebunan, perikanan dan peternakan tersebut, menurut saudara kandung Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi ini, yakni mulai dari proses pengolahan lahan, pemupukan, panen, hingga pascapanen. ‘’Bibit dan pupuk telah diatur oleh pemerintah pusat dengan

berbagai kemudahan. Yang kerap jadi masalah yakni pemerintah di daerah sering lalai memperhatikan arus distribusi pupuk dan sarana produksi (saprodi) lainnya,’’ katanya. Akibat kelalaian itu, petani seringdidengarkekuranganpupuk atau bibit saprodi yang terbagi tidak merata. ‘’Kalau FIDDIN kelak menang, maka hal-hal seperti kelangkaan pupuk dan saprodi tersebut harus sesegera mungkin dapat diatasi,’’ katanya. Masalahnya, kompleksitas persoalan pupuk dan saprodi itu akan berimplikasi terhadap produksi dan penanganan pascapanen. ‘’Kita ingin agar produksi petani nantinya menguntungkan dengan segala kemudian yang diberikan oleh pemerintah pada saat berproduksi,’’ tambahnya. Peningkatan pertanian, kata Syamsul Luthfi yang juga cucu Pahlawan Nasional, almagfurulahu Maulana Syeikh TGKHM. Zainuddin Abdul Madjid ini, dilakukan dengan upaya-upaya intensifikasi. ‘’Setelah intensifikasi, maka kita lakukan perluasan dengan program ekstensifikasi,’’

ujarnya. Pada gilirannya nanti, upaya diversifikasi hasil pertanian menjadi suatu keharusan, sehingga petani Lotim memiliki dayasaing dibandingkan dengan petani dari daerah lain. Ditambahkan H. Najamuddin Moestafa dalam orasinya menyebutkan, salah satu bentuk pelayanan pemerintah daerah kepada petani yaitu menyiapkan alat dan mesin pertanian (alsintan). ‘’Alsintan seperti hand tractor akan kita berikan secara gratis kepada kelompok tani,’’ katanya. Dengan demikian mahalnya biaya produksi pertanian yang selama ini terjadi akan dapat berkurang dengan penggunaan alsintan tersebut. Dikatakan, pada penanganan pascapanen, petani yang berkeinginan meraih untung banyakpun dihadapkan kepada masalah, terutama ketika hasil produksi pertaniannya dibawa ke pasar. ‘’Tidak bisa pemerintah malah mau mencari keuntungan yang besar dari rakyatnya, dengan biaya sewa blok di pasar tradisional yang

(Suara NTB/038)

ORASI - Cabup H.M. Syamsul Luthfi sedang berorasi didampingi Cawabup H. Najamuddin Moestafa dalam kampanye di desa Gelora, kecamatan Sikur, Sabtu. mahal,’’ katanya. Semestinya, menurut Najamuddin, ada pengelompokan yang jelas antara pedagang di pasar tradisional, terutama dalam hal penarikan pajak atau retribusinya. Karena itu, menurut FIDDIN yang bernomor urut 4 ini, penduduk Lotim yang sebagian besar hidup dari sektor pertanian haruslah betul-betul mendapat prioritas bagi semua aspek. Karena

bagaimana pun juga, sejahteranya petani akan berimplikasi positif terhadap berbagai kemajuan, misalnya tertanganinya masalah kompleks pendidikan dan kesehatan. ‘’Jadi, petani harus sejahtera, dan semua itu hanya bisa ditangani secara paripurna, dari hulu ke hilir,’’ demikian pasangan FIDDIN yang disambut takbir oleh para pendukungnya dalam kampanye tersebut. (038/*)

Ahyar-Mori Disambut sebagai Keluarga Besar Maraqitta’limat Selong (Suara NTB) Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor urut 2, TGH. Ahyar Abduh dan H. Mori Hanafi, SE, M.Comm, telah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Yayasan Maraqitta’limat. Pengakuan itu disampaikan langsung pimpinan Yayasan Maraqitta’limat, Dr. TGH. Hazmi Hamzar. Pengakuan itu disampaikan TGH. Hazmi Hamzar saat menghadiri Tasyakuran HUT ke-66 Yayasan Maraqitta’limat serta Haul ke-26 Almaghfurlah TGH. Zainuddin Arsyad di Lombok Timur, Sabtu (21/4). Seperti diketahui, Yayasan Maraqitta’limat adalah salah satu yayasan pendidikan Islam dengan sejarah panjang dan terus mengalami pertumbuhan yang masif sepanjang kepemimpinan Dr. TGH. Hazmi Hamzar. Karena itu, tidak heran jika basis massa yayasan ini juga semakin mengakar di NTB. Pada kesempatan ini, TGH. Hazmi Hamzar, Ketua Dewan Pembina Yayasan Maraqitta’limat menghadirkan dan

memperkenalkan TGA dan Mori Hanafi ke hadapan 10.000 jama’ah Maraqitta’limat yang hadir, sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat 2019 - 2023 yang didukung oleh Yayasan Maraqitta’limat. TGH. Hazmi Hamzar bahkan langsung menyambut pasangan Ahyar-Mori sebagai bagian dari keluarga besar yayasan ini. “Selamat datang di keluarga besar Yayasan Maraqitta’limat, Pak Ahyar Abduh dan H. Mori Hanafi,” ujar TGH. Hazmi Hamzar, mewakili seluruh jama’ah Maraqitta’limat. “Ada dua golongan di antara umat manusia yang apabila keduanya baik maka akan baiklah seluruh manusia, dan apabila kedua golongan itu rusak maka rusaklah seluruh manusia, yaitu ulama dan umara,” kutip TGH. Hazmi Hamzar. Kutipan tersebut berasal dari hadits Rasulullah SAW tentang sinergi antara ulama dan pemimpin pemerintahan. “Alhamdulillah. Saling dukung antara para tuan guru ini. Semata-mata supaya programprogram keumatan bisa berjalan sebaik-baiknya,” lanjut TGH. Hazmi Hamzar, mengomentari dukungannya terhadap Ahyar - Mori. Pada kesempatan memberi tanggapannya, TGH. Ahyar Abduh mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada TGH. Hazmi Hamzar dan segenap jama’ah Maraqitta’limat. “Alhamdulillah, terima kasih sebesar-besarnya. Saya Alhamdulillah setiap tahun menghadiri undangan dari Maraqitta’limat.

Tapi masya Allah, hari ini rasanya beda, (karena) menjadi ‘pengantin’ Maraqitta’limat,” ujar TGA singkat, disambut riuh tepuk tangan puluhan ribu jama’ah yang hadir. Pada kesempatan terpisah, ketua Yayasan Maraqitta’limat, Muhammad Fadlurrahman, S. Kom., menyatakan sangat mendukung programprogram inovatif dari pasangan nomor urut 2 Ahyar - Mori, terutama yang berkaitan dengan pengembangan pesantren. Acara ini dihadiri oleh 10.000 jama’ah Maraqitta’limat, yang datang dari berbagai tempat di NTB, seperti Sembalun, KLU, dan sebagian besar wilayah Lombok Timur. Seperti diketahui, Ahyar-Mori selama ini memang terus membangun kerjasama yang baik dengan berbagai tokoh dan institusi pendidikan berbasis agama. Keduanya dianggap mampu diterima berbagai kalangan. Hal ini karena karakter Ahyar-Mori yang tidak memiliki kecenderungan afiliasi kepada kelompok tertentu. TGH. Hazmi Hamzar menegaskan, politik aliran pada Pilkada NTB pada gilirannya bisa berujung dengan kemenangan Ahyar-Mori mengingat mereka yang menyasar kelompok pemilih tertentu, justru akan cenderung tidak dekat den-

RUPA-RUPA PT.KEUANGANMENGELUARKAN DANA CEPAT 1HARI CAIR(BUNGA 0,5%)BPKB MOBIL/SEGALA JENIS MOBIL(TRUC/TRONTON,PIC UP,DLL)PROSES MUDAH,CEPAT,DAN BISA OVER KREDIT/PINDAH BANK, HUB (085100026010)(081999290387) DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700 DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224 LORE SPA : Refresing Body, Mind and Spirit, melayani Lore Essential energy, Javanese Signature, Lore Aromatherapy (Relaxation), Boreh Treatment (healing), Head, Neck & Shoulder Massage, Relaxing Foot Massage, HERB & Spice Scrub, Harmony Healing package, Aura Package, Royal Javanese Ritual almt: jl. Selaparang no. 37 mataram HP. 081907294126

LOWONGAN

SALON

Perusahaan Farmacy membutuhkn: Salesman TO/ Kanvas dgn syrt:Pria max 30th,pendidikan min.SMA, pnglman min.1thn, mnguasai area lombok(TO), P.Sumbawa (Kanvas),mmliki sim C(TO), Krm lmran: PT.Lenko Surya Perkasa,Jl.Ry Sandik No.19, 081915726592.

DE’gustin hair art salon and barbershop, menerima prwtan rmbut&kulit, potong rambut mulai harga 20rb, perawatn rmbut dan kulit terbaik dgn hrga trjangkau,Jl.Ismail Marzuki No.3 Hp (081237564121)

MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335 DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE DIBUTUHKAN SEGERA PEMBANTU RUMAH TANGGA (PRT) DIUTAMAKAN YANG BELUM MENIKAH , MAU TINGGAL DI DALAM, GAJI+THR. HUBUNGI BPK ADI (081917109080) DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUK MENJAHIT SEGALA JENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTN KOREM, BLOK A NO.1 ,HUB. MOH.GHAZALI, HP : 081 917 267 007 DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2

SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543 RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus makeup & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ank-ank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,RembigaM t r , 0 8 7 8 5 5 3 1 1 441(Hj.Ninik Ridwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809

(Suara NTB/ist)

Pasangan Cagub/Cawagub NTB, TGH. Ahyar Abduh dan H. Mori Hanafi, bersama Pimpinan Yayasan Maraqitta’limat, Dr. TGH. Hazmi Hamzar saat Haul ke-26 Almaghfurlah TGH. Zainuddin Arsyad di Lombok Timur, Sabtu (21/4). gan kelompok lainnya. Di sinilah Ahyar-Mori berpeluang untuk merebut hati pemilih. “Akhirnya mereka akan memilih Ahyar-Mori yang dianggap tidak masuk kelompok tertentu. Kita tidak meremehkan pasangan yang lain. Ini hanya analisis saya selaku tokoh politik,” ulasnya. (tim)

RUPA-RUPA Toyota Lombok,dptkn program khusus bln mret dis puluhan jt Rpiah, Free angsuran12x,grts kaca film,Grts jasa service smpai 4th/50rb km,ayo buruan,info pmsanan :081907921999 (HERY),Beli Toyota Ingat Hery,mlyani dgn pasti. Lesehan Taman Bangket,promo dr tgl 17maret-17april (disc 15% utk semua menu) datang ke lesehan kami JL.Saleh Sungkar 77xx Bintaro,Info pemesanan hubungi : 081917937773/ 081907815697 DJL TNH KEBUN L.174 LOK.DS.PENGONONGLINGSAR H.30JT/A HUB.082147897778 KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah, Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti. DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127 DIJUAL RUMAH DI BTN LINGKAR PRATAMA BLOK Y NO. 5 BERMINAT SEGERA HUBUNGI: 087865991696

LOWONGAN WARUNG DAN KIOS “BERKAH” MEMBUTUHKAN RELAWAN YG IKHLAS MEMBANTU KAMI,TDK FULL TIME, BAGI YG RUMAHNYA JAUH DISIAPKAN TMPT TINGGAL,PARTISIPASI SERIUS,HUB:NENNI (085333423658)

RUPA-RUPA PT.KEUANGAN MENGELUARKAN DANA CEPAT 1 HARI CAIR(BUNGA 0,5%)BPKB MOBIL/SEGALAJENISMOBIL(TRUK/TRONTON,MINI BUS,PIC UP,DLL)PROSES MUDAH,CEPAT,DAN BISATAKEOVER/PINDAH BANK, HUB (085100026010)(081999290387)(081239956609) KAMORRY BOUTIQUE&MAKE OVER, hrga mulai dr 70rb,Dis10% Tas&Dompet,MakeUp Wisuda 175RB,blnja datas 300RB free makeup,mjual&myewakan kebaya,buka setiap hari pukul 10.00-21.00,jl.swadaya No.15 Kekalik(Samping electra diamond store)/081916887677 DUJUAL REVO ABSOLUT CW’09 WARNA HITAM/MERAH DR HP7JT 0818543688 TP DIJUAL RUMAH FULL FURNITURELOKASISTRATEGIS,3KAMARTIDUR,2KAMARMANDI,3 AC,DAN GARASI MOBIL, HARGA590JT NEGODIKIT.JL.WARU BLOK.UB NO.15 BTN LINGKAR PRATAMA MATARAM.HUB:081349684919 JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses. PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177 ALLEA GALERI, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc

Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Linggauni, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Jamaludin, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257.Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.

SUARA NTB

 Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.


SUARA NTB

Senin, 23 April 2018

Halaman 13

RUKO - VILA - KOST

500.000

Rp. 995 Jt


SUARA NTB

Senin, 23 April 2018

Halaman 14

TP4D dan Saber Pungli Kedepankan Fungsi Pencegahan

Ibnu Salim

Mataram (Suara NTB) TP4D dan Saber Pungli, dua sistem yang di dalamnya Inspektorat Provinsi NTB berperan. Inspektorat menjadi bagian dari garda pencegahan perilaku korupsi, baik

pungli maupun penyimpangan pelaksanaan proyek bersumber dari uang negara. Di mana pada TP4D, Inspektorat berperan sebagai fasilitator dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTB ke Kejaksaan Tinggi NTB sebagai yang berperan dominan dalam tim. Tidak saja itu, Inspektorat juga ambil bagian dalam gelar perkara hingga monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan.

‘’Kita ingin memastikan semua kegiatan bersumber dari uang negara di Pemprov NTB ini berjalan sesuai track-nya,” kata Inspektur Inspektorat NTB, Ibnu Salim, SH.,M.Si kepada Suara NTB belum lama ini. Sementara untuk Saber Pungli, dalam perspektif pihaknya adalah pencegahan. Inspektorat menjadi bagian dari tim ini, menyasar ke instansi pemerintah untuk memberikan sosialisasi tentang pelaporan dan pencegahan pungli pelayan-

an publik. Bahkan pihaknya menyiapkan hotline dan kanal khusus untuk menerima laporan. ‘’ Tujuan kami, agar sektor pelayanan publik ini ada jaminan bebas dari pungli,’’ tegasnya. Ia menambahkan, gawe besarnya adalah merujuk pada gencarnya gerakan reformasi birokrasi dan revolusi mental yang dicanangkan pemerintahan Jokowi-JK untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani. Sebab sasa-

ran utama dari revolusi mental tersebut adalah kapasitas dan akuntabilitas organisasi serta pemerintahan yang berintegritas, dan pelayanan publik yang berkualitas. ‘’Salah satu upaya konkrit dalam pelaksanaan Program reformasi birokrasi tersebut adalah pengembangan Zona Integritas Menuju Wilyah Bebas (WBK) dan Birokrasi bersih melayani (WBBM),’’ pungkasnya. (ars/*)

Penyuluhan Tim Saber di DPMPTSP Kota Mataram Masyarakat Antusias Sambut Bantuan RLH Tipe 21 Mataram (Suara NTB) Pembinaan dan penyuluhan pemberantasan pungutan liar dilakukan tim Saber Pungli di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram, Rabu,(11/4) lalu. Kegiatan di lantai I Kantor Walikota Mataram. Pokja Pencegahan Satgas Saber Pungli Provinsi NTB dipimpin H.Zamroni, S.Ag dari unsur Polda NTB bersama auditor pertama pada Irbansus Inspektorat NTB, Baiq Dewi Rosmala, ST. Mereka memaparkan secara detail tentang jenis-jenis pungli, suap, gratifikasi ser-

ta tips-tips untuk mencegah dan mengamputasinya secara bersama. Baik oleh penyelenggara layananan maupun masyarakat selaku penerima manfaat layanan. Baiq Dewi yang memaparkan materi pelayanan publik, mulai dari dasar hukum, hingga standar pelayanan dapat dilakukan inovasi-inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik yang berintergritas. Seperti adanya program one day service atau kalau yang sudah dilaksanakan oleh DPMPTSP disebut dengan sehati (sehari pasti jadi). ‘’Atau bisa juga dengan mengadopsi yang sudah pernah diterapkan oleh pemkot lainnya di Indonesia dengan mendirikan mal pelayanan publik sehingga masyarakat bisa dengan mudah dan cepat mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan pelayanan publik,” jelasnya. Di hadapan Sekretaris DPMPTSP, Bambang JR dan seluruh ja(Suara NTB/ist) jarannya, Dewi menAuditorpertamapadaIrbansusInspektoratNTB,BaiqDewiRosmalasaatmem- gungkapkan menberikan pencerahan tentang pencegahan pungli di DPMPTSP Kota Mataram. ingkatnya jumlah pengaduan masyarakat terkait dugaan pungli saat ini. Kata dia justru saat ini mencerminkan tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat yang makin baik terhadap pemberantasan dan pencegahan korupsi. “Di sisi lain, malah mengindikasikan betapa buruknya kualitas (Suara NTB/ist) pelayanan publik di Tim Pokja Pencegahan Satgas Saber Pungli Provinsi NTB foto ber- negeri ini,” tandasnya. (ars/*) sama pejabat DPMPTSP Kota Mataram.

Mataram (Suara NTB) Masyarakat Kabupaten Lombok Tengah mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB yang tahun ini kembali memberi bantuan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Tipe 21. Antusiasme warga tersebut setelah Pemprov NTB melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman kembali memprogramkan bantuan pembangunan rumah layak huni sebanyak 1.129 unit di 175 Desa sasaran se-NTB. Program bantuan itu dianggarkan pada APBD Provinsi NTB Tahun 2018 dengan total anggaran sebesar Rp. 31,22 miliar lebih. Acara sosialisasi di aula Kantor Dinas PU Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (18/4). Pembangunan RLH tersebut mendapat pendampingan dan pengawalan dari TP4D Provinsi NTB yang bertugas memberi advice hukum agar proyek tersebut terlaksana secara tertib dan lancar. Kepala Desa Bunutbaok, Yasir Amrillah mewakili warganya mengaku bersyukur dan berterima kasih, karena tahun ini Pemprov NTB kembali memberi bantuan pembangunan RLH bagi warganya yang tidak mampu. Ia mengaku pada tahun 2015 silam sebagian masyarakat di desanya juga sudah mendapatkan bantuan serupa. Namun untuk bantuan kali ini, ia menyampaikan aspirasi warganya agar kontraktor pelaksana nantinya benar- benar memperhatikan kualitas bahan bangunan sesuai kualitas yang ditentukan dalam kontrak. Misalnya kayu kusen. ‘’Jangan kayu sebit (kayu tidak layak red),’’ katanya mengingatkan. Ia berharap nantinya kontraktor pelaksana juga dapat memprioritaskan tenaga tukang yang ada di desa. Karena menurutnya, sebagian warga di desa ini berprofesi sebagai tukang bangunan. Di Lombok Tengah sendiri pada tahun 2018 ini terdapat 42 KK masyarakat yang akan mendapatkan bantuan dalam ben-

Bank NTB Bagi-bagi Mobil ke Nasabah Dari Hal. 1 Pengundian dilaksanakan di Gedung Teater Taman Budaya NTB di Mataram. Nasabah pemegang kupon seluruhnya diundang. Nampak hadir juga, Sekda NTB, Dr.H. Rosiady H.Sayuti, PhD, Plt. Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, Ketua Komisi III DPRD NTB, Johan Rosihan, Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, Perwakilan BI NTB, OJK NTB, Dewan Komisaris Bank NTB, Direksi Bank NTB, serta undangan lainnya. Di dalam gedung tempat pelaksanaan undian rasanya panas dingin. Seluruh yang hadir deg-degan, apalagi para nasabah Bank NTB yang saat itu datang. Suasana di dalam gedung bergemuruh, apalagi saat dilakukan pengundian untuk hadiah-hadiah utamanya. Beragam ekspresi menyemarakkan suasana pengundian. Penarikan undian Tambora dan Simpeda Periode XVI tahun 2017 merupakan rangkaian kegiatan regular yang dilaksanakan Bank NTB pada setiap tahunnya. Dengan menghadirkan berbagai hadiah menarik. Khusus untuk periode undian sekarang, Bank NTB

benar-benar memanjakan nasabah loyalnya dengan menyediakan berbagai hadiah undian dengan nilai total Rp 1,4 miliar. Hadiah-hadiah menarik itu mulai dari rice cooker, sepeda gunung, kulkas 2 pintu, HP, LED TV, sepeda motor, dan hadiah utama berupa 1 unit Mobil Mitsubishi Pajero Sport untuk undian tabungan Tambora (seluruh nasabah penabung Tambora se NTB). Dan 2 unit Mobil Honda Mobilio untuk undian tabungan Simpeda (masing-masing 1 unit di Pulau Lombok dan 1 unit di Pulau Sumbawa). Direktur Utama Bank NTB, H. Komari Subakir mengatakan, pelaksanaan penarikan undian Tabungan Tambora dan Simpeda ini merupakan wujud apresiasi dan penghargaan kepada seluruh masyarakat NTB, khususnya nasabah yang telah setia mempercayakan penempatan dana tabungannya di Bank NTB. Pelaksanaan acara dihadiri ratusan peserta dan undangan. Promo undian dilaksanakan secara utuh, pada seluruh kantor cabang utama, cabang pembantu, konvensional se NTB dan Surabaya. Di mana hadiah undian yang disediakan tersebar secara profesional di setiap regional

Kantor Cabang Bank NTB yang tentunya memberikan kesempatan besar kepada seluruh nasabah Bank NTB yang memiliki rekening Tambora dan Simpeda. Lanjut H. Komari Subakir, untuk meraih hadiah tersebut secara terbuka, semakin tinggi saldo tabungan yang dimiliki oleh nasabah. Maka semakin besar pula potensi nasabah meraih hadiah utama yang disediakan. Beberapa ketentuan dalam pelaksanaan undian periode ini, secara garis besar , nasabah yang berhak mengikuti undian adalah penabung Tabungan Simpeda dan Tabungan Tambora dengan saldo minimal Rp 100.000 dalam periode 1 Januari 2017 sampai Desember 2017. Perhitungan perolehan jumlah nomor undian berdasarkan kelipatan saldo Rp 100.000. Hadiah undian terdiri dari. Undian Tabungan Tambora : Hadiah utama, hadiah 1 sampai hadiah ke 6. Hadih tabunan Simpeda, hadiah utama grand prize, hadiah 1 sampai hadiah ke 6. Seluruh proses pelaksanaan penarikan undian dihadiri oleh saksi-saksi yang telah ditentukan (Notaries, Kepolisian, dinas Dinas Sosial Kependududkan Provinsi NTB). Sebelum pelaksanaan penarikan undian, semua sarana undian telah disegel dan pemeriksaan fisik hadiah oleh pejabat Dinas Sosial Provinsi NTB, dan disahkan oleh notaris. Melalui kegiatan ini, kata H. Komari, diharapkan dapat menjadi salah satu penyokong lini bisnis tabungan, guna peningkatan size bussines Bank NTB secara menyeluruh. ‘’Alhamdulillah, perkembangan dana pihak ketiga Bank NTB pada periode Desember 2016-2017 mengalami perkembangan yang sangat baik,’’ katanya. (bul/*)

(Suara NTB/ist)

Selebritis Ibu kota Tommy Kurniawan (kanan) berkesempatan menyapa pendengar Radio Global FM Lombok, Sabtu ( 21/4) serangkaian menghadiri agenda Tabligh Akbar di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB.

tuk pembangunan rumah layak huni tipe Koordinasi penangulangan kemiskinan 21, tersebar di 6 desa dan masing-masing Provinsi dengan seluruh Kabupaten/Kota desa terdapat 7 KK yang mendapatkan se-NTB, dengan menggunakan basis data bantuan rumah tersebut. dari TNP2K/E-RTLH dan BDT. “Proposal Kepala Dinas Perumahan dan Pemuki- usulan dari Desa/Kelurahan diperkuat suman Provinsi NTB, Ir. Gusti Bagus Sugiartha, rat usulan dari pemerintah Kabupaten/ M.Sc didampingi Kabid Perumahan, Izud- Kota, kemudian dilakukan verifikasi dan din, S.STp. ME dihadapan anggota TP4D, validasi secara bersama, sehingga identiEly Rahmati dari Kejati NTB, Kompol Md. tas warga yang menerima rumah, benarSumardi dari Polda NTB, GP.Aryadi dari Ir- benar yang berhak,” imbuhnya. (ars/*) bansus Inspektorat Provinsi NTB hadir bersama sejumlah kepala desa. Gusti Bagus Sugiartha mengungkapkan, program pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu tahun ini menyasar 175 desa dari 500 desa sasaran berdasarkan data dari Tim koordinasi penanggulan(Suara NTB/ist) gan kemiskinan TP4D yang merupakan gabungan dari Kejaksaan, Polda NTB provinsi NTB. “Pro- dan Inspektorat mendengarkan harapan masyarakat penerima gram ini merupakan manfaat RLH. bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pengentasan kemiskinan secara terintegrasi,” terangnya. Ia menjelaskan, penentuan mengenai siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan RLH tersebut. Menurut Pak Sugi sapaan akrabnya ditentukan ber(Suara NTB/ist) dasarkan kesepa- Masyarakat Lombok Tengah penerima manfaat RLH katan antara Tim mendengarkan pemaparan TP4D.

123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Dr. Zul juga tak menampik anggapan Mataram (Suara NTB) 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 adanya pihak lain di balik aksi demonstrasi Calon Gubernur NTB, Dr. H. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Zulkieflimansyah menegaskan bahwa ini. “Teman-teman yang ada (demonstra123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 tuduhan sejumlah pihak yang mengaitkan si) di Jakarta ini walaupun nggak banyak, 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 dirinya dengan proses divestasi saham PT. empat, lima orang ya ada yang sponsorin123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) adalah lah, begitu,” ujarnya. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Dr. Zul tak mempersoalkan aksi demonsangat tidak beralasan. Ia menegaskan, di123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 rinya bahkan tidak tahu menahu mengenai strasi ini jika dilatarbelakangi niatan yang 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 baik. Dr. Zul menegaskan, adanya keterlipenjualan saham Pemda tersebut. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Seperti diketahui, proses pelepasan batan dirinya dalam divestasi Newmont, 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 saham PTNNT telah bergulir antara lain yang disuarakan dalam demonstrasi terse123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 ditandai dengan penandatanganan but adalah hal yang tidak benar. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Namun, Dr. Zul juga meyakini sebuah kesepakatan kerjasama PT Multi Capi123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 tal dengan PT DMB, nomor 03/DMB/VII/ adagium, bahwa jika kebohongan disuara123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 09 DAN NOMOR 007/MC/07/2009 tang- kan berulangkali, maka lambat laun or123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 gal 23 Juli 2009 tentang kerjasama pem- ang bisa menganggapnya sebagai hal yang 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 belian saham divestasi PT. Newmont benar. “Kalau suatu hal tidak benar, terus 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 diputar-putar nanti orang menyangkanya Nusa Tenggara. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Berbekal kerjasama inilah, Pemda benar, gitu,” ujarnya. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Dr. Zul juga tidak mempersoalkan jika akhirnya memiliki saham sebesar 6 per123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 sen di PTNNT. Namun, belakangan, saham para aktivis ini memiliki motif sebagai 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 ini kemudian berpindah tangan kepada PT. proses kontrol terhadap kebijakan pengua123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). sa yang diduga menyimpang. Namun, ia 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Medco menguasai saham PT NNT justru menemukan bahwa mereka rupanya 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 dengan cara mengakuisisi saham PT Am- memiliki motif lain yang membuatnya 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 man Mineral Internasional (AMI). AMI cukup kecewa. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Rupanya, setelah aksi ini, Dr. Zul menadalah pemegang 82,2 persen saham peru123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 sahaan pemilik tambang Batu Hijau terse- erima pesan WhatsApp yang mengungkap 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 but. Nilai akuisisi US$ 2,6 miliar (Rp 33,8 niatan mereka menggelar serangkaian 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 triliun). AMI sebelumnya telah membeli sa- demonstrasi tersebut. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Dalam WhatsApp tersebut, salah seorham NNT dari Newmont Mining Corpora123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 ang yang mengatasnamakan KMBJ secara tion dan Sumitomo Corporation. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Proses pelepasan saham ini sebenarnya terang-terangan meminta uang senilai Rp 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 merupakan kesepakatan antara pihak 200 juta sebagai kompensasi untuk meng123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 swasta dengan pihak swasta. Namun, mes- hentikan aksi demonstrasi tersebut. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Sebagai dan Ketua Senat Mahasiswa ki demikian, proses ini memang tetap 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 melibatkan persetujuan pemerintah pusat. Universitas Indonesia yang pernah malang 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Dr. Zul sendiri tidak menduduki jaba- melintang di dunia aktivis mahasiswa, Dr. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 tan yang memungkinkan ia mengambil Zul mengaku sangat prihatin dengan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 keputusan yang memuluskan penjualan perilaku oknum aktivis semacam ini. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 “Saya tersinggung sebagai mantan akini. Karena itulah, ia merasa tuduhan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 tivis itu, mereka coba minta-minta uang yang mengaitkan dirinya dalam proses 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 penjualan saham Pemda di PTNNT ter- begitu. Itu kan kacau. Ini menciderai, kita 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 sebagai mantan aktivis kecewa. Kok adiklalu mengada-ada. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Belakangan, terkuak bahwa serang- adik kita jadi kayak begini. Kalau begini 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 kaian aksi demonstrasi yang digelar terus, nanti disangkanya hidup itu bisa den123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 tersebut rupanya dilatarbelakangi mo- gan cara begitu. Nyari-nyari kesalahan or123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 tif lain. Rupanya, oknum aktivis yang ang, kemudian diperas,” sesal Dr. Zul. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Terkait apakah akan menempuh langmenggelar demonstrasi ini meminta 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 uang senilai Rp200 juta untuk meng- kah hukum terhadap para aktivis terse123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 hentikan aksi demonstrasi mereka yang but, Dr. Zul mengaku akan mempertim123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 mengaitkan Dr. Zul dengan kasus di- bangkannya. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 “Kita lihatlah nanti, kalau perlu kita vestasi saham Pemda di PT. Newmont 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 sikapi ke tingkat yang lebih serius, nanti Nusa Tenggara (PTNNT). 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Percobaan pemalakan itu diungkap Dr. akan kita pertimbangkan dulu,” ujarnya. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Zul dalam perbincangan dengan Suara Ia juga menegaskan, tidak tertutup kemu123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 NTB, Sabtu (21/4). Menurut ngkinan adanya pihak lain yang mengam123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Zulkieflimansyah, selama ini, para aktivis bil keuntungan atau memang mendalangi 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 tersebut memang telah berulangkali aksi-aksi ini demi kepentingan untuk meru123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 menggelar demonstrasi yang pada intinya sak nama baiknya yang tengah tampil di 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 mencoba mengaitkan dirinya dalam pros- Pilkada NTB 2018. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 es divestasi saham PTNNT. Sementara itu, pihak yang diduga 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Awalnya, karena merasa tudingan mengirimkan pesan WhatsApp ke Dr. Zul 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 dalam demonstrasi itu terlalu mengada- tersebut hingga kini belum bisa dikonfir123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 ada, Dr. Zul tidak menanggapinya. Sebab, masi terkait persoalan ini. Upaya konfir123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 dirinya memang tidak memiliki kewena- masi melalui panggilan telepon ke nomor 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 ngan dan tidak terlibat dalam proses di- ponsel yang ia pakai menghubungi Dr. Zul 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 vestasi ini. Selain itu, para oknum aktivis tidak mendapatkan tanggapan. Demiki123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 yang menggelar demonstrasi itu juga tidak an juga pesan singkat yang dikirimkan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 banyak jumlahnya. ke nomornya tersebut. (tim) 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345

Dr. Zul Bantah Terlibat Proses Divestasi Saham Pemda di Newmont


SUARA NTB

Senin, 23 April 2018

Halaman 15

Ali BD Bersama para Tuan Guru Dari Hal. 1 Tuan Guru yang mendukung Bapak Ali Bin Dachlan berasal dari Lombok Tengah,Lombok Barat,Lombok Timur serta Lombok Utara. Dari semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB,TGH Muchlis menyatakan, para tuan guru sudah melihat sosok Ali Bin Dachlan adalah orang yang paling tepat dalam memimpin NTB. Semua pasangan calon yang maju bertarung di Pilkada NTB 2018 hanya Ali Bin Dachlan yang selalu merespons dengan cepat keluhan dari para tuan guru.Bahkan,Ali BD selalu hadir menjumpai para tuan guru. ‘’Atas dasar inilah,maka para

tuan guru sepakat untuk mengusung hingga memenangkan Ali BD,” terangnya. Dia menambahkan, kedekatan Ali Bin Dachlan dengan tuan guru atau tokoh ulama di NTB sudah terjalin sejak lama. Inilah salah satu alas an membuat para tokoh ulama mau mendukungnya. Semua ini dating dari hati nurani para tuan guru. Dalam menentukan pilihan terdapat banyak perbedaan pandangan namun perbedaan ini disatukan.Bahkan,tak dipungkiri bila pendekatan Ali Bin Dachlan ke para ulama sangat baik.Ali BD alias Amaq Asrul ini merupakan pemimpin yang rajin turun melihat kon-

Pemprov NTB Antisipasi Krisis Air Bersih di 318 Desa Dari Hal. 1 Dijelaskan, peluang terjadinya curah hujan > 20 - 50 mm/ dasarian di sebagian wilayah NTB pada dasarian III April 2018 sebesar 80-90 persena. Yaitu di Pulau Lombok Bagian Barat, Pulau Sumbawa bagian barat, serta wilayah Bima dan Dompu. Saat ini sebagian wilayah NTB belum memasuki musim kemarau dan masih berada dalam periode transisi menuju musim kemarau. ‘’Perlu diwaspadai potensi terjadinya hujan lebat dalam skala lokal yang terjadi dalam waktu singkat khususnya di Pulau Lombok bagian barat dan utara,’’ katanya. Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ir. Mohammad Rum, MT yang dikonfirmasi Suara NTB, pekan kemarin mengatakan bahwa memang saat ini masuk musim pancaroba. Yakni peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. ‘’Tapi memang masih ada di beberapa tempat ada hujannya. Tapi hujan begini sebentar hilang, ndak signifikan,’’ ujarnya. Rum mengatakan, pada musim kemarau tahun ini, pihaknya mengantisipasi 318 desa yang dilanda kekeringan tahun lalu. Pihaknya bersama SKPD lainnya mengantisipasi krisis atau kekurangan air bersih yang sering melanda NTB tiap tahun, pada ratusan desa tersebut. ‘’Ancaman kita adalah 318 desa yang mengalami kekeringan tahun lalu. Mudahmudahan bisa kita antisipasi,’’ katanya. Menurut Rum, pihaknya

berencana akan menggelar rapat koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota dan BMKG mengntisipasi bencana kekeringan tahun ini. Bukan hanya BMKG dan BPBD, pihaknya juga akan mengundang semua pihak terkait lainnya seperti Dinas PUPR, Dinas Sosial. ‘’Kira-kira apa yang akan kita lakukan ketika menghadapi kekeringan. Kita akan lakukan rakor siaga kekeringan Provinsi NTB,’’ terangnya. Diketahui, bencana kekeringan 318 desa tahun lalu tersebar di 71 kecamatan. Dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 127.940 KK atau 640.048 jiwa. Dengan rincian, Lombok Barat sebanyak 25 desa dengan jumlah jiwa yang terdampak 20.034 jiwa, Lombok Utara 18 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 33.138 jiwa. Selanjutnya, Lombok Tengah 82 desa, dengan jumlah masyarakat terdampak 282.793 jiwa, Lombok Timur 48 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 153.681 jiwa. Kemudian, Sumbawa Barat 10 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 18.775 jiwa, Sumbawa 60 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 84.998 jiwa, Dompu 25 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 19.189 jiwa, Kota Bima 8 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 2.835 jiwa dan Bima 42 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 24.608 jiwa. (nas)

Jamin Cepat Tangani Korupsi Dari Hal. 1 kata Achmat dalam wawancara perdananya dengan awak media di Mapolda NTB akhir pekan lalu. Dia menuturkan, pembuktian unsur pidana korupsi menentukan cepat atau tidaknya kasus tersebut selesai penanganannya. Sebab, meski upaya penyidik yang sudah menemukan unsur pidana tetapi perlu dilengkapi lagi dengan keterangan ahli dari instansi lain. ‘’Semua ada tahapannya. Dari karakter kasusnya kita akan berupaya sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku,’’ kata mantan Kapolda Maluku Utara ini. Achmat menegaskan, penanganan korupsi dalam pembuktian unsurnya memerlukan keterangan ahli. Selain ahli pidana, perlu dilengkapi juga dengan ahli auditor yang menghitung indikasi kerugian negaranya. ‘’Perkara korupsi itu tidak hanya di polisi, untuk menentukan kerugian negara, kita harus melibatkan instansi lain. Ini yang harus disinergikan untuk percepatan. Ketergantungan dengan pihak lain itu memang yang sering jadi

hambatan,’’ imbuh dia. Catatan Suara NTB, sejumlah kasus korupsi yang ditangani Polda NTB antara lain, dugaan penyalahgunaan wewenang rekrutmen CPNS jalur K2 Dompu tahun 2014 dengan tiga orang tersangka. Kerugian negaranya ditaksir Rp 3,5 miliar. Kemudian kasus pengadaan paket sandang pangan Lombok Timur dengan satu orang tersangka. Dalam kasus ini penyidik masih mendalami soal kerugian negara. Petunjuk P-19 jaksa menyebut kerugian negara total loss. Sementara auditor menyebut kerugian negara hanya pada pemberian paket kepada PNS. Selanjutnya pengadaan sampan fiberglass Bima tahun 2012. Sejak ditarik dari Polres Bima, penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Satu kasus lainnya, pengadaan alat peraga berbasis IT untuk 33 SD di KLU tahun 2014. Berkas perkara dengan satu orang tersangka sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa. (why)

Bangun Tiga Embung Besar Dari Hal. 1 Kabupaten Bima dan Kota Bima, akhir 2016 lalu. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ir. H. Mohammad Rum, MT menjelaskan, dana sebesar itu akan dipergunakan untuk rehabilitasi hutan dan lahan yang gundul sebesar 60 persen. Sementara sisanya sebesar 40 persen akan dipergunakan untuk konservasi tanah dan air. ‘’Sekarang lagi proses. Kita akan lakukan penanaman pohon, membuat embung cukup besar tiga unit, embung kecilkecil juga antisipasi erosi,’’ kata Rum ketika dikonfirmasi di Mataram, pekan kemarin. Pembangunan embung-embung ini dinilai cukup penting. Tujuannya untuk menampung air hujan yang berasal dari daerah hulu. Di mana, saat ini kondisi daerah hulu

sudah gundul. ‘’Di bagian hulu yang banjir kemarin. Kan hutannya sudah gundul. Kita buat embung-embung ini untuk menampung air,’’ jelasnya. Dalam satu hektare lahan akan ditanami 400 pohon. Dengan rincian, 250 pohon ditanam di lahan huan kemasyarakatan. Kemudian 150 pohon murni untuk penghijauan. Ia menjelaskan, BPBD hanya akan melakukan penanaman. Sementara yang memelihara nanti adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Diketahui, BNPB memperkirakan kerugian akibat banjir bandang yang menerjang Bima pada 2016 lalu lebih dari Rp 1 triliun. Sebanyak 105.753 jiwa warga yang terkena dampak langsung banjir yang merendam 33 desa di lima kecamatan. (nas)

disi masyarakat. Amaq Kake, panggilan lain Amaq Asrul ini juga mau membaur dengan rakyat. Mau menyerap aspirasirakyat langsung. Para jamaahPonpes Islahuddiny, lanjutnya semua mendukung Ali BD. Ponpes ini memiliki 60 cabang di NTB. Mulai dari Lombok Barat, KLU,Mataram dan Sumbawa.Keyakinan TGH Muchlis, Ali BD bisa membebaskan NTB dari kebodohan. Ali BD adalah pemimpin yang pro rakyat dan menyiapkan perubahan untuk masyarakat dan rakyat NTB.. Calon Gubernur Independen, Ali BD mengatakan tradisi peringatan Haul Pendiri Ponpes harus tetap

dilaksanakan.Sebagai perwujudan untuk menghargai para tokoh ulama yang telah berjasa membawa perubahan dan menghadirkan pencerahan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.’’Kita berkumpul dengan para ulama sehingga pertemuan ini menjadi kebangkitan para ulama,’’ terang Ali BD. Terkait Pilkada, Ali BD menegaskan masyarakat tidak perlu ambil pusing memikirkannya. Ia meminta masyarakattenang dan lebih banyak menguatkan silaturahmi dan menjalankan agama. “Karena ini hanyalah salah satu jalan kita untuk berbakti kepada rakyat, “tegasnya.

Para pemimpin daerah dikatakan Ali BD tidak ada bedanya dengan para ulama atau tuan guru pendiri Ponpes. Kehadiran mereka adalah untuk membangun masyarakat atau umat. Inilah yang kemudian menjadi dasar berdirinya ponpes atau majelismajelis rakyat.Ini yang kemudian membuat Ali BD tidak bias jauh dari ulama.Berkat kesamaan visi ulama dan pemimpin daerah. Ulama atau tuan guru itu tidak sama dengan politisi. Tidak sama dengan pimpinan partai.Tuan guru adalah orang alim yang tidak mau melakukan tindakan keliru.Mereka selalu berpikir untuk kebaikan umat. (rus)

Calon Rakyat Tidak Sama dengan Calon Partai Dari Hal. 1 Beda dengan calon partai yang bosnya adalah para partai politik. ‘’Kalau calon partai itu kan takut sama bos partai. Kalau calon rakyat, bosnya ya rakyat,’’ ujarnya. Karena berasal dari kasih sayang rakyat, maka apa yang menjadi keinginan rakyat itulah yang siap diperjuangkan pasangan Ali-Sakti ini. Ali BD sendiri sudah melakukan apa yang menjadi daulat rakyat. Seperti diketahui, Ali BD yang saat ini masih menyandang status sebagai Bupati Lotim ini merupakan bupatinya rakyat. Bupati independen. Pada kesempatan dialog langsung dengan rakyat itu, Ali BD ini ditanya sejumlah hal. Diantaranya, bagaimana nasib guru tidak tetap di tingkat SMK dan SMA. Jawaban Amaq Asrul sesuai pengalamannya selama di Lotim, ia sudah mengangkat 1.650 guru honorer yang gajinya langsung dari APBD. Dari jumlah itu terdapat 385 guru honorer tingkat SMA/SMK yang nasibnya kurang baik. Tekad Ali Dachlan semua yang GTT yang sudah diangkatnya namun tidak diperhatikan oleh pemerintah provinsi saat ini akan diangkat kembali. Bagaimana mengenai guru madrasah? Pertanyaan kedua dari warga Montong Gading ini dijawab Amaq Asrul dengan santai saja. Guru-guru madrasah meski diketahui berada di bawah naungan Kementerian Agama siap akan dibantu. Ada cara yang sudah diimplementasikan di Lotim. Antara lain bisa melalui bantuan sosial.

‘’Kita akan bantu madrasah. Di Lotim selama ini mengalokasikan bantuan sosial Rp65 miliar,’’ jelasnya. Jumlah bansos Lotim ini dinyatakan lebih besar dari yang disediakan provinsi Rp35 miliar. ‘’Saya kira, akan akan kita tingkatkan nanti jumlah bansos itu10 kali lipat,’’ sebutnya. Dituturkan, saat bertemu dengan para tuan guru di Ponpes Islahuddiny banyak juga yang mengeluhkan masih lemahnya perhatian terhadap madrasah. Ke depan, di era Ali BD, jika Allah sudah mengizinkan menjadi Gubernur NTB, maka madrasah-madrasah ini akan dibantu. Keberadaan madrasah saat ini sangat besar. Contoh di Lotim, jumlah madrasah swasta 120, sedangkan yang negeri hanya tiga. Dari fakta ini, maka kalau tidak ada madrasah betapa daerah ini sudah menjadi gelap gulita. Karena itu, sudah menjadi kewajiban pemerintah memperhatikan masalah ini. Benarkah semua yang dikatakan Pak Ali, apa tidak sekadar ucapan? Ali BD menjawab, selama proses kampanye, ia menyatakan dirinya sama sekali tidak pernah menyuruh orang memilihnya. Apa yang disampaikan bukanlah janji-janji muluk. Melainkan sudah jelas. Ada pengalaman selama 10 tahun memimpin Lombok Timur. Diakuinya, banyak sekali cita-cita besarnya yang belum bisa terwujud. Namun dinyatakan ia pastikan tidak pernah lupa atas segala ucapannya. Dalam berbagai kesempatan, Ali BD mempersilakan menagih setiap kata-katanya.

Selama kampanye ini, diantara cita-cita besar yang siap dilaksanakan adalah pembangunan jalan tol Gunung Sari-Kayangan. Jalan besar ini disebut butuh biaya besar dan akan memakan waktu lama. Sementara itu, TGH. Muhammad Ihsan Burhan yang hadir di kesempatan kampanye tersebut menguraikan kriteria pemimpin. Rasulullah Muhammad SAW, sebut TGH Ihsan ini mengambarkan pemimpin yang baik itu pada imam salat. Pemimpin dalam salat atau disebut imam itu memiliki syarat-syarat yang jelas. Bukan melihat karena penampilan. Akan tetapi melihat pemimpin itu yang fasih bacaannya. Selain memiliki pengetahuan bisa baca Quran, imam atau pemimpin dalam salat itu juga diutamakan yang lebih tua. ‘’Orang yang menjadi imam adalah orang yang memiliki ilmu. Kita kadang kadang hanya melihat sorban. Padahal belum tentu bisa baca fatihah,’’ ujarnya. Sekiranya demikian pula saat memilih pemimpin NTB. Pemimpin yang terbaik adalah pemimpin yang sudah terbukti dan teruji, jujur dan amanah. Gambaran yang lebih tua dan berpengalaman ini pastinya karena dengan pengalaman tersebut akan bisa memilih mana yang menjadi skala prioritas untuk pembangunan. ‘’Kalau yang muda banyak grasak-grusuk, makanya pilihan yang paling cerdas itu adalah memilih pasangan AliSakti,’’ demikian TGH Muhammad Ihsan. (rus)

Pendampingan Menyeluruh untuk Keluarga TKI/TKW Dari Hal. 1 Pada 2009, TGB membentuk Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) untuk memberi jaminan pelayanan dan perlindungan yang lebih pasti, cepat dan lengkap kepada para TKI NTB. LTSP di NTB adalah yang pertama dan kemudian menjadi model penerapan LTSP di banyak daerah lainnya di tanah air. ZUL-ROHMI sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang di dukung TGB, melihat penerapan LTSP masih harus terus disempurnakan. Terutama yang menyangkut koordinasi lintas intansi dan tatakelola manajemen yang dijalankan. ‘’TGB telah mewariskan satu sistem Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) untuk TKI kita. ZUL-ROHMI akan melanjutkan dan menata lebih baik lagi kinerja LTSP ini ke depan,’’ ujar Doktor Zul. Keluarga Produktif Setiap tahunnya ratusan ribu TKI asal NTB mengirim uangnya ke NTB dalam jumlah yang sangat besar. Data 2016 saja misalnya, tercatat hampir 1,7 triliun uang yang masuk ke NTB dari mereka. Ini yang tercatat resmi melalui jalur perbankan. Belum lagi menghitung yang masuk melalui cara lainnya, seperti dititipkan pada TKI yang pulang atau dikirim melalui jasa pengiriman lainnya. Besarnya remiten atau uang yang masuk itu, jelas memberikan pengaruh signifikan pada perputaran ekonomi di NTB. Jasa para TKI dalam hal ini tidak terbantahkan. Tantangannya adalah bagaimana remiten yang besar itu bisa terkelola dengan produktif? Bagaimana agar keluarga yang menerima uang itu dapat meningkat taraf hidupnya dari pengelolaan dana tersebut? ZUL-ROHMI bertekad dan berkomitmen memberikan pendampingan yang menyeluruh pada keluarga TKI. Pendampingan menyeluruh bermakna suatu proses penguatan dan pemberdayaan yang menyentuh semua aspek kehidupan. Mulai dari memperkuat ketahanan keluarga, menjamin terpenuhinya hakhak pendidikan dan keseha-

tan, sampai pemberian modal dan akses usaha. ZUL-ROHMI menilai pendampingan terhadap keluarga TKI sama pentingnya dengan perlindungan terhadap TKI itu sendiri. Pendampingan harus dirancang dalam satu sistem yang terpadu dan berkelanjutan. Bukan tambal sulam dan sektoral. ‘’Kita ingin memastikan keluarga TKI terutama istri yang ditinggal suaminya, dapat membangun ketahanan keluarganya dengan baik. Mampu mengelola kiriman suaminya dengan produktif. Terjamin hak pendidikan anaknya dan kesehatan keluarganya,’’ terang Sitti Rohmi. ZUL-ROHMI memiliki satu konsep pendampingan yang yang dilakukan dengan cara-cara yang kreatif dan melibatkan sebanyak mungkin unsur masyarakat. Kita kurangi pendampingan yang bersifat formal birokratis. Kita ingin pendampingan kita menjadikan keluarga TKI ini tangguh, sabar dan optimis,’’ papar Doktor Zul Memangkas Persoalan Pendampingan yang intensif dan menyeluruh mutlak dilakukan untuk memangkas banyak persoalan dan tantangan keluarga TKI. Persoalan domestik rumah tangga misalnya, butuh pendampingan sejak dini. Pesantren di lokasi terdekat bisa dilibatkan sejak awal untuk membangun ketahanan keluarga yang ditinggalkan ayah atau ibunya menjadi TKI. Aspek pendampingan keluarga TKI ini memang masih dirasakan lemah. Indikatornya mudah dilihat, seperti tinggi angka perceraian di kalangan keluarga TKI, anakanak yang telantar dan penggunaan remiten yang konsumtif. Semuanya menjadi satu tantangan besar untuk memulai satu sistem pendampingan keluarga TKI yang benar-benar tepat dan berkelanjutan. ‘’Kita harus memastikan TKI kita terlindungi sejak berangkat hingga kembali lagi, dan keluarganya di kampung hidup tenang, rukun, cukup pangan dan terjamin hak-hak pendidikan dan kesehatannya,’’ tegas Sitti Rohmi. (*)

Harapan Perda Hukum Adat Lombok Utara di Tangan Dewan Dari Hal. 1 ‘’Artinya tujuannya tidak sekadar melihat masyarakat adat sebagai subjek, tapi lebih dari itu kebudayaan dan hak hak mnasyarakat hukum adat terjamin dengan baik,’’ kata Direktur Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi (Somasi) NTB, Lalu Ahyar Supriadi. Sebagai fasilitator yang mendorong lahirnya Perda pengakuan masyarakat adat, paling konkret terjaminnya pelayanan dasar pendidikan tentang kerafian lokal. ‘’Butuh model berupa Perda sebagai keterwakilan kehadiran negara untuk memastikan bahwa masyarakat adat butuh perlindungan dan pengakuan. Selain itu perlindungan pengakuan untuk memperkuat pelayanan publik,’’ kata Ahyar Supriadi. Lindungi Pendidikan Lokal Kepala Sekolah pada Sekolah Adat Bayan, Lombok Utara, Renadi menguatkan pernyataan itu. Konstruksi berpikirnya jauh memandang ke depan. Agar generasi penerus mau memahami tentang budaya dan kearifan lokal yang sudah ada sebagai kunci sebuah peradaban. ‘’Sebab tanpa ada generasi penerus yang tahu tentang masyarakat adat, ini akan sia sia. Dan itu tentu saja harus melalui dari pendidikan dahulu,’’ ujarnya. Perda menurutnya, adalah solusi untuk generasi mendapatkan hak pendidikan tentang kearifan lokal. Wadahnya bisa disisipkan pada sekolah sekolah non formal yang sudah mulai berjalan. ‘’Perda ini salah satu cara masyarkaat mendapatkan hak terkait pendikan lokal. Mereka berhak mendapat pendidikan tentang lingkungan mereka,’’ tandasnya. Penyelamatan harus sudah dilakukan, karena ia melihat seperti nasib musik tradisional Lombok Utara yang bisa disaksikan pada ritual atau acara tertentu saja. Genggong misalnya, alat musik yang dimainkan saat gerhana bulan, alat musik Dewa untuk ritual ngaponin atau bersihkan keris pusaka, ada juga roah Jumat. Digerus Program Pemerintah Kekhawatiran Raden Sawinggih, pegiat budaya Lombok Utara ada ancaman dan resistensi yang patut dikhawatirkan. Seperti program bedah rumah kumuh

Rianom

Raden Nyakradi

H Amir

di Lombok Utara dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Imigrasi. Semua indikator penentuan penerima manfaat program ini, memenuhi syarat dari segi fisik bangunan. Misalnya, syarat untuk mendapat bantuan rumah kumuh harus lantai tanah, belum memakai listrik, tidak menggunakan minyak goreng. Sehingga dalam dorongan godaan rumah yang lebih permanen menggerus keberadaan rumah rumah adat dan tradisional. ‘’Artinya, syaratsyarat rumah kumuh ini ada di lingkungan masyarakat adat. Nah kalau program bedah rumah ini terus berjalan, bisa habis masyarakat adat kita,’’ ujarnya khawatir. Keberadaan masyarakat adat Lombok Utara harus diakui sebagai keberagaman dan dipagari dengan Perda, sehingga program pemerintah pun akan terseleksi. “Bukan menggusur,” sarannya. Bagaimana pun juga kultur dan kehidupan masyarakat adat Lombok Utara sudah ada sebelum lahirnya pengakuan tentang negara. Pada pra kemerdekaan, mereka mengatur kehidupannya, sedangkan saat ini mereka menjadi bagian dari negara yang ingin diatur, lebih spesifik melalui Perda. Dia mencontohkan proyek masa depan Global Hub, akan menjadi resisten dengan masyarakat adat khususnya tiga desa yang masuk di Kecamatan Kayangan dan dua desa di Kecamatan Bayan. “Aset aset dan kehidupan masyarakat adat ada di radius pembangunan ini. Kalau tidak diatur dari sekarang melalui Perda, kita tidak khawatir ini akan tergerus,” pungkasnya.

yang menjalani dimensi perubahan kehidupan dari zaman ke era di Lombok Utara. Konsistensi masyarakat adat mempertahankan nilai nilai luhurnya, bisa diadaptasikan hingga kini dan tanpa resistensi yang lebih luas. “Dengan tanpa Perda saja sudah kuat kami menjaga adat dan tradisi, apalagi dengan adanya Perda. Sehingga kami akan terus berjuang, agar Perda ini ada,” harapnya. Kuatnya tradisi itu terlihat dari aturan aturan adat yang dibuat dan dijalankan. Seperti upaya masyarakat menjaga kelestarian hutan adat hingga sanksi yang dijatuhkan bagi yang menebang pohon sembarangan. “Bagi yang menebang satu pohon saja, harus didenda dengan kerbau. Jika tidak bayar denda, akan dikeluarkan dari adat,’’ ungkapnya. Secara simbolis, perangkat desa di Desa Loloan bahkan menggunakan ikat kepala (sapuk) khas masyarakat adat setiap hari Kamis. Serta banyak dimensi kehidupan lain yang diatur oleh aturan adat tersebut dan dijalankan dengan apik oleh masyarakat.

betuk Perda. Kami bersyukur seperti kawan kawan di Somasi dan NGO lainnya intens mendorong ini,” jelasnya. Ia khawatir lambannya perda dibentuk, karena ada tarik ulur kepentingan yang muaranya kepercayaan masyarakat tehadap eksekutif dan khususnya legislatif turun. Gangguan terhadap hutan adat sangat berpeluang terus muncul, dibuktikan rusaknya di beberapa area. Ini akibat payung hukum yang belum jadi proteksi. Selama ini, perjalanan masyarakat adat sudah berhasil pertahankan hutan adatnya karena menjadi bagian dari kehidupan mereka. Saat ini kondisi hutan adat masih terjaga di 21 titik, meski terus dibayangi penyempitan. Hutan adat itu disebutnya satu per satu, seperti Pawang atau Hutan Montong Gedeng, Pawang Bangket Bayan, Pawang Mandala, Pawang Lokok Getak, Pawang Pengempokan, Pawang Gedeng Lauk, Pawang Semokan, Pawang Mejet, Pawang Bebekek, Pawang Singang Borot.

Bertekad Perjuangkan Perda H Amir adalah tokoh hidup

Jaga Hutan Adat Sebagai pawang hutan adat, Rianom juga menggantungkan harapan sama. Realisasi Perda masyarakat adat, akan menjadi payung hukum dalam aktivitasnya melindungi kawasan hutan adat. Selama ini aturan adat hanya dipayungi oleh awik awik. Sehingga mereka melihat perlu partisipasi pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif melahirkan payung hukum berupa Perda. “Dimana pemerintah bertanggungjawab untuk membantu menjaga hutan adat. Harapan kami cepat di-

Tentang Komitmen Dewan Ketika harapan itu digantungkan pada pemikiran dan keputusan DPRD Lombok Utara, menjadi wajar ketika sorotan dan desakan itu mengarah ke komisi I khususnya. Draft Raperda sudah masuk ke meja Pansus, dengan komposisi ketua Ardianto, SH dan Wakil Ketua, Raden Nyakradi, S.Pd. “Lihat, isi koper saya, ini semua dokumen tentang raperda masyarakat adat,” kata Nyakradi ditemui di kediamannya, Sabtu (21/4). Mereka mengaku tidak tinggal diam, terus menggodok regulasi yang paling mungkin jadi

turunan lahirnya Perda. Dokumen ditargetkan akan segera masuk pada Bapemberdan, sehingga jadi skala prioritas akan dalam pembahasan tahun 2018 dan saat ini sudah masuk meja Pansus. “Saat Pansus bekerja, kami menemukan beberapa hal, terutama kajian payung hukum tentang dasar perda ini,” paparnya. Menjukkan bahwa itikad kerja keras menjalankan fungsi parlemen, pihaknya putar otak mengkaji peraturan pemerintah pusat. Mulai dari Permendagri 52 tahun 2014 tentang Pedoman Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat. “Kalau mengacu pada aturan itu, bukan Perda tapi cukup keputusan Bupati,” ujarnya. Tapi pihaknya tidak mau menyerah, kajian aturan rujukan tentang definisi masyarakat adat juga ditemukan di Undang Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Rujukan lainnya dari Undang Undang nomor 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Pesisir dan Pulau Pulau Kecil. Undang Undang Perlindungan dam Pengelolaan Linkungan Hidup nomor 32 tahun 2009, Undang Undang Pokok Agraria Nomor 5 tahun 1960. “Kita mau ambil (Aturan) yang mana?, kita kaji, termasuk kesesuaian dengan masyarakat adat Lombok Utara,” jelasnya. Menggodok Perda ini butuh kerja keras, karena sempat tersandung di asas kewenangan, apakah menggunakan delegasi atau atribusi. “Tapi kita putuskan masuk pada kewenangan atribusi atau mandat. Artinya, dengan banyaknya aturan yang lebih atas sebagai pengganjal, tidak berarti menyerah, kami terus menemukan celah agar Perda ini lolos,” jelasnya. Posisi saat ini raperda sedang tahap pembahasan. Disinilah ruang bagi NGO dan masyarakat untuk memberi masukan. “Tinggal tiga tahapan berikutnya, sebelumnya harus konsultasi ke Kementerian ATR dan Kementerian Linkungan Hidup,” jelasnya. setidaknya ada dua kesimpulan yang dilahirkan, pertama mengakomodir saran masyarakat agar Perda tidak bertentangan dengan aturan lebih tinggi. Kedua, Pansus juga mendorong peran serta Pemda KLU untuk partisipatif mendorong percepatan Perda tersebut. (ars/*)


BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598

Senin, 23 April 2018

Praya (Suara NTB) Untuk memeriahkan acara hari ulang tahun NU yang ke92 di kabupaten Lombok Tengah, BKKBN Provinsi NTB turut hadir untuk memeriahkan acara ini dengan memberikan advokasi bagi para santri yang hadir. Acara Advokasi dan KIE pendewasaan usia perkawinan ini bertempat di lapangan umum Penujak dan dihadiri kurang lebih 500 santri pramuka LP Al Ma’arif yang antusias mengikuti acara. Acara ini juga dihadiri oleh berbagai instansi terkait serta perwakilan PC NU Lombok Tengah yang menjadi pembicara dalam talkshow yang diselenggarakan BKKBN. Acara talkshow menghadirkan pemateri mulai dari kepala perwakilan BKKBN NTB, Drs. Lalu Makripuddin, M.Si , Drs. H. Muliyadi Yunus selaku kepala DP3AP2KB Lombok Tengah, serta Drs. H.M. Jamiluddin, MM selaku perwakilan NU Lombok Tengah. Sosialisasi ini juga dimeriahkan dengan penampilan kesenian wayang yang dibawakan Rahardian Reno Wardana ini bercerita tentang ‘Dendeq Merarik Kodeq’ agar sesuai dengan tema besar BKKBN serta mudah dipahami oleh peserta MTS dan MA LP Al Ma’arif yang hadir. Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Drs. Makripuddin, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program KKBPK yang bekerjasama dengan pihak NU sekaligus memperingati harlah NU. “Jadi kita sasaran khususnya adalah remaja sekaligus melakukan sosialisasi untuk jangan menikah muda,” terangnya kepada Suara NTB. Makanya tema talkshow sendiri mengusung tentang pendewasaan usia perkawinan ‘Dendeq Merarik

suarantb.com

@suarantbcom

@suarantbcom

http://facebook.com/suarantbdotcom

http://twitter.com/suarantbcom

http://instagram.com/suarantbcom

Kodeq’ agar lebih mudah diterima dan sesuai sasarannya untuk para santri. Tema ini sengaja dipilih agar para remaja khususnya santri tidak melakukan pernikahan usia muda. BKKBN memang sengaja menyasar santri pondok karena mereka berada dalam usia remaja yang sedang tumbuh dan banyak tinggal di sana. Apalagi menurut data, jumlah pondok pesantren di NTB mencapai 1.000-an pondok pesantren sehingga menjadi potensi besar untuk diberikan pemahaman akan pendewasaan usia pernikahan itu. Selain itu, tuan guru dari pondok pesantren juga dipandang sebagai tokoh masyarakat dan tokoh agama yang sangat dihormati oleh masyarakat. “Mereka selama ini memiliki pengaruh dalam masyarakat, sehingga pimpinan pondok itu kita harapkan dapat menyampaikan tentang ini kepada para jamaahnya,” kata Makrifuddin. Jika mereka yang menyampaikan, peluang besar untuk didengarkan dan ditaati oleh masyarakat lebih besar dibanding dilakukan oleh BKKBN atau instansi lainnya. Karena jika instansi yang menyampaikan, masyarakat pasti akan menunggu apa kata tokoh agama yang menjadi panutan mereka. NU juga memiliki lembaga kesejahteraan keluarga atau LKKNU yang memiliki tugas yang sama dengan BKKBN. “Jadi kita memiliki tugas yang sama, itu yang kita coba perbantukan dan saling berintegrasi. Memang sejak awal juga kita bekerjasama dengan lembaga keagamaan,” terangnya. Selain NU, BKKBN juga bekerjasama dengan semua lembaga keagamaan yang ada di Lombok agar bisa lebih dekat dengan masyarakat. Selama acara talkshow, Makrifuddin juga mengapresiasi dengan bahagia rasa ingin tahu peserta yang besar akan tema pembicaraan sosialisasi tersebut.

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

(Suara NTB/uul)

Pemateri talkshow, Kepala Perwakilan BKKBN NTB, DP3AP2KB Loteng dan dari Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama Loteng.

(Suara NTB/uul)

Kepala Perwakilan BKKBN NTB L. Makripuddin memberikan hadiah doorprize bagi peserta yang hadir. Terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan yang selama ini mungkin menjadi pertanyaan besar bagi mereka dan tidak mampu dijawab oleh orang terdekatnya. Selain talkshow, sosialisasi juga diisi dengan ikrar dari para santri yang mengikrarkan diri untuk menolak pernikahan dini, tidak terlibat seks bebas dan bebas narkoba. Makrifuddin menjelaskan selain memberikan sosialisasi seperti ini, BKKBN juga membangun pusat konseling remaja atau PIK-R di pondok pesantren di tiap kabupaten/kota. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan BKKBN dengan permasalahan remaja khususnya santri yang ada di pondok pesantren untuk berkonsultasi. “Di tiap kabupaten kita ada satu pondok pesantren yang menjadi proyek awalnya sebagai contoh untuk pondok pesantren lainnya,” jelasnya. Sehingga diharapkan nantinya pondok pesantren tersebut sudah cukup mandiri dan berkembang, bisa membantu pondok pesantren lain dalam membuat PIK-R sendiri. (uul/*)

(Suara NTB/uul)

Penampilan dalang cilik Rahardian Reno Wardana (Suara NTB/uul)

Seorang santri saat mendapat pelayanan kesehatan dari petugas BKKBN.

(Suara NTB/uul)

Stan BKKBN

(Suara NTB/uul)

Peserta talkshow BKKBN yang hadir

Laznas DASI NTB Gelar Malam Lelang Amal untuk Sumbawa

Acara malam lelang amal DASI NTB

Mataram (Suara NTB)Untuk kesekian kalinya, Laznas DASI NTB kembali mengadakan malam lelang amal pengadaan ambulans untuk Sumbawa. Acara yang bertempat di Graha Bakti Praja ini dihadiri oleh kurang lebih 300-an jamaah, baik yang berasal dari Sumbawa maupun dari sekitaran Mataram. Acara amal ini juga dirangkaikan dengan tausiah dari Ustadz H. Zainudin Sulaiman, Lc dan juga dimeriahkan dengan penampilan spesial dari Tommy Kurniawan. Serta lelang koleksi baju milik gubernur NTB beserta istri, istri Plt Walikota Mataram serta koleksi pribadi milik anggota Hijaber-

smom Community. Ketua panitia acara malam lelang amal, Hanan Yusron, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan stimulus awal sampai terkumpulnya dana bagi pengadaan ambulans gratis di Sumbawa. “Ini merupakan rangsangan awal bagi para donatur untuk melakukan donasi dengan segera,” jelasnya. Jadi tidak hanya saja saat lelang amal ini berlangsung donatur bisa menyambung tetapi bisa dilakukan selama satu bulan kemudian. Laznas DASI NTB sebenarnya menargetkan sebelum puasa ini donasi untuk ambulans sudah terkumpul dan bisa segera diresmikan.

Dari hasil malam lelang kali ini, donasi yang terkumpul mencapai Rp 17 juta baik dari hasil lelang dan sumbangan peserta. Hanan menambahkan donasi yang didapatkan memang sangat jauh dari ekspektasi karena peserta yang hadir merupakan rekanan DASI NTB serta jaringan Hijabersmom Community yang menjadi rekanan acara. “Memang dari segi donasi mungkin masih sangat kurang, tetapi paling tidak ini bisa menjadi stimulus bagi para donatur lainnya untuk berpartisipasi kembali,” imbuhnya. Selanjutnya yang paling diharapkan adalah peran dari rekanan DASI NTB serta jaringan masing-masing untuk kembali mengadakan donasi amal untuk ambulans ini. “Terutama waktu yang dekat dengan bulan puasa bisa menjadi pemacu para donatur untuk mau menyumbangkan amalnya berbagi,” tukasnya. Direktur Laznas DASI NTB, Muh. Firadz mengatakan malam lelang amal merupakan inisiasi untuk programambulans gratis. Sebelumnya Dasi NTB sudah berhasil mendapatkan bantuan enam ambulans melalui acara serupa. Ia mengakui pemilihan waktu yang tidak tepat membuat tidak banyak donasi yang terkumpul karena masyarakat tidak tahu peduli dengan acara ini. “Tetapi kami sangat optimis setelah acara ini berlangsung, akan ada donatur yang menyumbangkan hartanya untuk pengadaan ambulans di Sumbawa,” kata Firadz. Mendekati bulan Ramadhan, Dasi NTB akan membuat program Ramadhan untuk ambu-

lans gratis Sumbawa ini. Karena berkaca dari pengalamanpengalaman sebelumnya, dana

terkumpul setelah satu bulan dari waktu penyelenggaraan acara lelang. (uul)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook