Skip to main content

Edisi 24 Agustus 2009 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 157 tahun III Senin, 24 Agustus 2009 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Penentu Lancarnya Stimulus

Haircut Perkuat Bank BUMN

Telkom Salurkan Dana

PEMERINTAH mengatakan ketidaksiapan daerah juga menjadi faktor lambannya penyerapan program-program stimulus fiskal yang baru mencapai 12,61 persen. “APBD juga tidak memungkinkan...hal. 1

PENGAMAT ekonomi Ryan Kiryanto mengatakan, kebijakan pemberian haircut (pemotongan/ diskon) kredit macet oleh bank BUMN akan memperkuat kinerja bank milik negara tersebut. Untuk itu, pemerintah perlu...hal. 2

PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Divisi Regional Jawa Timur hingga triwulan ketiga tahun ini, telah menyalurkan dana kemitraan sekitar Rp 14 miliar untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Polisi Sita 82,5 Ton Timah

Suluh Indonesia/ant

RAKSASA - Seorang pengunjung memperhatikan Al Quran raksasa yang menjadi simbol Masjid Raya Fatimah, Solo, kemarin. Al Quran yang berukuran panjang 115 cm dan lebar 85 cm di tulis diatas lembaran kulit unta.

JAKARTA - Mabes Polri kini menggelar razia yang khusus mengawasi kegiatan bahan tambang timah yang diduga ilegal di Provinsi Bangka Belitung (Babel) dan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. “Di Babel, kita menahan empat tersangka sedangkan di Ketapang dua tersangka,” kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal Polri Brigjen Pol Suhardi Alius di Jakarta, kemarin. Di Ketapang, kata Suhardi, polisi menangkap dua tersangka dengan barang bukti 82,5 ton timah yang diduga akan dikirimkan ke Malaysia secara ilegal. ‘’Para tersangka ini mengambil timah tanpa ijin. Mereka adalah HH dan FR,” katanya. Suhardi Alius mengatakan, operasi timah ilegal ini dilakukan karena diduga aktivitas penambangan liar marak lagi di Indonesia sebab harga timah cenderung turun belakangan ini. ‘’Tahun 2006 lalu, ada operasi timah di Babel yang mengakibatkan harga timah naik dan akhir-akhir ini turun lagi karena diduga ada penambangan ilegal. Dan ternyata benar bahwa ada lagi penambangan timah ilegal,” katanya. Sebenarnya, Polri hendak merazia timah ilegal di semua wilayah namun baru mendapatkan tiga lokasi, para penambang timah ilegal telah kabur dan tiarap sehingga sulit dikejar. Mereka diduga menambang timah secara ilegal karena mengambil timah dari dalam hutan produksi tanpa ijin. (ant)

Kompromi Politik PD-PDIP

Polisi Awasi Ceramah

Hianati Rakyat

Langkah Blunder

JAKARTA - Kompromi politik yang dilakukan Partai Demokrat dan PDI Perjuangan dinilai bentuk pengkhianatan demokrasi. Oleh karena itu, jika Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono berkepentingan untuk menyelamatkan demok-rasi maka harus mau membentuk pihak oposisi agar negara bisa selamat dari kehancuran. ‘’Ini akan jadi boomerang bagi SBY dan sudah pasti mengkhianati rakyat. Mengapa SBY mengajak Golkar dan PDIP hanya karena kepentingan sendiri, dan bukan karena alasan kepentingan rakyat. Kalau dia memikirkan kepentingan rakyat dan demokrasi tentunya dia akan bentuk lembaga oposisi,” kata pengamat politik Arbi Sanit di Jakarta, kemarin. Arbi mengingatkan agar SBY dan Partai Demokrat tidak mengajak Partai Golkar dan PDIPyang jelas-jelas tidak mendapat respon besar rakyat

karena kalah dalam pemilu lalu. ‘’Jika PDIP dan Partai Golkar diajak bergabung, ini sama saja sudah mengkhianati demokrasi,” kata dia. Arbi menilai kompromi politik tiga partai tersebut merupakan sebuah pertanda bahwa pemilu tidak dihormati. Hasil pemilu dimanipulasi melalui persengkolan kekuasaan. ‘’Ini artinya Pemilu mau dilawan dengan cara manipulasi dan kongkalikong yang tidak jujur. Kedaulatan rakyat yang telah menetapkan pilihannya tidak dihargai. Mau dibawa kemana Negara ini ,’’ ujarnya. Fungsionaris DPP PDIPGanjar Pranowo mengatakan PDIP masih belum mengambil sikap apakah akan berkoalisi atau tetap menjadi partai oposisi. Dia mengakui, sejauh ini PDIP telah membentuk tim untuk menjajaki persoalan itu, namun hasil akhir tetap ada di tangan Megawati Soekarnoutri selaku Ketua Umum PDIP. ‘’Ha-

sil akhir Megawati yang menentukan,” tegasnya. Ganjar mengakui, hasil Pemilu 2009 lalu sangat mengejutkan PDIP karena peran oposisi yang dilakukan PDIP diharapkan akan memenangan PDIP terhadap Demokrat dan Golkar sebagai partai berkuasa. Namun, kenyataanya tidak. ‘’Kami terkejut dengan hasil yang diperoleh dari masyarakat setelah lima tahun menjadi oposisi. Hasil yang didapat dari pemilu ternyata tidak sebesar yang kami kira,” sesalnya. Terhadap kenyataan itu, tim dibentuk untuk mengkaji apakah partai oposisi sebagai penyeimbang pemerintah tetap memiliki tempat di masyarakat. Diharapkan, hasil kajian nanti akan menemukan di mana letak kekeliruan dari peran oposisi yang dijalankan PDIP selama lima tahun ini. ‘’Apakah kita atau sistem yang belum acceptable terhadap peran oposisi,” tanya Ganjar. (har/son)

Harga Elpiji Naik Pascalebaran SURABAYA - Pertamina memastikan harga elpiji bervolume 12 kilogram naik pascalebaran, karena fluktuasi harga minyak mentah dunia selama ini. ‘’Kenaikan harga ini akan bertahap sampai menyentuh harga keekonomian Rp 7.200,00 per kilogram, dari posisi saat ini di pasaran Rp 5.750,00 per kilogram,” kata General Manager Refinery Unit (RU) V Pertamina Rahmad Hendardi di Surabaya, kemarin. Mengenai besaran kenaikannya, hingga kini ia belum bisa memastikan. Namun, usulan kenaikannya Rp 100,00 per kilogram perbulan. ‘’Sebenarnya, harga elpiji bisa stabil apabila ‘crude’ (minyak mentah) yang dipasok sesuai karakteristik pasar dan tidak ada anomali kebutuhan konsumen,” ujarnya. Disamping itu, kata dia, karakteristik pasar tidak bisa ditebak dan kadang terjadi hal-hal diluar prediksi, misalnya kerusakan pada kilang minyak, sehingga mempengaruhi biaya produksi. ‘’Contohnya, saat kami sudah memperkirakan menjelang Lebaran konsumsi solar, premium, dan avtur naik, sementara kami mendorong sejumlah kilang untuk terus produksi, ternyata beberapa rusak. Secara otomatis, hal itu mempengaruhi produksi di kilang lain,” katanya. Mengenai upaya mengoptimalkan pasokan minyak, ia mengaku, Pertamina akan merevital-

isasi kilang di Lawelawe, Kaltim. Lagkah tersebut diambil, karena kebutuhan pasar domestik saat ini lebih besar dari suplai Pertamina. ‘’Untuk memenuhi permintaan pasar, kami harus impor 35 persen crude oil di antaranya dari Timteng, Brunei, dan Australia,” katanya. Sampai saat ini, kata dia, kontribusi suplai minyak didukung RU IV Cilegon 30,4 persen, RU V Balikpapan 25,5 persen, RU II Dumai 17,2 persen, RU VI Balongan 13,7 persen, dan sisanya RU III Musi 13,2 persen. ‘’Namun, selama ini suplai ke Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi dipasok dari RU V Balikpapan berkapasitas 260.000 barel per hari,” katanya. Secara terpisah, Media Relation PT Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, kenaikan harga jual elpiji bervolume 12 kilogram dalam waktu dekat, merupakan otoritas perusahaan. ‘’Kalau kenaikan harga ini tidak segera dijalankan, kerugian yang kami tanggung selama ini kian membengkak,” katanya. Menurut dia, perseroan memiliki hak untuk menentukan harga elpiji, karena usaha ini murni bisnis. Apalagi, selama ini elpiji 12 kg tidak masuk dalam program subsidi. ‘’Meski kenaikannya akan terjadi dalam waktu dekat, kami belum bisa memastikan kapan pemberlakuan harga baru itu,” ujarnya. (ant)

JAKARTA - Strategi Polri menekan gerak terorisme dengan menggiatkan pengawasan terhadap ceramah keagamaan dan kegiatan dakwah dinilai sebagai langkah blunder. Pasalnya, rencana Polri tersebut dapat menimbulkan sikap antipati masyarakat. ‘’Secara sosiologis tidakan kepolisian mengawasi masjid dan ceramah keagamaan itu merupakan sebuah blunder. Karena akan menimbulkan antipati dari kelompok-kelompok tertentu,” kata mantan Direktur LBH Jakarta Asfinawati di Jakarta, kemarin. Asfin mengatakan kelompok masyarakat yang aktivitasnya merasa terganggu karena kehadiran polisi di tengah-tengah pengajian mereka, akan berbalik membenci polisi. Jika dibiarkan, justru akan menguntungkan kelompok radikal yang memanfaatkannya dengan memasukkan paham dan wacana teror. “Tentu saja akan

lebih mudah masuk. Daripada ketika mereka merasa mereka bagian dari negara ini, dan dilindungi secara layak oleh negara,” kata Asfin. Langkah preventif Polri itu, dinilai Asfin telah melanggar kebebasan berpendapat yang telah diatur dalam UUD 1945. Namun, diakuinya Polri memiliki wewenang menciduk pemberi dakwah yang terbukti provokatif mengajarkan ajaran terorisme. ‘’Polri bisa menciduk oknum penceramah jika mempunyai bukti provokasi yang mengajak masyarakat untuk mengembangkan ajaran terorisme,” ujarnya. Namun bukti yang akan digunakan harus kuat. Seperti rekaman video, atau bukti-bukti lain yang bisa dijadikan sebagai alat bukti. Untuk diketahui, Mabes Polri memerintahkan Polda menggiatkan pengawasan terhadap ceramah keagamaan dan kegiatan dakwah sebagai upaya pencegahan tindak terorisme. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 24 Agustus 2009

2

K ilas Restoran Bandar Jakarta Terbakar RESTORAN Bandar Djakarta yang berada di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu sore sekitar pukul 17:30 WIB terbakar. Penyebab kebakaran diduga akibat percikan api dari kompor menyambar minyak yang berada dalam penggorengan, hingga menyebabkan api membesar dan cepat berkobar. Atap dapur tempat menyajikan Seaside Seafood Rerstaurant itu pun ludes terbakar. Pengunjung restoran yang akan berbuka puasa pun panik, mendengar teriakan adanya kebakaran. Belasan tabung gas berukuran 41 kilogram diungsikan ke areal parkir. Bahkan tamu yang telah memesan tempat, oleh pihak Bandar Djakarta dibatalkan. Kebakaran tidak sampai membesar dan merembet ke tempat lain karena selang 30 menit kemudian, api dapat dipadamkan. Aam, salah seorang karyawan Restoran Bandar Djakarta, mengatakan, saat ini restoran Bandar Djakarta tutup. “Saat ini restoran tutup, ini musibah pak,” ujarnya saat ditemui kemarin.(ant)

Satpol PP Awasi Peredaran Petasan JAKARTA - Selama ini kawasan Tanahabang, Jakarta pusat dikenal salah satu sentra penjualan petasan di Jakarta. Untuk meredam peredaran petasan, Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat (Satpol PP Jakpus) melakukan pengawasan ketat. Namun ada saja akal pedagang untuk mengatasi ketatnya pengawasan petugas. “Sejak beberapa hari lalu, petugas memonitor terus Tanahabang dari peredaran petasan,” ujar Idris Priyatna, Kepala Satpol PP Jakpus, akhir pekan kemarin seperti dikutip media resmi Pemprov DKI, beritajakarta. Menurutnya, selain Tanahabang, pihaknya juga terus melakukan pantauan dalam stasiun Kereta Api yang diyakininya sebagai titik lokasi transit petasan yang berasal dari daerah produsen.

Stasiun kereta api yang biasa menjadi tempat transit pengiriman petasan ke penjual di Jakarta Pusat antara lain yakni, stasiun KA Tanahabang, Senen dan Kemayoran. Kendati demikian, selama pemantauan beberapa hari belakangan ini belum ditemukan pengiriman petasan secara besar. “Kita belum dapatkan hasil,” ungkap dia. Keberadaan petasan masih mudah dijumpai di wilayah Tanahabang. Penjualan petasan terlihat di Jl Jatibaru. Agar tidak terdeteksi, pedagang hanya memajang kembang api dan mercon air mancur dari berbagai jenis ukuran dan merk. Kembang api dan mercon air mancur dipajang di luar sedangkan petasan disimpan. (her)

Pembayaran JOOR W2

Sebesar Rp 7,9 M JAKARTA - Pembebasan lahan untuk pembangunan Jakarta Outer Ring Road West Two (JORR W2) di Jakarta Barat kini telah memasuki tahap pembayaran. Untuk tahap awal, pembayaran dilakukan kepada 11 pemilik lahan di Kelurahan Meruyautara, Kembangan. Pembayaran perdana tersebut disaksikan langsung oleh Walikota Jakarta Barat, Djoko Ramadhan. Total anggaran yang digelontorkan Departemen Pekerjaan Umum kepada 11 pemilik lahan tersebut sebesar Rp 7,9 milyar dengan luas lahan yang dibebaskan 8.642 meter persegi. Ganti rugi yang diterima pemilik lahan berbeda-beda tergantung nilai jual obyek pajak (NJOP) serta luas lahan yang dimiliki. Untuk, ganti rugi tertinggi mencapai Rp 2,6 miliar dengan luas lahan 2.907 meter persegi atas nama Pudyas-

tuti. Sedangkan ganti rugi terendah Rp 3,6 juta atas nama Syamsudin. Ganti rugi tersebut tidak dibayarkan secara tunai atau menggunakan cek, melainkan ditransfer melalui rekening bank yang telah ditentukan. Namun, sebelum dana itu ditransfer, pemilik lahan terlebih dahulu harus menandatangani Surat Peralihan Hak (SPH). “Kita bersyukur akhirnya proses pembayaran ganti rugi bisa dimulai,” ujar Ambardi Effendi, Ketua Tim Pengadaan Tanah JORR W2 Binamarga Departemen PU, akhir pekan kemarin seperti ditulis media Pemprov DKI, beritajakarta. Djoko Ramadhan juga optimis pembayaran pada tahap-tahap berikutnya juga akan berlangsung bersih seperti kali ini karena pembayaran bisa ditransfer. (her)

Suluh Indonesia/ant

BAZAR MAKANAN - Pembeli memadati Bazar Ramadhan 1430H yang diadakan Forum Peduli Bendungan Hilir, Jakarta, Sabtu (22/8). Bazar tahunan itu menyediakan beraneka makanan dan minuman khas untuk berbuka puasa.

Dari Sektor Pajak

PAD Ditargetkan Rp 9,4 Trilyun JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta optimis pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak di tahun 2009 bisa mencapai Rp 9,4 trilyun atau naik sekitar 7 persen dari perolehan tahun lalu yang hanya Rp 8,7 Triliun. Sebab, layanan pembayaran pajak melalui gerai pajak Bank DKI di pusat-pusat perbelanjaan diyakini mampu meyumbang setoran pajak yang cukup siginifikan. Betapa tidak, sejak diluncurkan pertama kali pada April 2009, gerai pajak di tiga pusat perbelanjaan, yakni gerai pajak di Mal Artha Gading, Mal Taman Palem, dan Pusat Grosir Cililitan (PGC), telah menyumbang perolehan pajak sampai bulan Juli sebesar Rp 27,68 miliar. Rinciannya, April Rp 2,2 miliar, Mei Rp 4,4 miliar, Juni Rp 8,8 miliar dan Juli Rp 9,8 miliar. Sedangkan, sepanjang Agustus ini telah mencapai Rp 11 miliar. Karenanya, dengan adanya pembukaan gerai pajak di Mall Senayan City

Diperkosa Sebelum Dibunuh JAKARTA - Hasil otopsi mayat Wang Zhifeng alias Yuzhi Shen (41), yang ditemukan tewas di sebuah ruko di Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (19/8) malam lalu, menunjukkan adanya dugaan bahwa korban diperkosa sebelum dibunuh. Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara Kompol Roma Hutajulu, di Jakarta, Minggu, mengatakan, pengusaha jaring ikan asal China yang biasa dipanggil Nini itu, tewas dengan 29 tusukan. Selain itu, dari hasil otopsi RSCM, dalam kemaluan korban ditemukan cairan putih yang diduga sprema. Menurut Roma Hutajulu, mayat Nini telah diambil oleh keluarga. Bahkan surat pengantar Kedutaan Besar Republik Rakyat China pun dilampirkan dalam pengambilan mayat. “Luka yang menyebabkan korban tewas adalah akibat luka tusuk di leher. Selain itu pendarahan dalam vagina, karena terdapat cairan putih,” ungkap Roma. Korban Nini ditemukan tewas tanpa busana di lantai tiga dari ruko berlantai empat, yakni ruko Mitra Bahari Blok D No.14 RT.02/RW.04, Jl Pakin, Penjaringan, Jakarta Utara. Ketika ditemukan, korban mengalami luka pada bagian pelipis kanan, leher depan, belakang dada kiri, dan punggung dua luka tusukan pada leher yang memutus nadi utama leher kanan serta kiri. Selain itu juga, dari hasil otopsi ditemukan luka memar pada kepala, leher, punggung, dada pe-

rut, pergelangan tangan dan kedua bahu, akibat hantaman benda tumpul. Jenazah korban, setelah diotopsi Sabtu (22/8) sekitar pukul 13:10 WIB, diambil keluarga dan pihak kedutaan dari kamar jenazah RSCM. Pengusaha jaring ikan tersebut diperkirakan tewas, antara pukul 00:30-24:30 WIB dengan posisi terlentang di pinggir ranjang dekat jendela. Diduga korban tewas dihujani tikaman dan diperkosa. Namun saat ditanyai motif dari pembunuhan tersebut, menurut Roma, masih dalam

penyelidikan. Saat ini, baru 6 saksi mata diperiksa, yakni dua satpam pertokoan, dua cleaning service dan dua utusan dari Bong Elvan Hamzah, pemilik ruko sekaligus rekan usaha korban. Menurut saksi mata di lokasi Andi (36), pengusaha jaring ikan tersebut sekitar 3 bulan lalu ditangkap Polda Metro Jaya. Nini ditangkap karena paspor miliknya telah habis masa kunjungannya. “Setahu saya Nini itu usahanya lagi maju. Tapi dia dideportasi karena paspornya kadaluarsa. (ant)

dan Pondok Indah Mall, pelayanan pajak di DKI Jakarta akan semakin optimal. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo menjelaskan, target PAD dari sektor pajak yang dicanangkan Pemprov DKI tersebut bukanlah sekadar peritungan aritmatika semata, tetapi sudah merupakan hasil kajian dari para ahli ekonomi dan keuangan dari sejumlah lembaga terpercaya. Tentunya dengan mempertimbangkan berbagai acuan sebagai tolok ukurnya, seperti perkembangan makro ekonomi dan kroscek perkembangan ekonomi yang dimonitor selama tiga bulan sekali. “Target pajak bukan hanya hitungan aritmatika saja, tetapi ada hitungan makro ekonominya juga. Kita juga melakukan monitoring perkembangan itu dengan sejumlah ahli, salah satunya dari LPEM UI, jadi bukan sekadar proyeksi seenaknya. Dan tahun ini economic gross DKI Jakarta sudah men-

capai 4,5 persen,” tegas Fauzi Bowo, akhir pekan kemarin seperti dikutip media resmi Pemprov DKI, beritajakarta. Karenanya, perolehan pajak di tahun 2009 diyakini akan mencapai target. Sebab, pertumbuhan ekonomi yang semakin baik tersebut diikuti dengan perbaikan layanan pembayaran pajak melalui gerai pajak Bank DKI di pusatpusat perbelanjaan. Upaya jemput bola inilah yang akan mendongkrak perolehan pajak pada tahun ini. “Komitmen yang baik harus ditunjang dengan pegawai yang baik dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan klien. Karena klien pajak adalah raja,” kata Fauzi. Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Reynalda Madjid, mengungkapkan, gerai pajak ini melayani pembayaran pajak langsung mulai dari pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga Pajak Bea Peralihan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). (her)

Lowongan Menjadi Wartawan Kami memberikan kesempatan kepada Anda yang punya talenta dan berminat di bidang jurnalistik untuk menjadi Kontributor di wilayah Jabodetabek Kirimkan lamaran Anda ke :

PO. BOX 6233 JKBKG “Paling lambat seminggu setelah pengumuman ini” G.04-Low

Tewas Setelah Tergilas Truk Trailer JAKARTA - Akiang (31), pemilik sebuah konter telepon seluler (ponsel) yang mengendari motor Yamaha MX B 6804 BPP, tewas tergilas truk trailer, saat melintas di Jalan Raya Jampea, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (22/8) sekitar pukul 12:45 WIB. Darwin (32), yang dibonceng korban, selamat karena sempat terpelanting menjauhi terjangan truk, sementara sopir truk B 9382 GG yang membawa kontainer kosong 40 feet tersebut kabur. Menurut Darwin, dirinya bersama Akiang baru saja pulang berbelanja. “Saya sama Akiang baru belanja asesoris handphone di ITC Cempaka Mas,” ujarnya saat ditemui dilokasi kejadian. Korban saat kejadian menurut Darwin, sempat diklakson truk trailer yang menabrak motor mereka. “Saya sempat kaget dengar suara klakson. Di depan motor kami ada mobil yang mengerem mendadak,” katanya

yang masih meneteskan air mata. Rupanya untuk menghindari tabrakan, sopir truk membanting stir ke arah kiri dan menabrak motor korban dan pagar Pabrik Pertamina Unit Produksi Pelumas Enduro. Beruntung Darwin saat kejadian terjatuh dari motor. “Saya jatuh dari motor menjauhi terjangan truk, hingga nyawa selamat,” ungkap Darwin. Tubuh Akiang asal Singkawang itu dan motornya terjepit roda kiri belakang truk trailer. Tabrakan yang menewaskan pengendara motor itu, membuat arus lalu lintas macet total. Proses evakuasi korban oleh pihak Lantas Polres KPPP pun sempat kesulitan. Truk trailer pun tarik paksa dengan menggunakan truk Fuso yang biasa mengangkut pasir. Dalam truk trailer itu, polisi menemukan kartu pas masuk pelabuhan atas nama Enyat dengan nomor pengemudi 062361 yang dikeluarkan Kopaba. (ant)


Menuju Istana

Suluh Indonesia, Senin 24 Agustus 2009

3

Dedy Gugat KPU JAKARTA - Calon anggota DPR Deddy Djamaluddin Malik menyiapkan gugatan hukum terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dengan perhitungan tahap ketiga penetapan perolehan kursi DPR. “Gugatan hukum akan kami lakukan jika KPU tidak melaksanakan keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 74-80-94-5967/PHPU.C-VII/2009 tentang Perhitungan Tahap Ketiga Penetapan Perolehan Kursi DPR,” kata kuasa hukum Deddy Djamaluddin Malik, Bhudhi Kuswanto, di Solo, kemarin. Deddy dan kuasa hukumnya melakukan persiapan gugatan karena ada dugaan KPU tidak melaksanakan putusan MK tersebut. “Berdasarkan ketetapan yang berlaku, KPU seharusnya telah melakukan penetapan perolehan kursi DPR tahap ketiga,” katanya.

Akan tetapi, lanjutnya, indikasi tidak dilaksanakannya putusan MK mulai terlihat setelah penetapan tersebut diundur dan direncanakan akan dilaksanakan Senin (24/8). Deddy yang merupakan caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) sebelumnya telah mengajukan beberapa upaya hukum, seperti uji materiil atas Ketentuan Pasal 25 Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2009 dan dikabulkan seluruhnya oleh Mahkamah Agung. “Selain itu, permohonan ‘aanmaning’ atas putusan MA Nomor 18P/HUM/2009 untuk menegur KPU supaya melaksanakan putusan MA sebelum batas waktu 90 hari,” katanya. Dan yang terakhir, lanjutnya, pihak Deddy juga mengajukan permohonan uji materiil Pasal 206 Undang-Undang Nomor 10/2008 tentang

Pemilihan Umum kepada MK, yang saat ini dalam proses persiapan. Langkah hukum seperti yang dilakukan sebelumnya, menurutnya, dilakukan agar KPU dapat bertindak secara tegas dalam pelaksanaan Pemilu 2009 ini dan pemilu berikutnya. “Jika pada 24 Agustus 2009 KPU tidak melaksanakan putusan MK terkait dengan penghitungan tahap ketiga kursi DPR, maka tindakan tersebut diartikan melawan hukum,” kata Bhudhi. Bhudhi Kuswanto mengatakan, pihak Deddy Djamaluddin Malik telah mempersiapkan langkah hukum, baik secara perdata maupun pidana. “Jika KPU tidak mematuhi putusan MK tersebut, pada hari itu juga kami akan melaporkan tindakan tersebut ke Mabes Polri,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MENGENANG PENDIRI BANGSA - Rektor universitas Paramadina, Anis Baswedan (kanan) dan putri Proklamator Bung Hatta, Halida Hatta (kiri) berpose di depan sebuah lukisan dalam pameran lukisan “Menjadi Indonesia:Mengenang Para Pendiri Bangsa” di gedung Arsip Nasional, Jakarta, kemarin. Pameran yang diselenggarakan hingga 27 Agustus ini diikuti oleh 36 pelukis dari Yogyakarta, Bandung, Tangerang, Jakarta dan Surabaya.

Pernah Selidiki JK

SBY Bentuk Think Thank Pemilu JAKARTA - Pembentukan tim khusus Menegakkan Kebenaran dan Keadilan (MKK) oleh Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pada awal 2007 dimaksudkan untuk mengelola isu-isu politik yang berkembang menjelang pemilu legislatif dan pilpres. “Intinya tim MKK adalah forum kerja untuk konsolidasi isu, dengan semangat menegakkan kebenaran dan keadilan,” kata Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, yang juga anggota MKK di Jakarta, kemarin. Menurut dia, pembentukan MKK waktu itu dilakukan karena dirasakan bahwa isu-isu

yang negatif dan memojokkan pemerintah dan SBY sangat menonjol. “Karena itu perlu dilakukan konsolidasi isu yakni dengan memproduksi isu-isu produktif dan obyektif yang membantu citra pemerintah dan melawan isu-isu negatif yang memojokkan pemerintah dengan dasar data dan informasi yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya. Dengan melontarkan isu positif itu, lanjutnya wacana yang berkembang menjadi semakin adil dan benar. “Jangan sampai wacana yang tidak benar menjadi dipercaya rakyat sebagai kebenaran,” katanya. Sebelumnya, seorang ang-

gota MKK yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa SBY membentuk tim ini sebagai “think tank” untuk menggodok kontra opini, memberi masukan kepada SBY dan menganalisa perkembangan politik termasuk melakukan lobi politik serta mendukung kerja Partai Demokrat terutama dalam penggalangan opini. Dikatakannya, tim itu dipimpin oleh Seskab Sudi Silalahi. Menurutnya, tim MKK itu anggotanya dipilih sendiri oleh SBY dan bersifat sangat tertutup, sehingga tidak ada anggota Partai Demokrat yang di luar tim ini yang tahu. Tim khusus ini selalu merancang kerjanya di

Pengamat Jagokan Anas Ketua DPR RI JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Presiden Republik Indonesia terpilih, diperkirakan akan memilih figur Anas Urbaningrum sebagai Ketua DPR periode 20092014 dari lima kader terbaik Demokrat yang menjadi kandidat. Sosiolog Musni Umar di Jakarta, Minggu, memprediksi pilihan Yudhoyono pada Anas Urbaningrum dengan pertimbangan sebagai tokoh muda yang cerdas, tenang, dan elegan, sehingga diharapkan dapat mempertahankan dominasi perolehan suara Demokrat pada Pemilu 2014. “Meskipun saya memprediksi Anas Urbaningrum memiliki peluang besar, tapi tidak tertutup kemungkinan terhadap empat kandidat lainnya akan dipilih oleh Pak Yudhoyono,” kata Musni Umar.

Keempat kandidat calon ketua DPR dari Partai Demokrat yakni, Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara Taufik Effendi, Sekjen DPP Partai Demokrat Marzuki Ali, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Syarief Hassan dan anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Hayono Isman. Sedangkan Anas Urbaningrum saat ini menduduki jabatan Ketua DPP Partai Demokrat. Dikatakannya, Partai Demokrat yang baru dua kali menjadi peserta Pemilu 2009 tetapi sudah mendominasi perolehan suara pada pemilu legislatif. Bahkan, Partai Demokrat pada Pemilu 2009 memperoleh suara tertinggi yang mengalahkan dua partai besar yakni Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Menurut doktor lulusan Malaysia ini, keunggulan Par-

tai Demokrat tidak terlepas dari kharisma pendirinya yakni Susilo Bambang Yudhoyono. Sebagai pendiri dan ketua dewan pembina, kata dia, tentu Yudhoyono menginginkan agar Demokrat terus menjadi partai besar dan mendominasi perolehan suara pada pemilu legislatif, bukannya menjadi partai yang mengecil karena pergantian figur pemimpinnya. Untuk mempertahankan perolehan suara tersebut, kata dia, ia membutuhkan figur muda yang cerdas, tenang, elegan, dan disukai masyarakat. Pertimbangan lainnya, kata dia, karena pola pikir mayoritas masyarakat Indonesia masih sederhana yang memandang figur sebagai faktor paling menentukan dalam memilih sebuah partai. “Pilihan tersebut ada pada figur Anas Urbaningrum.” (ant)

markas Jl Panarukan Menteng Jakarta setiap hari dan mereka dipanggil atau memberikan laporan kerja kepada SBY di Cikeas. Dalam kerjanya tim MKK berhasil mendeteksi opini hitam atau “black campaign” yang disebarkan para capres/cawapres lain seperti Wiranto dan Megawati Soekarnoputri dan sempat mendeteksi kecenderungan tim media dari JK yang berupaya mendongkrak popularitas JK dengan mendominasi pemberitaan media. “Jadi tim ini sudah mencium gelagat bahwa JK akan mencalonkan diri menjadi presiden sejak dua tahun lalu,” katanya. (ant)

Pelibatan TNI Berantas Terorisme

Perlu Dibuat Peraturan Pemerintah JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Yusron Ihza Mahendra mengatakan keterlibatan TNI untuk menanggulangi terorisme perlu dasar hukum berupa Peraturan Pemerintah (PP) untuk menjabarkan lebih lanjut UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Pimpinan komisi yang membidangi masalah pertahanan itu menegaskan bahwa keterlibatan TNI untuk menanggulangi terorisme merupakan langkah sah dan pantas disambut baik. “Terutama sekali karena terorisme merupakan ancaman terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara secara keseluruhan,” kata anggota DPR dari Fraksi Gabungan Bintang Pelopor Demokrasi itu. Yusron menyebutkan tugas pokok TNI sebagaimana diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004

tentang TNI pasal 7 ayat (2) butir “b” tugas militer selain perang yakni antara lain mengatasi aksi terorisme. “Agar TNI dapat lebih aktif berperan menanggulangi terorisme, pemerintah perlu segera mengeluarkan PP guna menjabarkan undang-undang tersebut,” kata Doktor Ilmu Politik lulusan Universitas Tsukuba, Jepang itu. Pembuatan PP itu, katanya, amat diperlukan, karena landasan hukumnya menjadi lebih kuat dan jelas serta mencegah munculnya kecemasan serta reaksi tidak perlu dari masyarakat. “Misalnya kecemasan bangkitnya TNI seperti masa lalu, baik dalam hal operasi militer di Aceh dan Timor Timur maupun peran TNI yang terlalu luas dalam bidang nonmiliter dan pemerintahan,” ujarnya. Dalam kaitan itu, sosialisasi

sampai batas-batas yang memungkinkan terhadap rencana untuk melibatkan TNI dalam menanggulangi terorisme jelas diperlukan. “Walaupun harus disadari bahwa operasi militer cenderung mengandung unsur rahasia maka tidak mungkin pemerintah transparan seratus persen,” katanya. Satu hal yang diingatkan Yusron Ihza Mahendra ialah keterlibatan TNI dalam menanggulangi terorisme bukan berarti Polri lemah atau tidak cakap. “Penanggulangan terorisme bukan hal mudah. Negara adidaya AS pun sampai sekarang belum sanggup menuntaskan masalah krusial ini,” ujarnya. Ia mengatakan TNI dan Polri lebih merapatkan barisan dalam menghadapi terorisme dan mencegah jaringan teroris baru. (ant)


Megap litan K ilas Pengobatan Gratis RATUSAN warga miskin di Desa Pasir Gombong, dan Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendapat pelayanan kesehatan gratis dan Sembako murah dalam rangka program peduli Rumah Zakat Indonesia (RZI), Bekasi. Kegiatan yang dilakukan di pelataran parkir Ruko Metro Boulevard, kemarin merupakan rangkaian aktivitas yang dilakukan selama bulan puasa. Sasarannya adalah fakir miskin, agar masyarakat sehat selama menjalankan ibadah Ramadhan. Manager Cabang RZI Bekasi, Ishaq Maulana, menjelaskan, paket sembako yang dibagikan terdiri dari 1,5 liter minyak goreng, satu liter gula, dua kaleng susu kental dan dua kornet sapi. Masyarakat yang datang cukup menukarkan kupon dengan uang sebesar Rp5.000. Selain mengambil sembako, masyarakat juga sangat antusias memanfaatkan layanan kesehatan gratis. Sebagian dari mereka nampak mengantre hingga berjam-jam. Sementara itu, beberapa warga yang ditemui di lokasi kegiatan terlihat sangat bersemangat mesti harus antre di bawah terik matahari. (ant)

Suluh Indonesia, Senin 24 Agustus 2009

SDN Sukaindah Terancam Digembok CIKARANG - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Sukaindah, Kampung Cabang Pulobambu, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terancam digembok. Pasalnya pemerintah setempat belum menyelesaikan proses ganti rugi tanah milik warga. Pemilik tanah, Sajam bin Baih (51) mengatakan, tanah di atas bangunan SDN Sukaindah 03 beserta rumah dinas seluas 2000 meter persegi diklaim sebagai tanah milikn-

ya melalui bukti kepemilikan berupa girik nomor C.2.385.Persil.367 dengan nomor SPPT.32.18.121.006003.0595 yang pajaknya rutin dibayar. “Data ini juga diperkuat oleh Kepala Desa Sukaindah, H. Anjang dengan surat keterangan nomor 01/594.3/2007 yang menyatakan tanah tersebut milik Sajam bin Baih,” katanya. Kronologis persoalan tersebut terjadi sekitar tahun 1975 ketika dirinya menjabat sebagai Kepala Desa Sukamurni

(waktu itu belum mengalami pemekaran) wilayah tersebut mendapatkan bantuan dua unit SD Inpres. “Namun saat itu Pemerintah Kabupaten Bekasi belum memiliki lahan untuk membangun gedung SD itu. Sebagai kepala desa, saya berinisiatif meminjamkan lahan itu,” katanya. Sajam mengaku, hingga kini ia bersama dengan para ahli warisnya belum pernah menerima uang ganti rugi penggunaan lahan dari pihak manapun ter-

masuk Pemkab Bekasi. “Kami sudah berulangkali mengajukan permintaan ganti rugi ke Pemkab Bekasi, tapi belum pernah dikabulkan. Memang baru-baru ini pernah ada perwakilan dari Disdik yang datang ke lokasi melakukan peninjauan, tapi tak ada kelanjutannya,” kata Sajam. Secara terpisah, Wakil Bupati Bekasi, Darip Mulyana, mengatakan pihaknya akan menyelesaikan persoalan ganti rugi tanah tersebut secara kekeluargaan dalam waktu dekat.

Sumur Migas Jatiraden BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, berencana akan mengeksploitasi dua sumur minyak Jati Negara 1 dan 2, yang terletak di Kelurahan Jati Raden, Kecamatan Jati Sampurna, Kota Bekasi. Anggota DPRD Kota Bekasi, Sutiyono, kemarin, mengatakan Dua sumber Migas ini sebelumnya pernah dibor pada tahun 1985 oleh PT. Pertamina, namun prosesnya dihentikan karena dinilai tidak ekonomis. “Rencana pengolahan sumur minyak tersebut sudah kami setujui melalui Pansus (Panitia Khusus) 37, dengan membentuk BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Migas Kota Bekasi,” katanya. Menurut Sutriyono, yang juga salah satu anggota Pansus 37, pengelolaan kekayaan sumber daya alam di kedua sumur tersebut diharapkan mampu memberikan tambahan pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi. “Berdasarkan data dari BP Migas, potensi minyak yang ada mencapai 4 MSCF (Matrix Standar Cubix Feat) perhari, atau sekitar 1400 pertahun. Setidaknya masih bisa dikelola selama 5-10 tahun,” ujarnya. Sejauh ini, proses tersebut baru pada tahap uji kelayakan yang dilakukan bekerjasama dengan sebuah perusahaan asli Singapura, untuk mengetahui apakah kandungan minyak di

Bidik 12 Kelurahan DEPOK - Mengantisipasi harga Sembilan bahan pokok (sembako) yang melonjak tinggi pada bulan puasa kali ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok akan mengadakan pasar murah. Pasar murah dilaksanakan di 12 kelurahan, antara lain Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Ratujaya, Pondokjaya, Cilangkap, Leuwinanggung, Bedahan, Pasir Putih, Kemiri Muka, Beji, Krukut, dan Limo. Di tiap kelurahan mendapat jatah sebanyak 30 paket sembako untuk dijual dengan harga dibawah harga pasar. “Harganya lebih murah dari harga pasar. Tapi barangnya berkualitas,” kata Kepala Seksi perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kota Depok Reni Siti Nuraini, kemarin. Dia mengatakan pemilihan 12 kelurahan tersebut berdasarkan tingkat penghasilan masyarakatnya yang terhitung rendah. “Kita akan menggelar pasar murah jika harga barang sembako naik 25 persen lebih pada bulan puasa ini,” ujar Reni. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga terlalu tinggi pada bulan puasa ini hingga menjelang hari raya lebaran nanti. Bahkan, pihaknya juga telah menyampaikan surat himbauan tersebut melalui Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Depok. Selain surat himbauan, pihak Disperindag Kota Depok juga telah melakukan koordinasi dengan distributor untuk menyediakan kebutuhan sembilan bahan pokok sesuai dengan permintaan masyarakat pada Bulan Puasa dan Lebaran. Dengan begitu, tak akan terjadi kelangkaan barang yang berakbat pada melonjaknya harga. “Karena biasanya kalau harga tinggi disebabkan stok barang yang sedikit,” nilai Reni. Sementara itu, Qurtifa Wijaya, anggota Komisi A DPRD Kota Depok, menyambut positif rencana Disperindag tersebut. Pasar murah diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. “Masyarakat kan memerlukan kebutuhan sembako tersebut. Kalau harganya tinggi otomatis sangat membebani mareka,” pungkasnya. (rin) Suluh Indonesia/ant

UU Lalin ke Sekolah DEPOK - Guna mengurangi angka kecelakaan di jalan raya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Depok gencar melakukan sosialisasi UU No 22 tahun 2009. Selain itu sosialisasi ini juga dilakukan guna menyukseskan pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2009 yang dimulai sejak 3-23 Agustus 2009. Sosialisasi juga dilakukan ke dunia pendidikan dengan mendatangi beberapa sekolah dan perguruan tinggi. Sekolah yang telah didatangi Satlantas Polres Depok adalah SMA Negeri 2 Depok di Kecamatan Sukmajaya, serta Kampus UI, Depok, beberapa waktu lalu. Kasatlantas Polres Depok, Kompol Djamin mengatakan, pelaku dari pelanggaran lalin, terutama pengendara sepeda motor kebanyakan pelajar. “Dari data pelaku yang dominan melakukan pelanggaran pengemudi sepeda motor usia sekolah,” kata Kompol Djamin. Dalam UU No.22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan jalan sejak 22 Juni 2009 yang saat ini dalam tahap sosialisasi banyak perubahan mendasar tentang peraturan lalulintas. Sebagai aparat penegak hukum, Kompol Djamin berharap para pelajar sebagai pelaku atau obyek pengguna kendaraan harus mengerti UU lalu lintas. Diantaranya dengan menyalakan lampu utama pada siang hari bagi pengendara sepeda motor. “Saya menghimbau kepada seluruh pengendara sepeda motor agar mematuhi aturan ini,” himbau Djamin di dampingi Kanit Dikyasa, AKP Untung dan Kanit SIM, AKP Sri Widodo WSC. Mengenai sanksi, bagi yang tak mematuhi aturan pasal pasal 107 ayat (2) ini dikenakan sanksi kurungan selama 15 hari atau denda paling banyak Rp 100 ribu sesuai dengan pasal 293 ayat (2). Djamin juga mengingatkan kepada pengendara sepeda motor agar menggunakan helm sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). “Hal ini merujuk pada pasal 106 ayat (8) yang menyebutkan, tiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan penumpangnya wajib memakai helm SNI. Bagi pelanggar dari pasal ini diancam hukuman berupakurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu,” tandasnya. (rin)

“Sejujurnya, saya kurang mengetahui secara rinci persoalan ini, namun bila memang benar bahwa tanah itu milik warga, kita perlu menanganinya secara kekeluargaan tidak dengan emosi, karena kasihan siswa tidak bisa bersekolah,” katanya. Ditambahkan Darip, langkah awal yang dilakukan pihaknya adalah berkoordinasi dengan Disdik setempat untuk melakukan peninjauan ke lokasi serta mengumpulkan bukti-bukti kuat kepemilikan tanah. (ant)

Bekasi Eksploitasi

Pasar Murah Ramadhan

Satlantas Sosialisasikan

4

KECELAKAAN - Sejumlah penumpang KRL ekonomi menyaksikan jenazah korban tabrakan KRL di pintu perlintasan RE Martadinata, Bogor, Jabar, kemarin. Kecelakaan tersebut akibat kelalaian korban yang tetap melintas saat palang pintu telah diturunkan.

Jati Raden tersebut masih aman atau tidak jika di kelola. “Jangan sampai seperti di Subang. Pada saat diteliti ada kandungan minyak, namun begitu dibor ternyata tak ada minyaknya. Hal ini banyak dipengaruhi karena minyak bumi sangat sensitif dengan perubahan alam,” katanya. Dia minta Pemkot Bekasi tidak hanya sepakat dan semangat dalam membentuk BUMD Migas. Namun, harus dikalkulasi secara matang dan cermat pertimbangan untung ruginya. “Kedua sumur tersebut saat ini berada di atas lahan seluas dua hektare dan ada di tengah-tengah perumahan penduduk. Ini juga harus menjadi bahan pertimbangan,” kata politisi dari fraksi PKS tersebut. BUMD Migas ini, kata dia nantinya akan berbentuk Perusahaan Daerah Migas Kota Bekasi. Dengan pembagain keuntungan 50 persen untuk pemasukan PAD, sisanya dibagi untuk investor termasuk dana CSR (Coorporate Social Responsibility). “Setelah ada Perdanya, kami berharap Pemda segera menindaklanjutinya secara serius. Informasi yang didapat, nilai investasinya mencapai Rp 75 Miliar,” kata Sutriono. Secara terpisah, Humas PT. Pertamina EP (Eksplorasi Produksi), M. Harun mengatakan bahwa sumur Jati Negera tidak dieksplorasi karena tidak memiliki nilai ekonomis. (ant)

Lingkar Kampus IPB Darmaga Jadi Pasar Dadakan KAWASAN lingkar kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga, Kabupaten Bogor pada akhir pekan ini, sejak Sabtu kemarin berubah menjadi pasar dadakan. Menjelang waktu berbuka puasa tiba, aktivitas di sekitar kampus ilmu pertanian terbesar di Asia Tenggara itu menggeliat karena banyaknya pedagang yang berjualan serta hilir mudik mahasiswa yang ingin menyiapkan berbagai keperluan berbuka puasa. Geliat aktivitas terutama sangat terasa di sepanjang Jalan Babakan Raya (Bara) yang berada di sebelah tenggara kampus hingga Jalan Babakan Tengah (Bateng). Jalur sepanjang sekitar 1 KM tersebut “dikuasai” pada pedagang serta dipadati para pembeli. Siti, mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB mengatakan, dirinya biasa berbelanja kebutuhan berbuka puasa di kawasan Bara. Ia memilih belanja di Bara karena di kawasan ini hampir semua kebutuhan yang

tivitas akan akan menurun pada pekan terakhir Ramadhan, menyusul jadwal libur menjelang Idul Fitri. Maemunah, salah seorang pedagang yang mangkal di kawasan Bara mengatakan, ia memilih berjualan di sekitar kampus IPB Darmaga karena pelu-

angnya sangat terbuka. Banyaknya konsumen menjadi pertimbangannya membuka lapak dadakan menjelang berbuka puasa. “Saya jualan untuk mencari pemasukan tambahan. Saya lihat di sini sangat baik untuk menjual kebutuhan buka puasa karena pembelinya banyak, se-

hingga harapan dagangan terjual terbuka lebar,” katanya. Menurut data dari Humas IPB, 18 ribu dari sekitar 25.000 mahasiswa yang kini kuliah di kampus Darmaga. Selebihnya kuliah di kampus Branangsiang, Cilibende dan Gununggede, Kota Bogor. (ant)

dicarinya baik yang berhubungan dengan akademik maupun kebutuhan konsumsi tersedia. “Setiap bulan puasa bila menjelang sore berjalan-jalan di kawasan Bara mengasyikkan. Aktivitasnya sangat padat, justru karena itu suasanya menjadi menarik,” katanya. Ia mengatakan, padatnya aktivitas di sekitar lingkar kampus IPB akan berlangsung selama tiga pekan Ramadhan, karena pada saat tersebut hampir semua mahasiswa IPB masih berada di Darmaga. Ak-

Lincoln Drive (Rumah Kost) @ Lippo Karawaci

Ribuan Miras dan Petasan Dimusnahkan BOGOR – Sebanyak 40 ribu lebih botol minum keras (miras) berbagai jenis dan merek, serta ribuan petasan dan kepingan VCD porno, kemarin dimusnahkan jajaran Kepolisian Polres Bogor. Pemusahan itu disaksikan langsung Ketua DPRD Kab. Bogor , H. Teuku Hanibal, tokoh agama, masyarakat dan pemuda serta Dandim 0621. Kab. Bogor. Kapolres Bogor, AKBP H. Suntana menjelaskan, pemusnahan ribuan botol miras senilai Rp 200 juta ini, adalah hasil penyitaan di beberapa lokasi di wilayah Kab. Bogor . “Ini hasil operasi selama dua bulan yang digelar Polres Bogor. Selain miras, kita juga memusnahkan semua barang-bukti yang bisa mengganggu kekhusuan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Seperti kepingan VCD, dan ribuan petasan,” terangnya. Pemusnahan ini merupakan upaya polisi dalam menciptakan kondisi yang bebas dari penyakit masyarakat saat bulan Puasa ini. “Sudah sering masyarakat menyebutkan bahwa pemusnahan dan penyitaan miras itu tidak cukup yang di warungwarung saja. Tapi juga harus ke produsennya. Saya pikir itu adalah masukan atau solusi yang cukup bagus dan perlu dukungan pemerintah terkait yang memberikan izin,” ujarnya. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Bogor , KH. Mukri Adji mengaku, pihaknya sangat mendukung upaya kepolisian dan Pemkab Bogor yang hendak memberangus kemaksiatan di Kab. Bogor dengan cara menutup sejumlah produsen miras di Bogor . “Bagaimana pun akan sia-sia giat pemusnahan barang bukti penyakit masyarakat ini, kalau sasaran target operasinya hanya di warung-warung kecil saja. Kita setuju, produsen barang haram ini ditutup. Sebab masih banyak cara untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bogor,” cetus Mukri. (bas)

C.002640-Rpa

HADIRILAH PRESENTASI: V-NET Center BOGOR

SIUPL No.79/PDN-2/SIUPL/PP/12/2006

Hub. 0251-2280018-328980 Ir. Edison Siregar. SE. Msi Bintang 1 V-net 0815 7407 9996 0813 1441 2472

MEREKALAH BUKTI SUKSES V-NET PARADE BINTANG 1 V-NET CENTER BOGOR Kesimpulan: Jadi Member V-Net TAU UNTUNG !!!

Investasi Terbaik Saat Ini Tersedia Dalam 24 dan 30 Kamar Kost Kebutuhan Kamar Kost yang Sangat Tinggi Dekat ke Universitas Pelita Harapan Dekat ke CBD Karawaci Unit Sangat Terbatas Hub : 021-92508239 atau 0812 822 7137

www.lippovillage.co.cc C.002824-Pro2

LENNY, SE Bintang 1 V-net 0813 116 244 52 0251.9469700

Ms. Shiddiq. S. Ag. Msi Bintang 1 V-net 0818 079 123 89 0251. 277 00 66

Nurma Girsang Bintang 1 V-net 0813 8183 2742 0878 7007 1461

GUNTUR 0813 1130 9199

ARMY SIDIK 0852 8234 4808 0857 1620 3143 JANIYEM 0817 9045 399 0812 1856 7259 MIMI BUDIWATI 0251 3977 203 0877 7034 4419

Ir. YANUAR LATIEF. MM 0812 9059 557 021 9929 9394 M. ALI SADIKIN A. JP 0818 0748 5365 021 9420 5577 ADE ROHAYATI 0818 4097 76 0812 0050 0834

ARIE SUDHARSONO 0813 8535 4951 NANY. N. YASYROH. S. Ag 0251. 9666 564 081111 8542

1. Dapat Bonus Sponsor 1 ajak Teman: Rp. 33.000, / orang plus Rp. 50.000,- dari Bank Sinar Mas 2. Dapat Cash Back Rp. 500-Rp. 1000,- mulai dari transaksi yang ke-6 dst 3. Bisa isi ulang untuk diri sendiri / jualan pulsa / 24 jam semua operator 4. Bonus Target: Mencapai 31 Juta (setiap Penambahan Member) 5. Bonus Extra Sponsor: Mencapai 97 Juta/bln (dari member isi pulsa) 6. Bonus Bulanan: Mencapai 97 Juta/bln (dari member isi pulsa) 7. Bonus Penghargaan: HP, Komputer, Motor, ONH, Mobil, Rumah 8. Bonus Tour dg kapal pesiar ke Singapore & Malaysia 2010 9. Undiannya WOW LUAR BIASA

Syarat Menjadi Anggota V-NET: 1. Biaya daftar VIP Rp. 170.000 (termasuk dep. Pulsa 30rb + Member Kit V-net + Brosur + VCD Presentasi + VCD Kiat & Rahasia Sukses + Sdh termasuk biaya kirim ke alamat Anda) 2. Transfer/Setor ke: BCA/Bank Mandiri/BNI/BRI 3. SMS data Anda: Nama, Alamat tinggal, No. HP, No. Rek 4. Jika Anda belum memiliki Rek Tabungan, buka rek di Bank Sinar Mas (tanpa Setoran Awal dan bisa dapat Bonus Rp. 50.000)

WS!! HOT NE

1. Pakai Kartu Perdana V-Net - Esia GRATIS Call & SMS Kesesama Member V-Net 2. Bayar Tagihan PLN dan Telkom Lewat V-Net dapat Bonus C.002774-P.Bisnis4


pini

Suluh Indonesia, Senin 24 Agustus 2009

F OKUS Lebih Awal Mempersiapkan Diri EMASUKI bulan puasa, tak lama lagi fenomena sosial mudik Lebaran akan terjadi seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Sebagai ritus sosial yang melekat pada hari raya keagamaan, mau tidak mau hal ini memerlukan perhatian pemerintah. Mudik, tidak hanya terjadi di Pulau Jawa, tetapi juga di Bali, Madura, Sumatera dan pulau-pulau lain. Tidak juga hanya dari kota menuju pedesaan, tetapi juga dari desa yang satu menuju desa yang lain. Tidak menutup kemungkinan pekerja yang bekerja di desa lain, karena perkembangan ekonominya berbeda, akan kembali ke kampungnya sendiri. Bisa dibayangkan menjelang hari Lebaran tersebut, jutaan orang akan melakukan pergerakan, mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain. Fenomena ini berlangsung paling tidak selama lima belas hari, satu minggu sebelum dan satu minggu setelah puncak hari raya. Itulah sebabnya jauh-jauh hari kita mengingatkan kepada pemerintah, bahwa jutaan orang dengan berbagai pergerakannya itu harus mendapat perhatian. Kita ungkapkan ini karena selalu di hari-hari sibuk tersebut, pasti akan ada kerepotan dan ketidaksiapan. Misalnya, jalan raya yang belum beres penanganannya sehingga menimbulkan kemacetan bahkan kecelakaan. Harga barang yang tidak terkontrol, yang membuat pengeluaran ekonomi masyarakat makin membengkak. Tidak ketinggalan moda angkutan, entah yang namanya kereta api, pesawat udara atau angkutan darat lainnya yang belum siap. Karena itu, tidak ada alasan, semuanya harus dipersiapkan sejak sekarang, tidak lagi menunda-nunda waktu. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo jauh-jauh hari telah mengingatkan warganya, bahkan pada sektor yang paling elementer sekali, agar tidak memboncengkan wanita dan anak-anak dengan sepeda motor jika mudik. Ini adalah peringatan dari Gubernur karena kenyataannya memang demikian. Jutaan pemudik tersebut memakai sepeda motor sebagai moda angkutan dengan membonceng istri dan anak-anaknya, termasuk juga barang-barang bawaan. Alangkah berbahayanya bagi kesehatan jika anak-anak atau wanita harus diterpa angin sampai berjam-jam karena menempuh perjalanan sampai ratusan kilometer. Peringatan Gubernur DKI Jakarta ini kita pandang positif. Apa boleh buat, masyarakat kita mungkin kurang mengerti apa yang menjadi tingkat ancaman kesehatan tersebut. Kita paham bahwa mudik tersebut telah menjadi tradisi di Indonesia. Menghilangkan tradisi memang sangat sukar. Tetapi, mengingat jumlah penduduk dan jumlah pencari kerja menuju kota semakin banyak, sudah sebaiknya kita pikirkan mulai sekarang bagaimana caranya menanamkan pengertian kepada masyarakat, bahwa mudik bukanlah satu-satunya solusi untuk menghormati sistem kekerabatan. Mudik, tidak lain adalah pengejawantahan sistem kekerabatan. Di zaman modern ini, tidak perlulah itu dilakukan setiap tahun. Bukankah telah ada sarana teknologi komunikasi yang supercanggih, seperti telepon seluler, untuk mengutarakan pendapat dan menemui sahabat. Dengan menggunakan teknologi ini, seharusnya mudik (penghormatan terhadap kekerabatan) itu bisa ‘’diulur’’ mungkin dua atau empat tahun sekali. Dengan cara seperti ini, kita akan bisa lebih profesional lagi dalam bekerja, lebih konsentrasi lagi dalam menjalankan profesi. Tentu saja kualitas hasil kerja, bahkan hasil karya, akan jauh lebih baik. Karena ini melibatkan jutaan orang, ibaratnya satu penduduk negara, maka mau tidak mau pemerintah harus ikut campur dalam memberikan bimbingan dan penjelasan kepada masyarakat. Kita khawatir tenaga, uang, dan materi lainnya yang dihabiskan pada saat mudik ini, justru membuat segala ketahanan kita sebagai manusia sosial berkurang. Kita akan disalip oleh masyarakat negara lain yang demikian disiplin menjalani pekerjaan dan profesinya. ***

M

S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Perlu Tegas Penertiban MEMASUKI Bulan Ramadhan saya berharap pemerintah DKI bisa lebih menertipkan tempat-tempat hiburan yang bisa mengganggu ke khusyuan umat muslim menjalankan ibadah wajibnya. Seperti yang sudah-sudah tidak sedikit dari tempat hiburan ini yang membandel. Karena itu, pengawasan mestinya harus terus dilakukan tak sekedar di awal Ramadhan saja. Jangan sampai aksi-aksi penertiban itu justru dilakukan oleh orang-orang yang tidak berhak yang sering mengatasnamakan organisasi tertentu. Warga Jakarta tentu tidak sepakat jika penertiban dilakukan dengan cara yang tidak benar dan justeru merusak dan menjelekan umat Islam sendiri. Tetapi ini tentu tak bisa disalahkan sepenuhnya karena bisa jadi mereka menilai sela-

ma ini tindakan aparat masih sangat lambat dan lemah sehingga mengambil jalan pintas, meski itu jelas-jelas tidak diperbolehkan. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan barokah karena itu, umat muslim amat mendambakan ketenangan agar kewajibannya bisa dilaksanakan dengan sempurna tanpa ada hambatan. Kewajiban tentu bukan saja ditanggung pemerintah tetapi warga sendiri dituntut untuk memelihara itu. Warung-warung dan juga tempat-tempat umum yang mengundang perhatian sebaiknya dibatasi dan ditutupi semestinya sehingga tidak mengganggu orang yang sedang bermpuasa. Paling tidak harus ada saling menghormati. Ahmad Sauki Pondok Bambu, Jaktim

S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.

Bang D

el

Kompromi politik PD-PDIP hianati rakyat

Rakyat dikadalin...

5

Peringatan Sebulan Sebelum Hari Raya GUBERNUR DKI Jakarta Fauzi Bowo memperingatkan warganya agar tidak membawa istri dan anak-anak dengan boncengan sepeda motor pada saat mudik nanti. Peringatan yang diberikan kepada warganya ini diungkapkan sekitar satu bulan menjelang hari raya Idhul Fitri. Terkesan peringatan ini sepele, tetapi kalau dipikirkan dengan lebih mendalam sesungguhnya memberikan pesan yang luas. Ada pergeseran pesan yang kelihatan. Jika sebelumnya Gubernur Jakarta selalu mengimbau agar tidak mengajak tetangga datang ke Jakarta (dengan tujuan agar ibu kota Indonesia ini tidak terlalu sesak), maka kini peringatan tersebut bersifat psikologis, nasihat. Secara sosial hal itu bisa dilihat bahwa bagi masyarakat Indonesia (para pemudik) makna simbolis jauh lebih diperhatikan ketimbang hal subjektif (dalam hal ini adalah upaya penyelamatan diri sendiri). Pergi mudik, adalah simbolisasi sosial yang mengandung pesan kerukunan, kekerabatan, dan status sosial. Ketika orang-orang desa itu pergi merantau, ikatan kekeluargaan dengan masyarakat sekampung dipandang telah putus (sementara), padahal pemutusan tersebut, baik secara budaya maupun sosial tidak diperkenankan. Ini misalnya terlihat pada acara-acara ritual, hari raya (reroyo, sebutan hari raya oleh masyarakat desa di Jawa) dan budaya gotong royong, yang paling kental terlihat pada masyarakat pedesaan di Indonesia. Semua itu mengandung etiket kebersamaan sosial. Pada kegiatan-kegiatan demikian, keterlibatan massal pasti terjadi. Dengan demikian, kedatangan mereka kembali ke kampung (mudik) di saat hari raya adalah upaya penegasan bahwa ikatan kekeluargaan dan persaudaraan itu tidak hilang, masih melekat sekaligus memesankan bahwa mereka takut kehilangan budaya perikatan tersebut. Hal ini berada di atas segalanya. Karena itulah, seluruh keluarga baik yang sudah tua, ibu-ibu, anak-anak sebisanya ikut pulang kampung, bagaimana pun caranya. Segala oleh-oleh yang dibawa adalah pemanis dari kekerabatan tersebut karena akan dipakai sebagai hadiah. Fenomena ini melibatkan masyarakat yang sudah kaya, menengah maupun miskin. Yang kaya akan membawa mobilnya sendiri dengan muatan penuh sesak. Bagi mereka yang berkekuatan menengah, akan menyewa mobil. Mereka yang di bawah garis ekonomi ini akan membawa sepeda motor, menempuh perjalanan beratus-ratus kilometer. Istri, anak dan barang-barang akan dibawa serta dalam satu kendaraan sepeda motor itu, misalnya dengan cara menambah kerangka baru lagi di be-

Oleh : GPB Suka Arjawa lakang sepeda motor. Mereka yang terkategori ini juga akan menyesaki gerbong-gerbong kereta api kelas ekonomi. Ketika mereka membagi-bagi uang di kampung untuk sanak keluarga semakin kelihatan bahwa kepentingan subjektif itu semakin dimarginalkan. Pesan yang diberikan oleh Gubernur DKI tersebut, dengan demikian, memperlihatkan sifat ‘’menyerah’’ Fauzi Bowo terhadap fenomena demikian. Akan tetapi sekaligus juga menyindir masyarakat. Ia ‘’menyerah’’ karena tidak mampu mencegah budaya

adanya nasihat gubernur seperti itu, semakin memperlihatkan bahwa tingkat kesadaran diri dan ‘’kedewasaan’’ masyarakat masih sangat rendah. Hal yang paling esensial bagi dirinya sendiri, justru tidak dimilikinya. Etos Mandiri Kalau dilihat dari sisi upaya memajukan bangsa dan negara, fenomena yang terlihat pada mudik ini, yaitu etika kekerabatan lebih menonjol ketimbang hal yang bersifat pribadi. Pada umumnya, negara yang telah berhasil menapaki ke-

Rasionalitas biasanya mementingkan keuntungan maksimal terhadap kepentingan pribadi dengan penghormatan pada profesi. Masyarakat yang masih terikat kental dengan etika kekerabatan, justru berpotensi besar tidak menghormati profesi. Profesi akan dikalahkan oleh kepentingan sosial dan kepentingan kerabat. Masyarakat yang profesional akan memilih sendiri waktu dan cara untuk mengungkapkan kesetiakawanan dan kekerabatan. Mereka tidak meninggalkan etos ini. demikian terhadap jutaan masyarakat Jakarta. Tidak mungkin lagi memberikan nasihat yang lebih bermakna kepada masyarakatnya sendiri. Gubernur menyindir karena seharusnya, untuk anggota masyarakat yang telah berkeluarga, apalagi yang telah berumur lebih dari 30 tahun, telah bisa mengerti akan arti keselamatan keluarga dan arti bahaya. Semestinya hal-hal yang bersifat elementer seperti itu, tidak usah dinasihati oleh gubernur, seharusnya mereka tahu sendiri tentang arti keselamatan. Maka, dengan

majuan, justru yang dipentingkan adalah etos mandiri daripada kepentingan subjektif tersebut dengan landasan rasionalitas. Rasionalitas biasanya mementingkan keuntungan maksimal terhadap kepentingan pribadi dengan penghormatan pada profesi. Masyarakat yang masih terikat kental dengan etika kekerabatan, justru berpotensi besar tidak menghormati profesi. Profesi akan dikalahkan oleh kepentingan sosial dan kepentingan kerabat. Masyarakat seperti ini tidak akan pernah profesional. Padahal keprofesionalan

Fenomena yang terlihat pada mudik, yaitu etika kekerabatan lebih menonjol ketimbang hal yang bersifat pribadi.

Perubahan sosial paling besar di Indonesia (revolusi sosial?) akan bisa terjadi, jika misalnya fenomena mudik ini bisa tergantikan dengan fenomena lain.

Mudik tidak hanya terjadi pada orang Jawa, juga pada orang Bali, orang Madura, dan lain-lainnya di Indonesia, maka sesungguhnya hal ini menjadi masalah gubernur di daerah lain di Indonesia.

merupakan landasan kemajuan. Masyarakat yang profesional akan memilih sendiri waktu dan cara untuk mengungkapkan kesetiakawanan dan kekerabatan. Mereka tidak meninggalkan etos ini. Perubahan sosial paling besar di Indonesia (revolusi sosial?) akan bisa terjadi, jika misalnya fenomena mudik ini bisa tergantikan dengan fenomena lain. Misalnya mudik tidak terjadi lagi karena masyarakat sadar dengan profesinya. Masyarakat mengutamakan profesi ketimbang kekerabatan. Atau mudik akan ditunda dalam beberapa tahun, dan ikatan kekerabatan tersebut tergantikan polanya dengan menggunakan teknologi. Mereka menggunakan telepon genggam yang berkapasitas ‘’siaran langsung’’ yang bisa dilakukan dari jarak ratusan bahkan ribuan kilometer. Mereka bisa bercakapcakap sambil tatap muka, mengucapkan selamat hari raya melalui telepon seluler tanpa harus berdesakan di gerbong kereta api kelas ekonomi. Bukankah telepon seluler sekarang paling ngetop dipegang oleh pekerja (pembantu) rumah tangga? Fenomena demikian adalah ciri khas masyarakat Indonesia. Jadi, mudik ini tidak hanya terjadi pada orang Jawa, juga pada orang Bali, orang Madura, dan lain-lainnya di Indonesia. Jika Gubernur DKI hanya representasi dari apa yang terjadi di Jakarta, maka sesungguhnya juga demikian yang terjadi pada gubernur di daerah lain di Indonesia. Kalau gubernur berani memberikan nasihat pada hal-hal yang seharusnya bersifat pribadi tersebut, maka gubernur harus berani memberikan penjelasan yang lebih penting, semisal mulailah bersikap rasional jika memang menginginkan kemajuan. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

DEBAT P EMBACA

Krisis Belum Akan Berakhir? RAKYAT kini berdebar-debar betul menanti apa yang akan terjadi dalam bulan-bulan mendatang. Akankah perbaikan yang dijanjikan ketika masamasa kampenye dulu bisa terwujud? Yang jelas, sampai saat ini tidak pernah ada kesepakatan apapun yang dikeluarkan dari lembaga atau perorangan yang kompeten mengenai krisis global yang akan berakhir. Indonesia sebagai negara berkembang yang sangat besar merupakan bagian global yang mustahil dapat terhindar dari perubahan dunia. Maka, sekecil apapun perubahan itu, Indonesia akan terkena imbasnya. Tinggallah bagaimana pemerintah selaku otorita mencegah jangan sampai imbas itu berkepanjangan dan berpengaruh terlalu jauh. Beruntung Indonesia yang terkatogori emerging market sehingga dampak krisis finansial tak separah negara-negara maju karena memang sistem keuangan di sana yang sudah begitu kompleks. Berbeda dengan negara berkembang yang

sistem keuangannya masih konvensional sehingga dampak bisa diminimalisir. Namun, tentu saja efek yang bisa ditimbulkan tak bisa dibilang sepele. Contoh paling mengkhawatirkan saat ini adalah kemungkinan membesarnya defisit anggaran Amerika. Untuk menutupinya kemungkinan besar mereka akan menerbitkan obligasi dengan bunga menarik. Meski dalam keadaan krisis, obligasi AS masih cukup diniminati. Akibatnya, negara-negara lain yang juga menerbitkan obligasi termasuk Indonesia akan ikutikutan mengerek yield-nya. Dalam jangka yang tak terlalu lama, dunia segera mengalami tekanan likuiditas. Itu artinya, akan terjadi perebutan dana dari masyarakat (crowding out) oleh lembaga-lembaga keuangan. Pemerintah yang saat ini gencar mencari pembiayaan dari dalam negeri – karena utang luar negeri selalu menimbulkan polemik- melalui SUN tentu tak ingin ambil risiko dan pasti akan menyesuikan yield-nya agar

tetap dibeli investor. Dampaknya mudah ditebak, suku bunga deposito akan bertengger di atas untuk mengimbangi agar tetap bisa bersaing dengan pemerintah dan dananya tidak dilarikan dari kas bank. Kalau sudah begitu, tak ada pilihan lain bagi baik untuk memasang bunga kredit tinggi agar saldo tidak menjadi merah. Itulah sebabnya mengapa bunga kredit sulit sekali turun, meski BI sudah hampir 300 basis poin menurunkan BI Ratenya. Apalagi, saat ini 95 persen DPK perbankan ‘dikenalikan’ oleh satu persen nasabah. Yang karena besarnya simpanan mereka bisa menentukan bunga depositinya atau simpanan yang diinginkan. Maka, tak heran jika nasabah-nasabah kecil yang tinggal gigit jari. Kondisi di atas bahkan bisa lebih buruk lagi jika defisit AS makin besar karena tekanan kurs dolar AS yang melemah terhadap mata uang asing termasuk rupiah. Dan, kelihatannya itu sudah mulai terlihat. Rupiah dalam beberapa hari terakhir memang menguat. Pen-

guatan ini di satu sisi bisa menekan inflasi di sisi lain eksportir akan merugi. BI akan menjaga fluktuasi agar tak terlalu bergejolak. Kelihatannya kunci masalah bukan saja di perosalan moneter. Kebijakan fiskal harus lebih didorong untuk memecahkan kebuntuan. Tekanan likuiditas yang mengancam bisa diatasi dengan belanja pemerintah yang diperbesar atau penyerapan anggaran yang dipercepat. Masalahnya kita tahu, penyerapan anggaran selalu saja menjadi kendala. Sering kita mendengar kesulitan lembaga/kementrian dalam melakukan penyerapan anggaran. Harus ada terobosan agar tekanan likuiditas perbankan tak benar-benar terjadi. Dan, suku bunga bisa dikenalikan. Ini hanya satu cara. Tentu saja banyak cara lain yang bisa ditempuh untuk bisa menyenangkan hati rakyat. Rakyat hanya member amanah dan kewajiban pemerintah yang memenuhinya. Rahamanto Eko Pinang Ranti, Jaktim

Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 24 Agustus 2009

Persebaya Siapkan Kontrak Musyafri dan Supriyono SURABAYA - Manajemen Persebaya Surabaya telah menyiapkan berkas kontrak Talaohu Abdul Musyafri dan Supriyono, setelah kedua pemain itu sepakat bergabung dengan tim pada kompetisi Liga Super musim ini. Asisten Manajer Persebaya Cholid Goromah yang dihubungi di Surabaya, kemarin, mengatakan, Musyafri dijadwalkan tiba di Surabaya hari ini, sementara Supriyono menyusul sehari berikutnya. “Musyafri masih ada urusan keluarga dan meminta izin terlambat gabung latihan, begitu juga Supriyono. Yang jelas, kedua pemain itu sudah sepakat gabung Persebaya,” kata Cholid. Sebelumnya, Persebaya juga telah mengikat kontrak mantan pemain PSM Makassar, Jayusman Triasdi untuk memperkuat lini belakang. Cholid menambahkan, pelatih Danurwindo direncanakan mulai memimpin sesi latihan besok, setelah menyelesaikan tugas sebagai instruktur pelatih lisensi A di Jakarta. Sebelumnya, sekitar 17 pemain yang sudah menandatangani kontrak dengan Persebaya, telah menjalani sesi latihan di bawah arahan asisten pelatih Gomes De Oliviera sejak 10 Agustus silam. Namun, latihan belum diikuti dua pemain asing, Ngon A. Djam dan John Tarkpor yang sedang pulang ke negaranya untuk

menyelesaikan urusan administrasi surat Keterangan Izin Tinggal Sementara (Kitas) di Indonesia. “Kami harapkan akhir Agustus ini, Ngon A. Djam dan John Tarkpor sudah bergabung, sehingga latihan bisa berjalan lebih maksimal,” tambah Cholid. Persebaya yang mendapat promosi ke Liga Super Indonesia musim ini, juga sedang ditunggu kesiapannya untuk mengikuti dua turnamen pemanasan menjelang kompetisi, yakni Inter Island Cup (Piala antarpulau) dan Liga Jatim. Kedua turnamen yang diikuti tim-tim Liga Super, rencananya digelar pertengahan September dan setelah lebaran. Khusus untuk Liga Jatim, Persebaya diberi kesempatan menjadi tuan rumah. (ant)

Talaohu Abdul Musyafri

Persik Kediri Diperkuat Tiga Legiun Asing KEDIRI - Kesebelasan Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri (Persik), Jawa Timur dipastikan akan diperkuat tiga pemain atau legiun asing dalam ajang kompetisi Liga Super musim ini. Ketiga pemain asing tersebut, Amarildo Solsa, mantan gelandang Persijap Jepara yang berasal dari Brazil, Oka John mantan pemain belakang Persiwa Wamena asal Afrika, serta Dede Tamboura mantan “striker” PSAP Sigli Nangroe Aceh Darussalam asal Mali. “Mereka akan bergabung dengan Persik untuk memperkuat klub dalam kompetisi mendatang,” kata Ketua Umum Persik, Samsul Ashar, kemarin. Ia mengungkapkan, saat ini sedang dalam proses untuk tanda tangan ketiga pemain asing untuk bergabung mem-

perkuat klub Persik selama satu musim mendatang. Pihaknya berharap, ketiga pemain asing itu mampu menutupi kelemahan Persik baik di lini depan, tengah, maupun belakang. Ia mengaku, hengkangnya beberapa pemain Persik seperti Ronald Fagundes, cukup membuat manajemen berpikir keras mencarikan pengganti. Ia menilai tantangan ke depan untuk pertandingan dipastikan lebih hebat ketimbang kompetisi sebelumnya. Samsul yang juga menjabat sebagai Wali kota Kediri itu mengaku, terpana dengan berbagai prestasi yang mereka peroleh. Ia yakin, dengan hadirnya tiga pemain asing di Persik, dapat membuat pertahanan semakin kuat, dan klub sendiri bisa bertahan dan mampu menjadi juara.

Ia mengaku, optimistis kemampuan ketiga pemain tersebut dapat dipadukan dengan para pemain lokal yang saat ini masih bertahan di dalam klub. Syamsul juga yakin, klub yang berjuluk “Macan Putih” tersebut mampu mengangkat citra Kediri sebagai kota yang mempunyai klub terbaik. Sementara itu, Edy Paryono mengaku, sudah membicarakan rencana untuk mengontrak tiga pemain asing guna bergabung dalam klub. Ia yakin, manajemen mengambil tindakan yang terbaik untuk mempertahankan dan mengisi beberapa lini yang saat ini masih kosong. Ia juga yakin, akhir Agustus ini klub juga mampu terbentuk, sehingga pihaknya dapat menindaklanjuti dengan mengadakan latihan yang intensif untuk memperkuat tim. (ant)

Petenis Indonesia Belum Berhasil di Luar Negeri JAKARTA - Para petenis putra-putri Indonesia yang tampil di turnamen internasional pada pekan ini belum berhasil meraih juara. Hasil buruk dialami Ayu Fani Damayanti (peringkat 308) yang tampil di Turnamen Women Circuit Pingguo China setelah tersisih di babak pertama oleh Misaki Doi (Jepang) unggulan 6 dengan skor 3-6, 2-6. Turnamen berhadiah total 25.000 dolar AS itu akhirnya menampilkan kejutan ketika petenis kualifikasi Sun ShengNan (China) tampil sebagai juara. Sun yang berperingkat 769, di final menundukkan petenis peringkat 276 yang menempati unggulan 5 Zhou Yi-Miao 6-4, 6-4, kemarin. Pada pekan sebelumnya Ayu Fani terhenti di perempatfinal Women Circuit Quanzhou oleh unggulan pertama Sophie Ferguson (Australia). Di turnamen Women Circuit di Nonthaburi Thailand, petenis lain Lavinia Tananta terhenti di semifinal. Lavinia yang menempati unggulan ke-6 pada turnamen berhadiah total 10.000 dolar AS itu, harus mengakui keperkasaan unggulan pertama Zhang Ling (Hong Kong) 5-7, 0-6. Seperti dikutip dari situs resmi ITF, Zhang yang berperingkat 410 dunia akhirnya tampil juara setelah menundukkan Sachie Ishizu (Jepang) dengan skor 6-3, 7-5. Lavinia yang kini berperingklat 537 merupakan satusatunya petenis Indonesia yang mampu mencapai semifinal di Nonthaburi setelah dua rekannya Beatrice Gumulya dan Jessy Rompies hanya mencapai perempatfinal.

Langkah Lavinia ke semifinal merupakan prestasi terbaiknya dalam turnamen level 10.000 dolar AS di ajang ini setelah sebelumnya mengalahkan Benyapa Phumtip (Thailand) 6-0, 6-1, menundukkan Dalila Jakupovic (Slovakia) 6-0, 6-4 dan menghentikan Jessy Rompies 4-6, 7-6(1), 6-4. Sementara Jessy Rompies (peringkat 499) di babak pertama mengalahkan Saori Karikomi (Jepang) 6-3, 7-6(2), kemudian menundukkan Kanyapat Narattana (Thailand) 6-4, 6-2, tetapi di babak ketiga dihenti-

kan Lavinia Tananta. Sedangkan Beatrice Gumulya (peringkat 1123) mencatat kemenangan atas Kumari Sweta Solanki (India) 6-1, 6-2 dan Albina Khabibulina (Uzbekistan) 6-0, 6 -2, tetapi di babak ketiga atau delapan besar dihentikan unggulan pertama Zhang Ling. Sementara tiga petenis putra Indonesia, Sunu Wahyu Trijati, Christopher Rungkat dan Nesa Arta yang tampil di turnamen tenis Futures Thailand langsung tersisih di babak pertama. (ant)

6

Bulutangkis

Indonesia Kembali Tanpa Gelar JAKARTA - Indonesia kembali tidak meraih gelar ketika satu-satunya wakil yang tersisa pada turnamen bulutangkis Macau Terbuka, pasangan Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa mengalami kekalahan di final, kemarin. Ganda campuran China He Hanbin/Yu Yang yang menjadi unggulan pertama itu tampil lebih baik dari pasangan mantan pemain pelatnas tersebut saat Hendra/Vita menyerah dua game langsung 14-21, 9-21 hanya dalam 29 menit. Pekan lalu di Kejuaraan Dunia, Indonesia pun tidak berhasil membawa pulang gelar juara setelah satu-satunya finalis, juara bertahan Nova Widianto/Liliyana Natsir menyerah pada pasangan Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl. Selain pada ganda campuran, Yu Yang juga meraih mahkota ganda putri bersama pasangannya Du Jing setelah mereka menundukkan mantan peringkat satu dunia Yang Wei/ Zhang Jiewen. Pertemuan dua pasangan juara olimpiade (2004 dan 2008) itu berakhir dengan kemenangan juara Olimpiade Beijing Du/Yu

Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa

dengan skor 21-16, 21-11. China secara total membawa pulang tiga gelar dari turnamen Grand Prix Gold berhadiah total 120.000 dolar AS tersebut setelah pemain tunggal putri Wang Yihan menundukkan rekan senegaranya Jiang Yanjiao. Pemain unggulan ketiga itu bangkit dari kehilangan game

pertama untuk meraih kemenangan 16-21, 22-20, 21-12 dalam partandingan terlama pada final, Minggu. Sementara itu, Malaysia mengumpulkan dua gelar, tunggal dan ganda putra, yang keduanya diperoleh melalui final antar pemain Malaysia. Unggulan pertama tunggal putra Lee Chong Wei yang pe-

kan lalu tersingkir di perempatfinal Kejuaraan Dunia, mengalahkan unggulan keempat Wong Choong Hann 21-15, 21-19. Begitu pula unggulan pertama ganda putra Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong meraih kemenangan atas pasangan veteran yang menjadi unggulan kedua Choong Tan Fook/Lee Wan Wah 21-14, 17-21, 21-12. (ant)

Arema Targetkan Tembus Empat Besar MALANG - Setelah menentukan pilihan nama pelatih asal Belanda, yakni Robert Rene Albert, Yayasan Arema Malang langsung memasang target mampu menembus posisi empat besar dalam ajang Liga Super.. Ketua Yayasan Arema, M Nur, kemarin, mengakui, dengan pelatih yang memiliki segudang pengalaman profesional, tim berjuluk Singo Edan itu pasti mampu menembus papan atas dalam musim kompetisi tahun ini. “Saya rasa target ini cukup

realistis, mengingat Arema sudah memiliki pelatih berkualitas. Saya yakin dengan polesan pelatih asal Belanda itu, Arema pasti menjadi tim yang solid dan tidak mampu dikalahkan, sehingga mampu merengkuh posisi papan atas atau minimal finis di empat besar,” tegasnya. Untuk memenuhi target empat besar tersebut, pelatih harus segera mencari pemain muda yang memiliki semangat dan berkualitas serta bisa diajak kerja sama, supaya mampu me-

ningkatkan performa tim yang menjuarai Copa dua kali itu. Mantan Sekkota Malang itu mengakui, saat ini pihaknya sudah mengantongi sedikitnya 40 nama pemain yang bisa diseleksi secepatnya. “Kalau bisa Agustus ini proses seleksi sudah tuntas dan awal September sudah bisa melakukan latihan secara resmi dan siap meladeni ‘musuhmusuhnya’ di ajang LSI,” katanya menambahkan. Ia menegaskan, meskipun

sampai sekarang kerangka tim belum terbentuk, persiapan Arema menjelang bergulirnya LSI masih belum terlambat, masih ada waktu untuk mengejar timtim lain yang telah melakukan persiapan jauh hari sebelumnya seperti Persema Malang, Sriwijaya FC, Persib Bandung maupun Persisam Samarinda. “Kami yakin peluang Arema untuk menembus papan atas tetap terbuka, walaupun tim-tim lain sudah mempersiapkan diri dengan matang,’’katanya. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 24 Agustus 2009

7

Phillips Raih Gelar Lompat Jauh BERLIN - Dwight Phillips dari Amerika Serikat mendapatkan kembali gelar dunia lompat jauhnya di Berlin, Sabtu waktu setempat, dengan demikian memenuhi impiannya untuk menang di stadion dan event yang sama, saat Jesse Owens meraih kemenangan di Olimpiade 1936. Atlet berusia 31 tahun itu, yang juga juara Olimpiade 2004, meraih medali emas setelah melompat sejauh 8,54m, mengalahkan peraih medali perak Olimpiade Godfrey Mokoena dari Afrika Selatan (8,47), sementara Mitchell Watt dari Australia mendapat medali perunggu (8,37m). Phillips, juara dunia di tahun 2003 dan 2005, memimin dari babak pertrama dengan lompatan 8,40m, sedangkan Watt berada di posisi kedua dengan lompatan 8,28m. Phillips, yang mengunjungi pameran Jesse Owens awal pekan ini dan mengatakan ia akan merasa sangat senang menang di stadon yang sama seperti yang dicapai pahlawan besar Amerikanya, sangat menikmati kembali ke puncak prestasinya iu setelah gagal di Olimpiade tahun lalu. “Saya merasa demikian senang untuk mampu mengatakan bahwa saya juara dunia tiga kali,” kata sang juara itu. “Setelah tahun lalu setiap orang mengatakan bahwa saya sudah habis dan hilang. Jadi saya berkonsultasi dengan keluarga dan pelatih dan inilah hasilnya. Saya kembali,” katanya. Bagi Watt penampilan dan medalinya itu sangat mengejutkan. “Saya berharap menempati posisi ketiga atau keempat, etapi hanya impian saya,” kata Watt (21). “Saya masih tidak mempercayainya. Jadi saya demikian senang dan terkejut. Saya bahkan masih belum menjadi atlet pada tahun itu sebelum Olimpiade. Saya hanya menonton di televisi dan kini saya mengalahkan mereka,” katanya. Ketiga atlet itu menerima medali dari cucu Owens, marlene Dortch dan Julie Long, cucu Luz Long dari Jerman, yang mendapat medali perak lompat jauh di Olimpiade 1936. Lompat Galah Sementara itu, juara Olimpiade Steve Hooker dari Australia menjuarai lompat galah dengan lompatan setinggi 5,90m, Sabtu, di Kejuaraan Atletik Dunia di Berlin. Atlet berusia 27 tahun itu, yang rekor terbaik pribadinya 6,06m sehingga membuat dirinya menjadi pelompat galah tertinggi kedua dalam sejarah, menunjukkan keyakinannya dengan terus duduk di babak-babak awal dan baru terjun ke lapangan saat lompatan 5,85m, meskipun ia gagal. Tetapi, ia memilih untuk menaikkan tinggi lompatan dan berhasil pada lompatan 5,90 pada usaha pertama, yang sudah cukup baginya untuk merebut medali emas, dengan Romain Mesnil dari Prancis mendapat medali perak, dan Renaud Lavillenie merebut medali perunggu. Mesnil, yang meraih medali perak di Osaka dua tahun lalu, gagal dalam usaha pertamanya di 5,75m, tetapi ia tidak membuat kesalahan ketika melompati ketinggian 5,80m dan 5,85m, lompatan terbaiknya musim ini. Rekan senegaranya, Lavillenie mendapat medali perunggu dengan lompatan 5,80m, tetapi ia galah dalam usahanya melompati ketinggian 5,85m, 5,90m, dan 5,95m dalam usahanya untuk menyamai lompatan Hooker. Pada saat Mesnil gagal dalam usaha keduanya untuk melompati ketinggian 5,95, hal itu membuat Hooker meraih mahkota dunia tersebut untuk menambah perbendaraan medali emas Olimpiade Beijingnya. (ant)

Suluh Indonesia/ap

GEMBIRA - Pembalap Brazil, Rubens Barrichello, meluapkan kegembirannya setelah menjuarai balap GP Formula 1 Eropa, di Valencia, Spanyol, kemarin malam. Urutan kedua ditempati pembalap tim McLaren, Lewis Hamilton, dan peringkat ketiga diduduki Kimi Raikkonen dari tim Ferrari.

Barrichello Akhiri Penantian Lima Tahun SPANYOL - Pembalap asal Brasil Rubens Barrichello yang kini memperkuat tim Brawn GP mengakhiri penantian lima tahun dengan merebut kemenangan pada Grand Prix Eropa di Valencia, Spanyol, kemarin malam. Barrichello, yang kemenangan terakhirnya adalah ketika memperkuat Ferrari pada balapan di China September 2004, mengungguli juara dunia dari tim McLaren Lewis Hamilton dengan selisih 2,3 detik pada balapan di sirkuit jalanan di

Valencia. Hamilton sebelumnya memimpin balapan dari posisi start terdepan namun harapannya untuk memenangi balapan untuk keduakalinya secara beruntun pupus sudah saat timnya melakukan kecerobohan di “pitstop”. Pembalap Ferrari Kimi Raikkonen mencapai finis di posisi ketiga. Pemimpin klasemen pembalap Jenson Button, yang merupakan rekan setim Barrichello, menempati posisi ketujuh se-

telah start yang kurang bagus, namun yang mengherankan keunggulannya di klasemen umum itu hanya dipangkas setengah poin menjadi 18 poin dengan enam balapan tersisa. Pembalap asal Inggris Raya itu kini mengantongi 72 poin, mengungguli Barrichello yang mengumpulkan 54 poin dan pembalap Red Bull asal Australia Mark Webber yang mengantongi 51,5 poin. Webber mencapai finis di posisi kesembilan, sedang rekan setimnya asal Jerman Se-

Suzuka Tandatangani Kontrak Untuk GP Jepang 2010

Dwight Phillips

Putra-putri Jamaika Raih Emas 4X100 M BERLIN - Jamaika mengukuhkan diri sebagai raja di nomor lari jarak pendek pada kejuaraan dunia atletik di Berlin, setelah para atlet putra dan putrinya meraih medali emas nomor estafet 4x100 meter, Sabtu waktu setempat. Usain Bolt, yang telah memecahkan rekor dunia 100m dan 200m sekaligus meraih medali emas individual, kini juga melengkapi kejayaannya dengan total tiga medali emas pada lomba ini, seperti yang dicatatnya di Olimpiade 2008. Dalam tim estafet putra Jamaika, Bolt menjadi pelari ketiga, sementara rekannya Asafan Powell melanjutkannya untuk memastikan kemenangan dengan catatan waktu 37,31 detik. Tim Trinidad & Tobago meraih perak dengan waktu 37,62 detik sementara perunggu untuk tim Inggris (38,02 detik). Setengah jam sebelumnya tim putri Jamaika juga merayakan kemenangan di nomor 4x100m dengan waktu 42,06 detik. Terakhir mereka meraih emas kejuaraan dunia pada 1991. Kerron Steward menjadi pelari jangkar untuk mengalahkan tim Bahama dan Jerman, yang meraih perak dan perunggu. Tim estafet putra Amerika Serikat yang sebelumnya diharapkan menjadi pesaing utama Jamaika terkena diskualifakasi pada semifinal Jumat lalu karena menyerahkan tongkat di luar jalur. Pada Olimpiade Beijing 2008 tim putra dan putri AS juga gagal mencatat final 4x100m ini. Namun AS masih berpeluang untuk meraih medali emas pada nomor 4x400 meter putra dan putri. (ant)

VALENCIA - Suzuka akan menjadi tuan rumah Grand Prix Jepang tahun depan dan tahun 2011, kata pengelola sirkuit milik Honda itu, Minggu, setelah pertemuan dengan pimpinan Formula Satu Bernie Ecclestone. Lomba tahun depan semula dijadwalkan akan diselenggarakan oleh Fuji Toyota berdasarkan kesepakatan sebagai sirkuit alternatif. Namun rencana tersebut menjadi tanda tanya setelah sirkuit itu melepas haknya sebagai penyelenggara karena krisis global. Suzuka juga menjadi tempat lomba musim ini pada awal Oktober namun, menyusul keputusan mendadak Honda mengundurkan diri dari Formula Satu akhir tahun lalu, rencana menjadi belum pasti bisa mengisi gap tersebut sebelum lom-

ba berikutnya yang sudah dikontrak pada 2011. “Kami senang sirkuit Suzuka kini akan mengamankan satu dari event-event nasional paling penting dengan menjadi tuan rumah GP Jepang untuk masa tiga tahun ke depan,” kata Hiroshi Oshima, presiden Mobilityland Corporation, operator sirkuit milik Honda itu dalam suatu pernyataan. Rincian dari kontrak tersebut, yang ditandatangani di samping bus Ecclestone di “paddock” GP Eropa dihadapan sejumlah wartawan dan fotografer serta ditutup dengan jabat tangan resmi, masih dirahasiakan. “Saya telah dan akan tetap melakukan apapun untuk membuat GP Jepang sukses,” kata Ecclestone. Ia mengatakan, penempatan

Valencia dalam kalender GP juga aman, meskipun kecewa pada penjualan tiket tahun ini dan debut yang tumpul pada 2008. Ketika ditanya apakah GP tahun ini akan berlanjut, ia menjawab, “Pasti, 100 persen.” Pembicaraan dengan Argentina juga tetap dilanjutkan untuk kemungkinan kembali ke Buenos Aires. “Mereka telah meletakkan segalanya bersama, jadi kami tahu apakah ini sebuah lomba jalanan atau sebuah sirkuit baru, atau apa pun,” katanya. “Kami sedang melakukan pembicaraan dan saya berharap kami memperoleh sesuatu jadi kita dapat kembali ke Argentina,” katanya. Lomba balap Formula Satu terakhir di negara tersebut berlangsung pada 1998. (ant)

Tenis Cincinnati Master

Federer dan Djokovic Bertemu di Final CINCINATI - Petenis nomor satu dunia Roger Federer dan Novak Djokovic akan bertemu pada final turnamen Cincinnati Masters setelah masing-masing mencatat kemenangan gemilang di semifinal, kemarin. Federer mengalahkan juara bertahan Andy Murray 6-4, 7-6, sedangkan Djokovic menyingkirkan mantan pemain nomor satu dunia Rafael Nadal 6-1, 6-4. Petenis Inggris Murray ketika itu mencoba menjadi petenis putra keempat yang bisa memenangi turnamen Canada Masters dan Cincinnati Mas-

ters sekaligus. Namun menghadapi Federer ia bahkan tidak bisa membuat satu poin break pun, sementara lawannya dari Swiss itu membisa dua kali mematahkan servis pada set pertama dan kemudian menyelamatkan dua set poin saat tiebreak untuk memastikan kemenangan. “Saya selalu berupaya tampil bagus dan pada akhir pertandingan saya merasa memang berhak menang,” kata Federer yang baru ketika kalinya mengalahkan Murray dari sembilan kali pertemuan

mereka. Federer yang sejak awal tampil menyerang, mematahkan servis Murray pada game keempat dan kedelapan untuk merebut set pertama. Murray mencoba mengimbangi pada set kedua dan memaksa dua set poin pada kedudukan 6-5 dan 8-7. Namun Federer dapat menyelamatkan yang pertama dengan sebuah servis keras dan yang kedua ketika pukulan backhand Murray melebar. Fererer memenangan tiebreak 10-8. (ant)

bastien , yang sebelumnya berada di posisi ketiga dalam klasemen umum, tidak melanjutkan balapan karena masalah mesin setelah juga mengalami kerusakan yang sama dalam latihan sebelum balapan. Dia mengantongi 47 poin. Kemenangan Barrichello tersebut merupakan kemenangan ke-10 dia selama karirnya yang dimulai pada 1993 dan pembalap asal Brasil yang menjadi pembalap tertua di garis start sampai pembalap Ferrari Luca Badoer masuk menggan-

tikan Massa yang sedang memulihkan diri, sangat gembira dengan kemenangan itu. “Luar biasa,” kata pembalap Brazil, yang karir dia sebelumnya terlihat akan berakhir saat pendahulu Brawn, Honda, mengundurkan diri pada Desember lalu. “Ini sebuah akhir pekan yang tidak akan pernah terlupakan.” “Setelah lima tahun, ada tidak akan lupa bagaimana merebut kemenangan namun ini berat. Banyak yang terlintas di pikiran saya,” katanya. (ant)

Guerrero Rebut Gelar Super Bulu IBF

Robert Guerrero

HOUSTON - Robert Guerrero meraih gelar kelas super bulu versi Federasi Tinju Internasional (IBF) setelah menang angka telak atas petinju Afrika Selatan Malcolm Klassen, kemarin. Tiga juri semuanya memberi kemenangan kepada Guerrero dalam pertandingan 12 ronde di Houston, Texas itu, masing-masing 117-112, 116-113 dan 116-112. Guerrero, dua kali juara dunia kelas bulu yang kini mencoba naik ke kelas super bulu, sempat menggunakan pukulan “upper cut” untuk menjatuhkan Klasssen di ronde keenam, namun pertarungan masih berlanjut. Pada ronde berikutnya, suatu benturan kepala mengakibatkan bagian kiri mata petinju AS itu sobek. Bagi Klassen, pertarungan itu adalah yang kedua kalinya di luar negara asalnya Afsel, dan sebagai partai mempertahankan gelar yang pertamanya sejak ia meraih sabuk kelas super bulu IBF ini dengan mengalahkan rekan senegaranya Cassius Baloyi April lalu. Sementara itu, pada pertandingan lainnya di tempat yang sama Juan Diaz secara kontroversial menang angka atas Paulie Malignaggi dalam pertarungan non gelar antar dua mantan juara. Tiga juri memenangi Diaz, bahkan salah satunya memberi kemenangan mutlak 118-110. Sebelum pertarungan itu, Malignaggi sempat protes terhadap kepemimpinan wasit yang menurut dia tidak adil. Setelah dinyatakan kalah, ia langsung melontarkan kata-kata kasar dan menyatakan bahwa pertandingan itu dikorupsi. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 24 Agustus 2009

8

Ribuan Balita di Lebak

Alami Gizi Buruk LEBAK - Sebanyak 1.243 anak usia bawah lima tahun (Balita) di Kabupaten Lebak, mengalami gizi buruk dan diharapkan pemerintah segera mengalokasikan bantuan pemberian makanan tambahan air susu ibu (PMT-ASI) untuk meningkatkan status gizi mereka. ‘’Saat ini, mereka sangat memerlukan bantuan makanan tambahan,” kata Kasi Gizi Dinkes, Lebak, Tata Sudita di Lebak, kemarin. Tata mengatakan, selama ini pihaknya belum menerima bantuan program makanan tambahan dari pemerintah Pusat maupun Provisni Banten, terlebih pemda tidak mengalokasikan dana tersebut. ‘’Saya khawatir jumlah penderita gizi buruk meningkat,” katanya. Program makanan tambahan dari Provinsi Banten hingga saat ini belum disalurkan. Untuk itu, pihaknya mendesak pemerintah provinsi segera

mendistribuskan bantuan makanan tambahan berupa biskuit, susu, dan bubur. Pemberian makanan tersebut, lanjut dia, disalurkan lewat 1.500 posyandu tersebar di 40 puskesmas. Menurut dia, dengan pemberian makanan tambahan itu diharapkan bisa mengurangi penderita gizi buruk di Kabupaten Lebak. Saat ini, kata dia, jumlah penderita gizi buruk berdasarkan hasil pemantauan status gizi (PSG) tahun 2008 lalu tercatat sebanyak 1.243 anak dan 323 orang kategori sangat kurus dan anak kurus sebanyak 447 orang. Dia menjelaskan, penuntasan gizi buruk sangat kompleks dan melibatkan semua komponen masyarakat dan pemerintah. Sebab penderita gizi buruk terkait dengan pendapatan ekonomi masyarakat serta tingkat bidang pendidikan. Sepanjang itu tidak ada perbaikan ekonomi maupun pen-

didikan, kemungkinan penuntasan kasus gizi buruk relatif berat. Sebagian besar penderita gizi buruk berasal dari keluarga miskin karena mereka tak mampu memberikan asupan gizi yang baik. Selain itu, pola asuh yang salah dan ketidakmengertian orangtua dalam memberikan makanan terhadap anak-anaknya. Sementara itu, Puji (5) seorang anak penderita gizi buruk warga Cimanggu, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, ia sering sakit-sakitan akibat terserang penyakit penyerta. ‘’Anak saya sering mengalami demam dan batukbatuk,” kata Mimih (35) ibu kandung Puji. Mimih menambahkan, pihaknya sangat berharap pemerintah memberikan bantuan makanan tambahan dan vitamin sehingga kondisi anaknya bisa sehat kembali. (ant)

Warga Kapuas Kesulitan Air Bersih KUALA KAPUAS - Warga Kota Kuala Kapuas, ibukota Kabupaten Kapuas, Kalteng selama musim kemarau belakangan ini kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. ‘’Kami harus rela begadang untuk menampung air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas akibat pasokan yang kini terbatas di musim kemarau ini,” kata Oyo, seorang warga Jalan Pemuda, di Kuala Kapuas, kemarin. Menurutnya, selang satu malam, dia bersama isteri secara bergantian harus begadang hanya untuk mendapatkan beberapa ember air PDAM. Krisis air bersih yang terjadi itu, juga dialami oleh warga lainnya yang ada di Kota Kuala Kapuas yang bergantung

dari pasokan air PDAM. Sulitnya mendapatkan air bersih ini membuat dia mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih seperti untuk air minum, keperluan masak, bahkan untuk air mandi sekali pun. Krisis air bersih yang dialami warga Kota Kapuas katanya, terjadi setiap tahun pada musim kemarau, namun tidak ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk mengatasi pelayanan dasar warga terhadap air bersih. ‘’Sepertinya pemerintah daerah tidak serius menangani masalah ini, padahal setahu saya anggaran yang dikucurkan untuk PDAM Kapuas sangat besar setiap tahunnya, tapi krisis air ini tidak pernah tuntas,” katanya.

Sementara itu, Direktur PDAM Kapuas, H Kasiyan mengatakan terganggunya distribusi air bersih ditempat disebabkan air baku Sungai Kapuas Murung terinterupsi air laut sehingga PDAM harus mengoperasikan instalasi cadangan di Sungai Tatas yang kapasitasnya masih terbatas. ‘’PDAM hanya mampu memproduksi air bersih sebanyak 70 persen dari kapasitas yang ada, sehingga dengan kapasitas yang terbatas, tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih yang semakin meningkat di musim kemarau ini,” katanya. Terbatasnya kapasitas produksi dari jaringan di Sungai Tatas, membuat pihak PDAM dengan sangat terpaksa melakukan penjadwalan dan penggiliran suplai air. (ant)

Lokalisasi Dibakar Warga PEKANBARU - Polisi menahan sembilan warga terduga terlibat aksi pembakaran puluhan rumah bordil di lokalisasi Sepakat, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau, beberapa hari lalu. Berdasarkan informasi , sembilan warga tersebut ambil bagian dalam Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Anti Maksiat yang melakukan unjuk rasa di lokalisasi Sepakat, pada 19 Agustus lalu. Aksi pembakaran itu sendiri merupakan buntut dari unjuk rasa ratusan warga yang mendesak supaya lokalisasi tersebut untuk ditutup, pada Bulan Suci Ramadhan. Salah satu warga yang ditahan adalah Saidina Ali, tokoh masyarakat setempat, yang ikut dalam unjuk rasa tersebut. Sedangkan delapan warga lainnya ialah Abdul Nasib, Ambrisuherman, Andri, Budi, Dodi, Hendri, Mahyudin dan Yaman. Mereka semua ditangkap pada 22 Agustus lalu, karena diduga terlibat dalam aksi pembakaran lokasi maksiat yang telah puluhan tahun beroperasi di Pelalawan itu. Kabarnya penangkapan sembilan warga dilakukan polisi tanpa surat penahanan, setelah melakukan sweeping bersama germo lokalisasi. ‘’Kami ditahan setelah

diminta menandatangani berita acara pada 22 Agustus 2009. Dan sekarang kami ditahan tidak bisa melakukan apa-apa,” kata Saidina Ali. Kapolres Pelalawan AKBP Wawan Setiawan membantah adanya sweeping untuk penahanan warga yang dilakukan polisi bersama germo. Ia mengatakan hal tersebut, hanya untuk kepentingan penyelidikan dan belum ada penetapan tersangka. ‘’Saya belum bisa banyak berkomentar saat ini,” katanya. Ketua Bidang Dakwah dan Ekonomi Syariah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Ridwan Syarif, meminta kepolisian bersikap netral dalam penanganan kasus pembakaran lokalisasi Sepakat. ‘’Polisi harus memperhatikan kondisi psikologi warga dalam menangani kasus pembakaran lokalisasi, karena warga sudah lama memperingatkan pemerintah dan germo lokalisasi supaya tempat maksiat itu ditutup,” katanya. Menurut Syarif, warga terpaksa melakukan aksi anarkis itu, karena aspirasi mereka tidak direspon oleh pihak berwenang yakni Pemda Pelalawan. Padahal, lokalisasi yang sudah beroperasi puluhan tahun itu dinilai berdampak buruk terhadap moral generasi muda. (ant)

Suluh Indonesia/ant

AIR BAH - Sejumlah bocah melihat sekolah mereka yang hancur akibat dihantam air bah gunung Manampik yang melimpah akibat tingginya curah hujan di Kanagarian Koto Kaciek, Tanjunga Mutiara, Agam, Sumbar, kemarin.

Banjir Agam, Kerugian Rp 5,2 Miliar PADANG - Bupati Kabupaten Agam, Sumbar, Aristo Munandar mengatakan kerugian yang dialami akibat bencana banjir yang melanda pemukiman masyarakat Koto Kaciak dan Manggopoh sedikitnya Rp 5,2 miliar. ‘’Kita bersyukur tak ada korban jiwa akibat bencana banjir yang se-

bagian terdapat longsor, namun hanya kerugian materil, meliputi rumah rusak, lahan pertanian terendam, irigasi rusah dan musalla serta gedung MDA,” katanya dari Padang, kemarin. Aristo menjelaskan, sejak Minggu pagi sebagian besar warga sudah kembali ke rumahnya membersihkan mate-

rial banjir, dan rumahnya yang rusak masih mengungsi ke rumah familinya. Kendati demikian, bantuan untuk warga yang dilanda bencana banjir sudah disalurkan, termasuk bantuan dari provinsi. ‘’Makanan kita jamin. Pos kesehatan sudah tersedia,’’ katanya. Dalam kesempatan itu, Aris-

to merinci kerugian yang ditimbulkan bencana banjir bandang itu, antara lain 25 unit rumah rusak, terdapat delapan di antaranya rusak berat, dan 17 rusak ringan yang ditaksir senilai Rp 500-an juta. Ia menghimbau masyarakat agar tetap mewaspadai akan banjir dan longsor. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 24 Agustus 2009 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu