Skip to main content

Edisi 21 April 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 75 tahun IV Rabu, 21 April 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Pemerintah Tambah Utang

Dana Simpanan Turun

Persulit Kredit Untuk CPO

PEMERINTAH menambah jumlah utang sebanyak Rp 7,32 triliun melalui penjualan 4 seri surat utang negara (SUN) melalui lelang pada Selasa ini. Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan ...hal. 1

DIREKTUR Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah mengatakan Dana Pihak Ketiga (DPK) per 13 April 2010 mengalami penurunan Rp 0,5 miliar menjadi...hal. 2

GABUNGAN Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia mengungkapkan Bank Dunia serta beberapa bank asing seperti HSBC, Rabo Bank, dan lainnya mempersulit penyaluran kredit perbankan khususnya industri CPO ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Susno Akan Diperiksa Lagi

Suluh Indonesia/ade

DIPERIKSA - Mantan Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji didampingi penasihat hukumnya mendatangi Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Susno diperiksa sebagai saksi terkait dugaan makelar kasus yang menyeret sejumlah perwira di Mabes Polri.

JAKARTA - Penyidik Mabes akan memeriksa lagi mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji. ‘’Pemeriksaan akan dilanjutkan lagi, dan Pak Susno tetap sebagai saksi,” kata Wakil Kepala Divisi Humas Polri Kombes Pol. Zaenuri Lubis di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, pemeriksaan dihentikan hari ini karena Susno telah menjalani pemeriksaan secara marathon. Menurut Lubis, penyidik hari ini menyodorkan 40 pertanyaan dan telah dijawab oleh Susno sebanyak 38 pertanyaan, sedangkan dua pertanyaan akan dijawab pada pemeriksaan berikutnya. Ia menolak menjelaskan materi pemeriksaan dan hal-hal apa saja yang ditanyakan oleh penyidik. ‘’Secara umum, Pak Susno diperiksa sebagai saksi dalam kasus Gayus,” katanya. Menurut dia, Polri sangat menghargai Susno yang sangat kooperatif selama menjalani pemeriksaan. Sementara itu pengacara Susno, Zul Armain Aziz mengatakan, kliennya diperiksa oleh sebagai saksi untuk delapan tersangka dalam kasus Gayus. Menurut dia, Susno ditanya soal masalah rekening Rp 25 miliar milik Gayus Tambunan, staf Ditjen Pajak. (nas)

Gubernur Sumut

Jadi Tersangka Korupsi JAKARTA - KPK menetapkan Gubernur Sumut Syamsul Arifin (SA), sebagai tersangka dugaan korupsi keuangan daerah Kabupaten Langkat, Sumut, dalam kurun waktu 2000 sampai 2007. ‘’Kasus itu telah dinaikan ke proses penyidikan sejak pekan lalu dengan tersangka SA, mantan Bupati Langkat,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Johan menjelaskan, KPK telah memiliki bukti yang cukup untuk menentukan tersangka dalam kasus itu. Syamsul ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai mantan Bupati Langkat. Menurut dia, dugaan korupsi APBD Langkat itu terjadi dalam kurun waktu 2000

sampai 2007, sehingga merugikan negara sekira Rp 31 miliar. Johan tidak menjelaskan modus dugaan korupsi itu secara rinci. Dia hanya menjelaskan, Syamsul dijerat pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 dan atau pasal 8 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Unsur-unsur tindak pidana dalam pasal-pasal itu antara lain penyalahgunaan wewenang yang dapat memperkaya diri sendiri dan atau orang lain atau korporasi serta dapat mengakibatkan kerugian negara. Johan menjelaskan, KPK akan bekerjasama dengan

penegak hukum di Sumut untuk mengusut kasus itu. Sementara Kadis Kominfo Sumut Eddy Sofian mengatakan, Pemprov Sumut belum menerima pemberitahuan secara resmi mengenai status Gubernur Syamsul Arifin. Eddy mengimbau agar pemerintahan di Sumut tetap berjalan sebagaimana biasa dan tidak terganggu akibat adanya penetapan status tersangka terhadap Syamsul Arifin. Pihaknya juga mengimbau seluruh pegawai di jajaran Pemprov Sumut untuk tetap menjaga soliditas dan tetap mengikuti sistem pemerintahan yang ada. ‘’Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondusifitas,’’ katanya. (nas/ant)

PDIP Ancam Tolak APBNP JAKARTA - Ketua F-PDIP DPR Tjahjo Kumolo mengatakan, fraksinya menolak pembahasan APBNP 2010 sepanjang pemerintah tidak serius menyampaikan asumsi-asumsi nota keuangan yang ada. Hingga saat ini, FPDIP menganggap APBNP 2010 bersifat manipulatif. ‘’Kami juga meminta kepada para menteri yang terkait untuk pembahasan APBNP ini untuk serius duduk bersama dengan Komisi VII dengan Badan Anggaran DPR. Sepanjang ini tidak dilakukan, maka F-PDIP akan menolak APBNP,” katanya di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Penolakan ini, imbuh Tjahjo, sama sekali tidak terkait dengan penolakan resmi F-PDIP terhadap Menkeu Sri Mulyani dalam pembahasan APBNP terkait rekomendasi yang memutuskan Sri Mulyani diduga bersalah dalam pengambilan keputusan bailout Bank Century. Sekjen PDIP ini menegaskan, penolakan murni sebagai bentuk kepedulian fraksinya yang mengingatkan keseriusan pemerintah dalam menyusun APBNP. ‘’Harusnya pemerintah ju-

jur terkait asumsi-asumsi dalam APBNP, tidak bersikap manipulatif, kenapa ada sejumlah menteri yang selalu meminta mundur kalau rapat dengan Komisi VII. Misalnya dengan mengatakan, harus ke New York, harus ke Venezuela, harus ke Bali, ke negara mana,” kritiknya. Dia menegaskan pemerintah perlu menjelaskan secara rinci tentang APBNP yang disampaikan. ‘’Sebenarnya pemerintah mau apa? Kalau memang melalui APBNP pemerintah mau menambah hutang, ya harus dijelaskan kepada rakyat dong. Kok hanya angka-angka yang manipulatif,” kata Tjahjo. Anggota F-PDIP Effendy Simbolon mengatakan, pemerintah kurang serius dalam menyusun APBN-P 2010 misalnya pada perubahan asumsi nota keuangan. ‘’Pada APBN 2010 volume produksi minyak bumi Indonesia tahun 2010 sebesar 965.000 barel per hari,” kata Effendy. Menurut Effendy, Kepala BP Migas menjelaskan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) hanya menyanggupi produksi minyak bumi pada 2010 sebanyak 894.000 barel per hari. (har)

Retret Bali

Guna Sempurnakan Program Pemerintah TAMPAK SIRING - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, penyelenggaraan rakernas dengan menggunakan metode retret (penelaahan mendalam-red) adalah upaya untuk menyempurnakan kebijakan dan program pemerintah yang mendengarkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan. ‘’Masalah ada dan harus dipecahkan. Ini gunanya retret sehingga masingmasing topik bisa konklusif pembahasannya,” kata Presiden Yudhoyono di Istana Tampak Siring, Bali, kemarin. Kepala Negara menambahkan, pemerintah akan terus menyempurnakan kebijakan dan regulasi sehingga implementasi di lapangan dapat sesuai target sehingga tujuan pemerintahan sampai lima tahun ke depan akan tercapai. ‘’Kita terus sempurnakan kebijakan dan regulasi. Masih ada waktu satu hari satu malam. Kita harap menghasilkan perbaikan dan penyempurnaan kebijakan pemerintah,” tegasnya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, rapat kerja dalam bentuk “rethreat” (penelaahan mendalam-red) supaya pembahasan bisa lebih fokus. ‘’Bisa menggali hakekat dan

inti permasalahan di lapangan dan daerah. Dengan kebersamaan di tempat ini secara penuh, kita berharap ini bisa menghasilkan sesuatu yang menjadi instrumen atau alat kendali pelaksanaan program,” kata Presiden. Kepala Negara mengemukakan, sebagian hasil dari strategi Tampak Siring akan diadopsi ke dalam Instruksi Presiden, sehingga implementasinya bisa segera dilakukan dengan tepat. Selain itu, diharapkan mampu mendorong sinkronisasi kerja dan program baik antara pemerintah pusat dan daerah serta antarsektor. Dengan kebersamaan, kita bisa mencegah dan meniadakan berbagai tumpang tindih. Kemungkinan kekosongan karena tidak ada yang tangani dan tidak salah menyalahkan, saling lempar tanggung jawab tidak terjadi. Ini penting dengan harapan pembangunan bisa berjalan efektif dan berhasil,” kata Presiden. Presiden yakin, rethreat (penelaahan mendalam-red) akan berhasil dan bisa mencetak kebijakan yang tepat. ‘’Totalitas dari apa yang kita dapatkan segera setelah dirumuskan akan jadi tuntutan dan pedoman,” ujar Presiden Yudhoyono. (kmb)

Indonesia Dalam Keadaan Darurat Mafia Hukum INDONESIA Corruption Watch (ICW) menyatakan bahwa putusan PN Jaksel yang memenangkan Anggodo Widjojo membuat Indonesia dalam keadaan darurat mafia hukum. Kenapa ? Koordinator Divisi Hukum ICW, Febri Diansyah, putusan PN Jaksel berseberangan dengan pemberantasan mafia hukum yang dilakukan berbagai pihak dan sama saja dengan membuat Indonesia dalam keadaan darurat mafia hukum. Menurut Febri, putusan PN Jaksel tersebut sangat menya-

kiti rasa keadilan publik dan seakan-akan melupakan berlarut-larutnya saat periode “cicak versus buaya” mengemuka dan bergejolak di tengah masyarakat. Untuk itu, ICW mengingatkan berbagai pihak agar tidak melupakan saat terjadinya kasus rekayasa dalam hal penah-

Febri Diansyah

anan terhadap dua pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan

Chandra M Hamzah. Bahkan, ia mengingatkan bahwa tudingan rekayasa tersebut telah diperkuat dengan adanya rekaman KPK yang diperdengarkan di sidang MK dan juga putusan MK terkait dengan uji materi UU Pemberantasan Korupsi yang diajukan oleh Bibit-Chandra. Febri mengatakan, kemenangan yang diperoleh Anggodo itu berpotensi untuk melangkah lebih lanjut ke arah penghancuran KPK. Menurut Febri, potensi

penghancuran KPK terindikasi bila putusan PN Jaksel tersebut dilihat dari kacamata yang lebih luas. Ia memaparkan, kacamata yang lebih luas itu antara lain dari terdapat serangkaian fakta terkait dengan serangan balik terhadap KPK yang tidak pernah berhenti. Selain itu, ujar dia, sejumlah kasus korupsi yang sedang ditangani KPK terancam penuntasannya, antara lain kasus suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 21 April 2010

2

Kaban Diduga

K ilas

Terima Cek

Kejagung Ajukan Banding SKPP KEJAKSAAN Agung (Kejagung) memastikan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang mengabulkan permohonan praperadilan Anggodo Widjojo terkait penerbitan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) perkara Bibit-Chandra. “Saya sudah perintahkan Kajari Jaksel (untuk mengajukan memori banding atas putusan PN Jaksel),” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Marwan Effendy, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, PN Jaksel mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan oleh Anggodo Widjojo yang merupakan adik kandung dari tersangka dugaan korupsi Sistem Radio Komunikasi Radio Terpadu (SKRT), Anggoro Widjojo. Putusan itu sekaligus memerintahkan agar perkara kedua pimpinan KPK itu tetap dibawa ke pengadilan. Sedangkan Anggodo Widjojo sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan upaya penyuapan. Sementara itu, kuasa hukum yang mewakili Kejagung dalam praperadilan itu, Adhi Prabowo, menyatakan pihaknya sudah mendaftarkan pengajuan banding ke Pengadilan Negeri (PN) Jaksel pada Selasa (20/4). “Sudah dimasukkan pengajuan banding ke panitera PN Jaksel,” katanya. Diketahui saat ini memori banding atas putusan PN Jaksel itu, tengah disusun oleh pihak Kejari Jaksel. (ant)

Bantah Korbankan Bawahan

Suluh Indonesia/ant

KEPALA Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang membantah bahwa Polri mengorbankan bawahan dalam penyidikan kasus rekening Rp25 miliar milik Gayus Tambunan, staf Ditjen Pajak. “Dalam penyidikan perkara, Polri tidak mengenal istilah bawahan atau atasan, tapi berpegang pada alat bukti,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengemukakan, penyidik Polri tidak akan merekayasa perkara, sehingga hanya anak buah yang dijadikan tersangka. “Jika jumlah tersangka baru delapan, itu bukan karena pilih kasih atau tebang pilih, tapi karena alat bukti yang ada,” ujarnya menegaskan. Delapan tersangka kasus ini adalah Gayus, Andi Kosasih, Sjahril Djohan, Haposan Hutagalung, Lambertus, Alif Kuncoro, AKP Sri dan Kompol Arafat. Dua penyidik Polri menjadi tersangka karena merekayasa perkara hingga tidak semua jumlah uang sebanyak Rp25 miliar diusut, tapi hanya Rp395 juta. Polri belum menetapkan tersangka dari atasan kedua polisi itu, mulai dari yang berpangkat AKBP hingga jenderal. Mabes Polri hanya akan mengajukan atasan kedua polisi itu dalam sidang pelanggaran kode etik dan disiplin Polri. Jumlah atasan kedua polisi yang akan disidangkan kode etik dan disiplin sebanyak lima orang, termasuk Brigjen Pol Edmond Ilyas dan Brigjen Pol Raja Erizman selaku mantan dan Direktur II Bareskrim. (ant)

