Skip to main content

Edisi 22 Januari 2018 | Suara NTB

Page 1

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com

SUARA NTB

SENIN, 22 JANUARI 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

16 HALAMAN NOMOR 260 TAHUN KE 13

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

n a li a K a m a s r e B a d A a Say

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saya Sitti Rohmi Djalilah

Menyapa dengan penuh cinta semua perempuan NTB Dari Ampenan di Lombok sampai Sape di Bima Mari kita satukan visi dan padukan hati Menjawab tantangan ke depan Perempuan NTB adalah kekuatan besar Dari mendidik anak sampai bekerja mencari nafkah Tanpa banyak mengeluh dan sungguh sangat tabah Teruji menghadapi beratnya persoalan Kenyang merasakan pahit getirnya kehidupan Perempuan NTB berhadapan dengan tantangan besar Banyak dari saudara kita bekerja di negeri orang Banyak dari saudara kita menjadi kepala keluarga tunggal Banyak dari saudara kita menikah di usia belasan Dan banyak anak-anak perempuan kita yang pendidikannya tertinggal

Saya Sitti Rohmi Djalilah

Mengajak semua perempuan NTB merapatkan barisan Berdiri bersama bergandengan tangan kita harus terus memperbaiki keadaan Kita harus menjadi pioner perubahan

Saya Sitti Rohmi Djalilah

Berkomitmen sepenuh hati Memperjuangkan aspirasi kaum perempuan NTB Saya butuh bimbingan, dukungan dan kebersamaan Saya bukan siapa-siapa dan tak bisa apa-apa Tanpa kaum perempuan bersama saya

Perempuan NTB hebat Insya Allah NTB GEMILANG Pancor, 10 Januari 2018 Salam hangat saya,

Sitti Rohmi Djalilah Saya datang

Saya memberi

pertama kali ke

Saya perempuan

apresiasi tinggi

desa yang

NTB pada 1981

ketika mem-

hampir 10

sebagai dokter

baca surat

tahun ini

umum yang

terbuka Ibu

berjuang

baru saja lulus.

Sitti Rohmi

Sejak itu saya

membangun

kepada kaum

menyelami dan

budaya baca dan

perempuan NTB,

tulis di kalangan

terlibat langsung dengan persoalan perem-

yang ia beri judul “Saya Ada Bersama

anak-anak desa. Mereka sangat perlu per-

puan di daerah ini. Kini sudah hampir 40

Kalian�. Komitmen Ibu Rohmi dalam surat

hatian serius, terutama anak-anak perempuan

tahun berlalu, NTB telah makin maju namun

terbuka itu harus kita pegang betul, kelak

yang kerapkali diperlakukan tidak adil

permasalahan kaum perempuan tetap

kita tagih dan bantu bersama untuk

dengan dalih budaya dan sebagainya.

menjadi pekerjaan rumah yang cukup besar.

tercapai. Saya tentu saja gembira ada Ibu Sitti

Saya sungguh-sungguh berharap, jika Ibu

Saya menolak tegas jika calon dan isu

Rohmi, seorang perempuan NTB bergelar

Sitti Rohmi terpilih menjadi wakil gubernur

perempuan hanya menjadi komoditas

doktor maju dalam pilkada. Saya baca surat

politik kekuasaan. Hanya berhenti seba-

terbuka yang Ibu Rohmi tulis untuk seluruh

tas retorika saja. Terutama jika itu dilaku-

kaum perempuan di NTB. Bagus dan

kan oleh calon perempuan sendiri.

menyentuh. Harapan saya sederhana: Ibu

Sebab jika itu terjadi, keterlibatan perem-

lakukan apa yang ibu tulis itu, maka kami

puan dalam politik menjadi sama sekali

kaum perempuan NTB, Insya Allah akan

tidak bermakna. Dr. Atun Wardatun, MA

bersama ibu.

perempuan pertama di NTB, buatlah sejarah besar. Cetaklah perempuan-perempuan berprestasi besar di NTB. Jadilah pemimpin yang sungguh-sungguh dekat dengan kaum perempuan dan peduli pada permasalahan yang mereka hadapi. Angkatlah derajat mereka dan muliakan hidup mereka. Dokter Reny Bunjamin,MPH Pegiat Kesehatan Reproduksi dan HIV AIDS di NTB

Dosen UIN Mataram, Pegiat Isu Gender, Keragaman dan Hukum Keluarga

Nursida Syam Pengelola Club Baca Perempuan di Lombok Utara, Peraih Indihome Women Awards 2014


SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

SUARA MATARAM

Halaman 2

Mataram Kekurangan Pengawas Naker Segera Tempati Kantor Baru KELURAHAN Tanjung Karang Permai di tahun ini akan segera menempati kantor baru. Selama ini, mereka menempati bangunan milik warga yang disewa selama beberapa waktu belakangan. Menurut lurah Tanjung Karang Permai, Syamsudin, pihaknya akan mulai menempati kantor baru di pertengahan tahun ini. “Rencananya di bulan Juni nanti bangunan itu akan siap ditempati,” jelasnya. Kantor kelurahan yang nantinya berada di tengah Perumnas Tanjung Karang saat ini masih dalam (Suara NTB/uul) tahap perbaikan fasilitas. “Dari Syamsudi tahun kemarin pengerjaannya oleh pemerintah kota, tetapi masih belum selesai,” kata Syamsudi. Bangunan kantor yang lama di lingkungan Bagek Kembar, imbuhnya, kondisinya tidak dimungkinkan untuk ditempati kembali. “Tiap tahun bangunan kantor itu mengalami penurunan atau amblas ke dalam tanah, sehingga tidak aman digunakan untuk melayani masyarakat,” jelasnya. Karena hal itulah, pihaknya tidak menggunakannya lagi untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. “Jadi kita pindah ke sini agar bisa lebih aman untuk pelayanan,” kata Syamsudi. Ia menambahkan, hanya ruangan untuk kegiatan PKK dan posyandu yang lokasinya berada di depan kantor kelurahan yang lama yang masih bisa digunakan. “Itu juga setelah diperbaiki, baru masyarakat merasa aman untuk memakainya kembali,” tambahnya. Syamsudin berharap dengan adanya kantor kelurahan yang baru bisa, pihaknya bisa lebih baik lagi dalam melayani masyarakat. “Apalagi posisinya yang berada di tengah Perumnas, yang di sana saja terdiri dari 4 lingkungan dari 5 lingkungan yang ada semakin memudahkan pelayanan,” jelasnya. (uul)

Mataram (Suara NTB) Permasalahan ketenagakerjaan di Mataram cukup kompleks. Di antaranya, gaji di bawah upah minimum kota (UMK), tak adanya tunjangan kesehatan, karyawan tak dapat pesangon dan lain sebagainya. Demikian kompleksnya persoalan hubungan industrial tersebut, masih ditambah dengan minimnya pengawas ketenagakerjaan yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja. Kadis Tenaga Kerja Pemkot Mataram, Drs. H.M. Saiful Mukmin mengakui semua persoalan itu, pekan kemarin. “Iya, memang kita masih kekurangan pengawas,” aku dia. Syaiful pernah meminta penambahan pegawai khususnya memiliki kompetensi berkaitan dengan penyelesaian sengketa. Sejauh ini, Pemkot Mataram belum me-

menuhi dengan alasan keterbatasan pegawai. “Minimal yang sarjana hukum. Cuma kondisi pegawai dibutuhkan di sana - sini,” ujarnya. Syaiful menambahkan, sengketa tenaga kerja di Mataram tinggi. Di 2017, terdapat 19 - 21 kasus ditangani. Tapi penyelesaiannya tidak sampai ke proses hukum. Untuk optimalisasi pengawasan tenaga kerja,

Syaiful terpaksa memaksimalkan kepala bidang dan kepala seksi. Untuk penyelesaian sengketa ada tim yang melakukan mediasi. “Iya, kita perbantukan Kabid dan Kasi,” tuturnya. Di satu sisi, Dinas Tenaga Kerja tengah mengawasi sejumlah perusahaan terkait pengupahan pegawai. pascapenetapan upah minimum kota (UMK) Rp 1,86 juta. Syaiful mengaku, perlu sos-

”

Sengketa tenaga kerja di Mataram tinggi, tapi penyelesaiannya tidak sampai ke proses hukum H.M. Saiful Mukmin

ialisasi ke perusahaan dan buruh. Sebab, kenaikan gaji ini sulit bertemu. Sejauh ini, belum ada ditemukan perusahaan yang membayar gaji di bawah UMK. (cem)

Jual Inovasi Daerah MESKIPUN Mataram sudah ditunjuk sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) untuk kawasan Indonesia Timur, namun tidak bisa serta merta mengandalkan itu sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah PAD) dengan kunjungan wisatawan ke ibukota Provinsi NTB ini. “Ada beberapa daerah yang ingin melakukan studi banding di Mataram,” kata anggota Pansus Inovasi Daerah DPRD Kota Mataram, Lalu Suriadi, SE., kepada Suara NTB. Kunjungan wisatawan di Mataram, lanjutnya, merupa(Suara NTB/dok) kan imbas dari pariwisata Lalu Suriadi Lombok Barat. Dengan adanya Perda inovasi daerah nantinya, Mataram tidak hanya bergantung dari imbas pariwisata Lombok Barat. “Jadi kita tidak hanya jual view-nya, tapi juga inovasi,” ujarnya. Menurut Suriadi, selama program yang dilahirkan baik, tentu daerah lain akan datang ke Mataram untuk belajar. Indikator itu, diukur dari inovasi yang ada. “Jadi, kalau orang datang ke sini, bukan cari keindahan alam tapi program,” imbuhnya. Dikatakan Suriadi, kalau program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) unggul, otomatis daerah lain akan datang belajar. Daerah lain, sambung dia, belum ada yang memiliki Perda tersebut. Artinya, Mataram akan menjadi satu satunya daerah yang memiliki Perda itu. Namun demikian, bukan berarti daerah lain yang belum memiliki Perda inovasi daerah, tidak berinovasi. Contohnya Surabaya. Karena SDM nya bagus dan memang kekuatan finansial daerahnya bagus. “Tapi kalau kita lihat kemampuan daerah kita, masih memungkinkan untuk berinovasi,” katanya. Oleh karena itu, politisi PAN ini mendorong OPD terus berinovasi. Ia mengingatkan OPD jangan sampai melempem. OPD dituntut menciptakan program yang transparan. Ini dimaksudkan bagaimana supaya visi misi Kota Mataram tercapai. Meski Mataram bukan kota besar namun pembangunan di daerah ini begitu pesat. Sehingga menuntut program inovasi dari OPD yang ada. Untuk itu dewan menyambut baik target lahirnya inovasi dari masing-masing OPD. Selama ini, memang ada inovasi yang dihasilkan oleh OPD, tetapi belum optimal. Perda inovasi daerah ini menjadi kekuatan bagi daerah untuk mengawal pembangunan di Kota Mataram. (fit)

(Suara NTB/cem)

ANGKUT SAMPAH – Petugas kebersihan Pemkot Mataram sedang mengangkut sampah untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Sabtu (20/1). Investor dari Korea berencana akan mengelola produksi sampah penduduk Kota Mataram untuk bahan energi.

Pengelolaan Sampah

Investor Korea Belum Selesaikan Studi Kelayakan Mataram (Suara NTB) Rencana investor asal Korea mengelola sampah menjadi sumber energi hingga kini belum terealisasi. Kabarnya investor belum menyelesaikan studi kelayakan. Investor asal Korea tersebut akan memulai proyek MSW Power Plant 600 TPD dengan menggunakan nama perusahaan HANKI Industrial Co, Ltd.

yang diperkirakan dapat mulai beroperasi pada enam bulan mendatang. Namun demikian, belum ada tindaklanjut setelah sosialisasi awal 2017 lalu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Irwan Rahadi mengaku, pihaknya masih menunggu studi kelayakan (feasibility study) penanaman investasi dari perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Mereka sebelumnya pernah melakukan analisis kebutuhan lahan, volume sampah dan lain sebagainya. “Kita masih nunggu feasibility study menanam investasi,” jawab Irwan. Untuk pembangunan pembangkit listrik kata Irwan, setidaknya dibutuhkan lahan sekitar dua hektar. Lahan dibutuhkan sudah disiapkan di Kebon Talo di Ampenan.

Pembentukan Perusda Pasar Masih Wacana Mataram (Suara NTB) Rencana Pemkot Mataram membentuk perusahaan daerah (Perusda) khusus menangani retribusi pasar dan parkir masih belum jelas. Wacana ini sejak lama bergulir, bahkan pembentukan perusahaan daerah jadi bagian direkomendasikan dalam rapat paripurna DPRD. Dengan harapan, retribusi parkir dan pasar mencapai target. Sekda Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito dikonfirmasi mengenai wacana tersebut mengaku, pembentukan Perusda sedang dalam proses pengkajian oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang). “Iya, masih proses pengkajian di Litbang,” jawab Sekda singkat. Eko belum memberikan gambaran detail seperti apa proses dan harapan dari pembentukan Perusda

tersebut. Namun dia tak menampik jika pembentukan Perusda jadi bagian dari rekomendasi Dewan. Data progres pencapaian retribusi parkir pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 mencapai 46 persen. Target retribusi parkir Rp 5 miliar. Artinya, realisasi masuk ke kas daerah sekitar Rp 2 miliar. Demikian pula, realisasi retribusi pengelolaan pasar tradisional. Dari total 19 pasar tradisional di bawah tanggungjawab Dinas Perdagangan hanya empat pasar tradisional yang mencapai target 100 persen. Sedangkan, pasar induk seperti Mandalika, Kebon Roek, Perumnas dan Pagesangan tak mencapai target. Target sebesar Rp 4 miliar di 2017 hanya mencapai sekitar 90 persen lebih. Jika diangkakan menjadi Rp 3,6 miliar lebih. Kepala Dinas Perhubungan, Drs. H. Khalid meng-

harapkan, Perusda pengelolaan parkir segera dibentuk, agar sistem manajemen penataan parkir di Mataram dilakukan secara profesional. “Saya juga tidak tahu prosesnya di mana. Dalam rapat paripurna, itu yang direkomendasikan,” ujarnya. Terhadap capaian realisasi parkir di 2017, Khalid menegaskan bahwa data 46 persen yang masuk di APBD merupakan angka bersih diterima oleh pemerintah. Padahal, perhitungan sebenarnya jika menggunakan sistem bruto telah mencapai Rp 7 miliar. Artinya, retribusi parkir 70 persen telah diambil oleh jukir. Dan, sisanya 30 persen itu masuk ke kas daerah. “Kalau dihitung bruto sebenarnya serapan kita sudah Rp 7 miliar. Yang Rp 5 miliar sudah diambil jukir,” tandasnya. (cem)

Tapi investor perlu membebaskan lahan milik warga. Dijelaskan, kebutuhan sampah untuk menghasilkan biomassa sekitar 400 ton per hari. Sedangkan, produksi sampah di Mataram sekitar 1.444 meter kubik per hari. “Ada standar biomassa itu butuh sampah 400 ton sehari,” sebutnya. Sejauh ini, Pemkot Mataram terus intens berkomunikasi den-

gan investor tersebut. Kedepan, diharapkan mereka benar - benar menanamkan modalnya, sehingga menjadi salah satu alternatif meminimalisir permasalahan sampah. Selain investor asal Korea Selatan, Pemkot Mataram sebelumnya pernah menandatangani kesepakatan dengan Pemerintah Prancis untuk penanganan sampah menjadi sumber energi. (cem)

Tender Tiga Proyek Masih Belum jelas Mataram (Suara NTB) Perubahan nomenklatur organisasi perangkat daerah (OPD) Bagian Layanan Pengadaan dan belum definitifnya pejabat di instansi tersebut, mengakibatkan ketidakjelasan tender tiga proyek. Tiga proyek itu merupakan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura, pekan kemarin mengatakan, berdasarkan arahan Sekda, Bagian Layanan Pengadaan hanya memproses administrasi saja. Sedangkan yang menandatangani kontrak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) teknis. “Kita sudah konsultasikan. Pak Sekda dan Bagian Hukum tidak mempermasalahkan dilakukan tender,” kata Mahmuddin. Proyek tersebut masingmasing perluasan gedung Kantor Badan Keuangan Daerah senilai Rp 1,5 miliar, proyek lanjutan bundaran di lingkar selatan Rp 1,5 miliar, serta penyelesaian pintu gerbang di lokasi yang sama senilai Rp 6 miliar. Bagi Bagian Hukum Setda Kota Mataram, pihaknya mem-

persilakan dilaksanakan proses tender. Akan tetapi, Bagian Layanan Pengadaan ragu - ragu melaksanakan tender dengan alasan belum definitifnya pejabat serta belum adanya kelompok kerja (Pokja) di ULP. Jika tiga item proyek ini tidak ditender, kata Mahmuddin, pihaknya akan kewalahan. Artinya, proyek tidak berjalan sesuai rencana. Tapi, ia tetap berharap walaupun status pejabat di ULP belum definitif,tenderbisaberjalan.Sebab, OPD bersangkutan telah disahkan menggunakanPerwal.“Pejabatnya di Plt - kan. Cuma hal - hal lain saya tidak mengerti apa yang tidak boleh dilakukan,” tandasnya. Yang diprioritaskan lanjutnya, adalah pintu gerbang. Sedangkan, monumen kebutuhan anggaran besar, sehingga dikerjakan bertahap. Seluruh dokumen lelang sudah disiapkan. Bahkan, dokumen lelang gedung Kantor BKD, pekan pertama bulan Januari sudah diserahkan, sedang proyek pintu gerbang dan monumen menyusul. ‘’Paling tidak dalam pekan ini sudah kita serahkan. Karena kan dokumennya sudah ada semua,” pungkasnya. (cem)


HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000 Online :http://www.suarantb.com

E-mail: suarantbnews@gmail.com

SUARA NTB

SENIN, 22 JANUARI 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

16 HALAMAN NOMOR 260 TAHUN KE 13

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Dugaan Aliran Dana Pasar Brang Bara

Kejaksaan akan Klarifikasi TP4D dan Bupati Sumbawa

Sumbawa Besar (Suara NTB) Selain berupaya mengungkap penyebar isu dugaan bagi-bagi duit proyek pembangunan Pasar Brang Bara, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa juga akan menelusuri dugaan aliran dana yang diduga masuk ke kantong oknum pejabat dan sejumlah pihak terkait lainnya. Sejumlah pihak akan diklarifikasi. Mulai dari TP4D Sumbawa dan Bupati Sumbawa, H.Husni Djibril, B.Sc.

‘’Saat ini Kejaksaan tengah melakukan pengumpulan mendalami adanya dugaan data (puldata) dan pengumpini,’’ ujar Kasi Intelijen Kejari ulan bahan keterangan (pulSumbawa, Erwin Indrapraja, baket). Sejauh ini sudah beSH, MH. Ia menjelaskan, berapa orang dimintai klariadanya isu dan dugaan aliran fikasi. Diantaranya Humas dana proyek pasar Brang Bara dan Direktur PT. Tiba Papua, dan itu akan diusut. Karena rekanan dari proyek keduanya merupakan tersebut. Selain itu, satu kesatuan yang beberapa orang yang akan didalami. ‘’Kita diisukan meneriperlu perdalam lagi. ma aliran dana Kita tidak hanya usut tersebut juga akan penyebar isunya, tetadiklarifikasi. pi dugaan aliran danBahkan dalam anya juga. Isu dengan waktu dekat pidugaan aliran dana haknya akan satu kesatuan yang harus kita perdalam,’’ ujarnya. Dijelaskannya, terkait dugaan aliran dana pih a k n y a Erwin Indrapraja m a s i h (Suara NTB/ind)

memintai klarifikasi sejumlah pejabat, termasuk TP4D Sumbawa dan Bupati Sumbawa. ‘’Beberapa pejabat yang diisukan menerima aliran dana kita mintai klarifikasi sekitar minggu depan,’’ jelasnya. Disinggung mengenai kasus tersebut yang dilaporkan ke KPK, Erwin tidak dipermasalahkannya. Karena katanya, setiap orang berhak melaporkan ke mana saja. Menurutnya instansi manapun yang menangani patut didukung yang penting data dan informasi-informasi yang diberikan benar dan sesuai. Bukan fitnah dan sekadar isu. ‘’Itu haknya orang melaporkan ke mana saja. Dan instansi manapun yang menangani sama saja. Entah itu KPK, Polri ataupun Kejaksaan. Dan patut kita dukung bersama. Bersambung ke hal 15

Proyek Pasar Brang Bara Sumbawa Diadukan ke KPK

TO K O H Pemprov Harus Turun Tangan KOMISI Pemilihan Umum (KPU) meminta Pemprov NTB turun tangan menuntaskan persoalan ratusan warga di Lombok Barat yang terancam kehilangan hak pilih dalam Pilkada NTB 2018. Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Pemprov harus turun tangan. Pasalnya beberapa kali pelaksanaan Pemilu dan Pilkada, ratusan warga di Pemalikan Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong kehilangan hak pilihnya. L. Aksar Ansori Bersambung ke hal 15 (Suara NTB/dok)

KO M E N TTAA R

Pemanfaatan Ruang Harus Hati-hati

(Suara NTB/dok)

Wedha Magma Ardhi

PEMANFAATAN ruang di kawasan Rinjani yang menjadi geopark dunia harus hatihati. Pasalnya, jika terjadi degradasi lingkungan yang cukup massif dapat mengancam status Rinjani sebagai geopark dunia. ‘’Dengan ditetapkan sebagai geopark dunia kita harus hati-hati kaitan dengan pemanfaatan ruang. Bersambung ke hal 15

Mataram (Suara NTB) Meski sedang dalam pengawasan TP4D, proyek pembangunan Pasar Brang Bara Sumbawa tetap diadukan ke penegak hukum. Lembaga Lingkar Hijau dan Gerakan Pendukung Reformasi, mengadukan kejanggalan proyek itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (19/1) lalu. Direktur Lingkar Hijau Muhammad Taufan mengaku, laporan dimasukkan sekitar Pukul 15.00 Wita, langsung ke Bidang Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK. Dua poin yang dilaporkan, dugaan pengaturan proyek dan bagi bagi dana Rp 1,4 miliar ke sejumlah oknum pejabat di Pemkab Sumbawa. ‘’Semua dokumen yang kami rasa bisa jadi pendukung pengaduan, kami sudah serahkan ke Bagian Pengaduan Masyarakat KPK,’’ kata Taufan, namun tak bisa menunjukkan tanda bukti pengaduan, sebab tak diberikan oleh petugas KPK. Kejanggalan sejak awal proses tender sampai pelaksanaan pekerjaan, menurutnya, sudah diserahkan dalam dua jilid berkas. Namun tak dirinci dugaan penyimpangan dimaksud. Selain proses pelaksanaan, ia juga mengadukan terkait dugaan bagi bagi dana Rp 1,4 miliar ke sejumlah oknum pejabat. Saat ditanya dokumen pendukung laporan itu, ia juga tidak merinci. Bersambung ke hal 15

(Suara NTB/ind)

DIADUKAN KE KPK- Proyek Pasar Modern Brang Bara di Kabupaten Sumbawa yang diadukan ke KPK.

Polres Mataram Buka Kembali Kasus LHKPN Empat Bakal Alkes dan Aset Cilinaya Calon Kepala Daerah

Mataram (Suara NTB) Sat Reskrim Polres Mataram akan membuka lagi dua kasus dugaan korupsi, Alkes pada Dikes Kota Mataram dan penjualan aset Cilinaya Mataram. Dua kasus ini sebelumnya jalan di tempat. Kepastian dibukanya kasus itu lagi disampaikan Kapolres Mataram, AKBP Muhammad, SIK akhir pekan kemarin. Penyelidikan dilanjutkan lantaran belum ada kepastian penghentian perkara. “Ini memang jadi tunggakan sejak 2016. Kami akan lanjutkan penyelidikannya,”

kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP. Kiki Firmansyah. Penanganan kasus dugaan korupsi Alkes Kota Mataram ini diketahui jadi tunggakan sejak jabatan Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto tahun 2016 lalu. Dari total pagu anggaran Rp 1 miliar, nilai kerugian negara yang dikeluarkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB mencapai Rp 190 juta. Muhammad Bersambung ke hal 15 (Suara NTB/dok)

Proyek Strategis Jalan Lingkar Selatan Pulau Lombok Belum Peroleh Dukungan APBN Mataram (Suara NTB) Proyek strategis pembangunan jalan lingkar selatan Pulau Lombok yang menghubungkan Lembar - Sekotong - Mandalika - Pantai Pink belum mendapatkan dukungan dana dari APBN 2018. Untuk sementara, proyek yang diperkirakan membutuhkan anggaran Rp 3,4 triliun ini penanganannya hanya melalui APBD lewat program percepatan jalan provinsi. Kepala Dinas Pekerjaan

Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M. TP yang dikonfirmasi Suara NTB, Sabtu (20/ 1) mengatakan, akibat belum ada anggaran dari APBN maka penanganannya lewat program percepatan. Di mana, jalan yang dibangun standar provinsi dengan lebar 6 meter. ‘’Karena belum (dana APBN), kita siapkan dulu di APBD Perubahan melalui program percepatan. Sebagai bentuk keseriusan kita untuk

menangani itu,’’ kata Ardhi. Pembangunan jalan lingkar selatan Pulau Lombok ini merupakan salah satu dari 12 proyek strategis yang disampaikan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi awal 2017 lalu dalam rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara Jakarta. Jalan sepanjang 177 km ini masuk menjadi jalan strategis nasional. Jika masuk menjadi jalan strategis nasional, Bersambung ke hal 15

di NTB Belum Terverifikasi KPK Mataram (Suara NTB) Berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) empat bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah di NTB belum terverifikasi. Data yang dihimpun Suara NTB, Minggu (21/1) hingga pukul 13.00 Wita dari website kpk.go.id, empat bakal calon kepala/wakil kepala daerah itu masing-masing satu orang maju di Pilgub NTB, dua orang di Pilbup Lotim dan satu orang Pilwal Kota Bima. Dari tiga pasangan bakal calon gubernur/wakil gubenur, baru tujuh orang yang LHKPN-nya terverifikasi KPK. Yakni H. Ahyar Abduh dilaporkan ke KPK pada 7 Januari 2018 dengan jumlah harta Rp 2,5 miliar, TGH. L. Gede M. Ali Wirasakti Amir Murni dilaporkan 5 Januari 2018 dengan jumlah harta 93,3 miliar. Moh. Ali Bin Dahlan melaporkan LHKPN pada 9 Januari 2018 dengan jumlah harta Rp 14,1 miliar, Moh. Suhaili FT melaporkan LHKPN pada 13 Januari 2018 dengan jumlah harta Rp 2,7 miliar, Mori Hanafi, melaporkan LHKPN pada 7 Januari 2018 dengan jumlah harta Rp 3,8 miliar. Selanjutnya, Hj.Sitti Rohmi Djalilah dan H.Zulkieflimansyah melaporkan LHKPN pada 9 Januari 2018 dengan jumlah harta masing-masing Rp 25,7 miliar dan Rp 5,4 miliar. LHKPN Bakal Calon Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin belum muncul di website KPK. Untuk Pilbup Lombok Timur (Lotim), dua bakal calon wakil kepala daerah masing-masing H. Rumaksi SJ dan H. Mahsun Ridwainy, LHKPN-nya belum terverifikasi KPK. Nama kedua bakal calon wakil bupati ini masih belum muncul di website KPK. Bersambung ke hal 15


SUARA PULAU LOMBOK

SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

Halaman 4

(Suara NTB/rus)

COKLIT - Kegiatan coklit yang dilakukan PPDP ke rumah-rumah para Bakal Calon Bupati Lotim, Sabtu (20/1) lalu.

Tidak Masuk DPT

Calon Tidak Bisa Gunakan Hak Pilih Selong (Suara NTB) Semua orang yang sudah mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau sudah dinyatakan kawin memiliki hak untuk memilih dan dipilih. KTP Elektronik berlaku secara nasional, sehingga berhak mencalonkan diri sebagai kepala daerah di mana saja di republik ini. Akan tetapi, ketika berkaitan dengan menggunakan hak pilih tidak bisa berlaku umum. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, Yan Marli di sela monitoring kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) menyebut bagi yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sedang dilakukan pencocokan dan penelitian saat ini tidaklah berhak menggunakan hak pilihnya. Sekalipun yang bersangkutan merupakan calon gubernur atau calon bupati.

Calon gubernur atau calon bupati yang tidak memiliki identitas kependudukan di daerah tempatnya memilih yang dimasukkan dalam DPT, maka jelas tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Seperti Dr. Zulkieflimansyah yang diketahui merupakan penduduk Provinsi Banten. Mencalonkan diri sebagai calon tidaklah dimasalahkan secara konstitusional, namun meng-

gunakan hak pilih tidak bisa langsung saat tidak terdaftar. Berbeda halnya ketika yang bersangkutan pindah ke NTB. Hal itu sudah menjadi hal lain. “Kalau pindah ke NTB kan harus ada surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bukan surat domisili yang dikeluarkan camat, lurah atau kepala desa. Untuk bisa menghasilkan DPT, harus dilakukan pemu-

takhiran data penduduk berbasis KTP elektronik atau surat keterangan. Bupati Lotim H. Moch Ali Bin Dachlan yang juga salah satu bakal calon Gubernur berpandangan, memilih itu adalah hak dan bukanlah kewajiban. Tidak menggunakan hak pilihnya atau golput itu tidaklah masalah, karena golput atau tidak menggunakan hak pilihnya itu juga hak yang bersangkutan. “Ini pandangan pribadi saya,” papar Ali BD. Tidak menggunakan hak pilih tidak bisa kemudian dipaksakan. Jika tidak mau datang katanya tidak kemudian menyalahkan KPU. Sistem pemilihan yang bersifat stelsel aktif

katanya harus yang memiliki hak itulah yang harus aktifl. “Memilih itu hak bukan kewajiban,” demikian paparnya. Selanjutnya Apa yang dilakukan KPU dengan mencocokan dan meneliti langsung identitas para pemilih dinilai sangat baik. Kerja KPU sudah cukup bagus. Memastikan seluruh warga yang memiliki hak pilih sudah terdaftar dalam daftar pemilih. Ketua KPU Lotim, Muhammad Saleh mengutarakan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pada Sabtu (20/1) lalu melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) seluruh bakal pasangan calo. Disebut seluruh kandidat Bu-

pati dan Wakil Bupati ini didatangi petugas. Hanya saja, H. Rumaksi tidak bisa dilakukan coklit, karena tidak masuk daftar pemilih Lotim. “Beliau (Rumaksi-red) tinggal di Mataram,” katanya. Karena tidak menjadi penduduk Lotim maka Rumaksi pun terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya juga. Pasalnya, sesuai aturan pemilih harus terdaftar. Tidak saja calon Bupati dan Wakil Bupati yang didatangi. Termasuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang beralamat di Lotim. Pada Sabtu (20/1) semua bakal calon yang bertempat tinggal di Lotim, baik bakal calon gubernur, bakal calon

bupati/wakil bupati dikunjungi petugas coklit dari KPU Lotim. Tim didampingi komisioner KPU mendatangi bakal calon Gubernur Dr. H. Moch Ali Bin Dachlan bersama istri, Bakal Calon Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama suami H.M. Khaerul Rizal, M.Kom. Bakal Calon Bupati H. Sukiman Azmi, Bakal Calon Wakil Bupati H. Rumaksi, H. M. Syamsul Luthfi berserta wakilnya H. Najamuddin Moestafa, H. Haerul Warisin bersama H.Machsun Ridwainy, H. Ali Masadi dan wakilnya Putrawan Habibi. Semua bakal calon ini dikunjungi langsung ke rumahnya masing-masing. (rus)

Ali - Sakti Yakin Menang di Sumbawa Imbang, Kekuatan Politik Empat Pasangan Calon Selong (Suara NTB) Bakal Calon Gubernur NTB dari jalur perseorangan Dr. H. Moch Ali Bin Dachlan mengklaim memiliki jumlah pendukung yang besar di Pulau Sumbawa. Bakal pasangan calon yang sama-sama dari Pulau Lombok ini memandang perolehan suara yang akan diperolehnya di lima kabupaten di Pulau Sumbawa ini sangat besar. Ditemui di kediamannya di Selong, Sabtu (20/1) lalu, Ali Dachlan mengatakan ratusan ribu bisa diraih di Sumbawa dan mengalahkan semua kandidat calon yang berasal dari Sumbawa. Menurutnya, sebaran pemilih pasangan Ali - Sakti ini tersebar di sepuluh kabupaten/kota se NTB. Hal ini, ujarnya, tergambar dari foto kopi KTP elektronik yang dihimpun di kabupaten/kota yang ada di Bima hingga Kabupaten Sumbawa Barat ini jumlahnya belasan ribu. Dari jumlah itu bisa empat kali lipat dari kenyataan jumlah pemilih yang akan memilih pasangan Ali Sakti. “Bisa empat kali itu nantinya yang akan mendukung,” ucap Amaq Asrul ini meyakinkan. Pulau Lombok sebagai basis penduduk diyakinkan bisa mendekati

(Suara NTB/rus)

TERIMA - H. Moch. Ali Bin Dachlan saat menerima tim KPU yang melakukan coklit ke rumahnya, Sabtu (20/1). hampir satu juta pemilih untuk dilakukan verifikasi faktual. Veripasangan Ali - Sakti. “Saya ngawak- fikasi faktual dilakukan secara ngawak saja menyebut,” candanya. serentak.Seluruh KTP yang diserahMenurutnya, Lombok Timur sebagai kan itu selanjutnya akan dilakukan asal daerah akan paling besar me- verifikasi faktual juga dengan cara mengumpulkan seluruh pendukung milih pasangan Ali - Sakti. Sementara Sabtu lalu, tim dari ke suatu tempat oleh tim sendiri kepasangan calon perseorangan yak- mudian diverifikasi oleh KPU. . Ali Masadi yang ditanya soal ni Ali Masadi dan Putrawan Habibi atau disebut AlHabib sudah dukungan foto kopi KTP memandang menyerahkan sebanyak 26.300 foto ringan saja. Dengan penuh percaya diri, Alhabib ini siap memenangkan kopi KTP elektronik. Saat ini, katanya, foto kopi yang pemilihan. Mengulang kesuksesan diserahkan sudah langsung dilaku- Ali BD yang maju lewat independen. kan veriikasi. Setelah nantinya akan “Ali pengganti Ali,” katanya. (rus)

Hujan Setengah Hari

Satu Jembatan Putus, Enam Hektar Lahan Pertanian Tergerus Selong (Suara NTB) Hujan deras yang terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Minggu (21/1) siang mengakibatkan satu jembatan di Desa Waringin Kecamatan Suralaga putus. Selain itu satu tempat rekreasi rusak parah serta sekitar enam hektar lahan pertanian tergerus air. Jembatan yang putus yang berada di Desa Waringin merupakan jalan penghubung antara desa setempat dengan kabupaten. Keseluruhan dari jembatan beserta jalan tersebut sepanjang 167 meter dengan lebar 6 meter dengan sumber anggaran dari dana desa (DD) tahun 2017. Terkait dengan jembatan yang putus, awalnya dibendung dan dijadikan dobel fungsi oleh kepala desa, pertama dalam rangka memperlancar perekonomian masyarakat dan merupakan jembatan penghubung antara Desa Waringin dengan jalan kabupaten. Selain itu, jembatan yang baru tuntas dibangun antara bulan September dan Desember 2017 dimanfaatkan juga sebagai tempat rekreasi. Camat Suralaga, M. Supriyadi dikonfirmasi Suara NTB, di lokasi ben-

cana, Minggu sore menjelaskan, dari bencana kerugian yang terjadi khusus untuk jembatan dan lahan pertanian masyarakat mencapai sekitar Rp 900 juta. Terkait dampak kerusakan yang terjadi, nantinya pihak pemerintah kecamatan akan melakukan pertemuan khusus untuk menindaklanjuti persoalan ini berdasarkan kerugian. Selanjutnya melaporkan hal tersebut kepada bupati dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sehingga nantinya kerugian yang terjadi

Tanjung (Suara NTB) Pemkab Lombok Utara terus mengintensifkan penertiban di wilayah 3 Gili. Setelah selesai di Gili Trawangan pada 2017 lalu, Maret esok sudah akan dimulai pembongkaran bangunan untuk wilayah Dusun Gili Meno dan dusun Gili Gili – Desa Gili Indah. “Insya Allah awal Maret sudah mulai dilakukan. Saya sudah minta Staf Ahli dan Bagian Pembangunan untuk pasang spanduk (penertiban),” ungkap Asisten II Setda Lombok Utara, sekaligus Ketua Tim Penertiban, Ir. Hermanto, Sabtu (20/1). Dikatakannya, persiapan dan tahapan penertiban untuk wilayah Gili Meno dan Gili Air, sudah dilakukan, termasuk sosialisasi kepada pemilik bangunan di masing-masing Gili. Selain itu, pekan ini juga Pemkab akan menggelar rapat terpadu dengan instansi Kominda. Hermanto menyebut, Pemkab akan menuntaskan penertiban di wilayah 3 Gili lebih dulu sebelum mengarah ke daratan Lombok Utara dari Kecamatan Pemenang sampai Kecamatan Bayan. Di

TERTIBKAN - Anggota Satpol PP liar di Gili Trawangan, Sabtu (20/1). wilayah darat, ia tidak menampik terdapat bangunan yang terindikasi melanggar. Bangunan-bangunan itu bahkan dikeluhkan warga karena menutup akses publik. Dikuatkan Kepala Kepala Satpol PP dan Damkar Lombok Utara, Ahmad Dharma, bahwa Pemkab akan fokus merampungkan bangunan melanggar roi pantai di kawasan 3 Gili pada tahun ini juga. Setelah itu, penertiban akan menyasar daratan. Sementara itu, pasca penertiban di wilayah Gili Trawangan, Kepala

(Suara NTB/yon)

PUTUS - Kondisi jembatan yang putus akibat diterjang air setelah hujan mengguyur Lotim, Minggu (21/1). dapat dihitung secara detail. Termasuk mengkoordinasikan hal tersebut ke OPD tekhnis seperti Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim. Menurutnya, kejadian tersebut sekitar pukul 15:00 wita. Putusnya jembatan serta terendamnya areal pertanian masyarakat dikarenakan meluapnya air di Subak Perako dikarenakan debit air yang cukup besar serta tidak sesuai dengan kapasitas saluran irigasi. (yon)

Maret, Penertiban Bangunan di Gili Meno dan Gili Air

(Suara NTB/ist)

KLU saat menertibkan bangunan Bappeda Lombok Utara, Herianto, SP., mengungkapkan upaya penataan kawasan Gili Trawangan akan dilakukan pada tahun 2018 ini. Jumlah dana yang disiapkan sebanyak Rp 46,7 miliar. Dengan rincian, Rp 16 miliar dari APBD Lombok Utara, Rp 24 miliar dari APBN dan Rp 5,7 miliar disiapkan oleh Pemdes Gili Indah. “Dana dari APBD tersebar di berbagai dinas sesuai tupoksinya,” imbuh Herianto sembari berharap penataan ini akan mendongkrak kemajuan pariwisata Lombok Utara. (ari)

Selong (Suara NTB) Kekuatan politik dari empat pasangan calon yang akan berlaga pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018 mendatang berimbang. Tidak ada yang tinggi maupun rendah. Semua pasangan calon sangat kompetitif. Demikian pandangan H. M. Syamsul Luthfi saat diwawancara di kediamannya di sela acara pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, Sabtu lalu. Disebut, semua kandidat bakal calon Bupati diketahui merupakan pemain politik yang sudah lama. H.M Sukiman Azmy diketahui sebagai mantan Bupati Lotim, H. M. Syamsul Luthfi sebagai mantan wakil bupati, mantan Ketua DPRD Lotim dan

kini menduduki posisi sebagai wakil rakyat di Senayan. Lainnya H. Haerul Warisin merupakan Wakil Bupati dan Ali Masadi merupakan mantan anggota DPRD Lotim. Para wakilnya pun tidak bisa dianggap remeh dalam hal politik. H. Rumaksi merupakan anggota DPRD NTB, sama dengan H. Machsun Ridwaeny. Sedangkan H. Najamuddin Moestafa mantan anggota DPRD NTB dan mantan Ketua DPW PKB NTB. Terakhir, akademisi Putrawan Habibi wakil dari Ali Masadi pun demikian diyakini memiliki kekuatan yang yang tidak bisa dianggap enteng. Dari gambaran sederhana kekuatan masing-masing dinilai Luthfi Pilkada 2018 ini jauh lebih ramai

dibandingkan dengan Pilkada 2013 lalu. Kemungkinan besar persaingan perebutan kursi kepala daerah di Lotim dilakukan empat pasangan calon yang sama-sama memiliki dimensi kekuatan politik yang hebat. Bicara soal tingkat elektabilitas kandidat berdasarkan hasil survei kata Luthfi saat ini tidak bisa disimpulkan sebagai pemenang bagi yang paling tinggi. Pemenang dari hasil survei lembaga saat ini tidaklah berbanding lurus dengan hasil kenyataan nantinya saat pencoblosan. Semua bakal calon diyakini juga melakukan survei. Seperti dilakukan sendiri oleh pasangan Fiddin ini yang tidak saja menggunakan lembaga survei lokal, namun juga nasional. (rus)


SUARA PULAU LOMBOK

SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

Perekaman KTP Tuntas Sebelum Pemungutan Suara Praya (Suara NTB) Bupati Lombok Tengah (Loteng), H.M. Suhaili FT, menegaskan proses perekaman bagi wajib pilih yang belum melakukan perekaman KTP elektronik bakal tuntas sebelum pemungatan suara pada Pilkada NTB, Bulan Juni mendatang berlangsung. Pihaknya pun akan mengerahkan seluruh kemampuan yang ada guna memastikan target tersebut tercapai.”Kami optimis persoalan ini bisa tuntas pada waktunya,” ujarnya yakin. Pihaknya saat ini tengah memporsir kemampuan yang dimiliki, agar proses perekaman KTP elektronik bisa segera diselesaikan. Seluruh komponen pendukung digerakkan sampai ke tingkat bawah untuk mendukung percepatan penyelesaian perekaman KTP elektronik. Menurutnya, perekaman KTP elektronik penting artinya, bukan hanya soal data penduduk semata. Tetapi pada momen kekinian, perekaman KTP elektronik penting untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pilkada NTB mendatang. Sebelumnya, Kabid Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Loteng, M. Zaenudin, mengatakan, guna menuntaskan perekaman KTP elektronik pihaknya menyerahkan sebanyak 14 alat rekam KTP elektronik. Di mana, 12 alat rekam disiapkan di masing-masing kantor camat, kecuali kantor Camat Kopang alatnya rekam sedang dalam perbaikan. Sementara dua alat rekam lainya digunakan untuk mendukung perekaman KTP elektronik secara mobile. (kir)

Raperda RDTR Belum Tuntas, Dewan Kritik Eksekutif Giri Menang (Suara NTB) – Wakil Ketua DPRD Lombok Barat (Lobar) H. Sulhan Muchlis mengkritisi lambatnya penyelesaian Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Padahal, raperda ini telah disetujui lima tahun lalu. Alasan eksekutif keputusan ada di pusat, sehingga raperda ini terlunta-lunta. Tarik ulur raperda ini diduga disebabkan ada permainan yang terkesan memanfaatkan tata ruang yang masih abu-abu, sehingga membolehkan pembangunan di kawasan yang belum diatur. Termasuk kawasan jalur bandara yang belum diatur, sehingga menjadi ruang yang dimanfaatkan untuk pembangunan. Diakuinya, pihak dewan dari dulu meminta Raperda RDTR

ini dipercepat, sebab ini usulan eksekutif perlu kajian menyeluruh, tidak bisa hanya pada posisi perda inisiatif DPRD. Sebab hal ini saling berkaitan dengan tata ruang, subsidi pemerintah ke petani yang tak boleh membangun sawahnya. “Tapi kan eksekutif tidak pernah mau ini (mengulur-ulur raperda ini), di sini kesannya ada oknum yang bermain memanfaatkan tata ruang yang masih abu-abu, jadi

ini saya lihat kesannya ada permainan untuk memanfaatkan tata ruang yang masih abu-abu,” jelasnya, Sabtu (20/1). Politisi PKB ini juga mengkritisi terkait pelayanan perizinan yang dinilai hanya sekedar nama nomenklatur, pasalnya para developer hanya sekedar mendaftar satu pintu namun mereka keliling mengurus rekomendasi ke 7 instansi teknis terkait. Bahkan diduga mereka

(Suara NTB/kir)

BERSAMA - Bupati Loteng, H.M. Suhaili FT, bersama Ketua KPU Loteng dan jajaran usai coklit pemilih di Pendopo Bupati Loteng, Sabtu (20/1).

mengeluarkan amunisi yang tak sedikit. Menurutnya dari dulu disampaikan bahwa satu pintu sekedar sebutan saja, namun memiliki “jendela” banyak. Hal ini disebabkan mekanismenya yang dibuat seperti ini oleh perbup yang dikeluarkan pemda. Perbup ini mengharuskan harus ada rekomendasi dari beberapa instansi terkait, hal ini membuat banyak “jendela”nya bocor. Terkait hal ini, Kabid Sarana Prasarana Bappeda Lobar, Arif Nuradi mengakui, Raperda RTDR belum tuntas. Namun demikian rencana detail ini tentu tetap mengacu pada arahan umum RTRW yang sudah ada. “Menang

RDTR belum ada,” imbuhnya. Sementara itu Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lobar, H. Dulahir mengatakan terkait pihaknya mengeluarkan izin setelah semua syarat berupa rekomendasi dari instansi terkait keluar, termasuk dari BKPRD. “Setelah semua dipenuhi (rekomendasi) dari semua instansi terkait barulah keluar izin dari kami,”jelas Dulahir. Selain itu di masa mendatang, ujarnya, pihaknya menargetkan dalam mengurus semua perizinan harus lewat satu pintu menyusul adanya arahan KPK agar pelayanan perizinan di satu pintu. (her)

Kades di Sekotong Usulkan Pemekaran Kecamatan

KPU Mulai Lakukan Coklit Praya (Suara NTB) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) memulai tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) NTB, Sabtu (20/1). Coklit diawali dari Bupati Loteng, H.M. Suhaili FT., Wabup Loteng, L. Pathul Bahri, S.IP, Ketua DPRD Loteng, H. Achmad Puaddi FT., serta dua tokoh agama. Coklit akan berlangsung selama sebulan penuh hingga 18 Februari mendatang. Coklit dilakukan oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilihan (PPDP) yang telah dibentuk oleh KPU Loteng. “Hari Sabtu tahapan coklit pemilih untuk keperluan Pilkada NTB di Loteng kita mulai. Diawali dengan unsur kepala daerah dan tokoh masyarakat,” ungkap Ketua KPU Loteng, Ari Wahyudi, S.H., kepada Suara NTB. Ia menjelaskan total ada sebanyak 809.282 pemilih yang telah terdaftar dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Loteng yang akan di-coklit. Terdiri dari 398.086 pemilih laki-laki dan 411.196 pemilih perempuan. Dengan pemilih terbanyak ada di Kecamatan Pujut sebanyak 93.389 orang, kemudian Kecamatan Praya 93.095 orang serta Kecamatan Jonggat sebanyak 86.791 pemilih. Sementara yang paling sedikit di Kecamatan Praya Barat Daya, sebanyak 46.470 pemilih. “Untuk melakukan coklit sendiri, kita menyiapkan sebanyak 1.500 orang PPDP. Sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Loteng untuk Pilkada NTB mendatang,” tegas Ari. Proses coklit dilakukan untuk memastikan, kebenaran data pemilih yang ada dalam DP4 dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Termasuk nantinya petugas akan mendata calon pemilih yang belum terdaftar dalam DP4 tersebut. Di mana calon pemilih yang bisa didata ialah calon pemilih yang usianya minimal 17 tahun pada saat pencoblosan tanggal 27 Juni mendatang. Kalau masih kurang tidak akan didata, karena itu sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. “Termasuk yang kita data adalah TNI/Polri serta pensiunan TNI/Polri,” ujarnya. Terpisah, Bupati Loteng, H.M.Suhaili, FT., berharap KPU Loteng selaku penyelenggara pilkada di daerah ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku. Karena bagaiamanapun juga coklit merupakan salah satu bagian dari tahapan pilkada yang sangat penting, sehingga harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Selain itu, ujarnya, masyarakat Loteng diharapkan bisa mendukung dengan memberikan keterangan yang sebenarbenarnya kepada petugas. (kir)

Halaman 5

(Suara NTB/ist)

SEBERANGI SUNGAI - Warga terpencil di Desa Pelangan Sekotong terpaksa menempuh bahaya menyeberangi sungai besar. Setiap air sungai meluap, ribuan warga di desa ini tidak bisa pergi ke desa lain.

Warga Pelangan Kembali Tuntut Pembangunan Jembatan Giri Menang (Suara NTB) – Warga yang tinggal di sejumlah dusun di daerah Pelangan Sekotong kembali terisolasi akibat diterjang banjir, Minggu (21/1) siangn. Warga yang menyeberang sungai yang memisahkan pemukiman pun terjebak, akibat tak bisa menyeberang. Ribuan warga yang tinggal di sejumlah dusun terpencil setempat pun menuntut dibangunkan jembatan penghubung agar mereka tidak terisolasi saat terjadi air sungai besar. Akibat banjir ini, ribuan jiwa di Desa Pelangan terisoliasi lantaran tak ada jembatan penghubung di daerah setempat. Hujan lebat yang terjadi menyebabkan sungai setempat meluap.

Akibatnya, 500 lebih KK 3 dusun di wilayah setempat diantaranya Gunung Embit, Pengendan dan Mecanggah harus terisolasi lantaran tak ada jembatan penghubung. “Sudah beberapa hari ini air sungai besar, 500 KK di tiga dusun tak bisa kemana-mana (terisolasi) karena ndak ada jembatan penyeberangan,” aku Komang Semara, warga setempat. Dijelaskan, warga yang mau membeli perlengkapan dan kebutuhan pokok tidak bisa menyeberang sehingga terpaksa harus menungguairsurut.NamunMinggu kemarin hujan lebat kembali terjadi, sehingga warga pun terpaksa nekat menyeberang. Sejauh ini jelasnya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga terpak-

sa seadanya. Logistik dari pemda belum turun, sehingga warga mengaku kesulitan mengatasi kebutuhan sehari-hari. Kasi Logistik pada BPBD Lobar Tohri, mengaku, terkait penanganan warga Pelangan yang terisolasi, akibat air sungai meluap pihaknya segera turun dan berkoordinasi dengan pihak terkait. “Kita turun ke lokasi untuk menangani, kami siap siaga,” kata Tohri. Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Lobar Made Artadana menyatakan pihaknya tetap mengupayakan agar jembatan penghubung yang diminta warga setempat segera dibangun. Bahkan diupayakan agar bisa dibangun tahun ini. (her)

Kawasan Senggigi Kembali Dilanda Banjir Giri Menang (Suara NTB) – Kepala Desa Senteluk Kecamatan Batulayar Fuad Abdulrahman mengkritisi persoalan sampah dan pepohonan pinggir jalan di kawasan Senggigi yang minim penanganan dari pemda. Padahal sampah dan dahan pohon ini menjadi pemicu banjir. Di samping itu, pohon di pinggir jalan rawan menelan korban jiwa lantaran tumbang menimpa pengendara. Fuad menyatakan wilayah Batulayar merupakan tempat paling banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal, nusantara dan mancanegara. Untuk itu menurutnya permasalahan di daerah ini jangan dipandang sebelah mata. “Batulayar ini masih sangat butuh perhatian, minim penerang jalan, pohon di

(Suara NTB/ist)

TERSUMBAT - Tumpukan sampah yang menyumbat saluran drainase di wilayah Batulayar Senggigi, Minggu (21/1). pingir jalan yang perlu penanganan dan sampah yang belum beres,” akunya, Minggu (21/1). Menurutnya, sejumlah persoalan ini belum beres ditangani pemerintah. Padahal permasalahan ini menjadi keluhan utama di daerahnya. Seperti di jalur Senggigi dan Meninting ke timur masih sangat minim lampu penerang jalan. Selain itu, banyaknya pohon di pinggir jalan yang sewaktu-waktu tumbang ke tengah jalan. Ia mempertanyakan sejauh mana perawatan pohon-pohon tersebut, paling tidak pohon yang usia tua dipotong agar tidak tumbang menghambat jalan. Menurutnya persoalan sampah perlu penanganan serius, pemda perlu membuat pengelo-

laan sampah yang terpusat di kawasan setempat mengingat tidak ada TPA sampai saat ini khusus di kawasan utara. Ia menyampaikan hal ini agar membuka mata dan telinga para pemangku kebijakan, supaya jangan sampai menunggu korban dulu baru diperthatikan. “Sebagai pejabat bukan sekedar duduk, namun harus aktif turun membereskan masalah,” harapnya. Sementara itu pihak Dinas Lingkungan Hidup (LH) H. L. Surapati mengakui jumlah armada pengangkut sampah belum memadai, sehingga menjadi salah satu faktor belum maksimalnya pengelolaan sampah. Khusus di kawasan Senggigi telah dilakukan kerjasama untuk pengelolaan sampah. (her)

Giri Menang (Suara NTB) Warga Sekotong mengusulkan pemekaran Kecamatan Sekotong menjadi dua kecamatan, pasalnya wilayah Sekotong sebagai salah satu kecamatan terluas di Lobar. Pemekaran kecamatan ini penting untuk mempercepat pengembangan kawasan selatan Lobar . Pasalnya potensi yang besar di kawasan ini belum tergarap maksimal. “Kalau kami pada dasarnya mendukung adanya pemekaran itu, hanya saja menurut kami yang terpenting adalah pembangunan yang merata,” ungkap Kepala Desa Batu Putih, Fajrin, Minggu (21/1). Ia mengakui Sekotong sangat layak untuk dimekarkan. Apa yang dikatakannya cukup beralasan, khusus untuk wilayah Batu Putih, sampai sejauh ini belum tersentuh pengembangan pembangunan. Padahal, jika melihat potensi yang ada, Batu Putih sangat layak mendpat perhatian lebih. Bagaimana tidak, di kawasan itu ada Bangko Bangko yang selama ini menjadi objek tujuan wisata untuk peselancar baik local maupun internasional. Tak hanya itu, di Batu Putih juga memiliki potensi pengembangan atau budi daya mutiara. “Semua potensi ada, namun jalannya masih sempit dan banyak rusak. Pemerataan itu yang

kami maksudkan,” tegasnya. Senada dengan Fajrin, Kepala Desa Pelangan, Zulkifli pun sangat bergembira dengan rencana pemekaran kecamatan. Bahkan, dia mengaku Desa Pelangan siap menjadi kecamatan dengan segala infrastruktur yang sudah dimiliki, seperti Kantor Desa Pelangan yang siap dihibahkan menjadi Kantor Camat. “Ada multiplier effect yang bisa kita rasakan nantinya. Selain mempercepat pelayanan publik, juga bisa mengurangi pengangguran dengan berkembangnya kawasan ini,” tegasnya. Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, Sabtu (20/1) lalu mengatakan, bahwa terkait pemekaran dua kecamatan di Lobar yakni Kecamatan Narmada dan Sekotong saat ini tengah dikaji. Berbagai unsur dilibatkan terkait rencana pemekaran, termasuk dari unsur masyarakat. “Pemekaran dua kecamatan ini sedang dikaji. Kita akan libatkan masyarakat,” tegasnya. Khusus untuk Sekotong, tahap awal rencana pemekaran itu sudah dilakukan, yakni dengan cara pengembangan kawasan selatan. Kendati tidak berdiri sendiri, Pemkab Lobar bekerjasama dengan Pemprov NTB telah membangun sekitar 600 meter jalan lingkar selatan Sekotong. (her)

PKB Loteng Siapkan Amankan Keputusan DPP Praya (Suara NTB) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lombok Tengah (Loteng) menegaskan kesiapannya untuk memenangkan pasangan H.M. Suhaili FT – H. Muh. Amin (Suhaili – Amin) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) NTB mendatang. Dukungan PKB ke pasangan Suhaili – Amin merupakan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang wajib diamankan dan dilaksanakan. Meski sebelumnya diwarnai sejumlah keputusan yang dianggap kontroversial. “Soal kontroversi PKB itu sudah lewat. Sekarang PKB sudah menentukan pilihan. Dan, pilihan itulah yang harus kita jalankan,” tegas Ketua DPC PKB Loteng, H. Burhanudin Yusuf pada Suara NTB, Sabtu (20/1). Wakil Ketua DPRD Loteng ini mengatakan, hal yang wajar jika kemudian partai melakukan komunikasi dengan sejumlah calon kepala daerah. Karena itu bagian dari proses seleksi dalam menentukan calon kepala daerah

yang akan diusung. Tapi dengan telah keluarnya rekomendasi dari DPP PKB soal dukungan kepada pasangan Suhaili-Amin, maka tidak boleh lagi ada komunikasi dengan calon kepala daerah yang lain. Kecuali kalau rekomendasi sudah keluar, namun PKB tetap menjalani komunikasi dengan calon kepala daerah yang lain selain yang direkomendasikan oleh DPP baru itu jadi soal. “Sekarang rekomendasi sudah keluar dan menjadi kewajiban bagi semua kita, pengurus dan kader partai untuk mengamankan dan menjalankan keputusan DPP. Yakni memenangkan pasangan Suhaili-Amin,” ujarnya. Soal isu mosi tidak percaya sejumlah DPC terhadap Ketua DPW PKB NTB, Burhanudin menegaskan dirinya belum tahu. Kalaupun ada itu, sah-sah saja, karena itu suara dari DPC yang lain. “Soal itu, saya tidak tahu. Saya hanya fokus menjalankan keputusan partai. Soal Ketua DPW, saya tetap mendukung,” tegasnya. (kir)

Reses Anggota DPRD Loteng

Warga Praya Timur Dambakan Perbaikan Infrastruktur Jalan Praya (Suara NTB) Perbaikan sejumlah ruas jalan menjadi damban warga di Kecamatan Praya Timur. Pasalnya, kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut saat ini masih sangat memprihatinkan. Seperti ruas jalan PengendongPengebok yang melintasi Desa SukarajA serta ruas jalan Bengkang-Songgong Desa SukadanA. Termasuk ruas-ruas jalan utama Desa Mujur, ibukota Kecamatan Praya Timur. Anggota DPRD Loteng Daerah Pemilihan Pujut-Praya Timur, H. Burhanudin Yusuf, Sabtu (20/1), mengungkapkan perbaikan ruas-ruas jalan menjadi aspirasi utama yang muncul selama kegiatan reses yang dilaksanakan pihaknya. Terutama untuk ruas jalan Pengendong-Pengebok, sangat membutuhkan perhatian. Mengingat, sudah belasan tahun jalan sepanjang 3,8 km ini belum tersentuh perhatian sama sekali dari pemerintah daerah. Padahal ruas jalan tersebut sangat penting, karena merupakan akses utama yang menghubung-

kan sejumlah desa di wilayah Kecamatan Praya Timur. Ironisnya, meski sudah berkali-kali disuarakan, pemerintah daerah terkesan tutup mata. Padahal dalam beberapa kali kunjungan baik bupati maupun wakil bupati kerap berjanji akan memperbaiki ruas jalan tersebut. Namun sampai sekarang, ruas jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki. Untuk itu, pihaknya berharap segera ada perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah terhadap ruas jalan ini. “Karena warga sudah cukup lama menanti dan kali ini pemerintah daerah kita harapkan benarbenar serius untuk memberikan perhatian terhadap perbaikan ruas jalan tersebut selama ini hanya dijanjikan saja,” sindirnya. Selain itu, ruas jalan Bengkang-Songgong Desa Sukadana juga patut mendapat perhatian. Mengingat, status jalan di Desa Sukadana merupakan salah satu akses menuju kawasan Mandalika dari wilayah timur, sehingga penting untuk memastikan kondisi jalan benar-benar memadai. “Ruas jalan ini

(Bengkong-Songgong,red) merupakan pipi dari kawasan Mandalika. Karena letaknya yang bersentuhan langsung dengan kawasan Mandalika,” ujar Wakil Ketua DPRD Loteng ini. Ruas jalan sepanjang 10 km sebelumnya memang sudah diperbaiki, tapi belum seluruhnya. Jalan yang sudah diperbaiki baru sekitar 2 km. Artinya, masih ada sisa tanggung jawab 8 km lagi dari pemerintah daerah untuk menuntaskan ruas jalan yang masih rusak ini. Tidak kalah penting ruasruas jalan penghubung di lingkar Desa Mujur sebagai ibukota Kecamatan Praya Timur, banyak ruas jalan di desa tersebut yang kondisi sudah rusak dengan total panjang ruas jalan yang rusak mencapai 2,7 km. “Total baru 800 meter yang baik. Sisanya masih sangat memprihatinkan,” tegasnya. Ia mengaku selama ini, pemerintah daerah hanya memberikan janji. Namun tidak pernah dimasukkan dalam usulan program pemerintah daerah, sehingga sampai sekarang kondisi

(Suara NTB/kir)

H. Burhanudin Yusuf ruas-ruas jalan tersebut tak kunjung membaik. “Harapan warga Praya Timur, paling tidak tahun ini sudah ada perbaikan. Walaupun belum seluruhnya. Paling tidak ada bentuk keseriusan dari pemerintah daerah untuk menjawab aspirasi dan tuntutan masyarakat,” ujar Ketua DPC PKB Loteng ini. (kir/*)


SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

SUARA PULAU SUMBAWA

Halaman 6

Survai MY Institute dan UTS

66,1 Persen Masyarakat Anggap Kinerja Husni-Mo Baik Sumbawa Besar (Suara NTB) Lembaga survai dan penelitian MY Institute yang berkerjasama dengan mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Fakultas Ilmu Komunikasi menggelar survai “Penilaian Masyarakat Kabupaten Sumbawa terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa”. Temuan survai yang bertemakan “Menuju 2 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa periode 20162021”, dirilis Sabtu (20/1) di OASE Sumbawa. Metodologi yang digunakan dalam survai ini adalah tingkat kepercayaan 95%, margin of error sebesar 5% dengan periode survai November 2017 – Januari 2018, melalui sampel yang tersebar di seluruh masyarakat Desa di Kabupaten Sumbawa. Miftahul Arzak, S.Ikom., MA Direktur MY Institute mengatakan masyarakat berhak menilai kinerja pemerintahan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah tersebut, khususnya kini Kabupaten Sumbawa berada di bawah kepemimpinan Husni-Mo yang dianggap cukup baik

dalam pembangunan fisik di tengah masyarakat. Namun, selain itu survai ini juga penting dilakukan untuk membantu pemerintah dalam menengok apa saja yang sudah tercapai dan halhal yang perlu diperbaiki sehingga menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Apalagi ada banyak lini yang harus diperbaiki, walaupun secara keseluruhan Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Periode 2016-2021 sudah baik di mata masyarakat Kabupaten Sumbawa. Dari responden yang disurvai, terdapat 66,1 % yang menilai bahwa pemerintahan Husni-Mo sudah baik, sedangkan 33,9 % menginginkan untuk ditingkatkan. Hal ini menurut pengamatan Mifta karena Husni-Mo

memiliki strategi yang menyentuh langsung ke masyarakat dan menggiring penilaian masyarakat. Belum genap dua tahun pemerintahan HusniMo telah banyak memperbaiki sarana dan prasarana transportasi, terutama jalan raya di beberapa perkampungan dan desa-desa yang sejak beberapa tahun lamanya tidak disentuh oleh pemerintah. Selain itu, sistem pendidikan dan kesehatan pun sudah mulai diperbaiki. Dari seluruh responden terdapat lebih dari 50% menjawab bahwa akses dan kelayakan lini pendidikan dan kesehatan sudah sangat baik. Tentunya ini juga dipengaruhi oleh perbaikan-perbaikan di lini lainnya. Yadi Satriadi, S,Ikom selaku peneliti MY Institute menunjukkan pertumbuhan UMKM

atau industri rumah tangga di Sumbawa masih rendah, masyarakat menilai bahwa baru ada 32,9% UMKM yang tumbuh. Selain itu informasi tentang bantuan kepada pelaku usaha (masyarakat) yang belum merata dengan menunjukkan angka 36,3%. Padahal jika masyarakat didukung untuk kegiatan UMKM dan melakukan pendampingan serta melakukan pemberdayaan SDM dengan mengenali dan memanfaatkan potensi daerah yang ada, maka akan sangat memungkinkan untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini sejalan dengan usaha pengembangan di sektor pariwisata, di mana setiap daerah yang memiliki potensi wisata harus memiliki produk berciri khas masing-masing daerah sebagai buah tangan para wisatawan. Tidak hanya itu, kehadiran UMKM di masing-masing desa dan kecamatan bisa menjadi solusi minimnya ketersediaan pasar di Kabupaten Sumbawa. Pasar

(Suara NTB/arn)

SURVAI - Direktur MY Institute, Miftahul Arzak dan peneliti lainnya menyampaikan hasil survai “Penilaian Masyarakat Kabupaten Sumbawa terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa”, di OASE Sumbawa, Sabtu (20/1). yang jaraknya jauh bisa menjadi lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu, segala pembangunan tersebut dapat ditingkatkan dengan perbaikan tata ruang yang bercorak kebudayaan dan sejarah serta usaha-usaha masyarakat yang meningkatkan cit-

ra budaya dan sejarah di tana Samawa. Dengan hadirnya survai ini, para peneliti berharap pemerintah mampu mendengar suarasuara masyarakat yang mereka jaring. Sehingga, perbaikan tidak hanya dari tataran pemerintah saja, melainkan juga berdasar-

kan masukan dari masyarakat. Mereka pun berharap di ulang tahun yang ke-59 Kabupaten Sumbawa dapat memperbaiki lini-lini yang belum tersentuh, sehingga di tahun-tahun berikutnya masyarakat sudah merasakan perbaikan di segala lini tersebut. (arn)

Bupati KSB : Rekrutmen Karyawan Kompetisi Mural Sarat Makna Sosial PT MacMahon Berjalan Transparan Taliwang (Suara NTB) Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin MM, mengklaim bahwa dalam perekrutan tenaga kerja PT MacMahon Indonesia di Batu Hijau berjalan transparan serta tidak ada pembagian “jatah” dalam perekrutan ini. Sementera itu, terkait keterlibatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam sistem perekrutan ini, semata-mata dilakukan untuk menjamin tenaga kerja lokal KSB mendapat jatah bekerja di Perusahaan tersebut. “Banyak isu negatif tentang perekrutan tenaga kerja PT MacMahon Indonesia. Ada yang menduga masing-masing pejabat mendapatkan jatah, ada juga yang berfikir yang lain. Tetapi saya pertegas dalam perekrutan yang telah kita lakukan sampai dengan sejauh ini tidak ada sistem jatah dan saya bisa menjamin semua tahapan berjalan secara transparan,” tegasnya

kepada Suara NTB, belum lama ini. Dikatakannya, terlibatnya pemerintah dalam sistem perekrutan ini, semata-mata untuk memastikan supaya peluang tenaga kerja lokal lebih banyak diisi oleh putra-putri terbaik KSB. Hal ini dilakukan dengan harapan 50-60 persen pelamar yang memperebutkan 826 “jatah” bekerja di PT MacMahon Indonesia bisa terealisasi. Keterlibatan pemerintah dalam sistem perekrutan hanya menyepakati indikator penilaian saja sedangkan untuk tahapan yang lain tidak dilakukan. Sementara terkait tahapan perekrutan tenaga kerja sampai dengan saat ini sudah hampir rampung tinggal menunggu laporan finalnya saja. Baik itu tes tulis atau tes wawancara sudah selesai dilaksanakan dengan baik. Mudahmudahan dalam bulan ini (Januari) tahapan rekrutmen tenaga kerja ini bisa rampung. “Insya Allah akhir bulan ini (Januari) proses ini

secara keseluruhan akan dituntaskan,” ujarnya. Bupati juga mengingatkan kepada para Kepala Desa (Kades) dan Camat untuk bisa meluruskan terkait isu “jatah” yang saat ini semakin heboh di warga masyarakat. Karena jika tidak segera diluruskan, para kades dan camat dikhawatirkan bisa menjadi “tumbal” terkait aksi protes terhadap hasil yang akan diterima nanti oleh para pelamar yang tidak dinyatakan lulus. Sementara itu, terkait tingkat kelulusan dari hasil tes yang telah dilaksanakan didominasi oleh para pelamar lokal KSB, apabila dibandingkan dengan kabupaten yang lain. “Terkait jatah saya minta para kades dan camat bisa meluruskannya ke masyarakat bahwa, tidak ada masalah jatah dalam perekrutan ini. Sehingga kondusivitas investasi dan kondusivas wilayah di KSB terjaga,” tandasnya. (ils)

Sumbawa Besar (Suara NTB) Komunitas Sumbawa Visual Art turut mengambil bagian dalam peringatan HUT Sumbawa Ke 59, dengan menggelar Mural Competition atau Kompetisi Mural. Melibatkan para seniman muda, termasuk penyandang disabilitas dari Sekolah luar Biasa (SLB). Pengumunan pemenang digelar pada Sabtu (20/1), di depan Stadion Pragas Sumbawa sekaligus ditutup Bupati Sumbawa, yang diwakili Kepala Bappeda, Ir. H. Iskandar dan Ketua Komisi I DPRD Sumbawa, Syamsul Fikri AR. S.Ag, M.Si. Camat Sumbawa, Varian Bintoro, M.Si, menilai kompetisi semacam ini penting untuk menggugah kreativitas anak muda. Dengan memanfaatkan dinding tembok Stadion Pragas Sumbawa. Dilukis dengan gambar yang sarat akan makna. Menggambarkan tema umum warna warni kota kita. Ketua Komisi I DPRD Sumbawa, Syamsul Fikri, langsung meminta proposal lembaga komunitas Sumbawa Art yang akan dibantu pendanaan komunitas ini melalui dana Pokir (aspirasi) anggota DPRD. Mengingat kegiatan ini positif dalam mengembagkan kreativitas anak muda. “Saya akan kasih Rp 200 Juta kepada Sumbawa Visual Art, dari dana Pokir. Apalagi disini anak anak disabilitas dari SLB juga dil-

(Suara NTB/arn)

PEMENANG - Para pemenang kompetisi mural yang digelar Komunitas Sumbawa Visual Art berpose bersama di depan Stadion Pragas Sumbawa, Sabtu (20/1). ibatkan dan kita bisa lihat karya ara ini. “Insya Allah kita akan memberikan supporting untuk event wana karya mereka,” kata Ketua DPC warni kota kita,” pungkasnya. Demokrat Sumbawa ini. Sebelumnya, Kabag Humas SetSementara Bupati melalui Kepala Bappeda yang juga Ketua Dewan da Sumbawa, M. Lutfi Makki juga Kesenian Sumbawa, Ir. H. Iskandar, menyampaikan Bupati bangga denmenjelaskan mural itu sendiri gan Antusias masyarakat Sumbalukisan dinding tembok, yang wa memperingati Hari Ulang Tahun dibuat secara langsung. Termasuk (HUT) Ke-59 Kabupaten Sumbawa. di dalamnya ada rentetan huruf Ditandai Kirab Pataka Lambang yang punya makna. Yang mengam- Kabupaten Sumbawa yang diarak anatkan suatu nilai dan pesan gam- ke seluruh kecamatan disambut semarak oleh warga masyarakat. baran kehidupan sosial. Acara ini harus terus didukung Berbagai kesenian daerah dan prosoleh semua kalangan, terutama pe- esi adat menandai setiap serah termerintah dan DPRD. Apresiasi ke- ima pataka antar kecamatan, yang pada pihak pihak swasta yang telah juga diarak secara meriah di masikut membantu menyukseskan ac- ing masing kecamatan. (arn)


SUARA PULAU SUMBAWA

SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

Kasus Pencurian Marak di Kempo

BPBD Minta Waspadai Gelombang Pasang dan Tanah Longsor

Kapolsek Koordinasikan dengan Desa, Hidupkan Pos Ronda Dompu (Suara NTB) Kasus pencurian dengan membobol rumah warga di wilayah Kempo belakangan marak terjadi. Dalam melakukan aksinya, para pelaku diduga berkelompok dan memiliki jaringan antar wilayah. Keresahan ini disampaikan sejumlah warga di media sosial dan rata – rata modusnya membobol rumah tengah malam. Kapolsek Kempo, Iptu Yuliansah kepada Suara NTB yang dikonfirmasi, Minggu (21/1) kemarin mengakui, belakangan ini banyak kasus kemalingan di wilayah Kempo khususnya Desa Kempo. Pihaknya telah berkoordinasi dengan para kepala Desa untuk menghidupkan kembali ronda malam. “Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa. Ndak bisa juga kerja sendiri, kalau ndak kerjasama dengan instansi terkait seperti Pemerintah Desa,” akunya. Pemerintah Desa (Pemdes) Kempo dikatakan Kapolsek, sudah menyanggupi akan menghidupkan kembali kegiatan ronda malam warga. Karena kasus pencurian yang marak terjadi, tidak tertutup kemungkinan adanya keterlibatan oknum warga setempat. “Kemungkinan itu ada. Karena ndak mungkin orang luar masuk tanpa ada penunjuk jalan seperti kejadian di daerah lain,” katanya. Maraknya kasus pencurian, diakui Yuliansah, tidak hanya sepeda motor yang diambil. Tapi berbagai jenis barang berharga diambil maling dalam melakukan aksinya. Kasus pencurian terbaru terjadi di kediaman Alm Brigadir Yamin di Kempo yang dilaporkan oleh istrinya. Kasusnya sedang dalam tahap penyelidikan. Kasus pencurian di wilayah Kempo dalam beberapa hari terakhir cukup marak terjadi. Pada Minggu (21/1) dini hari, pencurian terjadi di kediaman Nunung, istri alm Brigadir Yamin. Pelaku membobol rumahnya dan mencari barang – barang berharga, namun yang dibawa hanya mesin pemotong rumput. Saat kejadian, dirinya sedang tidak di rumah. Tapi rumahnya dijaga bapaknya. “Yang dibawa mesin pemotong,” kata Nunung. Pada Sabtu (20/1) dini hari, kediaman Dae Oji penjual pisang goreng di Kempo juga kemalingan. Barang – barang elektronik seperti TV dan CD-nya dibawa maling. Pada malam yang sama, sepeda motor milik Fera juga digasak maling di rumahnya Desa Kempo. Selain itu, sepeda motor jenis Honda Scoopy milik Ika Paradita juga digasak maling yang berhasil masuk ke rumahnya. Namun, sepeda motor ini berhasil ditemukan di Bali 1 dengan kondisi motor sudah diganti stikernya untuk mengelabui pemilik. (ula)

Halaman 7

(Suara NTB/uki)

CARI KORBAN - Warga bersama Tim SAR Bima, TRC BPBD serta TAGANA Dinsos mencari keberadaan korban yang terseret arus sungai di Desa Keli Kecamatan Woha, Minggu (21/1).

Selamatkan Istri, Seorang Petani di Bima Tewas Terseret Arus Sungai Bima (Suara NTB) – Seorang warga Dusun Sigi Desa Keli Kecamatan Woha, M. Nasir (45), ditemukan meninggal dunia, di sekitar tambak garam milik warga dusun Godo, Desa Dadibou Kecamatan Woha, Minggu (21/1) sekitar pukul 14.30 wita, usai terseret arus sungai. Informasi dihimpun Suara NTB, korban yang berprofesi petani itu terseret arus sungai, usai menyelamatkan istrinya yang bernama Mahani (42), saat keduanya menyeberang sungai, sepulang dari sawah menuju rumah, Sabtu (20/1) sekitar pukul 14.00 wita. Saat menyeberang ditengah arus sungai yang deras, kaki sang istri terpeleset. Bahkan sempat terbawa arus sungai sekitar 100 meter. Melihat istrinya terbawa arus korban pun berupaya menyelamatkan. Sang istri sempat berhasil diselamatkan dan digiring sampai ke pinggir sungai. Namun naas menimpa korban. Ia

terbawa arus sungai yang semakin deras hingga dinyatakan hilang. Istrinya pun yang berhasil selamat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Desa Keli. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Salahuddin SH, membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, usai menerima laporan dari Pemerintah desa Keli, pihaknya dari TAGANA langsung ke lokasi untuk melakukan pencarian korban. “Dalam melakukan pencarian kami dibantu TRC BPBD, tim SAR Bima, Anggota polsek Woha dan warga,” katanya. Diakuinya, seharian melakukan penyisiran sepanjang sungai

yang melintasi desa Keli dan desa Risa hingga kearah muara teluk Bima, tidak membuahkan hasil dan tidak ada tanda-tanda korban ditemukan. “Tapi pada Minggu (21/1), korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sekitar area tambak warga Godo Desa Dadibou,” katanya. Dia menambahkan, usai penemuan korban sekitar pukul 14.20 wita, pihaknya langsung melakukan evakusi dengan menggunakan mobil tim SAR, untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban. “Informasi yang kami dapatkan, rencananya korban akan dimakamkan sore ini juga,” pungkasnya. (uki)

Dompu (Suara NTB) – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dompu, Drs. Imran M Hasan meminta masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah pesisir dan sekitar lereng pegunungan untuk mewaspadai ancaman tanah longsor dan gelombang pasang. Cuaca ekstrem yang tidak dapat diprediksi awal tahun ini bisa saja menelan nyawa korban, seperti tenggelamnya remaja yang tengah memancing di Muara Mada Fanda beberapa waktu lalu. “Kita harapkan untuk jangan dulu melaut mengingat cuaca ekstrem yang tidak bisa kita prediksi ini,” kata dia kepada Suara NTB dihubungi, Minggu (21/1). Imran mengakui cuaca di awal tahun 2018 ini benar-benar tak bisa diprediksi, kadang hujan lebat pun terkadang angin kencang. Sehingga cukup membahayakan nelayan yang tengah melaut. Tak hanya itu, mereka yang tinggal disekitar lereng penggungan pun terancam, termasuk pengguna jalan raya yang melintas di tanjakan

Nanga Tumpu. “Untuk gelombang pasang ratarata yang terancam di bagian selatan, Ria, Huu dan sekitarnya,” ujar dia. Sementara untuk banjir bandang lanjut Imran M. Hasan, sejauh ini belum berdampak signifikan, dalam artian luapan air belum sampai menggenangi pemukiman warga bantaran sungai. Meski begitu, upaya antisipasi harus tetap dilakukan, terutama oleh warga empat kelurahan yang tinggal di bantaran Sungai Silo. “Salah satunya dengan tetap siap siaga ketika turun hujan dan mengurangi aktivitas pembuangan sampah ke sungai,” jelasnya. Disinggung jumlah korban meninggal akibat bencana alam awal tahun ini, ia menyebutkan, untuk korban meninggal dunia sudah satu orang, yakni Azam bocah asal Lingkungan Mangge Maci yang terseret banjir. Sementara korban tenggelam satu orang dan belum diketahui pasti penyebabnya. “Sedangkan untuk kakek yang terseret saluran di Desa Mbawi itu kita temukan dalam kondisi selamat,” pungkasnya. (jun)

Pemerataan Guru Masih Jadi Pekerjaan Rumah (Suara NTB/ula)

BERANTAKAN - Kamar di kediaman Nunung Desa Kempo yang berantakan setelah dimasuki maling, Minggu (21/1) dini hari dan kasusnya sedang ditangani Polsek Kempo.

Dompu (Suara NTB) – Kepala UPTD Dikmen PKPLK Kabupaten Dompu, Drs. H. Muhtadi Hairi, M.Si, resmi diganti oleh mantan Kepala SMAN 1 Dompu, Ahmad Taufik, S.Pd. Sesuai surat keputusan Gubernur NTB Nomor 821:-1/013/BKD/2018 tanggal 12 Januari 2018. Muhtadi Hairi dalam sambutanya menyampaikan, hingga akhir massa jabatannya saat ini sebaran guru masih belum merata. Karenanya menjadi tugas pejabat baru untuk menyelesaikannya demi peningkatan kualitas pendidikan di wilayah ini. “Dilihat dari sebaran guru memang sampai saat ini belum merata, itu sudah kita sadari semua dan menjadi PR pak Taufik,” kata dia dalam acara serah terima jabatan di SMAN 1 Dompu, Sabtu (20/1). Mengingat SMAN/SMKN dan SLBN memakai regulasi provinsi dipastikan mutasi akan tetap dilakukan, dan kebijakan terakhir di 2018 ini NTB khususnya Dompu akan mendapat banyak jatah untuk CPNS. “Jika tidak melalui CPNS akan didata lewat GTT dan PTT, mudahmudah kita ikut dalam proses itu sehingga tidak menanggung kesulitan, dan data-data kita sudah lengkap,” ujarnya. Selain sebaran guru yang belum merata, tugas lain yang harus segera dipersiapkan yak-

(Suara NTB/uki)

AMBRUK - Atap RKB SDN Inpres Minte Desa Dadibou Kecamatan Woha yang ambruk, akhir pekan kemarin.

Bangunan Lapuk, Empat Lokal RKB SDN Inpres Minte Ambruk (Suara NTB/jun)

BERITA ACARA - Kepala H. Muhtadi Hairi, menandatangani berita acara serah terima jabatan, Sabtu (20/1). ni Ujian Nasional (UN), untuk SMK tahun ini seluruhnya akan melaksanakan UNBK, baik sekolah negeri maupun swasta. Jika tak bisa secara mandiri lantaran minimnya fasilitas diharapkan pihaknya sekolah yang bersangkutan dapat bergabung dengan SMK yang fasilitasnya memadai. Sementara SMA sejauh ini belum bisa 100 persen UNBK. “Tapi akan kita dorong semuanya untuk 100 persen UNBK untuk yang SMA, untuk MA belum kita tau persis,” jelasnya. Ahmad Taufik dalam salam perkenalannya sebagai Kepala UPTD Dikemen PK-PLK Dompu berkomitemen tahun ini

SMA/SMK negeri maupun swasta tak terkecuali harus melaksanakan UNBK. Untuk sekolah yang belum dilengkapi fasilitas UNBK yang memadai dalam waktu dekat ditargetkan tuntas diatasi. Namun demikian, ini perlu kerjasama dan proaktif semua pihak demi meningkatnya mutu pendidikan diwilayah ini. “Kalau tugas berat ini saya lakukan sendiri sehebat apapun saya, saya tidak akan mampu. Kalau saya bagi dengan teman akhirnya kan saya tidak kebagian tugas, oleh karena itu mudah-mudahan amanah yang saya emban ini bisa saya menjaganya,” pungkas Taufik. (jun)

Bima (Suara NTB) – Bangunan SDN Inpres Minte Desa Dadibou Kecamatan Woha, kondisinya sungguh sangat memprihatinkan. Bangunannya yang telah lapuk membuat empat lokal atap Ruang Kelas Belajar (RKB), ambruk seketika, akhir pekan kemarin. Plh. Kepala sekolah SDN Inpres Minte, M. Tahir Alwi, mengakui kondisi bangunan sekolah sudah lama lapuk, akibat belum pernah direhabilitasi. Puncaknya, kata dia, dua hari berturut-turut akhir pekan kemarin empat dari tujuh lokal RKB ambruk seketika. Kata dia, pada hari Kamis, (18/1), dua lokal RKB

ambruk. Kemudian berlanjut pada Sabtu (20/1), dua lokal RKB juga mengalami nasib serupa. Beruntungnya kejadian itu tidak menelan korban jiwa, karena terjadi di luar jam sekolah. “Dari tujuh ruang yang ada, empat RKB sudah ambruk. Sementara tiga lokal sisanya hanya menunggu waktu saja ambruk,” katanya. Menurutnya, ambruknya empat lokal RKB tersebut, telah dilaporkan kepada jajaran UPTD dan Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, baik secara tertulis dan lisan. Bahkan sejumlah tim melakukan survei ke lapangan ketika menerima laporan tersebut. “Sudah dilaporkan, kita berharap segera ditindaklanjuti,” ujarnya. Tahir menambahkan agar tidak menghambat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seharihari. Mulai dari kelas 1 hingga kelas 5, yang masing-masing siswanya berjumlah 15 orang serta kelas 6 berjumlah 10 orang. Kini aktivitasnya dialihkan ke satu ruangan. “Untuk sementara KBM kita gunakan ruangan perpustakaan dengan cara disekat atau dibuat dinding pemisah. Kami juga berpikir untuk mendirikan tenda di halaman sekolah,” katanya. Kepala UPTD Dikbudpora Kecamatan Woha, A. Haris Nasution S.Sos mengatakan telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut. Bahkan telah meninjau langsung ke lokasi. “Sudah kita tinjau dan juga laporkan ke Dinas. Kami dari UPTD tidak bisa berbuat banyak hanya berfungsi menindaklanjuti laporan saja,” katanya. Diakuinya, sebelum empat RKB tersebut ambruk, pihaknya telah melaporkan hal itu, berkali-kali kepada Dinas supaya memprioritaskan untuk perbaikan. Sebab bangunannya tidak lagi memungkinkan untuk ditempati. “Pertengahan Juli Agustus 2017 lalu kita laporkan dan mendesak supaya diperbaiki. Namun hingga saat ini belum ada jawaban. Kami berharap tahun ini bisa terealisasi,” pungkasnya. (uki)


POLHUKAM

SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

Halaman 8

Pilkada NTB

Rohmi Garap Potensi Pemilih Perempuan Mataram (Suara NTB) Menjadi satu-satunya bakal calon Wakil Gubernur perempuan yang akan tampil bertarung di Pilkada NTB membuat, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, fokus menggarap potensi pemilih perempuan. Pemilih perempuan sangat potensial untuk dirangkul, karena jumlahnya jauh lebih besar daripada pemilih laki-laki.

(Suara NTB/ndi)

Bakal Calon Bupati Lombok Barat, H. Izzul Islam didampingi Wakilnya, TGH. Khudari Ibrahim.

Pilkada Lobar

Zul - Khair Fokus Dengarkan Aspirasi Masyarakat Giri Menang (Suara NTB) Pilkada Kabupaten Lombok Barat yang diikuti oleh tiga pasangan calon, sudah mulai memanas. Pasalnya baru-baru ini aroma kampanye hitam sudah mulai digunakan menyerang salah satu pasangan bakal calon. Berbagai spekulasi mulai bermunculan, bahwa isu negatif yang dimunculkan itu dihembuskan oleh salah satu tim pasangan bakal calon untuk membunuh karakter bakal calon lainnya. Menanggapi situasi politik tersebut, pasangan H. Izzul Islam dan TGH. Khudari Ibrahim yang diusung oleh koalisi PDI-P dan PKB ini, mengatakan, pihaknya tidak ingin terpancing dan larut dengan pola permainan politik yang menyerangnya dengan isu kampanye hitam. Pasangan ini justru memilih untuk fokus bekerja untuk meraih dukungan pemilih Lombok Barat daripada merespons isu-isu negatif yang mulai digunakan, pihaknya lebih memilih turun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk membangun silaturahmi dan mendengarkan keluhan-keluhannya. “Black Campaign itu adalah tindakan panik dan ngawur. Fitnah tidak akan kita sikapi dengan cara-cara reaktif. Sebab perjalanan pemenangan ini masih panjang. Kalau masalah Black Campaign itu sudah kita serahkan kepada aparat Kepolisian Lombok Barat untuk mengusutnya,” ujar HM. Izzul Islam tenang dan santai kepada wartawan, Sabtu (21/1). Senada dengan Izzul Islam, TGH. Khudari Ibrahim mengaku banyak mendapatkan pertanyaan masyarakat Lombok Barat soal muatan dalam selebaran yang berisikan kampanye hitam yang tersebar luas di tengah-tengah masyarakat. “Isu itu mental dengan sendirinya karena isinya sangat mentah. Semangat kita tidak akan runtuh dan patah hanya karena isi kampanye hitam ini. Justru kita lebih bersemangat dan lebih fokus lagi dalam melakukan kerja pemenangan dengan sabar dan tabayyun,” sambungnya. Zul-Khair sepakat untuk tidak memberikan respon reaktif terhadap isu negatif tersebut. Ia lebih fokus untuk merancang dan mendesain suatu program yang besar untuk memajukan Lombok Barat ke depan. “Kami sadar dalam kompetisi politik, itu selalu ada serangan negatif yang dikemas dan dilempar. Tapi kita tidak mau merespons hal itu berlebihan. Kita lebih baik memberikan ide dan gagasan cerdas dan sehat ke masyarakat dalam bentuk programprogram sehingga mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin Lobar ke depannya,” terang Khudari. Izzul Islam menjelaskan, banyak potensi PAD di Lombok Barat yang kedepannya bisa ditingkatkan. Contohnya dengan melakukan penataan kawasan wisata seperti Senggigi sehingga bisa meraih kejayaan seperti di masa-masa sebelumnya. “Sebagai salah satu penyumbang PAD terbesar di Lobar. Harus ada grand design dalam mengembangkan kawasan Senggigi ini agar bisa bersaing dengan kawasan wisata lainnya di Lombok dan Bali. Dan kita punya grand design untuk mengembalikan kejayaan Kawasan wisata Senggigi seperti masa-masa sebelumnya. Sehingga bisa mendongkrak tingkat PAD Lobar dan menjadi solusi dalam persoalan ketenagakerjaan di Lobar,” pungkasnya. Keikutsertaan Zul-Khair dalam Pilkada Lombok Barat, bukan semata-mata untuk mengejar jabatan. Sebab, kalau hanya bicara soal jabatan, kedua kandidat ini sudah banyak menduduki jabatan-jabatan stategis. Namun ia maju di Pilkada Lobar ini murni karena panggilan nirani yang melihat pembangunan di Lobar yang sangat lamban di tengah segudang potensi yang dimilikinya. Pihaknya akan tetap Istiqomah untuk berpolitik yang santun, politik yang konstruktif bukan dekstruktif, tapi yang mengedukasi masyarakat. Untuk saat ini, pasangan Zul-Khair telah membentuk relawan lebih dari setengah jumlah kecamatan di Lobar. (ndi)

Polres Loteng Targetkan Garap Kasus Berkualitas Mataram (Suara NTB) – Polres Lombok Tengah menggiatkan penyelidikan kasus korupsi di tahun 2018 yang ditargetkan tiga kasus tuntas. Bukan melulu kuantitas, tetapi juga kualitas penanganan kasus korupsi. Salah satunya DD Langko, yang lain tentu akan kita penuhi tapi bukan hanya tiga. Kalau bisa lebih,” Kapolres Lombok Tengah, AKBP Kholilurrochman, Sabtu (20/1) ditemui di Mapolda NTB. Dia mengatakan, target dengan instrumen kuantitas kasus berdasarkan anggaran tidak menghalangi penanganan kasus yang berkualitas. Tetapi dia mengakui penanganan korupsi lebih kompleks dibandingkan kasus kriminal konvensional. “Kalau kualitas pasti kita cari yang besar-besar. Tapi kan itu tidak bisa berdiri sendiri, harus ada hasil audit. Namanya korupsi butuh investigasi yang panjang, birokrasi panjang, unsur kerugian negaranya juga harus kita pastikan,” jelasnya. Satu di antara tiga target itu yakni dugaan korupsi DD/ADD Langko tahun 2016/2017. Hasil audit investigasi BPK RI Perwakilan NTB sudah diterima Polres Lombok Tengah. Hasilnya, ada indikasi kerugian negara. Penyidik siap menetapkan tersangka. Dia mengungkapkan, kasus tersebut dipastikan beranjak ke tahap penyidikan. Indikasi pidana yang timbul akan disidik mengarah kepada siapa tersangkanya. “Sudah pasti naik ke proses penyidikan. Sudah ada potensi kerugian negara yang ditemukan Rp 200 juta sekian,” terangnya. Hasil audit investigasi tersebut menunjukkan adanya indikasi penyimpangan pengerjaan proyek desa yang dianggarkan melalui APBDes, pembayaran gaji, serta sejumlah item yang masih didalami penyidik. (why)

Sitti Rohmi yang berpasangan dengan bakal calon Gubernur, Dr. Zulkieflimansyah itu, akan berusaha maksimal untuk menyakinkan kaum perempuan agar tidak salah dalam menentukan pilihannya. “Zul-Rohmi siap menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan jika diberi kepercayaan untuk memenangkan Pilgub NTB,” ujarnya Minggu (21/1) kemarin. Rektor Universitas Hamzanwadi Pancor ini mendorong organisasi perempuan yang ada di NTB untuk aktif mengawal dan memberikan masukan kepada dirinya terkait isu

dan permasalahan kaum perempuan dan anak yang bisa dijadikan “pintu masuk” bagi Zul-Rohmi untuk berbuat dan bekerjasama. “Zul-Rohmi ingin kaum perempuan NTB bersatu padu dan bahu membahu menggalang solidaritas bersama mendukung Zul Rohmi. Mohon kiranya organisasi perempuan se NTB memberikan masukan terkait isu perempuan dan anak yang bisa segera direspon cepat oleh kami,” pintanya. “Saya berharap relawan perempuan dan pemilih pemula bisa turut membantu menyakinkan kepada lingkungan sekitarnya plus minus Zul-Ro-

hmi supaya fair,” sambungnya. Melihat pentingnya posisi perempuan dalam Pilkada NTB 2018, ini, kakak kandung Gubernur NTB dua periode ini, berharap kaum perempuan tidak golput dan apatis terhadap Pilkada. Sebab legitimasi dan mandat politik Cagub dan Cawagub NTB yang terpilih makin kuat di mata masyarakat jika partisipasi pemilih perempuan tinggi. “Saya sangat mengapresiasi KPU dan Bawaslu yang mendorong agar masyarakat menggunakan hak pilihnya secara cerdas, makanya pendidikan politik untuk perempuan perlu terus ditingkat-

(Suara NTB/ist)

DENGARKAN - Hj.Sitti Rohmi Djalilah tengah mendengarkan keluhan seorang nenek dalam satu kesempatan. kan,” katanya. Pihaknya, lanjut Rohmi, akan mendatangi masyarakat door to door untuk bersilaturahmi dan mendengarkan langsung harapan dan keinginan

warga, termasuk kritikan untuk paket Zul-Rohmi. “Zul-Rohmi tetap peduli dan care kepada masyarakat miskin, kalah ataupun menang dalam Pilgub nanti,” janjinya. (ndi)

(Suara NTB/ndi)

PIN - Sekretaris KPU NTB, Mars Ansori Wijaya menyematkan pin tanda sudah dicoklit kepada Sekda NTB, Rosiady Sayuti (kiri) dan Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi.

Gerakan Coklit Serentak

Hari Pertama, KPU Datangi Pejabat Publik Mataram (Suara NTB) KPU Provinsi NTB, mulai menggelar gerakan pencocokan dan penelitian (Coklit), terhadap data pemilih secara serentak mulai tanggal 20 Januari kemarin dan akan berakhir pada tanggal 18 Februari mendatang. Coklit ini dilakukan untuk merapikan data pemilih, dan penyusunan daftar pemilih tetap Pilkada serentak 2018 digelar pada tanggal 27 Juni mendatang. Pada hari pertama gerakan coklit serentak Sabtu (20/1) yang langsung melibatkan KPU Provinisi NTB bersama KPU kabupaten/kota, PPK, PPS, serta 8.336 Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP), menyasar para pejabat public. Mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Provinsi dan kabupaten/kota, serta pejabat birokrasi. “Dapat kami sampaikan

laporan pelaksanaan coklit dari seluruh KPU kabupaten/ kota, coklit serentak telah dilaksanakan hari ini menyasar pejabat publik (kepala daerah, wakil kepala daerah, ketua DPRD, bakal calon gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota), tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, atlet berprestasi, ketua KONI, qari dan qariah, penyandang disabilitas dan SLB,” jelas Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, melalui keterangan persnya. Coklit di hari pertama itu, didahului pengumuman di masjid-masjid, pengumuman mobil keliling, apel siaga di tingkat KPU kabupaten/kota, PPK dan PPS, carnaval, pawai dan konvoi motor PPDP. Gerakan coklit hari pertama itu, setiap PPDP telah mendatangi 8 sampai 12 rumah. Sehingga pada hari pertama telah berhasil tercoklit sekitar 76.149 rumah, kata Aksar.

“Alhamdulillah semua pihak antusias berpartisipasi dalam kegiatan coklit ini,” ungkap Aksar. Pada hari pertama gerakan coklit dilaksanakan, KPU NTB bersama seluruh KPU provinsi lainnya, langsung melakukan pelaporan pada KPU RI melalui video conference. Kegiatan coklit tersebut untuk pertama kalinya digelar serentak, sehingga mendapatkan rekor MURI. Pantauan Suara NTB dalam kegiatan coklit di hari pertama, Sabtu (20/1), yakni di kediaman Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Dr. Rosiady H Sayuti. Rosiady didatangi oleh petugas PPDP, didampingi langsung oleh Sekretaris KPU NTB, Mars Ansori Wijaya. “Kita datangi hari pertama tokoh-tokoh public. Kita (komisioner KPU Provinsi dan kabupaten/kota nyebar sampai kabupaten. Rencananya dalam satu hari ini delapan rumah minimal akan didatan-

Hanura NTB Terbelah

SK Dukungan di Pilkada akan Dievaluasi

Mataram (Suara NTB) Kisruh di tubuh kepengurusan DPP Partai Hanura antara kubu Oesman Sapta Oedang (OSO) dan kubu Daryatmo berlanjut ke daerah. Di NTB, partai yang didirikan oleh Wiranto tersebut juga ikut terbelah menjadi dua kubu. Kubu Ketua DPP Hanura hasil Munaslub yakni Daryatmo didukung oleh Ketua DPD Hanura NTB bersama 10 DPC, kompak mendukung Munaslub dan menyetujui pelengseran OSO dari kursi Ketua Umum. Melihat sikap DPD Hanura NTB yang dipimpin oleh Mudahan Hazdie itu berseberangan, OSO mengeluarkan surat pemecatan terhadap Mudahan dan menunjuk Korwil Bali-Nusra I Kadek Arimbawa sebagai Plt dan memerintahkan menggelar Musdalub. Awalnya Plt. I Kadek Arimbawa tidak memiliki dukungan dari pengurus DPC untuk menggelar Musdalub. Namun belakangan, kekompakan Kubu Mudahan Hazdie akhirnya terbelah, beberapa DPC justru menyatakan sikap mendukung perintah OSO untuk melakukan Musdalub, salah satunya adalah Ketua DPC Hanura Kota Mataram, yang diketuai oleh Subuhunuri. Menyikapi hal itu, Mudahan Hazdie bersama para petinggi pengurus DPD lainnya menggelar konferensi untuk menyatakan sikap, Minggu

(Suara NTB/ndi)

POSE BERSAMA - Ketua DPD Hanura NTB, Mudahan Hazdie didampingi beberapa pengurus partai berpose bersama usai menggelar konferensi pers di Kantor DPD Hanura NTB, Minggu (21/1). (21/1) sore kemarin di Kantor DPD Hanura NTB. “Semula seluruh DPC sudah buat mosi tidak percaya pada OSO. Awalnya solid, semua, tapi ada upaya politik di tengah jalan, maka terjadi perubahan. Belakangan mereka terpengaruh karena pragmatisme dan membelot. Nanti kita akan bersihkan semuanya, yang tidak taat dan loyal pada partai. Sanskinya pemecatan,” tegas Mudahan. Menurutnya, kepengurusan OSO sudah tidak sah. Karena, akan dibatalkan oleh kepengurusan baru di Kemenkumham. Pada saat yang bersamaan akan didaftarkan kepengurusan Hanura di bawah Ketua umum yang baru hasil Musdalub, Daryatmo.

Ditempat terpisah, sebelumnya Ketua DPC Hanura Kota Mataram, Subuhunuri menyatakn sikap berbeda dari Mudahan. Ia mendukung untuk melakukan musdalub di tubuh DPD Hanura NTB. Evaluasi dukungan di Pilkada NTB Selain itu, Mudahan juga menyampaikan bahwa pihaknya meminta kepada ketua umum yang baru untuk meninjau ulang SK dukungan Hanura terhadap pilkada serentak NTB 2018. Karena menurutnya SK tersebut tidak sah. Pasalnya SK dukungan terhadap beberapa kandidat tidak ditandatangani oleh Sekretaris, melainkan oleh Wakil Sekretaris. (ndi)

gi satu-satu oleh PPDP ini. Mudahan jalan lancar 30 hari,” ucap Mars Ansori kepada Sekda NTB yang masuk ke TPS-III Kekalik timur. Menyambut kedatangan petugas PPDP bersama Sekretaris KPU, Rosyadi memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap gerakan coklit KPU. Menurutnya, gerakan coklit ini sangat positif untuk memastikan jumlah pemilih dan proses edukasi dan mengingatkan pada masyarakat untuk berpartisipasi di Pilkada NTB 2018. “Luar biasa kalau kita (pemilih) sekarang didatangi langsung. Karena kalau dulu kan kita yang harus datang sendiri, untuk memeriksa ada tidak nama kita,” ujar Rosyadi didampingi istrinya. Disampaikan Rosyadi, Pemprov NTB sangat berkepentingan dengan tingkat partisipasi politik. Karena meningkatkan partisipasi politik masyarakat merupakan tanggung jawab semua

warga negara. Karena semua masyarakat juga ikut bertanggungjawab terhadap baik buruknya pemimpin yang terpilih. “Pentingnya program coklit dari KPU ini, ke depan supaya tidak hanya sekedar proses administratif saja. Kalau ke depan mungkin bisa ditumpangi dengan edukasi singkat pada pemilihan. Jadi tidak hanya mengecek saja, dan sangat mungkin untuk dilakukan,” ucap Rosyadi yang terdata memiliki empat wajib pilih di rumahnya. Selain Sekda NTB, Sekretaris KPU juga mencoklit Wakil Ketua DPRD NTB yang juga kandidat bakal calon Wakil Gubernur NTB, Mori Hanafi. Setelah itu oleh Mars Ansori juga mendatangi Ketua KONI NTB, Andi Hadianto. Sementara itu itu, para Komisioner KPU NTB lainnya membagi diri untuk mendampingi petugas PPDP mendatangi para pejabat publik lainnya di kabupaten/kota lainya. (ndi)

Politik Uang Nodai Demokrasi Mataram (Suara NTB) – Satgas anti Money Politics atau politik uang sudah mulai bekerja. Titik rawan politik uang tak hanya kepada masyarakat pemilih tetapi juga rentan terjadi kepada penyelenggara Pilkada. “Satgas itu memonitor seluruh kegiatan tahapan Pilkada,” ujar Kapolda NTB, Brigjen Pol. Firli, Sabtu (21/1) usai peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bhayangkari Daerah NTB di Mapolda NTB. Dia menjabarkan potensipotensi politik uang yang rentan di setiap tahapan pelaksanaan Pilkada serentak. Antara lain uang sogokan kepada pemilih untuk mencoblos pasangan calon kepala daerah tertentu. Hal itu berpeluang terjadi pada saat menjelang hari pencoblosan. “Misal saat mau pemilihan, uang beredar kepada si pemilih,” ujarnya. Tak hanya itu, Firli juga menekankan soal potensi politik uang pada di lingkungan para kontestan Pilkada dalam bentuk mahar politik. “Bisa saja karena ada koalisi, beredar di tim sukses,” sebut dia. Kemudian, usai tahapan pencoblosan dilangsungkan penghitungan suara di masing-masing TPS sampai tingkat kecamatan lalu ke tingkat yang di atasnya. Peluang politik uang tetap ada. Dalam hal ini diberikan kepada penyelenggara maupun

(Suara NTB/why)

Firli pengawas Pilkada. “Misal perhitungan suara, rentannya pada saat di TPS, di PPK rentannya di penyelenggara,” kata Kapolda. “Bisa juga terjadi di daerah karena ada sengketa apakah itu pelanggaran atau tindak pidana Pemilu, politik uang itu rentan adanya di Panwas, bisa juga terjadi di Panwas,” imbuh dia. Firli menerangkan, pihaknya sudah mengantisipasi tetapi hanya sebatas imbauan. Potensi politik uang itu bisa dicegah dengan memperkuat sistem pengawasan di masing-masing lini. “Penyelenggara dan pengawas Pemilu bertindaklah secara profesional, adil, jujur. Jangan lakukan penyimpangan. Sekecil apa pun maka itu akan berdampak dan akan menodai demokrasi kita,” tandasnya. (why)


SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

BUDAYA DAN HIBURAN

Halaman 9 (Suara NTB/lin)

LOMBOK SUMBAWA GREAT SALE - Sekda NTB bersama Kadispar NTB dan beberapa pelaku industri pariwisata saat membuka secara resmi Lombok Sumbawa Great Sale 2018, di Mataram, Sabtu (20/1).

Pelaku Pariwisata Promosikan Bau Nyale Mataram (Suara NTB) Pelaksanaan Bau Nyale dipastikan akan dilakukan pada 6-7 Maret mendatang. Namun, para pelaku pariwisata sudah mulai mempromosikan paket wisata khusus pada kegiatan ini. Terbukti dengan tingginya antusias dari calon wisatawan yang sangat ingin menyaksikan kegiatan budaya itu. “Sudah ada yang booking (melakukan pemesanan) untuk paket wisata Bau Nyale. Karena ini kegiatan tahunan, jadi wisatawan itu merasa penasaran seperti apa kegiatan ini,” kata pelaku pariwisata asal Lombok Timur, Bery Putra, di Mataram, Minggu (20/1). Meskipun akan diselenggarakan pada Maret namun rangkaian kegiatannya akan diselenggarakan mulai akhir Februari. Hal ini sesuai dengan kalender event yang sudah diluncurkan oleh Dispar NTB pada akhir tahun lalu. “Memang puncaknya pada 6-7 Maret, tapi rangkaian kegiatannya akan dimulai pada 28 Februari. Banyak kegiatan yang akan dilakukan nanti untuk disuguhkan kepada wisatawan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H.L.Moh Faozal, S.Sos.,M.Si, di Mataram, Sabtu (20/1). Ia mengajak para pelaku pariwisata untuk mulai memasarkan paket wisatanya yang berkaitan dengan Bau Nyale. Sehingga kegiatan ini bisa lebih diketahui oleh calon wisatawan. Sebab tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendatangkan wisatawan ke NTB, khususnya Lombok. Para pelaku pariwisata juga menambahkan tentang legenda Puteri Mandalika dalam paket wisata yang dibuatnya. Ini untuk lebih menarik perhatian calon wisatawan. Sebab wisatawan, terutama mancanegara sangat menyukai wisata budaya atau yang berkaitan dengan legenda yang masih diperingati hingga saat ini. “Sebelumnya saya sudah kabarkan kepada calon tamu saya tentang perayaan Bau Nyale yang berasal dari legenda Puteri Mandalika. Mereka sangat tertarik dan berencana untuk datang,” kata Bery. Ia mengatakan akan membuat paket kunjungan ke beberapa destinasi lainnya. Misalnya ke air terjun, ke pantai-pantai yang ada di lingkar Mandalika, ke gili dan ke desa adat. Ini sebenarnya merupakan paket wisata yang sudah biasa dijual oleh para pelaku pariwisata. Namun dengan adanya perayaan Bau Nyale, akan membuat berlibur wisatawan menjadi lebih berwarna. “Nanti mereka kita ajak untuk menangkap Nyale, jadi mereka bisa merasakan sensasinya. Selain itu mereka juga bisa menikmati hidangan Nyale yang ditangkapnya itu. Saya ingin memberikan kesan yang mendalam kepada wisatawan,” ujarnya. (lin)

Rendah, Okupansi Hotel Awal Tahun Mataram (Suara NTB) Okupansi hotel setiap Januari hingga Februari mengalami penurunan drastis. Hal ini terjadi hampir setiap tahun. Namun okupansi hotel saat ini disebut jauh lebih rendah daripada okupansi di bulan yang sama pada tahun lalu. Saat ini okupansi hotel di NTB tidak lebih dari 50 persen. “Okupansi hotel kita cukup rendah saat ini, kurang dari 50 persen. Jumlahnya memang menurun dibandingkan okupansi Januari tahun lalu. Itu karena tahun lalu ada beberapa kegiatan atau event yang diselenggarakan di Lombok,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Abdul Hadi Faishal, di Mataram, Sabtu (20/1). Ia mengatakan bahwa ini merupakan tantangan bagi pelaku pariwisata, terutama di bidang perhotelan. Pada saat seperti ini, harusnya menjadi kesempatan bagi perhotelan untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Sehingga pada saat kondisi kembali normal, pelayanan yang diberikan semakin meningkat. “Sekarang kita fokus pada peningkatan kualitas pelayanan. Tentu saja ini adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan,” ujarnya. Ia mengakui, bahwa hampir setiap tahun perhotelan tidak ramai oleh tamu pada Januari hingga awal Maret. Ini disebabkan karena pada bulan-bulan itu bukan merupakan musim belibur. Sehingga tidak banyak wisatawan yang datang untuk berkunjung. “Kita harapkan ada event untuk bisa membuat okupansi hotel meningkat,” ujarnya. Meski demikian, hal ini tidak terjadi pada semua hotel. Beberapa hotel yang ada di resort justru tetap mendapatkan tamu dengan kondisi yang stabil. Hal ini juga disebabkan karena hotel di kota lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan MICE. Sehingga ketika tidak banyak event, maka jumlah tamu yang menginap juga tidak banyak. “Kalau di resort itu relatif aman terkait dengan jumlah tamu yang datang. Meskipun tidak sebanyak pada bulan-bulan sebelumnya, tapi bisa dikatakan mereka (hotel resort) itu lebih banyak tamunya daripada city hotel,” ujarnya. Ia berharap akan ada event pada dua hingga tiga bulan pertama ini. Sehingga jumlah kunjungan wisatawan bisa meningkat yang menyebabkan jumlah tamu menginap juga meningkat. Meski kurangnya okupansi hotel pada Januari ini sudah dianggap biasa, namun para pelaku pariwisata tetap melakukan promosi agar wisatawan banyak yang datang. (lin)

Lombok Sumbawa Great Sale Ditargetkan Catat Transaksi Rp 10 Miliar Mataram (Suara NTB) Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pariwisata Provinsi NTB telah membuka secara resmi pelaksanaan Lombok Sumbawa Great Sale. Banyak diskon yang bisa didapatkan oleh wisatawan yang berkunjung selama 28 Januari hingga 28 Februari mendatang. Target transaksi pada program ini diharapkan bisa mencapai Rp 10 miliar. “Dispar sudah bekerjasama dengan para pelaku pariwisata. Ini merupakan strategi bersama industri untuk tingkatkan kunjungan wisatawan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H.L.Moh Faozal, S.Sos.,M.Si, di Mataram, Sabtu (20/1). Ia mengatakan, ini merupakan hal yang sangat penting melihat kunjungan wisatawan selama Januari hingga Februari

setiap tahunnya selalu menurun. Sehingga berbagai diskon diberikan kepada wisatawan yang ingin berkunjung ke Lombok. Ini merupakan salah satu cara untuk mendatangkan banyak wisatawan pada musim sepi seperti saat ini. “Kita kerjasama dengan maskapai penerbangan juga. Garuda itu kasih diskon untuk 100 seat, hotel kasih diskon hingga 65 persen dan rumah makan

juga kasih diskon,” ujarnya. Lombok Sumbawa Great Sale ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan di NTB. Saat ini sudah ada 53 industri yang mengikuti program ini. Faozal mengatakan masih ada industri lain yang ingin bergabung. Sementara itu, katalog terkait tempat dan besaran diskon yang diberikan itu akan dicetak dalam waktu dua hari mendatang. Sementara itu, Sekda NTB

Dr. H. Rosyadi H. Sayuti mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan yang baik. Namun harus dilakukan promosi secara besar-besaran. Sehingga program ini tidak hanya diketahui oleh masyarakat NTB saja. “Harus promosi juga, jangan hanya Jakarta tapi juga daerah lain. Saya sarankan gunakan media lokal di daerah-daerah untuk memberikan informasi terkait program ini,” ujarnya. Ia juga menyarankan agar perhotelan memberikan diskon dengan cara yang lebih menarik. Misalnya me menginap tiga malam, gratis satu malam. Sehingga wisatawan lebih tergugah untuk datang. Tentu saja informasi ini juga harus disebarluaskan. Sehingga wisatawan

bisa mengetahui dengan jelas terkait program Lombok Sumbawa Great Sale ini. “Apapun istilahnya, yang penting dalam program ini adalah promosi dan marketing. Iklannya harus lebih banyak, jangan sampai tidak ada informasi ini di setiap maskapai penerbangan. Ini yang harus diperhatikan,” ujarnya. Sementara itu, Maskapai Penerbangan Garuda juga sudah menyiapkan hadiah khusus bagi wisatawan yang menggunakan Garuda ke Lombok. Yaitu hadiah umrah pergi dan pulang secara gratis. Diharapkan ini dapat lebih menarik minat wisatawan untuk terlibat dalam program Lombok Sumbawa Great Sale ini. (lin)

Pemda akan Fokus Rehabilitasi dan Publikasi UGG Rinjani

(Suara NTB/ist)

PANTAI SO DAU - Keindahan Pantai So Dau yang ada di Bima.

Wisatawan Enggan Kunjungi Pantai So Dau Bima Mataram (Suara NTB) – Pantai So Dou merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Bima. Pantai ini memang jarang dikunjungi wisatawan, karena tidak banyak wisatawan yang tahu. Padahal potensi wisata pantai ini cukup baik. Sebab wisatawan dapat menikmati waktu berliburnya dengan nyaman. Karena tidak banyak wisatawan atau orang yang datang ke pantai ini. Akses jalan menuju pantai ini belum begitu bagus. Hal ini pula yang membuat wisatawan terkesan enggan untuk berkunjung. Padahal panorama di pantai ini tidak kalah dari destinasi lainnya di Bima. Ketika hujan, jalan menuju pantai ini berlumpur. Sehingga sangat tidak direkomendasikan untuk berkunjung pada musim hujan. Sebab jalanan yang berlumpur akan menyulitkan wisatawan menjangkau pantai ini. “Saya sudah ke sana waktu pulang kampung. Memang pantainya bagus, tapi jalannya tidak terlalu bagus. Harus sabar untuk menjangkau pantai ini. Tapi kalau sudah sampai, rasa lelah hilang karena pemandangannya yang indah,” kata warga Bima Fathul Rahman, Minggu (21/1). Garis pantai yang panjang dan pasirnya yang putih bersih membuat pemandangan pantai ini menjadi sempurna. Apalagi air lautnya yang jernih membuat wsiatawan dapat melihat ikan-ikan kecil

yang berenang di pinggir pantai. Selain itu, ada pula terumbu karang yang masih terjaga kealamiannya. Salah satu keunikan di pantai ini adalah area terumbu karang dan pasirnya terpisah. Di area pasir, wisatawan tidak akan menemukan karang atau sejenisnya. Sebaliknya, di area karang sangat padat dengan kehidupan laut dan bebatuan karang. “Itu bisa menjadi pemandangan yang indah bagi pengunjung yang suka snorkeling. Kalau mau mandi juga bisa, tidak perlu takut luka karena karang. Karena kita bisa mandi di pinggir pantai yang tidak ada karangnya,” ujarnya. Meski terlihat indah, namun belum ada fasilitas pendukung di pantai ini. Sehingga tidak terlalu direkomendasikan untuk dikunjungi bagi wisatawan dari luar negeri. Kecuali jika wisatawan itu memang menyukai destinasi wisata yang tidak biasa seperti ini. “Kita khawatirnya kalau mereka datang, sementara tidak ada fasilitasnya malah jadi cerita buruk,” ujarnya. Transportasi yang dapat digunakan untuk sampai ke Pantai So Dau dengan menggunakan kendaraan roda dua. Sebab selain medannya yang sulit dan jalannya rusak, juga sempit untuk kendaraan roda empat. Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan dari Kota Bima dan sekitar satu jam dari Sape. (lin)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi NTB akan fokus melakukan rehabilitasi dan publikasi Rinjani sebagai Universal Global Geopark (UGG). Ini merupakan dua hal yang harus dilakukan untuk mendatangkan banyak wisatawan ke NTB, khususnya Rinjani. “Saya sudah lihat pengumumannya dan kita memang harus bersyukur karena Rinjani masuk dalam geopark dunia. Kita (Pemda NTB) akan fokus pada rehabilitasi dan publikasi Rinjani sebagai salah satu dari banyak geopark di dunia,” kata Sekda NTB Dr. H. Rosyadi H. Sayuti, di Mataram, Sabtu (20/1). Ia mengatakan bahwa ini merupakan salah satu kesempatan bagi NTB untuk semakin memperkenalkan potensi yang dimilikinya. Setelah Rinjani ditetapkan sebagai geopark dunia, tentu saja akan banyak wisatawan yang akan mencari tahu tentang Rinjani. Oleh sebab itu publikasi menjadi hal yang sangat penting saat ini. “Semua kita perkuat, termasuk soal publikasi ini,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan sampah yang masih ada di Rinjani. Ia melihat bahwa sampah ini seolah-olah menjadi budaya yang sangat sulit untuk diatasi. Namun pihaknya akan terus melakukan berbagai hal untuk mengurangi volume sampah di Rinjani.

“Nanti kita tetapkan awikawik, ada sistem deposit sampah dan sebagainya. Tentu saja persoalan sampah ini menjadi hal yang paling utama yang harus kita perhatikan bersama,” ujarnya. Sekda juga mengingatkan kepada pendaki agar membawa kembali sampahnya. Ia mengajak semua pendaki agar bersama-sama menjaga Rinjani. Apalagi saat ini Rinjani sudah menjadi geopark dunia yang bisa saja diperhatikan oleh banyak orang dari berbagai belahan dunia. Ini merupakan hal yang penting, sebab wisatawan melihat persoalan kebersihan adalah hal yang utama. Selain itu, soal kualitas sumber daya manusia juga masih perlu ditingkatkan. Destinasi berkelas dunia juga harus memiliki pelayanan yang berkelas dunia pula. Sehingga wisatawan merasa senang dan betah dalam kunjungannya ke NTB, khususnya Lombok. Ini menjadi tugas semua pihak, sehingga Rinjani bisa terus menjadi geopark dunia di masa mendatang. Diketahui bahwa penetapan geopark dunia pada Rinjani belaku selama empat tahun saja. Setelah itu, Unesco akan melakukan penilaian kembali untuk dapat menetapkan atau tidak menetapkan kembali Rinjani sebagai geopark dunia. Inilah tantangan terberat bagi semua pihak termasuk Pemda, yaitu mempertahankan predikat UGG yang telah disandang Rinjani saat ini. (lin)

(Suara NTB/lin)

RINJANI - Keindahan di Gunung Rinjani yang saat ini sudah menjadi bagian dari Universal Global Geopark.


PENDIDIKAN

SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

SNMPTN, Pendaftar Diminta Tidak Terpancing Bujuk Rayu Oknum (Suara NTB/dok)

SALAH satu tuntutan mendaftar. Sedangkan sekolah Mataram (Suara NTB) akreditasi sebuah perguruyang belum terakreditasi, Masyarakat yang akan mendaftar di seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri an tinggi ialah adanya pehanya 5 persen siswanya yang (PTN) diminta tidak terpancing bujukan orang yang tidak bertanggung jawab. nilaian dari pengguna alumterbaik yang boleh mendaftar. Apalagi mengaku bisa meluluskan ke jalur penerimaan mahasiswa baru terni. Penilaian dan pengguna Pendaftaran SNMPTN ditentu, karena, penilaian seleksi dilakukan secara nasional oleh panitia pusat. alumni merupakan data laksanakan pada 21 Februari yang cukup signifikan untuk sampai dengan 6 Maret 2018. menunjang nilai akreditasi Pengumuman hasil seleksi akan Wakil Rektor I Bidang Ak- guruan Tinggi Negeri (SB- nanti. Sekolah yang siswanya dari standar tracer study para dilakukan pada 17 April 2018. ademik Universitas Mataram MPTN), agar masyarakat berhak mengikuti SNMPTN alumni. Untuk itu, perguruan Selain itu, untuk SNMPTN, (Unram), Prof. Dr. Ir. H. Lalu jangan mudah percaya. Buk- 2018 adalah SMA/MA/SMK tinggi harus mampu memeWiresapta mengungkapkan Wiresapta Karyadi, M.Si., tinya, sudah ada oknum dosen negeri maupun swasta, termatakan potensi alumni dan nilai Ujian Nasional maupun menegaskan agar masyarakat yang saat berurusan dengan suk Sekolah Republik Indonememberdayakan mereka. Ujian Sekolah Berstandar Natidak mudah terbujuk oleh hukum, karena kasus peni- sia (SRI) yang mempunyai Menyadari pentingnya sional (USBN) tidak digunakan ajakan orang yang tidak ber- puan bisa memasukkan calon NPSN dan telah mengisi PDSS H. Lalu Wiresapta Karyadi pemetaan potensi dan pemdalam seleksi. tanggung jawab. “Saya ingin mahasiswa di seleksi PTN. lengkap dan benar. berdayaan alumni, Wakil Bagi sekolah yang meraih Persyaratan siswa pendfaKuota melalui jalur SNdari awal sampaikan ke “Apalagi SNMPTN dan SBRektor III UIN Mataram Dr. Hj. masyarakat, jangan sampai MPTN yang penilaian dari tar, yaitu siswa SMA/SMK/MA akreditasi A, bisa mendaftar MPTN sebanyak 30 persen dari Hj. Nurul Yaqin Nurul Yakin, M.Pd., mengeterpancing oleh bujukan orang nasional. Ini mohon diperha- atau sederajat kelas terakhir sebanyak 50 persen siswanya daya tampung atau sekitar mukakan pihaknya kini mupada tahun 2018 yang me- yang terbaik di sekolah. 1.200 orang. Selain SNMPTN, tidak bertanggung jawab yang tikan,” saran Wiresapta. lai merapikan data base alumni tiap fakultas. Masing-masing katanya bisa memasukkan ke Saat ini tengah berlangsung menuhi persyaratan. Antara Sekolah dengan akreditasi B, jalur masuk Perguruan Tinggi alumni tiap fakultas akan didata dan dibuatkan koordinator. jalur tertentu, itu tidak ada,” proses SNMPTN, Di awali de- lain memiliki prestasi unggul sebanyak 30 persen siswa deng- Negeri (PTN),yaitu SBMPTN Hal tersebut kata Nurul, guna memudahkan kampus dan tegas Wiresapta. ngan pengisian dan verifikasi yaitu calon peserta masuk per- an peringkat terbaik di dengan kuota di Unram sebealumni itu sendiri. Tidak diketahui secara detail berapa jumWiresapta menekankan, Pangkalan Data Sekolah dan ingkat terbaik di sekolah, sekolah. Sekolah dengan sar 40 persen, dan Jalur Mandilah alumni UIN Mataram saat ini. Mengingat saat ini tengah baik di SNMPTN maupun di Siswa (PDSS) sejak 13 Januari dengan ketentuan berdasarkan akreditasi C, hanya 10 persen ri dengan kuota 30 persen dari dalam tahap perapian data. siswanya terbaik yang boleh daya tampung. (ron) Seleksi Bersama Masuk Per- sampai dengan 10 Februari akreditasi sekolah. Proses perapian data ini untuk melihat sebaran alumni tiap kabupaten dan kota. Mengingat selama ini, secara kelembagaan UIN Mataram mempunyai banyak kerjasama dengan berbagai lembaga, sehingga tidak jarang pula alumni UIN Mataram dibutuhkan dalam dunia kerja. “Karena kita akan memotret dan mapping alumni kita di mana. Karena ada yang minta Mataram (Suara NTB) – sekolah yang kelebihan siswa dan ada kerjasama di daerah misalnya, alumni kita Penerimaan Peserta Didik Baru juga yang masih kekurangan siswa. dicari,” ujarnya. (PPDB) SMP di Kota Mataram diuSesuai dengan pasal 24 PerNamun demikian, meski proses penpayakan mematuhi ketentuan mendikbud nomor 17 tahun 2017 dataan sebaran alumi ia memastikan alumbatasan siswa di satu sekolah. tentang Penerimaan Peserta Didik ni UIN Mataram terserap ke berbagai lapaDengan begitu diharapkan dapat terBaru ketentuan untuk Rombel di jenngan pekerjaan. Di samping pihaknya tetap jadi pemerataan peserta didik di sejang pendidikan SMP yaitu di dalam berharap agar alumni UIN Mataram tetap kretiap sekolah. satu kelas, jumlah peserta didik palatif dan senantiasa mengembangkan keKepala Bidang Pendidikan Dasar ing sedikit ialah 20 dan paling banymampuan entrepreneurship mereka, sehDinas Pendidikan (Disdik) Kota Matak ialah 32 peserta didik. Sekolah (Suara NTB/ist) ingga saat terjun di tengah masyarakat merearam, Drs. H. Lalu Mohammad Sidyang melanggar aturan itu sendiri POSE BERSAMA - Rektor UIN Mataram H. Mutawali bersama pimpinan UIN Mataram pose ka bisa mandiri. ik, M.MPd., dikonfirmasi akhir pekan akan dikenakan sanksi, seperti data bersama saat rakerpim UIN Mataram pekan kemarin. kemarin, mengatakan, nantinya piPTK dan jam mengajar guru tidak Sementara itu, pasca digelarnya yudihaknya akan melakukan sosialisasi sium terhadap ratusan mahasiswa Fakulbisa disinkronisasi. Dampaknya guru kepada sekolah, sebagai upaya memtidak akan mendapatkan tunjangan tas Tarbiyah dan Kependidikan (FTK) berikan pemantapan. Terlebih lagi sertifikasi, siswa tidak akan terakhir pekan kemarin, pihak fakultas langadanya aturan cukup ketat di Persung membentuk Koordinator Alumni daftar sebagai peserta Ujian Nasionna pada bulan April, namun Artinya bahwa UIN Mataram Mataram (Suara NTB) mendikbud Nomor 17 tahun 2017 tenal (UN), dan sekolah tidak akan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri kali ini dapat dilaksanakan telah mampu mengubah waktang Penerimaan Peserta Didik Baru. mendapatkan dana BOS. UIN Mataram masing-masing jurusan (UIN) Mataram menggelar ra- tepat diawal tahun anggaran tu raker dari pertegahan tahun “Dalam pertemuan dengan untuk mahasiswa/mahasiswi yang wisu“Aturan Permendikbud yang tidak menjadi awal tahun. pat kerja pimpinan (rakerpim) yaitu pada bulan Januari. Musyawarah Kerja Kepala Sekolah boleh lebih 32 orang per rombel, perlu da semester ganjil 2017/2018. Rektor juga mengungkapkan Lebih lanjut Faizah meneyang dibuka langsung Rektor (MKKS), Permendikbud 17 tahun 2017 kita sampaikan ke orang tua siswa, Di samping itu, pembentukan koordinaUIN Mataram Prof. Dr. gaskan rakerpim ini dihajat- bahwa beberapa agenda strateitu kita singgung. Nanti kita upayakan semoga masyarakat menerima dengator untuk semua jurusan dihajatkan untuk H.Mutawali. Kegiatan yang kan untuk merefleksi tingkat gis nasional yang harus juga diauntuk mematuhi itu, kemudian bagaimnsenang hati,” harap mantan Kepala membangun wadah komunikasi antara berlangsung selama tiga hari capaian program tahun 2017 dopsi oleh UIN Mataram tahun ana terjadi pemerataan,” katanya. SMPN 5 Mataram itu sebelumnya. alumni dan lembaga. Termasuk juga untuk yaitu 16-18 Januari diikuti oleh dan juga menjadi bahan ma- ini adalah seperti Kuliah Kerja Sidik menekankan, nantinya akan Ia mengatakan, jika masyarakat memantau perkembangan dan kesemua pimpinan mulai dari sukan untuk penyususnan pro- Partisipatif atau KKP Nusantara dilakukan berbagai upaya agar tidak tidak terlalu menuntut agar anaknya beradaan alumni serta mempermudah akWakil Rektor, Dekan, Direktur, gram tahun 2018. Di samping dan pengabdian masyarakat bermelanggar aturan. Selain itu, supaya bersekolah di sekolah tertentu, maka ses dan pemberian informasi baru yang Wakil Dekan, wakil direktur, itu juga menjadi wadah untuk basis reformasi mental. terjadi pemerataan peserta didik di setidak akan ada masalah pada pelakurat tentang perkembangan alumni dan Mutawali menyatakan diri Kabag dan kasubag serta Ket- memberikan saran dan masuluruh sekolah di Kota Mataram. Kareaksanaan PPDB di tahun ajaran lembaga, serta untuk menjaring masukan kan secara komprehensif ter- akan mengikuti secara penuh ua Unit dan Lembaga. na dilihat dari tahun sebelumnya, ada 2018/2019 nantinya. (ron) dan aspirasi alumni untuk memperkuat Wakil Rektor II UIN Mat- hadap program prioritas untuk agenda raker ini dari awal hingsinergisitas ke depannya. (dys) ga akhir guna mengetahui secara aram Dr. Hj. Faizah dalam kemajuan lembaga. Rektor UIN Mataram Prof. detail bukan saja sekedar melalaporannya menyampaikan kegiatan rakerpim ini merupa- Dr. H. Mutawali dalam samb- lui laporan. Beliau mengaskan kan agenda rutin yang dilak- utan tunggalnya yang sekali- bahwa pentingnya mewujudkan sanakan setiap tahun. Tahun gus membuka acara menegas- perubahan paradigm kemajuan ini memiliki kemajuan dibad- kan rakerpim tahun ini meru- di semua sektor, yaitu harus seingkan tahun sebelumnya, pakan satu bentuk tafsiran laras dengan perubahan dari IAIN menjadi UIN. (dys) yaitu biasanya raker terlaksa- dari reformasi birokrasi.

Sekolah Harus Patuhi Aturan Penerimaan Peserta Didik

UIN Mataram Gelar Rapat Pimpinan

SMA Muhammadiyah Mataram Siapkan ”e-Rapor” Mataram (Suara NTB) SMA Muhammadiyah Mataram menyiapkan diri untuk menggunakan e-Rapor di tahun 2018 ini. Pihak sekolah sudah memberikan pelatihan e-Rapor kepada guru beberapa waktu lalu. Penggunaan e-Rapor dianggap memudahkan orang tua siswa dalam memantau perkembangan anaknya. Kepala SMA Muhammadiyah Mataram, Drs. Lalu Jafar, pekan kemarin, menjelaskan, ke depan SMA Muhammadiyah akan sama dengan sekolah lain yang telah lebih dulu menggunakan e-Rapor. “Kami sudah dua kali mengadakan pelatihan e-Rapor untuk bapak/ibu guru, supaya nanti mereka tidak asing untuk pengembangan ke depan,” ujarnya. Melalui pelatihan itu, guruguru diharapkan bisa memasukkan nilai ke e-Rapor, sehingga tidak terpaku pada satu orang dalam memasukkan data.

(Suara NTB/ron)

“Mereka harus entry nilai masing-masing, tidak harus terfokus pada satu orang, tapi semua orang terlibat untuk pengembangan e-Rapor,” jelas Jafar. Jafar menjelaskan, kelebihan dari e-Rapor, orang tua siswa bisa memantau nilai melalui situs web sekolah. Nantinya tidak menggunakan rapor manual lagi. Orang tua siswa hanya memasukkan No-

mor Induk Siswa Nasional (NISN) anak mereka, maka akan muncul nilai anak mereka. Diakui Jafar, di sekolah negeri, banyak yang sudah menggunakan e-Rapor. Pihak SMA Muhammadiyah Mataram akan menjajaki penggunaan eRapor dalam waktu dekat. Selain itu, SMA Muhammadiyah Mataram juga melibatkan orang tua siswa dalam persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Orang tua siswa dilibatkan dalam pengawasan anak-anaknya. Dengan begitu, orang tua siswa bisa memantau anak-anaknya agar bisa belajar efektif, baik di rumah atau di luar rumah. “Kami sosialisasikan supaya dibantu oleh orang tua. Kami tidak memungut biaya ke orang tua siswa. Kami melibatkan orang tua untuk kontrolnya di rumah, supaya tidak membebankan kepada anak mereka dan fokus untuk UNBK,” jelasnya. (ron)

Soal Isian Matematika di UN

Sekolah Mulai Sosialisasikan dan Siapkan Pengayaan Mataram (Suara NTB) – Pada Ujian Nasional (UN) 2018 akan ada soal isian pada mata ujian matematika. Sekolah mulai melakukan sosialiasi dan pengayaan untuk mempersiapkan siswa. Kepala SMAN 8 Mataram, Hj. Suprapti, S.Pd., dikonfimasi Jumat (19/1) mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada siswa terkait adanya soal isian di mata ujian matematika itu. selain itu, juga dilakukan pengayaan agar siswa siap dalam menghadapi UN. “Kami sudah lakukan sosialisasi dan diadakan pengayaan,” ujarnya. SMAN 8 Mataram sendiri akan melaksanakan UN Berbasis Komputer (UNBK). Sarana UNBK diakuinya masih sangat minimal. Namun, ke depan pihaknya akan berusaha menyiapkan sarana komputer secara mandiri. Pihaknya juga berencana meminjam laptop di siswa untuk melengkapi kekurangan komputer.

Selain itu, Suprapti menjelaskan, SMAN 8 Mataram akan melaksanakan uji coba pada awal Februari nanti. Langkah ini dilakukan sebagai upaya agar siswa benar-benar siap dalam menghadapi UNBK dan juga mengerjakan soal isian singkat matematika. “Awal Februari kita laksanakan uji coba,” kata mantan Kepala SMAN 4 Mataram ini. Pada buku saku Ujian Nasional (UN) tahun 2017/2018 yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP), soal isian di UN hanya ada untuk mata uji Matematika. Selain itu soal pilihan ganda untuk semua mata ujian di UN. Di mata ujian dalam Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), akan ada soal pilihan ganda dan uraian. Sekolah harus mulai menyiapkan siswa menghadapi soal isian di UN. Di buku saku itu, dijelaskan penyusunan soal UN dilakukan oleh pusat. Bentuk soal berupa

Hj. Suprapti pilihan ganda untuk semua mata pelajaran. Selain itu, pilihan ganda dan isian singkat untuk mata ujian matematika. Sebelummnya, Kepala SMA Muhammadiyah Mataram, Drs. Lalu Jafar, juga mengatakan, pihaknya sudah mengundang orang tua dan wali siswa untuk menyosialisasikan UN. Apalagi di tahun ini akan ada perubahan di UN dengan adanya soal isian singkat pada mata ujian matematika. (ron)

(Suara NTB/dok)

(Suara NTB/dys)

Data Alumni Harus Dirapikan

Halaman 10


SUARA NTB

Senin, 22 Januari 2018

Halaman 11

Tiga Petinju NTB Uji Tanding di India Mataram (Suara NTB) Tiga atlet tinju NTB, Huswatun Hasanah, Ainun Azizah dan Putra Samada akan ambil bagian di Kejuaraan Internasional Tinju Terbuka di India, 26 Januari 2018. Keikutsertaan sertaan tiga atlet tinju NTB di event itu sebagai ajang uji tanding persiapan Asian Games 2018. “Tiga atlet NTB, Ainun Azizah, Huswatun dan Putra Samada akan ikuti Kejuaraan Internasional Tinju Terbuka di India,” ucap Pelatih Pelatnas asal NTB, Mohammad Ali yang dikonfirmasi via ponselnya, Minggu (21/1).

Keberangkatan tiga atlet tinju di ajang tinju India Terbuka itu tidak sendiri, namun dikuti oleh enam petinju Pelatnas Indonesia lainnya. Kemudian mereka didampingi oleh Pelatih Tinju Pelatnas Asian Games, Adi Swandana,

Bonix dan Mohammad Ali. Rencananya sembilan petinju dan tiga pelatih yang akan perkuat tim tinju Indonesia itu akan bertandang ke India tanggal 26 Januari 2018. Keberangkatan sembilan petinju di event itu untuk uji tanding

dalam rangka persiapan menghadapi Asian Games 2018. Pada kejuaraan itu para atlet tinju Indonesia akan memanfaatkan event itu sebagai ajang eveluasi. Dalam hal ini pelatih tinju ingin mengevaluasi sejauh mana perkembangan petinju Indonesia yang sudah setahun menjalani Pelatnas di Manado tersebut. Kabarnya, Ainun Azizah akan tampil di kelas 51 Kg putri, Huswatun Hasanah di kelas 60 Kg dan Saputra Samada kelas 69 Kg. (fan)

Sanksi Absen Sidik Jari Efektif Bulan Februari Taliwang (Suara NTB) Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Fud Syaifuddin, ST mengingatkan kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) agar tidak lagi meremehkan penerapan absen sidik jari pada kegiatan apel pagi dan shalat berjama’ah di masjid Agung Darussalam. Pasalnya mulai bulan Februari penerapan tambahan sistem absensi elektronik di luar kantor tersebut akan mulai efektif pada bulan Februari mendatang. “Kalau bulan ini masih percobaan sambil lihat kekurangannya di mana. Tapi mulai bulan depan absen sidik jari yang apel pagi dan shalat kita efektifkan,” tegas Wabup di sela sambuatannya saat membuka sosialisasi program Taspen di gedung Graha Praja, kantor Sekretariat Daerah (Setda) Fud Syaifuddin

KSB, Jum’at pekan lalu. Dengan efektif diberlakukannya tambahan absen sidik jari di dua tempat itu, dikatakan Wabup maka akan ada konsekuensi bagi ASN yang melanggarnya. Di mana bagi ASN yang tidak melakukan absensi saat apel pagi dan di masjid akan berimbas pada pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD). “Jadi kita mulai berlakukan sanksinya mulai bulan depan,” cetusnya. Menurut Wabup, sebagai ASN yang baik seluruh pegawai harus mematuhi setiap aturan dan kebijakan kepala daerah yang diterapkan. Hal ini sebagai bentuk pemenuhan tanggung jawab atas hakhak yang akan diperoleh sebagai bagian dari aparatur daerah. “Bekerja itu harus seimbang antara hak dan kew-

wajiban. Jadi hanya mau menuntut haknya saja tapi kewajibannya sebagai pegawai yang baik tidak dijalankan,” sindirnya. Ia mengatakan, penempatan sistem absen sidik jari selain di masing-masing SKPD sengaja diterapkan mulai tahun ini. Kebijakan itu sebagai upaya untuk membentuk karakter kedisiplinan pegawai di lingkup Pemda KSB yang diharapkan ke depan akan berimbas pada tingkat pelayanan kepada masyarakat. “Kalau selalu hadir di kantor tepat waktu artinya setiap tugasnya bisa cepat dijalankan. Dan apa tugas aparatur itu? Ya melayani masyarakat. Jadi ada hubungannya hadir tepat waktu pegwai dengan kinerja pemerintah secara umum,” urainya. (bug)

(Suara NTB/bug)

KONI Lobar Siap Pertahankan Juara Umum Mataram (Suara NTB) Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB akan di helat di Mataram akhir tahun 2018. KONI Lobar yang sebelumnya meraih juara umum di Porprov NTB tahun 2014 mengaku siap mempertahankan gelar juara umumnya. Demikian dikatakan Sekretaris KONI Lobar, Baharuddin saat di Wawancara Suara NTB di Mataram, Minggu (21/1) kemarin. “Bagaimanapun KONI Lobar siap mempertahankan juara umum di Porprov NTB 2018,” ucapnya. Sayangnya, sejauh ini, persiapan Lobar untuk menghadapi

Porprov NTB 2018 terbilang minim jika dibandingkan dengan daerah lain. Berbeda misalnya dengan KONI Kota Mataram yang sudah melaksanakan pemusatan latihan jangka panjang di masing-masing cabor. Sebagaimana diketahui KONI Kota Mataram yang merupakan Runner up Porprov NTB 2014 sudah melaksanakan pemusatan latihan atlet sejak awal tahun 2017 hingga saat ini. Menurut Baharuddin, meski Kota Mataram sudah melaksanakan pemusatan latihan di masing-masing cabor, namun hal itu tidak mematahkan semangat KONI Lobar untuk

mewujudkan tekad juaranya. Dan dia mengaku tidak harus melaksanakan pemusatan latihan yang panjang, karena mengingat para atlet Lobar sudah latihan di luar daerah. Diakuinya, di Porprov NTB tahun 2014, hampir setengah dari medali yang diraih KONI Lobar diperoleh dari cabor renang. Dimana saat itu atlet renang putri Lobar, Putri Ankie meraih sembilan medali emas dan tambahan 11 medali emas lewat atlet putra. Namun di Porprov NTB 2018, perenang andalan Lobar, Putri Ankie sepertinya tidak akan membela Lobar, karena Putrie Ankie sudah resmi jadi atlet

Jumlah SMP Sederajat Pelaksana UNBK di KSB Bertambah Taliwang (Suara NTB)Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyatakan, pada ujian nasional (Unas) tahun 2018 ini jumlah sekolah SMP Sederajat yang akan melaksanakannya dengan sistem komputerisasi (UNBK) akan bertambah. “Sudah ada konfirmasi dari masing-masing sekolah yang telah menyatakan siap melaksanakan ujian dengan berbasis online ini kepada kami,” terang kepala Dinas Dikpora KSB, Drs. Tajuddin kepada Suara NTB. Ia mengatakan, jumlah sekolah baru yang telah mengajukan kesiapannya menggelar UNBK itu sebanyak 8 sekolah. Dengan tambahan tersebut maka total SMP Sederajat yang siap dicatatkan melaksankan ujian dengan sistem komputerisasi menjadi 14 sekolah di seluruh KSB. “Tahun lalu ada 6 sekolah pelaksana. Dengan tambahan 8 sekolah maka sementara ini yang bisa kami nyatakan siap

(Suara NTB/bug)

Tajuddin 14 sekolah,” sebut Tajuddin. Sebenarnya ada sejumlah sekolah lain dari sisi daya dukung perangkatnya sudah dapat melaksanakan UNBK. Hanya saja Dinas Dikbudpora belum berani merekomendasikannya, karena sekolah-sekolah tersebut belum memiliki jaringan internet yang mumpuni. Menurut Tajuddin, di

sekolah-sekolah tersebut sinyal internet belum stabil sehingga dikhawatirkan akan menggangu pelaksanaan ujian siswa nantinya. “Kalau dari sisi perangkat ada banyak sekolah yang siap. Tapi kita belum berani rekomendasi karena sinyal internet ke sekolah masih lemah. Makanya sementara ini kita akan ajukan 14 sekolah dulu,” ujarnya. Ia menjelaskan, dengan penerapan sistem komputerisasi pada kegiatan Unas ini banyak keuntungan yang diperoleh oleh siswa. Selain praktis karena seluruh perangkat ujian disediakan sekolah, juga efektif meningkatkan nilai siswa. “Hasil ujian tahun lalu pernah kami bandingkan antara yang ujian manual (kertas) dengan komputerisasi ini. Justru nilai siswa yang UNBK lebih bagus. Makanya banyak sekolah yang berupaya melaksanakan secara online. Tapi ya tadi kembali soal sinyal internet karena itu nyawa sebenarnya UNBK,” cetusnya. (bug)

Wagub Minta Perusahaan Dukung Pembinaan Atlet Mataram (Saat NTB) Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin mengatakan sangat bangga mendengar capaian prestasi olahraga NTB di level nasional. Khususnya prestasi atlet olahraga otomotif NTB, Nakami Vidi Makarim diakuinya sudah mampu membanggakan nama NTB dan mengharumkan marwah bangsa Indonesia di kancah internasional. Melihat perkembangan prestasi atlet NTB yang sudah mengangkasa, Wagub NTB meminta sejumlah perusahaan yang berinvestasi di NTB untuk dapat menjadi sponsor kegiatan olahraga berprestasi di NTB. Pasalnya dukungan para sponsor sangat penting untuk kelancaran kegiatan event olahraga di NTB, sehingga atlet-atlet NTB terus mampu berkiprah di kancah nasional hingga internasional. Demikian diucapkan Wagub NTB dalam sambutannya di acara Penganugerahan IMI NTB di Hotel Pratama Mataram, Sabtu (20/1) malam lalu. “Saya harapkan peran BUMD dan perusahaan yang telah menanamkan modalnya di daerah kita memberikan kontribusi. Kita harapkan pihak sponsor memberikan peluang bagi atlet yang berbakat. Sebab prestasi atlet ini kebanggan buat kita semua,” ucapnya. Wagub yang saat itu tampil dengan menggunakan peci hitam khasnya itu mengungkapkan bahwa ajang IMI NTB Award dapat ber-

jalan karena adanya kerjasama yang baik semua pihak, baik pelaku olahraga dan sponsor diakuinya sudah berkerjasama dengan baik. “Kegiatan IMI NTB ini sangat bermanfaat bagi anak-anak (atlet) kita. Termasuk memberikan edukatif tentang bagaimana berkendaraan yang benar di jalan raya. Ada bhakti sosial dan eventevent untuk promosi pariwisata,” jelasnya. Diakuinya apa yang dilaksanakan oleh IMI NTB melalui sejumlah eventnya telah memberikan kontribusi dalam kemajuan sektor wisata di NTB. Karena IMI NTB mampu menghadirkan ratusan bahkan ribuan para pencinta olahraga otomotif di NTB dengan menggelar sebuah event nasional otomotif yang sudah berjalan dengan baik. Diakuinya, NTB memiliki cukup lahan untuk digunakan event otomotif, salah satunya di Kawasan Mandalika Sport yang akan dibangun sirkuit motor GP. “Ketika nanti terbangun, insyaallah prestasi atlet NTB tidak kalah dengan lainya. Yang gemar otomotif bisa mengembangkan hobinya. Dan bisa berkompetisi dengan negara-negara lain,” tuturnya. Untuk kelancaran kegiatan IMI NTB tahun 2018, dia menyarankan IMI NTB untuk segera membuat rencana kerja yang realistis serta bisa dilaksanakan di tahun 2018. Yang kira-kira mengangkat nama NTB yang lebih tinggi lagi. Para sponsor tentu harus jeli memainkan perannya untuk mendukung atlet yang berprestasi. (fan)

Kota Mataram sejak tahun 2017. Lantas apa tanggapan KONI Lobar? Menurut Baharuddin, meski tidak diperkuat Putri Ankie, Lobar masih memiliki atletatlet terbaik di cabor renang. “Kita masih memiliki atlet terbaik di nomor renang. Dan sekarang dia (atlet Lobar) latihan di luar daerah,” ucapnya. Ditanya soal nama atlet yang dimaksud, Baharuddin mengaku masih merahasiakan nama atletnya. Dia tidak ingin mengungkapkan nama atletnya dulu karena atlet renang asal Lobar sedang fokus latihan di luar daerah. (fan)

(Suara NTB/fan)

PENGHARGAAN - Wagub NTB, H. Muh. Amin didampingi Ketua Pengprov IMI NTB, M. Nur Haedin menyerahkan penghargaan IMI NTB Award kepada Nakami Vidi Makarim (baju merah) di Acara Anugerah IMI NTB Award 2017 di Hotel Pratama Mataram, Sabtu (20/1).

Belasan Atlet Raih Anugerah IMI NTB Award 2017 Mataram (Suara NTB) Ajang IMI NTB Award 2017 dilangsungkan di Hotel Pratama Mataram, Sabtu (20/1) malam lalu. Ajang pemberian penghargaan untuk atlet-atlet otomotif berprestasi itu telah menganugerahkan IMI NTB Award terhadap 15 atlet memiliki prestasi nasional hingga internasional di tahun 2017. Selain menganugerahkan 15 atlet berprestasi, pihak Pengprov IMI NTB selaku pihak penyelenggara ajang anugerah penggemar olahraga otomotif itu juga menetapkan beberapa klub dan sponsor aktif yang menerima anugerah IMI NTB award pada malam itu. Selain dihadiri atlet, pelatih, klub dan pengurus IMI NTB, ajang penganugerahan atlet otomotif berprestasi itu dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, H. Muhammad Amin, Wakil Ketua I KONI NTB, H. Suhaimi, Asisten II Setda Pemprov NTB, Chairul Maksum dan sejumlah pihak sponsor aktif. Ketua Umum Pengprov IMI NTB, M. Nur Haedin dalam sambutannya melaporkan bahwa penganugerahan IMI NTB Award tahun 2017 jatuh pada 15 atlet berprestasi, kemudian

ada beberapa pihak sponsor aktif mendukung kegiatan IMI NTB dan beberapa klub yang aktif membina atlet otomotif. Dan ajang IMI NTB award itu merupakan yang kedua. “IMI NTB award sudah dilaksanakan pertama di tahun 2017. Di tingkat pusat IMI award adalah media untuk mengangkat marwah dan martabat atlet nasional. Kami di IMI provinsi wajib menggelar acara ini, untuk membantu pemerintah membangun generasi muda yang berprestasi di bidang olahraga,” ucapnya. M. Nur Haedin yang biasa di sapa Edo mengatakan bahwa di tahun 2017 telah lahir atlet NTB yang memiliki prestasi terbaik di level Internasional. Atlet tersebut bernama Nakami Vidi Makarim. Atlet yang berusia 13 tahun itu tidak saja meraih penghargaan tertinggi IMI NTB Award, namun dia juga telah membuat sejarah pertama untuk atlet otomotif NTB yang meraih penghargaan tertinggi IMI Award Indonesia di Jakarta tahun 2017. Nakami baru pertama muncul di Malaysia tahun 2017, namun dia mampu masuk lima besar di kejuaraan tingkat Asian itu. Lewat prestasi tersebut Nakami

akan terus didukung oleh IMI pusat untuk dibina menjadi crosser terbaik Indonesia. “Kami tak punya anggaran yang memadai untuk membina atlet. Tapi Alhamdulillah atlet kami bisa membangun kerjasama yang baik dengan pihak sponsor pusat yang mendukung aktifitas atlet kami untuk ikut serta di kejuaraan internasional,” jelasnya. Melalui anugerah IMI NTB award itu Edo berharap akan muncul Nakami berikutnya untuk mengikuti jejak Nakami di event tahun 2018 hingga event selanjutnya. Selain membina atlet, pengprov IMI NTB juga telah berhasil peningkatakan kapasitas tenaga pelatih dan wasit/juri di daerah. Terbukti saat ini telah muncul sumberdaya pelatih dan wasit juri asal NTB menjadi wasit di kejuaraan nasional. Lanjut Edo, jika di PON tahun 2020 bisa dipertandingkan motocross, pihak IMI NTB mengatakan atletnya siap menyumbang medali untuk NTB. Namun demikian kesiapan atlet NTB harus didukung penuh oleh semua pihak. “Disini telah hadir sponsor. Para pihak sponsor ini kita harapkan bisa terus mendukung kegiatan bermotor di NTB,” harapnya. (fan)


SUARA NTB

Senin, 22 Januari 2018

Halaman 12

Inspektorat Lobar Temukan Dugaan Kerugian Negara di Sejumlah Desa Giri Menang (Suara NTB) – Inspektorat menemukan pelanggaran administrasi dan kerugian negara di sejumlah desa di Lombok Barat (Lobar). Inspektorat sudah merekomendasikan ke desa agar ditindaklanjuti selama 60 hari. Inspektur pada Inspektorat Lobar, H. R. Agus Hidayat, Sabtu, menyatakan atas hasil pemeriksaan yang dilakukan temuan yang bisa ditindaklanjuti, maka pihaknya mendorong agar ditindaklanjuti. Kemudian apabila menyangkut penyimpangan administrasi maka diminta per-

baiki administrasi dan kalau menyangkut kerugian negara, harus dikembalikan sebelum akhir masa pemeriksaan atau setelah keluar LHP 60 hari setelah menerima LHP untuk ditindaklanjuti. Setelah keluar LHP ini, ada tim monev dari Inspektorat turun melakukan pengawasan

atas tindaklanjuti seperti yang disarankan. “Dari akumulasi desa yang diperiksa, ada sejumlah desa yang ditemukan penyimpangan administrasi dan kerugian negara, sudah ditindaklanjuti belum ada yang berurusan dengan APH-lah,” kata Agus. Agus mengatakan, dari

sejumlah sampel 30 persen dari jumlah desa di Lobar ada temuan. Diakui secara proporsional ada keterwakilan desa dari wilayah tengah, selatan dan utara. Yang pasti jelasnya, tidak ada desa-desa yang sampai berurusan dengan aparat penegak hukum. Dengan adanya desa-desa yang diperiksa secara komprehensif ini, menjadi pemicu dari desa lain agar tidak terjadi temuan lagi. Dijelaskan, dari 30 persen perwakilan desa yang diaudit,

pihaknya berencana 2018 menaikkan jumlahnya. Pasalnya, peningkatan DD dan ADD sangat tinggi sehingga perlu pembinaan intensif dari internal. Pihaknya perlu melakukan usaha pembinaan terhadap desa yang ada mengenai ADD dan DD sehingga memperkecil seminimal mungkin adanya permasalahan yang timbul di desa. Pihaknnya sudah menempuh langkah sejak dua tahun lalu, di mana Irban memiliki wilayah binaan desa sebagai

pilot binaan untuk menjadi contoh bagi desa lain secara menyeluruh menyangkut DD dan ADD. Hasilnya pun desadesa yang intens dibina larinya luar biasa dalam hal tata kelola keuangan bagus. Untuk tahun 2017 jumlah desa yang dibina ditambah sebelumnya 1 desa per wilayah, artinya ada 4 desa Namun dinaikkan menjadi 12 desa se Lobar, untuk tahun ini pun ditingkatkan jumlahnya menjadi 16 desa yang menjadi fokus pebinaan. Upaya lainnya pihaknya

sudah membuka ruang klinik konsultasi tidak hanya kepada desa, namun OPD maupun Puskesmas yang ada. Desa, OPD dan Puskesmas ini diberikan pemahaman terkait pengadaan barang jasa, kinerja , tata kelola keuangan dan aset. “Di kabupaten lain tidak ada, tapi kami sudah buka ini,” ujarnya. Pihaknya juga menjadi narasumber di desa-desa per wilayah yang ada. Terakhir barulah pihaknya melakukan pemeriksaan dan audit. (her)

Murid SDN 1 Labuapi KPU Verifikasi Keabsahan Syarat Bakal Paslon Juara Nasional Giri Menang (suara NTB) SD 1 Labuapi mengikuti berbagai macam lomba di level nasional, seperti lomba keyboard, pinaika dan recorder yang diadakan sponspor di Jakarta belum lama ini. Murid yang ikut lomba ini khusus kelas 2 dan gabungan. Hasil rekamannya dikirim dalam bentuk CD dan melalui online youtube. Di samping murid kelas secara kolektif, ada juga murid secara perorangan yang ikut lomba modeling di Jakarta melalui Ivan Kempo Managemen yang diadakan beberapa waktu lalu. Murid SD 1 ini pun berhasil meraih juara the best categori anak di ajang tersebut. Adalah Syakila, murid kelas 2 yang berhasil meraih juara the best di ajang modeling yang disiarkan oleh salah satu TV nasional tersebut. Ia ikut lomba ini diawali dengan seleksi di sekolah. Atas bakatnya ia pun mewakili NTB untuk ikut lomba ke Jakarta. Selama lomba lima hari di Jakarta, ia harus bersaing dengan 100 orang anak se-Indonesia segala usia. “Seusia saya delapan orang, dari NTB dan Jawa,” tuturnya. Selama menjalani lomba di Jakarta, ia berlatih di hotel tempatnya menginap. Atas perjuangan kerasnya ia pun mendapatkan juara the best mengalahkan 100 anak yang ikut lomba tersebut. Meski hadiahnya hanya piala dan uang tidak terlalu besar, namun menurutnya ia bangga bisa juara. Kepala SD 1 Labuapi Hj Sabariah menyatakan sekolahnya ikut lomba keybord khusus kelas 2, sedangkan pianika dan seruling (rekorder) kelas 3-4. “Kami ikut lomba keybord kelas 2, gabungaan juga jelas 2,3 dan 4. Juga Pianika dan rekorder, lagu wajibnya indonesia pusaka,”jelasnya. Saat ini lomba ini belum diumumkan. Sedangkan untuk lomba modeling, muridnya ikut secara perorangan. Pada saat HUT salah satu televisi nasionalpun diadakan lomba modeling sehingga ia menjadi juara the best. Muridnya ini dinilai berbakat, baik kemampuan non akademis maupun akademisnya. (her)

Giri Menang (Suara NTB) Sabtu (20/1) lalu merupakan deadline bagi semua bakal pasangan calon (paslon) kepala daerah menyerahkan perbaikan syarat calon ke KPU. Berikutnya KPU bakal melakukan verifiksi terhadap keabsahan dan kebenaran perbaikan syarat yang diserahkan ke KPU. Karena itu, pihak KPU bakal melakukan verifikasi berkas bakal paslon, khususnya tanda bukti laporan harta kekayaan penyelenggara Negara (LHKPN) hingga KPK. Pun menyangkut surat yang dikeluarkan pengadilan bakal diklarifikasi ke lembaga terkait. Komisioner KPU Lombok barat (Lobar), Suhardi menyatakan sesuai ketentuan, pihak KPU diberi waktu tujuh hari untuk melakukan verifikasi berkas persyaratan bakal paslon yang diserahkan selama masa perbaikan. “Output dari tujuh itu apakah dia (bakal paslon) memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. Finalnya sudah 20 Januari hari terakhir untuk masa perbaikan,”kata Suhardi. Dijelaskan, jika ada yang kurang menyerahkan berkas, maka bakal paslon diberi tidak memenuhi syarat (TMS), sebab di masa verifikasi selama tujuh hari tidak ada perbaikan lagi. Sebab bakal

paslon sudah diberi waktu melakukan perbaikan. Penentu MS atau TMS semua bakal paslon ini ditentukan di masa verifikasi tujuh hari kedepan. “Tanggal 26 Januari sudah jelas apakah paslon lolos atau tidak, kita akan sampaikan hasil verifikasi nanti,”ujarnya. Semua bakal paslon jelasnya sudah menyerahkan perbaikan berkas, termasuk foto, ijazah SMA dan tanda bukti LHKPN. Pihaknya selanjutnya akan kroscek di masa verifikasi ini dengan datang langsung menanyakan ke KPK menyangkut tanda bukti LHKPN. “Kita akan tanya ke KPK benar tidak ini surat (tanda bukti) yang diserahkan bakal paslon, itu yang kami klarifikasi sebab jangan-jangan suratnya tidak dikeluarkan KPK,”imbuhnya. Keputusan final dari hasil verifikasi ini jelasnya akan ditetapkan tanggal 26 Januari, apakah bakal paslon TMS atau MS. Hal ini ditentukan oleh hasil verifikasi terhadap bekras yang diserahkan semua bakal paslon. KPU juga disibukkan dengan perisapan DPT, di mana tahap awal dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) terhadap DP4 yang diterima oleh KPU dari KPU pusat. Coklit dilakukan secara serentak diawali dengan coklit

terhadap para tokoh-tokoh di Lobar. Kegaiatan Coklit data pemilih untuk pilkada 2018 berlangsung serentak, dimulai tanggal 20 Januari hingga 18 Februari 2018 oleh Panitia Pencatat Daftar Pemilih (PPDP). Untuk kecamatan Sekotong, kabupaten Lombok Barat, kegiatan coklit juga di lakukan secara serentak di 9 desa dengan jumlah pemilih sekitar 20 ribuan pemilih. Di hari pertama pelaksanaan coklit, para PPDP setiap desa di kecamatan Sekotong langsung berkunjung ke rumah - rumah pemilih, dimulai dengan para tokoh yang ada di desa tersebut. Salah satunya adalah Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat yang didata pertama kali oleh PPDP Dusun Sekotong 1, didampingi oleh Ketua PPS dan PL desa sekotong tengah di kediamannya. Sementara itu di Desa Pelangan, Kedaro dan Cendimanik, coklit pertama kali di lakukan ke rumah para anggota Dewan Lobar yang berasal dari desa tersebut yaitu Andi Irawan di Pelangan, Mustofa di Kedaro dan Abdul Basir di Cendimanik,selanjutnya setelah mencocokkan data pemilih berupa nama, NIK, tempat lahir, jenis kelamin, status dan lainnya, serta penambahan daftar pemilih baru, dilan-

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

LOWONGAN

JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses.

DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224

DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700

Perusahaan Farmacy membutuhkn: Salesman TO/Kanvas dgn syrt:Pria max 30th,pendidikan min.SMA, pnglman min.1thn, mnguasai area lombok(TO), P.Sumbawa (Kanvas),mmliki sim C(TO), Krm lmran: PT.Lenko Surya Perkasa,Jl.Ry Sandik No.19, 081915726592.

PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177 Allea Galeri, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc

L O R E S P A : Refresing Body, Mind and Spirit, melayani Lore Essential energy, Javanese Signature, Lore Aromatherapy (Relaxation), Boreh Treatment (healing), Head, Neck & Shoulder Massage, Relaxing Foot Massage, HERB & Spice Scrub, Harmony Healing package, Aura Package, Royal Javanese Ritual almt: jl. Selaparang no. 37 mataram HP. 081907294126

KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah,Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti. DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127

DIBUTUHKAN MARKETING HOTEL & RESTO ,HRD,WAIER,ADMIN GUDANG MIN.2TH BEKERJA CV. EMAIL KE reservasi@centralsenggigi.com HUB. 081907401442/0817588298

(Suara NTB/her)

COKLIT – Petugas dari KPU Lombok Barat sedang melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) di kediaman Ketua DPRD Lobar, Hj. Sumiatun dan keluarga. jutkan dengan pemasangan stiker dan penandatanganan

bukti kunjungan sesuai dengan format yang ada. (her)

LOWONGAN

LOWONGAN

SALON

DIBUTUHKAN Karyawati skaligus mengelola salon&spa yg brpnglman.Alamat Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas.Fas lain mnyewakan pkaian adat. Berminat Hub : 081907004335

MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335

SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram

AMYRALD SALON membutuhkankaryawanyangprofessional/berpengalaman, disiplin, bertanggung jawab, pekerja keras & mau ditarget.gaji1-2jt/bln.Hp085239056182/ jl. swasembada 11 c, kekalik jaya. DIBUTUHKANSEGERATERAPIS SALON, SUDAH BERPENGALAMAN DIBIDANG SALON KECANTIKAN DAN TREATMENT, BELUM MENIKAH, UNTUK DITEMPATKAN DI INA PARISKA SALON CAB. MATARAM, LAMARAN DIKIRIM KE INA PARISKA SALON, JL. MAJAPAHITNO. 31B-CMATARAM AMYRALD SALON & SPA,mlyani prwtan khusus wjah,rmbt &bdan.Promo smoothing 100300rb,Facial whitening+ozone+totok aura (2jam)125rb, mngtasi kulit brjrwat,flek &mncrhkan kulit,make-up wisuda 150rb,lulur+massage+sauna 85rb, jl.swasembada 11c, kekalik jaya, hub.085239056182 (lidya)

DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE DIBUTUHKAN SEGERA PEMBANTURUMAHTANGGA(PRT) DIUTAMAKAN YANG BELUM MENIKAH , MAU TINGGAL DI DALAM, GAJI+THR. HUBUNGI BPK ADI (081917109080) DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUKMENJAHITSEGALAJENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTNKOREM,BLOK ANO.1,HUB.MOH.GHAZALI,HP : 081 917 267 007 DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2

Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543

RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ank-ank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.Ninik Ridwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809

Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Linggauni, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Jamaludin, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.

SUARA NTB

Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.


SUARA NTB

Senin, 22 Januari 2018

Halaman 13

RUKO - VILA - KOST

500.000

Rp. 995 Jt


OPINI

SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

Halaman 14

59 Tahun Kabupaten Sumbawa

Daya Saing dan Ke-samawa-an ELAHIRAN Kabupaten Sumbawa tidak lepas dari dari perjalanan sejarah dan perjuangannya, Kesultanan Sumbawa berperan penting dalam tata pemerintahan zaman

pemerintahan kesultanan di Pulau Sumbawa — kesultanan Sumbawa dan Bima berada dalam satu ikatan federasi pulau Sumbawa dalam lingkungan keresidenan Timor yang dibentuk di Sumbawa Besar yang dijalankan oleh dewan Raja-raja federasi yang selanjutnya membentuk dewan per-

Oleh : A. YANI (Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan) wakilan rakyat yang anggotanya diangkat dan ditunjuk oleh kepala Swapraja. Perubaahan sistem pemerintahan kala pembentukan propinsi Nusa Tenggara Barat yang berdasarkan Undang-undang Nomor 64 tahun 1 9 5 8 , propinsi Sunda Kecil yang terdiri dari tiga daerah Swatantra I yaitu Bali, NTB dan NTT. Daerah swantantra I NTB menjadi enam daerah Swa-

tantra tingkat II dengan raja sekaligus menjadi kepala pemerintahan. Atas peristiwa dibubarkannya federasi Pulau Sumbawa menjadi daerah swatantra tingkat II Sumbawa, yang ditandai dilantiknya Sultan Muhammad Kaharuddin III sebagi pejabat sementara pada tanggal 22 januari 1959 – atas peristiwa itu, saat dibubarkannya federasi pulau Sumbawa dan dilantiknya pejabat sementara kepala daerah tingkat II Sumbawa dijadikan sebagai hari kelahiran Kabupaten Sumbawa. Peristiwa tersebut menjadi momentum dalam sejarah perjalanan Kabupaten Sumbawa yang menjadi bagian penting dari perjalanan kehidupan bangsa Indonesia dalam mengemban tujuan kebangsaan dalam mencapai citacita luhur menuju masyarakat yang adil dan makmur. Dalam usia 59 tahun Kabupaten Sumbawa telah membawa daerah ini bergerak secara dinamis dalam membangun dan mengejar ketertingagalan-ketertinggalan yang diwujudkan dengan daya saing, mandiri dan kekuatan kepribadian yang tumbuh dalam tatanan pembangunan Tana Samawa, sehingga muatan 2018 dalam tema sentris pembangunannya diarahkkan pada ‘percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui pembangunan infrastruktur, peluang investasi produk unggulan dan inovasi daerah’. Tantangan pembangunan dihadapkan pada perubahan dinamis dan kebutuhan SDM yang kompetensi, yang bukan saja mempersiapkan SDM dalam memasuki pasar kerja dan kebutuhan tenaga kerja dimasa mendatang, akan tetapi juga dibangun dengan pembentu-

kan karakter, integritas, komunikasi serta kemampuan untuk bekerja sama dan bersinergi secara berkesinambungan. Daya Saing Peningkatan daya saing daerah untuk mencapai kemajuan yang signifikan, maka komponenkomponen yang hendak dicapai dalam melahirkan daya saing yang berkualitas dengan kemamapuan pelahiran efisiensi birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, besaran investasi daerah dan daya saing makro — kemudian aktualisasinya akan tersasar pada tata kelola pemerintahan yang bersih, kualitas pelayanan publik yang baik dan akuntabilitas birokrasi yang lebih baik. Pada perspektif lain, ukuran daya saing dapat dilhat pada stabilitas makro ekonomi, pemerintahan dengan skema dan struktur kelembagaan, kondisi ketenagaan, kualitas hidup dan pembangunan infrastruktur. Kesempatan untuk pelahiran kondisi tersebut dengan menselaraskan strategi, program kerja dan langkah-langkah strategis lainnya — sehingga, pertumbuhan ekonomi berkorelasi signifikan dalam peningkatan dan pemerataan kesejahteraan dengan tidak berpotensi menimbulkan kerawanan sosial, adanya keberpihakan pada rakyat kecil, mewujudkan kesejahteraan bersama dengan spirit semangat gotong royong serta keadilan kebijakan dalam orientasi pelahiran kesejahteraan Strategi Budaya Membangun bukan hanya berdimensilahiriah, namun juga batiniah. Keduanya merupakan satu kesatuan yang utuh yang bergerak bersama-sama, revolusi besar dalam karakter kemanusiaan akan membantutercapainya perubahan nasib suatu bangsa, dan lebih jauh, akan melahirkan perubahan nasib seluruh umat manusia. Pembangunan berkarakter berada pada tataran harus hidup dan menghidupkan, karena itu pembangunan pada semua strataterfungsionalkan pada asas ‘kesetaraan’— berfungsinya peran pemerintah dalam perekonomian. Keputusan ekonomi membuat keputusan yang bersifat ‘efisiensi’ dan ‘equality’, pertimbangan efisiensi akan menghasilkan return yang maksimal, dan pertimbangan equality, pemerintah akan membangun dari pinggiran agar pemerataan kesejahteraan bagi dapat tercapai walaupun dengan biaya yang leb-

’’

ih besar. Tentu semuanya harus digerakkan dengan kesungguhan, komitmen, selalu memilih yang terbaik, memiliki kesadaran dan keyakinan akan pertolongan Allah SWT dalam ikhtiar kolektif. Pembangunan manusia tujuan dasar dan utama dari kebudayaan, apa yang secara normatif sebagai peningkatan SDM bukanlah sekedar dalam perspektif peningkatan kapasitas fiskal dan intelektualitas saja, namun lebihdari SDM yang juga berkualitas dalam kapasitas mentalpsikologis dan spritual. Manusia hidup dalam kesadaran sinergisdan integratif diantara empat kapasitas atau kesadaran ilahiah: intelektual, fiskal, mental dan spritual. MarwahKe-‘Samawa’-an Falsafah hidup dan jati diri Tau Samawa dalam keniscayaannya berkiblat pada nilainilai Islami dengan filosofis Samawa: Adat Barenti Ko Sara’, Sara’ Barenti ko Kitabullah— sehingga membentuk Karakter sesungguhnya Tau Samawa yakni ‘Ila, Pamendi dan Jangi’. Ila terkait dengan harga diri (malu), pamendi bermakna kasih sayang terhadap sesama, dan jangi berarti percaya diri pada nasib dan sabar — yang kemudian dalam kehidupan diimplementasikan dengan saling pendi, saling sayang, saling sadu, saling sakiki, saling tulung, saling satingi, saling jango, saling beri, saling angkat dan saling ila. Sebagai daerah yang memiliki warna kemajemukan dan dikatakan sebagai ‘Indonesia mini’ karakter menonjolnya memiliki sifat egaliter dan rasa hormat yang tinggi — unsur prinsipil Tau Samawa adalah ‘Ila’ atau harga diri yang kemudian janganlah diganggu ‘adat dan rapangnya’, seperti terpahat dalam dua lawas yang memiliki makna filosofis sangat tinggi ... Mana tau barang kayu Lamen to si sanyaman ate Ba nan si sanak parana (bahwa siapapun dan dari strata sosial, kehidupan dan keturunan manapun Bila mampu membawa kebaikan dan kedamaian Maka itulahsanak saudara) ............................................ Tutu si lenas mu gita, Mara ai dalam dulang, Rosa dadi umak rea, (bahwa kelihatan tenang dan diam, bagai air dalam tempayan, namun sewaktu-waktu bisa beriak dan menerjang bagai ombak mendebur pantai)

Dalam usia 59 tahun Kabupaten Sumbawa telah membawa daerah ini bergerak secara dinamis dalam membangun dan mengejar ketertingagalanketertinggalan yang diwujudkan dengan daya saing, mandiri dan kekuatan kepribadian yang tumbuh dalam tatanan pembangunan Tana Samawa.

Proyek Pasar Brang Bara Sumbawa diadukan ke KPK

Harus diusut tuntas

*** Pengelolaan sampah, investor Korea belum selesaikan studi kelayakan Kelola sampah, butuh investor bonafid

***


RAGAM

SUARA NTB Senin, 22 Januari 2018

Halaman 15

Perkuat Jaringan Penerbangan Domestik, Garuda Indonesia Layani Penerbangan Langsung Makassar-Palembang PP SEJALAN dengan upayanya untuk terus memperkuat jaringan penerbangan domestik sekaligus untuk meningkatkan layanannya kepada pengguna jasa, Garuda Indonesia akan mengoperasikan penerbangan langsung (direct flight) Makassar-Palembang pp mulai 17 Januari 2018. Direktur Marketing & Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengungkapkan, pembukaan layanan penerbangan langsung tersebut juga merupakan langkah strategis Garuda Indonesia dalam meningkatkan potensi dan memperluas pangsa pasar

penerbangan domestik, khususnya dengan menyediakan konektivitas langsung antara Makassar dan Palembang sebagai salah satu pusat perekonomian terbesar di Indonesia bagian Timur dan Barat. “Selain itu, masyarakat juga akan jauh lebih terbantu karena tidak perlu melakukan transit lebih dahulu di Jakarta jika ingin melakukan perjalanan antara kedua kota tersebut. Pembukaan rute ini kami harapkan dapat semakin memajukan pengembangan pariwisata di Indonesia. Hal ini menjadi komitmen kami untuk terus mendukung

Polres Mataram Buka Kembali Kasus Alkes dan Aset Cilinaya Dari Hal. 1 Hasil audit kerugian negara BPKP NTB ini tak lantas membuat Polres Mataram menaikkan status perkara ke tingkat penyidikan. Ditambahkan Kasat Reskrim, alasanbelummenaikkankepenyidikankarenamasihmenguatkanalat bukti. “Kita masih kuatkan bukti bukti dulu. Masih ada saksi saksi juga harus diperiksa lagi,” jelasnya. Sementara untuk kasus penjualan aset Cilinaya, Mataram, juga akan dilanjutkan. Kiki Firmansyah mengakui hal sama, masih ada kendala di penguatan alat bukti dan keterangan saksi. Kasus ini memang digenjot penanganannya setelah Kejaksaan tak lagi menyentuh kasus ini.

“Kita lanjutkan lagi. Sekarang masih tahap lidik,” jelasnya. Apa yang jadi kendala, sehinggamasihtahaplidik?Dijelaskan secara umum, masih terkait dengan saksi saksi dan bukti bukti. Sejak pergantian jabatan Kapolres Mataram ke AKBP Muhammad, SIK, kasus ini belum juga ada kejelasan status setelah lama dalam proses penyelidikan. Penyelidikan aset Kota Mataram itu terkait penguasaan lahan dan bangunan pada 16 titik di kawasan Cilinaya. Ke 16 titik itu, diduga diperjualbelikan oleh pihak ketiga dari PT PCF, dilakukan secara berkala, terhitung mulai 1997, 1998, 1999, 2001, dan terakhir pada Agustus 2015. (ars)

Proyek Pasar Brang Bara Sumbawa Diadukan ke KPK Dari Hal. 1 Hanya dijelaskan, salah satu dasar laporan itu, dari selebaran yang beredar di media sosial. Selain itu, ada beberapa dokumen pendukung juga sudah diserahkan ke Dumas KPK yang diyakininya bisa mendukung pengaduannya soal dugaan bagi-bagi anggaran serta pelaksanaan proyek itu. Disinggung juga alasan tidak melapor ke Kejari Sumbawa, ia mengaku sangsi, sebab proyek itu sudah didampingi TP4D. Ia khawatir Kejaksaan tidak akan objektif menangani jika dilaporkan soal dugaan masalah pada fisik dan aliran dana ke oknum pejabat. ‘’MakanyakamilangsunglaporkeKPK. Rencananya kami juga ke Kejaksaan Agung,’’ terangnya. Ia juga tidak melihat ada upaya Kejaksaan menyelidiki soal pelaksanaan proyek yang janggal. Demikian juga soal dugaan aliran dana ke oknum pejabat. ‘’Sebab ini berurutan, ada

hubungannya antara pelaksanaan proyek sampai bagi bagi anggaran itu,’’ jelasnya. Setelah pengaduan itu masuk, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke KPK untuk menelaah kebenaran laporannya. Perkara akan ditindaklanjuti atau tidak, Taufan mengaku menyerahkan sepenuhnya ke KPK. Pasar rakyat modern Brang Bara diketahui menelan anggaran hingga Rp 6 miliar dari dana Tugas Perbantuan (TP) APBN. PProyek ini dihajatkan dapat memindahkan sebagian pedagang dari pasar tradisional lainnya. Komponen fisik pasar rakyat modern ini pada pabrikasi kerangka baja, dengan dua lantai tempat kantor pengelola pasar. Terkait pengaduan itu, hingga berita ini ditulis, Humas KPK Febridiansyah belum bisa dikonfirmasi. (ars)

Pemanfaatan Ruang Harus Hati-hati Dari Hal. 1 Karena geopark dunia ini dievaluasi empat tahun sekali. Kalau degradasi lingkungan massif, bisa dicabut status geopark dunia itu,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M.TP dikonfirmasi Suara NTB, Sabtu (20/1). Ardhi menjelaskan, Sekretariat Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) berada di Dinas PUPR NTB. Sebelumnya, BKPRD berada di bawah Bappeda NTB. Setelah penetapan Rinjani sebagai geopark dunia, pihaknya bersama General Geopark Rinjani akan melakukan sosialisasi kisi-kisi pengembangan Geopark Rinjani kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mana kawasan yang menjadi zona konservasi, penyangga dan wilayah yang dapat diusahakan. Untuk kawasan Geopark Rinjani, idealnya harus ada Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Pasalnya, separuh wilayah Pulau Lombok merupakan kawasan Geopark Rinjani. Apalagi Lombok Utara, semua wilayahnya masuk kawasan geopark. ‘’Tahun ini BKPRD sudah ada di Dinas PUPR. Yang pertama yang akan kita lakukan adalah semua, Bappeda, Dinas

PUPR, yang mengeluarkan perizinan seperti IMB di kabupaten/kota akan kita rapat koordinasi,’’ katanya. Ia menegaskan, persoalan tata ruang menjadi prioritas utama yang harus diperhatikan di Geopark Rinjani. Geosite-geosite yang ada harus benaribenar terjaga. Karena merupakan ikon Geopark Rinjani. ‘’Tata ruang itu menjadi top prioritas. Kalau bupati/walikota tak peduli sama itu, kita pertimbangkan.KementerianATR juga perannnya signifikan. Kalau ada sengketa antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota, Kementerian ATR jadi wasit,’’terangnya. Untuk mendukung keberadaan Geopark Rinjani, akses menuju kawasan itu akan ditingkatkan. Mulai dari Bayan hingga Sembalun dibangun jalan nasional dengan lebar 7 meter. Jika jalan itu sudah jadi, maka akan dikembalikan statusnya menjadi jalan provinsi. Sebagai gantinya, jalan lingkar utara Pulau Lombok dari Bayan - Sambelia Pringgabaya akan dijadikan jalan nasional. Sementara ruas jalan Bayan - Sembalun - Suela akan tetap jadi jalan provinsi. (nas)

program pemerintah untuk mendorong pariwisata nasional dengan mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan pada tahun 2019,” ujarnya. Melalui penerbangan langsung ini, pengguna jasa dari Palembang dapat menikmati penerbangan lanjutan ke berbagai destinasi wisata di bagian timur Indonesia seperti Sorong, Ambon, Jayapura, Timika, Merauke, dan Biak maupun destinasi di bagian barat Indonesia seperti Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Tanjung Pandan, serta Lampung. Penerbangan MakassarPalembang pp tersebut akan dilayani dengan menggunakan armada Bombardier CRJ 1000 berkapasitas 96 penumpang sebanyak 4 kali dalam seminggu setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Penerbangan langsung terse-

but berangkat dari Makassar dengan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA274 pada pukul 17:55 WITA dan tiba di Palembang pukul 19:35 WIB. Adapun penerbangan dari Palembang berangkat dengan GA275 pada pukul 20:15 WIB dan tiba di Makassar pada pukul 23:55 WITA. Sebelumnya, Garuda Indonesia juga telah melayani penerbangan langsung MedanMakassar pp sejak Desember 2017 lalu. Penerbangan langsung tersebut dioperasikan untuk menandai upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan konektivitas antar kota di Indonesia, khususnya dalam hal ini Medan sebagai salah satu hub penerbangan Indonesia bagian barat dan Makassar sebagai hub penerbangan Indonesia bagian timur. Penerbangan langsung Med-

‘’Penting intervensi provinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat. Artinya, atasan dari kabupaten. Lombok Barat juga dengan atau tanpa supervisi dari Pemprov semestinya juga ada winwin solutions, ada kebijakan konkret,’’ kata Ketua KPU NTB, L. Aksar Ansori, SP ketika dikonfirmasi Suara NTB, Minggu (21/1) siang. Untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi ratusan warga di Lobar tersebut, Aksar mengaku beberapa kali telah melakukan rapat koordinasi bersama Pemprov dan Pemda Lobar. Bahkan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ombudsman dan KPU sudah turun ke lokasi. Namun, hingga saat ini belum ada solusi konkret yang

diambil Pemda. ‘’Jadi banyak orang yang sudah tahu ini. Tapi setelah tahu, hilang juga ini. Solusinya muter-muter saja, buktinya sampai sekarang tak ada solusi,’’ katanya. Penyelesaian persoalan ratusan warga Pemalikan, Desa Batu Putih itu ibarat buah simalakama. Ratusan warga yang ada di sana dinilai ilegal oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Lantaran menempati hutan negara. Sehingga, Pemda Lobar tidak membuatkan mereka kartu tanda penduduk. ‘’Sehingga, posisi Pemda Lobar ibarat buah simalakama. Kalau dia buatkan KTP, berarti nanti dituduh melegalkan warga yang di sana. Kalau tidak dibuatkan KTP, hak konstitusi warga hilang,’’ katanya. ‘’Intinya KPU butuh Pemda

penerbangan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutkan perusahaan dalam memaksimalkan potensi pasar Tiongkok yang semakin menjanjikan. Layanan penerbangan Denpasar-Xi’an pp akan dilayani sebanyak 2 kali per minggu dengan menggunakan armada Airbus A330 berkapasitas 360 penumpang. Layanan penerbangan tersebut berangkat setiap hari Senin dan Jumat dari Denpasar pukul 16.55 local time dan tiba di Xian pada pukul 00.25 local time. Adapun penerbangan Denpasar-Zhengzhou pp akan dilayani sebanyak 3 kali seminggu dengan menggunakan armada Airbus A330-300. Layanan penerbangan tersebut berangkat setiap hari Selasa, Kamis, dan Minggu dari Denpasar pada pukul 11.35

local time dan tiba di Zengzhou pada pukul 18.25 local time. Saat ini Garuda Indonesia telah melayani sedikitnya 63 penerbangan setiap minggunya yang terdiri dari penerbangan langsung ke kota-kota di Tiongkok seperti Denpasar-Chengdu pp, Denpasar-Beijing pp, DenpasarGuangzhou pp, DenpasarShanghai pp, Jakarta-Guangzhou pp, Jakarta-Beijing pp, dan Jakarta-Shanghai pp. Garuda Indonesia saat ini melayani sedikitnya 80 destinasi di seluruh dunia dan berbagai lokasi eksotis di Indonesia. Dengan jumlah penerbangan mencapai 600 penerbangan per hari, Garuda Indonesia memberikan pelayanan terbaik melalui konsep “Garuda Indonesia Experience” yang mengedepankan keramahtamahan dan kekayaan budaya Indonesia. (*)

Fakultas Ekonomi Unizar Gelar Kerjasama dengan BEI Mataram (Suara NTB) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Al Azhar (Unizar) Mataram bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram serta Phintraco Sekuritas pada Sabtu (20/1) menggelar sosialisasi dan edukasi tentang investasi dan pasar modal bagi masyarakat. Sosialisasi bertema “Memberdayakan Masyarakat Desa Melalui Literasi Keuangan, Agar Gemar Berinvestasi di Pasar Modal.” bertempat di Kantor Desa Gapuk, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Acara ini digelar selain sebagai bentuk pengabdian masyarakat oleh Fakultas Ekonomi Unizar. Juga merupakan salah satu langkah BEI dalam meningkatkan literasi investasi pasar modal di masyarakat pedesaan dengan

memperkenalkan program “Desa Nabung Saham”. Program ini merupakan program kegiatan dan inklusi pasar modal di wilayah desa dengan melakukan sosilisasi dan edukasi tentang apa itu investasi dan pasar modal. “Denganprogram‘’DesaNabung Saham’’ ini kita ingin menyampaikankepadamasyarakatbahwaada sarana investasi lain selain tanah, emas maupun deposito yang juga dapat memberikan keuntungan bagimasyarakatyaitusaham.‘’Program ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa berinvestasisahamtidakmembutuhkan dana puluhan atau ratusan juta namun bisa dimulai dengan Rp 100 ribu saja,” ujar Andri Mahardika, Perwakilan Phintraco Sekuritas. Andri juga menyampaikan bahwa per Februari 2018 Phintraco Seku-

ritas akan membuka perwakilan di Mataram. Kepala BEI Perwakilan Mataram I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana mengatakan, Kantor Perwakilan BEI Mataram yang diresmikan pada 7 Desember 2017 yang lalu ini, adalah Kantor Perwakilan BEI ke-28 dari total 29 Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia. BEI didirikan dengan tujuan untuk mengenalkan dan mendekatkan layanan BEI kepada seluruh masyarakat di Provinsi NTB. Juga mengedukasi masyarakat agar mengetahui apa itu investasi saham yang benar dan tidak tertipu investasi bodong. “Selain itu juga, kita memandang potensi ekonomi di NTB semakin bagus sehingga menjadi salah satu faktor pen-

(Suara NTB/ist)

SOSIALISASI - Dekan FE Unizar DR. Drs. H. Sahar, SH. MM berpose bersama Kepala BEI Perwakilan Mataram, Perwakilan Sekuritas dan Penjabat Kades Gapuk, didampingi Dosen serta mahasiwa usai acara sosialisasi, Sabtu. dorong kami untuk mendirikan Kantor Perwakilan BEI Mataram ini.” kata Sandiana. Sementara Dekan Fakultas Ekonomi Unizar, Dr. Drs. H. Sahar, SH, MM berharap agar kerjasama Fakultas Ekonomi Uni-

zar dengan BEI dapat terus terjalin dan terbina dengan baik di masa yang akan dating. “Terlebih Fakultas Ekonomi Unizar pada tahun 2017/2018 telah membuka jurusan baru yaitu Pendidikan Akuntansi,” ujarnya. (r)

Satu Kasus Dugaan ”Illegal Logging” Sonokeling Dihentikan Mataram (Suara NTB) Tiga kasus dugaan illegal logging kayu sonokeling masih ditangani Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB. Namun kesimpulan sementara, satu kasus dihentikan. Sementara dua kasus lainnya dilanjutkan. Kasus yang dihentikan itu terkait pengamanan barang

bukti lima kubik sonokeling dengan modus dimuat dalam mobil box. Barang bukti dan sopir sempat diamankan di Dinas LHK, sejak awal Januari lalu. ‘’Setelah diverifikasi dengan lacak balak bersama instansi lain, ada bukti bahwa Sonokeling tersebut dari tanah milik,” kata Kabid Perlindungan Hutan, Konservasi SDA

dan Ekosistem (PHKSDAE) Dinas LHK Provinsi NTB Mursal, SP., M.Si kepada Suara NTB Sabtu (20/1). Namun meski perkara dihentikan, tidak lantas barang bukti dilepas. Sebab masalahnya pada saat disita, pengangkutan tidak dilengkapi izin angkut dan Surat angkut tumbuhan dan satwa liar dalam

Proyek Strategis Jalan Lingkar Selatan Pulau Lombok Belum Peroleh Dukungan APBN Dari Hal. 1 sebenarnya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) sudah bisa masuk melakukan pembangunan. ‘’Masalahnya ndak dapat anggaran. Tetapi kalau hanya andalkan APBN, kita tertinggal dan kehilangan momentum. Supaya jangan kehilangan momentum, kita jembatani menuju ke sana (jalan nasional). Kita tangani pakai dana provinsi dulu,’’ katanya. Sampai 2018 ini, jalan lingkar selatan Pulau Lombok akan diupayakan standar jalan provinsi.

Ardhi mengatakan, jalan dari Kuta Mandalika sampai Selong Belanak sudah diaspal standar jalan provinsi. ‘’Sekarang kita kejar juga dari sebelah barat, Pelangan - Pengantap - Montong Ajan, itu kita kejar (bangun) tahun 2018,’’ tambahnya. Pada 2019, hotel yang ada di KEK Mandalika sudah mulai beroperasi. Seiring dengan itu, Pelabuhan Gilimas yang ada di Lombok Barat juga akan rampung. ‘’Paling tidak Gilimas - Kuta itu bisa lewat jalur selatan Pulau Lombok. Menunggu Gilimas mo-

mentumnya (pembangunan jalan lingkar selatan),’’ ujarnya. Pelabuhan Gilimas, diperuntukkan bagi kapal-kapal ukuran besar seperti kapal pesiar. Dalam satu kali sandar dapat membawa 5.000 wisatawan. Sehingga, inrastruktur jalan dari Lembar Mandalika harus memadai. ‘’Ketika Gilimas sudah jadi, kalau banyak wisatawan 5.000an sekali turun dari kapal. Maka butuh infrastruktur yang lebih besar. Makanya kita tingkatkan jadi jalan strategis nasional,’’ pungkasnya. (nas)

LHKPN Empat Bakal Calon Kepala Daerah di NTB Belum Terverifikasi KPK Dari Hal. 1 Sementara LHKPN enam bakal calon bupati/waki bupati sudah terverifikasi KPK. Masingmasing, Ali Masadi dengan jumlah harta Rp 8,8 miliar, Haerul Warisin Rp 23,7 miliar, M. Sukiman Azmy Rp 6 miliar lebih, M. Syamsul Lutfi Rp 3,9 miliar, Najamudin Mustafa Rp 2,3 miliar dan Putrawan Habibi Rp 44 juta lebih. Untuk Pilbup Lombok Barat (Lobar), semua calon bupati/wakil bupati sudah menyerahkan LHKPN. Diantaranya, Fauzan Khalid memiliki harta Rp 2,2 miliar, Khudari Ibrahim Rp 8,7 miliar, M. Izzul Islam Rp 29,8 miliar, Muammar Arafat Rp 3,1 miliar, Nauvar Farinduan Rp 5,5 miliar dan Sumiatun Rp 5,2 miliar. Sedangkan untuk Pilwal Kota Bima, tinggal satu orang bakal calon wakil walikota yang LHKPN-nya terverifikasi KPK,

yakni Usman. Sementara LHKPN tujuh bakal calon walikota/wakil walikota sudah terverifikasi KPK. Diantaranya, A. Rahman H. Abidin dengan jumlah harta Rp 10 miliar lebih, Feri Sofiyan Rp 3,3 miliar, Ferra Amelia Rp 13,4 miliar, Muhammad Lutfi Rp 2,6 miliar, Subhan H.M. Nur Rp 2,5 miliar, Taufik La Tofi Rp 260 juta dan Wahyudin Rp 923 juta. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, L. Aksar Ansori, SP yang dikonfirmasi Suara NTB, Minggu (21/1) siang mengatakan semua bakal calon kepala daerah/wakil kepada daerah sudah menyerahkan bukti tanda terima penyerahanLHKPN-nyakeKPU. ‘’Kita sudah dapatkan tanda terima penyerahan LHKPN. Jadi yang diserahkan ke KPU bukan LHKPN-nya, tapi tanda terima telah menyerahkan LHKPN ke KPK,’’ terang

Pemprov Harus Turun Tangan Dari Hal. 1

an-Makassar pp dilayani Garuda Indonesia setiap harinya dengan menggunakan armada Bombarbider CRJ 1000 berkapasitas 96 penumpang dengan waktu tempuh 3 jam 50 menit. Penerbangan Medan-Makassar tersebut dijadwalkan berangkat Pukul 18.00 WIB dan akan tiba di Makassar pada pukul 22.50 WITA. Adapun jadwal penerbangan MakassarMedan berangkat pada pukul 20.00 WITA dan akan tiba di Medan pada pukul 22.40 WIB. Selain memperkuat jaringan penerbangan domestik, Garuda Indonesia juga terus mengembangkan jaringan penerbangan internasionalnya dengan membuka rute penerbangan berjadwal Denpasar-Xi’an pp mulai 29 Januari 2018 dan DenpasarZhengzhou pp mulai 30 Januari 2018. Dibukanya layanan

Lobar pastikan mereka punya KTP. Masalah keberadaan mereka di dalam hutan jangan jadi kendala. Karena hak konstitusi, berdampak terhadap hak pilih mereka,’’ imbuhnya. KPU mengharapkan ada solusi konkret dari Pemda. Bagaimana caranya masyarakat di sana memiliki KTP. Sehingga dapat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 27 Juni mendatang. Meskipun bertempat tinggal puluhan tahun di Pemalika Desa Batu Putih, ratusan warga yang punya hak pilih belum punya dokumen kependudukan. Warga yang ada di sana sudah punya rumah, telah mendirikan musala, masjid dan madrasah. ‘’Jadi, mau cari daerah asal mereka sudah tak dikenal juga. Solusinya tergantung Pemda Lobar dan kita minta

juga pemerintah provinsi melalukan supervisi dan upaya,’’ tandasnya. Selain kehilangan hak pilih, ratusan warga yang berada di Lobar itu juga tak diakui oleh pemerintah desa setempat. ‘’Jadi, berlipat-lipat penderitaannya. Tak diakui sebagai masyarakat desa oleh pihak desa. Kemudian Lobar juga tak pernah mewujudkan KTP bagi mereka karena BKSDA menganggap penduduk ilegal,” pungkasnya. Sejak Pemilu 2004, ratusan warga tersebut tak dapat menggunakan hak pilihnya. Bahkan pada Pilgub NTB 2008, sudah muncul persoalan ini. ‘’Bayangkan sudah berapa lama tak ada solusi. Pada 2008, mereka sudah berbondong-bondong untuk didaftar pada Pilgub 2008. Itu sudah muncul masalah ini,’’ katanya. (nas)

Aksar. Setelah dilaporkan, nanti KPK akan menyampaikan LHKPN yang sudah terverifikasi ke masing-masing bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah dan KPU. Setelah itu, KPU akan mengumumkannya. Mengenai ada empat bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah yang LHKPN-nya belum muncul di website KPK, Aksar mengatakan kemungkinan masih sedang diteliti dan diverifikasi. ‘’Yang jelas sudah diserahkan ke KPK. Sebelum jadi LHKPN resmi, KPK pasti meneliti dulu, memverifikasi dulu. Yang diserahkan ke KPU hanya tanda terima penyerahan LHKPN,’’ tandasnya. (nas)

negeri (SAT-DN). Sebab Sonokeling masuk dalam kategori kayu Apendiks II dari Convention on International Trade in Endagered Species of Wild Fauna and Flora (CITIES), atau diatur dalam konvensi perdagangan internasional tumbuhan dan satwa liar spesies terancam. “Kita sudah lepas barang

bukti lima kubik sonokeling itu, dengan catatan harus ada izin angkut dan SATDN. Sehingga bisa dibawa ke tujuan akhir, Pasuruan,” jelasnya. Dua kasus lainnya, dengan alat bukti sonokeling dalam truk tetap proses sampai tuntas. Kasus masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan dan dikembangkan ke pelaku. (ars)

Kejaksaan akan Klarifikasi TP4D dan Bupati Sumbawa Dari Hal. 1 Yang penting data dan informasi-informasi yang diberikan itu benar dan sesuai. Bukan fitnah maupun isu,’’ kata Erwin. Pihaknya membantah adanya tudingan Kejaksaan enggan menangani kasus tersebut. Dimana semua masyarakat Sumbawa tahu baik melalui media sosial maupun media cetak bahwa Kejari Sumbawa tengah menangani dugaan aliran dana proyek tersebut. Termasuk tengah mendalami isu-isu yang berkembang. Ia juga menegaskan bahwa Kejaksaan Negeri Sumbawa sangat serius menangani hal tersebut. Dengan adanya pemanggilan pihak-pihak terkait dengan mengumpulkan bukti-bukti yang ada. “Enggan menindaklanjuti bagaimana ? Masyarakat Sumbawa mengetahui kok baik itu melalui media sosial maupun media cetak kalau Kejari Sumbawa sedang menangani aliran dana tersebut. Termasuk isuisu yang berkembang.’’ ‘’Bahkan Kejaksaan Negeri Sumbawa sangat serius menangani hal tersebut dengan adanya pemanggilan pihak-pihak terkait dengan mengumpulkan bukti-bukti yang ada,’’ tegasnya. Seperti diketahui, beberapa

waktu yang lalu berhembus isu dugaan aliran dana senilai Rp 1,4 miliar dari PT. Tiba Papua ke kantong sejumlah oknum pejabat termasuk TP4D. Adanya isu tersebut dibantah pihak TPAD, karena tidak pernah menerima aliran dana dimaksud. Dimana isu tersebut dinilai sengaja dihembuskan untuk memperlemah kinerja TPAD dalam melakukan pengawasan, pengawalan dan pendampingan terhadap sejumlah program pembangunan di daerah ini.(ind)

SALON La Durbin Salon by Lilium :promo gntng Rambut+msker rmbt only 50rb, Facial Free body scrub only 125rb,Promo Eyelash 200rb,Prwtan BB Glow 1 gratis 1. Jl Bung Karno dpn perumahan BPD Pesongoran,Pgutan, hp : 082236507224(Wa Only) Rcsm Youfo MTR salon Spa Muslimah, Prm Lbra:gratis cutting hair u/rbondng & smoothing.Prwtan Spa,facial,Creambath,Galvanic Spa.Facial Free Massage tgn&kaki mlai dr 65rb.Jl Kertanegara Btn Palm Indah I,Blkang Apotek Panjitilar. FB&IG:Youfo Mataram. WA: 087765893848 LKP YUNI SALON Promo Krsus Kilat Unt Smua Prgrm Bljr Hy 1 Bln Anda Siap Bekerja dan Buka Usha Salon. Berminat Hub. YUNI SALON. Jl. Dr. Sutomo No. 18 Krg Bru Mtrm. Hp: 087865155031/081236448081 AYSHA SALON AND BODY TREATMENT, mlyani: prwatan rmbt&kulit, opening trial facial treatment by eternal beauty,mngatasi: wjah kriput,mnghlngkn bkas jrwat mncrahkan wjah,mnghlngkn flek, alamat : jl. dr. soetomo ,kr. baru, mtr, hp : 087800106674/ 082147428836


BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598

Senin, 22 Januari 2018

suarantb.com

@suarantbcom

@suarantbcom

http://facebook.com/suarantbdotcom

http://twitter.com/suarantbcom

http://instagram.com/suarantbcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 22 Januari 2018 | Suara NTB by e-Paper KMB - Issuu