Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 118 tahun IV Rabu, 23 Juni 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
KEN Keluarkan Rekomendasi
Pembebasan Cukai
Sampai 33 Persen
KETUA Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung mengatakan, komite yang dipimpinnya segera memberikan rekomendasi kebijakan kepada presiden untuk mendorong kondisi perekonomian ...hal. 1
PEMERINTAH memberikan fasilitas pembebasan cukai melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.04/ 2010 tentang Tata Cara Pembebasan Cukai yang akan mulai berlaku 28 Juni ...hal. 2
KETUA Umum Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (Perpamsi), Syaiful, mengatakan, kebocoran air pada jaringan distribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah perkotaan sampai 33 ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Tersangka Video Porno
Ariel Resmi Ditahan
Suluh Indonesia/ap
Wacana TNI Memilih
Jangan Jadi Polemik JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau agar wacana pemulihan hak pilih Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak dijadikan polemik yang berkepanjangan. Dalam pidatonya pada pembukaan seminar nasional ketahanan nasional di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta, Selasa, Presiden mengatakan kebebasan mengeluarkan pendapat memang tidak dilarang di Indonesia. Namun, menurut Presiden, semua perdebatan harus dilakukan dengan pikiran jernih berdasarkan dengan peraturan. ‘’Nanti gimana, apa betul-betul boleh nyoblos atau tidak ?. Ya lihat undang-undangnya,” ujarnya. Menurut Presiden, bisa atau tidaknya TNI memiliki hak pilih dalam Pemilu nantinya tentu akan diatur dalam undang-undang. ‘’Siapa yang bikin undang-undangnya? Tentu Presiden dan DPR yang diberikan mandat oleh UUD,” ujarnya. Kepala Negara mengatakan polemik yang tidak didasari oleh pikiran jernih hanya akan melelahkan dan membuang energi.
Sebelumnya, Presiden juga telah menegaskan persoalan hak pilih TNI dalam Pemilu 2014 akan ditentukan oleh undang-undang yang dibuat oleh DPR dan Presiden dengan mendengarkan pendapat berbagai kalangan. Apabila kedewasaan politik semakin matang termasuk pemahaman di kalangan militer untuk bisa menjaga jiwa kebersamaan, Presiden mengatakan, Tidak Setuju Sementara itu, Gubernur Lemhannas Muladi menyatakan ketidaksetujuannya apabila TNI diberikan hak pilih pada Pemilu 2014. Menurut dia, dari TNI masih dibutuhkan kekompakan atau soliditasnya untuk menjaga kedaulatan negara. Muladi mencontohkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diberikan hak pilih saja ternyata masih melakukan pelanggaran dengan melakukan kampanye diam-diam. ‘’Karena politik nanti terjadi dar der dor (tembak-tembakan-red) nanti,” ujarnya. Muladi menyatakan pemulihan hak pilih TNI di Indonesia masih memerlukan banyak persiapan. (har)
MERAH - Kartu merah yang diterima Yoann Gourcuff merupakan awal malapetaka gagalnya Perancis pada pertandingan Piala Dunia Grup A di Stadion Free State, Bloemfontein, Afsel, kemarin.
Inggris dan Jerman
Gawat Darurat PORT ELIZABETH - Langkah Inggris pada Piala Dunia 2010 berada di ujung tanduk dengan masalah yang menyelimuti terkait kemarahan pendukung, kegagalan penyerang dan perpecahan di tubuh tim berjuluk The Three Lions itu. Satu-satunya jalan untuk menyelamatkan mereka adalah dengan memenangi laga melawan Slovenia, malam ini. Dalam tempo kurang dari dua minggu, Inggris berubah dari tim penuh talenta menjadi tim yang tidak ada apa-apanya, bahkan membuka peluang bagi pendatang baru yang tidak diunggulkan Slovenia untuk menduduki puncak grup C. Slovenia yang gagal menca-
pai putaran kedua pada debut pertama mereka sebagai negara merdeka pada 2002, memimpin Grup C dengan perolehan empat poin, disusul AS dan Inggris masing-masing dua poin, dan Aljazair satu poin. Seperti biasanya, kubu Inggris selalu bersikeras bahwa semua berjalan lancar, para pemain tetap solid dan mendukung penuh pelatih Fabio Capello. Namun rahasia paling buruk yang disimpan adalah seleksi tim oleh pelatih berkebangsaan Italia tersebut dan formasi 4-4-2 yang dipertahankannya menimbulkan masalah bagi skuad. Meski belum terlihat kepedulian Capello atas apa
yang diinginkan pemainnya, ia sudah menjanjikan perubahan tim dengan memasukkan bintang Liga Utama Inggris yang selama ini tidak berkesempatan membela tim nasional. Sementara itu, harapan Jerman maju ke putaran kedua Piala Dunia, yang kelihatannya gampang beberapa hari lalu, kini menjadi pertanyaan besar, terlebih belum diputuskannya siapa pengganti striker saat mereka melawan Ghana. Kemenangan Jerman 4-0 atas Australia membuat tim juara Piala Dunia tiga kali itu berada di jalur yang benar untuk maju ke putaran 16 besar, sebelum dikandaskan Serbia 1-0 pada lanjutan laga mereka. (ant)
Menkeu Dukung
Upaya Pembersihan Ditjen Pajak JAKARTA - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan pihaknya tetap menganut azas praduga tak bersalah terkait upaya pembersihan di Direktorat Jenderal Pajak sebagai upaya untuk menciptakan sistem pemerintahan yang baik dan bersih. ‘’Saya akan tetap menganut asaz praduga tak bersalah,” katanya di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Agus menyatakan, dirinya tidak akan pandang bulu dalam memberikan sanksi kepada bawahannya bila terbukti secara hukum melakukan pelanggaran. ‘’Pokoknya saya tidak akan pandang bulu, tapi tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah,” kata Menkeu. Ia juga mengingatkan terhadap kasus makelar kasus Gayus Tambunan, kasus Bahasyim Assafie, kasus penipuan pajak di Bandung dan Surabaya telah dilakukan tindakan tegas, dan tim dari Itjen terus melakukan pemeriksaan kepada pihak yang diduga terlibat, termasuk kemungkinan pemberian sanksi berupa pember-
hentian dengan tidak hormat dan penonaktifan dari jabatan. ‘’Secara adminstratif mereka harus dihukum, apakah sampai harus diberhentikan atau dilaporkan kepada instansi penegak hukum ataukah diberhentikan biasa, kami membuat keputusan berdasarkan masukan,’’ katanya. Terkait kasus Gayus, mantan pejabat sementara (Pjs) Kepala Sub Direktorat Penelaah dan Keberatan Banding Direktorat Pajak Maruli Pandapotan Manurung telah ditetapkan sebagai tersangka. Mantan atasan Gayus Tambunan ini menjadi tersangka berdasarkan surat pemanggilan Nomor : S.Pgl/502/VI/2010/Pidkor dan WCC ditandatangani Ketua Tim Penyidik Independen Polri, Irjen Pol. Mathius Salempang tertanggal 18 Juni 2010. Penyidik kepolisian menduga Maruli yang merupakah salah satu pejabat nonaktif, diduga terkait kasus korupsi dan menerima suap dari PT SAT sebesar Rp 290 juta untuk mengabulkan permohonan keberatan wajib pajak. (ant)
KPU Belum Berhentikan Andi JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum memutuskan mekanisme pemberhentian anggotanya, Andi Nurpati, setelah yang bersangkutan bergabung dengan Partai Demokrat sebagai Ketua Divisi Komunikasi Publik. ‘’Kita belum membahas proses pemberhentiannya,” kata anggota KPU Syamsulbahri di Jakarta, kemarin. Menurut Syamsul, pemberhentian Andi Nurpati tidak perlu melalui mekanisme Dewan Kehormatan, melainkan cukup dengan pengajuan pemberhentian sebagai anggota KPU. Ia mengatakan, Andi Nurpati sudah tidak lagi memenuhi
syarat sebagai anggota KPU sehingga yang bersangkutan akan diberhentikan. ‘’Karena tidak memenuhi syarat, maka diberhentikan. Bagaimana teknisnya, nanti dibahas,” ujarnya. Sebelumnya, Andi Nurpati mengatakan, dirinya menunggu surat keputusan dari Partai Demokrat tentang pengangkatan sebagai pengurus, kemudian berhenti dari lembaga penyelenggara pemilu tersebut. ‘’Sampai saat ini, saya belum menerima surat keputusan dari DPP Partai Demokrat. Apabila sudah menerimanya, sesegera mungkin saya proses untuk dijadikan dasar berhen-
ti,” katanya. Ia mengatakan, surat dari Partai Demokrat adalah bukti untuk dapat memproses pemberhentian. Prosesnya akan dibahas melalui mekanisme rapat pleno KPU. ‘’Percayalah saya tidak akan ada di dua posisi (sebagai pengurus partai dan anggota KPU),” katanya. Andi telah mantap meninggalkan KPU. Ia menyebutkan, banyak hal yang menjadi pertimbangannya sehingga memutuskan meninggalkan KPU. Ia menjelaskan, ingin mencoba hal yang baru dengan masuk ke dunia politik. Alasan lain adalah rencana mempercepat masa jabatan KPU. (har)
JAKARTA - Penyanyi Nazril Irham alias Ariel resmi menjadi tersangka sebagai pelaku video porno yang beredar di masyarakat. ‘’Ariel sudah dijadikan tersangka dikenakan UU Pornografi,” kata Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi di Jakarta, kemarin. Ito mengatakan, penyidik juga menahan penembang lagu Ada Apa Denganmu itu sejak Selasa (22/6) di Rumah Tahanan Bareskrim Mabes Polri. Jenderal polisi bintang tiga itu tidak menjelaskan kronologis menetapan tersangka dan penahanan terhadap Ariel. ‘’Secara lengkap tanya humas,” ujar Ito. Ito juga belum mengungkapkan status terhadap kekasih Ariel, Luna Maya, maupun pembawa acara Cut Tari yang diduga terlibat dalam video porno itu. Secara terpisah, Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri menyatakan kepolisian sudah memiliki cukup bukti untuk menjadikan Ariel sebagai tersangka kasus video porno. Namun Kapolri tidak bersedia menyebutkan alat bukti yang menjadikan Ariel sebagai tersangka. Demikian juga rincian pasal yang digunakan polisi untuk menjerat Ariel. Kapolri hanya menyatakan penyidik akan meninjau dari UU Pornografi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta pidana umum. ‘’Penyidik tentu sudah melihat aspek unsur-unsur pelanggaran dan sudah terpenuhi. Itu domainnya (wewenang-red) penyidik yang melihatnya,’’ tutur Kapolri. Mengenai status dua artis lain yang telah diperiksa sebagai saksi, Luna Maya dan Cut Tari, Kapolri mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan secara bertahap dari aspek legal formal. Selain menetapkan vokalis band Peterpan Ariel sebagai tersangka, Kapolri menyebutkan, polisi juga telah menahan lima tersangka penyebar video porno serta 17 ribu keping rekaman video. Penyidik terus mengembangkan kasus video porno untuk menjerat tersangka lain termasuk kemungkinan teman main yang diduga Luna Maya, dan Cut Tari. (ant)
KPK Tangkap
Pegawai BPK Jabar JAKARTA - KPK menangkap pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar dan pejabat pemerintah kota Bekasi di Bandung, terkait dengan penyerahan tas berisi uang senilai Rp 200 juta. ‘’Di tempat kejadian perkara ditemukan uang Rp 200 juta dalam tas yang diserahkan,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Johan memaparkan, penangkapan itu berdasarkan informasi bahwa akan terdapat penyerahan sejumlah uang kepada pejabat BPK Jabar. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan dikirimnya tim ke Bandung. Penangkapan itu dilakukan di sebuah rumah di kawasan Lapangan Tembak, Kelurahan Cikutra, Bandung. Selain tas berisi Rp 200 juta, ternyata juga terdapat uang senilai Rp 72 juta di tas yang lain. Lalu, enam orang terkait dengan kasus penyerahan uang tersebut kemudian ditangkap dan dibawa ke Jakarta. Dari hasil pemeriksaan sementara, orang yang ditangkap antara lain adalah Kepala Sub Auditoriat BPK Jabar berinisial S, dan Kepala Bidang di Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkot Bekasi berinisial HS, dan Kepala Badan Pengawasan Daerah Pemkot Bekasi berinisial HL. ‘’Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” kata Johan. Selain itu, pengakuan sementara juga menemukan bahwa pemberian itu diduga terkait dengan audit yang dilakukan BPK Jabar yang intinya menginginkan agar hasil audit tersebut dinyatakan wajar tanpa pengecualian (WTP). Secara terpisah, Wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku tidak tahu seorang stafnya ditangkap. ‘’Saya betulbetul tidak tahu informasi itu. Tadi barusan kepala BKD Dadang Hidayat dipanggil dan dia juga tidak mengetahui informasi tersebut,” ujar Rahmat. Menurut Rahmad, harusnya pejabat Pemkot yang tertangkap itu melapor. Ia mengaku tidak pernah memberikan surat penugasan kepada kedua pejabat tersebut. ‘’Saya baru tahu berita itu,” ujarnya seraya mengatakan, dana yang biasanya diaudit oleh BPK adalah dana APBD dan audit dilakukan tiap triwulan. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 23 Juni 2010
K ilas
Pejabat Kelapa Gading Ditahan
Dua Rumah Hangus Terbakar SEBANYAK dua rumah kontrakan hangus terbakar di Jalan Wijaya I, Gang Langgar, yang terletak di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin. Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya di Jakarta, kebakaran tersebut terjadi pada sekitar pukul 11.30 WIB. Pada saat peristiwa terjadi, api sempat membuat panik warga sekitar dan sebagian warga berupaya menyelamatkan barang berharga miliknya. Kobaran api berhasil dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, pada sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas Polsek Metro Kebayoran Baru masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran. Selain itu, masih belum ada laporan tentang jumlah kerugian materi atau adanya korban jiwa dan luka-luka dari peristiwa nahas itu. (ant)
Pejalan Kaki Tewas Tertabrak MOBIL jenis sedan terbakar di ruas jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, kemarin, setelah sebelumnya menabrak seorang pejalan kaki hingga tewas dan terbalik di ruas jalan itu. Pejalan kaki berjenis kelamin perempuan itu tewas seketika dan telah dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Laporan dari petugas siaga Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya AKP Sugeng Budiono, sejauh ini belum diketahui resmi tentang identitas korban tersebut. Data TMC menyebutkan, lokasi kejadian tepatnya berada di depan gedung S. Widjojo, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 00.20 WIB ketika mobil jenis sedan bernomor polisi B 46 BP itu melintas di ruas Jalan Jenderal Sudirman. Tepat berada di depan gedung S. Widjojo, mobil itu menabrak pejalan kaki dan kemudian menabrak pohon, serta akhirnya terbalik dan terbakar. Pengendara mobil yang teridentifikasi bernama Haikal mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina, Jakarta. (ant)
Deklarasikan Narkoba Haram KONGRES Wanita Indonesia dan Badan Narkotika Nasional mendatangkan lima perwakilan pemuka agama untuk menyatakan penggunaan narkoba haram. Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dewi Motik di Jakarta, kemarin mengatakan, para pemuka agama itu menyampaikan ayat kitab suci yang mengatur larangan penggunaan narkoba. Kelima pemuka agama itu secara bergantian mendeklarasikan narkoba haram berdasarkan ayat kitab sucinya. Dewi menambahkan deklarasi narkoba haram itu bertujuan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat agar menjauhi penggunaan narkoba. Selain mendeklarasikan melalui pemuka agama, Kowani dan BNN juga mengkampanyekan narkoba haram melalui pembagian stiker dan pemasangan pamplet di berbagai tempat. Sementara itu, Kepala BNN Gories Mere menyatakan mayoritas pengguna narkoba di Indonesia, jumlah pengguna berusia 29 tahun ke atas mencapai 60 persen dari total 3,2 juta orang pengguna narkoba. (ant)
Razia Preman
420 Orang Digaruk JAKARTA - Razia preman yang digelar sejak 14 lalu telah mengamankan sebanyak 420 orang yang beraksi di kendaraan umum. ‘’Sekarang sedang menjalani pembinaan di panti sosial di daerah Jakarta Barat, kecuali yang kriminal dikirim ke polisi,” kata Kepala Satpol PP DKI Effendi Anas di Jakarta, kemarin. Menurut Effendi, sebanyak tiga preman yang mengamen di kendaraan umum dikirim ke polisi karena membawa senjata tajam ketika beraksi. Sedangkan sisanya dikirimkan ke Panti Sosial milik Dinas Sosial DKI di Kedoya dan Cipayung untuk pembinaan. ‘’Kalau perlu dipulangkan ke daerah asalnya, maka akan kita pulangkan ke kepala desa setempat, dilengkapi dengan surat keterangan,” kata Effendi. Sejauh ini belum ada preman atau pengamen yang dipulangkan ke daerah asal karena masih dilakukan pembinaan dan razia masih tetap berlangsung selama sebulan ke depan. Tim gabungan dari Satpol PP DKI, Dinas Perhubungan, Polda Metro Jaya dan TNI melakukan razia di angkutan umum secara acak untuk menjaring pengamen dan preman
yang mengganggu kenyamanan penumpang dengan melakukan pemaksaan maupun pemerasan. Beberapa titik yang menjadi sasaran razia adalah Jl Kebon Sirih, Jl Letjen Soeprapto, dan Jl Kramat di Jakarta Utara. Sedangkan di Jakarta Pusat penertiban antara lain dilakukan di Salemba dan Jl Kebon Sirih. Di Jakarta Barat, beberapa titik yang menjadi sasaran penertiban adalah Pabrik Gelas Pasari, Pertamina, Jakarta Design Center Slipi dan di depan Universitas Trisakti. Di Jakarta Timur, razia dilakukan antara lain di Pospol Cawang, Matraman dan Pospol Pemuda. Effendi mengatakan setelah razia preman, pihaknya tetap akan melakukan razia rutin di seluruh wilayah. Hari pertama penertiban, tim gabungan menertibkan sebanyak 112 preman, 68 orang di Jakarta Pusat dan 44 orang di Jakarta Utara. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono memaparkan cara penertiban yang dilakukan tim gabungan adalah dengan diam-diam. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HUT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Wagub Prijanto memotong tumpeng saat perayaan HUT DKI Jakarta di Silang Monas Jakarta, kemarin. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merayakan HUT yang ke 483 dengan upacara sederhana.
Gembong Shabu Ditembak JAKARTA - Anggota Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan Trans Nasional Bareskrim Mabes Polri menembak mati gembong shabu sindikat Afrika Barat berinisial UC alias Ron. ‘’Tersangka melarikan diri dengan cara merusak borgolnya,” kata Kepala Unit II Direktorat IV Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol. Siswandi di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan awal pengungkapan sindikat shabu asal Afrika Barat itu ketika penyidik mendapatkan informasi kiriman narkoba dari Mali (Afrika) melalui Ethiopia transit di Bangkok (Thailand) menuju Jakarta, 18 Juni 2010.
Polisi menindaklanjuti informasi itu dengan menangkap seorang wanita berinisial D yang membawa koper berisi shabu seberat 6,1 kilogram di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, 19 Juni 2010. Tersangka D mengaku akan menyerahkan shabu itu kepada AR alias RL alias AN yang berhasil ditangkap penyidik. Petugas mengembangkan rencana pengiriman barang itu yang diketahui, AR akan menyerahkan kepada seorang wanita, SB yang berhasil dibekuk di depan Rumah Sakit Santa Carollus, Jakarta Pusat. SB mengaku pengiriman barang itu berdasarkan pesan-
an dari seorang Warga Negara Afrika Barat, UC alias Ron di Jalan Cileduk Raya, Kelurahan Sudimara Barat, Tangerang. Pemesanan shabu itu melalui seorang wanita asal Indonesia berinisial LU yang ditangkap di kawasan Kota Wisata, Cibubur, Jaktim, 21 Juni 2010. Berdasarkan pengakuan UC, tersangka akan menyerahkan shabu kepada majikannya, Smith yang beralamat di Jalan Joglo RT 06/02 Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakbar. Namun saat UC dibawa untuk menunjukkan tempat tinggal Smith, tersangka berusaha melarikan diri dengan cara merusak borgol yang mengikat
Pembangunan Monorel Jakarta Akan Dilanjutkan JAKARTA - Pembangunan monorel yang sempat terhenti selama beberapa tahun akan dilanjutkan kembali oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. ‘’Monorel disepakati akan diteruskan segera setelah pembahasan masalah kompensasi dengan pihak swasta selesai,’’ kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam Rapat Paripurna DPRD memperingati HUT DKI ke-483 di gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin. Saat ini, appraisal atau penilaian sedang dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengenai aset yang harus dibayar Pemprov seperti tiang pancang yang telah terpasang di beberapa tempat. Pembangunan yang dirancang untuk dua jalur itu terhenti karena tidak adanya investor bagi moda transpor berbasis rel itu. Namun pihak pengembang terlanjur membangun tiangtiang pancang yang dinilai mengotori pemandangan kota jika dibiarkan. Selain melanjutkan monorel, Foke menyebut bahwa pembangunan moda transportasi lain di Jakarta tetap akan dilanjutkan mengingat saat ini tingkat kemacetan sudah san-
gat mengkhawatirkan. ‘’Kereta api dalam kota yang terintegrasi dengan moda angkutan lain akan tetap diusahakan,” kata Gubernur. Selain itu, juga dilakukan
Gamawan Fauzi
pengoperasian dua koridor busway Transjakarta yaitu koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) dan koridor X (Cililitan-Priok) pada akhir tahun 2010 . Pembangunan Mass Rapit Transit (MRT) yang ditargetkan beroperasi pada 2016 juga masih berlanjut dimana saat ini dalam proses perancangan desain dasar di Kementerian Perhubungan. Selain menambah moda
angkutan umum, Gubernur mengatakan bahwa penambahan luas jalan juga tetap dilakukan mengingat pertumbuhan kendaraan yang pesat. ‘’Perluasan jalan tetap akan dilakukan dengan pembangunan fly over dan underpass. Pembatasan kendaraan seperti “3 in 1” yang mendapat sorotan juga akan diganti dengan sistem lain yang lebih baik salah satunya seperti Electronic Road Pricing,” papar Foke. Mendagri dukung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi yang hadir dalam Rapat Paripurna tersebut menyatakan dukungannya terhadap upaya DKI Jakarta mengembangkan angkutan publik. ‘’Saya melihat Jakarta sudah menyediakan busway yang semakin baik dari waktu ke waktu,” katanya. Meskipun demikian, Mendagri menekankan pelayanan busway masih tetap harus ditingkatkan terutama untuk faktor kenyamanan dan ketepatan waktu kedatangan bus. Penambahan jalan juga dinilai Gamawan dibutuhkan karena dengan asumsi pertumbuhan kendaraan seperti beberapa tahun terakhir. (ant)
Jumlah Titik Sampah Sungai Ciliwung Berkurang KUALITAS sungai Ciliwung akan terus diting katkan dengan harapan banjr yang selalu mengancam Ibukota Jakarta akan berkurang, seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan membuang sampah ke sungai. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, jumlah titik pembuangan sampah ke Sungai Ciliwung terus berkurang. ‘’Sekarang ada 109 titik. Sekarang jumlahnya terus berkurang. Kalau masyarakat dididik supaya tidak membuang sampah di sungai, maka jumlah titik sampah akan berkurang,” katanya usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD memperingati HUT DKI
ke 483 di gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin. Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menilai ada penanganan dan perbaikan yang signifikan terhadap sungai-sungai di Jakarta. Penangananan sungai yang dimaksud adalah perlunya dibangun taman-taman di bantaran sungai, tebing-tebing sungai yang dibersihkan dan
2
diperkokoh untuk mencegah terjadinya erosi. Sebelumnya Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup
(BPLHD) DKI Jakarta, Peni Susanti mengatakan ada 109 titik pembuangan sampah di sepanjang Sungai Ciliwung.
‘’Saat ini baru 12 titik sampah yang ditangani. Ini berkat meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke kali dan bantarannya,” katanya. BPLHD sendiri telah membersihkan Sungai Ciliwung pada 109 titik sampah di kali sepanjang 39 kilometer tersebut, mulai dari Jembatan Kelapa Dua Depok, Srengseng Sawah Jakarta Selatan sampai dengan muara di Teluk Jakarta. Program pembersihan sampah ini dimaksudkan untuk mengejar target pelaksanaan Program Ciliwung Bersih tanpa Sampah pada 2012, sebagai komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menangani masalah sampah. (ant)
tangannya sehingga polisi menembak dada warga asing itu. Siswandi mengungkapkan UC termasuk sindikat besar yang biasa beroperasi dan merekrut kurir narkoba untuk mengedarkan shabu di Indonesia. Penyidik menyelidiki UC telah menyelundupkan narkoba sebanyak 15 kali dan satu kali berhasil mengungkap kasusnya yang diakhiri dengan penembakkan terhadap tersangka. ‘’Tersangka UC sudah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1996,” tutur Siswandi. Kabid Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Marwoto Soeto menjelaskan nilai jual shabu itu Rp 10 miliar. (ant)
JAKARTA - Kejati DKI Jakarta menahan Kepala Seksi Perekonomian Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Binsar Simanungkalit, terkait dugaan korupsi penjualan aset Pemprov DKI Jakarta berupa tanah di Jalan Stadion Rawa Badak. Kejati DKI Jakarta menahan tersangka di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Aspidsus Kejati DKI Jakarta, Hidayatullah menyatakan, Binsar Simanungkalit merupakan tersangka dalam dugaan korupsi penjualan aset Pemda DKI Jakarta yang berupa sebidang tanah di Jalan Stadion Rawa Badak, Jakarta Utara pada 2003. ‘’Penahanan dilakukan karena dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri serta menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana,” katanya. Disebutkan, tersangka ditahan selama 20 hari dan akan diperpanjang sesuai dengan kebutuhan penyidikan. Ia menambahkan, perbuatan tersangka diancam dengan hukuman 20 tahun penjara sesuai dengan Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. ‘’Kita akan terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi itu, serta menuntaskannya,” katanya. Perkara tersebut disidik sesuai Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Kajati DKI Jakarta Nomor: Prin-367/ 0.1/02/2010, 9 Februari 2010. Tim jaksa penyidik kasus tersebut, yakni, Kamaruzaman, Albert PP Manulang, Herlina D Sinaga dan David Razie. (ant)
Jaksa Cirus dan Poltak
Masih Belum Ditahan JAKARTA - Penyidik tim independen Mabes Polri belum menahan dua jaksa, yakni Cirus Sinaga dan Poltak Manulang, seusai diperiksa terkait mafia kasus Gayus Halomoan Tambunan. Keduanya diperiksa di Mabes Polri untuk kali kedua lebih dari sembilan jam. Penasihat hukum kedua jaksa, Tumbur Simanjuntak, mengatakan, kliennya dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik. ‘’Ditanya seputar administrasi perkara (Gayus),” ucap Tumbur. Tumbur memastikan, kliennya sejauh ini masih berstatus sebagai saksi. ‘’Saksi. Panggilannya juga saksi dalam tersangka Gayus dan kawan-kawan,” jawabnya. Sebelumnya, penyidik Mabes Polri telah menetapkan Jaksa Cirus Sinaga dan Poltak Manulang sebagai tersangka dugaan suap untuk menghilangkan salah satu pasal tuntutan terhadap Gayus Tambunan. Sementara Jaksa Cirus Sinaga dan Poltak Manulang membantah pihaknya menghilangkan pasal korupsi pada berkas perkara tersangka Gayus Tambunan. ‘’Tidak ada pasal yang hilang pada surat pengantar yang ditangani Pak Poltak saat diserahkan ke Pengadilan Negeri Tangerang,” kata Cirus usai menjalani pemeriksaan sela-
ma delapan jam itu. Cirus diperiksa terkait dugaan kasus korupsi, pencucian uang, dan penggelapan pajak dalam kasus Gayus Tambunan. Ia mengatakan, dirinya menjawab 20 pertanyaan dari penyidik, salah satu materi pemeriksaan, antara lain, terkait administrasi perkara kasus korupsi yang menjerat Gayus Tambunan. ‘’Tidak ada pertanyaan menyangkut aliran dana,” ujar Cirus. Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Zainuri Lubis sempat menyatakan Cirus dan Poltak dapat dijerat pasal pencucian uang dan undang-undang untuk aparat penegak hukum. Namun penyidik belum berencana menahan kedua jaksa senior itu dengan alasan keberadaan keluarga dan lembaga tempat bekerjanya cukup jelas. Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Pol Marwoto Soeto sempat menuturkan penyidik hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap jaksa Poltak Manulang. Kejaksaan Agung memberikan izin kepada penyidik Polri untuk mengambil tindakan hukum terhadap Cirus dan Poltak. Cirus dan Poltak diduga terlibat kasus suap saat menangani kasus pencucian uang dan korupsi Rp 25 miliar milik mantan pegawai Ditjen Pajak Gayus Tambunan. (nas)
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 23 Juni 2010
3
Reaksi Koalisi Pemerintah
Dinilai Tak Efektif
Suluh Indonesia/ant
KEAMANAN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memasuki ruang seminar tentang Sistem Keamanan Nasional di Lemhanas, Jakarta, kemarin. Seminar membahas berbagai masalah tentang pertahanan dan keamanan nasional melalui pendekatan yang komprehensif.
Dinilai Tidak Konsisten pakan temuan Komite I DPD RI yang telah merampungkan pengawasan terhadap pelaksanaan UU No.26/2007 tentang Penataan Ruang. Komite I DPD melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UU 26/2007 karena ketentuan peralihan UU No.26/ 2007 menyatakan penyesuaian tata ruang ditentukan tiga tahun sejak diberlakukan tahun 2007. ‘’Untuk mengetahui apakah amanat ini berjalan baik atau tidak. Artinya, apakah Rencana Tata Ruang Wilayah diselesaikan tepat waktu,” kata Wasis Siswoyo. Dalam laporannya di hadapan Sidang Paripurna DPD
yang dipimpin Ketua DPD Irman Gusman, Ketua Subkomite I DPD Dani Anwar juga mengakui begitu banyak persoalan penataan ruang. Padahal, waktu penyesuaiannya dua tahun sejak pemberlakuan UndangUndang Penataan Ruang. ‘’Banyak peraturan pemerintah yang harus dibuat. Peraturan presiden saja belum selesai, tetapi peraturan menterinya keluar duluan,” kata Dani. Misalnya, UU 26/2007 mengamanatkan peraturan pemerintah tentang penyelenggaraan pembinaan penataan ruang, tingkat ketelitian peta rencana tata ruang, kriteria dan tata cara peninjauan kembali rencana
UU Sistem Keamanan Nasional
Sangat Mendesak Diperlukan JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Muladi menyatakan, kehadiran suatu undangundang yang mengatur format sistem keamanan nasional yang aktual sudah sangat mendesak. Dalam seminar ketahanan nasional yang dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung Lemhannas, Jakarta, kemarin, Muladi mengatakan, belum ada payung hukum yang secara komprehensif dan efektif dapat digunakan bagi penyelenggaraan keamanan nasional oleh seluruh bangsa dalam suatu mekanisme yang strategis dan terpadu serta berjati diri Indonesia. ‘’Sudah sangat mendesak diundangkannya undangundang yang mengatur format sistem keamanan nasional yang aktual, namun harus tetap mempertahankan pola berjati diri nasional,” tutur Muladi.
Undang-undang itu pun, lanjut dia, harus mengacu pada empat konsensus dasar Bangsa
Muladi
Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhineka Tunggal Ika. Muladi mengatakan Lemhannas telah diminta oleh Menko Polhukam ketika dijabat oleh Widodo AS pada era Ka-
binet Indonesia Bersatu I untuk menyusun draf RUU tentang Keamanan Nasional beserta kajian akademisnya. Sementara itu, Presiden Yudhoyono mengakui memang terdapat kekosongan antara UUD 1945 sebagai payung hukum tertinggi dan UU di bawahnya yang bersifat operasional, yaitu UU Pertahanan, UU TNI dan UU Polri. Kepada peserta seminar terdiri atas kalangan politisi, anggota parlemen, unsur pemerintah, akademisi, dan aktivis lembaga swadaya masyarakat, Presiden mengingatkan pemerintah sebenarnya sudah memiliki dan menjalankan sistem ketahanan nasional. Apabila ingin mengevaluasi sistem ketahanan nasional untuk disesuaikan dengan perkembangan zaman, Presiden mengatakan, maka penyempurnaan itu tidak boleh keluar aturan dalam UUD. (ant)
gembor Pansus Century tidak berujung pada hasil yang diharapkan oleh politik dagang sapi menyusul diwacanakannya dana aspirasi sebesar Rp 15 miliar per dapil per tahun dan dana alokasi desa sebesar Rp 1 miliar per desa,” ujarnya. Kondisi itu, menurut IPC, semakin diperburuk dengan beberapa kasus yang menggambarkan bahwa pimpinan DPR tidak dapat bertindak tegas dalam melaksanakan peraturan tata tertib DPR. Misalnya rapat paripurna yang selalu tidak tepat waktu, serta kericuhan yang terjadi saat rapat paripurna yang lalu. Selain itu, kasus terlambatnya pengiriman dokumen hasil penyelidikan Pansus angket DPR tentang kasus Bank Century ke KPK juga menjadi tanggung jawab pimpinan DPR. Pada bagian lain, IPC juga mencatat bahwa keberadaan
Badan Kehormatan DPR untuk menegakkan kode etik para anggota Dewan ternyata tidak bisa diharapkan lagi. Hal itu disebabkan berbagai laporan terhadap pelanggaran kode etik, seperti kasus anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang mengeluarkan kata-kata tidak sopan saat persidangan kasus Century, ternyata tidak ditindaklanjuti. ‘’Bahkan BK tidak memiliki keberanian menegur beberapa fraksi untuk memberhentikan anggotanya karena menjadi tersangka dalam kasus korupsi dan hingga kini BK juga belum bisa menyelesaikan konflik internal di badan tersebut,” katanya. Sementara terkait rencana DPR membangun gedung baru, IPC menyayangkan sikap DPR yang mengabaikan protes publik. ‘’Tampaknya protes publik tinggal angin lalu saja,’’ jelasnya. (ant)
SBI Jangan Hanya
Pelaksanaan UU Tata Ruang JAKARTA - DPD mengumumkan temuan mengenai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang yang tidak konsisten dan pihak yang melanggar belum secara tegas dikenakan tindakan. Wakil Ketua Komite I DPD Wasis Siswoyo di Jakarta, kemarin mengatakan, undangundang itu tidak implementatif, karena peraturan pelaksanaannya yang tidak diterbitkan, tidak bersesuaian dengan undang-undang lainnya serta pelaku pelanggaran penataan ruang yang tidak terjerat hukum. Hal tersebut, katanya, meru-
JAKARTA - Indonesian Parliamantery Center menilai fraksi-fraksi koalisi pendukung pemerintah di Dewan Perwakilan Rakyat ternyata tidak efektif menjalankan fungsifungsi parlemen dalam hal pengawasan. ‘’Masa sidang III sudah terlewat, tetapi DPR belum menunjukkan kinerjanya. Hasil kerja DPR di tiga aras legislasi, pengawasan dan budgeting belum dirasakan oleh publik secara langsung dan nyata,” ujar Koordinator Divisi Riset IPC Ahmad Hanafi di Jakarta, kemarin. Ahmad Hanafi mencontohkan dalam kasus Century, nyaris tidak ada tindak lanjut yang nyata. Demikian pula dengan hak menyatakan pendapat yang pernah diwacanakan usai rekomendasi pansus diparipurnakan juga tidak terealisasi sehingga publik menangkap Pansus Century hanyalah sandirwara. ‘’Gembar-
tata ruang, tata cara penyusunan rencana tata ruang kawasan pertahanan dan keamanan sebagai subsistem rencana tata ruang wilayah dan rencana tata ruang wilayah nasional. Selain itu, zonasi sistem nasional, bentuk dan tata cara pemberian insentif dan disinsentif dalam pemanfaatan ruang, pengendalian pemanfaatan ruang, penataan ruang kawasan perkotaan, penataan ruang kawasan agropolitan, penataan ruang kawasan pedesaan, serta tata cara dan bentuk peran masyarakat dalam penataan ruang. (ant)
Pentingkan Aspek Komersil JAKARTA - Anggota FGolkar DPR Fayakhun Andriadi mengingatkan agar sekolahsekolah yang berstatus rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) dan sekolah berstandar internasional (SBI) tidak hanya mementingkan ‘merek’ serta aspek komersial. ‘’Secara prinsip, janganlah hanya mencantumkan merek, namun lalai menjaga kwalitas. Kan yang terjadi sampai sekarang adalah jualan merek,” katanya di Jakarta, kemarin. Fayakhun Andriadi lalu memberikan contoh beberapa kasus, ketika memasuki sebuah sekolah berstatus SBI. ‘’Mereka menawarkan harga yang tidak masuk akal, namun kuali-
tas substansi materi tidak tercapai. Justru piranti pendukung yang diutamakan, seperti ber-AC, ada sambungan internet, dan seterusnya. Sementara tenaga pengajarnya belum menguasai bahasa internasional sebagai bahasa pengantar,” katanya. Ini jelas, menurut dia, sangat memalukan dan yang terjadi di lapangan, sungguh carutmarut serta membuat konsumen kecewa. ‘’Pemerintah mesti benar-benar bertanggungjawab atas masalah ini, dan kalau memang ingin terus dijalankan (program SBI dan RSBI) perlu pengawasan ketat,” katanya. Apabila SBI benar-benar
ingin diterapkan, menurut dia perlu ada niat dan ikhtiar. ‘’Pemerintah harus ketat menjalankan ‘quality control’ atas materi dan substansi yang hendak dicapai. Bukannya hanya sarana prasarana saja yang terlihat mumpuni,” katanya. Sementara itu, Kementerian Pendidikan Nasional akan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap keberadaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) maupun Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Evaluasi terkait dengan program pendidikan, keuangan, guru dan lain sebagainya. Selama ini, RSBI dan SBI banyak dikecam, karena menonjolkan aspek komersil. (son)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 23 Juni 2010
4
Wawali Tak Tahu
S osok Antonius Paul
Pekerja Pintar dan Keras MANUSIA dapat bertahan hidup tanpa makanan selama beberapa hari namun takkan bertahan tanpa minum. Begitu pentingnya minum bagi kelangsungan hidup manusia. Dari hal tersebut memberikan satu peluang bisnis yang baik bagi industri pangan. Berbagai macam produk minuman sudah banyak tersedia di pasaran. Antonius Paul adalah salah satu sosok Regional Sales dan Promotion Head Beverage yang bernaung di bawah PT Mayora Indah Tbk. Pria kelahiran Palembang ini mengaku telah senang menjadi bagian dari PT Mayora Indah Tbk khususnya dalam mendongkrak hasil penjualan minuman Vitazone. “Dalam usaha untuk meningkatkan hasil penjualan produk Vitazone kiat saya adalah harus menjadi pekerja yang pintar dan menjadi pekerja keras” ujar pria lulusan S1 Ekonomi Universitas Katolik Atmajaya Jakarta. Vitazone adalah salah satu produk berkualitas dari mayora, yaitu minuman isotonik bervitamin yang mengandung 5 ion tubuh dan 6 multivitamin B dan C tanpa bahan pengawet dan pemanis buatan. “Dengan Vitazone Saya optimis bahwa produk ini akan menjadi produk yang diminati dan menjadi pilihan masyarakat” ujarnya. (drb)
Pejabat Pemkot Ditangkap KPK BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku tidak tahu seorang pejabat Pemkot setempat ditangkap petugas KPK saat melakukan transaksi haram berupa gratifikasi di sebuah rumah di Bandung Jawa Barat, Senin malam pukul 19:15 WIB. Serta seorang lagi ditangkap di rumahnya atas pengembangan kasus tersebut. “Saya betul-betul tidak tahu informasi itu. Tadi barusan kepala BKD Dadang Hidayat dipanggil dan dia juga tidak mengetahui informasi tersebut,” ujar Rahmat di kantornya, Selasa. Juru bicara KPK Johan
Budi dalam keterangan persnya menyatakan telah menangkap tangan tiga orang yang mendatangi rumah Kepala Sub Auditoriat BPK Jawa Barat 3, salah satunya berinisial S. Penangkapan terjadi di Lapangan Tembak, Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying, Kota Bandung, yang belakangan diketahui rumah milik S. Kronologinya pada pukul 19:15 WIB, sebuah mobil jenis Kijang tiba di rumah S. Selanjutnya dari mobil kijang keluar tiga orang yang langsung masuk ke rumah S. Sementara di dalam rumah, sudah ada S dan seorang lainnya. Dengan men-
gucap salam, tiga tamu yang semuanya laki-laki itu pun langsung masuk rumah dan duduk di kursi tamu untuk menyerahkan uang. Setelah selesai penyerahan, tamu yang mendatangi S berpamitan. “Bersamaan dengan keluarnya tamu tadi, Tim KPK lalu menerobos masuk rumah,” ujar Johan. “Dalam penangkapan tadi malam di Bandung, ada bukti uang pertama ditemukan dalam sebuah tas hitam sejumlah Rp 200 juta dan yang kedua Rp 72 juta, semua ditemukan saat penangkapan dan diduga hasil transaksi haram,” kata Johan Budi. Polisi mengamankan enam orang
diantaranya S, Kepala Bidang Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bekasi berinisial HS, dan Kepala Badan Pengawasan Kota Bekasi berinisial HL yang dijemput di rumahnya. Sebagai wakil wali kota menurut Rahmad harusnya pejabat Pemkot yang tertangkap tangan ke Bandung itu melapor pada dirinya. Ia mengaku tidak pernah memberikan surat penugasan kepada kedua pejabat tersebut. “Saya baru tahu berita itu,” ujarnya. Ia menegaskan dana yang biasanya diaudit oleh BPK adalah dana APBD dan audit dilakukan
tiap triwulan. Rahmad mengatakan belum tahu apa bentuk advokasi yang akan diberikan kepada pejabat tersebut. Ketua DPD Golkar Kota Bekasi itu menegaskan pemerintah sedang giat-giatnya melaksanakan pemerintahan yang bersih dan transparan dan apa yang dilakukan pejabatnya merupakan suatu pelanggaran. “Kalau sudah tertangkap tangan seperti itu kan sudah jelas masuk ranah hukum. Sanksi sebagai PNS tentu ada selain sanksi pidana atas perbuatannya,” ujar Rahmad. Bila kejadian itu benar, selaku pribadi dan wakil wali kota ia mengaku sangat prihatin. (ant)
KPUDepokMasihLengang DEPOK - Pada hari kedua pembukaan pendaftaran pasangan calon perseorangan, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok masih terlihat lengang. Dari pantauan lapangan, belum ada satupun calon yang datang menyerahkan berkas yang berisi dukungan masyarakat untuk calon perseorangan dalam bursa pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Depok 2010. KPU Kota Depok menjadwalkan penyerahan berkas dari tanggal 21-26 Juni 2010. Menanggapi hal tersebut, Anggota KPU Kota Depok, Raden Salamun mengatakan, jika sampai 26 Juni belum ada bakal calon perseorangan menyerahkan berkas dukungan, dipastikan tak ada pasangan calon independen yang maju. Penyerahan berkas dukungan, kata Salamun sesuai Pasal 59 Undang-undang Nomor 12 tahun 2008. “Setiap pasangan calon perseorangan menyerahkan dukungan minimal sebany-
ak 45.319 orang,” kata Salamun saat dikonfirmasi, kemarin. Persyaratan minimal itu termasuk harus mendapatkan dukungan tiga persen dari jumlah penduduk Kota Depok yang tersebar di 50 persen kecamatan di Kota Depok. Hal tersebut dibuktikan dengan penyerahan fotokopi KTP dan pernyataan dukungan dari masyarakat yang mendukung pasangan calon perseorangan itu yang dibuat dalam rangkap tiga. Setelah berkas tersebut diserahkan, KPU akan melakukan verifikasi pada 27 Juni hingga 8 Juli 2010. “Semua yang menjadi persyaratan harus dipenuhi oleh pasangan calon perseorangan, karena merupakan persyarakat, mereka harus memenuhinya,” tegas Salamun. Jadwal pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dari partai politik atau gabungan partai politik dimulai 18-25 Juli 2010. Setiap orang berhak mencalonkan diri sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan. (rin)
Survey Sementara
Nur Memimpin DEPOK - Berdasarkan hasil survey sementara yang dilakukan Jatijajar Centre, nama Nurmahmudi Ismail mendapat suara sebanyak 42 persen atau 336 responden dari 800 responden yang disurvey. Sebagai pembanding, Badrul Kamal mendapat dukungan sebanyak 204 responden (25,5 persen), Naming Bothin dengan 140 responden (17,55 persen), disusul Yuyun Wirasputra yang memperoleh 120 responden (15 persen). Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Jatijajar Centre, Bernard kepada wartawan. “Yang menjadi responden dalam survey ini adalah warga Depok yang berumur 17 tahun dan memiliki hak pilih. Jadi, hasil survei ini valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Bernard di Cimanggis, Depok, kemarin. Survey yang dilakukan menggunakan sistem pertanyaan tertutup dalam kuisioner. Selain itu, sejumlah varian politik juga digunakan seh-
ingga kebanyakan responden memilih Nurmahmudi. “Varian itu adalah PKS selalu partai yang mengusung Nurmahmudi memiliki struktur partai yang kuat dan memiliki akses langsung pada basis massa partai,” tandasnya. Saat ditanya kandidat calon wakil wali kota yang cocok mendampingi Nur, Bernard menuturkan sejumlah kriteria. Pertama, kata Bernard, sebaiknya wakil wali kota berasal dari kalangan birokrat atau dari non politisi. Kedua, harus ada identifikasi isu strategis sebagai rencana penyusunan program kerja ke depan. Ketiga, membangun komunikasi politik dengan komunitas minoritas secara intensif. Keempat, dengan melakukan reformasi birokrasi dalam percepatan pelayanan publik. “Terakhir, pembangunan di sektor infrastruktur terutama akses jalan lingkungan haruslah menjadi perhatian yang cukup serius,” papar Bernard. (rin)
Shabu 2.060 Gram
Diselundupkan dalam Kemasan Teh TANGERANG - Penyelundupan narkotika jenis shabu dari Hongkong dengan berat 2.060 gram yang dikemas dalam bungkusan teh oleh warga negara Singapura digagalkan aparat Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten. “Kami berhasil menggagalkan penyelundupan 2.060 gram shabu dari Hongkong yang dikemas dalam bungkusan teh oleh WN Singapura,” kata Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, Baduri Wijayanta semalam. Dia mengatakan, petugas menciduk pelaku DCD (24) warga negara Singapura, di terminal kedatangan luar negeri bandara terbesar di Indonesia itu. Bah-
kan penangkapan itu dilakukan setelah pelaku turun dari pesawat China Airlines dengan nomor penerbangan CI-0679 dari Hongkong tujuan Jakarta. Sedangkan modus operandi pelaku dengan cara mengemas zat psikotropika tersebut dalam dua bungkus plastik kemasan teh kemudian diselipkan di dalam tas yang sudah dirancang khusus. Kemasan dalam bungkus teh itu tidak mencolok dan tampak seperti biasa serta tersusun rapi supaya petugas dapat dikelabui. Petugas telah mencurigai tas yang dibawa pelaku. Dalam perkiraan petugas shabu yang dibawa pelaku senilai Rp 2,12 miliar bila dijual di pasaran bebas. (ant)
Suluh Indonesia/bas
PURNABHAKTI - Sekretaris Daerah Kota Bogor, H. Bambang Gunawan menyerahkan piagam penghargaan dan uang kadeudeuh kepada 12 orang purnabhakti yang memasuki masa pensiun.
Hadapi Masa Pensiun
Puluhan
Puluhan Pejabat Ikuti Pelatihan Wirausaha Kendaraan BOGOR – Sebanyak 76 pegawai negri sipil (PNS) yang akan memasuki masa purnabhakti (pensiun), di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, mengikuti program pelatihan kewirausahaan yang digelar Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor, di Gedung Balai Binarum, Kelurahan Bantar Kemang, Kecamatan Bogor Timur. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, Kota Bogor, Dra Hj. Fetty Qondarsyah menjelaskan, diklat bagi calon pensiunan PNS di Kota Bogor ini amat penting guna memberi semangat dan dukungan secara
psikologis bagi para PNS yang akan memasuki masa pensiun. “Tujuan dari diklat yang kita gelar selama seminggu ini yakni untuk memberikan bekal kepada calon purnabakti secara mental spiritual dalam menghadapi dan menjalani masa pensiun dengan tenang agar tidak mengalami stress,” kata Fetty. Setelah mereka memasuki pensiun seyoggnyaya juga bisa memahami pola hidup dimasa lansia, sehingga akan meningkatkan potensi diri dengan mengembangkan kemampuan bakat yang dimiliki. “Kemampuan itu misalnya dengan membuka wira usaha dan lainnya, sehingga mampu mengisi waktu para pensiun dalam menjalani masa tua mereka
agar lebih baik,” jelasnya. Adapun 76 pejabat di Pemkot Bogor yang mengikuti diklat karena akan segera pensiun di tahun 2010-2011 yakni untuk golongan esalon II seperti Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bogor H. Bambang Gunawan, Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Idih O Wihardja, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset BambangHermanto, Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika H. Achmad Syarif, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, H. Saeful Anwar, Kepala Dinas Pertanian Herlien Krisnaningsih, Kepala Dinas Tenaga Kerja,Sosial dan Transmigrasi Asep Ruchiyatna, Kepala Dinas
Cipta Karya dan Tata Ruang Indra M.Rusli, Sekretariat DPRD H. Karyat Kardiayat dan Kelapa Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Triwandhara Elan. Sementara pejabat dari eselon III yaitu Kabag Umum Sekretariat DPRD Hj. Adelia, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, H. Edi Suherman. “Saya berharap kepada para peserta pelatihan ini agar mengikutinya dengan serius, sebab pelatihan ini akan menjadi bekal nanti jika sudah pensiun, sehingga bisa membuka usaha dan tidak stres,” kata Walikota Bogor, Diani Budiarto, saat membuka diklat tersebut, kemarin. (bas)
Calon Pengantin, Hilang Terseret Banjir BOGOR – Seminggu akan melangsungkan pernikahan, Ali Subhan (28), seorang pemulung warga Kampung Bojong Baru, RT 04/03, Desa Citeureup Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, dilaporkan hilang setelah terseret banjir di kali Cijere yang berlokasi tidak jauh dari rumah korban. ”Kemarin malam kami menerima kabar dari Nurahman teman dekat calon mantu saya itu yang datang mengabarkan kalau Ali hayut terbawa banjir di kali,” kata Solekah alias Pok Leha (45), ibu Kholida alias Ida, calon istri korban yang saat ini masih di Arab Saudi. Dari cerita Pok Leha, saat itu Nurrahman mengaku bersama korban malam itu sedang buang hajat di pinggir kali, namun tiba-tiba banjir datang dan Ali terpelesat jatuh ke kali. “Saya gak nyangka kalau Ali akan pergi secepat ini. Padahal mereka akan menikah seminggu lagi,” sesal Leha yang telah menganggap Ali sudah seperti anaknya sendiri. Upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan, bah-
kan kemarin warga bersama Tim Reaksi Cepat Kab. Bogor terus berupaya melakukan pencarian pada korban dengan cara meyisir aliran menggunakan perahu karet. Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Bogor, Budi Aksomo mengatakan, awalnya korban hanyut bersama rekannya Rohman (20). Namun Rohman berhasil menyelamatkan diri dan pulang ke rumah lalu melaporkan bahwa Ali hanyut terbawa air. Sebelum air bah datang Kota Bogor tengah diguyur hujan, meski tidak terlalu deras. Air bah diperkirakan datang dari arah Babakan Madang. Pencarian korban telah dilakukan sejak Senin malam, namun karena keterbatasan penglihatan pencarian secara intensif dilakukan mulai Selasa pagi dengan melibatkan relawan SAR gabungan dari DELTA Satuan II Pelopor Brimob Kedung Halang, PMI Kabupaten Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, SUAR, Unsur Polmas dan para masyarakat. (bas)
Omprengan Disweeping BOGOR – Untuk meningkatkan penghasilan bagi para awak dan sopir bus, di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, kemarin puluhan pengurus terminal melakukan aksi sweeping terhadap kendaraan omprengan yang biasa mengangkut penumpang di luar terminal, seperti di daerah perempatan Pasar Ciawi. Aksi tersebut sempat diwarnai kericuhan, bahkan nyaris adu jotos antara para pengurus terminal dengan sejumlah calo mobil omprengan yang tidak rela aktifitas mereka diganggu. “Akibat ulah calo dan sejumlah sopir omprengan ini, para supir di terminal Baranangsiang harus mengalami kerugian 20 hingga 30 persen dari pendapatan mereka biasanya. Sebab, saat ini banyak konsumen yang lebih memilih naik dari tempat ini dari pada mereka repot-repot masuk ke dalam terminal,” kata Agus, salah satu pengurus. Dalam aksi sweeping yang dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB itu, para pengurus bus mencegat semua kendaraan omprengan yang telah atau hendak mengangkut penumpang di sekitar pasar Ciawi. Para sopir kendaraan omprengan yang tidak terima dengan aksi itu, sempat melawan sehingga terjadi ketegangan antara mereka. (bas)
Dana Operasional Puskesmas Dipertanyakan WAKIL Bupati Bekasi, Darip Mulyana, mempertanyakan keterlambatan pencairan dana operasional untuk 42 pusat kesehatan masyarakat setempat yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2010 senilai Rp 8 miliar. Sudah enam bulan terakhir ini para bendahara Puskesmas mengeluhkan hal itu, sehingga berdampak pada pelayanan yang kurang maksimal kepada masyarakat, ujarnya. Keluhan itu disampaikan bendahara Puskesmas pada Senin (21/6), saat dirinya menggelar audiensi bersama pihak bersangkutan di ruang rapat Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. “Sesuai aturan, masing-masing Puskesmas seharusnya
menerima dana operasional pelayanan sebesar Rp 119 juta hingga Rp 465 juta per tahun yang dibayar secara angsuran sesuai kebutuhan setiap bulan,” ujarnya. Namun, para bendahara mengaku baru menerima pencairan dana 15 persen set-
iap bulan dari pengajuan kebutuhan pelayanan yang disampaikan kepada Dinas Kesehatan. Untuk menutupi kekurangan, sejumlah kepala Puskesmas terpaksa menyiasatinya dengan berbagai cara, di antaranya, menggadaikan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada bank. Kemudian meminjam dana dari pihak ketiga. Hal ini telah berlangsung sejak tahun 2007, dan baru terungkap sekarang. Dikatakan Darip, idealnya pencairan dana operasional itu minimal mencapai 50 persen dari nom-
inal yang diajukan oleh masing-masing Puskesmas. Hal ini, akibat lambatnya penanganan berkas administrasi di Dinas Kesehatan. Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Ari Muharman, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, latar belakang persoalan itu akibat terkendala proses pendataan melalui fasilitas Tekhnologi Informasi (TI) di masing-masing Puskesmas. “Kami sudah berkali-kali didesak pengadaan perangkat komputer oleh bendahara Puskesmas. Karena, selama ini
mereka kesulitan mengentri data ke komputer terkait kebutuhan oprasional,” ujarnya. Mekanisme pencairan dana oprasional idealnya hanya membutuhkan waktu satu hari. Namun, akibat tidak adanya fasilitas komputer, pencairan dana membutuhkan waktu yang panjang. “Kami akan mengupayakan pengadaan alat komputer masing-masing satu unit per Puskesmas yang dikelola langsung oleh bendahara, sehingga persoalan serupa tidak terjadi lagi pada bulan berikutnya,” kata Ari. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 23 Juni 2010
5
F OKUS Basa-basi Politik Wakil Rakyat
Parlemen ‘Membajak’ Eksekutif
ABAR tentang usulan dana aspirasi tiap wakil rakyat Rp 15 miliar belum jelas ujungnya. Ada kabar, usulan itu sedang digodok Menteri Keuangan. Warta lain memberitakan bantahan Menko Ekuin Hatta Radjasa yang konon menegaskan usulan tersebut tak bakal digolkan pemerintah. Belum pasti, akan berakhir di mana nasib usulan tersebut. Usulan dana aspirasi tersebut sudah telanjur menggelinding. Respons kontra bukan hanya datang dari beragam elemen masyarakat. Kalangan anggota DPR pun konon ada yang tak sepaham terhadap usulan itu. Namun, masyarakat awam tidak tahu persis, apakah itu sikap yang lahir dari hati sanubarinya, atau sekadar sebagai basa-basi politik. Respons semacam ini tentu dapat dibedah dari kacamata tanggung jawab moral politik rakyat yang diemban komunitas anggota DPR. Wakil rakyat jelas bertugas mewakili suara hati rakyat. Mereka bukan menjadi duta kepentingan pragmatis elite partai politiknya. Ada sinyalemen yang menyebut-nyebut usulan dana aspirasi tersebut bersumber dari kalangan elite Partai Golkar. Dana aspirasi tersebut didesas-desuskan akan menjadi lahan empuk kader Partai Beringin untuk menggalang dukungan rakyat kelak menjelang suksesi kepemimpinan nasional tahun 2014. Desas-desus itu memang sulit dibuktikan kebenaran faktualnya. Namun, jika sinyalemen ini benar, tentu masalahnya bukan hanya berurusan dengan kepentingan suksesi itu semata. Usulan dana aspirasi itu jika disetujui pemerintah jelas akan sulit terlepas dari kepentingan partai politik asal masing-masing anggota DPR. Pengucuran anggaran tersebut bisa saja hanya akan digelontorkan kepada rakyat konstituennya, yang saat pesta demokrasi memberikan kontribusi dukungan suara kepada partai politik maupun calon anggota legislatif terpilih dari partai politik yang bersangkutan. Jika itu terjadi otomatis kedudukan anggota DPR bukan lagi sebagai wakil rakyat. Wakil rakyat akan terperosok lebih menunjukkan peran aktualnya sebagai wakil kepentingan elite partai politiknya. Dana aspirasi yang seyogianya ditujukan untuk kepentingan rakyat banyak justru akan digunakan untuk kepentingan segelintir atau sekelompok orang yang dianggapnya sebagai rakyat. Dalam kaitan ini moral politik wakil rakyat menjadi taruhan. Moral politik yang seharusnya berasal dari suara hati rakyat ternyata hanya berbuih-buih diucapkan di panggung kampanye. Praktiknya, saat terpilih mewakili rakyat di gedung DPR malah perilakunya berseberangan dengan suara hati rakyat. Potret anggota DPR yang diributkan tak peduli terhadap suara hati rakyatnya itu mencerminkan ada yang belum pas diterapkan dalam proses rekrutmen elite politik kita. Wakil rakyat yang terpilih itu memang telah melalui tahapan proses rekrutmen melalui pesta demokrasi yang sah. Tetapi, proses rekrutmen tersebut ternyata tidak memberikan garansi yang kuat untuk memastikan mereka yang telah direkrut itu bakal memenuhi janji politiknya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat banyak. Semua konstituen pemilih dalam pemilu legislatif sebaiknya jangan hanya memastikan keabsahan sistem rekrutmen elite politik di DPR sebagai satu-satunya cara untuk mengukur seseorang layak mewakili suara hatinya di gedung wakil rakyat. Reputasi moral seseorang yang dijagokan untuk duduk sebagai wakil rakyat harus teruji dalam dalam kiprahnya di masyarakat dan sosok yang dapat diandalkan integrasi moralnya untuk menjadi wakil rakyat. Yang kita inginkan, pikiran, ucapan, dan tindakan anggota DPR harus benar-benar konsisten terhadap fungsi dan statusnya sebagai wakil rakyat. Bukan wakil rakyat yang sikapnya sarat basa-basi politik; yang diucapkan kepada publik hanya sebagai pemanis di bibir, tetapi secara diamdiam melakukan tindakan yang berlawanan dengan ucapannya. Jangan sampai hal itu terjadi saat wakil rakyat kita mencemati dana aspirasi tiap wakil rakyat Rp 15 miliar yang kini prosesnya sedang bergulir. ***
KEKUASAAN selalu menjadi ladang mencari keuntungan sepihak dan sesaat. Itulah potret yang sudah mendarah daging di tubuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di negeri ini. Setiap fase kepemimpinan selalu diwarnai oleh sebuah tujuan kepentingan sektoral bagaimana bisa memanfaatkan kekuasaan yang ada demi sebuah pencarian profit. Sementara rakyat hidup dalam kepompong kemiskinan dan mereka sangat susah mencari pekerjaan demi sesuap nasi, namun para anggota dewan justru sangat mudah mencari peluang untuk makin memperkaya diri sendiri dan golongannya. Yang teranyar adalah usulan Partai Golongan Karya (Golkar) dan mendapat dukungan dari Partai Demokrat (PD) di Senayan yang menghendaki agar setiap anggota dewan bisa mengusulkan proyek untuk kepentingan di daerah konstituen masing-masing dengan paket minimal sebesar Rp 15 miliar atau yang disebut dana aspirasi. Angka ini sangat besar dan fantastis.
K
Bang D
el
Ariel ditahan dalam kasus video porno
Yang lain ... ?
Tujuan utama mengapa setiap anggota dewan bisa mengusulkan proyek sedemikian adalah demi mengembangkan dan memberdayakan masyarakat masing-masing sebagai konstituen. Namun terlepas dari hal tersebut, usulan tersebut menjadi bola panas di tengah publik. Banyak elemen masyarakat melakukan protes dan penolakan atas usulan tersebut, sebab sepertinya ini akan menjadi sebuah ladang korupsi yang baru dengan berjubah seakanakan berbuat yang terbaik demi kepentingan daerah yang kenyataannya masih dipertanyakan. Diakui maupun tidak, realitas politik selalu memperlihatkan secara telanjang bahwa perilaku politik para anggota dewan tidak pernah jauh dari kepentingan golongan. Kendatipun memiliki etiket dan niat politik yang baik demi kepentingan rakyat. Hal tersebut bukan jaminan seratus persen bahwa usulan paket tersebut akan dapat terwujud dengan sedemikian kongkret dan praksis. Oleh sebab itu, kendatipun usulan tersebut akan menjadi kenyataan, yang menikmati hanyalah para anggota dewan dan kroni-kroninya dengan semakin mudah memeroleh keuntungan ekonomi sebanyak mungkin dengan terus-menerus menghabiskan uang rakyat. Atas kondisi demikian, sangat wajar bila sebagian besar rakyat sudah tidak percaya lagi dengan para anggota dewan, karena bukti politik tidak pernah menjadi sebuah kenyataan bagaimana harus bisa memberdayakan kehidupan rakyat. Ketika mereka masih berkampanye selalu menjual janji-janji akan meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat. Kenyataannya tidak pernah bisa disentuh dengan sedemikian nyata. Ini ibarat api jauh dari panggang. Yang mereka lakukan justru selalu melakukan kebohongan demi kebohongan kepada rakyat dengan segala modus. Ini merupakan sebuah keniscayaan tak terbantahkan. Alih-alih mereka berjuang demi kepentingan rakyat, ini pun makin susah dibuktikan dalam kenyataan. Tidak pernah ada sebuah terobosan nyata dalam menjalankan amanat dan janji politiknya. Ketika rakyat mencoba menagih, para anggota dewan selalu beralasan sedang berjuang untuk mendesak pemerintah mewujudkan program-program untuk rakyat dan begitu seterusnya. Berkelit sana-sini sudah menjadi ke-
Oleh : Moh. Yamin* Sangat wajar bila sebagian besar rakyat sudah tidak percaya lagi dengan para anggota dewan, karena bukti politik tidak pernah menjadi sebuah kenyataan bagaimana harus bisa memberdayakan kehidupan rakyat. Ketika mereka masih berkampanye selalu menjual janji-janji akan meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat. Kenyataannya tidak pernah bisa disentuh dengan sedemikian nyata. Ini ibarat api jauh dari panggang. Yang mereka lakukan justru selalu melakukan kebohongan demi kebohongan kepada rakyat dengan segala modus. Ini merupakan sebuah keniscayaan tak terbantahkan. Alih-alih mereka berjuang demi kepentingan rakyat, ini pun makin susah dibuktikan dalam kenyataan.
biasaan para anggota dewan. Nestapa Rakyat Siapa pun sepakat berkata bahwa rakyat jangan selalu ditindas dan dijadikan korban politik bagi
segelintir orang. Rakyat sudah lama terjebak dalam lingkaran kehidupan yang sangat melarat dan nestapa. Mereka mengalami suasana kehidupan yang terus-menerus berada dalam kesusahan antah be-
rantah. Janganlah melahirkan sebuah suasana baru yang kian memiskinkan kehidupan rakyat. Anggota dewan pun harus menyadari itu dengan sepenuh hati dan jiwa. Janganlah mempermainkan kekuasaan untuk meraih sebuah agenda sektoral. Apabila tujuan anggota dewan adalah untuk berjuang demi rakyat, maka janganlah mengajukan usulan yang kini sedang menjadi pembicaraan tersebut. Walaupun dimuarakan untuk kepentingan daerah, hal tersebut harus segera digagalkan. Tugas anggota dewan bukanlah bermain di daerah dengan ikut terlibat langsung meningkatkan kualitas hidup rakyat di daerah. Tugas mereka adalah bagaimana mengawal kebijakan pemerintah di tingkat eksekutif agar setiap yang dilakukan benar-benar bersentuhan dengan kepentingan rakyat. Parlemen janganlah ‘’membajak’’ kewenangan eksekutif. Parlemen harus tahu diri bahwa tugasnya adalah legislating, controling dan budgeting, bukan pelaksana kebijakan. Bila tetap ingin berjuang untuk daerah, maka lakukanlah dengan cara menaikkan jumlah anggaran di alokasi dana yang diperuntukkan demi daerah. Biarkanlah pemerintah daerah yang bekerja sendiri di daerahnya masing-masing. Wakil rakyat di pusat agar membantu dengan mendorong sebuah pengalokasian anggaran yang ‘’besar’’. Tantangan Menkeu Baru Kini menjadi tantangan Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru Agus Martowardojo apakah ia akan bersikap lunak kepada usulan Golkar tersebut. Apa pun yang terjadi, Menkeu baru harus kritis dan peka terhadap upaya Golkar yang oleh banyak kalangan diduga memiliki agenda lain di balik usulan tersebut. Kita semua tidak tahu-menahu mengenai agenda di balik usulan tersebut, akan tetapi yang harus dilakukan adalah berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Bila ada indikasi akan merugikan bangsa dan negara, menolak dengan keras. Berani dan tegas merupakan sebuah hal niscaya. Ini masalah nasib bangsa dan negara, bukan kepentingan golongan tertentu yang harus diselamatkan. Apakah Menkeu baru akan seberani dan setegas Menkeu lama, Sri Mulyani Indrawati, mari kita lihat kerjanya. Rakyat hanya berharap, jangan memberikan peluang apa pun dan sekecil apa pun kepada pihak tertentu yang bertujuan mencari keuntungan di atas segala-galanya dengan merugikan kepentingan bersama. *Penulis, peneliti pada Program Pascasarjana Universitas Islam Malang
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Perhatikan Wilayah Perbatasan SAYA tinggal di sebuah perumahan yang terletak di Kecamatan Limo, Depok. Sebagai warga yang tinggal tepat di perbatasan antara Kota Depok dan Jakarta Selatan, kami merasa, pembangunan di kawasan ini sedikit tertinggal dibandingkan kawasan lain di Kota Depok. Ketertinggalan paling mencolok terlihat dalam bidang infrastruktur, khususnya pembangunan jalan. Di kawasan ini, masih banyak jalan yang tak terurus dan dibiarkan rusak. Salah satu jalan yang mengalami kerusakan adalah Jalan Raden Sanim di Kecamatan Tanah Baru (yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Ciganjur, Jakarta Selatan) dan Jalan Cinere Raya di Kecamatan Cinere. Di dua jalan ini, kerusakan jalan seakan dibiarkan saja. Kerusakan jalan yang disebabkan tak adanya drainase dan kondisi alam
(Jalan Raden Sanim) dan kerap dilintasi kendaraan berukuran besar serta bekas galian yang tak diperbaiki secara benar (Jalan Cinere Raya), terkesan tak mendapatkan perbaikan yang memadai. Padahal, jalan-jalan itu merupakan salah satu akses bagi warga Kota Depok yang akan menuju Kota Jakarta dan sebaliknya. Kami yakin, di kawasan perbatasan lainnya, kondisinya juga kurang lebih sama. Situasi ini membuat kami merasa pihak Pemerintah Kota Depok bersikap tak adil dan dianaktirikan. Padahal, kami adalah warga Kota Depok yang juga membayar pajak, sama seperti warga lainnya. Mohon pemerintah Kota Depok dapat memperhatikan keluhan ini. Terima kasih. Ridwan Sawangan, Depok
Limbah Migor Membahayakan HATI-HATI jika melewati Pasar Pal Merah, terutama jalanan bagian belakangan. Pasar ini memang sudah mengalami perbaikan jalan cukup berarti. Jalan yang semula rusak dan becek karena hanya menggunakan peluran semen kini sebagiannya sudah ada yang diaspal. Cukup membantu tapi sekaligus membahayakan. Saya tentu saja tidak memprotes perbaikan sarana jalan bekalang Pal Merah itu, tepatnya dekat tumpukan sampah-sampah. Hanya saja karena perilaku pedagang yang jorok membuat tempat itu tetap saja tidak sedap dipandang dan baunya masih menyerebak. Yang mengesalkan para pedagang itu sangat sembrono dalam membuang limbah atau menurunkan barang. Awal pekan ini saya melewati jalan yang baru diperbaiki itu. Cukup mulus. Motor, juga saya
pacu dalam kecepatan sedang, paling-paling 15 km/jam. Namun tepat di tikungan, ada tumpahan minyak goreng yang dibiarkan berceceran. Motor saya langsung tergelincir dan menimpa tubuh saya. Beberapa bagian tubuh saya luka. Beruntung ada beberapa pedagang yang membantu saya. Lebih konyolnya lagi, rupanya musibah yang saya alami bukan pertama. Sebelum saya, pada hari itu juga sudah ada dua motor jatuh pula. Pedagang minyak goreng yang katanya penyebab kecelakaan itu, sudah sering ditegur tapi diam saja dan tak peduli. Ini konyol karena sudah membahayakan orang lain. Saya rasa pengelola pasar juga harus menertibkan para pedagang yang seenaknya saja membuang limbahnya secara sembarangan (meski itu mungkin tidak
disengaja). Namun, harus ada tindakan tegas, jangan sampai kecelakaan seperti ini terus berulang dan bisa menyebabkan or-
ang lain terus celaka. Ahmadi Sumur Batu, Kemayoran
Tim Amerika Latin Oke Banget MENGIKUTI jalanya ritual akbar sepak bola, Piala Dunia 2010, sampai Senin malam lalu, saya tiba pada kesimpulan Piala Dunia kali ini akan menjadi milik tim dari Amerika Latin. Hal itu bisa dilihat dari keperkekasaan tim-tim dari Amerika Latin jika dibandingkan dengan tim-tim dari Eropa, Asia mauun Afrika. Sekali lagi, penilain ini mengacu pada hasil seluruh pertandingan yang sudah digelar sampai Senin malam lalu. Lihatlah Argetina yang begitu gagah, telah merebut tiket ke babak 16 besar dengan meraih angka enam, dari dua kali pertandingan. Prestasi serupa juga dicapai oleh Brazil dan Chili. Jadi, A B C
yakni Argentina, Brazil dan Chili mulus tanpa hambatan melaju ke perdelapan final. Sementara jagoan-jagoan Eropa jalannya tersesok-seok. Jerman, Prancis, Inggris, Spanyol, Portugal tampil mengecewakan. Beruntung, Portugal bisa mengobati kekecewaan dan mengembalikan kepercayaan diri tim-tim Eropa dengan melumat Korea Uatra, 7- 0 pada Senin malam. Sepertinya pentas Piala Dunia kali ini akan menjadi ajang bagi tim-tim Amerika Latin untuk pamer kedigdayaan. Benarkah ? Kita lihat saja, toh perhelatan Piala Dunia belum sampai separoh jalan. Bara, Vila Pamulang Mas, Tangerang Selatan
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 23 Juni 2010
6
Alamsyah Dipayungi Keberuntungan JAKARTA - Pebulutangkis muda Indonesia, Alamsyah Yunus berhasil melaju ke babak utama setelah mengalahkan pemain Korea Selatan, Hoong Ji Hoon 15-21 21-8 21-12 di babak final kualifikasi Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010 di Istora Senayan, Jakarta, kemarin. Namun lolosnya Alamsyah ke babak utama ini boleh dibilang merupakan keberuntungan. Pasalnya dia baru mengetahui kepastian namanya masuk dalam daftar pemain sehari sebelum partai kualifikasi berlangsung. “Sebelumnya saya masih dalam waiting list (daftar tunggu). Kabar bisa bermain di kualifikasi baru diberitahu kemarin, jam 3 sore pada saat latihan. Itu juga dikarenakan salah seorang pemain Singapura ada yang mengundurkan diri,” katanya dalam jumpa pers selepas pertandingan. Padahal lanjut pemain berusia 24 tahun ini persiapannya sangat minim karena sebelumnya dia tampil di tiga turnamen
Alamsyah Yunus
beruntun yaitu Jakarta Open, SGS dan India Open Grand Prix. Akan tetapi, semua kendala tersebut mampu ditepis Alam yang dengan mudah mengalahkan dua lawannya yakni Hsuan Yi Hsueh (21-8 21-15) di putaran pertama dan Hong Ji
Hoon 15-21 21-8 21-12 di final kualifikasi. Alam yang sempat tertinggal di game pertama mengaku kecolongan dalam hal tempo permainan. “Di babak pertama, reli saya memang kurang cepat, jadi dia ( Ji Hoon Hong ) mam-
pu mengontrol penuh permainan,” katanya. Pada set kedua Alam meningkatkan tempo permainan karena yakin kondisi fisiknya lebih baik dari Hong Ji Hong. “Salah satu faktor pendukung kemenangan saya kali ini adalah gelar juara yang saya raih di India Open Grand Prix awal Juni lalu. “Pastinya saya lebih pede karena secara fisik sering main rubber game. Dari segi penempatan bola saya juga merasa jauh lebih baik,” katanya. Meski lolos ke babak utama tunggal putera, Alam mengaku tidak mau memasang target muluk-muluk. Menurutnya masih ada pemain berbahaya yang harus diawasi yakni unggulan keempat asal Thailand, Boonsak Ponsana. “Saat ini target saya 16 besar dulu, karena masih ada Boonsak Poonsana dan beberapa pemain lain yang hebat penampilannya,” tandas juara Djarum Sirnas V Riau 2010 ini. (ant)
Partai Tambahan Chris John Pakai Model Baru
Suluh Indonesia/ap
POSTER SPESIAL - Pendukung Tim Spanyol membawa poster spesial buat bintang lapangan Spanyol Fernando Torres menjelang pertandingan lanjutan babak penyisihan Grup H Piala Dunia antara Spanyol melawan Honduras, di stadion Ellis Park, Johannesburg, Afrika Selatan, dini hari kemarin.
Telkomsel Dukung Andra JAKARTA - Pembalap wanita Indonesia Alexandra “Andra” Asmasoebrata mendapatkan dukungan penuh dari Telkomsel untuk turun pada kejuaraan balap internasional. Andra merupakan pembalap kedua yang didukung perusahaan provider seluler terbesar di Indonesia itu setelah pembalap Rio Haryanto yang turun pada Formula BMW Asia Pasifik. Menurut dia, untuk mendukung putra bangsa yang berprestasi harus dengan sepenuh hati. Dukungan pasti akan bisa memacu semangat untuk terus berprestasi sesuai dengan keahliannya. Dipilihnya Andra dalam Telkomsel “Series of Heroes”, kata dia, telah melalui pertimbangan matang di antaranya adalah prestasi Andra yang merupakan satu-satu pembalap wanita Indonesia yang sukses menjadi juara di kejuaraan
karting dan formula. Puteri mantan pembalap Alex Asmasoebrata itu adalah juara nasional Gokart 2008 (senior rotax max), juara I Kejuaraan Asian Karting Open Championship 2008 serta juara umum Asian Formula Campus 2005. “Semoga apa yang kami lakukan saat ini bisa memotivasi talenta muda Indonesia untuk berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Untuk Andra semoga cita-citanya maupun harapan Indonesia untuk menjadi juara formula bisa tercapai,” katanya. Pemilik nama lengkap Allida Alexandra Nurluthfia mengaku senang dengan dukungan penuh dari Telkomsel untuk berlomba ditingkat internasional. Bisa masuk dalam “Series of Heroes”, kata dia, merupakan kebanggaan tersendiri. Untuk itu pihaknya tidak akan membuang kesempatan yang telah
ada sehingga mampu menjadi yang terbaik. “Saya sangat mengapresiasi atas dukungan yang diberikan. Semoga support ini menjadi cambuk bagi saya untuk memberikan yang terbaik dalam setiap kejuaraan yang saya ikuti,” kata Andra saat dikonfirmasi. Khusus untuk tahun 2010 beberapa agenda kejuaraan yang akan diikuti oleh Alexandra Asmasoebrata diantaranya adalah Asian Karting Open Championship dan Kejurnas Gokart di Sentul Indonesia. Selanjutnya adalah Kejuaraan Rotax Asia Challenge di Malaka Malaysia, AFR di Shanghai F1 Cirkuit dan Zhuhai International Circuit China. Selanjutnya Asian Karting Open Championship di Coloane Macau dan Pattaya Thailand. Untuk tahun 2011 Andra akan turun pada ajang formula. (ant)
Alvin Tetap Pegang Rekor JAKARTA - Meski gagal naik podium pada seri III Kejurnas Turing GT Radial Indonesia Series of Motorsport, Minggu, pekan lalu di Sirkuit Sentul, Bogor, pembalap nasional Alvin Bahar tetap masih memegang rekor sebagai pembalap tersukses di kelas GT Radial Car Master. Pengamat balap mobil memperkirakan Alvin akan menggebrak dalam sesi Superpole ini. Alvin menjadi juara nasional 3 tahun beruntun, yaitu pada tahun 2006 sampai dengan 2008 ini tercatat sebagai pemegang pole position terbanyak yaitu 10 kali dengan meninggalkan pembalap lain dengan jarak yang cukup jauh, 3 kali (Sunny TS, Roy Haryanto), 2 kali
(Haridharma, Indra Saksono, Dandy Rukmana). Rekor tersebut membuat Alvin menjadi pembalap yang paling dianggap berpotensi untuk menjadi jawara Superpole. Karena itu, gagal di seri ketiga, putra dari sepasang mantan pembalap nasional Aswin dan Evie Bahar ini pun tetap percaya diri akan kembali berada di atas angin dengan modal rekor yang ia miliki. “Karena masih pegang rekor terbaik, rasa percaya diri saya masih tinggi dan saya yakin di seri keempat nanti akan mendobrak. Selama vakum balapan hampir empat bulan ke depan, tim akan bekerja ekstra untuk perbaikan semuanya,” ujar Alvin kepada wartawan, Sela-
sa (22/6) kemarin. Keyakinan Alvin juga berdasarkan patennya ban GT Radial Champiro Sx1 sebagai satusatunya ban yang dipakai para pembalap kelas bergengsi GTRCC yang di seri mendatang makin memantapkan posisinya dengan keandalannya di lintasan basah maupun kering. Hal ini pun diakui General Manager Marketing PT Gadjah Tunggal selaku penyuplai ban GT Radial, Arijanto Notorahardjo. “Kami terus melakukan improvisasi dari seri ke seri dan kami berharap persaingan akan semakin ketat dengan improvisasi yang kami lakukan karena itu tentu akan sangat baik bagi perkembangan otomotif di tanah air,” ujar Arijanto. (oli)
PSM Incar Pelatih Ivan Kolev MAKASSAR - Manajemen PSM Makassar mengincar pelatih asal Bulgaria Ivan Venkov Kolev untuk mengarsiteki tim Juku Eja menghadapi kompetisi Liga Super Indonesia 2010/ 2011. Manajer PSM Makassar Hendra Sirajuddin di Makassar, kemarin, mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut dan akan tiba di Makassar dari Bulgaria 13 Juli 2010. “Kami sedang memproses kedatangan Kolev ke Makassar dan diharapkan jadwal
yang telah disepakati 13 Juli 2010 tidak berubah,” ujar Hendra. Menurut Hendra, salah satu permintaan Kolev yang harus dipenuhi PSM adalah keinginannya didampingi asisten pelatih yang juga asal Bulgaria. “Gaji tidak ada masalah untuk asisten pelatih tersebut, samakan saja dengan asisten pelatih lokal dan bisa tinggal serumah dengan saya,” ujar Hendra menirukan permintaan Kolev. Sementara itu, tim negosiator PSM Suhardi Hamid mengatakan, negosiasi dengan
Kolev tidak terpengaruh dengan langkah manajemen Persela Lamongan yang juga berminat merekrut Kolev. Meski Persela juga mengklaim telah melakukan pembicaraan dengan Kolev, namun Suhardi tetap optimistis mantan pelatih Timnas tersebut akan mengarsiteki PSM musim kompetisi 2010/ 2011. “Hingga saat ini tidak ada perubahan, semua sudah “deal” antara manajemen dengan Kolev, tinggal menunggu kedatanganya pada 13 Juli menatang,” ujar Suhardi. (ant)
SEMARANG - Partai tambahan yang mengiringi duel antara pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, melawan penantangnya, Fernando David Saucedo (Argentina), di Jakarta, 26 Juli mendatang, akan menerapkan model baru. Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna ketika dihubungi dari Semarang, kemarin, mengatakan partai tambahan nantinya akan berbeda dengan partai tambahan pada pertarungan-pertarungan tinju lainnya. Menurut dia, kalau perta-
rungan-pertarungan sebelumnya, partai tambahan akan diisi petinju dalam kelas yang berbeda kemudian dipertemukan dengan petinju luar negeri atau sesama petinju Indonesia untuk perbaikan peringkat. Tetapi, kata dia, pada partai tambahan saat Chris John naik ring mendatang menggunakan sistem eliminasi dan hanya mempertandingkan satu kelas yaitu kelas ringan (61 kilogram). Ia menjelaskan, akan dipilih delapan petinju kelas ringan terbaik di Indonesia kemudian
mereka bertarung dan menyisakan empat petinju sebagai pemenang. Empat petinju pemenang tersebut, lanjut dia, kembali akan dipertemukan untuk memunculkan dua petinju yang bertarung pada babak final, kemudian keduanya dipertandingkan lagi untuk mencari juaranya. Ketika ditanya apakah delapan petinju yang akan mengisi partai tambahan Chris John melawan Al Vasco (panggilan Fernando David Saucedo) itu mereka berinisitaif mendaftar
atau penyelenggara yang mencari, dia mengatakan, panitia penyelenggara yang akan memilih delapan petinju tersebut. “Kita pilih petinju yang benar-benar berkualitas di kelas ringan untuk mengisi partai tambahan,” katanya. Ia menambahkan, dalam satu atau dua hari mendatang dirinya akan berangkat ke Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia, tempat Chris John saat ini menjalani latihan di bawah bimbingan pelatih sekaligus manajernya, Craig Christian. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 23 Juni 2010
Villa Cetak Dua Gol
Klasemen : Grup A Uruguay Meksiko Afsel Prancis
Main Menang Seri Kalah (GM -GK) 3 2 1 5 - 1 3 1 1 1 3 - 2 3 1 1 1 3 - 5 3 1 2 1 - 4
Pt 7 4 4 1
Grup B Argentina Korsel Yunani Nigeria
Main Menang Seri Kalah (GM -GK) 2 2 5 - 1 2 1 1 3 - 4 2 1 1 2 - 3 2 2 1 - 4
Pt 6 3 3 0
Grup C Slovenia AS Inggris Aljazair
Main Menang Seri Kalah (GM -GK) 2 1 1 3 - 2 2 2 3 - 3 2 2 1 - 1 2 1 1 0 - 1
Pt 4 2 2 1
Grup D Ghana Jerman Serbia Australia
Main Menang Seri Kalah (GM -GK) 2 1 1 0 2 - 1 2 1 1 4 - 1 2 1 1 1 - 1 2 1 1 0 - 4
Pt 4 3 3 0
Grup E Belanda Jepang Denmark Nigeria
Main Menang Seri Kalah (GM -GK) 2 2 3 - 0 2 1 1 1 - 1 2 1 1 2 - 3 2 2 1 - 3
Pt 6 3 3 0
Grup F Main Menang Seri Kalah (GM -GK) Paraguay 2 1 1 3 - 1 Italia 2 2 2 - 2 Selandia Baru 2 2 2 - 2 Slovakia 2 1 1 1 - 3
Pt 4 2 2 1
Grup G Main Menang Seri Kalah (GM -GK) Brasil 2 2 5 - 2 Portugal 2 1 1 7 - 0 Pantai Gading 2 1 1 1 - 3 Korut 2 0 1 - 2
Pt 6 4 1 0
Grup H Chile Swiss Spanyol Honduras
Pt 6 3 3 0
Main Menang Seri Kalah (GM -GK) 2 2 2 - 0 1 1 1 1 1 - 1 2 1 1 2 - 1 2 1 0 - 3
Daftar Pemain Terkena Kartu Merah Valon Behrami Swiss vs Chili (21 Juni) Kaka Brazil vs Pantai Gading, (20 Juni) Harry Kewell Australia vs Ghana, (19 Juni) Miroslav Klose Jerman vs Serbia, (18 juni) Sani Kaita Nigeria vsYunani, (17 Juni) Itumeleng Khune Afrika Selatan vs Uruguay, (16 Juni) Abdelkader Ghezzal Aljazair vs Slovenia, (13 Juni) Aleksandar Lukovic Serbia vs Ghana, (13 Juni) Tim Cahill Australia vs Germany, (13 Juni) Nicolas Lodeiro Uruguay vs Prancis, (11 Juni)
Harapan Jerman Pada Striker Pengganti ERASMIA - Harapan Jerman maju ke putaran kedua Piala Dunia, yang kelihatannya gampang beberapa hari lalu, kini menjadi pertanyaan besar, terlebih belum diputuskannya siapa pengganti striker saat mereka melawan Ghana kamis dini hari nanti. Kemenangan Jerman 4-0 atas Australia pada pembuka pertandingan Grup D membuat tim juara Piala Dunia tiga kali itu berada di jalur yang benar untuk maju ke putaran 16 besar, sebelum dikandaskan Serbia 1-0 pada lanjutan laga mereka. Sekarang Jerman harus menghadapi skenaria paling bagus untuk mengalahkan Ghana di pertandingan final grup di stadion dengan ketinggian 1.700 meter atas laut di Soccer City di Johannesburg, dini hari nanti, sedang-
7
kan striker utama mereka Miroslav Klose sedang dihukum. Kartu merah yang diterima ketika melawan Serbia, membuat pelatih Joachim Loew harus memecahkan masalah di lini depan, dengan kemungkinan paling buruk sekalipun. Ghana berada di puncak klasemen dengan simpanan empat poin sedangkan Jerman dan Serbia mengoleksi tiga poin. Australia, yang menyimpan satu poin, menghadapi Serbia pada laga akhir mereka, juga pukul 18.30, Rabu di Nelspruit. “Saya akan menunggu hingga latihan terakhir Selasa petang untuk memutuskan siapa yang akan menjadi striker,” kata Loew. “Tetapi setiap pemain, setiap striker siap untuk turun bertanding.” (ant)
Jadwal Pertandingan Hari Ini : Grup C Global TV, 21:00 Aljazair vs Amerika Serikat RCTI, 21:00 Slovenia vs Inggris Grup D Global TV, (Kamis dini hari) 01:30 Australia vs Serbia RCTI, (Kamis dini hari) 01:30 Ghana vs Jerman
Spanyol Atasi Honduras
Suluh Indonesia/ap
LOMPAT - Pemain Spanyol, Juanma Mata, melompat menghindari benturan dengan kiper Honduras, Noel Valladares, dalam pertandingan lanjutan babak penyisihan Grup H Piala Dunia, di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Afrika Selatan, dini hari kemarin.
JOHANNESBURG - David Villa mencetak dua gol untuk mengantar Spanyol menang 2-0 atas Honduras dalam pertandingan Grup H Piala Dunia, dini hari kemarin, ketika timnya mendominasi pertandingan. Setelah pekan lalu Spanyol kalah 0-1 dari Swiss dalam pertandingan pembukaan mereka, pelatih Vicente del Bosque menerapkan pola permainan 4-4-2 di Ellis Park untuk lebih bermain menyerang, dimana Fernando Torres berpasangan dengan Villa di barisan depan. Spanyol mengendalikan permainan sejak awal melawan tim lemah Honduras di Johannesburg, dan Villa nyaris membobol gawang lawan pada menit kedelapan, namun tendangannya mental mistar gawang. Baru pada menit ke-17 pemain itu memastikan keunggulan awal Spanyol dengan mencetak gol terbaiknya selama turnamen. Mengendalikan bola dari sisi kiri lapangan dia menerobos dua pemain lawan, lalu masuk ke kotak penalti dan melesakkan bola ke pojok atas gawang lawan melewati kiper Honduras Noel Valladares. Dia menambah gol bagi timnya enam menit setelah memasuki permainan babak kedua, ketika tendangan melengkung-
nya tidak mampu dibendung oleh Valladares. Spanyol sebelum terjadi gol kedua mendapat peluang gol melalui tendangan penalti, namun tembakan Villa melebar. Pada pertandingan terakhir Grup H, Jumat mendatang, Spanyol harus menang melawan Chile di Pretoria untuk memastikan bisa meraih putaran kedua, dimana tim itu bakal menghadapi Brazil atau Portugal. “Kami main menyerang, kami buat umpan-umpan pendek, kami kalahkan mereka 2-0...tapi kami masih berfikir grup ini masih sulit, kami masih punya satu pertandingan melawan Chile, dan untuk menjadi juara dunia jalan masih panjang,” kata Villa setelah pertandingan. Sementara itu Honduras peluangnya untuk lolos ke tahap kedua kecil karena harus mampu mengalahkan Swiss di Bloemfontein pada Jumat dan berharap Chile mengalahkan Spanyol. “Kami menghadapi satu tim yang lebih superior dibanding kami,” kata pelatih Honduras Reinaldo Rueda. “Mereka mengejutkan kami melalui gol itu, pergerakan David Villa sangat bagus, kami gagal meyakinkan permainan kami untuk bisa menahan lawan,” tambahnya. (ant)
Kesempatan Terakhir Inggris PORT ELIZABETH - Langkah Inggris pada Piala Dunia 2010 berada di ujung tanduk dengan masalah yang menyelimuti terkait kemarahan pendukung, kegagalan penyerang dan perpecahan di tubuh tim berjuluk “The Three Lions” itu. Satu-satunya jalan untuk menyelamatkan mereka adalah dengan memenangi laga melawan Slovenia, pada malam hari ini. Dalam tempo kurang dari dua minggu, Inggris berubah dari tim penuh talenta menjadi tim yang tidak ada apa-apanya, bahkan membuka peluang bagi pendatang baru yang tidak diunggulkan Slovenia untuk menduduki puncak grup C. Slovenia yang gagal mencapai putaran kedua pada debut pertama mereka sebagai
negara merdeka pada 2002, memimpin Grup C dengan perolehan empat poin, disusul Amerika Serikat dan Inggris masing-masing dua poin, dan Aljazair satu poin. Seperti biasanya, kubu Inggris selalu bersikeras bahwa semua berjalan lancar, para pemain tetap solid dan mendukung penuh pelatih Fabio Capello. Namun rahasia paling buruk yang disimpan adalah seleksi tim oleh pelatih berkebangsaan Italia tersebut dan formasi 4-4-2 yang dipertahankannya menimbulkan masalah bagi skuad. Meski belum terlihat kepedulian Capello atas apa yang diinginkan pemainnya, ia sudah menjanjikan perubahan tim dengan memasukkan bintang-bintang Liga Utama Ing-
gris yang selama ini tidak berkesempatan membela tim nasional. Gelandang Frank Lampard adalah pemain pertama yang mengakui hal itu. “Kami harus bermain (di sini) dengan emosi yang kami hadapi setiap minggu di kampung halaman,” katanya. Demikian juga bek John Terry mengatakan ia berusaha untuk menunjukkan bahwa timnya bersatu, kuat dan bahwa mendung yang menyelimuti tim akan segera berlalu. Dukungan penuh “Kami di sini sepenuhnya mendukung dan berada di belakang (Capello), begitu juga sebaliknya,” kata Terry. “Itu yang terpenting dan kami harus tetap bersatu dan
Hadapi Aljazair
AS Harus Perkuat Lini Tengah PRETORIA - Amerika Serikat harus memperkuat lini tengah untuk melawan Aljazair pada pertandingan akhir Grup C, Rabu malam, karena mereka harus menang untuk dapat lolos ke putaran berikutnya. Pelatih AS Bob Bradley tidak akan diperkuat striker yang dihukum Robbie Findley dan kemungkinan memasukkan Edson Buddle di lini menyerang bersama Jozy Altidore. Namun Bradley juga kelihatannya akan memasukkan pemain tengah berbeda untuk memberhasilkan laga ketiga mereka, tentu saja berusaha menghindari kemasukan angka lebih dahulu, yang dapat membuat mereka merasa frustrasi. Jose Torres menggantikan Ricardo Clark melawan Slovenia tetapi tidak berjalan baik karena Michael Bradley terlalu banyak bertahan dan AS dipecundangi 0-2 setengah main. Maurice Edu, pemain pengganti amat efektif pada babak kedua, mungkin diturunkan pada awal permainan, duet dengan putera Bradley, Michael. Edu membawa semangat dengan berada di barisan tengah sehingga laju ke depan lebih dapat diatur, seperti yang diperagakannya ketika menyamakan kedudukan saat melawan Slovenia. Pelatih Bradley, yang memberi beberapa keterangan tentang kemungkinan susunan timnya,
Bob Bradley
mengindikasikan ia menginginkan adanya serangan agresif, tampil dengan gaya menyerang, seperti yang ditunjukkan mereka pada babak kedua saat berhadapan dengan Slovenia. Semua positif “Pada babak kedua ketika kami harus melakukan tekanan, saya merasa kerja tim amat bagus, baik di tengah mau pun ketika melakukan tekanan. Kami menguasai bola dan semua terasa positif,” kata Bradley. “Bila Anda mengatakan sudah siap melawan Aljazair, tetap saja masih belum dapat membayangkan apa yang terjadi. Tim yang banyak pemainnya cedera, kekuatan fisik serta rasa lelah, kemudian mengambil keputusan,” katanya. Pilihan lain bagi Bradley, kemungkinan menurunkan Stuart Holden di sayap kanan, memasang Landon Donovan di kiri dan meminta Clint Dempsey
maju ke depan bersama Altidore. Kendati Dempsey menyatakan gembira berada di lini kiri, sehingga ia dapat memotong ke depan dengan kaki kanannya, ia bisa saja lebih efektif sebagai striker kedua dan umpan dari Holden dapat menjadi amat krusial bagi lawan karena serangan dua striker itu. Aljazair menunjukkan, kekalahan 0-1 mereka atas Slovenia serta hasil tanpa gol melawan Inggris, menandakan mereka mampu bertahan dan balik mengancam lawan setelah turun minum. “Itu malah menunjukkan ketika Anda memiliki pemain berbakat dan menyerang seperti Inggris, ketika Anda melawan tim yang terorganisasi dengan baik, dengan beberapa orang mengincar bola, untuk mencetak gol tetap saja sulit,” kata Bradley. Kapten Aljazair Antar Yahia mengatakan, timnya membutuhkan permainan seperti ketika melawan Inggris bila mereka ingin mengalahkan Amerika sehingga dapat maju ke putaran berikutnya. “Melawan Inggris, kami membuktikan dapat bertahan bahkan memiliki kesempatan untuk memenanginya. Kami menunjukkan sisi terbaik dari tim kami dan kami berhak maju ke putaran enam belas besar,” katanya. (ant)
meraih kemenangan. Kami akan bertanding, menang, dan terus melaju.” Capello masih tetap menyimpan rapat kartunya, namun ia diperkirakan memindahkan kapten Steven Gerrard ke posisi penyerang mendampingi Wayne Rooney, sementara Joe Cole dipasang di posisi gelandang untuk menggantikan Emile Heskey. Sementara Jamie Carragher yang masuk menggantikan Ledley King yang cedera terpaksa melewatkan laga tersebut akibat diskors dan akan digantikan oleh Matthew Upson di bek tengah. Slovenia yang tadinya dimasukkan dalam kategori delapan tim terlemah ternyata mampu memimpin grup. Selangkah lagi, tim ini akan ma-
suk putaran kedua, sukses yang pertama kalinya diraih setelah pada Euro 2000 dan Piala Dunia 2002 angkat koper di babak-babak awal. Namun tim Slovenia juga menghadapi masalahnya sendiri. Mereka kehilangan pemain depan Nejc Pecnik yang mengalami retak engkel saat menahan imbang 2-2 Amerika Serikat. Kondisi bek Marko Suler juga diragukan setelah mengalami memar tulang iga akibat bertabrakan dengan penyerang AS Jozy Altidore. Pelatih Matjaz Kek sepertinya akan mempertahankan formasi 4-4-2 dengan Milijove Novakovic dan Zlatan Ljubijankic di lini depan, sementara Valter Birsa dan Andraz Kirm di posisi sayap. (ant)
Villa: Saya Perlu Kendalikan Tabiat Saya JOHANNESBURG - Striker Spanyol David Villa mengakui bahwa ia perlu mengendalikan tabiatnya lebih baik lagi setelah ia menampar lawannya ketika Juara Eropa itu menang atas Honduras dalam Piala Dunia dengan skor 2-0, dini hari kemarin. Namun ia berhasil terhindar dari hukuman. Villa yang menghasilkan kedua gol tersebut dan kehilangan satu gol penalti dalam Grup H yang berlaga di Stadion Ellis Park, memukul Emilio Izaguirre pada akhir babak pertama dan beruntung pemain bertahan Honduras itu berhasil menghalau tamparan Villa. “Itu hal yang tidak membuat saya bangga,” kata Villa saat wawancara dengan reporter Canal Plus Spanyol. “Semuanya itu hanya instink... dalam hal ini saya tidak bermaksud memberi perlakukan buruk padanya,” katanya. “ Saya hanya berdiri di sana dan reaksi langsung mengangkat tangan saya untuk memukulnya. Saya akan mencoba menjaga sikap lebih tenang pada waktu mendatang,” katanya. Vila telah mendapatkan angka untuk Spanyol 40 dalam 60 kali pertandingan dan akan memimpin melawan Chile, Jumat waktu Afrika (Sabtu dini hari WIB) dalam pertandingan terakhir. Jika memperoleh kemenangan dari Chile, akan menempatkan Spanyol untuk ketiga kalinya memiliki peluang maju mengahadapi Brazil atau Portugal. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 23 Juni 2010
8
Walikota Batu Jadi Tersangka
Suluh Indonesia/ant
DEMO KENAIKAN TDL - Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) berunjukrasa menolak rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) di Kantor PT PLN Sultanbata, Makassar, kemarin. Para pengunjukrasa meminta agar pemerintah membatalkan rencana kenaikan TDL sebesar 10-15 persen karena dianggap akan memicu kenaikan bahan pokok.
Eksekusi Mantan Gubernur NTB Gagal MATARAM - Aparat Kejaksaan Negeri Mataram gagal mengeksekusi mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Serinata selaku terpidana kasus korupsi dana APBD tahun 2003, karena ditentang sanak keluarganya. Sedianya, Serinata akan diboyong dari kediamannya di Jalan Pariwisata Gang VII Nomor 7 Kelurahan Monjok, Kota Mataram, untuk ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram, oleh tim eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram, Selasa. Namun, upaya eksekusi itu gagal karena sanak keluarga Serinata enggan mengizinkan tim esekutor kejaksaan yang
mendapat pengawalan dari aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Mataram membawa pergi terpidana kasus korupsi itu. Awalnya, tim eksekutor Kejari Mataram yang dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Bambang Sutrisna, hendak mengesekusi Serinata pukul 09.00 Wita, namun pengacaranya meminta waktu hingga pukul 11.00 Wita. Ketika hendak dieksekusi pada waktu yang ditentukan, ternyata sanak keluarga Serinata malah mempersoalkan surat pemberitahuan eksekusi meskipun aturan tidak mewajibkan adanya surat pemberitahuan jika kejaksaan hendak mengeksekusi seorang terpidana.
Perdebatan antara tim eksekutor kejaksaan dan sanak keluarga terpidana di depan aparat kepolisian pun tak terhindarkan, namun kedua belah pihak terpisahkan oleh jeruji pagar pintu gerbang kediaman mantan Gubernur NTB itu. “Mana surat pemberitahuannya, mengapa harus membawa polisi dan wartawan, mamiq (sebutan kepada yang dituakan oleh suku Sasak, Red) bukan maling,” teriak seorang sanak keluarganya dari balik jeruji pintu gerbang. Meskipun berkali-kali dijelaskan oleh tiga orang jaksa Kejari Mataram secara bergantian, namun sanak keluarga terpidana kasus korupsi itu tetap
Jelang Liburan
Arus Wisatawan ke Gilimanuk Padat DENPASAR - Arus wisatawan domestik dari Jawa menuju Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, kini mulai padat namun tidak sampai menimbulkan kemacetan. “Arus wisatawan memang mulai padat, namun tidak sampai terjadi kemacetan, meskipun menimbulkan antrean yang cukup panjang,” kata Kepala KP3 Gilimanuk AKP Putu Suartha ketika dihubungi dari Denpasar, Selasa. Ia mengungkapkan, sebelum pintu keluar dermaga pelabuhan, memang sempat terjadi antrean kendaraan sehubungan dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas gabungan setem-
pat. “Ada antrean tapi tidak memanjang. Ini terjadi karena setiap kendaraan berikut penumpangnya yang akan masuk Bali, harus terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan,” katanya. AKP Suartha menyebutkan, setiap penumpang yang tidak dapat menunjukkan identitas, akan dilarang masuk ke wilayah Bali melalui pelabuhan di ujun barat Pulau Dewata itu. “Begitu juga dengan kendaraan bermotor yang tanpa surat-surat yang jelas, tidak dibenarkan masuk Bali. Bahkan bila perlu, akan langsung diproses,” katanya. Sehubungan dengan arus
wistawan domestik terkait liburan sekolah yang mulai meningkat, Suartha mengaku bahwa pihaknya cukup sibuk melakukan pemeriksaan atas kendaraan dan penumpangnya. Menurut dia, pemeriksaan yang dilakukan petugas gabungan tidak hanya menyangkut identitas orang dan kendaraan semata, namun juga mengenai barang-barang yang mereka bawa masuk ke Bali. “Kami juga harus memeriksa barang-barang, sehingga tidak ada benda yang dapat membahayakan bisa lolos masuk begitu saja,” kata Suartha. (ant)
Terdakwa Teroris Dituntut Lima Tahun TEMANGGUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa teroris Aris Ma’ruf hukuman lima tahun penjara dikurangi massa tahanan pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Temanggung, Selasa. JPU Avilla Agus Awanto menyatakan terdakwa Aris terbukti bersalah melakukan tindak pidana sesuai Pasal 13 huruf b UU No. 15/2003 tentang Penetapan PP Pengganti UU No.1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU.
Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim PN Temanggung Tatik Hadiyanti tersebut, JPU juga meminta terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 5.000. Menurut JPU hal-hal yang meringankan terdakwa, antara lain terdakwa telah sadar dan menyerahkan diri kepada pihak berwajib, mempunyai tanggungan anak dan istri, mengakui terus terang perbuatannya, belum pernah dihukum, dan menyesali perbuatannya. Hal yang memberatkan terdakwa, antara lain tahu ke-
beradaan teroris namun tidak melapor, membantu para teroris selama di persembunyian, dan perbuatan terdakwa dianggap menimbulkan citra buruk bagi negara di mata dunia dalam upaya memberantas terorisme. JPU mengatakan, terdakwa dengan sadar berniat membantu teroris Mustaghfirin dan Jabir selama dalam pelarian. Hal itu dilakukan terdakwa untuk memenuhi permintaan mantan gurunya di Ponpes Darul Manan Kediri, Abdul Hadi dengan dalih untuk menolong sesama Muslim. (ant)
menolak eksekusi itu. Bahkan, mereka mengancam akan melakukan bentrokan fisik dengan aparat kepolisian atau pihak mana pun yang memaksakan eksekusi itu. Tim esekutor kejaksaan kemudian mundur dari pintu gerbang kediaman terpidana korupsi itu guna melaporkan peristiwa itu kepada atasannya melalui saluran telepon genggam. Sambil menunggu sikap tegas pihak kejaksaan, Kapolsek Mataram AKP Arief Yuswanto dan Kabag Ops Polres Mataram Kompol Tri Wahyu mencoba menemui sanak keluarga Serinata yang tengah dikawal tim pengacaranya. (ant)
SURABAYA - Kepolisian Wilayah Kota Besar (Polwiltabes) Surabaya menetapkan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (49) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat keterangan pernah sekolah di SMP Taman Siswa Surabaya sebagai syarat mencalonkan diri sebagai Cawali Batu pada tahun 2007. Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya AKBP Anom Wibowo, di Surabaya, Selasa, mengatakan pihaknya sudah melakukan penyidikan dan penyelidikan selama enam bulan berupa surat keterangan palsu yang digunakan sebagai ijazah dan dimanfaatkan untuk mencalonkan diri sebagai calon wali kota Batu. “Hasil dari penyelidikan tersebut, kami akhirnya menetapkan pak Eddy sebagai tersangka,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, lanjut dia, pihaknya meminta izin Presiden RI melalui jalur birokrasi, baik Polda Jatim maupun Mabes Polri, dalam pemeriksaan seorang kepala daerah yang dikukuhan sebagai tersangka. “Hingga saat ini kami sudah memeriksa 13 saksi,” katanya. Kasus tersebut terungkap bermulai dari peristiwa pada tanggal 31 Januari 2007 saat Eddy melapor kehilangan ijazah SMP Taman Siswa Surabaya ke Polda Jatim. Oleh Biro Ops Polda Jatim akhirnya dibuatkan surat keterangan kehilangan, kemudian Eddy meminta seseorang bernama Denny untuk mengurus surat keterangan ke SMP Taman Siswa dan menemui Kepala Sekolah SMP Taman Siswa Suharmina. Permintaan itu direspon Ketua SMP Taman Siswa dengan membuat surat keterangan
bahwa tersangka pernah sekolah di SMP itu, namun ketika dilihat dari buku induk terbukti tersangka tidak pernah sekolah di SMP itu. Surat tersebut diduga digunakan persyaratan untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Batu. “Kasus itu terkuak setelah Fahmi Alkatiri, warga Batu, Malang melaporkan Eddy kepada Polwiltabes Surabaya pada tahun 2009,” katanya. Berdasarkan alat bukti berupa satu bendel buku induk, satu lembar surat keterangan dan surat pernyataan, maka Eddy terbukti melanggar Pasal 263 dan/atau 266 dan/atau 220 KUHP tentang tindak pidana memalsukan surat dan/atau menyuruh menempatkan keterangan palsu ke dalam akta autentik dan/atau memberitahukan atau mengadukan bahwa ada terjadi sesuatu perbuatan yang dapat dihukum. (ant)
Kades Se-Bantul Ancam Mundur BANTUL - Seluruh kepala desa di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengancam mundur dan mengembalikan mandat kepada rakyat jika masalah kearifan lokal dalam penggunaan dana gempa dibenturkan dengan hukum formil. “Saat ini sudah ada beberapa perangkat dan pamong desa yang terjerat kasus dana gempa dengan tuduhan korupsi, padahal mereka menggunakan dana tersebut dengan kearifan lokal untuk pembangunan infrastruktur desa,” kata Ketua Paguyuban Lurah se Kabupaten Bantul Pambudi Mulya, Selasa. Menurut dia,
sejumlah perangkat desa yang terjerat kasus tersebut diantaranya Sukro Kepala Desa Selopamioro, Imogiri, Jiono Kepala Desa, Mangunan, Kecamatan Dlingo dan yang sudah divonis Kepala Dusun Panjangrejo Darmadi, Lurah Mancingan, Kecamatan Krtek Waldiono dan beberapa perangkat desa lainnya. “Kebijakan-kebijakan yang berdasarkan nilai sosial, budaya, kekerabatan, keadilan dan kesusilaan justru dibenturkan dengan norma hukum formil dan tidak sesuai dengan kearifan lokal,” katanya. Ia mengatakan, adanya kasus hukum yang melibatkan para aparat dan pamong desa dalam
kebijakan kearifan lokal, pihaknya meminta dukungan penuh kepada masyarakat Bantul. “Jika masalah ini terus berlanjut maka kami siap untuk mengembalikan amanat ini kepada rakyat,” katanya. Pambudi mengatakan, para aparat desa menuntut para penegak hukum bahwa kebijakan yang mendasari kearifan lokal tidak dibenturkan dengan hukum karena hal itu juga tercantum dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 b ayat 2 yang menyatakan negera mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat, hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya. (ant)