Polisi Upayakan Pembuktian

Rekening Bahasyim

Boy Rafli Amar

JAKARTA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya akan mengupayakan pembuktian terhadap rekening Bahasyim Assifie yang diduga dari hasil kejahatan pajak. “Itu menjadi tantangan penyidik untuk membuktikan dugaan uangnya berasal dari tindak korupsi,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, salah satu tim kuasa hukum Bahasyim, Hotman Paris Hutapea menyatakan penyidik belum menemukan bukti terkait harta kliennya dari hasil pemberian (gratifikasi) dari pihak ketiga atau wajib pajak. “Sejauh ini hartanya dari hasil usaha,” ujar Hotman. Boy mengatakan proses penyelidikan terhadap dugaan kasus korupsi, penggelapan pajak dan pencucian uang dengan tersangka Bahasyim masih berlanjut dengan agenda pe-

meriksaan tersangka maupun para saksi. Namun demikian, polisi tidak bisa mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara dalam waktu dekat karena proses penyelidikan masih berjalan. Boy menegaskan penyidik tidak menghadapi kesulitan untuk mengungkap kasus dugaan kejahatan pajak yang menyeret mantan Kepala Kantor Pemeriksaan Jakarta VII Direktorat Jenderal Pajak itu. Salah satu contohnya, penyidik sudah menetapkan Bahasyim sebagai tersangka dugaan kasus korupsi, penggelapan pajak dan pencucian uang sebesar Rp64 miliar, Jumat (9/4). “Persoalanya bukan sulit tetapi tidak bisa cepat karena bank (konfirmasi) berkewajiban memberikan data,” ujar Boy seraya menambahkan tidak ada pihak yang menghalangi penyidikan. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menduga Bahasyim mencuci uang dengan modus mentransfer dana hasil gratifikasi itu kepada rekening istrinya Sri Purwanti sebesar Rp35 miliar dan satu juta dolar Amerika Serikat. Serta kepada putrinya Winda Arum Hapsari (Rp19 miliar) dan R (Rp2,1 miliar). Bahasyim dikenakanpasal Tindak Pidana Korupsi dan Pencucian Uang dengan ancaman penjara selama 15 tahun. (ant)

MIRANDA GOELTOM DIPERIKSA - Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Swaray Goeltom menyampaikan keterangan usai diperiksa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, kemarin. Miranda dimintai keterangan oleh tim penyelidik KPK tentang Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) yang diberikan Bank Indonesia kepada Bank Century sebesar Rp689 milyar.

FBR dan FPI Membantah

Sweeping Satpol PP JAKARTA - Seluruh pasukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta akan menggelar apel pasukan pada Rabu untuk mengawali bertugas menjaga ketertiban di Jakarta. “Mereka akan menggelar apel pasukan besok pagi di kantor walikotamadya masing-masing pada pukul 07.00. Mereka juga sudah memakai seragam kembali, setelah beberapa hari memakai pakaian bebas,” kata Kepala Bidang Informasi Publik, Dinas Komunikasi Informasi dan Humas DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia di Balaikota DKI Jakarta, kemarin. Apel pasukan tersebut merupakan yang pertama kali

dilaksanakan Satpol PP pasca kerusuhan di kawasan makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara pada Rabu (14/4), tepat seminggu yang lalu. Sebanyak 7.800 anggota Satpol PP akan menggelar apel pasukan sebagai tanda kembali bertugas di wilayahnya masingmasing, karena untuk sementara pemegang kendali komando operasional diserahkan kepada kepala satuan polisi (Kasatpol) PP di wilayah masing-masing. Sementara Kepala Satpol PP Harianto Badjoeri untuk sementara dinonaktifkan untuk menjalani penyelidikan atas kasus bentrok warga dengan petugas

Satpol PP yang menelan korban tiga petugas Satpol PP tewas dan 171 orang lainnya luka-luka. Dengan telah bertugas kembali Satpol PP tersebut, Cucu mengatakan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) akan kembali dilaksanakan terutama yang telah menjamur di kawasan-kawasan yang dinyatakan bebas PKL. Selain itu, petugas Satpol PP juga akan kembali berpatroli untuk menjaga ketertiban umum serta kenyamanan dan keindahan kota. Sweeping Kembalinya Satpol PP melak-

Minta Dihukum Ringan

Ahmad Sujudi

JAKARTA - Mantan Menkes Ahmad Sujudi meminta dihukum seringan mungkin. Pasalnya, selain dirinya merasa tidak terlibat dan tidak pernah menikmati uang korupsi yang dituduhkan kepadanya itu. Justru, ia bermaksud untuk membela kepentingan kesehatan masyarakat di Kawasan Timur Indonesia (KIT) yang kondisi sangat memprihatinkan. Hal tersebut diungkapkan terdakwa Sujudi dalam nota pembelaan (pledoi) dalam persidangan perkara tersebut yang berlangsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Dalam sidang perkara dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan Depkes yang dipimpin majelis hakim Djufriadi itu, tim penasihat hukum Sujudi yang dikoor-

dinatori Humprey Djemaat juga menyampaikan pleoi bagi terdakwa. Dalam pembelaannya itu, terdakwa Sujudi menyatakan, keinginanya untuk membela kepentingan masyarakat kecil di pelosok itu, malah berbuah bumerang menyakitkan. Dirinya dituding telribat korupsi dan harus menjalani sidang untuk mempertanggungjawabkan atas kesalahan yang tidak pernah diperbuatnya itu. Bahkan, dirinya terpaksa menggadaikan rumah pribadinya untuk mengganti uang kerugian negara yang diminta KPK senilai Rp 700 juta. “Padahal, saya sama sekali tidak pernah mencicipi atau memperkaya diri seperti yang dituduhkan JPU. Saya juga tidak menyangka sama sekali, keberpihakan kepada masya-

rakat timur Indonesia dalam penanggulangan wabah dan penyakit menular di 32 rumah sakit, ternyata malah berbuah musibah,” tutur Sujudi. Tetapi, ia tidak mengira proyek itu tidak beres. Dirinya hanya menerima laporan dari bawahannya bahwa seluruh peralatan telah terpasang dengan baik dan digunakan pihak rumah sakit sesuai dengan peruntukkannya. Terutama untuk penanggulangan wabah pemberantasan penyakit menular dan menolong upaya persalinan ibu hamil. Sujudi juga merasa perlu meluruskan bahwa dirinya bukan orang yang mempunyai inisiatif pertama dalam mengajukan maupun menjalankan proses Depkes 2003 itu. Inisiatif awal bermula dari kepentingan program Kementrian Pemberdayaan dan Percepatan KTI untuk melakukan peningkatan kualitas kesehatan. Ia pun menyesalkan JPU yang tidak menghadirkan anggota Komisi IV dan VII DPR periode 1999-2004 serta Meneg Pemberdayaan dan Percepatan KTI dalam persidangan. Jika mereka dihadirkan, Sujudi yakin kebenaran materiil akan terungkap berkenaan dengan dukungan politik dan anggaran serta desakan agar proyek tersebut harus dilaksanakan khususnya dengan situasi kesehatan masyarakat di wilayah KTI. (nas)

Erry dan Arief Dikeluarkan dari TPBC Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto kepada pers di gedung KPK, Jakarta, kemarin. Namun, Bibit tidak mengetahui alasan dikeluarkannya kedua orang tersebut dari TPBC. “Arief Surowidjojo dan Erry Riyana tidak dilibatkan lagi. Tetapi saya tidak mengetahui alasan mereka tidak dilibatkan lagi. Mungkin saja un-

tuk menghindari conflict of interest,” kata Bibit. Ketika ditanya alasan itu didasari pertimbangan bahwa keduanya dikenal dekat dengan Menkeu Sri Mulyani, Bibit enggan menjawab. Begitu pula saat ditanyakan masalah ini terkait independensi dalam penyelidikan skandal Bank Century. “Tidak tahu. Saya tidak tahu kabar mengenai kaitannya den-

gan kasus Bank Century atau tidak,” selorohnya cepat-cepat meninggalkan wartawan. Sebelumnya, PN Jakarta Selatan memenangkan permohonan praperadilan yang diajukan pemohon Anggodo Widjojo. Gugatan dilayangkan atas dikeluarkannya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) oleh Kejaksaan Agung atas kasus dugaan korupsi yang disangkakan kepada Bibit Samad Riyanto dan Chandra Marta Hamzah. Tetapi, kata Bibit, hal tersebut tidak menyurutkan kerja KPK dalam menyidik kasus

dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Dephut dengsn tersangka kakak kandung Anggodo, Anggoro Widjojo. “KPK jalan terus, praperadilan tidak akan mengurangi kecepatan KPK dalam menangani kasus SKRT. Kami tidak terpengaruh,” kata Bibit. Menurut dia, berkas kasus Anggodo telah dilimpahkan kepada Pengadilan Tipikor pada Rabu (21/4) ini. Sedangkan kasus Anggoro Widjojo masih dalam penyidikan melengkapi alat-alat bukti. “Masih ada yang

sanakan tugas tersebut juga didukung oleh ormas seperti Forum Betawi Rempug (FBR) dan Front Pembela Islam (FPI). Kedua ormas tersebut menyangkal adanya isu yang beredar di masyarakat bahwa mereka akan mengadakan “sweeping” atau razia terhadap petugas Satpol PP sebagai aksi balas dendam atas kerusuhan tersebut. “Jika nanti di lapangan ada aksi sweeping, itu bukan dari FPI. Silakan aparat kepolisian untuk menangkap pelakunya serta membawanya ke jalur hukum,” kata Ketua FPI Jakarta Habib Salim bin Umar Alatas.

Ketua Umum Forum Betawi Rempug se-Jabodetabek Lutfi Hakim juga menegaskan bahwa tidak akan ada tindakan sweeping dari FBR jika Satpol PP melaksanakan fungsi dan tugasnya. Namun ia menekankan bahwa dalam menjalankan tugasnya, Satpol PP harus mengubah pendekatan yang digunakan, misalnya aparat harus terlebih dahulu mengkomunikasikan dengan pihak-pihak terkait sebelum melakukan penertiban. “Komunikasi harus lebih digiatkan lagi, jadi nggak ada yang dilakukan dengan kekerasan,” kata Lutfi. (ant)

Gunawan Pranoto Divonis

Mantan Menkes

Buntut Ditolaknya SKPP MANTAN pimpinan KPK Erry Riyana Hardjapamekas dan pengacara Arief Surowidjojo tidak lagi dilibatkan dalam Tim Pembela Bibit-Chandra (TPBC).

JAKARTA - Mantan Menteri Kehutanan M.S. Kaban diduga ikut menerima cek yang diduga terkait dengan kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) pada 2004 yang dimenangkan oleh Miranda Swaray Goeltom. Informasi itu dibenarkan oleh politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Endin A.J. Soefihara yang menjadi terdakwa dalam kasus itu,kemarin. “Di BAP (berita acara pemeriksaan) Kaban yang bersaksi untuk saya disebutkan dia menerima TC (traveller’s cheque) juga,” kata Endin ketika ditemui setelah sidang. Cek itu dia terima dari anggota DPR Abdullah Zaini. Ketika dikonfirmasi melalui telepon, Kaban membenarkan pernah menerima cek dari Abdullah Zaini (almarhum). Namun, dia menegaskan bahwa cek yang dia terima dari Abdullah tidak terkait dengan pemiliham Miranda. “Karena saya tidak memilih Miranda,” kata Kaban memberi alasan. (ant)

perlu dilengkapi berkasnya, agar tidak bisa lolos saat diadili nanti,” imbuh purnawirawan polisi bintang dua ini. Anggodo merupakan tersangka atas dua kasus korupsi. Pertama, karena mencoba menyuap pimpinan KPK. Kedua, karena diduga menghalangi penyidikan kasus korupsi yang menimpa kakaknya, Anggoro Widjojo yang kini buron dan bersembunyi di Singapura. anggodo sendiri, kini berada di Rutan Salemba sebagai tahanan titipan KPK sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. (nas)

Enam Tahun Penjara JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Gunawan Pranoto divonis enam tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dalam kasus pengadaan alat kesehatan di Departemen Kesehatan, yang sekarang bernama Kementerian Kesehatan. “Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” kata Ketua Majelis Hakim Herdi Agusten saat membacakan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, kemarin. Gunawan juga dihukum membayar denda Rp400 juta subsider enam bulan penjara. Majelis menyatakan, korupsi itu dilakukan bersama Dirut PT Rifa Jaya Mulya, Rinaldi Yusuf yang disidang bersama Gunawan. Majelis Hakim menghukum Rinaldi lima tahun penjara serta membayar denda Rp300 juta subsider enam bulan penjara. Kasus itu berawal saat Gunawan berniat menjadi rekanan Depkes untuk proyek pengadaan alat kesehatan untuk Kawasan Timur Indonesia dan Palang Merah Indonesia Pusat tahun anggaran 2003.

Proyek tersebut menggunakan Anggaran Belanja Tambahan pada Daftar Isian Proyek bagian Proyek Penguatan Medik Departemen Kesehatan 2003. Melalui kedekatannya dengan Achmad Sujudi yang saat itu menjadi menteri kesehatan, Gunawan berhasil memasukkan PT Kimia Farma Trade and Distribution, anak perusahaan PT Kimia Farma, menjadi rekanan proyek. Setelah menjadi rekanan, Gunawan mengajak Dirut PT Rifa Jaya Mulya, Rinaldi Yusuf untuk bergabung. Majelis hakim menganggap para rekanan itu tidak memiliki kemampuan teknis untuk menjalankan proyek, tetapi tetap berniat menjadi rekanan. “Perbuatan ini yang dikategorikan melawan hukum formil,” kata Hakim I Made Hendra Kusuma. Majelis Hakim menyatakan, proyek itu dianggarkan sebesar Rp170,5 miliar. Padahal, dana yang digunakan untuk proyek tersebut hanya Rp66 miliar, sehingga ada kelebihan Rp104,4 miliar yang dinyatakan sebagai kerugian negara. Majelis Hakim menegaskan, sejumlah pihak telah diuntungkan melalui proyek tersebut, antara lain PT Rifa Jaya Mulia sebesar Rp18,3 miliar. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 21 April 2010

3

Calon Kepala Daerah

Utamakan Kualitas

Suluh Indonesia/ant

NEW MAKER - Mantan anggota Pansus Angket Century bersama-sama mengangkat piala penghargaan News Maker Award 2010 di Jakarta, kemarin. Penghargaan itu sebagai apresiasi atas langkah nyata pelaksanaan reformasi yaitu penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Segera Bentuk Timwas Century besar,” kata Idrus. Mengenai usulan Hak Menyatakan Pendapat Idrus menjelaskan bahwa hal itu belum sampai di DPP tetapi masih diserahkan ke fraksi untuk melakukan pengkajian. ‘’Fraksi diminta untuk melakukan kajian lanjut proses penanganan hukum kasus Century ini,” kata Idrus. Secara terpisah, anggota F-PDIP Maruarar Sirait mengatakan seluruh anggota F-PDIP DPR telah menandatangani usul Hak Menyatakan Pendapat terkait kasus Bank Century. ‘’Fraksi PDIP sampai saat ini sudah 69 anggota menandatangani usul Hak Menyatakan Pendapat,” katanya.

Sebelumnya beberapa mantan anggota tim sembilan pengusul Hak Angket Kasus Century telah menandatangani usulan Hak Menyatakan Pendapat, di antaranya adalah Bambang Soesatyo (F-Golkar), Andi Rahmad (F-PKS), Maruarar Sirait (F-PDIP), dan Lili Wahid (F-PKB). Maruarar menegaskan, FPDIP tetap konsisten untuk membongkar skandal kasus Bank Century. ‘’Bukan soal menang kalah tetapi ini soal masalah yang ditunggu publik,” kata Maruarar. Maruarar yakin usulan Hak Menyatakan Pendapat akan lolos. Ia menjelaskan, enam

Bima Arya :

Parpol Harus Lakukan Evaluasi JAKARTA - Pengamat politik Bima Arya mengatakan, partai politik harus melakukan evaluasi besar-besaran terhadap mekanisme kaderisasi internalnya agar menghasilkan calon kepala daerah yang berkualitas. ‘’Harus diakui ada kelemahan dari parpol untuk membangun kaderisasi. Parpol telah mengabaikan bagaimana sistem kaderisasi yang kokoh,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia menjelaskan, realitanya partai kesulitan menyiapkan figur yang baik untuk maju dalam pemilu kepala daerah (pilkada) sehingga kemudian lebih mengutamakan tingkat popularitas calon, daripada integritas dan kapasitasnya. ‘’Karena lemah kaderisasi, mau tidak mau partai mencari orang yang punya popularitas, apakah itu darah biru, artis dan ‘incumbent’,” katanya. Kondisi ini, ujarnya, tidak boleh diteruskan. Ia menutur-

kan, partai mempunyai dua pilihan apakah akan mengikuti pola seperti itu atau melakukan

Bima Arya

terobosan dengan mencoba memprioritaskan kader internalnya yang telah teruji untuk maju dalam pilkada. Secara terpisah, peneliti senior Centre of Electoral Reform

(CETRO) Refli Harun mengatakan, partai bertanggungjawab untuk memunculkan caloncalon kepala daerah yang berkualitas. ‘’Ada kewajiban parpol untuk melakukan regenerasi dan parpol bertanggungjawab atas calon yang diajukan,” katanya. Namun, lanjut dia, bukan hanya partai yang harus berbenah. Masyarakat juga dituntut untuk lebih kritis terhadap partai dan calon pemimpin yang diajukan. ‘’Maka sangat penting bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan politik yang baik. Kalau calon itu tidak baik, maka rakyat jangan memilih,” katanya. Pendidikan politik ini menjadi kewajiban dari semua pihak, baik partai politik dan pemerintah. Oleh karena itu, Refli sangat menyayangkan karena sejauh ini masyarakat belum mendapat pendidikan politik yang baik. (ant)

yang disukai tetapi belum tentu mereka dipilih,” kata Dradjat yang menjadi pembicara dalam diskusi tersebut. Sementara itu, Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi yang juga menjadi pembicara dalam diskusi juga menegaskan popularitas tidak menjamin seorang calon terpilih. Masyarakat, katanya, juga semakin kritis dalam memilih dan tidak hanya sekedar melihat calon populer atau tidak. Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta masyarakat untuk tidak hanya fokus pada pro dan kontra artis yang akan maju dalam pilkada, karena ada hal lain yang jauh lebih penting dari itu untuk diperhatikan yakni munculnya fenomena rezim keluarga. ‘’Kita menjadi kurang perhatian dengan rezim keluarga dalam pilkada, suami ‘melawan’ istri. Ini harus diawasi jangan kemudian diabai-

kan,” katanya. Terkait dengan fungsi partai, Burhanudin mengatakan partai harus berhati-hati dalam memunculkan calon-calon kepala daerah. Penilaian Buruk Sementara itu, menanggapi munculnya nama artis yang maju dalam pilkada, Ketua Fraksi Amanat Bangsa DPRD DKI Jakarta Wanda Hamidah mengatakan tidak setuju adanya dikotomi antara artis atau tidak dalam kancah demokrasi. ‘’Saya tidak setuju adanya dikotomi itu,” kata kader PAN ini dalam diskusi tersebut. Pernyataan serupa juga disampaikan calon Bupati Ogan Ilir Helmy Yahya. Menurut dia, masyarakat tidak dapat menyamaratakan bahwa semua artis hanya pandai menghibur. Ia menegaskan, banyak artis yang memiliki integritas dan kapabilitas. (ant)

Diatur UU Pemda

DPR Didesak JAKARTA - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) segera membentuk dan mengumumkan tim pengawas proses hukum kasus Bank Century. ‘’Mestinya segera dibentuk tim pengawas ini. Seharusnya minggu ini,” katanya di Jakarta, kemarin. Idrus mengaku tidak tahu kenapa pembentukan tim pengawas ini molor terus. Dalam pekan ini memang tidak ada rapat paripurna yang dilakukan DPR. ‘’Jika tidak cepat dibentuk tim pengawas maka jangan salahkan jika semakin lama gerakan Hak Menyatakan Pendapat justru akan semakin mem-

JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Dradjat Wibowo mengatakan, pengajuan calon kepala daerah tetap harus mengutamakan kualitas daripada sekedar popularitas. ‘’Popularitas memang modal tetapi untuk kemudian terpilih (dalam pemilu kepala daerah) itu masih harus melewati proses yang panjang,” katanya pada diskusi ‘’Popularitas vs Kualitas” di Pilkada yang diselenggarakan PAN di Jakarta, kemarin. Menurut Dradjat, ada tiga syarat yang ditentukan untuk memilih calon kepala daerah yakni integritas, kapasitas, dan elektabilitas. ‘’Dengan tiga faktor itu ditambah calon yang bersangkutan memenuhi mekanisme PAN, tentu akan dicalonkan,” katanya. Ia menegaskan, calon kepala daerah yang hanya mengandalkan popularitasnya saja belum tentu akan terpilih. ‘’Banyak

bulan lalu ketika tim sembilan menggulirkan Hak Angket Century, orang merasa pesimis. Tetapi, tambah Maruarar, kenyataanya terbalik. ‘’Soal ini sudah merupakan keputusan Kongres PDI-P di Bali,” katanya. Untuk diketahui, sidang Paripurna DPR beberapa waktu lalu memutuskan untuk memilih opsi C yang menyimpulkan adanya dugaan pelanggaran hukum terkait pengucuran dana (bailout) kepada Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun. Sejauh ini, KPK telah melakukan penyelidikan terkait rekomendasi itu. (ant)

Tidak Pernah Berbuat Tercela JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Saut Situmorang menegaskan, syarat bagi calon kepala daerah yakni tidak pernah melakukan perbuatan tercela telah diatur dalam UndangUndang No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. ‘’Persyaratan tidak pernah melakukan perbuatan tercela bukanlah suatu wacana, tetapi suatu ketentuan yang diatur dalam UU No.32/2004,” katanya dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, kemarin. Penegasan tersebut disampaikan Saut menanggapi polemik yang mengemuka akhirakhir ini mengenai persyaratan bagi calon kepala daerah dan

wakil kepala daerah yang hendak maju dalam pemilihan umum kepala daerah. Ia menjelaskan, salah satu dari 16 persyaratan yang diatur dalam ketentuan Pasal 58, UU No.32/2004 tentang Pemerintahan Daerah adalah pada huruf l, yaitu tidak pernah melakukan perbuatan tercela. Dalam penjelasannya disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “tidak pernah melakukan perbuatan tercela” dalam ketentuan ini adalah tidak pernah melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma agama, norma kesusilaan, dan norma adat antara lain seperti judi, mabuk, pecandu narkoba, dan zinah. ‘’Suatu UU

dibuat oleh pembuat UU, dalam hal ini DPR-RI dan pemerintah, adalah untuk dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait yang diatur dalam UU dimaksud,” katanya. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung-jawabnya, lanjut Saut, penyelenggara pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah tentu akan berpedoman pada peraturan perundang-undangan, termasuk pada ketentuan mengenai persyaratan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah ini. Sementara itu, Dradjat Wibowo mengatakan, syarat tidak pernah melakukan perbuatan tercela ini perlu diterjemahkan dengan pembuktiannya. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 21 April 2010

4

Waikota Buka

S osok

Porpontren tingkat Kota Depok

M. Ischak

Pusing Ngurus Angkot JULUKAN yang sering dilontarkan oleh banyak orang dengan menyebut Kota Bogor sebagai Kota Sejuta Angkot, tampaknya akan merubah seketika raut wajah M. Ischak, Kepala Organda Kota Bogor ini. “Saya tidak sepakat dengan julukan itu, sebab sampai saat ini jumlah angkot yang beredar di Kota Bogor paling hanya sekitar 3506 unit. Jadi saya perlu pertanyakan sumber yang selama ini menuding bahwa Kota Bogor ini sebagai Kota Sejuta Angkot,” kilah pria kelahiran Bogor, 06 Agustus 1946 ini. Meski demikian mantan pengurus KNPI Kota Bogor ini mengakui, bahwa selama dia menjabat sebagai Ketua Organda di Bogor dari tahun 1983 sampai sekarang, untuk mengatur masalah angkot yang ada di kota Bogor memang membutuhkan kesabaran dan pengertian dari semua pihak. “Kalau dibilang pusing, ya pusing juga ngurusi angkot di Bogor. Tetapi saya ini orangnya tidak mau ngoyo. Dalam melaksanakan tugas dan tangung jawab, saya akan selalu sesuaikan dengan kemampuan,” jelas suami Siti Sulaimah, yang kini mengaku telah dikaruniai 10 orang putra dan putri. (bas)

Pengusaha Kramik Ditipu Ratusan Juta BOGOR – Suwarso (40), seorang pengusaha keramik asal Jakarta, mengaku tertipu ratusan juta rupiah, saat bertransaksi menukarkan uang dolar miliknya dengan uang palsu senilai Rp 280 Juta. Kejadian ini dialami saat melakukan transaksi di Rumah Makan, Larisa, Kota Bogor, kemarin malam. Takut dituduh terlibat jaringan pengedar uang palsu (upal) korban langsung melaporkan hal ini ke Mapolresta Bogor. Dalam laporannya, warga Kampung Jawa Rawasari RT 07/09, No 50 Kelurahan Cempaka Putih, Jakarta itu mengaku tergiur bujuk rayuan teman lamanya berinisial BT (40), yang ia kenal saat mengontrak rumahnya di Jakarta tiga tahun lalu. “Saya tidak menyangka kalau uang dolar Amerika simpanan saya dalam sekejab telah saya tukar dengan uang

palsu seperti ini,” sesalnya. Suwarso, baru menyadari kalau dia telah tertipu, begitu merasakan ada yang tidak beres sesaat setelah melakukan transaksi di RM Makan Larisa dengan para pelaku. “Entah kenapa saya seperti orang bingung dan menurut saja saat diminta menyerahkan semua uang dolar simpanan saya kepada Abi untuk ditukar dengan uang yang ternyata palsu ini,” ungkapnya. Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah, saat dihubungu melalui telepon mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. “Kita masih terus selidiki kasus itu, tapi kita juga akan memburu BT karena dia lah orang yang paling berperan mempertemukan (penghubung) antara korban dengan Abi,” tegasnya. (bas)

Penduduk Urban, PenggerakEkonomiDaerah BOGOR –Jumlah penduduk (urban) di wilayah Bogor saat ini diperkirakan mencapai 8,8 persen dari total jumlah penduduknya yang mencapai hampir 1 juta jiwa. Besarnya penduduk urban ini selain menimbulkan dampak positif, ternyata juga telah menimbulkan berbagai persoalan baru seperti yang terjadi saat ini di Kota Bogor. “Besarnya penduduk urban di Kota Bogor yang sebagian besar ternyata tidak berbekal keahlian, keterampilan dan kurang terdidik, telah menimbulkan masalah sosial, seperti penganguran, kemiskinan, kependudukan dan lainnya,” kata Walikota Bogor, Diani Budiarto, dalam Briefing Staff, di Ruang Rapat III kantor Balaikota Bogor, yang juga dihadiri para pimpinan SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) di lingkungan Pemkot Bogor, kemarin. Dijelaskan walikota, ada tiga hal pokok yang selama ini selalu menjadi problem bagi pemerintah dalam menanggulangi

masalah tersebut. Probelam itu yakni, Pertama, pasar kerja yang tidak sesuai dengan pencari kerja. Kedua, tersedianya lapangan kerja yang sesuai potensi tapi tidak sesuai dengan minat pencari kerja. terakhir, tidak terdapatnya lapangan kerja karena keterbatasan potensi pencari kerja. “Persoalan inilah yang juga mengakibatkan jumlah pengaguran, kemiskinan dan daerah kumuh di Kota Bogor semakin bertambah,” ujarnya. Meski demikian, arus urban juga ternyata telah memiliki dampak positif dalam hal percepatan dan pergerakan pemrataan pembangunan di wilayah Bogor . “Arus urban ini juga ternyata mampu meningkatnya aktifitas (penggerak) perekonomian kota . Contohnya, kota makin bertambah ramai, perdagangan semakin meningkat sehingga kehidupan di kota semakin berkembang dengan banyaknya pendatangpendatang baru dari luar kota ,” pungkasnya. (bas)

DEPOK - Ratusan santri mengikuti upacara pembukaan Pekan Olahraga dan seni Pesantren tingkat Daerah (pospeda/porpontren) ke-II di lapangan Kementrian Agama Kota Depok, Jalan Boluevard, Kota Kembang, Depok. Dalam ajang ini akan dicari bibit unggul dalam bidang olahraga dan seni yang akan dikirim ke tingkat nasional. Pembukaan porpontren ditandai pelepasan balon ke udara oleh Walikota Depok, Nurmahmudi Ismail. Hadir dalam upacara kemarin Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Depok, Nur Muhamad, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Misbahul Munir, Kepala Bagian Humas Kota Depok, Hanny Hamidah. Nurmahmudi mengatakan, adanya ajang seperti ini diharap dapat memacu ketangkasan para santri. Pelaksanaan Pospeda kali ini bertepatan dengan HUT Depok ke-11 sehingga dia juga menginginkan agar para santri mengisi dengan kegiatan yang positif. Sementara itu, Nur Muhamad mengatakan, peserta yang ikut dalam Pospeda kali ini sebanyak 230 santri dari 22 pondok pesantren seDepok. Sebanyak tiga cabang olahraga yang diperlombakan antara lain, atletik, tenis meja dan bulu tangkis. Sedangkan untuk bidang seni dilombakan pidato dalam bahasa arab serta kaligrafi. Lokasi yang digunakan untuk lomba tersebar di tiga tempat. “Untuk atletik di GOR Kostrad Cilodong, bulutangkis di GOR Rajawali dan tenis meja serta pidato di aula Kementrian Agama Kota Depok,” imbuhnya. “Untuk Pospeda Depok sendiri Suluh Indonesia/rin dilaksanakan sejak 20-22 April. Bulan Mei mendaLEPAS BALON - Nurmahmudi Ismail melepaskan balon ke udara sebagai tanda peresmian pembukaan Pospeda ke-II tang baru untuk tingkat provinsi. Depok mewakili tingkat kota Depok di lapangan kementrian Agama Kota Depok, kemarin wilayah II Bogor,” ujarnya. (rin)

Tersangka Pembunuh Anak Kandung Ditahan BEKASI - Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Bekasi, Jawa Barat, menahan Veronica Simbolon alias Erika (29), tersangka pembunuh anak kandungnya sendiri yang masih berusia lima bulan. “Motif pelaku saat membunuh korban Daniel Marudut Anthony Hutapea, dipicu akibat kesal terhadap anaknya yang sering menangis. Namun, hal itu baru dugaan sementara polisi,” ujar Kepala Satuan Resor Kriminal (Kasatreskrim) Polrestro Bekasi Kompol Ade Ary Syam Indriadi, di Bekasi, kemarin. Pembunuhan bayi malang

tersebut terjadi di kamar utama tempat tinggalnya di Perumahan Dukuh Zamrud Blok P18 nomor 88, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (15/4). “Menurut pengakuan tersangka, dia (Erika) tidak tahan mendengar tangisan sang bayi sesaat sebelum kejadian pembunuhan, sekitar pukul 05:00 WIB. Erika langsung kalap dan menyayat urat nadi pergelangan tangan kiri korban menggunakan silet,” katanya. Saat kejadian itu, tangisan korban semakin menjadi akibat merintih kesakitan. Tanpa pikir panjang, pelaku langsung membekap mulut sang bayi

menggunakan bantal hingga tewas. Sesaat setelah membunuh anaknya, timbul rasa bersalah pada diri pelaku hingga yang bersangkutan nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara yang sama. Bahkan, tersangka juga menusuk perutnya dengan sebilah pisau dapur yang ada di kamar tidurnya sebanyak tiga kali dan meminum bensin hingga tak sadarkan diri. Ade menambahkan, terkait penemuan barang bukti berupa dua lembar surat perjanjian yang diberikan oleh suami tersangka, hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Tukang Ojek Kayumanis

Menderita Tumor di Mata BOGOR - Abdul Rachman (39), seorang tukang ojek di daerah Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor ini, sudah hampir enam bulan hanya mampu meratapi nasibnya dengan berbaring pasrah di atas ranjang bambu di rumahnya. Pasalnya, jangankan untuk berobat ke dokter Abdul Rachman ini ternyata untuk makan sehari-hari pun dia harus menunggu belas kasihan dari tetangganya. “Suami saya ini sudah enam bulan sakit seperti ini dan sudah tidak bisa ke mana-mana. Gak ada uang un-

tuk berobat Bu,” kata Ny. Astuti (30), istri Abdulrchman, saat dijenguk Istri Wilikota Bogor, Fauziah Diani Budiarto di rumahnya, kemarin. Mata sebelah kanan Abdul Rachman terlihat bolong, sehingga sebelah matanya sudah tidak bisa melihat. Di rumahnya berukuran sekitar 6 x 8 M2, di RT 01/RW 08, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal itu Abdul Rachman harus berjuang melawan penyakitnya di tengah himpitan ekonomi yang ia alami. Hj. Fauziah Diani yang juga Ketua Yayasan Kanker Indone-

sia (YKI), Kota Bogor, setelah menjenguk dan melihat secara langsung kondisi Abdul Rachman mengaku prihatin melihat penderitaan dari salah satu keluarga miskin (gakin) yang ada di kotanya. Untuk itu dirinya tergerak datang dan berniat membantu pengobatan Abdul Rachman. “Kalau melihat kondisinya, Pak Abdul Rachman ini kami duga menderita tumor atau kanker di mata. Tapi, untuk membuktikan perlu diperiksa ke Rumah Sakit Fatmawati Jakarta, sesuai rujukan dari Rumah Sakit Marzoeki Mahdi,” kata Fauziah Diani. (bas)

Sidang Korupsi Camat Cibinong Dilanjutkan CIBINONG - Majelis hakim Pengadilan Negeri Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat memutuskan sidang kasus dugaan korupsi pembebasan lahan pembangunan sekolah yang melibatkan Camat Cibinong, Rudi Gunawan untuk tetap dilanjutkan. Putusan tersebut disampaikan hakim ketua Sudaryadi saat memimpin sidang keempat dengan agenda putusan sela, di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, kemarin. “Sidang tetap dilanjutkan tanggal 27 April dengan agenda mendengarkan saksi,” kata Sudaryadi saat menutup persidangan, kemarin. Pekan lalu sidang tanggapan JPU terhadap eksepsi keempat terdakwa tetap pada putusan yang telah dibacakan. Sedangkan tim pengacara terdakwa juga tetap pada keyakinan dakwaan JPU tidak tepat. Setelah mendengarkan putu-

san kedua belah pihak, majelis hakim menyatakan sidang terus dilanjutkan karena kasus sudah masuk dalam pokok perkara. Sidang kasus dugaan korupsi pembangunan gedung SMA Negeri 1 Ciomas melibatkan empat tersangka. Empat orang tersebut masing-masing mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Muhammad Lukman, Rudi Gunawan —mantan Camat Ciomas — yang saat ini berstatus Camat Cibinong. Tersangka lainnya, Akay Sukarya mantan kepala desa Sukaharja dan seorang makelar tanah Eddy Hanan Syahroni. Keempat tersangka diduga melakukan korupsi merugikan negara sebesar Rp 12 miliar. Untuk mempercepat proses persidangan mulai pekan depan sidang dilaksanakan dua kali seminggu, yakni pada hari Selasa dan Kamis. (ant)

Suluh Indonesia/bas

KUNJUNGI GAKIN - Hj. Fauziah Diani mengunjungi keluarga miskin (gakin) yang diduga menderita tumor mata di Tanah Sareal Bogor kemarin.

Isi surat tersebut menyatakan bahwa suaminya Malinton Hutapea (32) menyesali tindakannya berselingkuh dengan wanita lain, dan berjanji akan bertanggung jawab terhadap anaknya. “Dari lokasi kejadian, barang bukti yang diamankan adalah setengah botol bensin sebanyak setengah liter, satu silet, satu pisau dapur yang masih ada noda darah, seprai dan baju tersangka, dan satu botol cairan yang keluar dari tubuh tersangka,” katanya. Sebelumnya, tersangka di jemput oleh satuan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Kota Bekasi pada Sabtu (17/4). Tersang-

ka dijemput di kediaman kerabatnya di Klender Jakarta Barat. “Dia sudah ditetapkan menjadi tersangka pada Sabtu (17/ 4), sebelumnya dia mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Permata Bunda” ujarnya. Tersangka terancam pasal berlapis yaitu pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak. “Ancaman hukumannya masing-masing 15 tahun penjara. Saat ini tersangka mendekam di tahanan Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Satria, dan kasusnya ditangani oleh Polres Metropolitan kota Bekasi,” ujar Ade. (ant)

KPUD Depok Belum Terima Dana Pemilukada DEPOK - Ketua Komisi pemilihan Umum Kota Depok Muhammad Hasan mengatakan pihaknya telah siap menyelenggarakan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Depok. Kesiapan tersebut meliputi perihal administrasi hingga SDM. Sayangnya, pihak KPU hingga kini masih terhambat masalah anggaran sehingga belum dapat melakukan kegiatan. “Kita belum dapat membentuk PPK dan PPS karena memang dananya belum cair. Pada dasarnya kita siap menjadi penyelenggara, hanya sekarang belum bisa berbuat banyak karena terkendala dana,” katanya saat acara Rakorda pemilukada di Aula Cakra Buana, Depok, kemarin. PPS yang akan dibentuk, berjumlah 380 PPS. Padahal, waktu pelaksanaan pemilukada tetap pada minggu kedua Oktober mendatang. “Ya itu kendalanya, dana yang belum ada. Bayangkan saja ada 380 yang harus dibentuk, apa mungkin efektif dalam satu bulan,” ujarnya. Pembentukan PPS, harus melalui sejumlah tahapan. Sebelum menjadi anggota PPK dan PPS, terlebih dahulu

harus mengikuti tes lisan maupun tulis. Waktu perekrutan akan diumumkan oleh KPUD Depok lebih lanjut. “Saya akan tetap menempelkan informasi perekrutan PPS dan PPK. Sedangkan untuk perangkat lain, kita tak lagi menangani panwaslu. Ada keputusan yang menyebutkan bahwa panwaslu diangkat oleh Bawaslu. Sehingga KPUD Depok sudah tidak ada hak untuk menyiapkannya,” tegas Hasan. Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota (Disdukcapil) Kota Depok Mulyanto membeberkan ada ketidaksingkronan data pemilih antara pihaknya dengan kecamatan. Hal tersebut dikarenakan pencatatan setiap waktu berubah. Dari data yang dimiliki Disdukcapil, jumlah penduduk Depok yang berhak memilih sebanyak 1.108 pemilih dari total 1,5 juta penduduk Depok saat ini. “Kalau pencatatan jumlah penduduk itu, tiap detik selalu berubah. Karena ada yang baru lahir, nikah. Kalau yang mati, itu sama disnakersos. Kita kan tidak ingin, orang mati kok dipanggil nyoblos,” beber Mulyanto. (rin)

Pemkab Tangerang Kesulitan Data WNA PEMKAB Tangerang, Provinsi Banten, mengalami kesulitan dalam mendata warga negara asing (WNA) yang berdomisili di wilayah ini, diduga mereka tidak memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS). “Kami kesulitan mendata WNA yang tinggal di daerah ini, padahal setiap tahun diperkirakan bertambah 25 hingga 50 persen,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Tangerang, Asep Yusuf, kemarin. Menurut dia, mayoritas WNA tersebut tidak memiliki KITAS dan mereka tersebar tinggal di Kecamatan Curug,

Legok, Kelapa Dua maupun Cikupa. Ia mengatakan, kendala yang dihadapi saat ini yakni kurangnya tenaga untuk

mendata WNA sehingga mereka dengan bebas tinggal dan ada juga yang menyewa rumah penduduk. Dalam catatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Tangerang, tahun 2009 WNA yang tinggal di wilayah ini sebanyak 2.435 orang. Penyebab bertambahnya WNA di wilayah itu, karena sejalan dengan pertumbuhan industri dan

perdagangan di mana mereka sebagian bekerja sebagai tenaga ahli. Walau begitu, pihaknya akan melakukan pendataan dengan melibatkan petugas Imigrasi dan aparat kepolisian agar WNA tersebut memiliki KITAS. Para WNA terutama berasal dari sejumlah negara di Afrika mendiami rumah penduduk di lingkup Lippo Karawaci dan Perumahan Palem Semi.

Bahkan di antara WNA itu adalah atlet sepak bola yang dikontrak klub, dan jumlahnya mencapai ratusan. Di antara mereka juga ada yang membawa keluarga dan kerabat lainnya. Pada waktu tertentu, mereka berkumpul pada sebuah warung internet maupun di mal serta bermain sepak bola di pemukiman penduduk di kawasan Palem Semi, Tangerang. (ant)


pini F OKUS Menghargai dan Memahami Kodrat Perempuan I INDONESIA, Hari Kartini biasanya dirayakan dengan hal-hal yang bersifat artifisial belaka. Misalnya, upacara bendera semuanya dipimpin oleh wanita, sementara pihak laki-laki mengalah di barisan. Di rumah tangga, sang ibu biasanya dijadikan ratu sehari. Fungsi memasak dan peran mengasuh anak diambil alih oleh bapak-bapak. Fenomena ini sungguh lucu dan menjadi jauh panggang dari api jika kita kaitkan dengan perjuangan emansipasi yang disuarakan oleh RA Kartini. Apa artinya tindakan tersebut apabila hanya dilakukan setahun sekali. Jauh dari perwujudan praktik yang mirip dagelan tersebut adalah adanya penghargaan terhadap kaum wanita. Memaknai penghargaan adalah pengertian kita terhadap hakikat manusia yang berkodrat wanita. Kita harus pintar memposisisikan diri terhadapp kodrat tersebut berhadapan dengan realitas hidup di dunia. Contoh kecilnya, secara kodrati fisik wanita lebih lemah dibanding dengan laki-laki. Maka bentuk penghargaan tersebut adalah memberikan istirahat yang mencukupi kepada perempuan yang sedang menyusui, dan sang suami harus bersedia mengasuh balita demi memberikan waktu istirahat kepada sang istri. Ini adalah bentuk penghargaan dan pemahaman, dan hanya merupakan salah satu dari sekian banyak penghargaan yang harus kita pahami. Persoalan penghargaan seperti itu harus juga kita kembangkan dalam konteks yang lebih jauh. Di Indonesia, sangat jarang kita jumpai kantorkantor yang menyediakan satu ruangan untuk wanita yang sedang menyusui. Atau kantor tidak memberikan izin bagi wanita yang sedang sakit bulanan untuk istirahat di rumah. Padahal saat-saat itu merupakan masa yang kritis bagi wanita. Kalau mau dikalkulasi dengan perhitungan untung-rugi, kantor juga akan rugi mempekerjakan wanita yang sedang ada dalam kondisi demikian, sebab konsentrasi dan fisiknya tidak bisa berlangsung maksimal. Kebiasaan kantor yang lalai memberi perhatian wanita seperti ini telah menjadi budaya di Indonesia. Akibatnya banyak orang yang menganggap bahwa hal itu biasa-biasa saja. Tidak banyak kampung-kampung di Indonesia yang memberikan wanita untuk menikmati hidangan terlebih dulu dibanding pria. Kultur berjalan sebuah pasangan pasti memberi kesempatan laki-laki terlebih dulu dibanding wanita. Kita bukan hendak melihat ke negara-negara Barat untuk mencari perbandingan, tetapi kenyataannya perjuangan untuk kesamaan dan penghargaan wanita itu telah terwujud di sana. Padahal, secara politis Indonesia mempunyai sila ‘’kemanusiaan yang adil dan beradab’’. Sila ini mengandung pesan yang dalam karena menghendaki adanya keadilan, kejujuran dan keadaban terhadap hakikat kemanusiaan. Hakikat wanita juga ada di dalam sila tersebut. Seperti yang kita ketahui, Pancasila itu digali dari sumbersumber budaya yang tumbuh dalam tradisi leluhur yang ada di Indonesia. Jadi, persoalannya terletak pada kekurangmampuan kita dalam menghayati Pancasila tersebut, sehingga ada perlakuan-perlakuan yang menyimpang kepada wanita. Perlakuan yang menyimpang itu bisa secara formal dan tidak formal. Salah satu penyimpangan yang formal adalah tidak adanya ruangan untuk menyusui atau waktu istirahat menyusui bagi wanita yang punya balita. Sedangkan kekerasan terhadap wanita adalah penyimpangan yang tidak formal. Dengan konteks demikian, perjuangan untuk membela kesamaan derajat dan pemahaman terhadap wanita itu, tidak harus didengungkan pada tanggal 21 April saja. Perjuangan itu harus didengungkan setiap saat, dan tidak harus oleh kaum wanita saja. Laki-laki juga harus bertanggung jawab untuk ikut berjuang demi kesamaan dan kepahaman peran wanita tersebut. RA Kartini tidak sekadar ingin agar kaumnya bisa membaca dan menulis, tetapi mampu mengkritisi dari hasil bacaan dan menulis tersebut. Kemampuan inilah yang akan memberikan kesamaan derajat berdasar kodratnya antara laki-laki dan perempuan. ***

D

Bang D

el

F-PDIP ancam tolak APBNP 2010

Suluh Indonesia, Rabu 21 April 2010

5

Kartini Dalam Isu Perubahan Iklim RADEN Ajeng Kartini. Siapa yang tak mengenal nama tersebut? Ia adalah ikon emansipasi wanita di Indonesia. Secara kebetulan, peringatan hari Kartini (21 April) berdampingan dengan peringatan hari bumi (22 April). Kedua hari tersebut dari sudut pandang sejarah memang sama sekali tak berkaitan, namun jika ditelisik lebih jauh keduanya berkaitan erat. Perjuangan Kartini memang terpusat pada permasalahan yang dihadapi perempuan sebagai akibat dari kungkungan budaya feodal yang begitu kuat. Akan tetapi Kartini mempunyai perasaan yang peka terhadap keadaan lingkungannya dan mempunyai intelegensi yang tinggi dalam menelisik setiap masalah yang ada, sehingga dapat menyerap saripatinya. Kepekaan perasaan, pemahaman dan cara pandang terhadap permasalahan yang ada disekitarnya lahir karena kecintaannya yang tulus dan agung terhadap masyarakat sekitarnya. Sehingga andaikata Kartini hidup dimasa sekarang, dimana bumi telah semakin menderita, pastilah dia tidak hanya akan menulis mengenai ketidaksetaraan gender yang dialami perempuan pada masanya, meskipun hingga kini praktik tersebut masih banyak ditemukan. Tapi ia juga akan memberikan perhatian kepada kondisi lingkungan yang ada. Maka, kepekaan sosial dan lingkungan sekitar yang dimiliki Kartini seharusnya menjadi tauladan perempuan. Aplikasi semangat perjuangan Kartini oleh perempuan tidak hanya berhenti pada tercapainya kesempatan mengecap pendidikan tinggi, mendapatkan pekerjaan sesuai minatnya, mendapatkan kebebasan dalam menyuarakan pendapatnya, tapi dalam segala tindakannya sebaiknya tidak mementingkan diri sendiri tanpa memperdulikan orang lain dan lingkungan sekitarnya. Maarif (2009) menjelaskan Kartini pernah menulis bahwa “Gadis Modern harus punya kemandirian berfikir dan bertindak. Gadis Modern adalah perempuan muda yang secara mandiri dapat melangkah maju, bukan untuk kepentingan diri sendiri, tapi untuk kepentingan bersama, yang menunjukkan kehangatan (emosional) yang secara gembira dan optimis mau bekerja untuk kepentingan masyarakat pada umumnya.” Semangat kemandirian perempuan modern dalam bertidak untuk kepentingan bersama dapat diaplikasikan terkait dengan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang dampaknya telah se-

Oleh : Rini Apriani*

makin nyata dirasakan oleh semua makhluk hidup di bumi ini khususnya perempuan. Perubahan iklim sebenarnya merupakan manifestasi dari pembangunan patriarki, sebagaimana dijelaskan oleh Vandana Shiva (1988) dalam Valentina (2003) bahwa, “Pembangunan tidak lain dan tidak bukan adalah bentuk dari ideologi (negara-negara maju) patriarkis yang memenderitakan kaum perempuan dan merusak lingkungan negara-negara dunia ketiga.” Oleh karena itu, sangat penting untuk melihat keterkaitan yang sangat kuat antara perempuan dan lingkungan, serta membangun kehidupan dengan nilai-nilai ekologis, feminis, dan sosialis. Dampak perubahan iklim Dampak dari perubahan iklim mulai semakin dapat dirasakan oleh semua orang namun menurut PBB perempuan adalah pihak yang paling rentan terkena dampak perubahan iklim. Hal ini disebabkan

karena adanya pengabaian pengalaman, pengetahuan, pandangan perempuan tentang lingkungannya, serta peran dan konstruksi sosial yang diembannya. Masalah perubahan iklim bukan semata isu politik dan ekonomi tapi juga merupakan isu kemanusiaan karena terkait dengan air, pangan, dan kesehatan. Permasalahan yang timbul sebagai akibat dari perubahan iklim menjadikan beban yang diemban oleh perempuan menjadi semakin berat. Dikarenakan perempuan mempunyai peran besar dalam pemenuhan air, pangan, perawat keluarga, sekaligus berkontribusi dalam menanggung perekonomian keluarga. Di banyak tempat, musim kering yang berkepanjangan menimbulkan kelangkaan air bersih dan menyebabkan gagal panen. Musim hujan ditambah dengan kondisi lingkungan yang rusak menimbulkan banjir. Selain itu perubahan iklim ekstrem juga berpotensi menimbulkan bencana alam

seperti angin topan, tsunami. Women’s Environment and Development Organization (2008) menyatakan bahwa perempuan paling rentan menjadi korban dalam bencana yang terjadi karena keterbatasannya untuk bertahan hidup seperti kemampuan berlari, dan berenang. Selain itu perempuan cenderung tidak mempunyai akses terhadap siaga bencana, mitigasi, dan rehabilitasi yang disebabkan peran dan konstruksi sosial yang mereka emban. Perempuan sebagai pengatur rumah tangga menjadikannya sering berinteraksi dengan alam misalnya dalam kegiatan pemanfaatan air, pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya alam untuk kebutuhan pangan. Hal ini menjadikan perempuan cenderung lebih peka terhadap kondisi lingkungannya. Selain itu sebagian besar perempuan masih memiliki kearifan tradisional yang diturunkan secara turun temurun. Upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim oleh perempuan dimulai dari lingkup rumah tangga. Misalnya dengan pengelolaan dan pemanfaatan alam secara bijaksana, pengelolaan sampah secara efektif, penerapan hemat energi, hemat air, manajemen pola konsumsi yang tidak boros. Selanjutnya peran tersebut dapat menjadi lebih luas hingga lingkup internasional. Saat ini banyak perempuan yang menjadi inspirator dan penggerak masyarakat untuk memperbaiki lingkungannya yang telah rusak bahkan beberapa diantaranya telah mendapatkan penghargaan kalpataru. Perempuan juga banyak yang secara aktif berkecimpung dalam organisasi-organisasi daerah sampai internasional yang berjuang dalam upaya penyelamatan lingkungan. Sehingga dalam upaya “penyembuhan bumi” setiap perempuan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata. Oleh sebab itu dalam rangka memperingati hari Kartini, sebagai perempuan yang mengaku telah modern dapatlah merefleksikan diri sejenak apakah tindakan kita selama ini telah sesuai dengan apa yang dicita-citakan kartini sebagai perempuan modern yang mandiri namun peka terhadap lingkungan dan sosialnya. *Peneliti Independen Isu Kehutanan Masyarakat Rimbawan Muda Indonesia (RMI)The Indonesia Institute for Forest and Environment.

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Demi rakyat ... ?

SURAT A NDA Lampu Jalan Mati RUAS di jalan sepanjang Pasar Pondok-Gede hingga Pasar Rebo (Jatiasih, Bekasi) banyak yang gelap gulita. Padahal, jika malam banyak sekali jalan yang rusak, baik karena diakibatkan oleh pengelupasan karena hujan atau kendaraan berat yang memang sering melitas di ruas jalan tersebut. Anehnya, di sana ata kantor PLN cukup besar. Dan apakah mereka tidak mengetahui kalau malam jalan di depannya banyak yang mati. Masyarakat tentu saja berhak atas kenyamanan jalan, termasuk tentu saja lampu-lampu jalan itu. Minimnya lampu penerangan sangat membahayakan. Selain karena kerusakan jalan seperti yang saya sebutkan tadi, banyak juga pengendara motor yang bandel yang sering mematikan lampu depann y a . A pa l a g i m e r e k a s e r i n g memacu kendaraannya dalam

kecepatan tinggi. Pengguna jalan lain sering kaget dan baru menyadari ketika motor itu telah dalam jarak dekat. Masalah lainnya adalah sejak adanya perbaikan jalan yang dibeton, banyak tiang-tiang listrik yang kini posisinya agak ke tengah. Mestinyanya tiang listrik itu ditepi jalan atau dipinggir got. Namun sejak pelebaran, tiangtiang itu dibarkan, sehingga posisinya sangat menggangu dengan membahayakan. Kalau lampu jalan minim, dan tiang yang bercat hitam itu dibiarkan tentu saja bisa membahayakan pengguna jalan lain karena bisa menabaraknya. Dan, anehnya sudah lama dibiarkan begitu saja, padahal masyarakat banyak yang sudah khawatir. Karena itu mohon agar pihak yang terkait bisa segera mengatasinya, jangan sampai keluhan yang dibiarkan ini bisa berubah menjadi bencana. Dan tentu tidak

ada yang mau disalahkan bukan, kecuali si korban sendiri yangharus menerima nasib akibat ketidakpedulian pelayanan

masyarakat. Agus Prananta Jatiasih, Bekasi

Kota Depok dan Adipura BEBERAPA pekan terakhir, berbagai sudut Kota Depok dihiasi spanduk yang isinya seragam, yaitu dukungan bagi Kota Depok untuk meraih Piala Adipura, sebuah penghargaan bagi kota terbersih yang diberikan oleh pemerintah pusat. Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il dalam berbagai kesempatan pun berjanji untuk bekerja keras meraih piala ‘idaman’ itu. Mantan Menteri Kehutanan ini pun selalu meminta warganya untuk turut berjuang meriah Adipura. Namun bagi saya, semangat dan retorika sang walikota dan seluruh jajarannya itu masih belum cukup. Pasalnya di lapangan, masih banyak jalanan dan fasilitas umum kota Depok yang masih rusak dan belum diperbaiki. Sebagai contoh, di Kecamatan

Limo saja, khususnya di daerah Kelurahan Grogol yang kerap saya lewati, masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan. Alhasil, Kali Grogol dan Kali Krukut yang melintasi wilayah itu pun dipenuhi oleh sampah rumah tangga yang sulit terurai. Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memang tak tinggal diam melihat keadaan itu. Secara rutin, mereka membersihkan sampah di kedua sungai itu. Namun tak lama, sampah kembali memenuhi kedua sungai itu. Menurut saya, upaya pemkot yang seperti ‘pemadam kebakaran’ itu tak tepat. Sebaiknya selain melakukan hal itu, pemkot juga melakukan upaya persuasif seperti melakukan penyuluhan kepada warga bahkan memberikan

sanksi tegas kepada warga yang masih bandel dan tetap membuang sampah sembarangan, agar kota Depok terlihat bersih dan Adi-

pura bukan lagi menjadi impian. Darmawan Limo, Depok

Jalan Berlubang di Ciputat Memakan Korban SAYA heran mengapa sudah berminggu-minggu jalan berlobang di depan Universitas Islam Negri(UIN) Ciputat, Tangerag Selatan, tak juga ditambal. Lubang itu menganga cukup lebar hingga nyaris memakan sepatuh badan jalan. Bagi pengguna jalan yang melaju dari arah Lebak Bulus menuju Pasar Ciputat lubang itu bagai ranjau. Siapa yang lengah akan terjeblos. Lubang itu begitu ‘mengancam’ terutama bagi pengendara sepeda motor . Saya pernah berfikir, suatu saat pasti akan jatuh korban. Eh, benar juga. Kamis menjelang tengah malam pekan lalu, seorang pemuda terpental dari sepeda motor yang dikendarinya, karena ban

depanya masuk ke dalam ‘jebakan’ lubang itu. Menurut saksi mata korban terlempar dan membentur trotoar. Saya melihat darah mengucur dari bagian kepalanya. Hungga kemarin malam lubang itu masih menganga, seakan menunggu mangsa. Saya yakin jika lubang tak segera ditambal akan ada korban-korban lain yang berjatuhan. Aparat Kota Tangerng Selatan tak boleh tidur. Menjaga jalanan mulus, tak berlubang-lubang , adalah salah satu tugas yang harus dilaksankan dengan baik. Bukankah negara telah menyediakan anggaran untuk itu? Tegar Pamulang, Tangsel

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 21 April 2010

6

Persela Lolos ke 16 Besar LAMONGAN - Persela Lamongan memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia, setelah meraih kemenangan 2-1 (1-1) atas Persiba Bantul pada laga penyisihan terakhir Grup B di Stadion Surajaya Lamongan, kemarin Kemenangan ini membawa “Laskar Joko Tingkir” memimpin klasemen sementara Grup B dengan nilai tujuh, hasil dua kali menang dan sekali seri. Sementara Persiba Bantul dipastikan tersingkir karena di laga sebelumnya juga kalah. Satu tiket tersisa dari grup ini diperebutkan Persija Jakarta dan Persikab Bandung yang hingga berita ini diturunkan, masih menjalani pertandingan di tempat sama. Pemain asal Jepang Tomoaki Komorida menjadi penentu kemenangan Persela melalui golnya di menit ke-49, setelah kedua tim berbagi angka hingga 45 menit pertama. Persela unggul dulu di menit ke-32 lewat Taufiq Kasrun setelah memanfaatkan bola muntah tendangan Khomad Suharto. Hanya berselang satu menit, Persiba mampu menyamakan skor setelah sundulan pemain pengganti Roni Irawan mengoyak gawang Khoirul Huda. Tuan rumah Persela yang sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang, tidak turun dengan komposisi pemain terbaik. Mar-

tin Zada, Gede Sukadana dan Tomy Rifka dicadangkan untuk rotasi pemain. “Saya memang sengaja mencoba formasi lain di babak pertama sebagai persiapan melawan Bontang FC di kompetisi Liga Super, namun hasilnya memang belum maksimal,” kata Direktur Teknis Persela Joko Susilo. “Mudah-mudahan kemenangan ini bisa menambah kepercayaan diri pemain sebelum menjalani laga lanjutan Liga Super,” tambahnya. Pelatih Persiba Eduard Tjong mengakui Persela layak memenangkan pertandingan, karena tampil lebih bagus dan mampu memanfaatkan peluang. “Anak-anak sudah bermain dengan sangat maksimal untuk mengimbangi Persela, tapi kami memang kalah kelas,” katanya. Persebaya Buka Peluang Pada pertandingan di Grup F, Persebaya memperbesar peluang menuju babak 16 besar, setelah mengalahkan Persidafon Dafonsoro 3-2 (1-2) pada penyisihan Grup F di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya. Pemain asal Chile itu melesakkan gol penentu kemenangan Persebaya, melalui sundulan saat laga tersisa enam menit, meneruskan tendangan bebas Jeon Byun Euk. Sebelumnya, Juan Marcelo

Cirelli sukses menyamakan skor 2-2 di menit ke-62, setelah tendangan bebasnya yang menyusur tanah gagal ditangkap dengan baik oleh kiper Persidafon Wilson Aleng. Persebaya yang sempat memimpin lewat gol Jeon Byun Euk di menit ke-25, harus tertinggal hingga paruh waktu setelah Persidafon mencetak dua gol beruntun melalui Uston Nawawi dan Carlos Raul masing-masing pada menit ke30 dan 36. Dengan kemenangan ini, Persebaya yang sebelumnya bermain imbang pada laga perdana melawan Persipro Probolinggo, memimpin klasemen sementara Grup F dengan nilai 4, menggeser Persidafon dengan nilai 3. Persebaya tinggal membutuhkan hasil imbang di laga terakhir melawan Persema Malang, besok, untuk memastikan lolos ke babak 16 besar. Tuan rumah “Bajul Ijo” seharusnya bisa menang dengan skor 5-2, seandainya dua gol dari Patricio Morales dan Arif Ariyanto tidak dianulir wasit. Gol Pato pada babak pertama dianggap tidak sah, karena tangannya lebih dulu menyentuh bola saat terjatuh. Sementara gol Arif Ariyanto dianulir karena posisinya lebih dulu “offside”. “Saya tidak ingin menyalah-

Bontang FC Vs Persiba 2-2 SAMARINDA - Pertandingan lanjutan Piala Indonesia grup G antara Bontang FC melawan Persiba Balikpapan berakhir dengan hasil imbang 2-2 (1-1) di Stadion Segiri Samarinda, kemarin sore. Gol tersebut diciptakan Aldo Bareto di menit ke-29, Julio Lopes menit ke-4', Kenzie menit ke-68, dan tendangan penalti Robertino di menit ke-78. Pertandingan yang di saksikan lima ribu penonton itu berjalan dengan tempo yang cepat, karena hasil pertandingan sangat menentukan kedua tim untuk lolos ke babak selanjutnya. Bontang FC yang hanya cukup memperoleh hasil seri pada pertandingan melawan Persiba Balikpapan, sejak babak pertama bermain lepas tanpa beban. Gol Aldo Bareto pada menit ke-29 memanfaatkan umpan dari Anda Hermawan, menjadikan perjuangan tim Persiba semakin berat. Beruntung anak asuh Hariadi ini masih punya motivasi

untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-42, Julio Lopes bisa menyamakan skor menjadi 1-1, melalui tendangan kaki kanannya, setelah memanfaatkan kemelut di kotak pinalti Bontang FC. Skor imbang 1-1 ini bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua Persiba yang wajib menang untuk lolos ke babak selanjutnya, menerapkan strategi menyerang. Namun sayangnya berkalikali peluang yang di ciptakan Julio Lopes atau Sultan Samma, gagal merubah skor. Justru tim besutan Fachri Husaini yang bermain lepas kembali meninggalkan skor, setelah Kenzie berhasil mengecoh I Made Wirawan penjaga gawang Persiba Balikpapan dan menjadikan kedudukan 2-1 untuk Bontang FC. Persiba mampu menyamakan skor melalui hadiah pinalti yang diberikan wasit Yandri dari Jakarta pada menit ke-77. Pinalti ini bermula dari pelanggaran yang dilakukan oleh Satria Feri yang menjatuhkan

Julio Lopes di kotak terlarang. Robertino sebagai algojo mampu mengeksekusi tendanganya, dan merubah skor menjadi 2-2. Hasil imbang ini bertahan hingga babak kedua berakhir. Pelatih Persiba Hariadi, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Namun demikin dia tidak menyalahkan pemainnya yang memang mengalami kelelahan akibat mepetnya jadwal pertandingan. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, namun faktor kelelahan pemain tidak bisa kita hindari, ya hasilnya kita harus terlempar dari Piala Indonesia,” jelas Hariadi. Sementara itu Fachry Husaini pelatih Bontang FC mengaku bersyukur dengan keberhasilan timnya menahan Persiba, dan berhasil lolos ke babak selanjutnya. “Otomatis ini menjadi pekerjaan tambahan buat saya, karena saya harus meramu tim untuk konsentrasi di ISL dan piala Indonesia,” tegas Fachri. (ant)

Suluh Indonesia/dok

Ayu Fani Damayanti

Piala Gubernur

Ayu Melaju ke Babak Kedua JAKARTA - Petenis unggulan pertama Ayu Fani Damayanti melaju ke babak kedua setelah mengalahkan rivalnya Puspa Ratih dua set langsung 6-0, 6-0, dalam pertandingan tunggal putri turnamen Piala Gubernur DKI 2010 di lapangan tenis Kelapa Gading, Jakarta, kemarin. Puspa Ratih, yang mengaku masih minim pengalaman, tidak sanggup menahan laju bola yang dilontarkan Ayu Fani yang memang sangat terkenal akan pukulan kerasnya. “Susah untuk menahan bola Ayu Fani yang melaju keras sekali,” ungkap petenis Kalimantan Barat, Puspa Ratih. Setelah kemenangan itu, Ayu Fani akan berhadapan dengan Uun Ina Prastiwi dari Jawa Tengah. Petenis yang lolos dari babak kualifikasi itu

menang atas Hanemas Pangestu 6-1, 6-3. Turnamen yang poinnya diperhitungkan untuk kejuaraan Garuda Master yang merupakan puncak dari Garuda Indonesia Tennis Series itu, juga dimanfaatkan Ayu Fani sebagai ajang persiapan untuk bertanding di turnamen berhadiah 10.000 dolar AS, Tarakan Women’s Cup, yang akan berlangsung pada 3-9 Mei. “Turnament ini sebagai persiapan saya untuk mengikuti Piala Tarakan nanti,” ujar petenis peringkat dua nasional itu. Unggulan kedua Beatrice Gumulya juga melangkah ke babak kedua setelah mengalahkan petenis kualifikasi Suryaningsih S 6-0, 6-1 untuk selanjutnya bertemu Tria Rizki yang menyisihkan Ajeng Aquina 6-3, 6-0.

Unggulan ketiga Cynthia Melita dan unggulan keempat Laili Rahmawati juga lolos ke babak kedua. Sementara itu, Sekretaris PP Pelti (Persatuan Tenis Seluruh Indonesia) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Imam Supardi mengungkapkan, kompetisi tersebut merupakan ajang yang tepat bagi pembinaan petenis junior untuk menambah pengalaman bertanding. “Selain merupakan acara program tahunan Pemprov DKI Jakarta, kompetisi ini untuk menambah rutinitas pertandingan, terutama bagi petenis junior, sehingga menambah kemampuan mereka untuk berlaga di ajang tenis lainnya di masa datang agar matang dalam bertanding,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PERSELA LOLOS - Pemain Persiba Bantul, Maok Welle (kiri) berusaha melewati pemain Persela Lamongan, Tomo Aki Komorida (kanan) dalam pertandingan Piala Indonesia grup B di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, kemarin. Persela mennag 2-1 dan lolos ke babak 16 besar.

kan wasit, tapi dua gol itu sebenarnya sah. Kami bersyukur bisa menang, padahal permainan kami tidak maksimal,” kata pelatih Persebaya Rudy William Keeltjes usai pertandingan. Kendati menurunkan formasi utama, kecuali John Tarkpor yang kondisinya tidak fit, Keeltjes mengakui kalau permainan Persidafon sebenarnya

jauh lebih baik dibanding penampilan anak asuhnya yang kurang berkembang. Masa istirahat yang hanya satu hari setelah menjalani laga pertama, Minggu lalu, diakui Keeltjes sangat berpengaruh terhadap kebugaran fisik pemain. “Persidafon main lebih bagus, terutama permainan dari kaki ke kakinya, tapi kami berun-

tung bisa menang. Kalau mainnya seperti itu, mereka (Persidafon) layak menjuarai Divisi Utama musim ini,” puji Keeltjes. Pelatih Persidafon Freddy Muli mengakui Persebaya mampu memanfaatkan kelengahan lini belakang timnya untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. “Saya tidak mau menyalah-

kan pemain, karena mereka sudah bermain sangat maksimal. Tiga gol itu akibat kelengahan pemain kami, tapi peluang lolos masih terbuka,” katanya. Mantan pelatih Persebaya ini, mengatakan timnya akan berusaha memenangkan laga terakhir melawan Persipro Probolinggo, Kamis (22/4), untuk lolos ke babak 16 besar. (ant)

Anjas dan Dewi Juara JCF JAKARTA - Pecatur nasional Master Fide (MF) Anjas Novita dari Jabar dan Master Fide Wanita (MFW) Dewi AA Citra Kaltim tampil sebagai juara kategori master Japfa Chess Festival 2010 yang berakhir kemarin di Gedung Piramida Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Anjas yang diunggulkan di tempat kedua itu mengumpulkan total nilai 9 dari 9 babak

yang dimainkan. Posisi kedua ditempati Master Internasional (MI) Tirta Chandra dari DKI dengan nilai 8,5 kemudian diikuti pecatur kawakan MI Salor Sitanggang juga dari DKI (8,5). MI Irwanto Sadikin dari Sumsel menempati posisi keempat dengan nilai 8, MF Hamdani Rudin dari Jabar di tempat kelima (8), MF Kasmiran dari Sumsel menduduki posisi

keenam (8), GM Cerdas Barus dari DKI di tempat ketujuh (8) dan MI Nasib Ginting dari Kaltim di urutan kedelapan (8). Sementara Dewi Citra yang menempati unggulan pertama mengemas nilai total 7,5 kemudian diikuti rekan sedaerahnya Calon Master Wanita (CMW) Chelsie Monica di posisi kedua (6,5), MFW Medina Warda Aulia dari DKI di tempat ketiga

(6). Pecatur andalan Bali, MN Kadek Iin Dwijayanti berada di posisi ke-12 dengan nilai 5. Sebagai juara, Anjas Novita memperoleh hadiah uang Rp.20 juta sedangkan Dewi Citra mendapatkan Rp.12 juta. JCF 2010 yang melibatkan 142 pecatur master ini menyediakan total hadiah Rp.250 juta termasuk untuk dua partai dwitarung internasional. (oli)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 21 April 2010

7

Persiapan Ideal Lawan Atletico LONDON - Liverpool menikmati kemenangan besar 3-0 atas West Ham United dalam lanjutan kompetisi Liga Utama Inggris di Anfield, kemarin. Kemenangan ini menjadi persiapan ideal menghadapi perjalanan maraton ke Spanyol untuk semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid pekan ini. Gol di babak pertama dari Yossi Benayoun dan David Ngog menjadi pembuka kemenangan The Reds, sebelum dipastikan oleh bunuh diri kiper The Hammers, Robert Green di babak kedua. Liverpool naik ke peringkat enam klasemen dengan 59 poin. Mereka membuntuti peringkat keempat Tottenham Hotspur, yang memiliki tabungan satu laga lebih banyak, dengan lima poin. Secara realistis, harapan Liverpool untuk berprestasi musim ini setelah tersingkir di Liga Champions dan Piala FA, tergantung pada semifinal Liga Eropa di Madrid Jumat lusa. Lawatan ke Madrid akan menjadi tugas yang tidak mudah untuk Liverpool. Menyebarnya debu dari letusan gunung di Islandia melumpuhkan jalur penerbangan di Eropa. Skuad Liverpool kini harus berangkat ke ibukota Spanyol itu lewat jalur darat yang menempuh waktu lebih lama. West Ham sendiri tidak memberikan perlawanan berarti di Anfield dan jarang melepaskan tembakan. Hal itu membuat dapat Liverpool mengontrol permainan, terutama melalui

kapten Steven Gerrard. Gelandang Inggris ini membuka jalan bagi terciptanya gol pertama yang dilesakkan Benayoun menit ke-19. Sepuluh menit kemudian, penyelesaian apik dari Ngog yang meneruskan umpan Maxi Rodriguez tak dapat diselamatkan oleh Green sepuluh menit kemudian. Green kembali membuat blunder sebelum laga berjalan satu jam ketika bola hasil tembakan Sotiris Kyrgiakos yang mengenai tiang gawang, membentur kakinya dan menembus gawangnya sendiri. Bagi West Ham, kekalahan telak ini makin mengancam posisi mereka di Liga Utama. Dengan masih menyisakan tiga pertandingan saja, The Hammers harus berjuang keras untuk menghindari degradasi. “Saya kira semua orang mendoakan West Ham. Semoga mereka bisa tetap di atas,” ujar bek Liverpool, Jamie Carragher kepada ESPN. Pernyataannya didukung oleh Benayoun yang merupakan mantan pemain West Ham. “Saya tidak merayakannya karena saya masih memiliki perasaan untuk klub ini dan saya benar-benar berharap mereka akan bertahan,” tegasnya. West Ham tinggal unggul tiga poin di atas peringkat ke17 Hull City yang merupakan zona degradasi pertama. Klub London itu akan dilanda cemas kala Hull bersua Aston Villa Rabu (21/4) malam ini. Pasalnya The Tigers akan menyamai perolehan poin mereka bila menang atas The Villans. (adn/rtr)

Nadal Kalah Kelelahan BARCELONA - Rencana Rafael Nadal untuk menorehkan sejarah di tenis dunia dengan merebut gelar dalam dua pekan berturut-turut, gagal kemarin. Petenis Spanyol ini mengaku kalah dalam perang dengan tubuhnya sendiri. Ia terlalu lelah untuk bertanding dalam dua pekan beruntun di lapangan tanah liat Barcelona. Pilihan mundur menjadi kerugian besar buat petenis nomor tiga dunia ini karena Real Club de Tenis, adalah klubnya sendiri. Di arena inilah ia berharap bisa mengulang prestasi fenomenalnya ketika meraih gelar keenam di Monte Carlo Minggu lalu. Turnamen ini merupakan pekan kedua dari persiapan menuju Grand Slam Prancis Terbuka yang akan digelar di Paris lima pekan lagi. Dulu Nadal sudah pernah mengajukan komplain mengenai begitu padatnya jadwal sebelum turnamen di lapangan tanah liat itu dihelat. “Saya merasa sedih tidak bermain di Barcelona, lebih dari turnamen lain,” bunyi pernyataan Nadal yang dibacakan. “Namun setelah menang di Monte Carlo, tubuh saya minta istirahat.” “Saya merasa benar-benar sedih. Ini klub saya dan turnamen saya. Saya sudah mengungkapkan beberapa kali kalau kalender turnamen tanah liat disusun dengan buruk. Saya berterimakasih pada penggemar atas pengertian mereka.” Nadal tampak tidak terlalu

menguras tenaga selama sepekan di Monte Carlo. Ia mendapatkan bye di putaran pertama dan memenangkan tiga dari lima pertandingannya dengan hanya kalah game satu kali. Ia menyingkirkan rekan senegaranya Fernando Verdasco untuk kesepuluh kalinya tanpa kalah, dengan hanya memerlukan 90 menit untuk lolos ke final. Namun cedera lutut yang menenggelamkan penampilannya dalam dua musim terakhir seperti telah memberinya pelajaran untuk tidak bermain berlebihan. Nadal memilih fokus pada turnamen lebih besar dan pertarungannya untuk mempertahankan gelar Roland Garros dari kejaran Roger Federer yang akan dimulai akhir bulan depan. Di saat Nadal memutuskan mundur, rekan senegaranya memperoleh kemenangan di putaran pertama. Unggulan ke15 Nicolas Almagro menyingkirkan petenis Spanyol lain, Santiago Ventura 6-1, 6-2, sementara Guillermo Garcia-Lopez menghentikan petenis kualifikasi Belgia, Olivier Rochus 5-7, 6-1, 6-3. Oscar Hernandez mengalahkan Igor Marchenko dari Ukraina 6-7 (2/7), 6-2, 6-4 dan Marcelo Granollers lolos dengan mengatasi Lukasz Kubot dari Polandia 6-4, 6-3. Petenis Jerman, Simon Greul memunculkan satu-satunya kekalahan bagi wakil Spanyol dengan mengungguli Pere Riba 6-4, 6-4. (adn/afp)

Suluh Indonesia/dok

Rafael Nadal

Suluh Indonesia/ap

LATIHAN - Para pemain kemarin Bayern Munich melakukan latihan terakhir sebelum menghadapi Olympic Lyon dalam pertandingan leg pertama semi final Liga Champion, di kandang sendiri dini hari nanti.

Bayern Munich Lebih Percaya Diri MUNICH - Setelah melibas Manchester United di perempatfinal, Bayern Munich seharusnya percaya diri menghadapi laga pertama semifinal Liga Champions dengan Olympique Lyon, dini hari nanti. Namun kenyataannya klub raksasa Jerman ini masih khawatir dan menyimpan kewaspadaan tinggi. Munich menumbangkan United secara dramatis di delapan besar. Di Bundesliga pun mereka impresif dengan menggebuk Hanover 7-0 Sabtu lalu. Kekuatan skuad tim asuhan pelatih Louis van Gaal ini nyaris lengkap. Sebaliknya pemainpemain Lyon terancam kelelahan karena harus menempuh perjalanan dengan bus sejauh 750 km setelah jalur penerbangan di Eropa terganggu akibat meletusnya gunung Eyjafjallajokull di Islandia. Gelandang Franck Ribery yang diprediksi dapat bermain kendati cedera, mengatakan

Lyon bukanlah tim yang mudah dikalahkan. “Akan sangat sulit melawan Lyon karena mereka memiliki tim yang sangat bagus. Kami tidak boleh memikirkan final dulu,” kata playmaker asal Prancis ini, kemarin. “Lyon tim yang terorganisir dengan baik, sangat agresif dan sangat kuat secara fisik. Mereka memiliki pemain yang cepat dalam serangan balik. Seluruh pemain mereka kuat menggiring bola. Selalu berat melawan tim seperti itu,” ujar Van Gaal membenarkan pernyataan anak asuhnya. Munich tanpa kapten Mark van Bommel dan bek Holger Badstuber yang diskors karena akumulasi kartu kuning. Tapi absennya dua pilar ini tampaknya tidak akan banyak berpengaruh. Kesolidan Munich sudah terlihat pada kemenangan atas Hanover. FC Hollywood memimpin klasemen Bundesliga dan berpeluang

Prakiraan Pemain : Bayern Munich : 22Hans-Joerg Butt, 21-Philipp Lahm, 6-Martin Demichelis, 5-Daniel Van Buyten, 23Danijen Pranjic, 31-Bastian Schweinsteiger, 7-Franck Ribery, 10-Arjen Robben, 25Thomas Mueller, 11-Ivica Olic, 33-Mario Gomez. juara karena tinggal menyisakan tiga pertandingan. Senjata utama Van Gaal ada pada sayap Belanda, Arjen Robben yang mendulang hattrick ke gawang Hanover. Ivica Olic juga pantas diperhitungkan karena turut menyumbang dua gol. Kedua pemain ini menjadi penentu sukses Munich menyingkirkan United pada laga kedua di Old Trafford dua pekan lalu. Bagi Lyon, lawatan ke Munich sudah menghadirkan

Lyon : 1-Hugo Lloris, 13Anthony Reveillere, 3-Cris, 28-Jeremy Toulalan, 20-Aly Cissokho, 8-Miralem Pjanic or 10-Ederson, 6-Kim Kallstrom, 41-Maxime Gonalons, 7-Michel Bastos, 19-Cesar Delgado, 9-Lisandro Lopez.

masalah bahkan sebelum laga digelar. Meletusnya gunung berapi di Islandia memaksa mereka menuju Bavaria dengan jalur darat dari Zurich. “Total akan 10 jam dengan bus. Itu berat. Namun tidak ada pilihan dan kami harus menerimanya,” jelas kapten Lyon, Cris. Lyon hanya bermain 2-2 dengan Girondins Bordeaux di lanjutan Liga 1 Prancis Sabtu lalu. Hasil itu membuat kedua tim tersingkir dalam perburuan

gelar juara. Dengan masih menyisakan lima laga musim ini, Lyon terpaut sembilan poin dari pemuncak klasemen Olympique Marseille. Masalah lain muncul di sektor depan. Top skorer Lisandro Lopez meragukan karena cedera engkel. Bek tengah JeanAlain Boumsong telah absen selama dua pekan lantaran bermasalah dengan betis. Cedera juga masih membekap Jean II Makoun (selangkangan), Mathieu Bodmer (punggung) dan Dejan Lovren (lutut). Sederet kendala itu tak mengurangi keberanian pasukan pelatih Claude Puel itu. Gelandang Jeremy Toulalan menginginkan adanya kejutan berikutnya. “Terkadang satu tim melaju bahkan ketika tak seorang pun mengira mereka mampu. Porto telah melakukannya sebelumnya. Mungkin giliran kami sekarang,” tegasnya. (adn/afp)

Torres Yakin Tampil di Piala Dunia

Suluh Indonesia/dok

Franck Ribery

Ribery Tersangkut Skandal Prostitusi PARIS - Di saat Bayern Munich fokus ke Liga Champions dan timnas Prancis mempersiapkan diri ke Piala Dunia 2010, masalah menimpa gelandang Franck Ribery. Ia terancam dituntut karena berhubungan dengan gadis panggilan di bawah umur. Menurut seorang petugas penuntut yang menolak mengungkapkan namanya, Ribery telah mengakui pernah berhubungan dengan gadis itu, namun ia tidak mengetahui bahwa teman kencannya tersebut di bawah umur. “Terserah hakim Andre Dando untuk memutuskan apakah akan menuntutnya atau tidak,” ungkap sumber itu, kemarin. Pihak kepolisian Paris juga telah memeriksa pemain Prancis lain yakni sayap Olympique Lyon, Sydney Govou. Pemain lain bakal diperiksa dalam sepekan ke depan. Tanpa mem-

berikan detail lebih lanjut, sumber kepolisian menyebutkan pihaknya telah menuntut manajer dari sebuah klub dan tiga orang lainnya, termasuk seorang pelayan restoran. Bila dituntut dan dinyatakan bersalah, Ribery yang telah menikah dan memiliki dua orang putri, dapat dijatuhi hukuman penjara maksimal tiga tahun dan denda 45.000 euro. Namun pengacara Ribery, Sophie Bottai membantah kliennya menerima tuntutan. Ribery hanya diperiksa sebagai saksi terkait temannya yang memiliki hubungan dengan jaringan gadis panggilan. Hal itu dibenarkan oleh pelatih Munich, Louis van Gaal. Selama proses penyelidikan masih berjalan, Ribery tidak akan memberikan klarifikasi. “Apakah ia menderita dari situasi ini? Saya tidak tahu, saya rasa tidak. Saya kira ia lebih

fokus pada Lyon,” terang Van Gaal. Presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF), Jean-Pierre Escalettes belum mau memberikan komentar. “Tidak ada reaksi yang perlu diberikan untuk masalah seperti ini. Investigasi sedang berjalan dan saya tidak memiliki informasi terkait hal itu. Saat ini mustahil membuat komentar,” jelasnya. Kasus yang menimpa Ribery menjadi tamparan berikutnya buat pelatih Prancis, Raymond Domenech menjelang 50 hari digelarnya Piala Dunia. Citra Les Bleus sudah tercoreng ketika mereka mengalahkan Irlandia di playoff Piala Dunia karena handball yang dilakukan striker Thierry Henry. “Ini guncangan berikutnya untuk tim Prancis,” ungkap seorang sumber dari FFF yang namanya tak mau disebutkan. (adn/afp)

MADRID - Timnas Spanyol boleh bernafas lega. Keyakinan tinggi diungkapkan striker Fernando Torres usai menjalani operasi lutut. Torres optimis bisa bugar tepat waktu untuk Piala Dunia di Afrika Selatan. “Piala Dunia adalah hal terpenting saat ini. Sudah empat tahun menunggu dan bila waktu pemulihan saya berjalan sesuai rencana, saya tidak ingin melewatkannya,” tulis penyerang 26 tahun ini di situs resmi pribadinya, kemarin. Torres menerima operasi pada tulang rawan lutut kanannya yang robek di Barcelona Minggu lalu. Jadwal pemulihan sekitar enam pekan akan membuatnya absen di sisa musim ini untuk Liverpool. Ia juga tidak memiliki banyak waktu untuk memulihkan kebugaran sebelum Piala Dunia dimulai 11 Juni. Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque akan mengumumkan 23 susunan pemain finalnya 19 Mei nanti, sebelum timnya berkumpul untuk pemusatan latihan di Las Rozas, dekat Madrid lima hari berikutnya. Tim juara Eropa itu selanjutnya akan pergi ke Innsbruck, Austria untuk pemusatan latihan di daerah dataran tinggi sebelum berangkat ke Afrika Selatan pada pekan pertama bulan Juni. Duel pembuka dengan Swiss digelar 16 Juni. Waktu yang dipilih Torres untuk operasi memunculkan dugaan kalau ia lebih mementingkan keinginan bermain di Piala Dunia daripada bersama klubnya. Liverpool akan menghadapi Atletico Madrid di laga pertama babak semifinal Liga Eropa Jumat lusa.

Suluh Indonesia/dok

Fernando Torres

Namun Torres menegaskan dirinya tidak memiliki pilihan lain terkait jadwal operasinya itu. “Kami menimbang seluruh kemungkinan sebelum sampai pada keputusan akhir,” urainya. “Pada Jumat sore di Liverpool, pemeriksaan yang saya lakukan menghapus semua keraguan dan membuat kami memutuskan saya hampir pasti harus menjalani operasi. Meniscus terpengaruh dan dokter mengatakan mereka harus mengoperasinya,” beber mantan ujung tombak Atletico ini. Torres menjelaskan, dirinya harus bermain sambil menahan cedera selama 85 menit sewaktu Liverpool menang atas Benfica pada laga kedua perempatfinal Liga Eropa. “Bila saya memikirkan Piala Dunia dan Spanyol, saya akan minta ditarik. Tidak seperti itu, saya ingin ke final Liga Eropa bersama tim saya,” tandasnya. (adn/afp)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 21 April 2010

8

Empat KRI Siaga Perang

Suluh Indonesia/ant

EKSEKUSI LAHAN - Sejumlah Polisi berjaga disekitar alat berat yang merobohkan sebuah bangunan saat eksekusi Lahan di Manado, Sulawesi Utara, kemarin. Eksekusi lahan yang oleh pihak Pengadilan Negeri Manado tersebut berakhir bentrok antara warga yang menolak eksekusi dengan polisi yang mengakibatkan tiga korban luka terkena lemparan batu dan lima sepeda motor rusak.

Kejari Palembang

Bidik Indikasi Korupsi PT Pusri PALEMBANG - Kejaksaan Negeri Palembang, Sumatera Selatan, membidik indikasi korupsi di lingkungan PT Pusri, terkait penggelembungan dana untuk pengadaan suku cadang peralatan berat di perusahaan tersebut. Menurut Yuspar, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Kota Palembang, Selasa, pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan penyidikan atas kasus itu. “Tim sudah dibentuk

berjumlah tujuh orang,” kata dia, didampingi Kasi Penydidikan Kejari setempat, M Jeffry. Menurut dia, indikasi korupsi di PT Pusri tersebut, merupakan hasil temuan tim yang dibentuk setelah adanya laporan berkaitan dengan penggelembungan dana pengadaan suku cadang alat berat. Saat ditanyakan, apakah kejari telah menentukan tersangka, dan berapa jumlah kerugian

negara akibat kasus indikasi penggelembungan itu, Yuspar belum mau mengatakannya. “Ini menjadi pokok materi penyidikan, jadi belum bisa dipublikasikan. Kalau disebarluaskan, dikhawatirkan bukti akan dihilangkan,” kata dia pula. Dugaan sementara penggelembungan dana pembelian suku cadang alat berat di lingkungan PT Pusri itu sebanyak dua unit, dengan tipe EA

Pemprov Jabar Ancam

Bongkar Ratusan Vila Ilegal BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membabat ratusan bangunan vila ilegal di area perkebunan yang mengambil alih fungsi lahan. Usai memimpin rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Gangguan Keamanan Perkebunan dan Kehutanan di Ruang Pangrango Gedung Sate Bandung, Selasa, Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, menyatakan dari tahun 2008 hingga 2009, Pemprov Jabar telah menertibkan 120 sekitar vila dengan cara dirobohkan. “Tahun 2010 ini masih ada le-

bih 100 vila lagi yang akan dirobohkan,” tegas Wagub. Menurut dia, sebanyak 120 vila yang ditertibkan itu semuanya berada di Gunung Mas, Puncak yang asalnya perkebunan. Dikatakannya, pengalihan fungsi itu menjadi penyebab utama kerusakan yang terjadi di areal perkebunan. Ia menjelaskan, terkait penyebab kerusakan, selain dikarenakan gangguan alamiah berupa musim dan cuaca, kerusakan juga disebabkan perambahan, okupasi, serta perubahan alih fungsi lahan.

Untuk meningkatkan kewenangan, pihaknya mengusulkan Tim Koordinasi Penanggulangan Gangguan Keamanan Perkebunan dan Kehutanan diganti menjadi Satuan Tugas (Satgas). “Dengan perubahan nama itu, Satgas akan mempunyai kewenangan untuk melakukan tindakan,” katanya. Walaupun demikian, Satgas tetap bekerja sama dengan lembaga pemerintahan kabupaten/ kota yang memiliki lahan. Terlebih, Pemprov Jabar kini mempunyai Perda Provinsi tentang tata ruan. (ant)

SOLENOID Valve Part. No: 4 WE 6 H3x W220. 50N, Voltage: 220 VAC, Freq: 50 Hz, 46 VA, MFR: Rexroth Hydronorma Germany pada tahun 2008. Dari harga sebenarnya, terindikasi dilakukan peningkatakan (mark-up) harga mencapai 10 kali lipat per unitnya. (ant)

PONTIANAK - Sebanyak empat Kapal Perang Indonesia melakukan patroli siaga tempur di sekitar perairan Kalimantan Barat guna menekan praktek pencurian ikan oleh nelayan asing. “Keempat KRI tersebut, yakni KRI Lemadang 804, KRI Kelabang 826, KRI Sibarau 847 dan KRI Sikuda 863,” kata Komandan Pangkalan TNI AL Pontianak Kolonel Laut (P) Parno di Pontianak, kemarin. Ia menjelaskan, keempat KRI tersebut saat ini sedang bersandar di Pangkalan TNI AL Pontianak untuk melakukan pengisian logistik dan koordinasi, terkait pengamanan perairan Natuna dan Kalimantan Barat yang cukup strategis. Selain itu, dalam beberapa hari ini keempat KRI dan personelnya akan beristirahat setelah dua minggu lebih melakukan patroli di perairan, katanya. Wilayah operasional Lanal Pontianak memiliki tingkat kerawanan yang tinggi sehingga ke depan menjadi salah satu pilihan pemimpin

komando sebagai wilayah pengembangan pertahanan matra laut di kawasan Barat. “Karena kami dituntut proaktif memberdayakan segenap kemampuan dalam menjaga NKRI,” ujarnya. Komandan KRI Lemadang 804 Letnan Kolonel Laut (P) Teddie Bernard Hernawan mengatakan, keempat unit KRI itu akan melakukan patroli siaga tempur di perairan Natuna dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI. “Keempat KRI itu merupakan kapal patroli cepat, KRI Lemadang 804 merupakan kapal terdepan untuk menjaga tiga KRI lainnya, karena dilengkapi senjata anti permukaan dan udara yang merupakan buatan dalam negeri,” katanya. KRI Lemadang 804 termasuk dalam Satuan Kapal Patroli (Satrol) Koarmabar yang bertugas mengamankan alur laut Indonesia yang operasinya di bawah Markas Besar TNI, kata Teddie. Teddie menjelaskan, dua pekan lalu keempat KRI tersebut melakukan patroli siaga tempur di kawasan perairan Indonesia yang berbatasan dengan negara Malaysia, Singapu-

ra, Vietnam dan Thailand. “Setelah selesai melakukan pengisian logistik, kami berangkat lagi melakukan patroli di perairan Natuna dan Indonesia pada umumnya,” kata Teddie. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ada tiga wilayah perairan Indonesia yang menjadi primadona pencurian ikan bagi nelayan asing karena kaya akan ikan dan sumber daya kelautan lainnya, yaitu perairan Natuna, perairan Arafura, dan perairan Utara Sulut. Pelaku pencurian ikan di perairan Indonesia, yaitu nelayan asal Vietnam, Thailand, RRC dan nelayan dari Malaysia. Perairan Kalbar termasuk dalam Zona III bersama Natuna, Karimata dan Laut Cina Selatan dengan potensi ikan tangkap sebanyak satu juta ton per tahun. Jenis ikan bervariasi seperti tongkol, tenggiri dan cumi-cumi. Luas areal perairan Kalbar sampai Laut Cina Selatan seluas 26.000 km, meliputi 2.004.000 hektare perairan umum, 26.700 hektare perairan budi daya tambak dan 15.500 hektare laut. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 21 April 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu