Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 15 tahun IV Jumat, 22 Januari 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Masyarakat Diminta Tenang
RI Hentikan Tax Treaty
Nilai Impor China Lebih Tinggi
HINGGA kemarin, jumlah kerugian material akibat aksi kejahatan pembobolan perbankan mencapai Rp 5 miliar, yang berasal dari empat bank. Jumlah ini tidak berubah signifikan dibandingkan sehari sebelumnya, atau...hal. 1
INDONESIA menghentikan persetujuan penghindaran pajak berganda (P3B) atau tax treaty dengan Mauritius karena berbagai alasan. “P3B dengan Mauritius dihentikan karena banyak...hal. 2
KEMENTERIAN Perdagangan mencatat nilai impor dari China ke Indonesia pada Januari hingga Oktober 2009 lebih tinggi 1,97 miliar dolar AS ketimbang nilai ekspor. Dalam Rapat Kerja Gabungan...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Robert Tantular
Divonis 5 Tahun
Suluh Indonesia/ant
KOMUNIKASI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wapres Boediono, Ketua MPR Taufik Kiemas, dan sejumlah pimpinan lembaga negara lainnya memberikan keterangan usai rapat komunikasi di Istana Bogor, kemarin.
JAKARTA - Kejakgung siap menghadapi upaya hukum kasasi yang diajukan pemilik sebagian saham PT Bank Century Robert Tantular terkait putusan PT DKI Jakarta yang memperberat hukumannya menjadi lima tahun penjara. ‘’Kalau memang dia kurang puas, silakan saja mengajukan kasasi,” kata Jampidum Kamal Sofyan Nasution di Jakarta, kemarin. Jampidum menyatakan nanti ada timnya untuk menghadapi kasasi Robert Tantular. ‘’Nanti ada tim yang menangani pengajuan kasasi dari Kejagung,” katanya. Sebelumnya, kuasa hukum Robert Tantular, Bambang Hartono menyatakan sebagai dasar untuk mengajukan kasasi yakni isi putusan PT tidak mengubah sama sekali dari putusan PN Jakpus. ‘’Selain itu, mengenai (perusahaan) klien kami dianggap terafiliasi dengan Bank Century, bagaimana terafiliasi,” katanya. Terlebih lagi, dalam putusan itu dakwaan kesatu dan kedua tidak digunakan. ‘’Jadi bagaimana mungkin hukuman untuk klien saya diperberat,” katanya. Sebelumnya, PT DKI Jakarta memperberat hukuman Robert Tantular dari empat tahun menjadi lima tahun penjara serta denda Rp 5 miliar. (nas)
Presiden Yudhoyono :
Tak Ada Kriminalisasi Kebijakan BOGOR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, kebijakan dalam keputusan Bank Century dilakukan dalam melaksanakan tugas, fungsi dan kewajiban pemerintah. Karena itu, Presiden mempersilahkan pihak yang berkaitan dengan itu untuk dimintai keterangan menjelaskan tentang seluk beluk dan situasi tentang dasar dan pertimbangan kebijakan itu. Namun Presiden mengingatkan bahwa tidak ada wadah untuk kriminalisasi kebijakan. ‘’Ingat, tidak ada wadah untuk kriminalisasi kebijakan. Kebijakan adalah sesuatu yang melekat pada pejabat negara. Dalam menjalankan tugas fungsi dan kewajibannya. Dibikin terang saja, gamblang saja, rasional
saja, dengan demikian rakyat akan mengikuti dengan baik,” kata Presiden usai mengadakan pertemuan dengan para pimpinan lembaga-lembaga negara di Istana Bogor, kemarin. Menurut Presiden, pertemuan ini bertujuan untuk membangun sinergi tanpa harus mencampuri dan mengintervensi fungsi, peran dan tugas masing -masing lembaga negara sebagaimana diatur dalam UUD maupun UU. Pertemuan juga tidak dirancang untuk membahas isu spesifik maupun adanya kesepakatan dalam kasus Bank Century. Justru pertemuan membahas isu-isu fundamental yang berkaitan dengan kehidupan bernegara. Bahwa ada masalah apapun, penyelesa-
iannya dikembalikan kepada kerangka UUD 45 dan aturan yang berlaku. Karena itu, Presiden mengatakan tidak ada niat untuk mencocok-cocokkan sikap untuk membangun kesepakatan. ‘’Saya ulangi lagi tujuan pertemuan ini bukan hanya bahas dinamika politik terkini. Tapi membahas isu-isu fundamental. Jangan sampai direduksi seolah-olah kami datang hanya membahas masalah sekarang, hanya membahas masalah politik, hanya bahas kasus Bank Century. Kami bahas secara proporsional isu-isu yang ada sekarang ini,” kata Presiden. Hadir dalam kesempatan tersebu yaitu Wapres, Ketua MPR, DPR, BPK, DPD, MK, KY dan MA. (har)
Tim Ahli Pansus Beda Pendapat JAKARTA - Keputusan pemerintah dalam bailout Bank Century untuk menyelamatkan perekenomian nasional di tahun 2008 akibat adanya kriris global masih menjadi perdebatan para ahli ekonomi yang diundang Pansus Hak Angket kasus Bank Century di Gedung MPR/ DPR Jakarta, kemarin. Tiga ahli yang didengar pendapatnya yaitu Chatib Bisri, Ichsanuddin Noorsy dan Hedry Saparini mengemukakan pendapat berbeda. Chatib Bisri, staf pengajar FE UI mendukung keputusan pemerintah. ‘’Jawaban saya adalah tepat,” kata Chatib yang juga staf ahli Menkeu dan staf khusus Mendag. Dia meluruskan sinisme dan pendapat yang berkembang di masyarakat bahwa bailout Bank Century hanya bertujuan untuk melindungi pemiliknya. ‘’Orang sekarang melihat menyelamatkan bank untuk melindungi pemilik, padahal masalahnya adalah untuk selamatkan deposan,” imbuhnya. Dari indikasi yang di lapangan, menurut Chatib pertimbangan bailout karena persoalan di
Bank Century memberi dampak luas bagi perekonomian nasional. ‘’Menjadi sistemik karena ada faktor makronya. Seperti cadangan devisa turun, rupiah jatuh dan tidak adanya likuiditas sehingga dan akan terjadi rush,” terang Bisri Pendapat Bisri dibantah ekonom dari ECONIT Hendry Saparini menepis pendapat Bisri. Dia meragukan penjelasan Bisri. ‘’Sekarang ekonomi membaik bukan karena penyelamatan itu,” koreksi Hendry. Keduanya pun terlibat saling beragumentasi. Hendri mengatakan, membaiknya perekonomian Indonesia setelah kriris di tahun 2008 bukan karena penyelamatan Bank Century. Langkah penyelamatan tersebut justru membawa kerugian bagi Indonesia. Kepercayaan investor menurun drastis, beberapa diantaranya bahkan meninggalkan Indonesia. ‘’Beberapa investor yang sudah biasa mungkin tidak terlalu berpengaruh. Tapi dari hasil audit BPK tercemin korupsi dan itu menjadi masalah besar,” ujar Hendri. (har)
Tidak Mungkin Ada Mosi Tak Percaya BOGOR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono minta lembaga tinggi negara saling check and balances, tidak saling menjatuhkan dan mengintip. Presiden mengatakan hal itu usai pertemuan dengan pimpinan tinggi negara di Istana Bogor di Bogor, kemarin. Bicara impeachment atau pemakzulan, Presiden mengatakan ketentuan perundangan telah mengatur jelas. Ia menekankan, sistem yang dianut Indonesia adalah presidensil bukan parlementer. Jadi, tidak mungkin ada mosi tidak percaya dari parlemen untuk menggembosi kabinet. ‘’Kalau dilaksanakan mosi tidak percaya, kabinet bisa jatuh bangun, menteri bisa berguguran,” kata Presiden. Semua hal yang terkait dengan proses pemakzulan itu, sudah diatur oleh konstitusi, karena itu semua pihak diharapkan bisa memahami ketentuan perundangan yang berlaku. ‘’UU impeachment itu jelas sekali. Dalam UU itu dikatakan, dalam keadaan apa seorang Presiden dan Wapres bisa mendapatkan impeachment,” kata Presiden. Presiden berharap elit pejabat negara juga diminta saling bersinergi, saling melengkapi, saling mengontrol,
tidak ada abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan) yang tidak sesuai dengan distribusi otoritas, dan distribusi kewenangan yang diatur dalam UUD atau konstitusi. ‘’Check and balances bukan untuk saling menjatuhkan atau saling mengintip. Sebagai contoh, yang kita pilih sistem kabinet presidensil, bukan kabinet parlementer. Bukan sistem parlementer yang memungkinkan untuk setiap saat bisa melaksanakan tindakan mosi tidak percaya,’’ kata Presiden. Ada tiga belas isu yang menjadi isu hangat di tengah masyarakat yakni, pertama soal empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Kedua pemekaran daerah, ketiga perdagangan bebas, keempat stabilitas harga, kelima Pemilu 2014, keenam amandemen UUD 1945, ketujuh Pilkada agar dapat berjalan efektif, kedelapan pemberantasan mafia hukum, kesembilan Ujian Nasional, kesepuluh Mahkamah Konstitusi, kesebelas penertiban hakim nakal, keduabelas peningkatan pertanggung jawaban kualitas pengelolaan keuangan negara, dan ketigabelas ketatanegaraan. (har)
Mengintip Kekayaan Pejabat Negara PEJABAT dan mantan pejabat negara wajib melaporkan kekayaannya sebagai bagian dari transparansi. Bagaimana dan berapa jumlah kekayaan mereka ?. Meneg Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta dan Meneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Evert Erenst Mangindaan melaporkan dan menyerahkan Lembar Harta Kekayaan Penyelengara Negara (LHKPN) kepada KPK. Keduanya pun langsung mengumumkan hartanya di gedung
KPK Jakarta, kemarin. Dalam laporannya, Hatta tercatat memiliki kekyaan sebesar Rp 467,4 juta dan 1.000 dolar AS per 10 November 2009. Sementara pada September 2009, hartanya tercatat Rp 479,6 juta. Jumlah hartanya mengalami penurunan. Pada September 2007, harta tidak bergeraknya mencapai Rp 352,4 juta, lebih
banyak dari harta tidak bergerak pada November 2009 sebesar Rp 182 juta. Sedangkan harta Mangindaan mencapai Rp 4,9 miliar per 13 November 2009, sebelumnya, jumlah harta pada 18 April 2008 sebesar Rp 6,9 miliar. Penurunan kekayaan juga dialaminya, terutama nilai aset dalam bentuk perikanan. ‘’Penurunan itu terjadi karena bencana tanah longsor,” kata mantan Gubernur Sulut ini. Data KPK menyatakan, nilai aset perikanan pada 18 April 2008 mencapai Rp 2,85 miliar.
Nilai aset itu turun menjadi Rp 900 juta pada 13 November 2009. Pada saat yang sama, KPK juga mengumumkan harta kekayaan mantan Mensos Bachtiar Chamsyah. Harta Bachtiar tercatat berjumlah Rp 3,1 miliar per 9 November 2009. Terjadi penurunan Rp 300 juta dari jumlah sebelumnya per 12 November 2004 sebesar Rp 3,4 miliar. Menurut Bachtiar, penyusutan tersebut terjadi, karena dirinya menghibahkan rumahnya yang berada di Medan, Sumut kepada anaknya. Selain
menghibahkan rumah, Bachtiar juga mengemukakan penyusutan akibat nilai kendaraan bermotor yang dimilikinya menyusut pula secara drastis. Dalam kesempatan itu, Bachtiar Chamsyah mengklaim selama menjabat tidak pernah bersentuhan dengan gratifikasi (hadiah). ‘’Sama sekali tidak pernah menerima satu kali pun gratifikasi,” katanya. Sedangkan EE Mangindaan dan Gusti Muhammad Hatta terkesan malu-malu mengungkapkan perihal gratifikasi. (nas)
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 22 Januari 2010
2
Kejagung Tetapkan
Tersangka Baru Pembobolan BRI
Suluh Indonesia/ant
CUACA IBUKOTA - Awan gelap menggantung di langit Jakarta, kemarin. BMKG memprediksi cuaca buruk masih berpotensi menyelimuti wilayah ibukota dan sekitarnya hingga akhir pekan ini.
Mayat Laki-laki Ditemukan di Tol JAKARTA - Jenazah seorang laki-laki ditemukan di dalam selokan yang terletak di sekitar ruas tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) di jalur jalan raya yang menuju ke arah Bogor. “Mayat laki-laki ditemukan di parit di sekitar kilometer 11/200 tol Jagorawi,” kata operator Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Bripka Ogan, di Jakarta, kemarin. Bripka Ogan menuturkan, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) masih dalam proses untuk mengevakuasi jenazah pria malang tersebut. Ogan juga memaparkan, identitas lelaki tersebut belum diketahui tetapi memiliki tinggi sekitar 160 cm dan berambut gondrong atau melewati bahu. Selain itu, korban diketahui berkulit sawo matang, tidak men-
genakan baju dan hanya menggunakan celana jenis jins. Petugas kepolisian dari Polsek Metro Cipayung Jakarta Timur telah berada di tempat kejadian perkara antara lain untuk mengamankan situasi. Setelah dievakuasi, korban rencananya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur dengan pengawalan petugas PJR Mabes Polri. Peristiwa penemuan jenazah laki-laki tersebut sempat membuat kepadatan arus lalu lintas di tol Jagorawi yang menuju ke arah Bogor, Jawa Barat. Warga yang mengetahui informasi tentang identitas jenazah tersebut diharapkan dapat melapor ke petugas atau kantor kepolisian setempat. (ant)
Polri Ajak Otoritas Perbankan
Pasang Pengaman ATM JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia melalui Badan Reserse Kriminal (Kabreskrim) akan mengundang badan otoritas perbankan dan pihak terkait untuk membuat dan memasang alat pengamanan pada mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). “Kita akan undang otoritas perbankan untuk membuat suatu pengamanan sehingga tidak ada yang menitipkan kode rahasia kartu ATM,” kata Ito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, kemarin. Ito menjelaskan alat pengamanan mesin otomatis penarikan uang tunai itu, seperti memasang alat pemindaian sidik jari untuk bisa mengaksesnya sehingga tidak ada proses menitipkan kode rahasia kartu ATM yang berpotensi merugikan nasabah. Sebelumnya, sejumlah nasabah yang berasal dari Bank Mandiri, BCA, Bank Permata, BII, BRI dan BNI melaporkan kehilangan uang pada rekeningnya kisaran Rp1 juta hingga Rp5 juta per orang. Para nasabah itu melaporkan kasus berkurangnya jumlah dana pada rekeningnya kepa-
da Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Denpasar, beberapa hari lalu. Kemudian Bareskrim menurunkan satu tim dari Direktorat II Ekonomi Khusus untuk mengungkapkan kasus hilangnya uang tabungan para nasabah enam bank besar tersebut. Ito mengungkapkan penyidik kepolisian bersama pihak bank melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus itu melalui proses audit sistem pengamanan ATM pada setiap bank itu. Terkait tanggung jawab bank terhadap hilangnya uang para nasabah, Ito menuturkan pihak bank bersedia memberikan jaminan penggantian agar tidak terjadi kehilangan kepercayaan dari nasabah. Mantan Kapolda Sumatera Selatan itu menyatakan polisi juga menyampaikan beberapa kelemahan pada sistem yang berpotensi dimanfaatkan pelaku untuk membobol dana nasabah melalui mesin ATM. (ant)
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru kasus dugaan pembobolan uang Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang merugikan keuangan negara senilai Rp226 miliar. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Marwan Effendy, di Jakarta, kemarin, menyatakan, tersangka baru kasus itu, yakni, Deni Kurniawan yang bertindak sebagai calo atau makelar yang mengumpulkan kartu tanda penduduk (KTP) sebagai syarat pengajuan kredit pada BRI. “Kurniawan saat ini masih disidik oleh penyidik,” katanya. Sebelumnya, Kejagung juga sudah menetapkan empat tersangka lainnya, yakni, Asri Uliya, mantan pimpinan Cabang BRI Syariah Serang, Banten, yang saat ini menjabat sebagai Senior Staf pada Divisi Kredit Retail Kantor Pusat BRI, Amir Abdullah (Direktur Utama PT Nagari Jaya Sentosa (NJS)), Muhammad Sugirus (Direktur PT Javana Artha Buana, Komisaris Utama PT NJS), dan Dedih Wijaya (Karyawan BRI Cilegon).
Jampidsus menyatakan keempat tersangka itu sudah diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Serang, Banten. “Untuk tersangka lainnya, berkasnya sudah dilimpahkan ke pengadilan,” katanya. Kasus itu bermula pada 20062007, BRI Kantor Cabang Syariah Serang, mengadakan kerja sama (PKS) dengan PT NJS dan PT Javana Artha Buana (JAB) untuk pemberian fasilitas pembiayaan kredit kepemilikan kios pada Plaza Nagari Minang, Pasar Baru Bantar Gebang, dan rumah tinggal di Cilandak Town House, Jakarta Selatan. Ketiga gedung itu dibangun oleh kedua perusahaan tersebut untuk selanjutnya dijual kepada BRI. “Dalam perjanjian kerja sama disebutkan PT NJS dan PT JAB, berkewajiban untuk mencari calon nasabah yang akan mendapatkan pembiayaan kepemilikan kios dan rumah tinggal. PT NJS dan JAB juga bertindak sebagai penjamin (avalis) atas pembiayaan yang akan diberikan oleh Bank BRI dengan sistem Murabahah (pembiayaan dengan sistem jual beli),” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus, Arminsyah. (ant)
Babe Rekonstruksi Mutilasi
Korban Dibunuh, Disodomi, Lalu Dimutilasi JAKARTA - Baikuni alias Babe (48), tersangka mutilasi, melakukan rekonstruksi tindak kejahatannya itu terhadap salah satu di antara 10 korban bernama Irawan Imran (12) di Desa Grantung, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, kemarin. Rekonstruksi dengan pengawalan petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya yang dipimpin AKP Danang dan dihadiri antara lain Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purworejo, AKP Suliyanto, itu berlangsung sekitar pukul
14:30 WIB dengan disaksikan ratusan warga setempat. Keterangan yang dihimpun, tersangka memutilasi korban di areal persawahan yang disebut warga setempat sebagai “pasung” pada 26 Agustus 1999 sekitar pukul 18:00 WIB. Babe bersama korban menumpang angkutan umum dari Magelang ke Purworejo. Magelang adalah kampung halaman Babe yang sejak tahun 1978 ditinggalkan merantau ke Jakarta. Tersangka pernah menikah tiga kali tetapi tidak memiliki anak.
Ia mengaku bertemu korban di Pulogadung Jakarta. Setelah turun dari angkutan umum di Jalan Raya Purworejo-Kutoarjo, tersangka mengajak korban ke areal persawahan, dekat jalur rel kereta api Purworejo-Stasiun Kutoarjo, untuk berbincang-bincang. Ia mengaku, menjerat leher korban dengan tali plastik hingga anak itu tewas, menyodomi, dan membopong korban ke bawah pohon sonokeling sekitar 15 meter dari tempat pembunuhan. Di bawah pohon itu, tersangka membuang jasad kor-
KPK Tahan Direktur PGN JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis malam, menahan Direktur Umum dan SDM PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Joko Pramono (JP) terkait kasus dugaan korupsi pungutan uang proyek pembangunan jaringan pipa distribusi gas dan atau penyuapan ke sejumlah anggota DPR RI. “Setelah melakukan proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek distribusi gas di beberapa daerah, KPK melakukan penahanan terhadap tersangka JP,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di Jakarta, Kamis malam. Johan menjelaskan, Joko ketika menjadi Direktur Keuangan PT PGN diduga menerima sejumlah pemberian atau meminta sesuatu dalam proyek pembangunan distribusi gas di beberapa daerah, antara lain Surabaya, Palembang dan Jakarta. Selain itu, Joko juga diduga memberikan sesuatu sehingga memperkaya orang lain dalam kasus tersebut. Atas perbuatannya, Joko dijerat dengan pasal 12 e dan
atau pasal 11 dan atau pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP. Joko dimasukkan ke mobil tahanan sekira pukul 18.45 WIB. Joko yang didampingi oleh sejumlah petugas KPK tidak bersedia memberikan keterangan kepada wartawan. Dia hanya tersenyum dan bergegas memasuki mobil tahanan yang akan membawanya ke rumah tahanan Polda Metro Jaya. Nama Joko disebut di dalam surat dakwaan terhadap mantan Direktur Utama PT PGN, WMP Simanjuntak. Tim penuntut umum pada KPK menyatakan, dana pungutan kontraktor PT. PGN sebesar RP1,6 miliar mengalir ke sejumlah anggota DPR RI pada 2003. Tim penuntut umum menyatakan, WMP Simanjuntak memerintahkan pengumpulan dana dari sejumlah kontraktor PGN dalam proyek pembangunan jaringan pipa distribusi gas. “Sebagian uang itu diberikan kepada anggota DPR RI yang telah mengegolkan ang-
garan PGN 2003,” kata penuntut umum Dwi Aries. Atas perbuatan itu, WMP Simanjuntak dijerat dengan pasal 12 huruf e dan atau pasal 11 dan atau pasal 13 Undangundang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP. Tim penuntut umum menguraikan, awalnya WMP menerima telepon dari anggota DPR RI Agusman dan Hamka Yandhu. Pada saat itu, menurut tim penuntut umum, Agusman meminta dana sebesar Rp1 miliar yang akan dibagikan kepada anggota Komisi VIII DPR RI. Sedangkan Hamka Yandhu meminta dana Rp600 juta, separuhnya akan diteruskan kepada pimpinan DPR, sedangkan sisanya untuk Hamka Yandhu sendiri. Atas permintaan itu, WMP Simanjuntak kemudian memerintahkan Direktur Keuangan PGN, Joko Pramono, dan beberapa bawahannya untuk mengumpulkan uang dari para kontaktor proyek pembangunan jaringan pipa distribusi gas di beberapa daerah di Indonesia. (ant)
ban setelah kepalanya dipotong menggunakan pisau. Potongan kepala itu lalu dimasukkannya di kantong plastik dan dibuang di Jakarta. Ia pergi ke Jakarta dengan menumpang bus umum. Temuan jenazah korban yang tanpa kepala itu pada Tahun 1999 dioutopsi di RSU Dokter Sardjito, Yogyakarta. Ia mengaku, telah melakukan kejahatan itu terhadap 10 korban. Usai rekonstruksi, petugas tampak bergegas membawa Babe meninggalkan tempat itu untuk diamankan di markas polres setempat.
Rekonstruksi serupa dilakukan Babe di kampung halamannya di Dusun Mranggen, Desa Kajoran, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jateng sekitar pukul 11:30 WIB setelah ditemukan kerangka salah satu korban lainnya, Ardi (11), yang disodomi dan dimutilasi pada Tahun 2004. Kerangka Ardi ditemukan Kamis (21/1) sekitar pukul 09:00 WIB oleh petugas dan warga setempat yang melakukan penggalian di areal sawah milik keluarga Babe di tepi Kali Glutak sejak Rabu (20/1). (ant)
Wilayah di Jakarta Utara
60% di Bawah Permukaan Laut JAKARTA - Sekitar 60% wilayah Jakarta Utara berada di bawah permukaan air laut sehingga banjir rob terus terjadi dan sulit diatasi. Selain itu, pembangunan tanggul yang sedianya dilaksanakan hingga tiga kilometer baru selesai 900 meter. Karena itu banjir menjadi masalah tahunan Pemkot Jakarta Utara. Pemkot menyiapkan hingga 5.000 petugas untuk penanganan banjir karena air pasang (rob) di wilayah itu. “Sarana dan prasarana seperti mobil, obat-obatan, dan dapur umum sudah kami siapkan sampai ke tingkat kelurahan. Begitu juga tempat-tempat evakuasi,” kata Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, kemarin. Sebanyak 5.000 petugas yang disiapkan itu terdiri atas anggota TNI dan aparat pemerintah kota dalam Satuan
Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsian (Satkorlak PBP) DKI. Saat ini, rob masih mengancam Jakarta Utara, terutama karena kontur tanahnya yang memang tidak menguntungkan. Sebanyak 60 persen kawasan di Jakarta Utara berada di bawah permukaan laut. “Selain itu, ada juga banjir karena curah hujan tinggi dan kiriman air dari hulu yang deras,” kata Bambang. Rob diperkirakan masih akan datang karena tanggul yang seharusnya dibangun sepanjang tiga kilometer baru diselesaikan sepanjang 900 meter. Sisa tanggul yang belum dibangun itu antara lain merupakan tanggung jawab pemerintah pusat yakni PT Pelindo II yang berkewajiban membangun tanggul di kawasan Cilincing-Marunda dan Muara Baru. (ant)
400 Anak Jalanan Terjaring Razia Kejahatan Sodomi PADA hari pertama pendataan terhadap anak jalanan di Jakarta, Dinas Sosial DKI berhasil mendata 400 anak jalanan di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Kepala Dinas Sosial DKI Budiharjo mengatakan bahwa pendataan itu akan dilakukan selama 30 hari kedepan, mulai tanggal 21 Januari hingga 19 Februari di kantong-kantong anak jalanan di seluruh Jakarta. “Ini sebagai persiapan dan strategi untuk mewujudkan Jakarta bebas anak jalanan dan pengemis yang mengganggu ketertiban umum pada 2011,” katanya di Jakarta, kemarin. Sebanyak 35 anak berhasil
di data di Jakarta Pusat dan 365 anak didata di Jakarta Utara pada hari pertama pendataan tersebut dimana para anak jalanan dipandu untuk mengisi data-data pribadi dan pengalaman hidup mereka selama di jalan. “Untuk ‘assessment’ atau pendataan ini kita berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Polda Metro Jaya, Depsos dan lembaga swadaya masyarakat,” kata Budihardjo. Pendataan terutama dilaku-
kan untuk mengetahui indentitas mereka apakah warga DKI atau non DKI, keberadaan orangtua, kondisi pertama kali terjun ke jalan, alasan utama melakukan kegiatan di jalanan, perilaku dan permasalahan yang dialami di jalanan. Selain itu, fokus pendataan juga dilakukan bagi mereka yang menjadi korban kejahatan seksual seperti sodomi yang dilakukan oleh Baekuni atau “Babe” terhadap belasan anak jalanan di Jakarta Timur beberapa waktu lalu. Jika ditemukan adanya korban kejahatan seksual yang lain, Budiharjo mengatakan anak-anak itu akan diberikan
perlakuan khusus dan diberikan perlindungan di Rumah Perlindungan Anak Bambu Apus, Jakarta Timur untuk status mereka sebagai saksi. Dalam rumah perlindungan itu, para anak yang menjadi korban kejahatan termasuk kejahatan seksual akan diberikan pembinaan dan konseling khusus. Hal itu karena berdasarkan hasil penelitian, seseorang yang menjadi korban kejahatan seksual dimasa yang akan datang memiliki kecenderungan untuk melakukan kejahatan yang sama terhadap orang lain. Jika ditemukan adanya korban kejahatan seksual dari pen-
dataan yang dilakukan Dinsos, maka kasus itu akan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya untuk diproses secara hukum. Anak jalanan yang menjadi korban akan dijadikan saksi dalam pegembangan perkara hukum dan diberikan perlindungan. Direktur Pelayanan Sosial Anak Ditjen Pelayanan Sosial dan Rehabilitasi Depsos Harry Hikmat mengatakan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan atau kekerasan terhadap anjal tetap akan dilakukan dan anak jalanan yang menjadi korban akan diberikan perlindungan termasuk pelayanan kesehatan dan pendidikan. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 22 Januari 2010
3
Program Larasita
Masih Mengecewakan
Suluh Indonesia/ade
KEKAYAAN - Meneg PAN dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan (kiri), Meneg LH Gusti Muhammad Hatta (tengah), dan mantan Mensos Bachtiar Chamsyah menunjukan surat daftar kekayaan mereka.
KPU Koordinasikan
Penyelenggaraan Pilkada 2010 JAKARTA - KPU pusat dan propinsi menggelar pertemuan untuk mengkoordinasikan persiapan penyelenggaraan pemilu kepala daerah (pilkada) 2010. Pertemuan tertutup tersebut berlangsung di Gedung KPU di Jakarta, kemarin. Anggota KPU I Gusti Putu Artha mengatakan dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah permasalahan dalam pilkada terutama berkaitan dengan kesiapan anggaran. ‘’Propinsi yang masih bermasalah anggarannya yaitu Kepulauan Riau, Sulut, dan Sumbar,” kata Putu menjelaskan laporan kesiapan anggaran di sejumlah daerah. Menurut Putu, KPU Sumbar
hingga saat ini masih belum menerima hibah belanja pilkada dari pemerintah daerah, padahal pengajuan anggaran tersebut telah dilakukan sejak Agustus 2009. Kondisi serupa juga terjadi di Bengkulu. ‘’Anggaran untuk Sumbar itu belum diputus, MoU (nota kesepahaman) tentang hibah juga belum ada,” katanya. Demikian pula untuk Kepri yang hingga saat ini belum jelas persetujuannya dan kapan akan dibuat nota kesepahaman antara KPU dan pemda tentang hibah belanja pilkada. Kepri membutuhkan dana sebesar Rp 45 miliar dan putaran kedua sekitar Rp 20 miliar
sehingga total dana yang dibutuhkan sekitar Rp 65 miliar. ‘’Nah sampai sekarang untuk Kepri juga belum ada MoU, akibatnya tahapan cenderung tertunda dan pembentukan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) tidak bisa dilaksanakan Januari ini,” katanya. Sedangkan untuk Sulut dana yang dibutuhkan sekitar Rp 90 miliar, namun pemda telah menganggarkan sekitar Rp 30 miliar. Hingga saat ini belum ada MoU hibah. Meski ada beberapa provinsi yang terkendala anggaran, sejumlah provinsi lainnya melaporkan tentang kesiapan anggarannya. (son)
Fadel Muhamad :
Pengamanan Laut Disinergikan BEKASI - Kegiatan pengamanan laut di Indonesia dari aktivitas pencurian ikan oleh nelayan asing serta menjaga tapal batas perairan dan pulau terluar akan disinergikan oleh tiga institusi dibawah kordinasi Kementerian Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan. Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhamad usai memberikan pengarahan pada acara Munas VII AMPI di Asrama Haji Kota Bekasi, kemarin mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki anggaran untuk pengamanan perairan sebesar Rp 500 miliar dan anggaran juga dimiliki oleh
angkatan laut dan polisi perairan. ‘’Kalau ketiganya melakukan pengawasan masing-masing hasilnya akan kurang optimal. Kita usulkan agar dana tiga institusi pemanfaatan bisa lebih optimal,” ujar mantan gubernur Gorontalo itu. Fadel mengatakan, masih akan membahas lebih lanjut usulan itu di kantor Kmentrian Kordinator Polhukam. Nantinya bila sudah terpadu pengawasan bisa saja dilakukan dengan menguatkan peran dari badan kordinasi keamanan laut (Bakorkamla) di daerah-daerah. ‘’Sore ini kita akan rapatkan lagi. Kalau itu sudah terlaksana kordinasi anggaran bisa le-
bih terfokus,” ujarnya. Fadel menyatakan, pengawasan juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi modern berbasis satelit dalam mengontrol lalu lintas di perairan. ‘’Kita baru menangkap lima kapal nelayan asing yang tidak dilengkapi dokumen tengah menangkap ikan di perairan Indonesia. Kita usahakan agar jangan sampai orang luar masuk ke negara kita secara tidak sah,” ujar Fadel. Disinggung potensi kerugian atas kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan asing itu, Fadel menyatakan belum tahu nilainya karena angkanya akhirakhin ini berbeda-beda. (ant)
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR (bidang pemerintahan) Teguh Juwarno menilai, implementasi program layanan rakyat untuk sertifikasi tanah (Larasita) Badan Pertanahan Nasional (BPN) di berbagai daerah masih mengecewakan. ‘’Program itu ternyata hanya hebat di misi tapi miskin implementasi,” ujarnya di Gedung DPR Jakarta, kemarin menanggapi banyaknya masyarakat yang mengeluhkan karena masih buruknya pelayanan BPN dalam pengurusan sertifikat tanah.
Teguh mengemukakan, Komisi II menemukan banyak fakta di lapangan bahwa aparatur BPN di daerah-daerah masih mempersulit pengurusan sertifikasi tanah yang diajukan masyarakat. Satu contoh pelayanan Larasita BPN Jakarta Barat masih banyak dijumpai calo yang berkeliaran di kantor itu dan para petugas pun tampak enggan melayani masyarakat yang mengurus sertifikasi tanah mereka. Pemandangan serupa juga mudah ditemui di kantor-kantor pelayanan BPN di banyak daerah lainnya di seluruh
Indonesia. Jadi, ujar Teguh, program Larasita BPN itu ternyata masih sangat sulit untuk diimplementasikan sesuai dengan gagasan awalnya. Rakyat, ujarnya, masih kesulitan mendapatkan sertifikat tanah miliknya dengan cara yang mudah, apalagi murah. Demikian pula dengan mobil-mobil Larasita diberbagai daerah, menurut dia, kebanyakan hanya sekedar numpang parkir saja dan tidak berfungsi sebagaimana yang diharapkan. ‘’Dengan demikian tampak jelas bahwa program ini bagus
secara konsep tapi lemah di implementasi. Artinya ada kesenjangan yang tajam antara visi pimpinan dengan pelaksana di lapangan,” ujar politisi PAN itu. Lebih lanjut Teguh menegaskan, klaim-klaim BPN bahwa sudah ribuan seritikat tanah rakyat diselesaikan melalui program ini sangat diragukan keabsahannya. ‘’Kepala BPN Joyo Winoto harus melihat betul realitas kinerja BPN yang buruk ini secara lebih obyektif,” ujarnya seraya menambahkan bahwa Komisi II akan terus mengkritisi persoalan ini. (ant)
DPR Minta Tunda Pengesahan SIAK JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Ignatius Mulyono meminta pemerintah menunda pengesahan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2010-2014 yang akan disahkan pada akhir Januari 2010. ‘’Kami meminta SIAK ditunda karena belum ada grand design (desain besar) dan belum memenuhi persyaratan untuk pembuatan nomor
induk kependudukan (NIK) tunggal secara online (dalam jaringan),” katanya di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Menurut Mulyono, rencana pembuatan NIK oleh Depdagri pada 2010 menganggarkan dana sebesar Rp 134 miliar. Jika SIAK tidak ditunda dan tetap dilaksanakan tanpa adanya grand design dan belum memenuhi persyaratan, ia khawatir tidak ada hasilnya dan hanya akan memboroskan anggaran negara.
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR ini mencontohkan, pembuatan NIK yang dilakukan Depdagri pada 2004 hingga 2008 sudah alokasikan anggaran sebesar Rp 800 miliar tapi hasilnya tidak optimal dan bahkan data penduduk menjadi amburadul. Hal ini terbukti pada Pilkada, Pemilu Legislatif, dan Pemilihan Presiden pada 2009, data Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) yang diberikan Depdagri kepada KPU baik
di tingkat pusat, tingkat provinsi, maupun tingkat kabupaten/ kota tidak akurat. ‘’Bahkan muncul kasus sebanyak 28 juta penduduk yang memiliki hak pilih belum terdaftar di DP4,” katanya. Anggota Fraksi Partai Demokrat ini juga mendukung sikap KPK meminta pemerintah menunda pengesahan SIAK yang menjadi bagian dari RPJM 2010-2014, karena berpotensi terjadi pemborosan anggaran negara. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 22 Januari 2010
4
K ilas Waduk Katulampa Siaga 24 Jam KEPALA Penjaga Waduk Katulampa, Andi Sudirman, mengatakan saat ini ketinggian air normal, namun karena hujan masih turun, kemungkinan air dapat naik sewaktu-waktu sehingga pihaknya siaga 24 jam. Ketinggian air normal yakni 40 cm. Bila melihat cuaca saat ini yang cukup signifikan, peluang debit air naik bisa saja terjadi. Kita akan pantau terus 24 jam, ujarnya kemarin. Kenaikan air bendungan Katulampa akan meningkat apabila hujan terjadi di wilayah hulu yakni Puncak. Pengawasan yang dilakukan dengan menyiagakan tujuh orang petugas yang secara bergiliran memonitoring ketinggian air setiap jam. Bila ada kenaikan, pihaknya akan langsung mengabari penjaga pintu Manggarai dan pihak terkait lainya. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bogor menyebutkan saat ini wilayah Bogor tengah memasuki musim hujan dan akan berlangsung hingga awal Februari. Peluang hujan turun akan lebih banyak dengan intensitas ringan sampai sedang, terjadi sore, malam dan pagi hari, ujar Agus Theodory staf analisa BMKG Bogor. (ant)
Sengketa Tanah di Bekasi
Capai 62 Kasus BEKASI - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat permasalahan tanah di wilayah setempat hingga kini berjumlah sedikitnya 62 kasus. Ketua Peradi Kota Bekasi, H. Shalih Mangara Sitompul SH, mengatakan, sengketa tanah di wilayah Kota Bekasi masih termasuk tinggi, sebab banyak tanah yang belum jelas kepemilikannya. “Permasalahan tanah di Kota Bekasi masih cukup dominan. Berdasarkan dokumen kami sebanyak 62 kasus telah masuk ke pengaduan dan minta untuk diadvokasi oleh Peradi,” ujarnya. Secara umum, perkara tanah itu dikarenakan terbitnya sertifikat ganda atau tumpang tindih sertifikat. “Faktor penyebab itu semua adalah ketidaktelitian petugas ukur pada saat bertugas di lapangan. Padahal untuk soal tanah Undang-undang (UU) nomor 24 tahun 1999 tentang pertanahan telah mengatur semuannya,” ujar Shalih. Secara terpisah Kasubsi Sengketa Konflik dan Perkara Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi, H. Erry Triawan, menepis anggapan itu. “Untuk Kota Bekasi, perkara tanah yang masuk pengadilan tidak sebanyak itu. Namun, yang cukup menonjol ada tiga kasus,” katanya. Kasus tersebut, kata dia, antara lain sengketa tanah TIM di Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Pondok Gede, tanah TNI AU, di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Pondok Gede, dan tanah Yayasan Harapan Kita, di Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Pondok Gede. “Sengketa tanah biasanya terjadi pada tanah yang memiliki sertifikat sebelum tahun 2000, sebab setelah itu BPN telah menggunakan teknologi digital untuk menekan kesalahan,” ujarnya. Dikatakan Erry, persoalan yang timbul biasanya sisebabkan masalah pembagian hak waris, bukan pada sertifikat ganda. “Sehingga bila muncul anggapan sertifikat ganda, memberikan kesan kinerja kami lalai,” ujarnya. Erry menambahkan, petugas ukur BPN pada saat bertugas di lapangan wajib diawasi oleh pihak RT setempat, dan pemilik batas yang bersinggungan dengan lahan yang akan diukur. “Sebelum terbit sertifikat, BPN akan mengumumkan tanah tersebut di kantor Kelurahan selama dua bulan, jika tidak ada keluhan maka sertifikat kita terbitkan,” ujarnya. (ant)
Pilkada Serang
Tanpa Calon Independen SERANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang memastikan tidak ada calon perseorangan yang akan mendaftar dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Serang yang akan diselenggarakan 9 Mei 2010. Anggota KPU Serang Pokja Program dan Tahapan Pemilukada Kabupaten Serang, Adnan Hamsin mengatakan, dari tiga pasangan bakal calon perseorangan yang sudah mengembalikan formulir dukungan, tak satupun yang memenuhi ketentuan minimal 44,4 ribu dukungan masyarakat. Dukungan tersebut dibuktikan dengan tanda tangan dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). “KPU tidak akan melakukan verifikasi dukungan untuk bakal calon perseorangan, karena semuanya tidak ada yang memenuhi persyaratan minimal dukungan masyarakat,” kata Adnan. Saat pengumuman pengambilan formulir dukungan bagi bakal calon perseorangan 5 sampai 8 Januari 2010 lalu, ada tiga pasangan calon yang mengambil formulir dan sudah mengembalikan ke KPU. Namun dari formulir dukungan tersebut tidak ada yang mencapai batas minimal 44.490 orang, hanya satu pasangan yang hanya mendapatkan 2.623 dukungan yakni pasangan bakal calon Ahmad Rifai dan Hifni Tamrin. Dengan demikian KPU tidak akan melakukan verifikasi dukungan tersebut karena tidak memenuhi ketentuan. Sehingga, dipastikan pada saat pendaftaran bakal calon baik dari parpol maupun perseorangan pada 4-10 Pebruari 2010 mendatang, tidak akan ada calon perseorangan yang mendaftar. “Sudah pasti calon perseorangan tidak akan ada yang mendaftar. Karena pada tahap persyaratan dukungan masyarakat tidak ada yang memenuhi,” kata Adnan. Pendaftaran calon bupati dan wakil bupati yang diusung partai politik maupun perorangan dimulai 4-10 Februari 2010 dan kampanye 22 April sampai 5 Mei 2010. Adapun jumlah pemilih berdasarkan rekapitulasi DP4 diperkirakan mencapai 1.006.175 jiwa pada 28 kecamatan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
JALAN RUSAK - Puluhan kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Jabar. Kemacetan tersebut disebabkan rusaknya beberapa titik jalan sehingga kendaraan yang banyak melaju dengan kecepatan rendah.
Polres Depok
Sita Narkoba Senilai Rp 1 M DEPOK - Jajaran Polres Depok berhasil menyita 320 kilo ganja kering, 140 kg heroin, 543 gram sabu serta 1,5 butir ekstasi dari 75 pengedar yang ada di Depok. Seluruh tersangka merupakan pemain lama dan kini telah ditahan di Polres Depok. Seluruh barang haram tersebut ditaksir bernilai Rp 1 miliar. Demikian dikatakan Kapolres Depok, Kombes Saidal Muraslin kepada wartawan. “Nilainya mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Sebagian dari ter-
sangka merupakan pemain lama. Beberapa diantaranya adalah pemain baru,” kata Saidal, kemarin. Penangkapan dilakukan dari hasil operasi dengan cara menyamar. Penyamaran dilakukan di tiga wilayah kecamatan yang rawan terhadap narkoba. Diantaranya, Cimanggis, Beji dan Bojonggede. “Sebagian dari pelaku ditangkap di wilayah tersebut. Tiga kecamatan itu masuk dalam pantauan serius jajaran kepolisian,” jelasnya.
Pasar Modern 24 Jam Salahi Aturan BOGOR - Pasar modern yang buka selama 24 jam tanpa izin dari Pemerintah Kota Bogor dan menjual bahan kebutuhan pokok menyalahi aturan. “Warung waralaba atau pasar modern tidak boleh buka 24 jam, jika ada yang buka ini menyalahi aturan,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bogor, M Sinaga, kemarin. Ia mengungkapkan hal tersebut terkait adanya beberapa swalayan yang dikelola pihak swasta yang buka 24 jam, dan di dalamnya tersedia kebutuhan pokok. Disperindagkop menetapkan aturan pasar modern hanya boleh beroperasi
dari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB, kecuali telah memiliki izin dan tak menjual sembako di dalamnya. Menurut Sinaga, keberadaan pasar modern 24 jam ini akan mematikan usaha pedagang kecil yang ada di sekitarnya. Hanya beberapa toko atau pasar modern yang telah mendapatkan izin untuk buka selama 24 jam. “Salah satu syarat pasar modern yang boleh buka 24 jam adalah tidak menjual kebutuhan pokok dan harian. Mereka hanya boleh menjual minuman ringan, rokok, makanan ringan. Mereka tidak boleh menjual beras, telur dan minyak goreng. Jika kedapatan itu menyalahi aturan,” ujarnya.
“Pembangunan karakter harus menjadi prioritas perguruan tinggi. Ini merupakan salah satu peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kemandirian dan daya saing bangsa,” kata Haris di Gedung Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok, kemarin. Dari data yang dimiliki Dikti, tercatat lulusan sekolah menengah umum yang lulus hanya 7 persen saja. Hal itu mengakibatkan minimnya siswa yang meneruskan ke perguruan tinggi. Terlebih lagi, masih
adanya stigma di masyarakat pendidikan perguruan tinggi hanya dapat dinikmati oleh kaum tertentu saja. “Ini menyebabkan adanya kesenjangan pendidikan di masyarakat. Bayangkan lulusan menengah umum hanya tujuh persen. Dan Jawa Barat merupakan yang terburuk dalam hal ini,” beber Haris. Guna membangun karakter mahasiswa, pihaknya memberikan stimulant berupa bantuan dana hibah kepada mahasiswa politeknik untuk berkarya se-
Ia mengimbau masyarakat untuk melaporkan ke pihaknya jika menemui adanya pasar modern yang beroperasi selama 24 jam dan menjual sembako. “Jika ada yang buka segera laporkan, kita sudah memberikan informasi bahwa hanya ada beberapa pasar modern yang boleh buka 24 jam, seperti Circle K yang terdapat di Jalan Sudirman, dan Warung Jambu 2,” ujarnya. Sinaga mengatakan dengan adanya laporan ini maka pihaknya akan melakukan survei dan pengawasan ke tokotoko waralaba yang telah menyalahi aturan tersebut. “Kita akan beri teguran kepada mereka,” ujarnya. (ant)
Suluh Indonesia/rin
PENGHARGAAN - Direktur PNJ, Johny Wahyuadi menerima penghargaan ISO 9001 dari Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Haris Iskandar pada Simposium Nasional di Gedung PNJ, Depok, kemarin.
Masih Ada Kesenjangan Pendidikan di Masyarakat SEKRETARIS Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Haris Iskandar mengatakan akang mengurangi jumlah pengangguran terdidik melalui pembangunan karakter mahasiswa. Pasalnya, hingga kini belum tercipta kondisi yang selaras antara perguruan tinggi dan dunia insudtri.
Diungkapkan Kapolres, pengedar mengincar kalangan pelajar dan mahasiswa. Indikasi tersebut diketahui atas dasar mayoritas pemakai merupakan pelajar dan mahasiswa. Kapolres mengaku miris mengethui hal tersebut. “Kalau melihat faktanya, sangat memprihatinkan. Generasi sekarang sudah terlalu dekat dnegan narkoba,” ujar Saidal. Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Depok Kompol Rusmantono menutur-
suai bakat dan minat. Dengan begitu, harapnya nantinya lulusan politeknik dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. “Kita coba untuk merubah pola pikir bahwa mereka bukan lagi pencari kerja, tetapi justru menciptakan lapangan kerja,” harapnya. Direktur PNJ, Johny Wahyuadi mengamini pendapat tersebut. Bahkan beberapa anak didiknya sudah mulai mengembangkan wirausaha. “Tiap mahasiswa mendapat bantuan dana Rp 8 juta untuk stimulan mereka mengembangkan ide kreatifnya. Jadi saat mereka lulus nanti, mereka sudah tidak bingung akan mencari kerja di mana karena sudah memiliki usaha sendiri,” ungkapnya. Beberapa waktu lalu, PNJ te-
lah bekerja sama dengan sejumlah instansi untuk meningkatkan kompetensi para pegawainya dan masyarakat luas. “Terakhir kita bekerjasama dengan BNN untuk memberikan keterampilan mantan pengguna narkoba. Hasilnya cukup baik, para mantan pengguna narkoba bahkan ada yang sudah mampu membuat WEB (Website),” kata Johny. Sementara itu, Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia, Firman mengungkapkan lulusan politeknik bukan penyumbang pengangguran terdidik. “Dalam rentang waktu 2004-2008, angka pengangguran politeknik jumlahnya konstan,” kata Firman yang juga dosen jurusan Tehnik Kimia Politeknik Negeri Makasar ini. (rin)
kan, para tersangka biasanya singgah di kontrakan. Ganja yang disita anak buahnya merupakan ganja asal Aceh untuk kemudian diedarkan di Depok. Namun, pengedarnya mayoritas terdapat di Jakarta . “Pelaku terancam hukuman yang bervariasi, di atas lima tahun,” kata Rusmartono. Terkuaknya kasus ini bermula dari salah seorang tersangka, R dan EM yang tertangkap di Simpangan Depok beberapa waktu lalu. Sedang-
kan kasus sabu dan heroin adalah hasil razia dari tersangka SE. “Awalnya, cuma 2 gram, namun setelah dikembangkan ternyata di rumah kontrakannya di Pasar Kemirimuka banyak tersimpan narkoba,” ungkapnya. Pihaknya terus berupaya menekan jumlah peredaran narkoba di Depok dengan memburu pelaku lain. “Ini hasil operasi Nopember sampai Januari 2010. Kita terus memburu ke wilayah lain,” tandas Rusmartono. (rin)
Tujuh Bocah di Depok
Dicabuli Pria Uzur DEPOK - Sungguh bejat yang dilakukan Sugino (65) yang mengaku purnawirawan TNI AD Yon Kavaleri I/ Kostrad. Pria uzur ini tega mencabuli tujuh bocah di bawah umur dengan iming-iming uang jajan Rp 1000. Sugino yang mengaku pensiunan Kopral Kepala (Kopka) ini melakukan aksi bejatnya saat anak-anak bermain di dekat halaman rumahnya di Kampung Sugutamu RT002 RW 022, Kelurahan Abadi Jaya, Sukmajaya, Depok. Tanpa perasaan bersalah Sugino telah mencabuli Fit (10), Ad (9), Nur (8), Sal (8), Dit (7), Fik(10), dan Rah (8). Yunus, Ketua RT 010 menerima laporan dari salah satu warganya di RT 002. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti bersama Ninar Mugi ketua RT 002 ke Polsek Sukmajaya. Warga yang geram dengan aksi pria berambut dan berjenggot panjang ini pun ikut menggiring Sugino ke polsek dan kemudian dilimpahkan ke Polres Depok. Yunus menuturkan, Ad, salah satu korban Sugino menceritakan kepada orangtuanya, kemaluannya kerap sakit saat buang air kecil. “Selain dia (korban,red), ada bocah lainnya yang juga dicabuli Mbah Gino (panggilan pelaku). Kami pun melaporkan dan membawa pelaku ke kantor Koramil lalu ke Polsek,” ujar Yunus di Polres Depok, Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dari cerita Ad kepada Yunus, Sugino merayu bocah-bocah kecil itu dengan umpan uang jajan. Cara itu selalu dilakukan Sugino agar korbannya mau bermain di halaman rumahnya. Bocahbocah korban Sugino pun dirayu
agar mau dipangku oleh Sugino. Setelah itu barulah dia melampiaskan nafsu bejatnya kepada bocah ingusan tersebut. “Setelah korban mendekat, tersangka lalu memangku dan memainkan alat kelamin korban. Dia membujuk korban yang bermain engkle. Yang menang lalu diberi uang seribu asalkan mau dipangku dipegang–pegang,” ujar Yunus. Pengakuan Sal, salah satu korban mengaku pernah dicabuli Sugino satu tahun lalu. Saat itu, dirinya sedang bermain engkle bersama temannya. Sugino kemudian memanggil Sal dan memegang kemaluannya. “Waktu itu, aku sedang main (engkle) sama teman teman, terus dipanggil sama Mbah Gino. Terus dia mainin (kemaluan) aku. Karena takut aku kabur,” beber bocah kelas dua sekolah dasar ini. Korban lainnya juga mengatakan hal yang sama. Nur, yang duduk di bangku dua SD ini bahkan sempat akan diperkosa pelaku. “Waktu itu, aku lagi main, terus si Mbah marah-marah dan menarik aku ke dalam ruamahnya, terus aku dipegang-pegang, dan ditindihin,” cerita Nur. Namun dalam pengakuannya kepada petugas, Sugino selalu membantah tuduhan tersebut. Dia berkelit hanya memukul pantat korban lantaran bocah-bocah tersebut kerap membuatnya kesal. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Saidal Mursalin mengatakan, masih menyelidiki kasus tersebut, sembari menunggu hasil visum para korban. (rin)
pini F OKUS Pemerintah Harus Tegar NTRIK, fitnah, adu domba adalah hal yang sudah lumrah dalam politik pemerintahan di mana pun di dunia ini. Pemilu ulang, penurunan dukungan, bahkan kudeta terhadap suatu pemerintahan, dimulai dari adanya intrik dan fitnah tersebut. Tidak bisa dielakkan, mereka-mereka yang bermain politik pasti akan menghadapi fenomena seperti ini. Hal itu bukanlah cobaan tetapi memang sebuah kebiasaan yang pasti terjadi dan karena itu harus tegar menghadapinya. Kita memahami keluhan yang dikatakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan kata sambutan pada Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia di Madiun beberapa waktu yang lalu. Keluhan ini, atau mungkin sebuah peringatan, boleh jadi merupakan wujud dari kelelahan Presiden kita dalam menghadapi berbagai isu politik dan ekonomi di Tanah Air saat ini. Mulai dari kasus KPK, kemudian Bank Century sampai dengan berbagai isu yang mencoba menyudutkan posisi pemerintah. Secara strategis, apa yang diungkapkan Presiden boleh dikatakan sebagai suatu upaya untuk memberikan pesan kepada seluruh masyarakat bahwa intrik politik itu tidak hanya pada tingkat kelembagaan tetapi juga bisa sampai kepada tingkat personal. Memberikan pesan kepada asosiasi pemerintah kabupatan adalah cara strategis untuk mencegah itu sampai pada rakyat akar rumput. Intrik, fitnah dan sebagainya itu, kalau kita lihat pada skup yang lebih luas, sesungguhnya mempunyai nilai positif juga. Tentu juga mempunyai nilai negatif. Secara positif berbagai intrik itu merupakan peringatan bagi pemerintah tentang posisi lawan politiknya dan keinginan yang hendak dituju. Pengetahuan tentang hal ini akan memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk menambal kelemahannya tersebut dalam perjalanan memerintahannya. Dengan cara demikian pemerintah akan mampu melakukan tugasnya dengan baik. Bagi masyarakat hal ini juga bernilai penting. Misalnya apabila segala sektor negara sama sekali tidak terganggu oleh adanya isu tersebut, berarti negara ada dalam keadaan aman dan normal. Sisi negatifnya akan terjadi apabila masyarakat panik. Dibawa kepada nilai-nilai tersebut, sepanjang yang kita lihat akhirakhir ini, pemerintahan dan negara sama sekali tidak terganggu. Kita lihat pemerinhah berjalan normal. Konflik sosial tidak ada dan secara ekonomi, keadaan juga stabil. Kita cukup gembira dengan hal seperti ini, apalagi kalau dikaitkan bahwa akhir-akhir ini kasus Bank Century sedang gencar-gencarnya disorot dan ‘’disidangkan’’. Dengan keadaan seperti ini, boleh kita katakan bahwa fondasi sosial maupun ekonomi negara Indonesia cukup stabil. Isu-isu politik dan persaingan yang ada, tidak mampu membuat negara menjadi goyah. Bukankah ini merupakan modal besar untuk pembangunan di masa mendatang? Keterbukaan Presiden untuk mengungkap berbagai isu tersebut kepada khalayak luas, baik melalui media massa secara langsung maupun dalam pertemuan-pertemuan seperti yang berlangsung di Madiun itu, kita pandang positif. Cara seperti itu dan berbagai tanggapan yang muncul, merupakan upaya untuk mendidik masyarakat. Bahwa Presiden menjalankan pemerintahan di bawah berbagai tekanan dan persaingan dan masyarakat diharapkan tidak terpancing dengan berbagai isu yang berkembang. Kunci keberhasilan menjalankan pemerintahan dan negara semata-mata tidak saja ditentukan oleh aparat pemerintahan tetapi juga rakyat. Bahkan kita pandang titik keberhasilan jalannya pemerintah ada di tangan rakyat. Jika rakyat mudah dihasut, terpengaruh oleh hal-hal yang sifatnya elementer, maka pemerintahan dan negara juga akan mudah terkena dampak. Kita berharap, makin terbukanya pemerintah terhadap isu-isu yang ada akan membuat makin memberikan pembelajaran kepada masyarakat dalam kehidupan bernegara. Hanya dengan cara seperti inilah kelak masyarakat akan bisa lebih dewasa menyikapi berbagai isu yang ada. ***
I
Bang D
el
Tim Ahli Pansus Century Beda Pendapat
Kalau terima lain cerita ...
Suluh Indonesia, Jumat 22 Januari 2010
5
Adu Domba dan Kompetisi Dalam Pemerintahan SBY DALAM acara Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia beberapa waktu lalu di Madiun, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluhkan bahwa telah ada tanda-tanda untuk mengadu domba dirinya. Menurut Presiden, ada isu yang mengatakan dirinya akan mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang kini sedang menghadapi tantangan dengan Pansus Bank Century. Adanya isu seperti itu memungkinkan terganggunya stabilitas keuangan negara karena isunya telah sampai ke luar negeri. Dalam lingkupan sosiologi politik, isu seperti ini sebenarnya biasa terjadi. Selalu ada orang yang mengambil kesempatan pada saat situasi sedang keruh. Kekeruhan yang terjadi di Indonesia kebetulan melibatkan Menteri Keuangan yang merupakan ‘’sentral’’ dari pemikir dan kebijakan moneter negara. Mudah bagi mereka-mereka yang memp u nyai kepentingan tertentu untuk menggoyang keuangan negara. Tetapi bahwa sistem keuangan negara masih tetap kuat di tengah terpaan seperti itu, membuktikan bahwa sistem moneter Indonesia boleh dikatakan cukup mantap. Stabilitas keuangan bisa dikatakan terjamin. Dalam konteks hubungan politik dan pemerintahan, upaya menggoyang pemerintahan negara tersebut muncul dari kondisi interaksi yang kompetitif. Artinya dalam negara yang bersangkutan ada komponen-komponen yang saling bersaing dan upaya untuk memperebutkan kekuasaan dan pengaruh. Pola interaksi seperti itu kelihatan di Indonesia. Indikator pertama dari kompetisi tersebut adalah adanya koalisi partai politik yang membentuk pemerintahan di Indonesia di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono. Partai politik besar di luar Partai Demokrat (seperti PKS, PAN, Golkar dan PKB) adalah kekuatan-kekuatan kompetitif yang mampu menggoyang pemerintah. Koalisi itu hanya merupakan sebuah model akomodatif untuk mengelola persaingan politik. Di Indonesia, bentuk akomodasi tersebut terwujud lewat pembagian jatah menteri di antara partaipartai politik tersebut. Indikator kedua, kompetisi sep-
Oleh : GPB Suka Arjawa
erti ini muncul pada bidang kebijakan ekonomi. Komponen politik seperti ini tidak jelas penampakannya tetapi justru terlihat melalui pernyataan-pernyataan politik. Misalnya dalam unjuk rasa antipemerintah, selalu ada ‘’teriakan’’ yang menyebutkan bahwa Indonesia tidak pantas memakai sistem ekonomi internasional karena akan menumbuhkan model liberal, menyengsarakan rakyat dan membuat rakyat miskin semakin tidak tersentuh pembangunan. Dalam lingkup yang lebih mikro, kompetisi ini ter-
lihat dengan adanya penolakan terhadap gerai-gerai pasar swalayan yang muncul di kota-kota kecil. Pasar swalayan adalah konsepsi liberal Barat yang diadaptasi oleh para penguasaha Indonesia yang sangat jauh dari cara-cara tradisional. Kebingungan Tidak seperti di dalam politik kekuasaan yang mengakomodasi kompetisi tersebut dengan koalisi partai politik, pemerintah kelihatannya masih kebingungan mem-
buat koalisi seperti ini untuk mengakomodasi persaingan pada bidang ekonomi, terutama antara penganut ekonomi pasar (model Barat itu) dengan modal ekonomi rakyat yang tradisional. Belum ada upaya-upaya yang jelas dari pemerintah untuk menjembatani fenomena demikian. Pada titik inilah para spekulan tersebut bermain-main dengan cara ‘’menjual’’ kasus yang dihadapi oleh menteri keuangan kepada berbagai kalangan (termasuk kalangan internasional). Goyangnya nilai mata uang sebagai akibat dari isu penggantian menteri keuangan akan mempunyai dampak ganda. Kepada mereka yang cenderung berpihak kepada ‘’kehebatan’’ ekonomi tradisional, goyangan nilai mata uang itu akan menjadi bukti bahwa perekonomian model Barat tidak pantas diterapkan di Indonesia. Lemahnya mata uang itu pasti akan berdampak sistemik kepada masyarakat. Bukan saja nilai rupiah akan merosot tetapi harga barang di pasar tradisional pasti juga merosot. Tetapi bagi mereka yang berpihak kepada ekonomi liberal, justru situasi ini dimanfaatkan sebagai lahan untuk mengeruk keuntungan besar dari situasi goyangnya pasar uang. Ia bisa saja membeli atau menjual kepemilikan sahamnya di dalam posisi seperti ini. Langkah nyata Presiden untuk mengakomodasi ini tampaknya masih belum ada. Tetapi langkahnya untuk mengumumkan hal itu di hadapan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia bisa dikatakan sebagai langkah temporer untuk mencegah eskalasi isu tersebut menuju sektor masyarakat yang paling bawah. Kabupaten adalah komponen pemerintahan di Indonesia yang paling dekat dengan masyarakat. Seorang bupati akan lebih mudah berbicara secara langsung dengan masyarakat dibanding dengan presiden. Isu tentang penggantian Menteri Keuangan mempunyai dampak penurunan nilai mata uang. Secara sosial, yang paling menderita dari keadaan seperti ini adalah masyarakat jelata. Rakyat jelata pasti akan kesulitan membeli susu apabila harganya naik berlipat ganda di tengah hasil padi yang gagal panen. Rumor seperti itu juga akan paling mudah diributkan oleh pengusaha-pengusaha yang secara langsung melayani kepentingan rakyat jelata. Penguasa seperti ini biasanya berkedudukan di kabupaten. Melalui pesan kepada pemerintahan kabupatenlah isu tersebut lebih mudah ditangkal. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Menggugat Sikap Anggota Pansus Hak Angket Bank Century TONTONAN menarik di televisi pada pekan pekan ini antara lain siaran langsung rapat Pansus Hak Angket Skankdal Bank Century dari gedung wakil rakyat di Senayan Jakarta. Beberapa saksi yang terdiri dari pejabat dan mantan pejabat negara sudah dimintai keterangan oleh Pansus. Saya menyempatkan beberapa kali menyaksikan siaran langsung itu antara lain saat mantan Wakil Presiden, Jusuf Kala, dihadirkan sebagai saksi. Ada yang berpendapat rapat pansus yang menghadikan Yusuf Kala sebagai saksi merupakan salah satu rapat paling menarik, dan ditunggu-tunggu banyak orang. Dari bebeberapa kali menonton rapat pansus lewat televisi, saya merasa agak risi terutama menyangkut cara berkomuniasi para anggiota pansus. Menurut saya ada beberapa anggota pansus yang
kurang sopan dalam menyampaikan pertanyaan kepada pasa saksi Dalam beberapa ’kasus’ saksi malah seolah-olah diposisikan sebagai ’orang yang bersalah’ yang harus mengakui perbuatannya. Mereka dibentak-bentak, dimarahi, dan jawaban serta pejelasannya kerap dipotong secara semena-mena. Yang lebih menjengkelkan lagi, ada anggota pansus yang kerap, menurut istilah meda massa, berulah. Ulahnya membuat gaduh ruang rapat. Ia antara lain melakukan perdebatan dengan sesama anggota pansus dengan ’panas’ bahkan melontarkan ucapan yang, menurut saya, tak pantas dilonatrkan oleh wakil rakyat di ruang rapat. Apalagi acara itu disiarkan langsung televisi dan ditonton jutaan rakyat Indonesia. Terus terang saya merasa prihatin menyaksikan perilaku se-
bagian anggota Pansus Hak Angket Skandal Bank Century yang, mnurut banyak orang, sudah melabrak etika. Harapan saya, rakyat mencatat itu semua dan menggunakannya sebagai rujukan saat mereka menggunakan hak pilih
pada Pemilu 2014 nanti. Singkatnya, jangan pilih lagi mereka yang tercela, yang mengajari kita berperilaku tak sopan , arogan, dan sok kuasa. Heriawan Ciputat, Tangsel
Dukung Naturalisasi UPAYA PSSI meningkatkan prestasi timnas patut didukung. Salah satunya naturalisasi pemain keturunan Indonesia yang bermain di negara lain. Selain itu, cara lain yang bisa dilakukan adalah memberi kesempatan kepada pemain berkualitas lainnya untuk bergabung dengan timnas. Selama ini kan selalu ada kesan, pemain yang dipanggil timnas ituitu saja. Sepertinya mereka dipanggil menurut selera atau kemauan pelatih atau BTN. Dan anehnya beberapa pemain yang tak layak berseragam merah putih, tetap dipaksakan tampil. Dan seperti itulah hasilnya, di semua ko-
mpetisi yang diikuti, tak satupun menghasilkan prestasi yang memuaskan. Apa yang salah? Apakah pemainnya yang seperti dituding Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, atau tudingan balik pemain yang melemparkan tanggung jawab kepada pengurus PSSI? Usul saya, sekarang ini janganlah saling mencari pembenar atau mencari-cari kambing hitam. Yang perlu dicari adalah cara bagaimana untuk meningkatkan prestasi timnas. Bukan hanya memberi target tinggi-tinggi, tapi kenyataannya pemain yang dipakai tak berkualitas untuk menggapai target tersebut. Sebagai pe-
cinta sepak bola nasional, saya hanya bisa berharap, kami bangsa Indonesia khususnya pecinta sepak bola dibuat bangga dengan penampilan tim kesayangan kita. Semoga itu ce-
pat terwujud. Semoga! Rahardi Jl Kemandoran I, Kelurahan Grogol Utara, Jakarta Selatan
Ironi Banjir Pasang Air Laut JAKARTA Utara kini sedang gelisah. Musim hujan bakal menenggelamkan daerahnya. Bila air pasang tiba, daerah ini juga akan diguncang banjir yang tak berkesudahan. Jika keduanya bergabung, banjir bakal merendam seluruh daratan Jakarta Utara. Pasalnya 60% wilayah Jakarta Utara berada di bawah permukaan air laut. Ironisnya, proyek pembangunan tanggul yang direncanakan sepanjang tiga kilometer hingga kini baru diselesaikan 900 meter saja. Sisanya entah kapan. Akibatnya sudah pasti air laut akan bebas merdeka mengalir jauh hingga ke daratan. Jika begini, rakyat lagi-lagi menjadi korbannya. Korban banjir akan mengalami banyak kerugian.
Mereka tak bisa lagi beraktivitas seperti biasa. Belum lagi kerugian harta benda akibat banjir. Rumah terendam, perabotan rumah tangga bisa saja rusak, dan seterusnya. Infrastruktur seperti jalan raya juga akan cepat rusak. Itu artinya banjir telah menyebabkan kerugian yang tak sedikit. Belum lagi penyakit akibat banjir. Seharusnya pemerintah mempercepat pembangunan tanggul agar bisa meminimalisasi dampak akibat banjir. Jika tidak, rakyat akan terus dirugikan dan pemerintah daerah bisa dituding cuma hanya menjadi penonton. arifin kebun jeruk
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 22 Januari 2010
6
Gol Anderson Menangkan Persebaya SURABAYA - Gol dari eksekusi penalti Anderson Da Silva saat laga tersisa enam menit, membawa tuan rumah Persebaya meraih kemenangan tipis 1-0 (0-0) atas Persema Malang pada pertandingan tunda babak kedua Liga Super Indonesia di Surabaya, kemarin. Hukuman penalti dijatuhkan wasit Iis Isya Permana dari Indramayu, setelah Takatoshi Uchida dijatuhkan pemain Persema Jaya Teguh Angga di depan gawang I Komang Putra. Keputusan ini langsung memantik emosi pemain-pemain “Laskar Ken Arok” dengan melakukan protes kepada wasit. Bahkan, pelatih Persema Subangkit dan ofisial tim yang
berada di pinggir lapangan juga tersulut emosinya. “Kalau mau ‘fair’, sebenarnya hasil akhir pertandingan ini imbang, namun Persebaya dipaksakan untuk menang. Seperti ini wajah sepak bola Indonesia,” kata Subangkit mengomentari hasil pertandingan. Ia menambahkan, permainan anak asuhnya tetap stabil meskipun harus menjalani laga tunda. “Kalau kemarin dipaksakan main dalam kondisi lapangan tergenang, kami justru dirugikan,” ucapnya. Kekecewaan pemain dan ofisial Persema masih berlanjut ketika pertandingan berakhir. Mereka kembali mendekati dan memaki-maki wasit, hingga
petugas keamanan harus melakukan pengamanan. Bahkan, pemain Persema Kasan Sholeh yang tampak sangat emosional, melakukan pemukulan terhadap salah satu asisten wasit dan nyaris terjadi baku hantam. Peristiwa ini ikut menyulut emosi suporter tuan rumah yang melempari tempat duduk pemain Persema. Namun, aparat keamanan segera mengendalikan situasi dan meredam terjadinya aksi lebih lanjut. Saat laga ditunda Rabu malam akibat lapangan tergenang air, Persebaya kesulitan menekan dan ditahan imbang Persema tanpa gol. Persema justru tampil te-
Persijap Berharap Tambahan Angka SEMARANG - Persijap Jepara berharap mendapat tambahan angka pada dua laga terakhir putaran pertama melawan Persela Lamongan dan Persija Jakarta Pusat di Kompetisi Sepak Bola Liga Super. Wakil Sekretaris Tim Persijap Jepara, Nurjamil ketika dihubungi dari Semarang, kemarin, mengatakan, dengan tambahan angka dari dua laga terakhir ini, tim asuhan pelatih Junaidi bisa masuk papan tengah pada putaran pertama ini. “Kalau lawan Persela Lamongan, kita harapkan bisa memenangkan pertandingan karena digelar di kandang sendiri (Jepara), tetapi kalau lawan Persija Jakarta Pusat juga berharap bisa mencuri angka” katanya. Pada putaran pertama Liga Super ini, Evaldo Silva dan kawan-kawan masih menyisakan dua pertandingan lagi, yaitu menjamu Persela Lamongan, Minggu nanti, di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara. Kemudian terakhir melawan tuan rumah Persija Jakarta Pusat, Sabtu pecan depan. “Saya
belum tahu, mereka menggunakan stadion mana tetapi berdasarkan perkembangan terakhir mereka bisa menggunakan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta,” katanya. Menurut dia, sebenarnya pertandingan melawan Persija Jakarta Pusat itu digelar 3 November 2009 tetapi mereka tidak mendapat izin akhirnya Badan Liga Indonesia (BLI) mengeluarkan jadwal baru bahwa pertandingan Persija melawan Persijap digelar 30 Januari 2010. Ia menambahkan, sebenarnya pada tiga pertandingan di kandang lawan beberapa waktu lalu berharap bisa membawa pulang nilai tetapi ternyata gagal karena kalah dari PSM Makassar (0-1), dari Persiwa Wamena (0-2), dan terakhir kalah dari Persipura Jayapura (0-1). Dengan kekalahan tiga kali beruntun ini, menjadikan tim berjuluk Laskar Kalinyamat mendekati zona degradasi karena menempati peringkat ke-13 dari 18 tim dengan nilai 18. Zona degradasi adalah mereka yang masuk peringkat empat besar terbawah.
Ia menambahkan, usai putaran pertama ini, manajemen akan segera melakukan evaluasi terutama untuk pemain supaya pada putaran kedua mendatang bisa benar-benar lebih baik karena pada putaran berikutnya timnya justru lebih banyak main di kandang lawan. Kalau pada putaran pertama ini, kata dia, timnya main di kandang sendiri sebanyak sembilan kali dan main di kandang lawan delapan kali tetapi pada putaran kedua mendatang dibalik, delapan kali main di kandang sendiri dan sembilan kali main di kandang lawan. Kemarin, tim Persijap baru tiba dari Jepara setelah menyelesaikan tiga pertandingan di kandang lawan di Makassar, Sulsel (melawan Persipura), Bone, Sulsel (melawan PSM Makassar), serta Wamena, Papua (melawan Persiwa). Hari ini mereka kembali menjalani latihan di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara untuk persiapan menjamu Persela Lamongan, Minggu nanti. (ant)
Asian Games
Prestasi Indonesia Diharap Naik BEKASI - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng meminta atlet-atlet Indonesia untuk memperbaiki peringkat Indonesia di Asian Games XVI di Guangzhou, China yang akan dilaksanakan mulai 12 hingga 27 November 2010. “Pada Asian Games di Doha Qatar, Indonesia hanya mampu berada di peringkat 22. Kita sudah sampaikan agar presta-
si Indonesia di AG 2010 bisa lebih baik lagi,” kata Menpora kepada wartawan usai memberikan pembekalan kepada peserta Munas AMPI di Asrama Haji Kota Bekasi, kemarin. Ia mengatakan persiapan untuk Asian Games 2010 sudah dilakukan dengan baik. Pemilihan cabang olahraga yang dikirim sudah mengerucut ke cabang-cabang yang berpeluang besar menghasilkan me-
dali untuk Indonesia. “Pengurus KONI termasuk atletnya akan melaporkan ke saya secara lengkap mengenai persiapan. Sekarang sudah mulai konsolidasi tentang kegiatan pembinaan menuju keikutsertaan ke Asian Games itu,” ujarnya. Ia berharap prestasi Indonesia di AG XVI bisa lebih baik hingga menjadi momentum kebangkitan olahraga nasional Indonesia. (ant)
nang di babak kedua dan menguasai tempo permainan. Sejumlah percobaan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, masih menyamping tipis dari gawang Syaifudin. Sebaliknya, Persebaya yang berambisi meraih kemenangan di laga kandang terakhir ini, bermain tergesa-gesa dan sering kehilangan bola. Satu-satunya peluang emas sebelum terjadinya penalti, dimiliki “striker” (penyerang) Andi Odang saat menyongsong umpan Mat Halil. Namun, bola sundulan Odang ke arah gawang masih mampu ditepis kiper I Komang Putra. “Kemenangan ini patut disyukuri, karena percuma saja
anak-anak bermain bagus tapi tidak bisa menang,” kata asisten pelatih Persebaya, Ibnu Grahan tanpa bersedia mengomentari penalti yang diperoleh timnya. Ia mengakui laga tunda ini sangat berat buat timnya, apalagi harus bermain pada pagi hari saat kondisi pemain sedang kelelahan, setelah menjalani pertandingan sebelumnya. Tambahan tiga angka membawa Persebaya naik lima tingkat ke posisi keenam klasemen sementara dengan mengoleksi 22 angka. Nilai “Green Force” sama dengan Persipura Jayapura, namun juara bertahan asal Papua ini lebih unggul dalam selisih gol. (ant)
Anderson Da Silva
PT Liga Bantu Klub Terapkan “Sport Science” SURABAYA - PT Liga Indonesia berencana merekrut tenaga pelatih dari sejumlah perguruan tinggi, untuk diperbantukan kepada klub peserta kompetisi Liga Super Indonesia dalam penerapan “sport science” (ilmu pengetahuan keolahragaan). Rencana itu dipaparkan Direktur Eksekutif PT Liga Indonesia Joko Driyono kepada wartawan usai mengadakan pertemuan dengan pimpinan dan staf pengajar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya (FIK Unesa), kemarin. “Rencananya kami akan merekrut 18 orang alumni FIK dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia dan nantinya mereka akan diperbantukan kepada masing-masing kontestan kompetisi Liga Super,” katanya. “Untuk tahap awal, PT Liga yang akan mengontrak dan membiayai tenaga pelatih tersebut. Soal klub bersedia menerima atau tidak tenaga mereka, kami tidak memaksa,” tambah Joko. Dari 18 tenaga pelatih yang dibutuhkan, PT Liga Indonesia baru mendapatkan empat orang, di antaranya dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Negeri Yogyakarta. “Kedatangan kami ke Unesa, salah satunya juga bertujuan untuk itu karena Jatim punya banyak klub Liga Super. Kami juga berencana menggandeng perguruan tinggi di luar Jawa, seperti di Makassar dan Padang,” kata Joko Driyono. Rencana menempatkan tenaga pelatih dari kalangan perguruan tinggi di klub Liga Super, menjadi salah satu niatan PT Liga Indonesia untuk meningkatkan kualitas pemain dan kompetisi di tahun mendatang. Menurut Joko Driyono, tidak banyak klub yang memanfaatkan tenaga pelatih dari kalangan perguruan tinggi, padahal mereka memiliki kemampuan dan ilmu pengetahuan serta
sarana penunjang yang cukup memadai. “Dalam struktur organisasi klub atau tim sepak bola profesional, tenaga pelatih fisik atau psikiater semestinya harus ada. Tapi di Indonesia, itu hanya menjadi syarat administrasi bagi klub dan tidak pernah diimplementasikan,” ujarnya. Joko Driyono menambahkan, pemanfaatan teknologi maupun “sport science” dalam sepak bola profesional menjadi tanggung jawab masing-masing klub. Hingga kini belum ada kemauan dari pengelola klub karena berbagai alasan, sehingga PT Liga Indonesia berinisiatif memulai penerapan itu. “Memang budaya kita harus dipaksa dulu, baru mau jalan,” tegasnya. Sebelum mendekati Unesa, PT Liga Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan UPI Bandung dan UNJ. “Dengan Unesa merupakan kerja sama yang ketiga,” tambah Joko. Pembantu Dekan III FIK Unesa Imam Marsudi, menyambut inisiatif PT Liga Indonesia untuk memanfaatkan tenaga pelatih dari perguruan tinggi dalam mendukung kualitas sepak bola di tanah air. “Tujuan kami bukan mengintervensi klub atau pelatih, tapi membantu mereka meningkatkan kualitas dan kemampuan pemain, terutama fisik dengan penerapan ‘sport science’ yang tepat,” katanya. Ia menambahkan, pelatih yang mumpuni dalam hal taktik dan strategi, belum tentu maksimal menerapkannya dalam permainan tanpa memahami kondisi fisik dan psikologi pemainnya. “Di sinilah pentingnya tenaga pelatih yang paham soal sport science. Kapan pemain itu harus ditingkatkan fisiknya, kapan harus dimainkan dan diistirahatkan. Di negara-negara maju, hal semacam ini sudah diterapkan dan menjadi keharusan,” tambahnya. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 22 Januari 2010
7
Serena Beri Peringatan Lawan MELBOURNE - Juara bertahan Serena Williams seolah ingin memberi peringatan kepada saingannya bahwa masih harus diperhitungkan ketika dengan mudah menang 6-2, 6-1 atas Petra Kvitova (Ceko) pada babak kedua Australia Terbuka, kemarin. Kvitova, petenis berusia 19 tahun itu hanya sempat memberi perlawanan pada awal set pertama sebelum Serena kemudian melaju untuk mendominasi pertandingan dan menang dalam waktu 67 menit. Belakangan ini, yang menjadi pembicaraan hangat di Australia Terbuka adalah kembali dua petenis Belgia Kim Clijsters dan Justine Henin, serta peluang mereka untuk menjuarai turnamen grand slam pertama pada 2010 itu. Tapi Serena tampak ingin menyampaikan pesan kepada siapa pun yang ingin mengangkat trofi juara, termasuk kakak sendiri Venus, bahwa mereka harus melewatinya terlebih dulu. Kvitova tampil cukup meyakinkan pada awal babak kedua dengan memperlihatkan permainan menyerang dan mengejar kemana pun arah bola. Serena pun melayani tantangan petenis muda Ceko tersebut yang kemudian hanya dibuat tidak berdaya karena seluruh serangannya berhasil dikembalikan oleh lawan. Serena pada babak ketiga akan ditantang petenis kidal Carla Suarez dari Spanyol, sekaligus membalas kekalahan kakaknya Venus pada babak kedua Australia Terbuka tahun lalu. Li Na Bertahan Sementara itu petenis ulet asal China yang menjadi harapan Asia, masih bertahan dan lolos ke babak ketiga setelah menghentikan perlawanan petenis Hongaria Agnes Szavay. Li yang unggulan ke-16 tersebut sempat kehilangan set pertama sebelum bangkit untuk memenangi pertandingan dengan skor 3-6, 7-5, 6-2. Ia mengakui tidak bisa fokus pada set pertama, tapi kemudian berhasil bangkit pada dua set berikutnya untuk tetap bertahan di turnamen tersebut. “Ia bermain bagus pada set pertama, sementara saya tidak fokus sehingga sering kehilangan bola. Ia sebenarnya tidak istimewa, hanya berusaha mengembalikan bola ke arah belakang,” katanya. “Kemudian saya juga tertinggal lebih dulu 1-3 pada set kedua dan ketika saya sadar bahwa saya harus melakukan sesuatu kalau tidak ingin segera berkemas pulang besok,” katanya. Di babak ketiga, Li yang saat ini merupakan petenis putri terbaik Asia, akan berhadapan dengan sahabatnya di luar lapangan, unggulan ke-22 Daniela Hantuchova. Tapi petenis berusia 27 tahun asal Wuhan itu mengakui bahwa ia akan menghadapi pertarungan yang berat dan untuk sementara harus melupakan persahabatan diantara mereka. Li melangkah sampai ke babak keempat Perancis Terbuka tahun lalu dan dua kali beruntun mencapai perempat-final AS Terbuka. Prestasi tersebut terjadi justru setelah ia memutuskan untuk tidak terikat lagi dengan federasi tenis China. Namun demikian, Li mengakui siap untuk meninggalkan turnamen lain jika ia harus membela negara. “Saya masih petenis nasional. Jika mereka membutuhkan saa, saya siap kapan pun untuk bergabung dengan tim nasional,” katanya. Zheng Jie, rekan senegara Li Na, juga masih bertahan dan akan berhadapan dengan unggulan 11 dari Perancis Marian Bartoli, Jumat. Pemenang antara kedua petenis tersebut akan berhadapan dengan pemenang antara unggulan delapan Jelena Jankovic dan Alona Bondarenko untuk memastikan tempat ke perempat-final. (ant)
Suluh Indonesia/ap
GEMBIRA - Pemain Arsenal, Andrey Arshavin, mengekspresikan kegembiraannya setelah mencetak gol ke gawang Bolton dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris, kemarin. Arsenal menang 4-2 dan melaju ke puncak klasemen.
Arsenal ke Puncak Klasemen LONDON - Arsenal menggusur Chelsea dari puncak klasemen Liga Utama Inggris setelah menang 4-2 atas Bolton di Stadion Emirates, kemarin. The Gunners menunjukkan semangat bertarung yang mumpuni dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol. Arsenal mengantongi 48 poin sama seperti Chelsea. Namun mereka berhak memimpin karena unggul selisih tujuh gol atas The Blues. Juara bertahan Manchester United berada di posisi ketiga dengan 47 poin, diikuti Tottenham Hotspur dengan 38 poin. Chelsea sendiri masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dibanding tiga rivalnya ter-
sebut setelah duel dengan Hull City ditunda akibat cuaca buruk. Arsenal memerlukan kemenangan minimal dengan dua gol di laga ini untuk bisa melengserkan rival sekotanya tersebut. Target itu nyaris tak bisa dipenuhi setelah The Trotters mencetak dua gol pembuka melalui Gary Cahill pada menit ke-7 dan penalti Matt Taylor menit ke-28. Namun Arsenal bangkit berkat gol yang dilesakka Tomas Rosicky satu menit sebelum turun minum. Tiga gol lainnya diciptakan di babak kedua dari Cesc Fabregas menit ke-52, Thomas Vermaelen menit ke-65 dan gol
pamungkas dari Andrey Arshavin lima menit menjelang laga berakhir. “Bagi kami, dua laga melawan tim yang ditangani manajer baru ini seperti mendaki gunung besar. Kami memerlukan kualitas yang istimewa untuk memenangkan kedua pertandingan tersebut,” ungkap pelatih Arsenal, Arsene Wenger kepada Sky Sports. Kekalahan dari Arsenal menyisakan kekecewaan mendalam bagi pelatih Bolton, Owen Coyle. Ia kesal dengan proses terjadinya gol penyeimbang Arsenal yang diciptakan oleh Febregas. Sebelum gelandang Spanyol itu membobol gawang Bolton, bek
William Gallas lebih dulu melakukan pelanggaran keras terhadap Mark Davies. “Saya kira itu lebih seperti kekerasan daripada tekel. Bagi saya itu seharusnya berujung pada dikeluarkan. Namun faktanya wasit tidak melihatnya dan pemain (Davies) tergeletak di lapangan. Arsenal terus bermain dan mencetak gol penyeimbang. Itu sangat sulit diterima,” protes Coyle. Sementara itu, Liverpool tinggal berselisih satu poin dari zona empat besar dan satu peringkat dari zona Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur di Anfield. Kedua gol The Reds diciptakan oleh striker Belan-
Mengatur Pertandingan
Ketua Sepakbola Cina Ditahan
Serena Williams
Villa ke Final Piala Liga LONDON - Aston Villa maju ke babak final Piala Liga Inggris setelah sempat kandas 0-2 ketika melawan Blackburn Rovers sampai akhirnya menang 6-4 pada laga mendebarkan putaran kedua semi final, kemarin malam. Villa, yang menang agregat 7-4, selanjutnya akan bertemu dengan Manchester United atau Manchester City di Stadion Wembley pada 28 Februari pada final pertama mereka di Piala Liga sejak 1996. Villa bangkit kembali setelah sempat tertinggal, setelah Rovers bermain hanya dengan 10 orang stelah pemain bertahan Christopher Samba dikeluarkan dari lapangan ketika pertandingan baru berlangsung 39 menit. Tim asuhan Martin O’Neill’s itu, yang unggul agregat 1-0 setelah bermain di Rovers, kecolongan 1-2 ketika Nikola Kalinic mencetak gol dua kali untuk tim tamu pada 26 menit awal di Villa Park. Stephen Warnock melahirkan angka setelah bermain 30 menit dan James Milner menyamakan kedudukan dan Villa membuat angka setelah kekerasan yang dilakukan Samba atas Gabriel, yang melahirkan tendangan penalti. Gol bunuh diri yang dibuat Steven Nzonzi membuat Villa memimpin 3-2 pada menit ke-53 dan Agbonlahor serta Emile Heskey membuat angka menjadi 5-2 pada menit ke-62. Rovers tetap berjuang dan Martin Olsson membuat gol satu menit setelah Heskey mencetak gol, sebelum Brett Emerton membuat angka menjadi 5-4 setelah pertandingan berlangsung selama 84 menit. Ashley Young melahirkan gol keenam Villa pada menit akhir pertandingan. Manchester City mengalahkan saingan sekota United 2-1 pada laga pertama semifinal Selasa. Pertandingan leg kedua diadakan di Old Trafford, Rabu depan. (ant)
BEIJING - Ketua Asosiasi Sepakbola Cina (CFA) telah dimintai keterangan oleh polisi investigasi pengaturan pertandingan di negara yang sedang bermasalah dengan pertandingan profesional, demikian dilaporkan media setempat pada kemarin. Nan Yong yang mengambil alih tugas ketua CFA satu tahun lalu, telah digelandang oleh sekelompok polisi investigasi dan dituduh melakukan serangkaian kasus skandal pengaturan pertandingan, demikian dilaporkan kantor berita Xinhua dalam laman (www.xinhuanet.com.). Wakil presiden CFA Yang Yimin dan Zhang Jianqiang yang sebelumnya adalah mantan pengawas pertandingan, juga diinterogasi oleh polisi, tambah laman tersebut. Zhang sekarang menjabat pengawas
sepakbola wanita CFA. Ketiganya ditanyai oleh polisi untuk “menjelaskan beberapa fakta dalam sejumlah kasus penting tentang perjudian sepakbola dan menipulasi ilegal pertandingan liga sepakbola domestik yang digunakan oleh bisnis penyuapan”, kata Xinhua. Jia Xiuquan, mantan pelatih kepala klub Liga Super China (CSL) Shanghai Shenhua, juga diinterogasi oleh polisi, demikian dikataan Beijing Times, Kamis. CFA membatalkan sedikitnya dua pertemuan yang rencananya dihadiri oleh Nan dan Yang, dan menunjuk pejabat lain untuk mengambil tugas pekerjaan mereka, kata berita sepakbola. Tak satu orangpun di CFA yang bersedia memberi komentar tentang hal itu. Sedikitnya 21 pejabat, pe-
main dan pelatih klub, termasuk Xu Hongtao, presiden Chengdu Blades yang dimiliki oleh klub Inggris Sheffield United, telah ditangkan atau ditahan dua bulan lalu atas tuduhan pengaturan pertandingan atau perjudian, dimana tindakan itu ilegal di China. Sebuah pengadilan lokal menuduh mantan pemain Liaoning Lu Dong dan mengancam tiga tahun penjara karena perjudian, kata Beijing News, Kamis, namun Lu Dong dinyatakan tidak terlibat dalam pengaturan pertandingan tersebut. Kasus pengaturan pertandingan mencuat menyusul komentar keras yang dilakukan para pejabat top partai komunis pada bulan-bulan terakhir ini, berkaitan keinginan terbangunnya pertandingan profesional yang bersih di Cina. (ant)
da Dirk Kuyt. Kemenangan ini sebagai balasan atas kekalahan yang diderita dari Reading di Piala FA serta hasil imbang melawan Stoke City akhir pekan lalu. Lebih mengagumkan, tim asuhan pelatih Rafael Benitez ini meraihnya tanpa diperkuat dua bintang utama, striker Fernando Torres dan gelandang Steven Gerrard. Benitez pun mulai kembali yakin pasukannya akan dapat finis di zona empat besar akhir musim nanti. “Setiap orang berusaha keras. Kami tahu selisihnya masih jauh, tetapi kami harus yakin akan mampu mengurangi jarak,” jelas pelatih asal Spanyol itu. (adn/afp)
Piala Italia
Fiorentina Singkirkan Juara Bertahan FLORENCE - Fiorentina lolos ke babak semifinal Piala Italia, setelah kemarin menekuk juara bertahan Lazio 3 -2. Selanjutnya Fiorentina akan bertemu pemenang antara Inter Milan dan Juventus. Lazio mendapatkan peluang pertama mencetak gol melalui Mauro Zarate di menit ke-2, namun kiper Fiorentina, Sebastien Frey bergerak cepat untuk melakukan penyelamatan dengan menggunakan kakinya. La Viola berhasil keluar dari tekanan dan mencuri gol lebih dulu tujuh menit kemudian. Alberto Gilardino mengirimkan umpan lemah dari sisi sayap kanan dan sepakan Mutu tak dapat diantisipasi oleh kiper Lazio, Fernando Muslera. Mutu menggandakan keunggulan Fiorentina satu menit setelah turun minum dan lagi-lagi lewat umpan Gilardino. Lazio menipiskan ketertinggalan empat menit kemudian lewat tembakan Zarate yang dibelokkan oleh Per Kroldrup. Hanya, berselang delapan menit saja Fiorentina sudah kembali unggul dua gol dari sundulan Kroldrup. Lazio memperoleh gol kedua di menit ke-68 dari tembakan Rocchi. Namun kendati terus menekan hingga akhir pertandingan, mereka tetap tidak mampu mendapatkan gol penyeimbang. (adn/rtr)
Nigeria Melaju dan Mesir Pertahankan Rekor Sempurna ANGOLA - Nigeria mengalahkan Mozambique 3-0 dan bergabung dengan Mesir lolos dari penyisihan grup C kompetisi sepak bola Piala Afrika yang berlangsung Rabu waktu setempat. Juara enam kali Mesir menyudahi harapan Benin 2-0 di Benguela dan berada di puncak klasemen denan rekor sempurna mengantongi sembilan poin. Nigeria menyimpan enam poin dan Mozambique serta Benin tersingkir setelah sama-sama mendapat satu poin. Mesir akan memainkan laga perempat final melawan tim kedua Grup D di Benguela sedangkan Nigeria bertanding di Lubango melawan tim puncak
grup itu. Kamerun, Zambia, Tunisia dan Gabon akan bertarung untuk mendapatkan tempat kedua Kamis. Mesir, yang memperpanjang rekor belum terkalahkan di Piala Afrika menjadi 16 kali menang, nyaris tidak mendapat ancaman dari Benin, yang tampil seperti tidak bergigi pada laga di Benguela. Pemain bertahan Ahmed Al Muhammadi mengirim umpan panjang kepada Yoann Djidonou, yang tidak terkawal pada menit ketujuh, membuat tim Fir’aun itu memimpin. Gebrakan Ahmed Raouf dihalau Djidonou, tetapi Emad Motaeb berhasil
menjebloskan bola sehingga angka menjadi 2-0 ketika pertandingan baru berlangsung 23 menit. Pada pertandingan yang didominasi Mesir itu, Benin nyaris tidak melakukan ancaman, kecuali ketika pertandingan sudah berlangsung satu jam, namun dapat dijinakkan dengan apik oleh Essam El Hadari. Nigeria, yang membutuhkan hanya hasil seri untuk lolos, menunggu lama sebelum dapat menyudahi Mozambique. Peter Odemwingie menggetarkan jala gawang lawannya sebelum dan setelah turun minum, sehingga mengandaskan harapan Mozambique un-
tuk maju ke putaran pertempat final untuk pertama kali. Striker berhasil mendapat bola liar di dekat gawang dan menyarangkannya mengunakan kaki kiri dan tidak dapat dijinakkan Odemwingie. Dua menit setelah turun minum, Odemwingie kembali melakukan gebrakan dan dengan mudah melakukan tugasnya setelah Yakubu Aiyegbeni terjatuh di bagian kiri. Obafemi Martins membuat hasil pertandingan menjadi sukar dikejar lawan mereka ketika empat menit kemudian lahir gol ketiga yang membuat Nigeria lolos. (ant)
Nasi nal PTPN IX Timbun Gula JAKARTA - Tim Pemantaun dan Pengendalian Harga (TPPH) Jawa Tengah menemukan indikasi penimbunan gula di gudang PTPN IX dan telah menginstruk-
sikan untuk segera didistribusikan. “Kami menginstruksikan kepada distributor atau penyalur yang memiliki stok berlebihan di gudang PTPN IX, segera men-
distribusikan gula ke pasar mengingat rencana impor gula akan segera dilaksanakan,� kata Wakil Ketua TPPH Jateng Mahdi Mahmudy, kemarin. (ant)