Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 153 tahun III Selasa, 18 Agustus 2009 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Target Ekonomi Naik
Tak Ada OP Selama Puasa
Dikelilingi Hiu
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, ada kemungkinan target pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2010 naik dari target yang ditetapkan sebesar lima persen. “Kesepakatan dengan...hal. 1
MENTERI Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan selama bulan puasa mendatang tidak akan melakukan operasi pasar (OP) untuk menekan kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok. “Operasi...hal. 2
MANTAN Putri Indonesia, Nadine Chadrawinata kemarin merayakan hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-64 dengan mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan cara unik. Wanita blasteran Jerman...hal. 6
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Dapat Remisi
Napi Teroris Bebas
Suluh Indonesia/ant
HUT PROKLAMASI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan Bendera Merah Putih kepada Anggota Paskibraka siswi SMU Negeri 8 Jakarta, Anisa Fatharani di Istana Merdeka Jakarta, kemarin.
JAKARTA - Tujuh orang narapidana (napi) perkara terorisme mendapat pengurangan masa pemidanaan (remisi). Bahkan, satu orang dari mereka yakni Arifin alias Alfin mendapat remisi II alias bebas. Hal ini diberikan, karena yang bersangkutan telah menjalani sepertiga dari masa hukumannya. Demikian kata Kepala LP Cipinang Haviluddin kepada pers, usai upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-64 RI di Jakarta, kemarin. Dijelaskan, Arifin alias Alfin mendapat pengurangan masa tahanan selama dua bulan. Sedangkan enam napi teroris lain yang mendapatkan remisi adalah Ahmad Rafiq Ridho yang mendapatkan remisi dua bulan. ‘’Ridho itu dipidanakan, setelah ketahuan membonceng teroris kakap Noordin M Top dengan motor pinjamannya beberapa tahun lalu,” jelas Haviluddin. Sedangkan Hasanuddin mendapatkan remisi selama lima bulan. Demikian pula dengan Ismail alias Iwan yang mendapat jatah remisi lima bulan. Sedangkan Lilik Purnomo mendapatkan remisi empat bulan, Maskur Abudu Kadir (enam bulan) dan Syaiful Bahri (lima bulan). “Kasus mereka di luar Jakarta, tetapi diadili di PN Jakarta Selatan,” ungkap Haviluddin. Selain terpidana terorisme, ada 46 napi korupsi di LP Cipinang mendapat remisi. Mereka di antara mantan Kepala BKPM Theo F Toemion, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri dan mantan Bupati Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) Syaukani. “Kalau napi telah menjalani sepertiga dari masa tahanan, kami berikan remisi,” kata Haviluddin. (nas)
Peringatan HUT Proklamasi
Berlangsung Aman JAKARTA - Ancaman bom yang sempat membayangi keselamatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 64 di Istana Merdeka, kemarin tidak terbukti. Peningkatan keamanan di sekitar kompleks Istana menjadi salah satu faktor penting pelaksanaan HUT Kemerdekaan. Soal pengamanan peringatan HUT RI di Istana Kenegaraan, Menteri Sekretaris Negara Hatta Radja menilai wajar ketatnya keamanan tahun ini karena menyesuaikan keadaan. ‘’Untuk keamanan tidak ada salahnya kita siapkan keamanan yang baik, apalagi setelah adanya ancaman. Jadi kita harus selalu waspada,” kata Hatta. Hatta mengatakan pengamanan peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus sesuai dengan standar dari prosedur yang berlaku. Hatta mengakui untuk pengamanan HUT Kemerdekaan tahun ini diupayakan lebih baik dibanding dengan sebelumnya. Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri mengakui ada penambahan kekuatan pengamanan untuk mengamankan prosesi pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih di istana. ‘’Jumlah pengamanan dari polri hampir
ada 2.000-an, pasti ada peningkatan,” kata Kapolri. Rencana peledakan bom dengan target utama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pascaledakan bom di kawasan Mega Kuningan (JW Marriot dan Ritz Charlton) pernah diungkap Kapolri beberap waktu lalu. Pengakuan dari salah satu tersangka teroris yang tertangkapnya dan terbongkarnya gudang bom milik gerakan teroris Nordin M Top menjadi pertimbangan Polri mengetatkan keamanan Presiden. Kapolri mengatakan, situasi keamanan di seluruh Indonesia masih kondusif. ‘’Pengamanan dapat kita lihat baik, semuanya baik, kondusif. Di Indonesia secara umum juga baik semua,” kata Kapolri. Saat penurunan bendera, keamanan tetap terlihat ketat. Dari pantauan Bali Post, upacara peringatan kemerdekaan di Istana Merdeka dimeriahkan kehadiran ribuan masyarakat di sepanjang Jalan Medan Merdeka Utara. Meski panas matahari menyengat, namun masyarakat tetap khidmat mengikuti jalannya prosesi jalannya upacara. Bagi sebagian masyarakat, kehadiran mereka sekaligus menjadi sarana rekreasi karena lokasi Istana Negara yang berdekatan den-
gan Tugu Monas. Selain warga Jakarta, para pengunjung juga banyak berasal dari Bekasi, Bogor dan Tangerang. Kerumuman masyarakat, tidak membuat aparat keamanan, Polri dan TNI yang bersenjata lengkap mengurangi kewaspadaanya. Tiga Capres Absen
Selain keamanan, salah satu perbedaan mencolok dari peringatan HUT Kemerdekaan RI kali ini adalah tidaknya satupun mantan Presiden yang hadir mengikuti upacara. Presiden RI ketiga BJ Habibie absen karena sedanga berada di Jerman, Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tidak hadir karena sakit, sedangkan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri tanpa ada konfirmasi. ‘’Para mantan presiden semuanya tidak hadir, tapi kalau mantan wapres hadir, seperti Pak Try Sutrisno, Pak Hamzah Haz,” imbuh Hatta seraya mengatakan, ketidakhadiran para mantan presiden itu karena masing-masing berhalangan, kecuali Megawati. Meskipun sudah diundang, Megawati tidak memberi keterangan apakah hadir atau tidak. Satu tahun lalu, hanya Gus Dur yang datang, sedang Mega dan Habibie tidak datang. (har)
KPU Harus Konsolidasi JAKARTA - Mendagri Mardiyanto minta KPU untuk segera melakukan konsolidasi terkait pengalaman selama pileg dan pilpres. Ia mengatakan, pengalaman pileg dan pilpres menunjukkan, lembaga penyelenggara pesta demokrasi itu masih memiliki berbagai kekurangan padahal mereka masih memiliki berbagai tugas lainnya. ‘’Saya minta KPU melakukan konsolidasi,” kata Mendagri kepada pers di Jakarta, Senin sesudah memimpin upacara peringatan HUT RI ke-64 di Depdagri Jakarta, kemarin. Masalah KPU itu ditanyakan wartawan karena munculnya berbagai kekurangan pada penyelenggaraan pileg dan pilpres mengakibatkan timbulnya desakan agar para anggota KPU itu untuk mengundurkan diri. ‘’Saya tidak hanya melihat tapi juga merasakan kekurangan KPU,” kata Mendagri sambil menambahkan meski KPU dibentuk melalui undang-undang ternyata masih ada berbagai kekurangan di lembaga tersebut. Dalam beberapa kesempatan, Mardiyanto mengatakan sekalipun ia sudah pindah ke Jakarta, dirinya masih tetap mendapat surat undangan bagi pileg dan pilpres dari Semarang. Dicontohkannya, kekurangan pada KPU tersebut antara lain adalah pada data kependudukan yang menjadi dasar bagi penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) serta Daftar
Pemilih Tetap(DPT). Mantan gubernur Jawa Tengah ini mengakui bahwa memang tidak mudah untuk menyusun data kependudukan apalagi jumlah pemilih pada pilpres saja sudah mencapai sekitar 170 juta orang. Ia mengharapkan KPU segera melakukan konsolidasi karena masih ada beberapa tahapan pileg dan pilpres yang harus diselesaikan seperti penentuan anggota DPR serta pengumuman presiden dan wakil presiden terpilih. Sementara itu, ketika mengomentari tuntutan atau desakan agar para anggota KPU untuk segera mundur, untuk kesekian kalinya Mendagri mengatakan ia tidak mau mengomentari hal itu karena bukan merupakan wewenangnya. SIAK dan NIK
Sementara itu, ketika menjelaskan masalah kependudukan, Kapuspen Depdagri Saut Situmorang mengemukakan, Depdagri sedang menyusun Sistem Informasi Administrasi Kependudukan(SIAK) yang diharapkan akan diujicobakan pada tahun ini di beberapa kota. Nantinya, akan dihasilkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga setiap warga negara hanya akan memiliki satu NIK. ‘’NIK ini bisa digunakan untuk berbagai dokumen,’’ katanya. (son)
Kapolri Akui Keamanan Diperketat JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengakui bahwa ada peningkatan pengamanan pada upacara peringatan HUTProklamasi Kemerdekaan ke-64 Republik Indonesia. ‘’Iya. pastilah (ada peningkatan),” kata Kapolri seusai pengikuti upacara peringatan HUT ke-64 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Namun, kata dia, pengamanan telah dilakukan oleh TNI dan Polri secara bersama-sama dengan baik. ‘’Sudah bisa dilihat semua, semuanya baik. Semua kondusif, di Indonesia kondusif,” ujarnya. Ia mengatakan bahwa TNI dan Polri menurunkan sekitar 2.000 personil untuk mengamankan peringatan ke-64 Kemerdekaan RI kali ini. Di tempat yang sama, Panglima TNI Djoko Santoso mengakui telah menambah jumlah pasukan untuk memperkuat pengamanan saat
berlangsungnya upacara peringatan Proklamasi 17 Agustus baik yang berlangsung di halaman Istana Merdeka Jakarta dan tempat strategis lainnya. ‘’Kita laksanakan pengamanan dengan kekuatan penuh. Jumlahnya secukupnya tetapi tidak perlu disebutkan. Yang jelas kita lipatkan, kita tambah lebih banyak dari tahun lalu,” katanya. Menurutnya, peningkatan jumlah personil TNI di lapangan dilakukan karena masih adanya ancaman dari teroris yang beberapa waktu lalu telah tertangkap. ‘’Ini suatu hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, maka TNI tidak mau ambil resiko dengan melakukan pengamanan yang optimal,” katanya. Terkait pengibaran bendera bintang kejora di Abepura Papua, Panglima dan Kapolri mengatakan sudah melakukan berkoordinasi untuk menuntaskan masalah tersebut. (son)
K ta
2
Suluh Indonesia, Selasa 18 Agustus 2009
K ilas Diskotek Enjoy Terbakar SEBUAH tempat diskotik bernama “Enjoy” yang terletak di lantai tiga Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Senin, hangus terbakar dan baru berhasil dipadamkan setelah pemadam kebakaran menurunkan puluhan unit mobil. Hingga sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran yang terdiri dari Suku Dinas Pemadam Jakarta Selatan dan juga Suku Dinas Pemadam Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan diskotek ini. Pada sekitar pukul 11:00 WIB api telah berhasil dikuasai sepenuhnya dan para petugas pemadam juga telah meninggalkan lokasi. Sedangkan laporan tentang kebakaran tersebut masuk ke pihak petugas dari warga masyarakat pada sekitar pukul 08:10 WIB. Menurut seorang saksi mata, para warga pertama berusaha untuk memadamkan api yang berkobar sebelum kedatangan para pemadam kebakaran. Namun, upaya tersebut gagal antara lain karena jauhnya sumber air dengan titik api yang terletak di lantai tiga dari Pasar Rumput. Api juga sempat menyambar sejumlah ruangan di sekitarnya, tetapi yang paling parah terkena dampak adalah Diskotik ‘Enjoy”. Sementara itu, petugas Polsek Metro Tebet berada di lokasi untuk mengidentifikasi penyebab dari peristiwa nahas tersebut. Kejadian kebakaran itu juga sempat mengakibatkan padatnya arus lalu lintas di Jalan Sultan Agung yang terletak di depan Pasar Rumput. Kebakaran ini tidak menimbulkan orban jiwa, demikian laporan Polsek Metro Setia Budi. Menurut petugas jaga Aipda Katimin, kerugian yang ditimbulkan hanyalah kerugian materil di lokasi merupakan ruang kosong. Dulunya ruang itu merupakan diskotik “Enjoy” yang berada di lantai tiga. (ant)
“Noordin M. Top” Ditangkap
Fauzi Bowo
JAKARTA - Lomba panjat pinang dalam rangka HUT RI ke-64 yang digelar PT. Pembangunan Ancol di Pantai Carnaval Ancol, dimeriahkan oleh warga Australia dan Selandia Baru yang kebetulan menginap di hotel yang berada di lokasi wisata tersebut. Sebanyak 264 pohon pinang dipajang dengan beragam hadiah diantaranya sepeda. Direktur PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk Budi Karya Sumadi mengatakan, “Pesta Manusia Merdeka” ini ditujukan untuk menggugah semangat nasionalisme. “Kami berharap melalui rangkaian Pesta Manusia Merdeka inilah, semangat maupun kebanggaan menjadi warga negara Indonesia akan tergugah,” ujar Budi Karya. Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang membuka acara panjat pinang mengatakan atraksi merayakan HUT RI ke 64 dengan penuh kegembiraan adalah milik semua orang. “Dengan panjat pinang diharapkan akan terjalin rasa persaudaraan dan kebersamaan,” kata Fauzi yang dalam kesempatan itu juga mengajak
warga untuk Jakarta untuk memerangi terorisme. “Jangan ada rasa takut dengan teroris, mari kita lawan,” kata Fauzi sampai menambahkan selain memerangi terorisme, warga juga harus memerangi kemiskinan. Sementara itu, Bali Post Group mengadakan lomba menangkap belut yang diberi nama belut Noordin M. Top. Ketua panitia lomba Heru B. Arifin mengatakan lomba ini terinspirasi oleh teroris Noordin M. Top yang sulit ditangkap, selicin belut. “Berkali-kali terjadi serangan teroris oleh kelompok Noordin, tapi sang dalang teroris itu selalu lolos dari penyergapan. Dalam loma ini, belut Noordin M. Top berhasil ditangkap,” tegas Heru. Dalam lomba ini, Wayan Widiarta alias Yande berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan ia menjadi juara pertama dengan pengumpulan belut terbanyak dan tercepat. Selain lomba menangkap belut, beragam lomba juga dipertandingkan. Lomba tennis meja dimenangi Tumijo dan Yohanes, lomba balap karung pemenangnya digondol oleh Bentar Sugian, Setianto, dan Ardiles. Sedangkan lomba makan pisang dimenangi Rivi dan Bentar Sugian, lomba joged Obama dijuarai oleh Ratna, lomba mengambil koin dari buah pepaya bertabur arang hitam digaet Mulyadi. Heru berharap lomba ini bisa meningkatkan semangat nasionalisme perjuangan dan kerja keras semua anak bangsa di negeri ini. “Lomba ini juga menjadi ajang persatuan semua divisi di grup perusahaan media ini,” tuturnya. (her/ant)
Tahanan Terorisme
Perlu Pembinaan Khusus JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Andi Mattalatta mengatakan, para tahanan dan narapidana kasus terorisme harus mendapatkan pembinaan khusus. Andi Mattalatta setelah mengumumkan remisi khusus di Lapas Khusus Narkotika Cipinang, Jakarta, Senin, mengatakan, tindak pidana terorisme adalah tindak pidana khusus, sehingga perlu perlakuan khusus juga. “Oleh karena itu, orang yang diduga melakukan tindak terorisme juga perlu pembinaan khusus,” kata Andi Mattalatta. Menurut Andi, hakikat lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan adalah tempat untuk bersosialisasi bagi para narapidana dan tahanan. Maka, Lapas harus bisa membuat narapidana dan tahanan siap untuk kembali bersosialisasi di tengah masyarakat. Pembinaan
khusus kepada tahanan atau narapidana terorisme antara lain bisa berupa pembinaan keagamaan, rasa cinta tanah air, dan cinta damai. Menurut Andi, pembinaan semacam itu adalah hal yang paling mungkin dilakukan saat ini. Idealnya, katanya, Indonesia memiliki lapas atau rumah tahanan khusus untuk pelaku tindak pidana terorisme. “Tapi itu untuk jangka panjang,” kata Andi. Pembangunan lapas atau tahanan khusus kasus terorisme akan menghadapi masalah pendanaan. Andi mencontohkan, perkiraan biaya pembangunan fisik lapas/rumah tahanan adalah Rp67 juta per orang. “Jadi kalau mau bangun untuk kapasitas 100 orang, ya tinggal dikalikan saja,” kata Andi. Menurut Andi, perkiraan itu hanya untuk pembangunan fisik, seperti gedung dan berbagai fasilitas. (ant)
Suluh Indonesia/ade/ant
PANJAT PINANG - Sejumlah peserta saat mengikuti lomba panjat pinang dengan 264 pohon pinang di Pantai Carnaval, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, kemarin. Selain panjat pinang, lomba mengambil koin dan perang bambu juga dilombakan untuk memperingati HUT RI ke 64.
Indonesia Masih Dijajah Korupsi JAKARTA - Meskipun sudah menyatakan diri merdeka dalam 64 tahun ini, Bangsa Indonesia ternyata belum bisa membebaskan diri dari perilaku korup para pejabat dan penyelenggara negaranya. Hanya bentuk korupsi saja yang berubah saat ini yaitu dari korupsi terpusat menjadi meluas. Demikian kata Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Teten Masduki melalui orasi dalam acara ‘Mimbar 1000 Harapan’ di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (16/8) kemarin. Acara yang diselenggarakan puluhan lembaga swadaya masyarakat (LSM) itu juga men-
coba menggalang partisipasi masyarakat dengan menuliskan harapan mereka tentang korupsi di sebuah tiang yang mereka sebut sebagai pohon harapan. Menurut Teten, dalam kurun lima tahun sejak 2005, tercatat 68,92 persen perkara korupsi di seluruh Indonesia divonis bebas. Jumlah terdakwa perkara korupsi yang dibebaskan mencapai 812 orang. “Bayangkan 68,92 persen dari seluruh perkara korupsi divonis bebas pengadilan umum, dari tingkat pertama hingga kasasi. Sedangkan sisanya dikenai hukuman ringan, bahkan hukuman percobaan,” kata Teten. Meskipun Bangsa Indonesia
sudah memasuki era reformasi sepuluh tahun, kata Teten, tidak menyurutkan perilaku koruptif di antara para penyelenggara negara. Hanya bentuknya saja yang berubah. Pada era sebelum Reformasi, tidak pidana korupsi berbentuk oligarki yang terpusat di Istana Presiden. Tetapi sekarang, bentuk korupsi itu tidak lagi terpusat melainkan meluas. “Sekarang korupsinya terpisahpisah, kecil-kecil dan diskontinyu. Dalam kondisi sekarang, modelmodel pemberantasan korupsi agak sulit untuk dilakukan,” jelas aktivis antikorupsi ini. Berbeda dengan bentuk korupsi yang bersifat oligarki sep-
Hujan Bubarkan Jamuan Makan JAKARTA - Hujan deras di langit Jakarta yang hanya turun sekitar 30 menit sempat mengganggu acara jamuan makan malam kenegaraan di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta, Senin malam. Setiap tahun dalam rangka peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, digelar jamuan makan malam untuk para duta besar dan kepala perwakilan lembaga internasional di Indonesia. Jamuan makan malam itu digelar di lapangan rumput antara Istana Merdeka dan Istana Negara dengan pengaturan seperti pesta kebun. Meja dan kursi untuk para tamu ditempatkan di halaman rumput tanpa penutup tenda. Hanya meja tempat hidangan yang beratap. Karena hujan lebat mengguyur, para duta besar yang telah hadir di Istana Merdeka mendapat pengumuman dari Juru Bicara Kepresidenan Bidang Luar Negeri, Dino Pati Djalal, bahwa jamuan makan malam dipindahkan ke dalam ruangan.
Setelah itu, para duta besar pun dipanggil satu per satu sesuai urutan abjad nama negara masing-masing memasuki ruang cresedential Istana Merdeka untuk memberikan ucapan selamat hari kemerdekaan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani yang bertindak sebagai tuan rumah. Namun karena hujan telah berhenti, kembali diumumkan bahwa jamuan makan malam tetap dilakukan di lapangan rumput dan para tamu dipersilakan keluar dari Istana Merdeka melalui pintu belakang. Meja dan kursi yang dialasi kain sebagai dekorasi tidak ayal lagi basah oleh hujan, sehingga jamuan formal makan malam itu pun berubah menjadi “standing party.” Para tamu akhirnya menyantap makanan sambil berdiri dan berbincang-bincang. Bahkan, Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang ditempatkan di panggung kehormatan pun harus berdiri menunggu meja dan kursinya diganti.
Beberapa petugas juga langsung sigap mengganti meja dan kursi untuk para tamu. Karena hujan, hiburan yang telah disiapkan untuk para tamu juga harus tertunda. Para awak Orkestra Dwiki Dharmawan yang sigap menyelamatkan alat-alat musik mereka dari siraman hujan kini harus menyiapkan kembali peralatan mereka di panggung hiburan. Ketika hujan, alat-alat itu dan para penari pengisi acara terpaksa bersesakan berlindung di gazebo mungil di depan Kantor Kepresidenan. (ant)
erti di Cina. Di negeri itu, korupsi bisa langsung diberantas ketika diketahui melakukan tindak pidana korupsi. Dan perilaku koruptif bisa segera dihentikan. Jika di era sistem demokrasi diterapkan Indonesia tetapi korupsi tetap tumbuh subur, itu menandakan ada masalah besar pada sistem demokrasi yang diterapkan di Indonesia. Hal lain yang menurut Teten membuat perilaku koruptif tumbuh subur di negeri ini adalah karena proses demokrasi yang belum maksimal dan para elit politik masih memegang kendali. “Harusnya kita tidak bekerja untuk para elit politik,
tapi kita harus bekerja keras demi bangsa ini,” kata Teten. Hal senada diungkapkan Wakil Ketua KPK Haryono Umar. Menurutnya, hingga kini dunia masih menggolongkan Indonesia sebagai negara terkorup. Selain karena keserakahan, korupsi juga terjadi karena kebutuhan. Korupsi karena kebutuhan terjadi akibat pegawai negeri yang mendapat penghasilan di bawah rata-rata. Tindak korupsi di Indonesia, karena reformasi birokrasi belum berjalan dengan baik. “Belum terjadi harus ada upaya pencegahannya. Nah itu yang diperbaiki melalui reformasi birokrasi,” ujar Haryono. (nas)
Lowongan Menjadi Wartawan Kami memberikan kesempatan kepada Anda yang punya talenta dan berminat di bidang jurnalistik untuk menjadi Kontributor di wilayah Jabodetabek Kirimkan lamaran Anda ke :
PO. BOX 6233 JKBKG “Paling lambat seminggu setelah pengumuman ini” G.04-Low
Pemenang Rekor MURI
Enggrang dalam Aquarium JAKARTA - Atraksi permainan tradisional Bakiak dan Enggrang di dalam aquarium ikan Hiu mendapat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yang ke 22. Menurut direktur Sea Word Indonesia, Sonny Wijanarko, Senin rekor tersebut diberikan, karena keunikan dan baru pertama kali diadakan di Indonesia. Permainan yang mendapat rekor MURI tersebut dilakukan tiga artis bersaudara. Pemberian rekor Muri, untuk Bakiak dan Enggrang diberikan Jaya Suprana. “Tujuan acara tersebut, untuk melestarikan lomba-lomba tradisional hingga dapat menjadi pemersatu dan memberi semangat kemerdekaan,” kata Direktur Sea Word Indonesia. Antusias pengunjungpun
terlihat, saat pengibaran bendera pada Senin sekitar pukul 11.15 WIB. Pada peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekaan RI ke 64, Sea Word Indonesia mengadakan pengibaran bendera merah putih dalam aquarium ikan hiu. Tiga artis kakak beradik yakni Nadine Chandrawinata (Putri Indonesia 2005) dan adiknya Marcel Chandrawinata, serta Misca Chandrawinata, kemarin. Pengibaran bendera merah putih dalam aqaurium yang di dalamnya terdapat 30 ekor ikan hiu jenis Buto, hiu Marti ltersebut mendapat perhatian pengunjung. Namun sebelum pengibaran bendera, pekikan merdeka pun diteriaki penonton yang menyaksikan pengibaran bendera. Selanjutnya, lagu Indonesia Raya mengiringi kenaikan bendera merah putih. (ant)
U.002873-Peng
U.002873-Peng2
Menuju Istana
Suluh Indonesia, Selasa 18 Agustus 2009
3
Merdeka dari Kemiskinan
Suluh Indonesia/ant
REMISI NAPI - Menteri Hukum dan HAM, Andi Matalatta (kiri), menyalami warga binaan yang menerima remisi secara simbolis di LP Cipinang, Jakarta, kemarin. Keluarga besar lembaga pemasyarakat kelas I Cipinang, merayakan HUT RI ke 64, dengan memberikan remisi umum kepada 59. 872 narapidana dari 83. 591 narapidana di Indonesia.
KPU Belum Putuskan
Perubahan Hitung Kursi JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum memutuskan untuk melakukan perubahan peraturan Nomor 15 Tahun 2009 tentang penetapan kursi dan calon anggota legislatif terpilih 2009. Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary, di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya masih melakukan kajian hukum untuk menentukan apakah akan melakukan perubahan peraturan atau tidak. “Kita akan sinkronkan putusan Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Kita akan undang Pak Jimly Asshiddiqie dan Refly Harun untuk mem-
beri pandangan bagaimana sebaiknya,” katanya ketika ditemui di Gedung KPU. Pembahasan mengenai peraturan 15/2009 akan dilaksanakan intensif selama dua hari yakni 18-19 Agustus di Cisarua, Bogor. Sebelumnya MA dalam putusannya memerintahkan KPU untuk membatalkan dan mengubah sejumlah pasal dalam peraturan 15/2009 yang mengatur tentang penghitungan kursi legislatif tahap kedua. Namun, kemudian MK dalam putusan uji materi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 pasal 205 ayat (4) soal
kursi tahap II, menyatakan pasal tersebut konstitusional bersyarat. Putusan MK ini, kata Hafiz, menguatkan peraturan KPU 15/ 2009 sehingga tidak perlu dilakukan perubahan. Namun, disisi lain, terdapat putusan MA yang memerintahkan KPU untuk mencabut pasal tentang penghitungan tahap dua. “Sepertinya (aturan 15/2009) tidak diubah karena nanti mengubah semua (pasal),” katanya menjelaskan pandangan sementara KPU. Sementara itu, KPU menjadwalkan penetapan kursi tahap III dan calon anggota legislatif terpilihnya pada 21 Agustus 2009.
Guruh Tak Ucapkan Selamat
SBY Tak Tanya Kabar Mega JAKARTA - Putra mantan presiden Soekarno, Guruh Soekarnoputra mengaku tidak mengucapkan selamat pada Susilo Bambang Yudhoyono atas kemenangannya pada pemilu presiden 2009. “Tidak (mengucapkan -Red). (Hanya mengucapkan -red) Selamat Dirgahayu Indonesia,” ujar Guruh di Istana Merdeka Jakarta, kemarin seusai upacara kemerdekaan. Guruh hadir dalam upacara peringatan ke-64 Kemerdekaan RI itu bersama dengan saudara-saudaranya yaitu Rahmawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri, Bayu Soekarno dan ibu tirinya Dewi Soekarno.
Saat ditanya tentang ketidakhadiran Megawati Soekarnoputri pada setiap upacara peringatan Kemerdekaan RI, Guruh mengaku tidak tahu alasannya. “Kan ada upacara peringatan proklamasi juga di DPP Lenteng Agung. Karena (Mega -red) termasuk inspektur upacara di Lenteng Agung,” ujarnya. Saat ditanya apakah Presiden Yudhoyono sempat menanyakan kabar Megawati, Guruh mengatakan tidak. “Tidak,” katanya seraya mengatakan bahwa perwakilan keluarga Cendana juga tidak tampak. Selain keluarga mantan presiden Soekarno dalam upacara tersebut hadir juga putra man-
tan presiden BJ Habibie, serta sejumlah mantan wakil presiden antara lain Hamzah Haz dan Try Soetrino. Upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-64 yang dilakukan di halaman Istana Merdeka Jakarta Senin, memang tidak dihadiri sejumlah mantan Presiden RI yang diundang mengikuti upacara tersebut. Mensesneg Hatta Rajasa ditemui di tempat upacara, mengatakan dari tiga mantan presiden yang diundang BJ Habibie masih berada di Jerman, Abdurrahman Wahid sedang sakit, sementara Megawati Soekarnoputri belum memberikan konfirmasi kehadiran. (ant)
Pemimpin Belum Kompak JAKARTA - Pemimpin yang belum kompak dan belum bersatu menjadi tantangan berat untuk mewujudkan cita-cita bangsa menjadi bangsa yang sejahtera dan cerdas sesuai amanah pada pembukaan undang-undang dasar. Sosiolog Musni Umar di Jakarta, Senin, mengatakan, bangsa Indonesia adalah bangsa paternalistik, sikap dan perilaku para pemimpinnya akan diikuti oleh masyarakatnya. “Belum kompak dan bersatunya para pemimpin bangsa ini terlihat dari belum hadirnya mantan presiden pada upacara peringatan ulang tahun ke-64 kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara,” katanya. Menurut Musni, kekompa-
kan dan kebersamaan para elit bangsa ini akan memberi contoh teladan dalam persatuan dan kesatuan bangsa bagi masyarakat Indonesia. Kehadiran presiden dan wakil presiden serta para mantan presiden dan mantan wakil presiden, kata dia, sangat penting untuk menujukkan kepada publik bahwa elit dan mantan pemimpin bangsa ini kompak dan bersatu. “Sikap kompak dan bersatu ini secara otomatis akan diikuti oleh masyarakat bawah yang masih paternalistik,” katanya. Doktor lulusan Malaysia ini berharap seluruh bangsa Indonesia bisa bersatu dan menjadikan peringatan ulang tahun Republik Indonesia sebagai momentum dalam melakukan
kontemplasi, introspeksi, dan restrospeksi untuk bangkit mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia, yakni merdeka dari kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. “Harapan tersebut masih ada,” katanya. Kendala lainnya dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia, menurut dia, adalah kesejahteraan yang belum merata dan tingkat pendidikan yang masih rendah. Menurut dia, keberhasilan pembangunan ekonomi baru dinikmati sebagian kecil dari bangsa Indonesia, sehingga masih terjadi ketimpangan sosial. “Setelah 64 tahun kemerdekaan Indonesia, masih banyak penduduk miskin dan bodoh,” katanya. (ant)
Penetapan tersebut dilaksanakan tanpa memasukkan daerah pemilihan Lampung karena penghitungan ulang suara pemilu anggota DPR di Tulang Bawang (Lampung) belum selesai. “Penghitungan ulang di Tulang Bawang dilaksanakan 20 Agustus, kalau ingin semua (ditetapkan bersama) maka tidak bisa 21 Agustus,” katanya. Setelah menetapkan perolehan kursi tahap III dan caleg terpilihnya, KPU akan melakukan revisi terhadap SK KPU untuk memasukkan hasil penghitungan alokasi kursi di Lampung. (ant)
JAKARTA - Peringatan Proklamasi HUT RI ke-64 harus menjadi momentum terus berjuang menegakkan kemerdekaan di berbagai bidang seperti kemerdekaan dari kemiskinan yang selama ini masih dirasakan masyarakat. “Merdeka secara ekonomi itu termasuk merdeka dari kemiskinan melalui upaya tidak tergantung dari negara lain. Merdeka dari utang dan kemiskinan,” kata Ketua DPR Agung Laksono usai mengikuti upacara peringatan HUT RI di Istana Merdeka, Senin. Menurut Agung, dari berbagai capaian selama 64 tahun ini masih ada hal yang harus diperbaiki yaitu kesejahteraan rakyat, karena masih banyaknya masyarakat yang hidup di bahwa garis kemiskinan. Sedangkan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di tempat yang sama mengatakan, selain bebas dari kemiskinan, Indonesia juga harus bebas dari korupsi dan terorisme yang saat ini masih mengancam keamanan nasional. “Kita harus betul-betul mer-
deka bukan saja dari penjajahan tetapi juga merdeka dari korupsi, terorisme kemiskinan dan pengangguran. Saya lihat arah untuk menjadi semakin merdeka terlihat semakin baik,” katanya. Sebelumnya, sejumlah lembaga riset ekonomi memproyeksikan jumlah penduduk miskin pada 2009 mencapai 40 juta orang atau 16,82 persen penduduk. Jumlah ini meningkat sekitar 5 juta dibandingkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2008, yang mencatat penduduk miskin sebanyak 34,96 juta orang atau 15,42 persen. Upacara peringatan detikdetik proklamasi di halaman Istana Merdeka dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan berlangsung secara hikmat. Ribuan undangan hadir menyaksikan langsung upacara ini termasuk sejumlah pimpinan lembaga negara. Cengkeraman Nekolim Forum Keluarga Besar Marhaenis Indonesia mengharapkan, HUT ke-64 Proklamasi Ke-
merdekaan RI menjadi momentum untuk mendobrak cengkeraman Neo Kolonialisme dan Imperialisme (Nekolim) dari bumi persada Nusantara. “Sepuluh tahun era reformasi ternyata cengkeraman kaum Nekolim itu makin keras dan menghisap seluruh sendi kehidupan bangsa dan negara,” kata salah satu aktivis Forum Keluarga Besar Marhaenis Indonesia, Abdul Kadir AS, di Jakarta, Senin, sehubungan dengan Peringatan HUT ke64 Proklamasi Kemerdekaan RI. Akibatnya, lanjutnya, Indonesia masih saja terus ‘terjajah’, baik di bidang politik, ekonomi juga kebudayaan (termasuk di dalamnya hukum dan keadilan). “Padahal kata Bung Karno, kita harus ‘merdeka’ dalam ketiga pilar itu. Yakni, merdeka di bidang politik, merdeka di bidang ekonomi dan merdeka di bidang kebudayaan,” tandasnya. Ronny Djurian, menilai, memang benar apa yang dikumandangkan oleh Bung Karno selaku Proklamator RI tentang ‘revolusi belum selesai’. (ant)
Golkar Alami Pelapukan JAKARTA - Salah seorang kandidat Ketua Umum DPP Partai Golkar, Yuddy Chrisnandi mengungkapkan bahwa kondisi partai tersebut saat ini memprihatinkan, karena nyaris kehilangan identitas politik. “Tanda-tanda pelapukan organisasi dalam tubuh Golkar begitu jelas, partai ini gagal menghasilkan kader muda yang diakui kawan maupun lawan,” ujar Yuddy saat berkunjung ke Gorontalo. Hal tersebut, kata dia, tampak dari hasil pemilu 2009, dimana posisi nomor dua yang diraih Golkar dengan perole-
han suara hanya 14 persen. Angka terendah sepanjang sejarah Partai Golkar itu, menurut dia terjadi karena sebagian elit Golkar tak lagi memiliki konsistensi dan hanya memikirkan kepentingan pribadi. “Seharusnya kalau tidak suka Golkar lagi, bisa meninggalkan, tapi jangan mengkhianati. Golkar diambang kehancuran karena telah hilang rasa gotong royong yang dimiliki para elitnya sendiri,” tukasnya. Puncak kekalahan Golkar pada hasil pilpres yang didukung mesin politik Golkar, dan
Partai Hanura, serta sejumlah organisasi besar diluar dugaan akal sehat, katanya. “Bayangkan saja bagaimana kalau tanpa dukungan Hanura dan ormas-ormas besar, tentunya perolehan suara akan lebih rendah lagi,” kata fungsionaris Partai Golkar tersebut. Meski demikian, ia mengungkapkan bukan berarti dirinya membangun pesimisme di kalangan keder Golkar dan masyarakat, namun fakta yang terjadi di tubuh Golkar itu seharusnya menjadi motivasi untuk berbenah. (ant)
Megap litan
4
Suluh Indonesia, Selasa 18 Agustus 2009
Wali Kota
K ilas Lomba Pasien Gangguan Jiwa RATUSAN penghuni Yayasan Galuh, Panti Rehabilitasi Cacat Mental, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengikuti rangkaian acara lomba untuk merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia 2009, kemarin. Wakil Kepala Perawat Yayasan Galuh, Suharyono, di Bekasi, kemarin mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 120 pasien panti yang telah memasuki tahap kejiwaan yang relatif stabil. Mereka mengikuti lomba panjat pinang, balap karung, dan menangkap bebek. Pada sesi lomba balap karung, tawa dan riuh tepuk tangan ratusan penonton memeriahkan acara tersebut, karena tidak sedikit peserta yang melanggar aturan bermain. Menjelang siang, kegiatan lomba dilanjutkan dengan panjat pohon pinang yang diikuti sekitar sembilan tim. Hadiah yang diperebutkan pun cukup bernilai, mulai dari radio, strika, bantal dan guling, hingga sembako. Menjelang sore hari, acara dilanjutkan dengan menangkap bebek di sebuah empang kecil. Dalam pertandingan ini panitia memberikan batas waktu selama 10 menit kepada peserta untuk menangkap bebek incarannya. Sebelumnya, sebanyak 120 penghuni Yayasan Galuh, yang sebagian besar adalah pasien panti, berbaris di halaman yayasan di Jalan Bambu Kuning, RT03 RW 02, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi untuk mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi. Jumlah pasien Yayasan Galuh mencapai 267 orang. Laki-laki 177 orang sementara sisanya perempuan. Latar belakang pasien yang dirawat di Yayasan Galuh beragam. Ada yang terganggu jiwanya akibat pengaruh ilmu kebatinan atau kecanduan narkotika. (ant)
Beri Penghargaan Densus 88 BEKASI - Wali Kota Bekasi memberikan piagam penghargaan kepada satuan detasemen khusus (Densus) 88 anti teror Mabes Polri atas prestasinya mengungkap serta melumpuhkan jaringan terorisme di perumahan Puri Nusaphala Jati Asih, Kota Bekasi pada Sabtu (8/8) dinihari. Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Mochtar Mohamad pada acara puncak perayaan HUT ke64 Proklamasi Kemerdekaan RI di Stadion Patriot, Kota Bekasi, kemarin. “Kita patut berterima
kasih dan memberikan apresiasi nyata dalam bentuk piagam penghargaan atas kerja Densus 88. Kalau yang lain mengucapkan terima kasih secara lisan, kita berikan dalam bentuk lebih konkrit,” ujar Mochtar. Bila aparat Densus tidak membungkam dua teroris tersebut dan mengamankan bahanbahan peledak, bisa saja teror yang lebih besar akan terjadi. “Kalau bom itu diledakkan di Jati Asih, besar sekali kerusakan yang akan ditimbulkan dan tentunya masyarakat makin
merasa tidak aman. Semua itu bisa terungkap karena peran besar dari Densus,” tegasnya. Piagam penghargaan yang diberikan atas nama pemerintah Kota Bekasi dan ditandatangani Wali Kota itu diserahkan dalam map tebal bermotif batik kepada AKP Mugiyono yang mewakili pihak Densus 88 mabes Polri. Wali Kota juga memberikan penghargaan serupa kepada Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Pol Drs. Mas Guntur Laupe, Kanit Kejahatan Transnasional (Jatan-
Meriahkan HUT RI
Ditargetkan 5000 Hewan
Ratusan Satwa di TSI
Peringati HUT Kemerdekaan BOGOR – Ratusan satwa di Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua,Pucak, Bogor, Jawa Barat, kemarin ikut mememeriahkan puncak periangatan HUT RI ke-64 tahun. Ratusan satwa dari berbagai jenis itu, ditampilkan pada acara Parade Satwa 2009 yang digelar pengelola TSI. “Puluhan jenis satwa yang sengaja kami libatkan pada acara ini, yakni mulai dari jenis satwa melata, satwa primata, satwa carnivora, sampai jenis unggas, dan berbagai jenis satwa lainnya,” kata Kepala Bagian Humas TSI, Yulius Suprihardo, kemarin. Lebih lanjut disampaikan Yulius, Parade Satwa di TSI tahun ini dilaksanakan selama dua hari, pada 16-17 Agustus. “Rute paradenya dimulai dari jalur parkir Pariwisata, berkeliling dan finis di lapangan parkir Cowboy Show,” terangnya. Parade satwa di TSI yang dimulai pada pukul 13.30 WIB itu, diawali dengan barisan pembawa spanduk, disusul barisan Marching Band dari salah satu sekolah terkemuka di Cianjur, disusul dengan barisan Duta Bhineka Tunggal Ika. Kemudian barisan gajah, dibelakangnya diiringi kendaraan hias, lalu barisan unta dengan berbagai pernik-pernik juga turut meramaikan parade satwa ini, barisan satwa karnivora seperti harimau dan macan tutul, barisan Burung, barisan kuda , orang utan, simpanse, ular, burung, burung pemangsa, binturong, barisan bayi-bayi satwa dan masih banyak lagi jenis satwa lainnya. “Parade Satwa tahun ini mengusung tema “Bhineka Tunggal Ika”. Maka wajar jika kami (pegawai-Red) dan para keeper (perawat satwa) yang biasanya menggunakan pakaian seragam dengan warna hijau-hijau, pada acara ini sengaja tampil beda, yakni dengan mengenakan pakaian warna-warni,pakaian adat dan pakain para pejuang di tahun 45,” pungkas Yulius Suprihardo. (bas)
Suluh Indonesia/rin
GERAK JALAN - Pelepasan gerak jalan santai di Yayasan Cakra Buana-Bintara Depok yang diikuti 1800 peserta dengan menempuh jarak enam kilometer.
Terima Remisi
36 Napi Langsung Bebas BOGOR - Sebanyak 763 narapidana (Napi), di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Paledang, Kota Bogor mendapat remisi pada peringatan HUT RI ke-64 tahun, kemarin. Dari jumlah tersebut, 714 orang remisi umum biasa, 47 orang remisi umum bebas, 2 orang remisi umum susulan. Sedangkan napi yang menerima remisi dan langsung bebas tercatat 36 orang dan 11 orang yang tidak bebas, karena harus mendapat denda. Sementara, dari 196 jumlah narapidana di Lapas Pondok
Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, tercatat 24 napi yang menerima remisi. Dua diantaranya, yakni M. Doni dan Yanti, langsung bebas, sedangkan napi lainnya hanya mendapat pengurangan masa tahanan. Kepala Lapas Paledang, Kota Bogor, Suwarso mengatakan, adanya remisi napi pada peringatan HUT RI ke-64 tahun 2009 ini, ingin merasakan apa yang diinginkan pada perayaan kemerdekaan RI sebelumnya. “Selama di dalam Lapas, kami mengajarkan kepada
seluruh penghuni untuk saling menghargai,” kata dia. Hal senada juga dikatakan Kalapas Pondok Rejeg, D. Jarot. Dimana dari 24 orang napi yang mendapat remisi umum atau pengurangan masa tahanan ini, mereka selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas telah berprilaku baik, sehingga pada HUT RI ini mereka menerima remisi. “Dari 196 napi di sini, 24 orang napi pada hari ini telah mendapat remisi dan dua diantaranya bebas,” sebutnya. (bas)
DEPOK - Masyarakat Depok antusias sambut HUT RI ke-64. Berbagai ragam acara dan lomba diselenggarakan merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Kemarin sebanyak 1.800 warga Depok turut memeriahkan acara dengan melalui gerak jalan santai yang diselenggarakan Yayasan Cakra Buana-Bintara Depok. Turut ikut serta dalam gerak jalan santai tersebut antara lain Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, kapolres Depok Kombes Gatot Eddy Pramomo, Kepala Kejaksaan Negeri Depok Triyono Haryanto, Dandim 0508 Depok Letkol Suroso serta beberapa perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemkot Depok. Gerak jalan dimulai dan berakir di Yayasan Cakra BuanaBintara dengan mengitari seputar Kota Depok yang identik sebagai Kota Belimbing. Jarak yang dutempuh sekitar enam kilometer. Untuk mengamankan acara tersebut diturunkan sekitar 50 personil anggota polisi. Kepala Yayasan Cakra Buana-Bintara Depok Siti Nurul mengatakan, gebyar kemerdekaan ini merupakan ide besar dalam memaknai pentingnya memperingati 64 tahun kemerdekaan RI. “Dengan gerak jalan menandakan
semangat juang kita sebagai penerus bangsa, terutama untuk membangkitkan semangat jiwa patriotisme bagi generasi muda,” jelas Siti Nurul. Selain gerak jalan, juga ada lomba sepeda hias serta lomba menulis essay bagi tenaga pengajar dengan tema ‘Pembinaan terhadap Siswa’. Lomba bersifat mendidik seperti mengarang, mewarnai juga tak lupa diselenggarakan. Tak kalah menarik, lomba tradisional juga diselenggarakan Pemkot Depok di Lapangan Koni, Sawangan. Mengusung tema ‘Kompetisi Ketangkasan’ seluruh jajaran OPD ikut dalam lomba layang-layang. Hal ini dinilai menarik lantaran usia peserta yang sudah tidak muda lagi. “Saya jadi inget waktu kecil dulu bermain layang-layang bersama teman-teman,” aku Kapolsek Sawangan AKP Icang Suhendar ditemui usai bermain layang-layang. Ketua Panitia HUT RI ke-64 Pemkot Depok, Iskandar Rais berharap dapat terjalin silaturahmi dan mematahkan stigma yang selama ini melekat di benak warga bahwa berususan dengan pemkot tidaklah berbelit. “Semoga sinergisasi ini bisa terus berlanjut untuk membangun Kota Depok lebih baik lagi,” harap Iskandar. (rin)
Tangkap Bebek Hibur Warga di Kali Malang LOMBA tangkap bebek di Kali Malang, Bekasi Barat, Senin, berhasil menghibur ribuan warga sekitar dan warga yang sedang melintas di daerah tersebut. Gelak tawa warga terdengar saat peserta menyelam untuk menangkap dan ternyata bebek muncul di belakang mereka. Panitia melepas tiga ekor bebek pada areal lomba sepanjang 10 meter dan lebar sembilan meter, sementara 10 peserta berjuang keras menangkap bebek yang sudah diberi nomor di leher. Pemenang lomba tersebut adalah Pendi (34) warga Karawang yang setiap hari nongkrong di Pangkalan Truk sebagai pekerja angkat, setelah berhasil menangkap bebek yang memiliki nomor 1. “Saya harus berusaha selama 20 menit sebelum mampu menangkap bebek tersebut. Saat bebek menyelam saya coba hitungan kekuatannya berada dalam air dan terus berenang mendekati sambil menyelam, ketika bera-
libur bersama keluarga,” ujar warga Kemang Pratama itu. Ketua panitia Mugeni mengatakan, lomba tangkap bebek tersebut menjadi ciri khas perayaan 17 Agustus di Kali Malang yang banyak ditunggu
warga sekitar kota Bekasi sebagai sarana hiburan. Kegiatan lomba di Kali Malang tersebut diselingi antara lomba tangkap bebek, pukul bantal dan panjat pinang. “Kita dari panitia merasa sangat
puas dengan besarnya animo warga menyaksikan lomba dalam rangka perayaan HUT proklamasi RI. Dana yang dikeluarkan tak besar, di bawah Rp 5 juta saja tapi penonton sangat terhibur,” ujarnya. (ant)
da di dekatnya kaki bebek saya tangkap dari dalam air,” ujar Pendi bangga. Tedi, seorang warga yang sengaja mengabadikan momen tersebut dengan kamera, menyatakan, lomba tangkap bebek di Kali Malang sangat unik dan jarang ditemui ditempat lain di Bekasi maupun Jakarta. “Momen ini ada hanya setiap 17 Agustus. Saya selalu menyempatkan diri menyaksikan lomba sekalian menikmati
Lincoln Drive (Rumah Kost) @ Lippo Karawaci
C.002640-Rpa
Investasi Terbaik Saat Ini Tersedia Dalam 24 dan 30 Kamar Kost Kebutuhan Kamar Kost yang Sangat Tinggi Dekat ke Universitas Pelita Harapan Dekat ke CBD Karawaci Unit Sangat Terbatas Hub : 021-92508239 atau 0812 822 7137 Suluh Indonesia/bas
PERINGATI HUT RI – Puluhan jenis satwa mengikuti parade memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-64 di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Puncak, Bogor kemarin.
antasan pelaku terorisme. Ke depan masyarakat harusnya bisa lebih peduli dan ikut berperan serta mengamankan lingkungan sekitarnya,” ujar Mochtar. Kapolres Metro Kota Bekasi Mas Guntur Laupe menyatakan terima kasihnya atas perhatian Pemkot Bekasi yang memberikan penghargaan. “Kita bekerja untuk melindungi masyarakat dan memberikan rasa aman. Ada atau tidaknya penghargaan aparat tetap akan bekerja dengan sungguhsungguh,” tegasnya. (ant)
Gerak Jalan Santai
Vaksinasi Ternak DEPOK - Dinas Kesehatan Depok melakukan vaksinasi hewan ternak guna mencegah virus antraks dalam tubuh hewan. Pemberian vaksinasi ini rutin dilakukan tiap tahun sejak 1974. “Tahun itu Depok dinyatakan sebagai daerah endemi antraks,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Depok, Widyati Ryandani, kemarin. Dinkes akan memvaksin hewan ternak besar dan kecil seperti kambing, domba dan sapi. Tahun ini, program vaksinisasi direncanakan selesai pada 20 Agustus dengan target 5 ribu hewan ternak. Widyati menjelaskan, hewan ternak warga yang tersebar di enam kecamatan dipastikan akan divaksin guna mengantisipasi munculnya virus antraks. “Kami telah berkoordinasi hingga tingkat kelurahan agar vaksinasi tepat mencapai sasaran hingga ke titik lokasi masyarakat,” ujarnya. Widyati menambahkan, dua kecamatan dipastikan menjadi kecamatan terbanyak dalam pemberian vaksin. “Di Kecamatan Cimanggis dan Sawangan merupakan wilayah terbanyak yang akan divaksin lantaran banyak hewan ternak di dua kecamatan tersebut,” urainya. Widyati menyebutkan cirri-ciri hewan yang terkena virus antraks antara lain hewan dalam kondisi demam dan gelisah. Ciri ini diikuti dengan keluarnya darah dari lubang budur dan hidung hewan. “Ini adalah taraf puncak ciri hewan yang terkena virus antraks,” kata Widyati. Untuk itu, dia menyarankan kepada pemilik hewan ternak agar menjaga kebersihan kandang dan melakukan prosedur pemotongan hewan dengan benar. Selain itu, Widyati juga menghimbau agar pemilik ternak memiliki surat keterangan kesehatan hewan dan bahan asal hewan dari daerah asal ternak. “Langkah lain yang tidak kalah penting adalah dengan memberikan vaksin antraks dua kali setiap tahun,” himbau Wid. Virus antraks dapat menular kepada manusia melalui kontak langsung dengan kuman penyakit yang ada di tanah atau hewan yang sakit, Spora terhirup orang yang mengerjakan bulu hewan (bulu domba), memakan daging hewan yang sakit, dan terkena gigitan hewan pembawa kuman antraks misalnya lalat piteuk (Tabanus sp). (rin)
ras) Polres Metro Bekasi dan Ketua RT 18 Perumahan Puri Nusaphala Jati Asih, Sutoyo. Menyinggung bentuk penghargaan lain di luar piagam penghargaan, Wali Kota menyatakan, tak etis menyatakannya kepada media massa. Ia mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya terutama terhadap pendatang yang gerak-geriknya mencurigakan. “Kita bangsa Indonesia kadang terlalu toleran dan mudah simpati. Sifat itulah yang makin menyulitkan pember-
www.lippovillage.co.cc C.002824-Pro2
pini
Suluh Indonesia, Selasa 18 Agustus 2009
F OKUS Tiga Tafsir Patriotisme I teras rumah menantunya di dusun Banjaran Pucung Depok, Jabar, Martoriman (55) menghela nafas panjang setelah menghabiskan bab terakhir dari buku “Wong Utomo” yang ditulis oleh entah siapa, anonim, dan tanpa tahun terbit. Kang Marto—demikian dia biasa disapa oleh anggota Panembahan Kamukten, paguyuban yang mencoba mengabadikan nilai-nilai keutamaan Jawa—kembali menghela nafas panjang, memejam sejenak sebelum berkata, dari buku inilah, kita bisa menafsir gejala, kecenderungan sosial, bahkan menjelaskan mengapa dan bagaimana suatu problem terjadi. Saat dipancing bicara tentang patriotisme di bulan ketika Proklamasi Kemerdekaan ini dicetuskan, Kang Marto mengatakan, sebetulnya bisa terkesan menggelikan ketika berwacana soal patriotisme di zaman sekarang ini. Kalau memaknai patriotisme itu secara harfiah, orang kulit hitam, kuning, putih yang bukan WNI tapi bisa mengeruk rezeki di Indonesia pastilah sangat patriotis. Mereka jelas sangat cinta tanah dan air di sini karena di sini mereka bisa menikmati hidup. Kang Marto melanjutkan, para ekspatriat itu boleh jadi menganggap Indonesia sebagai tanah suci, dalam bingkai pemahaman penyair Linus Suryadi AG. Penyair yang sudah tutup usia ini pernah bikin pernyataan heboh di buku Beyond Belief Vs Naipaul saat dia mengatakan bahwa lembah Merapi itu tanah suci rakyat Mataram karena di tanah Merapi yang subur itu kawulo Ngayogyokarto memperoleh nasi, sayur dan buah. Tapi patriotisme dalam pemahaman yang tak harfiah, tak cuma di lapis permukaan, bisa dimaknai sebagai nilai-nilai yang menjunjung tinggi hidup etis. Bagi Kang Marto, sifat-sifat keutamaan yang diagungkan dalam perilaku etis Jawa di masa lalu, seperti kemampuan mengendalikan nafsu ragawi, tak emosional, tak bertutur kasar, bertenggang rasa dan pikiran, menang tanpa menistakan, merasa kaya tanpa harus mengakumulasi kapital, peduli pada persoalan lingkungan sekitar bisa diinjeksikan pada konsep patriotisme saat ini. Anda jangan gampang dikelabuhi fenomena permukaan. Lihat gedunggedung perkantoran di Jakarta bulan Agustus ini. Beragam simbol dan penanda dikibarkan, dipertontonkan untuk membeli simpati dan perhatian orang. Bukan itu cara menghidupkan sukma patriotisme, apalagi kalau untuk menyelenggarakan perayaan simbol itu dilakukan dengan menggelembungkan biaya pembelian aksesoris tujuhbelasan. Ringkasnya, nilai-nilai patriotisme tak bisa dilihat dalam wajahnya yang patah-patah. Kalau keseharian dalam hidup anda berlaku baik, tak makan uang rakyat secara liar dan haram, peduli dengan sesama dan lingkungan, menjunjung tinggi kerukunan taat aturan, anda patilah akan disebut patriotik di bulan Agustus, menghayati ilai kepahlawanan di bukan November dan menghormati perempuan di bulan April dan Desember. Apa yang dipersepsikan pria Jawa seperti Kang Marto tentang patriotisme masa kini tidaklah berbeda jauh dengan apa yang dimengerti pemuda Papua seperti Naniur. Bagi Naniur (32), konstelasi politik dan sosial pasca-Orba berubah drastis dibandingkan dengan era sebelumya. Demokratisasi yang berlangsung di Indonesia bisa dihirup aromanya baik di Papua maupun di tempat lain. Makanya, isu keindonesiaan saat ini tak lagi provinsial. Artinya, orang Papua juga punya kerangka berfikir yang tak beda dengan yang dipersepsikan orang etnik lain di Indonesia ketika bicara patriotisme. Dalam bidang olahraga bahkan lebih fenomenal ketika para pebulu tangkis putra-putri Indonesia yang memilih berlaga untuk bendera negara lain. Patriotisme agaknya semakin memiliki banyak dimensi. Tak bisa lagi diartikan sebagai cinta tanah air dengan merelisasikannya dalam bentuk merelakan jiwa dan raga mengusir kolonialisme. Tampaknya, Kang Marto, Naniur dan Darius mempunyai tafsir personal masing-masing tentang patriotisme di saat tak ada lagi darah dan air mata yang tertumpah lewat bengisnya koloniaslime. ***
D
S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Perbaikan Jalan Agar Dilanjutkan PERBAIKAN jalan di dekat bundaran Komsen (Jatiasih, Bekasi) sudah dimulai dan separuh sisi jalan telah diperbaiki. Namun sayangnya, mengapa pengerjaan dihentikan sehingga menimbulkan pertanyaan bagi warga sekitar. Semula kami mengira, penuntasan perbaikan ditunda karena menunggu sisi satunya sampai kuat betul. Tetapi dua minggu terlewati tak ada tanda-tanda perbaikan dilanjutkan. Ini tentu saja mengganggu arus lalulintas, mengingat jalan sudah dirusak dan menumpuk pasir dan batu-batu yang justru membuat laju kendaraan semakin sulit. Apalagi, perbaikan terjadi di sejumlah titik, dekat bundaran Komsen, Ruko-ruko dekat outbond Rumah Pohon, depan Perumahan
Mandosi dan sedikit kerusakan di depan perumahan Puri Nusha Phala. Tersebarnya perbaikan yang tak sempurna ini membuat kemacetan yang cukup panjang. Untungnya, kini proses pengerjaan sudah dilanjutkan kembali dan hanya tersisa yang di dekat bundaran Komsen Karena itu, melalui surat ini saya mohon pada pihak terkait untuk bisa segera menyelesaikan pekerjaannya, karena sudah begitu mengganggu arus lalulintas terutama kalau jam-jam sibuk. Jalan merupakan akses ekonomi penting yang amat dinantikan. Semoga perbaikan bisa segera dilakukan dan tak ada lagi pekerjaan yang ditunda-tunda. Eko Sulastomo Jatiasih, Bekasi
S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.
Bang D
el
Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan berlangsung aman
5
Kesinambungan Jiwa Kewirausahaan SUATU realita sangat menggembirakan sejak beberapa tahun lalu manakala berbagai aktivitas promosi/iklan para tokoh ‘wirausaha layaknya Soekamdani Sahid Gitosardjono, Ciputra, Mochtar Riyadi, Budi Hartono, Alim Markus dengan dukungan para akademisi yang profesional menggelindingkan perlunya kesinambungan pendidikan teori dan praktik kewirausahaan non-gelar melalui serangkaian diskusi bagi masyarakat. Prakarsa mereka bisa disebut sebagai pertanggungjawaban sosial perusahaan (corporate socia responsibility/CSR), dan tidak semata-mata mencari laba. Prakarsa semacam itu perlu juga di daerah luar Jawa dalam rangka stimulasi otonomi daerah. Prakarsa yang tulus tersebut terasa mencerahkan, apalagi dalam situasi dan kondisi perekonomian di negeri ini yang ikut terkena dampak krisis global. Selain itu, pelaku ekonomi yang terhitung usaha kecil dan menengah (UKM) juga kian memerlukan motivasi yang menyegarkan, agar lebih mampu berprestasi sekaligus berinovasi. Setiap pelaku bisnis UKM, serta anggota masyarakat yang mulai berhasrat melakukan inovasi berbisnis (yang bukan spekulatif), lebih merasa terhormat kalau oknum birokrat mulai sadar dengan belajar membersihkan diri dari karakter menghambat dan mempersulit dalam budaya melayani. Berjiwa dan bermoral dalam arti kewirausahaan pemerintah (entrepreneurial government) dan beretika lebih bermutu, lebih cepat dan lebih murah (better, faster and cheaper). Dalam era penuh perubahan, berbagai kalangan di negeri ini agaknya perlu lebih memahami kembali jiwa kewirausahaan (entrepreneurship). Bagi yang sudah memiliki jiwa ingin selalu lebih baik dan lebih produktif, tapi syaratnya lebih beretika. Lalu, langkah-langkah apa saja yang perlu dilakoni untuk membangun jiwa kewirausahaan, yang di masa depan pasti menjadi tantangan tersendiri, apalagi dalam lingkungan yang senantiasa mengalami perubahan dan semakin kuatnya pengaruh global. Dalam kegiatan operasional keseharian, manajemen organisasi makin dituntut kemauan menggelindingkan bisnisnya melalui penyegaran intrapreneurship. Istilah intrapreneurship dapat diartikan bahwa melalui diskusi lintas fungsional yang bersinambungan, termasuk uji coba menciptakan bu-
Oleh : Bob Widyahartono* daya keunggulan (culture of excellence) dalam proses perubahan. Sikap pandangnya bagi setiap anggota organisasi berarti membuat terjadinya kegiatan inovatif yang sama bermutunya dengan yang dari luar organisasi. Mendayagunakan intrapreneurship dalam tubuh organisasi sama artinya dengan memotivasi budaya produktivitas dengan ketegasan ketepatan memanfaatkan waktu dalam perilaku memperbarui diri. Kunci keberhasilan kewirausahaan tradisional/generasi pertama pendiri bisnis terletak pada kekayaan dan menghargai diri (self appreciation) yang didapat dari memotivasi diri yang kadangkadang agak spekulatif. Secara tradisional motivasi untuk berprestasi dalam organisasi demikian itu sifatnya individual dan banyak kali tergantung selera individunya. Bagi pelaku ekonomi kini secara teoretis dan terbukti riil, ada beberapa faktor dinamisator yang memotivasi sukses dalam proses suatu perusahaan. Pertama, filosofi dan budaya perusahaan yang jelas bisa dianut dan dikerjakan oleh sumber daya manusia (SDM) atau anggota perusahaan. Kedua, market niche alias relung pasar yang disepakati bersama oleh kelompok inisiator eselon manajemen menengah inti, Ketiga, kualitas barang/jasa yang membedakan dari pesaing. Keempat, inovasi yang berproses, dan keterikatan pada fokus dengan dukungan modal yang memadai. Sinergi ini perlu dijaga kesinambungannya. Sebagai bahan telaah, maka kita dapat menengok ke sejarah bisnis Asia Timur, termasuk di kawasan Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang menunjukkan proses yang tidak kenal lelah dan frustrasi, seperti Sony Electronics, National/Panasonic Electric, indus-
tri otomotif Toyota, Honda, Hyundai, Haier (China), bahkan International Malaysian Shipping Corporation, Shangri La Hotel, dan sejumlah bisnis lain yang awalnya merupakan inisiatif perorangan dengan skala operasi kecil, bahkan kurang dikenal oleh lingkungannya. Dengan memperoleh bahan pembanding, maka hendaknya masyarakat sebagai pemangku kepentingan (stake holders) jangan meremehkan pula sejarah perusahaan di Nusantara ini layaknya Kelompok Sahid Hotel, Citra (Ciputra), Lippo (Mochtar Riyadi), Maspion Alim Markus), hingga kelompok bisnis Haji Kalla di luar Jawa, yang dalam prosesnya sebagai bisnis keluarga, yang awalnya pun kurang dianggap. Namun, mereka juga mencatat sejarah mampu tumbuh masuk ke kelas menengah dan kemudian membesar melalui proses, seperti mendaki gunung. Mendaki gunung pun kadang-kadang mandek untuk menarik napas, bahkan kalau perlu mencari inisiatif segar dengan membangun jalan baru yang lebih cepat ke tujuan dengan risiko seminimal mungkin. Belakangan ini, proses kewirausahaan kolektif juga mulai memberi kontribusi sebagai fokus dalam pertumbuhan perusahaan. Dalam merintis jiwa kewirausahaan yang bukan spekulati memang proses perwujudannya tidak semudah apa yang dicitrakan. Repotnya, kalau yang menjadi anggota kewirausahaan kolektif, maka mudah terjebak dalam rasa takut gagal, dan was was dicemoohkan oleh yang berada di luar kelompok, apalagi dihambat dalam proses pewujudannya oleh oknum birokrasi yang belum pernah mengalami pahit getirnya menjadi pelaku bisnis, antara lain di sektor industri, perdagangan, transportasi, dan pariwista.
Kewirausahaan kolektif merupakan kombinasi dari berbagai sifat dan perilaku manusia, yakni talenta, energi, komitmen dan berinovasi sebagai suatu tim. Dalam kewirausahaan kolektif, maka potensi dan keahlian dan sifat dapat dipercayai/ diandalkan (skill and credibility) individual yang diintegrasikan dalam suatu kelompok yang saling mencerahkan dalam visi dan karya. Melalui kelompok tersebut, maka sejatinya memotivasi karyawan dengan mengandalkan peranan manajemen menengah. Bagi kelompok dan manajemen menengah artinya harus tersedianya investasi dalam pemikiran berinovasi, sumber dana yang dibutuhkan dan waktu termasuk menghargai waktu tanpa kebiasaan mengulur waktu (just-in-time). Kebersamaan menciptakan nilai yang seimbang dalam arti co-creation of value dalam pasar yang dijadikan relungnya. Lalu bagaimana dalam bisnis keluarga? Di mana generasi pertamanya berdaya tahan melalui keuletan, dalam arti kreativitas hanya menjadi resepnya kepala keluarga dan beberapa anggota keluarga atau kawan akrabnya yang seusia dengan kendali keuangan perusahaan. Jiwa kewirausahaan perlu dimiliki oleh juga oleh SDM organisasi/ lembaga pemerintahan sebagai pelayan masyarakat yang disebut entrepreneurial government yang berbudaya inovatif, kreatif dan kompetitif untuk selalu lebih baik, lebih cepat dan lebih murah dalam memberikan layanan ke masyarakat sesuai dengan misi pertanggungan jawab sosial (social responsibility), dan bukannya mencari-cari alasan yang justru menunda-nunda pekerjaan. Para pengamat dan praktisi dalam hal ini ikut berperan menggerakkan jiwa kewirausahaan, dan hendaknya secara tulus menyambut positif salah satu tanggungjawab para elite pelaku ekonomi guna menjaga kesinambungan pendidikan/pelatihan jiwa kewirausahaan non-gelar, namun mampu saling berinteraksi. *Bob Widyahartono MA adalah pengamat ekonomi/ bisnis; Lektor Kepala di Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanegara (FE Untar) Jakarta.
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
DEBAT P EMBACA
Merdeka, Nasionalisme dan Terorisme PERINGATAN 17 Agustus atau yang dikenal dengan agustusan hampir serentak dilakukan oleh rakyat Indonesia di sejumlah daerah. Biasanya peringatan ini diramaikan oleh berbagai pertandingan dan lomba yang memompa semangat juang. Di Jakarta, ratusan pohon pinang didirikan di Ancol dilengkapi beragam hadiah mulai panci hingga sepeda. Ribuan pasang mata menanti para pejuang yang dengan gagah berani memanjat dan menurunkan hadiahnya. Panjat pohon pinang di tempat hiburan itu kini berubah menjadi arena tontonan. Para wisatawan asing yang menginap di hotel ekat Ancol pun diberi kesempatan naik pohon pinang dan menangkap berbagai hadiah. Jelas, mereka tidak ingin merasakan semangat juang para pahlawan apalagi turut merayakan kemerdekaan. Mereka hanya ingin menikmati suguhan wisata. Jadilah peringatan kemerdekaan menjadi atraksi wisata. Di tengah teriakan bom teroris, atraksi peringatan kemer-
dekaan berubah menjadi atraksi wisata, ya apa boleh buat. Selain itu, peringatan kemerdekaan tahun ini diselimuti kekhawatiran terjadinya ledakan bom di Istana Merdeka. Ancaman para teroris yang ingin meledakkan bom diantisipasi oleh polisi. Entah mengapa polisi masih menganggap ledakan bom sebagai ancaman. Bukankah calon ‘pengantinya’, Ibrohim, sudah tewas diberondong Densus 88 di Temanggung. Bukankah kaki tangan Noordin yang memiliki niat meledakkan bom yang katanya ke Cikeas dan Istana itu juga sudah ditembak mati di Jatiasih, Bekasi. Polisi bahkan menyita setengah ton bahan bom dan menyita mobil pick up yang akan dipakai untuk mengantarkan bom. Entahlah, siapa lagi yang masih ingin meledakkan bom di Istana, dalam waktu dekat ini, di tengah penjagaan aparat yang superintensif. Nasionalisme versus terorisme mungkin itu judul yang bagus untuk tulisan ini. Semua orang Indonesia memang berjuang untuk membebaskan ne-
gerinya dari jajahan para tiran. Baik tiran asing maupun tiran bangsa sendiri, pemimpin sendiri, penguasa sendiri. Nasionalisme memang dibangun untuk lebih mencintai rakyat sendiri, bangsa dan negara sendiri. Beda dengan ultranasionalisme. Kecintaan terhadap bangsa sendiri berbanding lurus dengan kecintaan pada negerinya sendiri. Kecintaan model begini identik dengan kecintaan pada kemanusiaan. Di mana pun manusia bertempat, di sana kecintaan ditanam dan ditaburkan. Tak peduli sekat bangsa dan sekat negara. Di tengah upaya membangun nasionalisme yang mulai luntur itu muncul terorisme. Semangat yang dibawa kaum teroris adalah semangat antinasionalisme dan antikemanusiaan. Para teroris melaksanakan gerakannya di bawah bayang panji-panji gerakan lain di luar negeri, di luar bangsa sendiri. Bahkan, sejumlah teroris yang beroperasi di Indonesia dideteksi sebagai warga negara asing. Bukan warga
negara sendiri. Terorisme dibangun di bawah mahzab ultranasionalisme. Sayangnya, aktivitas yang dilakukan antikemanusiaan. Disebut demikian karena para teroris memang tidak lagi memikirkan dan menempatkan kemanusiaan sebagai ujung dari sebuah gerakan. Mereka melakukan pembunuhan atas nama permusuhan, kebencian dan dendam. Di tengah dua gerakan besar itu, masih terliat fenomena awam, tentang perjuangan meraih penghidupan yang layak. Orang-orang miskin yang merintih karena tak bisa makan, sulit berobat dan anak-anak yang tak bisa sekolah. Kemerdekaan sesungguhnya memanusiakan manusia dan meningkatkan kualitas peradaban. Bukan sebaliknya. Selanjutnya, menjadi tugas kita semua, termasuk pemerintah, untuk memanusiawikan manusia dan meningkatkan kualitas peradaban itu. Merdeka Bung!! Adam Arifin Kebon Jeruk, Jakarta
Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.
Hujan serang istana ...
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 18 Agustus 2009
6
Rifat Naik Podium di Malaysia JAKARTA - Pereli Tim Pertamina Prima XP Rifat Sungkar (Indonesia) dengan navigator Scot Beckwith (Ausralia), naik podium ketiga kejuaaran “MR9 - Ancom Malaysian Rally” yang merupakan kejuaraan APRC putaran 5 dan Asia Rally Championship (ARC) putaran kedua di Johor Bahru, Malaysia, Minggu lalu. Podium pertama dan kedua ditempati pereli Ti Subaru Motor Image Cody Crocker/Ben Atkinson dan Emma Gilmour/ Rhianon Smyth asal Australia. “Dengan keberhasilannya di podium ketiga MR9, Rifat juga berhak atas podium kedua untuk kejuaraan Asia Rally Championship, dimana pereli wanita Emma Gilmour tidak terdaftar sebagai peserta ARC, tetapi hanya sebagai peserta APRC,” demikian pernyataan RFT Management, kemarin. Sebanyak 34 peserta “MR9 - Ancom Malaysian Rally” yang dilepas oleh Sultan Johor,
Jumat lalu, harus bertarung dalam 16 special stage (trayek khusus) dengan jarak total 524,89 km, dimana etape I Sabtu merupakan pertarungan terberat dimana trek tertutup lumpur dan sangat licin akibat hujan seharian penuh serta dan angin ribut, sehingga 12 peserta tidak dapat menyelesaikan MR9 tersebut. Peserta unggulan yang tidak dapat menyelesaikan reli itu antara lain pereli Jepang, Katsu Taguchi, yang empat kali menabrak pohon dan tanggul serta terbalik di SS 12, Gurav Gill (kerusakan tehnis) dan Karamjit (keluar lintasan), bahkan Rifat Sungkar/Scot Beckwith hampir tidak dapat menyelesaikan reli ini karena menabrak pohon di SS 5, sehingga intercooler-nya pecah dan turbonya rusak. “Saya tak mau menyerah, pertarungan masih 11 SS lagi! lebih baik kalah 10 menit daripada tidak finish,” ujar Rifat yang didukung
oleh Garuda Indonesia, Oakley dan Bullock Tools. “Inilah bedanya reli dan racing. Dalam reli strategy sangatlah penting. Tidak hanya tancap gas, tapi mengendalikan emosi, team work, dan melihat kondisi di lapangan adalah sangat penting untuk menuju podium finish,” ujar Harris selaku Tim manager Pertamina Prima XP. Scot Beckwith sebagai navigator (baru) -nya Rifat, menambahkan bahwa pada saat selesai survey lintasan, hampir seluruh peserta menyatakan MR9 Rally adalah reli dengan “skill and brain” (kemampuan dan otak), bukan engine and power (mesin dan tenaga). “Hal ini yang selalu saya ingatkan ke Rifat untuk tetap semangat dan bermain safe,” katanya. Putaran APRC dan ARC masih akan dilakukan dua putaran lagi, yaitu di Indonesia (Makassar) Oktober dan China November. Peserta ARC harus memilih tiga dari empat
Sriwijaya FC Bidik Talaohu Musafri PALEMBANG - Juara Copa Indonesia musim kompetisi 2008-2009 Sriwijaya FC (SFC), akan membidik pemain terbaik Liga Super Indonesia (LSI) Talaohu Abdul Musafri untuk menjadi striker “Laskar Wong Kito” musim ini (2009-2010). Vice President Technic SFC, Hendri Zainuddin, di Palembang, kemarin, mengatakan, manajemen SFC akan menjajaki kemungkinan untuk mendapatkan pemain yang dikabarkan akan berlabuh di Persebaya Surabaya. “Kami tertarik dengan Musafri, jika dia benar-benar mau berlabuh di SFC maka kami akan membuka pintu negosiasi, mengingat hingga saat ini kami belum melakukan kontak sama sekali dengan dia,” ucap Hendri. Dia menambahkan, untuk membuka pintu negosiasi manajemen SFC akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan pelatih SFC, Rahmad Darmawan. “Kami akan menanyakan lagi kepada Rahmad apakah pemain ini sesuai dengan keinginannya, jika dia setuju kami akan langsung bernegosiasi dengan Musafri mengingat posisi striker murni baru diisi oleh Rahmat Rivai. Sedangkan, Keith Kayam-
ba Gumb sebagai pemain yang bisa ditempatkan di dua posisi, striker dan gelandang,” ucap dia lagi. Beberapa waktu lalu, Rahmad pernah berujar akan membuka pintu negosiasi dengan tiga striker Timnas Indonesia untuk mengatasi kekurangan jumlah pemain depan SFC. Ketiganya, Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), Budi Sudarsono (pemain SFC musim lalu) dan Musafri (Persiba Balikpapan). Sementara Musafri yang dihubungi dari Palembang mengatakan telah menemukan kata sepakat dengan Tim Kesebelasan Persebaya, tapi hingga saat ini ia belum menandatangani kontrak kerja. “Saya memang sudah “deal” dengan Persebaya tapi saya belum tanda tangan kontrak. Jika SFC benar-benar menginginkan saya, maka saya akan bicara kembali dengan manajemen Persebaya,” jelas Musafri. Sejak awal dia mengaku tertarik berlabuh di SFC, namun karena manajemen SFC tak kunjung menghubunginya setelah kompetisi berakhir, maka dia pun menerima pinangan Persebaya untuk berlabuh. (ant)
Kaltim Dominasi Pelatnas SEA Games JAKARTA - Tim gulat Kaltim kembali mendominasi Pelatnas SEA Games XXV/2009 Laos. Dari 18 kelas yang dipersiapkan ke pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara itu, Kaltim menempatkan semua pegulatnya. Dominasinya Kaltim tak lepas dari keberhasilan mereka menjadi juara umum kejurnas gulat Piala Presiden RI yang berlangsung 13-15 Agustus lalu di GOR Jakarta Timur Tim Gulat Kaltim mengantongi nilai 176 dengan meraih 8 emas, 5 perak dan 7 perunggu. Jatim yang sempat memberikan perlawanan, harus puas di posisi kedua pada kejurnas yang diikuti 300 pegulat dari 30 Propinsi ini. Jawa Timur yang mengantongi nilai 128 kemudian diikuti Jabar di posisi ketiga dengan nilai 123. “Kami belum puas dengan hasil ini. Target kami meraih 10 medali emas,” kata pelatih tim gulat Kaltim, Bunyamin yang
ditemui usai pertandingan. Di kejurnas kali ini muncul kejutan, pegulat PAL, Erickson Tambunan yang turun di kelas 60 kg harus mengakui keunggulan pegulat kawakan asal Kaltim, M Badriansyah. Dengan kegagalan ini berarti peluang Erickson untuk tampil di SEA Games Laos 2009 semakin kecil. Pasalnya, PB PGSI telah menetapkan para juara akan direkrut untuk menjadi tim bayangan pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara itu. “Kondisi saya kurang mendukung karena masih belum sembuh dari penyakit types. Jadi, saya tidak bisa tampil maksimal. Ini pun turun di kejurnas dipaksakan,” kata Erickson, peraih medali perak SEA Games Thailand 2007. Mengenai ketentuan PB PGSI dimana atlet PAL yang kalah bisa tercoret dari tim SEA Games Laos 2009, Erickson
mengaku pasrah. “Kalau memang itu sudah ketentuan saya menerima dengan sportif. Mungkin kali ini bukan jatah saya untuk tampil di Laos,” akunya. Badriansyah sendiri mengaku puas berhasil menaklukkan Erickson. Apalagi, ia bisa meraih tiket ke Laos. “Saya memang ingin membuktikan bahwa diri saya masih pantas menjadi anggota tim SEA Games Laos. Dan, keinginan itu berhasil saya buktikan. Semua ini berkat kerja karas,” kata peraih medali perunggu SEA Games Vietnam 2005. Sementara itu, tuan rumah DKI Jakarta hanya mampu mengantongi 4 perak dan 3 perunggu. “Tim DKI Jakarta bukan mengejar gelar juara umum tetapi memberikan kesempatan lebih banyak bagi atlet untuk menambah jam terbang,” kata Wilbertus Sihotang, Ketua Bidang Pembinaan Pengprov PGSI DKI Jakarta. (oli)
PSSI Tolak Usulan SFC Tambah Pemain PALEMBANG - PSSI menolak usulan Sriwijaya FC (SFC) yang meminta penambahan jumlah pemain asing non-asia yang dapat memperkuat klub di Liga Super Indonesia (LSI) musim kompetisi 2009-2010. Vice President Technic SFC, Hendri Zainuddin, di Palembang, kemarin, mengatakan, penolakan usulan SFC ini disampaikan langsung oleh Nurdin Halid, Ketua Umum PSSI dalam pertemuan antarklub LSI beberapa waktu lalu di Jakarta. “PSSI tidak dapat mengubah regulasi 3+2 menjadi 4+1 sesuai dengan permintaan SFC, dengan alasan regulasi tersebut telah baku dan tidak dapat diganggu gugat,” kata Hendri pula. Dia menjelaskan, penolakan usulan 4+1 atau empat pemain asing non-Asia dan satu pemain asing Asia ini membuat manajemen SFC harus memutar otak untuk membidik dua pemain asing non-Asia. “Untuk mencari dua pemain Asia yang mau bermain di Liga Indonesia tidaklah mudah. Sejak akhir musim kompetisi lalu, kami telah berupaya mendekati pemain Asia tapi hingga sekarang belum ada yang ‘deal’, ujar Hendri pula. Menurut dia, keadaan ini sangat berbeda ketika membi-
dik pemain asing non-Asia. “Khusus untuk pemain asing non-Asia, kami relatif lebih mudah untuk menggaetnya.
Mereka menjadikan Indonesia sebagai daerah tujuan sehingga membuat banyak pilihan,” kata dia pula. (ant)
negara penyelenggara ARC yaitu Jepang, Malaysia, Indonesia dan China. Cody Crocker memilih Jepang, Malaysia dan China. K.Taguchi, Yanagisawa, Y.Sumiyama, Emma Gilmour memilih Jepang, Indonesia, China. Gurav Gill Jepang, Malaysia, Indonesia. Rifat Sungkar dan Karamjit memilih Malaysia, Indonesia dan China. Sampai putaran kedua di Malaysia (pertama di Hokaido), pereli Indonesia Rifat Sungkar berada di posisi ketiga dengan 11 poin, dengan urutan sebagai berikut: Cody Croker (31 poin), Katsu Taguchi (13 poin), Rifat Sungkar (11 poin), Yanagisawa (7 poin), Elma Gilmour (5 poin), Gurav Gill (3 poin), Karamjit Singh dan Y.Sumiyama (0 poin). Dengan semangat yang membara dari team Indonesia yang terdiri dari Rifat Sungkar (driver), Scot Beckwith (navigator), Harris Gondokoesoemo (team Manager), M.Bintang
Suluh Indonesia/net
Rifat Sungkar
(Technic Manager), Wiewie Riyanto (engine Tuner), dan crew mechanic (Mansor Ali, Budiarjo, Eno, Burki), perjuangan anak bangsa mengibarkan bendera Merah Putih di
podium dipersembahkan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 64. “Insya Allah, perjuangan dan prestasi yang dipersembahkan ini dapat menjadikan
pemicu atlet Indonesia dalam berprestasi di ajang internasional, dan mendapatkan lebih banyak dukungan dari berbagai pihak,” ujar Ria Sungkar dari RFT Management. (ant)
Persijap Memakai Dana Talangan SEMARANG - Persijap Jepara bakal memakai dana talangan untuk pembentukan tim yang dipersiapkan tampil pada Kompetisi Sepak Bola Liga Super 2009/2010 sebelum mendapatkan dana anggaran APBD Manajer tim Persijap Jepara, Edi Sudjatmiko ketika dihubungi dari Semarang, kemarin, mengatakan, untuk pembentukan tim, dirinya akan memakai dana talangan karena dana untuk pembentukan tim. Menurut dia, mengingat kompetisi akan segera dimulai dan pihaknya harus segera membentuk tim sedangkan timnya belum memiliki dana maka akan memakai dana talangan terlebih dulu, yang penting pembentukan tim bisa berjalan. Ia menambahkan, pada musim kompetisi mendatang dana APBD Persijap Jepara
lebih kecil dibandingkan musim kompetisi sebelumnya. “Kita hanya mendapat dana Rp 5 miliar, sedangkan kompetisi sebelumnya mendapat Rp 10 miliar,” katanya. Ketika ditanya kebutuhan tim untuk musim mendatang, dia mengatakan, belum tahu persis karena semuanya tergantung pada pelaksanaan kompetisi itu sendiri. “Kalau kompetisi molor tentunya dananya membengkak karena kita tetap harus memberi gaji dan makan kepada pemain saat kompetisi berhenti,” katanya. Pada kompetisi sebelumnya yaitu Liga Super 2008/2009 dan Copa Indonesia, tim asuhan pelatih Junaidi menghabiskan dana Rp 15 miliar. “Dari dana tersebut 50 persen dari hasil penjualan tiket dan sponsor,”
katanya. Makanya, kata dia, untuk kompetisi mendatang, Persijap Jepara akan memaksimalkan pada sektor penjualan tiket dan sponsor mengingat dana dari APBD sangat minim. “Kalau semua tim peserta Super Liga mendapat dana APBD minim, tentunya juga akan seperti kita tetapi kenyataannya masih ada tim yang mendapat dana yang besar sehingga mereka berlomba-lomba mencari pemain yang berkualitas dengan harga yang sama,” katanya. Pada musim kompetisi sebelumnya, Persijap mencatat hasil yang cukup bagus karena mampu bertengger di papan tengah Liga Super dan mencapai babak empat besar Copa Indonesia. Pelatih Persijap, Junaidi mengatakan, dirinya akan ber-
usaha membawa tim ini mencapai papan tengah pada musim mendatang. “Pengurus memang belum memasang target untuk saya pada musim mendtang, kalau mencapai papan tengah tentunya saya akan berusaha sekuat tenaga tetapi kalau untuk juara, misalnya, saya angkat tangan,” katanya. Menurut dia, semuanya tergantung pada ketersediaan dana, artinya kalau dananya besar tentunya bisa berbelanja pemain berkualitas, begitu pula sebaliknya. “Saya sudah mulai menghubungi mantan pemain Persijap untuk bisa kembali membela tim ini lagi, soal jadi atau tidak tergantung pada negosiasi yang dilakukan manajemen dengan pemain tersebut,” katanya. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 18 Agustus 2009
7
Menanti Hujan Gol di Parkhead PARIS - Celtic dan Arsenal akan memperebutkan tiket ke penyisihan grup Liga Champions saat bertemu di babak play-off, dini hari nanti. Pertandingan yang dikenal sebagai Battle of Britain ini dipastikan sengit karena keduanya samasama meraih kemenangan besar di liga domestik. Sebanyak 20 tim tampil di babak play-off yang digelar dengan format dua laga ini. 10 tim pemenang akan melaju ke penyisihan grup bersama 22 tim dari liga papan atas yang lolos secara otomatis. Celtic yang menjadi runner-up Liga Utama Skotlandia musim lalu, mempersiapkan laga kontra Arsenal di Parkhead nanti dengan mengalahkan Aberdeen 3-1 Sabtu lalu. The Gunners lebih mengagumkan dengan menghancurkan Everton 6-1 di laga pembuka Liga Utama Inggris. Arsenal jelas difavoritkan untuk menang. Bahkan pelatih Everton, David Moyes pun memperingatkan agar Celtic memperkuat barisan belakang dan depan mereka bila ingin menghindari kekalahan dengan skor serupa. “Arsenal memiliki kemampuan sejati untuk mencetak gol dengan serangan balik. Setiap kali melakukan tendangan ke gawang dan kami membiarkannya lepas dari lengan kiper, mereka hampir mencetak gol di periode berikutnya. Saya berharap lebih banyak tembakan yang melebar dari tiang,” ujar pelatih asal Skotlandia itu, Senin kemarin. Namun paling tidak pelatih anyar Celtic, Tony Mowbray telah menunjukkan timnya memiliki karakter pada awal musim ini. The Hoops mengejar ketertinggalan 0-1 di laga pertama babak kualifikasi putaran ketiga untuk berbalik mengalahkan Dynamo Moscow 2-0 pada laga kedua di Rusia. Striker Celtic, Aiden McGeady yang mencetak dua gol Sabtu lalu, memprediksi pertandingan nanti akan berlangsung sengit selama 90 menit. Ia mengakui Cesc Fabregas dan kawankawan memiliki kualitas tinggi. “Kami tahu kami underdog dan mereka favorit, tetapi mereka bisa dikalahkan. Banyak tim yang mengalahkan mereka di Liga Utama musim lalu dengan tidak membiarkan mereka bermain dan itu yang harus kami lakukan Selasa ini,” tegas McGeady. Sporting Lisbon yang finis sebagai runner-up Liga Portugal musim lalu, berharap bisa lebih produktif di kandang guna memenuhi target lolos ke babak penyisihan grup untuk keenam kali. Pada laga pertama babak kualifikasi putaran ketiga, anak asuh Paulo Bento itu hanya lolos dengan keuntungan gol tandang atas FC Twente setelah bermain 1-1 di laga kedua dan 0-0 di laga pertama. VfB Stuttgart berambisi untuk meraih babak penyisihan grup yang ketiga, namun harus tampil tanpa gelandang Martin Lanic melawan tim pendatang baru Timisoara dari Rumania. Lanic menderita cedera ligamen lutut kanan pada kemenangan 4-2 atas SC Freiburg. Ia menyusul bek Christian Trasch yang lebih dulu cedera patah pergelangan tangan. (ant)
PM Jamaika Puji Bolt KINGSTON - Perdana Menteri Jamaika Bruce Golding langsung bereaksi cepat untuk menyampaikan selamat dan pujian kepada sprinter Usain Bolt yang memecahkan rekor dunia lari 100m di kejuaraan dunia atletik di Berlin, kemarin. “Jamaika kembali mencapai hasil yang membanggakan, bukti bahwa kita bisa mencatat sukses dimana pun asalkan kita bersemangat,” kata Golding setelah Bolt mencatat waktu tercepatnya 9,58 detik. Bolt, sprinter berusia 22 tahun itu, memecahkan rekornya sendiri yang diciptakan di Olimpiade Beijing 2008 dengan waktu 9,69 detik, persis setahun yang lalu. Tyson Gay, pelari AS yang merupakan juara dunia 2007, harus puas di peringkat kedua dengan waktu 9,71 detik dan tertinggal beberapa meter di belakang Bolt. Asafa Powel, rekan senegara Bolt yang juga mantan pemegang rekor dunia, berada di urutan ketiga. Menurut Golding, ia berbicara dengan Bolt melalui sambungan telpon tidak lama setelah Bolt menyelesaikan lomba. “Bolt adalah pembuktian bahwa sukses bisa kita raih melalui disiplin dan kerja keras. Demikian juga dengan Asafa, meski cedera ia masih tetap bisa tampil luar biasa,” kata Golding. “Kami sangat bangga dengan mereka berdua. Kami sangat bangga dengan atlet kita yang berlaga di Berlin dan semoga mereka mendapat hasil maksimal,” katanya. “Rekor dunia Bolt dengan catatan 9,58 detik membuat kami semua bangga dan kami akan menyiapkan menyambut mereka saat pulang untuk merayakan kememangan yang datang persis satu tahun setelah sukses di Olimpiade,” katanya menambahkan. (ant)
Suluh Indonesia/ap
KUASAI BOLA - Pemain Manchester United, Paul Scholes (kanan) berusaha menguasai bola dan menghindar dari kejaran pemain Birmingham City’, Lee Carsley, dalam pertandingan Liga Inggris, di Old Trafford, Manchester, Inggris, kemarin. MU menang tipis 1-0.
Rooney Pastikan Kemenangan MU LONDON - Wayne Rooney mencetak gol satu-satunya sehingga memberi Manchester United kemenangan 1-0 atas Birmingham City pada awal usaha mereka untuk meraih juara keempat secara beruntun Liga Utama Inggris (Liga Premier), kemarin Pada pertandingan lainnya, Liverpool harus menerima kenyataan kalah 1-2 dari Tot-
tenham Hotspur. United, minus Cristiano Ronaldo, memerlukan reaksi cepat Rooney 12 menit menjelang waktu turun minum di kandang mereka, Old Trafford, untuk mengalahkan Birmingham yang baru promosi ke liga utama. Penyerang tim nasional Inggris itu menyambut bola lambung setelah tandukannya sebelumnya membentur tiang
gawang. Sementara Liverpool yang hanya mengalami dua kekalahan di liga pada musim lalu, salah satunya dari Tottenham, dan mereka kini kembali dibuat frustrasi di London utara saat bek asal Prancis, Sebastien Bassong, memastikan kemenangan Tottenham 2-1 lewat tandukan keras dalam debutnya. Benoit Assou-Ekotto men-
cetak gol pertama Tottenham lewat tembakan mendadak hingga melewati kiper Liverpool Pepe Reina sesaat menjelang waktu turun minum. Tetapi Liverpool, runner-up pada musim lalu dengan selisih poin tipis dengan MU dan juga merupakan perolehan poin terbaik mereka selama ini di Liga Premier, menyamakan kedudukan melalui penalti Steven
Gerrard di awal babak kedua. “Babak pertama tidak menampilkan permainan terbaik kami, tetapi babak kedua berlangsung lebih baik,” ujar pelatih Liverpool Rafael Benitez kepada Sky Sports. “Kami kecewa karena kami sudah berupaya keras di babak kedua. Ini memang masih awal, tetapi kami tahu kami harus bermain lebih baik lagi,” katanya. (ant)
Cincinnati Terbuka
Jankovic Tundukkan Safina CINCINNATI - Petenis Serbia Jelena Jankovic di luar dugaan menang mudah 6-4, 6-2 atas petenis nomor satu dunia Dinara Safira asal Rusia untuk merebut gelar juara turnamen WTA Cincinnati Terbuka, kemarin. Kemenangan di turnamen berhadiah total dua juta dolar AS itu semakin membangkitkan harapan Jankovic untuk melanjutkan sukses di turnamen grand slam AS Terbuka bulan depan. “Saya kembali bisa tersenyum dan saya sangat menikmati pertandingan,” kata Jankovic yang sempat menempati peringkat teratas dunia. Tapi ia tidak lama menikmati posisi di puncak karena peringkatnya kemudian tergelincir menyusul serangkaian hasil buruk pada turnamen berikutnya. “Saya kehilangan penampilan seperti ini. Saya mungkin kehilangan permainan seperti ini sekitar tujuh bulan tahun ini,” katanya.s Jankovic bangkit dari pertarungan ketat di semifinal
Minggu, untuk merebut gelar kedua sepanjang 2009, menyusul gelar juara di turnamen tanah liat di Marbela pada April. “Ketika saya bangun pagi, seluruh badan saya terasa sakit karena saya baru tidur pukul 2,” kata Jankovic yang memerlukan hampir tiga jam untuk mengatasi perlawanan Elene Dementieva di semifinal. Tapi di pertandingan final, Jankovic tidak memperlihatkan tanda-tanda kelelahan dan hanya melakukan sembilan kesalahan sendiri (unforced error) untuk merebut set pertama menghadapi Safina. “Saya kehilangan irama permainan saya hari ini. Padahal saya cukup percaya diri saat melangkah memasuki lapangan, tapi kemudian saya benarbenar tidak bisa memperlihatkan permainan terbaik saya,” kata Safina. Jankovic sempat berada dalam kondisi mengkhawatirkan pada set kedua ketika kaki kirinya keseleo karena salah langkah.
Meski mendapat perawatan pada pahanya, ia tidak memperlihatkan tanda-tanda mengendur dan bahkan kemudian dengan mudah mengakhiri pertandingan. Jankovic sempat bertengger di posisi teratas dunia pada Agustus tahun lalu, tapi tidak pernah meraih satu pun gelar turnamen grand slam. Berharap untuk meningkatkan penampilannya agar bisa meraih gelar juara turnamen besar, Jankovic pun mengubah pola latihan, tapi ia justru kemudian tampil lebih lamban. Setelah disingkirkan petenis remaja Melanie Oudin pada babak ketiga Wimbledon lalu, Jankovic kemudian istirahat dari turnamen, sekaligus untuk mendampingi ibunya yang sakit. “Saya gembira karena saya sudah kembali menemukan permainan saya,” kata petenis berusia 24 itu, yang akan naik satu tingkat ke peringkat empat dunia berkat kemenangan tersebut. (ant)
Suluh Indonesia/net
Jelena Jankovic
Piala Super
Barcelona Menang Atas Athletic Bilbao
Suluh Indonesia/net
Usain Bolt
Suluh Indonesia/net
Xavi
SPANYOL - Xavi dan Pedro mencetak gol saat Barcelona tertinggal untuk mengalahkan Athletic Bilbao 2-1 dalam pertandingan tandang di leg pertama Piala Super Spanyol, Minggu waktu setempat Bilbao, yang dikalahkan Barca 4-1 dalam pertandingan final Piala Raja pada Mei lalu, memimpin 0-1 terlebih dahulu dalam event tradisional yang dianggap sebagai pembuka musim baru, melalui tembakan Oscar de Marcos pada akhir babak pertama. Pedro (22) mengirim umpan kepada Xavi untuk menyamakan kedudukan di awal babak kedua, dengan tembakannya dari kotak penalti dan kemudian mencetak gol kedua bagi Barca setelah mendapat umpan dari Xavi. “Saya sangat senang dengan Pedro,” ujar Guardiola setelah pertandingan itu. “Saya yakin ia akan memainkan suatu peranan besar di klub pada musim ini. Ia bekerja sangat keras dan juga sangat bersemangat dimana ia ditempatkan.” Barca kehilangan Lionel Messi, Andres Iniesta dan pemain yang baru dikontrak Zlatan Ibrahimovic namun bisa mendominasi perolehan bola. Pertandingan leg kedua akan digelar di kandang Barca, Nou Camp, hari Minggu mendatang. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Selasa 18 Agustus 2009
8
Upacara Kemerdekaan
Ratusan Orang Pingsan JEMBRANA - Upacara memperingati detik-detik Proklamasi RI ke-64 di berbagai daerah kemarin, diwarnai dengan tumbangnya ratusan peserta upacara. Sebagian besar peserta yang pingsan mengaku tak tahan dengan teriknya sorotan sinar matahari. Di Jembrana (Bali), acara yang digelar di Stadion Pecangakan, sebagian peserta bahkan pingsan sebelum upacara yang dipimpin Bupati I Gde Winasa itu memasuki jadwal puncak, yaitu pengibaran bendera. Mereka bertumbangan dan memilih keluar dari barisan untuk mendapatkan perawatan dari tim medis yang berjaga di belakang dan selatan lapangan. Saking banyaknya siswa
yang tumbang, terpal yang disiapkan untuk berteduh pun penuh sesak. Sebagian dari siswa yang lemas ini selanjutnya diminta keluar lapangan untuk memberi tempat siswa lain yang lemas. Di Sukabumi, sedikitnya 52 orang peserta upacara terkulai lemas dan pingsan saat mengikuti upacara yang sama. Ke52 orang tersebut berasal dari para pelajar, guru, polisi wanita (polwan) dan lainnya. “Kebanyakan peserta yang lemas dan pingsan berasal dari pelajar, , yakni sebanyak 20 orang,” kata Koordinator PMI Kota Sukabumi, Asep Zafarudin. Menurut dia, para peserta upacara tersebut terkulai lemas dan pingsan disebabkan mere-
ka belum sarapan pagi dan tegang mengikuti upacara. Pingsannya para peserta upacara juga terjadi di bangkalan (Madura). Di sini, sebanyak 84 peserta upacara pingsan dan terpaksa harus mendapatkan perawatan di mobil perawatan medis. Peristiwa yang sama juga terjadi di Palangkaraya. Namun kejadian di ibukota Kalimantan Tengah (Kalteng) ini sedikit berbeda, karena yang menderita pingsan justru para pengibar bendera (paskibra). Pingsannya beberapa anggota paskibra itu diduga diakibatkan oleh kegagalan mereka mengibarkan bendera secara sempurna dalam upacara yang dipimpin Gubernur Kalteng Teras Narang itu. (kmb/ant)
Berseragam RMS, Pramuka Diamankan AMBON - Seorang anggota pramuka dari salah satu SMA di Kota Ambon, diamankan personel Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, kemarin. Pelajar itu ditangkap karena menggunakan baju yang bagian belakangnya terdapat tulisan Republik Maluku Selatan (RMS). Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Didik Agung Widjanarko ketika dikonfirmasi Antara, membenarkan hal itu. Dia mengatakan, anggota pramuka itu diringkus di bangunan pangggung di Pattimura Park di lapangan Merdeka Ambon oleh anggota intel. “Kami masih mengembangkan penyelidikan atas kasus tersebut. Tulisan itu kemungkinan secara sengaja dibuat rekannya semalam, jadi dia tidak tahu apa-apa,” ujarnya.
Kapolres mengakui, anggota pramuka itu sudah diamankan tanpa menggangu pelaksanaan perayaan detik-detik Proklamasi RI ke-64 tingkat Provinsi Maluku yang dipimpin Gubernur Karel Albert Ralahalu. “Lihat saja kondisi lapangan Merdeka Ambon dan Kantor Gubernur Maluku sebagai pusat perayaan HUT Proklamasi, sangat aman kan,” ujar Kapolres. Seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Setda Maluku Poly Malioy mengatakan, anggota pramuka tersebut diamankan saat hendak membuang air seni pada bangunan panggung yang letaknya sekitar 20 meter di samping kanan panggung utama perayaan HUT Proklamasi. “Anggota pramuka itu kaget saat diamankan personil intel
dan setelah diberitahu ada tulisan RMS di belakang bajunya, dia menjadi binggung,” katanya. Polly menambahkan, tulisan RMS tersebut dengan tinta berwarna hitam, berdiameter sekitar lima centimeter. Peristiwa ini terjadi sekitar sejam menjelang perayaan HUT Proklamasi ke-64 saat para pejabat sipil dan TNI/Polri mulai berdatangan di kantor Gubernur Maluku. Sedangkan prajurit TNI, Polri, Satpol PP dan pramuka siaga di lapangan Merdeka Ambon. Pengamanan upacara peringatan HUT ke-64 Proklamasi Kemerdekaan RI itu sudah dilakukan polisi dan TNI sejak malam renungan suci dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, Kapahaha, Tantui, Kecamatan Sirimau Ambon. (ant)
Terseret Ombak, Satu Keluarga Tewas CILEGON - Satu keluarga terdiri ayah dan dua anak terseret gelombang, saat berekreasi di Villa Aquarius Pantai Karang Kitri yang terletak di Kampung Lebaksawo, Desa Sindanglaya, Serang, Banten, kemarin. Dua korban ditemukan meninggal yaitu Anas Zaenuri (45) dan anaknya Laksono Setiawan (23), sedang anak korban lainnya Lazuardi (12) sampai malam ini masih dalam pencarian tim SAR gabungan Polsek Cinangka, SatPolair Polda Banten dan masyarakat sekitar pantai. Sementara jenazah Anas Jaenuri karyawan PT Krakatau Steel dan Laksono Setiawan sudah berada di rumah duka di Kampung Kalanganyar RT 1 RW 1 Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Cilegon. “Kami menerima laporan kejadian adanya orang tenggelam sekitar pukul 17.00 WIB,” kata Kapolsek Cinangka Ajun Komisaris Polisi Kamdyah di Cilegon. Menurut dia, petugas SAR gabungan bersa-
ma masyarakat dan keluarga korban langsung melakukan pencarian. Informasi yang diperoleh keluarga Anas Jaenuri bersama istrinya Ny Lilis, dan ketiga anaknya yaitu Danang dan istrinya Laksono Setiawan mahasiswa UUI Yogjakarta, dan Lazuardi pelajar kelas 6 SDN Kedaleman 1 Cilegon, tiba di Pantai Karang Kitri, Senin siang (17/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah beristirahat, Anas Jaenuri bersama kedua anaknya yaitu Laksono dan Lazuardi bermain di pantai. Namun tak lama, menurut warga, terdengar teriakan dari ketiganya. “Menurut keterangan sejumlah warga, saat itu korban Anas dan anaknya, Lazuardi sedang bermain pasir di tepi pantai, ada suara teriakan minta tolong dari Laksono. Bapaknya menuju laut berusaha untuk menolong. Sayangnya, belum sempat menolong Laksono, tiba-tiba Lazuardi ikut terseret ombak,” ujar Kamdyah. (ant)
Suluh Indonesia/ant
UPACARA BAWAH LAUT - Sejumlah penyelam TNI AL mengibarkan bendera merah putih di bawah laut saat peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di perairan Manado, Sulawesi Utara, kemarin. Acara itu tercatat sebagai rekor dunia, karena diikuti 2.486 penyelam.
Gudang Senjata Polisi Terbakar SUKABUMI - Kebakaran melanda gudang senjata yang berada di sekitar Sekolah Calon Perwira (Secapa) Polri, Kota Sukabumi, Jawa Barat, kemarin. Akibatnya, 22 pucuk senjata jenis revolver pada bagian gagangnya yang terbuat dari kayu terbakar. Informasi yang diperoleh Antara, peristiwa terbakarnya gudang senjata itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, setelah upacara penurunan bendera dalam memperingati HUT ke-64 Kemerdekaan RI selesai dilaksanakan. Sebagian warga sekitar yang rumahnya berada di belakang gudang senjata terse-
but sempat ketakutan karena mendengar letusan. Sementara Kepala Secapa Polri, Brigjen Pol Edi Prawoto usai meninjau lokasi kebakaran, kemarin malam, mengatakan, kebakaran terjadi saat senjata yang telah digunakan untuk upacara penurunan bendera akan disimpan di dalam gudang. “Saya kira penyebab kebakaran karena korslet (hubungan pendek arus listrik),” katanya. Edi Prawoto membantah saat terjadinya kebakaran terdengar suara letusan karena lokasi senjata dengan peluru cukup jauh. Ia menegaskan, tidak ada
korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun 22 pucuk senjata jenis revolver pada bagian gagangnya yang terbuat dari kayu terbakar. Kapolresta Sukabumi, AKBP Moch Hendra Suhartiono, mengatakan, belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran di gudang senjata milik Secapa Polri tersebut karena saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Penyebab kebakaran bisa saja karena arus pendek, namun kami akan terus menyelidikinya,” tuturnya. Ia juga membantah saat terjadinya kebakaran terdengar suara ledakan atau letusan sen-
jata. Saya bersama Kepala Secapa melihat sendiri kok ke dalam gudang, tidak ada peluru yang rusak. Utuh semua,” ujarnya. Hendra menambahkan, hingga kini pihaknya belum mengetahui berapa besar kerugian akibat peristiwa tersebut karena masih diinventarisir. Salah seorang warga yang rumahnya di belakang gudang senjata tersebut, Neng mengaku, dirinya mendengar suara letusan saat peristiwa kebakaran itu terjadi. “Dengan perasaan was-was saya langsung keluar rumah. Suara letusan terdengar ketika saya akan menunaikan shalat maghrib,” ucapnya. (ant)